Issuu on Google+

BERITA TERKINI

KAMIS

Jadwal Sholat

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

Pekanbaru dan Sekitarnya Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

04.47 12.16 15.41 18.19 19.34

Rp 3000

Harga (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Kritis, Tajam dan Berimbang Call Centre (0761) 34381

1.927,29/kg 18 Desember 2013

475923.03 18 Desember 2013

EMAS

9,593.75 18 Desember 2013

TBS KELAPA SAWIT

3,721.30 18 Desember 2013

SGD/ IDR

12,044.00 18 Desember 2013

MYR/ IDR

USD/ IDR

Terbit 24 Halaman

Polisi Buru Orang Tua Adit Polda Turunkan Tim Adit Alami Trauma

Eva Tunggui Adit Melukis Mobil

Orang tua Adit masih dalam pencarian polisi dan akan terus kita cari." BRIGJEN POL CONDRO KIRONO

BANGKINANG KOTA,- Aditiya, 6 tahun, bocah malang korban kekerasan orang tuanya tampak sedikit tenang di tempat tidurnya, di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bangkinang, Rabu (18/12/2013). Perhatiannya tampka terfokus pada lukisan mobil warna merah yang sedang dikerjakannya. Disebelahnya, Hj Eva Yuliana, SE, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar, tampak sabar menunggui bocah malang tersebut. Detik demi detik pun berlalu hingga setengah jam. Tiada putus Eva yang didampingi pengurus PKK, Jasniwarti Herlyn, Yusnani, Susilawati Iskandar, dan Khairul Azmi alias Migos (Sekretaris LPA) menyaksikan Adit menyelesaikan goresan spidol pewarna. Adit pun tersenyum senang begitu lukisan mobil merah itu selesai. Tidak berhenti disitu saja, Eva pun meminta Adit menggambarkan pesawat terbang. Dengan telaten, Eva pun membantu melukiskan pesawat terbang. Adit pun dengan riang memberikan warna biru muda yang dipilihnya sendiri. Saat dijumpai awak media, Hj Eva Yuliana tidak mampu menyembunyikan kekesalannya atas perlakuan tidak manusiawi orang tua terhadap Adit. "Ini sudah keterlaluan, binatang saja memiliki sifat manusia, ini perlakuannya sudah tidak manusiawi lagi," kata Eva. Menurut Eva anak adalah tanggungjawab kita bersama, menjadi tanggungjawab wilayah atau pemerintah yang saat ini juga jadi tanggungjawab Dirut RSUD. "Anak ini akan kita jaga selagi orangtuanya belum ditemukan," ujar Eva. Eva pun meminta kepada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kampar untuk mencari siapa orangtuanya yang tega menyiksa, menganiaya dan menelantarkan generasi bangsa ini.

EVA

Kapolda Riau JAKARTA - Nasib Aditiya, 6 tahun, bocah asal Kampar yang di tubuhnya penuh luka akibat siksaan orang tuanya sendiri,

POLISI

HAL 6

Jaksa KPK Kejar Keterlibatan Perusahaan

Akhirnya Voting Tentukan Nasib Perppu MK

Tarik Ulur APBD Pekanbaru 2014

JAKARTA — Proses pengambilan keputusan terkait Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Mahkamah Konstitusi (Perppu MK) di Komisi III DPR, Rabu (18/12/2013), berlangsung alot. Sembilan fraksi yang ada di komisi hukum itu belum menemukan kata sepakat. Akibatnya nasib Perppu MK itu harus ditentukan hari ini, Kamis (19/12/2013), dengan mekanisme voting pada rapat paripurna. Di dalam penyampaian pandangan fraksi, empat fraksi mendukung Perppu MK disetujui untuk menjadi undang-undang, yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai

koranbetter.com

mendapat perhatian serius dari Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono. Menurut Kapolda, polisi terus memburu kedua orang tua adit. "Kita prihatin anak kandung dianiaya hingga lidah dipotong. Orang tua adit masih dalam pencarian polisi dan akan terus kita cari," kata Condro, Rabu (18/12). Kapolda menjelaskan bahwa kepolisian dari Polres Kampar, Riau, hingga hari ini, Rabu (18/12) belum menemukan keberadaan orang tua Adit di Ujung Batu, Rokan Hulu. "Pencarian yang dilakukan anggota

KETUA TPPKK Kabupaten Kampar Hj Eva Yuliana bersama pengurus lainnya membezuk Aditia di RSUD Bangkinang, anak 6 tahun yang disiksa oleh ibu kandungnya ditemukan di kebun sawit Tapung Hulu Afd 4 Blok S dalam kondisi lemah, kepala berdarah dan bernanah.

HAL 6

AKHIRNYA

Foto Adit Disebar

HAL 6

PEKANBARU- Entah kenapa, hingga penghujung tahun 2014 ini, Badan Anggaran DPRD Kota Pekanbaru belum melakukan pembahasan APBD 2014, dengan alasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Pekanbaru belum juga menyerahkan Rancangan Kerja Anggaran (RKA)

untuk dibahas DPRD. Keterlambatan itu pun sempat menimbulkan bisikbisik di kalangan dewan. Beberapa sumber di kalangan dewan menyebutkan keterlambatan tersebut disebabkan terjadinya perbedaan persepsi antara kalangan dewan dan pemko, terkait pencairan dana

bantuan sosial tahun 2013. Dewan kecewa karena menilai pejabat di Pemko Pekanbaru terkesan mempersulit proses pencairan bansos dari dewan untuk masyarakat. Lantaran itu anggaran yang diajukan Pemko

TARIK

HAL 6

PEKANBARUWajah jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Riyono SH tampak begitu serius. Bahkan beberapa kali pertanyaan menohok ia ajukan kepada keempat saksi yang tampil dipersidangan lanjutan kasus korupsi kehutanan dengan terdakwa mantan Gubernur Riau Rusli Zainal di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (18/12/2013). "Jadi Anda tidak mengecek seluruh kayu dari lokasi yang ditebang?" tanya Riyono kepada Tri Rahayu Widodo, petugas pengesahan Laporan Hasil Penebangan (LHP) Dinas Kehutanan Pelalawan. "Tidak, karena pihak perusahaan hanya membawa saya ke satu lokasi," jawab Tri. "Jadi bisa saja ada lokasi penimbunan kayu lainnya, yang sengaja tidak diperlihatkan perusahaan," celutuk Ketua Majelis Hakim Bachtiar Sitompul.

"Kalau lokasi lain saya tidak tahu," jawab Tri lagi. Tri adalah salah satu saksi yang dihadirkan jaksa KPK lantaran bertugas mengecek hasil tebangan CV. Bakti Praja Mulia dan PT Merbau Pelalawan Lestari,

JAKSA

HAL 6

SPS Minta KPU Pekanbaru Bayar Rp501 Miliar PEKANBARU-Sidang gugatan Serikat Perusahaan Pers (SPS) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (18/12/13). SPS dan PWI (penggugat.red) menilai KPU Pekanbaru (tergugat.red) diskrimin-

Harian Umum Berita Terkini

atif memilih media sewaktu rapat pleno penetapan jadwal kampanye Pilgubri putaran II, November 2013 lalu. Akibat perlakuan itu, SPS dan PWI meminta KPU Pekanbaru membayar kerugian materil dan inmateril, senilai Rp501 miliar. SPS dan PWI Riau diwakili kuasa hukumnya Sugiarto. Sementara itu, KPU Riau

@koranbetter

diwakili oleh kuasa hukumnya Aziyun As'ari. Dalam sidang perdana yang dipimpin Masrul SH, pihak penggugat menyerahkan berkas gugatan dan bukti yang dijadikan landasan hukum. Sebelum sidang masuk ke materi perkara, pihak PN

SPS

harianbetter@yahoo.co.id

HAL 6


2

KAMIS

Polri dan Rasa Aman KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia atau yang sering disingkat dengan Polri dalam kaitannya dengan Pemerintahan adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, yang bertujuan untuk mewujudkan keamanan dalam negeri yang meliputi terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, terselenggranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta terbinanya ketentraman masyarakat dengan menjunjung tinggi hak azasi manusia. Artinya, di tangan Polri masyarakat meletakkan harapan mereka akan hidup yang aman dan nyaman, sehingga dengan demikian masyarakat dapat menjalani hari-harinya dengan keyakinan penuh bahwa mereka dilindungi. Pada akhirnya masyarakat bisa kosentrasi penuh pada pemenuhan kebutuhan mereka sebagai manusia yang berujung pada kesejahteraan masyarakat. Jika masyarakat sudah sejahtera tentu keamanan juga akan tertata. Berkaitan dengan tugas dan funsgi Polri ini, sungguh amat mengejutkan apa yang terjadi di Kuansing, Riau. Pada Senin (16/12) sore, Ketua Gapoktani SP II C Dusun Marga Jaya bersama lima orang anggotanya dengan mengendarai mobil Daihatsu Terios BM 1630 KB dan dikawal dua anggota polisi membawa uang dari PT SAR sebesar Rp1,5 miliar menuju kantor mereka di Dusun Marga Jaya. Dalam perjalanan, rombongan ini dikuntit rampok bersenpi hingga ke kantor mereka. Rampok mengendarai tiga sepeda motor. Rampok melepaskan tembakan ke udara hingga mengenai tiang beton dan batang pohon yang berada disana. Tentu saja mendengar suara tembakan yang membabi-buta, karyawan yang ada di dalam kantor langsung berhamburan keluar menyelamatkan diri. Sedangkan dua orang polisi yang mengawal langsung berlindung ke samping mobil dan belakang kantor. Polisi mendapati 10 butir selongsong peluru. Enam diantaranya selongsong senpi laras pendek jenis FN dan empat selongsong senjata laras panjang. Artinya, pengawalan yanag dilakukan Polri terhadap masyarakat sipil pun belum membuahkan keamanan. Malah anggota Polri tak bisa berbuat apa-apa, karena kalah jumlah. Kejadian ini membuat jeri dan rasa takut di hati masyarakat, bahwa ternyata keamanan mereka belum terjaga sepenuhnya. Bahkan dibalik itu kesejahteraan mereka juga terancam, karena uang yang diambil adalah hasil jerih payah begitu lama. Kejadian ini tentu membuktikan juga bahwa Riau menjadi salah satu sasaran oleh perampok kejam bersenjata api. Karena kejadian yang serupa sebelumnya juga terjadi di beberapa wilayah. Pertanyaannya, kenapa hal ini terjadi? Kenapa rasa aman dan nyaman itu belum jua di dapat masyarakat? Apakah karena para petugas pelindung dan pengaman masyarakat lengah dan tak hirau? Bisa jadi. Artinya, ini adalah pekerjaan rumah besar bagi Polda Riau, khususnya Kapolda Riau. Saatnya kembali menata ulang tugas dan tanggungjawab, apalagi Kapolri juga sudah menyatakan bahwa Polri abdi masyarakat. Selain itu terpenting tentu menata keamanan di Riau, bukan hanya ketika kasus kejahatan telah terjadi, tapi sepanjang hari, sepanjang waktu. Memiliki anggota Polri yang cakap, berwibawa dam menjalan tugas dengan sungguh-sungguh akan bisa memperkecil kesempatan untuk terjadinya sebuah kejahatan.***

Yung Lebay

+

Polisi masih buru orang tua penyiksa anak di Kampar Yung

- Harus dapat dan diproses Cu...

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

Kejujuran Penegak Hukum Berantas Korupsi Oleh Yadyn Palebangan MOMENTUM peringatan Hari Anti Korupsi Dunia, baru-baru ini sebenarnya merupakan bagian dari ratifikasi Indonesia terhadap United Nations Convention Againts Corruption (Uncac) melalui UndangUndang Nomor 7 Tahun 2006 tentang Pengesahan Uncac dimaksud. Ratifikasi tersebut memberikan dimensi tersendiri dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, khususnya pemberantasan korupsi secara menyeluruh dari setiap perbuatan atau perilaku koruptif di negeri ini. Kegiatan tahunan tersebut diharapkan mampu membawa agenda perubahan, khususnya dalam diri kita sendiri untuk mulai menjauhi praktik korupsi dari hal-hal yang terkecil. Korupsi di negeri ini memang sudah memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa dan menggerus 'nurani' pembangunan di Indonesia. Bangsa Indonesia pun semakin terpuruk akibat perilaku koruptif tidak hanya dalam tataran eksekutif, legislatif namun juga dalam tataran yudikatif. Pemberantasan korupsi seyogianya dimulai dari aparat penegak hukum itu sendiri. Seperti nuansa pepatah menyatakan, as long as the dirty broom is not cleaned everything talk about the law is empty (sepanjang sapu kotor belum kita bersihkan, maka semua pembicaraan mengenai hukum merupakan omong kosong belaka). Ketika aparat penegak hukum memberikan contoh yang baik, maka nilai trust kepada penegak hukum itu sendiri akan berjalan dengan baik pula. Nilai trust masyarakat Indonesia akan lahir, dari setiap perilaku aparat penegak

hukum itu sendiri, seyogianya aparat penegak hukum menjadi panutan bagi masyarakat Indonesia. Wujud panutan tersebut, antara lain dengan kolaborasi bersama atau melakukan sinergitas terpadu

Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi secara menyeluruh. Masyarakat tidak ingin lagi melihat perseteruan tersebut menghambat tujuan luhur pemberantasan korupsi di

di antara penegak hukum baik kejaksaan, KPK dan kepolisian dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Sinergitas terpadu merupakan esensi fundamental dalam perwujudan bersama pemberantasan korupsi. Tanpa adanya fondasi yang kuat, maka pilar penegakan hukum tidak akan dapat berjalan dengan baik. Kita mengetahui secara bersama, di antara penegak hukum sering terjadi 'konfrontasi' atau perseteruan yang justru berdampak negatif terhadap tujuan lahiriah penegak hukum itu sendiri. Yakni, bagaimana membangun penegakan hukum secara bersama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, demi mewujudkan

Indonesia. Untuk tujuan yang sama serta dibarengi dengan niat yang baik, maka kolaborasi di antara lembaga penegak hukum tersebut dalam pemberantasan korupsi mutlak sangat diperlukan. Nilai trust masyarakat Indonesia yang saat ini memberikan apresiasi positif dan ekspektasi yang sangat baik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), wajib dijadikan panutan bagi institusi kejaksaan dan kepolisian. Parameter keberhasilan KPK, perlahan namun pasti mulai diikuti oleh institusi lain yang memiliki kewenangan dalam pemberantasan korupsi, yakni Kejaksaan. Kejaksaan mulai memberikan angin perubahan, dalam

penanganan perkara korupsi dan pengembalian kerugian keuangan negara yang cukup signifikan. KPK, kejaksaan, dan kepolisian haruslah saling bahu-membahu dalam tujuan yang mulia secara bersamasama. Egosentris institusi seringkali menjadi penghambat dalam melahirkan tujuan bersama, namun nilai apatis haruslah kita eleminir, walaupun kita ketahui secara bersama bahwa proses untuk melahirkan kekuatan bersama demi tujuan yang mulia tentulah tidak mudah laksana membangun imperium Romawi oleh Kaisar Justianus ketika menyatakan rome was not bulid in a day, hal yang sama juga berlaku dalam mebangun sinergtas terpadu di antara penegak hukum baik KPK, kejaksaan maupun kepolisian, dibutuhkan kebesaran hati untuk saling mengisi satu sama lainnya, agar tujuan bersama dapat berjalan dengan baik, yakni pemberantasan tindak pidana korupsi. Untuk mengupayakan pemberantasan korupsi secara maksumal, maka dimensi ilmu dengan pengembangan kompetensi keilmuan aparat penegak hukum wajib dimiliki oleh setiap aparat penegak hukum itu sendiri, baik yang ada di KPK, kejaksaan maupun kepolisian. Karena, ilmu yang sifatnya komprehensif dan holistik, baik dalam tataran rech-normatif, recht teori maupun recht filosfie wajib untuk digali sebagai sumber ilmu pengetahuan bagi aparat penegak hukum yang berada di kejaksaan, KPK, maupun kepolisian. Kekeringan nuansa pemaknaan asas dan penerapan teori oleh aparat

penegak hukum di persidangan seyogianya dapat disikapi secara bersama untuk menyirami kekeringan tersebut dengan konsepsikonsepsi. Bahwa penegakan hukum tidak hanya berbasis pembuktian semata melainkan juga kepada aspek pengetahuan teori dan asas hukum secara mendalam. Karena, seringkali kita melihat penasihat hukum di persidangan korupsi begitu membela 'secara membabi buta' terdakwa korupsi dengan mengemukakan argumentasi hukum asas dan teori. Seyogianya aparat penegak hukum, baik yang di KPK, kejaksaan maupun kepolisian dapat meningkatkan sequensi keilmuan mereka. Sequensi keilmuan haruslah senantiasa dibarengi dengan peningkatan spiritualitas aparat penegak hukum, dengan meningkatkan kapabilitas keilmuannya. Maka, peningkatan taraf kejujuran akan merupakan elemen esensial dalam melahirkan aparat penegak hukum yang jujur dan andal, khususnya dalam penegakan hukum yang baik dalam pemberantasan korupsi. Akhirnya, masyarakat Indonesia tidak sekedar membutuhkan lips service penegakan hukum. Masyarakat Indonesia menginginkan aktualisasi dan implementasi nyata kejujuran aparat penegak hukum, baik KPK, kejaksaan maupun kepolisian, khususnya dalam membangun sinergitas secara terpadu dan bersama-sama demi tujuan mulia bagi bangsa. Pemberantasn korupsi di bumi Pertiwi. Amin. *** Penulis adalah mahasiswa S3 Fakultas Hukum Unhas

APBD Eliminasi HAM? Oleh Siti Marwiyah "HAM itu hak yang melekat dalam diri manusia. Tanpa dengannya, manusia tidak bisa hidup sebagai manusia." (Jan Materson, PBB) Bahwa setiap diri manusia mempunyai hak fundamental yang menentukan keberlanjutan dan keberdayaan hidupnya, yang jika terabaikan, akan membuatnya kehilangan kebermaknaan hidupnya sebagai manusia. Pertanyaannya, sebagai pilar istimewa perlindungan atau penegakan HAM di daerah, apakah pemerintah daerah (pemda) sudah mewujudkan atau membumikannya secara maksimal? Masyarakat selama ini masih diposisikan 'warga kelas dua' (unerprivillege) oleh pemimpin daerah. Mereka terbatas jadi alat pembenaran untuk memperlancar terimplementasinya diskresidiskresi dan kultur pemimpinnya yang sesat fikir, sikap, dan perbuatannya. Mereka masih belum merdeka sejati dari 'jajahan' pola kepemimpinan lokal yang sibuk menikmati kursi kemapanan dan kenyamanannya, atau masih terkebiri oleh praktik kepemimpinan yang berpenyakit abus of power. Bagaimana pilar-pilar pemda tidak distigma sesat fikir dan perilaku, memang senyatanya, mereka lebih senang dan bangga beramairamai 'berselancar' di atas penderitaan masyarakat dengan menggunakan APBD. Sebut, misalnya, budaya renovasi rumah bupati/

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

walikota dan penggantian mobil dinas, layak dikategorikan sebagai pelanggaran hak masyarakat. Mulai dari eksekutif hingga legislatif sama-sama menyukai gaya kepemimpinan kompetitif dalam menggunakan dan memboroskan APBD. Sikap memahami realitas kepentingan publik yang benar-benar membutuhkan dukungan APBD, tidak dimilikinya atau jauh dari lubuk hatinya. Sehingga, di berbagai daerah, masih banyak ditemukan kondisi kehidupan masyarakat yang serba memprihatinkan, seperti kondisi rumah rakyat miskin yang tidak tersentuh bantuan. Kalaupun komunitas elitis tidak bisa menghabiskannya atau kesulitan memperuntukkan bagi kepentingan eksklusifnya pada tahun anggaran, mereka membiarkannya sebagai 'anggaran sisa'. Dengan model begini, otomatis banyak hak-hak masyarakat yang tidak bisa dipenuhinya. Banyak dana pembangunan yang sudah disiapkan tidak termanfaatkan sesuai perencanaan, tidak terserap habis, atau terserapnya 'salah alamat'. Sungguh memilukan kalau serapan APBD rendah, padahal problem di daerah sangatlah komplikatif. Mulai dari angka kemiskinan yang tidak terkendali, pengangguran yang terus menumpuk, buta huruf yang belum teratasi dengan baik, korban bencana alam yang sering tak terurus, anjal yang kian memadati jalanan,

orang miskin dan pengemis yang mudah ditemukan di mana-mana, hingga gizi balita serta kesehatan ibu melahirkan yang memprihatinkan. Beberapa sampel ini sekaligus menunjukkan bahwa APBD belum memihaknya. Pos dana bantuan sosial atau penyangga kepentingan publik masih sebatas das sollen, dan belum sampai dinikmati secara riil oleh masyarakat. Hak-hak masyarakat masih manis di atas kertas atau menggiurkan dalam angka-angka yang tertera di APBD, sementara dalam kenyataannya, APBD ini salah alamat dalam penggunaannya atau jauh dari membahasakan secara empirik belanja publiknya. Filosof ternama Plato dalam buku masterpiece-nya, Republic mengingatkan bahwa 'penguasa' diamanatkan oleh Tuhan pertama-tama dan terutama agar mereka menjadi penjaga yang baik (good guardians) sebaik seperti terhadap anak mereka sendiri. Apa yang dipesankan Plato itu jelas ditujukan pada komunitas pemimpin yang sedang menduduki posisi elitisme kekuasaan supaya mereka jadi pegiat dalam penegakan atau perlindungan HAM, menegakkan amanat sosial yang diembannya. Kedudukannya merupakan jembatan fundamental yang menentukan baik-buruknya kehidupan masyarakat. Masyarakat bisa menuai

kesejahteraan, bebas dari ketidakberdayaan, dan mampu menikmati kedamaian berkat kepemimpinannya. Masyarakat akan jadi kuat di tangan pemimpin yang kuat. Begitupun masyarakat akan kehilangan hak-haknya di tangan pemimpin yang lemah dan suka membenarkan oportunisme. Masyarakat menjadi lemah, tak terdidik, berkeliaran di jalanan sebagai golongan yang tersingkir dan tak terurus di tangan pemimpin yang lebih mementingkan menjaga dan mengurus kepentingan eksklusifnya. Bilamana pemimpin itu mampu menunjukkan peranperan sejati dan sucinya sebagai mediator, mobilisator dan advokator atas hak-hak asasi masyarakat, maka pemimpin itu telah menjalankan etos kepemimpinannya yang berbasiskan amanat keberagamaan. Pemimpin yang keluar dari 'zona' kepentingan publik, misalnya, terlibat penyalahalamatan alokasi APBD, merupakan deskripsi sosok pemimpin pecundang, yang rawan mendatangkan (mengakibatkan) konstruksi kehidupan kemasyarakatan ini akrab dengan madarat (kerusakan) publik. Masyarakat akan diantarkan oleh sosok penguasa (pemimpin) seperti itu pada tataran kehinaan dan kekalahan, banyak dihimpit penderitaan, akrab dengan kesulitan yang menyesakkan bangunan kehidupan atau sulit

terbebaskan dari ancaman kemiskinan sistemik dan absolut. Sosok penguasa itu tidak menempatkan atau memberdayakan sumpah jabatannya sebagai 'generator' sosial struktural yang mendukung dan memperlancar hak-hak masyarakat, pencari dan perindu keadilan. Sosok penguasa yang mengeroposi, memubazirkan, dan menyalah-alamatkan APBD merupakan cermin pemimpin daerah yang terjebak pada praktik mafia atau sindikasi struktural, dehumanisasi, arogansi, despotisasi, 'kriminalisasi pembangunan' dan beragam malversasi kekuasaan, yang nota bene pemroduk dan penyemarak pelanggaran HAM. Pelaksanaan APBD yang jujur, akuntabel, transparan, atau tidak disalah-alamatkan demi kepentingan pribadi, golongan, dan partai merupakan obsesi yang sudah lama dinantikan masyarakat. Penantian ini sudah seharusnya menjadi enerji penyemangat untuk menyadarkan dan menggairahkan pemimpin di daerah ini, bahwa keberlanjutan hidup yang lebih baik, menyejahterakan, dan memberdayakan di berbagai lini strategis sudah lama menjadi impian masyarakat. ***

Penulis adalah Dekan Fakultas Hukum Universitas Dr Soetomo Surabaya

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

KAMIS

3

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Advertorial

Anggota Polres tak Disiplin Diberi Helm Merah SELATPANJANG - Jika tak disiplin dan tidak mentaati peraturan di internal Polri, maka Polres Kepulauan Meranti akan memberikan hukuman dengan memakaikan pelanggar disiplin helm merah di tengah lapangan. Setelahnya akan diberikan arahan dari perwira agar tidak mengulangi kembali perbuatan melanggar disiplinaanggota Polri. emikian dikatakan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi, Kamis (18/ 12) kemarin. Hal itu sebagai bentuk pembinaan yang dilakukan kepada setiap anggota Kepolisian di lingkungan Polres Kepulauan Meranti. "Jika tidak disiplin, seperti tidak masuk tanpa keterangan, tidak apel dan lainnya, maka kita akan suruh pakai helm merah dan di bariskan di lapangan. Kemudian kita akan berikan arahan kepada anggota tersebut," kata AKBP Zahwani. Kapolres Kepulauan Meranti tidak akan melakukan tindakan fisik atau kekerasan lainnya untuk membina anggota. Yang dilakukan adalah memberikan pemahaman dan pengajaran, sehingga nantinya ada efek jera dan anggota tidak akan mengulangi perbuatannya. BETTER-Jaafar

Pasar Tradisional Percontohan Akan Dikelola BUMD Bumi Meranti SELATPANJANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti akan mengelola Pasar Tradisional Percontohan yang dibangun di Jalan Tanjungharapan Selatpanjang. Pengelolaan tersebut akan diserahkan kepada BUMD setelah bangunan pasar itu diresmikan oleh pihak Kementerian Pardagangan RI. Direktur Umum dan Personalia BUMD PT Bumi Meranti, Idris Samsudin, saat dikonfirmasi baru-baru ini mengatakan, penyerahan pengelolaan pasar itu kepada BUMD PT Bumi Meranti merupakan arahan dari Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi. ''Memang belum ada MoU antara Pemda dengan BUMD terkait pengelolaan pasar itu., Tetapi sesuai arahan Bupati kepada Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti agar pengelolaan pasar diserahkan kepada BUMD PT Bumi Meranti. Disperindagkop UKM juga sudah mengeluarkan surat penunjukan BUMD sebagai pengelolanya. Namun secara resmi baru akan diserahkan setelah peresmian,'' ungkap Idris. Untuk persiapan pengoperasian pasar itu, kata Idris, Manajemen BUMD PT Bumi Meranti sudah mengundang sejumlah pihak guna membicarakan teknis pemindahan pedagang dari sejumlah pasar di Kota Selatpanjang ke bangunan pasar tradisional percontohan. ''Untuk tahap awal, kami sudah membicarakan teknis pemindahan pedagang dengan Asosiasi Pedagang, Konsultan Pasar, Konsultan Fisik bangunan, kontraktor pembangunan pasar, dengan dihadiri pihak Disperindagkop UKM dan Dinas Pasar Kepulauan Meranti,'' kata Idris. Dari pertemuan itu, terang Idris, pada prinsipnya para pedagang siap untuk pindah ke bangunan pasar tradisional percontohan, guna memenuhi syarat dimulainya pengoperasian pasar, sebagaimana ditetapkan oleh pihak Kementerian yang telah memberikan dukungan anggaran bagi pembangunan pasar tersebut. ''Mereka siap pindah sementara untuk memenuhi syarat peresmian oleh pihak Kementerian, tapi kalau jual beli mereka ternyata tidak lancar, mereka (pedagang) menyatakan akan kembali ke pasar semula, sampai bangunan fisik pasar tradisional percontohan itu sempurna,'' ucapnya. Dijelaskannya, saat ini progres bangunan utama pasar itu sudah mencapai 90 persen. Jumlah los dan kios pedagang yang sudah bisa ditempati sebanyak 458 tempat, yang terdiri dari 192 los pedagang sayur dan bumbu di lantai bawah, 104 kios di lantai atas dan 162 los pedagang ikan dan daging. ''Saat ini pedagang yang sudah terdata sebanyak 550 nama,'' ungkapnya. Ditanya tentang kepastian jadwal peresmian bangunan pasar itu, Idris menjelaskan menurut rencana tetap akan dilakukan dalam bulan desember 2013 ini. ''Jadwal pastinya menunggu konfirmasi Disperindagkop UKM ke Kementerian Perdagangan. Karena diharapkan Menteri yang meresmikannya,'' kata Idris. BETTER-rhc

Kembangkan Perikanan dan Kelautan Dilakukan Lewat KUBE SELATPANJANG - Membangun perikanan dan kelautan di Kabupaten Kepulauan Meranti akan dilakukan melalui kelompok usaha bersama (KUBE). Demikian dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ahmad Yani, selasa (17/12), di sela-sela kesibukannya. Menurut pria kelahiran Selatpanjang ini, pengembangan kelautan dan perikana akan dialokasikan ke KUBE khusus kelautan dan perikanan. “Kita ingin menciptakan kelompok yang nantinya bisa mandiri. Untuk itu harus mengacu kepada Cekil Bin Cekel ini,” ungkap Ahmad Yani atau yang lebih senang dipanggil Cik Mat. Cik Mat berharap KUBE binaan DPK dapat bekerja dengan Cekil. “Cekil itu singkatan dari cerdas, kerja keras, ikhlas dan Lillahi Ta’ala. Kita harapkan agar individu yang tergabung dalam KUBE itu nantinya bisa menerapkan Cekil itu. Namun perlu juga dipadukan dengan Cekel, yaitu bekerja dengan cermat, kekeluargaan dan luhur budi. Ini yang sudah jarang dimiliki. Jika ini digunakan, saya yakin segala pembangunan akan terlaksana dengan baik," katanya. Saat ini, lanjutnya, ada satu KUBE yang akan mengelola mesin pembuatan pakan ikan. Mesin tersebut merupakan bantuan dari Balitbang pemerintah provinsi Riau. “Karena saya baru menjabat kepala dinas, saya akan jadikan dulu satu kelompok pembuatan pakan ini yaitu di Dusun Pecah Buyung, Desa Banto. Anggota KUBE ini akan kita bina untuk bisa bekerja denan Cekil dan Cekel ini. Jika ini berhasil, baru nanti kita alokasikan untuk desa lainnya," terang Cik Mat. Dijelaskannya, bahan baku utama pembuatan pelet tersebut berasal dari bahan baku lokal seperti ampas sagu atau repu, ikan-ikan rucah, tepung jagung, vitamin dan minyak goreng curah. Dengan memperoduksi sendiri pakan ikan, diharapkan biaya yang dikeluarkan oleh nelayan keramba lebih murah. “Harga pelet di pasaran saat ini mencapai Rp14ribu rupiah per kilo. Tapi dengan pakan yang diolah KUBE ini harga pakan jauh lebih murah yiatu Rp5000 hingga Rp7000. Dan sudah termasuk biaya kirim,” harap Cik Mat. BETTER-rahmi

DOKUMENTASI aksi yang pernah dilakukan oleh Syaiful Ikram, ketua BP2KM saat menuntut pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti.

Ramlan: Perjuangan Pemekaran Meranti tak Mudah SELATPANJANG – Tanggal 19 Desember 2013, Kabupaten Kepualauan Meranti genap berusia 5 tahun. Perjalanan untuk menjadi sebuah kabupaten tidaklah mudah. Sejak tahun 1957 hingga tahun 1999 tak ubah sebuah proses memerdekakan sebuah negara, yang menguras tenaga, pikiran dan tak sedikit pula harta benda yang terkorbankan. Salah satu pelaku sejarah, Ramlan Abdullah, kemarin mengatakan, proses perjuangan Kabuapten Kepulauan Meranti ada do’a, ada lobi-lobi politik, ada usaha dan kerja keras yang melibatkan semua komponen dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. “Gerakan perjuangan pemekaran daerah memang sudah dimulai sejak tahun 1957. Sebuah sejarah panjang yang memang melelahkan para pejuangpejuang kita kala itu. Namun mereka tak pernah mengenal arti kata letih dan menyerah. Perjuangan itu terus meregenerasi, patah dan tumbuh silih berganti, dan saya sendiri ikut bergabung pada tahun 2002,” ungkap Ramlan Abdullah, yang saat ini merupakan

itu. Kita mulai Ketua Yayasan membangun kePejuang Mekuatan. Bersaranti. ma pak Irwan, H Belum adaNazaruddin, H nya perubaCia, Ir Yusri, Ishan dan pekandar kita ningkatan kemenggelar rpasejahteraan di at di Batam, unSelatpanjang tuk menyeradan Merbau gamkan simpulmenjadi salah simpul masyasatu pemicu rakat Meranti di Ramlan turun luar daerah. Jika berjuang bersimpul-simpul sama. “Saya ini disatukan visi meninggalkan dan misinya, kiKota Selatpanta yakin perjujang pada taangan itu akan hun 1985. Talebih mudah. Di hun 2001, pasRAMLAN ABDULLAH Batam ada IKB ca reformasi, Selatpanjang, saya putuskan untuk pulang ke kampong. begitu pula di Balai Karimun Tapi yang saya lihat, daerah dan di Pekanbaru. Cinta teryang memiliki potensi alam hadap perjuangan kita saat yang cukup besar namun itu semakin tinggi hingga tidak ada perubahan pem- terbentuk beberapa wadah bangunan yang sebanding atau gerakan seperti BP2KM dengan potensinya itu, teru- dan KWKM. Ini yang gencar tama di Kota Selatpanjang melaksanakan demonstrasi dan Kecamatan Merbau. Ini di Pekanbaru dan di Selatmembuat kerisauan hati,” panjang dengan pemblokiran pelabuhan,” urai Ramlan. sebut Ramlan. Meskipun gencar aksi Saat itu pula, lanjut Ramlan, ia mendengar ada gaung yang dilakukan oleh mahapemekaran yang digerakkan siswa dan berbagai kompooleh putra-putra daerah, sa- nen masyarakat, namun lah satunya oleh Irwan Nasir. selalu saja usaha pemekaran “Saya kontak beliau, saya itu belum membuahkan hasil. tanyakan keseriusan wacana “Padahal tahun 2005, kita

sudah memperoleh surat Ampres, ini yang paling bikin kita semua jengkel. Kita sering ditinggalkan, Februari 2007 Kepulauan Meranti tidak dibahas di DPR-RI. Ini yang menjadi pertanyaan kita semua kenapa perjuangan kita selalu gagal, padahal perjuangan di daerah dengan aksi-aksi demo di Selatpanjang dan para mahassiswa di Pekanbaru.Akhirnya muncul ide, kita berkumpul bahwa perjuangan ini harus didukung total dikuatkan juga di tingkat pusat, bahwa. Perjuangan ini harus didukung total. 1 April 2007 kita dirikan Meranti Centre sebagai wadah prematik action. Rapat pertama kita gelar di kediaman Firdaus Muktar Djamil di Jakarta,” ungkap inisiator dan pendiri Meranti Center ini. Dari Meranti Centre itulah, lobi-lobi politik diperkuat para pejuang Pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti ke tingkat pusat. Beberapa kali, Ramlan bersama teman-teman seperti Syiaful Ikram, Yohanes Umar, Firdaus dan lainnya, mendatangi Komisi II DPR-RI gencar melakukan pendekatan demi pemekaran daerah ini. Irwan Nasir, Dev Sign, Supeno, Sofyan Zainal,

Zulkhairil dan beberapa teman lainnya menemui Megawati, Ketua Umum PDI-P. “Apa yang kita raih hari ini adalah perjuangan semua pihak yang melibatkan seluruh komponen sesuai dengan kapasitas dan kemampuan masing-masing. Ada do’a yang kita dipanjatkan, ada lobi politik, ada peran dan dukungan dari tukang becak, ojek, buruh, seluruh kepala desa, para camat, para tokoh-tokoh di BP2KM, IKB Meranti, KWKM, Meranti Centre yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Ada peran dan dukungan dari tokoh-tokoh politik di DPRD Bengkalis, Riau dan DPR-RI. Alhamdulillah pada hari Jum’at 19 Desember 2008, pukul 15.15 WIB, akhirya DPR-RI menyetujui pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti,” sebut pria asal Pulau Merbau ini. Di usia Kabupaten Kepulauan Meranti yang ke-5 ini, Ramlan berharap Meranti bermanfaat untuk semua orang. M"enyangkut pelayanan, pemerataan ekonomi dan pembangunan, kesejahteraan masyarakat Meranti menjadi sasaran utamanya. Namun yang harus dititik beratkan adalah bagaimana kita satukan kembali semangat untuk membangun Meranti,” pungkasnya. BETTER-rahmi

Putri Puyu Belum Tersentuh Semenisasi Jalan PUTRI PUYU- Desa Putri Puyu pemekaran dari Desa Dakal yang berada di sebelah kanan Desa Tanjung Padang, belum tersentuh semenisasi jalan. Warganya yang sebagian besar petani karet dan sagu, terisolir karena akses jalan yang tidak memadai. Demikian dikatakan warga Desa Putri Puyu, Zainudin, kemarin. Untuk itu, masyarakat mengharapkan kepada pemerintah Kabupaten kepulauan Meranti, agar di tahun 2014 mendatang, dapat membangun semenisasi jalan di Desa Putri Puyu. "Setiap hujan, kami harus melewati jalan yang terendam air. Kepada siapa kami hendak mengadukan keadaan ini kalau bukan kepada Pemkab Kepuluan Meranti," katanya. Masyarakat, lanjutnya, sangat mengharapkan Bupati dan DPRD memperhatikan nasib mereka di Desa Putri Puyu ini. Kepala Desa Putri Puyu, Syahrul membenarkan bahwa ada delapan jalan di lingkungan dusun tidak tersentuh semenisasi. "Kita berharap pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menindaklanjuti permohonan masyarakat Desa Putri Puyu dan usulan-usulan untuk semenisasi jalan tersebut. Tujuan agar saat musim hujan, warga bisa berjalan menuju warung untuk

JALAN yang awalnya dibuka oleh Pemkab Bengkalis di Desa Tasik Putri Puyu, sampai saat ini masih berbentuk jalan tanah.

membeli kebutuhan," terang Kades. Dijelaskan Syahrul, jalan poros yang ada melintasi Desa Putri Puyu saat ini, baru saja ditimbun oleh PT. RAPP. Untuk melewati jalan tersebut pada musim hujan, warga memasang jempatan dengan papan.

"Inilah yang dialami masyarakat Desa Putri Puyu selama ini. Jalan poros tersebut dibangun oleh Pemda Bengkalis, namun tidak diteruskan semenisasi. Pada musin hujan, dalamnya mencapai lutut sehingga kendaraan roda dia tidak lagi

bisa lewat. Masyarakat mengambil alternatif memasang papan agar motor dapat lewat menuju pelabuhan, agar dapat berpergian," jelas Syahrul. Selain itu, Kepala Desa menambahkan, bahwa mesin listrik bantuan

Pemkab Meranti, sampai saat ini belum bisa terpasang ke rumah penduduk. Sebab untuk memungut biaya pemasangan, masyarakat tidak ada uang. "Masyarakat desa kami banyak yang miskin," ungkap Kades Putri Puyu. BETTER-jaafar


4 9.812 Jiwa Warga Masuk DPT KPUD Rohul Tak Miliki NIK PASIR PENGARAIAN - Hasil verifikasi data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil secara door to door untuk mendata ulang warga Rohul masuk dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilu legislatif tahun 2014 pada Komisi Pemilihan Umum Daerah Rohul, namun tidak miliki Nomor Induk Kependudukan, sebanyak 32.929 warga Rohul tidak miliki NIK 9.812 jiwa. Verifikasi Disdukcapik Rohul tersebut, sebelumnya dilakukan dalam upaya mensingkronkan data DPT dengan penduduk Rohul sudah terdata resmi di Disdukcapil dan memiliki NIK. Awalnya, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) menemukan 51.936 warga masuk DPT,namun tidak miliki NIK, setelah dilakukan singkronisasi, ternyata ditemukan 19.007 warga, Kemudian di lakukan verifikasi terdapat 14.194 warga bisa diberikan NIK. Validasi dilakukan Disdukcapil, terdapat 32.929 tidak miliki NIK, namun terdaftar dalam DPT Pileg 2014, dari total DPT di Rohul 339.891, berhak memilih, data penduduk Rohul tidak miliki NIK namun masuk DPT Pileg 2014 semula 51.936 sesuai data Kemendagri. "Setelah kita ada kerjasama dengan KPU Rohul lakukan verifikasi, 23.117 warga sudah diverifikasi ada 9.812 warga Rohul tidak kita temukan," Ucap Kadisdukcapil Rohul, Drs H.Yusmar Yusuf M.Si, di kantornya, Selasa (17/12). Meskipun 9.812 warga tidak ditemukan, menurut Yusmar, pihaknya akan tetap melakukan verifikasi dan mencari warga tersebut, ada tiga kemungkinan bila warga tersebut tidak ditemukan yakni, meninggal dunia, memiliki identitas ganda atau pindah domisili, namun tidak dilaporkan. "Kita akan upayakan mencari 9.812 warga tidak ditemukan, nanti jika memang tidak ditemukan lagi baru bisa kita hapus dari data Adminsitrasi kependudukan (Adminsduk)," ucap Yusmar. Tidak ditemukannya data warga hasil validasi dilakukan Disdukcapil tersebut, pihaknya sudah memberikan informasi resmi ke KPU Rohul, warga bisa diberikan NIK baru 14.194, memiliki NIK 8.920 orang, sedangkan warga tidak ditemukan 9.812. Pada prinsipnya validasi dan verifikasi data terhadap 32.929 warga masuk DPT, kalau tidak miliki NIK sudah sampaikan ke KPU Rohul hasilnya, Disdukcapil Rohul tidak bisa interpensi KPU, lembaga itu punya kewenangan penetapan DPT, data diberikan ke KPU hasil data verifikasi di lapangan, kalau KPU nanti meminta baru diverifikasi data DPT memiliki NIK siap memberikannya. BETTER-epi

Kemenag Adakan Bimtek Kurikulum 2013 Bertahap PASIRPENGARAIAN - Kurikulum 2013 perlu disosialisasikan dan diimplementasikan di semua sekolah baik negeri maupun swasta mulai dari jenjang SD hingga SMA. Saat ini belum semua sekolah menerapkan kurikulum 2012 ini. Guna mensukseskan penerapan kurikulum 2013 di seluruh Madrasah mulaidari tingkat MI ,MTS dan MA seKabupaten Rokan Hulu Kementrian Agama Rokan Hulu menggelar Bimbingan Teknis khusus penerapan kurikulum 2013. Kegiatan ini untuk pertama kalinya dilakukan bagi guru MTS Negeri dan Swasta yang dilakukan secara bertahap sebanyak empat kali. Kepala Kementrian Agama Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi MA saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa. kurikulum 2013 ini akan diterapkan di Rokan Hulu pada 2014 mendatang. Untuk itu maka kepada guru diberika dilakukan bimbingan teknis untuk mempermudah proses belajar mengajar di kelas. Karena kururikulum 2013 ini jauh beda dengan kurikulum 2012,Dan dalam kurikulum 2013 ini siswa madrasah dituntut harus memiliki sikap yang baik dan memiliki kemampuan atau skil, sedangkan kurikulum 2012 hanya menuntut siswa menguasai ilmu agama. "Kita sengaja memberikan biimbingan teknis kepada para guru sekolah Madrasah ini. Karena ada perbedaan antara kurukulum 2012 dan 2013 untuk mempermudah proses belajar mengajar di kelas,"ungkapnya. Sementara itu Kasi Pendis Kemenag Rokan Hulu Syahruddin juga menambahkan bahwa bimtek ini dilakukan khusus untuk guru MTS se-Rokan Hulu. Akan menyusul bintek kurikulum 2013 untuk MI dan MA. Ia berharap agar selama mengikuti bimtek para guru bisa memperhatikannya dengan serius.Sehingga ilmu yang didapat selama pelaksanaan Bimtek ini nantinya bisa diterapkankan disekolahnya masing masing dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah agama yang ada di Kabupaten Rokan Hulu. "Kita berharap kepada para peserta bisa serius untuk mengikuti kegiatan ini. Sehingga usai pelaksanaan Bimtek ilmu yang dapat bisa diterapkan disekolahnya masing masing,"jelasnya. BETTER-Epi

KAMIS

ROHUL

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

BPBD dan Basarnas Riau akan Latihan Gabungan

Kepala BPBD Rohul Aceng Herdian bersama tim BPPD Riau

PASIR PENGARAIAN - Keberadaan Badan SAR Nasional atau Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan negara selama ini. Untuk itu eksistensi dan ketrampilan personil Basarnas dan BPPD perlu dilakukan. Guna menyatukan persepsi dalam upaya penyelamatan korban bencana, kecelakaan udara dan pelayaran dan musibah lainnya, Badan Search And Rescue Nasional Provinsi Riau akan menggelar Pendidikan dan Latihan gabungan di Aek Matua Tangun, Kecamatan Bangun Purba. Disampaikan, Kepala Seksi Operasi Basarnas Pekanbaru Abdul Malik, S.Sos di Pasir Pangaraian, Selasa (17/12/

2013), rencananya Diklat gabungan ini akan melibatkan Tim dari Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, TNI dan masyarakat, kegiatan itu di gelar selama 3 hari dari mulai Tanggal 18 hingga 20 Desember 2013. Tambah Abdul, lokasi dipilih di kawasan Aek Martua Kecamatan Bangun Purba, pelatihan tersebut recanannya akan di ikuti sebanyak 40 peserta terdiri dari BPBD Rohul, Paskas 462 , Danramil Rambah serta masyarakat di Bangun Purba. di fokuskan untuk penyelamatan penerbangan dan musibah lainya. "Pelatihan ini sifatnya latihan gabungan, dalam pelatihan ini nanti para peserta akan diberi pembekalan serta praktek tekhnik evakuasi, Medis Face Respondent (MFR), Tali Temali

Navigasi Darat, Pembacaan Peta dan lainnya," kata Abdul. Dipilihnya Rohul sebagai lokasi latihan gabungan ini dikarenakan Rohul memiliki tekstur alam medan perbukitan di nilai mendukung medannya bagus untuk dilakukan tempat pelatihan, balam pelatihan ini juga di harapkan dapat menguji Standart Operasional Pelayanan (SOP) Sar selama ini telah baku. Kata Abdul, medan di Rohul di dominasi daerah perbukitan sangat ideal di Riau, apalagi di lokasi tempat latihan memiliki air terjun ketinggiannya sekitar 1000 meter, Ada Vertical rescue juga mendukung, serta hutan dan persedian air cukup, ideal sebagai sarana untuk di lakukan pelatihan ini, ditambah

adanya dudukung pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Kemudian Diterangkan Kepala BPBD Rohul Aceng Herdiana, ST, MT menyambut baik kerjasama ini, berharap dengan latihan gabungan ini dapat meningkatkan kemampuan Tim BPBD Rohul akan mensuport mensukseskan kegiatan ini seperti anggota, hal itu dikarenakan menyadari BPBD Rohul sebagai instansi baru masih perlu skil evakuasi. Adanya diklat Basarnas ini, tentu juga bisa membantu BPBD Rohul akan tertolongg sehingga quick respon akan dalam memberikan pertolongan bagi korban bencanana dan pelayanan pada dapat tercapai secara maksimal. "BPBD Rohul sebagai pengemban amanah selalu ingin

melakukan inovasi atau perbaikan dalam institusinya dengan adanya latihan dilakukan Basarnas kami sangat menyambut positif karena potensi di BPBD saat ini belum dapat di berdayakan," ujar Aceng. BPBD Rohul akan menigikutsertakan 4 orang dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Rohul menjadi ujung tombak intansinya, kedepan akan menghimpun tenaga potensi lokal untuk direkrut dan di inventarisir sebagai relawan di tengahtengah masyarakat. "Untuk membangun upaya pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi BPBD juga akan merekrut potensi lokal di miliki Rohul, sehingga harapan antara BPBD Rohul, Basarnas dan masyarakat tercipta sinergitas yang baik," ungkapnya. BETTERepi

Pemilihan Kepala Desa Ditiadakan PASIRPENGARAIAN - Mulai tahun 2014 nanti pesta demokrasi berupa pemilihan kepala desa atau Pilkades akan ditiadakan. Ini tentu akan membawa pro kontra di tengah masyarakat. karena selama ini Kepala Desa dipilih oleh masyarakat. Sesuai Surat edaran Mendagri. NO 140/7635/PMD tgl 8 November 2013 yang ditujukan kepada seluruh Kabupaten Kota se Indonesia melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD)

Rokan Hulu maka pada tahun 2014 tidak ada Pemilihan Kepala Desa. Hal ini dikatakan Kepala BPMPD Rokan Hulu Drs H Bhudia Kasiono saat dikonfirmasi wartawan Rabu (18/12).Menurutnya berdasarkan surat edaran Mendagri tersebut pada tahun 2014 mendatang di tiadakan Pemilihan Kepala Desa karena pemerintah fokus kepada Pemilihan Legislatif,DPD dan Pilpres. Namun jika ada masa jabatan Kepala Desa yang habis

pada tahun 2014 akan ditunjuk PJS nya yang berasal dari Sekdes yang PNS dan pegawai dari Kantor Camat.Terhadap surat edaran Mendagri tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Rokan Hulu dan jika sudah ada petunjuk dari Bupati, maka BPMPD Rokan Hulu akan segera mensosialisasikan kepada Pemerintah Kecamatan untuk disampaikan kepada Pemerintah Desa. "Baru baru ini kita sudah terima surat edaran dari Mend-

agri tentang tidak adanya Pilkades pada tahun 2014 mendatang,karena takut mengganggu proses,Pemilu dan Pilpres,"ungkapnya. Lanjut dikatakan Bhudia Kasino terhadap ketua dan Anggota BPD Desa yang sudah habis masa jabatannya,maka BPMPD Rokan Hulu sudah menyurati Dirjen PMD Kemendagri untuk dapat memberikan petunjuk terhadap pergantian anggota BPD tersebut.Karena Kepala Desa dan BPD Desa

sudah sepaket jika masa jabatan Kepala Desa habis maka masa jabatan Ketua BPD juga berakhir dan anggota BPD merupakan perwakilan masyarakat di Pemerintah Desa. "Untuk jabatan Kepala Desa bisa ditunjuk Sekdes PNS atau PNS dari kantor Kecamatan namun untuk anggota BPD Desa siapa yang akan menggantikannnya, hal ini yang sedang kita pertanyakan kepada Dirjen PMD Kemendagri,"ujarnya. BETTER-hms

SDN 003 Ujungbatu Juara 3 LSS Tingkat Provinsi UJUNG BATU - Kabar gembira bagi masayarkat dan pemerintah Kabupaten rokanhulu, karena salah satu SD di Rokanhulu telah menorehkan prestasi tingkat provinsi Riau. Dinas Pendidikan Provinsi Riau menetapkan SDN 003 Ujungbatu sebagai juara ke-3 Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Riau. Penetapan tersebut sesuai dengan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Nomor.947/KPTS/KEP 2013. Adapun penetapan pemenang LSS adalah tingkat SD/MI, SMP, MTs,SMA,MA dan SMK seProvinsi Riau tahun 2013 pada kegiatan pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kepala Sekolah SD Negeri.003 Ujungbatu Nurlaili,S.Pd didampingi Mega Ardienti,S.Pd mengaku, Pihaknya berhasil meraih juara ke-3 dalam kegiatan LSS Tingkat Provinsi Riau yang dilaksanakan belum lama ini. Sehingga SDN.003 Ujungbatu berhasil meraih mengumpulkan nilai 102. "Atas prestasi tersebut kita mendapatkan tropi, piagam serta uang tunai senilai Rp. 1,5 juta. Hendaknya ditahun depan, SDN.003 Ujungbatu lebih meningkat dari sekarang atau mini-

Kepsek SDN 003 Ujung Batu saat menerima piagam dari Dinas Pendidikan

mal bisa mempertahankan keberhasilan saat ini. Keberhasilan yang kita peroleh tidak terlepas peran serta dewan majelis guru dan pihak komite sekolah, "ungkap Nurlaili. Menurut Nurlaili, SDN.003 Ujungbatu akan tetap optimis

dan terus berkarya dengan melakukan pembenahan diberbagai line sektor, sehingga SDN.003 yang terletak dipusat kota Ujungbatu akan mampu berkompetisi dengan sekolah lain, baik ditingkat Kabupaten Rohul maupun tingkat Provinsi

Riau. Sementara Ketua UKS Ijasti,S.Pd menambahkan, bahwa kegiatan LSS adalah bertujuan meningkatkan tertib administrasi serta guna kelancaran pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan

pelaksanaan TRIAS UKS. Dengan demikian akan tercipta lingkungan sekolah yang bersih guna meningkatkan kebiasaan hidup sehat peserta didik. Sekaligus meningkatkan derajat kesehatan sekolah secara rutin. BETTER - pal


5 KAMIS PELALAWAN Pemkab Bakal Beri Pengurus ICMI Orda Pelalawan Dilantik Penghargaan Pengunjung 19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Setiap Perpustakaan

PELALAWAN- Untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya akan antusias masyarakat yang rajin mengunjungi perpustakaan daerah Kabupaten Pelalawan, seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2013 ini Pemda Kabupaten Pelalawan kembali memberikan penghargaan bagi pengunjung pustaka yang paling rajin di tahun ini. Pada kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan HM Harris diwakili oleh Staff Ahli Drs Abdurahman menyerahkan piagam penghargaan beserta dana pembinaan pada 36 pengunjung terbaik dari enam kategori pengunjung terbaik di halaman Pustaka Daerah Jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci, Kamis (20/12/2013). "Tahun ini, ada enam kategori yang kita berikan penghargaan pada pengunjung pustaka yang paling rajin yakni kategori pertama untuk umum, kedua tingkat SLTA sederajat, ketiga tingkat SLTP sederajat, keempat tingkat SD, kelima tingkat TK dan kategori terakhir adalah untuk lembaga," terang Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pelalawan T Ubaidillah pada wartawan, Selasa (17/12/13) kemarin. Ubaidillah menjelaskan bahwa untuk penerima penghargaan dari Bupati Pelalawan maka satu kategori terdiri dari enam pemenang. Jadi total seluruhnya menjadi 36 pemenang yang menerima pengahargaan pada hari ini. "Satu kategori terdiri atas juara I sampai Harapan III, berarti dari enam kategori itu ada 36 pemenang yang kita berikan pengahargaan," katanya. Sejak didirikan tahun 2010 silam, sambungnya, saat ini Pustaka Daerah Kabupaten Pelalawan sudah mengalami peningkatan yang sangat membanggakan. Selain telah memperluas jangkauannya sampai ke desa-desa, persediaan buku bacaan pun mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. "Saat ini, sudah ada 43 pustaka desa yang kita kelola, buku-bukunya secara bergantian kita suplai untuk memenuhi minat baca masyarakat di daerah," ujarnya Sedangkan peningkatan jumlah pengunjung di pustaka daerah, lanjutnya, mengalami peningkatan drastis setiap tahunnya. Begitu juga dengan anggota perpustakaan. Pasalnya, saat dibuka tahun 2010, tidak ada satupun pengunjung pustaka. Namun di tahun 2011 sudah 250 anggota, dan di tahun 2012 Pustaka pengunjung perpustakaan mencapai 1.752 orang. "Alhamdulillah minat masyarakat untuk mengunjungi pustaka sudah sangat tinggi, saat ini pustaka daerah telah memiliki tambahan 150 anggota dengan total kurang-lebih 1.000 anggota saat ini," katanya. Dengan semakin tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi pustaka dan memanfaatkan pustaka umum daerah sebgai pusat informasi, masih kata Ubai, ilmu pengetahuan dan memeperluas wawasan. Untuk itu, pihak pustaka daerah Kabupaten Pelalawan meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya. "Baru-baru ini, sudah kita lakukan Bimtek tenaga pustakawan dan kearsipan agar pengelolaan pustaka daerah semakin baik. Di samping itu, kita juga menambah jam pelayanan yang biasanya dibuka pada Senin-Jumat dari jam 08.0016,00 WIB sekarang sampai jam 18.00 sore, ditambah lagi pada hari Sabtu sampai jam 16.00 sore," ungkapnya. Dikatakannya, dan target pencapaian Pustaka Daerah Kabupaten Pelalawan 2014 mendatang, pihaknya akan lebih fokus pada pengumpulan dokumendokumen penting tentang sejarah Kabupaten Pelalawan. Pasalnya, sebagian besar arsip dan dokumen ikut terbakar bersama Istana Sayap Pelalawan. Sementara itu, sambutan Bupati Pelalawan HM Harris yang dibacakan Staff Ahli Setda Pelalawan Drs Abdurahman, mengatakan betapa pentingnya peran pustaka bagi ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, diharapkan pada pengunjung pustaka untuk dapat mengajak saudara dan teman yang lain untuk menjadi pemustaka yang rajin. "Pemda Pelalawan selalu mendukung program program dan kegiatan yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat, salah satunya program dari pustaka daerah ini, sebagai bentuk dukungan itu, kita berikan penghargaan kepada poengunjung setia," pungkasnya. BETTER-rhc

PELALAWAN- Bertempat di Ruang auditorium lantai III kantor Bupati Pelalawan, Rabu (18/12/13), pengurus Majlis Pengurus Daerah Ikatan Cendikiawan muslim Indonesia Orda Pelalawan dilantik oleh pengurus ICMI Riau. Pelantikan dihadiri Prof. DR . Ir.H T. Dahril , MSC. selaku Ketua Umum ICMI Riau. Dalam kesempatan tersebut juga turut hadir Bupati Pelalawan yang di wakili Sekdakab Pelalawan, Drs. H. Zardewan dan sejumlah tokoh ulama serta cendikiwan Kabupaten Pelalawan. Dalam pidato sambutannya, Sekdakab Pelalawan Drs. H. Zardewan mengatakan , momen pelantikan pengurus ICMI 20132018 hendaknya dapat menjadi momen yang baik dan bersejarah , serta organisasi ini turut mendukung program pemerintah kabupaten Pelalawan. "Kita menyadari keberadaan ICMI merupakan organisasi yang lebih dekat dengan komunitas agamis sesuai dengan titah organisasi tersebut, untuk itu harapan besar kita terhadap organisasi ini dapat memberikan sumbang saran terhadap pembangunan daerah Pelalawan tentunya sesuai dengan porsinya,"ujarnya. Selanjutnya Sekda menyampaikan, meliat dari keberadaan pengurus ICMI dari banyak latar belakang tentunya akan memberikan daya kemajemukan fikiran ide serta gagasan , baik untuk membangun organisasi ICMI tersebut juga untuk keluarnya. "Melihat banyaknya pengurus ICMI serta dari sejumlah latar

belakang pekerjaan tentunya ini akan memberikan nilai tambah untuk kemajuan organisasi dan melahirkan gagasan untuk memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah ini," jelasnya. Sementara Ketua ICMI Riau Prof.Dr.H. T Dahril.M.Sc. menyampaikan dalam pidato sambutannya, ucapan tahnia dan selamat kepada pengurus ICMI Pelalawan yang di lantik. Ia juga berpesan agar pengurus ICMI Pelalawan dapat menjalankan amanah organisasi sesuai dengan PD/PRT organisasi dan yang teramat nurgen. "Kita berharap pengurus ICMI tidak terlibat dalam politik praktis. Secara keorganisasian memang ICMI tidak berbicara mengenai politik praktis, namun kalau individunya itu hak dari pada warga negara,"paparnya. Selanjutnya menyikapi keberadaan Pengurus ICMI Pelalawan yang di lantik T. Dahril menhyambut baik ICMI kedepan akan lebih baik dari sebelumnya, sehingga dirinya yang juga tokoh masyarakat Riau yang berasal dari Pelalawan ini, ICMI harus bisa melakukan pendekatan bekerja sama dengan semua kalangan. "Sebuah organisasi akan lebih baik ketika dia bisa menjalin komunikasi dengan semua kalangan yang ada, apalagi saya melihat sejumlah pengurus ICMI Pelalawan yang baru saja di lantik terdapat, tokoh masyarakat, ulama, tokoh pemerintah , pengusaha, pekerja, pers dan tokoh muda,"urainya. Setelah pelaksanaan Kegiatan

pelantikan, Pengurus Orda ICMI Pelalawan yang baru langsung menggelar Rapat Kerja Perdana (RAKER) dengan agenda pemba-

hasan program kerja selama satu tahun kedepan. "Biar arah dan kegiatan oprganisasi ini berjalan dengan baik serta sesuai dengan

peraturan organisasi akan di tuangkan di dalam hasil Raker ini,"ucapM Amin .S.Ag selaku ketua Panitia Pelantikan. BETTER-rtc

Izin Satu Pintu Pangkas Birokrasi dan Minimalisir Pungli

Izin Satu Pintu Pangkas Birokrasi dan Minimalisir Pungli

PELALAWAN- Untuk meningkatkan pelayanan pemerintah serta mempermudah urusan tanpa berbelit-belit sehingga dapat memutus atau mem-

inimalisir terjadinnya pungutan liar disetiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), saat ini Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BP-

MP2T) tengah mensosialisasikan akan menjadi satu satunya SKPD yang menangani semua perizinan yang ada di Pemerintahan Kabupaten Pelalawan. Hal ini terungkap dalam rapat membahas soal perizinan yang dilaksanakan di aula kantor BPMP2T, beberapa waktu lalu. Rapat itu sendiri diikuti oleh seluruh perwakilan masing masing SKPD dengan mendatangkan nara sumber dari Jakarta Arwin Feri salah satu pejabat di Kementrian Dalam Negri. Dengan memotong arus pengurusan perizinan dan ditetapkan menjadi satu pintu, maka ada keringanan bagi masyarakat untuk mengurus perizinan yang direncanakan. Sehingga dengan begitu, kesulitan serta berbelit-belit yang selama ini membuat masyarakat enggan untuk berurusan langsung, sekarang hal itu tidak akan dirasakan oleh masyarakat lagi. "Sehingga dengan begitu maka tujuan pemerintah untuk

menyadarkan masyarakatnya dapat mengurus semua perizinan bisa terwujud," terang Kepala Badan BPMP2T kabupaten Pelalawan HT Mukhtarudin, usai rapat. Mukhtaruddin mengatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan ini adalah agar para pegawai di lingkungan Pemkab Pelalawan tahu soal proses perizinan yang bagus dan baik itu seperti apa. Artinya, bagus dalam pelayanan dan baik dalam peningkatan PAD bagi daerah sehingga antara masyarakat dan pemerintah daerah termasuk para investor bisa tertarik ke Pelalawan untuk membuka usaha. "Dengan begitu, mereka dapat merasakan kemudahan dan keramahan dalam pelayanan serta tidak berbelit belit," tandasnya. Kembali ditegaskan Mukhtarudin, bahwa upaya ini sendiri kalau memang berjalan untuk pelayanan satu pintu

maka akan lebih gampang melakukan pendataannya. Begitu juga dengan masyarakat tidak harus keliling-keliling mencari kantor dinas untuk berurusan melainkan cukup datang ke kantor BPMP2T saja maka bisa mengurus perizinan yang mereka minta. "Dan terpenting kita akan memberikan pelayanan maksimal mulai dari proses penyambutan sampai pemberian informasi terkait perizinan, baik itu mulai dari persyaratan sampai ke harga pembuatan perizinan yang diminta sesuai aturan yang berlaku. Ini kita sampaikan supaya tidak terjadinya pungli yang biasa dijadikan celah untuk meraup keuntungan pribadi bagi pelaku, sebab soal harga pembuatan perizinan sudah terpampang di meja informasi karena biaya yang dikeluarkan nantinya akan disetorkan ke kas daerah sebagai sumber pendatan daerah,"tutupnya. BETTER-dtp

2013, Diskes Tangani 9.974 Penderita ISPA PELALAWAN- Penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) yang menimpa masyarakat di Kabupaten Pelalawan, masih terus mendominasi.Pasalnya, sepanjang tahun 2013, tercatat ada 9.974 masyarakat yang terkena penyakit tersebut. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan dr Endit R Pratiknyo melalui Kabid P2PL Diskes Pelalawan, dr Rafles, baru-baru ini, di ruang kerjanya. Menurutnya, banyaknya penderita ISPA di daerah ini, dikarenakan terjadinya perubahan cuaca ekstrem tanpa didukung daya tahan tubuh yang memadai.Biasanya, jika berbicara soal 10 besar penyakit di Kabupaten Pelalawan, maka penyakit ISPA selalu menempati urutan pertama. Hal ini dikarenakan adanya perubahan cuaca yang ekstrem

tanpa diiringi daya tahan tubuh yang seimbang, sehingga membuat banyak masyarakat yang terkena penyakit ISPA. Untuk itu, kita mengimbau agar masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, sehingga tidak terkena penyakit ISPA ini,’’ terang Rafles. Selain penyakit ISPA, sambung Kabid P2PL, penyakit lain yang termasuk 10 besar penderita terbanyak adalah penyakit diare, dengan 4.450 jumlah penderitanya.Kemudian disusul penyakit hipertensi yang menempati urutan nomor tiga dengan jumlah penderita sebanyak 1.579. "’Penderita penyakit malaria menempati urutan nomor empat dari 10 besar penyakit di tahun 2013 ini, dengan jumlah penderita sebanyak 595," be-

bernya. Untuk urutan kelima penderita penyakit terbanyak di tahun ini, lanjutnya, penyakit diabetes mellitus atau penyakit gula, dengan jumlah penderita sebanyak 508 orang. Lalu penderita penyakit pneumonia berada diurutan keenam, dengan jumlah penderita sebanyak 463 orang. "Di nomor tujuh dari 10 besar penderita penyakit terbanyak di tahun ini adalah penyakit suspeck TB paru dengan jumlah penderita sebanyak 160 orang. Penderita penyakit disentri amuba menempati urutan ke delapan dengan jumlah penderita sebanyak 137 orang. Dua lainnya yakni penderita penyakit TB Paru dengan jumlah 33 penderita dan terakhir penderita penyakit typhoid klinis atau typhus dengan jumlah penderita sebanyak 30 orang,"ujarnya.

Di luar 10 penyakit yang paling dominan di tahun 2013 itu, masih kata Rafles, perlu diwaspadai juga penyakit demam berdarah dengue (DBD). Apalagi dalam situasi cuaca seperti ini karena musim pen-

ghujan maka daya tahan tubuh mengalami penurunan yang drastis."’Meski tidak masuk sebagai 10 besar masyarakat perlu mewaspadai penyakit akibat gigitan nyamuk DBD,"tutupnya. BETTER-rpc

INFO KEHILANGAN

TELAH HILANG SURAT TANAH ATAS NAMA YUNUS

TELAH HILANG SATU BUAH BPKB SEPEDA MOTOR MERK YAMAHA DENGAN NOPOL BM 4802 QR DENGAN NO RANGKA MH34D70027J510015 DAN NO MESIN 4D7D10039 AN.AMRIL YANG DIKELUARKAN SATUAN LANTAS POLRES KAMPAR.

LOKASI TANAH JALAN PALEMBANG RW 04 RT 08 KELURAHAN KULIM KECAMATAN TENAYAN RAYA, LUAS TANAH 18 M X 30 M. HILANG SEJAK SETAHUN LALU, DI SEKITAR JALAN DI DAERAH KECAMAYAN SUKAJADI.. BAGI YANG MENEMUKAN AKAN DIBERIKAN IMBALAN HUBUNGI BU ZURIYATI HP: 085356714350


6

KAMIS

POLISI Polres Ujung Batu dengan Kepala Desa di Ujung Batu belum membuahkan hasil, orang tua Adit belum ditemukan," kata Condro. Adit sendiri selaku korban penganiayaan yang masih menjalani perawatan di rumah sakit belum bisa menunjukkan lokasi rumahnya. Adit juga masih sangat sulit untuk dimintai keterangan. "Adit masih belum bisa menunjukkan rumahnya karena masih 6 tahun dan masih mengalami trauma. Dan kalau dimintai keterangan dia sangat ketakutan," ujarnya. Hingga kini polisi telah melakukan olah TKP awal Adit ditemukan di perkebunan kelapa sawit di lokasi perkebunan PTP Nusantara V. Selain ibunya polisi juga mencari bapak dari Adit. "Bapaknya juga belum ditemukan, kalau penjelasan dari sana (warga Ujung Batu) dia pengemudi angkutan

Pengamanan Natal dan Tahun Baru tandan sawit. Antara bapak dan ibu itu yg masih kita cari, apa latar belakang dan motif orang tuanya melakukan penganiayaan terhadap anaknya seperti ini," pungkas Condro. Sebar Foto Hingga saat ini Polres Kampar Riau saat ini sudah menyebarkan tim untuk mencari tahu keberadaan orangtua Adit. Foto Adit juga disebar ke masyarakat untuk memudahkan identifikasi. Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Eka Ariyandi Putra di RSUD Bangkinang, Kampar, Riau, Rabu (18/12/2013). Dia menjelaskan sejumlah Polsek yang berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah diperintahkan untuk mencari orangtua Adit. Polisi juga menyebar foto Adit ke masyarakat. Harapannya ada warga yang mengenal bocah tersebut. "Jika mengenal, kiranya bisa melapor ke Polsek

terdekat atau pos polisi. Dengan penyebaran foto itu diharapkan bisa lebih cepat mengungkap keberadaan orangtuanya atau keluarga lainnya," kata Eka. Adit dibuang ibunya di perkebunan kelapa sawit di lokasi perkebunan PTP Nusantara V, tepatnya di Kecamatan Tapung Hulu Kampar, Minggu (15/12/2013). Lokasi kecamatan ini berbatasan dengan Kabupaten Rohul. Adit mengaku berasal dari Ujung Batu, sebuah ibukota kecamatan di Rohul. Polisi sudah mengajak Adit untuk menelusuri kawasan kota kecamatan itu sebelum dirawat di RSUD Bangkinang. Namun tidak ditemukan alamat sebagaimana dimaksud Adit. "Karena lokasinya di perbatasan, kita juga sudah koordinasi dengan jajaran Polres Rohul untuk samasama mencari keberadaan orangtua Adit," kata Eka. BET-

akibat luka yang sudah lama dan itu masih kita obati," ujar Wira Darma. Menurut Wira, jika melihat kondisi luka disekujur tubuhnya dan juga pengakuan sementara dari Adit yang sering dipukuli, dipastikan sering mengalami kekerasan fisik. Terus Mengalir Sementara itu Bantuan untuk Adit, bocah berusia enam tahun yang ditelantarkan orang tuanya di Kabupaten Kampar, Riau, terus mengalir dari banyak orang yang mengasihani penderitaannya. "Kami akhirnya memutuskan membuka rekening bank untuk pihak yang ingin memberi bantuan untuk Adit," kata Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Kampar, Khairul Azmi. Azmi mengatakan, sejak hari pertama Adit dirawat di RSUD Bangkinang bantuan sukarela sudah mengalir langsung untuk biaya pengobatan. Menurut dia, seorang anggota DPRD setempat bahkan telah menanggung pengobatan agar bocah malang itu mendapat kamar perawatan yang lebih baik dari sebelumnya. Terlebih lagi setelah media massa mulai memberitakan nasib Adit, ia mengatakan banyak pihak dari luar daerah seperti

Jakarta yang menghubungi LPA untuk menyalurkan donasi. "Kita sudah berkoordinasi dengan pimpinan dan lembaga yang ada di atas kami lagi. Hasilnya, kami diperbolehkan untuk membuka rekening untuk sumbangan masyarakat buat Adit," beber Azmi. Azmi mengatakan proses pembukaan rekening bank untuk Adit masih berlangsung dan secepatnya akan dipublikasikan. "Kami berharap donasi bisa disalurkan lewat satu pintu agar pertanggungjawaban kepada publik bisa terjamin transparansinya," ujarnya. Sebelumnya, warga menemukan Adit tergolek lemah di kebun kelapa sawit PTPN V di Kampar pada pekan lalu. Bocah itu mengaku ditinggal sendiri oleh ibunya disana tanpa sebab jelas. Kondisi bocah malang itu sangat lemah dan tubuhnya penuh luka mulai dari kepala, punggung, tangan dan kakinya. Pada bagian bibir dan lidahnya juga ada bekas sayatan benda tajam. Adit dirawat di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar selama tiga hari terakhir dan sampai kini belum ada orang tuanya maupun keluarganya yang menjemput bocah malang itu. BETTER-netty

Di dalam lobi-lobi itu, akhirnya enam fraksi meminta agar voting dilakukan di tingkat rapat paripurna. Sementara itu, Fraksi PKS yang meminta voting di Komisi III. Adapun Fraksi Partai Hanura dan Fraksi Partai Gerindra abstain. "Karena yang terbanyak menginginkan agar voting di paripurna, apakah bisa kita setujui agar Perppu MK ini diputus melalui voting di paripurna?" tanya Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin. "Setuju!" ucap semua anggota komisi. Terima Terpisah, Presiden SBY memastikan pemerintah akan menghormati langkah yang sudah diambil legislator tersebut. "Saya hormati apa pun yang akan diambil, setuju atau menolak," ujar SBY dalam jumpa pers di TMII, Jakarta Timur, Rabu (12/18/ 2013). Perpu yang dia keluarkan merupakan hak SBY sebagai kepala negara yang diatur dalam konstitusi. Begitu juga dengan keputusan DPR, baik menerima maupun menolak, sudah tertuang dalam aturan. SBY kembali menjelaskan, latar belakang dirinya mengeluarkan Perpu tersebut untuk bisa menyelamatkan MK. Kepercayaan publik terhadap MK pasca penangkapan Akil Mochtar memang runtuh seketika. "Ketika terjadi sesuatu di tubuh MK, maka boleh dikata terjadi krisis kepercayaan dari rakyat terhadap MK," sambungnya. Perpu itu sendiri merupakan rembukan SBY dengan sejumlah menteri,

pimpinan parpol dan pakarpakar tata negara. "Yang penting saya sudah jelaskan apa latar belakang saya keluarkan Perpu," tandasnya. Kritisi Komisi Yudisial (KY) mengkritisi sikap 4 fraksi di Komisi III DPR yqng menolak Perpu MK. Menurut komisioner KY Imam Anshori Saleh, sikap fraksi itu sarat kepentingan politik pragmatis. "DPR diharapkan menggunakan pendekatan hukum dan kemanfaatan ketimbang pendekatan politis pragmatis dalam menyikapi Perpu MK," kata Imam kepada detikcom, Rabu (18/ 12/2013). Walau begitu, Imam memaklumi adanya kepentingan politis di balik sikap fraksi merespon Perpu MK. Akan tetapi dirinya berharap para anggota dewan melihat kembali semangat pemulihan MK pasca kasus suap sengketa pilkada yang menjerat mantan Ketua MK Akil Mochtar. "Kalau bermanfaat bagi pengembalian kepercayaan masyarakat dan perbaikan sistem ketatanegaraan mengapa harus ditolak," ujar Imam. Jika Perpu MK benarbenar ditolak pada akhirnya, maka Imam mengharapkan DPR mampu memberikan alternatif yang lebih baik. Alternatif tersebut juga diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap MK. "Andai kata ditolak, DPR harus punya konsep yang lebih baik untuk mengakomodir poin-poin yang ada dalam Perppu," ujar Imam. BETTER-kmc/dtc

TER-tim/dtc

EVA "Orang tuanya harus dicari dan mempertangungjawabkan perbuatannya," tegas Eva. Bersempena dengan Peringatan Hari Ibu, menurut Eva, kejadian ini merupakan kado istimewa buat kaum ibu. Di sinilah tantangan berat kaum ibu untuk sama-sama bertanggungjawab meringankan beban Adit. "Khususnya ibu dari berbagai oranisasi untuk saling bahu-membahu mengurangi beban biayanya," kata Eva. Psiakiater Sementara itu Wira Dharma, Dirut RSUD Bangkinang Kota, mengatakan, Aditiya membutuhkan penanganan kejiwaan akibat trauma dari kekerasan yang diterimanya. "Yang sangat mengkhawatirkan saat ini adalah gangguan kejiwaannya karena trauma, bagaimana secepatnya untuk mengatasi dan membimbing anak itu agar tidak trauma lagi. Tentunya yang kita butuhkan adalah tenaga psikiater yang harus segera ada, namun itu tidak bisa diatasi oleh RSUD ini," beber Wira Dharma. secara medis, sebut Wira, kondisi Adit sudah membaik. Ia pun sudah diobati dan tidak ada gangguan pada organ dalamnya. "Hanya dibagian kepalanya saja yang masih membusuk dan bernanah

AKHIRNYA Amanat Nasional, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. Adapun empat fraksi lainnya menolak, yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Hanura, dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Satu fraksi, yakni Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (Fraksi PPP), meminta agar ada penjelasan terlebih dulu dari pihak pemerintah soal kategori kegentingan yang memaksa dalam penerbitan perppu, panel ahli, dan syarat hakim konstitusi. Permintaan Fraksi PPP akhirnya dijawab Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar. Azwar menjelaskan bahwa syarat hakim MK harus lepas dari partai politik selama 7 tahun adalah untuk independensi dan imparsialitas. Adapun untuk panel ahli, Azwar menjelaskan bahwa hal itu akan dibentuk Komisi Yudisial. Tugas panel ahli, lanjutnya, seperti panitia seleksi dalam merekrut hakim konstitusi. Azwar membantah mengerdilkan peranan partai politik. "Kami hanya menambah kualitas, tidak mengurangi hak DPR," ujarnya. Namun, jawaban ini langsung dibantah politisi PPP, Ahmad Yani. Menurut Yani, di dalam undang-undang, KY tidak memiliki kewenangan merekrut panel ahli. Lantaran tak mencapai kesepakatan, rapat pengambilan keputusan pun harus diskors selama 10 menit untuk menentukan apakah perlu voting atau pemungutan suara ulang.

SAMBUNGAN

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

1.900 Pos Keamanan Disiagakan JAKARTA – Sebanyak 1.900 pos keamanan disiapkan Polri untuk mengawal jalannya operasi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2014. Nantinya, pos tersebut akan disebar di sejumlah lokasi yang memerlukan penjagaan keamanan dari petugas. Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengatakan, operasi dengan nama sandi Operasi Lilin 2013 tersebut akan melibatkan pengamanan dari sejumlah instansi seperti TNI, Kementerian Perhubungan

dan Basarnas. Di samping itu, Polri telah menggandeng Bulog untuk kebutuhan logistik masyarakat dan Badan Metereologi dan Geofisika untuk memantau kondisi cuaca. “Bulog harus menyediakan kebutuhan bahan pokok, sehingga tidak menimbulkan gejolak sosial. Begitu pula dengan cuaca, mungkin kita bisa monitor kalau terjadi kemungkinan bencana alam,” kata Sutarman usai membuka kegiatan Rapat Koordinasi Operasi Lilin 2013 di Ruang

Rupatama Mabes Polri, Rabu (18/12/2013). Untuk diketahui, operasi ini akan dilangsungkan selama sepuluh hari terhitung sejak 23 Desember 2013 hingga 1 Januari 2014. Jumlah personel gabungan yang akan diterjunkan untuk pengamanan mencapai 144.464 orang, terdiri dari 92.009 personel kepolisian dan 52.455 personel lainnya dari unsur TNI dan kementerian terkait. Sutarman menambahkan, ada sejumlah tempat yang nantinya akan akan

menjadi konsentrasi penjagaan oleh petugas, di antaranya pelabuhan, bandara dan stasiun kereta api. Selain itu, wilayah keramaian dan sejumlah tempat pariwisata juga tak luput dari pantauan petugas. “Sehingga rakyat yang akan mudik kemana pun ada petugas di sana. Apabila masyarakat mengalami gangguan kamtibmas, petugas kita sudah siap. Sehingga masyarakat nyaman dalam merayakan natal dan tahun baru,” tutupnya. BETTER-kmc

menilai gugatan yang dilayangkan SPS dan PWI Riau lemah. Sebab, pasal yang dijadikan dasar gugatan, sudah tidak berlaku lagi. "Penggugat menggunakan Peraturan KPU nomor 9 tahun 2009 tentang peliputan media di KPU. Aturan itu sudah tidak berlaku dengan adanya Peraturan KPU tahun 2010 pasal 58 tentang peliputan penyampaian visi misi calon gubernur putaran II," kata Aziyun ke sejumlah wartawan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Rabu (18/12/13). Aturan yang disebutkan, jelas Aziyun, mengatur bahwa peliputan penyampaian visi dan misi calon dalam pemilihan kepala

daerah putaran II hanya bisa diliput oleh media elektronik dan radio. "Aturan itu tidak menyebutkan adanya media cetak, baik itu harian maupun tabloid mingguan," ucapnya. Kalau aturan yang dijadikan dasar SPS, memang mengatur peliputan boleh diikuti semua media. "Tapi, aturan itu sudah tidak berlaku lagi. Artinya, dasar yang dijadikan gugatan lemah," tegas Aziyun. Dengan landasan yang disampaikannya, Aziyun yakin bahwa KPU Pekanbaru yang menjadi tergugat akan menang. "Kami yakin menang," ujarnya yakin. Seperti diberitakan, permasalahan ini bermula

sewaktu acara penyampaian visi misi yang dilaksanakan 21-23 November. Saat itu, KPU hanya memilih dua televisi dan empat radio. Perlakuan ini dinilai tidak adil. Karena, peraturan KPU no 69/2009 tentang pedoman teknis kampanye pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah menjelaskan bahwa kampanye dilakukan di media cetak dan elektronik. Atas dasar itu, KPU Pekanbaru digugat dengan jumlah Rp501,52 miliar berupa kerugian materil Rp1,52 miliar dan imateril Rp500 miliar. Hitungan itu dari jumlah anggota SPS, 17 harian, mingguan 12, dan 8 online. BETTER-syu

ditebang diletakkan di sebuah tempat. Disana, petugas pengesah LHP akan mengecek jumlah kayu yang ditebang. "Ada sebuah lapangan tempat kayu diletakkan. Kayu itulah yang dimuat dalam LHP," ucapnya. Namun, saksi tidak mengetahui apakah ada lokasi lainnya yang dijadikan perusahaan untuk menyimpan kayu. Saksi hanya satu lokasi setelah ditunjukkan pihak perusahaan. "Saat mengecek kayu, saya hanya dibawa ke satu lokasi. Apa ada lokasi lain, saya tidak tahu," imbuh Tri. Dijelaskan Tri, LHP yang dibuat hanya berdasarkan tinjauan ke satu lokasi penebangan. Dan dari hasil itulah, perusahaan membayar Dana Reboisasi (DR) dan Profesi Sumber Daya Hutan (PSDH) ke daerah. "DR dan PSDH dibayar hanya sekian persen dari LHP yang dibuat," jelas Tri. Tri mengatakan, pundipundi uang didapat perusahaan setelah kayu yang ditebang dijual ke perusahaan besar di Pelalawan. Sementara itu, tiga saksi lainnya menyatakan hal serupa. LHP yang dibuat hanya berdasarkan satu lokasi penebangan. "Lokasi lain tidak tahu dan tidak diperlihatkan," kata Zulfahmi. Saksi lainnya, Fakhruddin Siregar, petugas pengesahan Laporan Hasil Penebangan (LHP) kayu alam untuk PT Bakti Praja Mulia, mengatakan BKT perusahaan tersebut disahkan Rusli Zainal. "Setahu saya, BKT itu disahkan terdakwa (Rusli.red)," kata pria yang bertugas sebagai pengesah

LHP CV Bakti Praja itu. Menurut saksi, LHP dibuat perusahaan dan diserahkan ke dirinya. Dari data yang didapatnya, PT Bakti Praja menebang hutan alam melalui BKT yang diperolehnya. LHP tersebut, jelasnya, memuat jumlah kayu yang ditebang. Setelah itu, dirinya akan menaksir harga dari setiap kayu. "Yang bernilai ekonomis itu adalah batang kayu bulat. Rantingnya tidak dimasukkan. LHP ini akan dijadikan dasar pembayaran hasil tebangan ke pemerintah," jelas Fakhruddin. Kayu yang dimuat dalam LHP, sebut saksi, berdiameter besar. "Ada yang 30, 40, 50 dan sampai juga 70 diameternya," sebut saksi. Ditegaskannya, LHP perusahaan tidak bisa disahkan tanpa ada BKT. Walaupun kayu yang akan ditebang dari hutan alam, LHP bisa disahkan dengan BKT yang dipegang perusahaan. Atas keterangan para saksi, Rusli Zainal tidak memberikan komentar. Ia mengaku tidak tahu dengan keterangan saksi karena berkaitan dengan hal teknis. "Yang disampaikan saksi masalah teknis, saya tidak tahu, " kata Rusli. Seperti diberitakan, Rusli disangka telah melakukan perbuatan hukum karena mengesahkan BKTIUPHHKHT 9 perusahaan di Pelalawan dan Siak. Di Pelalawan, ada 8 RKTIPHHKHT yang disahkan Rusli tahun 2003-2004. Perusahaan itu adalah CV Lindung Bulan, CV Bhakti Praja Mulia, PT Selaras Abadi Utama, PT Rimba Mutiara Permai, PT Mitra Tani Sejati, PT Merbau Pelalawan

Lestari, PT Mitra Hutani Jaya dan PT Satria Perkasa agung. Delapan perusahan tersebut, dengan RKT yang disahkan Rusli, sudah menebang hutan alam secara bebas di Pelalawan. Lahan yang ditebang dikonversi menjadi hutan tanaman industi sebagai bahan dasar bubur kertas. Dari kayu hutan yang ditebang, perusahaan tersebut memperoleh uang Rp308.621.021.888,00-. Perusahaan ini hanya membayar Dana Rebosasi (DR) Rp9.305.613.984,92- dan Provisi Sumber Daya Hutan sebesar Rp35.108.735.902,79-. Di Siak ada 1 perusahaan, yaitu PT Seraya Sumber Lestari. Total kerugian negaranya sekitar Rp276 miliar lebih. Pengesahan BKTIUPHHKHT yang dilakukan Rusli diduga bertentangan dengan Keputusan Menteri Kehutanan No:6652/Kpts/II/ 2002 yang menyebutkan pihak yang berwenang mengesahkan RKT adalah Kepala Dinas Kehutanan Riau, bukan gubernur Selain itu, pengesahan RKT juga bertentangan dengan Keputusan Menteri Kehutanan nomor 10.1 tahun 2002 tentang kriteria lahan RKT. Di mana disebutkan, hutan alam tidak bisa diberikan izin pengolahan hutan, kecuali pada area semak belukar, alang-alang dan lahan dengan kayu 5 cm kurang. Kasus kehutanan sudah menjerat dua bupati, yaitu Arwin AS (Mantan Bupati Siak) dan Tengku Azmun Ja'far (Mantan Bupati Pelalawan). Tiga Mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau juga dikrangkeng karena kasus ini. Yaitu Syuhada Tasman, Asral Rachman dan Burhanuddin Husin. BETTER-syu

dibahas sesuai jadwal lagi, jangan salahkan DPRD karena RKA yang tak diserahkan, apa yang mau kita bahas," ungkap Sabarudi ST, saat ditemui di DPRD, Rabu (18/12/2013). Dikatakan Sabarudi, jika RKA sudah diajukan Pemko Pekanbaru ke DPRD, maka DPRD akan melakukan pembahasan secepatnya. Namun, sampai saat ini DPRD belum melakukan pembahasan, karena bahan untuk dibahas itu belum diajukan oleh Pemko Pekanbaru. "Pembahasan biasanya dilakukan sesuai skedul, pembahasan APBD biasanya bisa cepat dan bisa lambat disahkan, tergantung pengajuannya, kalau cepat diajukan tentu cepat dibahas dan cepat pula disahkan," tuturnya.

Sementara itu, untuk mengetahui persoalan pasti dari Pemko Pekanbaru, Wakil Ketua DPRD Sahril SH, berwacana untuk menyurati Pemko untuk memberikan alasan perihal terlambatnya penyerahan RKA ini. "Kita akan surati pemko, apa kendalanya sampai hari ini belum juga diserahkan RKA untuk kita bahas. Kalau tak ada RKA tentu tak bisa kita lakukan pembahasan, apa yang mau kita bahas," ungkap Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Sahril SH, saat ditemui di DPRD, Rabu. Disebutkan Politisi Partai Golkar ini, keterlambatan penyerahan RKA oleh Pemko Pekanbaru akan berdampak kepada lambatnya disahkan APBD 2014 dan terlambatnya juga dalam realisasi penggunaan anggaran 2014. Dengan demikian, Dewan

bertanya-tanya apa yang terjadi di TAPD sehingga RKA yang diharapkan Banggar dapat dibahas sesuai jadwal, ternyata belum kunjung diserahkan. Jika ada persoalan mengenai realisasi anggaran di Satuan Kerja (Satker), maka diharapkan Dewan dilibatkan dalam mencarikan solusi. "Kita semua tentu berharap penganggaran tepat waktu, kalau ada persoalanan sebaiknya dibicarakan untuk dicarikan solusinya," tutup Sahril. Sementara itu belum diperoleh tanggapan dari Pemko Pekanbaru terkait lambatnya penyerahan RKA tersebut. Sekda Pekanbaru Sukri Harto sedang menjalani opname di rumah sakit dan belum bisa dimintai tanggapan terkait persoalan tersebut. BETTER-riki

SPS Pekanbaru menyarankan penggugat dan tergugat untuk melakukan mediasi. Mediasi ini dipimpin hakim Isnurul dan berlangsung di ruang mediasi PN Pekanbaru. Kuasa hukum tergugat dan penggugat didudukkan bersama membahas masalah ini. Namun, Sugiarto tetap bersikeras melanjutkan gugatan dan meminta KPU Riau membayar Rp501 miliar. Selanjutnya, pihak PN Pekanbaru meminta tergugat untuk bermediasi dengan Ketua PWI Riau Deni Kurnia dan Ketua SPS H Syahfriadi. "Mediasi akan dilanjutkan dengan menemui Ketua PWI Riau dan Ketua SPS," ujar Aziyun ditemui wartawan. Di samping itu, Aziyun

JAKSA yang masing-masing ditumpuk di satu lokasi. CV. Bakti Praja Mulia mendapatkan izin membabat 2200 hektar hutan alam dan PT Merbau Pelalawan Lestari memperoleh izin membabat 5.590 hektare. Sementara saksi Fakhrudin Siregar bertugas mengecek lokasi PT Mitra Hutani Jaya yang memperoleh izin 5.390 hektar, Adam Sofyan Siregar memeriksa tebangan PT Seraya Sumber Lestari seluas 2875 hektar dan Zulfahmi Ar memeriksa tebangan PT Selaras Abadi Utama seluas 13.600 hektare. Hasil pemeriksaan saksi terungkap, LHP tidak dibuat Dinas Kehutanan (Dishut) Pelalawan dan Siak, melainkan oleh perusahaan. Petugas yang ditunjuk hanya mengesahkan saja. Disamping itu, tidak semua hasil penebangan hutan alam yang dilaporkan. LHP hanya memuat kayu berukuran kecil. Sedangkan kayu yang termasuk kategori bulat besar, tidak dimasukkan dalam LHP. "Yang dimasukkan itu hanya kayu ukuran bulat kecil. Yang besar tidak ada, walaupun di lokasi penebangan ada kayu berukuran bulat besar yang ditebang perusahaan," jelas Tri Rahayu yang bertugas mengesahkan LHP PT Merbau dan Mitra Hutani ke Ketua Majelis Hakim Bachtiar Sitompul. Dijelaskan Tri, LHP memuat hasil penebangan kayu setelah mendapatkan BKT tahun 2004. LHP menjadi dasar target produksi perusahaan yang mendapatkan BKT. "BKT PT Merbau dan Mitra, setahu saya, disahkan pak Rusli Zainal," katanya. Lebih jauh disampaikannya, kayu yang

TARIK banyak mendapat catatan dewan dan harus kembali direvisi. Banyaknya catatan yang harus diperbaiki itu membuat penyerahan RKA menjadi molor dari jadwal biasa. Tentunya proses pengesahan akan semakin panjang jika tidak ada pihak yang mau mengalah dan mencari solusi yang sama-sama menyenangkan kedua belah pihak. Anggota Banggar DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi tidak terlalu merisaukan soal bisik-bisik tersebut. Menurut Sabarudi Pemko tidak bisa menyalahkan dewan atas keterlambatan pembahasan karena dewan sudah memberikan waktu yang cukup. "Kita beri batas waktu hari ini, kalau tak diserahkan juga maka kita tak yakin dapat


NASIONAL Kompetisi Pemilu 2014 Bisa Keras JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mengingatkan semua pihak untuk menjalankan proses pemilihan umum 2014 dengan aman, damai, demokratis, tertib dan lancar. Menurut Presiden, kompetisi bisa keras, tetapi tidak melebihi batas kepatutan. "Marilah kita muliakan pemilu dengan kampanye yang mencerdaskan serta jauh dari fitnah dan praktik-praktik kampanye hitam," kata Sby saat berpidato ketika peringatan Hari Ibu ke-85 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (18/12). Presiden mengatakan, seorang pemimpin memiliki kehormatan dan tugas yang amat penting. Oleh karena itu, kata dia, posisi itu mesti diraih dengan mulia, penuh kehormatan dan jalan yang baik. Jika itu dilakukan, Presiden yakin rakyat akan mendukung. Bagi tokoh yang terpilih nanti, tambah Presiden, ia mesti memajukan negeri. Presiden juga berharap penggantinya juga mencintai kaum perempuan dan mendukung kegiatan organisasi perempuan. "Kita, seluruh rakyat Indonesia, harus memberikan dan dukungan penuh kepada pemimpin mendatang. Siapapun pemimpin itu, jangan diganggu, justru harus dibantu," kata Presiden. Sementara itu, bagi calon yang tak berpilih, Presiden meminta mereka untuk menerima dengan hati lapang. "Itulah kehidupan demokrasi dan politik yang hendak kita hadirkan di negeri kita ini agar demokrasi dan politik indah, menjadi damai dan tidak menyeramkan. Politik yang penuh kemuliaan, politik yang mencerdaskan, dan politik yang membawa maslahat bagi kehidupan seluruh rakyat Indonesia," pungkas Presiden. BETTER-kpc

KAMIS UU Desa Disahkan

Tiap Desa Dapat Rp1,4 Miliar per Tahun JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat akhirnya mengesahkan Undang-Undang Desa hari ini, Rabu 18 Desember 2013. Dengan pengesahan ini, artinya setiap desa di seluruh Indonesia akan mendapatkan dana dari alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari belanja pusat dengan mengefektifkan program yang berbasis desa. Jumlahnya mencapai 10 persen dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten/Kota dalam anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus. "10% bukan diambil dari dana transfer daerah," kata Wakil Ketua Pansus RUU Desa, Budiman Sujatmiko di Gedung DPR, Jakarta. Artinya, kata Budiman, dana sekitar Rp104,6 triliun ini dibagi sekitar 72.000 desa. Sehingga total Rp1,4 miliar per tahun per desa. "Tetapi akan disesuaikan geografis, jumlah penduduk, jumlah kemiskinan," ujarnya. Dana itu, kata Budiman, dia-

Dinilai Cerdas

jukan desa melalui Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) yang anggotanya merupakan wakil dari pendidik desa berdasarkan keterwakilan wilayah dan ditetapkan secara demokratis.

JAKARTA - Menjelang natal dan tahun baru 2014, Polri menyiapkan 1962 pos pengamanan dan 620 pos pelayanan. " Dalam pelaksanaan kegiatan ini polri penyiapkan 2 pos yaitu 1962 pos pengamanan. Pos pelayanan itu ada 620 pos,"kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (18/12). Kekuatan keamanan ini kepolisian mengerahkan 92009 personel dan 52455 orang yang berasal dari instansi terkait seperti kementerian perhubungan, kementerian komunikasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sehingga jumlah personel keseluruhan 144.444 personel. Operasi lilin ini terhitung tanggal 23 Desember 2013 pukul 00.00 WIB hingga tanggal 1 Desember 2014 pukul 24.00 WIB. Gelar pasukan secara simbolis akan diadakan di Monas hari Jumat, 20 Desember 2013 dibuka langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Sutarman.BETTER-tbn

BPD merupakan badan permusyawaratan di tingkat desa yang turut membahas dan menyepakati berbagai kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa.

"Mereka bersidang minimal setahun sekali," ujar Budiman. Menurut Budiman, bancakan dana desa ini, bisa dihindari karena dana ada di kabupaten. Sementara penyusunan pro-

posal pengajuan anggaran ini, tidak berjalan sendiri. Ada pemerintah kota dan pemerintah kabupaten yang melakukan pendampingan, termasuk penyusunan budgeting. BETTER-vnc

Ani Yudhoyono Diberi Penghargaan

Jelang Natal

Polri Siapkan 1962 Pos Pengamanan

7

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

JAKARTA — Ibu Negara Ani Yudhoyono mendapat penghargaan Yasas Buddimat Patnika dalam perayaan Hari Ibu ke-85 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Rabu (18/12). Ani dianggap konsisten melakukan terob-

osan, inovasi, serta berdedikasi dalam meningkatkan peran perempuan yang berdampak pada kesejahteraan keluarga dan masyarakat. "Sekaligus sebagai individu yang mendorong terwujudnya

demokrasi yang partisipatif," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari dalam acara itu. Linda mengatakan, dipilihnya Ani berdasarkan penilaian tim yang beranggotakan para tokoh dari berbagai bidang. Tim penilai, kata dia, tidak hanya melihat peran Ani selama sembilan tahun menjadi Ibu Negara, tetapi juga sejak kecil. Anugerah itu, kata Linda, mengandung makna perempuan yang cerdas, bijaksana, dan penuh empati kepada semua orang. Meski demikian, Ani dinilai tetap tegas. Sejak kecil, Ani disebut mempunyai karakter sebagai pemimpin, mempunyai kedisiplinan, keteguhan diri, keberanian, serta mampu

mewujudkan ide dan inovasi hingga tuntas dan berkelanjutan. "Kemampuannya untuk menularkan gagasan dan ide serta inovasi yang bermanfaat untuk perempuan dan anak, dan kemampuan menggerakkan organisasi kelompok perempuan dan masyarakat untuk wujudkan gagasan menjadi aksi nyata. Menempatkan beliau selain salah satu perempuan Indonesia yang menginspirasi, sekaligus sebagai agent of change motivator, penggerak dan pemimpin di dalam kelompoknya yang disegani," kata Linda. Pujian kepada Ani lainnya, walaupun berkarya di luar rumah, Ani disebut mempunyai kekuatan kepada keluarga yang tidak pernah ditinggalkan. Begitu pula sebagai Ibu Negara, kata

Linda, berbagai inovasi dan inisiatifnya secara konsisten dilakukan melalui Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu. Tak berhenti sampai di situ. Linda lalu menyinggung peran Ani sebagai inisiator sekaligus pelindung dari Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon. Sejak tahun 2007 sampai saat ini, kata Linda, Ani telah berkontribusi dalam program pemerintah Gerakan Penanaman 1 Miliar Pohon. "Telah berhasil menanam dan memelihara nyaris 150 juta pohon. Ini hal yang luar biasa sebagai bentuk kontribusi dari perempuan pada bumi. Ketokohan Ibu Ani pun diakui secara internasional," pungkas Linda setelah berbicara tentang Ani sekitar lima menit.BETTER-kpc

Australia Kabulkan Ekstradisi Koruptor BLBI JAKARTA - Pemerintah Australia akan menyerahkan terpidana korupsi Bantuan Likuditas Bank Indonesia (BLBI) Adrian Kiki Ariawan kepada Indonesia, melalui Kejaksaan Agung. Penyerahan koruptor kasus BLBI itu disampaikan oleh Kedutaan Besar Australia untuk RI dengan surat rencana ekstradisi atas nama Adrian Kiki Ariawan. Jaksa Agung Basrief Arief mengungkapkan, Rabu 18 Desember 2013, dia kedatangan tamu

dari Kedutaan Besar Australia, Lauren Bain yang membawa surat terkait rencana ekstradisi Adrian Kiki. "High Court Australia telah menguatkan penetapan yang dibuat oleh Menteri Kehakiman Australia Desember 2010 lalu, untuk menyerahkan terpidana Adrian Kiki Ariawan ke Indonesia. Sehingga, Adrian Kiki bisa menjalani hukuman dalam tindak pidana korupsi," kata Basrief Arief dalam jumpa pers di Ke-

jaksaan Agung. Dengan demikian, imbuhnya, Indonesia sudah bisa mengekstradisi Adrian Kiki dan menjebloskannya ke dalam penjara. "Pemerintah Australia menyatakan bahwa penyerahan terpidana Adrian Kiki Ariawan dilaksanakan di Perth International Airport dan harus dilaksanakan paling lambat 16 Februari 2014," imbuh Basrief. Mengingat adanya tenggat waktu itu, Basrief berjanji akan

berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait mulai besok, seperti Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, dan Polri. "Untuk pelaksaanaan mekanisme ekstradisi itu," katanya. Adrian Kiki adalah buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia pada PT Bank Surya. Pada 13 November 2002, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memvonis hukuman penjara seumur hidup karena terbukti

melakukan korupsi dan merugikan negara Rp1,9 triliun. Saat itu, pengadilan membacakan vonis tanpa kehadiran Adrian. Adrian Kiki Ariawan kemudian ditangkap Kepolisian Perth pada Jumat 28 November 2008, setelah enam tahun berstatus daftar pencarian orang alias buron. Adrian sempat mengajukan permohonan kepada Australia agar tidak diekstradisi ke Indonesia. BETTER-vnc

Dijual 1 unit Green New Innova(Normal) Tipe G Series tahun 2011 Akhir, Warna Silver, body MULUS, Kaca Film V-Kool, DVD Lengkap, Power Window Komplit, Harga 225 Juta Nego Hubungi 085271735820/0811752021 a/n Pak Adi

Studio 88 Holiday 88 Plaza Citra Lantai 5. Telp. 0761-28441

Studio 1

Studio 2

Studio 3

Holiday 1

Holiday 2

Jl. Sultan Syarif Qasim, Telp. 33138

Holiday 4


8

KAMIS

GALERI FOTO

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

Di Hari Ibu 2013

Istri Bupati Siak Dapat Penghargaan BKKBN Pusat SIAK- Acara Ramah tamah dan pemberian Penghargaan kepada Pengelola dan Kelompok BKB dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke 85 Tahun 2013, berlangsung di Auditorium BKKBN Jakarta, Selasa (17/12). Dalam kesempatan itu Ketua TP PKK Kabupaten Siak Misnarni Syamsuar yang juga istri Bupati Siak Syamsuar, untuk ke 3 (tiga) kalinya berturut-turut menerima penghargaan Pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) terbaik dan Kelompok BKB yang diserahkan langsung Kepala BKKBN Pusat yakni Fasli Jalal dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-85. Sebut Misnarni, penghargaan ini merupakan wujud apresiasi terhadap kepeduliannya kepada pembinaan keluarga balita. Taraf hidup keluarga menurut Misnarni berkaitan erat dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang berada dalam keluarga tersebut. "Pendidikan itu dimulai sejak dini, ketika masih balita," ungkap Misnarni. Kecintaannya terhadap pembinaan balita ini diwujudkan dalam bentuk perhatian terhadap kelompokkelompok Bina Keluarga Balita (BKB). Pembenahan dunia pendidikan merupakan fokus perhatian Hj Misnarni melalui TP PKK Kabupaten Siak Hj. Misnarni Syamsuar mensosialisasikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), membina kelompok bermain, Taman Kanak-kanak yang ada di Kabupaten Siak. Buah dari perhatian Hj Misnarni kepada pengelolaan BKB di Kabupaten Siak ini dari 92 Kelompok BKB yang ada di Kabupaten Siak salah satunya yaitu BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang meraih penghargaan sebagai Terbaik II BKB Tingkat Nasional Serta juara I (Satu) Kelompok BKB terbaik tingkat Provinsi Riau. Dirinya menyadari derasnya arus globalisasi harus dibarengi dengan pendidikan agama sebagai pondasi dalam membentuk masyarakat Siak yang beriman dan berkualitas yang telah

diprogramkan oleh Bupati Siak. Usai Acara Kepala BP3AKB Provinsi Riau menyebutkan pihaknya akan terus memberikan perhatian dan mengupayakan peningkatan kepada kader BKB dan memberikan motivasi kepada kelompok BKB yang ada di Riau. "Kita berharap tahun depan kita dapat merebut tingkat pertama nasional," jelasnya. Selain itu Kepala BP3AKB Kabupaten Siak Drs. H. Arfan Usman, M.Pd mengatakan terpilihnya Kelompok BKB Harapan Bunda Desa Tualang Kecamatan Tualang untuk mewakili Kabupaten Siak sekaligus Provinsi Riau dalam lomba BKB Tingkat Nasional ini, adalah melalui proses penilaian atau seleksi dari tingkat bawah yang dilakukan oleh Tim Pembina Kabupaten Dan Provinsi. Keberhasilan yang diraih ini selain merupakan jerih payah dari kelompok BKB dan tim pembina, juga tidak lepas dari dukungan para stake holder, pemuka masyarakat, dan masyarakat pada umumnya. "Kita berharap penghargaan ini dapat memotivasi semua pihak dan masyarakat pada umumnya, sehingga benar-benar dapat memberikan kontribusi positif dalam pembinaan dan pengembangan keluarga dan juga berdampak positif kepada masyarakat luas," ujar Arfan Usman. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diwakili oleh Deputi Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo, Kepala BKKBN Fasli Jalal, Kepala Badan BP3AKB Provinsi Riau serta pengelola dan ketua kelompok BKB se Indonesia. Para penerima penghargaan yang datang dari seluruh penjuru tanah air, selanjutnya menghadiri puncak acara peringatan Hari Ibu ke-85 tingkat nasional yang diselenggarakan tgl 18 Desember 2013 di Sasana Kriya TMII Jakarta, yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. *bbg/humas

KETUA TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar menerima penghargaan pengelola BKB dari Deputi.

FOTO bersama Pengelola BKB terbaik Kabupaten Kota dengan Kepala BKKBN dan Deputi bidang tumbuh kembang Anak

FOTO Bersama kepala BP3AKB Kabupaten Siak, Kepala BP3AKB Provinsi Riau, ketua TP PKK Kabupaten Siak dan Ketua Kelompok BKB Harapan Bunda.

KELOMPOK BKB Harapan Bunda

PERSIAPAN penyerahan Penghargaan sebagai Pengelola Kelompok BKB Kab dan Kota terbaik.

SAMBUTAN Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Wahyu Hartomo

KETUA TP PKK Kabupaten Siak Hj Misnarni Syamsuar bersama Kepala BP3AKB Kabupaten Siak mengikuti acara

STAF BP3AKB


PEKANBARU TERKINI

Kota Bertuah

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

KAMIS, 19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Anak Lahir Langsung Dapat Akta  Pekanbaru Menuju Kota Layak Anak PEKANBARU- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pekanbaru berencana untuk membuat program akte kelahiran dengan sistem jemput bola. Dalam hal ini, Disdukcapil akan bekerjasama dengan seluruh rumah sakit dan puskesmas yang ada di Pekanbaru dalam memberikan data anak yang lahir. Dimana saat lahir, anak tersebut langsung bisa memperoleh akta kelahirannya. “Dengan program jemput bola ini, setidaknya akan mempermudah masyarakat dalam mengurus akte kelahirannya nanti. Ketika ada orang melahirkan, kita langsung terbitkan aktanya,” kata Kepala Disdukcapil, Baharudin, Rabu (18/12/13). Untuk program jemput bola akte kelahiran tahun 2014 nanti, menurut Burhanuddin, Disdukcapil akan membentuk

tim khusus penerbitan akta kelahiran maka penerbitan terkini itu nantinya akan dibantu tim di lapangan, baik yang ada di rumah sakit maupun di Puskesmas. “Jika syaratnya lengkap, seperti surat nikah orangtua, kartu keluarga, maka kita akan terbitkan aktanya. Karena kita meminimalisir terjadinya kesalahan penulisan nama, baik nama bayi itu sendiri maupun kedua orangtuanya,” urai Burhanudin. Dengan adanya program akte kelahiran sistem jemput bola ini nantinya, masyarakat diminta proaktif melengkapi administrasi kependudukan, sehingga tak ada kendala dalam hal mengeluarkan akta kelahiran sang anak. “Kita mengupayakan agar ketika anak lahir, pembuatan aktanya tidak ditunda, jadi langsung dibuat dan ada datanya

 Langkah Disdukcapil Jemput Bola

di kita. Maka tak akan ada lagi kedepannya persoalan akta kelahiran ini yang terlambat diterbitkan,” tukasnya. Sebelumnya, Ketua DPRD Pekanbaru, Wahyudianto menegaskan, karena Kota Pekanbaru saat ini menuju kota layak anak. Namun dalam penerapannya di lapangan, masih banyak anak yang lahir kesulitan dalam mendapatkan catatan kelahiran (akta kelahiran), karena prosedur yang berbelit-belit DPRD meminta agar Pemko Pekanbaru mempersiapkan satuan tugas penyelesaian akte kelahiran. “Sangat kita dukung, karena memang harus ada petugas yang mendata bayi yang lahir. Jika jelas status orangtuanya, maka wajib anak itu diberikan akte,” kata Wahyudianto, kemarin. Jika Pekanbaru akan men-

jadi kota layak anak, maka pelayanan terhadap anak, dalam hal ini pelayanan segi administrasi akte kelahiran, maka Kota Pekanbaru perlu berpikir untuk membentuk satuan tugas yang dapat memastikan anak yang lahir maupun yang sudah lahir mendapatkan akte kelahiran. Dengan adanya satuan

tugas penyelesaian akte kelahiran, sebut politisi Partai Golkar ini, orangtua tidak akan dipusingkan lagi dengan berbelit-belitnya proses mengurus akte kelahiran, baik yang baru lahir maupun yang sudah menempuh jenjang pendidikan. “Agar orangtua mudah mendapatkan akte kelahiran anaknya, tanpa

direcoki persyaratan yang berbelit, karena akte ini kewajiban pemerintah,” tuturnya. Setelah ada dibentuk satuan tugas, sebut Wahyudianto lagi, maka akan ada target pencapaian pembuatan akte setiap tahunnya sudah berapa anak yang diselesaikan aktenya dan

berapa banyak anak yang sudah berumur yang belum memiliki akte. “Karena sekarang pembuatan akte tanpa melalui sidang lagi, sudah dikembalikan ke Disdukcapil, maka satuan tugas perlu dibentuk untuk menyelesaikan akte ini dengan mudah,” tukasnya. BETTER-riki

Palas Bakal Jadi Pusat Wisata Agro di Pekanbaru PEKANBARU- Kekaguman dan rasa bahagia terlontar dari mulut Walikota Pekanbaru, Firdaus MT, Rabu (18/12) ketika meresmikan pencanangan Palas sebagai pusat Wisata Agro Pekanbaru. Pada pencanangan tersebut juga dihadiri anggota DPR, Wan Abu Bakar dan sejumlah pejabat Pemko Pekanbaru. Kekaguman Walikota tersebut beralasan, karena hampir seluruh pekarangan rumah warga di kawasan Wisata agro tersebut ditanami dengan sayur-sayuran atau buah-buahan. Bahkan kolam ikan mini milik warga tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga warga, namun juga bisa dijadikan sebagai sumber ekonomi masyarakat. Dari tinjuan langsung setelah menyerahkan bantuan berupa hand tractor yang menggunakan dana APBN serta peralatan teknologi pertanian dari Pemrpov dan Pemko Pekanbaru, Firdaus berkesempatan mengikuti panen ubi kayu yang dalam satu rumpunnya bisa menghasilkan sampai 75 Kg ubi kayu. Begitu pula kebun papaya yang tumbuh subur dengan buah lebat dan banyak. Dari laporan informasi camat Rumbai dan laporan UPTB Pertanian, dijumpai dilapangan masyarakat Palas sangat kreatif, kompak, ulet dan bersinergi dalam pemanfaatan lahan yang ada. “Ini salah satu tujuan dan harapan kita menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang cerdas, hijau dan masyarakatnya yang nyaman dan beriman. Kita bisa lihat langsung, sekitar 30 KK rumah di Kelurahan Palas yang mampu mengelola dan memanfaatkan lahan-lahan kosong di daerah ini menjadi tempat berkebun dan bertani. Ha-

silnya sangat luar biasa, disamping kebutuhan keluarga terpenuhi dari sayur mayor sampai protein dan nabati juga bisa dijadikan sumber pendapatan keluarga,” papar Firdaus. Sementara Camat Rumbai, Zulhermi didampingi UPTB Pertanian, Yusfelina menjelaskan, masyarakat Palas tergabung dalam organisasi yang diberi nama Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan baru berdiri setahun lalu.

“Awalnya kita mendapat bantuan APBN, lalu kita buatkan pusat bibit. Seterusnya kita distribusikan kepada seluruh anggota KRPL. Alhamdulillah, sekarang hampir semua lahan sudah dikelola masyarakar, terutama lahan pekarangan yang hasilnya tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, tapi juga bisa dijual ke pasar-pasar bahkan swalayan di Pekanbaru ini,” ujar Zulhermi. BETTER-rls

(BETTER-Devon)

PENGRAJIN BATU AKIK- Mulai merebak di Jalan HR. Soebrantas Kota Pekanbaru, Dikarenakan banyaknya peminat batu akik di Kota Pekanbaru.


10

KAMIS

LANCANG KUNING

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

 Berdasarkan UU No 24 Tahun 2011

 Aktifkan Siskamling

Pekanbaru Jadi Sasaran Kejahatan PEKANBARU- Berbagai aksi kejahatan di Pekanbaru terjadi dalam beberapa pekan terakhir, seperti perampokan, pencurian sepeda motor, pencurian dengan kekerasan, dan aksi geng motor. Untuk mengantisipasi meningkatkan aksi kejahatan di Pekanbaru, masyarakat perlu mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). “Pekanbaru merupakan kota yang tengah berkembang, maka menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan. Tentu kejahatan akan mudah terjadi ketika tidak ada langkah antisipasi dari masyarakat itu sendiri,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Kamaruzaman, Rabu (18/12/ 2013). Selama ini, tak bisa dipungkiri sistim keamanan di lingkungan masyarakat semakin menurun. Seperti di lingkungan perumahan, banyak yang tidak mengaktifkan sistim keamanan lingkungan dalam bentuk ronda rutin. “Karena sibuk bekerja, malamnya tak ada yang ronda, pos yang dibangun pun kosong tak dihuni. Kita himbau masyarakat agar segera mengaktifkan ronda di lingkungan perumahan,” tutur Kamaruzaman. Untuk mengantisipasi kejahatan di pusat perbelanjaan, Politisi Partai Demokrat ini meminta agar pemilik pusat perbelanjaan meningkatkan keamanan dengan menempatkan tenaga kemananan di pusat keramaian tersebut. “Semua pihak harus bersama-sama untuk mendeteksi sedini mungkin akan adanya indikasi tindak kejahatan. Aktifkan CCTV di pusat keramaian untuk mengawasi aksi kejahatan,” imbuhnya. BETTER-riki

BPJS Diberlakukan Untuk Pekerja dan Fakir Miskin PEKANBARU- PT Jamsostek (Persero) secara resmi bertransfomasi menjadi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) ketenagakerjaan mulai tanggal 1 Januari 2014. Namun BPJS yang dimuat pemerintah berdasarkan undang-undang No 24 tahun 2011, bukan hanya diberlakukan untuk pekerja atau karyawan, tetapi diberlakukan juga untuk fakir miskin. Demikian dikatakan Kepala Bidang Pemasaran Formal PT Jamsostek Cabang Riau, Fakhrul Mukhlis kepada Berita Terkini, Rabu (19/12). Menurut Fakhrul, BPJS mencantumkan dua program, yaitu BPJS kesehatan mengelola kesehatan masyarakat Indonesia, baik formal maupun informal. Kemudian BPJS ketenagakerjaan dengan program kecelakaan kerja, kematian, hari tua dan pensiun.

“BPJS berlaku untuk seluruh warga Negara Indonesia baik pekerja formal maupun informal. Untuk jamian pekerjaan, sementara kita masih menggunakan aturan yang lama sesuai kontribusi yang kita tetapkan. Untuk lebih lanjutnya, kita masih menunggu aturanaturan berikutnya,” kata Fakhrul. Fakhrul berharap, masyarakat tidak perlu ragu dengan perubahan Jamsostek ke BPJS. Pasalnya, BPJS sudah diperkuat dengan payung hukum berdasrkan undangundang dan peraturan. BPJS dapat memberikan manfaat perlindungan baik bagi pekerja formal maupun informal. “Jaminan kecelakaan kerja untuk saat ini sama dengan 48 bulan gaji. Pada prinsipnya kita masih melindungi upah pekerja. Sekian tahun diputuskan hubungan kerja akibat meninggal berarti ahli

waris yang menerima santunan tersebut,” kata Fakhrul. Dituturkan, ahli waris yang mengambil santunan telah diatur oleh undang-undang dan peraturan berlaku melalui pihak perusahaan. Dengan demikian, PT Jamsostek sudah mensosialisasikan persyaratan tentang penerimaan santuan bagi meninggal kecelakan kerja oleh ahli waris. “Jika kecelakaan kerja cacat total tetap diberikan santunan 70 persen kali 80 bulan upah. Kalau cacat biasa

atau amputasi disesuai dengan pesentase. Namun, perkalian persentase cacat tetap sama dikali dengan 80 bulan upah. Jika meningal dunia dalam kecelakaan kerja santunan 48 bulan upah ditambah santuan berkala Rp 4. 800.000 dan ditambah santunan kubur Rp 2.000.000,” papar Fakhrul. Dikatakan, pekerja sektor informal, seperti nelayan, pedagang pasar, tukang ojek, tukang becak, juga buruh bangunan lepas, bisa ikut serta dalam program BPJSdengan membayar premi atau iuran.

Perhitungan preminya didasarkan pada upah minimum provinsi (UMP) tempat mereka bekerja. “Para pekerja sektor formal atau pun informal yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dapat melakukan klaim santunan dengan waktu maksimal 30 menit saja.Jika lebih dari 30 menit, itu artinya ada data yang missed dan membutuhkan waktu untuk mengurus proses klaim,” tukasnya. BETTER-anr

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL  Evaluasi Penyerapan Anggaran Daerah

Pemko Taja Sosialisasi Format Pelaporan Sistim Monitoring CEGAH HIV & AIDS- Salah satu spanduk layanan masyarakat yang tepajang di Jalan Cut Nyak Dien belakang kantor Walikota Pekanbaru. (Better-Devon)

Wawasan Kebangsaan Disinyalir Merosot

WABUP Rohul Ir H Hafit Syukri MM, saat membuka acara sosialisasi sisitim pelaporan dan pengawasan keuangan daerah.

PASIR PENGARAYAN- Untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan APBD bisa terlihat, sehingga dapat dievaluasi secara terukur dan terarah sesuai dengan target dan sasaran demi tercapainya pelaksanaan anggaran yang berkualitas, Pemkab Rohul melalui Bagian Pembangunan menggelar Sosialisasi dan Adaptasi Format Pelaporan sisitim Monitoring Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran Daerah. Sosialisasi langsung dibuka Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Hafit Syukri dan dihadiri kepala dinas, badan dan kepala kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, Rabu (18/12). Dalam sambuatannya, Hafit Syukri mengatakan, amanah utama bagi Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) adalah mendorong percepatan realisasi anggaran belanja daerah. Maka untuk pencapaian target tersebut, harus memperoleh dukungan dari seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD),

terutama dalam melaporkan unsur pengawasan yang terdiri dari identifikasi paket pengadaan (mengumumkan RUP), laporan realisasi fisik dan keuangan SKPD setiap bulannnya serta laporan perkembangan realisasi barang dan jasa pemerintah dari SKPD. Namun pengendalian realisasi anggaran belanja yang dilakukan saat ini bukan semata mata berupa kepatuhan melakukan pelaporan, melainkan lebih kepada kesadaran akan pentingnya tata kelola perencanaan, pelaksanaan dan pertanggung jawaban anggaran yang lebih baik. Tujuannya agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Monitoring dan pengawasan dalam penyerapan anggaran daerah salah satu upaya dalam hal memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sehingga dana yang sudah dialokasi tersebut bisa diberikan sesuai dengan peruntukannya,”Kata Hafit. Dikatakan, pelaksanaan

anggaran yang transparan, akuntabel dan partisipatif mengharuskan setiap instansi pemerintah dan unit organisasi atau satuan kerja melaporkan realisasi pengadaan barang dan jasa secara berkelanjutan, sebagai upaya akselerasi penbrantasan korupsi. Karena itu, pemahaman yang baik terhadap manfaat sistim monitoring evaluasi pengawasan penyerapan anggaran (Simontep) merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki seluruh SKPD sebagai pelaksana anggaran. Harapannya bisa diperolehnya pemahaman mengenai SisMontep dan Pemkab Rokan Hulu dapat memberikan laporan evaluasi pengawasan penyerapan anggaran tepat waktu dan berkesinambungan. “Dengan sosialisasi tersebut, realisasi laporan keuangan dan fisik tepat waktu setiap bulannya paling lambat tanggal 10 di bulan berikutnya bisa dicapai,” harapnya. BETTER-adv/hms

PEKANBARU- Wawasan kebangsaan di era reformasi disinyalir terus merosot, akibat deradikalisasi wawasan kebangsaan Indonesia. Merosotnya wawawasan kebangsaan disebabkan perkembangan aturan main dalam ketatanegaraan. Hal ini tentu berpengaruh terhadap harus globalisasi saat ini. “Wawasan kebangsaan harus diperkuat lagi. Untuk itu, perlu mendorong kuat wawasan kebangsaan tersebut,” kata Pejabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan kepada wartawan usai membuka acara dialog

kebangsaan Pemimpin Lembaga Ketahanan Nasional dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda Riau, di Gedung Pustaka Wilayah Soeman HS Pekanbaru, Rabu (19/12). Turut hadir dalam acara itu, Wakapol Riau, Asisten I Pemerintahaan Setda Riau Abdul Latief, Tenaga Ahli Pengajar di Lemhanas RI Kisnu Haryo dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau. “Kita harapan ada pikiran dari tokoh masayarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Untuk menata kembali sistim ketatanegaran yang sesuai

dengan nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki sesuai dengan Pancasila,” kata Djohermansyah. Dikatakan, dalam ketatanegaraan tidak menyatakan sistim demokrasi langsung. Sekarang permasalahan itu ditinggalan lalu hasilnya dituai dengan memilih pemimpin berlarut dan tidak putus-putus. “Konflik masayarakat sangat tinggi. Permasalahan ini harus kita refleksi untuk emncar sistim yang cocokan dengan nilai pancasila yang kiya nyatatakan sebagai dasar negara,” jelas Djohermansyah. BETTER-anr

Dalam 10 Hari RLH Harus Selesai Dikerjakan PEKANBARU- Pengerjaan Rumah Layak Huni (RLH) di sejumlah lokasi masih dalam tahap pengerjaan. Program Pemko Pekanbaru itu merupakan bantuan pemerintah kepada masyarakat kurang mampu. Dalam pelaksanaannya, RLH tersebut dikerjakan organisasi masyarakat setempat (OMS) dibawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum Pekanbaru. Pada setiap kecamatan, jumlah jatah yang diberikan tidak sama. Pasalnya harus disesuaikan dengan jumlah masyarakat yang layak diberikan. Kecamatan Tampan misalnya, mendapat jatah sebanyak 22 unit RLH. Di kecamatan ini, pengerjaannya terus dilakukan.

“Pada kecamatan tampan saat ini pengerjaanya terus dilakukan dan digesah, karna pengerjaannya dari masyarakat setempat terkadang ada sedikit kendala, pasalnya masyarakat sekarang sepertinya semangat gotong royongnya sudah mulai berkurang” kata Camat Tampan, Irma Novrita, Rabu (18/12) pagi. Dikatakan, untuk pengerjaannya dana yang dicairkan baru beberapa persen. “Dana yang tercairkan sesuai dengan mekanisme proyek, saya lupa berapa persentasenya. Yang jelas, bila proyek selesai dana akan dicairkan semuanya,” urai Irma. Untuk penyelesaian RLH

hanya memiliki waktu 10 hari saja. Pasalnya, akhir Desember semua pekerjaan harus diselesaikan. “Bila tidak selesai? Jangan donk, harus selesai dan saat ini masih terus dikebut pengerjaannya,” kata Irma. Rumah layah huni itu adalah program dari pemko yang dibangun dengan anggaran 35 hingga 40 juta perunitnya. Rumah layah huni itu akan diawasi Dinas Pekerjaan Umum yang akan menunjuk tokoh-tokoh masyarakat untuk dapat berperan langsung dalam menentukan warganya yang layak menerima bantuan Rumah tersebut serta berkenaan untuk membantu pembangunan program rumah layak huni. BETTER-wina

 Upaya Untuk Kurangi Kemaksiatan

IKMI Gelar Seminar Penerapan Busana Melayu Bagi Pramuniaga

PEKANBARU- Dalam upaya menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu se-Asia Tenggara dan untuk mengurangi kemaksiatan, Rabu (18/12) pagi Ikatan Keluarga Masjid Indonesia (IKMI) Pekanbaru menggelar seminar sehari

‘Penerapan Pakaian Melayu, Muslimah bagi Pramuniaga di Pekanbaru’. Acara yang berlangsung di Gedung IKMI Pekanbaru diikuti berbagai kalangan dan lapisan masyarakat. Tampak hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Riau,

H. Tarmizi Tohor, Waka Polresta Pekanbaru, mantan Kakanwil Depag Riau H Ansyari Nur, ulama ustad/ ustazah dan berbagai kalangan lainnya. Sementara nara sumber seminar di antaranya Ketua LAM Riau, H. Tenas Effendy,

anggota DPRD Riau, Rusli Effendy dan H. Rustam Effendy. “Kegiatan tersebut sangat positif dalam upaya menekan angka kemaksiatan di Pekanbaru. Saya berharap, seminar ini bisa menghasilkan pemikiran-pemikiran yang bernas untuk mewujudkan asa menjadikan Riau yang bercirikan Islam,” kata Tarmizi Tohor ketika membuka seminar tersebut. Tingginya angka kemaksiatan di Pekanbaru menjadi acuan panitia untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut. Data yang disampaikan Ketua IKMI Pekanbaru, Zulfikar menyebutkan, uang kenakalan para pelaku maksiat bila ditotal setiap tahunnya bisa mencapai triliunan rupiah. Angka tersebut bisa untuk membangun sebuah Jembatan megah. Mencengangkan

memang. Ternyata Riau yang identik dengan Melayu dan keislaman masih terbelenggu dengan kegiatan-kegiatan maksiat yang jauh dari ajaran Islam. Inilah yang disebutkan salah seorang nara sumber, H. Rustam Effendy, kalau syariat Islam mesti ditegakkan di Riau yang berbudaya Melayu. “Miris melihat kondisi zaman sekarang. Di malmal, pertokoan, supermarket para pelayannya menggunakan pakaian yang seronok. Semua itu jelas mengundang datangnya kemaksiatan. Kita berharap, dengan diskusi bisa menghasilkan kesepakatan terkait bagaimana berbusana Melayu dan muslimah,” ujar Rustam. Sementara budayawan Riau, H. Tenas Effendi menyampaikan, tertibnya berpakaian segala bentuk

perilaku yang dapat merusak nilai-nilai kemelayuan yang Islami dapat dihilangkan. Sehingga terwujudlah tata cara berpakaian yang benarbenar mencerminkan jati diri Melayu. Makanya, kepada siapapun yang hidup dan berusaha di Bumi Melayu hendaknya memuliakan dan menghormati nilai-nilai agama, adat dan budaya Melayu yang Islami. Karena, menurut Tenas, untuk mengikis segala maksiat, teguhkan iman kuatkan semangat, satukan hati bulatkan tekad, bersatu padu sekalian umat, jangan lengah jangan terlambat semoga Allah memberi rahmat. “Jangan sampai usaha itu dilakukan dengan ‘menghalalkan segala macam cara’, apalagi sampai merendahkan atau melecehkan Agama, Adat,

dan Budaya Melayu, yang akibatnya dapat merusak akhlak dan menimbulkan perilaku yang tidak terpuji,” kata Tenas. Dikesempatan yang sama, anggota DPRD Riau H Rusli Effendy SPDi MSi dalam paparannya mengakui kalau Riau sangat telat dalam menerapkan peraturan daerah terkait tata cara berpakaian. “Kita memang agak telat mengupas masalah maksiat ini. Padahal daerah lain seperti Sumbar, Sulses, Aceh, dan beberapa daerah lainnya sudah memiliki Perda terkait larangan pelacuran ini. Solok misalnya, sejak tahun 2002 sudah memiliki aturan berpakaian muslim. Ya, dengan kegiatan ini kita harap nantinya bisa menghasilkan keputusan untuk mewujudkan Riau yang Islami,” harap Rusli. BETTER-sir


KRIMINAL TERKINI DPO Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi PEKANBARUSetelah lebih kurang tiga bulan menjadi target operasi (TO), remaja berinisial AS (15), akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polsek Bukit Raya Selasa (17/ 12) malam. Tersangka ditangkap dalam perkara pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) pada Oktober lalu. Kompol M Sembiring Kapolsek Bukit Raya Kompol M Sembiring, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/12), membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Benar ada penangkapan seorang remaja hasil laporan korbanya dalam kasus curanmor di wilayah hukum Polsek Bukit Raya,'' terang M Sembiring. Dijelakan Sembiring, aksi pencurian sepeda motor milik seorang mahasiswa itu, dilakukan tersangka AS bersama rekanya R yang saat ini menjadi DPO di Jalan Kartama. Beruntung, seorang warga yang mengenali AS melihat aksi kejahatan mereka. Berawal dari laporan korban, jajaran Satreskrim Polsek Bukit Raya langsung bergerak melakukan penyelidikan, hingga akhirnya pelaku diamankan di salah satu lapangan futsal yang tidak jauh dari rumahnya. “Saat ini, pelaku berikut barang bukti sepeda motor hasil curiannya telah kita amankan. Kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap tersangka. Tidak tertutup kemungkinan, para tersangka tersebut beraksi di tempat lain,” jelas Kapolsek. Kapolsek menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraannya menggunakan kunci ganda supaya terhindar dari aksi kawanan maling tersebut.BETTER-Toni

Oknum PNS Aniaya Pacar PEKANBARU-Cemburu melihat pacarnya berinisial YF (19) mendapat pesan singkat dari supir travel, RH (30), nekat menghajar pacarnya di sebuah kamar hotel di Jalan H Juanda, Pekanbaru. Akibat perbuatan oknum PNS Riau ini, YF mengalami luka di bibir, lebam di tangan dan kepalanya pusing. Tak terima, YF melaporkan pelaku ke kantor polisi. Ia ingin pelaku diproses secara hukum. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan korban. "Kasusnya ditangani Polresta Pekanbaru. Korban sudah dimintai keterangannya," kata Guntur, Rabu (18/12/13). Sebagai langkah penyelidikan, penyidik akan memvisum korban untuk alat bukti. Pelaku akan dipanggil guna dimintai keterangannya. Kejadian penganiayaan terjadi pada Senin (16/ 12/13), sekitar pukul 22.00 WIB. Saat asik berdua, tiba-tiba saja Handphone (HP) korban berbunyi. Begitu dicek, ia mendapat pesan singkat (SMS) dari temannya seorang supir. Mengetahui korban di-SMS, pelaku terbakar cemburu dan terjadilah perang mulut antara keduanya. Karena emosi, pelaku mendorong korban ke dinding. Selanjutnya, pelaku meremas kedua pipi korban dengan keras dan menamparnya dengan kuat. Menerima itu, korban pusing dan tersungkur ke lantai. Tak hanya itu, pelaku menempelkan kepalanya ke korban dan menggigit bibir korban hingga mengeluarkan darah. Belum puas juga, pelaku mengambil HP korban dan membuangnya ke kloset kamar mandi. Menerima perlakuan kasar tersebut, korban tak bisa melawan. Setelah puas, pelaku meninggalkan korban begitu saja. Korban kemudian mendatangi kantor polisi dan melaporkan kejadian yang dialaminya. Ia ingin pacarnya diproses sesuai aturan yang berlaku. BETTER-syu

KAMIS

11

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

 Gasak Alfamart dan ATM BRI di Tenayan raya

Kerugian Ditaksir Ratusan Juta PEKANBARU- Menjelang pergantian Kapolresta Pekanbaru, pelaku kejahatan melancarkan aksi jahatnya. Rabu (18/12) dini hari, sekitar pukul 02.33 Wib, kawanan perampok berhasil menggasak swalayan Alfamart di Jalan Sepakat Kecamatan Tenayan Raya dan sebuah mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI yang ada di dalam minimarket tersebut. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Menurut informasi di lapangan, kawanan perampok yang berjumlah empat orang itu, diduga masuk dengan cara merusak paksa gembok pintu rolling door dengan menggunakan mesin las. Kapolsek Tenayan Raya Kompol Kukuh Yulianto Widodo ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (18/12) siang kemarin, mengatakan, setelah berhasil masuk ke dalam, pelaku naik ke lantai II. Jumlah mereka diperkirakan empat orang, bersenjatakan pistol dan parang. Mereka mengancam dan menyekap penjaga bernama Muhamad Yusuf dan Febriano. “Setelah berhasil masuk dan menuju ke lantai dua swalayan, dua penjaga bernama Muhamad Yusuf dan Febriano disekap dengan menggunakan tali,” jelas Kukuh. Dibeberkan Kukuh Yulianto, di lantai dua Alfamart, kawanan itu berhasil merusak berankas yang berisikan uang tunai Rp20 juta. Tak hanya itu, mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BRI yang berisikan uang Rp240 juta yang ada di lantai dasar juga dibobol pelaku. "Pelaku juga membobol

ALFAMART dan mesin ATM BRI yang digasak kawanan rampok sedang diselidiki petugas kepolisian.

mesin ATM Bank BRI dengan cara memotongnya menggunakan mesin las. Petugas bank memperkirakan uang yang ada di mesin ATM yang

berhasil digondol pelaku senilai Rp240 juta lebih,'' terang Kukuh. Akibat kejadian tersebut, kerugian diperkirakan men-

capai Rp200 juta lebih. "Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sejumlah barang bukti dan saksi-saksi sudah kita

periksa. Harapan kita, dengan bukti dan saksi pelakunya secepatnya bisa tertangkap,'' tutup Kukuh.Better-Toni

Polres Terus Buru Perampokan Gaji Anggota Gapoktan TELUK KUANTAN-Pasca aksi perampokan gaji anggota Gapoktan di Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir, Senin (16/12) lalu, saat ini Polres Kuansing diback up Polda Riau terus memburu para pelaku perampokan. "Terus kita buru sampai saat ini, tetapi kemana tim memburu maaf tidak bisa disebutkan, kasihan nanti anggota-anggota kita di lapangan, pengejaran mereka bisa gagal," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Bayuaji Irawan, S.Ik, yang ditanya wartawan terkait perkembangan terakhir perburuan para perampok. Kapolres juga membantah bahwa salah salah satu dari enam pelaku berhasil dibekuk Polisi seperti diberitakan salah satu media. "Itu tidak benar, belum ada yang tertangkap. Kalau ada yang tertangkap pasti rekan-rekan media kami hubungi," ujarnya. Dalam kesempatan itu Kapolres juga meminta

pengertian masyarakat, dalam upaya mengejar para perampok pihak kepolisian tidak akan banyak menyampaikan komentar, karena terkait strategi pengejaran agar tidak bocor. "Nanti terbaca strategi kita,"ujarnya. Sementara itu terkait kejelasan pembayaran uang petani yang sudah raib dibawa kabur perampok, pihak Gapoktan melalui KUD Timbul Jaya saat ini tengah berupaya mengajukan pinjaman sebesar Rp.1.5 Miliar kepada PT Surya Agrolika Reksa sebagai mitra atau bapak angkat. Pengajuan pinjaman ini katanya berdasarkan hasil musyawarah pihak KUD Timbul Jaya dan pengurus Gapoktan dan pihak perusahaan. Pelunasan pinjaman ini dilakukan dengan cara mencicil selama 12 bulan kepada pihak perusahaan. Sebagai tambahan ungkap Warno, luas lahan yang dimiliki seluruh anggota

Gapoktan sebanyak 472 hektar. Setiap bulannya, masing-masing anggota ratarata menerima penghasilan Rp 2-Rp 3 Juta.

"Tergantung harga sawit lah, kalau naik ya besar kalau harga sedang turun ya berkurang,'' ujarnya. Mengenai kondisi di TKP

pasca kejadian menurut Warno sejauh ini masih aman. Namun demikian kewaspadaan tentu ditingkatkan.

Mobil Dijarah Saat Kebaktian PEKANBARU-Aksi pencurian dengan memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini, Tohan, warga Jalan Bambu Kuning menjadi korban. Pelaku berhasil menggasak harta bendanya yang nilainya mencapai Rp9 juta. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. "Kasusnya dalam penyelidikan Polresta Pekanbaru," katanya, Rabu (18/ 12/13). Informasi yang dirangkum

wartawan, kejadian berawal ketika korban melakukan kebaktian di Jalan Bukit Barisan III Maha Vihara dan Pusdiklat Bumi Suci Matreya, Pekanbaru. Setibanya di lokasi, korban memarkirkan mobil Nissan X-Trail BM 1788 JT dan langsung mengikuti kebaktian. Barang-barang beharga milik korban ditinggal di kursi depan mobil. Setelah kebaktian selesai, korban langsung pulang dan menuju mobilnya. Sesampainya disana, ia melihat kaca depan sebelah kiri mobilnya sudah pecah. Begitu korban mengecek isi

IKLAN

mobil, ia tidak menemukan tasnya lagi. Tas itu berisi 2 SKGR atas nama Sudiani yang luasnya 2300 m2 dan 14.000 m2, 1 unit tablet Samsung 3, buku tabungan dan uang ringgit sebanyak 1.100. Penasaran, korban berusaha mencari tahu siapa pelaku pemecah kaca mobilnya. Ia bertanya ke warga sekitar, tapi tidak ada yang tahu. Akhirnya, korban melapor ke kantor polisi. Ia ingin pelakunya segera ditangkap dan diproses secara hukum dan harta bendanya kembali. BETTER-syu

IKLAN

JEMBATAN Siak 1. Jembatan Siak 1 di Kota Pekanbaru, tampak padat lalu lintas.

BETTER-hrc


12

KAMIS

BENGKALIS

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

 Serius “Garap” Kota Pendidikan

Harga Pasir Capai Rp250 per Kubik BENGKALIS- Harga pasir di Pulau Bengkalis kembali melambung menyusul tidak masuknya pasir dari Pulau Rupat. Saat ini yang ada di pasaran hanya pasir dari Tanjung Balai dengan harga per kubiknya mencapai Rp250 ribu, sehingga membuat rekanan yang sangat membutuhkan material untuk menyelesaikan proyek menjerit. Tidak jelas kenapa pasir dari Pulau Rupat tidak masuk lagi ke Pulau Bengkalis dalam sepekan terakhir ini. Tapi kuat dugaan ini terkait tidak adanya legalitas izin penambangan pasir di Pulau Rupat, sehingga pemasok tidak berani berspekulasi karena khawatir ditangkap aparat penegak hukum. Ketua Gapeknas Kabupaten Bengkalis, Fitra Budiman ketika dihubungi, Rabu (18/12), membenarkan mahalnya harga pasir saat ini, menyusul tidak masuknya pasir dari Rupat. Saat ini pasir yang ada di pasaran berasal dari Tanjung Balai Karimun, Kepri dengan harga perkubiknya mencapai Rp250 per kubik. “Pasir dari Rupat saat ini tidak ada di pasaran sejak seminggu belakangan. Kondisi ini sangat dikeluhkan rekanan yang mengerjakan proyek di lingkungan Pemkab Bengkalis, menyusul melambungnya harga pasir,” ujar pria yang akrab disapa Budi. Gejolak harga pasir, terutama saat musim proyek seperti sekarang ini memang selalu terjadi. Terlebih lagi ketika Pasir Rupat tidak bisa masuk ke Pulau Bengkalis terkait persoalan legalitas. Menyikapi kondisi ini, Ketua Gapeknas meminta kepada Pemkab Bengkalis membuat kebijakan dengan mengeluarkan izin penambangan pasir di Pulau Rupat. Apalagi aturan membolehkan Pemkab mengeluarkan Izin Penambangan Rakyat (IPR) pada radius 0-5 miliar dari garis pantai. “Mau sampai kapan kondisi seperti ini dibiarkan. Kasihan kawan-kawan kontraktor selalu mengeluhkan akibat harga material (pasir) melambung, terutama pada saat saat dibutuhkan seperti sekarang ini. Kita sangat berharap Pemkab melegalkan penambangan pasir rakyat di Rupat sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan pasir dan harga selalu stabil,” pinta Budi. BETTER-afdal

Jamal Dirikan RIKM di 25 Desa BENGKALIS- Guna membantu.maayarakat di kecamatan Bengkalis dan Bantan mendapatkan layanan kesehatan awal serta informasi kesehatan, Ketua DPRD Bengkalis Jamal Abdillah mendirikan Rumah Informasi Kesehatan Masyarakat (RIKM). Tidak tanggungtanggung, sebanyak 25 RIKM didirikan di sejumlah desa di dua kecamatan tersebut. Ketika dikonfirmasi soal tersebut kepada Jamal Abdillah, ia menyebutkan bahwa RIKM didirikan sebagai wujud bhakti dirinya selaku anggoat DPRD Bengkalis daerah pemilihan Bengkalis dan Bantan. Ke 25 RIKM yang didirikan itu meliputi kecamatan Bengkalis sebanyak 16 desa dan kelurahan dan kecamatan Bantan 9 desa. Di RIKM itu ditempatkan tenaga kesehatan yang diambil dari unsur masyarakat dan sudah.diberikan pelatihan dalam melakukan tugas mereka. “Pendirian RIKM ini sebagai wujud pengabdian saya selaku wakil rakyat terhadap masyarakat di Bengkalis dan Bantan, bukan hanya sebatas konstituen atau kader partai semata. Melalui RIKM ini siapapun masyarakat boleh datang memeriksakan kesehatan mereka tanpa dibebani biaya satu sen pun. Untuk layanan yang diberikan berupa pemeriksaan tekanan darah/tensi, kolestrol dan gula darah/diabetes,” papar Jamal, Rabu (18/12). Disampaikan politisi PKS ini, bahwa setiap RIKM dilayani satu sampai dua petugas dan dirinya sudah menyiapkan posko khusus RIKM. Warga yang datang memeriksakan kesehatannya, selain tidak dipungut biaya akan dibantu untuk mendapatkan perawatan medis melalui puskesmas dan rumah sakit. RIKM bersifat sebagai wadah pemeriksaan kondisi awal saja, sementara penanganannya akan dilakukan melalui sarana kesehatan yang sudah dibangun pemerintah daerah. Kemudian tukas Jamal, apabila ada warga yang menderita sakit berat, petugas yang disiapkan akan membantu memberikan layanan dengan mengantar langsung masyarakat ke rumah sakit atau puskesmas dengan mobil ambulance yang sudah disiapkan. Keberadaan RIKM adalah sebagai penunjang dari masyarakat mendapatkan informasi awal tentang kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan tekanan darah, kolestrol dan diabetes. Selain dilakukan pemeriksaan awal, masyarakat juga akan mendapatkan penyuluhan dari petugas yang digaji secara pribadi oleh Jamal. “RIKM ini bukan semata untuk kader PKS atau.konstituen saya secara pribadi, tetapi terbuka bagi kalangan masyarakat manapun dan tidak dipungut biaya alias gratis. RIKM ini didirikan hanya sebagai langkah awal membantu masyarakat, karena untuk mendapatkan layanan kesehatan secara maksimal kita tidak bisa memenuhi, karena ketiadaan tenaga medis khususnya dokter,” pungkas Jamal. BETTER-afdal

Master Plan dan DED Dua PTN Dipresentasikan BENGKALIS- Berbagai uapya serius dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan Bengkalis sebagai Kota Pendidikan terus dilakukan. Salah satunya adalah mulai dipresentasikannya Master Plan dan Detail Engineering Desigen (DED) Akademi Komunitas Negeri Bengkalsi dan DED Universitas Sumatera Timur. Presentasi dilakukan oleh dua konsultan yang berbeda yaitu PT Afdhalnur Jaya Konsultan untuk Master Plan dan DED Akademi Komunitas Negeri Bengkalis. Sedangkan untuk DED Universitas Sumetera Timur dipresentasikan oleh CV

Media Bangun Nusantara. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama dua hari . Presentasi tersebut di buka oleh Kabid Pendidikan Luar Sekolah (PLS), H Zamhur SH. Tampak hadir selain pihak konsultan, Kabid DikMen, Zulfadli SPd MP, pejabat struktural di lingkungan Dinas Pendidikan Bengkalis serta para undangan akademisi dan praktisi pendidikan yang ada di Kabupaten Bengkalis. Tim Konsultan Afdhalnur menjelaskan, Akademi Komunitas merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat

diploma satu dan atau diploma dua dalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan atau teknologi tertentu yang berbasis keunggulan lokal atau untuk memenuhi kebutuhan khusus. Dijelaskan lebih lanjut oleh tim konsultan, misi yang akan dicapai adalah melalui pendidikan yang berkualitas akan tercapainya masyarakat yang unggul, sejahtera, mandiri dan bertakwa melalui perwujudan Kabupaten Bengkalis sebagai daerah otonomi terbaik diseluruh Indonesia. Sementara dari CV Media Bangun Nusantara mengenai laporan DED

Universitas Sumatera Timur mengatakan bahwa pendirian Universitas Sumatera Timur di Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu upaya dalam rangka pemerataan dan peningkatan akses terhadap Pendidikan Tinggi, serta mengurangi kesenjangan pembangunan antar daerah. Hal itu karena pengembangan pendidikan tinggi juga tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan pembangunan dan industri di daerah. Sasaran dari perencanaan Master Plan pembangunan Universitas Sumatera Timur Bengkalis dikhususkan kepada

berdirinya institusi-institusi sekolah tinggi untuk menunjang pendirian Universitas Sumatera Timur yang dapat membentuk suatu keahlian sesuai dengan potensi, kebutuhan lapangan kerja, dan keinginan masyarakat tempatan yang tersebar disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis dan masyarakat sumatera timur. Diakhir presentasi H Zamhur menyampaikan harapannya bahwa pembangunan Universitas Sumatera Timur bisa berjalan seimbang dengan pembangunan universitas lainnya. BETTER-adv-afdal

25 Penjabat Kades Pemekaran Dilantik BENGKALIS- Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh meresmikan 25 desa pemekaran di Kecamatan Bantan dan Kecamatan Bengkalis sekaligus melantik penjabat kepala desa, Rabu (18/12). Pelantikan dan pengukuhan Pj Kades di Kecamatan Bantan dilaksanakan di Masjid Jamiun Nurul Islam, Desa Resam Lapis (pemekaran dari Desa Selatbaru), Rabu (18/12) pagi. Sedangkan pelantikan dan peresmian pemekaran desa di Kecamatan Bengkalis, dilakukan di Desa Temeran, siangnya. Adapun nama-nama desa dan penjabat kepala desa yang dilantik untuk Kecamatan Bengkalis, Muthu Saily (Pj Kepala Desa Kuala Alam), Rony Effriadi (Pj Kepala Desa Kelebuk), Erianto (Pj Kepala Desa Damai), Syarifin SM, HK (Pj Kepala Desa Pematang Duku Timur), Muhammad Yusuf (Pj Kepala Desa Sungai Batang), Bambang Sugiarto (Pj Kepala Desa Kelemantan Barat), Instia Purnawan (Pj Kepala Desa Palkun), M Yusuf (Pj BUPATI Herliyan Saleh memasang tanda jabatan kepada penjabat kepala desa se-kecamatan Bantan pada Rabu (18/12). Kepala Desa Pangkalan pemicu bagi saudaraUlu Pulau), Manhudi (Pj Batang), Awaludin (Pj Kepala saudara kita dari desa induk. masyarakat desa. saudara bersama Kepala Desa Mentayan), Dedi Desa Sederak), Zahari (Pj Karena setiap desa punya penjabat kepala desa masyarakat untuk Azral (Pj Kepala Desa Kepala Desa Perapat pemekaran dituntut harus potensi andalan, seperti membangun desa yang baru Berancah), Onest Nazaldi (Pj Tunggal) dan Safarudin (Pj banyak bertanya dan belajar potensi perkebunan, ini agar lebih maju lagi. Kepala Desa Resam Lapis), Kepala Desa Simpang kepada desa induk, terutama pertanian, perikanan dan Pada kesempatan itu Zamri (Pj Kepala Desa Ayam). dalam hal program kerja kelautan maupun potensi Bupati juga mengucapkan Pasiran) dan Chandra Kemudian untuk jasa serta perdagangan. oleh untuk membangun desa tahniah kepada masyarakat Kusuma (Pj Kepala Desa Kecamatan Bantan, Mujiono pemekaran ini, agar menjadi karena itu saya mengajak desa pemekaran baru yang Deluk). (Pj Kepala Desa Kembung desa yang mandiri dan maju. kepada masyarakat yang secara gigih berjuang untuk Bupati berharap kepada Baru), Zulkifli (Pj Kepala Desa Intinya pemekaran desa ini berprofesi sebagai petani, mewujudkan desa baru. penjabat kepala desa yang Pambang Pesisir), Raja semata-mata dalam upaya pekebun, nelayan, pedagang Pemekaran desa baru ini baru dilantik hendaknya Chaizir (Pj Kepala Desa pemerataan pembangunan,” maupun buruh, untuk tentunya akan menjadi dapat menjaga kepercayaan Pambang Baru), M Yusuf (Pj tegas Bupati. bersama-sama membangun sebuah dorongan (motivasi) yang diberikan menjadi Kepala Desa Suka Maju), H Pelantikan penjabat desa pemekaran baru. bagi masyarakat untuk sebuah kekuatan dalam Jamhur (Pj Kepala Desa “Perlu diingat, pemekaran kepala desa dan peresmian menggali seluruh potensi upaya menata pemerintahan Muntai Barat), Surip (Pj desa pemekaran dihadiri sebuah desa baru dari desa yang ada di desa guna desa yang baru dimekarkan Kepala Desa Teluk Papal), pejabat eselon II dan III di induk, hanya sebatas mendukung pembangunan ini. Semoga pelantikan Iskandar (Pj Kepala Desa lingkungan Pemkab berpisah dari segi desa, sehingga mampu Bantan Sari), Iskak (Pj Kepala penjabat kepala desa Bengkalis, Camat Bengkalis, administrasi. jangan sampai meningkatkan pendapatan sekaligus peresmian desa Desa Bantan Timur), Edi Camat Bantan dan tokoh memisahkan ikatan ekonomi dan kesejahteraan Purna Irawan (Pj Kepala Desa pemekaran menjadi sebuah masyarakat. BETTER-adv-afdal emosional dengan saudara-

Nasib Honorer K2 Bengkalis tak Lulus Belum Jelas BENGKALIS- Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bengkalis sampai hari ini belum mengetahui nasib para pegawai honorer kategori dua (K2). Hanya saja secara lisan, pengumuman lulus atau tidak lulusnya sebanyak 648 honorer K2 itu yang mengikuti test ujian tertulis pada November lalu diumumkan tanggal 24 Desember. Hal itu dikatakan Kepala BKD Kabupaten Bengkalis

melalui Sekretaris BKD H. M Nur Alamsyah saat dikonfirmasi perihal kapan diumumkannya hasil test ujian tertulis CPNS 2013 khusus honorer K2, Rabu (18/12). Dengan kondisi itu, sambungnya. BKD masih menunggu informasi lanjutan dari Pemerintah Pusat, dan Kementerian. Karena masalah CPNS ini berkaitan dengan Nomor Induk Kepegawaian (NIK), dan hal ini banyak honorer K2 yang bertanya

perihal hasil kelulusan tersebut. Dikatakan Alamsyah, kondisi ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bengkalis saja. Akan tetapi hampir seluruh Kabupaten/Kota se- Indonesia atau Nasional masih menunggu kabar tertulis dari Kementerian, khususnya Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB). “Informasi yang kita dapat

secara lisan, khusus formasi umum akan diumumkan pada tanggal 24 Desember. Bisa saja informasi itu diundur, karena sebelumnya juga demikian. Akan tetapi kita tetap berupaya meminta informasi-informasi terkait hal itu, dengan harapan para honorer K2 tetap mendapatkan info terbaru terkat dengan pengangkatan CPNS tahun 2013 ini,” katanya. Ia berharap kepada seluruh honorer K2 Kabupaten

Bengkalis untuk tetap bersabar, dan tidak mempercayai informasi yang sifatnya menyesatkan. “Ada yang bilang Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Siak sudah diumumkan honorer K2 nya itu tidak benar, hampir seluruh kabupaten/kota seRiau masih menunggu informasinya dari Kementerian,” terang Alamsyah. BETTER-afdal

PLTGU Pinggir Sudah Kantongi Rekom IMB Camat BENGKALIS- Proyek pembangunan pembangkit listrik PLTGU 1x50 MegaWatt Balai Pungut, Kecamatan Pinggir yang mulai dikerjakan PT Bumi Laksamana Jaya Group melalui anak perusahaannya PT Riau Energi Tiga bersama konsorsium PT ZUG Industry Indonesia dan PT PIR, sudah mengantongi rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Camat Pinggir Kasmarni, SSos, dengan Nomor Surat Izin : 100/ PEM/IMB/2013/408 tertanggal 11 Desember 2013. “Surat rekomendasi IMB Camat ini sudah diajukan pihak

kecamatan kepada Bupati Bengkalis melalui Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman. Surat rekomendasi IMB ini diterbitkan setelah pihak kecamatan turun meninjau ke lapangan dan melihat kelengkapan persyaratan administrasi,” kata Manager HUmas & CSR PT BLJ Group, Haspian Tehe, Rabu (18/12), meluruskan pemberitaan di beberapa media massa yang menyebutkan PLTGU Balai Pungut belum mendapatkan rekomendasi IMB dari Kecamatan. Dikatakan Haspian, dengan

adanya rekomendasi IMB dari Kecamatan pihaknya sekarang menunggu proses IMB dari Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Bengkalis. “Mudah-mudahan tidak memakan waktu lama,” harapnya. Ia mengatakan, pengerjaan proyek ini digesa karena kuatnya desakan masyarakat akan kebutuhan energi listrik di daerah ini. “Listrik ini untuk kepentingan umum. Untuk orang banyak. Jadi kita mulai pembangunannya dengan memasang pagar keliling, memasang tiang pancang beton. Sedangkan

bangunannya kan belum dimulai. Semua itu kita kerjakan sambil menunggu IMB keluar. Sedangkan permohonan dan persyaratan IMB sudah lama kita masukkan. Tim Dinas pun sudah survei ke lapangan. Proyek ini juga sudah punya Izin Lokasi, Izin Prinsip, Amdal dan lainnya,” tutur Haspian Tehe. Dia mengatakan, bahwa rekomendasi IMB dari Kecamatan ini juga berdasarkan Surat Rekomendasi Kepala Desa Balai Pungut Nomor : 115 REK/ PEM/BP/2013 tanggal 09

Desember 2013. Dia berharap masyarakat bersabar dan mendoakan agar proyek ini berjalan lancar. Sebab peletakan batu pertama tanda dimulainya proyek PLTGU ini baru bulan Februari 2013 dan direncanakan bisa comisioning test beroperasi bulan Juni 2014. “Jika tidak ada halangan, Insya Allah PLTGU ini bisa uji komisining beroperasi bulan Juni 2014. Bila itu terwujud, ini adalah PLTGU 1x50 MW terbesar dan tercepat dibangun oleh BUMD level kabupaten di Indonesia,” ujar Haspian. BETTER-afdal


PENDIDIKAN

KAMIS

13

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Pemda Sulbar Benahi Pengelolaan Dana BOS MAMUJU- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat mengadakan Workshop Pengelolaan Keuangan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui Dana APBD-P. Workshop tersebut membahas pengelolaan manajemen BOS yang baik, terutama dari segi pengelolaan keuangan BOS di setiap tingkatan mulai dari tingkat sekolah, kab/ kota, provinsi dan sampai ke tingkat pusat. “Diharapkan pengelolaan keuangan dana BOS di daerah itu lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya karena bagaimana mungkin bisa memperbaiki mutu pendidikan kalau pengelolaan BOS keuangannya tidak dikelola dengan baik,” kata Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Ismail Zainuddin, saat membuka workshop di Hotel Grand Mutiara, mamuju, Sulbar (17/12). Kepala Dinas Mamuju Sulawesi Barat, Mulyadi Bintaha,

Lelang Jabatan Kepala Sekolah Ditelusuri JAKARTA- Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemdikbud) menindaklanjuti pengaduan terkait lelang jabatan kepala sekolah di Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak empat organisasi guru mengadukan oknum pejabat di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta karena memberikan pelatihan kepada sejumlah peserta lelang jabatan. “Kami akan dalami persoalannya. Kalau ada upaya mengarah pelanggaran akan ditindaklanjuti,” kata Inspektur Wilayah IV Bidang Dikmen Kemdikbud Amin Priatna usai menerima audiensi perwakilan dari empat organisasi guru di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (18/12/ 2013). Organisasi guru yang mengadukan dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), dan Federasi Guru Independen Indonesia

(FGII). Hadir pada audiensi Sekjen FSGI Retno Listyarti, Presidiun FSGI Guntur Ismail, dan Sekjen PGSI Suparman. Amin mengatakan, pelatihan yang dilakukan adalah atas inisiatif para kepala sekolah yang ingin mengikuti lelang jabatan. Pihaknya, kata dia, akan menghimpun informasi yang seimbang baik dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta maupun dari LPMP. “Mudahmudahan bisa memberikan jalan terbaik,” katanya. Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemdikbud Hindun Basri Purba menyampaikan, semua

pengaduan di Itjen tetap ditindaklanjuti. Itjen, kata dia, adalah aparat pengawas internal pemerintah. “Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan. Apalagi terkait LPMP sebagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) di Kemdikbud, yang harus dikawal dan diawasi,” katanya. Hindun mengatakan, Itjen akan secara obyektif dalam menindaklanjuti setiap pengaduan. Pihaknya juga akan mengecek terkait adanya pengaduan diskriminasi dan grativikasi dalam pelatihan tersebut. “Kita cek apakah sejauh itu dan kita tunggu kebijakan Pak Irjen,” katanya. BETTER-yen/kpc

SOLUSI TEPAT UNTUK MASALAH PERKULIAHAN (Legalitas : Terdaftar dengan resmi, jelas dan terjamin)

APAKAH ANDA SALAH SEORANG MAHASISWA YANG : > Ingin Transfer ke Tingkat yang lebih Tinggi ? > Perkuliahan yang tersendat-sendat ? > Berhenti karena kesibukan kerja ? > Calon M.A (Mahasiswa Abadi) ? > Punya Masalah Pribadi yang tidak bisa disebutkan ? > Atau memang sudah DO dari perkuliahannya ? Apapun alasannya, jika anda ingin keluar dari masalah tersebut dan mendapatkan solusi yang tepat sebagai jalan keluarnya.. Tak Perlu Cemas Lagi, bergeraklah secepat orang yang sudah sukses HUBUNGI SEGERA!!!

IKLAN

ASOSIASI DAN KONSULTASI EDUKASI

PELITA NUSA

JALAN ARIFIN ACHMAD RUKO NO.2(SBERANG SIMPANG PAUS) TELP. 0761-7064223 PEKANBARU - RIAU Contact Person : PAK ZULFAHMI SS, S.Pd, MM HP : 0821 6959 5959 MAAF TIDAK MELAYANI MC,CM,FC, DAN SMS Insya Allah kita temukan solusinya secara resmi dengan legalitas yang jelas dan terjamin Note : Kami juga membuka program khusus untuk memiliki ijazah tingkat SDSMP-SMA (Reguler dan Kesetaraan). Semuanya sudah terdaftar pada Dinas Pendidikan Nasional Plus AKTE NOTARIS

PELITA NUSA ...centre of problem solving for education

mengatakan perlu perubahan pola pikir para pengelola dana BOS. Sekalipun pengawasan sudah ketat dan pengelola adminstrasi sudah baik, namun masih ada pikiran untuk menyeleweng tetap tidak akan maksimal. “Kalau mindsetnya cuma cari uang, ya percuma” katanya. Mulyadi mengatakan, setiap tingkatan dalam pengelolaan dana BOS mempunyai peranan masing-masing. Jika program dana yang terdapat dalam program BOS ini dapat tersalur dengan benar, maka misi 5 K Kemdikbud terkait dengan ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, kesetaraan, dan kepastian dapat terpenuhi. Adapun tujuan kegiatan workshop BOS ini salah satunya adalah memberikan pemahaman, pengertian dan wawasan yang sama kepada para tim manajemen BOS

kabupaten/kota, kepala sekolah, bendahara dan guru, tentang mekanisme penyaluran dan pelaporan penggunaan dana BOS tahun anggaran 2013. Pemerintah melalui Kemdikbud mengupayakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak lain adalah sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan. Karena fakta di lapangan, banyak kendala yang dijumpai di masyarakat khususnya terkait dengan masalah biaya pendidikan yang mahal dan memberatkan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah provinsi Sulbar, Kepala BPK perwakilan provinsi Sulbar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan propinsi Sulbar, Inpektorat propinsi Sulbar dan Tim Manajemen BOS kabupaten/kota, kepala sekolah, bendahara dan guru. BETTER-yen/kdc

Sumarni Lestarikan Budaya Sulbar MAMUJU- Berawal dari hobinya menari, serta mencintai adat dan budaya tanah kelahirannya, Sulawesi Barat, Sumarni E Kalipung bertekad mendirikan sanggar pada tahun 2003. Sanggar yang diberi nama Sayyokalumpang itu sekarang sudah memiliki 50 orang yang aktif berkegiatan budaya untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sulawesi Barat. Sanggar Sayyokalumpang berada di Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Sumarni, sang pendiri sanggar, memiliki keinginan untuk melestarikan kebudayaan di Sulbar, serta mengembangkan kebudayaan yang sudah ada. Pendirian sanggar ini pun menggunakan dana pribadi Sumarni dan keluarga. “Di sini banyak sekali kesenian yang belum tersentuh sehingga saya ingin bina anak-anak untuk mengembangkan seni yang ada,” tutur Sumarni. Mereka yang tergabung dalam Sanggar Sayyokalumpang terdiri dari beragam usia, dari anak-anak hingga dewasa. Beberapa kegiatan kebudayaan yang aktif dilakukan di sanggar antara lain menari, bermain musik dengan alat musik tradisional, serta pengenalan pakaian adat. Tarian adat Sulbar yang diajarkan di Sanggar Sayokalumpang di antaranya Tari Sayyokembe dan Tari Sayyoballuk. Tari Sayyo adalah tari tradisional yang biasa dibawakan oleh 6

sampai 8 gadis yang mengenakan pakaian tradisional dari tenun sekomandi, dalam rangka penjemputan tamu-tamu kehormatan, diiringi gendang dan tabuhan. Sumarni mengatakan, minat masyarakat di sekitar sanggar terhadap kebudayaan cukup tinggi. Para pegiat kesenian yang aktif di sanggar pun bercitacita ingin melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Sulbar dengan kreativitasnya masing-masing. “Rata-rata yang bergabung di sanggar saya itu mereka pada pintar-pintar semua,” ujar wanita yang juga bekerja sebagai PNS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar itu. Dalam mengelola sanggarnya, Sumarni tidak memungut biaya dari orangorang yang aktif berkegiatan di Sanggar Sayyokalumpang. Mereka bebas menari dan bermain musik sepuasnya. Namun jika ada panggilan untuk tampil di suatu acara, penyelenggara acara harus memberikan honor untuk para penari dan pemain musik. Sumarni tidak mematok harga dalam hal ini. Ia membebaskan penyelenggara untuk membayar semampu mereka. “Biasanya 100 sampai 200ribu tiap penari. Tergantung acaranya,” jelasnya. Setiap kali menampilkan tarian di suatu acara, diperlukan 14 orang yang terdiri dari 6-8 penari, dan 6 pemain musik. Beberapa alat

musik yang digunakan antara lain gendang, gong, kattokatto (sejenis alat musik pukul yang terbuat dari bambu), dan kecapi. Meski belum pernah tampil di luar negeri atau dalam acara berskala internasional, Sanggar Sayyokalumpang kerap tampil dalam acara-acara berskala nasional, seperti event budaya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan pekan budaya di Bali. Saat ini Sumarni membutuhkan bantuan dari masyarakat maupun pemerintah untuk terus mengembangkan kebudayaan Sulbar di sanggarnya, salah satunya fasilitas untuk panggung sebagai tempat latihan menari. Hingga sekarang, latihan menari dilakukan di dalam rumah Sumarni. Sanggar Sayyokalumpang tidak memiliki lahan khusus untuk berkegiatan. Padahal Sumarni sudah memiliki akta notaris untuk sanggarnya itu. “Nggak ada aula tersendiri. Kegiatan di rumah saja,” tutur ibu dari dua anak itu. Sumarni sangat ingin mengembangkan sanggarnya sehingga kegiatan budaya bisa terus maju. Namun ia tidak tahu harus meminta bantuan ke mana, dan bagaimana meminta bantuan. Karena itu ia berharap bisa memperoleh bantuan dari masyarakat dan pemerintah demi pelestarian dan pengembangan budaya Sulbar di Sanggar Sayyokalumpang. BETTER-yen/kdc


14

BUPATI Rohil H Annas Maamun saat bersalaman dengan polisi di Rohil.

KAMIS

ROHIL

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Kemenag Imbau Masyarakat Hindari Nikah Siri nikah,jika dibawah tangan atau siri maka siapa yang mengeluarkan surat nikahnya," ujarnya. Dikatakan dia, isu tentang maraknya nikah siri di Kabupaten Rokan Hilir sudah didapatnya jauh-jauh hari sebelumnya. Namun demikian, agar masalah ini tidak makin panjang dan banyak yang melakukan nikah sirih, makanya pihaknya mengeluarkan himbauan ini. "Ada beberapa hal penting bagi pasangan yang menikah untuk mencatat dan memiliki buku nikah diantaranya proses pembuatan akta lahir anak, pembuatan paspor, KK atau KTP dan keperluan lainya menyangkut dengan status pernikahan," jelasnya. Diakhir perbicangan, "Katakan lah kalau terjadi perceraian maka bagaimana pula status cerainya dan harta gonogininya,jadi untuk itu tentunya jika mau menikah ikuti aturan yang berlaku dan catat nikah tersebut," pungkasnya.

Mobil Bertonase Tinggi Harus Diawasi PUJUD - Selama ini kerusakan jalan banyak disebabkan oleh mobil bertonase tinggi. Ini perlu disikapi dan diantisipasi. Karena biaya pembuatan jalan serta perawatan jalan sangat mahal. Meskipun jalan lintas kabupaten Rokan Hulu-Rokan Hilir berada dalam kondisi cukup baik saat ini, namun upaya pengawasan dan pembatasan terhadap lalulintas kendaraan bertonase tinggi perlu dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan jalan itu sendiri. Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPRD, Rohil Widi Murtono, di Bagansiapiapi, Rabu (18/12/13). "Jalan lintas antar kabupaten, khususnya di kepenghuluan Darussalam, Sei Meranti, Tanjung Medan dan kepenghuluan Kasang Bengsawan kecamatan Pujud, sekitar 40 kilometer sudah bagus, hanya saja dengan tingginya curah hujan belakangan ini bisa mengakibatkan jalan rusak karena tingginya juga lalu lintas kendaraan dengan tonase tinggi, kalau tidak ada kontrol dan pengawasan terhadap kendaraan yang lewat," kata Widi Murtono. Widi menjabarkan, kendaraan dengan kategori tonase tinggi tersebut diantaranya pengangkut CPO, kayu olahan dan lain-lain. "Nah, kalau itu tidak ditertibkan, bukan tidak mungkin jalan yang sudah bagus itu kembali rusak," jelas Widi. Kekhawatiran dengan kondisi yang terus terjadi itu, menurut Widi dirasa sangat wajar mengingat jalan tersebut merupakan jalan lintas dan akses utama bagi masyarakat. Selama ini jalan yang ada sangat rusak dan baru belakangan ini dapat dilewati dengan baik. "Jadi kita minta kepada instansi terkait, apa Dishub propinsi, kabupaten dan kepolisian supaya pro aktif untuk instens melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang overload," tutur Widi. "Ratusan mobil bertonase tinggi, diperkirakan melewati rute perbatasan Rohul-Rohil melalui kecamatan Pujud, untuk memotong jauhnya jarak tempuh menuju ke kota Dumai bila dibandingkan ke Simpang Gelombang dan melalui Kampar," pungkasnya. BETTER-yen/rhc

Dinamika Penduduk Bagan Batu Tinggi

WAKIL Bupati Rohil H Auyatno saat menyerahkan penghargaan pada pegawai instansi terbaik di Rohil belum lama ini.

BAGANBATU - Letak geografis Bganbatu yang cukup strategis ternyata menimbulkan masalah lain yaitu tingginya dinamikan dan pertumbuhan penduduk. Pertumbuhan penduduk di daerah kepenghulua Bagan Batu, kecamatan Bagan Sinembah terbilang sangat mencuat. Hal ini diperkirakan tidak terlepas dari tingkat perekonomian warga yang dinilai semakin pesat. Wilayah yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara ini sepertinya tingkat pembangunan milik swasta maupun pemerintah kian tak terbendung. Banyaknya pendatang baru dari luar daerah menandakan penduduk yang heterogen. Berdasarkan data di Kepenghuluan Bagan Batu, jumlah penduduk di daerah ini setiap tahunnya meningkat tajam. Sejak April 2013 lalu, penduduknya mencapai sekitar 18.603 jiwa. Dengan pesatnya jumlah penduduk di daerah ini, maka tak heran para investror juga mulai berdatangan dan menanamkan investasinya untuk membuka usaha di Kota Bagan Batu tersebut. “Tak heran kalau kota Bagan Batu sekarang ini diserbu oleh pendatang yang ingin menjadi invenstor. Karena, perekambangan pembanguna kota ini sudah tidak bisa dibendung lagi, “ kata Datuk Penghulu Bagan Batu, Drs H Muchtar kemarin. Menurutnya, dari data yang dimiliki pemerintah pertumbuhan penduduk terus bertambah setiap bulannya. “Untuk itu hingga sekarang ini kita terus melakukan pendataan warga. Baik yang sudah meninggal maupun yang hidup termasuk, warga pendatang selalu kita pantau,” terangnya kembali. Disamping itu, suku dan agama warga Kecamatan Bagan Sinembah tidak hanya didominasi oleh satu su melainkan bermacam-macam. Tidak ada yang mendominasi suku dan agama, semuanya sama jika ditotal jumlahnya. “ Melayu-nya ada, Batak, Tionghoa, Aceh, Jawa ditambah suku-suku lainnya merata. Meski demikian, Kecamatan Bagan Sinembah tetap aman dan tertib. Meraka tetap menjaga kekompakan, sehingga tidak ada yang terpecah belah,” sebutnya. BETTER-yen/dpc

KEMENAG Rohil himbau warga hindari nikah siri.

BAGANSIAPIAPI - Nikah di bawah tangan atau nikah siri sah dalam Islam. Hanya saja dalam kenyataannya banyak timbul permaasalahan ketika ataupun setelah nikah siri itu dilakukan. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hilir, menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa men-

ghidari nikah sirih atau sering disebut nikah dibawah tanggan tersebut guna menghindari halhal yang tidak diinginkan di kemudian hari. Kepala Kemenag Rohil, Agustiar kepada media ini di ruang kerjanya mengatakan, jika masyarakat atau calon pengantin yang hendak menikah

menempuhlah melalui cara yang resmi dan sesuai aturan perundang-undangan berlaku. "Kita sangat prihatin dengan adanya nikah siri ini. Kalau memang mau menikah gunakan jalus resmi dan tercatat di KUA. Semua ini saya sampaikan untuk menghindari persoalan seperti status anak, pembuatan akte

Darussalam Miliki Prospek untuk Berkembang BAGANSIAPIAPI - Geliat pembangunan di Kabupaten Rokanhilir tak dapat dipungkiri belakangan ini. Banyak faktor yang menyebabkan suatu daerah berkembang. Selain kinerja Bupati beserta jajarannya juga partisipasi masyarakat serta potensi daerah itu sendiri untuk berkembang. seperti Kepenghuluan Darussalam Kecamatan sinaboi yang memiliki potensi untuk berkembang. Kepenghuluan Darussalam, Kecamatan Sinaboi, yang baru saja dimekarkan dari kepenghuluan induk Sinaboi diyakini bakal berkembang pesat. Karena, secara geografis, Kepenghuluan Darussalam berbatasan langsung dengan Kota Dumai yang memiliki potensi di sektor pertanian maupun perkebunan kelapa sawit. "Salah satu faktor penentu yang bisa menjadikan Kepenghuluan Darussalam untuk cepat berkembang itu, lantaran didukung oleh program pembangunan bidang infrastruktur baik jalan maupun jembatan," ujar Camat Sinaboi, Basri, kemarin. Apalagi, lanjut Basri, di daerah Sinaboi sudah memiliki jembatan beton yang menghubungkan ke Kepenghuluan Darussalam yang berjarak kurang lebih 6 Kilometer. "Bodi jalan di sana itu sudah diratakan. Malahan saat ini alat berat yang bekerja masuk tahap penimbunan. Dengan begitu, masyarakat di Kepenghuluan Darussalam sangat bersyukur sekali dengan dibukanya akses jalan tersebut. Karena, saat ini untuk sampai ke Darussalam bisa ditempuh lewat jalur darat. Kalau sebelumnya kan hanya pakai sarana alat transportasi air," jelasnya. Tambah Basri, peningkatan

lahir, paspor dan lain sebagainya," ungkap Agustiar, Rabu (18/12/13). Sementara ketika disinggung masih adanya pernikahan siri atau di bawah tangan yang kerap terjadi di Rohil, Agustiar mengatakan, untuk mencatat pernikahan secara resmi dan syah menurut negara ada dua lembaga, untuk Muslim di KUA dan non Muslim di Catatan Sipil. "Kalau yang namanya nikah sirih sebenarnya tidak dilarang oleh agama. Tapi, alangkah baiknya bagil calon yang mau menikah itu menggunakan jalur resmi seperti atau terdata di Kantor Urusan Agama dimana pasangan itu menikah," harapnya. Kemenag Rohil ini terus menghimbau kepada calon pengantin atau pasangan maupun orang tua untuk benar-benar memperhatikan status pernikahan sebagaimana di atur Negara. Karena ini menyangkut masa depan keluarga pengantin itu sendiri. "Bedanya tetap ada, jika nikah secara administrasi aturan Negara maka nikah dicacat dan di lakukan oleh KUA atau Penghulu dan Khadi, memiliki buku

KUA dan PA Jalin Kerja Sama Kepala Kemenag Rohil, H.Agustiar mengatakan, ada beberapa KUA diantaranya KUA Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kubu dan Simpang Kanan menjalin kerja sama dengan PA (Pengadilan Agama) sehingga saat ini di kenal dengan adanya sidang PA keliling untuk status atau isbat bagi pasangan baik yang di lama di tinggal tanpa status cerai. Kemudian dilanjutkan dia, nikah tidak memiliki buku nikah dan sudah beberapa kali di lakukan sidang keliling di daerah tersebut. "Ini sesuatu yang baik mengingat pelayanan lansung kepada yang membutuhkan status tersebut karena sidangnya di tempat atau daerah tersebut," ungkap Agustiar melanjutkan percakapannya kepada media ini. Kemudian, Sugeng Sapriadi, KUA Kecamatan Pasir Limau Kapas ketika dikonfirmasi media ini membenarkan di daerah kerjanya sudah pernah di laksanakan sidang keliling oleh PA Rohil dan setidaknya sudah terselesaikan beberapa kasus rumah tangga. "Benar sudah berjalan sidang keliling tersebut,KUA hanya sebagai mitra ketika sesorang meminta statusnya mendatangi KUA jalan satu-satunya sidang di Pengadilan Agama," demikian penjelasan Sugeng Sapriadi. BETTER-yen/rhc

SerembanJaya KembangkanPeternakanPuyuh DARUSSALAM akan mengalami perkembangan yang cepat di masa yang akan datang.

pembangunan jalan lintas Kepenghuluan Darussalam-Dumai yang dibangun Pemkab Rohil terus digesa dan diperkirakan rampung tahun 2014 mendatang. "Kalau jalan lintas itu sudah selesai, saya kira Kepenghuluan Darussalam bisa berkembang pesat. Karena, semua potensi yang dimiliki di sektor pertanian dan perkebunan kelapa sawit bisa lebih dioptimalkan. Karena, kunci mempercepat perkembangan dan kemajuan daerah itu ada pada infrastruktur jalan dan jembatan," beber Basri. Di sisi, meski saat ini ruas jalan itu tahap penimbunan, tetapi sudah memberikan manf-

aat yang positif. "Kondisinya ya saat musim panas muda dilalui, begitu juga sebaliknya. Tetapi saya yakin kalau sudah selesai jalan itu pasti perekonomian warga meningkat," sebutnya. Selain itu, daerah lain yang berada wilayah Kecamatan Sinaboi seperti Kepenghuluan Sungai Bakau, Sungai Nyamuk, Raja Bejamu dan Kepenghuluan Sinaboi, sambung Basri, bakal menjadi daerah padat penduduk. "Sebagai daerah yang baru dibuka dan memiliki berbagai potensi, seperti sektor perikanan dan kelautan maupun pertanian dan peternakan serta perkebunan bisa lebih lebih digali lagi," terangnya. BETTER-yen/roc

BAGANSIAPIAPI - Tak hanya dikenal sebagai daerah penghasil ikan, Rokanhilir sebenarnya juga kaya akan potensi peternakan. seperti peternakan puyuh yang kini dikembangkan di Seremban Jaya. Kepenghuluan Seremban Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil mulai mengembangkan peternakan burung puyuh. Malahan, peternakan burung puyuh mampu memenuhi kebutuhan lokal. "Dengan menggunakan dana bantuan dari Program Usaha Agrabisis di Pedesaan (Puap), warga kita yang ada Kepenghuluan Seremban Jaya itu mencoba mengembangkan usaha pertenakan dan budidaya burung puyuh. Tahap awal dikembang hanya sekitar 300 ekor. Belakangan sudah meningkat menjadi sekitar 800 ekor," kata Camat Rimba Melintang, H

Syamzani, kemarin. Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Syamzani, jelas mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Salah satu diantarnya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Sedangkan di sisi lainnya, dapat memberikan nilai positif bagi daerah. "Kalau melihat kondisi yang ada, daerah kita ini memiliki banyak potensi yang perlu untuk digarap secara optimal," sebutnya. Selain budidaya burung puyuh, Kepenghuluan Seremban Jaya memiliki potensi di bidang tanaman salak pondoh. ''Malahan, salah pondoh yang dikembangkan masyarakat di Serembanjaya itu sudah berhasil. Harapan kita, usaha-usaha seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sampai masa-masa mendatang,'' kata Syamzani. BETTER-yen/roc

Warga Keluhkan Harga Gas Elpiji ROKAN HILIR - Saat ini warga di rokanhilir mengeluhkan langkanya gas epliji tabung 3 kilogram dan melambungnya harga gas elpiji tersebut. Kelangkaan gas elpiji terutama tabung 3 kilogram terjadi di hampir seluruh kecamatan di Rohil mengakibatkan harga gas elpiji mencapai Rp23.000 per tabung. "Harga gas elpiji melambung, sudah mencapai Rp23 ribu per-tabung, sedangkan harga biasanya hanya Rp14.500. Sudah langka, mahal lagi," keluh Abd Haris, warga di Jalan Al Iksan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) yang dihubungi. Anggota DPRD Rokan Hilir Darwis Syam menilai pihak Pertamina harus segera melakukan pemantauan, pengawasan dan penertiban, bahkan

penindakan apabila terjadi permainan baik di tingkat agen atau pun pangkalan menyusul dengan tingginya harga elpiji. "Kenaikan harga gas elpisi yang sangat tinggi itu berarti ada persoalan, mungkin di tingkat pemasaran. Pertamina harus tanggap dengan masalah ini apalagi untuk tabung 3 kilogram kan kategori disubsidi oleh pemerintah," desak Darwis Syam yang juga Ketua Banggar DPRD Rohil ini. Sejak pemberlakuan konversi minyak tanah (mitan) ke gas beberapa waktu lalu, alokasi yang disediakan untuk Rohil sekitar 107.000 KK atau paket saja. Berdasarkan kebutuhan di lapangan terjadi peningkatan jumlah penduduk, serta peningkatan pada penggunaan elpiji dari sebelumnya yang masih

menggunakan mitan. "Sekarang berdasarkan info yang kita peroleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rohil, setidaknya jumlah KK dan kita taksir pengguna elpiji lebih dari 194.000 KK. Jadi kita minta Kementerian ESDM bisa menyesuaikan kuota elpji di Rohil," kata Darwis. Darwis juga menekankan agar dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohil mampu bersikap progresif dan aktif turun ke lapangan guna melakukan pengawasan, karena tidak tertutup kemungkinan terjadi sistem kartel pada distribusi elpiji. "Kita desak Disperindag turun tangan, ini tidak tertutup kemungkinan terjadi permainan karena sepengetahuan kita hanya sedikit agen elpiji. Patut

GAS elpiji mahal di rohil.

dicurigai terjadi penumpukan di satu agen yang menguasai SPBE, dan pihak itu juga berlaku sebagai pangkalannya. Kita minta ini diperhatikan. Pertamina harus profesional dan ini sudah berlarut-larut," katanya. Di beberapa daerah gas elpiji

mengalami kelangkaan dan jika ada harganya jauh di atas HET. "Ini juga diperparah dengan fakta bahwa satu-satunya SPBE yang ada di Ujung Tanjung sebagai penyalur elpiji ditutup atau dipending oleh Pertamina," sebutnya. BETTER-yen/rhc


SUMBAR/KEPRI Dewan Pers Minta Polisi Konsultasikan Kekerasan Pers BATAM- Direktur Eksekutif Lembaga Pers Doktor Soetomo (LPDS), Priyambodo RH meminta kepolisian untuk mengonsultasikan dengan Dewan Pers saat menerima laporan kekerasan yang menimpa pekerja pers (wartawan/pewarta) saat menjalankan tugasnya. "Dewan pers dalam waktu maksimal satu bulan akan merekomendasikan pada kepolisian apakah kasus yang dilaporkan dapat diproses dengan UU Pers, atau UU KUHP," kata Priyambodo di Batam, kemarin. Saat menjadi pembicara Seminar Pembangunan 'Kota Batam Ditinjau dari Perspektif Jurnalistik' di Batam, ia mengatakan hal tersebut penting agar kasus kekerasan bisa diproses sesuai dengan jalur hukum yang berlaku. Priyambodo yang juga Pewarta Senior LKBN Antara itu mengatakan kekerasan yang menimpa wartawan saat dia menjalankan tugas jurnalistik dan ada penugasan dari kantor tempat bernaung harus diselesaikan dengan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Sementara, jika kasus kekerasan terjadi bukan saat ia menjalankan tugas sebagai wartawan atau atas nama pribadi, maka pasal yang dikenakan seharusnya menggunakan UU KUHP. "Selama ini organisasi wartawan banyak mengatakan kekerasan pada pewarta harus diusut dengan UU Pers, padahal bila ditelisik lebih dalam, banyak kasus tersebut terjadi di luar tugas jurnalistrik yang seharusnya ditangani dengan UU KUHP," katanya. Pengamat Pers, Atmakusumah Astraatmadja mengatakan konflik publik dengan pers akibat pemberitaan harus diselesaikan dengan menggunakan hak jawab, hak koreksi, maupun mediasi melalui Dewan Pers. Dalam pemberitaan, pers harus berdasarkan faktual, akurat dan objektif untuk menghindari konflik di masyarakat. "Pemberitaan harus berimbang dan menjaga kondusifitas di masyarakat dengan penyajian yang berimbang, adil, tidak bias, tidak berprasangka dan diskriminatif," katanya. Dikatakan, saat ini sedang diperjuangkan agar tidak ada pemidanaan dan pemenjaraan dalam karya jurnalistik. "Kalau ada sanksi hukum yang dikenakan denda proporsional," kata Atmakusumah. Pemkot Batam mengadakan seminar tersebut bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke184 Kota Batam yang diperingati setiap 18 Desember setiap tahun. "Sejumlah kegiatan sudah disiapkan untuk memperingati hari jadi Batam," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Batam, Ardiwinata. BETTER-ant

Hermanto; RUU Desa Harus Utamakan Prinsip Keadilan PADANG-Anggota Panitia Khusus RUU Desa DPRI RI, Hermanto mendesak pemerintah untuk mengutamakan prinsip keadilan dan pemerataan dalam penerapan UU Desa jika telah disahkan. "Saya menolak kalau penerapan UU itu nantinya masih berbau diskriminasi pada desa. Pasalnya ada daerah yang memiliki kekhasan dan karakter berbeda dalam penyebutan yang setara desa, seperti sebutan nagari di Sumatera Barat," ujar anggota Komisi IV dari Fraksi PKS DPR, Hermanto, kemarin. Menurutnya, diskriminasi terhadap desa atau dengan sebutan lain, imbuhnya, berdampak pada lambatnya pembangunan. "Luas wilayah dan jumlah penduduk yang ada di nagari jauh lebih besar dari desa. Bahkan, nagari setara dengan luasnya kecamatan di Pulau Jawa," ujarnya. Sebagai gambaran, pada RUU Desa mengamanatkan kepada pemerintah untuk wajib mengalokasikan dana untuk desa sebesar 10 persen dari dana transfer daerah dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Hermanto berharap, keberadaan UU ini nantinya mampu mendorong hadirnya tata kelola desa yang baik, transparan dan akuntabel. "Demi pembangunan desa dapat berjalan dengan baik dan hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, UU diharapkan mampu memberikan dorongan masyarakat desa untuk menumbuhkan, memberdayakan dan mengembangkan potensi sumberdaya lokal yang ada di pedesaan sehingga bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dialami desa selama ini," ujarnya. BETTER-klk

KIP: Keterbukaan Informasi Natuna Terburuk di Kepri BATAM- Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kepulauan Riau menempatkan Pemerintah Kabupaten Natuna di peringkat terendah dalam hal keterbukaan informasi publik. "Natuna meraih nilai terendah dari enam kota/ kabupaten lain di Kepri," kata Komisioner KIP Kepri, Harianto, Rabu (18/12) di Batam. Lima kategori yang dinilai meliputi informasi mengenai badan publik, mencakup lima subkategori mencakup alamat dan kedudukan, visi, misi, tugas dan fungsi, struktur daftar riwayat singkat pejabat eselon, gambaran satker pada masing-masing badan publik, terakhir laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN). Kategori kedua informasi mengenai kegiatan dan kinerja badan publik, mencakup lima subkategori masing-masing, nama program dan kegiatan DIPA/ RKA-KLj dan pertanggungjawaban/pimpinan pelaksana kegiatan, selanjutnya jadwal kegiatan dan capaian kegiatan, jadwal perencanaan dan penganggaran, termasuk konsultasi publik atas draf regulasi, informasi pelayanan khusus tentang hak masyarakat, informasi penerimaan pegawai pendaftaran dan hasil seleksi. Selanjutnya informasi mengenai laporan keuangan, mencakup rencana dan regulasi anggaran, neraca/laporan arus kas, dan daftar inventaris dan aset. Kategori keempat, informasi yang diatur dalam perundan-undangan, mencakup pengadaan barang dan jasa dan layanan pengaduan masyarakat di dalam/di luar website. Terakhir keterbukaan informasi mengenai regulasi, mencakup regulasi terkait fungsi dan tugasbadan publik, peraturan internal yang dikeluarkan badan publik, SOP pelayanan informasi, pejabat pengelolaan informasi dan dokumentasi (PPID), daftar informasi publik. Ketua KIP Kepri, Liesmindiningsih mengatakan, hasil money seharusnya akan dapat memacu semua kabupaten/ kota di Provinsi Kepri untuk lebih transparan sesuai dengan UndangUndang Nomor 14 tahun 2008 tentang KIP. "Presiden juga menganjurkan supaya segera dibentuk PPID di setiap kabupaten/kota untuk keterbukaan informasi. Hanya, pemerintah daerah masih belum memberikan respons yang baik," ujarnya. Dikatakan, penilaian terhadap keterbukaan publik kota/kabupaten sebagai bentuk evaluasi untuk setiap Pemerintah Daerah yang ada di Kepri. "Untuk tahun depan akan dilakukan untuk seluruh SKPD di tingkat provinsi," kata Lies. BETTER-ant

KAMIS

15

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

 Segera Tuntaskan APBD 2014

BPKP Ingatkan DPRD dan Pemprov PADANG- Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengingatkan DPRD dan Pemprov Sumbar untuk secepatnya menuntaskan pembahasan APBD 2014. Jika tidak segera disahkan, yang rugi adalah daerah dan masyarakat Sumbar. “Mestinya dipercepat, kami mengimbau DPRD dan Pemprov Sumbar menyegerakan pembahasan APBD 2014 tersebut,” kata Kepala BPKP RI, Mardiasmo di selasela peresmian pemakaian Gedung BPKP Perwakilan Sumbar, Rabu (18/12). DPRD merupakan manifestasi dari wakil rakyat. Digaji dari uang rakyat dan mestinya memperjuangkan kepentingan rakyat. “Jadi DPRD harus mengingat ini uang rakyat, dari rakyat dan untuk rakyat. DPRD mendapat amanah harus betul-betul membahas dengan baik. Karena kalau eksekutif-nya sudah bagus, legislatifnya juga harus konsekuen. Jadi kalau dibahas cepat,” kata Mardiasmo. Ditegaskan, idealnya peraturan daerah (perda) APBD tersebut disahkan akhir November ini. "Mestinya bulan kemarin sudah disahkan perdanya. Supaya nanti akhir Desember menjadi perda. Per 1 Januari sudah menggunakan perencanaan baru,” ujarnya. DPRD dan Pemprov Sumbar harus komit. Seharusnya telah disusun jadwal-jadwal pembahasan. Lalu jadwal tersebut harus dipedomani. Ditambah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sudah diserahkan, semestinya Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) juga sudah disusun sejak awal. “Jadi kalau bisa DPRD juga harus komit. Ada jadwal yang harus dilakukan. Begitu juga dengan komitmen eksekutif juga harus bagus. Karena APBD adalah suatu

SEORANG anak di Sumatera Barat tetap bersemangat mengayuh sepeda di antara banjir yang melanda pemukiman mereka.

aturan bersama yang dituangkan dalam perda,” urainya. Keterlambatan pengesahan bisa merugikan masyarakat Sumbar, termasuk menghambat pembangunan Sumbar. “Karena kalau APBDnya terlambat semua jadi terlambat,” tukasnya. Sementara informasi yang dihimpun menyebutkan, Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Ali Asmar, Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, Zainuddin dan Kepala Bappeda, Rahmat Syahni sudah berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri Jakarta. “Konsultasi untuk percepatan pembahasan APBD 2014 yang sudah

terlambat dimulai,” ujar salah seorang pejabat di Kantor Gubernur. Maksimalkan Kinerja Inspektorat Di sisi lain, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota diajak untuk memaksimalkan kinerja inspektorat daerah. Tidak hanya mengandalkan bantuan BPKP saja dalam pengelolaan keuangan daerah. “Kami siap membantu kabupaten/kota yang meminta tenaga ahli kepada kami. Biasanya yang kami bantu bisa meningkatkan opini laporan keuangan mereka. Tapi sebenarnya

yang kami inginkan bagaimana opini itu berasal dari mereka sendiri. Kepada bupati/wali kota tolong inspekturnya di daerah juga dimaksimalkan perannya,” ungkapnya. Diakui, selama ini pemerintah daerah belum memaksimalkan peran BPKP. Dia mengajak seluruh stakeholder melibatkan BPKP, karena eksistensinya BPKP ini membantu, dalam per-wujudkan good governance. “Mestinya ke depan, semua stakeholder itu jangan lagi ada sekat-sekatnya. Semuanya berkolaborasi demi me-wujudkan pengelolaan keua-ngan yang baik,”

terangnya. Selain menjadi mediator dan fasilitator, menurut Mardiasmo, BPKP juga bisa memberikan saran kepada penegak hukum serta melakukan audit kerugian Negara. “Ketika pemerintah daerah tidak menjalankan amanahnya dan terbukti me-la-kukan perbuatan jahat, kami punya kewajiban memberi efek jera pada pemerintahan tersebut. Kami juga membantu penegak hukum untuk menghitung kerugian Negara,” terangnya. Esensi lainnya, BPKP juga menjadi pembina. “Kalau dibina tidak bisa kita binasakan,” katanya. BETTER-pdk


16

KAMIS

POLITIK

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Tenas: Tidak Gampang Copot Gelar Adat Herman Abdullah PEKANBARU - Usulan kalangan wakil rakyat di DPRD Riau untuk mencopot gelar adat 'Datuk Bandar Setia Amanah' yang disematkan kepada mantan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM, dikatakan tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini disampaikan budayawan Riau DR(HC) H Tenas Effendy kepada Berita Terkini, Rabu (18/12). Menurut Tenas, kewenangan mencopot gelar adat tersebut adalah Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota pekanbaru. Karena yang memberikan gelar adat tersebut adalah LAMR Kota Pekanbaru. Jadi, kata Tenas, itu bukan domainnya LAM Riau. "Itu wewenang LAM Kota Pekanbaru, bukan LAM Riau. Karena yang memberikan gelar adat tersebut adalah mereka," ucap Tenas usai memberikan materi pada Seminar Sehari 'Penerapan Pakaian Melayu atau Muslimah Bagi Pramuniaga di Kota pekanbaru. Disebutkan dosen ter-

bang University Kebangsaan Malaysia ini, untuk mencabut gelar adat yang diberikan kepada seseorang tidak mudah. karena butuh proses yang cukup panjang. Selain itu ada mekanisme atau tatacara yang mengatur terkait pencabutan gelar tersebut. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, gugatan Herman Abdullah ke MK mendapat tanggapan dari kalangan dewan di DPRD Riau. Beberapa wakil rakyat menilai sikap tersebut tidak mencerminkan jiwa besar dari seorang pemimpin. Oleh sebab itu, gelar Datuk Bandar Setia Amanah yang disandang Herman diusulkan untuk dicabut kermbali. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi A DPRD Riau Syafruddin Saan kepada wartawan, Selasa (17/12). Menurut Syafruddin, jiwa besar harus diemban oleh penyandang gelar dari LAM. Herman harusnya legowo saat kalah dalam Pilkada. Apalagi Herman dan kandidat lainnya telah melakukan janji di depan tokoh LAM saat pencabutan nomor urut yang dilakukan KPU Riau. "Siap kalah dan siap menang itu komitmen dari pasangan calon yang juga diproklamirkan di gedung LAM Riau. Nyatanya sekarang, Herman tidak menerima kemenangan Annas dalam Pilkada putaran dua kemarin," ketusnya. Namun, pernyataan sekretaris komisi A DPRD Riau Syafruddin Saan yang telah membuat surat usulan agar gelar adat Herman Abdullah dicopot oleh LAM Ri-

au belum diketahui oleh ketua komisi A Ilyas Labay. Menurut ilyas selaku ketua komisi a belum tahu soal adanya surat dimaksud. Ia mengaku, jika ada surat yang mengatasnamakan komisi

harus melalui rapat komisi. Sementara Ilyas mangaku tidak ada menerima informsi rapat untuk mengeluarkan surat usulan pencabutan gelar adat ke LAM Riau. "Belum ada saya menerima

informasi tentang surat usulan pencabutan gelar adat itu. Jika ada, tentu saya mengakui adanya atas nama komisi," jawab Ilyas kepada harian berita terkini Rabu (18/12/2013) di DPRD Riau.*BETTER-sir/sur

Tenas

Ef Efff endy

Info Dinas Kesehatan Bengkalis

 Peringatan Hari AIDS se-Dunia

Cegah HIV-AIDS, Lindungi Keluarga

T

AHUN ini, merupakan tahun perak peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) yang diperingati secara internasional setiap tanggal 1 Desember sejak pertama kali dicanangkan tahun 1988. Seperti tahuntahun sebelumnya, serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari AIDS Sedunia tahun ini juga diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Bengkalis. Dalam kurun waktu 5

(lima) tahun terakhir, secara nasional pelaksanaan program Penanggulangan AIDS sudah mulai menunjukkan tanda-tanda yang cukup menggembirakan. Namun masih dibutuhkan upaya yang lebih keras melalui kemitraan strategis dengan semua pihak terkait untuk dapat memastikan upaya penanggulangan berjalan dengan lebih intensif, terpadu, menyeluruh dan saling mendukung. Esensi upaya pencegahan dan penanggulangan

AIDS di Indonesia adalah bagaimana untuk mencegah dan mengurangi risiko penularan HIV, meningkatkan kualitas hidup ODHA, serta mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV dan AIDS pada individu, keluarga dan masyarakat, agar setiap individu menjadi produktif dan bermanfaat untuk pembangunan. Untuk itu tema 'Cegah HIV-AIDS! Lindungi Pekerja, Keluarga dan Bangsa' tepat untuk menjadi tema besar Hari AIDS Sedunia tahun ini. Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan RI Triwulan II sejak pertama kali ditemukan sampai dengan Juni 2013 HIV dan AIDS tersebar di 348 (70%) dari 497 Kabupaten/Kota diseluruh Propinsi di Indonesia. Hingga juni 2013 kumulatif infeksi HIV sebanyak 108.000 dimana 43.667 orang diantaranya sudah berada pada tahap AIDS. Di Kabupaten Bengkalis, menurut Wakil Bupati Bengkalis H Suayatno yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten mengatakan, tercatat hingga Oktober 2013, jumlah penderita HIV di Kabupaten Bengkalis sebanyak 260 orang. Dari jumlah tersebut, didominasi oleh perempuan

sebanyak 180 orang. Kemudian untuk AIDS tercatat hingga Oktober 2013 berjumlah 46 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 40 orang berjenis kelamin pria dan sisanya perempuan. “Sementara yang meninggal dunia berjumlah 23 orang dimana dari jumlah tersebut sebanyak 19 orang berjenis kelamin laki-laki,” kata Suayatno. Peran keluarga, terutama orang tua sangat diperlukan untuk mencegah penularan penyakit HIV/AIDS yang saat ini memprihatinkan, termasuk di Kabupaten Bengkalis. Suayatno menjelaskan penanggulangan penyakit yang mematikan tersebut, harus melibatkan semua komponen, termasuk pemerintah daerah, aparat, tokoh agama, pers, dan organisasi kemasyarakatan. "Saya minta para orang tua membantu pencegahan penyebaran HIV/AIDS dengan cara mengawasi pergaulan anak-anaknya, karena jika sudah tertular akan menghancurkan keluarga sendiri," katanya. Penularan penyakit HIV/ AIDS, di antaranya melalui penggunaan jarum suntik bergantian oleh pencandu narkoba, sering berganti

pasangan, transfusi darah dari penderita, pemberian air susu dari orang tua yang tertular pada bayinya. Diharapkan para orang dan keluarga secara umum agar bisa berperan aktif dalam membentu pemerintah menanggulangi serta memutus mata-rantai penyebaran penyakit tersebut. Awasi anak agar tidak terjerumus pada prilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkotika dan hubungan bebas. Upaya pemerintah untuk memberantas dan memutus penyebaran HIV/AIDS tidak akan berhasil secara optimal, tanpa dibantu masyarakat, terutama para orang tua yang memiliki anak usia remaja. Dari beberapa penyebab penularan HIV/AIDS yang paling dominan karena penggunaan jarum suntik secara bergantian, oleh para pencandu narkoba. "Penggunaan jarum suntik narkoba tersebut tentu penularanya lebih cepat dibandingkan hubungan seks bebas dan lainnya," ujar Suayatno seraya menambahkan, hubungan antara HIV AIDS dan narkoba, ibarat sekeping mata uang yang tidak bisa dipisahkan.BETTER-afdal


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621

Menuju Zero Kemiskinan

better.birokampar@gmail.com

17

KAMIS, 19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

Rusli Paloh: Jefry Duluan Jalankan Restorasi

R

USLI Paloh nampak terheranheran saat melihat hamparan hijau daun bawang merah di Desa Sei Geringging Rabu siang (18/12). Tokoh nasional yang juga abang kandung pendiri Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh ini datang ke sana bersama Bupati Kampar Jefry Noer, Kadis Pertanian dan Peternakan Kampar Cokroaminoto. Lelaki 70 tahun mengatakan bahwa Jefry telah lebih dulu menjalankan apa yang disebut dengn restorasi. “Nasdem menggagas restorasi (perubahan), tapi justru Bupati Kampar yang lebih dulu menjalankan perubahan itu. Luar biasa. Susah nyari bupati yang kayak dia ini,” katanya. Alasan Rusli bahwa jarang-jarang Bupati membikin program dan mau turun langsung bekerja bersama

masyarakatnya. “Ini, Bupati justru menempatkan diri bersama warganya. Apa yang dia bikin ini kan untuk banyak orang. Contohnya bawang dan jahit menjahit itu,” ujarnya. Setelah melihat hamparan bawang tadi, Rusli kemudian melihat 90an kaum ibu yang sedang menjalani pelatihan jahit menjahit di Pusat Pelatihan jahit menjahit Kubang Jaya. Lagi-lagi Rusli gelenggeleng kepala melihat apa yang sudah dibikin oleh Jefry itu. Sebab Jefry mengatakan bahwa pelatihan jahit menjahit yang sudah berada di angkatan ketiga itu, tak hanya mengajari mereka mencari duit. Tapi lebih dari itu, kaum ibu ini juga dialihkan dari begunjing dengan tetangga, jadi bergunjing dengan mesin jahit. “Ini namanya mengurasi dosa mulut,” kata Jefry. BETTER-hms

foto : humas

BUP ATI Kampar Jefry Noer antara menumpuk bawang merah baru siap panen Rabu (18-12-2013) kemarin. BUPA

foto : humas

BUP ATI Kampar Jefry Noer berfoto bersama tokoh nasional Rusli Paloh, Kadis BUPA Pertanian dan Peternakan Kampar Cokroaminoto dan lainnya pada panen bawang merah Rabu kemarin.

 Penutupan Pekan Budaya Kampar 2013

Jadikan Pekan Budaya Wadah Pengembangan Seni BANGKINANG - Pekan Budaya yang digelar setiap tahunnya di Kabupaten Kampar diharapkan mampu memberikan motivasi dan sebagai wadah pengembangan seni, budaya serta mempertahankan kebudayaan. Seiring dengan tradisi serta adat masyarakat di Kabupaten Kampar yang selalu menjunjung tinggi nilai buadaya dan peradaban. ''Kegiatan Pekan Budaya Kampar 2013 diharapkan mampu memberikan motivasi dan sebagai wadah pengembangan seni, budaya serta mempertahankan kebudayaan,''. Demikian dikatakan Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Ir Nurahmi MM saat menutup pesta Pekan Budaya Kampar Tahun 2013 dilapangan pelajar Bangkinang Selasa (17/18/2013) malam. Nurahmi menjelaskan, diharapkan kegiatan ini jadi wadah pengembangan minat, bakat dan bermafaat bagi generasi muda. Sehingga nantinya terhindar dari hal-hal yang negatif, seperti narkoba. “Kita sangat berharap kegiatan ini dapat memotivasi, meningkatkan dan selalu menggali budayabudaya daerah baik itu seni tari, drama cerita daerah, dan lainnya sehingga menjadi menjadikan ciri khas yang mampu mengharum bahkan menjadi produk icon promosi daerah Kabupaten

Kampar di provinsi Riau, Indonesia maupun luar negeri,” papar Nurahmi. Dijelaskan, kedepan langkah-langkah yang perlu kita lakukan untuk meningkatkan Pekan Budaya yakni seluruh desa dan kecamatan diharapkan dapat menginventarisasikan kegiatan-kegiatan budaya apa yang harus ditampilkan, dan menyeleksi produk-produk budaya Kabupaten Kampar yang nantinya akan ditampilkan untuk pekan budaya. Untuk generasi muda lanjut Nurahmi, agar pekan budaya ini dijadikan sebagai pembinaan untuk mewarisi, pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya serta wadah pengembangan kreativitas dan objeksitas pelaku seni budaya serta sebagai pendukung visi dan misi Kabupaten Kampar yaitu memperbaiki akhlak. Sebelumnya Ketua Pelaksana Jawahir dalam laporannya mengatakan bahwa yang menjadikan out put dari kegiatan ini diantaranya teridentifikasinya beberapa tari asli daerah yang perlu untuk dipertahankan dan kesenian lainnya yang layak dibina dan ditampilkan dalam berbagai pertunjukan dan pementasan kesenian baik dalam maupun luar daerah serta terinventarisasi produk-produk unggulan benda-benda bersejarah dan masakan tradisi (kuliner) yang layak dipromosikan. BETTER-hms

foto : humas

ADMINISTRASI Umum Setda Kampar Ir Nurahmi MM dan Forkominda Kab. Kampar saat menghadiri pada acara menutupan pekan budaya Kampar.

KAMPAR KIRI - Pilot project bawang merah oleh pemerintah Kabupaten Kampar di Desa Sei Geringging Kampar Kiri sukses. Bupati Kampar, Jefry Noer mulai melakukan panen perdana project Bawang Merah itu Rabu (18/12/ 2013) siang. Meski empat bulan lalu Bupati Kampar Jefry Noer masih hanya bisa memikul hasil panen bawang merah milik orang lain, persis saat ayah lima anak ini mengunjungi sentra bawang merah di Cirebon Jawa Barat dan Brebes Jawa Tengah. Tapi Rabu siang kemarin, Jefry justru sudah memikul bawang merah di daerahnya sendiri, di Desa Geringging. Dia ditemani oleh seorang tokoh nasional Rusli Paloh, Kadis Pertanian dan Peternakan Kampar, Cokro-

aminoto, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Hendri Dunan, Camat Kampar Kiri Irianto dan Kades Sei Geringging Busmaini. Dua bulan lalu bawang merah yang dipikul Jefry itu ditanam di atas lahan seluas 2,5 hektar. Yang bakal menyusul panen masih ada 5,5 hektar lagi. Sebab tanaman bawang di lahan pilot project itu ditanam 5 tahap. Tanaman terakhir pada 1 Desember lalu. Awal-awal akan menanam bawang merah itu, banyak orang ragu kalau bawang merah bakal bisa tumbuh di Kampar. Tak hanya orang luar, orang Kampar sendiri malah banyak meragukan itu. Alasan mereka sederhana saja. Tanah Kampar tak cocok untuk tanaman bawang lantaran bergam-

but, keras dan segala macamnya alasan ketidakcocokan itu. Bagi Jefry, keraguan itu justru jadi tantangan tersendiri. Bukan malah sebaliknya membuat semangatnya menurun. "Alhamdulillah, apa yang diragukan banyak orang itu, sejak Senin lalu sudah berangsur kita panen. Pada 21 Desember nanti kita akan panen besar," kata Jefry sumringah sambil mencoba memikul susunan bawang merah yang lebih ringan lagi. Lukman, perwakilan Dewan Bawang Merah Nasional (DBMN) yang menjadi penanggung jawab lapangan pilot project itu mengatakan, kerja keras dan doalah yang membuat pilot project bawang merah Desa

Sei Geringging sukses. "Kita menanam pada situasi tanah dan cuaca yang ekstrim. Tapi alhamdulillah, hasilnya sama dengan hasil tanaman bawang merah di Jawa yang ditanam pada musim basah. Insya Allah kita bisa dapat hasil antara 8-10 ton per hektar," kata lelaki yang akrab dipanggil UU' itu. Meski disebut sehektar kata UU' tapi pada kenyataannya, lahan sehektar itu yang bisa ditanami cuma sekitar 70 persen. Sebab jaluran bawang merah cukup banyak menyita ruang tanam. "Hitungan kasarnya, kita tidak rugi. Sebab hasil panen bagus. Satu rumpun bawang bisa menghasilkan hingga 12 buah bawang merah," katanya.

Syafrina Yanti, seorang ibu rumah tangga yang mendengar kalau Kampar panen bawang merah, sontak merasa senang. "Luar biasa, barang kali ini kali pertama orang Riau bakal menikmati bawang merah negeri sendiri," katanya. Selama ini kata Yanti, kalau belanja ke pasar dia hanya didisuguhkan dua pilihan bawang dalam negeri. Bawang asal Sumatera Barat yang kini Rp 24 ribu perkilogram dan bawang merah Jawa yang harganya di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 34 ribu per kilogram. "Bawang Jawa lebih mahal lantaran bagus dan lebih harum. Kalau saya lihat, bawang geringging ini juga bawang Jawa. Ini berarti harganya lebih mahal," katanya. BETTER-hms

 Pekan Budaya Kampar 2013

Kuok Raih Lima Penghargaan

BANGKINANG Kecamatan Kuok berhasil meraih lima penghargaan dari enam cabang lomba seni pada Pekan Budaya Kampar tahun 2013. Diantaranya, juarai 1 pada lomba lawak dan pameran budaya, juara 2 pada pawai budaya dan tari daerah serta musik promosi. Hal tersebut dibenarkan Camat Kuok Tabrani usai malam penutupan Pekan Budaya di lapangan pelajar Bangkinang kota Selasa (17/ 18/2013). “Alhamdulillah, atas dukungan dan doa seluruh masyarakat Kecamatan kuok kita dapat mencapai hasil terbaik di pekan budaya tahun ini juga semangat para peserta lomba yang kita kirim cukup tinggi, sehingga mereka termotivasi untuk tampil lebih baik,” tutur Tabrani. Mengenai pembinaan di tingkat kecamatan Tabrani mengatakan bahwa dari seni dan budaya yang ada di desa-desa kita saring kemudian dilakukan pembinaan dan agar tidak menyimpang dari budaya, adat dan agama kita berkoordinasi dengan semua pihak sehingga nantinya akan dapat tampil dengan baik. “Mereka kita berikan kebebesan untuk berkreasi serta kesempatan bagi peserta dan agar tidak menyimpang dengan nilainilai budaya, agama dan adat maka kita ikut serta pihak-pihak yang lebih mengetahui tentang itu semua,” kata Tabrani. Dijelaskannya bahwa pemerintah kecamatan mendukung sepenuh baik secara financial maupun

foto : netty

ADMINISTRASI Umum Setda Kampar Ir Nurahmi MM saat menyerahkan hadiah pemenang berbagai perlombaan pada acara menutupan pekan budaya Kampar.

non financial sesuai anggaran yang ada dan kedepan harapan kita semua kegiatan dan budaya ini akan lebih ditingkatkan.”terima kasih untuk pihak-pihak terkait yang telah meluangkan waktu, tenaga serta bantuan lainnya sehingga kecamatan yang kita bangga ini dapat meraih yang terbaik,” lanjut Tabrani. Dari hasil rekapiltulasi para pemenang cabang lomba pecan budaya tahun 2013 dari tanggal 14 s/d 17 Desember untuk cabang Pawai Budaya terbaik 1

Kecamatan Bangkinang Kota, di ikuti Kecamatan Kuok terbaik dua, Kecamatan Bangkinang terbaik 3, harapan 1 Kecamatan Kampar, Harapan 2 Kecamatan Siak Hulu dan ketiga Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Untuk Tari Daerah terbaik 1 Kecamatan Bangkinang Kota, terbaik 2 Kecamatan Kuok, terbaik 3 Kecamatan Kampar Kiri, harapan 1 Kecamatan Bangkinang, Harapan 2 Kecamatan Kampar, harapan 3 Kecamatan Kampar Kiri Tengah. Lomba berbalas pantun

terbaik 1 Kecamatan Kampar Utara, terbaik 2 Kecamatan Tapung, Terbaik 3 Kecamatan Bangkinang Kota, harapan 1 Kecamatan Kampar Kiri, Harapan 2 Kecamatan Kampar Kiri Hulu, harapan 3 Kecamatan Rumbio Jaya. Lomba Musik Komposisi terbaik 1 Kecamatan Kampar Kiri, terbaik 2 Kecamatan Kuok, terbaik 3 kecamatan Bangkinang Kota, Harapan 1 Kecamatan Bangkinang, harapan 2 kecamatan Kampar Kiri Hulu, dan harapan 3 Kecamatan Tambang. Dan Lawak Mamboaka terbaik 1

kecamatan Kuok, terbaik 2 kecamatan Siak hulu, terbaik 3 Kecamatan Kampar Utara, harapan 1 kecamatan Kampar Kiri Hilir, harapan 2 kecamatan Bangkinang, harapan 3 Kecamatan Koto Kampar Hulu. Serta lomba Pameran Budaya terbaik 1 kecamatan Kuok, terbaik 2 kecamatan Kampar Kiri Tengah, terbaik 3 kecamatan Bangkinang Kota, harapan 1 kecamatan Gunung Sahilan, harapan 2 Kecamatan Koto Kampar Hulu, harapan 3 kecamatan Kampar Kiri Hilir. BETTER-hms


18

KAMIS

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

SMAN 1 Siakhulu Utus 15 Siswa Ikuti APR SIAKHULU - Sebagai upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif dan inovatif, SMAN 1 Siakhulu utus 15 siswanya ikuti Ajang Prestasi Remaja (APR) yang di selenggarakan Badan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kampar dari tanggal 15 hingga 18 Desember 2013 di Stanum Bangkinang. Seperti disampaikan Kepala SMAN 1 H Martiyus MPd melalui Kepala TU Basriyal Rabu (18/12/2013) bahwa ke 15 siswa yang mereka utus untuk mengikuti APN, merupakan siswa berprestasi di kelasnya masing-masing. Tujuannya, untuk memberikan peluang kepada mereka dalam mengembangkan bakat serta kemampuan mereka secara umum, khususnya tentang seputar kehidupan remaja yang nantinya bisa menciptakan gagasan-gagasan kreatif agar tidak terjerumus kepada prilaku negatif. Basriyal juga menambahkan selama mengikuti APR para siswa di dampingi guru pembimbing Zulkaidah SPd yang mengawal seluruh aktivitas siswa agar dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebaik baiknya. ''Kami mengharapkan agar siswa yang kami utus mengikuti APR nantinya bisa menjadi contoh teladan di sekolah maupun di lingkungannya, terutama dalam memberikan pemahaman tentang peranan remaja dalam meningkatkan akhlaq dan moral serta menjadi remaja yang bebas dari narkoba,'' ujarnya berharap. Salah satu siswa sekaligus Ketua PIK Remaja di SMAN 1 Siakhulu Herikson Rosxli yang juga ikut dalam kegiatan tersebut sangat menyayangkan terhadap pihak kecamatan maupun UPTD P&K Siakhulu yang terkesan tidak mau tau dengan kegiatan APR. Pasalnya terang Herikson, selama mengikuti pelatihan di Stanum Bangkinang, tidak satupun dari pihak kecamatan ataupun UPTD P&K Siakhulu datang meninjau kegiatan mereka untuk memberikan suport kepada siswa yang di utus dari sekolah atas nama kecamatan Siakhulu. BETTER-roni

foto : roni

HJ MUL YETI ANIZUR MULYETI ANIZUR, mewakili Hj Eva Yuliana memberikan pengarahan Seminar sehari Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) di Aula Perpustakaan Daerah Rabu (18/12/2013).

Pokja I Gelar Seminar Pembinaan PKBN BANGKINANG KOTA - Kelompok Kerja (Pokja) I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar melaksanakan Seminar Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air demi tercapainya 5 Pilar Pembangunan.

Seminar sehari itu dibuka oleh Hj Mulyeti Anizur mewakili Hj Eva Yuliana, SE, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) dihadiri peserta dari 21 kecamatan. Pentingnya memiliki kesadaran bela negara agar memiliki jiwa nasionalisme sebagai bangsa Indonesia,"Konflik yang

sering terjadi pada hal-hal yang tidak mendasar jika dibiarkan akan mengancam persatuan dan kesatuan bangsa," jelas Mulyeti. Kesadaran yang hampir hilang dari kehidupan berbangsa dan bernegara dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Dalam hal ini PKK berperan sesuai uraian pada 10 program

Jalan Beberapa Desa di Gunung Sahilan Rusak Parah GUNUNG SAHILAN - Akibat hujan yang sering terjadi dalam sepekan terakhir, tidak saja menyebabkan banjir di beberapa desa di Kecamatan Gunung Sahilan, namun infrastruktur di beberapa desa rusak parah dan sulit dilalui kendaraan. Dari pantauan BETTER, Rabu (18/12/2013) di Desa Kebun Durian tepatnya di jalan poros menuju kantor camat Gunung Sahilan yang saat ini sedang di bangun oleh Dinas PU propinsi Riau, berlumpur dan sulit dilalui kednaraan. Setiap kendaraan terpaksa harus antri untuk bisa melewatinya. Pemandangan serupa juga terlihat di jalan lingkungan Desa Sahilan Darussalam 50 meter dari Istana Gunung Sahilan,

selain jalan mendaki juga berlumpur dan licin. Demikian halnya di Desa Makmur Sejahtera, jalan poros maupun jalan alternatif rusak parah, di jalan poros menuju 3 desa di dalamnya, tepatnya di jembatan yang baru di bangun, selain kondisi jalan rusak berlubang juga mendaki cukup terjal, tak sedikit truk pembawa sawit hasil panen kebun warga terpuruk sehingga mengganggu kendaraan lain yang akan melintasi jalan tersebut. Seperti diungkapkan pedagang asal Pekanbaru, Gultom yang urung menjajakan barang dagangannya karena terhalang kendaraan

foto : roni

SALAH satu jalan poros desa yang rusak parah di Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan.

yang terpuruk hingga berjamajam. Sementara jalan desa yang menjadi alternatif juga mengalalami kerusakan yang sama. Lepas dari Desa Makmur Sejahtera, kerusakan juga terlihat di jalan poros Desa Suka Makmur, di jembatan sungai kembar, usai di terjang banjir bandang beberapa waktu lalu membuat bibir jalan di beberapa titik terjadi longsor dan ini bisa membahayakan pengguna jalan kalau tidak secepatnya di carikan solusi atau di buatkan turap darurat agar tidak melebar dan memakan badan jalan, kerusakan infrastruktur akibat banjir tersebut, adalah hanyutnya jembatan di Desa Gunung Mulia yang mengakibatkan lumpuhnya perekonomian masyarakat di desa tersebut. Camat Gunung Sahilan Dasman MSi berharap permasalahan infrastruktur di Kecamatan Gunung Sahilan khususnya jalan poros menuju beberapa desa bisa menjadi perhatian Pemkab Kampar maupun Pemprop Riau, karena akses jalan merupakan sarana pendukung yang paling penting dalam membangkitkan perekonomian masyasarakat, dan saat ini pembangunannya sedang di mulai, namun kontraktor pelaksana perlu memperhatikan kenyamanan pengguna jalan, jangan sampai aktivitas masyarakat jadi terhambat dengan adanya pembangunan tersebut, ujar Dasman berharap pengerjaan jalan dapat berjalan lancar sesuai target yang di rencanakan.BETTER- roni

pokok PKK "Penghayatan dan pengamalan pancasila pada pembinaan kesadaran bela negara,". "PKK sebagai ujung tombak dan mitra pemerintah dapat berpartisipasi dalam mensosialisasikan kesadaran bela negara karena PKK sendiri mempunyai peran mendidik generasi penerus mulai dari usia

dini hingga dewasa, " jelasnya. Selain itu sebagai kader PKK harus dapat memberi contoh yang baik terhadap generasi penerus bangsa karena contoh yang baik akan lebih berharga dari seribu nasehat. Hadir memberi materi PKBN itu dari Danramil 01 Bangkinang Kota, Kapten Inf Reflis Jhon. BETTER-netty

Jembatan Kayu Desa Palung Raya Memprihatinkan TAMBANG - Kondisi jembatan di Desa Palung Raya menuju Dusun 3 Koto Jaya Kecamatan Tambang sangat memprihatinkan. Dengan kondisi kayu yang sudah banyak lapuk dan banyaknya paku yang berjungkal, tentu ini sangat membahayakan bagi masyarakat yang melewati jembatan tersebut. Salah seorang ketua RW yatim saat di konfirmasi BETTER mengatakan kalau selama ini masyarakatnya sangat kecewa dengan kondisi jembatan yang tentu saja tidak sesuai harapan. ''Dulunya kami sudah dengar bahwa jembatan ini akan di bangun Box Culvert ganda namun entah apa yang terjadi sam-

pai saat ini tidak juga terlaksana,ini tentu jadi pertanyaan besar bagi masyarakat saya,'' ucapnya. ''Sebagai masyarakat kecil kami hanya mengharapkan kelancaran aktivitas, karena mayoritas kami mempunyai lahan dan kebun dengan melalui jembatan ini, dan di tambah lagi dua sekolah SD dan SMP yang muridnya melewati jalan ini. Oleh karena itu kami sangat berharap kepada Pemda kampar hendaknya lebih memperhatikan desa ini,agar nantik masyarakat palung raya ini tidak menjadi korban kecelakaan saat melewati jembatan ini lagi,'' harapnya.BETTER-hen

foto : hendri

KONDISI jembatan kayu yang sangat memprihatinkan di Desa Palung Raya.


PILAR TERKINI

KAMIS

19

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneguneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan betterbirokampar@gmail.com

PAK Bupati Kampar Jefri Noer, terima kasih yang tak terkira dari kami masyarakat desa kemang Indah karena sudah sangat memperhatikan desa kami. Terbukti, dengan janji bapak dalam pilar kabupaten kampar yaitu tentang peningkatan infrastruktur dan kami sudah rasakan seperti dengan dibangunnya kantor desa dan gedung serba guna, sekali lagi terima kasih pak bupati. REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celoteh-celoteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut cerita-cerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasabahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Arianto (Wartawan Kampar) Bak Condo Kacang di Ibui Sociek SANAK mancubo maobui kacang sociek di dalam pewuok?buek ayu nyakbanyak condo apo model nco,pasti kojonyo talualu kokian komai,kalw di bok kaawak,itutio uang nan bajojang nan ndak tontu arah,pai kokian nandak ado hasil,gilo dek manggaya,sampai sampai obuok di buek Arianto warna pighang,condo apo umpuik nanlah sudah buek rondap condotu tio,nandak tau di untuong,kia condo kini proyek di kampuong banyak di buek di pamarentah mulai dai semenisasi jalan sampai ka bangunan pisik,ndak ta ngangando nak bakojo,tapi katiko kojo nan ndak ado sebuik pulo dek inyo nak moncai kojo nyo nan katuju dekinyo duduok dikodai kopi main domino,kok ndak ado lawan main domino,ndak cukuik sabendi do,di cubo maolah nomor kan kolu potang bekok,piti biala nak banyak kain nak ancak towui,ndak kan mungkin do nco condotu towui,nyolang pabilo awak kan condotu,jadi sabolun ai kan sonjo dek dunsanak copek copek la sanak deyen sadar muo,bagi dunsanak dyn nan ala tamat kulia du jan di aghok samato mato jadi pagawai negri banyak kojo pado pegawai negri dule,condo manjadi petani,perikanan peternak sapi,ndak ado alemujo modal,tia duma ala ado kasempatan dek pak bupati kito di kubang,tuntuik bonau la di situ ko ndak ala bakorban amak jo aya dek manguliakan awak sampai salosai,ala salosai ndak lo pulo kan bausaho,tahan dekinyo mangangur kelas berat di kampuong,cubo buek apo nan awak bisa,ijazah du tontu iyo ala jole masodopan awakdu,tapi sabolun ado kasempatan lamaran di bukak,cubo dolu bakojo nan apo awak bisa,nak jan awak manyusu tarui kek amak awak,ko ndak sojak gonguok awak nan di tonggung dek uang gaek awak sampai ka okok awak,itu deklai awak soang,tapi kalw ala babini tamba ponimg amak awak dek mamikiu kan,toang toang la kakiyo muo sanak copek la sadar,nyo bak nyo uang kasempatan du bukan di tunggu tapi di ciptakan lai obenyo nco...!

foto : humas

BUP ATI Kampar diwakili Kadis PU Cipta Karya Indra Pomi Nasution ST,M.Si saat penandatanganan berita acara serah terima titik pergantian ganti ke sembilan Estape sejauh 20 KM Rabu kemarin. BUPA

Pasukan Beranting Yudha Wutsu Pramuka Serah Terima di Kantor Bupati BANGKINANG - Setelah melakukan perjalanan selama lebih kurang tiga hari, akhirnya pasukan Beranting Yudha Wutsu Pramuka dari infanteri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) serah terima pergantian titik ganti ke sembilan Estape sejauh 20 KM Rabu (18-12/2013) di Kantor Bupati Kampar Bangkinang. Kegiatan peleton beranting Yudha Wutsu Pramuka tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun TNI AD ke-65 yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh setiap satruan TNI AD diseluruh

Indonesia, sebagai wujud penghormatan dan penghargaan kita terhadap jasa-jasa para pahlawan dalam berjuang membela tanah air. Kegiatan tersebut dimulai titik pertama perjalanan dari Istana Siak pada Senin pagi menuju Pelabuhan Pasar Buah dengan mamasuki Kota Pekanbaru yang dilanjutkan meuju Kampar melewati Jalan Garuda Sakti kearah Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung tepatnya di titik kelima. Pada titik kelima tersebut merupakan masuknya rombongan ke kewilayah Kampar

maka pada sore selasa 16-12 tersebut dilakukan acara serah terima penggantian titik menuju titik enam yang pinisnya pada pukul 22.00 Wib di kantor KUD Bukit Payung Kecamatan Bangkinang disambut oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Indra Pomi N ST,M.Si. Pasukan yang terdiri dari satuan infanteri angkatan darat berjumlah lebih kurang 34 orang dengan digiring oleh pasukan dari arhanud sekitar 35 orang, dari Resimen Mahasiswa, dan Satpol PP Kampar. Memasuki kota Bangkinang pada rabu pagi pasukan mulai star kembali dari Pondok Pesantren Darunadho menuju Mualimin serta keliling kota Bangkinang yang

pada akhirnya sore rabu finis di kantor Bupati Kampar yang langsung disambut oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh kepala kantor Satuan Polisi pamong Praja Kampar H Syafruddin. Dalam amanatnya kakan POL PP mengatakan dengan kegiatan ini adalah “ kejuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa itu, dapat pula ditransformasikan pada setiap diri prajurit saat ini, baik dalam pola tindakdan prilaku yang sejalan dengan nilai-nilai yang telah diwariskan oleh pendahulu TNI. Harapan Syafruddin agar

pasukan yang melakukan perjalanan ini dengan sebaik-baiknya yang dilandasi dengan ketulusan yang disertai dengan kegembiraan. Jaga kekompakan selama perjalanan dan jangan melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun kepentingan rakyat serta jaga nama baik kehormatan TNI AD. Pasukan Beranting Yudha Wutsu Pramuka nantinya akan finis di batalion Infanteri 132 Bima Sakti sekaligus acara puncak peringatan HUT TNIAD pada pagi ini kamis 18-12 pukul 09.00 wib.BETTER-hms

Kades Gunung Sari Berharap Pemerintah Bantu Korban Banjir GUNUNG SAHILAN - Kepala Desa Gunung Sari, Sukamto pertanyakan nasib warganya yang menjadi korban bencana banjir bandang. Pasalnya, pihak desa sudah mengajukan permohonan ke Pemda Kampar untuk 11 kepala keluarga yang rumahnya rusak akibat diterjang banjir yang terjadi baru-baru ini, namun belum ada dapat bantuan. Kepada BETTER, Selasa (17/12/2013) di ruang kerjanya, Sukamto mengungkapkan bahwa akibat banjir bandang tersebut, 11 kepala keluarga di

dalam bencana tersebut,'' ujarnya. dusun 2 tidak saja kehilangan Karena ini adalah bencana harta benda yang hanyut di alam, tambah kades, bawa air, tapi tempat tentu Badan Penangtinggal mereka juga gulangan Bencana rusak parah di hantam Daerah (BPBD) serta derasnya air yang Dinas Sosial Kampar datang secara tibamestinya tanggap tiba sehingga warga terhadap bencana, panik dan tidak karena pemerintahan sempat desa kena beban moral menyelematkan manakala mereka barang barangnya. menanyakan mana ''Kami sudah kepedulian dari Dinas melaporkan peristiwa Sukamto Sosial atau BPBD tersebut ke pemda terhadap mereka. Kampar, dengan tujuan agar ''Bahkan kami sudah mengudinas terkait bisa membantu payakan memohon bantuan warga yang menjadi korban

kepada pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Gunung Sari agar mau berpartisipasi, mereka hanya membantu perbaikan infrastruktur dan memperbaiki rumah warga yang rusak, namun hanya sebatas tenaga, bukan dana atau materialnya,'' tambah kades lagi. Kades ini berharap, kepedulian dari pihak terkait untuk membantu meringankan beban warga yang tertimpa bencana, supaya mereka merasa diperhatikan pemerintah.

Kalau pengajuan kami kurang lengkap tolong beritahukan pada kami, apa persyaratan yang harus kami lengkapi supaya warga khususnya korban bencana banjir dapat terbantu, pintanya bermohon. Walaupun saat ini warga sudah memperbaiki masing masing rumahnya, tapi sudah seharusnya pemda Kampar memberikan sagu hati sebagai rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap mereka yang kini menantikan uluran tangan dari semua pihak yang mau membantu. BETTER-roni

Ketua Umum KONI Kampar Buka Perbasi Cup II

foto : alan

KETUA Umum Koni Kampar Herman Ghazali Saat Membuka kejauaran basket ball Perbasi Cup II tahun 2013 Rabu (18/12/2013) kemarin.

BANGKINANG KOTA Herman Ghazali, Ketua Umum KONI Kabupaten Kampar secara resmi membuka Kejuaraan Basket Ball Perbasi Cup II tahun 2013 di halaman Makodim 0313/KPR di Bangkinang Rabu (18/12/13). Perbasi Cup II tahun 2013 ini diikuti 53 tim Putra dan Putra dari empat Kabupaten/kota, Pekanbaru, Pelalawan, Pekanbaru dan tuan rumah Kampar mulai 18 s/d 21 Desember 2013 . Herman mengatakan, KONI Kampar menyambut baik kejuaraan yang digelar Perbasi Kampar ini, dengan kejuaraan ini kita berharap mampu melahirkan para atlit khususnya atlit Kabupaten Kampar yang mampu berprestasi baik tingkat daerah maupun nasional. Dalam kejuaraan itu Herman tidak ingin ada atlet diluar Kampar, ‘’Untuk mencari

bibit atlit prestasi ini perlu saya tegaskan haram bagi kita menggunakan atlit dari luar Kabupaten Kampar,’’ tegasnya. KONI Kabupaten Kampar merupakan wadah organisasi olahraga dan di KONI Kabupaten Kampar ada sebanyak 26 cabor yang tergabung di dalamnya, maka sebagai Ketua Umum KONI Kampar kami berharap 26 cabor tersebut mampu membuat kegiatan untuk melahirkan para atlit berprestasi, kata dia. Kepada para atlit yang akan bertanding Herman Ghazali berpesan untuk selalu menjaga sportitifas dan menampilkan permainan terbaiknya. Ketua Panitia Yuricho Efril dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada KONI Kampar yang selalu men support kegiatan

Perbasi Kampar ini,’’ Kami mengucapkan terima kasih kepada KONI Kampar yang selalu memberikan dukungan setiap kegiatan yang dilaksanakan Perbasi Kampar, dan tidak lupa pula ucapan terima kasih kepada Bapak Dandim 0313/KPR yang telah menyediakan lapangan pertandingan, “ ujarnya. Dikatakannya Kejuaraan ini diikuti 53 tim Putra dan Putra dari empat Kabupaten/kota yakni Pekanbaru, Pelalawan, Pekanbaru dan tuan rumah Kampar yang dimulai dari tanggal 18 s/d 21 Desember 2013 main dari pagi hingga malam. Pada pembukaan Kejuaraan Basket Ball Perbasi Cup II tahun 2013 di halaman Makodim 0313/ KPR juga di hadiri Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono, Kasdim 0313/KPR, Wadanyon 132 BS Salo, Ketua Perbasi Kampar Jhonli Azri serta pengurus KONI Kampar. BETTER-alan


20 Cabor Basket Diikuti Tim Kejurda DUMAI - Pertandingan Basket di Pekan Olahraga Kota (Porkot) III Dumai dibuka di lapangan Klenteng Hok Liong Kiong, Jalan Kelakap Tujuh, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan, Selasa sore (17/12). Pertandingan ini diikuti oleh tujuh kontingen dari tujuh kecamatan yang ada di Dumai. Sekretaris Panitia Porkot Kota Dumai, Zamzibar mengatakan, saat tim putri Dumai Barat melawan Dumai Kota, dimenangkan oleh tim Dumai Barat dengan skor 17:11. Kemudian tim putra Dumai Barat melawan Dumai Selatan dimenangkan Dumai Selatan dengan Skor 11:18. “Pertandingan ketiga Bukit Kapur Putri melawan Dumai Selatan yang dimenangkan kontingen Dumai Selatan dengan skor 2:13. Sementara pertandingan terakhir juara Kejurda Riau perwakilan Kota Dumai, yakni kontingen Dumai Kota melawan Bukit Kapur putra. Yang akhirnya pertandingan tersebut dimenangkan oleh Kontingen tim Basket Putra Dumai Kota dengan kemenang telak 78:8,” ujarnya. Dilanjutkannya, pada awal pertandingan, diharapkan tim dari Bukit Kapur tidak merasa down dan pesimis dalam meraih kemenangan. “Kita ucapkan selamat bertanding bagi para atlet basket dengan harapan menjadi juara kembali dipertandingan Porda VIII Riau di Indra Giri Hulu nanti,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Pertandingan Cabang Olahraga Basket, Along mengatakan, meski telah menang dalam Kejuaraan Olahraga Daerah (Kejurda), namun terus giat berlatih agar bisa mempertahankan prestasi. “Saya yang juga pelatih tim Hok Liong Kiong atau kontingen Dumai Kota terbuka menerima saran-saran dari pelatih nasional seperti saat bertanding di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu yang lalu,” ungkapnya. Pertandingan Basket direncanakan lima hari mulai Selasa (17/12) hingga Sabtu (21/12) dimulai pukul 15.00 WIB sore hingga pukul 19.30 WIB malam. Disampaikannya, pertandingan ini tidak menggunakan sistem final, tetapi menggunakan sistem hitung poin. Masing-masing kontingen akan berketemu dalam pertandingan ini. BETTER, Cahaya Putra.

45 Medali Diperebutkan Pada Cabor Catur DUMAI - Cabang olahraga (Cabor) Catur digelar di halaman Viva Food Court, Jalan Hasanuddin (Ombak), Dumai kota, mulai Selasa (17/12) kemirin. Ketua Pelaksana Porkot ke III Cabor Catur, Maizar mengatakan, CaborCatur yang turut serta dipertandingkan dalam Porkot III tahun ini, diikuti oleh 92 peserta yang terdiri dari 56 Putra dan 36 Putri dari 7 kecamatan yang ada dikota Dumai. Sedangkan, kategori yang dilombakan untuk catur ini, lanjut Maizar, yakni catur standar 60 menit, catur cepat dengan waktu kurang dari 25 menit. Catur kilat dengan waktu 5 menit perorangnya. Kemudian untuk sistem pertandingan, kata Maizar, menggunakan sistem Swiss, sistem perorangan saling bertemu. Untuk katagori standar ada 7 babak, katagori cepat ada 5 babak dan katagori kilat juga ada 5 babak. “Nantinya, para atlet yang bertanding pada Cabor Catur ini akan memperebutkan sebanyak 45 medali, diantaranya, 15 medali emas, 15 perak dan 15 perunggu,” ujarnya. Sementara itu, Isar sebagai perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), berharap para atlet yang mengikuti cabang olahraga catur ini bisa bermain sportif. Porkot ke III ini untuk mancari atlet–atlet catur yang berprestasi yang ada di Kota Dumai. Karena atlet yang berprestasi ini akan dipilih untuk mengikuti Porda dan KeJurnas. “Suatu prestasi yang akan dicapai itu tidaklah hal mudah, melainkan harus memerlukan kerja keras, sehingga apa yang diinginkan oleh para atlit bisa tercapai,” pesannya. BETTER, Cahaya Putra

KAMIS

DUMAI

19 DESEMBER 2013  NO. 603 TAHUN III

Ribuan Ton Kayu Log Asal Muaro Jambi Dibongkar di Dermaga TPI DUMAI - Ribuan ton kayu log asal Muaro Jambi kembali dibongkar di dermaga TPI PT. Pelindo Dumai. Setelah dibongkar, kayu tersebut dikirim ke industri PT Arjuna Perdana Mahkota Plywood (APMP) Tanah PutihKebupaten Rokan Hilir. Namun, ribuan ton kayu log yang diangkut dengan menggunakan ratusan truk tersebut tidak masuk terminal Barang Bukit Jin. Belum diperoleh konfirmasi terkait sistem pembayaran restribusi terminal dari angkutan kayu tersebut. Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebanyak 1.668,58 meter kubik kayu yang terdiri dari 337,62 meter kubik kayu meranti dan 1.330,96 meter kubik kayu campuran diangkut dengan menggunakan Tug Boat Armando III dan Tongkang Sumber Mas 23 dari

Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi ke TPK Antara PT APMP di Pelabuhan Dumai. Setibanya di dermaga TPI Pelabuhan Dumai, lalu dibongkar dengan menggunakan alat berat dan dimuat ke dalam truk untuk diangkut ke lokasi industri PT Arjuna Perdana Mahkota Plywood Tanah Putih. Sesuai ketentuan dalam Perda Kota Dumai, setiap truk pengangkut barang harus masuk terminal dan wajib membayar restribusi terminal. Bisa saja memang tak masuk terminal barang jika kondisi tak memungkinkan, tapi restribusi harus tetap dibayar Staf PT Arjuna Perdana Mahkota Plywood Bob ketika ditemui wartawan di kantor PT Pelindo Dumai, Jalan Datuk Laksamana menjelaskan, dia hanya sebagai pengetik surat jalan dan

memberi uang jalan kepada supir truk pengangkut kayu. Sehari sebelumnya, kata Bob kayu tersebut sudah diangkut 46 truk dan Rabu (18/12) sudah terangkut 18 truk. “Saya hanya mengetik surat jalan dan memberi uang jalan kepada supir, namun yang jelas kami tetap bayar restribusi terminal barang,” ujarnya. Sayang ketika ditanya kepada siapa dan berapa nominal dana yang dibayar untuk restribusi terminal per satu truknya, Bob tak bersedia merinci. Dia derdalih, untuk menjelaskan hal itu bukan wewenangnya. “Mungkin sama saja dengan yang sebelumnya Rp65 ribu per truk, tapi saya tak paham betul,” katanya. Sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Dumai Nomor 24/ 2011 Tentang Terminal dan Retri-

busi Terminal dan Perda Nomor 13/2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor 24/2011 tentang Terminal dan Retribusi Terminal, setiap truk pengangkut barang wajib masuk terminal barang Bukit Jin. Sementara bus angkutan penumpang masuk terminal AKAP. Restribusi terminal berasal dari truk pengangkut kayu log seharus dibayar di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Terminal Barang Bukit Jin. Ketika restribusi dibayar di luar terminal barang dan tanpa alat tukar seperti karcis, maka tindakan itu merupakan pelanggaran. Sesuai pasal 18 Peraturan Daerah (Perda) Nomor 24/2011 tentang Penyelenggaraan Terminal dan Retribusi Terminal, ditegaskan bahwa setiap kendaraan bermotor umum angkutan barang bermuatan yang

memasuki atau keluar Kota Dumai dan atau beroperasi melakukan pengangkutan barang di dalam kota Dumai diwajibkan masuk terminal barang. Sedangkan bagi kenderaan bermotor umum angkutan barang yang karena lintasannya tidak memungkinkan untuk masuk terminal barang dapat dikecualikan dengan tetap membayar restribusi terminal di UPT Teminal. Terkait hal itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Dumai H Taufik Ibrahim maupun Kabid Darat Dishub Dumai Marjohan belum dapat dikonfirmasi. Begitu Juga Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Terminal Barang Bukit Jin Tengku Nasir yang se--dang tidak berada ditempat. “Beliau sedang tidak di kantor,” kata salah seorang staf. BETTER, Cahaya Putra

7 Kontingen Futsal Mulai Berlaga DUMAI – Tujuh tim futsal yang mewakiliki 7 kontingen dari 7 kecamatan yang ada di Kota Dumai mulai bertanding dalam Pekan Olaharaga Kota (Porkot) III Dumai tahun 2013 yang berlangsung lima hari, 17-21 Desember 2013. Pertandingan yang digelar pada Selasa malam (17/12), di Lapangan Popaye Futsal, Jalan Sultan Hasanudin (Ombak, red) dibuka secara resmi oleh Ketua Umum KONI Kota Dumai Wan Fauzie yang diwakili Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Kota Dumai P Yakup Harahap ditandai dengan penendangan bola pertama yang juga disaksikan Sekretaris PSSI Kota Dumai H Rizal Effendi. Dikatakan Ketua Pelaksana Cabor Futsal Bayu Agusra, sistem pertandingan yang dijalankan, sistem setengah kompetisi yang dibagi dalam dua pool. Di Pool A ada empat tim yakni tim futsal dari kontingen Dumai Selatan, Medang Kampai, Dumai Timur dan Dumai Barat. Sedangkan, di Pool B ada tiga tim futsal dari kontingen Bukit Kapur, Sungai Sembilan dan Dumai Kota. “Sistem pertandingan yang kita buat dengan sistem setengah kompetisi. Babak semifinal pertandingan direncanakan berlangsung pada 20 Desember

2013 dan final 21 Desember 2013 sistem pertandingan yang dibuat ialah sistem gugur,” terang Bayu seraya menambahkan usai laga final, panitia langsung menyerahkan medali dan hadiah kepada sang juara sekaligus melakukan penutupan. Menurut Bayu yang juga mantan atlet Dumai dari cabor sepak bola ini, setelah babak penyisihan di pool A dan B, maka juara pool A akan bertemu dengan runner up pool B. Begitu sebaliknya, juara pool B akan bertemu dengan runner up pool A, yang ditentukan dari poin yang didapat oleh tim futsal masing–masing kontingen. Bayu juga menjelaskan, pertandingan yang hanya digelar dalam satu lapangan dari tiga lapangan yang ada di lapangan Popaye Futsal itu, dalam satu pertandingan memakan waktu 40 menit (2x20 menit), baik untuk pertandingan di babak penyisihan maupun di babak semifinal dan final. Dalam satu pertandingan, kata Bayu, dipimpin oleh tiga wasit yang terdiri dari wasit satu dan dua serta wasit tiga (wasit tunggu) yang kesemua wasit itu telah memiliki sertifikat sebagai wasit futsal. “Pertandingan futsal ini memperebutkan 12 medali emas, 12 medali perak dan 12

PEMBUKAAN pertandingan Cabor Futsal oleh Yakup didampinmgi Ketua Pelaksana Bayu Agusra.

medali perunggu untuk juara III. Panitia tidak memberikan penghargaan bagiTop Score maupun pemain terbaik,” tuturnya. Pada malam pembukaan Cabor Futsal tersebut, telah dilangsungkan tiga pertandingan,

diantaranya tim futsal Mendang Kampai bertanding melawan tim futsal Dumai Selatan dengan skor imbang 2-2. Selanjutnya, tim futsal Sungai Sembilan bertanding melawan tim futsal Bukit Kapur yang dimenangkan oleh tim futsal

Sungai Sembilan dengan skor akhir 6-2. Lalu tim futsal Dumai Barat bertanding melawan tim futsal Dumai Timur yang dimenangkan oleh tim Dumai Timur dengan skor akhir 4-8. BETTER, Cahaya Putra

56 Atlet Tenis Berlaga di Porkot III DUMAI – Untuk terus memajukan dan menggapai prestasi anak negeri di bidang olahraga, Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI) tahun 2013 menggelar Pekan Olahraga Kota (Porkot) ke III. Salah satu pertandingan yang dilaksanakan dari 12 cabang olahraga (Cabor) dengan 13 jenis pertanidngan yakni, Cabor Tenis Meja yang telah di mulai sejak Selasa (17/ 12) kemarin, di Lapangan Tenis Meja Bapor Sasana Mitra Komplek Pertamina RU II, Jalan Raya Bukit Datuk, Dumai. Sebanyak 56 atlet dari tujuh kecamatan yang ada di Kota Dumai, berlaga memperebutkan medali emas, perak dan

perunggu dengan jumlah total medali yang diperebutkan 32 medali. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Cabor Tenis Meja pada Porkot III Dumai tahun 2013, Hasanudin Nasution didampingi H Subardan. “Atlet tenis meja ang ikut bertanding pada Porkot III Dumai ini, sebanyak 56 atlet dengan rincian 28 atlet putra dan 28 atlet putri. Sedangkan wasit yang mengawasi jalannya pertandingan sebanyak delapan wasit dengan waktu pertandingan selama tiga hari, hingga 19 Desember mendatang,” terang Hasanudin, Rabu (18/12). Hasanudin yang dijumpai di

lokasi pertandingan juga menyebutkan, pada Cabor Tenis Meja ini akan memperebutkan sebanyak 32 medali. “Kelas yang kita pertandingkan pada Cabor Tenis Meja ini sebanyak tiga kelas, yakni single putra dan putri, ganda putra dan putri dan ganda campuran. Sejak dimulai hingga Rabu (18/12), kita telah menyelesaikan pertandingan ganda putra dan putri serta ganda campuran. Rabu ini dilanjutkan dengan pertandingan perorangan dan Kamis (19/12 akan dilangsungkan pertandingan final perorangan baik putra dan putri,” ungkapnya. Sistem pertandingan yang dilaksanakan, lanjutnya, sistem

undi dan bertemu antara atlet dari 7 kontingen yang mewakili 7 kecamatan yang ada di Kota Dumai dan sistem pertandingan yang dilaksanakan itu sesuai dengan kesepakatan bersama. Dalam satu laga, tiga set pertandingan. “Dengan adanya ajang Porkot ini, tentunya kita berharap, dapat lebih meningkatkan prestasi anak negeri. Kita menghimbau kepada para atlet untuk menunjukkan sportivitas yang tinggi dalam bertending,” ujar Hasanudin. Pertandingan ganda putra berhasil keluar sebagai juara I, kontingen dari Kecamatan Dumai Kota, juara II kontingen

Kecamatan Dumai Kota dan Juara III kontingen dari Kecamatan Dumai Selatan dan Dumai Timur. Sedangkan untuk ganda putri, juara I kontingen dari kecamatan Dumai Timur, juara II kontingen dari kecamatan Dumai Barat dan juara III bersama kontingen dari kecamatan Dumai Kota-Bukit Kapur. Selanjutnya, untuk ganda campuran berhasil keluar sebagai juara I kontingen dari kecamatan Dumai Timur, juara II kontingen dari kecamatan Dumai Kota dan juara III kontingen dari kecamatan Medang Kampai dan Sungai Sembilan. BETTER, Cahaya Putra


INHU, INHIL, SIAK 3 Tim Ramaikan Turnamen Volly Ball Pelajar PERAWANG- Sebanyak 13 tim Volli Bal perwakilan sekolah setingkat SMA/SMK se Kabupaten Siak mengikuti turnamen yang digelar di SMAN 1 Tualang Kecamatan Tualang. Turnamen Volly antar pelajar yang ditaja atas kerjasama surat Kabar,Harian Dumai Pos ini dibuka oleh Camat Tualang Zulkifli S Sos. Hadir Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tualang, Zahroni MPd dan Kepala SMAN 1 Tualang, Drs Lahadi. Pimpinan Dumai Pos Darwis dan Amir manager pemasaran. Camat Tualang, Zulkifli S sos menyampaikan rasa terimakasih dan penghargaannya terhadap penyelenggara turnamen.Kegiatan ini positif dalam rangka menyalurkan bakat pelajar dibidang olah raga volli bala. "Oleh karenanya kegiatan ini kami nilai juga bisamenjadi salah satu wadh untuk memantau skill peserta. Bisa menjadi wakil Tualang nanti di Poda pelajar Kabupaten Siak,"tutur Camat. Darwis SE menyampaikan bahwa perusahaan mereka memang memiliki komitmen terhadap dunia pendidikan terutama dalam memperhatikan perkembangan dan skill yang ada di masingmasing kelompok siswa. Oleh karenanya di Dumai Pos memiliki halaman khusus untuk mengekspos segala kegiatan yang ada di sekolah yang diberi nama X School. "Kemudian Dumai Pos juga menjalin kemitraan untuk mempersiapkan kwalitas akademik siswa seperti adanya bimbingan belajar, try out, serta pelaksanaan road show Dumai Pos ke sekolah-sekolah," sebut Darwis. Kepala SMAN 1 Tualang, Drs Lahadi merasa terhormat dengan diajaknya mereka untuk bekerjasama dalam turnamen volly ball."Moga dimasa akan datang bisa ditingkatkan dan dipertahankan. Selamat bagi Dumai Pos di usianya ke 13," ucapnya. BETTER-syaf

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

KAMIS

21

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

Panen Perdana Pakan Sapi

Kelompok Tani Ternak Karya Maju Potong Tumpeng BELILAS- Kelompok Tani Ternak Karya Maju Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida mengadakan syukuran panen perdana pakan ternak. Acara tersebut, dilaksanakan di areal tanaman pakan ternak diatas rumput gajah seluas 9 hektar. Sebelum panen dilakukan, terlebih dulu diadakan pemotongan tumpeng . Panen perdana pakan ternak dan potong tumpeng ini dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Perikinan Inhu, Drs H M Sadar MM,Kabid SDM Dinas Peternakan Perikanan, Yurnalis SPKP, Pendamping Penyuluh, Salman Alfarishi, Tenaga Medis Drh Santi, UPTD Kesehatan Seberida, Nalmatsersyafei dan selu-

ruh anggota kelompok Tani Ternak Karya Maju. "Ya, bantuan dari pemerintah yang diperoleh kelompok karya maju melalui program Gerakan Pembangunan Pakan Ternak Berkualitas (Gerbang Patas) sudah membuahkan hasil,"ujar Ketua Kelompok Tani Ternak Karya Maju, Suparman, Rabu (18/12/2013), di Belilas. Dikatakannya, bantuan diberikan berupa bibit staria, king res dan gamal (rumput, red), pupuk, cangkul, hand tractor, angkong,ember, baju,arit, skop, sarung tangan, sepatu, uang operasional. "Alhamdulillah berkat kerja keras kelompok dan keuletan anggota saat ini dilakukan panen perdana,"jelasnya.

Kepala Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Sarono mengatakan, untuk lebih majunya populasi pengembangan ternak dilakukan penanaman pakan ternak dan secara simbolis dilakukan pemotongan rumput gajah perdana oleh dinas terkait. Sementara Camat Seberida, Amin Suardi sangat mengapresiasi kegiatan yang telah dilaksanakan dengan kerja keras kelompok. "Bukan serimonial tetapi sudah menjadi bukti. Kegiatan ini diharapkan dapat berkesinambungan tahun-tahun berikutnya,"ujarnya. Kadis Peternakan Perikanan, H M sadar MM dalam pengarahannya mengatakan, ger-

akan pengembangan pakan berkualitas ( gerbang patas) yang dilakukan kelompok karya maju sudah berhasil memajukan peternakan sapi. Bantuan pemerintah yang telah diberikan selama ini kepada Kelompok Karya Maju sudah berkembang. Kedepan ia berkeinginan menambah pengembangan dan lebih mengintensifkan dengan mengkosentrasikan satu arah. "Kita berharap Kelompok Karya Maju Desa Titian Resak ini menjadi salah satu kelompok yang menjadi andalan Program Swasembada daging sapi dan kerbau ( PSDSK ). Selain sudah menanam beberapa jenis rumput (pakan ternak)j uga hijau makanan ternak (HMT) sudah mulai dikembangkan dengan pola

industrin, copern. Kemudian kita akan bantu lagi bio gas, unit pengelola organik (UPO) kepada Kelompok Karya Maju," tutupnya. BETTER-heri

Panen Raya Padi Di Bungaraya

Bupati Minta Partisipasi Pengusaha Lokal Serap Produksi Padi BUNGARAYA - Bupati Siak Drs H. Syamsuar MSi melakukan panen raya sekaligus lounching beras produk asli Bungaraya, yang dipusatkan di area persawahan Desa Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Selasa (17/12). Lounching beras Bungaraya yang dilakukan Bupati tersebut diberi merk "Jembatan Siak" yang diproduksi oleh Rice Melling Bungaraya Indah. Dalam kesempatan yang sama juga diserahkan sejumlah bantuan dari pemerintah kabupaten Siak. Diantaranya alat kesenian kepada Pusat Latihan Kesenian Kecamatan Bungaraya, alat perbengkelan serta mesin jahit listrik kepada wirausaha di kecamatan Bungaraya. Bupati Siak Drs H Syamsuar mengharapkan partisipasi pengusaha lokal dalam menyerap hasil produksi padi di kecamatan Bungaraya. Karena menurutnya hal ini secara langsung dapat meningkatkan pendapatan para petani sekaligus dapat memenuhi kebutuhan pangan di kabupaten Siak. Hal ini diungkapkannya menanggapi persoalan yang dialami oleh

petani dalam hal pemasaran padi dan beras. Dalam sambutannya ia juga mengungkapkan perekonomian kabupaten Siak ditopang oleh sektor pertanian. Berperan dalam penyerapan tenaga kerja sebesar 36.36 persen dan berkontribusi sebesar 31.09 persen dari total PDRB kabupaten Siak. Persoalan multidimensi untuk memenuhi permintaan komoditas pangan khususnya padi, berusaha diatasi pemerintah dengan terus meningkatkan produksi padi melalui berbagai inovasi teknologi pada berbagai aspek usaha tani. Namun demikian, Syamsuar menjelaskan meskipun telah terjadi peningkatan produksi dari 2011 hingga 2013, akan tetapi hal itu belum bisa mengatasi kekurangan pangan di kabupaten Siak secara umum. Dari data Dinas terkait, saat ini Siak masih kekurangan pangan sekitar 20.338 Ton beras. Dengan semakin besarnya produksi padi, Syamsuar berharap ada pihak yang menfasilitasi petani untuk menjual hasil produksi gabah. Karena kanyataannya bahwa gabah

petani saat ini cendrung dibeli secara lebih banyak oleh pengusaha dari luar kabupaten Siak. Untuk itu, agar produksi padi dikabupaten Siak tidak dibawa keluar, dan gabah dapat diolah menjadi beras Siak, maka pemerintah kabupaten Siak melalui Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura beberapa waktu lalu telah menfasilitasi temu usaha bidang pertanian dengan tujuan untuk mencari solusi tentang kemitraan yang sesuai antara berbagai pelaku usaha. Seperti pengusaha penggilingan padi, distributor/pedagang beras, koperasi, dan BUMD untuk membantu para petani/kelompok tani agar bisa memproduksi gabah sampai pengolahan menjadi beras Siak. "Temu usaha kemitraan ini saya harapkan dapat memberikan jalan keluar terhadap tata niaga produksi beras di kabupaten Siak berkaitan dengan cara mengatasi penjualan gabah petani," ungkap Syamsuar. Bupati juga menyikapi persoalan dan keluhan masyarakat mengenai hasil produksi yang belum bisa dipasarkan secara baik. "Kita ingin produksi kita ini

untuk kita nikmati sendiri," ungkap Bupati. Namun menurutnya, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk membeli dan memasarkan hasil produksi padi. Yang dibenarkan untuk itu adalah BUMD. Syamsuar berharap, hasil produksi padi Bungaraya bisa diserap oleh pengusahan lokal, dan dipasarkan untuk kebutuhan lokal. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Siak Ir Hj Rubiati mengatakan berdasarkan data yang dimiliki saat ini, produksi padi Bungaraya terus mencapai peningkatan dari tahun 2011 hingga 2013. Dapat dilihat, luas tanam 2013 mencapai 9000 Ha lebih jika dibandingkan 2011 yang berkisar sekitar 7000 Ha lebih. Sedangkan luas panen 2013 mencapai lebih 8000 Ha dibandingkan luas panen 2011 yang berkisar 6000 Ha lebih. Rubiati mengungkapkan bahwa target kedepannya adalah tidak hanya meningkatkan hasil produksi padi, akan tetapi juga lebih menekankan peningkatan hasil produksi beras. Sehingga hal ini secara langsung dapat meningkatkan pen-

dapatan para petani. Ketua Gapoktan Sumber Rejeki Sukarno mengharapkan, pemerintah kabupaten Siak bisa memberikan solusi terhadap hasil produksi padi, dengan kata lain pemerintah bisa mengakomodir hasil panen sehingga produksi padi Bungaraya belum bisa dijual ke pasar lokal. Akan tetapi menurutnya segala keluhan dan permasalahan selama ini disampaikan kepada pemerintah kabupaten Siak, akan tetapi hasil padi lebih diserap dan dibeli oleh pengusahan luar seperti dari Medan dan Rokan Hilir. Sukarno mengharapkan agar produksi padi Bungaraya bisa dinikmati masyarakat kabupaten Siak. Sementara itu ditambahkannya saat ini para petani masih kekurangan alat pengering padi. Ikut serta menghadiri acara tersebut Kajari Siak Zainul Arifin, Anggota DPRD Siak, Kadis Tanaman pangan dan holtikulturan Ir H Rubiati dan sejumlah kepala dinas & instansi dilingkup pemerintah kabupaten Siak, Camat Bungaraya Dicky Sofyan, anggota Gapoktan Sumber Rejekin desa Bungaraya dan sejumlah masyarakat.BETTER-humas

PEMERINTAH KABUPATEN SIAK

PEMERINTAH KABUPATEN SIAK

Mengucapkan Selamat & Sukses

Mengucapkan Selamat & Sukses

Kepada

Drs H Alfedri M,Si

Kepada

Hj Misnarni Syamsuar

(Wakil Bupati Siak)

(Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak)

atas penerimaan penghargaan Anugrah Prahita Ekapraya (APE) Tingkat Pratama Nasional dari Presiden RI yang diserah langsung oleh Presiden RI

Untuk yang ke-3 kalinya berturut-turut menerima penghargaan terhadap pengelolaan Bina Keluarga Balita (BKB) terbaik dan kelompok BKB Tingkat Nasional Penghargaan tersebut diserahkan oleh

Susilo Bambang Yudhoyono pada puncak peringatan Hari Ibu ke-85 Hari Rabu Tanggal 18 Desember 2013 yang dipusatkan di Sasana Griya Taman Mini Indah (TMII) Jakarta.

Tertanda Drs H Syamsuar M,Si Bupati Drs H syafrilenti M,Si Plt Sekdakab

Bapak Fasli Jalal

(Kepala BKKBN Pusat) dalam rangka peringatan hari ibu ke-85 pada hari Selasa 17 Desember malamnya di Auditorium BKKBN Jakarta.

Tertanda Drs H Syamsuar M,Si Bupati

Drs H Alfedri M,Si Wakil Bupati

Drs H Syafrilenti M,Si Plt Sekdakab


Wan 22

KAMIS

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

Tapil Cantik Dengan Sapuan Bronze

ta

Masayu Anastasia tak Mau Dibilang Penakut ADA-ADA saja berita seputar selebriti. Saat ini Masayu Anastasia telah selesai syuting film horor. Artis Masayu Anastasia tidak mau dibilang sebagai perempuan penakut. Dia membuktikan selama menjalani proses syuting film terbarunya 'MENGEJAR SETAN'. Agar suasana horor terasa, istri Lembu Wiworo Jati itu menjalani syuting di rumah hantu di kawasan

Akui Sulitnya Jadi Wartawan

Luxurious lips Jadikan warna bibir terlihat lebih unik dengan menyapukan bronzer di atas lipstik yang memiliki warna senada dengan bibir Anda. Aplikasikan menggunakan jari telunjuk dan baurkan hingga merata. Ingin terkesan lebih dramatis? Tambahkan sentuhan warna gold di bagian tengah bibir. Your eyes only Lupakan sejenak gaya smoky eyes berwarna hitam, dan beri sentuhan warna bronze pada bagian luar sudut mata Anda. Jangan lupa menyapukan warna yang sama pada garis bagian bawah mata dengan teknik smudging. Setelah itu, aplikasikan juga sedikit warna bronze pada alis Anda untuk total look maksimal.

ARTIS cantik Donita akhirnya merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang jurnalis yang mengejar narasumber untuk dimintai wawancara. Apa yang dilakukan pemilik nama lengkap Noni Annisa Ramadhani itu bukan dalam keperluan akting melainkan tugasnya sebagai mahasiswa. Sebagai mahasiswa fakultas Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya semester 5, Donita mendapat tugas menjadi wartawan. Dirinya pun mendapat tugas menjadi wartawan hukum dan kriminal. "Iya aku kan ada mata kuliah broadcasting, harus nongkrong di Polsek biar dapat berita. Pas turun meliput

Seksi cheekbone Beri kesan isterius dengan sapuan bronzer yang bisa menggantikan peranan bush on pink kesayangan Anda. Dengan menggunakan kuas khusus shading yang berbentuk miring, aplikasikan bronzer pada garis tulang pipi Anda. Selaun mampu memberikan sentuhan warna pada kulit wajah, ini juga merupakan trik jitu untuk menjadikan wajah tampak lebih tirus. BETTER-YEN/INC

Tips Merawat Bayi Baru Lahir

1. Bayi baru lahir sangat rentan terhadap beberapa macam infeksi karena belum sempurnanya sistem kekebalan tubuh mereka. Jadi pastikan sebelum mendekati bayi, tangan Anda sudah dicuci bersih dengan sabun dan gunakan masker jika sedang sakit. 2. Bayi baru lahir memiliki tulang punggung yang lemah dan rapuh karena sumsum tulang belakang yang belum sepenuhnya tumbuh. Jadi berhati-hatilah ketika mengendongnya, khususnya pada bagian leher dan kepala mereka. 3. Ketika ingin membangukan bayi atau ketika bermain dengannya jangan pernah menguncang-guncang tubuhnya. Karena ini dapat menyebabkan pendarahan di kepala dan akhirnya menyebabkan kematian. 4. Pastikan keamanan bayi Anda ketika Anda menaruhnya di kereta dorong atau boks tempat tidurnya. Jangan biarkan ada dasar yang bergelombang karena ini akan menyebabkan cedera. 5. Jangan pernah menaikan-naikkan apalagi melempar bayi Anda di udara seperti bola, bahkan juga untuk bayi bukan baru lahir. Tindakan yang kasar pada bayi bisa menyebabkan kematian. BETTER-YEN/INC

menggunakan sembarangan tempat. Hanya beberapa lokasi tertentu yang diperbolehkan. "Kita dikasih tempat yang boleh dipake ruangannya ini, ini aja. Lantai 3 sudah nggak dipake. Sudah dikasih tahu mana, mana sama penunggunya pake yang mana," katanya. BETTER-yen/kpc

Donita

TAMPILAN ekstra memesona dengan sapuan warna bronze tentu bisa menjadikan si dia semakin tergoda ketika melihat wajah Anda. Aplikasi yang tepat pada bagian wajah bisa menjadi kunci Anda untuk mendapatkan tampilan eksotik nan memesona. Bagaimana caranya?

MERAWAT bayi yang baru lahir memang tidak mudah dan terkadang membutuhkan keahlian. Bahkan ibu yang sudah berpengalaman pun ketika dihadapka dengan bayi yang baru lahir ada sedikit ketakutan. Mereka takut bayi jatuh atau cedera karena sesuatu yang tidak sengaja. Maka tak jarang, para orang tua memilih menyewa pengasuh bayi untuk merawat sementara bayi yang baru lahir. Berikut ada beberapa tips dari ahli gizi Dr Shilpa Mittal seperti dikutip dari time of india, tentang bagaimana merawat dan mengasuh bayi baru lahir.

Puncak, Bogor, Jawa Barat. "Siapa bilang aku penakut? Aku enggak penakut kok? Kebetulan kami ambil syuting di rumah hantu betulan. Sebuah rumah kosong yang sudah lama enggak ditempati," paparnya saat ditemui di XXI Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Senin (16/12). Menurut Ayu, selama syuting di rumah itu mereka tidak diizinkan

Jalan Kaki Kurangi Risiko Kanker Payudara PEREMPUAN yang berjalan satu jam dalam sehari bisa mengurangi risiko kanker payudara 14%. Sementara yang berolahraga keras satu jam dalam sehari memiliki risiko 25% lebih rendah terkena kanker payudara. Penelitian American Cancer Society melibatkan 73.615 perempuan menopause, di antaranya 4.760 terdiagnosa dengan kanker payudara. Sejumlah faktor seperti berat badan, jumlah waktu yang mereka habiskan untuk duduk dan apakah mereka menggunakan atau tidak terapi penggantian hormon tampaknya tidak

berpengaruh. "Temuan kami sangat relevan. Tanpa kegiatan fisik lainnya , berjalan di atas rata-rata minimal satu jam per hari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara. Kegiatan Lebih berat dan lebih lama menurunkan risiko bahkan lebih," kata pemimpin peneliti Dr Alpa Patel, ahli epidemiologi senior di American Cancer Society di Atlanta, Georgia, seperti mengutip nydaily. Studi tersebut rilis dalam edisi Oktober jurnal Cancer Epidemiology , Biomarkers and Prevention. BETTER-yen/inc

mayat, dan itu tempatnya sempit dan benar-benar gimana gitu. Terus kayak mau wawancara Kapolres ternyata susah ya ada prosedurnya," ujar Donita di XXI Planet Hollywood, Jakarta, Senin (16/12). "Waktu itu ada mayat yang pembunuhan gitu, nggak gimanagimana banget sih, nggak sampai pingsan kok. Liputannya bertiga, aku nggak sendiri," tuturnya. Selama ini dirinya biasa diwawancara, tapi sejak menjalani tugas sebagai wartawan, Donita akhirnya merasakan bagaimana tugas wartawan. "Ternyata jadi wartawan tuh sulit ya saya harus liputan, soalnya ada kelas broadcasting juga," tutupnya. BETTER-yen/kpc


RETAIL BISNIS

KAMIS

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

23

Industri Pertanian Indonesia Dikuasai Asing JAKARTA- Industri pertanian dari hulu hingga hilir dikuasai oleh perusahaan asing. Bahkan di antaranya keemilikan saham hingga 100 persen. "Tak hanya hulu, tapi hilir juga dikuasai perusahaan multinasional. Lantas, mau ke mana arah pertanian kita ke depan?" kata Guru Besar Fakultas Pertanian Insitut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa pada diskusi, Rabu (18/12/2013). Lebih lanjut, Andreas menjelaskan dari sisi hulu, 100 persen kepemilikan saham perusahaan yang memproduksi pestisida dikuasai perusahaan asing. Adapun bidang benih (seed), 100 persen benih beras inbrid dikuasai BUMN. 90 persen benih beras hibrida, 90 persen benih jagung hibrida, dan 70 persen benih hortikultura dikuasai multinasional. "Adapun untuk pupuk, 70 persen dikuasai perusahaan Indonesia dan 30 persennya dikuasai multinasional," jelas dia. Adapun untuk sektor hilir, Andreas mengatakan, sebagaian besar industri hilir pertanian di Indonesia dikuasai oleh perusahaan multinasional. Bahkan hingga ke industri pangan yang sifatnya sangat mendasar seperti air minum dan teh. "Air minum merek Aqua saja, 74 persen dimiliki Danone, asal Prancis. Begitu juga dengan produk teh Sari Wangi yang bahkan 100 persen dimiliki perusahaan multinasional," ungkap Andreas. Kondisi tersebut diakui Andreas pun terjadi secara global. Sebesar 90 persen perdagangan pangan dikuasai 5 perusahaan multinasional. Adapun 89 persen input pertanian (agrokimia) dikuasai 10 perusahaan multinasional, 67 persen pasar benih dikuasai 10 perusahaan multinasional. "Jadi, 99,9 persen benih transgenik dikuasai 6 perusahaan multinasional, di mana Monsanto menguasai 90 persen," kata dia. BETTER-kpc

Bulog Pastikan Harga Beras Stabil JAKARTA- Kepala Perum Bulog, Soetarto Ali Moeso memastikan harga beras di penghujung tahun ini sama dengan harga beras di penghujung tahun lalu. Bahkan, dia mengklaim harganya justru lebih rendah dibanding periode sama tahun 2012. "Biasanya kalau tidak terjadi hal-hal seperti banjir akhir tahun ini, harganya bisa turun lagi," ujar Soetarto di Jakarta, Rabu (18/12/ 2013). Dari catatan Bulog, saat ini harga beras medium berada di level Rp 8.100 - Rp 8.200 per kilogram, atau lebih tinggi 30

persen dari harga pembelian pemerintah (HPP) yang sebesar Rp 6.600 per kilogram. Sementara itu dari catatan Kementerian Perdagangan, Selasa sore, harga beras medium nasional di level Rp 8.609 per kilogram. Soetarto memastikan, itu lebih murah dibanding tahun lalu. Sementara itu, untuk tahun depan Soetarto memperkirakan Bulog tidak akan mengimpor, jika produksi dan distribusinya tak terganggu banjir di akhit tahun ini. "Jadi tidak bisa dipastikan mau

SPESIALIS BUAT RUMAH AGAM BERSAUDARA ingin menawarkan jasa kepada Bpk/Ibu untuk ngerjakan buat Rumah Pribadi, Rumah Petak, Kos-kosan, Ruko, Pagar Minimalis/Batu Alam, Pagar Tanah Kosong, Plafon, Teras,Pondasi, Renovasi,Rehap, Kramik, Granit, Batu Alam, Ngecat, dll.. Jika Bpk/Ibu berminat, Hub/ Sms Hendri Abu Hamzah 0852 6525 6800/ 0812 2371 5116 “Menjaga Amanah dan Kualitas Bangunan� Khusus borongan pekanbaru dan sekitarnya. Mohon beritahu karib kerabat serta tetangga anda

impor atau tidak. Tergantung produksinya. Kalau sekarang banjir, bisa diprediksi harga bergejolak semester 1 tahun depan. Tapi, sejauh ini belum ada niat kami untuk mengimpor," pungkasnya. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2013, Perum Bulog tidak melakukan importasi untuk cadangan beras, guna menstabilkan harga. Soetarto mengungkapkan, memasuki pekan ketiga Desember 2013, cadangan beras di gudang Bulog sekitar 2,1 juta ton. BETTER-kpc

Kemtan: Bawang Merah Produk Impor Ilegal Terbanyak JAKARTA- Badan Karantina dari Kementerian Pertanian mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini pemerintah menemukan adanya impor sejumlah produk hortikultura secara ilegal. Paling banyak adalah bawang merah, kata Kepala Badan Karantina Kementan, Banun Harpini. Ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu 18 Desember 2013, Banun tidak menyebutkan berapa bawang merah ilegal yang ditemukan. Produk pertanian itu disebut ilegal karena masuk melalui pintu yang tidak ditetapkan. Selain itu, juga tidak ditemukan dokumen yang menjamin kesehatannya. "Kalau produknya terjamin kesehatannya, pasti dijamin dengan surat kesehatan. Karena ilegal, tidak ada surat itu," kata Banun. Banun melanjutkan, bawang merah tersebut masuk ke pelabuhanpelabuhan yang berada di area free trade zone Batam, Karimun, dan daerah timur Sumatera. "80 persen (bawang merah) berasal dari sana," ujar dia. Selain bawang merah, ada juga importasi buah-buahan ilegal, seperti anggur dan jeruk. "Mengenai negara, impor buah dan sayur berasal dari China," kata Banun.BETTER-vvn


24

KAMIS

BISNIS TERKINI

19 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 603 TAHUN III

2014, Ford All New Ecosport Diluncurkan PEKANBARU - Tahun depan sepertinya bisa dikatakan sebagai tahun otomotif di Indonesia. Ini bisa dibuktikan dengan akan diluncurkannya salah satu mobil dengan standar keamanan yang jelas seperti pada mobil Ford Ecosport. Donal, Supervisor Ford Pekanbaru mengatakan diperkirakan pada pertengahan bulan April 2014 tahun depan, Ford Ecosport akan segera diluncurkan. "Saat ini kami baru mulai merancang perkenalan untuk Ecosport. Diharapkan mulai akhir desember tahun ini kami segera memperkenalkannya ke publik," jelas Donal, Rabu (18/ 12/13). Dikatakan Donal, Ford Ecosport akan diluncurkan dalam tiga tipe Ambiente. Untuk kelas standar (Manual) ditaksir akan dibandrol Rp 200 Jutaan, untuk Tipe Trand yang terdiri dari Manual dan Automatik, ditaksir seharga Rp 230 Jutaan sampai dengan Rp 240 Jutaan. Kemudian Tipe Titanaium yang terdiri dari Manual dan Automatik dihargai dengan harga mulai Rp235 Jutaan.

bahan kulit untuk jok. Ditambahkannya, Ford "Dengan hanya 1500 cc dan Ecosport bisa disejajarkan menggunakan vlg 16, Ford kelasnya dengan beberapa Ecosport termasuk yang seksi merek lainnya seperti Nissan di kelasnya. Mobil ini sudah Juke, Suzuki X-4 dan juga mendapatkan predikat bintang Daihatsu Terrios untuk segi 5 untuk keselamatan di harganya. kelasnya," tambah Donal. Beberapa keunggulan Ford Yang membuat mobil ini Ecosport dari mobil sekelasnya begitu berkelas dibanding mobil diantaranya, untuk Ground sekelasnya adalah stir Clearencenya (ketinggian bodi) menggunakan E Pas (Ellectrinic yang mencapai 20 Cm. "Mobil Power Asist Stering). ini akan cocok untuk pengguna Kegunaannya jika mobil yang sering kebanjiran di lokasi bergerak dalam kecepatan rumah ataupun tempat rendah stir akan terasa ringan. kerjanya," kata Donal. Sebaliknya, jika mobil dalam Fitur pendukung lainnya, Audio menggunakan SyncTonse kecepatan tinggi stir akan terasa berat. Gunanya untuk yang bisa dikoneksikan dengan menjaga kestabilanan mobil bluetoth. Untuk varian dalam kecepatan tinggi yang tertingginya Titanium sudah akan berakibatkan stir tak akan menggunakan sunroof. Dan ini mudah berputar. BETTER-irw merupakan satu-satunya mobil di kelasnya yang menggunakan sunroof serta ditambah juga dengan 2 buah airbag di kabin kemudi. Jika ditanya mengenai keamanan, For Ecosport termasuk yang memikirkannya. Dengan menggunakan Rem Abc Abd, juga ditambah dengan sensor mundur. Selain itu di dalam kabin penumpang PEKANBARU - Menyambut mulai dari kemudi dan datangnya tahun baru 2014, Toyota penumpangnya menggunakan Avanza ada banyak promosi, diantaranya diskon hingga Rp 17 Juta. Seperti di Agung Automal Pekanbaru, menjelang datangnya akhir tahun promo gencar Avanza mulai dari pemberian potongan harga hingga 17 Jutaan sampai dengan penambahan fitur baru seperti sensor parkir dan kamera parkir gratis dan lainnya. "Pokoknya kami gencar promosi deni kepuasan pelanggan kami," kata Edo, Marketing Sales Agung Automall. Promo lainnya yaitu cicilan kredit Avanza Akhir Desember 2013. Cicilan kredit Toyota avanza semakin banyak diminati karena jelang akhir tahun tentunya banyak sekali promo-promo yang ditawaran untuk memanjakan Anda untuk segera membeli kendaraan Toyota avanza baru. Program kredit Avanza bulan Desember 2013 akhir tahun adalah kredit jangka waktu panjang. Sekarang untuk pembelian unit baru mobil untuk sistemnya mulai diperpanjang hingga 6 tahun. Hampir mirip dengan kredit rumah yang sampai 15 tahun. "Tentunya semakin panjang Waktu anda kredit maka Cicilan kredit akan semakin murah. Paket kredit suka-suka, Paket ini menjadi Andalan penjualan Toyota saat ini," tukasnya. Misal harga Mobil Toyota Rp100 juta dan TDP (Total DP) 30 juta, maka sisa hutang Anda tinggal Rp70 juta. Dan kelebihan sistem ini Hutang 70 Juta dibagi 2 lagi menjadi jadi Rp35 juta. Jadi Angsuran Anda 1 juta perbulan dan setelah 3 tahun sisa hutang Anda tinggal Rp35 juta. Ilustrasi simulasi Kredit sukasuka diatas mengabaikan bunga dan biaya asuransi. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkan informasi Promo Cicilan Kredit Avanza Akhir Desember 2013. Selain itu sebenarnya masih ada Promo-promo akhir tahu untuk Mobil Toyota Innova, Promo Yaris, Promo Toyota Rush, Promo Toyota Fortuner, Promoa Toyota nav-1, Promo truck Dyna, Promo Toyota Vios, Promo Toyota Camry, Promo Corolla Altis Spesial Akhir tahun 2013. BETTER-irw

Toyota Avanza Diskon Hingga Rp 17 Juta


Edisi 582