Issuu on Google+

BERITA TERKINI

RABU Jadwal Sholat

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

04.37 12.06 15.30 18.08 19.17

Rp 3000

Harga (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Call Centre (0761) 34381

1.876,57 /kg 3 Desember 2013

Jefry: 1000 Ekor Sapi Akan Kita Pelihara di Sini KAMPAR - Bupati Kampar Jefry Noer mengunjungi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPT) Balai Pembibitan Peternakan di Desa Kuapan Kecamatan

Tambang Selasa (3/12), menjelang sore. Kunjungan orang nomor 1 Kampar ini didampingi Camat Tambang Rahmat.

Rp 435067.83 3 Desember 2013

EMAS

9,368.83 3 Desember 2013

TBS KELAPA SAWIT

3,661.84 3 Desember 2013

SGD/ IDR

11,771.00 3 Desember 2013

MYR/ IDR

S

USD/ IDR

Terbit 24 Halaman

Di sana, Jefry langsung melihat-lihat 68 ekor sapi jenis Fries Holsten atau Fries Holland (FH), yang berada di dua kandang berbeda. Dari sana, didampingi Kepala UPT Marjanis, Jefry kemudian memperhatikan satu persatu 30 ekor indukan Sapi Bali yang menjadi penghuni baru di komplek itu. Sama seperti sapi FH, sapi Bali itu juga kelihatan segar dan gemuk-gemuk. Melintasi tanaman rumput gajah sekitar 300 meter ke

arah Barat Daya, Jefry diajak oleh Marjanis melihat ‘rumah’ kambing. Dibangunan panggung yang dibagi menjadi dua bagian itu, Jefry mengamati satu persatu 48 ekor kambing yang ada di sana. Sepanjang perjalanan, Jefry banyak bertanya kepada Marjanis soal kondisi komplek itu. Mulai dari masalah pakan, dua bangunan tempat sapi yang nampak

JEFRY

HAL 6

Penghitungan Suara Dijaga 1.700 Aparat KPU Riau Gelar Sidang Pleno 6 Desember Pengamanan Dilakukan Berlapis Segala gangguan yang bisa mengganggu berlangsungnya pleno harus dicegah." BRIGJEN POL CONDRO KIRONO

DPRD Akan Kurangi Anggaran Satpol PP PEKANBARU- Kinerja Satpol PP Kota Pekanbaru dinilai belum bekerja secara maksimal, padahal saat ini personilnya sudah banyak. Maka DPRD Kota Pekanbaru bermaksud akan mengurangi anggaran untuk Satpol PP pada APBD 2014 ini. "Kita melihat penertiban masih tebang pilih, seperti penertiban reklame, PKL, warung remang-remang. Penertiban tidak lagi objektif, maka efektifitas belum dirasakan dalam penertiban itu," ungkap Ketua DPRD Kota Pekanbaru Desmianto, saat ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (3/12/2013). Dalam melakukan penertiban, menurut Desmianto, Satpol PP selama ini sering

DPRD

HAL 6

Kejati Pastikan Ada Tersangka Baru PEKANBARU-Setelah memeriksa puluhan saksi dugaan korupsi Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) Siak, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali obral janji untuk menetapkan tersangka baru. Pengumumannya direncanakan pekan depan. "Paling cepat, pekan depan sudah ada tersangka baru. Hanya menunggu penetapan dari Kepala Kejati Riau saja, dan nama tersangka baru itu sudah kita kantongi," ujar Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Riau, Rachmat Surya Lubis, dikonfirmasi wartawan pada Selasa (3/12/13). Rachmat mengakui bahwa Kejati Riau

KEJATI

PEKANBARU-Pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi suara di Pilgubri putaran II tanggal 6 Desember 2013 nanti bakal mendapat pengamanan ekstra ketat dari jajaran kepolisian. Polda Riau sudah menyiapkan 1.700 personil. "Rencana pengamanan sudah kami siapkan. Sekitar 1.700 personil akan disiagakan

Kapolda Riau PENGHITUNGAN HAL 6

KPU Pekanbaru Digugat Rp501 Miliar KPU Pekanbaru melakPEKANBARU-Dinilai diksanakan rapat pleno riminatif dalam petanggal 18 November netapan media terkait 2013. Rapat itu mempemberitaan kampanye bahas penetapan jadwal Pemilihan Umum Guberdan tempat kampanye nur Riau (Pilgubri) putaran pasangan calon II, Komisi Pemilihan Gubernur dan Wakil GuUmum (KPU) Kota Pekanbernur Riau. baru digugat Rp501 miliar "Dalam acara ke Pengadilan Negeri (PN) penyampaian visi misi Pekanbaru. yang dilaksanakan 21-23 Gugatan itu dilayangNovember, KPU dinilai kan Tim Advokat WartaSyafriadi diskriminatif. Mereka hawan Riau (Tawar) yang nya meilih media elektelah mendapat kuasa dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) tronik, dua televisi dan empat raRiau dan Persatuan Wartawan In- dio," kata Syafriadi. Menurutnya, hal ini tidak adil. donesia (PWI) Riau. "Gugatannya kita daftarkan Karena, berita acara pleno bernotadi (kemarin) dengan nomer mor 148/KPU-PBR/2013 tersebut registrasi No 190/Pdt.G/2013/PN sifatnya mengikat. "Sementara kalau kita mengaPBR,'' ujar Ketua SPS Cabang Riau, Dr Syafriadi SH MH, dikonfirmasi cu pada UU Pers No 40/1999 khususnya pasal 4 ayat 1 dan 3 wartawan pada Selasa (3/12/13). Diceritakan Syafriadi, per- serta pasal 6, itu diatur tentang masalahan ini bermula sewaktu fungsi hak kewajiban dan peranan

KPU

Azlaini Agus Tetap Bantah Ada Penamparan PEKANBARU - Mantan Wakil Ketua Ombudsman, Azlaini Agus menjalani berita acara pemeriksaan konfrontir oleh Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (3/12/2013) siang. Azlaini hadir pukul 10.00 WIB dengan didampingi tim kuasa

AZLAINI AGUS

HAL 6

Azlaini Agus

HAL 6

Puskesmas Melebung tak Dihuni

Komisi III Kecewa Kinerja Diskes PEKANBARU- Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru H Darnil, mengaku kecewa terhadap tidak tanggapnya Dinas Kesehatan (Diskes) terhadap persoalan sudah 18 bulan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Melebung, Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya tidak berfungsi karena tak ada tenaga medis. Darnil geram mendengar laporan bahwa Puskesmas Pembantu (Pustu) Melebung di Kecamatan Tenayan Raya, tidak berfungsi.

HAL 6

ILUSTASI

koranbetter.com

pers, baik cetak, elektronik maupun online," paparnya. Selain itu, peraturan KPU no 69/ 2009 tentang pedoman teknis kampanye pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah, kampanye dilakukan di media cetak dan elektronik. ''Yang jadi persoalan kenapa yang ditunjuk hanya media elektronik. Seharusnya semuanya. Jadi dia (KPU) menetapkan hanya elektronik, rujukannya pada peraturan yang sama. Kenapa hanya elektronik saja,'' tegasnya. Atas dasar itulah Tawar menggugak KPU Pekanbaru dengan jumlah Rp501,52 miliar berupa kerugian materil Rp1,52 miliar dan imateril Rp500 miliar. "Itu kita hitung dari jumlah anggota SPS, 17 harian, mingguan 12, dan 8 online," paparnya.

Siapkan Gugatan Balik

Harian Umum Berita Terkini

KOMISI

@koranbetter

HAL 6

harianbetter@yahoo.co.id


2

RABU

Tekanan Nilai Tukar Rupiah

Hak Pejalan Kaki PEJALAN kaki seharusnya mendapatkan perhatian lebih besar. Saat mereka melakukan mobilitas, tidak menimbulkan polusi. Mereka juga tidak menggunakan ruang jalan, laiknya kendaraan yang menjadi penyumbang kemacetan. Ketersediaan fasilitas bagi mereka akan juga menjadi penyumbang mengatasi kemacetan. Warga tak akan mencegat angkutan umum sembarangan karena rela berjalan kaki menuju halte yang tersedia. Demikian halnya dalam menyeberang jalan, orang tidak akan sembarangan memotong karena mereka mau berjalan untuk mencapai zebra cross. Fasilitas yang memadai akan mendorong orang untuk memilih berjalan kaki menempuh perpindahan jarak pendek. Dengan demikian, tidak mustahil, ojek akan terhapus dengan sendirinya karena para pelanggannya lebih memilih atau lebih menikmati berjalan kaki. Keberadaan ojek adalah salah satu bukti bahwa kota tak mampu menyediakan angkutan jarak pendek sekaligus fasilitas berupa jalur bagi pejalan kaki. Di negara-negara maju, trotoar adalah bagian tak terpisahkan dari rencana kota yang mengakomodasi kepentingan mobilitas warga. Di Eropa dan Amerika, ruas trotoar bisa dua atau tiga kali lipat yang kita punya di Jakarta. Kota menjadi lebih manusiawi karena tidak disesaki hanya oleh mobil dan motor. Ada trotoar di mana manusia berlalu lalang, duduk bercengkerama, berinteraksi satu dengan yang lain. Berkaitan dengan jalur pedestrian ini adalah taman serta jalur sepeda di tengah kota. Perhatian para perencana kota dan pejabat pemerintahan tampaknya lebih tersedot pada pertumbuhan manusia, penyediaan perumahan dan alat transportasi, serta sarana dan prasarana jalan bagi kendaraan, bukan pada pejalan kaki. Pejalan kaki makin terdesak karena trotoar rusak, tidak terawat, dan fungsinya disalahgunakan. Bahkan jalur mereka digasak oleh para pengendara motor. Proyek galian utilitas bawah tanah membuat trotoar acak-acakan dan cenderung membahayakan bagi pedestrian di malam hari. Trotoar di Jakarta juga banyak yang sudah berganti fungsi menjadi tempat parkir, pedagang kaki lima, dan pos polisi. Itu semua terjadi karena memang tidak ada perhatian dan kesadaran akan pentingnya trotoar dalam benak para pengambil kebijakan. Banyak trotoar dibangun ala kadarnya. Fungsinya sebagai jalur bagi pejalan kaki malah hilang karena ketidakpahaman si pengambil kebijakan. Harus ada langkah revolutif menempatkan pejalan kaki sesuai tata kelola perkotaan yang ideal dengan mengubah mind set bahwa pejalan kaki sah dianaktirikan. Ini sangat penting untuk solusi berikutnya. Tanpa pola pikir dan cara pandang yang benar, mustahil ada perbaikan. Lalu menambah luasan trotoar dan fasilitasnya. Juga penegakan aturan yang tegas. Jangan ada lagi pengguna motor yang merampas trotoar. Demikian juga parkir dan pedagang kaki lima. Berikan penalti yang membuat jera bagi kontraktor utilitas bawah tanah yang merusak trotoar.***

Yung Lebay

+

Polda amankan pleno KPU Riau, Yung

- Mantap lah Cu, harus aman dong!

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Oleh Dr Telisa Aulia Falianty KONDISI turbulensi global telah menyebabkan beberapa instrumen moneter dan skal tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kebijakan struktural dan nonkonvensional diperlukan untuk memecah kebuntuan. Turbulensi perekonomian global telah memorakporandakan teoriteori di bidang ekonomi keuangan. Inilah yang dialami perekonomian Indonesia sekarang. BI Rate telah naik, namun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak kunjung menguat. Secara teoretis, seharusnya ketika suku bunga naik, nilai tukar rupiah menguat karena peningkatan suku bunga domestik relatif terhadap suku bunga luar negeri akan menarik modal masuk, terutama modal portofolio, sehingga akan meningkatkan likuiditas dollar yang akan bisa memperkuat nilai tukar rupiah. Bank Indonesia telah memillih kebijakan kontraksi dengan meningkatkan bunga. Ini dulu dikenal dengan nama kebijakan uang ketat. Kenaikan BI Rate dinilai berbagai pihak memiliki sisi positif. Dengan kenaikan BI Rate, diharapkan terdapat disinsentif bagi para spekulan di pasar valuta asing sehingga dapat mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Namun, apa yang terjadi? Saat ini rupiah telah menembus angka 12.000 per dollar AS. Bagaimana pernyataan Bank Indonesia mengenai ini? Bank Indonesia menyatakan pelemahan

rupiah kali ini disebabkan oleh banyaknya utang jatuh tempo di akhir tahun sehingga permintaan terhadap dollar melonjak. Bank Indonesia juga menyatakan bahwa pelemahan rupiah saat ini sudah sesuai dengan fundamental ekonomi Indonesia. Berbicara dari sudut pandang keilmuan ekonomi moneter, fundamental nilai tukar akan ditentukan oleh beberapa hal. Pertama, terms of trade, yaitu perbandingan antara harga barang luar negeri dan harga barang domestik. Kedua, aset internasional yang kita miliki. Ketiga, perbandingan pertumbuhan uang beredar di domestik dibandingkan dengan pertumbuhan uang beredar luar negeri, yaitu pertumbuhan jumlah dollar. Dilihat dari faktor pertama, Indonesia yang bergantung pada produk komoditas saat ini cukup terpukul karena harga komoditas di tingkat global relatif turun sehingga terms of trade kita relatif memburuk. Dilihat dari faktor kedua, cadangan devisa saat ini tergerus di tingkat 96 miliar dollar AS, padahal sebelumnya pernah mencapai angka tertinggi 124 miliar dollar AS. Dilihat dari faktor ketiga, pertumbuhan uang beredar Indonesia relatif lebih ketat dibandingkan Amerika Serikat yang menerapkan kebijakan quantitative easing. Dilihat dari berbagai sisi, faktor pertama dan kedua menyebabkan nilai tukar rupiah cenderung melemah. Faktor ketiga adalah respons untuk memperkuat nilai tukar rupiah dengan

kebijakan uang ketat. Salah satu ilmu yang terkenal membahas nilai tukar rupiah terhadap dollar adalah teori purchasing power parity atau paritas daya beli. Jika hukum paritas daya beli berlaku, seharusnya 1 dollar di mana pun di seluruh dunia bisa membeli barang sama dengan jumlah yang sama. Dalam kondisi tersebut, seharusnya nilai tukar bisa mencerminkan perbandingan harga relatif di kedua negara. Kita bisa melakukan analisis sederhana dengan konsep Big Mac Pricing. Mengapa Big Mac? Karena Big Mac ada di hampir seluruh

Tanggung Jawab Atas Keberagaman Oleh Ahmad Khotim Muzakka MESKI telah berlalu, ada peristiwa yang patut dicermati segenap bangsa, terutama terkait jalannya toleransi yang sudah merupakan keharusan di negara serbamajemuk ini. Masyarakat harus bersatu padu mengupayakan segala usaha untuk terus mewujudkannya tanpa mengenal tempat, identitas, dan ras. Ada kejadian yang menarik disimak sebelum memasuki era pesta politik tahun 2014 terkait keberagaman. Pertama, disepakatinya piagam perdamaian antara warga Sunni dan Syiah yang beberapa kali memanas dan meruncing. Piagam perdamaian yang diteken pada 23 September 2013 silam merupakan bukti bahwa jauh di lubuk hati terdalam, yang diinginkan kedua belah bukanlah kekerasan. Dengan demikian, kekerasan hanya semacam "solusi instan" karena tidak ditemukan alternatif yang bisa meredam keduanya. Piagam tersebut juga menjadi bukti bahwa masyarakat Madura sudah jenuh dengan kondisi yang tidak menentu. Siaga setiap waktu dan terus dihantui kecemasan yang tidak berujung. Pada titik ini, piagam perdamaian menjadi solusi atas segala kondisi. Jika dirunut lebih jauh, upaya rekonsiliasi sudah diupayakan berbagai pihak. Akan tetapi, jalan buntu selalu mengadang. Sampai akhirnya, warga Sampang dan Syiah bersepakat untuk mengakhiri konflik lokal yang mengglobal itu. Langkah ini terhitung cerdas karena bisa memutus rantai permusuhan yang telanjur mengemuka. Tentu semua tidak berharap permusuhan tersebut berlanjut

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

ke generasi berikutnya. Bagian pertama ini disebut sebagai "fase emas" pentingnya kesadaran akan pluralitas bangsa Indonesia. Kedua, kasus Lurah Lenteng Agung, Jakarta, Susan, yang didemo warganya. Susan, yang terpilih sebagai lurah hasil seleksi lelang jabatan yang digagas Pemerintah DKI Jakarta, tidak diharapkan sebagian warga. Masyarakat setempat menolak Susan lantaran mayoritas warga beragama Islam, sementara lurah terpilih beragama nonmuslim. Hal itu ditengarai menjadi penyebab utama aksi penolakan. Kasus Susan menjadi paradoks jika dibandingkan dengan pencapaian yang tengah dirasakan warga Sampang yang sempat berjibaku dengan ketegangan dalam perbedaan, akhirnya lepas. Namun, di saat bersamaan, noda atas nama perbedaan justru terjadi di tempat berbeda, tempat yang seharusnya sudah merasakan budaya multikulturalisme semacam Jakarta. Ini merupakan sebuah kemunduran tersendiri jika ditilik dari segi pencapaian dan penerapan asas toleransi. Multikulturalisme belum terbukti bisa diadopsi, bahkan oleh masyarakat yang berada pada spektrum yang berwarna seperti Jakarta. Langkah yang digagas kedua belah pihak di Sampang merupakan bukti konkret bahwa perdamaian memang menjadi kebutuhan utama. Tentu semua sepakat tidak ada satu pun golongan yang menginginkan konflik. Semua memiliki hasrat cinta damai, tentu saja dengan aneka "syarat" untuk

mewujudkannya, di antaranya pengetahuan yang cukup mengenai makna perbedaan dan multikultural. Sulit rasanya membayangkan seseorang yang "tidak terbiasa" dengan budaya multikultur bisa dan mampu berbaur di "kawasan" yang berbeda dengan area nyaman mereka. Pengalaman demi pengalaman bertemu orang berbeda akan membuka mata dan kesadaran bahwa dibutuhkan keberanian untuk membuktikannya. Toleransi tidak hanya butuh waktu, tapi juga butuh ketegasan untuk mewujudkannya. Sudah seharusnya semua menjaga eksistensi Indonesia dari ancaman perpecahan yang datang dari segala penjuru. Perjuangan untuk menghargai perbedaan yang telah dirajut tidak boleh diletakkan begitu saja di tengah jalan. Perdamaian yang telah dicapai di Sampang ini menjadi bukti penting untuk mengangkat derajat manusia sebagai manusia. Sudah waktunya bangsa membumikan kesadaran keberagaman di Indonesia. Yang dibutuhkan sekarang ini tidak sekadar penghargaan atas pejabat paling toleran, ataupun klaim yang menyatakan bahwa negeri ini paling toleran sedunia, tetapi bukti konkret di lapangan. Negara memerlukan pahlawan-pahlawan keberagaman yang hadir dan hidup di tiap pojok Indonesia. Andakah orangnya? Mari berjalan bersama menuju ke sana. Mahasiswa S 2 pada Sekolah Pascasarjana pada Studi Agama dan Lintas Budaya, UGM Yogyakarta

penjuru dunia dan dianggap mewakili barang yang relatif homogen. Karena asumsi penting dari purchasing power parity adalah barang yang diteliti bersifat homogen. Majalah The Economist secara rutin menyajikan hasil penelitian di beberapa negara terkait teori paritas daya beli menggunakan Big Mac Index. Per Juli tahun 2013 saja, The Economist menilai bahwa Indonesia mengalami undervalue sekitar 25 persen. Ini artinya nilai tukar rupiah kita yang aktual dinilai terlalu lemah dibandingkan fundamental yang dinilai berdasarkan teori paritas daya beli. Hal ini bisa sedikit menjelaskan pelemahan nilai tukar yang terjadi sekarang walaupun memang teori ini mengandung beberapa kelemahan, terutama dari asumsinya yang tidak bisa dipenuhi semua dalam kenyataan. Dengan pelemahan rupiah yang terus terjadi, dikombinasikan dengan kenaikan BI Rate, dunia usaha menghadapi dua tekanan sekaligus. Kenapa ini bisa terjadi? Karena kenaikan BI Rate belum mampu memperkuat nilai tukar rupiah. Hasil penelitian penulis dengan menggunakan data dari Januari 2005 sampai dengan Juni 2013 menunjukkan bahwa BI Rate tidak signifikan dalam memengaruhi kurs. Dunia usaha saat ini mengalami dua tekanan sekaligus (double pressures), yaitu naiknya biaya dana dan melemahnya nilai tukar rupiah. Dunia usaha yang paling tertekan yang banyak mengandalkan pinjaman dari pembiayaan investasinya. Demikian juga perusahaan yang bahan bakunya banyak impor. Sektor-sektor yang diperkirakan akan tertekan antara lain properti, keuangan termasuk perbankan, perusahaan pembiayaan, perusahaan transportasi, dan perusahan lain yang sensitif

terhadap bunga serta nilai tukar rupiah. Struktural Kadin menyarankan agar pemerintah lebih banyak menggunakan kebijakan struktural daripada hanya mengandalkan instrumen moneter dan fiskal. Kondisi turbulensi global telah menyebabkan beberapa instrumen moneter dan fiskal tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kebijakan struktural dan nonkonvensional diperlukan untuk memecah kebuntuan. Permasalahan struktural kita adalah perekonomian Indonesia yang terlalu bergantung pada asing sehingga terjadi ketidakseimbangan eksternal. Defisit di sisi eksternal ini telah berlangsung lebih-kurang 27 bulan sehingga dikatakan cukup persisten. Ini tidak lepas dari perkembangan yang pesat dari pendapatan per kapita penduduk dan tumbuhnya aktivitas investasi domestik yang melejitkan impor, terutama bahan baku, mesin, barang modal, minyak, gas, serta pangan. Kebijakan struktural tersebut memang membutuhkan waktu lebih lama daripada kebijakan moneter dan fiskal. Namun, perlu kerja keras lebih dan pemikiran out of the box untuk mempercepat penyesuaian struktural ini. Kita berharap akan lahir kebijakan-kebijakan baru untuk mengoreksi ketidakseimbangan eksternal maupun internal untuk memperkuat dampak instrumen moneter dan fiskal. Dengan demikian, perekonomian nasional dapat kembali stabil dan loss yang dihasilkan dari kebijakan seminimal mungkin. Ini adalah sebuah learning process, membuat Indonesia lebih matang dalam pengalaman kebijakan. Penulis adalah Ketua Program Studi Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik UI

Bagaimana Sikap yang Tepat Menghadapi Australia? Oleh : Letjen Purn HM Soedibyo AUSTRALIA jelas melakukan hal-hal yang tidak bisa dibenarkan secara hukum internasional yaitu melakukan penyadapan dengan menggunakan fasilitas Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Secara moral hubungan diplomatik RI-Australia sulit untuk dilanjutkan, karena Australia tidak berwatak kesatria (tidak meminta maaf) dan tidak mau menjelaskan bagaimana penyadapan terjadi. Australia tidak bisa dipercaya sebagai negara sahabat, sikapnya mengandung kebohongan dan tidak jujur. Apa yang disebut sebagai Protokol dan Kode Etik Kerjasama yang akan disusun akan non sense, hanya formalitas tidak ada maknanya karena tidak menjamin kegiatan penyadapan tidak dilakukan lagi. Protokol tersebut hanya sebuah hiasan yang hanya menutupi kelemahan dan sikap ragu-ragu kepemimpinan nasional RI, karena ada rasa takut memutuskan hubungan diplomatik dengan Australia. Oleh sebab itu kalau RI tidak berani bersikap tegas memutuskan hubungan

diplomatik dengan Australia, maka tanpa sesuatu pernyataan sebaiknya semua hubungan yang bersifat diplomatik dengan Australia kita diturunkan serendahrendahnya beku seperti hubungan RI-RRC pada masa lalu, Kedubes RI di Canberra akan dibiarkan kosong, tanpa Duta Besar dan tanpa Atase Pertahanan dan hanya menangani masalah-masalah konsuler. Tulisan ini dikeluarkan sehubungan dengan isi surat Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang ternyata tidak mengandung permintaan maaf, saya berpendapat sikap umum masyarakat Indonesia mengharapkan Pres SBY bersikap lebih keras lagi, mengusir Dubes dan Atase Pertahanan Australia di Jakarta untuk pulang dan apabila perlu, kita lanjutkan dengan membekukan hubungan diplomatik RIAustralia. Hayo ujian bagi mereka yang ingin menjadi Presiden, tunjukkan leadership anda apa pendapat anda. Komentator adalah mantan Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI  Promosikan Potensi Wisata Meranti

Berbagai Perlombaan di Atas Pantai Akan Digelar SELATPANJANG- Berbagai perlombaan akan digelar di atas Pantai Teluk Desa Tanjung Pisang Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Indonesia, 7 Desember mendatang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan potensi wisata daerah, (wisata pantai) yang terbilang ekstrim. Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Parpora) Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Sekretaris Disparpora H Ismail Arsyad dalam pertemuan bersama masyarakat Tanjungpisang untuk membahas persiapan acara, Selasa (3/12) siang. Ismail mengajak seluruh masyarakat, terutama masyarakat tempatan untuk bersama-sama ikut memeriahkan pesta pantai itu. "Kita ingin mengajak masyarakat dari berbagai desa yang ada untuk bersama ikut acara pesta pantai ini. Sehingga bisa terlaksana dengan meriah,"• kata Ismail. Disampaikan lagi bahwa ivent itu merupakan upaya dari pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk mempromosikan sekaligus mengembangkan potensi wisata daerah, seperti wisata pantai yang terbilang ekstrim. Saat ini, panitia menggesa segala persiapan ivent berskala kabupaten tersebut. Nantinya, di pesta pantai itu akan digelar berbagai perlombaan seperti, Lomba Menongkah diatas pantai, Lomba Panjat Pinang diatas Pantai, Lomba merakit atap, dan lain sebagainya. Selain itu juga akan ditampilkan beragam kuliner laut seperti, 'susudare', siput, kerang, lokan, sepipih, kijing, dan lainnya. Termasuk panganan turunan dari sagu, lempeng sagu, bedegub, sempolet, gobak sagu minyak suntai dan berbagai jenis lainnya.BETTER-grc/bbg

Mangrove Dijadikan Objek Ekowisata Alam SELATPANJANG– Rimbun hutan mangrove yang membentengi kawasan bibir pantai, selat dan sungai di Meranti, merupakan salah satu bentuk keragaman hayati yang harus disyukuri. Hutan mangrove, tidak hanya menjadi perisai pantai yang melindungi kawasan Irwan Nasir bantaran tebing pulau-pulau terluar Meranti dari terjangan ombak dan abrasi. Hutan mangrove, merupakan salah satu mata rantai terpenting dalam penyediaan saripati nufah bagi berbagai jenis biota pantai. Pada bagian lainnya, hutan mangrove yang hidup disepanjang bibir pantai, selat dan sungai memilii pungsi untuk menyerap CO2, sebagai bentuk menjaga kesetabilan mitigasi iklim yang sekarang menjadi issi dunia. Untuk itu, hutan mangrove yang dimiliki Meranti merupakan bagian warisan dunia yang harus terus dilestarikan. Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, mengungkapkan hal ini terkait komitmen Pemkab Kepulauan Meranti dalam upaya merealiasian program menanam 1 milyar pohon untuk menjaga perubahan iklim dunia. “Hutan mangrove yang membentang di sepanjang pantai, selat, dan sungai di Meranti harus dilestarikan. Tidak semua daerah dan Negara memiliki hutan mangrove yang beragam, dan Meranti memiliki itu semua. Untuk itu, kita akan jadikan hutan mangrove Meranti sebagai salah satu warisan dan objek wisata ekowisata alam.Kita minta semua pihak, berkomitmen untuk tidak menjarah dan merusak hutan mangrove,” ungkap Irwan. Menurutnya, Meranti memiliki kawasan hutan mangrove yang sangat luas. Namun sayang, dalam beberapa tahun terahir ini kawasan hutan mangrove mulai berkurang akibat aktifitas penebangan yang dilakukan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab. Dari berbagai kasus, penebangan hutan mangrove di berbagai titik pantai di Meranti melibatkan sejumlah oknum masayrakat yang tidak tahu akan pungsi hutan mangrovef itu sendiri. Ribuan batang kayu bakau yang ditebang secara illegal ini, dijual ke Malaysia untuk dijadikan berbagai kepentingan industry konstruksi bangunan. Dari sisi sosial, aktifitas penebangan hutan mangrove ini memang menjadi salah satu penunjang ekonomi masyarakat. Namun, kalau aktifitas penebangan ini tidak terkontrol dan dilakukan secara terus menerus, jelas akan menyebabkan rusaknya ekosistem hutan mangrove yang menjadi sabuk hijau kawasan bibir pantai dari terjangan abrasi. Bila hutan mangrove ini hancur, tidak hanya mengikir daratan pulaupulau terluar, dampak ahirnya akan meluas pada aktifitas social, budaya dan ekonomi masayrakat pantai itu sendiri. Ditambahkannya, Meranti memiliki beberapa kawasan hutan mangrove yang akan dijadikan sebagai salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk kepentingan kelestarian alam dan pengembangan program ekowisata alam. Kebijakan ini dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti mengingat terus menipisnya kawasan hutan mangrove yang memiliki keragaman vegetasi. Hutan mangrove Meranti tidak hanya berpungsi sebagai pelindung dari abrasi, tapi juga dikembangkan sebagai industry minuman. Untuk itu, Dinas Kehutanan Meranti diharapkan mampu mensosialiasikan program pelestarian hutan mangrove, melalui upaya penanaman dan pemeliharaan hutan mangrove dikawasan pantai, selat dan sungai. BETTER-hkc/bbg

RABU

3

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Advertorial  Hearing Komisi I Dengan Forum Komunikasi BKAD

Pelaku PNPM Minta Kenaikan Gaji

HEARING Komisi I DPRD Kepulauan Meranti dengan Forum Komunikasi BKAD PNPM Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (2-12)Kemarin

SELATPANJANG –Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) melalui Forum Komunikasi BKAD Se-Kabupaten Kepulauan Meranti, meminta agar pemerintah menaikan honor atau gaji untuk para pelaku PNPM. Hal ini disampaikan oleh disampaikan Ketua Forum BKAD PNPM Kabupaten Kepulauan Meranti, Sutarno Senin (2/12) kemarin dalam rapat koordinasi dengan

Komisi I DPRD Kepulauan Meranti. "Kami harap, pemerintah bisa menaikkan honor atau gaji pelaku PNPM yang saat ini masih dinilai rendah, sedangkan kerja dan peran yang dijalani tidak sebanding dengan honor yang diterima. Pelaku PNPM bekerja mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan dan pelestarian, fasilitator, pembimbing dan pembina agar tujuan, prinsip, kebijakan, prosedur dan mekanisme PNPM tercapai dan

dilaksanakan secara benar dan konsisten," sebut Sutarno. Selain meminta kenaikan gaji, Forum BKAD PNPM Kabupaten Kepulauan Meranti juga meminta agar komunikasi lansung pelaku PNPM dengan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi. Selanjutnya, meminta keterlibatan pelaku PNPM dalam pembahasan di DPRD, Penerimaan gaji tidak lansung diambil masing-masing pelaku PNPM tapi melalui perwa-

kilan, dan meminta ketersedian lahan dari Pemerintah untuk pembangunan kantor BKAD per-Kecamatan. Menjawab beberapa hal tersebut Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi akan segera melakukan koordinasi untuk mencari solusi dengan pihak PMD melalui bidang-bidang terkait, dan mencaarikan solusi dan langkah memperbaiki beberapa hal yang dikeluhkan pelaku BKAD di

beberapa Kecamatan. Permintaan Forum Komunikasi BKAD meminta berkoordinasi lansung dengan Bupati Irwan, menurut Dedi Putra, jika permasalahan dan keluhan tersebut masih bisa dicari solusi dan diselesaikan bersama DPRD dan instansi terkait itu tak perlu dilakukan. “Tetapi untuk terlibat lansung dalam pembahasan di DPRD itu tak bisa, karna kita mempunyai tata tertib, namun mereka bisa menyampaikan aspirsasi yang perlu kita dibahas dalam pembahasan tersebut,” tutur Dedi. Terakhir mengenai lahan untuk pembangunan masingmasing kantor BKAD, Komisi I DPRD Meranti ini juga akan segera dicari solusi bersama instansi pemerintah terkait, terlebih mereka menyatakan mampu untuk membangun kantor sendiri, namun selama mereka hanya terkendala dana untuk mencari lahan. Hearing yang dilakukan diruang Rapat Kantor DPRD Kepulauan Meranti itu hadir Ketua Komisi I DPRD Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi, Anggota DPRD Meranti diantaranya, E Miratna SH, Edy Masyhudi SPdi, Firdaus dan Ardiansyah. Sementara dari pihak Forum Komunikasi BKAD PNPM, hadir Ketua dan Sekretaris Forum Komunikasi, Sutarno dan Indawati MS SE, serta anggota Forum Se-Kabupaten Kepulauan Meranti masing-masing, Sekretaris BKAD Merbau, Kamsiatun, Ketua Forum KPMD Tebing Tinggi, Desnatarisman, Ketua UPK Tebing Tinggi, Utomo SE, BKAD Tebing Tinggi Timur, Sa’aruddin, Sekretaris dan Bendahara BKAD Ransang, Umi Yuniati dan Erena.BETTER-rahmi

 Pada Pilgubri Putaran II

Partisipasi Masyarakat Menurun

SELATPANJANG – Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Meranti Agus Suliadi SH menyatakan tingkat partisipasi masyarakat untuk ikut memberikan hak pilihnya pada pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur Riau putaran kedua lalu semakin menurun dibandingkan pada pemilihan putaran pertama 4 September lalu. Hal ini dijelaskan Agus Suliadi saat membacakan hasil rekapituasi penghitungan perolehan suara pada rapat pleno terbuka yang digelar KPU Kepu-

lauan Meranti, Senin (2/12) lalu. “Dari total DPT 136.892, yang menggunakan hak pilihnya hanya 71.933 dengan persentase 52,55 persen.Jumlah ini tentunya menurun jika dibandingkan pada pemilihan putaran pertama lalu yang mencapai persentase 61 persen," ucap Agus Suliadi. Ia menambahkan dari data yang diperoleh, penurunan antusiasme masyarakat ini disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya kondisi cuaca dimana pada saat pelaksanaan pemungu-

tan suara, hampir sebagian besar wilayah Kepulaun Meranti diguyur hujan lebat. Selain itu masyarakat tidak mengenali calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang ada. "Hampir 9 persen suara yang hilang dibandingkan pemilihan putaran pertama lalu, dari yang kita dengar, macam-macam alasan masyarakat tidak datang untuk memilih, ada karena hujan waktu pelaksanaan dan ada karena tidak ada pasangan calon dari Meranti ini, sehingga animo masyarakat

rendah," jelasnya. Agus Suliadi berharap pada Pemilihan Legislatif mendatang, partisipasi masyarakat bisa meningkat. "Kita ingin, pada Pemilihan legislatif yang berlangsung hampir lima bulan lagi, partisipasi warga memberikan hak suaranya bisa meningkat karena ini merupakan proses pembelajaran demokrasi bagi masyarakat," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs Masrul Kasmy Msi. Menurutnya

peran berbagai pihak sangat diperlukan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya turut berperan dalam proses demokrasi. "Hampir separuh jumlah masyarakat kita tidak ikut memilih, tentunya ini sesuatu hal yang memprihatinkan, tingkat partisipasi masyarakat ini akan coba kita dongrak melalui lembaga pemerintah yang ada yaitu Kesbangpol maupun ke tiap kecamatan untuk sama-sama mensosialisasikan akan pentingnya proses demokrasi ini," tandas Wabup.BETTER-rahmi

 Siapa Pengelola Pasar Percontohan

DPKP Meranti tak Ambil Pusing

SELATPANJANG - Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, mengaku tak ambil pusing siapapun yang akan mengelola pasar percontohan. Sebab yang paling penting bagi DPKP adalah retribusinya saja untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Demikian disampaikan Sekretaris DPKP Kepulauan Meranti, H Darwis, S.Pd, , Selasa (3/11) siang. Darwis mengatakan pasar yang dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp30 miliar yang dibagi dalam dua tahap, tahap pertama Rp15 M dan tahap kedua Rp15 M, itu diperkirakan akan berfungsi Januari 2014 mendatang. Sementara Pemkab Kepulauan Meranti mengucurkan dana APBD nya untuk jalan masuk ke pasar. "Terserah siapapun pengelolanya, yang penting bagi kita adalah retribusinya," kata Darwis. Dikatakannya lagi, sebelumnya pasar itu ditargetkan akan berfungsi Desember 2013, namun karena daerah tempat dibangunnya pasar tersebut adalah rawa, maka pengerjaannya menjadi sedikit terhambat. Darwis juga memastikan, kalau pasar percontohan itu telah tuntas maka sekitar 500 pedagang akan dipindahkan ke lokasi pasar tersebut. Dagangan basah (ikan, sayur, dan sejenisnya) akan diletakkan di lantai I, sementara dagangan kering akan menempati lantai atas atau lantai II. "Kalau sudah siap semua pedagang akan dipindahkan ke pasar baru itu," katanya lagi. Darwis juga mengatakan besar kemungkinan pasar itu akan dikelola oleh salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk itu Ia berharap kerjasama yang baik dan saling mendukung untuk kemajuan daerah.BETTER-zal/bbg

Pauzi: Perlu Membangun Karakter Kepemimpinan Kaum Muda SELATPANJANG –Pemuda adalah aset bangsa yang tidak tergantikan. Mereka adalah penerus bangsa dan indikasi keberlangsungan hidup selanjutnya. Generasi diharapkan dapat menjadi tumpuan dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan rakyat dan bangsa. Demikian yang disampaikan Pauzi, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan yang digelar oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (2/12) kemarin. Menurut Pauzi perlu membangun karakter kepemimpinan kaum muda, harus dimulai sejak dini, dari tingkatan desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi setelah itu pusat. Apabila proses kaderisasi berjalan secara berjenjang dan bertahap, maka orgnisasi tersebut akan mampu melahirkan calon pemimpin siap pakai dan menghindari

pemimpin-pemimpin yang lahir tanpa proses dan instan. “Generasi muda memiliki posisi yang penting dan strategis karena menjadi poros bagi punah atau tidaknya sebuah Negara. Kaum muda adalah pelurus dan pewaris bangsa dan negara ini, baik buruknya bangsa ke depan tergantung kepada bagaimana generasi mudanya, apakah generasi mudanya memiliki kepribadian yang kokoh, memiliki semangat nasionalisme dan karakter yang kuat untuk membangun bangsa dan negaranya,” sebut Pauzi, Ketua Fraksi Golkar Dprd Kab,Meranti ini. “Tapi kenyataan yang ada saat ini, generasi muda kita terlalu larut dalam gaya hidup modern sehingga mereka mudah terjebak dalam pengaruh hal negative dan membuat mereka hilang karakter dan jati diri sebagai anak bangsa,” imbuh Pauzi. Ditambahkan Pauzi, lun-

turnya idealisme dan karakter pemuda tersebut bisa saja karena mereka tidak dipersiapkannya kompetensi sebagai bekal kaum muda dalam menghadapi persaingan global. Ketika mereka berbentur dengan masalah, disinilah mereka akan berusaha untuk mencari jalan keluar pintas, meski hal tersebut bertentangan dengan norma-norma yang ada. Menurut saya ini menjadi salah satu penyebab generasi muda kita tidak memiliki idealism dan karaktek yang kuat. Kita bisa lihat saat ini kasus-kasus yang membelit anak-anak muda kita tak lepas dari narkoba, tawuran, miras, dan lainnya. Ini beberapa contoh pemuda yang kehilangan rasa membangun bangsa ini. padahal mereka adalah bibitbibit unggul penerus bangsa. seharusnya mereka lebih diasah lagi. tapi, pergaulan yang salah telah menjebak mereka dalam kegiatan yang merugikan.BETTER-rahmi


4 Tahun Depan 28 program MAIC Direalisasikan PASIRPENGARAIAN - Kabupaten Rokanhulu selama ini dikenal dengan nuansa religiusnya. Tak heran bila negeri seribu suluk ini selalu beruaya mencari terobosan dan melaksanakan program dalam meningkatkan syiar Islam. Salah satunya dengan mengefektifkan 28 program MAIC. Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, Selasa (3/12) memimpin rapat koordinasi seluruh kepala SKPD serta Pengembang Masjid Agung Islamic Center untuk mengefektifkan 28 program masjid Agung Islamic Center yang rencananya akan diefektifkan tahun depan. Hal ini guna mewujudkan fungsi Masjid Agung Islamic Center sebagai pusat aktifitas pengembangan pembinaan persatuan dankesatuan serta simbol kebanggan umat Islam di Rokan Hulu. Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tahun 2014 akan mengefektikan 28 program unggulan masjid yang akan di singkronkan dengan fasilitas masjid yang telah rampung dikerjakan.Selain itu juga bertujuan meningakatkan kualitas keagamaan masyarakat Rokan Hulu.Sebagian program tersebut merupakan langkah awal dalam mewujdukan kemandirian masjid yang saat ini masih dibiayai APBD Rohul. Maka untuk menuju kemandirian tersebut/ pemkab di tahun 2014 mendatang akan memulai mengkomersialkan beberapa fasilitas di masjid ini yang telah rampung dikerjakan seperti pusat perawatan bayi, plasa, outbond dan marcing band.Selain program kemandiran masjid Pemkab juga akan meningkatkan program peningkatan kualitas keagamaan di masjid ini seperti meramaikan masjid, tahfiz dan tahfiza qur"an,pelatihan imam,pelatihan ustad. Demikian dikatakan Bupati Rokan Hulu usai menggelar rapat tersebut.menurutnya pada tahun 2014 mendatang beberapa program yang telah dirancang di Komplek mesjid agung islamic centet akan di rampungkan. "Kita sudah rancang program program yang telah dibuat ini pada tahun 2014 mendatang sudah mulai efektif kita laksanakan di Komplek Mesjid Agung Islamic Center Pasir Pengarayan,sehingga perlu manajemen yang baik untuk penerapan tersebut,"ucapnya. Bupati Achmad berharap dengan berjalannya program-program tersebut dapat menunjang berjalanya program masjid ini secara berkesinambungan.Sehingga pembangunan masjid yang telah menyedot banyak dana APBD Rokan Hulu bisa dimamfaatkan dengan baik dan tidak sia-sia atau hanya sekedar bangunan Mercusuar saja. "Yang kita inginkan banyak rangkaian kegiatan kegamaan yang dilaksanakan di mesjid agung islamic Center ini sehingga suasana mesjid menjadi hidup,"jelasnya. BETTER-hms

Pemuda Desa Sejati Taja Lomba Volly Ball PASIRPENGARAIAN - Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, itulah motto yang membuat olahraga itu semakin penting. Tak heran bila olahraga kerap dilakukan untuk memeriahkan berbagai iven. Mulai dari tingkat RT,RW,Dusun,desa kecamatan bahkan nasional.Berbagai cabang olahraga sering dilombakan. Untuk mencari bibit bibit baru dibidang Olah Raga Volly Ball baik Putra maupun Putri, Pemuda Desa Sejati Kecamatan Rambah Hilir gelar turnament Sepak Bola tingkat Kecamatan Rambah Hilir dan sekitarnya yang akan dibuka langsung Oleh Camat Rambah Hilir Lukman Badui. Dari beberapa undangan yang dilayangkan panitia sebelumnya , sudah ada 42 Club putra dan putri yang akan ikut berrtanding dalam turnament Volly Ball yang akan dibuka Selasa (3/11).Demikian dikatakan Muchtar Ketua Pemuda Desa sejati yang didampingi Panitia Pelaksana Fajri Hidayat, saat di konfirmasi wartawan. Menurutnya Turnament yang digelar dalam rangka meningkat silaturahmi dan sportivitas para pemuda dalam menggeluti olah raga Volly Ball di Kecamatan Rambah Hilir ini.Selain itu kegiatan turnament ini juga dalam rangka mencari bibit baru olah raga Volly Ball tingkat Kecamatan sehingga pada event event tingkat Kabupaten sudah ada atlit atlit kecamatan yang akan di utus untuk mewakilinya. "Turnament ini merupakan salah kegiatan pemuda Desa Sejati dalam rangka meningkatkan sportivitas pemuda serta mencari bibit baru dibidang olah raga Volly Ball ini,"ujarnya. Sementara itu Panitia Pelaksana Fajri Hidayat juga menambahkan bahwa dari pada turnament kali ini panitia memprirotaskan club club yang ada di Kecamatan Rambah Hilir namun jika ada club club volly sekitar Rambah Hilir yang sudah mendaftar ke panitia ,juga tetap diikutkan. Sedangkan untuk pemenang juara 1 nantinya panitia sudah menyediakan hadiah uang pembinaan sebesar 3 juta rupiah dan tropy dan juara dua sebesar 2 juta rupiah dan tropi dan pila piala bergilir.Karena untuk kegiatan seperti Pemuda akan menjadwalkannya setiap tahun.BETTER-Epi

RABU

ROHUL

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

Anggota DPR RI Bantu 200 Ekor Kambing

Anggota DPR RI asal Riau bantu kambing. Terlihat Bupati Rohul Drs H Achmad MSi saat menyerahkan Kambing Bantuan kepada Masyarakat

PASIRPENGARAIAN - Sudah kewajiban bagi anggota dewan baik di kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional untuk memperjuangakan aspirasi masayrakat dari daerah yang diwakilinya. Itu pula yang dilakukan Anggota DPR RI Dapil Riau H. Sultan Sukarnotomo, SH MH. H Sutan Sukarnotomo SH MH menyalurkan bantuan 200 ekor kambing kepada masyarakat di 12 Desa se Kecamatan Rambah, untuk dikembangbiakan. Bantuan ratusan ekor Kambing itu, diserahkan secara simbolis oleh Anggota Komisi VII DPR RI itu kepada Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, M.Si yang selanjutnya diserahkan kepada perwakilan

masyarakat penerima ternak Kambing, yang dipusatkan di Pasar Boter Desa Rambah Tengah Hilir Kecamatan Rambah. Dari total bantuan ternak itu, masing-masing Kepala Keluarga mendapat 2 ekor kambing.Bantuan ini, bersumber dari Dana APBN dalam bentuk Hibah tahun 2013 Desa penerima bantuan Kambing tersebut diantaranya Desa Rambah Tengah Hilir, Babussalam, Pematang Berangan, Menaming, Tanjung Belit, Sialang, Rambah Tengah Utara, Rambah Tengah Barat, Rambah tengah Hulu, Suka Maju, Pasir baru dan Desa Koto tinggi. Dihadapan ratusan masyarakat Rambah, Anggota Komisi VII DPR RI Bidang Kelistrikan

dan Peternakan H. Sultan Sukarnotomo, SH MH menyebut program ini merupakan Bantuan Stimulus kepada masyarakat kurang mampu, untuk Kabupaten Rokan Hulu. Menurutnya, pada tahun ini, selain Rokan Hulu yang mendapat bantuan 200 ekor Kambing untuk 12 desa se Kecamatan Rambah.Bantuan yang sama juga disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir, Kepulauan Meranti dan Bengkalis. ‘’Bantuan ini bersumber dari APBN tahun 2013 dalam bentuk dana Hibah.Kami dari Anggota DPR RI asal Riau berupaya maksimal, bagaimana dana APBN itu dikucurkan sebanyak-banyaknya

ke Riau khusunya Rokan Hulu,’’ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI. Sementara itu, Bupati Rokan Hulu Drs. H. Achmad, M.Si menyambut baik dan mengucapkan terima Kasih atas bantuan yang diberikan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini dan meminta kepada penerima bantuan untuk dapat memanfaatkan dan mengembangkan bantuan Kambing tersebut.Sehingga dengan adanya bantuan Kambing ini, dapat menjadi stimulus untuk merangsang masyarakat untuk berternak, sebab Pemkab Rohul juga berkomitmen untuk menjadi Sentra produksi Daging di Riau. Untuk menunjang pro-

gram ini, Pemkab Rohul akan bekerja sama dengan LIPI ( Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), untuk mengembangkan ternak, tidak hanya secara alamiah, tetapi dengan metode desiminasi buatan yang bisa menentukan jenis dari jantan atau betina, khusus kambing nanti bisa sekali produksi( beranak) menghasilkan 4-5 ekor.Sehingga potensi yang ada, sangat potensial untuk dikembangkan. "Kita juga berkomitmen untuk menjadikan Rohul ini sebagai central daging di Riau,bahkan untuk progran kedepan Rohul juga mengadakan 600 ekor Kambing untuk para petani,"ucapnya. BETTER - Epi

PT Andika tak Berpihak

Warga Sontang Sampaikan Keluhan ke Bupati PASIRPENGARAIAN - Sudah Darusalam Selasa (3/12) menseharusnya suatu perusahaan datangi kediaman Dinas Bupati baik tergolong perusahaan Rokan Hulu, mereka meminta kecil sedang maupun perusa- Pemkab untuk memfaslitasi aspirasi mereka,terkait haan besar memkeberadaan PT Andilka perhatikan masyang tidak berpihak keayarkat dan lingpada masyarakat. kungan sekitar opPada kesempatan erasionalnya. Bila tersebut masyarakat tidak tentu akan Sontang menyampaikamenuai protes dan beberapa tuntutan ri masyarakat sekepada Bupati Rokan kitar operasi. SeHulu yang ditujukan keperti terjadi di Depada PT Andika terkait sa Sontang Kecdengan tidak kepedulian amatan Bonai Dapihak perusahaan kerussalam. pada. Masyarakat tePuluhan warga mpatan yang selam ini Desa Sontang tidak pernah menKecamatan Bonai Zulfahrianto

geluarkan dana CSR nya kepada masyarakat, selain itu masyarakat menilai lahan perkebunan yang dimiliki Perusahaan tersebut sudah melebihi dari izin sehingga perlu dilakukan pengukuran ulang terhadap lahan seluas 3000 Ha tersebut. Selain itu peraturan Desa yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Dea untuk memberikan sumbangan ke desa sebesar 10 rupiah perkilogramya TBS nya untuk PAD juga,dan pemamfaat limbah padat untuk Desa.Bahkan limbah cair yang disebabkan PKS PT Andika tersebut juga merusak ekosistim yang ada di

Desa Sontang bahkan kehadiran PAM Swakarsa dari Flores tersebut juga merasahkan masyarakat. Demikian dikatakan Zulfahrianto Kades Sontang saat dikonfirmasi wartawan Selasa (3/12 ) usai menggelar pertemuan dengan Bupati Rokan Hulu,menurutnya apa yang telah dilakukan PT Andika ini tidak berpihak kepada masyarakat.Sehingga perlu campur tangan Pemkab Rokan Hulu untuk menyelesaikannya. "Aspirasi masyarakat sudah kita sampaikan kepada Bupati Rokan Hulu, berharap dalam waktu dekat sudah bisa dicarikan solusinya terhadap

aspirasi yang telah disampaikan masyarakat tersebut,"ucap Kades Sontang. Kehadiran puluhan warga desa sontang ini langsung terima Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi di ruang pertemuan di kediaman dinasnya. Pada kesempatan tersebut Bupati berjanji untuk memfaslitasi tuntutan tersebut dengan memanggil PT Andika dalam waktu dekat. "Dalam waktu dekat kita akan memanggil PT Andika terkait dengan tuntutan masyarakat Sontang tersebut,dan aspirasi yang disampaikan tersebut akan dicarikan solusi terbaiknya,"ungkap Bupati. BETTER - Epi

Aman Unggul di Pilgubri Putaran Kedua PASIRPENGARAIAN - Bila tak ada aral melintang Jumat (5/12) diadakan rapat pleno KPU Provinsi Riau. Memutuskan secara resmi hasil Pilgubri putaran kedua. Sedangkan rapat pleno KPU di kabupaten kota telah dilakukan. Pemenang Pilgubri putaran kedua di berbagai kabupaten kota di Riau telah diketahui. KPUD Rokan Hulu menggelar Pleno hasil perolehan suara masing masing calon pada Pilgubri putaran ke dua yang digelar di Hotel Gelora Pasir Pengarayan Selasa (3/12), rapat pleno ini juga dihadiri para saksi dari masing masing Calon. Dari hasil pleno tersebut Pasangan nomor urut 2 Anas Makmun Andi Rahman unggul dalam perolehan suara dari saingannya Herman Abdullah Agus Hidayat dengan perolehan suara kedua pasangan HA 50.065 (22,38 persen) AMAN

173.670 (77,62 persen),Suara sah 223.735, suara tidak sah 3.867. Berikut Hasil Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2013 Putaran kedua, di Hotel Gelora Bhakti Pasirpangaraian, Selasa (3/12/ 2013). 1. Rambah Samo, HA peroleh 3,451 suara, AMAN 10,200 suara Suara sah 13.651 2. Tambusai, HA 3,631 suara, AMAN 16,846 suara Suara sah 20.477 3. Pendalian IV Koto, HA 1.463 suara, AMAN 4.159 suara Suara sah 5.622, tdk sah 70 Suara sah dan tdk sah 5.692 4. Kabun, HA 2.965 suara, Aman 7.786 suara Suara sah 10.751, suara tdk sah 180, Sah dan tdk 10.931 5. Tandun, HA 4.110 suara, Aman 6.768 suara. Suara sah 10878, tdk sah 204.

Suara sah dan tdk sah 11.082. 6. Kepenuhan Hulu, HA 1.839 suara, Aman 6.289 suara Suara sah 8.128 7. Bangunpurba, HA 1.306 suara, Aman 8.397 suara Suara sah 9.703 8. Ujungbatu, HA 6.223 suara, Aman 9.488 suara Suara sah 15.711, tdak sah 122 Sah dan tdk sah 15.833 9. Pagarantapah Darussalam, HA 1.687 suara, Aman 6.517 suara Suara sah 8.204 10. Rambah, HA 3.159 suara, Aman 15.974 suara Suara sah 19.133 11. Rambah Hilir, HA 3.993 suara, Aman 12.687 suara ,Suara sah 16.680 12. Kuntodarussalam, HA 4.453 suara, Aman 14.669 suara ,Suara sah 19.122 13. Bonaidarussalam, HA 1.270 suara, Aman 11.058 suara

,Suara sah 12.328 14. Kepenuhan, HA 1.474 suara, Aman 7.620 suara ,Suara sah 9.094 15. Tambusai Utara, HA 5.103 suara, Aman 28.048 suara Suara sah 33.151 16. Rokan IV Koto, HA 3.938 suara, AMAN 7.164 suara ,Sah 11.102, tdk sah 124 Suara sah dan tdk sah 11.226 Sumber Data : Rapat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hulu. Total Perolehan dua pasangan HA 50.065 (22,38 persen) AMAN 173.670 (77,62 persen) Suara sah 223.735 Tdk sah 3.867 Suara sah dan tidak sah 227.602 Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Rokan Hulu 328.620 pemilih Total perolehan suara sah dan tidak sah di 948 tempat

pemungutan suara (TPS) di 150 desa/kelurahan di 16 kecamatan 227.602 suara Menurut Ketua KPUD Rokan Hulu Junaidi Dasa bahwa hasil rapat pleno yang dilakukan KPUD Rokan Hulu tidak ada disanggah oleh masing masing saksi, saksi menerima hasil pleno yang telah digelar tersebut dan hasil pleno KPUD Rokan Hulu juga sama hasil nya hasil pleno yang telah dilakukan PPK di tingkat Kecamatan. Dan hasil AMAN meraih suara terbanyak 77,62 persen sementara HA hanya meraih suara 22,38 persen untuk Wilayah kabupaten Rokan Hulu. "Pleno sudah kita lakukan pasangan nomor urut 2 AMAN unggul di Kabupaten Rokan Hulu disetiap kecamatan AMAN menang dengan total perolehan suara sebanyak 173 670 suara atau 77,62 persen,"ungkapnya. BETTER - Epi


5 RABU PELALAWAN Pengumuman Kelulusan K2 Pelalawan Belajar Mekanisasi Pertanian Padi ke Negeri Ginseng Diundur 14 Desember 04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

PELALAWAN - Jadwal pengumuman kelulusan bagi para pesera ujian tenaga honorer Kategori II yang digelar pada awal November lalu, belum diterima oleh BKD Pelalawan. Padahal, awalnya pengumuman dijadwalkan tanggal 4 Desember. Namun informasi terakhir dari BKD Propinsi dan pusat pengumuman kelulusan dijadwalkan tanggal 14 Desember mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKD Pelalawan Andi Yuliandri,S.Kom,Selasa (3/12). Katanya, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan BKD Provinsi dan Pusat soal jadwal pengumuman. "Namun memang, info terakhir pengumuman kelulusan akan dilakukan pada tanggal 14 Desember mendatang. Selain akan diumumkan, peserta juga bisa langsung membuka website www.bkn.co.id atau website Menpan,"ujarnya. Dan jika pengumuman kelulusannya itu telah keluar, sambungnya, maka pihak BKD Pelalawan akan menjemput langsung pengumuman tersebut untuk di SK kan dengan cap dan pembubuhan tanda tangan Bupati Pelalawan. Disinggung soal kuota formasi untuk K II ini, Andy menjelaskan bahwa untuk kuota formasi Kategori II ini pihaknya belum mendapatkan informasi. BETTER-adi

Pemkab Bentuk Tim Terpadu Penanganan Gangguan Keamanan PELALAWAN - Sampai saat ini, persoalan kerawanan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Pelalawan masih kerap dijumpai. Untuk itu, permasalahan ini perlu diwaspadai dan membutuhkan penanganan yang terpadu dan komprehensif. Dengan demikian, maka permasalahan kerawanan sosial kemasyarakatan ini dapat diantisipasi sedini mungkin, sehingga tidak menimbulkan gejolak ataupun konflikkonflik ditengah masyarakat. "Untuk itu, berdasarkan instruksi Presiden RI nomor 2 tahun 2013 tentang penanganan gangguan keamanan dalam negeri tahun 2013 dan Menteri bidang Polhukkam nomor 1 tahun 2013 tentang Inpres yang perlu ditindaklanjuti oleh Pemerintah provinsi maupun Pemerintah kabupaten/kota. Untuk itu, pihaknya dari Pemkab Pelalawan telah membentuk tim terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri. "Alhamdulillah, saat ini tim terpadu sudah berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, serta telah menyusun rencana aksi terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri," ujar Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya pada pelaksanaan pembukaan rapat koordinasi tim terpadu penanganan gangguan keamanan dalam negeri, Selasa (3/12/2013), di Kantor Inspektorat Pelalawan. Ia mengatakan, bahwa saat ini Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang sedang giat-giatnya membangun diberbagai bidang baik bidang sosial budaya, ekonomi maupun bidang fisik. Sedangkan dalam melaksanakan kegiatan pembangunan, tentunya Pemkab Pelalawan mengharapkan kondisi daerah yang kondusif, aman dan terkendali. "Sehingga dengan begitu, pembangunan dapat berjalan lancar sesuai dengan program yang sudah ditetapkan dalam RPJMD kabupaten Pelalawan tahun 20112016," tandasnya. Karena itu, sambungnya, dirinya mengajak agar tim terpadu ini dapat mengoptimalisasikan dan bersinergi dalam meningkatkan efektifitas penanganan gangguan keamanan dalam negeri khususnya di daerah ini secara terpadu sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing berdasarkan peraturan perundangan. "Dengan demikian, maka keamanan dan ketertiban dapat terwujud dengan baik, sehingga tercipta kondisi sosial , hukum dan kemanaan dalam negeri yang kondusif, aman dan terkendali dikabupaten Pelalawan ini," ujarnya. Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan yang ditaja oleh Kesbangpol Pelalawan ini, Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIk MH, Dandim 0313 KPR Letkol Inf Asep Dedi Darmadi, Kepala Kejari Pelalawan Adnan SH, Kepala Kesbangpol H Abdul Karim, para Kepala Dinas/ Kaban,Kabag, Kabid dilingkungan Pemkab Pelalawan dan para unsur Intelejen kabupaten Pelalawan. BETTER-adi

PELALAWAN- Bupati Pelalawan, HM Harris bersama Dinas Pertanian (Distan) akan melakukan kunjungan ke Negeri Ginseng, Korea dalam rangka mempelajari sistem mekanisasi dalam mengolah lahan pertanian khususnya tanaman padi pada Kamis (5/12). Kepala Dinas Pertanian, Syahfalefi, Selasa (3/12) menjelaskan, keberangkatan ke Korea sudah dijadwal jauh-jauh hari. Rombongan berdiam di Korea selama empat hari mulai Kamis (5/12). Pihaknya ingin mempelajari mekanisasi pertanian di Korea untuk diterapkan di Pelalawan khususnya di Kuala Kampar sebagai sentra produksi padi. Dikatakannya, kunjungan ke negeri ginseng itu bukan pergi dan pulang tanpa hasil. Namun pihaknya sudah menyusun agen dan target yang akan dicapai dari Korea, khususnya dibidang mekanisasi pertanian. Korea dipandang sebagai negara yang sukses mengelola tanaman padi. "Korea juga dipandang sebagai negara yang sukses mengelola tanaman padi. Dengan lahan yang luas, hasil produksi dapat dioptimalkan

menggunakan cara mekanisasi"ujarnya Kunjungan ke Korea, lanjut Syahfalefi, melibatkan Kementerian Pertanian. Pasalnya Kementan Indonesia memiliki kerjasama tertulis dengan Deptan Korea, sehingga menerus-

kan kerjasama itu. Untuk memilih lokasi atau daerah mana yang layak dikunjungi oleh Distan Pelalawan ditentukan oleh Deptan RI dan Korea, dengan pertimbangan kesesuaian iklim, kultur lahan, hingga kondisi alam Pelalawan.

"Sebelumnya juga sudah ada kerjasama Indonesia dengan Korea tentang pertanian yakni di Banjar Negera dan itu terbukti berhasil sekarang. Kita ingin mencontoh itu dan mengoptimalkan padi di Kuala Kampar,"tambahnya.

Bupati Pelalawan, HM Harris membenarkan kunjungan tersebut dan dirinya turut mendampingi rombongan Distan Pelalawan. Mengenai izin keberangkatan dari Kemendagri, Bupati memastikan sudah mengantonginya.BETTER-rec

Diskes Minta Warga Waspada DBD PELALAWAN-Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan memperingatkan warga, agar mewaspadai merebaknya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), karena pada bulan-bulan ini merupakan bulan yang rawan terhadap DBD. Ditambah lagi, dengan curah hujan yang tinggi saat ini. "Pada bulan-bulan ini, apa-

lagi saat ini sering turunya hujan dan panas. Saat ini rawan sekali penyakit DBD karena pada bulan tersebut merupakan bulan pancaroba, yakni terkadang hujan dan terkadang tidak hujan," kata dr. Endit R Pratiknyo, Pj Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan,baru-baru ini. Menurut Endit, untuk pencegahan penyebaran pen-

yakit DBD, masyarakat diminta melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan sering membersihkan lingkungan rumah masing-masing untuk menghambat perkembangang biakan nyamuk demam berdarah. "Saat ini masyarakat telah sadar dengan bahaya penyakit DBD, oleh sebab itu masyarakat telah melakukan

PSN," ujarnya. Lebih jauh Endit menambahkan, dalam bulan November sudah ada empat orang korban DBD di Kabupaten Pelalawan. "Dalam bulan ini sudah ada korban DBD dua orang dari Bandar Sekijang yang positif, dan dua orang dari Kuala Kampar suspec DBD,"ungkap Endit. Menurutnya pihaknya

juga telah dilakukan foging untuk daerah tertentu yang dianggap perlu. Endit menambahkan, meskipun demikian, seiring dengan adanya program Pelalawan sehat saat ini, tingkat kesadaran masyarakat semakin bertambah, sehingga beberapa kasus penyakit angkanya telah menunjukkan penurunan.BETTER-kpc

Syafruddin Himbau Masyarakat Lakukan Perekaman Identitas Terbaru untuk KTP SIAK sudah tidak berlaku lagi untuk identitas kependudukan yang berakhir pada 31 Oktober lalu, warga yang sudah merekam e KTP tapi belum mendapatkan KTP bisa mengurus e KTP sementara. Ditanya realiasi perekaman e KTP, Syafruddin menyebutkan hingga saat ini perekeman kartu identitas elektrik sudah mencapai 84,56 persen. "Kalau tar-

get sebenarnya sudah tercapai yakni 80 persen. Namun kita harap sampai akhir tahun ini masyarakat terus bertambah merekam e KTP tersebut. Memang ada beberapa kendala, diantaranya masyarakat yang pindah dan mati tidak pernah melapor, begitu juga ada penduduk siluman dan timbulnya identitas ganda," tutupnya. BETTER-m panjaitan

Warga Perumahan BLP Keluhkan Jalan Siap Dikerjakan Syafruddin Himbau Masyarakat Lakukan Perekaman Identitas Terbaru

PELALAWAN - Bagi masyarakat yang belum melakukan perekaman data identitas terbaru elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) hendaknya segera melakukan perekaman. Jika sampai 31 Desember belum juga melakukan perekaman, bisa jadi status identitas kependudukan akan hilang. "Kalau sampai 31 Desember 2013 nanti masih ada warga yang sama sekali tidak melakukan perekaman data e KTP, identitas dirinya bisa hilang. Bisa dikatakan juga status yang bersangkutan tidak jelas," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pelalawan Drs H Syafruddin,M.Si, Selasa (3/12/2013). Ia mengatakan, bahwa terkait status kewarga negaraan warga yang tidak mengurus eKTP maka pihaknya masih menunggu Kepres untuk hal tersebut. "Nantinya dikenakan sanksi atau tidak, atau malah memang hilang sama sekali identitas kependudukannya, masih men-

unggu Kepres lagi. Namun yang jelas jika sampai akhir bulan ini masih mengabaikan imbauan merekam e KTP ya lihat saja nanti, kesulitan bagi masyarakat yang tidak memiliki kartu identitas," tegasnya. Berbeda, sambungnya, jika masyarakat sudah melakukan perekaman e KTP, namun hingga saat ini belum menerima kartu identitas baru tersebut, mereka tetap terdata dan pada 2014 mendatang akan diterbitkan langsung melalui Kantor Disduk Capil Kabupaten Pelalawan. "Jadi jangan gusarlah, kalau warga yang sudah merekam e KTP sejak lama sampai sekarang belum terima KTP elektroniknya, karena 2014 mendatang kita sudah cetak sendiri. Artinya Kantor Disduk Capil langsung yang akan mengeluarkan e KTP bagi warga yang telah rekam data kependudukan itu. Kalau yang tidak bisa jadi bermasalah," paparnya sambil mengharapkan peran aktif pihak kecamatan dan desa mens-

osialisasikan tentang e KTP ini kepada masyarakatnya. Apalagi, lanjutnya, pada Januari 2014 mendatang juga e KTP sudah berlaku secara nasional dan seumur hidup. "Kalau nantinya kita ber KTP Pelalawan mau beli mobil di Jakarta sudah bisa langsung, dan tak pakai balik nama lagi, karena bisa langsung nama kita. Begitu juga kalau mau bayar pajak dan lainnya sudah on line," katanya. Begitu pula imbuh dia, e KTP yang dicetak 2014 mendatang juga berlaku seumur hidup, kecuali jika ada perubahan data sehingga perlu dicetak ulang. "Misalnya kalau kita seumur hidup tinggal di Pelalawan berlakulah KTP itu selamanya. Tapi kalau ada perubahan alamat, misalnya kita pindah alamat tentu akan dirubah datanya. Begitu juga kalau perubahan status, sebelumnya bujangan lalu menikah tentu harus buat yang baru karena ada perubahan status menjadi sudah menikah," ujarnya sambil menyebutkan

PELALAWAN - Salah satu proyek seminisasi dari DPRD Propinsi Riau di perumahan Bumi Lago Permai (BLP) blok D1,D2,D3 Pangkalan Kerinci tidak pakai papan nama alias proyek tidak jelas. Akibatnya warga RT/RW 005/ 012 mengeluh dibuat oknum pekerja proyek tersebut. Sukemi selaku ketua RT 005/012 menyampaikan keluhannya kepada Berita Terkini, Selasa (3/12/2013), diantaranya banyak kekurangan corannya asal-asalan pasir dan semen tidak merata sehingga kerikilnya dengan pasirnya tidak menyatu. "Sepengetahuan saya biasa membuat cor jalan semestinya pakai kawat jala-jala lalu diplester dengan pasir semen capur batu kerikil,"katanya. Ia selaku ketua RT di perumahan ini dan mewakili warga perumahan sangat mengeluhkan proyek pekerjaan jalan tersebut, yang asalasalan dikerjakan.

Lanjutnya, sementara jika dilihat dilokasi lapangan sangat mencurigakan, diantaranya dalam setiap proyek semestinya ada papan nama siapa pemilik perusahaan yang mengerjakan dan berapa anggaran proyek yang mau dikerjakan. "Jadi kami selaku warga RT/RW 005/012 perlu kami mengetahuinya,"kata RT. Ditambahkanya, sebelum dikerjakan keberadaan proyek tersebut, Sukemi sudah pernah mempertanyakan ini kepada salah satu pengawas proyek tersebut, proyek ini sudah empat kali dikontrakan dan berbedabeda nama. kami tidak tahu siapa pemilik proyek ini, kami hanya mengerjakan pak, katanya. Dari pantauan Better dilapangan proyek tersebut banyak belum ada satu bulan bangunannya yang paling menonjol corannya sudah mulai terkupas dan berlobang-lobang.Beter m panjaitan


6

RABU

SAMBUNGAN

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Kredit Fiktif Bank Riau Kepri Cabang Batam

SaksiMengakuSumberKreditUangMasyarakat PEKANBARU - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru terus mendalami kasus perkara kredit fiktif di Bank Riau Kepri (BRK) cabang Batam, Selasa (3/12/2013) siang. Pada sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dikcy Zaharuddin menghadirkan Syahrizal selaku Direktur Kredit BRK Batam. Walau saksi sempat menghilang namun persidangan tetap dilanjutkan karena diketahui saksi sedang menjalan ibadah shala zuhur. Pada saat sidang dan ditanya soal asal muasal uang Bank Riau Kepri, saksi mengatakan dana yang menjadi permasalahan ini adalah benar uang

masyarakat. "uangnya berasal dari masyarakat, dan akan dikembalikan ke masyarakat melalui kredit," terang saksi dihadapan hakim Krosbin LB Gaol, SH, MH. Sebelumnya, AW terdakwa yang merupakan Direktur PT Saras Perkasa yang berencana melanjutkan pembangunan rumah toko (ruko) dan mall di Batam, mengaku tidak mempergunakan uang masyarakat tersebut dengan sepantasnya. Dimana hal itu bermula, sekitar awal tahun 2003, terdakwa bertemu dengan FN, saat menghadiri acara di Batam Centre, Kota Batam. Selanjutnya, FN kemudian menawarkan bisnis atau usaha property

kepada terdakwa. Merasa tergiur, FN kemudian pergi ke Pekanbaru dan menemui Dirut Bank Riau Kepri, ZT dan mengatakan ada kontraktor yang mau mengambil alih pembangunan di komplek Batu Aji. Selanjutnya, terdakwa dipertemukan dengan ZT, kemudian ZT menyetujui pengambilalihan (take over) kredit bermasalah kepada PT Saras Perkasa. Selaku Direktur, AW kemudian mengajukan kredit kepada Bank RiauKepri (dulunya bernama BPD Riau-red) untuk proses pengalihan kredit pembangunan tersebut. Saat itu, terdakwa AW meyakinkan akan meneruskan bangunan

personil. Angka itu terdiri dari Polresta, Polres dan Polsek jajajaran Polda Riau. Pasukan ini sudah disiagakan sejak tanggal 7 November 2013. "Pasukan akan dibubarkan pada tanggal 10 Januari 2014. Jadi, selama 1 bulan lebih jajaran Polda Riau akan mengamankan Pilgubri, mulai dari kampanye, hari pencoblosan, perhitungan hingga pelantikan gubernur terpilih," kata Condro. Selain ribuan personil tersebut, 3 Bantuan Kerja Operasional (BKO) Brimobda Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Jambi akan disiagakan membantu Polda Riau. "BKO Brimob dari Sumbar akan disiagakan di Kabupaten Kampar, Pelalawan dan Rokan Hulu. Dari Sumut akan disiagakan di Rokan Hilir, Bengkalis dan Dumai. Dari Jambi akan disiagakan di Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi," papar Condro. "Di setiap kabupaten akan disiagakan sekitar 33-34 personil Brimob. Totalnya 402 personil. Sedangkan untuk wilayah Pekanbaru, Meranti dan Siak akan disiagakan Brimob Polda Riau," jelas Condro. Lebih jauh disampaikannya, Polda Riau berserta jajarannya selama perhelatan Pilgubri masih bersikap sama seperti yang dulu. Yaitu menjaga netralitas dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Itu sudah menjadi tekat dan komitmen Polda Riau sejak Pilgubri diadakan di

Riau ini," tegasnya. Terpisah, Ketua KPU Riau Tengku Edy Sabli mengatakan semula jadwal rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara akan dilakukan dua sehari sebelumnya. Namun terpaksa ditunda hingga Jumat (6/12/2013) lantaran bentrok dengan jadwal penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu legislatif tingkat nasional. "Jadwal semula, pleno KPU Riau ditetapkan pada Rabu. Namun karena pada hari itu bersamaan dengan penetapan DPT pemilu legislatif tingkat nasional, jadi diubah menjadi Jumat," ujar Ketua KPU Riau Tengku Edy Sabli, Selasa (3/12/2013). Menurut Edy, sesuai dengan jadwal semula, rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi dari 12 kabupaten/ kota di Riau, tetap digelar di Hotel Aryaduta Pekanbaru mulai pukul 14.00 Wib. Saat ini tahapan pilgub Riau putaran kedua sudah dilaporkan KPUD kabupaten dan kota ke KPU Riau. "Penghitungan suara baik di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), kemudian Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), KPU kabupaten/kota sudah selesai hari ini. Tinggal lagi provinsi yang akan dilakukan dalam pleno terbuka," papar Edy. Edy berharap tahapan rapat pleno rekapitulasi suara itu bisa berjalan aman. "Ya kita harapkan rapat pleno tersebut bisa berjalan dengan baik," tutup Edy. BETTER-syu

paikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Kamaruzaman SH. Menurutnya langkah Satpol PP dan dinas terkait yang menertibkan reklame ilegal di Kota Pekanbaru bersifat arogan. Kamaruzaman meminta agar dinas melakukan pendekatan persuasif terlebih dahulu sebelum dilakukan eksekusi. "Seharusnya penertiban iklan-iklan yang ada di Kota Pekanbaru dilakukan secara persuasif, secara edukasi, bukan secara arogan. Kita melihat Satker terkait seperti mencuci tangan atas kelemahannya selama ini, ibarat seperti ingin menjadi pahlawan dalam situasi seperti ini," ungkap Kamaruzaman. Ditanyakan apakah sikap ini sebagai langkah memihak kepada pengusaha reklame, Kamaruzaman membantah keras hal itu. "Keberadaan reklame itu ilegal dan mengkangkangi peraturan yang ada di Kota Pekanbaru, akan tetapi untuk menertibkannya Satuan Kerja Pemerintah Kota Pekanbaru diminta melakukan secara madani," ujar Kamaruzzaman. "Saya kecewa reklame dibongkar paksa, apa lagi di situ ada bendera konvensi peserta Partai Demokrat. Saya lihat di situ eksekutornya bukan kepala dinas atau kepala Satpol PP," sambung

Kamaruzaman. Kamaruzaman menuturkan, seharusnya untuk menertibkan segala bentuk pelanggaran di Kota Pekanbaru, Satker menjunjung tinggi visi misi Walikota Pekanbaru H Firdaus ST MT yang ingin menjadikan Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang madani. "Etikanya tidak begitu, harus diartikan madani itu seperti apa," pinta Kamaruzaman. Kepala dinas yang duduk di instansi terkait persoalan penertiban reklame ini diminta agar menjunjung tinggi maksuid dan tujuan penertiban reklame yang disampaikan walikota. Jangan sampai langkah penertiban yang dilakukan Satker membuat nama baik walikota tercoreng di tengah masyarakat. "Ini berakibat fatal, padahal Walikota sudah menyarankan, lakukan penertiban dengan etika yang baik jangan arogan. Seharusnya pengusaha dipertemukan langsung dengan kepala dinas, bukan kabag, kasi, dan lainnya yang bukan pengambil kebijakan," ujar Kamaruzaman. Kasatpol PP Kota Pekanbaru Baharuddin, saat dikonfirmasi melalui selulernya, ternyata nomornya tidak aktif. BETTER-riki

Yang terpenting, kita mau menegakkan marwah. Agar KPU sebagai penyelenggara pemilu tidak semena-mena,'' tandasnya. Sejauh ini belum ada komentar dari Ketua Komisi

Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru Tengku Rafizal AR terkait gugatan tersebut. Handphonenya tidak diangkat dan pesan singkat yang dilayangkan juga tidak dibalas. BETTER-syu/riki

PENGHITUNGAN sewaktu sidang pleno berlangsung," jelas Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono, dikonfirmasi wartawan pada Selasa (3/12/ 13). Condro mengatakan, pengamanan dilakukan secara berlapis. Area-area berlangsung sidang harus disterilkan supaya tidak terjadi gangguna keamanan dan ketertiban. "Personil yang disiapkan itu terdiri dari Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Brimob Polda Riau," kata Condro. Sebelum pleno dilangsungkan, anggota Brimobda Polda Riau akan mensterilkan lokasi. Setiap peserta pleno akan diperiksa dengan teliti. "Segala gangguan yang bisa mengganggu berlangsungnya pleno harus dicegah," karta Condro. Condro menambahkan, anggotanya di daerah masih tetap siaga mengawal rekapitulasi suara yang dilakukan KPU tingkat kabupaten/kota. "Pengiriman kotak suara ke KPU Riau juga akan dikawal," jelasnya. Terkait status Riau dengan adanya Pilgubri ini, Condro menyatakan keadaanya masih siaga I. Keadaan ini akan berlangsung hingga pelantikan gubernur terpilih nanti. "Siaga I ini dinyatakan sejak tanggal 18 November 2013 lalu dan akan berakhir setelah pelantikan," kata Condro. Selama Pilgubri ini Polda Riau mengerahkan 6.666

DPRD menimbulkan masalah baru, bukan menyelesaikan masalah. Hal ini terbukti dari laporan masyarakat yang masuk ke dirinya. "Keluhan masyarakat masih banyak, persoalan di kota tak selesai. Bahkan polemik terjadi dimana-mana, ini sangat kita sayangkan makanya kita akan kurangi dulu anggarannya nanti," sebut Desmianto. Contoh yang sederhana, kata politisi Partai Demokrat ini, yakni Kantor DPRD Kota Pekanbaru dan rumah dinas Ketua DPRD tidak ada dijaga oleh Satpol PP. Selain itu, polemik yang muncul atas penertiban yang pernah dilakukan Satpol PP, menurut pengamatan Desmianto, menyengsarakan masyarakat kecil. Seperti penertiban PKL tanpa solusi, penertiban pasar jongkok tanpa sosialisasi, dan penertiban lainnya. "Itu kan namanya razia tak pada tempatnya, masa pedagang mencari makan digusur, reklame diturunkan sementara hotel yang menjadi tempat maksiat dibiarkan," tuturnya. Keluhan tentang kinerja Satpol PP dalam mengawal peraturan di Kota Pekanbaru ini memang sudah disampaikan oleh Anggota Dewan lainnya. Sebelumnya juga disam-

KPU Pengajuan gugatan ini merupakan aspirasi dari anggota SPS Riau.''Ini adalah aspirasi anggota. Sebelum menggugat, sudah ada konsultasi dengan anggota SPS.

mal dan meminta penambahan kredit Rp 55 miliar dengan jaminan "cash collateral" berupa deposito di Bank BNI 46 sejumlah Rp100 miliar. Namun, karena jaminan itu tidak diserahkan, pihak

bank hanya mengucurkan kredit dengan plafon Rp35,2 miliar. Syarat "take over" itu menerabas aturan yang berlaku. Setelah uang dicairkan, AW selaku Direktur PT Saras Perkasa, tidak

mempergunakan uang tersebut, sebagaimana peruntukannya. Sehingga posisinya masuk kategori kredit macet. "Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang

Undang RI no 31 tahun 1999, sebagaimana ditaur dalam Pasal 20 UU RI no 31 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana," papar JPU.

berukuran 200 mililiter itu. “Saya berharap komplek ini benar-benar kita benahi. Supaya bisa menjadi percontohan. Bangunan kandang yang kosong dimanfaatkan. Begitu juga dengan kotoran dan kencing ternak itu. Sangat bisa kita olah menjadi biogas,” kata Jefry menilai. Lantaran lokasinya yang sangat strategis, tak jauh dari jalan lintas PekanbaruSumbar dan tak jauh pula dari Pekanbaru, Jefry berencana akan menjadikan komplek

pembibitan peternakan itu menjadi komplek yang komplit. “Kami akan menggandeng pihak ketiga untuk mengelola ini semua. Target kita, 1000 ekor sapi akan kita pelihara di sini. Biar itu bisa terwujud, lokasi ini juga mesti kita perluas. Fasilitasnya kita lengkapi. Kita akan lakukan bertahaplah,” ujarnya. Dan komplek semacam ini kata Jefry juga akan dibangun di beberapa tempat. Sistemnya perzona. Bisa jadi satu zona lima hingga enam

kecamatan. “Kita akan ciptakan komplek pembibitan ini bukan sekadar menghasilkan ternak yang bagus, tapi juga sebagai sarana edukasi,” katanya. Tak berlebihan jika Jefry punya rencana seperti itu. Sebab, selain letaknya yang strategis, komplek ini ternyata sudah terkenal nyaris di seluruh Riau. Dari kampus universitas di Pekanbaru, SMK di Rupat, Siak dan Universitas Andalas sudah pernah magang dan melakukan penelitian di sini. BETTER-hms

mengaku tak percaya dengan adanya laporan yang masuk ke dirinya. Bahkan, saat mendapat laporan tersebut Darnil kecewa dan merasa tidak percaya. "Masa iya, kami tidak tahu soal ini. Berarti kerja Diskes tak beres juga. Anggaran diajukan besar, tapi nyatakan masih ada puskesmas yang kosong tak berfungsi," paparnya. Menurut Darnil, situasi seperti ini tidak pernah dilaporkan Diskes ke pihak DPRD. Selama ini Diskes hanya melaporkan pengajuan anggaran saja. Jika memang kondisinya benar dan kosong tidak ada tenaga medis, maka ini jadi PR berat bagi Komisi III.

Diskes dinilai tidak jujur. Komisi III, dengan meninjau ulang anggaran, apalagi kini sedang pembahasan APBD 2014. Anggaran Diskes cukup besar diajukan, naik dari sebelumnya. "Kita juga akan pertanyakan apa permasakahannya, kok nggak diturunkan perawat atau dokter jaga ke Pustu Melebung. Bisa saja masih ada Pustu lainnya mengalami permasalahan yang sama," tutur Darnil. Sejauh ini, Darnil dan Komisi III belum bisa memvonis Diskes Pekanbaru. Karena mungkin ada alasan tertentu, sehingga Pustu Melebung belum bisa diaktifkan. Tapi setidaknya, dari hear-

ing yang sudah dilakukan, Diskes melaporkan situasi ini ke dewan. Darnil menyentil tidak diresponnya laporan resmi Camat Tenayan Raya Abdurahman oleh Diskes, terkait kondisi Pustu tersebut. "Sebagai sesama abdi negara, Kadiskes tidak bisa seperti itu. Camat itu punya hak mndapat laporan, apalagi warga sudah banyak mempertanyakan. Ini juga harus direspon Pemko lah," tegas Darnil. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Rini Hermiyati terkait persoalan tersebut. BETTER-riki

Kehormatan yang memberikan rekomendasi pemecatan untuk saya, itu juga salah besar," kata Azlaini. Menurut Azlaini landasan yang dijadikan rekomnendasi itu tidak tepat, mengingat dirinya saja sejauh ini belum ditetapkan sebagai tersangka atas perkara yang dilaporkan. "Sampai dengan hari ini saya masih bersatus sebagai saksi. Belum tersangka," demikian Azlaini. Kapitra Ampera SH selaku kuasa hukum yang mendampingi Azlaini mengatakan, perbuatan Lembaga Ombudsman tersebut telah melanggar aturan internal yang dibuatnya sendiri. Menurut Kapitra, berdasarkan aturan Ombudsman Nomor 7 tahun 2011 tepatnya pada Pasal 12, dijelaskan bahwa setiap anggota yang terlibat perkara pidana, baru akan dinonaktifkan setelah menjadi terdakwa di pengadilan. Kemudian, sambung Kapitra, yang bersangkutan baru diberhentikan secara permanen ketika pengadilan telah memutuskannya beralah dan dijatuhi hukuman selama lima tahun kurungan. "Ini saja sudah jelas, bahwa sebenarnya apa yang dihadapi klien saya ini merupakan perbuatan melanggar. Ombudsman telah melanggar aturannya sendiri dan ini fatal," tegas Kapitra. Hanya dengan desakan atau opini publik, jelas Kapitra, bukan berarti suatu lembaga itu bisa melangkahi aturan yang telah disepakati. "Jika hal itu sempat terjadi

seperti yang Azlaini alami, maka sama halnya dengan kriminalisasi hukum. Ini suatu bentuk kriminalisasi yang harus diluruskan," katanya. Kapitra mengatakan, tidak menutup kemungkinan pihaknya juga akan melayangkan gugatan perdata untuk meluruskan persoalan ini. Selain itu, Kapitra mengatakan, kliennya juga melaporkan Yana ke Polda Riau pada pekan lalu dengan dua sangkaan kasus sekaligus. "Kami juga sudah mengajukan berkas-berkas dan bukti-bukti terkait pencemaran nama baik dan adanya keterangan palsu oleh Yana," ujar Kapitra. Menurut Kapitra, hal itu dilakukan karena kliennya mengaku tidak pernah melakukan penamparan terhadap Yana. Artinya, demikian Kapitra, semua laporan dan kesaksian yang diberikan oleh Yana adalah bohong dan itu sangat merugikan Azlaini sebagai Wakil Ketua Ombudsman. Terlebih, sebut Kapitra, dengan tuduhan itu, kliennya harus dinonaktifkan oleh Lembaga Ombudsman dari jabatan sebagai Wakil Ketua Ombudsman. "Laporan ini diperkuat dengan bukti-bukti yang ada dan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) yang disampaikan oleh Yana di Polresta Pekanbaru," tutup Kapitra. Sebelumnya Yana melaporkan Azlaini Agus karena telah melakukan penganiayaan atau

penamparan terhadap dirinya di Bandara SSK II Pekanbaru. Kasus tersebut terjadi pada akhir September 2013. Akibat laporan itu, Azlaini Agus sendiri telah menjalani satu pemeriksaan sebelumnya, pada Jumat (29/11/2013) lalu. Saat itu Azlaini teap kukuh dengan pendiriannya bahwa tidak ada peristiwa penamparan terhadap Yana Novia, karyawan Bandara SSK II Pekanbaru. Meski begitu Majelis Kehormatan (MK) meyakini benar bahwa Wakil Ketua Ombudsman RI nonaktif tersebut telah melakukan pemukulan terhadap Yana. Ketua Majelis Kehormatan Ombudsman RI, Masdar F Mas¿udi saat konferensi pers di Jakarta menyatakan Azlaini juga melontarkan kata-kata kasar berupa hardikan bahkan makian yang diucapkan olehnya terhadap beberapa orang yang ada di sekitar kejadian tersebut. Berdasarkan keyakinan Majelis Kehormatan Ombudmsman RI, MK merekomendasikan sanksi berupa pemberhentian tetap kepada Azlaini Agus berdasarkan ketentuan yang ada. Itu karena bukti-bukti yang menjadi temuan MK Ombudsman mengarah pada pembenaran yang valid jika Azlaini benar melakukan penamparan terhadap korban. Salah satu bukti yang dimaksud yakni hasil visum oleh korban dan diperkuat adanya permohonan maaf dari pihak keluarga Azlaini Agus.

Darbizyd Alfarabi, karyawan PT KITB Kusumaningdiah Retno Setiorini dan Kabag Hukum Setdakab Siak Satya Hendro Wardan, serta Notaris Irma Bonita SH. Mantan Bupati Siak Arwin AS dan Dirut PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Rifatul Ummah, Betty Royani, juga pernah diperiksa. "Dari hasil dari pemeriksaan para saksi itulah, kita berani menyampaikan akan ada penambahan tersangka," ungkap Rachmat. Informasi yang beredar di Kejati Riau, orang yang akan ditetapkan jadi tersangka itu adalah Dirut PT Tanjung Buton Makmur Sejahtera (TBMS) Fathan Kamil. Apakah Fathan yang akan diumumkan menjadi tersangka, Rachmat sungkan menjawabnya. "Nantilah, pekan depan

diumumkan. Akhirnya pasti tahu juga," ucap Rachmat. Dugaan korupsi ini berpotensi merugikan negara Rp26 miliar. Hal itu didapat penyidik, setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan audit. Dijelaskan Rahmat, kasus ini bermula sewaktu Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Siak mengucurkan dana Rp37 miliar ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) KITB Dana dikucurkan secara bertahap. Tahun 2004 Rp1,5 miliar, tahun 2006 Rp6 miliar dan tahun 2007 senilai Rp30 miliar. Dalam perjalanannya, BUMD KITB membentuk perusahaan baru bernama PT Miwai Persada Makmur. Kemudian, perusahaan ini mengalihkan dana tersebut untuk membeli sebuah kapal tengker senilai Rp21 miliar.

Kapal yang diadakan tadi tidak pernah ditemukan. "Bisa dikatakan bahwa pengadaan 'kapal siluman. Laporannya ada, barangnya tidak ditemukan," ucap Rachmat. Selain mengalihkan anggaran ke pembelian kapal tengker, BUMD KITB juga mengucurkan dana ke Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penyelidikan sementara, BPRS itu memiliki hubungan dengan dengan salah satu perusahaan yang terlibat dalam pengembangan kawasan tersebut. "BPRS ini bisa dikatakan sakit. Sebagai penopang, anggaran dari Pemkab Siak dialihkan senilai Rp9 miliar. Dalam perjalanan, dana tadi hilang entah kemana. Perhitungannya, ada kerugian negara Rp4 miliar dari pengalihan ke BPRS ini," jelas Rachmat. BETTER-syu

BETTER-syu/grc

JEFRY macam terbengkalai, hingga pemanfaatan kotoran dan kencing ternak itu. Usai berkeliling komplek seluas 8,5 hektar itu, Jefry bersama rombongan kemudian disuguhi susu sapi segar di kantor UPT yang ada dekat gerbang komplek itu. “Ini susu asli perahan di sini, Pak. Susu dari 25 ekor sapi FH yang kita pelihara,” kata Marjanis, sembari mensuguhkan segelas susu hangat kepada Jefry. Yang disuguhi segera mereguk habis susu dari gelas

KOMISI Bahkan kosong sejak di bangun tahun 2010 lalu. Untuk itu Komisi III yang membidangi masalah kesehatan akan segera mengagendakan untuk memanggil Diskes Kota Pekanbaru. "Kita pertanyakan kinerja dari Diskes. Apalagi anggaran yang diajukan Diskes ternyata tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sebab, dipastikan warga sudah sangat membutuhkan Pustu tersebut dan harusnya bisa dimanfaatkan sesuai fungsinya," kata Darnil saat dikonfirmasi di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (3/12/2013). Politisi Partai Hanura ini,

AZLAINI AGUS hukum dan langsung menjalani pemeriksaan di Ruang Bunga Kiambang, Polresta Pekanbaru. Polisi juga menghadirkan saksi-saksi dalam kasus penamparan terhadap karyawan Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru yang dituduhkan ke mantan Wakil Ketua Ombudsman tersebut, termasuk Yana Novia, karyawan Bandara SSK II Pekanbaru. Pemeriksaan Azlaini dan saksi-saksi dilakukan secara tertutup, wartawan dilarang untuk melakukan peliputan di dalam ruangan itu. "Benar, hari ini merupakan pemeriksaan konfrontir untuk Azlaini Agus," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar Satria. Pemeriksaan, Azlaini Agus mengatakan akan menggugat lembaga tempatnya bekerja itu karena dianggap telah lalai menjalankan aturan internal. "Saya dinonaktifkan dari jabatan wakil ketua tanpa ada landasan yang jelas," kata Azlaini kepada wartawan di Mapolresta Pekanbaru, Selasa siang (3/12/2013). "Dalam perkara ini saja, saya belum ditetapkan sebagai tersangka, bagaimana mungkin saya kok' langsung dinonaktifkan tanpa ada pertimbangan apapun," sambungnya lagi. Pihak yang akan digugat itu termasuk Majelis Kehormatan Ombudsman yang ia nilai telah mengeluarkan rekomendasi yang keliru. "Termasuk juga Majelis

BETTER-toni/ant/grc

KEJATI sudah sering mengatakan ada tersangka baru. "Karena penyidiknya banyak yang ikut pelatihan dan Bapak Kepala Kejati Riau sibuk, makan belum ditetapkan," kata Rachmat. Sejak kasus ini bergulir, jelas Rachmat, Kejati sudah menjerat satu tersangka. Dia adalah Ir Syarifuddin selaku Direktur Utama (Dirut) PT KITB. Untuk mengungkap kasus ini, puluhan saksi sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya. Beberapa berkas terkait KITB sudah disita untuk dijadikan barang bukti. Mereka yang pernah diperiksa adalah Dirut PT Tanjung Buton Makmur Sejahtera (TBMS) Fatan Kamil, Komisaris PT TBMS M Iqbal, Direktur Teknik PT TBMS Aan Supriadi, Direktur Pemasaran PT TBMS Buce


NASIONAL Bagi-bagi THR SKK Migas Tradisi Lama

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad menyatakan pihaknya akan menyelidiki aliran dana SKK Migas yang mengarah ke rekening beberapa sejumlah Anggota DPR. Dana tersebut diduga diberikan dalam bentuk tunjangan hari raya (THR). Samad pun mengakui bahwa praktik bagi-bagi THR dari aliran dana SKK Migas telah ada sejak dahulu, dan hal itu bukan merupakan barang baru yang terjadi. "Kalau pandangan saya, praktikpraktik di masa lalu sering ya (bagi-bagi THR). Karena itu kita akan menelusuri praktik itu," kata Samad disela-sela Rakernas Partai Nasdem di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Selasa (3/12). Samad menuturkan, jika dalam kasus SKK Migas memang ada aliran dana yang mengalir ke beberapa Anggota DPR. Menurutnya, KPK tidak akan ragu menetapkan Anggota DPR tersebut sebagai tersangka seperti halnya Rudi Rubiandini. BETTER-tbn

Perbankan Rawan Korupsi Jelang Pemilu 2014 JAKARTA- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjajanto, mengingatkan tingginya potensi korupsi menjelang Pemilihan Umum 2014. Sebab, lanjut dia, pemilu adalah proses politik yang memiliki high cost economy. Bambang mengatakan, sistem keuangan partai politik yang belum transparan dan akuntabel sudah menjadi pengetahuan publik. "Proses politik perlu biaya. Dengan biaya politik yang tinggi, kemudian pertanyaannya duit darimana?" kata Bambang saat ditemui di Sekretariat Transparency Internasional Indonesia, Jakarta, Selasa 3 Desember 2013. Lebih lanjut, Bambang menuturkan sejumlah sektor yang bisa terjadi potensi korupsi menjelang tahun politik 2014. Salah satunya, Bambang menyebut salah satunya adalah sektor perbankan. "Kita tidak memberikan judgement. Hanya saja kami khawatir karena perbankan menjadi salah satu sektor yang dalam 3 kali siklus pemilu selalu berkaitan," ujarnya. Selain perbankan, Bambang menambahkan sektor lain yang berpotensi adalah bantuan sosial. Menurutnya, dari hasil studi yang dilakukan KPK, bansos kini tidak hanya terdapat di Pemerintah Daerah, tetapi juga di departemen. "Kalau dulu, bantuan sosial di pemerintah daerah berkaitan dekat dengan pemilukada. Sekarang bansos ini ada di departemen jadi ini harus dikontrol," sambungnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, menurut Bambang, KPK juga telah melakukan pencegahanpencegahan. Salah satunya dengan mengirim surat kepada lembaga-lembaga terkait. "Harus dikontrol dengan baik, karena ini bisa potensial untuk digunakan hal-hal yang tidak sesuai dengan tujuannya," lanjut Bambang. BETTER-vnc

RABU

7

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Pekan Kondom Nasional Akhirnya Dibatalkan JAKARTA - Panitia Penyelenggara akhirnya memutuskan untuk membatalkan kegiatan sosialisasi pemakaian kondom melalui Pekan Kondom Nasional 2013. Derasnya tekanan komunitas agama, termasuk dari dua organisasi utama muslim Nahdatul Ulama dan Muhammadiyah, diakui menjadi faktor kuat dibalik keputusan pembatalan itu. “Kami sampaikan bahwa PKN dibatalkan sesuai hasil diskusi Kemenkes dan juga dengan kesepakatan Direktur DKT,” kata Budi Harnanto, Deputi Dukungan Umum Komisi Penanggulangan AIDS NAsional melalui pesan singkat. “Telah terjadi misinterpretasi dan misinformasi terkait tujuan kampanye kondom, sehingga acara dihentikan.” Besarnya tekanan dan kritik menurut pegiat AIDS Dr Sri Pandam Pulungsi, menunjukkan strategi yang dipilih panitia tak tepat. “Banyaknya protes menunjukkan banyak masyarakat yang belum paham soal kondom, ini

yang mestinya digarap. Kalau begini kan malah kontraproduktif,” tambah mantan konsultan AIDS pada WHO ini, seperti dikutip BBC. Hal serupa juga dikatakan Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H. Hasyim Muzadi yang dengan tegas meminta Kementerian Kesehatan RI untuk menghentikan kegiatan Pekan Kondom Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 1-7 Desember 2013. “Pekan Kondom Nasional, saya minta dihentikan, kenapa? Dengan alasan apapun untuk memberikan edukasi tentang seks, tidak bisa dihindari kesan bahwa itu justifikasi terhadap free sex (seks bebas, red.) itu,” katanya, di Purwokerto, Selasa (3/12). Hasyim mengatakan hal itu kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam Dialog Kebangsaan “Stabilitas Nasional Jelang 2014? yang diselenggarakan Komando Daerah Militer IV/ Diponegoro di Auditorium Graha Widyatama Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. BETTER-kpc

Penahanan Anas Tinggal Hitung Hari JAKARTA - Tersangka dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proses pembagunan sarana dan prasarana olahraga di Hambalang, Anas Urbaningrum belum juga ditahan penyidik KPK. Namun, Komisi Pembera-

ntasan Korupsi mengisyaratkan Anas akan ditahan dalam waktu dekat. Isyarat penahanan itu meluncur dari pernyataan Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja. Adnan tak menampik saat ditanya apakah Anas akan seg-

era ditahan pihaknya. "Ya itu harapan publik, tunggulah. Itu hanya soal waktu saja, bedanya seminggu-dua minggu (dari harapan publik yang menghendaki ditahan Desember ini-red). Apa bedanya," kata Adnan di kantor

KPK, Jakarta, Selasa (3/12). Adnan sendiri memastikan pihaknya segera menahan Anas bila berkas akan rampung. "Mana ada tersangka yang nggak ditahan," ujarnya. Namun saat dikonfirmasi kapan persisnya Anas ditahan,

Adnan tak mau memberi kepastian. Sebab, kata dia, saat ini pimpinan dan penyidik belum melakukan gelar perkara. "Biasanya (sebelum penahanan) ada gelar perkara dulu, baru setelah itu ditentukan," tegasnya. BETTER-tbn

Kemendagri Akan Terbitkan 3,3 Juta NIK Baru JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak dapat menemukan NIK atas 3,3 juta data pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT). Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Irman menyatakan, pihaknya akan menerbitkan NIK atas data pemilih bermasalah itu. "Untuk sisa 3,3 juta kemungkinan ada penerbitan. Tapi untuk penerbitan NIK, saya tidak mau sembarangan," ujar Irman seusai rapat koordinasi dan sinkronisasi di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Selasa (3/12). Ia mengatakan, penerbitan

NIK dilakukan oleh Dinas Dukcapil di daerah. Nomor itu, menurutnya, akan diserahkan kepada KPU untuk dikonsolidasikan ke pusat. Hal itu agar tidak terjadi kegandaan pemilih antarkabupaten. "Untuk menerbitkan NIK gampang sekali, tapi bagaimana mencegah adanya NIK ganda. Kan itu yang paling utama," tambahnya. Sebelum memberikan NIK itu, kata Irman, pihaknya meminta KPU memastikan dan menjamin bahwa 3,3 juta pemilih itu fakta dan riil. Dia mengatakan, harus ada jaminan bahwa pemilih tanpa NIK itu nyata, yang dibuktikan dengan surat per-

nyataan dari kabupaten. "Kalau ada surat pernyataan kami bertanggung jawab menerbitkan NIK baru, tapi tanggung jawab mengenai elemen data lainnya, kepastiannya nanti dari KPU," imbuhnya. Irman menjelaskan, mekanisme penerbitan NIK baru adalah menggunakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) online milik Kemendagri. Di sisi lain, Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay menuturkan, KPU dengan KPU daerah akan melakukan rapat koordinasi terkait pemberian NIK bagi pemilih yang tidak memiliki NIK tersebut. Ia memastikan, hari ini, Rabu (4/12)

NIK itu telah diberikan. "Besok akan dipastikan pemberian NIK-nya. Siang ini kami juga akan bertemu KPU kabupaten/kota dan provinsi untuk memastikan berapa banyak pemilih yang harus diberikan NIKnya," ujar Hadar. Ia mengatakan, pemberian NIK akan diberikan dengan legalitas surat pernyataan. Surat pernyataan, menurutnya, dibuat sendiri oleh pemilih yang bersangkutan, keluarga, atau pimpinan lingkungan tempatnya berdomisili. "Dari hasil pengecekan di lapangan itu, bagi mereka yang memang belum ada NIK-nya kami minta mereka membuat atau dibuatkan surat pernyataan.

Pernyataan itu bisa dari dia sendiri, keluarga, atau pimpinan di lingkungan. Kemudian pemerintah akan memberikan NIK sepanjang ada surat pernyataan dari KPU," tuturnya. Sebelumnya, KPU telah menetapkan sebanyak 186 juta pemilih terdaftar dalam DPT, yang 10,4 juta di antaranya ditemukan masih belum tercatat dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) sebagai basis pemutakhiran pemilih. KPU meminta Kemendagri memberikan NIK kepada 10,4 juta pemilih. Jutaan pemilih tersebut didapati KPU dari proses pemutakhiran pemilih yang dilakukannya di lapangan. BETTER-kpc

Studio 88 Holiday 88 Plaza Citra Lantai 5. Telp. 0761-28441

Studio 1

Studio 2

Studio 3

Holiday 1

Holiday 3

Jl. Sultan Syarif Qasim, Telp. 33138

Holiday 4


8

RABU

GALERI FOTO

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Bupati Inspektur Upacara

HUT Korpri ke 42, HUT PGRI ke 68 dan HGN Diperingati Serentak RENGAT--Setelah menuntaskan beberapa acara serta perlombaan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Negri (Korpri) ke 42 dan HUT PGRI ke 68 Tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menutup acara terasebut dengan Upacara. Upacara peringatan HUT Korpri dan HUT PGRI tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Inhu di Pematang Reba, Jumat, (29/11). Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Bupati Inhu, H.Yopi Arianto dan diikuti oleh Wakil Bupati Inhu, H. Harman Harmaini, Sekda, Asisten, Staf Ahli Bupati, FKPD Inhu, Kepala SKPD se Inhu, ketua dan pengurus PGRI se Inhu, Camat dan Lurah se Inhu serta PNS dilingkungan Pemkab Inhu dan para undangan lain. Dalam pidatonya, Bupati Inhu menyampaikan amanat Presiden RI yang diawali dengan ucapkan selamat HUT Korpri ke 42, baik di tanah air maupun di manca negara. "Dengan peringatan HUT Korpri tahun ini, hendaknya dapat meningkatkan dedikasi, profesionalisme, integritas dan semangat reformasi birokrasi

dari segenap anggota Korpri dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara," tandasnya. Peringatan HUT Korpri tahun ini bertemakan, Dengan Profesionalisme dan Netralitas, Korprimendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tema ini dinilai tepat karena saat ini Profesionalisme dan Netralitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi sangat penting bagi tercapainya keberhasilan pembangunan nasional, utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat diseluruh tanah air. Dalam pada itu, Bupati Inhu juga menyampaikan amanat Mentri Pendidikan dan Kebudayaan dalam peringatan Hari Guru Nasional 2013 dan Ulang Tahun Ke 68 PGRI. Dalam amanatnya itu, beliau mengatakan bahwa, jika kita cermati struktur penduduk pada tahun 2010, terdapat 46 juta anak usia 0-9 tahun dan 44 juta anak usia 10-19 tahun. BETTER-jefri

FOTO bersama Bupati dan wakil Bupati Inhu beserta pejabad dilingkungan Pemkab Inhu setelah melaksanakan upacara.

ASISTEN III Agusrianto melaksanakan inspeksi kelengkapan PNS sebelum mengucapkan sumpah janji PNS dilaksanakn.

BUPATI Inhu pada saat menjai inspektur upacara HUT Korpri ke 42, HUT PGRI ke 68 dan Hari Guru Nasional 2013, dihalam upacara kantor Bupati Inhu.

BUPATI Inhu H. Yopi Arianto menerima piala juara umum dari pengurus dayung Inhu setelah meraih juara umum Dragon Boat (Perahu Naga) Provinsi Riau, setelah upacara HUT Korpri.

KETUA Koni Inhu H. Sunardi Ibrahim menyerahkan piala juara umum dari PBSI Inhu yang meraih juara umum pada kejuaraan Bulutangkis beberapa waktu lalu di Rokan Hulu, setelah upacara HUT Korpri.

BUPATI Inhu H. Yopi Arianto duduk berdampingan dengan Wabub Inhu H. Harman Harmaini di panggung kehormatan sebelum upacara HUT Korpri ke 42 digelar.

KETUA Dewan Pengurus Korpri Inhu Agusriato, SH membacakan sumpah janji kepada 800 orang PNS.

ASISTEN Adm Umum Agusrianto, SH pada saat penandatanganan berita acara sumpah janji PNS.

BUPATI Inhu ketika membacakan teks Pancasila pada saat upacara.

BUPATI dan Wakil Bupati Inhu poto bersama dengan pengurus PBSI Inhu dan Atlit Bulutangkis yang meraih juara umum di Rokan Hulu.

BUPATI Inhu H. Yopi Arianto bersama dengan PNS dalam masa pensiun setelah melaksanakan upacara HUT Korpri.


PEKANBARU TERKINI

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

Kota Bertuah

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

RABU, 04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

CUACA

PEKANBARU

BANGKINANG

PKL. KERINCI

DUMAI

S. PANJANG

BENGKALIS

BAGANSIAPIAPI

P.PENGARAIRAN

RENGAT

TEMBILAHAN

SIAK

TALUK

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 23 - 33

HARI INI

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 23 - 32

Menerima Karyawan, Perusahaan Wajib Lapor

 Hutang APP Sebesar Rp400 Juta

Dewan Minta PT. SPP Segera Tagih PEKANBARU-Tunggakan Asosiasi Pedagang Pasar (APP) sebesar Rp400 juta kepada PD Pembangunan yang kini telah berganti menjadi PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) merupakan hutang yang harus dibayarkan. Karena itu, PT SPP wajib menagih hutang tersebut kepada APP. "Kita menerima laporan dari Dirut PT. SPP kalau APP belum membayarkan tunggakan pengelolaan Pasar Seni di Arifin Achmad senilai Rp400 juta lebih. Ini sudah diakui langsung Heri Susanto sebagai Direktur Utama PT. SPP. Makanya, sebagai institusi yang menyerahkan pengelolaan Pujasera kepada APP harus bertanggung jawab terhadap hutan tersebut. Apalagi PD Pembangunan saat ini sudah berstatus PT, maka mereka harus mendesak APP untuk segera membayar tunggakan tersebut," kata Sekretaris Komisi II DPRD

Pekanbaru, Syamsul Bahri, Selasa (3/12/2013). Selain meminta PT. SPP bertanggung jawab, Syamsul Bahri juga mendesak APP untuk bisa kooperatif dan segera membayarkan tunggakan tersebut. "PT. SPP harus bertanggung jawab terhadap APP. Karena tunggakan ini jelas merugikan keuangan daerah, bagaimana cara membayarnya itu urusan PT SPP harus bertanggungjawab," kata Syamsul. Samsul juga menambahkan, dengan Pengelolaan Pujasera di bawah tangan APP, kondisi pujasera saat ini sudah mati suri. "Ke depan PT SPP diharapkan untuk tidak menyerahkan aset-aset Pemko Pekanbaru kepada sembarang tangan. Serahkan aset tersebut kepada pihak yang betulbetul professional dan benar dalam pengelolaannya," katanya. BETTER-riki

foto : Devon

MANDI di Drainase- Di musim hujan anak- anak warga yang tinggal di area Jalan Yos Sudarso sedang asyik berenang dengan teman- temanya.

PEKANBARU - Seluruh perusahaan yang beroperasi di Pekanbaru diwajibkan untuk melaporkan semua tenaga kerjanya kepada Dinas Tenaga Kerja. Begitu juga bila perusahaan tersebut membutuhkan tenaga kerja, maka wajib melapor ke Disnaker. Demikian disampaikan Kepala Disnaker Pekanbaru, Pria Pria Budi kepada wartawan, Selasa (3/12) di Pekanbaru. Pelaporan tersebut bertujuan untuk menekan tingginya angka pencari kerja di Pekanbaru. “Kita sudah memiliki bursa online tenaga kerja. Hal ini bisa dimanfaatkan perusahaan. Kalau perusahaan mau menerima pegawai, keahliannya apa dan pendidikannya apa. Itu perusahaan bisa masuk bursa online, jadi tidak susah-susah perusahaan merekrut orang dan ini sudah menjadi ketentuan pemerintah,” katanya. Pria Budi menyarakan agar bisa memanfaatkan fasilitas yang disediakan Disnaker dengan baik, karena semua fasilitas telah dilengkapi sistem yang baik. Selain itu, tempat pendaftaran orang mencari kerja telah dibenahi. Sehingga para pencari kerja merasa terhomat dan dianggap

sebagai bentuk pelayanan dari Disnaker. Disinggung soal karyawan dua perusahaan ritel, yakni Indomaret dan Alfamart yang belum melaporkan kepada Disnaker, Pria Budi menegaskan, untuk karyawan Indomaret dan Alfamart setelah dicek ternyata sudah memenuhi Peraturan Daerah (Perda) yang ada. “Dalam Perda, Budi perusahaan harus menggunakan tenaga tempatan 50 persen. Setelah dicek ternyata mereka sudah ada yang melebihi kuota itu dan sudah mencapai 70 persen laporannya,” kata Pria Budi. Untuk itu, Pria Budi mengimbau seluruh perusahaan di Pekanbaru yang menerima karyawan maupun yang membutuhkan karyawan untuk melapor kepada Disnaker, karena aturannya sudah ada dalam Perda. Disamping itu, seperti diberitakan sebelumnya, Disnaker sudah membuka posko pengaduan bagi karyawan yang mengalami masalah, setiap hari dibuka kecuali Sabtu-Minggu. Disnaker menyediakan dan akan memediator untuk melakukan mediasi antara perusahaan dengan karyawan. BETTER-wina

BKD Umumkan PNS Indisipliner Akhir Desember PEKANBARU - Akhir Desember nanti, Badan Kepegawaian Daerah Pekanbaru akan mengumumkan berapa banyak pegawai negeri sipil Pekanbaru yang masuk kategori indisipliner. Nama-nama pegawai tersebut akan diumumkan akhir Desember, karena datadata pegawai yang indisipliner sekarang masih ada di satuan kerja dan belum masuk ke BKD. Demikian diungkapkan Kepala BKD Pekanbaru, H. Hermanius kepada wartwan, Selasa (3/12) di Pekanbaru. "BKD harus melakukan penertiban, terutama kepada pegawai yang melanggar PP Nomor 5 tahun 2010. Semua PNS harus mentaati seluruh

peraturan yang berlaku, sesuai dengan PP tersebut dan yang melanggar akan ditindak, termasuk pegawai yang indisipliner," papar Hermanius. Untuk tahap awal, menurut Hermanius, masing-masing satuan kerja yang menangani. Kalau datanya sudah masuk ke BKD, maka wajib untuk ditindaklanjuti. Bagi pegawai yang sering mangkal dan bolos pada jam kerja, BKD akan terus melakukan penertiban. "Tim- tim yang sudah dibentuk sampai sekarang masih terus berjalan seperti biasa. Tetapi ada daerahdaerahnya, seperti di Pekanbaru pinggiran dan tengah kota sasarannya masih disembunyikan supaya razia penertipan

bisa lebih efektif," ungkapnya. Sanksi terberat bagi pegawai yang melanggar aturan indisipliner, Hermanius menyebutkan, pihaknya akan melakukan teguran melalui pembina kepegawaian dan hal itu menjadi rapor tersendiri bagi kinerja satuan kerja dari PNS tersebut. "Semakin banyak pelanggaran yang dilakukan, otomatis satuan kerja tersebut akan ditegur terlebih dahulu sebelum menyalahkan staf. Karena sebelum menyalahkan staf, yang paling harus ditegur dulu adalah atasannya," ujar Harmenius. Cara penilaian setiap satuan kerja akan dilakukan sejauh mana pelanggaran dan seberapa banyak pelanggaran yang dilakukan

staf dalam binaannya. "Semakin banyak staf yang melakukan indisipliner, semakin terlihat kebobrokan satuan kerja tersebut. Hal ini berlaku kepada semua satuan kerja tanpa terkecuali, termasuk kepada para tenaga honorernya," ujar Hermanius. Ditegaskan, bagi pegawai yang indisipliner selain pegawainya kena, satuan kerjanya juga akan kena sanksi tanpa pengecualian. Jika sudah dapat teguran keras dan tertulis dari walikota, itu jangan dianggap sepele," tuturnya. BETTER-wina

Lensa

JALAN BERGELOMBANG : Di Jalan Yos Sudarso tampak belum ada tindakan perbaikan oleh Pemko Pekanbaru. foto : Devon


10

RABU

Perda Listrik Tak Dapat Ikat Swasta

 UKP4 Nilai Capain APBD Rendah

PEKANBARU - Meski telah memiliki sejumlah pasal dan referensi untuk menjadikan Perda Ketenagalistrikan sebagai legalitas hukum pengelolaan listrik di Riau, namun keterlibatan swasta untuk mensuplai listrik saat krisis tetap tidak bisa dimasukkan dalam Perda. Hal ini terkait dengan ketentuan peraturan badan usaha yang telah punya undang-undang tersendiri. Sehingga, peran swasta untuk membantu suplai listrik ketika krisis listrik di Riau tidak dapat dimasukkan Ranperda Ketenagalistrikan. Demikian diungkapkan anggota DPRD Riau, Azis Zaenal dalam rapat dengan Pansus Ranperda Ketenagalitrikan Riau, Senin (2/12/2013) di DPRD Riau. "Saya terpaksa ikut dalam rapat pansus ketenagalistrikan kemarin. Soalnya informasi yang saya terima adanya pasal yang akan mewajibkan swasta untuk membantu daya saat krisis listrik. Ini tidak bisa dimasukkan dalam perda. Karena swasta telah menjadi investor di Riau dan aturan swasta juga sudah jelas. Apalagi yang namanya swasta tentunya mengejar profit dalam bisnis, tidak mungkin kita wajibkan," kata Azis, Selasa (3/12/2013). Ditambahkan, yang namanya Perda harus fokus untuk mengatur satu topik permasalahan yang ada dalam peraturannya. Karena, ketenagalistrikan untuk melibatkan swasta itu telah keluar dari fokus ranperda. Hal ini terkait dengan ranperda ketenagalistrikan awalnya hanya mengatur soal peran daerah dalam mengelola daya listrik. Sementara Riky Hariansyah, anggota Pansus Ranperda Ketenagalistrikan membenarkan alasan tersebut yang memungkinkan celah bentrokan dengan pasal-pasal lainnya yang dirancang Tim Pemprov Riau. Untuk itu, kata Riky, Tim Pemprov Riau juga diminta memberikan pencerahan yang proporsional untuk kelengkapan pasal ketenagalistrikan di Riau. Menanggapi hal tersebut, Tim Pemprov Riau yang diwakili Biro Hukum dan Dinas Energi dan Sumber Daya Alam, Kasiaruddin hanya menjawab kalau itu semua hak dewan. "Itu haknya dewan. Kami hanya mengerjakan apa yang dapat menjadi aspirsi dewan selaku perwakilan masyrakat," kata Kasiaruddin. Mengenai target untuk disahkannya Ranperda menjadi Perda ketenagalistrikan tersebut, Anggota Pansus Ketenagalistrikan DPRD Riau Gumpita mengatakan akan diselesai hingga pekan depan. "Dengan adanya saran agar untuk tidak membuat pasal kewajiban peran swasta menyumbang daya, target rampungnya kembali ditunda. Dalam minggu ini atau minggu depan," ujar Gumpita. BETTER-surya

Pemprov Yakin Realisasi APBD Riau Capai Target PEKANBARU- Berdasarkan evalusi UKP4 terungkap kalau realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2013 masih rendah atau hanya sekitar 49 persen. Rendahnya evaluasi APBD tersebut, karena satuan kerja Riau harus melalui mekanisme dan tidak sertamerta bisa mengambil dana dalam bentuk SP2D. Demikian disampaikan Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Riau, Burhanuddin kepada wartawan, usai rapat evalusai APBD Riau, Selasa (3/12). Menurut Burhanuddin, mengambil dana di SP2D tidak dapat langsung di buat Surat Pertangung Jawaban (SPJ) penggunaan anggaran. "Untuk mempersiapkan SPJ tentu ada proses yang dipersiapkan satu persatu. Ketika kita ingin mengevaluasi penyerapan anggaran melalui SP2D. Tapi dana yang diambil mereka belum dapat merealisasikan SPJ. Sehingga tidak dapat proses tentu ada GU, TU dan LS," kata Burhanuddin. Proses pencairan dana, kata Burhanuddin, ada kendala dari sisi pelaporan SPJ. Tetapi kegiatan SKPD Riau tetap jalan. Dalam laporan 11 Satker Riau yang penyerapannya masih rendah, ternyata kegiatan fisik sudah besar di lapangan. "Ketika kita mempertanyak kepada Satket yang rendah realisasi keuangannya untuk mem bantu masalah dokumennya. Dalam ketentuan Bank Indonesia (BI) pada 28 Desemebra 2013 semua realisasi APBD Riau sudah klosing.Sedangkan LS 16 Desember 2013 sudah harus selesai," papar Burhanuddin. Disebutkan, peluang APBD Perubahan sudah dibuka. Untuk itu, Satker sudah harus mengajukan SPN agar diproses. Karena itu, perlu dikejar dengan batas waktu

GUBRI Djohermansyah Djohan pimpin Rapat Penyerapan APBD Tahun 2013 dengan Kadis dan Kaban di ruang rapat Gubri.

GUBRI Djohermansyah Djohan pimpin Rapat Penyerapan APBD Tahun 2013 dengan Kadis dan Kaban di ruang rapat Gubri.

tersebut. Untuk masalah proses di keuangan, Biro

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

UPT PKB Dishub Rohul Imbau Diskes dan RSUD Keur Ambulance PASIR PENGARAYAN-Untuk keselamatan bersama dan menyangkut hidup orang banyak, Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Rokan Hulu mengimbau Dinas Kesehatan dan RSUD Rokan Hulu untuk segera melakukan keur mobil ambulancenya. Kepala UPT PKB Dishub Rokan Hulu, Yuosom kepada wartawan, Selasa (3/12) mengatakan, puluhan mobil ambulance pemerintah di Puskesmas dan RSUD Rokan Hulu belum pernah melakukan keur kendaraannya di UPT PKB Dishub Rokan Hulu. Padahal keur tersebut juga bermanfaat untuk keselamatan penumpang di ambulance tersebut. Meskipun kebanyakan ambulance untuk membawa orang mati, namun pengemudi kendaraan tersebut bersama keluarga yang ada dalam masih hidup. Bahkan menurut Yuosom, RS swasta yang hanya melakukan keur sementara ambulance milik pemerintah tidak pernah. Dari data yang ada saat ini, jumlah mobil ambulance Pemerintah di Rokan Hulu sekitar 40 unit dan ambulance tersebut belum pernah di keur. "Untuk mobil ambulance pemerintah sampai saat ini belum pernah melakukan keur,

LANCANG KUNING

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Keuangan sudah memberi peluang bahwa 16 Satker akan diklosing dengan memberi suport dari kelemahan dari sisi kelengkapan administrasi. "Kita yakin evalusai APBD Riau sekitar 90 persen dapat tercapai pada akhir Desember 2013. Seperti Sekwan kegiatannya sudah besar.

Namun, dana tidak dapat dicairkan lebih cepat. Kita masih ada ruang untuk mengajukan GU. Biro Keuangan sudah membuka pintu untuk Satker," katanya. Raealiasai fisik, menurut Burhanuddin, yang berdasarkan laporan SPJ sudah masuk sistim sudah 70 persen dan keuangan 50 persen di

SP2D. Untuk itu, tentu harus diberi tahu terlebih dahulu SPJ penggunaan anggaran. "Dari sisi UKP4 yang mengambilkan patokan bahwa realiasi APBD Riau masih 49 persen pada bulan Oktober. Sekarang ini laporan keuangan sudah 59 persen berdasarkan SP2D. Berati tinggal pencairan saja," tegas Burhanuddin. BETTER-anr

 Konferensi Imam Masjid Sedunia

Peranan Imam Sangat Penting Dalam Pencerahan Umat

YUOSOM Kepala UPT PKB Dishub Rokan Hulu.

sementara untuk mobil ambulance milik RS swasta masih minim melakukan keur tersebut. Padahal keur tersebut untuk keselamatan bersama," kata Yuosom. Yuosom mengimbau Dinas Kesehatan Rokan Hulu atau Puskesmas dan RSUD untuk segera melakukan keur ambulance tersebut, karena ambulance sering digunakan untuk membawa pasien dan mayat. Apalagi ambulance harus kencang jika sedang di jalan raya agar pasien di dalamnya bisa diselamatkan. Jika tidak rutin

diperiksa ambulance tersebut dikahawatirkan bisa terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi untuk ambulance pemerintah ada dispensasi harga untuk melakukan keur tersebut, tapi kenapa sampai sekarang masih belum dilakukan keur instansi terkait. "Kita heran kenapa selama ini ambulance pemerintah tidak pernah di keur. Padahal keur ini bermaafaat untuk keselamatan bersama. Karena itu, diimbau kepada dinas terkait untuk segera melakukan keur ambulance tersebut," kata Yuosom. BETTER-adv/hms

PEKANBARU- Peranan imam masjid sangat penting dan memiliki pran luar biasa dalam memberikan pencerahaan bagi umat Islam di dunia. Dengan demikian, imam masjid dapat menjadi jembatan dalam menyelesaikan pertikaian masayarakat. Sehingga dapat menerangkan kalau Islam bukan agama kekerasan atau teroris. "Seperti di negara luar, imam bukan saja pemimpin di masjid. Tetapi pemimpin komunitas Islam. Begitu kita menyebutkan imam di negara luar, berarti pemimpin komunitas Islam dan pemimpin salat dunia," kata Wakil Mentri Agama, Prof. H. Nasaruddin Umar ketika membuka Konferensi Imam Masjid Sedunia di Hotel Arya DutaPekanbaru, Senin (2/12). Hadir juga pada kesempatan itu, Pejabat Gubernur Riau, Djohermansyah Djohan, Sekreatris Daerah Riau, Zaini Ismail, Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus, Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono, Danrem 031 Wirabima Brigadir Jendral (TNI) Prihadi Agus

Irianto, Ketua LAM Riau, Tenas Efendi, Tokoh Masayarakat, alim ulama dan Forkompinda Riau. Pemerintah Pusat, menurut Nasarudin, akan terus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Riau atas dengan menggagas Konferensi Imam Sedunia. Konferensi imam sedunia itu pertama di gelar di Indonesia. "Imam merupakan partner ulil amri pemerintahan. Kehadiran imam sebagai penasehat ulil amri pemerintahan. Imam bukan saja pemimpin yang sujud dalam masjid. Pasalnya, imam dapat menampilkan person yang mencerahkan problem hukum," kata Nasarudin. Dikatakan, fungsi masjid sangat penting agar perlu diperhatikan. Pada zaman rasullullah, masjid dijadikan sebagai tahanan perang badar, rumah kedailan, rumah singgah, rumah sakit yang terluka dalam medan perang, balai pertemuan dan tempat memperoleh informasi," ujar Nasarudin. "Pada zaman rasullullah

menara masjid dibuat bukan hannya sekedar pilar azan. Tetapi dapat dijadikan sebagai melihat dapur umat yang tidak berasap," kata Nasarudin. Indonesia memilki 800 ribu masjid, mushala dan langgar, 95 ribu tenaga penyuluh, 960 ribu pembina majlis taklim dan 50 ribu pondok pesantren. Dengan diselenggarkannya kegiatan rutin imam masjid dapat bertambah kekuatan dimasa mendatang. Sementara sejumlah negara yang hadir mengikuti konferenis imam adalah Irak, Arika Selatan, Rusia, Kuwait, Pakistan, Tunisia, Palestina, Senegal, Singapura, Brunie Darusalam, Timor Leste, Malaysia, Perancis dan Indonesia. Sementara imam Indonesia yang hadir dari DKI Jakarta, Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Sumatera Barat, Sumnatra Utara, Aceh, Sumatra Selatan Maluku, Sulawesi Selatan, Lampung, Kepri, Provinsi Riau, 12 kabupaten dan kota di Riau. BETTER-anr

 Kawasan Main Stadium Dijadikan Tempat Mesum

Pemko Diminta Lakukan Pengawasan

PJ GUBRI, Djohermansyah Djohan menggelar acara Coffe Morning dengan sejumlah anggota DPRD Riau dan satuan kerja Pemprov Riau, kemarin.

PEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru diminta untuk melakukan pengamanan dan pengawasan terhadap pasangan mudamudi yang melakukan mesum di kawasan Main Stadium Stadion UtamaPekanbaru. Pasalnya, Main Stadium Stadion merupakan sarana tempat berolahraga bukan tempat berbuat mesum. Demikian disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Riau, Emrizal Pakis, Selasa (3/12). Menurut Emrizal,

pengaman dan pengawasan di Main Stadium Stadion Utama sangat diperlukan. "Pengamanan dan pengawasan bukan sekedar dilakukan pada tempat Main Stadium Stadion Utama. Tetapi ada pengamanan masayarkat. Karena wilayah kota disitu tentu ada struktur masayaarkat seperti Lurah dan Keamanan. Saya rasa ini sudah menjadi keamanan wilayah," tutur Emrizal. Disebutkan, jika memang ada perbuatan tidak baik di luar pemanfaat Main Stadium Stadion Utama

sudah menjadi tanggung jawab bersama di masayarakat. Pasalnya, perbuatan mesum itu sudah berada diluar kepentingan olahraga. Masalah ini, sudah menjadi keamanan masayarkat. "Perbuatan mesum itu sudah tidak benar. Karena itu, perlu diambil tindakan tegas sesuai dengan Protap bagiaman sangsi, pengaman dan penangkapn berbuat mesum bertentang terthadap norma hukum dan agama," kata Emrizal. Emrizal meminta, petugas kemanan selalu melakukan

patroli dalam mengantisipasi perbuatan mesum di kawasan Main Stadium Utama Stadion Utama. Bila ada ditemukan pasangan yang berbuat mesum, petugas kemanan harus mengambil tindakan. Sehingga ada efek jera terhadp pelaku berbuat mesum. "Untuk agar lebih jera para pelaku yang berbuat mesum ketika tertangkap di panggil kedua orang tuanya. Pemanggilan oarang tua tersebut, salah saty bentuk untuk pembinaan bagi pelaku yang berbuat mesum," tukasnya. BETTER-anr


KRIMINAL TERKINI

RABU

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

11

Condro Kirono:Kinerja Polda Dipengaruhi Kerja PNS

Anggota Polisi Tertipu Rp115 Juta

PEKANBARUKepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Brigjen Pol Condro Kirono, mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kepolisian mempunyai peran penting dalam perjalanan kepolisian. Tanpa mereka, Polda tidak bisa melaksanakan tugas. Hal itu Brigjen Pol Condro Kirono disampaikan Condro usai menghadiri peringatan hari jadi Koperasi Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di Mako Brimob, Selasa (3/12/13), sekitar pukul 12.00 WIB. "PNS di lingkukan Polda bukan suplemen atau pelengkap. Mereka adalah komplemen atau perangkat inti di Polda Riau," kata Condro. Condro menjelaskan, kehadiran PNS di Polda sangat membantu. Polisi sebagai penegak hukum tak bisa bekerja tanpa adanya proses adminstasi yang dilakukan PNS. "Tak hanya administrasi, mereka juga membantu dalam pelaksanaan penegakan hukum seperti identifikasi kejadian tindak pidana, penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan polisi," ucapnya. Ke depannya, Condro berharap PNS di lingkungan Polda semakin profesional dalam melaksanakan tugas. "Lebih profesional. Karena, kinerja Polda dipengaruhi juga oleh kinerja PNS," jelas Condro. Dalam acara yang digelar, Condro melakukan ramah-tamah dengan jajaran PNS Polda Riau. Berbagai rangkaian acara dihadirkan untuk mengakrabkan polisi dengan PNS. Acara ini kemudian ditutup dengan makan siang bersama, foto bersama dan nyanyi bersama. Kapolda Riau diminta para PNS untuk menyumbangkan sebuah lagu. Sebelumnya, PNS Polda Riau juga melaksanakan apel di halaman Pemprov Riau bersama PNS lainnya di lingkungan pemerintahan. "Sebelumnya ada apel. Diikuti oleh PNS Polda. Karena mereka merupakan bagian dari PNS di pemerintahan," pungkas Condro. BETTER-syu

PEKANBARU-Soerang anggota kepolisian yang bertugas di Polresta Pekanbaru, Yasni (26), menjadi korban penggelapan yang dilakukan rekan bisnisnya berinisial SW (45). Akibatnya, korban menderita kerugian Rp115 juta. Tak terima, ia melaporkan kasus ini ke Polda Riau. Ia ingin rekan bisnisnya itu diproses dan uangnya kembali. Data dihimpun, kejadian bermula sewaktu warga Jalan Bukit Barisan, Pekanbaru ini berbisnis cangkang sawit dengan pelaku. Karena pelaku tak bermodal, korban bersedia jadi pemodal. Biaya operasional dari pengangkutan dan pengiriman cangkang sawit ditanggung korban. Setelah cangkang itu terjual, korban tidak pernah menerima setoran dari pelaku. Begitu diminta, pelaku sering mengulur-ulur waktu

dan memberikan janji. Karena sudah tidak tahan lagi, korban menyudahi bisnis keduanya. Setelah itu, korban meminta uang operasional yang diberikan dikembalikan pelaku.Hingga sekarang, biaya operasional dan keuntungan penjualan tak pernah diterima pelaku. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp115 juta dan melapor ke polisi. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan korban. Kasus penggelapan ini masih diselidiki penyidik. "Korban sudah melapor dan dimintai keterangannya. Sejumlah alayt bukti masih dikumpulkan. Sementara terlapor, akan dipanggil dan dimintai keterangannya. Jika cukup bukti, terlapor akan ditetapkan jadi tersangka," ucap Guntur, Selasa (3/12/ 13). BETTER-syu

ď Ž Banyak Pedagang Berjualan

Murid SDN 037 Terancam Tertabrak Mobil PEKANBARU- Banyaknya pedagang yang berjualan di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 37 Jalan Garuda Sakti kilometer 1, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan, yang memakan bahu jalan untuk dijadikan lapak mereka. Akibatnya, murid sekolah tersebut terancam tertabrak mobil. Pantauan Berita Terkini, Selasa (3/12) pagi kemarin, terlihat puluhan pedagang berjualan di depan sekolahan. Pada jam istirahat, terlihat murid SD berhamburan keluar sekolah menghampiri pedagang jajanan. Keberadaan pedagang tampaknya tidak ada larangan dari pihak terkait. Bahkan pada jam istirahat, sekolah yang berpagar itu sengaja di buka. Murid-murid juga terlihat bebas keluar masuk untuk jajan, mereka tidak khawatir kalau nyawanya teracam tertabrak

Putriah Tertipu Jual Beli di Facebook PEKANBARU-Disatu sisi, perkembangan jejaring sosial seperti facebook memang memudahkan transaksi jual beli. Namun tak jarang, media tersebut sering dijadikan untuk melakukan penipuan. Seperti yang dialami Putriah (27) warga Jalan Imam Munandar, Pekanbaru menjadi korban berikutnya. Uang Rp4,2 juta miliknya raib setelah ditransfer ke kenalannya di facebook untuk membeli satu set tempat tidur. Informasi yang dirangkum, kejadian ini saat korban membuka akun facebook-nya dan melihat iklan penjualan tempat tidur. Di sana, ia ditawari orang tak dikenal sebuah tempat tidur. Tertarik dan kebetulan mencari tempat tidur, korban langsung menghubungi nomor yang tertera pada iklan di facebook tersebut. Saat itulah pelaku mengirim pesan SMS jika ia bernama Ardiansyah. Ke korban, pelaku mengaku bisa mengirim tempat tidur tersebut setelah mentransfer uang pembelian ke nomor rekening. Bahkan pelaku juga akan berjanji akan mengirim pesanan korban dalam waktu cepat. Percaya, korban pun pergi ke ATM Bank Syariah Mandiri di Jalan H Imam Munandar untuk mentransfer uang tersebut. Namun, setelah beberapa hari uang dikirim, barang itu tidak kunjung datang. Selanjutnya korban mencoba menghubungi nomor pelaku dan sudah tidak aktif lagi. Karena barangnya tak kunjung datang, Senin (2/12/13) korban melapor ke polisi. Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi menyebutkan, kejadian itu masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. "Laporannya sudah masuk dan ditindaklanjuti Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan lanjut. Kita imbaukan kepada masyarakat supaya lebih hati-hati dalam pembelian barang melalui internet supaya tidak menjadi korban penipuan," ungkapnya. BETTER-syu

ď Ž Kantor CV Putra Dimasuki Maling

Puluhan Juta Uang Tunai Raib PEKANBARUAksi pencurian kembali terjadi, kali ini yang menjadi sasaran Kantor CV Putra Daerah yang diketahui sub kontraktor alat berat PT RAPP Jalan Soekarno Hatta No 78 Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki.Akibat kejadian itu, uang tunai Rp30 juta dan surat-surat penting perusahan yang tersimpan dalam brankas di bawa kabur pelaku, Selasa (3/12) subuh, sekitar pukul 04.00 Wib. Menurut informasi, aksi pencurian ini diketahui pertama kali oleh karyawan perusahan, Hendri (40). Dimana saat itu Hendri mau masuk kerja tepatnya sekitar pukul 07.30 WIB. Namun tidak seperti biasanya, saat saksi datang pintu masuk kantor sudah rusak dan terbuka. Untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi, maka saksi langsung ke lantai dua kantor. Alangkah kagetnya saksi saat melihat seisi kantor

sudah berantakan. Mengetahui kantor tidak seperti biasanya, saksi lalu melaporkan peristiwa tersebut kepada atasannya Siswanto (36), mendapatkan kabar itu diteruskan ke Polsek Payung Sekaki. Tak lama kemudian anggota Polsek Payung Sekaki dibantu Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru tiba ke lokasi kejadian dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim identifikasi yang melakukan olah TKP menemukan sejumlah sidik jari pelaku yang diduga diperkirakan berjumlah 6 orang. Kawanan pelaku menurunkan brankas seberat kurang lebih 500 Kg dengan cara menggelindingkannya kebawah melalui tangga dari lantai II. Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano menerangkan, setelah dilakukan penyelidikan, hasil sementara, dalam

Warga Manunggal Digegerkan Penemuan Kerangka Manusia PEKANBARU- Warga Jalan Manunggal Gang Saudara RT04 RW08, Kampung Baru, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, dihebohkan atas penumuan tengkorak manusia diduga berjenis kelamin perempuan. Penemuan kerangka itu diduga korban pembunuhan, Selasa (3/ 12) siang, sekitar pukul 11.00 Wib. Kerangka itu pertama kali ditemukan oleh Syahril (55) warga Gang Saudara RT04 RW08, Kampung Baru. Dimana keterangannya, saat itu dirinya sedang mencangkul parit pembatas tanah miliknya. Namun aktifitasnya langsung terhenti, saat melihat tumpukan tulang-belulang di dalam tanah. Pada saat ditemukan, kondisi tulang belulang itu dalam keadaan terbungkus dengan jaket warna hitam. Mengetahui yang ditemukan itu

mobil yang hanya berjarak sekian centimeter tersebut. Orang tua murid, Burhan (39)), ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya juga takut melihat murid-murid SDN 37 Pekanbaru ini tersambar mobil. Sebab, jarak pedagang liar dengan ban mobil bisa di katakan berjarak satu meter kurang. "Parahnya, mobil yang melintas di depan SDN 37 itu juga banyak mobil ukuran besar jenis damtruk. Saya juga kadang-kadang cemas juga melepaskan anak sekolah. Setiap istirahat saya selalu ke sekolah untuk mengawasi anak saya agar tidak tertabrak,"ujarnya. Untuk itu, ia menghimbau aparat terkait agar menertibkan pedagang liar ini, sebelum ada korban. "Kita minta pedagang ini supaya ditertibkan, agar anak-anak tidak lagi berbelanja di pinggir jalan,"ucapnya. BETTER-toni

adalah tulang belulang manusia, maka waktu itu Syahril melaporkan kepada warga lain untuk memastikan apakah itu betul tulang manusia. Setelah di pastikan, tulang belulang itu benar kerangka manusia yang sudah lama terpendam, kuat dugaan korban adalah sengaja di kubur dalam kasus pembunuhan. Untuk proses penyelidikan, warga melaporkan temuanya itu kepada pihak kepolisian Mapolsekta Tampan. Mendapatkan laporan itu, jajaran Polsek Tampan dibantu Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Informasi yang berkembang dilapangan korban diperkirakan berumur sekitar 25 tahun. Dilihat dari motif barang bukti yang ditemukan, kuat dugaan korban dibunuh sebelum di kubur. Pasalnya selain tulang belulang korban, juga ditemukan

celana dalam merk Calvin Klein, BH, korset, jacket bertuliskan Pany House PH 58, kalung dan liontin emas serta gelang karet."Setelah dilakukan penyelidikan sementara di TKP, kerangka tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan. Korban diduga dibunuh sebelum dikuburkan,"tegas Kapolsek Tampan Kompol Suparman. Guna proses lebih lanjut, untuk mengungkap pelakunya. Pihak kepolisian membawa jenasah korban ke RS Bhayangkara Polda Riau Jalan Kartini, Pekanbaru,'' Guna pengembangan lebih lanjut. Jenasah korban di periksa ke rumah sakit polisi. Harapan kita, dengan ditemukannya bukti-bukti dan tambah hasil atopsi, bisa mengantar penyelidikan ke arah pelakunya,"tutup Kapolsek. BETTER-toni

Foto Ilustrasi

melancarkan askinya pelaku berjumlah enam orang. Dan bukti lain pihaknya juga telah mendapatkan bukti yang akurat yaitu CCTV. Dan dalam CCTV itu terlihat jelas

pelakunya enam orang. "Dalam menjalankan aksinya, keenam pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza warna silver. Kawanan ini menurunkan

berankas yang berisikan uang tunai Rp 30 juta dan suratsurat berharga dengan cara menggelindingnnya melalui tangga dari lantai II ruko ke bawah,''ucap Billly. BETTER-toni


12

RABU

Ketua BPD Sepahat Dianiaya Ketua OMS dan Tukang BENGKALIS- Diduga gara-gara melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan sejumlah proyek program Inbup PPIP, Habibi Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu,Kabupaten Bengkalis dianiaya Ketua Organisasi Masyarakat Sekitar (OMS) dan Kepala Tukang proyek, Ahad (1/12/) lalu. Akibatnya pria yang akrab disapa Habib itu harus menderita bibir pecah dan luka-luka lebam di sebagian tubuhnya. Tidak terima dengan perlakuan seperti itu, korban langsung melaporkannya ke Polsek Bukit Batu untuk memperoleh keadilan Informasi yang berhasil dirangkum, pada hari Sabtu (30/11) Tim BPD Desa Sepahat turun melihat 5 paket pekerjaan program Inbup PPIP yang sedang dikerjakan diantaranya, pekerjaan jalan, gang, 1 paket pekerjaan turap. Menurut Tim BPD, kegiatan yang dikerjakan terhadap pembangunan jalan adanya kesalahan teknis seperti, besi wayermes tidak dikeluarkan untuk penyambungan pekerjaan, selanjutnya besi tersebut tidak diletakkan di tengah-tengah semenisasi, akan tetapi hanya diletakkan di atas tanah dan besi wayermes yang dipakai tidak SNI. Mengetahui kondisi seperti itu, Tim BPD menyarankan kepada anggota OMS pekerjaan jalan, agar pekerjaan disesuaikan dengan spesifikasi yang seharusnya. Kemudian pada hari Ahad (1/12/13), Habib menerima telepon dari kepala tukang BN alias U mengajak ke lokasi pekerjaan jalan yang dikerjakannya. Sampai di lokasi ia langsung dipukul pakai cangkul, setelah itu datang Ketua OMS MR kemudian memukul tepat dibibir hingga pecah. Selanjutnya dileraikan oleh saudara Edi sebagai Sekretaris OMS.Setelah mendapat perlakuan seperti itu saya langsung melaporkan ke Polsek Bukit Batu, dengan nomor laporan STPL/44/XII/2013/ RIAU/RES BKS/SEK.B.BATU. "Tapi anehnya pelaku yang memukuli saya sampai hari ini belum ditahan. Saya sebagai korban minta proses hukum ini dilanjutkan,” ungkap Habibi saat dihubungi wartawan, Selasa (3/12). Sementara itu Kapolsek Bukit Batu Kompol Sasli Rais ketika dihubungi mengatakan, terkait adanya dugaan penganiayaan terhadap Ketua BPD Desa Sepahat tersebut mengaku belum menerima laporan resmi dari korban, sehingga kasus tersebut belum bisa ditindaklanjuti. “Belum ada laporan resmi yang kita terima sampai sekarang. Jadi kalau ada laporannya baru bisa kita tindaklanjuti,” ujar Kapolsek.BETTER-afdal

Mandau Juara Turnamen Bola Voli Wabup Cup BENGKALIS - Kecamatan Mandau tampil luar biasa pada kejuaraan bola voli antar pelajar memperebutkan Piala Wakil Bupati yang ditaja oleh Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten di GORPerkasa Alam, 28 November-3 Desember. Di nomor putra, tim Kecamatan Mandau menempati peringkat pertama, disusul Siak Kecil di tempat kedua, Bengkalis di tempat ketiga dan Banta di tempat keempat. Di nomor putri, Tim Mandau juga tampil juara, disusul Rupat Utara di tempa kedua, Bukitbatu di tempat ketiga dan Rupat di tempat keempat. Wakil Bupati Bengkalis, H Suayatno dalam sambutannya ketika menutup turnamen ini mengatakan, kegiatan ini merupakan wahana silaturahmi, menggalakan kesadaran masyarakat untuk berolahraga sebagai wujud melestarikan budaya hidup sehat. “Melalui turnamen ini juga diharapkan bisa menjauhkan putra-putri Kabupaten Bengkalis dari kenakalan remaja seperti terlibat narkoba. Saat ini Kabupaten Bengkalis menempati peringat ke-2 terbanyak se-Riau untuk kasus narkoba dan HIV/AIDS,” ujarnya. Wabup juga mengucapkan selamat kepada tim yang meraih juara. Jangan pernah puas dan sombomg terhadap apa yang telah diraih. Kepada yang belum diharapkan untuk terus giat berlatih dan jangan berputus asa. Tim yang keluar sebagai juar mendapat tropi dan penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Bupati, H Suayatno.BETTER-afdal

BENGKALIS

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

Bupati Canangkan Dimulainya Proyek MY  Tonggak Sejarah Masyarakat Bengkalis

BUPATI Bengkalis Herliyan Saleh didampingi Wabup Suayatno menandatangani prasasti pertanda dimulainya pembangunan 6 proyek Multiyears senilai Rp 2,4 trilyun sempena Hari Bhakti P.U di halaman kantor bupati Selasa (3/13) pagi.afdal aulia

BENGKALIS - Enam paket proyek multiyears yang sudah lama diprogramkan Pemkab Bengkalis akhirnya terlaksananya juga dengan telah terpenuhinya segala persyaratan yang ditetapkan. Sebagai awal pelaksanaan proyek MY ini, Selasa (3/12), Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh mencanangkan dimulainya pelaksanaan proyek multiyears (MY) yang diawali dengan penandatanganan enam prasasti dari enam paket proyek MY tersebut usai apel Hari Bhakti PU. Pencanangan dimulainya proyek MY ini dipusatkan di Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis. Enam proyek MY

akan mulai dibangun itu adalah pembangunan jalan Duri – Sei. Pakning, pembangunan jalan lingkar barat Duri, peningkatan jalan lingkar timur Duri, peningkatan jalan lingkar Bukit Batu – Siak Kecil (Buruk Bakul – Langkat), pembangunan jalan lingkar pulau Bengkalis, dan pembangunan jalan poros pulau Rupat (Batu Panjang – Pangkalan Nyirih) Dalam sambutannya bupati mengatakan, momentum dimulainya pelaksanaan proyek multi years menjadi sebuah tonggak bersejarah bagi masyarakat kabupaten Bengkalis yang selama ini mendambakan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh. Me-

ngingat, selama ini penyediaan infrastruktur jalan di Kabupaten Bengkalis tergolong masih rendah dan belum memuaskan kebutuhan masyarakat. "Proyek multi years ini terdiri dari pembangunan infrasktruktur jalan tersebar di delapan kecamatan di kabupaten Bengkalis, sebagai upaya untuk membuka akses transportasi," ujar Herliyan. Menurutnya, penyediaan infrastruktur yang baik merupakan sebuah keharusan yang wajib disiapkan oleh pemerintah untuk mempelancar akses mobilitas warga serta lalu lintas barang dan jasa. Tentunya ketersediaan infra-

241 Pejabat Eselon Jalani Tes Psikometri BENGKALIS - Sebanyak 241 orang pejabat eselon II dan III dilingkup Pemkab Bengkalis pada Selasa (3/12) menjalani tes psikometri yang dilaksanakan di lantai IV kantor bupati Bengkalis. Pelaksanaan kegiatan yang untuk pertama kalinya tersebut dibuka secara resmi oleh bupati Herliyan Saleh. Dalam sambutannya bupati mengatakan tes psikologi atau psikometri bagi pejabat struktural Pemkab Bengkalis sebagai bentuk tugas dan tanggungjawab PNS dalam melaksanakan pengabdian. Pada kesempatan itu turut hadir kepala dinas psikologi Angkatan Darat Kolonel Inf, drs Jonnie Koentara beserta rombongan di kota bengkalis, yang berkenan hadir memenuhi undangan Pemkab Bengkalis untuk melakukan pemeriksaan. "Sebagai tuan rumah, tentu saja kami merasa sangat bangga dan bahagia dapat bertemu muka dan saling mengenal dengan bapak Jonnie Koentara berserta rombongan. Dewasa ini dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita

sebagai pegawai negeri sipil terutama bagi yang menduduki jabatan struktural di berbagai jenjangnya, kita selalu berhadapan dengan berbagai macam persoalan, tantangan dan hambatan pekerjaan yang cukup berat dan terkadang selalu menyita waktu dan pikiran. Serta tak jarang pula persoalan dan tantangan tersebut membuat kita menjadi merasa tertekan atau merasa terbebani," papar Herliyan. Kondisi ini kata bupati menyebabkan PNS sampai pada titik jenuh. Jika pejabat struktural tidak mampu menyikapi hal tersebut dengan menemukan solusi terbaik maka akan menghambat pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur negara negara. Abdi negara dan abdi masyarakat dituntut untuk selalu memberikan yang terbaik dalam menjalankan fungsi penyelenggara pemerintahan, pelaksana pembangunan dan pelayanan publik. "Disamping itu, sebagai aparatur pemerintahan kita dituntut mampu mengatasi semua persoalan, tantangan

dan hambatan secara profesional, guna menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat," tukas bupati. Mengingat betapa penting dan strategisnya kedudukan dan peran pegawai negeri sipil terutama para pejabat sturktural dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan, sehingga eksistensinya haruslah berdayaguna dan berhasil guna bagi masyarakat. Untuk mencapai tujuan itu maka diperlukan pejabat struktural yang tepat untuk menduduki atau ditugaskan pada posisi yang tepat pula. oleh karena itu dibutuhkan pejabat struktural yang memiliki kemampuan dan kompetensi yang dapat dihandalkan guna melaksanakan tugas secara profesional, berdisiplin, adil, jujur dan bertanggung jawab. Sehubungan hal tersebut, Pemkab merasa perlu menyiapkan langkah-langkah untuk melakukan upaya penempatan dan penugasan para pejabat struktural pada jabatan, tugas dan posisi yang tepat sesuai dengan minat,

 Soal Bantuan Pendidikan

Penerima Diumumkan Pertengahan Desember BENGKALIS - Bantuan biaya pendidikan yang setiap tahun dialokasikan Pemkab Bengkalis, pada tahun 2013 ini masih dalam tahap verifikasi meski sudah memasuki akhir tahun anggaran. Pemkab melalui Bagian Kesra Setdakab berjanji dalam pertengahan bulan Desember ini mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan sudah diumumkan. Kepala Bagian Kesra Setdakab Ahmad Toha yang ditemui langsung Selasa (3/ 12) di kantor bupati Bengkalis menyebutkan bahwa ada 3000 lebih usulan yang masuk untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Para mahasiswa yang memasukan proposal itu terdiri dari berbagai tingkatan mulai dari D3, S1, S2 dan S3 yang tersebar di

struktur yang baik di suatu daerah akan memacu pertumbuhan ekonomi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Bertitik tolak dari permasalahan ini, makanya begitu saya menjadi bupati Bengkalis langsung mencanangkan program multiyears (tahun jamak) pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan fasilitas lainnya. Salah satunya proyek strategis yang akan kita canangkan pada hari ini, yaitu proyek multi years jalan yang tersebar di seluruh kecamatan," jelas bupati. Orang nomor satu di Bengkalis ini mengatakan jika setelah proyek tahun jamak ini

selesai dikerjakan, masalah penyediaan infrastruktur jalan di daerah ini akan terjawab. Sehingga masyarakat tidak lagi mengeluhkan tentang buruknya jalan. Ia juga menyadari jika sejauh ini banyak pertanyaan yang berkembang di masyarakat kabupaten Bengkalis tentang kapan pelaksanaan proyek pembangunan yang didanai tahun jamak ini. "Pada kesempatan ini saya ingin menerangkan bahwa sebelum pelaksanaan proyek tahun jamak dimulai terlebih dahulu harus dipenuhi persyaratan-persyaratan mutlak. Dimulai dari kegiatan perencanaan teknis berupa detailed engineering design (ded) pada tahun 2011," kata Herliyan. Dikatakan, dengan kegiatan penyusunan dokumen lingkungan yaitu berupa dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (amdal) pada pertengahan tahun 2012 dan pada bulan januari 2013 mulai ditayangkan pelelangannya melalui LPSE kabupaten Bengkalis secara full e-proc atau lelang secara online. Terhadap proyek yang melintasi kawasan hutan, seperti pembangunan jalan Duri – Sei Pakning harus mendapatkan izin dari Menteri Kehutanan RI. Persyaratan-persyaratan itu mutlak harus dipenuhi, sehingga menyebabkan pengerjaan 6 paket proyek tahun jamak baru bisa dikerjakan mulai tahun ini. "Langkah ini perlu kita lakukan, agar tidak timbul hal-hal yang berdampak pada persoalan hukum di kemudian hari. Jangan sampai niat baik kita untuk membangun infrastruktur jalan malah berdampak buruk bagi kita," pungkas bupati.BETTER-adv-afdal

berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Namun mayoritas dari mahasiswa yang memasukan usulan bantuan pendidikan itu kuliah di Pekanbaru dan kota Bengkalis. "Ada sekitar 3 ribuan usulan yang dimasukan ke kita. Saat ini kita masih melakukan proses verifikasi tahap akhir menyangkut berbagai persyaratan, karena ada standar yang harus dipenuhi calon penerima bantuan pendidikan. Bantuan pendidikan yang akan kita salurkan berupa beasiswa dengan minimal indeks prestasi (IP) 3,00 per-semester," terang Ahmad Toha. Lebih jauh ia menyebutkan, juga ada bantuan yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.

Bantuan untuk menyelesaikan tugas akhir ini diperuntukan bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria dan persyaratan yang sudah ditetapkan. Disebut Toha, pada pertengahan Desember ini para penerima bantian pendidikan dan tugas akhir akan segera diumumkan. Kemudian pada minggu ketiga Desember para mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan uangnya sudah didistribusikan langsung melalui rekening bank. Jadi para penerima tidak perlu bersusah payah mengambil uang ke kantor bupati atau bagian kesra, karena untu menghindari hal-hal yang merugikan, dananya ditransfer via bank. Pada akhir tahun anggaran per-31 Desember seluruh bantuan pendidikan sudah

disalurkan. "Saat melakukan verifikasi data sesuai proposal yang dimasukan, kita menemukan beberapa proposal atau usulan yang tidak sesuai persyaratan. Misalnya ada mahasiswa uang sudah drop out (D.O) mengajukan usulan bantuan pendidikan, terus ada yang IP mereka dibawah 3,00 juga banyak yang mengajukan usulan bantuan. Tentu yang tidak memenuhi persyaratan tersebut kita diskualifikasi," jabar Toha. Toha mengaku optimis kalau bantuan pendidikan akan tuntas diverifikasi dalam beberapa hari kedepan. Pihaknya menargetkan akhir tahun anggaran 2013 ini semua mahasiswa yajg ditetapkan sebagai penerima sudah menerima haknya tanpa ada potongan. BETTER-afdal

bakat, kemampuan, dan kompetensinya. "Untuk mencapai maksud dan tujuan di atas maka salah satu cara yang dapat dilakukan dengan menyelenggarakan test psikometri bagi seluruh pejabat struktural di lingkungan pemerintah kabupaten Bengkalis. Untuk langkah awal test psikometri tersebut dilakukan kepada semua pejabat eselon II dan III sebagai top management dan midle management pada masing-masing satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bengkalis," ulasnya. Ditambah Herliyan, agar hasil test psikometri tersebut benar-benar menghasilkan penilaian yang obyektif tentu saja harus dilakukan oleh suatu lembaga yang berkompeten dan memiliki kewenangan secara legal formal untuk melakukan test psikometri Oleh karena itulah maka pemerintah kabupaten bengkalis melakukan kerja sama dengan dinas psikologi Angkatan Darat di Bandung. "Perlu diketahui bersama test psikometri yang kita

lakukan tersebut bukanlah bertujuan untuk menyelidik kelemahan atau kekurangan seseorang pejabat struktural eselon II maupun eselon III. Namun pada hakekatnya, test psikometri ini bertujuan untuk melihat kemampuan dari aspek psikologis mental dan kepribadian para pejabat struktural di lingkungan pemerintah kabupaten bengkalis dalam menyikapi dan menyelesaikan suatu permasalahan atau hambatan ketika menjalankan tugas dan jabatan," tambah Bupati. Hasil akhir dari test psikometri yang diadakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ini nantinya berupa rekomendasi dari lembaga yang melakukan pengujian terhadap pejabat struktural yaitu dinas psikologi Angkatan Darat kepada pemerintah kabupaten Bengkalis. Selanjutnya rekomendasi tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pemerintah kabupaten bengkalis dalam melakukan rotasi, mutasi dan atau promosi pejabat di lingkungan Pemkab Bengkalis.BETTER-adv-afdal

 Soal Pembentukan BUP

BLJ Sedang Lakukan Kajian BENGKALIS – BUMD PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) saat ini sedang melakukan kajian terkait rencana pembentukan Badan Usaha Pelabuhan (BUP). Dari hasil kajian ini nantinya baru akan diputuskan bagaimana sistem pengelolaan pelabuhan, apakah melalui kerja sama operasional (KSO) dengan pihak ketiga atau tidak. “Kita sudah melakukan komunikasi yang cukup intens dengan Dinas Perhubungan (Dishubkominfo) terkait BUP ini. Kajian sedang kita lakukan, dan untuk kebutuhan ini sejumlah data terus kita kumpulkan, karena walau bagaimanapun kita harus menghitung untung rugi dari pengelolaan pelabuhan ini,” ujar Manager Humas & CSR PT BLJ, Haspian Tehe kepada wartawan, Senin (2/12). Dikatakan, berkemungkinan besar kalau memang berdasarkan hasil kajian nantinya BUP menguntungkan, maka BLJ akan membentuk sebuah anak perusahan. Pertimbangannya sambung Haspian, BUP butuh sumberdaya yang cukup besar baik modal maupun SDM untuk mengelola pelabuhan yang ada di Bengkalis. “Tidak mungkin hanya bisa ditangani oleh sebuah divisi, karena divisi ini khusus mengelola usaha yang sifatnya kecil,” kata Haspian seraya mengatakan, keputusan untuk membentuk sebuah anak perusahaan akan dilakukan dalam RUPS. Terkait dengan target Bupati Bengkalis bahwa BUP sudah ada paling lambat dalam dua bulan kedepan, Haspian mengatakan pihaknya tidak bisa menjanjikan. Yang pasti untuk membentuk BUP, BLJ akan mengikuti prosedur yang ada. “Anak perusahaan yang dibentuk sebagai BUP tidak bisa langsung beroperasi karena harus ada izin dari pusat. Nah, tahapan-tahapan ini tidak bisa kita prediksi kapan selesainya,” kata Haspian lagi.BETTER-afdal


PENDIDIKAN

RABU

13

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Implementasi Kurikulum 2013 dan UN Disepakati JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama-sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota menyepakati implementasi Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional pada tahun depan. Kesepakatan ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbud Ainun Na'im dan perwakilan dari sembilan kepala dinas kabupaten/kota di Indonesia pada penutupan Rapat Koordinasi Implementasi Kurikulum 2013, Ujian Sekolah/Madrasah, dan Ujian Nasional Tahun 2014 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (3/12/2013). Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Dadang Sudiyarto menyampaikan, kedua pihak sepakat melaksanakan ujian sekolah/madrasah (us/m) Tahun Pelajaran 2013/2014 dengan sejumlah ketentuan. Pertama, kata dia, Kemdikbud menyiapkan kisi-kisi dan soal kendali. Kedua, pemerintah provinsi berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota menyiapkan materi, penggandaan, dan pendistribusian bahan us/m.

"Ketiga, pemerintah kabupaten/kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi melakukan pengawasan, pengumpulan jawaban, dan pengolahannya," katanya. Dadang mengatakan, terkait pelaksanaan Ujian Nasional SMP/MTS, SMA/ SMK/MA/MAK, Kemdikbud menyiapkan anggaran pelaksanaan, pemerintah provinsi menjadi ketua/ anggota pelaksana UN SMP/ MTS, SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat untuk penggandaan dan pendistribusian bahan UN di Region masing-masing. "Pemerintah provinsi membentuk panitia pelaksana UN tingkat provinsi dan pemerintah kabupaten/kota membentuk panitia pelaksana UN tingkat kabupaten/kota," katanya. Kesepakatan berikutnya, pemerintah kabupaten/kota berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk pendistribusian bahan UN. Adapun terkait implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2014, Dadang mengatakan, Kemdikbud menyiapkan anggaran untuk penyiapan naskah buku, penggandaan, dan distribusi buku semes-

ter satu melalui dana BOS. Selain itu, memberikan pelatihan instruktur nasional dan sebagian guru sasaran, serta penyiapan materi dan bimbingan teknis pendampingan dan monitoring dan evaluasi. Sementara, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bersamasama menyiapkan dukungan anggaran untuk penggandaan dan distribusi buku semester dua sampai ke sekolah. Dukungan anggaran ini ditujukan untuk kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI. "Penyiapan anggaran ini berlaku bagi pemerintah kabupaten/kota yang tidak mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan," kata Dadang. Kesepakatan lainnya adalah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota bersama-sama menyiapkan dukungan anggaran pelatihan guru sasaran kelas I, II, IV, V, VII, VIII, X, dan XI. Berikutnya, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota bersamasama menyiapkan dukungan anggaran untuk pelaksanaan pendampingan, monitoring

Pusat dan daerah sepakati kebijakan implementasi kurikulum 2013 dan UN tahun depan

dan evaluasi pelaksanaan Kurikulum 2013 di tingkat sekolah.

"Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/ kota menindaklanjuti

implikasi penerapan Kurikulum 2013, antara lain tentang muatan lokal,

kepramukaan, dan peminatan," ujar Dadang. BETTER-yen/kdc

Komnas Perempuan Apresiasi Kebijakan Mendikbud

Komnas Perempuan tolak kebijakan Kemdikbud yang diskriminatif

JAKARTA - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh atas sikap dan pernyataaan tegas Mendikbud terkait tes keperawanan di sekolah. Mendikbud dinilai telah mendukung

penghapusan tindakan dan kebijakan diskriminatif terhadap hak-hak konstitusional perempuan di Indonesia. Dalam surat bernomor 155/ KNAKTP/Pimpinan/XI/2013 tanggal 7 November 2013 yang ditujukan untuk Mendikbud, Komnas Perempuan menyatakan bahwa Mendikbud telah

memberikan pernyataan resmi di berbagai media yang dengan tegas melarang tindakan dan kebijakan tes keperawanan di seluruh lembaga pendidikan di Indonesia. Bahkan ia akan memberikan sanksi kepada sekolah atau lembaga pendidikan yang menerapkan atau melaksanakan tes keperawanan.

Komnas Perempuan menilai sikap tegas Mendikbud tersebut dibutuhkan dalam rangka penghapusan tindakan dan kebijakan diskriminatif terhadap hak-hak konstitusional perempuan di Indonesia. Mereka juga meminta Mendikbud mengadakan dialog bersama antara Kemdikbud dan institusiinstitusi pendidikan terkait lainnya agar praktik diskriminatif tidak lagi dilakukan. Pada bulan Agustus lalu Mendikbud M. Nuh memang menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada sekolah yang menerapkan tes keperawanan kepada siswa yang mau masuk sekolah tersebut. "Akan kami tindak tegas siapa yang membuat kebijakan tes keperawanan di sekolah. Sebab, hal itu sudah merugikan orang lain dan merampas hak warga negara untuk mendapatkan pendidikan," ujar Mendikbud M.

Pameran Candi Berikan Edukasi pada Masyarakat JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan menggelar pameran "Kisah Negeri 1001 Candi" di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta, Lotte Shopping Avenue. Pameran Candi ini berlangsung di Art and Culture Lotte Shopping Avenue pada 2-8 Desember 2013. "Kita ingin memindahkan candi ke tengah-tengah kita, masyarakat perkotaan. Supaya informasi tentang candi, baik mengenai konsep pembangunan dan teknik pembangunan, sampai di masyarakat perkotaan," ujar Sri Patmiarsi R, Kasubdit Eksplorasi dan Dokumentasi Ditjen Kebudayaan Kemdikbud, saat jumpa pers usai pembukaan pameran, (2/12).

Sri mengatakan, mall dipilih sebagai lokasi pameran untuk mendekatkan budaya fisik kepada masyarakat yang ada di perkotaan. Sehingga diharapkan, tidak hanya masyarakat di pedesaan yang mengenal candi, tetapi juga masyarakat perkotaan. Sementara Sekretaris Ditjen Kebudayaan Gatot Gautama mengatakan, saat ini terdapat berbagai tantangan dalam pelestarian candi-candi di Indonesia. Di antaranya minim informasi masyarakat mengenai upaya konservasi dan pelestarian candi sebagai cagar budaya. Untuk mengatasi masalah tersebut, Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman menyelenggarakan pameran

dengan memilih mall sebagai lokasinya. "Tujuan diselenggarakannya pameran ini agar masyarakat dapat berperan dalam pelestarian warisan budaya bangsa, yang terbukti memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa," ujar Gatot saat pembukaan pameran. Pameran "Kisah Negeri 1001 Candi" merupakan tindak lanjut dari kegiatan penerbitan buku Candi-candi di Indonesia. Pameran menampilkan fotofoto candi yang ada di berbagai daerah di Indonesia, informasi mengenai sejarah candi dan teknik pembuatannya, serta ada juga miniatur Candi Borobudur. Beberapa kegiatan pendukung dalam pameran antara lain talk show, workshop membatik,

workshop wayang kardus, dan perlombaan menggambar untuk anak-anak. BETTER-yen/kdc

Nuh menegaskan saat berkunjung di Pondok Pesantren Al Hamidi, Banyuanyar, Desa Potoan Daja, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Jawa Timur, (22/8). Sebelumnya, Menteri Nuh juga menegaskan bahwa dia

tidak bersepakat wacana tes keperawanan kepada siswa perempuan yang akan masuk sekolah. "Kalau ada tes keperawanan, lalu bagaimana dengan yang laki-laki? Ini kan bisa menimbulkan diskriminasi," ujarnya. BETTER-yen/kdc


14

RABU

ROHIL

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Tiang Listrik di Bahu Jalan Ganggu Warga

WABUP Rohil H Suyatno memberikan cenderamata pada satpol PP .

BANGKO PUSAKO - Pendirian tiang listrik oleh PLN sharusnya tidak mengganggu warga dan fasilitas umum lainnya. Seperti terjadi di Rokanhilir. Warga Dusun Melayu Jaya, Kepenghuluan Bangko Lestari, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, memprotes PLN yang mendirikan tiang listrik di bahu jalan. Pasalnya, tiang listrik yang berada sekitar 1 meter dari sisi jalan membuat pengendara terganggu. Kepala Dusun Melayu Jaya, Sisman, kemarin menerangkan, tiang listrik ditegakkan PLN Bangko Pusako tepat berada 1 meter dari badan jalan dinilai tak tepat. "Ini membuat pengguna

Minimalisir Kemiskinan Dengan Infrasruktur BAGANSIAPIAPI - Kemiskinan dan kebodohan merupakan musuh nyata di dalam kehidupan. bila sudah miskin biasanya mendekatkan jarak kepada kebodohan. begitu pula bila bodoh mendekatkan jarak dengan kemiskinan. Tak dapat dipungkiri, kantong-kantong kemiskinan masih ada di Kabupaten Rokan Hilir terutama di daerah pesisir pantai. Namun jika penuntasan perbaikan infrastruktur terus digesa, maka kemiskinan dapat segera diatasi. Selain di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kecamatan sinaboi menjadi sasaran Pemkab Rohil untuk terus melakukan pembenahan dibidang infrastruktur. Pasalnya, dua kecamatan ini masih menjadi pekerjaan rumah untuk dituntaskan. Hal ini juga yang sudah menjadi komitmen Pemkab Rohil, sekedar mengingatkan, pada tahun 1954 hingga tahun 1965, Sinaboi tergolong daerah pusat pertumbuhan ekonomi dimasa itu setelah kota Bagansiapiapi. Bahkan, dulunya Sinaboi masih masuk dalam kawasan Kecamatan Bangko, hanya saja waktu itu pertumbuhan ekonomi di daerah ini dari sekstro perdagangan bebas. Maka, kini saatnyalah untuk mengembalikan kejayaan itu meski perdagangan bebas jalur perairan sudah tidak mungkin dilakukan lagi. Karena, melihat dari kejayaannya di masa lalu, maka sudah selayaknya daerah ini kita kembalikan pada masa jayanya. Paling tidak, kemiskinan di daerah ini harus dapat ditekan dan dilakukan perbaikan dengan berbagai cara. Untuk itu, seleuruh elemen masyarakat agar terus menjalin bekerjasama dengan Pemkab Rohil guna membangun daerah ini. Karena, target untuk peningkatan infrastruktur menjadi targer utama Pemkab Rohil secara berkesinambungan untuk menekan kantong kemiskinan di Rohil, termasuk Kecamatan Sinaboi. Secara garis besar Kemiskinan di Kabupaten Rohil mencapai 18 persen, dari angka tersebut, tiga daerah termasuk di dalamnya yakni, Kecamatan Sinabo, Rantau Kopar dan Kecamatan Pasir Limau Kapas. Meski demikian, jika semua elemen masyarakat dapat bersatu padu untuk melakukan pembenahan, maka kita yakin pasti bisa. BETTER-yen/rtc

Seremban Jaya Kembangkan Ternak Puyuh

SAAT ini seremban Jaya sedang menggalakkan budidaya ternak puyuh.

BAGANSIAPIAPI - Beternak puyuh adalah salah satu alternatif yang cukup menggairhakan. selain telur puyuh dapat dijual dengan harga yang lumayan, daging puyuh juga sangat diminati masyarakat. Kepenghuluan Seremban Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil mulai mengembangkan peternakan burung puyuh. Malahan, peternakan burung puyuh mampu memenuhi kebutuhan lokal. "Dengan menggunakan dana bantuan dari Program Usaha Agrabisis di Pedesaan (Puap), warga kita yang ada Kepenghuluan Seremban Jaya itu mencoba mengembangkan usaha pertenakan dan budidaya burung puyuh. Tahap awal dikembang hanya sekitar 300 ekor. Belakangan sudah meningkat menjadi sekitar 800 ekor," kata Camat Rimba Melintang. Melalui kegiatan seperti ini, lanjut Syamzani, jelas mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Salah satu diantarnya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Sedangkan di sisi lainnya, dapat memberikan nilai positif bagi daerah. "Kalau melihat kondisi yang ada, daerah kita ini memiliki banyak potensi yang perlu untuk digarap secara optimal," sebutnya. Selain budidaya burung puyuh, Kepenghuluan Seremban Jaya memiliki potensi di bidang tanaman salak pondoh. ''Malahan, salah pondoh yang dikembangkan masyarakat di Serembanjaya itu sudah berhasil. Harapan kita, usaha-usaha seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan sampai masa-masa mendatang,'' kata Syamzani. BETTER-yen/roc

jalan terganggu. Sudah lama usulan warga agar PLN memindahkan tiang listrik tapi tak ditanggapi,� ujar Sisman. Diceritakannya, awal pendirian tiang listrik itu disepakati tak menggangu pengendara, namun kenyataannya berbeda dengan di lapangan. "Kesepakatan awal tak seperti ini," timpalnya. Tambah Sisman, warga berharap PLN dapat memberikan keterangan atau bahkan mengambil kebijakan untuk memindahkan tiang itu di tempat yang lebih layak. "Kita tunggu sikap PLN seperti apa. Jangan gara-gara ini menimbulkan kecelakaan," harapnya. BETTER-yen/roc

Bupati Rohil H Annas Maamun usai gotong royong di RSUD Rohil.

Tokoh Agama Rohil Komit Jaga Kerukunan WARGA protes tiang listrik di bahu jalan.

Pemkab Kurang Perhatikan Petani Karet BAGANSIAPIAPI - Pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang merata di segala bidang. Baik pembanungan fisik maupun mental. baik pembangunan di perkotaan maupun di pedesaan, intinya pembangunan itu menyangkut berbagai aspek dan berbagai lapisan masyarakat. Tak hanya pembangunan untuk pegawai saja juga nelayan dan petani. Belakangan petani karet di kabupaten rokanhilir merasakan kurangnya perhatian dari Pemkab Rokanhilir. Belakangan ini, petani karet semakin terjepit akibat kurangnya perhatian pemerintah untuk menjadi pendamping bagi mereka. Padahal, di sektor perkebunan ini, petani bisa hidup lebih layak jika mendapat perhatian serius. Karet sendiri untuk wilayah Kabupaten Rokan Hilir banyak ditemukan di hampir seluruh kecamatan seperti Tanah Putih, khususnya di Kepenghuluan Menggala Sakit dan masih digeluti warga sebagai sumber pendapatan. Hal ini disampaikan Penghulu Menggala Sakti, Najaruddin, baru-baru ini. "Tak ada jalan lagi kecuali dinas terkait harus peduli dengan petani karet. Belakangan kan petani sawit saja yang mendapat perhatian. Melalui dinas terkait, petani dapat

PETANI karet di rohil keluhkan minimnya perhatian Pemkab.

melakukan upaya pendamping demi menyelamatkan karet agar tidak terus ditinggalkan petani," harapnya. Menurut Najaruddin, berbagai upaya meski dilakukan terhadap petani karet. "Pendekatan yang dilakukan adalah untuk memberikan arahan agar para petani karet bisa meningkatkan produksinya, sekarang kan justru petani beralih ke kebun sawit, karet

ditinggalkan," . Dengan begitu, katanya peningkatan produksi diyakini akan tercapai. "Sehingga daya jual dapat ditingkatkan sesuai dengan kualitas karet yang dimiliki. Perkebunan karet yang ada di Kepenghuluan Menggala Sakti dan sekitarnya sangat banyak jumlahnya, tak terhitung. Ini kan bisa mengangkat perekonomian yang cukup menjanjikan," katanya. BETTER-yen/roc

BAGANSIAPIAPI Kerukunana antar umat beragama sangat penting Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Rokan Hilir mengumpulkan tokoh Agama menghadapi Pilgubri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas atas pencegahan perpecahan antar sesama pemeluk agama dalam mengantisipasi kerusuhan. "Tokoh Agama di Rohil adalah ujung tombak peradaban bermasyarakat, makanya perlu dikumpulkan jelang Pilgubri. Ini demi terciptanya suasana politik yang santun, dalam rapat koordinasi, membahas semua komunitas yang ada di Rohil dalam mengantisipasi kerusuhan antar umat beragama," ujar Ketua FKUB Rohil, Jon Syafrindow, kemarin di Aula Gedung Kemenag di Bagansiapiapi. Dalam membahas persoalan antar umat beragama, FKUB Rohil turut menghadiri lintas instansi seperti Kesbangpolinmas dan Kemenag Rohil. "Ini untuk mengetahui persoalan apa yang terjadi di daerah, kita undang tokoh agama di 15 kecamatan yang ada di Rohil. Bersama Kesbangpolinmas dan Kemenag Rohil, tujuannya untuk mempersatu persepsi terhadap hal-hal yang berkait dengan umat beragama. Karena, persoalan agama sangat

sulit untuk di selesaikan kalau tidak melibatkan semua komponen," tegasnya. Tokoh Agama yang hadir, tambah Jon, seperti tokoh Agama Islam, Tokoh Agama Konghucu, Tokoh Agama Hindu, Tokoh Agama Budha, dan Tokoh Agama Kristiani, di tambah dengan kepala sekolah yang siswanya terdiri dari komunitas Agama, seperti SMP 1, SMA 1 dan Perguruan Wahidin Bagansiapiapi. "Jadi semua tokoh Agama yang hadir mencapai 70 orang, dengan banyaknya tokoh yang di kumpulkan ini, banyak persoalan yang dapat ketahui mulai dari persoalan mendirikan rumah ibadah, persoalan aliran sesat dan konflik yang dapat memicu perpecahan antar umat beragama di daerah,"tutur Jon. FKUB, lanjutnya, sebuah lembaga forum yang dapat menampung segala aspirasi masyarakat dalam menyampaikan persoalan kerukunan umat beragama. "Artinya, segala persoalan umat beragama dapat dipecahkan bersama. Karena, FKUB dalam menyelesaikan persoalkan keagamaan telah memiliki peraturan bersama antara Kementerian Agama dan Kemendagri. Sehingga dengan adanya peraturan bersama ini dapat diselesaikan dengan baik dan bermusyawarah," jelasnya. BETTER-yen/roc

Kota Bagansiapiapi Jadi Minapolitan BAGANSIAPIAPI - Menjadi kota minapolitan tentu tak mudah. harus bisa meberi contoh bagi daerah lainnya d tanah air. Program Kementrian Perikanan dan Kelautan untuk menjadikan kota Bagansiapiapi menjadi Kota Minapolitan patut mendapat dukungan semua pihak. Pasalnya, hasil perikanan di wilayah perairan Kabupaten Rohil sangat menjajikan. "Kita dukung program Pemerintah Pusat untuk menjadi kota Bagansiapiapi menjadi Kota Minapolitan. Dukungan itu bukan hanya datang dari Pemkab saja, melainkan butuh semua kalangan yang ada di Rohil. Pasalnya, daerah ini kekayaan hasil ikannya luar biasa, makanya butuh peran serta masyarakat,� kata Wakil Bupati Rokan Hilir, H Suyatno, kemarin. Menurutnya, program tersebut jelas memiliki langkah yang tepat dan bagus bagi kemajuan daerah Kabupaten Rokan Hilir.

Sehingga apa yang diinginkan bersama bisa dapat tereealisasi dan menjadikan kota Bagansiapiapi menjadi daerah berpotensi dibidang perikanan. "Meski demikian, sebelum program tersebut direalisasikan, alangklah baiknya dilakukan survey dan penelitian secara ilmiah, sehingga dapat ditentukan lokasi dan tempat yang sesuai," harapnya. Jika sudah dilakukan survey dan penelitian secara ilmiah, harapnya, maka program tersebut benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik dan tepat. "Pemkab Rohil selama ini terus berupaya untuk menjaga kelestarian potensi hasil ikan. Meski hasilnya belum maksimal karena masih maraknya pencurian ikan, kita bersyukur, ternyata Pemerintah Pusat memberikan perhatian kepada Kabupaten Rohil. Dengan perhatian ini, kiranya kita dapat lebih meningkatkan kinerja yang baik, sehin-

ROHIL sebagai kota minaplitan harus dapat jadi contoh bagi daerah lain.

gga perhatian yang cukup luar bisa ini tidak sia-sia," ajak Suyatno. Untuk itu, Suyatno berharap, jika program Minapolitan Bagansiapiapi ini berkembang

pesat, maka otomatis kesejahteraan masyarakat semakin baik pula. "Kita juga terus mengingatkan kepada Dinas Perikanan dan Kelautan agar terus berupaya mempertahankan

dan menjaga potensi hasil laut sekarang ini, apalagi dahulunya memang dunia mengakui kalau Rokan Hilir merupakan penghasil ikan terbesar nomor dua didunia," harap Wabup. BETTER-yen/roc


SUMBAR/KEPRI Dok Kodja Bahari Bangun Perkapalan di Batam BATAM- PT Dok Kodja Bahari, salah satu perusahaan galangan kapal terbesar mengembangkan usahanya di Kawasan Perdagangan dan pelabuhan Bebas Batam, dengan menggandeng Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering. "Mereka sudah masuk Batam dan akan membangun perusahaan di Kawasan Kabil," kata Direktur Pelayanan terpadu satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Selasa (3/12). Dikatakan, perusahaan tersebut merupakan perusahaan besar dan saat ini sedang proses pematangan lahan untuk pembangunan fasilitas perusahaan. "Perusahaan tersebut sedang reklamasi lahan. Tapi kami belum mengetahui secara pasti nilai investasi yang ditanamkannya. Yang pasti investasi tersebut menunjukkan Batam masih kondusif," kata Djoko. Djoko berharap, kondisi Batam terus terjaga agar semakin banyak investor menanamkan modal dan menyedikan banyak lowongan kerja baru. Sebelum mengembangkan usaha di Batam, perusahaan tersebut memproduksi kapal untuk kebutuhan pertahanan dan angkutan. Namun Djoko belum mengetahui jenis kapal apa yang akan dibangun di Batam. Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI, Agus Hermanto di Batam mengatakan perusahaan tersebut merupakan galangan terbesar di Asia Tenggara. Menurut Hermanto, PT Dok Kodja Bahari dan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, akan membangun perusahaan diatas lahan 40 hektare. "Investasi ini mendorong daya tarik Batam, khususnya dibidang perkapalan. Saat beroperasi, perusahaan akan menampung ribuan tenaga kerja," katanya. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, saat ini ada sebanyak 250 galangan kapal di Indonesia. Sekitar 70 galangan kapal berada di Batam yang memang menjadi lokasi favorit lantaran kedekatan geografis dengan Singapura. Industri perkapalan saat ini juga menjadi industri terbesar di Batam meski hanya ada beberapa perusahaan besar yang membangun usaha di kawasan perdagangan bebas tersebut. BETTER-ant

Mahasiswa Universitas Pertahanan Belajar FTZ Batam BATAM- Mahasiswa Universitas Pertahanan Kementerian Pertahanan RI mengunjungi Badan Pengusahaan Batam untuk mempelajari status kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) yang diberikan pada kawasan industri tersebut. "Keberadaan Pulau Batam yang sangat strategis yang berada di jalur pelayaran internasional dan status sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas sudah pasti memiliki berbagai keungulan dan juga permasalahan yang perlu dicermati," kata Wakil Dekan Universitas Pertahanan, Marsekal Pertama TNI Suprapto di Batam, kemarin. Dikatakan, sebagai daerah yang terletak pada jalur perdagangan tersibuk di dunia pasti juga menimbulkan konsekwensi terutama masalah keamanan. "Kami akan melakukan Analisa Pengaruh Keamanan Jalur Perdagangan Laut Perekonomian Batam sebagai Free Trade Zone dari Perspektif Ekonomi Pertahanan," kata Suprapto. Kasubdit Bidang Persandian BP Batam, Yuda Gunadi, menjelaskan bahwa dengan letak Pulau Batam yang sangat strategis banyak terjadi tindakan pelanggaran hukum seperti penyelundupan, trafficking dan perompakan. "Hal ini telah menjadi perhatian khusus pemerintah pusat dalam mengamankan perairan tersebut, dan di Batam sendiri, khususnya BP Batam ikut berperan dalam pengamanan melalui bidang teknologi informasi," ujarnya. Pengamanan wilayah juga sudah dilakukan bersama TNI AL, Polri, Bea Cukai, KPLP, Imigrasi dan Bakorkamla. Peranan pelabuhan Batam juga sangat vital dalam meningkatkan perekonomian Indonesia khususnya di Batam karena keberadaan pelabuhan yang memadai berperan besar dalam menunjang meningkatkan nilai pertumbuhan ekonomi. "Karena itu, dengan berbagai pemasalahan mengenai keamanan di jalur internasional Selat Malaka perlu perhatian khusus dari para penegak hukum dalam mengamankan kondisi Batam yang kondusif dalam menjaga kestabilan iklim investasi," kata Yuda. Dengan berbagai masukan dan kajian dari berbagai pihak, kata dia, diharapkan akan dapat meminimalisir sekecil mungkin sehingga pengelolaan wilayah perdagangan bebas Pulau Batam akan semakin lebih baik. BETTER-ant

RABU

15

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

 Sejumlah Pasien Terpaksa Dievakuasi

RS Rasidin Padang Terendam Banjir ketika dihubungi, Selasa (3/ 11) pagi. Bahkan saat ini, sejumlah rumah di kawasan Bungus yang dilanda banjir sudah terendam. Hingga sekarang, hujan deras masih melanda kawasan Padang dan diperkirakan cuaca buruk ini masih akan berkelanjutan sampai malam hari nanti.

RS Rasidin banjir membuat pasien terpaksa dievakuasi

PADANG-Hujan deras mengguyur Kota Padang, Senin (2/11) malam mengakibatkan sejumlah titik di Kota Padang terendam banjir. Pantauan di lapangan menyebutkan, ketinggian air berkisar antara lutut sampai pinggang orang dewasa. Salah satu lokasi yang terendam banjir adalah Rumah Sakit Rasidin Bypass Kota Padang yang tergenang cukup tinggi. Bahkan air sudah masuk dalam

ruangan pasien yang tengah dirawat. Sedikitnya, tujuh pasien dewasa dan lima bayi harus dievakuasi Tim SAR ke tempat yang lebih aman, karena kondisinya yang tidak memungkinkan. Hal ini dilakukan karena air genangan yang masuk dalam ruangan pasien dan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Tak hanya pasien, beberapa peralatan dan obat-obatan di rumah sakit tersebut juga ikut terserat genangan air.

“Anak saya sakit tipus dan masuk IGD, karena takut air yang masuk cukup deras makanya saya juga minta anak saya dievakuasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan” kata Reni, orang tua salah seorang pasien RS Rasidin Padang, Selasa (3/12) pagi. Adapun pasien ruangan bedah, bayi dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang dievakuasi ke ruangan Poliklinik. Melihat, ruangan ini termasuk tempat yang

cukup tinggi dan tidak terkena dampak banjir. Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran Kota Padang, Edi Asri menyebutkan, titik banjir terparah terletak pada kawasan Bungus dan Lubuk Kilangan Padang. “Banyak lokasi di Kota Padang yang saat ini tergenang air cukup tinggi, tapi untuk yang terparah di Bungus dan Lubuk Kilangan” kata Edi

Kawasan Aru Juga Terendam Hujan yang mengguyur Kota Padang selain menggenangi RS Rasidin dan perumahan warga, juga jalanan, areal sawah dan tempat-tempat umum lainnya. Seperti di Jalan Aru Indah dan perumahan sekitarnya juga digenangi banjir. Akibatnya, penghuni rumah terpaksa harus bekerja keras menyelamatkan barangbarang dan perabotan mereka. Kawasan yang banyak dihuni mahasiswa juga tak luput dari banjir dan membuat mahasiswa siaga. Sebagian mereka harus mengurungkan niat untuk kuliah, karena takut air masuk dan menggenangi kos mereka saat mereka kuliah. Jalan Aru Indah yang menjadi jalan protokol dan menghubungkan Pasar RayaIndarung, sekarang juga masih tergenang banjir dan akses jalan tersebut juga tertutup. Mobil dan sepeada motor yang melewati jalan tersebut harus ekstra hatihati. Banyak mobil dan sepeda motor yang mencoba menerobos mogok di jalan. Sepeda motor yang mogok harus dibopong untuk tetap jalan yang dibantu pemuda setempat yang diinstruksikan langsung RT setempat. Mereka diminta membantu pengendara yang lewat mengingat deras dan tingginya debit air pada jalan Aru Indah. BETTER-pdt

BC Karimun Tangkap Pembawa Heroin Dari Malaysia KARIMUN- Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tanjung Balai Karimun, menangkap HP, warga Tanjung Balai Karimun karena membawa heroin dari Malaysia dengan cara ditelan. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Abien Prastowidodo di Tanjung Balai Karimun, Selasa (3/12) mengatakan, HP (35 tahun) ditangkap setelah turun dari MV Tuah I di pelabuhan internasional Tanjung Balai

Karimun, Jumat (29/11) lalu. "Awalnya petugas curiga dengan gerak-gerik tersangka yang tampak gugup dan grogi saat melewati pintu 'metal detector', selanjutnya dia dibawa ke ruang pemeriksaan untuk rontgen," kata Abien. Dikatakan, HP kemudian mengaku bahwa dirinya membawa heroin dengan cara ditelan (swallowed). Selanjutnya, petugas membawanya ke kantor KPPBC untuk mengeluarkan narkotika yang dimaksud tersangka dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Narkotika tersebut, jelasnya, berhasil dikeluarkan setelah tersangka buang air besar dengan bentuk kapsul warna merah, satu berukuran besar dan satu lainnya ukuran kecil. "Saat kapsul itu dibuka, isinya berbentuk bubuk putih yang setelah diuji dengan narcotic test dan Sabre 8000 dinyatakan positif heroin dengan berat seluruhnya sekitar 11,82 gram," katanya. Keberhasilan petugas menangkap HP, menurut dia

merupakan bagian dari kerja sama pemberantasan narkotika dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui operasi dengan sandi Takong Hiu. Menurutnya, tersangka telah melanggar Pasal 102 huruf e Undang-undang No17 tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang No10/1995 tentang Kepabeanan, yaitu menyembunyikan barang impor berupa heroin secara melawan hukum (penyelundupan). Akan tetapi,

tersangka juga melanggar Pasal 113 ayat (2) Undangundang No35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Karena tindak pidana narkotika ada undang-undang khusus yang mengaturnya, maka kasus ini kita limpahkan ke BNN untuk penyelidikan selanjutnya, apalagi operasi ini merupakan hasil kerja sama dengan BNN," katanya. Saat ini, tersangka tidak mengaku sebagai pengedar, namun pengusutannya tentu sepenuhnya diserahkan ke BNN. BETTER-ant

Sidang Gugatan Pilwako Pasangan Michel-Jadi Digelar PADANG-Sidang gugatan perkara Pilwako Padang yang diajukan pasangan Michel-Januardi Sumka dengan nomor perkara 183/ PHPU.D-XI/2013, Selasa (3/ 12) pukul 14.30 WIB mulai dibacakan. Melalui kuasa hukumnya, Samaratul Fuad mengatakan, saat ini tim pemenangan Michel termasuk 18 orang saksi

Pengumuman

Pengumuman

Dengan akta tertanggal 18 Oktober 2013 nomor 21, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. VANJAYA MANDIRI, brkedudukan di Pekanbaru. Didalam Perseroan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. VANJAYA MANDIRI berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan dapat diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah pengumuman ini kepada Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. R a s u n a S a i d K a v, 6 - 7 , Jakarta.

Dengan akta tertanggal 30 Oktober 2013 nomor 36, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA, brkedudukan di Pek a n b a r u . D i d a l a m P e r s eroan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. HIMAWAN BUKIT KENCANA berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan dapat diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah pengumuman ini kepada Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. Rasuna Said Kav, 6-7, Jakarta.

Direksi

Direksi

PT. VANJAYA MANDIRI

PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA

telah dipersiapkan sudah berada di Jakarta sejak kemarin siang, begitupun dengan berkas bukti temuan sudah kita bawa. Gugatan yang kita ajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan adanya sejumlah dugaan pelanggaran yang terjadi sesuai dengan temuan kita di beberapa lokasi tempat pemungutan suara (TPS) saat Pilwako pada

30 Oktober lalu berlangsung. "Akibatnya merugikan pasangan Michel yang menyandang nomor urut dua itu," kata Samaratul Fuad, Selasa (3/ 12) Lebih lanjut Samaratul Fuad, saat persidangan nanti diharapkan proses persidangan dapat berjalan dengan baik, sebagaimana semestinya. Sementara

Nurlina, Ketua Panwaslu Padang berencana hadir dalam proses persidangan tersebut. Tim Panwaslu telah mempersiapkan berkas terkait dugaan pelanggaran yang dimaksudkan tim pasangan calon. “Kita juga memiliki berkas yang lengkap terkait proses pelaksanaan Pilwako Padang,” tuturnya. Asrinaldi, pengamat politik sekaligus Pembantu Dekan 3 Fisip Unand menyebutkan, fenomena gugatan di MK terkait dugaan pelanggaran Pilwako merupakan hal lumrah terjadi. Semua temuan penggugat dalam hal ini pasangan nomor urut

dua Michel akan dibuktikan pada persidangan. Jika pada persidangan menyatakan temuan penggugat terbukti sebagai pelanggaran, putaran ke dua Pilwako yang direncanakan 18 Desember mendatang harus diundur. "Saat ini, KPU Padang belum bisa berbuat apa-apa sampai proses persidangan selesai, keputusan apakah putaran ke dua tetap pada tanggal 18 Desember mendatang atau diundur tergantung hasil dari sidang tersebut, yang jelas proses persidangan gugatan Pilwako di MK selesai tanggal 17 Desember mendatang," tuturnya. BETTER-pdt


16

RABU

GALERI FOTO

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

ď Ž Reses Anggota DPRD Pekanbaru Marheylin SH

Warga Bukit Raya Keluhkan Drainase

PEKANBARU - Masyarakat Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, masih merasakan genangan air saat curah hujan tinggi. Bahkan, genangan air masuk ke rumah warga membuat alat elektronik dan funiture menjadi terendam banjir dan rusak. Salah satu faktor penyebab genangan air ini adalah buruknya kondisi saluran air yang ada di daerah tersebut. Hal ini terkuak saat Anggota DPRD Kota Pekanbaru Marheylin SH melakukan reses di Kecamatan Bukit Raya, pekan kemarin. Masyarakat menyampaikan aspirasinya tentang kondisi drainase yang ada di wilayah ini. Kepada Marheylin, konstituennya berharap agar keluhan ini dapat disampaikan ke pemerintah. "Masyarakat mengeluhkan kondisi drainase masih buruk di kecamatan itu. Maka perlu adanya perbaikan drainase agar air lancar mengalir ke

drainase induk," ungkap Marhelin. Karena banjir sudah merugikan masyarakat, politisi PDI-P ini juga merasa prihatin dan akan segera menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Kota Pekanbaru agar dapat ditindaklanjuti dalam pembahasan anggaran 2014 ini. "Karena sekarang kan pembahasan APBD 2014 sedang berlangsung, maka akan kita perjuangkan. Karena drainase ini sekarang sudah jadi kebutuhan," tuturnya. Ditambahkan Marhelin, dari beberapa kali reses yang dilakukannya di Kecamatan Bukit Raya, memang keluhan drainase menjadi keluhan yang menonjol. "Makanya ini akan kita kawal bersama kawan-kawan di DPRD, semoga dapat dikabulkan dan pembangunan bisa dilakukan secepatnya," pungkasnya.

ANGGO ANGGOTTA DPRD Kota Pekanbaru Marhelin SH saat menerima aspirasi dari masyarakat dalam resesnya.

BETTER-riki

ANGGO ANGGOTTA DPRD Kota Pekanbaru Marhelin SH menyampaikan pandangannya tentang kondisi pembangunan daerah dalam resesnya.

MAS MASYYARAKA ARAKATT saat meminta foto bersama dengan Anggota DPRD Kota Pekanbaru Marhelin saat reses.

SALAH seorang masyarakat saat menyampaikan aspirasi.

MAS MASYYARAKA ARAKATT antusias mengikuti reses anggota DPRD Kota Pekanbaru.

ANGGO ANGGOTTA DPRD Kota Pekanbaru Marhelin SH saat meninjau kondisi lingkungan masyarakat dalam resesnya.


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621

Menuju Zero Kemiskinan

better.birokampar@gmail.com

17

RABU, 04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

foto : netty

BUPATI Kampar H Jefry Noer bersama Hj Eva Yuliana dan beberapa anggota Korkopimda foto bersama usai penanaman pohon Jati Bonsai (Jabin) di Desa Kualu Nanas Kecamatan Tambang Selasa (3/12/2013).

Kampar Lakukan Gerakan Menanam 1 Miliar Pohon TAMBANG - Bupati Kampar, Jefry Noer bersama Hj Eva Yuliana, SE, Wakil Ketua DPRD, beserta Korkopimda Kampar melakukan penanaman secara simbolis 1 miliar pohon di Desa Kualu Nenas, Selasa (3/ 12/2013) pada hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan menanam tahun 2013 Kabupaten Kampar. Penanaman itu disaksikan Kepala Dinas Kehutanan, Ir H Mhd Syukur, M. Ma, seluruh Kepala Dinas pemda Kabupaten Kampar, sejuta sungkai, Ismail, menejer RAPP, Camat se- Kabupaten Kampar, Kades se- Kecamatan Tambang, masyarakat rimbawan, forkopimda. Sebelum penanaman pohon jabon itu, Jefry menyerahkan mesin pengurang madu lebah dan penyerahan bibit tanaman pohon kepada kelompok tani jabon. Di depan ratusan massa, Bupati mengkritik Kadishut. Ia mengatakan bahwa lokasi penanaman Sekolah Unggulan Terpadu (SUT) seluas 140 ha itu salah. "Penanaman ini salah, sebab jalanya di

samping bukan di tengah," ujarnya. Ia meminta agar seluruh Kepala Dinas dapat seiring sejalan, jangan sampai ketidaksingkronan level kementerian itu terjadi di Kabupaten Kampar. Jefry menyampaikan terimakasih kepada Kadishut telah melakukan penanaman pohon itu sesuai dengan semangat kemenhut, Kadishut, Syukur menyampaikan semestinya pelaksanaan gerakan penanaman 1 milyar pohon ini diselenggarakan Kamis (28/ 11) namun karena ada kegiatan pembahasan APBD dan pelaksanaan Pilgubri. Syukur mengurai maksud pelaksanaan peringatan HMPI dan bulan menanam nasional untuk meningkatkan kepedulian berbagai pihak akan pentingnya menanam dan memelihara pohon yang berkelanjutan dalam mengurangi pemanasan global dan untuk mencapai pembangunan Indonesia bersih Tujuan penanaman, untuk mengurangi dampak pemanasan global, mening-

Camat Tambang Taruh Harapan Besar Pada Tanaman Jabon TAMBANG - Terkait dengan penanaman bibit pohon Jati Bonang (Jabon) pada Peringatan Hari Nasional Penanaman 1 miliar pohon yang dilakukan Bupati Kampar di areal seluas 100 Ha di Desa Kualu Nenas Selasa (3/12/2013) kemarin, Camat Tambang Rakhmat,SSos menaruh harapan besar terhadap tanaman ini. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, camat ini sudah melibatkan tiga desa, Kualu Nenas, Sei Pinang dan Aur Sati dalam perawatannya nanti. Saat di jumpai BETTER di kantornya, camat mengatakan kalau ia akan memberikan pelatihan kepada orang di tiga desa yang sudah ditunjuk itu. ''Kita tidak mau dalam hal penghijauan di Kampar ini ada yang main-main. Ini demi masa depan kita juga, dan harapan saya ke depannya dalam perawatan jabon ini hendaknya

mencapai tingkat keberhasilan yang memuaskan, kalau bisa 90 persen. Tapi karena ini pemula di tambang 70 persen pun wajib jadi target,''terangnya semangat. Kepala Desa Kualu Nenas Herman Moyan di tempat terpisah juga mengatakan menaruh harapan besar kepada masyarakat desanya, dalam menanam dan merawat tanaman jabon ini. "Saya akan mengajak seluruh element di desa saya ini, karena ini merupakan program yang sangat mulia untuk ketergantungan hidup pada alam. Kalau hutan tidak ada lagi, pasti daerah kita ini gersang. Secara moral, ini merupakan tanggung jawab kita bersama dan ini adalah gerakan yang sangat positif dari Bupati Kampar untuk masa depan anak cucu kita,'' terang Herman. BETTER-Hen

Rakhmat

katkan absorsi gas C02, S02 dan polutan , mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, meningkatkan upaya konservasi sumber data genetik tanaman hutan. Kemudian meningkatkan

kesadaran masyarakat untuk menanam dan memelihara tanaman sebagai bagian dari sikap atau budaya bangsa yang melekat. Dari kegiatan itu Dishut telah melakukan penana-

man, 856.300 batang pohon, terdiri dari pembuatan hutan rakyat 55.400 batang, reboisasi 68.700 batang, budidaya gaharu 20 ribu batang. Kemudian bibit rakyat 525 ribu batang, penanaman

jabon 110 ribu batang, penanaman di taman rekreasi 6 ribu batang, tanaman pakan lebah madu 2 ribu batang. Penanaman ruang terbuka hijau 2800 batang. Penanaman kanan kiri jalan 4 ribu

batang, penanaman jabon bekerjasama dengan PT Arjuna Mahkota plywood 62.400 batang. "Dishut telah menyediakan bibit tanam 1 juta bibit," jelasnya.BETTER-netty

Jefry: Tanam Pohon Jangan Hanya Proyek Saja TAMBANG - Bupati, Jefry Noer mengingatkan kepada Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar agar menanam pohon itu tidak sekedar proyek saja, perlu dikontrol dan diurus untuk kelestariannya. "Tanam pohon jangan hanya proyek saja, tapi harus dilestarikan dan diurus serta dikontrol perkembangannya, sehingg benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat," demikian kata Jefry Noer, saat membuka Kritik dan saran itu disampaikan Jefry saat melakukan pada Hari Menanaman Pohon Indonesia (HMPI) di Desa Kualu Ne-

nas, Kecamatan Tambang "Kadishut tolong dikontrol tanaman yang sudah ditanam tersebut, jangan cuma proyek saja, akan jadi percuma kalau tidak diurus, " ujarnya. Ia mengingatkan kepada seluruh SKPD untuk sama-sama menjaganya, bagaimana manfaatnya buat daerah, "Kalau betul pohon diurus, ini jadi luar biasa kebaikan buat masyarakat," kata dia. Jefry menyampaikan bahwa pemda Kabupaten Kampar sudah membuat MoU dengan PT Arjuna Plywood, Kampar akan tanam seluruh lahan kosong dengan jabon, bibit dari

mereka yang akan dibuat tiap kecamatan playwood mini, ada rotary kecil untuk dimanfaatkan masyarakat di kecamatan. Contohnya di Teratak Buluh tapi sayang izinnya belum juga keluar, "Saya minta kepada SKPD segera difungsikan itu," pinta Jefry Bupati menyampaikan kalau menanam 50 sampai 100 pohon selama 5 sampai 6, maka masyarakat dapat naik haji, "Ini akan ada nilai tambah dari masyarakat, juga dapat membuka lapangan kerja, maka seluruh camat dan satker segera wujudkan ini, " pinta Jefry lagi. BETTER-netty

foto : netty

BUP ATI Kampar H Jefry Noer menyiram pohon Jabon yang baru ditanam. BUPA

PKK Kembali Bantu Pembangunan RLH

foto : netty

HJ EVA Yuliana, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar memasang bata di rumah bantuan pembangunan rumah layak huni bagi warga Desa Danto Kecamatan Kampar Timur Senin (2/12/2013) kemarin.

KAMPAR TIMUR - Tim

Penggerak Pemberdayaan

dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kampar kembali memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni untuk pasangan suami istri Syafrizal (32) dan Rini yusnita (24) warga Desa Danto. Hj Eva Yuliana, SE, Ketua TP-PKK, Selasa (3/12/2013) bersama Pengurus PKK, Wakil Ketua PKK, Hj Mulyeti Anizur yang juga Caleg Demokrat Dapil 1, Yuspawanis, Martini meninjau lokasi pembangunan rumah yang sudah naik pondasi setengah jadi itu. Kedua pasutri itu menyambut kedatangan rombongan dengan mata berbinar-binar. Begitu tiba di lokasi ba-

ngunan rumah itu Eva menyapa dengan ramah dan bersalaman dengan si pemilik rumah itu, "Bersyukurlah, ini ridho Allah SWT, " ucap Eva. Kemudian Eva memeriksa pekerjaan pembangunan rumah yang tengah dikerjakan oleh pekerja itu, lalu Eva meminta semen dan diaduk untuk memasang batu bata dibantu Camat Kampar Timur, Jamaris. "Entahlah saya mimpi apa, yang jelas dapat bantuan rumah ini saya sangat bersyukur dan berterimakasih sekali kepada ibu Eva dan kepada Allah saya bersyukur, " ucap Syafrizal alias Izal ayah dari dua orang

anak ini. Izal yang keseharianya menyadap karet milik orang lain ini, tak bisa banyak berucap, ia hanya mampu mengatakan rasa terimakasih tak terhingga atas bantuan rumah dari PKK Kabupaten Kampar tersebut, "Saya cuma bisa mengucapkan terimakasih, terimakasih, entah apa lagi yang bisa saya ucapkan," ujarnya. Dalah sehari izal hanya bisa menyadap karet sebanyak 10 kg dari kebun milik orang lain, perhari ia mendapatkan uang 180 ribu dibagi dua jadi per hari Rp90 ribu. Dalam dua minggu lagi rumah berukuran 4x6 itu siap ditempatinya. BETTER-netty

 Sumbangkan PAD Desa Kuapan Beri Andil Besar ke Kabupaten

Sekitar 110,5 Juta per Tahun UPT Balai Pembibitan

KAMPAR - Sejak enam tahun lalu, UPT Balai Pembibitan Ternak Desa Kuapan Kecamatan Tambang telah memberikan andil besar terhadap Kabupaten Kampar dari hasil penjualan sapi dan kambing. Meski hanya sekelas UPT, dari komplek ini Pemkab Kampar bisa menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerahnya sekitar Rp 110,5 juta per tahun. Padahal target yang diberikan hanya sekitar 65 juta. PAD tadi jauh lebih besar dari tahun lalu yang hanya sekitar Rp 75 juta. “Tahun depan kami membuat target PAD Rp 160

juta,” kata Kepala UPT Balai Pembibitan Peternakan Tambang, Marjanis saat mendampingi Bupati Kampar Jefry Noer, meninjau komplek itu Selasa (3/12) menjelang sore. PAD tadi kata Marjanis berasal dari hasil penjualan sapi dan kambing. Komplek UPT Balai Pembibitan Ternak yang berluas sekitar 8,5 hektar dan hanya berjalan sekitar 5 kilometer dari jalan lintas Pekanbaru Bangkinang, saban hari menghasilkan susu segar 150 liter. Susu sebanyak itu berasal dari 25 ekor sapi jenis Fries Holsten (FH). “Susu-susu itu kemudian kita kemas di

gelas plastik 200 mililiter dan kemudian kita bagikan gratis kepada siswa-siswa SD sederajat yang ada di tiga kecamatan, Tambang, Kampar dan Kampar Timur. Jumlah siswa yang kita kasi asupan hingga November mencapai 141 ribu lebih. Mereka kita gilir hingga kemudian kebagian jatah sekali seminggu,” terang Marjanis. Tahun depan, komplek ini tak lagi hanya menghasilkan susu sapi. Tapi juga susu kambing Peranakan Etawa (PE). Sebab tahun depan, 40 ekor kambing PE akan menjadi penghuni baru di komplek ini. “Enam ekor jantan, sisanya betina,” Marjanis merinci.

Andai rencana Bupati Kampar Jefry Noer jadi terlaksana untuk membuat komplek itu jadi percontohan, Marjanis yakin Balai Pembibitan Peternakan yang dia komandani itu akan muncul layaknya penghasil susu di Pangalengan Jawa Barat. “Kita tak lagi sekadar menghasilkan susu segar. Tapi juga turunannya, semacam yogurt, caramel, dodol susu, kerupuk susu dan yang lainnya,” katanya. Dan urusan pakan, tentu akan semakin bertambah. Sebab untuk yang ada saat ini saja, Marjanis musti mendapatkan 4 ton Hijauan Makanan Ternak (HMT) per hari. Belum lagi ampas

tahun 1,5 ton per hari dan 23 ton dedak pertahun. “Ampas tahu dan dedak itu kita jadikan makanan konsentrat untuk sapi dan kambing itu,” tambahnya lagi. Hanya saja, hingga kini urusan transportasi masih menjadi kendala utama di komplek ini. Sebab mitsubhisi roda empat keluaran 2001 silam, tak lagi layak untuk dikendarai. Selain sudah sering ngadat, bak mobil ini sudah terlalu kecil untuk mengangkut HMT untuk komplek itu. “Andai saja bisa, kami minta satu unit coltdiesel roda enam saja, cukuplah. Biar pengangkutan pakan dan ternak bisa lancar,” Marjanis berharap.BETTER-hms


18

RABU

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

Pemisahan SKPD Dinas Pertanian dan Peternakan Mutlak di lakukan BANGKINANG - Berdasarkan hasil analisa jabatan dan beban kerja terhadap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Dinas Pertanian dan Peternakan, maka untuk kepentingan organisasi dipandang mutlak dilakukan pemisahan kedua fungsi organisasi tersebut. Demikian disampaikan Bupati Kampar H. Jefry Noer yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Kampar H. Nurahmi saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksifraksi terhadap tiga rancangan peraturan daerah pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kampar di gedung DPRD Kabupaten Kampar, Selasa (3/12). Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar H. Syahrul Aidi. Dijelaskan Bupati bahwa variabelvariabel analisa beban kerja dan analisa beban jabatan kedua SKPD tersebut mencakup input luas lahan, produksi pertanian, populasi, produksi dan produktivitas peternakan setelah dikonversi secara kuantitas (dalam bentuk angkaangka), total bilangannya menunjukkan batas ambang angka mutlak. Berdasarkan sistem perhitungan analisa jabatan dan analisa beban kerja yang out putnya memerintahkan perlunya secarra mutlak pemisahan dua fungsi kelembagaan tersebut menjadi dua SKPD yang berdiri sendiri. "Kebijakan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kelambanan jalannya roda organisasi karena disebabkan oleh beban kerja yang tidak sebanding dengan struktur organisasi yang ada," ujar Bupati. Kemudian dikatakan Bupati, bahwa pemerintah daerah dalam melakukan penataan kembali kelembagaan perangkat daerah khususnya kelembagaan yang melaksanakan fungsi pertanian dan peternakan serta pembentukan unit layanan pengadaan terkandung maksud dan political will untuk melakukan akselerasi pembangunan dibidang pertanian dalam arti luas dan penataan sistem pelayanan pengadaan secara transparansi dan akuntable sehingga pelayanan dan rentang kendali organisasi dapat berjalan secara efektif, efesien dan terukur.BETTER-netty

foto : netty

BUPATI Kampar Jefry Noer bersama investor asal Malaysia, Abdul Rahman (MTDC), En Zaki (Phytotech Director), Mr. Neo (SAWIPac Director) dan En Zulkarnain (SAWIPac) meninjau lokasi pembangunan komplek Pabrik Kelapa Sawit dan turunannya di Desa Birandang Kecamatan Kampar Timur Selasa (3/12/2013) petang.

 Bupati Instruksi ke Disperindag Kampar

Buat Regulasi Larangan Penjualan Lem Cap Kambing Sembarangan TAMBANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kampar, Selasa (3/12) mendapat instruksi langsung sekaligus peringatan dari Bupati Kampar, Jefry Noer agar membuat regulasi larangan penjualan lem cap kambing sembarangan. "Kampar saat ini menjadi syurga buat pengedar narkoba, sudah masuk ke tingkat dusun, kewaspadaan harus lebih ditingkatkan, utamanya penjualan lem kambing

sebab anak SD sudah semakin keranjingan menghisap lem yang merusak sel-sel otak itu," demikian kata Jefry Noer saat memberi sambutan pada Hari Menanam Pohon Indonesia di Desa Kualu Nenas Kecamatan Tambang. "Saya minta satker terkait, Disperindagsar membuat aturan lem cap kambing tidak dijual sembarangan di desadesa, buat regulasinya, agar

lem itu hanya dapat dijual di tempat-tempat tertentu saja, " pintanya. Kemudian Jefry menginstruksikan kepada Camat dan kades supaya jeli melihat kondisi ini, "Saya sudah sering kali menyampaikan bahaya narkoba ini termasuk lem, di setiap pertemuan saya sampaikan, " ujarnya. Meskipun upaya menanam ini baik untuk masya-

rakat, dapat memberikan nilai tambah dan dapat membuka peluang kerja bagi generasi penerus, kalaulah masyarakat sudah terkena narkoba, maka akan sia-sia, tidak terurus lagi. Jefry mengingatkan kepada seluruh masyarakat utamanya para orang tua agar memperhatikan tingkah anakanak masing-masing, "Kalau sudah tingkahnya sudah tidak

benar, suka melawan kepada orang tua, meskipun lagaknya alim, maka waspadailah, telitilah, itulah ciri_ciri otaknya sudah terkena pengaruh narkoba," ucapnya. Khairullah Chan, Kepala Disperindagsar menyampaikan, "Kami siap menindaklanjuti instruksi itu, akan dibuatkan aturan, " ucapnya usai acara itu. BETTER-netty

PDAM Tirta Kampar Jadikan Sungai Kampar Sumber Air Baku BANGKINANGKOTA - Untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggan pihak Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Kampar akan segera memfungsikan pemasokan air yang berasal dari air Sungai Kampar. ‘’Langkah ini kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan akan air khususnya para pelang-

gan yang berada di kota Bangkinang ,’’ungkap Dirut PDAM Tirta Kampar M Rusdi seperti dilansir rtc Selasa (3/12/2013). ‘’Sumber masuk air baku (Intek) Sungai Kampar ini dalam waktu dekat segera akan kita operasikan apabila sudah ada serah terima pengelolaan dari Kementerian

PU Direktorat Sumber Daya Air melalui Balai Wilayah Sungai III Sumatera dan sekarang pekerjaannya hampir rampung tinggal tes Komisioning,’’ terangnya. Dikatakannya Intek dari Sungai Kampar berada di Simpang Pulau Kecamatan Bangkinang Kota nantinya mampu

menyedot air dengan kapasitas 40 liter perdetik,’’ Jadi sebelum air ini dipasok ke para pelanggan air terlebih dahulu mesti di olah dulu,’’ ujarnya. Diungkapkannya selama ini sumber air untuk para pelanggan Bangkinang Kota PDAM Tirta Kampar berasal dari Sungai Songsang dan

untuk lokasi pengolahan air (WTP) berada di Bukit Cadika Bangkinang. ‘’ Untuk itu kita berharap apabila Intek Sungai Kampar ini sudah beroperasi secara maksimal akan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan khususnya di Kota Bangkinang,’’ tuturnya.BETTER-rtc

Jembatan Desa Palung Raya Memprihatinkan TAMBANG - Jembatan di salah satu dusun di Desa Palung Raya yang jadi penghubung ke Dusun III Koto Jaya kondisinya sangat memprihatinkan. Kondisi jembatan ini masih terbuat dari kayu dan sudah lapuk dimakan usia. Sementara, jembatan itu adalah akses masyarakat untuk keluar dan masuk ke Dusun III Koto Jaya. Jembatan ini juga dijadikan akses penghubung bagi pelajar untuk menuju ke sekolah SD dan SMP yang terletak di desa itu. Menurut keterangan Adam, Sekretaris Desa Palung Raya baru-baru ini, masyarakatnya sudah lama prihatin dengan kondisi jembatan itu. Bahkan sudah ada tiga orang warga yang mengalami kecelakaan karena tergelincir waktu hendak

melewati jembatan tersebut. ''Tentu ini menjadi beban tersendiri bagi kami sebagai aparatur desa,'' ucapnya. Ditambahkan Adam, jembatan ini juga merupakan alternatif lain yang dilewati oleh beberapa desa tetangga, seperti Gobah dan Kemang Indah dikala banjir menghadang. ''Untuk itu, kami bermohon kepada Pemda Kampar agar membangun jembatan yang sifatnya bukan kayu lagi, tetapi permanen, karena banyak aset dan keperluan baik itu di bidang pemerintahan maupun pendidikan yang harus melelwati jembatan itu,'' harapnya. BETTER-hen

foto : hendri

KONDISI jembatan di Desa Palung Raya, Kecamatan Tambang.


PILAR TERKINI

RABU

19

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia

BUP ATI Jefry Noer BUPA bersalaman dengan para peserta workshop Kehumasan untuk Pegawai Humas di Lingkungan Pemkab Kampar sebelum pembukaan di Hotel Bangkinang Baru Senin (2/122013).

4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan better-birokampar@gmail.com YTH bapak bupati kampar Jefri Noer,kami selaku kepala sekolah dan majelis guru mohon untuk membangun kembali pagar sekolah SMPN 1 Tambang yang di robohkan akibat pelebaran jalan,karena sekarang kami takut nanti terjadi hal-hal yang tidak di inginkan,jalan raya dan gedung sekolah hanya berjarak lebih kurang 4 M.

REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celotehceloteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut ceritacerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Zainuddin (Kontributor Better Kampar)

foto : netty

 Perketat Pengamanan Tahanan

Polsek Siakhulu Pasang CCTV SIAKHULU - Dalam mengoptimalkan pengawasan serta memudahkan pemantauan bagi tamu yang keluar masuk ke kantor polisi, beberapa Polsek di Kampar mulai memasang CCTV. Seperti di Mapolsek Siakhulu, Selasa (3/12/2013) Kapolsek Siakhulu dan beberapa anggotanya sedang sibuk membenahi CCTV yang baru dipasang. Dikatakan kapolsek Siakhulu AKP H Hermawi bahwa mereka akan terus memperketat pengamanan khususnya untuk para tahanan. Setiap tamu yang akan membesuk kerabatnya yang ditahan, harus jelas tujuannya. Bukan berarti kami membatasi warga yang ingin bersilaturahmi dengan kepolisian, kami persilahkan

bagi siapa saja masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan kepolisian, sebagai pengayom dan pelindung masyarakat tentu harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,'' kata Kapolsek. Namun, demikian, tambahnya, kami tetap akan mengawasi siapa saja yang berkunjung, khusus warga yang akan membezuk tahanan selain jam dibatasi juga setiap barang bawaan apapun jenisnya harus diperiksa. Begitu juga dengan anggota jaga harus tetap waspada terhadap tahanan yang ada jangan sampai lengah, paparnya menjelaskan. AKP Hermawi juga menambahkan jika keberadaan CCTV bukan saja memantau tahanan di dalam

 Diklatpim III dan IV

Kapolres Beri Pembekalan Pejabat Pemkab Kampar

BANGKINANGKOTA - Peserta Diklatpim angkatan III dan VIII Pemda Kampar tahun 2013 mendapat kesempatan menimba ilmu tentang kepemimpinan yang disampaikan langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono saat memberikan kuliah singkat di Hotel Altha Bangkinang Selasa (3/12/2013).

Saat Kapolres Kampar menyampaikan pemaparan tentang ilmu kepemimpinan ini, sebanyak 40 orang peserta Diklat yang terdiri dari pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemda Kampar ini mengikuti perkuliahan ini dengan serius. "Tipe Kepemimpinan itu meliputi Kharisma dan seni me-

Jan di Kojau Banau Dunio Ko LAI Iduik di dunio ko hanyo samontaro,,bak cando buah kambiu yang tuo jatuo juo, yang masak jatuo juo bahkan bumbang bau jatuo juo, jadi ndak tantu dek awak do,,bilo la tibo waktu awak di panggil sang pencipta ndak bisa ma elak le,, tingge la sasodonyo,, haroto yang banyak, rumah yang ancak,mobil yang mewah,bini yang ancak,laki yang elok,, anak yang Zainuddin awak sayangi,,yang kan awak bok cuma amal ibadah jo kain kapan ajo nyo salobio tu tingge sodo. Ko bini ndak lo mangaroti do,,mentang mentang lakinyo pejabat,minta bolikan itu lah inyak la,jalan kolu naghongi lah,, nan anak macam tu juo,, mobil nak batukau towi,, ado juo kolu mobil yang terbaru mintak bolikan juo kek uawang tuo, tu iyo korupsi uwang tuo le, tingge la uwang tuo yang mananguong doso, tu la bagi apak apak ibuk ibuk pejabat ko, jan terlalu di kojau bonau dunio ko jadikanlah jabatan itu ladang amal untuok manuju sarugo, awak aman e, botuo du nyo sanak.

sel, tapi juga lingkungan di sekitar Mapolsek bisa terpantau dengan dengan baik. ''Untuk itu saya tegaskan kepada semua anggota agar tetap waspada terutama yang bertugas malam jangan meninggalkan kantor tanpa ada penggantinya, kondisi kantor harus tetap 24 jam ada yang standbay,'' tegas AKP Hermawi menambahkan. Hal yang sama juga dilakukan Kepolisian Sektor Perhentian Raja. Dari pantauan BETTER, Senin (2/ 12/2013), Kapolsek Perhentian Raja Iptu Edi Junaidi bersama beberapa orang anggotanya juga terlihat sibuk membenahi kondisi ruang tahanan serta di sekeliling mapolsek Perhentian Raja. BETTER-roni

foto : rtc

KAPOLRES Kampar AKBP Ery Apriyono saat memberikan kuliah singkat kepada peserta Diklatpim III dan IV.

mimpin, pengendalian emosi, kemampuan Pengawasan dan sikap Demokratis serta Reformis disamping itu mampu menjadi guru bagi bawahannya," terang Kapolres. Kapolres Kampar juga menyampaikan tentang sifat sifat kepemimpinan yang antara lain harus memiliki sifat amanah, Tabligh (penyampai kebaikan) dan Fathonah (memiliki kecerdasan). Selama hampir 2 jam Kapolres Kampar menyampaikan perkuliahan ini ia didampingi Kasat Reskrim AKP Eka Aryandi. Bahkan Kapolres memberikan kesempatan tanya jawab kepada peserta yang direspon oleh peserta dengan bertanya tentang methode Kepemimpinan dikalangan Polri. Mengakhiri perkuliahan ini Kapolres menyampaikan bahwa tidak ada manusia yang sempurna,"Namun kita harus berusaha berbuat baik dan saling menyampaikan tentang kebaikan,"tuturnya.BETTER-rtc

foto : roni

KAPOLSEK Siakhulu AKP Hermawi Bersama anggotanya saat membenahi CCTV di Mapolsek Siakhulu.

Pencuri Laptop di Singapore Cell Dibekuk, 2 Masih Buron KAMPAR - Jajaran Polsek Kampar berhasil menangkap M Irfan (19), warga Desa Penyasawan, Kecamatan Kampar, seorang pelaku pencurian di counter ponsel Singapore Cell di Desa Naga Beralih pada 15 November 2013 lalu. Sementara dua pelaku lainnya, yakni Sn dan Ap, masih buron dan masih jadi DPO Polsek Kampar. "Satu pelaku berhasil ditangkap dan dua lainnya masih DPO Polsek Kampar. Pelaku berhasil mengambil laptop dan handphone di dalam counter ponsel itu," kata Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono, SIk melalui Kapolsek Kampar AKP Indra Rusdi, SH seperti dilansir rac Selasa (3/12/ 2013). Menurut Kapolsek Indra, pelaku ditangkap saat sedang duduk-duduk di

taman dekat Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang. "Pelaku ditangkap karena terlibat pencurian laptop di Desa Naga Beralih sesuai dengan LP.61.XI.2013.Riau.Sek KMPR pada hari Jumat (15/ 11/2013) sekitar pukul 09.30 WIB," jelas Kapolsek. Sebelum beraksi, pelaku bersama dua rekannya; Sn dan Ap, lewat di depan counter Hp Singapore Cell. Ap dan Sn lalu pura-pura membeli pulsa di counter tersebut, sementara Irfan menunggu di sepeda motor. Melihat penjaga counter tidur, pelaku dengan sigap mengambil laptop merk Axio warna silver dan Hp BlakcBerry warna hitam. Setelah itu pelaku langsung kabur.BETTERrac

 Lepas Mahasiswi AKBID 165

Kades Buluhcina Sematkan Pin Penghargaan

SIAKHULU - Kepala Desa Buluhcina, M Ralis Toro kembali melepas mahasiswi AKBID 165 Pekanbaru setelah selama dua minggu melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Desa Buluhcina. Dalam acara pelepasan yang dilangsungkan di anjungan wisata Desa Buluhcina, Senin (2/12/2013), Kepala Desa Buluhcina di dampingi Sekretaris Camat Siakhulu Fajri Adha S.STP menyematkan pin sebagai penghargaan kepada mahasiswa yang sudah turun ke lapangan ini. M Ralis Toro menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa karena selama PKL di desanya telah banyak membantu masyarakat terutama yang berhubungan dengan masalah kesehatan. ''Atas nama warga kami juga mohon ma'af apabila selama melaksanakan PKL di sini, ada prilaku warga yang kurang berkenan atau kalimat yang melukai perasaan,'' ujar Ralis

Toro dalam sambutannya. Semoga sekembalinya mahasiswi ke daerah asalnya masing-masing hubungan silaturahmi tidak terputus baik dengan pemerintahan desa maupun dengan masyarakat. Kesan yang baik silahkan dibawa dan yang buruk ditinggalkan, kami juga meminta kepada seluruh kader Posyandu agar temuan dari mahasiswi selama PKL di sini dapat menjadi pembelajaran untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tambah Ralis lagi. Kades ini juga berharap agar pihak Puskesmas lebih proaktif dalam memberikan pembinaan kepada kader Posyandu di Desa Buluhcina demi terwujudnya program 5 pilar pembangunan Pemda Kampar, khususnya dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat. ''Jangan sampai ada Kejadian Luar Biasa (KLB) baru kita sibuk, karena mencegah

foto : roni

KADES M Ralis Toro memasang pin penghargaan kepada mahasiswa AKBID 165 Pekanbaru saat pelepasan setelah berakhirnya praktek belajar lapangan di Desa Buluhcina

lebih baik dari pada mengobati, apalagi dalam musyawarah masyarakat desa beberapa hari lalu, ada beberapa temuan dari mahasiswi yang melakukan pendataan ke rumah-rumah

warga tentang masalah kesehatan,'' tandasnya berharap. Ucapan terimakasih serta permohonan ma'af juga disampaikan dosen

pembimbing Akbid 165 Pekanbaru Ria Herlina S.ST atas sambutan masyarakat Desa Buluhcina yang menurut Ria Herlina cukup baik dan memuaskan. BETTER-roni


20 SOWAD Komit Penyelesaian Sampai Meja Hijau DUMAI - Dugaan kasus pelecehan profesi wartawan yang dialami pewarta foto Muhammad Ridwan alias Iwan Ceper saat sedang melakukan tugas peliputan di Terminal Penumpang Pelabuhan (TPP) Pelindo I Cabang Jalan Datuk Laksamana Dumai, masih diselidiki Polres Dumai. Sejauh ini, Kepolisian Resort (Polres) Dumai telah memeriksa beberapa saksi, termasuk diantaranya dua orang oknum KPPBC (Kantor Pelayanan Pengawasan Bea Cukai) Tipe Madya Pabean Dumai. Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan ketika dikonfirmasi Berita Terkini belum lama ini disela - sela kegiatannya di Dumai mengatakan, Berkas kasus pelecehan wartawan masih terus berlanjut, dan ada beberapa pejabat KPPBC (Kantor Pelayanan Pengawasan Bea Cukai) Tipe Madya Pabean Dumai yang di proses serta beberapa saksi juga sudah di panggil untuk dimintai keterangan. "Saat ini proses dugaan pelecehan wartawan sudah dalam tahap sidik dan ada sekitar 4 atau 5 saksi yang sudah dimintai keterangan, termasuk dua orang saksi dari pihak Bea Cukai Dumai. Dalam kasus ini kita pakai UU Pers No 40 tahun 1999," ungkap AKBP Yudin sembari berkata, dari teman wartawan juga sudah dimintai keterangan. Selanjutnya, saat ditanya kenapa proses di Kepolisian agak lambat, AKBP Yudi, dengan tegas menjawab, tidak juga. Karena, semua ada proses dan mekanisme yang harus diikuti. " Namun, yang jelas hal ini tetap kita proses dan lanjutkan," tutupnya. Sementara, Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Wisnu Wibowo, Selasa (3/12/ 2013) kemarin kepada wartawan menjelaskan terkait kasus dugaan pelecehan profesi jurnalis, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi untuk menyelidiki kasus yang melibatkan oknum instansi vertikal sebagai terlapor. Polisi berjanji menuntaskan hingga ke Pengadilan. "Terkait kasus tersebut, kemarin kita sudah lakukan pemeriksaan kepada Humas Pelindo, dan oknum Bea Cukai sebagai terlapor juga. Kasus ini masih dalam lidik, mengumpulkan keterangan saksi-saksi," ungkap AKP Wisnu Singkat di Mapolres Dumai Kemarin. Sebelumnya, Polres Dumai juga telah memeriksa pelapor, Iwan Ceper dan seorang warga sipil yang ketika kejadian sedang berada di lokasi. Dugaan kasus pelecehan profesi wartawan yang dialami pewarta foto Iwan Ceper terjadi pada 22 Oktober silam, di Terminal Penumpang Pelabuhan Pelindo I Cabang Dumai. Saat itu, Iwan Ceper sedang bertugas mengabadikan momen kedatangan penumpang luar negeri dan pemeriksaan barang melalui X-Ray. Tengah bertugas mengabadikan momen, Iwan tiba-tiba dipanggil oleh seorang petugas KPPBC. Iwan dibawa ke sebuah ruangan, dan disanalah Ia disebut maling oleh oknum KPPBC yang lain. Tidak senang rekannya mendapat perlakuan demikian, perusahaan pers tempat Iwan bekerja dan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan Dumai (Sowad) pun bereaksi. "Pemanggilan saksi dari oknum KPPBC Dumai oleh polisi adalah langkah maju dari upaya mencari keadilan yang Sowad lakukan. Kami mengapresiasi kerja kepolisian," ujar Koordinator Sowad, Vernando Siahaan Ketika di jumpai kemarin. Pria lulusan Sarjana Teknik dari Kampus STT Dumai ini menjelaskan, berbagai upaya yg telah dilakukan, diantaranya menggelar aksi damai di KPPBC Dumai, mendatangi kantor DPRD, dan terakhir, melaporkan oknum KPPBC ke polisi. "Ini pertaruhan harga diri dan profesi wartawan. Untuk itu, Sowad tidak akan menggunakan jalur penyelesaian di luar pengadilan. Kita serahkan semuanya ke proses hukum" tegas Nando mengakhiri. BETTER-Cahaya Putra.

RABU

DUMAI

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Pemko Gelar Bimtek Asistensi Reformasi Birokrasi DUMAI - Pemerintah Kota Dumai melalui Bagian Inspektorat kota Dumai menggelar bimbingan teknis (Bimtek) Asistensi Reformasi Birokrasi dilingkungan Pemerintah kota Dumai, yang secara resmi dibuka oleh Walikota Dumai yang diwakili Asisten I Pemko Dumai Dwi Oristyawan, di Ball Room Hotel Comfor Dumai Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (03/12/2013) kemarin. Asisten 1 Pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat Dwi Oristiawan saat membuka kegiatan mengucapkan, sel-

amat datang kepada para Nara Sumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk membantu Pemko Dumai melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemko Dumai guna meningkatkan profesionalisme dan mempercepat birokrasi reformasi yang memang mutlak harus di tuntaskan pelaksanaannya. Menurutnya, reformasi Birokrasi perlu disosialisasikan terus-menerus kepada semua pemangku kepentingan (Stakeholder) dengan harapan agar

Visi, Misi dan persepsinya terhadap Reformasi Birokrasi tersebut dapat dilaksanakan di berbagai Kegiatan. "Ada 9 area perubahan reformasi birokrasi yang ditetapkan Pemerintah yakni Penataan Organisasi, Penguatan Tatalaksana, Peraturan perundanganundangan, SDM, aparatur, pengawasan akuntabilitas, pelayanan publik, pola pikir dan budaya kerja Organisasi,” jelasnya. Lanjut Dwi, Dari 9 area perubahan tersebut, sebagian sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Dumai, hanya saja

polanya belum sepenuhnya mengarah kepada format yang telah digariskan. Selain itu, pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kota Dumai perlu mengacu kepada pola yang sudah digariskan Pemerintah, dan dilakukan secara menyeluruh, sistematis, permanen, dan adaptif dengan kondisi lingkungan yang dinamis. "Pada prinsipnya masingmasing SKPD dapat memulainya dari hal-hal yang dapat segera dilaksanakan serta memiliki dampak positif besar bagi Kota Dumai,” ungkapnya.

Terakhir dikatakannya, Kedepan Pemerintah Kota Dumai akan melaksanakan penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) bersama-sama dengan Inspektorat Kota Dumai sebagai tindak lanjut pertemuan di Batam tahun 2012 lalu. Ia berharap kiranya SKPD dapat menetapkan dan menajalankan Agenda Reformasi Birokresi yang dilaksanakan ini "Ikutilah kegiaatan ini dengan sebaik-baiknya, agar apa yg diharapkan pemerintah dapat segera terwujud,” pesannya. BETTER-Cahaya Putra.

Pemko Upayakan Pembangunan Hingga ke Daerah Pinggiran DUMAI- Untuk mewujudkan pelayanan hingga kedaerah pinggiran, belum lama ini Walikota Dumai, Bersama SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Pendidikan, Disdukcapil serta PKK melakukan kunjungan ke Sungai Latip, Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan. Pada kesempatan itu, Walikota Dumai yang juga didampingi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah menyempatkan diri untuk memberian bantuan seperti, kelambu, vaksin malaria, penyerahan akta kelahiran gratis, peninjauan gedung sekolah SDN 013, melakukan pengawasan dan perencanaan pembangunan di sungai teras sepanjang 4 kilo meter dan 3 buah jembatan serta peninjauan posyandu. Walikota Dumai Khairul Anwar menuturkan bahwa luas wilayah Kota Dumai 1.727 KM dan jumlah penduduk 270an ribu jiwa, mayoritas kawasannya masih hutan termasuk di Kecamatan Sungai Sembilan. Namun, Pemko Dumai tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal diberbagai sektor, terutamanya untuk daerah pinggiran. Tidak hanya itu, melalui APBD Provinsi Riau, Jalan Simpang Dock hingga Simpang Pulai Tanjung Penyembal sudah dirigid, ini berkat bantuan dana APBN sebesar Rp 600 M dan Provinsi Rp 100 M sehingga beberapa infrastruktur jalan di

Dumai bisa dibangun. Sementara, terkait lambannya pengerjaan proyek di Kecamatan Sungai Sembilan yang dinilai lamban, menurutnya, hal itu dikarenakan faktor cuaca yang saat ini sering terjadi curah hujan cukup tinggi. Sedangkan, untuk Perekaman e-KTP didaerah pinggiran juga sudah dilakukan dan saat ini akta kelahiran secara gratis juga diberikan. “ Kedepan, itsbat nikah bagi pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah juga akan dibantgu, untuk itu segera daftarkan diri di Disdukcapil,” ungkap Wako. Terakhir, diungkapkannya, saat ini Pemko Dumai juga tengah berupaya mengajukan permohonan ke pihak Provinsi untuk meningkatkan rigid dari Simpang Pulai ke Sinaboi dengan nilai proyek sekitar Rp 425 milyar dan mudah-mudahan permohonan ini dikabulkan. Sementara, salah seorang tokoh masyarakat Ucok Sakti mengungkapkan, daerahnya yang saat ini terletak didaerah pinggir Kecamatan Sungai Sembilan yang transportasinya masih mengandalkan jalur laut, kedepan Pemko Dumai bisa mewujudkan harapan masyarakat disini agar bisa membuatkan jalur darat. “ RT 11 ini letaknya dipinggir Kelurahan Basilam Baru yang berdiri sekitar tahun 1991/ 1992, hingga kini masih ditempuh jalur laut, diharapkan kedepan bisa ditempuh jalur darat. Karena, Jarak Simpang Latip ini dari jalan

WAKO DUMAI Khairul Anwar usai mengunjungi SD di Basilam Baru dan Befoto bersama dengan generasi penerus bangsa bersama Ketua PKK Hj Nefi dan Forkompimda.

M Soleh sebenarnya hanya 4 Kilometer, namun karena kondisi jalur daratnya yang cukup parah, makanya harus ditempuh jalur laut,” ungkapnya sembari berharap, daerah pinggiran ini memang perlu perhatian serius dari Pemko Dumai. Selain itu, adanya penyerahan

Pemko Gelar Andam Budaya Melayu tahun 2013

Pawai Budaya Libatkan 16 Suku di Dumai DUMAI - Pelaksanaan Andam Budaya Melayu sudah menjadi kegiatan rutin di kota Dumai. Berbagai event Pariwisata, Kebudayaan dan lainnya, dilaksanakan dalam acara tersebut. Seluruh suku yang ada di Dumai juga dilibatkan. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Dumai H Eldar Afinta menjelaskan, pada tanggal 5 Desember 2013 akan dilaksanakan pawai budaya yang dimulai dari taman Bukit Gelanggang, jalan HR Soebrantas Dumai. “Acara pawai budaya yang akan dilaksanakan ini melibatkan 16 suku yang tergabung dalam LKKMD. Juga diikuti pelajar, seluruh SKPD, perusahaan BUMN, BUMD serta perusahaan swasta yang beroperasi di kota Dumai turut kita libatkan,” ujar

Eldar Afinta kemarin. Tidak itu saja, dalam kegiatan Andam Budaya Melayu tersebut juga diselenggarakan Malam Kesenian bertempat di lapangan eks kantor Walikota Jalan HR Subrantas Dumai. Selain itu dilaksanakan juga lomba busana melayu dan busana pengantin melayu. Terkait kendala, Eldar mengatakan, Tak ada masalah, persiapan sudah mencapai 80 persen. Menjawab pertanyaan siapa saja yang diundang dalam Andam Budaya Melayu tahun 2013, Eldar menjawab, Dinas Pariwisata Provinsi Riau, kabupaten tetangga juga turun diundang. “Kuantan Singingi dan Rohil sudah menyatakan kesiapannya, unndangan juga telah kita sebar tiga hari sebelum hari H,”

ungkapnya. Kata Eldar, rapat evaluasi pelaksanaan Andam Budaya Melayu sudah digelar di gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung belum lama ini. Acara yang melibatkan seluruh kepala SKPD di lingkungan Pemko Dumai serta badan usaha di kota Dumai dipimpin langsung oleh Walikota Dumai Dumai Khairul Anwar. Alhamdulillah, sampai saat ini, tambah Eldar, sudak tidak ada kendala, hanya saja tinggal mematangkan persiapan acara saja. "Untuk itu, saya mengharapkan seluruh masyarakat Dumai dapat berpartisipasi dalam mensukseskan andam budaya melayu 2013 di kota Pengantin Berseri ini. Dan mari sama - sama kita saksikan jalannya acara ini," sebut Eldar mengakhiri. BETTER-Cahaya Putra.

berbagai macam bantuan didaerah ini, khususnya di bidang Kesehatan, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Marjoko Santoso, penyerahan kelambu, pengecekan darah serta pemberian vaksin malaria yang dilakukan pihaknya ini tidak terlepas, karena Simpang Latip ini merupakan salah satu daerah endemi malaria, nantinya dengan adanya pengecekan darah ini bisa diketahui apakah banyak

masyarakat yang terkena malaria, jika banyak maka akan diambil langkah selanjutnya seperti melalui foging disetiap rumah. “Sedangkan, untuk memaksimalkan pelayanan Kesehatan didaerah pinggiran Dumai, Kami telah mengajukan pavling blok, septi tank, perbaikan rumah dinas untuk Bidan Desa dan lainnya di Pustu (puskesmas pembantu),” ungkap Marjoko. BETTER, Cahaya Putra.

Polisi Masih Tunggu Labfor di 3 Lokasi Kebakaran DUMAI - Kepolisian Resort (Polres) Dumai, Hingga kini masih menunggu hasil Olah TKP dari Laboratirim Ferensik (Labfor) Polda Medan terhadap penyebab terjadinya kebakaran di 3 lokasi berbeda yang terjadi pada November 2013 lalu, diantaranya, Green Resto Cafe Jalan Ombak, Permukiman Warga Gg Melati, dan mess PT SDS di Kecamatan Sungai Sembilan. Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kasat Reskrim, AKP Wisnu Wibowo Selasa (3/12/2013) kemarin mengatakan, terhadap kejadian kebakaran di 3 lokasi yang berbeda pada bulan November 2013 lalu, pihaknya saat ini masih menu-

nggu hasil uji olah TKP yang telah dilakukan oleh Tim Labfor Medan beberapa waktu lalu. "Hasil olah TKP belum turun, Kita masih menunggu hasil uji olah TKP kemarin dari Labfor Medan, baik itu kejadian kebakaran yang terjadi di Green Resto Cafe, Gg Melati dan juga PT SDS," ungkap Kasat Reskrim AKP WIsnu kemarin. Selanjutnya, AKP Wisnu Wibowo memastikan, hasil olah TKP yang telah di lakukan oleh Tim Labfor medan di 3 lokasi kebakaran tersebut sudah akan diterima pihanya dalam waktu dekat ini. "Mungkin dalam bulan-bulan ini hasil uji tersebut sudah kita dapatkan, Saat ini kita masih menunngu hasilnya," tutup AKP Wisnu. BETTER-Cahaya Putra.


INHU, INHIL, SIAK Warga Komplain

PU Lakukan Pengerasan Jalan PT TPP PASIR PENYU- Warga Kelurahan Tanah Merah Kecamatan Pasir Penyu pertanyakan pengerjaan pengerasan jalan perusahan PT Tunggal Perkasa Plantations (TPP) lebih kurang 500 meter yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Sebab, pengerasan jalan tersebut menghabiskan dana puluhan juta bersumber dari APBD Inhu 2013. Seklur Kelurahan Tanah Merah, Julpami, Selasa (3/12)mengatakan, pengerasan jalan itu jelas melanggar aturan, karena masih banyak jalan kabupaten yang membutuhkan pengerasan. "Ketika melakukan surve Dinas PU tidak melibatkan pihak kelurahan, kita tahunya setelah satu hari mereka melakukan kegiatan barulah diberitahukan kalau telah dilakukan pengerasan di Jalan Ampera sepanjang 2,5 kilometer. Saat itu kita sudah menyampaikan pesan, jika ada kelebihan sebaiknya diarahkan kejalan lain,"ujar Julpami. Ditempat yang sama mantan Lurah Tanah Merah, Afrianto Amd mengatakan, bahwa Jalan Ampera tersebut mulai dari ujung jalan aspal arah ke Lirik sampai ujung Babuan sepanjang 1,8 kilometer, itu termasuk jalan kabupaten. Sedangkan yang lagi dikerjakan ini tembus ke Jalan Jendral Sudirman lebih kurang 500 meter jalan perusahan PT TPP. "Saya sebagai mantan lurah sangat bangga dengan adanya pembangunan di kelurahan ini. Tapi kalau yang dibangun jalan perusahan tentu ini sangat kita sayangkan. Seharusnya jalan tersebut perusahan PT TPP yang memperbaiki bukan pemerintah kabupaten,"jelas Afrianto. Seharusnya tambahnya lagi, dana 500 meter tersebut bisa dimafaatkan untuk jalan yang lain. Seperti, Jalan Pelita yang sekarang ini kondisinya sudah rusak. Eri, warga Kelurahan Tanah Merah yang juga aktifis LSM Pembela Tanah Air (Peta) mengatakan, pengerjaan pengerasan di Kelurahan Tanah Merah ini akibat tidak adanya kordinasi antara tim survei, kontraktor dengan pihak kelurahan. Maka terjadilah kesalahan dalam pelaksanaan tersebut. "Kita sebagai masyarakat tidak terima kalau jalan perusahaan diperbaiki dengan menggunakan uang APBD. Kita akan laporankan secara resmi ke inspektorat,kejaksan dan kepolisian, tipikor karena ini sudah jelas membuang-buang anggaran,"ujarnya. Ia juga meminta Dinas PU untuk tidak membayar kontraktor yang kerja tidak sesuai dengan SPK nya. Selain itu, pengerasan jalan tersebut diduga tidak sesuai dengan bestek. Sehubungan dengan ini Dinas PU Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)Kabid Bidang Bina Marga, Yanrianto tidak dapat dihubungi. BETTER-heri

Dinilai Lecehkan Partai, Bresnep Terancam PAW RENGAT-Dinilai tidak menghargai partai, Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Bresnep Ramiko, terancam dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW). Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Partai Bulan Bintang (PBB), Tomimi Comara, Minggu (01/12) via selulernya membenarkan akan ada PAW ditubuh partainya. "Benar kita akan melakukan PAW, hal itu disebabkan karena yang bersangkutan dinilai sudah melanggar AD/ ART partai,"ujarnya. Dikatakan Tomimi, pihaknya sebenarnya tidak mau seperti ini. Apa lagi kader itu masih muda dan karirnya masih panjang, akan tetapi langkah ini terpaksa diambil untuk menyelamatkan partai, sebuttnya. "Sebelumnya DPC sudah mengundang yang bersangkutan untuk mempertanyakan pertanggung jawapan sebagai anggota partai yang duduk di legislatif, akan tetapi Ia (Bresnep Ramiko) tidak pernah hadir, begitu juga saat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang mengundang beliau, namun juga tidak hadir", beber Tommi. Tidak hanya itu tambah mantan Anggota DPRD itu, pada saat Dewan Pimpinan Pusat Partai PBB berkunjung ke Inhu, yang bersangkutan juga tidak berkenan hadir. Artinya, saudara Bresnep Ramiko yang akrap disapa Miko tersebut sudah tidak bisa ditoleran lagi dan dinilai sudah melecehkan partai, sehingga PAW adalah jalan terbaik. "Komunikasi internal partai sudah tidak ada lagi, yang bersangkutan sudah mengabaikan dan melecehkan partai, ditambahlagi iuran wajib tidak pernah dibayarnya selama duduk di legislatif, apa lagi iuran yang bersipat insidentil sedikitpun tidak ada dibayarnya, dengan demikian, partai menganggap tidak perlu anggota dewan seperi itu". Masih kata Ketua DPC partai yang berlambng Bulan dan Bintang itu, untuk PAW ini, DPC dan DPW sudah melaksanakan sidng di DPP pusat dan DPP juga sudah mengeluarkan rekomendasi PAW tersebut. BETTER-jefri

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

RABU

21

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Tahun Depan Pemkab Bangun GOR Di Tualang

PERAWANG-Kecamatan Tualang merupakan salah satu gudang atlet berprestasi di Kabupaten Siak. Namun sejauh ini sarana olahraga penunjang prestasi atlet masih kurang. Makanya,untuk meningkatkan prestasi atlet,pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak tahun depan akan memulai pembangunan Gedung Olah Raga (GOR).

Demikian hal ini disampaikan Bupati Siak Drs.H.Syamsuar MSi saat menghadiri acara di Desa Perawang Barat, Selasa (3/ 12) kemarin.Dikatakannya, tahun depan pemerintah akan membangun GOR di Kecamatan Tualang. "Tahun depan akan dibangun GOR kapasitas penonton 2500 orang. Sarana ini tidak hanya

olahraga tetapi juga kegiatan masyarakat,"ungkap Syamsuar. Mantan Kepala Inspekorat Riau ini mjelaskannya,pembangunan sarana olahraga bernilai miliaran rupiah itu akan dilaksanakan secara bertahap. Tahun 2014 merupakan pembangunan tahap pertama,ditargetkan akan selesai tahun 2015. " Di Perawang banyak atlet

prestasi, makanya perlu diberikan sarana untuk berlatih .untuk meningkatkan prestasi,"kata Dia. Selain pembangunan sarana olahraga, di Kecamatan terpadat penduduknya di Kabupaten Siak ini, juga akan terus dibangun beberapa infrastrukture masyarakat. Diantaranya, sangat didambakan jalan alternatif

dari Perawang ke Pekanbaru sehingga jaraknya, semakin dekat. "Kita telah menjalin kerjasama walikota Pekanbaru,bagaimana jalan dibangun,agar Kabupaten Siak semakin dekat hubungan dengan Pekanbaru,"tandas mantan Bupati Kepulauan Meranti ini. BETTER-syaf

Ibu Bayi Malang Ternyata Seorang PRT

Tersangka pembuang bayi kandung sedang mendapatkan perawat

SIAK-Identitas ibu yang tega membuang bayinya di teras

rumah warga dusun Balai Kayang Kampung Rempak,Keca-

matan Siak akhirnya terungkap.Ia adalah seorang pem-

Tipikor Telusuri Kasus Cetak Sawah Desa Alim II RENGAT- Unit Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Polres Inhu berencana menelusuri soal kisruh yang terjadi terkait pelaksanaan proyek cetak sawah baru di Desa Alim II, Kecamatan Batangcenaku,Inhu yang dinilai bermasalah. Sebagaimana diketahui bahwa proyek cetak sawah ini berasal dari program pemerintah pusat dengan menggunakan dana APBN tahun 2013 sebesar Rp4 miliar, dengan harapan dapat mensejahterakan masyarakat Inhu. Program ini melalui sektor pertanian yang bersubtansi terhadap pencetakan sawah baru seluas 400 hektar. Dimana didalam perjalanannya, pengerjaan cetak sawah baru di Desa Alim II Kecamatan Batangcenaku, Inhu itu bermasalah. Selain lokasi cetak sawah dinyatakan masuk kawasan hutan strategis nasional ( kawasan hutan lindung Bukit Batabuh) atau berdekatan dengan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), juga sistim pengerjaannya menggunakan orang perantara. Terungkapnya permasalahan ini diawali dengan dikeluarkannya 2 excavator milik Junaidi dari pekerjaan cetak

sawah, karena harga pekerjaan yang diterimanya dari Paruntungan Tambunan dan K Sitorus Rp4,5 juta perhektar ternyata tidak sesuai dengan jenis pekerjaan yang harus membabat hutan kawasan. Padahal menurut Junaidi, harga cetak sawah dari pemerintah Rp10 juta perhektar. Sementara Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan Desa Alim memberikan harga Rp8 juta perhektar kepada K Sitorus dan Paruntungan Tambunan. Hal ini membuat Junaidi mundur dalam pencetakan sawah yang baru dapat diselesaikannya hanya 3 hektar tersebut. Kadis Pertanian Pemkab Inhu, Ir Rahmad MSi dikonfirmasi diruang kerjanya, Selasa (3/12) menjelaskan, yang melakukan survey Indentifikasi Desain (SID) terhadap areal cetak sawah seluas 50 hektar di Desa Alim II itu adalah konsultan perencanaan dari Pekanbaru yang ditunjuk oleh Dinas Pertanian Riau, diikuti oleh pihak dari TNBT. Sambil menunjukkan bukti surat pernyataan dari masing masing anggota Poktan Tunas Harapan Desa Alim II, yang menyatakan bahwa lahan yang digunakan untuk pencetakan

sawah baru itu tidak bermasalah. Sebagaimana diseputaran lokasi juga ada beberapa titik tanaman padi gogo masyarakat tempatan, ujar Rahmad. Ditambahakan Kadistan Inhu ini lagi, akibat ributnya masalah cetak sawah di Desa Alim II ini, kemarin Senin (2/12) Tim Tipikor Polres Inhu sudah menemuinya untuk menelusuri masalah cetak sawah yang dikatakan masuk dalam kawasan hutan, Tim Tipikor Polres Inhu juga dilengkapi dengan surat tugas oleh pimpinannya. Rahmad mengakui, secara resmi rekomendasi dari Dinas Kehutanan yang menyatakan lahan yang diproyeksikan untuk pencetakan sawah baru itu memang belum ada, namun ada surat pernyataan dari anggota Poktan Tunas Baru sebanyak 50 surat yang menyatakan areal yang digunakan cetak sawah itu tidak bermasalah. "Kalau memang itu yang dibutuhkan, kami akan mintakan kepada Kadishut Inhu untuk menerbitkan rekomendasi bahwa lahan pencetakan sawah baru itu, tidak termasuk dalam kawasan hutan dan atau hutan lindung," pungkasnya. BETTER-ali usman

bantu rumah tangga (PRT) bernama Mega Rianti (23),MR merupakan singkatan namanya,sebagaimana tertulis dalam surat wasiat yang ditemukan bersama bayi. Kapolres Siak melalui Kapolsek Siak Kompol Suparno dalam keterangannya kepada wartawan menyampaikan,terungkapnya identitas MR,bermula dari kecurigaan majikannya Siti Aminah,terhadap pembantunya yang mengalami pendarahan.Kemudian dibawa ke tempat praktek dokter spesialis kandungan di Jalan Balai Kayang II Siak Sri Indrapura. Alangkah terkejutnya sang majikan,ternyata hasil diagnosa dokter,penyebab pendarahan MR, adalah akibat habis melahirkan. Namun keterangan dokter sempat dibantah MR alias tidak mengakuinya. Siti Aminah tidak kehabisan akal, dengan berbagai cara mendesak MR, sehingga mengakui perbuatannya. Ia baru melahirkan bayi yang ditemukan

diteras samping rumah Bapak Hadi Siswanto jl.Alamudin Syah RT 06 RW 01 Balai kayang Kelurahan Kampung Rempak Senin kemarin. Selanjutnya,majikan MR melaporkan pengakuan tersebut ke Mapolsek Siak. Mendapatkan laporan,jajaran Polsek Siak turun ke lapangan dan mengamankan MR. Karena kondisi masih sakit,sementara menjalani perawatan medis di RSUD Siak. Sebelumnya,masyarakat dihebohkan dengan penemuan bayi di dusun Balai Kayang, Kelurahan Kampung Rempak Senin (2/12).Usia bayi malang itu diperkirakan belum genap satu hari, karena tali pusarnya masih basah. Bersama bayi ditemukan sepujuk surat tertanda MR,dengan kepada ibu bapak yang menemukan bayi ini, tolong merawat, karena kami tidak mampu merawatnya.Kami akan memantau anak ini dari jauh,kata penulis surat dalam wasiatnya. BETTER-syaf

Mengaku Polisi Larikan Sepeda Motor PERAWANG-Aksi perampasan sepeda motor kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Tualang. Kali ini dua orang kawanan pelaku menodongkan senjata laras panjang,sebelum melarikan sepeda motor korbannya. Aksi perampasan sepeda motor terjadi di Jalan Okura menuju Perawang, Sabtu (1/ 12). Korbannya, Feri warga Jalan Batin Galang, Desa Tualang. Perampok berhasil merampas,motor Honda Supra X 125 BM 4187 YM warna Hitam dan 2 unit HP Black Barry,1unit Hp Nokia " Pelaku curas masih dalam pengejaran Polsek Tualang.Dua pelaku memiliki ciriciri kulit hitam, gemuk,tinggi 160,"jelas Kapolres Siak melalui Ka polsek Tualang AKP Nurhadi Ismanto,Selasa (3/ 12). Kronologi kejadian, korban dari Pekanbaru menuju Perawang berboncengan dengan temannya Ryan.Tiba-tiba dalam perjalanan 500 motor sebelum Pos Security Jalan

Pemda distop kawanan pelaku yang mengenderai Honda Vario techno wrn Hitam les abu-abu BM 3982 JD. Pelaku mengaku anggota polisi sambil menodongkan senjata laras panjang kepada korban.Pelaku pura-pura melakukan pemeriksaan barang bawaan dan mengambil HP korban. Pelaku kemudian membawa sepeda motor korban dan menyuruh korban duduk dibelakang, menuju arah jembatan Maredan. Alasannya,korban akan dibawa ke Mapolres. Setiba di simpang Jalan menuju PT.AIP, korban disuruh turun,memukul kepala korban dan menyuruh tiarap.Setelah korban tiarap, pelaku kabur dengan sepeda motor menuju arah Simpang Beringin Kulim. Kapolsek mengimbau kepada masyarakat jangan melewati jalan tersebut saat malam hari karena gelap dan sepi. Kalaupun lewat berombongan jangan sendiri-sendiri. BETTER-syaf


Wan 22

RABU

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

Sehat Dengan Tanaman Cabe

ta

Bella ShofieKoleksi Berlian Untuk Investasi Z

SOAL investasi, artis Bella Shofie memilih berlian. Menurutnya, berlian memiliki nilai investasi yang tinggi. Karena itu, dia tidak segan untuk mengoleksi di samping untuk menunjang penampilannya di dunia entertainment. "Koleksi nggak banyak sih, ada beberapa aja. Buat dipakai aja. Liontin, atau cincin, aku bosan, ganti model lain. Investasi juga.

Kalau bentuknya lumayan besar yah," katanya di acara pemilihan Miss Diagold 2013, di Mall Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (1/12). Karena kesukaannya pada batu berharga tersebut, Bella pun didapuk menjadi salah satu dewan juri dalam ajang kontes pemilihan brand ambassador berlian dan emas Indonesia, Miss Diagold

2013. "Ini pengalaman ketiga jadi juri. Menambah pengetahuan juga. Dari semua finalis sangat pantes. Mereka akan jadi brand ambassador. Pemenang bukan hanya lenggak-lenggok di catwalk. Tapi juga harus fotogenic," lanjutnya. BETTER-yen/kpc

Chiquita Meidy

Geluti Dunia Bisnis

SEBAGIAN besar masyarakat terbiasa mengkonsumsi cabe. Ada yang dilalap, menjadi sambal sebagai lauk, menjadi sayur, serta sebagai acar. Daun muda tanaman cabe juga bisa menjadi lalapan. Buah cabe dengan rasanya yang pedas akan membangkitkan selera makan. Daun cabe berkhasiat mengatasi masalah sakit perut, bisul dan lain-lain. Akar cabe berkhasiat mengatasi sakit kepala, kaki dan tangan lemas, saraf lemah, dan lain-lain. Buah cabe berkhasiat mengatasi sakit gigi, mencegah kerontokan rambut, rhematik, keringat bau, mual, demam, wasir, melancarkan pencernaan, dan lainlain. Biji juga cabe berkhasiat mengatasi desentri, diare, dan lain-lain. Sedangkan hampir seluruh bagian tanaman cabe dapat mencegah/mengatasi masuk angin, beri-beri, cacingan, kolera, lemah sahwat, bronchitis, ashma, sinusitis, influensa, mempermudah persalinan, peluruh keringat, peluruh air liur, peluruh kemih, menambah napsu makan, dan lainlain. Cabe merupakan taanaman perdu tahunan berasal dari dataran tropis Amerika, dan banyak hidup di daerah kering. Tanaman ini mudah hidup di daerah tegalan, sering juga di tanam disekitar pekarangan rumah tinggal. BETTER-yen/inc

BAGI pengemar Chiquita Meidy, nama artis ini tak asing lagi. Karena selama ini dikenal sebagai penyanyi cilik Indonesia. Lama tidak muncul di layar kaca, mantan penyanyi cilik Chiquita Meidy mengaktu tengah sibuk menggeluti bisnis di balik layar untuk mengorbitkan dan memoles talentatalneta baru di dunia tarik suara. Apalagi mantan pelantun lagu anak Kuku Ku ini baru saja merampungkan studinya di perguruan tinggi. Itu sebabnya dia tengah giat-giatnya untuk bekerja. "Aku nggak nongol karena lagi mengurus bisnis di belakang layar. Aku habis lulus sarjana juga,

Pertanda Pasangan Mulai Bosan PASANGAN Anda sedang bosan dengan hubungan yang saat ini berjalan? Atau dia benar-benar tak lagi tertarik dengan hubungan ini. Ada sejumlah hal yang bisa dijadikan tanda mungkin si dia sedang tak bergairah dengan hubungan asmara saat ini. Tak ada lagi panggilan sayang Dulu si dia mungkin punya seribu panggilan sayang untuk Anda, my sweetie, babe, my love dan banyak lainnya. Tapi kini jangankan panggilan sayang, bicara dengan nada mesra pun sangat sulit. Anda mendekat, dia malah menjauh Ini juga bisa menjadi tanda yang paling jelas, ketika Anda ingin mencoba intim , pasangan Anda malah menjauh. Selalu banyak alasan yang diutarakannya, sedang tidak mood, lelah atau malas. Genit dengan wanita lain Ketika si pasangan tanpa sungkan menggoda wanita lain di hadapan Anda, ini jadi tanda yang jelas, bahwa dia sudah tidak lagi menghargai hubungan Anda berdua. Susah untuk berkomunikasi Hidupnya seolah-olah menjadi sangat sibuk bahkan untuk menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan Anda sangat sulit. Selalu banyak alasannya ketika Anda mengajaknya bertemu. Jika pasangan Anda tak lagi mau berbagi pengalamannya dengan Anda, ini bisa jadi tanda ia tak lagi menganggap hubungan ini baik untuknya. BETTER-yen/inc

Space Iklan Anda

Krisdayanti Perhatikan Tumbuh Kembang Anaknya SEJAK menikah dengan Raul Lemos dan dikaruniai anak, Krisdayanti jarang tampil di publik. Ia konsen memperhatikan tumbuh kembang anaknya. Sejak kelahiran Kellen Alexander Lemos, anak kedua dari pernikahannya dengan Raul Lemos, penyanyi Krisdayanti otomatis lebih mencurahkan perhatian mengurus buah hatinya tersebut. Karena perhatian itu, membuat anak pertamanya, Ariannha Amora Lemos, cemburu karena merasa kurang diperhatikan.

"Cemburu banget. Karena dia (Amora) tahu perhatiannya terpecah ke adiknya," ujar KD, sapaan akrab Krisdayanti, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (3/12). Secara perlahan, KD memberikan pengertian dan pemahaman pada Amora dengan bahasa yang halus. Pasalnya, Amora sempat langsung emosi saat dirinya menjelaskan tanpa bahasa kelembutan. "Kalau dikasarin sedikit dia bisa marah, jadi dia sukanya dikasih kelembutan," tutup penyanyi kelahiran 24 Maret 1975 itu. BETTER-yen/kpc

sekarang ngurus PH baru jadi lagi senang-senangnya," ungkap Chiquita Meidy di Kawasan Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Minggu (1/ 12). Keluarga besar yang juga menggeluti bisnis sedikit banyak mempengaruhi pekerjaannya. "Aku lahir di keluarga yang suka bisnis. Jadi sudah ada backgroundnya. Makanya sekarang aku lagi belajar bisnis di belakang layar," imbuhnya. Dara kelahiran 22 Oktober 1990 ini bersyukur pernah mengalami golden age lagu anak di era 90-an. Lantaran semua itu ia bisa menggeluti bisnisnya saat ini. "Sekarang aku lagi senang di karir ini," pungkasnya. BETTER-yen/kpc


RETAIL BISNIS  Jelang Natal dan Tahun Baru 2014

Mal Pekanbaru Gelar Banyak Event

PEKANBARU- Mejelang Hari Natal dan Tahun Baru 2014,Mal Pekanbaru Jalan Sudirman, Pekanbaru selama bulan Desember menggelar banyak event. Mulai dari tanggal 1 Desember hingga 31 Desember semua tenant-tenant yang menggunakan Mal Pekanbaru menggelar diskon khusus. Selain diskon, juga ada event menarik bagi pengunjung diantaranya pada tanggal 14 Desember akan dilaksanakan lomba lukis anakanak mulai dari tinggkat play group ,TK dan Paud. "Lomba ini hanya diperuntukan bagi anak di bawah umur tujuh tahun,"ujar Fera Febrina, Marketing Promotion Bima Sakti Pertiwi Pengelola Mal Pekanbaru, kepada Berita Terkini,Selasa (3/12/13). Selain tanggal 21 sampai dengan 22 Desember 2013, juga dilaksankan event lainnya yaitu cosmetik fair."Puncaknya tanggal 22 desember akan hadir Chlesea Olivia yang didatangkan salah satu tenant untuk memeriahkan acara tersebut,"katanya lagi. Dijelaskan Fera,Mal Pekanbaru sebagai pengelola, tenant lainnya juga melaksanakan event dalam rangka menyambut Tahun Baru 2014. Ditambahkannya,beragam hadiah telah disediakan, baik dari Mal Pekanbaru maupun tenant-tenant lain yang menggiurkan pengunjung. "Datang sajalah yang pasti selama bulan Desember, banyak suguhan yang menarik yang kami sajikan. Banyak hadiah maupun hiburan,"ucap Fera.BETTER-irw

SPESIALIS BUAT RUMAH AGAM BERSAUDARA ingin menawarkan jasa kepada Bpk/Ibu untuk ngerjakan buat Rumah Pribadi, Rumah Petak, Kos-kosan, Ruko, Pagar Minimalis/Batu Alam, Pagar Tanah Kosong, Plafon, Teras,Pondasi, Renovasi,Rehap, Kramik, Granit, Batu Alam, Ngecat, dll.. Jika Bpk/Ibu berminat, Hub/ Sms Hendri Abu Hamzah 0852 6525 6800/ 0812 2371 5116 “Menjaga Amanah dan Kualitas Bangunan” Khusus borongan pekanbaru dan sekitarnya. Mohon beritahu karib kerabat serta tetangga anda

RABU

23

04 DESEMBER 2013  NO. 573 TAHUN III

Awal 2014, Harga Makanan dan Minuman Naik Hingga 15 Persen JAKARTA- Industri makanan dan minuman berencana menaikkan harga produksinya. Upaya ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. "Kalau di industri makanan dan minuman, ketergantungan kami terhadap bahan baku impor sangat besar. Kami harus sadar itu," kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi), Adhi S. Lukman, di sela acara "Simposium Pangan Nasional" di Indofood Tower, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2013. Dengan depresiasi rupiah, dia menjelaskan, otomatis akan berpengaruh terhadap harga produksi perusahaan. Kondisi itu yang membuat produsen makanan dan minuman khawatir. Adhi menjelaskan, pengusaha makanan dan minuman kesulitan untuk menentukan biaya produksi mereka, mengingat pergerakan rupiah yang tidak dapat diprediksi. Misalnya, mereka telah menghitung biaya produksi dengan rupiah yang berada di level Rp11.000-11.500 per dolar AS. Tapi, rupiah pernah melemah di level Rp12.000 per dolar AS. "Ternyata, sudah menembus Rp12.000 dan ini bisa mudah melonjak hingga Rp13.000. Itu yang menjadi sulit bagi industri. Kami mau

kalkulasi harga produksi itu basisnya apa? Ini yang sedang dipelajari apakah dengan Rp12.000 atau Rp14.000," ujarnya. Keputusan menaikkan harga produk rupanya menjadi hal yang tidak bisa ditunda lagi. Mereka merasa tidak bisa terus-menerus mengorbankan marjin produksi demi tidak ada

kenaikan harga produk. "Untuk itu, Januari (2014), kami akan menaikkan harga, karena ada faktor kenaikan harga BBM, kurs, dan penyesuaian upah minimum regional (UMR). Kenaikannya rata-rata 10-15 persen" kata dia. Penyesuaian ini, Adhi melanjutkan, adalah harga yang sudah tidak bisa ditawar lagi. Depresiasi rupiah benar-

benar memukul industri makanan dan minuman. Sebab, langsung berimbas kepada bahan produksi, seperti gula, terigu, dan kemasan. Ketergantungan industri tersebut terhadap bahan baku impor sangat tinggi. "Kalau berbasis terigu, ketergantungannya luar biasa. Gula juga seperti itu.

Kalau kemasan itu fifty-fifty. Itu baru bahan baku impor. Belum termasuk biaya UMR dan lainnya," kata dia. Adhi tidak memungkiri penyesuaian harga tersebut akan menimbulkan "gejolak" bagi konsumen. Tetapi, pihaknya optimistis konsumen bisa menerimanya setelah 1-2 bulan penyesuaian harga.BETTER-vvn

BCA Finance Terbitkan MTN Rp 300 Miliar JAKARTA - BCA Finance dan lembaga penjaminan kredit Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF) melakukan penandatanganan kerja sama penjaminan dalam penerbitan Medium Term Notes (MTN) III BCA Finance 2013 senilai Rp 300 Miliar. MTN tersebut menawarkan suku bunga tetap sebesar 8,2 per-

sen. "MTN akan berlaku per 4 Desember 2013," kata Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim, Selasa (3/12). Surat utang ini memiliki tenor tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 4 Desember 2016. Seluruh dana hasil penerbitan surat utang ini akan dialokasikan untuk pe-

nyaluran pembiayaan kendaraan bermotor. BCA Finance menunjuk PT Nikko Securities Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Penerbitan MTN merupakan upaya perseroan mencari dana murah di tengah situasi bisnis yang terus berkembang dengan pesat. Ker-

ja sama ini menjadi langkah penting bagi ekspansi bisnis BCA Finance ke depan. Terbitnya surat utang ini juga menunjukkan kepercayaan investor dan dunia keuangan umumnya kepada BCA Finance di tengah situasi ekonomi yang kurang kondusif. Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) telah

sepakat untuk memborong seluruh surat jangka menengah atau MTN III BCA Finance tersebut. General Manager Investment Banking Asia SMBC Kato mengatakan, perseroan sepakat membeli seluruh MTN yang diterbitkan BCA Finance karena nilai transaksi ini akan menguntungkan kedua pihak.BETTER-rpc


24

RABU

04 DESEMBER 2013 ď Ź NO. 573 TAHUN III

BISNIS TERKINI

Acer dan Asus Laku Keras PEKANBARU - Laptop merek Acer 3132 dan Asus X200 sangat laku keras di Plaza Bitcom. Setiap hari rata-rata habis terjual 20 unit. Hal ini disampaikan Memey, marketing Plaza Bitcom kepada Berita Terkini, Selasa (3/12/13). Dijelaskannya, larisnya kedua produk ini dikarenakan harga yang murah ditambah dengan spek yang lumayan bagus. "Harga yang kami tawarkan masih dalam jangkauan pelajar dan mahasiswa. Makanya kedua jenis produk ini menjadi bidikan," terang Mey-mey. Dikatakan Memey, harga yang ditawarkan untuk Acer 3132 dibandrol dengan harga Rp 3.590.000,- per unit, dan Asus X200 dibandrol Rp 3.480.000,- per unit.

"Garansi yang diberikan di Bitcom Plaza Komputer ini adalah Garansi dari perusahaan. Ratarata garansi kami berikan ke pelanggan adalah garansi nasional yaitu selama 2 tahun," jelasnya. Selain menjual kedua merek tersebut, Bitcom Plaza Komputer juga menjual merek lain yang tak kalah bagus. Seperti, merek Hp, Sony, Toshiba dan lainnya," ujarnya. Dijelaskan Mey-mey, semua komputer yang dijual di Bitcom Plaza Komputer adalah asli. "Kami menjual semuanya asli dan bukan rakitan. Jadi kami berani memberikan garansi dengan waktu yang lama," Kata Memey. Jika anda mencintai produk

yang mahal dan berkualitas, Bitcom Plaza Komputer ini juga menyediakan merek Toshiba 8501010X Intel Core I 3630 QM dengan layar LED 15,6 Inchi. Tunggu apalagi datang saja langsung Ke Bitcom Komputer Di jalan Tuanku Tambusai No 60.BETTER-irw

Cita Rasa Berbeda dari Bakso Wisata

PEKANBARU - Bagi anda pecinta kuliner ringan, Bakso Wisata buatan H Selamet hadir memenuhi selera rasa Anda. Bakso, Mie Ayam, Miso dan Pangsit sudah memiliki sertifikat resmi dari persatuan pedagang Bakso. "Saya meyakini kalau buatan bakso dan mie ayam saya termasuk yang sudah memiliki standar yang baku. Kalau tak enak nggak mungkin saya berjualan," jelas Selamet, pemilik Bakso Wisata. Bakso Wisata Buatan Haji Slamet ini mulai buka dari Jam 15.00 Wib Sampai dengan 22.00 Wib. Menu yang dijual kepada para pelanggan diantaranya Bakso komplit, Mie Ayam, Mie Pangsit, dan Miso. Selain itu juga ada aneka minuman seperti Juice dan soft drink. Bagi Anda pencinta wsata kuliner, datang dan kunjungi Bakso Wisata Haji Selamet di Jalan Rambutan Pekanbaru. Cukup Rp 10 Ribu, Anda sudah bisa mendapatkan satu porsi Bakso. BETTER-irw


Edisi 573