Page 1

EKONOMI BISNIS KORPORASI

Mutiara di Jakarta Timur

Mendapatkan hunian murah bagi masyarakat menengah bawah di Jakarta semakin sulit. Harga lahan di Ibu Kota yang mahal menjadi salah satu penyebab harga hunian, baik landed house (rumah tapak) baru maupun hunian vertikal, melambung tinggi setiap tahun. Namun, masih ada asa bagi warga Jakarta untuk memiliki hunian idaman di Ibu Kota.

foto-foto: sentratimur.com

78

J

AKARTA Timur kini menjadi primadona baru bagi para developer. Tak ayal, PT Bakrieland Development, Tbk—yang telah sukses mengembangkan sejumlah mahakarya propertinya, seperti Rasuna Epicentrum, Bogor Nirwana Residence, serta Bali Nirwana Resorts—dan Perumnas—yang juga telah sukses mengembangkan proyek seperti Perumnas Helvetia Medan, Perumnas Depok, Perumnas Tamalanrea Makassar, Perumnas Monangmaning Bali—siap bersinergi mengembangkan Jakarta Timur. Keduanya siap merilis kawasan Superblok Sentra Timur. Superblok Sentra Timur dibangun di atas lahan seluas 40 hektare dan akan menjadi “The New CBD in East Jakarta” yang akan menjadi kebanggaan masyarakat di wilayah Jakarta Timur. Kawasan ini memang membidik kalangan menengah dan menegah bawah. Di kawasan

SINDOWEEKLY  14 Mei 2017

L-O HLM 68-79 EKONOMIBISNIS.indd 78

5/5/17 11:19:05 PM


di Jakarta Timur. Setelah pintu Tol Sentra Timur Pulogebang dan Terminal Sentra Timur Pulogebang sebagai terminal termegah se–Asia Tenggara beroperasi secara optimal pada 2016 kemarin, kawasan ini semakin memiliki daya tarik dan nilai jual yang tinggi. “Kami sangat optimis karena Sentra Timur Superblock adalah kawasan dengan konsep transit oriented development (TOD) sebenarnya. Dari dan menuju kawasan ini mudah dituju dari segala akses dan fasilitas transportasi apa saja,” tambah Windoko.

ini, sudah terbangun enam menara yang ditujukan bagi masyarakat kelas bawah. Dalam beberapa tahun ke depan, kawasan ini diyakini akan menjelma menjadi kawasan hunian terintegrasi yang dilengkapi dengan beragam fasilitas dengan harga terjangkau. “Sentra Timur Residence sebagai apartemen menengah sangat cocok untuk kaum milenial yang ingin memiliki hunian berkualitas dengan budget terjangkau di Jakarta,” ungkap Project Director Sentra Timur Residence, Windoko belum lama ini. Superblok Sentra Timur terletak di kawasan terintegrasi dan strategis serta mudah dijangkau. Selain berdekatan dengan kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur, serta sekolah hingga universitas juga terakses oleh berbagai mode transportasi, di antaranya Transjakarta koridor XI, pintu tol JORR langsung Sentra Timur, kereta api, Terminal Modern Sentra Timur. Terminal itu kini telah resmi beroperasi dan menjadi terminal termegah se-Asia Tenggara dengan daya tampung terminal hingga 2.977 unit kendaraan bus (termasuk Transjakarta serta bus luar kota dan dalam kota). Windoko mengatakan, Sentra Timur Residence yang berada di kawasan Superblok Sentra Timur kini menjadi incaran pencari hunian. Unit Apartemen Sentra Timur Residence dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau berkisar Rp300 jutaan. Di kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas penunjang, seperti area komersial semisal kios dan ruko 3 lantai di Sentra Timur Commercial Park, perumahan mewah Mutiara Sanggraha, Mutiara Platinum, serta ditambah fasilitas eksternal seperti Lulu Hypermarket & Department Store. Superblok Sentra Timur terus berkembang sebagai satu-satunya kawasan yang memiliki fasilitas infrastruktur dan akses paling lengkap

“Pembukaan tol Akses Tanjung Priok ini kami perkirakan bisa meningkatkan penjualan Sentra Timur hingga 20%.” Berada di pusat pemerintahan Jakarta Timur dan bersebelahan langsung dengan Kawasan Industri Pulogadung (KIP) serta Kawasan Berikat Nusantara (KBN) merupakan potensi pasar yang sangat menguntungkan bagi kawasan Sentra Timur Superblock. Ditambah fasilitas transportasi massal seperti usway TransJakarta koridor XI, KRL commuter line, serta Lite Rail Transit (LRT) juga melintas di kawasan ini. Ke depannya, Sentra Timur Superblock akan membangun kawasan bisnis CBD 1 dan CBD 2 sebagai kawasan yang paling lengkap di Jakarta. Kini, Sentra Timur Residence mengembangkan tower Sapphire. Proyek ini merupakan menara ketujuh dari total 15 menara dalam area pengembangan 8 hektare di kawasan Pulogebang, Jakarta Timur. Sapphire Tower dirancang lebih eksklusif dari menara-menara sebelumnya. Menara (tower) ini mengusung konsep desain terbaru yang lebih modern dengan tampilan fasad kaca dominan serta material bangunan berkualitas lebih tinggi. Sapphire Tower merupakan bagian dari lima tower tahap dua, terdiri dari 2.032 unit apartemen dan 607 unit kios. Dari seluruh unit Sapphire Tower yang dipasarkan, kini telah terjual lebih dari 60% sejak diluncurkan pada 2016. Tidak seperti enam menara sebelumnya yang ditujukan bagi masyarakat kelas bawah, Shappire Tower memang dirancang untuk segmen menengah.

Harga tiap unit Sapphire Tower dibanderol mulai Rp300 juta an. Harga ini, kata Windoko, dinilai masih sangat terjangkau untuk masyarakat urban Ibu Kota yang ingin memiliki hunian. Deputy Project Director Sentra Timur Superblock, Suprayitno Rais, mengungkapkan, pembukaan akses tol Tanjung Priok menjadikan kawasan hunian tersebut semakin lengkap dan memudahkan mobilitas penghuni. “Pembukaan tol Akses Tanjung Priok ini kami perkirakan bisa meningkatkan penjualan Sentra Timur hingga 20%,” kata Suprayitno. Menurutnya, transportasi dan infrastruktur yang semakin baik serta pusat bisnis dan perdagangan yang dirasa cukup lengkap menjadikan kawasan ini menjadi lokasi hunian yang ideal dan memiliki nilai investasi yang lumayan tinggi. “Apalagi, hunian apartemen Sentra Timur Residence yang berada di kawasan ini juga telah banyak penghuninya,” imbuhnya. Pergerakan properti di Jakarta mengarah ke Jakarta Timur dengan potensi yang sangat luar biasa. Bukan tanpa alasan, banyak faktor yang mendukung Jakarta Timur sebagai arah perkembangan properti saat ini di Jakarta. Rencana infrastruktur disertai dengan harga tanah yang relatif masih rendah dibandingkan dengan wilayah Jakarta lainnya memberikan peluang bertumbuhnya hunian baru di kawasan ini. Saat ini, ketertinggalan Jakarta Timur diban­ dingkan wilayah lainnya lebih disebabkan minimnya jaringan infrastruktur di wilayah ini dibandingkan wilayah lainnya. Hal ini membuat pasaran harga tanah perumahan di Jakarta Timur rata-rata sebesar Rp7,9 juta per meter persegi. “Dengan munculnya potensi pemba­ ngunan infrastruktur di koridor timur Jakarta, maka pergerakan harga tanah di Jakarta Timur mulai terlihat,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda. Berdasarkan analisis yang dilakukan dalam 3 tahun terakhir, pertumbuhan harga tanah perumahan di Jakarta Timur menempati urutan tertinggi sebesar 5,58 % per tahun dibandingkan Jakarta Selatan sebesar 4,19 %, Jakarta Pusat 4,19 %, Jakarta Barat 4,15 %, dan Jakarta Utara 2,85 %. Beberapa wilayah di Jakarta masih diwarnai koreksi harga sebab kenaikan yang terlalu tinggi dalam periode 2010–2012. Dalam perkembangannya, selain pasar perumahan landed yang masih terbuka lebar di Jakarta Timur, khususnya di segmen mene­ ngah, pasar apartemen dan komersial pun akan semakin berkembang mengejar ketinggalannya dibandingkan dengan wilayah lainnya. l Anton C

SINDOWEEKLY  14 Mei 2017

L-O HLM 68-79 EKONOMIBISNIS.indd 79

79

5/5/17 11:19:07 PM

Profile for Sentra Timur Residence

Mutiara di Jakarta Timur  

Judul: Mutiara di Jakarta Timur Sindo Weekly, 14 Mei 2017 Halaman: 78 - 79 Penulis: Anton C

Mutiara di Jakarta Timur  

Judul: Mutiara di Jakarta Timur Sindo Weekly, 14 Mei 2017 Halaman: 78 - 79 Penulis: Anton C

Advertisement