Page 1

SENIN, 2 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

1

www.sinarharapan.net

SENIN, 2 DESEMBER 2019

BELAJAR DARI MASA DEPAN

Garuda Operasikan Pesawat Berbadan Lebar ke Medan dan Manado Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

Desa Kronjo Nelayan Ikan Asin yang Menghasilkan Otak-Otak

Ruselli Tentukan Kemenangan, Putri Indonesia Hadapi Singapura di Semifinal

Dua gol Lautaro Martinez ke gawang SPAL akhirnya mengembalikan Inter merebut kembali Capolista dari tangan Juventus.

Jalan Terjal Inter Menuju Campione d’inverno SHNet, Milan - Campione d’inverno atau juara paruh musim akhirnya menjadi keniscayaan bagi Internazionale Milan untuk bersaing dengan Juventus di musim 2019/2020. Ini diperoleh usai skuad Antonio Conte berhasil merebut puncak klasemen Liga Serie A Italia dari tangan Bianconeri setelah hasil di pekan ke-14 membuat mereka unggul 1 angka dari rivalnya tersebut. Juventus sedikit terpeleset saat

menjamu Sassuolo, dan hanya berhasil bermain imbang berkat penalti Cristiano Ronaldo di menit 68, sementara di Giuseppe Meazza, dua gol Lautaro Martinez ke gawang SPAL cukup untuk mengantarkan Nerazzurri merebut kemenangan ke-12 mereka musim ini sekaligus mengkudeta Juventus dari tahta ‘Capolista’. “Kembali ke pucuk klasemen mestinya mengisi diri kami dengan rasa

bangga dan kepuasan karena kami paham jalan yang kami lalui. Namun kami harus memberikan lebih lagi dan memaksimalkan antusiasme positif ini, dan kami harus menangani pertandingan-pertandingan seperti hari ini dengan lebih baik,” kata Antonio Conte. Namun jalan terjal masih harus dilewati Inter sampai liburan Natal mendatang. Pasalnya dua laga terdepan akan menguras energi dan konsentrasi

Marcelo Brozovic dan kawan-kawan saat menjamu AS Roma di pekan ke15 dan menantang Barcelona untuk memastikan satu tiket lolos ke babak enambelas besar Liga Champions. Dua laga setelahnya pun tidak kalah berat, karena La Beneamata harus bertandang ke Artemio Franchi guna menantang Fiorentina sebelum menghadapi tim papan bawah Genoa di pekan terakhir libur kompetisi. (HNP)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

2

www.sinarharapan.net

Juve Kehilangan Poin, Capolista ‘Terbang’ ke Tangan Inter SHNet, Turin - Kesalahan lini belakang Juventus di pekan ke-14 Liga Serie A Italia harus dibayar mahal dengan ‘terbangnya’ tahta pemuncak grup ke tangan kota Milan. Internazionale Milan di pertandingan lain malah berhasil menang tipis atas tamunya SPAL berkat dua gol Lautaro Martinez. Juventus sebenarnya memimpin pertandingan dengan baik saat menjamu Sassuolo namun gol dari Leonardo Bonucci gagal dipertahankan oleh rekan-rekannya di lini belakang. Kesalahan Alex Sandro menutup pergerakan Jeremie Boga membuat tim tamu mampu menyamakan kedudukan di babak pertama. Di babak kedua pasukan Roberto De Zerbi kembali mengejutkan publik Allianz Stadium saat Matthijs De Ligt membuat blunder dalam melakukan sapu bersih bola sehingga Francesco Caputo leluasa melepas tembakan mendatar yang gagal dijinakkan kiper senior Gigi Buffon. Bola bergulir lepas dari tangkapan Buffon dan melompat masuk ke gawang kosong. Beruntung dengan banyaknya peluang yang didapat Gonzalo Higuain dan kawan-kawan untuk menyamakan keduduakan, Bianconeri masih bisa mengandalkan Cristiano Ronaldo untuk mengeksekusi penalti. Namun hasil imbang ini mengakhiri enam kemenangan beruntun mereka di di semua kompetisi. Perubahan besar yang dilakukan manajer tim Maurizio Sarri bisa jadi merupakan keputusan yang mahal. Beberapa posisi pemain yang ditempatkan Sarri seperti Emre Can, Gianluigi Buffon dan Gonzalo Higuain yang menggantikan peran Blaise Matuidi, Wojciech Szczesny dan Paulo Dybala membuat Juventus bagus dalam dominasi permainan tapi

Ist

Penalti Cristiano Ronaldo hanya mampu membuat Juventus menyamakan kedudukan 2-2 saat menjamu Sassuolo di pekan ke-14 Serie A Italia

Ist

ANTONIO CONTE

minim dalam penyelesaian. “Saya berbicara dengan tim selama 30 detik setelah pertandingan,” kata Sarri kepada DAZN. “Itu bukan kinerja negatif, tapi kami membuka terlalu banyak celah, kehilangan bola dengan mudah dan tidak menggunakan otak kami. Ini berjalan lebih baik di babak kedua, tetapi di babak pertama kami merasa tidak ada fokus yang cukup,” kritik sang manajer. “Kami membuat beberapa kesalahan yang sangat konyol,

kebobolan gol karena kami terlalu lamban melacak kembali. Bermain build-up juga lambat, gerakan lini tengah mati. Saya pikir itu karena kami melakukan dua pertandingan yang sangat menegangkan dan tidak mudah untuk mengisi ulang baterainya,” kata Sarri. “Tim tidak memiliki sedikit pun otak dan jiwa. Reaksi datang pada akhirnya dan kami bahkan sebenarnya bisa memenangkannya,” sesalnya. Sementara itu dua gol di babak pertama dari Lautaro Mar-

tinez membuat Inter memegang kendali di San Siro pada hari Minggu (2/12), meskipun tendangan Mattia Valoti memicu penampilan SPAL yang jauh lebih baik setelah jeda. Martinez menyia-nyiakan dua peluang untuk menyelesaikan hat-tricknya tetapi Inter tidak harus membayar mahal gagalnya peluang tersebut karena Nerazzurri mengambil keuntungan dari Juventus yang sebelumnya tergelincir melawan Sassuolo. Dan Conte, yang telah menutup kesalahan dengan hati-hati setiap kali peluang Inter merebut gelar sejauh musim ini, senang dengan bagaimana mereka berkembang di bawah kepemimpinannya. “Kami telah bekerja sejak hari pertama untuk membuat dampak dan mengganggu tim lain,” kata Conte kepada Sky Sport Italia. “Berada di puncak klasemen setelah 14 pertandingan membuat kami bangga, karena kami tahu perjalanan yang telah kami lalui untuk sampai ke sini. Pada

saat yang sama, itu harus memberi kami antusiasme positif, mendorong kami untuk melakukan lebih baik dan mengendalikan permainan tanpa menderita sampai akhir seperti yang kami lakukan, karena dalam keadaan seperti itu umpan silang atau dibelokkan dapat mengubah segalanya,” jelasnya. “Kami bertekad dan tahu Juventus telah kehilangan poin, jadi kami siap untuk memanfaatkan sebagian besar situasi. Kami pantas mengalahkan SPAL dan penting untuk diingat bahwa kami fokus pada proses pertumbuhan kami sendiri, yang sedang berjalan lancar, jadi kami tidak berusaha membandingkan diri kami dengan orang lain,” tambah Conte. Meskipun Martinez frustrasi karena tidak menambah golnya di babak kedua, Conte memuji penampilan serba maju dari penyerang, yang telah mencetak 13 kali di semua kompetisi sejauh musim ini. “Lautaro - kami memanggilnya Lauty - hidup untuk mencetak gol, tetapi maksud saya sangat jelas untuknya bahwa striker terbaik adalah mereka yang bekerja untuk tim,” kata Conte. “Seseorang yang menggedor pertahanan lawan dan saling mencari peluang. Romelu Lukaku, misalnya, tidak mencetak gol hari ini, tetapi dia terus-menerus terlibat.” Namun Inter masih harus membuktikkan bahwa mereka layak menjaga ‘Capolista’ karena jalan terjal menanti di empat pertandingan di bulan Desember ini. AS Roma akan menjadi ujian pertama, sebelum menghadapi Barcelona di Giuseppe Meazza untuk memastikan satu tiket ke enambelas besar UCL. Dan di pekan selanjutnya Fiorentina dan Genoa akan menjadi ujian terakhir skuad Conte sebelum liburan kompetisi. (HNP)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

3

www.sinarharapan.net

Garuda Operasikan Pesawat Berbadan Lebar ke Medan dan Manado

SHNet, JAKARTA – Garuda Indonesia siap menambah kapasitas dengan menerbangkan pesawat berbadan lebar untuk penerbangan rute Medan dan Manado dalam rangka memenuhi permintaan pasar jelang libur peak season Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, mengatakan bahwa penambahan kapasitas tersebut dilaksanakan dengan mengoperasikan pesawat berbadan lebar pada rute-rute tersebut dari sebelumnya menggunakan pesawat berbadan sempit B737-800NG yang dengan kapasitas 162 penumpang. Armada yang akan disiapkan untuk penambahan kapasitas tersebut adalah B777-300 yang dapat mengangkut 393 penumpang serta A330-300 berkapasitas 287 penumpang. “Untuk rute Jakarta – Kualanamu Medan akan kami siapkan pesawat  berbadan lebar jenis B-777-300 dan Airbus A330-300, empat kali perhari dari 8 kali perhari.

Ist

ARI AKSARA

Sementara untuk rute Jakarta -Manado akan kami layani dengan armada Airbus A330-300 sebanyak 2 kali perharinya. Penambahan kapasitas ini

kami laksanakan pada 13-24 Desember 2019 dan 2-12 Januari 2020 – di mana demand pasar cukup tinggi pada tanggal-tanggal tersebut,” kata Ari.

Ia menambahkan bahwa Garuda Indonesia akan terus memonitor permintaan pasar pada rute rute lain dan menyesuaikan penambahan kapasitas penerbangan tersebut dengan permintaan pasar. Sehubungan dengan periode musim libur hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin. “Kami mengimbau kepada para penumpang Garuda Indonesia untuk menggunakan fasililitas “City Check-in” di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas “Web Check-in”, serta mesin check in mandiri di terminal 3 SoekarnoHatta Cengkareng guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara. Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menghindari kemacetan di jalan dan keterlambatan tiba di bandara,” ujarnya. (ino)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

SinarHarapanNet adalah sebuah wadah jejaring informasi yang dimotori para jurnalis Sinar Harapan yang bernaung di bawah Perkumpulan Sinar Harapan. Wadah ini lahir dari niat dan keinginan untuk meneruskan visi, nilai, dan semangat untuk terus mencari, menemukan, menebar, menumbuhkan, memupuk dan mengembangkan harapan secara terus menerus. Perkumpulan ini bukan saja sebagai wadah bagi yang pernah bekerja di Sinar Harapan, tetapi juga merupakan tempat berkumpulnya jaringan Sinar Harapan dari berbagai latar belakang profesi dan aktivitas. Wadah ini juga terbuka untuk siapapun yang memiliki semangat dan merindukan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Perkumpulan ini memilih media publikasi sebagai wadah untuk menyebarkan dan memelihara harapan akan masa depan. Harian Sinar Harapan Net hadir menjawab kebutuhan akan informasi harian yang jernih, terpercaya, dan membangkitkan harapan. Kami mendukung tujuan global pembangunan berkelanjutan bagi kemaslahatan umat manusia dan planet bumi, sustainable development goals (SDGs); mengedepankan jurnalisme damai (peace journalism); menganut prinsip-prinsip pewartaan bermartabat; serta mendorong terciptanya sinergi positif dalam berjejaring. Perwujudan dukungan kami terhadap SDGs antara lain dalam bentuk penerapan tanggung jawab sosial di sepanjang rantai nilai (value chain) kami, termasuk penerapan efisiensi sumber daya dan energi dalam setiap aktivitas kami, mulai dari perencanaan, proses produksi hingga pemasaran dan distribusi.

PENGELOLA AWAK REDAKSI: Tutut Herlina (Pemimpin), Ario Widiyanto, Aju, Daniel Duka, Gerald Pelapelapon, Herry Suroso, Inno Jemabut, Maya Handini, Nonnie Rering, Stevani Elizabeth, Wheny Hari Muljati, Marcelinno Pratama, Victor Simanjuntak. KONTAK: 021-28541720 ALAMAT: Office Tower Eightyeight@ Kasablanka 9A Floor, Jln. Casablanca Raya Kav.88 Jakarta Selatan 12870 EMAIL: redaksi@sinarharapan.net

www.sinarharapan.net

Pengangguran Rugikan Negara Rp. 216 Miliar/ Tahun Jakarta, 21 Oktober 1967 - Masalah pengangguran yang amat serius dewasa ini dengan jumlah penganggur kentara sebanyak 4 juta dan penganggur mencapai jumlah 16 juta harus segera ditanggulangi, demikian dinyatakan Ketua Presidium Kabinet Pusat, Darius Marpaung. Marpaung selanjutnya menyatakan kepada pers, dengan jumlah tersebut dapat dikatakan 1/3 dari seluruh tenaga kerja di Indonesia tidak menghasilkan apa-apa dan menjadi parasit masyarakat. Marpaung memberi gambaran, jika setiap orang bekerja rata-rata 6 jam sehari dan setiap jam bernilai Rp. 10 dengan perkiraan satu tahun 300 hari kerja, maka 4 juta penganggur kentara

seharusnya menghasilkan Rp. 22 Miliar/tahun, dan penganggur tak kentara dan setengah penganggur ditaksir hanya produktif 3 jam sehari berjumlah Rp. 144 Miliar, jumlah seluruhnya Rp. 216 Miliar, lebih banyak dari anggaran belanja negara tahun 1968. Ini semua menjadi kerugian negara dan menjadi beban bagi rakyat umumnya dan khususnya bagi tenaga kerja yang produktif. Untuk mengatasi persoalan ini maka diharapkan dari pemerintah memberi kesempatan kerja yang sebanyak-banyaknya. Badan pemerintah dan swasta harus dirangsang untuk bisa membuka kesempatan kerja lebar-lebar. Gerakan pulang kedesa perlu diintensifkan dan urbanisasi supaya distop. (SH)

PENJELASAN PANITIA RUMAH TANGGA DPRGR

Pembelian Holden Hak Anggota DPR KAPI/KAPPI DESAK BATALKAN PROYEK HOLDEN Jakarta, 21 Oktober 1967 - Kepala Panitia Rumah Tangga DPRGR AKBP Drs. Basirun Sabtu siang menerangkan kepada pers bahwa pembelian mobil «Holden» yang dihebohkan baru-baru ini, adalah penggunaan hak dari anggota DPRGR sesuai dengan UU no.10 tahun 1966 yang berisi pemberian fasilitas kepada anggota DPRGR untuk membeli mobil dengan beberapa keringanan. Selanjutnya dikatakan bahwa pembelian Holden yang dikoordinir oleh tim Pembelian Mobil/ Panitia Rumah tangga DPR sampai sekarang telah melaksanakannya, yaitu untuk 148 anggota yang telah menyetor sebagian uangnya, untuk hal ini masyarakat diminta pengertiannya. Atas pertanyaan dijelaskan bahwa fasilitas itu diberikan seperti kepada pegawai negeri/ ABRI yang kembali dari luar negeri dengan membawa mobil, jadi dianggap sebagai barang kiriman. Ada kontradiksi Ketika ditanya bagaimana dengan press release DPRGR tanggal 2 Mei 1967 yang berisi pengambil alihan persoalan

pembelian mobil oleh pimpinan DPRGR dan diputuskan oleh pimpinan untuk tidak melanjutkan dan menghentikan usaha pembelian mobil yang direncanakan, dan pada kenyataan usaha ini diteruskan, PRT DPRGR tidak memberikan penjelasan yang kongkrit. KAPPI minta proyek Holden batal Bersamaan dengan diadakan konferensi pers tentang pembelian Holden ini, telah datang pula delegasi KAPI dan KAPPI beserta beberapa ratus anggotanya. Pada kesempatan tersebut KAPI Jaya telah menyampaikan resolusi kepada pimpinan DPRGR yang berisi: 1. Agar DPRGR memperhatikan soal sandang pangan serta berusaha menghentikan kenaikan harga. 2. Agar DPRGR membatalkan usaha pembelian Holden yang tidak tepat pada waktunya. 3. Secepatnya membentuk UU anti korupsi serta Cek kosong dengan sanksi yang seberat-beratnya. Selanjutnya atas nama KAPPI Jaya, pimpinan delegasi menambahkan bahwa jikalau pembelian mobil ini akan diteruskan, maka “Parlemen jalanan” akan bersidang lagi. (SH)

4


SENIN, 2 DESEMBER 2019

5

www.sinarharapan.net

Depresi: Pria Jauh Lebih Berisiko Ketimbang Perempuan di Daerah Miskin Oleh: Olivia Remes

D

epresi adalah penyebab disabilitas utama di seluruh dunia, dan jika tidak ditangani, dapat menyebabkan penyalahgunaan narkotika, kecemasan dan bunuh diri. Gangguan depresi mayor adalah bentuk tertentu dari depresi yang mempengaruhi banyak orang, berpotensi menyebabkan hilangnya rasa senang dalam aktivitas yang sebelumnya menyenangkan. Ini juga dapat menyebabkan perasaan tidak berharga, ketidakseimbangan seperti tidur berlebihan atau insomnia, dan memicu pikiran seseorang untuk bunuh diri. Ini adalah kondisi yang kami uji dalam penelitian baru kami, yang menunjukkan bahwa tinggal di daerah tertinggal dapat menyebabkan depresi, terutama pada laki-laki, tidak pada perempuan. Sebelum menjelaskan tentang temuan ini, penting untuk memberikan latar belakang lebih lanjut tentang kondisi ini. Ada beberapa faktor tertentu yang dapat menempatkan Anda pada risiko depresi berat yang lebih tinggi. Didiagnosis dengan penyakit kronis, seperti diabetes atau kanker, dapat meningkatkan risiko depresi berat. Pengalaman traumatis, seperti pelecehan fisik atau seksual, atau dibesarkan dalam keluarga disfungsional yang kerap terjadi perselisihan dalam perkawinan. Semua ini, bagaimana pun, adalah faktor individu - atau keadaan pribadi - yang dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda secara negatif. Dan sebagian besar penelitian tentang depresi memang berfokus pada faktor-faktor pribadi seperti itu. Tapi ada karakteristik di luar level individu - seperti atribut dalam komunitas tempat kita hidup - yang bisa juga memiliki efek mendalam pada kesejahteraan mental kita. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa tinggal dalam komunitas tertinggal dapat menjadikan penduduk di daerah tersebut menilai ke-

sehatan mereka sebagai kurang optimal dan mengalami kematian dini. Melalui penelitian ini, kami ingin mengetahui apakah tinggal di daerah tertinggal juga dapat mempengaruhi kesehatan mental laki-laki dan perempuan - bahkan setelah memperhitungkan keadaan pribadi. Yaitu, setelah Anda memperhitungkan status sosial ekonomi seseorang (dalam kasus ini, kelas pendidikan dan sosial), apakah lingkungan tempat tinggal seseorang masih mempengaruhi kesehatan mental mereka? Temuan-temuan Untuk menjawab pertanyaan ini, kami menggunakan data dari salah satu penelitian tertua di Inggris tentang kesehatan, penyakit kronis, dan cara orang menjalani kehidupan: EPIC-Norfolk. Studi ini berdasarkan kuesioner rinci tentang kesehatan mental dan riwayat medis yang disebar ke lebih dari 20.000 orang. Kode pos para responden dikaitkan dengan sensus untuk mengetahui apakah mereka tinggal di daerah tertinggal atau tidak. Lima tahun setelah tingkat kekurangan diukur,

peserta mengisi kuesioner psikososial untuk menentukan apakah mereka menderita gangguan depresi mayor. Dengan teknik statistik, hubungan antara daerah tertinggal dan depresi ditinjau sambil memperhitungkan sejarah medis, pendidikan, kelas sosial, dan faktor penting lainnya. Studi kami menunjukkan bahwa tinggal di daerah tertinggal memang mempengaruhi kesehatan mental - setidaknya pada laki-laki. Faktanya, kami menemukan bahwa laki-laki yang tinggal di daerah termiskin memiliki kemungkinan 51% lebih besar mengalami depresi daripada mereka yang tinggal di daerah yang lebih maju. Menariknya, hasil tidak signifikan terjadi pada perempuan. Studi kami tidak membahas mengapa ini terjadi - dan kini diperlukan penelitian lebih lanjut untuk hal itu. Meski demikian, ada kemungkinan bahwa banyak laki-laki di Inggris dan bagian dunia lainnya masih merasa memiliki tanggung jawab utama untuk menyediakan dan mendukung keluarga mereka. Sebuah penelitian baru-ba-

ru ini yang menyelidiki risiko depresi untuk laki-laki dan perempuan menunjukkan bahwa laki-laki lebih dipengaruhi oleh “kegagalan pada tugas instrumental utama, seperti prestasi kerja yang diharapkan dan kegagalan untuk menyediakan kebutuhan keluarga yang memadai� Penelitian menunjukkan bahwa laki-laki tampaknya lebih sensitif terhadap penyebab stres tertentu di lingkungan mereka dibanding perempuan, seperti hal-hal terkait pekerjaan dan keuangan. Tingkat depresi perempuan, di sisi lain, lebih dipengaruhi oleh penyebab stres yang berasal dari hubungan dan jejaring sosial tempat mereka bergabung. Faktor-faktor seperti kehangatan orang tua dan kepuasan pernikahan yang rendah, misalnya, benar-benar dapat mempengaruhi kesehatan mental perempuan. Banyak faktor yang mungkin ada di balik ini, tapi di Inggris, laki-laki tiga kali lebih mungkin mati karena bunuh diri ketimbang perempuan dan akar penyebabnya harus diselidiki. Sementara perempuan berisiko lebih rendah meng-

alami depresi daripada laki-laki di daerah tertinggal, penelitian lain menunjukkan bahwa perempuan lebih cenderung mengalami kecemasan. Sekali lagi, penelitian lebih lanjut diperlukan terhadap efek lingkungan tempat tinggal pada kesehatan mental dari perspektif jenis kelamin. Banyak orang di seluruh dunia hidup dalam kekurangan dan depresi adalah penyebab utama disabilitas pada skala global. Mengetahui bagaimana laki-laki dan perempuan dipengaruhi oleh kesulitan hidup dapat membantu memfokuskan perawatan kesehatan mental, dan ini merupakan langkah yang berharga. Penulis, Olivia Remes, University of Cambridge. Franklin Ronaldo menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

Artikel ini ditayangkan pertama kali The Conversation Indonesia


SENIN, 2 DESEMBER 2019

6

www.sinarharapan.net

Hari HIV/AIDS Sedunia, Penanganan Diperkuat di Daerah Jakarta-Kementerian Kesehatan RI akan menggelar Hari HIV/AIDS Sedunia pada 30 Desember 2019 di Bandung, Jawa Barat. Penanganan dan pencegahan HIV/AIDS harus diperkuat di tingkat daerah. Sebagai contoh, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan Hari HIV/AIDS sedunia mengedepankan peran daerah dalam pencegahan dan penangualangannya. “Jabar menjadi tempat Puncak Hari HIV/AIDS kerena Pemerintah Daerah memahami betul dan mengedepankan koordinasi di tingkat lokal untuk upaya pencegahan dan pengendalian HIV/ AIDS,” katanya, di gedung Kemenkes, Jakarta. Peringatan Hari Puncak dilakukan pada tanggal 30 November 2019 di Lapangan Gazibu, Bandung Jawa Barat, yang salah satunya akan dilakukan pembuatan rekor MURI Red Ribbon terbesar yang terdiri dari minimal 4.000 orang pemeriksaan HIV, bakti sosial, dan hiburan. Hari AIDS Sedunia (HAS) diperingati setiap tanggal 1 Desember. Tujuan ditetapkannya adalah untuk mengingatkan pentingnya peran dan komitmen negara-negara di dunia dalam upaya penanggulangan HIV AIDS. Tema Global Hari AIDS Sedunia tahun 2019 yaitu “Communities Make the Difference”. Tema ini dipilih karena dirasakan komunitas memberikan kontribusi yang sangat besar bagi respon AIDS. Komunitas memimpin dan mendukung pemberian layanan HIV, membela hak asasi manusia, mendampingi dan mendukung rekan-rekan mereka. Mereka juga bekerja di akar rumput, memimpin dan berkampanye untuk memastikan bahwa respons AIDS tetap relevan. Tema nasional yaitu “Bersama Masyarakat Meraih Sukses!”. Kementerian Kesehatan dan para mitra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meraih sukses mencapai three zero pada tahun 2030. Upaya pencegahan dan pengendalian HIV -AIDS bertujuan untuk mewujudkan target Three Zero pada 2030, an-

tara lain tidak ada lagi penularan infeksi baru HIV, tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV/ AIDS (ODHA). Upaya yang terus dilakukan Pemerintah pada 2017 telah dicanangkan strategi Fast Track 90-90-90 yang meliputi percepatan pencapaian 90% orang mengetahui status HIV melalui tes atau deteksi dini; 90% dari ODHA yang mengetahui status HIV memulai terapi ARV, dan 90% ODHA dalam terapi ARV berhasil menekan jumlah virusnya sehingga mengurangi kemungkinan penularan HIV, serta tidak ada lagi stig-

ma dan diskriminasi ODHA. Dalam rangka mencapai target tersebut, Kementerian Kesehatan menerapkan strategi akselerasi Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan (STOP). Suluh dilaksanakan melalui edukasi hendak dicapai 90% masyarakat paham HIV, Temukan dilakukan melalui percepatan tes dini akan dicapai 90% ODHA tahu statusnya, Obati dilakukan untuk mencapai 90% ODHA segera mendapat terapi ARV, Pertahankan yakni 90% ODHA yang ART tidak terdeteksi virusnya. Selain itu, Kemenkes melakukan akselerasi ARV, dengan target pada ta-

hun 2020 sebanyak 258.340 ODHA yang mendapat terapi ARV. Saat ini baru 50% (17 provinsi) yang telah mencapai target ODHA on ART yaitu: Aceh, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung, Babel, Jabar, Banten, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kalsel, Kaltim, Kalteng, Sulut dan Gorontalo. “Cita-cita tersebut tidak dapat tercapai tanpa dukungan lintas program, lintas serta masyarakat. Kesuksesan dapat terwujud dengan didukung akses layanan kesehatan berkualitas tinggi, upaya pencegahan, pendampingan dan dukungan tanpa adanya stigma dan diskriminasi,” ucap Dirjen Anung.(sp)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

7

www.sinarharapan.net

Siti Nurbaya Tegaskan Komitmen Indonesia Tangani Sampah Laut

SHNet, JAKARTA – Indonesia mengambil sikap tegas terhadap masalah sampah laut. Masalah sampah laut akan menjadi soal yang dihadapi negara lain secara global, karena diperkirakan sekitar 80 persen polusi laut berasal dari kegiatan di darat di waktu mendatang. “Kami menyadari bahwa tantangan ke depan akan lebih besar dan hanya melalui kerja sama dan kolaborasi kami dapat mengatasi masalah-masalah penting ini,” tegas Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, di hadapan sekitar 26 duta besar negara sahabat, terdiri atas 10 negara anggota ASEAN dan 16 negara mitra ASEAN yang mengikuti kegiatan ASEAN Coastal Clean Up 2019 di Taman Wisata Alam Mangrove, Angke Kapuk, Sabtu (30/11). Siti Nurbaya mengatakan, pemerintah Indonesia telah mengambil langkah strategis terkait masalah ini. Di antaranya mengimplementasikan Agenda PBB 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. Terkait dengan pengurangan polusi laut dari kegiatan berbasis darat, Indonesia telah membuat komitmen mengurangi limbah padat hingga 70 persen pada tahun 2025. Agar mencapai komitmen ini, pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengeluarkan Keputusan Pre-

Siti Nurbaya.

Ist

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, foto bersama 26 duta besar negara sahabat.

siden tentang Kebijakan Nasional dan Strategi Pengelolaan Sampah. Pemerintah Indonesia, juga telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 83 Tahun 2018 yang membahas rencana aksi strategis menangani sampah laut dari tahun 2018-2025. Selain itu juga telah disusun Rencana Aksi Nasional untuk mengurangi limbah plastik melalui berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh semua pemangku kepentingan. “Termasuk pemerintah daerah, bisnis, masyarakat, telah mengambil inisiatif dan inovasi dalam memerangi masalah ini. Dalam pengaturan nasional

dan sub-nasional kami, peran pemerintah daerah menjadi sangat penting,” jelasnya. Selain penguatan di dalam negeri melalui kolaborasi semua pihak, juga terlibat aktif mengatasi pencemaran laut dalam kerangka kerja sama internasional. Melalui pertemuan para pihak dalam forum IGR-4, pada 31 Oktober-1 November 2018 lalu di Bali, berhasil menyepakati Deklarasi Bali tentang perlindungan lingkungan laut dari aktivitas berbasis darat. Indonesia terus menekankan pentingnya Resolusi tentang Perlindungan Lingkungan Laut dari Kegiatan Berbasis Darat. Resolusi ini kemudi-

an diadopsi pada Sesi Keempat Majelis Lingkungan PBB (UNEA-4) di Nairobi, Kenya. Indonesia juga terlibat aktif dalam berbagai pertemuan internasional di tingkat ASEAN, khususnya penguatan komitmen kolaboratif guna mencegah, serta mengurangi sampah laut yang dihasilkan dari kegiatan berbasis laut dan darat. “Untuk memastikan semua komitmen ini, Indonesia telah mendirikan Pusat Kapasitas Regional untuk Laut Bersih (RC3S) di Bali. Pusat ini akan memperkuat pembangunan kapasitas di bidang perlindungan lingkungan laut dari kegiatan berbasis darat,” kata

Diapresiasi ASEAN Sekreataris Jenderal ASEAN, Dato Lim Jock Hoi, juga ikut bersama Menteri LHK Siti Nurbaya dalam rangkaian kegiatan ASEAN Costal Clean Up 2019 di Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove, Jakarta Utara. Pada kesempatan ini, dia ikut aksi bersih lingkungan dengan memungut sampah di sekitar TWA bersama 26 dubes negara sahabat dan melakukan penanaman mangrove. Ia mengapresiasi pemerintah Indonesia melalui KLHK dalam hal tata kelola sampah. Lim Jock juga mengapresiasi keseriusan KLHK melibatkan generasi muda dan komunitas masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. “Ini salah satu bidang di ASEAN yang menjadi perhatian kita. Regulasi dari Bu Menteri Siti Nurbaya sangat berpengaruh, dan diimplementasikan. Dengan adanya Ibu Siti Nurbaya sebagai Menteri LHK, kami senang sekali ada kegiatan seperti ini dan akan dilakukan sepanjang tahun,” katanya. Jock Hoi juga berharap kalangan muda Indonesia turut berpartisipasi dengan KLHK untuk menjaga lingkungan dan pengelolaan sampah di laut. “Perlu ada awareness kaum muda untuk menjaga lingkungan hidup saat ini,” katanya. (ij)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

8

Desa Kronjo Nelayan Ikan Asin yang Menghasilkan Otak-Otak

SHNet,TANGERANG – Letaknya yang berada di perbatasan utara laut Jawa, membuat warga Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten, memilih profesi sebagai nelayan. Hasilnya selain dijual, ikan hasil tangkapan juga diolah menjadi ikan asin dan otak-otak. Kepala Desa Kronjo Tarisno mengatakan, pengelolaan ikan asin banyak dijadikan usaha warganya dan menjadi sumber mata pencaharian utama. “Mata pencaharian sebagian penduduk kami tidak terlepas dari nelayan dan dunia perikanan. Sekaligus menjadi sumber utama ekonomi warga,” katanya. Sudiharto, pembuat iklan asin yang juga warga Kampung

Pekapuran RT 02 RW 05 Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo mengaku dalam satu minggu bisa menampung ikan sebanyak tiga ton. Ia menampung berbagai jenis ikan di antaranya, ikan layang, lesi, kembung, tembang, petek, pari, teri, dan tongkol. Ikan-ikan tersebut kemudian diolah menjadi ikan asin. Untuk penjualannya dikirim ke beberapa wilayah, seperti Serang, Pandeglang, Bogor, Tangerang, dan lainnya. Sudiharto mulai menjalankan usaha pengasinan ikan bersama orang tuanya sejak tahun 1992 lalu. Awalnya, ia hanya menampung ikan sebanyak satu sampai dua kwintal dalam satu pekan. Sekarang dirinya sudah menampung ikan mencapai tiga

ton per pekan. “Saya jemur ikan-ikan sebanyak itu di atas lahan seluas kisaran satu hektare. Digulir saja jemurnya setiap hari dalam sepekan,” katanya. Selain pengolahan ikan asin,

Desa Kronjo juga memiliki potensi wisata religi yang sudah terkenal di Banten yakni Pulau Cangkir. Bahkan wisata religi tersebut sekarang kerap dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

“Adanya obyek wisata religi Pulau Cangkir berdampak pada perekonomian warga. Mereka bisa membuka usaha berupa warung dan mengelola parkir kendaraan para peziarah,” tutupnya. (maya)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

9

www.sinarharapan.net

BPIP: Ormas Bertentangan Pancasila Jangan Diberi Izin SHNet, Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Hariyono kembali menegaskan organisasi masyarakat (ormas) yang bertentangan dengan Pancasila jangan diberikan izin dari kementerian. “Kalau kami sendiri sangat setuju semua ormas yang tidak memposisikan Pancasila sebagai sebuah dasar negara atau berbeda atau bertolak belakang dengan Pancasila, pandangan hidup, dan dasar negara kita itu tidak diperbolehkan,” ucap Hariyono di Banyuwangi, Jatim, Sabtu. Menurut dia, jika ormas yang bertentangan dengan Pancasila itu diberikan izin maka persatuan bangsa Indonesia akan terganggu. “Kalau diperbolehkan persatuan bangsa kita bisa terganggu, dan masa kita menunggu seperti (konflik) Suriah baru menerapkan peraturan perundang-undangan. Juga ormas-ormas yang suka main hakim sendiri

Ist

PANCASILA

sehingga sering menimbulkan kegaduhan itu harus dibina lebih keras,” tutur dia. Namun atas hal itu, Hariyono tidak menunjuk satu ormas apa pun kaitannya dengan Pancasila tersebut. “Intinya, kami sangat setuju kami tidak nunjuk ormasnya apa. Ormas apa pun yang kebetulan bertentangan dengan Pancasila atau mengancam eksistensi NKRI atau pun ke-

binekaan itu seyogyanya tidak diberikan izin,” ujar Hariyono. Dalam acara sosialisasi itu, Hariyono  menyatakan untuk menjadi bangsa yang maju tak cukup dengan hidup rukun dan toleran. “Ciri orang Pancasilais adalah rukun toleran tetapi tak mungkin kita bisa menjadi bangsa berdaulat bangsa yang makmur kalau cuma sekadar rukun, sekadar toleran, kita harus mengusai

ilmu pengetahuan dan teknologi,” ucap Hariyono. Ia menambahkan, untuk bisa memajukan bangsa harus ada kreativitas, inovasi, dan prestasi. “Sekarang untuk bisa memajukan harus ada kreativitas, inovasi, prestasi. Tanpa ada inovasi tanpa ada prestasi lalu apa yang dibanggakan,” kata Hariyono. Selain itu, ia juga meminta agar guru-guru yang mengajar

tentang Pancasila juga bisa memahami ilmu pengetahuan dan teknologi. “Selama ini, guru-guru Pancasila seolah-olah ilmu pengetahuan dan teknologi bukan bidangnya, Jangan sampai nanti guru-guru Pancasila seolah-olah tidak nyambung kalau diajak ngomong revolusi industri 4.0 Justru, sebetulnya guru-guru Pancasila itu lah yang membawa bangsa kita ini menjadi bangsa yang maju, adil, dan makmur,” tuturnya. Dalam kegiatan tersebut, Hariyono juga menekankan bahwa kebanggaan nasional selalu terkait dengan Pancasila. “Kita ambil contoh saja apakah atlet kita kalau ikut lomba bisa menjadikan lagu Indonesia Raya dinyanyikan kalau dia tidak juara. Sekarang bapak ibu coba kemarin (tim sepak bola SEA Games 2019) Indonesia menang 2-0 Thailand kemudian dengan Singapura 2-0. Bapak ibu bangga tidak?,” ucap Hariyono kepada peserta kegiatan. (Victor)

KPK: Izin HGU Tumpang Tindih Penyebab Korupsi di BPN SHNet, Jakarta - Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan bahwa banyak izin hak guna usaha (HGU) perkebunan tumpang-tindih yang akhirnya memicu korupsi di tubuh Badan Pertanahan Nasional (BPN) “Potensi korupsi di BPN salah satunya pemberian izin, termasuk izin-izin HGU banyak tumpang-tindih termasuk untuk perkebunan kelapa sawit,” kata Laode di Gedung KPK Jakarta, Jumat. Sebelumnya, KPK menetapkan tersangka Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Barat (2012—2016) dan Jawa Timur (2016—2018) Gusmin Tuarita dan Kepala bidang Hak Tanah dan Pendaftaran Tanah kantor BPN Kalimantan Barat Siswidodo dalam perkara dugaan tindak pidana penerimaan gratifikasi senilai Rp22,23 miliar. Penerimaan gratifikasi itu diduga berasal dari perusahaan-perusahaan yang mengurus HGU perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Barat. Rekomendasi KPK ke kementerian terlibat, seperti BPN, Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, kata La-

Ist

KOMISIONER KPK LAODE M SYARIF

ode, agar diupayakan izin-izin dan status kawasan jelas untuk umum, khusus untuk agraria, HGU-HGU dibuat transparan agar tidak ada tumpang-tindih izin khususnya perkebunan-perkebunan dengan kawasan hutan. Izin yang tumpang-tindih, menurut dia, bukan hanya memicu korupsi, melainkan juga pengemplangan pajak. “Perkebunan di kawasan hutan apakah perkebunan itu ada HGU-nya atau tidak? Kalau

beroperasi apakah membayar pajak atau tidak? HGU yang jelas akan melindungi para pengusaha dan pada saat yang sama melindungi kepentingan negara karena jelas izinnya dan melindungi masyarakat secara keseluruhan,” ungkap Laode. Dalam perkara gratifikasi tersebut, sebelum memberikan izin HGU, Gusmin diduga menerima sejumlah uang dari para pemohon hak atas tanah, termasuk pemohon HGU, baik secara langsung dari pemohon

hak atas tanah maupun melalui tersangka Siswidodo selama periode 2013—2018 Dalam proses tersebut, tersangka Siswidodo diduga memberikan uang secara ­tunai kepada tersangka Gusmin di kantor ataupun di rumah d ­ inas. Atas penerimaan uang tersebut, tersangka Gusmin telah menyetorkan sendiri maupun melalui orang lain sejumlah uang tunai dengan total sebesar Rp22,23 miliar. Uang tersebut disetorkan

ke beberapa rekening miliknya pribadi, rekening milik istrinya, dan rekening milik anak-anak Gusmin. Selain itu, uang tunai yang diterima oleh Siswidodo dari pihak pemohon hak atas tanah dikumpulkan ke bawahannya, kemudian digunakan sebagai uang operasional tidak resmi. Sebagian dari uang digunakan untuk membayarkan honor tanpa kuitansi, seremoni kegiatan kantor, rekreasi pegawai ke sejumlah tempat di Nusa Tenggara Barat, Malang, dan Surabaya, serta peruntukan lain. Siswidodo juga memiliki rekening yang menampung uang dari pemohon hak atas tanah tersebut dan digunakan untuk keperluan pribadi. Baik Gusmin maupun Siswidodo tidak pernah melaporkan penerimaan uang-uang tersebut kepada KPK dalam jangka waktu 30 hari kerja terhitung sejak tanggal uang-uang tersebut diterima. “Kita berupaya di dalam penyidikan kami mendapatkan uang itu. Kalau dalam penyidikan ditemukan bukti-bukti lain, ada pencucian uang, tidak tertutup kemungkinan akan menerapkan tindak pidana pencucian uang,” kata Laode. (Victor)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

10

www.sinarharapan.net

Jabar Kirimkan Patriot Desa Bangun Ekonomi Warga Desa

Ist

PATRIOT DESA YANG MEMBANGUN DESA DI JABAR

SHNet, Jakarta – Sebanyak 110 pemuda asal Jawa Barat akan dikirim ke 50 desa di Jawa Barat lewat Program Patriot Desa. Tugas mereka adalah membangun ekonomi warga desa dengan merintis berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan berbasiskan potensi di setiap desa. Saat melepas para pemuda yang rata-rata berusia 20-23 tahun itu,  Kamis (28/11), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, para Patriot Desa tersebut akan menjadi perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, kehidupan sosial-budaya dan partisipasi hingga keswadayaan masyarakat desa. “Dengarkan suara mereka (warga desa), tampung aspirasinya, wujudkan harapannya,” kata Emil. Pemuda Patriot Desa itu akan dikirimkan ke berbagai daerah mulai dari Desa Mekarjaya di Kabupaten Bogor hingga Desa Bangbayang di Kabupaten Cirebon.  “Saya terharu, pemuda yang lain seusianya nongkrong di kafe, ngopi-ngopi, mereka berkeringat, terjun ke masyara-

kat, memikirkan kemajuan. Karena merekalah pemuda berjiwa patriot,” ucap Emil. Mereka sebelumnya dikarantina selama 45 hari untuk dibekali kompetensi dan spirit kejuangan Salah satu misi yang diemban adalah menyokong pelaksanaan program One Village One Company (OVOC) guna merintis berdirinya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis potensi di desa-desa yang telah ditentukan tersebut. Pemuda yang lolos seleksi dari ribuan pelamar ini telah menjalani proses karantina selama 45 hari untuk dibekali berbagai kompetensi yang dibutuhkan. Secara teknis penugasan di desa, para patriot ini harus dapat melakukan pemetaan spasial, sektoral, dan perencanaan. Mereka pun akan membuat perencanaan pengembangan potensi berbasis masyarakat dan kearifan lokal serta menyiapkan kelompok dan lembaga usaha tingkat desa.  Di era Revolusi Industri 4.0 ini, 110 Patriot Desa itu harus memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi informasi

dan komunikasi untuk mendorong pembangunan ekonomi desa berbasis digital. Setelah didaulat menjadi Patriot Desa, para milenial ini juga mengemban tugas berperan aktif menjadi pelopor serta berkontribusi positif dalam mewujudkan desa-desa juara di Jabar. “Ujungnya adalah desa-desa di Jawa Barat harus maju dan inilah (program Patriot Desa) contoh lahirnya anak-anak muda yang patriot,” ujar Emil. Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM Desa) Jabar, Dedi Supandi mengatakan saat ini terdapat sebanyak 746 desa di Jabar yang belum memiliki perusahaan. Sehingga, para Patriot Desa ini diharapkan dapat menggali  potensi desa yang ditinggalinya dan membangun hal tersebut. “Walaupun hal itu bukan target akhir, karena setelah semua desa punya perusahaan, kita tetap harus gali potensi apa saja yang harus dikembangkan dari desa tersebut hingga perusahannya terus maju,» ungkapnya  Dedi mengatakan, ke-100 pemuda tersebut akan bekerja membangun desa tu-

juannya masing-masing selama 13 bulan hingga akhir 2020 mendatang. Mereka diharapkan dapat menjadi pemantik pergerakan program-program pembangunan desa yang telah dicanangkan Pemprov Jabar seperti digitalisasi layanan desa, OVOC, hingga gerakan membangun desa. “Kolaborasi dari semuanya itu pemicunya adalah para patriot desa,” jelasnya. Salah satu peserta Patriot Desa asal Sukabumi, Asep Jaelani mengatakan motivasi dirinya mengikuti program tersebut adalah hasrat untuk membangun desa, tak terkecuali kampung halamannya. “Desa adalah tanah kelahiran saya, sehingga saya merasa perlu banyak belajar dari desa dan mengembangkan desa,” katanya. Salah satu peserta Patriot Desa asal Sukabumi, Asep Jaelani mengatakan motivasi dirinya mengikuti program tersebut adalah hasrat untuk membangun desa, tak terkecuali kampung halamannya. “Desa adalah tanah kelahiran saya, sehingga saya merasa perlu banyak belajar dari desa dan mengembangkan desa,” katanya. (Victor)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

www.sinarharapan.net

11


SENIN, 2 DESEMBER 2019

12

www.sinarharapan.net

Mendikbud: Pengawas Agar Memulai Kepemimpinan yang Melayani SHNet, Cikarang – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengajak kepala sekolah dan pengawas sekolah agar memulai kepemimpinan yang melayani. Mendikbud menyampaikan ajakannya itu pada momen Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019, yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) Ke-74, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11). “Saya ingin mengajak mengubah paradigma kepemimpinan yang tadinya itu kepala sekolah sebagai penguasa, atau pengendali, atau regulator, menjadi paradigma kepemimpinan yang melayani,” ujar Mendikbud saat memberikan sambutannya. “Mulai minggu depan, saya berharap sekali kepala sekolah dan pengawas kita menanyakan apa yang bisa saya lakukan untuk Anda (guru) sehingga bisa bertugas lebih baik. Dengan begitu, kita bisa mengubah paradigma kepemimpinan, yakni paradigma kepemimpinan yang membantu,” pesan Mendikbud. Mendikbud Nadiem, berharap momen Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2019 yang juga bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) Ke-74, dapat menjadi semangat bagi para guru untuk menjadi penggerak Indonesia maju guna mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, sesuai tema HGN 2019, “Guru Penggerak Indonesia Maju”. “Saya yakin Bapak dan Ibu tahu apa yang terbaik untuk siswa dan siswi. Saya mengajak semua jenjang pemerintahan untuk memberikan kepercayaan kepada guru-guru untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, dan menjadikan masa depan siswa-siswi kita lebih baik untuk mewujudkan SDM yang unggul, sehingga kita bisa menang di panggung dunia,” ujar Mendikbud dihadapan 37.756 guru yang hadir. Ia menyampaikan bahwa menjawab tantangan reformasi pendidikan di tengah keberagamanan budaya hingga birokrasi di Indonesia, harus ada keselarasan dalam satu gerakan yang didukung dari atas dan bawah. Gerakan dari akar rumput ini diyakininya akan mampu menggerakkan kapal besar ber-

SHNet/Ist

Mendikbud pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019, yang bertepatan dengan HUT PGRI Ke74, di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (30/11).

nama Indonesia. Mulai Mengambil Peran Perubahan Mendikbud mengharapkan inisiatiatif para guru mulai mengambil peran perubahan yang didukung oleh kepala sekolah, pengawas sekolah, dinas pendidikan, dan pemerintah daerah. Mendikbud mengemukakan pengalamannya berbincang-bincang dengan guru-guru yang berkunjung ke Jakarta maupun yang ia temui di daerah. Ia mengaku, perbincangan dengan guru menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Buah pikir dan nasehat para guru, seolah mengubah tantangan yang ia rasakan menjadi lebih ringan dan berujung pada optimisme. “Ada guru di Sulawesi yang mengajak murid-muridnya keluar kelas ke perkebunan untuk mengenali kata-kata. Mengenali benda-benda alam dengan kosakata adat dan kosakata Indonesia untuk meningkatkan ilmu bahasanya. Ada guru di Jakarta yang telah mencetuskan program informatika melalui mainan-mainan yang sifatnya mendidik, walaupun itu bukan dari kurikulum. Ada sekolah di Kalimantan yang setiap minggunya dan setiap bulannya mengatur orang tua murid datang ke kelas bukan hanya untuk belajar tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kurikulum. Ini adalah langkah-langkah nyata yang sudah terjadi di Indonesia. Marilah kita bertepuk tangan untuk seluruh guru penggerak Indonesia maju,” tuturnya. Ketua Umum Pengurus Besar

Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Unifah Rosyidi, menuturkan, tema HGN tahun ini sejalan dengan tema yang Kemendikbud, yaitu Peran Strategis Guru dalam Menggerakkan Perubahan. “Intinya kita semua menyambut perubahan dan sama-sama berkomitmen memajukan pendidikan nasional, berintegritas, dan sungguh-sungguh,” ujar Unifah saat menyampaikan sambutan pada peringatan HGN 2019 dan HUT PGRI tersebut. Di momen puncak peringatan HGN dan HUT PGRI ini, kata Unifah, PGRI adalah mitra strategis pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pendidikan nasional. Layanan Pendidikan Harus Makin Baik “Apresiasi kami sampaikan kepada Mas Menteri yang mendorong kreativitas guru di dalam kelas dan mendorong kemerdekaan belajar. Jika semua guru bergerak dengan tanggung jawab masing-masing, meningkatkan profesionalisme dan menjaga integritas, memperlakukan siswa setara tanpa perbedaan, menjaga toleransi, menyejukkan Indonesia dengan ketulusan dan kasih sayangnya, yakinlah SDM unggul, Indonesia maju dapat terwujud,” tambahnya. Sebagai motivasi terhadap perjuangan PGRI di semua tingkatan, Unifah memaparkan bentuk perhatian pemerintah yang dilakukan selama ini. “Betapa besarnya perhatian Presiden tehadap guru. Ketika HUT PGRI dua tahun lalu, beli-

au tegas meminta semua pihak menyederhanakan administrasi guru, sehingga tidak membelenggu kemerdekaan guru dalam menjalankan tugas. Presiden mengingatkan semua komponen pemerintah pusat dan daerah untuk membantu kelancaran tugas-tugas guru, peduli pada mutu dan kesejahteraan tanpa membeda-bedakan status guru negeri maupun swasta, guru tetap maupun honorer, guru di bawah Kemendikbud maupun di bawah Kemenag,” ujarnya. Ia dengan tegas mengingatkan bahwa isu penghentian tunjangan profesi adalah hoaks. “Jadi ingat, pemerintah memberi perhatian sangat besar. Beliau juga mengingatkan dengan tegas, bahwa pencairan tunjangan profesi guru tidak dipersulit,” ujar Unifah. Unifah menuturkan bahwa Presiden mengundang pengurus besar PGRI ke Istana Negara untuk membahas persoalan guru. Dalam dua tahun ini rekrutmen PNS guru mengambil porsi paling besar dan juga memberi kesempatan kepada guru honorer usia 35 tahun untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), meski sebelumnya tidak diatur di undang-undang ASN. Janji Mendikbud Menyederhanakan Aturan Mendikbud berjanji akan menyederhanakan berbagai macam aturan, menyederhanakan berbagai macam administrasi, menyederhanakan berbagai macam kurikulum, dan menyederhanakan berbagai macam asesmen.

“Dari atas kami akan mulai bergerak, tapi mohon berikan kami berbagai macam input, dan berikan waktu untuk melakukan itu,” ujarnya. Di sisi lain, PGRI terus memperbarui dirinya agar senantiasa adaptif, responsif, terhadap perubahan. Oleh karena itu, Unifah mengajak para guru agar terus meningkatkan kompetensinya. “Kita semua harus terus belajar. Bapak dan Ibu tekun belajar, tekun mengajar, biarlah pengurus PGRI dari cabang, ranting dan pengurus besar yang berjuang. Dengan demikian peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru dapat tercapai,” ujarnya. Menurut Unifah, kehadiran Mendikbud dan para pimpinan daerah mewakili Presiden adalah bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas guru pendidik dan tenaga kependidikan. Unifah berharap pemerintah terus memberikan pelatihan yang berkesinambungan, dan peningkatan kesejahteraan guru. Rangkaian Kegiatan HGN 2019 Kemendikbud melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menyelenggarakan berbagai acara Hari Guru Nasional Tahun 2019. Acara HGN 2019, antara lain berupa ziarah ke makam pahlawan pada Jumat (22/11) di Taman Makam Pahlawan Kalibata; senam bersama dan gerak jalan sehat pada Minggu (24/11), dari halaman Kantor Kemendikbud ke Jembatan Semanggi, Jakarta; upacara bendera peringatan HGN 2019, Senin (25/11) di halaman kantor Kemendikbud; dan acara Puncak Peringatan HGN 2019, Sabtu (30/11) di Stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi. Selain Kemendikbud, PGRI juga menyelenggarakan beberapa kegiatan, antara lain, Pemilihan Guru Honorer Inspiratif; penganugerahan Dwija Praja Nugraha kepada kepala daerah yang memiliki komitmen tinggi terhadap mutu pendidikan; menulis opini pendidikan yang dimuat di media; menulis buku nonfiksi; guru bertutur pajak yang diunggah di Youtube; penganugerahan tokoh pendidikan kepada almarhum Prof Dr HAR Tilaar, Prof Dr Mohammad Surya, dan Dr Sulistyo MPd; Olimpiade TIK Siswa; Pemilihan Guru Berdedikasi Difabel; dan anugerah Dwija Praja Nugraha kepada gubernur, wali kota, dan bupati. (whm/sp)


www.sinarharapan.net

SENIN, 2 DESEMBER 2019

13

Bagaimana Efek Tidak Tidur Selama Berhari-Hari SHNet, Jakarta – Penelitian dalam International Journal of Occupational Medicine and Environment Health mencatat rekor waktu paling lama seseorang untuk tidak tidur, yakni selama 264 jam. Artinya, angka ini setara dengan11 hari berturut-turut. Meskipun Anda tetap bisa menjalani kehidupan dengan normal, tentunya ada sejumlah efek yang akan terjadi pada tubuh bila Anda tidak tidur selama berhari-hari. Dampak tidak tidur terhadap kondisi tubuh Terlepas dari hasil penelitian yang telah ada, belum ada batas yang pasti mengenai seberapa lama manusia bisa bertahan tanpa tidur. Hanya dalam waktu 3-4 hari saja, tubuh sudah dapat mengalami gejala parah seperti halusinasi dan sulit berkonsentrasi. Gejala tersebut baru mencakup segi perilaku, belum meliputi sisi biologis yang terjadi dalam tubuh Anda. Secara umum, berikut adalah sederet efek yang akan Anda alami setelah tidak tidur selama berhari-hari: 1. Setelah 24 jam ngantuk saat puasa Tidak tidur selama 24 jam mungkin telah menjadi hal yang lumrah. Padahal dalam tahap ini, kemampuan Anda dalam mengingat, koordinasi, dan mengambil keputusan telah mulai menurun. Anda juga berkemungkinan mengalami efek lain, seperti: l Rasa kantuk yang berat l Mudah marah l Kesulitan berkonsentrasi l Kadar gula darah dan hormon kortisol pemicu stres meningkat l Otot tubuh menjadi

l l

tegang Tubuh gemetar Penglihatan dan pendengaran mulai kabur

Efek ini terjadi karena otak berusaha menghemat energi selama Anda tidak tidur. Otak akan memasuki fase yang disebut ‘tidur lokal’. Selama fase ini, tubuh menghentikan fungsi saraf pada beberapa bagian otak, tapi bagian lainnya tetap berfungsi normal. Anda mungkin tampak sadar, tapi kemampuan Anda dalam melakukan beberapa hal telah berkurang. Berbagai efek yang Anda alami akan berangsur hilang begitu Anda mendapatkan waktu tidur kembali. 2. Setelah 36 jam penyakit yang bikin cepat lelah

Setelah tidak tidur selama 36 jam, produksi hormon kortisol, insulin, dan beragam hormon pertumbuhan lainnya mulai menjadi kacau. Perubahan ini turut mengacaukan nafsu makan, metabolisme, suhu tubuh, mood, tingkat stres, dan siklus tidur secara keseluruhan. Selain beragam efek tersebut, dampak lain yang timbul akibat tidak tidur selama satu setengah hari penuh antara lain: l Kelelahan

parah perhatian, dan kemampuan mengambil keputusan kian berkurang l Kesulitan memikirkan solusi saat dihadapkan dengan masalah sehari-hari l Gangguan bicara, baik dalam pemilihan kata ataul Motivasi,

pun nada bicara 3. Setelah 48 jam lelah saat haid Kebanyakan orang biasanya akan kesulitan untuk tetap terjaga setelah tidak tidur selama dua hari berturut-turut. Tubuh mulai menghentikan fungsinya sehingga Anda mungkin mengalami microsleep, yakni tidur singkat selama 30 detik atau kurang. Bagi orang yang tidak tidur dalam waktu lama, efek ini dapat terjadi kapan saja tanpa bisa dikendalikan. Setelah terbangun dari microsleep, Anda mungkin mengalami pusing dan disorientasi tanpa mengingat pernah mengalaminya. 4. Setelah 72 jam dan lebih penyebab halusinasi

Setelah tidak tidur selama 3 hari berturut-turut, berbagai efek yang sebelumnya Anda alami kini menjadi semakin parah. Keinginan untuk tidur semakin tidak terbendung sehingga kebanyakan orang akan menyerah pada periode ini. Namun, jika Anda mampu tetap terjaga, Anda berkemungkinan mengalami beragam gangguan parah pada fungsi berpikir, mood, serta emosi. Percakapan sehari-hari pun menjadi suatu hal yang amat sulit untuk dilakukan. Selain itu, tidak tidur selama 72 jam juga akan menimbulkan efek sebagai berikut: l Kelelahan parah l Sangat mudah merasa kesal l Gangguan konsentrasi dan ingatan parah l Kesulitan berkomunikasi dengan orang lain l Paranoid, mood depresi, dan kecemasan l Mengalami halusinasi Ketidakmampuan melakukan multitasking dan mengenali emosi orang lain Mengalami kurang tidur sesekali dalam beberapa bulan mungkin tidak berakibat banyak bagi kesehatan. Akan tetapi, membiarkan tubuh tidak tidur selama berhari-hari dapat memicu dampak yang lebih berbahaya, baik bagi diri Anda maupun orang lain. Guna menghindari efek berbahaya akibat tidak tidur, Anda bisa meningkatkan kualitas tidur dengan menerapkan kebiasaan tidur sehat atau sleep hygiene. Jika cara ini tidak berhasil, Anda dapat mencoba berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan penyebab dan solusinya. (maya)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

14

www.sinarharapan.net

Mensos Serukan Pemenuhan Hak bagi Penyandang Disabilitas SHNet, Jakarta- Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyerukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif mewujudkan kesetaraan bagi para penyandang disabilitas. Mensos melepas sekitar 1000 penyandang disabilitas peserta jalan sehat dalam rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2019. “Melalui gerak jalan ini saya ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus bergerak mewujudkan hak-hak penyandang disabilitas dan meniadakan diskriminasi,” kata Mensos usai melepas peserta Gerak Jalan Sehat bersama 1000 penyandang disabilitas di area Car Free Day (CFD) Gelora Bung Karno. di Jakarta, Minggu (01/12) Pernyataan Mensos disampaikan di tengah masih banyaknya kasus yang menunjukkan sikap diskriminarif dan kurangnya diperhatikan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Ia terus mendorong, agar sikap Inklusif terhadap penyandang disabilitas terus diperkuat baik di kalangan pemerintah, swasta, maupun masyarakat. Kementerian Sosial sendiri telah berupaya mewujudkan kesetaraan itu dengan tidak membeda-bedakan dalam proses rekruitmen pegawai. Menurut Mensos, setidaknya ada lebih dari 2% penyandang disabilitas dari berbagai ragam membaktikan tenaga dan pikirannya di lingkungan kantor Kementerian Sosial. “Bahkan ada pejabat Eselon II kami yang merupakan penyandang disabilitas. Ini membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga memiliki kinerja yang luar biasa dan tidak boleh dipandang sebelah mata,” kata pria kelahiran Jakarta, 22 Juli 1972 itu. Lebih jauh, Mensos Ari menyatakan, di antara tantangan yang dihadapi saat ini dalam pemberdayaan disabilitas adalah fasilitas umum yang masih kurang memadai. “Harapan saya, di setiap fasilitas publik maupun kantor-kantor agar menyediakan sarana bagi para penyandang disabilitas untuk setidaknya bisa bergerak dengan bebas dan nyaman,” kata Mensos. Mensos berharap, selain memberikan kebugaran fisik dan kesegaran pikiran, kegiatan ini juga dapat membangun rasa kebersamaan antara penyandang disabilitas dan non disabilitas menuju Indonesia

Dok. Humas Kemensos

Menteri Sosial Juliari P Batubara di acara jalan sehat, di Jakarta, Minggu (1/12).

Inklusi sejalan dengan TEMA HDI 2019 “Indonesia Inklusi, Disabilitas Unggul”. “Berbagai rangkaian acara Kementerian Sosial untuk menyambut HDI tahun 2019 ini diharapkan menjadi media untuk menyebarkan kepedulian dan kesadaran tentang kesetaraan hak bagi para penyandang disabilitas sehingga dapat mewujudkan Indonesia yang menjunjung keadilan bagi seluruh rakyatnya, “ kata ayah dua anak ini.

“Maka mari kita melangkah bersama. Kita bangun kesetaraan dan kesempatan yang sama dalam segala aspek kehidupan, dan kita pastikan tidak ada satupun yang tertinggal, termasuk penyandang disabilitas, “ kata Mensos. Kegiatan dimeriahkan dengan berbagai hiburan marching band dari Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Tan Minat, lagu bahasa isyarat dariBalai Rehabili-

tasi Sosial Penyandang Disabilitas Rungu Wisata (BRSPDRW) Melati, dan stand up comedy oleh komika penyandang disabilitas Dani Aditya. Semakin menambah meriahnya acara, disediakan pula door prize berupa 2 buah sepeda gunung dari Yayasan Surya Kebangsaan Indonesia (YSKI), 3 buah smartphone, dan 100 door prize menarik lainnya dari AXA Indonesia. Selain Mensos dan keluarga, turut hadir pula Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Inspektur Jenderal Dadang Iskandar, Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Kepala Badiklit Pensos Syahabudin, Dirjen Dayasos Pepen Nazarudin, dan Dirjen Linjamsos Harry Hikmat. Peringatan HDI juga diselenggarakan di berbagai wilayah di Indonesia. Penetapan HDI setiap tanggal 3 Desember merupakan mandat dari Resolusi PBB Nomor 47/3 Tahun 1992 yang diperkuat oleh UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. (Stevani Elisabeth)


SENIN, 2 DESEMBER 2019

15

www.sinarharapan.net

Masih Kalah dari Vietnam, Indonesia Wajib Menang Besar di Dua Laga Tersisa SHNet, Manila - Timnas muda Indonesia gagal menuntaskan misi mereka kali ini untuk menjegal Vietnam dalam perebutan puncak Grup B cabang olahraga Sepakbola Sea Games 2019. Sempat unggul 0-1 di babak pertama, Andy Setyo dan kawan-kawan gagal mempertahankan momentum dan harus kalah 2-1 dari tim berjuluk The Golden Stars, Minggu (1/12) malam WIB. Tim Garuda muda mencuri satu gol di babak pertama melalui tandukan Sani Rizki Fauzi di depan gawang kiper Bui Tien Dung. Selepas gol tersebut para pemain Indonesia masih tampil percaya diri di babak kedua. Mereka masih bisa meladeni tekanan yang diberikan oleh Vietnam. Vietnam baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 di menit 64 melalui sundulan ke tiang INDRA SAFRI jauh Nguyen Thanh

Chung yang berawal dari tendangan penjuru. Bola gagal diantisipasi pemain belakang Indonesia. Sayangnya di masa tambahan waktu, Indonesia kembali kecolongan lewat gol Nguyen Hoang Duc. Pelatih Indra Sjafri mengatakan, secara permainan cukup imbang. Evaluasi akan segera dilakukan dan para pemain diminta segera fokus ke pertandingan berikutnya. “Vietnam bermain sangat ofensif di babak kedua. Sayang kita kecolongan di penghujung laga,” kata ‘coach’ Indra. “Anda bisa lihat pada pertandingan tadi selama 2x45 menit Vietnam kesulitan menghadapi kami. Jadi, ini hanya takdir saja Vietnam bisa menang melawan kami. Mudah-mudahan bisa bertemu di final nanti,” tegas Indra Sjafri. Hasil ini membuat Indonesia sementara tergusur ke posisi ketiga di bawah Vietnam dan Thailand. Vietnam mengoleksi nilai sembilan, sedangkan Thailand mengumpulkan enam poin atau sama dengan Indonesia. Namun mereka unggul

Ist

Gol Sani Rizki Fauzi di babak pertama belum mampu membawa Indonesia mengungguli Vietnam dalam lanjutan babak grup B Sea Games 2019

selisih gol setelah pada hari yang sama menang 3-0 atas Singapura. Meski harus menerima kekalahan 1-2 dari Vietnam, perjuangan Indonesia untuk merebut medali emas di SEA Games 2019 belum selesai. Indonesia masih memiliki dua laga tersisa di grup yakni melawan Brunei Darussalam dan Laos.

Untuk mengamankan tiket ke semifinal, dalam empat hari mendatang Indonesia harus menang di dua laga terakhir dan wajib mencetak banyak gol. Sesuai regulasi turnamen, peringkat klasemen dilihat dari nilai yang dikumpulkan dan kemudian selisih gol mana kala tim memiliki poin yang sama. (HNP)

Ruselli Tentukan Kemenangan, Putri Indonesia Hadapi Singapura di Semifinal SHNet, Manila - Tim beregu bulutangkis putri Indonesia akhirnya berhasil memenangkan pertandingan di babak perempat final SEA Games 2019, Sabtu (1/12). Ruselli Hartawan menjadi penentu kemenangan tim Indonesia saat mengalahkan Vietnam 3-1, Minggu (1/12) siang WIB. Ruselli yang dipasang sebagai tunggal putri ketiga, mengalahkan Tran Thi Phuong Thuy dua game langsung dengan skor 21-15, 21-10. Dua poin pertama telah disumbangkan oleh Gregoria Mariska Tunjung dan Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu. Sementara satu poin hilang dari Fitriani yang berhadapan dengan Vu Thi Trang. “Bersyukur bisa menyumbangkan poin dan menentukan kemenangan Indonesia. Ini merupakan SEA Games pertama saya. Jadi senang rasanya bisa menang,” kata Ruselli seusai laga. “Secara teknik dari lawan tadi belum ada yang menyulitkan. Cuma tadi masalah angin saja yang harus bisa beradaptasi. Karena kencang banget. Tapi saya sudah pelajari, mudah-mudahan besok kalau main lagi sudah lebih siap,” jelas Ruselli seperti yang dilansir dari badmintonindonesia.org. Kemenangan ini memastikan tim beregu putri Indonesia lolos ke babak semifinal dan akan berhadapan dengan Si-

Ist

Pasangan ganda putri baru, Apriyani Rahayu dan Ni Ketut Mahadewi Istarani diharapkan kembali menyumbang angka saat Indonesia menghadapi Singapura di semifinal beregu putri Sea Games 2019

ngapura yang mengalahkan tuan rumah Filipina 3-2. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Muntinlupa Sports Complex, Filipina, besok (2/12) mulai pukul 09.00 waktu setempat. Indonesia menurunkan skuad yang sama, seperti saat menghadapi Vietnam. Manajer tim bulutangkis Indonesia, Eddy Prayitno mengatakan, susunan pemain ini merupakan komposisi terbaik yang dimiliki timnya. “Susunan pemain belum ada perubahan, karena kami pikir ini adalah susunan yang terbaik. Semoga para atlet

yang diturunkan bisa maksimal dan merebut kemenangan,” kata Eddy. Gregoria Mariska Tunjung akan membuka perjuangan timnya melawan Yeo Jia Min. Tunggal putri jebolan PB Mutiara Cardinal Bandung ini punya catatan yang bagus dari Yeo. Dua kali berhadapan, Gregoria selalu berhasil memperoleh kemenangan. Kali ini, Gregoria pun diharapkan mampu mengulang kesuksesannya tersebut.

Di partai kedua, Ni Ketut Mahadewi Istarani/Apriyani Rahayu juga diharapkan tampil maksimal saat meladeni pasangan Singapura Jin Yujia/Nur Insyirah Khan. Pasangan “racikan baru” ini diharapkan bisa menciptakan kejutan untuk mempersembahkan poin bagi Indonesia. Di tunggal kedua, Fitriani diharapkan bisa menebus kekalahannya saat melawan tim Vietnam dengan merebut satu poin dari Jaslyn Hooi Yue Yann di partai ketiga. Di atas kertas Fitriani lebih diunggulkan untuk menang karena denga rangking 27 dunia dirinya unggul jauh daru Hooi yang menempati urutan 99 dunia. Indonesia akan menurunkan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto sebagai ganda kedua untuk menghadapi Shinta Mulia Sari/Crystal Wong Jia Ying. dan sebagai penutup, Ruselli Hartawan d i pasang untuk menghadapi Grace Chua Hui Zhen. (*/TJE)

RUSELLI HARTAWAN


SENIN, 2 DESEMBER 2019

16

www.sinarharapan.net

Wisata Pulau Jadi Daya Tarik Belitung SHNet, Belitung– Jika ingin menikmati wisata pulau yang menarik, berkunjung ke Belitung merupakan pilihan yang tepat. Keindahan pantai dan pulau di Belitung mulai terekspose sejak dipopulerkan dalam film Laskar Pelangi sekitar 10 tahun yang lalu. Daya tarik laut, pantai, serta keindahan bawah lautnya menjadi perpaduan serasi sehingga menjadi magnet utama bagi wisatawan. Sebut saja Pulau Lengkuas, Pulau Batu Garuda, dan Pulau Kepayang. Tiga pulau tersebut merupakan beberapa dari wisata pulau yang dikunjungi oleh peserta Fam Trip Kemenparekraf pasar Singapura pada hari kedua, Jumat (29/11/2019). Untuk mengelilingi lokasi wisata pulau di Belitung, wisatawan perlu menyewa kapal wisata yang khusus diperuntukkan untuk itu. Harganya bervariasi, tergantung jenis dan besarnya. Wisata keliling pulau biasanya diawali dengan kunjungan ke Pulau Batu Garuda. Wisatawan bisa berfoto dengan memanfaatkan latar belakang batu yang membentuk burung garuda. Pengambilan foto dilakukan dari kepala perahu sehingga menghasilkan foto yang sangat menarik. Selanjutnya, wisatawan juga bisa mengunjungi Pulau Lengkuas. Dikatakan demikian karena lidah warga setempat kesulitan menyebut long house yakni rumah panjang atau bangunan mercusuar yang merupakan ikon pulau tersebut. Wisata di Pulau Lengkuas sangat menyenangkan, karena selain menikmati suasana santai di sekitarnya, wisatawan juga bisa berfoto di sekitar bebatuan menghasilkan foto instagramable. Masih di perairan Belitung, lokasi wisata selanjutnya yakni spot snorkling yang terdapat di kawasan Pulau Lengkuas. Lokasi yang dipilih memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter serta memiliki pemandangan bawah laut yang indah seperti terumbu karang dan berbagai jenis ikan. Mengakhiri perjalanan wisata, rombongan Fam Trip Kemenparekraf

Dok.Humas Kemenparekraf

WISATA PULAU JADI DAYA TARIK BELITUNG

bersantap siang di restoran lokal Pulau Kepayang. Ini merupakan satu-satunya restoran yang terdapat di daerah sekitar itu. Makanan yang disajikan mrupakan menu khas hidangan laut seperti udang, kepiting, cumi, dan lain-lain.

Sebagian besar wisatawan yang datang adalah keluarga, baik yang berjumlah hanya dua orang maupun lebih dari lima orang. Biasanya mereka menggunakan jasa tur travel untuk mengatur perjalanan dan kegiatan wisata mereka selama di

Belitung. Bagi penduduk setempat, berkembangnya pariwisata di Belitung menjadi sumber mata pencaharian baru. Seperti berkembangnya usaha tur dan travel, penyewaan perahu wisata, hingga maraknya penjual perlengkapan wisata pantai, termasuk topi maupun casing plastik untuk handphone. “Ini yang saya sebut bahwa kegiatan wisata mempengaruhi perekonomian masyarakat sekitar. Lihat wanita itu, dia memanfaatkan kedatangan wisatawan untuk menjajakan dagangannya,� kata Sulaiman Bin Shehdek, VITO perwakilan Singapura untuk Kemenparekraf. Dia melanjutkan, pariwisata memiliki pengaruh ekonomi yang besar bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, kedatangan wisatawan ke sebuah destinasi harus terus ditingkatkan sehingga kegiatan pariwisata di sana tetap terjaga dan perekonomian masyarakat yang terbantu oleh pariwisata pun terus meningkat. (Stevani Elisabeth)

Profile for sinarharapannet

SINARHARAPANNET Daily 2 Des 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

SINARHARAPANNET Daily 2 Des 19  

Edisi Cetak Harian SHNET

Advertisement