Issuu on Google+

Sabtu, 14 Januari 2012 19 Safar 1433 H TERBIT 24 HALAMAN NO 13/1 TAHUN KE 11 HARGA ECERAN Rp2.000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Website: www.haluankepri.com

5 Rumah dan 2 Kapal Terbakar KARIMUN — Kebakaran kembali melanda Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. Lima rumah dan dua kapal jaring yang terbuat dari kayu di Jalan H Arab, Kampung Baru, Puakang, Kecamatan Seilakam hangus dilalap si jago merah, Jumat (13/1) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Oleh: Ilham, Liputan Karimun

Informasi di lapangan api berasal dari sebuah rumah kosong yang berada di lokasi tersebut sekitar pukul 04.00 WIB. Kondisi bangunan yang hanya terbuat dari papan dan beratapkan seng membuat api dengan sangat cepat membesar dan melebar ke rumah lainnya hingga mengenai dua kapal milik Ahui dan Pikim yang tengah ditambatkan di sisi bangunan rumah yang terletak di pinggir laut itu. Ledakan keras disertai kepulan asap kebakaran membuat warga berhamburan keluar rumah menuju ke lokasi kebakaran.

ILHAM/HALUAN KEPRI

RUMAH TERBAKAR — Warga berusaha memadamkan api yang melahap lima unit rumah dan dua kapal di kawasan Puakang, Kecamatan Karimun, Jumat (13/1) sekitar pukul 04.00 WIB.

PENGUSAHA MINTA KEPASTIAN HUKUM Pemberlakuan FTZ Tak Jelas BATAM — Pemberlakuan Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK) saat ini masih dianggap belum jelas oleh kalangan pengusaha. Hal ini lamakelamaan pengusaha yang berinvestasi di BBK akan hilang dan hengkang dari wilayah tersebut. Adanya aturan hukum yang tidak jelas serta birokrasi yang dianggap berbelit-belit membuat para pengusaha berfikir 1.000 kali untuk menanamkan modalnya di Kepri. Ditambah lagi pengusaha

yang sering dibuat bak sapi perah oleh pemegang kebijakan, sehingga aturan yang dijalankan benar-benar tidak efektif. "Kalau saya lihat selama ini, tidak adanya kepastian hukum yang jelas membuat pengusah menjadi ragu untuk membuka usahanya di Kepri, khususnya BBK. Oleh karena itu, bila adanya kepastian hukum, maka investasi di Kepri akan berjalan dengan baik," kata Ketua Apindo Kepri Ir Cahya dalam Forum Diskusi yang digelar Haluan Kepri di Press Room Gedung Haluan Kepri Batam, Kamis (12/1). Diskusi yang mengangkat tema "Prospek Investasi Kepri 2012" tersebut menghadirkan empat panelis,

Jadwal Shalat Batam dan Sekitarnya Subuh

Dzuhur

Ashar

Magrib

04.47

12.11

15.37

18.14

Nova Eliza

Gugat Cerai

Bersambung ke hlm 7

Bersambung ke hlm 7

Ir Cahya Ketua Apindo Kepri

Rudy Chua Anggota DPRD Kepri

Kepastian Hukum Tak Jelas

Lebih Penting dari Infrastruktur

Kalau saya lihat selama ini, tidak adanya kepastian hukum yang jelas membuat pengusaha menjadi ragu untuk membuka usahanya di Kepri, khususnya BBK. Oleh karena itu, bila adanya kepastian hukum, maka investasi di Kepri akan berjalan dengan baik.

Kepastian hukum lebih penting dari pada pembangunan dan pembenahan infrastruktur. Oleh karena itu, kita berharap agar Pemerintah dengan pengusaha harus bersinergi dalam membangun iklim investasi yang ada di Kepri.

yaitu Direktur Investasi, dan Marketing Badan Pengusahaan (BP) Batam Rustam Hutapea, Ketua Apindo Kepri Ir Cahya, Ketua PHRI Kepri Rudy Chua yang juga anggota DPRD Kepri dan Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK Jon Arizal yang juga Kepala BKPM Kepri. Diskusi yang dipandu Surya Makmur Nasution, anggota DPRD Provinsi Kepri, diikuti Pimpinan Perusahaan Haluan Kepri Sofialdi, Pemimpin Redaksi H Ahmad Zulkani, Wakil Pemimpin Perusahaan Aldi Samjaya, Wapimred Yon Erizon, Redpel Muhammad Syahdan serta para manager, redaktur, wartawan dan karya-

wan Haluan Kepri lainnya. Turut juga hadir dalam diskusi itu Direktur Humas dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP) BP Batam, Dwi Joko Wiwoho. Hasil diskusi ini ditulis oleh Redaktur Ekonomi Bisnis Haluan Kepri, Nana Marlina dan reporter Reza Fahlevi dan diterbitkan dua edisi penerbitan Haluan Kepri, yakni Jumat (13/1) dan Sabtu (14/1). Pada kesempatan itu, Cahya mengatakan, dampak ketidakpastian hukum dalam rangka investasi di Kepri sudah terlihat sebelumnya, sePengusaha Minta

Jhon Arizal Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK

Rustam Hutapea Direktur Investasi, Marketing dan Humas BP Batam

Semangat Baru

Pemerintah Harus Dorong

Keluarnya revisi Peraturan Pemerintah nomor 02 tahun 2009 akan memberikan semangat baru dalam prospek investasi ke depannya. Dengan keluarnya revisi ini, kita berharap kedepannya bisa menumbuhkembangkan usaha kecil dan menengah yang ada di Kepri, sehingga ekonomi kita akan lebih baik lagi.

Pengusaha gelper di Batam belum boleh mengoperasikan usahanya. Selain masih disegel, Izin Tetap Usaha Pariwisata (ITUP) dibekukan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Surya Makmur

Bersambung ke hlm 7

Isya’

19.28

B A T A M — Petugas Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam, Provinsi Kepri menggagalkan penyelundupan narkotika (methampheamine) jenis sabu kelas satu yang dibawa, MS (45) warga Indonesia dari Malaysia. Jumlahnya cukup besar yakni 2,46 kilogram atau diperkirakan

seharga Rp5 miliar, Jumat (13/1). Barang haram tersebut dibawa dengan kapal Pintas Samudera 9 dari Stulang Laut Johor Baru, Malaysia tujuan Batam. Kapal tiba di pelabuhan Batam Centre sekitar pukul 08.00 Penyelundupan Sabu Bersambung ke hlm 7

Perempatfinal Copa Del Rey

Barca Tantang Madrid P A M P L O N A — Derby El Clasico dipastikan terjadi di perempatfinal Copa del Rey setelah Barcelona menekuk Osasuna 2-1 di leg kedua 16 besar di Stadion Reyno de Navarra, Jumat (12/1) dinihari WIB. Hasil ini membuat Barca unggul agBarca Tantang

BARCELONA menang 2-1 atas Osasuna.

Bersambung ke hlm 7

Agar iklim investasi di Kepri lebih menarik dan bergairah, khsusunya di Batam, perlu didorong oleh belanja modal Pemerintah. Belanja modal yang dibutuhkan diantaranya barang dan jasa pegawai. Hal ini dilakukan agar segala sarana dan prasarana untuk menanamkan modalnya.

Gelper Belum Boleh Beroperasi ...........

Penyelundupan Sabu Rp5 M Digagalkan

JAKARTA — Kabar mengejutkan datang dari rumah tangga Nova Eliza. Penyanyi sekaligus pemain film berdarah Aceh ini menggugat cerai sang suami, Mirwan Suwarso ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 5 Januari lalu dengan nomor

Gugat Cerai

5 Rumah

CECEP/HALUAN KEPRI

TERSANGKA MS kurir narkoba jenis sabu seberat 2.466 kilo gram dimintai keterangan petugas BC Batam, Jumat (13/1).

HALUAN KEPRI SATU-SATUNYA KORAN BACAAN MASYARAKAT KEPRI

9

Imlek Bersama Holland Bakery ......... Menyambut perayaan Imlek, Holland Bakery menawarkan aneka kue yang sangat pas disajikan di ruang tamu anda.

16


2 Identitas Marinir As Kencingi Mayat Taliban Diketahui WASHINGTON –– Pejabat Korps Marinir AS kepada CNN, Kamis (13/1) lalu menaytakan dua dari empat Marinir AS yang terlihat dalam sebuah video tengah mengencingi tiga jenazah Taliban yang tergeletak di tanah telah diidentifikasi oleh Korps Marinir. "Nama kedua marinir itu tidak diumumkan ke publik. Alasannya karena penyelidikan atas kasus itu sedang berlangsung. Identitas kedua orang itu diketahui saat para pejabat di AS dan Afganistan terkejut dan marah dengan video tersebut, yang telah di-posting ke sejumlah situs," ujar pejabat yang tidak mau disebutkan namanya itu Rekaman video berdurasi 39 detik memperlihatkan empat pria berseragam dan berperalatan tempur Korps Marinir AS mengencingi tiga jenazah pasukan Taliban di depan mereka. Setelah memeriksa di sekeliling untuk memastikan tidak ada yang menyaksikan, keempat orang itu membuka kancing celana lalu mengencingi jenazah yang berlumuran berdarah itu. Seorang dari mereka mengatakan, "semoga menikmati hari yang menyenangkan, sobat." Lalu terdengar suara yang bertanya, "Kau sudah merekamnya?" Suara yang lain menjawab, "Ya. Hebat, seperti lagi mandi. (kcm)

LUAR NEGERI Sabtu,

14 Januari 2012

Tank Israel Serang Palestina YERUSALEM –– Militer Israel dan pejuang Palestina terlibat dalam sebuah pertempuran, Jumat (13/1). Israel bahkan mengerahkan tank mereka diarahkan ke wilayah Perbatasan Gaza. Dua orang warga Palestina diketahui terluka dalam serangan ini. Tank Israel sepertinya melakukan serangan terhadap warga Palestina yang menurut mereka tengah menanam bahan peledak di sekitar pagar perbatasan Gaza. Pihak pejuang Palestina pun melancarkan serangan balasan kepada Israel dengan melepaskan tembakan roket. Israel membalasnya dengan sebuah serangan yang diarahkan di Kamp Penampungan Palestina di Al-Breij.

"Petugas medis tiba di lokasi kejadian setelah menerima panggilan darurat. Kami pun telah mengevakuasi dua orang warga yang terluka," jelas petugas medis Adham Abu-Selmiyya seperti dikutip AFP, Jumat (13/1). Selmiyya menambahkan, dua orang warga Palestina yang terluka langsung ditransfer ke rumah sakit Brigade Al-Aqsa di Deir AlBalah. Sementara tidak jelas apakah ada korban dari pihak Israel. Wilayah perbatasan Gaza hing-

SERANG WARGA — Tank Israel melakukan serangan terhadap warga Palestina yang menurut mereka tengah menanam bahan peledak di sekitar pagar perbatasan Gaza, Kamis (12/1). AFP

ga saat ini memang masih sering dilanda serangan berbalasan antara Palestina dan Israel. Pada umumnya, Israel menuduh warga

Palestina melepaskan tembakan roket ke wilayah mereka. Negara Yahudi itu pun melepaskan serangan balasan yang

mengakibatkan korban dari pihak Palestina dalam jumlah besar. Mereka menilai hal tersebut se(oke) bagai serangan bela diri.(oke)


NASIONAL

3

Sabtu,

14 Januari 2012

Angie: Soal Rosa Serahkan ke Bang Ruhut Sekda Buru Selatan Ditahan Kejati AMBON-Sekretaris Daerah (sekda) Buru Selatan, Maluku, Abubakar Masbait, ditahan Kejaksaan Tinggi di provinsi itu di Ambon Jumat (13/1). sekitar pukul 18.25 WIT. Pengkapan ini Sekda ini, terkait dugaan korupsi APBD tahun anggaran 2009 senilai Rp1,3 miliar. Penahanan Abubakar menyangkut peranannya saat menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buru Selatan. Sebelum ditahan yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di kantor Kejati Maluku sejak pukul 15.00 WIT. Tersangka dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Waiheru di Kecamatan Baguala, Kota Ambon, dengan kenderaan tahanan Kejaksaan Negeri Ambon bernomor polisi DE 8028 DM, dikawal dua personel polisi serta sejumlah jaksa. (hk/an)

Angelina Sondakh JAKARTA A—Anggota Badan Anggaran DPR, Angelina Sondakh masih terus bungkam ketika ditanya wartawan mengenai identitas Ketua Besar yang disebutsebut Nazaruddin dan Mindo Rosalina Manulang. Menurutnya, semua yang dikatakan oleh Nazaruddin maupun Rosa akan ter-

Sejuta PNS Se-Indonesia Akan Ikuti Pelatihan ESQ JAKARTA—Sebanyak 1 juta PNS se-Indonesia akan dibina dengan cara menggandeng pelatihan emotional spiritual quotien (ESQ). Demikian disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi Azwar Abubakar. "Saya akan rumuskan pembinaan PNS dengan mengikuti pelatihan ESQ, paling tidak 1 juta PNS dari 4,7 juta total PNS yang ada di Indonesia," ujar Menpan dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (13/01). Pembukaan pelatihan ESQ Character Building Tingkat I Personal Transformation Program kelas Eksekutif Angkatan 108 digelar di Granada Balloom, Menara 165, Jaksel. Dalam acara yang langsung dibuka oleh Pimpinan ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian itu Menpan mengatakan, guna menuju reformasi birokrasi yang bersih, kompeten, dan melayani, perlu adanya pembinaan yang bukan meningkatkan fungsi kinerja melainkan juga emosional dan spiritual. "Untuk itu perlunya mengenal diri sendiri dan semua itu bisa kita dapatkan melalui pelatihan ESQ," kata Menpan. Dia pun mengungkapkan pengalamannya saat mengikuti pelatihan ESQ di Aceh beberapa bulan pasca bencana tsunami "Saya Tersungkur, sungguh ESQ adalah pelatihan mengenal diri agar kita semakin menjadi Manusia yang bermanfaat," kenangnya. Untuk diketahui, hingga kini total alumni ESQ yang tersebar di seluruh dunia telah mencapai 1,2 juta orang. Pada kesempatan ini juga dilakukan nota kesepahaman antara pelatihan ESQ dengan beberapa lembaga seperti Universitas Islam Makasar, Pangguyuban Pasundan dan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Sementara itu, pimpinan ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian mengatakan, pihaknya mendukung penuh komitmen Menpan dalam membina karakter khususnya untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang harus dilakukan dengan pelatihan yang sifatnya experencial training, pelatihan yang mampu mengubah kultur dalam waktu cepat. (hk/oz)

sidangan yang ada, kita hormati saya tidak mau banyak bicara," kata lanjutnya. Lalu bagaimana soal tudingan tentang ancaman terhadap Rosa? "Kita serahkan saja pada Bang Ruhut," kata dia sambil berkelakar. Sebelumnya, pengacara Muhammad Nazaruddin mengungkap inisial 'ketua besar' yang disebutsebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mindo Rosalina Manulang belakangan ini. "Kalau di BAP tidak disebut siapa ketua besar, tapi dari hasil penjelasan kita ngobrol kemarin dengan klien, sepertinya ketua besar itu ada beberapa orang," kata Hotman Paris di Pengadilan Tipikor beberapa hari lalu.

Hotman menjelaskan ketua besar yang dimaksud merupakan pimpinan kolektif yang terdiri dari satu orang ketua dan tiga orang wakil. "Dan sepertinya ketua besar yang dimaksud berinisial MA," terangnya. "Jadi sudah jelas kalau Banggar itu ada ketua dan 3 wakil. Jadi ketua besar itu terkait pimpinan di Banggar. Karena yang ngomong gitu juga anggota Banggar, yaitu Angelina Sondakh," ucap Hotman. Seperti diketahui komposisi pimpinan Badan Anggaran DPR adalah Ketua Melchias Markus Mekeng dan tiga Wakil yakni, Tamsil Linrung, Mirwan Amir, dan Olly Dondokambey.

KPK Sedang Usut Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjoyanto, mengatakan pihaknya tengah mengklarifikasi informasi seputar sosok "ketua besar" yang disebut-sebut oleh mantan Bendara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Dia menegaskan proses pengusutan di KPK berjalan seiring proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Bambang menyayangkan, Nazar mengungkapkan istilah ketua besar itu di luar proses yang semestinya, yakni pemeriksaan oleh penyidik atau kesaksian di pengadilan. ( h k //vv vv//o z )

Marzuki Minta Sekjen DPR Dipecat

Polda Aceh Berhasil Identifikasi Pelaku Penembakan BANDA ACEH — Polda Aceh mengaku sudah mengidentifikasi pelaku penembakan di Aceh, namun nama-nama yang dicurigai belum bisa diungkap ke publik karena masih dalam pengembangan. “Kami sudah mengidentifikasi,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan di Mapolda Aceh, Banda Aceh, Jumat (13/1). Menurut Iskandar pihaknya masih mengumpulkan fakta-fakta dan bukti-bukti tambahan agar bisa menangkap orang-orang yang dicurigai tersebut. Dia beralasan jika identitas diungkap maka akan mengganggu proses pengembangan. Iskandar berjanji siap menanggung segala risiko untuk mengungkap identitas dan dalang penembakan ini ke publik kalau sudah menemukan titik terang.“Siapa pun di baliknya nanti, akan saya ungkap,” ujarnya. Beberapa anggota Polda Aceh, sambung Iskandar, saat ini masih berada di Medan, Sumatera Utara, untuk memeriksa dua pria asal Aceh yang ditangkap jajaran Polres Langkat karena membawa senjata api beberapa hari lalu. Meski demikian sejauh ini belum bisa disimpulkan pakah keduanya juga terlibat dalam serangkaian penembakan terhadap para pekerja pendatang di Aceh. Iskandar mengaku polisi baru berhasil menangkap dua pelaku penembakan terhadap rekanan PT Zaratex di Aceh Utara pada Desember 2011. Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya belum melihat kasus penembakan dengan pemilukada yang akan digelar serentak pada 16 Februari mendatang. “Terkait atau tidak nanti kita ketahui setelah terungkap,” sebutnya. (hk/oz/km)

bongkar di persidangan. "Di persidangan nanti akan terbuka semuanya. Saya dalam posisi untuk melihat dan menghargai persidangan yang ada, dan yang pasti penegak hukum akan berlaku adil," kata politikus Partai Demokrat itu di Gedung DPR, Jumat (13/1). Angie menambahkan, bahwa kasus yang menyeret namanya itu seluruhnya akan diserahkan ke pengadilan. "Kita ikuti saja per-

Terkait Renovasi Banggar Rp20 M NET

JAK AR TA —Polemik renovasi total ruang rapat AKAR ART Badan Anggaran (Banggar) DPR yang menghabiskan biaya Rp20 miliar membuat posisi Sekjen DPR Nining Indra Saleh terancam dipecat dari jabatannya. Bahkan Ketua DPR, Marzuki Alie, mengaku telah menghubungi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) meminta melakukan audit proyek renovasi banggar tersebut.

Marzuki

Priyo

Rencananya hasil temuan audit nanti akan dia serahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu Marzuki juga telah melayangkan surat peringatan keras kepada Sekjen DPR ini. Karena kata dia, Nining telah melakukan berbagai kesalahan selama dua tahun menjabat. Selain pada BPK, Marzuki juga telah berkonsultasi dengan Sekretaris Kabinet, Dipo Alam, tentang prosedur pergantian Sekjen DPR baru penganti Nining ini. Kendati begitu, Marzuki belum memastikan kapan pergantian Sekjen DPR ini dilakukan. Alasannya, keputusan pergantian dilakukan oleh Sekretariat Negara atas rekomendasi pimpinan dewan. "Tunggu saja tidak mau mendahului keputusan presiden, yang jelas ini jadi dasar saya buat memberikan peringatan,"kata Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/1). Menurut Marzuki, sikap tegas ini diambil lantaran Sekjen DPR kerap membuat kebijakan yang bertentangan. Selain itu, Marzuki menyebut kebijakan perencanaan dan pelaksanaan proyek yang dikerjakan Sekjen itu tidak transparan. Hal inilah kata Marzuki malah merugikan kredibilitas DPR sebagai wakil rakyat. Marzuki Alie sendiri mengaku tak tahu renovasi ruang Banggar menelan dana Rp20 miliar. Ia merasa tersakiti, sehingga melaporkannya ke Sekretaris Kabinet Dipo Alam.

Anis

Saan

Istana Juga Ada Barang Impor Wakil Ketua DPR Anis Matta menilai renovasi ruang Badan Anggaran DPR tidak perlu dipersoalkan. Apalagi soal fasilitas ruang rapat yang menggunakan barangbarang impor. "Itu di mana-mana juga ada. Pergi ke Istana, juga banyak barang impor," kata Anis. Jika memang ada angka tidak wajar dalam pengadaaan barang untuk renovasi ruang rapat Banggar, menurut Anis, audit saja. Toh, instansi yang mengerjakan renovasi tersebut adalah BUMN. Namun dia membantah jika disebut membela Sekjen yang terlibat langsung dalam renovasi tersebut. "Saya tidak membela tapi tidak ada dalam otoritas kita (memecat Nining). Jadi ambil saja rinciannya, itu informasi publik jadi bisa diminta dan bisa kami sampaikan ke Setjen supaya mereka membuka," katanya. Namun dia berharap dengan ruangan baru, Banggar tidak perlu lagi rapat di luar gedung DPR yang kerap memunculkan kontroversial. Sementara anggota Komisi III DPR RI dari Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa, menilai ulah Sekjen DPR RI atas rerenovasi ruang banggar, DPR secara institusi maupun anggotanya terkena imbas negatif. Ulah Sekjen DPR RI itu kata dia, semakin memperburuk citra DPR RI. Ia menyatakan, bila memang Setjen ingin melakukan sesuatu di lingkungan DPR RI, ada baiknya melakukan konsultasi dan ko-

Marwan Satu Ruang Tahanan dengan Anak-Cucunya

NET

MANTAN Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar (kanan) saat memberikan keterangan pers disaksikan Marwan Adli (kiri) ketika masih menjabat KaLapas Narkotika Nusakambangan, beberapa waktu lalu.

C I L A C A PP— Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Marwan Adli, yang divonis bersalah dalam kasus sindikat narkotika berbagi ruang tahanan dengan anak dan cucunya. Dua anak Marwan yang telah divonis yakni Andhika Permana dan Dhiko Aldila. Sedangkan cucu Marwan yakni Rinal Kornial. "Mereka berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cilacap, sejak masa penahanan berlangsung," ujar Kepala LP Cilacap, Jawa Tengah Kadiyono, Jumat (13/1). Begitu sidang selesai Kamis malam sekitar pukul

21.30, Marwan langsung dibawa kembali ke LP Cilacap dengan kawalan ketat polisi. Sidang mantan pejabat di lingkungan Kemenkumham Kanwil Jateng ini sejak awal memang telah menyorot perhatian publik. Menurut Kadiyono, selama masa tahanan, Marwan tidak pernah menunjukkan sikap yang aneh. Bahkan, yang bersangkutan termasuk rajin beribadah dan tidak pernah terlambat untuk sholat lima waktu. Sekadar diketahui, setiap berlangsung sidang sejak medio Agustus tahun lalu, Marwan tidak pernah melepas kupluk di kepalanya. ( h k / k m )

NET

SUDAH RAMPUNG—Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh menunjukkan ruangan badan anggaran (Banggar) DPR yang baru saja rampung direnovasi di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1)lalu. Renovasi Ruang Banggar telah dilakukan sejak Desember 2011 lalu pada masa reses dan menelan anggaran mencapai Rp20 miliar.

munikasi dengan semua fraksi-fraksi. Disitu fraksi akan memberikan masukan apakah proyek itu layak dilakukan atau tidak. Malah ia sendiri mengaku sebagai anggota Banggar, tak mengetahui sama sekali soal renovasi ruang Banggar tersebut. Anggota DPRD dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FPKB), Chusnunia, malah meminta Sekjen DPR ini menjelaskan secara jelas dan transparan soal renovasi toilet DPR. Sebab rencana ini menuai polemik. Dia berharap, Sekjen DPR memiliki pola komunikasi dengan publik secara baik. Tanpa penjelasan dan argumentasi yang obyektif serta rasional, dia khawatir, publik pasti akan mencurigai DPR. Komentar lainnya datang dari Wakil Ketua DPR Ri, Priyo Budi Santoso menyatakan, anggaran perbaikan toilet harusnya bisa disetujui. Menurut politikus Golkar itu, toilet yang higienis dan sehat adalah hak dasar manusia. Kata Priyo, mengenai renovasi toilet dan kebutuhan dasar mohon publik bisa mengerti. Saat ini,

katanya, 240 toilet di DPR mampat, berbau pesing dan tidak higienis. Karena itu, harus di perbaiki. "Tidak sama sekali berkaitan dengan mewah. Jangan semua dilarang dan ributkan," kata Priyo. Sementara soal renovasi ruang Badan Anggaran DPR, Priyo mengaku terkejut dengan nominalnya yang mencapai Rp20 miliar. "Itu komentar saya tidak tepat, apalagi kalau anggarannya menembus sekian miliar itu," kata Priyo. Priyo mengklaim, pimpinan DPR dan anggota DPR tak tahumenahu dengan anggaran sebesar itu. Karena itu, Priyo mengungkapkan, Sekretaris Jenderal DPR Nining Indra Saleh akan menjelaskan soal ini. Aneh T Taa k T Taa h u Renovasi Salah seorang nalis politik dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Ari Dwipayana, menilai dengan adanya kasus demi kasus termasuk proyek renovasi Rp20 miliar ini semakin menurunkan

tingkat kepercayaan masyarakat ke parlamen. Dinilainya DPR tidak dapat melaksanakan tugas utama dengan baik yaitu penganggaran, pengawasan dan pembuatan undang-undang, justru menghambur-hamburkan uang rakyat. "Kalau sudah begini ganti saja nama lembaga legeslatif menjadi lembaga renovatif karena sesuai dengan apa yang dikerjakan dewan," kata Ari Dwipayana. Kesan DPR sebagai lembaga yang menghambur-hamburkan uang rakyat, kata Ari, juga terlihat ketika wakil rakyat yang terhormat ini menggelar rapat di hotel berbintang. Padahal mereka sudah mempunyai fasilitas ruangan untuk melakukan rapat. "Yang anehnya adalah ketua DPR yang mengaku tak tahu-menahu tentang renovasi ruangan rapat banggar dan justru menyalahkan sekretariat DPR. Ini lucu dan aneh," katanya. "Ini adalah kegiatan cuci tangan dari pimpinan dewan," katam i //vv vv// o zz// k m ) nya.. ( h k //m

KPK Pastikan Rosa Berada di Tempat Aman JAKARTA A— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memastikan bahwa terpidana kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games, Mindo Rosalina Manulang, saat ini berada di tempat yang aman. Namun, juru bicara KPK Johan Budi enggan menjelaskan dimana lokasi terpidana 2,5 tahun penjara itu saat ini berada. “Tadi saya konfirmasi sudah dibawa ke tempat yang aman,” kata Johan dalam keterangan pers di kantornya, Jumat (13/1). Namun Johan enggan menjelaskan dimana tempat aman yang dimaksudnya tersebut. Makah Johan menyarankan terkait kondisi lebih lanjut mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri itu lebih baik ditanyakan ke pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan

Korban (LPSK) karena menurutnya Rosa sudah di bawah perlindungan. Kemudian ketika ditanya apakah pihaknya akan menyelidiki ancaman yang sempat terjadi, ia hanya memasrahkan hal tersebut pada yang bersangkutan. Menurutnya, ancaman yang diterima Rosa merupakan domain kepolisan bukan KPK. Namun, Johan tetap menegaskan kalau pihaknya tetap berkepentingan terhadap keamanan Rosa karena KPK mengharap ibu satu anak itu dapat bersaksi tanpa tekanan dan rasa takut. Sebelumnya, Rosa terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games, Rosa, mengaku diancam. Mantan bawahan Muhammad Nazaruddin itu mengaku tiga kali didatangi orang tak dikenal di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Iya ada ancaman. Ibu Mindo Rosa didatangi beberapa orang tiga kali pada 26 Desember, 30 Desember 2011, dan 3 Januari 2012 lalu," kata pengacara Rosa, Mohammad Iskandar. Menurut Iskandar, Rosa didatangi di luar jam besuk pada malam hari. Salah seorang Politikus Partai Demokrat, Mirwan Amir, mengaku baru mengetahui informasi adanya ancaman kepada Rosa. "Saya baru tahu ada berita Rosa diancam," kata Mirwan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/1). Mirwan juga membantah ikut memberi ancaman kepada Rosa, bawahan Nazaruddin di PT Permai Grup. "Ada urusan apa ancam mengancam? Kita tidak sampai ke situ pikiran kita ya," tegasnya. ( h k //oo zz// k m )


POLITIK

4

Sabtu,

14 Januari 2012

Anas Ajak Parpol Jaga Stabilitas Politik JAKARTA — Semua partai politik diminta memanfaatkan tahun 2012 untuk menjaga stabilitas politik bersama-sama. Menurut Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dalam demokrasi wajar jika ada kritik dan saling kontrol. Hanya saja, harus dipastikan agar takarannya diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat. "Stabilitas politik demokratis itu bukan tanpa kritik, tanpa koreksi.Tapi yang pokok adalah tidak ada kegaduhan. Tidak ada gunjang-ganjing politik. Kalau gaduh dan gonjangganjing akan lepas begitu saja,’’ katanya di gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/1). Menurutnya citra pemerintah dan Partai Demokrat, harus mampu meningkatkan kinerjanya dan tak boleh mengaitkan dengan kepentingan subjektif partai. Takutnya, tambah dia, kalau dikaitkan dengan kepentingan subjektif partai, nanti terjadi politisasi.‘’Saya tidak ingin berpikir suudzon, tapi yang paling penting menurut saya adalah kalau ada yang kurang di 2011, harus diperbaiki di 2012. (rep)

PAN Tidak Akan Gunakan Ruang Banggar JAKARTA — Renovasi Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPR menuai kontroversi. Bahkan internal anggota banggar mengancam mundur dan yang lainnya juga sepakat untuk tidak menggunakan ruang baru itu. Anggota banggar dari Fraksi PAN Loreens Dama mengatakan, sejauh ini sudah ada pembicaraan internal fraksinya untuk tidak mengggunakan ruang banggar sebagai aksi tidak menyetujui pembangunan ruang tersebut. " PAN sepakat untuk tidak gunakan ruang banggar," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (12/1). Menurut Dama, keputusan membangun ruang banggar melukai hati rakyat. Pembangunan tersebut menunjukkan DPR tidak peka terhadap kehidupan rakyat kecil. "Kami mengharapkan anggota banggar untuk tidak menggunakan ruangan baru karena tidak ada kepekaan sama sekali," tegasnya. (mio)

ANTARA

PELANTIKAN GUBERNUR— Baliho pengumuman pesta rakyat untuk memeriahkan pelantikan gubernur dan wakil gubernur Gorontalo terpilih, Rusli Habibie-Idris Rahim, dipajang di tepi jalan raya Padebuolo, Kota Gorontalo, Jumat (13/1). Pesta rakyat akan digelar pada 16 Januari 2012, di Lapangan Damhil Universitas Negeri Gorontalo yang bakal menghadirkan grup musik Slank.

Guruh Siap Jadi Capres 2014 JAK AR TA — Bertepatan dengan ulang JAKAR ART tahunnya yang ke-59, Guruh Soekarnoputra menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2014. "Saya siap untuk Kehadiran aktivis memimpin negara GSP tersebut untuk ini, bukan sekadar saikut merayakan ulang ya harus mencalontahun Guruh yang kekan diri ,tapi saudara 59. Guruh menyatayang harus berjuang kan, dirinya dilahirkan keras untuk menjauntuk mengabdi kedikan pemimpin di pada Tuhan, rakyat sernegara ini," kata Guta nusa dan bangsa. Seruh dalam orasi pomentara itu, ia menilai, litiknya di hadapan Guruh keadaan bangsa ini sananggota Gerakan Spigat memprihatinkan. rit Pancasila (GSP) di kedi"Maka dari itu, kita harus amannya Jalan Sriwijaya Raya kembali pada revolusi bukan Jakarta, Jumat (13/1). reformasi. Revolusi di Indonsia

telah dihentikan sejak rezim orde baru," ujarnya. Dia menyatakan, sebagai bangsa Indonesia dirinya merasa merdeka hanya 14 tahun. Sebab, sejak tahun 1967 ketika rezim orde baru berkuasa, Indonesia sudah tidak merdeka lagi. Guruh juga mengatakan bahwa sekarang ini bangsa Indonesia serasa masih belum merdeka, dan untuk itu dirinya mengajak rakyat melepaskan diri dari belenggu penjahan bangsa ini. "Pesan leluhur kita, Bung Karno, Indonesia bukan hanya harus mampu memakmurkan bangsanya, tapi juga harus menjadi mercusuar dunia, agar dunia bisa kita pimpin dan penjajahan bisa dihapuskan," katanya Dalam kesempatan itu, Guruh yang juga anggota Komisi X

DPR RI itu menyatakan, sangat mendukung pengembangan mobil Esemka menjadi mobil nasional. Menurut dia, produk anak bangsa harus diapresiasi. "Karya terbaik putra-putri bangsa harus kita dukung. Kalau bukan didukung kita sendiri, lalu siapa lagi?," kata Guruh. Lebih lanjut, putra bungsu pasangan Presiden RI dan Ibu Negara pertama, Soekarno-Fatmawati, itu menyatakan bahwa tidak hanya mendukung, tapi siap memakai produk Esemka. Dia meminta pemerintah agar lebih perhatian terhadap produk dalam negeri dan membantu promosi serta memasarkannya. "Di tengah langkanya produk otomotif dalam negeri, mobil Esemka menjadi terobosan baru," katanya menambahkan. (ant)

3.000 Kader PKS Bakal Meriahkan Jalan Santai T A N J U N G P I N A N G — Sebanyak 3000 kader PKS Kota Tanjungpinang akan memeriahkan gerak jalan santai dan senam sehat di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang, Minggu (15/1). Pada acara tersebut, pantia juga menyediakan doorprice dengan hadiah utama paket Umroh untuk satu orang serta beberapa hadiah menarik lainnya. Hal tersebut dikemukakan Sekertaris

Umum (Sekum) DPD PKS Kota Tanjungpinang Jeky Syarial Zakaria belum lama ini. " Kegiatan ini terbuka untuk umum. Selain hadiah, Umrah juga da hadiah menarik lainnya, " kata Jeky.Ia mengatakan, target peserta dalam acara tersebut 5000 orang. "Insaya Allah, nantinya akan ada paling sedikit 3000 orang yang akan mengikuti gerak jalan, serta kami tidak menutup diri bagi siapa saja yang mau bergabung dalam

acara tersebut,"ucapnya Jeky juga mengungkapkan, gerak jalan ini akan melalui Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jalan Ir Sutami, Jalan Engku Puteri, Jalan Basuki Rahmat dan kembali lagi ke Lapangan Pamedan. "Nantinya juga akan hadir DPP untuk wilayah dakwah Sumatra serta dr Maya Suryanti sebagai calon walikota yang diusung PKS akan hadir dalam acara gerak jalan nantinya," pungkasnya. (cw53)

Said Pertanyakan Kinerja Tim Seleksi KPU-Bawaslu J A K A R T A — Hasil seleksi administrasi calon penyelenggara pemilu dipersoalkan banyak kalangan. DPR, pengamat dan masyarakat mempertanyakan kinerja Tim seleksi. Said Salahudin Koordinator Sigma, sebagai calon Bawaslu, Jumat (13/1), mengatakan protes mulai marak dari calon yang tidak lulus. Pertemuan sejumlah pendaftar KPUBawaslu yang tidak lulus administrasi dengan tim seleksi Kamis (12/1), membuka peluang dilakukannya pemeriksaan ulang berkas pendaftaran calon. Daftar nama calon lulus seleksi administrasi boleh jadi akan berubah. Dalam pertemuan itu, para pemerotes mempertanyakan alasan ketiadaan nama mereka dalam pengumuman hasil seleksi. Karena, mereka sudah memenuhi semua syarat yang diatur UndangUndang dan melengkapi berkas administrasi yang diminta oleh tim seleksi. Anggota tim seleksi Ramlan Surbakti mengatakan, proses kerja tim dalam tahap seleksi awal ini melalui 2 (dua) tahapan, yaitu, screening oleh sekretariat dan pemeriksaan dokumen oleh 8 anggota tim. Diragukan untuk Pembenahan Sementara itu, perdebatan sistem pemilu yang terjadi diantara fraksi-fraksi di DPR

dinilai tidak bertujuan untuk melakukan penyempurnaan penyelenggaraan pemilu pada 2014 mendatang. Sistem apapun yang digunakan kelak, dikhawatirkan tidak akan membuat penyelenggaraan pemilu lebih baik, karena hanya berorientasi kekuasaan. Penilaian itu dikemukakan oleh Peneliti Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem) August Mellaz, dalam Diskusi Sistem Pemilu yang digelar Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) di Jakarta, Kamis (12/1). "Fraksi-fraksi saling membicarakan kejelekan sistem yang dipilih oleh satu sama lain. Mereka ngotot pada pilihan masing-masing. Ini orientasinya sekedar untuk kekuasaan, bukan untuk mendorong pembangunan sistem yang lebih baik," tuturnya. Saat ini, setidaknya terdapat dua sistem yang mengemuka yakni sistem proporsional tertutup dengan memilih tanda gambar partai yang diusung PDIP, PKS dan PKB. Sedangkan fraksi-fraksi lainnya memilih sistem proporsionalitas terbuka dengan memilih calon dengan suara terbanyak. Ia menekankan, sistem manapun yang akan digunakan, terdapat kekurangan-kekurangan yang harus ditambal untuk membenahi pe nyeleng garaan

pemilu. "Untuk sistem proporsional terbuka yang penting di aspek teknis harus diantisipasi. Sepanjang kandidat tidak tahu data per individu, sistem ini akan percuma. Malah dikhawatirkan yang tidak percaya pada daftar terbuka adalah para pengusungnya sendiri." Sedangkan untuk sistem tertutup, partai politik harus melakukan demokrasi ditingkat internal, yakni dalam penentuan caleg-caleg yang akan diusung sesuai dengan nomor urutnya. "Partai harus menjual produk terbaik kepada masyarakat. Kemudian juga perlu diatur mekanisme sanksi administrative, misalnya membatalkan kepesertaan parpol di salah satu dapil," tukasnya. Dalam kesempatan yang sama, Pengamat Hukum Tata Negara Irmanputra Sidin mengatakan, sistem proporsional tertutup sesungguhnya tidak bertentangan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan pemilihan suara terbanyak dalam sistem proporsional terbuka. "Namun sistem proporsional tertutup juga tidak otomatis sepenuhnya sejalan dengan konstitusi, tergantung dari konsepsi dan paradigma pikirnya dalam membangun sistem kekuasaan." ( m i o )

Dahlan Punya Plus Minus Jelang Muscab PD Batam B A T A M — Menjelang digelarnya Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Demokrat (PD) Kota Batam dalam waktu dekat ini, dinamika politik di internal mulai mengencang. Peluang Ahmad Dahlan untuk bisa kembali memimpin DPC PD Batam masih fifty-fifty. Di satu sisi, secara internal Dahlan dianggap tidak optimal di dalam menahkodai DPC PD Batam. Di sisi lain, Dahlan dinilai bisa mengangkat nama Dahlan PD di Kepri setelah memenangkan Pilwako Batam 2011. Hal ini diungkapkan oleh tiga pengurus DPC PD Kota Batam yang menjadi inisiator acara silaturahmi sejumlah pengurus DPC, PAC dan kader PD Batam, Jumat (13/1) di Kantor DPC PD Batam. Mereka masingmasing adalah Wakil Sekretaris DPC PD Batam Nursyin, Wakil Bendahara Rahmad Hasibuan dan Ketua Bidang Infokom Amir Syarifuddin. Menurut Amir Syarifuddin, acara silaturahmi yang digelar Sabtu pekan kemarin itu berbentuk spontanitas dan inisiatif awalnya datang dari mereka bertiga. Di dalam pertemuan itu muncul beberapa pemikiran kritis. Di antaranya, nakhoda DPC PD Batam ke depan harus kader yang membumi di jajaran kader, punya waktu luang dan bisa memberikan perhatian lebih untuk kemajuan partai. Semua itu terlepas dari jabatan apa pun yang dipangku oleh si ketua itu di luar partai. "Harus membumi, punya waktu, perhatian. Apa pun jabatannya di luar partai," sebut Amir. Sementara menurut Nursyim, dalam silaturahmi itu juga terhimpun masukan bahwa Ahmad Dahlan tidak optimal di dalam memimpin DPC PD Batam selama lebih kurang dua tahun terakhir. Dahlan dinilai alfa di dalam menjalankan amanat partai, seba-

gaimana diatur di dalam AD/ART PD, pasal 19 Bab 4 dan pasal 105. Selama kepemimpinan Dahlan, rapat-rapat seperti rapat harian (minimal 1 kali sebulan), rapat pleno ( 1 kali 6 bulan), Rakercab (1x2 tahun), Rakorcab (1x6 bulan) belum berjalan sebagaimana mestinya. Perhatian kepada PAC juga tidak optimal. Berdasarkan masukan dan pemikiran yang muncul di acara silaturahmi tersebut, Nursyim berharap, Muscab PD Batam yang akan digelar paling lambat Februari nanti itu harus berjalan sesuai dengan AD/ART PD. Siapan pun yang terpilih sebagai ketua dan tim formatur, di dalam menyusun kepengurusan harus mengacu kepada peraturan organisasi (PO) PD. " Dan yang paling perlu diingat adalah statemen Pak SBY selaku Ketua Dewan Pembina. Beliau tak ingin partai ini menjadi tempat berlindung orang-orang bermasalah. Pak SBY tak akan melindungi jika ada yang bermasalah," sebut Nursyim. Amir menilai Dahlan juga memiliki nilai plus, ketika berhasil memenangkan Pilwako Batam 2011. Kemenangan Dahlan mengangkat citra PD di Kepri dan membuat kader bangga atas kemenangan itu. Sementara itu Rahmat Hasibuan, Wakil Bendahara DPC PD Batam mengatakan bahwa Dahlan selama ini sebagai ketua partai ketika turun ke masyarakat belum lagi melibatkan kader-kader PD. Padahal itu sangat strategis untuk kemajuan partai. Dahlan seolah-olah tampil sebagai sosok independen. Ahmad Dahlan sejauh ini belum bersedia memberikan tanggapan tentang hasil silaturahmi yang digagas oleh tiga pengurus DPC PD Batam ini. ( e r z )

PT Nol Persen Ideal buat PPP J A K A R T A — Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Yani mengatakan partainya menilai ambang batas minimum parlemen (parliamentary threshold) yang paling ideal dalam pemilihan umum adalah nol persen. "Kami dari Fraksi PPP melihat memang yang paling ideal adalah zero parliamentary threshold karena itulah sebenarnya hakikat pemilihan umum," kata Ahmad, usai menghadiri Rapat Pansus RUU tentang Perubahan atas UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD dengan Menteri Dalam Negeri, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (12/1) malam. Menurut Ahmad, yang terpenting dalam pemilihan umum adalah keterwakilan rakyat, sehingga tidak perlu ada suara yang hangus dengan sistem ambang batas minimum itu. "Jika pemilih berjumlah 170 juta seperti pada 2009 lalu, suara yang hangus saja sudah 4 juta suara lebih kalau parliamentary threshold dua setengah persen," kata Ahmad. Ahmad menjelaskan soal mekanisme distribusi suara yang tidak mencukupi untuk mendapatkan kursi dapat diatur melalui fraksi. "Kami sudah melakukan berbagai lobi awal terkait angka parliamentary threshold men-

jelang pembahasan RUU Pemilu baru. PKB sudah setuju, PAN juga kelihatannya mulai setuju, PKS juga," katanya. Selain menyebutkan tentang nilai ambang batas minimum yang menjadi salah satu isu krusial dalam pembahasan Pansus Perubahan UU Pemilu No 10 tahun 2008 itu, Ahmad juga menegaskan dukungannya terhadap sistem pemilu proposional terbuka. "Soal sistem pemilu sudah mantap, tidak ada waktu lagi untuk mengganti sistem. Bisa jadi pembahasan berlarut-larut dan waktu pengesahan undang-undangnya terlalu dekat dengan pelaksanaan pemilu," kata Ahmad. Saat ini ketentuan tentang ambang batas minimum perolehan suara partai dalam pemilu diatur oleh Undang Undang Pemilu No 10 tahun 2008 Pasal 202 ayat 1 yang menyebutkan 'partai politik peserta pemilu harus memenuhi ambang batas perolehan suara sekurang-kurangnya 2,5 persen dari jumlah suara sah secara nasional untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi DPR'. Rapat Pansus RUU tentang perubahan UU Pemilu No. 10 Tahun 2008 memasuki tahap pembentukan Panitia Kerja yang disepakati bersama oleh anggota Pansus dan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Kamis malam. ( m i o )


OPINI & LAYANAN UMUM

5

Sabtu,

TAJUK

Kado Hatta Ibarat Oasis PENGUSAHA Kepri merasa pesimis investasi di Kepri tahun 2012 berprospek cerah. Rasa pesimis itu muncul karena hingga kini tidak ada kepastian hukum di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan dan Karimun (BBK). Hal tersebut terungkap dalam Forum Diskusi yang digelar Haluan Kepri di Press Room Gedung Haluan Kepri Batam, Kamis (12/1). Diskusi yang mengangkat tema "Prospek Investasi Kepri 2012" tersebut menghadirkan empat panelis. Mereka adalah; Direktur Investasi dan Marketing Badan Pengusahaan (BP) Batam Rustam Hutapea, Ketua Apindo Kepri Ir Cahya, Ketua PHRI Kepri/Anggota DPRD Kepri Rudy Chua dan Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK/Kepala BKPM Kepri, Jon Arizal. Diskusi dipandu Surya Makmur Nasution, anggota DPRD Provinsi Kepri. Ketua Apindo Kepri Ir Cahya menyatakan ketidakpastian hukum sangat mempengaruhi iklim investasi di Kepri. Ketidakpastian di daerah ini berdampak pada perkembangan ekonomi di Kepri yang tidak stabil, sehingga pengusaha berpikir panjang untuk berinvestasi. Selama ini para pengusaha hanya disampaikan yang enak-enak saja. Sementara dalam praktiknya, selama ini banyak kendala dan masalah yang dihadapi pengusaha. Akibatnya pengusaha menjadi pesimis investasi di Kepri tahun 2012 berprospek cerah. Cahya menyinggung serentetan kejadian 2011 sangat mengecewakan pengusaha. Terjadi pemaksaan kehendak melalui demo anarkis dan pemerintah cendrung mengakomodir gerakan pemaksaaan kehendak tersebut. Contoh kasus lain tentang tidak adanya kepastian hukumm, terkait dengan hutan lindung yang sudah 10 tahun dibangun oleh developer perumahan, kemudian dijual dan ditempati oleh konsumen yang mendapat status sah atau legal, namun akhirnya menjadi ilegal. Masyarakat dinyatakan menempati lahan hutan lindung. Kemudian, masyarakat yang membeli mobil dengan cara kredit tiba-tiba menjadi bodong, yang hingga kini belum ada penyelesaiannya. Ruli menjamur di Batam, sehingga pengusaha tidak bisa melakukan aktivitas. Selain itu, produk impor ke Batam harus ada label SNI (Standar Nasional Indonesia), padahal Batam adalah FTZ. Sementara itu Rudi Chua, Ketua PHRI Kepri/anggota DPRD Provinsi Kepri mempertanyakan apakah benar Kepri menarik sebagai tujuan investasi. Dia menguraikan, secara nasional, pertumbuhan ekonomi Kepri di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, Kepri tidak termasuk dalam tujuh provinsi terbaik sebagai daerah tujuan investasi atau Regional Champions oleh BKPM Pusat secara nasional. Ironisnya, hal itu terjadi salama dua tahun berturut-turut, yaitu tahun 2010 dan 2011. Artinya, Kepri tidak termasuk tujuan investasi menarik secara nasional. Dilihat secara internasional, sejak 40 tahun Batam dibangun oleh BP Batam, investasi yang masuk mencapai US$14 miliar. Tetapi, bila dilihat dari investasi di Singapura dan Vietnam dalam 10 tahun terakhir, investasinya mencapai US$23 miliar. Melebihi bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan Batam yang sudah 40 tahun. Dari sederet persoalan yang dikeluhkan pengusaha Kepri, kepastian hukum adalah yang nomor wahid. Kepastian hukum yang menjadi fokus perhatian dalam dua tahun terakhir adalah tentang keberdaan PP 02 Tahun 2009 tentang Perlakuan Kepabeanan, Perpajakan, dan Cukai serta Pengawasan Atas Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan dari serta Berada di Kawasan FTZ yang melibatkan banyak institusi seperti DK, BP Batam, Bea Cukai, dan lainnya menyebabkan proses berbelit dan rumit. Ada rencana wilayah FTZ BBK akan mendapatkan kado istimewa dari Menteri Koordinator Perekonomian RI Hatta Rajasa, Rabu (18/1) mendatang. Kado itu berupa revisi PP 02 tahun 2009 yang telah diteken Presiden SBY. PP 02 selama ini paling dikeluhkan para pengusaha, karena memperpanjang birokrasi dan menjadikan BBK bukan sebagai kawasan FTZ. Menurut Sekretaris DK FTZ BBK/Kepala BKPM Kepri Jon Arizal, 70 persen usulan pengusaha terakomodir di dalam revisi PP 02/2009. Dengan revisi itu semakin mempermudah investasi di BBK. Semoga saja, apa yang disampaikan Jon memang benar adanya. Karena revisi PP 02 Tahun 2009 itu ibarat oasis di tengah padang pasir bagi para pengusaha di kawasan FTZ BBK. ***

CAKAP BIJAK "KETIKA perasaan kita terluka, kita tidak akan pernah sembuh hingga kita memberi maaf"

(Alan Paton (1903–1988), Pendidik dan Penulis) "ADALAH baik jika dunia tanpa kejahatan, tetapi tidak baik jika di dunia tak ada godaan"

(Walter Bagehot (1826-1877), Analis politik dan Ekonom)

14 Januari 2012

Visit Indonesia 2012 B E R D A S A R K A N data yang ada, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir tahun 2011 mencapai 7,7 juta orang dengan perolehan devisa sebesar 8,47 miliar dolar AS. Sementara itu, target kunjungan wisman 2012 sebesar 8 juta turis asing dengan devisa 8,98 miliar dolar AS, dan anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebesar Rp 1,9 triliun. Untuk mengejar target 8 juta wisman tersebut, Kemenparekraf akan menerapkan strategi terpadu, yakni menyebarluaskan tagline Wonderful Indonesia, melakukan product match market, mengincar segmen khusus, dan memperkuat sosialisasi kegiatan pemasaran. Selain itu, tahun 2012 Kemenparekraf akan mulai dieksplorasi dunia wild life dan jenis wisata petualangan lainnya, memperluas jaringan mitra operator luar negeri dan membentuk kantor perwakilan pariwisata Indonesia (Visit Indonesia Tourism Office/ VITO) di sejumlah fokus pasar. Kinerja kepariwisataan nasional tahun 2011 dan tahun-tahun sebelumnya akan menentukan kinerja tahun 2012, dan secara umum akan berkontribusi terhadap target kunjungan wisman sebesar 20 juta orang dan pergerakan wisatawan domestik sebesar 21 juta orang pada tahun 2025. Hal ini telah ditetapkan dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (Ripparnas) yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor

Dewa Gde Satrya Dosen International Hospitality and Tourism Business, Universitas Ciputra MENGA WALI tahun baru 2012, optimisme di seluruh sektor perekonomian MENGAW menyeruak. Salah satunya sektor pariwisata. Kinerja (prestasi) kepariwisataan nasional tahun 2011 menggugah sejumlah harapan peningkatan kinerja sektor ini untuk meningkatkan kesejahteraan negara dan masyarakat luas. 50/2011. Kontribusi Daerah Mengandaikan kemajuan dan prestasi kepariwisataan nasional tak lepas dari kinerja kepariwisataan daerah. Sejauh ini, Bali secara umum dan Yogyakarta masih menjadi sentral komoditas industri pariwisata, sekalipun tak menutup fakta sejumlah kemajuan pariwisata daerah yang patut diapresiasi. Karena itu, pelaku pariwisata daerah (swasta) dan pemerintahan di setiap daerahlah yang menentukan pencapaian target yang dimaksudkan. Saat ini, baru 20-30% daerah yang melek pariwisata, bahkan hanya 10% dari seluruh pemerintah daerah. Pemerintah provinsi yang serius dalam pengembangan pariwisata di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bangka dan Belitung dan Lampung. (Bisnis.com, 21/11/11) Pariwisata dapat memberi kontribusi yang signifikan terhadap Pendapatan Asli

Daerah (PAD) dan mempunyai efek pengganda yang besar terhadap perkembangan ekonomi daerah. Untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah, pemerintah telah melakukan langkah konkret, di antaranya memprioritaskan pariwisata di beberapa daerah dalam MP3EI terutama di koridor 5 untuk gerbang pariwisata dan pendukung pangan di provinsi Bali, NTB, NTT. (budpar.go.id) Peran pemerintahan dan sektor swasta dalam percepatan kemajuan pariwisata di daerah memang terasa signifikan. Sekadar menyebut contoh 2 sosok penting yang mewakili hal tersebut, antara lain Joko Widodo (Walikota Solo) dan Dynand Fariz (President Jember Fashion Carnaval). Insan kreatif ini memiliki cara kerja entrepreneurial dengan melipatgandakan berbagai sumber daya yang dimiliki untuk menciptakan nilai lebih dan daya saing menjadi esensi peran kepemimpinan daerah dalam pengembangan pariwisata. Kreativitas yang kini

Menyanyah

Surat Pembaca

Merawat Aset S E G A L A sesuatu yang ada di muka bumi ini baik adanya untuk kepentingan manusia. Segala sesuatu bisa dinikmati dan tidak mendatangkan masalah atau bencana, selama manusia menjaga dan merawatnya. Meski dalam keterbatasan dan krisis sekalipun segala yang dapat memberi nilai bagi kita semestinya diperhatikan, dirawat dan dijaga tanpa mengurangi sedikitpun apa yang menjadi jatah atau haknya. Demikian juga manusia perlu diperhatikan, dirawat, dijaga dan dibina sehingga dapat berkembang baik dan berarti bagi dirinya dan orang lain. Tentunya tanpa mengurangi atau membatasi apa yang patut ia terima. Tanaman saja apabila dirawat, dijaga dan dipelihara baik akan memberikan hasil yang baik. Semisal padi yang kita tanam bila tidak dirawat dan diperhatikan tentunya tidak memberikan panenan yang baik dan sebaliknya bila dirawat akan memberikan panen berlimpah. Kita pun pasti merasa puas dan melambungkan syukur. Apalagi manusia, bila di perhatikan dan dirawat tentunya akan berarti kemajuan bagi dirinya sendiri, keluarga, masyarakat dan orang lain. Seorang anak akan menjadi anak yang baik, taat, apabila ada perhatian dan kasih sayang. Sebaliknya akan menjadi anak yang

bebal dan bandel bila disepelekan. Dalam pekerjaan dan usaha juga menuntut adanya perhatian, perawatan termasuk sumberdaya manusia yang ada di dalamnya sehingga usaha yang kita rintis boleh mengalami kemajuan pesat. Pekerja, karyawan adalah aset bila pekerja, karyawan dan buruh dipenuhi hakhaknya dan jaminan kepastian keberlangsungan usaha atau pekerjaan. Kasus demo pekerja menuntut kenaikan UMK beberapa waktu lalu, sesungguhnya tidak perlu terjadi bila pemerintah dan pengusaha sungguh menyadari bahwa pekerja adalah aset daerah dan aset perusahaan. Perhatian terhadap hak-hak pekerja dan buruh tidak hanya pada saat perusahaan berjalan

normal melainkan ketika perusahaan dinyatakan bangkrut. Sebuah pengalaman menarik seorang konglomerat di Eropa bisa dijadikan referensi bagi para pelaku usaha. Ketika usahanya tengah menapaki kesuksesan, tiba-tiba datang musibah yang menghancurkan seluruh bisnisnya. Meski dilanda bencana, ia tidak sedikitpun mengurangi hak-hak ribuan pekerja apalagi menghilangkan hak mereka.Ia tetap memenuhi segala kewajibannya sembari berusaha bangkit dengan memanfaatkan kepercayaan dan penghargaan dari orang lain atas komitmennya menghargai pekerja sebagai aset. Alhasil, kemajuan demi kemajuan diraih dan usahanya berkembang pesat hingga puncak kesuksesan yang luar biasa. Ketika ia ditanya tips kesuksesan, konglomerat ini menjawab," Saya menghargai orang lain (termasuk pekerja) sebagai aset dan tidak mengurangi apa yang menjadi hak mereka. Karen itu saya mendapat berkah." Adakah kita sanggup meneladani sang konglomerat ini dalam merawat, menjaga dan menghargai aset yang kita miliki saat ini?

Nikolaus Ngao Wartawan Haluan Kepri

Pulang PENUMP ANG PENUMPANG bangsa Eropa ada 22 orang, lima anak-anak, dan penumpang-penumpang dek, termasuk Hayati lebih sedikit seratus orang. Setelah menyiapkan tempatnya ditolong oleh beberapa bacok yang baik hati itu, Hayati pun duduklah di tempatnya bersandar ke petinya dengan rupa sedih. Dibukanya bung-

kusannya, dikeluarkannya gambar Zainuddin dari bungkusan itu, lama sekali dia melihat dan mengamat-amatinya. Setelah satu jam kapal berlayar, dia kembali tegak ke tepi dek, melihat lampu-lampu yang berkelap-kelip di pelabuhan dan bayangannya yang bagai disemaikan di dalam lautan yang luas itu. Beberapa jam pula setelah itu, orang-orang dalam kapal telah hening tidur, keheningan itu hanya dipecahkan oleh suara mesin-mesin kapal yang bekerja terus-terusan.

diberikan porsi legal formal lewat Kemenparekraf diharapkan mampu mendongkrak keunggulan bersaing pariwisata Indonesia. Modal luas area Indonesia yang sangat luas, dengan hamparan kepulauan yang eksoktik, khususnya dibandingkan negara-negara tetangga, kekayaan tradisi, adat istiadat dan kesenian, haruslah benarbenar menjadi berkah bagi bangsa ini. Pluralitas masyarakat, adat-istiadat, senibudaya, dan kearifan-kearifan lokal, perlulah semakin didorong dengan sentuhan dan kemasan turisme agar benarbenar bermakna positif dalam hal mendatangkan kesejahteraan sosial. Di ranah turisme, relevansi kinerja pelayan publik di daerah terkait dengan semakin tumbuhnya kesadaran untuk menjual potensi daerah. Sebelumnya, strategi yang dicanangkan Menbudpar Jero Wacik melalui penetapan tahun kunjungan wisata nasional memiliki dampak signifikan bagi pariwisata daerah. Di seluruh Indonesia

pencanangan visit-visit daerah semakin menggurita. Dalam waktu 5 tahun terakhir semakin banyak daerah yang tumbuh kesadaran akan potensi wisatanya, menetapkan city branding, dan mengemasnya menjadi suatu tema komoditi turisme daerah lewat pencanangan tahun khusus pariwisata. Sejak pertama kali pemerintah meluncurkan Visit Indonesia Year (VIY) 2008 telah mendorong daerah untuk gencar melakukan promosi pariwisata. Untuk ini daerah kemudian menggelar program visit mereka seperti Visit Musi, Visit Bangka Belitung, Visit Batam, Visit Lombok-Sumbawa, Visit Halmahera, Visit East Java, dan banyak lagi. Baru-baru ini juga diluncurkan program Visit Banda Aceh 2011 dan Visit Makassar & beyond 2011-2012. Melalui pencanangan yang tumbuh dari inisiatif pemerintah tersebut, berkecenderungan mengalami ketidakoptimalan di berbagai sisi jika tidak didukung oleh swasta. Mindset dan pengembangan kepariwisataan daerah yang implisit termaktub dalam visit-visit tersebut terkait erat dengan profesionalitas, entrepreneurship dan aspek manajerial kepariwisataan lainnya yang teramat berat jika serta-merta dibebankan pada pemerintah daerah. Karena itu, semakin sinergisnya antara pemerintah dan swasta dalam koridor pengembangan kepariwisataan daerah terasa urgen. Melalui itu, kinerja pariwisata tahun 2012 akan semakin gemilang. ***

Orang telah tidur, dengan tak mempunyai syak wasangka apaapa atas kejadian yang telah ditentukan Allah di dalam azal... S u rraa t H Haa y a t i Y Yaa n g Penghabisan Besoknya hari Selasa 20 Oktober, barulah Zainuddin kembali dari Malang. Dia masuk ke dalam rumah dengan wajah muram, terus ke kamar tulisnya. Didapatinya Muluk sedang membersihkan buku-buku dan menyusun kertas-kertas yang terserak di atas meja. "Bang Muluk," katanya de-

Persyaratan Izin Domisili Usaha HALO Pemko Batam, saya warga Melcem yang telah di PHK dan mendapat pesangon dari perusahan tempat bekerja karena pengurangan pegawai. Rencananya dengan uang pesangon tersebut, saya akan membuka usaha rumah makan di sekitar wilayah Perumahan Sei Tering. Yang akan saya tanyakan, apa saja persyaratan yang harus saya penuhi, katanya mengharuskan ada surat keterangan/izin domisili usaha dari pihak kecamatan. Apakah benar demikian? Mohon diperjelas, terima kasih. Daeng Suhendar 081270228xxx Warga Melcem Kelurahan Tanjungsengkuang Kecamatan Batuampar Kota Batam JAWA B T E R I M A kasih pak Daeng atas pertanyannya. Selama ini pemerintah Kota Batam telah memberikan kemudahan dalam pelayanan izin domisili bagi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan dilimpahkannya wewenang kepada pihak kecamatan. Memang betul untuk membuka usaha ini, terlebih dahulu harus mendapatkan surat keterangan domisili dari pihak kecamatan. Namun dalam pengurusan izin/keterangan domisili usaha ini, sebelumnya harus melengkapi dulu beberapa persyaratan lain yang perlu bapak lampirkan, diantaranya akte pendirian perusahaan, KTP pemilik/ nanggungjawab usaha, denah lokasi tempat usaha, surat keterangan status tempat usaha dan jenis usaha. Persyaratan lainnya, berupa pas foto ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar. Setelah lengkap persyaratan tersebut, baru meminta surat pengantar/keterangan dari pihak kelurahan setempat. Setelah itu terpenuhi, baru mengajukan ke pihak kecamatan untuk diterbitkan surat keterangan/izin domisili usaha tersebut. Surat izin domisili usaha ini, telah diatur dalam UU No 26/ 2007 sesuai dengan Rencana Tata Ruang. Disamping itu juga, agar para pelaku usaha diwilyah kecamatan dapat terdata dengan baik dan terpantau jenis usahanya. Sekian semoga bermanfaat.

Pojok ngan tiba-tiba,"kemarilah duduk, ada hal yang akan saya terangkan!" Muluk segera meletakan sapu bulu ayam yang ada di tangannya, duduk ke sebelah kursi yang ada di hadapan Zainuddin. Dari dalam sakunya dikeluarkannya surat yang ditinggalkan Hayati itu. "Bang Muluk, terus terang kukatakan, bahwa hatiku berperang sangat hebatnya, sejak akan melepas Hayati pergi, sampai sekarang ini. Saya menyesal melepasnya pergi, tahu benar

148

saya bahwa hidup saya tidak akan selamat kalau tidak di samping Hayati. Semalam, kira-kira pukul satu, dalam hotel yang saya tumpangi di Malang, saya terbangun dari tidur, terdengar oleh telingaku suara Hayati memanggilmanggil namaku.Sejak mendengar itu, mataku tak mau tidur lagi, saya gelisah; tadi pagi dengan perasaan terharu saya bangun dan saya kembali kemari dengan segera. Bang Muluk...! Cinta saya kepada Hayati masih belum usak walau sebesar rambut sekalipun!" * * *

Hormat Kami Hendri S.Sos Camat Batuampar

√ Penyelundupan Sabu Rp5 M Digagalkan - Sikat semua, jangan pilah-pilih √ Marzuki Minta Sekjen DPR Dipecat - Tinggal menunggu hari REDAKSI menerima kiriman artikel opini, surat pembaca, essai, dan informasi dengan syarat tidak menghina, memfitnah atau menghujat seseorang atau kelompok serta tidak berbau SARA. Setiap surat dilengkapi identitas diri dan dikirimkan ke Redaksi Harian Umum HALUAN KEPRI, Bengkong Garama, Telp. (0778) 427000 (hunting), Faks. (0778) 4 2 7 7 8 4 , E-mail : r e d a k s i @ h a l u a n k e p r i . c o m R e d a k s i berhak mengolah ulang isi tanpa mengurangi maksud surat.


S U M B A R-R I A U

6

Sabtu,

14 Januari 2012

Kube di Pariaman Terima Rp1,2 Miliar PARIAMAN –– Sebanyak 60 Kelompok Usaha Bersama (Kube) Fakir Miskin di Kota Pariaman, Sumatera Barat, menerima bantuan modal usaha dari Kementerian Sosial sebesar Rp1,2 miliar, Kamis (13/1). "Masing-masing kube akan menerima bantuan berupa modal usaha sebesar Rp20 juta," kata Sekretaris Pemerintah Kota (Sekko) Pariaman, Ir.Armen. Armen menjelaskan, bantuan itu merupakan Bantuan Langsung Pemberdayaan Sosial (BLPS) dengan penguatan modal usaha untuk memfasilitasi kelompok fakir miskin yang telah diwadahi dalam kube untuk mengelola usaha ekonomi produktif. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pengembangan kube ke depan. (ant)

Jalan Padang By-Pass Disiapkan untuk Runway Darurat PADANG –– Jalan Padang By-Pass yang menghubungkan Simpang Duku (Bandara Internasional Minangkabau) di Kabupaten Padang Pariaman dengan Pelabuhan Teluk Bayur Kota Padang juga disiapkan untuk landasan pacu (runway) pendaratan pesawat darurat. "Konstruksi jalan Padang By-Pass memang dirancang selain untuk kendaraan dengan dibangun dua jalur juga dapat digunakan sebagai runway pendaratan pesawat dalam kondisi darurat," kata Kepala Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, Suprapto, Jumat (13/1). Ia menjelaskan, dari total panjang 22 kilometer jalan Padang By Pass (dua jalur) terdapat dua kilometer yang nantinya dapat dijadikan runway pendaratan pesawat darurat. Tentang ruas mana di jalur jalan By Pass yang ditetapkan untuk runway, menurut Surapto, akan baru ditetapkan minimal sebelum akhir 2012 dan selanjutnya akan ditingkatkan kualitasnya. Titik kilometer untuk runway akan ditentukan kemudian, karena hal itu membutuhkan syarat dan kriteria tertentu sehingga bisa dijadikan tempat pendaratan pesawat. (ant)

Antara sumbar

ZIARAH TAHUNAN –– Peziarah melintasi kawasan kompleks Makam Syekh Burhanuddin pada kegiatan ziarah tahunan "Basyafa" memperingati hari wafatnya ulama tersebut di Ulakan, Kabupaten Padangpariaman, Sumbar, Rabu (11/1) lalu.

Guru Honor Dipertahankan BENGKALIS –– Para guru honor di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis bisa bernafas lega. Baik itu guru honor yang SK-nya dikeluarkan dinas maupun pihak sekolah, mereka tetap dipertahankan alias tidak dirumahkan. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, H Herman Sani, ditemui wartawan di Kantor Bupati, Jumat (13/1). Menurutnya, tenaga guru honor yang ada tetap dipertahankan karena disamping tenaga mereka masih dibutuhkan sekolah, secara fiansial daerah masih mampu untuk membayar gaji mereka. "Kecuali keuangan daerah defisit, mau tak mau kita harus mengambil langkah merumahkan meraka. Sejauh ini kita masih mampu sehingga mereka tetap kita pertahankan," papar Herman. Dijelaskan Herman, sepan-

jang guru honor yang sudah ada dan tidak ada keberatan dari pihak sekolah, mereka tetap dipertahankan. Kecuali guru honor yang diangkat oleh komite sekolah silakan saja karena gaji mereka tidak dibayarkan melalui APBD, tapi melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), hal itu dibenarkan. "Yang dilarang itu mengangkat guru honor yang baru, kecuali melalui komite sekolah. Kita tetap mempertahankan tenaga guru honor yang telah ada selama ini. Saat ini memang banyak gonjang-gonjing bahwa tenaga honor akan dirumahkan,

termasuk guru honor. Namun untuk Kabupaten Bengkalis kita tegaskan tetap dipertahankan," tegas Herman. Ketika ditanya berapa jumlah guru honor yang ada saat ini, menurut Herman lumayan banyak. Berapa angka pastinya, ia tidak tahu persis. "Jumlahnya lumayan banyak, mencapai ribuan orang," paparnya. Ditambahkan, anggaran pembayaran guru honor untuk tahun 2012 sudah dianggarkan di APBD. Sementara untuk guru honor madrasah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), pembayaran honornya tidak lagi melalui Dinas Pendidikan seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi diserahkan kepada Kemenag Bengkalis. "Dananya dianggarkan melalui Bagian Kesra dalam bentuk hibah. Dari Bagian Kesra nantinya diserahkan kepada Kemenag Bengkalis, Kemenaglah yang nanti akan membayarkan kepada guru honor madrasah," tutupnya. (man)

Produksi Padi di Pessel Turun 0,35 Persen PA I N A N –– Produksi padi NA Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menurun hingga 0,35 persen pada akhir musim panen 2011 akibat banjir bandang melanda kabupaten itu pada November lalu. "Banjir bandang yang melanda kabupaten ini pada November 2011 telah mengakibatkan sekitar 350 hektare lahan sawah masyarakat Kabupaten Pesisir Pesisir Selatan mengalami gagal panen atau puso sehingga produksi turun 0,35 persen," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesisir Selatan, Afrizon Nazar, Kamis (13/1). Afrizon yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Hortikultura, Widia mengatakan dari luas lahan panen

produksi gabah di Kabupaten Pesisir Selatan itu 15,3 ribu hektare periode tahun 2011, sekitar 350 hektare mengalami puso karena padi siap tanam hingga mendekati masa panen tertimbun material banjir. Dari data Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Peternakan setempat, terdapat 350 hektare lahan petani gagal panen. Sementara 938,2 hektare lainnya hanya terkena banjir dan dalam kondisi rusak akibat banjir itu. Kerusakan tersebut disebabkan hanyutnya tanaman padi siap tanam dan rusaknya lahan. Khusus pada pertanian padi ini kerugian akibat banjir bandang 3 November 2011 di Kabupaten Pesisir Selatan senilai Rp10,84 miliar. "Yang puso ada sekitar 350 hektar sehingga produksi turun

0,35 persen. Kerugian akibat kerusakan lahan tersebut mencapai Rp10,84 miliar," kata Widia Dari. Sedangkan kerusakan infrastruktur penunjang yang tersebar di enam kecamatan terkena dampak terparah banjir bandang seperti bendung 10 unit atau kerugian Rp20,55 miliar, saluran 6.250 meter dengan nilai Rp6,92 miliar dan bangunan irigasi 17 unit dengan nilai Rp6,17 miliar. Kerusakan lahan sawah yang menyebabkan fuso tersebut terdapat di tujuh kecamatan yakni Lengayang, Batangkapas, Sutera, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Pancung Soal dan Basa ampek Balai Tapan. Menurutnya, produksi gabah di kabupaten itu selama dua kali musim panen tahun itu mencapai

144 ribu ton, sementara untuk produksi setara beras mencapai 94,6 ribu ton. Guna meningkatkan produksi gabah, pada tahun itu Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan bibit padi, pupuk dan pestisida bagi kabupaten ini yang diperuntukan bagi luas lahan 9.500 hektar di 12 kecamatan. Selain itu, program peningkatan sarana irigasi, jalan usaha tani, penerapan teknologi, pemberdayaan kelompok tani dan cetak sawah baru yang dilakukan di enam kecamatan dengan luas 300 hektar. Tahun 2012 ini, pemerintah kabupaten setempat berencana akan membuka lahan sawah baru seluas 1.000 hektar bagi petani demi meningkatkan produksi gabah. ( a n t )

Pemilik Fellas Cafe Disidang KuasaHukumKorbanLaporkankeKomnasHAM PA D A N G –– Pemilik Fellas DA Café, Harry memberikan keterangan dalam sidang lanjutan dugaan porno aksi di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (12/1). Harry dicecar berbagai pertanyaan oleh majelis hakim yang diketuai Asmar, beranggotakan Yoserizal dan Fahmiron. Inti pertanyaan menyangkut izin Fellas Café yang dicabut Wali Kota Padang. Dijelaskan Harry, mereka sudah mengantongi izin usaha. Termasuk pengetahuannya terhadap adanya praktik tarian bugil di tempat miliknya. Sementara terdakwa porno aksi penari striptis SS dan NA tidak didampingi pengacara. Herywati Samponi SH pengacara SS dan NA, tidak mendampingi kliennya karena juga memiliki agenda persidangan lain di luar Kota Padang. "Katanya ada sidang lain. Makanya pengacara kedua terdakwa

tidak hadir," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Indah. SS dan NA menutupi wajahnya dengan jilbab sewaktu digiring dari ruang tahanan khusus perempuan. Mereka juga mencari tempat duduk paling ujung di ruang tahanan, seakan mencoba menghindari orang-orang yang ingin melihat wajah mereka di pintu. Sebelumnya, JPU telah menghadirkan empat karyawan Fellas Café. Dalam keterangannya, keempat karyawan mengatakan SS dan NA bukan bekerja Fellas. Kehadiran keduanya di Fellas saat penangkapan dikarenakan adanya booking-an dari orang lain. Keempat saksi juga menyebut jika Fellas Café tidak mengantongi izin lengkap. Dalam kasus ini, hakim juga sudah meminta keterangan Kepala Kantor Pol PP Padang, Ya-

drison dan tujuh anggotanya. Ketujuh personel Pol PP itu terlibat dalam penangkapan. Yadrison menyebutkan, ketika digerebek, kedua terdakwa dalam kondisi bugil. Lalu petugas menyuruhnya pakai baju dan langsung membawa mereka ke mobil. Namun, kedua terdakwa membantah keterangan Yadrison serta mengatakan mereka dipaksa berpoto bugil sebelum disuruh memakai baju dan dinaikkan ke atas mobil. Terdakwa mengatakan, orang yang menyewanya ikut dibawa bersama mereka. "Jika Pol PP bilang tidak tahu, itu bohong. Pria yang bersama kami di ruangan ada waktu penggerebekan, bahkan sempat berbicara dengan Pol PP. Mereka juga naik mobil. Tapi saat di markas Pol PP, mereka sudah tidak ada lagi," jelas SS. (ant)

Kasus Tahanan Tewas di Polsek Sijunjung PA D A N G –– Kuasa hukum DA keluarga dua tahanan anak yang meninggal di dalam kamar mandi Polsek Sijunjung, Sumatera Barat, telah menyampaikan laporan resmi ke Komnas HAM, Rabu (11/1) lalu. "Saya bersama pihak keluarga dua tahanan anak yang meninggal di Polsek Sijunjung pada 28 Desember 2011 telah melaporkan kasus tersebut ke kantor Komnas HAM serta mengadukan dugaan pelanggaran hak asasi manusia ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)," kata kuasa hukum keluarga korban Vino Oktavia dari LBH Padang ketika dihubungi melalui saluran telepon, Kamis (12/1). Vino mengatakan, Komnas

HAM telah menerima laporan secara resmi, begitu juga dengan KPAI. Saat menyampaikan laporan pihaknya juga didampingi oleh staf YLBHI. Kuasa hukum dan pihak keluarga Faisal (14) dan Busri M Azen alias asep (17), warga Jorong Ambacang, Nagari Pulasan, Kecamatan Tanjunggadang, Kabupaten Sijunjung, melaporkan dugaan pelanggaran HAM, karena ada indikasi kematian tidak wajar terhadap kakak beradik tersebut di tahanan Polsek Sijunjung. Dari hasil pertemuan tersebut, kata Vino, Komnas HAM berjanji akan menyurati Mabes Polri untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran HAM dalam

kematian kakak beradik itu. Vino mengatakan, dugaan adanya pelanggaran HAM terhadap anak di bawah umur tersebut terkait kejanggalan kematian kakak beradik itu, karena ada temuan kekerasan di tubuh mereka, seperti hasil penyelidikan tim pencari fakta dari LBH Padang dan Komnas HAM Sumbar. Dari hasil penyelidikan LBH Padang dan Komnas HAM Sumbar pada Jumat (6/1) dan Selasa (10/1) lalu, terdapat berbagai kejanggalan diantaranya hasil otopsi yang mengatakan kematian kedua anak itu akibat bunuh diri dengan cara gantung diri. "Tetapi keterangan mengenai bekas luka memar dan luka ka-

rena benda tumpul di kaki, pinggul dan tangan sampai saat ini belum ada kejelasan, serta berbagai kejanggalan lainnya," ujarnya. Karena itu, kuasa hukum bersama pihak keluarga juga selain telah menyampaikan laporan resmi ke Mabes Polri, juga ke Komisi III DPR RI. "Kami besok (Kamis, 12/1) kemarin mendatangi Mabes Polri terkait kasus ini, untuk memasukan laporan secara resmi, kemudian melanjutkan laporan ke Komisi III DPR RI," kata Vino. Vino menambahkan, dengan adanya laporan resmi itu diharapkan ada ada tindak lanjut aparat penegak hukum terhadap kasus Polisi Sijunjung. (ant)

MK Putuskan Kemenangan Firdaus-Ayat Pilkada Pekanbaru PEKANBARU –– Ratusan masyarakat Pekanbaru yang berkumpul di Jalan Cut Nyak Dien langsung pecah kegembiraannya. Ada yang memekikkan takbir, 'Allahuakbar!' Ada yang berpelukkan saling menangis. Ada juga yang meloncat kegirangan. Semua pecah, begitu Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD memutuskan, bahwa hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pekanbaru sah dengan pasangan Firdaus-Ayat Cahyadi sebagai pemenangnya, Jumat (13/1). Mereka adalah peserta dengar bersama jalannya sidang pleno MK yang digelar Forum Keadilan Masyarakat Pekanbaru (FKMP). Dengar bersama dilakukan dengan cara menghu-

bungkan dua telepon genggam. Satu yang berada di ruang sidang MK, satu lagi dibawa aktivis FKMP yang langsung disambungkan ke pengeras suara. Ada dua pengeras merk Toa yang dipasang. Ditambah soundsitem berkekuatan besar yang disusun di atas sebuah mobil bak terbuka kecil. Suaranya yang lantang juga didengarkan dengan baik oleh para PNS Pemprov Riau. Dalam putusannya, MK meni-

RTK

PENDUKUNG pasangan Firdaus-Ayat berteriak histeris mengetahui MK mengumumkan kemenangan kedua pasangan itu pada Pilkada Pekanbaru, Jumat (13/1).

lai SK Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru No.79/2011 tentang pengguran Firdaus sebagai calon walikota tidak sah. MK juga menegaskan, bahwa hasil PSU Pekanbaru sah dan harus dilaksanakan. Selain itu, MK juga menilai KPU Pekanbaru tidak bekerja secara profesional, ber-

pihak pada pasangan Septina Primawati-Erizal Muluk (Berseri). Keputusan tersebut tidak hanya disambut dengan suka-cita, tetapi juga dengan penuh syukur. Ratusan warga kemudian secara bersama-sama menggelar sujud syukur di atas panasnya aspal (mad) Jalan Cut Nyak Dien.(mad)


SAMBUNGAN

7

Sabtu,

14 Januari 2012

Sambungan hal 1

SEBUAH mobil warna hitam merek Ford Escape BP 19 JC dievakuasi dari KM Mutiara GT 34 yang kandas dan nyaris tenggelam di perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.

Pemprov Yogyakarta Keberatan Gaji PNS Naik Y O G J A K A R T A — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta keberatan jika gaji pegawai negeri sipil (PNS) dinaikkan 10 persen pada tahun anggaran 2012, terutama jika anggaran kenaikan dibebankan kepada pemda. Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan gaji PNS boleh saja naik asal anggarannya tidak dibebankan kepada daerah. “Kalau anggaran kenaikan gaji murni dibebankan ke daerah, kita tidak akan mampu. Dalam rapat anggaran antara pemda dan DPRD disepakati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2012 tidak menganggarkan kenaikan gaji PNS,” kata dia, Jumat (13/1). Sri Sultan menanggapi wacana kenaikan PNS sebesar 10 persen, yang beredar di lingkungan pemda setempat. Kenaikan gaji PNS, kata dia, bisa diakomodasi jika anggarannya dari pemerintah pusat, misalnya melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Menurut dia, wacana kenaikan gaji tersebut sebaiknya tidak direalisasikan. Selain pertimbangan beban anggaran daerah, menurut dia, kenaikan gaji tidak didasarkan standar kinerja. Gaji naik atau tidak naik selalu tidak dikaitkan dengan kinerja PNS. Sri Sultan berharap sikap PNS tidak menanggapi secara negatif atas sikap Pemda DI Yogyakarta yang keberatan menaikkan gaji. PNS harus menyadari bahwa kerja yang baik menjadi kewa-

jiban dan bukan lantaran ada atau tidak ada kenaikan gaji. “Gaji tidak naik, pegawai negeri harus tetap maksimal kerjanya,”katanya. Sebelumnya, pemerintah kembali menaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI, dan Polri sebesar 10 persen. Kenaikan tersebut mulai berlaku Januari 2012. Selain gaji, pemerintah juga memutuskan pemberian gaji ke13, uang makan, dan lauk pauk. Deputi Menteri bidang SDM KemenPAN, Ramli Efendi Naibaho mengatakan angka kenaikan gaji memang ditetapkan 10 persen. Namun, implementasinya disesuaikan dengan besaran gaji. Untuk pejabat yang berpenghasilan besar, kenaikannya hanya 4-6 persen. Golongan bawah naik 10 persen. Malah, yang rendah ada yang 11 persen. " Kalau sudah terlalu besar ya jangan 10 persen, dalam implementasi ada yang empat persen, lima dan enam. Bahkan ada yang 11 persen mengimbangi besaran kalau per golongan. Ini hitungannya secara makro," kata Ramli usai rapat dengan Komisi II di Gedung DPR, Senayan, Rabu (11/1) lalu. Ramli mengatakan peningkatan kesejahteraan dan kenaikan gaji tersebut meliputi, belanja gaji dan tunjangan yang masih melekat pada gaji, tunjangan khusus, honorarium tetap, lembur, kenaikan gaji pokok sekitar 10 persen, dan gaji ke-13. Selain itu juga akan

ada kenaikan uang makan dan uang lauk pauk bagi PNS, TNI, dan Polri. Dalam APBN 2012, anggaran belanja dialokasikan sekitar Rp508,3 triliun yang di dalamnya sudah termasuk belanja pegawai sekitar Rp127,7 triliun untuk pembayaran gaji PNS. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan anggaran belanja pegawai tahun ini sejumlah Rp217,7 triliun. Sementara itu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa tak ingin kenaikan gaji PNS sebesar 10 persen memberatkan anggaran negara. Kendati demikian, Hatta sendiri menilai kenaikan gaji PNS tidak akan membebani anggaran belanja pemerintah, karena APBN dan APBD meningkat setiap tahun. "Saya harapkan Pemda bisa mengatur ini dengan baik, karena ada juga semangat kita untuk membelanjakan uang APBN dan APBD kita untuk hal yang produktif seperti belanja modal," kata Hatta di halaman Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (9/1) lalu. Hatta mengatakan, kenaikan gaji PNS tidak lain tujuannya untuk menyejahterakan rakyat dan tidak membebani anggaran pemerintah di sektor lainnya. "Intinya, semua program yang menyangkut kenaikan itu tidak lain daripada kita ingin mensejahterakan rakyat Indonesia apakah petani, pelayan, semuanya dalam rangka itu," katanya. ( d t c / v i v )

Ari Sigit Mangkir dari Panggilan Polda Diduga Gelapkan Dana Rp2,5 M J A K A R T A — Cucu manberlangsung atau tidak. tan Presiden Soeharto, Ari Masih kita kembangkan," terSigit, mangkir dari pemanggiangnya. lan pertama aparat Polda MetDihubungi terpisah, Karo Jaya, Jumat (13/1) malam. bid Humas Polda Metro Jaya Ari Sigit yang dijadwalkan Kombes Rikwanto mengatamenjalani pemeriksaan terkan, Ari Sigit tidak memenukait kasus penipuan dan penghi panggilan pertama yang digelapan senilai Rp2,5 miliar, layangkan polisi. tak menampakkan batang hi"Informasinya masih sandungnya di Mapolda Metro Ari Sigit gat minim, memang hari ini hingga pukul 22.00 WIB. dijadwalkan akan diperiksa. Ari Sigit dilaporkan rekan bisnisn- Tapi dia tidak datang," ucap Rikwanto. ya, Sutrisno dan Marniati, yang menjaSementara Sandy Arifin yang bidi pelaksana proyek pengerukan tanah asa menjadi kuasa hukum keluarga PT Krakatau Wajatama. Cendana dan kuasa hukum Putri SoeDirektorat Reserse Kriminal harto dalam kasus narkoba kemarin Umum Polda Metro Jaya, Kombes Ga- sempat terlihat keluar dari Ditreskritot Edy Pramono mengatakan saat ini mum Polda Metro Jaya sekitar pukul status Ari Sigit masih sebagai saksi. 19.30 WIB. Namun, saat dikonfirmasi, Masih dalam pemanggilan pertama. Sandy enggan dikaitkan dengan kasus Belum bisa dipastikan apakah pemerik- Ari Sigit. saan terhadap yang bersangkutan jadi "Demi Allah, saya ke sini bukan

Gugat Cerai

Sambungan hal 1

perkara 49/ PD.TG/ 2012/PAGS. Namun, Nova memilih bungkam soal perceraiannya itu. Belum diketahui alasan Nova menggugat cerai sang suami. Pihak pengadilan agama membenarkan kabar itu. "Betul kemarin tanggal 5 Januari," kata Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Tamah, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, (13/1). Menurut Tamah, gugatan cerai itu diajukan Nova yang diwakilkan oleh kuasa hukumnya. Persidangan cerai perdana pasangan ini akan digelar pada 26 Januari mendatang. Kabarnya, Nova

dan suami sudah tidak serumah lagi. "Saya nggak tahu, apakah mereka masih satu rumah atau nggak. Yang pasti alamat domisilinya berbeda," ujarnya. Kabar keretakan rumah tangga pasangan ini memang sudah lama santer terdengar. Ketika putri semata wayang mereka merayakan ulang tahun, Mirwan tidak ikut menghadiri acara tersebut. Namun, Nova mengatakan suaminya itu sedang bertugas ke luar kota. Nova juga lebih senang membicarakan soal perkembangan putrinya. Nova dan Mirwan menikah

pada 10 September 2007 lalu di Banda Aceh. Manajernya Nova mengaku tidak tahu soal pendaftaran cerai yang dilakukan Nova terhadap sutradara kondang itu. "Kita enggak tahu, mba Nova enggak cerita apa-apa," jelas Dona, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, kemarin. Menurut Dona, saat ini Nova sedang sibuk latihan untuk shownya besok di acara Dahsyat. "Mba Nova-nya lagi sibuk nanti aja telepon lagi. Saya enggak bisa ngomong soal itu," tutupnya. ( o k e )

5 Rumah

Sambungan hal 1

"Saya pikir bunyi apa, ledakannya sangat keras dan ada asap hitam mengepul," kata seorang warga yang mengaku Iwan. Ia mengaku melihat api berasal dari rumah kosong yang ditinggal pemiliknya. Hingga pukul 10.00 WIB, kepulan asap hitam masih tampak membumbung ke udara dari sekitar lokasi, meski warga sudah berusaha memadamkan api dengan alat seadannya. Api baru bisa dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Warga yang menjadi korban kebakaran sudah diungsikan ke rumah kerabat mereka masing-masing untuk beberapa waktu. Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta T SiK yang turun langsung ke lokasi kebakaran sekitar pukul 04.30 WIB menginstruksikan kepada anggotanya untuk membantu korban menyelamat-

untuk kasus itu. Saya ke sini untuk kasus lain. Belum ada surat kuasa ke saya dari yang bersangkutan. Saya juga tidak tahu kasus itu. Kedatangan saya ke sini (Polda Metro) untuk kasus yang lain," ucap Sandy yang keluar bersama dua kuasa hukum lainnya. Sandy menjelaskan bahwa kedatangannya kali ini adalah untuk menindaklanjuti kasus penipuan agen travel dengan nilai Rp700 juta yang kini ditangani unit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ari Sigit yang merupakan Direktur Komisaris PT Dinamika Daya Andalan dilaporkan ke polisi karena diduga menipu dan menggelapkan dana senilai Rp2,5 miliar. Perusahaan milik Ari Sigit itu ditunjuk sebagai pelaksana proyek pengerukan tanah di Cilegon oleh PT Krakatau Wajatama. Untuk pengerjaan itu, PT Krakatau Wajatama sudah mengeluarkan uang sebesar Rp 2,5 miliar kepada perusahaan Ari Sigit sebagai jaminan pelaksanaan proyek. ( k o m )

kan barang-barang sebisa mungkin. Namun, karena saat itu angin yang berhembus kencang dan api terus membesar sehingga petugas kesulitan menyelamatkan barang milik korban. "Dari subuh, hingga siang dan selesai sholat Jumat, tim dari Reskrim terus berupaya mencari tahu dengan mendatangi TKP. Namun karena kondisi lokasi yang terletak di pinggir laut dan pelantar yang sudah lapuk ditambah di sana-sini bara api masih menyala, maka hingga sekarang kami belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut," ujarnya. Kapolres mengatakan peristiwa kebakaran ini masih diselidiki. Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran tersebut, karena hingga siang, sisa-sisa api masih ada sehingga anggota kesulitan untuk melakukan

olah tempat kejadian perkara (TKP). Menurutnya, jumlah rumah yang terbakar itu ada lima unit, satu merupakan rumah kosong dan satu lagi bengkel bubut, dua unit kapal nelayan yang tengah bersandar. "Soal kerugian belum bisa ditaksir, namun jika dihitung dengan rumah dan dua kapal dan satu unit mesin bubut milik Apeng itu bisa jadi total kerugian mencapai ratusan juta rupiah," kata Benyamin. Sebelumnya, Rabu (11/1) api menghanguskan satu kios bensin dan sebuah warung makan di depan Pertokoan Padimas di Jalan Pertambangan Kabupaten Karimun. Api berasal dari kios bensin berkobar dengan cepat yang kemudian merembet ke warung makan yang berada di sebelah kanan kios, sekitar pukul 17.00 WIB. ***

WIB. Seperti biasa, seluruh barang bawaan penumpang harus melalui pemeriksaan petugas BC. Saat ceking itulah petugas BC menemukan 25 bungkus sabu yang dikemas dalam kain seprei kasur dan Air Cooler lalu dibungkus kembali dengan plastik hitam. Melihat hal itu pihak BC juga tidak lengah langsung mengamankan tersangka berikut barang bukti serbuk Kristal berwarna bening jenis sabu tersebut. Kabid Pengawasan dan Penindakan (P2) Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam, Kunto Prasti mengatakan, narkoba tersebut disimpan dalam dua tempat berbeda. Lima bungkus dibungkus dengan kain seprei kasur dan sisanya dibungkus dengan kertas karbon lalu dimasukkan ke dalam van atau kipas pendingin. "Sabu sebanyak 2.466 gram dan kalau diestimasikan dengan nilai uang berjumlah lebih kurang Rp5 miliar dengan asumsi per gramnya Rp2 juta," katanya. Menurut Kunto, sabu itu didapatnya dari seorang WNI yang tinggal di Malaysia berinisial 'B' untuk dibawa ke Medan. Pelaku sendiri dijanjikan upah sebesar Rp5 juta jika berhasil meloloskan sabu itu ke calon pembeli.

Penyelundupan Sabu Semua proses pengiriman sabu ini katanya dikendalikan langsung oleh 'B', pemilik di Malaysia. Tiket pesawat tujuan Medan sendiri sudah dikantongi pelaku tetapi menurut keterangannya dia tak mengenal siapa yang akan menerima barang itu nantinya. "Mereka memakai jaringan terputus, di mana kurir dan penerima barang nantinya tak saling kenal. Semua diatur dan dikendalikan dari Malaysia," terangnya. Dari keterangannya, pelaku bekerja sebagai buruh bangunan di Malaysia dan juga tekong TKI ilegal. Pelaku juga mengaku baru sekali ini memasukan barang haram tersebut ke Batam. Meski demikian, namun dari hasil pengamatan di lapangan, frekuensi perjalanan tersangka sangat sering bolak-balik dari Malaysia ke Batam. "Kasus ini selanjutnya akan kami serahkan ke pihak kepolisian dalam hal ini Polda Kepri untuk dilakukan proses penyidikan lebih lebih lanjut," kata dia. Kunto mengungkapkan, atas perbuatannya tersangka bisa dijerat dengan pasal 113 ayat 1 dan 2 UndangUndang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman penjara paling singkat lima tahun dan paling

lama 15 tahun dan denda Rp1 miliar. Sementara tersangka, MS saat ditanya wartawan tidak mengeluarkan sedikit pun patah kata dari mulutnya. Buruh bangunan ini juga hanya menunduk dan sesekali menggelengkan kepala saat ditanya seputar barang haram tersebut. Dua hari belakangan ini, Bea Cukai telah menggagalkan dua aksi penyelundupan narkoba. Sehari sebelumnya Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun menyita narkoba jenis 7.018 butir ekstasi dari seorang penumpang kapal MV Tuah asal Kukup, Johor, Malaysia, Kamis (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diketahui membawa ekstasi begitu melewati metal detektor yang ada di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun. Modus yang dilakukan pelaku untuk meloloskan ekstasi dengan harga sekitar Rp1,4 miliar tersebut dengan cara melilitkan ekstasi ke tubuhnya. Awalnya, begitu turun dari kapal pelaku sudah mulai gugup, sehingga petugas imigrasi dan Bea Cukai yang ada di pelabuhan jadi curiga, sehingga pelaku digiring ke suatu ruangan untuk diperiksa. (eza)

tak sabar untuk merasakan atmosfer panas laga tersebut. Namun, Guardiola enggan mengumbar optismisme. Menurut pelatih 40 tahun ini, laga El Clasico selalu menyimpan potensi menang-kalah yang sama besar. “Real Madrid merupakan lawan tangguh. Laga perempatfinal nanti bakal luar biasa dan menarik untuk para penonton. Baik Barca dan Madrid adalah tim hebat, yang selalu mencoba meraih kemenangan, tidak peduli ajang apa yang mereka mainkan,” tutur Guardiola sebagaimana dikutip Goal, Jumat (13/1). Lebih jauh, Guardiola juga menegaskan bila laga perempatfinal nanti dipastikan tidak akan mengganggu konsentrasi kedua tim di kompetisi reguler, La Liga. “Tampaknya, seolah-olah apapun hasil (perempatfinal nanti), dunia akan berakhir. Meski demikian, kami tetap akan yakin dengan peluang kami di Liga, terlepas itu lolos atau tidak. Saat Anda menghadapi rival seperti Madrid, potensi menang atau kalah selalu ada dan sulit diprediksi,” sambungnya. “Andai kami unggul lima poin dari Madrid (di Liga), kami akan tetap bermain (di Copa del Rey) untuk menang. Hal serupa juga pasti akan dilakukan Madrid,” pungkasnya menilai kedua tim pasti akan bermain matimatian untuk meraih kemenangan di ajang yang bisa dibilang kasta kedua (setelah La Liga). T a k A d a FFaa v o r i t Prediksi pun mulai muncul ke permukaan. Tapi menurut pilar Barca, Gerard Piqué, kali ini sejatinya tidak ada pihak manapun yang bisa dijadikan favorit. Barca boleh saja banyak diunggulkan orang, tapi Piqué tidak ingin mendahului takdir. Baginya, Los Blancos telah banyak berubah dan sudah bertransformasi menjadi tim yang amat tangguh. “Di partai antara Barca dan Madrid, tidak ada yang menjadi favorit. Tidak peduli bagaimana kondisi keduanya sekarang, tapi kami akan ke Santiago

Bernabéu, berusaha untuk menang dan membawa hasil terbaik semampu kami,” papar Piqué, seperti dikutip Yahoosports, kemarin. “Laga ini adalah hasil undian yang harus dijalankan, dan kami akan mempersiapkannya dengan baik, seperti yang biasa kami lakukan. Kami akan berusaha menggapai semifinal dan memenangkan turnamen ini,” tambahnya dengan limpahan optimisme. Pencapaian Azulgrana maju ke perempat final dan bertemu dengan Madrid, harus ditempuh dengan jalan yang tidak mudah. Di babak 16 besar, Barca hanya menang tipis 2-1 di leg kedua, melawan Osasuna. “Tidak mudah mengalahkan Osasuna karena mereka bermain sangat disiplin. Mereka bermain dengan hebat dan selalu sulit untuk menaklukkan mereka,” sambung defensore berusia 24 tahun itu. “Kami sempat kesulitan di babak pertama, tapi setelah jeda, kami bisa menunjukkan superioritas kami dan kami senang bisa menang dengan usaha yang keras,” tutupnya. Sementara itu, kiper Madrid, Iker Casillas, merasa bahwa laga "El Clasico" kini tak lagi istimewa. Kiper utama tim nasional Spanyol itu menilai pamor laga tersebut menurun karena seringnya pertemuan antara timnya dan Barca. "Ketika laga itu (El Clasico) masih jarang, memang terasa menyenangkan. Tetapi, ketika laga itu terlalu sering, Anda akan merasa jenuh," ujar Casillas kepada Mundo Deportivo seperti dilansir Goal.com. Menurut Casillas, dengan intensitas pertemuan sesering itu, "El Clasico" akan kehilangan daya tariknya lagi. Apalagi, pertemuan Madrid dan Barca selanjutnya pada Copa Del Rey akan menjadi pertemuan kelima sepanjang musim 2011-2012 ini. "Menurut saya, karena kami melakoni begitu banyak pertandingan (El Clasico), terkadang rasanya seperti ada yang kurang dalam laga itu," tambahnya. (oke/bln/kcm)

Barca Tantang

Sambungan hal 1

regat 6-1 atas Osasuna sehingga akan berjumpa dengan Real Madrid di perempatfinal. Madrid sudah sejak dua hari lalu lebih dulu lolos ke perempatfinal. Dalam laga ini pelatih Barca Josep Guardiola mengistirahatkan beberapa pemain pilarnya dan memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk unjuk gigi. Kondisi ini dimanfaatkan oleh Osasuna. Beberapa peluang emas mampu diciptakan Osasuna di babak pertama. Beruntung kiper Barca Jose Pinto tampil cukup bagus di bawah mistar gawang. Di menit ke-6 Pedro Rodriguez punya peluang pertama untuk Barca. Sepakan kerasnya yang mengarah ke gawang masih bisa ditepis Riesgo. Pada menit ke-17, Osasuna gantian mengancam dan memaksa Gerard Pique serta Pinto melakukan penyelamatan atas gawang Barca. Di menit ke-37 tembakan voli Dejan Lekic masih melayang di atas mistar. Tapi empat menit setelahnya, Lekic tak menyianyiakan peluangnya dan berhasil membobol gawang Pinto lewat sebuah sepakan dari kotak penalti. Pada menit 48 Barca menyamakan kedudukan lewat tandukan Alexis Sanchez memaksimalkan crossing Adriano. Di menit 73 Barca berbalik unggul 2-1 ketika umpan Lionel Messi menemui Sergi Roberto di kotak penalti, dan dituntaskan dengan sepakan melewati kaki Riesgo. Skor di atas bertahan hingga laga usai dan Barca yang menang 4-0 di leg pertama lolos ke perempatfinal dengan agregat total 6-1. Mereka menantang Madrid di laga El Clasico yang dihelat 18 dan 25 Januari mendatang. Barca akan terlebih dulu bertandang ke markas Madrid pada leg pertama, 18 Januari dan gantian menjamu El Real di Camp Nou sepekan kemudian (25/1). Ta k S a b a r Menyikapi laga super penting tersebut, Guardiola mengaku sudah

Pengusaha Minta

Sambungan hal 1

perti demo buruh menuntut kenaikan upah di Batam dan Bintan, pengrusakan mobil dan fasilitas umum lainnya. Disamping itu juga, penjualan mobil yang dianggap bodong, pembangunan rumah oleh developer yang akhirnya dianggap illegal setelah dimiliki oleh konsumen, perda tentang perlindungan konsumen yang tidak pro rakyat dan sebagainya. Terkait dengan penerapan wilayah FTZ di BBK, menurut Cahaya bahwa yang diinginkan oleh pengusaha adalah pencabutan PP nomor 2 tahun 2009, bukan merevisinya. Kalau FTZ itu nantinya akan direvisi, maka kata dia tetap dalam pelaksanaannya akan melanggar hukum, karena ketidakadanya kepastian hukum yang jelas. "Sebagai pengusaha, kita pasarah aja dan kami tetap mensyukurinya dari pada ribet-ribet," ujar Cahya yang mendapat applaus dari peserta kala itu. Selain itu lanjut dia, pihak kepolisian juga dihadapi sesuatu yang tidak pasti yang bisa terjadi tembak kanan dan kiri. Kalau ditanya polisi lindungi masyarakat atau tegakkan hukum, maka ini serba salah, karena pengusaha berada di tengah-tengah. "Jadi, kalau ini tetap dilakukan jadinya serba salah, sementara mekanisme yang kami lakukan selama ini sesuai dengan hukum," ujar Cahya. Akibat dari ketidakadanya kepastian hukum kata dia, maka ini sudah mulai terasa dan berdampak pada pusat perbelanjaan atau mall yang saat ini sudah mulai mega-megap. Dari sekian banyak mall yang ada di Batam, hanya dua yang tetap eksis seperti Batam City Square dan Nagoya Hill. Sementara, mall yang lainnya sudah mulai megap dan tinggal menunggu waktu untuk tutup, karena pihak pemerintah setempat kurang memperhatikan terhadap izin yang diberikan. "Ini menyangkut izin dan kepastian hukum yang tidak jelas, sehingga bisa berdampak pada turunnya investasi di Kepri, terutama Batam yang banyak terdapat mall," kata cahya. Terkait dengan kepastian hukum tersebut, anggota DPRD Kepri Rudi

Chua menambahkan, pengaruh kepastian hukum terhadap iklim investasi di Kepri sudah mulai kelihatan, seperti sejumlah PT yang akan tutup, penghentian produktifitas produksi akibat tidak bisa memenuhi order yang telah diajukan, pengurangan buruh atau PHK dan sebagainya. Menurut dia, kepastian hukum lebih penting dari pada pembangunan dan pembenahan infrastruktur. "Kita berharap agar pemerintah dengan pengusaha bersinergi dalam membangun iklim investasi yang ada di Kepri," kata Rudy. Beri Semangat Baru Sementara itu, Kepala BKPM yang juga selaku Sekretaris Dewan Kawasan FTZ BBK Jhon Arizal mengatakan, keluarnya revisi Peraturan Pemerintah nomor 02 tahun 2009 akan memberikan semangat baru dalam prospek investasi kedepannya. "Dengan keluarnya revisi ini, kita berharap kedepannya bisa menumbuhkembangkan usaha kecil dan menengah yang ada di Kepri, sehingga ekonomi kita akan lebih baik lagi," imbuh Jhon. Lebih lanjut Jhon memaparkan bahwa selama bulan November tahun lalu sampai dengan bulan Januari ini terjadi musim paceklik, dimana kebutuhan pokok agak sulit didapat, sehingga harganya dipasaran menjadi naik, Begitu juga dengan lahan pertanian yang ada di Kepri ada yang terjadi gagal panen, sehingga Kepri mendatangkan bahan kebutuhan pokok dari luar. Masa itu juga kata Jhon sangat menentukan Kebutuhan Hidup Layak di Kepri. Namun kedepan Jhon yakin dengan terbitnya revisi PP nomor 02 yang baru, maka iklim investasi di Kepri akan bangkit dan bergairah lagi. "Kita tidak perlu kecewa dengan gagalnya Kepri mendapat Regional Champion, karena adanya PP nomor 02 ini diharapkan akan memberikan kepastian hukum yang jelas sesuai dengan kaedahkaedah yang berlaku," imbuh Jhon. Dengan adanya revisi tersebut kata dia, kedepan akan memberi semangat baru pada iklim investasi di Kepri. Sebagai contoh rencananya akan ada investasi yang mencapai Rp 1 miliyar

dollar U$ untuk kilang minyak di pulau Janda Berhias, pembangunan infrastruktur lain seperti Dermaga di Batuampar dengan anggaran sebesar Rp120 miliar dan sebagainya. Sementara itu, Direktur Investasi, Marketing dan Humas Badan Pengusahaan (BP) Batam Rustam Hutapea mengatakan, agar iklim investasi di Kepri lebih menarik dan bergairah, khsusunya di Batam, perlu didorong oleh belanja modal pemerintah. Belanja modal yang dibutuhkan diantaranya barang dan jasa pegawai. Hal ini dilakukan agar segala sarana dan prasarana untuk pengembangan usaha yang ada di Batam bisa lebih hidup dan bisa menarik para investor luar untuk menanamkan modalnya. "Kalau ini bisa didukung oleh Pemerintah, maka akan ada terjadi lonjakan investasi, sehingga ekonomi di Kepri kedepannya lebih baik lagi," imbuh dia. Rustam memaparkan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi investasi di Kepri dan terutama Batam, diantaranya faktor infrastruktur, kepastian hukum, ketenaga kerjaan, birokrasi perizinan, perpajakan dan kepabeanan. Rustam menyebutkan selama tiga tahun berturut-turut tercatat jumlah tenaga kerja yang bekerja di perusahaan yang ada di Batam dan daerah lain mengalami peningkatan. Tahun 2009 dari jumlah penduduk Kepri 849 ribu jiwa berjumlah 265 ribu orang, tahun 2010 dari jumlah penduduk Kepri 1.056.000 jiwa berjumlah 293 orang dan tahun 2012 dari jumlah penduduk Kepri mencapai 1,1 juta jiwa dengan jumlah tenaga kerja mencapai 314 ribu orang. "Dengan adanya peluang investasi dan kemudahan yang diberikan sesuai dengan revisi PP nanti, maka kedepan akan terjadi lompatan investasi yang menjanjikan di Kepri," imbuh Rustam. Dari diskusi itu, moderator Surya Makmur menarik kesimpulan bahwa investasi di Kepri tahun ini masih bisa menarik pengusaha dari luar dengan catatan kepastian hukum harus sesuai dengan kaedahnya dan perlu birokrasi yang jelas, sehingga antara pemerintah dan pengusaha bisa berimbang. (eza)


8

IKLAN Sabtu,

14 Januari 2012


Sabtu, 14 Januari 2012 HARGA ECERAN Rp2000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

Gelper Belum Boleh Beroperasi ITUP Dibekukan Sementara

Lini Manajer PT Asahi Plas

Tak Lupa Keluarga TIDAK mudah bagi seorang wanita dalam menjalankan dua peran, sebagai ibu rumahtangga dan juga sebagai wanita karier. Untuk bisa menjalani kehidupan seperti itu, harus pandai-pandai membagi waktu. Itu pula yang dirasakan Lini, ibu rumahtangga yang juga menjabat sebagai Manajer sebuah perusahaan di kawasan Industri Tunas Batam Centre.

NAGO YA— Pengusaha arena GOY gelanggang permainan (gelper) di Kota Batam masih belum boleh mengoperasikan usahanya. Selain masih disegel, Izin Tetap Usaha Pariwisata (ITUP) milik arena permainan ketangkasan itu pun kini dibekukan sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Oleh: Edy Supriatna, Liputan Batam

Pembekuan ITUP itu seiring dengan pergantian segel dari segel milik Bareskrim Mabes Polri menjadi segel Tim Terpadu Kota Batam yang terdiri dari Polda Kepri, Polresta Barelang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) serta Stapol PP Kota Batam. Pembekuan ITUP dilakukan hingga proses verifikasi terhadap seluruh mesin gelper selesai dilakukan. Sedangkang pergantian segel tersebut berdasarkan surat dari Bareskrim Mabes Polri nomor 13/4184/XI/2011 tanggal 3 November 2011 dan Perda nomor 3 tahun 2003 atas perubahan Perda nomor 17 tahun 2001 tentang kepariwisataan. Pergantian segel dilakukan oleh tim dari Bareskrim Mabes Polri yang didampingi pihak Disparbud dan Satpol PP Kota Batam, Jumat (13/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Tim bergerak dari satu arena gelper ke tempat lain seperti di kawasan Jodoh Centre, Nagoya Hill dan Centre Point.

Tak Lupa

Gelper Belum

Bersambung ke hlm 10

Bersambung ke hlm 10

CECEP/HALUAN KEPRI

GANTI SEGEL — Sejumlah petugas Satpol PP Batam bersama pegawai Dinas Pariwisata kota Batam membuka segel Mabes Polri dan mengganti dengan segel Pemko Batm yang dipasang ditempat Gelper di kawasan Center Poin Nagoya, Jumat (13/1).

Sense of Crisis Dewan Rendah BK Segera Periksa Anggota Komisi IV Kunker di Luar Jadwal Banmus

Hubertus

B A T A M C E N T R E — Kunjungan kerja (kunker) Komisi I DPRD Kota Batam ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Komisi III ke Surabaya, Kamis (12/1) lalu, menunjukkan rendahnya sense of crisis atau kepekaan terhadap krisis, khususnya terhadap berbagai masalah yang sedang dihadapi masyarakat Batam. Terlebih, kunker itu tidak terjadwal dalam agenda kegiatan dewan yang sudah ditetapkan oleh Badan Musya-

warah (Banmus) DPRD Kota Batam. "Selama bulan Januari 2012, tidak ada jadwal kunker yang dikeluarkan Banmus. Jadwal yang ada hanya kegiatan komisi, tanpa disebutkan jadwal kunker dewan sebagaimana biasanya," kata Koordinator Forum Lintas Pemuda Anti Korupsi (FLPAK) Kota Batam, Hubertus LD, Sense of Crisis Bersambung ke hlm 10

Terkait Pansel Dewan Pendidikan B A T A M C E N T R E — Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Batam segera memanggil dan meminta keterangan dari para anggota komisi IV, terkait pembentukan panitia seleksi (pansel) Dewan Pendidikan Kota Batam. Pemeriksaan itu akan dilakukan setelah BK mengadakan rapat koordinasi pascaditerimanya surat laporan dari Ketua Komisi IV Riky Indrakari atas Ketua DPRD Surya Sardi.

"Kalau pihak pelapor maupun saksi lainnya (anggota komisi IV) sudah kami dengarkan keterangannya, maka selanjutnya kami akan mendengarkan keterangan Ketua DPRD Batam selaku terlapor. Tapi kapan akan kami lakukan, kita lihat nanti. Mengingat banyak kegiatan teman-teman anggota BK lainnya saat ini," ujar Wakil Ketua BK DPRD Kota Batam, Djoko Martono, Jumat (13/1).

Ditegaskannya, pengumpulan keterangan dari para anggota Komisi IV merupakan tindak lanjut dari surat laporan Riky Indrakari. Sebelum itu, seluruh anggota BK akan melakukan rapat koordinasi. "Dalam waktu dekat kami adakan rapat internal untuk koordinasi," kata Djoko. BK Segera Bersambung ke hlm 10

Djoko


METRO BATAM

10

Sabtu,

Siswa Terpaksa Numpang Belajar di Sekolah Lain Proyek USB SMAN 17 Terbengkalai SA G U LLU UNG — AG Terbengkalainya proyek pembangunan unit sekolah baru (USB) SMAN 17 Batam di Dapur 12, Sagulung, membuat 159 siswa kelas I di sekolah tersebut terpaksa harus rela menumpang belajar di SMPN 27 Sagulung. Kondisi yang sudah berlangsung sejak tahun ajaran baru, Juni 2011 lalu tersebut, membuat siswa dan juga guru menjadi tidak nyaman. Ke-159 siswa SMAN 17 Batam tersebut menempati empat ruangan yang ada di sekolah adik tingkat yang berlokasi di sisi kiri Kantor Lurah Seipelunggut itu. Dari empat ruangan, salah satu ruangan yang digunakan untuk belajar adalah ruang laboratorium. Para siswa terbagi dalam empat kelas, yakni X1, X2, X3 dan X4 dengan jumlah guru sekitar 15 orang. Karena menumpang, siswa SMAN 17 Batam juga harus rela masuk sekolah mulai siang hari. Senin-Kamis, proses belajar mengajar berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.30 WIB. Terbagi dalam delapan jam pelajaran, dengan setiap jam pelajarannya berlangsung selama 30 menit. Sementara pada hari Jumat, proses belajar mengajar berlangsung mulai 14.00 WIB hingga 17.30 WIB. Dan pada hari Sabtu terdapat pembelajaran untuk satu mata pelajaran pada pukul 12.30 WIB hingga 13.30 WIB serta kegiatan lainnya yang berlangsung hingga pukul 15.30 WIB. Untuk ruang guru, digunakan satu ruangan kelas di salah satu bagian sudut SMPN 27 Sagulung. Khusus ruangan kepala sekolah, ruang guru disekat menggunakan triplek. Menurut salah seorang

guru SMAN 17 Batam, Parmevi, saat penerimaan siswa baru, diperkirakan pada awal Januari 2012, gedung SMAN 17 sudah bisa ditempati. Tidak tahunya, pembangunan USB justru terbengkalai tanpa tahu kapan akan bisa berfungsi. "Inginnya sih cepat berfungsi, tapi mau bagaimana lagi," ujar guru olahraga ini, Jumat (13/1). Pembangunan USB SMAN 17 Batam terbengkalai akibat bangunan hanya selesai sekitar 50 persen saja. Proyek pembangunan gedung sekolah ini dibangun menggunakan APBD Provinsi Kepri tahun anggaran 2011 dengan nilai kontrak sebesar Rp1.292.595.042. Atap bangunan gedung dua lantai tersebut masih melompong, belum terpasang. Begitupun juga dengan jendela dan pintu di bagian depan. Dengan masa pengerjaan selama 120 hari kalender, seharusnya pembangunan USB ini sudah kelar sejak 23 Desember lalu. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor CV Makasar Berkarya dengan konsultan pengawas CV Zig Zag. "Seharusnya proyek ini sudah selesai maksimal pada akhir Desember 2011 lalu," ungkap anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Gafaruddin Ibrahim saat melakukan sidak bersama Sekretaris Komisi IV, Darman dan anggota Komisi IV lainnya, Yusrizal dan Suraya, Rabu (11/1). Terbengkalainya proyek yang menggunakan anggaran APBD Provinsi Kepri ini sangat disayangkan para anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri dalam sidak tersebut. Padahal DPRD Provinsi Kepri telah memberikan persetujuan hingga akhirnya pemerintah mengu-

Tak Lupa

Sambungan hal 9

"Setiap pagi, sebelum berangkat ke kantor, saya harus menyiapkan keperluan anak-anak untuk bersekolah. Mulai dari seragam, buku-buku dan sarapan sampai kemudian mengantarkan mereka ke sekolah. Setelah itu, barulah berangkat ke kantor pada pukul tujuh dan pulang pada pukul empat sore," ujar alumni SMEA Budhi Mulia Tanjungbatu tahun 1996 ini. Setelah pulang dari kantor, istri dari Eri Rusanto ini, mengaku tidak langsung bisa istirahat. Meski kadang terasa capek, tapi

dia tetap semangat dan berbahagia mengurus serta mengajari putra-putrinya dalam belajar. Waktu libur pun benar-benar dimanfaatkannya untuk keluarga tercinta. "Kalau libur, kami sekeluarga pergi beribadah, berdiskusi di tempat ibadah dengan teman, berbelanja di mall dan berenang," ungkap wanita kelahiran Tanjungbatu, 25 Desember 1977 silam ini. Bagi Lini, bekerja hampir 10 tahun lamannya di perusahaan, dilakoninya bukan hanya sedar untuk mendapatkan nilai ekonomi saja. Tapi juga sebagai

motivasi diri, bahwa wanita juga bisa menduduki kursi pimpinan yang selama ini banyak diposisikan oleh laki-laki. Dengan demikian, wanita tidak hanya bisa mengurus anak dan suami. Tapi juga bisa meraih karir yang sejajar dengan laki-laki. Lini pun menjadikan motivasi hidupnya sebagai sumber inspirasi. "Hari esok memang harus lebih baik dari hari ini. Agar dapat meraih kesuksesan hidup yang lebih baik," pungkas ibu dari Patrick (9), Joycelyn (8) dan Gracelyn (8 bulan) ini. (cw41)

Sense of Crisis

Sambungan hal 9

Jumat (13/1). Seharusnya, kata Hubertus, para anggota dewan fokus menyelesaikan berbagai persoalan di Batam, di antaranya, masalah sampah yang tak terangkut, jalan berlubang, drainase, termasuk masalah pemotongan gaji guru maupun pegawai honorer di lingkungan Pemko Batam. "Segudang persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Batam tidak pernah ada perhatian serius dari anggota dewan. Justru mereka dengan senang-senang ke luar daerah dan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat, tanpa ada hasil apa-apa," kata Hubertus. Kata Hubertus, ketika

curkan anggaran pembangunan USB SMAN 17 Batam yang diharapkan dapat mengakomodir anak-anak masyarakat sekitar. "Pembangunan proyek seperti ini yang sangat kami sayangkan, kasihan masyarakat yang sudah menunggu lama hadirnya sekolah di kawasan dapur 12 dan sekitarnya," ujar Gafaruddin. Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan USB SMA 17 di Dapur 12 mangkrak. Proyek Pemprov Kepri itu baru selesai dikerjakan sekitar 50 persen. Sebelumnya dua proyek Pemprov Kepri lainnya yakni proyek jembatan penyeberangan Batamindo dan Top 100 Tembesi juga tidak selesai tepat waktunya. Hanya sekitar 90 persen yang telah dikerjakan. Menurut Darman, proyek pembangunan SMAN 17 Batam ini sudah mulai terlihat akan muncul masalah sejak dilakukan proses tender. Dimana saat proses tender telah berlangsung, Pemko Batam yang mengusulkan pembangunan sekolah di tempat tersebut masih terkendala dengan proses pematangan lahan. "Pemilihan lahan pembangunan SMAN 17 Batam dilakukan oleh Pemko Batam. Seharusnya Pemko Batam sudah melakukan pematangan lahan atas rencana pembangunan USB di tempat tersebut. Karena anggaran yang disetujui di luar biaya untuk pematangan lahan," ujarnya. Akibatnya, pembangunan USB SMAN 17 Batam pun menjadi terhambat, molor dan tidak selesai tepat pada waktunya. Pihak kontraktor belum bisa memulai proyek pembangunan, karena pematangan lahan belum selesai dilakukan. ( w a n )

Pemko melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam melakukan penunjukkan langsung operasional sampah di Kota Batam, anggota dewan terutama komisi III justru ribuk soal aturan. Tapi ketika untuk kepentingan para anggota dewan yang hanya jalan-jalan, justru dengan cepat harus terakomodir. "Mereka (dewan) harusnya malu kepada masyarakat. Mereka ribut soal aturan. Tapi mereka sendiri yang melanggar. Seperti inilah. APBD 2012 belum disahkan oleh Gubernur, mereka sudah jalan-jalan. Kalau sampah yang jelas-jelas untuk kepentingan masyarakat Batam justru

mereka (dewan) yang ribut," pungkas Hubertus. Sekretaris Dewan (sekwan) Kota Batam, Nurman saat dihubungi nomor HP nya tidak aktif. Mobil dinasnya, sedari pagi kemarin tidak terlihat di parkiran gedung dewan. Sedangkan Kasubag Umum Sekretariat Dewan, Tadjuddin mengklaim, kunker dewan tersebut sudah berdasarkan hasil rapat banmus. "Kunker dewan itu sudah ada dalam dijadwalkan banmus," kata Tadjuddin. Kata dia, agenda kunker dewan selanjutnya akan dilakukan oleh Komisi I dan Komisi IV tanggal 19 Januari mendatang di dua daerah yang berbeda. (lim)

14 Januari 2012

Antara Batamnomics dengan Batamaniacs Oleh: DR Syamsul Bahrum (PhD) SUATU kota yang dikenal bisa terkenal (positif atau negatif ) biasanya penuh dengan berbagai istilah untuk menandakan antusiasisme, optimisme dan bahkan pesimisme dan sinisme. Namun pencitraan suatu kota sangat penting. Logo, moto, dan "city branding" merupakan salah satu "selling power" dan hal yang perlu mendapat perhatian (vocal point) dalam memasarkan keterkenalan suatu kota (city marketing). Bahkan kata "Nagoya" di Batam memiliki nilai tambah yang sangat positif dibandingkan dengan kata asli zonasi ini dengan terminologi "Lubuk Baja". Apalagi jika berbagai kekuatan itu menguat dalam satu kesatuan strategi untuk mengangkat nama suatu kota. Virus positif perlu kita tularkan untuk memperkenalkan suatu kota yang biasanya jauh lebih mudah dibandingkan suatu Kabupaten. Kata kota yang bisa identik dengan "city, town, county, metropolis, megapolist" memiliki dimensi yang mudah dipahami jika dibandingkan dengan Kabupaten yang identik meskipun belum tentu sama betul dengan istilah "Regency, Shire, Districts, Country". Dalam suatu kelembagaan asosiasi kerjasama internasional secara konsisten menggunakan kata "City" untuk membedakan nomenklatur Kabupaten yang disetarakan den-

gan "Local Government" seperti UCLG (United Cities and Local Government) yang sebelumnya dinamakan IULA (International Union for Local Authority). Dalam konteks menemukan istilah untuk memperkaya pemahaman, maka penulis memunculkan kata "Batamnomics" untuk memberikan penekanan akan model pembangunan ekonomi yang menjadi tipologi dan tipikal pembangunan di Kota Batam. Model yang diadopsi dan beradaptasi dengan kondisi objektif ini berkaitan dengan strategi pembangunan yang dipilih misalnya; (1). "A big push strategy"-suatu kebijakan pembangunan dengan dukungan dana Pemerintah yang besar dan kemudian diikuti oleh investasi swasta yang tinggi, (2). Pendekatan pembangunan "the growth pole model"-yakni pembangunan suatu pusat pertumbuhan (growth center) yang selanjutnya munculkan pertumbuhan kota (urban growth) dan pertumbuhan ekonomi yang dipercepat (accelerated growth). (3). Pendekatan percepatan pembangunan perkotaan dengan mengadopsi "urban-based development pattern"-yakni pola-pola pembangunan dengan efisiensi tinggi dengan fokus pembangunan di perkotaan. (4). Strategi "an outward

looking strategy"-strategi pembangunan menoleh ke luar (negeri). suatu jawaban atas internasionalisasi pembangunan dan globalisasi ekonomi. (5). Pengembangan industrialisasi berorientasi ekspor (Export-led industrialization). Pendekatan pembangunan dengan "the strong involvement of the Central Government in the development management" atau- kuatnya keterlibatan Pemerintah Pusat dalam pembangunan Daerah atau di Daerah terutama melalui kebijakan makro-ekonomi nasional di tataran lokal untuk merebut pasar global melalui FTZ (Free Trade Zone) dan FPZ (Free Port Zone). Selanjutnya, dalam sektor perdagangan kita juga mengenal adanya istilah "Batamaniacs". Suatu "selling point" yang positif akan produk fasion, asesories, kerajinan tangan, makanan, lektronik dan berbagai produk komersial yang berkaitan dengan Batam. Suatu indikasi positif dari industri kreatif yang memperkuat sektor pariwisata yang akan mempermudah bagi kita untuk memperkenalkan Kota Batam baik melalui model ekonomi dan tipologi pembangunan yang dianut (Batamnomics), maupun berbagai tipikal produk yang dihasilkan (Batamaniacs) yang berkaitan dengan Kota Batam bandar Dunia Madani yang Moderen. Insya Allah kita memahaminya. ***

BK Segera

Sambungan hal 9

Kata dia, anggota Komisi IV akan dimintai keterangan, apakah pembentukan pansel Dewan Pendidikan Kota Batam memang sudah melalui proses pembahasan atau tidak. "Kalau sudah dibahas, tentu ada notulennya," ujar Djoko. Seperti diberitakan sebelumnya, Surya Sardi dilaporkan ke BK oleh Komisi IV selaku pihak yang mendapatkan wewenang terkait penetapan pansel Dewan Pendidikan Kota Batam tahun 2011. Surya dinilai melakukan persetujuan sepihak atas komposisi panitia seleksi tersebut. Komisi IV menilai, ada hal-hal yang dilakukan oleh Surya Sardi yang tidak sesuai dengan mekanisme dan bertentangan dengan aturan. Di antaranya, pelanggaran mengenai tata tertib DPRD Kota Batam Bab VI mengenai alat kelengkapan DPRD pasal 29 ayat (2) yang berbunyi, kepemimpinan alat kelengkapan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat kolektif kolegial. Kedua, PP nomor 16 tahun 2010 tentang pedoman penyusunan peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD Bab VII pasal 36 ayat (2) yang berbunyi, kepe-

mimpinan DPRD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersifat kolektif dan kolegial. Artinya, keputusan yang dikeluarkan oleh alat kelengkapan DPRD dalam hal ini pimpinan merupakan keputusan bersama, yang bersifat kolektif kolegial dan bukan merupakan keputusan pribadi. Menurut anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, kronologis permasalahan tersebut yakni pertama, adanya tembusan surat dari Dinas Pendidikan Kota Batam tertanggal 24 Oktober 2011, dengan mengajukan 10 orang nama usulan calon pansel dewan pendidikan Kota Batam 2011. Atas usulan tersebut, pimpinan DPRD memberikan rekomendasi kepada komisi IV untuk menindaklanjutinya. Lalu, kata Udin, tanggal 28 Oktober 2011, komisi IV telah menyetujui lima orang nama dari 10 nama yang diusulkan oleh Dinas Pendidikan. Dikarenakan masih menunggu kelengkapan administrasi, surat tersebut belum sempat disampaikan kepada pimpinan DPRD. "Jadi bukan kita tidak bekerja, tapi memang saat itu sudah ada

lima nama yang kami usulkan dari 10 nama tadi. Tapi ada hal yang perlu dilengkapi yakni masalah administrasi, sehingga belum kami sampaikan kepada pimpinan DPRD," kata Udin, Senin (9/1) lalu. Kata dia, tanggal 5 Desember 2011, Disdik mengirim surat perihal meminta persetujuan DPRD terkait dengan pansel. Dan tanggal 8 Desember 2011, Pemko menyampaikan surat permohonan persetujuan pansel DP Kota Batam. Kemudian tanggal yang sama, 8 Desember , ketua DPRD tanpa meminta tanggapan dari komisi IV, lalu dikeluarkan surat persetujuan nama-nama pansel DP Kota Batam. "Kami menganggap hal ini akan menjadi preseden buruk di masa yang akan datang, maka sekiranya BK dapat memanggil dan meminta keterangan dari ketua DPRD," ujar Udin. Terkait persoalan tersebut, Riky Indrakari berharap ke depan bisa lebih baik lagi. Karena itu, maka pihaknya meminta agar ketua DPRD untuk mencabut kembali surat persetujuan yang telah ditandatangani oleh Ketua DPRD atas nama-nama pansel

Dewan Pendidikan Kota Batam tersebut. Menanggapi hal tersebut, Surya Sardi dengan tegas mengatakan bahwa apa yang dilakukan tidak ada salah dan sesuai dengan aturan yang belaku. Dan program tersebut merupakan program pemerintah yang harus didukung dan harus ditandatangani oleh ketua DPRD. Kata Surya, program tersebut di tahun 2011. Dan sudah sekitar 3-4 bulan lalu telah didisposisikan kepada komisi IV. Namun sampai dengan saat ini, sama sekali tidak ada laporan mengenai hasilnya kepada pimpinan DPRD. Sementara program pemerintah tersebut untuk segera dijalankan, maka sebagai ketua DPRD tentunya menandatanganinya. "Secara kelembagaan, apa yang saya lakukan itu tidak salah. Dan setiap program pemerintah tentu kita harus mendukung. Jangan sampai karena hanya untuk kepentingan pribadi, lalu program pemerintah diabaikan. Dan perlu diketahui bahwa, disposisi ini ke komisi IV sekitar 3 atau 4 bulan lalu. Tapi sampai detik ini tidak ada yang disampaikan," kata legislator Partai Demokrat ini. ( l i m //cc w 5 6 )

pun pemain gelper untuk menggelar perjudian. Sebelumnya, Kepala Disparbud Kota Batam Yusfa Hendri menyebutkan, usaha gelper belum boleh beroperasi di Batam karena Mabes Polri masih mengajukan beberapa syarat, yaitu pengawasan gelper di bawah kewenangan Pemko Batam. Syarat lain, mesin-mesin gelper harus diverifikasi ulang. Kata Yusfa, pihaknya sudah menerima surat resmi dari Mabes Polri terkait rencana pencabutan larangan operasional gelper. Surat tersebut merupakan jawaban atas surat yang dikirim Disparbud Kota Batam ke Mabes Polri, beberapa waktu lalu. "Selama ini kan pengusaha (gelper) bertanya-tanya soal kejelasan nasib mereka. Soalnya, mereka merasa mengantongi izin resmi dari Pemko Batam. Mereka juga bertanggung jawab atas

nasib para karyawan. Sekarang ini, total karyawan dari seluruh arena gelper di Batam diperkirakan mencapai 6.000 orang lebih," kata mantan Kabag Humas ini. Untuk diketahui, polisi sudah melimpahkan kasus tersangka perjudian berkedok gelper, Jhony ke tahap penuntutan, dan secara resmi telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam oleh Bareskrim Mabes Polri, belum lama ini. Dua anggota Bareskrim Mabes Polri yakni Kompol Umi dan Iptu Arif disertai dua penyidik dari Kejaksaan Agung yaitu Rustam dan Joko Trimanto, menyerahkan langsung Jhony berikut Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) yang telah P-21 alias lengkap kepada Agus Djonedy, Kasi Pidana Umum Kejari Batam. Jhony adalah pemilik arena gelper Skyzone yang beroperasi di sekitar

Hotel Formosa, Nagoya. AKBP Soesilowadi menyatakan, dengan pelimpahan tersebut tersangka Jhony resmi menjadi tahanan Kejari Batam. Terkait akan segera digelarnya sidang kasus perjudian gelper di Pengadilan Negeri (PN) Batam, AKBP Soesilo meminta ormas Islam, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan LSM se-Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk ikut serta memantau jalannya persidangan kasus tersebut. Dia juga mengatakan permainan gelper ini marak di Batam karena adanya izin perda hiburan yang dikeluarkan Walikota Batam. Di mata Mabes Polri, Perda tentang Gelper dianggap bertentangan dengan UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Dalam salah satu pasalnya, dijelaskan perjudian itu merupakan tindak kejahatan.***

Gelper Belum

Sambungan hal 9

Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskim Mabes Polri AKBP Soesilowadi menyatakan segel dari Bareskrim Mabes Polri itu dilakukan seiring dengan selesainya BAP dari tersangka Johny dan telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam. "Tapi kita akan tetap awasi prakteknya nanti jika verifikasi mesin telah selesai. Tetap akan ditindak tegas jika gelper yang berkedok judi masih berlangsung di Batam," katanya. Ditegaskannya, pencopotan dan pergantian segel di arena gelper tidak berarti permainan ketangkasa ini sudah boleh beroperasi di Batam. Dia juga menyebutkan, Peraturan Daerah (perda) tentang Gelper di Batam harus direvisi. Pasalnya, menurut Soesilowadi, perda yang dipakai selama ini masih menyisakan celah bagi pengusaha mau-


METRO BATAM

11

Sabtu,

14 Januari 2012

Dua Pengedar Upal Diamankan Rustam Pimpin FKUB BATAM CENTRE — Rustam Effendi Bangun terpilih sebagai ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggantikan Didi Suryadi dalam musyawarah dan pemilihan pengurus FKUB Kota Batam periode 2011-2016 di Pemko Batam. Bersamaan terpilih I Wayan Catra yasa, sebagai sekretaris dan Ki Agus Muhammad harun, posisi bendahara, Mantan Ketua FKUB, Didi Suryadi mengatakan organisasi yang dipimpinnya hingga November 2011 lalu ini merupakan wadah tempat berkumpulnya para tokoh agama. Dan anggota yang ada di dalam FKUB ini menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat luar. "Walaupun masyarakat di Batam berbeda-beda, tapi semua punya tanggung jawab yang sama yakni menjaga Batam agar tetap aman dan kondusif," paparnya. Dikatakannya, mengingat tingginya jumlah penduduk Batam yang heterogen., FKUB memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di Batam. Oleh karena itu, tambahnya, pengurus terpilih agar dapat memainkan perannya dalam menjaga kedamaian. Dan diharapkan lebih meningkat kinerja untuk masa mendatang. Sejauh ini, tokoh keagamaan yang bergabung di oraganisasi ini merupakan orang yang berkompeten dan cukup dikenal di kalangan masyarakat secara umum. Sehingga dengan kondisi ini, tidak bisa dipungkiri FKUN selalu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan situasi dan kondisi keamanan yang kondusifdi Batam. Ahmad Dahlan, Walikota Batam mengakui peran serta FKUB ditengah-tengah masyarakat. Dan anggota dan keorganisasian ini, katanya, sangat beperan aktif dalam menjaga perdamaian di Kota Batam. "FKUB cukup berperan dalam menjaga stabilitas. Dimana jumlah penduduk Batam yang ramai ini, kita sangat bersyukur dengan adanya peranan FKUB. Kita sangat berterima kasih kepada FKUB, dan kita harapkan mudah-mudahan pengurus yang terpilih dapat melanjutkan perananya dalam menjaga konflik yang tidak diinginkan," ujarnya. Selain peran aktif dari FKUB, semua elemen masyarakat mempunyai tanggung jawab yang sama untuk menjaga keamanan di Batam. Oleh karena itu, tambahnya, kepada seluruh masyarakat diimbau untuk menjaga Batam agar tetap kondusif dan tercipta perdamaian.(cw56)

LUBUKBAJA — Aparat Polsek Lubukbaja meringkus dua orang pengedar sembilan lembar uang palsu (upal) senilai Rp900 ribu di dua tempat berbeda, Jumat (13/1). Kedua tersangka yakni Syamsul (27) ditangkap di Diskotek Nagoya Newton dan Bayu (32) dibekuk di kediamannya Tiban. Oleh: Reza Pahlevi, Liputan Batam

Informasi di lapangan, polisi awalnya menciduk Syamsul yang saat itu sedang transaksi di diskotek tersebut. Dari hasil pengembangan dan keterangan Syamsul, polisi kemudian membekuk Bayu. Sementara pemilik upal, Ricky yang diedarkan kedua tersangka masih dalam pengejaran dan sudah ditetapkan polisi dalam daftar pencarian orang (DPO). Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Boy Herlambang melalui Kanit Reskrim Iptu Hendrianto mengatakan pengungkapan kasus pengedaran upal ini berdasarkan informasi dari pihak keamanan diskotek Newton, Nagoya. Laporan keamanan itu diketahui ada orang yang melakukan transaksi dengan membeli minuman seharga Rp200 ribu dengan menggunakan uang palsu. "Kita lakukan penyelidikan ter-

CECEP/HALUAN KEPRI

UANG PALSU — Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Hendrianto menunjukan barang bukti uang palsu bersama dua tersangka pengedarnya, Jumat (13/1). Keduanya ditangkap di sebuah hotel di Nagoya.

hadap informasi itu. Setelah informasi kuat, kita amankan tersangka Syamsul yang melakukan pembayaran di kasir," kata Hendrianto. Dari 'nyanyian tersangka ini, penyidik melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya. Dan akhirnya kita mengetahui tersangka Bayu. Tidak ingin tersangka Bayu melarikan diri, polisi

menemukan tersangka di sekitar tempat tinggalnya. Dari tangan tersangka Bayu, polisi menemukan uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 7 lembar dengan nilai Rp700 ribu di Nagoya City Walk. Tersangka Syamsul mengaku ia hanya disuruh oleh tersangka Bayu, Dan yang mengorder upal itu sendiri adalah Rizki yang ditetapkan sebagai

DPO. "Saya tidak tahu kalau itu upal, karena saya hanya disuruh oleh Bayu untuk beli minuman pada malam itu," ujarnya. Dia mengatakan saat malam ia diamankan itu upal yang diambil dari samping kantor pos Jodoh itu ada uang Rp2 juta. Bayu langsung mengambil Rp900.000. Sedangka bayu mengatakan ia hanya suruhan dari Rizki. Ia di-

minta untuk mengedarkan upal itu sebanyak mungkin. Janji Rizki, katanya, bila upal yang tersebar sebanyak Rp100 juta maka ia mendapatkan imbalan sebesar Rp30juta. "Yang order Rizki. Bahkan, ia (rixki-re) bisa mengambil uang sampai Rp1 Miliyar di Johor itu," ujar pria yang kesehariannya sebagai tukang ojek ini. * * *

PN Sidang 2000 Kasus Tilang

Kesadaran Lalin Masyarakat Masih Rendah SEK U PPA A N G — Pengadilan KU Negeri (PN) Batam menyidangkan sebanyak 2000 lebih kasus Tindakan Pelanggaran (Tilang) lalu lintas (lalin), Jumat (13/12). Hal ini menunjukkan kesadaran

masyarakat masih lemah dalam memenuhi mekanisme dan ketentuan lalin. "Dalam persidangan kali ini, ada sekitar dua ribuan lebih warga masyarakat yang menjalani

kasus sidang tilang karena pelanggaran lalulintas di jalan raya. Paling banyak banyak pelanggaran karena tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM)," ungkap Ketua Sidang Ridwan

kepada wartawan. Dari pantauan di lapangan, ribuan warga sudah memadati gedung PN Batam sejak pagi hingga sore hari. Karena terlalu banyaknya warga yang akan

menjalani persidangan itu, mereka sampai berdesak-desakan di pengadilan mulai dari memenuhi ruang sidang utama, di lobi, di halaman depan dan di jalanan depan kantor PN tersebut. Saifudin (34) warga Tiban Lama, mengaku, ia sudah mengantri sejak pukul 08.00 WIB di Pengadilan. Mereka harus bersabar menunggu antrian karena terlalu banyak sekali masyarakat yang kena tilang dalam persidangan kali ini.

"Dulu, waktu saya ikut sidang tilang tidak seramai ini. Saya ditilang lantaran tidak menggunakan helm," ujar Saifudin. Humas PN Batam, Saiman SH mengatakan, berkas kasus tilang yang disidangkan ini sebanyak 2.000 lebih. Jumlah itu merupakan gabungan berkas pada akhir tahun 2011 lalu dan awal 2012. Berkas tilang yang disidang tersebut, diterima dari Satlantas Polresta Barelang. "Pada persidangan kali ini, ada

sekitar 2.000 lebih berkas kasus tilang yang disidangkan. Tapi yang menjadi mayoritas dalam kasus tilang tersebut, karena pengendara tidak memiliki SIM saat berkendaraan," terang Saiman. Selain pelanggaran karena tidak memiliki SIM, katanya, banyak ditemukan masyarakat yang melanggar ketentuan rambu lalulintas, perlengkapan kendaraan yang tidak lengkap seperti, tidak memiliki kaca spion, (cw41) helm, plat nomor.(cw41)

Gudang Pembuatan Gas Nyaris Terbakar BA T U A M PPA A R — GuAT dang milik PT Indo Bangkit Tata Cita sebagai perusahaan pembuatan korek api gas dan industri plastik nyaris terbakar sekitar pukul 10.00 WIB Jumat (13/1). Diduga perusahaan yang berlokasi di jalan Majapahit nomor 10 Batu Ampar, Batam ini terjadi karena adanya percikan api dari tabung di lokasi gudang. Dari informasi yang diperoleh di lapangan, ketika melihat adanya percikan api yang keluar dari dalam tabung itu, puluhan karyawan sempat keluar berhamburan untuk menyelamatkan diri. Bahkan pihak managemen perusahaan sempat langsung menelepon petugas pemadam kebakaran Badan

Pengusahaan (BP) Batam dan Polsek Batu Ampar. Begitu mendapat laporan itu, petugas pemadam kebakaran datang dengan membawa dua mobil pemadam dan mobil tangki air. Tidak begitu lama, percikan api itu dipadamkan petugas dengan dibantu warga setempat. Kapolsek Batu Ampar

Kompol Irawan Banu Aji mengatakan kejadian dapat ditanggulangi karena karyawan mengetahui lebih awal. Dimana saat karyawan hendak mengecek tabung gas, terlihat percikan api dari salah satu tabung, sehingga langsung diantisipasi. "Ini hanya percikan biasa, namun membuat karyawan panik dan keluar menyelamatkan diri, karena pada waktu itu mereka takut gudang meledak dan terbakar," kata Irawan seraya mengatakan belum mengetahui dengan pasti kerugian yang .(eza) dialami oleh perusahaan.(eza)

TUNDRA/HALUAN KEPRI

PETUGAS PBK Batam dibantu PBK PT McDermott membantu memadamkan api yang membakar Gudang milik PT Indo Bangkit Tata Cita, Bukit Senyum, Batuampar, Jumat (13/2).


LINGGA

12

Sabtu,

14 Januari 2012

Bantuan Berhala Akan Diupayakan Curi Ayam, Dua Warga Dijebloskan Sel LINGGA — Dedi Firmansyah (22) Warga Sekop Darat dan Riza Tamara (18) Warga Jalan Pelajar, Dabo Singkep, terpaksa harus mendekam dalam sel tahanan Mapolsek Dabo Singkep setelah ketangkap tangan mencuri dua ekor ayam kampung milik tetangganya sendiri. Peristiwa ini terjadi pada, Senin (11/12) lalu sekitar pukul 21.00 WIB. Namun "Memang benar kita ada mengamankan dua orang warga yang diduga melakukan pencurian dua ekor ayam milik tetangganya sendiri, sesuai laporan korban kepada kita. Hasil penyelidikan kita, ternyata salah satu tersangka, Dedi merupakan seorang resedivis yang telah dua kali melakukan tidak pidana pencurian dan di vonis oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) beberapa tahun silam," ujar Kapolsek Dabok, AKP Asmur, Jum'at (13/1). Dikatakan, kronologis kejadian berdasarkan laporan korban, sesuai LP No 46/XII/2011, tanggal 12 Desember Tahun 2011, setelah mengetahui dua ekor ayam yang terdapat di dalam kandang, diambil oleh dua pelaku untuk di goreng dan dimakan secara bersama. Perbuatan kedua tersangka melanggar pasal 363 Ayat 3 huruf (e) KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan secara bersama-sama pada malam hari. "Hasil penelusuran kita, ternyata tersangka Dedi telah beberapa kali melakukan pencurian yang meresahkan masyarakat. Tahun 2004, ia terkena hukuman vonis penjara dua bulan, kemudian Tahun 2005 kembali melakukan pencurian dan mendapatkan hukuman 5 Bulan," katanya. Berdasarkan hasil penyelidikan dan introgasi yang dilakukan dari dua tersangka mendapati pelaku utama pencurian itu, yakni Dedi. Sementara Riza sendiri hanya melihat dan mengetahui perbuatan yang dilakukan rekannya tersebut. (cw60)

Belum Ada Tersangka LINGGA — Kurang lebih 5 orang staf kantor camat Singkep di periksa polisi untuk dimintai keterangan terkait kasus pencurian berangkas di kecamatan Singkep. Namun hingga saat ini belum ada yang ditetapkan tersangka. Demikian disampaikan Kapolsek Dabo Singkep, AKP Asmur.Menurutnya, berdasarkan dari pengkauan camat Singkep, Kisan Jaya, bahwa uang yang hilang itu merupakan uang asuransi. "Sampai saat ini sudah 5 orang yang di periksa. Mereka itu staf yang bekerja di kantor camat Singkep, kita hanya meminta keterangan saja seputar kasus tersebut," ujarnya. Terkait hasil pemeriksaan itu, Asmur mengakui, pihaknya sampai saat ini masih mempelajarinya,"Iya hasil dari pemeriksaan ini masih kita pelajari dan itu merupakan PR bagi Kanit Reskrim kita yang baru untuk menyelesaikan,"katanya. (jfr)

LINGGA — Kepala Dinas Sosila, Tenaga Kerja dan Transmigransi (Dinsoskertrans) Kabupaten Lingga, Ayuzar, mengatakan pihaknya hingga kini masih mengupayakan akan bantuan Rumah Tidak Layak Huji (RTHL) bagi Desa Berhala dapat terpenuhi. Meski ia mengaku jumlah penerima RTHL ini belum diketahui secara pasti. Sebelumnya warga Desa Berhala menuntut agar Pemkab Lingga dapat merelisasikan akan bantuan RTLH sesuai dengan proposal yang mereka ajukan. "Sampai saat ini kita masih usahkan, tentunya bantuan tetap akan ada, namun jumlahnya kita sesuaikan nanti dengan kebutuhan di daerah tersebut," uajr Ayuzar menjawab Haluan Kepri, Jumat (13/1). Diakui Ayuzar, bahwa dirinya telah menerima ajuan warga Desa Berhala sebanyak 25 RTLH yang di minta. Untuk itu pihaknya akan mengusahakan. "Tetap akan kita perhatikan karena tahun ini ada dua tempat, yakni Desa Berhala 4 buah rumah dan Sisanya 21 rumah di Pulau Lalang yang masih termasuk kawasan Desa Berhala juga," katanya. (jfr)

JEFRIADI/HALUAN KEPRI

TONTONAN WARGA — Kedatangan kapal Printis KP Gunung Bintan yang bersandar di pelabuhan Dabo Singkep menjadi tontonan menarik bagi warga daerah ini, Kamis(12/1) lalu. Tak sedikit warga yang berfoto didekat kapal tersebut.

Bupati Tindak Kios BBM Nakal Kelangkaan BBM di Lingga LINGGA — Bupati Kabupaten Lingga, H Daria, menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan untuk menindak pemilik kios Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melakukan penyimpangan penyaluran BBM bila tidak sesuai dengan peruntukan. Bahkan tindakan yang akan diberikan itu hingga pencabutan izin usahanya. Oleh: Asfanel, Liputan Lingga

Daria mengingatkan kepada para pemilik kios yang menjual (BBM) di Lingga agar mengurus kembali perizinan yang sudah tidak berlaku lagi. Serta meminta agar dalam penyaluran BBM kepada masyarakat harus

sesuai dengan aturan yang ada. "Ini telah saya sampaikan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Jabar Ali agar meneliti kembali izin DO yang telah dikeluarkan kepada

para agen atau kios penyang ada di Lingga ini. jualan BBM ini. Jangan Agar kita mengetahui sampai ada yang tidak puberapa banyak kebutunya kios, tapi memiliki han BBM yang sebenarDO," ujar Daria disela-sela nya diperlukan di Lingkegiatan penyerahan ga saat ini," jelas Daria. bantuan kepada masyaBerdasarkan panrakat bencana puting betauan di lapangan, keliung di Dabo Singkep, baraan BBM di wilayah Jumat (13/1). Dabo Singkep, termaH. Daria Menurutnya, salah sasuk di wilayah Daik tu penyebab seringnya Lingga kembali terjadi terjadi kelangkaan BBM terutama kelangkaan. Dari sejumlah kios jenis Premium di Lingga ini, aki- yang biasa menyediakan BBM bat keberadaan jumlah kendaraan jenis premium ke masyarakat, bermotor termasuk jumlah speed terlihat banyak yang tutup. Konboat, dan pompong di wilayah ka- disi tersebut membuat sejumlah bupaten Lingga kian terus ber- masyarakat terutama pemilik tambah. Kondisi tersebut tidak kendaraan yang membutuhkan memungkinkan lagi dengan jum- BBM, kesulitan mendapatkannya. lah kuota BBM yang ada saat ini. Sementara Kadisperibdagkop "Saya telah perintahkan dinas Pemkab Lingga Jabar Ali menyaterkait untuk melakukan pendataan takan, pihkanya telah mengakembali berapa jumlah kendaraan jukan usulan penambahan kuota

BBM ke Provinsi Kepri sebanyak 400 kilo liter (KL) dalam mengatasi kelangkaan BBM ini. Dari data yang ada, kuota BBM tahun 2011 untuk daerah Lingga hanya terpenuhi dengan jumlah 511.603 liter premium dan solar dengan jumlah 655.000 liter. Masing-masing dibagikan untuk SPBU di Sungai Buluh dan SPBU Kecamatan Senayang. "Berdasarkan kuota tahun 2011, premium di SPBU Sungai Buluh berjumlah 420.000 liter dan solar berjumlah 280.000 liter. Sedangkan untuk SPBU Kecamatan Senayang berjumlah 91.603 untuk premium, dan 375.000 untuk solar. Mengatasi kelangkaan minyak ini, kita telah ajukan usaha tambahan kuota kepada Pemprov Kepri," katanya. * * *

Warga Tionghoa Perantau Balik Kampung ke Lingga Sudah menjadi tradisi tahunan saat menjelang Tahun Baru Imlek 2563 yang jatuh pada tanggal 23 Januari 2012 mendatang, dipastikan ribuan warga Lingga yang merantau kedaerah lain akan balik kampung (Thuan Yen Fan) ke daerah kelahirannya di Lingga demi merayakan tradisi Imlek bersama sanak dan saudaranya. Darii pantauan Haluan Kepri di beberapa pelabuhan di Lingga mulai ramai kedatangan arus mudik Imlek yang menuju ke kampung halamannya masingmasing. Diperkirakan puncak arus mudik memasuki hari kedua atau ketiga menjelang perayaan Imlek. Lonjakan arus mudik ini

juga anak memadati arus transportasi yang ada di pelabuhan laut, bandar udara dan angkutan darat. “Perayaan Imlek kali ini bakal meriah, karena diprediksikan banyak warga yang pulang kampung. Thuan Yen Fan atau tradisi pulang kampung

diperkirakan mencapai 2.500 lebih warga yang bakal balik ke Lingga,” ujar Ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tinghua Indonesia (PSMTI) Kabupaten Lingga, Ferdianto yang akran disapa Ayun ini, Jum’at (13/10). Ayun yang juga menjabat sebagai Ketua Perwakilan Umat Budda Indonesia (Walubi) Lingga menyebutkan, tradisi pulang kampung Imlek tersebut rutin setiap tahun, dimana hal yang paling utama bisa berkumpul dan bersilahturrahmi dengan orang tua dan sanak saudara, serta makan bersama pada malam Imlek dengan keluarga nantinya. “Biasanya saudara mereka yang berada di Batam, Tanjungpinang, bahkan Pekanbaru akan pulang ke Lingga.

Walau di sana mereka sudah berhasil atau belum, mereka pasti pulang, sebab hal yang utama itu adalah berkumpul dengan keluarga,” katanya. Dikatakan dia, untuk saat ini sudah ada warga yang pulang kempung ke Lingga, namun masih ada yang belum karena masih menunggu cuti dan libur bersama perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh sekitar seminggu lagi dari sekarang. Mengenai Warga yang pulang ke kampung halaman tersebut pada perayaan Imlek nanti bakal memicu perputaran ekonomi dan mendukung pembangunan di Lingga, serta mereka yang pulang ke Lingga tersebut dapat meningkatkan dan menumbuhkan perekonomian di

kampung Lingga khususnya. Untuk perayaan Imlek sendiri, kata dia, ritual keagamaan yang perlu dilakukan oleh umat Kong Hu Cu adalah sembahyang Topekong untuk menyambut hari imlek di Vihara. Kegiatannya dilakukan tepat sehari sebelum hari Imlek, di tahun ini jatuh pada tanggal 22 tepatnya pada hari Minggu menjelang tanggal 23 januari 2012 nanti. “Tahun Baru Imlek kali ini merupakan tahun Naga Air, bagi orang yang dagangannya memiliki unsur api itu sangat bagus, biasanya usaha tersebut akan mendapat keuntungan yang baik, seperti rumah makan, yang menggunakan api untuk memasak di dapur,” tambah Ayun. ( c w 6 0 )


NATUNA

13

Sabtu,

14 Januari 2012

Polres Tempatkan 67 Personil di Desa RANAI — Sebanyak 67 personil Polres Natuna akan ditugaskan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Natuna. Penempatan ini dilakukan untuk memaksimalkan kinerja Polri dalam memberikan pelayanan pengamanan kepada masyarakat. Kapolres Natuna AKBP Febr yanto Wachidin menyebutkan, tujuan ditempatkannya satu personil di setiap desa untuk membantu mengatasi persoalan di tingkat desa. " Program ini dilaksanakan dalam rangka mengatasi permasalahan sosial di masing-masing desa, agar bisa diatasi dengan cepat dan aman," ujar Febry kepada sejumlah wartawan saat menggelar jumpa pers di Caren Bakrey, Ranai, Jumat (13/1). Febry menyebutkan, penempatan personil di desadesa, untuk memahami karakteristik masyarakat dengan pendekatan personil. Cara ini dianggap sangat efektif guna mengetahui tentang pola hidup masyarakat di Natuna. " Personil sudah kami tempatkan di 67 desa sejak Selasa (11/1). Program ini adalah terobosan dari Bapak Kapolri, dimana polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, harus lebih mendekatkan diri lagi kepada masyarakat. Selain itu, agar kita memahami karakteristik sosial dan budaya masyarakat sekitar, " terang Febry. Febry menjelaskan, dengan adanya penugasan satu personil di satu desa, kini Polsek dan Polres di wilayah Natuna mengalami kekurangan personil. Namun demikian menurutnya, kekurangan tersebut tidak begitu membebani tugas dan fungsi polisi di Mapolres Ranai. " Untuk kekurangan, masih bisa kita atasi. Kami sudah mendapat tambahan bantuan personil 23 bintara dan 5 perwira dari Polda Kepri. Untuk menutupi kekurangannya kami akan membuka lowongan baru, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, " katanya. Ditambahkan Febry, selain menempatkan petugas kepolisian di wilayah Natuna, Polres Natuna juga menempatkan 39 personil di Kabupaten Anambas. " Anambas masih bagian dari wilayah Polres Natuna. Jadi kami juga menempatkan petugas kepolisian di sana sesuai jumlah desa dan kelurahannya," ujar Febry.(leh)

SHOLEH ARIYANTO

BERI KETERANGAN — Kapolres Natuna AKBP Febryanto Wachidin memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan mengenai penempatan 67 personil Polres di sejumlah desa di Natuna, Jumat (13/1).

Pengendara Motor Tewas di Tempat Tabrakan Truk Parkir RAN AI — Agun Saputra (20), warga Kampung ANAI Genting Kecamatan Serasan, Natuna tewas di tempat setelah sepeda Yamaha Sigma yang dikendarainya menabrak mobil Dum Truk yang diparkirkan di pinggir jalan sekitar pukul 00.30 WIB dini hari, Senin (9/1) . Sementara Frenksi (19), yang dibonceng korban kritis dan tak sadarkan diri. Kini, ia dirawat di Puskesmas Serasan. Oleh: Sholeh Ariyanto, Liputan Natuna

Kanit Laka Lantas Polres Natuna Ipda Khapandi, menjelaskan kecelakaan itu terjadi

saat korban menggunakan sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari arah Kampung Pe-

limpa menuju Desa Air Agun langsung teNusa, Kecamatan Sewas di tempat. Narasan. mun dugaan semenTiba-tiba korban tara, ia tewas karena menabrak dum truk kepalanya terbentur yang terparkir disebelah benda keras. kanan jalan. Diduga kor" Saat itu, Agun tiban tidak melihat ada dak memakai helem. dum truk yang tengah Dia juga tidak mediparkir pemiliknya. Kangantongi SIM C. Dalrena saat itu, suasana am waktu dekat ini gelap dan cuaca gerimis. Khapandi saya akan ke Serasan " Ditambah lagi, untuk olah TKP guna motor korban tidak ada lam- mencari kejelasan terjadinya pu. Apalagi, korban melaju kecelakaan tersebut," tuturnya. dengan kecepatan tinggi," jeKhapandi mengimbau kelas Khapandi kepada sejumlah pada pengendara agar menwartawan, Jumat (13/1). taati peraturan lalu lintas dan Khapandi belum menge- mempersiapkan kelengkapan tahui secara jelas kenapa kendaraan.

Khusus bagi pengendara di Serasan harus lebih berhati-hati, mengingat kondisi jalan di sana tidak begitu lebar seperti jalan di kota Ranai. "Jalan di sana dibangun dari beton, sudah itu badan jalan juga tidak terlalu lebar," katanya. Ia juga meminta supaya sebelum mengendari kendaraan, baik roda dua maupun roda empat agar mengecek lebih dahulu kendaraannya. Ini untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. " Selain itu, jangan menggunakan kendaraan usai minum obat dari dokter serta dalam kondisi mabuk," ujarnya. ***

KM Sabuk Nusantara Kandas Sebelum Sandar RA N A I — KM Sabuk Nusantara 30 NA yang baru diresmikan Gubernur Kepri HM Sani kandas satu jam sebelum sandar di pelabuhan Penagi, Ranai pukul 15.30 WIB, Jumat (13/1). Saat itu, KM Sabuk Nusantara 30 membawa penumpang dari Tanjungpinang tujuan Natuna. Diduga penyebabnya, karena gelombang besar dan kapten masih baru, sehingga belum mengetahui medan di

Pelabuhan Penagi. Pantauan Haluan Kepri di lapangan, kapal baru bisa berlabuh di pelabuhan Penagi sekitar pukul 16.00 WIB dengan cara melemparkan tali sandar ke pelabuhan dan selanjutnya di derek menggunakan alat derek yang ada di KM Sabuk Nusantara 30. " Tadinya, kami juga sempat nyasar ketika hendak memasuki areal pelabuhan Penagi," ujar Kapten Herman

kepada wartawan yang menemuinya di Pelabuhan Penagi, kemarin. Ia kemudian menceritakan panjang lebar mengapa kapal yang dinakhodainya tidak langsung berlabuh di Pelabuhan, Penagi. Ia menilai ada kekurangan paham bagian pemandu, ditambah air juga sedang dalam kondisi surut. " Saat itu kami mendapat bantuan dari kapal nelayan yang dipandu oleh pihak angkatan laut, polisi laut dan

SHOLEH ARIYANTO

KM SABUK Nusantara diderek ke Pelabuhan Penagi, Ranai usai kandas di atas karang.

petugas Dinas Perhubungan," katanya. Herman menyebutkan, selama perjalanan dari Tanjungpinang menuju Natuna pihaknya tidak menemukan kendala, tetapi saat kapal sampai di daerah kepulauan, baru menemukan sedikit keanehan. " Kalau dilihat dari peta, daerah Natuna ini cukup bagus, tetapi setelah kita lalui tidak seperti di peta," paparnya. Untuk wilayah kepulauan di Natuna yang belum dikunjungi, ia meminta bantuan petugas pemandu dari Dinas Perhubungan. Ini untuk meminimalisir kejadian yang tidak dinginkan. " Kami telah mengajukan permohonan bantuan ke Dinas Perhubungan setempat untuk memandu kapal ini sampai ke Pulau Laut. Kami berangkat jam 12 malam Jumat ini," terangnya. Kepala Dinas Perhubungan dan Pos Telekomunikasi Natuna, Wan Siswandi yang langsung meninjau dan melihat kondisi KM Sabuk Nusantara 30 mengatakan KM Sabuk Nusantara 30 didisain sebagai kapal penumpang, bukan kapal barang. Kapal tersebut berbeda dengan kapal perintis seperti KM Trigas dan KM Gunung Bintan yang bisa mengangkut barang banyak sekaligus penumpang. " Kapal ini mengangkut penumpang 400 orang dari Tanjungpinang, Sintete, Subi. Selanjutnya kapal ini akan ke pulau Laut, Sedanau, Midai, Tarempak, Letung dan kembali ke Tanjungpinang. Kapal ini juga membawa beberapa kebutuhan pokok seperti beras, dan sayur mayur," ujar Siswandi. Menurut Siswandi, keberadaan KM Sabuk Nusantara 30 bisa mengatasi masalah transportasi di Natuna walaupun KM Gunung Bintan tidak lagi berlayar. Soalnya, dalam waktu dekat, subsidi kapal perintis dari Pemkab Natuna akan berjalan. " Dalam waktu dekat, setelah disahkannya APBD kita, akan ada dua unit kapal penumpang dan kapal barang yang disubsidi oleh Pemkab Natuna. Jadi, transportasi laut di Natuna akan lebih baik lagi," ujarnya. (leh)

RAPBD Natuna 2012 Diminta Pro Rakyat BA T A M — RAPBD Natuna AT 2012 yang saat masih dibahas di DPRD Natuna diharapkan berpihak pada kepentingan masyarakat Natuna. Bukan malah sebaliknya, untuk kepentingan sekelompok orang. " DPRD harus tegas. Itu kalau mereka ingin dikenang. Artinya, jika dalam pembahasan RAPBD ditemukan ada proyek atau item yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, DPRD supaya tidak ragu-ragu mencoretnya," kata Sekretaris IKBN Batam Kamaruddin Saban, kemarin. Ia mengaku sedih, Natuna dengan APBD rata-rata di atas Rp 1 triliun setiap tahun, masyarakatnya banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Uang yang begitu banyak habis entah kemana. Meski pun ada pembangunan di sana-sini, banyak yang tidak menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat. Ia mencontohkan, pembangunan jalan di suatu daerah di Natuna. Jika ditinjau dari segi infrastruktur, memang bagus ada jalan di suatu wilayah. Tapi dari segi manfaat, jalan tersebut sangat tidak bermanfaat karena tidak pernah dilewati masyarakat. " Setelah ditelusuri, ternyata jalan tersebut dibangun untuk menaikan harga jual tanah salah seorang pejabat yang kebetulan lokasinya di jalan yang dibangun itu. Selain untuk menaikan nilai jual tanah, proyek tersebut juga bertujuan untuk mengambil uang rakyat dengan cara legal," katanya. Contoh lain, lanjut dia, adalah pembangunan pabrik taipoka yang menghabiskan puluhan miliar. Pabrik ini akan dibangun menggunakan APBD Natuna 2012 bekerjasama dengan pihak swasta.

Kamaruddin

" Siapa pula yang mau bertanam ubi untuk menyuplai pabrik tapioka itu. Kita tahulah karakter masyarakat kita, dari pada mereka capek-capek tanam ubi dengan hasil yang tak seberapa, mendingan mereka mengajukan proposal ke Pemkab, duitnya jelas modalnya pun tak banyak," katanya. Karena itu, ia tidak yakin pabrik tapioka akan sukses dan bermanfaat bagi masyarakat, karena tidak sesuai dengan karakter masyarakat Natuna. " Masih banyak contoh lain APBD tidak berpihak pada kepentingan rakyat," katanya. Sebagai bentuk perhatiannya kepada Natuna, kata dia, IKBN Batam akan mengawal RAPBD Natuna 2012, mulai dari saat pembahasan sampai realisasi di lapangan. Jika dalam pelaksanaan nanti ditemukan, ada kejanggalan atau terbukti tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat, ia akan menggugat DPRD dan Pemkab Natuna. " Era keterbukaan seperti sekarang ini, tidak ada yang tidak mungkin. Banyak saluran yang akan kita tempuh, jika pembahasan RAPBD terbukti tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kita akan gugat. Tidak hanya Pemkab tetapi juga DPRD Natuna," katanya. Seperti diketahui, DPRD Natuna akan mengesahkan RAPBD Natuna tahun 2012 awal Februari mendatang. Jadwal ini meleset dari yang direncanakan sebelumnya yakni Januari. Adanya perubahan jadwal pengesahan APBD tahun 2012 ini dikarenakan, DPRD Natuna ingin menyeleksi dan mempelajari item-item dari buku nota keuangan yang baru saja diserahkan oleh Bupati Natuna ke n) DPRD. (sf (sfn


FOKUS

14

Sabtu,

14 Januari 2012

Tundra Laksamana

TERUS MENINGKAT –– Meski aksi gotong royong terus digalakan dan himbauan dari pemerintah dipajang namun demikian tidak bisa menyelesaikan masalah Sebab produksi sampah di Kota Batam terus meningkat setiap hari.

Tarif Naik Sampah Tetap Menggunung PER ATUR AN Daerah Kota Batam Nomor 11 PERA TURAN tahun 2011 tentang retribusi pelayanan persampahan/kebersihan, mengatur retribusi sampah yang baru dimana terdapat kenaikan dari tarif sebelumnya. Kenaikan tarif sampah ini tidak seiring dengan perbaikan pelayangan pengangkutan sampah. Fakta menunjukkan, sampah menumpuk dan berserakan di tiap sudut kota. Oleh: TIM , Liputan Batam

Walikota Batam, Ahmad Dahlan melalui Kabag Hukum Pemko Batam, Demi Hasfinul mengeluarkan daftar tarif retribusi sampah terbaru. Tari retribusi sampah di perumahan sangat sederhana yang sebelumnya Rp5000 per bulan, naik menjadi Rp7000 per bulan. Rumah sederhana tipe 36 s/d 54 m2 dari tarif Rp7.500 per bulan menjadi Rp9000. Rumah menengah (54 s/d 120 m2 Rp10.000 menjadi Rp15.000 per bulan. Sementara sampah tempat pijat per kamar dikenakan tarif retribusi sampah per bulannya

Rp15.000. Tarif dikenakan bagi mal atau plaza sebesar Rp3.500 per modul per bulan. Untuk industri dengan jumlah karyawan 100 orang dikenakan tarif Rp175.000 per bulan. Industri dengan jumlah karyawan 101 s/d 300 orang dikenakan tarif sebesar Rp400.000. Untuk karyawan 3000 orang maka dikenakan tarif retribusi sampah per bulannya Rp5.250.000. Ketua komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain mengatakan, pada prinsipnya apa yang telah diatur dalam perda, maka Pemerintah Kota Batam dalam

hal ini Dinas Kebersihan (DKP) harus betul-betul menjalankannya. Dan pengangkutan sampah jangan sampai terlambat dari jadwal yang telah ditetapkan. "Kalau DKP tidak betul menjalankan amanat Perda ini, dan tidak ada alasan lagi DKP untuk tidak mengangkut sampah ini. Kita akan sikat DKP," tegas Yudi. Besaran kenaikan tarif ini mengundang komentar berbagai pihak diantaranya ibu rumah tangga, pengusaha panti pijat, dan sejumlah warga lainnya. Mereka mengeluhkan kenaikan tarif tidak diiringi dengan pelayanangan pengangkutan yang baik. Vina warga perumahan Golden Land mengeluhkan kenaikan tarif sampah. Menurut dia kenaikan tarif terasa sangat berat menyusul menambah pengeluaran. Sementara disana sini ia masih menemui sampah menumpuk di sejumlah sudut kota khususnya di tempat penampungan sementara. Meski di kompleks kediamannya tidak tampak sampah menumpuk namun diharapkan sampah tidak menumpuk di TPS sebab selain pemandangan tidak menarik juga berpengaruh terhadap kesehatan warga di lokasi. Ia

Tundra Laksamana

SAMPAH menumpuk di kawasan Kampung Air Batam Centre dan hampir ditempukan di setiap sudut kota. Kondisi ini diperkirakan akan terus menghiasi Kota Batam sepanjang tahun 2012.

menyayangkan kinerja dinas kebersihan yang dinilai tidak mampu menangani permasalahan sampah. Ia juga menyayangkan DPRD Kota Batam yang tidak mampu bersikap tegas terhadap Pemerintah Kota untuk menangani pengangkutan dan pengelolaan sampah secara baik. Dewi, salah seorang pemilik tempat pijat di bilangan Jodoh mengeluhkan kenaikan tarif yang dikenakan per kamar sebesar Rp 15 ribu. Menurut dia, usaha tempat pijat belakangan sepi pengunjung sehingga omzet berkurang. Sementara di sisi lain pihaknya harus di bebani dengan biaya per kamar cukup besar. Tempat pijat miliknya terdapat 10 ruang tempat pijat tapi belakangan paling banter sehari hanya 3 sampai 5 orang sementara pengeluaran setiap bulan untuk listrik, air cukup besar. Lagipula menurut dia, penetapan tarif retribusi sampah untuk tempat pijat juga tidak bisa dipukul rata baik tempat pijat di ruko pribadi, ruko sewaan, dan tempat pijat di hotel. Ia berharap agar pemerintah tidak serta merta menetapkan tarif tanpa melihat omzet dari setiap usaha tempat pijat. Sirajudin Nur, Ketua Serikat Pemuda Indonesia berpendapat, kenaikan tarif sampah tidak menjadi masalah sejauh pemerintah serius menangani pengangkutan dan pengelolaan sampah. Tetapi lebih dari itu, pemerintah harus cerdas dalam menangani masalah sampah. Jadi tidak lagi dilakukan secara parsial dimana dianggarkan hanya untuk jangka waktu terbatas semisal hanya dianggarkan dalam APBD untuk pengangkutan sampah dalam waktu 2 bulan saja. Tahun 2011 pemerintah menanggarkan dana pengangkutan sampah sebesar Rp 6,7 miliar untuk jangka waktu pengangkutan selama dua bulan saja. Lalu pengangkutan sampah pada bulan ketiga dan seterusnya,

apakah harus dianggarkan lagi. Hal ini tentu mustahil. Semestinya pada tahun 2011 pemerintah sudah memikirkan penyelesaian masalah sampah pada tahun 2012 ini. Apakah ditangani oleh swasta atau ditangani pemerintah secara langsung dengan pengalokasian anggaran pengelolaan sampah selama kurun waktu 1 tahun. Sudah saatnya pengangkutan dan pengelolaan dikelola secara profesional oleh pihak swasta. Namun demikian dicari pengelola sampah yang memiliki sarana pengangkutan memadai dan memiliki teknologi untuk mengelola sampah yang ramah lingkungan. Pengelolaan sampah juga harus berkelanjutan sehingga tidak hanya berlangsung satu tahun lalu putus kontrak dan dimulai lagi dengan kontrak baru. Ia menunjuk PT Batam Bersih telah menawarkan pengangkutan dan pengelolaan sampah dengan sarana memadai dan teknologi pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir sebagaimana dilansir media ini beberapa waktu lalu. Perusahaan yang menyanggupi untuk mengelola sampah di Batam mestinya diberi kesempatan untuk mengelola sampah secara baik dan berkelanjutan sehingga persoalan sampah tidak lagi muncul setiap tahun. Menurut Sirajudin, meski pemerintah menaikan tarif retribusi sampah, tetap tidak akan menyelesaikan masalah melainkan sampah tetap menumpuk dan masyarakat dibebankan dengan biaya retribusi. Pemerintah harus ketahui bahwa produksi sampah di Kota Batam akan terus meningkat setiap hari seiring pertumbuhan penduduk dan kegiatan masyarakat, dunia usaha dan industri. Oleh karena itu penanganan sampah tidak lagi berlangsung parsial dan bersifat kontrak melainkan ditangani secara penuh oleh swasta. Jika tidak kenaikan tarif retribusi sampah hanya menjadi beban APBD dan beban bagi masyarakat.***

DKP Pesimis Batam Bebas Sampah DINAS Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam mendapat alokasi anggaran untuk pengangkutan sampah di tahun 2012 sebesar Rp70 miliar. Dengan dana sebesar itu, DKP merasa pesimis Batam bisa terbebas dari persoalan sampah. "Tahun 2012 ini, belum bisa dipastikan Kota Batam bisa bersih dari sampah," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Kota Batam, Sulaiman Nababan, Jumat (6/1). Anggaran sebesar Rp70 miliar itu, kata Sulaiman, nantinya akan dipergunakan untuk mengangkut sampah dari perumahan atau tempat pembuangan sampah (TPS) sementara menuju ke tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada di Telaga Punggur. Kata dia, tahun 2011 lalu sampah yang diangkat dalam satu hari berkisar 470 ton. Di tahun ini, produksi sampah diperkirakan meningkat menjadi 750 ton/ hari. Selama dua bulan (JanuariFebruari), DKP akan melakukan pengangkutan sampah bersamasama dengan pihak swasta. "Untuk mengangkat sampah yang ada sekarang ini, kita berkerjasama dengan pihak swasta yaitu PT Royal Gensa Asih (RGA)," kata Sulaiman. Dikatakan, kerja sama de-

ngan PT RGA hanya berlangsung dua bulan. Sementara itu, DKP sedang mempersiapkan proses administrasi untuk pelaksanaan lelang swastanisasi sampah. "Pada saat kerja sama dengan PT RGA selesai, kita harapkan perusahaan yang baru utuk mengelola sampah sudah ada, yakni dari pemenang lelang tersebut," katanya. Ditemui terpisah, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam Jauhin Hutajalu mengatakan, anggaran pengangkutan sampah di Batam sudah cukup. Oleh karena itu ia meminta DKP untuk bekerja maksimal. Ia menegaskan agar masalah sampah di tahun 2011 kembali terulang. Seperti diketahui, di tahun 2011 lalu, DKP mendapat sorotan negatif dari masyarakat Batam. Hampir setiap saat, masyarakat mengeluhkan soal sampah yang tidak diangkut. Sampah-sampah yang lambat diangkut tersebut bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu sehingga menumpuk di TPS-TPS yang ada di kawasan perumahan dan bisnis termasuk pula di perkantoran. Selain masalah anggaran pengangkutan sampah, munculnya persoalan sampah juga dipicu berlarut-larutnya proses lelang swastanisasi sampah. (cw57)

Pembakaran Sampah Jadi Alternatif M E N Y U S U L sampah jarang diangkut, warga terpaksa membakar sampah guna menghindari terjadi penumpukan hingga menyebabkan bau busuk dan menebarkan virus penyakit. Di bilangan Batuampar dan Bengkong masih terlihat warga membakar sampah di kompleks pemukiman meski menimbulkan polusi udara. "Mau bagaimana lagi pak, kalau tidak dibakar sebentar lagi sudah dihinggap nyamuk dan lalat. Apalagi di Batam ini sering turun

hujan jadi kalau kita tumpuk saja sampah, tak lama sudah jadi busuk. Tengok aja penampungan sana sampah sudah penuh tapi belum diangkat," ujar Ani, warga Bengkong Bengkel. Pembakaran sampah juga dilakukan warga Bukit Senyum baik di tempat pembuangan sementara maupun di tempat penumpukan sampah. Aktivitas pembakaran sampah biasa dilakukan warga pada pagi dan sore hari. Persoalan yang diungkapkan warga setempat juga sama. Mere-

ka menghindari penumpukan sampah apalagi belakangan di wilayah tersebut pemukiman warga di tepi jalan makin padat. "Daripada dibiarkan terus menumpuk, lama kelamaan jadi bukit, jadi sarang nyamuk. Apalagi disini banyak anak kecil, kita khuatir anak-anak terserang penyakit diare dan demam berdarah,"ujar Rina. Ani, warga Kampung Durian juga menyesalkan kebijakan pemerintah menaikan tarif sampah sementara ia melihat sam-

pah tetap menumpuk di penampungan sementara. Ia menunjuk salah tempat penampungan sampah di depan Morning Bakery Sei Panas tetap menumpuk dan jarang diangkut oleh petugas. Bahkan kompleks sekitar tempat pembuangan sampah diserang lalat hijauh yang muncul dari tempat penampungan sampah. Ia menunjuk sampah di TPS persis di depan Morning Bakery telah beberapa kali dibakar menyusul telah berserakan diluar TPS. Namun seiring produksi

sampah dari sekitar kompleks tersebut terus meningkat, baik sampah kering maupun sampah basah maka sampah masih terus menumpuk. Bagi pengunjung tetap di Morning Bakery Sei Panas, pemandangan sampah menumpuk di TPS tersebut tidak asing lagi. Pihak Morning Bakery sudah beberapa kali meminta agar petugas mengangkut sampah yang menumpuk di TPS tersebut namun demikian petugas jarang datang dan sampah tetap menumpuk. (nic)

SEORANG ibu rumah tangga menenteng sebuah tas berisi sampah dan dibuang ke lokasi penumpukan sampah.


METRO BISNIS

15

Sabtu,

14 Januari 2012

Bioskop 5D Beroperasi Di Kepri Mall BATAM— Ingin merasakan sensasi menonton film berteknologi 5 dimensi (5D)? Kini bisa Anda rasakan serunya di bioskop 5D Rider yang terletak di lantai dasar Kepri Mall. Oleh: Zaki Setiawan, Liputan Batam

Mulai Sabtu (14/1) pukul 13.00 WIB, bioskop 5D Rider yang dilengkapi kacamata 5D, akan menjadi hiburan menarik bagi penontonnya, karena Anda akan terbawa oleh suasana film, karena seolah-olah berada dalam suasana film yang ditonton. Dalam penayangan perdana, akan diputar dua film, Aero Bike dan Bloody Road dalam ruang

mungil berkapasitas 20 penonton. “Besok (hari ini) mulai opening dan akan beroperasi sejak pukul 13.00 WIB hingga 21.00 WIB,” ujar General Manager Kepri Mall, Mulyadi Tan, Jumat (13/1). Menurut Mulyadi, hadirnya bioskop 5D Rider ini di Kepri Mall, untuk melengkapi ke-

butuhan masyarakat di dunia hiburan. Terutama bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi lebih dan dekat dengan suasana yang ditampilkan dalam film melalui teknologi 5 dimensi. “Harga tiket sebesar Rp30 ribu untuk hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan pada hari biasa, Senin hingga Jumat, harga tiketnya Rp25 ribu,” ujarnya. Konsep bioskop 5D Rider Kepri Mall, jelas Mulyadi, mengadopsi dari bioskop-bioskop berteknologi 5 dimensi di Singapura. Dengan hadirnya bioskop 5D di Kepri Mall, masyakat akan dapat menikmati hiburan dari tayangan film berteknologi 5 dimensi dengan harga yang lebih terjangkau. Namun untuk menikmati film berteknologi 5 dimensi ini, tidak bisa dinikmati dengan durasi

yang lama. Apalagi bagi yang baru merasakan dan menonton film di bioskop 5 dimensi. Karena jika belum terbiasa, perut akan terasa mual. “Film yang akan diputar di bioskop 5D Rider adalah film dengan durasi pendek, maksimal 1 jam. Karena jarang penonton yang bisa tahan dengan film 5 dimensi dengan durasi panjang, diatas 1 jam,” ungkapnya. Mulyadi optimis, kehadiran bioskop berteknologi 5 dimensi di Kepri Mall ini mampu menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat Batam yang menginginkan hiburan berbeda. Bahkan film-film yang akan diputar juga disesuaikan dengan film yang diperkirakan mampu memenuhi keinginan dan menarik bagi masya.*** rakat Batam.***

AHA Dukung Program GIBO Google B A T A M — PT Bakrie Connectivity (B-connect), anak perusahaan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), yang bergerak di bidang internet broadband melalui produk bermerek AHA (Affordable Hyper-speed Access) terhitung sejak 11 Januari 2012, mendukung Google untuk meyediakan solusi bisnis online bagi UMKM di Indonesia lewat inisiatifnya bernama GIBO (Getting Indonesia Business Online). GIBO yang diprakarsai oleh Google dan didukung oleh PT

Bakrie Connectivity, Kementerian Negara Koperasi dan UKM, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM), Melsa, dan JCC. Yang mana, hal ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam mengembangkan bisnis dan bersaing lebih baik di pasar nasional dan internasional.

Presiden Direktur PT Bakrie Connectivity, Erik Meijer mengatakan, kami senang dapat menjadi operator internet pertama di Indonesia bahkan di Asia yang mendukung Google untuk inisiatif GIBO (Getting Indonesian Business Online). “Inisiatif ini juga sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh PT Bakrie Connectivity dengan produknya, yaitu AHA Office in a Box yang memberikan tools bagi UMKM di Indonesia untuk memasarkan bisnisnya

Varian Kue

Sambungan hal 16

Anda makan. Strawberry yang merah menyala di atas kue dengan krim yang terbuat dari bahan khusus, sehingga tidak membuat tenggorokan sakit saat memakannya. Lain lagi dengan sensasi rasa double fortune cake. Kue coklat ini benar-benar akan memuaskan selera pecinta coklat, karena di dalam kue sangat kaya dengan coklat. "Coklat (chocolate) yang kita gunakan adalah jenis coklat lembut. Sesuai namanya, double, kue ini benar-benar kaya dengan

secara Online,” kata Erik Meijer dalam rilisnya yang diterima Haluan Kepri Jum’at(13/1) . Yang mana, ungkapanya, untuk menikmati kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh GIBO, tantu saja diperlukan koneksi Internet yang cepat dan dapat diandalkan, untuk itu lah AHA hadir. Dimana dengan layanan akses Internet berkecepatan tinggi berbasis jaringan CDMA (Code Division Multiple Access) 1X-EVDO (Evolution Data Optimize). ( rr//c w 5 7 )

coklat. Adonannya sudah banyak coklat, di lapisan luar juga dilumuri coklat. Rasanya sangat menggugah selera," promo Operational Manager Holland Bakery Batam Alfon Suganda kepada koran ini, Jumat (13/1). Yang lebih istimewa yaitu, honey cheesecake. Dimana, kue tersebut mengandung 20 persen madu di dalam kue keju khusus untuk disajikan saat merayakan Tahun Baru Lunar Anda bersama keluarga dan temanteman. Jenis ini akan sangat meng-

gugah selera, karena rasa asam dan manis madu akan bersatu dengan rasa asin keju, di samping rasa manis gula dan perpaduan bahan lainnya, sehingga rasa yang ditimbulkan lebih lembut dilidah, lebih segar, dan sangat mengundang rasa untuk tambah lagi dan lagi. "Jenis ini berkelas, tetapi tetap ada sentuhan tradisionalnya. Ini yang semakin membuat jenis honey cheesecake ini lebih dan lebih lagi dibandingkan jenis yang lain," promo Alfon. Tiga jenis kue khusus Imlek

ini bisa anda dapatkan mulai Senin (15/1) hingga perayaan Imlek tiba. Holland Bakery yang telah hadir dengan 9 gerai di Batam ini menerima pesan antar. Kunjungi gerai-gerai Holand Bakery di Penuin, Sei Panas, Bengkong, Batamindo, Panbill, Tembesi, KDA Junktion Batam Centre, Botania Batam Centre, Tiban. Dalam waktu dekat, Holland Bakery juga akan hadir di Jalan Engku Putri Batam Centre, Ruko Fanindo Tanjung Uncang, dan Nagoya Hill Mall Batam.***

Paket Istimewa Imlek Di Hotel Harris Batam Centre BATAM M— Hotel Harris Batam Centre turut serta dalam memeriahkan pergantian tahun Lunar dari Tahun Kelinci ke Tahun Naga. Sejumlah menu istimewa ditawarkan sembari menunggu malam pergantian dan dimeriahkan juga dengan atraksi barongsai, alunan lagu-lagu Mandarin serta Residence DJ, ditambah dengan aneka hadiah. Kemeriahan telah terlihat pada lobby hotel yang dihiasi dengan ornamen Naga terpanjang yang terpampang dari area IST resepsionis menuju ballroom. PEMANDANGAN di lobi Hotel Harris Batam Centre yang Juga didukung dengan orna- dilengkapi dengan ornamen-ornamen imlek dan naga men-ornamen khas Imlek lain terpanjang di langit-langit hotel. berupa lampion dan pohon bambu. prasmanan khas Imlek. Yang hidangan dalam acara ini adalah Untuk melengkapi malam mana, salah satu menunya ad- Three Color Noodles (Mie pergatian tahun, tidak lupa alah Yu Sheng yang merupa- Tiga Warna) yang akan tersaji juga paket-paket istimewa kan sebuah menu khas Chi- sebagai bagian dari hidangan yang ditawarkan Hotel Harris nese New Year. utama. Mie ini merupakan Batam Centre. Untuk paket Yu Sheng merupakan salah satu unggulan dari Harris menginap, makan malam, hidangan “ikan mentah” yang Hotel Batam Center, karena atraksi barongsai dan hiburan disajikan secara tradisional bahan mentahnya diproduksi alunan lagu-lagu Mandarin pada hari ke tujuh Tahun Baru sendiri oleh Harris Players dari Residence DJ, dan aneka Cina. Ini adalah hidangan salad dari Kitchan department, sehhadiah ditawarkan sebesar yang terbuat dari irisan tipis ingga rasanya pun memikliki Rp1,5 juta nett/kamar/malam. ikan mentah dengan berbagai ciri khas tersendiri. Selain paket tersebut, manaje- rempah, semestinya disajikan Sebuah group Barongsai men Harris Hotel Batam Cen- bersamaan dengan “toss” didatangkan untuk memberiter juga mengakomodir ke- menyambut tahun baru oleh kan berkah bagi Harris Hotel masan hidangan makan malam para hadirin dalam hidangan Batam Center di sore hari, dan beserta perayaan pergantian makan malam tersebut. “Toss- malam harinya atraksi Barongtahun baru yang ditawarkan ing” ini menandakan harapan sai akan digelar sebagai bagian senilai Rp250 ribu per orang. kemakmuran, umur panjang, dari hiburan bagi para tamu Untuk hidangan makan serta semua keinginan baik di sembari menyantap hidangan malam, Executive Chef Harris tahun mendatang. makan malam khusus malam Hotel Batam Center menyajiMenu lain yang ikut di- pergantian tahun.. ( rr//c w 5 7 ) kan hidangan makan malam Sambungan hal 16

belakang, juga cheongsam pendek di atas lutut tanpa lengan. Aneka cheongsam ini juga bisa divariasikan dengan beragam aksesoris, seperti tas,

Cheongsam Modern gelang, kalung dan lainnya. Semuanya bisa ditemukan di butik yang tidak jauh dari eskalator tersebut. “Harga yang kami tawarkan

sangat terjangkau, pokoknya bersaing. Ingin mendapatkan busana berkualitas dengan harga terbaik, datanglah ke Vio’s Bou(pti) tique,” promo Chica.(pti)


Jumat, 13 Januari 2012 PEMBUKAAN

3.917,56

Sabtu, 14 Januari 2012

PEMBUKAAN

12.471,02 PEMBUKAAN

2.724,70 PEMBUKAAN

8.500,02 PEMBUKAAN

19.204,42

Harga Emas Cendrung Stabil Jelang Imlek BATAM— Harga emas tiga hari terakhir cenderung stabil dibandingkan harga emas sebulan terakhir yang terus mengalami fluktuasi. "Harga saat ini cenderung stabil, ada kenaikan, tetapi tidak tinggi. Kenaikan harga berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp3 ribu per gram. Di samping itu, aktifitas jual beli juga normal," ujar Saukani, pedagang emas di toko Cantik Manis yang berlokasi di lantai dasar Plaza Aviari Batu Aji, Jumat, (13/1). Menurutnya, persentase membeli dan mejual emas di toko tersebut 60 berbanding 40. Yang mana pembelian lebih banyak dari menjual. Untuk harga emas di toko tersebut Rp495 ribu per gram. Sedagkan pada hari Rabu (12/1), harga emas Rp490 ribu per gram, dan pada hari Kamis (13/1) naik sekitar Rp3.000 menjadi Rp493 ribu. "Kalau perharinya ada sekitar 20 orang yang membeli emas, dan 10-15 orang menjual emas di toko kami,"terangnya. Menurutnya, harga emas tidak stabil terjadi pada akhir November dan awal Desember 2011 lalu. Sedangkan awal Januari 2012, harga cenderung stabil.(cw57)

9180

HARGA ECERAN Rp2000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

7121.38 2928.70

Varian Kue Imlek Di Holland Bakery BA TAM BAT AM— Menyambut perayaan Imlek, Holland Bakery menawarkan aneka kue yang sangat pas disajikan di ruang tamu anda. Oleh: Nana Marlina, Liputan Batam

Sudah menjadi kebiasaan di Holland Bakery, setiap perayaan hari-hari besar, toko kue yang menyediakan kue hidangan keluarga ini meluncurkan produk baru dengan aneka rasa, bentuk dan disain. Menyambut Imlek atau Tahun Baru Lunar kali ini, Holland Bakery menawarkan tiga varian baru. Yaitu wealthy strawberry cake, double

fortune cake, dan honey cheesecake. Ketiga kue ini memiliki kelebihan tersendiri. Weakthy strawberry cake misalnya, terbuat dari bahan-bahan pilihan dengan kualitas premium, sehingga saat memakannya akan merasakan citarasa dan kelezatan yang lain dari kue-kue yang pernah Varian Kue Bersambung ke hlm 15

Cheongsam Modern di Vio’s Boutique

SEORANG pembeli memperlihatkan baju pilihannya di Vio's Boutique Nagoya Hill Mall Batam, Jumat (13/1).

TUNDRA LAKSAMANA/HALUAN KEPRI

BATAM M—Pakaian tradisional China, Cheongsam biasanya berwarna merah. Namun, seiring perkembangan tata busana dunia, Cheongsam kini sudah memiliki beragam model dan warna, tetapi tidak menghilangkan cirikhas cheongsam itu sendiri. Seperti yang tersedia di Vio’s Boutique yang berada di lantai 2 Nagoya Hill Batam. Toko busana yang mengkhususkan pada busana korea ini menyediakan Cheongsam modern dengan warna-warna cerah dan muda, disamping itu juga terdapat

warna gelap namun tetap seksi, seperti hitam, hijau tua dan sebagainya. “Modelnya beragam, motif-motif juga beragam. Ada yang sulaman, ada juga bordiran, dan ada yang bermotif gambar biasa. Gambar-gambar ada yang bunga, dan ada juga gambar naga, karena tahun ini naga air,” ujar Mariana Chica. Wanita yang akrab disapa Chica ini menyebutkan, cheongsam yang ditawarkan juga beragam, ada long dress dengan belahan samping atau Cheongsam Modern Bersambung ke hlm 15

NANA MARLINA/HALUAN KEPRI

VARIAN KUE—Karyawan Holland Bakery memperlihatkan salah satu varian kue yang terdapat di toko tersebut, Jumat (13/1). Mulai Senin, (15/1), Holland Bakery akan menyajikan kue-kue istimewa menyambut Imlek. Gedung Holland Bakery di Penuin Batam (insert).


Sabtu, 14 Januari 2012 HARGA ECERAN Rp2000,HARGA LANGGANAN Rp52.500,UNTUK LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM

SUTANA/HALUAN KEPRI

SEORANG warga sedang memasang lampion, Jumat (13/1).

Tahun Naga Penuh Kebahagiaan TANJUNGPINANG — Perayaan Imlek ke2563 di tahun 2012 ini, adalah hal yang sangat membahagiakan bagi umat yang merayakannya. Sebab, Shio Naga Air memberikan banyak kebahagiaan. "Banyak orang-orang sekarang yang mencari tahu Tahun Naga

Stop Penyelundupan di Pinang Bahari

ANJUNGPINANG ANG — DPRD Kota TANJUNGPIN Tanjungpinang dan elemen masyarakat mendesak aparat penegak hukum mengawasi aktivitas bongkar barang di pelabuhan ilegal yang ada di Tanjungpinang. Oleh: Tim Haluan Kepri, Liputan Tanjungpinang

BC Pantau

Bersambung ke hlm 18

Harry

Khusus di Pinang Marina, Batu 2, Dewan minta penegak hukum menangkap pelaku yang mendatangkan barang ilegal tersebut. Ketua DPRD Kota Tanjungpinang Suparno, setuju jika semua aktivitas pelabuhan ilegal diawasi. Bahkan, jika perlu, lanjutnya, pelabuhan 'tikus' tersebut ditertibkan. "Beberapa pelabuhan katanya sudah dipantau. Yang di

TIM HALUAN KEPRI

JALUR PENYELUNDUPAN — Nelayan mendayung sampannya di perairan antara pelantar Ali Baba dan Pelantar Mami, Batu 2, Tanjungpinang, Jumat (13/1). Menurut warga, perairan ini adalah jalur masuknya barang impor ilegal yang dibawa oleh kapal kayu ke bibir pantai.

Bersambung ke hlm 18

Stop Penyelundupan Bersambung ke hlm 18

Indra Setiawan Anggota DPRD Bintan

Puas Keliling Dunia BAGI pria yang akrab disapa Een i n i , menjadi anggota Dewan atau saat dulu menjadi seorang pelaut sama –sama mempunyai tantangan tersendiri. Pria berdarah Minang dan Melayu ini yang menyelesaikan

Puas Keliling Bersambung ke hlm 18

CMYK

SKPD Diikat Pakta Integritas Gubernur Serahkan DPA 2012 T A N J U N G P I N A N G — Agar setiap Satuan Prangkat Kerja Daerah (SKPD) di jajaran Pemprov Kepri dan kabupaten/kota dapat melakukan tugastugasnya dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, Gubernur Kepri HM Sani mengikat seluruh pimpinan daerah dan SKPD dengan Pakta SKPD Diikat Bersambung ke hlm 18

Tabel Alokasi Program Prioritas 2012 1. Pendidikan Rp451,1 miliar (20,05 %) 2. Penanggulangan Kemiskinan Rp360,9 miliar (16,40%) 3. Pembangunan Infrastruktur Rp319,6 miliar (16%) 4. Kesehatan Rp112,5 miliar (5%) Total APBD 2012 Provinsi Kepri Rp2,250 triliun Sumber: Pemprov Kepri

SUTANA/HALUAN KEPRI

GUBERNUR Kepri HM Sani menyerahkan DPA tahun anggaran 2012 di Kantor Gubernur Kepri, Jumat (13/1).

Nelayan Protes PT DBR T A N J U N G P I N A N G — Nelayan di Kampung Malam Dewa RT 03/7, Kelurahan Kota Piring, Tanjungpinang, mendesak aparat pemerintah menutup aktivitas penambangan bauksit yang dilakukan PT Duta Buana Resort (DBR) di Kota Piring. Pasalnya, akibat eksplorasi bauksit, perairan tempat nelayan menangkap ikan jadi tercemar. Dengan kondisi laut yang sudah tercemar dan ikan yang mulai langka, kini banyak warga Kelurahan Kota Piring yang tak lagi melaut. Sebagai warga kini terpaksa beralih profesi. Kebanyakan kini bekerja serabutan, seperti kuli bangunan. "Sangat keterlaluan PT DBR, mereka tak Nelayan Protes Bersambung ke hlm 18


METRO TANJUNGPINANG

18

Sabtu,

14 Januari 2012

Laka Lantas, Pegawai PU Tewas ANG — Kecelakaan hingga TANJUNGPIN ANJUNGPINANG merenggut nyawa kembali terjadi. Siti Nurmala Sari (35), pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang, akhirnya meninggal setelah motor yang ditumpanginya ditabrak sebuah mobil di Jalan Dr Sutomo, Simpang Darussalam, Tanjungpinang, Jumat (13/1) sekitar pukul 07.45 WIB pagi. Oleh: Rudi Yandri, Liputan Tanjungpinang

Siti sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang, tak berapa lama setelah ditabrak. Sedangkan mobil yang menabrak korban, yaitu jenis Toyota Avanza warna silver lang-

sung melarikan diri. "Korban dibonceng naik motor Honda Supra X BP 6177 TE. Yang bawa motor namanya Bagio (55). Motor itu ditabrak dari belakang, mobil Avanza yang

nabrak langsung kabur," ujar Ervan, salah seorang saksi mata. Akibat tabrakan tersebut, lanjutnya, pengendara motor dan yang dibonceng terjatuh. Kondisi motor rusak cukup parah. "Tak lama kemudian polisi datang. Kedua korban lalu diabwa ke RSAL," kata Ervan. Kanit Lakalantas Polresta Tanjungpinang Iptu Fiska Ananda, saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, Siti Nurmala Sari dan Bagio merupakan korban tabrak lari. Siti mengalami luka berat dan meninggal dunia di RSAL, sedangkan Bagio hanya mengalami luka ringan. " Mobil Avanza warna silver masih kita selidiki dan dicari," kata Fiska. ***

Endra Mayendra Pimpin LPJKD Kepri

Kepri Belum Punya Ahli Konstruksi TANJUNGPINANG — Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Daerah (LPJKD) Provinsi Kepri di bawah kepemimpinan Endra Mayendra akan melakukan banyak pelatihan untuk tim penilai konstruksi bangunan selain 4 tugas pokok lainnya. Program ini menjadi prioritas, karena Kepri belum memiliki ahli konstruksi. "Saya pikir pelatihan untuk penilai konstruksi sangat penting, harapannya agar ke depan Kepri memiliki tim ahli konstruksi yang bisa memberikan penilaian terhadap suatu bangunan," ujar Endra Mayendra memaparkan program kerjanya usai dilantik Gubernur Kepri sebagai Ketua LPJKD Provinsi Kepri periode 2012-2015 di Aula Utama Kantor Gubernur Kepri, Jumat (13/1). Dengan pelatihan tersebut, lanjutnya, diharapkan muncul banyak tenaga-tenaga ahli konstruksi di Kepri. Sehingga ke depan Kepri tidak perlu lagi mendatangkan tenaga penilai dari luar ketika terjadi musibah gedung rubuh dan sebagainya. Namun sebelum melakukan pelatihan keahlian konstruksi,

kata Endra, di awal kepemimpinannya ia akan melakukan berbagai sosialisasi tentang penerbitan sertifikat pengadaan barang dan jasa yang baru. Karena, berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteria Pekerjaan Umum bahwa sertifikat yang diterbitkan sebelum tanggal 30 September 2011, harus dilakukan perubahan dengan mengikuti format baru yang disiapkan oleh Kemen PU melalui LPJKD masing-masing provinsi. "Di awal kita akan melakukan sosialisasi aturan pengadaan barang/jasa yang baru, dan salah satunya mengenai perubahan format sertifikat yang baru," katanya. Gubernur Kepri HM Sani meminta para pejabat yang baru dilantik melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. “Jabatan ini merupakan kepercayaan dan amanah. Tapi, jangan lupa, dalam amanah ini menuntut kompetensi maksimal dari para pejabatnya,” ujar Sani. Dengan kompetensi ini, diharapkan para pejabat baru tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan benar. “Jika hal ini dilakukan, maka niscayalah, out-

come (hasilnya) dapat dipertanggungjawabkan dan profesional,” terang Sani. Untuk itu, sambungnya, diperlukan integritas yang tinggi sesuai dengan standar etis yang ada. Sehingga, para pejabat yang ada tidak terjebak dalam pusaran korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). “Permintaan saya, tolong kombinasikan integritas dan kompetensi untuk menghasilkan pekerjaan yang baik. Mau tidaknya, itu terpulang kepada saudara-saudara sendiri,” kata Sani, tegas. Dalam kesempatan itu, Endra berjanji bahwa LPJKD Kepri tidak hanya fokus di bidang sertifikasi saja. Namun, juga fokus kepada pendidikan dan pelatihan (diklat). Tak kalah penting, lanjutnya, penelitian dan pengembangan (litbang) juga akan diutamakan, sehingga dapat menghasilkan jasa konstruksi yang kokoh, tangguh dan berdaya saing tinggi. LPJKD periode ini, pun akan lebih pada peningkatan profesionalitas dan kualitas sehingga dapat menghasilkan kinerja dalam upaya pengembangan pembangunan di wilayah Kepri. (cw55)

sendiri," kaatanya. Sani juga mengimbau agar tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) dapat melakukan review terhadap kinerja SKPD dengan berpedoman pada indikator kinerja yang telah ditetapkan. Adapun indikator yang dipakai adalah input, output, outcame, benefit, maupun impact. Penyerahan DPA ini menandai dimulainya seluruh aktivitas kegiatan pembangunan berdasarkan dokumen yang jelas dan terencana. "Sebagai konsekuensi atas tanggung jawab masingmasing SKPD manager terhadap apa yang telah direncanakan dalam dokumen pelaksanaan anggaran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan," imbuh Sani. Dengan penyerahan DPA, kata dia, diharapkan seluruh kepala SKPD bisa bekerja lebih awal. Sehingga, diharapkan pada bulan Oktober dan November mendatang, seluruh kegiatan sudah dapat direalisasikan. Saya tekankan sekali lagi. Hari ini diserahkan, besok sudah bekerja. Sehingga nanti di bulan Oktober dan November, seluruh kegiatan sudah dapat selesai,” ucapnya. Sementara itu, Deputi Bidang Pengawasan dan Akuntabilitas Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Herry Yana Sutisna menyambut gem-

bira penandatanganan Pakta Integritas tersebut. Menurutnya, respon yang ditunjukkan oleh Pemprov Kepri cukup baik. “Kepri merupakan provinsi pertama yang melakukan Penandatanganan PI, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan gubernur se-Indonesia September lalu. Saya memberikan apresiasi tinggi atas respon cepat Provinsi Kepri yang menjadikan provinsi ini,” ujar Herry. Katanya, penandatangan PI ini merupakan sandingan terhadap opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) audit BPK yang dilakukan beberapa waktu lalu. Untuk itu, Kementerian PAN berharap Kepri dapat mempertahankan prestasi cemerlang tersebut. “Dokumen yang baru ditandatangani tadi merupakan pernyataan janji pribadi untuk menjalankan tugas, fungsi dan kesanggupan tidak melakukan KKN. Kami berharap PI dapat menekan angka korupsi nasional yang saat ini masih berada di angka 5,0,” kata Herry berharap. Hadir dalam kegiatan tersebut, seluruh Walikota dan Bupati se-Provinsi Kepri, serta seluruh SKPD Provinsi Kepri. Sekedar diketahui pada APBD 2012 ini, Pemprov Kepri akan melaksanakan 1.719 kegiatan yang tercakup dalam 359 program utama. ( c w 5 5 )

nya sendiri dan masyarakat. "Kita jangan hanya mau menunggu tanpa ada kepastian yang jelas, tetapi buatlah suatu yang berguna bagi diri sendiri dan juga bagi masyarakat," ujarnya. Suni mengatakan, kebahagiaan sesungguhnya dapat dirasakan dengan memberikan yang terbaik bagi orang lain. Sebaliknya, jika seseorang melakukan perbuatan yang jahat kepada orang lain, maka nantinya dia

sendiri akan menerima akibatnya. "Petunjuk Guru Agung Buddha Gautama, orang yang memberi akan mendapatkan manfaat yang besar pada dirinya sendiri," ucapnya. Memberi pada saat yang tepat, kata Suni, akan membuahkan kebahagiaan bagi kedua belah pihak. "Memberi dapat mengikis rasa keserakahan," tutur Suni. ( c w 5 3 )

Sambungan hal 17

Integritas atau janji kejujuran. Penandatanganan Pakta Integritas (PI) dilakukan bersamaan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2012 di Aula Utama Kantor Gubernur Kepri, Jumat (13/1). Sani dalam sambutannya mengatakan, PI yang ditandatangani tersebut merupakan satu janji bagi setiap pimpinan SKPD. Agar melaksanakan kegiatan pembangunan secara jujur, adil dan bijaksana dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Penandatanganan PI ini juga sebagai pernyataan/janji tentang komitmen untuk melaksanakan segala tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Sani. Dengan PI tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat mencegah penyimpangan di bidang pengadaan barang dan jasa, anggaran, disiplin, dan pelayanan kepada masyarakat. Tak hanya itu, PI ini juga diharapkan dapat mencegah penyimpangan yang menjurus pada perbuatan tindak pidana korupsi, mark-up, suap dan pungutan liar. Sani juga mengingatkan agar setiap SKPD yang ada, tidak bermain-main dengan anggaran, karena hal tersebut bisa mencelakakann diri sendiri. "Tidak perlu neko-neko, karena bisa mencelakakan diri

SKPD Diikat

Sambungan hal 17

apa artinya Tahun Naga tahun ini. Yang pastinya, sekarang merupakan tahun yang banyak memperoleh kebahagiaan," kata Ketua Walubi Kota Tanjungpinang PMy. Suni, baru-baru ini. Suni menceritakan, misteri kebahagiaan yang diinginkan hanya cukup diramal dan ditunggu. Namun, daripada menunggu untuk diramal, Suni menyarankan sebaiknya melakukan sesuatu yang berguna bagi diri-

Tahun Naga

SUTANA/HALUAN KEPRI

KARCIS PARKIR — Kendaraan roda dua diparkir di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Kamis (12/1). Pemilik motor sering mengeluhkan petugas parkir yang tak pernah memberikan karcis parkir.

Mubes II LAM Kepri Hari Ini T A N J U N G P I N A N G — Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) II di Gedung Daerah Tanjungpinang, Sabtu (14/1). Agenda mubes sekaligus memilih ketua dan kepengurusan LAM Kepri periode lima tahun ke depan. Selaku Ketua LAM Kepri yang dilantik pada 26 Juni 2006 lalu, Abdul Razak mengaku telah mampu mengidentifikasi berbagai macam masalah yang harus diselesaikan oleh kepengurusan LAM yang akan datang. Adapun tantangan mendasar itu, di antaranya menyangkut penanaman kembali nilai-nilai budaya dan adat-istiadat Melayu ke dalam diri masyarakat. Menurut Razak, hal itu perlu dilakukan secara kontinyu dan dimulai dari berbagai lini kehidupan masyarakat. "Kita harus sadar bahwa daerah Kepri berada dalam jalur perdagangan inter-

nasional. Di sini yang terjadi tidak hanya akses barang, tetapi juga ada akses manusia dan budaya. Untuk menyortir barang dan orang yang masuk ke daerah kita mungkin gampang dilakukan, namun untuk menyortir peradaban itu tidak segampang itu," kata Razak, Kamis (12/1). Untungnya, kata dia, Pemprov Kepri sadar akan hal tersebut. Sehingga dengan sigap dan tanggap mewajibkan mata pelajaran Budi Pekerti ke dalam kurikulum di setiap sekolah. Dan dengan dimasukkannya mata pelajaran tersebut, kata Razak, maka sudah ada pondasi awal untuk memulai aksi upaya mengembalikan nilai-nilai budaya untuk generasi yang akan datang. "Kita semua tentu tidak ingin budaya Melayu yang dikenal santun ini justru masyarakatnya tidak memperlihatkan kesantunannya dalam pergaulannya sehari-hari. Anak yang tidak menghormati orang tua, cara

Sambungan hal 17

Pinang Marina harus ditertibkan," kata Suparno ditemui sesaat akan memimpin paripurna Pengesahan APBD Kota Tanjungpinang 2012 di Gedung DPRD Kota Tanjungpinang di Senggarang, tadi malam. Komentar serupa juga keluar dari mulut Maskur Tilawahyu. Anggota Komisi I itu menegaskan, semua pelabuhan ilegal, termasuk di Pinang Marina harus ditertibkan. "Pelaku penyelundupan barang ilegal ini harus ditangkap. Ini wewenangnya Bea dan Cukai, polisi dan aparat penegak hukum yang lain," ujar Maskur. Kata dia, setelah pelabuhan ilegal ditertibkan, maka pemerintah harus mencarikan solusinya. Maskur menawarkan,

berpakaian yang tidak mencerminkan budaya ketimuran dan sebagainya. Hal inilah yang mencadi perhatian khusus itu," ujarnya. Razak mengakui jika selama lima tahun pertama, LAM memang belum membuat program yang merata, seperti masalah program ekonomi, pembangunan dan sebagainya. Menurutnya hal itu akan menjadi program dijenjang berikutnya. Karena yang menjadi pusat awal perhatian LAM adalah upaya mengembalikan budaya dan adatistiadat Melayu, seperti adat perkawinan Melayu yang benar, tari persembahan yang benar, tata cara tepung tawar dan cara berpakaian yang benar. "Kita ikut membangun bersama pemerintah, namun dengan cara berjenjang. Saat ini mungkin kita fokus ke situ, tapi ke depan kita akan ikut langsung dalam proses pembangunan, karena di organisasi kita ada divisi-divisi yang menangani itu," imbuhnya. (rul)

Stop Penyelundupan salah satu solusinya yakni menjadikan pelabuhan ilegal tersebut sebagai pelabuhan rakyat. Terpisah, elemen masyarakat juga menyoroti aktivitas penyelundupan barang impor yang kerap dilakukan oleh penyelundup di sejumlah pelabuhan ilegal di Tanjungpinang. Salah satunya di Pinang Marina. "Hal ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Negara sudah dirugikan, termasuk Pemko Tanjungpinang sendiri," kata Ketua LSM Pemerhati Infrastruktur Abdul Latif, kemarin (13/1). Ia menyatakan, Pinang Marina merupakan tempat hiburan bagi warga setempat. Hanya saja, pantai Pinang Marina pada malam hari dimanfaatkan oleh para penyelundup memasukkan ba-

rang. Latif menyebut, modus aksi penyelundupan tergolong rapi. Soalnya, kata dia, biasanya barang yang diangkut dari negara Singapura atau Malaysia dengan kapal kargo lego jangkar dulu di tengah laut. Barang selundupan kemudian dibawa oleh kapal kayu berukuran GT 10-20 ke bibir pantai. "Tidak dipungkiri ada beberapa oknum aparat yang membekingi aksi penyelundupan ini, sudah rahasia umum. Di sekitar Pinang Marina ada banyak perumahan warga, silakan tanya warga tentang aktivitas penyelundupan yang berlangsung tengah malam itu," ungkap Latif. Bongkar Barang Informasi yang masuk ke

tempat bagi warga menangkap ikan dan udang. Akibat pengrusakan lingkungan itu, pulau yang berpenduduk sekitar 120 kepala keluarga itu nyaris kehilangan mata pencahariannya. Nelayan tradisional di Kampung Malam Dewa RT 03/07, sangat menyayangkan penambangan bauksit yang tidak memperhatikan kehi-

dupan para nelayan di sekitar pulau yang terkena dampaknya. "Pernah ada kompensasi dari perusahaan penambang tersebut, tapi yang menerima bukan warga sekitar yang terkena dampak bauksit. Harusnya warga di sini yang mendapat perhatian dan bantuan dari perusahaan tersebut," kata Zulkarnaen, Ketua RT 03/07 menimpali.

Sambungan hal 17

memperhatikan kehidupan nelayan yang bertahun-tahun mencari ikan," kata Arif, nelayan di Kampung Malam, kemarin. Katanya, hingga kini PT DBR terus mengekplorasi kawasan tersebut. Selain daratan kini banyak berubah menjadi kolam ikan, limbah bauksit juga mencemari tepi laut yang menjadi

Nelayan Protes

Sambungan hal 17

pendid ikan formalnya di Sekolah Tinggi Ilmu Perhubungan Teknik di Jakarta tahun 1999, sempat bekerja dua tahun di kapal kargo Germany Loyd. Saat itu ia adalah perwira ahli teknik. Bekerja di kapal dagang asing, membuat Indra Setiawan yang kini duduk di DPRD Bintan, sempat mengunjungi sejumlah negara di belahan dunia seperti Amerika, Eropa, Afrika Cina , Rusia dan negara lainnya. Dari segi penghasilan, gaji yang diterimanya sebagai pelaut bisa mencapai Rp27 juta perbulannya. “Bekerja di kapal, hampir dua tahun saya tidak turun ke darat, terus berlayar berkeliling du-

redaksi koran ini, kemarin sore warga menyaksikan berlangsungnya aksi bongkar barang selundupan di kawasan Pinang Marina dan pelatar Datuk 4 Tanjungpinang. Sebuah kapal karga tampak sedang lego jangkar. Sejurus kemudian, sebuah kapal kayu menghampiri kapal kargo berbendera asing itu. Lalu, barangbarang dari kapal kargo dipindahkan ke kapal kayu tersebut. "Ada bongkar barang selundupan di Pinang Marina. Barangnya komputer seken, perabotan rumah tangga dan ada juga buah-buahan," kata sumber koran ini via sambungan telepon. Katanya, barang-barang tersebut kemudian dibawa oleh dua buah truk.. * * *

Menurut Zulkarnaen, warga pernah sempat mengadukan persoalan ini ke DPRD Tanjungpinang. Sayangnya, anggota Dewan dinilai tidak lagi memperjuangkan nasib rakyatnya. "Yang ada hanya janji-janji akan ditindak tegas, tapi kenyataannya tak pernah terbukti," ujar Rahman, warga lainnya. (tea)

Puas Keliling nia,” kata Een, kemarin. Seperti pepatah, burung yang terbang tinggi akan kembali ke sangkarnya. Een pun akhirnya tidak dapat berlama-lama hidup di atas kapal. Melihat kondisi usaha orang tuanya yang mulai ambruk tahun 2003, pria kelahiran Tanjunguban, 31 Januari 1977 ini memutuskan untuk berhenti menjadi pelaut dan melanjutkan usaha dagang orang tuanya. Bekerja keras sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil. Membantu orang tua berjualan kue dan mengantarkan ke warungwarung kue sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari.

Een kecil dulu dikenal sebagai anak pengantar kue. Sebagai anak sulung dari empat bersaudara dia merasakan bagaimana ayahnya yang dulunya hanya seorang kuli pengangkut pasir harus bekerja keras menafkahi keluarganya. “Coba tanya saja ke kedai kopi di Tanjunguban , pasti mereka kenal Een yang dulu selalu mengantar kue,” ujar Een yang termotivasi menjadi orang sukses demi mengangkat martabat keluarganya. Terjun ke dunia politik, diakuinya terjadi secara kebetulan. Karena dulu dia bukanlah kader yang tercatat dalam kepengurusan partai , melainkan

hanya sebagai simpatisan. Selanjutnya, pada awal-awal menjadi anggota Dewan, Een mengaku sempat menyesal. Pasalnya, hampir setiap hari masyarakat mendatangi rumahnya untuk mengadukan persoalan mereka. Hingga dia merasa tidak memiliki privasi lagi. Namun setelah terbiasa, kondisi ini justru membuat Een senang dan bersyukur karena dapat membantu dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar. "Ternyata melaksanakan Habluminannas (berhubungan baik dengan sesama manusia) itu memang menyenangkan dan harus dilaksanakan oleh setiap muslim,' kata Een bijak. (edy)


BINTAN

19

Sabtu,

14 Januari 2012

Listrik di Lagoi Sudah Normal Pegawai Sekwan Dilemburkan BINTAN BUYU — DPRD Kabupaten Bintan menggesa pemindahan kantor yang semula berada di Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang menuju Bintan Buyu. Pemindahan akan dimulai Senin (16/1) nanti, pindah ke kantor baru, pegawai dilingkungan Sekretariat Dewan (Sekwan) Bintan dilemburkan pada Sabtu dan Minggu. Para pegawai yang terdiri dari PNS dan honorer berjumlah 55 orang, dilemburkan untuk menggesa pemindahan kantor DPRD Bintan menuju Bintan Buyu. Hal ini bertujuan agar semua perangkat sudah terpasang dan bisa berfungsi pada saat pindah Senin (16/1) nanti. Secara bertahap perangkat kerja pendukung kesekretariatan mulai ditata meski belum seluruhnya terpasang dan masih ada yang belum terangkut ke lokasi kantor baru DPRD yang berada di Bandar Sri Bintan di KM 42, Bintan Buyu. "Para pegawai dilemburkan Sabtu dan Minggu untuk menggesa agar penataan perangkat pendukung kerja segera tuntas, karena hari Senin kesekretariatan sudah mulai beraktifitas di sini, kata Patimura," Sekretaris DPRD Kabupaten Bintan ditemui Haluan Kepri, Jumat (13/1). Menurut dia, Bupati dan Wakil Bupati yang diikuti semua SKPD juga akan segera menempati kantor baru, jadi secara bersamaan pegawai di lingkungan Sekwan Bintan juga harus mengikuti instruksi ini. Dan jika pegawai tidak disertakan lembur, dikhawatirkan pekerjaan tidak rampung karena masih banyak pekerjaan yang belum siap. "Terutama perangkat pendukung kerja kesekretariatan dan para anggota Dewan, tapi perangkat yang sifatnya bisa ditolerir bisa menyusul sambil mekanisme kerja berjalan," kata Patimura lagi. Gedung wakil rakyat yang megah itu mulai ditata oleh para pegawai yang sibuk menyusun perangkat kerja seperti perangkat pendukung kerja komputer, lemari arsip, dokumen dan sejumlah kursi dan meja juga tampak tertata. (tea)

L A G O I — Meski sempat terganggu dan padam listrik selama dua hari, Kondisi pasokan listrik di Kawasan Pariwisata Internasional Bintan (KPIB) Lagoi, Jum'at ,(13/ 1) sudah normal kembali.Pihak pengelola kawasan PT Bintan resort Cakrawala (BRC) yang memasok listrik ke sejumlah hotel dan resort di kawasan tersebut memastikan kondisi sudah berjalan normal kembali. "Sejak pukul 12 malam tadi, listrik sudah normal kembali seperti sediakala. Memang kemarin ada gangguan pada pembangkit listrik kita,"kata Admin Manager PT BRC, Edi Marta mengklarifikasi soal padamnya aliran listrik di KPIB Lagoi, Jumat kemarin. Menurut Edi, gangguan pada pembangkit listrik tersebut telah ditangani dengan cepat pihaknya. Sejumlah hotel dan resort telah diberi kabar akan ada pemadaman listrik sementara. Sejumlah hotel dan resort pun katanya telah memiliki genset cadangan sehingga dampak pemadaman listrik itu tidak begitu berpengaruh pada aktifitas hotel dan resort. "Memang ada komplain dari tamu hotel.Tapi setelah kita jelaskan mereka bisa mengerti,"kata Edi. Ditanya apakah pemadaman tersebut berpengaruh pada wisatawan yang berkunjung, Edi mengatakan pemadaman tersebut tidak berpengaruh karena kunjungan

tamu biasanya ramai pada akhir pekan atau week end. " Kondisi tamu biasabiasa saja. Tamu pun biasanya ramai pada weekend. umumnya wisatawan dari luar negeri mulai ramai pada hari Jumat," ujar Edi. Terkait gangguan mesin pembangkit listrik yang jarang terjadi tersebut , pihaknya saat ini kata Edi memiliki empat mesin pembangkit yang siap digunakan. Biasanya hanya dua mesin berkapasitas 6 Mega watt yang dioperasikan secara paralel, sedangkan dua lagi sebagai cadangan. Sehingga jika ada permasalahan di satu mesin langsung digantikan mesin cadangan tersebut. Persoalannya mesin cadangan tersebut baru digunakan disaat ada gangguan saja. Sehingga saat digunakan dibutuhkan waktu untuk menghasilkan kinerja optimal mesin. Seperti diberitakan, peristiwa langka terjadi di kawasan pariwisata internasional (KPIB) Lagoi. Tiba-tiba saja pasokan listrik dikawasan mengalami gangguan sejak Kamis dini hari . Akibatnya sejumlah hotel dikawasan tersebut yang selama ini mendapat suplai listrik dari pembangkit listrik yang dikelola PT Bintan Resort Cakrawala tidak mendapat pasokan listrik. Kejadian padamnya lampu ini berlanjut sampai Kamis sore kemarin. Salah seorang pegawai hotel Nirwana yang berada di kawasan pariwisata tersebut mengatakan

listrik padam di hotelnya sejak sekitar pukul 02.00 WIB Kamis dini hari kemarin. "Saya dengar pembangkit listrik PT BRC ada gangguan dan sedang mengalami perbaikan. Sudah dua hari terakhir ini. Listrik sempat hidup dan kemudian mati lagi. Sampai saya pulang sore tadi pukul 5 listrik masih padam,"kata sumber yang tak mau disebutkan

namanya, Kamis lalu Menurut sumber tersebut ada lima hotel yang berada di kawasan KIB Lagoi. Namun katanya hanya empat hotel yang menggunakan pasokan listrik dari PT BRC yakni Club Med, Ria Bintan, Nirwana dan Banyan Tree. Sedangkan satu hotel yakni Bintan Lagoon memiliki pembangkit sendiri. "Kalau di hotel kita terpaksa

menggunakan genset cadangan. Tapi hanya bisa menghidupkan lampu saja. Sedangkan komputer dan AC di kamar-kamar tidak bisa," katanya. Dia juga mengatakan tidak mengetahui persis kondisi para turis akibat pemadaman tersebut. Kejadian listrik padam berjam-jam ini juga diakuinya baru pertama kali terjadi sejak KPIB beroperasi sekitar 15 tahun lalu. (edy)

BERI PENGHARGAAN — Bupati Bintan Ansar Ahmad , memberikan penghargaan kepada penyelam asal Perancis Michele yang telah membantu evakuasi korban tugboat beberapa waktu lalu. EDY/HALUAN KEPRI

Ratusan Ton Pupuk Menumpuk BINT AN — Ironis memang, di saat petani BINTAN mengeluhkan langkanya pupuk bersubsidi, justru ratusan ton pupuk menumpuk di gudang PKD Kepri, Batu 7 Tanjungpinang. Pupuk tersebut tidak ditebus oleh petani dari berbagai daerah di Kepri. Oleh: Edy Haryanto, Liputan Bintan

Pupuk jenis urea yang menumpuk sejak tahun 2009 itu adalah pupuk yang tak ditebus oleh petani dari berbagai daerah di Kepri. Pupuk tersebut juga terancam tidak dapat diedarkan kepada petani lagi menyusul dikeluarkannya aturan baru dari Menteri Pertanian yang menga-

tur tahun 2012 ini pupuk bersubsidi yang boleh beredar kepada petani adalah pupuk yang berwarna merah muda atau pink. Keluhan menumpuknya pupuk bersubsidi ini disampaikan oleh Baharuddin ketua PKD Kepri kepada Haluan Kepri. Menurut dia persoalan pupuk ini memang

seharusnya menjadi pemikiran bagi semua pihak. Di satu sisi pihaknya telah menyediakan pupuk bersubsidi sesuai RDKK (Rencana defenitif Kebutuhan kelompok) untuk petani di setiap Kabupaten di Kepri. Namun setelah pupuk tersedia, petani tidak mengambil atau menebusnya karena tidak memiliki dana. "Contohnya petani di Kabupaten Bintan meski diberi kuota pupuk subsidi sekitar 300 ton, tapi yang ditebus hanya setengahnya saja bahkan tak sampai. Akibatnya stok kita menumpuk di gudang. Begitu juga dari daerah lain seperti Anambas, Natuna, Karimun. Umumnya sejumlah daerah tidak menebus pupuk yang sudah disediakan. Kalau kondisi begini tentu modal kita tak berputar dan sulit

untuk membeli pupuk lagi ke pabrik pupuk,"keluh Baharudin menunjukan pupuk menumpuk di gudang PKD Kepri Batu 7 Tanjungpinang, Jumat,(13/1). Sudahlah memikirkan pupuk yang menumpuk di gudang ditambah lagi ada kecurigaan pihak kepolisian bahwa pihaknya menyelewengkan pupuk bersubsidi, membuat hatinya semakin miris. "Kalau memang kita dicurigai menyelewengkan pupuk bersubsidi, tentunya pupuk ini sudah tidak ada lagi di gudang. Tapi kenyataannya pupuk menggunung seperi ini,"ucap Bahar. Persoalan menumpuknya pupuk di gudang tersebut sudah disampaikan ke sejumlah pihak termasuk DPRD Bintan. Bahkan sejumlah anggota komisi II DPRD Bintan sudah sempat diajaknya melihat langsung pupuk tersebut. Namun sayangnya sampai saat ini tidak ada solusi yang diberikan oleh anggota dewan tersebut. Baharpun berharap seluruh pihak terkait baik di tingkat Provinsi Kepri dan Kabupaten Bintan turut membantu mencari jalan keluar kondisi menumpuknya pupuk tersebut. Dia berharap ada kebijakan dari Pemerintah Provinsi Kepri agar pupuk tersebut dapat disalurkan kepada petani meskipun telah ada aturan baru dari Menteri Pertanian seperti disebutkan diatas. Menanggapi hal tersebut, ketua KTNA (Kontak Tani dan Nelayan Bintan) Bintan Tukiman mengakui bahwa ada persoalan yang dihadapi petani dalam menebus pupuk bersubsidi dari PKD Kepri. Kelangkaaan pupuk bersubsidi yang pernah terjadi di Bintan memang hanya untuk jenis tertentu saja. * * *

Kopkar Dapat Menerima Penolakan Bupati memang dalam pembangunan pasar kekurangan dana. "Mengapa tidak dari awal pihak koperasi dan pejabat dinas bersangkutan (disperindagkop dan UKM Bintan-red) melaporkan kepada kita jika kekurangan dana. Kalau dari awal tentu bisa kita usulkan dalam DAK (Dana alokasi khusus) tahun 2012 ini. Kalau sekarang tentu tidak bisa lagi,"tegas Ansar kepada Haluan Kepri disela kegiatan penyerahan Life jaket dan bantuan kapal bagi nelayan di Pasar Barek motor Kijang, Kamis lalu. Ansar mengatakan masalah pengaturan anggaran daerah ini memang tidak segampang EDY/HALUAN KEPRI yang dipikirkan banyak orang. PASAR tradisional yang dibangun Kopkar Wira Artha Lagoi, Karena ada aturan yang harus dijalankan. Pemkab dalam hal Jumat (13/1). ini katanya tidak dapat mengL A G O I — Pihak Koperasi diskusikan bagaimana mema- ganti dana yang telah dikeluarKaryawan (Kopkar) Wira Artha jukan pasar tradisional yang ada. kan oleh pihak koperasi . "Apadapat menerima penolakan Kita berharap pasar tradisional lagi dana tersebut sudah diPemkab Bintan untuk mendanai yang telah dibangun dapat me- keluarkan oleh koperasi. Sesuai pembangunan fasilitas umum ningkatkan ekonomi masyarakat aturan dana tersebut tidak dapat (fasum) di pasar tradisional setempat,"kata Machsun, Bisnis dikembalikan pemkab," katanya. Kopkar Wira Artha ,yang yang sedang dibangun koperasi Manager kopkar Wira Artha, beranggotakan karyawan PT tersebut. Namun pihak Kopkar Jumat (13/1). berharap kedepan pihaknya dan Machsun berpendapat, ke- BRC Lagoi ini, mengaku telah Pemkab Bintan dapat berdiskusi beradaan pasar tradisional yang menalangi atau menutupi biaya dan duduk bersama dalam upaya mereka bangun saat ini dapat pembangunan sejumlah fasilitas mengembangkan pasar tradisi- menjadi pilihan bagi petani un- umum (fasum) dan sarana penonal yang ada di Bintan. tuk meningkatkan ekonominya. dukung pasar tradisional yang "Kalau memang Bupati me- Pasalnya petani dapat langsung sedang mereka bangun sebesar ngatakan begitu, kita dapat me- menjual produk pertaniannya. Rp200 juta. Pasar tradisonal yang dinerima. Dana yang telah kita ke- Yang dibutuhkan adalah bagailuarkan kita anggap investasi mana mengelola pasar tersebut bangun dengan bantuan dana dari saja bagi koperasi. Namun kita agar dapat menjadi tempat yang Kementrian Koperasi senilai berharap kedepan kita dapat nyaman dan menarik bagi ak- Rp800 juta dan kini dalam tahap penyelesaian akhir (finishing) duduk bersama untuk men- tivitas jual beli masyarakat. Kopkar Wira Artha sebelum- tersebut dibangun di Kawasan nya berharap Pemkab bisa me- Kelurahan Kota Baru, Kecamatan ngembalikan dana talangan Teluk Sebong. Pihak koperasi Rp200 juta yang telah dikeluar- berharap pemerintah daerah kan oleh pihak koperasi untuk dapat memfasilitasi pembangunan membangun fasilitas umum pa- fasum tersebut sesuai Teknis sar yang mereka bangun. Namun Pelaksanaan yang diberikan oleh sayangnya Bupati Bintan Ansar Kementrian koperasi. Ketua Kopkar Wira Artha Ahmad tidak dapat memenuhi harapan tersebut. Bupati menga- Arifin Napitupulu mengakui pihaknya telah mengeluarkan takan bahwa seharusnya dari awal pihak koperasi dan pejabat dinas dana koperasi untuk pembabersangkutan melaporkan jika ngunan sarana pendukung dan fasilitas umum sebesar lebih kurang Rp 200 juta. Dana tersebut digunakan untuk melengkapi sejumlah sarana dan prasarana pasar yang kini dalam tahap penyelesaian. "Sesuai teknis pelaksanaan pembangunan pasar yang diberikan oleh pihak Kementrian Koperasi saat memberi bantuan dulu, bantuan Rp800 juta itu hanya untuk bangunan utama pasar saja. Sedangkan sarana pendukung berupa fasilitas umum didanai oleh pemkab setempat," kata Arifin. (edy)


ANAMBAS

20

Sabtu,

14 Januari 2012

Sekolah Agama Berprestasi Minim Infrastruktur Puskel Berhasil Ditarik ke Tarempa \ANAMBAS — Setelah merapat di Pulau Ujung, Desa Mangkait, Siantan Selatan, Kapal Puskesmas Keliling (Puskel) yang mengalami rusak mesin setelah dihantam badai akhirnya sampai di Tarempa, sekitar pukul 14.00 WIB (12/1). Puskel sampai di Tarempa setelah ditarik pompong nelayan dari Mangkait menuju Tarempa. Kapten Puskel, Amir saat ditemui Haluan Kepri di Tarempa (13/1) menyampaikan, Puskel bertujuan menjemput pasien ke Pulau Ujung bukan ke Pulau Mangkait seperti yang diberitakan sebelumnya. Namun demikian di Pulau Ujung terdapat dua RT yang masuk kedalam desa Mangkait. "Tujuan kita memang Pulau Ujung bukan Pulau Mangkait, tapi Pulau Ujung juga termasuk kedalam Desa Mangkait,"katanya Amir menuturkan kondisi cuaca yang buruk menyebabkan air banyak masuk kedalam kapal. Air juga masuk dari atas dek kapal karena hujan lebat. Akibatnya mesin pompa tidak mampu mengeluarkan genangan air dan merendam mesin. Sekitar pukul 10.00 WIB menjelang sampai di Pulau Ujung kapal alami gangguan tersebut sehingga tidak dapat melanjutkan perjalan kembali. Puskel merapat selama satu malam untuk membuang air yang merendam kapal. "Cuaca buruk, air masuk dari dek kapal dan terlalu banyak sehingga tidak bisa dikeluarkan dengan cepat. Akibatnya mesin alami gangguan dan tidak bisa berjalan cepat. Kita merapat di Pulau Ujung dan bermalam satu malam. Kemarin karena ada warga Pulau Ujung ke Tarempa, mereka bantu menarik Kapal Puskel,"tuturnya Meskipun mengalami gangguan, Amir menyampaikan Puskel dalam kondisi baik. Tidak ada kerusakan yang berarti karena mesin hanya terendam air dan masih dapat diperbaiki. "Tidak ada kerusakan berarti, Puskel dalam keadaan baik dan masih bisa diperbaiki,"katanya Semua penumpang dan ABK dalam keadaan selamat dan kembali ke Tarempa. Sementara itu pasien tidak jadi dibawa ke rumah sakit Payaklaman. Karena permintaan pasien sendiri untuk tidak dibawa ke Payaklaman. "Pasien mengaku sudah sehat dan tidak mau dirujuk, makanya tidak jadi dibawa ,"ujar Amir Amir menuturkan saat berangkat dari Tarempa cuaca sedikit membaik, sebelumnya angin memang kencang dan tidak bisa berlayar. Namun karena kondisi darurat yang dilaporkan Puskel mengupayakan untuk menjemput. Tapi dalam perjalan cuaca kembali memburuk angin disertai hujan deras menyebabkan air banyak menumpuk dalam kapal dan tidak bisa dikeluarkan dengan cepat. "Mau berangkat angin agak teduh dari sebelumnya. Makanya kita berangkat. Tapi dalam perjalan angin kembali kencang disertai hujan deras. Makanya air banyak masuk dan tidak dapat dikeluarkan dengan cepat. Sehingga merendam mesin,"pungkasnya.(yul)

A N A M B A S — Meskipun dikelola swasta,Madrasah Tsanawiyah (MTs) ternyata lebih memperlihatkan prestasi yang lebih baik dibanding SMP. Seperti halnya persentase kelulusan tahun 2011 lalu untuk MTs sebesar 95.45 persen, sementara SMP yang noatbene sekolah umum pemerintah berada sedikit dibawahnya sebesar 91,85 persen. Peningkatan tiap tahun juga masih dipegang MTs, kelulusan tahun 2011 untuk MTs meningkat sebesar 22.95 persen dari tahun 2010 sebesar 72,50 persen. Sedangkan untuk SMP hanya mengalami peningkatan sebesar 17.15 persen dari tahun sebelumnya 74,70 persen. Namun pada sekolah agama masih sangat minim infrastruktur, seperti gedung sekolah banyak yang sudah tidak layak, atap sekolah bocor dan sering tergenang air saat musim hujan. Begitu juga dengan kondisi tenaga pengajarnya. Belum lagi jika permasalahan guru honor yang tidak digaji karena jauhnya Anambas dari Departemen Agama. Rasanya tidak salah jika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KKA menyorot lembaga pendidikan agama. Dalam padangangan umum fraksi terhadap rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2012. Fraksi PBB Plus menilai pengalokasian dana untuk pembangunan pendidikan Keagamaan sangat minim. Dewan telah meminta agar Pemkab Anambas lebih serius dengan pendidikan agama, bahkan kalau perlu membangun pondok pesantren bagi pelajar Anambas untuk menuntut ilmu agama. "Alokasi dana untuk pendidikan Agama sangat minim, kedepan disarankan Pemkab Anambas untuk membangun

pondok pesantren karena keberadaan pondok pesantren saat ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengetahuan keagamaan,"kata R Febri Bayu Gunadian, Sekretaris F-PBB Plus belum lama ini. Namun sayangnya Bupati Kepulauan Anambas, Tengku Mukhtarudin, menjawab pandangan fraksi dengan pernyataan yang masih jauh dari harapan. Tengku hanya menjawab pondok pesantren. Dimana pembangunan pondok pesantren di Anambas memerlukan kajian secara akademis dan secara ilmiah karena merupakan wewenang Kementrian Agama. Sedangkan nasib pelajar di sekolah agama yang sudah ada saat ini tidak masuk dalam R-APBD 2012. "Untuk pembangunan pondok pesantren, Perlu kajian secara akademis dan secara ilmiah mengingat hal ini menjadi kewenangan dari kementrian Agama,"jawabnya dalam penyampaian jawaban kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD KKA. YULIA Sekolah agama yang ada memang umumnya dikelola swas- KELAS TERGENANG — Pelajar MTs belajar dalam lokal yang tergenang air, kondisi ini selalu terjadi ta, tapi lanjut dia, pemilik se- setiap hujan turun. Apalagi sejak bulan Oktober tahun lalu sampai hari ini hujan terus mengguyur kolah bukanlah pengusaha be- Anambas. Ruangan yang tergenang air menjadi tempat belajar siswa setiap harinya. sar yang mampu mendanai yayasan, pendirian yayasan se- sekolah. Mereka mampu men- negeri untuk Kepulauan Anam- jauh di Jakarta sana. Pemkab mata-mata adalah karena ingin dapatkan izin dari Departeman bas dari Departeman Agama. harus proaktif dalam peningmembebaskan Anambas dari Agama untuk melaksanakan Sementara Anambas sudah katan pendidikan sekolah agakebutaan ilmu pengetahuan. lembaga pendidikan. Dengan menjadi kabupaten dan me- ma. Perhatian harus dimulai Meskipun dengan dana minim, keterbatasan dana dan trans- miliki dana yang besar. Tapi ha- dari level tingkat bawah mulai hanya semangat kebersamaan portasi, masyarakat tidak per- nya menjadikan sekolah agama dari MI sampai MA. Setelah itu yang dimiliki masyarakat saat nah lelah mendirikan sekolah, semakin punah dengan dibu- baru memberikan beasiswa ke itu. Yayasan bagi sekolah yang ketika Anambas belum ber- kanya sekolah negeri umum perguruan tinggi seperti yang didirikan hanya sebagai label bentuk Kabupaten. Transportasi yang dibantu perusahaan migas telah disampaikan oleh Bupaagar mendapatkan izin mem- masih dengan perintis, uang di Anambas. ti,"jelasnya. buka lembaga pendidikan. Se- pribadi pun banyak dikorbanDia berharap,peningkatan in"Kiranya penting bagi Pemmentara operasionalnya berada kan," paparnya. kab Kepulauan Anambas untuk frastruktur pendidikan agama pada masyarakat sendiri. Ia melanjutkan, bagaimana memperhatikan kebijakan pe- mestilah lebih serius, untuk "Ada satu pertanyaan yang bisa seorang Bupati yang me- ningkatan mutu pendidikan menghindari langkanya sarjana muncul, ketika masyarakat yang miliki staff ahli dengan banyak sekolah Agama ditingkat Ka- agama di Anambas. Sehingga protidak banyak memiliki pendi- bidang ilmu dan berpendidikan bupaten. Sangat tidak mungkin gram pembinaan keagamaan di dikan akademis. Juga tak ada staf sekolah tinggi. Belum mampu menyerahkan sepenuhnya ke- tingkat kecamatan dapat tertata (yul) ahli untuk pengkajian pendirian menjemput satu sekolah agama pada Departeman Agama yang dengan baik.(yul)

Air Bersih Belum Layak Konsumsi ANAMBAS — Air bersih yang disalurkan ke rumah masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas ternyata belum memenuhi syarat sebagai air minum yang memenuhi standar kesehatan. Oleh: Yulia Irfani, Liputan Anambas

Berdasarkan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih/Minum Dinas Kesehatan Provinsi Kepri yang diuji di BTKL-PPM Kelas I Batam, masih terdapat bakteri e.coli yang menunjukan hasil uji

labor diatas kadar maksimum yang diperbolehkan. Kabid Pemberantasan Penyakit Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan KKA Islam Malik, mengatakan,

Berdasarkan Pemeriksaan Kualitas Air Bersih/Minum, Dinas Kesehatan Provinsi Kepri yang diuji di BTKL-PPM Kelas I Batam. Uji labor kebersihan air bersih yang dialirkan ke rumah masyarakat yang diambil sampelnya pada Agustus tahun lalu. Hasilnya baru diterima Dinas Kesehatan KKA pada Desember lalu. Dari lima sampel yang diambil yang berasal dari dua di bak penampungan dan tiga sampel di rumah warga di Tarempa, hasil pemeriksaan Mikrobiologi dari Caliform dan e.coli tidak memenuhi sarat karena diatas

kadar maksimun yang diperbolehkan. "Baktreri e.coli merupakan bakteri pengurai yang berasal dari kotoran tinja, bakteri e coli seharusnya tidak ada pada air minum yang dikonsumsi masyarakat, karena dapat menyebabkan penyakit diare,"kata Malik pada Haluan Kepri, Jumat,(13/1). Menurut Malik, terdapatnya bakteri e.coli disebabkan karena air yang ditampung di bak tidak langsung dari sumber mata air. Melainkan air tersebut berasal dari pegunungan rintis yang juga menjadi tempat bermukim war-

Banyak Jalan Berlobang di Musim Hujan A N A M B A S — Musim hujan yang sudah berlangsung selama dua bulan menyebabkan jalan di Anambas banyak lobang. Seperti yang terlihat pada dasar tanjakan dari Masjid Baiturahim Tarempa menuju Tarempa Barat masyarakat meletakan drum pada lobang jalan. Tujuannya agar pengendara yang turun tanjakan terjal dan berliku ini dapat menghindari lobang yang berada persis ditengah jalan. Pantauan Haluan Kepri, kondisi jalan memang memburuk, dibawah tanjakan pada saat hujan ini air tergenang. Akibatnya jalan yang termasuk dalam perbaikan jalan lingkar Terempa ini berlobang-lobang. Aspal goreng yang mulai dikerjakan sejak tahun

lalu ini pun kini berlobang-lobang. Pengendara harus berhatihati terutama pada tanjakan karena jalan banyak lobang dan semenisasi yang sudah banyak retak. "Harus hati-hati karena jalan banyak lobang dan retak semennya, apalagi pada tanjakan, itu banyak lobang dan sangat berbahaya,"kata Indra salah seorang warga Tarempa Barat sembari menunjuk jalan berlobang yang berada di tanjakan (13/1) pada Haluan Kepri. Menurut dia, selain berlobang saat musim hujan jalan juga licin, airpun mengalir ke jalan pada tanjakan. Kondisi ini terjadi karena saluran air pada sisi jalan di tebing curam juga tersumbat sampah, akibatnya

air tumpah ke jalan dan jalan menjadi licin. "Jalan juga licin karena banyak air mengalir di jalan dan tumbuh lumut, jadi harus ekstra hatihati,"ujar Indra. Jika diamati lebih seksama, tidak hanya jalan ditanjakan yang mengalami kerusakan, tapi hampir semua jalan. Jalan lingkar Taremp yang di Aspal kini juga sudah mulai rusak. Disepanjang jalan dipenuhi lobang lapisan aspal goreng pada bagian teratas sudah terkuras air. Akibatnya kerikil yang tidak direkat dengan cairan aspal bertaburan. Begitujuga jalan dijembatan Semen Panjang yang juga mengalami kerusakan. Sepanjang jembatan yang panjangnya

YULIA

PENGENDARA sepeda motor menghindari lobang yang ada di tengah tanjakan menuju Tarempa Barat Jumat (13/1).

mencapai 1800 meter ini sudah berlobang, sementara jembatan ini merupakan akses utama masyarakat. Kondisi jalan yang sempit dan tidak memiliki saluran aliran air dari jalan menyebabkan ari tergenang dibadan jalan. Hal ini mengakibatkan ketika jalan dilalui kendaraan menjadi lunak dan mengalami kerusakan. Pada lobang-lobang besar masyarakat meletakan benda-benda agar tidak dilalui pengendara untuk menghindari kecelakaan. "Untuk menghindari kecelakaan maka diletakkan drum dan benda-benda lain, kalau saat hujan jalan sulit dilihat dan bisa saja kita masuk lobang dan terjatuh,"tutur Indra. Warga berharap pemerintah dapat memperbaiki jalan yang sudah rusak, karena saat ini hampir setiap ruas jalan yang rusak kondisinya sudah parah dan dipenuhi lobang. "Kita berharap pemkab dapat memperbaiki jalan ini kembali, meskipun baru diperbaiki tahun lalu, tapi saat ini sudah rusak kembali. Disamping itu, perbaikan yang dilakukan hendaklah tahan lama. Bukan seperti ini baru beberapa bulan saja sudah hancur lagi. Yang celaka itu kita masyarakat sebagai pengendara karena jalan ini kita lalui setiap hari," timpal Dodi salah seorang pengojek di Tarempa, Siantan, Anambas. Sebagai pengojek yang banyak menggunakan jalan, Dodi mengakui sulitnya jalan yang harus dilewati, karena mengalami kerusakan yang parah terjadi di setiap ruas jalan. Apalagi pada tanjakan yang jalannya sudah hancur. "Sudah hancur jalannya, apalagi pada tanjakan, sangat sulit dilalui ditambahlagi saat kita bawa penumpang, jika tidak hati-hati (yul) bisa celaka,"tuturnya(yul)

ga. Disamping itu air juga tidak melalui pengolahan terlebih dahulu. Dan Dinas Kesehatan KKA bersama Camat akan menelusuri masuknya bakteri ini ke bak penampungan air bersih. "Bak penampungan air ini tidak langsung dari sumber mata air, tapi kita tampung dari aliran sungai, jadi mungkin saja terkena kotoran warga dan hewan juga yang ada dipegunungan sana. Kita akan telusuri dimana terdapatnya sumber ini dan akan merekomendasikan kepada Dinas Pekerjaan Umum yang mengelola air bersih,"ujarnya Meskipun secara teori pada

air bersih masih terdapat bakteri e.coli. Tapi secara fisika dan kimia air bersih aman dan terbebas dari kemungkinan pencemaran bahan kimia. Hal semula yang dikhawatirkan adalah tercemarnya air bersih dari kebun karet warga. Namun setelah diteliti hasil penelitian menujukan hasil dibawah kadar maksimum yang diperbolehkan. "Secara kimia dan fisika masih aman, hanya e.coli saja yang masih ada,"imbuhnya. Sementara itu Air Minum kemasan yang diproduksi di Tarempa, Siantan, Anambas

masih layak konsumsi dan bebas dari bakteri dan pencemaran kimia berbahaya. Hal ini disebabkan karena air langsung diambil dari sumber mata air. Disamping itu air juga melalui pengolahan untuk membebaskan dari bakteri berbahaya yang terdapat dalam air. "Air minum dalam kemasan aman dikonsumsi, sejauh ini belum ditemukan adanya bakteri berbahaya. Karena air diolah terlebih dahulu dan sumbernya juga dari mata air yang dimiliki sendiri oleh pemilik,"pungkasnya.** * *

Bupati Undang Putra-putri Anambas Menjadi PTT A N A M B A S — Bupati Kepulauan Anambas, Drs Tengku Mukhtaruddin mengaku prihatin dengan minimnya Sarjana Agama di Anambas. Untuk itu dirinya memberanikan diri mengundang putra-putri Anambas untuk diangkat sebagai Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ditugaskan khusus belajar di Perguruan Tinggi Agama Islam. "Kita membutuhkan sarjana Agama Islam untuk membina program keagamaan ditingkat Kecamatan. Untuk itu, jika ada putra-putri kita yang berminat sekolah di Perguruan Tinggi Agama Islam, Pemkab akan menyekolahkan mereka dan diberi SK sebagai PTT di Kabupaten Anambas,"kata Tengku pada Haluan Kepri Jumat,(13/1). Kebijakan ini, lanjut Tengku, menjadi pertanyaan tersendiri bagi Anambas yang merupakan daerah warisan kerajaan melayu yang tidak bisa dilepaskan dengan peradaban Islam. Dia mempertanyakan apakah di Anambas ini sudah habis generasi yang mencintai pendidikan Agama Islam, Sehingga bidang ilmu ini menjadi langka di Anambas. Ternyata Anambas bukanlah daerah baru yang jauh dari pendidikan agama. Bahkan Sekolah yang berdiri pertama kali di Anambas adalah sekolah agama yang didirikan atas dana swakelola masyarakat. Jauh sebelum Anambas menjadi kabupaten sekolah agama telah menjadi suluh penerang bagi masyarakat Anambas dan masih bertahan hingga saat ini. Hampir setiap pulau besar memiliki sekolah Agama. Berangkat dari tingkat Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaibiyah (MI). Untuk Siantan Sendiri terdapat Madrasah Ibtidaibiyah Negeri Tarempa. Juga MI Tiangau di Tiangau, Kecamatan Siantan Selatan, dan masih banyak MI yang berada ditiap desa di Anambas. Begitu juga dengan Madrasah Tsanawiyah setingkat SMP, sedikitnya terdapat empat Madrasah Tsanawiyah (MTs) setingkat SLTP di Anambas. Namun masih dikelola oleh swasta. Untuk Pulau Siantan ada MTs Fatahilah di Tarempa, Siantan,

Anambas. Untuk Pulau Jemaja terdapat MTs Al Ma'arif Jemaja. Di Pulau Matak juga terdapat MTs Nurul Huda Payalaman di Kecamatan Palmatak dan MTs At Taqwa di Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah. "Madrasah Aliyah (MA) yang setingkat SMA juga terdapat di pulau besar. MA Fatahilah di Tarempa,Siantan, Anambas. Juga di Pulau Jemaja terdapat juga Madrasah Aliyah. Dan di Palmatak juga terdapat Madrasah Aliyah. Lalu kenapa di Anambas terjadi kelangkaan sarjana Agama," ujarnya setengah bertanya. Pemkab Kepulauan Anambas, melalui Dinas Pendidikan diharapkan tidak hanya memberikan informasi perguruan tinggi negeri yang umum bagi pelajar, tapi juga informasi penerimaan siswa berprestasi bagi perguruan tinggi Islam. Karena daerah kepulauan ini sulit dijangkau informasi dari perguruan tinggi yang berada di kota-kota besar. Termasuk beasiswa untuk dua orang lulusan terbaik dari setiap MA. Pada tahun 2011 lalu juga dijebloskan Dinas Pendidikan ke Univesitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Dengan beasiswa sebagai PTT dan uang kuliah ditanggung oleh Pemkab Anambas. Kok bukan ke perguruan tinggi Islam? Bukankah dari usia belia mereka telah memilih Lembaga pendidikan Islam. Tapi apa boleh buat, beasiswa yang tersedia baru untuk perguruan tinggi umum. Sebagai corong pendidikan bagi warga Anambas, maka tidak ada salahnya Dinas Pendidikan menangkap penyampaian Bupati Kepulauan Anambas Tengku Mukhtaruddin tentang langkanya Sarjana Agama di Anambas. Ditahun 2012 ini, sebaiknya beasiswa tidak hanya disediakan untuk perguruan tinggi umum. Tapi juga untuk Perguruan Tinggi Islam yang ada di tanah air bagi lulusan terbaik yang berasal dari Madrasah Aliyah. Tentunya promosinya dilakukan dari awal tahun ini, karena pada bulan Mei nanti, perguruan tinggi sudah mulai menerima (yul) mahasiswa baru.(yul)


KARIMUN

21

Sabtu,

14 Januari 2012

Rektor UK Membela Diri Usaha Batik Karimun Bermunculan KARIMUN— Membatik tidak hanya menjadi kerajinan tangan masyarakat di Solo, Jogjakarta atau daerah lain di Pulau Jawa. Namun, membatik juga sudah menjadi kerajinan tangan masyarakat di Kabupaten Karimun. Makanya tak heran, para pembatik sudah banyak yang bermunculan di Bumi Berazam ini. Sebut saja Reny Batik dan Mila Batik. Dua industri rumah tangga yang bergelut dalam dunia batik di Karimun. Zamyatul Siregar, pemilik Mila Batik yang terletak di Jalan MT Haryono, Tebing kepada Haluan Kepri, Jumat (13/ 1) mengatakan sejarah mulai berdirinya batik di Karimun. Ia menyebut, membatik di Karimun berawal dari program Kantor Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karimun terkait Pelatihan Batik tahun 2010 lalu. "Saat itu, pendirian kelompok kerajinan batik Karimun atas keberadaan dan eksistensi dari pelatihan yang terdiri dari 9 orang perajin batik yang mulai beraktivitas di Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing. Sejak saat itu, ke sembilan orang ini mulai mengembangkan ilmunya hingga mulai menjadi berkembang," ujar Zamyatul. Menurut Zamyatul, motif dan corak batik di Karimun berbeda dengan yang ada di Solo atau daerah lainnya di Indonesia. Bukan hanya corak, namun gaya pembatikan pun juga tidak sama. Pembuatan batik Karimun melalui sistem tulis atau yang lebih dikenal dengan istilah pencantingan karena menggunakan media yang disebut canting. Namun, seiring pergeseran waktu dan banyaknya ide yang muncul dari para pebatik, maka pebatik mulai melakukan cara lain yaitu dengan cara cetak dan terakhir cara terbaru yang dilakukan adalah melalui sistem printing. Sistem printing ini para peminat batik bisa memesan motif, warna dan setelah semua sesuai dengan selera, maka perajin bisa mengerjakannya haya dalam waktu dua hari. "Jika menyangkut motif, motif batik di Karimun sesuai dengan kondisi daerah Karimun yang terletak di daerah pesisir dan pada umumnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Makanya, dalam corak batik pun disesuaikan dengan ritme kehidupan nelayan dan semua ciri khas yang berbau dengan masyarakat pesisir," ujarnya. Dengan berpijak pada kondisi daerah Karimun itu, maka perajin menciptakan berbagai motif seperti motif gonggong, bunga raya, daun sukun, awan berarak, ikan ampan layar, ikan berenang, siput gonggong terkurung dan sukun bersusun. Kian lama, corak batik Karimun semakin beragam. Bahkan, trend batik pun disesuaikan dengan trend dunia dan selera pasar. Tahun 2012 ini, batik Karimun memiliki trend 'batik Karimun padu serasi', 'batik Karimun pelangi' dengan kombinasi warna alam. "Mengenai bahan, selama ini bahan baku batik Karimun memang masih berasal dari Jawa terutama Jogjakarta, namun mulai 2012 ini para perajin batik di Karimun akan memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada di Karimun seperti memanfaatkan getah nangka atau cempedak.(ham)

ILHAM/HALUAN KEPRI

KARYAWAN di butik Mila Batik milik Zamyatul memperlihatkan hasil karya pebatik Karimun yang dipajang di Butik di Jalan MT haryono,Kecamatan Tebing.

KARIMUN KARIMUN— Rektor Universitas Karimun (UK) Abdul Latif membela diri dengan cara mengumpulkan seluruh mahasiswa, termasuk yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dihadapan ratusan mahasiswa, Latif membantah semua pernyataan yayasan dan pemberitaan di media massa, Jumat (13/1) di halaman dalam kampus induk UK. Oleh: Abdul Gani, Liputan Karimun

Namun dari pertemuan itu, tidak menemukan titik terang terhadap mahasiswa yang bertanya, sehingga pertemuan itu dianggap sia-sia. Apa lagi dalam pertemuan tersebut tidak menghadirkan satu orang pun pihak yayasan, melainkan menghadirkan pimpinan dari STKIP PGRI Sumenep, yakni Musaheri bersama ibu Luluk (selaku pemegang uang setoran dari mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep). Ironisnya lagi, pihak yang tidak berkepentingan di dalam masalah UK malah diundang untuk hadir, yakni gurubesar dan Dosen Universitas Padjajadan (unpad), Prof Dr Wagiono. Sehingga menurut beberapa mahasiswa, hal yang dilakukan Latif bukan klarifikasi melainkan pembelaan diri dan tidak mengakui kesalahan. Dikarenakan tidak mengundang Yayasan Tujuh Juli dalam melakukan klarifikasi. Dalam pertemuan tersebut juga diadakan sesi tanya jawab singkat. Dan sempat terjadi adu argumen antara pihak STKIP PGRI Sumenep dengan managemen UK, terkait Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep sampai saat ini tidak terdapat data pribadi mahasiswa di dalamnya. Disamping itu, pertanyaan yang diajukan oleh beberapa mahasiswa, hanya mengambang dan tidak mendapatkan jawaban serta solusi yang tepat. Baik jawaban dari pihak rektor maupun dari pihak STKIP PGRI Sumenep. Zulkarnain, yang merupakan salah seorang mahassiwa UK mempertanyakan tentang perpindahan mahasiswa UK jurusan PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) ke STKIP PGRI Sumenep, namun dalam perpindahan itu dimasukkan ke dalam jurusan yang berbeda, yakni jurusan PPKN. "Setelah dipindahkan lagi ke UK dengan alasan UK sudah memiliki izin program pendidikan (prodi), kenapa balik lagi ke jurusan PGSD?. Padahal menurut atur-

an dari Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) yang disampaikan oleh Ketua STKIP PGRI Sumenep, Musaheri, bahwa boleh dipindahkan asalkan dengan satu jurusan atau jurusannya sama. Namun nyatanya, mahsiswa UK jurusan PGSD pindah ke STKIP PGRI Sumenep dimasukkan ke jurusan PPKN," ujar Zulkarnain. Menanggapi hal itu, Ketua STKIP PGRI Sumenep, Musaheri tidak bisa menjawab. Menurutnya biarlah Rektor UK yang menjawabnya. "Itu biar rektor UK yang menjawabnya," kata Musaheri. Ketika acara pertemuan itu semakin panjang hingga sore hari, Rektor UK tetap enggan menjawab pertanyaan itu. Malah menurutnya, akan dijawab nanti dan dicarikan solusinya. Dalalam kesempatan itu, Musaheri juga mengatakan, sampai saat ini STKIP PGRI Sumenep tidak illegal, karena memiliki izin penyelenggaraan untuk enam prodi, bahkan menyusul lagi tiga produ lain yang baru didapat. "Yang jelas penyelenggaraannya ada izin. Kerja sama yang kita buat berdasarkan MoU memang dilandasi dengan hukum. Namun demikian, memang dari Dikti banyak perubahan. Salah satunya adalah EPSBED. Yang sepenuhnya ditangani oleh Kopertis. Dengan adanya lebih dari 3000 perguruan tinggi di Indonesia, itu tidak mudah untuk merubahnya," kata Musaheri. Khusus kerja sama antara UK dengan STKIP PGRI Sumenep dengan UK, data mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep sudah ada dan sub copynya bakal ditunjukkan, termasuk dilampirkan di dalam halaman Dikti. Namun ketika acara pertemuan selesai, Musaheri tak kunjung menunjukkan sub copy mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep. Musaheri juga mengatakan, pihaknya hanya berniat membantu, namun ketika terjadi permasalahan yang cukup rumit di dalam manageman UK, maka diri-

7.018 Ekstasi Dilimpahkan ke Polres Karimun KARIMUN N— Barang bukti 7.018 ekstasi yang disita pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Kamis (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB yang dibawa seorang penumpang kapal MV Tuah dari Kukup, Johor, Malaysia saat ini sudah dilimpahkan ke Polres Karimun. Hal itu dikatakan Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta T SIK ketika dikonfirmasi Jumat (13/1). "Ya, barang bukti itu sudah dilimpahkan kepada kami hari ini (kemarin-red). Awalnya, memang kasus ini diharapkan agar ditunda dulu karena masih dilakukan pengembangan, namun karena semua media sudah memberitakan, ya sudah tinggal eksposnya saja. Mungkin eskposnya dilakukan besok (hari ini-red) di kantor KPPBC Tanjungbalai Karimun," kata Benyamin. Benyamin belum bersedia memberikan keterangan terlalu banyak soal penangkapan ekstasi dengan nilai senilai Rp1,34 miliar itu, karena menurutnya yang akan memberikan keterangan adalah pihak Bea dan Cukai. "Karena yang melakukan

penangkapan barang itu Bea Cukai, maka yang akan memberikan keterangan adalah mereka. Tunggu ajalah sampai besok," ungkapnya. Ketika disinggung apakah barang haram itu sebelumnya akan dibawa ke Batam, Benyamin menyebut kemungkinan itu bisa saja terjadi karena wilayah Batam memang daerah perbatasan dengan negara tetangga seperti Malaysia. "Kalau informasinya barang itu dibawa ke Batam atau bisa jadi ke Jakarta kemungkinan bisa saja terjadi, ya tergantung pengembangan dari kasus itu," jelasnya. Seperti diketahui, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun menyita 7.018 butir yang diduga narkotika jenis ekstasi dari seorang penumpang kapal MV Tuah asal Kukup, Johor, Malaysia, Kamis (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB. Pelaku diketahui membawa butir ekstasi begitu melewati metal detektor yang ada di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun. Modus yang dilakukan pelaku untuk meloloskan ekstasi dengan harga sekitar Rp1,4 miliar tersebut dilakukan dengan cara melilitkan di tubuhnya. Awalnya, begitu turun dari kapal pelaku sudah mulai gugup, sehingga petugas Imigrasi dan Bea Cukai yang ada di pelabuhan jadi curiga, sehingga pelaku digiring ke suatu ruangan untuk diperiksa. Penangkapan ekstasi tersebut menurut rencana akan diekspos pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cuai Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun sekitar pukul 15.30 WIB. Sehingga, para wartawan sudah sejak

siang menunggu di sekitar kantor tersebut. Namun, hingga pukul 15.30 WIB belum ada tanda-tanda keterangan yang akan disampaikan pihak Bea Cukai. Sekitar pukul 16.30 WIB, salah seorang pegawai di KPPBC menyatakan keterangan tersebut akan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Dirjen Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau, Heru Budi Wicaksono. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, Heru tidak kunjung datang ke KPPBC Tanjungbalai Karimun. Sekitar pukul 18.05 WIB, pegawai di KPPBC mempersilakan wartawan yang sejak siang sudah menunggu keterangan terkait penangkapan tersebut masuk ke ruang utama kantor. Di sana, sudah tersusun rapi bangku untuk duduk para wartawan. Begitu juga di depan sudah tersedia juga deretan bangku dan meja yang kemungkinan dimanfaatkan Kakanwil dan Kepala KPPBC untuk memberikan keterangan. Dua orang pegawai juga nampak sibuk memasang garis pembatas bagi para wartawan untuk mengambil gambar. Namun, belum selesai pegawai tersebut memasang garis pembatas tersebut, tiba-tiba Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjungbalai Karimun Basuki Suryanto didampingi Kapolres Karimun AKBP Benyamin Sapta T SIK dan Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Arwin Wientama SIK dari tangga sebelah kanan lantai atas KPPBC. Begitu muncul di depan para wartawan, Basuki langsung mengatakan kalau pihaknya belum bisa memberikan keterangan kepada awak media terkait penyitaan narkotikan jenis ek-

stasi tersebut. "Mohon maaf bapak-bapak dan ibuk-ibuk, kami belum bisa memberikan keterangan apapun soal penangkapan tersebut karena saat ini kami masih melakukan pengembangan," ujar Basuki. Basuki memberi alasan kenapa pihaknya belum berani memberikan keterangan dan meminta kepada media untuk tidak memberitakan dulu karena pihaknya takut nantinya ada target lain yang menjadi perburuan mereka akan bisa menghilangkan barang bukti. "Kami masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan ada target yang lebih besar dari ini, jika diberitakan dulu maka kami takut target itu akan hilang. Pokoknya, kami berjanji akan memberikan keterangan kepada media terkait penangkapan ini, namun bukan sekarang. Paling tidak dua atau tiga hari lagi kami pasti akan mengundang BapakBapak dan Ibu-ibu untuk hadir di sini. Kami meminta media untuk bersabar dulu. Biarkan kami bekerja dulu," jelasnya. Sejumlah para wartawan terus menanyakan alasan pihak Bea Cukai menunda memberikan keterangan tersebut. Namun, Basuki tetap bersikukuh kalau meminta kepada wartawan untuk bersabar dulu sambil menunggu mereka melakukan pengembangan terkait jaringan peredaran narkotika tersebut. Entah apa alasan sesungguhnya hingga pihak Bea Cukai belum mau memberikan keterangan soal penangkapan tersebut. Menurut informasi yang dihimpun Haluan Kepri, pemilik 7.018 butir ekstasi tersebut merupakan seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tanjungbatu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun. (ham)

nya akan mempertimbangkan MoU yang sudah disepakati. Sementara itu, Kepala Biro Akademik, Fitra Taufiq mengatakan, sejak dua pekan terakhir kemarin, dirinya selalu mengecek data mahasiswa di dalam EPSBED STKIP PGRI Sumenep, namun sampai saat ini tidak tercantum. Bahkan setiap hari diupdate tidak ada tanda-tanda data mahasiswa yang dimasukkan ke dalam EPSBED. "Terakhir saya update sore kemarin pun belum ada data mahasiswa. Kalaupun ada data mahasisawa, mohon dijelaskan. Apakah nilainya berasal dari STKIP PGRI Sumenep atau UK. Kalau menggunakan nilai UK, maka atas dasar apa nilai UK yang digunakan?," tanya Fitra. Dalam kesempatan itu pula

Fitra Taufiq meminta agar rekaman akademik mahasiswa UK yang dipindahkan ke STKIP PGRI Sumenep muncul. Kalau tidak bisa ditampilkan rekaman akademiknya, maka nilai apa yang akan ditampilkan. Kalau menggunakan nilai UK, maka logika perpindahan mahasiswa hancur dan batal atas dasar hukum. "Kalaupun ada MoU, baik. Kopertis sudah tau kalau UK curi star. Dan sekarang kita harus berbohong kepada Kopertis bahwa kita pindahkan mahasiswa UK ke STKIP PGRI Sumenep," katanya. Dijawab oleh Musaheri bahwa, pangkalan data di STKIP PGRI Sumenep masih bermasalah, dan semua instrumen masih dalam tahap transisi.

"Biro dari akademik tadi memberikan gambaran dari sisi logika cukup bagus. Tapi dari segi sosial dan strategis kedepan dalam hal pengembangan perlu dikaji lagi. Dan kami berusaha meminimalisir dari sisi hukum. Kita terkait dengan Dikti dan Kopertis. Ini aspek yang harus kita cari jalan keluarnya. Soalnya kalau hancur-hancuran semuanya rugi," katanya. Persoalan yang seperti ini kata Musaheri, mestinya tidak perlu diketahui dan dituangkan langsung kepada mahasiswa. Harus dicari jalan keluar. "Kalau ini memberatkan kita (STKIP PGRI Sumenep), maka segera kita kembalikan lagi ke UK (Pertimbangkan MoU yang sudah dibuat). Karena niat saya kan membantu," ucapnya.** * *

GANI/HALUAN KEPRI

KUMPULKAN MAHASISWA— Rektor UK mengumpulkan mahasiswa dalam klarifikasi permasalahan. Namun disayangkan bahwa dalam pertemuan itu tidak mengundang Yayasan Tujuh Juli. Malahan, pihak yang tidak ada permasalahan apa-apa seperti STKIP PGRI Sumenep dan guru besar UNPAD yang diundang.

Perjuangkan Kampus UK K A R I M U N — Rekmenandatangani," tor UK, Abdul Latif mekatanya. ngaku, sejak gembar Dengan demikian gembor persoalan dosen kata Latif, biarlah ambil dari PNS, termasuk jalan ringan, dengan Rektor lama (Sudarmenawarkan hal itu madi), dirinya yang meperpindahan mahameperjuangkan kampus siswa. Dimana tidak UK hingga memperoleh ada apa-apa lalu wisuda izin sebanyak 14 prodi. dan itu menurut Latif "Bukan saya hitungdirinya tidak mau ambil hitungan, tapi itulah resoko. Sehingga diyang saya kerjakan demi Abdul Latif pindahkan terlebih memperjuangkan dahulu mahasiswa kampus. Dan saya katakan, sampai baru kemudian dikembalikan lagi ke saat ini masih sebagai rektor UK," UK setelah ada izin prodi. katanya. Sugianto, yang merupakan Terkait apapun yang dilakukan salah seorang mahasiswa mekampus, sebetulnya perguruan ngomentari pendapat Latif. Metinggi adalah otonom, dan tidak nurutnya, kenapa harus dipinperlu meminta izin, cukup pem- dahkan ke Sumenep, padahal beritahuan. "Saya tidak menga- daerah Melayu di Pekan Baru takan sudah dapat izin dari Koper- masih ada perguruan tinggi. Dan tis, Yayasan dan Bupati, tapi saya di sana masih satu budaya, semengatakan bahwa sudah mem- hingga lebih memudahkan mahaberitahukan mereka," ujar Latif. siswa untuk kuliah. Latif juga mengaku tidak mau "Disamping itu pula, kenapa mengambil resiko, bahwa maha- persoalan ini dilemparkan ke siswa yang curi star 2008. Yang mahasiswa. Kan ini persoalan tidak ada apa-apa lalu wisuda 2012. manageman dengan yayasan. Jadi Sehingga untuk penyelamatannya tolong selesaikan di dalam semaka dilakukan pemindahan. hingga perkuliahan kami tidak "Kalau kita mau berpikir idialis, terganggu," tegasnya. maka terus terang saya tidak berani Mahasiswa lain mengatakan, ambil resiko dan saya tidak berani dalam pertemuan tersebut se-

harusnya mendatangkan Yayasan Tujuh Juli, sehingga pokok permasalahan jelas mana yang benar. "Saya sangat kecewa dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UK. Karena ketika ada permasalahan ini, tidak ada tanggapan sedikitpun yang disampaikan kepada rektor ataupun kepada STKIP PGRI Sumenep. BEM jangan hanya tidur di ketiak rektor," kata mahasiswa yang enggan disebutkan namanya ini. Selain itu, ketika akan diadakannya demo pada Kamis (12/1) oleh BEM UK di tiga titik yakni DPRD, Pemkab dan Kantor Yayasan, terkait meminta kejelasan kepada pihak berwenang, namun tidak jadi dilaksanakan. Padahal surat pemberitahuan sudah disampaikan kepada Polres Karimun. "Jangan hanya gara-gara dipanggil Bupati agar tidak usah demo lalu dibatalkan. Ini menyangkut kepentingan mahasiswa, bukan kepentingan Bupati," katanya geram. Dalam pertemuan tersbeut tidak menemukan titik terang, sehingga para mahasiswa tidak puas dan sempat ada kerumunan kecil melingkar dengan melemparkan pertanyaan kepada Lilik yang menerima setoran mahasiswa UK ke STKIP .(gan) PGRI Sumenep.(gan)

3 Perwira Lanal Karimun Dimutasi

ILHAM

/HALUAN KEPRI

DANL AN A L Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Sawa memberikan DANLA NA hadiah kenang-kenangan kepada Palaksa Mayor Laut (P) Agustinus Joko saat mutasi tiga perwira di Lanal Tanjungbalai Karimun, Jumat (13/1). KARIMUN N— Tiga perwira di Lanal Tanjungbalai Karimun dimutasi, Jumat (13/1). Ketiga perwira itu antara lain Palaksa, Mayor Laut (P) Agustinus Joko pindah dan mengikuti pendidikan ke Seskoal di Jakarta, Agustinus digantikan Mayor Laut (P) Ashari Sunan Abidin yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kapal Perang Indonesia (KRI) Silea. Selain itu, Lettu Laut (E) Sadimun yang sebelumnya menjabat sebagai Kasirenpro kemudian dipindahkan ke Kobangdikal Surabaya. Jabatan Sadimun sebelumn-

ya belum digantikan. Lettu (PM) Eko Budi yang selama ini menjabat sebagai Kasihartib dipindahkan ke Lanal Cilacap, sama seperti Sadimun, jabatan yang ditinggalkan Eko juga belum ada penggantinya. Acara perpisahan tiga perwira di Lanal Tanjungbalai Karimun tersebut digelar secara sederhana di depan Makolanal yang dipimpin langsung Danlanal Letkol Laut (P) Sawa. Beberapa orang perwira hingga tantama mengucapkan kesan dan pesannya kepada perwira tersebut, khususnya kepada Palaksa yang sudah bertugas sekitar dua tahun

di Lanal Tanjungbalai Karimun. Danlanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Sawa mengaku mengenal Agustinus sejak betugas di Lanal Dumai. Saat itu, saya masih berpangkat Mayor dan menjabat sebagai Palaksa, sementara Agustinus saat itu masih berpangkat Lettu dengan jabatan sebagai Pasops. "Saya sudah sudah kenal dengan Mayor Agustinus saat bertugas di Lanal Dumai. Meski ia sangat muda, namun ia memiliki semangat tuga yang tinggi dan sangat ulet," ujar Sawa sambil mengenang nostalgianya bertugas di Lanal Dumai. Diakatakan Sawa, begitu dirinya mendapat telegram akan dipindah tugaskan ke Lanal Tanjungbalai Karimun, ia lalu mengintarisir siapa-siapa saja yang bertugas di Lanal Tanjungbalai Karimun. "Begitu saya mendapat informasi kalau Palkasanya adalah Mayor Agustinus, maka saya langsung merasa senang karena saya tahu betul karakternya. Mudah-mudahan setelah usai pendidikan di Seskoal dan memperoleh pangkat Letkol, Mayor Agus bisa menjabat di Lanal Tanjungbalai Karimun," kata Sawa. Acara perpisahan Palaksa tersebut sangat unik karena ditandai dengan melelang barang-barang pribadinya yang selama bertugas di Karimun selalu dipakainya. (ham)


22

IKLAN Sabtu,

14 Januari 2012


OLAHRAGA

23

Sabtu,

14 Januari 2012

PKJ Impor Enam Pemain Thailand Sambut Haluan Kepri Open Tournament VI

DOKUMEN/HALUAN KEPRI

TIM PKJ saat partai final Haluan Kepri Volleyball Open Tournament V 2011 menghadapi V3 Malaysia. PKJ berhasil merebut juara.

B A T A M — Juara bertahan Haluan Kepri Vollyball Open Turnament III, tim bola voli putri, Putra Kelana Jaya (PKJ) akan mengimpor enam pemain Thailand dalam menghadapi Haluan Kepri Vollyball Open Turnament IV, 2228 April 2012 mendatang. Selain itu, menejemen tim bola voli putri PKJ juga menjajaki enam pemain nasional untuk ikut bergabung. "Saat ini, pelatih tim PKJ tengah menjajaki kesediaan enam pemain Thailand tersebut untuk berlaga dalam Haluan Kepri Vollyball Open Turnament IV. Enam pemain Thailand yang kita jajaki itu adalah, mantan pemain Sea Games yang jadi juara di Palembang beberapa waktu lalu," ujar Owner Tim

Bola Voli PKJ, Saparuddin Ditambahkan Sapar, seMuda, Jum'at (13/1). bagai peserta tetap iven voli Sebelumnya, Ketua PaHaluan Kepri, pihaknya senitia Haluan Kepri Volleytiap tahun berusaha menball Open Tournament VI ingkatkan kualitas pemain Amri mengungkapkan, iven yang tampil. Ini dilakukan ini akan memperebutkan dalam rangka memberikan total hadiah USD 10.000. hiburan kepada masyarakat Sejumlah negara tetangga Batam, selain ajang uji keseperti Singapura, Malaymampuan para pemain nasia, Thailand, Vietnam, Srisional dan lokal Batam. lanka dan Hongkong diun"Kalau pada tahun 2011 dang mengikuti turnamen lalu, PKJ menggandeng dua ini. pemain nasional Thailand. Saparuddin Tidak ketinggalan juga, Tapi sekarang, pihaknya tim dari provinsi tetangga seperti Riau, berusaha menggandeng enam pemain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Bar- top Thailand untuk turun dalam turnaat, Jambi dan Sumatera Selatan. men nantinya," kata Sapar.

Menurut Sapar, pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Batam dan segenap pemerintah kabupaten/kota di Kepri patut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan iven ini. Sebab, iven ini merupakan satu-satunya kejuaraan voli bergengsi dan terbesar di Kepri bahkan kalau boleh dikatakan se-Sumatera. Apalagi, dari tahun ke tahun, turnamen ini selalu meningkat. "Dulunya berawal dari turnamen yang diikuti para pemain lokal. Tapi seiring perjalanan waktu, turnamen ini terus diminati oleh para pemain nasional bahkan pemain Internasional. Kabarnya juga, para pemain proliga pun banyak menunggu turnamen ini," ungkap Sapar. ( f ur)

Milan Bertekad 'Tendang' Inter Jelang Derby Milan MILAN — Optimisme tinggi diusung gelandang AC Milan Kevin Prince Boateng jelang laga derby della Madonnina kontra Inter Milan. Gelandang enerjik ini meyakini timnya jauh lebih kuat I Nerazzurri. Milan dan Inter bakal melakoni laga derby pertama di musim ini pada Senin (16/1) dini hari WIB. Dalam laga derby ke-205 ini, Milan bakal berstatus sebagai tuan rumah di Stadion San Siro. Selay-

aknya laga derby, perang kata atau optimisme pun disuarakan pemain dari masing-masing tim. Prince Boateng menjadi salah satu pemain Milan yang mulai menebar perang urat syaraf sebelum pertandingan. Dalam sebuah wawancara, mantan gelandang timnas Ghana ini menyuarakan optimismenya terkait peluang timnya memenangi pertandingan. Boateng bahkan sangat yakin Milan bakal jadi tim yang membuat peluang Inter meraih gelar juara bakal sirna. “Saya sangat atmosfer kota (Milan) jelang laga derby. Setiap orang sangat antusias dan gila tentang pertandingan ini,” tutur Boateng sebagaimana dikutip Tuttosport, Jumat (13/1). “Kami punya tim yang jauh lebih kuat dan kami ingin segera menendang Inter dari perburuan gelar (scudetto),” sambungnya meyakini peluang Milan. Peluang Inter bersaing merebut gelar juara musim ini memang dipastikan semakin terjal apabila kalah dari Milan di laga derby. Ya, jika kalah, maka Inter bakal terpaut 11 poin dari I Rossoneri. Saat ini, Milan (37 poin) masih

unggul delapan poin dari Inter di tempat kelima. Akan Sengit Derby ini diprediksi Esteban Cambiasso bakal lebih sengit dibanding sebelumnya, karena kedua tim tengah dalam momentum terbaiknya dan Inter bertekad mengakhiri tiga kali kekalahan beruntunnya dalam derby della Madonnina terakhir. Inter meraih lima kemenangan dalam lima partai Serie A terkininya, sementara Milan meraup 10 kemenangan dalam 12 laga Serie A teran-

yarnya. Dengan performa sebaik ini, keputusan wasit seperti penalti dan kartu merah di awal pertandingan bisa mengubah jalannya derby secara tak terduga. “Tidak ada yang bisa memprediksi jalannya derby. Kali ini kedua tim melalui periode yang sangat baik. Bahkan,

jika Anda berpikir laga akan berjalan sangat seimbang, hal-hal seperti penalti dan kartu merah di awal laga akan mengubah segalanya,” kata Cambiasso seperti dikutip dari laman resmi Inter, Rabu (11/1). “Satu hal yang pasti, derby

negatif maka tim ini takkan pernah memenangkan Liga Champions setelah 45 tahun,” aku Cambiasso. “Derby kali ini merupakan derby yang sangat ingin kami menangi. Jika kami berpikir kami akan kalah, maka saya takkan berada di sini sekarang,’ tutup gelandang Argentina berusia 31 tahun tersebut. ( o k e )

ini akan sesengit seperti biasanya. Kemenangan atau kekalahan beruntun ada untuk diakhiri. Jika Anda terus berpikir

Rival Tak Saling Benci MILAN — AC Milan dan Inter Milan, kedua penghuni kota mode di bagian utara Italia itu sudah sangat lama menjadi rival. Tapi rival bukan berarti perang saudara. Bukan berarti juga saling membenci. Warna pertentangan dari Milan dan Inter, sebenarnya bahkan sudah terlihat dari warna kostum mereka sendiri. Milan diwakili oleh warna merah, sementara Inter oleh warna biru.Yang satu punya kesan lebih menyala, sementara yang lainnya punya kesan lebih teduh. Hanya warna hitam yang kemudian menjadi persamaan keduanya.

Boateng

Warna tegas, kelam, yang kemudian tampak menjadi batas rivalitas dari keduanya. Tapi,rivalitas Milan dan Inter terbilang indah. Hampir seindah kotanya sendiri. Indah apa adanya seperti yang terjadi di atas lapangan. Kalaupun ada letupanletupan kecil di atas lapangan rumput itu, maka itu adalah hal yang biasa terjadi--atau lugasnya bisa dibilang, "Namanya juga (pertandingan) sepakbola." Indah juga lantaran tanpa dicampuradukkan dengan bumbu-bumbu lain seperti politik, sosial, atau agama. Beda misalnya dengan derby di Kota Roma dan Glasgow (Skotlandia), atau seperti rivalitas El Clasico di Spanyol, yang kerap membuat tensi pertandingan melebar sampai ke luar stadion. Panasnya El Clasico bahkan sempat membuat Vicente del Bosque pusing. Pelatih tim nasional Spanyol itu khawatir rivalitas pe-

Gerrard Setia kepada Liverpool LIVERPOOL — Gelandang Steven Gerrard dan Liverpool telah menyepakati kontrak baru untuk jangka panjang. Gerrard juga menerima tawaran menjadi duta Liverpool pada akhir kariernya sebagai pemain. Kesepakatan kontrak baru terjadi

Jadwal Pertandingan Liga Italia Lazio Genoa Cesena Fiorentina Chievo Parma Juventus Catania

vs vs vs vs vs vs vs vs

Minggu dinihari (15/1) Atalanta Udinese Novara Lecce Palermo Siena Cagliari Roma

Napoli Milan

vs vs

Senin dinihari (16/1) Bologna Inter

Liga Inggris

tak lama setelah Liverpool mengalahkan Manchester City 1-0 pada leg pertama semifinal Piala Carling di Etihad Stadium, Rabu (11/1). Gol semata wayang itu diciptakan Gerrard dari titik penalti pada menit ke-13. Pertandingan leg kedua akan digelar di Anfield pada 25 Januari dan akan diselenggarakan di Wembley pada 26 Februari. "Aku sangat bahagia. Ini adalah hari yang membanggakan bagiku dan keluargaku. Ini terjadi setelah performa fantastis tim ini tadi malam, ketika kami meraih hasil yang kami inginkan. Semoga, kami bisa menuntaskan misi ini dalam waktu dua pekan dan membuat semua suporter kami yang luar biasa datang ke Wembley," ujar Gerrard. "Perpanjangan kontrak yang terjadi setelah pertandingan (leg pertama semifinal) melengkapi kegembiraan itu. Waktu 24 jam terakhir ini sempurna. Ini adalah klub yang aku cintai dan dan telah kudukung sejak kecil. Aku

Sabtu malam (14/1) Tottenham WBA Blackburn Aston Villa Chelsea MU Liverpool Newcastle

vs vs vs vs vs vs vs vs

Wolves Norwich City Fulham Everton Sunderland Bolton Wanderers Stoke City QPR Minggu malam (15/1)

Swansea City vs Liberty

Wigan

vs

Arsenal Senin malam (16/1) Manchester City

Liga Spanyol Sabtu malam (14/1) Granada Zaragoza Atletico Bilbao Gijon sasuna Sevilla Mallorca Valencia

vs vs vs vs vs vs vs vs vs

Rayo Vallecano Getafe Villarreal Levante Malaga Racing Santander Espanyol Real Madrid Real Sociedad

Barcelona

vs

Minggu malam (15/1) Real Betis

Steven Gerrard

menghidupkan mimpi itu dengan menjadi kapten salah satu klub terbesar di dunia. Aku menikmati keseharianku di klub ini setiap hari, menikmati pengalaman yang kudapat sejak aku berusia delapan tahun, dan menandatangani kontrak pertamaku. Aku tak akan menukar itu semua untuk apa pun. Memperpanjang kerja sama dan, semoga, mengalami masa-masa indah bersama Liverpool adalah keinginanku." "Aku merasa tersanjung karena klub menawarkan kesempatan untuk tetap di sini saat aku pensiun. Semoga itu tidak terjadi dalam waktu dekat karena aku ingin bermain selama mungkin. Aku akan tahu dengan sendirinya kapan waktu yang tepat untuk pensiun. Semoga juga setelah itu aku tetap terlibat dengan klub ini dan menjadi contoh bagi pemain muda yang akan bergabung," tuturnya. Pengabdian Luar Biasa Pelatih Kenny Dalglish menyambut baik keputusan Gerrard. "Bagi kami, Steven, dan setiap orang yang berhubungan dengan klub ini, mendapatkan kabar fantastis. Kami senang dengan keputusan dia. Pengabdian dia bagi klub ini fantastis," ungkap Dalglish. Gerrard bergabung dengan Liverpool pada 1998. Gelandang asal Inggris itu sudah tampil sebanyak 564 kali dan menyumbangkan 144 gol. Gerrard pun mengantarkan Liverpool mengecap gelar-gelar bergengsi, seperti trofi Liga Champions (2005), Premier League (2001-2002 dan 2008-2009), Piala Super UEFA (2001 dan 2005), dan Piala Dunia Antarklub (2005). ( k c m )

main dari Real Madrid dan Barcelona sampai memecah kebersamaan La Furia Roja. Okelah, suatu waktu derby ini pernah dikait-katikan dengan urusan politik. Inter secara tradisi sempat dianggap representasi kalangan konservatif yang didukung oleh orang-orang kaya di kota ini. Pemilik yang sekarang yang juga Raja Minyak Italia, Massimo Moratti, merupakan orang kiri dalam peta politik domestik yang pernah dicalonkan sebagai walikota Milan oleh aliansi partai-partai berhaluan tengah-kiri. Milan sebaliknya. Klub ini pernah diidentikkan sebagai tim kelas pekerja yang didukung oleh semacam serikat-serikat buruh. "Si Tuan Besar" Silvio Berlusconi adalah konglomerat media yang juga pemimpin Forza Italia, partai oposisi beraliran tengah-kanan.(dtc)

Cambiasso

SMA Pembangunan Juara Pelnusa CUP 2012 T A N J U N G P I N A N G — Tim SMA Pembangunan Kota Tanjungpinang, tampil sebagai juara I basket tingkat SMA/SMK se-Provinsi Kepri di ajang Pelita Nusantara (Pelnusa) Cup 2012, yang diselenggarakan di lapangan Pelnusa pada tanggal 9-13 Januari 2012. Dimana dalam pertandingan final yang digelar pada Jumat sore (13/1), SMA Pembangunan berhasil menaklukkan pesaing utamanya SMA Pelnusa, melalui perjuangan yang cukup melelahkan. Kedua tim saling kejar mengejar angka hingga babak terakhir, dimana SMA Pembangunan unggul dengan perolehan angka 66 berband-

ing 61 pada peluit terakhir. Sementara pemenang ketiga ditempati oleh SMAN 1 Kota Tanjungpinang dengan mengalahkan SMKN I Kota Tanjungpinang. Atas kemenangan tersebut, SMA Pembangunan, SMA Pelnusa dan SMAN I Kota Tanjungpinang berhak memperoleh piala dan uang pembinaan dari panitia pelaksana. Kepala Sekolah SMK-SMA Pelnusa, Wahyu Jatmiko mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pencarian dan penggalian bakat bagi siswa-siswa pencinta bolabasket. Sehingga dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan setiap sekolah yang tampil

sebagai juara, bisa terus melakukan latihan sehingga mampu berprestasi ditingkat yang lebih tinggi. "Kita berharap dengan kegiatan ini dapat melahirkan bibit-bibit berprestasi di olahraga bolabasket," ujarnya. Berdasarkan data dari panitia, kata Wahyu Jatmiko, di kejuaraan tersebut ada 10 sekolah yang turut berpartisipasi dengan mengirimkan tim terbaiknya. Di antaranya tuan rumah Pelnusa, SMA 1 Tanjungpinang, SMA 2 Tanjungpinang, SMK 1 Tanjungpinang, SMK Indrasakti, SMK Pembangunan menurunkan dua tim, SMA Santa Maria dan SMA Mediterania Wihara. (sut)

Forki Batam Jaring Ketum Baru NAG O Y A — Sejak ditOY yang kuat, sehingga calon inggalkan oleh Kombes Pol. nantinya diharapkan dapat Drs. Ricky. F. Wakanno, sememberikan kontribusi laku Ketua Umum Forki yang jelas. Dan membanBatam periode 2010-2011 gun paradigma yang positif yang pindah tugas Novemdemi kemajuan Forki. "Kita ber 2011 lalu, Pengurus Catidak ingin hanya nama. bang (Pengcab) Federasi Oleh karena itu, kita butuOlahraga Karatedo Indonehkan figur yang mumpuni. sia (Forki) Batam segera Jangan sampai kita salah pimenggelar Muscablub. lih, sehingga nantinya ForHarta.M.Harahap, Sekreki bisa mati suri," katanya. taris Umum Forki Batam, "Memang sangat disayangmengatakan, dalam waktu kan, Ketua Umum kita dekat Forki Batam akan mensekarang pindah tugas. Harta Harahap gadakan Muscablub guna meMudah-mudahan Ketua milih Ketua Umum yang Umum nantinya yang terbaru untuk memajukan cabang olahraga pilih dapat memberikan kontribusi karate di Batam ini. "Dua minggu kedepan, yang baik," katanya. diharapkan Ketua Umum baru sudah terForki Batam yang memiliki 16 perpilih. Beberapa malam kemarin kita sudah guruan aktif dengan sekitar 4.000 orang menetapkan Steering Commitee (SC) dan karateka, memiliki potensi besar untuk Organizing Commite (OC). Dan kita akan meraih prestasi. Karenanya, jangan menjaring Ketua Umum yang memang sampai generasi yang 4.000 tersebut punya keinginan untuk memajukan For- bakatnya tidak tersalurkan. Sekarang ki Batam,"katanya, Rabu (11/1). prestasi sudah cukup membanggakan Calon Ketua Umum nantinya seperti juara umum pada Porprov yang harus memiliki lima kriteria untuk lalu dan Bupati Cup di Karimun. menjadi calon. Harus memiliki komit"Periode yang lalu, prestasi gemimen untuk memajukan Forki. Semua lang sering kita dapatkan. Karena jenis olahraga memiliki nilai persatuan seringnya try out, dan mengikuti be-

berapa pertandingan. Sehingga prestasi sering kita dapatkan, karena para pengurusnya memang memiliki niat untuk memajukannya," ungkapnya. Ketua Umum yang terpilih diharapkan betul-betul mengerti dengan olahraga karate. Dengan demikian, segala kebutuhan sudah diketahui. Selain memang memiliki pengalaman dalam mengurus Forki. Forki Batam yang memiliki visi, mengangkat harkat, martabat dan kehormatan bangsa di dunia internasional melalui prestasi olahraga, khususnya karate memang butuh orang-orang yang punya perhatian besar. Melihat prestasi yang diraih selama ini, tentunya sebagai anak negeri tidak ingin melihat prestasi itu menurun. Adapun prestasi seperti juara umum kejuaraan Walikota Tanjungpinang Cup II 2010, juara umum Open Turnamen Karate Walikota Batam 2010, Kejurnas Karate Piala Kasad di Surabaya, juara umum Bupati Karimun Cup I 2010 dan juara umum Porpov Kepri 2010. "Siapa yang ingin prestasi menurun, semua ingin majukan. Olahraga bisa maju kalau pengurusnya serius menangani olahraga tersebut. Dan kuncinya terdapat pada Ketua Umum,"tutup Harta. ( c w 5 6 )


Sabtu 14 Januari 2012

24

Peringati Hari Ibu, PPKB Gelar Aneka Kegiatan KANTOR Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Natuna, menggelar berbagai kegiatan yang melibatkan kaum perempuan di Kabupaten Natuna. Kegiatan yang dilaksanakan sejak tanggal 18 Desember 2011 tersebut mendapat sambutan positif dari seluruh perempuan di Natuna termasuk Bupati Natuna Ilyas Sabli dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Adapun kegiatan yang dilak-

sanakan yakni lomba senam pocopoco, lomba lari goni, sandal bakiak, pasang dasi, memasang dan mengkreasikan jilbab tanpa kaca, mendongeng, dialog interaktif di radio sampai ke acara puncak upacara Hari Ibu ke-83. Kepala Kantor PPKB Natuna Kartina Riauwita mengatakan, hari ibu ini merupakan wujud kepedulian dari seluruh perempuan yang tergabung di dalam organisasi wanita di Natuna. "

Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari ibu ke-83 yang diselenggarakan oleh PPKB, PKK Natuna, IKIAD Natuna dan GOW Natuna" Katanya. Foto : Dok. PPKB Natuna Narasi : Sholeh Ariyanto

KEPALA Kantor PPKB Natuna Kartina Riauwita bersama dengan pengurus IWAPI Kabupaten Natuna

KARTINA memberikan Bingkisan kepada Kamaruddin salah seorang juri pada pemasangan dasi

KARTINA bersama pemenang lomba pasang jilbab tanpa berkaca

KARTINA memberikan sambutan pada acara hari ibu yang ke 83

BUPATI Natuna memberikan bunga kepada Kartina dalam rangka hari Ibu

KETUA PKK Kabupaten Natuna Ny Yusnani menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba tari poco-poco

PESERTA lomba pasang dasi dalam rangka Hari Ibu

BUPATI Natuna Ilyas Sabli foto bersama dengan Forum Anak Natuna

BUPATI Natuna membacakan Naskah Hari Ibu. MURID sekolah dasar serius mendengarkan dongeng yang dibacakan peserta lomba

LOMBA sandal bakiak yang dilaksanakan di halaman sanggaar laksamana

SELURUH pengurus IKIAD Natuna foto bersama


HaluanKepri14Jan12