Issuu on Google+

BERITA TERKINI

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

koranbetter.com

04.36 12.02 15.22 18.04 19.10

Harian Umum Berita Terkini @koranbetter harianbetter@yahoo.co.id

Call Centre (0761) 34381

9,215.78 7 November 2013

1.735,29/kg 7 November 2013

EMAS

3,601.07 7 November 2013

TBS KELAPA SAWIT

MYR/ IDR

USD/ IDR

11,446.00 7 November 2013

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

Jadwal Sholat

Terbit 24 Halaman

SGD/ IDR

Harga Rp 3000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

JUMAT

476140.41/gr 7 November 2013

Marwan Bungkam Usai Diperiksa 9 Jam Dicecar Penyidik Polda Riau 40 Pertanyaan Diajukan Penyidik Ia diperiksa sebagai tersangka. Ada 40 pertanyaan yang diajukan. Semuanya sekitar proses ganti rugi lahan tersebut." KOMPOL YUNIAR ARI Kanit I Tipikor Ditreskrimsus PEKANBARU-Usai diperiksa sembilan jam sebagai tersangka ganti rugi lahan Perkantoran Bakti Praja, Marwan Ibrahim bungkam. Tak ada satupun kalimat yang keluar dari mulut Wakil Bupati Pelalawan Itu. Hal serupa juga ditunjukkan tim pengacaranya. Dengan langkah cepat dan tanpa menoleh ke belakang, ia langsung masuk ke mobil Toyota Avanza 1821 QF. Ia duduk didepan. Setelah pintu ditutup, Marwan langsung tancap gas. Direktur Ditreskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Yohanes Widodo, melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, didampingi Kanit I Tipikor Ditreskrimsus, Kompol Yuniar Ari mengatakan, Marwan dicecar 40 pertanyaan. "Ia diperiksa sebagai tersangka. Ada 40 pertanyaan yang diajukan. Semuanya sekitar proses ganti rugi lahan tersebut," ucap Yuniar. Meski diperiksa sembilan jam, pemeriksaan Marwan bukan berarti berakhir. Ia akan kembali diperiksa penyidik pada Senin (11/11/13) pekan depan. "Untuk sementara, kami rehat dulu. Senin depan akan diperiksa kembali. Pemeriksaannya masih sebagai tersangka," kata Yuniar.

MARWAN

Kasus Penamparan Staf Bandara

Azlaini Mangkir Dipanggil Polisi

HAL 6

MIMBAR JUMAT

Empati Pemimpin Oleh:

PEKANBARU-Dugaan korupsi ganti rugi lahan Perkantoran Bakti Praja di Pengadilan Tipikor Pekanbaru kembali digulirkan. Empat terdakwa, yakni Syahrizal Hamid, Tengku Alfian Helmi, Al-Azmi dan Lahmuddin, diperiksa sebagai terdakwa, Kamis (7/11/13). Keempat terdakwa di depan majelis hakim yang diketuai Reno Listowo SH, mengaku menyesal telah terlibat dalam kasus ini. Mereka mengaku telah merugikan negara Rp38 miliar karena ditekan

TERDAKWA

Ditangkap Polisi

Sudah Dua Tahun Memimpin

Firdaus-Ayat Perlu Kerja Keras PEKANBARU- Masih banyaknya persoalan yang tak kunjung terselesaikan oleh Walikota/Wakil Walikota Firdaus/Ayat Cahyadi, di Kota Pekanbaru, menjadi satu bukti bahwa kepemimpinan Firdaus-Ayat masih belum

FIRDAUS

HAL 6

HAL 6

Miliki Ekstasi 6.904 Butir

M Husnaini

MENURUT riwayat Baihaqi dan Ibnu Asakir, Khalifah Umar bin Khattab pernah berkata, “Di antara keturunanku, ada seseorang yang terdapat bekas luka di wajahnya. Dia

EMPATI

Pasca Bentrok Warga Dengan PT.TPP

Sidang Lanjutan Korupsi Lahan Bakti Praja

Terdakwa Mengaku Ditekan 9 Warga Inhu

PEKANBARU - Wakil Ketua Ombudsman nonaktif Azlaini Agus tidak memenuhi panggilan penyidik Polresta Pekanbaru, terkait kasus penamparan staf Gapura Angkasa, Bandara International Sultan Syarif Kasim Dua Pekanbaru. Sedianya bekas anggota DPR RI dari Partai Amanat

AZLAINI

HAL 6

Kompol SR Didepak Dari Jabatannya PEKANBARU-Tersangka kepemilikan 6.904 butir pil ektasi, Kompol SR, akhirnya didepak dari jabatannya di Kanit Perwakilan Asing (Kilas) Direktorat Pengamanan Objek Vitam (Dit Pam Obvit) Polda Riau. Namun, penggantinya belum ditunjuk institusi di Jalan Sudirman itu. "Jabatan Kompol SR sudah dicopot. Penggantinya belum ditunjuk," jelas Kabid Humas Polda Riau, AKBP

HAL 6

KOMPOL ILUSTRASI

HAL 6

PEKANBARU - Polres Kabupaten Indragiri Hulu mengamankan sembilan orang warga Desa Jatirejo dan Desa Sungai Air Putih, yang diduga sebagai pelaku kerusuhan di kawasan kebun PT Tunggal Perkasa Plantation (TPP), Senin (4/11/2013) lalu. Mereka diduga sebagai provokator dan pelaku

penyerangan. "Awalnya ada empat pelaku, sekarang bertambah jadi sembilan orang setelah lima lagi ditangkap," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar

9 WARGA

HAL 6


2

JUMAT

Membaca Kepanikan SBY

Upah dan Bisnis MASALAH upah minimum provinsi (UMP) saat ini sedang menyita tenaga dan pikiran bangsa. Buruh di berbagai daerah -lewat aksi mogok kerja dan turun ke jalan-menuntut pengusaha menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2014 ratarata sebesar 50 persen. Hingga akhir pekan lalu, baru 20 provinsi yang sudah menetapkan UMP tahun depan, sedangkan 14 provinsi lainnya diberi waktu hingga pekan depan. Dari 20 provinsi yang sudah menetapkan UMP 2014, tak satu pun yang mengabulkan kenaikan upah sampai 50 persen. Di sisi lain, seperti juga upah buruh, hambatan (bottle necking) berbisnis juga tengah menyedot energi. Hambatan berbisnis, seperti birokrasi perizinan yang berbelit, pungutan liar (pungli), ketidakpastian hukum akibat peraturan yang tumpang-tindih, serta minimnya infrastruktur telah memicu ekonomi biaya tinggi (high cost economy). Para pengsusaha nasional sudah lelah meminta pemerintah menghapus ekonomi biaya tinggi yang menyebabkan mereka kalah bersaing dengan pengusaha dari negara lain. Meski pemerintah telah berupaya menghapuskannya, ekonomi biaya tinggi nyatanya masih marak. Persoalan upah buruh dan hambatan berbisnis menjadi runyam manakala kedua isu tersebut ditarik ke ranah lain, kemudian dikait-kaitkan, bahkan dijadikan alat untuk meningkatkan posisi tawar. Di satu sisi, upah buruh dianggap sebagai salah satu komponen penentu daya saing investasi Indonesia yang sudah terpuruk, sehingga daya saing nasional bakal semakin hancur jika upah buruh dinaikkan. Di sisi lain, upah buruh dinilai tak lagi manusiawi, sehingga sudah sepatutnya para buruh turun ke jalan dengan segala konsekuensinya. Masalah upah buruh dan ekonomi biaya tinggi mestinya bisa diselesaikan secara jernih jika pemerintah bekerja all out. Pemerintah selama ini bersikap setengah-setengah. Inilah yang kemudian menjadikan isu upah dan daya saing kerap terdikotomikan. Isu upah dan daya saing dapat disinergikan menjadi kekuatan nasional jika pemerintah bisa mengelolanya, misalnya dengan membuat aturan berbasis produktivitas -seraya menghapus ekonomi biaya tinggi- di mana upah bisa melonjak berlipat ganda jika buruh produktif, tapi sebaliknya upah bisa melorot jika buruh bermalas-malasan. Yang diperlukan pemerintah saat ini adalah mengajak buruh dan pengusaha duduk bersama, menampung aspirasi mereka, mengidentifikasinya, melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat, dan memutuskan langkah terbaik. Jika semua dilakukan dengan hati dingin, kepala jernih, niat yang tulus, tanpa pretensi, berlandaskan semangat kekeluargaan, dan menjunjung tinggi kepentingan nasional.***

Yung Lebay

+

Wabup Pelalawan Diperiksa 9 Jam, Yung ....!

-

Lagi...lagi dugaan kasus korupsi Cu...

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

Oleh: Shendy Adam POPULARITAS Joko Widodo yang terus melambung tampaknya membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono gerah. Presiden secara terangterangan melontarkan serangan frontal ke arah Gubernur Jakarta itu. Dalam sebuah acara di hadapan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), SBY kembali curhat kalau dirinya tak enak hati dengan pertanyaan dan sindiran para perdana menteri negara sahabat soal kemacetan Jakarta. Menurut SBY, ia tidak dalam kapasitas untuk menjelaskan soal kemacetan. Presiden melempar tanggung jawab itu kepada Gubernur Jakarta. Argumentasinya adalah karena sistem pemerintahan di Indonesia menganut asas desentralisme. Pernyataan ini jelas terdengar asbun alias asal bunyi dan berawal dari sebuah sesat pikir (logical fallacy). Apa SBY lupa kalau Jakarta ini adalah ibukota negara? Sudah sepatutnya pemerintah turut bertanggungjawab atas dampak pembangunan yang terpusat kota ini. Bukan justru meletakkan semua beban kepada Pemprov DKI Jakarta, yang kewenangannya pun terbatas. Apalagi dalam menentukan garis kebijakan makro di negeri ini. Kecuali, kalau SBY sudah merelakan Gubernur Jakarta untuk segera naik pangkat menjadi RI-1 tahun depan. Kita bisa maklum kalau SBY merasa frustrasi akan kemacetan di Jakarta yang kian hari semakin kacau. Walaupun sesungguhnya saya tidak terlalu percaya beliau benarbenar merasakan kemacetan sebagaimana warga kebanyakan rasakan. Seandainya berpikir lebih jernih, akan sangat gamblang siapa sesungguhnya biang

kerok dari segala permasalahan di kota megapolitan ini. Ingat, kemacetan hanya salah satunya. Selain itu, Jakarta dibayang-bayangi permasalahan banjir, sampah, kriminalitas dan kerawanan

sia tidak semata pada aspek kekuasaan dan perimbangan keuangan, melainkan juga pada semua bidang pembangunan. Jakarta tidak cuma memainkan peran sebagai ibukota negara tapi

sosial serta masih banyak lagi lainnya. Jakarta tidak akan menjadi seperti sekarang seandainya pembangunan di negeri ini lebih merata. Semua bermula dari kebijakan sentralistik di masa orde baru. Sejatinya, sentralisme hanyalah sebuah paham yang membatasi kekuasaan pemerintahan berada di pusat. Daerah merupakan subordinat dari pusat. Dalam prakteknya, sentralisme yang terjadi di Indone-

sekaligus sebagai pusat ekonomi, sentra bisnis dan pasar modal, pelabuhan internasional, dan bahkan industri. Benar telah terjadi perluasan (urban sprawl) pembangunan ke daerah sekitarnya, tapi terbatas pada daerah-daerah pinggiran Jakarta. Kota-kota lain di Pulau Jawa masih agak lumayan mendapat keuntungan dari keadaan ini. Sementara daerah lain di luar Jawa terlupakan. Padahal, tidak

sedikit kekayaan alam yang dikeruk dari daerah di luar sana. Pembangunan di Indonesia juga telah mengkhianati kearifan lokal bangsa ini. Sebagai negara yang memiliki kekayaan alam luar biasa, Indonesia justru abai akan pembangunan sektor agraria. Industri menjadi candu yang melenakan. Sawah-sawah disulap menjadi pabrik. Secara tidak langsung, hal ini turut memengaruhi mindset para pemuda di desa. Menjadi petani bukan lagi cita-cita mereka, karena tidak menjanjikan masa depan yang lebih baik. Berangkat dari pragmatisme itu, mulai tumbuh subur lah hasrat untuk merantau ke kota (baca: urbanisasi). Bagi yang memiliki bekal pendidikan memadai, kesempatan kerja memang lebih terbuka di kota ketimbang di desa. Sementara yang hanya mengandalkan otot atau ketrampilan pun masih tersedia peluang mengisi sektor informal perkotaan. Dalam jangka panjang, urbanisasi ini membuat kotakota besar –khususnya Jakarta—mengalami ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya tampung dan daya dukung. Pada akhirnya, muncullah berbagai persoalan seperti sudah disebutkan di atas. Dosa pemerintah Pusat belum habis sampai di situ. Dengan melihat begitu tingginya urbanisasi di Jakarta, seharusnya sudah sejak jauh hari disiapkan infrastruktur yang memadai. Pola transportasi makro yang sudah ada blueprint-nya sejak dulu tak pernah direalisasikan. Bukan tidak mungkin ini terjadi karena ada ‘perselingkuhan’ dengan industri otomotif yang sampai saat ini pun terlihat mesra sekali dengan pemerintah. Baru saja

MRT mau dibangun, pemerintah justru merilis kebijakan ‘mobil murah’ atau low cost and green car, yang diyakini akan menambah kemacetan ibukota. Jadi, sangat tidak berdasar jika ujug-ujug Gubernur Jakarta yang disuruh bertanggung jawab atau sekadar menjelaskan kebijakan soal kemacetan. Mau tidak mau, kita terpaksa berprasangka kalau pernyataan SBY sangat bersifat personal, antara dirinya dengan Jokowi. Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu tampaknya mulai resah karena dari hari ke hari popularitas Jokowi terus meningkat. Kans pria asal Solo itu semakin lebar untuk menuju Istana. Pada saat bersamaan, PD semakin terpuruk dengan berbagai permasalahan internal dan kasus yang mendera kader-kadernya. Harapan untuk melanjutkan tampuk kekuasaan yang sedang digenggam menjadi jauh panggang dari api. Lucu juga melihat SBY mPadahal, salah satu anggota Dewan Pembina PD, Ahmad Mubarok pernah mengatakan bahwa SBY menegur dirinya karena mengkritisi Jokowi. Menurut Mubarok, SBY sadar jika kritik terhadap Jokowi justru bisa menjadi bumerang bagi mereka. Saat seseorang panik, sangat manusiawi jika kemudian ucapan dan tindakannya agak tidak sesuai dengan rasio. Dan kepanikan di tubuh PD sudah tidak bisa ditutup-tutupi lagi. Saat Ruhut Sitompul yang menyerang Joko Widodo, kita bisa untuk tidak terlalu hirau. Lantas Nurhayati Assegaf ikutikutan, yang justru membuat dirinya menjadi bulan-bulanan di social media. Sekarang, justru Sang Patron dari PD itu sendiri yang menunjukkan kepanikannya.*** Penulis adalah pengamat sosial

Budaya Malu Oleh Eri Herma Putra "MALU" berasal dari kata "ma.lu", yaitu merasa sangat tidak enak hati (hina, rendah, dsb) karena berbuat sesuatu yang kurang baik (kurang benar, berbeda dengan kebiasaan, mempunyai cacat atau kekurangan, dsb). Misalnya, kedapatan sedang mencuri uang, segan melakukan sesuatu karena ada rasa hormat, agak takut, dan sebagainya. Sedangkan "budaya" adalah berasal dari kata "bu.da.ya", yaitu pikiran; akal budi, sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sudah sukar diubah.(Kamus Bahasa Indonesia 1). Bila kita gabungkan kedua kata tersebut yaitu “budaya malu” yang berarti “sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang timbul dari pikiran dan akal budi yang merasa tidak enak hati karena berbuat sesuatu yang kurang baik”. Budaya malu, budaya mengutamakan kepentingan publik daripada kepentingan pribadi, budaya menghormati atasan atau prinsip senioritas (Hamzon Situmorang: 2008). Mengacu pernyataan di atas, budaya malu adalah warisan budaya di Nusantara yang telah diturunkan melalui kehidupan sehari-hari, baik itu dalam lingkungan terkecil keluarga, masyarakat, dan bernegara. Budaya malu memang semakin ditinggalkan oleh sebagian masyarakat kita. Inilah faktor utama yang menyebabkan orang-orang sekarang tidak merasa bersalah, bahkan secara terang-benderang melakukan

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

kesalahan dan menceritakan dosa dan kejahatan yang sudah diperbuatnya. Parahnya lagi, sebagian merasa bangga jika dosa yang diperbuatnya tersebut diketahui orang lain. Kehilangan rasa malu berarti kita juga sudah kehilangan salah satu cabang iman. Ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim. “Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda iman itu ada 60 lebih (atau 70 sekian) cabang. Iman yang paling utama adalah (ucapan) Laa ilaaha illallah dan yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan, sedangkan malu termasuk cabang dari iman.” Bila kita melihat hadis di atas, nyatalah bahwa malu itu adalah cabang dari iman seseorang, karena dengan adanya malu kita enggan melakukan yang tidak sesuai dengan norma-norma agama dan norma yang berlaku di masyarakat. Bila ada orang yang berkata saya adalah orang beriman, maka kita perlu melihat apakah dia punya rasa malu di saat dia melakukan kesalahan. Bila dia tidak mempunyai rasa malu terhadap kesalahan yang dilakukannya, apalagi berani berjanji tapi tidak mau menepatinya, itu ciri-ciri orang yang tidak mempunyai iman yang kuat. Orang yang tidak mempunyai iman yang kuat, tidak layak kita jadikan seorang pemimpin dalam masyarakat maupun negara. Karena, bila imannya lemah, maka rasa

malu berbuat salah pun tidak ada dalam dirinya. Banyak kita lihat sekarang dengan terangterangan beberapa pejabat negara melakukan korupsi, tapi saat menjadi tersangka, dia masih berani tersenyum di depan media seakan-akan apa yang telah diperbuatnya itu bukanlah sesuatu hal yang memalukan. Sungguh ironis kita melihat fenomena di atas, di saat budaya malu itu menjadi ikon dari ketimuran adat-istiadat Indonesia, ada segelintir orang tidak memegang teguh apa yang sudah menjadi darah daging dari budaya Indonesia. Sebagian lagi masyarakat kita, baik itu orang yang dijadikan panutan maupun yang menamakan dirinya wakil rakyat, seakan telah kehilangan budaya malu. Hampir tiap hari kita mendengar berita korupsi di negara ini yang kadangkadang membuat kita merasa jenuh dan bertanya dalam hati: apakah tidak ada berita lain mengenai pembangunan dan prestasi anak-anak bangsa yang membanggakan, selain korupsi? Para politikus pun sibuk membuat intrikintrik yang membuat masyarakat bingung mencerna kelakuan mereka yang saling sikut untuk mendapatkan uang dan jabatan. Pada dasarnya mereka yang telah menjadi tersangka kasus korupsi telah berbuat sesuatu yang memalukan. Salah satunya adalah dengan mencuri uang rakyat melalui korupsi, dan anehnya bangsa ini seakan menganut sistem hukum yang tajam ke bawah,

tetapi tumpul ke atas. Misalnya, ada kasus anak mencuri sandal dituntut dengan hukuman lima tahun penjara. Sebaliknya, tuntutan hukuman yang lebih ringan ditujukan kepada tersangka korupsi yang melakukan penghilangan uang negara dan akibat yang ditimbulkannya pun sangat fatal. Mereka mencuri uang rakyat dan secara tidak langsung telah mengkhianati tumpah darahnya sendiri. Itu adalah perbuatan yang sangat memalukan dalam budaya Indonesia. Bila kita menengok tradisi di Jepang, apabila pejabat diketahui korupsi, dia akan melakukan harakiri (bunuh diri). Bagi mereka itulah jalan untuk menebus malu yang telah diperbuat. Berbanding terbalik dengan yang terjadi di negeri kita. Saat seorang pejabat dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mereka seolah-olah adalah raja yang baru pulang dari medan perang. Sekelompok orang ramai-ramai memberi semangat, bahkan ada yang terang-terangan mendukung setiap langkah yang dilakukan pejabat tersebut, padahal sudah terang-terangan KPK mengatakan dia adalah tersangka korupsi. Di mana rasa malu dari bangsa kita yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita dahulu? Di saat kita malu mengambil sesuatu yang bukan hak kita, di saat kita ingkar akan sesuatu jabatan yang telah dipercayakan pada kita, di mana itu semua? Indonesia terkenal dengan

budaya malu. Budaya itu sangat melegenda sampai orang di luar Indonesia, terutama orang-orang Barat yang katanya lebih beradab ingin belajar budaya Indonesia itu. Budaya itu akarnya adalah malu. Malu secara positif bisa diartikan sebagai kesadaran untuk merendah, sekaligus menunjukkan kesantunan. Budayakan Rasa Malu ita harus berusaha membudayakan malu atau menghiasi diri kita dengan menginternalisasikan pekerti malu pada diri kita dengan cara, di antaranya harus ingat bahwa Allah itu mahamengetahui segala sesuatu, meskipun yang paling lembut, sehingga tahu gerak gerik kita, bahkan apa yang ada dalam hati kita. Budaya malu memang budaya orang Timur, khususnya Indonesia. Tetapi kenapa harus membudayakannya kembali? Alasannya, kita mulai lupa akar budaya yang eksotik tersebut. Dengan membudayakan kembali rasa malu, berarti orang mulai melakukan yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat, yakni malu melanggar hukum dan malu melanggar norma-norma adat, karena malu adalah salah satu hukuman yang tidak ada pasal dan undang-undang yang mengaturnya. Malu itu lebih kepada kesadaran bahwa kita bersalah dan enggan untuk mengulang hal itu kembali. Lihatlah ulah sebagian anggota DPR. Setelah mendapat jabatan dan dihormati, mereka lupa tentang budaya malu. ***

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

JUMAT

 Antisipasi Sengketa Waris

Advertorial

Kemenag Dorong Sertifikasi Tanah Wakaf SELATPANJANG - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti menjalin kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam program sertifikasi tanah wakaf. Sertifikasi itu diperlukan untuk mengantisipasi sengketa waris, terutama pada lahan wakaf yang menjadi tempat berdirinya rumah ibadah. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Miskam S MA, saat coffee morning dengan anggota DPRD di Gedung Dewan, Rabu (6/11/ 2013) kemarin. Menurutnya, hingga saat ini Kabupaten Kepulauan Meranti masih rawan permasalahan tanah wakaf. "Seiring perkembangan waktu, sering kali terjadi permasalahan menyangkut tanah wakaf. Hal itu disebabkan karena dulunya saat tanah diwakafkan, tidak langsung diurus surat status wakafnya, sehingga dikemudian hari para ahli waris mempertanyakan status tanah yang sudah diwakafkan,'' ungkap Miskam. Selain itu mulai tahun anggaran 2014 mendatang, kata Miskam, Kemenag Kepulauan Meranti sudah mulai mengurus pendaftaran haji bagi umat muslim yang ingin menunaikan Ibadah Haji. Lounching program tersebut akan dilakukan bersamaan dengan program gerakan Maghrib Mengaji. ''Dua program yang akan diluncurkan itu menjadi tugas Kemenag Kepulauan Meranti mulai tahun 2014 mendatang, disamping sejumlah tugas pokok lainnya, seperti menangani masalah Zakat dan Pendidikan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA),'' ujarnya. Ia juga menerangkan, sejak berdiri beberapa bulan lalu Kantor Kemenag Kepulauan Meranti masih mengalami keterbatasan tenaga pegawai dan anggaran, sehingga pelaksanaan program yang sedang berjalan belum mencapai hasil yang maksimal. ''Insya Allah seluruh program itu akan terus kami sempurnakan, apalagi anggaran operasional Kemenag Kepulauan Meranti akan mulai efektif awal tahun 2014 mendatang, disamping kami tetap mengharapkan dukungan dari Pemkab dan DPRD,'' terangnya. BETTER-hrc

Disperindag Belum Miliki Alat Cek Keaslian Bensin SELATPANJANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Meranti mengaku melakukan pengawasan keaslian dan harga bensin di Selatpanjang dan sekitarnya setiap minggu. Namun, untuk pengecekan keaslian bensin, Disperindag tidak mempunyai alatnya. Alhasil, pengecekan selalu dilakukan secara alami. Demikian disampaikan oleh Kabid Metrologi dan Perlindungan Konsumen, Disperindag Kepulauan Meranti, Nasruni, SIp, MSi, Rabu (7/ 11) malam. "Kita melakukan pengawasan harga dan keaslian minyak secara tim. Itu kita lakukan setiap minggu, Kamis atau Jumat," kata Nasruni. Ketika disinggung tentang cara Disperindag memastikan apakah bensin tersebut murni atau sudah dicampur dengan zat lain, Nasruni mengaku, pengecekan hanya menggunakan cara alami. Ia juga mengaku bahwa Disperindag Kepulauan Meranti tidak mempunyai alat canggih untuk melihat apakah bensin yang dijual sudah dicampur zat lain atau masih alami. "Kita biasanya lakukan wawancara sama penjual. Dari sisi bau pasti ketahuan kalau itu dicampur dengan minyak tanah atau solar. Kita melakukan pengecekan secara alami saja. Alat modern kita belum punya. Kalau bensin campuran, saat ditetes ke kulit, maka minyak tersebut akan lama keringnya," beber Nasruni lagi. Sementara itu, terkait harga bensin yang sudah ditetapkan, Nasruni pun tak bisa memastikan berapa sebenarnya harga yang harus dijual pengecer ataupun APMS. Pantauan wartawan di lapangan harga di APMS Rp8 ribu rupiah perliter, ada juga Rp15 ribu rupiah per dua liter, namun ada pula Rp15 - Rp18 ribu rupiah untuk 1.5 liter bensin. "Untuk harga sesuai ketetapan itu Rp7 sampai Rp8 ribu rupiah perliter," katanya tanpa memberikan kepastian. BETTER-grc

 Kapolres Resmikan FKPM dan Poskamling

3

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

PERESMIAN Balai FKPM dan Poskamling oleh Kapolres Meranti yang didampingi Wabup dan anggota DPRD Meranti.

Masyarakat Diharapkan Bantu Ciptakan Situasi Kondusif

S E L AT PA N J A N G – Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti mengharapkan partisipasi masyarakat,

bahu membahu membantu pihak Kepolisian dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di

Kabupaten Kepulauan Meranti sehingga terciptanya situasi dan kondisi yang kondusif di Kabupaten ini.

KAPOLRES, Wabup bersama anggota DPRD Meranti melihat kondisi dalam poskamling Balai FKPM Selatpanjang Selatan

Demikian disampaikan Kapolres Kabuaten Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra ARsyad saat meresmikan Balai Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Kelurahan Selatpanjang Barat di jalan Ibrahim, Kamis (07/11) kemarin. “Kabupaten Kepulauan Meranti merupaakn salah satu daerah tujuan investasi dan saat ini sedang menghidupkan dunia p a r i w i s a t a . Te n t u n ya akan berusaha memberikan rasa aman kepada wisatawan asing maupun wisatawan lokal. FKPM merupakan salah satu bentuk untuk menciptakan keamanan dan ketertiban lingkungan. Kami akan menemptakan 1 Babinkamtibmas di setiap desa dan kelurahan,” Imbuh Kapolres. Sementara itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti dalam sambutannya, memberi apresiasi kepada pihak kepolisian dan masyarakat dalam memcipktan ketertiban dan keamanan. “Balai FKPM ini, bentuk dari kepedulian masyarakat terhadap

ketertiban lingkungannya. Hal ini sangat positif dan mudahmudahan menjadi contoh untuk daerah lain. Karena dengan swadaya, masyarakat Kelurahan Selatpanjng Barat bisa memdirikan balai FKPN. Ini membuktikn bahwa tanpa suntikkan dana APBD, hal ini bisa diwujudkan.” Ucap Wa b u p . Wakil Bupati juga berharap Balai FKPM tak hanya sebagai balai keamanan dan keterbtiban, tetapi juga bisa menjadi tempat penyelesaian masalah masyarakat lainnya seperti kebersihan lingkungan, pusat bacaan masyarakat dan aktivitas masyarakat lainnya. Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dedi Putra SHi, Sekcam Tebing Tinggi H. Edy M. Nur, Lurah Selatpanjang Barat Husin Basri, Kepala Desa Alahair Rismawardi, Kepala Desa Banglas Barat Asnawi Nazar, Kepala Desa Sesap, Salamun, Kapolsek Tebing Tinggi dan tokoh-tokoh m a s y a r a k a t . BETTER-rahmi

Kadisparpora Minta Dukungan SKPD Majukan Pariwisata MUI Meranti Dorong Dewan Terbitkan Perda Pekat

SELATPANJANG - Permasalahan penyakit masyarakat (Pekat) sudah sangat meresahkan di Kota Selatpanjang. Untuk itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, H Nizam Munadi SAg, berharap Pemkab dan DPRD mengambil sikap nyata dalam memerangi penyakit masyarakat. “Kami mengharapkan permasalahan Penyakit Masyarakat (Pekat) bisa menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah, DPRD dan aparat keamanan. Kami khawatir Pekat yang semakin berkembang di daerah ini dapat merusak generasi muda,” ungkap Nizam Munadi, saat coffee morning bersama DPRD, Rabu (6/11) pagi. Menurutnya, upaya menekan penyakit masyarakat tidak hanya dengan cara mempersempit ruang gerak dan kesempatan untuk melakukannya. Namun lebih dari itu, ia berharap Pemerintah Daerah bersama DPRD dapat menelurkan regulasi atau aturan dalam memerangi penyakit masyarakat. “Saya kira Pemkab dan DPRD harus bisa menyusun dan menerbitkan peraturan daerah dalam rangka menekan penyakit masyarakat yang saat ini semakin meresahkan di

Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya di Kota Selatpanjang,” harapnya. MUI, kata Nizam, siap bergandengan tangan dengan Pemerintah dan DPRD dalam mengawal proses pembangunan di daerah ini. Dikatakannya, MUI merupakan mitra penting yang menjadi tempat berkumpulnya para ulama, guna mendorong terbangunnya pemahaman dan pengamalan tentang tuntunan agama. Selain itu, menyangkut kerjasama antara Kementerian Agama, MUI dan LP POM tentang sertifikasi halal seluruh produk, ungkap Nizam, juga memerlukan dukungan Pemkab, DPRD dan semua pihak lainnya, dalam mengoptimalkan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat. “Alhamdulillah, banyak pengusaha di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sudah sadar akan pentingnya sertifikasi halal, terutama pada produk makanan. Apalagi mereka yang mengekspor produknya ke negara tetangga, sangat memahami bahwa produk mereka tidak akan diterima di Malaysia dan Singapura, apabila tidak memiliki sertifikasi halal,” ungkapnya. BETTER-moc

SELATPANJANG – Pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti memerlukan dukungan semua pihak, baik pemerintah maupun swasta. Dukungan yang paling besar adalah SKPD terkait. Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Kadisparpora), M. Arif, dalam pertemuan penyusunan rencana induk pembangunan pariwisata Meranti, Rabu (6/11) kemarin. “Sektor pariwisata masih diharapkan menjadi menjadi sektor penting dalam pembangunan. Karena sektor ini mampu perolehan devisa di masa yang akan datang. Peningkatan jumlah wisatawan lokal masih sangat terbuka lebar. Karena kita miliki kekayaan alam dan keanekaragaman budaya yang tak ternilai harganya. Semua kekayaan ini apabila dikelola dengan baik dan benar akan mampu menjadi modal dasar bagi pembangunan daerah,” ucap Arif. Hingga saat ini, lanjutnya, perkembangan pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti belum menunjukkan hasil maksimal. Upaya-upaya untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung masih perlu terus dilakukan. “Oleh karena itu, kami mengharapkan sekali dukungan seluruh pihak, terutama SKPD yang ada. Misalnya,

DISPARPORA saat menggelar rapat pembahasan Rencana Induk Pembangunan Pariwisa Meranti, kemarin.

untuk pembangunan kawasan pariwisata Tasik Nambus, perlu dukungan Dinas PU dalam pembangunan infrastruktur jalan untuk menuju kawasan tersebut. Untuk dermaga, kami mengharapkan bantuan Dinas Perhubungan. Dengan sinergi ini, kita harapkan pembangu-

nan pariwisata akan cepat. Kita membangun daerah, tidak bisa sendiri-sendiri perlu lintas SKPD,” ucap Arif. Dijelaskan Arif, pengembangan dan invovasi produk pariwisata dan pembangunan sarana prasana diharapkan mampu meningkatkan jumlah

kunjungan wisata. Kerjasama antar stakeholder juga diharapkan dapat terwujud, sehingga proses pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Meranti dapat berjalan optimal dan mendatangkan keuntungan bagi semua pihak.BETTER-rahmi


4 Kades Kepenuhan Hilir Segera Dinonaktifkan PASIRPENGARAIAN - Kasus ijazah palsu (Ipal) yang menimpa Kepala Desa Kepenuhan Hilir telah diproses. Tak lama lagi Kades Kepenuhan Hilir segera dinonaktifkan. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Rokan Hulu telah menerima laporan dari pihak keluarga atas exsekusi terhadap Kades Kepenuhan Hilir Kecamatan Kepenuhan yang dilaksanakan oleh pihak Kejaksaan Negeri Pasir Pengarayan terkait penyalah gunaan ijasah palsu dalam pilkades lalu. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kepala Desa No 16 tahun 2007 pasal 36 yang berbunyi bahwasanya apa bila salah seorang Kepala Desa terbukti melakukan pemalsuan data atau surat dalam pencalonanya akan diberhentikan. Namun ternyata hal ini dilakukan Kepala Desa Kepenuhan Hilir Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu dalam Pilkades yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.Dimana dalam pencalonan tersebut Kepala Desa Kepenuhan Hilir atas nama Sumardi telah memalsukan ijasah tingkat SMP agar bisa mendapatkan ijasah SMA dengan mengikuti ujian Paket C dan dalam Pilkades tersebut dan menang karena ketahuan menggunakan ijasah palsu beberapa morang masyarakat melaporkannya sehingga berujung proses hukum. Demikian diterangkan Kepala BPMPD Rokan Hulu Bhudia Kasino kepada wartawan. Menurutnya pihak pemerintah mengacu kepada aturan yang ada dan luar aturan tersebut tidak kewenangan Pemda terhadap permintaan penangguhan penahanan yang disampaikan oleh pihak keluarga BPMPD Rokan Hulu tidak ada wewenang dengan hal tersebut. "Kita mengacu kepada aturan yang ada sesuai perdsa bahwasannya dalam pencalonan tidak ada data data yang dipalsukan, tetapi terpidana Kades Kepenuhan Hilir terbukti melakukan pemalsuan data,"jelasnya. Lanjut dikatakan Bhudia Kasino dan terhadap Kepala Desa Kepenuhan Hilir ini akan dinon aktifkan sesuai Peraturan Daerah No 16 tahun 2007 pasal 36 tentang Kepala Desa.Karena beliau sudah diputuskan oleh Pengadilan terbukti bersalah dan dihukum 8 bulan kurungan. BETTER-Epi

PMI Khitan 500 Anak Kurang Mampu

JUMAT

ROHUL

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

USAID Sebut Potensi Biogas Rohul Cukup Baik

Pemkab Rokan Hulu saat melakukan ekpose pemamfaatan tenaga listrik dari biodiesel dan bio massa di Rokan Hulu

PASIRPENGARAIAN - Energi listrik yang berasal dari pembangkit listrik tenaga gas, tenaga diesel merupakan salah satu enersi yang tak terperbarukan. Karena itu perlu dicari alternatif sumber-sumber energi yaang bisa menghasilkan listrik selain air tentunya. Misalnya energi listrik yang dihasilkan dari sumber hayati biogas dan biomassa. Dari hasil penelitian USAID sebuah lembaga penelitian asal Amerika Serikat yang dilakukan beberapa waktu lalu di kabupaten Rokan Hulu terhadap potensi listrik dari limbah sawit bahwa di Rohul berpotensinya bisa mengahsilkan 738 MW listrik dari Biogas dan Biomassa limbah sawit ter-

sebut. Dari penelitian United States Agency for International Development (USAID) tersebut dipaparkan bahwa hasil studi pengembangan pembangkit listrik tenaga biogas dan biomassa limbah sawit. Sangat baik untuk dikembangkan di Kabupaten Rokan Hulu karena bahan baku untuk energi lsitrik tersebut mencukupi untuk pengembangan program energi lsitrik Biodiesel dan Biomassa. Hal itu terungkap dalam ekpose yang dilakukan di rumah Dinas Bupati Rokan Hulu Rabu sore (6/11). Ekspos tersebut dihadiri perwakilan dari Indonesia Clean Energy Development (ICED) pejabat Dirjen Bio Energi di Kementrian ESDM,-

perwakilan PLN wilayah Riau. Dari hasil kajian peneliti USAID tersebut menemukan dari 23 pks yang telah diteliti berpotensi menghasilkan 24 MW daya listrik pengembangan pembangkit listrik tenaga biogas. Bahkan tidak hanya Biogas peneliti usaid juga menemukan fakta dari total 22 juta ton produksi TBS di Rokan Hulu akan mampu menghasilkan 714 MW pengembangan pembangkit Biomassa dari Tankos kelapa sawit. Untuk menindak hasi studi tersebut Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi menyatakan siap menindak lanjuti hasil studi para ilmuan dari Amerika Serikat tersebut dan

Pemerintah kabupaten Rokan Hulu akan bekerjasama dengan PLN dan PKS PKS yang ada untuk mendukung program ini. "Kita akan tindak lanjuti hasil kajian dari lembaga penelitian tersebut dengan melakukan kerja sama dengan pihak PLN maupun dari PKS PKS yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,"ucap Bupati Achmad. Se mentara itu Senior Projeck USAID Hady Barmans juga mengatakan agar program ini segera terlaksana juga harus didukung dengan kebijakan khusus dari Pemerintah Daerah diluar kebijakan umum yang dibuat pemerintah pusat dengan kebijakan itu di harapkan dapat mendorong PKS

PKS yang ada untuk menjamin kesedian perusahaan agar mau memberikan izin untuk pemanfaatkan limbah sawit mereka. "Untuk mempercepat realisasi program ini perlu kebijakan khusus dari Pemda Rokan Hulu disamping kebijakan umum dari Pusat,untuk bahan baku tersebut dari PKS PKS yang ada di Rokan Hulu,"jelasnya. Setelah di ekspose rencananya studi kelayakan pengembangan pembangkit listrik tenaga limbah sawit ini akan mulai di tawarkan ke PKS PKS yang ada di Rokan Hulu pada tahapan ini USAID akan membantu menghubungkan perusahaan PKS dengan pengembang. BETTER-adv/hms

Polres Jaring 27 Wanita Malam PMI gelar sunatan massal.

KUNTO DARUSSALAM - Sunatan merupakan salah satu kewajiban bagi umat Islam yang laki-laki. karena itu penting sekali sunatan tersebut. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rohul, diketuai Hj Maghdalisni Achmad, Kamis (7/11/2013), gelar khitanan massal anak kurang mampu di Kecamatan Rokan IV Koto dan Pendalian IV Koto, masing-masing kecamatan untuk 25 anak kurang mampu yang dikhitan. Kegiatan khitanan massal di Rokan IV Koto dan Pendalian IV Koto langsung ditinjau Hj Maghdalisni Achmad, bersama sejumlah pengurus PMI Rohul lainnya, serta Camat di dua kecamatan tersebut. Kegiatan khitanan 500 anak kurang mampu di Rohul, menurut Hj Maghdalini Achmad, sebagai bentuk kepedulian sosial PMI Rohul. Dan pelaksanaannya guna membantu masyarakat yang kurang mampu diseluruh kecamatan di Rohul, termasuk kegiatan dan agenda rutin tahunan PMI Rohul, sebagai lembaga sosial di tengah masyarakat. ''Ini bentuk kepedulian sosial PMI Rohul, terhadap anak-anak kurang mampu diseluruh kecamatan se-Rohul. Walaupun hanya bentuk khitanan, namun kita laksanakan dengan ikhlas berharap bermanfaat bagi anak-anak kita, terutama yang tidak mampu. Dalam kegiatan ini, kita melibatkan pengurus PMI termasuk tenaga medis dari Puskesmas di kecamatan, dan pihak Dinas Kesehatan Rohul,'' ungkap Maghdalisni Achmad. Kegiatan itu menurut Maghdalisni, nantinya juga akan digelar secara begilir di kecamatan se-Rohul. Dimana masingmasing kecamatan, akan dikhitan 25 anak kurang mampu, yang tergetnya agar anakanak kurang mampu bisa mendapatkan hak atas pelayanan dari PMI Rohul sebagai lembaga sosial masyarakat, yang mendukung program Pemkab Rohul. BETTER-yen/roc

PASIPENGARAIAN - Kabupaten Rokanhulu yang dikenal dengan julukan negeri seribu suluk ini memang telah berkomitmen untuk menyemarakkan syiar Islam di negeri tersebut. Karena itu Pemkab sangat giat memberantas hal-hal yang mencoreng negeri seribu suluk tersebut. Memberantas Penyakit masyarakat atau Pekat merupakan salah satu kegiatan yang gencar dilakukan. Sebanyak 27 orang wanita malam dan 4 orang laki laki terjaring razia yang dilakukan oleh Polres Rokan Hulu Rabu malam (6/11) di 3 warung remang remang yang berada di wilayah Kecamatan Ujung Batu,dan ke 31 orang tersebut sudah diamankan di Mapolres Rokan Hulu untuk proses lebih lanjut. Para wanita yang terjaring tersebut diperiksa oleh petugas kepolisian direncanakan akan di piring dan diserahkan ke Pengadilan untuk proses lebih lanjut.Demikian dikatakan Kapolres Rokan Hulu AKBP Onny Trimurti MH melalui Kasatreskrin Polres Rokan Hulu AKP Sahrudin Tan-

Para wanita malam yang tertangkap saat diperiksa di Mapolres Rokan Hulu

jung ketika dikonfirmasi wartawan. Menurutnya Razia pekat yang dilakukan salah satu upaya membrantas Penyakit Masyarakat di wilayah kerja Polres Rokan Hulu.diterangkan dalam 2 pekan terakhir sudah ada 60 orang yang terjaring razia pekat dan mereka diberikan pencerahan agar tidak melakukan

pekerjaan yang sama dan sebelumnya juga dilakukan Razia di Kecamatan Rambah, Rambah Samo dan Kecamatan Rambah Hilir, dan saat dilakukan Razia di Kecamatan Ujung Batu berhasil mengamankan 27 orang wanita dan 4 orang pria. "Ini adalah bentuk komitmen kita dalam memerangi pekat di Kabupaten Rokan Hulu Negeri

Seribu Suluk ini,dan untuk kecamatan lainnya juga akan terus dilakukan Razia namun jadwalnya belum di pastikan,"ucap Kasatreskrim. Lanjut dikatakan Kasatreskrim terhadap wanita malam yang terjaring ini,nantinya akan diserahkan ke Pengadilan untuk diproses lebih lanjut yang kemudian diserahkan ke Dinas Sosial

untuk dilakukan pembinaan atau ketrampilan sehingga tidak melakukan pekerjaan yang sama.Kasatreskrim juga berharap dari razia yang dilakukan timbul efek jera bagi mereka, karena saat berada di Polres Rokan Hulu para wanita ini juga membuat surat pernytaan dan surat perjanjian untuk tidak mengulang kembali pekerjaan nya dan jika terjaring kembali maka akan dilakukan sanksi tegas.Karena keberadaan warung remang remang ini bisa merusak akhlakn dan mental generasi muda maupun masyarakat.Sehingga sebelum hal ini semakin meresahkan Pihak Polres Rokan Hulu berusaha semaksimal mungkin agar tidak ada lagi warung remang remang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. "Kepada mereka sudah ada surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali pekerjaan yang sama, karena apabila masih terjaring pada razia berikutnya,maka akan diberikan sanksi tegas,"ucap Kasatreskrim Polres Rokan Hulu. BETTER - Epi

Camat Panggil Kades Bersangkutan RAMBAH HILIR - Tindaklanjuti aksi demontrasi warga ke Kepala Desa (Kades) Rambah Muda, Warsito, kemarin sore, karena berhentikan 3 Ketua Rukun Warga (RW) tanpa alasan jelas, Camat Rambah Hilir, Lukmansyah Abdoe menyatakan, dirinya akan segera panggil Kades bersangkutan menindaklanjuti permasalahan yang terjadi. ''Memang kita dengar adanya permasalahan di warga, karena Kades sudah berhentikan 3 Ketua RW di desa Rambah Muda. Jelasnya kita ingin minta penjelasan kades, apa memang pemberhentian 3 ketua RW sudah sesuai prosedural. Bila tidak sesuai prosedural maka kita akan aktifkan kembali 3 Ketua RW yang bersangkutan,'' terang Camat Rambah Hilir, Kamis (7/11/2013), saat dikonfirmasi terkait adanya aksi demontrasi warga, ter-

hadap Kades Rambah Muda. Camat Lukmansyah Badoe juga mengaku, dirinya hanya baru mendapatkan informasi adanya warga yang demo Kades Rambah Muda, karena terkait pemberhentian 3 Ketua RW yang dianggap tanpa alasan jelas. Namun karena kemarin, Rabu (6/11/2013), dirinya ikut hadiri penilaian dari tim Penilai Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Keluarga Berencana (BPPKB) Riau, ke Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Hilir, dalam penilaian desa Pasir Utama ikuti lomba Desa P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera) tingkat Provinsi Riau, maka dirinya belum sepenuhnya mengetahui permasalahan terjadi. ''Karena ada salah satu desa kita yang jadi duta Rohul diajang penilaian lomba P2WKSS tingkat Riau 2013, maka kita juga turun ke desa itu memberikan suport.

Apalagi desa itu satu-satunya yang jadi duta Rohul diajang lomba P2WKSS tingkat Riau, jadi kita harus turun ke desa itu. Walaupun begitu, kita tetap akan selesaikan permasalahan ini agar tidak adanya gejolak di masyarakat, dan diselesaikan dengan kepala dingin,'' ungkap Lukmansyah lagi. Sebelumnya, warga dari 3 RW yakni RW 01 Dusun Sukajadi, RW 03 Dusun Makmur, dan RW 04 Dusun Sukajadi, diberhentikan Kades tanpa alasan jelas. Aksi warga, meminta Kades mengakifkan kembali ke 3 Ketua RW, karena pemberhentiannya tanpa alasan jelas. Dimana ratusan warga datangi Kantor Desa Rambah Muda, dan meminta Kades Warsito aktifkan kembali ke tiga Ketua RW tersebut. Karena informasi warga, pemberhetian tiga RW sesuai Peraturan Desa Rambah Muda Nomor 03/KPTS/DS RM/X/

2013, dimana memberhentikan dengan hormat Tasrif sebagai Ketua RW 01 Dusun Sukajadi, Jagal Bilowo sebagai Ketua RW 03 Dusun Makmur, dan F. Simanjuntak sebagai Ketua RW 04 Dusun Sukajadi. Dalam surat peraturan desa, ditandatangani Kades Rambah Muda, Warsito tanggal 29 Oktober 2013 lalu. Dimana pemberhentian juga sesuai hasil musyawarah perangkat Desa Rambah Muda tertanggal 21 Oktober 2013 tentang peremajaan ketua RW 01, 03 dan 04. Walaupun sudah ada rapat, namun warga mengaku belum menerima keputusan tersebut, karena itu warga ikut demo ke kantor desa setempat dan sebagai koordinator lapangan ke tiga RW yang diberhentikan. Diakui Ketua RW 01 Dusun Sukajadi Tasrif, dimana setiap kali menerima gaji dan honor sebagai RW Kades selalu mela-

kukan pemotongan Rp. 50 ribu yang katanya untuk biaya administrasi termasuk uang minyak menjemput gaji ke Pasir Pangaraian. Karena pemotongan itu, mereka yang seharusnya menerima gaji sebesar Rp. 200 ribu per bulan, hanya mendapatkan bagian Rp. 150 ribu. Bahkan ketiganya menduga, karena adanya mosi tidak percaya, sehingga mereka dinonaktifkan oleh Kades Warsito. Bahkan aksi ratusan warga semula sempat memanas, saat pertemuan antara Marsito dengan tiga Ketua RW yang diberhentikan. Hanya saja aksi itu bisa diredam personel Polsek Rambah Hilir, yang berhasil menenangkan emosi massa. Warga sendiri datang ke kantor desa, ingin menanyakan alasan pemberhentian tiga Ketua RW, namun sang Kades langsung masuk ke ruangan kerjanya dan mengunci pintunya rapat-rapat. BETTER-yen/hrc


PELALAWAN 20 Imam Dunia Dijadwalkan Datang ke Riau PELALAWAN- Sebanyak 20 imam besar masjid-masjid besar di dunia diharapkan hadir dalam pertemuan imam sedunia yang diadakan di Pekanbaru 2-6 Desember 2013. Para imam itu antara lain imam Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjidil Aqsa, masjid di Maroko, Mesir, Iran, Irak, Kuwait, Tokyo, Melbourne (Australia), Paris dan beberapa imam di belahan dunia lainnya."Semuanya ada 20 imam. Kita harapkan semuanya hadir,"ujar Ketua ICMI Orwil Riau Prof Dr Tengku Dahril MSc. Hal itu dikatakannya saat membuka pelatihan imam se-Kabupaten Pelalawan, Rabu (6/11), di Gedung Seminai Pangkalankerinci. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Pelalawan Marwan Ibrahim dan KakanKemenag Pelalawan Zulkifli. Pertemuan imam se-dunia ini diharapkan dapat menjadi salah satu tonggak kebangkitan dunia Islam. Pertemuan di Pekanbaru ini akan membicarakan pembentukan forum silaturahim antarimam sedunia, yang dipusatkan di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru. Setelah di Riau, pada tahun kedua dirancang pertemuan di Madinah, Arab Saudi."Mudah-mudahan semua berjalan lancar,"ujar Tengku Dahril. Disebutkannya, ada prediksi sejumlah ahli tentang kebangkitan dunia Islam tak lama lagi. Ini ditandai dengan pertumbuhan dari segala sisi dari dunia Islam. Kebangkitan itu datang dari Timur, dalam hal ini Timur jauh. Arahnya adalah Indonesia, sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Namun kebangkitan dunia Islam itu tidak bisa serta-merta. Tentunya harus ada penguatan-penguatan. Di antaranya adalah dari masjid, yang dipimpin oleh para imam."Kita harus kembali kepada Alquran, memahami dan mengamalkannya,"ungkap Tengku Dahril. Selain di Pekanbaru, para imam sedunia itu dijadwalkan akan mengunjungi Siak Sri Indrapura. Selepas dari Siak Sri Indrapura, mereka dijadwalkan akan berkunjung ke Pelalawan yang sedang melakukan pelatihan imam angkatan IV. Diharapkan, para imam sedunia itu akan ikut salat tahajud dan memberikan pencerahan kepada para imam masjid di Pelalawan."Nanti kedatangan mereka bersamaan dengan penutupan pelatihan ini,"ujar Tengku Dahril. Para imam masjid di 12 kecamatan di Pelalawan ini memang akan melakukan pelatihan imam selama sebulan, dari 6 November hingga 6 Desember 2013. Mereka akan diajak bersama-sama melakukan salat tahajud, melakukan tahsin bacaan Alquran hingga memahami Alquran dan hadis lebih baik lagi. Wakil Bupati Pelalawan, Marwan Ibrahim menyebutkan, pelatihan ini diharapkan akan dapat mencetak imamimam yang mampu memakmurkan masjid di Pelalawan. Saat ini memang banyak masjid baru yang dibangun, baik pemerintah maupun masyarakat. Tentunya ini harus diimbangi dengan tugas memakmurkannya dengan salat lima waktu, pengajian, bacaan Alquran, hingga salat malam dan pendidikan bagi anakanak.BETTER-rpc

Siswa MTs Pelalawan Kembali Torehkan Prestasi Dibidang Olahraga PELALAWAN - Dua orang siswa dari MTs Kabupaten Pelalawan kembali menorehkan prestasi dalam bidang olahraga untuk tingkat Riau. Kali ini, siswa bernama Nurhafizah dari MTs Tanjung Kuyo Kecamatan Pangkalan Lesung dan Anggito Sucipto dari MTs YHM Kecamatan Pangkalankerinci, berhasil masing-masing meraih emas dalam olahraga tenis meja putra putri. "Ya, alhamdulillah, kedua siswa kita yang berasal dari Kabupaten Pelalawan berhasil meraih emas dalam olahraga tenis meja, pada kegiatan ajang kompetensi seni, olahraga madrasah yang disingkat AKSIOMA di Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu," terang Kepala Kemenag Pelalawan, Drs. H. Zulkifli melalui Kasi Pendis Kantor Kemenag Pelalawan, DR H Edi Iskandar,M.Pd, Kamis (7/11). Ia mengatakan, atas prestasi ini membuktikan jika para siswa di daerah pun tak kalah bagusnya dengan para siswa lain di Provinsi Riau ini. Atas keberhasilan kedua siswa itu, maka mereka berhak mewakili Riau di tingkat nasional dalam ajang yang sama. .BETTER-adi

JUMAT

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

5

UPT Provinsi Gelar Razia Non BM PELALAWAN - Dinas Pendapatan Provinsi (UPT) Kabupaten Pelalawan, pada hari Kamis kemarin (7/11) menggelar razia non BM yang berpoerasi di Kabupaten Pelalawan, khususnya yang beroperasi di Provinsi Riau. Selain dari razia hal ini juga bertujuan untuk mensosialisasikan kepada pemilik kendaraan dan perushaan agar membayarkan pajak kendaraannya di Riau. "Sehingga setiap tahun terus dilakukan razia non BM dan sekaligus mensosialisasikannya kepada pemilik kendaraan dan terhadap perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan yang menggunakannya kendaraannya non BM," terang Kasi Pembukuan Dan Pengawasan Samsat Kerinci, T Mohd Syater, pada media ini, Kamis (7/11). Taher mengatakan bahwa razia ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pelalawan ke depannya. Dalam razia ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Dishub dan Kepolisian. Razia ini dilakukan agar seluruh kendaraan non BM yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan dimuatasikan atau dibalik namakan menjadi BM sehingga pajak kendaraannya dibayar di Riau. "Selain itu, razia yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah yang akan digunakan untuk pembangunan dan kemajuan didaerah ini seperti inf-

rastruktur jalan, pendidikan, ekonomi, dan kesejahtraan sosial," katanya. Dalam razia ini, sambungnya, sedikitnya puluhan kendaraan roda empat, roda enam, dan roda sepuluh terjaring dan kendaraan tersebut beroperasi di Kabupaten Pelalawan. Sambung Syater, operasi

non BM tersebut dilakukan selama tiga hari berturut-turut khusu untuk di Kabupaten Pelalawan. "Kendaraan yang kita operasi yang diluar Provinsi Riau, Kita melakukan razia selama tiga hari khusus Pelalawan dari pagi sampai sore. Beberapa titik razia diantaranya simpang Polres Pelalawan, depan rukan RAPP,

Mayat Wanita Paruh Baya Ditemukan di Parit Proyek

Mayat Wanita Paruh Baya Ditemukan di Parit Proyek

LANGGAM - Warga Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan mendadak heboh. Pasalnya, telah ditemukan sesosok mayat perempuan paruh baya yang diketahui memiliki nama Sidiati Zebua (46) di dalam sebuah parit galian proyek box culvert tepatnya di dekat Puskesmas Kecamatan Langgam, Rabu (6/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Kuat dugaan wanita yang merupakan warga RT 02 RW 04 Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan ini, meninggal dunia akibat mengidap penyakit paruparu yang telah lama dideritanya. Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriadi ketika dikonfirmasi,Rabu (6/11) melalui Kapolsek Subsektor Langgam Iptu Rafiqi membenarkan adanya penemuan sesosok mayat seorang wanita yang tenggelam dalam sebuah parit galian proyek box culvert tepatnya di dekat Puskesmas Kecamatan Langgam. " Ya, setelah dilakukan visum oleh tim medis Puskesmas

Kecamatan Langgam oleh dr Nasril, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dan setelah pihak keluarga korban mendapat laporan, mereka menolak untuk dilakukan otopsi dan menerima kematian keluarganya setelah dibuat pernyataan dan korban langsung dikebumikan,"terang Kapolsek Subsektor Langgam, Iptu Rafiqi. Dijelaskannya, bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Sudung ButarButar (38) salah seorang pekerja box culvert saat dirinya bersama rekannya hendak melakukan pengerjaan kegiatan box culvert dengan cara mengeringkan air terlebih dahulu, Rabu (6/11) sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, saat air tersebut mulai tampak mengering, Sudung melihat sesosok mayat perempuan yang tampak terbujur kaku di dalam parit tersebut. "Kemudian, Sudung memberitahukan penemuan mayat tersebut kepada rekannya bernama Santoso Jamin (36). Dan setelah memberitahukan

kepada warga lainnya yang mulai berdatangan, kedua saksi mata ini langsung mengangkat mayat tersebut ke atas jalan,"bebernya. Setelah korban diangkat ke atas jalan, sambung Iptu Rafiqi, kemudian korban dibawa oleh warga ke Puskesmas Kecamatan Langgam untuk dilakukan visum oleh dr Nasril. "Dan dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," paparnya seraya menyebutkan warga langsung melaporkan penemuan mayat itu kepada pihak keluarga korban dan Polsek Subsektor Langgam. Ditambahkannya, bahwa berdasarkan keterangan anak korban bernama Reli Megasakti (20), ibunya telah lama menderita penyakit paru-paru yang sudah sangat parah. Sedangkan pada Rabu (6/11) subuh sekitar pukul 06.00 WIB, anak laki-laki korban bernama Yulikus Sakti (16) pelajar SMA meminta ibunya untuk membelikan bensin sepeda motornya untuk berangkat ke sekolah. BETTER-rpc

dan simpang jalan Akasia,"ungkapnya. Syaher menambahkan, pihaknya menghimbau agar plat kendaraan non BM agar segera dimutasikan, agar ada PAD yang masuk kedaerah ini. "Sangasi hukum yang terazia belum ada, cuman kita himbau saja mereka untuk memutasikan

kendaraanya, mobil jenis apapun, asal non BM kita razia. Dengan sosialisasi ini diharapkan kedepan agar para pemilik kendaraan baik pribadi maupun perusahaan tersebut bisa membalik namakan kendaraanya ke BM,"pungkasnya. BETTER-adi

DPRD Kabuptaen Rejang Lebong Kunjungi Kantor Bupati PELALAWAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu akui kemajuan pembangunan Kabupaten Pelalawan.Kemajuan itu menurut mereka dilihat dari segala sektor dan layak untuk dicontoh serta diterapkan di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Hal ini diungkapkan Ketua Rombongan DPRD Rejang Lebong Suardi DS, dalam kunjungan ke Pemkab Pelalawan, Kamis(7/11), dalam acara pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Pelalawan yang dipimpin langsung oleh Asisten II Setdakab Pelalawan Atmonadi beserta jajaran di ruang rapat utama kantor Bupati Pelalawan, Rabu (7/11). Suardi mengatakan, bahwa setelah dirinya bersama anggota dewan lainnya mendapat pemaparan terkait kemajuan Pemkab Pelalawan dari sejumlah sektor serta sejumlah program yang telah berhasil direalisasikan dan program jangka menengahnya, mereka merasa yakin apa yang dilaksanakan oleh Pemkab Pelalawan dinilai cukup sukses dan tercapai. Sehingga dirinya mengakui kalau Kabupaten Pelalawan yang baru berumur 14 tahun cukup pesat kemajuan pembangunannya. "Saya melihat dan mendengarkan langsung terkait keberhasilan dan program ke depan di Kabupaten Pelalawan ini cukup maju dalam semua sektor. Jujur saja, kami salut dengan tim work di pemerintahan Pelalawan ini, dari mulai Bupati, Dewan dan Satkernya bisa bekerja sama dan mampu membangun daerah dengan maksimal. Padahal kalau dilihat umurnya baru 14 tahun, tapi tingkat kemajuannya dibandingkan daerah kami belum ada apa apanya. Karena itu, kami datang kemari ini selain bersilatuhrahmi juga ingin tukar pendapat serta trik bagaimana memajukan daerah," ungkapnya. Padahal, sambungnya, jika dilihat dari potensi yang dimiliki Kabupaten Pelalawan dengan potensi yang dimiliki kabupaten Rejang Lebong tidak ada bedanya. Namun kenapa Kabupaten Pelalawan bisa maju pesat dibandingkan dengan Kabupaten Rejang Lenbong, hal inilah yang membuat DPRD Rejang Lebong ingin mengetahui rahasianya. "Dan salah satu rahasianya setelah saya simak dalam rapat tadi ternyata pegawai disini cukup berkualitas dan mampu menjalankan tugasnya semaksimal mungkin, dan inilah yang akan kita coba terapkan di daerah kita," kata wakil Ketua DPRD Rejang Lebong. Menyikapi soal kedatangan tamu dari DPRD Rejang Lebong, Asisten II Setdakab Pelalawan Atmonadi menyampaikan bahwa pihaknya sebagai tuan rumah mengaku bersyukur atas kedatangan tamu dari DPRD kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, dirinya juga menyampaikan soal keberhasilan selama ini yang direalisasikan merupakan hasil kerja keras bersama di pemerintahan Pelalawan. "Yang jelas apa yang kita realisasikan soal keberhasilan program kita ini merupakan hasil kerja keras kita bersama. Mulai dari eksekutif dan legislatif bersama jajaran SKPD, dan semua yang sudah kita lakukan ini kalau dianggap berhasil. Dan sudah kita sampaikan kiat dan upaya kita dalam menjalankan program di pemerintahan kita kepada anggota dewan dari Rejang Lebong, semoga saja pengalaman kita ini jika diambil contoh dengan Pemerintahan Rejang Lebong dan kalau dianggap layak ya Alhamdulillah. Semoga bisa bermanfaat dan memiliki nilai postif bagi kita semua," tutupnya. BETTER-m panjaitan


6

JUMAT

SAMBUNGAN

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

MARWAN Dalam kasus yang merugikan negara Rp38 miliar ini, penyidik belum menentukan kapan Marwan akan ditahan. "Itu belum. Soalnya masih ada beberapa saksi lagi yang akan diperiska," ucap Yuniar. Supaya Marwan tidak kabur atau melarikan diri dari kasus ini, penyidik Polda sudah mengajukan pencekalan Marwan ke Mabes Polri. Surat pencekalannya itu masih diproses Mabes ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). "Kalau Kemenkumham sudah mengeluarkan surat cekalnya, Mabes Polri akan memberitahukannya ke Polda. Setelah itu, pihak imigrasi akan melarangnya bepergian ke luar negri," papar Yuniar. Pantauan wartawan, Marwan sudah mendatangi Ditreskrimsus Polda sejak pukul 09.00 WIB. Ia diperiksa di Ruang Gelar Perkara Atmani Wedana. Marwan didampingi sejumlah pengacara. Beberapa penjaga pribadinya juga terlihat di ruang penyidik. Di dalam ruangan, sekitar empat orang penyidik memeriksa Marwan secara pergantian. Setiap penyidik terlihat mengajukan pertanyaan. Sekitar pukul 12.30 WIB, Marwan keluar sebentar untuk melaksanakan sholat Zuhur. Ibadah itu tidak dilaksanakan di Ditreskrimsus. Padahal di sana, sudah ada disediakan Musholla. Tak hanya itu, Marwan berusaha menghindari wartawan yang setia menunggunya. Dengan langkah cepat, ia langsung menuju mobil yang sudah menunggunya. "Nanti bapak kembali lagi," ujar Syukri, seorang pengacara Marwan. Sekitar pukul 02.00 WIB, Marwan kembali masuk ke ruangan penyidik. Sikapnya masih sama. Ia bungkam dan tak mau meladeni pertanyaan wartawan. Menjelang pukul 15.30 WIB, Marwan kembali keluar ruangan. Ia berniat melaksanakan Sholat Ashar.

Namun, Marwan tak sholat di Musholla lagi. Ia malah sholat di salah satu ruangan penyidik. Begitu usai, Marwan yang mengenakan baju batik hijau masih menunjukkan serupa. Tak ada senyum, ia kembali masuk lagi ke ruang pemeriksaan untuk diperiksa lagi. Marwan selesai diperiksa penyidik sekitar pukul 19.00 WIB. Sikapnya masih sama, ia berusaha menghindari wartawan yang sudah setia menantinya. Dalam kasus yang sudah terjadi sejak tahun 2002 ini, Marwan sudah ditetapkan menjadi tersangka sejak Jumat (18/10/13). Ia ditetapkan menjadi tersangka setelah penyidik menemukan dua alat bukti cukup. Selama mendalami keterlibatannya, penyidik menemukan bahwa Marwan mengetahui dan menyetujui pengeluaran dana Rp500 juta untuk pembelian da pembelian lahan 110 hektar tahun 2002. "Pembelian ini dilakukan tanpa mekanisme pengadaan. Yang dibeli itu tanah mili PT Khatulistiwa. Marwan Ibrahim menyetujui dan mengetahui pengeluaran uang biaya sertifikat dan pengamanan tanah. Uang itu diserahkan pada Syahrizal Hamid oleh Lahmuddin (terdakwa kasus ini.red)," jelas Guntur. Persetujuan dan pengeluaran uang itu, jelas Guntur, atas perintah Bupati Pelalawan saat itu, Tengku Azmun Jaffar. "Azmun yang memberikan perintah membayar," katanya. Pengeluaran Rp500 juta itu, didahului tanpa proposal sebagaimana mestinya. "Dengan alasan perintah Tengku Azmun yang mendadak, untuk pertanggungjawaban hanya berupa kwitansi tertanggal 24 Mei 2002," jelas Guntur. Apa yang dilakukan Marwan, tegas Guntur, tidak sesuai dengan pasal 27 ayat 1 dan 2 Peraturan Pemerintah No 105 tentang pengelolaan keuangan daerah. "Ayat 1 berbunyi, setiap pembebanan APBD harus

didukung oleh bukti-bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihakpihak yang menagih. Pasal 2 berbunyi, setiap orang yang diberi wewenang menandatangani atau mengesahkan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas beban APBD bertanggungjawab atas kebenaran dan akibat dari penggunaan bukti tersebut," pungkas Guntur Selama melengkapi berkas Marwan, belasan orang saksi sudah diperiksa. Diantaranya merupakan terdakwa kasus yang telah merugikan negara Rp38 miliar. Mereka (Syahrizal Hamid, Al-Asmi, Lahmuddin dan Tengku Alfian Helmi. red) tengah diproses di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. 2 diantaranya lagi Tengku Kasroen (Mantan Sekda Pelalawan.red) dan Rachmat, mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek. Dalam kasus ini, Marwan disebut kecipratan dana ganti rugi Rp1,5 miliar. Sedangkan Azmun disebut kecipratan Rp12,5 miliar dari ganti rugi lahan Bakti Praja tahun 2007 dan 2008. Kabarnya, uang sebesar itu digunakan untuk mengurus kasus kehutanan yang melilit dirinya di KPK. Atas perbuatannya itu, Marwan dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1. Dalam kasus ini, seorang anggota DPRD Pelalawan bernama Herman Maskar, disebut juga menerima uang sekitar Rp2 miliar lebih. Hal itu, disebutkan dalam dakwaan AlAzmi. Sayang, penyidik kesulitan untuk menelusuri dugaan tersebut karena hanya AlAzmi yang menjadi saksinya. Sedangkan saksi lain, tidak mengetahui pemberian uang itu. Kerugian Rp38 miliar dalam kasus ini tidak hanya disebabkan para terdakwa dan tersangka. Para keluarga

Kehormatan (MK) Ombudsman menyiapkan tiga opsi sanksi untuk Azlaini Agus. Ketua MK Ombudsman KH Masdar F Masudi mengatakan tiga opsi sanksi tersebut yakni bisa berupa teguran atau dibebastugaskan sementara. "Opsi terakhir mungkin juga lebih dari itu, tergantung pada hasil pemeriksaan ini," ujar Masdar di Pekanbaru, Riau, Kamis (7/11/2013). MK Ombdusman RI sejak Rabu (6/11) berada di Pekanbaru dalam upaya pencarian fakta terkait kasus pemukulan yang dilakukan Azlaini terhadap Yana Novia di Bandara Sultan Syarif Kasim Perkanbaru pada 28 Oktober lalu. "Informasi yang kami dapatkan sejauh ini, 90 sekian persen memang benar ada pemukulan dan kata-kata yang tidak sepantasnya," ujar Masdar. MK Ombudsman yang terdiri dari lima orang memintai keterangan korban pemukulan, Yana Novia. Selain itu, majelis juga mengumpulkan fakta dari manajemen

perusahaan tempat korban bekerja, PT Angkasa Pura II, dan perwakilan Garuda Indonesia di Pekanbaru. Pertemuan dengan korban dan saksi-saksi dilakukan tertutup di satu ruangan di hotel berbintang di Pekanbaru. Menurut Masdar, pemilihan lokasi di hotel agar korban dan saksi bisa merasa santai dan tidak tertekan saat diminta keterangan. Ia menargetkan proses pencarian fakta dan rekomendasi akan dihasilkan paling cepat tujuh hari mendatang. "Kalau tidak tercapai karena satu lain hal, masih bisa dilakukan, tapi tidak bisa lamalama," ujarnya. Menurutnya, hasil rekomendasi nantinya akan diserahkan kepada Ombdusman dan lembaga tersebut yang akan menjatuhkan sanksi terhadap Azlaini. "Nanti Ombudsman yang akan mengambil keputusan atas opsi mana yang dipilih. Itu akan dilakukan lewat pleno mereka sendiri," tandasnya.

kepentingan penyidikan," ucap Guntur. Polda Riau, sebut Guntur, mencatat total kerugian itu mencapai lebih Rp800 juta. Kerugian materi itu terdiri dari kerusakan dua unit mobil senilai Rp500 juta dan enam unit rumah senilai Rp300 juta. "Selain enam rumah, dua unit mobil yakni satu mobil Mazda double kabin warna silver bernomor polisi BM 8970 BE dan satu Isuzu dump truk BM 9532 BE milik karyawan PT TPP juga dirusak warga," papar Guntur. Guntur menjelaskan bentrok massal kedua kubu telah berulang kali terjadi dipicu sengketa lahan perkebunan. Terparah menurut dia, berlangsung pada Senin (4/11), antara warga dan karyawan perusahaan terlobat bentrok dengan saling lempar dan bahkan melibatkan senjata api dan bom molotov. Bentrokan berawal dari pihak warga yang melarang karyawan memanen buah sawit di sekitar perkebunan yang berlokasi berdekatan dengan lahan milik warga. Ketika itu, menurut polisi, warga datang dan langsung menyerang karyawan dengan menggunakan senapan angin, ketapel, batu dan bom molotov. Awalnya dikabarkan dua unit mobil dirusak warga, namun belakangan enam rumah milik karyawan juga turut menjadi korban amukan massa tersebut. "Sebagian dirusak namun sebagian lagi ada yang dibakar," ujar Guntur. Adil Terpisah, Anggota DPRD

Inhu dari Komisi B Marjuki mengaku prihatin atas kejadian tersebut. Ia pun meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. "Kita minta pihak kepolisian untuk tidak setengah-setengah dalam penegakan hukum, siapaun yang bersalah harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, apakah itu dari Warga maupun dari Karyawan PT.TPP," tegas Marjuki. Sejauh ini, sebut Marjuki, baru warga yang ditahan polisi. Padahal sebelumnya telah terjadi kekerasan terhadap warga yang dilakukan karyawan PT.TPP tapi belum diproses polisi. "Saat itu banyak warga yang mengalami luka-luka dan bahkan puluhan Sepeda Motor milik warga ikut dirusak, namun sejauh ini tidak ada tindak lanjutnya," beber Marjuki. Jika kondisi ini terus dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan serangan terhadap warga yang dilakukan oleh karyawan PT.TPP akan semakin meningkat. “Sejauh ini sudah belasan warga yang ditangkapi dalam kejadian ini, sementara dari pihak perusahaan tidak ada yang ditangkap, inikan aneh,” ujar Marjuki. Marjuki berharap Pemkab Inhu tidak menutup mata terhadap apa yang terjadi. “Kita meminta kepada Pemkab Inhu untuk segera mengambil langkah kongrit guna penyelesaian masalah ini, sejauh ini kita belum melihat adanya upaya penyelesaian yang dilakukan," kata marjuki.

AZLAINI Nasional (PAN) itu diperiksa pada Kamis (7/11/2013) tapi ia tidak kunjung hadir. "Hari ini dipastikan dia tidak hadir untuk kita periksa," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar. Menurut Arief, ketidakhadiran Azlaini dalam pemeriksaan ini disampaikan oleh pengacaranya. Alasannya, kliennya ada suatu kepentingan dan minta penjadwalan ulang. "Pengacara menyebut Azlaini akan hadir diperiksa pada 12 November 2013," sambung Kompol Arief. Namun, jika tidak tidak datang juga pada 12 November itu, maka pihak Kepolisian akan kembali melayangkan pemanggilan kedua. "Dan jika panggilan kedua tidak diindahkan. Kita akan melakukan upaya paksa untuk menghadirkan terlapor," tegasnya. Sebelumnya, pengacara Azlani yakni Tomi Karya menyebut kliennya akan kooperatif untuk menjalani proses hukum. Sementara itu Majelis

BETTER-ozc/mi

9 WARGA Guntur Aryo Tejo, Kamis (7/11/ 2013). Empat tersangka yang ditangkap sebelumnya, kata dia, yakni Sl (38), warga Desa Air Putih, Sei Lala, RM (40), warga Desa Air Putih, Sei Lala, MS (33), warga Desa Jati Rejo, Pasir Penyu, dan DD (18), warga Desa Air Putih, Sei Lala, Indragiri Hulu. "Barang bukti yang ditemukan bersama empat tersangka ini adalah parang dan senapan angin," beber Guntur. Selanjutnya, petugas Polres Indragiri Hulu menangkap lima tersangka lainnya, masing-masing NW (20), warga Desa Pelangko, AP(20), warga Desa Jandirejo, HD (20), warga Desa Jatirejo, DC (32), warga Desa Kelayang, dan AS (20), warga Jatirejo. Guntur mengatakan lima tersangka itu diamankan pada Rabu (6/11), saat aparat menyisir sejumlah lokasi persembunyian tersangka di beberapa desa. Guntur mengatakan bersama waktunya dengan penangkapan lima tersangka tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah alat bukti, seperti satu pucuk senapan angin, satu celurit, satu unit sepeda motor BM 2341 BJ, tiga parang, ketapel, dan 16 botol bom molotov. Barang bukti itu, sebut Guntur, ditemukan secara terpisah di rumah sejumlah tersangka, termasuk juga tersangka yang belum ditangkap. "Saat ini sembilan pelaku telah ditahan di Polres Indragiri Hulu untuk

BETTER-syu/ali usman

terdakwa dan keluarga BPN Pelalawan, juga kecipratan uang. Adapun yang disebabkan pegawai BPN adalah 3.910.000.000. Rincian pene-

rimanya adalah Karya Sukarya Rp140 juta, Raja Amirwan Rp325 juta, H Bran Hardi Rp425 juta, Efendi Rp450 juta, Budi Satria Rp410 juta, Martinus Rp410 juta, Yusrizal Rp200 juta,

Iriadarmaja Rp400 juta, Budi Satria Rp10 juta, Mahlidawati Rp1,153 miliar, Afrizon Rp437 juta dan Rp17 juta dinikmati terdakwa Al Azmi. Dugaan korupsi ini

bermodus membeli tanah seluas 110 hektar dilahan Bakti Praja, tahun 2002. Di tahun 2005 sampai 2011, lahan yang sudah dibeli kembali ditebus lagi. BETTER-syu

hanya masyarakat biasa, perwira saja bisa terjerumus dalam peredaran narkoba. "Ke depannya, Polda Riau akan melakukan pengawasan internal secara melekat ke anggota. Jika terbukti, maka akan ditindak tegas. Polda Riau tidak mau bermain-main menindak anggota yang terlibat narkotika," tegas Guntur. Sebagai langkah awal perbaikan internal, Polda Riau akan melakukan tes urine ke seluruh anggotanya. Ini dinilai sebagai langkah pembersihan dari dalam. "Dengan tes urine, bisa ketahuan apakah anggota memakai narkotika," jelas Guntur. Selama ini, Polda Riau baru sekali melakukan tes urine ke seluruh anggotanya. Sedangkan sisanya, hanya tes urine dalam hal-hal tertentu. Sayang, hasilnya tidak diketahui. "Itukan rahasia. Gak boleh diumumkan ke publik. Kalau ada yang positif, Propam Polda yang akan menindak," ucapnya. Guntur mengatakan, sudah ada beberapa anggota Polda Riau yang dipecat karena terlibat kasus narkotika dan tindak pidana lainnya. "Sepanjang Januari sampai Oktober 2013 ini, sudah ada 27 orang personil Kepolisian Daerah (Polda) Riau yang diPTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) karena tersangkut masalah hukum," jelas Guntur. "Pemecatan karena dinilai terbukti melakukan pelanggaran disiplin, kode etik, tindak pidana dan tersangkut

kasus narkotika," sambungnya. Sedangkan tahun 2012, jelas Guntur, ada 45 personil yang diberhentikan. 9 diantara personil itu terseret kasus narkotika. "Anggota itu tersebar di Polres dan Polsek yang ada di Polda Riau," katanya. Menurut Guntur, pemberhentian personil Polda dilakukan karena terlibat kasus hukum membutuhkan proses panjang. "Ada penyelidikan terlebih dahulu. Setelah ada bukti, dinaikkan ke penyidikan. Kemudian ada sidang kode etiknya. Jika terbukti, dikenakan sanksi. Yang paling berat diberhentikan," ucap Guntur. Terkait adanya anggota yang terlibat tindak pidana, ada dua hukuman yang menanti. "Pertama proses di kepolisian sebagai anggota. Kedua proses hukum secara pidana," pungkas Guntur. Seperti diberitakan, SR ditangkap Polda Lampung karena diduga memiliki 6904 pil ektasi. Penangkapannya berawal dari diamankannya dua orang perempuan berinisial HS dan NM di Pelabuhan Bakauheni Lampung. Pil ektasi itu disimpan dalam kotak. Saat ini, SR sudah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Mapolda Lampung. Atas dugaan itu, SR dijerat dengan Undang Undang nomor 35/2009 tentang narkotika. Pun begitu, atas kasus yang menimpanya, SR merasa dijebak. Ia mengatakan,

barang yang dititipkan ke dua wanita tersebut adalah bolu meranti, bukan ekstasi. Hal itu diutarakan Kompol SR melalui kuasa hukumnya, Ferry Mahendara. Dijelaskan Ferry, Kompol S pernah membeli 4 kotak bolu meranti di Medan. Kue itu akan dikirimkan ke Cikarang, tempat keluarga kompol SR tinggal. "Kedua wanita itu membawa bolu tadi dari Pekanbaru menuju Cikarang, Jakarta, memakai Bus Lorena. Klien saya mengantarkan keduanya sampai ke tempat duduk dan menarok bolu tadi dikursi," jelas Ferry. "Di dalam bus, ada dua pria yang bersebelahan dengan dua teman S tadi. Mereka juga membawa kotak. Tingkah laku keduanya mencurigakan," sambung Ferry. Beberapa hari kemudian, Kompol SR mendengar kedua temannya ditangkap karena kepemilikan 6904 pil ektasi. Ia semakin kaget barang itu ditemukan di dalam sebuah kotak. "Pas diperiksa penyidik, kota tersebut diperlihatkan ke Kompol SR. Kotaknya berbeda dengan kotak bolu tadi. Kotak ini bisa saja ditukar, karena perjalanan yang jauh," kata Ferry. Atas kejadian ini, Ferry berharap supaya masyarakat menjunjung praduga tak bersalah dalam kasus ini. "Selama belum ada putusan hakim, jangan memvonis Kompol SR bersalah," pungkas Ferry. BETTER-syu

ditinjau langsung," sebut Said. Kepada Firdaus/Ayat yang sudah dua tahun berjalan memimpin Kota Bertuah Pekanbaru, Said meminta agar pemerintah dapat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat. Tidak selalu mengejar persoalan seremonial saja seperti penghargaan dan piala, sementara kondisi di lapangan tak selaras dengan piala tersebut. "Kalaulah pemerintah mau berbuat, maka kemauan masyarakat akan selesai. Kita berharap agar Pak Wali kedepan bisa berbuat untuk masyarakat," pungkasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Dian Sukheri SIp, mengingatkan, agar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tidak terlena dengan persoalan-persoalan yang besar saja, sementara persoalan yang kecil terlupakan. Persoalan kecil yang dimaksud Politisi PKS ini, yakni persoalan genangan air,

pelayanan elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP), pendidikan yang masih mahal, sampah, dan air bersih. Sementara persoalan besar dimaksud yakni pembangunan pusat perkantoran dan menjadikan Kota Pekanbaru sebagai kota metropolitan. "Jangan sampai fokus sama yang wah saja, tapi yang kecil-kecil dilupakan. Karena yang kecil ini kalau tak diselesaikan maka akan jadi masalah besar juga," kata Dian Sukheri. Seperti penanganan banjir, menurut Dian, Pemko Pekanbaru belum serius dan fokus untuk memperhatikan persoalan tersebut. Karena memang banjir, terjadi di musim hujan saja, ketika musim kemarau datang, satuan kerja (Satker) pemko yang menangani persoalan banjir ini, terlena. "Lihat saja soal master plan penanganan banjir, sampai kini belum jelas persoalannya dimana. Harusnya ditangani serius, sehingga

tahun besok tak terjadi lagi persoalan yang sama," pinta Dian. Dian juga mengaku khawatir dengan kepemimpinan Walikota Firdaus dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi yang pada 2014 ini sudah memasuki tiga tahun, namun penanganan banjir belum juga terlaksana. Yang dikhawatirkan Dian, ketika masyarakat berpikir bahwa pemerintahan Firdaus-Ayat belum sanggup mengatasi persoalan banjir. "Bukannya apa-apa, sebagai orang yang memperhatikan perkembangan kota, tentu perlu kita mengingatkan pemerintah untuk lebih fokus lagi menangani persoalan yang ada, jangan sampai berlarut-larut," ucapnya. Disebut soal keberhasilan pemko dalam menertibkan pedagang kakilima, Dian berpikir bahwa penertiban PKL juga belum 100 persen berhasil. "Belum secara keselueuhan, hanya di HR Soebrantas saja, kita harap kedepan lebih baik lagi," tukasnya. BETTER-riki

Jaafar, untuk mengambil uang pada Lamuddin selaku Kepala Bagian Keuangan," jelas Syarizal. Menurut Syahrial, dirinya ditunjuk oleh bupati untuk mengurus pembelian tanah. "Mungkin bupati menilai saya lebih mengetahui karena saat itu saya menjabat Kepala BPN," ucapnya. Ditanya hakim siapa yang menganggarkan kembali pembelian lahan tahun 2008, 2009 dan 2011, Syahrizal mengaku tidak mengetahuinya. "Saya hanya melaksanakannya," jelasnya. Syahrial juga mengaku pernah menyerahkan uang ke Tengku Azmun Jaafar sebesar Rp18 miliar. Uang itu diserahkannya langsung ke Jakarta bersama Al Azmi. "Saya minta tolong pada Azmi dan kami sepakat,"

tuturnya. Selain Azmun Jaafar, ungkap Syahrial, uang pembelian lahan juga diserahkan pada Marwan Ibrahim selaku Sekda Pelalawan (Wakil Bupati Pelalawan.red). Jumlahnya Rp1,5 miliar. Syahrial menyatakan bahwa dirinya menyesal telah menyeret nama sejumlah keluarganya dalam kelancaran pembelian lahan tersebut. "Nama sertifikat hanya untuk kelancaran pencairan saja. Saya libatkan keluarga karena tak tahu kalau dampaknya akan sejauh ini, sampai ke hukum," sesal Syahrizal. Masih penuturan Syahrial, aliran dana ke Azmun, karena adanya perintah Azmun Jaafar. "Setiap ada pencairan, Azmun minta disampaikan

langsung kepadanya," papar Syahrizal. "Ada pencairan dana diketahui Azmun sebagai pribadi. Meski di penjara dia bisa telepon siapa saja, "kata Syahrial. Saat itu Azmun Jaafar berada dalam tahanan KPK, terkait kasus korupsi kehutanan di Kabupaten Pelalawan yang dipimpinnya. Dalam kasus ini, Azmun masih berstatus sebagai saksi. Kabarnya, ia akan segera ditetapkan menjadi tersangka karena penyidik Polda tengah mengumpulkan alat bukti keterlibatannya. Selain terdakwa tersebut, kasus ini sudah menjerat Marwan Ibrahim, Tengku Kasroen dan Rachmat sebagai tersangka. Berkasnya tengah digesa untuk disidangkan di pengadilan. BETTER-syu

dengan tinta emas. Sejak menjabat khalifah, dia langsung meninggalkan semua hartanya. Kesederhanaan adalah pilihan hidupnya. Ketika sedang berbincang dengan istrinya di ranjang kamar, tiba-tiba Umar bin Abdul Aziz teringat akhirat. Mukanya berubah pucat, seperti seekor burung yang berada di atas air. Dia lalu duduk, kemudian menangis. Melihat itu, istrinya yang bernama Fatimah bin Abdul Malik berkata, “Seandainya saja jarak antara kami dan tugas kekhalifahan dijauhkan seperti jauhnya jarak antara barat dan timur.” Umar bin Abdul Aziz tidak merasa enak-enakan memegang tampuk kuasa. Dia mengumpulkan sejumlah ulama fikih di Madinah, seperti Urwah bin Zubair bin

Awwam, Ubaidillah bin Atabah, Abu Bakar bin Abdurrahman, Sulaiman bin Yasar, Qasim bin Muhammad Salim bin Abdullah, Abdullah bin Ibnu Amir, Kharijah bin Zaid, Abu Bakar bin Sulaiman, dan Abdullah bin Abdullah Ibnu Umar bin Khattab. Mereka semua diminta menulis setiap kezaliman yang mereka lihat. Padahal keadaan rakyat di bawah kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz sangat sejahtera. Kas negara melimpah. Tanah-tanah ditanami. Sumur-sumur air meruah. Jalan-jalan licin. Masjidmasjid banyak dan ramai. Hebatnya, tidak ada orang miskin yang mau menerima sedekah. Gaji pegawai juga mencapai 300 dinar. Tidak ditemukan kezaliman menimpa rakyat,

karena keadilan sangat dijunjung tinggi. Bahkan, salah seorang pejabat negara bernama Jarah AlHukmi pernah dicopot garagara mengambil upeti dari orang-orang yang sudah masuk Islam. Padahal, Jarah Al-Hukmi melakukan itu karena paham bahwa orangorang tersebut masuk Islam semata agar selamat dari kewajiban membayar upeti. Tetapi, ketegasan sang khalifah ternyata tidak tebang pilih. Tidak heran, para ulama sepakat bahwa Umar bin Abdul Aziz merupakan salah seorang Al-Khulafa ArRasyidun. Seperti dikatakan Imam Syafi’i, “Al-Khulafa ArRasyidun itu ada lima. Mereka adalah Abu Bakar AsShiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, Ali bin Abu Thalib, dan Umar bin Abdul Aziz.”.*

KOMPOL Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan pada Kamis (7/11/13). Dijelaskan Guntur, Kompol SR sudah ditahan Mapolda Lampung terkait kepemilikan pil esktasi itu. Kasusnya masih dikembangkan penyidik untuk menjerat tersangka lainnya. Dalam kasus yang menimpanya, SR berkemungkinan besar akan dipecat dari kepolisian. Namun, hal itu masih menunggu proses penyidikan yang dilakukan. "Jika memang terbukti bersalah, SR akan dipecat dari polisi. Tapi, Polda masih menunggu hasil penyidikan dan proses persidangan nantinya," ucap Guntur. Proses hukum yang dihadapi SR karena ektasi ada dua. Pertama, proses secara aturan pidana yang berlaku, kedua secara kode etik di kepolisian. "Sidang kode etik terhadap anggota yang melakukan tindak pidana pasti dilakukan. Kalau pelanggarannya berat, pecat adalah hukuman maksimal," tegas Guntur. Atas kasus ini, Polda Riau yang diwakili Guntur meminta maaf ke masyarakat jika ada yang merasa dirugikan. Polda sangat menyesalkan penangkapan tersebut. "Ke depannya, Polda Riau akan mengintensifkan pengawasan internal secara melekat ke anggotanya, supaya hal ini tidak terjadi lagi," ucap Guntur. Ditangkapnya Kompol S, sebut Guntur, menjadi contoh bahwa bahaya narkoba sudah menjalar kemana-mana. Tidak

FIRDAUS banyak berbuat untuk kemajuan kota. Banyak program yang hanya berkutat pada program seremonial saja dan tidak langsung menyentuh ke masyarakat. "Kita berharap agar beliau (Firdaus/Ayat) berbuat. Kalau untuk berubah memang susah, karena memang harus berbuat dulu, otomatis nanti kalau sudah berbuat, maka akan terjadi perubahan," kata anggota DPRD Kota Pekanbaru Said Zohrin, Kamis (6/11/2013) Politisi Partai Golkar ini mencontohkan, salah satu persoalan yang ada di Pekanbaru dan belum ada penanganan yang jelas dari Pemerintah Kota Pekanbaru, yakni penanganan banjir. Selama dua tahun kepemimpinan Firdaus/Ayat, banjir di Kota Pekanbaru semakin parah saja. "Bagaimana bisa ditangani, berbuat saja tak mau. Terjadi banjir, tak mau dia turun ke lokasi. Bagaimana bisa tahu kondisi di lapangan kalau tak

TERDAKWA atasan. Seperti yang dikatakan Syahrizal Hamid, mantan Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Pelalawan itu mengaku ditekan untuk membeli lahan perkantoran Bhakti Praja. Dia mengaku, diarahkan oleh seseorang agar jadi orang yang paling bertanggungjawab atas perkara yang merugikan negara Rp38 miliar itu. "Saya berada di bawah tekanan. Diarahkan supaya dijadikan orang yang bertanggungjawab," ujarnya ke hakim. Dijelaskan Syahrizal, pembelian lahan tahun 2002 tidak melalui mekanisme pengadaan. Tanah seluas 110 hektar milik PT Khatulistiwa itu dibeli begitu saja. "Saat itu, saya diperintah Bupati pelalawan, Azmun

EMPATI adalah orang yang akan menegakkan keadilan di muka bumi.” Siapakah yang diramalkan Umar itu? Dialah Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin Abi Ash. Lahir di keluarga ulama dan bangsawan, dia mewarisi jiwa kepemimpinan kakek buyutnya, Umar bin Khattab. Ibunya bernama Laila binti Ashim bin Umar bin Khattab. Umar bin Abdul Aziz diangkat sebagai gubernur Mekah dan Madinah pada masa Walid bin Abdul Malik, khalifah keenam Bani Umaiyah. Setelah mangkatnya Sulaiman bin Abdul Malik, khalifah ketujuh Bani Umaiyah sekaligus sepupu dari jalur ayahnya, Umar bin Abdul Aziz kemudian diangkat sebagai khalifah kedelapan Bani Umaiyah. Kelak, sejarah mencatat nama Umar bin Abdul Aziz


NASIONAL Rakyat Cemaskan Pemilu JAKARTA — Karut-marut daftar pemilih membuka peluang adanya manipulasi suara untuk memenangkan partai politik atau calon anggota legislatif tertentu di Pemilu 2014. Perbaikan data pemilih dapat dilakukan dengan memperbaiki data kependudukan jauh hari sebelum pemilu digelar. ”Pemerintahan hasil Pemilu 2014 harus benar-benar membenahi data penduduk. Dengan demikian, data penduduk yang akan dipakai sebagai bahan daftar pemilih tetap (DPT) sudah ada sejak tiga tahun sebelum Pemilu 2019 dan data itu diperbarui setiap bulan,” kata Koordinator Tim Advokasi Partai Amanat Nasional Didi Supriyadi, Rabu (6/11), di Jakarta. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto khawatir karut-marut DPT Pemilu 2014 dimanfaatkan penguasa untuk memenangi pemilu dan akhirnya mempertahankan kekuasaannya. Sementara itu, dari penelitian Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), sebagian masyarakat khawatir karutmarut data pemilih membuka peluang manipulasi suara untuk memenangkan partai politik atau caleg tertentu. DPT juga dicurigai mengandung nama-nama pemilih fiktif yang dapat disalahgunakan pihak tertentu untuk menggelembungkan suara. Praktik seperti ini bisa dilakukan dengan melibatkan penyelenggara pemilu, dari Kelompok Panitia Pemungutan Suara hingga Komisi Pemilihan Umum pusat. Penelitian itu dilakukan JPPR pada 15 September-15 Oktober di lima provinsi, yakni Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur. Jumlah responden sebanyak 1.003 orang. Dari penelitian itu, menurut Deputi Koordinator JPPR Masykurudin Hafidz, diketahui bahwa manipulasi suara dan praktik politik uang menjadi pelanggaran yang paling dikhawatirkan rakyat di Pemilu 2014. Masing-masing ada 34 persen responden yang mengkhawatirkan terjadinya dua pelanggaran itu. Kekhawatiran terhadap manipulasi suara dan praktik politik uang lebih tinggi dibandingkan kekhawatiran terhadap penggunaan fasilitas negara untuk kampanye (10 persen) dan intimidasi untuk menggiring masyarakat memilih partai politik atau calon tertentu (7 persen). Metapolitik baru Dalam dialog kebangsaan bertema ”Refleksi Kaum Muda Jelang 2014” yang digagas Forum Aktivis 98 di Bandung, Jawa Barat, kemarin, ditarik kesimpulan bahwa Indonesia membutuhkan metapolitik baru untuk menegakkan republik dan melanjutkan reformasi. Pembicara dalam acara ini adalah pemerhati pendidikan dari Institut Teknologi Bandung, Iwan Pranoto; pengajar ilmu politik Universitas Padjadjaran, Muradi Klark; aktivis 98, Radhar T Baskoro; dan Sekretaris Jenderal Aktivis 98 Adian Napitupulu. Menurut Muradi, menegakkan republik punya makna sepadan dengan mengembalikan politik selaras pemahamannya yang luhur. Politik dalam pandangan republik adalah keutamaan publik, politik yang mengedepankan kemaslahatan orang banyak di atas kepentingan privat. Politik yang dilandasi nilai-nilai kebajikan, bukan politik dagang sapi atas dasar transaksional kekuasaan, dinasti, dan selalu diwarnai uang. Menegakkan republik tidak berarti menggantikan jalan demokrasi, tetapi justru meneguhkan jalan demokrasi sekaligus mengatasi kelemahankelemahannya. ”Menegakkan republik sebagai metapolitik makin relevan saat dihadapkan dengan politik riil dewasa ini,” ujar Muradi. BETTER-kpc

JUMAT

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

7

MPR Dukung Perubahan Aturan Dana Pensiun Koruptor JAKARTA- Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Sidarto Danusubroto mendukung adanya perubahan peraturan yang mengatur soal dana pensiun bagi anggota DPR. Aturan itu dianggap memberikan peluang dimanfaatkannya dana pensiun bagi anggota DPR yang tersangkut kasus korupsi. "Saya setuju mendukung (aturan direvisi)," ujar Sidarto di Kompleks Parlemen, Kamis (7/ 11). Sidarto menuturkan saat ini parlemen hanya menaati aturan yang ada. Politisi PDI Perjuangan ini tidak mau berpolemik tentang adil atau tidaknya aturan itu. "Saya tahu ini sedang pro dan kontra, komentar saya itu dulu," ucapnya. Sebelumnya, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Sebastian Salang menilai aturan tentang dana pensiun DPR telah diakali para anggota dewan yang terjerat kasus korupsi. Meski aturan tidak perlu diubah, Sebastian meminta agar Sekretaris Jenderal bertanggung jawab sebagai pihak yang berwenang mencairkan dana pensiun itu. Sebastian juga meminta agar pimpinan DPR harus segera memanggil Sekretaris Jenderal dan memastikan para koruptor ini apakah benar-benar telah mengajukan pensiun dini. Jika ternyata benar dan pengajuan pensiun dini dikabulkan, Sebastian meminta Sekjen DPR diberikan tindakan. Dana pensiun koruptor Dari dalam sel penjara, para anggota DPR yang dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi ternyata masih mendapatkan dana pensiun. Dana pensiun itu didapat jika mantan anggota Dewan itu diganti atau mengundurkan diri. Demikian diakui Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) Siswono Yudo Husodo saat dihubungi, Rabu (6/ 11). ”Kalau seseorang diberh-

entikan tidak dengan hormat, atau tersangkut pelanggaran etik berat, korupsi, maka tidak dapat dana pensiun. Tapi kalau mengundurkan diri tetap dapat dana pensiun. Tapi yang jadi masalah adalah anggota DPR terlibat etika berat, diproses di BK sambil menunggu vonis, yang bersangkutan mundur, tetap dapat,” ujar Siswono. Hingga kini, Siswono mengaku ada tujuh orang anggota Dewan yang terlibat kasus korupsi dan masih menerima dana pensiun. Mereka mendapat dana pensiun karena sudah mundur terlebih dulu sebelum ada sanksi yang dijatuhkan BK ataupun fraksinya. Siapa saja mereka? ”Nazaruddin dan Wa Ode. Sisanya, enggak enak saya,” ungkap Siswono.

Dana pensiun bagi anggota Dewan diatur dalam UndangUndang Nomor 12 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara. Selain itu, uang pensiun itu juga diberikan kepada anggota Dewan yang diganti atau mundur sebelum masa jabatannya habis. Hal tersebut diatur dalam UU MPR DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Uang pensiun bagi anggota DPR berjumlah 675 persen dari gaji pokok yang diterimanya selama aktif menjadi anggota DPR. Besaran uang pensiun juga didasarkan pada lamanya masa jabatan seorang anggota DPR.

Untuk dana pensiun bagi anggota Dewan yang berhenti sebelum masa tugasnya selesai, baik karena cuti maupun diganti, Sekretariat Jenderal akan melihat terlebih dulu alasan penggantian itu. "Apakah diberhentikan dengan hormat atau tidak dengan hormat. Jika dengan hormat, maka akan mendapatkan dana pensiun," kata Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti, beberapa waktu lalu. PNS Sulit Dapat Pensiun Sementara Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Melani Leimena Suharli menilai pemberian dana pensiun bagi koruptor adalah sebuah pengkhianatan. Pasalnya, seorang pegawai negeri sipil

(PNS) harus mengabdi puluhan tahun agar memperoleh dana pensiun. “Ini tidak adil. Dana pensiun itu kan diberikan sebagai penghargaan jasa. PNS saja harus puluhan tahun bekerja, kenapa koruptor mudah sekali diberikan?” ujar Melani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (7/11). Politisi Partai Demokrat itu mendukung agar pemberian dana pensiun DPR harus diperketat. Menurut Melani, selama ini koruptor masih mendapat keleluasaan mendapatkan kekayaan. Padahal, koruptor seharusnya diberikan efek jera. “Aturan ini harus segera direvisi karena sudah mengkhianati masyarakat,” ungkap Melani. BETTER-kpc-vnc

Inilah Desain Ruang Bawah Tanah Monas JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan menggandeng anak perusahaan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yakni PT Jakarta Konsultindo untuk mewujudkan pembanguna ruang bawa tanah di Monas. Perusahaan ini memiliki tugas untuk menyesuaikan desain pembangunan ruang bawah tanah Monas dengan kebutuhan Jakarta masa kini. Salah satunya adalah dengan membangun parkir sebanyak tiga lantai dan ruang teater

berkapasitas 900 orang di Monas. Seluruh pedoman pembangunan fisik Monas ini menurut Anggota Tim Perencana PT Jakarta Konsultindo, Arya Abieta akan mengacu pada keputusan gubernur tahun 1997. Di sana tergambar jelas pembangunan fisik Monas akan terintergrasi dengan staisun MRT, lorong penghubung stasiun MRT dengan Stasiun Kereta Api Gambir, menghubungkan

staiusn MRT dengan Balaikota DKI serta faslitas parkir di masing-masing area. "Ini semua rencananya pada tahun 1997. Hari ini, kita menyempurnakannya jadi lebih simple. Dengan pedoman yang ada, semua bangunan akan dibangun berada dibawah konstruksi yang sudah ada. Jadi tidak akan mengurangi ruang terbuka hijau (RTH)," ujar Abieta di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (7/11). Untuk lorong bawah

tanahnya sendiri menurut Abieta akan didesain se-efisien mungkin. Bahkan penerangan di lorong ini akan menggunakan energi matahari. Selain itu, Abieta paparkan bila lorong ini pun akan memiliki jalur pedestrian yang dilengkapi dengan travelator untuk mempermudah dan mempercepat orang berjalan dari seluruh arah. Tidak hanya itu, di sisi selatan bawah tanah Monas akan dibangun plaza dengan fasilitas parkir tiga

lantai yang terintegrasi dengan Balaikota DKI. Dan mampu menampung 1.000 motor di basement satu, dan 768 mobil di basement dua dan tiganya. "Di tengahnya akan ada sarana komersial terbatas. Sarana ini akan menampung pedagang kaki lima (PKL) yang sekarang berjualan di lapangan IRTI Monas. Sarana ini juga akan terintegrasi dengan panggung terbuka atau teater yang berada di atasnya," jelas Arya. BETTER-rmol


8

JUMAT

GALERI FOTO

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

Bupati dan Jamaah Haji Inhu Disambut Haru RENGAT--Setelah lebih kurang 50 hari meninggalkan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci Makkah, Jumat (1/11) kemaren, jamaah Haji Riau asal Kabupaten Inhu tiba di tanah air, tepatnya melalui dembarkasi Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Sekitar pukul 10.00 Wib pesawat Arabia Airlines yang bermuatan 450 penumpang membawa 205 jamaah haji Inhu yang tergabung dalam kloter 12, mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Kedatangan jamaah haji asal Inhu tersebut yang dipimpin lansung oleh Bupati Inhu Yopi Arianto, disambut lansung oleh Wakil Bupati Inhu Harman Harmaini. Selain itu, Sekda Inhu, R. Erisman, Ketua DPRD, Ahmad Arif Ramli, Asisten II, Junaidi Rachmad, Kadis Dukcapil, Abdul Fatah, Kadistamben, Khairizal, Kadis Hubkominfo, Erpandi, Kadis Peternakan, M. Sadar, Kabag Humas, Jawalter. S dan Kabag Kesra, R. Asmalia. Bupati Inhu Yopi Arianto, beserta rombongan jamaah

haji lainnya pulang dengan selamat, akan tetapi satu orang dari 206 jamaah Inhu meninggal dunia saat menjalankan ibadah. Dari asrama haji Batam, jamaah kembali diterbangkan menuju Pekanbaru dan lansung menuju Kabupaten Inhu melalui jalur darat. Selain pimpinan daerah Inhu, jamaah haji kloter 12 embarkasi Batam tersebut secara resmi juga disambut oleh Kabid Haji Kepri. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat datang di tanah air para Haji dan Haja sekalian, semoga menjadi haji yang mabrur, sebutnya singkat dan sekaligus menyerahkan kepada kepada pengurus daerah masing-masing. Dalam pada itu, Wakil Bupati Inhu dalam sambutannya menyebutkan, bahwa atasnama pemerintah Inhu, Inhil dan Pekanbaru mengucapkan terimaksih kepada Gubernur Kepri yang telah memberikan pelayanan terbaik, kepada Bupati Inhu dan rombongan, selamat datang di tanah air, semoga menjadi haji yang mabrur, ujarnya singkat. BETTER-Jef

PADA saat tiba dibandara japura Rengat, Bupati Inhu menyalami keluarga jamaah yang datang menjemput sanak saudaranya.

PADA acara syukuran atas kepulangan Bupatim Inhu dari tanah suci makkah, Ketua DPRD Inhu Ahmad Arif Ramli menepung tawari Bupati Inhu.

BUPATI Inhu Yopi Arianto bersama Asisten II Inhu Junaidi Rachmad, Camat Lirik dan Kabag Umum Setda Inhu saat di Banadara Japura.

H. YOPOI ARIANTO saat memimpin doa ketika syukuran atas kepulangan dirinya setelah menjalankan ibadah haji.

H. YOPI ARIANTO yang juga Bupati Inhu mencium sang ibu pada saat tiba dikediamannya di Rengat.

SEBELUM terbang ke Pekanbaru, Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), termasuk Bupati Inhu mengambil kesempatan untuk poto bersama.

SETELAH satu malam menginap di Asrama Haji Batam, H. Yopi Arianto dan jamaah Haji Inhu lainnya beserta rombongan diterbangkan ke Pekanbaru.

WABUB Inhu H. Harman Harmaini pada saat menyampaikan sambutan dan ucapan selamat atas kepulangan jamaah haji Inhu ke tanah air.

205 orang jamaah haji Inhu saat berada di asrama haji Batam Kepulauan Riau sepulang menunaikan ibadah haji dari tanah suci Makkah.

KABID haji Kepulauan Riau saat mererima plakat Kabupaten Inhu yang diserahkan lansung oleh wabub Inhu.

KEDATANGAN Bupati Inhu, H. Yopi Arianto bersama jamaah haji Inhu lainnya disambut hangat oleh wakil bupati dan rombongan.

Wakil Bupati Inhu H. Harman Harmaini bersama Ketua DPRD Inhu Drs. Ahmad Arif Ramli dan segenap pejabat Inhu lainnya saat menanti kedatangan Jamaah Haji Inhu yang dipimpin oleh Bupati Inhu Yopi Arianto.


PEKANBARU TERKINI

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

Kota Bertuah

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

JUMAT, 08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

CUACA

PEKANBARU

BANGKINANG

PKL. KERINCI

DUMAI

S. PANJANG

BENGKALIS

BAGANSIAPIAPI

P.PENGARAIRAN

RENGAT

TEMBILAHAN

SIAK

TALUK

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

HARI INI

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 32

 Terkait Persoalan Lab Halal

 Komisi III Segera Panggil Disnaker

Keselamatan Pekerja The Peak Dipertanyakan

MUI Pekanbaru Sesalkan Kebijakan Pusat PEKANBARU- Terkait persoalan lebel halal pada makanan yang dikonsumsi masyarakat di Pekanbaru, Ketua majelis ulama Indonesia Pekanbaru menyesalkan kebijakan yang telah dibuat pemerintah pusat. Karena kebijakan tersebut menyangkut laboratorium halal yang hanya ada di provinsi, namun tidak di tingkat kota. “MUI pusat hanya menyediakan lab di provinsi. Makanya saya mengusulkan agar kebijakan tersebut dirobah, karena bagaimanapun yang

punya masyarakat inikan kota, makanya kota bertanggung jawab penuh dalam persoalan ini,” kata Ketua MUI Pekanbaru, Ilyas Gusti kepada wartawan, Kamis (7/11). Lab halal seharusnya ada di setiap kabupaten/ kota, menurut Ilyas, seharusnya MUI pusat mengizinkan setiap kabupaten/kota untuk memiliki Lab LPPOM sendiri, seperti halal food centre kota. Terkait persoalan tersebut, saya sudah menyampaikan kepada pemerintah kota, terutama yamg

menyangkut infrastruktur untuk mencarikan solusinya. Alhamdulilah walikota sudah meminta saya menyusun halal food centre tersebut,” kata Ilyas. Dikatakan, seluruh jenis makanan siap saji di Pekanbaru saat ini belum semua memiliki label halal. Bahkan ada satu produk yang bersertifikasi halal, namun banyak produk di dalamnya. “Ini artinya ada kamuflase dan kita tidak menginginkan hal itu terjadi. Seperti sertifikasi halalnya hanya bakso, namun di dalamnya ada produk lain

seperti Ice cream,” ujarnya. Ilyas mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tertipu dan harus bijak dalam menyikapi persoalan tersebut. Karena masyarakat harus mengerti mana yang sudah disertifikasi dan mana yang belum. Untuk usulan perubahan kebijakan MUI pusat yang hanya memberi kewenangan terhadap provinsi, MUI Kota Pekanbaru sudah menyurati pusat supaya meninjau kembali persoalan tersebut. BETTER-wina

 Jelang Pilgubri Putaran Kedua

Hari Ini, KPU Riau Distribusikan Surat Suara PEKANBARU- Anggota Komisoner KPU Riau, Budi Putra Ali mengatakan, KPU telah menerima surat suara yang dicetak rekanan. Seluruh surat suara sekarang sudah berada di Kantor KPU Riau dan hari ini, Jumat (7/11/ 2013) KPU Riau akan distribusikan semua surat suara tersebut kepada KPU kabupaten/kota di Riau. “Hari ini, kita telah menerima semua surat suara dari rekanan KPU Riau sesuai dengan jumlah DPT, yakni 4.000.459 lembar ditambah dengan 2,5 persen suara. Paling

lambat besok kita akan distribusikan ke KPU kabupaten/kota,” kata Budi, Kamis (6/11/2013). Saat ini, menurut Budi, pihaknya masih mempersiapkan pengawalan keamanan pengantaran surat suara ke kabupaten/kota di Riau. Sehingga pendistribusian surat suara bisa berjalan lancar dan aman. “Kita masih menunggu spint dari Polda Riau. Sebab, pengiriman surat suara ke daerah perlu mendapat kawalan dari pihak kepolisian,” ujar Budi. Meskipun secara

keseluruhan surat suara untuk pemilihan guberbur/ wakil gubernur Riau putaran kedua akan diselenggarakan tanggal 27 November 2013 ini, ada beberapa perlengkapan logistik yang belum selesai dan lengkap. “Dia masih ada beberapa perlengkapan lainnya yang belum selesai, seperti formulir, sampul dan alat perlengkapan lainnya. Paling lambat minggu depan semua perlengkapan sudah selesai,” tukasnya. Disinggung mengenai anggaran pilgubri putaran

kedua, Budi mengaku tak tahu dan meminta wartawan mempertanyakan anggaran tersebut ke bagian sekretariat KPU, termasuk Ketua KPU Riau, Tengku Edi Sabli ketika dikonfirmasi melalui selulernya tidak mengangkat. Padahal nomor handphonenya aktif. Sementara bagian sekretariat, siang kemarin tak ada yang bisa dikonfirmasi, karena sedang istirahat makan siang. Hanya ada beberapa staf yang duduk di kantor sekretariat. BETTER-riki

 Dana Jamkesda Banyak tak Terserap

Ternyata Masyarakat Pekanbaru Sudah Sehat GEDUNG Apartement Peak di Jl. Ahmad Yani.

PEKANBARU- Meskipun manajemen The Peak yang membangun apartemen dan hotel di Jalan A Yani nomor 81 mengaku telah menjalankan sembilan rekomendasi DPRD Pekanbaru, namun Komisi III masih mempertanyakan persoalan keselamatan tenaga kerja yang memiliki ketinggian 28 lantai tersebut. Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Muhammad Fadri AR, Kamis (6/11/2013) mengatakan, pihaknya kembali akan memanggil Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru dan manajemen The Peak, Senin depan. “Senin kita akan panggil Disnaker, bagaimanapun kekhawatiran kasus beberapa waktu lalu yang jatuh besi ulir ke rumah masyarakat masih membayangi pikiran kita. Kenapa bisa besi itu jatuh ke rumah warga dan hampir merengkut korban jiwa seorang ibu yang tengah menyusui anaknya di dalam kamar,” kata Muhammad Fadri. Kepada Disnaker, Komisi III akan mempertanyakan jaminan keselamatan kerja yang telah dilakukan The Peak sejauh ini seperti apa. Komisi III juga ingin meminta klarifikasi tentang adanya kecelakaan kerja yang hampir memakan korban jiwa tersebut. “Keselamatan kerja ini tak hanya untuk tenaga kerja The Peak, namun imbas dari pekerjaan pembangunan apartemen itu kepada pihak sepadan juga perlu diperhatikan,” tuturnya. Padahal sebelumnya, Ketua Komisi IV, Firdaus Basyir menegaskan, persoalan rekomendasi sudah dijalankan semuanya oleh The Peak yang bernaung dibawah Management Asia Land. Bahkan Firdaus Basyir kala itu menyebut semua persoalan yang menyangkut The Peak

sudah selesai. “Kalau memang sudah selesai itu mungkin di komisi IV, kalau komisi III belum. Karena banyak yang akan kita pertanyakan, selain keselamatan tenaga kerja, termasuk perekrutan tenaga kerja harus memenuhi peraturan Naker dari Kota Pekanbaru,” papar Fadri. Sebagaimana diketahui, 9 rekomendasi yang diberikan Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru beserta beberapa dinas terkait pembangunan Apartemen dan Hotel The Peak, dalam hearing beberapa bulan silam, yakni secepatnya melakukan pengujian ulang alat berat yang bekerja. Kalau ada pembersihan bangunan debunya jangan sampai meresahkan warga. Selanjutnya jaring-jaring keselamatan kerja dalam juga diminta segera dipasang. Keselamatan kerja yang belum maksimal diminta diperhatikan.

Tenaga kerja lokal dan pendatang harap dilaporkan. Semenisasi dan material yang menimbun drainase dan menyumbat saluran air agar secepatnya dibersihkan. Amdal juga segera dilakukan. Regulasi dari Damkar segera berkoordinasi dengan dinas. Diskes perlu dilibatkan. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru Pria Budi, mengakui bahwa beberapa saat setelah hearing dengan Komisi IV dan dinas terkait, pihak manajemen The Peak langsung melaporkan tenaga kerja luar yang dibawa The Peak dari luar Kota Pekanbaru. “Sudah dilaporkan, itu di bagian pengawasan, saya lupa berapa orang yang dilaporkannya kepada kita,” jawab Pria Budi beberapa waktu lalu saat dipertanyakan kebenaran apakah sudah ada laporan dari The Peak soal tenaga kerja. BETTER-riki

PEKANBARU- Dinas kesehatan Pekanbaru mengakui, alokasi dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang diperuntukan kepada masyarakat kurang mampu menjelang akhir tahun 2013 hanya terserap Rp1,4 miliar dari total anggaran yang disediakan sebesar Rp4,2 miliar. Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Rini Hermiyati menyebutkan, rendahnya serapan dana Jamkesda bukan karena penyaluran yang tidak maksimal. Namun itu merupakan indikasi kalau masyarakat yang tidak mampu di Pekanbaru sudah banyak yang sehat. “Kita tidak mengharuskan anggaran

tersebut terserap 100 persen. Kita harus melihat angka masyarakat tidak mampu yang sakit dan dana yang dialokasikan sejumlah itu. Karena anggaran Jamkesda tersebut jelas untuk mereka yang berobat menggunakan kartu jamkesda,” kata Rini, Kamis (7/11). Selain itu, Jamkesda dipergunakan untuk mengcover masyarakat tidak mampu yang tercantum dalam Jamkesmas. Dengan catatan, datanya jelas merupakan masyarakat kurang mampu dan memiliki KTP dan KK Pekanbaru. Sementara untuk pelayanan Jamkesda, menurut Rini, pelayanan yang diberikan bagi

masyarakat kurang mampu dari Rumah Sakit (RS) tingkat dasar hingga RS dengan type C. Sebab Jamkesda jelas diberikan kepada mereka yang berobat di RS, sedangkan di puskesmas masyarakat digratiskan. “Sedikitnya, daya serap Jamkesda bukan berarti tidak bagus. Malah ini menandakan kalau masyarakat miskin sudah banyak yang sehat. Namun saat mereka sakit, baru kita akan berikan pelayanan,” ujar Rini. Selain tingginya tingkat kesehatan masyrakat, kata Rini, adanya masyarakat yang baru tinggal di Pekanbaru namun belum memiliki KTP dan KK Pekanbaru. Misalkan,

masyarakat itu baru berdomisili tiga sampai empat bulan, kemudian sakit dan ngotot minta dilayani dengan Jamkesda. Tentu ini tidak bisa dan tidak di berikan, karena ketentuan dan prosedurnya sudah jelas, diperuntukan bagi masyarakat yang telah memiliki KK dan KTP Pekanbaru. “Kalau masyarakat mau, sebenarnya untuk pengurusan Jamkesda ini tidak sulit, yang penting ada KTP dan KK Pekanbaru. Kemudian ditambah ada keterangan miskin. Kalau itu semua sudah ada, maka berhak mereka sudah berhak mendapatkan layanan kesehatan Jamkesda,” ujarnya. BETTER-wina


10

JUMAT

Ditinggal Kunker, Kantor DPRD Riau Ditinggal Kosong PEKANBARU- Gedung DPRD Riau selama dua hari terakhir terlihat kosong dari kegiatan atau agenda anggota komisi dan fraksi anggota DPRD Riau. Kekosongan kantor wakil rakyat ini akibat agenda anggota komisi yang masih melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. Tidak tanggung-tanggung, kunjungan kerja tersebut sampai ke Bali, Jogja dan kota lainnya di Indonesia. “Saya masih berada di Bali dalam acara kunjungan kerja dan jumpa dengan satker pemerintahan di Bali,” kata Nasarudin, anggota fraksi Demokrat saat dihubungi, Kamis (7/11/2013). Namun saat keterangan nama dan kegiatan kunjungan tersebut belum dijelaskannya. Ketika dikonfrimasikan kepada Ketua DPRD Riau, Johar Firdaus, belum juga memperoleh jawaban pasti. Semua anggota Komisi di DPRD Riau sedang tidak berada di ruangannya. Keadaan ini menjadikan gedung DPRD Riau kosong dari anggota DPRD. Informasi yang diterma dari sejumlah staf DPRD Riau mengatakan, kemungkinan tugas anggota DPRD Riau ke luar Riau akan memakan waktu sampai Jumat besok. Sehingga dipastikan, Senin depan gedung dewan baru akan kembali ramai oleh aktivitas dewan. BETTER-surya

LANCANG KUNING

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

 Masih Menunggu Persetujuan Mendagri

PD Pembangunan tak Otomatis Jadi PT PEKANBARU- Penetapan Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan menjadi Perseroan Terbatas (PT) untuk Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP), sampai sekarang masih dalam proses persetujuan Pemerintah Provinsi Riau dan Mendagri, meski sebelumnya perubahan status menjadi PT SPP tersebut telah disahkan oleh DPRD Pekanbaru. “Saya berfikir kemarin setelah disetujui dewan, PT SPP sudah bisa berjalan, namun kenyataanya tidak begitu. Mesti mendapat persetujuan dari provinsi dan Kementrian Dalam Negeri untuk dilakukan pengecekan, apakah pasalnya ada yang bertentangan dengan aturan hukum diatasnya atau bisa saja ada kesalahan rekdaksional. Hal itulah yang sekarang dicek,” kata Dirut PD Pembangunan, Heri Susanto,

kepada wartawan, Kamis (7/ 11). Menurutnya, setelah mendapat persetujaan dari Mendagri dan tidak bertentangan dengan uturan yang menyalahi di atas, baru PT SPP akan dilembarkan pada lembaran daerah. Heri optimis, proses persetujuan tersebut akan selesai akhir tahun 2013 ini. “Setelah dilembarkan, baru akan berlaku secara mutlak dan semua orang wajib mengetahuinya. Selanjutnya barulah kita mengajukan ke notaris untuk pembentukan akta pendirian perusahaan. Harapan kami, akhir tahun ini semua proses dapat terselesaikan, sehingga bisa langsung diajukan ke notaris,” kata Heri. Ditanya tentang keterkaitan penyertaan APBD Pekanbaru terhadap PD Pembangunan, Heri

menegaskan, selagi PD masih melaksanakan amanah pemerintah untuk kepentingan umum. Contohnya Trans Metro Pekanbaru (TMP), PD tidak bisa lepas dengan peran serta pemerintah, khususnya

APBD Pekanbaru, karena ini berkaitan dengan subsidi. “Itu kita batasi, kalau untuk TMP itu masih disubsidi oleh pemerintah melalui APBD Pekanbaru. Namun diusaha-usaha lainnya, kita

berusaha tidak akan menggunakan APBD, tetapi dampaknya akan memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah,” tukasnya. BETTER-wina

 BUMD Riau Perlu Berfikir Untuk Bangun PKS

Antrian Mobil Sawit Sampai Tiga Hari

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

Desa Suka Maju Ditunjuk Jadi Pilot Project PLTB Rohul

SOSIALISASI Pembukaan lahan tanpa bakar oleh Dishutbun Rohun kerja sama dengan Dishut Riau dia aula Dishutbun Rokan Hulu.

PASIR PENGARAYANUpaya Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rokan Hulu untuk meminimalisir terjadi kabut asap akibat pembakaran hutan sebagai dampak dari pembukaaan lahan Pertanian dan Perkebunan masyarakat atau Perusahaaan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rokan Hulu memilih Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah sebagai proyek percontohan pelaksanaan program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB). Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Rokan Hulu, Sugiarno usai sosialisasi Pembukaan Lahan Tanpa Bakar dan Peraturan perundangan demplot PLTB tahun 2013 di aula Dinas Kehutanan Perkebunan Rokan Hulu, Kamis (1/11) mengatakan, sosialisasi PLTB sudah dilaksanakan dengan baik kepada masyarakat yang berada di desa rawan kebakaran lahan. Tujuannya untuk memberikan

pemahaman kepada masyarakat bagaimana pola pembukaan lahan yang baik, tanpa harus melakukan pembakaran. Karena pembakaran hutan dan lahan bisa menimbulkan polusi udara. Dari sosialisasi tersebut, Dinas Kehutanan Rokan Hulu telah menunjuk 25 Kepala keluarga di Desa Suka Maju sebagai Pilot Project program PLTB dengan harapan bisa mensosialisasikan progran PLTB kepada masyarakat di daerah lainnya. Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Rambah yang rentan dengan pembakaran lahan untuk pembukaan lahan, khsusunya di Desa Suka Maju, Sialang, Rambah Tengah Barat, termasuk di Kecamatan Rambah Samo yang meliputi Desa Marga Mulya dan Kecamatan Bangun Purba di Desa Bangun Purba Timur. “Kita sudah mengundang masyarakat dari beberapa desa yang dinilai rentan terjadi kebakaran saat pembukaan

lahan untuk diberikan pemahaman, sehingga ke depannya tidak terjadi pembakaran hutan di Rohul,” kata Sugiarno. Sementara Kepala Bidang Perkebunan Dishut Riau, Irwan Dahar mengatakan, sebagai daerah yang didominasi lahan gambut, Rokan Hulu merupakan salah satu daerah rawan pembakaran lahan. Untuk itu, perlu dilakukan sosialisasi agar pembakaran lahan tersebut bisa dikurangi. Karena membakar lahan sering menjadi pilihan utama bagi masyarakat, dengan alasan biaya lebih irit. Namun dampak yang ditimbulkan dari pembakaran lahan tersebut bisa merusak ekosistim. “Memang prinsipnya, membuka lahan dengan di bakar biayanya lebih irit. Namun dampaknya terhadap masyarakat luas sangat banyak, karena bisa merusak ekositim dan menimbulkan polusi udara,” ujarnya. BETTER-adv/hms

PEKANBARU- Badan Usaha Miliki Daerah Riau diminta memikirkan langkah untuk membangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Riau. Pasalnya, sekarang masih banyak truk yang mengangkut buah sawit mengantri di sejumlah PKS untuk menjual buah sawitnya. “Antrian mobil sawit mau mencapai dua sampai tiga hari dan itu semua membawa sawit masyarakat. Coba kita bayangkan, pasti ada kerugian akibat antrian tersebut,” kata Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Riau, Emrizal Pakis kepada wartawan, Kamis (7/ 11). Di Riau saat ini jumlah PKS mencapai 154 unit, baik yang berada dalam negeri maupun

di luar negeri. Ternyata PKS tersebut mendapatkan untung. Sementara BUMD Riau belum ada yang memikirkan prospek keuntungan tersebut. “Jangan sampai ada orang perorang yang membangun PKS. Karena itu, sudah harus Perusahaan Daearh yang mampu membangun PKS,” pinta Emrizal. Dituturkan, membangun PKS adalah intritusi bisnis yang ada propektifnya bagi perusahaan daerah. Pasalnya, pabrik PKS yang ada di Riau saat ini tidak mencukupi. “Bagi saya ini tidak kalah penting tandingnya dan pembiayaan pendanaan. Tapi pendanaan itu, tidak semata-mata melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Provinsi Riau. Jika sudah berkembang BUMD boleh bermitra dengan duni usaha yang lain,” ujarnya. Emrizal menuturkan, kerja sama ada kemitraan yang saling menguntungkan. Tetapi kenapa BUMD Riau tidak dorong dengan kuat. Sehingga, BUMD Riau dapat mandiri dan tidak terfokus pada APBD Riau. “Begitu masuk APBD orang mulai melihatnya dengan konflik berpikir. Uang dihabiskan untuk perusahaan daerah tapi untungnya tidak ada. Dengan demikian, timbul polemikpolemik seperti itu. Semuanya itu, perlu dikembalikan pada manusianya yang bisa membangun link antar dunia usaha,” tukasnya. BETTER-anr

Upah Minimum Kota Sebesar Rp1.775.000 PEKANBARU- Dewan pengupah dan Dinas Tenaga Kerja Pekanbaru sudah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2014 mendatang. Dari hasil pertemuan tersebut, UMK Pekanbaru diputuskan sebesar Rp1.775.000. Meski sudah ditetapkan, namun besaran UMK tersebut belum disahkan Gubernur Riau. Karena belum disahkan, DPRD Pekanbaru meminta UMK tersebut agar dinaikkan kembali. “Paling tidak Rp2 juta. Kehidupan masyarakat Pekanbaru kini sudah tinggi. Kurang dari itu (Rp 2 juta), tidak mungkin,” kata Ketua Baleg DPRD Pekanbaru, Zaidir Albaiza, Kamis (7/11). Zaidir mengharapkan,

permintaan tersebut bisa direalisasikan. Karena ini merupakan aspirasi masyarakat pekerja/buruh. Sementara Kepala Disnaker Pekanbaru, Pria Budi menegaskan, meski UMK Pekanbaru belum disahkan Gubernur Riau, namun untuk merubahnya tidak mungkin. Apalagi minta dinaikkan dengan harga yang sudah disepakati. “UMK tidak mungkin diubah. Karena semua dewan sudah sepakat. Kini tunggu disahkan saja,” kata Pria Budi, Kamis (7/11) di gedung Payung Sekaki. Meski dalam waktu dekat belum disahkan, namun pada 1 Januari 2014 nanti, UMK Pekanbaru sudah resmi Rp 1.775.000.

Setelah ditetapkan UMK Pekanbaru tahun 2014 sebesar Rp1.775.000, maka seluruh perusahaan yang mempekerjakan karyawannya wajib membayar sesuai UMK tersebut. Jika ada perusahaan yang membayar di bawah itu, bisa datang dan laporkan ke Disnaker Pekanbaru. “Bagi perusahaan tak membayar, pekerja bisa melapor ke Disnaker. Kerahasiaannya kita jaga. Nanti kita selidiki dan kita panggil perusahaan bersangkutan,” kata Pria Budi. Imbauan Disnaker itu tidak main-main. Sebab disinyalir, masih ada perusahaan yang membayar jasa karyawannya di bawah UMK. BETTER-trp


KRIMINAL TERKINI Akibat Bisnis Online, Uang Rp8 Juta Melayang PEKANBARU-Penipuan berkedok bisnis online akhir-akhir ini kembali marak. Banyak yang sudah menjadi korban. namun begitu, masih ada saja warga yang terperdaya dengan bisnis ini dan tertipu jutaan rupiah. Yoka Patana (23), warga Jalan Air Putih, Tangkerang Urata, Pekanbaru, kehilangan uang Rp8 juta milik setelah ditransfer kepada kenalannya di twitter untuk pembelian tiga unit iPhone. Informasi yang dirangkum kepolisian menyebutkan, kejadian bermula sewaktu korban berkenalan dengan seorang pria berinisial FK di twitter. Kepada korban, FK mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Briptu di Polres Bekasi. Sekian lama kenal, FK menawarkan penjualan iPhone dengan harga murah. Dengan bujuk rayu pelaku, korban tertarik dan berniat menerima tawaran itu. Korban juga langsung memesan iPhone dengan harga Rp8 juta. Karena jarak jauh dan tidak mungkin bertemu, FK meminta korban untuk mentransfer uang pembelian ke rekeningnya. Uang itu ditransfer korban ke rekening melalui ATM BCA di Jalan HR Soebrantas, Tampan. Begitu uang dikirim, barang pesanan tersebut tak kunjung datang. Hal ini membuat korban merasa curiga hingga mencoba menghubungi FK untuk menanyakan pesanannya. Sayangnya, nomor telepon FK sudah tidak bisa dihubungi lagi. Merasa tertipu, korban melaporkan ke polisi. Ia ingin uangnya kembali dan pelaku ditangkap. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/11/13), membenarkan adanya kejadian tersebut dan sekarang masih dalam proses penyelidikan. "Laporannya sudah masuk ke Polda Riau. Sekarang sedang diselidiki Polresta Pekanbaru dengan memeriksa saksi-saksi dan bukti lainnya. Kita berharap kepada masyarakat supaya lebih terliti saat membeli barang di internet agar tidak tertipu," kata Guntur. BETTER-syu

JUMAT

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

11

Gelapkan Uang Tiket, Dua Pria Berhasil Diamankan PEKANBARU-CW (30), warga Jalan Kapau Sari, Tangkerang Timur, Tenayan Raya dan TH (29), warga Jalan Tenaga, Payung Sekaki, harus meringkuk di balik jeruji besi Mapolresta Pekanbaru. Kedua pria ini ditangkap, dalam perkara penipuan tiket pesawat. Kedua tersangka awalnya dilaporkan korban, DR (20), warga Jalan Lestari, Kecamatan Marpayan Damai, selaku perwakilan dari salah satu SMK di Bengkalis yang akan

membeli tiket pesawat sebanyak 64 tiket tujuan PekanbaruJakarta. Pembayaran telah lunas melalui tiga tapan pembayaran. Tetapi tersangka hanya memberikan 17 tiket, sementara sisanya 47 tiket lagi tidak kunjung diserahkan oleh pelaku. Karena tidak ada itikad baik dari kedua tersangka, korban lalu melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut kepada pihak berwajib. Polisi segera melakukan

pemeriksaan saksi-saksi dan bukti-bukti yang diperlihatkan korban yang kemudian menangkap kedua tersangka, Senin (4/11) lalu. Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Arief Fajar Satria, SH, SIK, MH ketika dikonfirmasi melalui Kanit Judisila Iptu Rudi Nababan, Kamis kemarin, membenarkan hal tersebut. "Atas perbuatanya, kedua tersangka dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP, tentang Penipuan dan

Penggelapan dengan ancaman maksimal lima tahun penjara,'' tegas Rudi. Lebih lanjut dijelaskan Rudi Nababan, dari keterangan kedua pelaku dalam penyelidikan, uang tersebut ditransfer sebanyak tiga kali dengan jumlah setoran pertama sebesar Rp9 juta, kedua Rp10 juta dan terakhir sebesar Rp19,4 juta. Transfer uang tunai pembelian tiket itu, lanjutnya, disetor melalui ATM BCA di

Lotte Mart sebanyak dua kali dan sekali ditransfer langsung kepada TH. ”Hingga korban melaporkan tindakan kedua tersangka, para pelaku tidak pernah menyetorkan uang tiketnya tersebut,” keterangan Rudi. Belakangan, kedua orang tersangka ini mengaku telah membelanjakan uang sisa pembelian tiket dengan berlibur ke Batam. ”Mereka pergi ke Batam dan berfoya-foya di sana,” tutup Nababan.BETTER-Toni

Pecahkan Kaca, Maling Jarah Isi Mobil PEKANBARU- Kejahatan dengan modus memecahkan kaca mobil milik korban, kembali terjadi. Nasib sial ini dialami pemilik mobil Toyota Avanza, Niko Yuliansyah (27). Kejadian itu terjadi saat kendaraan korban diparkir di perkarangan Rumah Makan Ulakan Jalan Harapan Raya, Rabu (6/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Keterangan korban kepada pihak kepolisian, kejadian berawal ketika korban mening-

galkan mobil miliknya hendak makan siang bersama temannya. Merasa aman, tas dan laptopnya diletakkan di dalam mobil Toyota Avanza warna hitam Nopol BM 1482 JO miliknya. Tak beberapa lama berselang, alarm mobilnya yang terparkir berbunyi dan terdengar suara warga sekitar berteriak maling. Mendengar itu, korban langsung menuju mobil miliknya yang ternyata menjadi sasaran pelaku.

Mengetahui mobilnya menjadi korban, korban lalu bertanya kepada juru parkir dan saksi-saksi yang melihat aksi pelaku. Menurut warga, pelaku lebih dari dua orang. Mereka menjalankan aksinya sangat cepat dan profesional. Kemudian saat akan melakukan aksinya, salah seorang pelaku sempat ditegur oleh juru parkir. Merasa tidak akan berbuat apa-apa, juru parkir sibuk dengan pekerjaannya. Saat juru parkir sibuk,

pelaku memecahkan kaca dan langsung kabur dengan rekanrekanya. Saat itu ada dua kendaraan Satri FU dan Thander yang digunakan pelaku untuk meloloskan diri. Dengan harapan pelakunya bisa ditangkap, maka korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Buit Raya. Mendapatkan laporan korban, petugas langsung turun kelapangan guna mengumpulkan saksi dan bukti untuk proses penyelidikan. “Ini sudah yang kesekian

kalinya terjadi. Kita tidak mainmain dalam kasus ini. Saya sudah mengerahkan anggota di lapangan untuk mengejar pelaku,” tegas Kapolsekta Bukit Raya Kompol M Sembiring, Kamis (7/11) kemarin. Kapolsek mengingatkan agar masyarakat lebih berhatihati saat meninggalkan mobilnya. "Jangan letakkan barangbarang beharga di dalam mobil. Dan hati-hati pula memarkirkan kendaraan," tandasnya. BETTER-Toni

 Korban Gagalkan Aksi Jambret

Pelaku Babak Belur Dihakimi Massa

PEKANBARU- Apa yang dilakukan oleh Yola (28) memang tergolong nekat dan sangat berbahaya. Guna menyelamatkan tas miliknya yang dirampas oleh penjambret, korban nekat mengejar dan menabrakan sepeda motor metic miliknya ke pelaku, hingga sepeda motor yang dikendarai oleng dan jatuh ke parit di Jalan Surabaya, Rabu (6/11) sekitar pukul 23.00 Wib lalu. Pada saat kejadian, teriakan korban menyebabkan warga berdatangan dan menghajar Arifin (19), warga Tampan, pelaku penjambretan hingga babak belur dan nyaris tewas dihakimi massa. Informasi yang terangkum di Polsek Bukit Raya, gagalnya aksi pelaku karenakan korban yang bekerja di EO PT. Sampoerna Pekanbaru, nekat menabrakkan sepeda motornya ke pelaku hingga mengakibatkan keduanya terjatuh. Peristiwa itu, berawal saat Yola dalam perjalanan pulang ke rumahnya, usai melakukan persiapan acara pameran yang akan digelar PT Sampoerna pada Rabu malam. Saat itu, Yola melintasi Jalan Surabaya. Sesampai di Jalan Surabaya, tepatnya disebuah tikungan di samping Mesjid Nurul Hidayah, pelaku tiba-tiba memepet Honda Beat milik korban dan langsung merampas tas sandang yang berisi uang untuk untuk membayar biaya keperluan pameran. Sadar tas sandangnya dijambret pelaku, Yola langsung berteriak dan berusaha mengejar pelarian pelaku dengan sepeda motor matic yang dikendarainya. Beberapa warga sekitar yang mendengar teriakannya minta tolong, langsung berusaha membantu korban. Sempat terjadi kejarkejaran antara Yola dengan kedua pelaku. Usaha Yola berhasil karena ia menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor yang dikendarai pelaku, sehingga pelaku terperosok ke dalam parit. Yola juga ikut terjatuh di badan Jalan Surabaya. Warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut, langsung berdatangan sambil menghajar pelaku hingga nyaris tewas. Beruntung, aksi massa yang geram dengan ulah pelaku dapat dihentikan oleh petugas Polsek Bukit Raya yang tiba ke lokasi kejadian. Pelaku langsung dibawa pelaku ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan medis. Kapolsek Bukitraya Kompol M Sembiring ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (7/11) kemarin, membenarkan adanya kejdian itu. "Hingga saat ini, kami masih mendalami perkaranya. Kemungkinan kedua tersangka mengetahui pelaku lainya yang kerap melakukan penjambretan di wilayah hukum Mapolresta Pekanbaru, kususnya Bukit Raya,'' tegas M Sembiring. BETTER-Toni PENCURIAN dengan modus memecahkan kaca mobil kembali marak terjadi. Masyarakat diimbau tidak meletakkan barang-barang berharga di dalam mobil.


12

JUMAT

DPRD Rombak Alat Kelengkapan

BENGKALIS

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

BENGKALIS- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis melakukan perombakan terhadap alat kelengkapan. Melalui rapat paripurna pengambilan keputusan, Rabu (6/11/13) kemarin malam. Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Indra Gunawan dihadiri 21 anggota dewan diantaranya merubah susunan keanggotaan komisi, badan legislasi (Banleg) dan badan anggaran (Banggar). Untuk Ketua Banleg juga diganti kepada Syafro Maizal, Komisi I, untuk wakil ketua dipercayakan kepada Muhmmad Nasir. Sementara ketua masih tetap Mira Roza. Kemudian di Komisi II Ketua Heru Wahyudi menggantikan Suhendri Asnan, Wakil Ketua Komisi Misran dan Sekretaris Azmi R Fatwa. Selanjutnya di Komisi III Ketua Thamrin Mali menggantikan Anom Suroto, Wakil Ketua Khusaini. Di Komisi IV, ketua tetap Sofyan, sementara wakil ketua Rismayeni dan sekretaris Iskandar Budiman. Dalam rapat paripurna tersebut, beredar kabar di internal dewan sendiri, melanggar aturan tata tertib DPRD. Rapat pemilihan pimpinan komisi-komisi, tidak dihadiri 50 persen plus 1 anggota fraksi. Kemudian komisi yang keanggotaannya kurang dari yang ditetapkan dalam tatib, atau berlebih. “Dengan kondisi saat ini, kalau dipaksakan harus mengacu pada tatib, paripurna tidak akan terlaksana. Sementara pembahasan APBD murni 2014 dan APBD Perubahan 2013 perlu digesa,” tegas Sofyan, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis memberikan alasan. BETTER-rtc

Sekretaris Dinsos Ngaku Beli Sabu BENGKALIS- Syamsurizal alias Opang, Sekertaris Dinas Sosial Bengkalis akhirnya duduk di kursi ‘pesakitan’ Pengadilan Negeri Bengkalis dalam perkara sabu, Rabu (6/11/ 2013) sore. Terdakwa mengaku membeli sabu tersebut dari temannya di Pekanbaru seharga Rp 400 ribu. Sidang yang dipimpin Ketua PN Bengkalis, Sarah Louis, Rabu Sore itu dengan agenda mendengarkan keterangan Briptu Effendi, saksi penangkap dari Polres Bengkalis. Selain Opang JPU dari Kejari Bengkalis juga dihadirkan rekan Opang, Do Ceng (perkara Displit). Menurut saksi, awalnya target mereka adalah Do Ceng yang akan melakukan transaksi di Jalan Hang Tuah Bengkalis. Saat itu Do Ceng bersama dalam mobil terdakwa Opang. Polisi kemudian mengrebek keduanya, saat dilakukan penggeledahan tak ditemukan barang bukti, tapi saat itu Opang mengaku habis memakai sabu. Ketika dilakukan tes urine dan hasilnya positif kasus ini dikembangan dengan menggeledah pondok di kebun Opang dan rumah Opang. Di kamar kerja Opang ditemukan sabu, ganja dan bong. Berdasarkan bukti itu terdakwa akhirnya keduanya diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. BETTER-hrc

Pelabuhan BSSR Harus Diperbaiki BENGKALIS- Sejak beberapa tahun terakhir, banyak pengguna jasa pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru mengeluhkan kondisi pelabuhan. Bukan hanya ponton (tempat sandar kapal) saja yang rusak, tapi juga jembatan penghubung dari jeti ke ponton serta atapnya yang berterbangan. Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Bengkalis telah melakukan langkah melakukan perbaikan. Sayangnya sudah dua kali anggaran, perbaikan belum bisa dilakukan, karena saat dilelang di ULP, tak ada rekanan yang berminat mengikuti lelang. Kemudian, rekanan yang memenangkan tender perbaikan pelabuhan tersebut mundur dengan alasan tak cukup waktu untuk menyelesaikan pekerjaan. “Sebetulnya sudah dua kali kita gelar tender melalui ULP. Pertama, tidak ada rekanan yang berminat dengan paket tersebut. Kedua, sudah ada pemenangnya namun kemudian mundur dengan alasan waktu yang tersisa ( 2 bulan) untuk mengerjakan proyek tersebut sudah mepet,” papar Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika H Jaafar Arief, Rabu (6/11). Karena proyek tersebut dianggap penting, Jaafar berusaha agar proyek rehap pelabuhan Selatbaru tersebut tetap bisa dikerjakan pada tahun 2013 ini. Upaya yang akan dilakukan kata Jaafar adalah dengan Penunjukan Langsung (PL) rekanan yang akan mengerjakan proyek tersebut. “Beberapa hari ini saya berupaya pelajari Keppres 70 tentang proses Penunjukan Langsung. Saya melihat masih ada celah untuk melakukan PL. Makanya saya sudah surati Unit Layanan Pengadaan (ULP, tentang rencana Penunjukan Langsung ini,” kata Jaafar. Memang kata Jaafar, ada satu rekanan yang sanggup mengerjakan proyek rehap pelabuhan (ponton) Selatbaru. Rekanan tersebut memang tidak memiliki galangan sendiri tapi sudah mendapatkan dukungan dari perusahaan galangan kapal. “Tapi kalau memang tidak memungkinkan ponton tersebut ditarik ke galangan, rekanan tersebut akan membuat galangan sementara di Selatbaru (sekitar sungai Liong),” paparnya. Soal waktu kata Jaafar, tidak ada masalah, karena perusahaan bersangkutan sudah menyatakan kesanggupannya. Hanya saja, Dishub tetap menunggu keputusan dari ULP, apakah bisa dilaksanakan dengan sistim PL atau tidak. “Kami tetap menunggu putusan dari ULP,” katanya. Kalaupun pada tahun ini proyek perbaikan pelabuhan urung dikerjakan, kata Jaafar sudah melakukan perbaikan sementara. BETTER-rpg

BUPATI Bengkalis Herliyan Saleh juga sebagai Ketua Umum mengukuhkan jajaran pengurus LPTQ Kabupaten Bengkalis, Rabu (6/11/13) kemarin malam.

Bupati Lantik Kepengurusan LPTQ Bengkalis BENGKALIS- Bupati Bengkalis Herliyan Saleh resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Bengkalis, Rabu (6/11/13). Pengukuhan dilaksanakan di Aula Lantai IV Kantor Bupati tersebut, menduduki Ketua Umum LPTQ Kabupaten Bupati Herliyan Saleh dan Ketua Harian Ariyanto saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Serangkaian prosesi tersebut

juga tampak hadir sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab Bengkalis. Kesempatan ini, Herliyan Saleh dalam sambutannya mengatakan, keberadaan LPTQ merupakan sarana yang sangat potensial untuk menyiarkan agama Islam dan membina mental spiritual umat. Dalam peran yang diemban, LPTQ bukan sekedar wadah pengembangan tilawatil Quran, tetapi juga diarahkan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan dakwah. “Tantangan

pengembangan tilawatil Quran ke depan semakin berat, terlebih di tengah modernisasi yang dapat menggerus nilai kearifan. Untuk itu, selain ikhlas, juga diperlukan kekompakan dan sinergi seluruh stake holder yang terkait dan terlibat langsung,” katanya seperti dikutip dari release Humas Setdakab Bengkalis, Kamis (7/ 11/13). Oleh karena itu, sambung Herliyan harus ada inovasi dan kreasi dari LPTQ agar memberikan kontribusi positif dalam

mengembangkan masyarakat dan generasi yang senantiasa cinta kepada AlQuran. LPTQ harus terus melakukan penataan kelembagaan serta peningkatan kualitas pengurus, sehingga mampu menjalankan peran dan fungsinya secara maksimal dan dapat dirasakan masyarakat. “Pentingnya peran dan fungsi LPTQ tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan musabaqah. Namun, mempunyai tugas dan fungsi

pembinaan serta pengembangan pendidikan AlQuran dan pelatihan. Dituntut pro aktif dalam merekrut kader-kader AlQuran yang berbakat,” pesannya. Ditambahkan Herliyan, LPTQ Kabupaten Bengkalis harus bekerja dan berfungsi secara terus menerus tanpa menunggu adanya eveneven dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan dan ajaran AlQuran dalam kehidupan masyarakat. BETTER-adv-rtc

 Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2012

Azmi Sebut Jadi Dasar Penyusunan RAPBD-P 2013 BENGKALIS- Anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PKS, H Azmi R Fatwa SIP mengatakan, Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2012 menjadi dasar penyusunan APBD Perubahan 2013. Dengan telah disahkannya Perda tersebut, maka pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2013 perlu segera dilakukan. Hal itu dikatakan Azmi yang juga Ketua Pansus Pertanggungjawaban Pelaksanaan ABPD 2012, Kamis (7/11/2013). “Jadi ini bukan LKPJ 2012, melainkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2012. Dari sini nanti SILPA 2012 ditetapkan dalam suatu Perda agar bisa dijadikan

acuan untuk penyusunan APBD Perubahan 2013,” ujar Azmi sekaligus meralat adanya pemberitaan yang disahkan adalah LKPJ. Dikatakan, barangkali banyak yang bertanya mengapa sampai sekarang Rancangan APBD Perubahan 2013 belum juga dibahas sementara waktu terus berjalan. Hal itu lantaran Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2012 belum disahkan. Pengesahan Perda nya sendiri baru dilakukan pada hari Jumat (1/ 11/2013). Sementara Perda itu menjadi persyaratan dapat dilakukannya pembahasan RAPBD Perubahan 2013. Dikatakan, dari pembahasan yang dilakukan dan sudah disepakati oleh

DPRD, pendapatan daerah Kabupaten Bengkalis tahun 2012 sebesar Rp 3,5 triliun, yang terdiri dari PAD sebesar Rp 205,9 miliyar, pendapatan yang berasal dari transfer pemerintah pusat sebesar Rp 3,338 triliun dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 11,362 miliyar. Sementara realisasi belanja adalah untuk belanja operasional sebesar Rp 2,2 triliun, belanja modal terealisasi Rp 824,6 miliyar dan belanja dan belanja tak terduga terealisasi Rp 2,2 miliyar. Masih menurut Azmi, sebagaimana tertuang dalam APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2012 lalu bahwa sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) tahun sebelumnya yang

H Azmi R Fatwa

merupakan komponen penerimaan pembiayaan, adalah sebesar Rp 1,636

triliun. Sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 880 miliyar dan telah direalisasikan sesuai peruntukkannya, yaitu sebagai pembentukan dana cadangan dan penyertaan modal pemerintah. Sehingga dari seluruh komponen penerimaan dikurangi dengan pengeluaran, maka SILPA tahun anggaran 2012 sebesar Rp 1,248 triliun. “Nah, SILPA inilah yang perlu kita Perdakan karena akan berpengaruh pada struktur APBD Perubahan tahun 2013. Tidak hanya itu, harapan kita juga Pemkab segera menyiapkan Rancangan APBD 2014 agar Perda APBD 2014 bisa kita sahkan bulan Desember ini juga,” kata Azmi. BETTER-adv-hrc

Material Pinggir Jalan Ancam Keselamatan Pengendara SIAK KECIL- Banyaknya tumpukan material disepanjang jalan di wilayah Kecamatan Bukit Batu sangat mengancam keselamatan pengendara, baik roda dua maupun roda empat, bahkan tumpukan material tersebut hampir memakan separoh badan jalan yang ada. Camat Bukit Batu M Fadlul Wajdi ketika dikonfirmasi, Kamis (7/11/2013) terkait hal tersebut mengatakan bahwa ia sudah mengingatkan kontraktor yang bekerja di Kecamatan Bukit Batu agar tidak meletakkan materialnya terlalu dekat dengan jalan. Karena menurutnya jika terlalu dekat akan membahayakan keselamatan yang melintasi jalan tersebut. “Kita sudah memberikan himbauan. Kita pun akan mengingatkan lagi kontraktor yang bandel, agar tidak menaruh bahan material dekat

dengan jalan. Kita juga sudah himbau agar kontraktor memasang plang peringatan, jika ada bahan material di pinggir jalan. Untuk itu, warga harus lebih berhati-hati,” ujarnya. Selain memakan badan jalan, material yang ada tersebut tidak dikumpulkan dengan rapi dan berserakan dijalan, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan terutama pada malam hari, sebelum terjadi kecelakaan hal ini harus segera diantisipasi oleh pemilik material yang mengerjakan proyek ditepi jalan tersebut. “Pasir dan kerikil yang berserakan dijalan sangat berbahay sekali, apa bila nanti terjadi kecelakaan maka mereka harus juga siap menanggung resikonya,” tegas Camat. BETTER-hrc


JUMAT 13 PENDIDIKAN Tugu Pensil Simbol Bebas Buta Huruf 08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

TANJUNGPINANG- Provinsi Kepulauan Riau memiliki lebih dari seribu pulau yang tersebar di perairan Selat Malaka dan Laut Cina Selatan. Ibukotanya, Tanjungpinang, berada di Pulau Bintan, salah satu pulau besar dalam gugusan Kepulauan Riau. Di sinilah Tugu Pensil terletak. Tugu Pensil merupakan simbol bahwa masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Kota Tanjungpinang, telah resmi bebas buta huruf. Kondisi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang terdiri dari pulau-pulau serta sebagian besar merupakan laut, menjadi salah satu faktor kesulitan dalam mengentaskan buta aksara. Penduduk buta aksara pun tentu masih ada, tidak semuanya bebas buta aksara secara 100 persen. Namun provinsi ini terbukti telah berusaha keras dan aktif dalam usaha pengentasan buta aksara. Bahkan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Hawadi, memberikan apresiasi kepada Kepri yang telah berhasil menurunkan angka buta aksara. Hal itu ia sampaikan dalam sambutan pada Rapat Koordinasi Pendidikan se-Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Maret 2013 lalu. Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah menjalankan berbagai program pendidikan dalam usaha mengentaskan buta aksara. Kepala Bidang PAUDNI Dinas Pendidikan Provinsi

Kepulauan Riau, Yusnawati, mengatakan, Disdikprov Kepri aktif menjalankan Program Kegiatan Kesetaraan Paket A, B, dan C pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Selain itu, Disdikprov Kepri juga menggandeng Universitas Terbuka (UT) untuk menyukseskan pengentasan buta aksara. “Mahasiswa yang KKN diberdayakan untuk mendata jumlah penduduk yang buta aksara. Kemudian diminta mengajarkan baca, tulis, dan berhitung,” ujarnya saat ditemui di kantornya, di Tanjungpinang, Kepri, (1/11). Yusnawati menjelaskan, Disdikprov Kepri juga mengadakan program kegiatan keaksaraan melalui program kecakapan hidup untuk masyarakat yang berusia lanjut. Program kecakapan hidup mengajarkan keterampilan kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah. “Misalnya mengajarkan bagaimana membuat kue kering,” ujar Yusnawati. Dengan belajar kue kering, peserta program dapat sekaligus belajar membaca, menulis dan berhitung, dengan mengenal huruf dan angka melalui resep, berat bahan yang dibutuhkan, hingga menghitung harga kue untuk dipasarkan. Sedangkan program keaksaraan untuk penduduk usia sekolah dilakukan melalui PKBM, dengan program kesetaraan Paket A, B, dan C. Yusnawati menjelaskan, saat ini angka buta aksara penduduk usia sekolah di Kepri berjumlah 68.602 yang tersebar di dua kota

dan lima kabupaten, yaitu Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Anambas. Ia mengatakan, keinginan masyarakat Kepri untuk belajar dan bebas buta aksara pun semakin meningkat. Sebagian besar masyarakat merespon positif program-program keaksaraan yang dijalankan pemerintah provinsi Kepri. Keinginan untuk menjadi daerah bebas buta aksara sudah menjadi cita-cita Kepri sejak lama. Bahkan Kepri berhasil menjadi daerah bebas buta aksara pada tahun 1960 lalu, yang diabadikan melalui Tugu Pensil. Tugu Pensil merupakan sebuah monumen simbolik yang menyatakan bahwa Kepulauan Riau telah meraih predikat sebagai daerah yang dapat membebaskan masyarakatnya dari buta aksara melalui suksesnya program Pemberantasan Buta Huruf (PBH) pada tahun 1960-an. Tugu ini dirancang oleh putra daerah bernama Ir Nizar Nasir. Peletakan batu pertamanya dilakukan pada pertengahan tahun 1962 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prijono. Di bawah tulisan Tugu Pensil tersebut terdapat semacam prasasti-prasasti sebanyak dua belas buah. Setiap prasasti berisikan satu pasal dari 12 pasal Gurindam 12, sebuah gurindam yang berisikan petuah Melayu ciptaan Raja Ali Haji, Bapak Bahasa Indonesia. BETTER-yen/kdc

Tahun 2014 Guru Dumai Wajib Sarjana DUMAI- Kualitas dan potensi guru perlu diperhatikan agar semakin membaiknya generasi bangsa Indonesia. Untuk melahirkan generasi emas sebagai generasi penerus bangsa handal agar mampu menghadapi tantangan di era global, dibutuhkan profesionalisme guru sebagai kunci keberhasilan pendidikan di Kota Dumai. Para gurupun harus menyandang predikat Sarjana (S1). Demikian disampaikan Walikota Dumai, H Khairu Anwar di sela-sela menyerahkan bantuan alat peraga bagi Sekolah Dasar (SD) di SDN 16 Kota Dumai, kemarin. Menurut wako, untuk melahirkan generasi emas yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) handal dan profesional, memang dibutuhkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu. Karena kata wako, keberhasilan pendidikan diharapkan mampu mensukseskan Program Sehat Pendidikan yang menjadi isu utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) 2011-2015. “Peningkatan kualitas pendidikan sudah menjadi komitmen pemerintah, karena daerah ini akan menjadi kota yang besar. Jika generasi penerus bangsa mampu bersaing dengan negaranegara maju, orang yang paling berperan besar itu adalah para guru. Karena, tugas ini terletak di pundak mereka sebagai pendidik dan pengajar,” pungkasnya. Guna mendukung lahirnya

generasi emas, Kepala Dinas Pendidikan Kota Dumai, H Sya ’ari juga membenarkan kalau guru merupakan kunci utama, disamping pendidikan yang didapat di rumah atau keluarga. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, pada tahun 2014 mendatang, lanjutnya semua guru wajib memiliki kualifikasi pendidikan Strata Satu (S1). Hal ini katanya mengacu pada Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.

Menurut Sya’ari tenaga didik yang menyandang predikat SI, untuk guru tingkat SD sekitar 40 persen, guru SMP sekitar 80 persen dan guru SMU sekitar 80 persen. Namun demikian saat ini banyak tenaga pendidik yang sudah menjalani proses pendidikan di Universitas Terbuka (UT) dan UNRI. ‘’Bagi yang belum, sudah kita himbau untuk melanjutkan jenjang pendidikan tersebut,” sebutnya . BETTER-yen/hrc

Bupati Lepas 101 Mahasisiwa STAI Ar-Ridho Laksanakan KKN BAGANSIAPIAPI- Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun didampinggi Wakil Bupati Rohil H.Suyatno, Rabu (6/ 11) melepas 101 Mahasiswa KKN dan PPL Stai Ar-ridha priody KPI dan MPI di tujuh kecamatan, yang terdiri dari sembilan Desa yang berada di kabupaten Rokan Hilir. Dalam sambutannya Bupati Rohil H.Annas Maamun menyampaikan, selama mengadakan KKN dan PPL kepada mahasiswa Stai Ar-ridha bisa melaksanakan tugas dengan baik dan bisa membantu pemerintah dalam bidang pendidikan. Sesuai dengan tema kali ini, memberantas Buta Aksara Menuju Masyarakat Gemar Di Generi Seribu Kubah. Itu berati kepada Mahasiswa Stai Ar-ridha ini dapat bermasyarakat , dan sekaligus mengajak masyarakt setempat agar gemar mengaji. “Pokok tugas yang paling utama kepada Mahasiswa Stai Ar-ridha adalah, mengajak masyarakat , di mana tempat kalian menlakukan KKN dan PPL tersebut. Dan ajarkan masyarakat tersebut mengaji, dan paling utama mengajak

masyarakat tersebut sholat lima waktu,” kata Annas Maamun. Dikatakan Annas, sudah mahasiswa mengajak gemar mengaji dan sholat , jagan lupa para mahasiswa melakuakan megaji dan sholat. Karena dengan menjalankan perintah Allah SWT makan segala sesuatunya akan menjadi mudah dalam menjalankan aktivitas selama KKN. “Apa lagi Pemkab Rohil sudah melakukan program gemar mengaji di tiap-tiap desa dan saya minta tugas para mahasiswa tersebut untuk memgajak lagi masyarakat setempat. Dimana para peserta KKN dan PPL ditempatkan oleh pihak kampus,” katanya. “Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membangun delapan lokal di kampus Stai Arridha ini, insallah akan kita anggarkan tahun 2013 ini,” janjinya. Dengan keseriusan Bupati Rohil kepada kampus stai Arridha ini, Bupati Rohil H.Annas Maamun akan membagikan baju untuk para dosen sebanyak 19 pasang, baju melayu sebanyak 19 pasang. Dan tidak tertingal para mahasiswa

kampus Stai Ar-ridha juga mendapatkan baju melayu dari Bupati Rohil. Sementara itu ketua Stai Arridha Budi Setiawan M.Spdi mengatakan, di dalam pelepasan mahasiswa KKN dan PPL terlihat juga wakil Bupati Rohil H.Suyatno, Kepala Dinas BKP H.Surya Arfan MSI, Asisten II H Azhar, Kepala Dinas Bapelda H.M.Job Kurniawan dan para tetamu undangan. Sebanyak 101 mahasiswa Stai Ar-ridha akan melakukan KKN dan PPL di sembilan Desa yang terdiri dari tujuh kecamatan yang berada di Kabupaten Rokan Hilir.Seperti Desa Bagan Punak Pesisir, Desa Sungai Sialang, Desa Bantaian, Desa Harapan Jaya, Desa Teluk Sintong, Desa Bagan Punak Meranti, Desa Labuhan Tangga Baru, Desa Labuhan Tangga Besar dan Desa Raja Bejamu. “Kita harapkan seluruh Mahasiswa yang saat ini sedang melakukan KKN dan PPL supaya dapat bermasyarakat, dan buat lah desa yang tempat kalian KKN maupun PPL ini sebagai kenangan yang indah. Jagalah nama baik kampus Stai Ar-ridha ini,” harapnya. BETTER-yen/hrc


14 Jantung Dede Bocor, Butuh Uluran Tangan

JUMAT

ROHIL

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

Bagansiapiapi Terendam Banjir

JANTUNG bocor tubuh dede makin kurus.

BAGANSIAPIAPI - Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Itulah kata bijak yang tepat untuk menggambarkan nasib seseorang. Seperti dialami seorang remaja tanggung bernama Dede, yang kini butuh uluran tangan pemerintah serta lapisan masayarkat manapun. Derita yang dialami remaja pengidap jantung bocor, Dede Syahputra (13) makin memprihatinkan. Padahal, Dede usai dirawat di RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi dan baru diperbolehkan pulang lima hari lalu. Namun, tubuh remaja kelas II SMP Muhammadiyah Bagansiapiapi makin kurus dan setiap buang air seni berwarna kuning kehitaman. Kini Dede hanya bisa tergolek lemah di rumah setiap harinya ditemani sang ibu, Siti Rahmah. Padahal, sesuai anjuran dokter di dua rumah sakit yakni, RSUD Arifin Achmad dan RSUD DR Pratomo Bagansiapiapi tempat Dede dirawat menganjurkan agar dirinya dirujuk ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. Sebab, dua rumah sakit itu tak memiliki peralatan lengkap untuk menangani penyakit Dede. Ironisnya, kedua orangtua Dede mengaku tak memiliki biaya untuk memboyong anaknya itu ke RS Cipto Mangunkusumo sesuai anjuran dokter untuk menjalani operasi. Sehingga, orangtua remaja ini hanya bisa pasrah sambil bermimpi ada dermawan yang sudi membantu mereka. "Sejak dirawat di RSUD DR Pratomo Bagansiapipai dan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru tidak ada perubahan. di sana cuma diberi sirup obat batuk saja," sebut Siti Rahmah, Kamis (7/11/2013) saat disambangi di rumahnya. Malahan, lanjut Siti Rahmah, pelayanan yang kurang memuaskan dari RSUD DR Pratomo Bagansiapipai acap kali didapat mereka dalam melakukan tindakan medis buat anaknya. "Saya pernah berteriak histeris di RSUD DR Pratomo memprotes belum datangnya dokter memeriksa Dede. Tapi mau bagaimana lagi, kondisi kami seperti ini, tak memiliki uang untuk membawa Dede operasi ke RS Cipto Mangunkusuma, Jakarta. Karena memang di rumah sakit di Jakarta itu katanya Dede bisa disembuhkan," lirihnya sambil terisak menangis. Kini, untuk berjalan saja Dede meski dipapah akibat lemahnya tubuh remaja itu. Malahan, bobot badannya terus menurun. "Dadanya juga terus sesak dibarengi batuk. Buang air besar dan kecil, tidak bisa ke toilet," rinci Siti Rahmah mengenai kondisi Dede. Siti Rahmah dan suaminya, Ridwan mengaku sudah tidak tahan lagi melihat kondisi Dede, anaknya. Hanya rintihan kehidupan yang mereka alami belakangan ini. "Mau tidak mau memang harus membawanya ke RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta seperti yang disarankan dokter. Tetapi uangnya dari mana harus didapat. Makanya kami berharap ada dermawan yang mau membantu derita kami ini," timpal Ridwan. BETTER- yen/roc

Petani Girang Harga Sawit Naik

PETANI girang harga sawit naik.

PUJUD - Kabar gembira bagi petani dan pengusaha kelapa sawit di Rokanhilir. Karena harga sawit mengalami kenaikan. Petani kelapa sawit mulai girang naiknya harga jual Tandan Buah Segar (TBS) hasil penen mereka belakangan ini. Sebab, harga TBS yang sebelumnya cuma Rp1.000 per kilogram, kini menjadi Rp1.500 per kilogram. Girangnya petani sawit ini dapat dirasakan petani di Kecamatan Pujud. Meski mereka menilai kenaikan harga masih jauh dari yang diharapkan, tetapi setidaknya kondisi itu sedikit mengobati keresahan. "Asal jangan seperti sebelumnya cuma Rp1.000 p[er kilogramnya. Kini kami merasa senang lah sedikit karena harga TBS naik jadi Rp1.500 per kilogram. Semoga kenaikan ini bisa terus berlanjut," kata Pairin, Rabu (6/11/ 2013). Menurutnya, sejak awal tahun 2012 lalu, harga sawit anjlok. "Ya baru bulan Oktober 2013 ini harga sedikit bagus. Kan awal Oktober naik berangsur hingga Rp1.400 dan sekarang Rp1.500," tutur Pairin. Menurut informasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan pengepul, harga sawit berada di Rp1.560 per kilogram. Untuk itu, Pairin berharap agar harga tetap normal dan tidak anjlok kembali. "Kita harap harga dapat bertahan saja jadilah. Sukursukur malah naik lagi," katanya dengan penuh harapan. BETTER-yen/roc

CURAH hujan tinggi anir landa kota Bagansiapiapi.

BAGANSIAPIAPI - Banyak penyebab banjir di Rokanhilir, selain ilegal loging, air sungai meluap, tersumbatnya saluran air serta curah hujan yang tinggi. Saat ini Kota Bagansiapoapi banjir karena curah hujan yang cukup tinggi. Setiap kali hujan deras turun maka di beberapa titik dalam Kota Bagansiapiapi menjadi genangan air alias banjir dadakan. Hal ini di sebabkan selain volume debit air turun cukup tinggi juga di sebabkan

tersumbatnya parit atau selokan di sekitar kota, seperti di sekitar kantor Camat Bango, SMA Negeri I,SMP Negeri I sehingga alir tersumbat dan tak mengalir melalui parit yang ada . Rabu (6/11) terlihat masyarakat yang berurusan ke Kantor Camat Bangko harus membuka sepatu atau sandal dan menyinsing celana agar tidak basah melintasi genangan air. "Saya terpaksa harus membuka sepatu karena jika tidak akan basah dan amat

menggu bisa-bisa nanti masuk angin," ungkap Misda (34) warga Bagansiapiapi kepada Pesisir Pos saat berniat untuk rekam eKTP miliknya yang belum rampung selesai . "Apa lagi sedang ada kegiatan maka mau tak mau ya harus dibuat jalan sedikit agak tinggi dari lantai semen jalan," kata HM Nurhidayat SH Camat Bangko ketika dimintai komentarnya menyangkut genangan air yang terlihat di sekitar kantor Camat Bangko di

Bupati Buka Diklat Kepemimpinan Tingkat III BAGANSIAPIAPI - Pelatihan dan Pendidikan atau Diklat sangat penting artinya untuk memberi pemahaman terhadap suatu hal. Bupati Kabupaten Rokan Hilir H.Annas Maamun membuka penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan TK. III AKT IV dan Tingkat IV AKT XIV Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2013 di gedung serbaguna Bagansiapiapi, Rabu (6/11). Diklatpim TK III AKT IV dan TK IV AKT XIV melalui kerjasama atau pola kemitraan dengan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Riau. Kegiatan Diklat ini sendiri bakal dilaksanakan selama 45 hari dimulai dari tanggal Rabu 6 November sampai dengan 20 Desember2013. "Saya minta kepada peserta Diklat jagan asal-asalan. Untuk melakukan sesuatu itu haruslah dengan sungguh-sungguh. Apa lagi Diklat ini adalah golongan III Dan IV. Sebagai pejabat negara diharapkan dengan diklat ini dapat menciptakan aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharuan dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa serta untuk lebih mengemban tugas dan amanah yang diberikan,baik dan penuh disiplin sehingga kelak dapat menciptakan aparatur pejabat yang lebih baik," kata Annas Maamun. Diklat ini sendiri mengambil tema "peningkatan kompetesi kepemimpinan dalam rangka tata kelola kepemerintahan yang baik dan repormasi birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan public di Kabupaten

Jalan Gedung Nasional Bagansiapiapi. "Kondisi ini hanya musim hujan seperti ini terjadi,kecuali di bagian timur Kecamatan Bangko juga sudah ada yang banjir," kata Nurhidayat SH, Camat Bangko. Pesisir Pos mencoba menelusuri beberapa selokan atau parit yang dulunya menuju Sungai garam dan selanjutnya ke kuala Bagan (Laut) yang hanya berjarak sekitar 4 KM dari Kota Bagansiapiapi Rabu (6/11). "Bapak lihat sendiri parit banyak sengaja di tutup misalnya akibat bangunan Hotel Indah,Hotel Grand dan Wisma Rohil malah di semenisasi bayangkan tentu banyak sampah dan lumpur mengendap jadi air tak mengalir baik," kata Saidin (45) dengan mernunjuk beberapa lokasi yang sengaja ditutup dengan semakin luasnya ukuran tanah dan dapat di jadikan lahan parkir. "Solusinya jika parit atau selokan di bongkar dan reklamsi pengerokan tali air maka sudah pasti air akan mengalir lancar dan musibah genangan air teratasi," ucap Saidin dan menyebutkan jika untuk

mencari kebenaran maka bisa saja pihak Kecamatan atau pihak terkait untuk tata ruang mengcek areal dan lokasi serta ukuran tanah. "Dulu tak pernah banjir pak,airnya mengalir ke kuala Bagan tetapi kini lihatlah sengaja ditutup dengan berbagai dalih," jelasnya. Data di rangkum Rabu (6/11) ketika hujan deras turun malam hari maupun pagi hari maka akan menggagu aktifitas belajar di beberapa sekolah yang berhampiran dengan Kantor Camat Bangko. "Kalau kami pelajar jika hujan ya sekolah kami tergenang air lantainya maka kami juga membuka sepatu alias kaki ayam saja di kelas," kata seorang pelajar SMA Negeri I Bagansiapiapi namun meminta indentitasnya tidak di publikasi dan pihak Hotrel dan Wisma yang sengaja menutup parit dengan membuat semenisasi di atas parit yang melintas di sekitar bangunan memilih GTM (Gerakan Tutup Mulut),pada hal perbuatan tersebut yang menyebabkan air tergenang dan jalan air tersumbat menuju Sungai Garam dan Kuala Bagan. BETTER-yen/hrc

Polisi Bongkar Judi Lewat SMS BUPATI Rohil buka Diklat dasar kepemimpinan.

Rokan Hilir. Sementara itu kepala BKD Rohil Roy Azlan AP M.SI mengatakan, sebanyak 70 peserta yang terdiri dari tingkat III angkatan IV sebanyak 35 orang sedangkan tingkat IV angkatan XIV sebanyak 35 orang totol keselurahan sebanyak 70 orang peserta. "Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 tahun 1993 tentang petunjuk teknis persyaratan tata cara pengajuan usulan pengakatan dalam jabatan structural, di wajibkan mengikuti pendidikan dan pelatihan structural baik yang akan di persiapkan maupun telah menduduki jabatan struktural," katanya. Semua ini kata dia, sudah sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 101 tahun 2000 pasal 7 yang di anggkat dalam jabatan struktural belum mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan

sesuai tingkat jabatan structural wajib mengikuti dan lulus selambat-lambatnya 12 bulan sejak yang bersangkutan di lantik menduduki jabatan III dan IV. "Dengan adanya pelatihan Diklat tersebut agara meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara propesional dengan di landasi kepribadian dan pegawai Negeri Sipil sesuai dengan kebutuhan intansi," bebernya Kemudian untuk sasaran pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat III angkatan V, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat IV angk a t a n X I V a d a l a h t e r w ujudnya PNS yang memiliki kompetensi pemahaman tentang standar kompetensi ataupun kemampuan yang harus di miliki pejabat structural. BETTER-yen/rtc

BANGKO PUSAKO - Ini pelajaran berharga bagi masayarakat. Hati-hati permainan judi lewat SMS di handphone. Bealkangan ini cukup banyak sms yang masuk yang memberikan nomor-nomor judi. Seperti terjadi di kabupaten Rokanhilir. Tim Opsnal Polsek Bangko Pusako Rohil berhasil menangkap pelaku judi kim dengan modus SMS. Tersangka Sudarto (48) mengaku baru melancarkan aksi dua pekan terakhir. Kapolres Rokan Hilir AKBP Tonny Hermawan, R.S.Ik melalui Kapolsek Bangko Pusako AKP James Sibarani kepada wartawan, Kamis (7/11/13) mengatakan, sebelum berhasil menangkap pelaku, warga jalan lintas Riau-Sumut KM 16 Balam Kepenghuluan Bangko Bakti, Bangko Pusako, polisi terlebih dahulu mendapatkan informasi dari mayarakat adanya aktivitas judi yang telah meresahkan. "Informasi diterima Senin (4/ 11/13) lalu, selanjutnya tim opsnal melakukan pengecekan sesuai dengan data dan

informasi yang diperoleh, lalu ditemukan tersangka sedang berada di rumahnya yang saat itu sedang memegang satu buah handphone yang digunakan untuk menerima pesanan nomor atau angka-angka," ujar AKP James Sibarani. Setelah handphone tersebut dibuka dan ditemukan SMS berisi pesanan nomor-nomor kim. "Tersangka tidak dapat mengelak dan mengaku bahwa perbuatan itu telah dilakukan dalam dua pekan terakhir," ujar James. Selanjutnya, dilakukan penahanan terhadap tersangka di Mapolsek Bangko Pusako, turut disita dari tangan tersangka berupa uang kontan hasil penjualan nomor sebanyak Rp349 ribu serta barang bukti berupa handphone nokia type 1280. "Pasca penangkapan dilakukan pengembangan ke arah pelaku lain, termasuk siapa yang memodali namun sampai saat ini, tersangka lainnya belum berhasil ditemukan," kata James. BETTER-yen/rtc

Polisi Sita Kayu Olahan Ilegal BAGANSIAPIAPI - Walau razia kayu ilegal dan kayu olahan ilegal terus dilancarkan, namun masih saja perbuatan tersebut dilakukan oknum tak bertanggungjawab. Kayu olahan sepanjang sekitar 1 meter, sudah dibulatkan dengan diameter berkisar sebesar tangkai sapu, sebanyak sekira 1.000 batang ditemukan tak bertuan di Sungai Nyamuk, Kecamatan Sinaboi, Rohil. Sementara, kayu tersebut diamankan polsek setempat, pemiliknya belum berhasil ditangkap. Informasi yang berhasil wartawan rangkum Kamis (7/11/ 13), sejumlah warga mengangkat kayu temuan tersebut keatas truk cold diesel dari bawah jembatan, pada sebuah sungai, perbatasan antara Kepenghuluan Sungai Nyamuk dengan

Kepenghuluan Raja Bejamu, dibawah pengawalan polisi. Terkait penemuan tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Rohil, Suandi, dihubungi melalui selulernya mengaku akan menelusuri penemuan kayu tersebut, dia belum berani memastikan kalau kayu tersebut tergolong illegal logging atau bukan, namun jika hanya untuk kepentingan ekonomi masyarakat, perlu pertimbangan. Kapolsek Sinaboi, AKP Sawaludin Pane ketika dihubungi membenarkan kayu hasil temuan tersebut telah diamankan pihak kepolisian. Namun pemilik kayu ini sampai sore belum diketahui. “Sudah dari pagi kami mengintai, tapi tak ketemu juga,� katanya. Penangkapan kayu ini katanya karena ada indikasi produksi

POLISI sita kayu ilegal di rohil.

massal keluar

yang akan dibawa daerah, sedangkan

berdasarkan peraturan yang berlaku, semua hasil hutan yang

tidak memiliki surat-surat resmi bisa diperkarakan.BETTER-yen/rtc


SUMBAR/KEPRI

 Tertibkan Peraga Kampanye

Panwaslu-KPU Anambas Gelar Koordinasi ANAMBAS- Panitia Pengawas Pemilu bersama Komisi Pemilihan Umum dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Anambas Kepulauan Anambas, telah berkoordinasi untuk menertibkan alat peraga kampanye yang menyalahi aturan. “Pada prinsipnya kita harus berkoordinasi dengan Pemda, dalam hal ini Bakesbang Pol untuk menertibka sejumlah alat peraga kampanye yang melanggar PKPU No15/2013,” Ketua Panwaslu Anambas, Indra Yani di Kantor Bakesbang Polinmas, kemarin. Dikatakan, pertemuan dengan Bakesbangpolinmas membahas sejumlah agenda, mulai dari jadwal penertiban, koordinasi personel yang akan diturunkan hingga peralatan dan perlengkapan yang akan digunakan. “Banyak yang kita bahas. Personel, jadwal dan semua peralatan yang mendukung. Karena kita ini kan ada di wilayah kepulauan, jadi tanpa koordinasi yang tepat akan sulit untuk melakukan kegiatan ini,” ujar Indra Yani. Koordinasi penting untuk menertibkan alat peraga sebagai tindakan nyata Panwaslu dan KPU Anambas. “Sampai sekarang belum ada tindakan. Memang sesuai dengan aturan, kita bisa saja menindak tanpa pemberitahuan. Namun kita lakukan langkah persuasif dulu. Kita imbau untuk ditertibkan dulu, kalau tidak dilaksanakan baru kita tindak,” kata komisioner KPU Anambas, M. Sani. Diakui, sudah memberitahukan secara lisan kepada beberapa partai yang disinyalir melanggar aturan pemasangan alat peraga kampanye. “Selama ini sudah ada beberapa partai yang sudah kita tegur melalui telepon. KPU memberitahukan ada pelanggaran. Kalau untuk penindakan secara nyata memang belum,” ujar Sani. Namun dengan berkoordinasi dengan Bakesbang Pol, artinya laporan yang selama ini masuk ke Panwaslu dan KPU akan bisa ditindak secara nyata, sehingga penegakan PKPU No. 15 tahun 2013 bisa dilaksanakan dengan adil kepada seluruh Papol. “Masa peringatan sepertinya sudah cukup. Sekarang saat kita tertibkan,” tukasnya. BETTER-ant

Kadin Usulkan Upah Khusus Pekerja UKM BATAM- Kamar Dagang dan Industri Kota Batam mengusulkan upah khusus untuk pekerja Usaha Kecil Menengah karena tidak mampu menggaji karyawan dengan ketentuan Upah Minimum Kota yang dituntut pekerja. "Kadin Batam mengusulkan revisi UU Tenaga Kerja untuk UKM, supaya tidak disamakan dengan pengusaha besar," kata Ketua Kadin Batam, Ahmad Maruf di Batam, kemarin. Menurutnya, aturan penetapan UMK selama ini tidak berpihak pada UKM. Terbukti, dalam perumusan UMK triparid oleh Dewan Pengupahan hanya melibatkan pengusaha besar yang tergabung dalam Apindo, tidak pengusaha UKM. Padahal, jumlah UKM di Batam sangat banyak dan semuanya tidak mampu membayar pekerja sesuai UMK. "Saat krisis ekonomi global yang lalu, hanya UKM yang eksis, sehingga pemerintah wajib membela pelaku UKM," katanya. Pelaku UKM harus dilindungi dengan memberikan perlakuan khusus upah pekerjanya agar tidak gulung tikar. Kadin Batam sudah menyampaikan usulan revisi UU Tenaga Kerja terkait upah di sektor UKM kepada Menteri UKM dan menembuskannya ke beberapa pihak terkait. Di tempat yang sama, Wakil Ketua Bidang Koperasi dan UMKM Kadin Batam, Syarifuddin Andi Bola memastikan, berapapun kesepakatan UKM antara pemerintah, pekerja dan pengusaha dalam tripartid, UKM tidak mampu mengikutinya. "Apa pun keputusan dewan pengupahan, UKM tidak akan mengikuti," katanya. Dia menghitung, UKM hanya mampu menggaji pekerjanya masing-masing di bawah Rp2 juta. Namun, ia mengusulkan agar penggajian pekerja UKM disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pengusaha. Di Batam terdapat sekitar 100 ribu pelaku UMK. Setiap UMK rata-rata memiliki lima pekerja. Ketua KSPSI Batam, Saiful Badri menyatakan sepakat dengan usulan penggolongan upah sektor UMK. "Tidak hanya UKM, semua bidang harus dibedakan," ujarnya. Dikatakan, memahami UKM tidak mampu membayar Pekerja sesuai UMK yang ditetapkan, karena penghasilan yang terbatas. Namun, kata dia, harus dibuat pengelompokan yang jelas, agar tidak semua pengusaha mengaku pelaku UKM. BETTER-ant

JUMAT

15

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

Demo IAIN Menuntut Transparansi Rektor PADANG-Aksi unjuk rasa mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Bonjol Padang menuntut Rektornya transparan dengan masalah anggaran dan sarana prasarana kampus, Kamis (7/11) pagi berlangsung. Mahasiswa menilai, Makmur Syarif, Rektor IAIN Imam Bonjol tidak transparan dalam mengelola anggaran yang seharusnya harus diketahui sepenuhnya oleh mahasiswa. “Rektor tidak transparan dalam menyampaikan

persoalan maupun anggaran yang lari tidak jelas serta tak ada realisasinya,” kata juru aksi saat ditanyai oleh wartawan di Kampus IAIN Imam Bonjol. Ditambahkan, mahasiswa juga menuntut perihal sarana pra-sarana kampus yang sampai saat ini belum ada kejelasannya. “Mana sarana yang telah dijanjikan itu, tidak pernah ada hasil finalnya, kami cuma disuruh menunggu terus,” tegasnya. Menanggapi hal tersebut, Makmur Syarif sebagai Rektor

IAIN menjelaskan secara rinci kepada mahasiswa terkait tuntutan yang ditujukan kepada dirinya. “Kami selalu merealisasikan yang telah ada, tapi ada beberapa kendala dan seharusnya kita juga bisa mengerti, karena ini bukan sepenuhnya kesalahan pihak kampus,” ujarnya. Makmur menjelaskan, mengenai kendala yang terjadi, salah satunya mengenai anggaran dana pada proyek pembangkit listrik yang bersumber dari Badan Nasional Penang-

gulangan Bencana (BNPB). Pihaknya telah meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk merealisasikan dana tersebut pada pertengah tahun ini, tetapi nyatanya akan dikeluarkan pada akhir tahun 2013. “Iya kita ada beberapa kendala, dan kita sedang menanganinya, contoh saja proyek gardu listrik yang masih belum selesai, karena itu merupakan anggaran dari BNPB Pusat jadi harus ada persetujuannya oleh DPR.

Kita sudah minta untuk dipercepat, tapi ternyata bisanya akhir tahun ini” ungkapnya usai unjuk rasa kepada wartawan. Sementara terkait pungutan mahasiswa sekitar 500 ribuan yang dihitung setiap semester untuk bus operasional, pihaknya berjanji akan menghapuskan hal tersebut. “Untuk tuntutan mahasiswa yang lainnya seperti pungutan itu akan dihapuskan” tuturnya. BETTER-pdt

Dinkes Anambas Gelar Bakti Sosial Kesehatan

PRODUKSI Padi Meningkat. Berdasarkan data BPS Sumbar, produksi padi meningkat mencapai 2 juta ton lebih, tahun ini.

ANAMBAS- Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Star Energy mengadakan bakti sosial kesehatan menyambut Hari Kesehatan Nasional. Bakti

sosial digelar di Puskesmas Tarempa dengan menghadirkan dokter spesialis telinga hidung tenggorokan (THT), kulit dan kelamin. Dalam bakti sosial tersebut,

Star Energy turut menurunkan tim medis sebanyak 10 orang, termasuk 2 dokter spesialis dari RS Mitra Kemayoran. “Bakti sosial ini diadakan 2 hari,” kata Kepala Dinas Kesehatan

Anambas, Said M. Damrie, kemarin. Said M Damrie mengatakan, sengaja memprioritaskan penanganan penyakit THT, kulit dan kelamin karena kedua penyakit tersebut kerap ditemukan di wilayah kabupaten maritim ini. Namun, banyak kasus penyakit THT, kulit dan kelamin di Anambas belum bisa diatasi dengan sempurna. “Kalaupun bisa diatasi, harus dirujuk ke luar Anambas,” katanya lagi. Kasus penyakit THT, menurut dia, hampir setiap ditemukan di Anambas, mulai kasus kecil, hingga besar, sementara penyakit kulit juga sering ditemui di beberapa kecamatan. Menurut laporan terakhir yang masuk ke Dinas Kesehatan, Kecamatan Siantan Timur, Siantan Tengah dan Siantan Selatan dominan penyakit kudis atau scabies yang merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau. Disinggung penyakit kelamin, Said M Damrie memaparkan cukup banyak juga ditemui yang pada umumnya bukan akibat hubungan seks yang berlebihan

atau tidak sehat, namun akibat kesadaran hidup bersih masyarakat yang rendah. “Penyakit kelamin kan tidak harus karena hubungan seks yang tidak sewajarnya. Tapi banyak juga akibat kurangnya tingkat kebersihan, seperti gangguan saluran kemih dan lain sebagainya. Itu yang banyak ditemui di Anambas,” katanya. Anambas belum memiliki dokter spesialis beberapa penyakit tersebut. Sampai hari ini, baru dokter spesialis dasar yang ada, yakni spesialis anak, spesialis kandungan, spesialis bedah dan spesialis penyakit dalam, ditambah anestesi. “Kita tidak punya dokter spesialis THT, kulit dan kelamin. Karena itu kita prioritaskan dalam bakti sosial kali ini,” ujarnya. Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. “Kita buka bakti sosial ini untuk masyarakat umum, PNS maupun swasta. Jadi manfaatkanlah kesempatan ini, belum tentu ada lagi di masa mendatang,” imbaunya. BETTER-ant

Michel-Jadi Menggugat Hasil Pilwako ke MK PADANG-Pleno penetapan suara pilwako kota Padang telah berlangsung, Senin (4/ 11) lalu di hotel Grand Inna Muara dengan keputusan akhir pilwako dilakukan dua putaran dan diikuti pasangan nomor urut sepuluh (Mahyeldi_Emzalmi) yang perolehan suara 29,45 persen dan pasangan nomor urut tiga (De-Je) dengan presentase

19,11 persen. Dalam pleno itu terjadi aksi protes beberapa saksi dari pasangan calon seperti pasangan nomor urut lima dan pasangan nomor urut dua, dengan alasan banyaknya terjadi kecurangan dan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilwako 30 Oktober ini. Salah satu pasangan calon nomor urut dua melalui

tim pemenangannya, Yusak David mengatakan, akan mengajukan masalah tersebut kepada MK, ucapnya setelah melakukan protes pada hasil rapat pleno. Ketika dihubungi, Kamis(7/11) mengenai rencana gugatan ke MK tersebut, tim pemenangan Yusak mengatakan, kalau sekarang masih tanggal 7 November dan belum habis

Pengumuman

Pengumuman

Dengan akta tertanggal 18 Oktober 2013 nomor 21, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. VANJAYA MANDIRI, brkedudukan di Pekanbaru. Didalam Perseroan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. VANJAYA MANDIRI berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan d ap a t d i a j u k a n s e l a m b a t lambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah p en g u m u m a n i n i k e p a d a Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. R a s u n a S a i d K a v, 6 - 7 , Jakarta.

Dengan akta tertanggal 30 Oktober 2013 nomor 36, yang dibuat dihadapan H. RIYANTO,SH,MKn Notaris di Pekanbaru, telah didirikan PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA, brkedudukan di Pek a n b a r u . D i d a l a m P e rs eroan tersebut telah dimasukkan segala aktiva dan pasiva dari CV. HIMAWAN BUKIT KENCANA berkedudukan di Pekanbaru. Keberatan/keberatan atau sanggahan-sanggahan dapat diajukan selambat-lambatnya dalam waktu 30 (tugapuluh) hari setelah pengumuman ini kepada Direktur perdata Direktorat Jendral Administrasi Hukum Umum Depatemen Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Jalan HR. Rasuna Said Kav, 6-7, Jakarta.

Direksi

Direksi

PT. VANJAYA MANDIRI

PT. HIMAWAN BUKIT KENCANA

masa gugatannya. "Lihat saja nanti perkembangannya, namun berkas dan data-data telah kita serahkan dan dilampirkan kepada KPU tingkat kota saat rapat pleno kemarin," papar Yusak David. Sementara pengamat politik, Andi Rusta menanggapi gugatan yang dilakukan tim Michel-Jadi ke MK

mengatakan, hal itu wajar saja dilakukan dan lebih bagus, karena dapat menentukan apakah Pilwako bisa berjalan sesuai aturan dengan baik atau tidak. Untuk masyarakat, nantinya dapat menilai hasil keputusan dari MK apakah terdapat kecurangan atau tidaknya dalam pelaksanaan pilwako nantinya. BETTER-pdt


16

JUMAT

GALERI FOTO

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

BUP ATI dan unsur Muspida saat berada panggung kehormatan pada malam tahun Hijriyah 1 muharam. BUPA

Semarak Tahun Baru Islam 1435 H di Rohul

ANTRAKSI Satpol PP Rohul saat melintas di pentas saat pawai semarak tahun baru Hijriyah.

SAMBUT AN Bupati Rohul Dalam Acara Pawai Takrub (Selasa 05 November 2013). SAMBUTAN

BUP ATI Rohul mengangkat Bendera Untuk peserta Pawai Takrub menyemarakkan Sambut Bulan BUPA Muharam 1435 H (Selasa 05 November 2013).

LAPORAN Kadispora Rohul Selaku Ketua Panitia Kegiatan Pawai Takrub 1435 H (Selasa 05 November 2013).

PARA peserta pawai takruf sedang melintas dijalan raya arah simpang tangun posir pengaraian

PA WAI Takruf yang Menampilkan Kakbah dan Onta (Selasa 05 November 2013). PAW

TARI Persembahan malam Tahun Baru 1435 H di Astaka MTQ Pasir Pengaraian (Senin 04 November 2013).

KEMERIAHAN Kembang Api Malam Tahun Baru 1435 H di Astaka MTQ Pasir Pengaraian (Senin 04 November 2013).

GRUP Gambus El Soraya dari Kota Medan juga turut memeriahkan Malam 1435 Muharam di Kota Pasir Pengaraian (Senin 04 November 2013).

GRUP Raihan Dari Negeri Malasia Ikut memeriahkan Malam Sambut 1435 H (Senin 04 November 2013).


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621

Menuju Zero Kemiskinan

better.birokampar@gmail.com

17

JUMAT, 08NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

Eva Yuliana Minta Kepsek SDN-034 Taraibangun Diganti TAMBANG - Hj Eva Yuliana, SE, Wakil Ketua DPRD menyatakan dengan tegas meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Drs H jawahir, M.Pd mengganti Mariyana, Kepala Sekolah SDN 034 atas adanya laporan dari sejumlah wali murid dan beredarnya pemberitaan di sejumlah media massa seminggu belakangan ini tentang issue perselingkuhannya dan dugaan terjadinya pungutan liar. Laporan itu diterima Eva Yuliana beberapa hari lalu, maka Kamis (7/11/2013) bersama Drs H Jawahir, M.Pd, Kepala UPTD P dan K Kecamatan Tambang, Alfian, Ssi, Msi, Kepala Desa, Kamiruddin, S.Ag, datang ke sekolah itu untuk mengkroscek kebenaran informasi yang disampaikan tersebut, dihadiri pula Mariyana, Spd Kepala sekolah SDN 034 Desa Tarai Bangun, "Saya sengaja saya datang ke sini, berarti ada permasalahan besar, sudah seminggu ini gonjang-ganjing dari mulut ke mulut tentang sekolah ini, " kata Eva. “Saya minta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengganti ibu Ana dari jabatannya sebagai kepala sekolah di SDN 034 ini digantikan dengan yang lain, agar sekolah ini kondusif dan aman kembali, tujuan kita kesekolah adalah untuk meningkatkan akhlak dan moralnya kalaulah kepala sekolahnya ga benar mau jadi apa sekolah kita ini dan saya tidak

ingin ada keributan lagi di sekolah ini, “ tegas Eva. Eva mengatakan dirinya sangat tercoreng, juga atas nama DPRD dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, apalagi Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau oleh ulah dan prilaku yang menodai dunia pendidikan, "Ini sudah mencoreng lembaga dewan, Disdikbud juga mencoreng kaum perempuan, selama ini saya berupaya mengangkat derajat kaum perempuan di Kampar dan ini juga mencoreng pilar pembangunan Kabupaten Kampar terutama pilar ketiga dan ini juga membuat wali murid tidak enak wali murid, " jelasnya. Sebelumnya Eva mengatakan bahwa dirinya banyak mendapatkan telephon dari wali murid termasuk rekan dan kolgenya, "Saya merasa malu dan tidak enak, apalagi sudah mendapat ditelephon dari teman-temannya saya tidak saja dari Kampar tetapi dari Propinsi Riau, bukan saja Desa Taraibangun atau Kampar yang malu, maka saya cek langsung apa sebenarnya yang terjadi, “ kata dia. Tak hanya masalah pungutan liar dan issue perselingkuhan yang membuat istri Bupati Kampar ini “meradang”, ia diisukan mendapat sogokan uang Rp20 juta dari Mariyana ketika ia diangkat menjadi Kepala Sekolah sekolah itu dua tahun lalu. “Saya diisukan menerima uang Rp20 juta atas duduknya Mariyana menjadi Kepala Sekolah disini dan juga men-

foto : netty

KR OSCEK : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Hj Eva Yuliana SE, didampingi Kadis P&K Kampar KROSCEK Jawahir, saat melakukan kroscek langsung ke SDN 034 Desa Tarai Bangun Kamis (7/11/2013).

dapat informasi telah membacking ibu Ana sehingga laporan ini awalnya akan dilaporkan kepada DPRD Kampar, mereka tidak mau melaporkan permasalahan ini ke dewan karena mereka mengatakan percuma lapor ke depan ke ibu Eva, ibu Eva telah membacking ibu Ana, “ kata Eva menjelaskan dari informasi serta pengakuan yang sampai kepadanya. “Saya tidak pernah menerima berbentuk apapun dari ibu Ana ini untuk jadi Kepala Sekolah dan saya tidak per-

nah membacking ibu Ana ini, niat saya sangat tulus hanya untuk membantu nya apalagi dari kalangan perempuan dan dia sudah lama jadi guru disini, tapi kenyataannya seperti ini, saya benar-benar kecewa, ” tegas Eva dengan nada emosi. Eva juga menambahkan mengenai laporan tentang pungutan liar kepada para siswa yang dilakukan oleh Maryana, juga harus segera di hentikan karena setiap sekolah sudah memiliki dana Bos kecuali untuk uang pakaian, kalau

tidak segera diatasi anak didik kita akan jadi imbasnya. Sementara itu, Jawahir, Kepala Dinas P dan K menyampaikan hal yang sama bahwa ia baru saja pulang dari Mekkah mendapatkan kabar telah terjadi pungutan liar dan adanya issue perselingkuhan Kepsek SDN 034 Taraibangun ini, “Kami mendapat info dari wali murid, makanya kami turun mengecek ke sini, “ tukasnya. Setelah melakukan kroscek dilapangan dan ditemukan fakta dari issu yang ber-

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

foto : alan

 Harapan Bupati Kampar

Lapas Bangkinang Jadi Percontohan di Indonesia yang dihadiri Walikota Pekanbaru HM Firdaus, MT, Kakanwil Kemenkumham Riau Bambang Widodo, Kalapas Klas IIB Bangkinang Agus Prihatno, Kapolres Kampar, Dandim 0313 WB. Jefry mengatakan, para alumni Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) sudah banyak belajar memanfaatkan dan mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat, belajar bagaimana cara bercocok tanam untuk tanaman bawang, cabai, jagung maupun bidang bidang perikanan tentang bagaimana memilih bibit dan beternak ikan yang baik, oleh karena itu inilah yang sebaiknya bagi mereka Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Bangkinang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Cokro Aminoto dan

Kadis Perikanan mendapat tugas tambahan dari Bupati agar ditambah bantuan di Lapas ini seperti bantuan bibit untuk cabai, bawang dan untuk bitit ikannya serta diberi tambahan pelatihan bagi penghuni lapas. Jefry meminta kepada alumni P4S menunjukkan jati diri alumni dengan kelakuan baik dan jaga nama baik lapas. “Pak Kepala Lapas Klas IIB Bangkinang, Agus Prihatno silahkan menghubungi para kepala dinas kalau ada perlu bantuan, dan saya minta kepada Kakanwil Kemenkumham Riau Bambang Widodo agar dapat memberikan dorongan dan supportnya,“ ucapnya berharap. Sementara Kakanwil Kemenkumham Riau Bambang Widodo ketika diminta tanggapan mengenai

Di sela-sela pertemuan tersebut, sejumlah wartawan meminta tangapan dan penjelasan Mariyana terhadap kabar yang cukup menghebohkan dirinya itu, ia menampik semua tuduhan yang ada di sejumlah media massa belakangan ini, “Semua apa yang diberitakan itu tidak benar, apapun yang di tuduhkan orang terhadap saya satu pun tidak ada yang benar, untuk ini saya bersama orang-orang tertentu menyiapkan langkah-langkah, saya belum bisa menjelaskan sekarang ini, “ ucapnya sambil kembali ke ruang rapat. Komite Minta Klarifikasi Sementara itu Anggota Komite Anto yang juga seorang RT ini meminta kepada Kepsek Mariyana untuk memberikan penjelasan tentang Pungutan saja, kalau yang menyangkut pribadi itu kami selaku komite tidak akan ikut campur,kata anto. Masyarakat selama ini setahunya biaya anak sekolah SD itu dari Pemda Kampar kan Gratis tanpa ada pungutan tapi kok masih ada juga,oleh karena itu saya selaku anggota komite juga sudah pernah melayangkan surat kepada Kepsek dan kepala UPTD Tambang perihal dana tambahan yang diminta Sekolah SD 034 ini, namun kami masih menunggu hasilnya malah beritanya sudah terbit di koran ataupun Youtube, kata Anto. BETTER-netty/hen

Kampar Dukung Investasi Meningkatkan Ekonomi Rakyat

PANEN JAGUNG : Bupati Kampar H Jefry Noer saat panen perdana jagung di halaman Lapas Kelas II B Bangkinang Rabu (6/11/2013). Bupati berharap program ini menjadi percontohan di Indonesia.

BANGKINANG KOTA - Bupati Kampar, Jefry Noer berharap Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIB Bangkinang dapat menjadi percontohan bagi Lapas se-Indonesia, melalui kegiatan pembinaan Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). “Kedepan saya mengharapkan lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kampar dapat menjadi lapas percontohan bagi Indonesia. Akan kita tingkatkan terus kegiatan pembinaan di lapas Bangkinang agar nantinya orang dapat belajar kesini tentang bagaimana cara pembinaan yang benar bagi warga binaan di lapas kelas IIB Bangkinang,“ kata Jefry Noer pada acara panen raya jagung perdana di areal pondok asimilasi Lapas, Rabu (6/11/2013)

kembang, artinya tugas tambahan sebagai kepala sekolah tidak bisa diemban lagi dan merupakan wewenang kepala dinas untuk menarik kembali tugas tambahan sebagai kepala sekolah "Bila tidak ada kesesuaian antara kepala sekolah, guru dan komite, maka apa jadinya sekolah kita ini, kalau tidak ada lagi hubungan baik antara unit itu, apa yang kita inginkan untuk meningkatkan SDM tidak akan tercapai, maka perlu kekompakkan dan keharmonisan antar semua lini yang ada, "ujar Jawahir Jawahir juga menjelaskan bahwa seluruh pungutan komite yang ada disekolah ditanggung oleh pemerintah daerah kecuali baju seragam sekolah, masih beban dari orang tua,tak ada alasan lagi untuk memungut pungutan liar. Disi lain, Kamiruddin, Kades menyampaikan “Berhenti atau tidak ibu Maryana itu urusan dinas, jangan jadi permusuhan, bukan mencari kesalahan-si A dan si B, juga supaya tidak ada yang jadi pahlawan kesiangan, “ jelasnya. Usai menyampaikan persoalan itu, Eva meninggalkan ruangan dan meminta kepada Kadisdikbud, Komite, UPTD, dan Wali Murid menyelesaikan permasalahan menyangkut semua biaya-biaya dan persoalan siswa yang menjadi topic permasalahan di sekolah itu secepatnya supaya tidak merugikan pelajar yang benar-benar ingin mengenyam pendidikan di sekolah ini, kata Eva.

keberhasilan yang sudah diraih warga binaan lapas Bangkinang dan jalinan kerja sama dengan Pemda Kampar, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan, dukungan dan kerjasama yang baik dari Pemda Kampar yang di motori Bapak Bupati Kampar Jefry Noer. ''Disamping itu kegiatan ini akan dilaporkannya kepada menteri Hukum dan HAM,'' katanya. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Kabupaten Kampar dapat menyentuh Kabupaten lain yang belum mengambil peran serta dalam rangka pembinaan warganya terutama yang ada di lembaga pemasyarakatan untuk menjadi insan yang mandiri agar nantinya setelah mereka bebas dapat menjadi warga yang professional dan berjiwa wira usaha.BETTER-alan

BANGKINANG KOTA - Badan Penanaman Modal Pemerintah Daerah Riau, khususnya Kabupaten Kampar, kedepan mesti menjadi Institusi Penanaman modal yang handal untuk menunjang pembangunan daerah dan Ekonomi rakyat melalui peningkatan investasi dan daya saing. Hal diatas merupakan target Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar untuk kedepan yang disampaikan oleh Bupati Kampar yang diwakili oleh Asisiten I Bidang Pemerintahan Setda Kampar saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pemantapan Iklim Investasi dan Pengendalian Pelaksanaan Ionvestasi PMDN / PMA di Hotel Altha Bangkinang kamis (7-11/2013). Lebih lanjut Nukman mengatakan bahwa dapat kita lihat Realisasi Invstasi Penanaman Modal Dalam Negeri Kabupaten Kampar pada tahun 2011 sja dalam bentuk Rupiah penanaman modal mencapai Rp 214.09 milyar dan tahun 2012 sebesar Rp. 2,548.90 milyar, sedangkan Investasi Penanaman Modal Asing pada tahun 2011 sebesar US Dollar 13.61 dan tahun 2012 sebesar US Dollar 19.62. Pada dasarnya dapat diimplementasikan bahwa secara garis besar Provinsi Riau khususnya Kampar saat ini merupakan investasi terbaik, sebab peluang bisnis dalam kelapa sawit dan perminyakan karena di Kampar sendiri dalam bahasa diatas minyak dibawah minyak. Untuk itu pemda Kampar sangat terbuka dalam investasi dari luar selagi mengacu pada pilar kedua pembangunan kabupaten Kampar yankni Peningkatan Ekonomi Rakyat. Saat ini di Kampar suda lebih kurang sebantak 34 Pabrik Kelapa Sawit yang beroperasi, dari sekian banyak PKS yang sudah ada peningakatan ekonomi mas-

yarakat sudah banyak yang meningkat, sebab perusahaan akan bekerja sama dengan masyarakat dalam pengolahan kelapa sawit mulai dari penginjauan sampai pasca panennya. Walaupun Invetasi di Kampar perusahaan lebih dominan kelapa sawit, namun masih banyak sumber daya alam yang dapat dikembangkan. Akan tetapi investasi Para perusahaan alama RegulÀsi aturan harus telah selesai degan pemda kampar. Kerana sejauh ini masih ada terdapat dalam regulasinya kurang jelas sehingga menimbulkn mis komunikasi pihak perusahaan dengan masyarakat sehingga sering terjadi bentrok perusahaan dengan masyarakat. Semua investasi tersebut bermuara kepada untuk menzerokan kemiskinan, Pengangguran dan ruma-ruma kumuh di kabupaten kampat pada tahun 2014 akhir nanti. Lebih jelas Nukman juga mengatakan bahwa sejauh ini pemda kampar juga sudah banyak melakukan MOU dengan negara Korea, Malaysia, Vietnam dan Thailant terutama dalam pengolahan kelapa sawit dan Pakan Ikan yang tujuan utamanya agar meningkatkan ekonomi masyarakat Kampar. Sementara itu Kepala Badan Pelayanan Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Kampar Ali Sabri dalam sambutannya mengatakan bahwa upaya pengembangan investasi harus ditingkatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Dengan terbukanya lapangan pekerjaan masyarakat, mendorong ekonomi kerakyatan yang pada ahirnya akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kabupaten Kampar dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya. BETTER-netty

foto : netty

RAKOR : Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kampar membuka secara resmi rakor pemantapan iklim investasi Kamis (7/11/2013) di Bangkinang.


18

JUMAT

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

P2TP2A Fasilitasi Cari Orang Tua Asuh BANGKINANG - Setelah melahirkan anak nomor ke 14, sepasang suami istri asal Kecamatan Kabun, Kabupaten Rohul tega meninggalkan banyinya di rumah bersalin Husada Bunda, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar. Darah dagingnya itu ditelantarkan dan ditinggalkan begitu saja di rumah sakit setelah dilahirkan. Kini bayi yang ditinggalkan itu dalam pengawasan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Kampar untuk difasilitasi agar anak tersebut memiliki ibu asuh. Ketua P2TP2A Kabupaten Kampar Zamri, SH di dampingi pengurus P2TP2A Kabupaten Kampar Kamis (7/11/2013) kemarin menyampaikan bahwa anak itu ditinggalkan ibu kandungnya sejak lebih sebulan lalu di RS Husada Bunda Salo. "Bayinya ditinggalkan begitu saja di rumah sakit dan orang tuanya itu menghilang," ujarnya. Dikisahkan Zamri, pada bulan September lalu datang sepasang suami isteri ke RS Husada Bunda. Sang Isteri hendak melahirkan. Pada 26 September 2013, perempuan ini melahirkan bayi laki-laki melalui operasi cesar. Anak ini merupakan anak yang ke-14. Dua hari setelah itu sang ibu menghilang. Diperkirakan ia melarikan diri melalui jendela. Diduga ia tega meninggal bayi karena tidak mampu membiayai biaya persalinan. Beberapa hari kemudian pihak rumah sakit mencoba mencari pelaku ke kecamatan Kabun. Hanya saja di Kabun pihak rumah sakit hanya menemukan rumah bekas kontrakannya yang sudah kosong dan kunci rumah sudah diberikan kepada pemilik rumah. Sampai kini tidak diketahui keberadaannya. Selanjutnya, pihak RS Husada Bunda, pada Selasa (5/11/2013) melapor ke P2TP2A perihal bayi yang ditelantarkan orang tua tersebut. Maka terhitung sejak Selasa bayi itu dalam pengawasan P2TP2A Kabupaten Kampar dan untuk sementara perawatan anak itu tetap di RS Husad Bunda sampai didapat orang tua asuh yang dinilai layak. Zamri mengaku dalam tiga hari ini sudah ada beberapa calon orang tua asuh yang mengajukan diri untuk mengangkat anak tersebut untuk di adopsi. BETTER-netty

foto : netty

HJ EV A YULIANA menyuapkan obat filariasis (pencegah penyakit kaki gajah) terhadap alam murid SDN 012 Tuah Indrapura Desa Batang Batindih Kecamatan Rumbio Jaya. EVA

 Pencanangan CTPKs di Kampar

Eva Suapkan Obat Filariasis RUMBIO JAYA - Eva Yuliana menyuapkan tiap butir obat pencegah penyakit kaki gajah (filariasis) kepada murid SDN 012 Tuah Indrapura Desa Batang Batindih, Rabu (6/11) di halaman sekolah itu, dua diantaranya tidak bisa menelan obat dari Dinas kesehatan Kabupaten Kampar itu hingga Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar ini memberikan pisang supaya dapat ditelan. Eva didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar, Herlyn Rahmola, Kepala BPPKB, Ir Dahlan menyuapkan satu persatu

obat itu ke mulut 10 perwakilan siswa yang dipanggil ke atas panggung acara Pencanangan Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia (CTPKs) dan pemberian secara simbolis obat filariasis/ kaki gajah.. Alam, siswa kelas 3 yang mendapat giliran ketiga dari 10 temannya itu mencoba dengan penuh semangat menelan tiap butir obat yang disuapkan oleh istri Bupati itu hingga matanya memerah, akhirnya ia memakan obat itu

dengan didorong oleh sebuah pisang. Eva pun tertawa geli melihat kejadian itu. Tidak hanya Alam ternyata Wahyu temannya yang mendapat giliran kesembilan juga tidak bisa menelan obat pencegah kaki bengkak itu, pelajar ini terpaksa menggigit obat itu, meski terasa pahit, namun karena motivasi oleh Eva Yuliana, obat itu ditelannya juga sampai ludes. Tak ayal semua yang menyaksikan tertawa. Herlyn menyebutkan, fi-

lariasis merupakan penyakit menular melalui gigitan nyamuk, ciri-cirinya kaki besar, maka untuk mencegahnya tidak lain melakukan sanitasi lingkungan dari bersarangnya nyanmuk dan memberikan obat pencegahannya. “Pemberian obat ini dilakukan secara massal, kecuali bagi anak dibawah umur 2 tahun dan ibu mengandung, pertama sudah dicanangkan oleh Bupati Kampar beberapa waktu lalu dan Pemberian Kedua ini di-

canangkan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar, Hj Eva Yuliana, “ ujarnya. Pencanangan Gerakan CTPS itu sekaligus dibarengi dengan pemberian obat filariasis/kaki gajah yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, ciricirinya kaki membesar, maka satu-satunya jalan mencegahnya dialukan sanitasi lingkungan dari bersarangnya nyamuk dan memberikan obat pencegahanya. BETTER-netty

Kecamatan Mulai Persiapkan Keikutsertaan Pekan Budaya

foto : roni

SEKCAM M Salim di dampingi Kasi Pemerintahan Riyadi saat menggelar rapat persiapan mengikuti Pekan Budaya Kampar dari Kampar Kiri Hilir.

KAMPAR KIRI HILIR Tidak berselang lama lagi, Kabupaten Kampar akan menggelar Pekan Budaya Daerah yang biasa dilaksanakan setiap tahun. Bahkan berbagai persiapan mulai dilakukan oleh setiap kecamatan untuk memeriahkan acara tersebut. "Jadikan pekan budaya sebagai ajang promosi daerah,''. Demikian disampaikan Camat Kampar Kiri Hilir Al-kautsar SSTP melalui Sekretaris Camat M Salim SPd ketika menggelar rapat persiapan pekan budaya daerah Senin (4/11/2013) lalu bersama seluruh Kepala Desa/Lurah se Kecamatan Kampar Kiri Hilir di Aula ruang rapat kantor camat. Menurut M Salim, setiap desa/kelurahan diberikan kesempatan untuk mempromosikan tradisi, adat, budaya

hingga produk kerajinan, kuliner yang bisa mengangkat nama baik daerahnya masing-masing. Setiap kecamatan nantinya akan menyediakan stand pameran untuk memperkenalkan beragam kuliner ataupun makanan khas dari masing-masing desa. M Salim juga menambahkan agar seluruh kepala desa/lurah bisa mengupayakan untuk membawa warga dalam pembukaannya nanti untuk mengikuti pawai sekaligus memperkenalkan tradisi adat budaya dari Kampar Kiri Hilir. ''Untuk itu kami mengajak agar masingmasing kepala desa/warga menyiapkan bus atau kendaraan masing-masing,'' ujar Salim. Tambah Salim, setiap desa harus membawa kuliner atau kerajinan untuk dipromosikan

dalam pameran. Tujuannya bukan sekedar untuk menjadikan stand terbaik, tapi bagaimana produk kerajinan ataupun kulinernya bisa di kenal masyarakat yang tidak saja datang dari kabupaten Kampar tapi masyarakat dari luar daerah juga pasti banyak yang datang, karena mereka juga ingin tau apa yang menonjol di kabupaten Kampar, imbuhnya menguraikan. M Salim berharap agar dalam pekan budaya nanti Kampar Kiri Hilir bisa dikenal dari apa yang kita promosikan nanti, apalagi saat ini di Kelurahan Sungai Pagar ada tempat pengolahan madu sialang yang sudah terkenal hingga ke Malaysia, tinggal nanti apa produk yang bisa kita promosikan selain madu sialang, pintanya berharap.BETTER-roni


PILAR TERKINI

JUMAT

19

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan betterbirokampar@gmail.com

MOHON kepada bapak bupati kampar dan kepala dinas kesehatan untuk melaku karna sudah banyak warga masyarakat kami terserang penyakit demam berdarah ( DBD ) kami sudah sangat khawatir sudah banyak warga kami terserang penyakit demam berdarah Dari Masyarakat Pasir Sialang REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celoteh-celoteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut cerita-cerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

foto : netty

FOTO BERSAMA : PKK foto bersama dengan Ketua DPW Kabupaten Kampar Hj Erita Zulfan dan anak asuh Panti kasih Ibu Bangkinang, usai menyerahkan bingkisan dari seluruh organisasi wanita se-Kampar Kamis (7/11/2013).

Pengurus PKK Serahkan Bingkisan Ke Panti Asuhan Kasih Ibu KAMPAR - Senyum lebar dan tawa ceria dari seluruh anak didik Panti Asuhan Kasih Ibu asuhan Dharma Wanita Persatuan (DWP) mengembang saat menerima ratusan macam bingkisan dari organisasi wanita se- Kabupaten Kampar, Kamis (7/11/2013) kemarin. Bingkisan berupa kebutuhan sehari-hari untuk anak asuh itu diserahkan Hj Eva Yuliana, SE,

Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar yang diwakili Yuspawanis (Bendahara) dan Yusnani (Sekretaris), didampingi Emi Jumrah (Ketua Pokja III) diterima langsung secara simbolis oleh Hj Eriati Zulfan, Ketua DWP. Dari tumpukan bingkisan itu berisi tas sekolah, kaos kaki, gamis, jilbab, kain batik sarung, sajadah, singlet selimut, handuk masing-masing 40 set dan sejum-

Guru dari Empat Kecamatan Ikuti MGMP

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Arianto (Kontributor Better Kampar) Lain Batobo Komua Jo Batobo Kini ADO Tando dunio ko ala tuo sanak, banyak nan ndak mungkin nan manjadi mungkin. Komua batobo, uang bagotoroyong bakojo samo pai kaladang pai bakojo kaladang ataupun sawa basamo samo manyalosaikan mulai mamangku sampai ka mananam dan sampai ka monuai, sacaro bagiliran sahinggo basagontak katiko mulai sampai Arianto ka mamanen basamo samo,tapi kalau kini ala jauo beda sanak condo siang jo malam,apo dek betu,tengoklah dek dunsanak ghamile uang dalam panjagho dai pado dikantorle,nyodek betu batobo basamo pulonyo mancai nak bapo dapek nak balobiojuole,mulai dai pejabat tenggi sampai ka pejabat desa atau pun dusun,conto ajola di desa,sampainyo majual boghe raskin ala jole dek pemerintah untuok masarakat miskin,dek kapalo desa nakbalobiojuole bajual boghe warga miskin,lai sabaliokdule?hilang dek nan banyak toge dek mncaghobuik nan saketek,kan tabaliok nomodu,mancalon awak piti awak banyak abi,katikoala jadi,haa..hak masarakat pulo nan baambiok,awak ba,ewuik ewuik baurusan dek toge puangai awak,pejabat tenggi condotujuo,ala jole inyo seorang hakim nan tenggi,tontu pulo dek inyo sah jo botal,nampak piti nan baungguok ilang wibawa baju hakim inyo toga dek piti cako,kia kawan ala maintai kawan alamaintai awak di balakang jadi tatangkok tangan awak,ndak sala pepatah uwang tuo do,sapandai pandai tupai malompek lamojo lambek pasti topek kadahan nan lapuok pasti kanjatuo juo kan iyo tio du sanak kok ndak sanak picayo tanyola ka uang tuo tuo du ndak juo sanak picayo ndak dapek dek deyen dule dan pai deyen dolu.

lah bantuan lainnya. "Mudah-mudahan bingkisan ini dapat bermanfaat bagi anakanak, " kata Eriati, Ketua DWP Kabupaten Kampar. Hj Eva Yuliana, SE, di lain tempat menyebutkan, "Bingkisan itu merupakan bentuk kasih dan sayang kaum ibu yang tergabung dari berbagai organisasi wanita se- Kabupaten Kampar yang dikumpulkan pada halal bi

foto : hendri

MGMP - 39 guru terlihat antusias mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se Kecamatan Tambang di SMPN 2 Kampar.

TAMBANG - Sebanyak 39 Guru dari empat kecamatan di Kabupaten Kampar, Tambang, Rumbio Jaya, Kampar Utara dan Kampar mengikuti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di gedung SMPN 2 Kampar Kamis (7/11/2013) kemarin. Empat Kecamatan yang me-

ngikuti kegiatan tersebut tergabung dalam Tiga Gugus, Mahmud Marzuki dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Ketuai oleh Zamirah Mpd,KH Akhmad Dahlan dengan Mata Pelajaran IPS ketua Mulhadi Mpd. Gugus Panglima Khatib mata Pelajaran PKN yang dike-

tuai Sofyan Mpd. Kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Kampar yang didanai langsung oleh APBN dengan total dana sebesar Rp28 juta per gugus dan di awasi juga oleh Disdikbud Kampar yang bekerjasama dengan LPMP Provnsi Riau. Zulkifli, salah seorang Panitia MGMP dari Kecamatan Tambang mengatakan kalau dirinya sangat terharu dengan tingginya antusiasme dari peserta MGMP ini. Tujuan diadakannya kegiatan ini pun sangat banyak sekali dalam membantu guru, seperti menunjang tekhnik Penyusunan Karya Ilmiah(PTK) dan materi lainnya dalam menyongsong kurikulum 2013 serta menghadapi kenaikan pangkat guru dalam kredit point, ucapnya. Jadi sangat banyak sekali manfaat yang di dapat oleh peserta MGMP ini yang sudah di buka dari tanggal 22 oktober sampai dengan 14 November ini, semoga untuk tahun-tahun selanjutnya kegiatan ini tetap dilanjutkan, agar nantinya Kampar mempunyai tenaga pendidik yang handal di bidangnya, tambah Zul.BETTER-hen

Yuspawanis menambahkan, "Tidak saja kaum ibu atau organisasi wanita yang bisa menyalurkan bantuan dan perhatian kepada anak-anak asuh di Panti Kasih Ibu ini, siapapun orangnya yang berniat beramal dan beribadah silahkan menyampaikannya bisa juga melalui bendahara PKK Kabupaten Kampar," ujarnya.

halal hari idul fitri beberapa waktu lalu, " jelasnya. Selain itu, Eva mengatakan bahwa selama ini Panti Kasih Ibu itu agak terabaikan, maka sebagai bentuk penebus rasa bersalah itu, seluruh pengurus organisasi wanita yang ada di Kabupaten Kampar sepakat menyisihkan rejeki untuk beramal ibadah, jelasnya.

BETTER-netty

50 Anggota Satpol PP Ikuti Diklatsar BANGKINANG KOTA - Selama 45 hari ke depan, 50 orang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar bagi pegawai honorer di Taman Rekreasi Stanum, Bangkinang. Peserta Diklat itu diikuti oleh anggota markas POL-PP dan beberapa anggota dari kecamatan yang belum pernah ikut pelatihan diklat dasar tersebut "Sebanyak 50 orang anggota POL-PP dari Markas sampai ke tingkat kecamatan mengikuti Diklat selama 45 hari dari tanggal 21 Oktober s/d 5 Desember 2013," kata Armen Kasi Pelatihan Satpol PP Kabupaten Kampar, Rabu (6/112-2013) usai pembukaan diklat. Pada Diklat itu, akan didatangkan nara sumber dari unsur Muspida Kabupaten Kampar, kepala dinas/badan di lingkungan pemkab juga dari Polres Kampar, Balalyon 132 Bima Sakti Salo, Kodim 0313 WB KAMPAR dan dari

Satpol PP sendiri. Peserta membentuk organisasi kelas dan pleton, melakukan apel malam, apel pagi, out bond dan building learning comitmen, melakukan olahraga sore, PBB, Pembentukan disiplin, mental dan etika Selain itu mereka juga diberikan materi tentang penyelenggaraan pemerintah umum dan kepamongprajaan, pengenalan perlatan operasional SAT POL PP, Teknik perlindungan masyarakat ketentraman dan ketertiban, termasuk teknik komunikasi negosiasi dan pengendalian massa, etika hukum dan HAM. Kegiatan sosial, membersihkan barak dan gotong royong lingkungan juga ada pembinaan rohani, pelatihan pengendalian huru hara, pembentukan jiwa kosra dan menjunjung tinggi kehormatan korps, pembentukan disiplin dan loyaliotas, jelas Armen.BETTER-jay

Kampar Rawan Bencana, Masyarakat Diminta Waspada BANGKINANG KOTA - Kepala Seksi Bencana Alam dan Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dissosnaker) Kabupaten Kampar Ali Zabar menyatakan, Kabupaten Kampar termasuk daerah rawan bencana alam yang setiap tahun selalu terjadi. Menurut Ali Zabar, bencana alam yang selalu terjadi di Kampar adalah puting beliung, banjir bandang, kebakaran dan longsor. "Jadi tak bisa kita prediksi, kita akan selalu menyampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada," kata Ali seperti dilan-

sir rac, Kamis (7/11/2013). Dipaparkannya, bencana banjir bandang pada 2011 lalu yang menenggelamkan 25 desa dari 11 kecamatan di Kabupaten Kampar merupakan bencana terburuk di Kampar. Saat itu 5.410 Kepala Keluarga (KK) atau 22.622 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman atau memilih tinggal sementara waktu di rumah keluarganya. Dalam periode Januari-Juli 2012, banjir bandang juga melanda Kecamatan Gunung Sahilan dan Kampar Kiri Hulu dan meng-

hanyutkan 21 rumah penduduk, merusak bangunan sekolah, Puskesmas dan rumah ibadah. Pihaknya mengimbau masyarakat selalu waspada dengan mendirikan desa siaga, sehingga dapat dicarikan cara penanggulangan dan pengurangan resiko bencana. Ali berharap Kabupaten Kampar segera membentuk forum pengurangan resiko bencana sehingga akan lebih terarah dalam melakukan aksi nyata dalam pengurangan resiko bencana. BETTER-rac

foto : jay

DIKLA TPOL PP - Kasi Pelatihan Satpol PP Armen memberikan pengarahan DIKLATT SA SATPOL kepeda peserta diklat dasar Rabu (6/11/2013) di Stanum Bangkinang.

Gema Islami

Memaknai Tahun Baru Hijrah (habis)

Oleh : Gustika Rahman S.Pd.I 2. MEMBACA Alqur’an, zikir yang paling baik adalah membaca Alqur’an, karena kitab suci ini

menyembuhkan berbagai penyakit serta pemberi jalan terang dan kebaikan dunia maupun akhirat. 3. Sering istigfar, mohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosadosa dan kesalahan yang dilakukan. Syaikh Abdul As Salam berkata, “Hendaklah engkau tidak meremehkan istigfar. Meremehkan istigfar berarti engkau meremehkan dosa. Perbanyaklah istigfar. Semoga diantara seratus istigfar yang engkau ucapkan, ada satu istigfar yang diterima oleh Allah SWT. 4. Rajin berdoa. “Berdoalah

kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan.” (QS. Al Mukmin:60). Orang yang mau berdoa berarti masih membutuhkan Allah SWT, berarti tidak sombong. Bukankah sombong termasuk tanda penyakit hati. Yang ke 5 Berselawat kepada Rasululloh SAW dengan mentaati perintah Allah SWT untuk berselawat kepada rasululloh SAW dengan harapan yang indah agar besok di akhirat bisa dekat dengan beliau, orang yang berselawat menandakan hatinya sehat. 6. Salat Malam.

Sesungguhnya salah yang paling utama setelah salat wajib adalah salat malam atau qiyamul lail” (HR Muslim). Ibadah ini memang agak berat dijalankan namun sangatlah bagus untuk menjaga ketaatan dan kekuatan iman. Orangorang yang banyak dosa akan merasa sulit melaksanakannya. Imam Hasan Basri pernah berkata, “Seseorang yang berbuat dosa, berat baginya untuk salah malam.” Saat ini tahun sudah berganti tahun 1434 H berganti ke tahun 1435 H. inilah saatnya

yang tepat untuk melakukan perubahan, perubahan paradigma dan perubahan pola pikir serta perubahan sikap dan perilaku dengan melakukan perjalanan menuju kebaikan, untuk mengharap dan menggapai ridho Ilahi dengan berhijrah hati. Selamat Tahun Baru Hijrah 1435, Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada kita semua, sehingga kita menjadi insan-insan yang di naungi oleh Allah SWT. Amiin Ya Robbal Alamin.


20 Sempena Hari Pahlawan 2013

Masyarakat Diimbau Pasang Umbul-umbul DUMAI - Berdasarkan surat Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia Nomor: B-1231/M.Sesneg/D-1/DK.000.01/ 10/2013 tanggal 31 Oktober, perihal Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tanggal 10 November 2013, menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk memasang umbulumbul dan spanduk di setiap kantor/ instansi di lingkungan pemerintah, BUMN/BUMD, instansi vertikal, perusahaan swasta, Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, sekolah negeri dan swasta serta hotel yang ada di Kota Dumai, terhitung mulai tanggal 08-10 November 2013. Demikian dikatakan Walikota Dumai melalui press release yang disampaikan Bagian Humas Pemko Dumai kepada awak Media, Kamis (07/11) kemarin. “Untuk spanduk, bisa disesuaikan dengan tema dan slogan peringatan Hari Pahlawan yakni Pahlawanku Idolaku yang dapatdiunduh di website Kementerian Sekretaris Negara (www.setneg.go.id),” pinta Walikota Dumai. Selain itu, masyarakat dan semua pihak juga diharapkan untuk dapat mengibarkan Bendera Kebangsaan Merah Putih satu tiang penuh mulai tanggal 08-10 November 2013 di depan kantor, pertokoan dan perumahan. “Kepada Camat, Lurah dan RT, diminta agar menyampaikan informasi ini kepada masyarakat di wilayahnya dan mengikutsertakan masyarakat dalam peringatan Hari Pahlawan tersebut,” tadnas Walikota.

JUMAT

DUMAI

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

Hari Ini, Rakor Final Persiapan HPS Ke-33

BETTER, Cahaya Putra

154 Mahasiswa STAI Tafaqquh Fiddin Diwisuda

MAHASISWA STAI Tafaqquh Fiddin diwisuda, kemarin.

DUMAI - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tafaqquh Fiddin Dumai mewisuda sebanyak 154 orang mahasiswa. Sidang Senat Terbuka Majelis Wisuda VII Sekolah Tinggi Agama Islam Tafaqquh Fiddin tersebut berlangsung di Ballroom Grand Zuri, Kamis (07/11). Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Dumai Khairul Anwar yang diwakili Asisten I Pemko Dumai Dwi Oristiawan. Pantauan Berita Terkini, prosesi wisuda ke VII STAI Tafaqquh Fiddin tersebut, berlangsung dengan hikmat, tertip dan lancar. Wisudawan duduk di sebelah kiri ballroom hotel dengan menggunakan jubah hitam dan penutup kepala. Ketua Yayasan STAI Tafaqquh ,Muhammad Rizal Akbar dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi dan bangga terhadap mahasiswa yang telah menamatkan kuliah dengan baik dan tepat waktu. “Saya bangga dengan para wisudawan ini, karena tetap bersemangat dalam menuntut ilmu. Gunakanlah ilmu yang didapat dengan baik dan manfaatkanlah sesuai dengan bidang dan kompetensinya,” ujarnya. Rizal juga berpesan agar para wisudawan tidak merasa puas dengan ilmu yang telah didapat saat ini. "Jangan jadikan wisuda ini sebagai fase terakhir dalam menuntut ilmu, tetapi jadikanlah awal untuk terus berkembang dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta masyarakatnya. Semoga para wisudawan mempunyai rasa percaya diri dalam menghadapi setiap persaingan yang ada dalam dunia kerja. Tunjukkan bahwa sarjana–sarjana Dumai juga mampu bersaing dengan daerah lain dalam merebut peluang kerja maupun yang ingin berusaha membuka lapangan kerja sendiri,” pintanya. Sementara, Walikota Dumai melalui Assisten I Pemko Dumai Dwi Oristiawan, mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang hari ini diwisuda. “Mari bersama–sama membangun Kota Dumai yang kita cintai ini. Karena tugas pembangunan merupakan tanggung jawab kita bersama,” ajaknya. Menurutnya, Dunia pendidikan merupakan alam yang mampu membentuk individu – individu yang tangguh secara intelektualitas dimana penguasaan salah satu bidang keilmuan ini nantinya memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi perkembangan kemajuan diri pribadi. “Kepada para wisudawan saya berpesan, terapkanlah ilmu yang selama ini diperoleh di masyarakat dan kehidupan sehari–hari. Sesungguhnya pengetahuan keagamaan tidak akan lekang dimakan waktu, tidak akan lepas dari segala segi kehidupan manusia mulai dari ia dilahirkan sampai pada batas waktu yang telah ditentukan Sang Khaliq kepada makhlukNya,” pesan Dwi. Kepada para Akademisi, Dwi juga mengucapakn mengucapkan tahniah atas kinerjanya yang telah bersusah payah mencurahkan segenap tenaga serta pikiran mengajar dan mengelola STAI, sehingga mampu melahirkan para sarjana baru. BETTER, Cahaya Putra

WALIKOTA DUMAI Khairul Anwar memimpin Rakor persiapan HPS di Dumai, beberapa waktu lalu.

DUMAI – Setelah Kota Dumai ditetapkan sebagai tempat penyelenggaraan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-33 dan rakor Dewan Ketahanan Pangan (DKP) tingkat Provinsi Riau tahun 2013 yang akan diselenggarakan pada 18 November mendatang, maka hari ini, Jum’at (08/11), akan digelar rakor final persiapan HPS dan DKP di Media Center, Jalan Putri Tujuh Dumai. Rakor ini rencananya akan langsung dipimpin oleh Walikota Dumai Khairul Anwar didampingi oleh Kepala Dinas Per-

tanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Dumai Suriyanto, serta dihadiri oleh Dinas terkait dan pihak Kepolisian, juga direncanakan akan menghadirkan pihak–pihak terkait dari Provinsi Riau. “Rakor final persiapan HPS ke-33 dan rakor DKP tahun 2013 tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai, akan kembali kita laksanakan pada Jum’at (8/11) di Media Center, Jalan Putri Tujuh Dumai,” kata Walikota dalam sebuah rapat, belum lama ini. Pada rapat sebelumnya,

Walikota kepada Dinas Koperasi dan UKM untuk dapat mempersiapkan produk–produk lokal beserta packingnya yang akan ditampilkan pada kegiatan bazar. Dan kepada Dinas Perhubungan dan Satpol PP, Wako meminta untuk mempersiapkan keamanan dan lalu lintasnya. Selanjutnya, kepada Kadis Tata Kota dan Kebersihan dan Kakan Pasar, Wako meminta agar membersihkan lokasi pasar dan pusat acara serta siapkan tong sampah. Pada HPS nanti, Walikota

mengatakan, akan mengagendakan Gerakan Pencanangan Pangan Lokal oleh pelajar. Untuk itu, Dinas Pendidikan Kota Dumai diminta menyiapkan 1000 pelajar mulai tingkat SD hingga SMA sederajat. Acara HPS akan dipusatkan di Taman Bukit Gelanggang Jalan HR Soebrantas pada Senin (18/ 11). Sedangkan Rakor DKP akan dipusatkan di Hotel Grand Zuri pada hari Minggu malam (17/10). walikota juga akan mengagendakan Welcome Party menyambut kehadiran para

tamu undangan yang direncanakan akan dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI, pejabat provinsi, walikota dan bupati seProvinsi Riau dengan jumlah sekitar 150 tamu. "Selain peringatan HPS ke-33 yang rencananya akan menghadirkan sekitar 3.000 orang, Wakil Menteri Pertanian RI juga akan melihat Rumah Layak Lestari yang ada di Jalan Tenaga, Kelurahan Dumai Kota. Rumah ini asri penuh dengan buah-buahan dan sayuran,” kata Walikota. BETTER, Cahaya Putra

Green Cafe Terbakar Diduga Akibat Konsleting Listrik DUMAI - Tim Polres Dumai bersama Tim Laboraturium Forensik (Labfor) Medan turun ke Dumai guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), pasca musibah kebakaran Green Cafe di Jalan Sultan Hasanudin (Ombak,red), Kamis pagi (07/10). Dugaan sementara, api yang menghanguskan Green Cafe dan menewaskan 3 korban tersebut, berasal dari konsleting listrik. Demikian dikatakan Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Wisnu Wibowo di lokasi tersebut. “Tim Labfor Medan masih melakukan olah TKP dan telah mengambil beberapa barang bukti di lokasi kejadian, dan akan diperiksa di Labfor guna memastikan penyebab kebakaran,” ujar AKP Wisnu. Dikatakan Kasat, setelah petugas melakukan pemeriksaan dan menganalisa apa penyebab kebakaran serta mengumpulkan alat–alat bukti yang ada di TKP, pihaknya

tinggal menunggu hasil pemeriksaan dari tim Labfor Medan. "Mereka akan mengirimkan hasil pemeriksaan kepada kita,” kata AKP Wisnu. Untuk menguatkan dugaan tersebut, lanjut Kasat, pihaknya juga telah melakukan kordinasi ke pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Dumai. Hal itu dilakukan untuk memastikan kapasitas aliran listrik di lokasi Green Cafe. Sampai berita ini dirilis, petugas penyidik masih melakukan pemeriksaan di lokasi kebakaran, sembari menunggu kedatangan petugas dari PLN. “Hasil olah TKP paling lama seminggu. Setelah labfor Medan mengeluarkan hasil pemeriksaan, kita baru bisa memastikan penyebab kebakaran yang menimbulkan korban jiwa ini,” punfkasnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Green Cafe terbakar pada Selasa (5/11) malam kemarin sekitar pukul 21.30 WIB. Tiga orang tewas dalam musibah

TIM LABFOR Medan dan Polres Dumai, kemarin, melakukan olah TKP di Green Cafe yang terbakar Selasa kemarin.

tersebut, yakni Max Warimuri (54), petuga operator keyboard,

Hotmaidah Boru Siahaan (52) yang merupakan pemilik usaha

hiburan beserta putranya Ari (7). BETTER, Cahaya Putra

Terdakwa Pembakaran Lahan Jalani Sidang Ke Delapan DUMAI - Rabu (6/11) sore kemarin, Wenca Nahdiar, terdakwa pembakaran lahan kembali menjalani persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Dumai. Hingga saat ini, terdakwa telah menjalani proses persidangan sebanyak delapan kali.

Persidangan perkara pembakaran lahan tersebut, adalah yang pertama kalinya di Indonesia setelah musibah kabut asap yang bertahun-tahun melanda kawasan pesisir Sumatera, tepatnya di Provinsi Riau yang berdampak luas hingga ke negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Dalam sidang terungkap bahwa terdakwa melakukan pembakaran lahannya pada Kamis 13 Juni 2013 lalu. Lahan tersebut terletak di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai. Ia membakarnya dengan cara mengumpulkan sampah-sampah lalu dibakar hingga akhirnya

api membesar dengan cepat. Api tersebut meluas hingga ke lahan-lahan masyarakat lainnya. Lignaulia Sirait, SH, Jaksa Penuntut Umum ( JPU) ketika ditemui wartawan usai persidangan, membenarkan proses persidangan pertama tersebut. Atas perbuatannya, ter-

dakwa dijerat pasal berlapis, yakni pasal 108 Undang-undang Nomor 32 tentang Lingkungan Hidup, pasal 48 ayat 1 pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan dan pasal 50 ayat 3 huruf A dan D Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999, dengan ancaman diatas 10 tahun. BETTER, Cahaya Putra


INHU, INHIL, SIAK Pelayanan Paten Siak Rujukan Daerah Lain SIAK-Pelaksanaan program pelayanan terpadu (Paten) Kabupaten Siak terus mendapatkan perhatian dari sejumlah daerah di Indonesia. Sejumlah daerah datang ke daerah yang dikenal dengan sebutan Negeri Istana ini guna melihat langsung realisasi paten dilapangan. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar,Provinsi Sumatra Barat,dengan melakukan kunjungan kerja, Kamis (7/ 11) kemarin. Rombongan birokrat asal Kecamatan Batipuh disambut Asisten I Pemkab Siak Drs H Fauzi Asni M,Si didampingi Kabag Pemerintahan Budhi Juwono. Silaturahmi kedua daerah ini berlangsung diruang rapat sekda lantai satu Kantor Bupati SIak. Asisten I Sekdakab Siak Fauzi menyebutkan penerapan paten merupakan kebijakan Bupati Siak dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada publik.Sejumlah wewenag selama ini ditangan Bupati dilimpahkan kepada Camat. "Kewenangan Camat diatur melalui Perbub, camat punya hak mengeluarkan izin sesuai dengan tupoksi dan besarnya usaha,"terangnya. Sedangkan menyangkut izin skala besar,kewenangan ada di kantor Kepala Badan Pelayan Terpadu Satu Pintu."Semua dilakukan oleh Pemkab Siak guna memberikan kemudahan dan mempercepat pelayanan publik,"sebut Fauzi Asni. Rombongan Kabupaten Tanah Datar dikomandoi oleh Camat kecamatan Batipuh kabupaten Tanah Datar Sumbar Drs Usman Binur ,M,Si, didampingi oleh sejumlah pemerintahan Desa Wali Nagari Kacamatan Batipuh Kabupaten Tanah Datar Sumatar Barat. Camat Batipuh Drs Usman Binur M,Si disela-sela kunjungan menyebutkan bahwa Kecamatan Batipuh sengaja menjadikan Siak sebagai tujuan dalam rangka mempelajari. "Penerapan paten Siak.cukup bagus memudahkan pelayan publik. Kami ngin melaksanakan hal yang serupa seperti yang telah dilakukan oleh Pemkab SIak,"ucap Camat. BETTER-

JUMAT

21

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

Terkait Pelayanan Puskesmas Lubuk Dalam

Masyarakat Datangi DPRD

syaf

Jalan Raya Rengat-Pematangreba Masih Terbengkalai RENGAT - Warga yang melintas di Jalan Raya Rengat-Pemetangreba mengeluh. Pasalnya, pekerjaan Jalan Raya Rengat Pemetangreba hingga memasuki pertengahan bulan November ini, masih terbengkalai. Pekerjaan jalan yang masih terbengkalai itu terutama berada antara jembatan satu hingga jembatan dua di Jalan Raya Rengat Pemetangreba. Sehingga selain berkabut pada musim kemarau juga becek ketika musim hujan datang. Wakil Ketua DPRD Inhu Arwan Citra Jaya ketika diminta tanggapannya menyayangkan pekerjaan Jalan Raya RengatPemetangreba yang masih terbengkalai ini. "Pemerintah Daerah melalui instansi terkait sudah seharusnya berkoordinasi kepada Pemerintah Provinsi Riau. Karena Jalan Raya Rengat-Pematangreba merupakan jalan nasional,"ujarnya di Kantor DPRD Inhu, Rabu (6/11). Menurutnya, kondisi jalan yang ada juga mengancam kecelakaan lalu lintas. Sebab, kondisi jalan banyak terdapat lubang-lubang dan batu material yang sudah berserakan. Ditambah lagi, saat ini setiap warga yang melintas mengeluh akibat debu lantaran pembangunan jalan yang masih terbengkalai. Arwan juga mengkhawatirkan pekerjaan Jalan Raya Rengat Pematangreba tidak akan tuntas hingga akhir tahun. "Saat ini sudah memasuki pekan kedua di bulan November,"ungkapnya. Sementara itu Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Inhu Ir Teguh Kristianto mengatakan dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi Riau. "Benar pekerjaan Jalan Raya Rengat Pematangreba masih terbengkalai. Saat ini belum diketahui penyebab pembangunan itu terhenti dan dalam waktu dekat ini akan ditanyakan ke Dinas PU Riau,"ujarnya. Memang sebutnya, semasa Kadis PU dijabat Dr Ir H Asmara HK MM sudah diupayakan pembangunan Jalan Raya Rengat Pematangreba sesuai target. Namun nyatanya hingga saat ini masih terbengkalai dan belum ada tanda-tanda akan dilanjutkan. "Jalan Raya Rengat-Pematangreba merupakan Jalan Nasional. Pemkab Inhu hanya bisa berkoordinasi ke Dinas PU Riau,"terangnya. BETTER-rpc

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

SIAK - Sejumlah warga Lubuk Dalam mengadu ke Komisi I DPRD Kabupaten Siak, mengeluhkan pelayanan Puskesmas Lubuk Dalam, Kamis (7/11). Warga yang mengadu ke gedung dewan adalah keluarga dari Balita (alm Cahaya yang meninggal di Puskesmas Lubuk dalam beberapa waktu lalu. Keluarga seorang bapak yang meninggal ditempat yang sama. Kedatangannya ke DPRD tidak lain, karena keluhan ke instansi terkait belum ada tanggapan Kedatangan rombongan warga disambut Ketua Komisi I DPRD Siak, Muhtarom S.Ag, hadir pada kesempatan ini Kabid Pelayanan diskes Siak, dr. Nur Pelita

"Sebelumnya kami telah menyampaikan ke Kadis Kesehatan, pihaknya berjanji akan berkunjung ke rumah pada Senin kemaren, nyatanya hingga saat ini belum ada. Melihat pelayanan puskesmas sampai saat ini belum ada perubahan, maka kami berusaha menyampaiak hal ini ke DPRD, harapannya DPRD bisa menyampaikan pada dinas agar pelayanan puskesmas bisa diperbaiki secara cepat, karena jika dibiarkan tentu akan banyak korbannya nantin" ujar Chaidir yang merupakan Orangtua alm Cahaya Mereka meminta, agar dinas terkait segera memindahkan dokter yang lalai menjalan tugasnya di puskesmas itu, karena keluhan masyarakat

sebenarnya sudah lama, jika dibiarkan maka akan dapat memancing kemarahan warga Terkait Pelayanan pelayanan Puskemas itun dr. Nur Pelita menyampaikan bahwa pihaknya sudah membuat jadwal dokter yang bertugas, dan dokter bersangkutan menyatakan bersedia melakukan tugas sesuai jadwal yang ada. Terkait keluhan ini, pihaknya akan memfolow up permintaan masyarakat untuk perbaikan pelayanan ke depan Pada kesempatan ini, ditemukan kesepakan untuk mengadakan pertemuan pada Rabu depan Guna membahas permasalahan ini, dan pihak Dinas berjanji mengabulkan permintaan keluarga alm Cahaya, mer-

eka akan datang langsung bertakziah ke rumah alm sekaligus berdiskusi dengan masyarakat guna mencari jalan keluar keluhan yang ada. "Kalau dinas terkait tidak melakukan tindakan pembenahan, dan kemudian hari masih ada laporan serupa dari masyarakat, maka Dewan akan melakukan panggilan khusus," ujar Muhtarom Dihadapan wartawan Muhtarom menyampaikan, bahwa pihaknya meminta agar Dinas melakukan tindakan tegas atas kelalaian Dokter yang bertugas. "Kami mintak, pada dinas kesehatan untuk melakukan tindakan tegas, apalagi hal ini termasuk pelayanan publik,"

ujar Muhtarom Hal itu disampaikann karena orang tua alm mengaku, sekitar 20 menit kepergian putrinya dokter yang bersangkutan datang. Artinya, dokter yang bertugas berada tidak jauh dari lokasi Puskesmas. Terkait keluhan bahwa dokter membuka praktek dan mengganggu jam tugas, menurut muhtarom sah-sah saja, sepanjang dilakukan bukan pada jam kerja di puskesmas, dan jika kondisi puskesmas membutuhkan mendesak bisa datang, namun tidak ada alasan dokter membuka praktek pada jam kerja hanya karena masyarakat berobat geratis di Puskesmas.BETTER-syaf

Pemkab Gelar Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah TEMBILAHAN- Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) , melalui Bagian Administrasi Kesra menggelar pelatihan penyelenggaraan jenazah tahun 2013, Selasa (5/11) malam lalu, di Aula Hotel Arrahman I Tembilahan. Kegiatan ini diikuti peserta dari pengurus dan jamaah masjid atau mushalla, perwakilan beberapa seluruh kecamatan di Kabupaten Inhil. Bupati Inhil, dalam sambutannya yang dibacakan Stah Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, HM Yasin Abdi berharap, melalui pelatihan tersebut, tidak ada lagi terdapat perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan jenazah. "Setiap peserta diharapkan, dapat menyerap dan mempraktekkannya sesuai dengan materi pelatihan di lapangan nantinya, serta harus mampu memberikan pengetahuan tentang cara penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat juga tahu dan mampu dalam pelaksanaan penyelengaraan jenazah," tutur Yasin. Selanjutnya, ia juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Inhil, untuk selalu menjaga

Pemkab gelar pelatihan penyelenggaraan jenazah melalui Bagian Adminitrasi Kesra.

kerukunan umat beragama, yang dilandasai semangat toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agama, dan berkerja sama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Kepada para tokoh masyarakat dan pemuka agama, juga diharapkan dapat memberikan dan menanamkan pengertian kepada masyarakat. Sehingga, setelah selesai pelatihan ini, ilmu fardhu kifayah akan semakin banyak yang mengetahui dan memberikan

Dewan Pengupahan Tetapkan KHL Rp 1.8 Juta lebih SIAK-Dewan pengupahan Kabupaten Siak telah menetapkan Kebutuhan Hidup Layak untuk pekerja Lajang tahun 2013, Kamis (7/11) pada rapat yang digelar di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi kabupaten Siak. Hasil rapat memutuskan, bahwa nilai KHL yakni Rp. 1.848.260. Nilai tersebut ditetapkan berdasarkan survey kebutuhan hidup dalam 6 bulan ke belakang, yakni dari bulan Mei s/d

Oktober. Rapat dipimpin langsung oleh ketua Dewan Pengupahan, Nurmansyah yang juga menjabat sebagai Kadisnakertrans Siak. Hadir pada kesempatan ini segenap anggota pengupahan yakni dari Apindo yang merupakan perwakilan dari perusahaan, perwakilan dari Buruh dan perwakilan dari pemerintahan yakni pihak Disnakertrans

"Nilai KHL yang ditetapkan sudah layak dan sesuai dengan kebutuhan buruh di lapangan," ujar nuurmasnyah pada wartawan usai rapat tersebut Lanjut Nurmansyah, nilai tersebut diambil dari rata-rata nilai kebutuhan seorang dalam 6 bulan terakhir, dan dikalikan dengan inflasi sebesar 0.08 %. UMK ditetapkan bisa diatas KHL yang jelas tidak boleh dibawah UMP, Upah sektor berpatokan pada UMK.BETTER-syaf

manfaat bagi kemaslahatan

ummat,"tutupnya. BETTER-utc

BAZ Salurkan Dana Pinjaman ke 117 Pedagang SIAK- Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Siak sedikitnya sudah menyalurkan penjaman kepada 117 pedagang yang ada di pasar Siak untuk di jadikan modal usaha. Ketua BAZ Kabupaten Siak Drs H Alfedri M.Si mengatakan dengan diberikannya pinjaman dana BAZ itu, para pedagang yang selama ini meminjam dana kepada rentenir, bisa diminimalisir. "Pinjaman Qordhul Hasan ini diberikan maksimal Rp 1 juta perorang dan dikembalikan sebanyak pinjaman, tanpa ada potongan dan bunga. Hanya saja bagi pedagang yang meminjam, harus mengembalilkannya sekali dalam seminggu,"ujar Alfedri, Rabu

(6/11). Dikatakan, BAZ ini memang disiapkan untuk memberantas praktek rentenir yang sudah menjalar ke sisi kehidupan pedangang pasar Belantik. "Allah halalkan Jual beli dan haramkan riba (rentenir). Jadi kita dipersilahkan oleh Allah untuk berjual beli, tapi Allah mengharamkan praktek Riba,"beber wakil bupati ini. Disebutkan juga, bagaimana uang yang diterima bisa berkah kalau modalnya saja didapat dari pinjaman rentenir. "Alhamdulillah program Qordhul Hasan ini sedikit demi sedikit sudah membuahkan hasil,"ucapnya.BETTER-rec


Wan 22

JUMAT

08 NOVEMBER 2013  NO. 555 TAHUN III

Waspadai Teman Khayalan Anak SERING memergoki balita Anda suka bicara sendiri atau bicara dengan bonekanya? Jangan khawatir, ini adalah hal wajar anak usia empat tahun memiliki teman imajinatif. "Usia empat tahun adalah masa dimana anak-anak sangat imajinatif. Sebagian anak bahkan memiliki teman khayalan. Jadi ini adalah hal yang wajar dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan para orang tua," kata Dokter Spesialis Anak, dr. Attila Dewanti SpA (K) Neurologi kata Psikolog Rika Ernasari, S.Psi, CT, CHt dalam diskusi How Parents Role in Play Activities to Enhance Toddler Development yang diselenggarakan Brawijaya Women & Children Hospital bersama Early Learning Center di RS BWC di Jakarta, Sabtu (7/9). Ketika anak bercerita ada 'teman lain' yang ternyata adalah sosok fiktif, orang tua, kata Atilla cukup membiarkannya dan tidak perlu berusaha untuk menghilangkan kebiasaan itu. Karena sebenarnya kebiasaan itu akan hilang dengan sendirinya seiring pertumbuhannya. Kalaupun masih ada, biasanya hal itu hanya digunakan anak sebagai sarana atau media untuk mengapresiasikan apa yang dia rasakan atau pelajari pertama kali. "Asal kita tetap awasi." sambungnya. Sependapat, psikolog anak Rika Ernasari, S.Psi, CT, CHt mengatakan, kebiasaan mengobrol dengan teman khayalan itu biasanya akan surut ketika anak sudah masuk usia sekolah dimana ia sudah memiliki dan banyak menjalani interaksi dengan teman-temannya. Yang perlu dikhawatirkan, lanjut Rika, adalah ketika anak tidak memiliki tempat atau seseorang untuk diajaknya berbicara dan mengungkapkan apa yang ia rasakan sehingga kebiasaan berkomunikasi dengan sosok fiktif itu bisa berlanjut hingga besar dan menjadi tidak baik. "Karenanya sangat penting peran dan keterlibatan orang tua untuk selalu berkomunikasi dengan anak-anaknya, salah satunya terlibat dalam permainan mereka," jelasnya. BETTER-yen/inc

Makan Buah Lebih Sehat Daripada Minum Jus MAKAN buah secara langsung lebih menyehatkan dibanding buah olahan seperti jus buah atau asinan buah. Makan banyak buah-buahan, khususnya blueberi, apel dan anggur bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe dua. Seperti blueberi mengurangi 26% risiko diabetes, dibanding makan lebih dari tiga porsi buah buahan jenis lain. Namun jus buah tidak memiliki efek yang sama. Temuan ini ditulis biro penelitian dari British Medical Journal yang dirilis oleh BBC. Tetapi organisasi Diabetes UK mengatakan bahwa hasil penelitian ini harus ditanggapi dengan hati-hati. Peneliti lain dari Inggris, AS dan Singapura menggunakan data perawat dan petugas kesehatan di AS untuk mencari korelasi antara konsumsi buah dan risiko terkena diabetes tipe dua. Mereka menggunakan angket mengenai kebiasaan makan partisipan setiap empat tahun khususnya kebiasaan makan buah buahan. Dalam penelitian ini buah yang digunakan adalah kismis, peach, plum, aprikot, prune, pisang, apel, pear dan anggur. Tiga porsi per minggu ternyata mampu menurunkan risiko diabetes tipe dua. Didapat bahwa buah-buahan ini punya persamaan yaitu punya level anthocyanin tinggi yang dapat meningkatkan daya tahan. Buah-buahan juga memiliki poyphenol yang juga menyehatkan. Namun jika dibuat jus malah banyak elemen yang hilang karena justru meningkatkan gula darah. Malah ketika ditelaah lebih lanjut mengkonsumsi jus buah berisiko diabetes tipe dua. Disimpulkan bahwa jus buah sebaiknya diganti dengan buah-buahan asli. Selain itu dikombinasikan dengan makan seimbang serta olahraga maka akan membuat tubuh menjadi sehat. Diabetes adalah keadaan ketika tubuh tidak bisa mengendalikan level gula darah. Dalam diabetes tipe dua, sel pancreas tidak mampu memproduksi banyak insulin. Namun penyakit ini tidak bisa disembuhkan. BETTER-yen/inc

ta

Z

Uli Aulani Takut Jarum ARTIS cantik Uli Auliani mengaku sangat takut akan jarum, namun demi memperindah bagian alisnya, Uli pun memberanikan diri menjalani proses sulam alis di Esther Chan House of Beauty, jalan delima raya no 49, tanjung duren, Jakarta Barat, Rabu (6/11). “Hari ini aku lagi sulam alis di tempat Chi

Ester Chan. Ini pertama kali karena aku kan takut jarum apalagi di alis, dekat mata, takut. Tapi aku diyakinkan sama teman, dan ternyata nggak terlalu sakit,” paparnya. Bagi pemain film HANTU BUDEG ini, sulam alis yang di lakukannya bukan hanya untuk mempermudah dalam hal pemakaian make up, tapi

untuk menambah rasa percaya dirinya. “Sebenarnya aku juga sudah pede, enggak sih. Tapi aku memilih sulam alis untuk menambah pede dan bisa membuat jadi praktis,” ucapnya. BETTER-yen/kpc

Shinta Bachir Lelah di Entertaiment MENGGELUTI dunia entertainment harus kuat mental dan tahan banting. Begitu pula dialami Shinta Bachir. Shinta Bachir mengaku lelah menjalani hidup di dunia entertaiment. Apalagi terpaan masalah pernikahan sirinya membuat semangatnya sempat down. Namun, demi keluarga Shinta terus bertahan. "Mau buka usaha sekarang tapi lagi menemukan titik jenuh, apa yang mau saya cari dalam hidup ini. Terakhir-terakhir ini, semangatnya hilang, di dunia entertain rasanya capek. Pikir mau berhenti, tapi mau cari duitnya kemana lagi. Saya stress dengan diri sendiri. Saya tipe orang yang gak mau cerita ke orang atau ke keluarga untuk masalah saya," ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Jaksel, Senin (4/11). Demi keluarganya, Shinta bertekad tak mau menyerah. "Saya punya prinsip kesenangan biar dirasakan bersama, kesedihan biar saya yang menikmati sendiri," terangnya. Soal jodoh, Shinta mengaku pilih sendiri dulu. "Saya merasa gak pernah ketemu yang pas dengan lakilaki. Di bisnis juga sering di bohongin. Bayak orang yang

memanfaatkan kebaikan aku. Saya oragnnya gak mau bohong sama orang. Apa adanya. Saya gak tegaan sama orang. Banyak orang yang deket saya memanfaatkan. Sekarang ini saya sedang bertanya tanya sama Tuhan tentang kehidupan yang saya jalani," paparnya. Karena tak bisa mengungkapkan kegelisahannya secara lisan, Shinta lebih suka menuliskannya dalam catatan. "Saya sering tulis masalah saya di Ipad atau HP. Sekarang saya suka sering nulis sejak kena kasus kemarin itu. Yang sekarang ini saya sering tulis masalah kelelahan saya. Ada kepikiran untuk bikin buku, saya lagi cari penulis untuk di bikin curhatan dan di bikin buku pengalaman pribadi isinya. Aku mau buat judulnya itu 'Hidupku Bagai Sandal Jepit'," pungkasnya. BETTER-yen/kpc

Pentingnya Memperhatikan Gigi Susu DIBANDING gigi permanen, gigi susu justru lebih rentan berlubang. Namun banyak orang tua masih menganggap remeh kesehatannya dengan alasan akan tergantikan gigi tetap. "Secara anatomi gigi susu lebih rentan terjadinya gigi berlubang yang bila dibiarkan dapat menyebabkan rasa sakit, abses dan tanggal belum waktunya," kata Ketua Asoasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) Prof. Dr. H. Eky S Soeria Soemantri drg. Sp.Ort (K) pada diskusi Ajak Orang Tua Perhatikan Perawatan Gigi Susu Anak di Jakarta, baru-baru ini. Diskusi digelar menyambut Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2013 yang jatuh pada 12 September mendatang yang dilakukan Pepsodent bersama AFDOKGI dan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia). Jika ini disepelekan, lanjut dokter Eky, bisa menyebabkan tulang rahang tidak tumbuh secara maksima sehingga ketika gigi permanen tumbuh,

tidak terdapat ruang yang cukup dan mengakibatkan gigi tumbuh berjejal. "Gigi susu yang seringkali terinfeksi maka akan mengganggu benih gigi permanen. Kalau gigi susu tanggal terlalu cepat karena rusak, maka gigi permanen akan kehilangan jejak untuk tumbuh karena gigi susu sebagai pembuka jalan atau pemberi arah. Ini bisa menyebabkan gigi tumbuh berantakan," sambung Ketua PB PDGI, Drg. Zaura Rini Anggraeni, MDS dalam kesempatan sama. Rini menegaskan, orang tua tak boleh menyepelekan kesehatan gigi anak semenjak dini karena ini bisa mempengaruhi kesehatan fisik, kemampuan akademis dan sosialnya. Sakit gigi yang berkepanjangan akan membuat anak malas makan sehingga asupan gizi yang masuk kurang dan menghambat proses pertumbuhannya. Sementara sakit gigi yang sering dialami

akan membuat anak tertinggal pelajaran karena tidak bisa berkonsentrasi atau terpaksa harus izin tidak masuk. "Sedangkan secara psikologis, anak akan merasa rendah diri karena tampilan gigi yang buruk, ini menganggu kehidupan sosialnya. Beberapa cita-cita yang menuntut kesehatan gigi pun terhambat," sambungnya. Sementara BKGN 2013 diperingati dengan mengambil tema Ajak Orang Tua Perhatikan Perawatan Gigi Susu Anak 'Berikan Senyum Sehat Anak Indonesia, Demi Kesuksesan Masa Depan Bersama'. Kegiatan akan dilakukan di 17 Fakultas Kedokteran gigi di Indonesia "Teman ini dipilih untuk mengingatkan kembali peran penting orang tua untuk membantu mewujudkan citacita anak yang bisa dimulai dengan merawat gigi susu," kata drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent, MDSc, Profesional Relationship Manager Oral Care, PT Unilever Indonesia. BETTER-yen/inc

Hati-hati Memilih Pemutih Kulit ZAT pemutih tertentu, termasuk yang kerap diiklankan di media sosial, bisa menyebabkan kebutaan atau kanker kulit, ujar ahli penyakit kulit pemerintah Thailand. Pil, cairan atau kosmetik yang diiklankan bisa memutihkan kulit , biasanya mengandung AHA (alpha hydroxyl acid) dalam jumlah besar dan idealnya dibeli sesuai resep dokter kulit, kata Dr Jinda Rojjanamethin, penjabat Lembaga Dermatologi Kementerian Kesehatan Thailand. Ia menjelaskan bahwa para pengguna cairan pemutih ini bisa mengalami perasaan terbakar, terkelupas atau terbakar kulitnya, atau mereka manjadi sangat sensitif terhadap terpaan matahari. Sejumlah produk ini juga bisa menyebabkan kanker kulit jika digunakan dalam jangka watu lama, bahkan bisa menyebabkan kebutaan jika dioleskan dan terkenamata, tambah dokter

ini kepada koran The Nation, terbitan Bangkok baru-baru ini. Masyarakat, terutama wanita, yang ingin memutihkan kulitnya harus menemui dokter kulit yang memang berhak mengeluarkan resep dengan kandungan AHA yang tidak merusak kulit. Dokter kulit akan memberi cara penggunaan dan dosis serta jangka waktu produk berlaku. Upaya memutihkan kulit itu kini menjangkiti banyak wanita berkulit sawo matang di Asia Tenggara. Di Indonesia banyak ditemukan sejumlah produk pemutih kulit yang tidak disertai keterangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan, Kementerian Kesehatan. Juga marak masuk sejumlah produk pemutih asal China, yang kemungkinan besar berisi zat mengandung air raksa. BETTER-yen/kpc


RETAIL BISNIS

JUMAT

23

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

28 Perusahaan Ajukan Proposal Smelter JAKARTA- Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo mengklaim ada puluhan perusahaan mengajukan proposal pembangunan smelter. Susilo mengatakannya pada Kamis 7 November 2013. "Yang baru diterima ada 28 perusahaan," kata dia seusai memberikan kata sambutan dalam acara "Indonesia Investment Summit" di Hotel Ritz Carlton, Jakarta. Susilo memerinci progres pembangunan smelter yakni sebesar 10 persen ada 4 perusahaan, 20 persen ada 4 perusahaan, dan 60-70 persen ada 15 perusahaan. Namun, dia tidak memberikan penjelasan yang mendetail terhadap sisanya. Susilo hanya mengharapkan pada tahun depan sudah ada perusahaan tambang yang sudah selesai membangun pabrik pengolahan mineral sebelum 2015. "Kami mengharapkan tahun depan ada belasan perusahaan. Ini, kan, dari bauksit, nikel, aluminium, dan bijih besi," ungkapnya. Susilo menuturkan lokasi pembangunan smelter tersebut ada di daerah Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan. Selain itu, dia juga menambahkan pembangunan smelter sebenarnya tidak makan waktu lama. Tetapi yang membuat lama adalah studi kelayakannya. "Smelter itu memerlukan feasibility study selama tiga tahun. Ada yang membangun smelter di bawah dua tahun. Ada smelter yang digunakan untuk Newmont dan Freeport, hanya dibangun dua tahun," kata dia. BETTER-vvn

Indofood Dirikan Perusahaan Pelayaran JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mendirikan anak usaha baru yang bergerak di bidang usaha pelayaran. Modal disetor perusahaan baru ini mencapai USD100.000. "Perusahaan ini didirikan dengan modal disetor sebesar USD100.000 yang seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Pacsari Pte Ltd," kata Direktur dan Corporate Secretary Indofood Werianty Setiawan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (7/11/2013). Pacsari merupakan salah satu anak usaha Indofood. Indofood sendiri membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 24,6 persen menjadi Rp1,92 triliun pada akhir September 2013 dari sebelumnya Rp2,255 triliun. Penurunan terjadi terutama disebabkan kerugian karena selisih kurs, yang menyebabkan marjin laba bersih turun menjadi 4,7 persen dari 6,8 persen. Core profit yang mencerminkan kinerja operasional naik 0,9 persen menjadi Ro2,57 triliun dari Rp2,54 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun penjualan neto konsolidasi sebesar Rp41,28 triliun atau tumbuh sebesar 10,5 persen dari Rp37,36 triliun pada periode sama tahun lalu. Group Consumer Branded Product (CBP) menjadi kontributor utama dengan memberikan kontribusi sekira 45 persen terhadap penjualan neto konsolidasi.BETTER-okz

Pertamina-PGN Diberi Waktu 2 Pekan untuk Berdamai JAKARTA-Menteri BUMN Dahlan Iskan meminta PT Pertamina dan PT Perusahaan Gas Nasional (PGN) untuk berdamai terkait dengan masalah open access (akses terbuka) pipa gas. Dahlan menunggu sampai 2 minggu agar dua perusahaan BUMN yang bergerak di bidang energi tidak berselisih. "Saya

sebut. Dalam pertemuan itu, Dahlan juga meminta tim teknis membahas sistem pipa akses terbuka. "Kalau tidak bisa menyelesaikan akan saya panggil kedua dirut ini didampingi oleh 3 orang tenaga teknis," ungkap Dahlan. Namun setelah pemanggilan Pertamina dan PGN ma-

salah belum selesai, Dahlan menyiapkan langkah cadangan yaitu meminta pipa gas itu menjadi anak usaha dibawah kedua BUMN itu. "Tapi itu pilihan terakhir, memisahkan pipa untuk menjadi anak usaha milik pertamina dan PGN, ada 11 lokasi," jelas Dahlan. Sebelumnya diketahui PGN

selama ini menguasai 80 persen jaringan pipa gas di seluruh Indonesia. Dengan kebijakan open access, PGN tak bisa lagi memonopoli distribusi gas. Sebaliknya, Pertamina akan menguasai semua sektor industri gas, mulai hulu, dari sumur gas, hingga hilir, yaitu distribusi kepada konsumen. BETTER-kpc

Kadin: Indonesia jadi "Mother of Opportunities"

Kejar Target Belanja, Rp400 Triliun Harus Habis Hingga Akhir Tahun JAKARTA- Pemerintah harus membelanjakan anggaran sekitar Rp400 triliun hingga akhir tahun ini. Padahal, tahun anggaran 2013 hanya tersisa sekitar dua bulan lagi. Dari target belanja negara Rp1.726 triliun, hingga akhir bulan lalu sudah terserap Rp1.238 triliun atau sekitar 71 persen. Menteri Keuangan, M Chatib Basri, Kamis 7 November 2013, berharap agar belanja modal pemerintah pada akhir tahun dapat mendorong penyerapan anggaran hingga 95 persen atau sekitar Rp1.639 triliun. Hingga saat ini, belanja modal pemerintah baru mencapai 45 persen atau sebesar Rp87 triliun dari Rp192 triliun. "Dalam dua bulan harus kejar," ujar Chatib, saat ditemui di Jakarta. Sementara itu, realisasi belanja pegawai dalam APBN-P sudah mencapai 80 persen atau sebesar Rp187,5 triliun dari target APBN-P sebesar Rp233 triliun. Selanjutnya, belanja barang mencapai Rp97 triliun atau 47 persen dari target Rp206 triliun. Mengenai defisit anggaran, dia optimistis dapat sesuai dengan yang ditargetkan di kisaran 2-2,3 persen hingga akhir tahun. Saat ini, realisasi defisit sebesar 1,48 persen dari produk domestik bruto (PDB).BETTER-vvn

beri waktu dua minggu ini untuk menyelesaikan secara B to B (Bisnis to Bisnis)," ujar Dahlan Iskan, Kamis (7/11/ 2013). Jika sampai 2 minggu Pertamina dan PGN belum selesai bertengkar mengenai akses terbuka distribusi gas, Dahlan akan memanggil dua pimpinan perusahaan plat merah ter-

JAKARTA- Kadin menyatakan saat ini Indonesia layak disebut sebagai mother of opportunities

sebagai negara yang memiliki peluang investasi di berbagai bidang. Dengan jumlah penduduk yangbesar, pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, dan banyak sektor yang perlu dibangun, Indonesia menjadi salah satu tujuan negara untuk tujuan investasi, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. "Saya kira tidak berlebihan jika Indonesia disebut mother of opportunities," kata Ketua Umum Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto dalam siaran pers, Kamis (7/11/2013).

Menurutnya, sebagai negara berkembang dengan jumlah penduduk mencapai 250 juta, investasi di Indonesia memberikan keuntungan yang signifikan. Kondisi itu juga didukung oleh kelas menengah yang terus meningkat. Di sisi lain, pemerintah juga selalu menjaga stabilitas fiskal dan moneter. “Tetapi masih ada tiga faktor yang menjadi masalah investasi di Indonesia, yakni kepastian hukum

yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah, infrastruktur, dan pendidikan pekerja�, ungkap Suryo dalam diskusi yang digelar di Hong Kong hari ini. Pemerintah Indonesia, lanjutnya, saat ini sedang memperbaiki regulasi diberbagai bidang untuk menarik minat investor, di antaranya memperbaiki daftar negative investasi (DNI). Revisi tersebut memungkinkan pemodal asing

semakin mudah berinvestasi. Beberapa sektor yang sudah disebutkan adalah sektor bandara, pelabuhan, terminal barang, dan terminal penumpang darat. Untuk itu, Suryo menambahkan, kalangan pengusaha yang tergabung di Kadin hanya meminta pemerintah memberikan kesempatan yang sama kepada pemodal asing dan lokal dalam perbaikan DNI yang akan diluncurkan.BETTER-kpc


24

Tahun Depan Proton Luncurkan Compact Car di RI JAKARTA -Meski pasar mobil di Indonesia didominasi oleh pabrikan asal Jepang, tidak menyurutkan pabrikan asal Malaysia, Proton untuk menambah line-up produknya di Tanah Air. Head of Sales and Marketing Division Proton Edar Indonesia (PEI) Winara Arigayo menuturkan kalau tahun 2014 mendatang, Proton siap meluncurkan mobil baru. Mobil itu dikatakannya benar-benar compact. "Sebenarnya sekarang sudah tinggal finalisasi. Rencananya, tahun depan tapi belum tahu di kuartal berapa, yang jelas akan lebih kompak dari mobil Proton yang sudah ada," katanya kepada para pewarta di sela-sela acara media test drive Suprima S di Sirkuit Internasional Sentul, Kamis (7/10/2013). Ketika ditanya apakah mobil itu merupakan mobil konsep yang bernama Emas yang dari dulu dikabarkan akan masuk ke pasar Indonesia? Winara mengatakan, mobil yang akan diluncurkan tahun depan bukan mobil konsep Proton Emas tapi benarbenar mobil baru dan bisa bersaing di segmennya. "Pokoknya benar-benar new model, platformnya juga dibuat baru dan siap diluncurkan di Indonesia," lugasnya. Sementara itu, tahun depan juga Proton siap menyegarkan beberapa produk andalannya yang sudah ada di Indonesia. Diantaranya Proton Exora, Neo dan Gen2. BETTER-dtc

JUMAT

BISNIS TERKINI

08 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 555 TAHUN III

RM Lauk Pauk Discount 50 Persen Selama 3 Hari PEKANBARU - Bagi anda yang memiliki hobi wisata kuliner, mungkin Rumah Makan yang satu ini bisa dijadikan referensi selera anda. Selama masa promosi mulai terhitung tanggal 7, 8 dan 9 November 2013, Rumah Makan Lauk Pauk memberikan potongan harga sampai 50 persen untuk semua menu makanan. Dijelaskan Rizal, pengelola Rumah Makan Lauk Pauk,

Rumah Makan ini di resmikan tanggal 6 November 2013. "Kami sudah Grand Opening tanggal 6 kemarin, tapi setelah grand Opening kami masih juga mengadakan promosi dengan memberikan potongan harga sampai 50 persen untuk semua jenis makanan yang dimakan," ucap Rizal kepada Better, Kamis (7/11/13). Ditambahkan Rizal, keinginannya membuka

Rumah Makan berangkat dari hobi keluarganya memasak. Sebelumnya dia bukan berbisnis makanan, tapi karena hobi makan dan masak, maka dia mencoba memberanikan diri membuka Rumah Makan. Menu yang disajikan di Rumah Makan Lauk Pauk ini semuanya menu masakan khas Indonesia. Ada masakan Padang, Melayu dan lainnya. Tak kurang dari 30 menu masakan yang disajikan. Setiap hari ganti-ganti menu, tergantung selera dan permintaan pelanggan. Rizal juga mengatakan, menu yang menjadi ciri khas di Rumah Makan Lauk

Pauk adalah Ayam Kremes, Sop Ayam dan ikan Gulai. "Biasanya kalau ayam kremes dan ketiga menu ini setiap hari kami sajikan," Ujarnya. Selain menu masakan, di Rumah Makan Lauk Pauk ini juga menyajikan macammacam minuman. Mulai dari teh es, sampai berbagai macam minuman juice. Umumnya satu porsi makanan yang disajikan

,berkisar antara Rp 10 Ribu sampai Rp 15 Ribu. Tergantung makanan yang diambil, sebab rumah makan ini menggunakan sistem prasmanan, yaitu pembeli mengambil makanannya sendiri. Bagi Anda yang berminat untuk berwisata kuliner di Rumah Makan Lauk Pauk silakan datang langsung ke Jalan Ahmad Yani No 158, depan Rumah Makan Serba Lezat. BETTER-irw

Toyota Indonesia Bidik 4 Besar Dunia

JAKARTA - PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai agen pemegang merek (APM) Toyota di Tanah Air memiliki ambisi besar di tahun mendatang. Toyota menargetkan masuk empat besar penjualan Toyota di seluruh dunia. Diutarakan oleh Presiden Direktor TAM, Johnny Darmawan, yang berkeyakinan soal target ini. Walaupun sekarang Indonesia masih kalah dengan Thailand, namun dengan berkembangnya industri automotif saat ini, TAM yakin Indonesia dapat melewati Thailand. "Indonesia sendiri saat ini sudah sangat diperhatikan oleh pihak principal, karena Indonesia selalu membukukan penjualan terbesar ke empat atau ke lima secara global," papar Johnny Darmawan kepada okezone di pembukaan diler terbaru Auto2000 Krida di Jakarta Selatan. Lebih lanjut Johnny mengatakan, kelima negara yang menjadi top five penjualan Toyota secara global adalah Amerika Serikat, Jepang, China, Thailand, serta Indonesia. Dengan melihat perkembang saat ini, hanya sekira dua tahun lagi Indonesia bisa menduduki posisi ke empat penjualan terbesar Toyota. "Kita memang masih di bawah Thailand saat ini. Namun dengan jangka waktu dua tahun, kita bisa menyalip Thailand dalam kontribusi penjualan Toyota di seluruh dunia," pungkas Johnny. BETTER-hrc


Edisi 555