Issuu on Google+

Maret 2013

SEAM LEC

Magazine

IT Trend 2013 for Education MAGIS Camp Pengembangan PJJ di ISTN E-Learning Expert, Rapat Kerja SEAMOLEC 2013 Kunjungan Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung

SEAMOLEC

Goes Publish


Serba-serbi

SEAMOLEC

Goes Publish

Oleh: Novel Meilanie

Era digital dalam segala bidang tidak bisa dipungkiri keberadaan dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Satu hal yang sangat dekat dalam kehidupan kita adalah kebutuhan untuk berkomunikasi. Pada saat ini pemenuhan kebutuhan manusia dalam mendapatkan informasi sudah jauh berkembang sangat jauh. Informasi yang didapatkan dengan cepat, seketika, mudah dan murah sudah merupakan keniscayaan.

S

edangkan informasi yang masih menggunakan media konvensional masih mempunyai kendala dalam hal waktu, aktualitas dan biaya. SEAMOLEC dengan tujuan untuk lebih mendekakan diri kepada masyarakat luas baik di dalam maupun di luar negeri berinisiatif untuk menerbitkan majalah digital dengan nama SEAMOLEC Magazine.

SEAMOLEC Magazine akan berperan sangat besar dalam menyebarluaskan berita-berita kegiatan dan programnya kepada seluruh member partner maupun masyarakat luas secara online. Keberadaan majalah digital ini akan lebih mendekatkan SEAMOLEC dengan masyarakat secara lebih intens, cepat, kapanpun, dimanapun secara gratis. SEAMOLEC Magazine akan diterbitkan sebulan sekali dalam dua bahasa, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Isinya merupakan gabungan dari seluruh berita atau laporan kegiatan dalam satu bulan. Edisi bulanan ini akan diteruskan dengan edisi yang terbit tiap empat bulan sekali. Edisi empat bulanan

Hospitality Made in Indonesia

Hotline + 62 877 800 400 80 jambuluwuk.co.id Dewan Redaksi SEAMOLEC Magazine 2 路 Maret 2013

sendiri adalah gabungan berita-berita yang sedang actual atau lebih sering muncul pada empat bulan edisi sebelumnya. Kategori berita dibedakan dalam delapan rubrik yaitu, seminar, pelatihan, workshop, program yang akan datang, riset, kerjasama, rapat resmi dan serba-serbi SEAMOLEC Magazine juga merupakan media yang efektif untuk mengiklankan produk dari berbagai institusi baik profit maupun non profit. Majalah online ini akan didistribusikan di seluruh Kementerian Pendidikan di Asia Tenggara, seluruh associate member, anggota Seameo di Asia Tenggara, sekolah, universitas dan mitra SEAMOLEC lainnya. Karena majalah ini berisi kumpulan artikel kegiatan yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC dan merupakan hasil tulisan dari staf yang melakukan


Serba-serbi

Jadi Wartawan di SEAMOLEC

Oleh: Novel Meilanie

K

alau dibilang senang dengan menulis, memang senang sejak dari dulu, tapi mungkin lebih senang lagi membaca. Terus terang kesenangan membaca buku pasti berdampak sangat besar dengan kemampuan kita dalam menulis, dalam suatu artikel yang pernah saya baca, seseorang yang senang membaca pasti lebih mudah untuk menulis, karena sudah terbiasa dengan perbendaharaan kata yang banyak yang nantinya akan dipakai untuk menggambarkan dengan tulisan apa yang ingin disampaikan.

Direktur SEAMOLEC memberikan pengarahan

kegiatan, maka keaktifan staf SEAMOLEC dalam mengirimkan berita, sangat mempengaruhi keberlanjutan SEAMOLEC Magazine sendiri. Hal positif yang didapatkan dari penerbitan SEAMOLEC Magazine bisa dibedakan menjadi dua hal. Untuk SEAMOLEC sendiri merupakan salah satu bentuk pendokumentasian kegiatan yang tersimpan secara efisien dalam ruang dan waktu. Hal lain adalah SEAMOLEC akan semakin dikenal di tengah masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri, mengingat jangkauan distribusinya. Sedangkan bagi staf, kewajiban menulis artikel akan mengasah ketrampilan menulis, memilih kata dan menuangkan ide dalam tulisan. Mitra di dalam dan di luar negeri akan selalu mendapatkan berita aktual dari program-program SEAMOLEC yang baru saja dijalankan, sedang berjalan dan yang akan datang. Informasi tentang program yang akan datang sangat berguna bagi mitra yang tertarik untuk mengikutinya.

Hobi menulis ini jugalah yang mendorong saya untuk mengikuti workshop „Penulisan Artikel“ yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC pada 1 Februari 2013 2013. Hal yang sangat bermanfaat sekali buat saya tentunya karena ilmu menulis secara benar bertambah, misalnya kalau selama ini main tabrak saja, hanya fokus pada hal-hal yang menarik secara pribadi, sekarang jadi bertambah untuk menambah informasi lain pada tulisan kita misalnya dengan informasi mengenai „proximity atau magnitude“. Selain saya, peserta lain juga terlihat antusias dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan sehubungan dengan laporan-laporan dan artikel-artikel yang harus mereka buat. Ketika para peserta bisa membuat artikel atau laporan dengan standar jurnalisme yang baik, maka pembacapun akan tertarik untuk mengikuti sampai titik terakhir, tentunya kita tidak ingin digital Februari 2013 kita miskin pembaca kan? yuk jadi wartawan SEAMOLEC:)

S

eluruh keluarga besar Seameo SEAMOLEC menyampaikan turut berbahagia atas pernikahan putri dari Bapak Agus Maryono, Deputy Director Administrasi Seameo SEAMOLEC. Resepsi pernikahan Aldiena Bunga Fadhila dengan Giovanni Fadhillah van Empel dilaksanakan pada tanggal 2 Maret 2013 di gedung auditorium Ghra Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada. Kepada kedua mempelai, semoga kebahagian selalu menyertai dan selamat menempuh hidup baru.

SEAMOLEC Magazine · 3


Serba-serbi

Kunjungan Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung Oleh: Muhammad Andriansyah

P

ada hari Selasa, tanggal 12 Februrari 2013, delegasi Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung mengunjungi SEAMOLEC dalam rangka Field Trip. Delegasi ini terdiri dari 15 orang, yang diketuai oleh Prof. Dr. H. Karwono, M.Pd.

Pemaparan diawali dengan SEAMOLEC Profile yang dibawakan oleh Bpk. Ith Vuthy, dilanjutkan dengan paparan program SEAMOLEC, yaitu:

Dalam kunjungannya, delegasi disambut dengan baik oleh Bpk. Ith Vuthy, Deputi Direktur Program dan Bpk. Muhammad Andriansyah, Manajer PR & Marketing. Dalam masa kunjungan selama 2 jam diisi dengan paparan program-program SEAMOLEC.

2. Digital Book (Digibook), buku elektronik yang dikemas sebagai bahan ajar/belajar, diakses melalui handphone, tablet, dan juga komputer biasa,

1. Edmodo yang merupakan platform pembalajaran berbasis Web,

digunakan untuk produksi video secara offline dan dapat juga di-broadcast secara streaming online. Narasumber materi tersebut adalah Bpk. Muhammad Andriansyah dan Bpk. Reynaldo, Manajer IT-Network. Setelah pemaparan program, beberapa pertanyaan disampaikan dalam bentuk diskusi.

3.Video pembelajaran melalui SEAMOLEC Multi Studio (SMS),

Acara diakhiri dengan sesi foto dan penyerahan tanda mata kenang-kenangan sebagai ucapan terimakasih dari Pascasarjana IAIN Raden Intan Lampung kepada SEAMOLEC.

erita membahagiakan datang dari salah satu staf IT Konten SEAMOLEC. Telah menikah,

B

Januari 2013 di Tasikmalaya. Resepsi diselenggarakan pada hari itu juga di rumah mempelai wanita.

mengucapkan “Selamat Menempuh Hidup Baru”, semoga berbahagia sampai akhir hayat.

Abdul Rizal Adompo dengan Yeni Nurhasanah pada hari Sabtu, 19

Kepada kedua pengantin baru, kami seluruh keluarga besar SEAMOLEC

4 · Maret 2013


Tetap Produktif di Saat Liburan

Pelatihan

Oleh: Ari Susanti

J

ika mendengar kata liburan, yang terlintas adalah bersenang-senang dan bersantai-santai. Namun tidak ada salahnya jika kita tetap memiliki kegiatan yang dapat menghasilkan. Menghasilkan? menghasilkan uang?, menghasilkan tidak harus dikaitkan dengan uang, namun peningkatan keterampilan dan kompetensi juga dapat dikategorikan sebagai hal yang menghasilkan, karena mungkin akan berdampak terhadap peningkatan kinerja. Hal ini yang dimanfaatkan oleh para guru dan siswa se-kota Yogyakarta dalam mengisi liburan akhir semester ini. Sebanyak 27 orang guru SMK/SMA, dan 12 orang siswa SMK/SMA mengikuti pelatihan “Pemanfaatan E Learning untuk Pembelajaran� di Hotel Saphir, Yogyakarta dari tanggal 27 – 28 Desember 2012. Kegiatan ini difasilitasi oleh SEAMOLEC sebagai kontribusi bagi pengembangan pendidikan di Indonesia. Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 – 17.00 wib setiap harinya, di hari pertama peserta disuguhkan dengan

materi pengembangan media kolaborasi untuk pembelajaran yang disampaikan oleh Bapak Jaslin Ikhsan, setiap peserta dibimbing untuk memiliki kelas online dengan menggunakan aplikasi Edmodo, selain itu mereka juga diminta untuk bergabung di kelas yang dibuatkan oleh tim SEAMOLEC sebagai sarana komunikasi antar pendidik se-Indonesia.

Di hari berikutnya, para peserta yang semakin semangat dibimbing untuk mengembangkan Digital Book. Materi ini dibimbing oleh Bapak Muhtadi Zubeir. Kendala yang muncul adalah, tidak semua guru memiliki kemampuan TIK yang baik, sehingga perlu pembimbingan yang lebih untuk mendorong mereka agar bisa berkarya dengan buku digitalnya. Dari kegiatan ini diharapkan guru dan siswa memiliki kompetensi dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi khususnya dalam mengelola pembelajaran online yang akan dapat diterapkan di kegiatan pembelajarannya masingmasing, dan semakin memudahkan para pendidik dalam mengup-date informasi ilmu pengetahuan yang selalu berkembang tiap harinya, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi siswa.

SEAMOLEC Magazine ¡ 5


Pelatihan

Geliat Anak Muda dalam PJJ Oleh: Timbul Pardede

P

endidikan Jarak Jauh (PJJ) perlahan tapi pasti mulai mendapatkan tempat sebagai salah satu model pembelajaran. Tidak hanya di level pendidikan tinggi (universitas) tapi juga di level sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran model PJJ juga telah merambah generasi muda. Ini merupakan berita baik bagi dunia pendidikan kita, karena PJJ membuka seluas-luasnya kesempatan belajar, dalam hal ini semakin banyak peluang generasi mudah untuk mendapatkan kesempatan belajar. Beberapa hal yang menarik dari PJJ adalah sistem belajar yang fleksibel, format

pembelajaran online yang user friendly dan fun serta banyak pengalaman baru utamanya saat mengeksplore materi di Internet. Hal tersebut di atas dinyatakan oleh siswa dan mahasiswa setelah mengikuti mata diklat “Kompetensi Dasar PJJ (KDPJJ)” yang diselenggarakan oleh SEAMOLEC. Pembelajaran online KDPJJ yang diampu oleh Timbul Pardede dan Relanica ini telah dilaksanakan sebanyak lima kelas dengan jumlah peserta didik sebanyak 214 sejak bulan September 2012 sampai dengan saat ini. Kelima kelas tersebut adalah 161 mahasiswa D4 ITB, 11 mahasiswa

STP Sahid Jakarta dan 42 siswa SMK 57 Jakarta. Khusus untuk peserta didik STP Sahid Jakarta, mahasiswanya selain berada di Indonesia juga beberapa diantaranya sedang bekerja dan tinggal di Malaysia dan Dubai. Dalam pembelajaran online KDPJJ, dua kompetensi yang dihasilkan adalah pemahaman teori PJJ dan pengalaman peserta didik dalam mengikuti pembelajaran online. Media pembelajaran yang digunakan adalah SEAMOLEC ODL Web Course (yang menggunakan platform Moodle), Edmodo (Web-based), Facebook dan BLOG. Keberhasilan pembelajaran online KDPJJ dapat dilihat dari hasil ujian yang sangat baik dengan nilai rata rata “B”. Selain ujian akhir kompetensi, penilaian hasil belajar peserta didik juga dilihat dari hasil tugas per topik, keaktifan dalam menyampaikan pendapat dan merespon pendapat rekan yang lain forum diksusi, dan dua Tugas Akhir, yaitu mengembangkan bahan ajar TIK yang merupakan tugas group dan menulis karya ilmiah tentang PJJ sebagai tugas individu.

sumber: architecture.com

6 · Maret 2013


Program yang Akan Datang

Memonitor dan Mengevaluasi dengan Teknologi Oleh: Gatot Hari Priowirjanto

Untuk memonitor dan mengevaluasi mahasiswa beasiswa unggulan program fastrack termasuk mengumpulkan data alumni yang telah menyelesaikan pendidikan, pembiayaan dari Negara yang telah dikeluarkan, dan dampak dari program beasiswa unggulan, perlu disusun parameternya seperti; apa yang akan dimonitor secara periodik oleh tim independent sebagai pemegang mandat dengan kewenangan terbatas, bagaimana hasilnya, sedalam apa monitornya dan konsekwensi bila tidak melapor. Hasil dari monitoring dan evaluasi nantinya akan dipublikasi, salah satunya melalui e-majalah beasiswa unggulan yang juga berperan penting dalam meng-update informasi dari lapangan secara sistematis sekaligus menyebarluaskan program BU. E-majalah BU ini akan dikirimkan melalui email kepada semua mahasiswa, dosen dan provider, di mana penerima bisa mengakses informasi terbaru pada setiap edisinya. Salah satu bentuk aplikasi untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara online adalah dengan menggunakan

bigbluebotton. Aplikasi ini telah dilaksanakan di 20 center dan 40 universitas di Indonesia. Laporan kegiatan mahasiswa selama berinteraksi dengan masyarakat sekitar juga dilakukan secara online, di mana mahasiswa harus menyampaikan isi kegiatan yang dilakukan ditengah masyarakat, produk yang dihasilkan dan kemanfaatannya terhadap diri sendiri dan lingkungan.

MAGIS Camp Oleh: Novel

Menindaklanjuti program Olimpiade Bahasa Jerman 2013 kemarin, Seameo SEAMOLEC bekerjasama dengan Goethe Institut bermaksud untuk membuat program lanjutan. Program tersebut adalah kolaborasi antara para pemenang olimpiade bahasa jerman dengan anak informasi teknologi untuk membuat aplikasi bahasa jerman menggunakan teknologi android. Kerjasama ini dimaksudkan untuk memacu kreativitas siswa pemenang olimpiade bahasa jerman dengan siswa teknologi informasi untuk bersama-sama memproduksi sebuah aplikasi mengenai pelajaran bahasa jerman yang dengan mudah bisa diunduh oleh siapa saja, di mana saja, cepat dan murah.

Program tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 16-22 Mei 2013 di SEAMOLEC dengan nama Mobile Apps Goethe Institut SEAMOLEC Camp atau disingkat MAGIS Camp dengan tema “Bahasa Jerman untuk Semua�.

Mengenal MOOC dengan Mudah, Murah dan Cepat; Melalui FILM! Oleh: Gatot Hari Priowirjanto

Untuk memenuhi jumlah mahasiswa fastrack yang semakin banyak, diusulkan agar seminar online dilaksanakan setiap 2 bulan sekali selama 3 hari bukan 2 hari seperti seminar-seminar sebelumnya. Massive Open Online Course atau yang dikenal dengan MOOC sendiri diharapkan bisa meluas di seluruh Indonesia dan bisa ditiru oleh daerah lain dengan menyediakan film mengenai pelaksanaan MOOC yang meliputi detail dari peralatan yang digunakan, kegunaan peralatan tersebut sampai dengan perkiraan biayanya.

SEAMOLEC Magazine ¡ 7


Program yang Akan Datang

Sekilas Massive Open Online Course (MOOC) “Siapkah kita memiliki ribuan murid yang belajar bersama-sama dalam sebuah system?”

T

Oleh: Abdul Rizal Adompo, M.T

ahun 2013 ini sepertinya akan menjadi awal tren cara belajar baru di indonesia, khususnya dalam pembelajaran jarak jauh. Salah satu yang hangat dibicarakan saat ini adalah Massive Open Online Course (MOOC). Istilah MOOC sendiri pertama kali digagas oleh Bryn Alexander dan Dave Cormier dalam sebuah course terbuka yang diselenggarakan oleh George Siemens dan Stephen Downes. MOOC merupakan salah satu perwujudan dari teori belajar connective, bahwa suatu pengetahuan dibangun oleh jejaring yang relevan, sehingga MOOC dapat terselenggara jika memiliki kunci utama yaitu jejaring.

Bagaimana MOOC ini diterapkan oleh Harvard University ? berawal dari EdX, adalah usaha nonprofit yang diperkenalkan di bulan Desember 2011 sebagai sebuah eksperimen Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang dinamai MITx – sebuah program kuliah online yang disertai pekerjaan rumah, ujian, dan forum diskusi. Mata kuliah pertamanya yang dijadikan ujicoba, yakni Circuits and Electronics, berhasil mengumpulkan lebih dari 150.000 pendaftar dari 160 negara – 265 kali jumlah yang bisa muat di ruang kuliah terbesar di kampus tersebut. Harvard University kemudian menggabungkan diri dengan EdX di bulan Mei 2012, disusul oleh University of California Berkeley di bulan Juli 2012. Fakultas dari ketiga institusi pendidikan ini menawarkan tujuh kelas. Dan terbuka bagi siapa saja di belahan dunia manapun yang dapat mengakses internet. Melihat perkembangan teknologi di indonesia, serta penggunaan jejaring sosial yang begitu tinggi, maka potensi untuk mengimplementasikan konsep MOOC di Indonesia adalah hal yang sangat baik. Apalagi keadaan geografis indonesia yang sangat beragam(banyak pulau), akan sangat memudahkan orang-orang yang ingin memperoleh pengetahuan dan pelatihan tanpa harus mengikuti kelas yang biasanya dilakukan dengan tatap muka bersama dosen dan pelajar secara langsung. Bahwa “Mencerdaskan kehidupan bangsa” juga dapat diwujudkan dengan memanfaatkan konsep pendidikan MOOC ini. Tinggal bagi kita sebagai pendidik, apakah siap dengan tantangan ini? maukah kita mengembangkan skill dan mencoba hal baru untuk memajukan bangsa secara bersama – sama? salah satunya melalui MOOC ini.

Pernahkah membayangkan sebuah model pembelajaran dimana jarak, waktu dan jumlah peserta yang besar bukan lagi kendala yang berarti? Dengan konsep MOOC sebenarnya kita dapat sampai pada cita-cita tersebut. Melalui MOOC, pembelajaran/kursus/ kuliah online peserta didiknya dapat datang dan mengikuti dari mana saja. Metode pendidikan ini memanfaatkan berbagai media online untuk proses pembelajarannya. MOOC adalah solusi terbaik bagi mereka-mereka yang ingin mengembangkan kemampuan diri yang terhalang oleh jarak dan waktu, ataupun biaya. Selain mahasiswa, peminat dari MOOC ini juga tidak terbatas pada kalangan tertentu. Jadi siapapun yang ingin menambah pengetahuannya di bidanggnya dapat belajar melalui MOOC. MOOC ini telah diimplementasikan oleh perguruan tinggi kelas international salah satunya adalah Harvard University atau Massachusetts (Sumber : http://ypj99tembagapura.com/wp-content/uploads/2012/12/kuliah-onlineedx.jpg) Institute of Technology.

8 · Maret 2013


Pendidikan Vokasi Diperluas

Kerjasama

Sumber: Kompas, 23 Februari 2013

P

hnom Penh, Kompas - Kerja sama pendidikan vokasi di jenjang pendidikan menengah dan tinggi diperluas, antara lain dengan kerja sama pendidikan sejenis di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama pendidikan vokasi tersebut menekankan pada terbentuknya komunitas belajar bersama dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Kerja sama pendidikan vokasi Indonesia dengan negara-negara Asia Tenggara didorong Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC). Awal tahun ini, SEAMOLEC Indonesia memfasilitasi kerja sama 12 institusi pendidikan menengah dan tinggi vokasi Indonesia serta 17 pendidikan tinggi vokasi dan institusi pelatihan vokasi Kamboja. Gatot Hari Priowirjanto, Direktur SEAMOLEC, dalam pembukaan workshop kemitraan pendidikan vokasi IndonesiaKamboja, di Phnom Penh, Kamis (21/2), mengatakan, negaranegara ASEAN perlu menyiapkan generasi muda yang siap menyongsong datangnya Komunitas ASEAN 2015. “Pendidikan vokasi berpeluang untuk menjalin kerja sama pendidikan hingga kesempatan magang di antara negara-negara ASEAN“ ”Setiap negara mendorong supaya pelajar, mahasiswa, serta guru dan dosen bisa saling bertukar pengalaman dengan belajar di luar negeri, setidaknya di negara-negara ASEAN,” ungkap Gatot, seperti dilaporkan wartawan Kompas Ester Lince Napitupulu dari Kamboja, Kamis. Pok Pan, Sekretaris Jenderal Kementerian Tenaga Kerja dan Pelatihan Vokasi Kamboja, mengatakan, Pemerintah Kamboja sedang fokus meningkatkan kapasitas pelatihan keterampilan dan institusinya, baik melalui provincial training center atau semacam balai latihan kerja maupun pendidikan tinggi vokasi. ”Di era globalisasi dan regional lewat Komunitas ASEAN, setiap negara ASEAN harus memperkuat kerja samanya untuk kemakmuran bersama. Kerja sama pendidikan ini bukan hanya bermanfaat untuk meningkatkan mutu akademik, melainkan juga sosial, ekonomi, dan budaya di tiap-tiap negara,” ungkap Pok Pan. Untuk itu, Pemerintah Kamboja akan mendorong lebih banyak lagi pelajarnya ke Indonesia. Mahasiswa dari Kamboja tersebar di Institut Teknologi Bandung serta sejumlah perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, seperti STMIK AMIK Bandung, STMIK Tasikmalaya, Politeknik TEDC Bandung, dan STMIK IKMI Cirebon. Pendidikan vokasi di Kamboja berada di bawah Kementerian Tenaga Kerja dan Pelatihan Vokasi. Adapun di Indonesia berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di National Polytechnic Institute of Cambodia (NPIC), misalnya, saat ini ada delapan mahasiswa Indonesia dari sejumlah perguruan tinggi swasta yang kuliah untuk menyelesaikan S-1 di kampus ini. Mereka belajar selama satu tahun di Kamboja. Ketika lulus nanti, mahasiswa mendapatkan gelar sarjana dari kampusnya di Indonesia dan NPIC. Presiden NPIC Bun Phearin mengatakan, pihaknya mengirim mahasiswa dan dosen untuk belajar di Indonesia dengan dukungan SEAMOLEC. ”Kini, kami juga mendorong perguruan tinggi lain di Kamboja untuk bermitra dengan institusi di Indonesia,” kata Bun. Bambang Eko Putranto, Ketua STMIK AMIK Bandung, mengatakan, kerja sama pendidikan dengan Kamboja didukung pemerintah melalui pemberian beasiswa unggulan untuk mahasiswa Indonesia dan beasiswa darmasiswa untuk mahasiswa Kamboja. Kerja sama SMK Indonesia d engan sejumlah provincial training center (PTC) dan politeknik di Kamboja difasilitasi South-East Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Center (SEAMOLEC). Ada tiga SMK yang terlibat, yakni SMKN 57 Jakarta, SMKN 3 Denpasar, dan SMKN 5 Banjarmasin. Gatot Hari Priowirjanto, Direktur SEAMOLEC, di Phom Penh, Jumat (22/2/2013), mengatakan, kolaborasi pendidikan vokasi Indonesia-Kamboja tidak terbatas pada pertukaran pelajar dan guru. Kedua negara ini diajak untuk bisa membuat materi belajar bersama melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, semisal Edmodo, yang sudah disiapkan SEAMOLEC. Dalam penyusunan rencana aksi, disepakati bahwa IndonesiaKamboja segera bertukar minimal satu staf dan siswa mulai MeiDesember 2013. Indonesia akan mengundang 1-2 staf dan siswa PTC di Kamboja untuk belajar di SMK/ITB, antara lain dalam bidang TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), animasi, dan hospitality. Kursus-kursus bersama yang akan dikembangkan, antara lain hospitality, elektronik, TIK, dan elektronik, melalui kelompok belajar yang dibuat di Edmodo. Wartawan Kompas Ester Lince Napitupulu melaporkan dari Phom Penh, di Kamboja, pendidikan vokasi tidak melalui pendidikan menengah. PTC disipakan pemerintah sebagai tempat kursus bersertifikat bagi warga yang hendak turun di dunia kerja, melalui kurusus singkat maupun panjang. Syahrir, Kepala SMKN 5 Banjarmasin, berharap, kerja sama melalui kolaborasi belajar bersama dapat berjalan. Pemanfaatan TIK dapat mempermudah terjalinnya pertukaran materi belajar untuk meningkatkan mutu pendidikan vokasi di IndonesiaKamboja.

SEAMOLEC Magazine · 9


Kerjasama

AKPOL Menggandeng SEAMOLEC

Oleh: Timbul Pardede

D

i penghujung tahun 2012, SEAMOLEC memenuhi permintaan Akademi Polisi (AKPOL) Semarang untuk mengadakan pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi Tenaga Pendidik (Gadik) mereka. Pelatihan yang dilaksanakan di AKPOL pada tanggal 18 – 22 Desember 2012 ini diikuti oleh 30 Gadik dengan latar belakang skill TIK yang beragam. Untuk mencapai kompetensi pelatihan yang diharapkan, materi pelatihan dikemas sedemikian rupa sehingga mudah dipahami dan diikuti. Ditambah dengan kemampuan instruktur SEAMOLEC dalam menciptkaan suasana kelas yang santai dan menyenangkan. Materi pelatihan memberikan skill dalam mengembangkan presentasi bahan ajar menggunakan MS Office PowerPoint. Materi presentasi yang dikembangkan dilengkapi dengan gambar, animasi dan video. Hasil dari pengembangan PowerPoint tersebut selanjutnya dikemas dalam video pembelajaran menggunakan SEAMOLEC Multi Studio (SMS). Selain itu, dalam pelatihan juga dikenalkan salah satu teknologi Webinar yaitu BigBlueButton. Dalam sesi ini para Gadik sangat antusias karena mereka diberikan kesempatan untuk mencoba online conference. Peserta diberikan teori dan

Timbul Pardede memfasilitasi peserta pelatihan dalam sesi praktek praktek memainkan peran sebagai admin, penyaji materi dan peserta conference. Wakil Gubernur AKPOL, Sriyono, sangat berterima kasih atas terlaksananya kerjasama yang baik antara SEAMOLEC dan AKPOL serta mengharapkan bantuan dan dukungan SEAMOLEC melalui program programnya, seperti pelatihan dan pengembangan sistem berbasis TIK. Hal ini sangat dibutuhkan karena saat ini AKPOL sedang berbenah diri

dan berupaya untuk membekali para Gadik dengan skill TIK dan penerapan pembelajaran berbasis TIK. Sebagai follow up pelaksanaan pelatihan, pada tahun 2013, selain kelanjutan pelatihan yang direncanakan akan berlangsung sebanyak empat tahap, SEAMOLEC juga berencana mengirimkan expertnya selama kurang lebih dua bulan untuk memfasilitasi para Gadik dalam mengembangkan bahan ajar TIK. Bentuk fasilitas yang diberikan sampai dengan produk bahan ajar tersebut jadi dan siap digunakan dalam pembelajaran berbasis TIK. Kerjasama kedua lembaga semakin baik dengan berkunjungnya Wagub AKPOL, berkunjung ke SEAMOLEC pada tanggal 1 Februari 2013 2013. Dalam pertemuan dengan Direktur SEAMOLEC, Dr Gatot Hari Priowirjanto telah dibahas berbagai kesepakatan telah dicapai untuk dapat dilaksanakan sepanjang tahun 2013.

SEAMOLEC Multi Studio yang dibawakan Mr. Ali Imron

10 ¡ Maret 2013


Kerjasama

Tiga Jam Bersama YAPIS Kota Jayapura Oleh: Timbul Pardede

P

emanfaatan TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dalam pembelajaran sudah merambah di semua level pendidikan, tak terkecuali di level PAUD ataupun TIK. Pengenalan TIK yang diberikan bagi anak usia dini maupun bagi usia lanjut seperti seorang Profesor sepertinya sudah menjadi irama penyesuaian atau adaptasi dari perkembangan teknologi dalam pendidikan. Disamping dari sudut pandang usia, pemanfaatan TIK juga dihubungkan dengan factor ekonomi, dalam hal ini keberdayaan infrastruktur. Seperti kita ketahui bersama kondisi setiap daerah di Indonesia terkait sarana dan prasaran adalah tidak sama, sangat bervariasi. Atau dapat dikatakan, pemanfaatan TIK belum dapat dilaksanakan di seluruh negeri ini karena keterbatasan sarana dan prasana. Namun permasalahan keterbatasan prasarana dan SDM tidak menjadi penghambat bagi YAPIS (Yayasan Pendidikan Islam) Kota Jayapura untuk menjadi bagian dan mengambil peran dalam perkembangan teknologi pendidikan. Untuk itu YAPIS yang merupakan yayasan pendidikan dari level TK sampai dengan perguruan tinggi memilih SEAMOLEC sebagai lembaga yang dikunjungi untuk memperoleh berbagai informasi dan pencerahan perkembangan teknologi pendidikan yang nantinya dapat diterapkan di Jayapura. Dalam kunjungannya ke SEAMOLEC, pada tanggal 4 Februari 2013 2013, 27 orang delegasi YAPIS yang dipimpin oleh Mr. Arifin, disambut oleh Pak Ith Vuthy, Deputi Direktur SEAMOLEC. Masa kunjungan selama 3 jam diisi dengan paparan program SEAMOLEC dan diskusi untuk kerjasama program.

Beberapa program SEAMOLEC yang dipaparkan adalah 1) Edmodo yang merupakan platform pembelajaran berbasis Web, 2) e-Book atau DigiBook, dalam hal ini buku dikemas dalam bentuk digital untuk dapat diakses melalui handphone selain melalui komputer biasa, 3) Video pembelajaran melalui SEAMOLEC Multi Studio (SMS), dimana selain produksi video untuk offline, video pembelajaran dapat juga di-broadcast secara streaming dan 4) SEA CyberCLass (SCC) sebagai media untuk pelaksanaan latihan pengerjaan ujian, dalam hal ini sangat kental dengan apa yang disebut “paperlessâ€?, dimana seluruh soal ditampilkan di layar monitor atau LCD tanpa menggunakan kertas soal sama sekali. Keempat materi tersebut disebut dengan program SEA EduNet 2.0. Mr. Ardiansyah, Mr. Reynaldho dan Mr. Haritz menjadi nara sumber dalam pemaparan program SEAMOLEC tersebut. Beberapa pertanyaan disampaikan dalam bentuk diskusi. Sangat hangat dan semangat. Suasana semakin bergairah saat Mr. Paul Hamadi, Expert SEAMOLEC yang berasal dari Papua Nugini menyampaikan pesan moral dan pengalamannya selama ini dalam melaksanakan program program SEAMOLEC untuk Papua. Di akhir acara disepakati, bahwa YAPIS mengharapkan SEAMOLEC dapat datang ke Jayapura untuk mengadakan pelatihan bagi guru guru yang ada di bawah naungan Yayasan Yapis Kota Jayapura untuk pelatihan SEA EduNet 2.0. Dan SEAMOLEC, melalui Mr. Ith Vuthy akan mengupayakan agar permintaan ini dapat diwujudkan dalam waktu dekat ini. Terima kasih YAPIS atas kunjungannya semoga bermanfaat untuk perluasan pendidikan di Jayapura. SEAMOLEC Magazine ¡ 11


Kerjasama dalam waktu dekat model perkuliahan PJJ sudah dapat dikembangkan. Ada banyak hal yang diharapkan dapat dilaksanakan SEAMOLEC dalam kerjasama ini, disamping penyiapan model, juga penyiapan bahan ajar dan kemampuan dosen dalam pembelajaran berbasis TIK. Di akhir pertemuan turut disepakati pembentukan Task Force PJJ kedua lembaga. Task Force akan menjadi motor dalam pelaksanaan program. Beberapa program yang disepakati untuk dilaksanakan dalam waktu dekat adalah:

Pengembangan PJJ di ISTN Oleh: Timbul Pardede

S

ejak dikeluarkannya Kemdikbud No.24/Tahun 2012 tentang penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), banyak penyelenggara pendidikan di tanah air yang mempersiapkan diri untuk dapat menyelenggarakan pembelajaran dengan sistem PJJ. Dalam meyelenggarakan pembelajaran PJJ terdapat persyaratan yang wajib dipenuhi, diantaranya administrasi, fasilitas, SDM, dan kerjasama lembaga. Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta merupakan salah satu Universitas yang berminat untuk menyelenggarakan PJJ dalam perkuliahannya. Untuk dapat mempersiapkan dengan baik dari sisi perencanaan, strategi dan implementasi, ISTN sangat membutuhkan pendampingan oleh lembaga yang berkompeten dalam program PJJ. Dalam hal ini SEAMOLEC sebagai Pusat PJJ di Asia Tenggara diharapkan dapat membantu pengembangan PJJ di ISTN. Diawali dari beberapa kali pertemuan yang bersifat konsultasi, akhirnya disepakati kerjasama dua lembaga, SEAMOLEC dan ISTN dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) sebagai payung hukum pelaksanaan kerjasama program. Penandatanganan MoU dilaksanakan di SEAMOLEC pada tanggal 20 Februari 2013 2013 oleh Direktur SEAMOLEC, Dr.Ir. Gatot Hari Prowirjanto dan Rektor ISTN, Prof. Dr. Ir. Agus Priyono. 12 路 Maret 2013

Seusai penandatangan MoU, dibahas perencanaan, strategi dan pelaksanaan beberapa program yang tertuang dalam MoU. Beberapa point yang disampaikan Direktur SEAMOLEC dalam pertemuan tersebut adalah 1) ISTN diharapkan dapat melakukan penguatan kerjasama dengan lembaga untuk menunjang program PJJ dengan mahasiswa berasal dari daerah,

2) penetapan target penerimaan mahasiswa dari sekitar empat ribu menjadi sepuluh ribu, 3) memprioritaskan program studi yang berbasis kompetensi keahlian yang akan dilaksanakan dengan PJJ 4) pengembangan proposal ke Dikti untuk pembukaan PJJ dan 5) untuk hubungan dengan Asia Tenggara, SEAMOLEC akan membantu dalam partnership program. Rektor ISTN sangat berterima kasih kepada SEAMOLEC, dimana keinginan ISTN dapat segera terwujud dan optimis

1. Penyiapan pelaksanaan PJJ untuk Program S1 2. Pengembangan fasilitas dan infrastruktur untuk menunjang pelaksanaan perkuliahan PJJ berbasis TIK (teknologi informasi dan komunikasi) 3. Pengembangan skill TIK tenaga dosen melalui pelatihan berbasis TIK 4. Pengembangan bahan ajar berbasis TIK

Dalam beberapa hari ke depan, tepatnya tanggal 25-27 Februari 2013 2013, ISTN berencana mengadakan workshop pengembangan kurikulum. Untuk memberikan napas dan warna PJJ dalam pengembangan kurikulum tersebut, ISTN mengundang SEAMOLEC agar bersedia hadir sebagai nara sumber dalam workshop tersebut. Direktur SEAMOLEC merespon permintaan tersebut dengan positif dan menugaskan Yudha Prapantja, Training Expert SEAMOLEC untuk dapat hadir dalam workshop yang diselanggarakan di Bogor tersebut.


Rapat Formal

E-learning Expert, Rapat Kerja SEAMOLEC 2013 Oleh: Abbas Supardi, Novel Meilanie

R

apat tahunan SEAMOLEC atau biasa disebut rapat kerja (raker) kali ini diadakan di Jumbuluwuk Resort, Ciawi, Jawa Barat. Raker dilaksanakan pada 5-7 Februari 2012 dan dihadiri oleh 50 orang staf SEAMOLEC.

masih sama seperti sebelumnya yaitu Anti Rismayanti, divisi IT konten oleh Cahya Ratih, dan divis Administrasi dan Finance oleh Ati. Bagi para manajer sudah disediakan ruangan di lantai 3 kecuali manajer untuk divisi PR tetap menempati ruangan di lantai 1.

Raker ini merupakan refleksi kegiatan dari tahun 2012 dan pembuatan program kegiatan untuk tahun 2013. Pada pembukaan di hari pertama, Direktur SEAMOLEC mengucapkan terima kasih atas upaya dan bantuan dari seluruh staf terhadap SEAMOLEC dalam pengembangan pendidikan jarak jauh. Beliau melanjutkan bahwa dalam raker akan banyak hal untuk disikuskusikan dan kembangkan.

Dalam raker kali ini juga dibentuk juga SEAMOLEC Business Unit (SBU). Tim SBU ini merupakan task force yang bertanggung jawab melaksanakan bisnis SEAMOLEC. Beberapa unit SBU adalah Dewi Sopiah, Yudha Prapantja, Umi Kurniati, Timin, Imam, Syafii, Hafid Setyo, Sajarwo Anggai dan Erdih Ibrahim.

Informasi yang tidak kalah penting disampaikan oleh Direktur adalah peluncuran SEAMOLEC Magazine yang juga berfungsi sebagai marketing magazine. Majalah digital ini merupakan kumpulan kegiatan yang dilaksanakan oleh SEAMOLEC. Terdiri dari 8 rubrik yaitu seminar, workshop, pelatihan, kerjasama, rapat resmi, riset, program yang akan datang dan serba-serbi. SEAMOLEC Magazine akan dikirim ke seluruh partner SEAMOLEC baik di dalam maupun di luar negeri setiap bulan sekali. Hari kedua dilaksanakan serangkaian kegiatan untuk memacu kerjasama dan kekompakan staf SEAMOLEC. Rangkaian acara pada hari kedua terdiri dari permainan-permainan yang mengasah kemampuan tim untuk membentuk team building yang baik. Selain itu diberikan pengetahuan latihan dasar kepemimpinan yang dibawakan langsung oleh wakil gubernur AKPOL. Seperti pada raker-raker sebelumnya, acara makan malam terakhir dibarengi dengan karaoke bersama. Pada acara ramah tamah tersebut diumumkan juga staf terbaik tahun 2012 yaitu Yusmar Hadi, Dona Octanary, dan Nurhaeti sebagai staf terbaik pertama. Pramusaji terbaik diraih oleh Edi Sabet dan Ambay. Keesokan harinya sebelum acara penutupan, terdapat program kebijakan dan prioritas kegiatan 2012. Direktur SEAMOLEC menyampaikan program kegiatan 2013. Sekaligus pemaparan kondisi keuangan dan rencana keuangan untuk tahun 2013.

Informasi penting di hari pertama adalah pada tahun 2013 terjadi perputaran tim dan rotasi diantara staf dalam rangka penyegaran dan peningkatan kemampuan seseorang. SEAMOLEC layaknya sebuah keluarga, semua anggota keluarga memiliki tanggung jawab dan bekerja dalam satu tim. Informasi awal mengenai restrukturisasi adalah penempatan manajer baru di setiap divisi. Manajer divisi PR dipegang oleh M. Andriansyah, divisi training oleh Timbul Pardede, divisi IT jaringan oleh Reynaldo Reski, divisi riset dan development SEAMOLEC Magazine 路 13


Rapat Formal

Persiapan Kunjungan Partnership China Oleh: Timin

B

ertempat di kampus politeknik TEDC Bandung, tanggal 14 Februari 2013 2013 telah dilakukan rapat persiapan kunjungan delegasi partnership dari China ke Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur SEAMOLEC, Atase Pendidikan Indonesia di China, Direktur Poltek, Perwakilan dari STP Sahid, Dinas Pendidikan Kutai Timur dan SMK N 6 Yogyakarta. Direncanakan pada tanggal 25-30 Maret 2013, delegasi dari China (Chinese Tertiary Vocational College) yang

terdiri dari 18 Direktur AK/Politeknik, 2 Kepala Sekolah dan wakil dari Beijing Union University (BUU) akan mengunjungi Indonesia. Kunjungan ini adalah merupakan kunjungan balasan dari kunjungan Indonesia di China yang sudah dilaksanakan 2 kali, yaitu pada tahun 2010 dan 2011. Dalam kunjungan balasan nanti akan dibahas program kerjasama antar institusi di China dan Indonesia yang telah memiliki MoU sekaligus diharapkan akan ada penandatanganan MoU baru.

Selama 5 hari di Indonesia, delegasi China akan mengunjungi institusi partner-nya di Indoensia yang tersebar di Jakarta, Cianjur, Bandung, Yogyakarta dan Bali. Tindak lanjut dari kunjungan ini, delegasi Indonesia akan melakukan kunjungan balasan ke China pada bulan Mei atau Juni 2013 yang dilanjutkan dengan Student Exchange. Institusi yang telah siap mengirimkan mahasiswanya adalah STP Sahid Jakarta, dengan mengirimkan mahasiswanya ke Beijing Union University (BUU) di Beijing.

Rapat Koordinasi SEAMOLEC, LPMP, dan Mahasiswa PGSD

S

Oleh: Dewi Sopiah

ebagai tindak lanjut dari MoU antara SEAMOLEC, LPMP dan Universitas Terbuka dalam rangka Program S1 guru-guru SD di daerah terpencil, dilaksanakan pertemuan pada 1 Februari 2013 2013 dengan mahasiswa penerima bantuan pendidikan di Dinas kabupaten Kulon Progo dan kabupaten Gunung Kidul.

14 路 Maret 2013

Tujuan dari pertemuan ini adalah mencari solusi supaya mahasiswa PGSD dapat memperoleh bantuan kembali seperti pada tahun 2010. Seamolec dan LPMP menemukan permasalahan bahwa kebanyakan mahasiswa PGSD tidak mengisi form dapodik dengan lengkap karena keterbatasan pengetahuan mahasiswa PGSD tentang IT serta kurang terampilnya

operator pengisi dapodik di masingmasing SD. Dikdas pusat kurang memahami permasalahan di lapangan sehingga bantuan hanya ditentukan dari dapodik. Tim SEAMOLEC memberikan masukan kepada pemerintah pusat agar memperpanjang target waktu pengisian form dapodik bagi guru-guru SD yang ada di daerah-daerah terpencil, dan juga masukkan untuk guru-guru SD adalah agar mereka mengisi dapodik dengan lengkap.


Rapat Formal

Rapat Kerja Divisi IT-Konten SEAMOLEC Oleh: Muhammad Andriansyah

Rapat ini juga dihadiri oleh Narasumber, Dina Mustafa, Ahli Desain Pembelajaran dari Universitas Terbuka yang memberikan informasi dan saran terkait analisis kebutuhan konten OER dan MOOC yang akan dikembangkan oleh SEAMOLEC. Dina menambahkan paparan contoh Online Course dan Lesson Learned yang dapat dijadikan sebagai acuan OER dan MOOC.

D

ivisi IT-Konten SEAMOLEC menyelenggarakan Rapat Kerja di Hotel Park pada tanggal 21 s.d. 22 Februari 2013 2013. Rapat ini dihadiri oleh seluruh staf Divisi IT-Konten dan beberapa perwakilan dari Divisi Keuangan/Admin, Humas dan Pemasaran, serta IT-Jaringan. Rapat yang dipimpin oleh Manajer IT-Konten, Cahya Kusuma Ratih, membahas program-program Divisi ITKonten tahun 2013 dan 2014. Program unggulan tahun ini adalah inisiasi SEAMOLEC Open Education Resources (OER) dan Massive Open Online Course (MOOC). OER menawarkan segala jenis materi pendidikan yang dapat diakses secara bebas, terbuka, dan berguna untuk pengajaran, pembelajaran, pendidikan, penilaian dan penelitian. Jenis OER dapat berupa full courses, modul, buku teks, video streaming, tes (assignment), perangkat lunak (software), dan sebagainya yang digunakan untuk mendukung akses ilmu pengetahuan. MOOC merupakan online course yang memiliki karakteristik terbuka (open), jumlah peserta yang besar (massive) dengan media penyampaian pembelajaran yang tersebar di internet (distributed). Dengan sifatnya yang terbuka dan masif, penilaian kemampuan siswa dapat dilakukan terhadap dirinya sendiri maupun antar siswa (peer assesment).

Rapat yang dihadari sebanyak 20 orang ini dibagi menjadi 4 tim. Tim pertama ditugaskan untuk melakukan identifikasi, klasifikasi, dan kodefikasi konten-konten pembelajaran yang telah dimiliki SEAMOLEC. Tim kedua ditugaskan untuk mengidentifikasi kebutuhan platform OER dan MOOC. Tim ke-tiga ditugaskan untuk mengkaji media/tools pendukung online course, diantaranya digitalisasi buku (Digibook), socioeducation media berbasis e-learning yang dapat diakses secara gratis via internet (Edmodo), video streaming untuk pembelajaran, dan web seminar (webinar) berbasis BigBlueButton. Tim keempat ditugaskan untuk merancang kegiatan dan pembiayaan terkait TOR Divisi IT-Konten 20132014. Rapat diakhiri dengan pemaparan hasil pekerjaaan olehmasing-masing tim.Tim pertama berhasil melakukan pemilahan, klasifikasi, dan kodefikasi konten e-learning 2012. Konten unggulan yang berhasil dikodefikasi, selanjutnya akan diidentifikasi lebih lanjut untuk proses finalisasi dan akan dijadikan sebagai bagian dari OER dan MMOC SEAMOLEC yang direncanakan akan dibuka bulan April 2013 mendatang. SEAMOLEC Magazine 路 15


Seminar

SEA Edunet 2.0 dan SEA Twin Oleh: Timbul Pardede

1. Pengembangan pembelajaran berbasis web dengan menggunakan Edmodo. Platform Edmodo tidak hanya memfokuskan diri pada pembelajaran tetapi juga menyediakan fasilitas social networking. Ditambah lagi dengan kemudahan tools dan navigasi yang dimiliki maka Edmodo direkomendasi oleh SEAMOLEC sebagai web-based course yang baik. 2. Pengembangan bahan ajar berbasis TIK: a) SEAMOLEC Multi Studio (SMS) yang merupakan pengembangan bahan ajar video atau streaming dan b) Digital Book atau Digibook, yang dikemas utamanya untuk penggunaan dalam handphone.

“Dengan SEA Edunet 2.0 dan SEA Twin, belajar dan mengajar menjadi lebih terjangkau (kapanpun, di manapun dan murah)“

S

osialisasi kurikulum 2013 sudah mulai dilaksanakan di beberapa daerah di Indonesia. Pelaksanaan sosialisasi juga dilaksanakan SEAMOLEC dalam bentuk seminar, workshop maupun visitasi. Salah satu diantaranya dengan mengundang sekolah di wilayah propinsi Banten, Jawa Barat dan Jakarta dalam sebuah seminar yang diadakan di SEAMOLEC bertemakan “Persiapan dan Implementasi Kurikulum 2013: Melalui Pembelajaran Berbasis TIK dengan Sistem SEA EduNet 2,0 dan SEA Twin”. Seminar terutama bertujuan untuk mensosialisasikan kurikulum 2013 dan program SEA EduNet 2.0, rencananya akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap berikutnya akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan maret 2013. Dalam seminar tahap pertama dihadiri beberapa sekolah dari Jakarta (SMKN 6, SMKN 1, SMAN 25, SMKN 4, SMA IT Al-Husainy, SMK Bina Informatika, SMA Bakti Idhata, Depok (SMK Prisma), Bogor (SMAN 3, SMA Regina Pacis, SMKN 1 Cibeber, SMA Insan Kamil), dan SMKN 3 Pandeglang.

16 · Maret 2013

Dr. Abi Sujak, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Kemdikbud mengawali sesi dengan mempresentasikan kurikukum 2013. Penyampaian sesi memanfaatkan salah satu teknologi yang dikembangkan SEAMOLEC dalam SEA EduNet 2.0 yaitu webinar technology dengan BigBlueButton. Sebelum break pagi, Mr. Paul Hamadi, Expert SEAMOLEC yang berasal dari Papua Nugini menyampaikan sesi “Perubahan Paradigma” yang menitikberatkan perubahan cara berpikir dan sikap yang harus dilakukan seorang guru dalam era pembelajaran berbasis TIK (teknologi informasi dan komunikasi). SEAMOLEC yang terus berinovasi dalam pengembangan teknologi pembelajaran turut memberikan perhatian dalam pelaksanaan kurikulum 2013. Salah satu program yang dapat diintegrasikan dalam mensukseskan kurikulum 2013 adalah program SEA EduNet 2013. Paparan mengenai program tersebut disampaikan dalam sesi yang disampaikan oleh beberapa staf SEAMOLEC. Program-program dalam SEA EduNet 2.0 adalah:

3. Pengembangan sistem evaluasi yang mengutamakan latihan ujian bagi siswa dengan menggunakan teknologi SEACyberClass (SCC). Teknologi yang dikembangkan dalam format semi online ini dapat dilaksanakan sesering mungkin dengan menekan biaya serendah mungkin salah satunya karena dalam pelaksanaannya tidak membutuhkan pengadaan kertas latihan ujian (paperless). 4. Teknologi webinar dalam hal ini BigBlueButton tidak memerlukan infrastruktur yang rumit dan mahal. Cukup dengan koneksi internet dan kamera, sudah dapat dilaksanakan online conference, baik dalam pelaksanaan seminar maupun pembelajaran. Dalam penutupan seminar dibahas mengenai tindak lanjut seminar berupa pelatihan SEA EduNet 2.0 bagi para guru. Direncanakan dalam bulan Maret 2013 akan diadakan beberapa tahapan pelatihan untuk sekolah di wilayah propinsi Banten dan Jakarta dan Jawa Barat menyusul kemudian.


Workshop

Antusiasme Pelajar SMA dan SMK Belajar Insert Oleh: Titik Sri Nastiti

Antusisasme peserta workshop mendengarkan penjelasan dari Direktur SEAMOLEC

IT Trend 2013 for Education Oleh: Gatot Hari Priowirjanto

M

enarik sekali diskusi mengenai sekolah abad 21 yang diikuti oleh guru-guru IT dari beberapa daerah dari seluruh Indonesia. Sekolah abad 21 adalah sekolah di mana ilmu dan kompetensi berjalan dengan sangat cepat dan selalu terkini. Di abad inilah sinergi antara sekolah dengan industri semakin erat seperti kerjasama sekolah dengan industri cisco, excel dan beberapa industri IT. Industri berperan dalam memberikan informasi tentang perkembangan teknologi terbaru. Dalam kesempatan berharga yang dihadiri oleh lebih dari 200 peserta dari seluruh Indoensia tersebut, SEAMOLEC diwakili oleh Gatot Hari Priowirjanto dan Cahya Ratih menjelaskan tentang SEAEDUNET

2.0. Beliau menjelaskan bagaimana kolaborasi pembelajaran antar sekolah dan antar negara ASEAN dan menawarkan untuk bergabung dengan SEAMOLEC dalam persiapan ASEAN 2015. Dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Preanger tanggal 19 Februari 2013 2013 ini, SEAMOLEC menyatakan siap membantu sekolah-sekolah mengadakan ulangan umum bersama, training secara masif dengan kualitas tinggi dan juga sharing pembuatan buku bersama yang akan dikembangkan menjadi digital book. Semoga mimpi membuat 1 juta konten untuk rakyat Indonesia bukan sekedar mimpi.

Workshop yang dilaksanakan diselasela libur sekolah di Hotel Paragon, Solo pada 27-28 Desember 2012 diikuti oleh guru dan siswa dari SMA dan SMK sebanyak kurang lebih 35 orang dengan 4 narasumber. Workshop mengenai “Pengembangan Model Insert/Advance dan Pemanfaatan E-Learning untuk Pembelajaran�, ini telah diajarkan program baru yaitu Edmodo untuk pembelajaran disertai cara cara mengaplikasikan dan mengkonversi e-book ke dalam format e-book. Edmodo ini akan mudah diterima karena memiliki tampilan dan pengoperasian seperti Facebook. Hal yang dirasakan berat oleh peserta adalah masalah pembiayaan. Usul dari salah satu peserta untuk menekan biaya adalah agar pelatihan bisa diselenggarakan di sekolah masing-masing. Sementara untuk mengikuti pelatihan di Bandung, peserta harus membayar kost dan makan. Hal ini sangat disayangkan karena antusiasme peserta untuk mengikuti program insert sangat besar. Pelatihan ini penting bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kompetensinya. Terutama karena pada saat ini mereka dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi dan kinerja secara bertahap dan berkesinambungan. Kemampuan kompetensi guru ini akan berdampak pada peningkatan kemampuan siswa dalam memahami berbagai materi.

SEAMOLEC Magazine ¡ 17


Workshop

Model Insert/Advance Sebagai Suatu Alternatif Oleh Nursaadah

Adapun hasil/ output dari kegiatan tersebut terdiri dari: (1) konten dalam e-book, (2) konten yang di upload dalam Edmodo, dan (3) pembuatan kelas maya/ kolaborasi dengan Edmodo. Beberapa saran dari peserta agar penyelenggaraan workshop yang akan datang dapat lebih baik, hendaknya perlu diperhatikan antara lain :

S

EAMOLEC sebagai organisasi pusat pengembangan Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTJJ), bekerjasama dengan beberapa Politeknik/ Perguruan Tinggi untuk mengembangkan suatu model PTJJ. Karakteristik proses pembelajaran yang terjadi dalam sistem Pendidikan Terbuka dan JarakJauh (PTJJ) meliputi kurikulum, bahan ajar, proses pembelajaran, dan bahan ujian biasanya dikemas dalam bentuk standard untuk didistribusikan lintas ruang dan waktu dengan menggunakan berbagai teknologi Informasi dan Kominukasi. Salah satu model PTJJ yang ditawarkan adalah Program Insert/Advance, yaitu mata kuliah berbasis Web yang ditawarkan kepada siswa SMA/SMK, mata kuliah ini dapat diambil sebagai suatu kegiatan ekstrakurikuler, sehingga apabila siswa tersebut akan melanjutkan studi ke program D1/D2 yang relevan, yang bersangkutan sudah menabung SKS sesuai bobot SKS mata kuliah yang diambilnya. Melalui workshop Kolaborasi Bahan Ajar Online diharapkan dapat menghasilkan modul atau konten yang sesuai standard PTJJ baik secara online maupun offline. Melalui satu sistem layanan pembelajaran

18 · Maret 2013

berbasis WEB yang komprehensif, SEAMOLEC memperkenalkan program insert tersebut. Workshop yang dilaksanakan selama 2 hari terhitung dari tanggal 27-28 Desember 2012, diikuti oleh 36 peserta dari  3 SMK dan 3 SMA  dan bertempat di Hotel Pandanaran-Semarang, yang dibuka secara resmi oleh Bapak Drs. H. Sutarto, MM KepalaSeksi SMK/SMA DinasPendidikan Kota Semarang. Topik/materi yang dibahas dan dikerjakan pada workshop tersebut meliputi : 1. Pengenalan konsep dasar Pendidikan Jarak Jauh. 2. P e r a n c a n g a n e-learning.

pembelajaran

3. P e n g e n a l a n E-book dan mengkonversikan modul diklat ke format e-book. 4. Pengenalan Edmodo sebagai sarana jejaring social dalam pembelajaran jarak jauh. 5. Pengenalan Program Insert/Advance untuk di setiap perguruan tinggi dengan 6 SKS.

Sarana dan prasarana pelatihan khususnya jaringan internetnya dipersiapkan dengan baik, terkendala karena pada saat pelatihan sambungan internet terputus.

Fasilitator/ asisten ditambah untuk membantu peserta yang kurang paham.

Durasi waktu disesuaikan dengan karakteristik peserta yang beragam kemampuan awalnya.

Ada tindak lanjut yang internal di masing-masing sekolah agar pelatihan ini lebih bermakna dan dapat dimanfaatkan oleh guru dalam pembelajaran di sekolah.


Dengan Digital Book, Menyiapkan Daerah Terpencil Menjadi Maju

Workshop

Oleh: Gatot Hari Priowirjanto

Workshop pada tanggal 16 Februari 2013 2013 bersama dengan Febrian dan Royan mahasiswa D4 yang ditempatkan di Pandeglang telah mensosialisasikan program ASEAN 2015 dihadapan Kepala Dinas Pendidikan Pandeglang, Direktur PSMK dan Penasehat Gubernur Banten. Inti dari workshop tersebut adalah mendorong kolaborasi guru mata diklat antar sekolah. Program kolaborasi antar mata diklat maupun pembelajaran untuk beberapa MGMP dan pembuatan buku digital akan dipandu oleh Royan dan Febrian selama 5 minggu. Buku digital ini diharapkan bisa secara bertahap dipakai oleh siswa di seluruh Pandeglang. Hal ini akan sangat bermanfaat untuk mengurangi kesenjangan kualitas antar sekolah di kota dan di tempat terpencil. Di samping itu juga disiapkan 1000 calon mahasiswa baru yang akan digabungkan dengan program D1 ITB, Politeknik TEDC, AMIK Mandiri serta Politeknik

Phiksi. Dalam hal ini, institusi-insitusi tersebut akan mewadahi mahasiswa Banten agar bisa meneruskan kuliah lagi. Di mulai September 2012, sudah ada lebih dari 150 mahasiswa D1 yang sedang berkuliah sambil bekerja di Pandeglang. Workshop yang dihadiri oleh 70 SMK dan 30 SMA ini tak lupa membahas rencana 1-3 tahun yang akan datang untuk memajukan Pandeglang. Semoga dengan motto; lulus, kerja dan menjadi diploma atau sarjana dapat memacu masyarakat Pandeglang mendapatkan 1000 calon mahasiswa D1 di kabupatennya. Pada saat ini Dinas Pendidikan Pandeglang juga sedang menyiapkan usulan pendirian akademi komunitas negeri tahun 2013.

“Bagaimana dengan Kabupaten Anda?“

Asean Community 2015 Tujuan •

Percepatan Sinergi dan Kerjasama institusi pendidikan melalui e-Collaborative Learning di Asia Tenggara menggunakan Edmodo.

Pengembangan e-material untuk sinergi pembelajaran antar Negara

Kontak Person Kegiatan Anti Rismayanti | 0817101989 | anti@seamolec.org Cahya Kusuma Ratih | 0812398426293 | cahya@seamolec.org

SEAMOLEC Magazine · 19


Dirgahayu ke-16

SEAMOLEC

27 Februari 1997 - 27 Februari 2013

Semakin sukses mencerdaskan bangsa melalui Pendidikan Jarak Jauh


SEAMOLEC Magazine Maret 2013