Page 1

RABU, 4 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

1

www.sinarharapan.net

RABU, 4 DESEMBER 2019

BELAJAR DARI MASA DEPAN

Dukung Wisata Premium, Kualitas Produk KUMKM Labuan Bajo Ditingkatkan

Sayur Garu Namanya dari Termate

Richarlison Perpanjang Kontrak Hingga 2024

Sayur Garu adalah makanan menyehatkan terdiri dari berbagai macam sayuran yang dimasak bersama.

Richarlison Andrade, menandatangani perpanjangan kontrak dengan Everton hingga tahun 2024

Selundupkan Sabu 158 Kg, Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba Jaringan Nigeria SHNet,Jakarta – Direktorat Tindak Pidana (Ditipid) Narkoba Bareskrim Polri, tembak mati bandar narkoba jaringan Nigeria yang telah menyeludupkan sabu ke Indonesia. Jumlahnya narkona jenis sabu yang diselundupkan ke Indonesia jumlahnya sangatlah fantastis yaitu tak sebanyak 158 kilogram sabu dari dua tersangka yang satu di antaranya merupakan warga negara asal Nigeria berinisial EF. Direktur Tindak Pidana (Dirtipid) Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Daniyanto menjelaskan pengungkapan berawal dari informasi dari masyarakat akan adanya sindikat narkoba jaringan Nigeria yang mengedarkan sabu di Jakarta. “Pengintaian kami lakukan selama 2 bulan hingga kemudian pada 29 November 2019 kemarin, pada pukul 16.45 WIB kami menangkap EF di kawasan Sentul. Dengan jumlah yang sangat banyak ini sudah banyak kita selamatkan anak bangsa, dari bahaya narkoba,” ucap Eko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Tersangka EF yang ditembak mati ini, terbukti menyimpan sabu sebanyak 15 kilogram yang diletakkan di mobil bermerek Honda Mobilio bernomor polisi B 1069 CMQ. Setelah dilakukan interogasi, EF ternyata masih menyimpan sabu di kontrakannya di bilangan Sentul, Bpgpr.

Ist

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengamankan 158 kilogram (Kg) narkotika jenis sabu atau methamphetamine yang merupakan sindikat jaringan Nigeria-Jakarta.

“Di kontrakan tersangka EF, kami amankan barang bukti sabu sebanyak 118 kilogram, beberapa jam setelah kami lakukan penangkapan,” katanya. Tak berhenti di situ, polisi juga menemukan barang bukti sabu yang disimpan tersangka di dalam mobil yang diparkir tersangka tak jauh dari kontrakannya. Di dalam mobil tersebut, polisi menemukan sebanyak 25 kilogram sabu.

“Sehingga total, kami mengamankan barang bukti sebanyak 158 kilogram sabu. Tersangka mengaku sabu-sabu tersebut akan dijual ke pengedar lain di kawasan Jakarta,” tutur Eko. EF mengaku diperintah oleh tersangka yang juga merupakan warga Nigeria berinisial TN. Sabu tersebut didapatkan TN dari seorang warga Nigeria lain yang membeli sabu dari negara Myanmar.

“Saat dilakukan pengembangan kasus di daerah Bekasi, EF berupaya melawan petugas dan mencoba melarikan diri sehingga kami lakukan tindakan tegas dan terukur. Tersangka kemudian meninggal dunia,” ujarnya. Jenderal bintang satu ini kembali menuturkan bahwa EF pernah terlibat dalam kasus peredaran narkoba dan baru bebas pada 2017 lalu. (maya)


RABU, 4 DESEMBER 2019

2

www.sinarharapan.net

Begini Pendidikan Seks bagi Anak Autis SHNet,Jakarta – Seperti yang sudah diketahui, anak dan remaja yang didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme memiliki tahap perkembangan yang berbeda dari anak-anak pada umumnya. Namun, anak dengan autisme juga bisa menjalani hidup layaknya orang-orang biasa. Kelak mereka akan mampu bekerja, menjalin hubungan dengan orang lain, serta berkeluarga. Pentingnya pendidikan seks bagi anak dengan autisme Penting bagi orangtua anak dengan autisme untuk menyiapkan putra dan putrinya dalam setiap aspek kehidupan, termasuk kehidupan seksual anak. Pasalnya, anak dengan autisme punya tantangan yang berbeda. Tidak seperti remaja seusianya, mereka mungkin tidak banyak tahu soal seks dari lingkungan pergaulannya. Karena itu, kalau tidak dibekali dengan pendidikan seks dari orangtua, anak bisa jadi tidak tahu apa-apa soal seksualitas. Hal ini membuatnya lebih rentan dimanfaatkan atau hal-hal lainnya yang tidak diinginkan. Selain itu, anak dengan autisme kadang kesulitan mengutarakan pikirannya, termasuk soal seksualitas. Jadi anak mungkin punya masalah tertentu, misalnya bingung kenapa dia mengalami mimpi basah. Namun, karena tidak bisa mengungkapkannya, ia bisa jadi frustrasi sendiri. Itulah mengapa orangtua yang harus mengambil peran aktif dalam memberikan pendidikan seks yang mudah dimengerti seorang anak atau remaja dalam spektrum autisme. Beragam tantangan seputar seksualitas yang dihadapi orang dengan autisme Seperti manusia lainnya, orang dengan autisme juga memiliki hasrat seksual. Libido mereka berfungsi normal. Ketika mereka sudah pubertas, mereka akan terdorong untuk melakukan berbagai kegiatan seksual. Misalnya seperti tertarik kepada lekukan tubuh orang lain, keinginan untuk menyentuh bagian tubuh orang lain, hingga melakukan masturbasi untuk memenuhi hasrat seksualnya. Hasrat seksual pada manusia adalah normal. Kepekaan dan perasaan untuk melakukan seks dimiliki oleh setiap orang, termasuk orang dengan autisme. Namun, ada berbagai cara yang dilakukan untuk mengekspresikan hasrat tersebut. Tentu, orang dengan autisme memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan hasrat mereka.

Akan tetapi, orang dengan autisme dalam beberapa hal tidak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Mereka perlu diajarkan dengan baik untuk bisa membedakan mana yang boleh serta tidak boleh untuk dilakukan. Misalnya, mereka bisa jadi tidak paham bahwa memegang dada perempuan, apalagi yang baru saja mereka temui, adalah hal yang tidak sepatutnya dilakukan. Perempuan tersebut tentu saja akan merasa jengkel. Masalahnya, pemahaman akan emosi orang lain tidak dapat dengan mudahnya dicerna oleh anak dengan autisme. Jika tidak diajarkan dengan baik, mereka juga tidak memiliki pemahaman yang baik mengenai waktu dan tempat

yang tepat untuk melakukan sesuatu. Misalnya, anak tiba-tiba menyentuh area intimnya di tempat umum ketika timbul hasrat seksual. Anak akan kesulitan memahami apakah melakukan hal tersebut sesuai dengan norma sosial di tempat itu atau tidak. Tips memberikan pendidikan seks bagi anak dengan autisme Bagi orangtua dari anak dengan autisme, Anda perlu usaha ekstra untuk mengajari mereka mengenai konsep seksualitas. Masa kanak-kanak adalah masa yang sesuai untuk mengajari berbagai hal dan memberikan rambu-rambu peringatan dalam kehidupannya. Jadi, Anda bisa mulai pendidikan seks

sedini mungkin . Pertama, jelaskan padanya bahwa kegiatan seksual adalah sesuatu yang berharga dan luar biasa. Sehingga, kegiatan ini berbeda dengan kegiatan lain seperti misalnya makan dan tidur. Karena itu, aktivitas seksual hanya boleh dilakukan dengan pasangan sendiri ketika mereka hanya sedang berdua. Kemudian, buat anak Anda paham bahwa tidak semua orang ingin melakukan kegiatan seksual. Ada yang namanya persetujuan atau dalam bahasa Inggris disebut “informed consent�. Untuk melakukan kegiatan seksual, membutuhkan persetujuan dari kedua belah pihak. Misalnya, jika seseorang berkata tidak, maka kegiatan tersebut tidak boleh dilakukan. Selain itu, jika orang yang sudah mengatakan tidak tetap diajak berkegiatan seksual oleh anak Anda, tentu orang tersebut akan bereaksi, seperti berteriak, menjauh, hingga menampar. Selain itu, anak Anda juga diajari soal waktu dan tempat yang sesuai untuk melakukan kegiatan seksual. Ketika Anda menemukan anak Anda tiba-tibat masturbasi di hadapan orang lain, segera hentikan perilaku tersebut. Bukan hanya fokus pada aksinya, namun buatlah ia mengerti bahwa melakukan hal tersebut di depan orang lain tidak layak untuk dilakukan. Arahkan ke tempat yang tertutup, misalnya kamar tidur atau kamar mandi. Jika anak Anda melakukan hal yang sama di lain waktu, lakukan ini terus. Anak dengan autisme akan belajar dari sesuatu yang rutin dilakukan. (maya)


RABU, 4 DESEMBER 2019

3

www.sinarharapan.net

Dukung Wisata Premium, Kualitas Produk KUMKM Labuan Bajo Ditingkatkan SHNet, LABUAN BAJO – Pemerintah telah menetapkan daerah Komodo-Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi salah satu dari lima destinasi super prioritas Bali baru. Bahkan Labuan Bajo dicanangkan sebagai destinasi kelas premium yang kelak mendatangkan devisa bagi negara. Kementerian Koperasi dan UKM memberikan dukungan terhadap upaya pencapaian wisata premium dengan mendorong peningkatan standar dan kualitas KUMKM Labuan Bajo. “Labuan Bajo memiliki sumber daya alam yang luar biasa indah, budaya, produk-produk tenun dengan desain dan warna yang eksotis, serta sumberdaya pertanian seperti kopi, jambu mete, pala yang sudah terkenal sampai ke mancanegara,” kata Victoria br Simanungkalit saat membacakan sambutan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di Labuan Bajo, Selasa (3/12). Ia mengatakan, potensi-potensi ini perlu dikembangkan berkesinambungan dan berkolaborasi dengan banyak pihak agar produk dan jasa yang dihasilkan memenuhi selera dan permintaan konsumen terutama wisatawan mancanegara dengan standar global sebagai penunjang pariwisata premium Labuan Bajo. Victoria saat itu sekaligus membuka Kegiatan Sinergi Pengembangan Potensi Ekonomi di Kawasan Pariwisata untuk Kesejahteraan Masyarakat di Labuan Bajo. Kegiatan ini berupa pelatihan-pelatihan kepada KUMKM dan memberikan dukungan pembiayaan KUR dan dana bergulir LPDB-KUMKM. Ia mengatakan pariwisata merupakan lokomotif untuk mendorong produk unggulan Manggarai Barat menjadi produk yang berstandar global.

Ist

PULAU PADAR, LABUAN BAJO

Ist

VICTORIA BR SIMANUNGKALIT

Agar mencapai peningkatan daya saing produk KUMKM, Kementerian Koperasi dan UKM merencanakan untuk membuat factory sharing atau rumah produksi bersama. Rumah produksi bersama ini akan terstandarisasi sehingga produk yang dihasilkan memenuhi

standar global. “Contoh factory sharing sudah ada di Sumatera Barat yang dibuat oleh Kementerian Prindustrian untuk pembuatan rendang. Jadi, ada standar mutu daging, sehingga siapapun UMKM yang ingin menggunakannya harus memenuhi standar yang

ditetapkan. Sistem ini akan diterapkan di daerah wisata, lebih baik daripada membantu satu demi satu KUKM,” kata Victoria. Namun, saat ini pihaknya masih membahas sistem pengelolaan Rumah Produksi Bersama tersebut. Ke depan, produk kopi yang dihasilkan oleh KUMKM di Labuan Bajo harus memenuhi standar premium, produk tenun bisa digunakan turis asing dengan melibatkan para desainer, produk kuliner melibatkan chef berstandar internasional. Diharapkan berbagai pihak seperti Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo dan Flores, Politeknik El-Bajo, Dekopinda dan perbankan termasuk Kopdit-Kopdit Besar di NTT seperti Kopdit Obor Mas untuk berkolaborasi sesuai dengan kompetensi masing-masing dalam rangka memberikan dukungan maupun fasilitas agar produk

KUMKM bisa diterima wisatawan premium. Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dula mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi dan UKM meningkatkan daya saing KUMKM di Labuan Bajo. Sejak Komodo ditetapkan menjadi salah satu keajaiban dunia, kunjungan turis mancanegara ke Labuan Bajo meningkat. Hal ini membutuhkan produk KUMKM untuk menunjang pariwisata Labuan Bajo yang tengah berkembang. Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. NTT Cecilia Sona mengatakan koperasi  tumbuh dan berkembang sangat baik di NTT. Jumlah koperasi mencapai 4.185 unit dengan anggota 1,9 juta orang. Ini merupakan modal besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor pariwisata. (Ali/CJ)


RABU, 4 DESEMBER 2019

SinarHarapanNet adalah sebuah wadah jejaring informasi yang dimotori para jurnalis Sinar Harapan yang bernaung di bawah Perkumpulan Sinar Harapan. Wadah ini lahir dari niat dan keinginan untuk meneruskan visi, nilai, dan semangat untuk terus mencari, menemukan, menebar, menumbuhkan, memupuk dan mengembangkan harapan secara terus menerus. Perkumpulan ini bukan saja sebagai wadah bagi yang pernah bekerja di Sinar Harapan, tetapi juga merupakan tempat berkumpulnya jaringan Sinar Harapan dari berbagai latar belakang profesi dan aktivitas. Wadah ini juga terbuka untuk siapapun yang memiliki semangat dan merindukan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Perkumpulan ini memilih media publikasi sebagai wadah untuk menyebarkan dan memelihara harapan akan masa depan. Harian Sinar Harapan Net hadir menjawab kebutuhan akan informasi harian yang jernih, terpercaya, dan membangkitkan harapan. Kami mendukung tujuan global pembangunan berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia dan planet bumi, sustainable development goals (SDGs); mengedepankan jurnalisme damai (peace journalism); menganut prinsip-prinsip pewartaan bermartabat; serta mendorong terciptanya sinergi positif dalam berjejaring. Perwujudan dukungan kami terhadap SDGs antara lain dalam bentuk penerapan tanggung jawab sosial di sepanjang rantai nilai (value chain) kami, termasuk penerapan efisiensi sumber daya dan energi dalam setiap aktivitas kami, mulai dari perencanaan, proses produksi hingga pemasaran dan distribusi.

PENGELOLA AWAK REDAKSI: Tutut Herlina (Pemimpin), Ario Widiyanto, Aju, Daniel Duka, Gerald Pelapelapon, Herry Suroso, Inno Jemabut, Maya Handini, Nonnie Rering, Stevani Elizabeth, Wheny Hari Muljati, Marcelinno Pratama, Victor Simanjuntak. KONTAK: 021-28541720 ALAMAT: Office Tower Eightyeight@ Kasablanka 9A Floor, Jln. Casablanca Raya Kav.88 Jakarta Selatan 12870 EMAIL: redaksi@sinarharapan.net

4

www.sinarharapan.net

Kabinet Tinjau Hubungan dengan Singapura Jakarta, 24 Oktober 1968 - Presiden Soeharto hari Kamis pagi memimpin sidang Kabinet Pembangunan bertempat di Istana Merdeka untuk membicarakan langkah apa yang yang harus diambil terhadap sikap pemerintah Singapura yang tidak bersahabat dengan penolakan permintaan keringanan hukuman terhadap kedua anggota KKO ALRI baru-baru ini, sehingga mereka terpaksa menjalankan hukuman mati-gantung. Yang ditinjau terutama hubungan perdagangan kedua negara, agar Indonesia tidak tergantung kepada Singapura dalam perdagangan internasional. Menteri Penerangan Budiardjo menjelaskan dilapangan terbang Kemayoran hari Rabu, bahwa mengenai hubungan antara Indonesia dengan Singapura, seperti telah dijelaskan Menlu Adam Malik didepan DPRGR hari Selasa yang lalu, akan tetapi sekalipun kita harus menjaga hubungan baik dengan Singapura, maka dibidang ekonomi, fasilitas penggunaan Singapura dalam perdagangan luar negeri perlu kita batasi. Dikatakan ekspor kita melalui Singapura yang sekarang ini meliputi 65 persen dari seluruh jumlah barang ekspor,

dan sekarang harus kita tinjau untuk mencari jalan mengalihkan menjadi ekspor langsung ke negara tujuan (konsumen, di Eropa) Tiba hari Rabu siang Presiden Soeharto beserta rombongan hari Rabu jam 12:45 telah tiba kembali di Ibukota setelah melakukan perjalanan dinas selama satu minggu ke Kalimantan Barat, Tengah, Se-

latan dan Timur. Selama kunjungannya ke Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Samarinda Dan Banjarmasin, Presiden telah mengadakan dialog dengan wakil rakyat serta briefing dengan DPRD dalam suatu bidang istimewa DPRGR. Baik dari hasil dialog ini maupun dari peninjauan on the spot, Presiden telah memperoleh gambaran tentang keadaan setempat untuk “finishing touch” bagi persiapan pelaksanaan Rencana Pemba-

ngunan Lima Tahun tahun depan. Menurut Menteri Penerangan Budiardjo, daerah Kalimantan dalam hal ini masih menghadapi banyak faktor yang memberatkan, seperti misalnya komunikasi alam, masalah kehutanan dan sebagainya. Hal ini dalam pelaksanaan Repelita akan diberikan perhatian khusus. Menyinggung soal komunikasi, Menpen atas pertanyaan juga menjelaskan bahwa proyek Barito akan diselesaikan, masalah yang dihadapi dalam hal ini hanyalah berupa sinkronisasi dalam bidang pembiayaan saja. (SH)

DIRJEN AM. PASILA S. TH

Tantangan Orde Baru Jauh Lebih Berat daripada Orla Jakarta, 23 Oktober 1968 – Orde Baru tidak lain daripada pelaksanaan segenap pasal dari UUD 1945 dan pelaksanaan keputusan Sidang Umum ke IV MPRS secara menyeluruh tanpa kecualian, demikian Dirjen Urusan Bencana Alam dan Dana Bantuan Sosial AM. Pasila S TH dalam briefingnya kepada segenap karyawan sosial Daerah Istimewa Yogyakarta baru-baru ini dalam perjalanannya untuk mengadakan follow up penanggulangan korban petualangan Gestapu/PKI yang bulan lalu. Selanjutnya Dirjen Pasila menjelaskan, bahwa salah satu ciri yang mutlak dalam pembinaan Orde Baru ini ada-

lah tanggung jawab pribadi dalam perwujudan bakti dan tugas mengemban Ampera dan tidak melemparkan tanggung jawab kepada orang lain atau kepada atasannya. Khususnya dalam mensukseskan program Kabinet Ampera, tiap-tiap pribadi dalam aparat negara di pusat dan di daerah mempunyai tanggung jawab penuh. Oleh karena itu dimintakan kejujuran terhadap diri sendiri dalam tugas dan bakti. Masyarakat akan menilai pembinaan Orde Baru secara konsekwen dari tiap pribadi karena Orde Baru tidak untuk diteriakkan tetapi untuk diamalkan. Maka dalam pembinaan

Orde Baru ini tantangan j a u h lebih lebih berat daripada dalam Orde Lama yang semuanya kita harus atasi dengan penuh disiplin, kejujuran dan tanggung jawab, demikian Dirjen Pasila. (Ant)


5

www.sinarharapan.net

RABU, 4 DESEMBER 2019

Riset: Dua Tahun UU Disahkan, Aktivis Nilai Banyak Pejabat Tak Paham Disabilitas Oleh: Thushara Dibley dan Antoni Tsaputra

T

ahun lalu, dokter gigi Romi Syofpa Ismael, yang sebelumnya bertugas sebagai pegawai kontrak di sebuah rumah sakit di Kabupaten Solok Selatan, Sumatra Barat, batal menjadi pegawai negeri karena menggunakan kursi roda. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyatakan Romi tidak lulus persyaratan sehat jasmani karena menyandang disabilitas. Kisah Romi ini terjadi dua tahun setelah Indonesia mengesahkan Undang Undang (UU) No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. UU ini menggantikan UU sebelumnya. UU yang lahir karena dukungan aktivis penyandang disabilitas Indonesia ini mengacu pada prinsip-prinsip yang ada dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Hak Penyandang Disabilitas. Konvensi ini mengakui bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan warga masyarakat lainnya. Banyak yang memuji UU ini sebagai langkah maju untuk mengubah persepsi dan sikap negatif masyarakat terhadap penyandang disabilitas, menganggap mereka sebagai hal yang memalukan atau harus dikasihani. Undang-Undang sebelumnya, UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, hanya melihat penyandang disabilitas sebagai kelompok masyarakat yang memerlukan santunan dan bantuan. Kisah Romi membuktikan bahwa pejabat publik masih enggan atau sulit menerima paradigma baru bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama seperti yang ditawarkan UU yang baru. Penelitian yang kami lakukan pada 2018 tentang apa yang terjadi pasca pengesahan UU Penyandang Disabilitas juga menunjukkan keengganan serupa terjadi pada pengambil kebijakan di daerah lain. Temuan kami menunjukkan keengganan pejabat-pejabat

www.shutterstock.com

Seorang pria penyandang disabilitas di Jakarta. Penting untuk memberikan keterampilan, kepercayaan diri, dan jejaring bagi para aktivis disabilitas untuk terus berkampanye demi penerapan hukum secara penuh.

tersebut karena kurangnya insentif politik pengambil kebijakan untuk mengimplementasikan UU tersebut secara komprehensif. Penegakan UU ini masih sulit karena membutuhkan anggaran yang tinggi dan menuntut lembaga pemerintahan maupun penyedia layanan untuk mengubah sistem kerja mereka. Oleh karena itu, penting untuk memberikan aktivis disabilitas keahlian, kemampuan, dan akses pada jejaring komunitas sehingga mereka dapat secara konsisten melakukan kampanye untuk penegakan UU disabilitas secara utuh. Butuh waktu untuk mengubah cara pandang UU yang baru memandang penyandang disabilitas sebagai masyarakat yang mampu berkontribusi. Namun mengubah pemahaman masyarakat Indonesia tentang disabilitas tentunya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Selama penelitian, kami mewawancarai 10 aktivis disabilitas serta 3 aktivis daerah dari Sumatra, Jawa, dan Sulawesi menunjukkan mayoritas pejabat daerah masih beranggapan bahwa penyandang disabilitas tidak ‘sehat jasmani dan rohani’ dan tidak bisa mendu-

duki jabatan di pemerintahan. Kasus Romi di Solok Selatan adalah contoh nyata. Ini mengindikasikan perubahan paradigma yang diusung UU disabilitas belum tercermin dalam urusan dan pengambilan keputusan sehari-hari pemerintahan. Upaya multi-sektor Selama puluhan tahun, isu disabilitas telah berada dalam wewenang Kementerian Sosial. Kementerian telah bertanggung jawab untuk menyediakan layanan rehabilitasi dan program perlindungan sosial bagi para penyandang disabilitas. Namun masalah disabilitas merupakan masalah multisektoral. Undang-undamg terbaru mendorong pemerintah untuk bersikap demikian. Setelah UU tersebut disahkan, aktivis bagi penyandang disabilitas mengidentifikasi ada sepuluh kementerian yang dapat menerapkan berbagai bagian berbeda dari UU ini. Namun, pemerintah lambat untuk menindaklanjuti saran yang diberikan. Kemudian, pada awal Oktober, pemerintah mengeluarkan sebuah peraturan yang akan membuat undang-undang menjadi lebih multisektoral. Peraturan tersebut menetap-

kan tanggung jawab masingmasing kementerian dan pemerintah daerah untuk bekerja lintas sektor. Namun sepertinya akan butuh puluhan tahun sebelum peraturan ini diterapkan sepenuhnya. Ketidaksadaran orang-orang dalam melihat bahwa penyandang disabilitas memiliki hak dan bukan orang yang memerlukan bantuan, dan juga fakta bahwa ini bukan masalah prioritas bagi pemerintah adalah dua alasan utama mengapa perubahan berjalan sangat lambat. Menyerukan diskriminasi Aktivis bagi penyandang disabilitas terus memegang peran penting dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas setelah mereka berhasil mendorong pengesahan undang-undang disabilitas baru di Indonesia. Wawancara kami dengan aktivis disabilitas menunjukkan bahwa pendekatan berbasis hak terhadap penyandang disabilitas akan membutuhkan waktu sampai akhirnya mengakar di Indonesia. Dalam penelitian ini, kami berbincang dengan para aktivis yang mencoba untuk bernegosiasi dengan pejabat pemerin-

tah daerah yang bahkan tidak menyadari kalau Indonesia memiliki undang-undang disabilitas baru. kasus dokter gigi di Solok Selatan, aktivis dari beberapa organisasi penyandang disabilitas baik di tingkat nasional maupun lokal, serta organisasi bantuan hukum setempat dan sejumlah kelompok perempuan, memberikan dukungan pada Romi. Sebuah kelompok penyandang disabilitas di Padang, Sumatra Barat, juga memprotes keputusan pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Romi sendiri kampanye ke seluruh pelosok negeri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat atas kasus ini. Dia pergi ke Ibu Kota Jakarta dan bercerita bagaimana perlakuan yang dia terima sebenarnya melanggar komitmen pemerintah untuk menegakkan hakhak penyandang disabilitas. Pada akhirnya, Romi dan pendukungnya berhasil. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan akhirnya mengangkat Romi sebagai pegawai negeri. Namun, perlu diingat bahwa aktivis pejuang hak disabilitas di seluruh Indonesia tidak memiliki sumber daya atau keterampilan yang sama baiknya dengan para aktivis yang membela Romi. Tingkat pengetahuan pejabat pemerintah yang mereka coba libatkan juga bermacam-macam. Hal ini menunjukkan perlunya program peningkatan kapasitas yang berkelanjutan untuk aktivis disabilitas di seluruh Indonesia ketika mereka berkampanye memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas. Penulis, Thushara Dibley, University of Sydney. Antoni Tsaputra, UNSW.

Artikel ini ditayangkan pertama kali di The Conversation Indonesia.


RABU, 4 DESEMBER 2019

6

www.sinarharapan.net

Megawati Minta Pengganti Ma’ruf Amin dan Mahfud MD di Dewan Pengarah BPIP Jakarta - Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencarikan pengganti dua anggota Dewan Pengarah BPIP yang disebutnya naik pangkat, yaitu KH. Ma’ruf Amin yang kini sudah menjadi Wakil Presiden RI dan Mahfud MD yang kini menjadi Menko Polhukam. “Sampai hari ini Bapak Presiden, mohon maaf belum ada penggantinya. Saya sudah berulang kali mengingatkan beliau, kami masih kurang,” kata Megawati saat memberikan sambutan pada acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12) siang. Sebelumnya Megawati Soekarnoputri mengaku saat ditawari memimpin Dewan Pengarah BPIP sempat menanyakan kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung karena dirinya yang pensiunan Presiden RI ke-5 itu diturunkan ke Unit Kerja. “Tapi begitu, untuk sebuah ideologi bangsa, jadi saya langsung bilang ‘iya saya terima’,” ungkap Megawati seraya menambahkan, dirinya yang meminta agar unit kerja itu menjadi badan karena lebih efektif untuk dalam pelaksanaan. Sehingga lahirlah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2019 sampai hari ini. Berat Sekali Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri menilai, tugas yang diberikan kepada BPIP ternyata berat sekali, karena mempunyai sebuah beban bagaimana ideologi Pancasila itu yang sebenarnya sudah ada di dalam sanubari kita,

Foto: setkab

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pada acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila, Selasa, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/12) siang.

tetapi karena perjalanan waktu Pancasila itu dapat dibelak-belokan. Apa boleh buat, lanjut Megawati, kalau bicara Pancasila kita tidak bisa meninggalkan nama seseorang yang bernama Bung Karno. Karena beliaulah mau suka tidak suka, mau dibelokkan sepertinya ada katanya Pancasila versi Amin, ada Pancasila versi Soepomo, yang paling anyar adalah Pancasila dari Nugroho. “Jadi saya sendiri lalu bertanya, ini sebetulnya yang mau dipakai yang mana karena saya tentunya masuk sebagai generasi baru bangsa. Tapi kalo saya baca sejarah Indonesia, di dalam BPUPKI itu sangat jelas, di arsip ada. Sehingga kami juga di BPIP ini bekerjasama dengan Arsip

Nasional untuk bisa menyatakan dan membuktikan bahwa sebenarnya pidato Bung Karno, itu yang paling otentik mengenai Pancasila,” terang Megawati. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri, menurut Megawati, sudah mengatakan, Pancasila yang dimaksud adalah yang ada hari lahirnya yaitu 1 Juni. “Itulah Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia,” tegas Megawati. Megawati menjelaskan, ideologi itu tidak bisa dengan mudah dibicarakan. Tapi sebenarnya yang gampang kalau orang Jawa akan sangat mengerti, apa? Roso, yang ada di sini, yang sama akhirnya diucapkannya, itu. “Jadi kalau sebenarnya kalau mau tahu Pancasila, nanti

sejarah Pancasila itu apa nanti kapan-kapan. Tapi sebetulnya itu adalah gotong royong,” kata Megawati. Bung Karno sendiri, lanjut Megawati, mengatakan bahwa kalau ndak mau lima sila yang disebutkan dipres. Saya tidak akan sebutkan apa, silakan nanti dicari. Menjadi 3. Tapi kalau juga tidak mau 3, dipres menjadi ikasila, yaitu gotong royong. “Itu sudah ada dalam bumi yang namanya negeri kita ini. Kita hidup bergotong-royong, kita adalah orang yang ramah tamah dikenal,” tutur Megawati. Megawati menilai, kita sendiri tidak berani mengatakan siapa sih yang membuat Pancasila. Itu yang akibatnya sekarang itu ke-

masukan dengan yang namanya sekarang disebut radikalisme, ingin ada ideologi baru sebagai pengganti Pancasila. “Pancasila dihina, rasanya tidak ada yang membela. Tapi ada lho rakyat yang membela, saya suka liat diviral. Luar biasa mereka ini, siapa mereka, ndak ada jabatannya. Itulah yang ingin saya sampaikan,” tutur Megawati. Selain dihadiri Presiden Joko Widodo acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, para anggota Dewan Pengarah BPIP, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, para Kepala Staf TNI dan Kapolri Jenderal Idham Azis. (sp)


RABU, 4 DESEMBER 2019

7

www.sinarharapan.net

Pemerintah Terus Telusuri Isu Dioksin Telur Ayam di Sidoarjo SHNet, JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengungkapkan, kementeriannya telah mengambil sampel telur dan memulai focus group discussions (FGD) para ahli yang dipimpin Menteri LHK Siti Nurbaya tanggal 29 dan 30 November 2019 lalu. Hingga kini, studi mendalam kandungan dioksin dalam telur ayam di Desa Tropodo, Kabupaten Sidoarjo terus didalami. Hal ini dilakukan guna memperoleh kebenaran atas issue sebagai hasil kajian independen berbasis scientific yang memenuhi standar dan kaidah-kaidah ilmiah. “Ini penting, karena pemberitaan yang telah tersebar itu telah memberi pengaruh kepada  masyarakat sehingga kami memandang perlu untuk mendalaminya,” kata Siti Nurbaya di Jakarta,  Selasa (3/12). Selain itu, menurutnya, penelitian dan kajian studi ini juga dilakukan untuk pemulihan lingkungan akibat rantai pasok bahan baku impor kertas yang mengandung sampah dan limbah dari Amerika, Australia, Jerman dan lain-lain. “Studi ini juga akan mencakup aspek Sosial-Ekonomi (Sosek) di Desa Bangun, Kabupaten Mojokerto dan Desa Tropodo, Kabupaten Sidoarjo,” katanya. Ia menjelaskan sejumlah indikasi dan gambaran awal tentang situasi dan kondisi lapangan sudah dapat terlihat dan perlu dikritisi terkait penelitian yang dilakukan dan diekspose secara luas termasuk oleh New York Times. “Seperti

Ist

Diskusi para ahli/akademisi dan pejabat ITS, Unair, UI, BPPT, Polda Jatim, Pemda Jatim, Dirjen dan Direktur KLHK di Gedung Kementerian LHK , Manggala Wanabhakti, Jakarta, Selasa (3/12)

misalnya mengenai jumlah sampel yang tidak merepresentasikan kondisi secara utuh, protokol sampling dan uji laboratorium. Demikian pula dalam kaitan sifat dan karakteristik hewan ujinya, seperti ayam. Hal-hal seperti ini antara lain yang harus didalami dan perlu dikonfirmasi dengan data dan evaluasi hasil sampling serta uji laboratorium,” katanya. KLHK, lanjut Menteri Siti, juga meminta bantuan para ahli untuk melakukan riset di dua desa tersebut, khususnya untuk isu dioxin yang  meresahkan masyarakat. Pada pekan lalu, tim KLHK beserta para peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Fakultas Teknik Kimia Institut Tek-

nologi Sepuluh November (ITS), Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo juga langsung ke Desa Bangun, Mojokerto, dan Desa Tropodo, Sidoarjo. Pembahasan Mendalam Sementara itu, sebagai langkah lanjutan, akhir minggu lalu juga dilakukan focus expert group discussion, langsung dipimpin oleh Siti Nurbaya dan dihadiri para ahli serta pakar-pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), BPPT, dan Pusat

Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah (Puslabfor Polda) Jawa Timur. Disamping itu, diskusi ini juga dihadiri oleh unsur-unsur Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Mojokerto, serta stakeholder terkait lainnya. “Dalam diskusi dibahas secara mendalam persoalan-persoalan yang berkaitan dengan dioksin serta persoalan-persoalan sosial ekonomi yang ada di tengah masyarakat,” katanya. Langkah-langkah kongkrit telah disiapkan dan penelitian lapangan telah diawali untuk studi kimia dioxine dan lingkungan yang dipimpin oleh Dr. Setyo Gunawan dari ITS serta segera

diturunkan tim studi sosek dalam rangka pemulihan yang dipimpin oleh Dr. Setyo Moersidik dari UI. Pakar kehewanan dari Universitas Airlangga, Lazuardi, menjelaskan ayam merupakan hewan sensitif, sehingga secara teori ayam akan mati terlebih dahulu sebelum racun masuk ke dalam telur. “Kalau kita lihat jenis hewan yang dipakai sebagai uji yaitu ayam, sebenarnya ayam itu adalah hewan yang sensitif, dan bisa-bisa ayamnya mati duluan secara teori sebelum racunnya masuk ke telur, meskipun bisa saja ada teori akumulasi. Inilah yang juga akan didalami secara ilmiah” ujar  Prof Lazuardi. (UR/IJ)


RABU, 4 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

8

Sayur Garu Namanya dari Termate SHNet, Jakarta – Tahukah kamu, masakan khas Ternate yang dikenal yaitu, sayur Garu namanya, sejenis tumisan sayur campur yang dimasak sebagai pelengkap makanan lainnya. Sayur Garu memang terlihat sederhana, namun menjadi pelengkap wajib yang terasa kurang bila tidak disajikan. Sayur Garu adalah makanan yang menyehatkan karena terdiri dari berbagai macam sayuran yang dimasak bersama. Sayur-sayuran ini antara lain adalah Jantung pisang, daun ubi, dan daun Pepaya. Biasanya, masyarakat Ternate menyantap Sayur Garu layaknya salad pada makanan-makanan internasional. Anda

tidak perlu kuatir untuk urusan rasa, Sayur Garu dimasak dengan menggunakan bahan-bahan organik dan rempah pilihan khas Ternate sehingga sudah dapat dipastikan kenikmatannya. Tidak hanya nikmat untuk disantap, karena sayur Garu adalah makanan yang berupa sayuran, maka manfaatnya bagi tubuh manusia pun cukup banyak. Selain antioksidan pencegah sel kanker, Sayur Garu adalah makanan rendah kolesterol dan sangat bersahabat bagi kesehatan tubuh manusia. Makanan ini sangat cocok bagi kita yang sering mengkonsumsi daging dan makanan-makan berbahan kimia. Sebenarnya Sayur Garu mirip

dengan sayuran tumis khas Sulawesi utara. Hal ini dapat dipahami karena letak geografis Ternate yang lebih mendekat ke Sulawesi utara. Rasanya pun tidak jauh berbeda, namun untuk Sayur Garu khas Ternate

rasa pedasnya tidak terlalu mencolok seperti pada masakan khas Sulawesi Utara. Memasak sayur Garu cukup sederhana dan mudah. Sayuran dicampur menjadi satu dan ditumis menggunakan minyak serta beberapa bumbu penambah citarasa. Sayur Garu adalah

citarasa khas Ternate yang mewakili kenaekaragaman Indonesia. Walaupun bukan makanan utama, namun Sayur Garu mempunyai peran yang penting dalam menjaga keseimbangan kenikmatan yang menjadi makanan utama. (maya/IndonesiaKaya)


RABU, 4 DESEMBER 2019

9

www.sinarharapan.net

KPK Kecewa MA Ringankan Hukuman Idrus Marham SHNet, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kecewa atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang meringankan hukuman Idrus Marham, terdakwa suap proyek PLTU Riau-1 menjadi tinggal dua tahun penjara dari tadinya lima tahun penjara. “Kalau dilihat dibandingkan putusan dua tahun dengan putusan di tingkat banding apalagi dengan tuntutan KPK tentu wajar bila kami sampaikan KPK cukup kecewa dengan turun secara signifikannya putusan di tingkat kasasi ini,” ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa. Namun, kata dia, KPK tetap menghormati putusan kasasi MA terhadap mantan Menteri Sosial tersebut. “Tetapi bagaimana pun juga secara kelembagaan kami harus menghormati Mahkamah Agung terutama Majelis Hakim yang mengambil putusan itu,” ujar Febri. KPK mengharapkan nantinya ada kesamaan visi antar semua institusi jika berbicara bagaimana memaksimalkan efek jera terhadap pelaku korupsi. “Kalau seorang pelaku korupsi sudah terbukti bersalah tentu harapannya bisa dijatuhkan hukuman semaksimal mungkin sesuai perbuatannya. Ini yang harapannya bisa menjadi kontemplasi ke depan agar kerja yang dilakulan penyidik, penuntut umum, hakim di

ISt

GEDUNG KPK

tingkat pertama di tingkat kedua sampai di tingkat kasasi itu berada dalam visi yang sama soal pemberantasan korupsi,” tuturnya. Untu langkah ke depan pasca putusan kasasi itu, ia menyatakan KPK akan mempelajarinya terlebih dahulu. Namun, kata dia, KPK belum menerima salinan putusan kasasi itu. “Saya cek ke penuntut umum kalau salinan putusannya belum kami terima. Kalau sudah kasasi sudah berkekuatan hukum tetap nanti kami pelajari terlebih dahulu tentu saja putusannya yang pasti kami menghormati dan akan melaksanakan begitu kami terima putusannya,” ungkap dia. Sebelumnya, Majelis Kasasi MA te-

lah memotong hukuman Idrus menjadi tinggal 2 tahun penjara dari tadinya 5 tahun penjara. “MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 23 April 2019 lalu menjatuhkan vonis 3 tahun penjara ditambah denda Rp150 juta subsider 2 bulan kepada Idrus Marham karena terbukti menerima suap bersama-sama dengan anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar non-aktif Eni Maulani Saragih.

Selanjutnya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis Idrus Marham menjadi 5 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan pada 9 Juli 2019. Menurut majelis hakim Pengadilan Tinggi, Idrus Marham dan mantan anggota DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih terbukti menerima Rp4,75 miliar dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo dalam perkara suap terkait pengurusan proyek “Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company (CHEC), Ltd. “Menurut majelis hakim kasasi, kepada terdakwa lebih tepat diterapkan dakwaan melanggar pasal 11 UU Tipikor yaitu menggunakan pengaruh kekuasaannya sebagai Plt Ketua Umum Golkar, karena pada mulanya saksi Eni Maulani Saragih melaporkan perkembangan proyek PLTU MT Riau-1 tidak lagi kepada saksi Setya Novanto lantaran terjerat kasus hukum e-KTP, tetapi melaporkannya kepada terdakwa Idrus Marham sebab pada saat itu Terdakwa menjabat sebagai Plt Ketua Umum Golkar, dengan tujuan agar Eni Maulani Saragih tetap mendapat perhatian dari Johanes Budisutrisno Kotjo,” tambah Andi. (Victor)

KPU Siapkan Legalitas E-Rekap pada Pemilu 2024 SHNet, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tengah menyiapkan aspek legalitas terkait rekapitulasi elektronik atau e-rekap sebelum diterapkan pada pemilihan umum mendatang. “KPU saat ini memang sedang mempersiapkan aspek legalnya,” ujar Tenaga Ahli KPU M. Fadlillah dalam diskusi dan peluncuran buku bertajuk “Panduan Penerapan Teknologi Pungut Hitung untuk Indonesia” di Jakarta, Selasa. Fadlillah mengatakan aspek legalitas yang dimaksud dapat berupa Peraturan KPU maupun Keputusan KPU. Hingga saat ini, kata dia, belum terdapat Keputusan atau Peraturan KPU yang khusus mengatur tentang pelaksanaan e-rekap. Adapun aturan yang menyinggung mengenai e-rekap terdapat pada Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016. Pada pasal 111 ayat 1 disebutkan penghitungan suara dari pemilihan secara manual dan/atau melakukan sistem perhitungan suara secara elektronik diatur dengan Peraturan KPU (PKPU). Meski terdapat landasan hukum dalam penerapan e-rekap, Fadlillah mengatakan akan lebih baik bila dilakukan revisi terbatas terhadap Undang-Undang Pilkada, karena dalam UU tersebut masih terdapat pasal yang mengatur tugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melakukan rekapitulasi. “Kalau misalnya nanti kita meng-

Ist

KPU

gunakan e rekap ini, bagaimana peran PPK? sementara undang-undang mengamanahkan agar tugas PPK melakukan rekapitulasi. itu yang saya kira perlu dipikirkan sama-sama,” ucap dia. Fadlillah berharap terdapat harmonisasi antara KPU, Bawaslu, pemerintah maupun DPR dalam penggunaan sarana teknologi dalam proses pemungutan penghitungan suara. Sementara itu dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengatakan revisi UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan UU No-

mor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada saat ini masih dalam proses pengajuan untuk dapat masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) prioritas 2020. Saan menyebut bahwa KPU memang sudah mulai melakukan penjajakan dengan DPR terkait e rekap. Dia mengatakan jika KPU sudah siap secara prinsip kepemiluan dan prinsip demokrasi, maka DPR akan memberikan dukungan agar e rekap dapat segera diterapkan dalam pemilu yang akan datang. “Tentu Komisi II akan mewujudkan itu semua karena semangat kita di Komisi

II maupun di partai sama, kita ingin pemilu ini efisien, pemilu ini efektif, pemilu ini transparan dan tentu efektivitas dan efisiensinya serta keterlibatan teknologi informasi itu menjadi hal yang penting dalam pemilu,” kata Saan. Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mempermasalahkan Peraturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang harus mengacu kepada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2020. Menurut dia, apabila hal seperti itu disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, KPU, dan Bawaslu maka akan membuat Bawaslu tidak sejajar (equal) dengan KPU di dalam membuat aturan penyelenggaraan pemilu. Mengomentari itu, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, Peraturan Bawaslu memang harus dibuat setelah PKPU selesai agar teknis pelaksanaan pemilu itu diketahui dulu seperti apa melalui PKPU. “Baru setelah itu, Peraturan Bawaslu dibuat untuk memastikan bahwa teknis pelaksanaannya itu sesuai dengan PKPU,” ujar Arief. Ia menambahkan Bawaslu diberi kewenangan oleh undang-undang untuk menguji materi PKPU, sementara KPU tidak boleh menguji materi (judicial review) Peraturan Bawaslu. (Victor)


RABU, 4 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

10

Perubahan Nomenklatur di Desa DIY Tak Berdampak pada KTP

Ist

DESA MANDIRI

SHNet, Jakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan perubahan nomenklatur kelembagaan di tingkat kecamatan dan desa di DIY tidak berdampak pada data Kartu Tanda Penduduk (KTP) masyarakat setempat. “KTP masih menggunakan nomenklatur yang lama,” kata Paniradya Pati DIY Benny Suharsono saat jumpa pers di Kantor Kepatihan, Yogyakarta, Senin. Menurut dia, dengan perubahan nomenklatur atau tata nama, misalnya dari desa menjadi kalurahan tidak lantas membuat desa kehilangan hak untuk tetap mendapatkan dana desa. “Wong kita tidak mengubah konsep dasar atas kodifikasi

tentang desa. Statusnya masih di situ, wilayahnya masih di situ, masyarakatnya juga masih masyarakat yang sama. Ini sudah dikonsultasikan dengan pemerintah pusat supaya semuanya nyambung,” kata dia. Pemda DIY akan memberlakukan nomenklatur baru untuk kelembagaan di tingkat kecamatan dan kelurahan serta perangkatnya. Perubahan itu menyesuaikan nomenklatur asli pemerintahan Nagari Kasultanan Ngayogyakarta dan Kadipaten Pakualaman. Pengubahan nomenklatur yang akan dilakukan pada 2020 itu menindaklanjuti Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2019 tentang Pedoman Kelembagaan Urusan Keistimewaan

pada Pemerintahan Kabupaten/ Kota dan Kelurahan. Penggunaan nomenklatur itu juga sesuai dengan Perda Keistimewaan (Perdais) Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kelembagaan Pemerintah DIY bahwa nomenklatur lokal disebutkan memiliki fungsi untuk menunjukkan ciri keistimewaan bidang kelembagaan dengan memperhatikan bentuk pemerintahan asli. Ia menyebutkan dalam rangka menyesuaikan nomenklatur lokal tersebut, nomenklatur kelembagaan kecamatan di tingkat kabupaten berubah menjadi “Kepanewon” dan di tingkat Kota Yogyakarta menjadi “Kemantren”. Selanjutnya, nomenklatur

camat di tingkat kabupaten menjadi “Panewu” dan di tingkat Kota Yogyakarta menjadi “Mantri Pamong Praja”. Adapun sekretaris camat menjadi “Panewu Anom” dan di tingkat kota menjadi “Mantri Anom”. Selain itu, untuk nomenklatur jabatan di bawahnya juga ada perubahan, mulai dari sie pemerintahan menjadi “jawatan praja”, hingga sie ketentraman dan ketertiban yang menjadi “jawatan keamanan”. Nomenklatur desa di tingkat kabupaten berubah menjadi Kalurahan. Sedangkan kelurahan di tingkat Kota Yogyakarta tidak ada perubahan. Selain desa dan kecamatan, ia menambahkan, dua organi-

sasi perangkat daerah (OPD) lainnya juga akan mengalami perubahan. Untuk Dinas Kebudayaan akan diubah menjadi Kundha Kabudayan dan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang disebut dengan Kundha Niti Mandala Sarta Tata Sasana. Untuk menerapkannya, Pemerintah Kabupaten/Kota perlu menuntaskan Perda yang akan menjadi payung hukum perubahan nomenklatur kelembagaan desa dan kecamatan yang diharapkan sudah mulai diterapkan secara menyeluruh pada 2020. “Yang paling siap Kulon Progo, kemudian Kabupaten Sleman dijanjikan dibahas pada periode DPRD yang baru 20192024,” kata dia. (Victor)


RABU, 4 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

11


RABU, 4 DESEMBER 2019

12

www.sinarharapan.net

Casio Thailand Apresiasi Prestasi Siswa SMK Indonesia SHNet, Thailand - Puchong Sangpear, General Manager (GM) Casio Computer Co Ltd, Thailand, mengapresiasi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Indonesia atas kemampuan dan prestasi mereka selama mengikuti program magang di pabrik Casio Thailand. Menurutnya, selama program berlangsung, para siswa SMK tersebut menunjukkan prestasi yang sangat memuaskan dalam kecepatan pemahaman terhadap materi yang diberikan, baik teori maupun praktik. Puchong Sangpear mengatakan hal ini pada kegiatan monitoring program magang Siswa SMK kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Casio Computer Co Ltd, di Distrik Amphoe Chokcai, Naskhon Ratchasima, Thailand, Jumat (29/11). “Kami memberikan beragam materi dan kami berikan sesuai target yang kami miliki, tidak ada perbedaan dengan staf kami pada umumnya, agar para siswa ini mendapatkan gambaran untuk siap menghadapi tuntutan dunia pekerjaan nantinya,” ujar Puchong Sangpear. GM Puchong mengakui bahwa ia sangat terkejut karena para siswa SMK tersebut dapat menangkap dan memahami dengan cepat dan sangat baik pembelajaran yang diberikan. Mudah Memahami Materi “Kami sudah memberikan banyak pelatihan bagi para staf kami, dan selama dua periode pelaksanaan magang ini. Kami menemukan para siswa asal Indonesia dapat dengan mudah menangkap dan memahami setiap materi magang yang diberikan,” ujar GM Puchong. Ia menambahkan, tidak hanya prestasi, para siswa SMK yang berjumlah 20 orang tersebut juga memiliki dedikasi dan semangat bekerja yang baik, dan menunjukkan performa yang memuaskan dalam setiap tugas yang diberikan. “Kami menemukan hasil yang sangat baik, prestasi siswa ini sangat mengagumkan, mereka dapat memahami setiap materi ‘internship’ yang diberikan dengan sangat cepat, baik teori maupun praktik,” ujar GM Puchong. Saat ditemui dalam pelaksanaan magang di pabrik Casio Thailand, Fahri Andiansyah, peserta asal SMKN 7 Semarang, mengakui program magang di luar negeri telah memberikan pengalaman berharga untuknya. Menurutnya, pembekalan dari

SHNet/Ist

Siswa SMK Indonesia mengikuti pratik di divisi produksi pabrik Casio Thailand, Jumat (29/11). Mereka belajar melakukan inspeksi terhadap produk jam tangan Casio sesuai standar prosedur yang ditetapkan.

menengah kejuruan,” ujar Mustari saat diwawancarai melalui telepon di Thailand, Jumat (29/11). Dia menjelaskan secara global siswa Indonesia yang berasal dari jenjang pendidikan tinggi, terdapat sekitar 10-20 orang magang di hotel.

SHNet/Ist

GM Casio Thailand, Puchong Sangpear, pada Jumat (29/11), di Thailand, menunjukkan seri jam G-Shock yang menjadi produk pembelajaran para siswa SMK asal Indonesia selama tiga bulan, mulai dari perencanaan, produksi hingga pengemasan. Seri ini merupakan best seller di pasaran.

sisi kesiapan mental agar dapat berdaya saing usai lulus merupakan kemampuan yang didapatkan selain kemampuan teori dan praktik di dunia kerja. “Ini pengalaman baru dan sangat berharga bagi saya, karena saya belajar banyak hal, bukan sekadar praktik tapi diajari seluruh perusahaan Casio, dari ‘engineering’ , produksi, sistematika perusahaan, bagaimana merencanakan barang hingga dipasarkan barang tadi,” ujarnya. Atase Pendidikan dan Kebudayaan Re-

publik Indonesia (Atdikbud RI) di Thailand, Mustari, mengungkapkan, program magang di luar negeri memang dibutuhkan para siswa Indonesia agar berdaya saing di lingkup internasional. Khusus untuk negara Thailand, Atdikbud Mustari mengatakan siswa Indonesia memiliki minat yang tinggi untuk mengikuti pemagangan, khususnya bidang pariwisata. “Siswa Indonesia banyak yang belajar di Thailand, magang. Mereka ada dari perguruan tinggi, pelatihan, siswa sekolah

Fokus Revitalisasi SMK Penyiapan kemampuan lulusan SMK merupakan fokus perhatian program revitalisasi SMK. Hal ini sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK yang mengamanatkan agar SMK mampu mencetak SDM andal yang benar-benar dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Program magang siswa SMK Indonesia, kerja sama Kemendikbud dengan Casio Computer Co Ltd, telah memasuki bulan kedua. Sesuai jadwal, program ini berlangsung selama tiga bulan, yaitu Oktober sampai dengan Desember 2019. Peserta kegiatan ini berasal dari 10 SMK dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan kompetensi yang dibutuhkan meliputi Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri, Teknik Permesinan, Teknik Mekanik Industri, Teknik Instrumentasi Otomatisasi Proses, Teknik Pengendalian Produksi, Teknik Mekatronika, dan Teknik Elektronika Industri. Peserta berasal dari kelas XI bagi program SMK tiga tahun dan kelas XII bagi program SMK empat tahun. (whm/sp)


RABU, 4 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

13


RABU, 4 DESEMBER 2019

14

www.sinarharapan.net

Pemerintah Lakukan 5 Langkah Memberdayakan Penyandang Disabilitas SHNet, Jakarta- Pemerintah telah mengindentifikasi permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas di tanah air. Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin memaparkan lima langkah yang tengah ditempuh pemerintah memberdayakan penyandang disabilitas. “Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses ke layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan untuk memastikan terpenuhinya hak dasar dan meningkatkan martabat dan kemandirian penyandang disabilitas,” kata Wapres dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2019, di Jakarta, Selasa (03/12). Menurut Wapres, meskipun prosentase masyarakat miskin terus menurun, namun jumlah masyarakat yang berada pada kategori rentan masih cukup besar. “Kelompok rentan ini berpeluang turun ke bawah garis kemiskinan,” kata Wapres. Penyebabnya bisa berbagai hal termasuk terbatasnya kesempatan serta akses ke berbagai layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar. “Sayangnya, saudara-saudara kita penyandang disabilitas juga banyak yang masuk dalam kategori rentan ini,” katanya. Mengutip data Survei Sosial Ekonomi Nasional BPS 2018, sebanyak 9-12 persen penduduk Indonesia mengalami disabilitas sedang dan berat. “Prevalensi disabilitas ada pada seluruh kelompok usia, namun paling banyak dijumpai pada kelompok lansia,” Wapres menambahkan. Langkah kedua, Pemerintah juga terus melakukan perbaikan regulasi tentang penyandang disabilitas, termasuk menyusun Peraturan Pemerintah sebagai peraturan pelaksanaan UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. “Di dalamnya diatur pasal-pasal mengenai hak pekerjaan, kewirausahaan, dan koperasi tanpa diskriminasi. Penyandang disabilitas juga berhak memperoleh upah sama dengan tenaga kerja yang bukan penyandang disabilitas dalam jenis pekerjaan dan tanggung jawab yang sama, memperoleh akomodasi yang layak dalam pekerjaan, tidak diberhentikan karena alasan disabilitas, dan mendapatkan program untuk kembali bekerja,” kata Wapres. Untuk lebih memastikan adanya akses ke layanan dasar serta perlindungan sosial bagi penyandang disabilitas, perlu kerja sama pemerintah pusat dan daerah. “Di tingkat regional beberapa provinsi juga sedang mempersiapkan dan telah mendorong terbitnya peraturan yang mengacu pada Konvensi Hak-hak Penyandang Disabilitas,” katanya. Yang ketiga, penguatan koordinasi dan sinkronisasi program lintas kemen-

Dok Humas Kemensos

Puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional 2019 di Jakarta, Selasa (3/12).

Dok Humas Kemensos

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin menghadiri acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional 2019.

terian dan lembaga, serta mengupayakan adanya insentif bagi pemerintah daerah yang mampu menciptakan pembangunan regional yang inklusif. Keempat, Pemerintah juga berupaya meningkatkan sensitivitas, pemahaman, pendidikan dan perilaku berbagai pihak terhadap penyandang disabilitas melalui berbagai strategi kampanye publik yang komprehensif untuk mengurangi stigma, serta memasukkan materi pendidikan yang inklusif dalam pembelajaran. Yang tak kalah penting, untuk meningkatkan kualitas kebijakan untuk mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, pemerintah juga telah memperbaiki metoda pendataan menggunakan instrumen pengumpulan

data mengikuti Washington Group Questions on Disability. “Perbaikan metode pendataan diharapkan membantu pengembangan program untuk penyediaan layanan dan evaluasinya, serta diharapkan dapat menilai kesetaraan peluang bagi penyandang disabilitas,” kata Wapres. Pada kesempatan sama, Menteri Sosial Juliari P. Batubara menggarisbawahi pernyataan Wapres, bahwa pemerintah terus mendorong penyandang disabilitas berperan aktif menjadi agen perubahan. “Kami tidak akan pernah bosan menyampaikan bahwa isu disabilitas merupakan isu multisektor dan membutuhkan perhatian kita semua. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri.

Diperlukan kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, organisasi penyandang disabilitas, dan elemen masyarakat,” kata Mensos. Untuk mengimplementasikan UU No. 8/2016, kata Mensos, dibutuhkan berbagai regulasi turunannya di berbagai bidang. Antara lain PP tentang perencanaan peradilan, pendidikan, ketenagakerjaan, rehabilitasi sosial, dan pelayanan publik. Momentum peringatan HDI tahun 2019, kata Mensos, merupakan salah satu upaya pemerintah mengajak, mendorong, dan bergandengan bersama antara semua pihak mewujudkan Indonesia inklusif disabilitas. “Disabilitas memiliki potensi dan keahlian, dan dapat berkontribusi mendukung cita-cita masyarakat pemerintah menuju Indonesia maju,” kata Mensos. Baik Wapres maupun Mensos memotivasi para penyandang disabilitas di seluruh Indonesia. Bahwa mereka bisa menjadi jauh lebih kuat, jauh lebih baik, dan jauh lebih mampu dalam segala hal daripada yang dipikirkan oleh masyarakat umum. “Kerja keras dan kemauan yang luar biasa tanpa rasa putus asa dapat meruntuhkan halangan dan mengubah persepsi masyarakat terhadap penyandang disabilitas,” kata Mensos. Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Darmavati Puspayoga, pejabat perwakilan kementerian dan lembaga terkait, perwakilan BUMN, perwakilan dunia usaha, dan organisasi atau komunitas penyandang disabilitas. (Stevani Elisabeth)


15

www.sinarharapan.net

RABU, 4 DESEMBER 2019

Dua Emas Edgar untuk Papa SHNet, Manila - Kontingen Indonesia kembali berhasil menambah pundi-pundi emas mereka hingga Selasa (4/12) malam WIB, dengan enam medali yang dipersembahkan empat cabang olahraga. Dua emas diantaranya dipersembahkan oleh cabor Wushu melalui nomor ‘daoshu/gunshu combine’ putra dan ‘dulian’ putra. Sedangkan sisanya masing-masing 1 medali emas dari cabor pencak silat putri, menembak 10 meter ‘Air Rifle’ putri, angkat besi putra 67 Kg, serta senam artitik putri. Total 12 emas yang sudah dikumpulkan hingga hari keempat penyelengaraan Sea Games Filipina 2019. Nama pewushu tanah air, Edgar Xavier Marvelo, menjadi perbincangan karena berperan dalam menyumbang dua medali bagi tim Wushu Indonesia ketika kabar duka tengah merundungnya jelang tampil. Ayah Edgar, Lo Tjhiang Meng (Ameng) meninggal dunia di hari yang sama dirinya bertanding. Meski demikian Edgar tetap bermain baik dan berhasil

Ist

Wushu menyumbang dua medali emas pada pertandingan hari Selasa.

menyumbang dua medali emas di Sea Games 2019 ini di tengah kondisi berduka. “Kemarin di Shangai papa sempat melewati masa-masa kritis di rumah sakit,” kata Edgar dalam wawancara seusai meraih medali emas. “Sebelum saya berangkat menuju Filipina, papa memberikan pesan kepada saya,” Apa pun yang terjadi, Edgar tidak boleh

berhenti dari wushu dan tetap selalu ikut pertandingan yang ada,” katanya menambahkan. Edgar juga mengatakan bahwa prestasinya di SEA Games 2019 merupakan wujud pemenuhan janjinya kepada sang ayah. Sebab, sebelum meninggal dunia, sang ayah berpesan kepada Edgar untuk terus menekuni olahra-

ga wushu. “Tadi sebelum melewati masa kritis, saya sempat ngomong kalau saya ber-

janji bakal meneruskan wushu demi papa,” ujar Edgar mengakhiri sesi wawancara. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Iwan Kwok mengatakan Edgar mendengar kabar berita duka tersebut sebelum dirinya bertanding. Jenazah ayah Edgar saat ini disemayamkan di Grand Heav- en, Pluit - Jakarta. Namun Edgar tak bisa pulang kembali ke Indonesia, lantaran Filipina tengah diterpa badai Kammuri yang menyebabkan seluruh penerbangan ditunda. Selain 6 emas, hingga berita ini diturunkan Kontingen Indonesia juga berhasil menambah 7 perak dan 5 perunggu. EDGAR XAVIER (TJE)

Richarlison Perpanjang Kontrak Hingga 2024 SHNet, Liverpool - Jelang ‘Derby Merseyside’ antara Liverpool vs Everton, pendukung setia The Toffees setidaknya sedikit terhibur dengan loyalitas salah satu pemain depan andalan mereka. Penyerang Everton, Richarlison Andrade, telah setuju untuk menandatangani perpanjangan kontrak dengan klub tersebut hingga tahun 2024, demikian konfirmasi pihak klub, Selasa (3/12) malam waktu setempat. Berita perpanjangan kontrak sang pemain datang melalui akun Twitter resmi klub, dengan Richarlison berkomitmen untuk masa depannya di Goodison Park, markas Everton. Dalam pernyataan yang dibuatnya, Richarlison mengatakan dia senang dengan cara dia berkembang di Merseyside dan juga memuji pengaruh manajer klub, Marco Silva. “Para pendukung memiliki banyak kasih sayang untuk saya dan saya mencoba untuk memberikan kembali semua kasih sayang ini sebanyak mungkin di lapangan. Saya keluar dan mempertaruhkan hidup saya untuk mereka,” tegas pemain internasional Brasil itu. “Saya mencoba untuk berkeringat darah dan air mata untuk klub ini. Saya bermaksud untuk terus menghormati kostum itu dan membuat para penggemar senang. Perkembangan dan kemajuan permainan saya jelas bagi semua orang untuk melihatnya dan Marco Silva telah menjadi bagian dari itu. Dia mendapatkan dukungan penuh dari saya dan kepercayaan dari seluruh tim. Kami ada di atas

EDGAR XAVIER

Ist

Penyerang Everton, Richarlison Andrade, telah setuju untuk menandatangani perpanjangan kontrak dengan klub tersebut hingga tahun 2024

lapangan dan kami berusaha membantunya sebanyak mungkin karena Marco Silva adalah orang yang sangat baik,” jelas Richarlison. Sebelumnya beberapa spekulasi mun-

cul tentang masa depan pemain berusia 22 tahun itu. Manajer tim, Marco Silva mengonfirmasi sebelum kontrak pemain itu ditandatangani, “bukan hanya Manchester United” yang telah menunjukkan

minat, namun Barcelona juga disebut-sebut sebagai peminat yang mungkin mengajukan penawaran pada awal tahun depan. Richarlison telah menikmati musimnya yang mengesankan di Everton setelah transfernya pada musim panas 2018. Sempat dipandang sebelah mata saat didatangkan dari Watford dengan nilai £50 juta pada tahun 2018, salah satu bintang Selecao saat ini, telah membuat langkah besar dalam permainannya. Menurut Squawka Football, pemain yang apik bermain di sektor sayap itu telah menjadi pencetak gol yang konsisten bagi The Toffees, termasuk dalam kekalahan Everton kontra Leicester City pada hari Minggu di Liga Premier Inggris. Bersama Selecao, Richarlison telah mengemas 6 gol dalam 19 kali penampilannya bersama timnas senior. (HNP)


RABU, 4 DESEMBER 2019

16

www.sinarharapan.net

Media Trip Dubai Promosikan MotoGP Mandalika SHNet, Jakarta- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyelenggarakan kegiatan media trip untuk wartawan dan influencer media sosial Dubai dengan mengunjungi Bali dan Lombok (NTB) di antaranya Mandalika untuk mempromosikan Moto GP Mandalika. Mochammad Arief Ramadhan, Vice Consul KJRI Dubai dalam dialog dengan para peserta media trip Dubai mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk menggelar media trip tersebut. “Kami fokus mempromosikan Mandalika sebagai destinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai satu di antara 5 destinasi (Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang) sebagai destinasi super prioritas, dan akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan event MotoGP 2021,” katanya di Hotel Sthala Ubud, Bali, Minggu (1/12) malam. Media trip yang mengajak para jurnalis yang bermarkas di Dubai, influencer sosial media (sosmed), travel agent, dan perwakilan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) di Dubai tersebut mulai mempromosikan MotoGP Mandalika kepada masyarakat internasional yang ada di Dubai. “Dubai mempunyai penduduk 3,1 juta, 90 persennya adalah ekspatriat yang datang dari berbagai negara seluruh dunia, maka sangat tepat untuk mempromosikan event Moto GP Mandalika yang akan berlangsung pada 2021,” katanya.

Dok. Humas Kemenparekraf

MEDIA TRIP DARI DUBAI MEMPROMOSIKAN MANDALIKA, LOMBOK, NUSA TENGAGARA BARAT (NTB).

Mochammad Arief Ramadhan menjelaskan, event balapan mobil (motor) tingkat dunia sangat digemari masyarakat Dubai. Di ibu kota Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, yang berjarak satu jam dari Dubai terdapat sirkuit Yas Marina di Pulau Yas yang menjadi tempat diselenggarakannya seri balapan

mobil Formula Satu (F-1). “Kalau event Moto GP Mandalika dikemas sebagai paket wisata yang menarik saya yakin akan banyak diminati wisman Dubai maupun dari kota-kota besar lain di UEA dan sekitarnya,” kata M. Arief Ramadhan. Ia mengatakan, di kalangan masyarakat UEA, Bali juga merupakan tempat wisata yang

paling digemari dan belakangan ini Lombok juga semakin difavoritkan untuk dikunjungi. Hal senada juga disampaikan perwakilan VITO Indonesia di Dubai Nour Aridi yang menyatakan, perlunya strategi promosi yang tepat untuk menarik wisatawan dunia yang ada di Dubai dan kotakota besar UEA lainnya antara lain Kota Abu Dhabi tempat penyelenggaraan balapan mobil formula satu (F-1). “Tinggal bagaimana strategi dari manajemen Moto GP mempromosikan event Moto GP Mandalika tersebut. Waktu relatif cukup untuk melakukan strategi promosi,” kata Nour Aridi.

Sementara itu dalam kesempatan terpisah sebelumnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio berharap event Moto GP di Mandalika Lombok nantinya akan menjadi event Moto GP terbaik di dunia. “Penyelenggaraan Moto GP Mandalika 2021 akan jadi event Moto GP yang terbaik yang pernah ada, Insya Allah,” kata Wishnu dalam kunjungan kerja ke Mandalika, baru-baru ini. Dengan selesainya Mandalika International Street Circuit pada tahun depan, menurut Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, akan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat NTB dan Indonesia. Di antaranya dalam penciptaan lapangan kerja langsung bagi sekitar 7.500 orang, memberikan tambahan investasi lokal sebesar 150 juta dolar AS. Di samping, menambah jumlah kunjungan wisman ke Indonesia hingga 300.000 wisman pertahun, juga mendorong meningkatnya belanja wisatawan hingga 40 juta dolar AS/tahun. Kegiatan media trip Dubai ke Bali dan Lombok berlangsung dalam 8 hari yakni 4 hari di Bali antara lain mengunjungi Ubud, Kintamani, Desa Wisata (terbersih dunia) Penglipuran, Seminyak, dan Kuta. Sedangkan 4 hari kedua di Lombok akan mengunjungi Mandalika (New Sirkuit for MotoGP 2021), Kampus Poltekpar Lombok, Sade Village dan Tetebatu Village, serta Gili Islands. (Stevani Elisabeth)

Profile for sinarharapannet

SINARHARAPANNET Daily 4 Des 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

SINARHARAPANNET Daily 4 Des 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

Advertisement