Issuu on Google+

Langit Kepri Dihiasi Kembang Api T A N J U N G P I N A N G — Pesta kembang api, laser dan musik meriahkan pergantian tahun 2010 ke 2011 di Batam dan Tanjungpinang, Sabtu (31/12) dinihari. Kemeriahan dari letusan kembang api dalam berbagai bentuk dan warna berkilauan di langit memukau puluhan ribu orang yang memadati tempat tersebut. Pantauan di lapangan pergantian tahun diwarnai pesta kembang api spektakuler seperti di pembukaan Sea Games XXVI Palembang 2011. Pesta kembang api di Dataran Engku Putri Batam Centre terdiri dari 1.419 tembakan. Sedangkan di Tanjungpinang, kembang api dilepaskan ke udara dari 30 pompong dan satu tongkang besar di laut di depan Gedung Daerah. Di Batam, ribuan warga memadati Dataran Engku Putri dihibur Band Gigi serta sejumlah artis ibukota, seperti Marcelo Jorgi, Agung Saga, Masayu Clara, Rita FM, dan lainnya. Sementara di Kota Tanjungpinang, puluhan ribu membanjiri halaman Gedung Daerah, Rumah Dinas Gubernur Kepri. Warga dihibur Trinanda Band mengawali pertunjukan, artis KDI Wulansari, Riska KDI dan berbagai tarian daerah seperti tarian tor-tor dari Sumatera Utara, Tarian Seribu Tangan

TUNDRA-RUSMADI/HALUAN KEPRI

TAHUN BARU — Perayaan tahun baru di Kepri berlangsung aman dan meriah, di Batam pesta kembang api diselenggarakan di dataran Engku Putri, Batam Centre, Minggu (1/1). Sementara di Tanjungpinang (foto kanan) di laksanakan di atas kapal pompong.

dari Senggarang dan Tarian Taman Kota yang mewakili adat Pulau Jawa. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan, untuk pertama kalinya pada perayaan menyambut tahun baru, ge- Guntur dung kebanggaan Kepri dibuka selebar-lebarnya untuk masyarakat. Dan juga untuk pertama kalinya tidak ada tamu VIP dan juga tidak ada konsumsi khusus yang disiapkan oleh panitia. Namun semua dikonsep dengan merakyat, tidak ada perbedaan menjolok antara pejabat dengan masyarakat. "Gubernur memerintahkan agar konsep pergantian tahun benar-benar merakyat, pagar gedung dibuka sehingga masyarakat bebas keluarga masuk ke halaman gedung," ujar Guntur yang juga ketua panitia acara tersebut. Guntur mengatakan sejak sore, sebelum acara berlangsung, Gubernur Kepri HM Sani sudah menginstruksikan agar seluruh protokoler yang biasanya mengawal dirinya dan juga pejabat lain dibebas tugaskan pada malam acara tersebut. "Mulai sore tadi (Sabtu 21/11), semua prokoler libur. Gubernur saja kalau lapar dipersilahkan untuk mencari makanan di depan Gedung Daerah yang sengaja disiapkan oleh panitia untuk menunjang kelancaran acara," ungkapnya. Tak pelak lagi, keterbukaan tersebut membuat pengunjung yang datang untuk menyaksikan pertunjukan, juga memanfaatkan momen tersebut untuk Langit Kepri Besambung ke hlm 7

Ratusan Ha Kebun Karet Rusak KARIMUN — Ratusan hektar perkebunan karet dan jagung milik warga di Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri rusak akibat terendam banjir saat hujan lebat beberapa hari lalu. Para petani terancam gagal panen terhadap komoditi tersebut. Oleh: Gani, Liputan Karimun

Amat, petani karet mengatakan, banjir terjadi hampir setiap kali musim penghujan tiba. Kondisi tersebut diperparah dengan tidak tersedianya saluran pembuangan air sehingga, lahan para petani selalu tergenang. "Saat ini para petani berharap kepada Pemkab Karimun atau dinas terkait segera membuat saluran air, sehingga, saat musim hujan seperti sekarang ini tiba tanaman jagung ataupun karet kami bisa bebas dari ancaman banjir,“ harapnya.

Kata Amat, hingga saat ini ia dan rekan petani lainnya belum bisa melakukan aktifitas bertani seperti biasa. Hal ini lantaran lahan mereka masih tergenang banjir. "Kemungkinan sekitar lima atau seminggu lagi lah baru bisa turun melakukan aktivitas menyadap karet. Karena saat ini struktur tanah masih berlumpur. Untuk menunggu kering butuh waktu yang cukup lama," ujar Amat. Senada dengan itu petani lainnya,

Amir mengatakan, kendala yang dihadapi para petani karet saat ini adalah, hilangnya cawan untuk menampung getah hasil sadapan karet akibat terbawa banjir. Cawan penampung getah yang sudah disadap biasanya dibuat dari batok kelapa atau botol plastik yang dipotong, kemudian dijadikan tempat penampung karet yang ditoreh. Sehingga ketika terjangan banjir cukup besar mengakibatkan cawan karet hanyut semuanya. "Untuk membeli cawan itu harus ada uang lagi. Sedangkan saat ini kami masih belum turun menyadap karet sehingga belum ada modal untuk membelinya. Memang tidak terlalu mahal, satu cawan dijual seharga Rp500, tapi bagaimana mau menyediakannya sedangkan kami masih belum bisa beraktivitas," katanya. Ia menyebutkan, akibat banjir itu, petani kewalahan membersihkan enda-

Beralih ke Tarik Suara JAKARTA — Bintang FTV, Sheza Idris, tak puas hanya berkecimpung di dunia akting. Secara diam-diam, pesinetron ini mulai menggeluti bidang tarik suara. Menjadi penyanyi merupakan rencana dirinya

Beralih ke Besambung ke hlm 7

"Saya bukan apa-apa dibandingkan yang lain," ujar Kasman membuka percakapan saat ditemui di kantornya PT Frozen Food di kawasan Nagoya, Sabtu, 31 Desember 2011 lalu. Namun begitu, Kasman tidak keberatan bila diminta untuk berbagi pengalaman tentang kisahnya membangun usaha di Batam.

Menurutnya, ia memulai usaha dengan memegang tiga prinsip, yang pertama memegang teguh petuah dan aturan kedua orang tuanya. Kasman merupakan anak lelaki kedua atau anak ke lima dari 11 bersaudara. Sejak dini, ia telah dididik dengan penuh kedisiplinan oleh ayah dan kakak lelakin-

13 Orang Tewas JAKARTA — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat ada 13 korban tewas sepanjang malam pergantian tahun, Sabtu (31/12) petang hingga Minggu (1/1) dini hari. Kepala Divisi Humas Mabes Polir, Irjen Saud Usman menyatakan, situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat menjelang pergantian Tahun Baru 2012, secara umum berlangsung kondusif. Namun, ada tiga 13 Orang Besambung ke hlm 7

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya

Ratusan Hektar

Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

Isya’

Besambung ke hlm 7

04.38

11.57

15.19

17.56

19.10

Rugi Bukan Alasan untuk Berhenti KASMAN merupakan salah satu pengusaha di Batam yang memulai usaha dari bawah. Pria kelahiran Selat Panjang tahun 1962 silam ini menolak bila dikatakan sebagai pengusaha sukses di Batam, karena menurutnya masih banyak pengusaha yang jauh lebih sukses dibandingkan dirinya.

Malam Pergantian Tahun

ya. Kedisiplinan dan aturan yang diajarkan itulah yang hingga kini menjadi pegangan hidupnya. "Sejak kecil kami sudah dididik oleh ayah untuk bertanggung jawab dengan penuh kedidisiplinan. Apalagi saya keturunan kedua dari keluarga yang asli Cina. Ayah saya sampai ke Indone-

Kasman Pengusaha Batam

Rugi Bukan Besambung ke hlm 7

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI


2 Asap Kembang Api Ganggu Penerbangan MANILA — Pesta menyambut pergantian tahun baru yang berlangsung meriah hampir di seluruh dunia ternyata meninggalkan cerita pilu bagi rakyat Filipina. Seorang pejabat Filipina mengatakan, setidaknya ada 476 orang terluka akibat terkena petasan dan kembang api. Sebelumnya, Pemerintah Filipina mengatakan, telah melakukan kampanye terkait bahaya petasan dan kembang api pada perayaan tahun baru. Ledakan petasan dan kembang api yang mewarnai perayaan malam tahun baru tidak hanya melukai ratusan orang, namun juga turut mengganggu sejumlah jadwal penerbangan di Filipina. "Beberapa penerbangan dialihkan atau dibatalkan setelah asap yang berasal dari ledakan petasan dianggap berbahaya bagi penerbangan," ujar Menteri Kesehatan Enrique Ona seperti dikutip Associated Press, Minggu, (1/1). Lebih lanjut Ona menjelaskan, 454 orang terluka akibat petasan, 18 orang akibat terkena peluru nyasar dan 4 orang lainnya tanpa sengaja menelan petasan kecil atau bubuk peledak. Sebagian besar korban merupakan anak-anak. Jumlah korban luka-luka dalam perayaan tahun baru 2012 masih lebih rendah dibandingkan tahun lalu, namun hal ini mengurangi kekhawatiran pemerintah. (oke)

LUAR NEGERI Senin,

2 Januari 2012

17 Mahasiwa Ditangkap KUALA LUMPUR — Polisi Malaysia melakukan pembubaran secara paksa terhadap puluhan mahasiswa yang tengah mengadakan pertemuan di sebuah universitas di Negara bagian Perak, Malaysia, Minggu, (1/1). Selain itu polisi juga turut menahan 17 orang mahasiswa, sementara seorang mahasiswa harus dilarikan ke rumah sakit setelah ditendang petugas. "Kami cukup terkejut dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh polisi. Kami yakin penahanan tersebut merupakan bentuk intimidasi bagi siswa lain," ujar Aktivis yang juga merupakan Tokoh Oposisi N Surendran, seperti dikutip AFP, Minggu, (1/1). Puluhan mahasiswa tersebut berkumpul untuk menuntut kebebasan akademik, seperti penghapusan aturan yang melarang mereka bergabung atau mendukung partai politik. Terkait dengan penahanan ma-

hasiswa, Kepala Polisi Malaysia Mohamad Shukri Dahlan menegaskan, mahasiswa melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga terpaksa dilakukan penahanan. "Kami mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan publik," imbuhnya. Sebelumnya Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, berjanji akan memberikan kebebasan sipil yang lebih besar dan melakukan reformasi terhadap Undang-Undang Keamanan yang dianggap tidak demokratis. Namun para pengamat menilai, PM Najib Razak telah melanggar janjinya dengan peristiwa penahanan 17 orang mahasiswa itu. (oke)

REUTERS

KEMBANG API — Pesta kembang api terlihat di langit Sydney, Australia, Sabtu (31/12) malam. Tiap tahun, pesta kembang api menjadi pemandangan wajib di negeri Kanguru ini.


3 Pemko Tpi Serahkan Bantuan Modal Kepada KUB Senin

2 Januari 2012

HUSIN Ahmad memberikan materi pada kegiatan pelatihan dan pembinaan KUB.

PEMKO Tanjungpinang (Tpi) melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BP2KB) Kota Tanjungpinang memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap Kelompok Usaha Bersama (KUB) perempuan yang ada di Tanjungpinang. Melalui program tersebut, Pemko juga menyerahkan bantuan modal kepada 54 KUB yang masing-masing menerima Rp20 juta. Penyerahan bantuan untuk KUB tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan, usai menutup kegiatan dan pelatihan di Hotel Sampurna, Senin (12/12). Pelatihan untuk 54 KUB tersebut telah diselenggarakan sejak Kamis (8/12) lalu. Pelatihan ini diikuti sebanyak 126 peserta. Mereka adalah pelaku usaha kecil yang berasal dari perwakilan setiap kecamatan yang ada di Tanjungpinang.

"Semoga bantuan ini dapat membuka dan memperluas kesempatan kerja bagi kaum perempuan. Demi mengembangkan potensi diri dan meningkatkan penghasilan keluarga," kata Suryatati dalam sambutannya. Melalui kegiatan ini, lanjut Tatik, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan khususnya di bidang usaha. Selain memacu diri untuk mengembangkan usaha, pelatihan ini juga upaya membina kerja sama yang lebih solid lagi. Walikota menegaskan, pelatihan dan pemberdayaan KUB merupakan upaya Pemko Tanjungpinang dan Pemprov Kepri untuk meningkatkan peran perempuan, yang juga sekaligus salah satu bentuk program pengentasan kemiskinan. Narasi dan Foto : Sutana

PENGUSAHA sukses asal Tanjungpinang, Tugiman memberikan materi.

PESERTA pelatihan dan pembinaan kelompok KUB saat mengikuti kegiatan.

SAMBUTAN dari Ketua Panitia Hasanuddin.

KEPALA BP2KB Kota Tanjungpinang, Raja Khairani. WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan.

DARI kiri: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tpi Wan Fazillah Edward, Kepala BP2KB Tpi Raja Khairani, Ketua Panitia Hasanuddin.

WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan, saat berdialog dengan kelompok KUB Kelurahan Tanjungunggat.

PERWAKILAN kelompok KUB dari masing-masing Kelurahan yang menerima bantuan foto bersama dengan Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan.

WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan, Kepala BP2KB foto bersama dengan kelompok KUB dari Kelurahan Tanjungunggat.

ABU Mansur pembicara dari Bapeda Kota Tanjungpinang memberikan materi.

KEPALA BP2KB Kota Tanjungpinang, Raja Khairani memberikan materi pelatihan.

DARI Kiri: Kadisperindag Kota Tpi Efiyar M Amin, Walikota Tpi Suryatati A Manan, Kepala BP2KB Tpi Raja Khairani.

WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan Kepala BP2KB foto bersama dengan kelompok KUB dari Kelurahan Melayu Kota Piring.

WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan, Kepala BP2KB foto bersama dengan kelompok KUB dari Kelurahan Tanjungpinang Barat.

WALIKOTA Tanjungpinang, Suryatati A Manan Kepala BP2KB foto bersama dengan kelompok KUB dari Kelurahan Pulau Penyengat.

CMYK

CMYK


POLITIK

4

Senin,

2 Januari 2012

RUU Pemilu Tergantung Kesepakatan Parpol JAKARTA — Rancangan Undang-undang Pemilu (RUU Pemilu) direncanakan akan selesai pada Februari atau Maret 2011. Namun hal tersebut akan sulit terealisasi jika partaipartai gagal mencari titik temu terkait isu-isu yang ada. Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Malik Haramain berpendapat bahwa PKB tengah fokus pada beberapa isu krusial dalam proses pemilu. "Parliamentary treshold (PT ) , sistem pemilu, alokasi kursi di dapil dan tata cara penetapan kursi. Dan PKB berharap sebelum masuk sidang pembahasan sudah ada titik temu tentang isu tersebut. Dan kristalisasi sudah mulai terlihat," paparnya saat dihubungi, Minggu (1/1). Terkait PT, Abdul Malik mengatakan wacana 5 persen terlalu jauh. Menurutnya angka 3 persen adalah yang paling moderat, karena jika 5 persen diberlakukan akan banyak suara yang tidak terpakai. Sejak awal PKB setuju angka PT naik, namun harus bertahap dan diberlakukan secara nasional. "3 persen sudah paling baik dan moderat. Karena itu, kita minta kepada partai-partai besar untuk menurutkan PT, sehingga bisa tercapai kesepakatan," jelas Abdul. Jika titik temu tidak juga tercapai ada dua pilihan yang menurut Abdul paling baik yaitu pertama pimpinan Pansus meminta kepada DPR untuk memberikan penambahan masa sidang, dan kedua pembahasan dihentikan. "Jika tidak ada titik temu sebaiknya pembahasan dihentikan dan kembali ke UU lama No 10 tahun 2008," pungkasnya. Hingga sekarang RUU pemilu telah menyelesaikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), dan saat awal sidang 2012 akan masuk pada pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM), yang akan membahas pasal demi pasal. "PKB akan perjuangkan isu-isu kontroversial yang saya sebutkan tadi. Namun saat ini belum ada sikap-sikap resmi dari partai-partai lain. Jika kesepakatan antar parpol sulit untuk cari, maka target RUU Pemiku selesai Februari atau Maret sulit jiuga terealisasi," pungkasnya. (mio)

ANTARA

NOMOR CAWAKO — Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh, Azhari memperlihatkan gambar pasangan calon wali kota/wakil wali Kota Banda Aceh pada rapat pleno penetapan nomor urut peserta Pilkada di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (31/12). KIP Banda Aceh menetapkan empat pasangan cawako Banda Aceh, sesuai nomor urut Zulmaifikar/Lindawati (1), Aminullah Usman/Tgk Muhibban (2), T Irwan/T Alamsyah (3) dan Mawardy Nurdin/Illiza Sa'aduddin Djamal (4).

Wartawan Berpeluang Dampingi Maya di Pilwako TANJUNGPIN ANG — Koalisi Tanjungpinang ANJUNGPINANG Sejahtera Bersatu saat ini masih melakukan konsolidasi internal dan eksternal untuk pemenangan pada pemilihan walikota (pilwako) Tanjungpinang mendatang. Oleh: Reza Pahlevi, Liputan Tanjungpinang

Koalisi gabungan mendatang. Kita juga maPPP dan PKS ini, sebesih mencari dan menlumnya mengusung seleksi beberapa figur putri sulung walikota calon wakil walikota (caTanjungpinang Maya wawako) untuk menSuryanti sebagai calon dampingi Maya nanti di walikota (cawako) Tanpilwako mendatang," ujar jungpinang. Deklarasi Ketua Tim Sukses dr itu dilakukan di Hotel Maya Suryanti, Alfin, Comfort, TanjungpiMinggu (1/1). nang beberapa waktu Maya Alfin menyebutkan, lalu. mereka yang diseleksi " Kita masih menyusun pro- itu berasal dari berbagai latar belagram dan merapatkan barisan ber- kang. Mulai dari dari tokoh bisama untuk pemenangan pilwako rokrat, politik, agama, enterprenu-

er (pengusaha), termasuk wartawan juga dilirik. "Alasan kita melirik wartawan karena figur ini memiliki pengaruh yang luar biasa di masyarakat. Wartawan memiliki hubungan kedekatan secara emosional dengan masyarakat, artinya mereka lebih dikenal masyarakat dari pada birokrasi maupun unsur politikus dan sebagainya," katanya. Selain itu, lanjut dia, sebagai pilar keempat dekmokrasi , para wakil rakyat yang duduk di DPRD juga mempercayai wartawan untuk menyuarakan dan memberikan informasi kepada masyarakat. Namun demikian, lanjut dia, semua yang diseleksi oleh tim masih fifty-fifty dan belum bisa ditentukan untuk saat ini. Ia mengatakan, calon yang akan mendampingi dr Maya nanti akan diketahui saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terkait dengan undang-undang pemilu, imbuh Alfin, pihaknya tidak terpengaruh. Alasannya

karena prosesnya masih panjang dan belum final. Selain itu juga masih adanya verifikasi, petunjuk pelaksana (juklak) maupun petunjuk teknis (juknis) dari KPU. Disinggung soal koalisi, Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang ini mengungkapkan, ada dua parpol yang sudah mendekat dan satu parpol lagi yang ingin bergabung. " Saat ini kita belum bisa membuka kepada publik siapasiapa saja parpol tersebut, karena ini masih dalam tahap komunikasi dan nanti kalau tiba saatnya akan diumumkan," ujarnya. Yang jelas, kata Alfin, partai yang bergabung di Koalisi Tanjungpinang Sejahtera Bersatu adalah parpol yang memiliki kursi atau keterwakilan di DPRD Kota Tanjungpinang. "Dari awal deklarasi lalu, kita terbuka dan siap menerima dari partai manapun untuk bergabung dalam *** koalisi ini," tambah Alfin.***

Anggaran Pilwako Diajukan Dua Putaran T A N J U N G P I N A N G — Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau dan Badan Anggaran DPRD setempat akan membahas anggaran penyelenggaraan pilwako yang diajukan sekitar Rp11 miliar. "DPRD Tanjungpinang mengundang rapat dengar pendapat (Senin,red), untuk membahas permasalahan anggaran pilwako," ungkap anggota KPU Tanjungpinang, Zulkifli Riawan, Minggu. Zulkifli Riawan mengemukakan, KPU Tanjungpinang mengajukan anggaran untuk penyelenggaraan pilkada sekitar Rp11 miliar setelah dibahas bersama tim anggaran eksekutif. Anggaran tersebut dipersiapkan untuk dua putaran pilkada.

" Jika pilkada hanya satu kali putaran, maka sisa anggaran dikembalikan ke kas daerah," katanya. Pembahasan anggaran pilwako dengan DPRD Tanjungpinang dilakukan, karena Ranperda APBD Tanjungpinang tahun 2012 akan disahkan dalam waktu dekat. " Kami berharap DPRD Tanjungpinang menyetujuinya, karena pilkada akan terhambat jika kekurangan anggaran," ujarnya. Zulkifli mengungkapkan, KPU Tanjungpinang telah mempersiapkan regulasi Pilkada Tanjungpinang tahun 2012. Regulasi pilkada sesuai dengan peraturan yang lama, meski UU Nomor 15/2011 telah disahkan. "Kami belum menerima surat dari KPU

pusat untuk melaksanakan peraturan yang baru tersebut," katanya. Namun KPU Tanjungpinang mengalokasikan anggaran untuk panitia pemungutan suara (PPS) untuk mengantisipasi perubahan sistem rekapitulasi suara. KPU pusat memberi sinyal sistem rekapitulasi suara yang pada Pilkada Kepri tahun 2010 Tanjungpinang dilaksanakan di tempat pemungutan suara (TPS) dan panitia pemilihan kecamatan (PPK) tidak sama dengan Pilkada Tanjungpinang tahun 2012. "Pada Pilkada Tanjungpinang 2012, rekapitulasi suara direncanakan dilakukan di tingkat TPS dan PPS. Artinya, surat suara bisa nginap di PPS," ujarnya. (ant)

Usung Hatta Capres, PAN Rapatkan Barisan SOLO — Dewan Pimpinan Daerah “Keputusan tersebut (pencalonan Partai Amanat Nasional Solo secara buHatta) diputuskan dalam Rakernas lat mendukung Hatta Rajasa maju PAN beberapa waktu lalu, dan sifatnya dalam Pemilihan Presiden 2014 menmengikat dari pusat hingga ranting. datang. Untuk itu, DPD PAN Solo berOleh sebab itu, DPD PAN Solo mendukung Hatta menjadi calon presiden giat melakukan konsolidasi internal maupun eksternal untuk mengegolpada pemilihan presiden 2014 nanti,” kan pencalonan Menko Perekonomian kata Umar, akhir pekan lalu. menjadi calon presiden 2014. Guna mendukung pencalonan Ketua DPD PAN Solo, Umar Hatta ini, Umar menekankan pentHasyim mengatakan, secara struktural Hattarajasa ingnya konsolidasi internal partai sudah wajar bila PAN memutuskan mulai saat ini. Setelah selesai melanuntuk mencalonkan ketua umum mereka tik pengurus cabang dan rantingnya, PAN sendiri, Hatta Rajasa, menjadi calon presiden. pun berniat menyosialiasikan Hatta kepada Hanya saja, lanjut Umar, keputusan resmi soal masyarakat. Ketokohan Hatta sekaligus diitu masih harus menunggu hasil Pemilu 2014, harapkan dapat mendongkrak perolehan karena pencapresan Hatta kemungkinan baru suara PAN hingga 15 persen dari total perbisa dilakukan jika PAN berhasil mendulang 15 olehan suara nasional. persen suara nasional. “Kalau PAN dapat suara banyak, kan ting-

gal mengajukan Hatta sebagai calon presiden. Ini beda jika perolehan suara PAN kecil, nanti kami harus berkoalisi dengan partai lain,” terang Umar. Padahal, imbuhnya, jika terpaksa berkoalisi dengan partaipartai besar, belum tentu mereka mau menerima Hatta sebagai capres. Ketika disinggung mengenai wacana duet Dahlan Iskan-Hatta Rajasa yang dimunculkan oleh sejumlah pihak belakangan ini, Umar berpendapat bahwa Dahlan Iskan merupakan figur bagus. “Saya akan mendukung pasangan Dahlan-Hatta jika memang hal itu diputuskan oleh Rakernas PAN. Pokoknya saya mengikuti keputusan pusat,” kata Umar. Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo sendiri telah menegaskan tekad PAN untuk mengusung Hatta sebagai capres pada Pemilu 2014. (vvn)

SBY: 2012, Rakyat Tak Butuh Kegaduhan Politik JAK AR TA — JAKA RT —Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta secara khusus kepada para politikus dan elite politik untuk menjaga stabilitas politik dan mencegah kompetisi politik lebih dari kepatutannya pada tahun 2012. Walau dirinya menyadari semakin mendekati pemilu di 2014, suhu politik pasti menghangat. Pertentangan, kompetisi, konflik, atau koalisi, bisa saja terjadi pada 2012. "Tahun 2012 akan mendekati pemilu, sangat wajar jika suhu politik makin menghangat," kata SBY di auditorium lantai 1 gedung Medical Check Up Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto. Apalagi, kata SBY, demokrasi tidak harus disertai dengan kegaduhan, perpecahan, dan konflik berlebihan. "Rakyat tidak menginginkan perpecahan dan kegaduhan berlebihan," kata dia. Berganti baju dari safari biru di siang hari

menjadi batik biru di malam hari, Presiden menyampaikan pidato ucapan Selamat Tahun Baru bagi seluruh rakyat Indonesia. Presiden meminta rakyat secara khusus mendoakan bangsa Indonesia, memohon bimbingan dan petunjuk dari Sang Kuasa. Terutama dengan banyaknya perpecahan dan aksi kekerasan di berbagai daerah di Indonesia. "Harus mencegah aksi kekerasan atas nama apa pun, atas nama agama, suku, etnik. Termasuk main hakim sendiri yang melawan hukum," kata dia. Pun SBY mengajak segenap masyarakat membantu menjaga tegaknya hukum dan keadilan. "Dan mencegah kejahatan apa pun, termasuk korupsi," kata dia. Datang ke RSPAD Gatot Soebroto sejak pukul 13.50, Presiden akan menghabiskan malam Tahun Barunya menemani sang istri di ruang rawat inap VVIP di lantai 3 Paviliun Kepresidenan. (tif (tif))

Hanura Tetap Pilih PT 2,5 Persen JA K AR T A — Wakil Sekretaris Jenderal DewKA RT an Pimpinan Pusat Partai Hanura Saleh Husin menegaskan partainya saat ini masih berkiblat pada hasil terakhir Badan Legislatif (Baleg) DPR, dimana Hanura akan tetap pada parliamentary treshold (PT) sebesar 2,5 persen yang berlaku nasional. Sementara itu, yang hal lain diperjuangkan oleh Hanura adalah alokasi kursi dapil 3/10 yang juga berlaku nasional. "Kita akan tetap presentase PT di 2,5 dan itu yang sedang diperjuangkan partai. Namun hal tersebut bisa saja berubah tergantung kondisi yang ada di lapangan," tegasnya, Minggu (1/1). Saleh menegaskan, jika PT dinaikan hingga 5 persen, akan berapa banya k suarayang tidak terwakili di DPR. Yang menjadi permasalahan fundamental dari PT ini adalah ke-

majemukan bangsa, "2,5 persen di pemilu sebelumnya, berapa juta suata yang tidak terpakai, apalagi dinaikan 5 persen. Kita tidak takut, hanya kita ingin keterwakilan rakyat bisa dipenuhi." Partai Hanura, menurut Saleh, selain PT dan perumusan jumlah kursi dalam setiap Daerah Pemilihan adalah terkait pelaksanaan pemilu 2014 jangan sampai mengulang kesalahan di 2009 lalu. Menurutnya, banyak anggota Komisi Pemilihan Umum di 2009 yang melakukan kesalahan meskipun berasal dari kalangan independen. "Kita akan support siapapun yang menurut Partai Hanura memang layak untuk mendapat dukungan seluruh anggota partai untuk pemilu yang bersih 2014 nanti," tutup Saleh. (mio)

Pakar Politik Jangan Hanya Jadi Suporter J A K A R T A — Para ahli dan pakar elektoral yang memiliki kredibilitas diharapkan mampu memberikan pikiran dan tenaganya dalam pelaksanaan pemilu 2014 mendatang. Hal tersebut dikatakan oleh anggota Komisi II dari Fraksi Demokrat Ignatius Mulyono, meskipun tidak ada dorongan parpol untuk mengajak mereka masuk Komisi Pemilihan Umum. " Tidak ada dorongan dan desakan dari parpol agar mereka mau bergabung di KPU. Namun kita tetap ingin anggota KPU punya kualifikasi yang mumpuni dan bisa berpatisipasi," ujarnya, Minggu (1/1). Menurut dia, para pakar ini jangan hanya jadi suporter yang hanya bisa berkomentar. Dirin-

yapun tidak bisa memaksakan mereka karena untuk menjadi anggota KPU merupakan sebuah panggilan untuk mau mengorbankan pikiran dan tenaga. "Kalau jadi suporter terus bagaimana coba? Sangat disayangkan jika mereka baru sampai berkomentar. Padahal biasanya banyak suporter yang lebih jago dari pemain," jelas Mulyono. KPU sangat terbuka bagi semua orang khususnya bagi mereka yang memiliki kualifikasi kualitas diatas rata-rata dan juga non parpol, karena independensi menjadi acuan nomer satu untuk menjadi anggota KPU. "Saya harap mereka-mereka ikut berpartisipasi dan ikut serta untuk menjadikan pemilu 2014 bersih," paparnya. (mio)


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Senin,

TAJUK

2 Januari 2012

Wajib Belajar 12 Tahun dan Motivasi Belajar

Jalani 2012 dengan Optimis HARI ini Senin 2 Januari 2012. Berarti sudah dua hari pula nafas kita mewarnai tahun 2012. Seiring eforia menyambut tahun baru di seantaro dunia, termasuk di Kota Batam dan Tanjungpinang, Kepulauan Riau, yang ditandai dengan pesta kembang api spektakuler, tentu kita sama-sama berharap tahun ini dapat dijalani dengan penuh optimis. Sikap optimistis merupakan sikap yang sangat bernilai positif. Ini dapat menjadi modal awal untuk menapak dan menjalani hidup sukses sepanjang waktu. Oleh karena itu, kita ingatkan dan kita ajak masyarakat untuk terus menjalani hidup dan kehidupan tahun ini benar-benar dengan penuh optimistis tersebut. Sikap optimis tidak saja menjadi target hidup masyarakat biasa. Semua pihak baik kalangan swasta, pengusaha, pelaku ekonomi bahkan jajaran pemerintahan, seyogianya juga harus optimis dalam menapak tahun 2012 dan tahun-tahun selanjutnya. Jika semua orang bersikap optimistis dan menjalani hidup dengan pandangan positif di negara ini, kita sangat yakin beragam hambatan yang menghadang akan bisa dilalui dengan mulus. Selain bersikap optimis, kita juga mengajak masyarakat untuk terus mengisi perjalanan bangsa ini ke depan dengan halhal yang positif dan kreatif sesuai peran dan keahlian masingmasing. Artinya, jalani hidup sesuai dengan keahlian dan keterampilan yang kita miliki. Persoalan bangsa Indonesia ke depan, jelas akan semakin berat. Tekanan ekonomi di bawah bayang-bayang resesi ekonomi global, pasti akan berdampak serius terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini. Oleh karena itu, semua lini jajaran pemerintahan di Indonesia mulai dari pusat hingga ke daerah diminta agar lebih peka terhadap tekanan dan gejolak ekonomi global tersebut. Kepekaan itu bisa diaplikasikan dengan menyiapkan pilar ekonomi masyarakat yang kuat dan mandiri. Hanya saja, seperti pengalaman selama ini, pemerintah kita selalu terlambat dalam melakukan antisipasi apalagi antisipasi terhadap ancaman ekonomi ke depan. Keterlambatan itu seringkali dipicu karena jalur birokrasi yang rumit dan juga karena hambatan komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah kita selalu terjebak dengan hal-hal kecil, sementara persoalan serius yang menyangkut ekonomi masyarakat justru kerap kali terabaikan. Menyangkut ini, tidak ada salahnya kita belajar dengan negara jiran Singapura. Walaupun fondasi ekonominya sudah begitu kuat, pagi-pagi di awal tahun 2012, pemerintah Singapura justru sudah mengirim isyarat kepada masyarakat betapa ekonomi negara itu tahun ini berada dalam tekanan. Menurut Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, pertumbuhan ekonomi Singapura akan melemah pada tahun 2012, setelah mengalami perlambatan tahun 2011. Prediksi ini, kata dia, mengacu pada kondisi ekonomi dunia yang sulit dan upaya pemerintah untuk memotong arus masuk tenaga kerja asing. Dalam pesan tahun barunya, Lee menyebutkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Singapura hanya tumbuh 4,8 persen pada tahun 2011. Padahal, tahun 2010, pemerintah setempat memproyeksi ekonomi bisa tumbuh 5 persen dan laju pertumbuhan bisa sampai 14,5 persen. Tahun 2012, sesuai perkiraan Kementerian Perdagangan Singapura, ekonomi negara itu hanya berekspansi antara satu hingga tiga persen. Optimistis dan menyiapkan mental serta fondasi ekonomi rakyat, bisa jadi kata kunci untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia tahun 2012 ini. Karena itu, marilah kita sama-sama optimistis menjalani hari-hari sepanjang tahun ini dan tahuntahun ke depan. ***

CAKAP BIJAK "KEMAKMURAN adalah guru yang baik; namun kesulitan dan kekurangan bisa jadi guru yang lebih baik"

(William Hazlitt (1778–1830), Penulis)

"MAKNA tidak ditentukan oleh situasi, tapi kita memastikan diri dengan memberikan arti dalam situasi itu"

(Alfred Adler (1870-1937), Psikiater)

M A S A L A H pendidikan menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan orang tua siswa. Pemerintah telah memberikan dana bantuan operasional sekolah (BOS) untuk pendidikan SD dan SMP baik negeri ataupun swasta tetapi putus sekolah di kedua jenjang tersebut masih terjadi. Untuk memperoleh pendidikan 9 tahun saat ini merupakan hak semua warga negara Indonesia dan pemerintah Pusat dan Daerah berkewajiban untuk menyelenggarakannya. Sebaliknya orang tua siswa harus memberikan kesempatan dan dorongan kepada anaknya untuk bisa menyelesaikan wajib belajar 9 tahun.Tidak perlu terjadi putus sekolah di jenjang SD dan SMP atau tidak bisa melanjutkan dari SD ke SMP karena pemerintah telah menyediakan BOS. Dengan adanya BOS bukan berarti orang tua siswa menyerahkan semua biaya kepada pemerintah. Berdasarkan data, semakin tinggi jenjang pendidikan, semakin tinggi angka putus sekolah dan angka tidak melanjutkan, penyebab utama adalah faktor ekonomi. Di tingkat SD, angka putus sekolah mencapai 1,5 persen dari sekitar 31 juta siswa, di SMP 1,8 persen dari 12,69 juta siswa, di SMA/SMK/MA 4,27 persen dari 9,11 juta siswa. Adapun jumlah lulusan SD yang tidak melanjutkan pendidikan ke SMP berkisar 9 persen, dari SMP ke SMA sederajat sekitar 24 persen, sedangkan dari SMA ke perguruan tinggi sekitar 51 persen. Untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia, Pemerintah merencanakan wajib belajar 12 tahun mulai 2012 dan paling 2014 yaitu hingga jenjang pendidikan menengah dengan memberikan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di jenjang pendidikan me-

Sunarto Wage Sutan Jamarin,SE,MSi Dosen dan Kepala LPPM Universitas Putera Batam “TIDAK bisa suatu negara melepaskan diri dari belitan kemiskinan tanpa ekspansi yang cepat pada jenjang pendidikan menengah. Pendidikan menengah inilah bekal minimum untuk melengkapi anak-anak muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang dapat membuat mereka siap hidup dalam persaingan global,” kata Irina Bokova, Direktur Jederal UNESCO (28/12/2011). nengah. Kedepan diharapkan tidak terjadi lagi putus sekolah dan tidak bisa melanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Peran pemerintah dan orang tua harus diimbangi oleh siswa itu sendiri dengan meningkatkan motivasi untuk belajar. Dengan motivasi belajar yang tinggi oleh siswa keterbatasan dana, sarana, dan prasana tidak menjadi hambatan untuk bisa menyelesaikan pendidikan. Sudah banyak contoh siswa di Indonesia yang mampu menyesaikan pendidikan sampai jenjang sarjana bahkan program pasca sarjana dengan biaya sendiri seperti kebanyakan mahasiswa yang kuliah di Kota Batam. Mereka para mahasiwa yang jauh dari orang tua, pagi bekerja dan malam harinya mereka kuliah atau sebaliknya malam hari bekerja dan paginya kuliah. Mereka bisa bekerja dan sekaligus bisa kuliah karena mereka memiliki motivasi untuk belajar yang tinggi. Di sisi lain orang tua siswa secara ekonomi berkecukupan tetapi putra-putrinya tidak mampu menyelesaikan pendidikan sampai jenjang pendidikan tinggi karena tidak memiliki motivasi untuk belajar. Hal tersebut terjadi karena faktor lingkungan dan adanya dana dari orang tua yang dibelanjakan tidak mendukung

belajar. Banyak ditemukan di masyarakat, anak-anak dari keluarga berada yang terlibat jaringan narkoba, tidak sebatas mengkonsumsi. Untuk meningkatkan kualitas penduduk dan kualitas pendidikan di Indonesia, Bangsa Indonesia jangan malu untuk belajar atau bercermin dengan Malaysia untuk mengelola pendidikan bagi warganya sekalipun pada mulanya Malaysia belajar pada Indonesia. Telah terbukti di berbagai negara tingkat pendidikan warga negara sangat berpengaruh pada tingkat kesejahteraan warganya dan tingkat kemajuan negara, seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan lainnya. sehingga untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesai dan di Kepri pada khususnya dalam jangka panjang pendidikan adalah solusi yang paling tepat. Dalam jangka pendek kemiskinan dapat di kurangi dengan program-program pemerintah seperti padat karya terutama di pedesaan yang belum tersentuk oleh para investor. Bersadarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin per Maret 2011 mencapai 30,02 juta atau 12,49 persen dari total penduduk Indonesia. Dengan perincian 18,97

Menyanyah

Surat Pembaca

'Pesta' Akhir Tahun SEPERTI malam-malam pergantian tahun sebelumnya, malam pergantian tahun 2012 kemarin berlansung sangat meriah di Batam. Dihadiri sejumlah artis ibukota, disertai letusan kembang api menjadikan malam tersebut malam yang sangat berkesan dihati masyarakat. Tak tanggung-tanggung, kabarnya letusan kembang api yang menyinari langit Batam itu sampai 1.419 letusan dengan durasi sekitar 10 menit. Setidaknya, hiburan yang disuguhkan benarbenar dinikmati oleh masyarakat Batam, terlepas dari biaya miliaran yang harus dikeluarkan. "Tak masalah bila acara ini menghabiskan anggaran banyak. Karena masyarakat memang berbondongbondong datang. Yang kita khawatir itu anggaran perginya tak jelas, sampaisampai harus rapat malam hari," begitu komentar salah seorang warga yang saya temui di malam pergantian tahun baru kemarin.

Komentar itu kembali mengingatkan saya pada judul berita beberapa waktu lalu, dimana Pemko Batam dan DPRD Kota Batam melakukan rapat tertutup di malam hari, padahal yang dibahas menyangkut dana masyarakat yang seharusnya di dibahas secara transparan. Tak pelak, karena pembahasan 'gelap' itu mendapat kritikan dari banyak pihak. "Pesta akhir tahun", itu kata salah seorang aktifis di Batam saat berita yang menghebohkan itu muncul di koran. Bagaimana tidak, kata

aktifis tersebut, hampir tiap tahun Pemko dan DPRD Kota Batam selalu melakukan rapat tertutup dalam membahas APBD Kota Batam. Sehingga momen pembahasan APBD dijadikan pesta akhir tahun untuk sepanjang tahun. Menurut saya, sedikit berlebihan memang komentar itu, namun apapun bisa terjadi bila memang pembahasan uang rakyat tidak di kawal oleh rakyat itu sendiri. Sebagai bagian dari masyarakat, saya sangat berharap Pemko Batam dan DPRD Ko ta Batam membuka diri dan mendengarkan kritikankritikan dari masyarakat. Sehingga tidak lagi ada syak dari masyarakat bila benar tidak ada apa-apa. Tentu saja akan lain halnya bila memang ada apa-apa dalam pembahasan tersebut. ***

Nana Marlina Wartawan Haluan Kepri

Dekat, Tetapi Berjauhan HA YAT I AY terkejut melihat gambar itu, wajahnya pucat, terlompat dari mulutnya perkataan," O, Bang Muluk! Rupanya dia masih ingat akan daku!" "Ingat, dan selamanya dia tidak akan lupa. Tetapi...Hayati

yang dicintainya itu telah hilang." "Dia masih ada Abang, ini dia!" "Hayati yang dicintainya tidak ada lagi, telah mati. Semangat Zainuddin telah dibawanya bersama-sama ke kuburnya. Hayati yang menumpang di rumahnya sekarang, ialah sahabatnya, istri pula dari sahabatnya. Dengan langkah yang bagaikan jatuh, Hayati keluar dari kamar itu, kembali ke kamarnya sendiri, menghempaskan kepadanya yang mungil ke atas bantal. Pada saat itu tahulah dia su-

dah, bahwa Zainuddin masih tetap cinta akan dia. Cinta yang tak pernah padam, melainkan jadi pelita di dalam perjuangan hidupnya, meskipun mereka telah terbatas buat selama-lamanya. Demikianlah Hayati tidur di kamar itu. Kedengaran olehnya tiap-tiap jam berbunyi, kedengaran pula langkah Zainuddin pulang tengah malam; sampai akhirnya bunyi kokok ayam berderaiderai, alamat harikan siang... Surat Cerai Saudaraku Zainuddin

juta orang bertempat tinggal di pedesaan dan 11,05 juta orang tinggal di perkotaan. Masih menurut BPS, sejak Maret 2011 batas garis kemiskinan adalah pengeluaran Rp233.740 per kapita perbulan. Sedangkan Bank Dunia menggunakan garis kemiskinan lebih sebesar, 2 dollar AS pengeluaran perhari per kapita. Berapa banyak jumlah penduduk miskin di Provinsi Kepulauan Riau? Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin Kepri saat ini sebanyak 74.061 kepala keluarga (KK) atau 280 ribu jiwa, atau 18,51 persen dari jumlah penduduk 1,6 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, lebih dari setengahnya atau sekitar 136.044 jiwa terdapat di Kota Batam. (Haluan Kepri, 28/11/11). Dengan kekayaan alam dan sumber daya manusia yang cukup besar di Indonesia sebagai potensi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan disegani oleh bangsa-bansa lain di dunia ini. Potensi tersebut belum dikelola secara baik sehingga yang menikmati bangsa lain dan sebagian kecil yang dinikmati bangsa Indonesia karena ketidak mampuan bangsa Indonesia untuk mengelola potensi yang di miliki. Jumlah penduduk besar

menjadi pangsa pasar bagi bangsa lain dengan masuknya produk impor yang menguasai pasar Indonesia saat ini sedangkan produk dalam negeri tidak mampu bersaing dengan produk impor karena kualitas dan harganya mahal akibat keterbatasan energi dan biaya bunga pinjaman relatif tinggi dibandingkan dengan negara lain. Penulis sebagai warga negara Indonesia cukup prihatin dengan tingkat pendidikan tenaga kerja Indonesia baik yang bekerja di dalam negeri maupun yang bekerja di luar negeri. Berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, di prediksi angkatan kerja tahun 2012 mencapai 119,39 juta orang. 55,7 juta orang atau 46,6 persen berpendidikan Sekolah Dasar (SD),28/12/11. Jumlah tenaga kerja di luar negeri setiap tahunnya meningkat, pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang ratarata 6,4 persen belum mampu menciptakan lapangan kerja di dalam negeri. Jumlah TKI di luar negeri kira-kira 6 juta, di Malaysia 2,2 juta, di Arab Saudi 1,5 juta dan selebihnya di negara lain seperti China, Singapura, Taiwan, Korea Selatan ,Jepang. Hampir 70 persen TKI sebagai pekerja rumah tangga. Dari 6 juta orang TKI yang bekerja di luar negeri mengirim uang Rp71 triliun yang langsung menggerakkan sektor riil di perdesaan. Ke depan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri secara bertahap harus bisa dikurangi terutama untuk pekerja rumah tangga (PRT) dengan menciptakan lapangan pekerjaan di dalam negeri. Selama lapangan pekerjaan di dalam negeri sulit di peroleh maka sangat sulit untuk membendung tenaga kerja Indonesia mencari rejeki di negara lain. * * *

Dengan perasaan sangat duka, kota Surabaya saya tinggalkan. Amat besar malu yang saya pikul di hadapan umum. Sengaja saya pergi ke Banyuwangi ini ialah hendak mencari pekerjaan. Tetapi pekerjaan belum juga dapat. Saya tahu sudah, bahwa semua adalah pembalasan Tuhan yang harus saya tanggungkan. Dosa saya terlalu besar terhadap kepada diri sendiri. Kuncup pengharapan Saudara yang mulai akan mekar, saya patahkan, saya rebut Hayati dari tangan

Saudara, padahal saya tahu ketika itu bahwa Saudara sangat cinta akan dia, dan dia pun mengharapkan akan bersuamikan Saudara. Saya pengaruhi keluarganya dengan uang, dengan turunan. Saya hinakan Saudara di hadapan mereka. Saya tidak insaf bahwasanya panas akan berganti juga dengan hujan, bahwasanya kehidupan ini adalah laksana roda pedati, turun naik silih berganti. Saya tidak insaf bahwa saya kelak akan mengemis kepada orang yang pernah saya hinakan. * * *

Banyak Tahi Minyak di Pantai Karimun HALO instansi terkait tolong bersihkan tahi minyak (oil sludge) di pantai Karimun. Selain merusak ke indahan pantai, juga merupakan pencemaran air laut dan membahayakan bagi biota laut. Akibat hal tersebut, ikan-ikan kecil juga banyak yang mati. Atas perhatian diucapkan terima kasih. Hormat Saya Mhm Fauzi 085264889xxx Aktifis Lingkungan Kabupaten Karimun JAWAB TERIMA kasih pak Fauzi atas suratnya. Kami dari Pemerintah Kabupaten Karimun telah berupaya melakukan pembersihan bernagai sampah, termasuk membersihan pantai dari tahi minyak. Bahkan kami dalam aksi gotong royong bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) telah berhasil mengumpulkan ribuan ton sampah . Begitu pula dengan kebersihan di selokan yang dipenuhi pasir dan lumpur turut serta dikuras dan jalanan yang berpasir dibersihkan. Di samping itu, dari titik-titik yang dibersihkan telah disiagakan beberapa unit truk pengangkut sampah. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan Kota Karimun yang asri. Bagi kami masalah Adipura bukan suatu alasan untuk membersihkan kota. Tapi motivasi kita adalah membersihkan lingkungan dengan tujuan hidup sehat. Memang kita akui kalau target pencapaian Adipura memang merupakan suatu tujuan. Tapi lebih dari itu, lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan, dan para turis lokal maupun luar negeri akan betah. Ini juga merupakan salah satu upaya meningkatkan jumlah wisatawan di Karimun. Ketika kenyamanan telah didapatkan di daerah ini, maka orang akan semakin betah, ekonomi pun akan semakin meningkat. Untuk itu kami mengajak kepada semua masyarakat agar selalu meningkatkan kebersihan dan disiplin dalam membuang sampah tidak sembarang tempat. Sekian penjelasan dari kami semoga bermanfaat. Hormat Kami Nurdin Basirun Bupati Karimun

√ Harga sembako naik - Itu uda biasa, hee he. √ Kadisperindag Jadi Saksi Ahli - Beberkan aja pak, biar siapa yang salah.

REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail : r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


CMYK

Senin 2 Januari 2012

KEPALA DKP Provinsi Kepulauan Riau Ir. Amir Faizal, MM memberikan pengarahan dan membuka secara resmi kegiatan.

6

Drs Santoso, MS selaku narasumber dari Ditjen KP3K Kementrian Kelautan dan Perikanan RI.

DKP Kepri Gelar Koordinasi dan Sinkronisasi PBM KOMPONEN utama Program Pengelolaan dan Rehabilitasi Terumbu Karang (COREMAP) adalah Pengelolaan Sumberdaya Berbasis Masyarakat (PBM) atau Community Based Management (CBM). Hal itu bermakna masyarakat diposisikan sebagai pelaku utama dan terutama dalam pengelolaan sumberdaya ekosistem terumbu karang. Keterlibatan masyarakat tidak hanya terbatas dalam hal melaksanakan aturan-aturan pengelolaan. Melainkan secara utuh dari semua siklus pembangunan mulai dari tahapan perencanaan, pe_ngorganisasian pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Dalam kondisi seperti saat ini, tentulah peran dan fungsi strategis tersebut tidak serta merta dapat diemban oleh masyarakat. Hal-hal tersebut dapat dicapai apabila pemangku berbagai kepentingan (stakeholders) memiliki komitmen untuk bersama-sama mengelola potensi kelautan, khususnya ekosistem terumbu karang melalui sebuah pendekatan manajemen bersama (colaborative management). Untuk itu, sebagai bahan evaluasi dan pemantapan pelaksanan komponen dimaksud, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri menggelar kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantapan CBM selama dua hari, Kamis (22/11) dan Jumat (23/11) di Hotel Aston Tanjungpinang. Kepala DKP Provinsi Kepri, Ir Amir

STAND Pameran RCU Coremap Provinsi Kepulauan Riau pada Pameran Apresiasi Umbu di Jakarta. Faizal MM, saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa pengelolaan terumbu karang yang berkelanjutan, memerlukan dukungan dari semua pihak. Hal itu dikarenakan faktor penyebab terjadinya kerusakan terumbu karang juga menyangkut banyak pihak misalnya aktivitas penangkapan ikan yang bersifat merusak, dampak negatif dari kegiatan pertambangan, industri, dan pengembangan pemukiman yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menyatukan persepsi dan pandangan serta terus

meningkatkan kompetensi terutama bagi Pengelola Kegiatan (PIU) Coremap II dan LPSTK (Lembaga Pengelola Sumberdaya Terumbu Karang) yang merupakan ujung tombak pengelolaan Coremap II. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Ulia Fachmi, MSi menyebutkan, narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan itu berasal dari Project Management Office (PMO) Coremap II Ditjend Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan dan Perikanan RI antara lain Drs Santoso, MS (Asisten Direktur Bidang Penyadaran Masyarakat, PMO Coremap II),

Rony Megaranto, MSc (Konsultan MCS berbasis Masyarakat, PMO Coremap II), Andi Nurjaya (Konsultan CBM, PMO Coremap II). Kemudian, dari Lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan RI yang diikuti oleh 30 peserta terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Koordinator CBM, LPSTK dan LSM pesisir masing-masing dari PIU Coremap II Kabupaten Natuna, Batam, Bintan dan Lingga serta unsur/instansi terkait lainnya dari HNSI, Perwakilan LSM dan Masyarakat Pesisir. Sebelumnya pada tanggal 9-11 Desember 2011, Unit Koordinasi Wilayah (Regional Coordinating Unit/RCU) Coremap II DKP Provinsi Kepri juga berpartisipasi dalam Pameran Apresiasi Umbu Tingkat Nasional di Sea World, Ancol, Jakarta dalam rangka Puncak Apresiasi Pengelolaan Terumbu Karang. Pameran ini bertujuan untuk mempresentasikan keberhasilan dan capaian yang diperoleh selama kurun waktu pelaksanaan Program Coremap. Pada kesempatan ini Stand Pameran DKP Provinsi Kepri menampilkan produk-produk industri rumah tangga yang berbasiskan sumberdaya perikanan dan kelautan yang dihasilkan oleh masyarakat binaan program COREMAP yang banyak mendapat perhatian dari pengunjung. Narasi : Reza Fahlepi Foto : DKP Kepri

ANTUSIASME pembeli di stand pameran RCU COREMAP Provinsi Kepulauan Riau

PEMBUKAAN kegiatan yang dihadiri oleh pejabat dilingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri.

PESERTA kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pemantapan CBM.

PANITIA foto bersama di stand pameran DKP Kepri.

ANTUSIAS pembeli yang berasal dari mancanegara ikut membeli produk kelompok hasil binaan Coremap.

PENGUNJUNG stand pameran melihat produk-produk yang dipajang di stand pameran RCU Provinsi Kepulauan Riau

PRODUK-produk kelompok yang berasal dari olahan ikan yang dipajang di stand pameran RCU Provinsi Kepulauan Riau.

PESERTA Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi Pemantapan CBM dalam sesi diskusi.

PESERTA kegiatan tampak serius mendengarkan penjelasan dari narasumber.

KEPALA Bidang Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan DKP Kepri DR Ir Eddiwan MSc pada penutupan Kegiatan Koordinasi dan

ULIA Fachmi, MSi, Kasi Pengelolaan Rehabilitasi dan Perlindungan SDKP sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan.

CMYK


ng

ng ke hlm 7

SAMBUNGAN

7

Senin,

ANTARA

DUA korban tewas akibat penembakan terbaring di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Dr Fauziah Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu (31/12) malam. Aksi penembakan yang terjadi pada malam pergantian tahun di Desa Blang

ta api laras panjang jenis AK dan mengendarai sepeda motor, terhadap mess pekerja kabel Telkom, di Blang Cot Tunong, Kecamatan Blang Bladeh, Kabupaten Bireuen, Aceh. Tiga pekerja kabel Telkom tewas dan tujuh orang lainnya luka berat akibat berondong peluru tersebut. Ketiga korban tewas, yakni Sunyoto, Suparno, dan Daud. Selain menewaskan ketiganya, penembakan juga menyebabkan tujuh korban luka berat, yakni Andrianto, Hasan, Khairul, Imam, Kopral, Aan, dan Bonjol. PT Telkom memastikan tiga korban tewas dan tujuh korban luka akibat penembakan di Bireun adalah pekerja galian kabel fiber optik Telkomsel, anak perusahaan PT Telkom. "Manajemen TelkomGroup turut prihatin atas terjadinya insiden penembakan yang terjadi pada malam pergantian tahun itu, sekaligus ikut berduka cita kepada keluarga korban," kata Head of Corporate Communication and Affair Telkom, Eddy Kurnia, Minggu (1/1). Identitas korban tewas telah dipastikan manajemen Telkom yang turun ke lapangan. Selanjutnya, kata Eddy, Telkom mengharapkan supaya situasi

yanyi bukan timbul secara tiba-tiba. Diakui Sheza, ia sudah sering tampil di atas panggung dalam berbagai acara off air. Dari situlah, ia memantapkan diri menjadi penyanyi. "Pingin banyakin jam terbang di off air, jadi nanti pas saat live nggak kaget. Karena kalau off air kan bisa rasain macam-macam panggung, dari yang kecil sampai yang besar," ujarnya. Gadis kelahiran Jakarta, 14 Oktober 1988 ini mengaku percaya diri dengan karier barunya. Dunia menyanyi bukan sesuatu yang asing untuknya. Sejak

nian dan diharapkan pada 2012 ini sudah bisa dilaksanakan. " Kami akan mengusulkan bantuan dari pusat melalui APBN dan bantuan melalui APBD Provinsi Kepri dan APBD Kabupetan Karimun. "Mudahmudahan hal itu segera terealisasi. Dan tidak ada lagi bencana banjir di Kundur seperti seminggu lalu," pungkasnya. Kembali ke Rumah Ratusan warga yang bermukim di dua kecamatan, Kundur dan Kundur Utara yang sebelumnya mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir sudah pulang ke rumah masingmasing. Namun mereka belum bisa bertani karena lahan mereka masih tergenang banjir. "Kami sudah tidak betah berlamalama (tempat pengungsian) seperti ini. Karena kami butuh uang untuk menghidupi kebutuhan keluarga. Belum lagi biaya sekolah anak. Jadi kami terpaksa balik ke rumah," ujar warga, Amat.

Sebelumnya di Kecamatan Kundur, Desa Tanjungsari dilaporkan lumpuh total dibantai banjir. Di sini, jumlah warga yang mengungsi sekitar 180 Kepala Keluarga (KK). Mereka menempati rumah warga dan Masjid Akbar yang tidak terkena musibah banjir. Di Dusun Parit Seratus, masih di Kecamatan Kundur, tercatat 130 warga diungsikan ke gedung sekolah terdekat yakni Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam 013. Begitu juga dengan 66 jiwa warga Dusun Parit Tegak. Keduanya di Desa Sungai Besi. Bupati Karimun berjanji segera menginstruksikan jajarannya untuk menyalurkan bantuan untuk para korban. Secara spontan ketika meninjau tiga titik lokasi pengungsian, Nurdin memberikan dana bantuan berupa uang pribadinya kepada perangkat pemuda untuk dana operasional dadakan.***

(SKPD). Gubernur Provinsi Kepri, HM Sani mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kepri, karena atas dukungan dan kerjasamanya, selama tahun 2011 banyak hal yang bisa dibangun oleh Kepri. Sani berharap agar di tahun 2012 masyarakat bisa bersama-sama membangun Provinsi Kepri. "Terima kasih atas dukungan masyarakat Kepri kepada pemerintah, sehingga banyak hal yang bisa kita bangun di tahun ini," ujarnya. Selang sambutan, Sani bersama FKPD yang hadir, menyumbangkan 3 lagu secara beruntun sebagai persembahan kepada masyarakat atas dukungannya selama ini. Tepat pukul 23.30 pengunjung diarahkan ke tepi pantai untuk melihat antaraksi konfigurasi pompong hias yang membentuk tulisan selamat tinggal tahun 2011, dan selamat datang tahun 2012. Pertunjukan tersebut berlangsung hingga menjelang pesta kembang api tepat pukul 00.00 WIB. Selain aksi pentas seni budaya, hiburan tahun baru juga diisi oleh puluhan penyair dari Kepri dan Riau, diantaranya Husnizar Hood yang selama ini aktif menyumbangkan pikiran-pikirannya melalui puisi. Acara ini dipusatkan di Tugu Proklamasi diisi secara bergantian oleh para penyair yang hadir. Kabag Humas Pemko Tanjungpi-

nang Surjadi mengatakan untuk merayakan pergantian tahun Pemko Tanjungpinang bersinergi dengan Pemprov Kepri. Perayaan malam pergantian tahun dipusatkan di gedung daerah serta beberapa tempat lainnya seperti, Anjung Cahaya, Ocean Corner, Penyengat dan di berbagai tempat lainnya. Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan pada detik-detik pergantian tahun, langit Dataran Engku Putri dan sekitarnya terang benderang oleh cahaya warna-warni dari 1.419 kembang api yang ditembakan ke udara. Kemerihannya sama dengan pesta kembang api pada pembukaan Sea Games XXVI Palembang, November 2011 lalu. Apalagi pesta kembang api ini sama-sama dikelola oleh event organizer (EO) yang sama, yakni No Limit. "Kita menggunakan jasa Event Organizer No Limit untuk mengadakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun," ujar Yusfa Untuk ukuran diameter kembang api yang akan digunakan nantinya, ukuran terkecil sekitar satu inci, sedangkan untuk kembang api yang berukuran paling besar mencapai enam inci. "Langit-langit Batam Khususnya di Dataran Engku Putri dihiasi kembang api dengan durasi 15 hingga cw42) 20 menit," kata Yusfa. (cw55/ (cw55/cw42)

Langit Kepri

Sambungan dari hal 1

berfoto-foto di depan Gedung Daerah. Seperti janji panitia sebelumnya, pada malam perayaan pergantian tahun, Gedung Daerah benar-benar disulap menjadi gedung yang bertabur cahaya lampu. Tidak hanya berhenti sampai di situ, sepersekian detik saja warna lampu tersebut berubah warna yang artistik seperti warna pink, merah, hijau, biru, dan berbagai warna lainnya. Begitu juga puluhan lampu sorot terpancar ke langit dengan saling bersilangan di udara. Pemandangan tersebut mulai terlihat sejak malam mulai beranjak. Permainan cahaya tersebut mampu memikat puluhan ribu masyarakat berbondong-bondong datang ke acara yang disebut-sebut perayaan tersebesar di provinsi tanah Melayu ini. Kerumunan manusia semakin bertambah saat lagu Empat Mata dinyanyikan oleh Trinanda Band mengawali pertunjukan. Selang bebebrapa menit kemudian, panitia menampilkan berbagai tarian daerah tersebut. Hadir dalam perayaan tersebut, Gubernur Kepri HM Sani dan istri Aisyah Sani, Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo dan istri Rekaveni Soerya Respationo, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, Walikota Tanjung Pinang Suryatati A Manan dan beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah

kecil ia sudah sering tampil menyanyi, namun baru serius dalam bernyanyi baru-baru ini. "Kemarin-kemarin masih syuting sama kuliah, tapi sekarang sudah agak renggang, jadi sekarang digenjot di tarik suara," ujarnya. Sheza mengaku awalnya belajar menyanyi secara otodidak, namun karena dirinya serius ingin menjadi penyanyi profesional, ia pun mulai berlatih vokal . "Sekarang ingin konsen bernyanyi, jadi mulai belajar latihan vokal sudah sebulanan ini," ujar mantan kekasih Ruben Onsu ini. (art)

Ratusan Hektar

Sambungan dari hal 1

pan lumpur. Dan petani juga masih khawatir bakal ada banjir susulan yang akan semakin merusak tanaman milik petani,� sebutnya. Petani sangat mengaharapkan agar kerugian yang diderita petani akibat musibah bencana alam. Iaberharap agar Pemkab Karimun segera meninjau kondisi petani pasca banjir di Kundur. Sehingga mereka tahu persoalan yang dihadapi para petani. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Karimun, Amran Syahidid mengatakan kerusakan lahan karet tidak terlalu parah, dan masih bisa dilakukan penyadapan untuk beberapa pekan ke depan. "Yang kita takutkan adalah ketika hujan lebat turun lagi dan banjir kembali terjadi, maka lahan karet itu akan rusak dan tidak bisa dimanfaatkan lagi," ujar Amran. Amran mengatakan pemerintah akan membangun kanal diarea perta-

di Nanggroe Aceh Darussalam semakin kondusif, sehingga masyarakatnya ada dalam kesejahteraan. Kejadian ketiga lanjut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud juga berupa penembakan di Aceh. Wagino, karyawan toko Istana Boneka, tewas ditembak orang tak dikenal di Kampung Doi Ulee Kareng, Banda Aceh, pada Sabtu (31/12) sekitar pukul 21.00 WIB. Belum diketahui pelaku dan motif dari tiga aksi tersebut. "Pelaku dalam penyilidikan," kata Saud. Polisi, katanya sudah mendalami sejumlah titik yang dianggap berpotensi sebagai tempat persembunyian pelaku, baik itu untuk kasus penembakan di Banda Aceh maupun di Bireuen. Untuk kasus penembakan di Banda Aceh, katanya, polisi sudah memeriksa tiga orang saksi, termasuk salah satunya pemilik Toko Boneka dimana korban Wagino bekerja. "Polisi juga menemukan barang bukti berupa proyektil senjata genggam," katanya. Sejauh ini, katanya belum diketahui persis apa motif dari penembakan tersebut. "Tapi dugaan awal, terkait masalah pribadi. Mungkin hutang piutang," katanya. Sedangkan untuk kasus penembakan di Bireuen, lanjutnya, jajaran Polres Bireuen sedang memeriksa sebanyak 40 saksi, yang semuanya adalah rekan korban. "Motif kasus ini belum diketahui," katanya. Kejadian menonjol lainnya, dua warga tewas karena tersengat listrik di Bundaran Besar Palangkaraya Tengah, saat tengah menyaksikan konser musik, di bawah guyuran hujan, Sabtu (31/ 12) sekitar pukul 21.30 WIB. Selain itu, ada pula kecelakaan antara bus Sumber Kencono dan sepeda motor di Jalan Raya MadiunSurabaya tepatnya, Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (1/1) sekitar pukul 00.15 WIB, yang mengakibatkan enam penumpang bus tewas di lokasi dan lebih dari 23 penumpang mengalami luka berat dan luka ringan. ( k o m //dd t c )

Beralih ke

Sambungan dari hal 1

dalam menyambut tahun 2012. Sheza mengaku, saat ini dirinya sudah mulai sibuk rekaman. Dan awal tahun 2012 ini, single yang ia nyanyikan akan segera dirilis. "Judulnya masih rahasia, mudahmudahan di akhir Januari mulai disebar. Genrenya Pop Ballad, kalau aku lebih agak catchy, nge-beat tapi tetap girly, colorfull juga dimainin. Jadi, nonjolin konsep colorfull," kata Sheza saat ditemui di D'Consulate Jakarta. Menurut adik kandung Shezy Idris ini, keputusannya untuk menjadi pen-

LAHAR DINGIN — Sejumlah warga melintasi dam sabo bronggang setelah penyurutan aliran lahar dingin di Sungai Gendol, Cangkringan,Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (1/1). Hujan deras di puncak Merapi mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin dengan membawa material vulkanik

13 Orang

Sambungan dari hal 1

kejadian yang mengakibatkan empat warga sipil dan seorang polisi tewas. Di luar itu, masih ada delapan korban tewas akibat tersengat listrik dan kecelakaan bus Sumber Kencono. Jadi totalnya ada 13 korban tewas di malam pergantian tahun. "Situasi kamtibmas menjelang pergantian Tahun Baru 2012, secara umum kondusif. Terjadi beberapa kasus," katanya, Minggu (1/1). Kejadian pertama di sebelah Selatan Lapangan SMA, Jalan Kalimantan Kota Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (31/12), sekitar pukul 19.45 WIB. Pada peristiwa ini anggota Kepolisian Sektor Sanan Wetan, Kota Blitar, Briptu Prayoga Ardhi, ditusuk dua orang tak dikenal. Pelaku mengendarai sepeda motor Mio warna merah. Korban mengalami luka tusuk pada leher dan meninggal dunia saat dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Blitar. "(Korban) hendak berangkat melakukan pengamanan malam tahun baru dengan menggunakan seragam dinas Polri atasan tertutup jaket," ujar Saud. Kedua, pada Sabtu (31/12), pukul 21.00 WIB, terjadi penembakan oleh orang tak dikenal menggunakan senja-

2 Januari 2012

ANTARA

4 Rumah di Yogja Hanyut Terseret Banjir Lahar Dingin Y O G J A K A R T A — Hujan deras yang menggguyur kota Yogyakarta, Minggu (1/1) sore mengakibatkan terjadinya banjir lahar dingin di sekitar aliran Kali Boyong, Notoyudan, Kecamatan Gedongtengen, Yogyakarta. Tiga rumah tenggelam dan satu lagi hancur terseret material Gunung Merapi di sekitar bantaran kali Boyong tersebut. Tidak hanya rumah, hujan juga menutup bandara internasional Adisucipto dan mengganggu jadwal perjalanan kereta api. Ketua TIM SAR Daerah Istimewa Yogjakarta, Brotoseni mengatakan belum ada korban jiwa terhadap peristiwa banjir lahar dinging tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi kita masih melakukan evakuasi terhadap warga di lokasi kejadian," katanya, kemarin. Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta telah mengingatkan masyarakat Yogya untuk mewaspadai hujan lokal yang terjadi di wilayah mereka selama sepekan terakhir ini. Hujan lokal dengan intensitas sedang dalam kurun waktu 2-3 jam di Yogya, dinilai berpotensi menyebabkan banjir lahar dingin. Kejadian hujan lokal di puncak Merapi sudah terbukti menyebabkan banjir lahar dingin, khususnya yang melewati sungai-sungai yang berhulu di Merapi seperti Sungai Putih, Apu, Pabelan, dan Sungai

Krasak. Hujan lebat kemarin juga memaksa ditutupnya bandara internasional Adisucipto Yogyakarta. Aktivitas penerbangan dan pendaratan pesawat di bandara dihentikan sementara. "Bandara ditutup pukul 17.15 sampai 18.00 WIB sore dikarenakan cuaca buruk," kata Isye Yuviana Effendi, Asisten Manager Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adisucipto, kemarin. Isye mengatakan, akibat cuaca buruk tersebut, Pesawat Lion Air JT550 dari Jakarta menuju Yogyakarta, yang seharusnya mendarat di Bandara Adisucipto Jogja pukul 17.16 WIB, terpaksa dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya. "Lion Air JT-550 dari Jakarta tujuan Jogja dialihkan ke Surabaya," kata dia. Sementara itu, sekarang aktivitas Bandara Adisucipto Yogyakarta sudah kembali normal. Namun, sejak pukul 16.00 WIB sore hingga saat ini wilayah Yogyakarta masih diguyur hujan lebat. Arus lalu lintas di ruas Jalan Solo menunju bandara Adisucipto juga terlihat padat. Selain bandara, hujan juga mengganggu jadwal jadwal perjalanan kereta api. Itu terjadi karena rel perlintasan kereta api di beberapa wilayah Yogyakarta dan Solo, terendam banjir. Pantauan di lapangan, ratusan penumpang menumpuk di stasiun kereta Lempuyangan, Yogyakarta. Hal itu disebabkan kereta ekonomi Bengawan

tujuan Jakarta terlambat berangkat dari stasiun Jebres, Solo. Kereta ekonomi Bengawan itu seharusnya tiba di stasiun Lempuyangan Yogyakarta, pukul 18.16 WIB. Namun, akibat banjir yang menggenangni perlintasan, kereta itu baru bisa berangkat dari stasiun Jebres Solo, pukul 19.30 WIB. "Iya tadi KA Bengawan Solo dari stasiun Jebres Solo terlambat berangkat karena banjir menggenangi rel perlintasan kereta. Jadi harus menunggu banjir surut dulu," kata Kepala Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budianto, kemarin. Eko menjelaskan, kereta api ekonomi Bengawan itu tidak bisa di operasikan diperlintasan rel kereta api. Karena lokomotif kereta api tersebut tidak bisa kena air, dan dapat mengakibatkan mesin kereta tidak berfungsi. Saat ini banjir di beberapa wilayah Solo ke arah Jogja sudah mulai surut dan jadwal perjalan kereta sudah mulai kembali normal. "Sekarang sudah surut, KA Bengawan sudah jalan menuju Yogyakarta dan melanjutkan perjalan ke Jakarta," ujarnya. Sementara itu, hingga saat ini hujan lebat sejak sore pukul 16.00 Wib tadi masih mengguyur wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Di beberapa ruas jalan di kota Yogyakarta sudah digenangi air hingga menutupi trotoar, seperti di Jalan Kolombo dan Adisucipto. ( d t c / v i v )

300 WNI Terjebak di Nigeria JAKARTA — Serangkaian serangan terjadi di Nigeria akibat ulah pemberontak. Pemerintah setempat menyatakan Nigeria dalam keadaan darurat. Sebanyak 300 Warga negara Indonesia (WNI) di Nigeria diminta tidak keluar rumah jika tidak terlalu perlu. "Ada sekitar 300 WNI yang umumnya ekspatriat. Memang Nigeria itu salah satu negara yang dari aspek keamanan kurang. Dulu masalah kriminal dan sekarang politik," ujar Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tatang Razak, Minggu (1/1). KBRI akan mengambil langkah yang diperlukan sesuai dengan kondisi yang sekarang terjadi. Sejauh ini Kemlu belum mendapatkan informasi adanya WNI yang menjadi korban serangan.

"Kami akan cek keadaan mereka. Kalau keadaan terus begitu, kami imbau WNI tidak keluar rumah jika tidak perlu. Lalu kami imbau untuk menghindari wilayah yang berbahaya," sambung Tatang. Menurut dia, KBRI tidak akan serta merta meminta WNI yang ada di negara tersebut untuk buru-buru pulang ke Tanah Air. Yang jelas, KBRI tetap menjalin kontak dengan WNI di Nigeria untuk memastikan keadaan mereka. Jika situasi semakin memanas, baru diambil tindakan lebih lanjut. "Kami masih coba konfirmasi Kedubes di Nigeria untuk mengetahui lagi keadaan di sana," ujar Tatang. Presiden Nigeria, Goodluck Jonathan, menyatakan keadaan darurat di negaranya dan memerintahkan un-

tuk segera menutup wilayah perbatasan Nigeria. Jonathan menuduh kelompok pemberontak Boko Haram berada di balik serangkaian serangan di Nigeria. Sementara itu, Sabtu (31/12), 50 warga Nigeria tewas dalam bentrokan dua kelompok masyarakat. Bentrokan diduga dipicu oleh masalah sengketa lahan pertanian. Juru bicara pemerintah Nigeria, Eni Onyekachi memastikan pertikaian tersebut tidak terkait dengan kelompok pemberontak Boko Haram. Bentrokan kelompok dan etnis terkait masalah lahan sering terjadi di Nigeria antara petani dan peternak. Kepemilikan tanah merupakan isu sensitif oleh warga Nigeria karena nilai-nilai komersial dan tradisional melekat pada (viv) lahan tersebut.(viv)

kapal ke Singapura. Tugasnya tidak hanya sekedar membawa ikan, tetapi juga mengikuti sistim lelang ikan di negeri jiran tersebut. "Bagaimana sulitnya mengikuti lelang, kita harus berhitung cepat, kalau tidak bisa rugi. Tanggung jawab ada di pundak. Untungnya saya cepat belajar, dan hasil pekerjaan saya bisa memuaskan bos. Sehingga saya dipercaya untuk selalu membawa ikan dari Selat Panjang, dari Karimun, dari Batam ke Singapura," kenang Kasman. Prinsip ketiga yang juga menjadi pegangan hidupnya adalah memegang teguh komitmen, sehingga apa yang ia usahakan bisa terwujud. Banyak hal yang telah ia lalui, banyak pelajaran pula yang ia dapatkan. Baginya, setiap masalah dalam kehidupan mengandung pelajaran yang sangat berharga. Semua itu didapatkannya dengan banyak belajar dari teman-temannya yang tidak lain guru baginya. "Saya bisa dikatakan lebih cepat matang dibandingkan teman-teman seusia. Semua itu karena pergaulan saya dengan orang-orang yang lebih tua. Saya masih belasan tahun, temanteman saya sudah berusia diatas 45 tahun. Merekalah yang memberi pandangan-pandangan hidup, dan banyak memberi saya pelajaran, saya banyak berguru pada mereka," kenang Kasman yang merantau ke Batam sejak tahun 1991. Pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Kepri ini juga pernah punya pengalaman pahit saat merintis usaha di Batam. Sekitar pertengahan tahun 1991, dengan modal sendiri Kasman membawa daging kambing dari Selat Panjang

ke Batam. Karena buruknya transportasi dan lamanya diperjalanan, membuat daging yang ia bawa busuk. Akibatnya, Kasman mengalami kerugian yang sangat besar. Karena tekadnya untuk maju, Kasman tidak mau menyerah. Beberapa kali ia membawa daging kambing untuk di jual ke Batam. Usahanya tersebut berjalan dengan baik, hingga akhirnya Kasman memiliki gudang sendiri di Batam. Kini, Kasman menjadi salah satu distributor ayam di Batam. Ia mendatangkan ayam, baik ayam es maupun ayam segar dari beberapa daerah di Indonesia, terutama Jawa. Selain terus mengembangkan usahanya dalam menyediakan kebutuhan ayam di Batam, Kasman juga sedang mengembangkan beberapa usaha lainnya, baik restoran maupun properti. Kini, Kasman sedang getol-getolnya mengembangkan Restoran Bakso Wong Cilik. "Harapan saya dari Bakso Wong Cilik ini tidak muluk-muluk, bagi saya bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat dan mendapatkan harga yang sangat terjangkau sudah cukup. Saya tidak pentingkan untung, asalkan tidak susbidi saja. Itu tekad saya. Saya juga berencana untuk menjadikan sebagai salah franchise yang bisa membantu banyak keluarga. Saya juga punya mimpi bagaimana brand Bakso Wong Cilik ini bisa berkembang dan semua orang mengenalnya, terutama di Kepri. Jika ingin makan bakso wong cilik, tidak harus ke warung baksonya, tetapi bisa di dapatkan secara instan di minimarket atau supermarket," tutur Kasma sambil tersenyum.(( N a n a M a r l i n a )

Rugi Bukan

Sambungan dari hal 1

sia karena perang Cina melawan Jepang. Bagaimana pedihnya hidup ayah zaman itu, sampai harus memakan daun untuk bertahan hidup. Karena itu, beliau mendidik kami dengan sangat keras agar anak-anaknya disiplin dan menjadi pekerja keras. Syukurnya kami semua tumbuh menjadi orang-orang yang bertanggung jawab," kenang Kasman. Kisah orangtua serta petuah dan didikan yang sangat disiplin menjadi pegangan hidupnya. Apapun ia kerjakan untuk membantu keuangan keluarga. "Saya tak pilih-pilih pekerjaan untuk mendapatkan uang. Asalkan halal saja, saya kerjakan. Saya bekerja dengan orang, dipercaya orang. Saya telah bekerja sejak masih belasan tahun. Saya bantu orang bawa barang, bawa ikan untuk dijual di pasar," ujar Kasman. Pekerjaannya tersebut membawanya berkenalan dengan banyak orang, terutama yang jauh lebih tua dibandingkan dirinya. Karena ketelatenannya bekerja, ia pun dipercaya untuk membawa ikan segar untuk masuk ke Singapura. Kepercayaan yang didapatkannya tidak ia sia-siakan, ia bekerja dengan penuh tanggung jawab. Semakin lama, kepercayaan oleh bosnya semakin besar, sehingga ia dipercaya penuh untuk membawa barang dalam jumlah besar ke Singapura. "Modal kedua hidup saya adalah kejujuran. Tanpa kejujuran, jangan harap bisa dipercaya orang," ujar Ketua Yayasan Bakti Nusantara itu lagi. Saat masih berusia 17 tahunan, Kasman dipercaya oleh seorang pengusaha untuk membawa ikan dengan


8

IKLAN Senin,

2 Januari 2012


Please purchase VeryDOC PS to PDF Converter on http://www.verydoc.com to remove this watermark.

Kasus Pencabulan Anak Meningkat Habiburrahman Owner RM Janjang Sambilan

Keberanian Berbuah Sukses BERANI itu ajaib, kutipan motivator Mario Teguh ini, agaknya bisa jadi salah satu contoh kesuksesan yang diraih, Habiburrahman, owner (pemilik) Rumah Makan Janjang Sembilan, Tiban Koperasi. Berawal dari keberaniannya untuk menjual nasi dan lontong kecil-kecilan, membawa Rahmah, sukses ini membangun bisnisnya di rumah makan. Saat ini, dia memiliki 8 orang karyawan. R a h m a n

Keberanian Berbuah Besambung ke hlm 6

BALOI BALOI— Bagian Operasional Polresta Barelang mencatat, dari bulan Januari sampai November 2011, tercatat ada 83 kasus kekerasan seksual dimana korban dan tersangkanya melibatkan anak di bawah umur. Kasus tersebut terbagi dua yakni kasus perdagangan manusia (trafficking) sebanyak tujuh kasus dan sisanya adalah pencabulan. Oleh: Tito Suwarno, Liputan Batam

Jumlah kasus kekekerasan seksual tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2010. Dari 83 kasus itu, sekitar 80 persen dapat diungkap secara tuntas hingga masuk proses pengadilan. Sedang 20 persen lagi, masih dalam proses penyelidikan dan pemberkasan. "Jika dibanding tahun lalu, pada tahun 2011 kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak meningkat, meskipun tidak signifikan peningkatannya. Namun penyelesaiannya juga meningkat. Bisa dibilang bagus penyelesaiannya," ujar Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Mo-

chammad Sholeh saat menjabarkan index crime kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (30/12) lalu. Kata dia, kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur paling banyak terjadi di bulan Februari dan Maret 2011, yakni mencapai 29 kasus. Sementara itu, untuk kasus pencabulan, dari 76 kasus, polisi bisa menyelesaikan dan mengungkapnya sebanyak 69 kasus atau 91 persen. Sedangkan kasus trafiking, dari tujuh hanya terselesaikan lima Kasus Pencabulan Besambung ke hlm 10

Liburan, Warga Serbu Objek Wisata wasan Barelang menjadi tujuan utama warga untuk berpiknik. Pantauan di Mega Wisata Ocarina yang berlokasi di Batam Centre, sejak pagi sekitar pukul 09.00 WIb, ribuan warga terlihat terus mendatangi. Bersama keluarga maupun teman, warga Batam tampak antusias, meskipun kemarin cuaca cukup panas. Di tempat wisata itu, peCECEP/HALUAN KEPRI ngunjung tampak bersantai di PENGUNJUNG kawasan Mega Wisata Ocarina, Batam Centre bawah pohon, sambil menikbersantai menikmati pemandangan tepi laut, Minggu (1/1) . mati pemandangan laut. Di antara mereka juga ada yang meB A T A M C E N T R EE— Libu- wisata yang ada di daerah ini. manfaatkan fasilitas penran Tahun Baru 2012, Minggu Tempat-tempat wisata di pusat dukung yang ada di Ocarina. (1/1), dimanfaatkan warga Ba- kota seperti Ocarina, Hutan Para pengunjung ada yang bertam dan sekitarnya untuk berd- Mata Kucing, Pantai Tanjung- main jet ski, taman bermain armawisata ke sejumlah objek pinggir, Pantai Sekilak dan ka- anak-anak, water park, komedi

putar, rental sepeda dan sepeda motor mini. Sembari menunggu melihat pemandangan matahari terbit, para pengunjung dihibur dengan atraksi dari Aprizal Idris, Chief Security Mega Wisata Ocarina yang menarik sebuah mobil pick up seberat tujuh ton dengan menggunakan gigi. Kata Aprizal, kebiasaan untuk mengangkat barang dengan menggunakan gigi sudah dia lakukan sejak usia 10 tahun. Dan kebiasaan ini dia latih setiap harinya di rumah. "Ini murni kekuatan gigi, Liburan, Warga Besambung ke hlm 10

TUNDRA/HALUAN KEPRI

KONDISI ALQUDS — Seorang Syuhada Palestina, Syekh Sa'di Al hafidz menceritakan kondisi Masjid Al Quds di Palestina serta kondisi para pejuang di sana kepada seluruh undangan yang menghadiri Konser Nasyid untuk Kemanusiaan di Indoor Sport Hall, Mukakuning, Minggu (1/1).

Dari Konser Nasyid Kemanusiaan

Rp267 Juta untuk Palestina MUKAKUNING G— Ribuan warga dari berbagai organisasi Islam yang ada di Kota Batam hadir dalam acara konser amal "Nasyid Kemanusiaan" di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Minggu (1/1). Dana yang berhasil terkumpul dari acara yang digagas Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Batam itu mencapai Rp267 juta dan akan dikirimkan ke negara Palestina. Ketua Panitia, Fajri mengatakan, acara konser amal ini diikuti oleh berbagai ormas Islam, lembaga zakat, majelis taklim, perkumpulan mahasiswa dan organisasi kepemudaan. "Dari sumbangan yang berhasil kita kumpulkan hingga hari Minggu ini, sebanyak Rp267 juta. Nantinya, setelah digabung dengan sumbangan dari daerah

lain, akan langsung kita sumbangkan kepada masyarakat Palestina melalui KNRP Pusat," kata Fajri, Ketua KNRP Pusat Muqoddam Chalil, MA menyampaikan, tujuan dari dibentuknya KNRP ini adalah sebagai lembaga untuk menebarkan informasi tentang kondisi terkini yang ada di Palestina. "Kita rutin mengikuti pertemuan di tinggat internasional yang membahas tetang Palestina, seperti di Istambul Turki, dan Libanon," terang Muqoddam. Kata dia, untuk acara Konser Nasyid Kemanusiaan yang diadakan di tujuh kota yang ada di Indonesia, KNRP langsung menghadirkan empat orang warga Palestina, yang berasal dari lembaga kajian Islam di Timur

Tengah. Keempat orang itu untuk memberikan informasi terkini tetang Palestina. Menurut Muqodam, saat ini kondisi di Palestina, setiap bantuan yang ingin masuk harus melalui terowongan bawah tanah. Kondisi itu sangat mengacam keselamatan. Akibatnya, barangbarang kebutuhan hidup menjadi lebih sulit didapat dan harganya pun melambung cukup tinggi. "Anak-anak Palestina juga sangat sulit untuk mendapatkan pendidikan," kata Muqoddam. Jangankan untuk buku pelajaran, lanjut dia, gedung sekolah untuk anak-anak Palestina belajar pun telah dihancurkan oleh Israel. Rp267 Juta Besambung ke hlm 10


METRO BATAM

10

Senin,

2 Januari 2012

Lima Strategi Makro Pembangunan Batam Oleh: DR Syamsul Bahrum (PhD)

JIKA merujuk pada pendekatan teori pembangunan, sekurangkurangnya terdapat enam strategi pembangunan di Batam. (1). "A big push strategy"- yakni suatu pendekatan pembangunan dengan dukungan finansial yang be-

sar, sokongan dana ini biasanya dilakukan oleh Pemerintah Pusat melalui APBN bahkan dalam era Pemerintahan Suharto bisa muncul dana pembangunan non-bugeter untuk percepatan pembangunan khususnya dilakukan dengan Inpres (Instruksi Presiden). Pulau Batam atau Kota Batam merupakan suatu contoh dimana semenjak 1970 sampai 1999 dukungan Pemerintah Pusat sangat besar, bahkan belanja aparatur dan pembangunan dalam budget BIDA (Batam Industrial Development Authority) atau Otorita Batam saat itu dalam alokasi APBN dan bahkan non-APBN setara dan bahkan lebih besar dari suatu Pemerintah Provinsi

Daerah Tingkat I. (2). Implikasi spasial dari model pembangunan dengan belanja pembangunan yang besar bagi keperluan penyediaan infrastruktur khususnya, maka muncul pendekatan pembangunan "the growth pole model"-yakni pembangunan suatu pusat pertumbuhan (growth center). Wajar jika setelah hampir 40 tahun, maka pembangunan Kota Batam sangat cepat jika dibandingkan dengan kotakota yang secara fisik dan pemerintahan cukup lama, meskipun secara historis Kota Batam sudah berumur 182 tahun. Namun jika dibandingkan dengan percepatan kota-kota di tataran dunia, Batam masih melambat. (3). Pendekatan percepatan pem-

bangunan perkotaan dengan mengadopsi "urban-based development pattern"-yakni pola-pola pembangunan dengan fokus pembangunan di perkotaan. Kota Batam merupakan Kota Berpulau (archipelagic city) atau Pulau Berpemerintahan Kota (municipal islands) namun fokus pembangunan lebih berlokus di wilayah perkotaan (Pulau Batam). Terdapat sisi positif dan negatif dalam mengadopsi "urban bias" pembangunan. Positifnya dalam pencapaian efisiensi karena bisa mempercepat konsentrasi pembangunan bagi mendukung percepatan pertumbuhan (accelerated development) suatu wilayah yang terancang dengan baik. Negatifnya adalah pada sisi kesen-

Endra Pimpin LPJKD Kepri B A T A M C E N T R EEes pemilihan kali ini berbeda dari kepenguEndra Mayendra terpilih sebagai Ketua Lembaga rusan terdahulu, dimana tahap awal diPengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) lakukan seleksi asosiasi profesi, asosiasi peProvinsi Kepri, periode 2011-2015. Dia terpilih rusahaan dan unsur pakar/perguruan tingdalam rapat perdana pengurus LPJKD yang digelar gi serta unsur pemerintah yang diseleksi di Graha Kepri, Batam Centre, Jumat (30/12) lalu. Endra oleh Kementerian Pekerjaan Umum. SeteDalam kesempatan tersebut Endra menyatakan, pros- lah itu diadakan Rapat Kelompok

Unsur (RKU) dan dilanjutkan dengan fit and proper test. "Kepengurusan sekarang adalah mereka yang sudah melalui saringan ketat sehingga diharapkan dapat aktif dalam pengembangan jasa konstruksi di Kepri," katanya, akhir pekan kemarin. Ke depan, kata Endra, LPJKD Kepri, tidak hanya fokus dalam bidang sertifikasi saja tetapi akan fokus pada pendidikan dan pelatihan (Diklat) dan penelitian dan

pengembangan (Litbang) sehingga dapat terwujud jasa konstruksi yang kokoh, tangguh, berdaya saing tinggi. LPJKD periode ini, pun akan lebih pada peningkatan profesionalitas dan kualitas sehingga dapat menghasilkan kinerja dalam upaya pengembangan pembangunan di wilayah Kepri. "Kinerja profesionalitas lebih diutamakan, tujuannya untuk mencapai hasil yang maksimal," tandasnya. (tea)

Warga Bengkong Sorot Jalan dan Drainase B E N G K O N G—Buruknya drainase yang sering menjadi penyebab banjir dan jalan rusak menjadi sorotan warga di Kecamatan Bengkong dan Batuampar. Masyarakat berharap, melalui perbisa memprioritaskan pembangunan jalan dan penanggulangan banjir di daerah tersebut. Demikian topik utama dari kegiatan reses anggota dewan di Dapil I yang digelar di Restauran Golden Prawn, Sabtu (31/12) lalu. Pada kesemptan itu, warga mengaku sangat kecewa dengan pemerintah yang lamban menanggulangani banjir di kawasan

Bengkong dan Batuampar, khususnya di jalan-jalan yang kerap menjadi akses utama masyarakat. Jalannya belum diaspal sehingga setiap hujan jalanan becek dan lumpurnya kemana-mana. Meski kerap dipublikasikan di media, namun pemerintah seakan tidak peduli. "Kalau hujan jalan berlumpur, warga mau melintas pun sulit, kadang juga tergenang air. Kami berharap bapak wakil rakyat bisa segera merealisasikan aspirasi ini," harap Rahman warga Bengkong saat mengungkapkan keluhannya kepada 10 anggota dewan dari Dapil 1. Keinginan itu juga diikuti

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kepri, Ery Syahrial menjabarkan, data di KPAID, selama tahun 2011, kasus anak yang bermasalah dengan hukum (ABH) mencapai 80-an kasus. Sementara untuk kasus kekerasan seksual terhadap anak sebanyak 112 kasus dengan proporsi anak di Kepri sebesar 33 persen dari total penduduk di kabupaten/kota. Kata dia, menurut data, Kota Batam merupakan daerah terbanyak dalam menyumbang kasus kekerasan seksual yang mel-

ibatkan anak. Khusus untuk kasus ABH dan pencabulan, Batam persentasinya mencapai 60 persen dibandingkan kabupaten/ kota lain di Kepri. Menurut dia, data yang dimiliki KPAID Kepri, sesuai dengan yang ditangani Polresta Barelang baik yang sudah selesai maupun yang belum tuntas dan belum terungkap penanganannya pada tahun 2011. "Batam paling mendominasi di banding daerah lainnya," ujarnya. Untuk diketahui, kasus te-

rakhir pencabulan anak terjadi di kawasan Barelang dimana korban bernama Mawar (bukan nama sebenarnya) yang baru berusia 9 tahun, diculik dan kemudian dicabuli pelaku yang diduga lebih dari satu orang. Hingga kini, korban masih mengalami trauma. Polisi pun masih terus mengendus keberadaan pelaku. "Terus kita kejar pelakunya, mudah-mudahan tak lama lagi para pelaku tertangkap" kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Yos Guntur.***

Rp267 Juta

Sambungan dari hal 9

Di tempat yang sama, Herlina Amran, anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Kepri menyampaikan, bangsa Indonesia memiliki utang sejarah kepada masyarakat Palestina. Menurutnya, pada masa awal kemerdekaan Indosesia, Mufti Palestinalah yang pertama kali memberikan dukungan dan pengakuan atas kemerdekaan Indonesia. Mereka menyampaikan informasi terkait Indonesia melalui radoi lokal dan televisi yang ada di Palestina dan Timur Tengah selama dua hari berturutturut. "Sehingga dunia Arab saat itu, akhirnya mengetahui dan

nan warga, dan akan segera dimusyawarahkan," ujarnya. Hal senada juga dikatakan Surya Sardi, anggota dewan dari dapil I, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Batam. "Insya Allah apa yang dinginkan masyarakat akan menjadi perhatian kami, semoga saja apa yang diinginkan masyarakat bisa segera terwujud," katanya. Hadir dalam kesempatan itu pula, Muhammad Yunus Muda, Ida Wati, Firman (Ucok Tambusai), Mesrawati Tampubolon, Siti Nurlela, Mawardi Harni dan Ricky Solichin. (tea)

Kasus Pencabulan

Sambungan dari hal 9

kasus saja atau setara 71 persen. "Total kasus semua itu hanya sampai bulan November. Untuk rekap data bulan Desember belum dimasukkan karena harus menunggu akhir bulan. Di Desember ini sudah ada dua kasus trafiking yang melibatkan remaja perempuan dengan tiga tersangka yaitu Mona yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Mapolresta Barelang. Dua tersangka laginya masih DPO (daftar pencarian orang) yaitu Tania dan Putri," kata Sholeh. Sementara itu, Komisioner

warga Kecamatan Bengkong dan Batuampar lainnya. Menanggapi permintaan warga, anggota DPPRD Kota Batam dari PDIP, Nuryanto menyatakan, dia akan menindaklanjuti keluhan dan segera akan dimusyawarahkan bersama dengan anggota dewan dari Dapil tersebut. "Kami akan segera rumuskan dalam rapat bersama kawankawan DPRD khususnya Dapil I ini," katanya. Ditambahkan Udin P Sihaloho, apa yang mejadi keluhan warga akan menjadi perhatiannya. "Kita akan terus memperhatikan keingi-

mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Bangsa Indonesia," terang dia. Selain itu, lanjut Herlina, salah seoarang pengusaha kaya Palestina juga pernah menyumbangkan seluruh hartanya untuk perjuangan Bangsa Indonesia. Sedangkan, secara kontitusi negara Indonesia di dalam Undang Undang Dasar (UUD) 1945 telah tertuang bahwa, kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Karena itu, kita melalui parlemen mendukung penuh kemerdekan penuh Palestina. "Beberapa waktu lalu, Ketua DPR RI Marzuki Ali juga telah berkunjung dan memberikan

bantuan secara langsung kepada masyarakat Palestina. Itu merupakan bentuk dukungan kita kepada Palestina," katanya. Hal senada disampaikan Adhiyatmoro Triwibowo dari Muhammadiyah Batam. "Sesuai dengan UUD 1945, kita harus mendukung Palestina untuk merdeka," kata dia. Kata dia, Muhammadiyah mendukung perjuangan masyarakat Palestina. Salah satu yang telah dilakukan adalah membangun sebuah rumah sakit di Palestina. Bonek Community Batam yang juga hadir pada acara amal untuk Palestina dalam spanduk

yang gelar dilantai tiga Sport Hall juga menyatakan mendukung perjuangan masyarakat Palestina. Indakar Gondes, Bendahara Bonek Community Batam mengatakan, pemerintah Indonesia harus berani mengambil sikap dalam rapatrapat PBB tentang kemerdekaan negara Palestina. "Kalau tidak berani, keluar saja dari PBB. Soal bantuan kemanusiaan, Bonek Community Batam dalam melalui usaha-usaha yang dimiliki akan ikut menyisihkan dana secara rutin. Dana itu nantinya akan kita sumbangkan untuk masyarakat Palestina," kata dia. (cw57)

jangan pembangunan antar wilayah pembangunan dalam satu kawasan pemerintahan. Jika di Kota Batam antara "mainland Pulau Batam" dengan "pulau-pulau hinterland sekitarnya". (4). Kota Batam dirancang menjadi kota metropolis bertaraf internasional. Maka dinamakan "Batam Bandar Dunia Madani yang Moderen". Implikasi dari kebijakan ini adalah pada orientasi pembangunan ke pola-pola merebut pasar internasional. Dalam strategi ini dikenal dengan istilah "an outward looking strategy"-strategi pembangunan menoleh ke luar (negeri). Internasionalisasi pembangunan ini tergiring karena adanya globalisasi ekonomi, oleh sebab itu strategi ke

lima (5) berkaitan dengan pengembangan industrialisasi berorientasi ekspor (Export-led industrialization). Pendekatan pembangunan sebagaimana yang tersebut di atas, semuanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi pembangunan yang ke-enam (6) yakni "the strong involvement of the Central Government in the development management" atau- kuatnya keterlibatan Pemerintah Pusat dalam pembangunan Daerah atau di Daerah. Apalagi dari tahun 1970 sampai dengan 1999, dan semenjak reformasi politik-pemerintahan dan ekonomi pembangunan melalui kebijakan otonomi Daerah dan desentralisasi fiskal, maka

Peranan Pemerintah Daerah semakin besar, meskipun tanpa meninggalkan peranan Pemerintah Pusat, dan bahkan melalui kebijakan makro-ekonomi nasional di tataran lokal untuk merebut pasar global melalui FTZ (Free Trade Zone) dan FPZ (Free Port Zone) posisi otoritas nasional ini tereformasi dengan adanya Dewan Nasional, Dewan Kawasan dan Badan Pengusahaan FTZ itu sendiri. Namun yang perlu dicatat bahwa apapun bentuk institusi yang ada, maka sinergisitas pembangunan melalui koordinasi institusi pemerintahan termasuk semua pemangku pembangunan sangat esensial dan vital. Insya Allah kita memahaminya.

Bapelkes Akan Fungsikan Instruktur Lokal B A T U A J I — Badan Pelayanan Kesehatan (Bapelkes) Batam saat ini masih menggunakan tenaga pengajar atau instruktur yang berasal dari luar daerah untuk melatih para tenaga medis. Ke depan, Bapelkes akan mengupayakan memanfaatkan instruktur lokal. Kondisi tersebut menjadi perhatian Bapelkes yang merupakan instansi vertikal di bawah Pusat Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPASM) Kementerian Kesehatan RI. "Selama ini tenaga pengajar yang memberikan pendidikan dan pelatihan bagi perawat, bidan ataupun dokter banyak yang berasal dari luar. Namun ke depan kita akan mengupayakan mengutamakan tenaga pelatih dari Kepri," ujar Staf Bidang Pendidikan dan Pelatihan Bapelkes Batam Andri ditemui di kantor Bapelkes di Jalan Marina City, Tanjunguncang, Kamis, (29/12). Kata Andri, tenaga pelatih yang akan ditempatkan nantinya benar-benar memiliki SDM yang handal, profe-

Sambungan dari hal 9 mengaku, buah sukses yang diraihnya hari ini, tidak terlepas dari kedisiplinan dan tempaan pengalaman yang dijalani ketika dia jadi karyawan sebuah rumah makan

Sambungan dari hal 9

bukan rekayasa," katanya. Selain menarik mobil, Aprizal Idiris juga memperlihatkan kemampuannya mengangkat tabung gas seberat 25 kg, aki mobil seberat 75 kg dan batu pembatas jalan yang beratnya berkisaran 60-70 kg. Sedangkan di Pantai Tanjungpinggir, warga banyak yang bersantai bersama keluarga. Mereka menikmati makanan yang dibawa dari rumah dengan menggelar tikar di dekat bibir pantai. Sebagian warga juga tampak menikmati mandi di pantai. "Sudah biasa ke sini, hampir setiap libur hari besar, saya selalu membawa keluarga ke sini, murah dan meriah," kata Afrizal,

sional dan dapat difungsikan sesuai dengan bidangnya, sehingga materi yang diberikan menjadi tepat sasaran. Dikatakan, hal ini sudah mendapat respon positif dari pihak Kementerian Kesehatan dan tinggal pemantapan serta pembenahan kepada tenaga pengajar. "Kalau dari luar seperti Jakarta dan Jawa, tentunya banyak akomodasi yang dikeluarkan, namun bila kita memiliki tenaga pengajar yang berasal dari dalam sendiri, maka akan menghemat anggaran serta efesiensi waktu," kata Andri. Sejak diresmikan tahun 2010, kata Andri, sudah ada 20 lebih pelatihan tenaga perawat yang dilaksakan di Bapelkes Batam. Pelatihan digelar ratarata dalam waktu satu minggu, khsusnya bagi tenaga perawat yang berstatus PNS. Untuk non PNS lanjut Andri, Bapelkes juga siap memfasilitasinya, namun ada biaya administrasi yang dibebankan. Karena Bapelkes hanya memfasilitasi atau sebagai

pusat tempat pendidikan dan pelatihan bagi tenaga medis yang berstatus PNS. Kemudian sambung Andri, untuk dokter yang mengikuti pelatihan di Bapelkes sangat jarang dan kebanyakan mereka (dokter) menggunakan biaya sendiri. "Paling tidak para dokter ataupun dari instasi medis lainnya menggunakan fasilitas aula ataupun ruang meeting sebagai di Bapelkes," ujar dia. Andri menyebutkan, Bapelkes memiliki fasilitas yang cukup memadai, seperti kamar tidur kelas standar atau deluxe room berjumlah 26 ruangan dan kamar VIP 4 unit yang digunakan untuk pejabat atau tamu dari Kemenkes RI bila berkunjung di tempat itu. Di samping itu, enam kelas ruang pelatihan, aula dengan kapasitas 100 orang lebih, ruang meeting, lobby bawah untuk tamu dan sarana lainnya. "Untuk tahun yang akan datang fasilitas di Bapelkes Batam akan dibenahi dengan membangun sejumlah sarana yang memadai," kata Andri. (eza)

Keberanian Berbuah kecil. Berbakal tekad untuk bisa survive hidup di Batam, dia pun melakoni hidup jadi anak buah yang mesti bekerja di bawah tekanan dan penuh kedisiplinan.

Saat ini, dia boleh dilabeli jadi seorang yang sukses membangun rumah makan. Usaha dia pun terkenal di kawasan Tiban Koperasi. (cw42)

Liburan, Warga warga Tiban yang siang kemarin membawa serta istri dan dua anaknya. Di Hutan Wisata Mata Kucing, antrean pengunjung juga terlihat di pintu masuk. Rata-rata, warga berasal dari kawasan Batuaji, Sekupang, Tiban dan Batam Centre. Menurut sejumlah pengunjung, mereka datang karena ingin menikmati koleksi hewan yang ada di tempat itu. Badri, warga Batuaji mengaku baru sekali masuk ke Hutan Mata Kucing. Di baru bermukim di Batam pada September 2011 lalu. Kata dia, Hutan Mata Kucing sangat bagus karena memiliki koleksi hewan unik dan juga ekosistem hutan yang masih terjaga. "Tapi, kalau koleksi hewan-

nya bisa lebih banyak, maka akan lebih bagus lagi. Mungkin pemerintah bisa mengelola tempat ini lebih profesional lagi. Tempatnya sangat bagus, hutannya sepertinya masih asli," kata pria lajang asal Medan yang datang bersama rombongan teman kerjanya. Objek wisata yang paling ramai dikunjungi adalah kawasan Barelang. Sejak dari simpang Tembesi, ratusan kendaraan baik roda dua maupun empat sudah terlihat memenuhi ruas jalan menuju Barelang. Di jembatan I yang biasanya dipenuhi pengunjung tampak lebih tertib. Hal itu dikarenakan kendaraan miilik pengunjung sudah tak boleh lagi parkir di badan jembatan. (cw57)


METRO BATAM

11

Senin,

2 Januari 2012

Dandim Beri Penghargaan Koramil Terbaik Jambret Sambar Kalung Balita LUBUKBAJA—Pelaku jambret tidak pandang bulu dalam membidik mangsanya. Kali ini, korbannya adalah seorang balita bernama Marsha (4). Saat dijambret, dia sedang bermain sepeda di halaman rumahnya, di Baloi Impian Blok A-31, Sabtu (31/12) sekitar pukul 11.30 WIB). Akibatnya, kalung emas seberat tiga gram senilai Rp1,5 jutaan pemberian nenek korban lesap. Menurut keterangan orangtua korban, Marzuki (35), pelaku yang berjumlah dua orang itu dengan cepat berhasil menarik kalung dari lehernya, dan kemudian kabur. Marzuki yang mengetahui kejadian itu langsung mengejar pelaku dan teriak minta tolong pada warga sekitar. Kata Marzuki, kedua pelaku kabur menuju arah Simpang Indosat Baloi dengan mengendaraai sepeda motor Yamaha Vega warna silver. “Tadi pelaku hampir dapat saya kejar, tapi karena mereka naik motor saya kalah cepat hingga jejaknya hilang,” kata Marzuki saat melaporkan kejadian itu kepada petugas SPK Polsekta Lubukbaja. Marzuki berharap pihak kepolisian dapat menangkap pelaku dan diproses secara hukum. “Saya harap pelaku bisa segera tertangkap, soal kalung mungkin tak akan kembali tapi mereka harus mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatannya. Agar tidak ada korban lainnya lagi,” harap Marzuki. (tea)

CECEP/HALUAN KEPRI

BERI PENGHARGAAN — Komandan Kodim 0316 Batam Letkol (CZI) Ahmad Rizal Ramadhani memberikan penghargaan piala kepada Koramil terbaik se-Batam, Sabtu (31/12). Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota prajurit maupun staf PNS yang memiliki dedikasi dan semangat pengabdian dan kerja yang berprestasi.

SER A Y A — Sebagai upaya RA memacu dan memotivasi anggota TNI AD dan staf pegawai di lingkungan Kodim 0316 Batam, Komandan Kodim (Dandim) 0316 Letkol (CZI) Ahmad Rizal Ramadhani memberikan penghargaan piala kepada Koramil, Babinsa dan Staf terbaik. Piala tersebut akan diserahkan secara bergilir pada setiap bulannya. Di penghujung tahun 2011, penghargaan Koramil terbaik diberikan kepada Koramil 01/ Batam timur, untuk Babinsa terbaik diberikan kepada Sersan Mayor (Serma) Mulihardi dan staf terbaik diberikan kepada Suyadi selaku pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0316 Batam. “Penghargaan ini sesuai diberikan kepada anggota prajurit maupun staf PNS yang memiliki dedikasi dan semangat pengabdian dan kerja yang berprestasi. Saya berharap ini bisa memacui semangat, motivasi dan tanggung jawab dalam bertugas,” kata Dandim 0316 Letkol (CZI) Ahmad Rizal Ramadhani saat meny-

erahkan penghargaan tersebut, Sabtu (31/12) pukul 21.00 WIB di Makodim. Dandim menyarankan, agar penghargaan ini sifatnya bergilir, jadi semua Koramil, Babinsa dan staf PNS di lingkungan Kodim 0316 Batam diharapkan bisa meraihnya. Tentu diraih dengan prestasi kinerja dengan penuh semangat dan loyalitas serta tanggung jawab. “Saya harap semua bisa meraihnya, ayo kita tingkatkan loyalitas dan semangat tugas,” ajaknya penuh semangat. Sementara, acara yang digelar sekaligus untuk menyambut malam Tahun Baru 2012 itu, berlangsung meriah. Acara diikuti oleh segenap keluarga besar TNI AD di lingkungan Kodim 0316 Batam serta warga sekitar yang sekaligus menikmati malam pergantian tahun dengan penuh suka-cita, kekeluargaan dan kebersamaan agar Kota Batam tetap aman dan kondusif. “Mari menjalin tali silaturahmi agar tetap solid dan harmonis, baik dengan lingkungan tugas maupun bersama masyarakat,” katanya. (tea)

Suami Jarang Pulang

Istri Tewas Nenggak Baygon BENGKONG BENGKONG— Zulfaira N (32), warga Bengkong Dalam Gang Sukamulia V RT 04/09, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menenggak cairan Baygon, Kamis (29/12) lalu. Diduga, korban merasa kesal dan cemburu karena suaminya, M Okta Firdaus (25) jarang pulang ke rumah. Oleh: Tito Suwarno, Liputan Batam

Peristiwa bunuh diri tersebut baru dilaporkan ke polisi sehari setelah kejadian. Meski sudah mengetahui penyebab kematian, namun polisi masih menyelidiki bukti-bukti lain terkait motivasi korban meminum cairan anti nyamuk tersebut.

"Penyebab kematian Zulfaira bunuh diri minum cairan Baygon di kediamannya," ujar Kapolsekta Bengkong AKP Catur Kusmedi, Minggu (1/1). Kendati demikian, kata dia, tidak menutup kemungkinan akan ada temuan lain yang men-

jadi penyebab kematiannya. "Polisi tetap mendalami kasus ini, bisa saja dia bunuh diri tapi pasti ada penyebabnya sehingga dia berbuat nekat seperti itu," katanya lagi. Kata Catur, diduga korban nekat menjalankan aksinya karena tak tahan menanggung persoalan rumahtangga. Bisa saja karena dipicu suaminya yang terlalu sibuk dengan urusan pekerjaannya sehingga istri kesal dan timbul kecurigaan yang berujung pada cemburu yang berlebihan. "Ada persoalan rumah tangga yang sifatnya internal," kata Catur. Sementara, informasi di lapangan, ada yang menyebutkan bahwasanya korban kesal dengan sikap dan perbuatan suami yang jarang pulang ke rumah. Bahkan sang suami berkali-kali dihubun-

gi handphone-nya selalu diabaikan. Sebelum korban meninggal minum cairan Baygon itu, dia pun sempat menelpon suaminya, tapi tidak direspon. Karena tak direspon, korban mengancam suaminya, jika memang tidak peduli lagi dengannya, maka dia akan minum Baygon. Mendengar ancaman itu, sang suami pun langsung pulang. Tapi sayang, belum sempat tiba di rumah, Zulfaira ditemukan sudah dalam keadaan terlentang tak bernyawa akibat menenggak Baygon. Mengetahui istrinya sudah meninggal, Okta pun panik. Dia langsung menghubungi pihak keluarga istrinya. Kemudian keesokan harinya, Jumat (30/12) korban dikebumikan. Di hari yang sama, suaminya melapor ke Polsek Bengkong.***

Terdakwa Bebas Berkeliaran

Keluarga Korban KDRT Datangi PN Batam SEK U PPA ANG KU G— Keluarga Raja Kharisma, korban kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) mendatangi kantor Pengadilan Negeri (PN) Batam, Jumat (30/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka menuntut keadilan karena merasa tak puas atas kepastian hukum penanganan kasus yang melibatkan suami terdakwa yakni Dian Martias Putra (29). Keluarga korban merasa dipermainkan karena terdakwa saat ini masih leluasa berkeliaran di luar tahanan, bahkan sampai bepergian ke luar kota. Selain keluarga, rombongan yang berkiasr 35 orang itu juga berasal dari kerabat korban dan juga perwakilan dari Lembaga Adat Melayu (LAM), Aliansi Keluarga Besar melayu dan Ikatan Pemuda Indonesia. Pada kesempatan itu, ayah korban yakni Raja Sudirman menyampaikan, anaknya telah menjadi korban KDRT. Namun, meski sudah masuk ke tahap per-

sidangan, suami korban bisa leluasa dapat mengikuti pelantikan CPNS serta pengambilan sumpah PNS di Tanjungpinang di Kantor Gubernur pada tanggal 14 Des 2011 lalu. Padahal, suami korban itu sudah ditetapkan sebagai terdakwa sejak 23 Nov 2011 oleh Majelis Hakim Merry Wati SH. “Ini ada apa? Kenapa orang yang sudah berstatus terdakwa dalam persidangan, bisa leluasa berkeliaran di luar tahanan. Mana keadilan, dimana hukum yang berlaku di negara ini,” kata Sudirman. Kepala PN Batam Haswandi SH yang menerima rombongan tersebut kemudian mengajak perwakilan berunding. “Hakim berkewenangan dalam melakukan persidangan, dan telah menetapkan Dian Martias Purta sebagai terdakwa dan sebagai tahanan kota. Hal tersebut, sesuai permintaan keluarga terdakwa melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdakwa Filpan SH. Tapi, Hakim tidak mengetahui ka-

lau terdakwa bebas berkeliaran di luar sana, apalagi bisa melakukan perjalanan keluar kota. Ini perlu kita pertanyakan kepada JPU. Berdasarkan berkas perkara yang telah disidangkan, kasus KDRT tersebut sudah beberapa kali dan selalu tertunda,” kata Haswandi. “Sampai saat ini, kami PN tidak ada mengeluarkan izin untuk terdakwa bisa berpergian keluar kota. Kalau ada perubahan izin terhadap status terdakawa, pastilah saya tahu,” kata dia lagi. Hal senada disampaikan Hakim Merry Mati SH selaku Hakim Ketua dalam kasus ini. “Surat permohonan izin terdakwa untuk keluar kota tidak ada. Majelis hakimpun tidak pernah memberikan izin kepada terdakwa, dia dapat izin tersebut dari mana?” Kepala BKD Provinsi Kepri Reni, seperti yang dismapaikan salah satu keluarga korban mengatakan, pihaknya bisa melakuan pelantikan dan pengambilan sumpah terhadap Dian Martias Putra sebagai CPNS karena BKD

menerima surat izin dari PN Batam. “Kalau tidak ada izin, kami tidak berani, apalagi menyangkut masalah hukum. Sedangkan, untuk kebenaran izin tersebut tanya saja pada pihak yang mengeluarkan dan pemberian izin atau JPUnya,” kata Reni sebagaimana ditirukan keluarga korban. Sementara itu, saat keluarga korban menanyakan kepada JPU Filpan SH, tentang kebenaran keterangan BKD dan Kepala PN dan Ketua Majelis sidang kenapa bisa keluar kota kepada JPU mengatakan, terdakwa berhak melakukan perjalan keluar kota dengan alasan, terdakwa mau melihat saudara yang sedang sakit dan terdakwa mau refresing. “Makanya saya memberikan izin kepada terdakwa, dan saya yang menjamin terdakwa untuk bisa keluar kota. Karena hingga saat ini korban tidak melarikan diri kok,” ujar Filpan kepada keluarga korban dengan tegas. (cw41)

Terkait Pembakaran Pos Perusahaan

Empat Bos PT CDHA Dilaporkan Balik B A L O II— Manajemen PT Cahaya Dinamika Harum Abadi (CDHA) yang berlokasi di kawasan Bukit Timur Tanjunguma, Jodoh dilaporkan puluhan karyawannya sendiri ke Mapolresta Barelang. Dalam laporannya Kamis (22/12) lalu, salah seorang perwakilan karwayan, Muslim Cs menuding manajemen PT CDHA, yakni Po Hoa, Harsono, Wely Song, dan Duli membuat laporan palsu dan pencemaran nama baik terkait kejadian pembakaran pos perusahaan tersebut yang berujung hingga Mapolsek Lubukbaja tujuh bulan lalu. Alasan Muslim melaporkan

balik keempat unsur manajemen perushaan itu dimana sebelumnya ia dilaporkan karena dituduh sebagai biang keladi terjadinya pembakaran pos di PT CDHA sekitar tiga bulan lalu. Bahkan oleh kepolisian, Muslim sempat ditahan selama satu minggu sebelum dibebaskan lagi terkait laporan yang dibuat manajemen PT CDHA. “Saat itu saya dibebaskan menurut keterangan aparat Kepolisian Sektor Lubukbaja, tak ada bukti kuat yang menyatakan saya sebagai biang keladi kerusuhan pembakaran pos perusahaan tersebut,” ungkap Muslim, ditemui Sabtu (31/12).

Muslim menegaskan, dirinya berani melaporkan balik keempat pimpinan perusahaan tersebut karena perwakilan PT CDHA yaitu Jhoni membuat kesepakatan perdamaian dengan Muslim. “Dari situlah Jhon mengaku kalau dirinya dulu melaporkan dan menuduh Muslim sebagai biang keladi pembakaran pos PT karena perintah dan tekanan dari ke empat pimpinan PT CDHA,” ujar Muslim. Senada dengan Muslim, Salahuddin beserta dua puluh karyawan PT CDHA lainnya juga melaporkan keempat pimpinan itu dengan laporan berbeda, yakni masalah gaji puluhan

karyawan yang totalnya mencapai Rp1 miliar lebih belum dikeluarkan perusahaan. Baru-baru ini puluhan karyawan PT CDHA itu mendatangi Mapolresta mendesak polisi segera memproses keempat bos perusahaan itu. Para karyawan meminta kepada aparat kepolisan agar dalam proses hukum tidak ada tebang pilih. Muslim, Salahuddin dan dua puluh karyawan mengancam kembali akan menggerakkan massa dengan menduduki perusahaan itu dan kediaman keempat pimpinan PT CDHA jika aparat polisi tak segera mengusut .(af .(afrr ) terlapor.(af

BP Batam Tanam Pohon di Kabil-Punggur BATAM C E N T R EE— Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pemukiman, Lingkungan dan Agribisnis melakukan penanaman pohon di sepanjang bahu jalan Kabil menuju Telagapunggur, Jumat (30/12). Kegiatan ini dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2011 dan Hari Bhakti BP Batam tahun 2011. Penanaman pohon ini dilakukan dalam rangka penutupan tahun 2011 dan untuk menggenapkan realisasi program penghijauan BP Batam tahun 2011 menjadi 15.000 batang pohon dengan jumlah pohon sebanyak 600 pohon jenis Oliana, Saga dan Angsana yang dipimpin langsung oleh Direktur Pemukiman, Lingkungan dan Agribisnis BP Batam, Ir. Tato Wahyu bersama para staf dan 60 karyawan pertamanan. Selama tahun 2011 BP Batam telah melaksanakan Program Penghijauan dengan 2 kegiatan,

yaitu Pertama, Penanaman Pohon Rutin merupakan penanaman pohon penghijauan secara reguler di sepanjang bahu jalan dan median jalan sekitar bangunan aset BP Batam, seperti jalan menuju bandara Hang Nadim, jalan di depan Perumahan Sukajadi dan Polresta Barelang, jalan di kawasan Bengkong Seken, jalan depan Kantor Pos Batam Centre, jalan di depan Perumahan Legenda Malaka, jalan di depan Perumahan Kembang Sari Batam Centre, jalan di depan kawasan Pertokoan Edukits dan di beberapa ruas bahu jalan lainnya. “Selain itu juga dilakukan penanaman pohon di sejumlah catchment area sekitar dam / waduk dan di sejumlah lahan tandus,”ujar Kepala Subdit Humas dan Publikasi Direktorat PTSP dan Humas BP Batam, Ilham Eka Hartawan dalam rilis yang dikirim ke Haluan Kepri, Jumat (30/ 12).

Pola penanaman yang dilakukan terutama dengan penyulaman pada lokasi pohon yang mati dan penanaman massal dengan masyarakat di lokasi. Jumlah pohon yang ditanam sebanyak 9.400 pohon terdiri dari Sengon, Andira, Jarak Kota, Tanjung, Pulai, Saga, Oliana, Johar, Angsana dan Durian di mana bibit tanaman pohon yang dikembangkan berasal dari Kebun Pembibitan Direktorat Pemukiman, Lingkungan dan Agribisnis BP Batam yang berlokasi di Sei Temiang. Kedua, Bantuan Pohon Penghijauan. Selain penanaman sendiri oleh BP Batam, BP Batam juga memberikan bantuan pohon penghijauan kepada masyarakat dan instansi pemerintah secara selektif. Secara selektif maksudnya adalah tanaman hanya diberikan sesuai hasil pemeriksaan lapangan dan pemohon sudah melakukan penyiapan media tanam atau lobang dan penyediaan pupuk. Ada pun instansi yang telah menerima bantuan penghijauan BP Batam antara lain Polda Kepri, Kantor Kementerian PU di Sekupang, SMPN 40 Sei Panen Duriangkang, SMPN 37 Cipta, SMPN 35 Batu Aji, Sekolah Hang Nadim Tiban dan lainnya dengan total keseluruhan pohon sebanyak 5.000 pohon. Pada tahun 2012, BP Batam akan terus melakukan program penghijauan dan penanaman pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan. BP Batam mengharapkan partisipasi masyarakat dan semua kalangan untuk menjaga dan merawat pohonpohon yang telah ditanam denISTIMEWA gan tidak mencabut, memotong KARYAWAN BP Batam menanam pohon di sepanjang bahu atau mematahkan pohon terjalan Kabil-Telagapunggur, Jumat (30/12). sebut.. ( rr// r m l )

20 Penyandang Disabilitas Dapat Rp7,5 Juta S E I B E D U K — Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri memberikan bantuan usaha kepada 20 penyandang disabilitas di Kota Batam. Masing-masing penyandang disabilitas mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp7,5 juta. Total bantuan yang dikucurkan untuk 20 penyandang disabilitas tersebut sebanyak Rp150 juta. Bantuan ini merupakan program usaha ekonomi produktif (UEP). Yang diberikan langsung oleh Kepala Dinsos Provinsi Kepri, Syafri Salisman di gedung Serba Guna Puri Agung III Seibeduk, Kamis (29/12). “Semoga bantuan ini dapat

dimanfaatkan dengan baik bagi peningkatan kesejahteraan penyandang disabilitas di Kota Batam,” ujarnya. Selain itu, Dinsos juga menyerahkan bantuan bagi 26 penyandang cacat berat. Masingmasing penyandang cacat berat mendapatkan Rp300 ribu yang akan terus diberikan setiap bulannya. “Bantuan sebesar Rp300 ribu ini diberikan kepada penyandang cacat berat setiap bulannya seumur hidup,” imbuh Kasi Penyandang Cacat Dinsos Provinsi Kepri, Niko. Dinsos Provinsi Kepri juga memberikan dua kursi roda kepa-

da penyandang disabilitas. Dan dua tongkat untuk dapat dimanfaatkan bagi penyandang disabilitas yang membutuhkan. Sekretaris Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Provinsi Kepri, Fachrial menyambut baik bantuan yang telah diberikan Dinsos Provinsi Kepri kepada para penyandang disabilitas di Kota Batam. Sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap para penyandang disabilitas di Provinsi Kepri. “Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, kami berharap kepercayaan diri penyandang disabilitas akan meningkat,” ujarnya. ( w a n )


LINGGA

12

Senin,

2 Januari 2012

Kote Dicanangkan Menjadi Desa Wisata L I N G G A — Desa Kote, Kecematan Singkep yang memiliki pantai yang indah dicanangkan menjadi salah satu desa wisata di Kabupaten Lingga. Berbagai potensi kepariwisataan terus digalakkan untuk mendukung program ini. "Tinggal memotivasi masyarakat untuk menerpa akan sadar wisata. Pemkab Lingga akan terus melakukan program kegiatan agar Desa Kote dapat dikenal wisatawan," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lingga, Junaidi Adjam, kepada wartawan, saat pertandingan perahu layar tradisional, Minggu (1/1). Dikatakan, berbagai kegiatan kepariwisataan di Kabupaten Lingga pada umumnya dilakukan adalah untuk memotivasi masyarakat dalam melakukan sadar wisata. Dengan prilaku sadar wisata, maka wisatawan yang datang tidak kecewa dan berkeinginan untuk datang kembali. "Meningkatnya wisatawan tentu berdampak langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya. Terkait dengan lomba perahu layar yang digelar masyarakat Desa Kote, Junaidi mengatakan, Pemkab Lingga melalui Disbudpar telah memprogramkan kegiatan ini tidak hanya diikuti tingkat Kabupaten Lingga, namun akan dikembangkan pada tingkat regional

bahkan internasional. "Lomba perahu layar tradisional ini adalah ikon Desa Kote. Untuk itu program peningkatan ke tingkat yang lebih tinggi mutlak harus dilakukan," imbuhnya. Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Lingga, H Kamarudin Ali, mengatakan, sangat mendukung berbagai program kegiatan yang dilakukan Disbudpar Kabupaten Lingga untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi kepariwisataan di Kabupaten Lingga. "Dalam mempromosikan kepariwisataan Disbudpar selama ini telah melibatkan masyarakat. Hal ini tentu saja sangat baik untuk peningkatan kesejahteraan dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk sadar wisata," imbuhnya. Dikatakan, iven perahu layar yang dilaksanakan ini tidak hanya mempertahankan nilai budaya masyarakat yang menjadi hiburan bagi wisatawan. Tapi lebih dari itu, iven merupakan ajang adu fisik dan keahlian masyarakat pribumi dalam memainkan perahu layar. Pantauan koran ini masyarakat Desa Kote dan sekitarnya begitu antusias untuk melihat perlombaan ini. Sebanyak 15 perahu layar tradisioanal dengan berbagai warna yang turut memperindah pertunjukan berpacu untuk menjadi yang tercepat. ( j f r )

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

PERAHU LAYAR — Lomba perahu layar tradisional di Desa Kote, Kecamatan Singkep, Lingga menjadi daya tarik warga untuk dikunjungi, Minggu (1/1). Desa Kote dicanangkan Pemkab Lingga sebagai Desa Wisata di Bumi Bunda Tanah Melayu.

Kinerja SKPD Harus Dievaluasi LINGGA — DPRD Lingga mengharapkan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjabat saat ini dievaluasi Bupati Lingga Daria. Langkah ini sangat penting dilakukan, agar para kepala SKPD yang akan naik ke jenjang yang lebih tinggi benar-benar terukur. Oleh: Jefriadi, Liputan Lingga

"Langkah perbaikan struktural yang ada di pemerintahan daerah diharapkan berlanjut kepada evaluasi pada kepala SKPD yang ada. Mengingat masih ada kepala SKPD yang dinilai tidak dapat menunjukan kinerjanya secara maksimal dan ini sangat diharapkan kepada bupati untuk berani melakukan mutasi,"kata, M Nizar Anggota Komisi I DPRD Lingga. kemarin. Dia mengatakan, kepada SKPD yang langsung bersentuhan dengan pelayanan kepada masyarakat diharapkan benar-benar mampu menunjukan kinerjanya secara maksimal. “Masih sering kami dengar akan keluhan masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan. Selain itu, mengenai pengelolaan ataupun menggunakan anggaran melalui program yang ada harus benar-benar jelas realisasinya terhadap masyarakat,” katanya. Misalnya, di Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan yang selama ini sering mendapatkan sorotan dari masyarakat, maka bupati harus berani melakukan evaluasi mengenai kinerja maupun mengenai pengelolaan anggaran. Bila memang terbukti kinerja kepala SKPD tidak maksimal, maka bupati diharapkan tidak ragu melakukan mutasi dan menempatkan pejabat yang lebih mampu dan profesional di bidangnya. Untuk pejabat yang baru dilantik, yakni sebanyak 23 pejabat yang terdiri Pejabat Eselon III sembilan orang dan Pejabat Eselon IV 14 orang yang dilantik oleh Bupati Lingga untuk mengisi kekosongan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK). Dalam

hal ini, DPRD Lingga mengharapkan, setelah itu bupati juga melakukan evaluasi nantinya. Bupati Lingga Daria melantik 23 pejabat yang terdiri Pejabat Eselon III dan IV untuk mengisi Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) di aula kantor bupati, Selasa (27/12). Adanya pelantikan pejabat eselon ini, maka struktur SOTK Kabupaten Lingga pada 2012 sudah sempurna. "Diharapkan dengan lengkapnya struktur kinerja dan produktifitas maupun pelayanan pemerintah daerah semakin baik kepada publik. Handal dan profesional dari waktu ke waktu, sehingga masyarakat puas akan pelayanan dari pemerintahan,"ujar Daria. Menurutnya, mutasi dan pelantikan ini telah dipertimbangkan dengan matang serta melalui proses Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkab Lingga yang berpijak pada aturan kepegawaian yang berlaku. Selain itu, dalam pelantikan ini juga mempertimbangkan situasi, kondisi dan tantangan yang berubah-ubah, sehingga harus menyesuaikan dengan dinamika yang berkembang. Daria berpesan kepada semua pejabat yang dilantik agar segera melakukan konsolidasi dengan satuan kerjanya masing-masing. Pelajari dan pahami tupoksi secara cepat dan akurat, sehingga proses adaptasi pegawai berjalan. Kemudian, pejabat diminta kembangkan skill dan seni memimpin, sehingga bisa mengoptimalkan potensi sumber daya aparatur di satuan kerja masing-masing . * * *

Batu Berdaun Dipadati Warga bangun tenda tenda ini mereka tidak akan takut kehujanan. Agar malam tahun baru tetap dapat dirasakan oleh seluruh keluarga. Acara yang menjadi favorit keluarga ini adalah bakar ikan dan api unggun yang sudah disediakan dengan menyusun kayu dan pelepah pohon kelapa yang akan dibakar jelang jam 00:00 WIB. Selain tenda yang memenuhi sepanjang pantai, tampak di setiap kelompok yang merayakan malam tahun baru membuat tumpukan kayu dan pelepah pohon kelapa di depan tenda masingmasing dengan bentuk dan ukuran yang beragam. Lokasi pantai sangat padat pada malam itu. Beberapa petugas kepolisian siaga mengamankan lokasi dengan mobil patroli. Suasana menyambut tahun baru begitu terasa, JEFRIADI/HALUAN KEPRI WARGA Kecamatan Singkep merayakan malam pergantian karena kelompok anak muda beritahun dengan berkumpul bersama keluarga dan sahabat di nisiatip untuk mengelar acara band anak muda yang ikut memepantai Batu Berdaun, Sabtu (31/12). riahkan malam itu. L I N G G A — Ribuan warga san tenda yang didirikan, sehMomen yang ditungguKecamatan Singkep memadati ingga kawasan pantai ini penuh tunggu tepat Pukul 00:00 WIB lokasi Pantai Batu Berdaun untuk oleh warga yang merayakan ma- lokasi pantai sepanjang Batu merayakan malam tahun baru, lam tahun bersama. Berdaun berubah terang benSabtu(31/12). Selain lokasi terse"Bukan hanya membuat derang dengan nyala api ungbut beberapa lokasi lain yang ter- tenda namun banyak juga yang gun yang jumlahnya ratusan letak di Kecamatan Singkep juga melengkapi perayaan malam serta kembang api yang sengaja dipadati warga, meski tidak ada tahun barunya dengan memba- ditembakan warga ke udara. acara khusus yang digelar pada wa hiburan dari rumah masing- Perayaan malam tahun baru di malam pergantian tahun. masing seperti TV dan sound Kecamatan Singkep terlihat buAmad, bersama keluarga sistem yang dipakai untuk ber- kan hanya di tempat umum. yang ikut mendirikan tenda di karaoke bersama teman atau- Bahkan di setiap rumah banyak wilayah pantai Batu Berdaun pun keluarga,"katanya. warga yang membuat acara bermengatakan, mungkin ada ratuMenurutnya, dengan mem- sama keluarga dan kerabat. (jfr)


NATUNA

13

Senin,

2 Januari 2012

Kepri Rehab 5.695 Rumah Warga Miskin TANJUNGPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama tujuh pemerintah kabupaten/kota telah merehab sebanyak 5.695 rumah tidak layak huni warga miskin sepanjang tahun 2011. " Sebanyak 97 persen sudah selesai dan sisanya dalam pengerjaan karena terkendala pasokan bahan bangunan akibat cuaca buruk di sejumlah daerah," kata Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani saat memapark an progr am pembangunan yang telah berjalan selama 2011 di Tanjungpinang. Gubernur Sani mengatakan, untuk rehabilitasi 5 . 6 9 5 ru m a h wa rga misk i n t i d a k l aya k h u n i d a n sejumlah program pengentasan kemisk inan, telah dikucurkan anggaran sebesar Rp154 miliar lebih dari APBD provinsi dan ditambah anggaran dari APBD masing-masing kabupaten/kota. "Untuk tahun anggaran 2012 akan ada penambahan hingga Rp165 miliar dari Pemprov Kepri yang diperuntukk an untuk lanjutan rehab rumah tidak layak huni dan program percepatan pengentasan kemiskinan," ujarnya. S a n i m e n g at a k a n , s e l a m a k e p e m i m p i n a n ny a ditargetkan rumah warga miskin tidak layak huni yang direhab sebanyak 30.000 unit rumah yang diharapkan menjadi salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. "Walau pun belum bisa menjamin pengentasan kemiskinan, setidaknya merupakan bentuk pengabdian yang bisa dinikmati langsung manfaatnya oleh masyarakat miskin," ujar Sani. S e l a m a k e pe m i m p i n a n nya, S a n i j u g a m en a r getkan angka kemiskinan di Kepri yang dilaporkan Badan Pusat Statistik sebesar 18,5 persen bisa berkurang hingga 10 persen. Selain rehab rumah tidak layak huni bagi warga miskin, menurut Sani, selama 2011 juga telah diberikan beasiswa kepada anak keluarga miskin untuk mengikuti pendidikan dasar hingga jenjang sarjana. "Untuk masalah jamban juga kami perhatikan selain ketersediaan listrik bagi warga miskin," katanya. Dia berharap, apa yang dilakuk an pemerintah daerah pada 2011 bisa ditingkatkan pada 2012 bahkan hingga berakhir masa jabatannya pada 2014. (ant)

SHOLEH ARIYANTO

JALAN TERPUTUS — Hujan yang mengguyur Natuna selama sepekan terakhir membuat akses jalan terputus, Sabtu (31/12). Sebuah mobil angkutan rute RanaiBatubi melewati jalan raya Batubi yang teredam banjir.

Akses Jalan Batubi Terputus RAN AI — Hujan deras yang menguyur Natuna ANAI selama sepekan terakhir membuat sungai Curing di Trans Batubi meluap. Akibatnya, jembatan yang menghubungkan Batubi-Ranai sempat tenggelam selama satu hari dan membuat akses jalan terputus. Oleh: Sholeh Ariyanto, Liputan Natuna

Pantauan Haluan Kepri di lapangan, meluapnya sungai Curing membuat jalan dan jembatan tertutup banjir sedalam dua meter. Kejadian itu mem-

buat arus transportasi darat ke Batubi terhenti selama sehari. Untuk bisa sampai ke tujuan, warga terpaksa memakai jasa penyeberangan dari kayu rakit

dengan tarif Rp10 ribu hingga Rp20 ribu. " Jembatan penghubung Batubi dan Ranai ini sempat tidak bisa dilintasi akibat banjir yang dalam mencapai 2 meter," ujar Rohendi warga Batubi saat ditemui di lokasi banjir, Sabtu (31/12). Sampai Sabtu (31/12) kemarin, jembatan tersebut masih terendam banjir seting gi 30 centimeter. Akan tetapi kendaraan roda dua dan roda empat sudah bisa melintas. " Banjir ini akibat hujan deras yang terjadi selama tiga hari tiga malam," katanya lagi. Katanya, jembatan sungai curing sudah menjadi langganan

Hujan Warnai Penyerahan Hadiah KONI Cup RA N A I — Kejuaraan KONI NA Cup Natuna tahun 2011 ditutup secara resmi oleh Ketua Umum KONI Natuna, Hadi Candra di Pantai Kencana, Sabtu (31/12) malam. Penutupan tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah di tengah guyuran hujan lebat dan angin kencang. Adapun kontingen yang berhasil membawa pulang piala bergilir KONI Cup Natuna adalah Kontigen Kecamatan Bunguran Timur. Meski diwarnai hujan lebat, acara yang digelar sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB tetap berlangsung. Begitu artis-artis yang diundang seperti Nasar KDI dan kawan-kawan, tetap memperlihatkan penampilannya. Hadi Candra yang hanya ditemani beberapa unsur FKPD dan pejabat SKPD Natuna tetap bertahan di tenda yang disediakan panitia.

Tapi sayangnya, acara yang hanya setahun sekali itu tidak dihadiri Bupati Natuna Ilyas Sabli, Wakil Bupati Imalko dan Plt Sekda Natuna, Syamsurizon. Ketiga pejabat ini tengah berada di luar kota. Dalam sambutannya, Candra mengucapkan rasa syukur karena acara kejuaraan KONI Cup Natuna berakhir tanpa masalah. Semua ini, tidak terlepas dari kerjasama tim yang solid serta dukungan masyarakat dan aparat keamanan yang memberikan pengamanan selama acara berlangsung. " Saya paham, bahwa saat ini para atlit olahraga di Natuna haus akan olahraga, haus akan pertandingan. Melalui KONI Cup Natuna ini, sebagai bukti bahwa atlite yang menang memiliki talenta, dengan menampilkan kebolehannya secara maksimal. Dan, saya bangga akan keberhasilan ini,"

SHOLEH ARIYANTO

KETUA KONI Natuna Hadi Chandra (kanan) menyerahkan piala KONI Cup kepada Camat Bunguran Timur, Sabtu (31/12).

ujar Candra sambil mengusap wajahnya yang basah akibat terkena air hujan. Candra berkeinginan, dunia olahraga di Natuna semakin maju dan berkembang. Dari 21 cabang olahraga yang tergabung di KONI, masyarakat bisa ambil bagian pada masingmasing cabang tersebut. " Dengan demikian, pada pelaksanaan KONI Cup Natuna yang akan datang, para atlit yang ikut berkompetisi bisa semakin banyak, jika perlu dari 21 cabang itu bisa ambil bagian seluruhnya," katanya. Terkait pergantian tahun 2011 ke tahun 2012. Hadi Candra mengajak seluruh masyarakat Natuna untuk sama-sama berpikir lebih dewasa dalam menatap masa depan yang lebih baik. Candra berpesan, segala kejadian yang terjadi di tahun 2011 supaya dijadikan pengalaman dan motivasi menuju kesuksesan di tahun 2012. " Yang lalu biarlah berlalu, mari kita menatap masa depan yang lebih baik lagi di tahun 2012 ini," pungkasnya. Ketua Pelaksana KONI Cup Natuna 2011 Darmansyah menyebutkan pada kejuaraan KONI Cup Natuna ada tujuh cabang yang dipertandingkan diantaranya bola kaki, bola voli, bola takraw, tenis meja, catur, badminton dan cabang atletik. Tujuh cabang ini diikuti oleh peserta dari 12 kecamatan di Natuna. " Tujuh cabang ini berhasil diikuti oleh peserta dari 12 kecamatan. Sedangkan cabang lainnya hanya berpartisipasi ikut memeriahkan acara KONI Cup Natuna tahun 2011," pungkasnya. ( l e h )

banjir setiap tahunnya. Oleh karena itu, kedepan jika pemerintah hendak membangun jembatan kayu tersebut menjadi jembatan beton, sekiranya dibangun lebih tinggi dari yang sekarang. " Jembatan terbuat dari kayu. Setiap banjir besar, pagar jembatan roboh. Karena itu, kalau memang mau dibangun harus dari beton," tuturnya. Selanjutnya, tidak hanya persoalan banjir saja yang membuat transportasi menuju daerah ini terganggu. Dengan kondisi jalan utama yang rusak parah saat ini juga sangat menganggu para pengguna jalan. " Sekarang kami sudah ti-

dak bisa melintasi jalan ini dengan lancar lagi, sesekali kami harus kerepotan memilih jalan yang bagus untuk bisa dilewati kendaraan. Dan, tidak sedikit kendaraan roda empat yang terperosok karena kondisi jalan licin dan berlumpur," pungkasnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Natuna Drs. Minwardi menyebutkan, tahun 2012 jalan menuju pemukiman warga trans Batubi akan diaspal hotmix. Pembangunan jalan aspal tersebut akibat jalan menuju Batubi Kecamatan Bunguran Barat itu sudah rusak parah. Katanya, untuk membangun jalan aspal hotmix jalan Batubi,

didanai dari anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp910 miliar. Dana tersebut, kata Minwardi, tidak hanya untuk pembangunan jalan aspal saja, melainkan untuk biaya pemeliharaan jalan. " Panjang jalan yang akan diaspal hotmix yaitu 3,5 kilometer. Dimulai dari aspal putus yang dibangun tahun lalu yang berada di wilayah antara Batu dengan Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah," ujar Minwardi yang ditemui belum lama ini. Minwardi mengakui, kondisi jalan menuju pemukiman warga trans Batubi rusak parah. Terlebih saat musim penghujan seperti

sekarang ini. Dengan struktur jalan yang ditimbun dengan tanah merah membuat jalan berubah menjadi lumpur dan licin. " Jalan ke Batubi sudah sangat parah, tapi tidak semuanya, hanya di titik tertentu saja. Terutama di jalan yang ditimbun tanah merah. Karena sebagian jalan ada yang ditimbun dengan tanah kerikil," katanya. Minwardi berharap, dengan diaspalnya jalan Batubi, arus lalulintas transportasi di daerah tersebut semakin lancar. " Itu sudah pasti, jika infrastruktur jalan sudah bagus, cepat atau lambat, perekonomian masyarakat di daerah itu bakal meningkat," ujarnya optimis. ***

Tim Mitra Kembali Raih Piala Dandim Cup RA N A I — Tim voly ball MiNA tra kembali meraih juara I

pada turnamen bola voli Dandim Cup Natuna setelah

SHOLEH ARIYANTO

PIALA Dandim Cup Diterima tim bola voli Mitra.

mengalahkan lawannya dari team P2KR (persatuan pemuda kota Ranai) di Lapangan Tunas Harapan Baru, Ranai, Jumat (30/12) malam. Piala bergilir Dandim Cup diserahkan Dandim 0318 Natuna Letkol Czi Sujadi melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Jhoni Tambunan. " Kegiatan ini untuk meningkatkan jiwa sportifitas dalam berolahraga, terutama olahraga bola volli," ujar Jhoni saat ditemui usai acara. Menurut Jhoni, turnamen Dandim Cup akan dilaksanakan setiap tahunnya dengan menampilkan pemain-pemain berbakat dari masing-masing team di Natuna. Sementara untuk turnamen bola volli

Dandim Cup sudah berlangsung sejak 29 November sampai 30 Desember 2011 lalu. " Tim Volli putra dari Mitra berhasil membawa pulang piala bergilir Dandim Cup," katanya. Jhoni berharap, dengan adanya turnamen Dandim Cup, kedepan di Natuna akan banyak atlit berbakat yang muncul dan ikut berkompetisi dalam acara tersebut. Dengan demikian, turnamen bola volli Dandim Cup terus berjalan dan bisa menjadi ajang adu kompetisi positif para atlit. "Mudah-mudahan acara ini semakin diminati para team volli di Natuna," ujarnya. ( l e h )

Fokusmaker Akan Lanjutkan Program Menulis RA N AI — Ketua Fokusmaker Natuna MuNAI hammad Faisal mengatakan, akan tetap melanjutkan program menulis dan membaca yang selama ini digelarnya. Ini dilakukan untuk terus mensosialisasikan kegiatan Fokusmaker kepada seluruh masyarakat Natuna. Selain menulis dan membaca, program yang sudah dilaksanakan selama tahun 2011 ini adalah penyuluhan narkoba bagi pelajar dan penyuluhan HIV/AIDS bagi pelajar di Serasan dan Serasan Timur. Kemudian, program penyemprotan Malaria (Fogging) di Desa Sungai Ulu. " Kegiatan ini dilaksanakan mengacu dengan upaya pencegahan penyakit menular di Kabupaten Natuna, walaupun sudah ada pihak yang menanganinya, namun ini juga bagian dari tugas kita

semua," kata Faisal, Jumat (30/12). Sementara untuk program menc a r i b a k a t , k a t a d i a , Fo k u s m a k e r baru saja melaksanakan acara parade band bagi pelajar. Kemudian kegiatan pelatihan menulis bagi pelajar di Ranai dan Sedanau Kecamatan Bunguran Barat. " Untuk acara pencari bakat ini, kita tidak tanggung-tanggung menghadirkan narsumber yakni Gol A Gong, seorang penulis yang berskala Nasional," katanya. Fokusmaker juga telah melaksanakan program pelatihan pembuatan film pendek bagi pelajar. Penyuluhan dan pemeriksaan gigi di SD Air Raya dan SD Sebadai Ulu. Kemudian, Fokusmaker Natuna juga telah mengirim pe-

ngurus untuk mengikuti Diklat Pemuda Lemhannas di Jakarta. " Yang paling sering kita laksanakan adalah program Pelatihan menulis. Dan, baru-baru ini kita laksanakan di STAI, SMA 1, SMA2, MTSN Ranai," tuturnya Fokusmaker juga mengelola Taman Bacaan Jabal Uqhud di desa Sedarat Baru Trans Batubi. " Program unggulan kita adalah lomba menulis bagi pelajar dan mahasiswa. Sebanyak 20 naskah terbaik kita bukukan. Dan kita beri judul buku kumpulan cerpen Senandung Rindu Natuna yang merupakan karya terbaik 20 cerpenis muda Natuna. Kemudian mengikutsertakan 2 naskah karya pelajar dalam buku kumpulan cerpen tingkat nasional yang akan terbit dalam waktu dekat ini," ujarnya. (leh)


PARLEMENTER

14

Senin,

2 Januari 2012

Pandangan Fraksi terhadap Nota Keuangan Pemkab Anambas SEDIKITNYA A ada beberapa pandangan SEDIKITNY umum dari fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) yang mesti menjadi perhatian pemerintah dalam pembangunan Anambas di tahun 2012.

PASIEN TERLUNTA — Pasien yang menumpang KM Bukit Raya ke Tanjungpinang terlunta-lunta di tengah laut lebih kurang selama 18 jam.

Layanan Kesehatan Minim F-PBB menilai pelayanan kesehatan sangat minim. Terutama layanan pada Puskesmas, Rumah sakit lapangan, dan Rumah sakit rujukan baik itu di Provinsi maupun di Pusat. Semua layanan kesehatan masyarakat ini dipandang belum mampu melayani pengobatan masyarakat secara maksimal. Pantauan Haluan Kepri dilapangan pasien Rumah Sakit

Lapangan yang dirujuk dibawa dengan kapal Bukit Raya ke Tanjungpinang. Jarak yang ditempuh sangat jauh dan lama mencapai 18 jam. Dimusim utara suasana semakin memburuk. Kapal sering oleh karena besarnya ombak. Sehingga pasien semakin bertambah penderitaannya. Kondisi ini diharapkan dapat diperbaiki dimasa mendatang.

Sehingga rujukan pasien tidak lagi memakan waktu yang lama karena transportasi udara sudah dibuka di Anambas. Kepada dinas kesehatan Frakasi perlu peraturan yang telah terkait penyaluran dari bantuan sosial. Dinas harus melakukan penertiban administrasi dan teknis pencairan bantuan santunan kematian.

Tahun 2012 PAD Harus Optimal PEND A PPA A T A N Asli Daerah DA (PAD) harus dioptimalkan. Pertumbuhan ekonomi daerah harus meningkat melalui peningkatan penanaman modal investasi disektor-sektor yang menjadi unggulan daerah seperti sektor kelautan dan perikanan. Sektor pertanian, industri, perdagangan, jasa dan pariwisata sehingga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat Kepulauan Anambas. Demikian disampaikan Fraksi BMAR. Fraksi BMAR mengharapkan Pemda dapat menigkatkan sektor perbankan ditingkat kecamatan. Pemda perlu mengadakan pembicaraan dengan pihak perbankan yang ada di Anambas untuk membuka unit-unit dan kantor kas disetiap kecamatan tersebut. Minimal di Kecamatan Palmatak dan Jemaja sebagai pulau terbesar diluar Pulau Siantan sebagai pusat Kabupaten. Untuk meningkatkan efisiensi Anggaran Daerah peng-

anggaran Horarium bagi PNSD dan Non PNSD memperhatikan azas kepatutan, kewajaran dan rasionalitas dalam pencapaian sasaran program dan kegiatan. Berkaitan dengan hal tersebut pemberian honorarium bagi PNSD dan Non PNSD dalam kegaitan benar-benar memiliki peranan dan kontribusi nyata terhdap efektifitas pelaksanaan kegaitan dimaksud. Sementara itu kinerja aparatur pemerintah daerah masih dianggap rendah. Hal ini dapat dilihat dari satu indikatornya yaitu masih banyak pejabat yang keluar daerah. Sehingga menghambat percepatan kinerja dinas tersebut. Sementara itu Frkasi DKNB menyarankan perlunya upaya inovatif dan kreatif secara komprehensif dan intensif guna mencari terobosan-terobosan baru sebagai upaya untuk meningkatkan PAD. Sehinga upaya ini dapat mengimbangiberkurangnya dana perimbangan dari

KURANG lebih satu kilometer dari Pusat Ibukota Kabupaten, keluarga miskin mulai ditemukan. Potret ini terjadi disetiap desa di Anambas.

pusat yang diterima Anambas diakhir tahun ini. Disamping itu Fraksi PBB Plus menyampaikan Pemda harus menyelesaikan Aset daerah dengan Kabupaten Induk. Pemda segera menyelesaikan dan menentukan status asset daerah tersebut. Sesuai dengan Permendagri nomor 17 tahun 2007 yang menyangkut tentang siklus Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 tahun 2008 tentang pembentukan KKA. Sehingga asset ini bisa sepenuhnya menjadi milik KKA Hal ini dipertegas oleh Fraksi BMAR, Pemda harus membatasi pengadaan perlengkapan kantor pada setiap SKPD. Karena Asset yang ada tidak terinvetaris dengan baik. Hal lain yang mesti diselesaikan oleh Pemkab dengan kabupaten Induk adalah tapal batas antara Natuna dan Anambas. Sebagai pelepasan diri dari kabupaten induk. Fraksi-Fraksi F-PBB Plus Ketua : M. Syopian Ali Waka : Budi Ariesandi Sekretaris : R.Bayu Febri Gunadian, SE Anggota : H.Amat Yani, SE, H. Mustansir, S.Sos, MM, H. Saidus Arif Ridwan, Benny Fraksi BMAR Ketua : Arzam Waka : Indrayana Sekretaris : Sarivan Anggota : Muhammad Da'i, Imran, Wan Zuhendra Julius Fraksi DKNB Ketua : Syafrilis,SH Wakil : Acok Sekretaris : Rocky H Sinaga Anggota : H. Nur Adnan Nala Soetomo Sp Widayanti

Kinerja Dinas Pekerjaan Umum F - P B B Plus menilai pengerjaan infrastruktur jalan tidak sesuai dengan volume yang dianggarkan. DPU harus memperhatikan, menginvetaris, merencanakan dan mengalokasikan dana untuk perbaikan jembatan dalam Tarempa Kota. Sementara itu Fraksi Demokrasi Kebangsaan Nurani Bangsa (F-DKNB) melihat banyaknya keterlambatan dalam pelaksanaan pelelangan proyekproyek besar. Sehingga menyebabkan terjadinya keterlambatan dalam pelaksanaan proyek. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya ditemukan konsultan pengawasan proyek-proyek DPU yang tidak melaksanakan tanggung jawabnya sebagaimana mestinya. Keterbatasan waktu

sering menjadi kendala dalam penyelesaian proyek ditahun 2011. Dewan mengharapkan dimasa yang akan datang diperlukan percepatan proses tender pada awal tahun berjalan untuk menjamin kecukupan waktu pelaksanana proyek. Disamping itu diperlukan peningkatan mutu pengawasan oleh aparatur terkait terutama bagi Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Dalam kegiatan mengalokasikan anggaran dana lebih dari Rp1 Milyar. Proses perencanaan dan pelelangannya dipercepat. Dilaksanakan diawal tahun aggaran agar pekerjaan tidak terkendala. DPU harus segera membangun jembatan SP menjadi dua jalur karena panjang ruas jalan

tidak sesuai dengan jumlah kendaraan yang ada saat ini. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang belakangan marak terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Sedangkan Fraksi Bersatu Memperjuangkan Amanat Rakyat (BMAR) menyampaikan dalam pelasanaan pekerjaan fisik yang membebankan anggaran berskala besar sebaiknya dilaksanakan secara tahun jamak (Multi Years). F-PBB Plus juga mempertanyakan kepada pemda apakah pengerjaan jalan lingkar Tarempa Kota sudah selesai atau belum. Kondisi jalan lingkar Tarempa saat ini sudah mulai rusak dan bolong-bolong sementara jalan ini baru dikerjakan diawal tahun 2011 lalu.

Dalam rapat paripurna DPRD KKA, Jumat 30/12/2011 lalu, disampaikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah ditahun yang akan datang harus lebih mengedepankan manajemen keuangan yang transparan, akuntabel, terbuka dan memenuhi rasa keadilan serta substansi yang dianggap penting. Semua fraksi menyampaikan pidato pengantar nota keuangan RAPBD dan KUA PPAS APBD tahun anggaran 2012 disampaikan terlambat. Penetapan APBD kedepan semestinya harus tepat waktu, yaitu paling lambat tanggal 31 Desember sebagaimana diatur dalam pasal 116 ayat (2) peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Sebagaimana telah diubah dengan

peraturan menteri dalam negeri nomor 21 tahun 2011 tentang perubahan kedua atas peraturan menteri dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintahan Daerah (Pemda) harus memenuhi jadwal proses penyusunan APBD. Mulai dari penyusunan dan penyampaian Rancangan KUA dan Rancangan PPAS oleh Pemda kepada DPRD untuk dibahas dan disepakati bersama paling lambat akhir bulan juli. Sementara itu pemerintah daerah menyampaikan KUAPPAS pada tanggal 5 agustus 2011 sehingga terjadi keterlambatan dalam proses tahapan penyusunan APBD. Dimasa yang akan datang keterlambatan ini tidak terulang lagi. Segala hal yang menjadi penghambat dalam ket-

erlambatan harus diselesaikan oleh Eksekutif. (BMAR Kedepan Pemkab harus memperbaiki dengan menyerahkan rancangan dokumen daerah seperti LKPJ, LKPD, KUA PPAS, RAPBD, RAPBDI-P DAN LAIN-LAIN tepat pada waktunya. Penyampaian kepada DPRD sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Anggaran keuangan kepada pemerintahan desa paling sedikit 10% dari dana perimangan yang diterima oleh Pemda. Pembagian untuk tiap desa ditetapkan secara proporsional dengan keputusan kepala daerah. Bantuan keuangan ini merupakan Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai pasal 68 peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang desa. Diluar itu Pemda dapat memberikan bantuan keuangan lainnya kepada pemerintahan desa dalam rangka percepatan pembangunan desa sesuai kemampuan keuangan daerah. Dalam perencanaan pembangunan kedepan pemda harus memiliki Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan dipresentasikan dihadapan DPRD KKA.

BBM Dianggarkan Tersendiri FRAKSI BMAR melihat subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah menjadi permsalahan tahunan. Pemda harus membeli minyak industri untuk masyarakat Anambas. Kebutuhan untuk nelayan dan semua lini masyarakat dipasok oleh pemerintah langsung. Anggaran yang selama ini dibebankan pada anggaran tak terduga. Sudah

tidak bisalagi ditumpangkan. Karena hal ini sudah menjadi kebutuhan rutin dan mesti dipisahkan dari Anggaran Tak Terduga. Fraksi F-PBB Plus menekan agar Pemda harus lebih seius lagi dalam penanganan masalah BBM. Terutama dimusim pancaroba dan pelaksanaan kegaitan proyek yang banyak membutuhkan BBM. Sementara BBM yang

ada hanya subsidi, sehingga pelaksana proyek semuanya bergantung pada BBM Subsidi ini. Sementara itu Fraksi DKNB menilai belanja subsidi sebesar RP11 Milyar terbilang masih tinggi yang sebagian besar digunakan untuk pengadaan BBM masyarakat. Untuk menguranginya perlu upaya ekstra dari pemerintah daerah untuk mendap-

atkan tambahan kuota BBM subsidi dari BPMigas Dalam pendistribusian BBM, Fraksi DKNB menekankan perlu adanya perbaikan sistem dan pengwasan yang baik mengingat masih banyak penyimpangan terjadi dipangakalan-pangakalan agen penyalur minyak bersubsidi. Dan terkait juga peruntukan BBM itu sendiri.

Alokasi Dana Pendidikan Agama Minim F-PBB Plus menilai pengalokasian dana untuk pembangunan pendidikan Keagamaan sangat minim. Kedepan disarankan pemda untuk membangun pondok Pesantren karena keberadaan pondok pesantren saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan. Pantauan Haluan Kepri dilapangan saat ini kondisi sekolah agama yang dibangun atas dana swakelola masyarakat sepenuh-

nya dibebankan pada Departemen Agama. Pemerintah Daerah terus membangun sekolah umum dan mengesampingkan pembangunan sekolah Agama yang terancam tutup. Meskipun terancam tutup dan minim siswa, tetap saja ada masyarakat yang menitipkan anak-anaknya ke sekolah Agama. Meskipun jumlah itu tidak mecapai 10 orang pertahunnya. Disamping menyorot pendidikan Agama, Fraksi F-PBB

Plus menekan agar Dinas Pendidikan dapat menertibkan angkutan anak sekolah terutama permasalahan pembayaran biaya transportasi. Disamping itu Fraksi F-PBB Plus mengingatkan agar permasalahan pelajar Anambas yang menuntut ilmu di Akademi Kebidanan (Akbid) harus diselesaikan. Banyak permasalahan terjadi seperti uang makan pelajar dan tempat tinggal di pemondokan. Disamping itu Fraksi F-PBB

Plus juga meminta agar Pemda dapat menyediakan dana bantuan kesehatan bagi mahasiswa Anambas yang menuntut ilmu diluar Kabupaten Kepulauan Anambas. Saat ini banyak mahasiswa Anambas yang kuliah diluar Anambas tidak dapat menikmati kesehatan gratis. Karena biaya berobat mahal, sementara MoU Pemkab dengan RSU di Tanjungpinang dan RSOB di Batam hanya berlaku bagi pasien rujukan.

Dishub Harus Sediakan Transportasi FRAKSI B M A R menekankan agar pemda harus menyediakan transportasi laut yang berpihak kepada masyarakat golongan kecil dan menengah. Yang dapat mempercepat perputaran ekonomi rakyat. Baik itu dalam melayani transportasi antar desa. Juga transportasi ke Pusat Ibukota Provinsi sebagai pemasok kebutuhan masyarakat di Anambas. Serta kelancaran transportasi ke kabupaten lain. Sementara itu itu Fraksi PBB Plus meminta Dinas Perhubungan segera kembali meninjau fisik pelabuhan PELNI yang ada di pusat

ibukota Terempa. Sebagai pelabuhan utama, selalu ramai oleh pengunjung. Namun pelayanan sangat minim. Jalan dipelabuhan berlobang dan dipenuhi oleh genangan air. Sehingga masyarakat merasa tidak nyaman ketika hendak berpergian. Namun apa boleh buat, hanya ini satu-satunya pelabuhan yang menawarkan transportasi ekonomis. Disamping peninjuan pelabuhan PELNI, Fraksi PBB Plus menyanpaikan Pemda harus segera menghubungkan atara pelabuhan pemda dengan pelabuhan

PELNI. Hal ini mengingat kondisi pelabuhan jalan masuk sangat sempit. Agar penumpang lebih nyaman dan terkontrol penumpang bisa diarahkan ke Pelabuhan Pemda yang berdekatan dengan pelabuhan PELNI. Masih mengenai pelabuhan, Pemda harus segera membangun gudang untuk bongkar muat barang dipelabuhan. Hal lain yang menjadi perhatian dari Fraksi PBB Plus adalah Alokasi dana tahun 2012 pada pembangunan Bandara Kabupaten di Letung. Alokasi dana yang lebih baik un-

tuk pembangunan bandara di Letung, Jemaja. Pemerintah harus serius mengelola pembangunan ini agar bandara daerah cepat selesai. Disamping itu Jemaja merupakan salah satu objek wisaya lokal yang potensial. Tentunya akan berkembang bila sudah ada bandara. Proyek tahun anggaran 2011 harus dievaluasi kembali oleh pemkab. Pembukaan Badan jalan dan pelabuhan yang menjadi akses penting dalam pelayanan publik harus segera dilanjutkan diawal tahun 2012.

Pasar dan Stimulus Segera Difungsikan F R A K S I PBB Plus meminta agar Pemda segera menyelesaikan permasalahan administrasi pasar baru di Tarempa Barat. Pasar ini harus segera diaktifkan. Agar fungsi dari pasar tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat. Disamping itu berfungsinya pasar tersebut dapat

meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) KKA. Disamping itu Pemda harus melakukan operasi pasar. Karena harga bahan pokok melambung tinggi dan tidak terkendali. Pemda harus mencari solusi untuk menurunkan harga barang tersebut. Sementara itu Fraksi BMAR

menilai tiga tahun terakhir terjadi biaya hidup yang tinggi di Kepulauan Anambas. Pemerintahan Daerah perlu mencari solusi untuk transportasi barang. Baik itu antar desa ke pusat kabupaten. Maupun antar Kabupaten dengan provinsi. Sehingga barang cepat jalan dan kebutuhan pokok

masyarakat dapat ditekan. Angka tiga tahun ini merupakan umur berdirinya kabupaten termuda di Provinsi Kepri. Tentu hal ini tidak diharapkan oleh masyarakat Anambas. Karena menjadi Kabupaten sendiri adalah untuk meminimalkan biaya hidup. Bukan malah menambah tinggi biaya hidup.

Kinerja Pemda Tidak Positif F R A K S I DKNB menilai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA)dari APBD 2011 Rp315 M lebih besar dari tahun sebelumnya dan terbilang cukup tinggi. Hal ini terjadi akibat dari tidak maksimalnya pelaksanaan kegiatan. Menyebabkan daya serap APBD 2011 tidak optimal. Sebaian besar disebabkan oleh tertundanya penyelesaian proyek-

proyek fisik melalui dinas pekerjaan Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Karena proses tender yang carut marut sehingga pelaksanaannya di lapanganan mengalami keterbatasan waktu. Ironisnya banyak ditemukan konsultan pengawas proyekproyek dinas PU tidak melaksanakan tanggung jawabnya se-

bagaiman mestinya. Dimasa yang akan datang diperlukan percepatan proses tender pada awal tahun berjalan untuk menjamin kecukupan waktu pelaksanana proyek dan peningkatan Mutu Pengawasasn oleh aparataur terkati terutama panitia pelaksana teknis Kegiatan. Sementara itu Fraksi PBB Plus menilai Pemda tidak siap

dalam melaksanakan perencanan, pelelangan, dan pengawasan. Terbukti dengan adanya SILPA sebesar Rp315 M. Kegiatan fisik yang langsung menyentuh masyarakat tidak terealisasi dengan baik. Sedangkan F-BMAR menyebutkan angka SILPA akhir tahun yang tinggi adalah cerminan kinerja pemerintah yang kurang positif.

2012 Anambas Harus Diterangi Listrik D I D E S A tertinggal warga tidak mendapatkan penerangan sama sekali. F-BMAR menyampaikan pemda harus menuntas-

kan penerangan ditahun 2012. Sehingga penerangan dinikmati oleh seluruh masyarakat Anambas. Hal ini dipertegas oleh Frak-

si PBB Plus, Pemda harus menyediakan listrik tenaga air, tenaga surya maupun diesel bagi masyarakat Anambas di-

tahun 2012 ini. Agar penerangan menjadi milik masyarakat dalam peningakatan ekonomi rakyat.


METRO BATAM

15

Senin,

2 Januari 2012

Harga Kebutuhan Pokok Naik BA TAM BAT AM-— Harga kebutuhan bahan-bahan pokok diawal tahun 2012, khususnya sayur mayur mengalami kenaikan yang signifikan. Selain sayur mayur, ikan juga mengalami kenaikan harga. Oleh: Taslimahuddin, Liputan Batam

"Sayur-mayur yang mengalami kenaikan harga seperti sawi, timun, kangkung, bayam. Untuk cabai merah sudah beberapa minggu ini memang mengalami kenaikan. Dan harga cabe biasanya lebih duluan mengalami kenaikan dibandingkan dengan sayur mayur jenis lain," ungkap Taren, pedagang Tos 3000 Sabtu,(31/12). Ia menjelaskan, sayur-mayur mengalami kenaikan harga seperti sawi. Normalnya, harga sawi per kilogram Rp5 ribu, tetapi saat ini sudah mencapai Rp12 ribu/kg. Begitu juga dengan bayam yang saat ini mencapai Rp10 ribu perki-

logram. Padahal biasanya harga bayam Rp3 ribu/kg. Kangkung juga mengalami kenaikan harga dari Rp2 ribu per kilogram menjadi Rp7 ribu per kilogram. Sementara cabai merah masih dikisaran Rp42 ribu per kilogram. Di Pasar Bengkong Harapan, harga sayur-mayur juga naik, seperti mentimun naik menjadi Rp10 ribu per kilogram dari Rp6 ribu/kg. Cabai rawit Rp30 ribu perkilogram. Sementara untuk harga kentang masih Rp5 ribu/kg, bawang merah Rp10 ribu/kg, tomat Rp12 ribu/kg. Sementara di Pasar Mega Legenda Batam Centre, harga sayur juga mengal-

ami kenaikan. Harga di pasar tersebut lebih tinggi sekitar Rp2-4 ribu perkilogram dibandingkan Pasar Bengkong dan Pasar Tos 3000. Sementara harga minyak goreng masih Rp10 ribu/kg, gula Rp10 ribu/kg. Sedangkan beras bervariasi, tergantung merknya masing-masing. Namun harga masih stabil setelah mengalami kenaikan harga minggu lalu. Harga beras di pasaran Batam berkisar antara Rp7 ribu hingga Rp10 ribu/kg. Sementara untuk harga ikan yang mengalami kenaikan terjadi pada ikan tongkol, kembung, bawal, dan selar. Pedagang ikan dipasar Tos 3000 mengatakan harga tongkol mengalami kenaikan Rp2 ribu, biasanya dijual diharga Rp13 ribu/kg, kini dijual Rp15 ribu/kg. Begitu juga dengan Kembung, selar dan Bawal. Kembung dan selar besar dijual dikisaran Rp32 ribu/kg, daging Rp52 ribu/kg, ayam Rp23 ribu/kg. Menurut pedagang, Rozdi kenaikan harga ikan karena cuaca buruk, disamping tingginya permintaan masyarakat.***

Bunga 0 Persen di Vocus Audio BA TA M AT M— Vocus Audio memberikan inspirasi serta kemudahan dalam melengkapi interior mobil serta kebutuhan audio anda. Kini Vocus Audio menawarkan promo bunga 0 persen selama 6 bulan bagi pengguna kartu kredit Bank Mega dan BTN. Sebagaimana diungkapkan Andy, pemilik Vocus Audio kemarin.

Vocus Audio menyediakan audio mobil dan aksesoris mobil, seperti speaker, tv mobil, tv monitor, power, audio mobil murah, aksesoris mobil yang bermerek Crescendo, Genesis, Harmonic Harmony dan beberapa merek lain yang dijamin sudah sangat terkenal. "Untuk produk dan pemasangan kami mempunyai team yang siap melay-

New Permata

Sambungan dari hal 16

berkunjung disana. "Musik dangdut, musik yang damai dengan irama yang santai bisa dinikmati guna mencari hiburan. Di Batam inikan musik-musik berjenis disco sudah banyak, mudah-mudahan dengan adanya seperti ini dapat menjadi alternatif pengunjung," ungkapnya. Musik dangdut kini tidak menjadi pecinta bagi kelas-kelas tertentu. Akan tetapi sudah masuk disegala kelas sosial. Apalagi lirik musik dangdut cendrung sederhana dan mudah dipahami ditambah alunan melodi musiknya sangat sesuai sebagai musik penggiring untuk bergoyang. Sehingga ada istilah yang mengatakan 'goyang dangdut'. Jadi tidak heran, pengunjung yang

ani dengan tenaga profesional dan berpengalaman dibidangnya, dan untuk pemasangan sekaligus produk yang pernah kami tangani minimal seharga Rp3,8 juta, hingga puluhan juta. Tergantung keinginan pembeli," ujar Andy. Vocus Audio berada di Jalan Palm Spring Block A1 No.19, telepon 0778 461 532.(( c w 4 2 )

datang sangat menikmati apa yang tersedia. "Musik dangdut kita sediakan mulai dari zaman dulu hingga yang terbaru. Artinya, semua ada. Dengan banyak pilihan ini, penikmat hiburan akan menikmati suasana yang beda," tambahnya. Selain musik dangdut, pengunjung yang datang dapat menikmati jenis musik lainya, seperti musik caca dan Rhythm and Blues (R n B). Dan yang lebih menakjubkan, pengunjung akan ditemani dua DJ untuk malam Sabtu dan Minggu. New Permata Indah Pub memiliki hall yang bisa menampung 200 pengunjung, memiliki delapan ruangan KTV, terdiri dari lima standart room dan tiga VIP room. Selain itu, fasilitasnya berupa free Wifi dan terdapatnya meja bilyard menambah hibu-

ran yang anda cari semakin lengkap. Jika ingin bernyanyi berkaraokean secara privasi, dapat menggunakan ruangan. Dan didalam KTV semua musik tersedia, dari zaman dulu hingga musik terbaru. "Apalagi jika pengunjung yang datang dengan membeli 3 free 1," tambahnya. Tunggu apalagi, dapatkan hiburan yang sesuai dengan yang anda cari hanya New Permata Indah Pub yang beralamat Winsor Central Blok B nomor 5-7. Gedung yang berlantai tiga tersebut memang sangat pas untuk bersantai bersama teman-teman, dibuka dari pukul 13.00 WIB hingga 03.00 WIB. Informasi lebih lanjut dapat meng(cw56) hubungi nomor 0778 422217.(cw56)

DOK

NAIK HARGA-— Aktifitas jual-beli di Pasar Tos 3000 Jodoh belum lama ini. Harga sembako di pasar-pasar tradisional Batam terus mengalami kenaikan harga.

Pujasera 171 Melcem Bidik Pasar Batuampar BA TU A M PPA A R — Pujasera 171 haAT UA dir di kawasan perumahan Tering Raya, Melcem. Pembukaan pujasera tersebut dilakukan, Sabtu (31/12) lalu dengan medatangkan artis ibukota, Dewi Amor. Wakil Walikota Batam, Rudi SE berkenan menggunting pita peresmian operasi Pujasera 171. Rudi pun memberi apresiasi kepada pemilik Pujasera 171. Menurut General Manager Pujasera 171, Iwan Pongki mengatakan, Pujasera 171 hadir dalam rangka memanjakan masyarakat Batuampar yang ingin menikmati aneka menu makan. Karena selama ini, praktis di kawasan Batuampar seperti di kawasan PT Mcdermott, Provab dan lainnya, tidak ada tempat khusus bagi mereka melepas

selera dengan berbagai menu pilihan. "Dari 8 gerai yang disiapkan, tersedia aneka ragam masakan. Mulai dari seafood sampai makanan tradisional misalnya, masakan Padang, Jawa, Melayu dan lainnya," kata Iwan. Lebih jauh Iwan menambahkan, selain menghadirkan Pujasera 171, managemen juga membangun 116 kios pintu untuk menjual kebutuhan harian masyarakat. Pihaknya juga menawarkan 19 lapak. "Saat ini seluruh kios sudah terjual. Mulai 1 Januari 2012, sebagian kios sudah mulai beroperasi," kata Iwan. Menariknya kata Iwan, lapak basah itu digratiskan untuk para pedagang yang berjualan selama tiga bulan. "Tahap awal ini kami tak terlalu mengejar

profit. Melainkan bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat dengan kehadiran pujasera, kios dan lapak (pasar) yang kami bangun," katanya. Iwan menambahkan, disamping menyiapkan sarana sosial berupa pujasera, kios dan lapak, dengan prinsip ekonomi sosial, managemen juga akan mendirikan masjid yang berada di samping kawasan pasar ini. Tidak kalah pentingnya juga kata Iwan, pihaknya juga menyiapkan dua unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yakni BCA dan Mandiri di kawasan pujasera, kios dan lapak ini. Karena selama ini, warga sekitar Batuampar, mesti ke Jodoh atau ke Bengkong untuk menarik uang di ATM. ( f u r )


CMYK

Jumat 30 Desember 2011

CMYK

Rp 7018.08

Rp 9160

Rp 2882.77

Dezzo D688 Hanya Rp199 Ribu BA TAM BAT AM— Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai produk berteknologi canggih, berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Salah produsen handphone berteknologi canggih itu adalah Dezzo yang produknya bisa didapatkan di Incomm, Distributor resmi handphone Dezzo di Batam. Oleh: Taslimahuddin, Liputan Batam

Distributor handphone Dezzo itu tengah memberikan promo spesial dan menawarkan produk dengan beragam keunggulan. Seperti D688, dibandrol dengan harga Rp199 ribu. "Saat ini ada promo banting harga, diberikan kepada para masyarakat yang membeli produk-produk Dezzo. Promo

yang tersebut hanya berlaku untuk dua type d688 dan d777," kata Hartono, pemilik Incomm di Nagoya, Sabtu (31/12). Ia menjelaskan, promo tersebut merupakan promo 'New Year Sale', berlaku selama persediaan masih ada. "Promo berlaku selama persediaan ada. Dua produk itu kami tawarkan dengan harga yang

sangat murah, lihat lebih karena kita menarik. banting harSemenga," tambah tara itu, pria tersebut. Dezzo tipe Ponsel D777 memiDezzo tipe liki fitur D688 memiltouchscreki beragam fien plus keytur, seperti pad, televisi, Dezzo D688 double camcamera, era, double double simsimcard, mp3/mp4, video, record- card, mp3/mp4, video, recorder, er, televisi, radio, qwerty, memo- radio, memory card slot,hanya ry card slot, internet dan masih dibandrol dengan Rp350 ribu. banyak lagi fitur-fitur menarik "Jadi, bagi yang ingin memilyang terkandung didalam hape iki ponsel tersebut diharapkan tersebut. Dengan beragam menu segera ketempat kami, serbu yang terdapat didalamnya, tapi hp hape-nya, selagi persediaan matersebut hanya dibandrol dengan sih ada," ujar Hartono. harga Rp199 ribu, promonya. Info Selanjutya anda dapat Meskipun memiliki TV analog, berkunjung ke Incomm yang Hape tersebut bukan termasuk beralamat di Komplek Sakura yang berbadan tebal. Hape tersebut Anpan Blok A nomor 3 Nagoya terbilang hape yang langsing, kare- atau ke toko Three Plus Comm na hanya memiliki ketebalan 1 cm. dan toko Incomm di Panbil Mall Tersedia dalam beragam pilihan lantai dasar, dengan nomor telewarna sehingga Dezzo D688 ter- pon 085214893888.***

New Permata Indah Pub untuk Penikmat Dangdut KARAOKE, merupakan salah satu hiburan masa kini yang sedang trend.

ILUSTRASI

B A T A M — Manajemen New Permata Indah Pub dan KTV menyajikan nuansa yang berbe-

da dari pub-pub lainya yang ada di Batam. Cirikhas utamanya adalah menghadirkan lagu-lagu dan-

gdut asli. "Kami menghadirkan lagu dangdut asli, artinya musik asli dengan irama dangdut yang dibawakan oleh para penyanyi aslinya. Kalau biasanya ditempattempat lain selalu ditawarkan musik-musik yang mengacu adrenalin seperti musik disco atau yang lainya. Tapi disini tidak," kata Yadi, Manager Operasional New Permata Indah Pub and KTV, Minggu (01/01). Pemilihan lagu dangdut dalam menemani para pengunjung sengaja diambil, mengingat lagu dangdut bisa membawa suasana menjadi santai dengan alunan-

alunan musik khas indonesia. "Disini merupakan satu-satunya tempat yang menyajikan musik dangdut asli tanpa modifikasi," tambah Yudi. Mengingat banyaknya tamu pecinta dangdut baik dari dalam maupun luar negeri, menjadikan tempat tersebut sebagai pilihan utama dalam mencari hiburan sejenak guna menghilangkan rasa jenuh dan letih dalam bekerja. Apalagi pancaran lighting didalam ruangan menambah susana damai setiap yang datang New Permata Besambung ke hlm 15

SHERLY/HALUAN KEPRI

TREND FASHION—Vera memperlihatkan Live's Curve Id di Live's Mega Mall Batam Centre. Live's Curve Id masih akan menjadi trend fashion jeans di tahun 2012.

Live's Curve Id Masih Andalan di Tahun 2012 BATAM M— Live's bukan brand baru dalam dunia fashion. Kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Salah satu produk Live's yang paling laris di tahun 2011 adalah Live's Curve Id. Di tahun 2012 ini, jeans wanita itu diperkirakan masih akan menjadi trend pasar. Branded kelas dunia ini memiliki konsumen berbagai usia, baik tua maupun muda. Disain serta kualitas barang yang menjadikannya sebagai produk yang sangat digemari. "Tua muda, pria maupun wanita pasti menyukai celana jeans. Setiap tahunnya Live's selalu berinovasi dan memperkenalkan disain-disain terbarunya untuk memenuhi tuntutan fashion zaman. Untuk saat ini, Live's Curve Id masih menjadi incaran," ujar Vera penanggungjawab toko Live's Mega Mall Batam Centre kemarin. Tahun 2012 ini, lanjut Vera, trend untuk Live's jeans khusus

perempuan masih akan dipegang oleh Curve id, yang merupakan brand terbaru Live's. Beragam produk Live's bisa ditemukan di toko yang berada di lantai I Mega Mall Batam Centre tersebut. Seperti T-Shirt, Shirt, jeans khusus laki-laki dan jeans wanita tentunya dengan beragam ukuran dan gaya. "Produk Live's tidak akan ketinggalan zaman, karena model dan jenis bahannya tahan laman. Sangat cocok dikenakan siapa saja," promo Vera. Bagi anda yang menginginkan jeans branded, berkualitas, dan terjamin keasliannya, kunjungi Live’s di Lantai I Mega Mall Batam Centre. Dapatkan promopromo menariknya. “Kami melayani pembelian secara cash maupun kredit dengan promosi bunga yang sangat menarik. Kunjungi kami sekarang juga, temukan celana jeans idaman (cw42) anda,” promo Vera.(cw42)


Penyengat Destinasi Baru Junaedi Putra Resepsionis Hotel Laguna

Kerja Keras APAPUN akan dilakukan, asalkan menghasilkan uang. Tentu saja uang yang diperoleh dari hasil kerja keras dan halal. Apa boleh buat, Junaedi Putra memang harus banting tulang. Itu dilakukannya agar bisa melanjutkan kuliahnya. Junaedi kini bekerja di Hotel Laguna sebagai resepsionis. "Saya memang harus bekerja untuk membantu biaya kuliah, karena saya tak mau menyusahk an," kata Junaedi yang k ini duduk di semester 5 Jurusan

Kerja Keras Besambung ke hlm 6

ANJUNGPINANG ANG — Pulau Penyengat kini TANJUNGPIN menjadi destinasi baru pariwisata di Provinsi Kepri. Pencanangan ini ditandai dengan suksesnya penyelenggaraan Festival Penyengat yang digelar Jumat-Sabtu (30-31/12). Oleh: Amir, Liputan Tanjungpinang

"Festival ini diharapkan mampu menghadirkan banyak orang, sehingga ke depan pulau ini lebih dikenal dan menjadi salah satu destinasi pariwisata di provinsi ini," ujar Gubernur Kepri HM Sani saat membuka secara resmi pagelaran Festival Penyengat di Halaman Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (31/12). Keberadaan Pulau Penyengat sebagai salah satu destinasi pariwisata sangat mendukung. Pasalnya, pulau yang eksotis tersebut memiliki aset budaya berupa peninggalan sejarah dan juga seni budaya yang sangat kaya, terutama seni budaya melayu. Aset yang dimaksudkan Sani, yakni Pulau Penyengat memiliki dua pahlawan nasional. Mereka

adalah Raja Haji Fisabilillah yang berjuang melawan penjajah, kemudian Raja Ali Haji, pencipta Gurindam 12 yang menjadi pedoman dalam kehidupan tanah melayu ini. "Ada dua pahlawan nasional yang dimakamkan di sini, tentunya ini bisa menjadi nilai jual untuk orang berdatangan ke Pulau Penyengat," kata Sani. Dalam sejarah perjuangan bangsa ini, lanjutnya, Sumpah Pemuda telah mengakui bahwa Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, sementara melayu berasal dari Kepri dan lebih khusus lagi tentu berada dari PuPenyengat Destinasi Besambung ke hlm 6

Siti-Nizam Wisman Pertama 2012 T ANJUNGPIN ANG — Wisatawan mancanegaANJUNGPINANG ra asal Singapura yang kebetulan adalah pasangan suami isteri merupakan turis pertama yang tiba di Kota Tanjungpinang tahun 2012. Pasutri tersebut tiba melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura, Minggu (1/1). Turis pertama tahun 2012 itu disambut cukup meriah. Begitu turun dari kapal Falcon 5, keduanya lalu dikalungi bunga oleh tim dari Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang.

WISATAWAN mancanegara asal Singapura mendapat kalungan bunga, Minggu (1/1).

Siti-Nizam TENGKU BAYU/HALUAN KEPRI

Besambung ke hlm 6

CMYK

erima beasiswa yang tidak datang. Seharusnya mereka datang, karena mereka sudah meminta. Mereka harus berani bertanggung jawab," kata Suryatati. Walikota yang akrab disapa Tatik itu menjelaskan, tujuan Pemko Tanjungpinang memberikan bantuan beasiswa adalah untuk membantu meringankan biaya para mahasiswa yang mengajukan propos-

Batam Juara Perahu Layar T ANJUNGPIN ANG — Peserta ANJUNGPINANG dari Kota Batam sukses menjadi yang terbaik pada lomba Perahu Layar yang digelar pada acara Festival Penyengat pada Jumat-Sabtu (30-31/12). Tampil dengan 10 tim terbaiknya, Batam sukses mengalahkan tim dari Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan. Ketua Pelaksana Perlombaan Perahu Layar Abu Zainal mengatakan, Batam sukses menyapu bersih perlombaan perahu layar 9 orang kru dengan meraih juara 1, 2 dan 3. Sementara di kategori lain masingmasing kabupaten/kota lainnya saling berbagi juara. Batam Juara

Wako Kecewa saat Penyerahan Beasiswa T ANJUNGPIN ANG — Walikota TanANJUNGPINANG jungpinang Suryatati A Manan kecewa saat acara penyerahan beasiswa tahap II yang disalurkan Bagian Administrasi Kesra Sekretariat Daerah di Aula Gedung Muhammadiyah, beberapa waktu lalu. Pasalnya, di acara tersebut banyak mahasiswa penerima beasiswa yang tidak hadir. "Saya kecewa dengan banyaknya pen-

SUTANA/HALUAN KEPRI

DIALOG BUDAYA — Gubernur Kepri HM Sani dan Kasubdit Promosi Wilayah Sumatera Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Raseno Aryo (kanan) serius mendengarkan pertanyaan peserta dialog, Sabtu (31/12). Pulau Penyengat kini menjadi destinasi baru pariwisata di Kepri.

al tersebut. Untuk itu, melalui beasiswa, Tatik berharap penerima beasiswa mau lebih giat lagi belajar. "Mudah-mudahan bantuan ini bisa memacu semangat para mahasiswa untuk belajar dan mendapakan beasiswa," kata Wako Kecewa Besambung ke hlm 6

Besambung ke hlm 6

SUTANA/HALUAN KEPRI

PERLOMBAAN kapal layar ikut memeriahkan Festival Pulau Penyengat, Sabtu (31/12). Tim asal Batam memenangi lomba ini.

Dua Motor Laga Kambing TANJUNGPIN A N G — Dua NA sepeda motor laga kambing di Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Minggu (1/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat peristiwa itu kedua pengendara motor mengalami

luka cukup serius dan dilarikan ke RSUD Tanjungpinang. "Sama-sama ngebut, Mas (wartawan, red)," kata Suryo, salah seorang warga yang ikut menyaksikan peristiwa kecelakaan tersebut.

Ia menyebut, kedua pengendara motor tersebut datang dari arah berlawanan. Kedua pengenDua Motor Besambung ke hlm 6


METRO TANJUNGPINANG

18

Senin,

2 Januari 2012

Pemko Mesti Maksimal Bantu BKM TANJUNGPIN A N G — Badan TANJUNGPINA Keswadayaan Masyarakat (BKM) Tanjungpinang sangat berharap Pemko Tanjungpinang maksimal dalam memberikan bantuan. Soalnya, hal ini sejalan dengan spirit program pengentasan kemiskinan yang digalakkan pemerintah. "Agar BKM lebih maksimal menjalankan programnya, maka Pemko Tanjungpinang perlu menyediakan dana pendamping yang lebih besar, minimal Rp500 juta di tahun 2012 ini," kata anggota Forum BKM Tanjungpinang Suyono, Minggu (1/1). Dari informasi yang diperoleh-

nya, tahun 2012 pemerintah pusat akan mengucurkan anggaran sebesar Rp1,95 miliar untuk 18 BKM di Kota Tanjungpinang. Dari anggaran yang akan dikucurkan oleh pusat tersebut, Pemko Tanjungpinang berkewajiban menyediakan dana pendamping. "Informasi yang beredar, Pemko hanya menyediakan Rp105 juta, justru lebih sedikit dari tahun 2011 senilai Rp370 juta. Bisa apa kita dengan anggaran sekecil itu," ujarnya. Menurut Suyono, di beberapa daerah seperti di Jawa, pemerintahnya memberikan dana pendamping lebih dari 20 persen dari

anggaran yang dikucurkan pusat. "Di Kabupaten Bintan dan Natuna, pemerintahnya memberikan dana pendamping (PNPM, red) cukup besar," katanya. Suyono menambahkan, program kerja BKM adalah membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan yang meliputi 3 aspek. Yakni, memperbaiki kualitas hidup masyarakat tidak mampu, pemberian simpan pinjam modal untuk usaha kecil, serta program pembangunan sarana fisik seperti jalan, jembatan, drainase dan lainnya. "Semua BKM di Tanjungpi-

nang sudah menyusun skala prioritas untuk kegiatan di tahun 2012 beserta estimesi pembiayaanya. Skala prioritas disusun berdasarkan usulan masyarakat dan hasil pemetaan BKM. Kami berharap dana pendamping yang dialokasikan Pemko dapat diperbesar," harap Suyono. Suyono menjamin dana yang dikucurkan Pemko Tanjungpinang tidak akan diselewengkan. "Karena tiga bulan seklai tim auditor independen mengaudit semua dana anggaran yang diberikan oleh pemko kepada BKM Tanjungpinang," ungkapnya. (cw53)

DIHIBUR ARTIS — Artis KDI, Riska dan Wulansari menghibur ribuan pengunjung yang akan merayakan malam pergantian tahun baru 2012 di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (31/12). Warga Tanjungpinang juga tumpah ruah di sepanjang tepi laut.

74 Anggota Polisi Naik Pangkat T ANJUNGPIN ANG — SebanyANJUNGPINANG ak 74 anggota polisi yang bertugas di Polresta Tanjungpinang dan seluruh polsek di Tanjungpinang naik pangkat. Upacara kenaikan pangkat tersebut telah digelar di halaman Mapolresta Tanjungpinang, Sabtu (30/12). Kasubag Humas Polresta Tanjungpinang AKP Wawan Saefullah mengatakan, dari puluhan anggota Polri yang naik pangkat tersebut, terdapat 69 anggota bintara dan 9 personil naik pangkat perwira. Selebihnya ada 2 personil mendapat kenaikan pangkat menjadi Ko-

misaris Polisi (Kompol). Yakni Kompol Arif Budi Purnomo dan Kompol Ari Baroto, yang sebelumnya berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP). "Khusus untuk Kompol Arif Budi Purnomo dan Kompol Ari Baroto, pelaksanaan kenaikan pangkatnya digelar di Mapolda Kepri di Batam," ungkap Wawan, Minggu (1/1). Wawan merincikan, sebanyak 8 personil yang berpangkat brigadir dua (brigda) naik satu tingkat menjadi brigadir satu (brigtu). Dari jabatan briptu naik satu tingkat sebanyak 39 personil. Se-

mentara, dari pangkat brigadir naik satu tingkat menjadi bripka sebanyak 6 personil, dan sebanyak 7 personil berpangkat bripka naik satu tingkat menjadi Ajun Inspektur Dua (Aipda). Sedangkan sebanyak dua personil berpangkat Aipda naik satu tingkat menjadi Ajuan Inspektur Satu (Aiptu). Sementara sebanyak 6 personil yang berpangkat Inspektur Dua (Ipda) naik satu tingkat menjadi Iptu. Serta Iptu ke AKP sebanyak 3 personil, yakni AKP Leksan Ariyanto, AKP Khairuddin dan AKP Syafaruddin Anwar.

Wako Kecewa

Sambungan dari hal 17

Tatik dalam sambutannya. Kabag Kesra Sekdako Tanjungpinang Hantoni mengatakan, sebanyak 301 mahasiswa yang mendapatkan beasiswa adalah yang lolos seleksi. "Dari 954 proposal yang masuk, akhirnya disetujui hanya 301 orang," ujarnya.

Ia mengatakan, beasiswa yang diserahkan tersebut merupakan penyaluran tahap kedua. Penerima beasiswa adalah mahasiswa yang kini kulian di program DIII, S1, S2 dan S3. *Bantu Majelis Taklim Selang beberapa hari setelah itu, Pemko Tanjungpinang juga

menyerahkan bantuan uang sejumlah Rp15 Juta kepada majelis taklim di Masjid Al Furqan yang berada di Jalan Pemuda. Bantuan tersebut diserahkan langsung Walikota. "Saya sangat senang bisa memberikan bantuan ini, karena akan banyak manfaatnya jika di-

gunakan," kata Suryatati. Menurut Suryatati, majelis taklim banyak berperan membantu Pemko Tanjungpinang. Salah satu bentuk partisipasi majelis taklim adalah ikut menyambut tamu-tamu Pemko Tanjungpinang saat berkunjung. (cw53)

Dua Motor

Sambungan dari hal 17

dara sama-sama kaget dan tak bisa menghentikan laju kendaraan mereka. "Tak lama polisi datang, dan kedua pengendara dilarikan ke RSUD Tanjungpinang. Sedangkan motornya dibawa ke kantor polisi," terang Suryo. Kanit Lakalantas Polresta

Kapolreta Tanjungpinang AKBP Suhendri dalam sambutan kenaikan pangkat di lapangan Mapolresta Tanjungpinang menerangkan, kenaikan pangkat tersebut merupakan wujud dari kerja keras para anggota polisi. "Namun, dengan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi, maka tugas dan tanggung jawab akan semakin bertambah. Untuk itu, seluruh personil diharapkan semakin meningkatkan kualitas dan profesionalitas demi melayani dan mengayomi masyarakat," ujar Suhendri. (cw40)

Tanjungpinang Iptu Fiska Ananda mengatakan, kedua motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan di unit Lakalantas Polresta Tanjungpinang. Sedangkan kedua pengendara dirawat di RSUD. Fiska menjelaskan, kedua pengendara motor tersebut ad-

alah Sabari (43), warga Jalan Batu 13 yang mengendarai Honda Supra X nopol BP 5207 TS. Sedangkan pengendara lainnya Ismardi (35), warga Jalan Menur yang mengendarai motor Suzuki Titan nopol BP 4809 TU. Suryo menambahkan, motor yang dikendarai Sabari muncul

dari arah Mapolresta Tanjungpinang, sedangkan Ismardi dari arah Kantor Pengadilan Negeri Tanjungpinang. "Kedua pengendara laga kambing tepat di depan kantin, sebelah tempat cucian motor di Jalan Ahmad Yani," imbuhnya. (cw40)

SUTANA/ HALUAN KEPRI

Kerja Keras

Sambungan dari hal 17

Sosiologi di UMRAH, ditemui di lobi Hotel Laguna, baru-baru ini. Ia mengungkapkan, hasil gaji yang diterimanya, selain untuk membayar uang kuliah dan kebutuhan hidup, juga diberikan untuk membantu orang tuanya. "Saya juga menyisihkan sedikit gaji saya buat kedua orang

tua," ungkapnya. Menurut anak dari pasangan Nur Saling dan Gusnita ini, kerja sambil kuliah memang harus memiliki tenaga kuat. "Memang kalau dipikir-pikir, yang saya jalani ini sangat berat. Sehabis kerja saya harus ke kampus, dan begitu terus menurus selama 5 hari dalam seminggu,"

Siti-Nizam

Sambungan dari hal 17

Selanjutnya acara penyambutan juga dimeriahkan dngena kesenian kompang. Kabid Pemasaran Disbudpar Kota Tanjungpinang Antony mengatakan, turis berkebangsaan Singapura yang datang ke Kota Tanjungpinang ini menggunakan jasa pelayanan Pratama Tour and Travel. "Mereka di Kota Tanjungpinang menginap dua hari satu malam dan berencana akan berkeliling Kota Tanjungpinang," ungkapnya. Pada Sabtu (31/12) sore sebelumnya, kepulangan pasangan

turis berkebangsaan Filipina bernama Robert Chua Ang dan Shirky Saw Ang merupakan turis terakhir yang meninggalkan kota Tanjungpinang di tahun 2011. Kedua turis ini dilepas oleh Kepala Disbudpar Kota Tanjungpinang Said Parman sekitar pukul 18.30 WIB. Said Parman dalam kesempatan itu mengatakan, pelapasan dan penyambutan wisman dari luar negeri merupakan agenda rutin tahunan Pemko Tanjungpinang melalui Disbudpar. Menurutnya, untuk menarik lebih banyak jumlah kunjungan wis-

Sambungan dari hal 17

lau Penyengat. Namun demikian, upaya menarik para wisatawan datang ke sebuah daerah bukan hanya ditunjang oleh banyaknya aset sejarah di tempat tersebut, tapi dunia pariwisata sangat komprehensif. Salah satunya, kata Sani, pariwisata harus ditunjang oleh adanya infrastruktur yang memadai. Sehingga pada tahun 2012, pemerintah akan merenovasi keberadaan Gedung Lembaga Adat yang ada di pulau tersebut. "Memajukan dunia pariwisata bukan hanya kerjaan Dinas Pariwisata, tetapi juga tanggung jawab bersama antara beberapa dinas terkait, seperti halnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk infrastrukturnya," ungkap Sani. Menurut Sani, selain faktor infrastruktur dan aset budaya, ada tiga hal yang sangat penting yang menentukan kemajuan pariwisata. Pertama, bagaimana mengelola dengan baik aset dan potensi yang ada. Kedua, bagaimana menjual secara baik dengan memberikan informasi yang bisa memancing para wisata datang kemari. Dan ketiga bagaimana melayani dengan baik setiap tamu yang datang berkunjung. Selain Pulau Penyengat, salah satu pulau yang juga menjadi target destinasi ke depan, ujar Sani, adalah Pulau Bawah yang terletak di Anambas. Di mana saat ini sudah ada investor yang bermi-

man ke Kota Tanjungpinang, maka hal utama yang harus dibenahi adalah infrastruktur di pelabuhan. "Wajah Kota Tanjungpinang adalah pelabuhan, karena yang dilihat pertama kali oleh turis adalah pelabuhan. Untuk itu, kita berharap ke depannya pihak Pelindo agar bisa membenahi segala infrastuktur dan fasilitas yang ada di pelabuhan," ujarnya. Sementara itu, Antony menambahkan, jumlah kunjungan wisman ke Kota Tanjungpinang sampai bulan Desember 2011 sekitar 100 ribu eza) orang lebih. (cw53/ (cw53/eza)

Batam Juara

Sambungan dari hal 17

"Batam unggul dan menjadi juara pada perlombaan ini," ujarnya. Menurut Abu, aa 4 kategori lomba Perahu Layar yang dipertandingkan. Yaitu perahu layar dengan 9 orang peserta, 7 peserta, 5 peserta dan 3 peserta. Perlombaan yang digelar tepat di depan Gedung Balai Adat Pulau Penyengat tersebut, diikuti oleh 3 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Karimun dengan 8 tim, Kabupaten Bintan 13 tim

paparnya. Pria berlesung pipit ini mengatakan, untuk menghilangkan rasa letih, sesekali ia meluangkan waktunya latihan band bersama rekan-rekannya. Dengan begitu, semua rasa letih akan hilang. "Main band mampu membuang rasa letih usai bekerja dan kuliah," tutur Junaedi. (cw53)

dan Kota Batam 10 tim. Kegiatan yang dilepas langsung oleh Gubernur Kepri HM Sani ini mengambil rute star dari depan Gedung Balai Adat, selanjutnya ke Pulau Paku, Kota Tanjungpinang, mengelilingi Pulau Penyengat, dan finish di tempat semula. Pada perlombaan tersebut, setiap juara I di masing-masing kategori mendapatkan uang pembianaan sebesar Rp750 ribu setiap orang, juara II Rp500 ribu

dan juara III sebesar Rp400 ribu. Selain uang pembinaan, masingmasing juara mendapatkan piala dan juga piagam dari panitia. Gubernur Kepri HM Sani mengatakan, perahu layar merupakan salah satu keahlian dari masyarakat pulau. Untuk litu, lanjutnya, lomba seperti ini perlu selalu digalakkan. Sani berharap, pada setiap pelaksanaan Festival Penyengat nantinya lomba perahu layar tetap dipertandingkan. (cw55)

Penyengat Destinasi

DOK

PENGUNJUNG santai di depan pintu gerbang masjid di Pulau Penyengat, beberapa waktu lalu.

nat, dan ke depan pulau tersebut akan dikembangkan menjadi tempat resort yang eksotis. Dialog Budaya Dalam festival budaya tersebut, panitia juga mengelar dialog kebudayaan yang diikuti oleh 150 peserta dari berbagai stake holders. Dalam kegiatan tersebut, panitia juga memperkenalkan berbagai masakan tradisional dan menggelar lomba perahu layar mengelilingi Pulau Penyengat. Kasubdit Promosi Wilayah Sumatera Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Raseno Aryo mengatakan, pihaknya siap mendukung rencana Provinsi Kepri dalam memajukan dunia

pariwisata. Katanya, secara geografis banyak sekali tempattempat yang memiliki pemandangan yang menawan di Kepri. "Kementerian sangat mendukung, dan sebagai bentuk dukungan kongkrit, pada tahun 2012 kita telah merencakan adanya pameran khusus tentang budaya Kepri," ujarnya. Hadir juga dalam kegiatan festival tersebut Walikota Tanjungpinang, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Kepala Dinas Pariwisata Tanjungpinang, Kepala Badan Pengelolah Perbatasan Kepri, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri, serta sejumlah SKPD lainnya. ***


BINTAN

19

Senin,

2 Januari 2012

Mini Zoo Ramai Dikunjungi Warga Pencarian Korban Tugboat Dihentikan BINTAN — Pencarian korban tug boat Kijang III yang tenggelam Minggu (25/12) lalu diperairan PT Bukit panglong, Kijang dihentikan, menyusul deadline dar pihak Badan SAR Nasional Tanjungpinang. Deadline pencarian salah satu korban yang belum ditemukan, bernama Mansyur (60 tahun) yang merupakan Kepala Mesin terhitung sejak Minggu (1/1) kemarin. Kepala Badan SAR Tanjungpinang Bambang Subagyo akhir pekan lalu mengatakan, pihaknya telah mendeadline selama 7 hari dalam pencarian korban yang tenggelam dan jika dalam batas waktu yang ditentukan tidak juga ditemukan, maka selanjutnya diserahkan ke pihak pemilik kapal. "Kita telah menetapkan sampai batas waktu 7 hari dn sudah berakhir pada Minggu (1/1) kemarin. Bila dalam pencarian ini dan bila belum dapat, maka pencarian akan kami serahkan ke pihak perusahaan," ujar Bambang. Menurut dia, alasan penetapan batas waktu selama 7 hari dikarenakan menyangkut kondisi anggaran yang sudah ditetapkan. Meski demikian, SAR kata Bambang tetap berupaya mencari terus mencari korban sampai bisa ditemukan, karena masih ada waktu sekitar dua hari kedepan untuk mencarinya. Disamping itu, pihaknya juga tetap melakukan koordinasi dan meminta informasi dengan melukukan komunikasi melalui radio dengan kapal bantuan, nelayan dan kapal lainnya dalam menemukan korban. (eza)

K I J A N G — Merayakan libur nasional 1 Januari 2012 yang bertepatan pada Minggu kemarin, ribuan masyarakat Bintan umumnya menghabiskan waktu dengan mengunjungi sejumlah lokasi atau tempat rekreasi serta hiburan baik di ruang tertutup maupun alam terbuka. Salah satu objek rekreasi keluarga yang ramai dikunjungi selain pantai adalah kebun binatang mini atau Mini zoo di Kijang.Ribuan masyarakat dari Bintan dan Tanjungpinang mengunjungi mini zoo yang terletak di Taman Kota Kijang ini. Selain tidak dipungut biaya masuk, pengunjung juga bebas menikmati aneka koleksi hewan yang ada. Mulai dari jenis burung, penyu brazilia, rusa Tambelan , kuda , beruang dan aneka satwa lainnya. Ponijan salah seorang petugas di Mini zoo mengaku pengunjung pada hari Minggu kemarin memang jumlahnya sangat meningkat dibanding hari libur biasa. “Hari ini (kemarin) memang pengunjung yang datang ke mini zoo membludak. Dari pagi tak henti-hentinya pengunjung datang.

Semakin siang semakin banyak," kata Ponijan. Marjoni pengunjung yang datang dari Tanjungpinang mengaku terhibur dengan keberadaan mini zoo ini. Pria yang membawa anak dan istrinya ini mengharapkan koleksi hewan yang ada di mini zoo dapat diperbanyak dan area mini zoo dapat diperbesar. Dia juga mengharapkan rambu-rambu petunjuk lokasi mini zoo dapat diperbanyak agar memudahkan pengunjung dari luar daerah. "Petunjuk lokasi mini zoo kalau bisa ditambah. Saya sendiri sempat bertanya-bertanya kepada masyarakat dimana lokasinya,"kata Marjoni yang mengaku baru pertama kali datang ke Mini Zoo Kijang. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bintan Ahmad Ishar selalu pengelola mini zoo mengatakan mini zoo Kijang memang saat ini menjadi tujuan masyarakat Bintan dan Tanjungpinang untuk berlibur. "Kunjungan semakin hari semakin meningkat. Kita pun secara bertahap menambah kolekasi hewan dan fasilitas pendukung yang ada bagi pengunjung. Dalam wak-

EDY/HALUAN KEPRI

MINI ZOO — Mini Zoo Kijang ramai dikunjungi pada setiap hari libur, tempat wisata ini menjadi alternatif baru Pariwisata Bintan disamping pantai.

tu dekat kita juga akan memiliki koleksi kupu-kupu. Saat ini rumah kupu-kupunya dalam pengerjaannya," katanya. Ahmad juga mengharapkan masyarakat umum dapat me-

nyumbangkan hewan ke Mini Zoo. Namun dia mengingatkan hewan yang akan disumbangkan tersebut sudah ada di Mini Zoo. Pasalnya untuk sementara pihaknya hanya mengoleksi hewan jenis mamalia

dan bukan pemakan daging. Hewan jenis ini dari segi makanan tidak terlalu sulit didapatkan. Bahan makanan jenis sayuran dan rumput masih mudah diperoleh di sekitar Kijang. (edy)

Kadisperindag Bintan Diperiksa sebagai Saksi Ahli

PKD Dinilai Menyalahi Aturan BINT AN BINTAN AN— Setelah Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bintan, Kartini diminta keterangan oleh pihak kepolisian, giliran Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan UKM Koperasi Bintan Dian Nusa dipanggil oleh petugas dari Satuan Reskrim Polres Bintan. Dian diminta keterangan seputar penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani yang dilaksanakan oleh Pusat koperasi distribusi (PKD) Kepri. Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

"Memang benar saya diminta keterangan sebagai saksi ahli oleh pihak Reskrim Polres Bintan Sabtu (31/12) lalu. Saya diminta keterangan seputar aturan dalam penyaluran pupuk ke petani oleh pihak PKD kepri,"kata Dian yang juga sebagai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bintan Menurut Dian, terkait penyaluran pupuk yang dilakukan oleh pihak PKD langsung ke petani tidak melalui pihak pengecer, memang tidak diperbolehkan. Sesuai aturan yang berlaku, jika PKD menyalurkan pupuk langsung ke petani tidak melalui pengecer harus ada izin kepada pihak Dinas Pertanian. "Dalam hal ini memang ada aturan yang dilanggar. Seharusnya ada izin dari Dinas Pertanian dulu jika pihak PKD akan mengirim pupuk bersubsidi langsung kepada petani,"kata Dian. Dian juga menyayangkan pihak PKD belum melaporkan kepada pihaknya jika memang pihak pengecer pupuk bersubsidi di wilayah kecamatan Bintan Utara dan sekitar yakni CV Bintan Delima tidak aktif lagi.Pimpinan PKD kepri Baharudin saat diminta komentarnya terkait pernyataan Dian Nusa tersebut menilai Dian tidak paham soal penyaluran pupuk oleh koperasi. "Sebaiknya Dia (Dian Nusa-red) belajar lagi soal koperasi. Biar jangan salah memberi keterangan,"ujar Bahar sapaan Baharudin. Selain mengkritik pernyataan Dian, Bahar juga menyayangkan pernyatan anggota DPRD Bintan (Yurioskandar-red)) di se-

buah media yang meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi yang melibatkan pihak PKD Kepri. "Dewan bisanya memberi komentar soal pupuk ini kalau sudah mendekati masa kampanye saja. Selama ini mereka tidak peduli kesulitan petani. Saat petani membutuhkan pupuk mereka semua diam. Tapi sekarang baru berkomentar,"sindir Bahar. Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) berharap polisi dapat bersikap bijaksana dengan melepaskan pupuk yang diamankan oleh pihak Polres Bintan. Pasalnya pupuk tersebut sangat dibutuhkan oleh petani. "Kita berharap pupuk yang ditahan polisi dapat diserahkan pada petani. Karena petani kan tidak tahu apa-apa tentang masalah itu. Kalau soal aturan atau ketentuan itukan pemerintah dan instansi terkait yang berkepentingan. Kita minta polisi bisa legowo menyerahkan pupuk tersebut kepada petani, karena petani sangat membutuhkan saat ini,"kata Tukiman, ketua KTNA Bintan,"Kamis kemarin. Tukiman yang turut diminta keterangan oleh polisi terkait penangkapan truk pembawa pupuk tersebut mengaku bahwa pengiriman pupuk yang dilakukan oleh pihak PKD Provinsi kepri memang diperuntukan untuk petani atau kelompok tani yang memang berhak menerima pupuk bersubsidi sesuai RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok).

"Memang ini hanya masalah alamat tujuan yang berbeda di surat jalannya. Tapi nama penerima beserta nomor ponselnya sudah benar. Begitu juga RDKKnya juga tidak ada yang salah, jadi tidak ada penyimpangan,"katanya lagi. Sementara itu, pihak Polres Bintan terus mendalami permasalahan pendistribusian pupuk bersubsidi ini. Polisi saat ini masih mencari pasal yang tepat untuk pelaku yang diduga melakukan penyelewengan pupuk bersubsidi. Sejumlah saksi juga sudah diminta keterangan. "Kita masih terus dalami kasus ini. Kita akan mempelajari peraturan yang ada tentang pendistribusian pupuk bersubdisi ini. kita juga akan meminta keterangan saksi ahli. Kita ingin pupuk bersubsidi ini benar-benar peruntukannya tepat sasaran kepada petani. Karena itu kita akan mencari pasal yang tepat untuk dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi ini ,"kata Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Reonald Simanjuntak yang menggunakan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam kasus ini. Heboh soal pupuk bersubsidi berawal ketika pihak Polres Bintan menahan tiga unit truk bermuatan 12 ton pupuk bersubsidi jenis urea milik PKD Kepri pada 23 Desember lalu. Saat itu polisi mempertanyakan surat jalan kepada supir yang sedang dalam perjalanan. Ternyata alamat yang tertera di surat jalan tidak sama dengan tujuan pengantaran pupuk bersubsidi. Polisi pun curiga dan menduga pupuk tersebut tersebut akan diselewengkan kepada pihak lain dan bukan kepada petani yang berhak. Polisi akhirnya menahan 3 truk tersebut beserta muatannya. Namun pihak PKD memprotes keras tindakan polisi tersebut. Pihak PKD pun melayangkan surat protes kepada sejumlah instansi seperti kapolda Kepri, kapolri , Menteri Pertanian serta DPRD . Pihak PKD beralasan soal perbedaan alamat pada surat jalan itu hanya masalah admistrasi saja dan tidak bisa dijadikan alasan bagi polisi untuk menduga ada penggelapan pupuk bersubsidi. * * *

Buruh Kecewa, Pengusaha Menerima B I N T A N — Pihak buruh mengaku kecewa dengan besaran upah minimum kabupaten (UMK) Bintan yang ditetapkan Gubernur kepri sebesar Rp 1.225.000. Buruh menilai Gubernur tidak menyerap aspirasi buruh dan tidak mengakomodir usulan dari Bupati Bintan dan Dewan pengupahan kepri sebesar Rp 1.250.000. Kita sangat menyayangkan keputusan gubernur tersebut. Padahal usulan dari Bupati Bintan sendiri dan Dewan Pengupahan provinsi kepri besaran UMK Bintan 2012 adalah Rp 1,25 juta. Tapi ini kok malah diturunkan menjadi Rp 1,225 juta. Ini namanya tidak menyerap aspirasi buruh,"kata Parlindungan ketua serikat pekerja FSPMI Bintan, kamis kemarin. Menurut dia, sebenarnya buruh tidak menuntut UMK sebesar Rp 1,25 juta, tapi KHL (kebutuhan Hidup layak) yang telah disepakati oleh dewan pengupahan Bintan adalah berkisar Rp 1,49 juta. Dia juga mengaku ini sejarahnya untuk pertama kali usulan atau rekomenndasi dari bupati/walikota nilainya ber-

kurang setelah usulan tersebut berada di tangan Gubernur. Padahal justru biasanya nilai itu bertambah. "Kami dari aliansi serikat pekerja di Bintan tidak bisa menerima nilai UMK itu," tegasnya. Parlin juga menyayangkan pernyataan pihak Kadisnaker Provinsi Kepri yang mengatakan bahwa kenaikan UMk di Bintan persentasenya tertinggi di Indonesia.Padahal itu adalah pernyataan yang tidak tepat dan keliru. "Kalau melihat selisih besaran UMk tahun 2011 dan tahun 2012 memang kelihatannya besar. Itu karena pemerintah tidak melakukan pentahapan kenaikan UMk dengan KHL secara benar. Tapi kalau melihat persentasenya UMK 2012 dibanding KHL tidak mengalami kenaikan. Karena tahun 2010 saja persentase perbandingan UMK dan KHL sudah 83 persen. Tahun 2012 persentasenya tetap dan tidak mengalami kenaikan,"kata Parlin yang berharap pemerintah tidak memberikan informasi yang salah kepada masyarakat seakan-akan nilai UMK 2012 yang telah ditetap-

kan sangat bombastis atau angkanya berlebihan. Sementara bagi sejumlah pengusaha nilai UMK Bintan 2012 yang telah ditetapkan pemerintah dapat mereka terima. Pengusaha justru menilai nilai UMK itu sangat pas-pasan untuk menutupi kebutuhan hidup saat ini. "Kita nilai UMK 2012 itu itu hanya pas-pasan untuk hidup saat ini. Coba kalau kita hitung dengan upah segitu berarti perharinya buruh hanya memperoleh sekitar empatpuluh ribuan saja. Itu paling cukup untuk sekedar makan saja,"kata Joni salah seorang pengusaha bidang perdagangan di Tanjunguban. Menurut dia, dalam kondisi UMK 2012 yang pas-pasan begitu sudah selayaknya perusahaan membantu dengan memberi fasilitas Jamsostek agar buruh tidak mengeluarkan biaya lagi dalam perobatan.Kepada pemerintah juga diminta untuk mengontrol harga-harga di pasar agar kondisi buruh tidak lebih terpuruk lagi akibat kenaikan harga yang tidak terkendali. "Saya yakin UMK 2012 yang telah ditetapkan bisa meng-

hidupkan buruh meski paspasan. Asalkan harga-harga sembako di pasar saat ini tidak naik,"pungkasnya. Kepala Disperindag UKM Koperasi Bintan Dian Nusa menghimbau pihak perusahaaan dapat membantu kesulitan ekonomi buruh dengan menghidupkan koperasi penjualan sembako di lingkungan perusahaan.Dia yakin jika koperasi dikelola dengan baik serta mendapat dukungan dari perusahaan dapat meringankan beban buruh. Sehingga buruh tidak lagi selalu menuntut kepada perusahaan untuk kesejahteran mereka. Dian mengaku sebenarnya pengusaha tidak terlalu terbebani dengan upah buruh selama ini. Tapi yang memberatkan justru pungutan-pungutan tak jelas atau biaya siluman yang harus mereka bayar. "Pengakuan seorang pengusaha kepada kita, sebenarnya yang memberatkan pengusaha itu adalah biaya-biaya siluman atau tak jelas kepada pihak-pihak tertentu. Kalau upah buruh itu tidak terlalu memusingkan mereka,"kata Dian. (edy)

Kunjungan Wisman di Bintan 380.447 Orang LAGOI — Bupati Bintan, Ansar Ahmad menyebutkan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bintan selama 2011 dari bulan Januari sampai Desember sebanyak 380.447 orang. Kemudian, ditambah dengan wisatawan nusantara (wisnu) sebanyak 89.117 orang dengan total kunjungan wisatawan ke Bintan sebanyak 469.564 orang atau mengalami peningkatan 6,9 persen dibandingkan tahun 2010. "Tahun 2010 jumlah wisatawan 439.179 orang. Tahun 2011 sudah mencapai 469.564 wisatawan," ujar Ansar di sela-

sela penyambutan turis perdana di pelabuhan Internasional Lagoi, Bintan Minggu, (1/1) Ansar mengaku mengetahui dari rekannya yang bekerja di Singapura yang mengatakan bahwa daerah Bintan memberikan sebuah kejutan (suprise) dan terlihat memberikan sebuah pesona keindahan dan fantastis. "Ini harus kita tingkatkan bersama dan jaga agar kedepannya jumlah kunjungan wiasman ke Bintan lebih mneningkat lagi," imbuh dia. Gubernur Kepri Muhammad Sani menyampaikan, upaya peningkatan jumlah kunjungan

wisatawan Bintan cukup bagus. Dibandingkan 2010 lalu, kunjungan ke Bintan mencapai 7 persen pada tahun 2011. Namun demikian imbuh dia, Pemkab Bintan maupun kabupaten/kota lain harus melakukan pembenahan, terutama untuk mengelola infrastruktur dan aset pariwisata yang ada. "Pemprov Kepri akan berupaya dalam pengembangan aset Pulau Penyengat di Kota Tanjungpinang dan aset Pulau Bawah Anambas. Saya berharap semua pemerintah kabupaten/kota untuk samasama memajukan pariwisata sesuai dengan aset yang ada.

Seperti di Karimun juga, wisata air panas perlu dikembangkan serta promosi yang baik," kata Sani. Selain itu, lanjut Sani, pelayanan kepada turis di seluruh wilayah Kepri harus baik, karena pelayanan itu sangat penting untuk meningkatkan daya tarik turis. Untuk memberikan daya tarik, souvenir pariwisata juga perlu dikembangkan. Untuk penyelenggaraan iven pariwisata, juga perlu terobosan-terobosan dari pemerintah daerah. Karena sektor pariwisata memberikan multipliers efec yang cukup besar terhadap masyarakat. (eza)

Usai Dilantik, Komisoner KPID Kepri Ke Jakarta TANJUNGPINANG — Enam dari tujuh komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepulauan Riau periode 2011 – 2014 yang baru saja dilantik Wakil Gubenur Kepri melakukan kunjungan silaturahmi ke KPI pusat di Gedung Bapeten

Jakarta, Jumat (30/12). Kunjungan diterima langsung oleh Ketua KPI Pusat, Dadang Rahmat Hidayat didampingi Kepala Sekretariat KPI Pusat, Oemar Edhi Prabowo dan sejumlah staf sekretariat lainnya. Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua KPID Kepri Jamhur Poti, Wakil Ketua Azwardi, Koordinator Bidang Perizinan Hos Arie Ramadhan S, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran M Aminuddin Hadi dan anggotanya Intan Tri Kusuma serta anggota bidang kelembagaan Suyono serta sekretaris KPID KEPRI KPID Kepri Muharlis dan sejumlah KOMISIONER Penyiaran Indonesia (KPI) Provinsi Kepri kepala Sub Bagian (Kasubag). berkunjung ke kantor KPI Pusat di Jakarta, Jumat,(30/12). Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat Hidayat dalam sambu- berharap kepada komisioner gan sebaik-baik mungkin dan tannya menyampaikan ucapan baru KPID Kepri untuk dapat tetap amanah selama bertugas. selamat kepada seluruh komi- melaksanakan tugas dan tangKadang mengakui, tugas kosioner KPID terpilih. Dadang gungjawab yang diberikan den- misioner KPID Kepri cukup be-

rat mengingat geografis Kepri yang masuk sebagai salah satu kawasan perbatasan yang memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan negara RI dari pengaruh siaran-siaran asing, terutama dari Malaysia dan Singapura. “Kami mengakui, tugas teman-teman cukup berat karena berhadapan dengan negara tetangga,” tegas Dadang. KPID Kepri kata Dadang diharapkan mampu menjadi perisai atau tameng bagi NKRI guna menangkal intervensi pengaruh siaran-siaran dari luar negeri yang bebas masuk ke wilayahwilayah di Kepri. Terakhir, Dadang juga berharap agar komisioner bisa membangun hubungan yang harmois dengan sekretariat dalam menjalankan tugas dan fungsi sehari-harinya. Har-

monisasi ini sangat penting untuk kelancaran pekerjaan dan administrasi KPID. Sedangkan dalam sesi tanya jawab, Wakil Ketua KPID Kepri Azwardi mempertanyakan batasan spesifik tugas dan tanggungjawab setiap bidang yang ada di KPID. Pasalnya dia mulai merasakan adanya over lapping (tumpang tindih) kewenangan tugas dan tanggungjawab paska kisruh yang terjadi paska gangguan yang dirasakan masyarakat paska bersiarannya KCs TV milik Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Tanjungpinang. Menanggapi hal itu, Dadang mengatakan, setiap KPI di daerah sudah memiliki tugas dan kewenangan masing-masing. Untuk itu dia berharap agar dalam hal tugas dan tanggungjawab bi-

sa saling koordinatif dan open komunikasi sehingga tidak terjadi saling curiga diantara para komisioner. “Intinya keterbukaan dan koordinasi saja,” ujar Dadang. Diakhir kesempatan, rombongan dari Kepri tersebut berkesempatan melihat aktifitas pemantauan langsung televisi di KPI Pusat dan ruangan pengawasan. Sejumlah tenaga pengawasan yang direkrut dari masyarakat setempat terlihat serius memelototi jaringan-jaringan televisi yang ada di Indonesia. Dengan berbekalkan headset mereka mencatat setiap adegan yang ditangkan TV-TV tersebut. “Mereka ini bekerja dalam 3 shift. Dan kita ambil dari masyarakat setempat,” pungkas Dadang memberikan penjelasan kepa(r//rul) da sejumlah komisioner. (r


ANAMBAS

20

Senin,

2 Januari 2012

Asmirwan Siap Jadi Ketua KNPI ANAMBAS — Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Asmirwan siap maju sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) KKA. Sebelumnya KNPI KKA yang di Plt-kan kepada Aguspian telah melaksanakan Musda. Namun berakhir dengan deadlock selama enam bulan. "Saya siap menjadi ketua KNPI Anambas,"kata Azmirwan kemarin. Mantan anggota DPRD Kabupaten Natuna ini menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi KNPI. Dalam masa deadlock, KNPI Provinsi Kepri menunjuk Plt baru yang tidak diketahui oleh anggota KNPI Anambas. Hal ini membuat dirinya berkeinginan untuk memberebutkan tahta KNPI tersebut. "Saya akan perjuangkan tahta KNPI ini. Karena dalam masa deadlock keluar Plt baru dari KNPI Provinsi. Sampai sekarang kita tidak tahu seperti apa bentuknya. Saya dengar telah di Plt-kan sejak bulan Juli lalu. Tapi sampai akhir tahun tidak ada juga nampak kegiatannya di Anambas,"katanya Menurutnya perjuangan KNPI tidak semestinya ada taktik-taktik asing dari KNPI Provinsi. Karena perjuangan pemuda yang berkumpul di KNPI harus terhindar dari berbagai kepentingan. Untuk itu KNPI Provinsi harus terbuka terhadap apapun informasi yang berhubungan dengan KNPI Anambas. "Harus terbuka informasi dari KNPI Provinsi. Kalau seperti ini terkesan ditutupi. Ada Plt baru yang ditunjuk ditengah hasil Musda yang deadlock. Tentu kita bertanya ada apa. Apa disini ada kepentingan-kepentingan diluar kebutuhan KNPI Anambas,"ujarnya Meskipun tidak pernah menjadi Ketua KNPI Kecamatan. Mantan Ketua Angkatan Muda Pembaharu Indonesia (AMPI) Pekanbaru ini siap maju menjadi ketua KNPI. Terbentuknya KNPI Kecamatan di Anambas dan sudah memiliki SK Anambas tidak lagi kabupaten yang lama. Hal ini sudah seharusnya dilaksanakan Musda. Dirinya menantang karateker baru yang di Plt-kan oleh KNPI Provinsi agar datang ke Anambas. Sehingga langkahnya dalam menyukseskan musda dapat dilihat. Sementara itu saat ini karateker yang lama masih dianggap sah sampai batas deadlock. "Kita mintalah karateker yang di Plt-kan oleh Provinsi ini datang ke Anambas. Karena sampai saat ini belum ada terlihat rupanya seperti apa. Jangan malah nanti timbul masalah baru, karena karateker yang lama masih kita anggap sah,"pungkasnya.(yul)

YULIA.DOK

PULANG SEKOLAH – Sejumlah pelajar di Anambas pulang sekolah dengan berjalan kaki.

Bupati Janjikan Solusi Transportasi Pelajar ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Muktaruddin menjanjikan solusi transportasi bagi pelajar di Kepulauan Anambas, pasca diputusnya biaya transportasi pelajar yang tinggal di darat sejak awal 2011 lalu. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Senin (2/1) ini, hari pertama sekolah akan dimulai. Pelajar dari Terap, Rekam, Batu Tambun dan pegunungan Siantan lainnya kembali ke sekolah dengan berjalan kaki, sementara transportasi dari pihak ketiga masih belum muncul. "Kita akan carikan solusinya segera," kata bupati, di Tarempa, Sinatan, Anambas, akhir tahun lalu. Transportasi diperlukan, mengingat pelajar Sekolah Dasar (SD) dari Terap dan Rekam, harus berjalan kaki ke Tarempa, karena di dusun mereka belum

dibangun sekolah. Begitu juga pelajar SLTP dari Desa Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, harus menyewa ojek setiap bulan, karena SLTP baru ada di Tarempa. Dan SLTA juga baru ada di Tanjungmomong. Meski sudah satu tahun pelajar berjalan kaki ke sekolah, namun hingga saat ini solusi dari pemerintah kabupaten (Pemkab) masih belum ada. Biaya transportasi yang sebelumnya dianggarkan kabupaten induk sebelum pemekaran, tidak dilanjutkan Pemkab Anambas.

Tokoh masyarakat Tanjung, Asmirwan berharap Pemkab segera mencarikan solusi bagi transportasi sekolah bagi pelajar yang tinggal di darat ini. Pemutusan biaya transportasi yang sudah berlangsung selama satu tahun, dengan alasan menunggu pihak ketiga sebagai penyedia transportasi merupakan ketidakmampuan Pemkab dalam mewujudkan pendidikan gratis di Anambas. "Apapun bentuknya, Pemkab harus menyediakan transportasi sekolah bagi pelajar. Bupati harus segera mencarikan solusinya," katanya kepada Haluan Kepri, akhir pekan ini. Asrmirwan menyesalkan kebijakan yang tidak memihak pada rakyat kecil ini. Pendidikan yang semestinya menjadi fokus utama Pemkab untuk membangun manusia Anambas. Tapi Pemkab malah tidak mampu melanjutkan program yang sudah ada dari kabupaten induk. "Yang kita bangun di Anambas ini adalah sumber daya manusia. Ini

berada pada anak-anak kita. Kita menyesalkan hal ini terjadi di Anambas. Malah terjadi ketika kita sudah menjadi kabupaten sendiri dan punya anggaran daerah sendiri. Kalau melanjutkan program yang sudah ada saja Pemkab tidak mampu, apalagi untuk menciptakan yang baru dari banyak permasalahan yang ada pada masyarakat Anambas,"kata mantan Anggota DPRD Natuna yang ikut memperjuangkan transportasi sekolah ini. Menurutnya, upaya menunggu dari pihak ketiga sangat tidak relevan. Karena sudah satu tahun tidak kunjung muncul. Dan hal ini akan menimbulkan konflik diantara masyarakat nantinya. Biasanya, bila satu usaha muncul, maka yang lain juga akan membuat hal yang sama. "Tidak relevan dengan menunggu pihak ketiga. Karena tidak kunjung muncul, dan ini bisa jadi konflik di masyarakat nanti. Yang satu menyediakan, dan yang lain juga ingin. Pemkab

Penyaluran Dana CD Tumpang Tindih A N A M B A S — Penyaluran dana Community Development (CD) Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (Migas) di Anambas banyak yang tumpang tindih. Hal ini terjadi karena pihak perusahaan tidak melibatkan komunitas yang ada dalam penyalurannya sehingga terkadang penyalurannya berbenturan dengan program pemerintah. Menurut Wahyudi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), sebagai dana CD yang harus diterima oleh komunitas, dana CD diprogramkan oleh perusahaan sendiri tanpa melibatkan aspirasi komunitas yang ada di Anambas. Terkadang, perusahaan dalam menyalurkan bantuan malah membantu pembangunan Posyandu dan gedung sekolah. Hal ini menyebabkan program ini tumbang tindih dengan program pemerintah karena kesehatan dan pendidikan merupakan kewajiban pemerintah daerah yang telah dianggarkan oleh Undang-undang. Ia menilai, tidak sepatutnya perusahaan Migas membangun gedung kesehatan dan pendidikan. Karena APBD sendiri telah menganggarkan untuk membangun kebutuhan tersebut. Dan alangkah baiknya jika perusahaan lebih fokus pada penyaluran dana pada komunitas. Seperti olahraga, kelompok usaha dan program yang tidak menjadi program pemerintahan. "Tidak sepantasnya dana CD disalurkan pada program pemerintah. Ini menjadi tumpang tindih dengan program pemerintah. Semes-

tinya dana CD disalurkan pada komunitas yang belum dibangun Pemerintah Daerah,"kata Wahyudi pada Haluan Kepri, kemarin. Mantan Anggota DPRD Natuna yang menyuarakan suara masyarakat Anambas ini menyatakan, alasan perusahaan ingin membangunan Anambas melalui gedung pendidikan dan kesehatan, sebenarnya sudah tidak tepat lagi. Karena pembangunan kedua fasilitas ini merupakan pekerjaan Pemerintahan Daerah. Dan dananya juga diambil dari dana perimbangan yang juga berasal dari Migas. "Sudah tidak tepat lagi alasan mereka fokus pada pendidikan dan kesehatan. Karena ini sudah menjadi program Pemerintahan Daerah. Kalau semuanya telah diberikan pada pembangunan objek Pemerintahan lalu mana untuk komunitas,"tuturnya. Dana CD yang telah diprogramkan lebih awal ini tidak dapat dinikmati oleh komunitas. Karena sudah dianggarkan dan ditetapkan, kemudian dibangun. Penyaluran dana CD ini jelas sangat jauh dari tujuannya. Organisasi Masyarakat dan Kepemudaan tidak dapat meminta dana CD untuk kegiatan komunitas. Wahyudi menyampaikan program CD yang jauh dari tujuannya ini menjadi program mubazir. Perusahaan semestinya membangun yang belum ada seperti GOR dan fasilitas olahraga lainnya yang belum dibangun oleh pemerintah. "Kalau untuk dana komunitas ya berikan pada komunitas. Jangan duduk semeja dengan Pemerintahan Daerah saja. Tapi

juga libatkan organisasi masyarakat yang ada di Anambas. Kalau mau membangun ya bangunlah fasilitas olahraga yang lebih dekat dengan komunitas. Karena fasilitas olahraga belum dibangun oleh Pemkab Anambas,"katanya Disamping menyampaikan dana CD yang tidak tepat sasaran. Wahyudi juga menilai perusahaan Migas di Anamas, Star Energy, Primeir Oil dan Conoco Philips tidak jelas dana CDnya. Sampai saat ini tidak diketahui berapa jumlah dana CD yang disalurkan. Hanya Star Energy yang baru menyampaikan nominal CD ditahun 2012 sebesar Rp5 Milyar. "Tidak jelas dana CD perusahaan migas di Anambas ini. Berapa nominalnya dan bagaimana penyalurannya selalu tertutup. Kalaupun ditanya, selalu dijawab kantornya di Jakarta,"ujarnya Sebelumnya Vice President External Relation & Security Star Energy, Nasrul Saleh Amru menyampaikan dana CD Star Energy disusun tahun ini untuk tahun berikutnya. Star Energy menyampaikan kepada pemkab apa yang akan dibutuhkan oleh pemkab untuk dibantu dan meminta izin pada BPMigas untuk menyalurkan dana CD. Setelah ditetapkan apa yang akan dibangun baru bisa disalurkan. "Kita susun program CD untuk tahun depan ditahun sekarang. Setelah disampaikan kepada pemerintah daerah dan mendapatkan izin dari BPMigas baru disalurkan,"katanya (yul)

harus menyediakan sendiri transportasi. Apalagi Siantan adalah pusat kabupaten sebagai percontohan bagi kecamatan lain,"ujarnya. Masyarakat menunggu solusi dari Pemkab, karena Senin (2/1) ini aktifitas belajar sudah dimulai, dan memasuki tahun kedua biaya transportasi diputus. Akibat pemotongan biaya transportasi ini, biaya hidup masyarakat semakin bertambah. Biaya transportasi pelajar di darat, dengan langganan ojek per bulan antara Rp150 ribu hingga Rp200 ribu. Tergantung jauhnya jarak rumah dengan sekolah. Bagi orang tua yang mampu, pelajar bisa naik ojek. Tapi orang tua yang berpenghasilan cukup untuk makan sehari-hari. Sekolah menjadi barang mahal. Pulang dan pergi ke sekolah, pelajar dengan berjalan kaki dan mendaki serta menuruni bukit. Belumj lagi biaya bertambah untuk membeli buku-buku dan keperluan sekolah lainnya, yang membuat

masyarakat cukup terbebani. Jemaja Lebih dulu Jika di Kecamatan Siantan sebagai pusat kabupaten, bupati baru akan mencarikan solusi bagi transportasi pelajar ke sekolah, namun di Kecamatan Palmatak pelajar sudah mulai menaiki bus sekolah, Senin (2/ 1) ini. Sementara di Kecamatan Jemaja, sudah sejak lama di tahun 2011. Kepala SMA Negeri 1 Palmatak, Nurbayani menyampaikan bahwa awal semester genap ini, pelajar mulai menaiki transportasi sekolah. Dirinya telah menerima konfirmasi dari pihak ketiga mengenai data pelajar di sekolahnya yang akan menaiki bus ini. "Kita sudah dikonfirmasi oleh penyedia bus sekolah yang akan mengangkut pelajar kita ini. Rencananya awal tahun ini, dimulai semester genap dan pelajar sudah dijemput bus sekolah,"katanya kepada Haluan Kepri, akhir pekan lalu. Menurutnya, transportasi

sekolah saat ini dikelola oleh cabang Dinas Pendidikan. Sekolah hanya memberikan data pelajar yang tinggal jauh dari sekolah. Berdasarkan informasi yang diterimanya, bus sekolah akan menjemput pelajar yang berada di Payaklaman, Tebang, Ladan dan desa sekitarnya yang bisa dilalui transportasi umum. "Transportasi sekolah dikelola oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan. Kita hanya memberikan dana bagi pelajar sekolah. Saya terima kemarin, semua desa disekitar Ladan akan dijemput selama bisa dimuat oleh kendaraan umum. Mobil yang disampaikan avanza," ujarnya. Sementara itu di Pulau Jemaja, transportasi sekolah bagi pelajar di darat sudah dimulai lebih duluan. Pelajar telah dilayani sejak tahun 2011. Kondisi jalan di kedua pulau ini mendukung dan tidak banyak yang rusak, sehingga pihak ketiga sebagai penyedia bus sekolah bersedia membuka usahanya.(( y u l )

Durian Banjiri Anambas A N A M B A S — Kabupaten Kepulauan Anambas terus kebanjiran durian. Durian masak dari pegunungan Siantan terlihat disepanjang Pasar Tarempa, Siantan Anambas. Sebagai pusat kabupaten, Tarempa menjadi tempat petani durian untuk memasarkan buah ini. Kebutuhan durian di Anambas perhari terbilang cukup tinggi. Seorang pedagang buah, Syafei mengakui durian yang dikedainya sehari laku mencapai 100 ikat. Harga per ikat Rp25 ribu. "Durian kita terjual hingga 100 ikat per hari. Alhamdulilah, permintaan cukup banyak dan cepat terjual, sehingga durian tidak cepat busuk,"katanya. Tentunya harga ini sangat terjangkau oleh pembeli. Satu ikat durian ukuran sedang berisai tiga buah. Sedangkan durian ukuran lebih besar, hanya dua buah satu ikatnya. Syafei menampung durian yang diantar oleh petani dari pulau-pulau. Ia hanya menerima durian yang masih segar. Namun sayangnya Syafei tidak bersedia menyebutkan berapa harga diambilnya dari petani. "Durian ini kita tampung dari petani yang mengantar dari pulau. Kita terima durian yang

masih segar. Karena pembeli lebih tertarik pada durian yang masih segar,"ujarnya. Durian yang dijual rasanya dapat terjamin. Karena durian yang dijual sudah masak dari pohon dan jatuh sendiri. Jadi benar-benar matang. Durian ini tidak bisa disimpan lama, karena kulitnya akan terbuka dan rasanya akan berubah. Di Anambas, durian banyak digunakan sebagai makanan olahan seperti lempok, tempoyak, kolak dan berbagai macam makanan lainnya. Dan konsumsi paling banyak adalah konsumsi secara langsung, dan kesegaran durian Anambas ini mengundang selera. Pasalnya Pasar Ta-

rempa dipenuhi aroma durian. "Kita buat olahan saja seperti lempok, tempoyak, makan langsung dan ada juga dibuat kolak. Jadi kepengen aja di musim durian ini buat olahan durian. Di rumah anggota keluarga pada banyak yang suka," kata Mizi, salah seorang pembeli. Murah, meriah dan lezatnya durian Anambas mewarnai akhir tahun dan akhir pekan ini. Karena buah berduri satu ini banyak digemari masyarakat. Pedagang pun siap siaga. "Akhir tahun mudahmudahan saja banyak permintaan. Bagi yang ingin beli durian segar kita sediakan. Selama stok masih ada,"ujar Syafei. (yul)

YULIA

KEDAI Syafi'i di pasar baru Tarempa,Siantan,Anambas,Jumat 30/12.


KARIMUN

21

Senin,

2 Januari 2012

PT Timah Salurkan Bantuan Rp240 Juta KARIMUN N— PT Timah (Persero ) Unit Kundur menyalurkan program bantuan Bina Lingkungan Corporate Social Responbility (CSR) Semester II Wilayah Tanjung Balai Karimun sebesar Rp240 juta di ruang pertemuan Kantor Camat Tebing, Jumat (30/12). Penyerahan program bantuan diserahkan langsung oleh Tunggono, Wakil Kepala PT Timah (Persero ) Unit Kundur didampingi Made, Humas PT Timah (Persero ) Unit Kundur dan perwakilan dari Camat Tebing. Adapun bantuan Program Bina Lingkungan diberikan kepada Surau At Taqwa, Komplek Timah Teluk Uma Karimun yang diserahkan kepada Bahnizal, HB sebesar Rp30 juta, Masjid Jihadul Akhbar, RW 01 Kelurahan Teluk Uma Tebing yang diserahkan kepada Zakaria sebesar Rp30 juta, Kelompok Bermain Tulip (PAUD), KomplekTimah No C22 RT02/RW03 Teluk Uma Tebing yang diserahkan kepada Maratus Sholeha sebesar Rp30 juta. TPQ Al Falah Teluk Uma yang diserahkan kepada Darwis Komeng sebesar Rp30 juta, Masjid Nurul Hasanah, Paya Manggis RW 01 Kelurahan Baran Meral diserahkan kepada Aprijoni sebesar Rp30 juta, SMP Negeri 1 Meral diserahkan kepada Rahayu Kusrianti sebesar Rp15 juta, Masjid Al Falah, Kampung Melayu Karimun diserahkan kepada M.Taher Rima sebesar Rp25 juta, Masjid Nurul Taqwa, Jln HM Noor RT 02 RW 03 Karimun diserahkan kepada Meidarwis Lubis sebesar Rp40 juta

dan Pentas PMI, Jln Yos Sudarso No 10 Karimun diserahkan kepada JB Walianto sebesar Rp10 juta. Tunggono, Wakil Kepala PT Timah (Persero ) Unit Kundur mengatakan, penyaluran bantuan Bina Lingkungan Tahap II Coporate Social Responsibiliti (CSR) merupakan suatu bentuk kepdulian PT Timah Unit Prayun Kundur dalam mengakomudir sejumlah proposal yang diterima oleh PT Timah sebelumnya. "Bantuan yang diberikan PT Timah ini hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat di daerah ini," ucap Tunggono. Pada kesempatan tersebut, ia atas nama manajemen PT Timah TBK juga menyampaikan maaf kepada pengurus di beberapa lembaga sosial masyarakat di daerah ini yang telah mengajukan proposal namun belum sempat direalisasikan oleh PT Timah. "Mudah-mudahan pada kesempatan yang akan datang, sejumlah proposal yang telah kami terima dapat terakomodir,"ungkapnya. Pada kesempatan itu, Tunggono juga berpesan kepada pihak penerima bantuan untuk tidak sekedar melihat nilai dari besar kecilnya bantuan yang diberikan dan diterima, melainkan hal ini hanya sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. "Kami atas nama PT Timah juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada

Camat Tebing yang telah memfasilitasi dalam program kerja kami hari ini," ungkapnya. Sebelumnya jelas Tunggono, PT Timah telah juga menyalurkan dana program Corporate Social Responsibility (CSR) semester II berupa pinjaman dana bergulir sebesar Rp875 juta kepada 22 mitra dan pelaku usaha, Selasa (6/12). Dalam tahun 2011, PT Timah telah memberikan pinjaman kepada masyarakat dalam dua semester. Pada semester I, PT Timah telah memberikan pinjaman kepada 50 orang dengan nilai pinjaman keseluruhan sebesar Rp1.147.000.000. Selama 2011, penyaluran pinjaman kemitraan sebesar Rp2.022.000.000 kepada 72 mitra usaha yang ada di Karimun dan Kundur. Tunggono mengatakan, penyaluran dana CSR Pada 2011 mengalami peningkatan yang sunguh sangat luar biasa dibandingkan dengan tahun 2010. Pada 2010 dana yang tersalurkan untuk wilayah Karimun dan Kundur hanya sebesar Rp250 juta. Pemberian pinjaman berdasarkan berbagai macam jenis usaha masyarakat. Di antaranya usaha perdagangan dan perindustrian. Jenis-jenis dari perdagangan sangat beraneka ragam, meliputi dagang pakaian, dagang barang pecah belah, dagang pakaian, dagang sembako dan lain-lain. Sementara, di bidang industri, ada yang membuka usaha batako dan rumput laut. (hhp)

HENGKI HAIPON /HALUAN KEPRI

SERAHKAN BANTUAN — Tunggono, Wakil Kepala PT Timah (Persero ) Unit Kundur menyerahkan secara simbolis program bantuan Bina Lingkungan Corporate Social Responbility (CSR) Semester II Wilayah Tanjung Balai Karimun kepada JB Walianto sebesar Rp 10 juta, Jumat (30/12)

BBM Selundupan Minta Diawasi KARIMUN KARIMUN—Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB), Datuk Panglima Muda Azman Zainal meminta Kanwil DJBC Khusus Kepri mengawasi barang bukti 5.200 kilo liter bahan bakar (BBM) yang gagal diselundupkan kapal tanker MT Soechi Anindya ke Singapura, Jumat (9/12) lalu. Oleh:Ilham dan Hengki Haipon, Liputan Karimun

"Kami memberi apresiasi kepada Kanwil DJBC Khusus Kepri karena telah berhasil menggagalkan penyelundupan BBM ini ke Singapura. Kami meminta kepada pihak terkait agar mengawasi barang bukti hasil tangkapan dan kami tak ingin barang bukti itu disalahgunakan untuk kepentingan tertentu oleh pihak tertentu pula," jelasnya. Azman merasa khawatir kalau barang bukti yang mudah tersebut nanti dicuri orang atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan lain. Kemungkinan akan hilang atau berkurangnya barang bukti itu jika tidak dilakukan pengawasan yang ketat bisa saja terjadi. Makanya, sebelum itu betul-betul terjadi LMB ingin mengingatkan kepada seluruh pihak terkait agar memberikan pengawasan yang lebih. Selain karena faktor hilang atau dicuri orang, kata Azman, sebenarnya menurut ketentuan yang berlaku, barang bukti hasil tangkapan yang mudah menguap seperti BBM, maka pihak Kanwil DJBC boleh secepatnya melakukan proses lelang. "Menurut hemat saya, pada umumnya pelelangan ataupun pemusnahan barang bukti setelah proses di pengadilan. Namun, kalau barang bukti itu sifatnya yang bisa memuai seperti BBM, maka boleh dilakukan pelelangan secepatnya untuk menghindari

pengurangan nilainya," sebutnya lagi. Kalaupun dilakukan proses lelang, maka pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri dalam hal ini haruslah bisa bersikap transparan. Dan diminta kepada pihak Kanwil DJBC Khusus Kepri agar mengumumkan hasil lelang itu kepada publik, karena publik harus tahu soal itu. Ini sudah menjadi ranahnya publik. Azman juga meminta kepada aparat Kanwil DJBC Khusus Kepri agar mengusut tuntas kasus dugaan penyelundupan BBM ke luar negeri tersebut. Menurutnya, dengan ukuran kapal dan muatan yang sangat besar itu diyakini pastilah ada 'orang-orang besar' yang berada di balik aksi penyelundupan itu. "Kami ingin agar Kanwil DJBC Khusus Kepri bisa menuntaskan kasus ini sampai ke akarnya tanpa pandang bulu," ujarnya. Ia juga meminta agar tidak ada lagi sistem pinjam pakai soal barang yang statusnya menjadi barang bukti, seperti yang pernah terjadi pada kapal tanker MT Eternal Oil II beberapa waktu lalu. Saat kapal itu menjadi barang bukti karena kasus 'kencing minyak' dengan kapal MT Jie Sheng, ternyata sang pemilik kapal mengirim surat kepada Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun untuk meminjam pakai kapal tersebut. "Ini sangat tidak dibolehkan.

Dan agar hal itu tidak terulang lagi pada kasus Soechi Anindya, maka saya meminta kepada pihak Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun jangan lagi mencobacoba meloloskan keinginan pihak pemilik kapal," tegasnya. Apa yang telah dilakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun saat itu merupakan kesalahan yang fatal, karena meminjamkan barang bukti kepada pemiliknya ketika masih berstatus barang bukti tidak dibenarkan dalam aturan hukum yang berlaku. "Tapi kenapa barang bukti itu sampai dipinjamkan, saya tidak bisa menduga ada apa antara pemilik kapal dengan Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun?" pungkasnya. Tanker PT ABPL Berulangkali Selundupkan BBM Fakta baru terungkap dari penyelundupan 5.200 kilo liter atau 5.200 kilo liter bahan bakar minyak (BBM) jenis minyak bakar (marine fuel oil/MFO) senilai Rp34.143.200.000, secara ilegal di laut yang dilakukan oleh kapal tanker Soechi Anindya yang ditangkap kapal patroli Kantor Wilayah DJBC Khusus Kepri di perairan Selat Malaka pada Jumat (9/12) lalu. Agen pelayaran PT Armada Bumi Pratiwi Liner (PT ABPL) yang diduga sebagai pemilik dan operator dari kapal tanker Soechi Anindya ternyata sudah berulangkali melakukan tindak penyelundupan BBM ke luar negeri dan menjualnya ke kapal-kapal asing. Penelusuran yang dilakukan wartawan Haluan Kepri, kapalkapal milik PT Armada Bumi Pratiwi Liner (PT ABPL) yang beralamat di Jalan Mangga Dua Dalam Blok J No. 5-6 Jakarta Pusat ini, setiap tahun tercatat melakukan tindakan upaya penyelundupan BBM ke luar negeri. Namun sayang dari beberapa kali upaya penyelundupan yang

HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

LMB minta Kanwil DJBC Khusus Kepri mengawasi barang bukti 5.200 kilo liter bahan bakar (BBM) yang gagal diselundupkan kapal tanker MT Soechi Anindya ke Singapura, Jumat (9/12) lalu.

dilakukan berhasil digagalkan oleh aparat kepolisian perairan dan aparat patroli Bea dan Cukai. Modus yang digunakan pun hampir sama yakni dengan menggunakan manifes ganda (double) dalam satu sarana pengangkutan dan dilakukan oleh konspirasi oknum kru kapal dengan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri. Informasi yang dihimpun koran ini, dua kapal tanker milik PT ABPL sebelumnya juga pernah ditangkap Direktorat Kepolisian Perairan Babinkam Mabes Polri karena membawa bahan bakar minyak (BBM) tanpa dilengkapi izin dan dokumen sesuai dengan ketentuan perdagangan dan perjalanan BBM. Satu dari dua kapal milik PT ABPL ditangkap oleh Kapal Patroli Baladewa 521 milik Polri di perairan Tanjung Pemancingan Kalimantan Selatan, Rabu 13 Oktober 2010 lalu. Kapal itu adalah kapal tanker MT Angelia XVI GT 2682 yang dinakhodai Edy Anwar bersama 20 anak buah kapal (ABK). Saat ditangkap kapal ini membawa 8.196.982 barel solar serta premium 15.752.264 barel. Atas kasus itu, Kepala Bidang Penyidikan dan Barang Bukti Kanwil Ditjen BC Khusus Kepulauan Riau Budi Santoso mengatakan, telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan MFO yang melibatkan MT Soechi Anindya dan MT Fulfill. "Empat orang tersangka berasal dari MT Soechi Anindya, empat lainnya MT Fulfill. Mereka adalah penanggungjawab kapal seperti nakhoda, kepala kamar mesin, mualim dan komandan kapal," ucapnya. Budi mengatakan MT Soechi Anindya dinakhodai MM dengan jumlah ABK sebanyak 22 orang, sedangkan MT Fulfill dinakhodai Hd dengan awak kapal 11 orang. "Nakhoda dan seluruh awak kapal masih kita periksa untuk kepentingan penyidikan dan masih dalam pengawasan kita," lanjut Budi. Namun Budi, enggan membeberkan perusahaan yang menaungi MT Soechi Anindya dan MT Fulfill karena sudah menyangkut materi penyidikan. "Kami tidak bisa membeberkan perusahaannya karena sudah menyangkut materi penyidikan. Yang jelas, kami akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina di Pulau Sambu dan pihak-pihak lain untuk melengkapi berkas perkara," tuturnya. Mengenai barang bukti, Budi mengatakan sepenuhnya di bawah pengawasan penyidik sampai proses hukum selesai meski BBM tersebut untuk kebutuhan bahan bakar PLTU Belawan, Medan. "Kalau BBM untuk mesin PLTU Belawan terkendala karena proses penyidikan, maka tanggung jawab sepenuhnya berada pada perusahaan, tapi kami yakin PLTU Belawan akan tetap beroperasi," Agung Kuswandono menambahkan.***

Warga Penuhi Coastal Area

Sam D'lloyd Tampil Prima KARIMUN N— Ribuan warga di Karimun ikut memadati malam pergantian tahun di area Coatal Area, Sabtu (31/12) malam. Suasana pergantian tahun di Karimun benar-benar meriah dengan berbagai acara, seperti kembang api dan kedatangan artis Jakarta Sam D'lloyd. Kehadiran penyanyi legendaris yang dikenal di era 60an dan 70-an, Sam D`lloyd menghadirkan nuansa spesial dan berkesan. Sam tampil masih prima dan masih berkharakter mampu membawakan suasana ke masa era jayanya D`lloyd. Tembang hits seperti ‘Semalam di Malaysia, Mengapa Harus Jumpa dan Apa Salah dan Dosaku masih dibawakan sempurna oleh Sam D'lloyd. Ribuan warga yang memenuhi area Coastal Area benar-benar terhibur dengan lagu-lagu Sam D'lloyd. Bupati Karimun Nurdin Basirun bersama para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) ikut bernyanyi bersama dengan penyanyi legend-

HENGKI HAIPON/HALUAN KEPRI

SAM D`LLOYD mengajak Bupati Karimun Nurdin Basirun bernyanyi bersama pada saat semarak pergantian Tahun Baru 2012 di Bumi Berazam di lokasi Coastal Area, Sabtu (31/12).

aris ini. Sam D`lloyd, masih seorang penghibur sejati di saat usianya mendekati senja. Ribuan warga yang hadir terlihat antusias melihat kebolehan Sam D'lloyd. Semarak perayaan pergantian tahun 2011 menuju 2012 berlangsung secara besar-besaran dan meriah di lokasi Coatal Area. Pada malam pergantian tahun, Pemkab Karimun telah menghadirkan

artis ibukota Jakarta untuk menghibur masyarakat Karimun. "Acara kita pusatkan di Coastal Area dengan hiburan artis ibu kota, Sam D'lloyd. Di samping itu ada pesta kembang api yang digelar oleh Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Disparbud) Pemkab Karimun," ujar M. Yosli, Kabag Humas Pemkab Karimun, Jumat (30/12). ( h h p )

Maret, Kandang Babi Dipindahkan KARIMUN N— Harapan masyarakat Baran dan Meral Kota untuk bisa menghirup udara segar dan terbebas dari pencemaran air kotoran babi akan segera terwujud. Pasalnya, pada awal Maret 2012 pemilik tiga kandang babi yang ada di Wonosari akan pindah ke rumah potong hewan babi yang ada di Sememal, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral. Lurah Baran Aribowo Hadibroto kepada Haluan Kepri , Minggu (1/1) mengatakan, ketiga pemilik kandang babi sekaligus dijadikan sebagai tempat pemotongan yang ada di Wonosari sudah menandatangani surat perjanjian dengan tokoh masyarakat yang ada di Baran beberapa waktu lalu. "Dalam pertemuan itu mereka (pemilik kandang babi) bersedia pindah pada awal Maret 2012," kata Aribowo. Menurut Aribowo, seperti apapun kondisi rumah potong hewan babi yang ada di Sememal bagi pemilik kandang babi yang di Wonosari itu tidak mempersoalkan. "Sesuai perjanjian dengan tokoh masyarakat, mereka memang sudah bersedia untuk pindah. Apapun kondisi rumah potong hewan babi itu, ya bagi mereka tidak masalah," ujarnya. Diakuinya, masyarakat di Baran khususnya yang ada dekat Gang Awang Noor memang mengeluh-

kan soal limbah kotoran dari kandang babi yang mengalir ke daerah mereka, karena kondisi daerah itu berada di dataran rendah, sementara lokasi yang selama ini dijadikan sebagai kandang babi terletak di dataran tinggi. "Masyarakat mengaku sudah tak tahan dengan kondisi itu, terlebih jika pada musim hujan air kotoran yang berasal dari kandang babi itu akan meluap ke pemukiman warga yang ada di dekat Gang Awang Noor. Makanya, tokoh masyarakat meminta kepada pemilik kandang babi itu agar pindah ke lokasi lain," jelas Aribowo. Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun Amran Syahidid ketika dijumpai di Kolong mengaku kesulitan untuk memindahkan kandang babi di kampung Wonosari, Meral. Alasannya belum tersedianya rumah potong hewan dan kandang babi yang representatif di Karimun. Kalaupun ada di daerah Sememal, namun belum dilengkapi sarana dan pra sarana yang memadai. "Pemkab Karimun memang telah membangun rumah potong hewan di Sememal, Kecamatan Meral. Rumah potong hewan itu belum bisa dimanfaatkan karena belum tersedianya air bersih di daerah itu. Sehingga, kalau dipaksakan juga pindah kesana, maka daerah itu akan se-

makin kotor seiring ketiadaan air bersih dan belum adanya jaringan listrik," katanya. Menurut Amran, sebenarnya satu dari tiga pemilik kandang babi di kawaan Wonosari itu sudah mau pindah dengan syarat harus ada lokasi yang baru. Dirinya mendengar satu di antara mereka mau pindah tapi syaratnya harus ada lahan yang baru dulu. Tapi saat ini yang dipunya baru yang di Sememal itu. Untuk ke sana kelihatannya mereka enggan untuk pindah karena terlalu jauh. Sebelumnya, Amran pernah berjanji akan berupaya untuk memindahkan kandang babi itu setelah ada upaya dari pihak kelurahan untuk menegur. Untuk tahap awal, diharapkan ada upaya dari lurah dan camat untuk segera melayangkan surat teguran. Kemudian dinas sendiri yang akan bertindak dalam upaya menginstruksikan kepada pemiliknya agar tidak membuat kandang babi di pemukiman masyarakat. Permintaa Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Karimun itu dipenuhi pihak Kelurahan Meral Kota dan Kelurahan Baran untuk menegur dan menyurati pemilik kandang babi. Bahkan, upaya itu telah membuahkan hasil dengan bersedianya pemilik kandang babi itu hengkang dari daerah Wonosari. (ham)


22

IKLAN Senin,

2 Januari 2012


SPORTAIMENT

23

Senin,

2 Januari 2012

DAYLIFE/HALUAN KEPRI

RAYAKAN KEMENANGAN — Hibah Hanley, pemain Blackburn Rovers (tengah) merayakan kemenangan bersama tim usai mencetak gol pada laga lanjutan Liga Premier di Stadion Old Trafford, Sabtu malam (31/12). Blackburn Rovers mempermalukan Manchester United, 3-2 (kiri). Hanley menyundul bola ke gawang Manchester United yang gagal dihalau De Gea.

Blackburn Rusak Pesta Ferguson OLD TRAFFORD — Blackburn Rovers merusak pesta ulang tahun ke-70 pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson dengan mempermalukan Red Devils 3-2 pada laga lanjutan Liga Premier di Stadion Old Trafford, Sabtu (31/12). Kekalahan ini membuat MU gagal mengambil alih puncak klasemen dan masih berada di posisi kedua karena kalah selisih gol dari Manchester City, yang baru berlaga saat berita diturunkan. Blackburn sendiri berhasil naik ke posisi 18 dengan 14 poin. Ferguson membuat kejutan dalam laga ini dengan menurunkan tiga penyerang sekaligus, Dimitar Berbatov, Javier Hernandez dan Danny Welbeck. Sedangkan Michael Carrick diplot sebagai bek tengah. Keputusan ini ternyata menghadirkan malapetaka. Blackburn mengejutkan publik Old Trafford dengan unggul lebih dulu ketika pertandingan berjalan 15 menit berkat eksekusi penalti Yakubu Aiyegbeni. Hadiah penalti diberikan setelah Berbatov melanggar Christopher Samba. MU langsung meresponnya dan semenit kemudian hampir menyamakan skor andai bek Grant Hanley tidak sigap memblok tembakan Phil Jones. Sebuah peluang emas dari Javier Hernandez pada pertengahan babak pertama

juga masih belum membuahkan hasil karena melebar. Absennya Wayne Rooney mempengaruhi serangan MU yang kurang tajam. Beberapa kali usaha MU mampu dimentahkan pemain bertahan Blackburn. Semenit sebelum jeda, papan skor seharusnya berimbang andai tembakan Luis Nani dari jarak dekat tidak digagalkan kiper Mark Bunn. Enam menit setelah turun minum, Blackburn menggandakan keunggulannya lewat gol kedua Yakubu yang dengan gemilang melewati Carrick dan Rafael sebelum memperdaya David De Gea. Selang satu menit kemudian, MU memperkecil kedudukan melalui sundulan Berbatov meneruskan umpan silang Rafael. Gol ini membangkitkan semangat juang MU. Pada menit 62. MU akhirnya bisa menyamakan skor yang lagi-lagi berkat Berbatov yang menyontek umpan Antonio Valencia. Pada menit 81, Blackburn kembali unggul. Sebuah umpan penjuru Morten Gamst Pedersen yang gagal dihalau De Gea langsung disundul Hanley. Usaha MU untuk

mencetak gol penyeimbang tak membuahkan hasil sampai peluit panjang berbunyi. Ini Malapetaka Ferguson begitu geramnya atas kekalahan MU di kandang sendiri, dari tim papan bawah Blackburn Rovers, sehingga ia menyebut hasil itu sebagai malapetaka. Setan Merah sempat tertinggal dua gol oleh aksi Yakubu Aiyegbeni di babak pertama dan kedua, namun mereka segera membalas lewat dua gol yang dilesakkan Dimitar Berbatov. Akan tetapi saat bernafsu memburu kemenangan, kiper David De Gea melakukan kesalahan ketika gagal menangkap bola dari sepak pojok Morten Gamst Pedersen sehingga bola bisa diteruskan dengan sundulan Grant Hanley untuk membawa tim tamu unggul 3-2. "Ini malapetaka," ujar pelatih yang akan merayakan ulang tahunnya ke-70, namun gagal mendapatkan kado spesial dari anak asuhnya. "Saya tak pernah memperkirakan ini. Kami kalah oleh dua gol mengerikan dan Anda tak bisa melakukan itu." Meski begitu Ferguson menolak menimpakan kesalahan pada De Gea seorang, dengan mengatakan, "Kami semua seharusnya bisa tampil lebih baik. Itu gol yang teramat buruk untuk menentukan kekalahan kami." Hasil tersebut juga memupuskan ambisi United mengakhiri tahun kemarin, dengan berada di puncak klasemen Liga Premier. (bln/bbc)

Reuni Henry Disambut Keraguan

Thierry Henry

L O N D O N — Saat semua orang menantikan reuni Thierry Henry ke Arsenal, eks gelandang Stewart Robson merisaukan potensi perpecahan internal dalam tim. Henry sudah berada di London untuk berlatih bersama Arsenal. Kuat diyakini, penyerang 34 tahun itu akan bergabung lagi ke Arsenal dengan status pinjaman selama dua bulan. Namun, kehadiran Henry dalam skuad dikhawatirkan menciptakan kegelisahan bagi pemain lain. "Saya maklum semua alasan Arsene Wenger untuk membawa Henry pulang. Dia sudah berlatih di sana dan mengangkat semangat fans, tapi saya tidak yakin soal transfer itu," ujar Robson kepada TalkSport. "Untuk dua tahun terakhir Henry di sini, dia pemain terbesar di sini dan pemain lain dipinggirkan karenanya." "Saya khawatir untuk pemain seperti Robin van Persie, Theo Walcott, Aaron Ramsey, karena Henry menginginkan semua sorotan, menyedot semua perhatian, sehingga merampas penampilan bagus Arsenal

belakangan ini." "Salah satu alasan Van Persie tidak berkembang cepat tiga atau empat tahun lalu dan kenapa Jose Antonio Reyes gagal memenuhi harapan, serta dua tiga pemain lain yang gagal, adalah karena Henry. Tidak ada keraguan soal itu." Tidak cuma itu, bagi eks pemain Arsenal berusia 47 tahun itu, kehadiran Henry mengancam para pemain muda. "Saya sudah bicara dengan satu dua pemain Arsenal ketika Henry masih bermain di sana dan mereka bilang Henry membuat kepercayaan diri mereka terpendam," sambung Robson. "Dia pemain yang mengancam mereka dan tidak suka diancam balik. Ketika Van Persie datang bergabung dan sepertinya akan menjadi lebih baik daripada Henry serta Reyes datang, mereka semua ditekan Henry. Saya harap ini tidak lagi terjadi karena Van Persie membuktikan kelasnya saat ini. Saya juga berharap Henry sadar dia bukan lagi pemain seperti dulu dan tidak berniat (glc) menyedot perhatian."(glc)

Tiga Tahun Lagi

Sir Alex Ferguson

M A N C H E S T E R — Sir Alex Ferguson mengaku berharap tetap melatih Manchester United selama setidaknya tiga tahun lagi. Menurutnya, ia ingin memastikan pemain-pemain muda tumbuh menjadi pemain yang bisa diandalkan menjaga reputasi MU. "Saya pikir saya punya waktu tiga tahun lagi di klub ini. Selama saya sehat, menikmati pekerjaan, dan mendapatkan kepuasan dari tim ini dalam usaha melakukan yang terbaik," ujar Ferguson. "Ada beberapa pemain yang baru bergabung, misalnya Phil Jones, Chris Smalling, Ashley Young, Danny Welbeck, dan mereka belum meraih gelar." "Kami harus terus dominan dalam menjuarai liga dan, tentu saja, menjuarai ajang Eropa penting bagi klub ini. Kami seharusnya bisa mengalami tiga final lagi, tetapi saya pikir, Anda tak boleh serakah dan menjuarai dua gelar Eropa selama masa kepelatihan saya adalah sebuah prestasi. Gelar itu istimewa. Luar biasa rasanya meraih gelar itu. Saya pikir, para pemain ingin meraihnya lagi." "Anda tak selalu menang. Orang mungkin mengatakan kami juara sejati dan hal-hal seperti itu, tetapi saya pikir, kami adalah pecundang yang baik. Anda tahu kenapa? Karena kami tak membiarkan diri kami sering mengalami kekalahan dan kami punya sikap yang jelas mengenai hal itu," tuturnya. Ferguson sudah menangani MU sejak 1986. Di bawah asuhan Ferguson, MU meraih 12 gelar Premier League, lima trofi Piala FA, dan dua trofi Liga Champions. Prestasi lain adalah tiga kali masuk final Liga Champions, dalam empat tahun terakhir dan menjuarai salah satunya, yaitu pada 2008. Pada dua kesempatan lain, MU bertemu tim yang sama, .(kcm) Barcelona.(kcm)

Resmi Tinggalkan Chelsea L O N D O N — Penyerang Nicolas Anelka resmi meninggalkan Stamford Bridge untuk bergabung dengan klub Cina, Shanghai Shenhua, Minggu (1/1). Melalui situs resminya, Chelsea berterima kasih dan mengucapkan semoga sukses kepada Anelka. "Chelsea ingin mengucapkan terima kasih dan ucapan semoga sukses kepada Nicolas Anelka, yang hari ini (kemarin-red) meninggalkan kami untuk bergabung dengan Shanghai Shenhua," ujar Chelsea. Anelka didatangkan Chelsea dari Bolton Wanderers pada 2008. Selain dua kali menjadi pencetak gol terbanyak Chelsea, Anelka juga ikut membantu Chelsea meraih gelar Premier League 2010 dan Piala FA 2009 dan 2010. Anelka meninggalkan Chelsea dalam keadaan masih terikat kontrak sampai 30 Juni 2012. Shanghai Shenhua akan menjadi klub kesembilan Anelka, sejak menjadi pemain profe.(kcm) sional, pada 1996.(kcm)

Anelka

Villas-Boas Terima Kekecewaan Fans L O N D O N — Sejumlah pendukung Chelsea meninggalkan Stamford Bridge sebelum laga kontra Aston Villa selesai. Ungkapan ketidakpuasan suporter tuan rumah itu dimaklumi Andre Villas-Boas. Dalam pertandingan, Sabtu (31/12) malam WIB, yang berakhir dengan kekalahan 1-3 untuk tuan rumah tersebut, sejumlah fans Chelsea sudah meninggalkan stadion sebelum pertandingan tuntas. Ini seperti memperlihatkan kekecewaan dari suporter 'Si Biru' atas penampilan timnya saat ini, yang sekarang tengah menduduki posisi lima klasemen di bawah arahan Villas-Boas dengan 34 angka diserobot oleh Arsenal. Adapun Villa naik ke peringkat sembilan dengan 23 angka. "Fans punya hak menunjukkan kekecewaaannya. Kekesalan yang mereka rasakan harus kami terima," ujarnya kepada BBC. Villas-Boas mulai menangani Chelsea pada musim panas lalu dan sudah dalam

tekanan menyusul hasil-hasil kurang memuaskan klub London itu di Liga Primer Inggris, yang mana tampak ikut membuat fans mulai kehilangan kesabaran. "Itu sah-sah saja dan kami menghormati mereka. Merekalah yang melambangkan klub ini dan sejarahnya, dan merekalah orang-orang yang terpenting. (Hasil buruk) Ini disayangkan dan kami menyesal kami memperlihatkan permainan seperti ini. Tak ada alasan atau pembenaran," paparnya. Chelsea mengawali pertandingan dengan baik dan sudah berhasil unggul kala pertandingan baru berjalan 22 menit, berkat eksekusi penalti Didier Drogba setelah sebelumnya dilanggar oleh Richard Dunne. Sayangnya keunggulan ini tidak bertahan lama karena lima menit kemudian mampu disamakan oleh Stephen Ireland meneruskan umpan tarik Charles N'Zogbia. Drogba hampir membawa Chelsea

kembali unggul pada menit 34 saat tendangan volinya dengan gemilang ditepis kiper Brad Guzan. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum. Untuk menambah daya gedor pelatih Chelsea Andre VillasBoas memasukan Frank Lampard dan Fernando Torres di babak kedua. Torres hampir membawa Chelsea memimpin di awal babak kedua bila tembakannya tidak mengenai mistar gawang. Pemain pengganti lainnya Jose Bosingwa memiliki peluang membawa Chelsea memimpin andai Guzan tidak tampil gemilang menepis tendangan kerasnya dari kuar kotak penalti. Asyik menyerang, pertahanan Chelsea lengah. Pada menit 83, Villa berhasil membalikkan kedudukan lewat Stilian Petrov meneruskan umpan terobosan Ciaran Clark. Tiga menit kemudian, Villa memperbesar keunggulan. Kali ini giliran Darren Bent yang mencatatkan namanya di papan skor meneruskan umpan Ireland. (dtc/bbc)

DAYLIFE/HALUAN KEPRI

MANAJER Chelsea Andre VillasBoas (kiri), menyaksikan Sandro kanan saat mengambil bola.


Senin 2 Januari 2012

24

KONI Kepri Lantik Pengurus Koni Natuna Periode 2011-2016 SEBANYAK 19 orang pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Natuna Rabu (28/12) dilantik dalam masa jabatan 2011 hingga 2016,dalam pelantikan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua umum KONI Provinsi Kepri, Nur Syafriadi, Bupati Natuna, Wakil Bupati Natuna, Anggota DPRD Natuna, pejabat muspida dan para pengurus cabang yang berlangsung di natuna Hotel Ranai. Pengurus KONI dilantik terdiri dari Ketua Umum Hadi Candra, Ketua

Harian H Darmansyah, Sekretaris Umum Wan Syofyan serta pengurus lainnya, pelantikan itu sendiri dilangsungkan oleh Ketua Umum Koni Kepri Nur Syafriadi dengan penandatangan berita acara pelantikan dan penyerahan bendera pataka Koni kepada Hadi Candra. Hadi Chandra yang ditemui saat acara berjanji di bawah kepemimpinannya dengan dukungan pengurus serta semua elemen masyarakat akan memajukan olahraga di Natuna. Ia akan terus meningkatkan

sarana dan pra sarana olah raga pengcab di daerah itu. serta melatih bakat-bakat olah raga mereka sejak dini. Bupati Natuna Ilyas Sabli dalam sambutannya mengatakan, Dengan dilantiknya kepengurusan KONI Natuna masa periode 2011-2016 diharapkan agar pengurus KONI Natuna yang baru saja dilantik untuk bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, serta senantiasa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Natuna serta pihak-pihak terkait dalam

upaya mengembangkan prestasi dibidang olahraga khususnya di Kabupaten Natuna. Jajaran KONI hendaknya mampu menggali potensi olahraga yang dimiliki oleh putraputri daerah yang mampu berprestasi hingga ke tingkat nasional, olahraga merupakan alat pemersatu dari segala macam perbedaan, membangun kebersamaan dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di daerah ini. Narasi: Buyung Foto : Zamzukri

HADI Candra salam komando dengan Nur Syafriadi

KETUA UMUM KONI Kepri Ir HM Nur Syafriadi mendatangani SK Kepengurusan KONI Natuna

HADI Candra mendatangani Surat Keputusan Pelantikan Pengurus Koni Natuna

JAJARAN Pengurus KONI Kabupaten Natuna Periode 2011-2016

BUPATI Natuna Menerima sekapur sirih SALAM Komando, Ketua Umum Koni Natuna Hadi Candra dan Ketua Harian H Darmansyah

JAJARAN Pengurus KONI Natuna foto bersama dengan bupati natuna dan muspida

KETUA Umum KONI Provinsi Kepri membacakan naskah pelantikan

HADI Candra menerima Bendera Pataka KONI dari Nur Syafriadi

BUPATI Natuna Drs ILyas Sabli memberikan sambutan. H Darmansyah dan Nur Syafriadi

SELURUH tamu undangan menyanyikan lagu indonesia raya


HaluanKepri 02Jan12