Issuu on Google+

BAB I RINGKASAN PROGRAM PENGEMBANGAN SELAMA 3 TAHUN UNPAB menetapkan visinya menjadi perguruan tinggi swasta yang terkemuka berbasis religius dalam mengembangkan IPTEK yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat. Berkaitan dengan itu, UNPAB telah menjabarkan misinya yaitu : (1) Melaksanakan Pengabdian Sesuai dengan Piagam Panca Budi, Mengabdi Kepada Tuhan Yang Maha Esa, Negara, Nusa, Bangsa, dan Dunia; (2) Mengembangkan IPTEK berdasarkan Al-Quran dan hadist, mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menggali sumber-sumber ilmu yang berfaedah dalam bidang IPTEK dan IMTAQ; (3) Melaksanakan pendidikan, penelitian dan pengabdian untuk bangsa dan negara Republik Indonesia yang mutunya dapat bersaing secara nasional dan internasional dalam fitrah pengabdian terhadap Allah SWT; (4) Mendorong fungsi kekhalifahan dalam mewujudkan kebahagiaan kehidupan manusia dalam dimensi dunia dan akhirat dan (5) Melestarikan Sumber Daya Alam dan Lingkungan serta Kehidupan sesuai dengan Syariat Islam. Dalam perspektif perwujudan visi dan misi tersebut, UNPAB terus berupaya meningkatkan kinerjanya. Salah satunya dengan memanfaatkan berbagai sumber dana, baik yang kompetitif maupun non-kompetitif. Keberadaan PHKI-I Tema A telah memberikan dampak yang cukup baik dalam mendukung pencapaian visi dan misi sesuai Renstra UNPAB. Cakupan PHK-I Tema A yang dititik beratkan pada penguatan internal manajemen pengelolaan PT yang meliputi penguatan tata kelola, peningkatan menajemen sumber daya, peningkatan manajemen sarana dan prasarana, peningkatan manajemen akademik, sistem informasi terintegrasi, dan manajemen keuangan merupakan alasan yang paling mendasar pengajuan PHK-I Tema B, sebab good practices yang dihasilkan pada Tema A dapat menunjang pelaksanaan program cakupan PHKI Tema B. Untuk menunjang percepatan proses pencapaian program pengembangan sesuai amanat Renstra, UNPAB telah membentuk Tim Task Force PHK-I tema B dan telah mengajukan proposal awal dan proposal lengkap untuk seleksi 2009. PHK-I Tema B sebagai lanjutan dari program PHK-I Tema A di titik beratkan pada pengembangan mutu dan daya saing lulusan, khususnya untuk program studi Ilmu Hukum, Manajemen dan Teknik Komputer (D3) yang ditetapkan dengan mekanisme seleksi dan dipandang layak untuk dikembangkan melalui PHK-I Tema B. Dana hibah dari program PHK-I tema A yang telah diperoleh saat ini diarahkan pada upaya peningkatan mutu staf akademik; suasana akademik (academic atmosphere); mutu, efisiensi, dan produktivitas penyelenggaraan pendidikan; manajemen internal dan organisasi, iklim kompetisi; relevansi lulusan; penerapan praktik baik; dan kerjasama dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri. UNPAB terus mengembangkan kinerjanya sesuai dengan prioritas nasional program pengembangan bidang pendidikan, yaitu pemerataan dan perluasan akses; peningkatan mutu, relevansi dan daya saing; dan penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik. Pengembangan UNPAB didasarkan pada isu strategis HELTS 2010 yaitu daya saing bangsa, otonomi dan desentralisasi, dan kesehatan organisasi. Tema program pengembangan yang ditetapkan oleh UNPAB pada PHK-I seleksi tahun 2009 ini terkait dengan isu strategis yang tercantum dalam rencana strategis (renstra) yaitu “ Pengembangan Mutu dan Daya Saing Lulusan, yang secara ringkas terdapat beberapa program yang berhubungan dengan usulan pada proposal sebagai berikut : 1. Peningkatan Kualitas penyelenggaraan pendidikan 2. Peningkatan Mutu Lulusan 3. Peningkatan Mutu Pembelajaran 4. Menyesuaikan program studi dengan kebutuhan pasar kerja 5. Efisiensi pendidikan Program yang diusulkan pada proposal PHK-I Tema B diharapkan dapat membantu capaian renstra UNPAB secara keseluruhan pada tahun 2010. Penetapan prodi ilmu hukum, manajemen dan teknik komputer sebagai prodi yang dilibatkan dalam program ini selain berdasarkan syarat ketentuan (terakreditasi B dan memiliki minimal 40 mahasiswa per angkatan), juga berdasarkan analisa evaluasi diri ketiga prodi yang dianggap memiliki kemampuan bekembang lebih cepat memiliki peminat yang cukup tinggi. RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

1


A. Program Peningkatan Kompetensi, Daya Saing Lulusan dan Soft Skill Calon Lulusan menuju Dunia Kerja yang Kompetitif. 1. Program / Aktivitas. Hasil analisis lingkungan eksternal menunjukkan arus globalisasi yang mendorong dunia kerja menuntut lulusan universitas yang kompeten dan mempunyai daya saing tinggi. Lebih lanjut hasil survei tracer study menunjukkan bahwa daya saing lulusan UNPAB masih rendah. Hal tersebut ditunjukkan dengan rataan masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama masih di atas 3 bulan (7,91 bulan) (L.8). dan gaji pertama lulusan rata-rata 1 juta rupiah per bulan (L.13a). Lulusan dari program studi Ilmu Hukum, program studi Teknik Komputer dan program studi Manajemen mempunyai rataan masa tunggu di atas rataan institusi, dan masih melebihi dari target yang diharapkan (< 6 bulan). Lulusan memiliki tingkat penguasaan soft skills yang masih kurang terutama di bidang kepemimpinan, ketrampilan berkomunikasi (lisan dan tertulis). Di samping itu secara kelembagaan, kurang maksimalnya kerjasama antara UNPAB dengan dunia industri, instansi pemerintah/ swasta dan pihak-pihak penyerap tenaga kerja juga menjadi salah satu faktor penyebab masih lamanya masa tunggu kerja lulusan. Solusi alternatif untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah pembekalan setiap mahasiswa dengan kegiatan aktifitas ; Pengembangan diri dan peningkatan softskill dilakukan dengan mengundang stakeholder dan alumni untuk memberikan masukan tentang kompetensi dan softskill yang di butuhkan oleh dunia kerja, Meningkatkan kesiapan mahasiswa dan calon lulusan memasuki dunia kerja dilaksanakan dengan Pembentukan Pusat Jasa Kerja untuk promosi lulusan dan memberikan pelatihan â&#x20AC;&#x201C; pelatihan sesuai dengan program studi ilmu hukum, manajemen dan teknik komputer serta peningkatan sarana dan prasarana PJK, Pembentukan unit inkubator bisnis dibutuhkan untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan bagi mahasiswa atau calon lulusan, pembentukan atau pengembangan kewirausahaan. Program Peningkatan Kompetensi, Daya Saing Lulusan dan Softskill Calon Lulusan menuju Dunia Kerja yang Kompetitif merupakan satu program yang komprehensif dan tepat untuk menyelesaikan masalah rendahnya daya saing lulusan. Program ini dapat meningkatkan kemampuan kemandirian mahasiswa dan jiwa kewirausahaan. a. Pengembangan Diri Dan Peningkatan Softskills Kegiatan Pengembangan Diri Dan Peningkatan Softskills akan dilaksanakan selama tiga tahun. Prioritas dari kegiatan ini meliputi: 1.kepemimpinan; 2. ketrampilan berkomunikasi (lisan dan tertulis); dan 3. motivasi berprestasi berdasarkan hasil dari tracer study yang telah dilakukan. Kegiatan ini akan dilakukan dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu: memasukkan soft skills dalam proses belajar-mengajar (teachinglearning) dan mengadakan kegiatan untuk meningkatkan soft skills. Bidang Kemahasiswaan akan ditugasi Rektor untuk mengkoordinir kegiatan ini. Pengembangan dan penerapan soft skills akan dilakukan dengan merumuskan cetak biru (blue-print) tentang soft skill termasuk membuat alat untuk mengukur soft skills mahasiswa. Selanjutnya meningkatkan kemampuan staf pengajar terhadap soft skills dan kompetensi kerja yang diintegrasikan ke dalam kurikulum bagi program studi ilmu hukum, manajemen dan teknik komputer serta mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung pengembangan soft skills. Merumuskan kegiatan di luar kelas untuk meningkatkan soft skill mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa. Terakhir, mengevaluasi pencapaian soft skills mahasiswa dengan alat-alat ukur yang digunakan berdasarkan pada visi dan misi universitas yang terkemuka, relegius,Iptek dan kemaslahatan (TRIK). Kegiatan ini difokuskan pada identifikasi kompetensi dan softskill yang di butuhkan oleh mahasiswa dan calon lulusan yang dilakukan dengan mengundang stakeholder, alumni dan dosen untuk memberikan masukan guna menghasilkan data yang akurat tentang softskill yang sesuai dengan ke tiga prodi yang di usulkan. Untuk mendukung kegiatan ini di perlukan sumber daya berupa lokakarya yang mana hasil dari kegiatan ini akan dipergunakan oleh program studi ilmu hukum, manajemen dan teknik komputer. b. Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa Dan Calon Lulusan Memasuki Dunia Kerja Dalam hal Meningkatkan Kesiapan Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja yang paling baik adalah meningkatkan pemahaman calon lulusan tentang dunia kerja dan menciptakan link and match dengan industri dan dunia kerja, tentunya dilakukan dengan jalinan kerja sama. Awal kegiatan ini dilakukan dengan membentuk tim, yang RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

2


selanjutnya mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan oleh stakeholders melalui survei, pengenalan dunia kerja melalui career prepattion dan job representatif. Selanjutnya mengembangkan program design media promosi dan memberikan program pelatihan untuk memenuhi kompetensi dan softskill mahasiswa melalui pembuatan modul-modul yang sesuai dengan program studi ilmu hukum,manajemen dan teknik komputer dengan membentuk Pusat Jasa Kerja (PJK) yang dilengkapai sarana dan prasarana sebagai wadah persiapan mahasiswa dan calon lulusan memasuki dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kompetensi pasar kerja yang memiliki karateristik relegius yang mengedepankan nilai propesional, ahlak, pengabdian dan integritas (PADI). Kegiatan ini akan dilakukan lembaga SAC dan program studi Ilmu Hukum, program studi Teknik Komputer, dan program studi Manajemen. 2. Sasaran Program 1. Pengembangan diri dan peningkatan softskill 2. Meningkatkan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja 3. Pembentukan Unit PJK untuk promosi lulusan

RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

3


3. Tahapan Pelaksanaan

Program Peningkatan Kompetensi, Daya Saing Lulusan dan Soft Skill Calon Lulusan menuju Dunia Kerja yang Kompetitif

RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

Pengembangan Diri Dan Peningkatan Softskills

Meningkatkan kesiapan mahasiswa dan calon lulusan memasuki dunia kerja

2010

2011

2012

Pemetaan dan pengembangan potensi jati diri mahasiswa (self image stage )

Peningkatan integrasi kegiatan akademik dengan pengembangan soft skill

Pengembangan inovasi dan kreatifitas mahasiswa

Pembentukan PJK dan Pengenalan dunia kerja

1. Peningkatan kapasitas kompetensi dan softskill mahasiswa 2. Implementasi PJK

1. Peningkatan kapasitas kompetensi dan softskill mahasiswa 2. Implementasi PJK

4


B. Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Percepatan Studi. 1. Program/Aktivitas. Berdasarkan Visi dan Misi UNPAB semua Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilaksanakan harus berlandaskan pada nilai-nilai Panca Budi. Nilai-nilai ini harus tercermin dalam semua aspek kehidupan kampus di UNPAB termasuk kurikulum yang dilaksanakan semua program studi). Berdasarkan hasil evaluasi diri Tingkat keketatan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan dalam kurun 2 tahun terakhir dengan nilai rata-rata scored 62,58 dimana terjadinya penurunan scored SPMB 2,82 point untuk meningkatkan student body (LED hal. 8). Hal tersebut menunjukkan peningkatan calon mahasiswa baru berprestasi belum dilaksanakan secara maksimal. Data evaluasi diri juga menunjukkan tingkat penghasilan orang tua mahasiswa Rp. 500.000 â&#x20AC;&#x201C; Rp. 1.000.000,- masih cukup tinggi sebesar 43, 13 % (LED hal. 8). Ini menggambarkan tingkat perekonomian mahasiswa UNPAB yang sebagian besar tergolong ekonomi menengah kebawah. Pemberian bantuan beasiswa akan membantu calon mahasiswa dan memotivasi untuk meningkatkan kualitas belajar bagi dirinya sendiri. Hasil evaluasi diri ditingkat institusi terlihat proporsi mahasiswa yang lulus lebih dari 5 tahun cukup tinggi (12,98%. Lamanya waktu penyelesaian studi ini sangat berdampak terhadap produktivitas lulusan UNPAB. Salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran di UNPAB adalah kualitas staf akademik (LED hal 17). Peningkatan kualifikasi dosen di universitas disyaratkan minimal S-2 dan ini berhubungan dengan program sertifikasi dosen maka perlu adanya peningkatan kualifikasi dosen. Produktivitas lulusan UNPAB masih rendah yaitu baru mencapai 12,65 % atau masih di bawah standar ideal 20 - 23% (LED hal 7) program studi Teknik Komputer, program studi Manajemen dan program studi Ilmu Hukum mempunyai rataan produktivitas di bawah ideal. Implementasi Kurikulum belum mengakomodir kebutuhan pasar kerja, hal ini disebabkan sarana pendukung proses PBM masiih minim, ketersediaan buku ajar dan bahan referensi masih kurang, mutu dan pelayanan laboratorium terbatas, pembimbingan akademis masih kurang efektif, kemampuan dosen dalam melaksanakan penelitian masih rendah sehingga sehingga belum adanya upaya untuk melibatkan mahasiswa dalam penelitian dosen. Upaya untuk mengatasi permasalahan di atas antara lain dengan: (1) Peningkatan akses calon mahasiswa berprestasi dan kurang mampu; (2) Penguatan implementasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja; (3) Perbaikan sistem pembimbingan akademis; (4) Peningkatan kemampuan dosen dalam pemebimbingan tugsa akhir mahasiswa, melalui beberapa aktifitas yang relevan dengan harapan dapat mendorong percepatan pancapaian tujuan program. a. Peningkatan Calon Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Untuk melaksanakan kegiatan penjaringan calon mahasiswa baru berprestasi dan kurang mampu dimulai dengan pembentukan tim promosi dengan surat keputusan rektor yang akan melaksanakan penjaringan calon mahasiswa baru yang berprestasi dan kurang mampu dalam pemberian beasiswa. Penjaringan mahasiswa baru melalui kerjasama dengan sekolah ditingkat SLTA yang selama ini dilakukan, akan lebih diefektifkan. Hal ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang program studi (PS) yang akan dipilih (melalui website, leaflet dan brosur, minimum untuk tiga PS terkait) yang lebih awal kepada calon mahasiswa, khususnya kepada siswa kelas III SLTA sasaran. Pelaksanaan sosialisasi informasi juga dilakukan melalui kunjungan ke SLTA di daerah (Kabupaten/Kota di Sumatera Utara) yang potensial. Pelaksanaan sosialisasi juga dilakukan melalui kunjungan ke daerah-daerah (Kabupaten/Kota di Sumatera Utara) yang memiliki kerjasama dengan UNPAB. Kegiatan seleksi penerimaan mahasiswa baru berprestasi dan kurang mampu akan dikoordinir oleh biro adminsitrasi akademik (BAA) dengan membentuk kepanitiaan seleksi calon mahasiswa baru. Untuk mencapai tujuan pelaksanaan peningkatan calon mahasiswa baru yang berprestasi dan kurang mampu pada tahun 2010 dengan melakukan sub - kegiatan melaksanakan penjaringan mahasiswa calon mahasiswa baru dan kurang mampu untuk diberikan beasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara : 1) Membentuk tim promosi dengan surat keputusan rektor yang akan melaksanakan penjaringan calon mahasiswa baru; 2) Mendata SLTA sederajat untuk pelaksanaan kerjasama dalam perekrutan calon mahasiswa; 3) Melaksanakan kunjungan ke SLTA (kabupaten/kota di Sumatera Utara) dengan membuat prospektus UNPAB, leaflet (khusus beasiswa), brosur sebagai media promosi; 4) Promosi melalui media cetak RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

5


dan elketronik; 5) Seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan metode ujian tertulis; 6) Menetapkan calon mahasiswa penerima beasiswa dengan persyaratan : a) Tamatan SLTA sederajat 2 tahun terkahir; b) Adanya surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat yang menerangkan jumlah penghasilan orang tua dengan antara Rp. 500.000,- - Rp.1.000.000,- perbulan dengan maksimal penghasilan sebesar Rp. 1.800.000,dan jumlah tanggungan orang tua; c) Berprestasi pada tingkat SLTA sederajat dengan menunjukkan bukti raport terakhir dan surat keterangan dari kepala sekolah; d) Memiliki nilai UAN minimal rata â&#x20AC;&#x201C; rata 7,0 (tujuh koma nol); e) Mengikuti seleksi ujian tertulis dan wawancara. Kegiatan ini akan didukung dengan pendanaan rutin universitas dalam promosi yang dilaksanakan setiap tahunnya. b. Penguatan Implementasi Kurikulum Yang Sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Untuk mendukung pelaksanaan proses penguatan implementasi kurikulum dimulai dengan melakukan pengkajian pada kurikulum diketiga program studi yang diusulkan, namun belum mengakomodir kebutuhan pasar kerja yang berkembang saat ini dan belum memenuhi visi dan misi universitas yang mengandung unsur Terkemuka, Religius, Iptek dan Kemaslahatan (TRIK). Untuk mencapai Kurikulum yang diinginkan dibutuhkan 3 kegiatan lokakarya yang didampingi narasumber yang sesuai dengan kurikulum ketiga program studi dan sekaligus memberikan pengetahuan kepada dosen tentang struktur kurikulum, pengembangan silabus, materi ajar dan metode pengajaran dari teacher centred menjadi student centred. Untuk mendukung implementasi kurikulum diperlukan pengembangan laboratorium komputer dengan pengadaan alat laboratorium komputer dengan operating system dan application office dan perpustakaan dengan merenovasi ruangan perpustakaan dan pengadaan bahan pustaka serta meubeler pendukung berupa meja individu, rak buku, meja sekretariat, meja kelompok, kursi baca, meja komputer dan kursi putar. Dalam memotivasi dosen untuk pengembangan proses belajar mengajar yang berbasis kurikulum baru yang berorienstasi ke pelajar (student centred learning) dengan melaksanakan teaching grant yang dapat dilaksanakan secara individu maupun kelompok. b.1. Peningkatan kualifikasi dan kompetensi staf akademik. Dalam rangka untuk mendukung penguatan implementasi kurikulum berbasis kompetensi dibutuhkan kegiatan meningkatkan kualitas staf akademik dengan melalui pendidikan bergelar. Salah satu kegiatannya adalah mengirimkan studi lanjut bagi dosen sebanyak 5 orang studi lanjut ke S2 untuk 3 PS yang diusulkan Prodi ilmu hukum, Manajemen dan Teknik Komputer melalui proses melakukan seleksi bagi calon dosen yang akan studi lanjut, selanjutnya menetapkan dosen yang melakukan studi lanjut dengan melakukan penandatangan kontrak ikatan kerja bagi dosen yang akan melaksanakan studi lanjut dengan institusi dengan masa kontrak selama 5 tahun terhitung sejak awal studi lanjut. Dalam hal meningkatkan kompetensi dosen dalam proses pembelajaran dilaksanakan melalui pelatihan PEKERTI dan AA bagi dosen untuk 3 PS yang diusulkan. Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas dosen tentang model-model pembelajaran inovatif dan pengembangan perangkat pembelajaran; Meningkatkan kemampuan dosen mengimplementasikan pembelajaran inovatif melalui kegiatan peer teaching dan observasi kelas; mensosialisasikan metode pembelajaran yang inovatif dosen. Untuk mendukung keberhasilan dalam pengembangan kompetensi staf akademik dibutuhkan sarana laboratorium berbasis multimedia bagi pelatihan dosen dalam mengembangkan pengetahuannya dalam proses belajar dan mengajar. b.2. Penerapan Student Centred Learning (SCL). Untuk mendukung pelaksanaan penguatan implementasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja . Agar semua mahasiswa dapat berpartisipasi penuh pada sistem pembelajaran SCL, program studi akan mengatur jadwal kegiatan perkuliahan dan diskusi kelompok serta keperluan fasilitas ruang dan alat bantu ajar agar terlebih dahulu direncanakan oleh masing-masing PS terkait. Selanjutnya dilakukan sosialisasi tentang SCL. Dengan diterapkan metode pembelajaran SCL diharapkan meningkatkan akses mahasiswa ke perpustakaan, yang didukung dengan peningkatan kemampuan pengelola perpustakaan dan pemutahiran koleksi perpustakaan seperti e-books, prosiding seminar/lokakarya, laporan penelitian, dan jurnal ilmiah. Pemutahiran koleksi bahan pustaka tersebut RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

6


harus diiringi dengan renovasi 2 (dua) ruangan serta meningkatkan pelayanan bagi peminjamnya yakni ruang baca yang representatif dan sarana pendukung lainnya untuk kenyamanan mahasiswa. Untuk dapat mencapai tujuan dari aktifitas yang terkait dengan perbaikan atmosfer akademik ini perlu ditemukenali metode pembelajaran yang digunakan oleh staf pengajar prodi ilmu hukum dan teknik komputer. Transfer knowledge tentang metode pembelajaran dilakukan melalui diskusi ilmiah serta mengaplikasikan metode pengajaran tersebut di kelas. Untuk memotivasi dosen dalam merubah metode pembelajarannya, maka diminta dosen untuk menyusun proposal tentang metode pembelajaran yang akan diterapkan untuk mata kuliah pada semester depan. Setiap dosen atau kelompok wajib membuat satu metode pembelajaran. Proposal yang terbaik (dinilai oleh reviewer yang ditunjuk oleh program studi) akan mendapatkan bantuan dana. Disamping memperbaiki metode pembelajaran, tidak ketinggalan juga memperbaiki kualitas praktikum. Banyak mata kuliah disertai dengan praktikum, sehingga nilai mutu praktikum akan mempengaruhi nilai mutu akhir mata kuliah tersebut. Oleh karena itu, perbaikan kualitas pelayanan dan pelaksanaan melalui penyempurnaan pelaksanaan praktikum adalah bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas perbaikan mutu proses pembelajaran. Termasuk disini adalah pengembangan staf dalam menguasai materi praktikum. Mengingat beban mengajar harus ditanggung secara bersama oleh seluruh staf pengajar yang ada, maka setiap staf pengajar yang ada memiliki kewajiban untuk meningkatkan kemampuan mengajarnya. Pada program studi Ilmu Hukum, manajemen dan Teknik Komputer tidak semua staf pengajar memiliki kemampuan yang sama dalam mengajar, terutama bagi dosen muda. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk dapat mencapai tujuan. Kegiatan akan melibatkan 3 PS yang diusulkan. b. 3. Penerapan Computer Based Learning (CBL). Penerapan computer based learning (CBL) salah satu komponen pendukung penguatan implementasi kurikulum berbasis komptensi (KBK). Dalam merumuskan desain metode penerapan CBL melalui rapat PS dengan dosen pegawai untuk mendapatkan komitmen dari staf dosen serta menentukan jumlah mata kuliah. Metode pembelajaran inovatif yang akan dikembangkan adalah memanfaatkan sumber informasi ilmiah yang dewasa ini banyak tersedia dalam format elektronik. Pada CBL ini menyediakan berbagai fasilitas pembelajaran, yaitu dengan menyajikan materi dengan animasi agar lebih menarik dan dilengkapi dengan evaluasi berupa latihan-latihan soal serta video on demand. Hasil yang akan dicapai dari pembuatan computer based learning ini adalah bahwa mahasiswa dapat mengikuti semua materi khususnya untuk mata kuliah yang ditentukan. Hasil yang akan dicapai dari pembuatan CBL ini adalah bahwa mahasiswa dapat mengikuti semua materi khususnya untuk mata kuliah yang telah ditentukan. Didalam penerapan CBL diperlukan fasilitas pendukung berupa laptop dan LCD. Diharapkan dengan adanya CBL ini dapat memudahkan dan meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta memberikan kemudahan bagi dosen atau pengajar dan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Untuk mengimplementasikan kegiatan ini akan dilakukan pembekalan kemampuan penerapan CBL kepada dosen melalui pelatihan. Kegiatan ini akan dilaksanakan oleh program studi manajemen dan Ilmu hukum. b. 4. Peningkatan kemampuan berbahasa asing (inggris). Kemampuan mahasiswa dalam aspek bahasa (khususnya bahasa Inggris) menjadi hal yang penting di era globalisasi dan keterbukaan saat ini. Disadari bahwa Bahasa Inggris bukan merupakan bahasa ibu, karena itu perlu dorongan yang terus menerus agar timbul keinginan dan kebutuhan mahasiswa untuk memiliki kemampuan tersebut sehingga timbul kebiasaan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Kegiatan lain adalah dengan mengaktifkan kelompok mahasiswa bahasa Inggris (english club), mengidentifikasi beberapa mata kuliah yang akan menerapkan bilingual didalam proses belajar mengajar dikelas dan mengkondisikan mahasiswa untuk selalu memanfaatkan literatur berbahasa Inggris, menerapkan english zone dan english day, menyelenggarakan kegiatan-kegiatan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menggunakan dan menguji kemampuan berbahasa Inggris seperti lomba pidato berbahasa Inggris, debat berbahasa Inggris, karya ilmiah berbahasa Inggris untuk RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

7


menciptakan menciptakan atmosfer yang kondusif untuk mendorong mahasiswa berbahasa Inggris aktif. Sebagai fasilitator dalam mengaktifkan kelompok bahasa inggris ini adalah dosen muda. Agar fasilitasi dapat berjalan dengan baik, maka dosen muda harus mampu menambah pengetahuan bahasa inggrisnya. Oleh karena itu diperlukan perlakuan khusus bagi dosen tersebut misalnya dengan memberi pelatihan secara khusus tentang bahasa inggris. Ketika dosen muda ini selesai kursus bahasa inggris, maka yang bersangkutan harus kembali mengabdi untuk menggerakan kelompok bahasa inggris ini. Adapun sumber daya yang dibutuhkan adalah Jurnal dan textbooks bhs. Inggris, tape recorder, kaset pelajaran bahasa inggris. Kegiatan ini akan dilakukan dengan dikoordinir oleh pusat bahasa dengan primary benaficiaries yaitu program studi ilmu hukum,prodi manajemen dan prodi teknik komputer. b. 5. Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam komputer aplikasi pada proses pembelajaran Kegiatan ini akan membekali dosen dan mahasiswa dengan kemampuan program aplikasi komputer yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Dalam mendukung keberlanjutan kegiatan ini, pada penyusunan rekonstruksi kurikulum akan dimasukkan mata kuliah aplikasi komputer dan mata kuliah pilihan yang dapat memberikan ketrampilan mahasiswa dalam aplikasi komputer pada program studi ilmu hukum dan prodi manajemen. Untuk mempersiapkan calon lulusan yang memiliki kemampuan komputer khususnya dibidang TI pada panduan akademik prodi yang diusulkan akan dibuat suatu ketentuan dimana bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian meja hijau harus memiliki sertifikat aplikasi komputer dari lembaga yang berwenang. Untuk meningkatkan ketrampilan komputer dosen dan mahasiswa dilakukan melalui pelatihan dengan didukung peningkatan kapasitas laboratorium komputer. Selanjutnya akan dilakukan peningkatan kemampuan tenaga laboran melalui pendidikan non gelar. Monitoring akan dilakukan selama proses pelaksanaan kegiatan. Hasil monitoring dan evaluasi akan digunakan untuk meningkatkan kinerja pelaksanaan kegiatan tersebut. Kegiatan ini akan dilakukan dikoordinir oleh SAC dengan primary beneficiaries yaitu program studi ilmu hukum dan prodi manajemen. c. Perbaikan Sistem Pembimbingan Akademik Untuk dapat mencapai tujuan dari aktifitas yang terkait dengan perbaikan sistem pembimbingan akademik ini perlu ditemukenali metode pembimbingan akademis yang digunakan oleh dosen pembimbing akademis khususnya pada program studi yang diusulkan. Untuk itu perlu diberi kesempatan kepada dosen pembimbing akademis untuk menambah pengetahuan dalam pembimbingan akademis melalui pelatihan tentang pembimbingan akademis bagi mahasiswa, serta melaksanakan sosialisasi pelaksanaan pembimbingan akademik kepada mahasiswa. Hal ini tentunya berakibat terhadap efisiennya proses pembimbingan terhadap mahasiswa. Untuk lebih meningkatkan kualitas pembimbingan maka suasana ruangan yang nyaman perlu diperhatikan. Selain itu akan dibuat â&#x20AC;&#x153; Kartu Kendaliâ&#x20AC;? yang digunakan untuk memonitor perkembangan prestasi mahasiswa dalam penyelesaian studinya. Kartu kendali ini wajib dimiliki oleh mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan . Dengan adanya kartu kendali ini, dosen pembimbing akademis dapat mengetahui, permasalahan dan perkembangan studi mahasiswa selama proses perkuliahannya. Informasi tentang mahasiswa ini akan disimpan juga dalam suatu database sebagai dasar monitoring dan evaluasi penyelesaian studi bagi setiap mahasiswa disamping itu digunakan sebagai sarana antisipasi duplikasi yang dapat diakses kembali. . Diharapkan pada akhir kegiatan terjadi proses pembimbingan yang efektif yang diindikasikan oleh menurunnya lama penyelesaian skripsi mahasiswa dan lama studi mahasiswa Primary Beneficiaries kegiatan ini adalah: program studi Ilmu Hukum, program studi Teknik Komputer dan program studi Manajemen

d. Peningkatan Kemampuan Dosen dalam Pembimbingan Mahasiswa dalam Tugas Akhir Bidang Pendidikan akan mengidentifikasi kemampuan utama dosen yang harus ditingkatkan terkait dengan proses pembimbingan tugas akhir dan menemukan upaya-upaya meningkatkan kemampuan tersebut. Kegiatan yang akan dilakukan yaitu dengan: mengidentifikasi kemampuan dosen dalam pembimbingan, meningkatkan penguasaan metode penelitian dosen dengan memberikan pengetahuan metodologi penelitian dan penulisan publikasi ilmiah melalui pelatihan bagi setiap dosen, menyediakan wadah (jurnal ilmiah bagi setiap PS yang diusulkan) bagi dosen dalam memotivasi dalam penelitian dan RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

8


publikasi ilmiah, memetakan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan untuk peningkatan pembimbingan tugas akhir, membekali dosen dengan teknik dan pendekatan pembimbingan tugas akhir yang efektif, serta monitoring dan evaluasi pembimbingan dengan membuat kartu kendali yang digunakan untuk memonitoring perkembangan penyelesaian skripsi. Kartu kendali ini wajib dimiliki oleh mahasiswa yang akan menyusun skripsi, magang/studi lapang. Apabila diperlukan dosen pembimbing dapat meninjau langsung kelapangan tempat penelitian, magang/studi lapang dari bimbingannya. Suatu software yang digunakan untuk mengefektifkan kegiatan monitoring dan evaluasi penyelesaian skripsi dan studilapang/magang perlu didesign disamping itu dapat digunakan sebagai sarana antisipasi duplikasi. Piranti lunak ini juga dimaksud untuk pengarsipan database penelitian mahasiswa sehingga dapat diakses kembali. Diharapkan pada akhir kegiatan terjadi proses pembimbingan khususnya tugas akhir yang efektif dan diindikasikan dengan menurunnya lama penyelesaian skripsi dan lama studi mahasiswa. Primary Beneficiaries kegiatan ini adalah: program studi Ilmu Hukum, program studi Teknik Komputer dan program studi Manajemen 2. Sasaran Program 1. Meningkatnya perluasan akses bagi calon mahasiswa dan kurang mampu. 2. Meningkatkan implementasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. 3. Meningkatkan kualitas pembimbingan akademis bagi mahasiswa. 4. Meningkatkan kemampuan dosen dalam proses belajar mengajar. 5. Meningkatkan kemampuan dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah.

RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

9


3. Tahapan Pelaksanaan 2010 Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Percepatan Studi.

Penguatan Impelementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi

Peningkatan Calon Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Penerapan Sistem Micro Teaching dan Student Centre Learning

Policy Studi Mendisain KBK

Penjaringan Calon Mahasiswa baru berprestasi dan kurang mampu

Peningkatan Kualifikasi Staf Akademik

Penerapan Computer Based Learning

Peningkatan Kualifikasi Staf Akademik

Penerapan Sistem Micro Teaching dan Student Centre Learning

Pemberian Beasiswa kepada Calon Mahsiswa

2011

Menyediakan Wadah (jurnal ilmiah) bagi penelitian dan publikasi ilmiah dosen masingmasing PS yang diusulkan

Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Percepatan Studi.

Peningkatan Calon Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Peningkatan Kemampuan Dosen dalam Pembimbingan Mahasiswa dalam Tugas Akhir

2012

RIP PHK-I Tema B Tahun 2012 Universitas Pembangunan Panca Budi

Perbaikan Sistem Pembimbingan Akademik

Meningkatkan Mahasiswa dalam Komputer Aplikasi dalam proses pembelajaran

Pemberian Beasiswa kepada Calon Mahsiswa

Penerapan Computer Based Learning

Penguatan Impelementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi

Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris

Penerapan Sistem Micro Teaching dan Student Centre Learning

Peningkatan Calon Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Peningkatan Kualifikasi Staf Akademik

Penjaringan Calon Mahasiswa baru berprestasi dan kurang mampu

Penjaringan Calon Mahasiswa baru berprestasi dan kurang mampu

Penguatan Impelementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi

Peningkatan Calon Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Percepatan Studi.

Meningkatkan Kemampuan Metodologi Penelitian dan publikasi Dosen

Peningkatan Kemampuan Dosen dalam Pembimbingan Mahasiswa dalam Tugas Akhir

Pelatihan dosen PA dalam usaha peningkatan Proses Bimbingan Mahasiswa

Perbaikan Sistem Pembimbingan Akademik

Penerapan Computer Based Learning

Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris

Meningkatkan Mahasiswa dalam Komputer Aplikasi dalam proses pembelajaran

Pemberian Beasiswa kepada Calon Mahsiswa

Evaluasi Hasil kegiatan peningkatan kemampuan dosen dalam pembimbingan

Mengintegrasikan hasil bimbingan akademik ke dalam SI

10


11 RIP Program Hibah Kompetisi Institusi Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan


Bab i ringkasan program pengembangan selama 3 tahun ok