Issuu on Google+

Proyek Adaptasi Teks

Alwi Dahlan Digitalization Project

(PAT ADDP)

Pembangunan Berkelanjutan Oleh: Issha Harruma - Lidwina Hanna R Maharrini Ratna Catia Hasan - Ririn Elida Magabe - Shintiya Program Studi Jurnalistik Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia 2012


Bagian Pertama

Latar Belakang


Mengapa kami ingin mengkonversi makalah Prof. Alwi Dahlan PhD. menjadi bentuk digital? 1. Penting dan Berguna

Makalah Profesor Alwi Dahlan dengan tema Pembangunan Berkelanjutan adalah sebuah tulisan yang penting dan berguna. Jadi, jangan sampai hilang. Tulisan Profesor Alwi Dahlan tersebut masih bisa diintepretasikan sampai sekarang, isi dari makalah tersebut juga bisa dijadikan sebagai acuan dalam program go green Indonesia. Sayangnya, makalah tersebut hanya ada dalam bentuk hardcopy dan usia makalah tersebut sudah terhitung lama. Tidak tertutup kemungkinan kalau makalah tersebut bisa saja rusak dan hilang. Sehingga mengubah makalah tersebut dalam bentuk softcopy adalah salah satu cara agar tulisan Prof. Alwi itu tetap awet.

2. Bentuk Soft-Copy Lebih Tahan Lama

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bentuk softcopy itu lebih tahan lama, karena file-nya bisa disimpan dalam bentuk digital. Kita bisa memperbanyak dan membuat cadangan file kalau-kalau file utamanya hilang. Dalam bentuk hardcopy, jika file utamanya rusak maka sulit untuk diperbaharui kembali.

3. Mudah Diakses

Makalah Prof. Alwi yang dalam bentuk hardcopy hanya ditemukan di Departemen Komunikasi Universitas Indonesia. Padahal isi dari makalah terssebut penting dan berguna untuk dipelajari. Jadi, dengan membuatnya dalam bentuk softcopy akan memudahkan orang-orang untuk mengakses makalah tersebut.

4. Lebih Mudah Disebarluaskan

Softcopy makalah tersebut akan lebih mudah disebarluaskan pada orang lain. Penyebarluasannya juga tidak memerlukan biaya yang besar. Akhirnya, makalah Prof. Alwi tersebut akan diketahui oleh banyak orang.

5. Paper-less

Dengan mengkonversikan makalah tersebut dalam bentuk softcopy, kita membantu penyelamatan lingkungan karena kita tidak memerlukan kertas sebagai media untuk mencetak isi tulisan tersebut. Hal ini sejalan dengan apa yang dituliskan oleh Prof. Alwi dalam makalahnya, yaitu Pembangunan Berkelanjutan.


Bagian kedua

Proses Konversi


Proses pengubahan makalah Prof. Alwi Dahlan PhD.dari hardcopy menjadi softcopy Konversi 1: Mengkonversi Tanpa Mengubah 1. Pilih materi

Hal pertama yang kami lakukan adalah memilih makalah. Dalam memilih makalah Prof. Alwi, kami memiliki berbagai pertimbangan, termasuk dari segi materi makalah.

2. Melakukan scan makalah

Kemudian, makalah yang telah kami pilih tersebut discan dengan output berupa gambar berformat .jpeg

3. Melakukan konversi JPEG menjadi PDF

Setelah di-scan, makalah dalam format .jpeg tersebut disatukan dan dikonversi menjadi .pdf

4. Mengubah menjadi bentuk Issuu

Setelah semua isi makalah menyatu dalam format .pdf, makalah tersebut diunggah ke issuu. com. Setelah itu, makalah dalam bentuk issuu tersebut diunduh melalui laman yang sama, yaitu issuu.com.

Konversi 2: Mengkonversi dengan Mengolah Ulang 1. Pilih

Memilih lima makalah Prof. Alwi Dahlan dengan topik yang sama, yaitu Pembangunan Berkelanjutan.

2. Baca

Membagi tugas, setiap orang membaca satu makalah

3. Rangkum

Setiap orang memahami dan merangkum isi makalah tersebut

4. Tulis ulang

Rangkuman setiap makalah kemudian diolah dan dituliskan kembali menggunakan bahasa sendiri

5. Konversi menjadi PDF

Hasilnya kemudian dikonversi ke dalam bentuk pdf

6. Konversi menjadi Issuu

Kemudian makalah dalam bentuk pdf diunggah ke issuu.com


Bagian ketiga

Software


Mengapa Pilih Issuu?

Alasan kami memilih issuu sebagai converter adalah: 1. Fleksibel, bisa dibuka dimana saja tanpa harus memiliki softwarenya 2. Tampilan menarik, simple dan modern 3. Tampilan juga bagus secara estetika 4. Belum terlau populer dan patut diperkenalkan atau dipopulerkan dikalangan mahasiswa 5. Apabila mengaksesnya langsung dari internet ada fitur subscribe, like, add to favorites, share this publication, download publication, dan sebagainya (namun untuk menggunakan fitur ini harus mengakses internet dan log in terlebih dahulu 6. Banyak media publikasi luar yang memakai layanan issuu seerti northumberland new, H Magazine, Ibiza Style, Humanize, Mitoo Football (berarti layoutnya cocok untuk berbagai tema atau genre majalah) 7. Issuu masuk ke dalam 50 best website 2009 versi Time.com


Terimakasih :)


Outline ADDP - Lower Version