Page 1

KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

1

www.sinarharapan.net

KAMIS, 16 JANUARI 2020

BELAJAR DARI MASA DEPAN

Pemda Perlu Replikasi Program BSPS

Enaknya, Otak -Otak Dari Desa Kronjo Ini

Program BSPS hanya stimulan agar masyarakat mau berupaya membangun rumahnya.

Sudiharto mulai menjalankan usaha pengasinan ikan bersama orang tuanya sejak tahun 1992 lalu.

Tiga Bintang WTA Masuk Nominasi Laureus World Sports Awards 2020 Naomi Osaka, Bianca Andreescu dan Coco Gauff telah terpilih sebagai nominasi dalam Laureus World Sports Awards 2020.

2019, Tahun Terpanas Kedua yang Tercatat oleh Sejarah

Ilustrasi/Nasa

DEKADE TERAKHIR JUGA TERPANAS DALAM 150 TAHUN PENGUKURAN, KATA PARA ILMUWAN SHNet, Jakarta - Menurut penelitian baru, tahun 2019 adalah rekor terpanas kedua untuk permukaan planet ini. Analisis mengungkapkan

skala krisis iklim: baik lima tahun terakhir dan dekade terakhir adalah yang terpanas dalam 150 tahun. Seorang ilmuwan berkata bahwa suksesi rekor yang dipecahkan tahun demi tahun adalah “pukulan keras Anthropocene”, dan telah membawa badai, banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan yang semakin parah. Tahun terpanas sebelumnya adalah

tahun 2016, tahun di mana peristiwa El Niño meningkatkan suhu. Lebih dari 90% dari panas yang terperangkap oleh emisi gas rumah kaca manusia diserap oleh lautan. Hari Senin lalu, para ilmuwan mengungkapkan 2019, lautan semakin hangat dan ini sangat mengerikan. Suhu rata-rata pada tahun 2019 adalah sekitar 1,1C di atas rata-rata

dari tahun 1850-1900, sebelum pembakaran bahan bakar fosil skala besar dimulai. Para ilmuwan dunia telah memperingatkan bahwa pemanasan global di atas 1,5C akan secara signifikan memperburuk cuaca ekstrem dan penderitaan bagi ratusan juta orang. Bersambung halaman 2


KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

2

SAMBUNGAN HAL 1

2019, Tahun Terpanas Kedua yang Tercatat oleh Sejarah Penilaian risiko global Forum Ekonomi Dunia untuk dekade berikutnya, yang juga diterbitkan pada hari Rabu, menemukan lima bahaya teratas dan semuanya terkait lingkungan, termasuk cuaca ekstrem, kegagalan untuk bersiap menghadapi perubahan iklim dan perusakan dunia secara alami. “Dekade terakhir dengan mudah adalah dekade terhangat dalam catatan dan merupakan dekade pertama lebih dari 1C di atas suhu akhir abad ke19,” kata Gavin Schmidt, dari Goddard Institute for Space Studies, NASA, yang menghasilkan salah satu catatan suhu seperti dilansir The Guardian. “Yang penting adalah to-

talitas bukti dari beberapa set data independen bahwa Bumi sedang memanas, bahwa aktivitas manusia yang mendorongnya dan dampaknya jelas dirasakan,” katanya. “Pengumuman ini mungkin terdengar seperti rekaman rusak, tetapi yang didengar adalah pukulan keras dari Anthropocene.” “Sekarang resmi bahwa kami baru saja menyelesaikan dekade terpanas, sebuah pengingat bahwa planet ini terus menghangat saat kami terus membakar bahan bakar fosil,” kata Prof Michael Mann dari Penn State University di AS. Sementara catatan suhu instrumental merentang kem-

bali ke tahun 1850, data dari inti es menunjukkan bahwa suhu hari ini terakhir terlihat setidaknya 100.000 tahun yang lalu. Selain itu, tingkat karbon dioksida adalah yang tertinggi selama beberapa juta tahun, ketika permukaan laut lebih tinggi 15-20 meter. Empat dataset suhu disusun dari jutaan pengukuran suhu permukaan yang diambil di seluruh dunia, dari semua benua dan semua samudera. Mereka diproduksi oleh UK Met Office dengan University of East Anglia (UEA), baik NASA dan Noaa di AS, dan Layanan Perubahan Iklim Copernicus Eropa. Perbedaan kecil antara analisis muncul dari bagaimana

data daerah kutub -jarang diperlakukan, tetapi semua sepakat bahwa lima tahun terakhir adalah lima tahun terhangat sejak rekor global dimulai. Perkiraan Kantor Met untuk suhu rata-rata global untuk tahun 2020 menunjukkan bahwa tahun ini bisa menjadi rekor terbaik dan sangat mungkin menjadi salah satu dari tiga yang terpanas. “Jelas kita tidak berhasil mencegah gangguan antropogenik berbahaya dengan sistem iklim, yang merupakan tujuan utama dari konvensi perubahan iklim PBB 1992 yang asli,” kata Bob Ward, dari Grantham Research Institute on Climate Change di London

School of Ekonomi. “Bahkan jika kita berhasil membatasi pemanasan hingga 1,5C, ini tidak akan menjadi tingkat ‘aman’ pemanasan bagi dunia,” katanya. “Karena itu kita harus fokus pada pengurangan emisi global menjadi nol bersih sesegera mungkin. Kami tahu transisi ke ekonomi nol nol adalah kisah pertumbuhan abad ke-21. ” Rosie Rogers, dari ­Greenpeace UK, mengatakan: “Kami memecahkan lebih banyak catatan daripada Usain Bolt, tetapi tidak ada medali emas untuk kenaikan suhu berbahaya, atau banjir dan kebakaran yang menyertainya. Kita tidak bisa lari dari darurat iklim. ” (ina)

Temperatur Lautan Telah Mencapai Rekor Tertinggi SHNet, Jakarta - Lautan di planet kita lebih hangat daripada yang pernah ada dalam sejarah manusia. Dan suhu lautan tidak hanya meningkat, tetapi juga memanas dengan kecepatan yang semakin cepat. Demikian menurut sebuah analisis baru. Pada tahun 2019, suhu laut sekitar 0,135 derajat Fahrenheit (0,075 derajat Celsius) lebih tinggi dari rata-rata antara 1981 dan 2010. Sekelompok peneliti internasional melaporkan pada 13 Januari dalam jurnal Advances in Atmospheric Sciences. Itu berarti bahwa lautan yang menyerap hampir semua gas rumah kaca yang dikeluarkan manusia ke atmosfer - telah menyerap 228 joule sextillian (228,000,000,000,000, 000,000,000) joule panas di atas rata-rata, menurut sebuah pernyataan. Sebagai perbandingan, energi yang dikeluarkan oleh ledakan bom atom Hiroshima adalah sekitar 63.000.000.000 Joule. “Jumlah panas yang kita masukkan ke lautan dunia dalam 25 tahun terakhir sama dengan 3,6 miliar ledakan bom atom Hiroshima,” kata penulis utama Lijing Cheng, associate professor dengan Pusat Internasional untuk Iklim dan Ilmu Lingkungan di Institut Fisika Atmosfer (IAP) dari Chinese Academy of Sciences (CAS), mengatakan dalam pernyataan itu. “Tidak ada alternatif yang masuk akal selain dari emisi

Ist/Breakingnews.ie

gas penjebak panas manusia untuk menjelaskan pemanasan ini.” Untuk menganalisis perubahan suhu di lautan, Cheng dan tim menggunakan semua data yang tersedia - diukur dari sejumlah perangkat yang berbeda, termasuk 3.800 pelampung Argo yang tersebar di lautan - diterbitkan oleh World Ocean Database dan National Oceanic dan Administrasi Atmosfer. Semua pengukuran dilakukan antara permukaan air dan kedalaman 6.562 kaki (2.000 meter). Mereka membandingkan data yang diambil antara tahun 1987 dan 2019 dengan yang diambil dari tahun 1955 hingga

1986 dan menemukan bahwa lautan menghangat 450% lebih banyak dalam waktu yang terbaru daripada pada kurun sebelumnya, menurut pernyataan itu. Lautan telah menjadi yang terhangat dalam 10 tahun terakhir daripada sejak pengukuran pertama kali dilakukan pada 1950-an. Lautan bisa menjadi ukuran yang baik dari efek perubahan iklim karena mereka menyerap sebagian besar panas berlebih dari atmosfer, menurut para peneliti. Efek pemanasan sudah muncul sebagai cuaca yang lebih ekstrem, naiknya permukaan laut dan membahayakan hewan laut, menurut pernyataan itu.

Meskipun manusia dapat bekerja untuk membalikkan efek perubahan iklim, lautan yang menyerap lebih dari 90% panas berlebih - akan membutuhkan waktu lebih lama untuk bangkit kembali daripada daratan dan atmosfer, yang hanya menyerap 4%, menurut pernyataan itu. “Bahkan dengan fraksi kecil yang mempengaruhi atmosfer dan daratan, pemanasan global telah menyebabkan peningkatan bencana kebakaran besar di Amazon, California dan Australia pada 2019, dan kami melihat itu berlanjut hingga 2020,” kata Cheng. “Pemanasan laut global telah menyebabkan gelombang panas laut di Laut Tasman dan daerah

lainnya.” Salah satu gelombang panas laut yang terkenal adalah “gumpalan,” yang menyebabkan hilangnya kehidupan laut di Pasifik Utara antara 2013 dan 2015. Hotspot lain yang ditemukan pada 2017 di Teluk Meksiko membantu memicu Badai Harvey; dan pada 2018, hotspot lain di Samudra Atlantik disalahkan karena memicu Badai Florence. “Pemanasan global adalah nyata, dan semakin memburuk,” kata penulis bersama John Abraham, profesor ilmu panas di University of St. Thomas di Minnesota, dalam pernyataannya. “Dan ini hanyalah puncak gunung es untuk apa yang akan terjadi.” (Ina)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

3

Pemda Perlu Replikasi Program BSPS SHNet, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan meminta pemerintah daerah untuk mereplikasi atau melakukan duplikasi program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di daerah. Saat ini Program BSPS dinilai menjadi salah satu program perumahan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat agar mereka dapat menempati rumah yang layak huni. “Pemda dapat mereplikasi Program BSPS yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR untuk mengatasi RTLH yang ada. Program BSPS hanya stimulan agar masyarakat mau berupaya membangun rumahnya agar menjadi lebih layak huni,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat menerima audiensi Bupati Kepulauan Selayar H Muh Basri Ali bersama Kasubdit Fasilitasi Pendataan dan Verifikasi Direktorat Rumah Swadaya Rubiyo di Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (15/1/2020). Khalawi menerangkan, penanganan RTLH di Indonesia dapat berjalan dengan baik jika ada kolaborasi yang baik khususnya program perumahan baik di pusat maupun di daerah. Untuk itu, Pemda dalam APBD nya diharapkan dapat mengalokasikan anggaran untuk program perumahan bagi masyarakatnya. “Melalui program BSPS yang dilaksanakan secara berkelompok ini masyarakat juga diminta untuk bergotong royong agar bersama-sama meningkatkan kualitas rumahnya. Ratusan

ribu rumah telah ditingkatkan kualitasnya jika sebelumnya tidak layak huni kini bisa menjadi layak huni dengan Program BSPS,” tandasnya. Sebagai informasi, berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan, jenis dan besaran dana bantuan menurut Keputusan Menteri PUPR Nomor 158/ KPTS/M/2019 tentang besaran nilai dan lokasi BSPS terbagi menjadi dua. Pertama adalah peningkatan kualitas rumah swadaya (PKRS) di daerah provinsi sebesar Rp 17,5 juta. Rinciannya adalah bantuan bahan bangunan Rp 15 juta dan upah kerja 2,5 juta. Adapun PKRS khusus di pulau-pulau kecil dan pegunungan di provinsi Papua dan Papua Barat adalah Rp 35 juta yang terdiri dari bahan bangunan Rp 30 juta dan upah kerja Rp 5 juta. Sedangkan yang kedua adalah Pembangunan Baru Rumah

Swadaya (PBRS) total bantuannya Rp 35 juta yang terdiri dari bahan bangunan Rp 30 juta dan sisanya untuk upah kerja sebesar Rp 5 juta. Masyarakat juga dapat ikut terlibat dalam padat karya tunai Program BSPS di daerah. Adanya padat karya tunai diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Beberapa prinsip pelaksanaan BSPS diantaranya adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan dan keberlanjutan kegiatan, BSPS sebagai bantuan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat dan pengungkit keswadayaan masyarakat, Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) sebagai pendamping masyarakat, dan tidak melewati tahun anggaran. “Tujuan dan hasil dari BSPS adalah terwujudnya rumah yang layak dan terhuni serta

bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel. Kami jamin bahwa program BSPS ini tanpa pungutan biaya. Jadi nanti masyarakat menerima bantuan ini dalam bentuk bahan bangunan dan mereka mengerjakan pembangunan secara bersama-sama dan bergotong royong,” terangnya. Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar H Muh Basri Ali menyatakan, pihaknya akan terus Melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait pelaksanaan Program BSPS di Kabupaten Kepulauan Selayar. Pada tahun 2020 ini, pihaknya juga telah mengajukan usulan sekitar 1.000 unit untuk bedah rumah. Meskipun demikian, pihaknya menyerahkan jumlah alokasi bantuan kepada Kementerian PUPR dan siap untuk kembali melaksanakan pendampingan dalam pelaksa-

naan Program BSPS. “Saya juga ingin melaporkan ke Dirjen Penyediaan Perumahan bahwa alokasi yang diberikan di Kabupaten Kepulauan Selayar sebanyak 400 unit pada tahun 2019 lalu telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat kami juga minta Bupati memperjuangkan kepada Kementerian PUPR bisa mengalokasikan kembali Program BSPS,” katanya. Pemkab Kepulauan Selayar, imbuhnya, juga memiliki program serupa dengan BSPS Kementerian PUPR yakni program penanganan RTLH. Pelaksanaanya ditargetkan membantu peningkatan kualitas rumah sekitar 500 unit rumah per tahun. “Program penanganan RTLH yang dilaksanakan Pemkab Kepulauan Selaya tersebar di 11 Kecamatan dan 81 desa serta 7 kelurahan. Jumlah bantuannya sekitar Rp 10 juta per unit rumah,” katanya. (ris)


www.sinarharapan.net

KAMIS, 16 JANUARI 2020

SinarHarapanNet adalah sebuah wadah jejaring informasi yang dimotori para jurnalis Sinar Harapan yang bernaung di bawah Perkumpulan Sinar Harapan. Wadah ini lahir dari niat dan keinginan untuk meneruskan visi, nilai, dan semangat untuk terus mencari, menemukan, menebar, menumbuhkan, memupuk dan mengembangkan harapan secara terus menerus. Perkumpulan ini bukan saja sebagai wadah bagi yang pernah bekerja di Sinar Harapan, tetapi juga merupakan tempat berkumpulnya jaringan Sinar Harapan dari berbagai latar belakang profesi dan aktivitas. Wadah ini juga terbuka untuk siapapun yang memiliki semangat dan merindukan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Perkumpulan ini memilih media publikasi sebagai wadah untuk menyebarkan dan memelihara harapan akan masa depan. Harian Sinar Harapan Net hadir menjawab kebutuhan akan informasi harian yang jernih, terpercaya, dan membangkitkan harapan. Kami mendukung tujuan global pembangunan berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia dan planet bumi, sustainable development goals (SDGs); mengedepankan jurnalisme damai (peace journalism); menganut prinsip-prinsip pewartaan bermartabat; serta mendorong terciptanya sinergi positif dalam berjejaring. Perwujudan dukungan kami terhadap SDGs antara lain dalam bentuk penerapan tanggung jawab sosial di sepanjang rantai nilai (value chain) kami, termasuk penerapan efisiensi sumber daya dan energi dalam setiap aktivitas kami, mulai dari perencanaan, proses produksi hingga pemasaran dan distribusi.

PENGELOLA AWAK REDAKSI: Tutut Herlina (Pemimpin), Ario Widiyanto, Aju, Daniel Duka, Gerald Pelapelapon, Herry Suroso, Inno Jemabut, Maya Handini, Nonnie Rering, Stevani Elizabeth, Wheny Hari Muljati, Marcelinno Pratama, Victor Simanjuntak. KONTAK: 021-28541720 ALAMAT: Office Tower Eightyeight@ Kasablanka 9A Floor, Jln. Casablanca Raya Kav.88 Jakarta Selatan 12870 EMAIL: redaksi@sinarharapan.net

4

Salah Info Peninggalan Sejarah di Pulau Penyengat Sinar Harapan, 12 September 1972 – Banyak kisah mengenai Pulau Penyengat, baik itu sebagai “mithos”, “legende”, maupun yang menpunyai kadar sebagai sejarah Melayu Riau. Akan tetapi berbagai bentuk tulisan maupun gambar yang umumnya diabadikan oleh wisatawan, tidak ketinggalan juga para wartawan yang berkunjung kesana cenderung untuk mengabadikan sebagai suatu hal yang sering keliru. Misalnya di majalah yang terbit di Jakarta, memuat gambar foto Pulau penyengat. Dalam artikel tersebut terbaca “bekas kerajaan Melayu”. Sebenarnya bukan, mungkin karena foto yang diambilnya kebetulan juga ada pintu gerbangnya. Seperti Gedug tua bertingkat dua (gambar 1). Wisatawan dalam negeri maupun yang datang dari luar juga menganggap gedung tua bertingkat dua yang telah hilang pintu dan kuningannya sebagai, “bekas kerajaan Melayu”. Belum lama berselang te-

lah datang k e s a n a beberapa wisatawan asing, termasuk mahasiswa Perancis, jurusan sosiologi mencari m a k a m Raja Ali Haji, yang terkenal karena gurindam 12-nya. Disana dihadapkan pada kesulitan, karena tidak adanya guide atau penunjuk jalan, tidak adanya tanda-tanda peninggalan dan apatisnya masyarakat disana yang telah membiarkan peninggalan sejarah itu. Mereka yang tahu tentang makam disana sama sekali tidak mau mengantarkannya. Maka terjadilah kekeliruan. Makam Raja Haji Ali yang letaknya di bukit dan baru saja

diperbaiki (gambar 2) dianggap sebagai makam Raja Ali Haji. Makam ini sebenarnya terletak berdekatan dengan makam permaisuri Raja Abdulrachman (1844-1845) yang terlihat (gambar 4) ber-

dampingan dengan putranya dari darah bugis yang bernama Raja M. Yusuf (18581899). Dari jarak 50 meter dari makam Raja Ali Haji yang nampak kurang terurus, sehingga tidak menyangka kalau itu makam Raja Ali Haji (gambar 4). Kabarnya Raja Abdulrachman salah satu Raja Melayu yang paling degil dan selalu menentang Belanda. Itulah sebabnya kesulitan wisatawan maupun wartawan yang datang kesana terbentur pada hal yang tersebut diatas. Meskipun diskusi “penulisan sejarah Riau” telah berlalu setahun yang lewat, hasilnya lenyap seperti sisa kerajaan disana. Padahal paling tidak kalau Pemda tidak ada biaya untuk perbaikan itu, paling sedikit harus ada biro pariwisata yang dapat mengkoordinir para wisatawan yang kesana, disamping gedung tua tingkat dua dapat dimanfaatkan buat penginapan murah yang selalu dicari turis. Sudah tentu harus dibersihkan dan diperbaiki. (Sienano Sitamena)

PRESIDEN SOEHARTO AJAK UGM

Membuat Kesatuan Tafsir Pancasila Yogyakarta, 19 Desember 1974 – Presiden Soeharto mengajak Universitas Gajah Mada (UGM) untuk membuat kesatuan tafsir dari Pancasila. Penelitian ilmiah akan memungkinkan penyusunan Pancasila, misalnya sebagai suatu sistem filsafat yang mempunyai posisi dan sikap sendiri yang jelas terhadap berbagai macam sistem filsafat yang berlaku dan oleh karena itu laku di dunia pada waktu waktu sekarang. “Pancasila sebagai suatu sistem filsafat juga akan merupakan ilmu induk sebagai pangkal dan landasan bagi pengembangan ilmu-ilmu khusus lainnya”. Hal ini dikemukakan Kepala Negara dalam pidato sambutannya pada upacara peringatan Ulang Tahun ke-25 UGM Kamis siang di Yogyakarta. Pidato ini termasuk panjang diantara pidato Kepala Negara sebelumnya. Hormati UUD Secara panjang lebar dikemukakan pula perlunya penghormatan yang tinggi terhadap UUD sebagai syarat tumbuhnya bangsa yang kokoh. Tindakan yang bertentangan atau tidak

didasarkan pada UUD dan pembukaannya sesungguhnya merupakan tindakan yang membahayakan kehidupan RI. Dibagian lain Kepala Negara menguraikan cara yang harus dipatuhi bersama untuk menyalurkan pendapat dan keinginan. Antara lain dikatakan “orang bodoh mempunyai pikiran mengenai GBHN yang dianggap baik akan tetapi hal itu harus diperjuangkan dalam MPR bukan diperjuangkan di jalan atau menyusun kekuatan untuk memaksakan kehendaknya”. Perbuatan demikian merupakan perkosaan terhadap demokrasi yang kita anut dan melawan konstitusi dengan

melaksanakan ketentuan UUD 1945 di satu pihak ada jaminan waktu cukup bagi Presiden melaksanakan tugasnya dan dilain pihak tetap tersedia sarana untuk mengawasi, mengoreksi atau malahan mengganti Presiden. Stabilitas Stabilitas pemerintahan juga jamin UUD 1945. sesuai dengan itu para menteri diangkat

dan diberhentikan Presiden, tidak bertanggung jawab kepada DPR bekerjasama seerat-eratnya dibawah pimpinan Presiden. Suasana kerjasama di antara para menteri itu merupakan syarat penting. Untuk memelihara stabilitas pemerintahan, “sangat wajar apabila Presiden tidak terlalu sering mengganti menteri-menterinya, lebih-lebih tanpa alasan yang masuk akal”. Masalah kabinet, masalah menteri adalah urusan dan tanggung jawab Presiden bukan orang lain. Pergantian menteri tidak perlu dipaksakan, juga tidak perlu menimbulkan kegelisahan melalui desas-desus. Hanya akan menimbulkan ketegangan dan mengganggu stabilitas. Juga sangat jelas tanggung jawab politik sepenuhnya ada dipundak Presiden bukan menteri sebagai pembantunya. “Karena itu serangan terhadap kebijaksanaan pemerintah yang tertuju kepada menteri bukan saja salah alamat, melainkan pertanda ketidak mengertian menganai tertib konstitusi kita”. (SH)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

5

www.sinarharapan.net

Inilah yang Terjadi di Otak Ketika Kita Berbeda Pendapat Oleh: Andreas Kappes dan Tali Sharot

K

ita pasti pernah mengalaminya; ketika kita berada di tengah ketidaksepakatan yang memanas dan kita mulai kehilangan rasa hormat terhadap pihak lawan bicara. Debat ini bisa jadi tentang pemilihan umum kemarin atau tentang pengasuhan anak, mungkin merasa argumen Anda dianggap tidak dihargai, atau bahkan diabaikan. Namun, apakah Anda pernah bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dalam benak orang yang berbeda pendapat dengan Anda? Dalam sebuah studi baru-baru ini, yang baru saja dipublikasikan di Nature Neuroscience, kami dan rekan kami mencatat aktivitas otak orang-orang selama perselisihan berbeda pendapat untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sana. Dalam percobaan ini, kami meminta 21 pasangan sukarelawan untuk membuat keputusan keuangan. Secara khusus, mereka masing-masing harus menaksir nilai suatu perumahan dan mempertaruhkan uang untuk penilaian mereka. Semakin yakin mereka dalam penilaian, semakin banyak pula uang yang mereka pertaruhkan. Setiap sukarelawan kemudian berbaring di pemindai pencitraan otak saat melakukan tugas tersebut sehingga kami dapat merekam aktivitas otak mereka. Kedua alat pemindai dipisahkan oleh dinding kaca dan para relawan dapat melihat penilaian dan taruhan pasangannya dari layar mereka. Ketika para relawan menyetujui harga suatu perumahan, maka mereka masing-masing akan menjadi lebih percaya diri atas penilaian mereka dan mereka bertaruh lebih banyak uang untuk itu. Ini masuk akal, misalnya jika saya setuju dengan Anda maka Anda merasa lebih yakin bahwa Anda pasti benar. Aktivitas otak setiap orang juga mencerminkan pembentukan tingkat kepercayaan diri pasangannya. Secara khusus, aktivitas bagian otak yang disebut korteks

Triff

Otak kita dapat mengungkapkan banyak hal tentang perilaku kita.

frontal medial posterior (posterior medial frontal cortex), yang kita tahu terlibat dalam disonansi kognitif, melacak tingkat kepercayaan dari pasangan Anda. Kami menemukan bahwa semakin percaya seorang relawan, semakin percaya diri pula pasangannya, begitu pula sebaliknya. Kendati demikian, yang menjadi bagian menariknya, ketika para pasangan tidak sependapat, otak mereka menjadi kurang peka terhadap kekuatan pendapat orang lain. Setelah perselisihan ini terjadi, korteks frontal medial posterior tidak bisa lagi melacak kepercayaan diri pasangan Anda. Akibatnya, pendapat dari pasangan mereka yang tidak setuju ini akan berdampak kecil pada keyakinan seseorang bahwa mereka benar, terlepas dari apakah pasangan yang tidak setuju ini sangat yakin dalam penilaian mereka atau bahkan ragu-ragu. Ternyata, ini bukan permasalahan mengenai relawan yang kurang memperhatikan pasangan mereka ketika mereka tidak setuju. Kami mengetahui ini karena kami menguji memori relawan kami tentang penilaian dan taruhan pasangan mereka. Tampaknya, pendapat yang ber-

tentangan ini lebih cenderung dianggap jelas-jelas salah sehingga kekuatan pendapat tersebut tidak penting bagi pasangannya. Masyarakat yang terpolarisasi Kami menduga bahwa ketidaksepakatan tentang topik panas seperti politik membuat orang-orang makin kecil kemungkinannya untuk mencatat dan memperhatikan kekuatan pendapat yang bertentangan. Temuan kami dapat menjelaskan beberapa fenomena baru yang membingungkan terjadi di masyarakat. Misalnya, dalam dekade terakhir, para ilmuwan iklim telah menyatakan dengan keyakinan yang luar biasa bahwa perubahan iklim terjadi karena ulah manusia. Namun, sebuah survei oleh pusat penelitian Pew menunjukkan bahwa persentase politikus Partai Republik di Amerika Serikat yang meyakini anggapan ini sebagai sebuah kebenaran mengalami penurunan dalam periode waktu yang sama. Meski ada alasan yang kompleks dan berlapis-lapis untuk fenomena spesifik ini, hal ini mungkin berkaitan dengan bias soal kekuatan pendapat orang lain terbentuk

dalam otak kita. Temuan ini juga dapat diramalkan ke peristiwa politik saat ini, sebagai contoh yaitu proses dengar pendapat mengenai pemakzulan Presiden AS Donald Trump. Studi kami menunjukkan bahwa apakah seorang saksi tampak “tenang, percaya diri, dan dapat menguasai fakta-fakta” (seperti yang dikatakan pejabat pemerintah Bill Taylor ketika memberikan kesaksian selama persidangan) atau “tidak stabil dan tidak pasti” (seperti yang dijelaskan oleh Kepala FBI Robert Muller ketika bersaksi tentang penyelidikan penasihat khusus pada Juli lalu) akan sedikit berpengaruh bagi mereka yang sudah berpendapat menentang pemakzulan ketika kesaksian itu tidak mendukung presiden. Namun, hal ini tentu akan mempengaruhi keyakinan mereka yang mendukung pemakzulan. Lalu bagaimana kita meningkatkan peluang kita untuk didengar oleh anggota kelompok yang memiliki pendapat berseberangan dengan kita? Studi kami juga mencoba menggunakan “resep yang telah dicoba dan diuji” (sebagaimana yang dilakukan Ratu Elizabeth II baru-baru ini saat berbicara mengenai

perbedaan pendapat mengenai Brexit) untuk menemukan pengertian dan kesepahaman bersama. Kekuatan sebuah pendapat yang dipikirkan secara hati-hati cenderung diacuhkan ketika ketidaksepakatan muncul dengan tumpukan bukti kuat yang menjelaskan mengapa kita benar dan pihak lain salah. Namun, jika kita mulai dari kesepahaman bersama (common ground) – sebuah bagian dari permasalahan yang kita sepakati sebelumnya – kita akan terhindar dari dianggap sebagai “pembuat perselisihan” dari awal, sehingga membuat pendapat kita lebih mungkin didengar dan dianggap penting. Ambil contoh dalam usaha untuk mengubah keyakinan orang tua yang menolak untuk memvaksinasi anak-anak mereka karena mereka secara salah meyakini bahwa vaksin berhubungan dengan autisme. Hadirnya bukti kuat yang menyangkal keterkaitan dua hal tersebut ternyata tidak banyak mengubah pikiran mereka. Namun, dengan mengatakan bahwa bahwa vaksin melindungi anak-anak dari penyakit yang berpotensi mematikan – sebuah pernyataan yang mudah disetujui oleh para orang tua itu – membuat mereka meningkatkan niat untuk memvaksinasi anak-anak mereka hingga tiga kali lipat. Jadi di tengah-tengah perselisihan yang memanas ini, ingatlah bahwa kunci perubahan sering kali ditemukan dalam kepercayaan atau niat yang dimiliki bersama. Penulis, Andreas Kappes, City, University of London, Tali Sharot, UCL. Rizki Nur Fitriansyah menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

Artikel ini ditayangkan pertama kali di The Conversation Indonesia.


KAMIS, 16 JANUARI 2020

6

www.sinarharapan.net

Cegah KKN, Pejabat BKKBN Disumpah Cap Jempol Darah JAKARTA Pejabat BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana) telah disumpah dengan cap jempol darah, untuk tidak melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme. Hal ini ditegaskan oleh Kepala BKKBN, Dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) seusai pelantikan pejabat eselon II, BKKBN di Jakarta, Rabu (15/1). “Semua pejabat dan pegawai BKKBN dari pusat sampai daerah sudah komit untuk mengabdi pada rakyat, bangsa dan negara,” tegasnya. Untuk itu Kepala BKKBN memastikan disiplin ditegakkan dari diri sendiri ditingkat pimpinan di pusat sampai daerah. “Hari ini, pelantikan dan cap jempol darah para pejabat eselon II, BKKBN secara sukarela. Kami siap dengan sungguh-sungguh membenahi dan meningkatkan pelayanan BKKBN,” tegasnya. Tanda tangan dan sumpah darah tersebut menurutnya agar semua pejabat dan pegawai BKKBN hanya loyal tanpa batas pada bangsa dan negara NKRI. Pakta integritasnya semua pejabat disertai tetesan darah sebagai bukti loyalitas tanpa batas kepada rakyat, bangsa dan negara “Apabila kita melakukan hal tidak terpuji termasuk korupsi, maka harus siap mengundurkan diri,” tegasnya. Selama 6 bulan menjabat sebagai Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo memiliki lima program quick win, yaitu distribusi alat dan obat kontrasepsi harus cukup merata sesuai kebutuhan tidak ada stock out di lapangan. “Pengadaan alat dan obat kontrasepsi harus dengan

foto: bkkbn

Kepala BKKBN Dr. Hasto Wardoyo, SP.OG.(K) sedang mendampingi pejabat eselon II saat memberikan cap jempol darah dan menandatangani pakta integritas sebelum pelantikan, Rabu (15/1) di Jakarta.

e-kataog sektoral agar cepat mudah bebas korupsi dan nepotisme,” tegasnya. Hasto Wardoyo juga melakukan restrukturisasi organisasi untuk persiapan menghapus eselon III dan IV. “Membuat semua unit kerja ikut program zona integritas dan bebas korupsi dan melakukan rebranding BKKBN dengan mengganti logo, lagu, tag line sesuai dengan selera generasi milenial sekarang,” jelasnya. Dukungan TNI Sementara itu TNI akan konsisten dalam mendukung

program-program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), khususnya di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan Keluarga Berencana. Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, saat menerima audiensi Kepala BKKBN Hasto Wardoyo beserta stafnya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (15/1). Dalam pertemuan tersebut, Panglima Hadi menyampaikan bahwa TNI sejak dulu hingga kini tetap konsisten da-

lam mendukung dan bersinergi secara aktif pada program BKKBN di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan Keluarga Berencana. “Hal ini juga sejalan dengan tugas-tugas TNI, salah satunya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial Kesehatan TNI di dalam masyarakat,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (15/1). Hadi mengatakan, sinergi TNI dengan BKKBN dilaksanakan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh wilayah Indonesia secara rutin dan terprogram untuk membantu memberikan penyuluhan-pen-

yuluhan mengenai Keluarga Berencana kepada masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Hasto Wardoyo juga memperkenalkan diri sebagai pejabat Kepala BKKBN menggantikan Sigit Priohutomo dan mengucapkan terima kasih atas berkenannya Panglima menerima kunjungannya. Sekadar informasi, dalam pertemuan itu Panglima TNI didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Diyah Yudanardi, Aster Panglima TNI Mayjen TNI George E. Supit dan Kapuskes TNI Mayjen TNI Bambang Dwi. (sp)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

7

www.sinarharapan.net

UMKM Indonesia Ingin Tembus Pasar Rusia

SHNet, JAKARTA - Produk UMKM Indonesia diupayakan untuk dapat menembus pasar yang lebih luas di Rusia setelah pertemuan antara Duta Besar RI untuk Rusia M. Wahid Supriyadi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. “Kami membahas tentang peluang perluasan ekspor produk UMKM ke Rusia, termasuk makanan, fesyen, herbal, dan juga buah tropik,” kata Wahid Supriyadi setelah pertemuan dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Rabu (15/1/2020). Ia mengatakan, selama ini kerja sama perluasan pasar produk UMKM banyak dilakukan di Moskow melalui Festival Indonesia. Promosi tersebut bahkan telah berjalan selama empat kali

dan tahun ini telah berlangsung untuk yang kelima kalinya. “KBRI setiap tahun memberikan subsidi 75 booth untuk UMKM independen di taman yang seluas 16,5 hektare itu hanya untuk indonesia saja,” katanya. Menurut dia, ajang tersebut sangat potensial untuk mempromosikan produk UMKM mengingat pengunjung dalam acara itu mencapai rata-rata 117.000 orang dengan transaksi pada tahun lalu saja mencapai 10,7 juta dolar AS. Ajang yang sama sukses membukukan investasi 1,1 miliar dolar AS. Ia pun menyampaikan kepada Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki bahwa hal itu bisa dimanfaatkan oleh KUKM binaan Kementerian Koperasi dan UKM. “Karena produk Indonesia sudah familiar, barang kita

paling laris, yang paling laris fesyen seperti batik tenun ikat, bahkan pada acara fashion show itu semua yang dipakai peragawati habis semua 100 persen terjual, ini menunjukan bahwa selera UMKM itu testing the market selera lokal sudah benar,” katanya. Pihaknya mengusulkan agar UMKM di Indonesia dapat memanfaatkan market dan jaringan yang sudah ada tersebut. Di samping itu juga memperluas produk sesuai selera pasar di Moskow bukan sebatas fashion tapi juga produk makanan jadi, herbal, dan buah tropik. Pihaknya berupaya menggandeng maskapai Garuda Indonesia agar ke depan dapat membantu mendorong peningkatan ekspor termasuk buah tropik di antaranya mangga,

rambutan, manggis, dan alpukat yang dianggap sebagai pangan sehat di negara itu. M. Wahid Supriyadi menambahkan data Kementerian Perdagangan mencatat ada 20 pasar unggulan dan potensial yang sekarang sudah dimasukkan untuk pasar Rusia. “Pengalaman kemarin yang UMKM yang sudah 2 kali ikut semua hampir semua dapat order, bukan hanya laku di pasar atau ekspo tapi juga dapat order kedepannya. Ini untuk catatan biasanya dilakukan awal Agustus untuk tahun ini dimulai 31 Juli sampai 2 Agustus, tanggal 30 ada bisnis forum, transaksi terbesar kemarin pada saat bisnis forum,” katanya. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pasar Rusia cukup besar dengan 147 juta penduduk seba-

gaimana riset Euro Asian Economic Union dan Euro Union. Sementara untuk Eropa Timur pasarnya mencapai 180 juta penduduk. “Dan pengalaman eksebisi produk UMKM ke Rusia responnya bagus jadi ini bisa dijadikan tujuan ekspor baru, Presiden meminta seluruh kementerian menaikkan ekspor dan tujuan ekspor baru, barangkali ini kita perlukan kementerian lain seperti perdagangan yang dapat memanfaatkan pasar ekspor Rusia, jadi saya kira ini peluang yang bagus,” katanya. Teten telah meminta data komoditas yang diminati oleh pasar Rusia termasuk menyusun daftar eksportir distributor di Indonesia agar bisa segera menghubungkan UMKM di tanah air dengan buyer di Rusia. (ij)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

8

www.sinarharapan.net

Enaknya, Otak -Otak Dari Desa Kronjo Ini SHNet, Jakarta – Letaknya yang berada di perbatasan utara laut Jawa, membuat warga Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, memilih profesi sebagai nelayan. Hasilnya selain dijual, ikan hasil tangkapan juga diolah menjadi ikan asin dan otak-otak. Kepala Desa Kronjo Tarisno mengatakan, pengelolaan ikan asin banyak dijadikan usaha warganya dan menjadi sumber mata pencaharian utama. “Mata pencaharian sebagian penduduk kami tidak terlepas dari nelayan dan dunia perikanan. Sekaligus menjadi sumber utama ekonomi warga,” katanya. Sudiharto, pembuat iklan asin yang juga warga Kampung Pekapuran RT 02 RW 05 Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo mengaku dalam satu minggu bisa menampung ikan sebanyak tiga ton. Ia menampung berbagai jenis ikan di antaranya, ikan layang, lesi,

kembung, tembang, petek, pari, teri, dan tongkol. Ikan-ikan tersebut kemudian diolah menjadi ikan asin. Untuk penjualannya dikirim ke beberapa wilayah, seperti Serang, Pandeglang, Bogor, Tangerang, dan lainnya.

Sudiharto mulai menjalankan usaha pengasinan ikan bersama orang tuanya sejak tahun 1992 lalu. Awalnya, ia hanya menampung ikan sebanyak satu sampai dua kwintal dalam satu pekan. Sekarang dirinya sudah menampung ikan mencapai tiga ton per pekan. “Saya jemur ikan-ikan sebanyak itu di atas lahan seluas kisaran satu hektare. Digulir saja jemurnya setiap hari dalam sepekan,” katanya kepada JPNN.

Selain pengolahan ikan asin, Desa Kronjo juga memiliki potensi wisata religi yang sudah terkenal di Banten yakni Pulau Cangkir. Bahkan wisata religi tersebut sekarang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah. “Adanya obyek wisata religi Pulau Cangkir berdampak pada perekonomian warga. Mereka bisa membuka usaha berupa warung dan mengelola parkir kendaraan para peziarah,” tutupnya. (maya)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

9

www.sinarharapan.net

Usulan Pemilu Proporsional Tertutup Perlu Dikaji SHNet, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Johan Budi menilai wacana pengembalian penerapan sistem pemilihan umum proporsional tertutup memerlukan kajian terlebih dulu untuk mengetahui kekurangan dan kelebihannya. “Saya harus berbasis diteliti dulu, apa jeleknya, ada kajiannya gitu, baru kita simpulkan, saya belum dapat kajian itu, jadi belum bisa ngomong apakah yang terbaik itu proporsional terbuka atau tertutup, harus ada kajiannya dulu,” ujar Johan Budi usai diskusi kepemiluan di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan kajian mendalam diperlukan agar undang-undang terkait pemilu tidak hanya berlaku setiap lima tahun sesuai dengan kepentingan pihak tertentu. Undang-undang tentang pemilu diharapkannya dapat diberlakukan hingga 4-5 kali gelaran pemilu. Komisi II disebutnya mulai membahas dan meminta masukan dari LSM mau pun mencari kajian dari akademisi kampus. “Itu kami diskusikan matang. Tadi Bawaslu juga omong ada tumpang tindih, itu

Ist

PEMILIHAN UMUM

sekalian, jangan parsial,” tutur Johan Budi. Ada pun wacana perubahan UU Pemilu untuk mengembalikan Pemilu Indonesia kembali menggunakan sistem proporsional tertutup merupakan salah satu rekomendasi dari Rakernas I PDI Perjuangan. Sistem pemilihan umum anggota legislatif model proporsional tertutup pernah di-

terapkan pada masa orde baru dan Pemilu 2004. Setelah itu, sejak 2009 hingga kini, Indonesia menggunakan sistem pemilihan proporsional terbuka. Sistem proporsional tertutup membolehkan partai politik menentukan caleg atau kader duduk di kursi parlemen serta masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya untuk memilih caleg.

Model pemilihan tersebut dinilai meminimalkan praktik politik uang karena potensi caleg bertemu langsung dengan pemilih sangat minim. Sementara pemilihan sistem proporsional terbuka memberi ruang bagi publik untuk memilih langsung calon-calon anggota legislatif DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten-kota. Sementara itu, Wakil Ketua

Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan partainya belum bisa memutuskan besaran ambang batas parlemen atau “parliamentary threshold”, apakah dinaikkan atau tetap 4 persen. “Kalau PDIP sudah ada pembicaraan secara kepartaian secara nasional membicarakan ‘parliamentary threshold’ sementara itu Gerindra belum,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. Dia mengatakan kemungkinan dalam waktu dekat partainya akan membicarakan terkait apakah setuju “parliamentary threshold” (PT) dinaikkan atau tidak, dan mengenai sistem pemilu apakah proporsional tertutup atau terbuka. Dasco tidak mau memberikan pendapat pribadi terkait wacana menaikkan PT dan sistem pemilu ke depan karena posisinya saat ini merupakan juru bicara Partai Gerindra. “Saya kan jubir partai, apa yang saya kemukakan akan jadi pernyataan partai sementara itu belum pernah dibicarakan di partai. Jadi saya tidak boleh bicara secara pribadi,” ujarnya.(Victor)

Dewan Pengawas Belum Izinkan Penggeledahan Kantor PDIP SHNet, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan permohonan izin penggeledahan Kantor Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dari Dewan Pengawas hingga Rabu pagi belum juga turun, sehingga pihaknya masih menunggu persetujuan Dewan Pengawas dan tidak bisa berbuat apa-apa. “Sampai saat ini izin penggeledahan Kantor PDIP belum turun, namun kami sudah mengajukan permohonan izin kepada Dewan Pengawas sesuai dengan prosedur,” katanya sebelum mengikuti acara pengukuhan guru besar Prof Hary Djatmiko yang juga anggota hakim Mahkamah Agung di Auditorium Universitas Jember, Jawa Timur, Rabu. Ia mengaku tidak tahu alasan Dewan Pengawas yang belum menerbitkan izin untuk melakukan penggeledahan Kantor PDIP karena hal tersebut yang lebih tahu adalah pemberi izin, namun pihak KPK sudah mengajukan permohonan izin tersebut sesuai dengan prosedur.

Ist

GEDUNG KPK

“KPK akan mematuhi semua prosedur hukum dalam melakukan penegakan kasus hukum, sehingga kami tidak boleh menabrak aturan, meskipun ada tuntutan penanganan kasus korupsi harus progresif,” tuturnya. Saat ditanya apakah Dewan Pengawas dinilai menghambat proses penyidikan di KPK, Ghufron mengatakan masyara-

kat bisa menilai sendiri, namun secara prosedural pihak KPK sudah mengajukan izin penggeledahan Kantor PDIP itu. “Persoalan izin itu diberikan secara cepat atau lambat, kami menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pengawas. KPK tidak bisa berbuat apaapa karena sesuai aturan harus mendapatkan izin dari Dewan Pengawas untuk melakukan

penggeledahan,” ucap mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember itu. Ghufron mengatakan penggeledahan tempat-tempat selain kantor KPU RI akan disesuaikan dengan hasil pengembangan pemeriksaan, seperti kantor PDIP atau kantor-kantor yang lain akan disesuaikan dengan kebutuhan pemeriksaan penyidik.

“Semua tempat yang akan digeledah akan diberi garis KPK (KPK line) sambil menunggu izin dari Dewan Pengawas turun, sehingga ruangan itu terisolasi untuk mengantisipasi risiko hilangnya alat bukti yang diperlukan KPK,” ujarnya. Ia menjelaskan operasi tangkap tangan (OTT) komisioner KPU RI Wahyu Setiawan dilakukan pada Rabu (8/1) sore dan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan di KPK hingga Kamis (9/1), kemudian tim penyidik meminta izin kepada Dewan Pengawas untuk melakukan penggeledahan dan penyidikan di Kantor KPU pada Jumat (10/1). “Izin dari Dewan Pengawas untuk menggeledah Kantor KPU RI turun pada Sabtu (11/1) malam, sehingga kami sudah melakukan penggeledahan Kantor KPU dan menemukan beberapa dokumen untuk disita,” katanya. Namun, KPK masih menunggu surat persetujuan Dewan Pengawas untuk melakukan penggeledahan di Kantor PDIP yang belum turun hingga Rabu pagi. (Victor)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

10

www.sinarharapan.net

Dana Desa Belum Turunkan Kemiskinan di Aceh

Ist

DANA DESA

SHNet, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menyatakan penggunaan dana desa di provinsi paling barat Indonesia tersebut dinilai belum maksimal dalam menekan angka kemiskinan daerah setempat, untuk menunjang pendapatan masyarakat. “Banyak dana desa yang digunakan untuk infrastruktur seperti pembuatan saluran, jalan, dan sebagainya tetapi dikerjakan bukan orang desa setempat, bahkan ada (pekerja) yang dari Medan (Sumatera Utara),” kata Kepala BPS Aceh Wahyudin di Banda Aceh, Rabu. Pada Rabu (15/1), BPS Aceh merilis data bahwa provinsi berjulukan Tanah Rencong itu masih menjadi daerah termiskin di Sumatera sekaligus peringkat enam nasional, dengan total penduduk miskin sebanyak 810 ribu pada September 2019. Wahyudin mengungkapkan, di Aceh terdapat 6.509 desa, namun karena kurangnya pelibatan warga setempat sebagai pekerja untuk proyek yang bersumber anggaran dari dana

desa, maka tujuan untuk mendapatkan peningkatan pendapatan masyarakat tidak tercapai. Sebab itu diharapkan pemerintah setempat untuk berperan dalam upaya mengarahkan penggunaan anggaran dana desa untuk pembangunan infrastruktur itu dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai pekerja. “Sehingga ada penambahan pendapatan buat masyarakat. Jadi ada tiga mata rantai lingkaran kemiskinan ini, yaitu pendapatan rendah, pendidikan rendah, dan kesehatan rendah. Ruang ini yang harus dibenahi, walau bahagia tetapi tidak punya pendapatan tetap saja miskin,” katanya. Menurut dia, selama ini Pemerintah Aceh telah banyak melakukan program-program dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Aceh, namun rata-rata masih belum maksimal dan tepat sasaran. “Kalau pendapatan sudah kita coba dorong melalui program di desa ini, maka bisa membuat masyarakat ini ke-

luar dari kemiskinan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh Azhari membantah bahwa pembangunan infrastruktur menggunakan dana desa selama ini tidak melibatkan pekerja lokal. Ia menegaskan, setiap pembangunan yang menggunakan dana desa tersebut semua melibatkan masyarakat desa. “Mekanisme dana desa sudah cukup lengkap dari Kementerian Desa. Kemudian setiap tahun kepala daerah mengatur lagi pengelolaan dana desa ini, jadi kalau konteks dana desa, enggak (menggunakan pekerja luar). Pembangunan di desa sudah menggunakan orang desa,” katanya. Sementara itu, Kementerian Keuangan bersama Kementerian Dalam Negeri melakukan verifikasi untuk mencari desa fiktif tambahan yang kemungkinan ikut menerima dana desa. “Kita terus melakukan penelitian dan verifikasi,” kata Direktur Jenderal Perimbangan

Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti dalam temu media di Jakarta, Rabu. Astera memastikan proses pemeriksaan lanjutan melalui koordinasi dengan kementerian lembaga terkait telah ditegaskan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 205/PMK 07/2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. Ketentuan terbaru itu, tambah dia, telah mengatur kewajiban kepala daerah untuk melakukan verifikasi kembali jumlah desa guna menghindari adanya perbedaan data dan desa fiktif. “Jadi ada check and balance, ini sebagai koordinasi apabila ada perbedaan data registrasi desa yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri. Dengan adanya data desa yang didapatkan daerah, kita bisa melihat kalau ada perbedaan (jumlah) desa,” ujar Astera. Sebelumnya, terdapat dugaan kasus penyaluran dana desa yang tidak sesuai dengan ketentuan karena dana ter-

sebut disalurkan kepada 56 desa fiktif atau desa yang memiliki nama tapi tidak berpenghuni. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan penyaluran dana desa untuk 56 desa fiktif tersebut, yang diketahui berada di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, telah dihentikan. Sri Mulyani mengatakan penghentian penyaluran dana desa tersebut dilakukan sampai pihaknya mendapatkan kejelasan atas status desa secara hukum maupun secara substansi fisik. Kasus itu berawal dari pembentukan 56 desa yang ditetapkan pada Peraturan Daerah Konawe Nomor 7 Tahun 2011 sebagai perubahan Peraturan Daerah Konawe Nomor 2 Tahun 2011. 56 desa tersebut akhirnya mendapatkan nomor registrasi desa dari Kementerian Dalam Negeri pada 2016 sehingga mulai 2017 desa itu memperoleh alokasi dana desa dari pemerintah. (Victor)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

11


KAMIS, 16 JANUARI 2020

12

www.sinarharapan.net

Dirjen Kebudayaan: Restrukturisasi untuk Optimalkan Pemajuan SHNet, Jakarta - Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Hilmar Farid menyampaikan bahwa perubahan internal organisasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) khususnya di Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan adalah upaya mengoptimalkan proses pemajuan kebudayaan. “Di internal organisasi Kemendikbud ada perubahan agar layanan itu bisa berjalan lebih efektif,” Hilmar menyampaikan hal ini di ruang kerjanya, di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (13/1). Dirjen Hilmar menjelaskan kondisi keragaman budaya yang belum ideal jika dibandingkan dengan upaya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan. Harapannya dengan restrukturisasi ini seluruh proses pemajuan budaya akan lebih signifikan dilakukan. “Sekarang kita akan fokus mencatat semua itu (informasi kebudayaan). Sejak maret 2018 sampai sekarang di kabupaten/kota ini terjadi pencatatan-pencatatan itu. Informasinya sudah banyak sekali dan ini semua perlu diproses (lebih lanjut) sehingga nanti betul-betul terlin­ dungi dan masuk dalam database kita. Jadi persoalannya memang pekerjaan ini sangat teknis,” ujarnya. Hilmar mengatakan, semangat untuk meningkatkan upaya pemajuan budaya berangkat dari apreasiasi yang ingin diberikan kepada para praktisi dan pemerhati budaya yang telah berpartisipasi dalam mendata, melaporkan, dan melestarikan budaya di Indonesia. “Mereka-mereka yang selama ini sering melaporkan ada cagar budaya yang terbengkalai, ada yang baru ditemukan, dan seterusnya, itu semua tetap dijalankan. Saya sangat berterima kasih,” ucapnya. Tiga Direktorat Baru Ditjen Kebudayaan Pada kesempatan yang sama, Dirjen Kebudayaan menyebutkan tiga nama direktorat baru yang akan mengawal implementasi Undang-undang No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Direktorat tersebut adalah Direktorat Perlindungan Kebudayaan, Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, serta Direktorat Pembinaan Kebudayaan. Ketiga direktorat baru tesebut diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pemajuan objek budaya sebagaimana tertuang dalam Pasal 5 Undang-undang Pemajuan Kebudayaan. “Bahkan dengan format organisasi yang baru ini akan lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya. “Kalau mau dibikin panjang dan lengkap namanya itu Direktorat Perlindungan Cagar Budaya, Warisan Budaya, Kesenian, Tradisi dan seterusnya bisa sampai lima baris. Untuk menyingkat kita sebut Direktorat Perlindungan Kebudayaan dan kalau kita lihat undang-undang nomor 5 tahun 2017 Pasal 5 itu semua ter-‘cover’. Kesenian ada di sana, tradisi ada di sana

Ist

Ketua KPAI, Susanto; Wakil Ketua KPAI, Rita Pranawati; Komisioner Bidang Pendidikan, Retno Listyarti; serta Susianah; Sitti Himahwaty; Putu Elvina; dan Jasa Putra saat audiensi dengan Mendikbud di Kantor Kemendikbud, di Jakarta, Kamis (26/12) lalu.

pengetahuan tradisional, permainan tradisional dan seterusnya. Begitu juga dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya semua itu ada di bawah ranahnya tiga direktorat baru itu,” jelas Hilmar. Perubahan nama direktorat di Ditjen Kebudayaan menimbulkan banyak pertanyaan dan komentar. Menanggapi hal tersebut, Hilmar Farid berpendapat bahwa itu adalah bentuk perhatian masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia. “Saya secara khusus berterima kasih atas perhatian masyarakat karena ini semua tanda bahwa kita semua punya perhatian yang besar terhadap kebudayaan. Dan saya secara khusus meminta perhatian ini terus (ada) bahkan lebih meningkat ke depan, sehingga kalau ada kerja sama yang lebih strategis, kita bisa gotong-royong memajukan kebudayaan,” ujarnya. Ia mengatakan bahwa saat ini jajaran-

nya sedang melakukan koordinasi dan pembahasan secara intensif. “Harapan saya akhir bulan ini bisa selesai (detailnya) dan informasi lebih lanjut nanti akan disampaikan melalui jalur IG ini, di samping masing-masing direktur akan menyampaikan apa saja yang akan dikerjakan tahun 2020,” katanya. Terkait dengan masyarakat yang ingin menjalin kerja sama dan meminta dukungan kepada Dirjen Kebudayaan, Hilmar menjanjikan, dengan struktur yang baru prosesnya akan lebih ringkas. “Yang berubah adalah caranya semua itu dikelola, metode penyalurannya. Contohnya bagi guru kesenian yang punya cabang kesenian tertentu di sekolahnya dan ingin dipamerkan, kalau sebelumnya merasa ‘dipingpong’ urusannya antara Direktorat Kesenian dan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, nah sekarang enggak lagi,” janjinya. Hilmar menegaskan bahwa la-

yanan di bidang kebudayaan tetap berjalan seperti biasa. “Tidak ada yang berubah. Layanannya masih tetap berjalan. Pendaftaran film, registrasi cagar budaya, pendaftaran warisan budaya, layanan fasilitasi misalnya program kerjasama dengan komunitas akan terus berjalan semuanya berjalan seperti biasa, laman tetap ON, bisa langsung dimasukkan datanya untuk diproses,” tegasnya. “Saya pastikan layanannya tidak akan ditinggalkan. Jadi layanan yang selama ini baik dan sifatnya memfasilitasi akan terus berjalan bahkan kita akan tingkatkan (kualitasnya). Dalam bulan ini sedang kita rapikan jadi kalau misalnya nanti bersurat sementara ini langsung suratnya ke saya, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI nanti surat masuk akan diarahkan ke petugas yang bertanggung jawab untuk itu,” ujarnya lagi. Hilmar menyampaikan, untuk kegiatan yang sudah berjalan seperti Indonesiana, Pekan Kebudayaan Nasional, Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) masih terencana, namun tanggal pelaksanaannya masih dalam pembahasan. “Tanggal-tanggalnya belum diumumkan, masih dalam proses finalisasi program. Semoga dari segi waktu, tidak berbeda dari tahun sebelumnya,” ungkapnya.(whm/sp)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

13


KAMIS, 16 JANUARI 2020

www.sinarharapan.net

14

Apakah Jarang Berhubungan Sex Mempengaruhi Menopause? SHNet, Jakarta - Wanita yang melakukan aktivitas seksual mingguan atau bulanan memiliki risiko lebih rendah memasuki menopause dini dibandingkan dengan mereka yang melaporkan berhubungan seks kurang dari sebulan, menurut sebuah studi baru UCL. Para peneliti mengamati bahwa wanita, yang melaporkan melakukan aktivitas seksual setiap minggu, 28% lebih kecil kemungkinannya mengalami menopause pada usia berapa pun dibandingkan wanita yang melakukan aktivitas seksual kurang dari sebulan. Aktivitas seksual termasuk hubungan seksual, seks oral, sentuhan seksual dan belaian atau stimulasi diri. Penelitian yang dipublikasikan di Royal Society Open Science ini didasarkan pada data dari Studi Kesehatan Wanita di Seluruh Bangsa (SWAN) di AS. Dilansir Science Daily, ini adalah studi kohort longitudinal terbesar, paling beragam dan paling representatif yang tersedia untuk meneliti aspek transisi menopause. Penulis pertama pada penelitian ini, kandidat PhD Megan Arnot (UCL Anthropology), mengatakan: “Temuan penelitian kami menunjukkan bahwa jika seorang wanita tidak melakukan hubungan seks, dan tidak ada kemungkinan kehamilan, maka tubuh ‘memilih’ untuk tidak berinvestasi dalam ovulasi, karena tidak ada gunanya. Mungkin ada pertukaran energi biologis antara menginvestasikan energi ke dalam ovulasi dan berinvestasi di tempat lain, seperti tetap aktif dengan menjaga cucu-cucu. “Gagasan bahwa wanita menghentikan kesuburan untuk menginvestasikan lebih banyak waktu dalam keluarga mereka dikenal sebagai Hipotesis Nenek, yang memperkirakan bahwa menopause awalnya berevolusi pada manusia untuk mengurangi konflik reproduksi antara berbagai generasi perempuan, dan memungkinkan perempuan untuk meningkatkan kebugaran inklusif mereka melalui investasi pada cucu mereka. “ Selama ovulasi, fungsi kekebalan wanita terganggu, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit. Mengingat kehamilan tidak mungkin karena kurangnya aktivitas seksual, maka tidak akan bermanfaat untuk mengalokasikan energi untuk proses yang mahal, terutama jika ada pilihan untuk menginvestasikan sum-

ber daya ke kerabat yang ada. Penelitian ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 2.936 wanita, direkrut sebagai kelompok awal untuk studi SWAN pada tahun 1996/1997. Usia rata-rata pada wawancara pertama adalah 45 tahun. Wanita Kaukasia non-Hispanik paling banyak diwakili dalam sampel (48%), dan mayoritas wanita dididik di atas tingkat sekolah menengah. Rata-rata mereka memiliki dua anak, sebagian besar sudah menikah atau dalam suatu hubungan (78%), dan tinggal bersama pasangan mereka (68%). Para wanita diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan, termasuk apakah mereka telah melakukan hubungan seks dengan pasangan mereka dalam enam bulan terakhir, frekuensi hubungan seks termasuk apakah mereka melakukan hubungan seksual, seks oral, sentuhan seksual atau belaian dalam enam bulan terakhir dan apakah mereka terlibat dalam rangsangan diri dalam enam bulan terakhir. Pola aktivitas seksual yang paling sering adalah mingguan (64%). Tidak ada perempuan yang memasuki

masa menopause, tetapi 46% berada di masa menopause dini (mulai mengalami gejala menopause, seperti perubahan dalam siklus menstruasi dan hot flashes) dan 54% mengalami pra-menopause (memiliki siklus teratur dan tidak menunjukkan gejala) peri-menopause atau menopause). Wawancara dilakukan selama sepuluh tahun masa tindak lanjut, di mana 1.324 (45%) dari 2.936 wanita mengalami menopause alami pada usia rata-rata 52 tahun. Dengan memodelkan hubungan antara frekuensi seksual dan usia menopause alami, wanita dari segala usia yang melakukan hubungan seks setiap minggu memiliki rasio bahaya 0,72, sedangkan wanita dari segala usia yang berhubungan seks setiap bulan memiliki rasio bahaya 0,81. Ini memberikan kemungkinan di mana perempuan dari segala usia yang melakukan hubungan seks setiap minggu 28% lebih kecil kemungkinannya mengalami menopause dibandingkan dengan mereka yang berhubungan seks kurang dari sebulan. Demikian juga, mereka yang berhubungan seks setiap bulan memiliki kemungkinan 19% lebih rendah untuk

mengalami menopause pada usia berapa pun dibandingkan dengan mereka yang berhubungan seks kurang dari sebulan. Para peneliti mengendalikan karakteristik termasuk tingkat estrogen, pendidikan, IMT, ras, kebiasaan merokok, usia saat pertama kali menstruasi, usia saat wawancara pertama dan kesehatan secara keseluruhan. Studi ini juga menguji apakah hidup dengan pasangan pria mempengaruhi menopause sebagai proksi untuk menguji apakah paparan feromon pria menunda menopause. Para peneliti tidak menemukan korelasi, terlepas dari apakah laki-laki hadir di rumah tangga atau tidak. Penulis terakhir, Profesor Ruth Mace (UCL Anthropology), menambahkan: “Menopause tentu saja merupakan hal yang tidak dapat dihindari bagi wanita, dan tidak ada intervensi perilaku yang akan mencegah penghentian reproduksi. Meskipun demikian, hasil ini merupakan indikasi awal bahwa waktu menopause mungkin menjadi adaptif dalam menanggapi kemungkinan hamil. “ Penelitian ini didanai oleh Dewan Penelitian Ekonomi dan Sosial dan Dewan Riset Bioteknologi dan Ilmu Biologi. (Ina)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

15

www.sinarharapan.net

Cedera, Rashford Diperkirakan Absen Saat MU Kontra Liverpool SHNet, Manchester - Manchester United diperkirakan akan kehilangan Marcus Rashford dalam persiapan mereka jelang partai bergengsi melawan pemuncak klasemen Liga Premier Inggris, Liverpool pada akhir pekan ini. Penyerang andalan MU tersebut menderita cedera punggung saat menjadi pemain pengganti di babak kedua kala Setan Merah berhadapan dengan Wolverhampton Wanderers di babak ketiga Piala FA, Kamis (16/1) dinihari WIB. Masuk menggantikan Daniel James di menit 64, Rashford memberi daya dobrak tambahan bagi skuad Solskjaer yang mampu mencetak gol melalui Juan Mata tiga menit berselang. Namun kemenangan tersebut harus dibayar mahal dengan cederanya striker berusia 22 tahun itu, dan hanya bertahan 15 menit di atas lapangan untuk digantikan oleh Jesse Lingard. Jebolan akademi United itu memang sudah bergumul dengan cedera pinggul dan pangkal

Solskjaer tidak terbantu oleh fakta bahwa Anthony Martial, pilihan seniornya yang lain dalam serangan bersama Rashford, melewatkan sejumlah waktu bermain bersama tim utama di awal musim ini. Solskjaer dapat memanggil Mason Greenwood yang beru s i a 18 tahun sebagai opsi barunya di depan untuk pertandingan mendatang melawan Liverpool. Pemain muda ini telah tampil mengesankan Ist

Cedera baru Marcus Rashford sepertinya akan mengganggu persiapan Manchester United yang akan menghadapi Liverpool di penghujung pekan ini.

paha musim ini tetapi sekarang mungkin menghadapi cedera baru yang memaksanya menepi ke pinggir lapangan. “Tidak pernah ingin merasa sepertinya saya telah membiarkan rekan satu tim saya, klub dan yang paling penting para peng-

gemar yang juga telah melakukan yang terbaik pada malam ini dan tentu kecewa terpaksa harus keluar lapangan. Kerja yang bagus dari rekan-rekan untuk melaju ke babak berikutnya,” tulis Rashford di sosial media selepas laga tersebut.

Rashford, merupakan penyerang produktif Manchester United saat ini, 19 gol dalam 31 penampilan telah dicetaknya bagi Red Devils musim ini, 14 di antaranya dicetak di EPL. Manajer Ole Gunnar

musim ini dan memiliki empat gol Liga Premier di musim 2019-20. (HNP) JUAN MATA

Tiga Bintang WTA Masuk Nominasi Laureus World Sports Awards 2020 SHNet, Berlin - Tiga nama beken dari tenis putri dunia, yakni Naomi Osaka, Bianca Andreescu dan Coco Gauff telah terpilih sebagai nominasi dalam Laureus World Sports Awards 2020. Ajang ini merupakan acara penghargaan tahunan untuk menghormati atlet, tim maupun tokoh terkenal dari dunia olahraga sejalan dengan prestasi olahraga terbesar yang telah dibuatnya sepanjang tahun. Osaka, Andreescu, dan Gauff, trio bintang WTA tersebut kali ini masuk seba-

gai kandidat penerima anugerah penghargaan itu dalam peringatan 20 tahun Laureus World Sports Awards. Naomi Osaka, yang merebut ge-

lar Grand Slam kedua Januari lalu di Australia Terbuka, telah dinominasikan dalam kategori Sportswoman of the Year, sementara juara bertahan AS Terbuka, Bianca Andreescu, dan petenis penuh sensasi Amerika Serikat berusia 15 tahun, Coco Gauff, dimasukkan ke dalam nominasi terobosan tahun ini atau ‘Breakthrough of the Year’. Osaka bergabung dengan pesenam Simone Biles, pemain sepak bola wanita, Megan Rapione, serta pemain ski, Mikaela Shiffrin, dan atlet lintasan dan lapangan Allyson Felix juga Shelly-Ann Fraser-Pryce dalam kategori Sportswoman, s e mentara Andreescu dan Gauff akan bersaing dalam kategori yang juga termasuk di dalamnya pemenang Tour de France Egan Bernal , tim rugby pria Jepang, petinju Andy Ruiz, Jr. dan perenang ReCOCO GAUFF gan Smith.

Ist

naomi-osaka pernah memenangkan Laureus World Sports Awards tahun lalu untuk kategori Breakthrough of the Year.

Osaka bisa menjadi petenis wanita keempat yang mendapat kehormatan Sportswoman of the Year internasional, bergabung dengan Jennifer Capriati, Justine Henin dan pemenang empat kali penghargaan tersebut, Serena Williams. Petenis Jepang itu juga menjadi pemenang penghargaan Terobosan Tahun Ini / Breakthrough of the Year award 2019, dan Andreescu atau pun Gauff

akan bergabung dengan dirinya bersama Amélie Mauresmo (2007) sebagai pemenang dari WTA untuk gelar tersebut. Digelar setiap tahunnya sejak 2000, Laureus World Sports Awards dibuat setiap tahun dalam delapan kategori: Olahragawan Terbaik tahun ini atau World Sportsman of the Year, Olahragawati Terbaik atau World Sportswoman of the Year, Tim Terbaik atau World Team of

the Year, Kebangkitan Terbaik atau World Comeback of the Year, Terobosan Terbaik atau World Breakthrough of the Year, Aksi Olahragawan Terbaik atau Action Sportsperson of the Year, serta World Sportsperson of the Year with a Disability dan Best Sporting Moment of the Year. Laureus World Sports Awards tahun ini akan diadakan pada 17 Februari mendatang di Verti Music Hall di Berlin. (TJE)


16

www.sinarharapan.net

KAMIS, 16 JANUARI 2020

Desa Panglipuran Bali, Terbersih di Dunia Dok.www.pesona.travel.com

LINGKUNGAN YANG BERSIH DAN TERTATA RAPI DI DESA PANGLIPURAN

SHNet - Desa Penglipuran. Desa yang terletak di Bangli ini resmi menjadi desa wisata sejak 1993 silam. Di awal peresmiannya sebagai desa wisata, Penglipuran mendapatkan penghargaan Kalpataru. Suasana damai akan menyambut seketika, satu yang langsung terlihat jelas di mata yaitu: bersih! Desa ini bersih banget! Selain karna memang tata wilayahnya sudah rapi ditambah dengan bersihnya kawasan ini, jadilah paket yang komplit. Gak heran kalau Desa Panglipuran memiliki julukan “Desa Terbersih di Dunia”, kalau travelovers ga percaya bisa langsung google untuk afirmasi. Bangga banget dong kita sebagai orang Indonesia mengetahui hal ini? Rumah-rumah khas Bali berjajar lengkap dengan ukiran khas Bali juga dan berbagai atribut seperti janur dan pernak pernik ibadah. Sekedar informasi, di Desa Panglipuran ada 243 kepala keluarga. Di sini kita bisa berkunjung ke rumahrumahnya karena banyak yang menyulap pelataran rumahnya menjadi warung ataupun toko oleh-oleh. Harga oleholeh seperti tas bali, kain bali, baju, ataupun lainnya masih masuk akal kok, silahkan tawar menawar juga! Jadi enggak usah kebingungan ketika lapar atau butuh oleh-oleh ya. Dengan total luas 112 hektar yang terdiri dari 12 hektar area rumah penduduk, 49 hektar ladang, dan 37 hektar hutan bambu, Desa Panglipuran menjadi daftar wisata yang tidak boleh kita lewatkan. Bagaimana tidak, desa yang dihuni sekitar 986 jiwa ini akan memanjakan kita dengan suasana yang sejuk dan damai. Menyusuri Desa Penglipuran kita akan menemukan lorong jalan gang yang bersih, nyaman, dan tenang. Penduduk yang

Dok.www.travelblog.id

DESA PANGLIPURAN BALI

Dok.www.travelblog.id

URA YANG ADA DI DESA PANGLIPURAN, BALI

sangat ramah, bahkan kita dipersilakan mampir ke rumahnya untuk sekedar beristirahat. Terlihat rumah-rumah warganya yang masih bergaya tradisional, berderet rapi dari ujung ke ujung. meski semua rumah di desa ini seragam tapi tampak beberapa perbedaan. Setiap rumah memiliki sebuah pintu gerbang yang disebut Angkul-angkul. Yang menarik, travelovers bisa juga icip minuman herbal khas Desa Panglipuran yaitu loloh cemcem yang terbuat dari tanaman cemcem dan asem. Seger banget! Harganya cuma 5000 rupiah per botol nya! Di bagian atas desa terdapat satu pura yang biasa digunakan warga desa untuk beribadah, saat itu sekitar jam empat warga berbondong-bondong menuju pura dengan berpakaian putih untuk sama-sama melakukan ritual ibadah. Indah dan damai banget!

Selain bisa menikmati damainya kawasan Desa Palnglipuran ini, juga ada jajaran hutan bambu di sekitarnya, bisa untuk opsi berswafoto para wisatawan. Sudah puas berfoto dan belanja oleh-oleh, kalau meninggalkan kawasan ini jangan buang sampah semabarangan ya agar tetap terjaga kelestariannya! Halo travelovers! Bagaimana tahun 2020 ini? Sudah catat beberapa yang harus dikunjungi? Nah, kalau travelovers ada rencana bakal mengunjungi salah satu pulau wisata andalan Indonesia si Pulau Dewata, saya mau berbagi informasi tentang salah satu wisata yang menarik nih. Mungkin sekarang memang wisata Bali sudah sangat kompleks, dulunya memang hanya pantai, pantai, dan pantai yang bisa dikunjungi. Tapi semakin ke sini wisatanya udah beragam banget. Mulai dari pantai dan hopping island,

wisata budaya, wisata kuliner, dataran tinggi, danau, wisata kota, sampai desa wisata. Jadi travelovers enggak akan kehabisan destinasi ketika berlibur ke Bali. Apalagi sekarang akses ke mana pun sudah mudah dan harga yang beragam, bisa harga ala backpacker sampai harga bintang lima! Nah, kali ini saya bakal berbagi tentang pengalaman mengunjungi salah satu kawasan wisata yanganti mainstream yaitu blusukan ke desa wisata di Bali yang namanya Desa Panglipuran Bali. Lokasinya ada di daerah Bangli yaitu sekitar 44 kilometer dari Kota Denpasar. Kalau ditempuh perjalanan durasinya sekitar satu sampai dua jam perjalanan. Menuju Desa Panglipuran ini, travelovers akan disuguhi pemandangan ciamik berupa sawah-sawah khas pedesaan. Nah, tau gak sih kalau ternyata Desa Panglipuran ini memang istimewa banget? Bagaimana tidak, menurut sejarah, Desa Panglipuran sudah ada sejak abad ke 13 loh! Lalu pada tahun 1980 memang sudah dilakukan konsep tata ruang sehingga Desa Panglipuran memang sangat tertata dan rapih. Jelasnya tatanan serta aturan yang ada di desa ini memiliki arti ataupun berbagai filosofi di dalamnya. Memasuki area Desa Panglipuran travelovers perlu membayar tiket masuk 15.000 rupiah untuk WNI dewasa dan

10.000 rupiah untuk WNI anakanak, sedangkan WNA harga tiketnya berbeda yaitu 30.000 rupiah untuk WNA dewasa dan 20.000 rupiah untuk WNA anak-anak. Suasana damai akan menyambut seketika, satu yang langsung terlihat jelas di mata yaitu: bersih! Desa ini bersih banget! Selain karna memang tata wilayahnya sudah rapi ditambah dengan bersihnya kawasan ini, jadilah paket yang komplit. Gak heran kalau Desa Panglipuran memiliki julukan “Desa Terbersih di Dunia”, kalau travelovers ga percaya bisa langsung google untuk afirmasi. Bangga banget dong kita sebagai orang Indonesia mengetahui hal ini? Rumah-rumah khas Bali berjajar lengkap dengan ukiran khas Bali juga dan berbagai atribut seperti janur dan pernak pernik ibadah. Sekedar informasi, di Desa Panglipuran ada 243 kepala keluarga. Di sini kita bisa berkunjung ke rumahrumahnya karena banyak yang menyulap pelataran rumahnya menjadi warung ataupun toko oleh-oleh. Harga oleholeh seperti tas bali, kain bali, baju, ataupun lainnya masih masuk akal kok, silahkan tawar menawar juga! Jadi enggak usah kebingungan ketika lapar atau butuh oleh-oleh ya. Yang menarik, travelovers bisa juga icip minuman herbal khas Desa Panglipuran yaitu loloh cemcem yang terbuat dari tanaman cemcem dan asem. Seger banget! Harganya cuma 5000 rupiah per botol nya! Di bagian atas desa terdapat satu pura yang biasa digunakan warga desa untuk beribadah, saat itu sekitar jam empat warga berbondong-bondong menuju pura dengan berpakaian putih untuk sama-sama melakukan ritual ibadah. Indah dan damai banget! Selain bisa menikmati damainya kawasan Desa Palnglipuran ini, juga ada jajaran hutan bambu di sekitarnya, bisa untuk opsi berswafoto para wisatawan. Sudah puas berfoto dan belanja oleh-oleh, kalau meninggalkan kawasan ini jangan buang sampah semabarangan ya agar tetap terjaga kelestariannya! (Stevani Elisabeth)

Profile for sinarharapannet

SINARHARAPANNET Daily 16 JAN 20  

Edisi Cetak Harian SHNET

SINARHARAPANNET Daily 16 JAN 20  

Edisi Cetak Harian SHNET

Advertisement