Page 1

TERBIT SEJAK 19 4 8

Rabu, 2 November 2011 - 5 Dzulhijjah 1432 H Edisi 3716

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.39

11.59

15.00

18.03

19.11

JH Risti Diperhatikan Khusus MAKKAH — Jamaah haji (JH) beresiko tinggi (risti) mendapat perhatian khusus selama menjalankan ibadah haji di tanah suci. Demikian disampaikan Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Erizal Abdullah dari Makkah, Arab Saudi, Selasa (1/11). "Petugas memberikan perhatian khusus kepada jamaah haji risti dan yang sudah tua selama menjalankan ibadah haji," ujarnya. Menurut Erizal, perhatian penuh kepada jamaah haji risti ini dilakukan oleh seluruh petugas panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH). Baik petugas kelompok terbang (kloter), kepala regu (karu) Erizal maupun kepala rombongan (karom) dari masing-masing jamaah haji. Sementara itu menurut Koordinator Seksi Gelang Identitas PPIH Embarkasi Batam, Masithah, terdapat sekitar 60 persen dari 10.230 jamaah haji Embarkasi Batam merupakan jamaah haji risti. JH Risti

hal.7

Kodim Natuna Gabung ke Kalbar Belum Final TANJUNGPINANG — Panglima Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Lodewijk Fredrik Paulus, melakukan kunjungan kerja (kunker) perdana di wilayah Provinsi Kepri, Selasa (1/11). Saat bersilaturahmi dengan Gubernur Kepri HM Sani, beserta seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri, sempat menLodewijk cuat soal rencana penggabungan Kodim Natuna ke Kalimantan Barat. Mayjen Lodewijk mengatakan, hal itu belum ada keputusan final. Pangdam dalam sesi wawancara bersama wartawan mengatakan kunjungan kerjanya ke Kepri untuk mengetahui kendala serta permasalahan yang terjadi di wilayah ini. "Tujuannya belanja masalah. Apa sih masalah-masalah yang timbul di wilayah kerja, khusus berkaitan dengan tugas saya sebagai Pangdam. Ternyata di Kepri ada beberapa permasalahan, seperti rencana alih kodal yaitu akan adaya penggabungan Kodim Natuna dengan Kodim di Kalimantan Barat. Alih kodal Kodim Natuna

hal.7

www.haluankepri.com

Harga Eceran Rp 2.000,-/ Harga Langganan Rp. 52.500,-(Luar Kota) + Ongkos Kirim

140 Ton Raskin Terendam LINGGA — Sebanyak 140 ton beras miskin (Raskin) untuk masyarakat miskin Kabupaten Lingga terendam air. Ini karena air mulai memenuhi lambung kapal KM Henly yang kandas di Perairan Pulau Pailang, depan Dermaga Pelabuhan Sungai Buluh, Singkep, Senin (31/10) lalu. Sebelumnya, kapal ini mengangkut 500 ton beras raskin dari Dumai. J E F R I YA D I Liputan Lingga Beras tersebut ditujukan kepada PT Sulawesi Rio, Cabang Dabo Singkep. Sedangkan perusahaan yang akan mendistribusikannya adalah PT Mutiara Samudra Agung. Sementara, nahkoda dan sembilan ABK KM Henly selamat. Informasi yang diperoleh dari

Briptu Edi Purwanto, petugas Satuan Polisi Perairan Lingga, KM Henly kandas karena kelebihan muatan dan menghantan batu karang. Akibatnya lambung kapal robek sehingga air masuk ke dalam kapal. "Sebagian badan kapal bagian

depan tenggelam dan air yang masuk dari lambung sebelah kiri yang pecah karena menghantam karang. Muatan beras yang dibawa sebagian tidak bisa diselamatkan," katanya via ponsel, kemarin. Sebagian besar raskin yang dimuat oleh kapal itu bisa diselematkan oleh tiga buah kapal kargo yang membantu memindahkan beras tersebut. Namun KM Henly tidak tidak bisa bertahan lama berada di atas air. Bagian lambung kapal yang mulai pecah perlahan-lahan dipenuhi air. Sementara masih banyak beras yang belum berhasil dipindahkan ke kapal pembantu. 140 Ton

hal.7

Nyat Prihatin Soal Sampah BATAM — Mantan Walikota Batam Drs H Nyat Kadir turut memberi perhatian atas beberapa hal yang menyangkut kinerja Pemko Batam dan DPRD Kota Batam. Persoalan sampah yang telah berbulan-bulan belum tertangani dengan baik, menjadi sorotan oleh Nyat. Begitu juga dengan hubungan kemitraan Pemko Batam dan DPRD Batam yang terkesan tidak saling dukung. Sebelumnya, mantan Ketua DPRD Kota Batam H Taba Iskandar SH MH yang juga angkat bicara soal kinerja DPRD Batam yang dinilainya mengalami kemunduran. Taba menyesalkan di saat terjadinya defisit APBD Pemko Batam mencapai Rp130 miliar, separoh anggota DPRD Batam yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) bersama tim anggaran Pemko Batam justru membahas RAPBD Batam 2012 di Kota Tangerang, Banten

pada pekan lalu. Menurut Nyat, jika Pemko Batam memang serius dalam penanganan sampah, maka jangan pernah berharap mendapatkan keuntungan dari penanganan sampah. Karena masalah sampah adalah masalah sosial. Tidak masalah Pemko Batam merugi atau merogoh kocek pada sektor pelayanan ini, asal penanganan sampah tersebut bisa benarbenar optimal. Idealnya, kata mantan calon Gubernur Kepriini, pengelolaan sampah diserahkan kepada pihak ketika atau swasta. Karena memang pihak ketigalah yang akan mampu dalam mengelola sampah tersebut. Pihak swas-

Nyat Kadir

Nyat Kadir

hal.7

Ibu Prita Ngaku Aniaya Putrinya

Jelang Lyon Vs Real Madrid

Kaka Absen LYON — Real Madrid mungkin tidak akan diperkuat Ricardo Kaka dan Alvaro Arbeloa saat menghadapi Live RCTI Lyon di babak penyisihan 02.45 WIB grup Liga Champion pada Kamis (3/11) dini hari WIB. Keduanya dikabarkan mengalami cedera. Kemungkinan keduanya bakal absen di laga melawan Lyon itu didapat setelah keduanya absen saat latihan bersama yang digelar Jose Mourinho

pada Senin (31/10) waktu setempat. Mereka tak mengikuti latihan resmi tersebut karena mengalami cedera setelah mendapat tekel keras saat membawa Los Blancos menang 1-0 melawan Real Sociedad akhir pekan ini. Kaka Absen

hal.7

BATAM — Prita Isabella (3) telah dikebumikan di TPU Seipanas, Batam, Selasa (1/ 11) selepas shalat Dzuhur. Sebelum dikebumikan jenazah Prita Isabella dishalatkan di Masjid Darul Hikmah, Kampung Baloi Indah, Kecamatan Lubukbaja. Meski dalam duka yang mendalam, Rizal ayah korban ikut meng-

Benzema

antarkan kepergian putrinya itu hingga ke liang lahat. Tampak rekan-rekan kerja dan warga sekitar rumahnya turut mengantar ke TPU Seipanas. Rizal sesekali menitikan air matanya sambil memandangi jenazah Prita sejak disemayamkan di ma-

Ibu Prita

hal.7

Batam Tetap Menarik Bagi PMA Nikita Willy

Foto Dugem Beredar JAKARTA — Image Nikita Willy sebagai seorang artis bak Cinderella sepertinya patut dipertanyakan kembali. Kalau biasanya dia dikenal sebagai artis yang kalem yang sopan, fakta yang terkuak kali ini benar-benar bertolak belakang. Pasalnya, dara cantik ini tampak berpose nakal di sebuah klub malam. Belum lama ini, beredar foto-foto nakal bergambar Nikita sedang asyik bersama teman-temannya di sebuah klub malam. Dalam foto itu tampak Nikita sedang berpesta pora dengan busana dan gaya perilaku yang bisa dibilang mencengangkan. Sontak saja image Foto Dugem

BA TAM — Meskipun perekonomian Amerika BAT Serikat (AS) dan negara-negara Eropa tengah mengalami krisis sejak beberapa waktu terakhir, namun Batam yang dirancang sebagai daerah tujuan investasi dalam dan luar negeri, tetap menarik bagi perusahaan penanaman modal asing (PMA). Hal itu ditunjukan dengan terus bertambahnya PMA yang berinvestasi di berbagai sektor industri di daerah ini. Sebagaimana data yang diekspos Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) sebanyak 47 PMA yang telah disetujui aplikasinya pada semester pertama

(Januari--Juni) 2011 dengan total nilai investasi sebesar US$43.455.000 dan total perluasan PMA sebesar US$38.505.000. Pada periode Januari hingga

Maret 2011 terdapat 21 PMA yang telah mendapatkan persetujuan dengan total nilai investasi sebesar US$21.150.000 untuk periode April 2011 terdapat 11 PMA dengan nilai investasi sebesar US$8.200.000. Kemudian 8 PMA pada Mei 2011 dengan nilai investasi sebesar US$3.805.000. Sedangkan pada Juni 2011 terdapat 7 PMA dengan nilai investasi sebesar US$10.300.000. Selain PMA baru yang disetujui, terdapat juga perusahaan yang melakukan perluasan PMA Batam Tetap

hal.7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

hal.7

BP BATAM

KEPALA BP Batam, Mustofa Widjaja (kiri) dan Direktur Utama Lion Air, Rusdi Kirana usai penandatanganan perjanjian investasi PT Lion Mentari (Lion Air) yang bergerak di bidang maintenance pesawat, Jumat (28/10) di Kantor BP Batam.


LUAR NEGERI

2 Rabu, 2 November 2011

Kakek 120 Tahun Ini Menikah Lagi Sudan Rusuh, 100 Pemberontak Tewas

TIDAK ada kata tua untuk mencari kebahagiaan. Itulah yang dilakukan Haji Abdul Noor yang menikah lagi saat usianya sudah 120 tahun. Enam tahun setelah istri pertamanya tutup usia, Noor menikah lagi dengan Samoi Bibi (60) di Satghori, sebuah desa terpencil di Karimganj, negara bagian Assam, seperti dilansir Times of India, barubaru ini. Di desa yang tenang itu,

SUDAN— Ratusan pemberontak di Kordofan, Sudan Selatan, tewas menyusul bentrokan yang melibatkan pemberontak melawan militer. Demikian keterangan Ahmed Haroun yang dihimpun BBC, Senin (31/10) lalu. Dikatakan sejumlah pemberontak SPLM-North terjengkang ketika pasukan Angkatan Darat melancarkan serangan ke Kota Teludi.Pemberontak belum bisa memberikan konfirmasi atas kabar tersebut. Namun sebelumnya mereka menuduh Angkatan Darat Sudan melakukan pembersihan etnis di kawasan kaya minyak tersebut. Sudan Selatan telah menyatakan diri sebagai negara merdeka dan berdaulat penuh pada Juli lalu. "Ratusan serdadu Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan (SPLM-North) tewas semenjak terjadi serangan ke Kota Teludi pagi ini," ujar Haroun.Haroun kemungkinan bakal diseret ke Mahkamah Kejahatan Internasional atas tuduhan melakukan kejahatan perang di Darfur tempat dia menjadi gubernur di sana. Juru bicara militer Sudan, Sawarmi Khaled Saad, mengatakan lebih dari 700 pemberontak menyerang Kota Teludi, sebelah timur ibu kota negara bagian Kadugli. (tif)

pernikahan pasangan lanjut usia ini menjadi sebuah peristiwa besar. Pernikahan ini dihadiri lebih dari 500 tamu. "Dalam daftar pemilih, usia saya ditulis 116 tahun. Namun, sebenarnya saya berumur 120 tahun," kata Noor. Anak-anak Noor sendiri yang mencari istri baru bagi ayah mereka. "Tak lama setelah ibu meninggal, ayah meminta kami mencarikan dia istri agar ada yang merawat be-

liau," kata Haji Azir Uddin, putra Noor. Uddin mengakui, bukan hal mudah memang untuk mencarikan istri bagi orang yang berusia 100 tahun. "Namun, dengan pertolongan Tuhan, kami berhasil menemukan ibu baru meskipun usianya separuh usia Ayah. Dia pernah menikah, tetapi suaminya meninggal dan dia tidak dikaruniai anak," lanjut Uddin. Noor memimpin satu kelu-

arga besar yang terdiri dari 122 orang, termasuk dua anak lela-

Rebutan Bayi Ke-7 Miliar London London— Ketika PBB menyatakan bayi dari Filipina sebagai manusia ke tujuh miliar, hal itu mengundang penentangan dari berbagai belahan dunia.

Abdurrahim El Keib Jadi PM Libya TRIPOLI— Dewan Transisi Nasional (NTC) memilih Profesor Abdurrahim El Keib menjadi Perdana Menteri sementara Libya menggantikan Mahmoud Jibril. "Masa transisi ini memiliki banyak tantangan. Satu hal yang akan kami lakukan adalah bekerja bersama-sama dengan NTC dan mendengarkan keinginan rakyat Libya," ujar El Keib, Senin (31/10) waktu setempat. Pihaknya menaruh hormat dan senantiasa mengingat kaum revolusioner. "Mereka tidak akan pernah kami lupakan. Kami tidak akan melupakan keluarga mereka. Saya katakan kepadanya bahwa NTC tidak akan pernah melupakannya dan pemerintah akan melakukan hal yang sama," tambahnya. Abdurrahim El Keib, seorang profesor di Universitas Tripoli, meraih 26 suara dari 51 total suara dalam pemungutan mencari pengganti Mahmoud Jibril. Usai dinyatakan sebagai pemenang, dia berjanji segera membentuk kabinet dalam waktu dua minggu."Kami katakan bahwa kami akan segera menyusun kabinet dalam waktu sebulan dari sekarang. Kami memiliki waktu dua pekan dan melakukan pertemuan intensif," ujarnya. Dalam pemilihan tersebut, El Keib mengalahkan saingannya Mustafa Alrgbany. Sementara Mustafa Abdul Jalil, selaku Ketua NTC, tidak mencalonkan diri. Sedangkan bekas Perdana Menteri sementara, Jibril, berjanji mengundurkan diri secara resmi setelah Libya terbebas dan tanah kelahiran Khadafi di Sirte dikuasai.Untuk membentuk pemerintahan tetap, NTC berjanji akan menggelar pemilihan umum delapan bulan ke depan setelah Dewan Nasional menyusun konstitusi baru sebelum pemilihan anggota parlemen.(tif)

REUTERS

TABRAK BENGKEL— Sebuah pesawat ringan menabrak sebuah bengkel di pemukiman warga di Tijuana, Meksiko, Senin (31/10) waktu setempat. Pilot peserta putrinya serta seorang warga tewas dalam kecelakaan ini.

Keluarga Kerajaan Thailand Berjuang Lawan Banjir

GETTY IMAGES

ISTANA kerajaan Thailand terendam banjir. BANGKOK— Banjir yang terjadi di Thailand memang membuat kesengsaraan bagi

ki, empat anak perempuan, dan banyak sekali cucu.(kcm)

warga setempat, khususnya di Bangkok. Bencana ini juga membuat keluarga Ker-

ajaan Thailand berjuang melawan banjir. Selama empat dekade terakhir, air memang menjadi obsesi dari Raja Bhumibol Adulyadej. Berulang kali raja berusia 83 tahun tersebut memperingatkan bahaya pembangunan yang berlebihan dari Bangkok. Selain itu, raja juga terus mengembangkan ide-ide mitigasi terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh banjir. Tetapi seringkali imbauan raja tersebut tidak didengarkan. Demikian diberitakan Associated Press, Selasa (1/11). Kini, Bangkok harus menanggung akibat tidak mendengarkan imbauan raja. Kini banjir terburuk yang pernah

melanda Thailand dalam waktu 50 terakhir tersebut, mulai mempengaruhi tempat tinggal raja. Air yang meluap dari Sungai Chao Phraya, dikabarkan sudah mengalir di sekitar Rumah Sakit Bangkok tempat dimana Raja Bhumibol tinggal saat ini. Memang, raja yang sudah menua tersebut tinggal di rumah sakit itu setelah kesehatannya menurun. Hingga saat ini jumlah korban tewas akibat banjir dikabarkan menyentuh angka hampir 400 jiwa. Sementara 73 jalan tol di 15 provinsi saat ini tidak dapat dilalui dan 223 jalan di 30 provinsi juga tidak dapat diakses oleh warga. Raja Bhumibol memang memandang penting manaje-

men air di negaranya. Menurutnya Bangkok seperti halnya sebuah toilet yang tidak memiliki saluran air. Dirinya menggunakan pengaruh yang dia miliki untuk mendesak manajemen air sebagai sebuah agenda nasional yang dapat dijadikan salah satu upaya penanggulangan banjir. Salah satu penemuannya adalah pembersih rawa di jantung kota Bangkok. Raja yang dicintai rakyat Thailand ini membuat sebuah filter air alami yang memanfaatkan tumbuhan-tumbuhan air untuk menyerap limbah. Kemudian, tanaman itu didetoksifikasi dan digunakan sebagai bahan bakar, pupuk kompos, dan kerajinan tangan.(oke)

Para orang tua dari Inggris hingga India bergegas mengklaim bahwa anak mereka adalah bayi penanda populasi 7 miliar yang sebenarnya. Tentu saja, dengan ratusan ribu kelahiran bayi setiap hari, mustahil untuk menentukan pemegang klaim sejati. Namun PBB memilih Danica Mei Camacho, yang lahir dua menit sebelum tengah malam pada hari Minggu di Manila, sebagai pemegang gelar itu, ia mendapatkan kue cokelat bertuliskan '7B Filipina' dan sertifikat hadiah sepatu gratis. "Dia terlihat begitu cantik. Saya tidak percaya ia adalah manusia ke-7 miliar," ujar ibu si bayi, Camille, Selasa (1/11). Tak mau kalah, para pejabat di Uttar Pradesh, negara yang paling padat penduduknya di India, menetapkan tujuh anak perempuan yang lahir kemarin sebagai penanda 7 miliar. Mereka termasuk Nargis Yadav, putri dari Ajay dan Vinita. Sementara Inggris juga memiliki kandidat. Segera setelah kelahirannya di St Thomas's Hospital, London, kemarin pukul 06:58, Petrus Bashir diberi hadiah boneka beruang oleh

anggota Partai Liberal Demokrat Baroness Tonge, anggota Konservatif Geoffrey CliftonBrown dan staf rumah sakit. Ibunya, Yasmin Karim, dari Rotherhithe, selatan London, mengatakan bahwa dia bayi ketujuh miliar ketika ia dewasa. Rasanya seperti dia sedang berjuang untuk keluar. Mungkin ia ingin menjadi orang terkenal. Ada juga perayaan menyusul deklarasi oleh para pejabat di Vietnam, Zambia, Rusia, dan Yunani.Sayangnya, gelar itu tampaknya tidak akan banyak memberi manfaat. Keluarga Adnan Nevic dari Bosnia Herzegovina, yang digelari sebagai bayi keenam miliar, dan Matej Gaspar, dari Kroasia, yang digelari bayi lima miliar, telah mengeluhkan bahwa PBB mengabaikan mereka sejak pemberian gelar itu. Menurut UN Population Fund (UNFPA) State of the World Population Report, Filipina adalah negara paling padat penduduknya ke-12 di dunia dengan 94.900.000 orang. Cina terus memiliki pangsa terbesar dari populasi dengan 1,35 miliar, diikuti oleh India dengan 1,24 miliar.(tif)

AP

DANICA Mae Oamacho melahirkan bayi yang ke tujuh miliar di slah satu rumah sakit di Manila filipina, pada 31 Oktober 2011.

Kisah Hendricus, Mantan Koki Pribadi Khadafi

Khadafi Menyukai Nasi Goreng dan Soto PAD ADANG ANG— Meski bekerja di komplek Istana mantan ANG Presiden Moammar Khadafi, Hendricus ternyata tidak selalu bertemu dengan Khadafi. Dirinya bertemu saat Khadafi datang ke tempat putranya, Hanibal. Khadafi hanya datang sesekali ke rumah Hanibal. Sempat saat berada di rumah putra kelimanya tersebut, Khadafi masuk ke dapur dan menanyakan Hendricus Yulianto, apa yang tengah dimasaknya. "Hei kamu bisa masak apa? Lalu kembali dia bertanya kamu

JADWAL

PENERBANGAN

BANDARA HANG NADIM

Hendricus

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

PEKANBARU SURABAYA NATUNA JAKARTA MEDAN JAKARTA PEKANBARU PKL PINANG JAKARTA PEKANBARU MEDAN SURABAYA PALEMBANG JAKARTA JAKARTA

08.55 09.00 09.10 09.20 10.55 11.40 12.50 12.50 13.10 13.45 14.35 14.55 15.45 15.30 18.30

MINGGU,SELASA,RABU,JUM’AT SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,KAMIS,SABTU SELASA SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

dari mana, tentu saja jawab saya dari Indonesia. Oke good buat masakan yang paling saya sukai yaitu Arabic food," cerita Hendri kepada okezone di Hotel Mercure ruang khusus kepala koki di Padang, baru-baru ini. Paling tidak, sekali seminggu bah-

TUJUAN

kan sekali sebulan Khadafi datang ke tempat anaknya untuk melihat cucunya. Walau Khadafi terkenal sadis, namun di mata Hendri, Khadafi adalah sosok yang baik dan mencintai persahabatan. Baginya Khadafi tidak membedakan ras. "Khadafi adalah sosok yang ramah dan tegas. Tidak ada jiwa penindasan terlihat pada pribadi Khadafi. Saya kaget dan heran menyaksikan televisi memberitakan Khadafi tewas mengenaskan ditembak di bagian kepala oleh tentara revolusioner Libya," ujar Hendri. Selama melayani Hanibal Khadafi di istana, menu favor-

it Presiden Libya itu, yaitu arabic food yang terbuat dari pasta dan minyak zaitun. Tidak lupa di atas pasta itu ditambahkan dua potong daging sapi bakar. Tetapi Khadafi juga pernah mencicipi makanan khas Indonesia, seperti nasi goreng dan soto. "Saya berinisiatif menawarkan menu Indonesia kepada Khadafi melalui anaknya Hanibal. Ternyata Khadafi suka, pernah beberapa kali saya bikinkan nasi goreng," kata Hendri. Selama memasak, Hendri selalu diawasi. Dirinya selalu dikawal intel yang berpurapura menjadi tukang cuci. Ke-

mana pun dia pergi selalu dikawal baik membali menu masakan maupun memasak. Di rumah Hanibal ini ada delapan orang yang bekerja sebagai pelayan Hanibal. Dua perempuan yang bekerja sebagai tukang cuci membersihkan ruangan, serta tukang jaga anaknya dan selebihnya laki-laki. "Dan saya mencurigai bahwa tukang cuci dan bersih-bersih itu dari Indonesia, namun kami tidak bisa melakukan komunikasi karena memang semuanya dibatasi. Ditambah lagi sebagian pekerjanya tidak bisa bahasa Inggris, rata-rata pekerja tersebut berasal dari Timur-Tengah dan Afrika," tuturnya.(oke)

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SELASA,KAMIS MINGGU SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SENIN,RABU,JUM’AT.SABTU

JAKARTA JAKARTA JAKARTA

08.15 13.40 19.15

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

SUBANG

MALAYSIA

10.40 10.40

SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU SENIN,RABU,JUM’AT,MINGGU

PEKANBARU MEDAN LAMPUNG PALEMBANG JOGJAKARTA SURABAYA PONTIANAK

19.25 14.05 18.50 10.20 10.15 13.00 13.00 14.00 16.40 13.00

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

SURABAYA

14.20

SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

TUJUAN

WAKTU

JAKARTA JAKARTA MEDAN JAMBI

13.20 18.20 14.25 10.35

SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI SETIAP HARI

TUJUAN

WAKTU

KETERANGAN

NATUNA

09.10

SENIN,KAMIS,SABTU

JAKARTA

BANDUNG

20.00

KETERANGAN SETIAP HARI


NASIONAL

Rabu, 2 November 2011

3

Soal Moratorium Remisi Terdakwa Korupsi

Yusril Somasi Menkumham

Bentrok, 25 Mahasiswa USU Jadi Tersangka MEDAN — Polisi mengamankan 172 orang mahasiswa Fakultas Teknik USU dari hasil sweeping yang dilakukan Selasa (1/11) dini hari. Turut diamankan seorang mahasiswi. Kapolresta Medan, Kombes Tagam Sinaga mengatakan, dari 172 mahasiswa yang diamankan, 25 diantaranya ditetapkan sebagai tersangka atas bentrokan mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian kemarin siang di Pintu III Kampus USU. "Kita amankan sebanyak 172 orang mahasiswa Teknik, dan 25 diantaranya sudah dijadikan tersangka, yang diduga sebagai provokator dan terlibat langsung dalam bentrokan siang tadi," ujar Tagam Sinaga di lokasi. Sweeping dilakukan oleh petugas bersenjata lengkap di sejumlah ruangan di gedung Fakultas Teknik. Sejumlah mahasiswa kedapatan tengah bersembunyi. Sementara lainnya diamankan petugas saat berada di luar ruangan tanpa adanya perlawanan. Dari ratusan mahasiwa tersebut, satu diantaranya adalah perempuan. Perempuan yang mengaku sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Mesin itu, membantah keterlibatannya dalam bentrokan siang tadi. Namun, dari hasil pemeriksaan di dalam tas miliknya, didapati sejumlah kunci sepeda motor dan handphone yang berisi pesan singkat. "Kak polisi masih ada disitu?". Sejumlah mahasiswa yang berhasil diamankan tersebut, sempat mendapat bimbingan mental dari kepolisian sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta Medan untuk proses lebih lanjut. Sejumlah kayu, besi, pedang jenis samurai juga diamankan oleh petugas. Sebelumnya, dua kubu mahasiswa dikabarkan akan kembali bentrok. Pasalnya kedua kelompok kedapatan tengah berkumpul di fakultas masing-masing dengan membawa kayu dan besi. Namun, pihak kepolisian hanya melakukan sweeping di kubu Teknik lantaran kubu ini dikabarkan akan melakukan penyerangan dan mengancam akan membakar ruangan Fakultas Pertanian. (oke)

Harimau Beranak Bikin Warga Resah TAPAKTUAN—Seekor harimau beranak berkeliaran di kawasan Desa Aur Peulumat, Kecamatan Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh. Menurut warga desa itu, harimau sumatra liar itu baru dua pekan lalu melahirkan anaknya di kawasan hutan. Hewan langka dilindungi undang-undang itu kini sering berkeliaran keluar masuk perkampungan penduduk. Beberapa kali warga melihatnya terutama pada larut malam ketika suasana sunyi. "Mungkin induk harimau itu mencari mangsa saat suasana sepi," kata Samsumi, pawang harimau di Labuhan Haji Timur, Senin (31/10). Warga Desa Aur Pelumat dan Desa Gunung Rotan, sekarang merasa resah dengan aktivitas harimau liar memasuki kawasan permukiman mereka. Pasalnya, di kawasan Aceh Selatan sering terjadi konflik harimau dengan manusia. Misalnya, pada akhir tahun lalu seorang warga Kecamatan Tapaktuan, bernama Martunis tewas dimangsa harimau liar. Camat Labuhan Haji Timur, Rahmad Tuddin, mengatakan kehadiran harimau liar tersebut telah meresahkan penduduk di sekitar hutan lereng pengunungan itu. Walaupun belum ada laporan kerugian dan korban akibat gangguan harimau, dia meminta masyarakat tetap mewaspadai segala kemungkinan buruk. "Jangan sekali-kali menganggu harimau itu terutama mengusik anaknya. Biarkan saja dia hidup dihabitatnya selama tidak menggagu manusia," kata warga lainnya. (mio)

JAK AR TA — Mantan Menteri Hukum dan HAM AKAR ART Yusril Ihza Mahendra akan mengajukan somasi ke Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan Wakil Menkumham Denny Indrayana, terkait kebijakan mereka melakukan moratorium (pemberhentian sementara) remisi untuk terdakwa korupsi. “Saya akan bertindak sebagai kuasa hukum orang-orang itu (terpidana) untuk mensomasi Menkumham dan Wamenkumham. Somasi itu akan kami lakukan hari ini (kemarin) atau besok (hari ini) setelah surat kuasa kami tandatangani,” ujar Yusril di Gedung Mah- Yusril kamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (1/11). Yusril juga berencana mengajukan uji materi terhadap semua peraturan yang diterapkan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang melanggar Hak Azasi Manusia, khususnya kebijakan yang mendiskriminasikan narapidana. “Kami akan mengajukan uji materil kepada Mahkamah Agung terhadap berbagai Peraturan Presiden dan Peraturan Pemerintah yang dianggap bertentangan dengan UU Pemasyarakatan yang berlaku,” jelasnya. Semua warga negara Indonesia, kata Yusril, memiliki persamaan kedudukan dalam hukum dan harus diperlakukan sama, serta tidak boleh diperlakukan diskriminatif, meskipun orang tersebut sudah berstatus narapidana. Oleh karena itu, menurut Yusril, pemerintah tidak bisa bertindak sendiri dan semaunya, kecuali Undang-Undang tersebut sudah diubah. “Untuk mengubah Undang-undang dan Peraturan Pemerintah pun tidak gampang,” ujar Yusril. “Peraturan Pemerintah, remisi, pembebasan bersyarat, dan asimilasi itu tidak bisa dibikin semaunya karena bisa diuji dengan pemasyarakatan. Kalau tidak sesuai, bisa dibatalkan. Kalau Undang-undang pemasyarakatannya mau diubah, silakan. Tapi kalau tak sesuai dengan konstitusi, bisa dibatalkan oleh MK,” imbuh Yusril. Sebelumnya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin menegaskan, selama dirinya menjabat sebagai Menkumham, maka ia akan menolak semua pembebasan ber-

Sementara itu Koordinator Monitoring Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah mengatakan moratorium pemberian remisi terhadap koruptor seharusnya tidak hanya menjadi kebijakan atau program menteri hukum

syarat yang diajukan oleh terpidana kasus korupsi mana pun, termasuk Paskah Suzetta. Paskah Suzetta adalah politisi Golkar dan mantan anggota DPR periode 2004-2009 yang menjadi terdakwa kasus dugaan suap cek pelawat terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004. Ia divonis 16 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. “Selama saya jadi menteri, saya beserta Wakil Menteri tidak akan pernah menyetujui pembebasan bersyarat, kecuali untuk Agus Condro,” kata Amir di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (31/10). Agus Condro adalah politisi PDIP dan mantan anggota DPR yang juga terlibat kasus serupa. Namun ia juga dianggap sebagai peniup peluit atau whistle blower yang membantu terbongkarnya kasus. Menkumham Amir menekankan, dirinya dan Wakil Menkumham Denny Indrayana telah sepakat mengambil kebijakan moratorium (penghentian sementara) remisi bagi terpidana korupsi, dan kebijakan itu sampai saat ini tidak berubah. “Kalau kepada teroris kita bisa perlakukan itu, bagi koruptor juga bisa, kecuali kalau ada kondisi-kondisi khusus seperti terdakwa adalah justice colabolator atau whistle blower,” ucap Amir. Terkait rencana pengacara Paskah Suzetta, Singap Panjaitan, untuk mengajukan pembebasan bersyarat bagi kliennya, Amir menyatakan bahwa hal itu adalah hak yang bersangkutan sebagai kuasa hukum terpidana. Yang terpenting, kata Amir, Kemenkumham telah menetapkan kebijakan sendiri. “Itu haknya penasehat hukum mau ngomong apa. Tetapi kami sudah berketetapan bahwa untuk sementara, pembebasan bersyarat kami tangguhkan,” jelas Amir.

dan HAM, tetapi dipermanenkan sekurang-kurangnya dalam bentuk peraturan pemerintah (PP) yang ditandatangani presiden. "Bagi kami, pemberian remisi merupakan bentuk sikap kompromi terhadap koruptor.

Karena itu, pemberian remisi kepada koruptor harus dihentikan. Ini harus dipermanenkan dengan peraturan pemerintah. Jadi, ini bukan hanya program seratus hari saja dari Menkumham," kata Febri Diansyah.(vvn/oke/kcm)

ANTARA

EKSPOR TURUN — Perahu melintas di dermaga di sebelah Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta, Selasa (1/11). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai total ekspor selama bulan September 2011 mencapai 17,82 miliar dolar AS, turun 4,45 persen dari nilai ekspor bulan Agustus yang nilainya 18,81 miliar dolar AS.

Pabrik di Thailand Relokasi ke RI JAKARTA— Pemerintah telah menerima permintaan relokasi perusahaan otomotif dan elektronik asal Jepang yang berada di Thailand ke Indonesia. Banjir yang menimpa negeri Gajah Putih itu melumpuhkan aktivitas bisnis dan industri mereka. Menurut Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bidang Industri dan Perdagangan, Edy Putra Irawady, ada empat perusahaan yang berminat berinvestasi di dalam negeri. Dua perusahaan baru akan berinvestasi di Indonesia, sedangkan sisanya baru akan merelokasi pabriknya. “Sudah ada empat perusahaan yang menelepon saya untuk berinvestasi di sini. Tiga perusahaan Jepang, satu asal Eropa. Tak hanya produsen otomotif, tapi juga elektronik,” kata Edy saat ditemui

di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (1/11). Dikatakannya, perusahaan-perusahaan tersebut baru menginformasikan secara informal. “Mereka itu menelepon untuk menanyakan insentif apa yang bisa diberikan pemerintah jika mereka mau ke sini. Misalnya bisa dapat tax holiday tidak?” tuturnya. Saat ditanya detail perusahaan tersebut, Edy enggan memberitahukan secara rinci dua perusahaan yang akan merelokasi usahanya tersebut ke Indonesia. Hanya perusahaan tersebut, dia menambahkan, setingkat dengan produsen otomotif dan elektronik besar asal Jepang lainnya seperti Honda dan Nissan. Terkait dua perusahaan otomotif yang akan memperluas investasinya di Indonesia, Edy menjelaskan adalah Toyota dan Mercedes

Benz. Produsen mobil Toyota dipastikan merealisasikan investasinya sebesar Rp7 triliun pada tahun mendatang. “Indonesia akan dijadikan basis mereka untuk tujuan ekspor,” ujarnya. Produsen mobil asal Jerman Mercedes Benz juga dipastikan memperluas investasi di Indonesia, meski belum diketahui besaran dari angka investasinya. Sekadar informasi, pabrik mobil Honda di Thailand ditutup dalam jangka waktu enam bulan. Hingga saat ini masih belum ada kepastian apakah Honda akan melanjutkan produksinya pascabanjir besar. Kerugian yang dialami Honda mencapai tiga persen dari total keseluruhan. Pabrik di Thailand sangat berperan dalam penjualan serta produksi mobil Honda, terutama untuk mobil yang akan dipasarkan di kawasan Asia Tenggara. (vvn)

Penyuap Hakim Syarifuddin Divonis Tiga Tahun

ANTARA

KURATOR PT SCI Puguh Wirawan seusai divonis Pengadilan Tipikor, Jakarta Selasa (1/11) dengan hukuman 3 tahun 6 bulan dan denda Rp 150 juta karena terbukti menyuap hakim Syarifuddin Umar dalam kasus penanganan perkara penjualan aset pailit PT SCI.

JAKARTA— Kurator PT Sky Camping Indonesia (SCI) Puguh Wirawan divonis 3 tahun 6 bulan penjara. Puguh juga dikenakan denda sebesar Rp150 juta subsider 4 bulan kurungan. Puguh terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan menyuap Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Syarifuddin Umar. “Terdakwa Puguh Wirawan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Ketua Majelis Hakim Mien Trisnawati saat

Peralatan e-KTP Digondol Maling P A L E M B A N G —Kawanan pencuri berhasil membongkar Kantor Camat Pedamaran Induk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan. Dari kantor itu, pencuri berhasil membawa kabur dua unit perangkat elektronik kartu tanda penduduk elektronik (eKTP). Akibatnya, Kecamatan Pedamaran tidak bisa melayani pembuatan e-KTP. Kantor camat baru diketahui dibobol maling Selasa (1/11) pagi saat saksi Samsudin, office boy kecamatan, membuka kantor camat. Dia mendapati kaca nako jendela ruang Kasi Pemerintahan sudah terbuka. Sementara, 80 persen perangkat e-KTP sudah hilang. Bukan hanya itu, ruang kerja camat juga berantakan. "Waktu saya mau mem-

buka pintu kantor camat, saya lihat kaca nako ruang Kasi Pemerintahan sudah terbuka," ungkap Samsudin. Ruangan yang dibobol maling bersebelahan langsung dengan ruang operator eKTP. Pelaku langsung memecahkan dinding kaca pembatas antara ruang operator e-KTP dan mengambil dua unit perangkat e-KTP. Beruntung dua unit kamera foto dibawa pulang oleh petugas kecamatan sehingga tidak ikut dibawa maling. "Pelaku juga berhasil membongkar kaca nako ruang kerja camat, tetapi hanya membawa kabur jam dinding dari ruang ibu camat," ujarnya. Menurut koordinator eKTP Kecamatan Pedamaran, Usman Matawi, perangkat e-KTP yang hilang yaitu silver I, alat perekam kornea mata, sidik jari, alat

tanda tangan, perangkat komputer. "Semuanya dua unit, kerugian belum bisa kita taksir, yang pasti kami tidak bisa melayani e-KTP, padahal hari ini akan launching eKTP. Seharusnya pembuatan e- KTP untuk warga Desa Menang Raya sudah dimulai," kata Usaman. Pihak Polsek Pedamaran, Tim Identifikasi Polres OKI, sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Kepala Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dukcapil) OKI Gamal Abdul Najib juga sudah datang ke lokasi. "Kita sudah laporkan kejadian ini ke pemerintah pusat karena alat-alat itu dari pusat. Semuanya satu perangkat, yang jelas kejadian ini bisa menghambat penerapan e-KTP di OKI," kata Gamal. (mio)

membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Selasa (1/11). Puguh terbukti menyuap Hakim Syarifudin sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum yang menjerat Puguh dengan dakwaan primer. “Karena unsur pidana primer sudah terpenuhi sebagaimana disebutkan, maka dakwaan subsider dikesampingkan,” ujar Hakim Mien. Hal yang memberatkan terdakwa, kata Hakim Mien, adalah terdakwa tidak mendukung program pemerintah da-

lam memberantas korupsi. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, ialah terdakwa berperilaku sopan, memiliki tanggungan keluarga, dan belum pernah dihukum. “Sebagai kurator, terdakwa seharusnya menjadi contoh penegakan hukum. Namun sebaliknya, perbuatan terdakwa justru mengurasi rasa kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum,” terangnya. Atas putusan itu, Puguh menyatakan pikir-pikir. “Kami minta waktu untuk pikirpikir Yang Mulia,” kata dia.

“Sesuai undang-undang, kami beri waktu selama 7 hari,” jawab Hakim Mien. Puguh didakwa memberi uang suap sebesar Rp250 juta kepada Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Syarifuddin Umar. Suap itu diberikan kepada Syarifuddin selaku hakim pengawas. Uang suap dimaksudkan agar Syarifuddin memberikan persetujuan atas perubahan aset boedel pailit SHGB 7251 menjadi aset nonboedel pailit tanpa penetapan pengadilan. Terdakwa Puguh melakukan suap itu terkait tugasnya

untuk mengurus dan membereskan harta pailit PT SCI, yaitu dua bidang tanah – SHGB 5512 atas nama PT SCI dan SHGB 7251 atas nama PT Tanata Cempaka Saputra. Meski salah satu dari aset, yaitu SHGB 7251, masih dalam status boedel pailit atau masuk dalam daftar harta pailit, terdakwa meminta persetujuan kurator PT SCI lainnya, Khairil Poloan dan Michael Marcus Iskandar, untuk memberikan uang kepada hakim Syarifuddin dengan maksud agar menyetujui penjualan aset boedel pailit. (vvn)

Polisi Terima 79,1 Juta USD dari Freeport JAKARTA— Indonesia Corruption Watch (ICW) menyatakan uang keamanan dari PT Freeport Indonesia kepada Polri sejak 2001 sampai 2010 berjumlah USD 79,1 juta atau setara dengan Rp71 miliar. Data tersebut bersumber dari laporan keuangan PT Freeprot Indonesia. Hal itu diungkapkan Peneliti ICW, Firdau Ilyas dalam jumpa pers di Kantor ICW, Jl Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Selasa (1/11). Hadir dalam kesempatan itu Direktur LBH Nurcholis, Wakil Koordinator Kontras Indri Fernida, Masyarakat Adat Papua Dorus. "Jumlah dana keamanan yang dianggarkan kepada polisi berjumlah USD 79,1 juta, itu sejak tahun 2001-2010," ujar Firdaus. Firdaus mengatakan, sampai saat ini ICW belum mengetahui apakah dana tersebut dikucurkan ke institusi ataupun secara personal. Namun dia memastikan dana tersebut tidak melewati kementerian keuangan. "Intinya dana itu

ilegal. Selain itu dana tersebut bisa dikatakan sebagai bentuk suap, karena uang itu diberikan tidak ada dasar hukumnya. Kami akan laporkan data ini kepada KPK untuk disidik," jelasnya. Direktur LBH, Nurcholis juga mengatakan kalau dana yang dinilai wajar oleh Kapolri tersebut merupakan dana yang bisa menganggu indepedensi polisi. Dana itu besar dan tidak wajar, bisa membuat keberpihakkan polisi dalam penegakkan hukum di sana dengan hadirnya dana itu," paparnya Sebelumnya pihak kepolisian menegaskan siap diaudit terkait penerimaan dana itu. Polri menjamin dana itu transparan dan siap mempertanggungjawabkannya baik kepada KPK maupun DPR. Sementara perusahaan tambang emas dan tembaga, PT Freeport Indonesia, menyatakan tidak ada patokan atau alokasi khusus yang ditentukan dalam pemberian dana kepada aparat polisi yang mengamankan wilayah tambang di

Papua. "Itu sukarela dari kami, kita kaji tiap tahun melihat kewajarannya," ujar Senior Manajer Bidang Hukum PT Freeport Indonesia, Clementino Lamury, ketika menggelar jumpa pers di kantornya, kemarin. Menurut Clementino tidak ada perjanjian tertentu antara Freeport dengan pihak kepolisian soal dana tersebut. Meskipun diberikan dengan jumlah yang tidak tentukan, pemberian tersebut tetaplah memiliki dasar hukumnya. Clementino memaparkan terdapat beberapa peraturan yang melegalisasi pemberian dana itu, seperti Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 dan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No 1672K-070-MEM-2007. "Soal perlindungan kepada aset vital negara, lahan tambang Freeport termasuk kategori tersebut." Freeport membenarkan telah menggelontorkan dana sebesar US$ 14 juta pada 2010 untuk dana keamanan tersebut. Namun, realisasinya lebih ke dalam bentuk sarana pen-

dukung bagi aparat keamanan yaitu sekitar 80 persen."Dua puluh persennya baru berupa uang," jelas dia. Pemberian dana tersebut tidak diberikan secara langsung kepada personel aparat di lapangan,"Tapi kita serahkan langsung kepada unitnya, dalam hal ini melalui Polda setempat walaupun payung hukumnya berada di pusat." Selain peraturan tersebut, Freeport meyakini bahwa pemberian dana tersebut sesuai dengan hukum karena Freeport termasuk perusahaan tambang yang telah menandatangani prinsip-prinsip sukarela tentang keamanan dan hak asasi manusia yang sudah diadopsi oleh Indonesia juga sejak 2000. Juru Bicara Freeport, Ramdani Sirait menambahkan, pemberian dana kepada aparat keamanan di negara tempat beroperasi adalah hal yang lumrah dilakukan oleh Freeport selama ini."Kita lakukan itu di negara lain, tetapi saya tidak tahu kalau perusahaan tambang lainnya," ujar dia.(tif/kcm)


4

POLITIK

Rabu, 2 November 2011

Koalisi Gurindam Siap Akomodir Bakal Cawako

PKS Calonkan Desy Ratnasari Wawako SUKABUMI — Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sukabumi baru akan digelar 2013. Namun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah menyiapkan calon terbaiknya untuk diusung.Satu nama yang dianggap tepat adalah artis cantik Desy Ratnasari. PKS saat ini, tengah menjajaki Desy Ratnasari sebagai wakil wali kot. Desy Anggota Tim Optimalisasi Musyarokah Daerah (Tomda) DPD PKS Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan upaya pendekatan dengan Desy Ratnasari dilakukan didasari hasil survei, yang menunjukan nama artis kelahiran Sukabumi tersebut menempati poisisi teratas. " Ada 15 nama yang dilempar ke masyarakat dalam survei yang kami lakukan. Hasilnya nama Desi Ratnasari berada pada urutan teratas," ujar Fahmi.Selain nama Desy Ratnasai, masih ada satu nama artis cantik kelahiran Sukabumi lainnya yang juga mendapatkan dukungan dalam survei PKS, yakni Syahrini. Kedua nama artis tersebut mampu mengalahkan popularitas kandidat lainnya seperti Mulyono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Sukabumi dan M Muraz, Sekda Pemda Kota Sukabumi. Karena itu, kalau dimungkinkan Desy Ratnasari berkenan maju pada pilkada nanti, maka yang bersangkutan akan disandingkan dengan calon wali kota dari internal PKS. Beberapa nama kader partai tersebut yang akan diusung menjadi wali kota antara lain Yudi Widiana Adia (anggota DPR RI) dan Deden Muhlisin (pengurus DPW PKS Jabar). Sementara itu pendekatan politis dengan kalangan artis juga tengah digagas Partai Golkar. Artis cantik sekaligus anggota DPR RI, Ingrid Kansil menjadi target politis Partai Golkar untuk diusung pada pilkada Kota Sukabumi. "Masih tahap penjajakan saja. Kami melihat Ingrid memiliki visi yang sama dengan Golkar dalam membangun Sukabumi," tegas Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Andri Hamami kepada wartawan. (oke)

TANJUNGPIN ANG — Koalisi Gurindam yang terdiri ANJUNGPINANG dari beberapa partai politik, siap mengakomodir bakal calon walikota yang ingin maju pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang 2012 mendatang. REZA PAHLEVI Laporan Tanjungpinang Parpol yang bergabung dalam Koalisi Gurindam diantaranya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) Kota Tanjungpinang, Partai Karya Pembangunan (Pakar Pangan), Partai Damai Sejahtera (PDS) dan Partai Indonesia Serikat (PIS) Kota Tanjungpinang. Ketua Koalisi Gurindam Syahroni mengatakan, pihaknya masih membuka kesempatan kepada partai lain yang ingin bergabung dalam Koalisi Gurindam. " Koalisi ini merupakan bentukan dari 12 partai yang bergabung dan sesuai namanya yaitu Gurindam. Kita sudah melakukan rapat bersama sejumlah partai dan sepakat menetapkan 12 partai untuk koalisi ini," ujar Syahroni, Selasa, (1/11). Ia juga menyebutkan, rencananya setelah hari Idul Adha mendatang, Koalisi Gurindam akan melaunching kegiatan tersebut. Kemudian, seminggu setelah itu rapat internal untuk mengusung calon walikota (cawako) Tanjungpinang yang akan maju dalam pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang 2012 mendatang. " Setelah rapat internal ini, kita akan mengusung salah satu nama cawako dari ketiga nama yang sudah muncul, antara lain Lis Darmansyah, Husnizar Hood dan dr Maya Suryanti," papar Syahroni.

Ia yakin dengan mengusung salah satu dari ketiga bakal calon tersebut diharapkan Koalisi Gurindam dapat memenangkan pertanrungan pada pilwako Tanjungpinang mendatang. " Kita juga siap menjadi posisi kedua atau calon wakil walikota (cawawako) Tanjungpinang dan koalisi Gurindam tidak menutup kemungkinan menerima calon lain berasal dari eksternal yang benar-benar layak," imbuhnya. Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tanjungpinang yang juga gabungan dari koalisi Gurindam Darfiet menambahkan, Partai Gerindra kini mulai diperhitungkan, meski pun partai ini tidak memiliki kursi di DPRD Tanjungpinang. " Pada saat kampanye nanti Gerindra akan mendatangkan Ketua Pembina Gerindra Prabowo Subianto untuk menyampaikan orasi politiknya di Lapangan Pamedan," katanya. Orasi Prabowo nanti, kata dia, diharapkan dapat membangkitkan gairah masyarakat Kota Tanjungpinang agar berperan serta dalam pilwako mendatang. " Prabowo salah satu calon Presiden RI yang diperhitungkan baik ditingkat nasional maupun Internasional. Mudah-mudahan kehadirannya nanti akan memberikan angin segar dalam kancah pilwako Tanjungpinang mendatang," imbuh Darfiet***

Kampanye Dini Ical-Prabowo Bisa Jadi Bumerang di 2014

Ical JAKARTA— Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan menilai kampanye dini yang dilakukan calon presiden seperti Aburizal Bakrie alias Ical dan juga Prabowo bisa menjadi bumerang bagi capres itu sendiri. Pasalnya, publik bisa menjadi bosan karena sebelumnya kampanye terhadap beberapa tokoh gencar dilakukan.

Prabowo " Ical, Prabowo, atau siapa punlah, harus hati-hati di situ. Boleh aja niat marketing supaya 'produk' lebih dini dikenal. Tapi, itu bisa bumerang juga, sehingga akibatnya malah antipati dini. Boro-boro dicoblos 2014, belum-belum publik sudah jenuh, bosan sejak dini," terangnya, saat dihubungi wartawan, Selasa, (1/11). Ramadhan juga menam-

bahkan kampanye dini bisa dianggap sebagai kemaruk kekuasaan karena pemilu akan berlangsung pada 2014 mendatang. Artinya, masih ada sekitar tiga tahun lagi untuk membantu rakyat Indonesia yang kini sedang mengalami banyak kesusahan dibanding melakukan kampanye. " Publik anggap mereka egois. Menurut saya, ketimbang sibuk kampanye, lebih baik Ical dan Bowo lakukan apa saja yang konkret untuk rakyat. Bantuan bencana, misalnya. Banyak sekali masalahmasalah sosial dan pendidikan yang perlu kontribusi swasta, termasuk ormas dan orpol. Tapi, kalau cuma aksi-aksi politik semata, ya stigma egois ke mereka jangan disalahkan," ujarnya. Meskipun demikian, anggota Komisi II DPR tersebut mengatakan kampanye dini capres masih wajar dilakukan. amun, dari segi aspek etika dan kepantasan, Ramadhan menilai kampanye dini capres tidak pas.

Lawan Tangguh Sementara PAN memilih tidak buru-buru mengkampanyekan jagoannya sebelum mengetahui pasti hasil akhir Pemilu 2014. " Pak Hatta akan terus bekerja di pemerintahan, sementara kami konsolidasi agar PAN semakin solid dan menang pemilu 2014. Kita lihat saja nanti bagaimana PAN akan dapat bersaing dengan parpol besar," ujar Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, Selasa (1/11). Viva menegaskan PAN tidak membuka peluang bagi munculnya bakal capres lain untuk mereka usung. Hatta Rajasa dengan segala kompetensinya diyakini akan mampu bersaing ketat dengan Aburizal Bakrie, Megawati Soekarno dan Prabowo Subijanto. "Silahkan semua capres menyosialisasikan diri ke masyarakat. Termasuk Prabowo, Megawati dan Ical. Sekarang ini biarlah seluruh capres bekerja untuk rakyat. Rakyatlah yang akan memilih nantinya," tandasnya. (dtc/mio)

Partai Menengah Tak Punya Daya Tawar JAKARTA – Sekretaris Fraksi PKS Abdul Hakim berpendapat, partai-partai menengah tidak memiliki daya tawar yang kuat dibanding partai-partai besar di parlemen. Apalagi bila partai-partai besar itu bersatu. “ Saya melihat, tidak ada daya tawar yang kuat dari partai menengah ke bawah, mengingat jumlah suara mereka di parlemen masih kalah dibanding jumlah suara partai besar yang bersatu,” ujar Hakim, Selasa (1/11). Hakim melontarkan hal itu terkait soal ambang parlemen (parliamentary threshold) dan kursi daerah pemilihan yang masih alot dibahas dalam Rancangan Undang Undang Pemilu. Soal ambang parlemen dan dapil, menurut Hakim, penting untuk diperhatikan karena terkait dengan kepentingan partai-partai menengah untuk menjaga eksistensi mereka. Sampai sejauh ini, partai koalisi pemerintah juga belum menemukan titik temu dalam hal penentuan ambang parlemen. Jika tidak ada kesepahaman di antara partai koalisi, kata Hakim, bisa saja koalisi baru terbentuk di antara partaipartai menengah. “Bisa saja koalisi baru

dibentuk asal ada faktor kepentingan yang bisa menyatukan,” ujar politisi PKS itu. Meski begitu, Hakim berharap partai-partai besar mau sedikit mengalah kepada partaipartai menengah dan kecil yang mengharapkan kenaikan angka ambang parlemen tidak terlalu tinggi. Kenaikan ambang parlemen merupakan strategi partai-partai besar untuk menciutkan jumlah partai di tanah air. “Jika partai besar mau legowo, penyederhanaan partai dapat dilakukan secara bertahap, dengan melihat realitas politik dan sosial masyarakat, demi menjaga keutuhan bangsa,” terang Hakim. Menurut PKS, kenaikan ambang parlemen yang realistis adalah 3 persen. “Itu jalan terbaik,” kata dia. Sejauh ini, pemerintah dan partai-partai besar mendukung ambang parlemen 4 persen atau lebih, sedangkan partai-partai menengah di parlemen memilih angka maksimal 3 persen, atau 2,5 persen seperti pada Pemilu 2009 lalu. Ada Titik Temu Sementara, PPP meyakini akan ada titik temu dalam Setgab koalisi tentang kesamaan angka parliamentary thresh-

old (PT). Sebelumnya, PKB menyatakan kemungkinan dibentuknya poros tengah bila tidak ada titik temu dalam Setgab dalam pembahasan revisi UU Pemilu. " PPP meyakini titik temu itu ada. Karena, dalam politik tidak ada menang-menangan," kata Sekjen PPP Romahurmuziy kepada wartawan, Selasa (1/ 11). Ketua Komisi IV DPR yang juga akrab dipanggil Romy tersebut menambahkan semua partai politik harus duduk bersama dan meletakkan alasannya masing-masing atas dasar kebersamaan, bukan kepentingan parpolnya semata. "Jadi, bukan atas dasar subyektivitas kepentingan parpolnya masing-masing," ujarnya. Karenanya, pembentukan poros tengah menurut Romy merupakan keniscayaan jika nanti di Setgab tidak ada titik temu. Partai Golkar meminta partai-partai tengah anggota koalisi yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) tidak membentuk blok sendiri, terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu). “Tidak perlu bikin blokblok, seperti ada perang dingin

saja. Ini bukan perang dingin, nanti bisa kita cari solusi terbaik,” kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (1/11). Menurut Priyo, dalam pembahasan RUU Pemilu, masih terbuka peluang untuk duduk dan membicarakan poinpoin krusial tersebut secara bersama-sama. “Kita adu argumentasi dan uji sahih di depan publik maunya seperti apa. Kita juga adu sahih di kampus-kampus. Dari situ kemudian masing-masing harus mau menoleransi keinginan. Jadi jangan berpraduga yang lain-lain dulu,” ujar Wakil Ketua DPR itu. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan tak masalah jika ada keinginan dari beberapa fraksi untuk membentuk "poros tengah" terkait parliamentary threshold atau ambang batas di RUU Pemilu."Ya, tidak apa-apa kalau itu konteksnya kontestasi ide, kontestasi gagasan," ujar Anas di Grha Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Selasa (1/11). "Intinya kan ide bagaimana menyederhanakan sistem kepartaian Indonesia." (vvn/ mio)

ANTAR A

DERADIKALISASI AGAMA — Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris (kiri) bersama moderator NU Ali Sobirin (kanan) memaparkan materi "Deradikalisasi Agama Berbasis Agama Berbasis Kyai dan Pesantren" yang diselenggarakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta, Selasa (1/11). Diskusi dan pelatihan yang diikuti sejumlah kyai pemimpin pesantren NU tersebut bertujuan untuk meneguhkan Islam agama yang damai serta menjauhi paham kekerasan dan terorisme.

Kampanye Caleg NasDem Bakal Dibiayai Partai MAKASSAR— Partai NasDem berencana membiayai proses kampanye para calon legislator yang akan duduk di DPR RI pada pemilu 2014, sehingga diharapkan saat terpilih tidak melakukan hal-hal yang negatif seperti korupsi. Ketua Umum Partai NasDem Patrice Rio Capella seusai membuka rapat kerja wilayah I DPW NasDem Sulawesi Selatan di Makassar, Selasa (1/11), mengatakan caleg-caleg tersebut merupakan 300 tokoh pemuda nasional pilihan yang sengaja direkrut oleh partainya. Menurutnya, perekrutan tokoh pemuda itu dilakukan terbuka untuk semua elemen masyarakat. Namun untuk bisa masuk dalam 300 besar terlebih dahulu Nasdem akan menggelar survei dan uji kepatutan, Survei dan uji kepatutan itu digelar guna melihat tingkat elektabilitas dan kepedulian tokoh pemuda tersebut di daerah

pemilihan masing-masing, serta sejauh mana pemenuhan syarat kapasitas untuk menjabat sebagai anggota DPR. " Ini yang akan membedakan perekrutan caleg kami dengan partai lainnya. Kami lihat surveinya, elektabilitasnya, memeriksa curriculum vitae. Tapi proses itu baru akan mulai setelah partai kami dinyatakan lolos menjadi partai politik oleh KPU pada tahun 2012 nanti," katanya. Untuk saat ini, lanjut dia, Patai NasDem mengfokuskan diri pada perekrutan kader sebanyak-banyaknya, membentuk infrstruktur partai dan struktur pengurus hingga ke tingkatan terbawah. Ia menyatakan struktur Partai NasDem telah sampai pada tingkat kecamatan dan sementara mengejar target pembentukan pengurus di 79 ribu lebih desa dan kelurahan se-Indonesia. Patrice menjelaskan, pihak-

nya optimistis struktur partainya di 10 provinsi yang dipilih secara acak dari 33 provinsi oleh pihak Kementerian Hukum dan HAM akan dinyatakan lolos secara faktual dan administratif. Kini hanya tinggal menunggu verifikasi ulang dari KPU pada 2012. "Sulsel termasuk provinsi yang lolos. Karena itulah dalam rakerwil I kami akan bicarakan persiapan program selanjutnya dengan pengurus daerah ini dan mengecek persiapan mereka sebelum rapat pimpinan nasional di Jakarta, 8 November," katanya. Pada rapimnas nanti, juga akan diagendakan pelantikan organisasi sayap Partai NasDem, Liga Mahasiswa, yang anggotanya berasal dari 154 kampus di Indonesia. Liga Mahasiswa akan melengkapi organisasi yang sebelumnya telah dibentuk Garda Pemuda dan Garda Wanita. (mio)

Kasus Surat Palsu MK Belum Final JAKARTA— Kasus dugaan pembuatan surat palsu Mahkamah Konstitusi (MK) jalan di tempat. Polri mengaku kesulitan menjerat tersangka baru terkait pengguna dan otak pembuatan surat MK tersebut. Akankah kasus itu terhenti di Mahsyuri Hasan dan Zainal Arifin Hoesein? Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, mengatakan kasus tersebut akan terus diusut sampai tuntas. " (Kasus) ini belum final dan masih berkembang terus," ujar mantan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror itu kepada wartawan di

Mabes Polri, Selasa (1/11). Menurut dia, penyidik akan terus mencari bukti untuk menjerat oknum-oknum yang diduga terlibat, baik sebagai pengguna maupun otak pemalsuannya. Salah satu upaya pencarian bukti tersebut adalah menunggu fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan dua oknum MK yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan terdakwa (Masyhuri serta Zainal). Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Sutarman, mengaku kekurangan bukti untuk menjerat otak pemalsuan surat MK terkait putusan

sengketa pemilihan anggota legeslatif di Sulawesi Selatan daerah pemilihan I. Penyidik, lanjutnya, akan memeriksa kembali sejumlah saksi terkait kasus dugaan pembuatan surat palsu MK, termasuk politisi Hanura, Dewie Yasin Limpo. Sebab, pada sidang Masyhuri Hasan nama Dewie disebut-sebut sebagai otak pemalsuan. Surat palsu tersebut sempat memenangkan Dewie Yasin Limpo. Namun, urung dilantik karena Komisi Pemilihan Umum mengubah keputusannya begitu tahu surat MK yang digunakan sebagai acuan, palsu. (mio)

Megawati-Sultan Bisa Duet di 2014 JAKARTA — Sosok Megawati Soekarnoputri masih sangat diperlukan hingga 2014 sebagai penjaga transisi kepemimpinan di PDI Perjuangan. Bahkan jika PDIP memiliki jumlah suara signifikan bisa mengusung kembali Megawati menjadi calon presiden (capres) pada ajang pemilihan presiden (pilpres) 2014. Partai berlambang banteng gemuk itu bukan hanya bisa mengusung Megawati saja, melainkan juga sekaligus satu paket capres dan cawapres. Salah satu figur calon wakil presiden (cawapres) yang berpeluang disandingkan dengan Megawati adalah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X. "Bisa saja (Sultan berduet dengan Megawati, red) tergantung dinamika politik nanti kita lihat saja," ujar pengamat politik Universitas Diponegoro Ari Junaedi, Selasa (1/11). Mantan staf khusus Presiden Megawati ini menambahkan, meski PDIP memiliki stok politisi muda namun tetap belum bisa menandingi popularitas dan elektabilitas Megawati.

Mega "Stok pemimpin muda di PDI Perjuangan cukup melimpah asalkan ada kelapangan hati dari king maker PDI Perjuangan yang juga Ketua MPR HM Taufiq Kiemas," terang Ari. Pengamat komunikasi politik dari Universitas Diponegoro , Ari Junaedi melihat Megawati sebagai sosok perekat sekaligus penjaga kesolidan partai berlambang banteng gemuk itu. "Tidak ada sosok lain yang mempunyai karisma Soekarno di tubuh PDI Perjuangan. Oleh karena tepat pula jika Guruh Soekarnoputera menganggap pencalonan Puan Maharani sebagai capres 2014 belum

Sultan waktunya," ujar Ari Junaedi, Selasa (1/11). Menurut mantan Staf Khusus Presiden Megawati ini, konstituen PDIP akan seperti anak ayam kehilangan induk jika Megawati tidak menjadi capres 2014. "Konstituen akan kehilangan kendali jika sosok yang dimunculkan adalah sosok yang abal-abal alias yang tidak pernah berkeringat sama sekali atau yang jarang menyapa dan memperjuangkan aspirasi wong cilik," terangnya. Kendati begitu, kran kaderisasi di internal PDIP tetap diperlukan untuk membuka kesempatan kepada kaderkader muda. (inc)


OPINI DAN LAYANAN UMUM

Rabu, 2 November 2011

5

Butuh Kesabaran di Tengah Himpitan "JIKA saya mempunyai seribu ide dan hanya satu yang terwujud dengan baik, saya puas"

(Alfred Bernhard Nobel (1833– 1896), Ilmuwan) "HANY A ada dua kekuatan di "HANYA jagat ini, pedang dan jiwa. Dalam jangka panjang, jiwa akan menaklukkan tajamnya ped ang"

(Napoleon Bonaparte (17691821), kaisar Prancis)

PERISTIWA Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi Batam. Adalah Pelita Isabella, bocah tiga tahun anak dari pasangan Dewi dan Rizal, diduga tewas akibat kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri. Ketika dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), Senin (31/10), tubuh korban dipenuhi bekas luka, memar, dan lebam. Berdasarkan keterangan sang ibu di Polsek Lubuk Baja, Batam, dirinya kesal karena korban selalu rewel. Bujukan yang dilakukan tidak membuat sang buah hati diam. Kondisi itu makin membuat emosi sang ibu makin memuncak. Sampai sebelum meninggal, korban sempat jatuh sakit. Ia pun menjadi semakin rewel dan suka muntah. Sang ibu tidak sabar dalam menghadapinya. Ibu muda itu kerap ringan tangan tatkala usahanya mendiamkan sang anak sia-sia. Emosi Dewi kian memuncak ketika Pelita justru semakin merengek meski sudah dibujuknya sekuat tenaga untuk diam. Apa yang terjadi dalam keluarga pasangan muda itu sebuah contoh dimana kesabaran kita selaku orang tua harus lebih dikedepankan. Dalam situasi apapun.

Terutama sekali saat orang tuanya juga berada dalam himpitan yang cukup berat. Apapun namanya, anak sebaya itu pasti belum memiliki perasaan sebagaimana layaknya orang dewasa. Yang ada dalam dirinya tentu apa yang terasa. Anak-anak seusia itu belum tahu apa artinya pemahaman, belum tahu bagaimana menjaga perasaan orang tuanya, dan banyak hal lain. Intinya anak-anak seperti itu selalu mengedepankan keinginan dirinya daripada keinginan orang tuanya. Diketahui, Batam adalah kota yang rata-rata dihuni oleh pasangan-pasangan muda. Dalam mengarungi bahtera keluarga, jika pasangan muda tersebut memiliki bekal yang cukup dan tahu apa artinya keluarga, mungkin masalah-masalah yang timbul dalam berumahtangga khususnya terhadap anak-anak, bisa diselesaikan secara baik. Namun apabila bekal kurang, serta tidak ada pula orang terdekat atau orang tua yang bisa mengingatkan, bukan tidak jarang, masalah sering terjadi. Biasanya, kalau tidak perselisihan atau perceraian yang terjadi, yang menjadi korban adalah anak-anak. Kasus yang

menimpa Pelita Isabella itu contohnya. Peristiwa memilukan ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita para orang tua, khususnya pasangan muda. Bagaimana pentingnya kesabaran dalam menghadapi situasi yang sulit. Ketika kesabaran lebih dikedepankan, bukan tidak mungkin sebesar apapun masalah akan dapat diselesaikan. Namun apabila emosi lebih dikedepankan, bukan tidak mungkin banyak peristiwa tragis lainnya akan terjadi. Mengasuh anak khususnya yang masih berusia di bawah lima tahun merupakan tantangan tersendiri bagi para orang tua. Ada kalanya ketika si anak merasakan kesenangan, kita akan merasakan kebahagian yang luar biasa. Namun yang namanya anak-anak, setiap waktu, tanpa diduga, ada saja hal-hal yang dapat memancing emosi orang tuanya. Kalau kita kembalikan ke diri, semua kita tentu pernah menjalani fase seperti anak-anak kita saat ini. Kini, mungkin kita bisa kembali merenungi, bagaimana susahnya orang tua kita dulu seperti susahnya yang kita alami. Saat-saat seperti itulah kita bisa kembali merenungi bagaimana

Sumpah Pemuda di Era Globalisasi Mari kita kilas balik sejarah peradaban yang diukir oleh kaum terpelajar, mahasiswa, intelektual, dan aktivis pemuda, sejarah yang terukir 83 tahun yang lalu. Sumpah pemuda merupakan kebangkitan pemuda-pemudi Indonesia untuk menyatukan visi dan misi memperjuangkan Negara Indonesia terlepas dari cengkraman para penjajah. Dengan semangat persatuan dan kesatuan yang dilatarbelakangi sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan yang sama, maka dari berbagai organisasi kepemudaan bersatu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, PPPI, Pemuda Kaum Betawi bahkan ada juga keturunan Tionghoa yang bertindak sebagai pengamat. Kesatuan pemudapemudi ini ditegaskan dengan dicetuskannya sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 yang berisi tiga yaitu, "Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia", "Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia", "Kami putra dan putrid Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia". Sumpah pemuda, dapat menumbuhkan sikap teguh terhadap idealisme, sikap nasionalisme, integritas, dan konsistensi perjuangan yang tidak pernah gentar terhadap sesuatu kekejaman dan kemungkaran yang mensengsarakan dan menindas rakyat. Sikap tersebutlah yang seharusnya wajib ditumbuhkan dan tertanam di setiap jiwa pemudapemudi Indonesia, dalam setiap

Hadijah Aktivis KAMMI Tanjungpinang dan Mahasiswa FKIP UMRAH

usaha, kasih sayang, dan perhatian yang diberikan orang tua kita ketika kita kecil dulu. Inilah barangkali satu hal yang dapat menambah kekuatan kesabaran kita dalam situasi sulit saat menghadapi kelakukan sang anak. Kembali dikatakan, anak-anak dalam kesehariannya, lebih mengedepankan egonya daripada toleransinya. Inilah yang harus kita pahami. Bisa kita marah atau jengkel terhadap kelakukan dan sikap anak-anak. Namun hal itu jangan menjadikan kita gelap mata. Melakukan tindakan-tindakan sesuai emosi kita. Kisah pilu yang menimpa Pelita Isabella sebuah renungan bagi kita semua. Bahwa sesungguhnya anak adalah titipan yang harus dijaga. Disayangi dan dicintai. Apapun kondisi anak kita, semampu kita untuk bisa menjadikannya manusia yang terbaik yang kita miliki. Jangan hanya karena tingkahnya tidak kita sukai, kita menjadi emosi dan melampiaskan kepada darah daging kita sendiri. Inilah adalah pelajaran yang berharga bagi kita semua. Jangan sampai nasi menjadi bubur. Penyesalan di belakang tidak ada gunanya. ***

SIM Keliling Apaan Tuh?

lapisan masyarakat berusia muda, tetapi lebih jauh dari itu selalu digambarkan sebagai sebuah generasi yang di isi oleh sosok–sosok yang penuh idealisme, berani berkorban, berani menderita, dan menjadi pelopor setiap perubahan sosial ataupun politik untuk kepentingan bangsanya. Generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Dilihat dari fenomenafenomena negatif yang melanda sebagian generasi pemuda zaman sekarang yang sangat jauh dari image seorang pemuda. Apa akibatnya jika hal ini berterusan? Dalam mengembalikan image generasi pemuda yang sempat tercoreng, generasi pemuda harus kembali bangun dan berjuang untuk tetap pada langkahnya dan tegar dengan fungsinya. Sebagaimana yang tertuang dalam sumpah pemuda. Hal yang perlu diubah antara lain cara pandang generasi pemuda sekarang. Dimana konteks permasalahan-permasalahan yang dihadapi bangsa di era globalisasi saat ini berbeda dengan masa lalu. Kita harus mampu merubah cara pandang kita terhadap sebuah masalah. Menambah penguasaan ilmu kita. Kemudian bertindak, ilmu hanya dapat menjadi kekuatan jika kita dapat mengelolanya menjadi kegiatan dan program yang nyata. Tindakan merupakan faktor pamungkas untuk mengubah ilmu menjadi kenyataan dan sebagai pengukir peradaban sejarah. Sehingga tidak ada image bahwa ”pemuda hanya pandai berbicara saja”.***

HALO Polda Kepri saya mau tanya, SIM Keliling apaan tuh? Apakah memang bisa membuat SIM lewat SIM Keliling ini dan berapa biayanya? Serta beberapa jam waktunya. Saya ini penasaran ketika melihat ada beberapa masyarakat yang registrasi di kendaraan SIM Keliling dipinggir jalan, tapi saya melihat hanya sepintas saja karena lagi membawa kendaraan. Tolong jelasannya terima kasih. Handika Raditya 08566675xxx Warga Taman Raya Batam Centre Kota Batam

SEJARAH dan pemuda, dua yang sangat berkaitan. Kebanyakan sejarah perjuangan Negara Indonesia banyak diukir oleh para pemuda. Salah satu peradaban sejarah yang terkenal yaitu sumpah pemuda. tindakannya untuk memajukan bangsa dan negara ini. Tapi alangkah lucunya dan miris jika kita melihat sebagian dari pemuda-pemudi Indonesia, tidak bersikap dan bertindak sesuai pemaknaan dari sumpah pemuda. Apakah itu seorang Mahasiswakah? Pelajar SMPkah? Pelajar SMAkah? Sikap itu kian terkikis dengan kemajuan zaman, bahkan ada yang hilang sama sekali dari dirinya. Terutama di era globalisasi ini. Arus globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia, baik yang positif maupun negatif. Pengaruh positifnya antara lain, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis, meningkatkan devisa negara dengan terbukanya pasar internasional, dapat meniru kedisplinan dan etos kerja yang tinggi dan kemajuan IPTEK. Sedangkan pengaruh negatifnya antara lain, menumbuhkan sikap individualisme, cinta produk luar negeri yang berlebihan, gaya hidup cenderung kebaratan, kesenjangan sosial yang ketara antara miskin dan kaya. Pengaruh yang mendominasi adalah pengaruh yang negatif jika kita tidak bisa memfilterkan pengaruh tersebut sesuai dengan cerminan bangsa kita. Hal tersebut begitu cepat merasuk

kedalam masyarakat terutama kalangan pemuda. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak pemuda-pemudi kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukan dengan gejala-gejala yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dari cara berpakaian pemuda-pemudi sekarang berdandan seperti artis yang cenderung ke budaya barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim dengan gaya rambut dicat beraneka warna. Sebagian pemuda pemudi tingkah lakunya tidak mengenal santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan, misalnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang mengganggu ketentraman dan kenyamana masyarakat. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi pemuda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antargolongan pemuda. Hubungannya dengan nilai sumpah pemuda yang menimbulkan rasa nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda tidak hanya diklasifikasikan sebagai

JAWAB TERIMA KASIH pak Handika atas suratnya. Memang benar SIM Keliling ini untuk melayani pembuatan SIM dikhususkan bagi yang akan memperpanjang SIM A dan SIM C. Bukan untuk pembuatan SIM baru, karena untuk permohonan SIM baru ini si pemohon terlebih dahulu harus melakukan pengetesan baik tertulis maupun praktek mengendarai kendaraan. Adapun biaya untuk memperpanjang SIM A ini sebesar Rp 80 ribu dan SIM C sebesar Rp75 ribu plus biaya kesehatan Rp20 ribu atau bisa juga sipemohon membawa sendiri KIR dari dokter yang menyatakan bahwa dia sehat. Sedangkan untuk persyaratan sendiri sangat mudah, hanya menyertakan foto copy KTP dan foto copy STNK yang akan diperpanjang. Akan tetapi dalam perpanjangan SIM ini si pemohon harus datang sendiri tidak boleh diwakilkan pada orang lain karena pihak kami terlebih dahulu harus melakukan pemotretan (foto si pemohon) dan sidik jari. Sedangkan waktu perpanjangan SIM ini cukup singkat bisa ditunggu hanya 5 menit hingga 10 menit saja bisa langsung jadi. Namun bila perpanjangan SIM tersebut masa berlakunya sudah habis melebihi dari 3 bulan, maka si pemohon tidak bisa lagi memperpanjang SIM-nya, tetapi diharuskan membuat kembali SIM baru dengan persyaratan dari awal. Sementara jadwal SIM Keliling ini dari mulai Senin hingga Sabtu berkeliling mendatangi pemukiman masyarakat. Karena dengan adanya pemberlakukan SIM Keliling ini dalam rangka upaya Polda Kepri memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat yang sibuk beraktifitas agar tidak repot-repot datang ke Polda. Disamping itu juga menghemat biaya transfortasi. Sekian penjelasan dari kami semoga bermanfaat.

Pengharapan Yang Putus Mereka telah salah menerangkan, mereka katakan bahwa hidup itu ialah buat makan dan buat minum saja, atau buat mengumpul-ngumpulkan baju yang baru, guntingnya yang indah dan paling model. Mereka telah mengukur kehidupan dengan rumah yang cantik, gedong yang permai, villa yang indah. Mereka masukan ke dalam pikiranmu kecintaan kepada perhiasan, kepada dokoh dan gelang. Bagi mereka, per-

suamiistrian itu ialah semata-mata harta. Tidak hayati! Semuanya itu palsu adanya. Kalau perkawinan hanya dipertalikan oleh harta benda, tidak juga akan berubah sifatnya dari kelacuran yang biasa, cuma bernama nikah sebab berakad saja. Orang perempuan yang menyerahkan diri kepada suami lantaran suami itu berharta, samalah dengan perempuan lacur yang menjual kehormatannya, bahkan lebih buruk dari

perempuan lacur, sebab perempuan itu menjatuhkan harga dirinya karena hendak mencari sepiring nasi, tetapi si istri ini memberikan diri karena mengejar harta. Karena mengharapkan gelang mas, dokoh berlian, baju cantik, selendang bagus. Coba kalau si suami itu jatuh miskin. Ya Allah! Terbuka jalan ke rumah Tuan Kadi, meminta khulu' dan fasakh, meminta cerai dan talak. Mereka buang-

86

kan suami itu sebagai membuangkan daun pisang yang dikait di tepi jalan sebab tak berpayung di ketika hari hujan, dan bila hujan reda, daun itu pun tercampaklah di tepi jalan, diinjak-injak orang lalu. Jangan sampai terlintas dalam hatimu, bahwa di dunia ada satu bahagia yang melebihi bahagia cinta. Kalau kau percaya bahwa kebahagiaan selain cinta, celaka diri kau. Kau menjatuhkan

Hormat Kami AKP Agung Surya Kasi SIM Polda Kepri

vonis kematian ke atas diri kau sendiri! ...Kalau kau tahu! Sudah sedari lama keindahan dan kecantikan dunia ini terlepas dari hatiku, laksana rontoknya bunga yang kekurangan air dari jembangan. Sudah sekian lama kehidupan ini saya palsukan, saya hadapi dengan hati remuk. Karena kekuasaan iblis telah merajalela di atas hati manusia. Cuma satu saja yang kulihat paling suci, ialah kau, kau sendiri! Pada diri kaulah bertemunya lambang dari kesucian dan kemurnian, yang dipenuhi oleh cinta yang ikhlas. ***

Cawan Imu dan Penutupnya √ Yusril Somasi Menkumham - Wah... ini orang terus tampil beda... √ 49 Penderita HIV/AIDS Meninggal - Tapi banyak juga yang jajan sembarangan.. REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 427784, E-mail: redaksi@haluankepri.com Redaksi berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.

ALHAMDULILLAH, saya mendapat ilmu lagi dari berselancar di internet. Agak merinding, ketika saya membaca sebuah tulisan yang ditulis seorang guru agama. Saya merinding, lantaran tulisan itu mengupas tentang bagaimana mendapatkan ilmu dengan cara belajar, dan karena ilmu membuat manusia bisa menjadi sombong. Sombong. Itu yang membuat bulu kuduk saya tiba-tiba berdiri. Saya langsung bertanya kepada jiwa nan jauh di lubuk hati dengan pertanyaan "Apakah aku termasuk manusia somobong?".

Dalam tulisan yang saya baca, si penulis mengumpamakan hati adalah cawan ilmu. Dan sombong adalah penutupnya. Menurut tulisan itu, ketika seseorang bersikap sombong, merendahkan keilmuan orang lain, meremehkan ide-ide orang lain, menyepelekan pemikiran orang lain, mengecilkan konsep dan teori yang dibangun oleh orang lain, maka seolah-olah ia telah menutup hatinya rapatrapat. Hal itulah kemduian menyebabkan orang tadi tidak pernah mau belajar dari orang lain. Baru setitik ilmu didapat,

seolah-olah seluruh seluk beluk dunia telah diketahui. Baru sedebu pengetahuan diperoleh, seolah-olah semua lautan ilmu telah direguk. Akhirnya, ia hanya hidup dalam angan-angannya saja. Serasa telah memeluk dunia, padahal seonggok guling saja belum dia dekap. Saya sangat setuju dengan tulisan yang saya baca dan menyebut bahwa sesungguhnya, musuh besar kita ada dalam diri kita sendiri. Kecongkakan, kesombongan, kepongahan, ketakaburan, adalah hijab tebal yang membuat kita tidak pernah mau belajar dari orang lain. Tidak pernah mau melihat sisi

positif dari orang yang berseberangan. Tidak pernah mau belajar dan mengambil nilai dari orang yang berbeda pandangan. Bahkan, bisa jadi sikap takabur ini akan melekat kuat dalam diri seseorang, lalu menjadi karakter yang sulit hilang darinya. Sehingga membuatnya selalu menganggap rendah buah-buah pemikiran yang datang dari orang lain. Setiap kalimat yang keluar dari mulutnya selalu kalimat sorotan rendah terhadap orang lain. Padahal, belum tentu juga ide dan pemikirannya sebagus orang

yang dia rendahkan. Di akhir tulisan tadi, penulis memberi saran. Salah satu cara agar kita memiliki mentalitas pembelajar, Andi sehingga bisa menyerap ilmu dari siapapun adalah dengan cara mengangkat penutup cawan hati, di mana ilmu tertampung di sana.*** Wartawan Haluan Kepri


S U M B A R- R I AU

Rabu, 2 November 2011

6

Dugaan Korupsi Islamic Centre Pelalawan

9.964 Kartu Jamkesda Siap Dibagikan di Mandau

Kejati Periksa Eks Kadis PU

DURI — Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang diluncurkan Pemdakab Bengkalis, 1 April 2011 lalu, kini mulai disempurnakan.Masyarakat yang sebelumnya harus memakai Kartu Tanda Peenduduk atau Kartu Keluarga untuk mendapatkan pengobatan gratis itu, kini cukup membawa kartu Jamkesda saja. Kartu-kartu tersebut saat ini sudah sampai ke desa dan kelurahan setempat. Dalam beberapa hari ke depan, diperkirakan kartu Jamkesda itu akan sampai ke tangan masyarakat. Seperti terlihat di kantor Lurah Air Jamban Kecamatan Mandau, Selasa (1/11). Ribuan kartu Jamkesda sudah sampai di kelurahan yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kabupaten Bengkalis itu. Petugas pun terlihat kewalahan mensortir kartu itu karena di berikan berdasarkan abjad nama penduduk. "Kartunya harus disortir dulu untuk memudahkan dalam pembagian. Harus disesuaikan dengan RT/RW masing-masing," jelas Lurah Air Jamban, Zulkifar Yazid. Menurut Zulfikar, ada sekitar 9.964 lembar kartu Jamkesda yang akan dibagikan untuk warga Kelurahan Air Jamban. Tak peduli kaya atau miskin, asal belum memiliki jaminan kesehatan, maka warga berhak untuk menerima kartu Jamkesda tersebut. "Kartunya tiba hari Jumat lalu. Tidak bisa langsung dibagikan karena dikemas berdasarkan abjad nama. Harus dipisahkan berdasarkan domisili masing-masing. Biar RT/ RW gampang membagikannya," jelasnya. Sementara itu, pada bagian depan kartu Jamkesda yang akan dibagikan itu terlihat lambang daerah Kabupaten Bengkalis dan juga photo Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh. Warna putih dan biru juga mendominasi bagian depan. Sementara bagian belakang memuat petunjuk lengkap sebelum pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit umum terdekat. "Kita berharap kartu ini segera sampai di tangan masyarakat dan bisa dimanfaatkan untuk pengobatan gratis," jelasnya lagi.(sus)

PEKANBARU — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Selasa (1/11) kembali memanggil tiga saksi untuk diperiksa terkait dugaan korupsi pembangunan Islamic Centre di Kabupaten Pelalawan tahun 2008/2009 yang merugikan negara sebesar Rp5,1 miliar.

RIAU TERKINI

MASIH DIBURU — Dua warga Duri, Kabupaten Bengkalis ditangkap Sat Brimob Polda Riau, Selasa (1/ 11) karena memiliki sabu-sabu 0,5 kilogram. Barang haram tersebut didapat dari warga Malaysia yang kini masih diburu.

Debt Collector Divonis 14 Tahun BENGKALIS — Debt Collector Koperasi Sukma Pinggir, Heri Suprapto (21) warga Simpang Buana, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Divonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis 14 tahun penjara, potong masa tahanan, Senin (31/10) lalu. Heri Suprapto selaku debt collector koperasi yang berlamat di Jalan Sukaramai, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan yang disertai, diikuti atau didahului oleh satu perbuatan pidana sebagaimana diatur dalam dak-

waan Subsidair Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bengkalis Pasal 339 KUHP. "Majelis hakim memvonis terdakwa 14 tahun penjara, potong masa tahanan. Atas putusan tersebut kita terima," ujar Penasehat Hukum (PH) Heri Suprapto, Windrayanto, Selasa(1/11). Terdakwa menghabisi seorang kasir Koperasi Sukma bernama Hotdina Mariana Br Sinaga (19) pada Rabu, 13 April 2011 sekitar pukul 10.30 WIB di dalam kantor koperasi. Terdakwa dituduh melakukan tindakan pembunuhan terhadap korban dengan menggunakan sebilah pisau yang

didapatkan dari kamar korban. Sedangkan sebuah palu terdakwa didapatkan dari dapur koperasi. Pembunuah sadis itu dipicu ketika terdakwa bertanya kepada korban tentang kasir Koperasi Sukma, tetapi pertanyaan pelaku dijawab korban dengan kata-kata kasar dan makian. Merasa tersinggung dan marah, terdakwa menghabisi nyawa korban engan memukul pundak korban, yang saat itu sedang berjalan menuju kamar sebanyak satu kali. Kemudian terdakwa memukul leher korban dengan menggunakan tangan sehingga jatuh ke tempat tidur. Kemudian terdakwa mengambil se-

bilah pisau berbentuk pena dan menusukkannya ke leher korban. Korban sempat meronta dan melarikan diri ke arah dapur koperasi, namun terdakwa mengejarnya sambil membawa palu yang ditemukan dan memukul kepala korban berkali-kali hingga korban tidak bergerak lagi. Setelah korban tidak berdaya, terdakwa berjalan menuju kamar korban kemudian mengambil uang Koperasi Sukma sebesar Rp40 juta dengan cara membuka lemari besi penyimpanan secara paksa menggunakan palu yang juga digunakan untuk menghabisi Hotdina. (man)

Rebutan Lahan Bongkar Muat

Dua Kubu SPTI Pinggir Nyaris Bentrok

RIAU TERKINI

DUA kubu Serikat Pekerja dan Transportasi Indonesia (SPTI) di Pabrik Kelapa sawit (PKS) PT Mustika Agung Sawit Sejahtera (MASS) di Kelurahan Balairaja Kecamatan Pinggir nyaris bentrok, Selasa (1/11). PINGGIR — Dua kubu Serikat Pekerja dan Transportasi Indonesia (SPTI) di Pabrik Kelapa sawit (PKS) PT Mustika Agung Sawit Sejahtera (MASS) di Kelurahan Balairaja Kecamatan Pinggir nyaris bentrok, Selasa (1/11). Hal itu dipicu adanya pihak SPTI versi lain yang ingin mengambil bagian di PKS tersebut untuk kegiatan bongkar muat. Mendapat iformasi adanya kehadiran pihak lain ke PKS tersebut, Ketua PUK F.SPTI

Kelurahan Balairaja Charles Silalahi mengerahkan anggotanya sebanyak 90 orang di tempat kejadian perkara guna menghadang kehadiran tamu yang tidak diundang tersebut. Dari pantauan di lapangan, sekitar 90 anggota SPTI yang dikomandoi oleh Charles Silalahi telah bersiap siap di pintu masuk PKS dan dilengkapi dengan senjata berupa kayu, tangkai cangkul, kelewang dan juga parang serta tojok sawit.

Bagaikan dua kelompo mafia yang akan bertempur, selain itu di tempat yang sama juga terlihat telah hadir dan berjaga jaga sekitar 30 orang anggota Polsek Pinggir yang dipimpin langsung Kapolsek Pinggir AKP Sahala Marpaung. "Selangkah pun kami tidak akan mengizinkan pihak lain untuk ikut bongkar muat lagi di PKS ini. Sementara kami sudah sejak 4 bulan lalu bekerja di lokasi ini apalagi mengatasnamakan SPTI," ujar Charles dengan nada sedikit meninggi ketika coba dikonfirmasi. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh sebahagian keelompok yang mengakui anggota SPTI versi lain tersebut adalah merupakan tindakan pengacau yang dapat menimbulkan kekeruhan dan situasi tidak kondusif karena selama 4 bulan ini kelompoknya dan seluruh anggota mencari makan dengan tenteram tidak ada keributan. "Kalau mereka yang datang berarti tujuannya mengacau kemanan di lokasi pabrik, sama dengan mengacau periuk nasi

kami semua dan tentunya kami tidak akan biarkan hal ini," tegas Charles lagi. Di tempat terpisah, pihak PKS yang dikonfirmasi terkait kericuhan buruh angkut yang telah dinaungi wadah tersebut melalui Manager Humas Syafroni hanya meneyambut dingin dengan mengatakan bahwasannya sejak pagi hari operasi pabrik tetap berjalan dengan normal dan menyinggung soal adanya dua kubu SPTI yang akan mengambil bagian bongkar muat di PKS tersebut Syafroni hanya menyerahkan kepada internal SPTI itu sendiri. "Saya tidak terlalu jauh mencampuri urusan itu karena itu adalah masalah internal mereka sendiri. Dan jika hal tersebut tetap terjadi pihak perusahaan lebih memilih jalur hukum saja," tegas Syafroni. Hingga berita ini diturunkan anggota PUK SPTI Kelurahan Balairaja Versi Charles Silalahi masih bertahan di lokasi pintu masuk pabrik utuk mengantisipasi kehadiran kelompok lain yang dianggap mengganggu keamanan mereka.(sus)

Ketua Korpri tak Mutlak Harus Sekda BENGKALIS — Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tidak harus mutlak dijabat oleh seorang sekretaris daerah (Sekda). Memang selama ini Sekda sering diarahkan atau didorong untuk menjadi ketua, tapi sifatnya tidak eksposio. Seperti disampaikan Sekda Kabupaten Bengkalis, H As-

maran Hasan, pemilihan ketua Korpri itu harus melalui musda, tidak bisa ditunjuk langsung. Begitu juga orangnya, tidak harus mutlak dia seorang Sekda, pegawai lain juga berhak memimpin Korpri jika peserta musda menginginkannya. "Jabatan ketua Korpri itu tidak bersifat eksposio dan

melekat pada jabatan sesorang. Memang selama ini sekda sering diarahkan supaya menjadi ketua," papar Asmaran. Menyinggung soal jabatan ketua Korpri Kabupaten Bengkalis yang belum definitif, menurut Asmaran Sekda setelah peringatan hari ulang tahun nanti, Korpri Bengkalis akan menggelar.

"Kita telah sampaikan kepada pengurus Korpri Provinsi Riau. Insya Allah setelah peringatan HUT Korpri nanti kita akan menggelar musda untuk memilih ketua definitif," paparnya seraya menambah bahwa saat ini Korpri Bengkalis dijabat Asisten II H Azwar sebagai pelaksana tugas.(man)

Ketiga saksi yang dimintai keterangan itu diantaranya, mantan Kepala Dinas PU Pelalawan, Ir Syahril yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Penanaman Modal (BPM) Kabupaten Pelalawan. Syahril diperiksa oleh jaksa penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) Samsuir dan Anton bersama dua saksi lainnya yaitu Amrasul Abdulah yang merupakan Pejabat Pembuat Kesepakatan (PPK) PNS dinas PU Pelalawan dan Sihabbudin, Arsitek PT Wisatama. "Hari ini memang ada tiga saksi yang kita periksa guna dimintai keterangannya terkait perkara dugaan penyimpangan pembangunan Islamic Centre Pelalawan," ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus), Jacob Hendrik, SH melalui jaksa penyidik, Rully Afandi, SH kepada wartawan, Selasa (1/11) di ruang kerjanya.

Rully menjelaskan bahwa pemeriksaan ini baru sebatas meminta keterangan saksi guna dilakukan pendalaman. "Hingga saat ini kita belum bisa menetapkan siapa tersangka. Pemeriksaan masih sebatas pengumpulan bukti-bukti dan keterangan terhadap saksisaksi guna dilakukan pendalaman," sambungnya. Selain itu ia juga menyebutkan bahwa ada tiga saksi lainnya yang akan dilakukan pemeriksaan besok harinya (hari ini-red), yaitu Zakaria Direktur PT Langgam Sentosa, perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, Amaraullah, juga dari PT. Langgam Sentosa serta Harianto yang merupakan koordinator lapangan dari CV Bangun Indonesia. Berdasarkan pantauan di lapangan, pemeriksaan berlangsung sejak sekitar pukul 11:00 WIB hingga pukul 15:00 WIB. (uta)

Diduga Mesum di Pemakaman Raja

Dua Pelajar SMK Diamankan RENGAT — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengamankan siswa STM yang sedang berduan dengan pasanganya yang diduga berbuat mesum. "Penangkapan siswa STM tersebut dilakukan di situs cagar budaya pemakaman Raja-Raja Indragiri Desa Kota lama Kecamatan Rengat Barat," ujar Kakan Satpol PP Inhu Kuwat Widianto kepada wartawan, Selasa (1/11). Dua pasangan siswa STM Lirik Kecamatan lirik yang berinisial MR (17), FR (17) laki- laki dan WS (16) serta NU (16) perempuan berhasil diamankan dan di bawa ke kantor Satpol PP Inhu. Se-

dangkan dua pasangan lainya berhasil meloloskan diri dalam penggrebekan tersebut. Dimana penangkapan terhadap pasangan siswa STM Lirik tersebut dilakukan oleh tim Satpol PP yang bekerja sama dengan masyarakat setempat. Setelah sebelumnya menerima laporan dan keluhan dari masyarakat tentang adanya aktifitas pasangan siswa yang diduga melakukan perbuatan mesum di dalam komplek pemakaman tersebut. "Setelah menerima laporan, kita langsung menurunkan personil untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Setelah mendapat

kepastian kita langsung melakukan penangkapan," ujar Kuwat Widiyanto. Dari keterangan para siswa yang diamankan tersebut, mereka mengakui sering datang ke pemakaman tersebut melalui jalan setapak yang ada di belakang komplek pemakaman tersebut. Dan mereka hanya duduk berduan dengan pasangan masingmasing. "Karena mereka masih terdaftar sebagai siswa STM Lirik dan penangkapan dilakukan masih dalam jam sekolah, para siswa tersebut kita serahkan kepada pihak sekolah untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut," kata Kuwat Widiyanto.(eka)

Jaksa Diminta Pro Aktif Awasi Proyek Fisik Pemda BENGKALIS — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis diharapkan pro aktif melakukan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan sejumlah proyek fisik milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Pasalnya dinilai kemungkinan besar sejumlah proyek dikhawatirkan tidak akan selesai hingga akhir tahun ini. "Ikut serta pengawasan proyek itu salah satu peran dari aparat hukum seperti Kejaksaan Negeri Bengkalis. Dan bukan berarti sebagai domain pelaksanaan proyek, akan tetapi lebih menitikberatkan agar tidak terjadi kebocoran anggaran dalam pelaksanaan

pekerjaan proyek," ujar salah seorang warga Kota Bengkalis, Abdul Rahman Siregar kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Selasa (1/11). Menurut Abdul, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kepercayaan dan citra kejaksaan di mata masyarakat, dengan mengoptimalkan kinerja dan meningkatkan integritas. "Integritas itu antara lain, pengendalian penanganan perkara tindak pidana korupsi, dari kegiatan proyek itu sendiri di lapangan," katanya lagi. Sementara itu, Sekretaris

Komisi II DPRD Bengkalis Misliadi, mengungkapkan melalui peran pengawasan di segala leading sektor, baik itu DPRD, Kepolisian dan Kejaksaan, bertujuan agar kegiatan proyek fisik itu sendiri dapat maksimal dimanfaatkan oleh masyarakat. "Proyek dibangun tentunya mengedepankan azas manfaatnya bagi masyarakat. Diharapkan benar-benar dihasilkan dengan hasil yang baik, dan kualitas yang baik dengan adanya pengawasan. Saya rasa ini sudah menjadi komitmen kita bersama pemerintah dari dulu hingga sekarang," ujarnya.(rtk)

Jalan Kurau-Pedas Kebanjiran MERANTI — Jalan Poros Kurau menuju Pedas sejak akhir Oktober lalu digenangi banjir. Akibatnya aktivitas warga sekitar terkendala, karena ketinggian banjir mencapai setinggi lutut orang dewasa. Warga berharap agar pemerintah segera mengatasi kendala itu. Demikian juga harapan yang sama terhadap perusahaan Kondur, agar sudi mengulurkan tangan untuk membantu upaya kelancaran banjir di sana. Penjelasan bernada minta bantuan itu disampaikan Ke-

pala Desa Mengkirau, Thoha, kepada Haluan Riau di Teluk Belitung, Selasa (1/11). Thoha mengeluhkan kondisi banjir yang kerab terjadi di wilayah tersebut jika tutun hujan. Thoha mengatakan, akibat banjir itu umumnya aktivitas warga terganggu. Karena jalan sejauh 1,5 kilo meter mulai dari AC 28 hingga ke simpang BG terencam banjir. "Kendaraan roda dua tidak dapat melintasinya. Hanya kendaraan perusahaan Kondur yang dapat lewat melakukan aktivitas sehari-hari. Warga sangat berharap tin-

dakan segera dari pemerintah kabupaten. Karena parit di kiri kanan jalan sejauh 1,5 Km itu harus dibersihkan dengan alat berat," kata Thoha. Selama ini tambah Thoha, masyarakat telah mencoba mengatasinya dengan peralatan apa adanya, ternyata tidak mampu mengalirkan air tersebut. Apalagi wilayah itu sedikit rendah dari lokasi lainnya. "Kalau perusahaan Kondur turun tangan dalam waktu singkat, banjir di jalan itu pasti segara dapat diatasi," terang Thoha.(jos)

Abu Vulkanik Gunung Marapi Hujani Nagari X Koto BUKITTINGGI — Abu vulkanik Gunung Marapi di Kabupaten Tanahdatar dan Agam, Sumatera Barat, Selasa (1/11) pagi sekitar pukul 09.30 WIB menghujani Nagari X Koto, Kabupaten Tanahdatar, sekitar satu kilometer arah Barat gunung. "Laporan yang diterima

BGPVMB dari masyarakat setempat abu vulkanik menghujani X Koto tersebut hanya tipis," kata Warseno, petugas Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (BGPVMB) di Pos Pemantauan Gunung Marapi, Selasa (1/11). Warseno mengatakan, letusan yang terjadi sekitar

pukul 08.25 WIB telah mengeluarkan asap hitam dan abu vulkanik setinggi 900 meter dari puncak gunung. Asap hitam dan abu vulkanik tersebut mengarah ke Barat gunung karena ditiup angin. Seminggu terakhir ini abu vukanik selalu mengarah ke barat, katanya.

Dia mengimbau agar warga yang tinggal di sekitar lereng gunung supaya waspada dan selalu mengikuti arahan dari BGPVMB serta pemerintah daerah. Menurut Warseno, status gunung masih ditetapkan waspada level II. Masyarakat masih dianjurkan tidak melaku-

kan pendakian tiga kilometer dari puncak. Salah satu gunung aktif di Sumbar setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini mengalami peningkatan aktivitas sejak 3 Agustus 2011 sekitar pukul 09.00 WIB. Gunung itu sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau

belerang berketinggian 1.000 meter dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang. Gunung Marapi terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tan-

dikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumatera Barat. Setiap pergantian tahun baru, gunung selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar. (ant)


Rabu, 2 November 2011

FOTO bersama Walikota, Ketua DPRD Tanjungpinang, Pimpinan FKPD dan pengurus KNPI.

8

FOTO bersama Walikota, Ketua DPRD Tanjungpinang, Pimpinan FKPD, pengurus KNPI dan peserta pakaian adat.

Hari Sumpah Pemuda ke-83

Refleksi Tekad Pemuda Wujudkan Persatuan dan Kesatuan

PARA Kepala SKPD di lingkungan Pemoko Tanjungpinang.

WALIKOTA memberikan ucapan selamat kepada komandan upacara.

PEMERINTAH Kota (Pemko) Tanjungpinang memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-83 dengan menggelar menggelar upacara bendera di halaman kantor walikota, Senggarang Jumat (28/10). Dalam kesempatan itu, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tanjungpinang ditunjuk sebagai pelaksana upacara bendera dan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Upacara bendera dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), anggota dan pengurus KNPI, FKPPI, pelajar, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Tanjungpinang, segenap PNS dan undangan. Tema yang diangkat dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini adalah “Bangun Pemuda

Indonesia Yang Berjiwa Wirausaha, Berdaya Saing, dan Peduli Sesama�. Tema ini mengandung pesan bahwa langkah menuju Indonesia yang berdaya saing dan bermartabat sangat tergantung pada karakter pemuda yang kokoh serta mengedepankan akhlak mulia diatas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Karakter yang kokoh ini bercirikan semangat patriotik, jiwa Nasionalis, jati diri yang mengakar, berwawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan, serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya dinaungi oleh nilainilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tema tersebut juga merupakan bagian dari antisipasi kita tentang peran kaum pemuda ke depan untuk membawa bangsa ini semakin jaya di masa mendatang.

Kita perlu mempersiapkan para pemuda Indonesia untuk bisa berdaya saing dalam menghadapi globalisasi yang terus berjalan. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan pemuda Indonesia di segala bidang, disetiap pelosok Indonesia untuk bisa bersaing dan memenangkan persaingan tanpa kehilangan akar budaya. Untuk itu, pemuda Indonesia modern harus menguasai tiga bahasa, yang pertama bahasa persatuan atau bahasa Nasional Bahasa Indonesia, satu bahasa Internasional dan paling tidak satu bahasa daerah. Kiranya spirit Sumpah Pemuda 1928 tetap mengilhami kita semua dalam tugastugas pengabdian kepada bangsa dan Negara.

Foto : Bayu dan Istimewa Narasi : Reza Fahlepi

PENGIBARAN bendera Merah Putih oleh petugas Paskibra Kota Tanjungpinang.

PENGHORMATAN kepada bendera Merah Putih.

PIMPINAN FKPD, Kepala SKPD dan undangan.

PENGHORMATAN kepada Inspektur Upacara.

LAPORAN Komandan Upacara, Arie Saputra kepada Irup Walikota Tanjungpinang, Suryatati A Manan.

PESERTA upacara.

WALIKOTA Tanjungpinang Suryatati A Manan mebacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI Dr. Andi Mallaranggeng.

PARA Pimpinan FKPD Kota Tanjungpinang.

PEMBACAAN naskah Sumpah Pemuda oleh peserta upacara.


BATAM

Rabu, 2 November 2011

www.haluankepri.com

9

49 Penderita HIV/AIDS Meninggal Marlina Umar Staf BAAK STT Ibnu Sina

Sabar dan Tekun SETIAP pekerjaan, pasti ada suka dan dukanya. Hal tersebut merupakan dinamika pekerjaan yang mau tidak mau, harus tetap dijalani. Setiap tantangan dalam pekerjaan, juga dapat menjadi bagian dalam proses kematangan dan kedewasaan diri dalam mengarungi kehidupan. Bagi Marlina Umar, dalam menjalani hari-harinya sebagai staf di Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) STT Ibnu Sina Batam, ia selalu berusaha bersikap sabar dan tekun. hal.10

Sabar dan

BA TAM CENTRE –– Korban meninggal dunia akibat BAT penyakit HIV/AIDS di Batam periode Januari-September 2011 sebanyak 49 orang. Angka ini naik dibandingkan selama 2010 hanya 43 penderita yang meninggal. Amir

Liputan Batam Kepala Sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Batam, Pieter P Puraklolong mengatakan jumlah warga Batam yang meninggal itu terdiri dari 27 pria dan 22 wanita. "Januari-September 2011 ditemukan 271 kasus HIV dan 101 diantaranya positif AIDS. Jumlah penderita penyakit mematikan itu sejak tahun 1992 hingga 2010 telah menembus angka 1.656

orang," ujarnya. Pieter menduga tingginya angka penularan HIV/AIDS (human immunodeficiency virus dan acquired immunodeficiency syndrome) tersebut akibat banyaknya tempat hiburan malam yang menyuguhkan praktek prostitusi di Kota Batam. "Di tempat-tempat hiburan sangat berpotensi terjadi penularan HIV/AIDS. Untuk itu kita menyebarkan kondom di beberapa tempat hiburan di Batam," ujarnya. Menurut Pieter, selain tempat hiburan, banyak faktor lainnya juga membuat jumlah penderita di Batam terus meningkat. Namun hubungan seksual dengan pekerja seks komersial, menjadi faktor utama penyebaran HIV/AIDS di Batam.

49 Penderita

CMYK

hal.10

TUNDRA/HALUAN KEPRI

LAYANI PEMBELI –– Seorang pedagang hewan kurban di belakang TPU Taman Langgeng, Seipanas melayani seorang calon pembeli, Selasa (1/11). Sapi tersebut dijual dengan harga antara Rp8 juta hingga Rp15 juta. Ternak kurban tersebut didatangkan pedagang langsung dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Hewan Kurban Aman Dikonsumsi SEKUPANG –– Dinas Kelautan, Pertanian, Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam

menjamin semua hewan kurban di Karantina Seitemiang aman dikonsumsi. Hal ini diketahui

CMYK

setelah dilakukan pengecekan kesehatan terakhir terhadap hewan ternak sapi dan kambing yang akan dikurbankan. Kabid Peternakan, Dinas KP2K Kota Batam, Sri Yunelli mengatakan tim telah melakukan cek kesehatan fisik satu persatu hewan kurban, Selasa (1/11) di Karantina Seitemiang, Tembesi. Hasilnya seluruh hewan itu sudah layak untuk dikurbankan. Hewan yang layak itu juga diberikan label. "Kita melakukan pemeriksaan fisik kesehatan. Secara kasat mata sudah diperiksa dan tidak ada temuan hewan yang tidak layak," kata Sri. Dia menyebutkan meskipun hewan yang di Karantina ini layak di kurbankan, bukan berarti tidak akan ada pemeriksaan ulang. Pihaknya Tetap melakukan pengecekan saat dilakukan pemotongan. "Petugas akan melakukan pemantauan di mesjid-mesjid dan melakukan pemeriksaan organ saat pemotongan dan diambil sampel di lokasi pemotongan yang terbanyak," katanya. (doz)


METRO BATAM

10 Rabu, 2 November 2011

Pengajuan Interpelasi ke Walikota Masih Bergulir BA TAM CENTRE –– Usulan interpelasi (hak BAT bertanya) yang diajukan delapan anggota DPRD kepada Walikota Batam Ahmad Dahlan terkait pemberian izin usaha kepariwisataan sedang dibahas badan musyawarah (Banmus). Rencananya dalam waktu dekat, Banmus DPRD Batam ini meminta penjelasan dari pihak pengusul untuk selanjutnya dibawa ke sidang paripurna. TI M Liputan Batam CECEP/HALUAN KEPRI

RAZIA RANMOR –– Anggota Satlantas Polresta Barelang memeriksa surat kendaraan sejumlah pengendara yang terjaring razia di ruas jalan depan Edukit Batam Center, Selasa (1/11).

12 Tim Futsal SMP Berlaga di SMK MHS BATUAMPAR –– Memacu semangat olahraga futsal sejak dini, siswa dan siswi SMK MHS Batam menggelar liga futsal bagi siswa SMP Se- Kota Batam. Liga tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolsek Batuampar, Kompol Irawan Banuaji di Lapangan Futsal SMK MHS, Selasa (1/11). Ketua Panitia Liga Futsal, Yoga mengatakan, ke-12 tim yang ikut ambil bagian itu memperebutkan piala bergilir dari Yayasan Manunggal Citra Saya. Tim-tim tersebut berasal dari lima SMPN dan tujuh SMP swasta. "Lima SMPN yakni SMPN 6, 4, 3, 20, dan SMPN 30. Sementara SMP swasta yakni Al-Azhar, Yos Sudarso, Hangtuah, Harapan Utama, Mondial, Kartini 2, dan Al- Muhajirin," kata Yoga. Kata Yoga pertandingan ini merupakan pertandingan liga, jadi setiap tim nantinya akan diadu dengan seluruh tim lainnya. Masing-masing tim akan bermain 11 kali pertandingan hingga selesai. Penentuan pemenang dilakukan dengan sistem poin. Peraihan poin terbanyak itu yang menjadi juara satu. Menang pada seluruh pertandingan, maka tim tersebut akan memperoleh 33 poin. Sementara menang pada satu kali pertandingan akan memperoleh tiga poin. Jika

DEFIL

PEMILIK Yayasan Manunggal Citra Saya, Bambang Sudiono (3 kiri), Kapolsek Batuampar, Kompol Irawan Banuaji serta undangan lainnya, sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya pada pembukaan acara liga futsal antar SMP Se-Kota Batam di lapangan olahraga SMK MHS, Selasa (1/10). seri, maka perolehan satu poin. "Jika kalah, tidak dapat poin," tutur Yoga. Pertandingan tersebut direncanakan akan dilangsungkan selama satu bulan, satu minggu. Yakni dari 1 November hingga 7 Desember mendatang. Dalam satu minggu akan dilangsungkan empat kali pertandingan. Masing-masing tim membayar insert Rp250 ribu. Insert tersebut jauh lebih murah dibandingkan insert-insert pertandingan futsal biasa yang

mencapai Rp400 ribu. "Hanya dengan membayar Rp250 ribu, mereka puas bermain 11 kali pertandingan," ulas Yoga. Tim yang meraih juara satu nantinya akan diberi hadiah Rp2.500.000 tambah tropi bergilir. Juara dua Rp750.000 tambah tropi lepas. Juara tiga Rp250.000 tambah tropi lepas. Kapolsek Batuampar Irawan Banuaji mengatakan, liga ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh SMK MHS. Karena selama ini belum pernah terdengar pertandingan futsal yang digelar untuk siswa SMP. "Bagus untuk mencari bibit," katanya. Diharapkannya, peserta tanding tetap mendukung sportifitas dalam bermain. Jangan dijadikan pertandingan hanya untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Namun yang terpenting silaturrahmi antar siswa dari sekolah yang satu dengan yang lain tetap terjalin. Diharapkan kepada pemenang nanti tidak terlalu menyombongkan diri. apalagi sampai mengejek temannya yang kalah. Kuncinya, kata Kapolsek, seluruh anggota tim futsal harus menyerahkan semuanya kepada wasit. Tidak membantah apa keputusan wasit. "Gol kata wasit, ya tetap gol. Tidak bisa dibantah lagi jika pluit telah ditiup. Seperti "gol tangan tuhan" Maradona. Hingga sekarang masih diakui," jelas Irawan. (dfl)

Koordinator Banmus DPRD Kota Batam, H Zainal Abidin mengatakan hal itu kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin. "Mengenai usulan hak interpelasi dari sejumlah temanteman anggota dewan, kita sudah mulai membahas di Banmus. Kita tetap mengacu pada tata tertib dewan. Sebelum usul hak interpelasi ini dibawa ke paripurna, tentunya kita mengikuti prosedurnya dulu. Kira-kira apa endingnya mengenai usul hak interpelasi ini. Makanya dalam bulan ini, kita akan minta penjelasan dari pihak koordinator pengusul hak interpelasi itu," kata Wakil Ketua II DPRD Batam ini. Zainal mengatakan, interpelasi itu merupakan hak setiap anggota dewan, meski demikian untuk menempuh ke arah sana, tentu harus melalui mekanisme yang ada. "Dalam bulan ini Banmus akan minta penjelasan dari pihak pengusul, baru kita jadwalkan untuk disampaikan dalam sidang paripurna. Karena apa yang dihasilkan dalam

Sambungan dari hal.9

"Yang penting ditekuni saja apapun yang telah menjadi pilihan kita dan setiap pilihan memiliki tantangan dan resiko tersendiri," ujar perempuan Sambungan dari hal.9

“Menjamurnya tempat prostitusi di Batam, memang menimbulkan dampak yang signifikan terhadap peningkatan penderita HIV/AIDS baru,” katanya. Faktor lain, katanya, penggunaan narkoba dengan suntik, kesukaan pada sesama jenis dan penularan virus dan penyakit dari orang tua pada anak-anak. “Di Batam sudah ditemukan wanita hamil yang terjangkit HIV/AIDS, beberapa orang tua mengetahui dirinya terjangkit saat melahirkan anaknya yang juga telah positif HIV/AIDS,” ujarnya. Sementara data penderita HIV selama tahun 2010, ada 317 kasus dengan angka kematian sebanyak 43 orang. Di Kepri, kata Pieter, Batam ada-

sidang paripurna akan menjadi produk DPRD. Dan jangan sampai pengalaman sebelumnya terulang kembali. Artinya ketika diajukan hak interpelasi tapi dalam perjalanan, satu persatu anggota dewan justru mencabut tandatangan. Ini yang kita jaga," kata Ketua DPD Partai Golkar Kota Batam ini. Menurut Zainal, interpelasi akan dijadwalkan Banmus dalam sidang paripurna nanti tentu tidak terlepas dari kesiapan pihak pengusul itu sendiri. Mengingat interpelasi itu sesungguhnya t i d a k b e r j a l a n h a n y a s e t engah-setengah. Contohnya hak interpelasi Janda Berhias. Saat itu justru dalam sidang paripurna tidak disetujui. Hal-hal seperti ini lah patut dijaga bersama. Disinggung adanya isu hak interpelasi tersebut untuk bergaining politik yang dilakukan Wakil Walikota Batam, H Rudi agar bisa masuk ke Partai Demokrat, Zainal tidak meyakini kebenaran 100 persen. " Ah tidak sejauh itu lah isunya. Karena ini murni di-

ajukan dari sejumlah anggota dewan untuk mempertanyakan kebijakan pak walikota. Memang, sebagian besar pengusulnya dari teman-teman yang ada di fraksi PKB. Tapi sekali lagi, tidak sejauh itu lah. Apa hubungannya dengan hak interpelasi itu. Kita pun tak tahu. Jangan-jangan nanti bisa saja satu persatu justru mencabut usulan tersebut," ujar Zainal. Sementara koordinator pengajuan hak interpelasi, Ricky Syolihin dari Fraksi PKB saat dimintai tanggapan mengenai isu tersebut mengaku kaget. Hanya saja, Ricky tak mau memberikan komentar mengenai isu tersebut. "Sebaiknya sampean (anda) menanyakan kepada Nuryanto alias Cak Nur yang juga salah satu pengusul hak interpelasi itu. Biar lebih enak lah," ujar Ricky. Nuryanto saat dikonfirmasi juga mengaku kaget dengan adanya isu-isu miring tersebut. Kata Nuryanto, pengajuan hak interpelasi itu untuk meminta penjelasan dari walikota terkait kebijakan pelaksanaan Perda No 17 tahun 2001 tentang Kepariwisataan di Kota Batam. Di tempat terpisah Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi DPC Partai Demokrat Kota Batam, Amir Syarifuddin mengatakan usulan hak interpelasi dari PKB tak bisa terlepas dari peran Wakil Walikota Batam Rudi SE yang nota bene orang PKB. "Analisa kita memang seperti itu. Mana mungkin anggota Fraksi PKB DPRD Batam berani mengajukan

usulan hak interpelasi tanpa seizin Rudi," sebut Amir, kemarin. Seperti diketahui, pada Selasa (25/10) lalu sembilan anggota DPRD Batam mengajukan hak interpelasi kepada Walikota Batam Ahmad Dahlan mempertanyakan penerbitan izin usaha pariwisata khusus termasuk Gelanggang Permainan (Gelper), yang beroperasi di luar kawasan yang sudah diperuntukkan. Kesembilan anggota DPRD tersebut antara lain Ricky Syolihin (FPKB), Sukaryo (FPKS), Joko Martono (F-PPPIR), Beliefman Sijabat (F-PAN), Tintin Yuniastuti (F-PKB), Jeffry Simanjuntak (F-PKB), M Yunus Muda (F- Partai Golkar), Tuahman Purba (F-PKN) dan Nuryanto (F-PDI Perjuangan). Namun dalam perjalanan Jeffry Simanjuntak menarik dukungan terhadap usul interpelasi itu. Dalam surat pengajuan hak interpelasi antara lain memertanyakan keluarnya izin oleh Pemerintah Kota Batam kepada para pelaku usaha pariwisata termasuk izin gelanggang bola ketangkasan, izin panti pijat, izin panti mandi uap, izin klub malam, diskotek di luar kawasan pariwisata terpadu. Mereka menilai Walikota Batam Ahmad Dahlan telah melanggar pasal 21 Perda Kepariwisataan dengan menerbitkan izin usaha sementara dan tidak menjalankan pasal 36 ayat 1 karena tidak melakukan penertiban dan melokaliasasi usaha pariwisata khusus tersebut. (lim/erz)

pula kesuksesan diraih. Kegagalan hanya persoalan waktu saja, untuk menunggu saat tepat mewujudkan keberhasilan. "Tak perlu berputus asa

dalam setiap keberhasilan yang belum didapatkan. Hadapi dengan kesabaran dan keikhlasan, sehingga hati tetap menjadi tenang," ujarnya. (wan)

IMS secara rutin. Pengecekan bisa menjadi pertimbangan dalam perpanjangan izin selanjutnya," ujar Yusfa Hendri pada pertemuan Diparbud bersama 50 pengusaha tempat hiburan yang tergabung dalam Asosiasi Jasa Hiburan (Ajahib) Batam di lantai IV Pemko Batam, Selasa (1/11). Pelaksanaan cek up kesehatan para pekerja hiburan, kata Yusfa, dilakukan setiap bulan dengan lintas instansi, yakni Dinas Kesehatan, Puskesmas, Disparbud, dan KPA. Agar imbauan tersebut berjalan secara maksimal lanjut Yusfa, kegiatan tersebut akan diawali dengan penyebaran informasi melalui surat edaran yang ditempel di tempat-tempat hiburan. Selanjutnya dila-

kukan sosialisasi oleh KPA, Dinas Kesehatan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan serta penyuluhan secara berkala oleh petugas KPA bekerjasama Disparbud, LSM, Dinkes, dan Dinsos. Kepada pengusaha diminta untuk memobilisasi pekerja agar mau memeriksakan diri ke klinik yang ditunjuk yakni di Puskesmas Lubukbaja, Puskesmas Batuaji, RSUD Embung Fatimah, RS Budi Kemuliaan, RS St Elisabeth dan klinik Keluarga Kita. "Jika pemeriksaan dilakukan di klinik maka biaya untuk obat-obatan ditetapkan Rp50 ribu. Tapi kalau mobile, petugas yang datang ke tempat usaha, maka biayanya jadi Rp60 ribu," kata Yusfa.***

Sabar dan kelahiran Makasar 34 tahun silam ini. Menurut Marlina, semakin matang dan dewasa seseorang menjalani pekerjaannya, maka akan semakin cepat

49 Penderita lah daerah dengan jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak. Hampir seluruh penderita HIV-AIDS di Batam masih berusia produktif antara 15-49 tahun. "Berarti ada yang masih sekolah. Makanya bahaya HIV/AIDS perlu disosialisasikan hingga tingkat sekolah," kata dia. Untuk mencegah penyebaran virus yang yang mematikan itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Yusfa Hendri mengimbau agar semua pekerja tempat hiburan yang berisiko tertular HIV/AIDS melakukan pengecekan (cek up) penyakit infeksi menular seksual (IMS) secara rutin. "Kami mengimbau agar pengelola hiburan malam dapat melakukan cek up penyakit


METRO BATAM

Pakai KTP, Melahirkan Gratis SEKUPANG — Ibu hamil yang telah mengikuti program jaminan persalinan, saat melahirkan tidak dipungut biaya. Syaratnya sangat mudah, hanya menunjukan kartu tanda penduduk (KTP)). Kabid Program Kesehatan Dinkes Pemko Batam,Fardiani mengatakan hal itu kepada wartawan,kemarin. "Silahkan datangi rumah sakit, SRUD Embung Fatimah, RSOB dan Casa Medical Mukakuning dan seluruh Puskesmas yang ada di Batam serta tujuh bidan praktek yang sudah bekerjasama dengan Dinkes. Fasilitas yang diberikan yakni dirawat di kelas tiga," ujarnya. Dia menjelaskan biaya yang ditanggung dalam program ini yakni pemeriksaan kehamilan, pelayanan sebanyak empat kali. Jika saat melahirkan mengalami kesulitan atau gangguan di bidan maka akan dirujuk ke rumah sakit.(doz)

Penjual Kupon Sie Jie Divonis 6 Bulan SEKUPANG — Girnadis Situmeang (56) terdakwa penjual kupon judi jenis sie jie divonis enam bulan penjara dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (1/11). Vonis hakim ini lebih ringan satu bulan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa selama tujuh bulan penjara. Majelis hakim yang dipimpin Saiman menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah telah melanggar pasal 303 KUHP. Barang bukti dalam persidangan berupa satu unit handphone serta kertas rekap nomor kupon sie jie. Hal yang memberatkan karena terdakwa telah merusak moral bangsa dengan perjudian. Sedangkan yang meringankan karena terdakwa kooperatif selama persidangan dan sebagai tulang punggung keluarga. "Terdakwa bersalah dan dihukum penjara selama enam bulan," kata Saiman. Usai mendengar vonis terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU), Arif Suharto menerima putusan tersebut. Girnadis ditangkap aparat Polsek Sagulung pada Rabu (18/5) lalu di pangkalan ojek Sagulung. (doz)

TUNDRA/HALUAN KEPRI

WARGA Kampung Nelayan Tanjunguma menikmati keindahan sore di atas pelantar beton, Selasa (1/11).

11

Lagi, 2 Murid SD Dihipnotis BA TU AJI — Meski pelaku hipnotis terhadap BATU TUAJI sejumlah murid SD, Apriyani Chaty N (21) sudah ditangkap, namun pelaku hipnotis lainnya masih berkeliaran. Buktinya, dua murid SDN 002 Tembesi, Ainun (8) dan Falensia (8) menjadi korban hipnotis dua orang wanita saat korban masuk ke ruang kelas, kemarin. ZAKI SETIAWAN DAN TITO SUWARNO Liputan Batam Ainun siswi kelas 2B yang menjadi korban pertama mengaku kedua pelaku awalnya beralasan hendak memperbaiki jilbab yang dikenakannya. Namun setelah jilbabnya dibuka, pelaku justru mempreteli anting yang dipakainya. "Setelah melepas anting, tante itu lalu menyuruh saya masuk kelas," ujar Ainun, warga Perumahan Buana 1 Tembesi ini dengan polos. Sementara Falensia, siswi kelas 2D ini menambahkan, sebelum pergi, kedua pelaku masih sempat membelikan buku gambar dan jajan kepada mereka. Kemudian pelaku meminta agar kedua korban masuk ke kelas. Sementara pelaku lalu kabur dengan sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah. Kepala Sekolah SDN 002 Sagulung, Megonondo menyatakan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan seperti aksi hipnotis dan lainnya, pihak sekolah telah mengeluarkan surat imbauan kepada orang tua ataupun wali murid agar tidak mengizinkan anak perempuan memakai perhiasan emas dan melarang membawa alat komunikasi ke sekolah. "Surat imbauan itu sebenarnya sudah kita sampaikan jauh hari sebelum terjadinya hipnotis terhadap siswi SDN 002 Sagulung," ungkapnya.

Setelah terjadi aksi hipnotis, pihak sekolah kemudian hanya membuka akses masuk ke lingkungan sekolah melalui gerbang depan yang dijaga security. Sedangkan akses masuk dari belakang yang sebelumnya juga difungsikan, ditutup total 24 jam setiap harinya. Bagi orang tua maupun wali murid yang mengantarkan anaknya ke sekolah juga hanya diizinkan hingga di pintu masuk gerbang sekolah. Begitupun dengan antar jemput anak sekolah, juga diimbau untuk tepat waktu. "Sebelumnya orang tua siswa diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah ataupun menunggui anaknya yang sedang belajar. Sekarang tidak diperbolehkan lagi, kecuali ada kepentingan mendesak. Dan itupun harus seizin satpam," tegasnya. (wan) Sementara itu Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Provinsi Kepri, Ery Syahrial menilai dengan tertangkapnya Aspriyani, pelaku hipnotis diharapkan bisa menangkap jaringannya hingga tuntas. "Jika tidak tertangkap jaringannya dikhawatirkan menjadi sesuatu yang menakutkan bagi anak-anak, kasus serupa juga akan terulang kembali. Saya harap polisi menindak tegas pelaku tersebut," katanya. ***

Kadin Batam Dukung Ranperda Ketenagakerjaan BATAM CENTRE — Kamar Dagang dan Industri Kota Batam mendukung Rancangan Peraturan Daerah tentang Ketenagakerjaan dan berharap segera menjadi peraturan daerah. "Kadin mendukung karena Ranperda itu akan menjadi jembatan antara pengusaha dengan pekerja," kata Ketua Kadin Batam Nada Faza Sora- Nada ya di Batam, Selasa (1/11). Ia mengatakan Kadin Batam akan mengkaji Ranperda Ketenagakerjaan bersama pengusaha. "Kami juga meminta DPRD untuk mengundang kami berdialog guna menghentikan polemik yang terjadi," kata dia. Pembahasan Ranperda Ketenagakerjaan ditentang Apindo, hingga

Rabu, 2 November 2011

mengancam membuka aib DPRD, begitu pula anggota dewan yang mengancam balik untuk mengeluarkan "dosadosa" pengusaha. Terkait polemik itu, Nada meminta semua pihak tenang. "Semua pihak tenang dulu, biar Ranperda ini dikaji," kata Nada. Soraya Ia mengatakan semua pihak agar tenang, demi menjaga kondusifitas industri di Batam. Batam, kata dia, selalu menjadi sorotan negara-negara tetangga, sehingga harus dijaga agar penanam modal tidak lari. "Apalagi akan ada banyak acara bertaraf internasional yang akan diadakan di Batam," kata dia. Kadin mengundang pengusaha-

pengusaha untuk hadir dalam pengkajian Ranperda yang diselenggarakan pekan depan. Ia mengaku sudah membaca beberapa bagian dari Ranperda dan Ranperda Ketenagakerjaan 2011 lebih masuk akal dibanding sebelumnya. "Yang ini lebih masuk akal," kata dia. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Batam Aris Hardy Halim meminta pengusaha tidak asal menolak dan mengomentari Ranperda. "Mereka harus baca dulu, jangan belum baca sudah ngomong yang tidak-tidak," kata Aris. Aris meminta pengusaha tidak melebarkan masalah penolakan Ranperda ke isu-isu lain yang menjatuhkan nama DPRD. "Kami ini berdiri di tengah, bukan bela siapa-siapa," kata dia. (ant)

Polisi Terus Buru DPO Pelaku Pembunuhan BALOI— Jajaran Polresta Barelang terus memburu sejumlah pelaku yang terlibat kasus pembunuhan di Batam yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Di antara DPO tersebut adalah pelaku pembunuhan terhadap Eni Sumarsih di kamar 214 Hotel Rezeki Batam dan pelaku pembunuhan terhadap pasangan bos besi tua di Legenda Malaka. "Kita masih berupaya melakukan penyelidikan, sehingga dari hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang telah dihadirkan untuk diperiksa. dari hasil pemeriksaan tersebut kita telah mengantonggi identitas dari pelaku. Hingga kini terus di buru dan kejar keberadaanya. "Ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur saat ditanya perkembangan kasus pembunuhan Eni beberapa waktu lalu. Selain itu, dua pelaku pembunuhan bos besi tua di Legenda Malaka yang telah dikantonggi identitasnya adalah Jack dan Antoni. Kedunya menjadi buronan setelah dua pelaku lain Mahadi Harahap dan Hendrik berhasil dibekuk di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Kata Yos, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan polsek-polsek yang ada di Batam untuk mengungkap kasus-kasus pembunuhan yang belum terungkap sampai sekarang. Semua ini tidak lepas dari keresahan masyarakat yang gerah dengan belum tertangkapnya beberapa pelaku pembunuhan yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) pihak kepolisian. Dua pelaku pembunuhan Pasutri bos besi Antoni alias Anton dan Sudirman alias Jack, serta pelaku pembunuh pekerja panti pijat hinga kini belum dibekuk. (tea)

CECEP/HALUAN KEPRI

KESADARAN WARGA — Walau sudah ada papan pengumuman larangan membuang sampah di ruas jalan Pelita, Selasa (1/11) namun warga masih tetap membuang seenaknya hingga meluber ke luar TPS.

Penanganan Sampah Lamban BATAM CENTRE — Persoalan penanganan sampah di Batam belum diselesaikan secara tuntas. Janji-janji Pemko Batam melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk membereskan sampah di kota ini hanya sekedar isapan jempol. Padahal sebulan yang lalu atau tepatnya 29 September, DPRD Kota Batam telah menyetujui tambahan anggaran pada APBDP untuk menyelesaikan sampah hingga akhir 2011. Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda menyayangkan lambannya penanganan sampah di Batam. "Apalagi lagi yang kurang? kami sudah menyepakati apa yang mereka (DKP Batam) minta. Mereka harus segera menyelesaikan persoalan sampah di kota ini," ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Batam, Selasa (1/11). Kata Yunus, penanganan sampah di Batam ada di DKP selaku leading sektor. Sebab anggaran sudah diketok palu, sehingga tidak ada alasan bagi Azwan, Kadis DKP dan rekanrekannya membiarkan sampah masih menumpuk di tempat penampungan sementara (TPS)

yang ada di perumahan dan di beberapa pinggir jalan raya. Jika dalam beberapa hari kedepan, kata Yunus, persoalan sampah belum ditangani dengan baik dan masih ditemukan adanya keluhaan masyarakat, berarti menjadi indikator bahwa Azwan tidak mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. "Kita lihat saja beberapa hari kedepan, apakah DKP mampu menyelesaikan tugasnya dengan mampu atau memang Azwan dan rekan-rekannya sudah tidak mampu lagi menangani masalah sampah ini," ujar politisi Partai Golongan Karya ini. Seharusnya DKP Kota Batam, kata Yunus memiliki strategi penanganan sampah sebelum mengajukan anggaran. Sehingga saat anggaran dikucurkan, dinas yang punya tanggungjawab menjaga kebersihan di kota ini bisa segera bertindak dan tidak ada lagi masyarakat yang mengeluhkan adanya sampah masih menumpuk. "Jika ini tidak selesai dalam jangka waktu dekat, ini bisa jadi preseden buruk bagi DKP dan bisa menyebabkan masyarakat semakin pesimis," ungkapnya.

Agar kedepan persoalan sampah tidak menjadi momok bagi Pemko, Yunus menganjurkan agar pengelolaan sampah ditangani dengan sistem kontrak pengelolaan sampah (KPS). Sistem ini menurutnya ada dua keuntungan yang bisa diperoleh oleh Pemko, yakni mengurangi beban anggaran dan juga mengurangi beban kerja dinas terkait. Pantauandi lapangan, Senin (31/10), tumpukan sampah masih terlihat di TPS di kawasan Legenda Malaka, Batam Center. Bahkan tumpukan tersebut sudah menimbulkan bau tidak sedap. Begitu juga di Bengkong Harapan. Anto, warga Bengkong mengaku sampah di tempat tinggalnya masih saja menumpuk karena mobil pengangkut sampah tak kunjung datang. Padahal sampah tersebut sudah dua minggu menumpuk. Kadis DKP Kota Batam, Azwan belum berhasil dimintai keterangan. Nomor ponsel miliknya saat dihubungi meskipun terdengar nada sambung namun tidak dijawabnya. Begitu juga pesan singkat (SMS) yang dikirim pun belum juga dijawab. (cw55)

Emil Tidak Ditahan Polisi BALOI— Emil, tersangka kasus penggelapan diduga ditangguhkan penahanan oleh polisi. Informasi di Mapolresta Barelang, oknum PNS yang menjabat Kepala Bidang (Kabid) Keuangan RSUD Tanjunguban ini sudah tidak ditahan. Emil beberapa waktu lalu telah mengajukan penangguhan penahanan melalui pengacaranya ke polisi. Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur belum berhasil dimintai keterangan. Berulangkali dihubungi melalui ponselnya meski terdengar nada

sambung namun tidak dijawabnya. Kasat sebelumnya mengatakan dari delapan Laporan Polisi (LP), tujuh diantaranya terbukti bersalah. Ini dari hasil penyidikan. Kasusnya penipuan dan penggelapan. Modus yang dilakukan Emil yakni dengan meminjam uang tapi berlarut-larut tidak dibayar meski sudah ada perjanjian tertulis antara pelaku dan korban. Diberitakan sebelumnya, Emil dilaporkan Sumarno, warga Jalan Pelita II Nomor 4, Pelita, Kecamatan Lubukbaja. Dalam

(LP) Nomor STPL/947/IX/2011/ Kepri/SPK-Res Brlg, tertanggal Rabu (14/9) ini terkait utangpiutang yang sudah setahun tidak dibayar tersangka. Bahkan terlapor selalu menghindari saat ditagih dan tidak ada niat baik untuk mengembalikan uang tersebut. Perjanjian pinjam-meminjam pada 8 Oktober 2010. Emil meminjam uang sebesar Rp50 juta. Dalam perjanjian tertulis pada kwitansi, terlapor akan membayarnya selama 20 hari, tapi saat ditagih pada jatuh temponya terlapor tidak menepati janji. (tea)

SEORANG anak menimba air minum hasil tampungan air hujan di kampung nelayan Tanjunguma, Selasa (1/ 11). Perkampungan ini sangat mendambakan pasokan air bersih dari ATB, sehingga tidak perlau lagi menampung air saat hujan turun atau membeli dari pedagang air keliling. TUNDRA/HALUAN KEPRI


L I N G G A

12 Rabu, 2 November 2011

Ekspor Kepri Naik 19,69 % TANJUNGPINANG - Nilai ekspor migas dan nonmigas Provinsi Kepulauan Riau pada Agustus 2011 mencapai 1.797,47 juta dolar Amerika Serikat atau naik sebesar 19,69 persen dibanding Juli 2011. Bila dibandingkan dengan ekspor migas dan nonmigas Agustus 2010, ekspor pada Agustus 2011 juga naik sebesar 85,85 persen, kata Kepala Bidang Distribusi Statistik Badan Pusat Statistik Kepulauan Riau (BPS Kepri) Mangaputua Gultom di Tanjungpinang, Selasa (1/11) kemarin. Menurut dia, nilai ekspor migas dan nonmigas pada Agustus 2011 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar sebesar 510,41 juta dolar AS, disusul Pelabuhan Pulau Sambu 421,81 juta dolar, Pelabuhan Udang Natuna 354,87 juta dolar dan Pelabuhan Sekupang 240,09 juta dolar. "Kontribusi keempat pelabuhan itu mencapai 84,96 persen," ungkapnya. Ekspor migas Agustus 2011 mencapai 775,39 juta dolar atau naik 1,69 persen dibanding Juli 2011. Sementara ekspor nonmigas pada Agustus 2011 mencapai 1.022,08 juta dolar atau naik 38,25 persen dibanding Juli 2011. Ekspor nonmigas dengan nilai terbesar Agustus 2011 adalah golongan barang mesin atau peralatan listrik sebesar 275,68 juta dolar. Perannya terhadap ekspor nonmigas sebesar 26,97 persen. Nilai ekspor golongan barang mesin turun sebesar 0,66 persen dibanding dengan bulan sebelumnya yang mencapai 277,52 juta dolar. "Nilai ekspor terbesar berikutnya golongan barang kapal laut sebesar 217,88 juta dolar," ujarnya. Ekspor migas dan nonmigas ke Singapura pada Agustus 2011 mencapai nilai terbesar yaitu 1.143,52 juta dolar dengan kontribusi mencapai 63,62 persen. Ekspor ke Singapura pada saat itu dibanding keadaan satu bulan sebelumnya yang hanya sebesar 8,75 persen. Tujuan ekspor migas dan nonmigas Kepri dengan nilai terbesar kedua ke negara Australia mencapai 258,56 juta dolar atau sebesar 14,38 persen. Ekspor ke Australia naik sebesar 94,67 persen dibanding keadaan Juli 2011. Sementara tujuan utama ekspor Kepri pada Agustus 2011 yang juga cukup berperan adalah Amerika Serikat 62,40 juta dolar, Malaysia 51,26 juta dolar, China 46,79 juta dolar, Jepang 28,90 juta dolar, India 26,95 juta dolar, Spanyol 19,79 juta dolar, Prancis 19,07 juta dolar, dan Belanda 14,93 juta dolar.(ant)

JEPRIYADI/HALUAN KEPRI

DIBAKAR — Sebagian lokasi hutan negara di Dusun Resang, Marok Kecil dibakar warga. Ini dilakukan karena mereka merasa bahwa kawasan itu legal.

Kecam Pembabatan Hutan LINGGA — Anggota DPRD Lingga M. Nor mengecam pembabatan hutan negara yang terjadi di Dusun Resang, Marok Kecil. Mantan Kepala Desa (Kades) Marok Kecil ini, menyesalkan ini terjadi sepeninggalnya jadi kades. J E P R I YA D I Liputan Lingga "Saya perlu klarifikasi tentang tudingan bahwa saya menjual lahan hutan di Marok Kecil itu. Sesungguhnya dia tidak pernah mengeluarkan surat tanah di wilayah itu, tegas Nor, Selasa (1/11) kemarin. Diceritakan, dulunya pada tahun 1997 ada perusahaan kelapa sawit yang ingin masuk ke wilayah Marok Kecil. Karenanya, dia mengeluarkan surat dan kapling daerah kawasan itu kemudian membagikannya kepada warga. Namun seiring perjalanan waktu, ternyata perusahaan kelapa sawit itu tidak jadi ma-

suk. Izin pelepasan kawasan hutan mereka dari pusat sudah keluar namun terganjal di daerah. Investasi perkebunan kelapa sawitnya batal dilakukan. Surat yang saya keluarkan itu hanyalah berlaku enam bulan dan jika tidak dipergunakan juga maka secara hukum gugur. Yang terjadi saat ini adalah pihak perusahaan diduga membeli surat-surat tanah yang pernah saya terbitkan tersebut dari warga. Padahal surat itu sudah tidak berlaku lagi, katanya. Dalam persoalan ini, Nor mengaku banyak pihak yang memojokkannya. Karena gara-

gara surat kapling itu, maka hutan dibabat. "Saya tegaskan surat yang saya keluarkan dulu tidak berlaku lagi. Ini perlu ketahui masyarakat agar mereka tidak dibodohi oleh pihak perusahaan yang akan menambang di sana," tandasnya.Kepala Desa Marok Kecil, Ahmad Sahari menduga, aksi pembabatan hutan itu berdasar surat kapling yang tidak berlaku lagi itu. Sehingga munculkan penilaian di tengah masyarakat bahwa mantan Kades Marok Kecil yang menjual tanah. "Yang jelas, saat ini perkiraan saya pihak sponsor memang memakai surat ini sebagai dasar. Kalau tentang masih berlaku lagi tau tidak saya kurang mengerti hukum tentang status tanah ini. Kami juga selama ini tidak tinggal diam. Segala tindak tanduk perusahaan ini memang dari awal tidak pernah berkoordinasi dengan aparat desa apalagi dengan saya," imbuh-

nya.Ditegaskannya, pihaknya sudah mengeluarkan imbauan kepada warga untuk menghentikan aksi mereka. Akan tetap keluh Ahmad, usaha dia sepertinya tidak mendapat tanggapan. "Kita juga berharap kalau memang ada yang mau membantau kami menyelesaikan masalah silahkan. Krena kami sendiri sudah kewalahan menghadapi masyarakat yang disponsori oleh perusahaan tertentu ini," katanya lagi.Seperti yang dirilis kemarin, permasalah penyerobotan hutan negara di Dusun Resang Desa Marok Kecil ini mendapat perhatian luas. Bahkan Wakil Ketua I DPRD Lingga AL Ghazali juga telah turun ke lokasi atas undangan warga untuk menengahi masalah ini. Dia kala itu menegaskan agar pihak sponsor yang menyuruh warga membabat hutan negara agar menghentikan aktifitasnya. ***

Demo di Pusat dan Daerah

Tim Peduli Berhala Dibentuk LINGGA — Usaha mempertahankan kembali pulau Berhala pasca terbitnya Peraturan Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 44 tahun 2011 terus dilakukan pihak Provinsi Kepri maupun Kabupaten Lingga. Di Lingga, sejumlah organisasi massa (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), mahasiswa dan tokoh masyarakat telah membentuk Tim Peduli terhadap Pulau Berhala dalam rapat pertemuan di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Senin malam (1/11). Hasil pertemuan yang dimotori oleh sejumlah anggota DPRD dan Ormas di Kabupaten Lingga tersebut telah membentuk sebanyak 10 anggota tim yang diketuai oleh Bahtiar Badri, salah seorang tokoh masyarakat Lingga dengan anggota, Syafela, Hamid Abdul Ghani, Amiruddin, Kusnadi, Ridwan, Wahid, Uzaman, H Harun dan Erwan. Diantara anggota DPRD Lingga yang hadir yakni, Rudi Porwonugoho, Masyalikul Akhiar, Agusnorman termasuk tiga anggota DPRD Lngga lainnya. Pertemuan yang dimulai sejak pokol 20.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB tersebut juga membahas tentang tujuan dan tugas tim. Tugas itu yakni, menarik perhatian dan simpati masyarakat di Kabupaten Lingga, baik yang ada di dalam maupun di luar daerah menyatukan tekad untuk merebut kembali Pulau Berhala sebagaimana yang termuat dalam UU Nomor 31 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga. Sebelum pembentukan tim, juga diadakan dialog antara sejumlah tokoh masyarakat dan ormas di Lingga yang hadir den-

Wisman Singapura Dominasi Kunjungan ke Kepri TANJUNGPINANG - Wisatawan mancanegara (Wisman) dari Singapura mendominasi kunjungan wisata ke Kepulauan Riau. Sampai September lalu, tercatat 58,98 persen dari total para wisatawan yang mampir ke provinsi kepulauan ini. "Total wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kepri (Kepulauan Riau) pada saat itu mencapai 131.981 orang, naik sebesar 0,62 persen dibanding kondisi satu bulan sebelumnya yang mencapai 131.169 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Selasa, di Tanjungpinang. Menurut dia, selama September 2011 wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 69.930 orang berkunjung ke Kepri. "Jumlah wisman kebangsaan Singapura yang berkunjung ke Kepri selama September 2011 naik sebesar 17,07 persen dibanding dengan keadaan satu bulan sebelumnya," ujar Said.

Sementara wisatawan dari Malaysia selama September 2011 mencapai 19.429 orang atau naik 15,86 persen. Wisman berkebangsaan Malaysia yang berkunjung ke Kepri menempati urutan kedua terbanyak pada saat itu, dengan konstribusi 14,72 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke daerah ini. Sedangkan wisatawan dari negara lainnya yang berkunjung ke Kepri selama September 2011 konstribusinya masih di bawah 4 persen, seperti wisatawan dari Korea Selatan, China, Jepang, Philipina, India, Inggris, Australia, dan Amerika. "Wisman yang berkunjung ke Kepri pada bulan September 2011, sebesar 68,62 persen masuk melalui pintu masuk yang ada di Kota Batam dengan jumlah wisatawan 90.569 orang," ujarnya. Bila dibandingkan dengan jumlah wisman yang berkunjung ke Kepri pada bulan yang

sama tahun 2010, wisman yang berkunjung pada September 2011 justru naik sebesar 16,58 persen, karena pada September 2010 hanya 113.207 orang. Rebut Wisman Thailand Sementara itu, Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Rudi Chua menyatakan, Pemerintah Indonesia berpeluang merebut wisatawan mancanegara yang batal berlibur ke Thailand, kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia Provinsi Kepulauan Riau Rudy Chua di Tanjungpinang, Minggu. "Ribuan wisman batal ke Thailand karena negara itu dilanda banjir. Dari aspek bisnis pariwisata, kondisi itu menguntungkan bagi Indonesia maupun negara lainnya di Asia Tenggara," kata Rudy.Namun secara kemanusiaan, ia turut prihatin terhadap banjir yang melanda sebagian Thailand. Ratusan ribu warga masyarakat Thailand saat ini diungsikan di daerah yang aman.(ant)

Pengusaha Tambang Wajibkan Bayar DKTM

DOKUMEN GEREBEK

KETUA Gerakan Bela Berhala untuk Kepulauan Riau (Gerebek), Oktarobin (paling kiri) mendengarkan pemaparan Burhanuddin, salah seorang penasehat Gerebek saat menyampaikan aspirasi soal Berhala kepada Departemen Dalam Negeri (Depdagri) beberapa waktu lalu. gan tiga anggota DPRD Lingga sebagai moderator kegiatan pertemuan. Diantara tanya jawab yang dilontarkan menyangkut tentang ketegasan sikap seluruh masyarakat di Lingga dan Kepri umumnya menolak Permendagri dimaksud. Tim tersebut nantinya juga bertugas untuk mengkoordinir penggalangan masa untuk menyatakan sikap maupun aksi demo penolakan atas Permendagri Nomor 44 tahujn 2011, baik di pusat maupun di daerah. Hal ini juga bertujuan untuk menarik pemerintah pusat, terutama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gumawan Fauzi dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap persoalan yang terjadi di Provinsi Kepri saat ini. "Pertemuan kita malam ini tidak lagi membahas masalah hukum maupun historis sejarah Pulau Berhala. Karena semua itu sudah jelas merupakan bagian dari Kabupaten Lingga, Provinsi

Kepri. Sedangkan masalah hukum, telah kita serahkan ke pihak Provinsi Kepri untuk memperjuangkannya ke pusat bersama kuasa hukum yang telah dibentuk. Namun pertemuan kita ini adalah untuk membentuk tim yang bertugas menarik perhatian masa dan perhatian Pemerintah Pusat," kata Akhiar, angota Komosi II DPRD Lingga ini. Sementara Ketua Komisi I DPRD Lingga, Rudi Purwonugoho dengan tegas menyatakan sikap penolakkan terhadap Permendagri Nomom 44 tahun 2011 tersebut. Hal lain, ia juga menuturkan bagaimana perjuangan yang telah dilakukannya bersama anggota DPRD Lingga periode 2004-2009 tentang status dan kondisi Pulau Berhala tersebut dengan sejumlah bukti ke pemerintah pusat, termasuk ke Pemerintahan Provinsi Jambi. "Bagi kita tidak ada kata lain bagaimana merebut dan

mempertahankan Pulau Berhala tersebut dalam bentuk apapun," ujar Rudi. Pada kesempatan tersebut, Rudi juga menyatakan kekesalannya terhadap Pemerintah Provinsi Kepri yang selama ini kurang merespon terhadap persoalan pulau Berhala tersebut. Namun upaya tersebut baru muncul setelah terbuitnya Permendagri Nomor 44 tahun 2011 yang menyatakan Pulau Berhala masuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. "Banyak hal fakta yang Kita lihat dari kinerja Pemprov Kepri saat ini. Salah satu diantaranya untuk mendatangkan dan merangkul mahasiswa Lingga yang kuliah di Bandung ke Batam saja, kurang mendapat respon dengan alasan tidak memiliki dana. Hal itu akhirnya kita inisiatifkan sendiri," ungkapnya. (nel)

LINGGA— Surat Keputusan Bupati Lingga No 07/KPTS/ 2011 mewajibkan setiap perusahaan tambang harus membayarkan Dana Kepedulian Terhadap masyarakat (DKTM) yang nilainya sudah ditentukan. Artinya, setiap perusahaan tidak dibenarkan mengeluarkan dana DKTM hanya sebatas kemampuannya saja. Jumlah nlai dana yang dikeluarkan bervariasi tergantung jenisnya. Untuk jenis bahan galian timah setiap tonnya harus dikeluarkan dana DKTM sekitar Rp3.500. Untuk besi nilainya Rp3.000 per ton, bauksit Rp2.500 per ton dan pasir darat Rp1.500 per meter kubik. SK Bupati Lingga tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang menuntut DKTM kepada perusahaan tambang. Namun akibat kurang sosialisasi, besaran DKTM sering menjadi perdebatan antara masyarakat dan perusahaan tambang. “Seharusnya dengan sudah adanya ketentuan tentang DKTM, tidak perlu lagi terjadi konflik antara masyarakat dengan perusahaan tambang yang menyangkut DKTM. Selama ini terkesan SK Bupati tentang besaran DKTM ini disembunyikan. Sehingga menimbulkan kecurigaan akan terjadi kecurangan,” kata Ketua Komisi I DPRD Lingga, Rudi Purwonugroho, Selasa (1/11), Menurutnya, dengan adanya SK Bupati Lingga tentang

nilai DKTM ini, masyarakat dapat mengetahui berapa besar hak masyarakat dari aktivitas pertambangan yang dilakukan di daerahnya. Masyarakat juga dapat menuntut jika ada kekurangan nilai DKTM yang disalurkan. “Selama ini yang terjadi, DKTM yang disalurkan hanya menurut kemampuan perusahaan. Berapapun kemampuan perusahaan membayar DKTM harus diterima masyarakat. Terkadang DKTM yang diberikan tidak sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat,” ungkapnya. Dengan transparannya

penyaluran DKTM kepada masyarakat melalui mekanisme yang telah ditetapkan, lanjut Rudi, maka program pembangunan masyarakat (community development) di daerah pertambangan dapat meningkat. “Selain DKTM, yang harus diseleksi ketat terhadap perusahaan tambang yang akan beraktivitas di Lingga. Aspek pelestarian lingkungan dan perizinan lainnya harus terlebih dahulu terpenuhi. Salah satu diantaranya tentang izin pelepasan kawasan hutan dari Kementrian Kehuatanan,"ujarnya. (nel)

ASPANEL/HALUAN KEPRI

SALAH satu tongkang tengah mengakut hasil tambang bouksit di Kabupaten Lingga untuk di bawa ke luar negeri, Selasa (1/11) kemarin.


NATUNA

Rabu, 2 November 2011

13

Ilyas Sabli Lantik Istrinya Jadi Ketua PKK Natuna RANAI— Bupati Natuna Ilyas Sabli melantik istrinya Hj. Yusnani Ilyas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna periode 2011-2016 di gedung serbaguna komplek Masjid Agung Natuna, Selasa (1/11). Hadir dalam pelantikan itu wakil Bupati Natuna Imalko dan Plt Sekda Natuna Syamsurizon serta Kepala SKPD dan FKPD Natuna. Dengan adanya pelantikan tersebut, Ilyas berharap pembangunan Kabupaten Natuna, khususnya di bidang kesejahteraan rumah tangga dan keluarga semakin lebih baik. " PKK adalah organisasi perempuan yang mencakup 10 program pembangunan termasuk diantaranya mengenai sandang pangan dan rumah tangga. Untuk itu, saya berharap kepengurusan PKK yang baru saja dilantik bisa menjalankan 10 program PKK," ujar Ilyas. Ilyas juga berharap agar pengurus PKK Kabupaten Natuna yang baru bisa bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, terlebih dalam menyusun program kerja selain dari pada 10 program PKK. Kemudian PKK Kabupaten Natuna kedepan bisa menciptakan suasan baru, khususnya implementasi program kerja yang bermanfaat bagi kehidupan rumah tangga dan keluarga. " Saya lebih cenderung pembinaannya mengarah kepada bagaimana membina keluarga yang sejahtera, dengan pola-pola yang sudah tersusun oleh wadah PKK itu sendiri," katanya. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna Yusnani Ilyas yang diminta komentarnya mengatakan, PKK siap bekerja melaksanakan 10 program pokok PKK. Ia menyebutkan, PKK tetap berusaha menjalankan prgrogam kerja lima tahun, dengan dibantu dan didukung pemerintah Kabupaten Natuna. " Saya berharap dukungan dan kerjasama pemerintah daerah supaya program kerja PKK bisa terlaksana dengan baik. Tanpa dukungan itu, PKK program PKK tidak bisa berjalan dengan baik," katanya.(leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

LANTIK ISTRI — Bupati Natuna Ilyas Sabli (kiri) melantik istrinya Hj. Yusnani Ilyas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna periode 2011-2016 di gedung serbaguna komplek Masjid Agung Natuna, Selasa (1/11).

18 Bidan Natuna Sekolah ke Jakarta RANAI RANAI— Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Dr. Faisal, M.Kes menyebutkan, sebanyak 18 bidan di Natuna melanjutkan sekolah di Politeknik Kesehatan (Poltekes) 3 Jakarta. Ke-18 bidan tersebut sebelumnya hanya lulusan program diploma satu (D1). SHOLEH ARIYANTO Liputan Natuna " Ini program tahun 2009, dimana untuk tenaga bidan yang masih diploma satu harus sekolah lagi untuk memperoleh gelar diploma tiga (D3). Dan dari 18 orang tenaga bidan ini harus mengikuti pendidikan sebanyak lima semes-

ter," ujar Faisal, Selasa (1/11). Menurut Faisal, rencananya ke-18 bidan tersebut tahun depan sudah tamat dari pendidikan Poltekes 3, Jakarta. Ke-18 bidan ini merupakan tenaga medis yang bertugas di Puskesmas dan RSUD Kabu-

paten Natuna. " Pemerintah Kabupaten Natuna, menyediakan dana sebesar Rp2,3 miliar untuk membiayai pendidikan mereka supaya memperoleh gelar D3 kebidanan," katanya. Alasan pemerintah menyekolahkan para tenaga bidan ini, lanjut Faisal adalah, karena untuk tahun ini dan seterusnya tenaga bidan diploma satu tidak boleh lagi membuka praktik. " Ada aturan bahwa untuk tenaga bidan diploma satu tidak boleh membuka praktik, sehingga kami menyekolahkan mereka. Sedangkan yang di sekolah ini adalah tenaga bidan yang sudah lama mengabdi di Kabupaten Natuna," tukasnya.

Dikatakan Faisal, dengan adanya bantuan pemerintah Kabupaten untuk menyekolahkan tenaga medis kebidanan, maka kedepan tidak ada lagi tenaga bidan yang masih berpendidikan D1. Seluruhnya sudah menyadang gelar D3 kebidanan. " Ini supaya pelayanan kesehatan di Kabupaten Natuna lebih baik dan lebih maksimal," terangnya. Ditambahkan Faisal, 18 orang tenaga kebidanan tersebut merupakan angkatan terakhir yang disekolahkan di Poltekes 3 Jakarta. Dan, diharapkan kedepan putra daerah yang akan menempuh pendidikan kebidanan supaya langsung mengambil ke diploma tiga.***

Idul Adha, Kemenag Potong 2 Ekor Sapi RANAI— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Drs. H. Masdjad meyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan dua ekor sapi yang akan dikurbankan pada hari raya Idul Adha pekan depan. Kedua ekor sapi tersebut merupakan iuran pegawai Kemenag selama satu tahun." Kami (Kemenag) sudah menyiapkan dua ekor sapi untuk di kurbankan pada lebaran haji nanti. Persisnya, akan disembelih pada hari raya ke dua," ujar Masdjad saat ditemui di Masjid Agung Natuna, Selasa (1/11). Rencananya, daging sapi akan dibagikan kepada warga

di sekitar perkantoran Kementerian Agama Natuna yang mencakup tiga kawasan rukun tetangga (RT) di daerah Batu Hitam, Kelurahan Ranai. " Nanti daging kurban itu akan kita berikan kepada warga yang berhak menerimanya, salah satunya warga kurang mampu, " katanya. Jumlah qurban tahun ini, kata Masdjad, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2010. Kemenag bisa menyediakan daging qurban sebanyak tiga ekor sapi. Menurut dia, penurunan jumlah daging qurban tersebut karena mahalnya harga sapi. " Tahun ini harga sapi

naik, dimana setiap satu ekornya yang berukuran besar harganya mencapai Rp10 juta. Sedangkan tahun lalu harganya masih di bawah Rp10 juta. Sehingga total iuran pegawai Kemenag tahun ini hanya bisa untuk membeli dua ekor sapi," papar Masdjad. Menurut Masdjad, lebaran haji kali ini membawa hikmah bagi seluruh pegawainya karena bisa ikut berkurban, walaupun itu dilakukan secara bersamaan atau gotong royong. " Memang, jika menuruti aturan, satu ekor sapi untuk 7 orang, atau satu ekor kambing untuk satu orang. Aturan ini berlaku bagi orang mampu.

Sedangkan, bagi yang tidak mampu bisa ikut berkurban secara bersama-sama melalui iuran atau patungan," tukasnya. Masdjad mengaku dirinya belum menerima data dari Kecamatan terkait jumlah hewan kurban. Namun ia memperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini akan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. " Saya belum terima data hewan kurban dari masingmasing kecamatan, namun perkiraan kami jumlah hewan kurban akan meningkat, khususnya di daerah Kecamatan Midai," pungkasnya. (leh)

Gasing, Permainan Rakyat yang Melegenda SELAMA ini, masyarakat mengenal Ilyas Sabli hanya sebagai seorang birokrat. Pelayanan masyarakat merupakan tugas pokoknya. Tapi siapa sangka, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna yang kini terpilih menjadi Bupati Natuna itu juga piawai memainkan gasing.

Gasing merupakan permainan rakyat yang sudah ada sejak dulu kala. Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada porosnya secara seimbang pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan yang masih bisa dikenali hingga saat ini. Pada zamannya, selain merupakan mainan gasing juga digunakan untuk berjudi dan meramal nasib.Gerakan gasing berdasarkan efek giroskopik. Gasing biasanya berputar terhuyung-huyung untuk beberapa saat, hingga ada interaksi pada bagian kaki atau paksi dengan permukaan tanah yang kemudian membuatnya tegak. Setelah gasing berputar tegak, untuk sementara waktu, momentum sudut dan efek giroskopik berkurang sedikit demi sedikit, hingga akhirnya bagian badan terjatuh secara kasar ke permukaan tanah. Gasing sendiri dikenal luas di seluruh pelosok Nusantara.

Semua daerah di wilayah kepulauan umumnya memiliki permainan ini. Itu sebabnya, bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa ini mengenal berbagi jenis permainan gasing. Namun, sejauh ini, dari daerah mana permainan ini berasal dan dan bagaimana penyebarannya di wilayah Nusantara, belum diketahui pasti. Data sejarah berupa naskah-naskah kuno maupun data arkeologi, baik artefak maupun non artefak tentang permainan ini belum ditemukan. Karenanya sulit untuk mengungkap sejarah dan penyebaran permainan gasing di wilayah nusantara secara pasti. Menurut informasi dari penggemar permainan ini, permainan gasing di wilayah Pulau Tujuh kini Kabupaten Natuna, telah ada sejak jaman penjajah Belanda. Bahkan diperkirakan jauh sebelum

NET

PERMAINAN Gasing masa itu permainan gasing, telah ada. Di Natuna, permainan gasing biasanya dipertandingan layaknya lomba yang dalam bahasa setempat disebut pangkak yang berarti adu. Adu gasing sendiri sering diadakan pada saat pelaksanaan Even Natuna Art Festival. “ Kegiatan adu gasing rutin dilaksanakan di Kabupaten Natuna pada peringatan hari jadi Kabupaten Natuna yakni bulan Oktober,” tutur Ilyas Sabli ketika itu. Ilyas yang memang memiliki club gasing memang terlihat piawai memainkan gasing. Sekali lemparan, gasingnya berputar cepat dan ber-

lagak seolah sedang menantang gasing lainnya untuk beradu di arena pertandingan. Benar saja, tidak lama berselang, seorang pemain gasing lainnya, meladeni tantangan Ilyas. Lalu, sekali pukul, gasing lawan itu pun langsung menukik pada kepala gasing milik Ilyas. Ini menyebabkan putaran gasing tersulut ke pinggir arena.Ilyas mangatakan, dalam memainkan gasing, selain dituntut kreatif juga harus memiliki strategi, kekuatan (tenaga), kebersamaan, kejujuran dan lainnya. Ini semua merupakan nilai-nilai kearifan serta nilainilai tradisi yang merupakan benteng budaya.(kcm)

Lomba Memasak Serba Ikan Digelar RANAI— PKK Kabupaten Natuna menggelar lomba memasak serba ikan di gedung serbaguna komplek Masjid Agung, Natuna, Selasa (1/11). Sedangkan peserta lomba terdiri dari perwakilan PKK Kecamatan di Kabupaten Natuna. Lomba memasak serba ikan tersebut merupakan gebrakan PKK Kabupaten untuk membudayakan makan ikan. Mengingat daerah Kabupaten Natuna adalah daerah penghasil ikan terbesar. " Lomba ini sengaja kita selenggarakan supaya masyarakat Natuna bisa lebih memanfaatkan hasil ikan sebagai makanan utama di Natuna," ujar Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Natuna Yusnani Ilyas, kemarin. Dikatakan dia, peserta yang mengikuti lomba memasak serba ikan dari PKK Kecamatan berjumlah 11 peserta. Dalam lomba tersebut, para peserta diharuskan menampilkan aneka makanan yang dibuat menggunakan bahan baku ikan. " Tidak pilih makanan apa, yang penting bahan bakunya terbuat dari ikan," katanya. Adapun penilaian dalam lomba memasak serba ikan ini terdiri dari empat unsur, seperti rasa, gizi, dekorasi dan kebersihan makanan. " Tujuan dari lomba memasak serba ikan ini supaya

ibu-ibu PKK bisa mensejahterakan keluarga melalui cara memberikan makanan bergizi yang baik kepada keluarga," tukasnya. Dalam lomba tersebut, terpilih sebagai pemenang lomba untuk kategori juara I, PKK Kecamatan Serasan, kemudian juara II diraih PKK Kecamatan Serasan Timur, dan juara III diraih PKK Kecamatan Midai. Tapi karena bupati masuk dalam tim dewan juri maka setiap peserta lomba tetap mendapatkan uang pembinaan masing-masing Rp2 juta. Ketentuan tersebut berlaku

setiap peserta, baik yang kalah dan menang. " Ini langkah awal, supaya kedepan PKK bisa lebih baik lagi, jadi kesempatan lomba kali ini, Pak Bupati Ilyas Sabli yang memberikan hadiahnya," katanya.Ditambahkan Yusnani, bahwa kedepan akan ada aneka lomba lagi yang akan diselenggarakan oleh PKK Kabupaten Natuna. Dan, lomba itu sendiri tidak terlepas dari upaya PKK untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga dan keluarga. " Insya Allah, tahun depan akan ada lagi lomba-lomba seperti ini," pungkasnya.(leh)

SHOLEH/HALUAN KEPRI

BUPATI Natuna Ilyas Sabli mencicipi makanan serba ikan saat berlangsungnya lomba memasak yang digelar PKK Kabupaten Natuna, Selasa (1/11).


FOKUS

14 Rabu, 2 November 2011

Elemen Masyarakat Dukung Rebut Kembali Pulau Berhala PERHEL ATAN seputar Pulau Berhala tidak semata PERHELA menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kepri namun demikian seluruh elemen masyarakat Kepulauan Riau baik di daerah maupun di pusat. NIKOLAUS Liputan Batam Anggota DPD RI, DPR RI, dan kaum muda juga menyatakan dukungan sebab bagaimanapun perjuangan Pemerintah Provinsi Kepri dimaksudkan bagi kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Ketua GM Gakari Kota Batam, Dicky Widjaya mengatakan, organisasinya sebagai bagian dari elemen masyarakat Kepri terpanggil untuk mendukung perjuangan mengembalikan Pulau Berhala ke wilayah Kepri. Setelah mencermati polemik seputar Pulau Berhala dan menggali informasi dari berbagai referensi ia menyatakan, Pemerintah Provinsi Kepri memang patut memperjuangkannya. Sebuah Pulau dinyatakan masuk dalam sebuah wilayah kabupaten/kota atau provinsi tidak semata melihat kedekatan wilayah melainkan juga mempertimbangkan sejarah dari keberadaan pulau tersebut. Sejauh yang ia ketahui, Pulau Berhala merupakan bagian dari wilayah Kerajaan Lingga dimana saat ini telah menjadi wilayah kabupate di dalam wilayah hukum Pemerintahan Provinsi Kepri. Sesuai dengan UndangUndang Nomor 31 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Lingga di Propinsi Kepulauan Riau kata Dicky, secara jelas juga menyebutkan bahwa Kabupaten Lingga mempunyai batas wilayah, sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Galang Kota Batam dan Laut Cina Selatan, sebelah timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan, sebelah selatan berbatasan dengan Laut Bangka dan Selat Berhala, dan sebelah barat berbatasan dengan Laut Indragiri. Pemerintah Kabupaten Lingga serta seluruh komponen masyarakat dan pemuda juga harus lebih ngotot dalam memperjuangkan Pulau Berhala. Sebab bagaimanapun Pulau Berhala menjadi bagian dari daerah tersebut. Potensi

sumberdaya dari Pulau Berhala, paling pertama akan memberikan kontribusi bagi penerimaan daerah baik Kabupaten Lingga maupun Provinsi Kepri. Untuk itu, perjuangan Pemerintah Pemerintah Provinsi Kepri sangat berdasar apalagi masyarakat Pulau Berhala menolak bergabung dengan Kepri. Untuk memperkuat lobi ke Pemerintah Pusat kata Dicky, Pemerintah perlu mengajak seluruh kepala daerah Anggota DPR RI, DPD RI, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh pemuda untuk bersamasama melakukan lobi ke pusat. Ketua Mahasiswa Pembangunan Indonesia, Nurdin Aryanto menyatakan mendukung perjuangan Pemprov Kepri dengan berbagai cara dan bentuk agar Pulau Berhala direbut kembali. Menurut Nurdin, pengalihan Pulau Berhala ke Provinsi Jambi dengan penerbitan Permendagri tanpa mempertimbangkan berbagai hal secara komprehensif justru mendatangkan masalah baru. Mendagri seharusnya lebih melihat faktor sejarah dari keberadaan Pulau Berhala tersebut sebagai dasar pertimbangan utama. Hal ini juga sebagaimana terjadi di daerah lain dimana pemetaan dan pembagian wilayah juga mempertimbangkan faktor sejarah serta keinginan warga setempat. Keinginan kuat masyarakat Pulau Berhal yang sudah dinyatakan juga harus menjadi latar pertimbangan bagi Menteri Dalam Negeri dalam melahirkan Permendagri. Nurdin juga mengajak seluruh pemuda di Provinsi Kepri terutama kaum muda di Kabupaten Lingga untuk memberikan atensi terhadap upaya pemerintah dalam memperjuangkan Pulau Berhala.nic Dukungan terhadap Pemerintah Provinsi Kepri juga datang dari kalangan Anggota DPD dan DPR RI asal Provinsi Kepri. Mereka pada dasarnya mendukung perjuangan untuk merebut kembali Pulau Berha-

DUKUNG KEPRI –– Masyarakat Pulau Berhala menyampaikan surat pernyataan menolak bergabung dengan Provinsi Jambi sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan Pemerintah Provinsi Kepri . la yang telah ditetapkan masuk ke wilayah Provinsi Jambi. Aida, Zulaikha Nasution, Anggota DPD RI mendukung Pemprov Kepri melakukan class action terhadap penerbitan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 44 Tahun 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala. Aida meminta agar Gubernur Provinsi Kepri, berkomunikasi lebih intens dengan Anggota DPD dan DPR RI terkait hubungan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat dalam berbagai bidang. Ia menyayangkan mengapa Pemprov Kepri kecolongan hingga Pulau Berhala ditetapkan menjadi bagian dari Provinsi Jambi. Padahal signal akan berpindahnya Pulau Berhala Jambi sudah lama. Hal ini ditandai dengan sengketa pengelolaan pulau tersebut. Jika saja Pemprov lebih tanggap maka hal itu tidak terjadi. Anggota Komisi VIII Dewan

Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Kepulauan Riau, Herlini Amran, memprotes penerbitan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala. Peraturan Menteri ini mengatur Pulau Berhala adalah bagian dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Padahal Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2003 Tentang Pembentukan Kabupaten Lingga di Propinsi Kepulauan Riau secara jelas juga menyebutkan bahwa Kabupaten Lingga mempunyai batas wilayah, sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Galang Kota Batam dan Laut Cina Selatan, sebelah timur berbatasan dengan Laut Cina Selatan, sebelah selatan berbatasan dengan Laut Bangka dan Selat Berhala, dan sebelah barat berbatasan dengan Laut Indragiri. Herlini bercerita, selama ini Pemerintah Kabupaten

Gubernur Optimistis Rebut Kembali

SUTANA

GUBERNUR HM Sani bersama Muspida dan DPRD Provinsi Kepri meninjau Pulau Berhala dan berdialog dengan masyarakat. GUBERNUR Kepulauan Riau, Muhammad Sani optimistis bisa mengembalikan Pulau Berhala masuk wilayah Kabupaten Lingga setelah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 44/2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Behala menetapkan menjadi wilayah administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. "Kami sangat optimistis bisa merebut kembali Pulau Berhala dari Jambi, karena ditinjau dari segi apa pun Pulau Berhala adalah milik Kepulauan Riau (Kepri)," kata Gubernur belum lama ini. Menurut Sani, dari aspek

sejarah, Pulau Berhala masuk dalam wilayah Kerajaan RiauLingga dari abad ke-17 dan Residen Riau pada 1922 hingga pemilihan umum pertama tahun 1955 serta pemilihan Gubernur Riau pada 1985. Wilayahnya termasuk Pulau Berhala. Pemerintahan Desa Berhala menurut dia sudah ada sejak Provinsi Riau hingga saat ini dibawah pemerintahan Kepri. Hingga saat ini pemerintahan di Desa Pulau Berhala masih berjalan dan masih dibawah Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri. Berdasarkan UU Nomor 54/ 2002 tentang Pembentukan Provinsi Kepri dan UU Nomor

31/2002 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga menurut dia juga disebutkan Pulau Berhala masuk wilayahnya. Batasnya adalah Selat Berhala yang memisahkan Pulau Berhala dengan Sumatra. Pembangunan di Pulau Berhala menurut Gubernur juga sudah dilakukan Pemprov Riau hingga Pemprov Kepri sejak lama seperti pembangunan sekolah, puskesmas, dermaga penghubung dan pembangkit listrik. Jadi kalau ditinjau dari aspek mana pun tetap milik Kepri. Pemprov Kepri menurut dia merasa dibohongi setelah pembicaraan terakhir mem-

bahas Pulau Berhala di Hotel pacific Batam pada 2010 dengan Ditjend Otonomi Daerah serta utusan Pemprov Kepri dan Jambi yang memutuskan ada pembicaraan lanjutan. Selain akan difasilitasi untuk pertemuan di Kemendagri, peninjauan langsung ke Pulau Berhala juga akan dilakukan, namun Permendagri itu langsung keluar. Perjuangan agar Pulau Berhala tetap berada di wilayah Kepri menurut dia sudah sejak lama dilakukan dan membantah Pemprov Kepri tidak memperjuangkannya. Sejak menjadi Wakil Gubernur Kepri (2005-2010) pihaknya sudah memperjuangkan Pulau Berhala. Namun Sani mengakui perjuangan tidak terlalu agresif seperti dilakukan Jambi, karena Kepri punya dasar dan keyakinan yang kuat kalau pulau itu adalah wilayahnya. Tim Pemprov Kepri saat ini menurut dia sedang menyusun nota protes kepada Menteri Dalam Negeri selain mempersiapkan uji materi Permendagri Nomor 44/2011 ke Mahkamah Agung. Selain protes, gugatan hukum akan dilakukan, hukum yang akan menetukan siapa pemilik Pulau Berhala. Sani juga membantah kurang lobi kepada pemerintah pusat dan DPR RI mengenai status Pulau Berhala. Dalam waktu dekat, Sani mengatakan pihaknya akan berkunjung ke Pulau Berhala. Saat ini juga sedang berlangsung Lingga Fishing Festival di Pulau Berhala yang dilaksanakan oleh Pemkab Lingga.(sut/cw32/nic)

Lingga yang termasuk Provinsi Kepulauan Riau membangun infrastruktur Pulau Berhala antara lain sarana fisik untuk pendidikan, kesehatan, transportasi dan lain sebagainya. Selain itu, Pemkab Lingga dan Pemprov Kepri juga memberikan berbagai bantuan untuk memberdayakan perekonomian warga. “Sebagaimana diketahui, Pulau Berhala selama ini masuk dalam wilayah Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Pulau itu dihuni sekitar 669 jiwa penduduk. Pulau Berhala memang memiliki keindahan. Menurut kisah dari masyarakat Lingga, bahwa dulu di zaman kerajaan Riau, Lingga Berhala sudah menjadi milik lingga. Apalagi masyarakat setempat juga menolak daerahnya digabungkan ke Jambi. Mereka tetap ingin menjadi bagian dari Provinsi Kepri karena memang mempunyai kedekatan historis dan budaya," kata Herlini.

“Terkait dengan persoalan ini, kami memberikan dukungan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk menggugat keputusan itu ke Mahkamah Agung (MA). Selain itu, kami minta kepada Gubernur Kepri agar meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak agar mendapatkan dukungan besar untuk mengembalikan Pulau Berhala kembali ke Kepri," ujar Anggota Dewan Syariah Pusat PKS ini. Surati DPR RI Gerakan Bela Berhala untuk Kepulauan Riau (Gerebek) menyurati Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tentang fakta dan argumentasi hukum, logis dan sejarah tentang Pulau Berhala. Hal ini dilakukan sebagai upaya meyakinkan Komisi III DPR RI bahwa sesungguhnya Permendagri patut ditinjau ulang karena Pulau Berhala adalah milik Provinsi Kepri, bukan Provinsi Jambi.

Demikian disampaikan Ketua Gerebek, Okta Robin didampingi sekretarisnya, Roni Kurniawan belum lama ini. Dalam surat yang dilayangkan ke Komisi III DPR RI itu, pihaknya meminta waktu kepada Komisi III DPR RI agar mendengarkan aspirasi dari Gerebek dan sejumlah elemen masyarakat Kepri lainnya soal Pulau Berhala. Okta menambahkan, dari fakta sejarah dan hukum yang diperoleh oleh Gerebek, sesungguhnya, Pulau Berhala jelas-jelas masuk ke Provinsi Kepulauan Riau. Katanya, permendagri soal Pulau Berhala dianggapnya keputusan terburu-buru. Persoalan Pulau Berhala memang cukup lama mengambang. Tapi tiba-tiba, tidak ada angin dan hujan, Menteri Dalam Negeri meneken Peraturan Menteri Dalam (Permendagri) kalau Pulau Berhala masuk Provinsi Jambi. "Ini patut kita sesalkan," tukas Okta.***

Mendagri Beri Peluang PERJUANGAN merebut kembali Pulau Berhala mendapat angin bagus dari Menteri Dalam Negeri,Negeri Gamawan Fauzi. Belum lama ini Mendagri memberikan peluang Pulau Berhala kembali masuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau. "Menteri beri peluang, Kepri masih bisa perjuangkan Pulau Berhala,"Sani usai Temu Mitra Nasional LPDB-KUMKM di Batam belum lama ini. Ia mengatakan berdasarkan hasil pertemuan dengan Menteri, Pemerintah Kepri masih berpeluang merebut Pulau Berhala melalui pengadilan. Namun, Peraturan Menteri Dalam Negeri tidak bisa dicabut begitu saja. Menurut dia, peluang memasukan pulau berpasir putih itu ke dalam wilayah Kepri cukup besar mengingat Permendagri hanya berlandaskan pada UU No 25 Tahun 2001 tentang pembentukan Provinsi Kepri menyebutkan Pulau Berhala tidak termasuk wilayah Provinsi Kepri. Padahal, seharusnya Menteri juga menjadikan UU Pembentukan Kabupaten Lingga sebagai bahan pertimbangan. Meski menganggap keputusan Menteri Dalam Negeri belum final, namun Gubernur membolehkan pemerintah Jambi menanamkan modal, dengan membangun tambak ikan. Mengenai wacana peng-

PULAU Berhala menyimpan banyak potensi sumberdaya alam yang menakjubkan baik wisata maupun potensi lainnya yang bisa dikembangkan menjadi bernilai. gantian nama Pulau Berhala menjadi Pulau Berlian, ia mengatakan itu untuk memotivasi warga Kepri merebut pulau itu. Sebelumnya, ratusan warga Pulau Berhala meminta Menteri Dalam Negeri mencabut Permendagri Nomor 44/ 2011 tentang Wilayah Administrasi Pulau Berhala yang menyatakan pulau itu masuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. "Kami meminta Mendagri mencabut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 44/2011 karena kami adalah warga Desa Berhala,

Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri),"kata Nurdin, perwakilan tokoh masyarakat Desa Berhala. Wakil Bupati Kabupaten Lingga, Abu Hasim mengatakan akan mempertahankan Pulau Berhala tetap berada di wilayahnya melalui jalur hukum. "Sampai kapan pun akan kami pertahankan, karena Pulau Berhala sejak zaman Kerajaan Riau Lingga, penjajahan Belanda hingga terbit UU Nomor 31/2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga adalah wilayah Kabupaten Lingga," tegas Abu. (nic/int)


METRO BISNIS

15

Rabu, 2 November 2011

Penarikan Undian Tabungan Sinar Bank Riau Kepri

Paket Klinik Kimia Farma Diskon 15 Persen TANJUNGPINANG— Laboratorium Klinik Kimia Farma memberikan promo diskon 15 persen untuk semua paket pemeriksaan laboratorium dan medical check up. Adapun paket pemeriksaan laboratorium yang diberikan diantaranya paket profil lemak atau kolesterol seperti kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida dengan biaya hanya Rp114 ribu. Paket check up standar seperti pemeriksaan darah lengkap, urine lengkap, glukosa puasa 2 jam PP, SGOT, SGPT, ureum, creatinin, asam urat, kolesterol total, HDL, LDL dan trigliserida dengan biaya Rp359 ribu. Paket diabetes untuk pemeriksaan glukosa puasa, glukosa 2 jam PP dan urine lengkap, biayanya Rp66 ribu. Paket fungsi hati untuk pemeriksaan SGOT, SGPT, Gamma GT, fosfatatase alkali, protein total dan albumin dengan biaya Rp203 ribu. Adalagi paket demam atau dengue dengan pemeriksaan darah lengkap seperti malaria, widal, anti dengue IgG dan IgM, atau demam berdarah dengan biaya Rp387 ribu. "Semua biaya tersebut belum termasuk diskon 15 persen," ujar Nia, staf Marketing Executive Laboratorium Klinik Kimia Farma Tanjungpinang, kepada Haluan Kepri, Selasa (1/11). Masih adalagi voucher paket pemeriksaan laboratorium dan medical check up yang disediaka di Lab ini seperti medical check up dasar dengan biaya Rp249 ribu, medical check medium Rp459 ribu, medical check up plus Rp787 ribu, medical check up executive pria Rp1.076.000, medical check up wanita Rp1.171.000, medical check up pranikah plus Rp1.602.000, medical check up infertilitas pria Rp861 ribu dan medical check up infertilitas wanita Rp856 ribu. Promo ini berlaku khusus untuk pemeriksaan atas permintaan sendiri dan pribadi. Bagi yang ingin mendapatkan harga promosi, bisa datang langsung ke Laboratorium Klinik Kimia Farma Tanjungpinang, dengan membawa voucher yang telah disebarkan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan atau medical check up. "Promo ini berlaku hingga 31 Desember 2011. Untuk informasi lebih lengkap bisa datang langsung ke alamat Lab di Jalan MT Haryono kilometer 3,5 Tanjungpinang atau menghubungi nomor telepon 0771- 312577. (cw42)

Indosat Capai 50 Juta Pelanggan JAKARTA— PT Indosat Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan usaha terkonsolidasi sebesar 3,5 persen pada sembilan bulan pertama 2010. Dengan demikian, perusahaan telekomunikasi ini menghasilkan pendapatan usaha terkonsolidasi sebesar Rp15,4 triliun per September 2011. Sebagian besar pendapatan tersebut dihasilkan dari bagian selular dengan capaian Rp12,6 triliun pada September 2011. Sementara bagian nonselular hanya menyumbang Rp2,7 triliun. Pendapatan usaha selular tumbuh 4,8 persen dibandingkan tahun yang lalu. Ini didukung pertumbuhan jumlah pelanggan selular yang naik 29,9 persen selama sembilan bulan tahun 2011 dari periode yang sama tahun lalu. “Dengan pencapaian 51,5 juta pelanggan pada akhir triwulan ketiga ini, kami percaya pencapaian signifikan ini berasal dari respons konsumen terhadap produk kami dan kesuksesan program pemasaran kami,” ujar Presiden Direktur dan CEO Indosat Harry Sasongko, Selasa (1/11).(kcm)

Nasabah Tanjung Batu Raih Hadiah Utama TANJUNGPINANG — Nasabah Bank Riau Kepri asal KCP Tanjung Batu berhasil meraih hadiah utama Tabungan Sinar Tebar Milyar periode Maret-Agustus 2011sebesar Rp100 juta. Penarikan undian dengan nomor undian 0895xx itu dilakukan oleh Gubernur Kepri H.M Sani, di Lapangan Pamedan A Yani Tanjungpinang, Minggu (30/10). TASLIMAHUDIN Liputan Batam Hadir pada acara tersebut komisaris beserta jajaran direksi dan kepala cabang Bank Riau Kepri, Bupati Bintan Anshar Ahmad, Sekdako Tanjungpinang Tengku Dahlan, juga para nasabah serta relasi Bank Riau Kepri. "Penarikan undian yang bernilai miliaran rupiah ini dibagi menjadi empat wilayah di empat kota se Provinsi Riau dan Kepri. Untuk wilayah Kota Tanjungpinang merupakan wilayah I. Sebelumnya, wilayah II yakni Rengat telah dilakukan penarikannya tanggal 23 Oktober lalu," kata Erzon, Direktur Utama Bank Riau Kepri dalam sambutannya. Erzon menambahkan, saat ini merupakan penarikan undian untuk wilayah I yang mem-

perebutkan hadiah Rp100 juta diraih nasabah asal KCP Tanjung Batu yang beruntung. Acara yang diawali dengan gerak jalan santai dan senam aerobik tersebut, diikuti ratusan orang dari berbagai daerah. Melihat antusiasnya masyarakat khususnya Kota Tanjungpinang, seakan memberi bukti bahwa Bank Riau Kepri sangat dekat dengan masyarakat Kepri. Sementara itu, Gubernur Kepri H.M. Sani, mengatakan dengan adanya acara seperti ini sangat baik, selain memberikan motivasi, nasabah juga bisa mendapatkan hadiah. Dan adanya Bank Riau Kepri memang sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Provinsi Kepri. Sebagai bank

ISTIMEWA

SERAHKAN HADIAH — Gubernur Kepri H.M Sani menyerahkan hadiah utama sebesar Rp100 juta, pada nasabah Bank Riau Kepri asal KCP Tanjung Batu yang berhasil meraih undian Tabungan Sinar Tebar Milyar Bank Riau Kepri periode Maret-Agustus 2011, di Lapangan Pamedan A Yani Tanjungpinangi, Minggu (30/10). daerah, Sani juga berharap Bank Riau Kepri segera membuka cabang di daerah pulau-pulau terluar seperti Midai dan Sarasan. "Saya mengharapkan Bank Riau Kepri segera membuka cabang di daerah terpencil. Kalau bisa dalam bulan ini sudah ada cabang disana (Midai

dan Serasan), " singkat Sani. Guna meningkatkan pelayanan, Bank Riau Kepri saat ini memiliki beberapa jenis tabungan, seperti Tabungan Sinar Dhuha, Tabungan Haji, Tabungan Sinar Belia, Tabungan Sinar Delima, Tabungan Sinar Pendidikan dan banyak lagi yang lainnya.

"Selain terus memberikan kemudahan kepada nasabah, Bank Riau Kepri juga siap membantu pemerintah baik provinsi maupun daerah dalam hal dana untuk pembangunan daerah, karena notabenenya bank ini aset pemerintah daerah (Riau dan Kepri)," tutur Erzon.***

Iwapi dan Bukopin Kembangkan Konsep Swamitra TANJUNGPINANG — DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Provinsi Kepri menjalin kerjasama dengan dengan Bank Bukopin, dalam melakukan transaksi simpan pinjam. Kerja sama ditandai dengan bahasan tentang pengembangan konsep swamitra, pinjaman dana bergulir dan lain sebagainya, dalam pertemuan antara Iwapi dengan pihak Bukopin, Jum'at (28/10) di Restoran Sederhana, jalan DI Pan-

jaitan Km 8. Ketua DPD Iwapi Provinsi Kepri Tetty Siregar SE. MM mengatakan, kerja sama yang akan dijalin dengan pihak Bank Bukopin tentang perbankan, terutama dalam melakukan pinjaman. "Kita yang pada umumnya adalah pelaku usaha, akan tetap memerlukan pinjaman dana dari Bukopin, dan kerja sama yang akan dilakukan dengan konsep swamitra," kata Tetty. Konsep ini menurutnya, merupakan cara yang paling

mudah untuk melakukan kerja sama dengan Bukopin,seperti membesarkan koperasi dengan agunan atau sama sekali tanpa agunan, bila meminjam uang melalui cara tersebut. Konsep ini juga bisa melayani nasabah yang meminjam uang di bawah Rp5 juta tanpa agunan sama sekali. Pimpinan Cabang Bukopin Tanjungpinang, Bambang Widiatmoko mengatakan, pertemuan ini baru tahap awal dan masih sharing antara pihak Iwapi Provinsi Kepri dengan

Bukopin. "Pada intinya, kita tetap akan memback up para pelaku usaha yang meminjam modal di Bukopin. Kita juga siap membantu pengurus Iwapi Provinsi Kepri yang membutuhkan modal untuk pengembangan usahanya," kata Bambang. Ia mengatakan, pertemuan ini tetap berlanjut dan nantinya akan ada suatu kesepakatan bersama (MOU) antara Iwapi Provinsi Kepri dengan Bukopin, dalam penempatan

dana berbentuk kredit. "Kita berharap kerja sama ini terus berlanjut dan tentunya pihak Bukopin akan memberikan kemudahan serta kepercayaan penuh kepada IwapiProvinsi Kepri dalam hal perbankan," imbuh Bambang. Pertemuan dihadiri oleh Ketua DPC Iwapi Kota Tanjungpinang Hj Rosmery, Ketua DPC Iwapi Kabupaten Bintan Yulharmidarti SH, pengurus Iwapi Kepri serta staff dan pimpinan Bukopin Cabang Tanjungpinang. (eza)


BISNIS www.haluankepri.com

Rabu, 2 November 2011

16

Sosialisasi LWC dan Deposite Pledge

Program Bagi Pelanggan Besar PLN JODOH — Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Batam mengadakan sosialisasi Lending Work Capital (LWC) dan Deposite Pledge. TASLIMAHUDIN Liputan Batam

CECEP/HALUAN KEPRI

SAMPAIKAN PAPARAN — Direktur Keuangan PLN Batam Adrian Kholid menyampaikan pemaparan pada acara Sosialisasi Lending Work Capital (LWC) dan Deposite Pledge, di Planet Holiday Hotel, Selasa (1/11).

Sosialisasi yang digelar di Planet Holiday Hotel, Selasa (1/ 11) tersebut, dihadiri ratusan pelanggan prima PLN Batam yang mempunyai beban daya diatas 41,5 kilovolt-ampere (KVA). Hadir Direktur Bisnis BNI Syariah, Bambang Widjanarko dan Direktur Keuangan PLN Batam Adrian Kholid. "LWC dan Deposite Pledge merupakan program untuk membantu para pelanggan besar (big biller) yang mempunyai cash flow tanggal 20 atau diakhir bulan. Karena PLN akan terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan," kata Adrian Kholid dalam sambutannya. Adrian menambahkan, bahwa LWC diberikan berbentuk dana talangan yang dibayarkan oleh pihak bank. Sementara Deposite Pledge digunakan bagi pelanggan

baru PLN yang berlangganan listrik, perlu menaruh uang jaminan. Dan kesemuanya memberikan kemudahan dan keuntungan bagi pelanggan besar yang kini berjumlah 1.170 pelanggan. "Ini sesuai dengan motto PLN Batam, "Satu pelanggan, dua pelanggan dan ketiga pelanggan," tambah Adrian. Sementara Bambang Widjanarko mengungkapkan, ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu di Jakarta. Dari sisi teknis terkait kerja sama, perlu disosialisasikan kepada pelanggan PLN Batam, karena jumlah mereka (big biller) cukup besar. Perjanjian kerja sama ini bersifat tripartit antara PLN Batam, big biller dan BNI Syariah. LWC memang memberikan kemudahan seperti fleksible,

cost lebih rendah, dan tanpa jaminan. Sedangkan untuk Deposite Pledge yaitu prosesnya yang mudah, bebas biaya administrasi serta pelanggan dapat menikmati bagi hasil dengan pihak BNI Syariah, dengan tujuan akhir dapat mengamankan proses produksi. "Hal ini menguntungkan semua pihak, PLN Batam tidak dipusingkan dengan tagihan big biller. Pelanggan tetap dapat berbisnis sesuai bidangnya, dan kita fasilitasi untuk kemudahan administrasi," terangnya lagi. Ia menjelaskan, untuk Kota Batam dalam berlangganan listrik baru perlu menaruh uang jaminan. Hal ini diperlukan dalam rangka mengantisipasi bila ada wanprestasi dari nasabah baru. Kita pakai skema Deposit Pledge, dengan ini pelanggan akan diuntung-

kan karena bisa mendapatkan bagi hasil. Dengan pelayanan LWC dan Deposite Pledge tersebut, dapat memberikan solusi lebih baik, mendorong pelanggan prima lebih nyaman dalam menjalankan bisnisnya. "Karena listrik merupakan kebutuhan mendasar," ungkap Direktur Bisnis BNI Syariah yang saat ini strategi bisnis diarahkan untuk melayani masyarakat pada segmen UMKM dan pengembangan industri di daerah-daerah. "Bank yang berkonsep syariah didukung oleh jaringan cukup luas di seluruh Indonesia yaitu 60 outlet syariah, serta lebih dari 750 kantor cabang ini, memang memberikan kontribusi guna membantu PLN Batam dalam memberikan layanan kepada pelanggan," tutup Bambang. ***

Layanan Data XL Tumbuh 50 Persen

Hasnul

JAKARTA— PT XL Axiata Tbk. (XL) mengumumkan hasil audit laporan keuangan periode 9 bulan yang berakhir 30 September 2011, Jumat (28/10). Dalam laporan keuangan itu menunjukkan bahwa layanan data XL tumbuh 50 persen. Seiring terjadinya peningkatan layanan data, pemdapatan XL juga meningkat sebesar 8 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi Rp13,96 triliun. “Saat ini, pengguna layanan data kami telah mencapai lebih dari separuh jumlah pelanggan kami," kata Presiden Direktur XL, Hasnul Suhaimi dalam rilisnya, kemarin. Melalui fokus terhadap layanan data, kontribusi pendapatan non percakapan telah meningkat mendekati 50 persen terhadap total pendapatan dari penggunaan pelanggan. Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan, dan amortisasi (EBITDA) meningkat sebesar 3 persen YoY menjadi Rp7 triliun dengan marjin 50

persen, sedangkan laba bersih meningkat 5 persen menjadi Rp2,2 triliun untuk periode 9 bulan yang berakhir 30 September 2011. Masih isi rilis, XL baru saja menandatangani fasilitas pinjaman dengan Bank Mandiri sebesar Rp3 triliun untuk periode 3 tahun yang sebagian besar digunakan untuk pembiayaan kembali pinjaman. Rasio hutang perusahaan tetap sehat dengan rasio hutang terhadap ekuitas sebesr 0,7x. “Dengan adanya peningkatan minat terhadap penggunaan layanan data, kami telah mempercepat pembangunan infrastruktur. XL berkomitmen untuk menyediakan jaringan yang dapat diandalkan dan berkualitas bagi pelanggan kami," ungkap Hasnul. Sementara itu, XL berencana untuk mengeluarkan sekitar Rp6 triliun untuk pembelanjaan modal di tahun 2011, di mana lebih dari separuhnya akan ditujukan untuk bisnis layanan data dan akan dibiayai secara internal. Sampai dengan akhir September 2011, XL telah membayar belanja modal sebesar Rp4,1 triliun. (r/and)


TANJUNGPINANG www.haluankepri.com

Rabu, 2 November 2011

Anita Pemilik Cosway

Bisnis untuk Pensiun ANISA termasuk perempuan yang supel dan ceria. Meski tidak muda lagi, namun aura kecantikannya masih terlihat jelas. Itu bisa dilihat dari parasnya nan cantik. Anita adalah pemilik dari sebuah bisnis multi year Cosway. Ia terjun ke dunia bisnis, untuk mempersiapkan dirinya di hari tua nanti. "Saya ingin berbisnis ini untuk mempersiapkan diri di masa pensiun," tutur Anita ditemui beberapa waktu lalu. Alasan Anita berbisnis di Cosway, karena ia bisa santai. Bidang usaha inilah yang sangat diinginkan Anita. Pasalnya, sambil berbinis dia pun mengaku banyak mendapat teman baru. Katanya, itu merupakan keuntungan lain dari bisnisn y a . (cw42)

17

Penderita DBD Terus Bertambah

Dinas Kesehatan Lamban TANJUNGPIN ANG — DPRD Kota Tanjungpinang menilai ANJUNGPINANG Dinas Kesehatan Tanjungpinang lamban merespon isu bertambahnya jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski korban sudah berjatuhan, dinas tersebut belum juga melakukan tindakan di daerah rawan DBD. REZA PAHLEVI Liputan Tanjungpinang

TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

FESTIVAL ANAK — Salah satu regu sekolah Taman Kanak-kanak menunjukkan kebolehannya dalam menari di Festival Kreativitas Guru dan Anak di Aula Kantor Perpustakaan Tanjungpinang, Selasa (1/11). Berita halaman 18

Padahal, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang Ahmad Yani sebelumnya berjanji segera menurunkan petugas juru pemantau jentik (jumantik) malaria. Pernyataan itu disampaikan Yani, menyusul ada lagi warga di Perumahan Griya Senggarang Permai yang terkena DBD. "Kita akan turunkan petugas jumantik ke lokasi perumahan itu," kata Yani saat dikonfirmasi pada Senin (24/10) lalu. Lambannya Dinas Kesehatan menangani kasus DBD ini dikeluhkan beberapa anggota Dewan. Ada ang-

gota Dewan yang menilai bahwa hasil Survei Pusat Kajian (Puska) Kebijakan Publik (KP) FISIP UMRAH yang menyebut bahwa pelayanan kesehatan paling buruk dinilai masyarakat sepertinya benar. "Kita mendesak Pemko Tanjungpinang, dalam hal ini Dinas Kesehatan segera bertindak. Bila hal ini dibiarkan, maka korban akan makin bertambah. Sudah banyak pasien DBD yang dirawat di RSUD, kok belum juga bertindak," kata Sekretaris Komisi II Dinas Kesehatan

hal.18


18 Rabu, 2 November 2011

M E T R O

T A N J U N G P I N A N G

11 November, 32 Pasang Menikah TANJUNGPINANG — Tanggal 11, bulan 11 tahun 2011 banyak dipilih pasangan untuk melangsungkan pernikahan. Menikah di tanggal 11 itu dianggap unik. Menurut data yang diperoleh koran ini, pada hari itu sebanyak 32 pasangan akan menikah. Calon pasangan suami-istri itu akan menikah di beberapa KUA di Tanjungpinang. Di KUA Tanjungpinang Barat misalnya. Sebanyak 12 pasangan akan dinikahkan. "Sudah sejak tiga bulan yang lalu dipesan. Yang akan menikah

tanggal 11 November tahun ini adalah 12 pasangan," kata Kepala KUA Tanjungpinang Barat Inden Zamar, Selasa (1/11). Inden mengatakan, di bulan apapun orang yang beragama Islam boleh melangsungkan pernikahan. Apalagi di bulan haji, lanjutnya, justru lebih baik melangsungkan pernikahan. "Menurut agama tidak ada halangan untuk menikah dibulan apapun, tetapi itu semua tergantung adat istiadat yang berlaku di daerah calon pengantin masingmasing," terangnya.

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanjungpinang Abu Sufyan mengatakan, momen menikah di tanggal 11, bulan 11 tahun 11 memang dianggap unik, khususnya bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan. "Memang pada bulan November ini banyak yang akan menikah, karena momennya 11-11-2011," ucap Sufyan di Gedung LAM. Lanjutnya, pernikahan ini hampir sama juga dengan banyaknya pernikahan di tahun yang lalu seperti tanggal 10, bulan10 tahun 2010. (cw53)

IGTKI Gelar Festival Kreativitas Anak TANJUNGPINANG — Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kepri menggelar Festival Kreativitas Guru dan Anak dalam bidang seni di Aula Kantor Perpustakaan Kota Tanjungpinang, Selasa (1/11). Ferstival tersebut diikuti sebanyak 65 peserta yang terdiri dari anak-anak TK dan PAUD dari berbagai daerah se-Provinsi Kepri. Dalam festival itu, anak-anak TK dan PAUD menampilkan tarian. Me-

reka tampil bak orang dewasa, yakni mengenakan berbagai pakaian dari beberapa daerah di tanah air. Ketua pelaksana festival Tasnetty mengatakan, festival ini bertujuan untuk merangsang kreativitas anak sejak dini. "Kami mengharapkan nantinya anak-anak ini dapat berkembang secara wajar dalam mencapai intelegensinya. Strategi pembelajaran yang menyenangkan memang harus diberikan kepada anak-anak kita," ujarnya.

Gubernur Khatib di Lapangan Dewa Ruci TANJUNGPINANG — Pemprov Kepri direncanakan menggelar Shalat Idhul Adha di Lapangan Dewa Ruci Tanjungpinang, Minggu (6/11). Gubernur Kepri HM Sani akan bertindak sebagai khatib. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Shalat Idhul Adha 1432 Hijriah akan dimulai pukul 07.00 WIB. Sebagian besar kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kepri dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri akan Shalat Idul Adha di sana. "Atas nama Gubernur, kami mengundang seluruh masyarakat untuk melakukan Shalat Idhul Adha bersaSambungan dari hal.17

DPRD Kota Tanjungpinang Asep Nana Suryana, Selasa (1/11). Asep mengaku gerah dengan lambannya Dinas Kesehatan merespon isu bertambahnya pasien DBD di Tanjungpinang. Meski Tanjungpinang dinyatakan masuk sebagai daerah endemik DBD, seharusnya Dinas Kesehatan secara berkala melakukan upaya pencegahan. "Ya, seperti fogging ke pemukiman warga. Terutamanya lagi di Perumahan Griya Senggarang Permai itu dulu," ucap Asep. Politisi PDIP menyarankan agar Dinas Kesehatan terus mengikuti

ma Gubernur di Lapangan Dewa Ruci," kata Misbardi, Kepala Biro Humas Pemprov Kepri, Selasa (1/11). Menurut Misbardi, seusai Shalat Idhul Adha, Gubernur juga akan melakukan penyembelihan hewan kurban di lapangan tersebut. Sementara itu, pada Idul Adha tahun ini, lanjutnya, SKPD di lingkungan Pemprov Kepri akan berkurban sebanyak 53 ekor sapi. "Jumlah itu di luar hewan kurban yang akan dikurbankan Gubernur atas nama pribadi," ujarnya. 4.296 Hewan Kurban Sementara itu, Kepala Kantor

Selain menggali bakat, tujuan festival, lanjutnya, yakni mengajak anak untuk berprestasi, melatih keberanian dan kemandirian. Dalam festival itu, juga ada lomba mendongeng. Lomba ini diikuti seluruh kabupaten/kota di Kepri dengan jumlah peserta tiga orang. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri yang diwakili oleh Kabid PNFI Provinsi Kepri Syamsul Chairil menyambut baik kegiatan ini. (cw53) Wilayah Kementerian Agama Kepri Handarlin Umar mengatakan, ada sebanyak 4.296 ekor hewan yang akan dikurbankan pada Idul Adha tahun ini se-Kepri. Rinciannya 1.098 sapi dan 2.388 kambing. Terpisah, Kabid Pertenakan dan Perikanan (KP3KE) Kota Tanjungpinang Raja Erafid menyebut, sampai H-4 Idul Adha sudah ada sekitar 539 ekor sapi dan 388 ekor kambing tiba di Tanjungpinang. Jumlah hewan kurban itu akan mengalami penambahan lagi. Hewan kurban tersebut, lanjutnya, didatangkan dari Lampung dan juga dari Pulau Bawean. "Sebelum dijual kepasaran, KP3KE sudah melakukan tes kesehatan terlebih dahulu. Adanya pemeriksa kesehatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan mengkomsumsi daging tersebut," kata Erafid. (rul/cw53)

Dinas Kesehatan pemberitaan di media massa. Soal gencarnya media memberitakan penderita DBD, semestinya Dinas Kesehatan tidak perlu malu. "Kami sudah menganggarkan dana yang besar, terutama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Namun mengapa kasus DBD ini dibiarkan tanpa adanya tindakan yang cepat," kata Asep. Menurut Asep, pelayanan kesehatan adalah hal yang paling utama diberikan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan. Karena dengan cara ini, masyarakat akan terbantu dan benar-benar merasa-

kan manfaatnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Izan, salah seorang warga Perumahan Griya Senggarang Permai mengatakan, selama bulan Oktober ini sudah empat warganya yang terkena DBD. Dua di antaranya dirawat di RSUD Tanjungpinang. Menurut Izan, penyakit malaria mewabah karena tak jauh dari lokasi perumahan ada bekas galian tambang bauksit yang berubah menjadi kolam raksasa. "Sebelum ada aktivitas penambangan bauksit, tak ada anak-anak kami yang terserang DBD," katanya. ***

Curi Peralatan Elektronik

Residivis Masuk Bui Lagi TANJUNGPINANG — Walau masih berusia muda, Jumadi alias Madi (21) sudah tiga kali menjadi terpidana. Namun, tiga kali bolak-balik masuk penjara tidak membuatnya sadar. Pada Rabu (26/10) lalu, Madi dijebloskan ke bui Mapolsekta Tanjungpinang Barat. Resedivis yang sudah 12 kali melakukan aksi pencurian itu ditangkap petugas Polsekta Tanjungpinang Barat di Wisma Bestari, Jalan Bintan, Rabu lalu. Ia dibekuk karena telah mencuri peralatan elektronik seperti televisi 8 inc, amplifier dan DVD di Lapangan Futsal Tri Makmur di Jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang. Pengakuan Madi, barang-barang elektronik itu dicurinya pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB. Barang curian tersebut dibungkusnya dengan spanduk yang dicurinya di pinggir jalan. “Setelah itu saya naik ojek menuju Wisma Bestari,” kata Madi di Mapolsekta Tanjungpinang Barat, Selasa (1/11). Menurut Madi, dua hari sebelumnya ia juga mencuri di vihara Jalan Ir Sutami. Di sana, Madi membawa kabur sebuah komputer jinjing dan satu buah handphone. Menurut Kapolsekta Tanjungpinang Barat AKP Andy Rahmansyah, tersangka merupakan maling kelas ringan yang hanya mengambil barang-barang yang mudah dibawa. Dari 12 kali melakukan pencurian, banyak korban yang tidak melapor, karena merasa kerugiannya sangat kecil. Sebelumnya, Madi pernah dihukum 4 bulan pada 2008, karena mencuri acumulator, kemudian 6 bulan pada 2009 karena mencuri minyak, dan terakhir ia dihukum 9 bulan karena mencuri genset pada 2010.

RUDI YANDRI/HALUAN KEPRI

RESEDIVIS KAMBUHAN — Jumadi difoto di balik jeruji tahanan Mapolsekta Tanjungpinang Barat, Selasa (1/11). Residivis kambuhan ini kembali ditangkap karena kasus pencurian perlengkapan elektronik. Akibat perbuatannya, Madi dijerat pasal 363 KUHP junto pasal 486 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan residivis dengan ancaman 7 tahun penjara. (cw40)

DMDI Kepri Gelar Donor Darah TANJUNGPINANG — Memperingati Sumpah Pemuda ke-83 tahun, Biro Belia Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Kepri menggelar aksi donor darah di Sekretariat DMDI Kepri, Sabtu (29/10) lalu. Aksi sosial ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tanjungpinang. Dalam aksi donor darah itu ada sebanyak 25 orang yang mendonorkan darahnya. Mereka adalah pengurus Biro Belia DMDI Kepri, KNPI Kota Tanjungpinang, Sapma PP, mahasiswa UMRAH dan dari PDI Perjuangan Kota Tanjungpinang.

Ketua Biro Belia DMDI Kepri Basyaruddin Idris mengatakan, kegiatan donor darah ini sebagai bentuk wujud nyata kepedulian pemuda dalam membantu masyarakat yang membutuhkan darah. "Kita menyadari bahwa saat ini darah sulit dicari. Melalui aksi sosial ini kita berharap masyarakat yang membutuhkan darah bisa terbantu," ujar pria yang akrab disapa Oom ini, kemarin. Ketua pelaksana kegiatan Aryo menambahkan, aksi sosial ini bertujuan untuk memberi penyadaran kepada masyarakat agar lebih peka

dan peduli terhadap sesama. "Aksi sosial ini dijadikan agenda tahunan Biro Belia DMDI Kepri," terangnya. Aksi donor darah Biro Belia DMDI Kepri mengangkat tema 'Dengan Semangat Sumpah Pemuda, Ayo Ciptakan Kerja Nyata', dihadiri oleh Sekdaprov Kepri Suhajar Diantoro, Sekdako Tanjungpinang Tengku Dahlan, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, Wakil Ketua II DPRD Kepri Lis Darmansyah dan undangan. Sekdaprov Kepri Suhajar berharap aksi donor darah ini digelar DMDI setiap tahunnya. (eza)

Nelayan Anambas Tak Bisa Melaut TANJUNGPINANG — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Anambas telah menyebabkan nelayan tak bisa melaut. Kondisi tersebut sudah dirasakan nelayan sejak beberapa bulan terakhir. Demikian disampaikan anggota DPRD Kepri Sofyan Samsir saat berkunjug ke Anambas, akhir pekan lalu. "Kelangkaan BBM di Anambas sudah mulai terasa mengganggu,

banyak nelayan yang tak bisa melaut sehingga kelangsungan hidup keluarganya terganggu. Hal ini merupakan salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat pada kita saat mengunjungi daerah tersebut," kata Sofyan, Selasa (1/11). Menurut Sofyan, kuota distribusi BBM bersubsidi untuk Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) tidak berubah sejak masih menjadi keca-

matan. Saat Anambas masih bergabung dengan Kabupaten Natuna, kuota BBM-nya sebanyak 200 ton. "Sementara kebutuhan masyarakat per bulannya lebih dari 400 ton. Kita berharap adanya penambahan kuota BBM bagi Anambas atau membangun sebuah bunker di sana," saran politisi Golkar tersebut. Di samping solar, kata Sofyan, BBM jenis premium pun juga sering langka. (rul)


BINTAN

Rabu, 2 November 2011

19

Pemkab Siapkan Lahan Untuk SLB TANJUNGUBAN— Pemerintah Kabupaten Bintan sedang mempersiapkan lahan untuk pembangunan sekolah anak penyandang cacat atau Skolah Luar Biasa (SLB). Dana untuk pembebasan lahannya sudah dialokasikan dalam APBD 2011. "Anggaran untuk pembebasan lahan sudah kita siapkan dalam APBD Perubahan tahun ini. Saat ini kami masih mencari lahan yang cocok, di sekitar wilayah Tanjunguban Timur,"kata Kepala Bagian Agraria Bintan Irma Anissa, Selasa (1/10). Awalnya, pembangunan direncanakan berada dalam wilayah seluas 4 hektar, dan akan dibangun infrastruktur daerah seperti kantor camat Bintan Utara, lapangan bola beserta tribun penonton. Namun persoalan muncul, lahan yang disiapkan untuk SLB tersebut terletak di daerah perbukitan. Jika tetap dibangun, akan menimbulkan biaya yang cukup besar. Makanya sekarang kami sedang mencari cari lahan pengganti.Kalau bisa memang di sekitar Tanjunguban Timur, agar memudahkan akses masyarakat atau orangtua siswa dari Lobam,Tanjunguban dan Teluk Sebong," kata Irma. Pengelola SLB Penny sebelumnya mengatakan, saat ini SLB masih menumpang di salah satu bangunan sekolah taman kanakkanak. Lokasi SLB saat ini berada di wilayah Jalan Lobam, tepatnya di belakang lokasi pembangkit listrik PLN di Tanjunguban.Keberadaan sekolah ini katanya, sangat dibutuhkan masyarakat, dan perlu mendapat perhatian Pemkab Bintan. Hal ini terbukti banyaknya orang tua yang memiliki anak cacat, menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Jika SLB telah memiliki bangunan permanen, siwsa tersebut dapat tinggal di asrama yang disediakan. Pemerintah propvinsi katanya siap membantu mendanai pembangunan tersebut. "Kami diminta hanya mencari lahan saja, biaya pembangunannya nanti dari provinsi," ujarnya. (edy)

Sutana/HALUAN KEPRI

PASANG PIPA — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri, terus berusaha untuk menambah pasokan air untuk kebutuhan Kota Tanjungpinang, dengan mengambil pasokan air dari daerah Gesek Bintan.

Bandara Tambelan Tunggu DED BINT AN BINTAN AN— Bupati Bintan Ansar Ahmad mengatakan, pembangunan airport atau bandara mini di Tambelan saat ini masih menunggu pembuatan DED (Detil Engeneering Design) dari pihak provinsi. EDY HARIYANTO Laporan Bintan Jika sudah disiapkan, pemerintah pusat akan kembali mengucurkan dana untuk melanjutkan pembangunan. "Untuk pembangunan airport Tambelan, saat ini masih menunggu DED yang dikerjakan oleh pihak provinsi. Jika sudah selasai DED-nya, pembangunan airport akan segera

dilanjutkan kembali dengan bantuan pusat. Kami sudah minta kepada propinsi utnuk mempercepat penyelesaiannya," kata Ansar, kemarin. Pembangunan bandara mini di Tambelan, bertujuan memutus jarak rentang kendali yang cukup jauh antara Tambelan dengan ibu kota

kabupaten Bintan. Saat ini telah menyelesaikan tahap pematangan lahan, dengan bantuan pusat sebesar Rp2 miliar. Bandara tersebut diperkirakan akan selsai tahun 2013 mendatang. Sementara Untuk pelabuhan feri di Berakit, katanya sudah dapat dioperasionalkan tahun depan. Segala perizinan sedang diselesaikan oleh Dinas Perhubungan Bintan.,"Mudahmudahan pelabuhan feri di Berakit tahun depan sudah dapat dimanfaatkan," katanya. Pembangunan pelabuhan tersebut, untuk memberi alternatif akses bagi kunjungan wisatawan dari Malaysia, dan negara lainnya. Pelabuhan feri

itu juga menggantikan peran pelabuhahan tikus, yang ada di Berakit dan keberadaannya sulit diberantas. Masyarakat juga mengharapkan percepatan pembangunan bandara. Karena memudahkan akses masyarakat, untuk mencapai daerah tertentu. Terutama daerah luar, yang memang jauh untuk dijangkau dengan kapal. Begitu juga dengan pembangunan pelabuhan, yang dilihat akan lebih memudahkan masyarakat. Tentunya dalam menjangkau atau bepergian ke daerah-daerah pulau terdekat. Termasuk pergi ke ibukota provinsi dan daerah lainnya. ***

Budi Pekerti Baru Diterapkan 50 Persen BINTAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga telah menerapkan mata pelajaran budi pekerti di sekolah-sekolah. Namun mata pelajaran ini belum berjalan secara maksimal, karena masih ada persiapan yang harus dilakukan secara matang. Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Dikpora Kabupaten Bintan Naharudin disela-sela bimbingan teknis (bimtek) budi pekerti, bagi Kepala Sekolah SD, SMP, SLTA dan SMK se-Kabupaten Bintan Selasa, (1/11) di Hotel Bintan Plaza. "Pelajaran budi pekerti sebelumnya telah dilaunching oleh Gubernur Kepri HM Sani

pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2010 lalu. Dengan peresmian ini, gubernur telah menyiapkan panduan untuk menerapkan mata pelajaran budi pekerti," papar Nahar. Dikatakan, anggaran pembinaan mata pelajaran budi pekerti disetiap sekolah, akan dianggarkan dalam APBD 2012 mendatang. Mata pelajaran budi pekerti nantinya akan mencakup pendidikan guru Agama, Bahasa Indonesia dan PPKN. Narasumber Bimtek Raja Sofyan menjelaskan, ada 18 karakter dalam pengarajaran mata pelajaran budi pekerti. 18 karakter ini nantinya, akan diimplementasikan di

sekolah-sekolah se-Kabupaten Bintan. Semuanya terintegrasi di dalam pelajaran agama, olah raga, sejarah dan mata pelajaran lainnya. Selain itu, Gurindam XII akan dimasukkan dalam mata pelajaran budi pekerti, dan yang paling utama didalamnya adalah disiplin, bersih dan indah. Untuk tahun 2010, mata pelajaran budi pekerti baru terserap 25 persen, tahun 2011 baru mencapai 50 persen , tahun 2012 ditargetkan 75 persen dan tahun 2013 target 100 persen. Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Lamidi dalam sambutannya mengatakan, pendidikan budi pekerti merupakan pendidikan karakter bangsa, yang sebelumnya te-

lah dicanangkan oleh Presiden RI pada tanggl 18 Juli lalu. Adanya penerapan mata pelajaran penidikan budi pekerti ini diharapkan, akan muncul sikap siswa yang sopan, jujur, disiplin, menghormati orang tua dan saling meyayangi yang lebih muda. Dengan demikian, kedepannya tidak ada lagi siswa yang menggunakan narkoba, tawuran dan ngebut dijalanan yang sangat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Yang terpenting kata Lamidi, pendidikan budi pekerti nantinya erat hubungannya dengan persiapan Ujian Nasional 2012 mendatang. Sehingga dapat memperoleh hasil kelulusan yang lebih baik lagi. (eza)

Instalasi Pipa PDAM Dibangun BI N TA N — Untuk mengatasi kekurangan air, PDAM Tirta Kepri membangun jaringan instalasi pipa, yang menghubungkan Sei. Gesek km 16 Bintan ke Tanjungpinang. Pembangunan ini dilakukan, juga untuk mengantisipai berkurangnya persediaan air di waduk Sei. Pulai km 15. "Pembangunan sistim penyediaan air minum ini masih dalam pemasangan pipa. Nantinya akan menghubungkan SUngai Gesek dengan Kota Tanjungpinang. Diperkirakan dalam akhir tahun ini pemasangan pipa bisa selesai," ujar Direktur Utama

PDAM Tirta Kepri Abdul Kholik P, kemarin. Pipa penyediaan air minum yang menghubungkan Sungai Gesek ddengan Kota Tanjungpinang, yang mencapai 7 km itu dipasang secara bertahap. Pemasangan ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri, sebagai pelaksana teknis di lapangan, dan pihak PDAM sebagai perencana awal pembangunan. "Tahap awal, pemasangan instalasi pipa penyediaan air minum ini menggunakan APBD Provinsi Kepri tahun 2011. Setelah pemasangan selesai, akan ada nantinya pem-

buatan waduk Sungai Gesek, yang diperkirakan akan dibangun tahun depan," kata Kholik. Sebelumnya, sumber air minum yang berlokasi di Sungai Gesek itu, sudah ditinjau dan ternyata sangat cocok digunakan untuk kebutuhan masyarakat yang ada di Bintan, serta Tanjungpinang."Bila waduk di Sungai Gesek sudah dibangun, maka pipa instalasi sudah bisa dipasang ke sumber air dan dialiri ke pelanggan. Kemampuan air ini nantinya memiliki debit air dari 2x50 liter perdetik sampai 2x100 liter perdetik," katanya. (eza)

Dana Konservasi Penyu Rp500 juta BINTAN— Pemkab Bintan salurkan dana hibah untuk perlindungan atau konservasi penyu di kecamatan Tambelan. Dana hibah sebesar Rp500 juta tersebut akan digunakan untuk menyelamatkan populasi penyu, yang dikawatirkan akan mengalami kepunahan. Karena telurnya banyak diperjual belikan oleh masyarakat. Sekretaris Daerah Bintan Lamidi mengatakan, dana tersebut akan segera dicairkan. "Kami akan segera cairkan dana tersebut. Soal pelaksanaannya, itu dikerjakan oleh LSM," ujarnya. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bakti Pertiwi Abdul Mubin mengatakan, langkah pertama yang akan dilaksanakan adalah, melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Tambelan. Tujuanya memberi pemahaman

akan pentingnya melestarikan penyuu tersebut.Sosialisasi melibatkan sejumlah pakar penyu, dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bintan dan Provinsi. "Sosialisasi akan dilakukan pada bulan ini, dengan melibatkan beberapa orang pakar atau ahli penyu," katanya. Masyarakat setempat, katanya masih bisa mendapatkan penghasilan dengan cara melakukan penetasan telur penyu secara modern, dan melakukan penangkaran. Dimana anak penyu yang dihasilkan, dibeli pelaksana kegiatan konservasi. "Pemkab saat ini sudah menjalin kerjasama dengan manajemen di Lagoi untuk menampung anak penyu. Kegiatan pelepasan anak penyu saat ini di Lagoi menjadi iven yang menarik peorhatian para turis mancanegara," katanya, Selasa (1/10).

Saat ini tambah Mubin, pihaknya telah mengirim petugas ke Sukabumi Jawa Barat untuk melihat langsung alat penetasan telur, serta sistim penangkaran. Di kecamatan Tambelan ada 56 pulau, namun yang menjadi tempat bertelurnya penyu hanya 15 pulau. "Dari 15 pulau tersbebut, satu pulau terbesar yakni Pulau Genting dijadikan tempat pelaksnaaan kegiatan konservasi penyu. Kami akan melibatkan masyarakat setempat yang sudah didata berjumlah sekitar 85 orang. Mereka akan mengawasi telur penyu yang ada di lingkungan mereka masing-masing," ujarnya. Mubin mengakui, bahwa upaya pelestarian penyu ini sudah lama direncanakan pelaksanaannya. Namun terbentur dana yang baru tahun ini dikucurkan oleh Pemkab Bintan. (edy)

Prioritaskan Pemberdayaan Nelayan ANAMBAS— Nelayan Anambas perlu sentuhan pemberdayaan dari pemerintah. Terutama sentuhan berbentuk pelatihan. Pelatihan untuk melaut dengan peralatan yang canggih misalnya, itu perlu diberikan kepada nelayan. Sebagai pekerjaan warisan, seorang nelayan harus berkembang, agar dapat menggali potensi daerah yang memang ada sumber daya lautnya. Tokoh masyarakat Anambas, Prof.M. Zen mengatakan, pentingnya pemberdayaan bagi masyarakat nelayan dalam menangkap ikan di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE). Penangkapan ikan di ZEE dapat meningkatkan kehidupan nelayan. Karena hasil tangkapan akan lebih banyak. "Nelayan perlu dilatih untuk menggunakan alat tangkap di perairan ZEE. Supaya ekonomi mereka meningkat. Sudah 66 tahun mardeka, tapi bangsa asing masih berani

masuk ke perarian teritorial Indonesia, bahkan sampai ke laut pedalaman kabupaten. Sementara masyarakat nelayan ekonominya tidak pernah berubah, karena alat tangkap yang masih tradisional tadi," katanyaMenurut Zen, pemberdayaan masyarakat nelayan mestinya menjadi program utama pemkab Anambas. Mengingat Anambas merupakan daerah maritim, yang mayoritas pencaharian masyararakat melaut. Pemerintah harus jeli merancang program yang dapat meningkatkan kehidupan masyarakat nelayan. "Sudah saatnya nelayan ini menggunakan peralatan yang canggih. Jika tidak, nelayan kita akan terus tertinggal dengan penghasilan yang rendah. Hal ini akan berdampak pada kesejahteraan mereka yant tidak mampu membiaya hidup, dan pendidikan

anak-anak mereka," ujarnya. Ia juga mengatakan, dengan adanya nelayan beroperasi di ZEE, secara tidak langsung membantu pengawasan laut. Karena nelayan dapat melihat kapal mana saja, yang melakukan penangkapan ikan di perairan Anambas, atau Indonesia umumnya. Jika nelayan melihat adanya operasi kapal asing, maka nelayan dapat secepatnya memberi informasi pada petugas. Bahwa ada kapal asing beroperasi dan melakukan penangkapan ikan di laut Indonesia. "Saat ini hal itu belum dapat dilakukan, karena nelayan masih pakai pakai kapal motor," sebutnya. Sementara itu, seorang nelayan Anambas, Zaidi(57) mengaku penghasilannya masih jauh dari yang semestinya. Melaut dengan menghabiskan minyak satu hari sekitar 10 liter, Ia merogoh kocek Rp50.000 setiap malam. Sementara itu

hasil tangkapan terkadang tidak cukup Rp100.000 tiap harinya. Setelah dikeluarkan beli solar, kemudian baru dibelikan untuk kebutuhan rumah tangga atau keluarga. "Cukup tak cukup, ya dicukup-cukupkan saja. Karena cuma ini pekerjaan saya. Perahu kecil, tidak bisa melaut lebih jauh. Saya melaut sendirian terkadang ada anak bantu. Kami pakai alat pancing untuk mendapatkan ikan," katanya Jika ada pemerintah memberikan kapal yang lebih besar, seperti nelayan asing yang masuk Anambas, katanya pendapatan akan lebih meningkat. Karena seiring dengan meningkatnya hasil tangkapan di laut. "Kalau ada kapal besar, tentu bisa melaut lebih jauh. Kami tentu merasa lebih aman saat melaut. Disamping itu tangkapan juga akan bertambah," tutur bapak enam anak ini. (cw47)

EDY/ HALUAN KEPRI

PENGURUS Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bintan Riki Rionaldi memperlihatkan hasil kerajinan masyarakat Bintan


ANAMBAS

Isu Lingkungan Paling Disorot ANAMBAS— Analisa isu strategis Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) menyatakan illegal fishing (pencurian ikan) masih marak di Anambas. Pencurian ikan dilakukan oleh nelayan negara asing tersebut, sangat merugikan Kabupaten Anambas. Sebagaimana disampaikan Alkadri dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dalam menyampaikan resume musyawatah rencana pembangunan daerah (Musrenbangda) RPJPD KKA belum lama ini. Penangkapan ikan dilakukan dengan berkedok sebagai kapal Indonesia, yang memiliki izin dari Jakarta. Maka tidak heran kapal asing berkeliaran di perairan Anambas. "Illegal fishing terus berlangsung hingga kini dan itu sangat merugikan Kabupaten Kepulauan Anambas. Karena itu pengawasan harus ditingkatkan," katanya Disamping pencurian ikan, resume atau kesimpulan Musrenbangda RPJPD juga mengangkat isu penentuan batas laut . Batas laut harus tegas, baik laut pedalaman, teritorial 12 mil, maupun zona ekonomi eksklusif. Sehingga nelayan bisa mengetahui batas-batas peraian laut dalam, ketika menangkap ikan. Sebagai kabupaten yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Nasional. Pemkab Anambas harus memperhatikan kelesteraian lingkungan. Fakta di lapangan kerusakan terumbu karang masih terus terjadi. Kelestarian ikon wisata bahari ini terus terancam tanpa mendapat pengawasan. "Kerusakan terumbu karang juga masih terjadi tanpa pengawasan. Baik itu yang disadari oleh pelaku maupun yang tidak disadari. Sehingga mengancam kelestarian fungsi lingkungan perairan," ujarnya.(cw47)

Desa Bukit Padi Tanam 100 Hektar Padi ANAMBAS—Sekitar 100 hektar lahan akan ditanam Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) dengan tanaman padi. Program tanam padi itu dilaksanakan di desa bukit padi kecamatan Jemaja Timur. Rencananya penanaman dilaksanakan pada akhir tahun 2011, tepatnya pada bulan Desember depan. Kepala Desa Bukit Padi Amir Fikri mengatakan, kegiatan itu merupakan musim tanam ke dua, yang dilaksanakan di daerahnya. "Sebelumnya pada musim tanam pertama, kami telah melaksanakan pemenenan sebenyak 35 hektar padi," ujarnya Selasa(1/11). Diperkirakan panen dilaksanakan pada bulan April 2012 nanti. Padi yang ditanami berjenis ciherang, dari pengalaman tahun lalu setiap hektarnya mendapatkan hasil gabah kotor sekitar 5-6 ton. Untuk musim tanam ke dua ini, merupakan bantuan dari pemerintah provinsi (Pemprov) Kepri. Direncanakan pada tahun 2012 nanti, pemerintah akan melaksanakan penanaman seluas 1000 hektar, khusus untuk Kecamatan Jemaja dan Kecamatan Jemaja Timur. Untuk pengelolaanya memakai sistem swakelola, antara masyarakat dengan pemerintah. Baik kabupaten maupun Pemprov Kepri. "Untuk lahan yang masih merupakan semak belukar, masyarakat mendapatkan bantuan pengelolaan sekitar Rp5 juta, untuk anggaran 2012 ," jelasnya. Untuk pemasaran hasil produksi juga tidak menjadi masalah, karena Badan Urusan Logistik (Bulog) siap menampungnya. "Minimal untuk masyarakat dua kecamatan Jemaja dan Jemaja timur, kebutuhannya dapat terpenuhi," sebutnya. Ia juga menyampaikan berbagai kelemahan dalam program penanaman padi, yakni dukungan infrastruktur. Seperti saluran irigasi yang memang sangat terbatas. Jika dukungan irigassi memadai, maka target lumbung padi Anambas bukan tidak mungkin direalisasikan. (yud)

Rabu, 2 Novembr 2011

20

Satu Keluarga Dilumpuhkan dengan Pisau Dapur AN AMBAS ANAMBAS AMBAS— Masyarakat Tarempa, Anambas dihebohkan aksi pencurian dengan kekerasan (Curas), yang dilakukan Pani Aldian (23). Aksi curas terjadi di jalan Hang Tuah, Pasar Baru Tarempa, Selasa (01/11) sekitar pukul 03.15 WIB, dengan korban Heng Hin (58), sekalagus pemilik Kounter Mediatech. Y U L I A IVANNI Liputan Tarempa Beruntung Polsek Siantan yang melakukan pengepungan bersama warga, berhasil meringkus pelaku sekitar pukul 05.30 WIB. Pelaku ditangkap di kolong sungai tak jauh dari tempat kejadian. Aldian berprofesi sebagai tukang sate. "Dua jam setelah kejadian baru tertangkap, polisi dan warga bersama-sama melakukan pengepungan," kata Wan Sanusi, Kapolsek Siantan kepada wartawan di kantornya Kejadian bermula ketika Aldian mengambil empat buah Handphone (HP), di konter Mediatech milik Eng Hin (58). Perubatannya dipergoki oleh Hwa Giok (58), istri Hin. Saat itu Giok langsung berteriak "maling" dan Hin langsung menuju lantai satu. Kemudian Hin menghalangi Aldian yang hendak melarikan diri. Karena Panik Aldian menusuk Hin dengan pisau dapur yang telah dipersiapkannya. Hin menderita luka berat akibat tusukan yang bersarang di badannya. Sekitar enam tusukan mendarat di dada dan perut Hin. Sementara itu Giok, juga menderita luka berat akibat

tusukan pada muka dan mulutnya. Setelah melumpuhkan Hin dan Giok, pelaku langsung menuju lantai dua untuk melarikan diri. Namun tersangka kepergok anak Hin, Henny Oktavia(25), yang sehari-hari bertugas menjaga konter. Tidak mau ambil pusing, Aldian langsung menusukkan pisaunya dan mengenai lengan Henny. "Dua korban menderita luka berat dan satu anak dari pemilik konter ini menderita luka ringan. Saat ini ketiga korban penusukan di rawat di RSUD Lapangan, Payaklaman, Kecamatan Palmatak,Anambas," kata Sanusi Pelaku kini diamankan di Polsek Siantan. Setelah berhasil meringkus pelaku, Kapolsek Siantan melaporkan kejadian ke Kapolres Natuna di Ranai, dan mendapatkan perintah untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Dari keterangan yang diberikan pelaku, kata Sanusi pelaku mengakui tidak memiliki rencana untuk mencuri di konter yang berada di depan kedai sate tempat Ia bekerja. Aldian melihat pintu lantai dua rumah

YULIA/HALUAN KEPRI

AKSI CURAS — Aldian ditangkap Polsek Siantan, setelah melakukan aksi pencurian dan kekerasan di Tarempa. Hin terbuka sekitar pukul 02.00 WIB. Ia yang duduk-duduk setelah selesai bekerja, muncul niat untuk masuk untuk mengambil HP yang berada di lantai satu. "Jadi pintu kelihatan terbuka, ada pula tiang listrik yang akan dipanjat untuk naik rumah korban. Setelah melakukan aksinya pelaku kepergok sama pemilik toko," kata Sanusi. Pelaku memanjat tiang listrik menaiki atap gedung dan

turun ke lantai dua. Kemudian menuju lantai satu untuk mengambil HP. Pelaku berhasil membawa empat unit HP, diantaranya Black Barry Touch 980, Black Barry Ciruc 9300. HP Samsung GT-S3850 dan HP Nokia E63. Bersama pelaku barang curian dan pisau yang digunakan untuk menusuk korban, kini diamankan oleh Polsek Siantan sebagai barang bukti. "Semua HP hasil curian di-

bawa oleh pelaku. Sedangkan pisau dibuangnya dan ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian," ujar Sanusi. Pelaku dijerat KUHP Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman kurungan selama 12 tahun. Kasus ini kini ditangani Polsek Siantan. Setelah selesai penyelidikan perkaranya akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Ranai. ***

Lima Anak Putus Sekolah

Zaidi Berharap Pada Sibungsu ANAMBAS — Melaut selalu menghasilkan dua sisi. Menghasilkan kesejahteraan dan terkungkung oleh kemiskinan. Realitasnya, punya pekerjaan sebagai nelayan, memang belum sepenuhnya dapat diharapkan. Apalagi yang namanya untuk peningkatan taraf atau kwalitas hidup. Kiranya begitu pulalah yang dialami oleh Zaidi (57), salah seorang nelayan dari Kiabu, Kecamatan Siantan Selatan, Anambas. Tiap harinya, ayah enam anak ini hanya mampu memberi penghasilan untuk kelu-

arga, kurang dari Rp50.000. Sekali melaut Ia menghabiskan minyak sebanyak 10 liter. Harga satu gerigen dengan isi 35 liter, sebanyak Rp200.000. "Penghasilan saya satu minggu, jika dikumpulkan kurang lebih sekitar Rp500.000. ,Jika dipotong beli minyak kira-kira hanya Rp200.000 penghasilan bersih saya," katanya Tak pelak hasil yang minim ini, membuat Zaidi tidak mampu menyekolahkan dua orang anak laki-laki dan empat orang anak perempuannya.

Lima orang anaknya terputus sekolah. Kini sibungsu Suryana (15) duduk di bangku SMP Satu Atap Kiabu. "Tak mampu saya menyekolahkan mereka. Uang sekolah memang gratis, tapi beli baju, sepatu dan buku biayanya besar. Kakaknya cuma tamat SD saja. Untuk beli buku saja harganya satu buku sampai Rp57.000. Saya hanya bisa menyarankan sibungsu untuk rajin belajar seadanya. Mudah-mudahan nanti bisa tamat dan melanjutkan ke SMA dan

hidupnya bisa berubah," tuturnya lirih. Zaidi membutuhkan beras tiga kilogram, tiap harinya. Satu kilogram beras seharga Rp12.000. Jadi sehari Ia butuh Rp36.000, hanya untuk beras. Istrinya Masarinah (55) tidak memiliki keahlian lain, yang dapat menopang ekonomi keluarga. "Cukup tak cukup, ya dicukup-cukupkan saja. Beras yang paling utama, kebutuhan dapur untuk lauk pauk kami makan seadanya. Kalau lagi ada uang saya beli satu karung dengan nitip sama orang yang ke Tarempa, kalau keuangan lagi susah biasanya hanya beli 10 kilo saja," Katanya Dengan perahu motor yang ia miliki, Zaidi berangkat siang hari melaut dan kembali pagi hari, untuk menjual ikan pada penampung. Ia melaut sendirian. Dirinya langsung menyetorkan ikan kepada Herman (Kepala Dusun). Dan mendapatkan uang setelah ikan ditimbang. Satu kilogram ikan Tenggiri seharga Rp22.000, Ikan Manyuk Rp10.000. "Hari ini berangkat, kita balek pagi untuk menjual ikan kepada penampung pak kadus (kepala dusun). Setelah ikan ditimbang uang langsung diterima," tuturnya. Ia punya sebidang tanah dan ditanami dengan cengkeh. Zaidi dan nelayan Kiabu lainnya, saat ini

masih tetap mempertahankan pancing sebagai alat tangkap. Kesepakatan bersama oleh nelayan ini sangat bermanfaat, karena nelayan memang tidak memiliki alat tangkap yang modren. Disamping bertujuan untuk menjaga kelestarian ikan. Menggunakan pancing dapat menjaga hasil tangkapan nelayan. Namun jauhnya Desa Kiabu dari pusat Ibukota menyebabkan desa ini menjadi sasaran empuk nelayan luar Anambas dan nelayan asing. Kebutaan informasi dari jaringan komunikasi, membuat masyarakat kesulitan melaporkan aksi illegal fishing (pencurian ikan). Zaidi mengharapkan, adanya pemberdayaan nelayan dan pemberian bantuan kapal, serta alat tangkap. Agar terjadinya peningkatan kesejahteraan nelayan. (cw47)

Zaidi


K A R I M U N

Rabu, 2 November

21

Kuota BBM Nelayan Diusulkan Ditambah KARIMUN — Pemkab Karimun telah mengusulkan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat di seluruh kecamatan. Dalam usulan tersebut juga diselipkan alokasi untuk kendaraan kapal laut dengan jumlah sekitar 2.000 unit. Demikian dikatakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Karimun, Arnadi Suapaat. “Kita kan daerah kepulauan, jadi harus diusulkan untuk kapal laut. Besar kemungkinan, seringnya langka BBM di Kundur dan di Balai, akibat tidak adanya kuota untuk kapal laut, sehingga terpaksa para nakhoda kapal mengambil jatah masyarakat di darat,” ujar Arnadi, Selasa kemarin (31/11). Diakui Arnadi, dirinya tidak mengetahui berapa jumlah penambahan kuota BBM untuk Kabupaten Karimun secara keseluruhan. Namun demikian, Pemkab Karimun telah mengusulkannya kepada BP Migas.“Untuk memenuhi permintaan tambahan kuota, Pertamina juga mengusulkan agar dialihkan kepada Agen Penyalur Minyak Solar (APMS) yang baru. Dan itu merupakan permintaan dari pertamina sendiri,” katanya. Diketahui, saat ini ada tujuh APMS di Kabupaten Karimun. Tiga diantaranya berada di Pulau Karimun, dua di Pulau Kundur, dan dua lagi di sekitar Kecamatan Moro. Adapun lokasi yang paling parah terkait kelangkaan BBM yaitu di Pulau Kundur. Dalam sepekan selalu terjadi dua kali kelangkaan BBM hingga sepekan lamanya. Dan itu sudah terjadi sejak awal Ramadhan hingga saat ini. (gan) Keterangan Foto Lepas: Sudah tiga hari sampah berserakan dijalan masuk komplek perumahan Telaga Mas, yang hanya berjarak 300 Meter dari kediaman Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang menimbulkan bau busuk. Hal itu luput dari perhatian petugas kebersihan. (gan)

GANI/HALUAN KEPRI

DIBIARKAN BERSERAKAN — Sudah tiga hari sampah berserakan di jalan masuk komplek perumahan Telaga Mas. Bau busuk pun menyengat hidung orang melintasinya. Ironinya, lokasi ini hanya berjarak 300 meter dari kediaman Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Penyelewengan Bedah Rumah

Dewan Panggil Dinsos Karimun KARIMUN — Komisi A DPRD Karimun memanggil Dinas Sosial Kabupaten Karimun terkait dugaan penyalahgunaan anggaran bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) atau bedah rumah dari Pemprov Kepri kepada warga miskin, Selasa (1/11) kemarin di gedung DPRD Karimun. ilham Liputan Karimun Pertemuan itu juga dihadiri Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) terkait bantuan listrik tenaga surya (LTS) yang tidak diberikan kepada masyarakat penerima bantuan rehab rumah tersebut. Abu Bakar, Sekretaris Komisi A dalam pertemuan tersebut mengatakan, saat kunjungan ke Kelurahan Alai Kecamatan Kundur beberapa hari yang lalu, Komisi A menemukan sejumlah kejanggalan dalam pembangunan rehabilitasi rumah tak layak huni antara lain, biaya yang seharusnya dikucurkan sebesar Rp20 juta untuk satu unit rumah ternyata direalisasikan sebesar Rp16,5 juta. “Kami menduga ada oknum-oknum yang sengaja bermain dalam kucuran dana rehab rumah bagi warga yang

tidak mampu di Kelurahan Alai tersebut. Karena dari keterangan staf di Kelurahan Alai, Rp3,5 juta dana rehab rumah tersebut dipergunakan untuk biaya transportasi pengangkutan material bangunan dari pelabuhan ke rumah warga. Padahal, jatah bantuan untuk warga harus penuh sebesar Rp20 juta dikurangi upah tukang sebesar Rp2,5 juta,” ujar Anwar Sementara, di Desa Batu Limau, Kecamatan Kundur justru ditemukan hal yang berbeda. Meski warga penerima bantuan di daerah itu mengaku belum sepenuhnya menerima kucuran dana seratus persen, namun mereka bisa mengatasinya dengan cara meminjam bantuan kepada pihak ketiga. “Artinya, di Desa Batu Limau tidak dite-

mukan permasalan rehabilitasi rumah tak layak huni,” sebutnya. Anggota Komisi A, Jamaluddin menambahkan, bukan hanya soal pemotongan dana, di Kelurahan Alai juga ditemukan kejanggalan berupa spase gambar yang tidak sama, seperti jumlah daun jendela yang seharusnya dipasang lima, ternyata dipasang tiga buah. Kalau warga hendak menambah dua lagi maka dananya harus berasal dari warga itu sendiri. Parahnya, dalam rumah tersebut tidak disediakan jamban. “Ketika saya tanya kepada warga di Kelurahan Alai soal tidak tersedianya kamar mandi ataupun jamban dalam rumah yang dibangun tersebut, dengan malu-malu warga itu menjawab kalau selama ini mereka membuang hajatnya di dalam semak-semak. Saya rasa dalam dana yang Rp20 juta, satu unit rumah tersebut sudah termasuk untuk pembuatan jamban,” kata Jamal. Terkait pemotongan dana oleh beberapa oknum, kata Jamal, permasalahan itu tidak hanya terjadi di Kelurahan Alai, permasalahan yang hampir sama juga dilaporkan warga Pulau Parit, Desa Parit, Kecamatan Karimun dan juga di

BC Gelar Donor Daerah

SEORANG petugas medis sedang mengambil sampel darah dari salah seorang pegawai Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau. HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

KARIMUN — Bersempena dengan peringatan Hari Keuangan RI ke-65, Kantor Wilayah Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia Karimun menggelar donor darah di Aula Pertemuan Lt. I Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepulauan Riau, Selasa (1/11) Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Heru Budi Wicaksono, mengatakan peringatan Hari Keuangan RI setiap tahunnya diperingati

Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau dengan menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini diikuti hampir seluruh pegawai di internal BC. “Total jumlah pegawai kita ada sekitar 600 orang dan hampir separohnya dengan suka rela menyumbangkan darahnya sebagai bentuk wujud kepedulian kami terhadap sesama. Kita menyadari bahwa saat ini darah sulit dicari. Melalui aksi sosial ini kita berharap masyarakat yang membutuhkan darah bisa terbantu,” jelas Heru Budi Wicaksono disela

acara yang diawali dengan upacara memperingati Hari Keuangan RI ke-65. Dikatakan Heru, peringatan Hari Keuangan kali ini, pihaknya mengambil tema Peningkatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Negara Demi Mewujudkan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkeadilan Bagi Kesejahteraan Rakyat. Dalam aksi itu, BC berhasil mengumpulkan 80 kantong darah. “Kita bersyukur sekitar 40 kantong darah langsung disalurkan kepada yang membutuhkan oleh PMI Karimun. Ini kegiatan ta-

Desa Sei Besi dan Desa Ungar Kecamatan Kundur. Di daerah tersebut diduga juga terjadi pemotongan dana rehab rumah tak layak huni. “Dua hari yang lalu warga Pulau Parit mengeluhkan dana bantuan untuk rumah mereka telah dipotong oleh oknum tertentu sebesar Rp1.080.000. Pemotongan tersebut, dilakukan sebanyak dua kali yakni pada tahap pertama dipotong sebesar Rp500 ribu dan pada tahap kedua dipotong lagi sebesar Rp580 ribu. Sementara di Sei Besi dan Ungar pemotongannya sebesar Rp700 ribu,” ujarnya. “Dari banyaknya laporan ini, saya menduga ada beberapa oknum yang sengaja menyunat dana yang seharusnya menjadi hak masyarakat miskin malah dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memperkaya diri. Namun, setelah perbuatan tersebut diekspos di media massa, saya dengar mereka ramai-ramai hendak mengembalikan dana yang telah mereka sunat tersebut,” ujar Jamal. Bahkan, dengan tegas Jamaluddin meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun agar segera menyelidiki duga-

an pemotongan anggaran bantuan rumah tak layak huni tersebut kepada warga miskin. Karena perbuatan itu baik yang disengaja maupun tidak disengaja telah mengindikasikan adanya upaya tindak pidana korupsi. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Hurnaini dalam kesempatan itu menyilakan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan tugasnya jika memang ditemukan adanya pemotongan anggaran bantuan bedah rumah untuk warga miskin tersebut. “Saya memang pernah mendengar desas desus adanya pemotongan dana untuk rehabilitasi rumah tak layak huni. Begitu mendengar itu saya menjadi terenyuh,” ujar Hurnaini. “Dari awal saya sudah mewanti-wanti kepada Dinas Sosial agar dana rehab rumah terhadap warga miskin tersebut jangan dimainkan. Namun, kalau adanya dugaan pemotongan anggaran itu, maka yang bertanggungjawab adalah kelompok yang ditunjuk pihak kelurahan maupun desa dalam mengelola program bantuan rumah tersebut,” ujar Hurnaini. Terkait informasi yang diterimanya itu, kata Hurnaini, pihaknya langsung menelpon

hunan kita disini, sebagai komitmen DJBC untuk berbakti kepada masyarakat,” ungkapnya. Heru juga menyampaikan, Kanwil DJBC Khusus Kepri sebagian bagian dari Departemen Keuangan akan terus berupaya bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan yang optimal dalam rangka memberikan kontribusi dan sumbangan kepada negara. Heru juga mengatakan, “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah”. Itulah judul pidato Presiden Soekarno saat peringatan Hari Proklamasi pada 17 Agustus 1966 yang kemudian sering disingkat menjadi Jas Merah. Karenanya, baik juga diingat sejarah Hari Keuangan Nasional ditetapkan jatuh pada 30 Oktober. Seperti dilansir Kementerian Keuangan, Hari Keuangan Nasional bermula dari sejarah keuangan Indonesia pada 30 Oktober 1946 silam. Sejarah Hari Keuangan Nasional ini bermula dari instruksi Menteri Keuangan A.A Maramis saat mundur 24 Oktober 1945. Maramis menginstruksikan tim serikat buruh G. Kolff selaku tim pencari data untuk menemukan tempat percetakan uang dengan teknologi yang relatif modern. Hasilnya, percetakan G. Kolff Jakarta dan Nederlands

Indische Mataaalwaren en Emballage Fabrieken (NIMEF) Malang dianggap memenuhi persyaratan. Menteri pun melakukan penetapan pembentukan Panitia Penyelenggaraan Percetakan Uang Kertas Republik Indonesia yang diketuai oleh TBR Sabarudin. Akhirnya, uang ORI (Oeang Republik Indonesia) pertama berhasil dicetak. Upaya percetakan ORI ini ditangani oleh RAS Winarno dan Joenet Ramli. Pada 2 Oktober 1946, Menteri keuangan digantikan oleh Mr Sjafruddin Prawiranegara. Akhirnya, usaha penerbitan uang sendiri memperlihatkan hasilnya dengan diterbitkannya emisi pertama uang kertas ORI pada tanggal 30 Oktober 1946. Pemerintah Indonesia menyatakan tanggal tersebut sebagai tanggal beredarnya Oeang Republik Indonesia (ORI) dimana uang Jepang, uang NICA, dan uang Javasche Bank tidak berlaku lagi. ORI pun diterima dengan perasaan bangga oleh seluruh rakyat Indonesia. Mata uang yang dicetak itu ditandatangani oleh Alexander Andries Maramis (15 mata uang periode 1945-1947). 30 Oktober disahkan sebagai Hari Keuangan Republik Indonesia oleh presiden berdasarkan lahirnya uang emisi pertama Republik Indonesia. (hhp)

Camat Kundur. Namun, pihak kecamatan belum memberikan jawaban. “Yang saya sesalkan kenapa ketika ada kunjungan Pak Bupati kami tidak pernah mendapat laporan dari masyarakat soal adanya pemotongan dana itu,” katanya lagi. Hurnaini juga mengakui, dalam anggaran Rp20 juta untuk satu unit rumah tak layak huni tersebut juga sudah termasuk pembangunan jamban. Terserah mau dimana jamban itu mau dibangun, apakah dalam rumah ataupun di dalam rumah. “Yang jelas, dalam program yang telah digariskan Provinsi Kepri tersebut, dana yang Rp20 juta itu sudah termasuk untuk pembuatan jamban,” katanya. Sementara, Wakil Ketua Komisi A Syahril meminta petunjuk teknis (juknis) dan petunjuk pelaksana program rumah tak layak huni tersebut kepada Dinas Sosial Kabupaten Karimun. Disamping itu, ia juga mempertanyakan berapa persen dari jumlah keseluruhan rumah yang telah dibangun dan kapan batas akhir pelaksanaan program tersebut. Hurnaini menjelaskan, soal Juknis pihaknya mengaku telah menyerahkan kepada Komisi A beberapa waktu lalu, namun

Komisi A menyebut tidak pernah menerima juknis seperti yang disampaikan Hurnaini. Soal berapa persen jumlah rumah yang telah selesai dibangun, ia menyebut terhitung tanggal 18 Oktober 2011, setidaknya sudah 70-80 persen dari total keseluruhan rumah yang direhabilitasi yakni sebanyak 600 unit selesai dilaksanakan. Dari jumlah tersebut, Kecamatan Buru sudah dilaksanakan sebesar 100 persen. Namun, jawaban yang diberikan Hurnaini tidak membuat Komisi A berpuas hati, karena mereka menginginkan angka terakhir serta rincian angka secara detail bukan angka secara global. “Kami butuh kondisi riil, berapa angka yang dimiliki Dinas Sosial soal pembangunan rumah tersebut, bukan angka dalam persentasi,” tandas Jamal. Dalam kesempatan itu, Jamaluddin juga menyayangkan ketidak hadiran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karimun soal pola gambar baku dan rencana anggaran biaya (RAB) rumah tersebut. Ia menyebut, Dinas PU juga harus bertanggungjawab soal ketidak beresan pembangunan rehabilitasi rumah tak layak huni di Karimun. ***

Baru Enam Sapi Siap Dipotong KARIMUN — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, H.Anwar Hasyim mengatakan, hingga Selasa (1/10) kemarin, baru enam ekor sapi dan beberapa ekor kambing yang siap dikurbankan di Masjid Agung, Poros. “Kan masih ada beberapa hari lagi menjelang hari raya Idul Adha. Jadi jumlah hewan kurban masih akan bertambah. Saat ini juga kita sudah bentuk panitia dan petugasnya. Adapun pendaftaran hewan kurban akan berakhir hingga 4 November mendatang,” ujar Anwar, Selasa (1/10) kemarin. Pemkab Karimun mulai mempersiapkan berbagai kegiatan hari raya kurban atau hari raya Idul Adha. Mereka menggelar rapat koordinasi lintas instansi di ruang rapat utama lantai tiga Kantor Bupati. Dari rapat tersebut, dibahas tentang aneka kegiatan seperti pawai takbiran pada malam idul adha, kemudian sholat ied di Masjid Agung Poros, serta pemotongan hewan qurban. Pendistribusian daging kurban kata Anwar, akan disebar keseluruh Kecamatan. Kemudian para camat yang akan mendistribusikan kepada yang berhak. “Kita sudah menginstruksikan para camat dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk melakukan pendataan. Penerima akan diberikan kupon

untuk mendapatkan daging kurban,” jelas Anwar. Roda Dua Dilarang Dalam kesempatan itu, Anwar menambahkan, dalam perayaan Idul Adha, Pemkab Karimun menggelar takbir keliling. Tapi dalam takbir keliling itu, kendaraan roda dua dilarang ikut keliling. “Pawai tersebut tidak untuk kendaraan roda dua. Hal itu untuk menghindari kecelakaan yang kerap terjadi pada pawai malam takbiran seperti sebelumnya,” terangnya. Untuk meramaikannya (pawai takbiran) pemkab sudah menyampaikan imbauan kepada seluruh organisasi masyarakat (Ormas), organisasai kepemudaan (OKP) dan sebagainya di di Karimun, untuk dapat ikut memeriahkan pawai tersebut. Adapun rute pawai akan dimulai dari Panggung Rakyat Taman Bunga, menuju Jalan Nusantara, Meral, Simpang Mutiara lanjut ke arah Stadion Badang Perkasa menuju Tebing, Teluk Air hingga kembali ke Panggung Rakyat Taman Bunga. “Memang untuk sanksi itu tidak ada. Namun pihak keamanan juga tak terikat dengan pengamanan itu. Jika terjadi kecelakaan ya resiko harus tanggung sendiri. Makanya kita larang kendaraan roda dua ikut pawai takbiran,” jelasnya. (gan)


SPORTAINMENT

Rabu, 2 November 2011

Hari Ini, Obor SEA Games Tiba di Balikpapan BALIKP AP AN –– Obor SEA Games XXVI telah tiba di BALIKPAP APAN Kota Balikpapan (Kaltim) pada Rabu, (2/11). Obor SEA Games XXVI itu tiba di Bandara Sepingga Balikpapan dari Makassar pukul 07.10 WITA.

"Kami pastikan sesuai jadwal dari panitia besar SEA Games, obor akan tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan pukul 07.10 Wita hari Rabu (hari ini,red)," kata Kabid Olahraga Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Balikpapan, Makmur, Selasa (1/11). Untuk menyambut kedatangan obor itu, event organizer (EO) yang telah ditunjuk oleh panitia besar akan melakukan serangkaian kegiatan penyambutan. "Di Balikpapan sendiri, saat tiba di bandara melalui VVIP Room, obor akan diterima langsung oleh Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan dan selanjutnya akan diarak," ucap Makmur. Roy Nirwan tidak sendirian. Dia akan menerima obor SEA Games dengan didampingi bersama tokoh-tokoh olahraga Balikpapan. Selanjutnya, obor akan menaiki mobil terbuka milik Dinas Perhubungan yang akan mengarak obor tersebut menuju kawasan Balikpapan Permain (BP). Di BP, selanjutnya Roy akan menyerahkan obor tersebut kepada atlet yang akan membawa lari obor tersebut

secara estafet. "Nah, dari BP tersebutlah obor akan di bawa oleh pelari yang telah dipersiapkan oleh KONI Balikpapan menuju balai kota. Di balai kota obor akan diterima langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi," jelas Makmur. Obor Sea Games sendiri melakukan perjalanan dari Mrapen, Jawa Tengah. Sesuai agenda panitia SEA Games XXVI (Inasoc), selanjutnya obor dibawa ke Borobudur (Yogyakarta). Kemudian, ke Semarang, Kupang (NTT), Jayapura (Papua), Makassar (Sulsel). Nah, dari Makassar tersebutlah obor kemudian bergerak ke Balikpapan, Kaltim. Venue Siap Pakai Sementara, ketua Indonesia SEA Games XXVI Organizing Committe (InaSOC) Sumatera Selatan, H Muddai Madang menyampaikan, seluruh arena pertandingan (venues) yang akan digunakan pada SEA Games XXVI di Palembang, 11-22 November mendatang sudah siap pakai semuanya pada 2 November 2011. Menurut dia, saat ini tinggal dua venue lagi yang masih belum dilakukan tes event yakni menembak dan panjat tebing. Perkembangan pembangunan venue SEA Games itu seluruhnya sudah selesai, hanya fasilitas panjat tebing dan menembak, tetapi pada 2 November mendatang diyakini selesai, karena 3 November sudah ada tes event untuk cabang olahraga tersebut, katanya. Ia mengatakan, tes event

itu untuk uji coba dan skalanya bisa nasional bahkan internasional, yang penting ada panitia pelaksananya di sana. Lebih lanjut ia menuturkan, kalau mulai 2 November 2011 sejumlah atlet peserta SEA Games sudah mulai berdatangan ke Palembang. Tim atlet paling awal akan datang adalah cabang menembak, kemudian 3 November atlet voli pantai dan 6 November voli indoor, katanya. Ia menjelaskan, pada 7 November 2011 atlet dari Thailand tiba di Palembang, langsung menempati wisma atlet SEA Games di kawasan Jakabaring. Sejumlah venue yang

dibangun di Kawasan Jakabaring Palembang antara lain venue menembak, aquatik, petangue, panjat tebing, stadion atletik, ski air dan voli pantai. Pada SEA Games XXVI Indonesia, Kota Palembang (Sumsel) dan DKI Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara pertandingan cabang olahraga. Khusus Kota Palembang selain sebagai tempat pertandingan 21 cabang olahraga, juga mendapat kehormatan dari Pemerintah Pusat menjadi tuan rumah pembukaan dan penutupan SEA Games XXVI pada 11-22 November mendatang. (vvn/oke)

Bantah Kena Stroke pemainnya, tetapi Milan membantah kabar serangan stroke tersebut. Isu mengenai kesehatan Cassano memang tengah menjadi kekhawatiran sendiri. Pelatih Massimiliano Allegri sebelumnya juga mengatakan jika sang pemain bakal absen membela Rossoneri pada lanjutan Liga Champions menghadapi BATE Borisov Rabu (2/ 11) dinihari tadi. Namun pernyataan resmi dari Milan menyebutkan jika berita Cassano terkena serangan stroke murni sebuah berita spekulatif. "AC MIlan menegaskan jika spekulasi yang beredar mengenai diagnosa kesehatan Antonio Cassano tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tidak berasal dari sumber staf medis di klinik Milan atau dokter yang menangani sang pemain. AC Milan juga menegaskan jika keadaan Cassano semakin membaik dan akan menjalani tes lebih

lanjut dalam beberapa hari ke depan," begitu bunyi pernyataan resmi Milan dalam situs resmi mereka. Senada dengan klub, agen yang menaungi Cassano juga menyebutkan j i k a k e a d a a n k l i e n n y a t e rlihat semakin membaik setelah berbicara langsung dengannya pada hari Senin (31/10) kemarin. "Saya berbicara dengan dokter, tetapi mereka tidak memberi tahu saya apapun mengenai kondisi Cassano. Tetapi saya merasa dia baikbaik saja setelah beberapa waktu berbicara dengannya," ucap agen Giuseppe Bozzo kepada reporter setelah datang menjenguk Cassano di rumah sakit. Cassano terakhir kali terlihat bermain sebagai pemain pengganti saat Milan mengalahkan Roma dengan skor tipis 3-2 di Olimpico, Minggu (30/10).(fti)

Greg dan Igbonefo Didaftarkan ke FIFA JAKARTA –– Dua pemain naturalisasi Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo yang b e r g a b u n g mengikuti pemusatan latihan dengan Tim Nasional Senior Indonesia, sudah didaftarkan ke

Tim Basket INA di Grup Berat JAKARTA –– Tim nasional bola basket Indonesia putra tergabung di grup berat bersama Malaysia, Singapura dan Myanmar pada ajang SEA Games 2011. Kepastian tersebut didapat dari hasil drawing bola basket SEA Games 2011 yang berlangsung di Britama Arena Sports Mall Kelapa Gading, Jakarta, Selasa 1 November 2011. Timnas Basket Putra tergabung di Grup B bersama Malaysia, Singapura dan Myanmar. Sedangkan juara bertahan Filipina berada di Grup A bersama Thailand, Kamboja dan Vietnam. Menanggapi hasil ini, Manajer Timnas Basket Putra, Syailendra Bakrie, menegaskan Indonesia tergabung di grup yang menantang. Meski begitu Syailendra tetap optimistis Rony Gunawan dan kawankawan tetap mampu mengatasi

perlawanan di babak grup. "'Kalau dilihat dari hasil drawing, jelas ini sangat menantang. Lawannya berat-berat, semuanya ancaman. Tapi kami tetap pada target kami, yakni medali emas. Mohon dukungannya untuk tim," ujar Syailendra usai drawing. Nantinya dua tim terbaik di masing-masing grup akan melangkah ke semi final. Hingga saat ini jadwal pertandingan belum dirilis, namun rencananya pertandingan pertama akan digelar 14 November. Sementara itu di bagian Putri, akan digelar secara round-robin. Lima tim yang bertanding adalah Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Myanmar. Nantinya klasemen akhir akan menentukan medali. Tim putri sendiri untuk kali pertama tampil di SEA Games sejak tampil pada SEA Games 2003. (oke)

ANTARA

ARAK OBOR –– Atlet karate Arif Taufan Samsudin (kiri) bersama sejumlah atlet Sulsel, membawa obor SEA Games, keliling kota Makassar, Sulsel, Senin (31/10). Provinsi Sulsel merupakan kota keenam yang disinggahi obor Sea Games dan akan diarak di kota Makassar sebelum di bawah ke Balikpapan, Samarinda, Jakarta dan berakhir di Palembang..

Antonio Cassano MILAN — AC Milan membantah kabar yang menyebutkan jika striker mereka, Antonio Cassano berada di rumah sakit akibat terkena serangan stroke. Pihak klub juga merilis kabar jika kondisi Cassano sekarang jauh membaik. Sebelumnya kantor berita Ansa menuliskan jika penyebab Cassano masuk rumah sakit adalah akibat terkena serangan stroke. Dan sekalipun pihak klub tidak mempublikasikan penyakit yang menyerang

22

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) agar bisa diturunkan dalam kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 Brasil melawan Qatar 11 November nanti. "Kedua pemain naturalisasi itu, sudah daftarkan ke FIFA. Namun, hingga kini belum ada jawabannya," terang manajer Timnas Senior

Indonesia Ferry Kodrat di Stadion Manahan Solo, Selasa (1/11). Kendati demikian, pihaknya akan mengupayakan agar keduanya dapat dibawa dan dimainkan saat Timnas menghadapi Qatar dalam laga lanjutan Kualifikasi Pra Piala Dunia Zona Asia pada 11 November 2011. (glc)

SEJUMLAH atlet basket Indonesia saat berlatih.

Personil Suju 'Demam' Sepak Bola

BARCELONA –– Akhir-akhir ini Indonesia sedang dilanda 'demam' Korea (Korean Fever), salah satunya tentu serbuan grup band Korea macam Super Junior atau yang lebih dikenal dengan Suju. Di saat negeri kita dilanda panas dingin karena aksi dan lagu-lagu pretty boyband asal

negeri ginseng tersebut, ternyata para personil Suju juga mengalami 'demam'-nya sendiri, mereka kini sedang gandrung dengan sepak bola. Setelah personil Suju bernama Eunhyuk, kini giliran Kyuhyun yang memamerkan kegemarannya dengan permainan si kulit bundar terse-

but. Kyuhyun ternyata sedang mendukung Barcelona. Hari Minggu kemarin (30/ 10) dalam akun Twitter-nya, ia memposting foto dirinya mengenakan seragam Barcelona saat hadir langsung di Nou Camp dalam laga Barca vs Real Mallorca. Dalam postingan fotonya itu, ia juga menuliskan "Di markas besar Barcelona FC, ini pertama kalinya saya melihat mereka, meski saya bukan fans Barca namun saya beli kaos Fabregas,' "Fabregas belum hadir, namun Lionel Messi yang mendominasi lapangan, semua orang meneriakkan nama Messi," tutupnya. Selain hobi sepak bola sebelumnya penyanyi ini juga disebut sangat maniak dengan permainan video game.(glc)


O L A H R A G A

23 Rabu, 2 November 2011 Jelang Villarreal vs Manchester City

Mancini Siapkan Senjata Rahasia VILLARREAL –– Jelang pertandingan Liga Champion kontra Villarreal, Kamis (3/11) dinihari WIB, Roberto Mancini selaku pelatih Manchester City mengatakan bahwa ia memiliki senjata rahasia untuk mengalahkan perwakilan dari Spanyol itu. Senjata yang Mancio maksud adalah Mario Balotelli. Balotelli tidak mencetak gol kala City menekuk Villarreal pada tanggal 19 Oktober lalu. Meski begitu, Mancini tetap yakin bahwa pemain kontroversial tersebut mampu menjadi senjata rahasia timnya saat kedua kubu saling bertemu kembali di El Madrigal. "Balotelli menjadi lebih kuat dan saya yakin kali ini adalah waktunya untuk berkembang. Dia akan menjadi senjata rahasia kami di Liga Champion," ucap Mancini seperti dikutip The Sun. "Dia sudah mengenal Liga Champion sejak masih di Inter Milan." "Ini merupakan kompetisi yang penting baginya karena pertandingan tersebut menjadi yang pertama bagi dia setelah tiba di Inggris," tambahnya. Villarreal mencatatkan hasil yang cukup mengecewakan di pentas La Liga musim ini. Dari 10 kali pertandingan, mereka hanya dua kali menang, empat kali seri, dan empat kali menelan kekalahan. Namun, meski begitu, Mancini tetap menganggap Kapal Selam Kuning sebagai lawan yang tangguh. "Saat ini mereka sedang terpuruk di La Liga, tapi mereka tetap menjadi lawan sulit di Liga Champion. Pertandingan akan berat karena mereka selalu kuat di laga kandang," ujar pelatih asal Italia itu. "Jika kami ingin meraih hasil sempurna, maka kami harus menurunkan pemainpemain segar dan bermain dengan kekuatan penuh. Saya yakin kami akan lolos, saya pikir sembilan poin akan cukup," tandasnya. Sebaliknya, persiapan Villarreal menghadapi permasalahan serius dimana beberapa pemain pilar mereka dibekap cedera. Setelah Cani, Marco Ruben dan Marcos Senna, yang kesemuanya dibekap cedera saat armada the Yellow Submarines meraih kemenangan 2-0 atas Rayo Vallecano di ajang La Liga pada akhir pekan lalu,

kini giliran Cristian Zapata yang menambah deretan panjang pemain-pemain Villarreal yang dibekap cedera. Seperti dilansir Sky Sports, Cani tidak akan bisa memperkuat Villarreal selama enam pekan karena cedera lutut, Runon dibekap cedera adduktor dan Senna harus beristirahat setelah merasa nyeri pada bagian lututnya. Zapata, pemain internasional Kolombia ini menderita cedera pada ligamen di lutut kanannya, dan kemungkinan tidak akan bisa memperkuat armada the Yellow Submarines selama lima pekan. Selain pemain-pemain pilar yang dibekap cedera, beberapa pemain bintang Villarreal lainnya juga mengalami permasalahan yang sama. Javier Camunas tidak akan bisa tampil di ajang Liga Champion karena cedera pada bagian kaki bawahnya, sedangkan Giuseppe Rossi dan Nilmar memang sudah dipastikan tidak akan bisa tampil. Rossi, pemain internasional Italia ini mengalami cedera yang cukup serius di bagian lututnya saat berlaga menghadapi Real Madrid, dan kemungkinan harus menepi selama enam bulan. Nilmar sendiri sedang berjuang untuk memulihkan kebugarannya setelah menjalani operasi untuk mengangkat kista pada lututnya pada awal bulan Oktober lalu. Pelatih Villarreal, Juan Carlos Garrido, kini semakin pusing untuk memilih pemain yang akan diturunkan pada saat laga menghadapi City karena mereka membutuhkan kemenangan agar bisa membuka peluang berkompetisi di ajang Liga Champion musim ini. Armada the Yellow Submarines sudah menelan kekalahan di tiga laga pembuka fase kualifikasi Grup A Liga Champion, dimana Villarreal kini berada di posisi terbawah klasemen dan terpaut empat poin. (glc/sky)

Hasil dan Klasemen Senin (31/11) Stoke

Liga Inggris Newcastle

1-3

Manc City MU Newcastle Chelsea Tottenham Liverpool Arsenal Norwich Aston Swansea Stoke QPR West Brom Sunderland Fulham Everton Wolves Blackburn Bolton Wigan

10 10 10 10 9 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 9 10 10 10 10

9 7 6 6 6 5 5 3 2 3 3 3 3 2 2 3 2 1 2 1

Sevilla

Liga Spanyol 1-2 Granada

Madrid Barcelona Levante Valencia Sevilla Malaga Osasuna Atletico Vallecano Betis Espanyol Bilbao Villarreal Mallorca Zaragoza Sociedad Gijon Santander Getafe Granada

10 10 10 10 9 10 10 9 10 9 9 9 10 10 10 10 10 10 10 9

8 7 7 6 4 5 3 3 3 4 4 2 2 2 2 2 2 1 1 1

1 2 4 1 1 3 1 4 6 3 3 3 2 4 4 1 2 3 0 2

0 1 0 3 2 2 4 3 2 4 4 4 5 4 4 5 6 6 8 7

1 3 2 3 5 1 5 4 3 0 0 4 4 3 3 2 2 5 4 2

36-8 27-12 14-7 23-15 18-14 14-10 20-21 14-15 13-13 12-15 8-13 8-17 9-13 14-12 13-12 10-13 9-17 13-23 13-27 6-17

1 0 1 1 0 4 2 2 4 5 5 3 4 5 5 6 6 4 5 6

32-6 32-4 17-7 15-9 10-6 12-14 13-17 12-8 10-13 10-14 8-13 12-12 9-17 8-16 10-20 9-14 8-14 7-15 9-15 2-11

28 23 22 19 19 18 16 13 12 12 12 12 11 10 10 10 8 6 6 5

25 24 23 21 17 16 14 13 12 12 12 10 10 9 9 8 8 8 7 5

Mario Balotelli

Jadwal Pertandingan Rabu (2/11)

Liga Champions Grup A Bayern Munich Villarreal

vs vs

Napoli Manc City

GRUP B Inter Milan vs Trabzonspor

Lille vs

Sevilla Takluk di Kandang Sendiri SEVILLA –– Sevilla menelan kekalahan kala menjamu Granada di Ramon Sanchez Pizjuan. Di hadapan pendukung sendiri, Sevilla takluk dengan skor tipis, yakni 1-2. Dalam pertandingan yang berlangsung Selasa (1/11) dinihari WIB, Sevilla mampu meraih keunggulan lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Adalah gol dari Manu Del Moral yang membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Manu sukses memanfaatkan bola muntah tendangan Martin Caceres yang masih

bisa diblok. Skor 1-0 tersebut pun bertahan sampai turun minum. Di awal-awal babak kedua, tepatnya pada menit 49, Manu mendapatkan peluang untuk menambah keunggulan timnya. Namun, sepakan kaki kanannya dari dalam kotak penalti masih bisa dihalau kiper Granada, Roberto. Usaha Piotr Trochowski dan Jesus Navas enam menit berselang juga belum membuahkan hasil. Tendangan kedua pilar Sevilla itu juga masih bernasib sama dengan sepakan Manu.

Manu kembali mendapatkan peluang di menit 59, namun sundulannya malah melenceng tipis di samping gawang Sevilla. Terus menyerang dan menciptakan peluang, Sevilla justru malah kebobolan di sisa 10 menit terakhir pertandingan. Sundulan Alex Geijo di menit 80 membuat pendukung Sevilla terhenyak dan kedudukan berubah menjadi 1-1. Dan akhirnya, tendangan Moreno Mikel Rico, setelah meneruskan sundulan dari Odion Ighalo, membuat Sevilla bertekuk lutut. Sepakan Rico

sukses menggetarkan jala Javi Varas dan membuat Sevilla gigit jari. Kekalahan ini memperpanjang catatan jeblok Sevilla dalam lima laga terakhir. Skuad arahan Marcelino Garcia Toral itu hanya menorehkan satu kemenangan, sementara sisa empat laga lainnya berakhir dengan tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Posisi Sevilla belum beranjak dari urutan lima klasemen sementara dengan nilai 17. Sedangkan Granada naik satu peringkat ke posisi 19 dengan nilai delapan.(dtc)

Hattrick Demba Ba Benamkan Stoke

Demba Ba

STOKE –– Newcastle United sukses mencuri tiga poin penuh saat bertandang ke Britannia Stadium melalui kemenangan 3-1 atas Stoke City, Selasa (1/11) dinihari WIB. Striker asal Prancis, Demba Ba, menjadi pahlawan bagi The Magpies melalui hattrick yang diciptakannya. Newcastle United membuka keunggulan mereka saat pertandingan baru berjalan 12 menit. Demba Ba sukses memaksimalkan umpan silang yang dilepaskan Gabriel Obertan menjadi sebuah gol dengan sundulan kepalanya. Lima menit sebelum turun minum, striker asal Prancis itu kembali mengoyak gawang Stoke dan menggandakan keunggulan The Magpies melalui gol dari jarak yang sangat dekat

yang dibuatnya setelah menerima umpan dari Leon Best. Di babak kedua, tim tuan rumah berusaha mengendalikan permainan sambil mengincar kelengahan lini belakang Newcastle. Hasilnya pada menit ke-75, Stoke mendapatkan hadiah penalti setelah Demba Ba melakukan pelanggaran terhadap Peter Crouch. Jonathan Walters yang mengeksekusi penalti menuntaskan tugasnya dengan baik. Namun, hanya berselang enam menit, giliran Newcastle yang mendapatkan hadiah penalti setelah Robert Huth melakukan pelanggaran terhadap Leon Best di kotak terlarang. Demba Ba yang mengeksekusi penalti berhasil mencatatkan hattrick sekaligus menutup kemenangan The Magpies pada pertandingan ini. Hasil pertandingan ini membuat Newcastle untuk sementara duduk di peringkat ketiga klasemen Premier League dengan 22 poin dari sepuluh pertandingan, terpaut enam poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen sementara. (bln)

CSKA Moscow

GRUP C Benfica MU

vs vs

Basel Otelul Galati

GRUP D Ajax Lyon

vs vs

Dinamo Zagreb Real Madrid

Perbasi Tpi Diminta Susun Program TANJUNGPINANG –– Persatuan bola basket seluruh Indonesia (Perbasi) Tanjungpinang diminta untuk menyusun program untuk memajukan prestasi. Demikian disampaikan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan sekaligus dewan pelindung Perbasi Tanjungpinang saat membuka kejuaraan bola basket Perbasi Cup VI dilapangan basket Teladan, Minggu (30/10) malam. Dalam kesempatan itu, pembukaan disejalankan dengan pengukuhan pengurus kota (pengkot) Perbasi Kota Tanjungpinang. Untuk itu, Ketua Umum Perbasi Provinsi Kepri mengukuhkan sebanyak

24 orang pengurus Perbasi Kota Tanjungpinang untuk periode 2011-2015. Tatik memberikan apresiasi kepada pengurus yang baru dilantik. Selain itu, ia juga menghimbau agar pengurus yang baru mengajak anak muda Tanjungpinang lainnya untuk ikut berpartisipasi. “Kita semua dapat bersatu lewat olahraga dan budaya, "singkat Tatik yang juga menutup sambutannya. Selanjutnya, Tatik secara resmi membuka pertandingan dengan melemparkan bola basket kepada kedua team yang akan bertanding sebagai tanda dimulainya pertandingan. Pertandingan tersebut di-

mulai dari tanggal 30 Oktober sampai 6 November 2011. Ada sebanyak 13 team yang mengikuti kompetisi tersebut dan akan memperebutkan piala bergilir Perbasi Cup. Tim pertama yang bertanding adalah antara Pamedan Basket Club (PBC) melawan Super Sunday. Walikota beserta pengurus Perbasi propinsi dan kota ikut menonton pertandingan perdana malam itu. Sementara Ketua Perbasi kota Tanjungpinang yang baru Mohd Hedari mengatakan, atas nama Perbasi Kota Tanjungpinang ia mengucapkan rasa terima kasih karena pemko selalu memberikan dukungannya dalam bidang olahraga. (cw53)

Kisruh Tak Usai

Anggota PSSI Ancam Mundur JAKARTA –– Kisruh di federasi sepak bola Indonesia (PSSI) belum juga menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir. Hal ini membuat salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Toni Apriliani, mulai gerah. Toni bahkan mengancam akan mundur jika konflik di PSSI tak jua segera diselesaikan. Dia memberikan batas waktu hingga Desember bagi PSSI untuk membenahi diri. Jika tetap begini, maka Toni pun tak punya pilihan selain mengundurkan diri. "Namun sebelum mengajukan surat pengunduran diri, saya akan koordinasikan dulu kepada pemilih saya yang mengamanatkan jabatan ini kepada saya," ujar Toni, Selasa (1/11). Niatan Toni ini mendapat tanggapan dari anggota Exco yang lain, La Nyalla Mattalitti. La Nyalla yang saat ini tengah

menunaikan ibadah haji meminta Toni untuk mengurungkan niatnya. "Jangan sampai mundur! Perjuangan kita belum selesai," ujar La Nyalla. Biarkan Belajar Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng mengaku enggan berkomentar soal kisruh internal dalam kepengurusan PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin. Andi memberi kesempatan kepada PSSI untuk menuntaskan masalah internalnya sendiri terlebih dulu. "Saya belum mau komentar soal PSSI. Saya pikir biar PSSI belajar untuk menyelesaikan pekerjaan rumahnya masingmasing. Belajar, bahwa Anda pengurus baru dan kita beri-

kan kesempatan untuk menyelesaikan persoalan," katanya. Namun demikian, Andi mengaku menerima perkembangan demi perkembangan yang terjadi dari waktu ke waktu di internal PSSI. Komunikasi dan laporan dari pimpinan PSSI mengenai kondisi internal PSSI diterimanya langsung. "Tapi saya ingin pengurus baru PSSI untuk m u l a i m e n y e l e s a i k a n p e rsoalan-persoalannya secara internal. Harapan kita, semua stakeholder PSSI, semua s a m a - s a m a i n g i n m e n y elesaikan persoalan-persoalan yang ada. Ada banyak PR dan persoalan-persoalan yang memang itu harus diselesaikan satu per satu," tambahnya. (kcm)


SPORTAINMENT Foto Dugem Beredar

Citra Nikita Willy Ternoda TA — Image Nikita Willy sebagai seorang artis bak AR JAK ART AKAR Cinderella sepertinya patut dipertanyakan kembali. Kalau biasanya dia dikenal sebagai artis yang kalem yang sopan, fakta yang terkuak kali ini benar-benar bertolak belakang. Pasalnya, dara cantik ini tampak berpose nakal di sebuah klub malam! Belum lama ini, beredar foto-foto nakal bergambar Nikita sedang asyik bersama teman-temannya di sebuah klub malam. Dalam foto itu tampak Nikita sedang berpesta pora dengan busana dan gaya perilaku yang bisa dibilang mencengangkan.

Sontak saja image 'putri' yang biasa terlihat dalam diri Nikita luntur. Selain mengenakan busana seksi berbelahan dada rendah dan sedikit mengumbar tubuh, Nikita juga tampak memeluk erat seorang lelaki yang diduga kuat adalah kekasih

Nikita, Bara Tampubolon. Selain tampak berpelukan, pria tersebut tampak mengacungkan jari tengah ke arah pengambil gambar. Di sini tampak jelas bahwa kehidupan gila-gilaan seolah telah melekat dalam kehidupan gadis kelahiran 29 Juni 1994 ini. Namun hingga kini, pihak Nikita belum bisa dimintai keterangan terkait penyebaran foto-foto nakal tersebut. Keluarga pun masih tutup mulut dengan berita tersebut. Baru-baru ini, Nikita merilis single terbarunya 'Pantas Untukku'. Dalam lagu itu, Nikita berduet dengan Oscar Mahendra.(kpl)

Antonio Cassano

Bantah Kena Stroke MILAN — AC Milan membantah kabar yang menyebutkan jika striker mereka, Antonio Cassano berada di rumah sakit akibat terkena serangan stroke. Pihak klub juga merilis kabar jika kondisi Cassano sekarang jauh membaik. Sebelumnya kantor berita Ansa menuliskan jika penyebab Cassano masuk rumah sakit adalah akibat terkena serangan stroke. Dan sekalipun pihak klub tidak mempublikasikan penyakit yang menyerang pemainnya, tetapi Milan membantah kabar serangan stroke tersebut. Isu mengenai kesehatan Cassano memang tengah menjadi kekhawatiran sendiri. Pelatih Massimiliano Allegri sebelumnya juga mengatakan jika sang pemain bakal absen membela Rossoneri pada lanjutan Liga Champions menghadapi BATE Borisov Rabu (2/11) dinihari tadi. Namun pernyataan resmi dari Milan menyebutkan jika berita Cassano terkena serangan stroke murni sebuah berita spekulatif. "AC MIlan menegaskan jika spekulasi yang beredar mengenai

diagnosa kesehatan Antonio Cassano tidak bisa dipertanggungjawabkan karena tidak berasal dari sumber staf medis di klinik Milan atau dokter yang menangani sang pemain. AC Milan juga menegaskan jika keadaan Cassano semakin membaik dan akan menjalani tes lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan," begitu bunyi pernyataan resmi Milan dalam situs resmi mereka. Senada dengan klub, agen yang menaungi Cassano juga menyebutkan jika keadaan kliennya terlihat semakin membaik setelah berbicara langsung dengannya pada hari Senin (31/ 10) kemarin. "Saya berbicara dengan dokter, tetapi mereka tidak memberi tahu saya apapun mengenai kondisi Cassano. Tetapi saya merasa dia baikbaik saja setelah beberapa waktu berbicara dengannya," ucap agen Giuseppe Bozzo kepada reporter setelah datang menjenguk Cassano di rumah sakit. Cassano terakhir kali terlihat bermain sebagai pemain pengganti saat Milan mengalahkan Roma dengan skor tipis 3-2 di Olimpico, Minggu (30/10).(fti)

Ashley Cole

Ditolak Model Playboy

Melissa Howe

LONDON — Ashley Cole memang baru mengenal Melissa Howe sekitar dua minggu yang lalu, namun kabarnya bek kiri Chelsea tersebut sudah tak ragu menawarkan kepada Mellissa untuk mau tinggal serumah dengannya. Pria yang terkenal sifatnya yang playboy tersebut pertama kali bertemu dengan perempuan berambut merah tersebut di Klub Playboy London, keduanya saling menikmati kencan mereka sejak saat itu. Melissa yang baru berusia 21 tahun itu mengaku tidak pernah tidur dengan Ashley namun dirinya mengindikasikan

bahwa hubungannya dengan mantan suami Cheryl tersebut akan bisa ke jenjang serius dalam waktu dekat. "Ashley memintaku untuk tinggal serumah dengannya, namun saya masih belum menerimanya. Aku meminta dirinya untuk tak tergesa-gesa dan memikirkan semua itu dengan seksama," ucapnya kepada The People. "Kami memang telah dekat, namun kami belum bercinta, meski ada hal inti lain yang kami lakukan," imbuh model yang memiliki saudari kembar bernama Carla tersebut. "Awalnya ia mengundang kami ke

mansion-nya, kami mau karena dia punya Jacuzzi yang luar biasa. Dia memintaku untuk datang ke sana tiap malamnya agar aku bisa rileks dan bersenang-senang," Ashley sendiri memiliki kediaman mewah berupa mansion yang ditafsir senilai 3 Juta Poundsterling atau sekitar 40 Miliar Rupiah, tempat yang pernah ia diami bersama sang mantan istri Cherryl Cole.(tpc)

Larasati Gading

Dapat Beasiswa dari FEI DEPOK — Atlet andalan Indonesia di cabang kuda, Larasati Gading mendapat beasiswa dari Federasi Equestrian Internasional, FEI. Beasiswa ini memungkinkan Laras untuk memperbaiki levelnya di bidang penjurian. "Beasiswa ini disebut 'Global Education Program.' Saya akan didukung oleh FEI untuk menjadi juri di pertandingan-pertandingan internasional untuk nomor eventing," kata Laras di Arthayasa Stables, Depok, Selasa

(1/11). Saat ini Laras menyandang tingkatan 'FEI International Candidate Judge.' Laras yang juga merupakan atlet nasional ini menambahkan, dengan banyaknya pertandingan yang ia hadiri sebagai juri, akan bermanfaat positif bagi Indonesia secara tidak langsung. FEI akan memberikan dukungan dana buat Laras menghadiri pertandingan internasional. "Indonesia akan lebih dikenal, networking juga akan lebih luas,"

kata Laras yang akan tampil di nomor dressage pada SEA Games XXVI nanti. Soal peluangnya di pesta olahraga Asia Tenggara itu, Laras dengan tegas bilang, "Saya harus d a p a t m e d a l i e m a s u n t u k I ndo nesia. Kalau kondisi (ku danya) 'Wallenstein' fit seperti sekarang, saya yakin." Federasi Equestrian Indonesia (EFI) menargetkan dua emas bisa direbut pada SEA Games nanti. Untuk nomor dressage, Laras opti-

mistis Merah Putih bisa menyabet dua keping emas. Tim dressage yang diisi dirinya plus Alvaro Menayang, Jolfi Momongan dan Ferry Sutoyo dinilai Laras punya modal yang kuat. Laras, Alvaro dan Jolfi sempat berlatih di Jerman beberapa bulan untuk mematangkan teknik dan menambah pengalaman bertanding. Ada empat emas lagi yang diperebutkan. Masing-masing dua (beregu dan perorangan) dari nomor show jumping dan eventing.(ant)

Rabu, 2 November 2011

24

HaluanKepri 02Nov11  

HaluanKepri 02Nov11

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you