Page 1

BERITA TERKINI

SELASA Jadwal Sholat

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

04.36 12.04 15.28 18.06 19.14

Rp 3000

Harga (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Call Centre (0761) 34381

1.861,77/kg 25 November 2013

EMAS

9,317.73 25 November 2013

TBS KELAPA SAWIT

3,617.56 25 November 2013

SGD/ IDR

MYR/ IDR

USD/ IDR

Terbit 24 Halaman

11,663.00 25 November 2013

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

453076.78/gr 25 November 2013

Guru Honor Tuntut Jadi PNS Pendapatan rendah meski berpendidikan S2

Apalagi rata-rata kami telah berusia 40 tahun. Dalam usia 40 tahun tersebut, menutup kesempatan kepada tenaga honorer untuk ikut CPNS dari pelamar umum." SAHRAN RITONGA Ketua FKTHK Pekanbaru

PEKANBARU- Puluhan guru honorer yang tergabung dalam Forum Komunikasi Tenaga Honorer Kategori II (FKTHK- II) Kota Pekanbaru berunjukrasa di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru, Senin (25/11/2013). Mereka me-

nuntut pemerintah untuk mengangkat mereka menjadi PNS. Pengunjukrasa mengatakan mereka layak diangkat untuk menjadi PNS karena telah mengabdi sebagai tenaga honorer rata-rata diatas 15

tahun dan telah berpengalaman. "Apalagi rata-rata kami telah berusia 40 tahun. Dalam usia 40 tahun tersebut, menutup kesempatan kepada tenaga honorer untuk ikut CPNS dari pelamar umum,"

ujar Ketua FKTHK Pekanbaru, Sahran Ritonga. Menurut Sahran, tenaga honorer K-II di seluruh Indonesia berjumlah 648.992 orang. Mereka rata-rata telah berpendidikan strata satu (S1) bahkan ada tenaga honorer

yang berpendidikan Starta Dua (S2) dan Strata Tiga (S3). "Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak mengangkat mereka menjadi PNS," terang

GURU

JAKARTA - Kontrak pengelolaan dua blok migas berakhir pada 27 November nanti. Namun, hingga saat ini, pemerintah belum menentukan sikap resmi terhadap dua blok tersebut, yakni Blok Central Sumatra dan Blok Siak di daerah Riau. Khusus Blok Siak, empat bupati yang berada di kawasan Blok Siak yakni Bupati Kabupaten Kampar Jefri Noor, Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Anas Mamum, Bupati Kabupaten Bengkalis Herlian Saleh dan Bupati Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Achmad sudah menyamakan persepsi. Persepsi itu adalah Blok Siak harus dikelola daerah.

PEKANBARU- Kalangan DPRD Kota Pekanbaru mulai mempertanyakan hutang Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap PT Karsa Tirta Dharma Pangada (KTDP) selaku investor pengembangan dan pembenahan sarana prasarana PDAM Tirta Siak. Jika hutang tersebut dibayarkan melalui AP-

Herwan Nasri

BD 2014 ini, Dewan akan menelusuri terlebih dahulu kenapa Pemko berhutang sebanyak itu kepada PT KTDP. "Ini turunan Walikota sebelumnya waktu perjanjian kerjasama PT KTDP dengan pemerintah itu dibuat

pada 2002. Sekarang jadi tanggung jawab pemerintah yang baru, kalau dibayar tentu harus ada prosedurnya," kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Herwan Nasri, saat berbincang di ruang kerjanya, Senin (25/11/2013. Menurut Herwan, baru-baru ini

DEWAN

HAL 6

Sinabung Meletus 19 Kali MEDAN - Aktivitas Gunung Sinabung terus meninggi. Sejak dinaikan menjadi awas (level IV) terhitung Minggu (24/11/2013), Gunung Sinabung telah meletupkan lava pijar dan menyemburkan abu vulkanik sebanyak 19 kali. "Total, sudah tercatat 19 kali erupsi sejak kemarin," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan

HAL 6

SINABUNG

Protes Kriminalisasi Dokter

27 November Dokter Riau tak Layani Pasien PEKANBARU Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau menggelar aksi berhenti melayani pasien pada 27 November sebagai bentuk solidaritas menolak kriminalisasi dokter terkait kasus dr Dewa Ayu Sasiary Prawani di Manado. "Tapi ini bukan mogok kerja, yang kita tidak layani hanya pasien

penyakit yang tidak perlu tindakan darurat (emergency), misalkan sakit flu atau sunatan," kata Ketua IDI Riau, dr Nuzelly Husnedi, di Pekanbaru, Senin (25/11/ 2013). Ia mengatakan, pada aksi solidaritas tanggal 27

27NOVEMBER HAL 6

HAL 6

Kupon Dihal 9

Gratis an kini aftar Pend Berita Ter . 124 o n n a ri hi 21 or Ha a Bud K a n t D R . S e t i 2 7511 11 1 8 Jl. 0 . Telp

koranbetter.com

HAL 6

Dewan Pertanyakan Hutang Pemko Rp41 Miliar

Nasib Blok Siak Masih Menggantung

NASIB

Sudah mengabdi lebih dari 15 tahun

Harian Umum Berita Terkini

@koranbetter

harianbetter@yahoo.co.id


2

SELASA

Hari Guru

Resiko Profesi IKATAN Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Riau akan menggelar aksi berhenti melayani pasien pada 27 November sebagai bentuk solidaritas menolak kriminalisasi dokter terkait kasus dr Dewa Ayu Sasiary Prawani di Manado. Tapi ini bukan mogok kerja, karena para dokter masih akan melayani pasien tindakan darurat (emergency). Aksi tersebut dilakukan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap dr Dewa Ayu yang dihukum 10 bulan penjara. IDI Riau mendukung Aksi Solidaritas Keprihatinan Nasional Perhimpunan Obsteri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Menteri Kesehatan agar dokter Ayu tidak menjalani hukuman selama proses Peninjauan Kembali diajukan. Dokter Ayu dalam membantu persalinan Julia Fransiska Makatey ternyata tidak berjalan dengan sukses. Pasien meninggal karena ada emboli udara atau gelembung udara di bilik kanan jantung. IDI dan POGI menilai tindakan tim dokter sudah sesuai prosedur. Penjatuhan sanksi pidana terhadap dokter dianggap menjadi preseden buruk dalam dunia medis. Kalau dokter bisa dengan mudah dipidanakan, nanti para dokter enggan melakukan tindakan medis terhadap pasien. Apalagi, di Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, ma-la-prakt-ik tidak diatur secara tegas. Kasus kelalaian medis di-per-lakukan sama dengan kasus pidana atau perdata se-suai dengan KUHP serta KUH Perdata. Memang, profesi dokter rawan dikriminalisasi. Tindakan medis yang diambil seorang dokter memang sangat berisiko. Sama halnya dengan kriminalisasi terhadap pilot yang mengalami kecelakaan penerbangan. Ketika seorang pilot dijatuhi hukuman pidana, rekan-rekan pilot yang lain akan menganggapnya sebagai bentuk kriminalisasi. Begitu juga, ketika seorang wartawan menulis berita dan dijatuhi hukuman pidana, kasus tersebut akan dianggap bentuk kriminalisasi. Kita semua bersepakat bahwa profesi dokter yang mulia itu harus dilindungi. Seorang dokter seharusnya tidak mudah dipidanakan. Namun, IDI juga harus fair. Ketika seorang dokter memang terbukti lalai, harus ada hukuman setimpal. Harus diakui, masih ada dokter yang belum memberikan pelayanan yang baik. Masih banyak pasien dikecewakan dokter. Masih banyak dokter mencekik’ pasien dengan obat-obatan yang mahal, terkadang tidak diperlukan pasien. Kemudian, dokter yang membiarkan penanganan darurat pasien dilakukan perawat yang bisa berakibat fatal. Kita juga sering mendengar keluhan para pasien jamkesmas yang kerap mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari dokter atau rumah sakit. Masyarakat harus paham bahwa kegagalan medis belum tentu malapraktik. Ini memamg tak gampang karena masyarakat awam juga tak paham bagaimana sebuah penyakit disembuhkan. Karena itu memang perlu kejujuran, karena sebuah profesi tidak akan berjalan dengan baik tanpa ada kejujuran didalamnya. IDI juga harus memperlihatkan fakta yang benar ketika memang sebuah kejadian dianggap malapraktik, jangan menyembunyikan atau berlindung dibalik ketidaktahuan masyarakat. Kita berharap antara profesi dokter dan sakit masyarakat berjalan bersisian, sehingga akan didapatkan hasil akhir yang saling memusakan.***

Yung Lebay

+ Guru

honorer tuntut diangkat jadi PNS, Yung!

- Harus diangkat cepat itu Cu!

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Oleh Haryono Suyono HARI ini, para guru yang tergabung dalam organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di seluruh Indonesia memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dengan penuh suka cita. HGN pertama kali ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Sejak saat itu, bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PGRI, keberadaan dan perjuangan guru di seluruh Indonesia, di polosok dan di gunung-gunung, diakui dengan sungguh-sungguh oleh pemerintah. Nasib hidupnya makin lama makin mendapat perhatian. Peningkatan mutu yang sekaligus merupakan awal dari peningkatan martabat para guru di sekolah dan orang tua serta masyarakat pada umumnya, mendapat perhatian dan tempat yang wajar. Secara bertahap para guru diberikan kesempatan untuk kembali kuliah mendapatkan tambahan ilmu di banyak perguruan tinggi yang dulu adalah IKIP di seluruh Indonesia. Hasilnya sungguh luar biasa dan membesarkan hati. Sekarang para guru mulai tidak dapat dipandang enteng. Guru SD yang bergelar sarjana (S1) dan magister (S2) makin banyak jumlahnya di pelosok Tanah Air. Sehingga, orang tua yang mengirim anaknya ke SD percaya diri bahwa anaknya akan memperoleh pendidikan yang memadai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak jarang sebagai pemangku gelar sarjana, banyak guru yang tidak saja mengajar anakanak dengan kurikulum yang wajib, tetapi menambah bekal yang lebih, sehingga anak didik mulai dari tingkat SD sudah biasa mendapatkan tambahan ilmu dan ketrampilan soft skill yang berguna untuk bekal hidupnya kelak. Dalam kehidupan kemasyarakatan, guru dengan gelar sarjana, menjadi pemimpin di tingkat desa. Tidak jarang guru, bersama

pegawai negeri atau mantan pegawai negeri yang tergabung dalam organisasi PWRI, dipercaya oleh masyarakat luas menjadi pemimpin dalam berbagai organisasi mas-

mereka ikuti dengan tanpa putusnya. Pengaruh masyarakat yang sedang dalam masa transisi yang penuh dengan gejolak menyebabkan bahwa kompetensi kepri-

murid memberikan penghargaan melalui anakanaknya kepada para guru. Di India, Hari Guru ditetapkan pada tanggal 5 September bertepatan dengan Hari Ulang

yarakat di pedesaan. Mereka menjadi pemimpin non formal dan bergerak dalam upaya pemberdayaan di pedesaan. Pagi hari mereka mengajar di sekolah, sore dan malam hari tidak jarang mereka menjadi pemimpin yang dengan suka rela membantu pemberdayaan masyarakat yang luar biasa. Tidak dapat dimungkiri, seperti profesi lainnya, dalam prakteknya sehari-hari para guru juga masih menghadapi kendala dalam hal pemahaman substansi bahan ajar yang lebih up to date, utamanya mereka yang bertugas di daerah yang jauh dari informasi mutakhir dan aliran bahan pengajar yang masih langka. Sifat pendidikan yang mereka tempuh selama kuliah juga menyebabkan adanya kekurangan dalam hal pedagogi yang seharusnya

badian dan sosial para guru menghadapi kendala dan tidak jarang menempatkan seorang guru dalam keadaan yang dilematis dan menjadikannya sulit untuk mengambil sikap pada waktu menghadapi murid-muridnya dimuka kelas. Di banyak belahan dunia, Hari Guru juga ditetapkan dan diperingati dalam berbagai bentuknya yang menarik. Di Amerika Serikat dan banyak negara besar lainnya, Hari Guru sudah menjadi bagian dari budaya bangsa-bangsa besar itu. Di negara-negara Asia, apresiasi terhadap para guru juga digelar secara nasional maupun dalam lingkungan sekolah di banyak bagian negara itu. Di Filipina misalnya, Hari Guru ditetapkan pada tanggal 6 Oktober. Pada Hari Guru itu biasanya para orang tua

Tahun Presiden India, Dr. Sarvapali Hadhakrishhan, yang juga seorang guru. Hari Guru biasanya dirayakan di sekolah dengan variasi yang menarik sebagai ungkapan rasa hormat kepada guru dan meneladani bahwa seorang guru bisa juga menjadi presiden dari suatu negara besar. Di Iran ditetapkna pada tanggal 2 Mei dengan bentuk peringatan yang sama meriahnya. Di Korea Selatan ditetapkan pada tanggal 15 Mei yang biasanya ditandai dengan kunjungan anggota palang merah remaja kepada para guru yang sedang sakit, atau juga penghargaan kepada para guru dan pemberian hadiah yang dianggap kehormatan kepada para guru. Di Malaysia dijatuhkan pada tanggal 16 Mei, Pakistan tanggal 5 Oktober, dan di RRC dite-

tapkan pada tanggal 10 September dimana muridmurid memberikan balas jasa kepada para guru di tempat mereka mengajar. Di Vietnam Hari Guru diperingati pada tanggal 20 November dimana para guru, atau mantan guru, mendapat kehormatan dikunjungi sebagai seseorang yang dianggap sangat terhormat. Karena dalam kenyataannya di Indonesia seorang guru tidak saja dianggap sebagai pembawa pembaharuan di dalam kelas untuk anak-anak usia sekolah, tetapi juga pemimpin dalam lingkungan masyarakat, pendidikan di kelas kiranya dapat pula dipadu dengan pendidikan soft skill di luar kelas sehingga guru, mulai dari yang mengajar di SD, SMP dan SMA, bisa juga memadukan pendidikan dan pengajarannya dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat di luar bangku kelasnya langsung bersama masyarakat di lingkungannya. Anak-anak sejak usia dini diperkenalkan dengan situasi yang ada di luar kelas dan secara bertahap dan sederhana ikut membantu bersama masyarakat memecahkan masalah yang sedang berkembang dalam suatu teamwork bersama rakyat banyak. Kegiatan kepramukaan tidak dilakukan di halaman sekolah tetapi menyatu dengan kegiatan di masyarakat luas, sehingga prakteknya langsung berhadapan dengan masyarakat. Dengan cara itu, anak didik ditantang menggelar kegiatan seperti lomba design pakaian, alat-alat industri rakyat yang dapat dikenalkan kepada masyarakat seperti halnya kegiatan KKN perguruan tinggi, membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat dengan cara sederhana dan menarik. *** Penulis adalah ketua umum DNIKS

Posisi Guru di Hari Guru Oleh Sulardi TANGGAL 25 November adalah Hari Guru. Harus dipahami bahwa telah terjadi pergeseran nilai atas sosok dan profil guru. Saat ini, para guru mogok mengajar, guru demonstrasi menuntut perbaikan merupakan hal yang biasa. (Pada masa Orde Baru jelas hal tersebut tabu dan tidak mungkin). Problematika seputar guru sesungguhnya telah menjadi problem nasional yang berkepanjangan, dari masalah kesejahteraan guru yang tidak sebanding dengan beban yang harus dipikul di pundak guru, hingga profesionalisme guru yang terus diperdebatkan. Dengan adanya UU Guru dan Dosen bukan berarti masalah guru selesai. Sebab, UU ini tak ayal akan memunculkan masalah baru, misalnya, organsisasi profesi guru apakah bisa independen atau harus masuk organisai tunggal bentukan negara. Problem lain yang harus segera ditangani adalah serifikasi profesi guru, apakah hal tersebut bisa dilakukan segera dengan standar yang betul-betul terjamin kualitasnya ataukah sekedar selembar surat yang harus 'dibeli' oleh para guru. Temuan Rektor Universitas Negeri Malang terhadap pengujian berkas portofolio, banyak terjadi kecurangan, salah satunya ada guru yang menaruh amplop berisi uang di

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

berkas portofolionya (2007), tentu ini hal yang memprihatinkan, sekaligus pertanda hal tersebut biasa dialami oleh para guru saat mengurus kepangkatan ataupun yang lainnya. Ini mengingat selama ini acapkali guru harus membayar secara tidak resmi untuk kenaikan pangkatnya, dan atau saat guru dipromosikan menjadi kepala sekolah atau penilik sekolah. Masalah mendasarnya, selama ini guru telah dijadikan korban kebijakan di negara ini. Potret guru sengaja dicetak buram, keburaman itu dibingkai dengan image bernama "pahlawan tanpa tanda jasa". Gelar pahlawan tanpa tanda jasa inilah yang mebuat guru dan masyarakat di negara ini ternina bobok, sehingga masyarakat di luar kesadarannya memahami guru sebagai profesi yang nrimo, dalam kekurangan dan kesederhanaan. Guru menjadi sosok yang siap menderita, menerima apa pun kebijakan dari pemerintah, guru harus sederhana, guru harus tanpa pamrih dalam menjalankan tugasnya. Image inilah yang sesungguhnya harus segera dicabut. Guru adalah guru, pahlawan adalah pahlawan. Gelar pahlawan tanpa tanda jasa yang melekat pada profesi guru itulah yang menyebabkan guru menjadi terhegeomoni dalam bingkai kegagahan yang

tak berdaya. Profesi guru terpenjara dalam kata indah 'pahlawan tanpa tanda jasa'. Secara demikian, guru menjadi sosok yang seolah dirinya resi, yang dalam kehidupan sehari-hari tidak lagi memikirkan materi, bondo donya, harta duniawi -, sehingga menjadi tidak pantas bila ada guru yang hidupnya bermewah-mewah. Guru disamakan dengan guru dalam cerita pewayangan, yang tugasnya mengajari para ksatria agar berada di jalan yang benar, tanpa dipikirkan kebutuhan hidup dunianya. Guru dalam pewayangan dicitrakan guru yang sederhana, bijak, waskita, tanpa pamrih. Sosok inilah yang mau dilekatkan pada para guru - guru di Republik ini. Sesungguhnya harus dipahami, guru di Republik ini berada di alam nyata. Guru adalah guru, bukan resi dalam dunia pewayangan. Guru di Republik ini adalah guru yang masih menginginkan terpenuhinya kebutuhan hidup lainnya di luar keinginan mencerdaskan anak didiknya. Maka, sudah saatnya bangsa dan masyarakat di negeri ini menempatkan guru dalam deretan profesi yang terhormat lainnya, seperti dokter, apoteker, pengacara, hakim, jaksa, arsitek, peneliti, wartawan, dan profesi lainnya.

Sehingga, guru dihargai karena profesinya sebagai guru, sebagaimana kita menghormati dan menghargai dokter, arsitek yang profesional di bidangnya, pengacara yang piawai menangai perkara, dan profesi-profesi lainnya secara profesional. Menghormati guru bukan hanya karena kesederhanannya dan pengabdiannya yang tak kenal waktu dan lelah. Oleh sebab itu, marilah para guru guru itu dibebaskan dari predikat 'pahlawan tanpa tanda jasa'. Sebab, gelar ini hanya menghadirkan kesadaran semu, yang hanya melahirkan ilusi ilusi indah bagi guru, yang seolah guru siap menderita, siap tidak kaya untuk tidak mengatakan miskin -, toh guru adalah pahlawan, sebagai pahlawan pastilah tidak boleh berpamrih. Guru dan masyarakat di negeri ini harus dibangunkan dari mimpi 'guru sebagai sosok pahlawan'. Guru adalah guru, profesinalisme guru semestinya diletakkan pada ukuran bagaimana kemampuan guru dalam mencerdaskan anak didiknya. Oleh sebab itu, sudah saatnya guru memiliki wibawa secara ekonomi, politik, sosial budaya, dan intelektual di hadapan masyarakat, siswa, dan orangtua siswa tentunya. Wibawa yang dimiliki oleh guru, akan menempatkan sosok guru yang dinilai,

dihargai, dihormati sebagai sosok yang secara profesional pantas mendapatkan ya. Bukan karena kasihan, dan bukan karena hanya kesederhanaanya, dan juga bukan karena gelar 'pahlawan tanpa tanda jasa' yang melekat. Dengan terbebasnya guru dari predikat semu, yaitu pahlawan tanpa tanda jasa, suatu saat nanti akan muncul guru yang benar-benar menjadi pahlawan, seperti halnya dokter, tentara, hakim, jaksa, advokat, yang mencurahkan hidupnya untuk mengabdi demi kepentingan peradaban dan tumpah darahnya yang kemudian pantas mendapat gelar menjadi pahlawan, seperti pahlawan-pahlawan lainnya yang kita kenang sebagai pahlawan. Jadi, posisi guru adalah profesi, yang semestinya profesional. Secara manusiawi guru ada yang nakal, ada yang jahat juga. Oleh sebab itu, marilah kita bersama memposisikan guru sebagaimana profesi yang lain, tanpa memaksakan diri sebagai 'pahlawan tanpa tanda jasa'. Dengan demikian, kelak akan muncul 'Ki Hadjar Dewantara' abad modern yang mengabdikan diri pada dunia pendidikan. Selamat ulang tahun, Bapak-Ibu Guru Republik Indonesia! *** Penulis adalah dosen Universitas Muhammdiyah Malang

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

SELASA

Advertorial

TP PKK Kecamatan dan Desa Diminta Berkoordinasi SELATPANJANG-Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kepulauan Meranti, Nirmawana Sari mengharapkan TP PKK di setiap tingkat kecamatan maupun desa, harus saling melakukan koordinasi. Sehingga apapun informasi bisa cepat diterima, dilaksanakan sesuai dengan program kerja TP PKK. Demikian dikatakan Nirwanasari melalui Sekretaris Khairiah Defril, beberapa waktu lalu. “Kita meminta TP PKK di tingkat kecamatan untuk lebih aktif, lebih kreatif dan lebih komunikatif. Komunikatif yang dimaksud adalah sering melakukan koordinasi ke tingkat desa maupun ke kabupaten. Hal ini sangat penting, karena jika ada misskomunikasi akan berdampak pada kinerja TP PKK. Gejala ini sudah mulai terlihat, ada beberapa TP PKK terjadi miss komunikasi, sehingga menghambat program kerja, dan menurunkan kinerja PKK di tengah-tengah masyarakat,” ungkap Khairiah. Padahal, lanjut Khairiah, TP PKK Kabupaten Kepulauan Meranti mengharapkan, TP PKK di tingkat Kecamatan bisa menjadi contoh bagi PKK di pedesaan. “Kami menemukan di lapangan, PKK yang seharusnya saling berkoordinasi tetapi justru mengalami perpecahan dan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan di daerah tertentu, prestasi dan kinerja PKK malah menurun," ucap Khairiah. Ditambahkan Khairiah, sebagai salah satu wadah organisasi perempuan di desa, PKK merupakan sebuah gerakan yang tumbuh dari bawah dengan perempuan sebagai penggerak dan dinamisatornya dalam membangun, membina, dan membentuk keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga sebagai unit kelompok terkecil dalam masyarakat. Kehadiran PKK harus menjadi motor penggerak kemajuan masyarakat di segala bidang, khususnya pendidikan, kesehatan dan ekonomi keluarga. Anggota PKK juga diharapkan saling berkoordinasi dan bekerjasama dalam menjalankan program PKK. "Anggota PKK harus saling kerjasama, jangan malah saling menjatuhkan, apalagi jika itu PKK yang ada di kecamatan yang harusnya menjadi contoh bagi PKK di pedesaan. Bila demikian, akan sulit kita membangun organisasi "ujarnya. Khairiah juga mengharapkan agar Ketua PKK kecamatan turun tangan dan menjadi penengah bagi anggotanya. "Solusinya tentu saja ketua PKK di kecamatan tersebut ikut berperan aktif dan turun tangan serta menjadi penengah bagaimana mengatasi permasalahan yang ada di tubuh PKK itu sendiri," harapnya. BETTER-rahmi

SMPN 1 Gelar Beragam Lomba  Sempena Hari Guru Ke-68

SELATPANJANG - Keluarga besar SMPN 1 Tebing Tinggi menggelar beragam perlombaan dalam rangka memperingati hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) atau yang lebih dikenal dengan Hari Guru dengan berbagai kegiatan. Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMPN 1 Tebing Tinggi Ahmad Kudri SPd, Senin (25/11). Dijelaskannya, Hari Guru ke-68 tahun ini mengangkat tema 'Mewujudkan guru yang kreatif dan inovatif dengan menegakkan kode etik untuk penguatan implementasi kurikulum 2013'. "Sesuai dengan tema tersebut, diharapkan ke depan, profesionalisme guru bisa semakin meningkat sesuai dengan perkembangan zaman dan guru semakin lebih baik lagi dalam pembelajaran," ucap Ahmad Kudri. Ditambahkan Ahmad Kudri, guru juga dituntut harus kreatif dalam menyongsong Kurikulum 2013, dimana guru hanya sebagai fasilitator. Artinnya, guru tidak lagi satu-satunya narasumber. "Jadi selain dari guru, siswa juga bisa mendapatkan ilmu pengetahuan melalui buku ataupun internet. Oleh karena itu, guru sangat diharapkan bisa menguasai berbagai perkembangan zaman, jangan sampai siswa lebih tahu informasi dibandingkan guru," lanjutnya. Sementara itu, Pembina OSIS SMPN 1, Rodiah, menyatakan beragam kegiatan dilakukan sempena peringatan Hari Guru seperti lomba yel-yel antar kelas, balon dangdut kaki, bola pimpong dangdut, memancing dalam botol serta lomba mading antar kelas. "Kegiatan ini diharapkan bisa semakin meningkatkan prestasi dan dapat menjalin silaturahmi antar guru dan siswa. Jadi khusus hari ini, seluruh siswa dan guru berkumpul dan bersama-sama memperingati Hari Guru," tandasnya. BETTER-rahmi

3

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

MTQ Kepulauan Meranti. Bupati Kepulauan Meranti ditemani penyanyi religi Opick di acara pembukaan MTQ Kepulauan Meranti, belum alama ini. MTQ tahun ini berjalan sukses dan meriah dibandingkan tahun sebelumnya.

 Serapan APBD 2013 70 Persen

Dewan Minta Penggunaan Anggaran Dimaksimalkan SELATPANJANG – Masih minimnya serapan penggunana APBD tahun anggaran 2013, sempat membuat terkejut anggota legislatif Meranti. Berdasarkan penyampaian Sekda di sejumah media massa berberapa waktu lalu, serapan penggunaan APBD tahun anggaran 2013 belum sampai 70 persen. Sementara masa efektif penggunaan APBD untuk tahun anggaran 2013, tinggal menghitung hari lagi. Kalau benar hal ini terjadi, dipastikan di akhir tahun anggaran akan menyisakan silpa yang sangat besar. Dan ini jelas akan menimbulkan persepsi yang miring oleh masyarakat, karena Pemkab dinilai gagal merealisasikan program yang

telah rencanakan. Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Hafizoh, belum lama ini. Menurut Hafizoh, idealnya serpaan penggunaan APBD sudah berada di atas angka 80% dari total alokasi belanja APBD tahun berjalan. Belum lagi alokasi anggaran di APBD-P yang baru disahkan, beberapa hari lalu. Otomatis alokasi anggaran yang belum terserap akan semakin banyak. “Tidak ada alasan untuk menunda-nunda realisasi penggunaan anggaran APBD tahun 2013. Kita minta agar SKPD di bawah koordinasi Sekda untuk semaksimal mungkin meningkatkan serapan penggunaan anggaran. Kita tidak ingin sipa di ahir tahun membangkak diatas angka 25% dari total APBD

berjalan. Kalau ini terjadi, kesannya Pemkab dinilai tidak mampu mengelola penggunana anggaran dengan baik. Sementara tahun lalu kita sudah meraih WPT,” ungkapnya. Dijelaskan Hafizoh, dari awal, dewan sudah sering mewanti-wanti Pemkab Kepulauan Meranti melalui masingmasing SKPD untuk meningkatkan kemampuan serapan penggunaan anggaran. Hal ini dimaksudkan agar alokasi anggaran yang telah di sahkan, benar-benar terserap secara maksimal. Baik secara kuantitas maupun kualitas, bukan malah sebalinya, terkesan lamban. Dengan serapan anggaran yang masih berada di bawah 70%, hal ini menunjukkan bahwa kemampuan masing-masing

SKPD dalam memaksimalkan pengelolaan penggunaan anggaran belum berjalam maksimal sebagai mana yang diharapkan. Padahal, masyarkat sudah berharap agar setiap tahun anggaran ada peningkatan ekfektifitas dalam pengunaan anggaran. Sekdakab Kepulauan Meranti Drs Iqaruddin mengatakan, dengan semakin dekatnya masa akhir penggunaan anggaran tahun 2013, menuntut kesigapan masing-masing SKPD untuk bekerje lebih efektif. Seluruh program yang telah disusun dan anggarkan harus bias terlaksanan secara maksimal. Tidak ada pengecualian, terutama untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik,

baik yang bersifat fisik ataupun kegiatan lainnya. Hal tersebut dimaksudkan agar program yang telah direncanakan benar-benar mencapai target dan sasaran yang menjadi tujuan dari pelaksanaan program kegiatan. “Kita sudah koordinasikan dengan seluruh jajaran SKPD untuk menggesa efektifitas serapan penggunaan anggaran secara maksimal. Dengan waktu sisa, kita berharap masing-masing SKPD mampu meningkatkan serapan penggunaan anggaran, terutama yang bersentuhan langsung dengan kepentingan public. Kalau perlu, pimpinan SKPD harus turun langsung ke lapangan untuk melakukan evaluasi dam buka hanya menunggu laporan di balik meja,” tegas Sekda. BETTER-hkc

Pulau Terluar Butuh SDM PNS yang Andal SELATPANJANGKesempatan penerimaan CPNS tahun 2013 dimanfaatkan dengan maksimal oleh Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) pegawai negeri sipil (PNS) yang andal. Kepulauan Meranti merupakan daerah pemekaran dan memiliki pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Karena itu, sangat membutuhkan SDM PNS yang andal dan berkualitas serta memiliki komitmen tinggi dalam bertugas Demikian dikatakan Bupati sangat membutuhkan SDM PNS yang andal dan berkualitas serta memiliki komitmen tinggi dalam bertugas, belum lama ini. Bersama tim yang berasal dari pejabat Pemkab dan DPRD Kepulauan Meranti, bupati melakukan lobi ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN dan RB) Azwar Abubakar di Jakarta, Jumat (22/11). “Kepulauan Meranti merupakan daerah pemekaran baru dan memiliki pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Kondisi pulau-pulau ini

masih jauh tertinggal, begitu juga dengan ibukota kabupaten. Untuk itulah Kepulauan Meranti sangat membutuhkan SDM PNS yang andal dan berkualitas serta memiliki komitmen tinggi dalam bertugas,” ungkap Bupati kepada MenPAN. Sebelumnya, dengan gaya bahasa yang santun Bupati Irwan mengucapkan terimakasih kepada Menteri yang telah memberi kuota penerimaan CPNS tahun 2013 kepada Kabupaten Kepulauan Meranti. Saat ini proses penerimaan CPNS tersebut sedang dalam tahap pemeriksaan lembar jawaban oleh Kementerian PAN dan RB di Jakarta. Adapun tahun ini Kepulauan Meranti mendapatkan kuota 395 lowongan CPNS. Perinciannya, tenaga guru 59 orang, tenaga kesehatan 80 orang, dan tenaga teknis lainnya 256 orang. Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengharapkan Kementerian PAN memprioritaskan pelamar yang putra-putri asli daerah Kepulauan Meranti. Hal ini bukan didasari semangat kedaerahan tetapi pengalaman mengenai komitmen bertugas PNS yang putra daerah dan non putra daerah. “Dalam beberapa tahun ini kami menghadapi

fenomena banyak PNS yang non putra daerah minta pindah tugas, setelah menerima SK PNS seratus persen. Ini jelas merugikan daerah karena dulu kita membuka lowongan CPNS itu untuk mengisi kekosongan pegawai di daerah ini dan mengeluarkan biaya untuk melakukan rekrutmen pegawai,” tegas Irwan. Kadangkala, lanjutnya, berbagai cara dilakukan dan alasan disampaikan PNS itu meskipun Pemkab Kepulauan Meranti menolak permohonan pindah tugas tersebut. Akhirnya karena tidak ada ketentuan ketat yang mengatur soal pindah tugasnya PNS, mereka pun dengan mudah bisa pindah ke daerah lain. “Motivasi lain yang mendorong mereka pindah adalah insentif yang terlalu tinggi di daerah lain terutama di Pemerintah Provinsi. Akibatnya, PNS di tingkat provinsi menjadi lebih gemuk kendati wilayah dan tugasnya tidak terlalu luas. Sementara Kabupaten/Kota yang memiliki wilayah dan ruang tugas sangat luas menghadapi fenomena kekurangan pegawai,” tegas Irwan. Menurutnya, fenomena demikian sangat kecil terjadi bila PNS

bersangkutan putra daerah. Mau tidak mau, putra daerah tentu memiliki komitmen dan integritas bertugas yang lebih tinggi di daerah sendiri. Terlebih lagi bila mereka menyadari daerahnya jauh tertinggal dibandingkan daerah lainnya. Bupati mengharapkan, dengan penerimaan CPNS yang berkualitas maka diharapkan dapat menghasilkan pegawai yang andal dan berkomitmen tinggi dalam membangun Kepulauan Meranti, terutama daerah terluar di Indonesia ini. Menurutnya, peran PNS sangat menentukan dalam mempelopori dan melaksanakan pembangunan di daerah terutama di pulau-pulau terluar. Di Kepulauan Meranti terdapat empat kecamatan yang berada di pulau terluar yakni Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kecamatan Rangsang Barat, dan Kecamatan Pulau Merbau. Empat kecamatan ini memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak dari total sembilan kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain itu pulau terluar ini terancam abrasi pantai yang mencapai ratarata delapan meter pertahun.BETTER-moc

Guru Diharapkan Jadi Agen Perubahan SELATPANJANG - Guru diharapkan menjadi agen perubahan yang berperan dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti agar menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Demikian diungkapkan Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi di hadapan 120 guru CPNS K1 yang mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan prajabatan (LPJ), belum lama ini. Dijelaskan Bupati, mutu pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti dalam beberapa tahun kebelakangan, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. "Tahun 2010 hingga 2012, kualitas pendidikan kita meningkat, ini bisa terlihat dari hasil ujian nasional dimana Kabupaten Meranti bisa

masuk lima besar di Provinsi Riau. Namun di tahun 2013, prestasi tersebut justru menurun. Hal ini tentunya memerlukan perhatian serius oleh semua pihak," ujar Bupati. Ditambahkan Bupati, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam peningkatan kesejahteraan guru. Namun hal tersebut tidak berbanding lurus dengan peningkatan kualitas mutu pendidikan di Kabupaten berpulau ini. "Saat kesejahteraan guru ditingkatkan, mutu justru menurun dan tidak maksimal. Tentunya ini perlu menjadi perhatian kita, bagaimana kualitas pendidikan kita yang sempat mengalami peningkatan bisa terus dipertahankan,” harap Bupati. BETTER-Rahmi


4 Bupati Minta Beri Sanksi Siswa ke Warnet PASIRPENGARAIAN - Warung Internet atau Warnet tak sealamanya memberikan dampak positif. Belakangan cukup banyak dampak negatif dari menjamurnya warnet. Selain banyak siswa yang cabut di saat jam pelajaran sekolah, adanya perbuatan asusila oleh siswa di warnet ataupun sepulang dari warnet.Karena itu perlu aturan dan sanksi yang tegas bagi siswa yang ke warnet saat jam pelajaran sekolah. Mulai tahun 2014 Nanti Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi,akan mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbub ). Diamna Perbup itu yang berisikan pelajar terutama siswa dari level SD sampai dengan SMA di jam belajar yakni pada pukul 18 :00 sampai 21 :00 wib tidak dibenarkan berkeliaran terutama di warnet-warnet , menonton televisi dan playstation (ps). Demikian dikatakan Bupati Rokan Hulu Drs H. Achmad M.si pada saat HUT PGRI ke 68 di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu Senin (25/11)dikatakannya bahwa untuk meningkatkan sumber daya anak Rokan Hulu agar cerdas berintelektual dan religius maka di jam malam terutama dari pukul 18:00 sampai 21 :00 anak-anak harus belajar di rumah. Baik itu untuk mengulangi pelajaran yang diberikan guru disekolah ataupun melakukan gerakan magrib mengaji dan mulai tahun 2014 ini anak-anaka tidak lagi dibenarkan berada di warnet. Ps ataupun menonton televisi namun gunakan waktu tersebut untuk mengasah ilmu dan belajar sebaik mungkin. "Kepada para guru kita ingatkan agar tetap melakukan pengawasan kepada siswanya sehingga pada jam jam belajar tidak ada para siswa tersebut yang keluyuran atau bermain main di warnet,"ungkapnya. Dikatakan Bupati jika sudah dilakukan pengawasan namun para siswa masih keluyuran pada jam jam belajar tersebut berikan sangsi tegas sehingga hal yang sama tidak terulang kembali.Selain pengawasan dari majlis guru peran dan pengawasan orang tua juga sangat diperlukan dalam meningkatkan kedisiplinan bagi anak.Sehingga tidak ada anaknya yang keluyuran keluar rumah. "Jangan biarkan mereka menonton televisi pada jam belajar berikan pengertian yang positif bahwa ilmu merupakan hal yang teramat penting dalam menghadapi tantangan kemajuan zaman. Peran orang tua juga penting dalam membentuk kedisiplinan bagi sang anak, sehingga dengan harapan tercipta generasi muda yang handal dan berdidikasi di bidang pendidikan, karena generasi muda saat ini adalah pemimpin dimasa depan,"ungkap Bupati. BETTER-hms

Guru SMAN 2 Ujungbatu Raih Gelar Master UJUNGBATU - Kualitas dan kualifikasi seorang guru juga penting dalam meningkatkan output pendidikan di suatu sekolah. Dengan kualifikasi yang tinggi dan kualitas yang baik, otomatis guru akan bekerja profesional dan memberikan yang terbaik pada anak didiknya. Dalam rangka mewujudkan sekolah terbaik di Kabupaten Rokanhulu (Rohul) tahun 2016 mendatang, SMAN 2 Ujungbatu terus melakukan terobosan di berbagai line sektor. Salah satu upaya mewujudkan sekolah terbaik, adalah meningkatkan Kuwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) guru atau tenaga pendidik SMAN 2 Ujungbatu. Itu sebabnya, Dalam waktu dekat 4 orang guru akan menyandang gelar sarjana register Managemen Pendidikan (M.MPd).Demikian disampaikan Kepala Sekolah SMAN 2 Ujungbatu Drs. H. A. Hamid kepada wartawan diruang kerjanya. Menurut Hamid upaya peningkatan pendidikan sekolah juga harus ditunjang dengan tingkat disiplin para guru dan untuk SMAN 2 Ujung Batu ini sudah ada 4 orang guru yang meraih gelar Master yang merupakan suatu kebanggaan bagi sekolah maupun bagi siswa karena tenaga guru yang mengajarnya tersebut buka hanya sarjana saja tetapi sudah ada beberapa orang guru mendapat gelar Master atau sudah menamatkan S2 nya. "Adapun ke-4 orang guru yang akan diwisuda di STIE Ganesha dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2013 digedung Pariangan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, "ungkap Hamid. Ke empat orang guru yang akan diwisuda nanti antara lain, Drs. H. A. Hamid (Kepala Sekolah), Eni Rosa,S.Pd (Guru), Samsubar, S.Pd (Guru), dan Sri Mayeni,S.Pd (Guru).Dengan bekal dan pengetahuan sarjana register managemen pendidikan diharapkan kuwalitas pendidikan SMAN 2 Ujungbatu nantinya dapat diandalkan. Sedangkan Tesis yang dibuatnya waktu lalu berjudul Hubungan Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Guru. Adapun Organisasi kepemimpinan kinerja guru ada dua faktor, yakni budaya organisasi serta gaya kepemimpinan kepala sekolah. Sementara gaya budaya organisasi atau kepemimpinan harus demokratis dengan mengutamakan musyawarah mufakat dalam setiap keputusan dan kebijakan kepala sekolah. BETTER - Epi

SELASA

ROHUL

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

Disdukcapil dan KPUD Capai Kesepakatan PASIRPENGARAIAN - Data penduduk yang akurat dan valid sangat diperlukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rokanhulu. Apalagi di saat musim Pemilu saat ini. Baik Pemilihan Umum Gubernur Riau, Pemilihan Umum Legislatif hingga Pemilu Presiden nantinya. Juga untuk Pemilu Bupati (Pilbup). Karena itu perlu kesepakatan kerjasama KPUD Rokanhulu dengan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Karena itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disducapil) Rohul menggelar kesepakatan dengan pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rohul.Tindak lanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) diKementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bidang Direjn PUM terkait Adiministrasi Kependudukan (Admindu). Penandatangan nota kesepahan itu, dilakukan di Aula Kantor Disdukcapil Pasir Pangaraian. Langsung di lakukan Kadisdukcapil Rohul Drs. Yusmar, MSi, sedangkan dari pihak KPUD diwakili Anggota Komisioner Asri Siregar serta dihadiri staf dua intansi tersebut.Pada kesempatan tersebut , Kadisdukcapil Rokan Hulu Yusmar MSi mengatakan bahwa hasil dari Rakernas pendaftaran penduduk pada tanggal 17 s/d 19 November 2013 lalu, di Jakarta, bertujuan memaksimalkan dukungan pemerintah untuk mengakuratkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014 mendatang. Sebab masih terdapat lebih dari 10,4 juta belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pada pertemuan tersebut kedua intansi, menyepakati akan sama-sama turun ke lapangan untuk mendata DPT, jika tidak memiliki NIK, sebab

Data Penduduk yang valid dan akurat di disdukcapil sangat penting bagi KPUD. Karena itu perlu kesepakatan KPUD dan disdukcapil

di Rohul masih ada sekitar 32.929 ribu jiwa tidak memiliki NIK namun terdaftar di DPT Pileg, maka Tanggal 27 November 2013 datanya sudah dikirim via online ke Kemendagri untuk laporan tahap secaralengkap akan disampaikan pada Tanggal 5 Desember 2013. “Kita akan menggerakan semua Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) di 16 Kecamatan se Rohul, bekerjasama PPS, KPS dan Panitia Pemantau (Pemilih) untuk melakukan Pemutakhiran data,”ujar Yusmar. Kemudian dikatakan Yusmar bahwasannya dilapangan sering ditemukan, ada kekeliruan, nama dan gelar penduduk itu.

Maka pada pemutakhiran data nanti, bisa saja data pemilih di rubah, sesuai koordinasi Disdukcapil dan KPUD, dan DPT terbanyak itu ditemukan Kecamatan Tambusai Utara dan terendah di Kecamatan Pendalian IV Koto. “Hampir seluruh kecamatan ada kesalahan, namun ada 8 desa tidak ada masalah seperti, Desa Pasir Jaya, Bono Tapung, Pagar Mayang, Teluksono, Sontang, Bonai, Kasang Padang, Kasang Mungkal,” ungkap Yusmar. Pemda Rohul menghimbau, camat dan kades agar minta ke warganya agar dibuat keterangan domisilinya,se-

bab ada beberapa desa tidak memiliki keterangan domisili dari desa setempat. Adapaun secara rinci DPT harus dilakukan perbaikan yakni, Kecamatan Ujung Batu 4029, jiwa Rokan IV Koto 985 jiwa, Rambah 3016, jiwa. Tambusai 6652 jiwa, Kepenuhan 1749, jiwa Kunto Darussalam 3843 jiwa, Rambah Samo 1089 jiwa, Rambah Hilir 1501 jiwa, Tambusai Utara 3364 jiwa, Bangun Purba 429 jiwa, Tandun 1709 jiwa, Kabun 1293 jiwa, Bonai Darussalam 581 jiwa Pagaran Tapah Darussalam 505 jiwa, Kepenuhhan Hulu 1819 jiwa dan Pendallian IV Koto 365 jiwa, kemudian total-

nya sebanyak 32.929 jiwa ” 32.929 ini tidak terdaftar database kependudukan, tapi ada pada data di KPU,” kata Yusmar. Sedangkan Anggota Pokja KPUD Rohul Asri Siregar, mengatakan pemutakhiran data untuk memperbaiki DPT, kebanyakan mengalami kesalahan nama. Jadi akurasi data ini sangat penting, sebab sesuai data DPT Pileg Tahun 2014 sebanyak 331.972 jiwa, tidak termasuk 5 desa. “Otomatis dengan adanya nota kesepahaman itu, maka kita akan sama-sama turun kelapangan dan menchek data tersebut,” kata Siregar. BETTER-hms

Petani dapat Bantuan Bibit Karet

Data Penduduk yang valid dan akurat di disdukcapil sangat penting bagi KPUD. Karena itu perlu kesepakatan KPUD dan disdukcapil

PASIRPANGARAIAN - Pengalihfungsian lahan dari kebun kelapa sawit menjadi kebun karet terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Rokanhulu. Petani diimbau untuk menanam karet di lahannya. Bahkan upaya menadpatkan bibit karet gratispun dilakukan Pemkab Rohul. Kecamatan Bangunpurba ditargetkan menjadi sentra produksi getah karet tahun 2020 di Kabupaten Rokan Hulu. Daerah ini dinilai efektif untuk pengembangan tanaman karet. "Tanaman karet sangat efek-

tif untuk peningakatan ekonomi masyarakat. Apalagi tanaman karet tidak mengganggu lingkungan hidup," kata Bupati Rohul Drs H Achmad M.Si, saat kunjungan kerja ke Desa Bangunpurba Timur Jaya, Kecamatan Bangunpurba, Senin (25/11/2013). Untuk diketahui, pada tahun ini, 10 kelompok petani di Rohul menerima bantuan bersumber dari dana APBD Riau 2013 melalui Dinas Perkebunan (Disbun) Riau berupa bibit karet untuk 543 hektar. Adapun 10 kelompok itu yakni 3 kelompok di Kecamatan

Bangunpurba, 3 kelompok di Rokan IV Koto, 1 kelompok di Rambahsamo, 1 kelompok di Tambusai, 1 kelompok di Rambah Hilir, dan 1 kelompok di Tambusai Utara. Bibit karet bagi 3 kelompok di Bangunpurba sudah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Achmad termasuk bantuan operasional saat kunjungan kerjanya ke kecamatan tersebut. Pada sambutannya, Bupati Achmad mengungkapkan pemerintah daerah tetap ber-

usaha semaksimal mungkin meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang perkebunan karet. "Jika bantuan berupa uang, ditakutkan penggunaannya tidak sesuai ketentuan dan itu sebabkan program pemerintah tidak berjalan optimal," jelas bupati. Mewakili Kepala Disbun Riau, Kabid Pengembangan Perekebunan Muhardi, MSi, mengatakan program pengembangan tanaman karet dinilai sangat signifikan, apalagi Rohul sangat potensial sebagai pengemban-

gan tanaman karet. Dia mengharapkan, masyarakat lebih kooperatif untuk pengembangan tanaman karet, sebab ada niat kuat dari pemerintah untuk membangun dan meningkatkan ekonomi masyarakat. "Apalagi bibit karet yang kita berikan temasuk bibit unggul. Dalam waktu 36 bulan, masyarakat sudah bisa menghasilkanya karet. Maka dari itu, masyarakat harus benar-benar ada kemauan, supaya program berhasil," kata Muhardi. Sementara, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun) Sugiyarno SP,M.Si, menjelaskan pada proyek pengembangan perkebunan masyarakat tahun 2013, Rohul mendapatkan sekitar 453 hektar berada di 6 Kecamatan atau 9 desa. Petani menerima bibit karet, sedangkan lahan disediakan oleh masyarakat sendiri. "Pemerintah yang menyediakan bibit, operasional, land clearing, dan peralatan pertanian. Pupuk juga diberikan kepada masyarakat, sedangkan tugas masyarakat hanya menyediakan lahan," kata Sugiyarno. Terlepas dari itu, usai acara, Bupati Rohul juga meresmikan Kantor Kepala Desa Bangunpurba Timur Jaya. Kemudian melakukan penanaman pedana dan peletakan batu pertama pengembangan alat pengalohan tanaman Nilam sebagai bahan komoditi ekspor. BETTER-yen/rtc

Kadissosnakertrans Minta Kabid Ekspos Kegiatan PASIRPENGARAIAN - Publikasi atau ekspos di media massa terhadap suatu program atau kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan Satuan Kerja (Satker) sangat penting. Selain untuk informasi bagi masyarakat juga sebagai motivasi bagi satker untuk melakukan hal yang lebih baik lagi dalam pengabdian pada masyarakat dan negara. Kadis Sosnakertrans Rokan Hulu HT Rafli Amien mengundang sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Rokan Hulu untuk dapat mengekspos rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan Kerjanya sehingga pro-

gram dinas yang telah di buat bisa diketahui oleh masyarakat banyak. Hal ini dikatakan Kadis Sosnakertrans saat menggelar acara jumpa pers dengan para wartawan di Kabupaten Rokan Hulu menurutnya ekspose tersebut sangat perlu untuk dilakukan sehingga masyarakat tahu apa apa program Dinas yang sudah diberikan kepada masyarakat. Apalagi Dinsosnakertrans ini merupakan dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat terkait dengan masalah masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat dan bagaimana dalam penanganannya. Oleh karena itu perlu kerja sama

yang baik antara Dinas dengan media sehingga informasi informasi yang ada di Dinas bisa diketahui oleh masyarakat luas. "Kita sengaja mengundang para awak media dalam kegiatan silaturahmi dan ekpose beberapa kegiatan Dinas yang akan dilaksanakan kedepannya,"ucap HT Rafli Amin. Kemudian HT Rafli Amin juga mengingatkan kepada seluruh Kabidnya untuk tidak alergi dengan para wartawan karena wartawan adalah mitra kerja bagi Dinas atau instansi, sebab publikasi tersebut sangat perlu dilakukan dalam rangka memberikan informasi informasi seputar pristiwa,program kegia-

tan yang dilakukan untuk diketahui oleh masyarakat luas. "Kita ingatkan kepada Kabid maupun staf jika ada wartawan yang perlu informasi terkait program program dinas berikan informasi tersebut agar bisa di publikasikan kepada masyarakat,"jelas T Rafli Amin. Sementara itu Choki salah seorang wartawan yang meliput di Rokan Hulu mengatakan bahwa apa yang dilakukan Kadis Sosnakertrans tersebut merupakan suatu langkah yang baik.Karena para awal media butuh suatu data untuk di muat dalam sebuah pemberitaan.Dengan diberikannya kesempatan tersebut tentunya para wartawan

akan mudah mendapatkan data data sekita program program dari Dinsos Nakertrans tersebut.Namun hendaknya kegitan seperti ini tidak hanya dilakukan oleh Dinsos Nakertrans Rokan Hulu namun bagi Satker yang lain juga melakukan hal sama.Sehingga terjalin hubungan kerja yang harmoni antara Satuan kerja dengam para awak media. "Kita bangga dengan langkah dilakukan oleh Din SosNakertrans ini,semoga Dinas dinas yang lain juga melakukan hal sama, karena pada prinsipnya media merupakan mitra dalam pengembahan usaha dan media informasi bagi masyarakat,"ucapnya. BETTER - Epi


PELALAWAN Logistik Sudah Didistribusikan

KPU Siap Hadapi Pilgubri Putaran 2 PELALAWAN - Jelang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) putaran kedua yang akan digelar tanggal 27 November mendatang. Sampai Senin ini (25/11), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Pelalawan telah mendistribusikan semua logistik untuk perhelatan Pemilukada Provinsi Riau itu. "Ya, Alhamdulillah, kita telah mendistribusikan semua logistik keperluan Pilgubri putaran kedua besok sampai ke pelosok-pelosok desa," ujar Ketua KPUD Pelalawan, Ir Abdul Hamid, via selulernya, Senin (25/11). Ia mengatakan, pendistribusian logistik bagi Pemilukada telah didistribusikan dan sejak Jum'at pekan lalu (22/11) telah sampai ke semua TPS yang ada di daerah ini. Namun meski begitu, pihaknya sampai saat ini terus memonitoring pendistribusian, baik terjun lngsung ke lapangan atau pun via seluler. "Begitu juga untuk Kecamatan Langgam yang terkena banjir, distribusi logistik telah sampai ke kecamatan tersebut. Alhamdulillah, perkiraan kita sendiri meleset karena meski banjir tapi distribusi logistik ke kecamatan itu masih bisa dilalui dengan jalan darat," ungkapnya. Untuk pilgub putran kedua ini, sambungnya, jumlah TPS masih tetap sama yakni 612. Dan saat ini, jumlah surat suara yang sudah sampai sebanyak 234.040 lembar dengan rincian untuk pemiih sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) 228.332 dan kertas cadangan 5.708. "Sedangkan tinta ada sebanyak 1.224 dengan perhitungan masing-masing TPS menerima dua tinta," tutupnya. Ditambahkannya, sampai saat ini sampai dengan hari H, dimana menjadi hari yang diliburkan karena pemilukada berlangsung, pihaknya akan terus melakukan monitoring. Diharapkan pilgub putran kedua di Kabupaten Pelalawan berjalan tanpa ada kendal apapun. BETTER-adi

Pencarian Korban Hanyut

Warga Kecewa, Tim SAR Bermalas-malas

SELASA Peringatan HGN

Bupati Sebagai Pembina Upacara PELALAWAN - Kecamatan Pangkalan Kuras tahun ini menjadi pusat kegiatan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia ke 68 tingkat Kabupaten Pelalawan, yang jatuh pada Senin (25/ 11). Dalam upacara HGN dan HUT PGRI ke 68 yang digelar di Kantor Camat Pangkalan Kuras itu, tampak Bupati Pelalawan HM Harris bertindak sebagai pembina upacara. Selain itu, hadir Kadisdik Pelalawan MD Rizal, Ketua PGRI Pelalawan M Syafi'i, Asisten 3 Setda Pelalawan Drs HT Mukhlis, Kadisbudpora Pelalawan H Zulkifli S.Ag, Camat Pangkalankuras, para UPTD se Kabupaten Pelalawan serta para guru yang ada di daerah ini. Dalam sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia M Noeh yang disampaikan oleh Bupati Pelalawan, HM Harris, mengatakan bahwa sampai saat ini hanya profesi seorang guru yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan. Seorang guru tak berharap dapat menyentuh masa depan karena hal itu adalah sesuatu yang mustahil. "Tetapi cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, profesi guru menjadi jauh lebih menarik daripada profesi yang lain," katanya. Namun, sambungnya, itulah sesungguhnya jawaban Guru Teladan. Artinya, kemampuan menyentuh masa depan walaupun hanya pinggirannya maka telah mampu menempatkan guru pada tanggung jawab yang sangat berat namun mulia; karena kemampuan dan kesempatan itu tidak dimiliki yang lain. "Pada dirinya tertumpu beban tanggung jawab menyiapkan

masa depan yang lebih baik, yaitu dengan berfungsi sebagai jembatan bagi para peserta didik untuk melintas menuju masa depan mereka. Ke masa depan yang bagaimana peserta didik akan dibawa tergantung pada jembatan itu. Dari tiga penggalan masa yakni masa lalu, masa kini, dan masa depan maka masa depanlah yang menjadi tujuan dengan memanfaatkan sebaik-baiknya masa lalu dan masa kini," ungkapnya. Karena itu, lanjutnya, tugas guru sangat mulia karena menyiapkan generasi penerus demi masa depannya yang lebih baik,

lebih berbudaya, dan sekaligus membangun peradaban. Dengan demikian, secara hakiki dan asali maka menjadi guru adalah mulia, bahkan kemuliaannya sama sekali tidak memerlukan atribut tambahan atau aksesori. "Memuliakan profesi yang mulia (guru) adalah kemuliaan, dan hanya orang-orang mulia yang tahu bagaimana memuliakan dan menghargai kemuliaan itu sendiri," ujarnya. Untuk itu, masih kata Bupati Pelalawan HM Harris membacakan sambutan Mendiknas RI, bahwa ke depannya tidak hanya kesiapan seorang guru yang menjadi tolak ukur, namun lebih

Truk Angkut Miras Selundupan Terguling di Pelalawan

Tim SAR melepas penat di balai anjungan sungai Kampar

LANGGAM – Warga Kecamatan Langgam sangat kecewa dengan Tim SAR Provinsi Riau yang terkesan bermalas-malas mencari korban hanyut terbawa arus Sungai Kampar. Warga Langgam sangat kecewa dengan kinerja Tim SAR Riau, yang bermalasmalas mencari Kusnadi(15) siswa kelas 3 MTs Darul Falah, korban terbawa arus Sungai Kampar menjelang magrib kemarin. Kekecewaan warga Langgam kepada tim SAR Riau ini wajar saja, sebab ratusan warga melihat tim SAR yang mengguna peralatan lengkap penyelaman, baru sejenak menyelam anggota tim SAR itu muncul lagi ke permukaan Sungai Kampar. Momen kemunculan anggota penyelam tim SAR tersebut dilanjutkan dengan pengambilan foto dokumentasi. Melihat tingkah tim SAR itu warga jadi kecewa. Dari ratusan warga Langgam yang menyaksikan tingkah mereka, meminta tim SAR Riau untuk pulang saja. "Kami kecewa dengan kinerja tim SAR Riau, kami menyaksikan kedatangan mereka kesini hanya untuk berfoto-foto. Setelah itu mereka tidur-tiduran di balai anjungan Sungai Kampar,ujar Syamsi, warga Langgam. Di tambahkannya,pihak keluarga korban mengharapkan kepada tim SAR agar bekerja betul-betul dari hati."Sampai saat ini, Kusnadi bocah korban tenggelam terbawa arus Sungai Kampar belum juga ditemukan. Tim SAR Riau yang di harapkan warga untuk mencari pun sudah pupus. Kini warga Langgam hanya menggunakan alat seadanya usaha mencari korban,"ucap Syamsi. BETTER-rec

5

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Truk Angkut Miras Selundupan Terguling di Pelalawan

PELALAWAN - Satu unit mobil tronton yang mengangkut minuman keras (Miras) terbalik di jalan Lintas Timur KM 125 Desa Dusun Tua, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (23/11)kemarin sekira pukul 23.00 Wib. Kuat dugaan barang haram kwalitas tinggi ini hasil dari seludupan. Kapolres Pelalawan melalui Kepala Humas Polres, AKP Lumban G Toroun, Minggu (24/ 11) kepada sejumlah media,

membenarkan peristiwa terbaliknya mobil pengangkut Miras ini. Menurutnya, mobil tronton Hino B 9349 UYV dikemudikan oleh Amri (55) warga Padang, Sumatera Barat (Sumbar) adalah murni kecelakaan tunggal. "Sejauh ini, kita sudah melakukan evakuasi terhadap mobil tronton. Sementara untuk barang-barang dipindahkan menggunakan mobil colt diesel dan diamankan di Mapolres. Selain mengamankan, barang-barang haram ini, juga sopir ikut di

amankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,"ujarnya. Dikatakan Lumban lebih lanjut, barang yang diamankan untuk sementara berjumlah 761 kardus jenis Miras dari kwalitas tinggi dengan berbagai merek dari luar negeri. Diantaranya, adalah Martel, Chivas, Jacob Creek. Menurut pengakuan sopir, barang itu rencana dikirim ke Jakarta dari kota Dumai. "Iya Miras ini dikirim ke Jakarta, awalnya dari Dumai," tutup Lumban.BETTER-rhc

jauh lagi adalah kelayakan seseorang dalam menjalani profesi guru. Menjadi guru, selain karena panggilan hari nurani, hendaknya guru mesti siap dan layak dalam berkompetisi. Memberikan perhatian khusus kepada insan pendidik, mulai dari awal rekrutmen hingga perlindungan serta kesejahteraan guru mesti dilakukan oleh pemerintah. "Jika tenaga pendidik ini tidak memiliki kecakapan khusus, saat proses belajar dan mengajar di sekolah, bisa mengakibatkan kecacatan dalam pembentukan pola pikir, karakter hingga mental generasi muda sebagai pen-

erus tongkat kepemimpinan di negeri ini. Begitu juga, guru seharusnya menjadi idola, menjadi inspirasi oleh anak didik, serta bisa memotivasi krearifitas anak didik di sekolah. Tugas dunia pendidikan, adalah membentuk kepribadian yang unggul serta mulia, selain memberikan pengetahuan hingga keterampilan," ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Pelalawan HM Harris juga memberikan penghargaan bagi para insan guru yang dinilai telah berjasa serta penghargaan kepada guru yang telah menikmati hari tuanya alias pensiun. BETTERadi

Musim Penghujan

Pelalawan Terancam Bencana Banjir PELALAWAN - Musim hujan biasanya identik dengan bencana banjir, terlebih di daerah yang dilalui Sungai Kampar. Hampir tiap tahun daerah bataran Sungai Kampar ini mengalami bencana banjir. Termasuk di wilayah desadesa di pinggiran Sungai Kampar.Ancaman bencana banjir musiman setiap tahunya mengancam dibeberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pelalawan. Ketua Tagana Kabupaten Pelalawan, Ardianto, saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa cuaca saat ini dengan intensitas curah hujan yang tinggi, berpotensi besar mengakibatkan potensi bencana banjir yang semakin tinggi. "Kami siap melakukan antisipasi bencana dalam musim hujan kali ini," ujar Ardianto saat dihubungi, Senin (26/11). Semua peralatan penyelamatan dan evakuasi korban bencana menurut Ardianto telah disiapkan, seperti pelampung, perahu karet, tenda pengungsian dan peralatan dapur umum. "Setiap saat ada bencana banjir, semua peralatan penyelamatan dan evakuasi siap digunakan. Kami telah menerjunkan personil untuk siap siaga di titik-titik rawan bencana banjir, terutama di desa bantaran Sungai Kampar," ujarnya.

Tak hanya itu, sambungnya, pihaknya juga selaku Ketua Tagana Pelalawan selalu menjalin koordinasi dengan seluruh Tim Tagana untuk memantau persiapan."Personil kami siap diterjunkan, semua peralatan penyelamatan dan evakuasi menurutnya telah dalam keadaan siap siaga," katanya. Dikatakannya, dalam penanganan bencana ini Tagana memerlukan bantuan masyarakat dan dukungan dari Pemerintah Daerah. Selain itu, dia juga meminta masyarakat untuk lebih waspada lagi terhadap bencana. Apalagi saat ini ada beberapa lokasi yang menjadi langganan banjir, seperti di desa Lubuk Kembang Bunga kecamatan Ukui, Kelurahan Langgam kecamatan Langgam, Desa Makmur SP6 dan beberapa desa yang berada di bantaran Sungai Kampar. "Dan akibat banjir ini, maka potensi longsor pun masih mengancam di beberapa tempat di daerah ini," tegasnya. Ditambahkannya, meski begitu pihaknya siap terjun langsung dengan melakukan pertolongan sehingga dapat membantu para warga yang mengalami kesulitan. Oleh karena itu, masyarakat jangan sungkan-sungkan untuk melaporkan peristiwa kepada Tagana. BETTER-m panjaitan


6

SELASA

GURU

DEWAN ia mendapat informasi bahwa Pemko Pekanbaru kalah dalam kasasi di Mahkamah Konstitusi dan diminta membayarkan hutang kepada pihak PT KTDP yang pernah bekerja sama dengan PDAM Tirta Siak pada tahun 20012002 silam. Hutang Pemko kepada PT KTDP yang dulu pernah menjadi investor pengembangan dan pembenahan sarana prasarana PDAM, terjadi pada pemerintahan Walikota Herman Abdullah MM. Dimana, pemerintah membuat perjanjian namun diputus tanpa sebab pasti, maka PT KTDP melakukan gugatan ke MA yang hasilnya Pemko kalah. "Kita di dewan sekarang menunggu dari pemko, pembahasan anggaran 2014 akan dilakukan, Dewan perlu penjelasan pemko tentang hutang itu karena Pemko belum menyampaikan tentang hutang itu," tuturnya. Saat ditanya mengapa Pemko bisa kalah dalam gugatan di MA oleh PT KTDP, dengan santai Herwan menerangkan bahwa kekalahan Pemko merupakan bukti bahwa Pemko salah dalam perjanjian tersebut. Maka untuk membayar hutang itu jadi tanggung jawab kepala daerah yang baru, bukan Herman Abdullah lagi yang dulu sebagai Walikota. "Ini perseden buruk bagi pemerintah, agar tidak terjadi lagi kedepannya, maka akan kita telaah dulu mengapa hutang ini ada," paparnya. Herwan juga menyayangkan kondisi PDAM Tirta Siak sejak dulu tak ada perubahan, terus mengarah kepada perubahan yang semakin buruk. "Kita sayangkan dulu

SAMBUNGAN

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

dianggarkan PDAM tak selesai juga, kini timbul masalah baru," kata Herwan menyayangkan. Sebelumnya, kerja sama PDAM dan PT KTDP diputus pada tahun 2010 silam. Saat itu pemerintah menilai, kerja sama PDAM dan PT KTDP beberapa tahun itu tidak ada pembenahan sarana dan prasarana PDAM dan tidak juga ada penyelesaian masalah kualitas air di PDAM. Kualitas air PDAM saat itu masih saja tak layak konsumsi, airnya berwarna cokelat, pipa PDAM yang sudah kropos, dan lain-lain. Padahal, dalam perjanjian PT KTDP dengan PDAM Tirta Siak, pihak PT KTDP akan membantu dana untuk pembenahan air tersebut. Nyatanya, dari Rp63 miliar yang direncanakan akan diinvestasikan PT KTDP untuk pembenahan sarana dan prasarana PDAM, baru 20 persennya KTDP mengucurkan, yakni Rp12,6 miliar. Inilah yang menjadi keluhan Pemko terhadap KTDP. Seharusnya, semua dana yang direncanakan tersebut bisa digunakan PT KTDP bersama PDAM untuk membenahi air dan pipa di saluran PDAM. Pemko juga tidak mengetahui apa penyebab KTDP tidak membantu sepenuhnya. Ditambah lagi, masyarakat sudah merindukan air bersih PDAM. Selain itu, mantan anggota Badan Anggran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru yang mengaku tahu soal penganggaran PDAM Tirta Siak, Muhamad Fadri AR, juga mempertanyakan hutang Pemko Pekanbaru melalui PDAM Tirta Siak

kepada PT KTDP mencapai Rp41 miliar lebih. Karena angka Rp41 miliar adalah besar, maka Fadri meminta agar ditelusuri kembali PDAM Tirta Siak tersebut. "Perlu ditinjau progres di lapangan, hutang pemko yang tersangkut 41 M tidak seimbang dengan realita lapangan. Kenapa kok sampai kerugian Pemko 41 miliar, ada apa dan data dari mana itu, kami pun baru tahu," kata Fadri saat dikonfirmasi di ruang Fraksi PKS, Senin (25/11/2013). Fadri bahkan meminta agar ada dibuat panitia khusus (Pansus) PDAM agar dilakukan kajian, apa layak perusahaan yang bekerja tak maksimal namun hutangnya sebesar itu kepada PT KTDP. "Tujuan kita membuat pansus ini bisa dilihat dimana masalahnya. Uang 41 miliar itu besar dan ini kita pertanyakan apa-apa saja yang dibiayai kenapa sampai di angka yang begitu besar," terangnya kebingungan. DPRD juga akan secepatnya memanggil tenaga ahli, pakar hukum, dan ahli ekonomi untuk menindaklanjuti tunggakan PDAM sampai Rp41 Miliar tersebut. "Secepatnya akan kita tinjau, agar jelas persoalannya dimana," sebut Fadri. Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, dikonfirmasi mengenai hutang ini, saat ia menghadiri paripurna di DPRD Kota Pekanbaru, Senin (25/11/2013), mengatakan untuk pembayaran hutang tersebut bukan kewenangan Pemko Pekanbaru, namun itu tanggung jawab PDAM. "Itu sudah ada dalam hasil audit, bahwa hutang tersebut bukan pemko yang harus bayar, tapi PDAM," terangnya singkat. BETTER-riki

nilai-nilai etika," ujarnya. Menurut dia, IDI Riau mendukung Aksi Solidaritas Keprihatinan Nasional Perhimpunan Obsteri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dan Menteri Kesehatan agar dokter Ayu tidak menjalani hukuman selama proses Peninjauan Kembali diajukan. "Mendukung sepenuhnya segala upaya yang telah dilakukan oleh Menteri Kesehatan RI untuk penundaan eksekusi putusan kasasi MA sampai keluarnya Putusan Peninjauan Kembali dengan mempertimbangkan Putusan Pengadilan Negeri Manado yang menyatakan

bahwa terdakwa bebas dari dakwaan," katanya. Direncanakan, aksi solidaritas itu akan digelar di tujuh daerah antara lain di Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Indragiri Hulu, Kampar, Rokan Hulu dan Kuantan Singingi. Ia menambahkan, IDI Riau berharap proses PK yang diajukan dr Dewa Ayu bisa membebaskannya dari jerat hukum. Sebabnya, ia mengatakan perjuangan tersebut secara politik mendapat dukungan dari Komisi IX DPR RI yang mendorong agar MA mengabulkan permohonan PK. BETTER-ant

ujarnya. Sutopo memperkirakan jumlah warga yang tinggal dalam radius berbahaya tersebut berjumlah sekitar 15 ribu jiwa. Hanya saja, ia belum bisa memastikan jumlah warga yang telah dievakuasi. "Saat ini langkah persiapan sedang dilakukan," katanya. Sutopo mengaku belum bisa menghitung kerusakan serta kerugian terhadap letusan Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara itu. Ini disebabkan status gunung itu belum turun juga dari awas. "Percuma dihitung sekarang karena statusnya masih awas dan erupsi," ujar Sutopo. Sutopo mengatakan, penghitungan kerugian terhadap letusan gunung akan dimulai jika status gunung mulai menurun. Setelah status gunung turun dari awas ke waspada, kata dia, barulah BNPB mulai menghitung kerugian. Sektor yang dihitung di antaranya perumahan, infrastruktur, ekonomi produktif seperti pertanian, sosial budaya, kemudian lintas sektor, seperti tata pemerintahan dan lingkungan. Sutopo mengatakan, hingga kini pihak BNPB masih berfokus memenuhi kebutuhan para pengungsi. Jumlah pengungsi saat ini sekitar 11.800 orang yang tersebar di 23 pos penampungan. Jumlah ini akan terus bertambah karena masyarakat yang terkena dampak letusan mencapai 21 desa dan dua dusun. "Untuk jumlah seluruh warga, kami belum menghitungnya. Nanti akan bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik," kata Sutopo. Menurut Sutopo, BNPB telah merekomendasikan warga untuk segera mengungsi. Namun sejumlah warga tetap bertahan di rumahnya. "Kami enggak memaksa. Jika siang hari, mereka akan mengurus ternaknya di rumah. Kemudian malam harinya bisa mengungsi," ujarnya.

Alihkan Sementara itu Kementerian Perhubungan belum menutup seluruh akses menuju Bandar Udara Kuala Namu, Medan, akibat letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Namun, terdapat dua jalur udara yang harus dialihkan sementara. "Pagi ini jalur udara W11 dan W12. Itu rute penerbangan domestik menuju Kuala Namu," kata Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, Senin (25/11/2013). Bambang mengatakan, dua jalur udara itu bisa dialihkan ke rute udara lainnya. Namun, menurut Bambang, penerbangan yang melalui dua jalur itu masih diizinkan untuk terbang di bawah ketinggian abu vulkanik saat ini, yakni 15 ribu kaki. Meski bandar udara masih dinyatakan aman untuk dilintasi, kata Bambang, Kementerian tetap mengeluarkan ASHTAM Nomor 0040/13 dengan kode oranye. Untuk kondisi abu Gunung Sinabung pun kemungkinan hanya sedikit yang sampai ke arah Kuala Namu, Medan, karena ketinggian abu sudah menurun dari sebelumnya 25 ribu kaki menjadi hanya 15 ribu pada kondisi hari ini. Kemarin, Kementerian mengeluarkan ASHTAM untuk penerbangan ke Kuala Namu. Empat jalur udara dialihkan ke jalur lain, yakni W11, W12, L774, dan R456. Kemudian, dua maskapai mengambil kebijakan sendiri untuk menunda penerbangannya dari dan ke arah Bandara Kuala Namu, yakni Susi Air dan Indonesia AirAsia. "Untuk pagi ini, belum ada pemberitahuan maskapai mana yang menunda penerbangan lagi," ujarnya. Setelah cukup lama tidak aktif, Gunung Sinabung meletus untuk pertama sekali pada 29 Agustus 2010. Tiga tahun berselang, kini Sinabung kembali beraktivitas. Erupsi Sinabung sendiri sebenarnya telah terpantau sejak September lalu. BETTER-tmc

Sahran. Menurut Sahran, para guru honorer ini berkeinginan untuk hidup sejahtera. Dengan pendapatan Rp1.400.000 per bulannya, tidak mungkin bagi mereka untuk bisa meningkatkan taraf hidup keluarga. "Permintaan ini sesuai dengan janji pemerintah yang akan mengangkat kami menjadi PNS," tegas Sahran. Terpisah, Sekretaris Komisi III DPDR Kota Pekanbaru Ade Hartati Rahmad MPd, mengingatkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di peringatan hari guru nasional yang jatuh pada Senin (25/11/ 2013) kemarin, agar dapat memperhatikan kesejahteraan para guru honor. Pasalnya antara guru honor dan guru yang sudah Pegawai

Negeri Sipil (PNS) masih ada kesenjangan dalam penerimaan gaji. "Untuk itu saya harapkan pemko fokus dan bisa memperhatikan kesejahteraan guru honor ini, mengingat anggaran untuk pendidikan yang besar, Pemko perlu mengakomodir kesejahteraan guru honor karena meraka kan guru juga," ungkap Ade saat ditemui di DPRD, Senin (25/11/2013). Politisi PAN ini mengharapkan kedepannya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) bisa menjadi wadah sehingga keberadaan guru bisa diayomi sebagai tenaga pendiddik. "Selain itu Pemerintah punya komitmen memajukan dunia pendididkan menjadi lebih baik dan lebih maju. Ini harus diterjemahkan,"

pintanya. Dalam memajukan dunia pendidikan, menurut Ade, sekolah diharapkan tidak ada diskriminasi, tidak membedakan si kaya dan si miskin, si bodoh dan si pintar. Sekolah tidak ada yang membedakan anak dalam memajukan dunia pendidikan, mengingat kondisi dunia pendidikan itu adalah tanggung jawab pemerintah. "Tidak ada alasan sekolah untuk mengutamakan biaya yang harus digalakkan pemerintah, bagaimana agar anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak," pungkasnya. Pendapatan sebagai guru honor memang tidaklah tinggi. Lihat saja Wulandari, seorang guru honor sebuah sekolah di Pekanbaru Riau.

Perempuan ini mengaku hanya bisa mengantongi pendapatan satu jutaan. Meski sangat tidak mencukupi, Wulandari mengaku tetap berusaha senang dan ikhlas. "Meski hanya bergaji satu juta rupiah, saya berusaha bahagia dan ikhlas menjalani," kata Wulandari yang sehari- hari mengajar di SDN 02 Lapangan Bukit Kecamatan Senapelan ini. Wulandari mengaku akan mendapat gaji tambahan apabila kepala sekola yang berbaik hati menambah gajinya, serta jika ada pekerjaan sampingan yang harus dikerjakannya. "Biasanya saya mendapat bonus tambahan dari kepala sekolah jika yang berbaik hari, atau ada pekerjaan tambahan mbak" aku Wulandari. BETTER-anr/riki/wina

Penunjukan Kabareskrim Baru

Kapolri Minta Tuntaskan Kasus Korupsi

27 NOVEMBER November mendatang pihaknya tetap menjalankan fungsi dan tugas sesuai sumpah dokter namun tidak menyeluruh. Menurut dia, aksi tersebut dilakukan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap dr Dewa Ayu yang dihukum 10 bulan penjara. "Bahwa seorang dokter sebagai aset bangsa dalam menjalankan profesinya membantu masyarakat senantiasa mengutamakan kepentingan pasien dan memberikan kemampuan terbaik secara profesional sesuai kompetensi yang dimilikinya dengan menjunjung tinggi sumpah dokter dan

SINABUNG Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, saat dihubungi, Senin (25/11/2013). Bahkan dalam 8 jam terakhir, Gunung Sinabung telah memuntahkan erupsi enam kali. "Pertama, pukul 01.00 WIB. Tinggi kolom erupsi 500 meter mengarah ke timur," kata Sutopo. Erupsi kedua terjadi pukul 01.56 WIB dengan tinggi kolom erupsi 500 meter dan arah angin menuju ke timur disertai awan panas 500 meter mengarah ke tenggara. Pada pukul 02.33 WIB, erupsi terjadi ketiga kalinya. Tinggi kolom erupsi ketiga itu sepanjang 1.500 meter mengarah ke timur. Selanjutnya, pada pukul 04.17 WIB, terjadi lagi erupsi dengan tinggi kolom erupsi 800 meter ke arah timur. Erupsi kelima tercatat pada pukul 07.38 WIB dengan ketinggian kolom erupsi 2.000 meter, arah angin ke timur dan awan panas 1.500 meter mengarah ke tenggara. Terakhir, erupsi terjadi pukul 08.38 WIB dengan ketinggian kolom erupsi lebih pendek dari sebelumnya, yaitu 1.500 meter. Angin menuju ke arah timur, sementara awan panas 1.000 meter mengarah ke tenggara. Status awas merupakan status tertinggi untuk gunung api dilihat dari aktivitas vulkaniknya. Status awas Gunung Sinabung mengindikasikan akan ada peningkatan intensitas letusan dan makin meluasnya lontaran material berukuran 3-4 sentimeter hingga mencapai jarak 4 kilometer. Sutopo menyatakan, BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumut, Komandan Tanggap Darurat Erupsi Gunung Sinabung segera mengambil langkah-langkah terkait kenaikan status gunung api tersebut. "Direkomendasikan masyarakat yang bermukim di radius 5 kilometer dari kawah Gunung Sinabung untuk diungsikan terlebih dahulu,"

JAKARTA - Kepala Polri Jenderal Pol Sutarman menginstruksikan Kepala Bareskrim Polri yang baru, Inspektur Jenderal Pol Suhardi Alius dapat bekerja dengan baik dalam menyelesaikan sejumlah kasus yang tengah ditangani Bareskrim Polri. Khususnya, terkait penanganan sejumlah kasus korupsi. "Memberantas korupsi dan tindak kriminalitas lain," kata Sutarman seusai menghadiri rapat koordinasi pengawasan Polri dan Komisi Kepolisian Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (25/ 11/2013). Meski menjadi tanggung jawab pimpinan daerah, Kapolri juga berharap Suhardi dapat meningkatkan kinerja anggota reserse hingga tingkat daerah.

Ketika ditanya jadwal pelantikan Suhardi sebagai kabareskrim baru, Sutarman mengatakan, pihaknya masih menunggu waktu yang tepat. Pelantikan Kabareskrim akan dilakukan bersama pelantikan Inspektur Pengawasan Umum Polri yang baru, Irjen Pol Anton Bahrul Alam. Seperti diberitakan, Suhardi ditunjuk sebagai Kabareskrim berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2312/XI/2013 tertanggal 24 November 2013. Dengan keputusan tersebut, pangkat Suhardi akan naik menjadi Komisaris Jenderal. Selama ini, Polri kerap dikritik dalam penanganan kasus korupsi, khususnya yang melibatkan internal. Kritikan keras ketika mencuat kepemilikan rekening

"gendut" para perwira Polri. Namun, belakangan Bareskrim Polri mengungkap sejumlah kasus korupsi. Sementara itu Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suhardi Alius bersyukur telah diberikan kepercayaan dari Kapolri Jenderal Pol Sutarman sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal baru. Ia pun mengaku siap menjalankan tugas barunya. Mantan Kadiv Humas Polri ini menyatakan, siap memperbaiki kinerja satuan reserse Polri, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. Sehingga, penyelesaian kasus yang ditangani reserse dapat berjalan lebih cepat sesuai harapan masyarakat. Namun, ia menambahkan, untuk mewujudkan hal itu semua diperlukan ko-

mitmen yang tinggi dari setiap anggota kepolisian yang bertugas sebagai reserse. "Bagaimana dinamika di wilayah dan penggunaan fungsi teknis di wilayah yang merupakan janji Kapolri kepada DPR. Mudah-mudahan bisa (menjalankan tugas dengan baik)," ujarnya di sela-sela rapat koordinasi pengawasan Polri dan Komisi Kepolisian Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (25/ 11/2013). Suhardi menegaskan dirinya siap membantu Kapolri dalam menyelesaikan kasus yang saat ini tengah ditangani Bareskrim Polri. "Saya akan bantu Kapolri di bidang penyidikan, operasional, dan pembinaan fungsi teknis reserse di wilayah," katanya. BETTER-kmc

untuk belajar dan memulai dalam mengelola Blok Siak. "Saya akan berusaha untuk merebut Blok Siak itu. Oleh karena itu, saya menunggu perkembangan. Kalau dapat saya bisa bertemu dengan Mentri ESDM secepatnya sebelum habis masa kontrak tersebut," tegas Djohermansyah. Dua Blok Selain Blok Siak, Blok Central Sumatra juga akan berakhir pada 27 November nanti. Namun, hingga saat ini, pemerintah belum menentukan sikap resmi terhadap dua blok tersebut. Kepala Humas Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Elan Biantoro mengatakan, pemerintah telah menyatakan sikap untuk tidak memperpanjang kontrak PT Medco Energi Internasional di Blok Central Sumatra. Keputusan itu sudah dinyatakan sejak tahun 2011 lalu. "Hanya saja, pascakontrak berakhir di 27 November nanti, belum jelas siapa yang akan mengelola wilayah tersebut," kata Elan, di Jakarta, Senin (25/11/2013). Elan menerangkan, Medco memiliki dua wilayah kerja yang tertuang dalam satu kontrak. Wilayah kerja itu adalah Blok South Sumatra dan Central Sumatra. Dua tahun sebelum kontrak berakhir atau sekitar 2011,

Medco mengajukan permohonan perpanjang kontrak pengelolaan dua wilayah tersebut. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) langsung merespons, dan memberi perpanjangan pengelolaan selama 20 tahun untuk Blok South Sumatra saja. Sedangkan untuk Blok Central Sumatra tidak diperpanjang, dengan pertimbangan karena pengelolaan sudah 50 tahun lamanya. "Dalam keputusan tidak memperpanjang Blok Central Sumatra, tidak disebutkan siapa yang akan mengelola wilayah tersebut," jelas Elan lagi. Ketidakpastian nasib pengelolaan pun terjadi di Blok Siak. PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) telah mengajukan permohonan perpanjangan sejak 2011. Namun hingga kini, belum ada sikap resmi dari pemerintah terkait Blok Siak. Yang mengkhawatirkan, Elan menyebut, produksi di Blok Central Sumatera dan Blok Siak akan berhenti pada 27 November nanti, jika belum ada keputusan lebih lanjut dari pemerintah. "Kalau tidak ada perusahaan yang ditunjuk, maka Central Sumatra dan Siak berhenti beroperasi," ujarnya. Dikatakan Elan pula, Blok PASE di daerah Aceh Darussalam pernah mengalami kejadian seperti ini. Hingga

batas akhir masa berlaku kontrak, belum juga ada keputusan dari pemerintah, sehingga produksi dihentikan dan wilayah kerja tersebut ditutup. Hanya saja, penghentian produksi dan penutupan itu tidak memakan waktu lama, lantaran beberapa jam setelah penutupan itu terbit Surat Keputusan (SK) Menteri ESDM terkait pengelolaan blok tersebut. "Kami berharap pemerintah memperpanjang sementara Blok Siak dan Central Sumatra selama 6 bulan, sambil menunggu proses lelang," ujarnya pula. Sebelumnya, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Demokrat (F-PD), Milton Pakpahan mengatakan, ketidakpastian pasca-kontrak juga mengganggu iklim investasi migas nasional. Pasalnya me nurutnya, industri migas merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan perencanaan matang. "Yang dilakukan pemerintah, sesuai dengan Undang-Undang (UU), bisa memperpanjang kontrak tanpa menunggu terbitnya Permen ESDM," ujarnya. Permen ESDM yang dimaksud adalah peraturan baru mengenai mekanisme perpanjangan kontrak. Peraturan itu sendiri sejauh ini diketahui masih digodok oleh Kementerian ESDM.

NASIB Kondisi itu diamini oleh Pejabat Gubernur Riau Djohermansyah Djohan. Namun demikian ia mengaku maish mempelajari situasi yang ada, mengingat pendeknya waktu yang ada. "Saya masih mempelajari Blok Siak tersebut. Waktunya sangat pendek sekali. Kemudian saya juga sudah mempelajari bahwa sedang di mohon waktu pertemuan Pj Gubernur Riau dan empat bupati terkait membicarakan blok siak dengan Mentri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)," kata Djohermansyah Djohan, kepada wartawan, di Kantor Gubernur Riau, Senin (25/11/ 2013). Menurut Djohermansyah, pihaknya masih menunggu jadwal pertemuan dengan Mentri ESDM dalam membahas pengelolaan Blok Siak tersebut. Ia berharap pertemuan bisa terlaksana sebelum habis masa kontrak Blok Siak. "Kita belum mengetahui siapa yang mengelola Blok Siak tersebut. Kita yakin Blok Siak itu harus dikelola daerah. Oleh karena itu, saya akan mempelajari kesiapan perusahaan daerah dalam mengelola Blok Siak tersebut," terang Djohermansyah. Djohermansyah menuturkan, dari segi prinsip, keikutsertaan daerah dalam mengelola Blok Siak sangat penting. Kapan lagi daerah

BETTER-anr/bsc


NASIONAL

SELASA

Ditemani Presiden, Ibu Negara Resmikan Rumpin di Bali BALI- IBU Negara, Ani Bambang Yudhoyono, secara simbolik meresmikan lima unit Rumah Pintar (rumpin) di Provinsi Bali, Senin (25/11). Dikutip dari presidenri.go.id, peresmian dilakukan di Rumpin Munti Gunung, Dusun Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Empat rumpin lainnya adalah Rumpin Tunas Muda (Kabupaten Bangli), Nurul Hidayah (Jembrana), Widya Kumara (Karangasem), dan Pradnyasari (Tabanan). Usai peresmian, Ibu Negara bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau fasilitas di dalam Rumpin Munti Gunung. Rumpin ini memiliki beberapa ruangan dengan fungsi yang berbedabeda. Di Ruang Sentra Bermain terdapat berbagai mainan anak, baik modern maupun tradisional. Di sini, Ibu Ani dan SBY disambut nyanyian selamat datang. Seorang perwakilan siswa memberikan sebuah bendera merah putih berukuran kecil kepada Presiden SBY. Kemudian di Sentra Panggung, Presiden SBY dan Ibu Ani menyaksikan kegiatan menari warga yang tinggal di sekitar Dusun Munti Gunung. Tak cuma menari, para ibu rumah tangga tersebut juga unjuk kebolehan menabuh gendang. Selanjutnya Ibu Ani dan Presiden meninjau pekarangan yang dinamakan Sentra Ketahanan Pangan. Di pekarangan terdapat puluhan pot tanaman buah dan sayuran, seperti nanas, cabai, dan tomat. Sentra ketahanan pangan ini bertujuan untuk mempromosikan kegiatan menanam dalam rangka mendukung kebutuhan pangan masyarakat. Selesai melakukan peninjauan, Ibu Ani dan Presiden SBY langsung menuju Desa Datah yang masih terletak di Kabupaten Karangasem. Di desa yang masuk dalam Kecamatan Abang tersebut, Presiden dan Ibu Ani akan melakukan penanaman pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) 2013. BETTER-rmol

Polri Tak Akan Cegah Imigran Gelap Masuk Australia JAKARTA-Kepolisian RI menghentikan kerjasama penanganan people smuggling (imigran gelap) dengan Australia sebagai respons atas perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, Indonesia memutuskan sejumlah kerjasama dengan Australia paska skandal penyadapan. Kapolri Jenderal Sutarman menyatakan, kepolisian tidak akan mencegah imigran gelap yang masuk ke wilayah Australia. "Orang punya tujuan ke sana, itu bukan wewenang kami," kata Sutarman di kantornya. Meski demikian, lanjut Sutarman, polisi tetap akan menindak tegas mereka-mereka yang tertangkap menyelundupkan imigran gelap ke Indonesia. Berdasarkan perintah Presiden Susilo Bambang Yudoyono, imbuhnya, Polri telah memutus kerjasama penanganan imigran gelap dengan Australian Federal Police (AFP). "Tetapi kerjasama pendidikan tetap dilaksanakan," imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, tiga kerjasama dengan Australia yang dihentikan adalah pertukaran informasi dan pertukaran intelijen, latihan militer, dan kerjasama soal penyelundupan imigran gelap. Jakarta marah setelah Australia menolak meminta maaf pada Indonesia atas penyadapan yang dilakukan intelijen negara itu tahun 2009. Diberitakan sebelumnya, Australia diduga kuat menyadap telepon SBY, Ani Yudhoyono, dan sejumlah petinggi Indonesia tahun 2009. Namun, Australia menolak mengomentari, menjelaskan, apalagi meminta maaf terkait aksi spionase mereka. BETTER-vnc

7

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Kebudayaan Komponen Penting Menggerakkan Pembangunan merupakan komponen penting bagi pembangunan manusia, juga komponen penting dalam post 2015 agenda," kata Presiden saat membuka "World Cultural Forum" (forum budaya dunia) di Nusa Dua, Bali seperti dikutip Antara, Senin (25/11). Presiden mengatakan, budaya merupakan hal penting

BALI- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kebudayaan memberikan pengaruh besar pada semua sisi kehidupan, termasuk proses pembangunan. "Kolaborasi budaya, kita melihat pentingnya budaya, dalam pembangunan berkelanjutan. Budaya

dan menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan. "Di tingkat akademik, juga saya lihat banyak yang belajar mengenai kebudayaan dan pembangunan ekonomi. Forum ini bagi kita bisa memberikan kesempatan untuk diskusi bagaimana budaya bisa mendorong pembangunan berkelanjutan," kata Presiden. Terkait World Culture Forum, menurut Presiden SBY,

forum itu melengkapi berbagai pertemuan di dunia. Sebelumnya, kata dia, belum ada forum budaya. Presiden menambahkan, forum tersebut bertujuan untuk membentuk kerangka diskusi bersama, baik tingkat lokal maupun internasional. Ia meyakini forum itu akan memberi sumbangsih dalam mencapai pembangunan. "Forum ini akan membahas secara mendalam bagaimana budaya bisa membantu dalam pembangunan berkelanjutan," kata Presiden. World Cultural Forum 2013 berlangsung di Bali sejak 24 November hingga 27 November 2013. Diikuti oleh perwakilan dari 40 negara,

WCF 2013 diisi oleh forum diskusi dan seminar serta dialog antar budaya. Penyelenggaraan WCF 2013 diharapkan akan menghasilkan arah kebijakan baru yang menempatkan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan, kerangka kerja etik untuk memastikan keterlibatan komunitas dan pemangku kebijakan. Melalui acara ini juga diharapkan menghasilkan draf kerangka kerja untuk memastikan pembangunan budaya secara berkesinambungan serta memberikan masukan dalam pembahasan program pascaMDG's 2015. BETTER-kpc

KPK Ungkap Alasan Periksa Boediono Konfirmasi Keterangan Jusuf Kalla JAKARTA — Wakil Presiden Boediono diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait penanganan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, Sabtu (23/11). Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, pemeriksaan terhadap Boediono dilakukan lantaran KPK ingin mengonfirmasi informasi yang diperoleh penyidik setelah memeriksa mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis (21/11) lalu. "Ada informasi yang ingin kita konfirmasikan yang telah diberikan Pak JK ( Jusuf Kalla) sebelumnya. Oleh karena itu, kita periksa Pak Boediono agar keterangan Pak Jusuf Kalla sifatnya tidak berdiri sendiri," kata Abraham di Kejagung, Senin (25/11). Abraham menambahkan, dalam setiap pemeriksaan, KPK selalu berusaha mengkonfrontasi keterangan yang didapat dari seorang saksi kepada pihak lain yang disebut dalam keterangan tersebut. Tujuannya ialah agar informasi yang diperoleh berimbang. Sayangnya, ketika ditanya informasi apakah yang digali

KPK dari Boediono, Abraham enggan mengungkapkannya. Menurutnya, selain karena banyak fakta yang telah diperoleh, informasi itu nantinya baru akan dibuka pada saat persidangan dilangsungkan. "Masa (fakta) kita harus ungkap sekarang? Karena ini berhubungan dengan proses pembuktian di persidangan, jadi tidak mungkin sekarang kita ungkapkan," katanya. Abraham pun berharap agar Boediono nantinya dapat menjadi saksi jika kasus ini telah dipersidangkan. Kendati demikian, KPK, kata Abraham, menyerahkan persoalan pemanggilan saksi tersebut kepada majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi. "Kalau soal dihadirkan saksi di persidangan, itu kewenangan majelis hakim. Oleh karena itu, kita tidak bisa intervensi kewenangan majelis hakim. Kita berharap yang bersangkutan dihadirkan," katanya. Seperti diberitakan, keterangan yang diminta penyidik KPK kepada Boediono fokus pada FPJP. Pertanyaan seputar krisis merupakan upaya penyidik KPK untuk mendapatkan gambaran akurat mengingat sebelumnya mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tidak melihat

ada krisis. Mengenai kondisi krisis pada Oktober-November 2008, menurut Boediono, hal itu cukup mengancam perekonomian Indonesia. Kegagalan suatu institusi keuangan, sekecil apa pun, bisa menimbulkan dampak domino atau krisis sistemik. Saat

itu, Indonesia tidak menerapkan blanket guarantee yang menjamin semua deposito simpanan di bank sehingga langkah penyelamatan Bank Century menjadi satu-satunya cara agar tidak terjadi krisis sistemik. Boediono meyakini, langkah penyelamatan atau pengam-

bilalihan Bank Century merupakan langkah yang tepat. Hal itu terbukti dengan situasi krisis yang dapat dilewati pada 2009 dan perekonomian Indonesia terus tumbuh. Bahkan, pada tahun 2012, pertumbuhan ekonomi menempati peringkat kedua dunia, di bawah China.BETTER-kpc

Studio 88 Holiday 88 Plaza Citra Lantai 5. Telp. 0761-28441

Studio 1

Studio 2

Studio 3

Holiday 1 (2D)

Holiday 2 (3D)

Jl. Sultan Syarif Qasim, Telp. 33138

Holiday 3


8

SELASA

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

GALERI FOTO

Penjabat Gubri Djohermansyah Pimpin Apel Pertama PEKANBARU - Pejabat Gubernur Riau, H Djohermansyah Djohan, memimpin upacara Senin (25/11), di Kantor Gubernur Riau. Ini pertama kalinya Djohermansyah menjadi inspektur upacara (Irup), sejak dilantik sebagai Penjabat Gubernur Riau (Pj GUbri). Dalam arahannya kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemporov Riau, Djohermansyah menekankan pentingnya untuk mengejar realisasi APBD Riau 2013. Ini mengingat, sisa batas waktu penggunaan yang tinggal beberapa puluh hari lagi. "Pak Gubernur juga meminta kepada seluruh pegawai agar meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja. Sehingga, target realisasi penyerapan dân APBD 2013 dapat tercapai," ungkap Kepala Biro Humas Setdaprov Riau R Fahmizal Usman. Ditambahkannya, Pj Gubri juga meminta seluruh pegawai dan masyarakat Riau untuk mensukseskan perhelatan Kònferensi Imam Masjid Dunia, yang akan digelar pada tanggal 2-6 D?sember 2013 di Pekanbaru. Selain dihadiri staf dan pegawai, upacara itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Zaini Ismail, seluruh Asisisten, Kepala Badan/ Dinas, Kepala Biro dan lainnya. "Pejabat eselon semuanya hadir lengkap," tuturnya. BETTER-bbg-hms

PJ GUBRI Djohermansyah Djohan saat menjadi Pembina Upacara Apel Perdana Usai Dilantik Mendagri

PJ GUBRI Djohermansyah Djohan saat photo bersama dengan Pejabat Esselon II usai Apel Perdana Usai Dilantik Mendagri

Plt KETUA TP PKK Prov Riau saat bersama pengurus TP PKK saat baru memasuki Gedung Dharma Wanita Prov Riau.

PJ GUBRI Djohermansyah Djohan saat bersalaman dengan Pejabat Esselon II usai Apel Perdana Usai Dilantik Mendagri

PJ GUBRI Djohermansyah Djohan saat bersalaman dengan Pejabat Esselon II usai Apel Perdana Usai Dilantik Mendagri.

APEL Perdana diikuti seluruh PNS dan PTT dilingkungan Pemprov Riau.

SEKDA Prov Beserta Jajaran Esselon II dilingkungan Pemprov Riau saat apel perdana PJ Gubri.

Plt KETUA TP PKK Prov Riau didampingi Isteri Sekda Prov saat bersama pengurus TP PKK saat baru memasuki Gedung Dharma Wanita Prov Riau.

Plt KETUA TP PKK Prov Riau didampingi Isteri Sekda Prov saat bersama pengurus TP PKK saat baru memasuki Gedung Dharma Wanita Prov Riau.


PEKANBARU TERKINI

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

Kota Bertuah

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

SELASA, 26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

CUACA

PEKANBARU

BANGKINANG

PKL. KERINCI

DUMAI

S. PANJANG

BENGKALIS

BAGANSIAPIAPI

P.PENGARAIRAN

RENGAT

TEMBILAHAN

SIAK

TALUK

Hujan Ringan 23 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 23 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 23 - 33

HARI INI

Hujan Ringan 23 - 33

BERSIH- BERSIH- Para pekerja dari Dinas PU di Lampu merah Jalan Jend. Sudirman Kota Pekanbaru. Better-Devon

DPRD Pekanbaru Sahkan Perda SOTK PEKANBARU- Meskipun sempat tertunda, akhirnya DPRD Pekabaru mensahkan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008 Nomor 8 tahun 2008 dan Nomor 9 Tahun 2008 untuk ditetapkan

menjadi Peraturan Daerah (Perda) Pekanbaru, Senin (25/11/2013) dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sahril didampingi Sondia Warman dan dihadiri Walikota Pekanbaru, H.

Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi serta Sekko Pekanbaru, Syukri Harto dan pejabat lainnya. Juru bicara Pansus Struktur Organisi Tata Kerja (SOTK), Abdul Gafar dalam

 Bebaskan Lahan di Kawasan Industri Tenayan

Walikota akan Turunkan Tim Yustisi PEKANBARU- Lahan Kawasan Industri Tenayan (KIT) yang masih diklaim warga, akan segera dieksekusi Pemerintah Kota Pekanbaru. Keputusan itu diambil setelah Walikota, Firdaus MT bersama Kepala Dinas PU, Azmi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Bahruddin, Kabag Pemerintahan, Kabag Perlengkapan dan Camat Tenayan meninjau lahan di KIT, Minggu sore. Sementara dari data yang dimiliki Pemko Pekanbaru, dipastikan lahan tersebut merupakan lahan sah Pemko Pekanbaru. “Kami akan segera menurunkan Tim Yustisi lengkap untuk mengeksekusi dan membersihkan lahan tersebut dari masyarakat. Kalau ada masyarakat yang komplain, silahkan melapor kepada Tim Yustisi dan membawa bukti kuat, baik surat maupun keterangan saksi lain tentang kepemilikan lahan

tersebut,” kata Firdaus, kemarin di Pekanbaru. Eksekusi terpaksa dilakukan, setelah melihat peta lokasi lahan yang diklaim warga ternyata merupakan tanah yang sama ketika sebelumnya ditanami sawit oleh masyarakat dan telah dibebaskan pemko dengan ganti rugi. Ketegasan itu bukan tanpa alasan, ada banyak saksi yang menyaksikan pengadaan lahan seluas 226 hektare itu oleh Pemko Pekanbaru dan kepada perusahaan yang memiliki lahan itu pernah diganti rugi atau dikliring tahun 2003. “Karna belum dapat insvestor untuk mengelola lahan tersebut, oknum pengusaha kemudian menanam lahan tersebut dengan sawit. Namun berapa jumlah lahan yang ditanam belum jelas, nanti akan kita adu dengan surat tanahnya oleh Tim Yustisi yang juga terdapat petugas BPN,”

kata Firdaus. Terhadap pohon yang telah ditanam warga yang mengklaim tanah tersebut milik mereka, Firdaus berjanji akan mengkomunikasikan dengan pemilik tanaman. “Kami akan meminta kerelaan mereka untuk mencabutnya, karena kalau tidak kami yang akan mencabutnya,” ujar Firdaus. Disinggung mengenai ganti rugi yang diberikan terhadap sawit yang sudah ditanam warga, Firdaus menyebutkan, “untuk sagu hati tergantung pemerintah, boleh diberikan boleh juga tidak. Kalau aturan memperbolehkan, kita akan keluarkan melalui APBD, namun jika tidak boleh saya akan mengkomunikasikannya. Karena ini merupakan uang rakyat. Semua harus berdasarkan aturan hukum,” tukasnya. BETTER-wina

laporannya mengatakan, perubahan yang terdapat dalam Perda tersebut meliputi 30 SKPD dan 12 kecamatan, diantaranya Sekretariat Daerah terdiri dari 4 asisten dan 11 bagian, Sekretariat DPRD terdiri dari 4 bagian, Dinas sebanyak 17 diantaranya Dinas Pemadam Kebakaran menjadi Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, Dinas PU dikembangkan menjadi 2 yang pertama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, kedua Pemukiman dan Cipta Karya. “Selanjutnya Lembaga

Teknis Daerah sebanyak 13 SKPD yang terdiri dari Inspektorat, BKD, BAPPEDA, Badan Lingkungan Hidup, Badan Kesbangpol, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pemberdayaan Perempuan, Masyakatat dan KB, Badan Ketahanan Pangaan dan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, BPT dan Penanaman Modal, Badan Perpustakaan dan Arsip, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Peraja dan Kantor Dikla. Terakhir Kecamatan 12

Kelurahan 58,” terangnya. DPRD berharap setelah adanya perubahan SOTK, maka ada perubahan kinerja di pemerintahan untuk masyarakat. Hal ini juga dalam rangka efektivitas struktur pemerintahan. “Struktur yang kurang produktif disaturumpunkan dengan dinas yang mendekati. Ini juga untuk mendorong agar dinas yang ada nantinya mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat,” sebut Jubir Pansus. Ditemui usai rapat paripurna, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengatakan,

pihaknya akan mempersiapkan personil yang akan menduduki SOTK yang baru. Saat ini pun ia belum dapat memastikan namanama yang akan ditempatkan pada SKPD baik yang disatukan maupun yang dipisah. “Kita akan persiapkan secepatnya. Tapi juga harus tepat orangnya agar tidak ada perubahan lagi nantinya. Pemko tentunya menghargai sikap DPRD. Apa yang telah diputuskan DPRD dan Pemko pastilah terbaik untuk masyarakat Pekanbaru,” tukasnya. BETTER-riki

Tukarkan Kupon Ini dengan Baju ke kantor Harian Berita Terkini atau bisa juga pada saat acara.


10

SELASA

Soal Zakat, Pemerintah Diminta Duduk Bersama Guru PEKANBARU- Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Kamaruzaman menilai persoalan zakat yang ditarik dari guru perlu didudukkan dengan para guru. Karena tak semua guru setuju pemotongan gaji untuk zakat tersebut. Hal ini terungkap saat guru melakukan aksi komplen di Kantor Walikota beberapa waktu lalu. Kamaruzaman beranggapan, agar persoalan zakat ini bermuara kepada sasaran awal yakni untuk beramal, maka pemberi zakat diminta ikhlas dan tepat. Dalam artian pemberi zakat memang layak dari segi gaji dan golongannya sebagai pegawai negeri sipil. “Karena tak semua guru gajinya besar. Kita minta sesuaikan zakat ini dengan kondisi gaji gurunya. Perlu pemerintah duduk bersama guru untuk masalah zakat ini,” ungkap Kamaruzaman, saat dikonfirmasi di DPRD, Senin (25/11/ 2013). Dengan adanya duduk bersama guru dan pemerintah untuk menjelaskan persoalan zakat ini, maka dipertanyakan lagi kepada para guru, apakah untuk pemotongan gaji sebagai zakat diberlakukan untuk kalangan guru atau pejabat saja. Apalagi, menurut informasi yang diperoleh politisi Partai Demokrat ini, bahwa pemotongan gaji tersebut bukan untuk zakat semata melainkan untuk sumbangan pembelian sepeda untuk murid. “Saya tidak berbicara dalam aspek agama tapi lembaga, ada simpanan untuk zakat tapi ada perubahan, ternyata dibelikan sepeda untuk keperluan sekolah, ada apa tidak persetujuan guru, apa ikhlas atau tidak,” tanya Kamaruzaman. Agar lebih afdhal, dalam zakat ini untuk potongan zakat sebaiknya dibebaskan kepada guru, mau apa tidaknya dipotong. “Kan zakat itu sesuai golongan tertentu yang sudah sesuai nisabnya, ini yang perlu diperhatikan,” ujarnya. BETTER-riki

LANCANG KUNING

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

 Akibat Banjir Melanda Kawasan Pemukiman

Sebulan Sudah Warga Sumber Sari Mengungsi PEKANBARU- Sudah sebulan berlalu, warga Jalan Sumber Sari, Gang Arafah Tanjung Rhu masih berkutat dengan banjir. Saban hari, air luapan dari Sungai Siak menggenangi kawasan tersebut. Bahkan sampai masuk ke rumah warga. “Kalau sudah musim hujan begini, banjirnya tidak mau surut. Kalau pagi dan sore hari airnya bisa sampai selutut,” ungkap Dewi di rumahnya pekan lalu. Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan luapan air Sungai Siak. Menurutnya kalau musim hujan, luapan air semakin tinggi. Akhirnya, air menggenangi rumah-rumah warga. Di bulan Desember, kondisi banjir biasanya lebih parah. Bahkan sampai masuk ke rumah warga meski akses masuk sudah ditinggikan. Biasanya, dengan kondisi ini, Dewi dan keluarganya lebih memilih mengungsi di rumah keluarga. Bahkan bisa sampai bulan Januari. “Kalau sudah semakin tinggi dan air masuk ke dalam rumah, kami biasanya memilih mengungsi

ke rumah keluarga,” katanya. Kalaupun banjir sudah surut, masalah tak serta merta hilang. Dewi harus membersihkan seisi rumah dari lumpur dan sisa genangan air. Dewi berharap, ada langkah yang diambil pemerintah untuk menyelesaikan masalah tahunan ini. Mereka mengaku tak ingin dilanda banjir setiap tahun tanpa ada solusi yang cepat. Hal senada disampaikan Erniana. Warga Gang Arafah ini pun mengaku sudah biasa menghadapi bencana banjir ini. Menurut dia, saat banjir, ketinggian air bisa mencapai lutut orang dewasa. Artinya, meski ia tinggal di rumah panggung, ketinggian air bisa mencapai ke dalam rumah. Kondisi ini bisa terjadi sampai dua bulan kedepan. Kalaupun sempat surut, nanti ketinggian air akan bertambah lagi. Bahkan, di pagi hari dirinya harus menggendong anak sampai ke pangkal gang jika akan berangkat sekolah. Jika sudah begini, Erniana juga memilih mengungsi di tempat

saudaranya. Meski kerap mengalami banjir, ternyata ada warga di kawasan itu yang enggan pindah. Alkulisah misalnya. Ia mengaku tidak pernah berpikir untuk pindah. “Sudah enak tinggal disini. Dekat masjid, taransportasi pun dekat jadi sudah nyaman,” kata dia. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pekanbaru, Azmi mengakui, kawasan Gang Arafat harus ada pengendalian banjir. Namun, pengendalian banjir di

kawasan tersebut mesti dilakukan bekerjasama dengan pemerintah provinsi. Bahkan membutuhkan APBN. Sekarang, Dinas PU mengaku sedang membangun jalan dikawasan tersebut. Jalan dibangun sudah diatas batas banjir maksimal. “Artinya tidak akan kena banjir. Hanya saja yang kami kuatirkan adalah rumah penduduk yang terkena banjir,” tuturnya. Karena itu, Azmi mengaku sedang mengupayakan kerjasama dengan propinsi dan pemerintah pusat untuk

membuat pintu air atau pompanisasi di kawasan tersebut. Sehingga ketika air pasang atau musim hujan, rumah warga tak terkena banjir. Tapi ketika ditanya apakah pembangunan pompa air sudah dilakukan, Azmi mengaku belum.”Belum dibuat. Harus melalui survei dan pengkajian kondisi di lapangan dulu. Misalnya, kalau dibendung berapa tinggi air dan berapa besar bendungan yang perlu ditinggikan,” tuturnya. BETTER-trp

 Rasita, Ketua Kelompok Tani Seroja Binaan RAPP

Mimpi itu Sedang Dirangkai Bersama Keluarga

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

10 Tenaga Guru dan 1 CS Dapat Hadiah Umroh

Advertorial---Bupati Achmad, serahkan hadiah umroh kepada petugas kebesihan pegawai Pemkab, yang hafiz Al Quran 8 juz.

PASIR PENGARAYAN- Untuk kemajuan bangsa, diperlukan pendidikan bermutu. Sedang untuk pendidikan yang bermutu, membutuhkan guru profesional, sejahtera, terlindungi dan bermartabat. Itulah sebabnya, dalam upaya meningkatkan kompentensi dan profesionalisme guru, PGRI tetap mendorong pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Demikian diungkapkan Bupati Rokan Hulu, H. Achmad ketika membacakan amanat Ketua Umum PB PGRI, H. Sulistiyo pada upacara Peringatan Upacara Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke-68 tahun 2013 tingkat Kabupaten Rokan Hulu, Senin (25/11) di Rokan Hulu. Dikatakan, dari sisi pandang organisasi profesi, pengurus dan anggota PGRI menyadari untuk membangun pendidikan bermutu, mencerdaskan kehidupan bangsa, memperjuangkan kepentingan guru, dosen, tenaga kependidikan, dibutuhkan kekuatan dan kebersamaan. PGRI menyadari, tidak ada kemenangan tanpa kekuatan. Tidak ada kekuatan tanpa persatuan. Tidak ada persatuan tanpa berhimpun dan berserikat secara profesional untuk kepentingan

pembangunan pendidikan. Sejak 68 tahun yang lalu, para guru telah memberikan pesan mendasar, bahwa kita tidak boleh terpecah belah dan bercerai berai. PGRI yakin, kekuatan, kemajuan, moral, karakter dan martabat suatu bangsa merupakan efek komulatif dari upaya pendidikan dan pengajaran yang baik, guru memegang peran strategis. Usai pidato, Bupati Achmad dihadapan ribuan guru yang mengikuti upacara mengatakan, guru merupakan sosok yang ditiru. Untuk itu, sosok seorang guru harus loyalitas, profesional dan mempunyai integritas. Apalagi dalam menghadapi dunia global yang semakin canggih, dimana guru merupakan sentral informasi siswanya. Makanya dituntut figur guru yang tidak loyo, namun guru yang mempunyai semangat tinggi dalam memberikan pendidikan. “Guru merupakan sosok yang ditiru, makanya seorang guru harus profesional dalam melaksanakan tugasnya serta mempunyai dedikasi yang tinggi dalam menghadapi informasu teknologi global yang ada saat ini,” kata Bupati. Dikatakan, siswa sekarang

tidak sama dengan siswa dahulu. Saat ini dibutuhkan sosok guru yang menjadi tauladan bagi siswanya dan mampu memberikan metode belajar mengajar jitu untuk peningkatan sumber daya manusianya. Pada hari ulang tahun PGRI ke-68, Pemkab Rohul memberikan penghargaan kepada 10 orang tenaga guru berupa umroh dan hal ini hendaknya menjadi motivasi guru lainnya. Untuk memberikan motivasi bagi para pendidik, baik guru, kepala sekolah maupun pengawas. Pemerintah Rokan Hulu memberikan hadiah Umroh, karena pengabdian yang meraka laksanakan untuk kemajuan dunia pendidikan di Rokan Hulu. “Hadiah yang kita berikan tersebut sebagai upaya untuk memotivasi kepada guru untuk semangat dalam melaksanakan tugasnya dan menciptakan SDM yang handal di Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya. Sementara Kepala Disdikpora Rokan Hulu, M. Zen mengatakan, ke-10 orang yang akan diumrohkan merupakan mereka yang lulus penilaian dan dinilai potensi, karena pengabdian yang telah dilakukan memajukan dunia pendidikan di Rokan Hulu. Hadiah tersebut diberikan atas nama Hijrawati dari TK ABA, Jaelani dari sdn 007 Rambah Samo, Jatifah dari MTS Thamrin Yahya Rambah Hilir, Siti Dualom SMA N Tambusai, Fitri Dewi dari Kepala Sekolah TK Raja P. tebih Ujung Batu, Abdul Aziz kepala sekolah SDN 00 2 Rambah, Afdizon kepala Sekoah MTS N Tandun, Miswan Kepala Sekolaj SMKN 1 Tambusai, Sariada, pengawas SD Rambah Samo, Zulkifli, Pengawas SMP, sedangkan satu orang dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga bagian Clening Service yang hafal 6 Juz Al-Quran. “Mereka yang diberangkatkan adalah para guru berprestasi dan lolos seleksi oleh tim yang kita bentuk dan didanai Pemerintah, namun bagi CS dananya dibantu Kepala Dinas Pendidikan,” ujarnya. BETTER-adv/epi

Orangtua Diminta Pantau Pergaulan Anak PEKANBARU- Saat ini, berbagai perkumpulan (geng) remaja yang menjurus kepada tindakan tidak baik, terus berkembang di Pekanbaru. Kalangan pelajar menjadi keanggotaan geng dikhawatirkan akan berpengaruh kepada masa depan anak. Maka kepada orangtua, diminta untuk mengawasi pergaulan anaknya agar tidak terlibat tindakan kriminal. Demikian disampaikan Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Muhammad Navis. Dirinya meminta seluruh orangtua di Pekanbaru yang memiliki anak agar mewaspadai anaknya masuk dalam kegiatan perkumpulan remaja yang mengarah kepada kegiatan anarkis. “Ini menyangkut kegiatan di luar lingkungan sekolah, perlu dilakukan pengawasan ketat dan kontrol oleh orang tua yang ketat mewaspadai anak masuk ke dalan geng-geng yang melakukan tindak kriminalitas. Kalau bukan orang tua yang mengawasi anaknya siapa lagi,”

kata Navis di DPRD, Senin (25/11/ 2013). Pengawasan yang dimaksud Navis, yakni memantau sejauh apa kegiatan anak di luar rumah dan sekolah. Tanamkan moralitas dan penanaman nilai agama kepada anak. Sehingga tak terpancing dengan pergaulan yang salah. “Anak harus disibukkan dengan berbagai kegiatan. Jangan sampai ada anak berpeluang untuk bergaul di luar. Selain itu, pengawasan dari pihak kepolisian membasmi geng-geng yang melakukan tindak kriminal juga sangat diharapkan sekali,” sebutnya. Navis juga mengingatkan kepada Pemko Pekanbaru untuk melakukan pencegahan terbentuknya genggeng di tengah masyarakat yang mengarah kepada tindak kejahatan, dimulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pemudan dan Olahraga dan Dinas Sosial. “Tiga dinas ini diminta untuk melatih dan memberikan pencera-

han kepada pemuda untuk meraih masa depan cemerlang. Disdik berikan pembelajaran, Dinsos diharapkan bisa memberikan program pelatihan menunjang begitu juga Dinsos. Artinya perlu banyak peningkatan ekstrakurikuler dilakukan di sekolah menunjang kegiatan anak lebih banyak lagi,” terangnya. Sekolah juga diharapkan membuat terobosan baru menunjang dunia pendidik dengan tujuan menghindari kegiatan negatif di luar sekolah, maka sekolah bisa saja mempersempit ruang untuk murid menghindari terlibatnya murid dalam aksi geng dan perkumpulan lainnya yang tidak terkendali dengan baik. “Dalam hal ini seperti memperpadat kegiatan di sekolah. Kalau mau main-main anak murid di sekolah dan malamnya dititipkan lagi tugas untuk anak agar tidak keluyuran. Tentu peran orangtua juga sangat penting dalam hal ini,” pungkasnya. BETTER-riki

SIAK- Kehidupan keras di kota asal, Indramayu memaksanya hijrah ke Bumi Lancang Kuning. Bermaksud mengubah nasibnya dan keluarga, dua tahun lalu Pak Ras, begitu ia biasa disapa, menginjakkan kakinya pertama kali di Desa Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak. Dia langsung memboyong istri dan ke empat anaknya. Bersama keluarganya, ia bertemu dengan Surato. Dari pertemuan itu, ia diberikan izin untuk mengelola lahan tidur milik Surato seluas 1 hektar yang terletak di belakang rumahnya, sekaligus tinggal di sana. “Waktu itu Pak Ras bilang, mau pinjam pakai lahan saya buat bercocok tanam. Ya, saya pikir jika ada orang yang mau kelola lahan saya, saya mah senang ya. Dijadikan kebun saja saya sudah bersyukur, daripada lahannya dibiarkan begitu saja, tanahnya terus tergerus air,” ujar Surato mengisahkan mengapa ia mengizinkan keluarga Rasita mengelola lahan tersebut. Menurut Surato, sebelum dikelola, tanah miliknya itu dahulunya adalah perbukitan. Namun, bukit tersebut sudah “hilang” karena tanahnya dikeruk dan dijual. Kini lahan tersebut menjadi rata dengan jalan raya yang persis terletak di depan rumahnya. Awal mula Pak Ras mengelola tanah tersebut, ia mencoba menanam cabai merah untuk pertama kalinya. Untuk membeli alat pertanian maupun bibitnya, ia pun terpaksa meminjam uang dari para tetangga. ‘’Saya gak punya uang, jadi saya ngutang-ngutang dulu. Alhamdulillah, orang-orang di sini baik,” ujar Rasita bercerita. Agaknya alam masih belum berpihak pada Pak Ras, karena kemarau panjang, tanaman cabai yang ia semai pun gagal dipanen. Tak pelak lagi, ia menanggung kerugian dan hutang yang bertambah banyak. ‘’Karena gak bisa panen, jadinya saya ngutangngutang lagi sama tetangga, untuk mencukupi kebutuhan kami sehari-hari,” lanjutnya.

Kegagalannya itu ternyata tak menyurutkan niatnya untuk kembali bercocok tanam. Kali ini ia menanam Mentimun dan Kacang Panjang. Berkat kegigihan dan kerja keras beliau yang senantiasa merawat dan menjaga tanamannya, ia pun memeroleh hasil dari buah jerih payahnya tersebut. Saat panen tiba, dengan hati penuh suka cita, ia beserta keluarga dengan dibantu oleh Surato mengumpulkan hasil panen. Dan kerja kerasnya selama tiga bulan itu dibayar dengan hasil panen yang mencapai Rp 5 juta. “Alhamdulillah, saya jadi bisa melunasi hutang-hutang saya sedikit demi sedikit,” ucapnya. Berkat kegigihannya, Rasita pun diminta menjadi Ketua Kelompok Tani Seroja Desa Pangkalan Pisang. Kelompok Tani (Poktan) ini baru dibentuk awal 2013 lalu. Poktan ini pun langsung menjadi salah satu poktan binaan PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) saat dibentuk. Dengan beranggotakan 10 orang petani, poktan ini dibina langsung oleh Community Development Officer RAPP region Siak, Suroso dan Dainar Rifai. Berkat pendampingan dan binaan dari CD Officer RAPP, banyak ilmu yang diperoleh Rasita mengenai bercocok tanam, khususnya pada pertanian dengan lahan yang sangat berbeda dari yang biasa ia temui di kampung halaman. Begitu juga dengan masalah cuaca yang dirasa lebih panas dan terik bila dibandingkan cuaca di daerah asalnya. Periode ketiga menanam, ia meningkatkan variasi tanamannya. Kali ini, selain menanam Mentimun dan Kacang Panjang, ia juga menanam Terong, Gambas, Ubi, Kangkung, Bayam, dan Cabe Rawit Putih. Ia pun kini memanen tanaman tersebut. Selasa (12/11) lalu, ia memanen 450 kilogram (kg) Mentimun, 150 kg Terong, dan 120 kg Kacang Panjang. “Alhamdulillah, hasilnya bagus,” ujarnya. Dari binaan tersebut, Pak

Ras mengaku mendapatkan banyak ilmu tambahan selain ilmu yang selama ini ia miliki. ‘’Tanah di sini sangat berbeda dengan jenis tanah di kampung saya,” ujarnya. Pendampingan yang diberikan oleh perusahaan sangat bermanfaat bagi kami. “Kami salut dengan Pak Ras, dia bisa kelola dengan baik tanah saya. Padahal banyak orang tidak menyangka tanah saya bisa jadi subur. Padahalkan tanahnya tanah merah. Niat dan kerja keras Pak Ras, saya acungi jempol. Ia tak sungkan bekerja hingga malam mengurusi tanamantanamannya,” ujar Surato. Surato pun tak jarang ikut Pak Ras untuk melihat dan menjaga tanaman-tanaman tersebut. “Saya sering dibantu sama Pak Surato melihat-lihat dan mengamati tanaman ini. Jadi kalau ada gejala hama bisa langsung diketahui,” ujar Rasita menimpali. Mereka pun sering menikmati indahnya pertumbuhan tunas baru di malam hari. Karena pada malam hari lah tunas-tunas baru tumbuh. Melihat keberhasilan yang diraih Pak Ras, Surato pun kini berniat menjadi anggota Kelompok Tani Seroja. Ia ingin mengelola lahan miliknya yang bersebelahan dengan lahan yang dikelola Pak Ras. “Rencananya saya mau masuk anggota. Saya mau kelola lahan di samping ini (sebelah lahan Pak Ras) karena saya lihat Pak Ras berhasil. Jadi saya mau ikut. Saya senang bertani, disamping mendapatkan hasil, bisa buat badan sehat juga,” ujar Surato yang memiliki kebun sawit sebagai penghasilan utamanya. Kini, Pak Ras dapat sedikit berlega hati karena sebentar lagi ia mampu melunasi hutang-hutangnya berkat hasil panen di kebun tersebut. Ia pun menggantungkan harapan nya, suatu hari kelak dapat memiliki sepetak tanah untuk tempatnya tinggal dan bercocok tanam. Mimpi itu sedang ia rangkai bersama keluarga. BETTER-rls/bsh


KRIMINAL TERKINI

SELASA

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

11

Di Lapas ini, petugas mendapati sejumlah pengunjung yang datang mengunjungi penghuni binaan dengan membawa barang haram.

Simpan Ganja, Pelajar Tualang Diamankan Polisi PERAWANG-Seorang pelajar SLTA Tualang diamankan Polsek Tualang karena diduga memiliki, menyimpan dan menguasai daun ganja kering. Pelaku berinisial RA (18) diamankan di Jalan Hang Nadim Ujung saat sedang nongkrong bersama, Sabtu (23/11) sekitar pukul 22.30 WIB. Di saku pelaku ditemukan 1 paket daun ganja kering seharga Rp50 ribu. Kapolsek Tualang AKP Nurhadi Iswanto membenarkan adanya penangkapan terhadap salah seorang pelaku narkotika yang masih pelajar di SLTA di Kecamatan Tualang. "Pelaku kini diamankan Polsek Tualang dan kasus ini dalam pengembangan. Pelaku mengaku mendapatkan ganja kering dari salah seorang di Jalan Hang Jebat, Desa Tualang," ungkap Kapolsek Nurhadi, Minggu (24/11). Kapolsek menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari anggota Polsek Tualang AKP Yan Fajar, Brigadir Dian P, Aiptu Fery W, Bpripka Jonas H, Briptu Andrian dan Briptu Aprizon saat melaksanakan patroli rutin malam minggu. Pada saat lewat di Jalan Hang Nadim Ujung, pelaku sedang duduk di pinggir jalan di depan PT. Cosmis bersama rekan-rekannya. Pada saat itu, pelapor bersama rekan lainnya mengadakan pengecekan dan penggeledahan dan ditemukan di kantong depan celana pelaku kotak rokok Sampoerna yang berisikan 1 paket kecil daun ganja kering. Dan pelaku langsung dibawa ke Polsek Tualang bersama barang bukti. BETTER-hrc

Edar Sabu, 2 Warga Bengkalis Diringkus Polisi

BENGKALIS - Diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan barang haram jenis sabu, dua warga Jalan Jenderal Sudirman, Bengkalis, AP dan AL (35), berurusan dengan aparat Polres Bengkalis. Kedua tersangka diringkus pada Kamis (21/11/) lalu. Dari tangan AP, jajaran Satuan Narkoba (Sat Narkoba) menyita barang bukti 1 paket sabu. Kemudian dari tangan AL, petugas menyita seperangkat alat hisap yang masih tersisa barang haram tersebut. “Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat setelah dilakukan penyeidikan selama dua minggu. Kedua tersangka ditangkap secara terpisah, awalnya AP kemudian kita kembangkan dan berhasil meringkus AL. Tes urine keduanya juga positif mengonsumsi narkoba,” ungkap Kapolres Bengkalis AKBP. Andry Wibowo melalui Kasat Narkoba AKP. Willy Kartamanah kepada wartawan, Senin (25/11). Saat ini, kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Bengkalis. Mereka akan jerat dengan pasal 112 dan 114 undang-undang Nomor 35/2009, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. BETTER-rtc

Kembali Petugas Lapas Tangkap Pengujung Bawa Sabu PEKANBARU- Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, mendapati salah seorang pengunjung membawa Narkotika jenis sabu-sabu. Bersama tersangka petugas mendapatkan barang bukti 2 gram sabu yang diencer menjadi enam paket kecil, perpaket dijual dengan harga Rp200 ribu

Barang bukti diamanankan petugas dari saku celana Septa Setiawan alias Asep (23), warga Jalan Bandung, Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukitraya, yang saat itu datang untuk mengunjungi Lukman, narpidana kasus Narkoba. "Barang bukti diamankan petugas dari saku celana tersangka," tegas Kapolresta Pekanbaru ketika

dikonfirmasi wartawan melalui Kanit Idik Iptu Sihol Sitinjak, Senin (25/11) siang. Dipertegas Sihol, rencana tersangka mencoba memasukkan sabu ke dalam Lapas dengan cara menyembunyikannya ke dalam paket makanan ringan merek Bembeng. Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari Bcl

(DPO), warga Jalan Harapan Raya. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan. “Barang bukti sabu seberat 2 gram telah kita sita. Untuk sementara, Asep kita jerat dengan Pasal 112 dan 114 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara,” beber Sihol. Untuk mengantisipasi masuknya Narkoba ke

Lapas, Wakapolreta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono SIK akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk melakukan razia di setiap kamar lapas. "Untuk memutus rantai peredaran Narkoba, maka dalam waktu dekat Polresta Pekanbaru akan bekerja sama dengan pihak Lapas akan menggelar razia di masing-masing sel," imbuh Sugeng. Better-Toni

Motor Fitri Raib Di Parkiran Warung Bakso SAM PEKANBARU- Aksi pencurian sepeda motor dengan modus membawa kabur sepeda motor yang ditinggal parkir, kembali terjadi. Kali ini nasib sial itu dialami oleh Fitri Ningsih (22), warga Jalan Riau Ujung, Pakanbaru, Minggu (24/11) sekitar pukul 20.30 WIB saat korban akan pulang kerja. Tidak terima dengan kejadian itu, korban langsung melaporkan peristiwa kehilangan tersebut ke Polsek Payung Sekaki. Akibat kehilangan tersebut, Fitri mengalami kerugian materi sebesar Rp10 juta. Yang membuat hati korban merasa rugi lantaran kredit sepeda motor miliknya hampir lunas dan sudah berjalan selama dua tahun masa kredit. Sementara itu, Japri, abang ipar korban (saksi) dihubungi adik korban dan minta dijemput karena sepeda motor hilang saat saat di parkir di parkiran Bakso Sam, tempatnya bekerja. ”Fitri menelepon saya, sambil menangis dan

menceritakan sepeda motornya telah hilang. Ia juga minta untuk ditemani melapor ke Polsek Payung Sekaki,” terang Japri saat menemani korban membuat laporan. Mendapat informasi tersebut, Japri langsung bergegas menjemput korban dan langsung melaporkannya ke Mapolsek Payung Sekaki. Korban juga mengakui jika cicilan kredit sepeda motornya itu baru akan berakhir pada tahun depan. Penuturan Fitri di SPKT Polsek Payung Sekaki, ia sudah mengunci sepeda motor tersebut. “Padahal saya telah mengunci stang sepeda motor dan memasang kunci ganda saat saya tinggalkan,” ucapnya sedih. Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman SIK, melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano Barman, membenarkan adanya peristiwa tersebut. "Laporan korban sudah kami terima, hingga saat ini laporan korban masih dalam penyelidikan pihak kami. Dan kita masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksisaksi,'' tegas Billy. Better-Toni

Foto - Ilustrasi


12

SELASA

Kasus 8 Paket Sabu Sidang Perdana

BENGKALIS

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

BENGKALIS- Kasus kepemilikan 8 paket sabu dengan terdakwa Suryati, warga Duri Kecamatan Mandau, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bengkalis dengan agenda pembacaan dakwaan, Senin (25/11). Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Bengkalis, Siti Khadijah Tarigan menjerat terdakwa dengan Pasal 114 jo Pasal 112 junto Pasal 127 Undang-undang tentang Narkotika. JPU membeberkan dalam dakwaan terdakwa terbukti memiliki 8 paket diduga sabu tanpa izin dari instansi berwenang, ditangkap olhe Satuan Narkoba Polres Bengkalis. Berdasarkan barang bukti tersebut Suryati kemudian diproses sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan kemudian dihadapkan ke pengadilan. Usai memdengarkan dakwaan yang dibacakan JPU, majelis hakim yang diketuai Selo Tantular dengan hakim anggota Bagus Trenggono, menunda sidang dan akan dilanjutkan Senin minggu depan. BETTER-afdal

Setiap Akhir Pekan, BBM Kosong di APMS BENGKALIS- Sejumlah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di kabupaten Bengkalis setiap Sabtu dan Minggu tidak melayani masyarakat yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) dengan alasan BBM habis. Fenomena ini, selalu terjadi disetiap hari Sabtu dan Minggu sorenya. Hal itu diutarakan salah seorang warga Bengkalis Sudirman, Senin (25/11) kemarin. Menurutnya, kekosongan pelayanan di APMS terlihat hampir diseluruh APMS yang ada di Pulau Bengkalis. Tak tahu apa penyebabnya, namun berdasarkan informasi sejumlah warga ada yang sengaja mengisi BBM pada subuh hari dengan menggunakan drum jumlah banyak. “Memang BBM hanya terlihat dan dijual ditingkat pengecer saja, khusus dihari Sabtu dan Minggu. Jika demikian, APMS tak memiliki fungsi. Ada baiknya APMS ditutup saja, dan dialihkan ke pengecer,” kata Sudirman dengan nada datar. Dari pantauan, setiap Sabtu dan Minggu, mulai dari pagi hingga Minggu sorenya. APMS kebanyakan sudah tutup dan tidak beroperasi. Sehingga banyak pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat hanya berhenti sejenak dan melihat tulisan didepan pintu masuk APMS yang menginformasikan “Premium Habis” Masing-masing APMS yang ada dipulau Bengkalis juga sudah tidak terlihat adanya transaksi atau pelayanan didalam areal APMS. Bahkan ada yang APMS nya tutup pagar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kabupaten Bengkalis H. Ismail melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri (PDN) H. Herliyawan, Senin (25/11) dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, dalam ketentuan APMS harus buka selama satu Minggu penuh. Kendati dihari Minggu, sambung Herliyawan, BBM tidak masuk dikarenakan tidak tersedianya jadwal Ro-Ro khusus mengangkut BBM ke APMS di Pulau Bengkalis. “Hari Minggu memang BBM jenis Premium tidak masuk, karena jadwal di RoRo tidak tersedia, namun kalau Sabtu tetap masuk tidak ada alasan untuk tidak masuk,”katanya. Terkait langkanya BBM di Sabtu dan Minggu di APMS ini, pihaknya mengaku akan coba mendata dan meminta petugas pengawas Disperindag untuk mengawasinya.”Kita ada pengawas, tapi hanya sebatas memantau saja. Nanti saya coba cek apa penyebabnya,” katanya. BETTER-afdal

Pembangunan Pustaka Terapung Terbentur Dana

BENGKALIS- Pustakan terapung berupa speedboat bermesin dua saat ini masih tersadai di Pelabuhan Sungai Bengkel, Bengkalis, karena tak ada dana, Senin (25/ 11). Masalah ada dana operasional ini dikatakanKepala Badan Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bengkalis, Khairuddin R Nur, Minggu sore. Menurut Khairuddin dana operasioanl untuk kapal pustaka terapung ini dari pusat dan sampai saat ini belum turun. Selain itu, keberadaan kapal pustaka terapung ini juga efisien, karena Kabupaten Bengkalis tak lagi memiliki banyak pulau pasca pemekaran Kabupaten Kepulauan Meranti. “Dulu saat meranti masih masuk Bengkalis, kehadiran pustaka terapung memang sangat diperlukan. Kalau sekarang kurang efisien,” kata Khairuddin saat menunggu roro di Pelabuhan Air Putih Bengkalis. Khairuddin menegaskan, jika pun dioperasikan biayahnya terlalu tinggi. Untuk itu, ia akan membuat program lain yang erat kait dengan minat baca masyarakat, seperti membangun rumah baca di desadesa. “Kedepan kita akan membangun rumah baca di desa-desa agar minat baca masyarakat meningkat,” tutup Khairudin. BETTER-afdal

BUPATI Bengkalis Herliyan Saleh berdialog dengan bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir pada RUPS Bank Riau-Kepri belum lama ini.

Bupati Segera Lantik Puluhan PJ Kades Pemekaran BENGKALIS- Semua persyaratan surat menyurat serta kelengkapan administrasi untuk pelantikan para Penjabat kepala desa pemekaran sudah dipersiapkan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMD) Kabupaten Bengkalis. Hanya tinggal mencari waktu yang tepat serta kesiapan Bupati Bengkalis. Kepastian dalam waktu dekat akan dilakukan pelantikan para Penjabat kepala desa hasil pemekaran tersebut disampaikan

langsung Kepala BPMPD, H Renaldi, Senin (25/11). Kata Renaldi, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan bagian umum mendudukkan waktu yang tepat untuk acara pelantikan tersebut. “Soal pelantikan penjabat kepala desa sudah tidak ada masalah lagi, semuanya sudah klier, tinggal mencocokkan jadwal pal Bupati. Kami terus melakukan koordinasi dengan bagian umum, insyallah dalam waktu dekat,” kata Renaldi. Dikatakan, dirinya berkeinginan agar pelantikan

para penjabat kades tersebut segera selesai. Dengan begitu, pada tahun 2014 mendatang desa-desa pemekaran terseut sudah memiliki anggaran sendiri. “Saya inginnya proses ini cepat selesai, kalau bisa sebelum berakhir tahun 2013 ini,” imbuh Renaldi. Ditanya soal desa atau Kecamatan mana saja yang akan dilantik terlebih dahulu, kata Renaldi diusahakan seluruh kecamatan atau semua desa pemekaran sudah klier pada tahun 2013. Khusus untuk desa Balai

Makam kecamatan Mandau kata Renaldi, memang belum bisa dilakukan proses pemekaran lebih lanjut, mengingat masih terjadi silang pendapat antar warga di desa tersebut. “Pemakaran desa ini harus disepakati semua komponen masyarakat, kita tidak ingin pasca pemekaran timbul persoalan di kemudian hari. Untuk kasus di Balai Makam ini, memang belum bisa kita lakukan bersamaan dengan dengan desa yang lain, karena masih terjadi silang

pendapat soal jadi berapa desa itu dipecah,” kata Renaldi lagi. Seperti diberitakan, pemerintah telah memekarkan sejumlah desa yang ada di seluruh Kecamatan se Kabupaten Bengkalis. Aturan pemekaran tersebut tertuang dalam perda yang disahkan akhir tahun 2012 lalu. Jumlah pemekaran tersebut berpariasi, ada satu desa dimekarkan dari dua, ada juga yang jadi empat desa. BETTER-adv-afdal

Pemkab Gelar Penyuluhan Narkoba BENGKALIS- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Badan Kesbangpolinmas Bengkalis menggelar kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras dan narkoba. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Camat Bengkalis, Senin (25/ 11) dibuka secara resmi oleh Bupati Bengkalis melalui Kaban Kesbangpolinmas Bengkalis, H Zulfan Heri. Bupati Bengkalis dalam pengarahannya mengatakan, kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan saat ini mempunyai nilai positif, karena sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah kehidupan

masyarakat. “Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama untuk membentengi masyarakat khususnya generasi muda, agar tidak terjerumus pada lembah gelap narkoba,” ujar Bupati dalam sambutannya yang dibacakan H Zulfan Heri di hadapan para peserta penyuluhan dan undangan. Berbagai upaya preventif menurut Bupati terus dilakukan oleh Pemkab Bengkalis. Selain penyuluhan, Pemkab juga bersama badan narkoba nasional (BNN) telah melakukan test urine kepada Pegawai Negeri Sipil yang dilaksanakan sepekan lalu. Terhadap PNS yang diketahui mengkonsumsi dan

mengedar narkoba, Bupati mengatakan Pemkab tidak segan-segan memberikan sangsi berat. “Oleh karena itu, mulai dari yang paling kecil di dalam keluarga kita tingkatkan pengetahuan agama kepada anggota keluarga dan hidupkan juga magrib mengaji. Sehingga mampu menangkal bahaya narkoba. Narkoba merupakan lingkaran setan memang tak pernah putus jika tak ada yang memutusnya. Sudah banyak kejadian yang cukup memberikan pelajaran berharga bagi kita tentang waktu muda yang terbuang percuma karena narkoba,” papar Bupati. Sementara itu panitia

penyelenggara Bissalmi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 75 orang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda mahasiswa dan siswa SLTA/ sederajat. Kegiatan penyuluhan ini disajikan dalam bentuk paparan dan materi yang disampaikan oleh nara sumber yang terdiri Perwakilan Badan Kesbangpolimas Riau Bidang Pemantauan Hj Frida MSi, Kasat Narkoba Polres Bengkalis AKP Willi Kartamanah, Satuan Satpol PP Kabupaten Bengkalis Pirhot Penggabean SH. Kemudian dari Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis H Abdul Hamid.

Tercatat sampai bulan November 2013 ini jumlah kasus narkoba yang ditangani oleh jajaran Polres Bengkalis mencapai 126 kasus dengan jumlah tersangka 231 orang. Bila dibandingkan sampai periode bulan Agustus 2013 lalu, pelaku yang terlibat narkoba naik sebanyak 36 orang. Jika dirata-rata dari bulan Agustus hingga November dalam satu bulan sebanyak 12 orang terlibat kasus narkoba, baik itu sebagai pengedar, pemilik maupun pemakai. Belum lama ini di Desa Selatbaru, Kecamatan Bantan, warga berasil mengamankan ribuan botol miras dari negeri jiran Malaysia. BETTER-adv-afdal

 Penyertaan Modal Rp 300 M

Kejari Didesak Periksa Pansus DPRD BENGKALIS- Setela memeriksa direktur utama PT.Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Yusrizal Handayani beberapa hari lalu, kejaksaan negeri (kejari) Bengkalis didesak memeriksa mantan panitia khusus (pansus) DPRD Bengkalis. Hal itu terkait dengan penyertaan modal sebesar Rp 300 milyar kepada PT.BLJ yang diloloskan pansus pada saat pembahasan. “Anggaran Rp 300 milyar itu lolos berawal dari pansus DPRD yang dinilai lalai dalam melaksanakan tugasnya. Artinya, apabila ada kesalahan dalam penyertaan modal itu, mau tidak mau pansus juga harus bertanggungjawab. Oleh karena itu kita mendesak kejari Bengkalis memeriksa

mantan anggota pansus yang diketuai Nanang Heryanto (Fraksi Demokrat),”tegas Syafril Naldi, pemerhati pembangunan Bengkalis, Senin (25/11). Lebih jauh disampaikan Syafril, proses lolosnya anggaran Rp 300 milyar itu juga karena kelalaian pansus. Para wakil rakyat itu tidak selektif dalam pembahasan ranperda penyertaan modal tersebut, dimana seharusnya pansus menelusuri bentuk kerjasama PT.BLJ dengan PT.PLN dan PT.ZUG. Apalagi dana yang digelontorkan itu sepenuhnya bersumbet dari APBD Bengkalis untuk membangun kelistrikan. Kemudian sambung sekretaris forum komunikasi

antar lembaga (Fokal) Bengkalis ini, kesalahan dewan khususnya pansus adalah mereka tidak memahami secara utuh apa yang dibajas dalam pansus tersebut, bukan hanya dari perangkat hukum semata, melainkan juga dari faktor tekhnis kerjasama. Disanalah.punca permasalahan yang sekarang mencuat ke ranah publik, akibat kelalaian dewan. Bahkan tukas Syafril, bisa diduga pansus ada “main mata” untuk meloloskan Ranperda penyertaan modal itu. “Tanda tanya besar yang patut ditujukan kepada pansus penyertaan modal ke PT.BLJ adalah apakah mereka terlibat dalam permainan ini. Kita mendesak kejari untuk

memeriksa pansus itu tidak lain untuk transparansi publik, serta mencari tahu akar permasalahan kenapa dana Rp 300 milyar diloloskan dengan payung hukum Perda,” tandas Syafril menambahkan. Terpisah, Kajari Bengkalis melalui Kasi Pidsus Arjuna Megananda yang dikonfirmasi tentang sudah diperiksanya dirut PT.BLJ membenarkan hal tersebut. Disinggung soal adanya desakab supaya kejari Bengkalis memeriksa mantan pansus penyertaan modal tersebut, ia belum dapat memastikan, karena saat ini pemeriksaan masih difokuskan ke jajaran internal PT.BLJ. “Belum sampai kearah

sana, kita masih memeriksa jajaran direksi PT.BLJ dahulu. Dirutnya sudah kita panggil untuk diminta keterangan terkait penyertaan modal Rp 300 milyar itu. Kemungkinan kita juga akan panggil jajaran komisaris PT.BLJ serta pihakpihak yang menjadi mitra kerjasama mereka untuk membangun PLTU/G di dua kecamatan,” jelas Arjuna. Namun sambungnya, apabila dari hasil pemeriksaan menunjukan perkembangan, tidak tertutup kemungkinan kita akan panggil mantan pansus DPRD tersebut. Sekarang ini Kejari Bengkalis masih melakukan pemeriksaan tahap awal kepada jajaran direksi dahulu. BETTER-afdal


PENDIDIKAN

SELASA

13

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

Kesbangpolinmas dan RRI Taja Cerdas Cermat

PEKANBARU- Cerdas cermat suatu perlombaan yang cukup baik dalam meningkatkan kualitas seseorang. banyak

materi yang bisa dijadikan untuk lomba cerdas cermat, mulai materi pelajaran sekolah, tentang agama, eksakta dan ketahanan

bangsa. Seperti dilakukan Kesbangpolimas yang bekerjasama dengan RRI Pekanbaru.

Guru Dituntut Persiapkan Generasi Emas 2045 SELATPANJANG- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, M Nuh, menyadari akan tantangan dan persoalan dalam mempersiapkan generasi 2045, 100 tahun Indonesia merdeka, dan kejayaan Indonesia. Menurutnya tidak ada pilihan lain kecuali harus memperkuat layanan, baik akses maupun kualitas pendidikan kita, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Irwan menyampaik sambutan M Nuh dalam rangka peringatan hari guru nasional 2013 dan hari ulang tahun ke 68 PGRI, Senin (25/11/2013). Menurut M Nuh, semua menyadari dan memahami tentang arti penting dan mulianya pendidikan, tetapi di balik itu kita juga menyadari bahwa tantangan dan persoalan yang sedang dihadapi semakin berat, rumit, dan kompleks, terutama dalam rangka mempersiapkan generasi 2045, 100 tahun Indonesia merdeka, dan kejayaan Indonesia. Ia juga menjelaskan, kalau dicermati struktur penduduk kita pada tahun 2010, terdapat 46 juta anak usia 0 sampai 9 tahun dan 44 juta anak usia 10 sampai 19 tahun. Jadi, sekarang ini kalau kita ingin mempersiapkan generasi 2045, tidak ada pilihan lain kecuali harus memperkuat layanan, baik akses maupun kualitas pendidikan kita, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. “Pada tahun 2045, mereka akan berusia 35 sampai 44 tahun dan 45 sampai 55 tahun. Merekalah yang akan memimpin dan mengelola bangsa dan negara yang kita cintai ini. Mereka harus kita bekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap sesuai

dengan zamannya. Mereka harus memiliki kemampuan berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia, sebagaimana yang digagas dalam Kurikulum 2013,” ungkap M Nuh. Kemudian dikatakan lagi, prinsip yang dikembangkan adalah memberikan layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier) melalui gerakan PAUD, memberikan kesempatan bersekolah setinggi mungkin (stay longer) melalui pendidikan menengah universal (PMU), dan peluasan akses ke perguruan tinggi. Selain itu, Ia menambahkan, perlu memperluas jangkauan dan menjangkau mereka yang tidak terjangkau (rich wider) melalui program bantuan siswa miskin (BSM), Bidikmisi, dan sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T). “Kita ingin agar anak-anak kita di manapun berada dan apapun latar belakang sosial dan ekonominya dapat memperoleh layanan pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan tersebut harus terjangkau dan berkualitas. Guru dan tenaga kependidikan menjadi faktor penentunya sehingga mau tidak mau harus kita tingkatkan ketersediaan dan profesionalitasnya,” ujar M Nuh lagi. Dukung PGRI Jadi Organisasi Profesi Guru yang Kuat Menteri pendidikan dan kebudayaan, Muhammad Nuh, mengaku siap memberikan dukungan penuh agar Persatuan Guru Republik Iindonesia (PGRI) bisa menjadi organisasi profesi guru yang kuat. Ini akan menghasilkan guru yang mampu mengembangkan kemampuannya secara mandiri, mampu sebagai sumber inspirasi dan keteladanan, kreatif, inovatif, dan menegakkan kode etik

guru sebagai profesi. Demikian disampaikan M Nuh dalam sambutannya bertepatan dengan peringatan hari guru nasional 2013 dan hari ulang tahun ke 68 PGRI, Senin 25 November 2013. “Saya juga memberikan dukungan penuh agar PGRI bisa menjadi organisasi profesi guru yang kuat sehingga menghasilkan guru yang mampu mengembangkan kemampuannya secara mandiri, mampu sebagai sumber inspirasi dan keteladanan, kreatif, inovatif, dan menegakkan kode etik guru sebagai profesi. Kita semua berharap para guru dan tenaga kependidikan kita menjadi pembelajar dan pendidik sejati,” kata M Nuh. Ditambahkannya, sekarang ini di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang melakukan penataan sistem pendidikan guru, pelatihan berkelanjutan, pelindungan, dan peningkatan kesejahteraan guru. Selain itu M Nuh juga menyampaikan, dalam peringatan hari guru tahun ini sengaja diambil tema “Mewujudkan Guru yang Kreatif dan Inspiratif dengan Menegakkan Kode Etik untuk Penguatan Kurikulum 2013”. Hal ini dimaksudkan untuk menjawab berbagai persoalan dan tantangan dalam mempersiapkan generasi 2045. Dengan demikian, menurut M Nuh pula, kurikulum 2013 yang digagas untuk mempersiapkan generasi 2045, generasi yang mampu berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia, dapat diwujudkan. M Nuh juga berharap semoga kita semua dapat meningkatkan kualitas pendidikan kita dan mudahmudahan apa yang kita lakukan termasuk bagian dari amal kebajikan. BETTER-yen/rhc

Untuk memantapkan rasa nasionalisme dan pola ketahanan berbangsa di kalangan generasi muda dan pelajar, Kesbangpolinmas Provinsi Riau bekerjsaana dengan Stasiun RRI Pekanbaru menggelar lomba Cerdas Cermat untuk pelajar setingkat SLTA/sederajat di Aula Serbaguna RRI Pekanbaru, Senin s/d Selasa (25-26/11/2013). Acara Cerdas cermat tingkat pelajar yang mengambil thema ‘Pemantapan Ketahanan Bangsa dan Kewaspadaan Nasional Dalam Berbagai Dimensi Kehidupan’ yang digelar selama dua hari ini, diikuti oleh 11 utusan SLTA/Sederajat dari 15 sekolah yang diundang oleh pihak panitia. Kepala Kebangpolinmas Provinsi Riau yang diwakili oleh Kepala Bidang Kesatuan Bangsa, Tengku Fazly Redwan SSos,MSi pada pembukaan lomba menyatakan, tujuan digelarnya lomba cerdas cermat ini adalah untuk memotivasi dan memberikan semangat bagi generasi muda untuk memahami pentingnya arti berbangsa dan bagaimana mempertahankan nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme.

‘’Pemahaman nilai-nilai kebangsaan ini sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Akhir-akhir ini nilai-nilai kebangsaan itu dikalangan pemuda sudah mulai menurun, untuk kita coba kembali membangkitkan rasa nasionalisme dan rada berbangsa itu,’’ ujar Tengku Fazly menjelaskan. Untuk itu, tambah Tengku Fazly, nilai berbangsa dan rasa nasionalisme dikalangan generasi muda harus kembali dimotivasi, agar generasi mendatang tidak mengabaikan nilai-nilai kepribadian berbangsa dan rasa nasionalisme itu. Sementara, Kepala Stasiun RRI Pekanbaru yang diwakili oleh Kepala Bidang Siaran, Drs H Armansyah Ismail menyatakan menyambut baik kerjasama lomba yang dilakukan oleh Kesbangpolinmas dengan RRI ini. ‘’Mudah-mudahan acara ini akan lebih mampu memperluas pengetahuan nasional bagi generasi muda,’’ jelas Armansyah. Ditambahkan Armansyah juga, diharapkan dengan acara lomba ini bisa memberikan

manfaat bagi generasi muda, khususnya pelajar. Serta diharapkan acara ini bisa berkelanjutan dimasa yang akan datang. Selain bekerjasama dengan Kesbanglinmaspol Provinsi Riau, jelas Kabid Penyiaran ini lagi, Stasiun RRI Pekanbaru saat ini juga sedang membicarakan perencanaan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Pekanbaru untuk menggelar lomba cerdas cermat tingkat SD hingga SLTA yang sudah lama vakum. Lomba cerdas cermat kali ini, para juara peserta akan mendapatkan piala tetap, sertifikat dan uang pembinaan dari panitia. Diantara sekolah yang mengirim utusannya adalah SMAN 4, SMA Dharmaloka, SMAN 8, SMA As-Shofa, SMAN 2, SMK Farmasi, SMK Muhamadiyah, SMAN 12, SMAN 10, SMAN 1 dan SMA Djuwita. Sementara dewan juri yang yang diundang untuk acara ini adalah Kompol Yuhelmi dari Polda Riau, Mayor Sugianto dari Korem 031 WB dan Kabid Siaran RRI Pekanbaru, Drs Armansyah Ismail. BETTER-ril

Guru TPA Ikuti Pelatihan dari LPTQ

BENGKALIS- Sebanyak 40 peserta utusan dari tiap-tiap kecamatan mengikuti Pelatihan Guru Taman Pendidikan Al Quran (TPA) se-Kabupaten Bengkalis. Kegiatan yang diselenggakan oleh LPTQ Kabupaten Bengkalis itu secara resmi dibuka Ketua Harian LPTQ Kabupaten Bengkalis, H Arianto, Jumat (22/ 11/2013) malam. Selain materi metode pengenalan tata cara membaca, menulis dan menghafal ayat-ayat pendek peserta juga akan diberi materi kurikulum dan manajemen TPA dengan menghadirkan narasumber utama direktur LPPTKA-BKPRMI (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al QuranBadan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia) Provinsi Riau, Tengku Asmarani. Arianto dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut

bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan mutu pengajaran baca tulis Al Quran bagi guruguru TPA. Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju dan berkembang, maka anak-anak sebagai generasi penerus bangsa hendaknya dibekali dengan pendidikan agama Islam sejak dini, mengingat pengaruh globalisasi bisa dengan cepat mempengaruhi anak-anak, apabila mereka tidak dibekali dengan ilmu agama. ‘’Taman Pendidikan Al Quran adalah salah satu wadah untuk menciptakan generasi-generasi Qurani. Peran serta Ustadz/ Ustadzah TPA sudah tidak diragukan lagi dalam membina pelaksanaan pendidikan khususnya dalam pendidikan baca tulis Al Quran di pulau Bengkalis selama ini,’’ ujarnya. Arianto mengharapkan,

melalui pelatihan ini diharapkan menghasilkan pengajar-pengajar yang profesional dalam mendidik, agar nantinya melahirkan santri-santri yang berintelektual dan berakhlakul karimah. Arianto juga menerangkan bahwa seorang pendidik harus memiliki kemampuan dan kredibilitas yang tinggi. Seperti bacaan Al- Quran yang baik dan benar, mengusai materi, berkepribadian baik dan lainnya. ‘’Jika pengajarnya saja kurang mampu, bagaimana nanti dengan santrinya? Oleh sebab itu, setiap pengajar harus meningkatkan kemampuannya secara rutin, baik itu dengan mengadakan perbaikan bacaan Alquran bersama, mengikuti pelatihan atau lainnya,’’ katanya. Kepada para peserta pelatihan, Arianto berharap agar dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat memahami materi yang disampaikan narasumber dengan seksama, untuk dipedomani dalam kegiatan belajar mengajar di TPA masing-masing. Kegiatan yang bertemakan ‘’Melalui pelatihan guru TPA kita tingkatkan budaya profesional dalam mendidik siswa-siswi sehingga menjadi siswa yang berakhlaqul karimah’’ selain dihadiri oleh narasumber, tampak juga hadir Kabag Kesra Setdakab Bengkalis, Ahmad Toha, Ketua IV LPTQ A Rahman D dan sejumlah pengurus LPTQ lainnya. BETTER-yen/hrc


ROHIL

14

SELASA

Kecamatan Tanah Putih Jadi Daerah Hijau

Distanak Aktifkan Program Jalan Usaha Tani

TANAHPUTIH - Menjaga kelestarian alam sangat penting. Apalagi di tengah krisis lingkungan yang makin parah saat ini. Penghijauan salah satu hal yang cukup penting. Seiring perkembangan Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil yang ditandai dengan semakin maraknya pembangunan membuat ruang terbuka hijau kian terkikis. Hal ini semakin diperparah dengan banyaknya penebangan pohon tanpa pernah memikirkan jangka panjang. Efek dari semua itu adalah longsor, polusi udara dan lainnya. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut lebih jauh, maka Kecamatan Tanah Putih dengan program pemerintah Provinsi Riau melalui pemerintah Kabupaten Rohil, menggalakan penghijauan. Demikian diungkapkan Camat Tanah Putih Suryadi, kemarin.di ruang kerjanya. “Kita akan menggalakan Tanah Putih ini menjadikan daerah hijau sebagai program andalam,” katanya. Dijelaskanya lagi, sebagai permulaan, program ini sudah mulai terealisasi di dua daerah, yakni Keluarahan Banjar XII dan Kelurahan Sedinginan. “Karena program ini baru bergulir, akhirnya kami putuskan untuk memulainya dari Keluarahan Banjar XII sampai Keluarahan Sedinginan,”jelasnya. Menurutnya, meskipun ini merupakan program baru, namun sudah menunjukan hasil yang baik. Bahkan sampai saat ini, disejumlah daerah di Kecamatan Tanah Putih sudah diwajibkan untuk memiliki tiga tanaman di pekarangan rumahnya yaitu tanaman hias, tanaman obat keluarga dan sayuran. Suryadi juga menambahkan, berkat kerja keras warga dalam bidang kebersihan dan penghijauan, Kepenghuluan Sekeladi Hilir, Kecamatan Tanah Putih mendapatkan juara satu tingkat Kabupaten Rohil pada lomba PHBS. Suryadi berharap, dengan terpilihnya Kepenghuluan Sekaldi Hilir sebagai juara PHBS, kedepanya dapat membangkitkan gairah warga lainya untuk lebih peduli terhadap lingkungannya. “Semoga kedepanya ada lomba daerah hijau, sehingga kita kembali yang menjadi juaranya,” tandas Suryadi. BETTER-yen/dpc

Guru Bangko Gelar Upacara dan Potong Kue

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

KADISTANAK rohil Ir Muslim.

BAGANSIAPIAPI - Inovasi tiada henti, setidaknya itulah yang paling tepat untuk menggambarkan upaya Dinas Pertanian dan peternakan (Distanak) Kabupaten rohil untuk memajukanPertanian dan peternakan di Rokanhilir. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) akan mematangkan program Jalan Usaha Tani (JUT) di semua daerah terutama dikhususkan pada daerah setra produksi pertanian. Untuk mematangkannya, Distanak bakal menggandeng seluruh

dinas terkait dalam menjalankan program tersebut. Hal itu disampaikan Kepala Distanak Rohil, Ir Muslim, akhir pekan lalu. "Program JUT dimatangkan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian tanaman pangan. Memang, sejumlah fasilitas sarana dan prasarana pendukungnya sangat diperlukan. Salah satu fasilitas sarana dan prasarana pendukung yang sangat penting itu yakni menyangkut soal infrastruktur jalan seperti JUT," kata Muslim.

Dimana, tambah Muslim, dengan tersedianya JUT yang presentatif diharapkan dapat meningkatkan mobilitas serta mempermudah masyarakat maupun petani dalam mengoptimalkan potensi yang ada di lahan pertaniannya. Sehingga, potensi di sektor pertanian tanaman pangan benar-benar dapat dioptimalkan serta mampu memberikan kontribusi positif baik bagi daerah maupun dalam peningkatan pendapatan ekonomi masyarakat. Hanya saja, lanjut Muslim,

Polisi Kawal Pendistribusian Logistik Pilgubri GURU Bangko HUT PGRI.

BAGANSIAPIAPI - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Bangko, menggelar upacara bendara dan potong kue serta pelepasan balon ke udara sempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-68. Kegiatanpun berlangsung hikmat dan meriah. Prosesi ini sendiri dikemas secara apik, karena sebelum melakukan pemotongan kue dan pelepasan balon ke udara, seluruh majelis guru bersama muridnya berkumpul dihalaman sekolah untuk melakukan upacara bendera. Kepala SMK Negeri I Bangko, Aldi kepada media ini mengatakan sambutan dari Menteri Pendidikan RI, Mohammad Nuh. Adapun tema memperingati (HGN) Hari Guru Nasional dan Hut PGRI ke-68 "Mewujudkan yang kreatif dan inspiratif dengan menegakkan kode Etik untuk penguatan kurikulum 2013". "Izinkan saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampikan ucapan terima kasih, apresiasi dan penghargaam setinggi-tinggi atas prestasi, dedikasi, tanggung jawab dan segala ikhtiar yang di lakukan oleh para guru," ucapnya. Karena menurut dia, tenaga pendidik dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupam banggsa sangat berperan aktif. Dengan demikian tentunya prestasi seperti ini lebih ditingkatkan lagi setiap tahunnya. "Pada kesempatan PGRI ke-68, saya berharap kepada seluruh siswa yang berada di Rokan Hilir, khusunya di SMKN 1 Bangko selalu menghargai guru-guru kalian. jagan sekali-kali kalian mencemoohkan guru kalian. Karena, guru kalian tersebut, bagian dari orang tua kalian yang kedua," katanya. Usai melaksanakan apel tersebut, langsung pihak panitia SMKN 1 Bangko langsung meletakan kue dan balon di halaman SMKN 1 Bangko. Terlihat juga para seluruh majelis guru serta para siswa bersalaman. "Saya bangga kepada para siswa SMKN 1 Bangko, dengan gigih dan menyanjungi guru-guru mereka, terlihat beberapa siswa juga memberikan bingkisa , kepada gurunya masing-maisng. Itu lah yang di tunjukan oleh para siswa SMKN 1 Bnagko tersebut," ucapnya. Sementara salah satu siswa SMKN 1 Bangko Sukarno mengatakan, di dalam memperingai HGN dan PGRI yang ke-69, semoga para guru-guru yang berada di SMKN 1 Bnagko ini lebih kreatif dan inovatif. "Saya atas nama perwakilan seluruh siswa, mengucapakan selamat hari HGN dan PGRI yang ke68 kepada seluruh guru yang berada di Rokan Hilir, khusunya di SMKN 1 Bangko," ucapnya. BETTER-yen/hrc

POLISI kawal pendistribusian logistik.

BAGANSIAPIAPI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hilir terus mendistribusikan logistik Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) putaran kedua ke seluruh kecamatan. Pendistribusian yang sudah berlangsung dua hari terakhir ini kawal aparat kepolisian Polres Rohil. Logistik Pilgubri itu diantaranya yakni, kotak dan kertas suara serta kebutuhan pencoblosan lainnya. Sedangkan, Minggu (24/11/2013), KPU mendistribusikannya ke Kecamatan Rimba Melintang, Bangko Pusako, Pekaitan, Tanah Putih Tanjung Melawan dan Pasir Limau Kapas. "Pendistribusian pada hari ini

(kemarin, red), KPU mengirimkan sebanyak 1.320 kotak suara. Belakangan tak terjadi kendala karena mendapat pengawalan dari kepolisian seperti Pilgubri pada putaran pertama lalu," ujar Sekretaris KPU Rohil, Andi Rahman. Menurutnya, maksimal pendistribusian seluruh kotak suara dijadwalkan, Senin (25/11/2013). "Awalnya kita sudah distribusikan awal ke kecamatan Simpang Kanan, Kubu, Kubu Babussalam dan Pujud. Unuk besok (hari ini, red), akan kita lanjutkan ke Kecamatan Bangko, Sinaboi dan Batu Hampar. Karena, daerah ini yang paling dekat dengan Bagansiapiapi,

makaya terakhir didistribusikan," paparnya. Lebih jauh di jelaskanya, logistik yang dikirim itu secara rinci meliputi, kertas suara, formulir, tinta, spidol, tali plastik, tanda pengenal panitia dan sebagainya. "Semua sudah lengkap, hanya tinggal mengirimkan, " timpalnya. Kapolres Rohil AKBP Tonny Hermawan menambahkan, pihaknya menurunkan 45 personilnya untuk mengawal pendistribusian logistik tersebut. Sedangkan, saat pencoblosan nantinya, Polres Rohil menerjunkan sebanya 20 anggotanya di tiap kecamatan dibantu petugas keamanan lainnya. BETTER-yen/roc

sebagian besar kondisi JUT yang tersebar di semua daerah sentra produksi pertanian tanaman pangan masih perlu ditingkatkan. Salah satu diantaranya, sebagian besar kondisi JUT masih merupakan tanah liat. "Saat diguyur hujan, maka kondisi jalan itu menjadi licin dan sulit untuk dilintasi kendaraan. Dengan kondisi seperti itu, naka petani bakal sulit untuk membawa dan menyangkut hasil pertaniannya untuk dibawa ke pasar," jelasnya. Untuk itu, lanjut Muslim, JUT yang ada di daerah-daerah

sentra produksi, sangat perlu ditingkatkan. "Itu makanya kita perlu melakukan koordinasi dengan instansi terkait terutama memprogramkan peningkatan JUT itu. Kalau soal jaringan irigasi, jelas kita melakukan koordinasi dengan Dinas Marga dan Pengairan. Untuk merealisasilannya, jelas mengacu pada skala prioritas. Intinya, kita turun ke daerah-daerah dan melihat bagaimana kondisinya. Intinya, direalisasikan secara bertahap dan tetap mengacu pada skala prioritas," papar Muslim. BETTER-yen/roc

PWI Rohil Gelar Konferensi (25/11/2013) besok (hari ini, BAGANSIAPIAPI red). Persiapan sudah 90 Pesatuan Wartawan persen dan tinggal Indonesia (PWI) Senin (25/ melaksanakannya saja," 11/2013) menggelar ujar Ketua Panitia, konferensi untuk Jaka Abdillah. menentukan Pemilihan kepengurusan kepengurusan baru 2013-2016. ini bakal dihadiri Hal ini Ketua PWI Cabang disebutkan Ketua Riau, H Denni Panitia Pelaksana, Kurnia dan Jaka Abdillah, pengurus lainnya Minggu (24/11/ di salah satu hotel 2013). Sementara, di Bagansiapiapi. susunan panitia Sebelumnya, Ketua pelaksana PWI Rohil Muryadi konferensi yang menjelaskan, telah dibentuk konferensi ini pada Ketua PWI Rohil, Jaka Abdillah intinya untuk Muryadi dari memberikan hak suara harian Posmetro Rohil dan kepada anggota dalam Sekretaris, H Sakirman, memilih Ketua PWI Rohil bersama Bendahara, Debi yang baru. "Kepengurusan Haryanto dari SKM Suara PWI Rohil periode 2010-2013 Rohil, sebelumnya telah menggelar rapat koordinasi. berakhir, 24 November 2013. Untuk itulah sesuai arahan Sedangkan, para pengurus lainnya yang hadir PWI Cabang Riau ke PWI ketika rapat untuk pemilihan Perwakilan Rohil, kita diminta segera menggelar Ketua PWI Rohil kala itu konferensi," papar Muryadi. diikuti Wakil Sekertaris, EriK Dari informasi yang Suprianto (Koran Riau), dirangkum, calon kandidat Wakil Bendahara, Wahyu Ketua PWI Rohil yang siap (Haluan Riau), serta H Yan menyatakan maju Faizal (Harian Pesisir Post), diantaranya Jaka Abdillah Hermanto (SKU Teropong), dan Muryadi. "Ketua yang dan Noprisandi sekarang, Muryadi (riauterkini.com). menyatakan siap maju Sebelumnya, jadwal kembali. Kemudian saya konferensi sendiri juga siap memimpin PWI seyogianya dilaksankan, Rohil jika dipercaya para Sabtu (23/11/2013), namun anggota. Intinya bagaimana PWI Cabang Riau organisasi ini bisa menetapkan kegiatan berkembang dan menjadi dilaksankan hari ini. "Dari hasil keputusn PWI yang lebih baik lagi ke depannya," sambung Jaka Cabang Riau, konferensi Abdillah. BETTER-yen/roc PWI Rohil ditetapkan Senin

JKN Hendaknya Tingkatkan Kesehatan Masyarakat BAGANSIAPIAPI - Saat ini cukup besar perhatian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Bila sebelumnya telah ada Jamkesmas dan Jamkesda serta Jampersal, kini hadir Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pemerintah kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui dinas Kesehatan siap melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional

(JKN) yang akan dijalankan serentak pada 1 Januari 2014 mendatang. Kepala dinas Kesehatan Rohil dr HM Junaidi Saleh di Bagansiapiapi, mengatakan segera menjalankan program tersebut dalam rangka memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk jaminan kesehatan masyarakat. “Sesuai dengan tujuan pemerintah daerah

kabupaten Rohil dalam memprioritaskan bidang kesehatan,” kata Junaidi. Manfaat JKN ini menurutnya sangat banyak yang mana masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang preminya dibayar oleh pemerintah. “Penduduk yang tak mampu premi dibayar oleh pemerintah dan nantinya akan di cover secara keseluruhan,” kata Junaidi.

Sementara itu bagi masyarakat yang mampu tentunya harus membyar premi atau biayanya sendiri sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan. Ia berharap peran seluruh petugas kesehatan dan tentunya masyarakat dalam mensukseskan program pusat sehingga pelayanan kesehtan bisa maksimal ditengah-tengah masyarakat khususnya di

kabupaten Rohil. “Mudahmudahan terlaksana dengan baik dan minta peran serta seluruh elemen petugas kesehatan yang ada dan masyarakat,” kata dia berharap. Berdasarkan pada UU Nomor 40 tahun 2004 tentang JKN, itu akan mengantikan program jaminan sosial yang ada sebelumnya seperti Askes, Jamsostek, Taspen dan Asabri. BETTER-yen/dpc


SUMBAR/KEPRI

SELASA

15

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

Gubernur Belum Putuskan Upah Kelompok Usaha Batam BATAM- Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani menyatakan, pihaknya baru mempelajari usulan penetapan upah kelompok usaha yang direkomendasikan Wali Kota Batam sesuai dengan tuntutan buruh. "Surat rekomendasinya sudah saya terima Sabtu kemarin (23/11), saya pelajari dulu. Ada waktu sampai 27 November nanti bagi saya untuk memutuskannya," kata M. Sani di Batam, kemarin. Sebenarnya surat tersebut seharusnya sudah sampai ke tangan Gubernur sebelum penetapan UMK Batam pada 21 November lalu. Namun surat yang disampaikan Dewan Pengupahan Batama ke Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu tidah sampai ke Gubernur. "Kemarin (Sabtu), saya sudah melakukan pertemuan dengan serikat buruh Batam di Batam terkait protes yang dilakukan buruh karena upah kelompok usaha belum ditetapkan," kata dia. Dikatakan, buruh memberikan waktu hingga 27 November untuk memutuskan tuntutan pekerja mengenai penetapan upah kelompok usaha. "Saya akan putuskan setalah saya pelajari semuanya. Masih ada waktu sampai Rabu pekan depan," ujarnya. Sabtu siang, Serikat Buruh Batam menuding ada pihak-pihak yang ingin membenturkan Gubernur Kepulauan Riau dengan buruh terkait pemberlakuan upah kelompok usaha di Batam. Tudingan itu muncul setelah diketahui surat rekomendasi Wali Kota Batam nomor 033 mengenai hal tersebut tidak sampai ke Gubernur. "Ternyata surat rekomendasi dari Wali Kota Batam tidak sampai ke Gubernur. Sehingga Gubernur hanya menetapkan UMK tanpa menetapkan upah kelompok usaha seperti yang diminta buruh Batam," kata Perwakilan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) di Dewan Pengupahan, Surya Dharma Sitompul. Hal tersebut, kata dia, membuat buruh merasa kecewa dengan Gubernur dan berencana melakukan aksi besar-besaran pada 25-27 November, menuntut Gubernur memberlakukan upah kelompok usaha bagi buruh Batam. "Awalnya kami salahkan Gubernur karena upah kelompok usaha tidak diputuskan. Namun setelah kami melakukan pertemuan, baru kami tahu kalau ternyata rekomendasi tersebut tidak sampai ke Gubernur," tuturnya. Dijelaskan, surat rekomendasi tersebut dibawa oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Zahrefriadi untuk diserahkan ke Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepulauan Riau, Tagor Napitupulu, sebagai Ketua Dewan Pengupahan Provinsi. Penyerahan disaksikan oleh Perwakilan Dewan Pengupahan Batam. Tagor saat saat dikonfirmasi secara langsung menyatakan tidak mau komentar. "Saya no comment," kata dia singkat sambil berlalu. BETTER-ant

Ormas Islam Selenggarakan Jalan Santai TANJUNGPINANG- Gabungan organisasi kemasyarakatan Islam di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau menyelenggaran jalan santai dalam rangka memeriahkan Tahun Baru 1435 H. Jalan santai yang dibuka Gubernur Kepulauan Riau, HM Sani dilaksanakan di sekitar kawasan Tepi Laut Tanjungpinang diikuti oleh ribuan orang warga. "Peserta Jalan Sehat Muharam 1435 H 'start' di Gedung Daerah," kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Ing Iskandarsyah, yang juga ketua panitia acara tersebut. Kegiatan serupa telah dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir. Pada acara kali ini, selain jalan santai panitia menyiapkan tiga kegiatan lainnya yaitu tabligh akbar, zikir dan muhasabah akhir tahun. Panitia juga menyiapkan hadiah yaitu hadiah utama berupa 2 paket umrah gratis. Hadiah itu merupakan sumbangan Gubernur Kepri HM Sani beserta istrinya. Selain itu, panitia juga menyiapkan hadiah menarik lainnya antara lain, satu unit lemari es, televisi, DVD player, sepeda dan Lainnya. "Agenda ini bertujuan sebagai sarana silaturahim seluruh ormas Islam dengan pemerintah. Kami ingin menjadi pelopor pemersatu umat dan lembaga-lembaga keislaman yang lainnya,"ungkapnya di hadapan peserta jalan santai dan tokoh-tokoh Islam. Menurutnya, Islam itu tidak hanya dibentuk di masjid atau pengajian, akan tetapi Islam itu universal, mencakup semua aspek kehidupan. "Islam juga menegaskan hidup sehat itu sangat penting dalam kehidupan," katanya. HM Sani memberi apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu langkah baik untuk melakukan gerakan pemersatu ummat dan sebagai tonggak awal gagasan akhlak mulia di Kepri. "Saya bangga kepada seluruh ormas Islam yang memiliki ide kreatif seperti ini. Karena bisa membantu pemerintah dalam mencanangkan gerakan ahlak mulia di Kepri," kata Sani. Dia berharap, kegiatan ini terus dilanjutkan dan tetap senantiasa melakukan gerakan yang membantu pemerintah dalam mencanangkan gerakan ahlak mulia untuk di masa yang akan datang. BETTER-ant

 Bantu Biaya Pendidikan Anak PNS Golongan I-II

Rp3,4 Miliar Untuk Beasiswa Berprestasi

PADANG-Kopri bekerjasama dengan Baznas Kota Padang sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,4 miliar untuk beasiswa bagi anak-anak pegawai negeri sipil Pemko Padang yang berprestasi. Program beasiswa tersebut dibuat, karena sebagian besar aliran dana Baznas Kota Padang bersumber dari zakat PNS Pemko Padang. Karena itu, Baznas dan

Korpri berkomitmen untuk memberikan berbagai bantuan, terutama bidang pendidikan kepada anak-anak berprestasi di sekolahnya, tapi kedua orangtuanya kurang mampu memenuhi biaya pendidikan anaknya. Demikian disampaikan Ketua Kopri Kota Padang, Syafril Basyir didampingi Sekretaris Korpri, Tarmizi Ismail pada silahturrahmi

dengan penerima Program bantuan pendidikan anakanak PNS yang terima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Favorit, khususnya bagi anak-anak PNS golongan I-II berprestasi dengan nilai Rp3,4 milar, Senin (25/11) di Aula Kantor Walikota Padang. Dikatakan, sekarang sudah ada 56 unit Korpri di satuan kerja Pemko Padang, termasuk UPTD-UPTD Kecamatan.

Hanya yang belum menjadi anggota Korpri adalah PDAM Kota Padang dan mudahmudahan dalam waktu dekat mereka dapat bergabung dengan Korpri Kota Padang. Silahturrahmi bersama anggota Korpri bertujuan untuk mencari masukan-masukan dan saran-saran agar kedepannya Korpri dapat berbuat lebih banyak untuk memfasilitas segala keku-

rangan dengan cara memberikan bantuan langsung. "Semua masukan dan ide-ide anggota Korpri akan kami tampung dan dibawa ke rapat dewan Korpri untuk dibicarakan dan dikaji mendalam, supaya anggota Korpri bisa hidup sejahtera dan tenang dalam melakukan setiap pekerjaan di manapun instansinya," kata Syafril Basyir. (taf)

 Masyarakat Bisa Lapor ke Inspektorat

Pemko Siap Tindak PNS Pungli

PADANG-Ancaman pidana bagi aparatur yang gemar melakukan pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen kependudukan, disambut antusias warga Padang. Sebab perilaku korupsi kecil-kecilan di tingkat bawahan itu tidak lagi mempan bila sekadar imbauan. Asisten I Setko Padang, Nasir Ahmad mengklaim, penindakan tegas terhadap PNS yang melakukan pungli sudah dilakukan sesuai UndangUndang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk). “Sebenarnya kita sudah lakukan itu sejak dulu. Makanya kepengurusan adminduk juga sudah gratis. Begitu juga

penindakan tegas,” kata Nasir Ahmad. Nasir mewanti-wanti apapun pemberian masyarakat yang diterima PNS terkait jabatannya adalah gratifikasi. Karena itu, harus ditindak tegas terhadap PNS penerima suap. Guna mendukung regulasi tersebut, Pemko melahirkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Padang No 15/ 2012 tentang Pengendalian Gratifikasi. Ini dipertegas lagi dengan keluarnya Perwako Nomor 18/2012 tetang Pemakaian PIN Anti-Sogok. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53/2010 tentang Disiplin PNS, juga telah ada larangan pungutan. Sepanjang tahun 2011-2012,

ada tujuh PNS yang mendapatkan sanksi tegas meliputi penundaan kenaikan dan penurunan pangkat, penundaan tunjangan dan sebagainya. “Ini bentuk ketegasan kita me-nindak pungutan seperti itu,” sebutnya. Dia mengajak masyarakat Padang melaporkan PNS ke Inspektorat Kota Padang jika menemukan segala bentuk pu-ng-li yang dilakukan PNS. “Laporan tersebut dijamin instansi terkait akan ditindaklanjuti,” kata Nasir. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Padang, Vidal Triza menegaskan, Pemko telah menggratiskan pengurusan

Adminduk. Namun dirinya enggan mengomentari terkait RUU Adminduk yang sedang dibahas Komisi II DPR dengan Kemendagri saat ini, PNS yang melakukan pungutan bisa dipidana. Lurah Mendukung Upaya pemerintah pusat tersebut juga mendapatkan dukungan para lurah di Padang. Lurah Kampungolo, Mardiana, misalnya. “Baguslah. Ini yang diharapkan masyarakat. Ya, kita harus mendukung itu. Komitmen memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tang-gung jawab kita,” akunya. Lurah Indarung, Afrida

Suryani juga mendukung upaya pemerintah dan siap menjadi garda terdepan memberantas pungli di jajarannya. “Proses pengurusan Adminduk di lurah kami sudah gratis,” katanya. Dikatakan, komitmennya mendorong program reformasi birokrasi di kelurahannya. “Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi yang menyang-kut hak masyarakat,” tandasnya. Dia mengaku, selalu turun ke masyarakat menampung keluhan masyarakat. “Saya sering turun ke lapangan, tidak pernah saya mendengar hal-hal negatif dari masyarakat soal pelayanan di kelurahan kami,” ungkapnya. BETTER-pdk

Khofifah: Muslimat NU Harus Berdakwah dengan Twitter BATAM- Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama, Khofifah Indar Parawansa meminta Muslimat NU tidak

Pengumuman

Pengumuman

Dengan akta tertanggal 18 Oktober 2013 nomor 21, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. VANJAYA MANDIRI, brkedudukan di Pekanbaru. Didalam Perseroan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. VANJAYA MANDIRI berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan dapat diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah pengumuman ini kepada Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. R a s u n a S a i d K a v, 6 - 7 , Jakarta.

Dengan akta tertanggal 30 Oktober 2013 nomor 36, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA, brkedudukan di Pek a n b a r u . D i d a l a m P e rs e roan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. HIMAWAN BUKIT KENCANA berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan dapat diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah pengumuman ini kepada Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. Rasuna Said Kav, 6-7, Jakarta.

Direksi

Direksi

PT. VANJAYA MANDIRI

PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA

lagi hanya berdakwah melalui ajang-ajang pengajian dengan pertemuan langsung namun juga

menggunakan twitter dan media sosial lain yang langsung menyebar keseluruh dunia.

"Muslimat NU harus berdakwah dengan twitter atau media sosial lain seperi blog yang saat ini sudah banyak diguanakan sebagai sarana komunikasi," kata dia di Batam usai melantik Pengurus Wilayah Muslimat NU Provinsi Kepulauan Riau, Minggu. Dikatakan, kekuatan media bisa memberikan informasi seketika dari belahan dunia manapun karena mudah diakses. "Saat ini dakwah sudah mengarah ke IT. Itu harus diikuti dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Muslimat NU," tuturnya. MEnurut Khofifah, setiap pengurus daerah MUslimat NU seharusnya memiliki divisi IT yang mengelola website, blog dan media sosial lain sebagai sarana dakwah. "Muslimat NU harus berbenah, semua harus bekerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja iklas demi kemajuan umat," kata Khofifah. Selain itu, Khofofah berpesan pada Muslimat NU untuk bekerjasama dengan pemerintah untuk menyelesaikan

permasalahan akhlak termasuk pencapaian target Millenium Development Goal's. Masalah akhlak, bukan hanya melanda anakanak dan remaja namun juga pada kalangan dewasa dan tua. Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani yang hadir dalam acara tersebut meminta ikut membangun karakter dan budi pekerti. "Di Kepri secara umum MDG's sudah baik. Namun terganjal pada tingginya angka penderita HIV/AIDS," kata dia. Dijelaskan, penyebaran penyalit tersebut di Kepri tidak lepas dari karakter dan budi pekerti masyarakat yang sebagai besar pekerja. "Saya harap pengurus Muslimat NU Kepri bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kepri bersamasama menyelesaikan masalah tersebut," kata Sani. Ketua Muslimat NU Kepri terpilih, Nurjanah Kamila Ganilaza mengatakan akan menitikberatkan pada keagamaan dan peningkatan keterampilan. BETTER-ant


16

SELASA

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

GALERI FOTO

DPRD Kota Pekanbaru Sahkan Perda SOTK PEKANBARU - Meskipun sempat tertunda, akhirnya DPRD Kota Pekabaru sahkan Ranperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008 Nomor 8 tahun 2008 dan Nomor 9 Tahun 2008 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, Senin (25/11). Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sahril SH, didampingi Wakil Ketua DPRD lainnya Sondia Warman SH dan dihadiri Walikota Pekanbaru H Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi serta Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Syukri Harto dan pejabat lainnya. Juru bicara Pansus Struktur Organisi Tata Kerja (SOTK) Abdul Gafar, dalam laporannya mengatakan, perubahan yang terdapat dalam Perda tersebut meliputi 30 SKPD dan 12 kecamatan, diantaranya Sekretariat Daerah terdiri dari 4 asisten dan 11 bagian, Sekretariat DPRD terdiri dari 4 bagian, Dinas sebanyak 17 diantaranya Dinas Pemadam Kebakaran menjadi Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran, Dinas PU dikembangkan menjadi 2 yang pertama Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, kedua Pemukiman dan Cipta Karya. "Selanjutnya Lembaga Teknis Daerah sebanyak 13 SKPD yang terdiri dari Inspektorat, BKD, BAPPEDA, Badan Lingkungan Hidup, Badan Kesbangpol, Badan Pengelolaan Keuangan dan

Aset Daerah, Badan Pemberdayaan Perempuan, Masyakatat dan KB, Badan Ketahanan Pangaan dan Pelaksanaan Penyuluhan Pertanian, BPT dan Penanaman Modal, Badan Perpustakaan dan Arsip, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Peraja dan Kantor Dikla. Terakhir Kecamatan 12 Kelurahan 58," terangnya. DPRD berharap setelah adanya perubahan SOTK, maka ada perubahan kinerja di pemerintahan untuk masyarakat. Hal ini juga dalam rangka efektivitas struktur pemerintahan. "Struktur yang kurang produktif disaturumpunkan dengan dinas yang mendekati. Ini juga untuk mendorong agar dinas yang ada nantinya mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat," sebut Jubir Pansus. Ditemui usai rapat paripurna, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan personil yang akan menduduki SOTK yang baru. Saat ini pun ia belum dapat memastikan nama-nama yang akan ditempatkan pada SKPD baik yang disatukan maupun yang dipisah. "Kita akan persiapkan secepatnya. Tapi juga harus tepat orangnya agar tidak ada perubahan lagi nantinya. Pemko tentunya menghargai sikap DPRD. Apa yang telah diputuskan DPRD dan Pemko pastilah terbaik untuk masyarakat Pekanbaru," pungkasnya. BETTER-riki

ANGGO ANGGOTTA DPRD Kota Pekanbaru saat mengikuti jalannya rapat paripurna pengesahan Perda SOTK.

WALI KO KOTTA Pekanbaru H Firdaus MT menandatangani berita acara pengesahan Perda SOTK.

UNSUR Pimpinan DPRD Kota Pekanbaru Sahril SH saat menandatangani berita acara pengesahan Prda SOTK.

SEKRET ARIS DPRD Pekanbaru Ahmad Yani, saat membacakan nota kesepakatan pengesahan SEKRETARIS Perda SOTK.

DARI kanan, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sondia Warman SH, Wakil Ketua DPRD Sahril SH, Wali Kota Pekanbaru H Firdaus MT, dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi SSi.

PIMPINAN rapat Sahril (kanan) saat memimpin rapat paripurna pengesahan Perda SOTK.

KETUA Pansus SOTK Muhammad Fadri AR (pakai peci) saat mengikuti rapat paripurna.

ANGGO ANGGOTTA DPRD Kota Pekanbaru tampak serius mengikuti jalannya rapat paripurna pengesahan Perda SOTK.


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621 better.birokampar@gmail.com

Menuju Zero Kemiskinan

17

SELASA, 26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

 Sempena Pilgubri 27 November 2013

Bupati Himbau Warga Kampar Gunakan Hak Politik BANGKINANG - Bersempena pelaksanaan Pemilukada, atau tepatnya pemilihan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau putaran kedua yang akan digelar pada hari Rabu, 27 November 2013, Bupati Kampar, H. Jefry Noer menghimbau seluruh warga Kampar untuk menggunakan hak politik warga negara yang dijamin oleh amanat konstitusi perundang-undangan yakni Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Caranya dengan menggunakan hak pilih dan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan pencoblosan pada pelaksanaan Pemilukada tersebut dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Himbauan tersebut diungkapkan Bupati Kampar, H. Jefry Noer melalui Kabag Humas Setda Kampar, Drs. H. Hamdani yang didampingi oleh sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kampar, Nazaruddin ketika ditemui di Bangkinang pada Senin (25/11/2013). Ditambahkan Hamdani dan Nazaruddin bahwa Bupati Kampar juga mengharapkan agar seluruh warga Kampar yang telah mempunyai hak pilih atau telah berumur 17 tahun keatas atau telah pernah menikah agar menyediakan waktu pada hari Rabu (27/11) untuk melakukan kegiatan pencoblosan di TPS dan meninggalkan waktu yang hanya beberapa menit. Jangan karena alasan hari pasar atau melakukan pekerjaan rutin seperti menyadap karet, lantas malas mendatangi TPS. Selanjutnya jangan pula karena tidak mendapat kartu

pemilih atau undangan dalam bentuk formulir C6 untuk pencoblosan warga tidak hadir ke TPS. Bupati Kampar, H. Jefry Noer melalui Hamdani dan Nazaruddin juga mengharapkan agar seluruh warga Kampar menghindari Golput atau tidak menggunakan hak pilihnya atau hak suaranya pada pemungutan suara tanggal, 27 November 2013. Perilaku Golput ada hakikatnya merupakan perilaku merugi dan sangat merugi. Hak politik sekaligus hak memilih dan mecoblos pada Pemilukada atau Pilgubri dan Wagubri dijamin oleh amanah konstitusi UUD 1945 yang sekaligus merupakan perwujudan demokrasi di Indonesia. Ditambahkan Hamdani dan Nazaruddin bahwa bagi warga yang namanya tidak tercantum di DPS atau DPT Pemilukada juga masih dapat menggunakan hak politiknya dengan cara melaporkan diri kepada Kepala Desa atau Kepala Kelurahan guna dikeluarkan surat keterangan domisili oleh Kades atau Lurah setempat sebagaimana telah ditetapkan dalam suatu keputusan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Surat keterangan jati diri tersebut sebaiknya dilengkapi dengan KTP atau Kartu Keluarga (KK). Secara terpisah Kepala Desa Ganting Kecamatan Salo, Harmonis juga menyampaikan himbauan senada dengan himbauan Bupati Kampar agar seluruh warga menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi TPS dan melakukan pencoblosan pada hari Rabu (27/11)

foto : netty

FOTO LEPAS : Bupati Kampar Jefry Noer pada acara gelar pengawasan Daerah yang ditaja Inspektorat Kampar di aula kantor Bupati baru-baru ini..

dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. “Khusus bagi warga Desa Ganting, Harmonis juga mengingatkan agar warga yang masih mengharapkan kucuran beras raskin, pelayanan kesehatan untuk berobat gratis, dan berbagai bantuan lainnya dari Pemkab Kampar agar menyediakan waktu pada hari Rabu (27/11) guna menggunakan hak politik dan melakukan pencoblosan pada pelaksanaan Pemilukada Gubri dan Wagubri. Bahkan bila ada warga yang masih tetap membandel, tetapi selama ini terus berharap bantuan dan perhatian dan Pemda atau tepatnya dari negara, maka bagi warga yang tetap bandel tersebut sewajarnya diberikan shoking terapy atau peringatan. “Warga Desa Ganting khususnya jangan hanya menikmati bantuan atau hanya meminta perhatian dari negara, tetapi bila diminta untuk menyediakan waktu untuk menggunakan hak pilih yang dijamin oleh amanah konstitusi UUD yang sekaligus perwujudan demokrasi di Indonesia, tolonglah dipatuhi”, ujar Harmonis.BETTER-hms

Perlombaan MTQ Upaya KORPRI Membumikan Al-Qur’an BANGKINANG - Korpri Kabupaten Kampar hari ini memulai perlombaan MTQ yang diikuti perwakilan Satker dan SKPD dilingkungan Pemdakab Kampar. Perlombaan MTQ dalam rangka memeriahkan HUT Korpri ke-42 ini dipusatkan di Aula Kantor Bupati Kampar pada Senin (25/11/2013). Sekretaris Korpri Musnaini menyampaikan perlombaan MTQ dalam rangka memeriahkan HUT Korpri ke-42 ini merupakan salah satu bentuk Pemdakab Kampar dalam upaya membumikan Al-Qur’an di Bumi Serambinya mekah ini. Upaya Pemdakab Kampar dalam upaya membumikan Al-Qur’an tidak berhenti disitu saja diantaranya menerbitkan perda wajib mengaji di kabupaten kampar. Kedepan Musnaini menambahkan kegiatan perlombaan MTQ dalam rangka memeriahkan HUT Korpri akan rutin diadakan setiap tahunnya. Musnaini juga menambahkan perlombaan MTQ kali ini dijadualkan berlangsung selama 2 hari yakni mulai tanggal 25 hingga 26 November 2013, Perlombaan mtq ini juga sebagai Ajang penyaringan bibit2 untuk diikutkan di hut korpri nasional yang pada tahun 2014 diadakan di provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD). Ketika ditemui koordinator perlombaan MTQ Drs. H. Syafrizal Aziz yang diwakili anggota panitia H. Basri Rais menyampaikan, Untuk pertama kalinya dalam rangka memeriahkan hut Korpri, pemdakab kampar juga menyeleng-

garakan perlombaan MTQ antar satker dilingkungan pemdakab kampar. Seperti diungkapkan panitia perlombaan MTQ H. Basri Rais, memang perlombaan MTQ ini baru pertama kali diadakan, Basri juga mengakui dikarenakan baru pertama kalinya, banyak ditemukan kekurangan dalam hal penyelenggaraan perlombaan mtq ini. Dalam menyikapi ini Kami jajaran panitia berusaha secara maksimal untuk menutupi segala kekurangan penyelenggaraan ini, mudahmudahan perlombaan Ini dapat berjalan lancar sesuai yang diharapkan kita semua ujar basri rais. Basri rais juga menyatakan perlombaan mtq kali ini sebagai barometer untuk mempelajari segala kekurangan untuk memperbaiki segala kekurangan untuk penyelenggaraan perlombaam mtq dimasa yang akan datang

papar basri rais. Basri Rais menyampaikan untuk peserta yang telah mendaftar dari pagi hingga saat dimulainya perlombaan telah berjumlah 24 qori dan qoriah, sedangkan undangan untuk peserta yang telah diundang sebanyak 130 orang qori dan qoriah. Untuk hari pertama ini perlombaan MTQ dimulai dari nomor undian pertama Qoriah Irawati berasal dari Kecamatan Kampar dan dilanjutkan nomor undian 2 Qori M. Syukur dari Kecamatan Bangkinang. Untuk Dewan Hakim Basri Rais memaparkan untuk Fashohah 1 oleh Drs. Nursal, Fashohah 2 Drs. Mahyudin sedangkan untuk Tajwid 1 H. Bukhori dan Tajwid 2 abdul aziz. Untuk lagu Dewan Hakimnya adalah Hj. Yurni dan untuk Suara dewan hakim diisi oleh Hj. Erdawati papar Basri Rais.BETTER-hms

foto : humas

QORIAH Irawati dari Kecamatan Kampar ketika tampil pada perlombaan MTQ memeriahkan HUT KORPRI ke-42 di Aula kantor Bupati Kampar.

BPBD Kampar Susun Rencana Kontijensi Bencana

foto : netty

BPBD : Narasumber Rosmawati sedang memberikan materi saat penyusunan rencana kontijensi bencana di Kabupaten Kampar yang digelar di Wisma Angga Bangkinang, Senin (25/11/2013).

BANGKINANG KOTA - Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun komitmen bersama antar lembaga pelaku penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar menggelar kegiatan penyusunan rencana kontijensi bencana di Kabupaten Kampar. Kegiatan ini digelar di Wisma Angga Bangkinang, 24-26 November 2013. Kegiatan ini di buka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar yang diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Ali Zabar. Ali Zabar saat membuka kegiatan itu, Senin (25/11/

2013) menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan suatu upaya untuk membekali para peserta tentang penyusunan rencana kontijensi bencana yang berguna untuk membuat dasar panduan dalam pengurangan dan penanggulangan bencana yang secara terpadu dan terarah mampu menghadapi setiap kemungkinan terjadinya bencana, dan harus ada keseragaman bertindak bagi semua aparat pemerintah maupun organisasi lembaga swadaya masyarakat terkait dalam memfungsikan dan memberdayakan satuan tugas penanggulangan bencana secara terpadu. Dikatakan Ali Zabar rencana kontijensi dilakukan

secara bersama antar lembaga dan pelaku penanggulangan bencana, baik pemerintah maupun non pemerintah. Dokumen rencana kontijensi disusun bertujuan sebagai pedoman penanggulangan asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Agar dalam pelaksanaan penggulangannya dapat efektif dan efisien untuk memobilisasi berbagai SDM, peralatan, pendanaan dari berbagai pemangku kepentingan. "Rencana kontijensi bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta membangun komitmen bersama antar lembaga pelaku penanggulangan bencana di Kabupaten Kampar," ujarnya. Diingatkan Ali Zabar dimasa yang akan datang tugas penanggulangan bencana semakin berat dengan permasalahan semakin komplek. Oleh sebab itu pemerintah daerah sangat menyambut baik terlaksananya penyusunan rencana kontijensi tentang kebakaran dan asap yang tentunya dapat menjadi panduan melalui suatu proses perencanaan kedepan untuk mencegah atau menanggulangi secara lebih baik dalam situasi darurat atau kritis. Diakui oleh Ali Zabar perkembangan fungsi tugas penanggulangan bencana hingga saat ini telah menunjukkan hal yang menggembirakan. "Beberapa perbaikanperbaikan telah dilakukan baik pemerintah pusat mau-

pun daerah, kesemuanya ini merupakan itikad baik pemerintah dalam menemukan suatu sistem penanganan yang seefisien mungkin untuk menghindari korban jiwa, harta benda dan lingkungan hidup," ujarnya. Oleh karena itu dalam penyusunan rencana kontijensi tersebut haruslah dibuat bersama-sama oleh semua pihak (stokeholder) dan multi sektor yang terlibat dan berperan dalam penangulangan bencana meliputi unsur pemerintah, dunia usaha, organisasi non pemerintah dan masyarakat. Sementara itu, Ketua Panitia Hj. Retno Susilawati, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya penyusunan rencana kontijensi bencana ini antara yakni, sebagai pedoman penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan agar dalam pelaksanaan penanggulangannya dapat efektif dan efesien untuk memobilisasi berbagai sumber daya, peralatan dan pendanaan. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 24-26 November 2013 dengan narasumber darri BNPB dan BPBD Provinsi Riau. Peserta sebanyak 30 orang terdiri dari 10 kecamatan, badan, dinas terkait dan LSM. Hadir pada kesempatan tersebut PPTK Yedi Sispurwanto, MM, narasumber Rosmawati dan Mitra AM. BETTER-netty

GOPTKI Gelar Pelatihan Guru TK7  Diikuti 150 Peserta BANGKINANG KOTA - Dewan Pinmpinan Cabang (DPC) Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) Kabupaten Kampar menggelar pelatihan peningkatan mutu pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) bagi guru-guru TK yang ada di Kabupaten Kampar. Pelatihan ini diikuti 150 orang peserta yang terdiri dari guru-guru TK se-Kabupaten Kampar. Pelatihan ini di gelar selama dua hari, Senin-Selasa, 25-26 November 2013, bertempat di aula Stanum Bangkinang. Pelatihan guru TK ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Kampar Ny. Hj. Eriati Zulfan. Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Kampar Ny. Hj. Eriati Zulfan di Stanum Bangkinang, Senin (25/11/2013) menyampaikan bahwa program pendidikan anak usia dini dikembangkan dalam rangka menuju isi Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2025 yang menghasilkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Visi tersebut mengandung makna bahwa Insan Indonesia memiliki kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional dan sosial, kecerdasan intelektual dan kinestetis. Dikatakannya, usia 0-6

tahun merupakan usia penting bagi pengembangan intelegensia permanen diri seorang anak. Oleh sebab itu, dinegara maju pembangunan anak usia dini mendapat perhatian yang sangat serius serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas sumber daya alam. Oleh karena itu GOPTKI sebagai wadah yang menaungi lembaga penyelenggara pendidikan taman kanak-kanak Indonesia memiliki misi yang sangat mulia antara lain membina dan mengembangkan pendidikan pra sekolah yang membantu meningkatkan keterampilan anak usia dini agar mempunyai pondasi yang kokoh untuk tumbuh dan berkembang. Dikatakan Eriati bahwa peningkatan akhlak, moral dan sumber daya manusia (SDM) harus lah dimulai dari usia dini. Pembentukan akhlak dan moral bukan pekerjaan mudah yang bisa dibentuk dalam waktu singkat. "Akhlak dan moral berkaitan dengan sikap mental seseorang, secara psikologis lebih mudah membentuk diri daripada merubah sikap mental seseorang. Pendidikan usia dini adalah salah satu upaya membentuk sikap mental bukan merubah sikap mental," ujar Eriati.

foto : netty

GOPTKI : Ketua DPC GOPTKI Kabupaten Kampar Ny. Hj. Eriati Zulfan di Stanum Bangkinang, Senin (25/11/2013).

Demikian juga dengan peningkatan SDM juga memerlukan waktu yang sangat panjang dan dilakukan sejak dini. Pembangunan SDM harus dilakukan secara komprehensif dan berjenjang, dimulai dari pra sekolah, tingkat dasar, menengah hingga perguruan tinggi. Oleh sebab itu, Eriati minta kepada peserta agar dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya sehingga pada pasca pelatihan nanti dapat dipraktekkan dan diimplementasikan dalam pembinaan. Pendidikan anak usia dini di masing-masing sekolah. "Hal ini penting agar pelatihan yang kita laksana-

kan saat ini dapat mempercepat terwujudnya visi dan misi pemerintah Kabupaten Kampar yang sesuai dengan lima pilar pembangunan Kampar," ujarnya. Sementara itu Ketua Panitia Nur Asma Syukri menyampaikan tujuan dilaksanakannya pelatihan ini untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pendidik dan memfasilitasi program penguatan pendidikan anak usia dini berbasis keluarga (parenting), sehingga para pendidik yang mengikuti pelatihan bisa melaksanakan pendidikan berbasis keluarga di TK tempat mereka bertugas.BETTER-netty


18

SELASA VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

Kepsek SMPN 5 Aur Sati Minta Perhatian Pemda TAMBANG - SMPN 5 Aur Sati Kecamatan Tambang menaruh harapan besar kepada pemerintah Kampar untuk memperhatikan infrastruktur sekolah mereka. Semenjak dinegerikan tahun 2009 lalu, sekolah ini merasa kurang mendapatkan perharian dari pemerintah, hingga mengakibatkan minimnya sarana dan prasarana di sekolah ini. Kepala SMPN 5 Aur Sati, Ariyanto dijumpai BETTER baru-baru ini mengatakan, saat ini fasilitas sekolah ini hanya ada tiga ruangan belajar dan satu kantor majlis guru serta ruang kepala sekolah, itupun dijadikan untuk murid dalam proses belajar mengajar, karena sudah tidak ada lagi ruangan. ''Makanya dengan terpaksa kantor majlis seadanya dan semua gedung tersebut di bangun melalui dana dari Program PNPM Mandiri,'' terang kepsek menjelaskan. Selain itu, tambah Ariyanto. masih banyak kekurangan dari sekolah ini, seperti tidak tersedinya ruang labor dan musholla, padahal sangat dibutuhkan sekali oleh para siswa ini. ''Kami dari pihak sekolah sudah sering mengajukan proposal, baik itu ke Pemda Kampar, Provinsi Riau bahkan sampai ke tingkat pusat, namun sampai saat ini masih belum di tanggapi,'' tambahnya lagi. ''Namun, walaupun serba kekurangan, kami sebagai guru selalu maksimal dalam aktivitas dan kegiatan di sini, seperti setiap Jumatnya para murid melakukan kegiatan rutin keagamaan, seperti muhadorroh yang memakan waktu satu jam pelajaran yang dimulai jam 7:30 WIB sampai dengan jam 8:10 WIB. Ini dilaksanakan di teras sekolah dengan membentang tikar ala kadarnya, serta sholat berjamaah yang dilakukan di ruang kelas setiap harinya,'' ulas Ariyanto lagi. Inilah bukti keseriusan kami sebagai tenaga pendidik di SMPN 5 ini, dan tidak terlepas dari program pemerintah kabupaten kampar dalam pilarnya yang pertama tentang akhlak dan moral tentu ini wujud nyata yang dapat kami perbuat kepada semua anak didik kami di sekolah ini, jelasnya menambahkan. Untuk itu, tambah Ariyanto, selaku kepsek, ia sangat mengharapkan sekali kepada pemda agar lebih memperhatikan sekolah ini, karena manusia yang mempunyai akhlak dan moral sesuai dengan harapan bupati kampar Jefri Noer. BETTER-hen

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

TPK PNPM MP Serahterimakan Gedung TK SIAKHULU - Tim Pelaksana Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (TPK PNPM MP) Kecamatan Siakhulu serahterimakan gedung Taman Kanak-Kanak secara simbolis kepada Kepala Desa Kepau Jaya Rusman Yatim, yang diwakili Kaur Pemerintahan Lisanur, Senin (25/11/2013) di Aula Kantor Desa Kepau Jaya. Ketua TPK Budi Utomo menjelaskan bahwa pembangunan gedung TK, ruang guru berikut mobiler yang dibangun melalui dana PNPM MP sebesar Rp.206.815.700,- juta yang sudah rampung dikerjakan. Selain pembangunan fisik, dana tersebut juga digunakan untuk honor guru MDA dan guru TK di desa ini sesuai dengan peruntukannya. Ditambahkan Budi Utomo, semua tugas yang dibebankan kepadanya sudah dilaksanakan, bahkan rincian dananya sudah dipaparkan. Kalau memang ada permasalah yang tidak sesuai dengan anggaran, silahkan di kroscek ke lapangan, jangan menjadi isu yang justru akan menimbulkan perpecahan, karena dana PNPM langsung kepada masyarakat dan di

kelola oleh masyarakat, paparnya menguraikan. Ditambahkan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Yuan Napi Saputra didampingi pendamping lapangan Albahri bahwa mereka sudah melihat keadaan gedung yang dimaksud sesuai dengan dana yang digulirkan. ''Kalau seluruh aparat serta masyarakat sudah menerima berarti tidak ada lagi permasalahan, pelaksana kegiatan di desa tinggal menyerahkan kunci kepada pihak desa, jadi tidak ada permasalahan lagi,'' ungkapnya. Menanggapi laporan dari PNPM MP, Pemerintahan Desa Kepau Jaya Lisanur menyatakan menerima serta mengucapkan terimakasih atas dikabulkannya permohonan masyarakat oleh PNPM MP. ''Kami berharap warga bisa menjaga dan merawat aset yang sudah ada,'' harapnya. Acara ini dihadiri Ketua BPD Zamri, para tokoh masyarakat serta seluruh aparat Desa Kepau Jaya. BETTER-roni

foto : netty foto : roni

TPK PNPM MP Desa Kepau Jaya menyerahkan kunci gedung secara simbolis kepada pemerintahan desa di aula kantor Desa Kepau Jaya.

KETU A PKK Eva Yuliana membuka acara pencanangan Gerakan PKK-KB Kesehatan tahun 2013 di lapangan KETUA bolakaki Desa Kuok Kecamatan Kuok pada Kamis (21/11/2013) lalu.

Rekwendi Terpilih Jadi Kades Siberuang KOTO KAMPAR HULU Pemilihan Kepala Desa Siberuang periode 2013 - 2019 yang digelar di los pasar serbaguna Siberuang Senin (25/11/2013) kemarin berjalan aman dan lancar. Dari tiga calon yang ikut bertarung untuk menjadi orang nomor 1 di Desa Siberuang, Nurman Nur, H Murzakir Arsyad dan Rekwendi, akhirnya

dimenangi oleh nomor urut 3, Rekwendi dengan perolehan suara 618. Sementara dua calon lainnya, Nurman Nur hanya memperoleh suara 45 suara dan H Murzakir yang juga mantan kades lama hanya memperoleh suara 440. Sementara DPT Desa Siberuang ini berjumlah 1.116

suara. Terlihat warga Desa Siberuang beritu antusias datang ke TPS yang disediakan untuk memberikan hak suara mereka secara rahasia. Dalam pilkades tersebut, tampak hadir unsur Kecamatan dan Kapolsek Kecamatan Koto Kampar

Hulu. Rekwenedi yang unggul dalam pilkades ini di konfirmasi BETTER mengatakan, kalau kemenangan yang diraihnya ini adalah kemenangan bersama. Tidak ada yang kalah ataupun menang. ''Saya mengharapkan kepada masyarakat hendaknya mau menyatu padu demi

kemajuan desa ini," ujarnya. ''Saya siap merangkul siapapun dirinya dan yang penting untuk kemajuan desa. Sebagai Kades yang baru Insyaallah nantinya saya akan berusaha sekuat tenaga saya untuk memajukan desa dan lebih mendengar apa keluhan masyarakat saya,'' tutupnya. BETTER-hen

Kades Desa Baru Ajak Warga Ramaikan Masjid SIAKHULU - Kepala desa Desa Baru ajak warga ramaikan masjid. Pesan tersebut disampaikan M Haris Chaidir, Jum'at (22/11/2013)

lalu ketika peletakan batu pertama Pembangunan Masjid Baiturrohman di Dusun 1 Wirabima Kedesaan

Desa Baru. Menurut M Haris, masjid merupakan salah satu penunjang untuk

foto : roni

ASISTEN II Setda Kampar di dampingi Kades Desa Baru M Haris CH bersama upika Siakhulu saat akan melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan M asjid Baiturrohman Dusun 1 Desa Baru.

mensukseskan program 5 pilar pembangunan pemda Kampar yakni, peningkatan akhlaq dan moral. ''Kami minta kepada para tokoh agama merapatkan barisan bergandeng tangan untuk meramaikan masjid melalui berbagai kegiatan yang bertujuan ibadah. Salah satunya adalah dengan pelaksanaan Perda Magrib Mengaji dan mematikan televisi di waktu magrib hingga waktu isya,'' ujar Haris kala itu. Dikatakan haris, pihak perusahaan sudah berbaik hati dengan membangun Masjid Baiturrohman di Dusun 1 Wirabima sebagai wujud kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar. Tinggal tugas warga di sini untuk meramaikan isinya. Jangan hanya dibangun masjidnya tapi tidak ada isinya, inilah tugas dari para pemuka agama agar bisa mengajak warga mau datang ke masjid. M Haris Chaidir juga mengucapkan terimakasih kepada pihak manajemen PT Peputra maha raya yang

telah membantu pembangunan masjid Baiturrohman dan kami berharap ini menjadi motivasi buat para pengusaha khususnya yang beroperasi di wilayah desa Baru agar peduli tehadap lingkungan di mana perusahaannya beroperasi. Acara peletakan batu pertama pembangunan masjid Baiturrohman yang rencananya akan di hadiri bupati Kampar H Jefry Noer, urung datang karena ada acara yang tidak bisa di tinggalkan, adalah Asisten 2 Setda Kampar Ali Nafiar yang di daulat mewakili Bupati Kampar pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid Baiturrohman Dusun 1 Wirabima Kedesaan Desa Baru kecamatan Siakhulu. Hadir dalam acara tersebut Upika Siakhulu, Kapolsek AKP H Hermawi di dampingi Kanit Lantas AKP Yulihasman, para tokoh masyarakat, seluruh aparat RT RW sekedesaan Desa Baru serta kepala desa se kecamatan Siakhulu. BETTER-roni


PILAR TERKINI 5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan better-birokampar@gmail.com

SELASA

Logistik Pilgubri Telah Didistribusikan  Ada Kotak Suara tak Bersegel SIAKHULU - Senin (25/11) bertempat di kantor Camat Siakhulu dilakukan pelepasan pendistribusian logistik Pemilu berupa kotak suara dan bilik suara ke 12 desa yang ada di Kecamatan Siakhulu. Pelepasan pendistribusian logistik Pilgubri dilakukan oleh Ketua PPK Kecamatan Siak Hulu, Syafruddin, bersama Panwaslu Kecamatan Siakhulu serta Kapolsek Siak Hulu AKP Hermawi dan rombongan. Kapolsek Siakhulu Hermawi berharap agar pendistribusian logistik Pemilu berupa kotak suara dan bilik suara berlangsung aman dan terkendali. Selamat samapi ke tujuanyaitu ke 12 desa yang ada Siakhulu. Keapda jajarannya yang telah ditugaskan menjaga kotak suara, Hermawi meminta agar mengawal kotak suara. Jangan lalai guna menghindari hal yang tak diinginkan. Begitu pula Panwaslu Kecamatan siakhulu, selalu siap menjaga logistik Pemilu sejak datang ke Kecamatan pada Jumat (22/11) lalu. Begitu pula Ketua PPK Kecamatan Siakhulu, Syafruddin berharap agar pendistribusian ber-

LOGISTIK Pilgub Riau putaran II saat di distribusikan ke Desa Pandau Jaya. foto : netty

jalan lancar. Syafruddin memastikan jajarannya hingga PPS di masing-masing desa telah siap

PAK Pak Bupati Kampar dan Dinas PU Tolong berikan kami pengerasan jalan usaha tani yang terletak di desa kemang indah rimbomang,sebab pada waktu hujan jalan tak bisa di lewati kenderaan roda dua,akhirnya banyak masyarakat terganggu aktivitasnya,hasil perkebunan kami sangat susah untuk di bawa keluar kebun,tolong perhatikan kami pak bupati, Dari pendi masyarakat kemang indah. foto : netty

REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celotehceloteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut ceritacerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

ADA lima kotak suara yang tak bersegel yang di distribusikan ke Desa Pandau Jaya.

sedia di desa masing-masing. Dikatakan Syafrudiin, adapun desa yang paling banyak TPSnya adalah Desa Pandau Jaya yaitu sebanyak 44 TPS. Kemudian Kubang Jaya dan Desa Tanah Merah. Karena terbanyak TPSnya, maka Pandau Jaya didahulukan dalam pendistribusian logistik. Dari temuan Panwaslu di lapangan, dari 44 kotak suara yang telah didistribusikan di sekretariat PPS Desa Pandau Jaya, ada 5 kotak suara yang tak bersegel. Yaitu kota suara di TPS 02, kotak suara untuk TPS 08, kotak suara untuk TPS 16, kotak suara untuk TPS 29 serta kotak suara nomor 41. Begitu pula di Desa Tanah Merah, saat logistik Pemilu berupa kotaksuara dan bilik suara didistribusikan terdapat 5 kotak suara tak bersegel.

Kemenag Kampar Terbaik I Tingkat Nasional BANGKINANG - Audit kinerja yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada tahun 2013, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar berhasil meraih Prediket terbaik satu (1) di tingkat Nasional. Predikat ini diumumkan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Irjen Kemenag RI) Dr M Yasin MM melaui Inpektorat Wilayah 1,2,3 dan 4 dalam acara Gelar Pengawasan 2013 yang diadakan di Hotel Royal Safari Pucak Bogor mulai hari Rabu (20/11) hingga Jum’at (22/ 11) dihadiri Kepala Kantor Wi-

layah Provinsi Se Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar/Kota se Indonesia, Kepala Madrasah Negeri, dan Kepala Perguruan Tinggi se Indonesia. "Kementerian Agama Kampar meraih terbaik pertama tingkat Nasional. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa, kita bisa bersaing dengan Kemenag Kabupaten/ Kota se Indonesia. Ini membuktikan Kementerian Agama Kampar telah menjadi perahatian bagi Kantor Kementerian Agama di seluruh penjuru Indonesia," kata Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kampar H

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Zainuddin (Kontributor Better Kampar) Awak yang Manontukan Maso Dopan Awak JADILAH awak cando mato aghi yang towi pancarkan cahayo Jan cando bulan yang hanyo mamantulkan cahayo mato aghi du Ndak parolu awak bandingkan maso yang lalu jo maso yang akan datang, Yang potiong awak hadapi apo yang ado di hadapan awak, ko indak sebuik ajo mamikiukan maso dopan tapi ndak Zainuddin mampu menghadapi apo yang ado di dopannyo, bausaho dan bersyukur ajo awak pasti maso dopan du akan ceria, Awak ko dilahirkan ka dunio ko tanpa bisa mamilio siapo kedua uwang tuo awak, namun awak punyo pilihan untuok manontukan maso dopan awak Jan towi towi awak sesali kegagalan yang pona wak alami, yang pontiong bukan saborapo banyak kegagalan du tapi sabarapo banyak awak mampu bangkit dari kegagalan du,

19

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

Muhammad Hakam MAg pada apel Senin (25/11/2013) pagi. Adapun Kriteria penilaian berdasarkan audit kinerja dan Kemenag Kampar berhasil mengumpulkan nilai 86,62. Nilai terbaik kedua diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kota Batu dengan nilai 85,32 dan nilai terbaik ketiga diraih oleh Kantor Kementerian Kab. Karang Asam dengan nilai 84,67, jelas Hakam. Sementara itu, audit kinerja yang dilakukan oleh Irjen Kemenag RI untuk tingkat Madrasah Negeri, Madrasah Aliyah Negeri Kampar (MAN Kampar) juga meraih prediket terbaik tiga di tingkat Nasional. Yang mana untuk peraihan terbaik pertama diraih oleh MAN Glora dengan nilai 86,32, Peraihan terbaik kedua diraih oleh MAN III Malang dengan nilai 85,77 dan peraihan terbaik ketiga diraih oleh MAN Kampar dengan nilai 83,65. Dengan peraihan tebaik 1 yang di ukir oleh Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar dan peraihan terbaik tiga yang diukir oleh MAN Kampar ini, hendaknya menjadi pelecut semangat kita untuk bekerja lebih profesional lagi dimasamasa yang akan datang. Tentunya dengan cara meningkatkan pelayanan di segala bidang, baik itu dibidang keuangan, administrasi, pelaporan dan bidang-bidang lainnya. Sehingga gelar yang kita sandang saat ini bisa kita pertahankan di tahun-tahun berikutnya, tutup Hakam. BETTER-alan

Saat dikonfirmasi pada ketua PPK Siak Hulu, Syafrudin menjelaskan tak bersegelnya kotak suara itu mungkin karena terlepad selama di perjalanan dari Kabupaten kampar ke kecamatan-kecamatan.

Ataupun saat mengangkat logistik Pemilu tersebut. "Mengenai segel kotak suara itu mungkin terlepas. Kami punya segelnya. Nanti akan kita segel kembali," papar Syafrudin. BETTER-yen

foto : roni

MUDAWAR SPd saat menjadi pembina upacara peringatan HUT PGRI ke 68 yang di ikuti oleh seluruh guru se Kecamatan Siakhulu.

Seluruh Guru Ikuti Upacara Peringatan HUT PGRI SIAKHULU - Seluruh guru se Kecamatan Siakhulu ikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT PGRI) ke 68, Senin (25/11/2013) kemarin di halaman kantor Camat Siakhulu. Selain para guru, upacara juga diikuti seluruh Upika se Kecamatan Siakhulu. Pembina Upacara Mudwar SPd atas nama Kepala UPTD P&K Siakhulu Iskandar MPd dalam pesannya mengajak seluruh guru untuk meningkatkan disiplin kerja, mengingat dunia pendidikan terutama tingakat SLTP dan SLTA selalu menjadi sorotan publik, terutama permasalahan disiplin. Hal ini masih banyaknya ditemukan siswa berada di warnet maupun nongkrong di luar sekolah saat jam belajar, yang lebih parah lagi ada guru yang terjaring razia oleh Satpol PP pada saat jam kantor. Walaupun tidak terjadi di Siakhulu tapi ini cukup jadi peringatan buat seluruh guru khususnya yang sekolahnya berada di perbatasan Kota Pekanbaru untuk memperketat pengawasan terhadap siswanya. ''Kami tidak mau dengar atau laporan ada siswa apalagi guru terjaring razia di

warnet, kalau itu terjadi maka kepala sekolah yang bersangkutan akan kami kenakan sangsi tegas,'' ujarnya. Mudawar juga menghimbau kepada seluruh kepala sekolah maupun guru untuk berperan aktif dalam mengupayakan terwujudnya program 5 pilar pemda Kampar khususnya peningkatan akhlaq dan moral serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) dengan mencetak siswa yang berprestasi, jangan hanya sekedar mendukung tapi apa upaya pihak sekolah dalam mewujudkan program tersebut. ''Kami berharap melalui sempena HUT PGRI ke 68 seluruh guru mampu mengevaluasi kinerjanya, kalau di tahun yang akan datang tidak ada peningkatan, baik prestasi belajar maupun disiplin kerja berarti tidak ada upaya dari kepala sekolah untuk membenahinya, ujar Mudawar S.pd berharap sekaligus mengingatkan. Usai pelaksanaan upacara di langsungkan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba yang di gelar selama 4 hari sebelum upacara peringatan HUT PGRI.BETTER-roni

Bidan Desa Dituntut Beri Pelayanan Optimal BANGKINANG KOTA,- Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar bekerja sama dengan tim Pusat Pelatihan Klinik Standar (P2KS) Propinsi Riau mengadakan pelatihan tehknis pemasangan dan pencabutan IMPLANT dan IUD bagi 44 orang bidan desa perwakilan dari 21 kecamatan selama tujuah hari sejak 23-29 November di Dharma Utama Pekanbaru. “Kegiatan ini bertujuan memberikan pelatihan agar bidan yang ada dapat memberikan pelayanan lebih optimal dan sesuai standar kepada masyarakat oleh tenaga profesional, sehingga hak pasien dapat terpenuhi, walaupun masyarakat mendapatkan pelayanan secara gratis, “ demikian disampaikan Kabid Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi, Susilawati SKM, MPH mewakili

Kepala BKBPP Kampar didampingi Irma Suryani, A.Md, Keb, Kasubid Bina Kesertaan KB Senin (25/11). Dikatakan Susi bahwa pelatihan itu merupakan bentuk upaya pemerintah Kabupaten Kampar menyukseskan program 5 pilar pembangunan untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang terampil dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Apabila tenaga medis di desa atau bidan desa sudah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pemasangan alat KB maka dengan sendirinya masyarakat dapat merasakan nyaman dan senang sehingga target KB itu dapat tercapai yang berarti pula pertambahan penduduk dapat ditekan, “ ujarnya. Ditambahkan Irma, pencapaian pemasangan KB sampai bulan September 2013 mencapai 90 persen.BETTER-netty

foto : netty

KABID Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi, Susilawati SKM, MPH mewakili Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Kampar didampingi Irma Suryani, A.Md, Keb, Kasubid Bina Kesertaan KB mengikuti pelatihan tehknis pemasangan dan pencabutan IMPLANT dan IUD bagi 44 orang bidan desa perwakilan dari 21 kecamatan selama tujuah hari sejak 23-29 November di Dharma Utama Pekanbaru..


DUMAI

20

SELASA

Agus Widayat Beri Bantuan Korban Kebakaran

Wako Jadi Irup HUT PGRI ke–68

AGUS Widayat serahkan bantuan kepada korban kebakaran.

DUMAI- Wakil Walikota (Wawako) Dumai dr Agus Widayat memberikan bantuan berupa susu dan makanan kepada korban kebakaran yang mempunyai Balita. Bantuan tersebut secara langsung diberikan kepada para korban kebakaran, Jalan Melati, Kelurahan Dumai Kota, Kecamatan Dumai Kota, Senin (25/11). Selain bertujuan memberikan bantuan kepada para korban kebakaran, kunjungan orang nomor dua di Kota Dumai itu, juga untuk bersilaturahmi kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah maupun masyarakat sekitar yang berada di Jalan Melati. Wakil Walikota Dumai dr Agus Widayat usai menyerahkan bantuan, mengungkapkan, saling tolong menolong sesama hamba Allah sangatlah penting. "Apalagi saat masyarakat kita ada yang sedang tertimpa musibah. Tentunya ini harus menjadi perhatian kita dan menjadi tanggung jawab kita bersama, terutama pemerintah," ujarnya. Pada kesempatan itu, Agus juga menyampaikan bahwa Pemko Dumai telah berkomitmen untuk membantu para korban kebakaran. Salah satunya, masyarakat yang tertimpa musibah kebakaran bisa langsung berobat ke Puskesmas terdekat maupun ke RSUD Dumai dengan gratis. "Dengan adanya musibah ini, atas nama pribadi dan pemerintah, saya turut prihatin sedalam-dalamnya apa yang dialami oleh masyarakat, khususnya yang sedang tertimpa musibah kebakaran. Karena saya orang kesehatan, maka kesehatan sangat perlu, demikian pula gizi anak-anak. Oleh karena itu, saya membawa susu dan makanan bayi bagi anak-anak," sebut Agus. Sementara, Lurah Dumai Kota Agus Gunawan, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan Pemko Dumai kepada korban kebakaran yang nerupkan warga di kelurahan yang dipimpinnya. "Alhamdulillah, selain pemerintah yang memberikan perhatian dan bantuan, juga sudah banyak para donatur yang ada di Kota Dumai turut memberikan bantuan kepada korban kebakaran," ujar Agu. Sedangkan, Ketua rukun tetangga (RT) 11 Sunarto mengungkapkan, insiden kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu itu, menghabiskan sebanyak 34 rumah yang dihuni oleh 39 kartu keluarga (KK). Saat ini para korban, sudah berangsur-angsur pindah ke kontrakan. Namun, berkat kepedulian dan dukungan dari seluruh masyarakat dan Pemko Dumai dengan berbagai macam bantuan yang diberikan, kata Sunarto, Alhamdulillah bisa meringankan beban korban kebakaran sebanyak 39 KK tersebut. "Kita harapkan, warga yang sedang tertimpa musibah dapat dengan ikhlas menerimanya. Dan bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik, serta jangan dilihat bentuknya, namun lihatlah kepedulian dan manfaatnya," tutupnya. BETTER, Cahaya Putra

26 NOVEMBER 2013  NO. 567 TAHUN III

DUMAI - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke–68 Tahun 2013 atau Hari Guru Nasional (HGN), Pemerintah Kota Dumai menggelar upacara di lapangan upacara eks kantor Walikota, Jalan HR Soebrantas Dumai. Pada kesempatan itu, Walikota Dumai, H. Khairul Anwar bertindak sebagai inspektur upacara (Irup). Ikut serta dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Dumai, Zainal Effendi, Sekretaris Daerah Kota Dumai, H. Said Mustafa, Kapolres Dumai, AKBP Yudi Kurniawan, Kajari Dumai, Eko Siwi Iriani, Kepala Dinas Pendidikan Dumai, H. Sya’ari, Kepala Dinas/Badan di lingkungan Pemko Dumai serta undangan lainnya. Dalam amanat, Walikota Dumai Khairul Anwar membacakan sambutan dari Menteri Pendidikandan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh yang menyampaikan apresiasi, dan penghargaan setinggi-tingginya atas prestasi, dedikasi, tanggung jawab dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, tenaga pendidik dan masyarakat dalam memajukan dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. "Kita semua menyadari dan memahami tentang arti penting dan mulianya pendidikan. Tetapi di balik itu, kita juga menyadari

bahwa tantangan dan persoalan yang kita hadapi semakin berat, rumit dan kompleks, terutama dalam rangka mempersiapkan generasi 2045, 100 tahun Indonesia merdeka dan kejayaan Indonesia," katanya. Kalau dicermati struktur penduduk Indonesia pada tahun 2010, lanjutnya, terdapat 46 juta anak usia 0-9 tahun dan 44 juta anak usia 10-19 tahun. Jadi, sekarang ini kalau ingin mempersiapkan generasi 2045, tidak ada pilihan lain kecuali harus memperkuat layanan, baik akses maupun kualitas pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. "Pada tahun 2045, mereka akan berusia 35-44 tahun dan 4555 tahun. Merekalah yang akan memimpin dan mengelola bangsa dan negara yang kita cintai ini," ujarnya. Mereka harus dibekali dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan zamannya. Dan mereka harus memiliki kemampuan berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia, dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia, sebagaimana yang digagas dalam Kurikulum 2013. Untuk itu, katanya, prinsip yang harus dikembangkan ad-

Anggota Banleg DPRD Sawahlunto Stuban Ke DPRD Dumai DUMAI - Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kabupaten Sawahlunto melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan studi banding (Stuban) ke DPRD Kota Dumai. Kunker tersebut dalam rangka perbaikan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) serta ingin berlajar mengenai perda–perda yang ada. Demikian disampaikan, Ketua Banleg DPRD Kabupaten Sawahlunto Hasjoni dalam Kunker yang berlangsung di ruang rapat Melati, Kantor DPRD Jalan Tuanku Tambusai, Bagan Besar Dumai. “Tujuan kami kesini adalah untuk belajar dari kelebihan-kelebihan yang dimiliki DPRD Kota Dumai. Pasti ada hal-hal yang bisa diambil dari kunker yang kami lakukan ini, tentunya untuk perbaikan pelaksanaan tugas-tugas pokok dan fungsi DPRD Kabupaten Sawahlunto,” ungkapnya. Terutama, sambung Hasjoni, permasalahan yang berkaitan dengan unsur penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah Sawahlunto, sehingga pihaknya ingin melakukan perbaikan dalam pelaksanaan tugas-tugas pokok dan fungsi di DPRD Kabupaten Sawahlunto. Selain itu, kata Hasjoni, mereka juga ingin studi banding terkait perda-perda inisiatif DPRD Kota Dumai. Menurutnya, Dumai sebagai kota yang sedang mengalami pertumbuhan tentu dihadapkan dengan berbagai permasalahan. “Dumai sebagai Kota Pelabuhan, Perdangangan dan Industri, tentu memiliki masalah yang kompleks.

Disinilah kami ingin belajar, bagaimana pola DPRD Kota Dumai dalam menjabarkan permasalahan tersebut ke dalam perda-perda inisiatifnya,” imbuhnya. Rombongan Banleg DPRD Kabupaten Sewahlunto yang tiba di DPRD Kota Dumai pada Jumat kemarin, disambut oleh Kabag Humas DPRD Kota Dumai Khairul Adhli dan sejumlah Pegawai Sekretariat DPRD Kota Dumai. Kendati agenda kunjungan anggota Banleg DPRD Kabupaten Sawahlunto yang berjumlah delapan orang tersebut telah dijadwalkan beberapa waktu lalu, sayangnya tidak ada satupun anggota DPRD Dumai yang menyambutnya. Pasalnya, anggota DPRD Kota Dumai masih dalam rangka Dinas ke luar kota. Sehingga, dalam pertemuan kemarin hanya Kabag Humas DPRD Kota Dumai yang menyambut Rombongan Banleg DPRD Kabupaten Sawahlunto itu. Meskipun begitu, pertemuan kemarin tetap berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan. “Kami menyampaikan salam maaf dari pimpinan DPRD Kota Dumai, karena saat ini anggota DPRD Kota Dumai masih dinas keluar daerah,” ungkap Khairul Adli. Kunker dan Stuban DPRD Kabuapaten Sawahlunto yang berlangsung di ruang Melati Kantor DPRD Dumai itu ditutup dengan penyerahan cenderamata dari DPRD Kota Dumai oleh Khairul Adhli kepada Ketua Banleg DPRK Sawahlunto Hasjoni. BETTER, Cahaya Putra

WAKO DUMAI Khairul Anwar menjadi irup HUT PGRI.

alah memberikan layanan pendidikan sedini mungkin (start earlier) melalui gerakan PAUD, memberikan kesempatan ber sekolah setinggi mungkin (stay longer) melalui pendidikan menengah universal (PMU), dan peluasan akses ke perguruan tinggi. Selain itu, perlu memperluas jangkauan dan menjangkau mereka yang tidak terjangkau (rich wider) melalui program bantuan siswa miskin (BSM), Bidikmisi dan sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (SM3T).

"Kita ingin agar anak-anak kita di manapun berada dan apapun latar belakang sosial dan ekonominya, dapat memperoleh layanan pendidikan setinggi mungkin. Pendidikan tersebut harus terjangkau dan berkualitas. Guru dan tenaga kependidikan menjadi faktor penentunya sehingga mau tidak mau harus kita tingkatkan ketersediaan dan profesionalitasnya," paparnya. Tema yang diambil dalam peringatan HGN tahun 2013 dan HUT ke-68 PGRI ini adalah

'Mewujudkan Guru yang Kreatif dan Inspiratif dengan Menegakkan Kode Etik untuk Penguatan Kurikulum 2013'. "Kita semua berharap para guru dan tenaga kependidikan kita menjadi pembelajar dan pendidik sejati. Dengan demikian, kurikulum 2013 yang digagas untuk mempersiapkangenerasi 2045, generasi yang mampu berpikir orde tinggi, kreatif, inovatif, berkepribadian mulia dan cinta pada tanah air, serta bangga menjadi orang Indonesia dapat diwujudkan," harapnya. BETTER, Cahaya Putra

Kilang Pertamina RU II Dumai Kembali Terbakar

3 Pekerja Alami Luka Bakar DUMAI - Suasana Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai mendadak riuh, Minggu (24/11) malam. Saat itu, Jalan Putri Tujuh tampak ramai para pekerja kilang yang keluar. Mereka tampak dievakuasi untuk sementara. Apalagi saat itu petugas keamanan juga berjaga lebih ketat dibanding biasanya. Tampak juga berseliweran mobil ambulans, yang keluar dan masuk kembali ke dalam kilang. Dari informasi yang diterima, kepanikan itu terjadi karena adanya satu pabrik dalam kilang yang terbakar. Hal itu membuat para pekerja harus dievakuasi untuk sementara waktu. Kebakaran terjadi di Area Unibond 211 Kilang Pertamina Dumai. Insiden kebakaran ringan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Malam itu, mesin kilang dalam kondisi tidak beroperasi atau off. “Saat kejadian mesin sedang dalam proses turn around (TA) atau peremajaan mesin. Namun sejumlah pekerja sedang bersiap untuk melakukan tugas di sana,” jelas Public Relation Section Head, Yefrizon, saat ditemui Berita Terkini di ruang kerjanya, Senin siang (25/11). Menurut Yefrizon, kejadian berawal ketika beberapa pekerja mulai bersiap guna menjalankan aktivitas TA. Sebelum mengawali pekerjaanya, seluruh mitra kerja dan pekerja sudah dibekali surat izin kerja aman (SIKA), surat izin kerja panas, dan sudah dilakukan Gas Test (Pengecekan unsur gas dan Hidrocarbon) di area tersebut.

Begitu juga untuk keselamatan para pekerja, karena mereka sudah dilengkapi dengan Alat Pengaman Diri (APD). Namun jelang melakukan peremajaan mesin, mendadak nyala api muncul. Sehingga para pekerja pun berupaya menyelamatkan diri. Maka, tim pemadam Pertamina pun langsung melakukan proses pemadaman api. Berselang lima menit, api pun berhasil dipadamkan. Meski demikian, kobaran api sempat mengenai dua mitra kerja Turn Around dan satu mitra kerja rutin. Mereka pun langsung memperoleh penanganan medis dari Pertamina Hospital Dumai (PHD). Hingga akhirnya menjalani perawatan intensif di PHD, Perumahan Pertamina Bukit Datuk Dumai. Setelah menjalani perawatan medis beberapa jam, dua mitra kerja kondisinya membaik dan tidak ada yang dikhawatirkan. Oleh sebab itu, tim medis PHD mengizinkan dua mitra kerja, yaitu Harry dan Panji Dimas untuk pulang ke rumah. Sementara Maju Sibarani, hingga Senin (25/ 11) kemarin masih menjalani istirahat di PHD. Yefrizon mengatakan, Maju Sibarani mengalami luka bakar di lengan bagian kanan. Ia menderita luka bakar 5 persen. “ Tim medis langsung berupaya memberi penanganan medis pasca kejadian. Satu mitra kerja yakni Maju Sibarani masih menjalani perawatan. Itu pun untuk keperluan rontgen,” ujarnya. Lebih lanjut, diungkapkannya, pihak Pertamina RU II Dumai

mengaku bakal berupaya meningkatkan lagi upaya keselamatan dan keamanan bagi pekerja di Kilang. Hal itu sebagai komitmen untuk tetap menjunjung tinggi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilingkungan Pertamina RU II Dumai. Apalagi insiden tersebut merupakan insiden kedua yang terjadi pada tahun ini. Sebelumnya, satu mitra kerja Pertamina RU II meninggal dunia yakni Benget Manulang. Mendiang Benget meninggal setelah mengalami kecelakaan di dalam kilang. Walau sempat mendapat penanganan medis. “Kami bakal terus berupaya menjalankan standar K3 guna meminimalisir kecelakaan kerja,” paparnya. Perihal sumber api berasal dari mana, Yefrizon mengaku, Tim Internal Pertamina RU II Dumai tengah melakukan proses penyelidikan. Adanya kecelakaan pun diakuinya sudah disampaikan pada pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai Sebelumnya, menurut salah seorang pekerja TA saat ditemui pewarta di depan pintu keluar masuk Kilang Pertamina RU II, Jalan Putri Tujuh Dumai, pada saat kejadian, dirinya yang baru beberapa saat memulai pekerjaan pengerjaan proyek dan yang lainnya diminta untuk memberhentikan pekerjaan yang sedang dilakukan dan juga diminta untuk meninggalkan areal Kilang. “Kami disuruh berhenti kerja. Tak tahu apa yang terbakar, yang pasti aku sempat lihat api yang lumayan besar,” ungkap pekerja itu. BETTER, Adek Sanjaya


INHU, INHIL, SIAK PU Bantah Pasang Pipa PDAM Di Lirik LIRIK- Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui staf Kasi Air Bersih, Ibrahim membantah bahwa pemasangan pipa PDAM yang di Japura Kecamatan Lirik tepatnya di depan Asrama TNI AD bukan milik Dinas PU. Tetapi, program dari PDAM Air Molek. Pantauan Better dilapangan, pemasangan jaringan pipa ari bersih terlihat sekali asal jadi alias amburadul. Kedalam parit hanya 10 hingga 20 cm, seharusnya ke dalaman parit 80 cm hingga 120 cm. Namun dilapangan tidak ada di temukan kedalaman 80 cmhingga 120 cm. Bahkan pada pemasangan pipa PDAM sepanjang lebih kurang 1 kilometer itu, ditemukan pipa PDAM yang hanya di sangga oleh kayu bercabang. Menanggapi persoalan ini,Parianto warga Kecamatan Lirik mengatakan, pemasang pipa PDAM Dinas PU maupun yang ditangai oleh PDAM banyak yang tidak beres pekerjaannya. Padahal pekerjaan tersebut tidaklah sulit, namun pihak-pihak yang bersangkutan terkesan tutup mata dan tidak perduli. "Dari sini sudah bisa kita nilai, kalau pelaksana atau pun para pejabat kurang kompeten dalam hal ini yang mereka pikirkan hanya gimana caranya bisa mendapatkan uang dari salah satu pekerjaan dan tidak memikirkan kualitas pekerjaan tersebut. Orang-orang seperti sudah selayak nya di singkirkan dari Kab Inhu,"jelasnya. Katanya,bisa dilihat pemasangan pipa PDAM yang di Japura dengan kedalaman 10 cmhingga 20 cm ini sangat rawan sekali dan mudah pecah saat ada kendaraan melintas diatasnya. Begitu juga pasangan pipa PDAM yang di Kelurahan Tanah Merah juga terkesan asal jadi. "Kita minta inspektorat, kepolisian,kejaksaan dan Badan Pengawas Keuangan (BPK) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) jangan tidur saja. Apa yang sudah menjadi tanggu jawabnya seharusnya ditangani sampai tntas,"ungkap Parianto. Kataya, banyak pelaksanaan proyek tahun 2013 yang menggunakan sumber dana APBD dari dinas-dinas dalam pelaksanaannya asal jadi. "Inilah tugas bapak-bapak untuk mengaudit seluruh proyek yang menggunakan sumber dana dari APBD, jangan datang kekantor hanya mau tidur saja,"ujarnya. Sementara waktu PDAM Tirta Indra Rengat atau PDAM Ranting Air Molek untuk sementara waktu belum dapat dihubungi. BETTER-heri

Hari Guru di SMAN 2 Tualang

Anak Murid Berikan Kado kepada Guru Tercinta PERAWANG-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Kecamatan Tualang memperingati Hari Guru dengan semarak dan hikmat,Senin(25/11). Guna mengungkapkan rasa hormat dan ucapan terimakasih atas jasanya, anak didik memberikan kado kepada guru. Peringatan hari guru dimulai dengan upacara bendera.Petugas upacara bendera semuanya guru dengan menggunakan pakaian kebesaran guru. Setelah itu dilanjutkan dengan beraneka perlombaan. Sebagai inspektur upacara Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Tualang Zahroni MPd.Tampak hadir Kepala SMAN 2 Tualang, Drs H Soritua Hasibuan,Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Afandi SH. Usai pelaksanaan upacara,anak didik langsung menyerbu guru-gurunya seraya menyampaikan ucap selamat dan menyerahkan kado-kado kecil bagi para guru tercinta. Guna menyemarakkan,digelar pula lomba guru hias guru(GHG), lomba masak, lomba membuat minuman oleh guru pria (bapak guru). Panitia pelaksana,Noviyanti SPd menjelaskan sebelumnya,dalam rangka memeriahkan hari guru, juga telah digelar pertandingan futsal antar guru perempuan dengan kostum daster, menggunakan sarung bagi guru laki-laki dan pertandingan volly ball antar guru. "Kegiatan ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Guru ke 68 dengan maksud agar semakin terjalin kedekatan antarguru dan anatara peserta didik." terang Noviyanti. Kepala Sekolah SMAN 2 Soritua Hasibuan mengucapkan terimakasih kepada semua guru yang ada di SMAN 2 Tualang serta Kepada Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Tualang yang bersedia bergabung pada upacara bendera pagi untuk peringati HUT Guru ke 68 di SMAN 2 Tualang. "Ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada SMAN 2 Tualang dan tentunya hal itu akan dijadikan sebagai motivasi untuk selalu berkarya dalam mencapai dan melakukan berbagai perubahan dari yang tak baik, ke baik, dari baik ke yang lebih baik,"sebut Soritua Hasibuan yang juga Ketua MUI Kecamatan Tualang ini.BETTER-syaf

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

SELASA

21

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Jalan Menuju Buatan I Rusak, Mendesak Diperbaiki KOTO GASIB-Jalan menuju desa Buatan I Kecamatan Koto Gasib,Kabupaten Siak mengalami kerusakan.Warga setempat berharap segera diperbaiki,karena sudah menggangu tranfortasi masyarakat. "Kondisi Jalan sangat memperihatinkan,sejumlah titik berlubang.Apalgi musim kondisi makin parah,lubang digenangi air,susah dilalui roda empat,"tutur Yanto warga setempat. Menurut warga yang mengaku mantan RT di salah satu dusun ini, kondisi jalan rusak sudah berlangsung lama. Pemerintah sebelumnya,telah mengaspal jalan sepanjang dua kilo meter,namun masih kurang. Karena, jalan yang membutuhkan perbaikan sekitar 6 kilometer mulai dari desa buatan II, Buantan I hingga Teluk Rimba. " Saat ini guna menghindari jalan berlubang dari Buantan I ke Buantan II warga melalui jalan PT KTU menuju desa Pangkalan pisang. Namun jalur ini jauh dan memakan waktu lebih lama,"ungkapnya. Diharapkanya, peningkatan jalan Buantan II dan Buantan I sangat mendesak.Bila sudah diaspal jarak tempuh semakin singkat hanya sekitar beberapa menit. Namun dalam kondisi rusak bisa memakan waktu setengah jam. " Kita kasihan melihat anak sekolah pagi hari. Mereka harus cepat berangkat kalau tidak bisa terlambat,"katanya. Dari pantauan, jalan menuju desa Buatan I memang mengalami kerusakan. Kenderaan roda dua dan empat yang melintas harus hati-hati,jika tidak akan terjebak dalam kubangan lumpur. Hanya mobil yang menggunakan gardan dua yang bisa melintas dengan lancar. Sementara mobil lain sering terpuruk ditengah jalan. Kapala Desa Buantan I Ali Parmidi ketika dikonfirmasi membenarkan kondisi jalan menuju desanya mengalami kerusakan. Namun demikian

Kondisi Jalan menuju Desa Buantan I, Kecamatan Koto Gasib

pembangunan jalan tersebut sudah diusulkan, masuk sekala prioritas pembangunan pada

tahun 2014. " Kita sudah mengusulkan peningkatan jalan, melanjutkan

pengasapalan jalan sepanjang 2 kilometer kemarin. Jika ini sudah terrealisasi

akses ke Buantan I akan semakin lancar,"tutupnya. BETTER-syaf

DPRD Siak Terima Laporan Pungli di Jembatan SSH SIAK-Anggota DPRD Siak Marudut Pakpahan mengaku menerima laporan dari masyarakat adanya pungutan liar (pungli) di Jembatan Sultan Syarif Hasyim (SSH),Kecamatan Tualang. Untuk itu, dia mendesak Dinas Perhubungan Siak melakukan pengawasan agar keresahan masyarakat terutama sopir

teratasi. Kepada wartawan,Senin (25/ 11) Anggota DPRD Siak Daerah Pemilihan Kecamatan Tualang ini mengungkapkan,sasaran pungli di jembatan SSH yang lebih populer dengan sebutan Jembatan Maredan adalah sopir mobil angkutan berat seperti tangki CPO.

Pengaduan sopir, besarnya pungli per unit mobil bervariasi antara Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu. " Berdasarkan laporan yang kami terima,masih ada oknum yang melakukan Pungli kepada kendaraan yang melintas seperti mobil CPO yang kosong dengan harga bervariasi,"ung-

kap Marudut. Untuk itu Anggota DPRD dari PDIP ini, meminta kepada Dinas Perhubungan Siak melakukan 3pengawasan intensif, dengan turun ke lapangan.Jika ada oknum atau masyarakat yang kedapatan melakukan pungli kepada sopir yang melintas jembatan maredan, harus diam-

bil tindakan tegas. Karena, adanya pungli merusak citra pemerintah dan menimbulkan keresahan dikalangan supir angkutan. " Jika tidak boleh melintas di jembatan jangan diminta bayaran,jika kendaraan boleh melintas biarkan lewat,"tutupnya. BETTER-syaf

Kadistan Bantah Lokasi Cetak Sawah Di Desa Alim Hutan gerjakan dan berapa upah yang akan dibayarkan. Uang Rp10 juta perhektar tersebut bukan hanya untuk menyewa alat saja, melainkan juga untuk kebutuhan lainnya seperti membeli kapur, pupuk dan lain sebagainya. Untuk itu selaku Kadistan Inhu, dirinya berharap masalah

ini segera dapat diselesaikan sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar. Apalagi waktu sudah semakin singkat. "Kita khawatir hal ini akan menggangu pelaksanaannya sehingga tidak selesai sesuai waktu yang ditentukan,"pungkasnya. BETTER-ali usman

Pelaku Penggelapan Modus Mobil Rental di Bekuk

seluas 1,5 Ha cetak sawah baru yang sudah dikerjakan Junaidi

RENGAT- Pernyataan Junaidi,pemilik excavator yang mengerjakan proyek cetak baru di Desa Alim yang mengatakan, bahwa lokasi cetak sawah baru di Desa Alim adalah hutan di bantah oleh Kepala Dinas Pertanian (Distan) Inhu, Rahmat Sp. Hal ini disampaikan Rahmat diruangan kerjanya, Senin (25/ 11). "Pernyataan Junaidi pemilik excavator tersebut menggadaada. Lokasi tersebut adalah berdasarkan usulan dari kelompok tani (Poktan) dan disetujui oleh Distan Inhu. Sebelumnya kita melakukan survei terlebih dahulu, setelah dinilai layak baru kita SK kan,"jelasnya. Jadi lanjutnya, lokasi yang dijadikan cetak sawah tersebut sudah sangat layak dan memenuhi syarat. Apalagi didaerah tersebut ada sumber air yang dapat mengairi lokasi sawah

tersebut. "Saya langsung turun kelapangan begitu mendengar adanya konflik antara Poktan dengan pemilik alat. Berdasarkan pengakuan Poktan diperoleh keterangan, bahwa Poktan Rintis Karya sudah menyetorkan uang sebesar Rp130 juta untuk menyewa alat tersebut dan uangnya disetorkan melalui K,"jelas Rahmat. Distan tidak ikut campur dalam hal tersebut, karena proyek cetak sawah baru ini merupakan haknya Poktan untuk menentukan dengan siapa mereka berkerja sama. Demikian juga halnya dengan menentukan upah sewanya. "Jika pemilik excavator sudah setuju dengan biaya Rp4,5 juta perhektar tentu mereka harus konsekwen dengan hal tersebut,"ujarnya. Apalagi tambahnya, pemilik

alat sudah mengakui menerima uang sebesar Rp65 juta. Jika upah 1 hektarnya Rp4,5 juta tentunya mereka harus mengerjakan cetak sawah baru tersebut paling tidak seluas 12 hektar, sesuai uang yang mereka ambil. "Sementara mereka baru mengerjakannya seluas 3 hektar,"katanya. Dijelaskan Rahmat, bahwa dalam hal cetak sawah baru ini Poktan menyusun rencana umum kegiatan (RUK), menyediakan lahan yang dijadikan lokasi. Setelah itu, baru kita SK kan. Selanjutnya itu menjadi urusan Poktan untuk melaksanakan program tersebut, sampai kepada pencairan dananya. Katanya, Dinas Pertanian hanya memberikan rekomendasi agar dana tersebut bisa dicairkan. "Jadi tidak ada keterlibatan Distan dalam hal menentukan siapa yang akan men-

KANDIS-Seorang pelaku pengelapan dengan modus mobil rental diciduk aparat Kepolisian Sektor Kandis.Pelaku bernama Dodi Saputra (30) ditangkap di Medan,Sumatera Utara,Ahad (24/11). Tersangka merupakan anggota sindikat kejahatan dengan modus meminjam mobil rental,terus digadaikan.Jika pemiliknya meminta, harus membayar uang tebusan. Terakhir pelaku dilaporkan mengelapkan mobil rental merek Avanza warna merah nopol BM 1668 DA dan meminta tembusan kepada pemilik. Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Kandis Kompol Wawan membenarkan adanya kasus pengelapan mobil rental oleh pelaku. Korbannya,Zulhendra warga Kecamatan Kandis. Korban mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 115 juta. " Satu pelaku kini telah diamankan,satu lagi dalam pengejaran.Para pelaku merupakan sindikat meminjam mobil rental.Lalu kendaraan digadaikan,kemudian jika pe-

milik mobil meminta mobil kembali, harus ditebus,"jelas Kapolsek Wawan,Senin (25/ 11). Kronologisnya,pelaku meminjam mobil rental milik Zulhendra tanggal 15 November 2013 lalu. Tujuannya ke Dumai untuk menjemput istrinya. Pelaku langsung menjemput mobil ke rumah Zulhendra Jalan Hang Tuah Kecamatan Kandis dan membayar uang rental mobil. Namun masa rental mobil habis pelaku belum pulang. Korban menelepon pelaku,namun pelaku menyatakan mobil telah digadaikan,jika akan mengambilnya harus menembus sebesar Rp 15 juta.Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kandis. Berdasarkan laporan,anggota polsek melakukan penyelidikan dan berpura-pura akan menembus mobil rental itu ternyata pelaku berada di Medan. Pelaku yang tidak menyadari ada anggota polisi,langsung diciduk Minggu siang (24/11) dan digiring ke Polsek Kandis. BETTER-syaf


Wan 22

SELASA

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Waspadai Gejala Serangan Jantung MENINGGALNYA presenter Indonesia Ricky Jo menambah deretan panjang selebriti atau orang-orang berusia muda yang terkena serangan jantung berujung kematian. Memang serangan jantung bisa datang kapan saja tanpa mengenal usia. Namun jika dilakukan pencegahan serta deteksi dini, risiko serangan jantung di usia muda bisa dihindari. Banyak penyakit yang dahulu diderita oleh kaum lansia, namun kini justru banyak terjadi pada kaum muda. Perubahan lingkungan disinyalir menjadi faktor utama kemunculan berbagai penyakit kronis pada mereka yang masih berusia muda. Dokter Spesialis Jantung Rumah Sakit Jantung Binawaluya dr Agus Riawan, SpJP mengatakan, serangan jantung pada saat ini mulai banyak mengincar kalangan muda akibat gaya hidup kurang sehat. "Serangan jantung kini bukan hanya terjadi pada usia tua, bahkan remaja juga bisa terkena penyakit yang menyebabkan kematian tersebut," kata dr Agus di Jakarta. Menurutnya, kini karena banyak faktor pemicu terlebih dari pola hidup yang tak sehat dan tingkat stres yang tinggi. serangan jantung tak hanya mengintai usia tua tapi juga tengah menjadi momok pada generasi yang berusia 20 hingga 30 tahun, bahkan pada anak-anak remaja. “Tren saat ini memang cukup aneh, di mana kaum muda menjadi rentan terhadap penyakit jantung. Gaya hidup, makan junk food, kurang olahraga dan kadar kolestrol tinggi, menjadi faktor yang menyebabkan banyak kasus serangan jantung terjadi pada kaum muda,� jelasnya. Jurnal kesehatan Hart and Miller, menyebutkan setidaknya tiga persen kasus stroke akibat penyumbatan pembuluh darah otak diderita pasien di bawah usia 30. Tidak hanya di negara berkembang seperti Indonesia, tetapi juga di negara maju, penderita penyakit jantung semakin banyak diderita di usia muda. Penyakit jantung koroner (PJK) sebelumnya memang dimonopoli orangtua, terutama mereka yang telah berusia 60 tahun ke atas. Namun sekarang ini, justru ada kecenderungan juga diderita orang berusia di bawah 40 tahun. Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Russell Luepker dari University of Minnessota Amerika Serikat membuktikan hal tersebut. Hampir setengah dari partisipan yang meninggal dunia adalah pria di bawah umur 48 tahun. Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke suatu bagian otot jantung terhalang. Jika aliran darah tidak bisa diperbaiki dengan cepat, bagian dari jantung tersebut akan rusak karena kekurangan oksigen dan bisa mengakibatkan kematian. Banyak pemicu terjadinya serangan jantung. Di antaranya ialah faktor gaya hidup tidak seimbang, seperti olahraga tidak teratur, merokok, stres, kurang istirahat karena rutinitas padat, serta pola makan tidak sehat seperti banyak mengonsumsi gula tidak sesuai dengan porsi yang diharuskan. Bisa juga karena karbohidrat, lemak dan protein inilah yang jika asupannya tidak dikontrol, bisa menyebabkan diabetes yang berujung pada penyakit jantung. Faktor risiko penyakit jantung lainnya adalah unsur bawaan seperti riwayat keluarga, umur, jenis kelamin, dan ras. Lebih jauh dr Agus mengungkapkan, penyakit jantung juga bisa dipicu oleh penyakit lain seperti kolesterol tinggi, hipertensi, kegemukan, dan diabetes mellitus. "Serangan jantung memiliki beberapa gejala selain nyeri dada yang sering disertai dengan penjalaran ke tangan kiri, pasien sering berkeringat, sesak atau perasaan seperti mau pingsan," ungkapnya. BETTER-yen

Space Iklan Anda

ta

Mulyati Layani Peserta Dengan Baik Z

SOSOK satu ini terlihat cukup sibuk pada sabtu (23/ 11) dan Minggu (24/11) lalu. Pasalnya wanita cantik ini dan beberapa teman dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar bertindak sebagai panitia di acara workshop Pusat kegiatan Belajar Masayrakat (PKBM) se kabupaten kampar yang berlangsung di hotel Mona Pekanbaru. Mul, sapaan akrab wanita familiar ini tetap

tersenyum walau sedang banyak pekerjaan. Sehingga peserta workshop dari berbagai kecamatan merasa terlayani dengan baik. Selain Mulyati terlihat Sri Utami SPd, Faisal antoni, Eem dan lainnya yang dipercaya sebagai panitia acara workshop. Dari awal hingga akhir acara, Mul berharap agar peserta daapt mengikuti acara dengan baik dan mengambil manfaat dari acara workshop tersebut.

Mul bersyukur akhirnya acara yang telah disiapkannya bersama rekan lain dapat terlaksana dengan baik. Workshop yang didanai Dinas pendidikan Kampar dibawah PPTK Dalimi SAg ini cukup sukses dan diikuti dengan antusias oleh peserta dari PKBM yang ada di Kabupaten Kampar. BETTER-yen

Nuri Maulida

Rasakan Suasana Lain TAK Terbayang memang apa yang sedang dirasakan oleh Nuri Maulida belakangan ini. Karena calon ayah mertuanya terkena penyakit dan dirawat di Timur Tengah, pernikahannya terpaksa harus diundur hingga waktu yang belum ditentukan. Sebelumnya, Nuri dan Muhammad Adam Yahya akan melakukan prosesi akad nikah pada 22 November 2013 dan resepsi pada 24 November. Karena semua telah disiapkan, akhirnya dua momen sakral tersebut diganti dengan acara lain. Tanggal 22 November Nuri menggantinya dengan pengajian dan syukuran ulang tahun ke-28, sedangkan tanggal 24 November, Nuri berbagi dengan anak-anak yatim di Hotel Dharmawangsa, tempat seyogyanya digelar resepsi. "Iya harusnya ada foto saya ya. Ya pasti ada sedikit rasa pas begitu masuk. Kayak ada yang harusnya hari ini menggunakan dress luar

Keluarga Novita Angie Seperti Teletubbies ADA-ada saja info seputar selebriti. Novita Angie mengatakan kalau keluarganya mirip Teletubbies. Pasalnya tiap hari, pelukan merupakan rutinitas yang dilakukan wanita kelahiran 30 November 1975 itu bersama Jeremy Cornelius dan Jemima Jasmine, kedua anaknya. "Berpelukan bukan hanya milik Teletubbies, keluarga aku juga. Soalnya keluarga saya hobi, sebelum saya siaran, saya peluk mereka dulu, itu kebiasaan di keluarga saya," ujarnya di acara penutupan

gerakan Berbagi Pelukan Melalui Kelembutan Molto, di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, Sabtu (23/11). Malah, tiap pulang bekerja, Novita yang merupakan Brand Ambassador Molto mengatakan punya kode agar mendapatkan pelukan dari kedua anaknya tatkala baru pulang bekerja. "Kalau saya pulang dan nyanyi, nanti anak-anak keluar dan langsung lari meluk. Tetapi itu buat anak-anak saja, kalau papanya nggak usah pake kode," tutup Novita. BETTER-yen/kpc

biasa. Harusnya melangkahkan kaki saya dalam suasana berbeda," kata Nuri di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (24/11). "Mama pun pasti punya rasa begitu. Apalagi pas masuk ruangan, ada dekor bunga-bunga segala macam, jadi bayangan itu pasti ada," tuturnya. Nuri mencoba untuk mengikhlaskan diri. Ia berusaha berbaik sangka atas apa yang digariskan dalam hidupnya saat ini. "Jadi saya mencoba mensyukuri bahwa ber-husnudzon ke Allah itu akan lebih baik. Saya diberikan momen yang luar biasa. Kalau resepsi terjadi, saya gak bisa kumpul bersama-sama mereka, anak-anak yatim dan tidak bisa merasakan kasi sayang yang tulus dari mereka," tuturnya. "Allah berikan hal yang luar biasa. Dan alhamdulillah Allah berikan saya kekuatan dalam hati saya. Ini kebahagiaan yang patut disyukuri," tandas Nuri. BETTER-yen/kpc


RETAIL BISNIS Enam Produk Makanan dan Minuman Ini Wajib SNI

JAKARTA- Pemerintah tengah menyiapkan lima Standar Nasional Indonesia (SNI) yang akan diberlakukan secara wajib untuk enam jenis makanan dan minuman. Sebelumnya, pemerintah telah mengenakan SNI untuk enam produk makanan dan minuman tersebut, tetapi belum wajib. Kini, statusnya dinaikkan menjadi SNI wajib. Enam produk makanan dan minuman yang akan tekena SNI wajib ini adalah susu bubuk, susu kental manis, air minum embun, mi instan, biskuit, dan minyak goreng sawit. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto menuturkan, permintaan produk makanan dan minuman di domestik yang semakin tinggi membuka peluang impor produk dengan kualitas rendah. Sebelum enam produk makanan dan minuman itu, lima produk lain sudah lebih dulu terkena aturan ini. "Sebelumnya, SNI wajib sudah diberlakukan untuk tepung terigu sebagai bahan makanan, gula kristal rafinasi, kakao bubuk, air minum dalam kemasan, dan air mineral alami," ujar Panggah, akhir pekan lalu. Menurut Panggah, SNI wajib ini sangat dibutuhkan oleh industri domestik yang memproduksi enam produk makanan dan minuman tersebut. Soalnya, pasar di dalam negeri cukup besar. Padahal, pasar domestik akan semakin terbuka dengan penerapan masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015. Karenanya, Panggah berharap SNI wajib untuk enam produk makanan dan minuman ini bisa berlaku sebelum MEA. Dengan kata lain, setidaknya tahun depan, aturan SNI wajib untuk enam produk makanan dan minuman tersebut bisa diberlakukan. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman mengakui, pasar yang besar dan gemuk di dalam negeri sangat menggiurkan bagi pengusaha dari negara lain. Dengan demikian, arus impor harus diwaspadai. Terlebih lagi, akses pasar semakin terbuka. Adhi mencontohkan, saat ini, Malaysia menjadi salah satu negara pengekspor terbesar ke Indonesia untuk produk makanan dan minuman. Jika tak diantisipasi, Adhi khawatir, setelah penerapan MEA, maka produk dari Malaysia akan lebih banyak membanjiri pasar domestik. Selain dari sisi regulasi, Adhi menyebutkan bahwa pemerintah juga perlu memperbaiki beberapa kebijakan lain. "Yang paling mendesak misalnya kebijakan energi dan buruh," ujarnya. Panggah mengakui, kebijakan energi dan buruh memang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang perlu diselesaikan guna menarik investasi. Meski begitu, Panggah bilang, minat investor untuk membenamkan investasi di sektor makanan dan minuman masih cukup besar. Buktinya, "Saat ini, tren investasi makanan dan minuman terus meningkat, baik dari penanaman modal asing (PMA) maupun dari penanaman modal dalam negeri (PMDN)," katanya. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga kuartal III2013, nilai investasi asing di sektor makanan dan minuman telah mencapai 1,48 miliar dollar AS. Angka ini meningkat 29,8 dollar AS dari periode yang sama tahun 2012 yang tercatat sebesar 1,14 miliar dollar AS. Sementara itu, investasi di sektor makanan dan minuman yang berasal dari investor domestik selama sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp 12,9 triliun. Angka ini juga meningkat 67,5 persen dari nilai investasi pada periode yang sama tahun 2012.BETTER-kpc

SELASA

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

23

Telkom Incar Seluruh Saham Patrakom

Jelang Natal Dan Tahun Baru,Harga Sembako Stabil PEKANBARU- Satu bulan menjelang datangnya Hari Natal dan Tahun Baru 2014 ,harga sembako di pasar tradisional di Kota Pekanbaru, saat ini masih stabil tak mengalami kenaikan dan penurunan berarti. Kasi Perdagangan Pasar Tradisional Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru, Megah Miko, Senin (25/11), mengatakan saat ini harga sembilan bahan pokok (sembako) masih stabil. "Harga sembako belum mengalami kenaikan, biasanya kenaikan harga satu minggu menjelang hari

besar. Ini sudah menjadi tradisi setiap datangnya hari besar keagamaan maupun lainnya,"ujar Megah Miko. Sebagai contoh, saat ini harga cabe merah masih stabil dikisaran Rp35 Ribu untuk setiap kilogramnya. Begitu juga dengan bawang merah Rp20 ribu perkilogramnya dan tomat Rp14 ribu perkilogramnya. "Untuk harga ayam potong dikisaran antara Rp14 ribu sampai Rp16 ribu perkilo. Harga ini, masih stabil. Tapi menjelang hari 'H' biasanya mengalami kenaikan harga,"jelas Miko lagi.

Sementara itu untuk harga sembako lainnya tak banyak berubah, terutama untuk beras dan minyak goreng. "ntuk harga minyak goreng,beras dan lainnya kenaikan dan penurunannya tak banyak berubah. Karena ini bukan merupakan bahan utama untuk di konsumsi," katanya lagi. Megah Miko juga meyakinkan jelang datangnya Natal dan Tahun Baru harga sembako diharapkan tidak mengalami perubahan yang berarti. "Melihat situasi yang ada tidak banyak perubahan harga,"tutupnya. BETTER-irw

JAKARTA- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengincar 100 persen saham PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakom). Untuk menambah kepemilikan itu, perseroan berencana mengambil alih sisa saham dari PT Tanjung Mustika senilai Rp 26 miliar-Rp 27 miliar. Direktur IT Solutions & Strategic Portofolio Telkom Indra Utoyo m e n ya t a k a n , Te l k o m ingin memperkuat bisnis satelitnya. Meski saat ini telah memiliki 80 persen saham perusahaan satelit Patrakom, Telkom tetap berambisi ingin memiliki seluruhnya. "Kalau perlu bulan ini bisa beres. Toh tinggal beli 20 persen lagi senilai Rp 26 miliar- Rp 27 miliar, jadi tidak repot," kata dia barubaru ini. September 2013, Telkom telah menuntaskan akuisisi 40 persen saham Patrakom dari PT Elnusa Tbk senilai Rp 45,6 miliar, sehingga per September 80 persen saham Patrakom digenggam Telkom. Sementara itu, 20 persen saham Patrakom lainnya dipegang PT Tanjung Mustika. Akuisisi terhadap Patrakom ini dilakukan

untuk memperkuat bisnis layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT). Indra menegaskan, yang dijual dalam satelit Patrakom ini bukanlah transponder tapi hanya layanan VSAT. Indra menjelaskan, jaringan VSAT ini akan dipasarkan ke segmen korporasi dari sektor pertambangan, minyak, dan gas. "Kami rencanakan Patrakom ini memberikan layanan untuk segmen maritime broadband," kata dia. Indra mengklaim, jaringan VSAT menyediakan akses yang sangat efisien. Pasalnya, VSAT mudah diatur dari satu tempat. Sementara, komunikasi terestrial lain perlu menggunakan banyak jalur komunikasi dan peralatan dari penyedia jaringan dan vendor yang berbeda. Apalagi, layanan VSAT ini sangat efisien untuk distribusi data ke banyak lokasi. Sebab, tingkat pelayanan dan perawatannya sama di tiap titik. "Sehingga, sektor pertambangan, minyak dan gas yang memiliki titik tambang yang tersebar memerlukannya," terang I n d r a . BETTER-kpc


24

SELASA

BISNIS TERKINI

26 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 567 TAHUN III

Latihan di GRT Langsung Bekerja PEKANBARU - PT Gema Riau Tasykurun (GRT), perusahaan yang bergerak di bidang Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), selain melatih keterampilan menjadi tenaga security juga sebagai penyalur tenaga kerja untuk

tenaga security yang sudah terlatih ke perusahaanperusahaan besar dan ternama. Hal ini disampaikan Baston Hutagalung selaku Direktur Utama PT Gema Riau Tasykurun. "Kami selain melatih juga bertindak untuk

menyalurkan tenaga security ke perusahaan yang mebutuhkan," kata Baston Kepada Berita Terkini, Senin (25/11/13). Baston juga menyebutkan, saat ini sudah ada pesanan sebanyak seratusan tenaga security yang

diminta perusahaan. "Kami hanya bisa memberikan dari angkatan keempat ini sebanyak 15 orang, karena hanya mereka yang tersedia," ucapnya. Untuk itu Baston mengimbau kepada siapa saja yang

memenuhi kriteria untuk bisa megikuti latihan menjadi tenaga security. "Apalagi yang ditunggu, sekarang menjadi security sudah menjanjikan kok, gaji sudah diatas Upah minimum Regional (UMP)," katanya.

Dengan hanya bermodalkan Rp 2,5 Juta, selain mendapatkan pelatihan, sertifikat dan kartu anggota yang dikeluarkan Polda Riau, GRT juga akan menyalurkan peserta didiknya untuk bekerja. BETTER-irw

Arif Ban Jual Velg Baru Dan Bekas Dengan Harga Murah PEKANBARU - Bagi Anda pecinta Otomotif yang ingin mendandani mobil kesayangannya, tidak salah

kalau mendatangi Toko Velg yang satu ini. Selain murah, barang yang di jual juga berkualitas impor. Selain menjual Velg baru, Toko Velg Arif juga menjual Velg bekas dengan kualitas Impor. "Kami menjual velg dengan kualitas yang bagus. Karena kami tak ingin mengecewakan pelanggan," jelas H Syahrial, pemilik Toko Arif Ban di bilangan Pasar Bawah, Senin (25/11/13). Velg yang di jual di Toko Arif Ban mulai dari Velg dengan ukuran 14 Inci dengan ukuran 22 inci. "Tapi yang paling laris pembelinya mulai dari ukuran 15, 16, 17 dan 18 inci. Sekali-kali ada juga pembeli dengan ukuran 20 dan 22 inci," tegasnya. Velg yang dijual dari segala jenis merek. Mulai dari yang biasa saja sampai yang mewah. Velg dengan harga termahal yaitu ukuran 20 inci yang bandrol dengan harga Rp 15 jutaan (satu set). Mengenai Velg perbedaan yang baru dengan yang bekas antara 80 persen sampai dengan 95 persen. "perbedaan velg baru dengan bekas kami tidak terlalu jauh. Karena kami selalu menjaga kualitas, rata-rata kalau sudah beli velg di tempat kami pembeli merasa puas," jelasnya. Harga Velg bekas dengan ukuran 14 inci Rp 1,75 Juta, untuk yang baru Rp 2 Juta. Sedangkan yang impor Rp 2,5 Juta sampai dengan Rp 2,9 juta. BETTER-irw

Edisi 567  
Advertisement