Page 1

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

www.sinarharapan.net

1

www.sinarharapan.net

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

BELAJAR DARI MASA DEPAN

Menteri Pertanian Ajak Pengusaha Perempuan Bangun Sektor Pertanian

Desa Pulutan Penghasil Keramik Cantik Dengan Warna Ceria

Osaka Pisah dengan Pelatih Dua Minggu Usai Dapat Gelar Grand Slam Ke-2

Ia mengemukakan bahwa pengusaha bidang pertanian saat ini semakin dipermudah.

Bentuk kerajinan keramik, seperti pot bunga, pajangan keramik, wadah, dan lain-lain.

Naomi Osaka membuat berita kejutan yakni berpisah dengan pelatih yang telah membawanya.

Waspadai Revolusi Jari !

Ist

SHNet - Istilah revolusi jari dikenalkan Kepala Staf Kantor Kepresidenan  Moeldoko. Revolusi jari mengacu pada perubahan gaya hidup manusia yang tidak pernah lepas dari perangkat gadget untuk menerima, mengirimkan sekaligus menyebarkan

informasi atau berita. Melalui jari-jarinya, manusia berkomunikasi dengan sesamanya melalui perantara gadget. Sayangnya, kecanggihan teknologi untuk berkomunikasi ini sering disalahgunakan oleh penggunanya. Melalui kelincahan jari-jari mengetik

di atas tuts gadget, berhamburan berita-berita dan informasi hoaks. Hanya dihitung per detik, sebuah informasi bisa menyebar luas di dunia maya dan dibaca oleh jutaan penerimanya. Sayangnya, penerima pesan dan informasi hoaks ini malah

percaya. Sikap kekritisan dan logika untuk menelaah pesan, tumpul bahkan sengaja ditumpulkan karena memiliki kepentingan dan motif lain. Revolusi jari inilah yang dikeluhkan pemerintah. Semua kerja keras pemerintah di bawah Presiden Jokowi

demi untuk memajukan dan mensejahterakan rakyat Indonesia, justru dilumpuhkan oleh revolusi jari yang menyebarkan berita hoaks. Seolah-olah kerja pemerintah, tidak ada gunanya. Kebenaran dinafikkan, yang ada pembenaran. (Victor)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

2

www.sinarharapan.net

Revolusi Jari Hancurkan Kerja Maksimal Pemerintah SHNet- Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko meminta  semua pihak mewaspadai adanya revolusi jari yakni penyalahgunaan media sosial untuk menyebarluaskan informasi bohong atau hoaks. “Saya menamakannya revolusi jari. Dengan mengetik informasi melalui gadget sebuah berita ditentukan kecepatan hanya dalam waktu 30 detik. Begitu Kick Back berita, tanpa memindai, tanpa mengetahui  kebenaran, jari  kita sudah bermain. Tak peduli berita itu benar atau tidak, masa bodoh jari kita. Situasi ini harus diwaspadai” tegas Moeldoko saat membuka acara rapat Koordinasi Nasional Bidang Kehumasan dan Hukum Tahun 2019 di Jakarta Selatan, Senin (11/2). Menurut Moeldoko, di era tsunami informasi seperti sekarang ini, berita tak henti dihembuskan dari berbagai penjuru, tak peduli dengan kebenaran dari informasi tersebut yang akhirnya menimbulkan rasa ketakutan dan keragu-raguan di tengah masyarakat. “Äda berita paradox, padahal itu jauh dari kebenaran. Pemerintah sudah bekerja  dengan benar, tapi dihembuskan berita yang bohong, fitnah. Padahal upaya itu telah melalui kerja keras yang luar biasa, tapi bisa dipatahkan dengan  satu kalimat yang memunculkan keragu-raguan” terang Moeldoko. Oleh karena itu, Moeldoko menekankan kesiapan sumber

Ist

daya manusia, instrument dan cara menghadapi era tsunami informasi ini. “Apakah kita hanya berjalan? sudahlah kumaha nanti wae lah (Bagaimana nanti sajalah), untuk apa  jadi abdi negara jika tidak terbuat sesuatu. Kesiapan SDM kita seperti apa? Bagaimana Instrumentnya?  metode yang digunakan seperti apa? sepertinya kita baru sadar, kekuatan yang  kita miliki itu belum siap” ucap Moeldoko. Moeldoko juga menekankan sinergi dan kolaborasi untuk menjalankan fungsi kehumasan dan biro hukum untuk mengimbangi arus informasi

yang kian pesat yang disertai berita bohong atau tanpa fakta. Ia menyontohkan, setiap orang bisa menjadi pewarta, hal ini berbeda dengan jalan dulu dimana informasi hanya dimonopoli oleh wartawan. “Semua orang bisa jadi pemberita, tapi cara kita menanganinya masih tradisonal. Tidak imbang antara berita yang masuk dengan cara memprosesnya sampai outputnya. Sekarang, semua orang bisa megang HP, bisa jadi pemberita, mungkin dia tidak tahu beritanya viral. Hampir semua masyarakat pegang HP. Padahal dulu hampir semua berita

dimonopoli media/pers” kata Moeldoko. Dampaknya, muncul ketidakpercayaan, ketidakpastian dan keragu-raguan terhadap kinerja pemerintah. Ini terjadi, kata Moeldoko, karena berita-berita paradoks disemburkan secara konsisten dari waktu ke waktu. Akhirnya terjadilah  post-truth di mana logika manusia sudah tidak berjalan. “Kebenaran tidak menjadi penting, akhirnya pembenaran menjadi dikedepankan,” ujarnya. Hal ini disebabkan salah satunya ketidaksiapan aparat pe-

merintah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi. ”Terjadi disruptive, ketidaksiapan kita dalam menghadapi teknologi informasi,” katanya. Semburan hoaks membuat kerja pemerintah yang luar biasa, dapat dipatahkan dengan semburan berita yang tidak jelas, berita bohong, fitnah. “Teman-teman (kehumasan) bekerja siang malam menjadi tak ada maknanya. Presiden mendengar keluhan masyarakat tiap pagi, tapi dengan semburan berita bohong bertubi-tubi, musnah dan hilang,” kata dia. (Victor)

Hoaks Meningkat Menjelang Pemilu 2019

SHNet  - Menjelang Pemilu 2019, jumlah penyebaran berita-berita bohong (hoaks) terus meningkat. Terutama berita hoaks yang menyerang pemerintah. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan peningkatan jumlah hoaks yang beredar pada 2019. Pada Januari saja, ada 70 hoaks yang beredar. Jumlah tersebut meningkat jauh dari 2018. Tahun lalu, Kominfo mencatat ada 60 hoaks yang beredar selama 10 bulan. “Januari ini 70 lebih, baru satu bulan. Ini meningkat dan kami masih melakukan penyisiran,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Kebanyakan hoaks itu menyebar melalui media sosial. Sehingga masyarakat khususnya di perkotaan jadi yang paling mudah terpapar hoaks. Kemenkominfo mengaku kesulitan dalam memverifikasi semua konten hoaks yang tercatat. Ia memberi contoh soal kasus makanan atau obatobatan yang mempengaruhi reproduksi wanita, Kominfo harus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. Rudiantara menyatakan saat ini masyarakat bisa melaporkan konten hoaks, melihat, hingga menyebarkanluaskan mana saja akun atau konten yang terverifikasi hoaks oleh Kominfo. Data tersebut bisa diakses melalui situs stophoaks.id.

Rudiantara juga mengimbau masyarakat tidak meneruskan kembali berita-berita hoax yang tersebar. Sebab, masyarakat dirugikan dari sisi materi dan informasi.  “Dulu orang telepon yang bayar siapa? Yang menelepon. Sekarang, di era data pakai WhatsApp Call, yang nelepon bayar, yang nerima telepon bayar. Yang ngirim gambar bayar, yang nerima gambar juga bayar. Yang kirim video bayar, yang terima video bayar. Kita kalau  nerima gambar, video, teks yang isinya hoax yang kita nggak sukai kan sebetulnya ya kok saya bayar? Nah, daripada buang-buang waktu sayangilah pulsa kita jangan terusi lagi, apalagi itu hoax,” paparnya.(Victor)


3

www.sinarharapan.net

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

Menteri Pertanian Ajak Perempuan Pengusaha Bangun Sektor Pertanian SHNet, Bandung - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi peran perempuan pengusaha dan terus mendorong perannya dalam membangun perekonomian Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Amran dalam sambutannya pada kerjasama yang dilakukan antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). “Ada 49 persen perempuan di Indonesia. Kita butuh banyak perempuan pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. Memberdayakan perempuan, juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia,” kata Amran dalam sambutannya pada acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IWAPI ke 44. Di acara itu, Amran juga berkesempatan membagikan benih jeruk sebanyak 25.000 pohon, benih jagung untuk 72 hektare, domba/kambing 500 ekor, dan 5.000 ekor bibit ayam kampung/ Day of Chicken (DoC). “Bantuan ini bisa lebih, bahkan bisa dua kali lipat sesuai dengan kebutuhan. Kami buka akses bantuan gratis untuk IWAPI ke Ditjen

Foto: Humas Kementan

MENTERI PERTANIAN, ANDI AMRAN SULAIMAN

Hortikultura, Tanaman Pangan, dan Peternakan,” kata Amran. Ia mengemukakan bahwa pengusaha bidang pertanian saat ini semakin dipermudah. Terbukti investasi dan ekspor yang jadi kunci pembangunan pertanian Indonesia semakin bergairah. Kementan mencatat berhasil meningkatkan Investasi dari Rp 29,3 triliun di 2013 menjadi Rp 61,6 triliun, atau meningkat 110 persen. Demikian juga dengan tren

ekspor pertanian secara nasional yang nilainya meningkat 29,7 persen, dari Rp 384,9 di 2016 triliun menjadi Rp 499,3 T pada 2018. “Selain penyederhanaan regulasi, amanat presiden juga meminta penyederhanaan perizinan melalui Online Single Submission (OSS). Jika dulu izin investasi bisa memakan waktu 3 tahun, sekarang surat-surat untuk izin investasi hanya butuh 3 jam,” jelasnya. Dihadapan para pengusaha

perempuan tersebut, Amran juga membanggakan capaian inflasi pangan yang bisa ditekan. BPS mencatat inflasi pangan pada 2013 sebesar 11,71 persen, menjadi tinggal 1,26 persen tahun 2017. Indikator lain terkait kesejahteraan petani juga membaik. Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) membaik, sementara kemiskinan di desa menurun. Sementara itu, Ketua IWAPI, Nita Yudi, menjelaskan acara

yang bertajuk Pemberdayaan Perempuan dan Milenial dalam Industri 4.0 Bidang Pertanian Menuju Terwujudnya Agroindustri Pertanian Berkelanjutan tersebut dihadiri oleh 2.000 angota IWAPI, 14 Ketua DPD, dan 25 Ketua DPC IWAPI. Menurutnya, IWAPI sudah mendapat bantuan bibit dari Kementan sejak 2017, beberapa daerah bahkan sudah berhasil mengembangkan angribisnisnya. “Sesuai keinginan Bapak Presiden yang hadir pada Rakernas IWAPI pada Oktober 2018 lalu, kita butuh lebih banyak lagi perempuan pengusaha. Kerjasama denga Kementan ini adalah salah satu upaya untuk menuju peningkatan tersebut,” katanya. Amran Sulaiman mengaku sangat beruntung dalam kesempatan itu karena diberi waktu untuk berdialog langsung dengan anggota IWAPI. Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Jendral Hortikultura Kementan, Suwandi, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Nasrullah, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM, Yuana Setyowati, serta Direktur Komersial Perum Bulog, Judith Dipodiputro. (inno jemabut)

Menghidupkan Kembali UMKM Korban Tsunami di Lampung Selatan Produk UMKM berupa wingko pisang dari Kabupaten Lampung Selatan yang perlu ditingkatakan kualitas dan pengemasan. (Ist) SHNet, LAMPUNG - Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Abdul Kadir Damanik, mengatakan pemulihan ekonomi di wilayah bencana tsunami di Selat Sunda dan Lampung memerlukan keterlibatan pelaku usaha besar. Hal itu penting untuk memfasilitasi dan menggugah para pelaku usaha kecil supaya kembali bangkit dan berkembang. “Oleh karena itu, kami menggandeng Chandra Superstore. Sehingga, peluang untuk merangkul usaha kecil ini tetap terpelihara,” kata Abdul Kadir pada acara pelatihan vocational pasca tsunami Selat Sunda dan kemitraan usaha di wilayah Lampung Selatan, beberapa waktu lalu.

Ist

Setidaknya lebih dari 150 orang terlibat dalam pelatihan tersebut. Abdul Kadir menekankan pentingnya program restrukturisasi usaha KUMKM pasca bencana. “Wilayah yang terdampak tsunami harus segera dibangkitkan kembali dalam hal

kehidupan perekonomiannya. Yaitu, dari aspek usahanya. Sebab, bila tidak segera dibangkitkan, maka akan susah keluar dari zona traumatik yang membekas di benak para korban,” katanya. Ia mengatakan, program-program pelatihan ini sengaja

menyasar ke Lampung Selatan di mana wilayah ini juga menjadi titik terparah tsunami Selat Sunda. Pelatihan itu difokuskan untuk menimba ilmu berupa bimbingan penerapan aplikasi sistem peringatan dini, temu mitra KUMKM dengan usaha

besar, pelatihan vocational pada daerah pasca bencana. Staf Ahli Politik Hukum dan Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan, Priyanto Putra, mengatakan daerahnya itu memiliki banyak UKM potensial. Hanya saja tidak banyak yang digarap. Karena itu, ia sangat mendukung apa yang dilakukan Kemenkop dan UKM. Manager Umum Chandra Superstrore, AR Suparno, mengatakan pelatihan dan bimbingan daro pemerintah secara berkelanjutan penting untuk memastikan UMKM bisa berjalan atau tidak. “Dari beberapa produk lokal hasil olahan UMKM Lampung Selatan, ada beberapa produk yang dinilai masuk standar Chandra Superstore untuk dapat dipasarkan. Salah satunya olahan pangan berbahan hasil bumi setempat yakni pisang untuk diolah menjadi Pisang Wingko,” kata AR Suparno. (inno jemabut)


www.sinarharapan.net

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

SinarHarapanNet adalah sebuah wadah jejaring informasi yang dimotori para jurnalis Sinar Harapan yang bernaung di bawah Perkumpulan Sinar Harapan. Wadah ini lahir dari niat dan keinginan untuk meneruskan visi, nilai, dan semangat untuk terus mencari, menemukan, menebar, menumbuhkan, memupuk dan mengembangkan harapan secara terus menerus. Perkumpulan ini bukan saja sebagai wadah bagi yang pernah bekerja di Sinar Harapan, tetapi juga merupakan tempat berkumpulnya jaringan Sinar Harapan dari berbagai latar belakang profesi dan aktivitas. Wadah ini juga terbuka untuk siapapun yang memiliki semangat dan merindukan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Perkumpulan ini memilih media publikasi sebagai wadah untuk menyebarkan dan memelihara harapan akan masa depan. Harian Sinar Harapan Net hadir menjawab kebutuhan akan informasi harian yang jernih, terpercaya, dan membangkitkan harapan. Kami mendukung tujuan global pembangunan berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia dan planet bumi, sustainable development goals (SDGs); mengedepankan jurnalisme damai (peace journalism); menganut prinsip-prinsip pewartaan bermartabat; serta mendorong terciptanya sinergi positif dalam berjejaring. Perwujudan dukungan kami terhadap SDGs antara lain dalam bentuk penerapan tanggung jawab sosial di sepanjang rantai nilai (value chain) kami, termasuk penerapan efisiensi sumber daya dan energi dalam setiap aktivitas kami, mulai dari perencanaan, proses produksi hingga pemasaran dan distribusi.

PENGELOLA AWAK REDAKSI: Tutut Herlina (Pemimpin), Ario Widiyanto, Aju, Dis Amalo, Daniel Duka, Eka Susanti, Gerald Pelapelapon, Herry Suroso, Inno Jemabut, Maya Handini, Muhammad Nasir, Nonnie Rering, Stevani Elizabeth, Wheny Hari Muljati, Marcelinno Pratama, Victor Simanjuntak. KONTAK: 0813-17775994 ALAMAT: Menara Kuningan, Level 30 Unit B-C Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 5 Blok X-7, Jakarta Selatan - 12940 EMAIL: redaksi@sinarharapan.net

4

EX. DUBES ALAMSYAH :

Masalah Orang Maluku Di Belanda Supaya “Dimaafkan Dan Dilupakan” Jakarta, 14 Februari 1974 – Mantan Duta Besar RI di Negeri Belanda H. Alamsyah Ratu Perwiranegara mengajak untuk “memafkan dan melupakan segala soal yang lalu sehubungan dengan kehadiran orang Maluku di Negeri Belanda”. Memberikan keterangan atas pertanyaan selesai menemui Presiden Soeharto di Istana Merdeka Rabu siang, Alamsyah katakan tidak ada yang harus dipersalahkan dengan kehadiran mereka di sana, baik bangsa Belanda, juga tidak bangsa Indonesia. “Yang salah itu adalah keadaan pada waktu itu. Marilah kita melupakan dan memaafkan, to for give and to forget segala soal yang lalu”. Ia mengulangi pesannya kepada orang Maluku baru-baru ini yaitu bahwa pemerintah Indonesia bukan menghendaki agar

mereka kembali semuanya, tapi di mana saja berada itu adalah bumi Tuhan dan jangan menjadi kelas yang terendah daripada bangsa di dunia ini. “Sebab bagaimanapun juga”, kata Alamsyah, orang bisa menyebut Maluku atau Ambon, “tetapi dunia mengetahui kalian adalah orang Indonesia. Janganlah orang Indonesia itu identik dengan orang yang terendah”, kata Alamsyah mengulangi pesannya. Ini dikatakannya telah dipahami oleh sebagian terbesar orang Maluku di sana tapi memang sebagian kecil yang dipergunakannya kekurang mengertian kawan-kawannya masih ada, katanya. Menjawab pertanyaan tentang pemulangan, repratriasi, kata Alamsyah tergantung pada pemerintah Belanda sendiri sebab pembiayaan dan lain-lain-

nya telah diajukan pihak Indonesia tapi dikatakannya pemerintah Belanda hanya menyalurkan saja siapa yang ingin kembali. Sedang yang menetap di negeri Belanda, mereka mengharap untuk berintegrasi. Alamsyah mengakui bahwa orang Maluku di Negeri Belanda hidup “berpuak-puak” (berkelompok) yang mengakibatkan adanya pendapat seolah-olah ada diskriminasi “Dus kita tidak bisa menyalahkan orang Belandanya saja”, kata Alamsyah. Kepada Presiden Soeharto menurut Alamsyah telah dilaporkan selesai tugasnya di Negeri Belanda. Ia belum dapat memberitahukan tugas apa yang akan dipikul selanjutnya. Alamsyah telah 2 tahun bertugas sebagai Duta Besar berkuasa penuh untuk Negeri Belanda. (SH)

MENHANKAM/PANGAB JENDERAL PANGGABEAN :

Peremajaan ABRI Terus Dilakukan ANGGARAN PEMBANGUNAN HANKAM 1974/1975 RP. MILIAR

tidak bekerja keras mengatasi kekurangan tadi.

Jakarta, 14 Februari 1974 - Menhankam/Pangab Jenderal M. Panggabean menegaskan : ada bukti kuat pada pemerintah yang menunjukkan bahwa memang terdapat ancaman yang bertujuan menumbangkan Presiden dan pemerintah dengan cara akarkis serta inkonstitusional. Mereka itu menggunakan tema dengan menonjolkan kepincangan dalam masyarakat. Penegasan Jenderal Panggabean itu diberikan dalam rangka penjelasan atas Repelita II kepada pimpinan media massa di ibukota yang selanjutnya memperingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap adanya usaha memecah belah pimpinan ABRI. Dalam hubungan ini ditegaskan kembali bahwa ABRI adalah pembela utama Pancasila dan bersama-sama dengan partai politik serta kekuatan sosial lainnya dalam masyarakat akan selalu siap menghancurkan setiap usaha yang mengancam tegaknya Pancasila kita. Diakui oleh Menhankam/ Pangab bahwa memang masih terdapat kekurangan dalam pembangunan nasional kita tetapi itu tidak berarti bahwa kita

Menghadapi Repelita II Jenderal TNI M. Panggabean mengemukakan bahwa politk dan strategi yang akan dilaksanakan oleh Hankam dalam Pelita II yang akan berlangsung dari tahun 1974 – 1978 adalah kelanjutan dari politik dan strategi yang telah dilakukan dalam Pelita I. Seluruh Peita dimana juga termasuk di dalamnya Hankam berpangkal tolak kepada GBHN yang telah diputuskan oleh seluruh rakyat melalui perwakilan (MPR) secara musyawarah, hikmah bijaksana untuk mufakat dan yag dilaksanakan oleh Mandataris MPR yakni Presiden. Ditegaskan, sasaran dari pada Pelita itu terutama adalah membentengi rakyat dari bahaya laten PKI dimana pembangunan dalam segala bidang dapat dilaksanakan sebaik-baiknya. Dalam Pelita I kita akui masih adanya kepincangan dalam melaksanakan pembangunan dan di dalam masyarakat kita dan dalam tubuh pemerintah

serta tidak adanya keseimbangan dalam sektor pembangunan, hal mana juga terdapat di dalam tubuh ABRI sendiri. Namun dalam Pelita II nanti kepincangan ini harus dihilangkan dan diadakan keseimbangan. Peremajaan ABRI terus dilakukan Demi pembinaan dan pemeliharaan keampuhan Angkatan Bersenjata peremajaan personil terus dilakukan seperti direncanakan. Jenderal Panggabean memperkirakan bahwa jika peremajaan dilanjutkan menurut ketentuan yang ada maka sekitar tahun 1960/1982 angkatan 45 di dalam tubuh ABRI sudah tersalur dan diganti dengan personil yang lebih muda. Anggaran Hankam dalam Pelita II Pembiayaan dari Anggaran Pembangunan Negara untuk pembangunan Pertahanan dan Keamanan dalam tahun 1974/1975 berjumlah Rp. 18 miliar, sedang selama jangka waktu lima tahun dalam Repel-

ita II diperkirakan berjumlah Rp. 126 miliar. Kepala Staf Departemen Hankam Letjen A. Hasnan Habib yang mendampingi Menhankam Jenderal M. Panggabean menunjukkan bahwa jumlah Rp 18 miliar untuk tahun 1974/1975 itu sangat terbatas. Sebagai perbandingan dikemukakan bahwa dengan jumlah sekian itu hanya dapat dibeli setengah kapal fregat dari ukuran 2000 – 3000 ton atau tiga buah kapal korvet kecil dari ukuran 400 – 700 ton. Letjen Hasnan Habib lebih jauh menyatakan bahwa dalam waktu 30 sampai 50 tahun yang akan datang Indonesia belum bakal mampu mengembangkan suatu “deterent power” yang efektif, dalam arti dapat diciptakan keampuhan sistem pertahanan dan keamanan yang memadai guna menghadapi setiap ancaman peperangan nuklir. Untuk itu akan diperlukan suatu anggaran biaya sedikit 10 miliar dollar pertahun, yaitu kalau hendak menjadikan diri suatu kekuatan nuklir (nuclear power), dan hal ini kiranya tak akan pernah terjadi dengan Indonesia, demikian Letjen Hasnan Habib. (SH)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

5

www.sinarharapan.net

Menelaah Krisis Venezuela: Kisah Dua Presiden Oleh : Daniel Hellinger

R

akyat Venezuela mendapati mereka memiliki dua orang presiden yang terlibat dalam permainan berisiko tinggi untuk masa depan negara. Venezuela saat ini juga memiliki dua “majelis nasional” yang memunculkan banyak pertanyaan tentang bagaimana konstitusi harus diterapkan. Bagaimana Venezuela sampai pada posisi ini? Presiden Nicolás Maduro mengklaim dirinya sebagai presiden Venezuela yang sah secara konstitusional karena ia memenangkan pemilihan presiden pada Juli 2018. Pada 23 Januari 2019 Juan Guaido, satu bulan setelah dirinya menjabat sebagai Ketua Majelis Nasional Venezuela menyanggah legitimasi Maduro dan menyatakan jabatan presiden kosong. Dia kemudian mengambil sumpah untuk melayani sebagai Pelaksana Tugas Presiden Venezuela. Meskipun terlibat dalam politik sejak 2009, Guaido kurang dikenal di luar lingkaran politik. Walaupun merupakan anggota dari partai Voluntad Popular, ia hanya merupakan  pengganti dari Leopoldo López, pemimpin partai yang saat ini dipenjara karena diduga mendorong terjadinya protes sebagai upaya penggulingan Maduro. Konstitusi Bolivarian 1999 ditulis pada tahun pertama pemerintahan Presiden Hugo Chavez sebagai pemenuhan janji Chavez dalam kampanye presiden 1998 untuk menggantikan konstitusi 1991. Sebagian besar rakyat Venezuela melihat konstitusi sebelumnya hanya sebuah topeng agar negara tampak demokratis, padahal konstitusi tersebut hanya melayani kepentingan elit penguasa yang korup dan kaya untuk mengendalikan kedua partai dengan peluang memenangkan kekuasaan melalui pemilihan. Maduro merupakan wakil

presiden pada masa kepemimpinan Chavez serta menjadi pilihan pertama untuk menggantikannya setelah kematiannya pada Maret 2013, lima bulan setelah Chavez memenangkan pemilu untuk masa jabatannya yang ketiga. Proses pemilu yang berlangsung selama tahun-tahun Chavez menjabat acap kali dikritik oleh pengamat politik, seperti Carter Center, karena pemerintah dianggap memberikan perlakuan istimewa terhadap calon tertentu selama masa kampanye. Namun sebagian besar melihat penghitungan suara dari pemilu tersebut adalah benar dan jujur. Chavez memenangkan pemilu dengan mudah karena dukungan yang kuat dari mayoritas golongan miskin negara tersebut, yang mendapat manfaat dari program sosial yang didanai oleh sumber daya minyak yang berlimpah di negara itu. Sebelum masa kepemimpinan Chavez sebagian besar dana yang didapatkan dari sumber daya minyak tersebut dinikmati oleh masyarakat kelas atas dan menengah. Era kepresidenan Maduro ditandai dengan banyak pertanyaan bukan hanya mengenai keadilan dari pelaksanaan kampanye, tetapi juga tentang hasil resmi dari pemilu tersebut. Maduro nyaris tidak memenangkan pemilihan khusus untuk menggantikan posisi Chavez sebagai Presiden. Maduro hanya memenangkan 50,6% suara. Kedudukan politik Maduro semakin merosot pada pertengahan 2014 ketika harga minyak, yang dapat bervariasi dari 20 hingga 40% dari PDB setiap tahunnya, jatuh, dari sebesar AS$130 dolar menjadi $30 per barel pada akhir 2015. Pada Desember 2015 Partai Persatuan Sosialis Venezuela (PSUV) yang menaungi Maduro menderita kekalahan berat dalam pemilihan Majelis Nasional Desember 2015.

Partai oposisi memenangkan kursi mayoritas dalam skala besar, cukup untuk membatalkan program-program yang dikeluarkan di era Chavez. Sebagian besar oposisi berpartisipasi dalam upaya kudeta yang gagal di tahun 2002 dan menyatakan tidak menerima konstitusi 1999 hasil amandemen, namun saat ini mereka menggunakannya sebagai alat untuk menghapus Maduro. Mereka mengumpulkan cukup banyak tanda tangan untuk memaksa adanya pemilihan ulang atas Maduro, namun PSUV menggunakan taktik menunda untuk memastikan bahwa kemenangan oposisi akan menghasilkan wakil presiden yang mengambil alih posisi Maduro dan bukan pelaksanaan pemilihan ulang.  Upaya untuk melakukan pemilihan ulang tersebut pada akhirnya menghilang. Majelis Nasional yang dikendalikan oleh pihak oposisi ini selanjutnya bergerak untuk memperlambat atau mengakhiri program-program Chavez dan membatasi kekuatan politik Maduro. Mahkamah Agung Venezuela, yang diisi oleh orang-orang yang ditunjuk oleh PSUV, menggunakan  sengketa mengenai pemilihan tiga wakil Majelis Nasional untuk mengeluarkan putusan bahwa badan tersebut secara inkonstitusional menyalahgunakan kekuasaannya. Mahkamah Agung mengancam akan menutup Kongres. Alih-alih, Maduro malah memutuskan untuk mengadakan Majelis Konstituante Nasional yang baru (NCA) untuk menulis ulang konstitusi dan menciptakan yang Chavez sendiri sebut sebagai “negara komunal”. Negara ini secara teoretis akan mengalihkan kekuasaan atas kebijakan dan pengeluaran negara (yang hampir seluruhnya dihasilkan oleh kegiatan ekspor minyak) ke dewan warga lokal dan regional.

Untuk melakukan ini, Maduro menggunakan ketentuan Pasal 348 dalam konstitusi yang memiliki makna yang tidak jelas dan ambigu yang berbunyi: “Inisiasi untuk membentuk Majelis Konstituante Nasional dapat berasal dari Presiden Republik bersamaan dengan Kabinet Menteri.” Pihak oposisi menolak untuk berpartisipasi dalam pemilihan (pemilih yang turut serta sebesar 41%) anggota NCA; yang hampir seluruhnya adalah pendukung Maduro. Pada 8 Agustus 2017, NCA mengambil alih kekuasaan legislatif, lepas dari Majelis Nasional, dengan dasar Pasal 349 konstitusi yang ada, yang dimaksudkan untuk menghindari hambatan terhadap kerja majelis konstitusi. Otoritas pemilihan Venezuela menjadwalkan pemilihan presiden Mei 2018 setengah tahun lebih awal. Meskipun tindakan tersebut pada dasarnya konstitusional, percepatan tersebut membuat partai oposisi yang terpecah-pecah sulit untuk memilih kandidatnya. Sebuah faksi besar memboikot pemilihan presiden tersebut; sebagian lainnya mendukung seorang kandidat, yaitu seorang gubernur dari salah satu negara bagian yang penting. Maduro menang dengan 67,8% suara. Tingkat partisipasi warga negara dalam pemilihan presiden tersebut sebesar 46,7%, angka yang rendah menurut standar Venezuela. Maduro mengklaim bahwa pemilihan presiden ini menjadikannya presiden yang sah dan menuduh pihak oposisi, Amerika Serikat, dan pemerintahan asing lainnya, mendorong kudeta. Guaido mengklaim sebagai Pelaksana Tugas Presiden yang konstitusional setelah Majelis Nasional menyatakan posisi kepresidenan sebagai “kosong”  berdasarkan Pasal 233 konstitusi Venezuela, yang

memungkinkan diangkatnya pelaksana tugas presiden untuk menggantikan pejabat presiden “setelah meninggalkan jabatannya, sebagaimana dinyatakan oleh Majelis Nasional. ” Guaido menyatakan aksinya sebagai langkah yang sesuai dengan hukum untuk keluar dari krisis ekonomi dan politik negara itu; aksinya  didukung oleh banyak media arus utama di negaranegara liberal. Maduro sendiri menyoroti bahwa dia memenangkan pemilihan presiden, dan Guaido tidak. Guaido berjanji akan mengadakan pemilihan presiden begitu dia memiliki kendali nyata atas pemerintahan. Mengapa kedua presiden berusaha keras untuk membenarkan status mereka sebagai “konstitusional” ketika hampir semua orang setuju bahwa kelompok militerlah yang memegang kunci kekuasaan? Untuk satu hal, sebagian besar kalangan militer merasa ini merupakan tugas mereka untuk menegakkan konstitusi. Dan kedua belah pihak ingin menarik opini publik internasional. Kedua belah pihak menginginkan dukungan rakyat Venezuela di lingkungan perkotaan dan pedesaan yang miskin, yang percaya dengan konstitusi 1999 dapat menjamin hak mereka, yang mereka menangkan pada era pemerintahan Chavez, untuk diikutsertakan secara politik dalam menentukan masa depan negara mereka. Penulis, Daniel Hellinger adalah Professor Emeritus of International Relations, Webster University.

Artikel ini ditayangkan pertama kali di The Conversation Indonesia


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

6

www.sinarharapan.net

Khofifah Resmi Gubernur Jawa Timur JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur masa jabatan 20192024, dan Fahrori Umar sebagai Gubernur Provinsi Jambi (menggantikan Zumi Zola) sisa masa jabatan Tahun 20162021, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) sore. Upacara pelantikan diawali dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya oleh seluruh tamu undangan. Selanjutnya, pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 2/P tahun 2019 tanggal 8 Januari 2019 tentang pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur masa jabatan tahun 2019-2024. Selain itu juga dibacakan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 16/P tanggal 12 Februari 2019 tentang pengesahan pengangkatan Gubernur Provinsi Jambi sisa masa jabatan 2016-2021. Usai pembacaan Keputusan Presiden oleh Deputi Administrasi Kementerian Sekretariat Negara, dilakukan pengambilan Sumpah Jabatan oleh Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. Tampak hadir dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman

Ist

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur dan Fahrori Umar sebagai Gubernur Provinsi Jambi (menggantikan Zumi Zola).

Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menlu Retno Marsudi, Menag Lukman Hakim Saifuddin, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kirab Sebelum dilantik, baik Khofifah Indar Parawansa, Emil Elistianto Dardak, dan Fahrori

Umar menerima petikan Keputusan Presiden oleh Presiden RI tentang pengangkatan masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Masa Jabatan Tahun 2019–2024, dan Gubernur Provinsi Jambi Sisa  Masa Jabatan Tahun 2016–2021 Upacara penyerahan petikan diawali dengan Calon Gubernur Jatim dan Calon Wakil Gubernur Jatim masa jabatan

Tahun 2019-2024 memasuki ruang Kredensial untuk menerima Petikan Keputusan Presiden yang diserahkan oleh Presiden RI. Kemudian, dilanjutkan dengan calon Gubernur Jambi sisa masa jabatan Tahun 20162021 memasuki ruang Kredensial untuk menerima Petikan Keputusan Presiden oleh Presiden RI. Selanjutnya, ketiga pejabat

itu melakukan kirab dari Istana Merdeka menuju Istana Negara melalui jalan samping dan melewati halaman Istana Merdeka untuk melakukan upacara pelantikan. Hadir dalam upacara penyerahan Petikan Keputusan Presiden, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.(sp)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

7

www.sinarharapan.net

Awali Upacara Penitisan Topeng, Kampung Budaya Polowijen Gelar Sesekaran Topeng Malang SHNet, Malang - Kampung Budaya Polowijen (KBP), Malang, Jawa Timur sebagai salah satu kampung tematik budaya di Kota Malang tak pernah berhenti menguri-uri budoyo kepada masyarakat luas. Jamak diketahui, Polowijen merupakan basis kesenian dan kebudayaan terutama topeng Malang sebagai icon daerah tersebut. Topeng Malang sendiri diciptakan oleh Ki Tjondro Suwono atau dikenal dengan Mbah Reni. Dalam perkembangannya, masyarakat kini bisa melihat topeng Malang dalam pelbagai medium informasi. Di antaranya, melalui pentas seni budaya, suguhan gebyak wayang topeng, prosesi ritual topeng, dan masih banyak lagi. Nah, yang perlu Anda ketahui, ada satu tradisi terkait dengan topeng yang secara turun- temurun diwariskan pada generasi penerusnya. Ragam tradisi topeng sangat rigid. Antara lain, upacara penitisan topeng, jamasan topeng, ruwatan topeng, gebyak wayang topeng, serta sesekaran topeng. “Tradisi dan budaya lama itu kian lama makin hilang salah satu penyebabnya tergerus budaya baru yang instan. Sehingga, kita hanya bisa melihat topeng saat momen pementasan saja,” kata penggagas KBP Ki Demang saat ditemui di Polowijen, Malang beberapa waktu lalu. KBP yang memiliki komitmen untuk mewarisi tradisi dan melestarikan budaya, belum lama ini menggelar ritual tradisi Sesekaran Topeng Malang dan upacara Penitisan Topeng di tiga lokasi yaitu, di KBP, situs Sumur Windu Ken Dedes, dan makam Mbah Reni. Rangkaian

Ist

acara lain seperti, jamasan, siraman, dan plintengan akan dilaksanakan pekan depan. Terkait acara Sesekaran, diungkapkan Ki Demang, para penari ke luar rumah lalu berjalan beriringan sambil membawa topeng menuju situs Ken Dedes. Sesampai di lokasi, semua penari menari Beskalan Malang sebagai pembuka acara. Acara dilanjutkan dengan ujub dan berdoa di situs Ken Dedes. Selanjutnya, berpindah lokasi menuju makam Mbah Reni untuk nyekar. “Dilanjutkan dengan selametan kembul Tumpeng Bujono dimana para penari makan bersama untuk mengawali upacara Penitisan Topeng,” ujar Ki Demang. Tokoh pelestari Topeng Malang Yudhit Perdananto mengatakan, tradisi Sesekaran sudah dilakukan secara turun menurun sejak Mbah Reni, dilanjutkan oleh (Alm) Mbah Karimun di Pakisaji, dan Ki Soleh Adipramana di Tumpang. Tentu saja

dengan varian yang berbeda. “Gelaran ritual ini lebih bersifat edukatif kepada para penari bahwa menari topeng itu setidaknya mempelajari karakter dan ketokohannya termasuk bagaimana proses topeng itu dibuat sehingga waktu pementasan membawa aura dan penampilan yang maksimal,” ujar Yudhit yang memimpin prosesi ritual Sesekaran itu. Guru tari Topeng KBP Indar Cikam mengemukakan, proses sebelum menjadi penari topeng itu ada tahapannya. Jadi, tidak sekedar belajar menari, tetapi mengikuti prosesi upacara penitisan topeng. Tahapan-tahapan yang dimaksudkan Indar Cikam adalah, pertama, topeng dibuat dengan memilih kayu tertentu. Kedua, saat latihan menari topeng penari belajar berbagai ragam tarian dan karakter topeng.  “Dan ketiga, penari akan mengikuti prosesi jamasan dengan luluran banyu leri dan daun kelor setelah itu siraman banyu jodoh/banyu tempur bertaburkan bunga melati dan mawar,” terang dia.  Upacara Penitisan Topeng itu sendiri dilakukan dengan menumpuk topeng menjadi gunungan tumpeng topeng dan penari mengambil atau memilih topeng berjalan mundur dengan mata ditutup kain putih. Prosesi ini disebut dengan Plintengan Topeng. Setelah itu, penari menarikan topeng yang didapatkannya yang kelak akan menjadi icon dan karakter topeng yang dimainkannya.  “Dilanjutkan dengan para penari mengadakan syukuran kembul tumpeng bujono yang dimakan secara berama-sama,” ujar Ki Demang. (adi/ino)


8

www.sinarharapan.net

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

Desa Pulutan Penghasil Keramik Cantik Dengan Warna Ceria

Ist

SHNet, Jakarta – Desa wisata dengan sebagian besar penduduknya ini berprofesi sebagai  pengrajin keramik, nama  Desa yang cukup dikenal ini adalah Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Menuju ke Desa Pulutan dari Kota Manado dibutuhkan jarak tempuh 40 km. Bila sudah sampai di Desa Pulutan, akan tampak terlihat keramik dengan corak beragam serta warna cerah itu berjejer hampir disepanjang jalan di teras rumah warga Desa ­Pulutan. Stevi, salah satu pengrajin keramik Desa Pulutan, mengungkapkan, membuat keramik harus dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah dengan mengambil tanah di kebun. Tanah yang diambil biasanya adalah tanah liat. Selain banyak dijumpai, tanah jenis ini sangat kuat dan cocok untuk menjadi bahan baku pembuatan keramik. Tanah yang sudah diambil dan dikumpulkan belum bisa langsung digunakan sebagai bahan baku pembuatan keramik, mengingat tanah tersebut harus melewati tahap penggilingan. Setelah digiling, tanah tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah (karung) untuk kemudian diambil sedikit demi sedikit dalam proses pembuatan keramik. “Bentuk kerajinan keramik yang ada di Desa Pulutan bermacam-macam, seperti pot bunga, pajangan keramik, wadah, dan lain-lain,” tutur Stevi. Uniknya lagi,  Desa Pulutan juga melayani pembuatan bentuk dan motif keramik sesuai dengan keinginan atau pesanan konsumen. Dalam sehari, rata-rata para

Ist

Ist

Ist

pengrajin keramik Desa Pulutan bisa menghasilkan sekitar 50 keramik ukuran kecil atau 10 keramik ukuran sedang. Sedangkan keramik dalam ukuran besar bisa menghabiskan waktu pembuatan lebih dari satu hari. Harga yang ditawarkan sangat terjangkau, disesuaikan dengan ukuran dan kerumitan yang ada pada motif keramik. Keramik ukuran kecil dibanderol dengan harga Rp 150.000, dan keramik yang paling mahal harganya bisa mencapai lebih

dari Rp.2.500.000. Masih menurut.Stevi, keramik Desa Pulutan biasa dijual ke pasar-pasar sekitar Sulawesi Selatan dan Gorontalo melalui para pengepul. Namun bagi pengrajin keramik yang sudah memiliki pelanggan tetap, biasanya merekalah yang datang langsung untuk memesan keramik sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Keberadaan desa pengrajin keramik Pulutan, tidak lepas dari peran serta Pemerintah

Daerah yang kerap mengadakan berbagai pelatihan dan kerjasama dengan berbagai pengrajin keramik se-nusantara. Meski demikian, Stevi mengakui kurangnya perhatian Pemerintah Daerah dalam mempromosikan Desa Pulutan sebagai desa wisata penghasil keramik unggulan, sehingga desa ini masih belum banyak dikenal oleh masyarakat dan turis yang berkunjung ke Sulawesi Utara. Keramik Pulutan ini rata-rata terbuat dari 75% tanah liat, dan sisanya dari bahan kaolin, pelfar dan talk. Sebagaimana obat dan senyawa kimia lainnya, formula yang berbeda akan menghasilkan produk yang berbeda pula, dan itu bisa mempengaruhi mutu akhir. Mutu produk juga bergantung pada rancangan, bahan pewarna, relief  atau motif, dan teknik pembakaran yang digunakan. Salah satu jenis kerajinan Keramik Pulutan Minahasa Sulawesi Utara terlihat di teras rumah penduduk lainnya yang

tinggal menunggu sentuhan akhir. Jika dilihat dari bentuknya dan warnanya sepertinya merupakan tembikar biasa, yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan, apakah sebagai wadah untuk tanaman dalam pot, atau bisa jaug auntuk wadah makanan tertentu, gudeg misalnya. Di sepanjang jalan Desa Pulutan, ada cukup banyak rumah-rumah seperti ini yang memajang, lebih tepatnya mungkin meletakkan, benda-benda hasil kerajinan Keramik Pulutan yang setengah jadi maupun sudah jadi di teras dan halaman depan rumahnya. Keterbatasan tempat tampaknya menjadi alasan mengapa keramik-keramik itu tak diletakkan di tempat yang semestinya. Barang jadi Keramik Pulutan yang siap untuk dijual dengan pilihan warna putih dan kuning terlihat di teras rumah penduduk. Warna yang cukup kontras dan mencolok jika disandingkan. Ada ornamen bebungaan pada tubuhnya, namun tidak diberi warna yang berbeda. Jika melihat bentuknya, keramik itu mungkin digunakan sebagai landasan keramik lainnya, entah untuk tempat tanaman atau benda lainnya. Seni tradisional membuat Keramik Pulutan diajarkan secara turun temurun di Desa Pulutan dan kemudian mulai dikembangkan teknik pengglasiran, dan mengeksplorasi desain untuk meningkatkan kualitasnya agar menghasilkan produk keramik dengan kualitas eksport. Hanya dengan penelitian dan pengembangan yang terus menerus akan dihasilkan produk akhir yang benar-benar bermutu tinggi, yang meningkat dari waktu ke waktu sesuai perubahan dan perkembangan jaman. (Maya)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

9

www.sinarharapan.net

Presiden Jokowi Doakan Ibu Ani Yudhoyono Cepat Sembuh SHNet, Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dirinya bersama Ibu Iriana, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, dan seluruh jajaran pemerintah mendoakan agar Ibu Ani Yudhoyono yang saat ini dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura cepat diberikan kesembuhan, cepat diberikan kesehatan. “Kita semuanya mendoakan agar beliau cepat sembuh dan kembali ke Indonesia,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan usai melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Gubernur Jambi, dan para duta besar baru RI untuk negara sahabat, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2) sore. Sebagaimana diketahui Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat ini tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Singapura. Melalui rekaman video, Rabu (13/2), SBY menjelaskan bahwa Ibu Ani Yudhoyono dirawat di National University Hospital Singapura karena penyakit kanker darah.

Ist

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi bertemu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhono dan istri Ani Yudhoyono.

“Dengan rasa prihatin, saya sampaikan kepada para sahabat di tanah air, Ibu Ani mengalami blood cancer atau kanker darah. Dan karenanya harus menjalani pengobatan dan perawatan yang intensif di

National University Hospital Singapura,” kata SBY. Menurut Presiden Jokowi dirinya sudah memerintahkan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno untuk melibatkan dokter

kepresidenan guna membantu apa yang bisa diberikan terhadap sakit yang diderita Ibu Ani. Presiden mengaku pada 4-5 hari lalu dirinya sudah menelepon SBY, demikian juga Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah

menelepon SBY untuk memperoleh kabar mengenai Ibu Ani. Mengenai kemungkinan untuk menjenguk langsung Ibu Ani, Presiden Jokowi mengaku sedang mengatur waktu. (Victor)

Isu “Propaganda Rusia” Tidak Pengaruhi Hubungan RI-Rusia SHNet, Jakarta - Isu “propaganda Rusia” yang sempat merebak setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan istilah tersebut beberapa waktu lalu, tidak memengaruhi hubungan bilateral Indonesia dan Rusia. “Saya pikir isu ini tidak akan memengaruhi hubungan bilateral (kedua negara), saya harap demikian. Sejauh ini hubungan kedua negara terjalin sangat baik, dan saya tidak melihat alasan hubungan ini menuju ke arah sebaliknya,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva dalam press briefing di kediamannya di Jakarta, Rabu seperti dikutip Antara. Penggunaan istilah “propaganda Rusia” menjadi isu karena beredar anggapan mengenai keterlibatan pihak asing dalam proses Pemilu 2019. Padahal, Presiden Jokowi melontarkan istilah tersebut

Ist

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Georgievna Vorobieva.

untuk mengacu pada semburan kebohongan, dusta, dan hoaks yang bisa menyebabkan ketidakpastian. Jokowi, dalam pernyataan klarifikasinya juga menyebut-

kan bahwa “propaganda Rusia” berasal dari sebuah artikel lembaga konsultasi politik AS, Rand Corporation, pada 2016. Terminologi tersebut mengacu pada teknik “the firehouse

of falsehood” atau diseminasi informasi yang tidak sepenuhnya benar, dilakukan secara cepat, terus-menerus, dan tidak konsisten, sehingga sama sekali tidak mengarah pada negara

Rusia. Dubes Lyudmila telah mendiskusikan isu ini dengan pemerintah Indonesia, untuk menjelaskan mengenai posisi dan prinsip pemerintah Rusia terhadap isu ini. “Kami pikir masalah ini sudah selesai. Semuanya sudah jelas. Kami tidak akan melakukan langkah resmi apapun setelah ini,” kata dia. Lyudmila juga berharap setelah masa kampanye dan Pemilu 2019 berakhir, tidak akan ada lagi isu yang menyinggung hubungan kedua negara. “Semoga kita akan melihat kerja sama yang jauh lebih baik ke depannya,” tutur dia. Sependapat dengan Lyudmila, Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin tidak terganggu karena isu ini. “Saya dengan Presiden Putin sangat-sangat baik hubungannya,” tegas Jokowi. (Victor)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

10

www.sinarharapan.net

Komisi III Diminta Pilih Hakim Konstitusi Sosok Baru SHNet, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Dr Jimly Asshiddiqie menyarankan agar Komisi III DPR RI memilih sosok baru yang mengikuti seleksi calon hakim konstitusi agar terdapat penyegaran dalam lembaga tersebut. “Saya percaya dua yang akan dipilih bagus, yang penting ada darah segar, jangan incumbent supaya ada suasana baru,” ujar Jimly Asshiddiqie di Jakarta, Rabu. Menurut dia, terdapat tiga kemungkinan pemilihan hakim konstitusi, yakni dua hakim konstitusi yang menjabat, hanya satu dari dua hakim konstitusi yang menjabat atau tanpa hakim konstitusi yang menjabat. Dua calon hakim yang sedang menjabat adalah Wahiduddin Adams dan Aswanto, sementara sembilan calon lainnya adalah Hesti Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciada Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M Galang Asmara, Refly Harun, Ichsan Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta dan Sugianto. Sementara terkait lima dari 11 calon hakim konstitusi belum melaporkan LHKPN ke KPK, Jimly menuturkan hal itu dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan, tetapi tidak mutlak karena calon hakim dapat membuat LHKPN sebelum diangkat. “Jadi pendapat masyarakat, pribadi atau yang terbit di koran-koran sifatnya

Ist

GEDUNG MAHKAMAH KONSTITUSI

masukan bagi partai atau anggota Komisi III untuk mempertimbangkan, tetapi tidak bisa dianggap mutlak,” ucap dia. Pada akhirnya calon yang mendapat persetujuan mayoritas dari anggota Komisi III yang akan menjadi hakim konstitusi. Jimly menekankan pentingnya pencalonan dilakukan secara transparan dan partisipatif serta pemilihannya ob-

jektif dan terbuka. Menurut dia, pemilihan kali ini lebih partisopatif karena calon terbuka dari luar MK, sebentara sebelumnya hanya dari lingkungan MK. Pendaftaran untuk seleksi calon hakim Konstitusi yang dilakukan oleh DPR dilaksanakan pada 31 Januari. Proses seleksi dilaksanakan secara cepat sehingga pada pada Rabu (6/2) hingga Kamis (7/2) malam tim panel

hakim Konstitusi sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan, untuk membantu DPR memilih dua terbaik dari 11 kandidat yang mendaftar seleksi tersebut. Kendati proses sudah dilaksanakan secara cepat, namun DPR kemudian memutuskan untuk menunda p ­ engumuman hasil seleksi hingga ­ selesai masa reses DPR yaitu pada 12 Maret. (Victor)

DPR: Kontestan Pemilu Harus Utamakan Kualitas Demokrasi SHNet, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta para kontestan Pemilu 2019, seperti calon presiden dan calon wakil presiden, para calon anggota legislatif dan partai politik harus mengutamakan kualitas demokrasi meskipun peta persaingan semakin sengit. “Kami menaruh harapan kepada semua kontestan pemilu walaupun kita bersaing dengan sengit, namun kualitas demokrasi harus tetap dijaga,” kata Bambang dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. Dia mengatakan para kontestan Pemilu 2019 boleh bersaing untuk mendapatkan dukungan rakyat namun jangan menggunakan cara-cara kampanye yang berbah fitnah, menebarkan kebencian dan permusuhan yang bisa membuat masyarakat terbelah. Bambang mengajak masyarakat membangun kampanye yang mengedukasi rakyat, mencerahkan, dan membangun optimisme bagi masa depan Indonesia. “Pemilu adalah kontestasi politik untuk memperbaiki segara perikehidupan

Ist

KETUA DPR BAMBANG SOESATYO

bangsa dan harus menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk melakukan lompatan untuk mempercepat kemajuan,” ujarnya. Hal itu menurut dia menjadi penting

agar pada peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045, Indonesia masuk dalam barisan 10 besar negara maju di dunia. Kalau itu bisa dilakukan menurut Bam-

bang, akan membuat kita bangga kepada anak cucu karena dalam satu abad merdeka, Indonesia akan menjadi bangsa maju, mandiri, adil, sejahtera dan dihormati bangsa-bangsa lain di dunia. (Victor)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

www.sinarharapan.net

11


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

12

www.sinarharapan.net

Mendikbud Apresiasi Kinerja Jajarannya SHNet, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengapresiasi capaian kinerja jajarannya di tahun anggaran 2018. Pada pembukaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Mendikbud menyerahkan tujuh jenis penghargaan kepada unit/ satuan kerja (satker) dan unit pelaksana teknis (UPT) terbaik. Mendikbud berpesan agar jajarannya mengoptimalkan fungsi evaluasi sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Ia juga berpesan agar jajarannya dapat memperhatikan dengan cermat penggunaan anggaran di tahun 2019. “Saya mohon di dalam mengelola anggaran dapat dicapai titik keseimbangan antara efektivitas dan efisiensi. Optimal. Tidak boros meskipun tujuan maksimum. Tetapi juga tidak irit sekali, lalu tujuannya tidak tercapai,” kata Mendikbud dalam sambutannya, Kamis (7/2) lalu, di Jakarta. Berdasarkan laporan Biro Keuangan, realisasi daya serap anggaran Kemendikbud tahun 2018 mencapai 97,38 persen dari pagu 40,49 triliun, dengan peningkatan sebesar 0,28 persen dari realisasi daya serap tahun sebelumnya. Sekretaris Jenderal Didik Suhardi menyampaikan bahwa selama lima tahun berturut-turut, lap ran keuangan Kemendikbud meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi tersebut diharapkan untuk dapat dipertahankan dan dibarengi dengan peningkatan kinerja sebagai bagian dari reformasi birokrasi. “Tentu ini perlu kerja keras kita bersama,” katanya.

SHNet/ISt

Mendikbud beserta jajarannya pada pembukaan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan di Lingkungan Kemendikbud, Kamis (7/2) lalu, di Jakarta.

Pembinaan Dikdasmen Terbaik Direktorat Pembinaan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) meraih penghargaan sebagai Terbaik 1 unit kerja dengan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik kategori di atas 500 miliar. Diikuti oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) sebagai Terbaik 2 dan Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah sebagai Terbaik 3. Kemudian untuk kategori anggaran 100 miliar sampai dengan < 500 miliar Terbaik 1 diraih Biro Keuangan, Terbaik 2 diraih Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Mesin dan Teknik Industri, dan Terbaik 3 diraih Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah. Kategori anggaran > 20 miliar sampai dengan < 100 miliar, Terbaik 1 diraih oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan

(LPMP) Bali, Terbaik 2 diraih LPMP Nusa Tenggara Barat, dan Terbaik 3 diraih LPMP Kalimantan Timur. Sedangkan untuk kategori anggaran di bawah 20 miliar Terbaik 1 diraih Balai Bahasa Kalimantan Barat, Terbaik 2 diraih BP PAUD Dikmas Kalimantan Selatan, dan Terbaik 3 diraih Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Maluku. Penghargaan Implementasi Penilaian Kinerja Daring/Online, kategori Unit Utama/Pusat, Terbaik 1 diraih oleh Pembinaan Sekolah Dasar (SD), Terbaik 2 diraih Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai, dan Terbaik 3 diraih oleh Inspektorat I. Untuk kategori Satker/UPT Terbaik 1 diraih oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY, Terbaik 2 diraih oleh LPMP Jawa Tengah, dan Terbaik 3 diraih oleh LPMP Riau. Penghargaan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) kategori aset senilai <50 miliar Terbaik 1 diraih oleh BPCB Jawa Tengah, Terbaik 2 diraih Balai

Pengembangan (BP) PAUD Dikmas Nusa Tenggara Barat, Terbaik 3 diraih BP PAUD Dikmas Papua. Untuk kategori aset senilai 50 s.d. 500 miliar, Terbaik 1 diraih LPMP Gorontalo, Terbaik 2 diraih LPMP Jawa Tengah, dan Terbaik 3 P4TK Pertanian. Kategori aset senilai > 500 miliar Terbaik 1 diraih Museum Nasional, Terbaik 2 diraih P4TK Otomotif dan Elektronika dan Terbaik 3 diraih P4TK Bisnis dan Pariwisata. Penghargaan Implementasi Sistem Perekaman Data Kehadiran Terpusat, Terbaik 1 diraih Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK), Terbaik 2 diraih Biro Sumber Daya Manusia, dan Terbaik 3 diraih oleh Biro Hukum dan Organisasi. Untuk Kategori Satker/UPT P4TK Matematika, BP PAUD Dikmas Jawa Timur, BPCB Jambi. Pengelola Medsos Terbaik Sementara, penghargaan untuk Pengelola media sosial

terbaik kategori unit utama/ pusat diraih oleh Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa sebagai Terbaik 1, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan meraih Terbaik 2, dan Sekretariat Direktorat Jenderal Kebudayaan sebagai Terbaik 3. Sedangkan untuk kategori UPT, Terbaik 1 diraih oleh Kantor Bahasa Bangka Belitung, Terbaik 2 diraih Galeri Nasional, dan Terbaik 3 diraih oleh Museum Nasional. Penghargaan Pengelolaan Media Sosial Unit Layanan Terpadu (ULT) di Daerah Terbaik diraih oleh ULT LPMP Jawa Barat, Terbaik 2 ULT LPMP NTT. Sedangkan untuk penghargaan Pengelola ULT Terbaik 1 diraih LPMP Jawa Tengah, Terbaik 2 diraih oleh ULT LPMP Jawa Timur, dan Terbaik 3 diraih ULT LPMP Riau. Untuk kategori Laporan Kinerja Terbaik 1 diraih oleh Direktorat PGTK PAUD Dikmas, Terbaik 2 diraih oleh Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Terbaik 3 diraih oleh Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yusuf Ateh menyampaikan, setiap instansi termasuk Kemendikbud wajib mewujudkan akuntabilitas kinerjanya, yang pada akhirnya mendorong kepercayaan publik terhadap pemerintah. “Perjanjian kinerja yang sudah ditandatangani harus benar-benar dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Yusuf Ateh membacakan sambutan Menteri PANRB. (whm/sp)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

13

www.sinarharapan.net

Benarkah Kebahagiaan Berhubungan dengan Kesehatan? SHNet, Jakarta - Bagaimana perasaanmu ketika sakit? Apakah kamu bisa merasa bahagia? Kita orang Indonesia selama ini tidak asing dengan ungkapan yang menyebutukan bahwa hati yang bahagia adalah obat. Ini masuk akal karena sulit untuk merasa bahagia ketika kalian sedang sakit parah. Tetapi apakah perasaan bahagia membantu mencegah orang jatuh sakit, atau membantu mereka menjadi lebih cepat lebih baik? Ini adalah pertanyaan yang diajukan sebuah penelitian baru yang berfokus pada hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan. Dan tentu saja, ini adalah sebuah pertanyaan yang sulit dijawab dengan data. Tetapi para peneliti menciptakan langkah-langkah yang lebih baik untuk kebahagiaan dan menggunakan teknik statistik baru yang membantu untuk mengetahui apakah kebahagiaan benar-benar membuat perbedaan dalam kesehatan. Dalam jenis studi ini, kebahagiaan tidak hanya berarti ledakan kesenangan yang kalian dapatkan seperti dari film atau ketika tim favoritmu menang. Ini juga mencakup perasaan kepuasan yang lebih umum dan perasaan bermakna serta tujuan hidup. Sebuah tinjauan sistematis baru yang diterbitkan bulan ini dalam Tinjauan Tahunan Kesehatan Masyarakat melihat seluruh bukti tentang kebahagiaan dan kesehatan untuk menjawab pertanyaan, apakah kebahagiaan benar-benar mengarah pada kesehatan yang lebih baik? Penulis dengan cepat mencatat bahwa ketika mempelajari kebahagiaan, mungkin sulit untuk mengendalikan sebab akibat yang terbalik. (Apakah subjek tidak bahagia karena mereka sakit atau sakit karena mereka tidak bahagia).

Dan sulit untuk menghapus semua variabel lain yang memengaruhi kebahagiaan dan kesehatan. Misalnya, seseorang yang menganggur mungkin merasa tidak bahagia karena kehilangan pekerjaan dan lebih mungkin menunda perawatan medis karena dia tidak lagi memiliki asuransi kesehatan, sehingga menyebabkan penyakit yang lebih serius. Belum ada bukti Tetapi studi penelitian yang baik disiapkan untuk menjelaskan variabel ini. Inilah studi yang telah ditemukan sejauh ini: Pertama, ada bukti jelas yang menunjukkan hubungan antara kebahagiaan dan penurunan risiko kematian. Pada dasarnya, orang yang melaporkan bahwa mereka merasakan perasaan kesejahteraan yang lebih besar lebih kecil kemungkinannya untuk mati dibandingkan dengan mereka yang tidak. Penting untuk dicatat bahwa analisis ini tidak membangun hubungan sebab-dan = efek, tetapi masih memberikan bukti luas tentang suatu koneksi. Berikutnya, ada sejumlah studi prospektif yang menunjukkan bahwa kebahagiaan dikaitkan dengan berkurangnya risiko penyakit tertentu termasuk stroke, diabetes, tekanan darah tinggi, dan radang sendi.

Ada juga beberapa bukti bahwa orang dengan kondisi kesehatan yang serius - termasuk cedera tulang belakang, penyakit arteri koroner dan gagal jantung - cenderung pulih lebih

cepat ketika mereka mengalami perasaan bahagia. Belum ada bukti kuat tentang intervensi kebahagiaan yang mencegah penyakit atau meningkatkan waktu pemulihan untuk penya-

kit tertentu. Tetapi ada data yang menunjukkan intervensi psikologi positif membantu mengurangi gejala depresi. Dan juga beberapa bukti bahwa jenis intervensi ini mengarah pada peningkatan kesehatan mental dan kepuasan hidup bagi orang dewasa yang lebih tua. Untuk mengetahui apa arti semua ini, kami berbicara dengan Anthony Ong, seorang profesor pengembangan manusia di Universitas Cornell yang karyanya berfokus pada hubungan antara kesehatan manusia dan penuaan, emosi, ras dan kelas sosial dan hubungan. â&#x20AC;&#x153; M e s kipun ada dukungan yang tumbuh untuk hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan mental dan fisik, pemahaman penuh tentang fenomena ini masih jauh dari lengkap,â&#x20AC;? kata Ong. Masih membutuhkan penelitian lebih banyak untuk membuktikannya. Tetapi sekarang ada cukup bukti untuk menunjukkan bahwa kesehatan dikaitkan dengan perasaan kebahagiaan dan kepuasan yang lebih besar dengan kehidupan. (Ina)


KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

www.sinarharapan.net

14

Bekraf Sepakati MoU dengan Tatino Film di Berlin SHNet, Jakarta - Badan Ekonomi Kreatif RI (Bekraf RI) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Tatino Film di Berlin, Jerman. Penandatanganan yang berlangsung di KBRI Berlin, 12/02/2019 itu, dilakukan antara Wakil Kepala Bekraf RI, Ricky Joseph Pesik dan CEO Tatino Film, Matthieu Darras. Turut menyaksikan penandatanganan, Duta Besar RI untuk Jerman, Arif Havas Oegroseno. Ricky mengakui pengembangan industri perfilman Indonesia menjadi salah satu prioritas Bekraf RI saat ini. Dalam tiga tahun terakhir, produksi film Indonesia meningkat sekitar 300 persen. Begitu pula jumlah penonton bioskop di Indonesia melonjak dari sekitar 16 juta pada tahun 2015, menjadi sekitar 50 juta pada tahun 2018. Dalam siaran pers yang diterima SHNet, angka tersebut menunjukkan animo tinggi dari masyarakat dan insan perfilman Indonesia. Trend yang meningkat ini sekaligus menegaskan potensi besar yang bisa dikembangkan. “Kita perlu menyiapkan pelaku perfilman yang lebih handal untuk dapat mengimbangi peningkatan ini. Untuk itulah kita sepakati kerja sama dengan Tatino Film di Berlin”, kata Ricky saat memberikan sambutannya.  Havas menyatakan, peluang kerja sama perfilman perlu diperluas. Selain peningkatan kapasi-

Ist

tas, ia mengusulkan sebuah paket komplet dalam kegiatan misi perfilman Indonesia di Jerman. “Seperti kegiatan yang sempat saya hadiri kemaren, yakni pemutaran perdana Film Aruna dan Lidahnya di Festival Film Berlinale 2019. Ke depan perlu kita rancang kegiatan yang lebih lengkap. Tidak cuma menghadirkan para aktor/aktris, sutradara dan penulis film saja, tetapi juga

kita buatkan paket kegiatan untuk dapat menggaet para investor untuk industri perfilman tanah air,” kata Havas. Menurutnya, dengan potensi besar tersebut tentunya menjadi magnet bagi para investor. Sementara itu, Darras menuturkan, kerja sama dengan Bekraf RI ini sebenarnya telah dimulai sejak pertengahan 2017. Berbagai pembahasan kerja sama

terus bergulir. Dari situ semakin terlihat peluang besar yang dapat dimanfaatkan. Hingga akhirnya kedua pihak sepakat untuk menandatangani MoU di awal tahun 2019 ini. Matthieu yang sebelumnya pernah berkuliah di Belanda mengaku sangat tertarik dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia, yang menurutnya semakin menguatkan potensi be-

sar Indonesia. Dalam MoU disepakati beberapa bidang kerja sama, antara lain pelatihan film fiksi dan dokumenter untuk produser film, penulisan skenario, pengambilan gambar, dan penyuntingan. Setelah penandatanganan MoU ini, direncanakan kegiatan pelatihan oleh Tatino Film akan dimulai pada bulan Agustus nanti di Jakarta. (Ina)

Samsung Umumkan Kurangi Plastik pada Produknya SHNet, Jakarta - Samsung mengumumkan bahwa mereka sekarang bergabung dengan perusahaan teknologi besar lainnya dalam upaya untuk go green. Dalam push to go green, pengemasan dan manual untuk berbagai jenis perangkat Samsung seperti ponsel, tablet, dan peralatan rumah akan ramah lingkungan. Perusahaan itu mengatakan pada 2020, mereka hanya akan menggunakan bahan serat yang disertifikasi oleh organisasi lingkungan global untuk kertas dalam hal pengemasan dan manual. Pada tahun 2030, Samsung bertujuan menggunakan 50000 ton plastik daur ulang dan mengumpulkan 7,5 juta ton produk yang dibuang. Dalam rilis Samsung Newsroom, kepala Pusat Kepuasan Pelanggan Global Samsung, Gyeong-bin Jeon mengatakan, “Samsung Electronics me-

Ist

ningkatkan dalam mengatasi masalah lingkungan masyarakat seperti penipisan sumber

daya dan limbah plastik. Kami berkomitmen untuk mendaur ulang sumber daya dan memi-

nimalkan polusi yang berasal dari produk kami. Kami akan mengadopsi bahan yang le-

bih ramah lingkungan bahkan jika itu berarti peningkatan biaya.”. (Ina)


15

www.sinarharapan.net

KAMIS, 1415FEBRUARI SELASA, JANUARI 2019

Hayward Gemilang, Celtics Kalahkan Sixers Lagi SHNet, Philadelphia Bermain di Wells Fargo Center, Gordon Hayward mencetak 26 point, termasuk sebuah tembakan 3 angka menentukan di sisa 1:50 pertandingan, saat Boston Celtics mengalahkan tuan rumah Philadelphia 76ers 112-109, Rabu (13/2) pagi WIB. Power forward Boston, Al Horford menopang perolehan Hayward dengan 23 poin tambahan dan Jayson Tatum mendulang 20 angka lainnya berikut 10 rebound untuk membantu Celtics melanjutkan dominasi mereka atas Sixers. Bermain tanpa All-Star point guard, Kyrie Irving, yang menderita cedera lutut kanan pada pertandingan hari Minggu, Celtics menundukkan Philadelphia untuk ketiga kalinya secara beruntun di musim ini setelah sebelumnya sukses menundukkan tim racikan Brett Brown itu dalam lima games di semifinal Wilayah Timur musim lalu. Sementara andalan Philadelphia, Joel Embiid, meski berjuang keras dengan raihan 23 poin dan 14 rebound ditambah Jimmy Butler yang mendulang 22 angka bagi Sixers, tapi itu belum cukup untuk menghabisi perlawanan tim tamu. Usai pertandingan Embiid menulis

Ist

Gordon Hayward menjadi pendulang terbanyak bagi Celtics.

Ist

JAYSON TATUM DAN GORDON HAYWARD

komentarnya yang menunjukkan ketidakpuasannya terhadap kepemimpinan wasit dalam laga itu. Center 76ers itu frustrasi setelah dia yakin dirinya dilanggar saat 76ers tertinggal dua poin di waktu kurang dari satu menit tersisa dalam pertandingan. Embiid yang berupaya untuk bergerak memasukkan bola sementara Al Horford menghadang di depannya, saat melakukan tembakan, lengan

kanan Horford melakukan kontak dengan lengan Embiid. Bola terlepas, tetapi tidak ada sinyal pelanggaran dari wasit. Dan Celtics malah berbalik mencetak angka selepas momen itu, sehingga meningkatkan keunggulan mereka menjadi empat poin dengan 23 detik tersisa. Hayward menjadi penentu kemenangan timnya setelah tembakan tiga angkanya dari sudut lapangan membawa Boston memimpin 105-103 dan ditambah free-throw dari Marcus Smart. Sedangkan tuan rumah sebenarnya memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui 3 lemparan bebas Jimmy Butler, tapi pemain depan Sixers tersebut gagal dalam 2 tembakan. Jadi boleh dibilang protes Embiid kepada wasit sebenarnya hanya ungkapan kekesalannya belaka, karena pada kenyataannya di atas lapangan kegagalan Philadelphia mengatasi Boston lebih pada tidak konsistennya permainan para pemain Sixers sendiri. Hingga saat ini baik Boston dan Philadelphia sama-sama memiliki rekor menang-kalah (36-21) dan menempati tempat keempat dan kelima di daftar sementara Playoffs Wilayah Timur. (EPH)

Osaka Pisah dengan Pelatih Dua Minggu Usai Dapat Gelar Grand Slam Ke-2 SHNet, Florida - Petenis putri nomor satu dunia, Naomi Osaka membuat berita kejutan yakni berpisah dengan pelatih yang telah membawanya merebut dua gelar Grand Slam hingga saat ini, Sascha Bajin. Agen Osaka mengkonfirmasi kepada The Associated Press bahwa Osaka tidak akan lagi dilatih oleh Bajin tetapi mengatakan tidak akan ada komentar lebih lanjut. “Saya tidak akan bekerja sama lagi dengan Sascha,”ujar Osaka di laman twitternya. “Saya berterimakasih untuk kinerjanya dan berharap yang terbaik bagi masa depan­ nya,”tambahnya. Osaka yang berusia 21 tahun mengalahkan Petra Kvitova di final Australia Terbuka pada 26 Januari, sehingga menambah tropi Grand Slam-nya menjadi dua setelah AS Terbuka pada September lalu. Sedangkan Bajin sendiri dinobatkan sebagai pelatih WTA

bagian dari ini,” lanjutnya. Di bawah arahan Bajin, Osaka naik drastis dari peringkat 72 dunia pada awal 2018 ke peringkat puncak WTA dalam tempo hampir setahun lebih. Tidak ada alasan yang dikemukakan oleh kedua pihak mengenai pecah kongsi tersebut, yang terjadi kurang dari enam bulan setelah Bajin mengatakan dia akan bersama Osaka dalam waktu jangka panjang. (TJE)

Ist

Kebersamaan Sascha Bajin dengan Naomi Osaka berakhir dua minggu setelah Australia Open.

terbaik tahun 2018. Sascha Bajin sesungguhnya bukan orang baru di dunia tenis, sebab dia merupakan teman berlatih para juara Grand Slam seperti Serena Williams, Victoria Azarenka, dan Caroline Wozniacki.

Bajin berterima kasih kepada Osaka dan mengatakan bahwa dia berharap “tidak lain kecuali yang terbaik”. “Wah, perjalanan yang sangat menyenangkan,” bunyi kicauannya di twitter. “Terima kasih telah mengizinkan saya menjadi


16

www.sinarharapan.net

KAMIS, 14 FEBRUARI 2019

Jelang Peluncuran Pasar Digital Bukit Menoreh

Dok.PasangMata

Pasar Digital Bukit Menoreh di Desa Sedayu Purworejo, Jawa Tengah.

SHNet, Purworejo- Badan Otorita Borobudur (BOB) dibantu masyarakat setempat terus mematangkan persiapan grand launching Glamorous Camping DeLoano dan Pasar Digital Bukit Manoreh di Desa Sedayu, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, 14 Februari mendatang. Direktur Utama BOB Indah Juanita mengatakan, destinasi tersebut menempati lahan seluas 1,3 hektar. Untuk sampai ke lokasi, pengunjung bisa menempuhnya dengan menggunakan wisata petualangan off-road atau berjalan kaki. Dengan kata lain, ada sensasi tersendiri yang membuat wisatawan senang dan terkenang berkunjung ke sana. “Wisatawan juga bakal disuguhkan beragam kuliner dalam restoran berkonsep semi outdoor. Tempat ini juga dilengkapi tourism information center, toilet umum, dan berbagai spot foto menarik,” ujarnya. Secara keseluruhan, ada 11 tenda eksklusif yang didirikan untuk kemeriahan grand launching tersebut. Satu tenda difungsikan sebagai mushola, dan 10 tenda lainnya digunakan untuk tempat menginap. Tenda inap sendiri masih terbagi atas 1 tenda VIP berkapasitas 4 orang, 9 tenda reguler masing-masing berkapasitas 6 orang.

Ilustrasi/genpi.co

Glammour camping di Bukit Menoreh.

Dok. Genpi.co

Jelang peluncuran pasar digital Bukit Menoreh

Ist

BUKIT MENOREH

Terkait Pasar Digital Bukit Menoreh sendiri, Ketua Panitia Purnomo mengaku pihaknya telah menyiapkan 20 gubuk. Terdiri dari 10 gubuk pawon

yang menyajikan kuliner Desa Sedayu, dan 10 gubuk yang akan diisi produk UMKM serta potensi desa se-Kecamatan Loano. “Launching ditandai dengan

kegiatan bertajuk Gebyar Mano. Antara lain berisi sajian pentas seni, hadroh, buka lapak dagang, makan bersama, dan lain-lain,” terangnya.

Tak kalah istimewa, grand launching Pasar Digital Bukit Manoreh rencananya akan dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Diharapkan ini menjadi salah satu contoh nomadic tourism di Yogyakarta. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Pasar Digital Bukit Manoreh akan dijadikan sebagai salah satu aktivitas dari pengunjung Glamping. Puluhan warga akan berjualan produk lokal termasuk kuliner. “Saya berharap destinasi baru ini akan semakin menghidupkan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulonporogo. Termasuk menambah semarak Borobudur yang selama ini sudah sangat dikenal wisatawan,” ungkapnya. (Stevani Elisabeth)

Profile for sinarharapannet

SINARHARAPANNET Daily 14 Feb 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

SINARHARAPANNET Daily 14 Feb 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

Advertisement