Page 1

Jakarta Li ving Star Jakarta (JKT) Living Star dikembangkan PT Sindeli Propertindo Abadi (SPA) di Jl Lapangan Tembak, Cibubur, Jakarta Timur. SPA adalah anak usaha Wuzhou Investment Group, per­ usahaan besar lain asal Chin. JKT Living Star dirancang sebagai kawasan hunian dan lifestyle center dengan total investasi USD150 juta mencakup enam menara apartemen, distrik komersial, mal, function room, dan fasilitas kesehatan.

Tower pertama 594 unit berisi tipe studio 20,3 m2 dan 2BR 34,2-41,4 m2 seharga mulai dari Rp260 jutaan atau Rp13 jutaan/m2. Menurut Wu Wei, CEO SPA, tower pertama yang dipasarkan Januari 2017 sudah terpesan 300 unit. “Harga unit kita lebih murah 15 persen daripada apartemen sekelas di sekitar­nya,” katanya. Cara bayarnya juga fleksibel. Bisa tunai bertahap hingga 60 bulan tanpa depe. Bila dibeli dengan KPA, uang mukanya 20% diangsur 18 bulan. Proyek akan terbagi dalam empat zona: art commercial pedestrian, street living space, eco-park, dan breathing apartment. Artinya, memadukan hunian ramah lingkungan dengan pusat perbelanjaan modern, pusat kuliner, hiburan, rekreasi, olahraga, bisnis, dan pendidikan. Area terbangunnya disebut hanya 35%, selebihnya area terbuka, infrastruktur, dan lansekap. Proyek juga akan dilengkapi jaringan serat optik. IMB JKT Living Star akan keluar November 2017 yang akan langsung diikuti dengan ground breaking menara pertama, dengan target rampung 2020. Setelah itu dilanjutkan dengan pembangunan mal. Serupa CCCG, Wuzhou juga ingin menunjukkan bonafiditas developer asal China. Lahan proyek misalnya, sepenuhnya dibeli tunai dari kocek perusahaan. “Ini proyek pertama kami di Indonesia. Jadi, kami mau membangun reputasi dan nama bagus, bukan hanya mengejar profit,” katanya.

52

ApartemenEst157.indd 52

housingestate

Praja wangsa City Sejak dipasarkan medio tahun lalu, proyek terpadu dari Synthesis Development di Cijantung, Jakarta Timur, ini sudah berhasil menjual hampir 1.500 unit apartemen di tiga menara pertama dari total delapan tower yang akan dibangun mencakup 4.000 unit hunian. Kalau menara satu dan dua sold out, di tower tiga tinggal tipe 2-3 BR. Selain harga unit yang terjangkau, lokasi Prajawangsa City cukup strategis, sekitar 1 km dari koridor bisnis TB Simatupang-RA Kartini dan tol JORR Ulujami-Taman Mini serta 3,5 km dari bakal stasiun LRT di Kampung Rambutan. Banyak perusahaan asing dan domestik yang merelokasi kantor ke koridor bisnis itu. Di sekitarnya di sepanjang Jalan Raya Bogor juga banyak manufaktur besar yang pekerjanya juga berpotensi menjadi penyewa atau pembeli, seperti Frisian Flag, Mustika Ratu, Bayer Indonesia, dan Panasonic. Sebagian besar huniannya tipe 2BR 34,7-43 m2 dan 3BR 51,8 m2 selain sedikit tipe studio 20,7–25,4 m2. Harganya saat dilansir Rp10 jutaan/m2, dibanding di Jl TB Simatupang yang sudah Rp25-30 juta. Kini harganya sudah naik jadi Rp14 juta belum termasuk PPN. Tipe studio misalnya, sudah Rp280 jutaan tunai. Dari 7 ha areanya, yang dibangun hanya 3,5 ha, selebihnya untuk ruang terbuka dan infrastruktur. Prajawangsa City akan dilengkapi lifestyle mall (4 lantai/35.000 m2) dan Rumah Sakit St Carolus. Malnya sebagian besar akan diisi food and beverage (F&B) dan tenant gaya hidup.

Sentra Timur Residence Sentra Timur Residence, Pulogebang, Jakarta Timur, merupakan salah satu proyek apartemen de­ngan harga terjangkau di Jakarta. Karena itu penjualannya tidak terlalu terpengaruh kondisi bisnis properti yang sedang lesu. Sejak dipasarkan beberapa tahun lalu proyek kerjasama Perumnas dengan Bakrieland ini sudah mengembangkan tujuh tower. Yang terbaru tower Sapphire, tower ketujuh dari rencana 15 tower yang akan dikembangkan. Jumlah huniannya sebanyak 607 unit terdiri tipe studio (2527 m2), dua kamar (34-40 m2), dan tiga kamar (62 m2) seharga Rp372-923,7 juta tunai keras. Sejak dilansir April 2016 apartemen setinggi 24 lantai itu sudah terjual sekitar dari 65 persen. Sebagian besar konsumen dari Jakarta Timur kemudian disusul Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. “Yang paling cepat laku tipe studio (18 m2), semua unitnya langsung terjual habis saat launching. Harganya juga sudah naik dari Rp12 juta per m2 saat launching menjadi Rp14 juta per m2 ,” ujar Windoko, Project Director Sentra Timur Residence. Konsep pengembangan tower Sapphire penyempurnaan dari tower-tower sebelumnya. Bila dinding tower sebelumnya menggunakan bata ringan Sapphire sudah memakai dinding precast. Desainnya lebih modern, dindingnya didominasi kaca, lantai menggunakan granit tile 60 x 60. Untuk mendukung aktifitas warga di kawasan Sentra Timur Residence sudah tersedia beragam fasilitas, seperti kolam renang dewasa dan anak, dan taman bermaik anak. Pengembang juga menyediakan shuttle bus untuk antar jemput penghuni ke terminal bus, stasiun dan fasilitas public di sekitarnya. Pembangunannya sudah lantai 15 dan dijadwalkan serah terima mulai akhir 2018. .

SEPTEMBER 2017

8/26/2017 2:25:00 PM


IklanSentraTimurResEst157.indd 53

8/26/2017 2:18:43 PM

SENTRA TIMUR RESIDENCE  

MAJALAH HOUSING-ESTATE EDISI: SEPTEMBER 2017 PAGE: 52-53 JOURNALIST: PUTRI Sentra Timur Residence, Pulogebang, Jakarta Timur, merupakan sal...

Advertisement