Issuu on Google+

BERITA TERKINI

KAMIS Jadwal Sholat

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

04.49 12.50 15.18 18.05 19.21

Rp 3000

Harga (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Call Centre (0761) 34381

9,562.89 11 Desember 2013

1.927,29/kg 11 Desember 2013

EMAS

3,722.34 11 Desember 2013

TBS KELAPA SAWIT

MYR/ IDR

USD/ IDR

11,945.00 11 Desember 2013

SGD/ IDR

Terbit 24 Halaman

AGUSTIAN Manager Area PLN Kota Pekanbaru

Kita tidak akan tebang pilih dalam penertiban ini, sebab pelanggaran yang dila325 Pelanggan Curi Arus Listrik Dalam Sebulan kukan oleh pelanggan telah merugikan PLN secara materi." Kerugian PLN Capai Rp7 M AGUSTIAN

YLKI Serukan PLN Berlaku Adil

Manager Area PLN Kota Pekanbaru

Mantan Cagubri Dilaporkan ke Polisi PEKANBARU-Mantan Calon Gubernur Riau (Cagubri) yang juga Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Jon Erizal, dilaporkan Direktur Utama PT Kesya Jodyka Utama (KJU) Syukril Fuadi ke Polda Riau atas dugaan penipuan. Laporannya tertuang dalam Surat Tanda Jon Erizal Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/213/ VII/2013/SPKT/Riau tanggal 16 Juli 2013. Beberapa saksi sudah diperiksa dan alat bukti masih dikumpulkan. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/12/13) membenarkan bahwa Jon Erizal dilaporkan ke Polda Riau. "Saat ini penyidik masih mendalami proses penyelidikannya," ujar Guntur. Dijelaskan Guntur, kasus ini ditangani Subdit III Reskrimum Polda Riau. Sebagai langkah penyelidikan, penyidik berangkat

MANTAN

HAL 6

gan yang melanggar di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di Komplek Delta di depan Permata Bank. Dari razia yang dikawal langsung oleh Manager Area PLN Kota Pekanbaru Agustian, diputuskan ratusan meteran yang melanggar. Operasi ini digelar dengan hasil pantauan petugas di lapangan bahwa sejak November hingga Desember ini, tim P2TL menemukan 325 kasus pelanggaran

PLN

HAL 6

RZ dan Asral Rebutan Herman Resmi Gugat Tandatangani BKT Pilgubri Jilid II PEKANBARU-Aroma uang tercium keras dari pengesahan Badan Kerja Tahunan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (BKT-IUPHHKH) Riau. Bahkan mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang duduk sebagai terdakwa pernah "rebutan" dengan mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau tahun 2004 Asral Rahman. Pengakuan itu meluncur dari Asral Rahman saat tampil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/

12/2013). Kejadian tersebut, ujar Asral saat dia menjadi Kadishut menggantikan Kadishut Riau Syuhada Tasman pada Mei 2004. Sewaktu rapat koordinasi dengan stafnya terkait kehutanan, ada yang mengatakan bahwa BKT atau RKT merupakan wewenang gubernur bukan Kadishut. Awalnya, pernyataan itu dibiarkan saja oleh Asral.

RZ

HAL 6

didaftarkan tim JAKARTAkuasa hukum Pasangan Cagubri Herman Abdullah, nomor urut satu, Yusril Ihza Herman Abdullah Mahendra, ke dan Agus Widayat Mahkamah akhirnya Konstitusi (MK) di menggugat KPU Jakarta, Rabu (11/12/ Riau atas 13). penetapkan Pendaftaran pasangan Annas gugatan sendiri, Maamunmenurut bagian Arsyadjuliandi registrasi di MK Rachman sebagai Herman Agusniwan Etra, pemenang Pilgub Abdullah Riau beberapa waktu lalu. HERMAN HAL 6 Gugatan resmi itu telah

Tidak Ada Aturan Melarang

Koruptor Bakti Praja Divonis 5-8 Tahun Penjara Bank Riau-Kepri Akui Terima Deposito APBD

PEKANBARU-Empat terdakwa dugaan korupsi ganti rugi lahan Perkantoran Bakti Praja Mulia, Syahrizal Hamid, AlAzmi, Lahmuddin dan Tengku Alfian Helmi, divonis bersalah merugikan negara di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/12/13). Mereka dijatuhi vonis penjara, denda dan uang pengganti berbeda. "Para terdakwa dinya-

KORUPTOR

koranbetter.com

PEKANBARU- Wacana PLN untuk mencopot meteran pelanggan listrik yang melanggar, bukan hanya sebatas gertakan saja. Terbukti, Rabu (11/12/2013) pagi hingga siang, PLN Area Kota Pekanbaru menurunkan 14 tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk menertibkan pelang-

480881.83 10 Desember 2013

PEKANBARU-Terkait penyetoran secara deposito Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dilakukan Pemprov Riau dan Kabupaten Siak, Kota Dumai serta Pekanbaru, Managemen PT Bank Riau dan Kepulauan Riau telah mengakuinya.

HAL 6

Harian Umum Berita Terkini

@koranbetter

"Namun saya tidak bisa menyebutkan berapa atau besaran dana APBD tersebut," kata Humas Bank Riau-Kepri (BRK), Wahyudi kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (11/12/2013).

BANK

harianbetter@yahoo.co.id

HAL 6


6

KAMIS

PLN dengan perhitungan Kwh sebesar 4,6 juta kwh. Kondisi ini mengakibatkan PLN Area Pekanbaru mengalami kerugian sekitar Rp7 miliar. Dari pantauan di lapangan, tim PLN langsung mencopot meteran yang dinilai melanggar, selanjutnya meteran tersebut dibawa ke gudang PLN oleh TIm P2TL. Pelanggaran ini kebanyakan pemakaian arus diluar ketentuan. "Kita tidak akan tebang pilih dalam penertiban ini, sebab pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggan telah merugikan PLN secara materi. Dari kasus yang ada saat ini pada umumnya pelanggaran dilakukan dengan cara merusak alat ukur dan melakukan penyambungan langsung arus listrik," ungkap Agustian saat ditemui di sela-sela penertiban. Dijelaskan Agustian, pelanggaran yang dilakukan pelanggan ini dengan memodifikasi Kwh meter sehingga terjadi error pengukuran mencapai 65 persen, sehingga yang terukur hanya 35 persen saja. "Pemakaiannya 100 persen, namun yang tercatat hanya 35 persen saja, disinilah kerugian dari PLN" jelasnya. Selama satu bulan ini kasus pelanggaran terjadi sebanyak 325 kasus dengan jumlah kwh keseluruhan mencapai 4,6 juta kwh. Jumlah ini PLN dirugikan sekitar Rp4 miliar dengan perhitungan biaya per kwh Rp960. Jika dikalikan dengan biaya operasional PLN Rp1600/ kwh untuk menghasilkan daya sebesar 4,6 juta kwh tersebut maka PLN rugi sekitar Rp7 miliar. "Pencurian arus ini tentu dilakukan oleh orang-orang yang ahli dalam kelistrikan, jika pelakunya adalah pegawai PLN maka sanksinya dipecat dari pegawai, jika pelakukan biro PLN maka sanksinya pemutusan hubungan kerja dengan PLN bahkan jika terbukti PLN akan melaporkan oknum tersebut dalam kasus

KORUPTOR pidana," tutur Agustian. Ditambahkan Agus, proses penyelesaian bagi pelanggan yang terkena P2TL adalah pembayaran denda, setelah denda dibayar maka Tim baru melakukan penyambungan kembali. "Bayar denda dan buat perjanjian tidak akan mengulangi lagi, nanti petugas akan menyambungkan kembali listrik mereka," pungkasnya. Operasi ini terus dilanjutkan PLN hingga sore harinya dengan personil ratusan orang dengan menyisiri sepanjang Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Pelanggan rumah toko, menjadi sasaran awal PLN Area Kota Pekanbaru ini. Pelanggan Besar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, menegaskan, dalam melakukan pembongkaran meteran listrik secara besar-besaran oleh PLN, dirinya mengingatkan PLN agar tidak tebang pilih. "Bongkar semua yang melanggar, jangan pelanggan kecil tapi yang besar dulu. Jangan tebang pilih," ungkap Sabarudi. Dikatakan politisi PKS ini, PLN jangan hanya mengancam pelanggan kecil-kecil yang menunggak Rp100 ribu saja, melainkan kebijakan operasi pemutusan sambungan listrik secara besar-besaran itu diminta lebih dititikberatkan kepada pelanggan besar. "Kalau memang dilakukan operasi, mulai pada yang menunggak dalam jumlah besar dulu, baru pelanggan kecil," pintanya. Disebutkan Sabarudi lagi, kegiatan operasi pemutusan ini diharapkan tidak hanya seremoni belaka namun lebih kepada bagaimana untuk memberikan efek jera kepada pelanggan PLN yang bandel dan bermain. "Termasuk pelanggan PLN dari kalangan pemerintahan, harus merata tertibkan

semua," pungkasnya. Diinformasikan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Riau Sukardi Ali Zahar, menyebut langkah operasi pemutusan besar-besaran oleh PLN terhadap pelanggan yang menunggak. Sukardi meminta agar sebelum diputuskan, kepada pelanggan PLN perlu diinformasikan dahulu jauh-jauh hari. "Harus diberikan batas waktu kalau ingin mencopot meteran yang menunggak. Jangan main copot saja," ungkap Sukardi, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (11/12/2013). Dikatakannya, sebagai perusahaan negara, PLN tidak bisa semena-mena terhadap pelanggannya. Apa lagi pelanggan kecil, karena yang menyebabkan kerugian itu lebih kepada pelanggan besar. "Kalau mau dicopot pelanggan besar saja dulu, nanti baru pelanggan kecil jika peringatan tidak diindahkan," tuturnya. PLN juga diminta tidak tebang pilih dan harus adil, jika memang operasi pemutusan dilakukan secara besarbesaran, maka pelanggan PLN dari pemerintahan juga menjadi sorotan. "Beban bayar itu banyak di pemerintahan, kalau pelangan kecil hanya sedikit. Maka yang jadi perhatian adalah pelanggan besar termasuk pemerintahan. Bayangkan, saat PLN pelayanannya buruk, mereka diam saja, saat masyarakat nungak dicabutnya, inikan tak adil," sebutnya. Bahkan, dengan langkah operasi pemutusan besar-besaran yang dilakukan PLN, YLKI Riau melihat ada indikasi bahwa langkah tersebut sebagai langkah untuk mencari keuntungan bagi PLN. "Setelah dicopot, nanti saat mau pasang, masyarakat akan bayar lagi. Ini indikasi baru kita, dicopot dan dipasang bayar lagi," pungkasnya. BETTER-riki

MANTAN ke Jakarta untuk memeriksa saksi ahli dari Universitas Tri Sakti Jakarta, hari ini. "Sebab hasil penyelidikan sementara bukti yang didapat belum cukup. Makanya diperiksa saksi ahli untuk menentukan apakah kasusnya masuk ranah pidana atau perdata," kata Guntur. Syukril dihubungi wartawan mengaku dirinya telah ditipu Dirut PT Arthindo Utama Jon Erizal. Dijelaskan Syukril, penipuan bermula saat Jon Erizal menawarkan proyek di PT Chevron Fasifik Indonesia (CPI). Proyek itu berupa pengadaan Fortable Toilet dengan kontrak selama 48 bulan (4 tahun), penyediaan Gron Anchor dan sewa transportasi sejumlah USD 2.670.336,-. Sewaktu mendapat tawaran itu, Syukril mengatakan dirinya tidak punya modal dan sempat menolak. Syukril hanya menerima Fortable Proyek. "Mendengar jawaban itu, Jon Erizal membujuk Syukril untuk meminjam modal ke bank. Apabila kurang, Jon bersedia membantu. Atas sarannya itu saya meminjam uang ke Bank Niaga Syariah sebesar USD 1.400.000,-,. Cicilannya Rp 350 juta per bulan," ucap Syukril didam-

pingi Penasihat Hukumnya Aswin E. Siregar SH, Eka Mediely SH dan Boy JE Sembiring SH. Dijelaskan Syukril, pertemuan antara dirinya dengan Jon terjadi 2011 silam di Hotel Labersa Pekanbaru. Keduanya dijembatani Winarto. Selain hal tersebut, Jon juga menyebut PT AU mendapat 3 lokasi proyek RIG di PT CPI. "Ia minta bantu untuk mengadakan transportasi RIG, berupa 6 unit mobil double cabin, 3 unit tandem truk, 3 unit bus, 3 unit Foco truk dan 3 unit Facum truk," ungkap Syukril. Setelah mendapat pinjaman uang, Syukril menyanggupi semua tawaran Jon. Lalu, September 2011 ia membayar DP transportasi yang diminta Jon. "Karena semuanya sudah ada, ditandatanganilah kontrak pada Oktober 2011 antara saya dengan Direktur PT AU M Reza Ihsan Rajasa (anak Hatta Rajasa), tapi pelaksanaanya Januari 2012," papar Syukril. Beberapa bulan menjalankan pekerjaan, pihak Jon Erizal melanggar kontrak dan ia hanya membayar Invoice ke PT KJU sebesar USD 17.040 sejak periode April 2012. "Padahal dalam kontrak

setiap bulannya tagihan invoice dibayarkan PT AU adalah USD 55.632 dan dimulai sejak Januari 2012. Tapi pihak PT AU hanya membayar dari bulan April saja," ungkap Syukril. Atas hal itu, Syukril meminta penjelasan kepada Jon, baik itu via telepon maupun email. "Tapi tidak pernah ditanggapi sampai sekarang. Anehnya tahun 2013 PT AU memutuskan kontrak sepihak tanpa alasan yang jelas. Akibatnya saya dirugikan sebesar Rp 26 miliar," tegas Syukril Penasihat Hukum Syukril, Aswin E. Siregar menilai bahwa pihak PT AU sudah berniat memutuskan kontrak secara sepihak, sejak awal. "Pasalnya unit transportasi pengganti sudah berada dilokasi sebelum kontrak diputuskan. Apalagi transportasi pengganti itu tidak sesuai dengan spek PT. CPI dan itu terbukti dari BPKB & Casis Tan Demp Truck (casis hrs tipe oil fild truck / casis tidak boleh bersambung)," beber Aswin. Jon Erizal dihubungi beberapa kali terkait kasus ini tidak pernah menjawab sambungan telepon. Pesan singkat ke nomor ponselnya hingga berita ini diterbitkan tidak dibalas. BETTER-syu

Acuannya adalah Undangundang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 193 Ayat 1 menyebut uang milik pemerintahan daerah yang sementara belum digunakan dapat didepositokan dan/atau diinvestasikan dalam investasi jangka pendek sepanjang tidak mengganggu likuiditas keuangan daerah. Sementara pasal 2 berbunyi bunga deposito, bunga atas penempatan uang di bank, jasa giro, dan/atau bunga atas investasi jangka pendek merupakan pendapatan daerah. Lantaran itu pula Bank Indonesia tidak bisa berbuat apaapa selain menghimbau. Pasalnya aturannya cukup jelas. "Itu sudah lama menjadi temuan BI. Dan kita sudah dorong, agar pemerintah mengurangi dana disimpan di bank," kata Asiten Direktur BI Perwakilan Riau, M. Abdul Majid Ikram, seperti dirilis kantor berita Antara beberapa waktu lalu. Menurut Abdul Majid, BI menilai penyimpanan dana APBD di SBI, deposito, maupun giro, tidak menyalahi aturan dari sisi perbankan. Namun, hal itu dinilai ironis, karena sebaiknya dana APBD yang sedemikian besar itu digunakan untuk pembangunan seperti perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan UMKM. Sebelumnya Koordinator Fitra Riau, Usman, mengatakan, bahwa deposito

APBD tersebut disangkakan ilegal karena tidak diketahui oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau dan tingkat kabupaten/kota. Padahal, menurut dia, legislatif memiliki fungsi kontrol termasuk dalam pemanfaatan atau pengalokasian anggaran, khususnya yang berkaitan dengan APBD. "Seharusnya, pemerintah daerah melakukan koordinasi atau setidaknya menyampaikan rencana deposito APBD tersebut secara resmi ke DPRD. Tidak bisa seenaknya saja tanpa jelas kemana arah bunga deposito tersebut dialokasikan," katanya. Fitra juga mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera menelusuri aliran dana bunga deposito tersebut. LSM ini meriliskan, bahwa untuk penyimpanan dana secara deposito tersebut masing-masing daerah memiliki besaran yang berbeda saat dialokasikan ke Bank Riau-Kepri. Semisal Pemkab Siak, diketahui mendepositokan dana APBD sebesar Rp500 miliar ke Bank Riau-Kepri Cabang Siak Sri Indrapura. Kemudian Pemkot Pekanbaru menyetorkan secara deposito APBD senilai Rp333,9 miliar ke Bank Riau-Kepri Cabang Utama, dan termasuk Pemkot Dumai serta Pemprov Riau.

BANK Pernyataan Wahyudi adalah menanggapi temuan Bank Indonesia (BI) di Jakarta yang dirilis oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Itu terkait indikasi adanya APBD 2012 milik Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Siak, Kota Dumai dan Pekanbaru yang didepositokan di Bank RiauKepri. Untuk total APBD Pemprov Riau ada sebanyak Rp1,4 triliun sementara Kabupaten Siak senilai Rp545 miliar, kemudian Kota Pekanbaru sebesar Rp415 miliar, dan Kota Dumai ada sebanyak Rp364 miliar. "Sama seperti giro, itu juga mendapatkan bunga yang kemudian menjadi keuntungan bagi daerah," kata Wahyudi. Namun dia enggan menyebutkan ke rekening mana saja bunga deposito APBD Pemprov Riau dan Kabupaten Siak, Kota Dumai serta Pekanbaru di kirimkan. "Intinya kami tidak sejauh itu," kata Wahyudi ketika ditanya terkait ke rekening mana saja bunga deposito itu ditransfer. Sementara itu, Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau Jonli membenarkan, ada dana APBD Riau ditanamkan di bank dalam bentuk deposito. "Seluruh bunga masuk ke kas daerah," kata Jonli singkat. Deposito APBD di bank sendiri dibenarkan menurut ketentuan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

SAMBUNGAN

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

BETTER-rls/ant

takan bersalah melanggar pasal 2 junto pasal 18 Undang Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 junto pasal 64 KUHP," tegas Ketua Majelis Hakim Reno Listowo didepan para terdakwa. Hukuman paling berat diberikan kepada Syahrizal Hamid. Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pelalawan itu divonis penjara selama 8 tahun penjara. "Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda senilai Rp350 juta. Jika tak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 4 bulan," tegas Reno. Tak cukup sampai disitu, kerena terbutki merugikan negara Rp38 miliar, Syahrizal juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp3 miliar sebagai pidana tambahan. "Jika tidak dibayar, harta benda terdakwa disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara tambahan selama 5 tahun," tukas Reno. Sementara itu, terdakwa Al-Azmi divonis lebih ringan 1 tahun dari Syahrizal. Ia divonis selama 7 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp350 juta. "Jika tidak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 4 bulan sebagai tambahan," ucap Reno. Mantan Kasi Pengukuran di BPN itu juga diwajibkan membayarkan uang

pengganti 926 juta, sebagai pidana tambahan. "Jika tidak dibayar, harta benda terdakwa disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman tambahan selama 5 tahun penjara," kata Reno. Terdakwa lainnya, Lahmuddin, divonis lebih ringan lagi. Ia hanya divonis 5 tahun dan 6 bulan penjara. Ia juga diwajibkan membayar denda Rp250 juta. "Jika tidak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 3 bulan," ucap Reno. Tak cukup disitu, Reno juga mewajibkan Mantan Kadispenda Pelalawan itu membayar uang pengganti senilai Rp2 miliar. "Kalau tidak dibayar, harta bendanya disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman tambahan selama 4 tahun," tegas Reno. Terdakwa terakhir, Tengku Alfian Helmi, divonis sama dengan Lahmuddin. Bedanya, ia dikenai denda lebih ringan yaitu Rp200juta, subsidair 3 bulan jika denda tak dibayar. Dalam perkara ini, Tengku tidak diwajibkan membayar karena tidak menikmati uang negara dalam kasus yang telah merugikan negara Rp38 miliar ini. Menurut majelis hakim, hukuman yang diberikan bukanlah ajang balas dendam. Melainkan untuk menumbuhkan rasa jera terhadap pelaku korupsi di

Indonesia. Di samping itu, vonis yang diberikan sudah berdasarkan fakta persidangan, fakta hukum, keterangan saksi dan alat bukti yang dihadirkan. "Semuanya suatu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya," jelas Reno. Pembelaan para terdakwa, jelas Reno, sudah dimasukkan pula dalam amar putusan. Namun, pembelaan terdakwa dikesampingkan karena tidak berdasarkan bukti di persidangan. Hal yang memberatkan dan meringankan sudah pula diikutkan. Yang memberatkan, terdakwa merugikan negara, bertentangan dengan keinginan negara dalam memberantas korupsi dan merugikan masyarakat. "Hal meringankan, terdakwa menyesali perbuatan, sudah ada mengembalikan kerugian negara dan masih mempunyai tanggungan keluarga," imbuh Reno. Atas vonis yang diberikan, keempat terdakwa masih belum berniat menempuh jalur hukum selanjutnya. "Kami masih berpikir-pikir untuk mengajukan banding," ucap terdakwa. Setelah vonis ini diberikan, pengadilan tinggal menunggu 3 berkas tersangka yang terjerat dalam kasus ini. Mereka adalah Tengku Kasroen (Mantan Sekda Pelalawan), Rachmat dan Marwan Ibrahim (Wakil Bupati Pelalawan. Dalam kasus ini, Marwan disebut kecipratan dana ganti rugi Rp1,5 miliar. Tengku

Azmun Ja'far juga pernah disebut terlibat. Ia disebut kecipratan Rp12,5 miliar dari ganti rugi lahan Bakti Praja tahun 2007 dan 2008. Kabarnya, uang sebesar itu digunakan untuk mengurus kasus kehutanan yang melilit dirinya di KPK. Dalam kasus ini, seorang anggota DPRD Pelalawan bernama Herman Maskar, disebut juga menerima uang sekitar Rp2 miliar lebih. Hal itu, disebutkan dalam dakwaan Al-Azmi. Sayang, penyidik kesulitan untuk menelusuri dugaan tersebut karena hanya Al-Azmi yang menjadi saksinya. Sedangkan saksi lain, tidak mengetahui pemberian uang itu. Kerugian Rp38 miliar dalam kasus ini tidak hanya disebabkan para terdakwa dan tersangka. Para keluarga terdakwa dan keluarga BPN Pelalawan, juga kecipratan uang. Adapun yang disebabkan pegawai BPN adalah 3.910.000.000. Rincian penerimanya adalah Karya Sukarya Rp140 juta, Raja Amirwan Rp325 juta, H Bran Hardi Rp425 juta, Efendi Rp450 juta, Budi Satria Rp410 juta, Martinus Rp410 juta, Yusrizal Rp200 juta, Iriadarmaja Rp400 juta, Budi Satria Rp10 juta, Mahlidawati Rp1,153 miliar, Afrizon Rp437 juta dan Rp17 juta dinikmati terdakwa Al Azmi. Dugaan korupsi ini bermodus membeli tanah seluas 110 hektar dilahan Bakti Praja, tahun 2002. Di tahun 2005 sampai 2011, lahan yang sudah dibeli, ditebus lagi. BETTER-syu

KPU Riau dalam menjalani gugatan dari pasangan Herman-Agus ini karena KPU Riau sudah merasa bersih dalam menyelenggarakan dua putaran Pemilihan Gubernur Riau, Edy enggan menyatakan hal itu. "Kalau merasa-merasa itu tak boleh, pokoknya kita tunggu saja putusan hakim nanti," tuturnya. Ditambahkan Edy, sebagai penyelenggara Pemilu, pihaknya sudah terbiasa dengan gugatan dari kandidat yang bertarung dalam pesta demokrasi ke MK. Dengan demikian, Edy mengaku gugatan yang dilakukan HA sudah hal biasa dan akan dilalui KPU Riau. "Kita siap untuk digugat, karena kita sudah terbiasa digugat, itulah kerjaan kita," pungkasnya. Sementara itu Wakil Gubernur Riau terpilih Arsyadjuliandi Rachman enggan berkomentar. Telponnya yang aktif tidak

diangkat sedangkan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas. Harus Mampu Pengamat politik Riau Andi Yusran mengatakan gugatan pasangan Herman Abdullah dan Agus Widayat masih tiga kemungkinan lainnya dalam beberapa hari ke depan. Tiga kemungkinan tersebut adalah ditolak keseluruhan, diterima sebagian dan diterima menyeluruh. "Tiga kemungkinan itu adalah gugatan tersebut ditolak keseluruhan, diterima sebagian atau diterima secara menyeluruh," kata Andi Yusran kepada BERITA TERKINI, Rabu (11/12/2013). Andi menyebutkan jika MK menolak gugatan itu maka KPUD Riau akan tetap melakukan pelantikan pasangan terpilih Anas Maamum dan-Juliandiarsyad Rachman. Bila gugatan diterima sebagian berarti di beberapa Tempat Pemu-

ngutan Suara (TPS) akan dilakukan pemungutan suara ulang. Namun jika gugatan itu diterima keseluruhan berarti seluruh TPS di Riau dilakukan pemungutan suara ulang. "Sekarang ini tinggal kemampuan MK dalam melihat fakta data-data yang diajukan dalam gugatan tersebut," ujar Andi. Menurut Andi MK akan menerima gugatan jika pelanggaran memang diduga terjadi secara terstruktur dan massif. "Jika gugatan itu diterima sebagian maka ini tidak akan terlalu berpengaruh," ujar Andi. Menurut Andi sekarang tinggal kemampuan pasangan Herman dan Agus untuk membuktikan apakah memang benar terjadi pelanggaran secara terstruktur dan massif. "Ya tentu menarik untuk kita lihat perkembangannya nanti seperti apa," tutup Andi.

aturan itu tidak pernah baca saat memberikan rekomendasi," jelas mantan Kadishut Siak dan Riau ini. Menurut Asral, 10.1 mengatur tentang kriteria lahan operasi BKTIUPHHKHT. Dalam aturan itu, lahan yang boleh disahkan BKT-nya tidak berpotensi kayu 5 meter kubik perhektar. Berangkat dari itu, Asral menyatakan bahwa perusahaan yang mengajukan BKT, tidak bisa disahkan. Pun begitu, ia tetap mengesahkan BKT dan tahun 2005 dan memberi rekomendasi BKT supaya disahkan Rusli, sewaktu dirinya menjabat Kadishut Siak. "Soalnya ada arahan dari atasan untuk memberi rekomendasi," tegasnya. Ia juga mengakui bahwa 10.1 tidak pernah dibacanya sewaktu menjadi Kadishut Siak dan Riau. Sehingga wajar, jelasnya, rekomendasi BKT diberikannya. Ia mengetahui perbuatannya salah. Kesalahan itu baru diakuinya sewaktu dirinya terseret kasus BKT di tahun 2005. "Sejak itulah saya tahu apa yang saya lakukan salah," ucapnya. Asral juga mengakui dirinya pernah menerima Rp600 juta dari perusahaan yang mendapatkan rekomendasi darinya. "Saya pernah terima dan sudah disita KPK," imbuhnya. Uang itu hanya untuk dirinya. "Saya tidak pernah memberikannya ke orang lain, termasuk terdakwa (Rusli.red)," pungkasnya. Bantah Terdakwa Rusli Zainal sendiri membantah pengakuan Asral soal rebutan tanda tangan itu.

Menurut mantan Bupati Indragiri Hilir ini dirinya tidak pernah meminta berkas BKT untuk disahkannya. "Saya sudah menerima nota dinas pengesahan dari saksi, namun saya tolak karena bukan wewenang saya," tegas Rusli. Di tahun sebelumnya, sewaktu Syuhada menjadi Kadishut, Rusli memang mengaku pernah mengesahkan BKT. "Itupun sesudah saya terima nota dinas darinya (Syuhada.red). Saya tidak pernah minta karena bukan wewenang saya," tegasnya. Tolak Tandatangan Sementara itu, Fredrik Suli dalam kesaksiannya mengatakan, dirinya pernah diminta menandatangani konsep pengajuan Badan Rencana Kerja Tahunan BKTIUPHHKHT dan diserahkan ke Gubernur Riau. Awalnya, Fredrik sempat menolak menandatangani konsep tersebut karena tidak sesuai Peraturan Kementerian Kehutanan. Namun, Kadis dan Kasubdit Dishut (Syuhada.red) mendesak dirinya menandatangani konsep tersebut. Setelah dirinya menandatangi konsep BTK tahun 2004, selanjutnya Kepala Dishut Riau membuat nota dinas (Nodis) kepada Gubernur Riau. Isi nota dinas itu, meminta gubernur mengesahkan BKT sesuai permintaan perusahaan. "Kadis bilang, akan lebih baik kalau pejabat yang lebih tinggi yang tanda tangani. Tapi saya tidak tahu, apakah yang dia maksud gubernur atau lainnya. Saya tak bisa berprediksi sendiri," tutur Fredrik. Fredik kembali

menegaskan izin yang diajukan tidak benar, begitu juga izin yang sudah dikeluarkan oleh Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar. "Tapi Kadis tetap meminta dibuatkan konsep," ulangnya. Pengajuan nota dinas, ungkap Fredik, dilakukan karena tidak ada lagi aturan yang membolehkan penebangan hutan alam di Riau. Dinas Kehutanan sempat meminta petunjuk ke Kementerian Kehutanan RI tidak ada jawaban. "Langkah selanjutnya, Kadis meminta gubernur untuk memberi persetujuan prinsip agar mengesahkan BKT," paparnya. Fredik mengaku, ada 8 perusahaan di Kabupaten Pelalawan yang mengajukan izin yakni PT Selaras Abadi Utama, PT Mitra Tani, PT Mutiara Permai, PT Satria Perkasa Agung, CV Putri Lindung Bulan dan lainnya. Di Kabupaten Siak, hanya 1 perusahaan yang meminta izin yakni PT Seraya Sumber Lestari. "Saya tahu, ada BKT yang ditandatangani terdakwa," ucapnya. Disinggung apakah Dishut Riau mempunyai kewenangan melakukan penilaian atas izin yang diterbitkan Fredik menegaskan tidak. Menurutnya, Dishut Provinsi hanya mengusulkan ke pusat. Menanggapi kesaksian Fredrik, Rusli menyatakan bahwa memang pernah menerima nota dinas dari Kadishut. "Isinya menyatakan bahwa BKT sudah sesuai aturan dan bisa disahkan oleh gubernur," jelas Rusli. BETTER-syu

HERMAN dilakukan tim Yusril Ihza Mahendra sekitar pukul 13.45 WIB. "Saat ini masih pendaftaran saja, nanti setelah ini akan diproses, dan biasanya tiga hari kemudian akan dikeluarkan registrasi perkara untuk mengikuti proses persidangan," kata Agusniwan. Pendaftaran perkara gugatan Herman Abdullah ke MK terdaftar dengan Tanda terima No. 1090/PAN.MK/XII/ 2013. Dengan pokok perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah dan wakil kepada daerah Provinsi Riau putaran kedua tahun 2013. Terkait gugatan tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau mengaku siap menjalani. "Informasinya memang begitu, tak ada masalah silahkan saja," ungkap Ketua KPU Provinsi Riau Tengku Edy Sabli, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (11/ 12/2013) malam. Ditanya apakah kesiapan

BETTER-anr

RZ Namun, begitu ada pengajuan BKT dari perusahaan kayu, Rusli Zainal meminta Asral untuk membawa berkas pengajuan ke dirinya. "Saat itu, pak gubernur ingin mengesahkannya," kata Asral. Atas permintaan itu, Asral bertanya, terkait tugasnya selaku Kadishut. Kalau BKT disahkan gubernur, berarti jabatannya hanya formalitas dan tidak berfungsi. "Selanjutnya, saya jelaskan tentang fungsi dan wewenang Kadishut tentang BKT, sesuai aturan Menhut nomor 652," kata Asral. Setelah menjelaskan itu, Rusli menyerahkan pengesahan BKT ke Asral. "Ambil sajalah," katanya mencontohkan perkataan Rusli. Atas pengesahan BKT yang dilakukan tahun 2005, Asral kena batunya. Sewaktu kasus ini menguap ke permukaan karena melanggar hukum, ia ditangkap KPK dan dipenjara 4 tahun penjara. Asral mengaku sewaktu dirinya menjabat Kadishut Siak, Asral mengaku pernah memberikan pertimbangan BKT ke Dishut Riau. Dalam penilainnya, ia mencantumkan Keputusan Menteri Kehutanan (Kepmenhut) Nomor 10.1 tahun 2000. Namun aturan itu tidak dijadikannya dasar. Jika aturan itu memang diterapkan dan dipelajari, BKT-IUPHHKHT yang diajukan perusahaan kayu di Pelalawan dan Siak ke Dishut Riau, tidak akan pernah direkomendasi untuk disahkan. "Saya memang mencantumkan 10.1 dalam surat rekomendasi. Jujur,


2

KAMIS

Vonis Berat Koruptor MANTAN anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondakh, oleh majelis hakim agung divonis 12 tahun penjara. sebelumnya, dalam persidangan tingkat pertama, Angie hanya diganjar hukuman 4,5 tahun penjara. Ini sebuah kejutan karena akhir-akhir ini jarang terdengar mereka yang diadili dengan dakwaan pasal-pasal antikorupsi dihukum berat. Bahkan para terdakwa perkara korupsi banyak yang dihukum lebih rendah dibandingkan tuntutan hukum yang diajukan oleh penuntut umum. Tentu saja putusan terhadap Angie ini mendapat apresiasi banyak pihak, termasuk dari petinggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hakim memang memiliki kebebasan penuh untuk membuat pertimbangan sebagai dasar putusannya atas sebuah perkara yang diperiksanya. Tidak ada keharusan hakim mengikuti keinginan penuntut umum dalam menjatuhkan besarnya pemidanaan. Penuntut umum boleh mengajukan hukuman berapa saja, tapi hakim pun bisa menjatuhkan vonis mulai dari hukuman minimal sampai yang maksimal. Bahkan, hakim memiliki kewenangan penuh untuk membebaskan terdakwa karena penuntut umum tidak mampu atau gagal membuktikan dakwaannya. Membaca besaran hukuman yang ada dalam Pasal 12 (a) Undang Undang 20/2001 yang merupakan perubahan atas Undang Undang 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dipakai untuk menjerat Angelina Sondakh, pidana maksimal yang tercantum di pasal tersebut berupa pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun. Terlepas dari pertimbangan majelis kasasi menghukum Angelina Sondakh dengan pidana penjara selama 12 tahun, putusan itu menjadi pertanda bahwa Mahkamah Agung masih memiliki semangat untuk menghukum berat mereka yang terbukti melalui proses peradilan melakukan korupsi. Semangat untuk menjatuhkan hukuman berat dalam perkara-perkara korupsi merupakan bagian dari pemahaman dan kesadaran kolektif bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime. Korupsi bukan hanya perbuatan memperkaya diri atau kelompoknya atau sebuah korporasi dengan akibat merugikan keuangan negara. Korupsi sudah merampas hak-hak ekonomi dan sosial masyarakat. Hukuman juga mempengaruhi pola sikap dan tingkah pejabat. Merasa hukuman ringan dan kekayaan mereka abadi, menjadi terdakwa kasus korupsi bukan lagi sebuah hal memalukan. Tak heran jika kita melihat para koruptor masih bisa senyum sana sini saat digiring ke ruang sidang. Korupsi termasuk kejahatan luar biasa. Tentunya hukuman kepada para pelaku tindak pidana korupsi tidak lagi bisa hanya biasa-biasa saja. Para penegak hukum, termasuk hakim mulai dari tingkat pertama, kemudian banding hingga kasasi sepatutnya memiliki sikap pandang yang sama untuk menjatuhkan hukuman maksimal dalam perkara-perkara korupsi. Meski hukuman berat bukanlah solusi paling jitu untuk membersihkan negara ini dari korupsi, setidaknya penerapan pidana maksimal dapat menimbulkan rasa takut bagi siapa pun untuk melakukan korupsi.***

Yung Lebay

+

PLN cabut meteran penunggak listrik Yung

- Cabut saja, listrik kok nggak bayar!

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Korupsi dan Kebangkrutan Nasional Oleh Slamet Sudaryono INDONESIA telah melalui tahapan sejarah yang panjang dalam memaknai semangat nasionalisme. Dimulai pada era pra-kemerdekaan (Boedi Oetomo) yang meneriakkan anti kolonialisme menuju kemerdekaan Indonesia. Kemudian pada masa Orde Lama, nasionalisme dimaknai sebagai kelanjutan atas semangat revolusioner dengan memaksimalkan peran pemimpin. Sampai pada masa Orde Baru, nasionalisme termanifestasikan dalam bentuk tafsir tunggal atau sebagai ideologi negara untuk melawan kelompok yang kontra negara. Saat ini, perlu adanya redefinisi atau redesain nasionalisme Indonesia untuk mengembalikan semangat nasionalisme dari keterpurukan. Kebangkitan Indonesia yang dulu menggebu-gebu namun, saat ini seolah alih makna menjadi "kebangkrutan" nasional, baik di mata rakyat sendiri maupun di mata dunia. Jika dahulu semangat nasionalisme dihadapkan pada para penjajah, maka saat ini koruptor harus juga ditempatkan sebagai musuh bebuyutan yang wajib dimusnahkan, karena dampak buruknya telah merampok hak orang banyak dan hak banyak orang. Munculnya gerakangerakan anti korupsi (independen) menjadi sangat pantas untuk dijadikan sebagai dasar semangat nasionalisme saat ini. Didukung dengan pengalaman pemberantasan korupsi yang sejak dari tumbangnya orde baru tak kunjung terselesaikan. Dalam psikologi korupsi, perilaku koruptif merupakan nafsu konsumtif yang tidak terkontrol, dan manusia pada hakekatnya cenderung mengejar kesenangan (pleasure). Namun, kesenangan bisa didapatkan dengan jalan

yang benar tanpa merugikan orang lain. Terjadinya perilaku menyimpang tersebut

hukum dan etika. Indonesia masih memiliki berbagai undang-undang (UU) yang

mengejawantahkan teks peraturan verbal secara adil dan jujur dalam realitas proses

sesungguhnya terjadi karena tidak adanya asupan nilai-nilai spiritual yang berfungsi sebagai kontrol atau filter dalam berperilaku. Oleh sebab itu, kriteria pemimpin sudah seharusnya mencakup kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan terpenting kecerdasan spiritual sebagai control dari kecerdasan-kecerdasan lainnya. Sebagaimana diungkapkan Syaikh Abdul Qadir alJiilani, "seorang pemimpin harus menguasai ilmunya ulama (ilmul ulama), kebijakan hakim (hikmatul hukama), dan strategi kepemimpinan atau kepiawaian dalam politik (siyasatul mulk)". Dalam membangun makna nasionalisme baru yang didasarkan pada semangat anti korupsi, juga perlu adanya argumentasi atau dukungan

bisa dikatakan "pro korupsi". Misalnya, 17 UU sektoral yang berkaitan tentang rahasia negara, yang mengakibatkan keogahan untuk memulai pemerintahan yang transparan. Meski disisi lain Indonesia sudah memiliki produk hukum "pasal 28 F UUD 1945 hasil amandemen" yang secara tegas mengatur tentang kewajiban pemerintah untuk memberi informasi. Sehingga, pertama perlu adanya kemandirian hukum atau setidaknya keberanian untuk mengecek ulang semua aturan hukum yang tidak mendukung adanya agenda pemberantasan korupsi. Kedua, tercemarnya paradigma institusi-institusi hukum mulai dari Mahkamah Agung, Kejaksaan, Kepolisian, dan Advokat, yang belum juga mampu menerjemahkan dan

penegakan hukum mulai dari penyidikan (polisi) sampai pembelaan (advokat). Terjebaknya institusi hukum dalam materialisme, mengakibatkan institusi-institusi tersebut hanya menjadi tawanan kekuasaan atau penguasa dalam uang. Yang pada akhirnya hanya mampu memenjarakan rakyat miskin namun gagal mengadili penguasa. Hukum tidak lagi menjadi ujung tombak keadilan, justru menjadi lahan bisnis dan politik kepentingan yang merusak wibawa hukum. Memudarnya ketegasan hukum menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama dalam memutus mata rantai koruptor. Saat ini hukum sering diibaratkan dengan pisau dapur, tajam bila ke bawah namun tumpul jika ke atas. Istilah tersebut memberi pengertian

bahwa hukum sekarang tidak lagi memihak pada kebenaran, hukum hanya bersifat keras bagi kalangan inferior namun lembut terhadap kalangan superior. Melanggar Norma Sebagai negara hukum, kebenaran dan keadilan wajib ditegakkan (QS, Al-Maidah:8) dengan semestinya tanpa memandang siapa tersangkanya. Ketika melanggar aturan, pejabat maupun rakyat adalah sama di mata hukum. Sehingga dalam konteks ini hukumlah yang dapat menyelesaikannya. Karena perilaku melanggar norma dan aturan, urusannya dengan hukum. Jika hukum beroprasi atau dioperasikan tidak sesuai dengan obyek bidikannya maka "nihil" negara ini akan sejahtera. Yang kaya semakin kaya, dan mereka yang miskin semakin menderita. Seperti yang dipekikkan banyak orang, bahwa maqosid as-syar'i dari hukum adalah harus membuat jera pelanggar hukum (koruptor) dengan berbagai bentuk sangsi yang diberian. Ketiga, perlu adanya kesadaran kolektif yang ditanamkan dalam seluruh elemen masyarakat bahwa korupsi lebih kejam dari pada penjajah. Sehingga pelakunya mendapatkan sanksi sosial atas perilakunya yang melunturkan semangat nasionalisme. Jika semangat nasionalisme saat ini dimaknai atau dilandaskan pada anti korupsi, maka solusinya tak lain adalah gerakan anti korupsi masal yang harus dijadikan sebagai icon baru yang urgen bagi genersi saat ini (pasca Boedi Oetomo) untuk bangkit dari keterpurukan. Semoga. *** Penulis aktif di Lembaga Studi Agama dan Nasionalisme (LeSAN) IAIN Walisongo Semarang, Presiden Monash Institute Semarang

Menyaksikan Demokrasi Teatrikal Oleh Miarti DI sejumlah daerah dan dalam waktu yang hampir bersamaan, pemilihan kepala daerah digelar. Jenjangnya pun beragam. Mulai dari tingkat kota kabupaten hingga tingkat provinsi. Beragam cerita pun mengemuka dalam setiap fasenya, yakni mulai dari masa pencalonan, masa kampanye, masa tenang, hingga masa pemilihan atau masa pencoblosan. Ada cerita tentang kampanye hitam yang mewarnai masa tenang, ada cerita tentang aksi serangan fajar, ada cerita tentang gugatan terkait perolehan suara pasangan pemenang, bahkan ada pula cerita yang tak kalah seru sebelum pencalonan dimulai. Salah satu diantaranya adalah, membelotnya calon dari partai tertentu ke partai lain dengan alasan perkiraan atau prediksi kemenangan yang akan lebih potensial. Terlepas dari berbagai berita miring yang membumbui pelaksanaan pilkada, pemilihan umum secara langsung seperti dalam pelaksanaan pilkada, sejatinya merupakan salah satu wujud demokrasi yang saat ini tengah diterapkan di Indonesia. Pengejawantahan demokrasi tersebut, pada hakikatnya merupakan langkah dan bukti terberdayakannya peran dan partisipasi masyakarat terkait penggunaan hak-hak politik

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

dan sosialnya, yang dijamin secara konstitusional. Dan, melalui sistem pemilihan langsung ini pula diharapkan dapat meninggikan pendewasaan berpikir masyarakat serta hak tawar menawar yang dimiliki masyarakat betul-betul akan menentukan masa depan bangsa sehingga menjadi lebih baik, lebih kondusif dan lebih ideal. Walaupun ada pula spontanitas testimoni masyarakat yang menyampaikan bahwa pelaksanan pilkada hanyalah menghabiskan dana. Sementara dampaknya tak seberapa. Opini semacam ini pun tentu saja merupakan opini yang tak bisa dicegah alias tidak bisa dihalang-halangi. Karena bagaimanapun, spontanitas yang demikian hanyalah sebuah kemengaliran pendapat. Namun demikian, perlu juga diakui bahwa bagian dari kelebihan pilkada secara langsung adalah adanya pergeseran sistem yang cukup mendasar, yakni dari sistem sentralistik ke desentralistik. Dalam hal ini, tentu masyarakat akan lebih memiliki kelonggaran untuk menjatuhkan pilihannya kepada sosok yang benar-benar mereka kenali dan mereka percayai. Bahkan, sebagian masyarakat secara tidak langsung memiliki kecenderungan yang tinggi untuk menitipkan pemerintahan daerahnya kepada seorang

putera daerah. Walaupun tentu saja idealisme semacam ini tidak bisa dipersepsikan secara seragam oleh seluruh masyarakat pemilih. Karena putera daerah bukanlah satusatunya jaminan kapabilitas dirinya dalam menjalankan roda pemerintahan. Dari sekian kelebihan dan kelemahan pesta demokrasi dalam bentuk pilkada atau pemilukada secara langsung, muncul secara alamiah sebuah kondisi yang disebut dengan anomali, dimana idealisme yang mengemuka lewat kata-kata janji setia terhadap aturan main yang berlaku tidak sesuai dengan fakta yang ada. Kesewenangan moral yang cukup lemah secara hukum, seperti kampanye hitam yang sulit dideteksi siapa pelakunya, cukup menjadi cerita khas dalam setiap pelaksanaan pilkada. Saling menjatuhkan antara pasangan yang lain, juga menjadi tontonan lazim dalam prosesi pilkada. Begitupun dengan politik uang untuk mendongkrak sebanyakbanyak suara, masih juga dilakukan dengan leluasa walaupun calon yang melakukan hal demikian secara lugas dan diplomatis menyampaikan pesan-pesan kejujuran kepada publik. Jadi, apa bedanya dengan sebuah gelaran teatrikal, gelarannya mampu meyakinkan penonton, lakonnya

membuat penasaran, dan ceritanya menjadi bahan obrolan. Tetapi, itulah demokrasi teatrikal bernama pilkada. Banyak konteks "seolah-olah" dalam perjalanannya. Seolah-olah memberi ruang kepada masyarakat untuk menyalurkan aspirasi secara langsung. Seolah-olah meyakinkan kepada dunia bahwa sistem pemerintahan di Indonesia memiliki regenarasi yang sehat, walau pada faktanya tidak terlepas dari dinasti politik. Seolah-olah menjalankan demokrasi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, meskipun tetap saja terbumbui cara-cara pragmatis dan saling menjatuhkan antar calon. Ketika prosesi demokrasi benar-benar hanya sebuah teatrikal, maka hanya rakyat lah yang kemudian menilai dan mengamati dengan obyektif. Manakah pasangan calon yang benar-benar bersih dan jujur, lalu manakah pasangan calon yang sekadar beretorika dan berupaya meyakinkan. Manakah pasangan calon yang memang bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak rakyat, dan manakah pasangan calon yang oportunis alias untuk mencari atau mengeruk keuntungan semata. Manakah pasangan calon yang benar-benar bertujuan untuk mengabdikan diri dan beraktualisasi, dan manakah pasangan calon yang berusaha

keras untuk dapat meraih posisi penting pada jenjang pemerintahan selanjutnya. Sekali lagi, masyarakat lah yang mencerna, menimbangnimbang dan menyimpulkan. Oleh karena itu, pasangan calon yang merasa dirinya bukan oportunis, tak perlu merasa gundah sebetulnya. Karena sekali lagi, publik hanya akan berpihak pada pasangan calon protagonis, bukan kepada pasangan calon antagonis. Kecuali, politik uang telah membuatnya terbuai dan terhasut. Maka, pembelajaran politik menjadi sebuah harga mati bagi seluruh masyarakat. Dan, teladannya ada pada praktikpraktik demokrasi. Untuk itu, kepada siapapun pasangan calon atau organisasi pengusung pasangan calon tertentu, bersikap jujur dan berlaku bersihlah. Karena demokrasi bukan main-main, dan bukan pertunjukkan teatrikal. Karena itu, berikan sebanyak-banyaknya contoh praktik politik yang sehat, yang menggemaskan, yang elok, bukan praktek-praktek politik yang serba boleh, yang pragmatis, yang simplistis, yang tak bersubstansi, yang tak berpendirian, yang mudah goyah, yang serakah. Wallahu alam bish showab. *** Penulis adalah esais, pegiat LSM Gema Pertiwi Jawa Barat

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

KAMIS

3

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

Advertorial

Gorong-gorong Jalan Alahair Belum Diperbaiki SELATPANJANG- Gorong-gorong Jalan Alahair, Kecamatan Tebing Tinggi yang berlobang sangat membahayakan bagi pengendara motor roda dua. Lubang yang menganga ini sudah lama dan tidak diperbaiki. Lubang itu hanya diberi tanda oleh masyarakat agar pengguna jalan tidak terperosok ke dalamnya. Anggota DPRD Kepulauan Meranti, H.Adil, beberapa waktu lalu mengatakan bahwa lubang gorong-gorong tersebut harus segera diperbaiki. Kalau tidak, jika dilewati kendaraan roda empat, kondisinya akan pecah dan bertambah parah. "Dinas terkait seperti PU diharapkan secepatnya memperbaiki gorong-gorong yang berlubang tersebut. Sebelum lubang membesar, maka sekarang ini secepatnya diperbaiki agar tidak menimbulkan korban," kata Sariman, warga setempat kepada Better. Ketika Better mengkonfirmasi kepada Kadis PU Kebupaten Meranti, Anuar Zaini, ia menyambut baik harapan masyarakat tersebut. Saat itu juga Anuar memberitahukan kepada stafnya agar segera mungkin memperbaiki goronggorong di Jalan Alahair. BETTER-jaafar

Meranti Terima SK Pelepasan Varietas Sagu dari Wamentan SELATPANJANG - Setelah diujikan dalam sidang dan varietas sagu Selatpanjang Meranti Provinsi Riau, maka Selasa (10/12), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menerima Surat Keputusan (SK) pelepasan varietas sagu dari Wakil Menteri Pertanian, DR Rusman Heryawan MMA. Dalam penyerahan yang dilaksanakan di Agrowisata Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang Jawa Tengah itu Asisten II Setdakab, Drs. Suhendri, MSi berkesempatan menerima SK mewakili Bupati. Kepada wartawan, Suhendri, mengatakan melalui SK ini lah Pemkab Kepulauan Meranti akan memulai perjuangan untuk meningkatkan produksi sagu asal Kepulauan Meranti nantinya. Ia juga mengatakan SK tersebut sebagai beban untuk mengembangkan persaguan. Dia menjelaskan Varietas unggul sagu yang diluncurkan berperan untuk meningkatkan produksi dan mutu sagu. Tanaman sagu selatpanjang sendiri mempunyai keunggulan dalam hal kandungan karbohidrat, protein, lemak, abu dan serat kasar. Sehingga membuat sagu asal Meranti menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia. Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kepulauan Meranti itu menjelaskan nantinya Pemkab akan membuat kebun bibit unggul bagi tanaman sagu ini. Sehingga dengan demikian dapat menghasilkan tanaman sagu yang lebih produkstif dan berkualitas nantinya. "Pembangunan bibit unggul akan dilaksanakan diatas 30 hektar lahan. Dari kebun itu juga akan dianakkan bibit-bibit tanaman sagu terbaik," katanya. Jadi masyarakat yang memiliki kebun sagu bisa memanfaatkan bibit unggul tersebut untuk meningkatkan produksi tanaman sagunya. Perkebunan sagu ini sendiri menjadi prioritas Pemkab Meranti untuk dikembangkan nantinya. "Yang jelas pengembangan perkebunan sagu telah dilakukan Pemerintah melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Ini sudah on the track. Apalagi didalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan Rencana Strategis (Renstra) bidang perkebunan dan pertania sagu masuk dalam prioritas, selain tanaman kopi dan karet," terangnya. Suhendri menegaskan lagi bahwa SK yang diterimanya itu sebagai bukti keberhasilan sektor perkebunan Meranti yang telah mengngkat salah satu unggulan potensi Perkebunan di Kabupaten muda itu. BETTER-grc

ISTRI Bupati Kepulauan Meranti selaku ketua TP PKK Nirwana Sari, SE memotong pita pembukaan Gerai Produk Pagan Lokal disaksikan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan, MSi dan istri wakil bupati Kepulauan Meranti T. Reni Asmahrani, SPi, Rabu (11/12). humas/ludri

Gerai Pangan Lokal Diresmikan SELATPANJANG – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) mendirikan Gerai Pangan Lokal. Dengan berdirinya gerai tersebut, diharapkan dapat berperan sebagai saranasosialisasi dan mengedukasi masyarakat tentang pangan lokal yang diproses dengan baik, memiliki nilai gizi dan nilai fungsional serta bermartabat, karena bahan baku diketahui asal-usulnya. Demikian dikatakan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan, pada saat peresmian gerai tersebut, Rabu (11/12) kemarin, di Selatpanjang. “Gerai ini saya harap tak hanya menggerakkan perekonomian masyarakat kita melalui program UP2K PKK, kita juga berharap ini sebagai salah satu bentuk sosialisasi ke masyarakat agar mengkosumsi makanan lokal yang sehat dan bermutu. Kita akan terus

melakukan pengembangan dan pengolahan pangan sehat yang aman,” sebut Bupati yang didampingi Ketua TP PKK, Nirwanasari dan Kepala DPPKP, Yulian Norwis. Diungkapkan Bupati, dengan dibukanya gerai pangan sehat itu, diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras. Karena dengan adanya potensi bahan pangan lokal akan mengurangi ketergantungan kebutuhan beras. “Kita bisa berhemat dan menutupi kegiatan produksi padi dan mengantisipasi alih fungsi lahan. Bila ada gerakan satu hari tidak mengkonsumsi beras, saya kira ini cukup efektif. Di Jepang, gerakan ini ternyata sukses menjadikan masyarakat lebih suka konsumsi ikan laut,” ujarnya. Gerai Pangan Lokal yang terletak di Jalan Kartini persis di depan Hotel Grand Meranti itu, menjual produk-produk yang berbasiskan dari olah sagu. Wakil Ketua TP PKK, Tengku Reny Asmahrani

menjelaskan, produk yang dijual di gerai tersebut merupakan hasil produksi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang tersebar diseluruh Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kita kerja sama dengan

UP2K memberdayakan kelompok-kelompok masyarakat untuk memproduksi berbagai produk pangan lokal, mulai dari ibu-ibu rumah tangga, petani, nelayan dan lain sebagainya,” katanya.

Beberapa produk pangan yang disajikan di gerai pangan sehat, antara lain, kerupuk sagu, amplang, tepung sagu, sagu telur, sagu lemak, sesagun, mie sagu, sagu rendang, Loyang sagu dan aneka makanan lainnya. BETTER-rahmi

BUPATI Kepulauan Meranti didampingi istri, ketua MUI dan istri wakil bupati Kepulauan Meranti mencicipi masakan lokal saat peresmian Gerai Produk Pagan Lokal, Rabu (11/12).

Bupati CUP Sambut HUT Meranti Segera Dimulai SELATPANJANG - Serangkaian pertandingan olahraga yang dikemas dalam Bupati Cup II akan segera dimulai. Sebanyak 6 cabang olahraga yang dipertandingkan di 4 kecamatan itu, khusus untuk memeriahkan hari jadi Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau yang ke-5 tahun 2013. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Umum Bupati Cup II, Ahmad Yani, ketika ditemui di Selatpanjang, Rabu (11/12/2013)

siang. Menurut Ahmad Yani, kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari Bupati Cup pertama yang hanya mempertandingkan 4 cabang antara lain, Sepakbola, Takraw, Volli, dan Futsal. "Untuk Bupati Cup II ini ada 6 cabang yang akan dipertandingkan yaitu , Sepakbola, Bola Volly, Futsal, Badminton, Takraw, dan lari 10 Km," kata Ahmad Yani. Dikatakannya lagi, untuk pelaksanaan 6 cabang olahraga itu, dalam rapat yang

digelar Jumat (6/12) lalu, diputuskan bahwa pertandingan itu diadakan di 4 lokasi. Untuk Sepakbola diadakan di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Bola Volly diadakan di Setia Pati Teluk Belitung Kecamatan Merbau, Takraw diadakan di Tanjung Samak, Futsals diadakan di lapangan Futsal Afifa Selatpanjang, untuk lari 10 Km star dimulai dari depan Kolam Jalan Merdeka, sedangkan untuk Badminton di adakan dilapangan Ocean

Selatpanjang. "Untuk pembukaan seluruh cabor yang dipertandingkan itu hari Jumat (13/12) pukul 13.30 Wib di stadion utama purnama Desa Mekong, Kecamatan Tebing Tinggi Barat," ujar Ahmad Yani lagi. Ahmad Yani juga menyampaikan bahwa Bupati Cup II ini menjadi penting karena tahun ini Porkab tidak dilaksanakan. Diungkapkan juga meski semua pemain merupakan wewenang pihak kecamatan,

namun mereka berharap pihak kecamatan dianjurkan memprioritaskan pemain dengan usia muda, mengacu kepada usia pertandingan Porda Riau. "Mengingat Porkab tidak kita laksanakan, maka diharapkan pihak kecamatan mengirim atlit usia Porda. Meski mereka tidak menang, tapi mental mereka sudah teruji di Bupati Cup II ini," ujar Ahmad Yani. Untuk total hadiah ke 6 cabor yang dipertandingkan ini Rp244 juta ditambah tropi dan piala bergilir.BETTER-grc

6 Warga Selatpanjang Ditangkap Saat Berjudi SELATPANJANG - 6 warga Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Selasa (10/12) sore, diamankan jajaran kepolisian resor (Polres) Kepulauan Meranti. Mereka tertangkap sedang berjudi di salah satu tempat Billiard di Sei Juling Selatpanjang. Demikian disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, Akp Antoni L Gaol SH MH, ketika ditemui wartawan, Rabu (11/ 12) siang. Kepada wartawan, Antoni L Gaol mengatakan, warga yang ditangkap itu sedang melakukan permainan billyard dengan undian yang menggunakan kancing baju sebagai medianya. Dimana 5 orang merupakan pemain, MG (36) warga Jl Sumber Sari, S (39) warga Jl Nusa Indah, M (39) warga Jalan Perjuangan, Asip (28) warga lubang tanjung, Aripin (54) warga Jalan Belibis dan 1 orang merupakan pemilik tempat TJ als A, turut diamankan sore itu. "Ini komitmen kita untuk memberantas pekat di wilayah hukum Kepulauan Meranti," ungkap Antoni L Gaol. Pantauan wartawan di Polres Kepulauan Meranti,

barang bukti yang berhasil diamankan berupa 5 stick billiard, 16 bola billiar, kancing baju bernomor (media undian) dan uang tunai Rp 1.319.000,. Di tempat terpisah, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, La Gomo, mengatakan operasi pekat yang dilakukan mulai tanggal 9-18 Desember 2013 ini merupakan operasi menjelang operasi lilin tanggal 23 Desember 2013 mendatang. Adapun sasaran operasi pekat ini adalah, curat, curanmor, curas, narkoba, porstitusi, judi dan penyakit masyarakat lainnya. "Kita ingin pada saat operas lilin (natal, red) itu suasana sudah kondusif," kata La Gomo. Disampaikannya lagi, di hari ke 3 ini menjelang dinihari, Polsek Tebing Tinggi pun berhasil melakukan penangkapan minuman keras sebanyak 50 botol di Rintis, Selatpanjang. Sementara Polsek Merbau berhasil mengamankan miras oplosan sebanyak 10 botol air mineral, dan direncanakan minuman oplosan ini akan diperjualbelikan di Desa Mengkirau Merbau. BETTER-grc

TANAM Pohon - Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, menanam pohon di depan pintu masuk komplek fasilitas pembangkit listrik di Kecamatan Merbau, beberapa waktu lalu.


4 Polres akan Invetarisir PAM Swakarsa di Perusahaan PASIRPENGARAIAN - Keberadaan PAM Swakarsa yang ada di beberapa Perusahaan di Kabupaten Rokan Hulu akan di inventarisir keberadaannya oleh Polres Rokan Hulu, jika tidak lisensi sertifikat yang resmi dari Polda Riau, maka perusahaan tersebut akan diberikan teguran. Demikian dikatakan Kapolres Rokan Hulu AKBP Onny Trimurty SH MH, saat dikonfirmasi wartawan Rabu (11/12).Menurut Kapolres bahwa jika memang keberdaaan PAM Swakarsa yang ada di beberapa perusahaan tersebut tidak memiliki izin Onny Trimurti SH,MH resmi atau sertifikat Pengamanan dari Polda Riau maka kepada pihak perusahaan untuk tidak memperkerjakan satpam tersebut.Karena dari 56 perusahaan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu ada sekitar 900 satpam atau tenaga keamanan yang ada di perusahaan dan tidak seluruhnya yang memiliki lisesnsi atau sertifikat resmi yang di keluarkan oleh Polda Riau sehingga perlu ditinjau ulang kembali.Apalagi kehadiran tenaga keamanan tersebut meresahkan masyarakat hal ini perlu ditinjau ulang kembali izin oleh Pemerintah. "Dalam waktu dekat kita akan inventarisir tenaga tenaga keamanan yang ada di beberapa perusahaan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu jika tidak memiliki lisensi atau resmi perlu di tinjau ulang kembali,"ungkap Kapolres. Lanjut dikatakan Kapolres Rokan Hulu tenaga pengamanan yang ada di perusahaan merupakan perpanjangan dari pihak kepolisian di lapangan untuk melakukan pengamanan dari aksi aksi kriminal yang terjadi di lapangan dan para tenaga Satpam ini sebelunnya juga dilatih di Kepolisian Pekanbaru sehingga mereka mengerti tugas pokok dan fungsinya dan bukan untuk menakut nakuti masyarakat atau main hakim sendiri jika terjadi sesuatu dilapangan. "Kita harapkna juga kepada tenaga Satpam yang ada di perusahaan perusahaan agar mengerti tugas pokok dan fungsi sebagai tenaga keamanana dan tidak melakukan hal hal yang merugikan masyarakat,"jelas Kapolres. BETTER-epi

Kasus Cerai Usia Muda Tinggi di Rokanhulu PASIRPENGARAIAN - Tidak hanya angka pernikahan saja yang tinggi belakangan ini di beberapa kabupaten kota di Riau. Dari data yang ada, angka perceraian usia muda juga cukup banyak. Begitu pula di Rokanhulu. Banyak hal yang menyebabkan terjadinya aksus bercerai di usia muda. Salah satunya karena belum kesiapan mental dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Sehingga pasangan suami istri usia muda dominan bercerai setelah melakukan pernikahan bahkan daru data yang ada dari 378 kasus perceraian pada tahun 2013 ini, 80 persen dari kasus cerai pasangan muda. Tingginya perceraian pada usia muda disebabkan tidak matang dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan serta lemahnya pengetahuan ilmu agama. Sehingga perselisihan perselisihan yang terjadi seringkali berakhir dengan perceraian di Pengadilan Agama. Tentuinya hal ini sangat disayangkan karena dalam agama perceraian tersebut adalah hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT.Selain itu faktor teknologi seperti handphone,internet juga bisa mempengaruhi pasangan muda untuk melakukan perselingkuhan.Sehingga timbul cekcok didalam rumah tungga.Disamping itu juga ada faktor ekonomi dan kurangnya ilmu agama. Hal itu dikatakan Kakan Kemenag Rokan Hulu Drs H Ahmad Supardi kepada wartawan Rabu (11/12).Dikatakannya bahwa kebanyakan pasangan nikah yang bercerai pada tahun ini dari pasangan usia muda. "Dari jumlah kasus perceraian yang ada pada tahun 2013 ini, 80 persen dari pasangan usia muda,hal ini karena belum siap mental dan beberapa faktor yang terjadi,"ungkapnya. Oleh karena itu Kakan kemenag Rokan Hulu menghimbau agar para orang tua leboh telaten dalam menjaga anaknya agar tidak terjerumus dengan kenakalan remaja,, sehingga pernikahan di usia muda tidak terjadi.Karena berdasarkan data yang ada, kasus perceraian tinggi tersebut juga disebabkan oleh pernikahan di usia muda.Maka sebelum hal itu terjadi kepada anaknya kepada orang tua agar lebih memperhatikan anaknya termasuk bagaimana pergaulan anaknya diluar sekolah dan membekalinya dengan ilmu ilmu agama. "Kita ingatkan kepada orang tua untuk selalu memperhatikan anak, agar tidak terjerumus oleh pergaulan yang salah, serta bentengi diri anak dengan ilmu ilmu agama agar mereka memiliki akhlak yang baik,"kata Kemenag.BETTER-Epi

KAMIS

ROHUL

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

Baznas Salurkan 300 Beasiswa PASIRPENGARAIAN - Bantuan biaya pendidikan atau beasiswa bagi anak sekolah sangat penting artinya dalam kemajuan dunia penia pendidikan. Diutamakan penerima beasiswa adalah dari masyarakat kurang mampu dan yang memiliki prestasi. Memberi beasiswa tak hanya tugas pemerintah saja, juga organisasi lain serta berbagai lapisan masyarakat, seperti Badan Amil Zakit. Setelah sebelumnya para guru mengaji mendapat bantuan intensif dari baznas Rokan Hulu, saat ini Baznas Rokan Hulu kembali menyerahkan bantuan kepada 300 orang siswa kurang mampu berprestasi dari tingkatan sekolah SD,SMP/MTS dan SMA/ MA. Bantuan yang diberikan tersebut bervariasi junlahnya tergantung dari tingkatan sekolahnya, untuk siswa sekolah SD diberikan sebesar 100 ribu persiswa,untuk siswa SLTP sederajad diberikan 720 ribu per siswa dan untuk SMA sederajad diberikan sebesar 860 ribu per siswa untuk setahun.Diman dana ini berasal dari dana pengumpulan zakat ang dikumpulkan oleh Baznas Rokan Hulu pada tahun 2013 dengan total bantuan sebesar 204 juta rupiah.Demikian dikatakan Ketua Baznas Rokan Hulu saat dikonfirmasi wartawan usai memberikan bantuan kepada para siswa Rabu (11/ 12). Menurutnya program bantuan bea siswa ini sudah rutin dilakukan setiap tahunnya yang diberikan kepada siswa siswa yang kurang mampu berprestasi untuk membantu biaya pendidikannya. "Untuk bantuan bea siswa

Ketua Baznas Rokan Hulu Ir H Sam Rikardo di dampingi Kemenag Rokan Hulu, saat memberikan bantuan bea siswa Baznas kepada siswa

kurang mampu berprestasi ini sudah kita salurkan kepada yang berhak menerimanya. Dengan harapan dana tersebut bisa digunakan untuk membantu biaya pendidikannya,"ungkap Sam Rikardo. Kemudian dikatakan Sam Rikardo bahwa dana zakat yang sudah terkumpul hingga tahun 2013

sudah mencapai 2,7 milyar dari target 3 milyar yang sudah ditetapkan sebelumnya. Sebagian dana Zakat tersebut juga sudah disalurkan kepada masyarakat kurang mampu melalui program program baznas Rokan Hulu seperti bantuan bea siswa, bantuan insentif guru mengaji, bantuan zakat komsumtif dan

Warga Desa Suka Maju Tuntut PT PSA Kembalikan Lahan

Masyarakat Desa Suka maju Doa bersama agar lahan disengketakan tersebut bisa dimiliki warga kembali

TAMBUSAI - Lagi - lagi kasus sengketa lahan terjadi di Rokanhulu. Seakan tak pernah sepi dari kasus sejenis, kasus sengketa lahan, pencaplokan lahan dan sejenisnya harus segera dituntaskan. Ini menjadi tugas terberat pemerintah. Kasus sengketa lahan yang terjadi antara masyarakat Desa Suka Maju kini terus berlanjut dan sampai saat ini proses hukumnya sudah sampai di Pengadilan Tata Usaha Pusat dan dalam proses persidangan. Kasus sengeketa lahan yang terjadi sejak tahun 1999 lalu sampai saat ini belum ada titik terangnya. Bahkan masyarakat sangat berharap lahan seluas 979 hektar yang diserobot PT PSA tersebut bisa diserahkan kepada masyarakat dan lahan 1764 yang dikuasai oleh Perusahaan. Demikian dikatakan Ali war-

ga Desa SukaMaju kepada wartawan Rabu (12/11).Diterangkannya bahwa kasus sengketa lahan ini berawal dari PT ADE yang menyerobot lahan warga tahun 1996 lalu, dan PT ADE tex oper dengan PT PSA dan menjualnya ke PT PSA dan dalam tex over tersebut. Didalamnya juga termasuk lahan milik warga dengan luas lahan 979 hak dan pada tahun 2010 HGU dikeluarkan oleh BPN sebesar 1764 hak kepada perusahaan padahal lahan HGU yang dikeluarkan tersebut juga termasuk didalamnya lahan milik masyarakat. "Sebagai masyarakat kita tidak mengerti kenapa lahan yang sudah dimiliki masyarakat bisa dikeluakan HGU nya kepada pihak perusahaan oleh BPN,"ujarnya. Lanjut Ali bahwasannya luas lahan HPL transmigrasi Desa Suka Maju dari Kem-

entrian Tranmigrasi Pusat dengan NO SK 29/ HPL/ / 1981 dengan luas 3088,8 dan telah dilakukan pengukuran ulang pada tahun 1997 luasannya tetap sama. Tapi kenapa sebagian lahan HPL tersebut dimasukkan kedalam HGU PT PSA yang dikeluarkan oleh BPN.Oleh karena masyarakat meminta kepada perusahaan agar mengembalikan lahan masyarakat tersebut dan berharap kepada pemerintah agar membantu masyarakat agar bisa memiliki lahan yang telah dikuasai perusahaan tersebut. "Kita akan terus berjuang agar lahan milik masyarakat tersebut bisa diserahkan kembali kepada masyarakat karena sebelum kehadiran perusahaan dilokasi tersebut masyarakat sudah bercocok tanam diareal tersebut"Ujarnya. BETTER - Epi

bantuan zakat produktif.Selain itu Baznas Rokan Hulu juga memberikan bantuan bea siswa kepada Mahasiwa baik yang kuliah S1 maupun yang kuliah S2 dengan jumlah bantuan 2,5 juta pertahun untuk S1 dan 5 juta pertahun untuk mahasiswa S2. "Inilah salah kegunaan dari pembayaran zakat tersebut,

masyarakat,mahasiswa dan siswa kurang mampu bisa terbantu, oleh karena dihimbau kepada masyarkat agar membayar zakat karena membayar zakat tidak membuat orang menjadi miskin namun harta yang didapat semakin bersih,"ujar Sam Rikardo.BETTER-hms/ adv

Masih Minim Zakat dari Perusahaan swasta PASIRPENGARAIAN - Dalam agama Islam, membayar zakat merupakan suatu kewajiban dari yang mampu kepada yang tidak mampu. Ada zakat fitrah, zakat mal serta lainnya. Keberadaan beberapa perusahaan di Rokan Hulu belum begitu membawa kontribusi bagi Baznas Rokan Hulu, bahkan zakat dari karyawan perusahaan masih minim diberikan kepada Baznas Rokan Hulu, padahal zakat yang diberikan tersebut sangat membantu peningkatan ekonomi masyarakat kurang mampu. Hal ini yang dikatakan Ketua Baznas Rokan Hulu Ir H Sam Rikardo kepada wartawan Rabu (11/12).Menurut Sam Rikardo target penerimaan zakat sebesar 3 milyar pada tahun 2013 ini sudah tercapai, namun pengumpulan zakat ini berasal dari zakat yang dikeluarkan oleh Pegawai sedangkan zakat dari karyawan masih sangat minim.Padahal Perda no 7 tahun 2011 tentang Zakat sudah dibuatkan namun penerapan zakat terhadap karyawan belum berjalan secara maksimal.Oleh karena itu kepada pihak perusahaan untuk dapat bersama menyisihkan sebagaian hartanya untuk pembayaran zakat ini sehingga masyarakat yang membutuhkan bantuan tersebut bisa menerima hasil dari dana zakat yang diserahkan masyarakat. "Sampai saat ini memang minim penerimaan zakat dari karyawan perusahaan padahal sosialisasi sudah rutin dilaksanakan di perusahaan perusahaan tersebut,"ungkap Sam Rikardo. Kemudian dikatakan Sam Rikardo jika seandainya seluruh karyawan perusahaan perkebunan,perusahaan penyedia jasa dan perbankan yang beroperasional di Rokan Hulu ikut membayar zakat di Badan Amil Zakat Nasional Rokan Hulu maka 40 milyar rupiah potensi zakat yang selama ini terpendam akan dapat dikelola dalam satu tahun. "Kita tetap berusaha agar potensi zakat 40 milyar pertahun darikaryawan perusahaan di Rokan Hulu bisa diterima oleh Baznas Rokan Hulu dan disalurkan kepada masyarakat,"jelasnya. BETTER-Epi

Pegawai Honorer tak Ikut Sholat Dipecat ROKAN HULU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memecat dengan tidak hormat pegawai honorer yang absen atau tidak hadir dalam sujud tilawah pada shalat Subuh berjamaah di Masjid Islamic Center di Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Kabag Humas Pemkab Rohul, Aulia Army Effendi, ketika dihubungi Antara dari Pekanbaru, Rabu, mengakui hal tersebut karena pegawai telah melanggar Peraturan Bupati (Perbup) dan Surat Keputusan (SK) Bupati Rohul yang sudah mengatur hal tersebut. "Perbup dan SK kegiatan di Islamic Center itu mengatur kewajiban seluruh pegawai yang muslim untuk shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah, kemudian Subuh berjamaah setiap hari Jumat, dan pengajian setiap malam Kamis," kata Aulia. Ia menjelaskan, peraturan itu diterbitkan oleh Bupati Rohul Achmad bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai, dan menjaga citra agamis dari

Rohul yang dikenal sebagai "Negeri 1.000 Suluk". Setiap pegawai wajib mengikuti kegiatan itu, bahkan pemerintah setempat memasang alat deteksi sidik jari di Masjid Islamic Center untuk alat daftar hadir. Menurut dia, pemecatan itu merupakan buntut dari inspeksi mendadak pada 8 November lalu dimana pada saat itu terdapat 140 pegawai yang absen sujud tilawah pada shalat Subuh berjamaah di Islamic Center. Rinciannya adalah 70 yang absen adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan 70 lainnya pegawai honorer. Pemerintah setempat menjatuhkan sanksi terberat bagi pegawai honorer berupa pemberhentian langsung, sedangkan PNS akan dicopot dari jabatannya dan PNS yang berstatus staf akan diberikan sanksi sesuai Perda No. 53 tahun 2010. "Namun, pada kenyataannya saya rasa jumlahnya tidak sebesar itu karena ada proses verifikasi sebelum menjatuhkan sanksi," katanya.

Ia mencontohkan, di bagian Kesekretariatan Pemkab Rohul ada empat pegawai honorer yang langsung dipecat karena telah lama memiliki riwayat kedisiplinan kerja yang buruk. "Saya akui peraturan ini pasti ada positif dan negatifnya, dan pasti banyak (orang) yang sakit hati," katanya. Sementara itu, seorang pegawai honorer di Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul yang dipecat mengaku sangat terpukul setelah menerima surat pemberhentian tidak hormat pada tanggal 6 November lalu. "Ini perlakuan tidak adil. Saya sudah lima tahun menjadi pegawai honorer selalu disiplin bekerja sesuai jadwal dan ikut semua kegiatan, tapi karena satu kali tidak ikut Sholat Subuh berjamaah langsung dipecat dengan tidak hormat," kata pegawai berinisial RN, yang tidak ingin nama jelasnya dituliskan. Ia mengatakan, dirinya terpaksa absen pada Shalat Subuh berjamaah pada 8 November

lalu karena sakit demam hingga tak sempat menghubungi atasannya. Ia mengatakan pada rapat yang dipimpin Kepala Distamben Rohul, Bisman, pada 13 November kepada empat pegawai honorer di instansi itu hanya diberi peringatan lisan agar tidak mengulangi lagi. Tiba-tiba pada 6 November lalu, ia mengatakan dipanggil untuk menemui Sekretaris Distamben Rohul Chairuman dan menerima surat pemecatan. "Kami tidak bisa membantu lagi karena desakan dari Bupati dan Sekda Rohul untuk meneken surat pemecatan ini," kata RN menirukan perkataan Chairuman saat itu. RN mengatakan pemecatan itu menyisakan sakit hati karena dirinya mengaku selama ini sudah bekerja dan mengabdi dengan baik untuk Pemkab Rohul. Apalagi selama peraturan itu diberlakukan, dirinya dan pegawai lainnya kerap terpaksa menginap di masjid karena takut terlambat hadir shalat Subuh berjamaah.

"Rumah saya ke Islamic Center jaraknya 11 kilometer, karena takut terlambat saya sering menginap di masjid," katanya. Seorang pegawai lainnya Ai, yang juga dipecat, menilai kebijakan pemberhentian secara tidak hormat itu tidak manusiawi karena kesalahannya bukan akibat kelalaian, apalagi kegiatan itu digelar di luar jam kerja normal. Ai mengatakan baru sekali absen kegiatan tersebut karena terkendala hujan deras mengguyur daerah sekitar rumahnya di Kecamatan Rambah yang berjarak sekira 8 kilometer dari Masjid Islamic Center. "Jalan menuju Islamic Center memang sudah aspal tapi rusak berat dan berlubang. Kalau hari gelap dan hujan susah melewatinya," katanya. "Kalau saya dipecat karena mencuri atau berkelahi di kantor, saya pasti terima. Tapi ini benarbenar menyakitkan saya karena baru sekali saja saya absen," lanjut Ai. BETTER-yen/rhc


PELALAWAN Dewan Kritik Lambatnya Pembuatan KTP dan Akte Kelahiran PELALAWAN- Anggota DPRD Pelalawan, Nazzarudin Arnazh mengaku banyak mendapat laporan lambatnya pembuatan KTP dan Kelahiran di instansi terkait. Buruknya, pelayanan ini ditengarai Satker dalam hal ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil tidak memiliki Standar Operasional Pelayanan (SOP). "Banyak sekali masyarakat yang mengadu kepada kita terkait lambat pembutan KTP, akte. Lambatnya pembuatan itu mencapai berbulan-bulan lamanya. Ini membuktikan instansi terkait tidak memiliki SOP," terang Nazzar Arnazh, Rabu (11/12/13). Politisi dari PAN tidak habis pikir kenapa kebutuhan pembuatan KTP tersebut selambat itu. "Padahal, KTP ini sangat dibutuhkan masyarakat, kok pembuatan itu sangat lambat sekali," tegasnya. SOP itu kata Nazzar adalah menjdi pedoman jangka waktu pengurusan di Satker yang dimaksud. "Sangat penting SOP ini, karena disinilah letak para pihak akan mengukur dan menilai kinerja pelayanan," ujarnya. Jika kondisi ini terus-menerus berlanjut tanpa ada, jalan keluarnya yang tepat, Nazzar menyarankan kepada Bupati Pelalawan untuk melakukan evaluasi terhadap Satker. " tutupnya. BETTER-rtc

KAMIS

5

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Tahun 2014 Pembuatan KTP dan Akte Gratis

Hanafie: Satker Diharapkan Lakukan Pembayaran Tepat Waktu PELALAWAN - Satuan Kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dihimbau untuk melakukan pembayaran tepat waktu sesuai kontrak. Hal ini mengingat batas waktu yang semakin dekat dengan akhir tahun 2013. Demikian dikatakan oleh Kabag Keuangan Setdakab Pelalawan, Hanafie,S.Sos,baru-baru ini. Katanya, semakin terbatasnya waktu maka dihimbau pada seluruh SKPD agar segera merealisasikan pekerjaan di Satker masing-masing. Baik itu kegiatan fisik atau non fisik seperti kegiatan Satker agar segera merealisasikan pekerjaan. "Jadi satker harus cepat bergerak memilah mana yang sudah selesai dan yang sedang proses. Bagi pekerjaan fisik untuk segera dinilai dengan tim PHO Satker masing-masing agar segera dapat dibayar sesuai dengan persentase kerja," katanya. Ditambahkannya, bagi pekerjaan yang tidak fisik maka harus disesuaikan anggaran dengan jadwal kegiatan. "Jangan ditunda-tunda lagi. Sekarang sudah memasuki pertengahan Bulan Desember. Kita semua dikejar waktu tapi meskipun demikian pekerjaan yang dilakukan tetap sesuai standart tanpa menyalahi peraturan dan prosedur,"ucap Hanafie.BETTER- m panjaitan

PELALAWAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, tahun 2014 mendatang, menggratiskan segala bentuk pelayanan publik seperti pembuatan e-KTP, akte kelahiran. Namun untuk menerapkan itu, pemerintah terlebih dahulu menunggu keluarnya Pentunjuk Pelaksanaan (Juklak) terkait hal ini dari Kemendagri. "Ya, kemungkinan pelayanan gratis ini akan diterapkan tahun 2014 mendatang, mengingat tahun 2013 akan berakhir. Tapi yang jelas, kita menunggu Jukla-

warga tidak perlu lagi ke pengadilan hanya untuk mendapatkan akta kelahiran. "Jadi nanti akta kelahiran yang menerbitkan Dinas Dukcapil. Masyarakat tidak perlu lagi ke pengadilan yang membutuhkan waktu satu tahun untuk pembuatannya,"kata Gamawan. Disinggung soal masyarakat yang belum melakukan perekaman sampai tenggat tanggal 31 Desember mendatang, secara tegas Syafruddin mengatakan bahwa bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman e-

KTP sampai akhir tahun 2013 sesuai dengan batas akhir yang diberikan maka pihaknya tidak akan melayani lagi pembuatan e-KTP bagi mereka yang belum melakukan perekaman e-KTP. "Ya, kalau sampai tanggal 31 Desember nanti belum juga melakukan perekaman e-KTP, maka kita tidak akan melayani lagi untuk pembuatan e-KTP. Kita hanya melayani bagi mereka yang usianya 17 tahun ke bawah serta masyarakat yang pindah atau datang ke suatu wilayah, untuk peruabahan data," ungkapnya.

Dikatakannya, jadi kalau mereka yang mau melakukan perekaman e-KTP pasca tanggal 31 Desember mendatang, maka mereka harus menunggu Keppres yang mengatur sioal itu. Karena itulah, pihaknya menghimbau pada masyarakat yang belum melakuakn perekaman e-KTP agar secepatnya melaksanakan perekaman. "Ya soalnya jangan sampau rugi kita sendiri, karena jik tak melakukan perekaman e-KTP maka ya hrus tunggu lagi peraturannya yang akan diatur dalam Keprres, dan itu lama lagi," tutupnya. BETTER-m panjaitan

Terapkan Kurikulum Baru

Sekolah Siap 100 %

Kapolres: Bila Ada Kejahatan Langsung Lapor PELALAWAN - Semakin maraknya aksi kejahatan di wilayah Kabupaten Pelalawan dan di tengah-tengah masyarakat, seperti hipnotis, pecah kaca mobil, curanmor, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan menggunakan senpi, perampokan nasabah bank, penipuan beli lahan kebun sawit dan sebagainya. Warga diharapkan segera melaporkan ke polisi terdekat atau ke call center 110. Hal ini diungkapkan AKBP.Aloysius Supriyadi,SIK melalui Kasubag Humas Polres Pelalawan AKP.Lumban G Toruan,Rabu (11/12/2013). Katanya, saat ini masyarakat jangan tinggal diam saja bila menjadi korban kejahatan agar pihak kepolisian bisa menindaklanjuti masalah tersebut dengan tuntas. "Para korban kejahatan jangan hanya diam saja tapi segera laporkan ke pihak polisi terdekat agar masyarakat tenang beraktifitas dan Kamtibmas tetap berjalan," jelasnya. Apalagi, sambungnya, menyusul dengan telah diamankannya 3 orang oknum anggota Pemuda Pancasila Kabupaten Pelalawan terkait masalah penganiayaan karyawan PT Agung Toyota Motor Pangkalan Kerinci, maka dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Pelalawan agar segera melapor ke Polres Pelalawan jika ada tindakan dari ormas atau LSM yg melakukan tindakan kriminal seperti pemerasan, intimidasi, janji-janji keamanan usahanya, pungutan liar dan sebagainya. "Di samping itu, jika ada warga asing atau pendatang yang menginap agar melapor ke RT/RW setempat selama 1x24 jam demi terciptanya keamanan lingkungan yang nyaman, harmonis dan kondusif," tutupnya.BETTER-adi

k-nya terkait soal ini dari kemendagri," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pelalawan, Drs Syafruddin Msi, Rabu (11/12/ 2013). Ia mengatakan, nantinya biaya pengurusan surat-surat kependudukan itu akan ditanggung pemerintah pusat melalui APBN. semua penerbitan dokumen kependudukan dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di seluruh kabupaten/ kota di Indonesia. Karena itu,

perbedaan yang cukup jauh. Misalnya, seperti struktur kurikulum yang mengacu pada Peraturan Mendiknas yang berbeda, format penilaian yang menggunakan huruf A hingga E, jumlah nilai dalam satu mata pelajaran ada 3 nilai yang harus dimasukkan seperti aspek sikap, keterampilan dan pengetahuan. Dan ekstrakurikuler Pramuka, di mana kurikulum lama tidak diwajibkan, namun kini diharuskan. "Memang, sistem penilaian siswa di Kurikulum 2013 ini

Oknum Polisi Dibekuk Saat Asik Berjudi

Sekolah Terapkan Kurikulum Baru

PELALAWAN - Adanya perubahan kurikulum di tahun ajaran baru menjadi kurikulum 2013. Hal ini turut merubah pola konsep dari rapor yang menjadi hasil akhir dari kegiatan belajar mengajar siswa persemesternya. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pelalawan, MD Rizal mengatakan, saat ini sekolah yang menerapkan kurikulum tersebut sudah siap 100 persen. Nantinya, rapor akan dibuat oleh sekolah yang diambil dari dana BOS disekolah yang bersangkutan.

memang kerap membingungkan para guru dan menjadi kendala terbesar dalam implementasi Kurikulum 2013, kan lama-lama juga nanti terbiasa juga," ujar Rizal. Ditambahkannya, karena itu atas kondisi ini dirinya mengharapkan kepada para Kepala Sekolah yang sekolahnya telah menerapkan kurikulum 2013 supaya terus menambah pengetahuannya dengan peningkatan penguasaan guru dalam sistem penilaian siswa. BETTER-adi

"Tak hanya itu, rapor baru tersebut juga bentuknya lebih bagus dan disertai dengan pengaman agar tidak bisa dipalsukan datanya," katanya. MD Rizal menambahkan, memang ada perbedaan masalah teknis pengisian rapor antara kurikulum sebelumnya dengan yang sekarang. Namun, hal ini menurutnya sudah dijelaskan kepada masing-masing sekolah yang bersangkutan saat diadakannya pelatihan kurikulum 2013 beberapa waktu lalu. "Karena itu, saya jamin sekolah yang telah menerapkan

kurikulum 2013 sudah siap untuk membuat rapor yang baru tersebut," tandasnya. Dalam format rapor baru itu, sambungnya, rapor yang diberikan kepada orangtua siswa lebih banyak berisi penilaian secara deskripsi. Diantaranya penilaian-penilaian tentang kompetensi sikap, keterampilan dan pengetahuan siswa."Jadi tidak seperti isi rapor yang dikenal selama ini yang berisi angka-angka,"bebernya. Dengan petunjuk yang diberikan sebelumnya, perbedaan antara KTSP dan 2013 memiliki

Oknum Polisi Dibekuk Saat Asik Berjudi

PELALAWAN- Dalam pelaksanaan operasi pekat di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kerinci pada Selasa (9/12/13) sekitar pukul 20.00 Wib, membekuk 4 orang pelaku judi jenis QQ di BTN Lama Kelurahan Kerinci Kota. Salah satu penjudi merupakan oknum anggota Polri Polres Pelalawan berpangkat Brigadir RM. Demikian dikatakan Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi,SIK melalui Kasubag Humas Polres Pelalawan AKP.Lumban G Toruan, Rabu (11/12/13). Katanya, ke 4 pelaku judi tersebut adalah Brigadir Rolis Manurung oknum anggota Polri Polres Pelalawan, Ketler simanjuntak, Francisko samosir dan Lansrius situmorang. "Sedangkan Barang Bukti judi QQ diantaranya,Kartu gaplek,1 unit Hand pone merk nokia warna hitam, 1 unit hand pone merk Cross warna putih, 2 lembar kertas putih utk menulis angka masing - masing pemain dan uang tunai tidak ada." Paparnya. Menurut Lumban,kronologis kejadian saat Kapolsek mendapat telepon dari salah satu warga untuk mohon ditangkap penjudi-penjudi rumah masyarakat di Jalan Lingkar dekat tower dan di rumah tambak labi Btn Lama kelurahan Kerinci kota. " Kapolsek langsung memimpin penangkapan judi yang diinformasikan oleh masyarakat tersebut. Setelah didatangi TKP di Btn lama benar adanya org bermain judi diwarung Nainggolan dan permainan tersebut berupa judi QQ," terangnya. Dilanjutkan Kasubag,tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Pangkalan Kerinci sedangkan Brigadir Rolis manurung diserahkan ke Propam polres dan pelaku lainnya di amankan di Polsek pangkalan kerinci untuk penyelidikan lebih lanjut,"tutupnya.BETTER-rtc


BERITA TERKINI

KAMIS Jadwal Sholat

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

04.49 12.50 15.18 18.05 19.21

Rp 3000

Harga (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Call Centre (0761) 34381

9,562.89 11 Desember 2013

1.927,29/kg 11 Desember 2013

EMAS

3,722.34 11 Desember 2013

TBS KELAPA SAWIT

MYR/ IDR

USD/ IDR

11,945.00 11 Desember 2013

SGD/ IDR

Terbit 24 Halaman

AGUSTIAN Manager Area PLN Kota Pekanbaru

Kita tidak akan tebang pilih dalam penertiban ini, sebab pelanggaran yang dila325 Pelanggan Curi Arus Listrik Dalam Sebulan kukan oleh pelanggan telah merugikan PLN secara materi." Kerugian PLN Capai Rp7 M AGUSTIAN

YLKI Serukan PLN Berlaku Adil

Manager Area PLN Kota Pekanbaru

Mantan Cagubri Dilaporkan ke Polisi PEKANBARU-Mantan Calon Gubernur Riau (Cagubri) yang juga Bendahara Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Jon Erizal, dilaporkan Direktur Utama PT Kesya Jodyka Utama (KJU) Syukril Fuadi ke Polda Riau atas dugaan penipuan. Laporannya tertuang dalam Surat Tanda Jon Erizal Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/213/ VII/2013/SPKT/Riau tanggal 16 Juli 2013. Beberapa saksi sudah diperiksa dan alat bukti masih dikumpulkan. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/12/13) membenarkan bahwa Jon Erizal dilaporkan ke Polda Riau. "Saat ini penyidik masih mendalami proses penyelidikannya," ujar Guntur. Dijelaskan Guntur, kasus ini ditangani Subdit III Reskrimum Polda Riau. Sebagai langkah penyelidikan, penyidik berangkat

MANTAN

HAL 6

gan yang melanggar di Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di Komplek Delta di depan Permata Bank. Dari razia yang dikawal langsung oleh Manager Area PLN Kota Pekanbaru Agustian, diputuskan ratusan meteran yang melanggar. Operasi ini digelar dengan hasil pantauan petugas di lapangan bahwa sejak November hingga Desember ini, tim P2TL menemukan 325 kasus pelanggaran

PLN

HAL 6

RZ dan Asral Rebutan Herman Resmi Gugat Tandatangani BKT Pilgubri Jilid II PEKANBARU-Aroma uang tercium keras dari pengesahan Badan Kerja Tahunan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (BKT-IUPHHKH) Riau. Bahkan mantan Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang duduk sebagai terdakwa pernah "rebutan" dengan mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau tahun 2004 Asral Rahman. Pengakuan itu meluncur dari Asral Rahman saat tampil menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/

12/2013). Kejadian tersebut, ujar Asral saat dia menjadi Kadishut menggantikan Kadishut Riau Syuhada Tasman pada Mei 2004. Sewaktu rapat koordinasi dengan stafnya terkait kehutanan, ada yang mengatakan bahwa BKT atau RKT merupakan wewenang gubernur bukan Kadishut. Awalnya, pernyataan itu dibiarkan saja oleh Asral.

RZ

HAL 6

didaftarkan tim JAKARTAkuasa hukum Pasangan Cagubri Herman Abdullah, nomor urut satu, Yusril Ihza Herman Abdullah Mahendra, ke dan Agus Widayat Mahkamah akhirnya Konstitusi (MK) di menggugat KPU Jakarta, Rabu (11/12/ Riau atas 13). penetapkan Pendaftaran pasangan Annas gugatan sendiri, Maamunmenurut bagian Arsyadjuliandi registrasi di MK Rachman sebagai Herman Agusniwan Etra, pemenang Pilgub Abdullah Riau beberapa waktu lalu. HERMAN HAL 6 Gugatan resmi itu telah

Tidak Ada Aturan Melarang

Koruptor Bakti Praja Divonis 5-8 Tahun Penjara Bank Riau-Kepri Akui Terima Deposito APBD

PEKANBARU-Empat terdakwa dugaan korupsi ganti rugi lahan Perkantoran Bakti Praja Mulia, Syahrizal Hamid, AlAzmi, Lahmuddin dan Tengku Alfian Helmi, divonis bersalah merugikan negara di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (11/12/13). Mereka dijatuhi vonis penjara, denda dan uang pengganti berbeda. "Para terdakwa dinya-

KORUPTOR

koranbetter.com

PEKANBARU- Wacana PLN untuk mencopot meteran pelanggan listrik yang melanggar, bukan hanya sebatas gertakan saja. Terbukti, Rabu (11/12/2013) pagi hingga siang, PLN Area Kota Pekanbaru menurunkan 14 tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) untuk menertibkan pelang-

480881.83 10 Desember 2013

PEKANBARU-Terkait penyetoran secara deposito Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dilakukan Pemprov Riau dan Kabupaten Siak, Kota Dumai serta Pekanbaru, Managemen PT Bank Riau dan Kepulauan Riau telah mengakuinya.

HAL 6

Harian Umum Berita Terkini

@koranbetter

"Namun saya tidak bisa menyebutkan berapa atau besaran dana APBD tersebut," kata Humas Bank Riau-Kepri (BRK), Wahyudi kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (11/12/2013).

BANK

harianbetter@yahoo.co.id

HAL 6


6

KAMIS

PLN dengan perhitungan Kwh sebesar 4,6 juta kwh. Kondisi ini mengakibatkan PLN Area Pekanbaru mengalami kerugian sekitar Rp7 miliar. Dari pantauan di lapangan, tim PLN langsung mencopot meteran yang dinilai melanggar, selanjutnya meteran tersebut dibawa ke gudang PLN oleh TIm P2TL. Pelanggaran ini kebanyakan pemakaian arus diluar ketentuan. "Kita tidak akan tebang pilih dalam penertiban ini, sebab pelanggaran yang dilakukan oleh pelanggan telah merugikan PLN secara materi. Dari kasus yang ada saat ini pada umumnya pelanggaran dilakukan dengan cara merusak alat ukur dan melakukan penyambungan langsung arus listrik," ungkap Agustian saat ditemui di sela-sela penertiban. Dijelaskan Agustian, pelanggaran yang dilakukan pelanggan ini dengan memodifikasi Kwh meter sehingga terjadi error pengukuran mencapai 65 persen, sehingga yang terukur hanya 35 persen saja. "Pemakaiannya 100 persen, namun yang tercatat hanya 35 persen saja, disinilah kerugian dari PLN" jelasnya. Selama satu bulan ini kasus pelanggaran terjadi sebanyak 325 kasus dengan jumlah kwh keseluruhan mencapai 4,6 juta kwh. Jumlah ini PLN dirugikan sekitar Rp4 miliar dengan perhitungan biaya per kwh Rp960. Jika dikalikan dengan biaya operasional PLN Rp1600/ kwh untuk menghasilkan daya sebesar 4,6 juta kwh tersebut maka PLN rugi sekitar Rp7 miliar. "Pencurian arus ini tentu dilakukan oleh orang-orang yang ahli dalam kelistrikan, jika pelakunya adalah pegawai PLN maka sanksinya dipecat dari pegawai, jika pelakukan biro PLN maka sanksinya pemutusan hubungan kerja dengan PLN bahkan jika terbukti PLN akan melaporkan oknum tersebut dalam kasus

KORUPTOR pidana," tutur Agustian. Ditambahkan Agus, proses penyelesaian bagi pelanggan yang terkena P2TL adalah pembayaran denda, setelah denda dibayar maka Tim baru melakukan penyambungan kembali. "Bayar denda dan buat perjanjian tidak akan mengulangi lagi, nanti petugas akan menyambungkan kembali listrik mereka," pungkasnya. Operasi ini terus dilanjutkan PLN hingga sore harinya dengan personil ratusan orang dengan menyisiri sepanjang Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Pelanggan rumah toko, menjadi sasaran awal PLN Area Kota Pekanbaru ini. Pelanggan Besar Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST, menegaskan, dalam melakukan pembongkaran meteran listrik secara besar-besaran oleh PLN, dirinya mengingatkan PLN agar tidak tebang pilih. "Bongkar semua yang melanggar, jangan pelanggan kecil tapi yang besar dulu. Jangan tebang pilih," ungkap Sabarudi. Dikatakan politisi PKS ini, PLN jangan hanya mengancam pelanggan kecil-kecil yang menunggak Rp100 ribu saja, melainkan kebijakan operasi pemutusan sambungan listrik secara besar-besaran itu diminta lebih dititikberatkan kepada pelanggan besar. "Kalau memang dilakukan operasi, mulai pada yang menunggak dalam jumlah besar dulu, baru pelanggan kecil," pintanya. Disebutkan Sabarudi lagi, kegiatan operasi pemutusan ini diharapkan tidak hanya seremoni belaka namun lebih kepada bagaimana untuk memberikan efek jera kepada pelanggan PLN yang bandel dan bermain. "Termasuk pelanggan PLN dari kalangan pemerintahan, harus merata tertibkan

semua," pungkasnya. Diinformasikan Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Riau Sukardi Ali Zahar, menyebut langkah operasi pemutusan besar-besaran oleh PLN terhadap pelanggan yang menunggak. Sukardi meminta agar sebelum diputuskan, kepada pelanggan PLN perlu diinformasikan dahulu jauh-jauh hari. "Harus diberikan batas waktu kalau ingin mencopot meteran yang menunggak. Jangan main copot saja," ungkap Sukardi, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (11/12/2013). Dikatakannya, sebagai perusahaan negara, PLN tidak bisa semena-mena terhadap pelanggannya. Apa lagi pelanggan kecil, karena yang menyebabkan kerugian itu lebih kepada pelanggan besar. "Kalau mau dicopot pelanggan besar saja dulu, nanti baru pelanggan kecil jika peringatan tidak diindahkan," tuturnya. PLN juga diminta tidak tebang pilih dan harus adil, jika memang operasi pemutusan dilakukan secara besarbesaran, maka pelanggan PLN dari pemerintahan juga menjadi sorotan. "Beban bayar itu banyak di pemerintahan, kalau pelangan kecil hanya sedikit. Maka yang jadi perhatian adalah pelanggan besar termasuk pemerintahan. Bayangkan, saat PLN pelayanannya buruk, mereka diam saja, saat masyarakat nungak dicabutnya, inikan tak adil," sebutnya. Bahkan, dengan langkah operasi pemutusan besar-besaran yang dilakukan PLN, YLKI Riau melihat ada indikasi bahwa langkah tersebut sebagai langkah untuk mencari keuntungan bagi PLN. "Setelah dicopot, nanti saat mau pasang, masyarakat akan bayar lagi. Ini indikasi baru kita, dicopot dan dipasang bayar lagi," pungkasnya. BETTER-riki

MANTAN ke Jakarta untuk memeriksa saksi ahli dari Universitas Tri Sakti Jakarta, hari ini. "Sebab hasil penyelidikan sementara bukti yang didapat belum cukup. Makanya diperiksa saksi ahli untuk menentukan apakah kasusnya masuk ranah pidana atau perdata," kata Guntur. Syukril dihubungi wartawan mengaku dirinya telah ditipu Dirut PT Arthindo Utama Jon Erizal. Dijelaskan Syukril, penipuan bermula saat Jon Erizal menawarkan proyek di PT Chevron Fasifik Indonesia (CPI). Proyek itu berupa pengadaan Fortable Toilet dengan kontrak selama 48 bulan (4 tahun), penyediaan Gron Anchor dan sewa transportasi sejumlah USD 2.670.336,-. Sewaktu mendapat tawaran itu, Syukril mengatakan dirinya tidak punya modal dan sempat menolak. Syukril hanya menerima Fortable Proyek. "Mendengar jawaban itu, Jon Erizal membujuk Syukril untuk meminjam modal ke bank. Apabila kurang, Jon bersedia membantu. Atas sarannya itu saya meminjam uang ke Bank Niaga Syariah sebesar USD 1.400.000,-,. Cicilannya Rp 350 juta per bulan," ucap Syukril didam-

pingi Penasihat Hukumnya Aswin E. Siregar SH, Eka Mediely SH dan Boy JE Sembiring SH. Dijelaskan Syukril, pertemuan antara dirinya dengan Jon terjadi 2011 silam di Hotel Labersa Pekanbaru. Keduanya dijembatani Winarto. Selain hal tersebut, Jon juga menyebut PT AU mendapat 3 lokasi proyek RIG di PT CPI. "Ia minta bantu untuk mengadakan transportasi RIG, berupa 6 unit mobil double cabin, 3 unit tandem truk, 3 unit bus, 3 unit Foco truk dan 3 unit Facum truk," ungkap Syukril. Setelah mendapat pinjaman uang, Syukril menyanggupi semua tawaran Jon. Lalu, September 2011 ia membayar DP transportasi yang diminta Jon. "Karena semuanya sudah ada, ditandatanganilah kontrak pada Oktober 2011 antara saya dengan Direktur PT AU M Reza Ihsan Rajasa (anak Hatta Rajasa), tapi pelaksanaanya Januari 2012," papar Syukril. Beberapa bulan menjalankan pekerjaan, pihak Jon Erizal melanggar kontrak dan ia hanya membayar Invoice ke PT KJU sebesar USD 17.040 sejak periode April 2012. "Padahal dalam kontrak

setiap bulannya tagihan invoice dibayarkan PT AU adalah USD 55.632 dan dimulai sejak Januari 2012. Tapi pihak PT AU hanya membayar dari bulan April saja," ungkap Syukril. Atas hal itu, Syukril meminta penjelasan kepada Jon, baik itu via telepon maupun email. "Tapi tidak pernah ditanggapi sampai sekarang. Anehnya tahun 2013 PT AU memutuskan kontrak sepihak tanpa alasan yang jelas. Akibatnya saya dirugikan sebesar Rp 26 miliar," tegas Syukril Penasihat Hukum Syukril, Aswin E. Siregar menilai bahwa pihak PT AU sudah berniat memutuskan kontrak secara sepihak, sejak awal. "Pasalnya unit transportasi pengganti sudah berada dilokasi sebelum kontrak diputuskan. Apalagi transportasi pengganti itu tidak sesuai dengan spek PT. CPI dan itu terbukti dari BPKB & Casis Tan Demp Truck (casis hrs tipe oil fild truck / casis tidak boleh bersambung)," beber Aswin. Jon Erizal dihubungi beberapa kali terkait kasus ini tidak pernah menjawab sambungan telepon. Pesan singkat ke nomor ponselnya hingga berita ini diterbitkan tidak dibalas. BETTER-syu

Acuannya adalah Undangundang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah Pasal 193 Ayat 1 menyebut uang milik pemerintahan daerah yang sementara belum digunakan dapat didepositokan dan/atau diinvestasikan dalam investasi jangka pendek sepanjang tidak mengganggu likuiditas keuangan daerah. Sementara pasal 2 berbunyi bunga deposito, bunga atas penempatan uang di bank, jasa giro, dan/atau bunga atas investasi jangka pendek merupakan pendapatan daerah. Lantaran itu pula Bank Indonesia tidak bisa berbuat apaapa selain menghimbau. Pasalnya aturannya cukup jelas. "Itu sudah lama menjadi temuan BI. Dan kita sudah dorong, agar pemerintah mengurangi dana disimpan di bank," kata Asiten Direktur BI Perwakilan Riau, M. Abdul Majid Ikram, seperti dirilis kantor berita Antara beberapa waktu lalu. Menurut Abdul Majid, BI menilai penyimpanan dana APBD di SBI, deposito, maupun giro, tidak menyalahi aturan dari sisi perbankan. Namun, hal itu dinilai ironis, karena sebaiknya dana APBD yang sedemikian besar itu digunakan untuk pembangunan seperti perbaikan infrastruktur dan pemberdayaan UMKM. Sebelumnya Koordinator Fitra Riau, Usman, mengatakan, bahwa deposito

APBD tersebut disangkakan ilegal karena tidak diketahui oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau dan tingkat kabupaten/kota. Padahal, menurut dia, legislatif memiliki fungsi kontrol termasuk dalam pemanfaatan atau pengalokasian anggaran, khususnya yang berkaitan dengan APBD. "Seharusnya, pemerintah daerah melakukan koordinasi atau setidaknya menyampaikan rencana deposito APBD tersebut secara resmi ke DPRD. Tidak bisa seenaknya saja tanpa jelas kemana arah bunga deposito tersebut dialokasikan," katanya. Fitra juga mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera menelusuri aliran dana bunga deposito tersebut. LSM ini meriliskan, bahwa untuk penyimpanan dana secara deposito tersebut masing-masing daerah memiliki besaran yang berbeda saat dialokasikan ke Bank Riau-Kepri. Semisal Pemkab Siak, diketahui mendepositokan dana APBD sebesar Rp500 miliar ke Bank Riau-Kepri Cabang Siak Sri Indrapura. Kemudian Pemkot Pekanbaru menyetorkan secara deposito APBD senilai Rp333,9 miliar ke Bank Riau-Kepri Cabang Utama, dan termasuk Pemkot Dumai serta Pemprov Riau.

BANK Pernyataan Wahyudi adalah menanggapi temuan Bank Indonesia (BI) di Jakarta yang dirilis oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra). Itu terkait indikasi adanya APBD 2012 milik Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Siak, Kota Dumai dan Pekanbaru yang didepositokan di Bank RiauKepri. Untuk total APBD Pemprov Riau ada sebanyak Rp1,4 triliun sementara Kabupaten Siak senilai Rp545 miliar, kemudian Kota Pekanbaru sebesar Rp415 miliar, dan Kota Dumai ada sebanyak Rp364 miliar. "Sama seperti giro, itu juga mendapatkan bunga yang kemudian menjadi keuntungan bagi daerah," kata Wahyudi. Namun dia enggan menyebutkan ke rekening mana saja bunga deposito APBD Pemprov Riau dan Kabupaten Siak, Kota Dumai serta Pekanbaru di kirimkan. "Intinya kami tidak sejauh itu," kata Wahyudi ketika ditanya terkait ke rekening mana saja bunga deposito itu ditransfer. Sementara itu, Kepala Biro Keuangan Setdaprov Riau Jonli membenarkan, ada dana APBD Riau ditanamkan di bank dalam bentuk deposito. "Seluruh bunga masuk ke kas daerah," kata Jonli singkat. Deposito APBD di bank sendiri dibenarkan menurut ketentuan undang-undang yang berlaku di Indonesia.

SAMBUNGAN

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

BETTER-rls/ant

takan bersalah melanggar pasal 2 junto pasal 18 Undang Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1 junto pasal 64 KUHP," tegas Ketua Majelis Hakim Reno Listowo didepan para terdakwa. Hukuman paling berat diberikan kepada Syahrizal Hamid. Mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pelalawan itu divonis penjara selama 8 tahun penjara. "Selain itu, terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda senilai Rp350 juta. Jika tak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 4 bulan," tegas Reno. Tak cukup sampai disitu, kerena terbutki merugikan negara Rp38 miliar, Syahrizal juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp3 miliar sebagai pidana tambahan. "Jika tidak dibayar, harta benda terdakwa disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara tambahan selama 5 tahun," tukas Reno. Sementara itu, terdakwa Al-Azmi divonis lebih ringan 1 tahun dari Syahrizal. Ia divonis selama 7 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp350 juta. "Jika tidak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 4 bulan sebagai tambahan," ucap Reno. Mantan Kasi Pengukuran di BPN itu juga diwajibkan membayarkan uang

pengganti 926 juta, sebagai pidana tambahan. "Jika tidak dibayar, harta benda terdakwa disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman tambahan selama 5 tahun penjara," kata Reno. Terdakwa lainnya, Lahmuddin, divonis lebih ringan lagi. Ia hanya divonis 5 tahun dan 6 bulan penjara. Ia juga diwajibkan membayar denda Rp250 juta. "Jika tidak dibayar, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman penjara selama 3 bulan," ucap Reno. Tak cukup disitu, Reno juga mewajibkan Mantan Kadispenda Pelalawan itu membayar uang pengganti senilai Rp2 miliar. "Kalau tidak dibayar, harta bendanya disita untuk negara. Dalam hal harta bendanya tidak mencukupi, terdakwa diwajibkan menjalani hukuman tambahan selama 4 tahun," tegas Reno. Terdakwa terakhir, Tengku Alfian Helmi, divonis sama dengan Lahmuddin. Bedanya, ia dikenai denda lebih ringan yaitu Rp200juta, subsidair 3 bulan jika denda tak dibayar. Dalam perkara ini, Tengku tidak diwajibkan membayar karena tidak menikmati uang negara dalam kasus yang telah merugikan negara Rp38 miliar ini. Menurut majelis hakim, hukuman yang diberikan bukanlah ajang balas dendam. Melainkan untuk menumbuhkan rasa jera terhadap pelaku korupsi di

Indonesia. Di samping itu, vonis yang diberikan sudah berdasarkan fakta persidangan, fakta hukum, keterangan saksi dan alat bukti yang dihadirkan. "Semuanya suatu kesatuan dan tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya," jelas Reno. Pembelaan para terdakwa, jelas Reno, sudah dimasukkan pula dalam amar putusan. Namun, pembelaan terdakwa dikesampingkan karena tidak berdasarkan bukti di persidangan. Hal yang memberatkan dan meringankan sudah pula diikutkan. Yang memberatkan, terdakwa merugikan negara, bertentangan dengan keinginan negara dalam memberantas korupsi dan merugikan masyarakat. "Hal meringankan, terdakwa menyesali perbuatan, sudah ada mengembalikan kerugian negara dan masih mempunyai tanggungan keluarga," imbuh Reno. Atas vonis yang diberikan, keempat terdakwa masih belum berniat menempuh jalur hukum selanjutnya. "Kami masih berpikir-pikir untuk mengajukan banding," ucap terdakwa. Setelah vonis ini diberikan, pengadilan tinggal menunggu 3 berkas tersangka yang terjerat dalam kasus ini. Mereka adalah Tengku Kasroen (Mantan Sekda Pelalawan), Rachmat dan Marwan Ibrahim (Wakil Bupati Pelalawan. Dalam kasus ini, Marwan disebut kecipratan dana ganti rugi Rp1,5 miliar. Tengku

Azmun Ja'far juga pernah disebut terlibat. Ia disebut kecipratan Rp12,5 miliar dari ganti rugi lahan Bakti Praja tahun 2007 dan 2008. Kabarnya, uang sebesar itu digunakan untuk mengurus kasus kehutanan yang melilit dirinya di KPK. Dalam kasus ini, seorang anggota DPRD Pelalawan bernama Herman Maskar, disebut juga menerima uang sekitar Rp2 miliar lebih. Hal itu, disebutkan dalam dakwaan Al-Azmi. Sayang, penyidik kesulitan untuk menelusuri dugaan tersebut karena hanya Al-Azmi yang menjadi saksinya. Sedangkan saksi lain, tidak mengetahui pemberian uang itu. Kerugian Rp38 miliar dalam kasus ini tidak hanya disebabkan para terdakwa dan tersangka. Para keluarga terdakwa dan keluarga BPN Pelalawan, juga kecipratan uang. Adapun yang disebabkan pegawai BPN adalah 3.910.000.000. Rincian penerimanya adalah Karya Sukarya Rp140 juta, Raja Amirwan Rp325 juta, H Bran Hardi Rp425 juta, Efendi Rp450 juta, Budi Satria Rp410 juta, Martinus Rp410 juta, Yusrizal Rp200 juta, Iriadarmaja Rp400 juta, Budi Satria Rp10 juta, Mahlidawati Rp1,153 miliar, Afrizon Rp437 juta dan Rp17 juta dinikmati terdakwa Al Azmi. Dugaan korupsi ini bermodus membeli tanah seluas 110 hektar dilahan Bakti Praja, tahun 2002. Di tahun 2005 sampai 2011, lahan yang sudah dibeli, ditebus lagi. BETTER-syu

KPU Riau dalam menjalani gugatan dari pasangan Herman-Agus ini karena KPU Riau sudah merasa bersih dalam menyelenggarakan dua putaran Pemilihan Gubernur Riau, Edy enggan menyatakan hal itu. "Kalau merasa-merasa itu tak boleh, pokoknya kita tunggu saja putusan hakim nanti," tuturnya. Ditambahkan Edy, sebagai penyelenggara Pemilu, pihaknya sudah terbiasa dengan gugatan dari kandidat yang bertarung dalam pesta demokrasi ke MK. Dengan demikian, Edy mengaku gugatan yang dilakukan HA sudah hal biasa dan akan dilalui KPU Riau. "Kita siap untuk digugat, karena kita sudah terbiasa digugat, itulah kerjaan kita," pungkasnya. Sementara itu Wakil Gubernur Riau terpilih Arsyadjuliandi Rachman enggan berkomentar. Telponnya yang aktif tidak

diangkat sedangkan pesan singkat yang dikirim tidak dibalas. Harus Mampu Pengamat politik Riau Andi Yusran mengatakan gugatan pasangan Herman Abdullah dan Agus Widayat masih tiga kemungkinan lainnya dalam beberapa hari ke depan. Tiga kemungkinan tersebut adalah ditolak keseluruhan, diterima sebagian dan diterima menyeluruh. "Tiga kemungkinan itu adalah gugatan tersebut ditolak keseluruhan, diterima sebagian atau diterima secara menyeluruh," kata Andi Yusran kepada BERITA TERKINI, Rabu (11/12/2013). Andi menyebutkan jika MK menolak gugatan itu maka KPUD Riau akan tetap melakukan pelantikan pasangan terpilih Anas Maamum dan-Juliandiarsyad Rachman. Bila gugatan diterima sebagian berarti di beberapa Tempat Pemu-

ngutan Suara (TPS) akan dilakukan pemungutan suara ulang. Namun jika gugatan itu diterima keseluruhan berarti seluruh TPS di Riau dilakukan pemungutan suara ulang. "Sekarang ini tinggal kemampuan MK dalam melihat fakta data-data yang diajukan dalam gugatan tersebut," ujar Andi. Menurut Andi MK akan menerima gugatan jika pelanggaran memang diduga terjadi secara terstruktur dan massif. "Jika gugatan itu diterima sebagian maka ini tidak akan terlalu berpengaruh," ujar Andi. Menurut Andi sekarang tinggal kemampuan pasangan Herman dan Agus untuk membuktikan apakah memang benar terjadi pelanggaran secara terstruktur dan massif. "Ya tentu menarik untuk kita lihat perkembangannya nanti seperti apa," tutup Andi.

aturan itu tidak pernah baca saat memberikan rekomendasi," jelas mantan Kadishut Siak dan Riau ini. Menurut Asral, 10.1 mengatur tentang kriteria lahan operasi BKTIUPHHKHT. Dalam aturan itu, lahan yang boleh disahkan BKT-nya tidak berpotensi kayu 5 meter kubik perhektar. Berangkat dari itu, Asral menyatakan bahwa perusahaan yang mengajukan BKT, tidak bisa disahkan. Pun begitu, ia tetap mengesahkan BKT dan tahun 2005 dan memberi rekomendasi BKT supaya disahkan Rusli, sewaktu dirinya menjabat Kadishut Siak. "Soalnya ada arahan dari atasan untuk memberi rekomendasi," tegasnya. Ia juga mengakui bahwa 10.1 tidak pernah dibacanya sewaktu menjadi Kadishut Siak dan Riau. Sehingga wajar, jelasnya, rekomendasi BKT diberikannya. Ia mengetahui perbuatannya salah. Kesalahan itu baru diakuinya sewaktu dirinya terseret kasus BKT di tahun 2005. "Sejak itulah saya tahu apa yang saya lakukan salah," ucapnya. Asral juga mengakui dirinya pernah menerima Rp600 juta dari perusahaan yang mendapatkan rekomendasi darinya. "Saya pernah terima dan sudah disita KPK," imbuhnya. Uang itu hanya untuk dirinya. "Saya tidak pernah memberikannya ke orang lain, termasuk terdakwa (Rusli.red)," pungkasnya. Bantah Terdakwa Rusli Zainal sendiri membantah pengakuan Asral soal rebutan tanda tangan itu.

Menurut mantan Bupati Indragiri Hilir ini dirinya tidak pernah meminta berkas BKT untuk disahkannya. "Saya sudah menerima nota dinas pengesahan dari saksi, namun saya tolak karena bukan wewenang saya," tegas Rusli. Di tahun sebelumnya, sewaktu Syuhada menjadi Kadishut, Rusli memang mengaku pernah mengesahkan BKT. "Itupun sesudah saya terima nota dinas darinya (Syuhada.red). Saya tidak pernah minta karena bukan wewenang saya," tegasnya. Tolak Tandatangan Sementara itu, Fredrik Suli dalam kesaksiannya mengatakan, dirinya pernah diminta menandatangani konsep pengajuan Badan Rencana Kerja Tahunan BKTIUPHHKHT dan diserahkan ke Gubernur Riau. Awalnya, Fredrik sempat menolak menandatangani konsep tersebut karena tidak sesuai Peraturan Kementerian Kehutanan. Namun, Kadis dan Kasubdit Dishut (Syuhada.red) mendesak dirinya menandatangani konsep tersebut. Setelah dirinya menandatangi konsep BTK tahun 2004, selanjutnya Kepala Dishut Riau membuat nota dinas (Nodis) kepada Gubernur Riau. Isi nota dinas itu, meminta gubernur mengesahkan BKT sesuai permintaan perusahaan. "Kadis bilang, akan lebih baik kalau pejabat yang lebih tinggi yang tanda tangani. Tapi saya tidak tahu, apakah yang dia maksud gubernur atau lainnya. Saya tak bisa berprediksi sendiri," tutur Fredrik. Fredik kembali

menegaskan izin yang diajukan tidak benar, begitu juga izin yang sudah dikeluarkan oleh Bupati Pelalawan, Tengku Azmun Jaafar. "Tapi Kadis tetap meminta dibuatkan konsep," ulangnya. Pengajuan nota dinas, ungkap Fredik, dilakukan karena tidak ada lagi aturan yang membolehkan penebangan hutan alam di Riau. Dinas Kehutanan sempat meminta petunjuk ke Kementerian Kehutanan RI tidak ada jawaban. "Langkah selanjutnya, Kadis meminta gubernur untuk memberi persetujuan prinsip agar mengesahkan BKT," paparnya. Fredik mengaku, ada 8 perusahaan di Kabupaten Pelalawan yang mengajukan izin yakni PT Selaras Abadi Utama, PT Mitra Tani, PT Mutiara Permai, PT Satria Perkasa Agung, CV Putri Lindung Bulan dan lainnya. Di Kabupaten Siak, hanya 1 perusahaan yang meminta izin yakni PT Seraya Sumber Lestari. "Saya tahu, ada BKT yang ditandatangani terdakwa," ucapnya. Disinggung apakah Dishut Riau mempunyai kewenangan melakukan penilaian atas izin yang diterbitkan Fredik menegaskan tidak. Menurutnya, Dishut Provinsi hanya mengusulkan ke pusat. Menanggapi kesaksian Fredrik, Rusli menyatakan bahwa memang pernah menerima nota dinas dari Kadishut. "Isinya menyatakan bahwa BKT sudah sesuai aturan dan bisa disahkan oleh gubernur," jelas Rusli. BETTER-syu

HERMAN dilakukan tim Yusril Ihza Mahendra sekitar pukul 13.45 WIB. "Saat ini masih pendaftaran saja, nanti setelah ini akan diproses, dan biasanya tiga hari kemudian akan dikeluarkan registrasi perkara untuk mengikuti proses persidangan," kata Agusniwan. Pendaftaran perkara gugatan Herman Abdullah ke MK terdaftar dengan Tanda terima No. 1090/PAN.MK/XII/ 2013. Dengan pokok perkara perselisihan hasil pemilihan kepala daerah dan wakil kepada daerah Provinsi Riau putaran kedua tahun 2013. Terkait gugatan tersebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau mengaku siap menjalani. "Informasinya memang begitu, tak ada masalah silahkan saja," ungkap Ketua KPU Provinsi Riau Tengku Edy Sabli, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Rabu (11/ 12/2013) malam. Ditanya apakah kesiapan

BETTER-anr

RZ Namun, begitu ada pengajuan BKT dari perusahaan kayu, Rusli Zainal meminta Asral untuk membawa berkas pengajuan ke dirinya. "Saat itu, pak gubernur ingin mengesahkannya," kata Asral. Atas permintaan itu, Asral bertanya, terkait tugasnya selaku Kadishut. Kalau BKT disahkan gubernur, berarti jabatannya hanya formalitas dan tidak berfungsi. "Selanjutnya, saya jelaskan tentang fungsi dan wewenang Kadishut tentang BKT, sesuai aturan Menhut nomor 652," kata Asral. Setelah menjelaskan itu, Rusli menyerahkan pengesahan BKT ke Asral. "Ambil sajalah," katanya mencontohkan perkataan Rusli. Atas pengesahan BKT yang dilakukan tahun 2005, Asral kena batunya. Sewaktu kasus ini menguap ke permukaan karena melanggar hukum, ia ditangkap KPK dan dipenjara 4 tahun penjara. Asral mengaku sewaktu dirinya menjabat Kadishut Siak, Asral mengaku pernah memberikan pertimbangan BKT ke Dishut Riau. Dalam penilainnya, ia mencantumkan Keputusan Menteri Kehutanan (Kepmenhut) Nomor 10.1 tahun 2000. Namun aturan itu tidak dijadikannya dasar. Jika aturan itu memang diterapkan dan dipelajari, BKT-IUPHHKHT yang diajukan perusahaan kayu di Pelalawan dan Siak ke Dishut Riau, tidak akan pernah direkomendasi untuk disahkan. "Saya memang mencantumkan 10.1 dalam surat rekomendasi. Jujur,


NASIONAL Rektor ITN Bakal Pecat Panitia Ospek MALANG - Rektor Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Suparno Djiwo menyatakan siap memecat panitia jika terbukti melakukan tindak kekerasan pada peserta Kemah Bakti Desa yang digelar di Goa China, Sumbermanjing Wetan, Malang, Jawa Timur, 12 Oktober 2013 lalu. "Kita siap memecat mahasiswa (panitia keamanan Ospek) jika terbukti melakukan tindak kekerasan yang menyebabkan almarhum Fikri meninggal dunia saat Ospek," katanya saat jumpa pers di ITN, Rabu (11/12). Menurut Soeparno, saat ini pihaknya masih tetap berpegang pada hasil visum yang diperoleh dari Polres Malang yang menyebutkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik pada diri Fikri. "Dan sesuai dengan hasil investigasi dari pihak jurusan, ada indikasi kekerasan, tetapi bukan pemukulan. Seperti pemberian jatah minum yang terbatas, ini juga saya tidak tahu termasuk kekerasan atau bukan," tegasnya. Terkait adanya informasi adanya pelecehan seksual pada peserta Ospek, seperti pada foto-foto yang tersebar di media sosial, Soeparno tidak mengakuinya. "Foto yang beredar di sosial media itu bukan Ospek ITN. Karena foto yang diberikan panitia kepada saya, tidak ada foto seperti itu," akunya. Diberitakan sebelumnya, Fikri Dolasmantya Surya adalah mahasiswa baru (maba) Jurusan Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, yang meninggal saat mengikuti Orentasi Kemah Bakti Desa (KBD) dan Temu Akrab di Kawasan Pantai Goa China di Desa Sitiarjo Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Kabupaten Malang, 13 Oktober 2013 lalu.BETTER-kpc

Komnas Perempuan Adukan Dugaan Pelecahan ke BK DPR JAKARTA - Badan Kehormatan (BK DPR) menerima laporan dari Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. Laporan itu berisi dugaan tindakan pelecahan yang dilakukan anggota DPR saat melakukan fit and proper test. "Jadi komnas prempuan itu mengamati sudah lama fit and proper test itu ada pertanyaan yang dianggap kurang respon terhadap gender lah," kata Anggota BK, Ali Maschan Moesa di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/12). Ali menjelaskan Komnas melihat adanya fit and proper test yang diduga pelecehan hampir terjadi di seluruh Komisi yang ada di DPR RI. Dalam fit and proper test tersebut sering terlontar pertanyaan-pertanyaan yang dinilai melecehkan perempuan. "Ditanya ibu kok cantik, ada juga yang nanya hari ini ke spa berapa kali, begitu. Mungkin karena merasa dekat. Dan pertanyaan seperti itu memang terjadi," ujarnya Komnas Perempuan juga meminta BK DPR memanggil empat orang Anggota Komisi I DPR yang pernah memberikan pertanyaan yang bernada melecehkan. Namun Ali tidak bersedia menyebut siapa keempat nama tersebut. Ali menambahkan, laporan Komnas Perempuan ini bukan termasuk dalam pengaduan masyarakat atas dugaan pelanggaran etik anggota dewan, melainkan hanya permintaan untuk adanya klarifikasi dari anggota dewan yang bersangkutan. BETTER-tbn

KAMIS

7

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

Presiden Serahkan DIPA 2014 di Istana Bogor JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Selasa (10/12) kemarin, menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2014 kepada para Menteri/Pimpinan Lembaga sebagai Pengguna Anggaran dan para Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Tahun ini, penyerahan DIPA dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. DIPA 2014 diserahkan secara simbolis kepada setiap gubernur, termasuk Gubernur Provinsi Kalimantan Utara sebagai provinsi termuda, serta kepada tujuh Kementerian Negara/ Lembaga terbaik, yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehutanan. Dijelaskan dalam keterangan tertulis Kementerian Keuangan, ketujuh Kementerian Negara/ Lembaga tersebut dipilih berdasarkan kriteria utama, yaitu memperoleh nilai hasil Penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) yang diberikan oleh KPK di atas 6. Dan selama 2 tahun terakhir berturut-turut laporan keuangannya mendapat opini minimal Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan (WTPDPP) dari Badan Pemeriksa Keuangan. Selain itu, selama 2 tahun terakhir berturut-turut realisasi penyerapan anggarannya di atas 85% dari pagu yang ditetapkan. Pun selama 2 tahun terakhir berturut-turut mendapat reward, dan Pagu anggaran yang dikelola di atas Rp1 triliun. Dalam laporannya, Menteri Keuangan, Chatib Basri menyampaikan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai komitmen

bersama untuk memastikan agar pelaksanaan anggaran dapat dimulai tepat pada waktunya. Dengan demikian, seluruh Satuan Kerja dapat segera mengeksekusi rencana-rencana yang sudah ditetapkan dalam DIPA sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Disamping itu, untuk memperbaiki kuantitas dan kualitas penyerapan belanja Kementerian/Lembaga tahun 2014, Kementerian Keuangan telah mengkomunikasikan dari awal kepada pimpinan Kementerian/ Lembaga untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama, menyusun perencanaan anggaran tahun 2014 yang lebih baik. Kedua, menyelesaikan pembahasan dan persetujuan anggaran Kementerian/Lembaga dengan Komisi di DPR secara tepat waktu. Ketiga, melakukan pengadaan barang dan jasa tahun 2014 lebih awal. Dan keempat, mempercepat penetapan pejabat pengelola keuangan di setiap Kementerian/Lembaga. Berdasarkan hasil kesepakatan pembahasan antara Pemerintah dan DPR, pendapatan negara direncanakan mencapai Rp1.667,1 triliun, atau naik Rp165,1 triliun (11,0%) dari targetnya dalam APBN-P TA 2013. Jumlah ini terdiri dari Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp1.665,8 triliun, dan Penerimaan Hibah sebesar Rp1,4 triliun. Sementara itu, anggaran belanja negara ditetapkan sebesar Rp1.842,5 triliun, naik sebesar Rp116,3 triliun atau 6,7% dibandingkan pagu APBN-P TA 2013. Dari total pagu belanja sebesar Rp1.842,5 triliun tersebut, anggaran yang dialokasikan untuk mendanai kebutuhan belanja Pemerintah Pusat direncanakan sebesar Rp1.249,9 triliun, naik sebesar Rp53,1 triliun atau 4,4% dari pagu APBN-P TA 2013.

Sementara itu, alokasi anggaran untuk Transfer ke Daerah ditetapkan sebesar Rp592,6 triliun, naik sebesar Rp63,2 triliun atau 11,9% dari pagu APBN-P TA 2013. Dengan total pendapatan negara sebesar Rp1.667,1 triliun, dan belanja negara sebesar Rp1.842,5 triliun tersebut, maka defisit anggaran dalam APBN TA 2014 ditetapkan sebesar Rp175,4 triliun, atau 1,69 persen dari PDB. Defisit anggaran tersebut akan ditutup melalui Pembiayaan Dalam Negeri sebesar Rp196,3 triliun, dan Pembiayaan Luar Negeri sebesar negatif (Rp20,9 triliun). DIPA Riau Turun Penjabat Gubernur Riau (Gubri) Djohermansyah Djohan mengakui bahwa Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Riau Tahun Anggaran 2014 turun sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Gubri menginstruksikan agar anggaran Riau TA 2014 digunakan untuk hal-hal yang prioritas.

“Harus dikurangi kegiatankegiatan yang bersifat serimonial. Anggaran yang ada harus digunakan untuk hal-hal yang prioritas, yang dapat memacu perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Pak Djo, sapaan akrabnya kepada pers di Jakarta, Rabu. DIPA Riau TA 2014 turun sekitar 13 persen dibanding tahun lalu. Tahun 2013, Riau menerima Rp27.462.730.772.200, sementara tahun 2014 turun menjadi Rp23.776.464.027.820. Perbandingannya sebagai berikut: Dana Penyesuaian 2013 Rp1.597.319.863.646, sementara 2014 turun jadi Rp648.572.530.000. Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 Rp326.813.680.000, sementara 2014 turun jadi Rp43.737.510.000. Dana Alokasi Umum (DAU) 2013 Rp6.481.357.143.000, sementara 2014 turun jadi Rp820.984.584.000. DBH SDA 2013 Rp10.750.200.388.781, sementara 2014 turun jadi Rp2.384.625.602.482. DBH Pajak 2013 Rp2.586.998.541.771, sementara 2014 turun jadi Rp4.472.843.017.566.

Dana Transfer ke Daerah 2013 Rp5.718.041.172.000, sementara 2014 naik jadi Rp4.472.843.017.566. Menurut Gubri Djo, penurunan DIPA TA 2014 ini juga sangat dipengaruhi oleh hasil migas Riau yang terus merosot. Penurunan ini juga terjadi pada provinsi penghasil migas lainnya seperti Kaltim, Sumsel dan lainnya. “Ini bukan kita saja, tapi juga provinsi penghasil migas lainnya,” ulasnya. Gubri Djo menyatakan agar Riau harus tetap bersyukur atas DIPA yang diterima. “Kita harus tetap bersyukur. Oleh karena itu, mari kita gunakan anggaran yang ada untuk hal-hal yang prioritas. Yang serimonial, sudahlah,” tegas Gubri Djo lagi. Gubri Djo tetap optimis, meski DIPA turun, namun pembangunan dan kemajuan ekonomi Riau di tahun depan tetap meningkat. “Pembangunan Riau 10 tahun terakhir cukup bagus. Jadi kita tetap optimis ke depannya pembangunan Riau insya Allah lebih baik,” tegasnya .BETTER-kpc

Sengman Belum Diperiksa Karena Sakit di Singapura JAKARTA - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi mengungkapkan bahwa pengusaha Sengman Tjahja tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK pada 19 November lalu karena tengah menjalani operasi di Singapura. KPK telah menerima surat keterangan dokter dari pengusaha yang disebut dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu. “Dia ada surat dokter, sedang melakukan pengobatan di Singapura, dia memberikan

klarifikasi. Tetapi sekarang saya tidak mengetahui perkembangannya,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Rabu (10/ 12). Sejauh ini, KPK belum menjadwalkan ulang pemeriksaan Sengman. Saat ditanya apakah KPK sudah meminta second opinion atau pendapat kedua dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk membuktikan kebenaran sakitnya Sengman ini, Johan mengaku belum tahu. “Saya belum tahu, belum dapat informasi soal second opinion, yang disampaikan, ada

informasi bahwa dia lakukan operasi di Singapura,” ujarnya. Sengman menurut rencana diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi Maria Elisabeth Liman. Menurut Johan, Sengman dipanggil sebagai saksi yang dianggap mengetahui, melihat, atau mendengar sangkaan tindak pidana korupsi terhadap Maria, pemilik PT Indoguna Utama, perusahaan yang diduga menyuap mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan

Ishaaq agar mendapatkan tambahan kuota impor. Indoguna diduga menyuap Luthfi melalui teman dekatnya, Ahmad Fathanah, karena kewenangan kuota impor salah satunya ada pada Kementan yang dipimpin Suswono, kader PKS. Peran Sengman terungkap dalam persidangan Fathanah saat jaksa memutar rekaman pembicaraan Ridwan Hakim, putra Ketua Majelis Syuro PKS, dan Fathanah di Kuala Lumpur, Malaysia, Januari 2013. Dalam rekaman itu, dipe-

rdengarkan suara Fathanah yang menyampaikan kepada Ridwan bahwa uang Rp 40 miliar sudah dikirim melalui Sengman dan Hendra. Menurut Ridwan, saat itu, Sengman adalah utusan Presiden Yudhoyono. Saat bersaksi dalam persidangan perkara korupsi pengurusan kuota impor daging sapi ini, Menteri Pertanian Suswono mengaku pernah dihampiri Sengman di rumah dinasnya. Sengman datang memperkenalkan diri sebagai orang yang sangat dekat dengan Presiden.BETTER-kpc

Studio 88 Holiday 88 Plaza Citra Lantai 5. Telp. 0761-28441

Studio 1

Studio 2

Studio 3

Holiday 1

Holiday 2

Jl. Sultan Syarif Qasim, Telp. 33138

Holiday 4


Hatt rick 8

KAMIS

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

Kopenhagen-Madrid Laga Serius

KOPENHAGEN- Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menilai Kopenhagen menunjukkan keseriusan saat melawan timnya, pada pertandingan keenam Grup B Liga Champions di Parken, Kopenhagen, Selasa (10/12). Menurutnya, pasukannya menunjukkan respons positif terhadap sikap Kopenhagen. Madrid memenangi laga itu 2-0. Gol diciptakan oleh Luka Modric (25) dan Cristiano Ronaldo (48). Selama 90 menit, menurut catatan UEFA, Madrid menguasai bola sebanyak 59 persen dan menciptakan 11 peluang emas dari 15 percobaan, sementara Kopenhagen melepaskan enam tembakan titis dari sebelas usaha. "Ini adalah pertandingan serius, yang sama sekali tidak mudah. Pemain-pemain saya bermain dengan baik dan menunjukkan sikap yang bagus dan soliditas. Seragam Real Madrid memotivasi semua yang ada di sini. Ini memastikan bahwa para pemain memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan," ujar Ancelotti. "Manchester City akan menjadi tim paling berbahaya dari antara semua runner-up grup. Bagi kami, penting untuk terus berada di jalur ini dan berusaha menjadi semakin baik," tambahnya. Dengan kemenangan atas Kopenhagen, Madrid menjadi juara Grup B dengan nilai 16, atau unggul sepuluh angka dari runner-up sementara Juventus, yang masih menyisakan satu pertandingan. BETTER-kpc

Moyes Bingung Dengan Dua Wajah United

Lavezzi Bimbang, Arsenal Waspada BINTANG Paris Saint-Germain, Ezequiel Lavezzi mengaku tak menutup kemungkinan untuk hengkang dari Paris. Tak ayal, komentarnya memancing para klub peminat memasang kewaspadaan. Rumor yang beredar meyakini jika pemain asal Argentina itu tengah tak bahagia di Parc des Princes. Tak mendapat kepercayaan penuh dari pelatih Laurent Blanc diyakini

mencapai tampilan terbaik, saya tak mau semua ini terus berlanjut," tegasnya. Pengakuan tersebut kian menggiring nasib Lavezzi pada spekulasi. Sejumlah klub besar Eropa diyakini antri tanda tangan eks Napoli itu saat bursa transfer dibuka lagi awal tahun depan, di antaranya Arsenal, Tottenham, AC Milan dan juga Inter Milan.BETTER-bn

Tunggu Aku Kembali, Inter

LONDON - Bukan cuma Chelsea yang akan merasakan tangan dingin Jose Mourinho untuk kali kedua. Pelatih asal Portugal itu menjanjikan hal serupa pada Inter Milan, dia akan kembali ke Nerazzurri suatu hari nanti. Seperti halnya di FC Porto dan Chelsea, Mourinho meraih sukses besar saat membesut Inter dalam kurun 2008 hingga 2010. Puncak dari segalanya tentu saja treble winner yang diperoleh pada musim 2009/ 2010. Total ada lima trofi dipersembahkan Mourinho buat Inter dalam kurun singkat tersebut. Sebuah raihan yang membuat Iteristi sangat

mengidamkan kembalinya pria berusia 50 tahun itu. Doa dan keinginan fans Inter bisa jadi bakal terwujud. Meski baru kembali melatih Chelsea di musim ini, Mourinho memastikan dirinya akan kembali ke Nerazzurri. "Suatu hari nanti saya akan kembali ke Inter. Saya sudah mengunjungi negara-negara yang membuat saya penasaran untuk saya ketahui. Saya masih ambisius, tapi dalam cara yang berbeda. Saya tidak perlu memenangi gelar-gelar baru, jadi saya tahu saya hanya ingin mengulang

Barcelona Menjelang 1.000 Gol di Laga Internasional

MANCHESTER United melaju mulus di Eropa, tetapi mereka terpuruk di Premier League. Tak pelak dua sisi berbeda itu membuat manajer David Moyes pun bingung. Setan Merah mengakhiri fase grup Liga Champions sebagai pemuncak dengan status tak terkalahkan, setelah menekuk Shakhtar Donetsk 1-0 di laga pamungkas. Tapi lain ceritanya di liga. United menelan dua kekalahan kandang beruntun dan kini meringkuk di posisi kesembilan klasemen. Dan Moyes mengaku tak punya penjelasan soal hal itu kala mengatakan, "Jika saya punya jawabannya, pasti saya sudah menyelesaikan masalah ini sekarang dan semua akan baik-baik saja." Tapi eks manajer Everton itu tetap berusaha menggambarkan versinya. "Saya benar-benar yakin jika itu karena beda gaya dan bisa dikatakan pemain sudah terbiasa, mereka berpengalaman di Eropa - mereka nyaman di sini. Mereka juga nyaman di Premier League, tapi saat ini mereka belum menunjukkannya," tutup Moyes. Pria Skotlandia itu menambahkan, "Saya rasa para pemain kami lebih dari mampu untuk bermain di level ini (di Eropa). Banyak yang mengatakan saya tak berpengalaman di Liga Champions jadi saya sangat bahagia bisa memuncaki grup".BETTER-bola

menjadi katalis keinginannya untuk meninggalkan kampiun Ligue 1 itu. Dan Lavezzi sendiri tak berusaha meredam spekulasi itu. "Saya tak tahu (apa yang terjadi di masa depan). Seorang pemain tak pernah tahu jelas soal semua ini, tapi saya bisa katakan pada Anda jika saya akan melakukan segalanya untuk mengubah situasi saya di Paris karena saya belum

DALAM laga menjamu Celtic, Barcelona punya kesempatan menorehkan rekor terkait produktivitasnya di kompetisi internasional. Blaugrana tinggal butuh satu gol lagi untuk mencapai jumlah 1.000. Gol yang dibuat Xavi Hernandez saat Barca kalah 12 atas Ajax Amsterdam dua pekan lalu merupakan gol ke999 Barca di kompetisi internasional. Alhasil, laga menjamu Celtic, Kamis (12/12) dinihari, akan jadi kesempatan klub asal Katalan itu untuk menggenapi jumlah golnya menjadi 1.000. Peluang Barca mencapai catatan 1.000 gol tersebut terbuka sangat lebar karena mereka punya catatan impresif di kandang sendiri. Barcelona meraih dua kemenangan meyakinkan di dua laga sebelumnya atas Ajax dan AC

Milan. Dalam dua laga tersebut tercipta tujuh gol untuk tuan rumah, sementara tim tamu cuma berhasil bikin satu gol. Dari 999 gol yang sudah dibuat, sebanyak 487 di antaranya lahir di Liga Champions, sementara 178 hadir saat mereka berkompetisi di Piala Winners. Saat tampil di Piala UEFA, pemain-pemain Barcelona berhasil melesakkan 149 gol. Gol-gol lainnya datang di ajang Fairs Cup sebanyak 141, di Piala Dunia Antarklub sebanyak 17 gol dan pada Piala Super Eropa menghasilkan 12 gol. Catatanya belum berhenti sampai di situ karena Barcelona masih punya koleksi dua gol di Fairs Cup Trophy playoff final dan satu lainnya dari ajang Piala Intercontinental. Barcelona membutuhkan 508 pertandingan untuk mencapai jumlah 999 gol tersebut. Itu artinya untuk setiap laga internasional yang dijalani, Barcelona rata-rata mencetak 1,97 gol. Dalam kurun yang sama, gawang Barcelona kebobolan 516 kali. Demikian dikutip dari situs resmi Barcelona. BETTER-dtc

yang sudah terjadi," sahut Mourinho dalam wawancaranya dengan FourFourTwo. Mourinho pernah memgakui kalau dirinya punya

ambisi untuk menaklukkan kompetisi-kompetisi domestik teratas Eropa. Sejauh ini dia sudah melalukannya di empat tempat berbeda: mengantar Porto menjuarai Liga Portugal,

memberi Chelsea trofi Premier League, membantu Real Madrid jadi kampiun La Liga Primera, dan tentu saja mengantar Inter meraih Scudetto. BETTER-dtc

INFO DINAS KESEHATAN BENGKALIS

Sudah Saatnya Rupat Punya RSUD PULAU RUPAT adalah pengobatan khusus oleh kawasan terluar yang dokter. memiliki dua kecamatan “Insyaallah, pada dengan jumlah penduduk tahun 2014 mendatang tidak terlalu padat. Namun, kita akan memulai daerah ini selalu menjadi pembangunan RSUD di sorotan, Tidak hanya di pulau Rupat. Tentunya sektor jalan, listrik, sarana diawali dengan pendidikan, tetapi juga di perencanaan (feasibility bidang pelayanan study/FS) terlebih kesehatan, semuanya dahulu, kemudian ada masih serba terbatas. kajian analisa mengenai Meskipun di dua dampak lingkungan M. Sukri kecamatan tersebut (amdal) serta perizinan (Rupat Selatan dan Rupat lainnya yang Utara) sudah memiliki dibutuhkan,” terang Sukri Pusat Kesehatan Masyarakat mengenai rencana pembangunan (Puskesmas), Dinas Kesehatan RSUD tersebut. (Diskes) Bengkalis berencana pada RSUD yang diharapkan menjadi tahun anggaran 2014 mendatang sarana utama pelyananan untuk membangun sebuah Rumah kesehatan masyarakat itu Sakit Umum Daerah (RSUD). direncanakan akan dibangun Keberadaan RSUD itu diharapkan ditengah-tengah pulau Rupat. dapat memenuhi kebutuhan Sehingga masyarakat yang berada masyarakat akan layanan di Rupat (Selatan) maupun Rupat kesehatan yang lebih maksimal. Utara dapat menikmati pelayanan Kepala Dinas Kesehatan kesehatan di RSUD yang Bengkalis Mohammad Sukri SH direncanakan dibangun memaparkan, gagasan untuk permenanen itu. Kemungkinan membangun RSUD yang lokasi RSUD tersebut akan berada representatif di Pulau Rupat sebuah di Desa Pangkalan Nyirih, keharusan. Karena penanganan Kecamatan Rupat. kesehatan yang dilakukan di Dipilihnya Pangkalan Nyirih, Puskesmas yang terletak di karena desa tersebut berada di Kelurahan Batu Panjang (Rupat tengah-tengah pulau Rupat yang Selatan) dan Tanjung Medang dibelah oleh Selat Morong. Lokasi (Rupat Utara), masih memiliki Pangkalan Nyirih dapat dijangkau keterbatasan peralatan dan tenaga dalam waktu yang tidak terlalu medis. lama dari desa-desa yang ada di Akibatnya, banyak masyarakat kecamatan Rupat Utara serta di Pulau Rupat yang terpaksa desa-desa di kecamatan Rupat dirujuk berobat ke Kota Dumai, yang terletak di bagian Selatan khususnya untuk penyakit berat pulau yang berpenduduk 40 ribu yang memerlukan perawatan dan jiwa lebih itu.

Dijelaskan mantan Kadispenda Bengkalis ini, setelah perencanaan selesai dibuat tahun 2014, akan dilanjutkan dengan pembangunan fisik, yang dijadwalkan akan mulai dibangun tahun 2015 mendatang. Pihaknya mengaku tidak mau tergesa-gesa, karena sebelum memulai pekerjaan fisik harus ada perencanaan serta kajian yang matang terlebih dahulu. “Sudah disiapkan perencanaannya untuk dilaksanakan tahun depan (tahun 2014). Mudah-mudahan rencana pembangunan RSUD di Pulau Rupat itu dapat terealisasi dan disetujui oleh DPRD Bengkalis,” jabar Sukri. Soal type/klasifikasi RSUD itu sendiri akan ditentukan nantinya, karena yang jelas rumah sakit yang akan dibangun itu tidak akan sebesar RSUD di kota Bengkalis maupun kota Duri. Tapi mampu memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat secara luas, dengan ketersediaan alat kesehatan yang memadai serta tenaga dokter, perawat dan tenaga medis yang cukup. Keberadaan RSUD di Rupat memang sudah lama diimpikan masyarakat disana, khususnya warga yang bermukim di bahagian utara pulau tersebut. Selama ini warga yang menderita sakit berat harus dirujuk ke rumah sakit kota Dumai, belum lagi faktor geografis Rupat yang harus menggunakan transportasi laut untuk membawa warga yang sakit ke Dumai membutuhkan waktu lama serta biaya yang mahal.*BETTER-afdal


PEKANBARU TERKINI

Kota Bertuah

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

KAMIS, 12 DESEMBER 2013  NO. 579 TAHUN III

 Terganjal Temuan di Dinas Pasar

Pemko tak Kunjung Raih Predikat WTP

Better-Devon

PENGUNGSI BANJIR- Masih minimnya bantuan dari pemerintah bagi warga yang tinggal di Rumbai Pesisir Jalan Yos Sudarso Kota Pekanbaru.

 Alasan Bicarakan Anggaran Penanganan Banjir

Dewan Belum Sahkan APBD 2014 PEKANBARU- DPRD Kota Pekanbaru sampai sekarang belum juga mensahkan APBD 2014. Alasannya, karena DPRD bersama tim anggaran pemerintah Kota Pekanbaru masih membahas besaran anggaran untuk penanganan banjir. “Belum tahu kapan disahkan, karena kita masih ada pembahasan tentang penanganan banjir. Agar kedepan anggaran untuk penanganan banjir benarbenar tepat sasaran,” kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Sondia Warman, Rabu (11/12/2013). Desas desus adanya perselisihan antara Pemerintah Kota Pekanbaru bersama kalangan Dewan yang mengakibatkan APBD tak kunjung disahkan, Sondia Warman membantah hal itu. Menurut Sondia, lambatnya pengesahan APBD 2014 ini diakibatkan

Sondia Warman

Dewan ingin berhati-hati dalam penganggaran. “Jangan sampai karena mau cepat-cepat, setelah disahkan nanti masyarakat komplen mengapa disahkan cepat, padahal masih ada yang diperlukan masyarakat,” ujarnya. Ditanya kapan waktu pasti untuk pengesahan APBD 2014 yang dibahas Dewan ini, Sondia pun tak bisa memberikan target.

Sebab, dirinya bersama kalangan legislatif lainnya di DPRD Kota Pekanbaru bertekad agar penganggaran tahun ini efektif dari tahun-tahun sebelumnya. “Kita tak punya target dan memang tidak ada target. Kita ingin betul-betul penganggaran ini tepat sasaran, yakni kepentingan masyarakat,” tuturnya. Anggaran yang tengah dibahas Dewan yang mengakibatkan APBD 2014 lama disahkan, menurut keterangan Sondia yakni anggaran tentang pembuatan saluran air. Sehingga, ketika ada anggaran untuk penanganan banjir ini, tahun depan tak terjadi lagi banjir yang merenggut korban jiwa. “Fokus kepada penanganan banjir, umpamanya di Dinas PU, penanganan banjir disini dengan cara pembangunan drainase yang persentatif

untuk menangani banjir. Itu yang sedang kita bicarakan di Dewan,” pungkasnya. Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu, petinggi Pemerintah Kota Pekanbaru (Walikota, Wakil Walikota, Sekko, para Kepala Dinas) dipanggil rapat oleh DPRD Kota Pekanbaru. Rapat tertutup itu dilakukan malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Besar dugaan, rapat tersebut membicarakan tentang APBD 2014 yang masih ada penambahan dan pengurangan dari kedua belah pihak antara legislatif dan eksekutif itu. BETTER-riki

PEKANBARU- Hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyebabkan terganjalnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bagi Pemko Pekanbaru. Temuan BPK terkait aset pemko yang sudah bertahuntahun atau sudah lama ada, namun tidak kunjung ditanggapi dan diselesaikan. Di antara temuan tersebut adalah penggunaan anggaran di Dinas Pasar yang belum ada kejelasan dan sudah berlangsung tiga tahun terakhir. Temuan tersebut mencapai Rp10,8 miliar. Hal itu muncul ketika Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI berkunjung ke Pemko Pekanbaru dan diterima Walikota Pekanbaru, H. Firdaus MT bersama staf, Selasa (11/12) di aula Kantor Balaikota. “Untuk kinerja walikota sudah sangat baik, bahkan kami apresiasi. Tapi ada yang kurang dan itu membuat Pekanbaru sulit mendapatkan WTP. Diharapkan, ke depan pemko jangan sampai terlupakan untuk itu. Rekomendasi tersebut harus segera dituntaskan,” kata Wakil Kepala Komite IV DPD RI, GKR Ayu Kusindria kepada wartawan. Pertemuan tersebut juga dihadiri Gafar Usman, anggota DPD RI asal Riau yang menjabarkan beberapa temuan dan dinilai tidak wajar. Di antaranya, Dinas Pasar yang tidak mencantumkan laporan penggunaan anggaran sebesar Rp10,8 miliar. Selain itu, ditemukan juga nilai retribusi IMB yang tidak lengkap. Kondisi tersebut terjadi, karena ada beberapa IMB yang sudah didaftarkan namun tidak jadi membangun. Sementara pembayaran retribusi tidak dilakukan membuat nilai sudah masuk dalam laporan dan uang tidak ada. Terkait kondisi tersebut, Walikota Pekanbaru, H. Firdaus MT

mengakuinya dan akan segera memperbaikinya. “Kita semua berupaya untuk memperbaikinya. Memang ada kendala dan harus kita selesaikan. Kita segera lakukan penataan keuangan daerah dan sensus aset daerah, bagaimana kita menyikapi hasil temuan BPK tahun 2013,” papar Firdaus. Firdaus mengakui, ada beberapa kesulitan, terutama rekomendasi penghapusan aset. Pasalnya ada beberapa aset yang sudah tidak ada, tapi harus dilakukan penghapusan. Untuk itu, Pemko akan berkoordinasi dengan BPK serta melakukan Sensus barang daerah yang dapat dijadikan dasar untuk melakukan penghapusan

aset. Kendala tersebut, menurut Firdaus, di antaranya ada aset wako yang sudah tidak ada bekas dan tidak ada bekas. “Di sini terjadi setelah sepuluh tahun, aset sudah tidak ada, sementara penghapusan aset salah satunya adalah ada barang bukti yang harus dibersihkan,” tuturnya. Di sisi lain, anggota DPD menyebutkan, pembangunan Pekanbaru sudah maju pesat dibanding dengan daerah lain, seperti Medan yang lebih dahulu menjadi kota besar. “Selain lebih maju dari kota lain, Pekanbaru menjadi kota besar di luar jawa yang peredaran uangnya cukup tinggi,” tukasnya. BETTER-wina

PASAR tradisional di Kota Pekanbaru.


10

KAMIS

LANCANG KUNING

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

 DIPA 2014 Riau Mengalami Penurunan Pemko akan Tambah Alat Normalisasi Sungai PEKANBARU- Menyempitnya beberapa sungai di Pekanbaru yang menyebabkan banjir sudah selayaknya menjadi catatan penting pemerintah. Terbukti dengan diintruksikannya Dinas PU untuk melakukan normalisasi beberapa sungai yang menjadi penyebab banjir. Demikian diungkapkan walikota Pekanbaru, Firdaus MT usai menerima kunjunga DPD-RI, Selasa (11/12) di Aula kantor walikota. “Normalisasi akan terus dilakukan dan jalan terus, kita terus menambah alat, baik itu alat kita sendiri maupun kira sewa,” kata Firdaus MT. Dirinya meminta kepada pengembang dan masyarakat yang membangun rumah serta toko untuk memperhatikan persoalan drainase. “Kan karena ulah masyarakat juga yang membangun jalan masuk tanpa mengindahkan instruksi pemerintah makanya terjadi banjir. Misalnya ada warga yang membuat jalan masuk dengan menutup parit sampai paritnya tidak berfungsi,” tukasnya. Dicontohkan, seperti penyempitan yang terjadi di Air Hitam. Dimana pihak pengembang memperluas wilayah usahanya di daerah aliran sungai air hitam. “Disini pengembang membuat jembatan penyebarangan di sebelahnya. Tanpa disadari, reruntuhan tanah timbunan ke dalam sungai membuat pendangkalan dan penyempitan aliran sungai,” paparnya. Dikatakan, pemko sekarang sudah memilki tiga alat berat yang pembeliannya dialokasikan dalam APBD Perubahan 2013. Sekarang ada sekitar tiga eskavator dan akan ditambah dalam waktu dekat. “Sebenarnya kewenangan ini merupakan kewenangan provinsi, namun karna berada di wilayah pemko, kita mau tak mau harus ikut dalam pengerjaannya,” tuturnya. BETTER-wina

Djohermansyah: Kurangi Kegiatan Serimonial

JAKARTA- Penjabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan mengakui, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Riau Tahun Anggaran 2014 mengalami penurunan sekitar 13 persen dari tahun sebelumnya. Karena itu, Gubri menginstruksikan agar anggaran Riau TA 2014 digunakan untuk hal-hal yang prioritas. “Harus dikurangi kegiatankegiatan yang bersifat serimonial. Anggaran yang ada harus digunakan untuk hal-hal yang prioritas, yang dapat memacu perkembangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Pak Djo, sapaan akrabnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/12). Sebelumnya, Selasa (10/12), seluruh gubernur termasuk Pak Djo menerima DIPA TA 2014 dari Presiden SBY di Istana Bogor. DIPA Riau TA 2014 turun sekitar 13 persen dibanding tahun lalu. Tahun 2013, Riau menerima Rp23.462.730.772.200,

sementara tahun 2014 turun menjadi Rp23.776.464.027.820. Perbandingannya sebagai berikut: Dana Penyesuaian 2013 Rp1.597.319.863.646, sementara 2014 turun jadi Rp648.572.530.000. Dana Alokasi Khusus (DAK) 2013 Rp326.813.680.000, sementara 2014 turun jadi Rp43.737.510.000. Dana Alokasi Umum (DAU) 2013 Rp6.481.357.143.000. Sementara tahun 2014 turun menjadi Rp820.984.584.000. DBH SDA 2013 Rp10.750.200.388.781, sementara 2014 turun jadi Rp2.384.625.602.482. DBH Pajak 2013 Rp2.586.998.541.771, sedangkan tahun 2014 turun jadi Rp4.472.843.017.566. Dana Transfer ke Daerah 2013 Rp5.718.041.172.000. Untuk tahun 2014 naik jadi Rp4.472.843.017.566. Menurut Gubri Djo, penurunan DIPA TA 2014 ini juga sangat dipengaruhi oleh hasil migas Riau yang terus merosot. Penurunan tersebut juga terjadi pada provinsi penghasil

migas lainnya seperti Kaltim, Sumsel dan lainnya. “Ini bukan kita saja, tapi juga provinsi penghasil migas lainnya,” ulasnya. Dikatakan, Riau harus tetap bersyukur atas DIPA yang diterima. “Kita harus tetap

bersyukur. Oleh karena itu, mari kita gunakan anggaran yang ada untuk hal-hal yang prioritas. Yang serimonial, sudahlah,” tegas Gubri Djo lagi. Pj. Gubri tetap optimis, meski DIPA turun, namun pembangunan dan kemajuan

ekonomi Riau di tahun depan tetap meningkat. “Pembangunan Riau 10 tahun terakhir cukup bagus. Jadi kita tetap optimis ke depannya pembangunan Riau insya Allah lebih baik,” tukasnya. BETTER-rls/bsh

 Desember 2013 Kontrak Berakhir

Pemprov Lanjutkan Pembangunan Jembatan Siak IV 2014 PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau akan melanjutkan sisa pembangunan Jembatan Siak IV tahun 2014 mendatang. Karena akhir tahun ini, kontrak kerja sama pembangunan Jembatan Siak IV sudah berakhir. Untuk melajutkan pembangunan Jembatan Siak IV terpaksa melalui dana reguler dan bukan dana multiyear. “Untuk melanjutkan sisa pembangunan Siak IV dilakukan melalui proses lelang atau penunjukan langsung. Namun, proses penunjukan langsung atau lelang pembangunan Jembatan Siak IV harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” kata Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Riau, Emrizal Pakis kepada wartawan, Rabu (11/12). Dikatakan, kelanjutan sisa pembangunan Jembatan Siak IV bisa dilakukan dengan penunjukan langsung apabila sesuai dengan koridor. Jika tidak bisa dilakukan penunjukan langsung akan dilakukan proses lelang.

“Pegerjaan kelanjutan jembatan Siak IV tidak terlalu banyak. Saya tidak tahu berapa persentase dari sisa pekerjaan pembangunan Jembatan Siak IV. Tapi pekerjaan itu terhambat proses dilema keterlambatan pengerjaan. Jika kita mengatakan salah dari rekanan dalam pengerjaan Siak IV bisa menuntut kita,” papar Emrizal. Dituturkan, keterlambatan rekanan dalam pengerjaan pembangunan Jembatan Siak IV. Akibat keterlambatan, Pemerintah Riau membayar kemajuan fisik. Dari hasil kordinasi dengan PU Riau, pekerjaan Jembatan Siak IV harus berhenti di tahun 2013. Pasalnya, proyek multiyer berakhir tahun 2013. “Proses lelang atau penunjukan langsung untuk kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV harus masuk dalam koridor hukum. Sehingga, tidak boleh lari dalam proses hukum untuk penunjukan langsung dan proses lelang

pembangunan Jembatan Siak IV,” tutur Emrizal. Disebutkan, bila proyek multiyear pembangunan Siak IV diberlakukan tentu harus diperpanjang Peraturan Daerah (Perda) Riau. Pasalnya, Perda Riau tentang proyek Multiyer tersebut tidak di perpanjang. Maka itu, pekerjaan jembatan Siak IV reguler. “Saya tidak tahu berapa anggaran untuk melanjutkan sisa pembabugunan Jemabatan Siak IV. Tapi anggaran kelanjutan sisa pembangunan Jembatan Siak IV telah dimasukan dalam RAPBD tahun 2014,” ujar Emrizal. Diungkapkan, sebelum berakhirnya masa kerja pembangunan Jembatan Siak IV pasti akan dilakukan audit oleh BPKP Riau dan Badan Independen antara nilai fisik dan nilai pembayaran. Hal ini untuk mengantisipasi, supaya jangan sampai nilai pembayaran melebihi dari nilai fisiknya. BETTER-anr

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL  Sempena Gebyar PAUD 2013

Pj Gubri Djohermansyah Djohan terima DIPA Prov Riau tahun 2014 dari Presiden SBY di Istana Negara

Ribuan Murid PAUD Ramaikan Kantor Bupati

Dewan Sebut Kinerja Satker Makin Menurun PEKANBARU- Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Kamaruzaman menyebutkan, kinerja Satuan Kerja Pemerintah Kota Pekanbaru semakin menurun. Penilaian itu disampaikannya setelah dirinya mengamati perkembangan progres kerja pemko yang tidak menunjukkan perbaikan. “Kita melihat kinerja Satker semakin menurun, untuk memacu lajunya proses pembangunan di Pekanbaru perlu ditunjang dengan tenaga yang berkompetensi,” kata Kamaruzaman di DPRD

Pekanbaru, Rabu (11/12/2013). Dengan banyaknya Satker yang tidak paham dengan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing, Kamaruzaman menilai perlu adanya uji kopetensi kepada pejabat sebelum diberikan jabatan di pemerintahan Kota Pekanbaru. “Perlu kita mengadobsi yang telah dilakukan di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, harus ada uji kopetensi untuk memperoleh Satker yang mengerti akan pekerjaannya,” ujar Kamaruzaman. Sebelum duduk di

jabatannya, baik kepala dinas, kepala bagian, camat, dan lurah, perlu diuji kemampuannya dalam bertugas. Dengan demikian, kedepan Walikota Pekanbaru akan terbantu dengan kinerja Satker yang sudah maksimal tersebut. “Kalau sekarang kita lihat, banyak Satker yang belum menterjemahkan visi misi Walikota Pekanbaru. Ketika Walikota ingin pembangunan ini digesa, Satker tidak memahami tentang hal itu dan mengakibatkan kinerjanya lelet,” tukasnya. BETTER-riki

 Dibiayai Dalam APBD 2014 Sebesar Rp130 Miliar BUPATI Rokan Hulu bersama Muspida ikut menari sempene gebyar Paud tahun 2013 di halaman kantor Bupati.

PASIR PENGARAYANBupati Rokan Hulu, H. Achmad mengimbau seluruh Pembina PAUD Desa dan Kecamatan untuk rutin meninjau perkembangan PAUD di wilayahnya. Hal itu dikatakan bupati kepada wartawan usai mengikuti Gebyar PAUD 2013 di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Rabu (11/12). Menurutnya, peran pembina PAUD di Desa dan Kecamatan sangat besar terhadap kemajuan PAUD di Rokan Hulu. Selain itu, SDM guru PAUD juga sangat mendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Untuk pencapaian target tersebut, Pemkab Rokan Hulu telah membantu memberikan pelatihan dan pendidikan tambahan guru PAUD, sehingga proses belajar mengajar di sekolah berjalan baik dan sampai sekarang jumlah PAUD dan

Kelompok Bermain (KB) di Rokan Hulu sudah mencapai 500 sekolah dan Rokan Hulu merupakan daerah terbanyak memiliki PAUD untuk seluruh Riau. “Kita bersyukur perkembangan PAUD di Rokan Hulu semakin hari semakin baik. Dari awalnya hanya satu PAUD yang direncanakan sebelumnya, kini sudah berkembang menjadi tiga PAUD untuk satu Desa,” kata Achmad. Dikatakan, untuk membantu perkembangan PAUD, Pemkab Rokan Hulu telah mengalokasi dana sebesar Rp30 juta setahun untuk setiap desa dan jumlah tersebut akan dibagikan sesuai jumlah PAUD di desa tersebut. Dengan momentum gebyar PAUD tahun 2013, Bupati mengajak seluruh pembina PAUD tingkat desa dan Kecamatan agar selalu turun ke lapangan untuk meninjau

perkembangan PAUD. Karena dengan kedatangan pembina akan menambah motivasi murid dan guru dalam belajar mengajar. Karena bila sejak dini anak sudah diberikan pendidikan, maka untuk proses pendidikan berikutnya akan lebih mudah dilakukan demi mewujudkan mutu pendidikan yang lebih baik di Rokan Hulu. “Kita imbau kepada pembina PAUD, baik tingkat desa dan kecamatan untuk rutin meninjau perkembangan PAUD di daerahnya, agar mereka lebih termotivasi,” papar Achmad. Pada kesempatan itu, Achmad juga memberikan penghargaan kepada guru PAUD beprestasi dan disemarakkan hiburan ratusan peserta tari massal yang anggotanya adalah murid PAUD di Kecamatan Rambah. BETTER/adv/hms

Pembangunan Gedung DPRD Riau Perlu Kajian Akademis PEKANBARU- Wacana Pembangunan Gedung DPRD Riau 10 lantai yang dibiayai dalam APBD Riau sebesar Rp130 miliar tahun 2014, perlu dilakukan kajian analisa akademis. Pasalnya, kajian analisa akademis untuk menilai keperluan dan kapan diperlukan pembangunan gedung DPRD tersebut. Demikian dikatakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Riau, Emrizal Pakis kepada wartawan, Rabu (11/ 12). Menurut Emrizal, dari pengajian analisa akademis baru dapat dimulai dengan pendekatan teknis. Untuk itu, pendekatan teknis tentu harus ada grand disein, DED dan perkiraan biaya yang representatif untuk pembangunan gedung DPRD

Riau itu. “Saya tidak berkapasitas untuk menyebutkan apakah pembangunan gedung DPRD Riau 10 lantai itu layak dibangun. Kita hannya melihat pada nilai pungsi dan memanfaat dari pembangunan gedung DPRD Riau tersebut,” katanya. Dituturkan, seandainya nilai manfaat pembangunan Gedung DPRD Riau itu masih bisa termanfaatkan, tinggal pada ruang waktu untuk menentukan kapan akan bisa berobah dalam kafasitas pemanfaat Gedung DPRD Riau tersebut. “Dalam nilai pembangunan yang kita lakukan. Kita ada nilai skala prioritas. Skala prioritas itu ,mempertimbangkan nilai-nilai azas manfaat, fungsi,

keweanagan dan ruang kerja dimanfaat yang dapat menjadi satu sistim,” papar Emrizal. Menurutnya, harus ada kajian akademis untuk pembangunan Gedung DPRD Riau. Sebelum menentukan sikap dalam pembangunan Gedung DPRD Riau harus dimulai dari kajian analisa akademis. “Sesuai kajian akademis tentu harus ditentukan kelayakan pembangunan Gedung DPRD Riau itu. Kemudian apakah momen pembangunan gedung DPRD Riau itu bisa dilakukan dengan kajian analisa Akademis. Jika sudah sampai penilaian baru disusun grand disein dan dubuat DED. Setelah itu baru dilakukan pendekatan pada pisik,” urai Emrizal. BETTER-anr


KRIMINAL TERKINI

KAMIS

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

11

ROMPI Tahanan. Para tahanan korupsi akan mengenakan rompi yang bertuliskan Tahanan Korupsi. Seperti yang dipakai dua tahanan korupsi Kejari Pelalawan ini.Rompi Tahanan. Para tahanan korupsi akan mengenakan rompi yang bertuliskan Tahanan Korupsi. Seperti yang dipakai dua tahanan korupsi Kejari Pelalawan ini.f-devon

Dua DPO Pelaku Curanmor Dibekuk PEKANBARU- Setelah sekian lama menghilang, akhirnya dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Ga (21) warga Komplek Perum Asabri Jalan Rawa Bening, Kecamatan Tampan dan Ze (22) warga Jalan Tanjung Datuk, Kecamatan Lima Puluh berhasil di tangkap polisi. Kedua tersangka ditangkap jajaran Reskrim Polsek Senapelan, Senin (9/12) sekitar pukul 12.00 Wib di Jalan Setia Budi, Kecamatan Lima Puluh. Keduanya merupakan, spesialis kasus pecurian sepeda motor Honda Supra X 125 Nopol BM 2680 JO milik Desni (37) warga Jalan Garuda Sakti KM 4 Kelurahan Simpang Baru, pada tahun 2012 lalu. Saat itu, sepeda motor korban tiba-tiba raib yang di parkir di teras rumahnya. Akibatnya korban mengalami kerugian mencapai Rp 11 juta. Kapolsek Senapelan AKP Ari Kartika Bhakti, SIK ketika dikonfirmasi wartawan, melalui Kanit Reskrim Ipda Syahrizal SE, MSi, membenarkan adanya penangkapan dua pelaku curnamor yang mana sudah lama DPO. "Tersangka diringkus sewaktu sedang melintas di Jalan Dr Setia Budi. Dan saat ditangkap, kedua tersangka tidak melakukan perlawanan. Sehingga dengan mudah di jebloskan ke penjara,'' tutup Syahrizal. Better-Toni

IRT Dijambret Dan Dianiaya Pelaku PEKANBARU - Nursyafni (45), seorang ibu rumah tangga (IRT) warga Jalan Angkatan Limapuluh, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, kehilangan perhiasannya. Tidak hanya itu, ia juga dianiaya pelaku pejabret tersebut. Menurut laporan korban di kepolisian yang diterima wartawan, Rabu (11/12) siang, peristiwa itu terjadi saat korban berkendara sepeda motor di sekitar Jalan Nelayan Ujung, Pekanbaru, pada Selasa (10/12) sekitar pukul 11.00 WIB. "Saat melintas di sekitar lokasi kejadian, tiba-tiba saja pelaku datang menghadang dan meminta gelang emas dan merampas tas saya," kata Nursyafni. Diakui korban, ia sempat melakukan perlawanan. Namun pelaku justru menganiayanya dengan cara memukul bagian kepala korban. "Saat itu pelaku memukul dengan menggunakan helm sambil merampas gelang emas dan tas milik korban dan kemudian melarikan diri," katanya. Akibat kejadian tersebut, korban mengaku mengalami kerugian materi hingga jutaan rupiah dan memar di bagian kepala. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Arief Fajar Satria mengatakan telah mengetahui adanya laporkan penjambretan dengan korban seorang ibu rumah tangga tersebut. "Sudah diterima laporannya, dan pelapor juga telah diminati keterangan. Kasusnya ini akan diselidiki," kata dia. Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengimbau agar masyarakat senantiasa mewaspadai berbagai bentuk tindak kejahatan yang dapat merugikan secara materi maupun fisik.BETTER-ant

 Penemuan Tulang Manusia di Jalan Manunggal

Masyarakat Yang Kehilangan Keluarga Segera Lapor Polisi

PEKANBARU-Pihak penyidik Jajaran Mapolsekta Tampan menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, sekitar tahun 2012 lalu, agar segera mendatangi pihak kepolisian. Sebab, hasil otopsi membuktikan korban positif perempuan yang diperkirakan berumur 17-30 tahun. Demikian disampaikan Kapolsek Tampan Kompol

Suparman, SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim Iptu Musa Jedi Permana, Rabu (11/12) siang kemarin. "Polsek Tampan bersama tim khusus RS Bhayangkara Polda Riau telah selesai melakukan otopsi dan menemukan beberapa petunjuk mengenai jasad wanita yang di duga wanita korban pembunuhan," tutur Musa Jedi. Diterangkannya, hasil otopsi menunjukan korban

berjenis kelamin perempuan. Diperkirakan meninggal di tahun 2012, berumur 17-30 tahun dengan tinggi badan 155 cm, ciri-ciri berambut lurus dan berkulit ras mongoloid. "Kita menghimbau juga kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar mendatangi Polsek Tampan atau datang langsung ke RS Bayangkhara Jalan Kartini agar kita ungkap pelakunya," tegas Musa

Jedi. Dibeberkannya, hasil otopsi tim medis juga menemukan bukti bahwa korban diduga tewas akibat dipukul dengan menggunakan benda tumpul di bagian belakang kepalanya serta pada pelipis sebelah kanan. “Dari hasil otopsi dan temuan itu beberapa barang-barang milik korban. Pihaknya akan menjadikan acuan untuk melakukan penyelidikan

guna mengungkap identitas atau pelaku pembunuhannya,” imbuh Musa Jedi. Sebagaimana diketahui, warga Jalan Manunggal, Gang Saudara, RT 04 RW 08, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, digegerkan oleh penemuan kerangka manusia yang terkubur. Kerangka itu ditemukan oleh Syahril saat menggali parit yang tidak jauh dari rumahnya, Selasa (3/12) siang.Better-Toni

Maling Bawa Kabur Uang Rp12 Juta Saat Korban Memasak PEKANBARU- Mestika Sitompul (22), warga Jalan Fajar Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki tertimpa musibah karena uang tunai sebesar Rp12 juta miliknya, dibawa kabur maling saat korban memasak di dapur rumah kontrakannya, Selasa (10/12) sekitar pukul 17.30 WIB. Informasi yang diberi-

kan korban dalam laporan singkat ke Mapolsekta Payung Sekaki, Rabu (11/12), diketahui kejadian itu bermula saat korban pulang dan menyimpan uang milik koperasi senilai Rp12 juta di dalam lemari baju di kamar tidurnya. Merasa aman, korban lalu pergi memasak ke dapur rumahnya. Usai memasak, Mestika lalu kembali ke kamar

rumahnya. Setiba di dalam kamar, korban kaget melihat pintu lemari pakaiannya telah terbuka. Korban lalu memeriksa uang senilai Rp14 juta yang disimpan di dalam lemari pakaiannya telah raib sebagian dan hanya tersisa senilai Rp2 juta. “Saya merasa aneh, yang diambil hanya uang Rp12 juta saja. Sementara sepeda motor dan barang-barang

lainnya tidak,” ujar Mestika kepada penyidik kepolisian Mapolsek Payung Sekaki. Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman, SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano Barman membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ini korban sedang diambil keterangannya. Dan kita akan periksa saksi-saksi

yang ada di rumah kontrakan itu,” beber Billy. Dijelaskan Billy, korban tinggal berdua bersama seorang temannya. Sewaktu kejadian, juga dimenemukan kejanggalan. Karena pintu depan rumah kontrakannya tidak ada bekas dirusak paksa. "Kuat dugaan, pelakunya tidak orang jauh dari korban. Namun kita masih menyelidikinya," tutup Billy. Better-Toni

Mapolres Bangkinang. Empat orang tersangka terkait kasus sabu-sabu berhasil ditangkap oleh tim Satuan Reserse Narkotika (Satrestik) Polres Kampar di dua tempat terpisah. Salah satu tersangka adalah seorang oknum mantan kepala desa asal Kamparkiri berinisial Az yang ditangkap bersama seorang perempuan di sebuah wisma di Bangkinang.

Ironisnya, tersangka Az mendapatkan barang haram itu dari oknum anggota Satpol PP Kampar berinisial B yang kini masih buron. Demikian disampaikan oleh Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK melalui Kasat Restik Polres Kampar Iptu Hendrix didampingi KBO Satrestik Ipda Jufredi kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar pada Selasa (10/12). BETTER-rpc

 Diduga Bandar Narkoba

Oknum Satpol PP Buron BANGKINANG - Salah seorang anggota Satpol PP Kampar yang sudah berstatus PNS dengan inisial BI, saat ini menjadi buronan polisi karena diduga merupakan bandar narkoba. Padahal BI ini sedang mengikuti tahapan rehabilitasi di BNK Kampar. Namun sayangnya dalam

rehabilitasi pun ternyata masih memasok narkoba. Keterlibatan BI ini terungkap saat Satreskrim Narkoba Polres Kampar menangkap dua pelaku Az dan AS yang sedang melakukan pesta sabusabu di salah satu wisma di Bangkinang pada Sabtu (23/11). ‘’Dalam pengem-

NOTA Kesepahaman Bersama. Kepolisian Daerah Riau telah memiliki menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Perwakilan BPKP Riau terkait dengan kerjasama di bidang akuntabilitas pengelolaan keuangan dan perbantuan dalam penanganan kasus-kasus korupsi. Penandatangan MoU dilakukan di Ruang Pertemuan Polda Riau yang dihadiri oleh Kapolda Riau Brigjend (Pol) Drs.Chondro Kirono M.M, M.Hum beserta seluruh jajaran pejabat utama beserta seluruh Kapolres dari wilayah Polda Riau, beberapa waktu lalu.

bangan, kita menemukan bahwa pemasok barang haram tersebut adalah BI yang merupakan oknum Satpol PP Kampar,’’ ujar Kapolres Kampar AKBP Ary Apriyono SIK melalui Narkotika Polres Kampar Iptu Hendrix, Selasa (10/ 12) pada ekspos penangkapan empat pelaku narkoba di


12

KAMIS

CV Candra Graha Terima Penghargaan Primaniyarta BENGKALIS- CV Candra Graha milik Ketua Kadin Kabupaten Bengkalis, untuk ketiga kalinya menerima penghargaan Primaniyarta Provinsi Riau yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Riau atas nama Gubernur Riau di Hotel Arya Duta, Selasa (10/12). Penghargaan Primaniyarta yang diterima CV Candra Graha ini tak lain karena perusahaan yang berkantor di kota Bengkalis ini, dianggap berprestasi dan kosisten dalam melakukan eksportir produk-produk industri kecil dan menengah (IKM). Sang owner, Masuri SH ketika dihubungi, Rabu (11/12) mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Riau tersebut. “Melalui penghargaan ini, mudahmudahan semakin memotivasi kami untuk terus melakukan eksportir produk-produk IKM,” ujar Ketua Kadin Bengkalis ini. Dipaparkan Masuri, ini merupakan yang ketiga kalinya Candra Graha meraih penghargaan serupa. Sebelumnya di tahun 2008 dan 2009, perusahaannya juga meraih penghargaan Primaniyarta. Bahkan pada tahun 2010 masuk nominator 10 besar nasional dan berkesempatan melakukan persentasi di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Ketika ditanya apa harapannya ke depan, pengusaha pelayaran ini menilai antara ekspor dan impor khususnya produk-produk non migas sudah balance atau seimbang. Tinggal lagi bagaimana kondisi ini dijaga, salah satunya melalui regulasi yang berpihak terhadap pelaku IKM dan pemerintah bersama stakeholder terkait terus melakukan pembinaan-pembinaan dan pelatihan-pelatihan sehingga kualitas produk IKM dalam negeri bisa bersaing dengan produk luar. “Dan yang tak kalah penting adalah kuantitas dan kontiniutasnya bisa terjaga dalam upaya memenuhi permintaan pasar,” tutup Masuri. BETTER-afdal

Mantan Sekretaris Dinsos Dituntut 7 Tahun Penjara BENGKALIS- Dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bengkalis dengan hukuman 7 tahun penjara, denda Rp 1 milyar subsider 5 bulan penjara. Mantan Sekretaris Dinsos Kabupaten Bengkalis Sy alias Op merasa tidak masuk akal dan keberatan. Pembelaan tersebut disampaikan Op melalui penasehat hukumnya (PH) Heryanto pada sidang yang digelar, Rabu (11/12/13) dipimpin Ketua Majelis Hakim Sarah Louis Simanjuntak dan dua hakim anggota Jonson Parancis, Bagus Trenggono. “Klien kami merasa keberatan atas tuntutan JPU itu, karena merasa kurang masuk akal apa yang telah dituduhkan,” katanya Dalam pembelaan itu, terdakwa tanpa hak melawan hukum menggunakan narkotika jenis sabu dan ganja. Sebenarnya adalah karena ketidaktahuan informasi tentang bagi pecandu narkotika harus segera direhabilitasi dan melaporkannya ke instansi ataupun dinas yang terkait. “Kemudian klien kami dalam unsur perbuatan melawan hukum, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan satu tidaklah terbukti diatas 1 gram. Sehingga JPU sepantasnyalah menuntut sebagaimana dalam Pasal 127 ayat satu,” katanya lagi. Sebelumnya, terdakwa Sy dituntut dituntut JPU Kejari Bengkalis hukuman selama 7 tahun penjara denda Rp 1 milyar subsider penjara 5 bulan. Ia terbukti bersalah dan meyakinkan telah menyimpan narkoba berupa ganja kering dan sabu. Oleh karena itu dia dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 111 dan 112 undang-undang tentang narkotika. BETTER-afdal

CT Scan Rusak, Pasien Terpaksa Dirujuk ke Pekanbaru BENGKALIS- Sembilan bulan alat canggih milik RSUD Bengkalis terbiar dan tak bisa digunakan karena mengalami kerusakan. Pihak RSUD akhirnya harus merujuk pasien yang memerlukan perawatan CT Scan ke Pekanbaru. Rusaknya peralatan CT Scan dirasakan pihak rumah sakit terutama Bagian Radiologi sangat mengurangi layanan kesehatan kepada masyarakat, karena tidak bisa memberikan pelayanan terutama untuk pasien stroke secara total. Sementara pasien sendiri sangat diberatkan dengan harus dirujuk ke Pekanbaru, karena sudah pasti harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, kendati biaya perobatan ditanggung pemerintah. “Sudah enam bulan, alat ini rusak dan terbiar seperti ini. Kita terpaksa harus merujuk pasien terutama pasien stroke ke Pekanbaru, karena disini tidak dapat ditangani dengan rusaknya CT Scan,” ujar Dr Harris Setia Ampera Hutagaol dokter spesialis radiologi saat ditemui di RSUD Bengkalis, Rabu (11/12). Menurutnya, setiap minggu minimal 2 pasien harus dirujuk ke rumah sakit lain karena tidak dapat ditangani di RSUD Bengkalis. Hal ini tak harus terjadi jika saja CT Scan yang canggih tersebut bisa dioperasionalkan alias tidak rusak. “Kita sudah berulang-ulang melaporkan kerusakan alat ini, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Sementara pasien stroke makin banyak. Yah, kita tak ada jalan lain untuk memberikan pelayanan, selain harus merujuk ke rumah sakit lain,” ungkapnya Direktur RSUD Bengkalis Dr Zulkarnaen yang dihubungi sedang berada di Jakarta. Ia belum dapat berbicara banyak karena saat dihubungi sedang menghadiri acara diskusi bersama BNN. BETTER-afdal

BENGKALIS

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

BUPATI Herliyan Saleh didampingi Kepala BKPPP M FAuzi dan Ir Darmansyah dari Badan Ketahanan Pangan Riau pada acara pembukaan rapat dewan ketahanan pangan di lantai II kantor bupati Bengkalis, Rabu (11/12).

Bupati Buka Konferensi VI PGRI BENGKALIS- Bupati H Herliyan Saleh sangat berharap kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bengkalis membantu Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan data base pendidikan. Data base ini sangat penting karena sangat terkait dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di bidang pendidikan. “Sejak tahun 2011 saya sudah minta data base tentang pendidikan yang valid, namun sejauh ini data yang ada masih berbedabeda. Data base ini sangat penting karena terkait arah kebijakan yang akan kita buat. Untuk itu saya minta kepada PGRI membantu

Dinas Pendidikan untuk menyiapkannya,” ujar Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh ketika membuka Konferensi VI PGRI Kabupaten Bengkalis di Aula Kantor Dinas Pendidikan, Rabu (11/12) sore. Pada kesempatan itu, Bupati juga mengharapkan melalui Konferensi VI ini akan terbentuk kepengurusan yang solid dan program kerja organisasi 5 tahun ke depan dapat dilaksanakan dengan baik.Organisasi ini harus berjalan dan bisa berkerjasama dengan seluruh puluh, baik dengan pemerintah maupun daerah guru sendiri. “Lakukan evaluasi

organisasi, penguatan organisasi dan networking. Tingkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi sesuai bidang sehingga lebih guru lebih profesional dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik,” harap Bupati. Menurut Bupati, banyak kemajuan di bidang pendidikan yang telah dicapai. Namun tidak sedikit pula persoalan yang harus diselesaikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk itu ia mengimbau kepada guru untuk bersama- kita mencetak anak bangsa yang berkualitas. “Mari bersama-sama bekerja untuk profesi, bukan

semata-mata mengejar kehidupan. Pemkab sangat menghargai profesi guru dan perhatian terhadap guru. Mari kita bersinergi memajukan pendidikan di Kabupaten Bengkalis ini,” pintanya. Sebelumnya Ketua PGRI Bengkalis, Syafri menyampaikan bahwa Konferensi VI yang akan berlangsung mulai 10- 12 Desember ini, diikuti 45 orang peserta. Dari konfrensi ini diharapkan terpilihnya pengurus masa bhakti 2013-2018, mengesahkan program kerja, data akurat anggota PGRI dan menyatukan informasi serta persepsi. Sementara Kadisdik

Herman Sani dalam kesempatan itu menyampaikan tentang kondisi guru yang ada di Kabupaten Bengkalis saat. Dari segi jumlah, seluruh guru di Kabupaten Bengkalis baik negeri, swasta maupun honorer mencapai 12.867 orang. Dari jumlah itu yang sertifikasi 1.863 orang (PNS) dan non PNS 283 orang Kadisdik juga menyampaikan persoalan distribusi guru yang tidak merata, baik dari segi jumlah maupun dari segi kualitas. Dia juga berharap melalui konferensi ini bisa terpilih kepengurusan yang bisa membantu program-program Pendidikan Kabupaten Bengkalis. BETTER-adv-afdal

 Rakor Program Kelautan dan Perikanan

DKP Tingkatkan Koordinasi Lintas Instansi BENGKALIS- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bengkalis mengajak seluruh instansi baik antar SKPD maupun instansi vertikal untuk saling meningkatkan koordinasi. Hal itu penting dalam upaya mensukseskan programprogram pembangunan bidang kelautan dan perikanan. “Dinas Kelautan dan Perikanan tidak bisa berdiri sendiri karena banyak kepentingan yang terlibat di dalamnya. Kita butuh koordinasi dan kerja sama dengan SKPD lain maupun instansi vertikal, misalnya dari aparat kepolisan maupun TNI dalam pengamanan di laut,” ujar Kadis Kelautan dan Perikanan, Ir Amril Fachri saat memberikan pengarahan pada acara Rapat Koordinasi Pembangunan Program Kelautan dan Perikanan, yang

ditaja DKP Bengkalis, bertempat di Hotel Horizon, Selasa (11/12). Peran aparat keamanan menurut Kadis yang belum genap sebulan dilantik ini, akhir-akhir ini dirasakan begitu penting terutama terkait adanya isu penangkapan ikan oleh nelayan-nelayan ilegal. Kegiatan perikanan di Kabupaten Bengkalis masih didominasi oleh penangkapan ikan sehingga jumlah nelayan untuk di Kabupaten Bengkalis saja cukup banyak. “Kondisi seperti ini sangat rentan dengan terjadinya gesekan-gesekan antar nelayan. Ditambah pula dengan informasi adanya nelayan luar yang tidak memililki izin ikut melakukan penangkapan di perairan Bengkalis. Hal-hal semacam ini bisa saja memicu konflik, sehingga peran serta aparat keamanan sangat kita

butuhkan,” kata Amril. Menurut pria murah senyum ini, dengan wilayah kerja yang begitu luas meliputi lautan dan darat, bukan berarti DKP paling hebat. Justru dengan kondisi seperti itu DKP butuh kerja sama dengan SKPD-SKPD lain seperti Dinas Perhubungan, Distamben, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Termasuk juga organisasiorganisasi kemasyarakatan yang ada, sehingga penanganan dua sisi darat dan laut bisa dilaksanakan seoptimal mungkin. “Saya berharap, rapat koordinasi yang digelar ini bisa membuahkan hasil yang memuaskan dalam pelaksanaan programprogram pembangunan bidan kelautan dan perikanan. Ada masalah dan ada pula solusinya,” harap Amril. Sebelumnya Ketua

KEPALA DKP Ir Amril Fachri didampingi Ketua Panitia Ir M Anshoruddin saat menghadiri pembukaan acara Rakor Program Pembangunan Kelautan dan Perikanan.

Pelaksana M Anshoruddin menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya Rakor Pembangunan Program Kelautan dan Perikanan antara lain untuk mensinergikan program dan kegiatan terkait dengan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah

daerah pada pembangunan kelautan dan perikanan yang harus diprioritaskan. Selanjutnya, meningkatkan koordinasi dan kerja sama secara sinergis dan saling melengkapi dalam implementasi pelaksanaan program dan kegiatan antar SKPD. BETTER-adv-afdal

 Usut Penyertaan Modal Rp 300 Milyar

Jaksa Jemput ‘Paksa’ Dokumen ke Kantor PT BLJ BENGKALIS- Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis terus menindaklanjuti penyelidikan penyertaan modal Rp 300 milyar kepada BUMD PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis. Guna melengkapi penyelidikan, pada Rabu (11/ 12) sekitar pukul 11.00 WIB, Kejari Bengkalis menjemput paksa dokumen ke kantor perusahaan semi plat merah tersebut. Dipimpin langsung Kajari Mukhlis yang didampingi Kepala Tindak Pidana Khusus Arjuna Meghanada dan Kepala Seksi Intelijen Furkon Syah Lubis, rombongan Kajari mendatangi kantor PT.BLJ di Jalan Pahlawan-Bengkalis untuk mengambil langsung dokumen-dokumen penting perusahaan. Kedatangan tim jaksa

dipimpin langsung Kepala Kejari Bengkalis tersebut ditemui Manajer Operasional Zulkifli, manajer humas dan CSR Haspian Tehe, sementara itu Direktur Utama PT. BLJ Yuslizar Andayani sedang dinas di luar kota. Kepada sejumlah wartawan, Kajari Bengkalis Mukhlis mengungkapkan, penjemputan beberapa dokumen yang dilakukan karena pada pemeriksaan sebelumnya data yang harus dilengkapi tim penyelidik belum diperoleh. Sehingga pihak kajari terpaksa harus turun langsung meminta dokumen kepada manajemen PT BLJ. Penjemputan ‘paksa’ dokumen itu sebagai tindaklanjut penyeleidikan penyertaan modal Rp 300

milyar kepada PT.BLJ yang sampai sekarang progres kerjanya belum ada. “Ini salah satu komitmen kita menyelidiki penyertaan modal di PT. BLJ sebesar Rp 300 milyar itu. Nah, apakah ada indikasi penyelewengan atau merugikan.keuangan negara, belum bisa diasumsikan kesana kita masih melakukan penyelidikan belum penyidikan,” papar Mukhlis. Dari dokumen yang diambil itu, diantaranya berupa aturan-aturan dan rekening perusahaan. Pada kesempatan itu kajari tidak mau berkomentar lebih jauh tentang proses penyelidikan terhadap pengelolaan keuangan negara yang nilainya cukup fantastis itu. Penyertaan modal Rp 300 milyar lolos melalui Peraturan

Daerah (Perda) yang disahkan DPRD Bengkalis awal tahun 2012 lalu. Terpisah, Kasi Pidsus kejari Bengkalis Arjuna Meghananda yang dikonfirmasi soal penyertaan modal itu, membenarkan kalau pihaknya terus mendalami penyelidikan terhadap aliran dana Rp 300 milyar. Beberapa waktu lalu, direktur utama PT.BLJ Yusrizal Handayani sudah diperiksa kejari Bengkalis. Disinggung apakah kejari akan menindaklanjuti penyelidikan terhadap jajaran komisaris PT.BLJ, Arjuna menyebut tidak tertutup kemungkinan kearah tersebut. Bahkan ia menyebut seluruh jajaran komisaris PT.BLJ juga bisa dimintai keterangan atau diperiksa, karena mereka pasti tahu aliran dana tersebut serta

merestui progres perusahaan. “Yang pasti saat ini kita masih melakukan pengumpulan data. Siapa-siapa yang akan diperiksa atau dimintai keterangan nantinya belum dapat kita pastikan sekarang. Bisa jadi dari hasil pemeriksaan serta data-data yang ada, kita akan panggil seluruh jajaran komisaris untuk dimintai keterangan sesuai dengan hasil penyelidikan kita,” terang Arjuna. Terakhir ia juga mengungkapkan apabila dalam penyelidikan ada pihak lain yang layak dimintai keterangan dan diperiksa, kejari Bengkalis akan melakukannya. Misalnya pihak-pihak yang menjadi mitra kerja PT.BLJ dalam program pengembangan kelistrikan berupa PLTG/U. BETTER-afdal


PENDIDIKAN

KAMIS

13

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

SMAN 5 Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS PEKANBARU- Remaja sangat rentan tertular HIv AIDS. Karena itu perlu dilakukan sosialiassi serta penyadaran menghindarai HIV AIDS bagi remaja. Seperti dilakukan Pusat Informasi Kesiswaan (PIK) SMAN 5 Pekanbaru. SMAN 5 Pekanbaru melalui Pusat Informasi Konseling (PIK) yang dimilikinya aktif mensosialisasikan bahaya HIV/AIDS kepada teman sebaya. Mulai dari bahaya narkoba hingga pergaulan bebas menjadi topik sosialisasi utama yang diberikan pengurus PIK kepada rekan-rekannya. Koordinator Bimbingan Konseling (BK) SMAN 5 Pekanbaru, Hafni Zukhra SPd, baru-baru ini, mengatakan, sebelum melakukan penyuluhan, para pengurus PIK yang terdiri dari beberapa siswa

ini berkonsultasi terlebih dahulu kepada guru pembimbing. “Anggota PIK kita aktif memberi penyuluhan ke teman sebaya, namun sebelum memberikan penyuluhan itu, mereka selalu berkonsultasi dulu dengan guru BK,” ujar Hafni. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan PIK SMAN 5 ini cukup beragam. Mulai dari melakukan konseling kelompok hingga penyuluhan kepada temanteman sebaya lainnya. “Penyuluhan yang dilakukan anak-anak kita di PIK ini juga pada kelompoknya, seperti kelompok satu kelas. Selain itu juga dilakukan melalui ekstra kurikuler (ekskul),” sebutnya. Untuk pengembangan PIK tersebut, terang Hafni, pihaknya lebih mengarah

kepada persoalan HIV/ AIDS. Penyuluhan tentang masalah ini, sebutnya, aktif dilakukan anggota PIK. “Pengembangan PIK ini, kita lakukan dalam kegiatan Kelompok Siswa Peduli AIDS (KSPA). Penyuluhan ini sangat aktif dilakukan anak-anak kita,” katanya. Diakui Hafni, keberadaan dan penerapan PIK di sekolahnya cukup signifikan manfaatnya. Mengingat lewat PIK tersebut perkembangan kepribadian siswa dapat terpengaruh ke arah yang lebih positif. “Kita berharap anakanak kita ini aktif dari segi kegiatan-kegiatannya. PIK ini terus dikembangkan, sehingga anak-anak kita ini memiliki wawasan luas dan maju dalam mencapai pendidikan mereka,” pungkasnya.

BELAJAR di PKBM mengikuti program Paket C setara SMA merupakan suatu kesempatan bagi yang tak menamatkan SMA.

BETTER-yen/hrc

SKB Taja Pelatihan Pengelola PAUD Telkomsel Raih Penghargaan dari Kemdikbud

Dra NILA RESMITA MPd

PEKANBARU- UPTD Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pekanbaru mengadakan Pendidikan dan Pelatihan

9Diklat) untuk pengelola PAUD yang ada di Kota Pekanbaru. Pelatihan pengelola PAUD diadakan di Hotel Resty Menara Pekanbaru mulai Selasa (10/12) hingga Jumat (13/12) mendatang. Sebanyak 180 orang Pengelola PAUD dari berbagai kecamatan yang ada di Pekanbaru serius mengikuti Diklat tersebut. Pelatihan pengelola tersebut menghadirkan narasumber dari Kementrian Pendidikan dan Kebuyaan Ri, Dra Enah suhaenah, dosen UNRI, Syakhdanur,MMP,MSi serta beberapa pembicara lainnya yang kompeten. Kepala SKB Kota Pekanbaru, Dra Nila Resmita MPd menyebutkan bahwa ini adalah kegiatan yang diadakan SKB Kota Pekanbaru dalam rangka meningkatkan kualitas pengelola PAUD. Agar pengelola PAUD dapat

mengembangkan dan meningkatkan kemampuannya dalam mengelola PAUD. Nila berharap agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan serius. agar dapat menyerap materi yang disampaikan narasumber. “Semoga Pelatihan ini bermanfaat bagi pengelola PAUD. Dan nantinya usai pelatihan dapat menerapkan ilmunya dalam mengembangkan lembaganya,” papar Nila. Walau belum setahun menjabat Kepala SKB Kota Pekanbaru, namun Nila mempunyai keinginan serta visi misi untuk meningkatkan kulaitas guru serta pengelola PAUD. “Kita berharap ke depan banyak lagi kegiatan untuk meningkatkan wawasan dan ketrampilan guru serta pengelola PAUD,” papar Nila. BETTER-yen

SOLUSI TEPAT UNTUK MASALAH PERKULIAHAN (Legalitas : Terdaftar dengan resmi, jelas dan terjamin)

APAKAH ANDA SALAH SEORANG MAHASISWA YANG : > Ingin Transfer ke Tingkat yang lebih Tinggi ? > Perkuliahan yang tersendat-sendat ? > Berhenti karena kesibukan kerja ? > Calon M.A (Mahasiswa Abadi) ? > Punya Masalah Pribadi yang tidak bisa disebutkan ? > Atau memang sudah DO dari perkuliahannya ? Apapun alasannya, jika anda ingin keluar dari masalah tersebut dan mendapatkan solusi yang tepat sebagai jalan keluarnya.. Tak Perlu Cemas Lagi, bergeraklah secepat orang yang sudah sukses HUBUNGI SEGERA!!!

IKLAN

ASOSIASI DAN KONSULTASI EDUKASI

PELITA NUSA

JALAN ARIFIN ACHMAD RUKO NO.2(SBERANG SIMPANG PAUS) TELP. 0761-7064223 PEKANBARU - RIAU Contact Person : PAK ZULFAHMI SS, S.Pd, MM HP : 0821 6959 5959 MAAF TIDAK MELAYANI MC,CM,FC, DAN SMS Insya Allah kita temukan solusinya secara resmi dengan legalitas yang jelas dan terjamin Note : Kami juga membuka program khusus untuk memiliki ijazah tingkat SDSMP-SMA (Reguler dan Kesetaraan). Semuanya sudah terdaftar pada Dinas Pendidikan Nasional Plus AKTE NOTARIS

PELITA NUSA ...centre of problem solving for education

JAKARTA- Telkomsel salah satu perusahaan yang selama ini cukup peduli dengan dunia pendidikan. 5 Desember 2013 Telkomsel mendapatkan penghargaan dalam ajang Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2013. Pada acara yang diadakan di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta, Jum’at (29/ 11/2013), Telkomsel berhasil meraih penghargaan untuk kategori ‘Perusahaan atau BUMN’ dengan inovasi ICT (Information & Communication Technology) yang ditujukan bagi kalangan pelajar di seluruh Indonesia. Selain itu Telkomsel juga dianggap telah memberikan pengetahuan bagi seluruh pelajar terkait teknologi informasi dan telekomunikasi terkini. GM Corporate Social Responsibility Telkomsel Tubagus Husniyullah mengatakan, ‘’Penghargaan ini

sesungguhnya menjadi potret nyata bahwa teknologi memiliki peranan yang amat penting untuk memajukan dunia pendidikan. Kami akan terus memaksimalkan sumber daya yang kami miliki untuk dapat mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, dalam hal ini tentunya yang berkaitan dengan bisnis utama kami yaitu di bidang ICT,’’. Dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Mohammad Nuh beserta jajarannya, acara yang mengangkat tema ‘Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan’ ini menitkberatkan penilaian kepada para peraih penghargaan berdasarkan upaya nyata yang dilakukan dalam bidang pendidikan. Telkomsel sendiri setiap tahunnya selalu berpartisipasi aktif melakukan program Corporate Social Responsibility

di bidang pendidikan melalui peran teknologi, seperti pengembangan kompetensi guru di bidang ICT, pelaksanaan tryout online bagi para pelajar, hingga pengembangan sekolah berbasis teknologi (Telkomsel Integrated Digital School). Ajang APP telah diadakan sejak tahun 2010, dan penghargaan ini merupakan apresiasi kepada semua pihak dan individu, baik pemerintah maupun swasta, yang telah berkiprah di bidang pendidikan serta mendorong masyarakat lainnya untuk berkontribusi di sektor pendidikan. Telkomsel adalah operator selular terbesar di Indonesia dan nomor 6 terbesar di dunia dengan jumlah pelanggan mencapai 128 juta. Untuk melayani pelanggannya yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk juga di daerah terpencil dan pulau terluar serta daerah perbatasan Negara, Telkomsel menggelar 67.000 BTS. Telkomsel secara konsisten mengimplementasikan roadmap teknologi 3G, HSDPA, HSPA+, serta uji coba teknologi Long Term Evolution (LTE) dalam upaya memandu perkembangan industri telekomunikasi selular di Indonesia memasuki era mobile broadband. Salah satu programnya adalah pengembangan jaringan broadband di 200 kota besar di Indonesia. Untuk melayani kebutuhan pelanggan, Telkomsel menggelar call center 24 jam dan 410 pusat layanan GraPARI yang tersebar di seluruh Indonesia. BETTER-yen/hrc


14

KAMIS

ROHIL

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Semua Sektor Prioritas Pembangunan BAGANSIAPIAPI - Tahun anggaran 2013 Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah melakukan beberapa program pokok dan strategis. Antara lain, melanjutkan program pengentasan kemiskinan melalui program perkebunan rakyat, terutama pada kantong-kantong kemiskinan. Membangun rumah layak huni, berobat gratis, sertifikasi lahan penduduk miskin, mencetak lahan sawah baru, melakukan pembinaan usaha budi daya perikanan serta memberikan bantuan bea siswa bagi siswa yang kurang mampu dan berprestasi. Khusus untuk pembagunan rumah layak huni, sejak tahun 2010-2013 Pemerintah Rokan Hilir telah mengalokasikan setiap desa sebanyak 5 (lima) unit rumah, begitu pula untuk tahun anggaran 2014. Pembagunan infrastruktur,meliputi lanjutan pembangunan pusat perkantoran rokan hilir yang telah dimulai sejak tahun 2010. Sedangkan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jaringan jalan, pada tahun 2014 terus dilanjutkan. Wabup Rohil H Suyatno berfoto bersama para pelajar dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba di salah satu SMA di Rokan hilir. Terutama pembangunan jalan pada daerah-daerah yang masih terisolir. Untuk tahun 2012 Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan fokus untuk membuka ketelisoliran di Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud. Khusus untuk pembangunan jalan lintas pesisir, untuk ruas jalan PanipahanTeluk Piyai, Teluk Piyai-Pedamaran, Pedamaran-Bagansiapiapi telah ditangani dan dianggarkan oleh pemerintah Provinsi Riau melalui APBD provinsi Riau, dan diharapkan pada tahun 2013 dianggarkan oleh pemerintah provinsi Riau dengan alokasi anggaran yang lebih besar lagi. Karena, diharapkan dengan selesainya pembangunan jembatan Pedamaran, ruas lintas jalan pesisir ini akan fungsional. Bupati H Annas Maamun menyerahkan surat tanah dan gedung Kemenag Rohil untuk difungsikan kepada Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Tarmizi Tohor MA disela acara peresmian pemakaian kantor tersebut. BETTER-yen/roc

Kepala SMAN Sinaboi Imbau Pelajar Giat Membaca

KEPALA SMA Negeri Sinaboi minta siswa tingkatkan minat baca.

SINABOI - Membaca adalah jendela dunia. Karena itu banyaklah membaca. Untuk memberikan dampak yang positif dan menunjang Sumber Daya Manusia (SDM) handal, Kepala SMA Negeri I Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, terus melakukan pembenahan dengan cara meningkatkan pembelajaran dan menambah buku bacaan di Perpustakaan. "Kami dari sekolah terus menambah dan memperkaya buku-buku pelajaran dan bahan-bahan bacaan siswa tak lain maksud kami bagaimana pelajar itu dapat menambah wawasan serta pengetahuan dengan memamfaatkan fasilitas buku yang ada," kata Kepala SMA Negeri I Sinaboi, Drs Jhon Mery, kemarin di ruang kerjanya. Dijelaskan Mery, maksu dan tujuan semua ini sehingga pelajar tidak perlu membeli atau lain sebagainya cukup hanya meminjam atau membaca di perpustakaan. "Cukup meminjam atau membaca di perpustakaan saja sudah menambah wawasan pengetahuan kalangan pelajar," jelas Jhon Mery. Mery melanjutkan, apa lagi sebagai daerah yang jauh dari Kota Bagansiapiapi dan mayoritas masyarakatnya nelayan dan petani sangatlah terbantu dengan adanya buku-buku pelajaran atau bahan pelajaran di sekolah sehingga tidak perlu merogoh saku seperti membeli buku. "Buku pegangan siswa misalnya, buku pelajaran dan termasuk juga buku-buku pengetahuan lainya sesuai dengan perkembangan zaman. Semua ini kita lakukan untuk menunjang SDM handal pengetasan angka kebodohan di Kabupaten Rokan Hilir sendiri," pungkasnya. Jhon Mery menegaskan, dimana lingkungan pekarangan sekolah masih asri dengan hamparan tanaman padi yang menghijau. Sedangkan buku pesanan pihak sekolah untuk menambah pegangan siswa dan pepustakaan sampai ke Sinaboi. "Ya semuanya buku baru dan kepada siswa kami membuat kartu perpustakaan sehingga ada pencatatan kapan dipinjam dan kapan dikembalikan," katanya. Sandi (16) salah seorang pelajar SMA Negeri I Sinaboi di mintai komentarnya menyebutkan bahwa sebagai anak petani tentu mereka punya keterbatasan untuk membeli tetapi dengan adanya perpusatakaan dan persediaan buku-buku bacaan dan pelajaran membuat mereka memamfaatkan fasilitas yang ada. "Kami amat terbantu ,tidak lagi membeli,kami bisa memamfaatkan dengan baik inilah cara sekolah kami memajukan siswa," ucap Sandi. Beberapa orang tokoh masyarakat Sinaboi yang di mintai komentarnya menyangkut dukungan pihak sekolah terhadap siswa dengan keberadaan perpustakaan sekolah, menurut Sohar (56) amat membantu orang tua dan bagaimanapun tentu apa yang sudah ada hendaknya di rawat dan di jaga. "Harapan kami tentu program ini berjalan dan siswa usai memakai mengembalikan lagi sehingga dapat pula berkelansungan dengan baik. Apapun yang dilakukan pihak sekolah kami selalu mendukung. Apalagi ini menyangkut kepandaian anak kami," ungkapnya. BETTER-yen/rhc

WAKIL Bupati Rohil H Suyatno saat berbincang dengan Dandim.

Kakak Beradik Siswa SMU Ditabrak Truk UJUNG TANJUNG - Ini peringatan bagi orangtua yang memiliki anak mengendarai sepeda motor ke sekolah. Sebuah mobil truk Fuso menabrak dua orang pelajar SMU Negeri 2 Ujung Tanjung tepatnya di Simpang Benar Kelurahan Banjar XII, Selasa (10/12/2013) satu tewas dan satu lagi luka ringan. Informasi yang berhasil dirangkum di TKP, korban yang meninggal dunia bernama Meisi Utari (16), pelajar SMU Negeri 2 Ujung Tanjung berangkat dari rumahnya dengan menaiki sepeda motor Honda Revo. Motor tersebut bernomor polisi BM 5112 EY dan dikendarai oleh Sefri Yelni (18), kakak kandung korban

yang juga merupakan pelajar SMU, Negeri 2 Ujung Tanjung. ''Korban dibonceng kakaknya Sefri Yelni sekira pukul 07.00 Wib di Jl.Lintas Riau-Sumut km 261 Kelurahab Banjar XII Simpang Benar Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil mengerem tiba-tiba karena mengelakkan truk di depannya,'' terang Kanit Laka Polres Rohil, Bripka Feri Hariyanto, mengisahkan. Sepeda motor yang dikendarai Sefri Yelni tak dapat dikendalikan, dan menuju ke arah seberang jalan, sementara korban jatuh tepat di badan jalan. Mobil Fuso dari arah berlawanan dengan jarak 1 meter tak dapat dikendalikan lagi dan langsung

menggilas korban hingga tewas di tempat. Sementara kakak korban, Sefri hanya mengalami luka ringan. Sopir Mobil Truck

Mitsubishi Fuso BM 8952 RO itu melarikan diri dan masih dalam penyidikan petugas polisi. Sementara korban langsung dilarikan ke

klinik Polres Rokan Hilir, dan mobil truk Fuso dan kenderaan sepeda motor juga diamankan di Mapolres Rohil. BETTER-yen/hrc

Pemeliharaan Bibit Terus Dilakukan BAGANSIAPIAPI - Saat ini Pemerintah Kabupaten rokanhilir mellaui Dinas Kegutanan sedang giatnya melakukan pemeliharaan bibit pohon. Puluhan ribu batang bibit pohon perdu untuk tanaman pekarangan dan taman terus dilakukan pemeliharaan oleh Dinas Kehutan (Dishut) Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini dilakukan agar bibit-bibit tersebut tumbuh subur dan siap disebar ke seluruh warga yang membutuhkan termasuk kalangan kantor dinas pemerintahan. Kasubbag umum dan Kepengawaiaan Dishut, Ismail, mengatakan, pemeliharaan bibit tanaman sebagai cikal bakal penghijauan di Rohil itu sepenuhnya bertujuan untuk mengurangi dampak pemanasan global. Sehingga, setiap harinya dikala pagi dan sore bibit-bibit tersebut mendapat perawatan teramasuk upaya penyiraman dan penyisipan bibit mati. "Perawatan bibit tanaman terus dilakukan. Nantinya, jika sudah cukup umur, maka bibitbibit ini akan langsung kita bagikan kepihak yang membutuhkan, seperti warga dan kalangan kantor pemerintahan,"

kata Ismail, Selasa di Bagansiapiapi. Untuk penyiraman sendiri, lanjutnya, dilakukan sebanyak 2 kali seharinya. Selain itu, pihaknya juga peduli dengan tanaman yang tumbuh di pekarangan kantor Dinas Pemkab Rohil meskipun telah diserahkan ke pihak yang membutuhkan. "Kalau untuk kalangan kantor pemerintahan, biarpun sudah kita serahkan, tetapi kalau ada yang mati setelah ditanam di pekarangan dan kita mengetahuinya, maka wajib kita ganti dengan yang baru. Sekalipun kita yang harus menanamnya ulang," jelasnya. Ismail mengisahkan, kejadian ini seperti yang dialami di perkarangan kantor Kementerian Agama (Kemenag) di Batu Enam. "Di pekarangan kanto Kemenag yang baru di Batu Enam, kita yang menanamnya. Malahan ada yang mati kita tanam ulang. Selain itu, kita menggandeng salah satu aktivis peduli pohon. Makanya kita terus lakukan koordinasi dengan lembaga pemerintahan dan lembaga pendidikan dalam melakukan pemeliharaan," paparnya. BETTER-yen/roc

BUPATI Rokanhilir H Annas Maamun bersama jajaran pejabat Rohil saat meresmikan suatu acara di Rohil.

Tim Disiplin Terpadu Pujud Bina Siswa Bolos BAGANSIAPIAPI - Tim Displin Terpadu Kecamatan Pujud, Kabupaten Rohil melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di beberapa tempat baru-baru ini. Hasilnya, ditemukan sejumlah siswa yang keluyuran di luar jam pelajaran dan bagi yang siswa kedapatan, Tim langsung memberikan arahan dan pembinaan. "Kebetulan saya sendiri yang memimpin jalannya sidak yang dilakukan oleh tim itu. Dan sasaran sidak itu sendiri dititikberatkan pada siswa yang

keluyuran di luar padam jamjam belajar," kata Camat Pujud, Hasyim, kemarin. Dalam sidak itu, tambah Hasyim, ditemukan beberapa pelajar yang keluyuran pada jam-jam sekolah. "Langkah yang kita lakukan yakni, langsung melakukan pembinaan dan pengarahan kepada sejumlah pelajar itu. Setelah, menginformasikan kepada sekolah yang bersangkutan. Tujuannya, agar pihak sekolah turut melakukan pembinaan kepada siswa yang

bersangkutan," kata Hasyim. Seiring dengan itu, tambah Hasyim, Tim Penegakan Displin Kecamatan Pujud bakal tetap terus untuk melaksanakan agenda rutinnya. Dengan semakin dilaksanakannya sidak tersebut diharapkan displin benar-benar dapat ditingkatkan. "Sasaran kita bukan saja pelajar. Tapi termasuk dengan para pegawai. Dan pegawai yang kedapatan melanggar displin, segera kita informasikan kepada UPTD yang bersangkutan," jelasnya. BETTER-yen/roc

Wujudkan Rohil Sejahtera dan Berdaya Saing 2016 BAGANSIAPIAPI - Geliat pembangunan Rohil terus terasa dan kian nyata. Tak heran bila visi di tahun 2016 adalah mewujudkan Rohil sebagai Kabupaten yang sejahtera dan berdaya saing di tahun 2016. Berdasarkan kondisi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir saat ini dan tantangan yang dihadapi dalam 5 tahun mendatang maka visi pembangunan Rohil yang hendak diwujudkan tahun 2016 adalah "Terwujudnya Rohil yang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing 2016". Visi pembangunan tersebut harus dapat diukur untuk

mengetahui tingkat kemajuan dan kesejahteraan yang ingin dicapai pada tahun 2016. Tingkat kesejahteraan dinilai berdasarkan berbagai ukuran. Ditinjau dari tingkat perkembangan ekonomi, kemajuan dan kesejahteraan diukur dari tingkat kemakmurannya yang tercermin pada tingkat pendapatan dan pembagiannya. Bupati Rohil H Annas Maamun menyerahkan duplikat kunci mobil operasional para perangkat kecamatan untuk meningkatkan kinerja. Kemajuan dan

kesejahteraan suatu daerah juga dapat diukur berdasarkan indikator kependudukan, termasuk derajat kesehatan. Daerah yang sudah maju dan sejahtera ditandai dengan laju pertumbuhan penduduk yang rendah, angka harapan hidup yang lebih tinggi dan kualitas pelayanan sosial yang lebih baik. Daerah yang maju dan sejahtera juga ditandai oleh peran serta rakyat secara nyata dan efektif dalam segala aspek kehidupan, baik ekonomi, politik, maupun pertahanan keamanan. Disamping itu, kemajuan suati daerah juga dapat diukur dari

kemampuan daya saing. Berdaya saing disini adalah bahwa Kabupaten Rokan Hilir menjadi kabupaten yang diperhitungkan di provinsi Riau, baik dari segi kualitas pemerintahan, tingkat kesejahteraan, pemerataan, pelayanan, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Selanjutnya, untuk mewujudkan cita-cita sesuai dengan visi, maka misi pembangunan daerah Kabupaten Rokan Hilir adalah memperkuat ekonomi masyarakay melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan

pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Melanjutkan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan pada masyarakat, memajukan sektor pertanian, industru dan jasa. Kemudian, memperkuat sumber daya alam manusia yang berkualitas dan meningkatkan derajat kesehatan masayarakat. Serta, mewujudkan pemerintahan yang handal, bersih dan berwibawa dan memantapkan pembangunan masyarakat yang berbudaya melayu berlandaskan iman dan taqwa. BETTER-yen/roc


SUMBAR/KEPRI Panwaslu Karimun Gandeng Mahasiswa Awasi Tahapan Pemilu

KARIMUN- Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, menggandeng mahasiswa Universitas Karimun untuk memantau dan mengawasi setiap tahapan Pemilihan Umum 2014. "Kami sudah menjalin komunikasi dengan mahasiswa Universitas Karimun (UK) untuk bekerja sama mengawasi tahapan Pemilu 2014," kata Ketua Panwaslu Karimun Tiuridah Silitonga di Tanjung Balai Karimun, kemarin. Dikatakan, kerja sama dengan mahasiswa tidak hanya untuk membantu Panwaslu yang personelnya terbatas, tetapi tentunya bertujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada mahasiswa tentang politik dan penyelenggaraan Pemilu. "Kerja sama ini untuk memberi ruang bagi mahasiswa untuk mempelajari sistem demokrasi di negara kita, sehingga hasil mereka peroleh lebih komprehensif dan strategis karena turun langsung mengamati Pemilu akan mendapat ilmu dan pengalaman daripada sekadar teori dalam ruangan," tuturnya. Dalam dua kali pertemuan dengan kalangan mahasiswa UK, yakni di Hotel Alishan dan kampus UK pekan lalu, Tiuridah mengatakan respons mahasiswa cukup baik. "Kami sudah memaparkan kepada mahasiswa tentang sistem Pemilu sebagai titik awal bagi mereka untuk melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan," katanya. Peran aktif mahasiwa dalam pengawasan Pemilu, menurut dia juga sesuai dengan Peraturan Bawaslu No13 tahun 2012 tentang Tata Cara Pengawasan Pemilu. Seluruh stakeholder baik lembaga atau komisi negara, institusi pemerintah, perguruan tinggi maupun organisasi masyarakat sipil diberi ruang untuk terlibat dalam pengawasan Pemilu. "Tujuan melibatkan seluruh stakeholder termasuk juga mahasiswa adalah untuk mewujudkan Pemilu yang berjalan sesuai aturan dan bersih dari kecurangan," tuturnya. Bagi mahasiswa yang bersedia membantu tugas-tugas pengawasan Pemilu, menurut dia nantinya akan ditempatkan sebagai relawan pengawas di tempat-tempat pemungutan suara. "Peran mahasiswa sebagai relawan pengawas diharapkan dapat meminimalkan kecurangan dalam pemungutan suara di TPS," ujar Tiuridah. BETTER-ant

FAM Sumatera Barat Programkan Kemah Sastra Pelajar PADANG-Pengurus Forum Aktif Menulis Wilayah Sumatera Barat, April 2014 mendatang memprogramkan Kemah Sastra Pelajar Indonesia. Kemah tersebut dikemas dengan berbagai kegiatan sastra untuk menarik minat pelajar mencintai sastra Indonesia. “Ini baru kami rencanakan dan semoga terwujud. Lokasi perkemahan mengambil tempat di salah satu kota yang menjadi tujuan wisata di Sumatera Barat,” kata Denni Meilizon, Koordinator FAM Wilayah Sumatra Barat, Rabu (11/12) di Padang. Sebagai bentuk kesungguh-sungguhan FAM Wilayah Sumatra Barat untuk menyelenggarakan event itu, telah disusun kepanitiaan yang terdiri dari: Denni Meilizon (Ketua Panitia), Befaldo Angga (Sekretaris), Desri Erniza (Bendahara), Karni Ushalli, M. Fadli (Humas), Irwan Hasan (Seksi Perlengkapan), Refdinal Muzan, Irzen Hawer, Amy Amidah (Seksi Acara) dan M. Abrar (Seksi Konsumsi). “Kemah Sastra ini akan diadakan selama tiga hari. Peserta berasal dari berbagai kota di Sumatra Barat,” ujar Denni Meilizon yang mengungkapkan program Kemah Sastra itu telah dimantapkan dalam Musyawarah FAM Wilayah Sumatra Barat, Minggu (8/12) lalu di Padang. Disebutkan, sejumlah agenda kegiatan Kemah Sastra Pelajar yang digagas FAM Wilayah Sumatra Barat tersebut, di antaranya: Workshop Kepenulisan (novel, cerpen, puisi), kritik sastra, musikalisasi puisi, baca puisi, baca fragmen novel dan cerpen, pemutaran film dokumenter, dan sejumlah lomba-lomba kepenulisan. Panitia mempersiapkan hadiahhadiah menarik dengan menggandeng sejumlah sponsor. “Kami mohon doa dan dukungan berbagai pihak untuk terwujudnya program ini,” tambah Denni. Minggu (15/12) mendatang, FAM Sumatera Barat melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Yayasan PGAI Padang dalam rangka memberikan motivasi menulis kepada anak-anak yatim piatu di panti asuhan tersebut. Sebagai pemberi materi pertemuan itu, adalah Denni Meilizon dengan moderator Karni Ushalli. Untuk menghibur peserta ditampilkan musikalisasi puisi yang dibawakan Irwan Hasan. “Kami harapkan dari kunjungan ini, adik-adik di Panti Asuhan PGAI tetap semangat dalam kondisi apa pun, dan dapat menuangkan ide serta pemikiran mereka dalam bentuk tulisan. Semoga dapat menjadi karya yang bermanfaat bagi banyak orang,” tukasnya. BETTER-frc

KAMIS

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

15

 Nama Ketua DRPD Padangpariaman Ikut Terseret

Kejari Usut Bon Makan Fiktif

PADANGPARIAMAN—Tahun 2013, satu persatu pejabat pemerintahan di Sumbar tersandung masalah hukum. Kali ini, nama Ketua DPRD Padangpariaman, Eri Zulfian terseret dalam kasus dugaan markup anggaran uang makan tamu di rumah dinasnya. Ini terungkap, setelah pemilik Rumah Makan Pauh Raya Pariaman, Dewi Fitri Deswati dipanggil dan dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik Kejaksaan Negeri Pariaman, akhir pekan lalu. Selain Dewi, penyidik juga meminta keterangan kepada kasir rumah makan Pauh Raya Jamaan pada hari yang sama. Saat dihubungi via ponsel, Dewi Fitri Deswati mengatakan, dia dan Jamaan dimintai keterangan sekitar satu jam oleh jaksa penyidik Rahmadani, dan disaksikan langsung Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman Yulitaria. Pemanggilan Dewi sendiri berdasarkan dengan nomor surat panggilan B 130/N.3.13/ FD.1/ 12/ 2013. “Saya sendiri sangat kaget ketika dipanggil orang Kejari,” kata Dewi. Saat itu, dirinya dan Jamaan diminta keterangan soal adanya 27 lembar bon makan yang ke luar dari Rumah Makan Pauh Raya untuk makan tamu di rumah dinas Ketua DPRD Padangpariaman, sejak 1-27 Agustus 2012. Nominalnya sebesar Rp18 juta. Namun Dewi langsung membantahnya. Dia menyebutkan, bon tersebut telah dipalsukan. “Rupanya bon rumah makan yang saya kelola telah dipalsukan beserta dengan tanda tangan Jamaan selaku kasir di Rumah Makan Pauh Raya,” tukasnya. Dikatakan, selama ini dia tidak pernah menerima orderan makan dari rumah dinas Ketua DPRD Padang-pariaman. “Saya tidak pernah mene-rima

PESTA Hoyak Tabuik di Pariaman diramaikan ribuan warga Sumatera Barat.

orderan baik atas nama ketua DPRD maupun atas nama istrinya. Dan saya sama sekali tidak pernah mengantar orderan ke rumah Dinas Ketua DPRD tersebut,” bantah Dewi. Selain itu, menurut Dewi, dalam bon-bon tersebut nama kasirnya Jamaan juga tertulis salah, karena ditulis Jamani. Bukti yang lebih kuat adalah tulisan dan tanda tangan yang ada di bon itu jauh berbeda dengan tanda tangan dan tulisan Jamaan.

Dewi menilai, kasus ini telah merugikannya dan ikut mencemarkan nama baik rumah makan yang dia kelola. “Dalam waktu dekat, kasus ini akan saya laporkan kepada polisi,” kata Dewi. Bahkan dalam percakapan dengan Dewi, bukan hanya RM Pauh Raya yang menjadi korban bon fiktif tersebut. “Kabarnya juga masih ada beberapa rumah makan lain yang menjadi korban permainan

bon fiktif ini,” papar Dewi. Sementara Eri Zulfian ketika dikonfirmasi melalui dua buah nomor ponselnya terkait hal itu, kedua nomornya tidak aktif. Kepala Kejari Pariaman, Yulitaria SH ketika dihubungi, Rabu (11/12) mengatakan, kasus tersebut harus bicara data dan fakta. Untuk itu kejari Pariaman harus hati-hati dan tidak mau menduga-duga dalam kasus ini. “Saat ini kami sedang bekerja,” ujarnya.

Seluruh pihak-pihak terkait dalam kasus itu sudah dipanggil dan dimintai keterangannya. Namun siapa nama-nama orang yang telah dipanggil, Yulitaria belum bisa menyebutkannya, karena bisa mencemarkan nama baik seseorang sebab kasus tersebut baru sebatas dugaan. “Yang jelas saat ini kita bekerja sesuai dengan laporan masyarakat. Benar atau tidak-nya belum bisa diketahui,” kata Yulitaria. BETTER-pdk


16

POLITIK Belum Semua Parpol dan Caleg Laporkan Rekening Kampanye

KAMIS

Dewan Tanyakan Kesamaan Program dalam Anggaran Pempov PEKANBARU - Pembahasan anggaran di Komisi A DPRD Riau yang menghadiri seluruh Biro di Lingkungan Pemprov Riau mendulang pertanyaan Ketua Komisi A Ilyas Labay. Pasalnya, sejumlah RKA dalam anggaran yang dilampirkan biro-biro terdapat program yang kegiatannya sama. Bahkan, Komisi A melihat kegiatan yang sama juga ada di SKPD yang masih di bawah birokrasi biro Pemprov Riau. "Yang jadi pertanyaan saya, sejumlah kegiatan dengan nama yang sama dan nilainya juga hampir sama dilakukan oleh hampir semua biro, SKPD, badan dan Dinas di lingkungan pemprov Riau," terang Ilyas dalam rapat di ruang Komisi A DPRD Riau, Selasa (10/12/2013). Menurut Ilyas, kegiatan itu menjadi satu kegiatan dengan pesertanya yang mencakupi semua perwakilan biro, SKPD Badan dan Dinas di lingkungan Pemprov Riau. "Saya menilainya begitu, bagaimana jika kegiatan yang sama itu dapat dilakukan oleh salah satu instansi saja dengan pesertanya untuk pelatihan kehumasan ini misalnya, pesertanya dari semua perwakilan dinas, badan dan instansi lainnya dari biro. Apakah itu dapat dilakukan?" tanya Ilyas. Rapat yang dihadiri juga oleh anggota Komisi A Syafruddin Sa'an, Gumpita dan Teddy Mrioza itu dijawab oleh perwakilan Biro Tata Pemerintahan Pemprov Riau. Alasan yang mendasari kegiatan yang dinilai sama juga dengan instansi lain akibat struktural dan organisasi instansi disetiap SKPD banyak. Sehingga, program yang sama-sama itu juga setara dibutuhkan oleh SKPD masingmasing. "Di setiap SKPD dan Biro juga ada struktur, organisasi dan bidang yang sama. Seperti umum, sekretariatnya, humas dengan bidang lain. Ini yang membuat kebutuhan itu juga dinilai sama dan juga dilakukan oleh tiap SKPD," jelas perwakilan biro Hukum Pemerintahan Sekretariat Pemprov Riau. Sementara, Eddy Marioza selaku anggota Komisi A DPRD Riau mempertanyakan apakah kegiatan yang dalam rancangan anggaran kegiatan (RKA) itu diadakan punya landasan kajian yang dapat dijadikan dasr kegiatan. "Saya mempertanyakan apakah anggaran yang untuk kegiatan kegiatan yang dinilai dapat menambah anggaran ini sudah ada kajiannya, apakah itu semacam survei atau akademik. Sehingga pemerintah dapat melakukan ini?" tanya Eddy. Menurut perwakilan Biro Humas Setdaprov Riau, Fahmizal kebutuhan kehumasan di Riau contohnya, telah punya kegiatan tetap dalam tiap tahunnya. Namun, kebutuhan yang sifatnya mendadak tanpa jadwal, juga sangat dibutuhkan anggaran tersendiri untuk memenuhi kegiatan tersebut. "Kegiatan kehumasan sebagai corong pemprov punya agenda dan program tetap. Namun kita juga ada agenda yang diluar jadwal. Seperti kedatangan pejabat dari pusat, kita tidak bisa prediksi Presiden mau datang berapa kali 2014 mendatang misalnya," ungkap Fahmi.BETTER-Sur

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

ď Ž Batas Akhir 27 Desember 2013

BENDERA parpol peserta pemilu.

PEKANBARU - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Riau Tengku Edi Sabli menuturkan, hingga saat ini baru beberapa Partai Politik (Parpol) di Riau yang telah meyerahkan rekening

awal dana kampanye Parpol beserta Calon Legislatif (Caleg) tahun 2014. Untuk itu, KPUD Riau memberi batas akhir penyerahan laporan rekening awal kampanye peserta Caleg tersebut pada

27 Desember 2013. "Kami baru menerima laporan rekening awal dana kampanye dari beberapa Parpol peserta Caleg di Riau. Sementara sebagian Parpol yang lain belum melaporkan kepada kita," kata Edi Sably, kepada Berita Terkini, ketika dihubungi melalui telepon genggam, Rabu (11/12). Edi mengatakan, berdasarkan peraturan KPU Pusat No 17 tahun 2013, setiap Parpol beserta Caleg harus melaporkan rekening dana kampanye ke KPUD Riau. Di dalam aturan tersebut, tiga kewajiban Parpol dan Caleg dalam melaporkan rekeneing kampanye, yaitu rekening dana kampanye awal, rekening kampanye tahap awal, penerimaan dan pengeluaran dana kampanye.

"Parpol harus segera melaporkan rekening awal dana kampanye peserta Caleg Riau tersebut. Jika tidak, mereka yang maju bisa ditetapkan sebagai Caleg tidak sah. Laporan rekening Caleg sangat penting untuk menjaga akuntanbilitas sebuah partai politik. Pasalnya, yang masuk dalam rekening tidak hanya dana partai politik saja, melainkan juga calon legislator," ungkap Edi. Untuk itu, KPUD Riau memberikan batas akhir untuk pelaporan rekening dana kampanye pada 2 Maret 2014. Laporan penerimaan dana kampanye awal partai politik tahap pertama 27 Desember 2013, dan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye terhitung 15 hari setelah pemungutan suara

dilaksanakan. "Data-data rekening peserta Caleg yang diserahkan Parpol ke KPUD Riau nantinya akan diajukan ke Kantor Akuntan publik untuk dilakukan proses audit. Hal ini sudah berdasarkan aturan yang telah ditetapkan KPU Pusat," ungkap Edi. Edi menyebutkan, KPU tidak menerima jika yang disetor hanya rekening awal dan nominal dana yang tertera. Tetapi ada beberapa laporan melalui formulir masing-masing yang harus ikut dilampirkan oleh Parpol. Oleh karena itu, parpol segera menyerahkan penggunaan dana kampanye tersebut. Sehingga, kekurangan dapat diperbaiki sebelum batas waktu pelaporan tahap awal 27 Desember. BETTER-anr

Dewan Menyerah, PHI Pekanbaru Menangkan PT SPA PEKANBARU - Komisi B DPRD Riau mengaku tidak dapat lagi memperjuangkan tuntutan karyawan PT SPA yang dirumahkan dan tidak diberi gaji selama 10 bulan. Keadaan ini menyusul adanya keputusan dari Pengadilan Negri Pekanbaru yang telah inkrah (tetap) yang memenangkan pihak manajemen PT SPA. "Karyawan itu menghubungi saya, dan mereka berencana untuk kembali minta mediasi kepada dewan. Saya katakan, dengan adanya keputusan pengadilan yang inkrah, tentu saja kita tidak bisa lagi menolongnya," jawab anggota Komisi B DPRD Riau, Eddy M Yatim kepada wartawan, Selasa (10/12/2013) di ruang Komisi B DPRD Riau. Dengan adanya keputusan

Pengadilan Hubungan Industrial oleh PN Pekanbaru, kata Eddy, maka semua tuntutan karyawan itu akhirnya tidak jadi ditunaikan oleh PT SPA. "Keputusan pengadilan hubungan industrial di PN itu, tentunya telah menghilangkan tuntutan yang diajukan oleh karyawan. Keputusan pengadilan itu melalui sidang pada 29 November 2013 silam," sebut Eddy. Seperti yang diberitakan sebelumnya, perwakilan 163 orang karyawan PT Saripari Pertiwi Abadi (SPA) telah mengadukan permasalahannya ke DPRD Riau pada Senin 25 November 2013 silam. Perwakilan karyawan itu menuntut DPRD Riau agar memproses tuntutan mereka yang dirugikan sekitar Rp 13

miliar lebih akibat dirumahkan oleh PT SPA tersebut. Menurut Fredi Juanda selaku pengurus Komisariat SBSI PT SPA, Kecamatan Mandau, Bengkalis, mengatakan, 163 orang karyawan PT SPA selama 10 bulan dirumahkan tidak pernah menerima gaji pokok dari perusahaan yang bergerak di pengeboran minyak tersebut. Seharusnya, kata Fredi, sesuai UU Ketenagakerjaan, status dirumahkan oleh perusahaan itu karyawan masih menerima gaji pokok. "Status kami itu dirumahkan, status kami digantung, karyawan bukan, diberhentikan juga bukan. Jika dirumahkan, sesuai undang-undang, gaji pokok mestinya kami terima," jawab Fredi

kepada wartawan, Senin (25/ 11/2013) silam di ruang Komisi D DPRD Riau. Gaji pokok yang harus dibayarkan oleh PT SPA kepada 163 karyawannya senilai Rp1,4 jt sampai Rp2,3 juta kepada masing-masing karyawan sesuai pangkat dan jabatannya. Masalah ini sebenarnya sudah menelan waktu setahun jika ditambahkan dengan 10 bulan aksi dirumahkannya karyawan PT SPA ini. "Sejak dirumahkan, karyawan hingga sekarang sudah satu tahun tanpa status yang jelas. Kami tidak dipekerjakan sebagai karyawan, tidak diberhentikan dan juga tidak digaji," ungkap Fredi. Karyawan menuntut agar DPRD Riau memfasilitasi persoalan in i hingga hak

karyawan ditunaikan oleh perusahaan. Sehingga, PT SPA akan membayarkan gaji karyawannya. Total nilai yang dituntut oleh karyawan selama 10 bulan dirumahkan itu sekitar Rp.13 miliar lebih. Ini akumulasi dari gaji pokok, tunjangan, upah dan hak 2 kali pesangon yang diterakan oleh karyawan dalam tuntutannya. Anggota Komisi D Eddy M Yatim menerima perwakilan karyawan PT SPA tesebut. Menurut Eddy, persoalan ini telah lama diajukan ke Pengadilan Negeri Pekanbaru. Sesuai data yang dibawa perwakilan karyawan itu, Perkara dengan No.019/G/2012/ PHI.PBR di Pengadilan Hubungan Industrial pada PN Pekanbaru.BETTER-Sur


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621 better.birokampar@gmail.com

Menuju Zero Kemiskinan

17

KAMIS, 12 DESEMBER 2013  NO. 579 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

Asisten 1 Setda Kampar Lantik Kades Tanah Merah SIAKHULU - Kepala desa dan masyarakat Desa Tanah Merah harus selalu bahu membahu mengupayakan desa ini terhindar dari peredaran narkoba. Mengingat desa ini berbatasan langsung di Kota Pekanbaru, tentu harus selalu waspada terhadap imbas peredaran narkoba dari kota. ''Selalulah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, guna meminamalisir peredaran barkoba. Ini tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat dalam memeranginya, kepala desa juga harus selalu turun ke lapangan dan mau berbaur dengan masyarakat, bukan hanya terima laporan di belakang meja saja,'' Demikian disampaikan Asiten 1 Setda Kampar, H Nukman Hakim atas nama Bupati Kampar saat memberikan sambutan pada pelantikan Kepala Desa Tanah Merah Syahrul Amri Nasution Periode 2013-2019 menggantikan kepala desa sebelumnya

Alfian, Rabu (11/12/2013) di lapangan depan Kantor Desa Tanah Merah Kecamatan Siakhulu. Selain terkait narkoba H Nukman Hakim juga meminta kepada Kades yang baru dilantik untuk menjalankan tugas sebaik-baiknya dalam membangun desa dengan mengacu kepada program 5 pilar pembangunan pemda Kampar, demi terwujudnya program 3 zero yakni, zero kemiskinan, zero pengangguran dan zero rumah kumuh. ''Ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mensukseskan program tersebut,'' timpalnya lagi. Pelantikan ini juga dihadiri kepala BPMD Kampar Zamzamir, tokoh masyarakat Riau H Tenas Efendi, Camat Siakhulu Syamsuir SSos beserta jajarannya, Kapolsek Siakhulu AKP H Hermawi bersama anggotanya, UPTD P&K, UPTD Puskesmas 1, 2 dan 3, seluruh kepala desa juga para TP PKK Desa se Kecamatan Siakhulu.BETTER-roni

foto : roni

ASISTEN I Setda Kampar, H Nukman Hakim saat membacakan sumpah jabatan Kades Tanah Merah, Syahrul Amri Nasution.

foto : humas

BUP ATI Kampar Jefry Noer menunjukkan umbi bawang merah Desa Kayu Jangkar Kampar Kiri Hilir yang baru berumur 30, Rabu (11/12/2013) kemarin. BUPA

Jefry Minta Bawang Merah Siswanto Diselamatkan KAMPAR KIRI - Bupati Kampar Jefry Noer meninjau tanaman bawang merah, milik Siswanto (54) seluas satu hektar Rabu (11/12/ 2013) siang di Desa Kayu Jangkar Kecamatan Kampar Kiri Hilir. Siswanto adalah satusatunya petani yang langsung berani menanam bawang merah hampir satu hektar, di luar pilot project bawang merah yang ada di Desa Sei Geringging Kecamatan Kampar Kiri. Lelaki ini tak langsung menanami lahan yang hampir satu hektar tadi, namun dijadikannya menjadi dua tahap. Saat dikunjungi Jefry Rabu siang kemarin, separuh lahan itu dijejali bawang merah berumur satu bulan. Sementara sisanya baru berumur dua minggu. “Secara kwantitas, luasan tanaman ini tak sampai satu hektar. Itu lantaran saya menanam bawang itu di

jaluran. Semua jaluran berjumlah 76 jalur. Bibit yang sudah habis untuk lahan seluas ini mencapai 1,5 ton,” katanya. Bupati yang ditemani Pietrah M Paloh, seorang pegiat film yang kebetulan bertandang ke Pekanbaru Rabu siang kemarin, teraut diwajah Siswanto rona sedih. Pasalnya, tanaman bawang merah (Allium cepa) varietas Bima yang dia tanam sebulan lalu digenangi air hujan yang mengguyur Sungai Potai Desa Kayu Jangkar Kecamatan Kampar Kiri Hilir, semalaman. Genangan itu tak dia biarkan berlama-lama, mesin penyedot air yang jauhjauh hari sudah dia siapkan, segera digeber untuk menyedot air itu. “Hujan yang turun semalaman luar biasa. Sampai-sampai tanaman ini tergenang,” katanya kepada Bupati Kampar Jefry Noer yang datang melongok ta-

naman bawang merah seluas hampir satu hektar itu. Meski tergenang sebentar, luapan air itu ternyata langsung berdampak. Dedaunan bawang merah yang sempat tergenang itu spontan berubah warna. Tak lagi menghijau. “Mestinya tanaman bawang ini tak boleh tergenang. Bawang sangat butuh air, tapi tak boleh berlebihan,” kata Jefry sembari mengamati pohon bawang merah yang terkena dampak banjir dadakan itu. Lantaran butuh penanganan yang cukup serius, Jefry langsung menelepon Kadis Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kampar, Cokroaminoto untuk segera menangani bawang merah korban banjir dadakan itu. “Tolong segera berkoordinasi dengan Dewan Bawang Merah Nasional (DBMN) untuk segera mengatasi persoalan itu,” pinta Jefry di ujung telepon.

Hanya sekitar satu jam, Lukman, pengawas lapangan bawang merah Desa Sei Geringging sudah sampai di lahan bawang milik Siswanto. “Disitu mendapat telepon dari Bupati Kampar, kami langsung bergerak cepat untuk segera mengantisipasi persoalan bawang merah di Sungai Potai itu,” kata Cokroaminoto melalui sambungan telepon. Lukman yang menjadi perwakilan DBMN di Kampar ini langsung mengamati tanaman bawang itu. “Masih sangat banyak yang bisa kita selamatkan. Masih ada sekitar 70 persen. Kami akan segera melakukan penyemprotan fungisida untuk mengantisipasi penjalaran jamur dari bawang yang sakit akibat banjir dadakan itu. yang pasti, umbi bawang masih bisa terselamatkanlah,” kata Lukman. Meski ngenes melihat kondisi bawang milik Sis-

wanto itu, Jefry masih punya harapan besar kalau usaha yang dibuat oleh Siswanto bakal berbuah hasil. “Dalam berusaha, ada kalanya berhasil dan ada yang tidak. Tapi minimal, Siswanto sudah punya pengalaman lebih dibanding petani lain yang belum mencoba bertanam bawang merah. Nanti pada siklus kedua, Insya Allah Siswanto tentu akan lebih berhati-hati lagi, khususnya soal saat menanam dan merawat bawang merah itu. Sebab dia sudah punya pengalaman dari siklus pertama yang bertanam bawang pada kondisi cuaca yang ekstrim,” kata Jefry. Sebelumnya, Siswanto sudah pernah bertanam bawang merah di kawasan Pandau Jaya. Namun luasan tanaman bawang itu hanya sekitar 2000 meter persegi. Lahan yang dia pakaipun tak seekstrim lahan yang dia usahai sekarang.BETTER-hms

Kades Himbau Warga Terus Waspadai Banjir Susulan GUNUNG SAHILAN - Ke- dara kita jika membutuhkan raya yang menghubungkan pala Desa Gunung Sahilan, bantuan tenaga dalam me- Desa Kebun Durian dan Desa Hasmizon menghimbau nyelamatkan barang-ba- Sungai Lipai sudah terenwarganya untuk selalu was- rangnya supaya tidak ikut dam air 2 hari yang lalu, pada banjir susulan dari terendam air, kita sama sehingga membuat pengensama berharap agar dara roda dua sudah tidak sungai kampar. Hal bencana ini cepat bisa melewatinya. itu mengingat luaMenurut Zakaria, di Deusai dan warga yang pan air sungai kammengungsi ke ru- sa Sungai Lipai, sekitar 50 Ha par yang sampai mah kerabatnya bi- lahan pertanian yang sudah saat ini diperkirakan sa kembali ke ru- ditanami padi oleh petani terus naik dan terus mahnya masing setempat terendam banjir. meluap ke daratan. ''Khusus untuk petani masing, harapnya Himbauan ini diukaret dan sawit untuk segera menguraikan. tamakan bagi warmengutip hasilnya dulu, kaga yang masih ber50 Ha Lahan rena kita takut nantinya tahan di rumahnya Pertanian di Sungai banjir ini akan meluap dan yang saat ini masih Hasmizon Lipai Terendam merugikan. Dengan melihat terendam banjir. Banjir debit air yang terus naik ini Hasmizon meminta warSementara itu, Kades tidak menutup kemungkinan ganya untuk bersabar dalam menghadapi bencana yang Sungai Lipai, Zakaria juga banjir makin parah apalagi semua pihak tidak mengi- menghimbau warganya un- diiringi dengan hujan yang nginkan ini terjadi, lebih baik tuk terus mewaspadai ban- turun secara terus menebanyak berdo'a agar banjir jir. Hal ini dikarenakan debit rus,'' terangnya. segera surut dan warga bisa air terus naik sehingga jalan BETTER-roni/hen beraktivitas kembali seperti biasa. Jangan banyak mengeluh apalagi menghujat atau pihak-pihak yang selalu berupaya meringan beban masyarakat yang rumahnya terendam banjir. Kami pemerintahan desa Gunung Sahilan akan terus berupaya membantu warga yang saat ini sedang berharap adanya bantuan dari pihak pihak terkait untuk meringankan beban warga korban banjir. Hasmizon yang di temui BETTER, Rabu (11/12/2013) di ruang kerjanya meminta kepada seluruh aparat desa terutama RT untuk mendata warga di wilayahnya yang rumahnya terendam, berikan data yang jelas guna menentukan siapa saja nanti yang pantas dibantu. Sedangkan untuk warga foto : hendri yang rumahnya tidak teren- SALAH satu jalan di Sungai Lipai yang digenangi banjir. Terlihat satu dam agar membantu sau- kendaraan roda empat kesulitan untuk melintasi jalan itu.

foto : humas

ASISTEN Administrasi Umum Setda Kampar Ir. Nurahmi saat membuka Musyawarah Luar Biasa (Muslub) Korpri Kabupaten Kampar di Altha Hotel Bangkinang Rabu (11/12/2013).

Korpri Harus Kembangkan Diri Membangun Bangsa BANGKINANG KOTA Organisasi Korpri sebagai wadah berkumpulnya seluruh pegawai negeri sipil haruslah dapat mengembangkan diri karena sangat berperan penting dalam membangun bangsa, tentunya dengan pengelolaan secara profesional. Demikian dikatakan Asisten Administrasi umum Setda Kampar Ir. Nurahmi saat membuka musyawarah luar biasa (muslub) Korpri Kabupaten Kampar di Altha Hotel Bangkinang, Rabu (11/12/ 2013). "Banyak hal yang harus diperhatikan agar organisasi ini tetap eksis dan mempunyai peran penting dalam masyarakat,

kedepannya Korpri harus meningkatkan kegiatankegiatan terutama yang menyentuh langsung kepada aggota Korpri dan masyarakat. Ditambahkan Nurahmi, sebagai anggota Korpri, banyak hal yang harus kita perhatikan terutama tanggung jawab moral kita dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, haruslah selalu mengutamakan kepuasan masyarakat dengan sungguh-sungguh serta mengedepankan etika moral sebagai seorang PNS. "Dengan dilaksanakannya muslub ini, diharapkan dapat menghasilkan program-program yang dapat mendukung

pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan pendidikan dan kesehatan serta menibgkatkan inftastruktur," harap Nurahmi Azwan MSi, selaku Ketua Korpri yang beberapa waktu lalu telah mengundurkan diri sebagai Ketua Korpri Kabupaten Kampar,, penyampaikan penghargaan dan terima kasih yang tidak terhingga kepada pemerintah Kabupaten Kampar yang telah banyak membantu dalam memajukan korpri, selain itu pada kesempatan tersebut, beliau juga berpamitan secara resmi kepada seluruh hadirin karena sudah pindah tugas ke Kota Pekanbaru dan

tidak lagi menjabat sebagai ketua Korpri. Dewan pengurus Korpri Riau Abdul Latif yang juga hadir, mengatakan dalam arahannya bahwa beberapa tahun belakangan ini, perhatian terhadap Korpri sudah semakin menurun, untuk itu mari kita hidupkan kembali organisasi ini karna merupakan wadah berkumpulnya PNS yang memiliki keinginan dan bekerja keras agar memiliki Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan menjadi manusia yang profesional, kalau kita profesional dimanapun kita bisa dipakai, serta bangkit kembali seperti tahun yang lalu. BETTER-hms


18

KAMIS

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

foto : roni

KEL OMPOK Wirid Yasin dari Desa Buluh Nipis saat goro menyiapkan tempat budidaya jamur tiram di Desa Buluh Nipis. KELOMPOK

Kelompok Wirid Yasin Buluh Nipis Budidaya Jamur foto : net

ILUSTRASI judi domino.

4 Pejudi Dibekuk Polisi Saat Asyik Bermain di Warung Kopi KAMPAR - Empat pelaku judi domino yaitu,Sahir (48) warga Desa Desa Koto Damai, Kasimirus Rumapea (33) Desa Karya Bhakti, Paito (56) warga Desa Koto Damai dan Karnoto (30) warga Desa Koto Damai, Kecamatan Kampar kiri dibekuk jajaran Polsek Kampar Kiri Hilir karena tertangkap bermain judi. Kejadian ini berdasarkan laporan LP/ 32/ XII/2013/Sek KKH,Tgl 9 Des.2013. "Pelaku ditangkap berkat informasi masyarakat dan langsung dilakukan penggerebekan terhadap keempat pelaku," jelas Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono Sik melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir Iptu Nurman seperti dilansir rac Rabu (11/12/2013). Pelaku ditangkap di warung kopi milik Tamin dan di tangan pelaku ditemukan barang bukti berupa uang Rp 181 ribu, batu domino 28 buah, 3 karpet sebagai alas batu domino dan kertas sebagai pengganti alat tukar uang atau taruhan. Ditambah Nurman, kejadian ini berawal ketika tim opsnal melakukan operasi pekat dan dari sana juga pihaknya mendapat laporan masyarakat kalau di warung milik Tamin sedang berlangsung praktik judi. "Anggota langsung ke TKP dan informasi itu benar, pelaku langsung dikepung dan ditangkap serta membawa pelaku ke Mapolsek untuk diamankan bersama barang bukti," tambah Nurman.BETTER-rac

SIAKHULU - Kelompok ibu-ibu Wirid Yasin Buluh Nipis menggiat budidaya jamur tiram disamping rumah Kepala Desa Buluh Nipis Kecamatan Siakhulu. Kelompok ibu-ibu pengajian yang di Ketuai Hidayah, Selasa (10/12/2012) terlihat terlihat sibuk bergotong royong membersihkan tempat untuk dijadikan budidaya jamur tiram. Selain membenahi lokasi tempat akan dijadikannya budidaya jamur, beberapa anggota wirid menyiapkan bahan baku untuk dijadikan bibit sebagai tempat tumbuh kembangnya

jamur tiram nantinya. Ketua Kelompok Wirid Yasin Desa Buluh Nipis mengungkapkan, jika selama ini kelompok wirid yasin indentik dengan tempat ngumpulnya ibu-ibu arisan sebagai daya tarik agar jama'ah mau datang ke majlis taklim. ''Tapi kali ini kami mencoba inovasi baru dengan mengembangkan usaha budi daya jamur tiram,'' ujarnya. ''Apalagi usaha yang kami kembangkan, hasilnya merupakan salah satu jenis sayuran yang bermanfaat untuk kesehatan, sehingga nantinya tidak

terkendala dalam pemasaran jamur tiram. Kelompok Wirid Yasin Desa Buluh Nipis merupakan satu-satunya kelompok wirid di Siakhulu yang mengembangkan usaha budidaya jamur tiram, kalau ini berhasil tentu akan menjadi pilot project juga di Kecamatan Siakhulu,'' ujar Ketua Kelompok Wirid Yasin yang mencoba menggagas sebuah usaha melalui modal dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MP) Kecamatan Siakhulu. Ketua TP PKK Desa Buluh

ď Ž Butuh Boxculver

Gedung Serba Guna Gunung Sahilan Belum Difungsikan

GUNUNG SAHILAN - Gedung Serba Guna yang dibangunkan oleh pemerintah Kampar melalui APBD kampar Tahun 2013 di Kecamatan Gunung Sahilan tidak bisa difungsikan, jika dibagian depan pintu masuk tidak di bangun boxculvert. Selain masalah boxculvert, juga halaman gedung yang baru dibangun ini terdapat banyak lubang yang harus ditimbun agar bisa terlihat rapi.

Seperti dipaparkan Staf Kantor Camat Gunung Sahilan Saparulian bahwa setelah gedung serbaguna selesai dibangun, belum ada pihak kontraktor atau pihak pemborong melaporkan bahwa gedung selesai dibangun. Kami ragu mau menggunakannya, ditambah lagi halaman banyak berlubang sehingga untuk masuk ke pekarangan

foto : roni

KONDISI jalan menuju Gedung Serba Guna di Gunung Sahilan, butuh box culvert dan penimbunan.

gedung saja terpaksa melewati samping kantor camat yang ada di sebelahnya. Kalau masuk dari bagian depan harus ada jembatan atau boxculver agar bisa masuk ke halaman gedung, ujarnya menjelaskan. Sementara Camat Gunung Sahilan kepada BETTER Rabu (11/12/2013) mengaku kalau pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Pemda Kampar agar di bangun boxculver di halaman pinggir jalan arah masuk ke gedung tersebut, karena kalau tidak di gesa pembangunan boxculvert kami kawatir gedung serba guna bisa rusak. ''Kami berharap Pemda Kampar secepatnya merealisasikan permohonan kami, kalau sudah di bangun boxculver dan kendaraan bisa masuk, kami juga akan secepatnya membenahi halaman yang rusak karna di gerus air dengan meminta bantuan dari para donatur untuk menimbun tanah halaman gedung yang rusak, kalau saat ini belum bisa dilakukan penimbunan karena kendaraan tidak bisa masuk ke halaman gedung, urainya membeberkan. BETTER-roni

Nipis Syarifah Aini Rusli memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kreatifitas kelompok wirid yasin yang memiliki keinginan kuat untuk maju dalam mengembangkan sebuah usaha, dan ini merupakan langkah yang tepat dalam mengupayakan terwujudnya peningkatan ekonomi kerakyatan sebagai bentuk perwujudan pilar ke 2 dari program 5 pilar pembangunan pemda Kampar, karena peranan kaum ibu atau kelompok wirid yasin sangat dibutuhkan dalam mendukung suksesnya program tersebut.

Dari segi peningkatan akhlaq dan moral, kelompok wirid yasin atau kelompok Majlis Taklim sangat penting dalam mendorong terciptanya Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan mampu bersaing menghadapi tantangan zaman. ''Kami berharap ide dan gagasan dari kelompok wirid yasin mengembangkan usaha budidaya jamur tiram dapat berhasil dan bisa menjadi pilot project budidaya jamur tiram di Kecamatan Siakhulu,'' paparnya berharap. BETTER-roni

Nonton Bola, Sepeda Motor Lenyap di Stadion Bangkinang BANGKINANGKOTA Lagi nonton bola kaki di Stadion Bangkinang Jalan A Yani Belakang Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota, sepeda motor Yamaha Mio BM 2270 OD milik Aizad (24), warga Dusun Sialang, Desa Salo Kecamatan Salo, lesap di parkiran, Senin (9/ 12/13) sekira pukul 21.00 WIB. Mengetahui sepeda motornya lesap, korban langsung melaporkan ke Mapolsek Bangkinang Kota dengan dengan nomor laporan LP/59/XII/2013/RES KPR/SEK BKN KOTA. "Dan saat ini kita dalam penyelidikan lebih lanjut, pelaku belum kita ketahui. Dan kita sudah memeriksa 2 orang saksi" ujar Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono Sik melalui Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Hermawan seperti dilansir rac Selasa (10/12/2013). Ditambahkan Hermawan, kejadian ini terjadi pada Senin (9/12/13) sekira pukul 21. 00 wib korban memarkirkan

sepeda motor Yamaha Mio BM 2270 OD warna putih di belakang stadion Tuanku Tambusai. Dimana saat itu, korban meninggalkan diparkiran dengan stang terkunci. Kemudian korban masuk ke dalam stadion untuk menonton pertandingan sepak bola. Setelah selesai pertandingan korban keluar dari stadion, namun sepeda motor milik korban sudah tidak ada lagi di tempat parkir. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 12 juta. Kemudian korban melaporkan ke Polsek Bangkinang Kota untuk pengusutan lebih lanjut. Untuk itu Kapolsek Bangkinang kota dihimbau agar menggunakan kunci ganda dan memarkirkan kendaraannya kepada petugas parkir. "Karena kita tahu, pelaku melakukan aksinya karena ada kesempatan," pungkas Hermawan. BETTER-rac


PILAR TERKINI

KAMIS

19

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan better-birokampar@gmail.com

foto : roni

JALAN Bangkinang Petapahan rusak berat dan banyak menyebabkan kecelakaan. Butuh perhatian serius dari pemerintah untuk memperbaiki jalan lintas ini..

DIMINTA Pak Bupati Kampar Jefri Noer, terima kasih yang tak terkira dari kami masyarakat desa kemang Indah karena sudah sangat memperhatikan desa kami. Terbukti, dengan janji bapak dalam pilar kabupaten kampar yaitu tentang peningkatan infrastruktur dan kami sudah rasakan seperti dengan dibangunnya kantor desa dan gedung serba guna, sekali lagi terima kasih pak bupati.

REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celoteh-celoteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut ceritacerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

“Nyanyah Uwang Ocu� Oleh: Arianto (Kontributor Better Kampar) Dek Ghancak Buni Oguong, Calempong Nan Dapek Namo AWAKKO sanak banyak nandak mangonang jaso, dimano segi la,t api tontang nandi oguong, ala jole oguong du ndak calempong ajo alatnyo do ado oguong, ado calempong, ado katepok, tapi uang asalah mandongau oguong cako, ndak ketek lomakdo buni oguongdudo,siapo nan manukue calempong du yuong,nan uang Arianto batanyo,kia uang tukang katepok ala samo sigha jo lado dek manguguo katepok ndak pona tasobuik do ndak takonang jaso katepokdo padahal kokndak la dek tingka katepok ndak kan lomak buni calempong cako,kan iyo nco?samo juo dunyo ayam nan batolu sapi nan dapek nammo padahal nan si ayam nta condo apo agak mangolukan tolu du ala jadi,ha sapi pulo nan bulio pangkat,tolu mato sapi namonyo kan iyo nga...

Panwas Kampar Buka Relawan Pengawasan Pemilu BANGKINANG - Untuk bisa melaksanakan tugas mengawasi pelaksanaan pemilu dengan baik dan tepat, panitia pengawasan pemilu (Panwaslu) Kampar merekrut relawan. Rencananya relawan yang akan direkrut sebanyak 2000 orang, yang terdi-

ri dari organisasi kemasyarakatan dan mahasiswa. "Untuk itu panwas bekerjasama dengan tiga perguruan tinggi di Kampar seperti Politeknik Kampar (Polkam), STikes dan Stie Bangkinang, selain itu juga bekerjasama dengan Per-

satuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan Kampar dan Forum wartawan Kampar (FWK).Nantinya para mahasiswa tiga perguruan tersebut dan para wartawan di dua lembaga ini akan direkrut menjadi relawan. "Tugas mereka adalah mebantu mengawasi di TPS yang

tidak terpantau oleh panwas Kampar "ujar ketua Panwaslu Kampar Afrizal SAg. Afrizal menjelaskan, saat ini Panwas Kampar mempunyai wilayah kerja di 21 kecamatan dan 250 desa sementara personil yang ada di

tingkat desa 417 orang, ditingkat kecamatan sebanyak 63 orang dan kabupaten 3 orang. Tentu saja ini membuat mereka tidak bisa menjangkau semua pihak. Maka panwas mulai dari pusat hingga ke daerah merekrut relawan. BETTER-rac

Ruas Jalan Lipat Kain-Lubuk Agung Masih Rusak Parah BANGKINANG KOTA - Ruas jalan Lipat Kain-Lubuk Agung Kecamatan Kampar Kiri kondisinya masih rusak parah. Akibatnya banyak mobil terperosok ke kubangan lumpur yang terdapat di badan jalan. Perbaikan jalan yang mestinya telah selesai dilakukan mengalami kendala karena alat berat tidak bisa dikerahkan sepenuhnya untuk perbaikan jalan. Humas PT Perawang Sukses Perkasa Industri (PT PSPI) Hirman kepada wartawan ketika dihubungi melalui ponselnya, Senin (9/12/2013) mengatakan, perbaikan ruas jalan sepanjang 18 kilometer ini memerlukan waktu yang cukup panjang karena musim hujan masih belum usai. Perbaikan ini telah digesa oleh pihak perusahaan sejak adanya pertemuan antara perwakilan masyarakat, PT PSPI, DPRD Kampar dan pihak Pe-

merintah Provinsi Riau. Dikatakan Hirman, saat ini untuk sementara perusahaan tak bisa berbuat banyak sebab kendaraan masyarakat yang mondar-mandir di ruas jalan tersebut. Alat berat yang standby di ruas jalan ini banyak menghabiskan waktu mengeluarkan mobil yang terjebak lumpur di jalan ini. "Satu lagi karena kondisi jalan basah, dan selalu turun hujan, masyarakat yang lewat juga tak mungkin bisa dicegah," katanya. Dia mengakui, perbaikan yang diminta kepada pihak perusahaan tak bisa berjalan maksimal. "Rencana berikutnya kita persiapan mendatangkan batu cadas yang ada disitu ambil dan dikumpulkan. Nanti jalan tersebut kita kasih batu cadas, koral dan sirtu," ucapnya. "Perbaikan ini tampaknya

memakan waktu yang panjang. Mudah-mudahan hujan sudah berkurang dan kita bisa cepat mengerjakan," terangnya. Adapun titik rawan kerusakan saat ini terdapat di kilometer (KM) 9, KM 13 dan KM 15 Desa Tanjung Mas dan Siasam. Alat berat yang telah dikerahkan oleh perusahaan saat ini jenis eksavator dan buldozer. "Kita juga telah membuat parit saluran air agar air tak tergenang di badan jalan dan kita juga perlebar jalan," katanya. Sementara itu ditempat terpisah, tokoh pemuda Kampar Kiri Abdul Musnil Amin berharap perbaikan tersebut tidak hanya dilakukan oleh perusahaan yang turut menikmati ruas jalan tersebut namun dia juga meminta Pemkab Kampar menganggarkan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tersebut pada APBD 2014 mendatang.

foto : skc

RUAS Jalan Lipat Kain-Lubuk Agung terlihat rusak parah.

BETTER-skc

Keltan Sahabat Tanam Perdana Berbagai Varietas

foto : hendri

KEPALA Desa Sungai Pinang, Afrizal melihat tanaman pepaya yang ditanam masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Harapan di desanya.

TAMBANG - Kelompok Tani (Keltan) Harapan Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang menggelar acara penanaman berbagai varietas tanaman Rabu (11/ 12/2013) kemarin di lahan seluas 3 hektar. Diantara tanaman itu adalah cabe, jagung dan pepaya. Hadir pada penanaman perdana ini, Kepala Desa Sungai Pinang, Afrizal bersama Kepala BPPP Kecamatan Tambang, yang melakukan penanaman perdana secara simbolis. Kepala Desa Sungai Pinang Afrizal, menyatakan menyambut positif yang dilakukan oleh masyarakatnya dengan membuat berbagai kelompok tani dengan berbagai macam tanaman. "Ini adalah awal dari bangkitnya perekonomian masyarakat. Dengan melihat di daerah lain banyak yang berhasil mengapa kita hanya diam saja, untuk itu saya

langsung turun dan juga mengundang Kepala BPPP dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Tambang agar nanti masyarakat dapat mendengar arahan yang disampaikan oleh BPPP. Mudah-mudahan dengan kegiatan yang nyata dari masyarakat ini nantinya desa kami dapat terbebas dari kemiskinan dan pengangguran sesuai dengan harapan Bupati Kampar,'' harapnya. Sementara itu Kepala BPPP Tambang Dariyanto dalam arahannya kepada puluhan masyarakat yang hadir menyampaikan kalau kelompok tani ingin sukses hendaknya seluruh anggota dan pengurus berperan aktif dalam menjalankan tugas. Harus tahu fungsi dan tugasnya masing-masing. ''Saya yakin nantinya semua anggota kelompok tani ini akan berhasil dan akan terbebas dari kemiskinan dan pengangguran,'' ucapnya.BETTER-Hen


20 Kelas III Bayar Obat

Masyarakat Dianjurkan Lapor Dewan DUMAI - Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai masih menjadi sorotan. Masyarakat peserta Askes, Jamkesmas dan Jamkesko ada yang harus membeli obat, dianggap memberatkan. “Saya menerima laporan bahwa masyarakat harus menebus resep dengan uang. Kalau ternyata ada masyarakat yang dirawat di kelas III RSUD Kota Dumai dan harus membayar obat, bisa langsung telepon saya. Insyaalah saya akan turun,” janji Angggota Fraksi Bintang Keadilan Pembangunan (FBKP) DPRD Kota Dumai Amris dalam kegiatan reses masa persidangan III Tahun 2013 di kantor Lurah Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, belum lama ini. Ditegaskan Amris, biaya berobat di Puskesmas dan rawat inap di Kelas III RSUD Dumai bukan gratis, tapi ditanggung APBD Dumai. Hal tersebut diungkapkan Amris menanggapi keluhan Hamdan Harahap, salah seorang tokoh masyarakat Bukit Batrem. “Ini perlu perhatian angggota DPRD, karena masyarakat yang dirawat di kelas III RSUD masih ada yang harus membeli obat,” sesal Harahap. Dalam kesempatan itu, Amris mengaku memang sedang menyoroti pelayanan di RSUD Kota Dumai. Sebab, ia sudah menerima laporan bahwa masyarakat miskin harus menebus resep dokter di RSUD Dumai. “Saya sudah dengar itu dan kalau ada masyarakat di sini yang bayar obat saatdirawat di Kelas III RSUD, silahkan telepon saya,” tegas Amris. Seperti yang diberitakan Berita Terkini sebelumnya, pelayanan di RSUD Kota Dumai sedang disorot. Khususnya, menyangkut pelayanan obat terhadap peserta Askes, Jamkesda dan Jamkesko Dumai. Ketua Komisi II DPRD Kota Dumai Amris menjelaskan, anaknya yang jelasjelas peserta Askes mengalami kecelakaan dan terpaksa dirawat selama dua hari di RSUD Dumai, ia harus mengeluarkan uang Rp1,4 juta lebih untuk menebus resep dokter. “Soal dana itu saya tak masalah, tapi bagaimana kalau yang demikian menimpa masyarakat miskin, ini kan sangat disesalkan,” tutur Amris. BETTER-cahaya putra

Pembangunan Tak Boleh Mengabaikan Kepentingan Anak DUMAI - Lingkungan tempat tinggal yang sudah hiruk pikuk dengan beragam permasalahan dan dinamika, berdampak terhadap pembentukan karakter maupun kejiwaan anak. Pembangunan di berbagai sektor tak jarang justru menimbulkan dampak negatif dan cenderung ‘pengabaian’ anak. Seperti yang dilakukan salah satu perusahaan perkebunan di Kecamatan Sungai Sembilan yang diduga kuat telah menghambat akses anak untuk pendidikan dengan membangun kanal. Akses jalan dari lokasi perusahaan ke sekolah hanya menggunakan batang kayu yang dapat membahayakan anak jika melewatinya. Demikian dikatakan Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Dumai Dra Surniati, kemarin. “Semua pihak haruslah peduli terhadap tunas bangsa dan harus pula menghindari pengabaian anak,” pintanya. Menurut Surniati, kecemasan anak muncul bisa saja saat di sekolah, di jalanan, bahkan di rumah yang dihuni sekalipun. Lingkungan yang sehat sangat diidam-idamkan para orangtua untuk menjadikan buah hatinya sebagai generasi penerus bangsa. Untuk mewujudkannya, semua pihak harus peduli dan turut berpartisipasi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan perusahaan perkebunan juga harus memberikan perhatian yang serius terhadap pertumbuhan anak. “Saya, anda dan semua pihak harus peduli terhadap anak. Begitu juga dunia usaha dan perusahaan, diminta untuk memberikan perhatian dan pendidikan yang 'layak' kepada anak,” harapnya. Dijelaskan, anak-anak harus diberikan waktu dan tempat yang cukup untuk mengekpresikan minat dan bakatnya dengan benar. "Bila tidak, mereka akan menempuh caranya sendiri yang justru sangat akan meresahkan,” tandas Surniati. BETTER, Cahaya Putra

KAMIS

DUMAI

12 DESEMBER 2013  NO. 598 TAHUN III

BPJS Berlaku Efektif 1 Januari 2014 Mendatang

PELAYANAN di kantor Jamsostek Dumai.

DUMAI - Sesuai Undang-undang (UU) No.24/2011 dan Peraturan PemerintahNo.12/2013 BPJS akan berlaku efektif 1 Januari 2014 mendatang. Seiring dengan itu, PT. Jamsostek akan berubah menjadi BPJS Ketenagakerjaan dan PT Askes berubah menjadi BPJS Kesehatan. Artinya, BPJS Ketenagakerjaan mengelola jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian. Sementara, BPJS Kesehatan mengelola jaminan kesehatan masyarakat, berupa jaminan

perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar pemerintah. Demikian disampaikan Kepala Jamsostek (Persero) Cabang Kota Dumai Asril, kemarin. “Jaminan Sosial Tenaga Kerja ( Jamsostek) akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Ini sesuai dengan implementasi Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan sesuai UU No.24 Tahun 2011 tentang BPJS,” ujarnya kepada wartawan. Asril berharap atas perubahan Jamsostek menjadi BPJS mampu secara maksimal melayani seluruh masyarakat Indonesia, mengingat selama ini Jamsostek telah meninggalkan kesan. “Tahun 2014 mendatang, Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

sesuai dengan implementasi SJSN dan UU nomor 24 tahun 2011 tentang BPJS,” katanya. Menurutnya, dalam transformasi PT. Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan, ada 5 perubahan yang mendasar, yakni perubahan badan hukum organisasi BUMN menjadi badan hukum publik. Kemudian perubahan perlakuan keuangan pada badan penyelenggara baik dalam hal pemisahan aset, badan penyelenggara dan peserta maupun sistem pelaporan keuangan.

Selanjutnya, perubahan cakup kepesertaan wajib dari tenagakerja formal menjadi perlindungan untuk seluruh tenaga kerja, perubahan pengalihan wewenang pelaksanaan inspeksi kepatuhan kepesertaan dalam sistem penegakan hukum (Law Enforcement) dari Kementerian Tenaga Kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan. “Transformasi PT. Jamsostek merupakan satu entitas bisnis yang dibangun dengan semangat profesionalitas yang dimiliki bersama. Hasilnya, PT Jamsostek mengalami perkembangan yang signifikan dari segi manfaat dan pelayanan,” terangnya. Dan strategi transformasi spiritnya mengacu kepada tiga hal, lanjut Asril, yakni memperbaiki hal-hal yang belum baik, mengembangkan hal-hal yang baik dan membangun hal-hal yang baru. Seiring dengan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan akan mengelola jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian. “Sementara BPJS Kesehatan mengelola jaminan kesehatan masyarakat, berupa jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar pemerintah,” tukasnya. Sementara secara terpisah, Kepala PT Askes Cabang Dumai Asrul mengatakan, peserta BPJS Kesehatan terdiri dari PNS, peserta Jamkesmas, TNI/ POLRI dan peserta Jamosostek itu sendiri. “Peserta Jamsostek langsung konek dan otomatis terdafta dn menjadi peserta BPJS Kesehatan,” jelas Asrul singkat. BETTER, Cahaya Putra

Pentas Andam Budaya Nusantara Ke II Ditutup Sekda DUMAI – Setelah lebih kurang lima hari digelar Kesenian Rakyat Andam Budaya Nusantara ke II Tahun 2013, Selasa (10/12) kemarin, secara resmi ditutup oleh Sekda Kota Dumai Said Mustafa, di halaman Eks Kantor Walikota Lama, Jalan HR Soebrantas Dumai. Kesenian Rakyat Andam Budaya Nusantara ke II merupakan salah satu upaya untuk memperkokoh, melestarikan dan mengembangkan budaya etnis-etnis yang tumbuh dalam masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, seluruh lapisan masyarakat, dapat lebih mengenal lagi bentuk kebudayaan itu dan mengamalkan

dalam kehidupan sehari-hari. Demikian disebutkan Sekda Kota Dumai Said Mustafa saat menutup kegitan Kesenian Rakyat Andam Budaya Nusantara ke II. “Kesenian Andam Budaya Melayu Nusantara ke II ini telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu dan Andam Budaya Nusantara dilaksanakan untuk mempererat hubungan silaturahmi antar suku di Kota Dumai,” ujar Said. Disamping mempertahankan budaya yang ada sehingga tak luntur dimakan zaman, melalui kegiatan tersebut, Sekda mengajak untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar suku yang ada, sehingga bisa

bersama-sama membangun Kota Dumai ke arah yang lebih baik lagi kedepan. “Andam Budaya merupakan kegiatan yang sangat baik, menunjukkan kepedulian masyarakat untuk melestarikan budaya. Semua masyarakat dengan latar belakang suku dan budaya ini tetap bersatu dan saling menghormati budaya satu dengan lainnya, menggalakkan pembinaan dan pengembangan seni dan budaya. Upaya ini perlu diupayakan secara simultan, konsisten dan komprehensif,” tutur Said. Menurut Sekda, dengan berakhirnya acara Festival Andam Budaya Nusantara ke II Tahun

IYET BUSTAMI saat menghibur masyarakat Dumai pada pembukaan Festival Andam Budaya Nusantara II.

2013 di Kota Dumai, ia mengucapkan tahniah kepada seluruh panitia penyelenggara atas kerja keras selama ini. "Dengan suksesnya kegiatan ini,

semoga akan menambah persaudaraan dan silaturahmi antar suku, etnis-etnis dan budaya yang ada di Kota Dumai," tandasnya. BETTER, Cahaya Putra

Untuk Korban Banjir

Puskesmas Bumi Ayu Beri Pengobatan Gratis DUMAI- Dinas Kesehatan Kota Dumai melalui Puskesmas Bumi Ayu yang berada di Kelurahan Bumi Ayu memberi pengobatan gratis khusus korban banjir. Pengobatan gratis yang dilaksanakan ini telah berlangsung selama dua hari, dimulai dari Selasa (10/12) hingga Rabu (11/ 12) kemarin. Sejak digelarnya pengobatan gratis di lingkungan Pus-

kesmas Bumi Ayu tersebut, sudah sekitar 100 warga yang melakukan pengecekan kesehatan dan sekaligus melakukan pengobatan. Demikian disampaikan salah seorang petugas kesehatan Puskesmas Bumi, Ayu Yasmi kepada Wartawan, Rabu (11/12) kemarin. “Alhamdulillah, dari kegiatan yang kita gelar ini, sudah sekitar 100 warga yang

terkena dampak banjir akibat luapan air sungai ini melakukan pengecekan dan pengobatan,” sebutnya. Dari dampak banjir ini, kata Yasmin, ada beberapa penyakit yang diderita masyarakat, khusunya warga di Sungai Teras, Kelurahan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan, seperti pilek, batuk, iritasi kulit dan tensi. “Warga sudah datang mela-

kukan pengecekan kepada kita. Selain itu, kita juga sudah memberikan obat kepada mereka,” terangnya. Lanjut Yasmin, pengobatan gratis tersebut akan terus berlangsung hingga genangan air tidak lagi melanda warga, khususnya di lingkungan Puskesmas Bumi Ayu seperti di Jalan Sungai Teras. Sejauh ini, imbuh Yasmin,

beberapa warga yang terserang penyakit, belum ada penangganannya yang sampai ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai. Karena masih bisa diatasi oleh Puskesmas Bumi Ayu. “Kita mulai buka pengobatan gratis ini dari pukul 08.00 WIB hingga sore hari dan berlangsung secara dua shif kerja,” tutupnya. BETTER, Cahaya Putra


INHU, INHIL, SIAK Jajaran Polsek Kandis Jaring 24 PSK KANDIS- Guna memberantas penyakit masyarakat (pekat) jajaran Kepolisian Sektor (Poksek) Kandis menjaring 24 orang Perempuan Sek Komersial (PSK) dari sejumlah tempat mangkal. Dua orang pemilik cafe alias mucikari dijadian sebagai tersangka.Sementara puluhan PSK akan dikirim ke Balai Rehablitasi Dinas Sosial di Jakarta. Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Kandis Kompol Wawan mengatakan operasi pekat digelar, menanggapi keresahan akan maraknya PSK di sepanjang Jalan Lintas Pekanbaru- Duri. "Operasi pekat dalam rangka memberantas PSK, yang mangkal di sejumlah cafe, di Jalan Lintas Kandis Duri,"ujar Kompol Wawan kemarin. Kapolsek mengatakan Razia digelar Selasa (10/12), mulai pukul 20.30 WIB sampai 22.30 WIB. Adapun target razia, lokalisasi km 54 dan cafe -cafe di sepanjang jalan lintas Pekanbaru Duri Kecamatan Kandis. " Hasilnya,diamankan 24 orang PSK dengan rincian dari beberapaa bar yang selama ini kita curiga tempat mangkal PSK,"ungkap Wawan. Wawan menerangkan polisi pertama kali menyisir Bar Srikandi. Dari sini diamakan sebanyak 10 PSK. Bar ini milik tersangka Jubaedah, (42) asal Indramayu. Kedua,dari Bar 36 diamankan 3 orang PSK,pemili Iyan,masih DPO polisi. Ketiga, Bar Jamrud, dari sini diamankan 7 orang, pemiliknya Oyong juga masih buron. Dan Keempat, lokasi razia adalah cafe Candra. Dari cafe ini diamakan 4 orang PSK ,pemilik Susi, (35) asal Pematang Siantar, Sumatera Utara, ditetapkan tersangka. Selain mengamankan PSK dan pemilik, polsek Kandis juga menyita barang bukti berupa bantal, sprei, 2 kotak kondom dan uang sebesar Rp 230.000. Kapolsek menegaskan seluruh PSK dan pemilik bar masih dalam proses pemeriksaan.Selanjutnya, Polsek Kandis bekerja sama dengan Dinas Sosial Pemda Siak untuk membawa seluruh PSK ke balai rehabilitasi Dinas Sosial di Jakarta. BETTER-syaf

Soal Cetak Sawah Baru

Junaidi Hanya Calo Bukan Pemilik Alat Berat RENGAT- Mencuatnya permasalahan cetak sawah baru di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tentunya tidak lepas dari tanggung jawab Junaidi selaku pemilik alat berat.Setelah diusut, ternyata Junaidi yang dilaporkan Kelompok Tani (Poktan) hanyalah seorang calo bukan pemilik alat berat. Hal ini terungkap berdasarkan Keterangan warga yang ada disekitar tempat tinggal Junaidi di Dusun Lubuk Tangguk Desa Pasir Kemilu Rengat."Setahu kami Junaidi itu tidak memiliki alat berat, mungkin yang bersangkutan hanyalah seorang calo,"ujar seorang warga Lubuk Tangguk yang enggan namanya dipublikasikan,baru-baru ini. Sejak kasusnya mencuat diberbagai media, Junaidi jarang berada ditempat.Ketika didatangi ke rumahnya terlihat kosong. Sebagimana diketahui bahwa munculnya permasalahan cetak sawah baru di Desa Alim Kecamatan Batang Cenaku berawal dari ditariknya 2 unit alat berat excavator dari lokasi. Poktan Rintis Karya Desa Alim yang merasa tidak senang dengan dikeluarkannya alat berat tersebut,lalu melakukan penahanan agar alat berat itu tidak dikeluarkan dari lokasi kerja karena pekerjaan yang dilakukan belum selesai. Program cetak sawah baru seluas 50 hektar ini baru dikerjakan Junaidi lebih kurang 3 hektar. Hasil pertemuan dengan para tokoh masyarakat di Kantor Dinas Pertanian Inhu (Distan), warga sangat mengharapkan program ini terus dilanjutkan. "Masyarakat meminta kepada pihakpihak yang terlibat seperti Poktan, pemilik alat berat serta perantara K.Sitorus dan Paruntungan Tambunan agar bertanggung jawab,"ujar Minan,Ketua Lembaga Adat Desa Alim, baru-baru ini. Dari hasil investigasi yang dilakukan ternyata alat berat tersebut merupakan milik salah seorang pensiunan angkatan yang dikuasakan kepada Juanidi. Terjadinya penarikan 2 unit alat berat tersebut dikarenakan Junaidi sebagai pihak yang mendapat kuasa tidak menyetorkan dana pengerjaan proyek tersebut kepada sipemilik alat berat. BETTER-ali usman

KAMIS

21

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Korban Banjir Sei Mandau Mulai Diserang Penyakit

SEI MANDAU- Banjir yang melanda Kecamatan Sungai Mandau mulai menggangu kesehatan warga.Sejumlah warga mulai terserang diare,gatalgatal dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Sementara guna mengantisipasi korban bertambah,Dinas Kesehatan Kabupaten Siak menurunkan tenaga medis ke loka-

si.Petugas medis tidak hanya dari daerah tersebut tetapi juga kecamatan lain piket secara bergiliran. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Siiak Dr Tony Chandra menyampaikan, tim medis terus memantau kondisi warga diwilayah banjir. Tim tidak hanya konsentrasi memantau kesehatan warga di

tenda pengungsian, juga turun ke pemukiman. "Guna memantau kesehatan korban banjir kita menurunkan menurunkan 6 dokter. Warga mengeluhkan diare,gatal-gatal,Ispa dan maag. Mereka sudah diobati,"ujar Toni. Menurutnya, hingga saat ini berdasarkan hasil pemeriksaan

belum ada korban banjir yang harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun dokter terus dilapangan, karena dampak banjir sangat rawan terhadap ganguan kesehatan."Kami juga mengimbau jika warga merasa badannya tidak sehat, segera berobat,agar diperiksa,"ujarnya. Petugas medis yang turun

ke lokasi banjir,tidak hanya dari Sungai Mandau,juga didatangkan dari puskesmas kecamatan lain.Tenaga medis secara bergilir turun memberikan bantuan kesehatan. Data yang diperoleh warga yang terserang penyakit diare sebanyak 4 orang,penyaki gatal-gatal 12orang ,ISPA 3 orang dan maag 2 orang. BETTER-syaf

Polres Amankan 15 Kg Ganja Kering RENGAT- Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) mengamankan 15 kilogram ganja kering berikut 2 orang tersangka, pemilik barang haram tersebut. Kedua orang tersangka ini diduga merupakan warga Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Kapolres Inhu, AKBP Aris Prasetya Indaryanto melalui Kasat Narkoba, Iptu Akai Fahli didampingi Kasubag Humas, Ipda Yarmen Djambak kepada Wartawan, Rabu (11/12/13) menjelaskan, penangkapan kedua tersangan berikut 15 kg ganja kering ini terjadi, Selasa malam (10/12/13), tepatnya didepan loket bus Rapi Jalan Lintas Timur Pasar Belilas. Kedua tersangka warga Tembilahan ini, Chandra S alias Nanda (27) dan M Fitria Irawan alias Iwan (21) memang sudah menjadi target operasi (TO) Polres Inhu. "Pasca datangnya barang haram ini dari Medan kita melakukan pengintaian terhadap kedua tersangka, dimana barang haram ini dikirim oleh pelaku berinisial BL,"jelasnya. Tidak lama melakukan pengintaian,dua tersangaka tersebutpun datang untuk mengambil paket kiriman ini, sekitar pukul 21.00 Wib dan langsung dilakukan penangkapan."15 kg ganja kering ini dikirim dalam bentuk koper dan tas ransel dari Medan. Diluarnya tertulis nama

Penangkapan narkoba jenis ganja tkp jln lints timur dgn BB sebanyak 15 kg dgn Tsk 2 org sdh diAmAnkan polsek Sbrd

pengirim yang berinisial BL,"ungkapnya. Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, ganja kering ini

akan dibawa dan diedarkan di Tembilahan, Inhil. " Walau kedua tersangka mengatakan akan membawa dan mengedarkan

ganja ini di Tembilahan, kita terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui jaringan dan siapa saja yang terlibat. Untuk

itu kedua tersangka dan barang bukti saat ini kita amankan di Mapolres Inhu,"tutupnya. BETTERali usman

Masyarakat Kuantan Babu Minta Distamben Tuntaskan Masalah Listrik RENGAT- Masyarakat Desa Kuantan Babu Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), khususnya warga Seberang Kuantan Babu meminta Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) segera menyelesaikan pernyambungan di daerahnya. Hal ini sehubungan dengan adanya indikasi permainan terhadap pembangunan jaringan listrik di Desa Kuantan Babu

Seberang, dimana jaringan listrik dibangun pemerintah melalui Distamben Inhu namun biaya yang dibebankan kepada masyarakat adalah biaya listrik swadaya, yaitu sebesar Rp.3 sampai Rp.3,5 juta. Seorang warga, Rabu (11/12/ 2013), yang namanya enggan dipublikasikan mengatakan,persoalan ini terjadi akibat adanya permainan antara salah seorang oknum aparat desa

yang diduga bermain dengan oknum biro. Dimana sistim yang digunakan adalah dengan melanjutkan pembangunan jaringan listrik dari 1.450 meter menjadi 2,5 Km, sehingga seluruh warga dibebani biaya tambahan sebagai bentuk swadaya. "Biaya ini tentunya membebani warga yang tidak termasuk di dalam penambahan jaringan. Kalau begini carany,maka niat pemerintah memudahkan mas-

yarakat masuk listrik dengan harga murah menjadi ternoda," ujarnya. Sementara itu Kadistamben Inhu, Ir.Khairizal, baru-baru ini mengatakan, tugas Distamben adalah membangun jaringan sampai masuknya arus listrik kejaringan tersebut. Untuk selanjutnya, hak masyarakat apakah mereka mau masuk listrik atau tidak. Diakuinya, kondisi seperti ini

sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk mencari keuntungan pribadi. Oleh karena itu, ia meminta warga untuk tidak terfokus kepada sistim yang ada di desa. "Masyarakat dapat mendaftarkan diri kepada PLN secara langsung tanpa harus melalui biro maupun pihak ketiga. Ini untuk menghindari penipuan,"ucap Khairizal. BETTERali usman

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

IKLAN

IKLAN

IKLAN


Wan 22

KAMIS

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Fatin Berbagi Cerita di Bukunya DI balik popularitasnya saat ini, Fatin Shidqia Lubis, ternyata menyimpan banyak cerita. Salah satunya, ia mengakui bahwa dirinya adalah anak yang bisa dibilang kurang pergaulan, cupu (culun punya), dan sebagainya. Masa SMP diakui Fatin sebagai masa paling suram dalam hidupnya. Tiga tahun duduk di bangku SMP, Fatin hanya berteman dengan dua orang saja."Selama tiga tahun temanku hanya dua, yaitu seorang yang saat itu sama-sama cupu seperti aku dan satu lagi teman pindahan dari luar kota," ungkap Fatin saat ditemui di Gramedia Matraman, Jakarta, Selasa (10/ 12). Fatin Shidqia LubisFatin Shidqia Lubis Jawara X Factor Indonesia pertama itu mengaku tidak nyaman dengan pergaulan masa SMP nya."Aku merasa gak nyaman bergaul karena sebagian besar teman seangkatanku berasal dari SD mayoritas," terangnya. Kurangnya pergaulan Fatin, anak pertama dari pasangan Bahari Lubis dan Nurseha itu melampiaskan waktu senggangnya dengan bermain game online. Bahkan, ia sempat bercita-cita menjadi gamer handal."Aku merasa dunia maya itu pelarian aku, tempat aku menemukan banyak teman. Setelah pulang sekolah aku langsung ke warnet langgananku. Minimal aku menyewa komputer selama tiga jam," paparnya. Kisah ini menjadi bagian dari curhatan Fatin dalam bukunya yang bertajuk Fantastic Fatin: Ini Baru Permulaan!. Masih banyak lagi cerita seru tentang Fatin dalam buku itu. Bagi Fatinistic yang ingin mengenal lebih dekat, bisa membeli buku itu dengan harga 50 ribu rupiah.BETTER-yen/kpc

Wanita Bayar Lebih Banyak untuk Kosmetik DIBANDING milik pria, produk wewangian mandi untuk wanita lebih mahal. Bahkan perbedaannya bisa mencapai 75%. Padahal kegunaan dan jumlahnya sama, yang berbeda hanya kemasan dan penampilan. "Desain dari botol perempuan lebih canggih dan lebih mahal untuk diproduksi," kata juru bicara Fragrance House Annick Goutal seperti dilansir dari dailymail, kemarin. Padahal, wewangian yang dijual adalah unisex, artinya bisa digunakan baik oleh pria maupun wanita, hanya kemasannya saja yang berbeda. Sementara produk untuk pria dikemas dalam botol kaca persegi panjang, wewangian untuk wanita dikemas dalam botol kaca bulat. Dalam jumlah yang sama, pria bisa membeli seharga 95,80 poundsterling atau sekitar Rp1 juta, sementara wewangian sejenis untuk wanita dijual seharga 100 poundsterling atau sekitar Rp1,8 juta. Sama halnya dengan pisau cukur dari merk yang sama, yaitu sama-sama memiliki dua pisau, strip pisau yang mengandung lidah buaya dan dilengkapi dengan pegangan ekstra. Namun untuk wanita dijual seharga 4,39 poundsterling sementar untuk pria hanya dijual 3,65 poundsterling. Perbedaannya yaitu hanya terletak warna pada pisau cukur itu. Sementara milik pria hanya warna gelap seperti abuabu atau beraroma pinus, sedangkan milik wanita memiliki wangi beraneka ragam bunga dan terdiri dari warna-warna pastel. "Secara umum, kebutuhan kulit pria sama seperti perempuan," kata Harley Street dermatolog kosmetik, Dr Sam Bunting . "Tapi kulit pria lebih tebal dan berminyak , yang berarti Anda dapat lebih agresif ketika menggunakan bahan aktif,' terangnya lagi. Colin Sanders, ilmuwan kosmetik yang berada di balik berbagai produk Sederhana,setuju. Ada perbedaan, tetapitidak terlalu bagus. Perbedaan terbesar adalah bahw rambut di kulit pria lebih banyak sehingga pori-pori tidak terbuka seperti di wanita. "Praktis, Anda mungkin tergoda untuk risiko tingkat yang lebih tinggi dalam aroma aftershave pria daripada yang Anda lakukan dalam produk perempuan," jelasnya. BETTER-yen/inc

ta

Angka Tujuh Keberuntungan Ayushita SECARA tak sengaja angka 7 terus berulang dalam pencapaian Ayushita meraih gelar Sarjana Komuniasi di London School of Public Relation. Bahkan ia sempat terpikir angka 7 adalah nomor keberuntungannya. Sebut saja, nazar 7 bulu mata palsu yang ia kenakan di hari kelulusan, bentuk nasi tumpeng syukuran yang dibuat hingga 7 tingkat serta nomor absen di kampus pun di urutan ke 7. “Aku pasang bulu mata palsu

lapis 7. Bentuk tumpengnya 7 lapis dan kebetulan absen juga dapat nomor 7. I think is 7 my lucky number„ Ayushita Ayushita memilih angka 7 sebagai angka keberuntungannyaAyushita memilih angka 7 sebagai angka keberuntungannya "Aku pasang bulu mata palsu lapis 7. Bentuk tumpengnya 7 lapis dan kebetulan absen juga dapat nomor 7. I think is 7 my lucky number," ungkapnya di

Kristina

Jadi Juri Dangdut di Amerika KABAR baru datang dari artis dangdut Indonesia Kristina. Diva dangdut Kristina akan berada di Amerika kurang lebih satu bulan ke depan untuk menjalankan misi memperkenalkan dangdut ke masyarakat di negeri Paman Sam tersebut. Dia akan menjadi juri kehormatan dalam Grad Final ajang pencarian LA Dangdut Star Idol yang akan berlangsung pada 15 Desember 2013. Pemilik nama lengkap Kristina Iswandari itu sangat khawatir dengan iklim yang berbeda dengan di Indonesia. Dia mengaku tidak kuat dengan udara dingin. Padahal di Amerika dinginnya bisa sampai di bawah 0 derajat. "Di Jakarta saja aku rewel dengan AC. Kalau lagi hujan di Jakarta itu

sudah berasa dinginnya," katanya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (10/12). "Kayak di Puncak dan Batu itu dingin, tapi enggak kayak di Amerika yang dinginnya pakai salju," lanjutnya. Beruntung bagi Kristina, dirinya sangat suka dengan mantel. Untuk menahan dingin selama di Amerika, mantel-mantel koleksinya bisa berguna. "Aku suka banget sama mantel, misalnya jalan ke mana ke mall aku suka beli, enggak sengaja kekumpul," ucapnya. "Aku sih berpikir kalau ada yang cocok aku beli. Tau sendiri size aku kalau beli di sana carinya yang kids enggak mungkin," pungkas pelantun Jatuh Bangun itu sambil tertawa. BETTER-yen/kpc

Sering Memotret Justru Bikin Lupa MEMOTRET adalah hobi paling menyenangkan. Tapi penelitian mengungkapkan, kebiasaan ini bisa menurunkan kemampuan daya ingat seseorang. Peneliti dari Universitas Fairfeld mengungkapkan, mereka yang lebih banyak mengandalkan kamera untuk mengabadikan detail dari momentum penting dalam hidup mereka, ternyata memiliki daya ingat rendah. Penelitian itu melibatkan 28

orang yang diajak tur ke Musium of Art Universitas Bellarmine. Mereka diperlihatkan 30 objek dan diminta mengamati 15 artefak dan memotret 15 lainnya. Hari selanjutnya mereka diminta menuliskan nama benda yang mereka lihat. Temuan menunjukkan, mereka mengalami kesulitan mengingat detail benda-benda yang mereka foto ketimbang artefak yang mereka amati. BETTER-yen/inc

Kawasan Kemang Jakarta Selatan, Selasa (10/12). Terlepas dari itu semua, dukungan teman sekampus yang membuat Ayushita dapat meraih gelar sarjananya. Apalagi mereka ingin lulus bersama-sama. "Teman-teman seangkatan yang kasih dukungan. Lagi syuting bilang nanti sama-sama kerjakan tugasnya. Targetnya kita kan harus lulus bareng," pungkasnya. BETTER-yen/kpc


RETAIL BISNIS Bantu Eksplorasi Migas, Logindo Tambah Lima Kapal JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengkaji memberikan insentif kepada perusahaan minyak dan gas (migas) untuk melakukan eksplorasi. Alasannya eksplorasi akan memberikan kesempatan besar bagi perusahaan penyedia kapal lepas pantai untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Pemerintah memproyeksikan Indonesia mampu memproduksi minyak satu juta barel per hari di 2015. Produksi harian saat ini baru 380 ribu barel per hari. "Ini merupakan kesempatan perusahaan Offshore Supply Vessels (OSV) untuk berkembang," ujar Head of Corporate Finance PT UOB Kay Hian Securities Setiawan Darmawidjaja, Rabu (11/12). Saat ini di Indonesia baru ada dua perusahaan penyedia kapal yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) dan PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD). Jumlah itu terbilang kecil mengingat ebutuhan kapal pengangkut migas lepas pantai terus meningkat. Pangsa pasar perusahaan OSV di Indonesia masih cukup kecil. Kapitalisasi pasar perusahaan ini 40 kali lebih kecil bila dibandingkan dengan negara tetangga, Malaysia. Saat ini negeri jiran itu memiliki 20 perusahaan OSV yang sudah tercatat di bursa dengan kapitalisasi pasar sebesar 80 miliar dolar AS. Direktur Logindo Rudy Kusworo mengatakan, Logindo cukup mumpuni di bisnis penyedia kapal lepas pantai. Meskipun berkompetisi dengan perusahaan lain yang tidak hanya fokus di bisnis kapal, Logindo optimistis pertumbuhan rata-rata perusahaan di atas 50 persen. Tahun ini saja pertumbuhan perseroan di atas 70 persen. Logindo akan memanfaatkan potensi yang masih besar ini dengan menambah jumlah kapal di tahun selanjutnya yakni 4-5 kapal baru. "Satu kapal dengan kekuatan 12 ribu tenaga kuda akan sampai beberapa hari lagi. Sebelumnya Logindo sudah mendatangkan satu kapal berkekuatan 8.000 tenaga kuda," kata Rudy. Dua kapal ini menggenapkan jumlah kapal milik perseroan menjadi 58 unit di 2013. Kapal tersebut didatangkan dari sejumlah negara, yaitu seperti India dan Cina. Untuk mendatangkan kapal baru, Logindo menyiapkan belanja modal sebesar 80 juta dolar AS. Harga kapal yang akan dibeli perseroan berkisar 18-32 juta dolar AS. BETTER-rpc

SPESIALIS BUAT RUMAH AGAM BERSAUDARA ingin menawarkan jasa kepada Bpk/Ibu untuk ngerjakan buat Rumah Pribadi, Rumah Petak, Kos-kosan, Ruko, Pagar Minimalis/Batu Alam, Pagar Tanah Kosong, Plafon, Teras,Pondasi, Renovasi,Rehap, Kramik, Granit, Batu Alam, Ngecat, dll.. Jika Bpk/Ibu berminat, Hub/ Sms Hendri Abu Hamzah 0852 6525 6800/ 0812 2371 5116 “Menjaga Amanah dan Kualitas Bangunan� Khusus borongan pekanbaru dan sekitarnya. Mohon beritahu karib kerabat serta tetangga anda

KAMIS

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

23

Celana Pendek Hasil Karya Napi Tembus Mancanegara JAKARTA- Para narapidana (napi) yang biasanya dianggap sebelah mata oleh masyarakat, ternyata bisa menghasilkan barang-barang berkualitas tinggi. Buktinya, produk mereka bisa menembus pasar luar negeri. Rabu 11 Desember 2013, hasil karya para pendekam penjara ini kembali ditampilkan. Beraneka macam bentuk hasil kreasi itu berasal dari tangantangan para napi. Tapi jangan salah sangka, hasil mereka pun juga menembus pasar ekspor luar negeri. Sebut saja pakaian. "Yang baru kami kirim ke luar negeri itu celana dari kain katun, semacam celana kolor. Itu dikirim ke Nigeria. Paling sedikit 12 ribu potong per tiga bulan. Kalau di sana (Nigeria), harganya sekitar US$7-8," kata salah satu staf Lembaga Pemasyarakatan Kelas I LP Cipinang, Untung

Madani,dalam pameran di JCC Senayan, Jakarta. Sayangnya, petugas tersebut tidak bisa menjelaskan lebih lanjut tentang hasil karya para napi yang diekspor. Untung mengatakan bahwa pihak LP Cipinang membina sekitar seratus orang napi untuk berkarya. Misalnya, untuk membuat alas kaki, celana, daur ulang koran, batik, dan sarung tangan. Selain itu, ada juga jasa berupa reparasi barang elektronik, perbengkelan, dan jasa laundry. Mereka dibina oleh 18 orang pembina dari pihak lapas. "(Napinya) ada yang pencopet, pengedar narkoba, dan pembunuhan," kata dia. Begitu pula dengan para napi asal LP Tangerang. Kabid Kegiatan Kerja Lapas Kelas I LP Tangerang, Arief Gunawan,

mengatakan bahwa di lapas tersebut ada 14 aneka model kerajinan, seperti tekstil dan bakery. Selain itu, ada juga jasa cuci mobil dan pengelasan. "Ada juga ternak lele," kata

Arief kepada VIVAnews. Ada satu hal yang unik. Di lapas tersebut, ada kreasi napi yang berbahan kertas koran, yaitu tiruan sepeda motor Harley Davidson sepanjang

dua meter. "Mereka membuat dua. Satu dipajang di sana. Satu lagi ada di bu menteri (istri Menteri Hukum dan HAM, Ibu Amir Syamsudin)," ujarnya.BETTER-vvn

Gedung Data Center XL Resmi Beroperasi PEKANBARU- Seiring maraknya pertumbuhan bisnis di beberapa sektor utama antara lain sektor industri dan jasa di Provinsi Riau khususnya, Sumatera pada umumnya. Terjadi permintaan akan solusi data center atau pusat data untuk menunjang kepentingan bisnis yang dilaksanakan. Ditunjang dengan kemajuan teknologi antara lain kesadaran dan pemahaman akan pentingnya komputasi awan, permintaan akan data center yang handal, terintegrasi dan memilki layanan prima diperkirakan akan terus bertambah. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, XL secara resmi meluncurkan XL Data Center Pekanbaru, sebuah fasilitas Data Center yang dapat dipergunakan oleh publik, di Pekanbaru Riau (11/12). Chief Digital Services Officer XL, Dian Siswarini, Rabu (11/12/ 2013) pada peresmian ini

mengatakan, untuk pertama kalinya Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau memiliki data center berstandard internasional. XL data center ini dibangun untuk menjawab kebutuhan akan bisnis layanan keamanan data bagi kalangan bisnis dan pemerintahan yang ada. "Layanan yang XL berikan ini juga untuk menunjukkan, bahwa XL siap mendukung sepenuhnya Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2012 yang mewajibkan pusat data berada di Indonesia. Tentunya tersedianya XL data center di Pekanbaru ini menjadi salah satu bukti nyata, bahwa bangsa Indonesia telah siap dengan infrastruktur data center yang tersebar di seluruh Indonesia dan berskala internasional,"ujar Dian. Gedung XL Pekanbaru Data Center berdiri di atas lahan seluas lebih dari 4.500 m2. Di lahan tersebut berdiri 3 lantai

bangunan dengan total luas mencapai 5.100 m2. Fasilitas sudah dilengkapi dengan sumber listrik dari PLN sebesar 3.150 kVA, genset, UPS, sistem piranti lunak untuk mengatur dan mengendalikan listrik, serta ruangan server berstandar internasional. XL data center Pekanbaru juga memiliki lokasi yang strategis dan dekat dengan fasilitas umum, seperti bandar udara, kantor polisi, rumah sakit, hotel dan lain-lainnya, Dian juga menambahkan, dibukanya XL Data Center Pekanbaru ini, XL siap melayani pasar korporasi yang ada di Provinsi Riau dan pulau Sumatera pada umumnya. Pada saat yang bersamaan dengan event ini, XL juga secara resmi membuka XL data center Jakarta yang siap melayani pasar korporasi di daerah Jabodetabek dan sekitarnya. "Dengan tambahan dua data center ini, maka XL telah

memiliki data center seluas 8.000 m2 (area raised floor) khusus untuk pelanggan korporasi. XL juga siap untuk mewujudkan cita-cita menjadi Top-3 Penyedia Layanan Cloud & Data Center di Indonesia,"ungkap Dian. Layanan yang langsung dapat dinikmati oleh para pelanggan korporat, adalah penyewaan space bagi penempatan server, penyewaan rak, dan apabila diperlukan penyediaan cage sebagai pelindung rak tersebut. Selain itu, XL juga telah mempersiapkan data center ini sebagai tempat untuk infrastruktur data center pribadi, membangun infrastruktur Disaster Recovery Center (DRC), maupun penempatan antena pada menara telekomunikasi. Data Center XL ini didukung oleh jaringan yang terkoneksi melalui microwave dan serat optik XL yang telah terbuki terjamin, baik dari sisi kece-

patan maupun kestabilannya. Khusus untuk area Sumatera, serat optik XL memiliki dua koneksi internasional yaitu dari Sumatera ke Singapura dan dari Sumatera ke Malaka, Malaysia. Jaringan serat optik XL sudah membentuk ring Sumatera yang jalurnya melingkar mulai dari Pelabuhan Bakauheni di Lampung sampai ke Banda Aceh. Di laut dan pulaupulau di Sumatera seperti Batam, Bangka serta Belitung pun, XL menempatkan jaringan serat optiknya. Kedepannya, XL berkomitmen untuk menjadikan Data Center ini sebagai Data Center yang netral. "Untuk XL data center Pekanbaru, XL menargetkan untuk dapat melayani lebih dari 10 korporasi pada tahun 2014 nanti. Pada kesempatan ini juga, XL memberikan penghargaan kepada pelanggan korporasi pertama dari XL data center Pekanbaru,"ucap Dian.BETTER-irw


24

KAMIS

BISNIS TERKINI

12 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 598 TAHUN III

Pondok Yurika Khusus Sajikan Masakan Melayu PEKANBARU - Tidak banyak restoran di Pekanbaru yang khusus menyajikan masakan khas melayu. Nah, restoran yang satu ini, Pondok Yurika yang terletak di Jalan Sutomo, Pekanbaru ini, khusus menjual masakan khas melayu. Azman Shidiq, Manajer Pondok Yurika Pekanbaru kepada Better mengatakan, banyak Rumah Makan yang menjual masakan khas melayu namun tak ada yang memiliki citarasa yang dipunyai

Yurika. "Banyak Restauran melayu yang tumbuh di Pekanbaru, namun kami menyuguhkan citarasa yang berbeda," kata Azman. Menurutnya, Pondok Yurika merupakan restoran favorit mantan Wali Kota Pekanbaru Herman Abdullah. "Sewaktu pak Herman menjabat, hampir setiap hari datang kesini. Bahkan setelah tidak menjabat pun beliau sering datang," sebut Azman.

Selain para tokoh politik, pembawa acara makan-makan di salah satu TV nasional Bondan juga pernah datang ke Pondok Yurika untuk mencicipi menu yang disuguhkan Pondok Yurika. Di Podok Yurika ini tersedia berbagai macam menu. Mulai dari Asam Pedas Patinnya yang terkenal, ditambah dengan Pindang patin, Gulai salai pucuk ubi, gulai salai nenas, selais goreng, gulai siput, pepes patin dan lainnya.

Fasilitas yang tersedia di Podok Yurika mulai dari Restaurant yang dapat menampung pengunjung sebanyak 150 orang untuk sekali kunjungan. 60 orang bisa di tempatkan di ruangan Vip dengan fasilitas AC dan sangat pas di jadikan tempat metting. Dan khusus hari Jumat Pondok Yurika juga memberikan potongan harga 20 persen. Selain bisa datang langsung di Pondok Yurika juga bersedia Catering. Bisa datang langsung ke Jalan Sutomo Depan SLB atau Depan SMKN 3 atau hubungi Telp (0761)-848456.BETTER-irw

Asus Buka Service Center di Pekanbaru

PEKANBARU - Seiring dengan banyaknya peminat dan pembeli produk Asus seperti, Smartphone, Laptop, Notebook, dan lainnya, produk buatan Taiwan tersebut kembali mempermudah para pelanggannnya dengan membuka Service Center di Pekanbaru. Service center di Pekanbaru ini sama dengan service center yang ada di tempat lain. Yaitu sebagai tempat untuk tempat service sekaligus menjadi kantor perwakilan. Pada tahun 2014, Asus akan kembali membuka Service Center di 20 kota di Indonesia . Dijelaskan Julian, tujuan dibuatnya service center di Pekanbaru adalah sebagai pusat pelayanan purna jual yang sebelumnya sudah ada di Kota Batam. "Sebelumnya sudah ada di Batam yang bekerja sama dengan mitra kami yang ada disana," Jelas Juliana Cen. Di Service Center Asus ini tidak sama dengan service dengan produk lain. Kalau produk lain akan dikenakan biaya jika ada kerusakan pada lcd, tapi di Asus Motherboar, memori, dan hardisk setelah satu tahun tidak dikenakan biaya."Kami memberikan garansi sampai satu tahun dan tak akan dikenakan biaya sepeserpun," terang Juliana. Bagi Anda pecinta produk Asus, datang dan kunjungi pusat Service Asus di Pekanbaru di Jalan Tuanku Tambusai No.333A Pekanbaru. Kantor ini buka setiap hari dari Pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Atau Anda bisa menghubungi Telp (0761)-35909. BETTER-irw


Edisi 579