Page 1

BERITA TERKINI Mendagri Tunggu Keppres Pemberhentian RZ JAKARTA-Pemberhentian sementara (penoktifan) Rusli Zainail yang telah menjalani Persidangan di Pengadilan Tipikor Pekanbaru dari jabatannya sebagai Gubernur Riau (Gubri) masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berharap Keppres pemberhentian Rusli yang menjadi terdakwa kasus penyelenggaran PON Riau dan ijin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu/ hutan tanaman Gamawan Fauzi (IUPHHK/HT) di Pelalawan akan selesai dalam pekan ini. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Restuardy Daud di Jakarta, Rabu (6/11). "Karena Gubernur Riau mulai di sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, maka Senin (4/11) kemarin Mendagri sudah menyerahkan berkas penonaktifan Rusli Zainal. Jadi sekarang tinggal menunggu Keppresnya secara

MENDAGRI

HAL 6

DPT Bermasalah, KPU Diminta Transparan JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta terbuka dan transparan kepada publik terkait data 10,4 juta pemilih bermasalah pada daftar pemilih tetap (DPT). Keterbukaan tersebut untuk membantu pengawas pemilu dan partai politik (parpol) dalam memperbaiki data tersebut. "KPU harus berani terbuka menjelaskan 10,4 juta data pemilih bermasalah tersebut. Berapa yang tidak memiliki NIK (nomor induk kependudukan), berapa yang tercatat ganda, dan sebagainya," kata pengamat pemilu dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Veri Junaidi di Jakarta, Rabu (6/11/2013). Menurutnya, keberanian itu justru membantu KPU dalam menyisir dan membersihkan data pemilih dalam DPT. Ia mengatakan, parpol dan pengawas pemilu juga dapat melakukan peran itu. "Kalau ada penjelasan Veri Junaidi atau klasifikasi atas data tersebut, itu dapat membantu kerja Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) dan parpol dalam menyisirnya," kata Veri. KPU akhirnya mengesahkan DPT yang mencatat sejumlah 186.612.255 orang pemilih, Senin (4/11/2013). "KPU menetapkan DPT sejumlah 186.612.255 dengan segala konsekuensi, harus dilakukan perubahanperubahan perbaikan, penyempurnaan atas 10,4 juta data yang belum dilengkapi NIK (nomor induk kependudukan)," kata Ketua

DPT

HAL 6

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

koranbetter.com

04.36 12.02 15.22 18.04 19.10

Harian Umum Berita Terkini @koranbetter harianbetter@yahoo.co.id

1.735,29/kg 6 November 2013

Guna mencari kebenaran hakiki, kami selaku penasihat hukum menghormati proses hukum." EVA NORA

EMAS

9,215.13 6 November 2013

RZ Jalani Sidang Perdana

480195.3/gr 6 November 2013

Dari yang Kontra, Netral dan Pro Rusli

Sidang RZ Diwarnai Demo

PEKANBARU-Saat Gubernur dua, mereka tidak terlihat Riau HM Rusli Zainal menjalani kontra dan juga tidak tersidang perdana di Pengadilan kesan pro Rusli, alias netral. Andi selaku koordinator Tipikor Pekanbaru, sekitar lima massa dari berbagai orga- lapangan aksi mengatakan, nisasi menggelar demontrasi Rusli telah banyak berjasa di di luar pagar pengadilan, Rabu (6/11/13). HAL 6 Lima kelompok ini terdiri SIDANG dari gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau, BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Riau, Laskar Merah Putih, Forum Rembuk Melayu dan ibuibu dari berbagai majelis taklim di Pekanbaru. Organisasi pertama tersebut, mereka terlihat kontra sekali dengan Rusli yang menjadi terdakwa suap PON dan PEKANBARU - Sidang perkehutanan. Mereka meminta dana Gubernur Riau Rusli pengadilan memproses Rusli Zainal tidak hanya dipadati dengan seadil-adilnya. wartawan dan masyarakat "Terapkan hukuman maksibiasa, tapi juga dari PNS. mal ke Rusli Zainal. Perbuatan Bahkan beberapa orang korupsi yang dilakukannya Kepala Biro dan Kepala Ditelah mencoreng Bumi Melanas di lingkungan Pemprov yu," ucap Yopi Pranoto, salah Riau tidak berada di kantorseorang pendemo. nya pagi ini. Bukan karena Tak hanya itu, massa dari untuk melakukan inpeksi ke BEM se Riau ini juga meminta lapangan, melainkan megelar Datuk Setia Amanah nonton sidang perdana Rusli yang disandang Rusli segera Zainal, Rabu (6/11/2013). dicopot. Gelar itu dinilai tidak Setidaknya ada delapan cocok dengan keadaan Rusli yang sudah menjadi terdakwa. POLDA kelompok keHALTINGGALKAN 6 Sedangkan HAL 6

Pengacara RZ

Hanya mengerti sebagiannya saja. Sebagiannya lagi tidak paham." RUSLI ZAINAL

Tinggalkan Kantor Demi RZ

Gubernur Riau PEKANBARU-Tak ada komentar yang diberikan Rusli Zainal ke sejumlah awak media sewaktu memasuki ruang sidang Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (6/ 11/13). Memakai baju putih dipadu celana hitam, terdakwa suap PON dan korupsi kehutanan ini langsung masuk ruang sidang. Hal serupa juga diperlihat sang Datuk Setia Amanah usai sidang digelar. Hanya satu kalimat yang dikeluarkannya. "Alhamdulillah lancar," kata Rusli singkat dan menuju mobil yang akan membawanya lagi ke Rutan di Kulim. Sidang perdana Rusli Zainal ini digelar di Ruang Cakra pengadilan. Jalannya sidang dipimpin Bahctiar Sitompul SH, dibantu I Ketut Suarta dan Rahmat Silaen. Sewaktu sidang, Rusli terlihat serius mendengarkan dakwaan yang dibacakan Riyono SH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ditangannya sudah ada berkas dakwaan yang diberikan. Untuk dua kasus yang menjeratnya ke kursi pesakitan, JPU KPK menjerat Rusli dengan pasal berlapis. Kasus kehutanan Rusli dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 junto pasal 18 Undang Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1

RZ

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

Call Centre (0761) 34381

TBS KELAPA SAWIT

3,601.57 6 November 2013

SGD/ IDR

11,471.00 6 November 2013

Jadwal Sholat

Terbit 24 Halaman

MYR/ IDR

USD/ IDR

Harga Rp 3000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

KAMIS

Kasus Korupsi Wakil Bupati Pelalawan

Keluarkan Uang Negara Tanpa Prosedur Sah PEKANBARU-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau terus melakukan pendalaman terkait keterlibatan Wakil Bupati Pelalawan, Marwan Ibrahim, dalam kasus ganti rugi lahan Perkantoran Bakti Praja di kabupaten tersebut. Hasilnya, penyidik menemukan bahwa Marwan mengetahui dan menyetujui pengeluaran dana Rp500 juta untuk pembelian dan pembelian la-

HAL 6

Tiga Gerai Indomart Ditutup PEKANBARU- Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Pekanbaru menutup 3 gerai Indomart lantaran tidak memiliki izin. Penutupan itu dilakukan saat digelar razia Satpol pamong Praja Pekanbaru di sepanjang Jalan Harapan Raya beberapa waktu lalu. "Sebanyak 3 buah gerai Indomart di kawasan itu sudah ditutup dan diminta kepada pemiliknya untuk tidak beroperasi sebelum izin

TIGA

HAL 6

han 110 hektar tahun 2002. "Pembelian ini dilakukan tanpa mekanisme pengadaan. Yang dibeli itu tanah mili PT Khatulistiwa. Marwan Ibrahim menyetujui dan mengetahui pengeluaran uang biaya sertifikat dan pengamanan tanah. Uang itu diserahkan pada Syahrizal Hamid oleh Lahmuddin (terdakwa kasus

KELUARKAN HAL 6


2

KAMIS

Politik Dinasti, Apa Itu Salah?

Narkoba DITANGKAPI kian menjadi-jadi. Itulah yang terjadi pada jaringan peredaran narkoba. Jumlah mereka seakan-akan tak Ada habis-habisnya, karena tak mampu ditekan, apalagi diberantas. Dan sudah menjadi kenyataan yang tak terbantahkan bahwa penggunaan narkotika serta penyalahgunaan zat psikotropika adalah ancaman bagi bangsa. Tidak seperti kejahatan konvensional yang hanya menyebabkan kerugian materi dan nyawa pada setiap kasus, kejahatan narkoba memberikan ancaman masif. Layaknya penyakit menular, penyebarannya begitu cepat. Hubungan antarteman atau antarkomunitas menjadikan jejaring pengguna narkoba makin luas. Narkoba kini telah merasuk ke semua lini profesi dan strata sosial ekonomi. Barang haram itu tak hanya menyasar kepada kalangan kaya berduit. Anak jalanan dan pengangguran pun kini ikut terpapar. Aparat di lapangan tak hanya berhadapan dengan sindikat beringas yang tak segan membunuh. Mereka juga harus melawan rayuan atau godaan untuk bergabung dengan sindikat, menyelewengkan barang bukti narkoba bernilai miliaran rupiah, mengemplang rekening pelaku atau aset rumah dan mobil mewah. Berbagai kebijakan penanggulangan narkoba sudah dikeluarkan. Aparat penegak hukum pun tidak pernah lelah untuk melakukan pemberantasan narkoba, mulai dari razia ditempattempat hiburan sampai dengan pembongkaran pabrik obat haram tersebut. Sudah banyak pelaku yang dibawa ke kursi pesakitan di meja hijau dan berakhir dengan putusan pidana mati atau seumur hidup. Namun kenapa masih ada saja peredaran narkoba, masih banyak korban penyalahgunaan narkoba, bahkan bermunculan residivis pelaku narkoba. Upaya penanggulangan bahaya Narkoba tidak semata-mata tugas Pemerintah (Kepolisian), tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu harus ada upaya terpadu (integrated) dari semua pihak, seperti keluarga, sekolah, masyarakat, ulama, LSM dan Pemerintah untuk bersatu padu mencegah dan memberantas bahaya Narkoba. Masingmasing dapat berperan sesuai bidangnya masing-masing, proporsional dan tidak melanggar rambu-rambu hukum. Mari kita perangi narkoba. Peran media massa juga sangat diperlukan dalam upaya sosialisasi bahaya narkoba guna memberikan pengertian kepada masyarakat agar tidak menjamah barang haram tersebut, termasuk berada di tempat dan waktu yang salah, bisa-bisa tersangkut kasus narkoba. Intinya, jauhilah semua yang berkaitan dengan narkoba.

Yung Lebay

+

-

OPINI

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

WACANA 'politik dinasti' tibatiba menguat kembali pasca penangkapan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar (3/10/2013) dan juga adik Gubernur Banten Tubagus Chaery Wardana alias Wawan oleh KPK. Sebelumnya wacana ini memang menggelinding seiring dengan tengah dibahasnya RUU tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di DPR. Penangkapan mereka akhirnya menguatkan wacana publik bahwa politik kekerabatan atau politik dinasti sebagai hal yang keliru, sehingga perlu digeser dari bangunan demokrasi di negeri ini. Secara sederhana politik dinasti seringkali dipahami sebagai sebuah konsep nepotisme dalam dunia politik atau kekuasaan. Satu jabatan tertentu kemudian tersambung klik politiknya dengan jabatan tertentu lainnya yang (seolah) membentuk lingkaran kekerabatan dalam politik atau kekuasaan. Ada perdebatan yang mengemuka dalam kerangka wacana politik dinasti ini. Pertama, bagi kalangan yang menolak wacana politik dinasti. Kalangan ini menganggap politik dinasti punya potensi kuat menciptakan kepemimpinan kroni dan nepotis, sehingga itu justru kontraproduktif dengan etika demokrasi yang tengah dibangun. Kalangan pertama ini bahkan telah menyiapkan diri untuk memasang jejaring perangkap bagi tumbuhnya politik dinasti lewat regulasi Pilkada yang saat ini tengah dibahas di DPR. Lihatlah Pasal 12 Huruf (p) RUU Pilkada disebutkan, calon gubernur tidak boleh memiliki ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, ke bawah, dan ke samping dengan gubernur, kecuali ada selang waktu minimal satu tahun. Sementara dalam pasal 70 huruf (p), calon bupati tidak mempunyai ikatan perkawinan, garis keturunan lurus ke atas, ke bawah, dan ke

samping dengan gubernur dan bupati/walikota, kecuali ada selang waktu minimal satu masa jabatan. Kedua, kalangan

dikatakan sejak naluri manusia berpolitik ada, perkara dinasti politik telah build in di dalamnya.

atas. Contoh di India, Pakistan, dan negara lain di Asia, bahkan di Amerika Serikat sekalipun mengenal fenomena ini. Di

yang lebih terbuka terhadap wacana politik dinasti, dalam hal ini mereka menerima wacana ini meski dalam tahap tertentu memberikan catatan. Kelompok ini seolah menyodorkan pandangan objektif bahwa dengan ditolaknya wacana politik dinasti, itu akan mengarah pada pembatasan hak politik warga negara yang secara sah dijamin oleh konstitusi bahwa setiap warga negara punya hak memilih dan dipilih. Karenanya, menolak politik dinasti juga ujungnya akan menciderai konsep demokrasi negara. Wacana politik dinasti sejatinya bukan satu hal yang baru. Sejak awal Republik berdiri bahkan jauh sebelumnya, perkara dinasti politik telah ada menjadi perbincangan dan realitas peradaban. Barangkali boleh

Soal politik dinasti juga merupakan hal yang kompleks. Sebab, ini menyangkut perkara hak-hak politik yang dilindungi sistem demokrasi. Mengapa fenomena politik dinasti banyak dikritik namun seolah masih tetap terjadi hingga sampai saat ini? Wartawan dan kolumnus Budiarto Shambazy, sebagaimana dikutip pengamat politik M Alfan Alfian, menjawab pertanyaan tersebut. Suka atau tidak suka, politik dinasti tidak mengenal batas kultur, sistem dan wilayah politik. Kepemimpinan, menurut Budiarto, kerapkali merupakan hal yang bersifat emosional ketimbang intelektual dan teknikal. Karenanya, fenomena ini juga tak terjadi hanya di satu tempat saja, seperti contoh di

Amerika kita mengenal Presiden George W Bush Jr (2001-2008) yang putra George Herbert Walker Bush (Presiden AS 1989-1993). Di Indonesia, ada dinasti Soekarno dengan sederet nama penerusnya yang masih mengusung ideologi dan ruh Soekarno hingga saat ini. Selain itu, Presiden RI keempat Gus Dur (Abdurrahman Wahid) dengan Yenny Wahid, putrinya. Begitu juga Presiden RI kedua Soeharto, termasuk Presiden SBY saat ini, juga memiliki sayap dinasti, yang suka tidak suka, mau tidak mau, merupakan gambaran tempat dinasti politik yang masih mengakar kuat di negeri ini. Bagaimana menilai fenomena tersebut secara arif dan rasional? Tentu, kita tidak bisa menyalahkan fenomena

tersebut, meski pada saat yang sama, kita juga musti objektif untuk mengatakan bahwa (dalam beberapa hal) kekuasaan yang mengandalkan trah politik semata juga perlu mendapatkan koreksi dan kritik. Jika mau objektif, tidak semua kepemimpinan politik dinasti itu sepenuhnya berujung pada kegagalan. Ada beberapa di antara mereka yang justru memiliki prestasi dan kepercayaan pemilihnya. Yang menjadi persoalan adalah ketika unsur nepotisme lebih menonjol dan dikedepankan. Nepotisme ini bisa dinilai ketika tertutupnya krankran demokrasi seperti kelembagaan partai politik. Ketika organisasi partai politik sudah tak lagi menjadi sayap demokrasi yang menyalurkan aspirasi rakyat, maka jelas kepemimpinan dinasti telah mengusung ideologis nepotisme. Lantas, apakah benar politik dinasti yang terjadi di Banten dan juga kota-kota lain sepenuhnya salah? Atau, ada hal-hal yang perlu mendapatkan catatan? Yang penting dilakukan sekarang adalah perlunya pendidikan politik masyarakat secara menyeluruh. Kesadaran terhadap perlunya pemimpin yang cerdas, adil, egaliter dan mengedepankan persamaan, kesetaraan dan tanpa pembedaan juga perlu ditingkatkan. Dalam memilih pemimpin, rakyat semestinya tak lagi mau dipengaruhi untuk memilih siA, B atau C dengan imingiming materi, uang dan sogokan lainnya. Pemilih juga musti sadar betapapun seorang calon pemimpin dalam catatan nasab/trah nya telah memiliki jejaring dan bangunan dinasti politik, harus dipastikan apakah dia tengah memanfatkan politik aji mumpung atau tidak. Wallahu a'lam. *** Penulis adalah PNS di Biro Informasi dan Persidangan Kemenko Kesra RI

Transformasi Pertanian di Pusaran Impor Oleh Adig Suwandi

RZ jalani sidang perdana Yung....!

Semoga hukum bisa ditegakan seadilnya Cu.....

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

Oleh Aziz Syafiuddin

SALAH satu penyebab membengkaknya defisit transaksi berjalan yang berujung melemahnya fundamental ekonomi Indonesia belakangan ini, adalah meningkatnya impor pangan dan produk pertanian primer lain. Besarnya kandungan impor pangan utama dan bahan baku agroindustri telah mengarah dan menjadi perangkap struktural. Tampaknya hingga beberapa tahun ke depan, persoalan tersebut belum akan terselesaikan secara tuntas. Kita belum melihat sinyal adanya kebijakan revolusioner dan terintegrasi sebagai syarat mutlak sebuah transformasi pertanian diluncurkan dalam waktu dekat. Orang hanya bisa terheran-heran melihat keberlimpahan sumber daya alam Indonesia, tersedianya teknologi, dan kerja keras yang ditampilkan para petani untuk menghasilkan produk bagi kesejahteraan keluarganya tetapi tidak juga berdaulat dalam soal pangan. Bahkan, impor pangan menunjukkan tendensi meningkat dari waktu ke waktu. Setelah krisis bawang putih dan kedelai, bukan tidak mungkin kita akan berhadapan dengan petaka serupa. Selama produksi pertanian dalam negeri lebih rendah dibanding kebutuhan riil, selama itu pula impor menjadi solusi. Krisis tidak juga menjadi pelajaran

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

untuk merestorasi kebijakan. Impor itu sangat mudah dilakukan, tidak memerlukan diskusi terlalu panjang, eksekusi bisa cepat, dan hasil spektakuler. Tidak mengherankan saat harga produk pangan melejit, otoritas perdagangan langsung menggulirlan desain impor berikut fasilitas kemudahan yang dapat diberikan. Atas nama pembelaan terhadap konsumen dengan jumlah jauh lebih banyak dibanding petani produsen, fasilitas keringanan hingga pembebasan bea masuk berikut kelonggaran bagi perusahaan mana pun yang menginginkan impor pasti diberikan. Cara tersebut sangatlah efektif untuk meredam harga sehingga konsumen bisa tertawa lepas, tetapi dalam jangka panjang berdampak rontoknya animo petani terkait peningkatan produktivitas berkelanjutan. Harga pangan murah lebih banyak menyesatkan dibanding kapabilitasnya menopang sistem produksi berkarakter daya saing lokal kuat. Pengalaman sejumlah negara yang telah berhasil memasuki basis ekonomi industri dan jasa, menunjukkan penguatan pertanian menjadi syarat mutlak bagi keberhasilan transformasu struktural. Selain menyediakan bahan pangan dan dukungan bagi teredianya bahan baku industri manufaktur, untuk selamanya pertanian medan

perjuangan tanpa akhir. Keterkaitan antara pemanfaatan sumber daya lahan dan komunitas lokal dalam sistem produksi berkelanjutan menjadi landasan kuat bagi tersambungnya peran pertanian sampai kapan pun. Ekspor hasil-hasil indusri dan berkembangnya jasa memang memungkinkan bagi Indonsia membeli bahan pangan dari pasar global. Namun akan sangat berbahaya bagi sebuah komunitas kebangsaan dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta terlalu menggantungkan surplus pangan global, apalagi sumber daya lahan memungkinkan terselenggaranya kegiatan produksi pertanian dengan lebh baik. Opsi kembali kepada negara, apakah membiarkan ekonomi pertanian berjalan seperti sekarang dengan beragam akibat kronisnya ataukah muncul kesadaran kolektif dan kemauan politik (political will) untuk menata ulang platform salah kaprah tadi. Keterpurukan dialami petani menyusul berlanjutnya pembiaran terhadap marginalisasi dan polarisasi. Perubahan iklim (climate change) yang membuat petani tidak bisa lagi menggunakan formula klasik dalam bertani juga miskin solusi komprehensif. Produksi jatuh bangun, petani menanggung beban ketidakhadiran negara saat

mengatasi kondisi karut marut tadi. Harga dasar yang diharapkan menjadi landasan menghitung sisa hasil usaha minimal juga tanpa garansi. Sementara investor yang berniat membantu akselerasi peningkatan produksi menuju swasembada juga tersandung sejumlah kendala seperti pembebasan lahan berikut over-lapping kepentingan, keterbatasan infrastruktur fisik, dan ketidakjelasan tata ruang kawasan budidaya. Koordinasi lintas-kementerian hanya mudah diucapkan, tetapi implementasinya tetap saja jauh panggang dari api. Keterpaduan Ekspektasi publik menunjukkan hasrat kuat dan desakan kepada negara untuk mengambil peran lebih besar, berfikir cerdas, bertindak kreatif, dan melihat kepentingan jangka panjang yang bila tidak diselesaikan bakal menjadi bahaya laten yang jauh lebih dahsyat dampaknya tergadap kelangsungan hidup bangsa. Persoalan pangan dan pertanian tidak bisa dianggap enteng, apalagi solusinya hanya dilakukan dari rapat ke workshop. Penguatannya menjadi pendobrak kelambanan yang terjadi. Sampai di sini petani dan pelaku agribisnis tidak hanya memerlukan kebijakan proteksi dan promosi selama masa transisi menuju implementasi liberalisasi ekonomi, melainkan juga nyata apa yang bakal

digulirkan untuk menyakinkan mereka bahwa pertanian memang urgen. Revitalisasi pertanian sudah beberapa tahun lalu dikumandangkan, tetapi nyaris tak terdengar menyusul ketidakhadiran negara di sana. Posisinya bahkan kalah pamor dibanding isu suap rekomendasi impor daging sapi. Impor seharusnya dilihat sebagai pelengkap selama kurun tertentu untuk pemantik semangat kemandirian lokal. Setelah itu, Indonesia harus menjadi pengekspor produk pertanian handal dengan penguasaan pasar makin tersegmentasikan. Riset inovatif sudah banyak tetapi minim implementasi akibat minimnya insentif diberikan dan terputusnya jalur komunikasi antara petani versus petani. Kesadaran akan pentingnya transformasi pertanian sejalan paradigma baru dalam pembangunan milenium yang menempatkan pentingnya aspek peningkatnan daya dukung, keberlanjutan, dan kesejahteraan dalam semangat demokrasi ekonomi merupakan konsep yang memerlukan keseriusan dan kehadiran negara. ***

Penulis adalah praktisi agribisnis, alumnus Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

KAMIS

Bupati Meranti Jamin Investor Akan Untung SELATPANJANG-Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan MSi, terus menggencarkan slogan 'Anda Pasti Untung' bagi calon investor yang ingin menanamkan modalnya di Kepulauan Meranti. Langkah ini sebagai upaya untuk terus mendorong pertumbuhan investasi terutama dari sektor swasta di kabupaten Drs. Irwan MSi termuda di Provinsi Riau ini. ''Kenapa kita menjamin investor tersebut untung? Karena selain memberikan kemudahan dalam perizinan, kita juga memberikan proteksi terhadap investasi tersebut dengan cara selektif atas investasi sejenis yang masuk,'' ungkap Bupati Irwan, belum lama ini. Dia mencontohkan, bila ada pengusaha yang menanamkan modalnya dengan membuka mall atau plaza di Kepulauan Meranti, maka pihaknya tidak akan mengeluarkan izin pembangunan mall yang kedua bila ternyata mall yang pertama masih bisa melayani kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, tidak akan tercipta persaingan tidak sehat sesama investor sejenis di Kabupaten Kepulauan Meranti. ''Bagi investor yang paling penting itu untung. Selain itu mereka juga menginginkan iklim berusaha yang aman dan kondusif. Ini harus didukung faktor keamanan yang baik dan iklim politik yang stabil,'' tambah dia. Irwan mengaku cukup senang dengan pertumbuhan investasi di Kepulauan Meranti. Namun demikian dia mengaku belum puas dengan kepekaan masyarakat dalam menangkap peluang tersebut. Dia mencontohkan pertumbuhan sektor perikanan yang cukup tinggi namun peluang ini belum ditangkap nelayan di Kepulauan Meranti. ''Kebutuhan ikan kita semakin tinggi sehingga harus didatangkan dari daerah lain. Sementara produksi ikan kita masih minim baik itu dari nelayan tangkap maupun dari nelayan budidaya. Sektor tangkap dan budidaya ini harus terus dikembangkan baik dengan modernisasi alat dan perluasan jumlah pembudidaya ikan,'' jelas dia. Irwan mengharapkan masyarakat Kepulauan Meranti kembali ke mental nenek moyang terdahulu yakni pedagang yang tangguh. ''Dari dulu Kepulauan Meranti merupakan daerah perdagangan. Orang-orang tua kita itu tangguh dalam berdagang dan membuka usaha sekecil apa pun. Saya harapkan sekecil apa pun masyarakat Meranti berjiwa wirausaha,'' tegas dia. Bagi Irwan, Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis karena berdekatan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia yang kebutuhan produk pertanian dan perikanannya semakin tinggi, sementara luas lahan mereka semakin sempit. ''Kabupaten Kepulauan Meranti yang berdekatan dengan Negara tetangga itu, tentu bisa menangkap peluang menyedia produk yang dibutuhkan kedua negara tersebut,'' tandasnya. BETTER-hrc

3

Advertorial

Pemkab Berupaya Berantas Kaki Gajah LUKIT – Bhakti sosial kesehatan, sosialisasi KAMTIBMAS dan Kerja Bhakti TNI/POLRI di Desa Lukit Kecamatan Merbau, ddilakukan dengan pemberian obat massal untuk pencegahan filariasis (kaki gajah) tahun ke-2. Pemberian obat secara masal tersebut merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memberantas penyakit menahun tersebut. Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. Masrul Kasmy, MSi, dalam sambutannya di Desa Lukit Kecamatan Merbau, Rabu (6/11), mengatakan, sejak 2010 hingga 2012, sudah 17 kasus klinis penyakit kaki gajah menyerang warga Kepulauan Meranti. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti memberikan obat penyakit kaki gajah secara massal dan gratis. "Di Kabupaten Kepulauan Meranti dari tahun 2010 sampai 2012, sudah menemukan 17 kasus klinis. Untuk itu, kita tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan agar cepat tanggap, lakukan tindakan dini untuk mengatasi yang sudah tertular maupun melakukan tindakan pencegahan nantinya. Agar di tempat kita tidak lagi ditemukan penderita penyakit tersebut," ungkap Masrul Kasmy. Wabup menambahkan, kunci sukses dalam pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh adanya komitmen dari semua pihak, baik dari lingkungan maupun pemerintah. Untuk itu, Masrul mengajak saling membangun, saling bahu membahu, bersama-sama dengan komitmen yang tinggi mencegah penyakit ini agar semua masyarakat terbebas dari penyakit kaki gajah. "Hari ini kita akan memberikan obat pencegahan filariasis yang bertujuan untuk menghilangkan kejadian penularan dari penderita, agar di Kecamatan Merbau ini bebas dari penyakit kaki gajah. Saya menyambut baik kegiatan ini, semoga bermanfaat kelak untuk masyarakat Kepulauan Meranti yang kita cintai ini," tandasnya. BETTER-rahmi

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

Harapkan Masukan,DPRD Meranti Gelar Coffee Morning SELATPANJANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (6/ 11) kemarin, menggelar coffee morning bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, tokohtokoh masyarakat dan rekan wartawan se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Melalui acara ini, DPRD Kepulauan Meranti berharap ada masukan dari segenap unsur-unsur masyarakat untuk kemajuan daerah. Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg ketika memberikan sambutannya. “Sebenarnya kegiatan

coffee morning ini sudah sejak lama kami dambakan, agar permasalahan yang muncul dalam pembangunan daerah, bisa kita rembukkan bersama. Bagi kami, bertukar pikiran akan menjadi penyegaran dan masukan buat kami melangkah ke depan untuk pembangunan daerah ini,” sebut Hafizoh. Hafizoh juga berharap, dengan duduk bersama akan menghasilkan sesuatu yang positif untuk DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti serta pembangunan daerah. “Jika pertemuan ini nantinya akan membuahkan hasil yang baik, positif bagi semua pihak dan untuk daerah ini, tentu kegiatan ini

akan kita agendakan tiga bulan sekali,” sebut politisi Golkar ini. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Asisten 1, Drs Defril MSi, menyambut positif acara coffee morning. Dari pertemuan tersebut, pemerintah juga mendapatkan massukan dari seluruh unsur masyarakat terkait permasalahan maupun pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Dalam diskusi yang disetting santai, beberapa perwakilan menyampaikan informasi, masukan dan keluhan. Diantaranya dari

Polres Meranti yang diwakili oleh Waka Polres, AKP Manulang. Ia menyampaikan bahwa sejak Senin lalu, Polsek Tebing Tinggi sudah pindah kantor. Selain itu, disampaikan juga keterbatasan sarana dan prasarana termasuk personil di Polres Meranti. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kemenag Meranti, yang saat ini masih merasa kekurangan sarana dan prasarana. Sementara itu, Kajari Selatpanjang, mengusulkan agar Pemkab Kepulaan Meranti menggalakkan program kantin kejujuran untuk melatih kejujuran masyarakat Kabupaten Kepulauan

Meranti. Sedangkan MUI Kepulauan Meranti mengharapkan agar Pemerintah Daerah maupun DPRD Kepulauan Meranti tidak memangkas anggaran yang diajukan lembaga tersebut. Karena saat ini MUI dituntut untuk mengatasi permasalahan umat dan sertifikasi halal setiap produk makanan di Meranti. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Depag Kepulauan Meranti, Ketua Paguyuban, Wakil Ketua DPRD Meranti, Taufiqurrahman, Basiran SE, anggota DPRD Meranti E. Miratna dan wartawan dari berbagai media cetak maupun elektronik. BETTER-Rahmi

Pembangunan Kantor Lurah Selatpanjang Barat Gagal SELATPANJANG-Kantor lurah Selatpanjang Barat yang dibangun oleh Pemkab Bengkalis, kini dibangun oleh Pemkab Kepulauan Meranti melalui APBD 2012. Namun ternyata, kantor lurah ini memiliki masalah lahan dengan keluarga Alhmarhum Nurjamil. Sesusai dengan SKT yang dimiliki oleh Suhemi No.42/1978. Namun sampai saat

sekarang, Suhemi, pemilik lahan tersebut, tidak pernah menerima pembayaran dari Pemda Bengkalis sebesar Rp57.600.000. "Sebagai bukti, surat keterangan tanah aslinya masih ditangan kami. Kalau kami sudah menerima ganti rugi, pasti sudah dicaput oleh Pemkab Bengkalis," kata Suhemi. Sengketa lahan yang tidak kunjung selesai itu,

mengakibatkan dana yang dianggarkan untuk membangun kantor tahun 2013 ini, tidak terlaksana. Sementara, fisik kantor itu sudah banyak yang rusak dan pegawai tidak lagi bisa bekerja secara maksimal. Pemilik lahan tidak membenarkan pembangunan kantor lurah, sebelum pembayaran ganti rugi selesai. "Apa pun alasannya,

kami sebagai pemilik lahan sepeserpun belum pernah menerima ganti rugi dari Pemkab Bengkalis. Lahan tersebut, sangat jelas dari mana usul asalnya. Kami membeli lahan dari Siran Arjowikromo. Kami berharap Pemkab Meranti bersedia membayar ganti rugi lahan kami yang berada di perkantoran Selatpanjang Barat. Dengan tegas kami

mengatakan jika tidak dibayar ganti rugi yang telah disepakati tahun 2012, maka kami tidak akan membiarkan kantor itu dibangun," tandasnya. Lurah Selatpanjang Barat juga mengaharapkan Pemkab Kepulauan Meranti membangun perkantoran tersebut secepatnya, karena menyangkut lancarnya pelayanan kepada masyarakat. BETTER-jaafar

Kacabjari Diminta Pemkab dan DPRD Bangun Sistem Cegah Korupsi SELATPANJANG – Banyaknya kasus korupsi di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diakui oleh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Bengkalis di Selatpanjang, Zainur Arifin SH. Hal tersebut tak lepas dari lemahnya pengawasan serta akibat dari kurang optimalnya sistem perencanaan dalam pelaksanaan kegiatan program pembangunan. Hal tersebut disampaikan Zainur Arifin saat acara Coffee Morning pimpinan DPRD bersama sejumlah perwakilan instansi vertikal, ormas dan wartawan di gedung Dewan, Rabu (6/11) pagi kemarin. “Dari pengamatan dan temuan kami, ada banyak kasus korupsi di Meranti. Dan kita sangat prihatin dengan hal tersebut. Sebagian besar, mereka tersangkut masalah proyek. Saya mengharapkan, Pemkab Kepulauan Meranti bersama DPRD dapat

membangun suatu system yang baik untuk mencegah terjadinya tindak korupsi di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti,” ucap Zainur Arifin. Kacabjari mengatakan, permasalahan tindak pidana korupsi sering kali terjadi, akibat dari kurang optimalnya sistem perencanaan dalam pelaksanaan kegiatan program pembangunan. Sehingga, saat realisasi program itu dilaksanakan di lapangan, banyak indikasi penyimpangan yang terjadi yang berujung pada temuan tindak pidana Korupsi. “Kita sangat prihatin akan kondisi ini, tidak hanya karena sistem perencanaan yang kurang baik, namun juga menyangkut masalah mental dan moral yang masih perlu penguatan. Oleh karena itu, kepedulian untuk memerangi Korupsi harus terus dibangun dan dibina oleh seluruh instansi dan lembaga-lembaga

masyarakat, sehingga citacita pembangunan dapat direalisasikan sesuai harapan,” ujarnya. Menurutnya, gerakan anti korupsi perlu dibangun sejak dini. Gerakan itu bisa dibangun melalui seluruh tingkatan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah, juga organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Seperti dengan cara membuat kantin kejujuran di sekolah-sekolah, di kantor-kantor pemerintah dan kantor ormas. Hal itu penting kepedulian bersama dalam memupuk sifat kejujuran. Dalam hal ini Kejaksaan siap

Zainur Arifin SH

membantu mensosialisasikannya. Ibarat pohon jika sejak awal ditanam dengan bagus maka tumbuhnya juga akan bagus,” pungkas Kacabjari. BETTERRahmi


4 Wabup Imbau Masyarakat Mulyakan Anak Yatim PASIRPENGARAIAN - Anak yatim mendapatkan tempat yang sangat istimewa dalam agama Islam. Siapa yang menelantarkan anak yatim sma dengan mendustai agama. Karena begitu mulianya anak yatim maka Wakil Bupati Rohul Ir HM Hafith Syukri MM mengajak warga untuk memulyakan anak yatim. Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hulu Ir H Hafit syukri MM menghimbau agar masyarakat, terutama masyarakat yang mampu untuk dapat mengayomi anak yatim terutama yang berada di lingkungan tempat tinggal. Demikian dikatakan Wakil Bupati Rokan Hulu Ir. Hafit Syukri MM dalam agenda acara menyantuni anak yatim di Masjid Jami’ Al-falah Koeboe Lopong Kelurahan Rokan 4 Koto,Rabu (6/11). Dikatakannya Wabup bahwa anak yatim adalah anak yang ditinggalkan ayahnya dan selagi ia belum mencapai umur balig. Dalam Islam, anak yatim memiliki kedudukan tersendiri. Mereka mendapat perhatian khusus dari Rasulullah SAW, hal ini tiada lain demi untuk menjaga kelangsungan hidupnya agar jangan sampai telantar hingga menjadi orang yang tidak bertanggung jawab dan banyak sekali hadis yang menyatakan betapa mulianya orang yang mau memelihara anak yatim atau menyantuninya "Sesuai dengan beberapa firman Allah SWT dan Hadist bahwa anak yatim ini tidak boleh ditelantarkan dan mereka adalah tanggung jawab umat muslim untuk mengayominya,sehingga dapat bergembira dan diperhatikan,"ucap Wabup. Kemudian dikatakan Wabup bahwa Pemkab Rokan Hulu sangat komit untuk membantu para anak yatim. Setakat ini sudah dianggarkan bantun kepada anak yatim ini setiap tahun. Dimana penyerahannya diberikan ke mesjid mesjid pada saat kunjungan safari Ramadhan yang dilakukan setiap bulan Puasa. Bahkan Baznas Rokan Hulu juga telah menganggarkan bantuan kepada para anak yatim ini melalui program bantuan bea siswa terhadap anak anak yang tidak mampu.Meskipun demikian rasa kepedulian masyarakat juga sangat diperlukan agar tidak ada lagi rasa sedih bagi anak yatim yang telah ditinggalkan oleh bapaknya karena meninggal dunia. "Menyantuni anak yatim tersebut adalah kewajiban kita bersama, sehingga tidak ada lagi anak anak yatim yang meras di telantarkan, karena Allah SWT akan marah kepada umatnya yang menelantarkan anak yatim tersebut,"ungkap Wabup. BETTER-epi

Kades Kepenuhan Hilir Dieksekusi PASIRPENGARAIAN - Kasus ijazah palsu (ipal) selama ini cukup menghebohkan di tanah air. Mulai dari calon anggota dewan hingga kepala desa. Seperti terjadi di Rokanhulu, salah seorang kepala desa tersandung kasus Ipal. Kejaksaan Negeri Pasir Pengarayan telah mengesekkusi Kepala Desa Kepenuhan Hilir Kecamatan Kepenuhan terkait penggunaan ijasah palsu dalam pencalonan Kepala Desa beberapa waktu lalu. Kasi Pidana Umum (Pidum), Jaidi SH Rabu (6/11/ kepada wartawan di ruang kerjanya membenarkan telah melakukan exsekusi terhadap Kepala Desa Kepenuhan Hilir atas nama Sumardi bin Gajali Hamit terkait penggunaan ijasah palsu pada Kamis (1/11) lalu, di kediamannya di desa Kepenuhan Hilir. Eksekukusi ini dilakukan karena telah dilakukannya sidang di Pengadilan Negeri Pasir Pengarayan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum selama 1 tahun dan divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pasir Pengarayan selama 8 bulan, terhadap putusan tersebut. Sumardi yang masih aktif sebagai kepala desa Kepenuhan Hilir tersebut banding ke Pengadilan Tinggi (Kajati) Pekanbaru dan dan hasilnya menguatkan putusan PN Pasir Pengarayan yaitu selama 8 bulan kurungan. "Kita sudah lakukan eksekusi terhadap terpidana terkait kasus ijazah palsu nya, bahkan sudah ada putusan PN maupun PT,terhadap hukuman kurungan 8 bulan tersebut"jelasnya. Lanjut dikatakan Jaidi, karena tidak puas dengan keputusan tersebut, Sumardi juga mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) dan hasilnya (MA) menguatkan putusan (PN) dan (PT) yaitu selama 8 bulan.Saat ini terhadap Kepala Desa Kepenuhan Hilir, atas nama Sumardi telah diserahkan oleh pihak Kejaksaan Negeri Pasir Pengarayan ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas 2 B Pasir Pengaraian, untuk proses hukum dan mempertanggung jawabkan perbuatannya selama 8 bulan kedepan dan terhadap terpidana, Sumardi dikenakan pasal 263 KUHP ayat 2 tentang penyalah gunaan ijasah palsu. Kemudian diterangkan Jaidi bahwa kasus yang dialami Kepala Desa Kepenuhan Hilir tersebut karena telah menggunakan ijasah palsu tingkat SMP yang diambil dari Provinsi Sumbar, untuk bisa ikut sekolah paket (C) atau mendapatkan ijasah SMA. . BETTER-Epi

KAMIS

ROHUL

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

Pasar Tradisional Rohil Teruas Ditata

Bupati Rohul Tinjau Pasar Baru Pasar Modern Pasir Pengaraian ( Rabu 06 November 2013 )

PASIRPENGARAIAN - Eksistensi pasar tradisional masih dibutuhkan masyarakat hingga saat ini. Walau zaman telah maju dan canggih namun psar tradisional masih memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat. Begitu pula di Rokanhulu. Setakat ini pasar tradisional Rohul terus ditata. Setelah dilakukan penataan kawasan pasar tradisional di kawasan Pasar modern beberapa bulan lalu. Saat ini Rabu (6/11) pasar tradisional tersebut sudah di tempat para pedagang ikan basah dan kelontong dan jualan lainnya. Maka Bupati Rokan Hulu meninjau langsung ke lokasi tersebut untuk mel-

ihat aktivitas jual beli di pasar tradisional tersebut. Pada kunjungan tersebut juga hadir Kadis TRCK Rokan Hulu Yusri MSi dan beberapa pejabat di Dinas TRCK. Bupati Rokan Hulu mengatakan bahwa Pemkab Rokan Hulu akan terus mengupayakan peningkatan lokasi pasar sayur agar lebih memudahkan pedangan dan pembeli dalam melaksanakan transaksi jual beli. Untuk saat ini sudah ada 128 kios dan 190 los yang telah di bangun, untuk menampung seluruh pedagang yang dahulunya ditempatkan di tempat penampungan sementara. Pasca kebakaran yang terjadi tahun lalu.Sehinga dengan adanya

bangunan baru yang permanen dan lebih layak, maka seluruh pedagang sudah dipindahkan ke pasar baru yang telah dibangun tersebut. Meskipun menempati bangunan yang baru namun aktifitas jual-beli sudah berjalan lancar, bahkan para pembeli juga lebih mudah berbelanja untuk kebutuhan seharihari,karena berada didalam satu tempat atau ruangan. "Kita terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik buat para pedagang tradisional yang berada di Complek Pasar Modrn ini,setelah sebelumnya mereka di pindahkan pasca kebakaran beberapa waktu lalu,"ucap

Bupati Lanjut dikatakan Bupati,Penataan kawasan pasar Modern Tradisional yang dilakukan,merupakan salah satu bentuk komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam mengupayakan meningkatkan kehidupan para pedagang, yang tentunya akan berdampak pada meningkatan penghasilan pedagang dan saat ini pasar modern telah dibenahi yang baik dan representatif.tidak sperti sebelumnya dimana lapak dan kios pedagang yang dulunya terletak didepan pasar modern.Saat ini sudah dipindahkan kebelakang pasar induk dan kawasan tersebut difungsikan sebagai kawasan

parkir baik kendaraan roda 4 maupun Roda 2,begitu juga basement juga dimanfaatkan untuk arena parker roda 2.Sedangkan lantai satu digunakan oleh pedagang pakain, dan sepatu, disisi belakang tempat pedagang sayur mayur juga daging. Sedangkan lantai 3 tetap digunakan oleh pedagang pakaian dan aksesoris "Untuk kedepannya areal pasar modern akan ditata semaksimal mungkin, dan kios kios yang belum diisi dilantai juga nantinya akan diisi,sehingga Pasar Modrn ini dapat dijadikan sebagai pusat ekonomi, pendidikan dan hiburan di Rokan Hulu,"jelas Bupati.BETTERadv/hms

6 Wanita Malam dan 4 Germo Diamankan RAMBAHSAMO - Penyakit masayarkat atau pekat adalah masalah klasik yang telah ada sejak zaman jahiliyah hingga saat ini. Begitu pula di Rambahsamo Kabupaten Rokanhulu. Penyakit masyarakat masih terus dijumpai. Sebanyak Enam orang Wanita Malam dan empat germo kafe atau warung esek-esek termasuk penjual miras, diamankan Polsek Rambah Samo. Penangkapan tersebut sesuai komitmen Polres Rohul untuk membrantas Penyakit Masyarakat (Pekat) di Bumi Negeri Seribu Suluk. Operasi yang dipimpin langsung Kapolsek Rambah Samo IPTU Dasril, dilakukan Senin (4/ 11/2013) lalu sekitar pukul 21.30 Wib. Polisi melakukan penyisiran ke lokasi warung-warung remang-remang yang berada di Kecamatan Rambah Samo dan berhasil mengamankan pemilikpemilik kafe beserta pelayannya. Adapun germo kafe yang berhasil diamankan tersebut, yakni MHB (49), TY (30), JPD (34) dan TN (33), sedangkan pelayanan kafe antara lain, UG (24), DLW (24), FTR (31), ID (36), FA (29) dan AML (36),yang terjaring di empat lokasi berbeda , yaitu 1 tempat di Dusun Aur Kuning Desa Teluk Aur, dan 3 tempat di Dusun Langkitin Desa Langkitin. 10 orang tersebut diberikan pencerahan baik Ketua MUI

Para wanita malam yang terjaring diamankan di Mapolsek Rambah Samo dan diberikan pencerahan oleh MUI dan LKA

Rambah Samo, Camat Rambah Samo, Kapolsek Rambah, Ketua LKA dan lainnya, mereka juga menandatangi perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya. Kapolres Rohul Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho, SE,

SIK, MH saat di konfirmasi wartawan terkait dengan Razia Pekat tersebut mengatakan bahwa , pihaknya komit untuk membefrantas pekat di Rohul dengan istilah operasi "Suluk Sakti 2013". Tujuannya agar nilai-nilai kebu-

dayan yang agamis tersebut bisa sama-sama dihormati masyarakat. " Kita komitlah untuk membrantas Pekat ini di Kabupaten Rokan Hulu dan ini priritas utama, sebab mereka akan

merusak generasi muda di daerah yang dujuluki Negeri Seribu Suluk ini," kata Kapolres. Sedangkan Kapolsek Rambah Samo IPTU Dasri, juga mengatakan bahwa operasi itu melibatkan 10 perseonil, sesuai dengan intruksi dari pimpinan untuk memberntas pekat, dan untuk memberi efek jera, nanti setelah mereka menekan surat pernyataan mereka dipulangkan kembali.Namun jika masih terjaring maka akan diberikan sanksi yang berat. " Kita berikan mereka efek jera,agar mereka tidak mengulangi pekerjaannya,dan mendatangkan MUI dan LKA untuk memberikan siraman rohani supaya hati mereka tersentuh untuk bekerja yang lebih baik,"ucapnya. Sedangkan Camat Rambah Samo Suharman Nasuiton, juga mengatakan bahwa untuk menangulangi kafe-kafe ini paling utama adanya dukungan dan partisipasi masyarakat, sehingga mereka akan malu jika mendirikan kafe tersebut dan masyarakat setempat dan kaum ulama harus pro aktif agar para germo yang ingin mendirikan kafe di lokasi tersebut tidak berani. " masyarakat harus pro aktif agar kafe kafe tersebut tidak bisa di dirikan,karena masyarakat yang lebih tahu dengan keberadaan kafe atau warung remang remang di daerahnya,"ungkap Camat. BETTER-Epi

Dishutbun Sosialisasikan PLTB PASIRPENGARAIAN - Kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla selama ini menjadi masalah rutin di Riau. karena itu perlu dilakukan sosialisasi pembukaan lahan tanpa pembakaran (PLTB). Dinas Kehutanan dan Perekbunan Rokan Hulu mensosialisasikan kegiatan Pembukaan Lahan Tanpa Pembakaran (PLTB) baik dalam pembukaan lahan pertanian maupun lahan perkebunan oleh masyarakat maupun perusahaan. Sosialisasi ini bertujuan un-

tuk mengantisipasi kebakaran dan kabut asap di Rokan Hulu yang sering terjadi dimusim kemarau.Dimana musim kemarau merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat dan perusahaan untuk melakukan pembukaan lahan pertanian dan perkebunan sekaligus melakukan pembakaran. Demikian dikatakan Sugiarno Kadis Kehutanan dan Perkebunan Rokan Hulu kepada wartawan Rabu( 6/11).Menurutnya untuk meminimalisir Karhutla tersebut Dishutbun Rokan Hulu terus melakukan

sosialisasi PLTB ini kepada masyarakat maupun pihak perusahaan. Program ini telah berjalan sejak lama, namun belum terlaksana secara maksimal dan sejak bulan Oktober 2013 kembali diterapkan bahkan telah dilakukan pemantauan di lapangan. Baik pemantauan terhadap masyarakat dan juga perusahaan yang beroperasi diRokan Hulu terutama di Kecamatan Kecamatan yang sering terjadi Karhutla. "Kita mulai lagi terapkan Pembukaan lahan tanpa pem-

bakaran ini kepada masyarakat maupun perusahaan agar tidak terjadi Asap yang bisa merusak kesehatan,"ujar Sugiarno. Lanjut dikatakan Sugiarno bahwa Kecamatan Kecamatan yang sering terjadi kebakaran lahan tersebut adalah Tambusai Utara,Bonai Darussalam,Rokan IV Koto dan termasuk kecamatan Rambah. Ia berharap dengan sosialisasi yang dilakukan dapat meminimalisir aktivitas pembakaran lahan pertanian dan perkebunan oleh masyarakat maupun pihak perusahaan dan kedepannya tidak ada

lagi aktivitas pembakaran dalam pembukaan lahan dan jika hal ini tetap dilanggar maka akan dikenakan dengan peraturan UU No 18 tahun 2004 tentang Perkebunan, UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU no 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Hutan Lingkungan hidup serta Peraturan Mentri Pertanian No 26 tahun 2007 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan yang dikuatkan juga dengan Peraturan Gubri NO 91 tahun 2009 tentang Prosedur Tetap Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau. BETTER-epi


PELALAWAN Partai Golkar Berkomitmen Menangkan Anas PELALAWAN - Pesta demokrasi Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) putaran kedua digelar pada Rabu (27/11) mendatang, Partai Golkar Pelalawan yang dikomandoi HM Harris menargetkan perolehan suara untuk pasangan Anas Maamun untuk wilayah Kabupaten Pelalawan sebesar 70 persen. "Kita tak menarget muluk-muluk perolehan suara untuk pasangan Anas Maamun pada Pilgubri putaran kedua mendatang, setidaknya sukses meraup 70 persen suara di Kabupaten Pelalawan, adalah hal yang membanggakan," terang Sekjen Partai berlambang pohon beringin, Marhadi MR Harris didampingi oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD Pelalawan, Imustiar dan anggota fraksi, Nasarudin, Rabu (6/11). Senada ditambahkan oleh anggota fraksi Golkar Pelalawan, Nasarudin. Dikatakannya, untuk mendulang suara sebanyak 70 persen itu, para kader dan simpatisan partai telah melakukan upayaupaya maksimal. "Kita menghimbau para kader dan simpatisan untuk merapatkan barisan serta melakukan upaya-upaya pendekatan kepada masyarakat, agar target perolehan suara tersebut bisa di raih dengan gemilang", imbaunya. Nasar juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Pelalawan agar menggunakan hak pilih pada helat demokrasi mendatang. Dan sebagai warga negara yang baik dan bijak, tentunya bisa menggunakan hak suara pada Pilgubri nanti. "Karena suara masyarakat sangat menentukan dan berpengaruh untuk berbagai kemajuan pembangunan Provinsi Riau lima tahun ke depan," ujarnya. Terlebih lagi, beber Ketua Komisi A DPRD Pelalawan ini, jika pasangan Anas Maamun dan Andi Rachman sukses mendulang suara terbanyak di Negeri Seiya Sekata, realisasi janji Cagubri Anas untuk memberikan suntikkan dana senilai Rp 200 milyar untuk setiap Kabupaten kota, akan semakin cepat terwujud. "Kucuran dana itu sangat berpengaruh pada wujud nyata beragam pembangunan di negeri kita ini. Maka, mari kita satukan tekad dan persepsi untuk memenangkan pasangan Anas Maamun pada 27 November mendatang", tutunya, diamini Imustiar, Ketua Fraksi Golkar. BETTER- m panjaitan

KAMIS

Tahun Depan, UMK Pelalawan Rp 1.710.000 PELALAWAN-Setelah melalui rapat antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pelalawan, Dewan Pengupahan Kabupaten, Serikat Pekerja di Hotel Dikaraya Pangkalankerinci, akhirnya pada Rabu (6/11/2013), rapat tripartit itu telah mengesahkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Pelalawan di tahun 2014 mendatang sebesar Rp. 1.710.000,-. ''Alhamdulillah, kita telah menetapkan UMK Pelalawan untuk tahun 2014 mendatang sebesar Rp. 1.710.000 ribu. Rapat berjalan lancar, dan tidak ada voting karena semua sudah sesuai dengan besaran UMK di daerah ini untuk tahun depan," terang Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Pelalawan H. Nasri Fisda, pada media ini usai rapat, Rabu (6/11/2013). Nasri mengatakan bahwa besaran UMK di Pelalawan untuk tahun 2014 itu sudah berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kabupaten Pelalawan. Dan besaran UMK yang telah ditetapkan itu mengalami kenaikan sebesar 18,33 persen dari UMK tahun 2013 yang sebesar Rp. 1.455.000. "Terjadi kenaikan sebesar 18,33 persen dari UMK tahun ini. Angka tersebut sudah sesuai denga Kebutuhan Hidup Layak (KHL) kita, sebesar Rp. 1.165.600,-," kata Nasri seraya mengatakan bahwa selain unsur

tripartit tadi, rapat juga dihadiri oleh dewan pakar dari Universitas Riau (Unri). Pasca penetapan ini, sambungnya, maka pihaknya akan segera menyurati Bupati Pelalawan untuk melaporkan penetapan UMK ini. Kemudian setelah itu, Bupati Pelalawan akan menyampaikan hal tersebut ke Gubernur Riau, untuk segera diterbitkan Surat Keputusan (SK) nya. setelah itu, baru kemudian

pihak Disnakertrans Pelalawan akan segera mensosialisasikan UMK ini ke semua perusahaan di kabupaten Pelalawan. "Insya Allah SK Gubri ini dalam waktu dekat akan selesai dan sampai ke kita. Karena waktunya singkat, tanggal 1 Januari 2014 akan segera diberlakukan, dan kita juga butuh waktu untuk mennsosialisasikannya," papar mantan Kadishub Pelalawan ini.

Dan pasca penetapan ini, lanjutnya, maka pihak perusahaan tak dibenarkan lagi untuk tidak menetapkan UMK yang mulai berlaku tanggal 1 januari 2014 mendatang ini. Pasalnya, penetapan UMK Pelalawan ini sendiri sudah sesuai dengan ketentuan, yang diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor 1 tahun 1999, tentang Upah Minimum. "Sedangkan untuk waktu

penetapannya juga sudah diatur dalan keputusan Presiden (Keppres)," tandasnya. Ditambahkannya, jika ada perusahaan yang tidak menetapkan UMK Pelalawan yang berlaku tanggal 1 Januari 2014 mendatang ini, maka pihaknya tak akan segansegan untuk memberikan sank s i p a d a p e r u s a h a a n t e r s ebut.BETTER-hlr

Warga Jalan Pemda Keluhkan Tempat TPSS tidak ada sama sekali. Diakuinya bahwa pihaknya juga telah memberi masukan kepada Kasi Kebersihan agar disediakan lahan jauh dari pemukiman warga untuk TPSS ini. Bahkan bilamana perlu menggunakan tempat besi seperti tanki yang bisa buka tutup kalau di tengah kota, pokoknya warga tidak terganggu."Ada memang pihak kita membuat TPSS tapi ditolak warga dengan alasan dekat dengan lokasi areal pemukiman warga. Kita berharap

3 Desembar Dinas Pertanian Berkunjung ke Korea PELALAWAN - Bila tak ada aral melintang, tanggal 3 Desember mendatang, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Pelalawan berencana melakukan kunjungan ke negara Korea. Lawatan itu bertujuan untuk mempelajari teknologi dan alat-alat pertanian di Korea, khususnya Padi. "Kujungan ini sudah lama kita rencanakan. Kita ingin mempelajari bagaimana mekanisasi pertanian di Korea, untuk diterapkan di Pelalawan, khususnya di Kuala Kampar. Kita sudah tetapkan Kuala Kampar sebagai sentra produksi padi di Pelalawan," ujar Kepala Dinas Pertanian Pelalawan, Ir Syahfalefi, Rabu (6/11). Ia mengatakan, kunjungan ke negeri ginseng itu bukan hanya sembarangan pergi dan pulang tanpa hasil. Namun pihaknya sudah menyusun agen dan target yang akan dicapai dari Korea. Khususnya dibidang mekanisasi pertanian dalam mengolah padi di Kuala Kampar yang selama ini terkenal sebagai penghasil padi. Selain itu, Korea dipandang sebagai negara yang sukses mengelola tanaman padi. "Dengan lahan yang luas, hasil produksi dapat dioptimalkan menggunakan cara mekanisasi," imbuhnya. Kunjungan ke Korea ini, lanjutnya, akan melibatkan Departemen Pertanian Kementan. Pasalnya Deptan Indonesia memiliki kerjasama tertulis dengan Deptan Korea, sehingga meneruskan kerjasama itu. Untuk memilih lokasi atau daerah mana yang layak dikunjungi oleh Distan Pelalawan, ditentukan oleh Deptan RI dan Korea. Dengan mempertimbangkan kesesuaian iklim, kultur lahan, hingga kondisi alam Pelalawan. "Sebelumnya juga sudah ada kerjasama Indonesia dengan Korea tentang pertanian yakni di Banja Negera dan itu terbukti berhasil sekarang. Kita ingin mencontoh itu dan mengoptimalkan padi di Kuala Kamapar," tutupnya. BETTER-adi

5

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

pah. "Kemarin masih ada dua TPSS di sini dan memang warga kota Pangkalan Kerinci membuang sampah di TPSS Gang Muslim dan Sejahtera, tapi sekarang sudah dibongkar. Saya pribadi saja heran Pemerintah kayaknya tak serius menyikapi soal sampah ini," ujarnya. Karena itu, sambungnya, alangkah baiknya jika Pemda melalui Dinas terkait menyediakan TPSS yang jauh dari pemukiman warga sehingga tidak mengganggu. Pasalnya, masih banyak lahan di kota ini yang kosong bisa dijadikan TPSS sebelum diangkut di tempat pengumpulan sampah oleh pekerja kebersihan. "Kemarin saja sampai 2 hingga 3 hari tidak diangkut, wajar saja masyarakat terganggu dengan bau busuk dan sampah yang berserakan dimana–mana. Sampah di Kota Pangkalan Kerinci ini sudah menjadi masalah besar dan jangan dibiarkan. " Kalau warga sudah membuang sampah disembarang tempat seperti selokan dan

adi

Bahaya Banjir Intai Mapolsek Ukui

Warga Jalan Pemda Keluhkan Tempat TPSS

PELALAWAN - Sampai saat ini, persoalan tempat sampah di Kota Pangkalan Kerinci sangat memprihatinkan. Pasalnya, di Kota Pangkalan Kerinci tidak ada Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) sehingga akibatnya masyarakat yang ingin membuang sampah kebanyakan membuangnya di selokan atau areal lahan dan kebun yang bersemak-semak. Sebelumnya, memang masih terdapat dua TPSS yang berada di Jalan Pemda tepatnya di depan jalan masuk Gang Muslim dan Jalan Sejahtera. Tapi kini dua TPSS itu sudah dibongkar warga dengan alasan bau yang tak sedap dan banyaknya sampah yang berserakan hingga ke jalan. Salah seorang warga Jalan Pemda,Rabu (6/11), Samsul (34) mengatakan,saat ini warga sudah mulai bingung mencari Tempat Pembuangan Sampah. Makanya, sekarang banyak warga yang membuang sampah di sembarang tempat bahkan hingga ke parit dan selokan menjadi tempat sasaran masyarakat untuk membuang sam-

untuk saat ini warga hendaknya meningkatkan kesadaran untuk tidak membuang sampah disembarang tempat. Sementara ini, letakkan saja di tepi jalan dengan menggunakan drum atau apalah bentuknya yang tertib agar sampah bisa diangkut. Kita akan bekerja cepat dan selalu berkorrdinasi dengan pihak terkait untuk menyikapi masalah ini. Paling tidak ada 1 atau 2 TPSS dululah di Pangkalan Kerinci Kota ini," tutupnya.BETTER-

parit, tentu hal ini akan berdampak pada keindahan kota dan akan menyumbat aliran air dan banjir. Apalagi aliran parit dan drainase di pangklan Kerinci sudah amburadul," ungkapnya. Menanggapi hal ini, Lurah Pangkalan Kerinci Kota, Dhias Irlian mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kabupaten Pelalawan melalui Kasi Kebersihan soal Tempat Pembuangan sampah di Kota Pangkalan Kerinci. Namun dari pihak Tata Kota dan Pertamanan mengungkapkan untuk saat ini warga diminta meletakkan sampah di pinggir jalan dan sampahnya akan diangkut oleh pekerja kebersihan. "Masalahnya sekarang warga tidak setuju TPSS berada di dekat pemukiman warga karena bau busuk dan menganggu. Memang TPSS yang ada di jalan Pemda telah dibongkar oleh warga karena merasa terganggu," katanya. Disinggung soal keberadaan TPSS itu sendiri, Lurah mengatakan bahwa saat ini TPSS di Kota Pangkalan Kerinci memang

PELALAWAN-Akibat median pembuangan air yang tak becus, gorong-gorong berdiameter kecil yang berada di badan jalan negara lintas timur, tepatnya di Kecamatan Ukui, mengakibatkan bahaya banjir senantiasa mengintai markas pengayom masyarakat, Mapolsek Ukui. Tak sekali dua kali saja, Mapolsek berkuah akibat sungai yang melimpah, ditambah gorong-gorong kecil tak mampu menerima volume air yang banyak. Tidak Mapolsek saja yang kerap diintai banjir, di lintas timur, tepatnya Kecamatan Pangkalan Lesung, tak jauh dari kediaman rumah salah satu Kepala UPTD, juga menjadi incaran banjir. Biang keladinya, gorong-gorong di badan jalan dibuat terlalu kecil meski saat ini volume air kian berkuarang dan banjir mulai menyusut. "Volume air dengan ketinggian mencapai selutut orang dewasa, acap sekali singgah di Mapolsek Ukui ini. Penyebabnya, gorong-gorong di badan jalan lintas timur yang berfungsi mengurai air, tak mampu menampung arus air yang banyak di saat curah hujan tinggi sekarang ini," tutur AKP Anisman, Kapolsek Ukui, saat Mapolsek terendam air, Senin kemarin (4/ 11/2013). Ridwan, mantan Kepala UPTD Dinas Pendidikan Ukui yang kini menempati pos baru UPTD Pangkalan Kuras, mengatakan, selain Mapolsek Ukui yang dihantui banjir saat curah hujan tinggi, kondisi serupa juga terjadi tak jauh dari rumahnya, yakni lintas timur Kecamatan Pangkalan Lesung, acap air menggenang di badan jalan hingga ke pekarangan rumah warga. "Solusinya kita meminta kepada pihak yang berkompeten, agar gorong-gorong berukuran sangat kecil itu dibongkar. Kemudian, dibangun bok kulvert yang lebih besar, agar air bisa leluasa mengalir," tutupnya. BETTER-hlr


6

KAMIS

SAMBUNGAN

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

RZ KUHP. Ia disangka telah melakukan perbuatan melawan hukum karena mengesahkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHKHT) di Pelalawan dan Siak, tahun 2003-2004. "Di Pelalawan, ada delapan RKT-IPHHKHT yang disahkan Rusli tahun 20032004. Perusahaan itu adalah CV Lindung Bulan, CV Bhakti Praja mlia, PT Selaras Abadi utama, PT Rimba mutiara permai, PT Mitra tani sejati, PT merbau pelalawan lestari, PT Mitra Hutani Jaya dan PT Satria Perkasa agung," jelas Riyono ke hakim. Dengan RKT yang disahkan Rusli, jelas Riyono, perusahaan tersebut sudah menebang hutan alam secara bebas di Pelalawan. Lahan yang ditebang dikonversi menjadi hutan tanaman industi sebagai bahan dasar bubur kertas. "Sedangkan dari kayu hutan yang ditebang, perusahaan tersebut memperoleh uang Rp308.621.021.888,00-. Perusahaan ini hanya membayar Dana Rebosasi (DR) Rp35.108.735.902,79- dan Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) sebesar RpRp9.305.613.984,92-," papar

Riyono. "Perolehan perusahaan, jika dikurangi dengan biaya DR dan PSDH, negara telah dirugikan Rp264.206.672.000,29," sambungnya. Di Siak ada 1 perushaan, yaitu PT Seraya Sumber Lestari. Perusahan ini m e m p e r o l e h Rp2.280.558.800,00- dari RKT yang disahkan Rusli. Sedangkan DR yang dibayar hanya Rp382.783.791,09- dan PSDH Rp192.080.839,09. Dikurangi DR dan PSH, negara telah dirugikan Rp1.705.694.169,91"Jika ditotal kerugian negara yang diakibatkan perusahaan tersebut adalah Rp276 miliar lebih," tegas Riyono. Pengesahan RKTIUPHHKHT yang dilakukan Rusli bertentangan dengan Keputusan Menteri Kehutanan No:6652/Kpts/II/ 2002 yang menyebutkan pihak yang berwenang mengesahkan RKT adalah Kepala Dinas Kehutanan Riau, bukan gubernur Selain itu, pengesahan RKT juga bertentangan dengan Keputusan Menteri Kehutanan nomor 10.1 tahun 2002 tentang kriteria lahan RKT. Di mana disebutkan, hutan alam tidak bisa

diberikan izin pengolahan hutan, kecuali pada area semak belukar, alang-alang dan lahan dengan kayu 5 cm kurang. Di kasus suap PON, Rusli dijerat dengan pasal 12 huruf, pasal 11 dan, pasal 5 ayat 1 huruf a dan pasal 13 UU nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Di kasus tersebut, Rusli dijerat sebagai pemberi perintah suap ke sejumlah anggota DPRD Riau Rp900 juta, terkait perubahan Perda 06/2010 tentang Lapangan Menembak. Rusli juga dijerat sebagai penerima suap dari PT Adhi Karya senilai Rp500 juta, Rp852 juta, uang dollar 427,700.00, uang dollar 200,000.00. Sedangkan dari PT Pembangunan Perumahan (PP) Rp1.347.500.000,00- dan Rp550 juta. Sementara itu, dari PT Wijaya Karya dan PT Waskita Karya Rp225.000.000,00"Uang itu dikumpulkan Lukman Abbas atas perintah Rusli Zainal dan diduga diberikan ke anggota DPR RI Kahar Muzakkir dan Setya Novanto. Tujuannya, sebagai pemulus permintaan penambahan anggaran PON senilai

menjeratnya. Dukungan itu disampaikan melalui orasi dan spanduk yang ditempel di pagar pengadilan. Aksi Laskar Merah Putih digelar bersamaan dengan BEM se-Riau. Yang satu menggelar aksi di gerbang masuk, sedangkan yang satunya digelar di gerbang keluar pengadilan. Menanggapi aksi yang dilakukan BEM se-Riau, Laskar Merah putih mengatakan bahwa mahasiswa-mahasiwa yang kontra dengan Rusli tidak mengerti dengan jasanya. "Sebagai mahasiswa dan intelektual, mahasiswa harus mengerti dengan jasa Rusli membangun Riau. Mahasiswa seharusnya mendukung program pembangunan, bukan menentangnya," tegas Despriandi. Untuk menghindari bentrok antara dua kubu ini, puluhan petugas Polresta Pekanbaru mengawal ketat jalannya aksi. Setelah puas berdemo, kedua massa membubarkan diri dengan damai. Sementara itu, ibu-ibu dari berbagai majelis taklim begitu kentara mendukung Rusli. Begitu Septina Primawati Suko, isteri Rusli datang, mereka menyanyikan sholawat badar. Salah satu majelis taklim itu bernama Munawaroh. "Kami ngasih dukungan saja ke ibu Septina," ucap seorang ibu yang tak mau disebutkan namanya. Pantauan wartawan, Septina datang ke lingkungan pengadilan sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangannya langsung disambut ibu-ibu majelis taklim tadi yang sudah datang sejak pagi. Septina tampak melempar senyum dalam membalas uluran tangan, bersalaman, dari sejumlah pengunjung. Lima menit setelah kehadiran Septina, Rusli

Zainal dengan mengenakan baju kemeja putih dan celana kain hitam tiba di PN Pekanbaru. Kahadirannya juga disambut dengan selawat nabi. Sejak Rusli menjejakkan kakinya di pintu masuk pengadilan sampai ke ruang sidang, ibu-ibu tadi setia menyanyikan sholawat badar. Bahkan, ada diantara mereka yang menitikkan air mata. Nyanyian itu berhenti begitu petugas pengadilan meminta mereka berhenti menyanyi. Usai sidang-pun, ibu-ibu tadi tetap setia menunggu Rusli. Mereka terlihat mengantri untuk dapat bersalaman dengan sang gubernur. Selain itu, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Provinsi Riau turut hadir menyaksikan sidang perdana Rusli. Di antaranya LSM Indonesian Monitoring Develpoment (IMD) Riau. Pimpinan LSM ini, Raja Adnan, turut hadir didampingi sejumlah anggotanya. Kepada wartawan, Adnan menyatakan pihaknya akan selalu memantau persidangan Rusli Zainal dari awal sampai akhir. "Sampai vonis akan kami pantau terus. Sidang ini harus berjalan seadil-adilnya," kata Adnan. Adnan berharap majelis hakim yang menyidangkan Rusli Zainal harus memberikan hukuman maksimal, selama hukumannya sesuai dengan ketentuan yang ada. "Harus hukuman maksimal. Misalnya hukuman seumur hidup. Kalau perlu, hukuman mati. Soalnya, Rusli terlibat dua kasus korupsi," tandas Adnan. Sidang yang digelar di Ruang Cakra pengadilan itu, dijaga ketat ratusan personil Polresta Pekanbaru dan puluhan Brimob Polda Riau. Setiap pengunjung yang ingin melihat jalannya sidang, diperiksa secara teliti. BETTER-syu

SIDANG Riau ini. Sepuluh tahun menjabat sebagai gubernur, Rusli dinilai telah banyak melakukan pembangunan dan perubahan di Riau. "Di satu sisi, Rusli sudah melakukan perbuatan korupsi. Kami tidak benci dengan Rusli, kami hanya benci dengan korupsi yang dilakukannya," teriak Andi dalam orasinya. BEM Fisipol Unri ini meminta hakim di pengadilan supaya adil memproses Rusli. Intervensi dari berbagai pihak jangan dipedulikan. "Jadilah hakim yang berjalan sesuai koridaor hukum," ucap Andi. "Kalau memang Rusli terbukti melakukan korupsi dan merugikan negara, maka berikanlah hukuman maksimal sesuai koridor hukum. Kalau tidak terbukti, maka berilah hukum seadiladilnya," tegas Andi. Andi menegaskan, jasajasa Rusli di Riau ini tidak boleh dilupakan. Terkait korupsi yang dilakukannya, proses hukum harus berjalan juga. BEM Fisipol ini datang lebih dahuluan dari gabungan BEM se-Riau. Mereka terlebih dahulu membubarkan diri sebelum BEM se-Riau datang menggelar aksi. Sementara itu, Laskar Merah Putih dan Forum Rembuk Melayu Riau, mereka mendukung dan memberi dukungan emosional terhadap Rusli dalam menjalani sidang perdana. "Rusli sudah sangat berjasa di Riau ini. Ia merupakan bapak pembangunan dan berjasa di Riau. Dengan itu, kami mendukung Rusli menjalani sidang perdanan ini," ucap Despriandi, koordinator dari Laskar Merah Putih. Laskar Merah Putih dan Rembuk Melayu meminta pengadilan membebaskan Rusli dari perkara yang

DPT KPU Husni Kamil Manik di Jakarta. KPU tetap mengesahkan DPT itu meski masih ada 10,4 juta data pemilih yang belum dilengkapi NIK. KPU mengklaim, dari 10,4 juta data bermasalah itu hanya tinggal 7 juta yang belum disisir. "Sebenarnya dari 10,4 juta pemilih bermasalah sudah turun hingga sekarang tinggal sedikitnya tujuh juta. Kami akan mendapatkan lagi sebagian, hanya yang tidak bisa kami dapatkan (pemilihnya) adalah yang belum pernah punya (NIK) sama sekali," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay. Terhadap tujuh juta data pemilih yang masih bermasalah tersebut, KPU akan melakukan penyisiran dan mencari padanan data dengan bantuan dari Ditjen Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Terpisah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengaku tak ingin kembali kecolongan pada pelaksanaan Pemilu 2014 mendatang. Partai ini menduga adanya kecurangan seperti yang terjadi dalam Pemilu 2009 terkait kekacauan Daftar Pemilih Tetap (DPT). PDI Perjuangan pun menduga

adanya andil penguasa dalam kekacauan DPT tersebut. “Saya sendiri pada tahun 2009 lalu yang menandatangi surat bahwa tidak mengakui pemilu lalu karena adanya kecurangan. Salah satunya terkait dengan DPT yang menjadi pintu kecurangan itu, dan pada Pemilu 2014, hal tersebut kembali terjadi. Tahun 2009, kami menolerir segala kecurangan yang terjadi, tapi tidak kali ini,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto di Kompleks Parlemen, Rabu (6/ 11/2013). Mulanya, sebut Hasto, PDI Perjuangan yakin pelaksanaan pemilu 2014 ini akan lebih berjalan demokratis lantaran personil anggota KPU yang sudah berkomitmen tidak akan masuk ke partai politik penguasa. Selain itu, Pemilu 2014 juga tidak ada incumbent karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak bisa mencalonkan diri. Namun, ternyata potensi kecurangan tetap terjadi. Ia menilai rezim penguasa tidak bisa lepas dari hal tersebut. “Apalagi penetapan DPT ini sudah melanggar aturan karena yang ditetapkan adalah pemilih yang tidak punya NIK,” tuturnya. Oleh karena itu, ia me-

minta agar Presiden bisa menorehkan tintas emas di akhir masa jabatannya dengan pelaksanaan Pemilu yang demokratis. PDI Perjuangan, kata Hasto, kini tengah mengumpulkan 16 ahli IT untuk menelusuri data pemilih bermasalah. Hasil penelusuran ahli IT itu akan disampaikan ke publik dalam waktu dekat. “Kalau pemilu bermasalah, maka akan sulit recovery,” ucap Hasto. Di dalam Rapat Pleno pada Senin (4/11/2013), KPU sudah menetapkan DPT untuk Pemilu Legislatif 2014, sebesar 186.612.255 orang. Meski, di dalam paparan KPU, masih terdapat 10,4 juta pemilih yang bermasalah, artinya belum lengkap persyaratannya sebagai Pemilih. Dalam Rapat Pleno tersebut, Bawaslu dan partai politik peserta pemilu yang diundang hadir sudah menyampaikan peringatan tentang data pemilih yang masih bermasalah itu. Namun, KPU bersikeras menetapkan angka DPT tersebut. KPU mengatakan akan menyelesaikan data pemilih bermasalah yang ikut ditetapkan dalam waktu 30 hari. Partai politik kemudian menyampaikan catatan keberatannya. BETTER-kmc

Rp290 miliar ke pemerintah pusat," kata jaksa. Keberatan Atas dakwaan yang dibacakan Riyono, Rusli hanya mengaku mengerti sebagiannya saja. "Hanya mengerti sebagiannya saja. Sebagiannya lagi tidak paham," ujar Rusli singkat ke hakim dan didengarkan tim JPU KPK. Selepas itu, Rudi Alfonso dan Eva Nora, pengacara Rusli langsung mengajukan keberatan terhadap dakwaan. "Atas dakwaan yang dibacakan, kami menyatakan keberatan dan akan membacakannya langsung. Sudah kami persiapkan," tegas Rudi dan Eva. Eksepsi setebal 25 halaman yang dibacakan itu, Eva dan Rudi meminta Rusli klienya dibebaskan dari dua perkara yang menjeratnya. Ia juga meminta hakim mengembalikan nama baik Rusli. "Menerima keberatan terhadap dakwaan yang kami sampaikan dan menyatakan dakwaan Jaksa KPK batal demi hukum," tegas Eva. Permintaan pengacara

Rusli disampaikan dengan beberapa alasan yuridis dan fakta hukum. Eva menilai, dakwaan JPU KPK tidak disusun secara cermat, kabur dan tidak terperinci. Eva menilai dakwaan itu harus dibatalkan secara hukum. Dalam perkara kehutanan yang menjerat kliennya, Eva menilai Rusli Zainal menjadi korban. Pasalnya, Rusli tidak mengetahui pengesahan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dan Hutan Tanaman (IUPHHKHT) melanggar ketentuan berlaku. "Karena terdakwa (Rusli Zainal, red) hanya menerima nota dinas dari Kepala Dinas Kehutanan (Syuhada Tasman, red). Isinya menyatakan, RKT sudah bisa disahkan dan memenuhi persyaratan," jelas Eva. Sementara dalam kasus suap PON XVIII, tegas Eva, Rusli Zainal tidak mempunyai peran secara teknis. Justru, Lukman Abbas selaku kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang berperan aktif. "Lukman Abbas

mempunyai peran aktif dalam mengutip sejumlah uang ke rekanan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dalihnya, pemberian uang ke DPR RI untuk memuluskan penambahan anggaran PON," papar Eva. Permintaan uang itu, kata Eva, tanpa sepengetahuan Rusli Zainal. "Berdasarkan fakta itu, patut diduga uang yang diminta Lukman Abbas dinikmati dan digunakannya sendiri," tandas Eva. Dengan fakta-fakta itu, jelas Eva, Rusli Zainal tidak relevan duduk di kursi terdakwa. "Namun guna mencari kebenaran hakiki, kami selaku penasihat hukum menghormati proses hukum klien, Rusli Zainal," kata Eva. Seperti diberitakan, Rusli sudah ditahan KPK sejak 14 Juni 2013. Ia ditetapkan menjadi tersangka suap PON dan kehutanan sejak tanggal 7 Februari 2013 dan dikembalikan ke Riau 10 Oktober 2013 lalu. Sekarang, Rusli tengah mendekam di Rutan Kulim Pekanbaru menunggu persidangan. Dalam kasus kehutanan sudah menjerat dua bupati,

yaitu Arwin AS (Mantan Bupati Siak) dan Tengku Azmun Ja'far (Mantan Bupati Pelalawan). Tiga Mantan Kepala Dinas Kehutanan Riau juga dikrangkeng karena kasus ini. Yaitu Syuhada Tasman, Asral Rachman dan Burhanuddin Husin. Sedangkan kasus suap PON telah menjerat, Faisal Aswan, M Dunir, Taufan Andoso Yakin, Abu Bakar Siddik, Tengku Muhazza, Toeruchan Asy'ari, M Roem Zein, Adrian Ali, Syarif Hidayat dan Zulfan Heri. Semuanya pernah menjadi anggota DPRD. Selain Abu Bakar yang divonis 4,5 tahun, mereka semua divonis 4 tahun penjara. Dari kalangan pemerintah, kasus ini menjerat Lukman Abbas (Mantan Kadispora Riau) yang divonis 5,5 tahun dan Eka Dharma Putra (Mantan Kasi Sarana dan Prasarana Dispora Riau) yang divonis 3,5 tahun Kalangan kontraktor, kasus ini menjerat Rahmat Syaputra (Pegawai PT Pembangunan Perumahan) yang divobis sama dengan Eka. BETTER-syu

Partai Golkar ini mengingat upaya penertiban oleh Badan Pelayanan Terpadu (BPT) terhadap keberadaan Indomaret dan Alfamart masih banyak tidak miliki izin, penertiban yang dilakukan BPT masih belum maksimal bahkan terkesan kucingkucingan. Wahyudianto menegaskan jika ada keberadaan Indomaret dan Alfamart tidak memiliki izin, tetapi sudah beroperasi, diminta Pemerintah Kota (Pemko) tegas, kalau tidak ada izin tutup saja. "Segera tutup Alfamart dan Indomaret tak berizin, ini sudah termasuk pembohongan kepada pemerintah dan juga membohongi DPRD Pekanbaru," kata Wahyudianto saat dikonfirmasi di DPRD, Rabu (5/11/2013).

Wahyudianto menyebutkan untuk menyelesaikan persoalan perizinan usaha waralaba di Pekanbaru, Komisi I beberapa waktu lalu juga telah memanggil menagement waralaba tersebut. Saat itu menagement waralaba menyebut perizinan masih dalam kepengurusan. "Terbukti dari beberapa gerai ditemukan beroperasi dulu baru mengurus izin, ini sudah tidak benar dan sudah mengangkangi peraturan pemerintah. Tutup saja jangan dibiarkan beroperasi dan Pemko diminta berlaku tegas," tegas Wahyudianto. Terhadap masih tidak maksimalnya penertiban izin terhadap ritel ini, Wahyudianto menyarankan agar membuat warning kepada ritel yang jelas tak ada izin. "Buat warning bangunan

ini tak miliki izin yang bertuliskan usaha ini tidak boleh dibuka tanpa ada izin hingga bisa menjadi efek jera. Komisi I juga akan segera mengagendakan hearing untuk memanggil kembali menagement waralaba yang melanggar aturan tersebut," jelas Wahyudianto. Terhadap janji awal Pemko Pekanbaru yang mengatakan hanya membolehkan usaha ritel berdiri di jalan protokol, juga dipertanyakan Wahyudianto. Bahkan kondisi usaha waralaba ini sudah sampai ke perumahan dan pemukiman warga. "Ini sudah tidak benar dan pemerintah harus tindak tegas tempat-tempat ritel ini bisa berdiri. Jangan sampai ritel ini menjadi momok bagi pedagang kecil," imbuhnya.

wewenang menandatangani atau mengesahkan surat bukti yang menjadi dasar pengeluaran atas beban APBD bertanggungjawab atas kebenaran dan akibat dari penggunaan bukti tersebut," pungkas Guntur Sebelumnya diberitakan, Ditreskrimsus Polda Riau menetapkan Marwan sebagai tersangka dalam kasus yang merugikan negara Rp38 miliar itu sejak Jumat (18/10/ 13). Pun demikian, Polda Riau masih sungkan menahan Marwan. Alasannya, Marwan dinilai koperatif selama kasus ini bergulir. Ia tidak pernah mangkir selama dipanggil penyidik. Selama melengkapi berkas Marwan, belasan orang saksi sudah diperiksa. Diantaranya merupakan terdakwa kasus yang telah merugikan negara Rp38 miliar. Mereka (Syahrizal Hamid, Al-Asmi, Lahmuddin dan Tengku Alfian Helmi. red) tengah diproses di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.

2 diantaranya lagi Tengku Kasroen (Mantan Sekda Pelalawan.red) dan Rachmat, mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek. Dalam kasus ini, Marwan disebut kecipratan dana ganti rugi Rp1,5 miliar. Sedangkan Azmun disebut kecipratan Rp12,5 miliar dari ganti rugi lahan Bakti Praja tahun 2007 dan 2008. Kabarnya, uang sebesar itu digunakan untuk mengurus kasus kehutanan yang melilit dirinya di KPK. Atas perbuatannya itu, Marwan dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 Undang Undang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan korupsi junto pasal 55 ayat 1 ke 1. Dalam kasus ini, seorang anggota DPRD Pelalawan bernama Herman Maskar, disebut juga menerima uang sekitar Rp2 miliar lebih. Hal itu, disebutkan dalam dakwaan Al-Azmi. Sayang, penyidik kesulitan untuk menelusuri

dugaan tersebut karena hanya Al-Azmi yang menjadi saksinya. Sedangkan saksi lain, tidak mengetahui pemberian uang itu. Kerugian Rp38 miliar dalam kasus ini tidak hanya disebabkan para terdakwa dan tersangka. Para keluarga terdakwa dan keluarga BPN Pelalawan, juga kecipratan uang. Adapun yang disebabkan pegawai BPN adalah 3.910.000.000. Rincian penerimanya adalah Karya Sukarya Rp140 juta, Raja Amirwan Rp325 juta, H Bran Hardi Rp425 juta, Efendi Rp450 juta, Budi Satria Rp410 juta, Martinus Rp410 juta, Yusrizal Rp200 juta, Iriadarmaja Rp400 juta, Budi Satria Rp10 juta, Mahlidawati Rp1,153 miliar, Afrizon Rp437 juta dan Rp17 juta dinikmati terdakwa Al Azmi. Dugaan korupsi ini bermodus membeli tanah seluas 110 hektar dilahan Bakti Praja, tahun 2002. Di tahun 2005 sampai 2011, lahan yang sudah dibeli kembali ditebus lagi. BETTER-syu

Massa yang sebagian besar adalah para ibu tersebut, menyerukan shawalat untuk menyambut kedatangan Rusli yang didakwa melakukan korupsi dana PON dan izin alih fungsi lahan hutan lindung. Di dalam sidang Rusli Zainal mengenakan celana warna gelap dengan baju putih lengan pendek. Petugas kepolisian tampak dengan ketat menjaga pintu utama menuju ke ruang sidang dan memeriksa satu persatu tamu yang hendak menyaksikan pembacaan dakwaan untuk Rusli Zainal. "Tidak hanya PNS, semua

tamu pengunjung yang hendak masuk ke dalam ruang sidang diperiksa untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar. Sementara itu, juga terpantau ada lebih dari 300 orang masyarakat berbagai kalangan menyaksikan jalannya sidang melalui siaran langsung pada layar monitor (televisi) milik pengadilan yang dipasang di sejumlah titik lokasi. Sebanyak 120 polisi dari Polresta Pekanbaru dikerahkan ke gedung pengadilan yang telah 'dikepung' ratusan pendukung gubernur non-aktif

Riau itu. "Hari ini kita menerjunkan 120 personil sabaran, intel, reskrim dan lantas. Pengamanan dilakukan di dalam persidangan, di luar serta arus lalu linta," kata Adang Ginanjar. Kapolres yang langsung turun kelapangan ini menyebutkan, mengingat merupakan sidang perdana sebagai terdakwa. "Karena sidang pertama ini pasti ramai pengunjung. Makanya jumlah personil yang kita turun juga lumayan banyak. Di samping itu sidang ini dikabarkan akan diwarnai unjuk rasa mahasiswa," kata Adang. BETTER-syu

berakhirnya periode jabatan Gubernur Riau Rusli ZainalWakil Gubernur HR Mambang Mit. "Mendagri juga mengusulkan Wagub Riau (HR Mambang Mit) ditunjuk menjadi pelaksana tugas Gubernur Riau hingga 21 November 2013. Keppresnya juga akan selesai dalam minggu ini, keluarnya secara bersamaan," katanya. Keppres pemberhentian sementera Rusli Zainal sebagai Gubernur Riau dan Keppres penunjukkan Wagub Riau HR Mambang Mit sebagai Plt Gubernur Riau akan

diserahkan ke Pemprov Riau. "Wagub Riau akan otomatis sebagai Gubernur, tetapi masa jabatannya sampai jabatan periode lima tahun kepala daerah dan wakil kepala daerah, yakni pada 21 November 2013," katanya. Setelah masa jabatan Plt Gubri HR Mambang Mit habis pada 21 November 2013, lanjutnya, Mendagri Gamawan Fauzi akan mengangkat Penjabat Gubernur Riau dengan jabatan selama satu tahun. Namun, apabila Mendagri belum mengangkat Pjs Gubri maka tugas

pemerintah sehari-sehari di Riau akan dijalankan Sekretaris Daerah Zaini Ismail agar terjadi kekosongan pemerintahan. "Begitu jabatan kepala daerah/wakil kepala daerah berakhir pada 21 November, agar tidak ada kekosongan pemerintahan di Riau, Sekda akan menjalankan pemerintahan sehari-sehari. Nanti Mendagri akan mengangkat Penjabat Gubernur dengan masa jabatan paling lama selama satu tahun atau hingga ditetapkannya gubernur dan wakil gubernur definitif, " kata Kapuspen Kemendagri ini. BETTER

TIGA keluar," kata Kabid bidang pengaduan dan pengawasan BPT, Burmansyah kepada wartawan, Rabu (6/11/2013). Penertiban gerai Alfamart dan Indomart yang tak berizin ini akan terus dilakukan setiap harinya. Pihak BPT dan Satpol PP terus mengintesifkan koordinasi dalam penertiban. "Setiap saat kami siap sedia turun untuk melakukan penertiban. Tidak ada pengecualian, termasuk yang berada di wilayah perkampungan," ujar Burmansyah. Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Wahyudianto, menegaskan, untuk usaha waralaba yang sedang berkembang di Kota Pekanbaru, seperti Indomaret dan Alfamart, sebelum ada izin maka dilarang beroperasi. Hal ini ditegaskan Politisi

BETTER-wina/riki

KELUARKAN ini.red)," jelas Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo ke wartawan, Rabu (6/11/ 13)). Persetujuan dan pengeluaran uang itu, jelas Guntur, atas perintah Bupati Pelalawan saat itu, Tengku Azmun Jaffar. "Azmun yang memberikan perintah membayar," katanya. Pengeluaran Rp500 juta itu, didahului tanpa proposal sebagaimana mestinya. "Dengan alasan perintah Tengku Azmun yang mendadak, untuk pertanggungjawaban hanya berupa kwitansi tertanggal 24 Mei 2002," jelas Guntur. Apa yang dilakukan Marwan, tegas Guntur, tidak sesuai dengan pasal 27 ayat 1 dan 2 Peraturan Pemerintah No 105 tentang pengelolaan keuangan daerah. "Ayat 1 berbunyi, setiap pembebanan APBD harus didukung oleh bukti-bukti yang lengkap dan sah mengenai hak yang diperoleh oleh pihak-pihak yang menagih. Pasal 2 berbunyi, setiap orang yang diberi

TINGGALKAN orang pejabat Pemprov Riau nampak di antara para pengunjung sidang, di antaranya adalah Kabiro Humas Fahmi Usman, Kepala Badan BKD Surya Maulana, Kadispora, Edi Satria, Kabiro Pemerintahan, Alimudin, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Nizamul, dan Kepala Satpol PP Noverius. Pengunjung sidang dengan pembacaan dakwaan terhadap Rusli Zainal mencapai ratusan orang. Hanya sebagian kecil saja yang bisa masuk ke ruang sidang dan duduk bersama para pejebat Pemprov Riau tersebut.

MENDAGRI resmi," kata Restuhardy. Menurut Ardy - sapaan akrab Resturhady Daud, proses penoaktifan Gubernur Riau Rusli Zainal akan selesai dalam pekan ini. "Kalau berkasnya sudah dikirim ke Presiden, biasanya tak lama Keppresnya akan keluar. Ya dalam minggu-minggu ini akan selesai," katanya. Dalam berkas yang disampaikan ke Presiden, kata Ardi, Mendagri juga akan mengusulkan Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau hingga 21 November 2013, masa


NASIONAL Indonesia Berencana Bikin Kapal Selam Sendiri

JAKARTA — Untuk menggerakkan industri pertahanan Indonesia, PT PAL Indonesia berencana membuat kapal selam produksi dalam negeri. Jika rencana ini terwujud, maka Indonesia diyakini akan menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mampu membuat kapal selam. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut sekaligus Komisaris Utama PT PAL, Laksamana Marsetio, dalam konferensi pers seusai sidang Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (6/11) siang. "Salah satu indikator kebanggaan bangsa Indonesia adalah kemampuannya membangun kapal selam, kapal fregat, kapal corvette, dan kapal-kapal tempur lainnya," ujar dosen di Naval War College, AS, itu. Saat ini, lanjutnya, Indonesia sudah memesan tiga unit kapal selam dari Korea Selatan. Dua dari tiga unit itu dirakit di negeri asalnya, sementara satu unit lagi akan dirakit di Indonesia oleh tim PT PAL yang sudah menyaksikan perakitan dua unit sebelumnya di negeri Ginseng tersebut. Tim yang beranggotakan 208 personel tersebut sudah diberangkatkan dan akan melakukan observasi dalam rangka Transfer of Technology (TOT) kapal selam. Lulusan terbaik Akademi Angkatan Laut Bumimoro, Surabaya, tersebut menjelaskan fasilitas pembuatan kapal selam berbeda dengan pembuatan kapalkapal tempur lainnya. Fasilitas pembuatan tersebut, katanya, dilakukan dalam ruangan tertutup dan menghabiskan waktu setidaknya 54 bulan untuk memproduksi satu unit kapal selam. "Metode pembuatannya sangat halus. Ini karena kapal selam didesain harus mampu menyelam 400 meter di bawah permukaan laut," tuturnya. Marsetio mengaku optimistis Indonesia mampu membuat kapal selam asalkan ada komitmen bersama yang kuat dari bangsa Indonesia. Ia pun mencontohkan Korea Selatan yang mampu memproduksi kapal selam sendiri sejak transfer teknologi dari Jerman pada tahun 1985. Kini, Korea Selatan mampu menjual kapal selam ke negara-negara lain. "Indonesia juga pernah memesan (kapal perang) LPD (Landing Platform Dock) dari Korsel. Dua unit dibuat di sini. Alhamdulillah berhasil. Kemarin Filipina butuh 2 LPD yang dibuat PT PAL," jelasnya. BUMN siap membantu Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Dahlan Iskan mendukung rencana Kementerian Pertahanan untuk memaksimalkan industri pertahanan dalam negeri. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk membantu PT PAL memproduksi kapal selam, terutama dalam hal pendanaan. "Saya mengizinkan bargain loan apabila dana dari APBN belum cair. Pembuatan kapal selam kan butuh prosedur, silakan ambil dari bank-bank BUMN," janjinya.BETTER-kpc

KAMIS

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

7

Akil Akhirnya Mengaku Bertemu Atut di Singapura JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar mengakui pernah bertemu Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah di Singapura pada 21 September 2013 atau sepuluh sebelum dirinya ditangkap di rumahnya, Jakarta. Pengakuan ini disampaikan Akil saat diperiksa penyidik sebagai tersangka kasus suap penanganan sengketa pemilukada Gunung Mas dan Lebak di kantor KPK, Jakarta, Rabu (6/ 11). "Tadi, hanya ditanyakan terkait dengan pertemuan dengan Ratu Atut di bandara (Changi) Singapura. Waktu itu, katanya hanya bertemu papasan sebentar saja di bandara setelah landing. Pak Akil bertemu Ratu Atut dan seorang lakilaki. Setelah itu, Pak Akil pergi untuk berobat ke rumah sakit dan enggak tahu Ratu Atut-nya ke mana," ujar anggota tim kuasa hukum Akil, Hengky, usai mendampingi pemeriksaan Akil. Pengakuan Akil kali ini berbeda dengan pernyataan kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, sebelumnya. Saat itu, Otto membantah bila Akil pernah bertemu Ratu Atut di Singapura. Ia juga membantah Akil dan Ratu Atut pergi dengan pesawat yang sama sewaktu ke Singapura, Singapore Airlines. Dalam pemeriksaan di depan penyidik KPK, Akil memang membantah melakukan pertemuan lanjutan dengan Ratu Atut dan

adiknya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, di Hotel JW Marriot. Namun, ia baru tahu sewaktu di Bandara Changi bila dirinya satu pesawat dengan Ratu Atut. "Enggak ada pertemuan di hotel. Hanya bertemu di bandara waktu landing. Saat itu kebetulan satu pesawat," jelas Hengky. Dalam pemeriksaan selama dua jam itu, Akil pun mengakui mengenal Ratu Atut dan Wawan. Namun, Hengky enggan membeberkan lebih jauh awal mula perkenalan dan hubungan Akil dengan Wawan.

"Kata Pak Akil, kenal dengan dia (Wawan). Tapi, biarkan Pak Akil sendiri nanti yang menjelaskannya ke Anda," tukasnya. KPK menangkap Akil Mochtar selaku Ketua MK, anggota DPR dari Partai Golkar Chairun Nisa dan pengusaha asal Kalimantan bernama Cornelis Nalau di rumah dinasnya, Jakarta, pada 2 Oktober 2013. Dari Cornelis, KPK menyita uang Rp 3 miliar, yang diduga untuk menyuap Akil terkait pemulusan sengketa Pemilukada Gunung Mas.

Pada hari yang sama, petugas KPK menangkap Bupati Gunung Mas, Hambit Bintih, di sebuah hotel di Jakarta. Dan Akil ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penanganan sengketa pemilukada Gunung Mas. Selain itu, petugas KPK menangkap adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, dan pengacara asal Lampung, Susi Tur Andayani, dengan barang bukti uang Rp 1 miliar, yang diduga akan digunakan untuk menyuap Akil untuk pemulusan sengketa

Pemilukada Lebak. Saat menggeledah rumah Akil, petugas KPK menemukan dan menyita uang dalam bentuk dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura senilai Rp 2,7 miliar. Dalam pengembangan penyidikan, KPK menetapkan Akil sebagai tersangka penerima gratifikasi terkait penanganan sengketa pemilukada lainnya dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). KPK menemukan bukti permulaan berupa aset yang diduga hasil TPPU yang dilakukan oleh Akil sebelum dan pasca-2010. BETTER-tnc

Para Petinggi Demokrat Keroyok Jokowi JAKARTA - Petinggi Partai Demokrat yang mengeroyok Gubernur DKI Jakarta bertambah. Anggota Komisi Perhubungan DPR RI, Mulyadi, menyatakan kemacetan di Ibu Kota merupakan tanggung jawab Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Dia mengatakan jumlah kendaraan melebihi pertumbuhan jalan yang ada. "Jumlah kendaraan di Jakarta jauh lebih besar dari jalannya sendiri," kata dia kepada Tempo,

Rabu, 6 November 2013. Sebelumnya, SBY juga melempar tanggung jawab soal kemacetan Jakarta kepada Jokowi-sapaan akrab Gubernur DKI Jakarta. SBY menyampaikan hal itu setelah mendapat sindiran dari pimpinan negara Asia Tenggara dalam pertemuan East Asian Summit 2013. Dia mengatakan, "Saya seperti tertusuk ketemu teman-teman PM (perdana menteri). Saya tidak enak ditanyakan solusi. Yang harus

jelaskan bukan saya, tapi Gubernur-nya," kata SBY di Istana Bogor, Senin, 4 November 2013. Menurut Mulyadi, Jokowi harus memikirkan bagaimana caranya agar masyarakat mau menggunakan transportasi massal yang ada sekarang. Masyarakat, menurut dia, enggan memakai jasa transportasi umum karena keadaannya yang kurang nyaman. "Itu tugas Gubernur DKI Jakarta untuk memikirkan jalan

keluarnya," ujar dia. Serangan Demokrat juga datang memakai “peluru” lain. Ketua Fraksi Demokrat DPR, Nurhayati Ali Assegaf, mengkritik kinerja setahun Jokowi. Ia sebelumnya juga mengatakan bahwa kebakaran sekitar 1.000 rumah di Kelapa Gading beberapa waktu lalu tidak pernah terjadi pada masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Nurhayati kembali menyindir Jokowi terkait sikapnya menolak mobil murah. Padahal, saat

menjabat Wali Kota Solo, ujar Nurhayati, Jokowi getol mendorong proyek mobil murah Esemka. Politikus Partai Demokrat ini menilai Jokowi seharusnya tidak menolak mobil murah, melainkan menolak keberadaan mobil mewah. Jokowi sudah menangkis kritik SBY (Baca: SBY Lempar Kemacetan ke Jokowi, Ini Kata Jokowi). Tapi, sejauh ini, tidak ada pembelaan dari kubu Jokowi. BETTER-tpc

Pemerintah Arab Deportasi TKI “Overstay” JAKARTA— Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, Pemerintah Indonesia akan mematuhi aturan Pemerintah Arab Saudi yang akan mendeportasi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang habis masa tinggalnya di sana (overstay). Pemerintah Indonesia, lanjutnya, akan memfasilitasi pemulangan TKI tersebut. “Sekarang prosesnya

ikut aturan Arab Saudi berupa deportasi. Tentu semua tanggung jawab Arab Saudi, kita hanya membantu aja,” kata Muhaimin di kantor Menko, Jakarta, Rabu (6/11). Muhaimin menyatakan, ada permasalahan saat banyak TKI tidak melakukan registrasi karena menunggu ibadah haji ketika pendaftaran ulang dibuka. Menurutnya, kejadian tersebut pun menjadi preseden buruk dalam

ketenagakerjaan Indonesia. Agar kejadian serupa tak terulang, politisi PKB itu mengimbau tenaga kerja Indonesia yang berada di Arab Saudi semaksimal mungkin menggunakan proses dan jalur legal. “Kemudian yang kedua, manfaatkan setiap momentum amnesti, jangan disia-siakan,” imbuh Muhaimin. Seperti diberitakan, ribuan tenaga kerja Indonesia ilegal

yang izin tinggalnya telah habis kini mulai menghuni rumah detensi imigrasi di Arab Saudi dan menunggu untuk dipulangkan. Konsul Pelayanan Warga di KJRI Jeddah, Sunarko, mengatakan kepada BBC Indonesia, Selasa (5/11), bahwa sekitar 3.900 TKI sudah diangkut dari kolong jembatan layang ke rumah detensi pasca-berakhirnya masa amnesti, kemarin. Informasi terbaru dari

Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, selama masa amnesti ada 101.067 orang WNI yang telah diberikan dokumen oleh KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah. Sebanyak 17.259 orang telah mengurus perbaikan status untuk bekerja di Arab Saudi, sisanya telah mendapatkan exit permit untuk kembali ke Tanah Air. Sekitar 6.000-an orang telah kembali ke Indonesia. BETTER-kpc


8

KAMIS

ADVERTORIAL

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

Dinas Pendapatan Daerah Bengkalis

“BPHTB DAN PBB-P2 Jadi Prioritas PAD”

PADA tahun 2014 mendatang, Pemerintah Kabupaten Bengkalis mentargetkan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Bumi dan Bangunan-Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai salah satu prioritas. Kedua sektor tersebut telah tertuang dalam payung hukum berupa Peraturan Daerah (Perda) yang telah disahkan oleh DPRD Bengkalis serta diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup) Bengkalis tentang tatacara pemungutan BPHTB dan PBB-P2. Untuk BPHTB sudah tercantum dalam Perda Kabupaten Bengkalis nomor 02 tahun 2011 yang kemudian diperkuat dengan Perbup nomor 35 tahun 2011, tentang sistem dan prosedur pemungutan perolehan BPHTB. Kemudian untuk PBB-P2 Perda-nya baru disahkan DPRD Bengkalis pada bulan Mei tahun 2013, melalui Perda nomor 02 tahun 2013. Pemungutan PBB-P2 yang wewenangnya sudah dilimpahkan Pemerintah Pusat kepada daerah, diharapkan dapat menjadi skala prioritas PAD kedepannya. Untuk pemungutan kedua pajak tersebut, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) kabupaten Bengkalis merupakan leading sector untuk melakukan pemungutan. Pemungutan tersebut dapat dilaksanakan melalui Unit Pelayanan Tekhnis Dinas (UPTD) serta melibatkan aparatur desa dan kelurahan hingga ke level pemerintahan terendah yakni RT/RW dan masyarakat. Perda nomor 02 tahun 2011 tentang BPHTB disahkan mengacu kepada berbagai dasar peraturan diatasnya, diantara acuan tersebut adalah : 01.Undang-Undang nomor 28 tahun 2009, tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Bea Perolehan atas Tanah dan Bangunan ditetapkans ebagai

salahs atu jenis pajak Kabupaten/ Kota. 02.Undang-Undang nomor 12 tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam lingkup Daerah Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1956 nomor 25). 03.Undang-Undang nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok dasar Agraria. 04.Undang-Undang nomor 49 Prp tahun 1960 tentang Panitia Urusan Piutang Negara. 05.Undang-Undang nomor 19 tahun 1997 tentang Penagihan Pajak dengan Surat Paksa. 06.Undang-Undang nomor 14 Tahun 2002, tentang Pengadilan Pajak. 07.Undang-Undang nomor 17 Tahun 2003, tentang Keuangan Negara. 08.Undang-Undang nomor 01 Tahun 2004, tentang Perbendaharaan Negara. 09.Undang-Undang nomor 10 tahun 2004, tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. 10.Undang-Undang nomor 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. 11.Dan lain-lain. Dalam Perda tersebut diatur tentang jenis-jenis pajak yang dipungut, serta berbagai hal yang menyangkut dasar hukum penetapan Perda tersebut oleh DPRD Bengkalis serta dilaksanakan sepenuhnya oleh Dispenda Kabupaten Bengkalis untuk melakukan pemungutan atas perolehan BPHTB. Kepala Dispenda Kabupaten Bengkalis melalui Sekretaris Dispenda Akmal Lukman SE, menyebutkan bahwa perolehan atas BPHTB adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan/atau bangunan oleh orang pribadi atau Badan. Hak atas Tanah dan Bangunan adalah hak atas tanah, termasuk

hak pengelolaan, beserta bangunan diatasnya, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang di Bidang Pertanahan dan Bangunan RI. Dijelaskan Akmal, untuk melakukan pemungutan terhadap BPHTB, adalah Wajib Pajak yang meliputi orang pribadi atau Badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak dan pemungut pajak, yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan perpajakan daerah. Dalam Perda maupun Perbup disebutkan juga bahwa Pejabat Pembuat Akta Tanah/Pejabat Lelang, adalah pihak yang berwenang menerbitkan Akta Pemindahan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan. “Untuk pemungutan BPHTB ini harus melalui Surat Setoran Pajak Daerah untuk BPHTB yang disingkat SPPD BPHTB, yang merupakan surat yang oleh wajib pajak digunakan untuk melakukan pembayaran atau penyetoran pajak terutang ke Kas daerah atau tempat lain yang ditetapkan oleh Bupati dan sekaligus untuk melaporkan data perolehan hak atas tanah dan/ atau bangunan,”jelas Akmal, kepada media ini soal pemungutan dan tatacara BPHTB. Disambungnya lagi, pembayaran BPHTB bisa dilakukan di Bank atau tempat lain yang ditunjuk sebagai pihak ketiga yang menerima pembayaran BPHTB terutang dari Wajib Pajak. Lalu, Akta Pemindahan Hak atas Tanah dan/ atau Bangunan adalah dokumen legal penetapan pemindahan hak atas tanah dan/atau bangunan dari satu pihak ke pihak lain. Disambung mantan Kabag Perlengkapan ini, pemungutan BPHTB adalah suatu rangkaian kegiatan mulai dari penghimpunan data objek dan subyek pajak, penentuan besarnya pajak yang terutang sampai kegiatan penagihan pajak kepada Wajib Pajak serta pengawasan penyetorannya. Sistem dan prosedur pemungutan BPHTB mencakup seluruh rangkaian proses yang dilakukan dalam menerima, menatausahakan dan melaporkan penerimaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Diterangkan Akmal juga, prosedur sebagaimana dimaksud meliputi : a.Prosedur pengurusan Akta Pemindahan Hak Atas tanah dan Bangunan. b.Prosedur pembayaran BPHTB c.Prosedur penelitian Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) BPHTB. d.Prosedur pendaftaran Akta Pemindahan Hak Atas Tanah dan Bangunan.

e.Prosedur pelaporan BPHTB. f.Prosedur penagihan. g.Prosedur Pengurangan. Kemudian, prosedur-prosedur tersebut meliputi juga beberapa hal urgen dalam pemungutannya, yang terdiri dari: a.Prosedur Penyiapan rancangan Akta Pemindahan Hak Atas Tanah dan Bangunan, sekaligus penghitungan besar BPHTB terutang wajib pajak. b.Prosedur Pembayaran pajak BPHTB terutang yang dilakukan oleh Wajib Pajak dengan menggunakan SSPD BPHTB. c.Prosedur penelitian SSPD BPHTB berupa verifikasi yang dilakukan Dinas Pendapatan Daerah atas kebenaran dan kelengkapan SSPD BPHTB dan dokumen pendukungnya. d.Prosedur pendaftaran akta pemindahan hak atas tanah dan bangunan berupa pendaftaran akta ke Kantor Pertanahan (BPN) dan penerbitan akta oleh PPAT (notaris,red). e.Prosedur pelaporan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan berupa realisasi penerimaan BPHTB dan akta pemindahan hak. f.Prosedur penetapan Surat Tagihan, Surat Ketetapan Pajak daerah Kurang bayar (SKPDKB)/ Surat Ketetapan Pajak Daerah Kurang Bayar Tambahan (SKPDKBT) dan Surat Teguran yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah. g.Prosedur Penetapan Surat Keputusan Pengurangan adalah prosedur penetapan persetujuan/ penolakan atas pengajuan pengurangan BPHTB yang diajukan oleh Wajib Pajak. “Jadi untuk melaksanakan sistem dan prosedur tersebut, Dinas Pendapatan Daerah harus mempersiapkan fungsi yang dibutuhkan. Fungsi tersebut berupa fungsi pelayanan, fungsid ata dan informasi serta fungsi pembukuan dan pelaporan. Jadi kewajibannya juga saling mengisi, dimana Dispenda juga harus menjalankan fungsinya dalam tatacara pemungutan BPHTB ini,”ujar Akmal menerangkan. **PBB Pedesaan dan Perkotaan Mengenai Pajak Bumi dan Bangunan-Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Akmal Lukman menjelaskan juga bahwa PBB-P2 ini adalah pajak atas bumi dan atau bangunan yang dimiliki, dikuasai, oleh orang secara pribadi badan, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan dan pertambangan. Dimana yang dimaksud dengan bumi adalah permukaan bumi yang meliputi tanah dan perairan pedalaman serta laut diwilayah Kabupaten Bengkalis. Sedangkan bangunan adalah, konstruksi tekhnik yang ditanam

atau dilekatkan secara tetap pada tanah dan atau perairan pedalaman dan atau laut. PBB-P2 ini dihitung sesuai dengan Tahun Pajak, yang adalah jangka waktu yang lamanya 1 (satu) tahun kalender, kecuali bila wajib pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender. “Pada sektor PBB-P2 ini menggunakan Surat Setoran Pajak Daerah (SSPD) yang dipergunakan oleh Wajib Pajak untuk melakukan pembayaran atau penyetoran pajak yang terutang ke kas daerah atau ketempat lain yang ditetapkan oleh Bupati Bengkalis. Juga ada Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) adalah surat ketetapan pajak yang menentukan besarnya jumlah pokok pajak yang terutang,”jelas Akmal, yang juga pernah menjabat Sekretaris Badan Linmas Kesbang tersebut. Ia juga menjelaskan, Objek dari PBB-P2 yang termasuk dalam pengertian bangunan adalah : 01.Jalan lingkungan yang terletak dalam suatu kompleks bangunan seperti hotel, pabrik, dan emplasemennya, yang merupakan suatu kesatuan dengan kompleks tersebut. 02.Jalan tol. 03.Kolam renang. 04.Pagar Mewah. 05.Tempat/Sarana Olahraga. 06.Galangan Kapal atau Dermaga. 07.Taman Mewah. 08.Tempat Penampungan berupa kilang minyak, air dan gas, pipa minyak. 09.Menara (tower). Sementara itu, objek pajak yang tidak dikenakan PBB-P2 adalah : a.Yang digunakan oleh Pemerintah untuk penyelenggaraan Pemerintahan. b.Yang digunakan sewmatamata untuk melayani kepentingan umum dibidang ibadah, sosial, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan nasional, yang tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan. c.Yang digunakan untuk kuburan, peninggalan purbakala, atau yang sejenis dengan itu. d.Merupakan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan wisata, taman nasional, tanah penggembalaan yang dikuasai oleh kabupaten, dan tanah negara yang belum dibebani oleh suatu hak. e.Digunakan oleh perwakilan diplomatik dan konsulat berdasarkan azas perlakuan timbal balik. f.Digunakan oleh badan atau perwakilan lembaga internasional yang ditetapkan dengan Peraturan Meneteri Keuangan. “Besarnya Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang tidak dikenai

pajak sebesar Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) untuk setiap wajib pajak. Untuk orang pribadi atau badan, yang memiliki, menguasai atau memperoleh manfaat atas tanah dan bangunan yang tidak mendaftarkan objek pajak-nya maka akan dilakukan pendataan oleh Dispenda Bengkalis,”tutup Akmal. *Gencarkan Sosialisasi Guna meningkatkan PAD dari kedua sektor tersebut Dispenda Bengkalis melakukan sejumlah langkah dan terobosan. Ditargetkan pada tahun 2014, pemungutan dari BPHTB dan PBB-P2 sudah berjalan efektif dengan hasil yang maksimal bagi PAD Kabupaten Bengkalis. Salah satu terobosan yang dilakukan Dispenda Bengkalis adalah melaksanakan sosialisasi sekaligus pelatihan bagi aparatur kecamatan, desa dan kelurahan. Kepala Bidang Pajak dan Non Pajak Dispenda Bengkalis Achyan SE mengatakan bahwa untuk memaksimalkan PAD dari kedua sektor tersebut, Dispenda Bengkalis bekerjasama dengan Dispenda Propinsi Riau sejak awal Oktober 2013 ini menggencarkan sosialisasi keseluruh kecamatan di Kabupaten Bengkalis. Target yang hendak dicapai adalah,semua perangkat yang akan melakukan pemungutan pajak mengerti tentang tugas mereka di lapangan nantinya. “Tentunya untuk memaksimalkan PAD dari BPHTB dan PBB-P2 harus dimulai dengan melaksanakan sosialisasi dan pelatihan kepada aparaur di kecamatan, desa dan kelurahan. Karena kita ingin dari BPHTB dan PBB-P2 ini pada tahun 2014 memberikan kontribusi bagus kepada peningkatan pendapatan daerah daris ektor pajak dan retribusi,”terang Achyan menjelaskan. Sejauh ini sambung pria berbadan tambun tersebut, sosialisasi dimulai dilaksanakan dari kecamatan Bengkalis, kemudian dilanjutkan ke kecamatan Bantan. Berikutnya adalah di kecamatan Bukit Batu, Siak Kecil, Mandau, Pinggir, Rupat dan Rupat Utara. Dimana peserta pelatihan dibekali materi, mulai dari Perda BPHTB dan Perda PBB-P2 hingga tekhnis pemungutan di lapangan. “Pelatihan kita laksanakan supaya dalam pelaksanaan nantinya tidak terjadi kerancuan atau kesalahpahaman dari objek Wajib Pajak. Selain aparatur kecamatan, desa dan kelurahan, yang tak kalah pentingnya adalah kesadaran dari masyarakat selaku objek pajak itu sendiri,”tukas Achyan. BETTERAdv-Afdal Aulia


PEKANBARU TERKINI

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

Kota Bertuah

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

KAMIS, 07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

CUACA

PEKANBARU

BANGKINANG

PKL. KERINCI

DUMAI

S. PANJANG

BENGKALIS

BAGANSIAPIAPI

P.PENGARAIRAN

RENGAT

TEMBILAHAN

SIAK

TALUK

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

HARI INI

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 32

 Banyak Pengunjung Tertipu dan Dirugikan

Plang Parkir Giant Gratis Ternyata Bayar

Better-Devon

DEMO- Puluhan mahasiswa dari BEM UNRI dan BEM UIN SUSKA mendatangi PN Kota Pekanbaru, Disaat berlangsungnya sidang dakwaan RZ.

 Jalan Hangtuah Mulai Makan Korban

PEKANBARUPlang bertuliskan parkir gratis berukuran besar yang berdiri di pusat perbelanjaan Giant Panam di Kompleks Metropolitan City (MTC) disinyalir sebagai bentuk penipuan. Sebab kenyataannya, meski tulisan parkir tersebut gratis, namun kenyataannya pengunjung tetap dimintai uang parkir. Karena itu, banyak pengunjung merasa tertipu dan dirugikan. Salah satu korban Een, saat berkunjung ke Giant Panam merasa ditipu. Sebab, saat ingin masuk ke pusat perbelanjaan ia melihat plang besar di kompleks tersebut bahwa di lokasi tersebut parkir gratis. Namun, setelah belanja dan keluar dari giant, dirinya dimintai uang parkir. “Saya kira memang gratis, rupanya waktu keluar belanja uang parkir dimintanya. Saya merasa dibohongi,” kata Een saat menceritakan kepada wartawan,

Rabu (5/11/2013). Een berharap, kepada pengusaha yang ada di Kota Pekanbaru agar tidak melakukan pembohongan publik. Jika memang gratis maka jangan sampai ada pungutan, tanpa ada syarat-syarat tertentu yang ujung-ujungnya hanya ingin membohongi pelanggan. “Terus terang saya merasa dibohongi, saya memang belanja tiap bulan di Giant. Hanya sebentar saja dulu parkirnya gratis, sekarang sudah bayar lagi,” ungkap Een. Menyikapi persoalan ini, Sekretaris Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri S Sos, menuding Giant telah melakukan pembohongan kepada masyarakat Pekanbaru. Ia minta papan merk bertuliskan parkir gratis di turunkan segera jangan dibiarkan berdiri seperti sekarang ini. “Papan merk parkir gratis yang ada di depan Giant harus dibuang, karena Giant telah melakukan pembo-

hongan kepada masyarakat Pekanbaru,” sebut Samsul saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/11,2013). Walaupun menggunakan syarat yang ditentukan Giant, Syamsul menyebutkan sama saja parkir giant itu harus bayar karena masyarakat/konsumen dikenakan biaya Rp30 ribu perbulannya untuk kendaraan roda dua. “Apa yang dilakukan pihak Giant masuk pada penipuan, untuk apa dibuat selebaran parkir gratis. Jangan masyarakat dibodohi dan dibohgongi seperti ini. Kita deadline bulan ini Giant harus menanggalkan papan merk gratis parkir itu,” tegasnya. Kalau tidak dilakukan, Syamsul minta Satpol PP, Dispenda dan Disperindag segera mencabutnya. “Kita tunggu action Pemko menyikapi upaya pembodohan dan pembohongan kepada masyarakat yang dilakukan Giant ini,” ujarnya. BETTER-riki

Dewan Sayangkan Dinas PU Riau Tutup Mata Pemerintah Diminta Gesa Pembangunan Terminal Cargo dan Pasar Induk

PEKANBARU- Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Zulfan Sulaiman mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau disebut masih tutup mata melihat kondisi Jalan Hangtuah yang telah memakan korban jiwa, akibat jalan berlobang akibat air yang mengenangi jalan. Meski demikian, Dinas Pekerjaan Umum Pekanbaru telah memberikan contoh dan melakukan penggalian drainase darurat untuk mengalirkan air, ternyata kondisi tersebut membuka mata Dinas PU Riau untuk berbuat memperbaiki jalan dan drainase tersebut. “Kita meminta PU Provinsi Riau jangan tutup mata melihat kondisi ini, mau berapa banyak korban yang berjatuhan baru drainase dan jalan rusak tersebut diperbaiki. Tolong Kadis PU buka mata anda

dan lihat kondisi yang dihadapi masyarakat pengguna jalan tersebut. Ini untung saja tidak ada masyarakat yang menggugat, kalau ada yang menggugat hancurlah PU Provinsi Riau,” kata Zulfan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (5/11/2013). Dikatakan, jika pembangunan Jalan Hangtuah dapat dikerjakan Dinas PU Pekanbaru, maka tidak perlu meminta dana APBD Riau, pakai dana APBD Pekanbaru saja sudah bisa. “Kalau PU Riau ingin tahu keluhan dari masyarakat pengguna jalan, mereka turun ke lapangan, jangan hanya membaca koran dan duduk di kantor saja, karena setiap bulannya pasti ada masyarakat yang terjatuh akibat banjir bahkan dua orang yang telah meninggal dunia,” terangnya.

Perbaikan Jalan Hangtuah dan pembangunan drainase, menurut Politisi Partai Hanura ini sangat dibutuhkan, masyarakat berharap dengan adanya drainase darurat dilakukan oleh PU Pekanbaru beberapa waktu lalu akan ditanggapi oleh Dinas PU Riau, kenyataannya ini dibiarkan saja dan tidak ditindaklanjuti. “Sekarang kondisinya, drainase darurat yang dikerjakan oleh PU Kota sudah mulai dangkal lagi karena tanah yang berada di sampingnya longsor dan menimbun drainase tersebut, jika ini tidak dikerjakan secepatnya maka sia-sia apa yang telah dilakukan oleh PU Kota Pekanbaru,” sebut Zulfan. Ditegaskan Zulfan, Dewan meminta PU Riau segera menyelesaikan

perbaikan jalan dan drainase Hangtuah akhir Desember ini, karena Dewan tidak ingin lagi ada korban jiwa kedepannya. Kepala Dinas PU Kota Pekanbaru Azmi saat ditemui di Kantor DPRD Pekanbaru menyampaikan bahwa Dinas PU Kota telah melakukan upaya tanggap darurat untuk menyelesaikan banjir di Jalan Hangtuah, namun PU Kota tidak dapat membangun permanen karena ini merupakan jalan provinsi. “Ini jalan provinsi, anggarannya melalui APBD Riau, jika kita gunakan APBD Pekanbaru nanti akan menjadi temuan dan kita dianggap menyalahi aturan, bukannya kita tak sanggup untuk memperbaikinya, tapi kita tak mau dianggap menyalahi aturan,” kata Azmi singkat. BETTER-riki

PEKANBARU- Sekertaris Komisi II DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri menilai, pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dalam kurun lima tahun terakhir Kota Pekanbaru mengalami perkembangan pesat. Untuk itu, Pemko Pekanbaru diharapkan segera merelasisasikan pembangunan terminal cargo dan pasar induk yang telah direncanakan dalam kurun beberapa tahun terakhir. “Pemko Pekanbaru sejak lama telah merencanakan pembangunan terminal cargo dan pasar induk. Program ini sepanjang pengetahuan saya tengah digesa oleh

Pemko Pekanbaru. Tentunya penggesaan itu benar adanya, karena situasi Kota Pekanbaru saat ini sudah sangat membutuhkan kedua lokasi tersebut untuk mengatasi permasalahan kemacetan dan kesemberawutan kota,” kata Syamsul di Pekanbaru, Rabu (6/11/2013). Diakui, berdasarkan informasi yang ia peroleh memang pengadaan lahan yang direncanakan di tempat semula gagal direalisasikan. Namun menurut pengakuan Pemko Pekanbaru yang ia terima sudah memiliki alternatif lokasi lahan lain yang akan dibebaskan guna pemba-

ngunan kedua lokasi tersebut. “Alternatifnya menurut informasi sudah didapat dan perencanaan pembangunan akan mulai dilaksanakan pada tahun 2014. Tentunya juga perlu dukungan berbagai pihak” terangnya. Untuk permasalahan anggaran, ujar politisi Demokrat tersebut, untuk tahap awal, sudah dimasukan pada anggaran penyediaan lahan di APBD murni tahun ini. Tentunya hal ini sebagai bentuk terobosan untuk menjawab kemajuan pembangunan dan perekonomian Kota Pekanbaru yang sangat pesat. BETTER-riki

 Depot Air Setiap 3-6 Bulan Harus Uji Labor

Puskesmas akan Ikut Pantau Depot Air Minum PEKANBARU- Dinas Kesehatan Pekanbaru terus memantau keberadaan depot air minum yang semakin menjamur. Pemantauan dilakukan untuk menyikapi keluhan masyarakat, terkait keberadaan depot air minum yang tak mengantongi izin serta depot air minum berstandar kebersihan. Karena itu, ke depan Dinas Kesehatan akan memberdayakan Puskesmas untuk memantau keberadaan depot air minum dilingkungannya masing-ma-

sing. “Dinas Kesehatan bekerja sesuai tupoksinya dengan memantau setiap tempat usaha pembuatan makanan dan minuman, termasuk depot air minum. Pemantauan meliputi izin dan pemeriksaan laboratorium atas produk yang dihasilkan. Selain itu, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas akan melakukan pembinaan, karena setiap 3-6 bulan harus dilakukan uji laboratoriu. Bila lewat dari

waktu yang ditentukan, maka depot tersebut tidak boleh mengedarkan air,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Rini Hermiyati, Rabu (6/11) di Pekanbaru. Bagi depot yang belum memiliki izin, menurut Rini, Dinas Kesehatan akan memberikan pembinaan dengan cara menyarankan mereka untuk segera mengurus izin. Karena jika tidak diurus, Dinas Kesehatan akan meminta BPT untuk menindak lanjuti. “Begitu depot tersebut tidak mengurus izin, maka diinstruksikan depot tersebut ditutup. Kami akan merekomendasikan kepada BPT untuk mendata dan memberikan laporan berapa banyak depot yang sudah atau belum memiliki izin,” kata Rini. Saat ini, menurut Rini, ada 447 buah depot air mineral yang sudah mempunyai izin. Sedangkan yang sedang dibina untuk mengurus izin sebanyak 46 buah dan yang belum mengurus izin ada empat depot. “Selebihnya, depot beroperasi sama sekali belum tersentuh dan tak berizin. Depot tersebut jelas tidak boleh menjual air kepada masyarakat,” ujar Rini. Untuk pemantauan, diakui Rini, Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan Puskesmas di setiap kecamatan dan Puskesmas harus memberi laporan rutin kepada Dinas Kesehatan. BETTER-wina


10

KAMIS

Pemprov Riau Prediksi Capaian APBD dan APBN Tahun 2013 PEKANBARU- Pemerintah Provinsi Riau memprediksi, capaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2013. Capaian APBD tersebut untuk fisik lebih kurang sekitar 94 persen dan keuangan sekitar 86 persen. “Ini adalah suatu capaian APBD Riau yang cukup realitas dan rasional,” kata Wakil Gubernur Riau, HR Mambang Mit kepada wartawan, usai rapat Pengendalian APBD dan APBN tahun 2013, Rabu (6/11). Dikatakan, kendala-kendala untuk pencapaian APBD yang dihadapi sekarang ini sudah dibicarakan dan diformulasikan untuk diplementasikan masalah pengadaan, proses tender, pencairan uang dan masalah kordinasi. “Semua kendala dalam pencapaian APBD Riau sudah kita bahas dan sudah diformulasikan menjelang diimplementasikan,” papar Mambang. Disebutkan, untuk dana APBN tahun 2013 ditergetkan di atas 90 persen. CApaian pembahasan APBN itu, dikontrasikan pada dana perbantuan dan alokasi khusus. “Dana bantuan APBN kita targetkan harus di atas 90 persen. Target capaian APBN itu bagimana dapat bisa tercapai nantinya,” ujar Mambang. BETTER-anr

LANCANG KUNING

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

 Dishub Riau Terapkan Sistem Komputerisasi

Truk Melebihi Muatan Dikenakan Denda PEKANBARU- Pengemudi truk yang melebihi batas muatan akan dikenakan sanksi dengan mebayar denda. Denda uang tersebut akan dijadikan sebagai salah satu sumber pendapatan bagi kas daerah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Riau Nomor 7 tentang pengendalian muatan angkutan barang. Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Riau, Adizar kepada wartawan, Rabu (6/11). Menurut Adizar, kelebihan muatan truk bukan dipungut biayanya. Namun mereka harus membayar kelebihan muatan, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. “Kalau memang ada kelebihan muatan dari angkutan itu, maka mereka mesti membayar dendanya. Karena itu, masalah tersebut harus dipahami semua

pihak. Kembali ditekankan, kita tidak ada memungut biaya dari kelebihan muatan truk tersebut,” kata Adizar. Dikatakan, denda dari kelebihan muatan truk hampir mencapai sekitar Rp12 miliar untuk tahun 2013. Setiap truk yang melebihi muatan, denda yang dikenakan bervariasi. Setiap denda yang dikenakan kepada pengemudi truk tidak boleh dinegosiasikan di lapangan. “Denda bagi truk yang melebihi muatan memang sudah ada Perdanya. Denda itu nanti akan dimasukan dalam kas daerah. Jangan sampai salah persepsi kita tidak ada memungut biaya kelebihan muatan truk. Tapi denda bagi truk yang melebihi muatan,” tutur Adizar. Dishub Riau, menurut Adizar, saat ini tengah mempersiapkan komputerisasi untuk

memantau langsung truk yang melebihi muatan. Sehingga, truk yang melebihi muatan dapat termonitor setiap hari. “Berapa biaya yang masuk dapat kita record melalui

komputerisasi. Sekarang ini, petugas kita terus melapor setiap hari. Setiap denda diterima mereka setor ke Bank,” ujarnya. Tahun 2014 mendatang, me-

nurut Adizar, komputerisasi sudah dapat diterapkan. Tapi bagi oknum petugas Dishub yang bermain tetap diberikan sangsi. Sanksi itu pasti diberikan. BETTER-anr

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

DEMO PRO RZ- Oleh puluhan para pemuda dari F. B. Laskar Merah Putih Provinsi Riau. Better-Devon

 Terkait Wacana Pembebasan Biaya Restribusi Ritos

Pemko Konsultasikan Dengan BPKP Riau PEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru masih berkonsultasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau, terkait wacana pembebasan biaya retribusi pembangunan Riau Town Square (Ritos) di Purna MTQ atau Bandar Serai Raja Ali Haji Pekanbaru. Setelah persoalan retribusi itu selesai, maka pembangunan Ritos akan segera dilanjutkan. Demikian dikatakan Kepala Biro Perlengkapan Provinsi Riau, Abdi Haro ketika menghadiri persidangan Gubernur Riau, HM Rusli Zainal di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (6/11) kemarin. Menurut Abdi, rekomendasi dari BPKP Riau kepada Pemko Pekanbaru terkait retribusi pembangunan Ritos adalah pembebasan biaya atau retribusi. “Mudahan-mudahan minggu depan semuanya sudah tuntas. Setelah semua tuntas, Pemko Pekanbaru akan memberikan kejelasan terhadap pengeluaran Izin Mendirikan

KEPALA UPT Laboratorium BLH Rokan Hulu sedang melihat fisik Lan yang sedang direhab

 Belum Miliki Jaringan PLN

Bangunan (IMB) pembangunan Ritos,” papar Abdi. Pemerintah Riau, menurut Abdi, masih menunggu di keluarkannya IMB pembangunan Ritos dari Pemko Pekanbaru. Sedangkan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) terhadap pembangunan Ritos itu sudah dikeluarkan. “Prinsipnya, Amdal pembangunan Ritos sudah dikeluarkankan. Tapi bisa saja belum dilaporkan. Semua sudah di persentasekan baik dari Amdal dan saran dari Dinas Pekerjaan Umum Pekanbaru,” ujarnya. Disebutkan, Pemerintah Riau bisa segera melanjutkan pembangunan Ritos bila Pemko Pekanbaru sudah mengeluarkan prosedur pembangunan Ritos tersebut. Untuk sementara, pembangunan Ritos belum bisa dilanjutkan. Karena IMBnya belum dikeluarkan Pemko Pekanbaru. “Kita tetap menghormati Pemko Pekanbaru. Karena itu, Pembangunan Ritos belum kita lanjutkan. Kita tidak ingin masalah Ritos menjadi salah

persepsi antara Pemko Pekanbaru dengan Pemerintah Riau,” ujar Abdi. Lambatnya pembangunan Ritos, menurut Abdi, satu sisi karena Pemko Pekanbaru meminta agar retribusi pembangunan Ritos dibayar. Disamping itu, semua persyaratan pembangunan Ritos harus dilengkapi. Saat semuanya lengkap, sekarang muncul persoalan retrubusi. Seperti diberitakan sebelumnya, BPKP Riau sudah menyurati Pemko Pekanbaru untuk tidak memungut retrubusi pembangunan Ritos. Hal itu sesuai aturan Kementrian dalam Negeri (Kemendagri) RI No 17 tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah (PP) No 06 tahun 2006. BPK Riau sudah mengeluarkan surat, kalau retribusi pembangunan Ritos tidak dikenakan biaya. Kemudian, Pemko Pekanbaru melakukan perubahan dan pembebasan Izin Mendirikan Bagunan (IMB) jika memang ada peraturan baru,” kata Abdi. BETTER-anr

Akreditasi Labor BLH Rohul Tertunda Butuh Swasta Dalam Mengelola Listrik Riau PASIR PENGARAYANSalah satu syarat yang ditetapkan Badan Standarisasi Nasional (BSN) untuk proses akreditasi laboratorium harus memilki jaringan listrik yang kontinue. Namun kenyataannya, laboratorium BLH Rohul sampai sekarang masih belum memiliki jaringan PLN, sehingga proses akreditasinya menjadi tertunda. Karena belum tersedianya jaringan listrik yang kontinue atau belum miliki jaringan PLN, sehingga harapan untuk akreditasi di awal tahun 2014 menjadi sulit terealiasasi. Demikian disampaikan Kepala UPT Laboratorium Badan Lingkungan Hidup Rokan Hulu, Nasukha kepada wartawan, Rabu (6/11) di Pasir Pengarayan. Menurutnya, beberapa syarat yang sudah ditetapkan BSN untuk proses akreditasi di antaranya memiliki jaringan

listrik kontinue, jaringan air kontinue dan sarana fisik labor yang mendukung serta persyaratan administrasi lainnya. Untuk beberapa syarat yang sudah disebutkan, UPT Laboratorium BLH Rokan Hulu sudah melengkapinya, namun untuk jaringan listrik yang kontinue sampai saat ini belum dapat direalisasikan. “Kita berencana awal tahun 2014 nanti, UPT laboratorium BLH sudah bisa terakreditasi. Namun karena terkendala salah satu syarat, maka kita tidak bisa memastikannya. Karena hal itu merupakan syarat mutlak yang ditetapkan BSN,” ujarnya. Selain itu, menurut Nasukha, dengan belum diakreditasi labor BLH Rohul akan berpengaruh besar terhadap kepercayaan dari beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Rokan Hulu. Dari 29 PKS yang

ada di Rohul, baru 18 PKS saja yang sudah melakukan uji labor di Laboratorium BLH Rokan Hulu dan itupun tidak rutin. Karena terkadang mereka melakukan uji lab di Pekanbaru dan Medan. Sedangkan dampak yang ditimbulkan bagi Pemkab Rokan Hulu adalah berkurangnya kontribusi PAD. Kendati demikian, target yang ditetapkan sebesar Rp100 juta tahun 2013, tepatnya per 31 Oktober lalu sudah terkumpul Rp130 juta dari jasa retribusi hasil uji lab dan sudah melebihi target sebesar 130 persen. “Kita tetap berupaya agar PKS yang ada di Rokan Hulu tetap melakukan uji Lab di laboratorium yang kita miliki, sehingga kontrubusi PAD yang didapat dari sektor ini akan semakin meningkat,” ujar Nasukha. BETTER-adv/epi

PEKANBARU- Rancangan Peraturan Daerah Kelistrikan yang digagas DPRD Riau usai studi banding yang dilakukan ke berbagai daerah, masih menyisakan catatan. Beberapa catatan penting yang diperoleh Pansus Ranperda Kelistrikan DPRD Riau dari daerah tetangga usai kunjungan kerja, seperti ke Kota Batam yang memiliki tenaga listrik mencapai 700 MW. Anggota Pansus Ranperda Kelistrikan DPRD Riau, Gumpita mengakui, catatan penting yang diperoleh usai studi banding akan dijadikan contoh bagi Riau dalam membenahi persoalan krisis listrik ke depan. Menurut Gumpita, swastanisasi dari pihak ketiga di luar BUMN dan BUMD seperti Batam sangat membantu kebutuhan listrik masyarakatnya. “Hasil kunjungan Pansus ke Batam terkait persoalan listrik baru sebatas bahan referensi.

Disitu kita memperoleh pengetahuan tentang sistim pengelolaan listrik yang melibatkan swasta. Kerjasama mereka soal listrik sangat jelas komitmennya,” ulas Gumpita menjawab wartawan, kemarin. Menurutnya, pengeolaan listrik dengan menggandeng swasta di Batam hanya menggunakan tenaga Gas. Pertimbangan tenaga Gas, menurut Gumpita, merupakan efesiensi dan efektifnya penggunaan sumber energi untuk menghasil listrik. “Mereka saling membantu antara perusahaan pemerintah dan swasta. Total tenaga yang mereka hasilkan mencapai 700 megawatt. Ini sangat lebih dari cukup jika dibandingkan dengan kebutuhan Riau saat ini. Kita sudah coba bahas hal ini usai datang dari Batam kemarin,” ujar Gumpita. Dikatakan, Pansus Kelistrikan DPRD Riau merasa terbantu dari

hasil stuban yang dilakukan di Batam beberapa waktu lalu. Sehingga Pansus mencoba merumuskan ranperda untuk melakukan swastanisasi ketenagaan listrik di Riau nantinya. “Pembahasan pansus sudah mulai dipertajam hingga akan melibatkan pihak swasta dalam ketanagalistrikan di Riau. Tinggal mencocokkan dengan sejumlah pihak yang kompeten, PLN, Pemprov, dan lainnya,” kata Gumpita. Berbagai penjelasan kelistrikan di Batam, sangat mudah dipahami anggota Pansus. Mereka mendapat penenrangan dan pemaparan dari staf ahli Walikota Batam yang membidangani ESDM. Menurut mereka, sistim swastanisasi listrik di Batam telah membuat pentedia tenaga listrik bersaing untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya sebgai konsumen. BETTER-surya


KRIMINAL TERKINI

KAMIS

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

11

AMANKAN Sidang RZ. Sebanyak 120 personil diturunkan untuk mengamankan sidang perdana Gubernur Riau Rusli Zainal (RZ), kemarin di PN Pekanbaru.

Kantor Baru PWI Dimaling PEKANBARU-Belum sempat ditempati karena tak kunjung selesai, Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau sudah dimasuki maling. Pelaku pencurian yang masih diselidiki polisi ini, berhasil melarikan 1 unit AC split 1,5 PK, 10 unit kursi rapat, 1 unit kursi ketua rapat, 2 lampu parker, kabel panel dan kabel instalasi. Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. "Peristiwanya masih diselidiki. Saksi sudah diperiksa dan pelakunya masih dicari," ucap nya, Rabu (6/11/13). Informasi dikepolisian menyebutkan, peristiwa pencurian ini pertama kali diketahui Ichwan Sunardi, Senin (4/11/13). Saat itu, ia ingin mengecek kondisi bangunan yang masih dalam tahap pembangunan. Setibanya di dalam, ia tidak menemukan barang tersebut di tempatnya lagi. Atas persitiwa ini, ia mencoba melakukan pengecekan secara teliti, tapi barang itu tidak ditemukannya. Penasaran, ia mencoba menanyakan ke warga sekitar. Sayang, tidak ada yang mengetahui peristiwa itu. Ia-pun sadar, bangunan yang dijaganya itu telah dimasuki maling. Tak terima atas kehilangan tersebut, ia melaporkan kejadian itu ke polisi. Ichwan ingin pelakunya ditangkap dan barang yang dicuri dikembalikan. BETTER-syu

Dua Tersangka Jambret di Bengkalis Diringkus BENGKALIS-Jajaran Sat Reskrim Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus penjambretan yang saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat di kota Bengkalis. Dua tersangka berinisial AM (19) dan RH (20) ditangkap, Minggu (3/11) kemarin. Keduanya dibekuk di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Dody Harza, Rabu (6/11) membenarkan hal tersebut. Kedua pelaku diduga sebagai otak pelaku jambret yang selama ini sudah meresahkan waga kota Bengkalis. ''Kedua tersangka merupakan warga bengkalis, AM diringkus pada hari Minggu (3/11) sekitar pukul 23.00 Wib di Bengkalis, sedangkan RH kita ringkus di Jangkang,'' ujar Kasat. Saat ini kedua tersangka dalam proses pengembangan penyidikan, karena tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain yang saat ini masih dalam pengintaian di lapangan. Sedangkan untuk barang bukti diamankan 2 unit sepeda motor jenis Honda yang diduga dipakai sebagai kendaraan dalam menjalankan aksinya ''Kedua tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancama hukuman 5 tahun penjara, untuk barang bukti lain seperti dompet atau tas hasil dari jarahan pelaku masih dalam pencarian dilapangan,'' jelas Kasat.BETTER-hrc

Ketahuan Antar Ganja Pesanan Napi, Siswa SMK Ditangkap PEKANBARU- Dunia pendidikan kemabli tercoreng oleh ulah DS (19), seorang pelajar Kelas III di salah satu SMK dfi Pekanbaru. ia diringkus bersama rekannya, AF (22) oleh petugas Lapas Kelas II A Pekanbaru. Kedua pria ini diringkus saat akan mengantarkan 14 paket ganja kering siap pakai kepada salah seorang pengghuni Lapas bernama Jhon Travolta, Senin (4/

11) pagi kemarin. Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP BE Banjarnahor SIK, ketika dikonfirmasi melalui Kanit Idik Iptu Sihol Sitinjak, Rabu (6/11) siang, menerangkan, tepatnya sekitar pukul 9.00 WIB, salah seorang pengunjung ingin menjumpai napi bernama Jhon Travolta, terpidana kasus narkoba. Saat itu, AF dan DS datang dan melapor ke petugas piket dengan membawa kue

apollo yang akan diberikan kepada Jhon Travolta, yang dihukum 6,5 tahun. Seperti pengunjung lainnya, petugas jaga Lapas melakukan pemeriksaan. Saat memeriksa bagian bawah kue, tepatnya di dalam bungkus, petugas menemukan 14 paket daun ganja siap pakai. Mendapati keduanya membawa barang haram, petugas langsung mengaman-

kan AF dan DS. Selanjutnya petugas jaga Lapas menghubungi anggota Satres Narkoba Polresta Pekanbaru, Senin (4/11) sekitar pukul 10.00 WIB, untuk melakukan proses hukum selanjutnya. Kepada penyidik Satres Narkoba Polresta Pekanbaru, kedua pemuda tersebut mengaku jika mereka mendapatkan daun ganja dari Ucok (DPO). Sementara untuk terpidana

Jhon Travolta, penyidik Satres Narkoba Polresta Pekanbaru akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Penangkapan narkoba ini berkat kerja sama dengan petugas Lapas. Dan atas perbuatanya, kedua pemuda itu terancam dijerat Pasal 111 UU RI No.35 tahun 2009, tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman kurungan 4 tahun sampai 12 tahun penjara,'' tegas Sihol.BETTER-Toni

Mio Parulian Hilang di Teras Rumah Teman PEKANBARU- Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih terus terjadi. Kali ini nasib sial itu menimpa Parulian Sialagan. Sepeda motor matic Yamaha Mio warna putih dengan Nopol BM 5685 NN miliknya raib, saat diparkir di teras rumah Amir Sialagan, temannya di Jalan Fajar, Kelurahan Labuh Baru Barat, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (5/11) malam, sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kehilangan sepeda motornya, warga Jalan Meranti, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki ini, mengalami kerugian sebesar Rp 13 juta. Keterangan korban kepada pihak kepolisian, peristiwa tersebut berawal saat Parulian Sialagan bertamu ke rumah Amir untuk membicarakan perihal seorang teman yang ingin masuk marga Silalahi, Selasa (5/11) sore. Setibanya di rumah Amir, Parulian langsung memarkirkan sepeda motornya di teras rumah Amir. Selama kurang lebih satu jam lamanya asik berbincang de-

ngan Amir, Parulian lalu pamit pulang. Ketika itu sekitar pukul 19.00 Wib. Namun, alangkah terkejutnya Parulian saat mendapati sepeda motornya Mio miliknya yang terparkir di teras rumah temannya sudah tidak ada. Melihat kendaraan keseyangan sudah tidak berada di tempat semula, korban berusaha mencari ke sekitar perkarangan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bahkan korban sempat bertanya kepada warga sekitar rumah temanya itu. Tetapi tidak satu orangpun yang mengetahui siapa membawa sepeda motor miliknya. Dengan harapan pelakunya bisa tertangkap dan kendaraan miliknya bisa kembali. Maka korban melaporkan nasib yang dialaminya ke kantor lisi terdekat, yaitu Mapolsek Payung Sekaki. "Laporan korabn sudah kita terima, dan saat ini perkara pencurian itu masih dalam penyelidikan pihak kami," tegas Kapolsek Payung Sekaki AKP Deddy Herman SIK ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Billy Gustiano Barman, Rabu (6/11) siang.BETTER-toni

Ilustrasi


12 Perbaikan Pelabuhan Selatbaru Terancam Gagal BENGKALIS- Sebagai pintu masuk pengunjung dari luar negeri, selayaknya pelabuhan Selatbaru atau dikenal dengan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) mendapat perhatian khusus, terutama soal sarana dan prasana yang ada. Sejak beberap atahun terakhir, banyak pengguna jasa pelabuhan mengeluhkan kondisi pelabuhan. Bukan hanya ponton (tempat sandar kapal) saya yang rusak, tapi juga jembatang penghubung dari jeti ke ponton serta atap ponton yang berterbangan. “Pelabuhan Selatbaru itu pintu gerbangnya Bengkalis bahkan juga Riau. Saban hari ada saja warga luar negeri yang datang ke daerah ini melalui jembatan tersebut. Selayaknya memang harus lebih baik. Sekarang tengoklah, pontonnya banyak yang rusak begitu juga atapnya,” kata Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan, Rabu (6/11). Sejatinya memang pada tahun 2013 ini Pemkab Bengkalis melalui Dishubkominfo akan memperbaiki pelabuhan tersebut. Hanya sayangnya, dua kali tender dilakukan, dua kali pula menuai kegagalan. “Sebetulnya sudah dua kali kita gelar tender melalui ULP. Pertama, tidk ada rekanan yang berminat dengat paket tersebut. Kedua, sudah ada pemenangnya namun kemudian mundur dengan alasan waktu yang tersisa ( 2 bulan) untuk mengerjakan proyek tersebut sudah mepet,” papar Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, H Jaafar Arief, Rabu (6/11). Karena proyek tersebut dianggap penting, Jaafar berusaha agar proyek rehap pelabuhan Selatbaru tersebut tetap bisa dikerjakan pada tahun 2013 ini. Upaya yang akan dilakukan kata Jaafar adalah dengan Penunjukan Langsung (PL) rekanan yang akan mengerjakan proyek tersebut. “Beberapa hari ini saya berupaya pelajari Keppres 70 tentang proses Penunjukan Langsung. Saya melihat masih ada celah untuk melakukan PL. Makanya saya sudah surati Unit Layanan Pengadaan (ULP, tentang rencana Penunjukan Langsung ini,” kata Jaafar. Memang kata Jaafar, ada satu rekanan yang sanggup mengerjakan proyek rehap pelabuhan (Ponton) Selatbaru. Rekanan tersebut memang tidak memiliki galangan sendiri tapi sudah mendapatkan dukungan dari perushaan galangan kapal. “Tapi kalau memang tidak memungkinkan ponton tersebut ditarik ke galangan, rekanan tersebut akan membuat galangan sementara di Selatbaru (sekitar sungai Liong),” papar Jaafar. Soal waktu kata Jaafar, tidak ada masalah, karena perusahaan bersangkutan sudah menyatakan kesanggupannya. Hanya saja, Dishub tetap menunggu keputusan dari ULP, apakah bisa dilaksanakan dengan sistim PL atau tidak.” Kami tetap menunggu putusan dari ULP,” katanya. Kalaupun pada tahun ini proyek perbaikan pelabuhan urung dikerjakan, Dishubkominfo kata Jaafar sudah melakukan perbaikan sementara. Seperti perbaikan pada jembatan dari jeti ke ponton dan beberapa sisi lainnya. “Kalaupun tahun ini belum bisa dilaksanakan, pelabuhan Selatbaru tetap aman untuk dipergunakan,” kata Jaafar lagi. BETTER-afdal

 7-10 Meter Pertahun

Abrasi Ancam Kawasan Bukit Batu

KAMIS

BENGKALIS

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

TAHUN baru Islam-Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh berbincang dengan al ustadz, Deden Sirojuddin, dari Batam saat peringatan Tahun Baru Hijriyah 1435 di Masjid Al Mubarok.

 Terkait Pelabuhan Roro

Kadishubkominfo Bantah Pembangunan Dibatalkan BENGKALIS- Terkait berkembangnya sinyalemen pembangunan pelabuhan roro di desa Air Putih kecamatan Bengkalis dibatalkan karena gagal dilelang pekerjaan fisik tahun 2013 ini, dibantah keras Kepala Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) kabupaten Bengkalis. Pembangunan fisik pelabuhan roro Air Putih kecamatan Bengkalis tetap akan dilanjutkan pada tahun 2014 mendatang. “Perlu saya luruskan, pembangunan fisik di darat maupun di laut untuk pelabuhan roro Air Putih tidak ada yang dibatalkan sejauh ini. Saya baru tahu hal tersebut ndari pemberitaan sejumlah media cetak harian

yang menyebutkan pembangunan fisik pelabuhan roro Air Putih dibatalkan karena tak bias dilelang tahun ini. Hal itu tidak benar,” tegas Ja’afar Arif, Kadishubkominfo Bengkalis, Rabu (6/`11) melalui siaran persnya. Menurut Ja’afar, sampai saat ini proses pelaksanaannya tetap berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Pemkab Bengkalis dalam pembangunan pelabuhan roro tersebut, sudah merupakan harga mati untuk tetap diteruskan karena menyangkut dengan hajat hidup orang banyak, bukan sebatas kepentingan proyek semata oleh Pemkab Bengkalis, karena merupakan salah satu jalur utama keluar

masuk pulau Bengkalis. Kemudian tukas mantan camat Bengkalis ini, pelaksanaannya dilakukan melalui tahapan-tahapan, yang dimulai dengan pengerjaan perencanaan pelabuhan itu sendiri, yang kemudian dilanjutkan dengan study analisa mengenai dampak lingkungan (amdal). Dimana saat ini kajian amdal tengah berlangsung, yang diharapkan pada akhir Desember tahun 2013 ini sudah selesai dilaksanakan yang diteruskan dengan pembangunan fisik baik did arat maupun konstruksi di laut. “Dokumen pengerjaan fisik pelabuhan roro Air Putih itu sudah selesai 100 persen. Waktu kita mau serahkan dokumen lelangnya ke Unit

Layanan Pengadaan (ULP) ternyata kajian amdal masih belum selesai. Mudahmudahan akhir Desember tahun ini kajian amdal tuntas, dilanjutkan dengan kegiatan fisik tahun depan,” kata Ja’afar. Disebutnya juga, untuk pengerjaan perluasan pelabuhan roro Sungai Selari di kecamatan Bukitbatu saat bini tengah berlangsung. Dimana sampai saat ini pengerjaan sisi daratnya sedang dikerjakan dan bakal selesai dikerjakan rekanan per-Desember tahun 2013. Untuk pelabuhan roro Sungai Selari proses lelangnya sudah beberapa bulan lalu tuntas dilelang di ULP, dimana saat ini sedang dalam tahap pelaksanaan. Sedangkan kekhawatiran

terhadap dermaga lama di pelabuhan roro Air Putih, saat ini sedang dilakukan pemeliharaan dengan memasang portal sebanyak dua buah ( dua titik). Diharapkan dengan pemasangan portal ini dermaga tetap dapat beroperasi sampai 10 tahun kedepan. “Pemkab Bengkalis serius untuk melaksanakan pembangunan dermaga roro, dimana anggaran yang sudah diusulkan sebesar Rp 30 milyar. Sedangkan untuk di Sungai Selari biaya pada sisi darat menelan anggaran Rp 4,5 milyar, sehingga munculnya opini pembangunan dermaga roro Air Putih batal tidak benar sama sekali,” tutupnya. BETTER-adv-afdal

 Antisipasi Bencana Banjir TAMPAK abrasi di wilayah desa Sepahat, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, rata-rata 7-10 meter daratan tergeros gelombang laut dan baru 2 kilometer dari 8 kilometer dipasang pemecah gelombang.

BUKITBATU- Abrasi yang terjadi disepanjang bibir pantai di arah utara Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis cukup mengkhawatirkan. Setidaknya ratarata sekitar 7-10 meter daratan di kawasan tersebut habis tergeros gelombang air laut. Kondisi itu terjadi di wilayah Desa Sepahat, kuatnya gelombang laut di daerah itu telah memicu lebih dari 8 kilometer daratan bibir pantai longsor akibat gerosan ombak dari Selat Malaka. “Di daerah ini sudah ada sepanjang delapan kilometer kondisinya sudah cukup mengkhawatirkan. Kalau dirata-rata abrasi tujuh sampai sepuluh meter dalam setahun,” ungkap Kepala Desa Sepahat Hasan kepada wartawan, Rabu (6/11/13). “Soal abrasi sudah dua jalan utama ke desa ini hanyut ke laut dan terakhir jalan yang sekarang dilalui dari Pakning ke Dumai,” imbuhnya. Kuatnya gelombang laut di daerah itu, tidak hanya memperparah abrasi. Akan tetapi, juga telah merusak sejumlah fasilitas umum seperti pelabuhan. Dipaparkan Hasan, saat ini dari sepanjang 8 kilometer yang mengalami abrasi, baru sepanjang 2 kilometer yang telah dipasang pemecah gelombang. Pihaknya juga telah menyampaikan persoalan ini ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun dari wakil rakyat yang ada di Provinsi Riau. “Nah, yang dua kilometer pemecah gelombang itu merupakan upaya dari Pemkab Bengkalis. Sedangkan dari pemerintah provinsi belum ada sama sekali. Gelombangnya memang kuat, pelabuhan dari beton juga ikut rusak dibuatnya,” terangnya. BETTER-afdal

Kecamatan Diminta Cepat Laporkan Kejadian BENGKALIS- Pihak kecamatan diminta untuk secepatnya melaporkan jika terjadi musibah banjir di desa-desa yang ada di wilayahnya kepada Badan Penanggulangan Bencena Daerah dan Pemadam Kebaran (BPD-Damkar). Apalagi sekarang merupakan musim hujan dan pasang besar, sehingga sangat mungkin sekali terjadi musibah banjir. Harapan itu disampaikan Kepala BPD-Damkar melalui Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran, Suiswantoro ketika turun meninjau sejumlah titik di kota Bengkalis yang tergengang air, Rabu (6/11). Dipaparkan Suiswantoro,

ketika terjadi hujan Minggu malam lalu hingga paginya, setidaknya ada ratusan rumah yang tergenang air, rata-rata ketinggian air mencapai 20-40 cm. Selain curah hujan, banjir juga disebabkan tinggi air pasang dari pukul 05.00 sampai pukul 22.00. “Hasil pantauan kita, Senin kemarin, di Kelapapati Darat-Damon ada 29 rumah yang tergenang air, Kelapa Sari 15 rumah, Wonosari Barat 14 rumah, Wonosari Tengah 13, Bantan Tua 61 rumah, Selatbaru tepatnya di Dusun Penawo Lapis 37 rumah, Kantor Camat, Balai Terpadu dan Balai Adat di Selatbaru juga tergenang air,” ujar Suiswantoro. Meski tinggi air belum

begitu mencemaskan, namun perlu menjadi perhatian bersama adalah di Selatbaru. Pasalnya, masyarakat di sana sangat bergantung pada menoreh

getah sehingga dikhawatirkan tidak bisa menoreh saat hujan seperti ini. “Makanya kita minta kepada pihak kecamatan

untuk melaporkan jika kondisinya sudah seperti. Dari laporan ini nanti Bupati bisa mengeluarkan SK Darurat Banjir untuk selanjutnya ditindaklanjuti BPD-Damkar dan instansi terkait lainnya untuk menyalurkan bantuan yang dibutuh,” ungkap Suis. Sementara itu Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah yang ikut meninjau banjir saat itu meminta kepada masyarakat untuk siaga banjir, terutama sekala untuk daerah-daerah yang secara geografis memang langganan banjir. Terutama amankan peralatanperalatan listrik karena bisa berbahaya serta laporkan kepada masyarakat setempat. BETTER-adv-afdal

Polisi Ringkus Dua Tersangka Jambret BENGKALIS- Jajaran Sat Reskrim Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Jambret) yang saat ini sudah sangat meresahkan masyarakat di kota Bengkalis, dengan membekuk dua tersangka berinisial AM (19) dan RH (20), keduanya dibekuk

di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Dody Harza, kepada sejumlah wartawan Rabu (6/11) membenarkan hal tersebut, kedua pelaku diduga sebagai otak pelaku jambret yang selama ini sudah

meresahkan waga kota Bengkalis. “Kedua tersangka merupakan warga bengkalis, AM diringkus pada hari Minggu (3/11) sekitar pukul 23.00 Wib di Bengkalis, sedangka RH kita ringkus di Jangkang,” Ujar Kasat. Saat ini kedua tersangka

dalam proses pengembangan penyidikan, karena tidak menutup kmeungkinan ada tersangka lain yang saat ini masih dalam pengintaian anggota dilapangan. Sedangkan untuk barang bukti diamankan 2 unit Honda yang diduga diakai sebagai kendaraan dalam menjalankan

aksinya “Kedua tersangka kita jerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancama hukuman 5 tahun penjara, untuk barang bukti lain seperti dompet atau tas hasil dari jarahan pelaku masih dalam pencarian dilapangan,” jeas kasat. BETTER-afdal


KAMIS 13 PENDIDIKAN Disdik Taja Diklat Guru PAUD dan TK 07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

BAGANSIAPIAPIPendidikan dan pelatihan atau Diklat sangat penting bagi guru TK dan guru PAUD dalam meningkatkan kualitas. Untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir menggelar pendidikan dan latihan (Diklat) bagi guru PAUD dan TK se-Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di hotel Luky Star. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru pendidik. Acara yang akan diselenggarakan selama empat hari tersebut, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Rohil Misnawati Spd yang diwakili Sekrestaris Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir H.Azwar Spd MSI kemarin. Dikatakan Azwar, pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah

Institusi Zapin Center Dokuementasikan Tarian Daerah SELATPANJANG- Direktur Institusi Zapin Center Tom Ibnur dengan beberapa orang anggotanya mendatangi Kabupaten Kepulauan Meranti. Kedatangan mereka untuk mendokumentasikan tarian zapin yang kemudian akan dilestarikan agar kebudayaan ini tidak hilang. “Ini langkah awal kita untuk mengumpulkan zapin-zapin yang ada di Riau,” ungkap Tom Ibnur kepada wartawan ketika ditemui di Gedung LAM Kabupaten Kepulauan Meranti, kemarin. Disampaikan Tom Ibnur lagi, untuk di Provinsi Riau sendiri mereka mendapat jatah mendokumentasikan zapin dari 6 Kabupaten yaitu Siak, Bengkalis,

Kepulauan Meranti, Rokan Hilir, Pelalawan, dan Indragiri Hilir. “Sekarang kita ingin memulainya dari Riau, kita mendokumentasikan zapinnya untuk mengetahui, memahami, dan menginventarisirnya. Kami ingin melihat kekuatan dari zapin untuk sebagai ciri khasnya,” tambah Tom lagi. Tom juga mengungkapkan, Zapin Center melakukan hal ini karena mereka tidak mau kehilangan zapin sebagai khazanah melayu. Sebelumnya Tom Ibnur merasa kecewa karena zapin berkembang pesat di negara tetangga, Malaysia. Tom juga mengungkapkan melakukan hal ini terutama di

Riau yang basis masyarakatnya Melayu, rasanya sangat terlambat untuk memperkenalkan zapin kepada generasi muda di Provinsi Riau. “Kita sangat terlambat untuk memberitahukan itu ke generasi muda. Tapi kita akan tetap lakukan ini,” ujarnya lagi. Kemudian Tom Ibnur juga berpesan kepada negeri melayu pada umumnya, agar khazanah zapin jangan dhilangkan karena disana ada etika dan budaya melayu. “Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sebaiknya melestarikan zapin, tapi bukan berarti melarang hal-hal baru di sini,” tutupnya. BETTER-yen/grc

30 Putera Meranti Dapat Kesempatan Kuliah di Bandung SELATPANJANG- Kabar gembira bagi putera asal Kepulauan Meranti yang mendapat kesempatan kuliah di Politekhnik Bandung dibiayai pemerintah. Setelah sekian lama akhirnya Dinas Pendidikan dan Budaya Kabupaten Kepulauan Meranti mengumumkan 30 nama calon Mahasiswa asal Kepulauan Meranti yang akan diberangkatkan ke Bandung. 30 calon mahasiswa ini akan dibiayai Pemkab Kabupaten Kepulauan Meranti selama 3 tahun untuk jenjang pendidikan D3. Demikian disampaikan oleh Rismawardi DJ, selaku pelaksana harian Kadisbud Kepulauan Meranti, ketika ditemui di kantornya, Rabu (6/11/ 2013). “Mereka untuk jenjang pendidikan D3. Itu artinya Pemkab akan membiayai selama 3 tahun,” ungkap Rismawardi kepada GoRiau.com. Berdasarkan pengumuman hasil seleksi calon mahasiswa baru kerjasama politeknik negeri bandung dengan pemkab kepulauan meranti tahun akademik 2013/2014 nomor 423.1/ disdikbud/2013/842, calon Mahasiswa ini harus mendaftar ulang tanggal 4 hingga tanggal 17 November 2013 dengan syarat membawa Foto Copy ijazah, SKHUN, Surat Keterangan Sehat dari dokter, kartu identias diri dan foto terbaru ukuran 4x6 cm (tidak memakai kaos oblong).

Berikut 30 nama calon mahasiswa Pemkab Kepulauan Meranti yang akan diberangkatkan ke Bandung untuk tugas belajar ke Politeknik Bandung. Wan SM Faruq, Febri Saputra, Fadillah Milardi, Zainul Ikhwan, Chandra Ramot Sianturi, Almi Eristo, Rini Kaeriati Darian, Ananda Pratiwi, Fitri

Yani, Hanjar Tri Putra, Nurul Huda, Rahmaida Sari, Rizki Fitriani, Vera Dini Agustini, Taopik Yudistira, Mimi Mastura, Agus Salim, Muhammad Syahadat, Mukhlis, Rahmadania, Raidi, Sri Handayani, Apira, Siti Muhasanan, Tri Nurhasanah, Helma eka oktari, Rio zamany, muhammad zulfikar, faizal, dan Marzian Niani. BETTEr-yen/grc

jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar. Jenis pendidikan ini yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal. “Pendidikan anak usia dini merupakan sesuatu yang paling dibutuhkan oleh anak-anak. Karena apa yang kita berikan pada usia ini merupakan basis dasar bagi anak untuk pembelajaran tingkat selanjutnya. Maka diharapkan pada kita semua dalam acara ini kita bisa lebih senang hati menerima materi-materi sehingga ketika kita nanti pulang ketempat kita masing-masing

kita sudah punya bekal cukup untuk mendidik anak-anak kita,” ujarnya disela-sela kegiatan. Diharapkan dalam kegiatan diklat kali ini, kepada seluruh guru PAUD dan TK jagan di berikan tugas ataupun PR kepada anak-anak yang baru usia dini. Sementara itu Ketua Panitian penyelengara Diklat Saharudin dalam sambutannya untuk menghadapi anak anak usia itu harus banyak-banyak bersabar. Karena, di usia dini banyak kita temukankan tingkah kalu yang berbeda-beda. Sebanyak 165 peserta diklat yang terdiri dari guru PAUD 125 dan guru TK 40 orang. Adapun acara itu sendiri akan di gelar selama empat hari. “Kita harapkan nantinya para guru PAUD dan TK ini dapat Bermutu , Berkraker Penting Untuk Tumbuh Kembang Anak.Dana untuk pelatihan diklat selama empat hari ini, kita peroleh dari APBD Rohil tahun 2013,” ujar. BETTER-yen/hrc

Tim Faperika Unri Ajari Nelayan SELATPANJANG- Sebagai tim akademisi yang kaya akan ilmu dan teori sudah sepatutnya tim dosen Faperika Universitas Riau mengajari nelayan tentang berbagai hal. Tim dosen Fakultas Perikanan Universitas Riau (Faperika UR), sejak kemarin lalu berada di Selatpanjang, guna melakukan transfer keterampilan perikanan praktis terkini kepada nelayan dan petani ikan setempat. Selama tiga hari, masyarakat desa pantai diajari merawat hutan bakau (mangrove), mengembangkan kelompok usaha, membangun ekowisata, hingga membuat makanan nugget ikan (fish nugget). Program ini mendapat dukungan Pemkab Kepulauan Meranti dan Dinas Kelautan dan Perikanan setempat. Di lapangan, tim 14 dosen yang dipimpin Prof Dr Ir Zulkarnain MSi ini dibagi lima kelompok berdasarkan kepakaran. Kelompok ‘’Kelautan dan PSP’’ (terdiri dari Dr Dessy Yoswaty SPi MSi. Dr Noni T Saleh dan Ir H Elizal MSc) mengajari masyarakat pantai Kepulauan Meranti menyelamatkan hutan bakau dan membangun ekowisata. Selanjutnya, Kelompok ‘’Budidaya’’ (Ir Niken Ayu Pamukas, Dr Ir Adelina MSi, Nur Asiah Spi MSi dan Ir Mulyadi MPhil) menuntun pengoperasian mesin pembuat pellet dan budidaya keramba fiberglass. Kelompok ‘’Manajemen Sumberdaya’’ (Dr Ir Efrieldi MSi dan Dr Iesye Lukistyowati MS) menguraikan aneka manfaat

mangrove. Sementara Kelompok Agribisnis (Prof Dr Ir Zulkarnain MSi, Ir Eni Yulinda MP dan Ridar Hendri) mensimulasikan teknik pengembangan organisasi nelayan dan petani ikan. Namun, yang cukup menarik perhatian masyarakat desa pantai adalah demo pembuatan nugget ikan. Soalnya ini termasuk teknologi terapan terbaru. Demo ini dipimpin Dr Ir Rakhman Karnila MSi dan Dr Ir Windarti MSi (Kelompok ‘Pengolahan’). Kegiatan ini dipusatkan di markas kelompok nelayan di Desa Alahair. Menurut Dr Rakhman, selama ini ikan hasil tangkapan nelayan maupun budidaya petani ikan kita, hanya dijual dalam bentuk segar, dibuat ikan asin atau terasi. Konsumen pun, terutama anakanak, pasti tak menyukainya. ‘’Nah, sekarang nelayan kita ajari membuat nugget ikan.

Hasil kajian kita, anak-anak sangat menggemarinya. Karena sudah terbiasa makan nugget, meskipun nugget ayam,’’ ujar pria penggemar olahraga bridge ini. Usai melatih nelayan, seluruh tim menelusuri laut menggunakan speedboat menuju lokasi budidaya ikan Bawal Bintang dalam keramba yang terbuat dari fiberglass, di kawasan Pulau Rangsang. Plt Sekdakab Meranti, Iqaruddin mengungkapkan rasa bahagianya atas aksi turun gunung pakar perikanan ini ke tengah-tengah masyarakat nelayan di daerahnya. ‘’Saya sangat memberikan apresiasi, keterampilan nelayan kami bisa diberikan langsung oleh pakarnya. Jadi tidak sekedar teori-teori. Kami sedang pikirkan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tetap,’’ ujarnya. BETTER-yen/grc


14 Razia Tak Buat Jera Truk Lebihi Tonase PUJUD - Walau telah dilakukan razia oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan atau instansi terkait. Namun truk melebihi kapasitas tonase tetap saja bebas melintas di Rokanhilir. Ironisnya lagi, terjadi pungutan liar atau Pungli sehingga truk besar tersebut tetap bebas di jalan raya karena sudah diberi uang pelicin. Razia yang dilakukan Polres Rokan Hilir (Rohil) tak membuat jera truk-truk melebihi tonase berujung merusak jalan lintas Kecamatan Pujud, Rokan Hilir menghubungkan Tanjung Medan, Rokan Hilir. Akibatnya, negara dirugikan miliaran rupiah atas ulah truk yang pada umumnya mengangkut Crude Palm Oil (CPO). Ironisnya, para sopir mengaku kena pungutan liar (Pungli). Padahal, pekan lalu Polres mengelar razia. Tetapi, Minggu (3/11), jalan lintas Pujud ini masih saja dilintasi truk pengakut CPO yang terkesan membandel. “Meski sudah dilakukan razia, toh truk CPO melebihi tonase masih bandel. Padahal kami sedang mengerjakan pembangunan jalan di sini,� kata Sub Kontraktor Waskita Karya bagian penimbunan jalan, Ucok Endin, Rabu (6/11/2013). Dikatakannya, akibat jalan Lintas yang di lalui truk dengan melebihi tonas ini, proyek pembangunan jalan lintas Pujud, sepanjang 20 kilometer hancur total. "Padahal, kita belum serah terima dengan Pemprov Riau, karena proyek ini melalui dana APBD Riau," tambahnya. Ironisnya lagi, bebasnya truk yang melintas dikarenakan para sopir malah sering terkena pengutan liar (Pungli) sebesar Rp225 ribu hingga Rp270 ribu tiap melintas oleh oknum pemuda setempat. "Menurut pengakuan sopir, mereka kena pungutan hingga Rp270 ribu sekali melintas setiap membawa CPO oleh pemuda setempat. Modus yang digunakan oknum adalah untuk perawatan jalan dan sudah berlangsung sekitar 5 bulan belakangan ini," sebut Endin. Malahan, sambungnya, pungli ini bisa mulus karena di backingi oknum Dishub Rohil dan aparat pihak kecamatan. "Rumornya seperti itu. Dan telah berkembang di masyarakat," sambungnya mendapat informasi warga. Ketika coba menelusurinya, ternyata informasi terjadinya pungli benar adanya. Hal ini ditegaskan Zulkanean, salah satu sopir pengangkut CPO rute Kabupaten Rokan Hulu-Pujud-Simpang Tugu- Dumai. " Benar itu. Kami melintas di sini juga bayar hingga Rp270 ribu, paling murah Rp225 ribu. Padahal rute saya hanya Pujud-Simpang Tugu- Dumai. Makanya lintas di sini, karena tidak banyak mengeluarkan dana sampai tujuan. Ya karena bayar, mau tidak mau untuk menutupinya harus melebihkan tonase," terang Zulkarnaen. Jelasnya, jika para sopir memutar arah lintas Labuhan Batu, Sumut misalnya dari Kota Pinang-Cikapak dan Bagan BatuBalam- Ujung Tanjung (Rohil) hingga ke Dumai, maka pengeluaran pasti lebih besar. "Malahan kalau dipikir, lebih besar, walapun biaya perjalan lebih sedikit tetapi jauhnya itu, belum lagi biaya makan akan bertambah. Untuk itulah kita pilih lintas Pujud karena menyingkat waktu," paparnya. Dijelaskan Zulkanaen, ketika mereka melewati Simpang Tugu, Pujud, tepatnya di rumah makan Reza, mereka wajib membayar kepada pemuda setempat dengan harga yang telah dipatok. "Dari pada truk terhambat perjalannya, kami pilih beri uang saja ketimbang ngotot minta kwitansi dari para pemuda setempat. Karena mereka tak pernah memberikan kwitansi itu. Yang jelas bagi kami tidak ada masalah asal truk bisa melintas," jelasnya. Senada disampaiakn sopir yang sama, Sahrial Effendi, mengatakan, truk CPO yang dikemudikannya bermuatan 28 ton dan jelas melebihi tonase. "Sama, sewaktu melewati Pujud pasti dimintai uang. Setiap meminta kwitansi malah kami diajak ribut. Padahal uang jalan dari perusahaan hanya cukup buat minyak dan makan serta keperluan buat mengantisipasi kerusakan ban," sambungnya. Terpisah, Camat Pujud, Hasyim mengaku geram atas ulah para oknum sehingga membuat leluasa sopir truk melebihi tonase melintas. Padahal, akibatnya malah membuat negara dirugikan miliaran rupaih. "Padahal pembangunan jalan Pujud belum selesai, malah rusak parah. Saya juga geram dengan kejadian ini, sudah banyak laporan masyarakat kepada saya, anehnya saya juga dituduh menerima upeti," geramnya. Untuk itu, pihaknya akan terus menjalin koordinasi dengan Polres Rokan Hilir dan Dishub untuk penertiban. "Kalau dapat bukan sopirnya saja yang ditangkap. Tangkap juga para oknum pungli itu. Lakukan razia secara rutin untuk menindak sopir truk dan oknum pungli," harapnya. Sementara itu, Tokoh Masyarakat Pujud, H Mustoyo yang coba dikorek keterangannya menjelaskan, setiap malamnya tak kurang dari 120 truk melintas. "Kalau dihitung per truk membayar Rp270, maka dikalikan 100 trus saja uangnya sudah berapa itu. Jadi, selama 5 bulan terakhir para oknum itu sudah mengantongi sekitar Rp4 miliar labih. Nah, persoalannya, kemana uang itu mengalir, dan kenapa kegiatan ini bisa berlangsung lama," tanyanya dengan nada heran. Kapolres, AKBP Tonny Hermawan R Sik ketika menggelar razia pekan lalu mengatakan, pihaknya akan membersihkan dan menindak para sopir truk CPO melebihi tonase. "Bukan hanya sopir, tapi kalau kedapatn ada yang pungli ya kita tindak tegas juga. Karena itu sudah pelanggaran pidana," tegasnya. Operasi yang digelar kala itu dimulai sejak pagi hingga pukul 22.00 WIB. "Jadi kita tidak main-main," tegas Tonny Hermawan, soal pungli yang diduga pelakuknya pemuda setempat. Razia ini akan terus dilakukan. Pada tahap awal kita menilang surat-surat kenderaan mereka, namun kalu para sopir ini terus membandel, ya kita akan menahan pelaku dan truknya. Wakil Bupati Rohil, H Suyatno, mendukung sepenuhnya upaya Polres untuk melakukan penertiban tersebut. "Kita sudah melakukan koordinasi dengan Kapolres, dan kita akan menurunkan Dinas Perhubungan mendampingi polisi untuk melakukan penertiban," tegasnya. Diberitakan sebelumnya, Razia dilakukan jajaran Satuan Lantas Polres Rokan Hilir. Sedikitnya, petugas sudah menilang 60 truk. Dalam razia tersebut langsung di pimpin Kapolres Rokan Hilir, AKBP Tonny Hermawan R SIk. "Pokoknya kita janji terus melakukan razia terhadap truk yang melebihi muatan, hingga jalan tersebut tidak dilalui truk," tegasnya. BETTER-yen/roc

KAMIS

ROHIL

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

Gambus Rohil Wakili Riau ke Kaltim

SENIMAN gambus Rohil wakili Riau ke Kalimantan Timur.

BAGANSIAPIAPI - Tak saja kaya akan sumber daya alam dan ikan, Rokanhilir juga memiliki potensi sumberdaya manusia yang handal di bidangnya masing-masing. Diantaranya adalah potensi di bidang kesenian gambus. Personil Gambus Kabupaten Rokan Hilir menjadi satu-satunya wakil Riau diajang lomba gambus tingkat nasional di

Kalimantan Timur (Kaltim), Desember mendatang. Tiket ke Kaltim itu didapat setelah menjadi jawara pada lomba yang sama di Pekanbaru belum lama ini digelar Kanwil Kementeriaan Agama Riau. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rohil, H Agustiar S Ag membenarkan hal itu, Rabu (6/11/2013). "Ini suatu prestasi yang memb-

anggakan. Menjadi jawara tingkat Riau dalam lomba gambus secara otomatis Rohil mewakili Bumi Lancang Kuning di ajang yang sama di Kaltim, Desember mendatang," sebut Agustiar. Meraih gelar sebagai juara umum di Riau, tambah Agustiar, setidaknya dapat diajadikan lebih mengasah kemapuan sebelum bertolak ke Kaltim.

Partai Nasdem Rohil Lantik DPC

"Juara Umuj itu kita dapat dari kategori anak-anak putri atas nama Septina Lafapia Amrida asal Kepenghuluan Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas. Kemudian kategori anak-anak putra juga berhasil meraih juara pertama atas nama Yazid Bustomi asal Kepenghulua Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, keduanya meraih juara pertama," terangnya. Selanjutnya untuk kategori remaja putra, tambah Agustiar, Kabupaten Rohil kembali meraih juara pertama atas nama Rimba Wahyu dari Kepenghuluan Air Hitam, Kecamatan Pujud. "Atas keberhasilan itulah,

Kabupaten Rohil memimpin dalan pengumpulan poin dan meraih juara umum sekaligus menjadi duta Riau pada tingkat nasional nantinya," jelas Agustiar. Melihat kondisi seperti itu, lanjut Agustiar, setidaknya telah membuktikan bahwa Kabupaten Rohil memiliki banyak potensi di berbagai bidang gambus. Sehingga, potensi yang ada tersebut perlu diberikan pembinaan untuk berkiprah pada setiap ajang kegiatan yang sama. "Pembinaan di daerah seperti ini yang diharapkan. Sehingga, prestasi demi prestasi kembali dapat diukir," harapnya. BETTER-yen/roc

UMK Rohil Rp1.865 Juta BAGANSIAPIAPI - Dari waktu ke waktu kebutuhan hidup semakin meningkat. Karena itu biaya hidup juga meningkat. Sudah seharusnya Upah Minimum Kabupaten (UMK) dinaikkan agar para buruh dan pekerja dapat hidup layak. Dewan pengupah masih

2012 sebesar Rp1.520.000. Namun hal itu belum bisa menjadi patokan dalam menetapkan besaran UMK karena harus dilihat dari segi KLH tadi," jelasnya. Dikatakannya, penetapan UMK baru dapat diumumkan bulan Desember 2013 men-

PARTAI Nasdem lantik pengurus DPC.

UJUNG TANJUNG - Ketua Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Propinsi Riau, Ir H Iskandar Husein, MH menghadiri pengkuhan dan pelantikan 15 Pengurus DPC Partai Nasional Demokrat (Nasdem) se-Kabupaten Rokan Hilir di Gedung Olah Raga (GOR) Ujungtanjung Selasa (5/11/2013). Pelantikan Pengurus DPC Partai Nasdem ini dilakukan oleh Ketua DPD Partai Nasdem Rokan Hilir Basiran. Kedatangan rombongan DPW ini diarak warga kader partai Nasdem, dengan sambutan musik Kompang. Hadir dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Partai Nasdem Provinsi Riau, Gafar Effendi, 2 Calon DPR RI, dr.Nurhasyim, Zulkifli As yang juga mantan walikota Dumai, Calon DPRD Provinsi Riau, H. Ahmad Zuruli, ST, Sekretaris DPD Nasdem

Rokan Hilir, Yunadi, Bendara, Erick Candra, S.Ip, para pengurus DPC Partai Nasdem, kader, simpatisan tokoh masyarakat, lembaga adat, tokoh agama, cendikiawan dan masyarakat Kecamatan Tanah Putih. Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Rokan Hilir, Basiran dalam sambutan mengatakan, Partai Nasdem merupakan partai yang baru lahir namun langsung mempunyai kumis artinya meski Partai baru lahir tetapi sudah besar. Untuk itu diharapkan kepada para kader Partai Nasdem Rohil ini mampu memberikan perubahan untuk masyarakat Rohil. Ketua DPW Nasdem Kabupaten Rokan Hilir, Iskandar Husein dalam sambutannya mengatakan, bahwa Partai Nasdem menargetkan 2 kusi tiap satu Daerah Pemilihan, dan kepada Caleg yang memperoleh

suara terbanyak didapilnya akan memperoleh Reward dari Ketua Umum Partai Nasdem surya Paloh. Untuk di Kabupaten Rohil sekarang ini mempunyai caleg sekitar 41 orang, dan masingmasing Caleg diharapkan memperoleh suara 1000 orang. ''Jadi sesuai dengan data dan kartu anggota bahwa Partai Nasdem di Kabupaten Rokan Hilir, sudah mempunyai 41.000 anggota. Untuk itu di Rokan Hilir kita harapkan dapat memperoleh satu kursi pada Pertarungan Pileg yang akan datang,'' tegas Iskandar Husein. Kehadiran partai Nasdem bukan hanya sekedar menambah Partai Politik yang sudah ada sekarang ini, melainkan kehadiran partai yang dipimpin Surya Paloh ini dapat memberikan nuasa baru dan memberikan perubahan untuk rakyat. BETTER-yen/hrc

Warga Pujud Berbenah Pasca Banjir PUJUD - Meluapnya air sungai, saluran tersumbat, huja lebat merupakan beberapa faktor penyebab banjir yang sering terjadi di Riau. Begitu pula di Pujud Rokanhilir. Banjir yang dialami warga Kecamatan Pujud sejak beberapa hari belakangan kini kondisinya mulai surut. Luapan air yang kini hanya menggenangi halaman rumah dan kebun kelapa sawit mereka, dimanfaatkan untuk membenahi isi rumah. "Rutinitas setiap tahun

ya seperti ini. Usai banjir kita berbenah, biasanya kalau genangan hanya di halaman dan kebun, jarang-jarang air kembali meluap hingga ke rumah. Inilah banjir musiman sungai Rokan," kata salah seorang warga Pujud, Kamar, Rabu (6/11/2013) lalu ketika disambangi ke rumahnya. Diakuinya, sebelumnya beberapa daerah di Kecamatan Pujud sempat terendam banjir akibat meluapnya air sungai Rokan. "Kalau sudah banjir, kami juga sulit memanen sawit, ujung-

ujungnya tanda buah sawit banyak yang busuk di pohon. Memang banjir tahun ini tidak separah tahun lalu, namun kami tetap waspada," katanya. Camat Pujud, Hasyim, tetap meminta kepada warga agar selalu siaga saat musim penghujan seperti sekarang ini. Apalagi, curah hujan diyakini masih tinggi. "Warga tetap diminta waspada. Kalau dapat jangan dulu memaksakan diri ke kebun meski banjir mulai surut," imbaunya. BETTER-yen/roc

RENCANA UMK Rohil tahun 2014 sebesar 1,85 juta rupiah

merumuskan penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Rohil tahun 2014. Proses perumusan mengacu dari segi Kebutuhan Layak Hidup (KLH) masyarakat. Namun, hasil survei yang dilakukan Dewan Pengupah, sementara UMK direncanakan sebesar Rp1.865.000. "UMK Rohil saat ini sedang dirumuskan oleh dewan pengupah, yang terdiri dari Disnakertrans, Akademisi, Apindo, Badan Pusat Statistik, dan legislatif. Dalam bulan Desember 2013, UMK Rohil ini sudah dapat ditentukan," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohil, H M Arsyad, Rabu (6/11/2013). Menurutnya, UMK diambil melalui survei yang dilakukan Dewan Pengupah disetiap pasar yang ada di kecamatan untuk mengetahui indikator KLH masyarakat, dan ini dilakukan selama 3 bulan lamanya. "Hasil survei dewan pengupah sementara, didapatkan jumlah besaran UMK Rohil sebesar Rp1.865.000. Besaran UMK tersebut mengacu dari besaran pokok UMK tahun

datang. Dan, rumusan UMK setelah disahkan akan dibawa ke propinsi untuk ditetapkan dan direkomendasi Gubernur Riau, sebagai dasar upah yang dibayar perusahaan terhadap tenaga kerjanya. "Nanti diterbitkan dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur, dan rekomnya tersusun bersama UMK kabupaten/kota di Riau."ujar Arsyad. Ia menambahkan, dalam menetapkan besaran UMK dewan pengupah harus lebih selektif, jika tidak sesuai dengan keinginan buruh dan masyarakat sering menimbulkan kontroversi. Melihat tingginya kebutuhan layak hidup, bisa dipastikan UMK setiap tahunya akan naik. "Setiap tahun UMK pasti naik dan tidak pernah turun, karena kebutuhan hidup manusia setiap harinya semakin meningkat. Selain itu, dalam merumuskan UMK dewan pengupah memiliki rumusan tersendiri disesuikan dengan kondisi rill dilapangan, serta fluktuasi harga dipasaran," kata Arsyad. BETTER-yen/roc

Penderita Hydrocepalus Rohil Ditolak RSUD Pekanbaru BAGANSIAPIAPI - malang nian nasib bocah penderita hydrocepaus asal Rokanhilir. Ia ditolak oleh RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. RSUD Arifin Achmad Pekanbaru menolak pasien penderita hedrocepalus asal Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Ironisnya, Dinas Kesehatan (Diskes) Rohil belum mengambil tindakan untuk menolong bocah malang itu atas penolakan pasien. "Kalau ditolak pasien kita (Rohil, red) walau menggunakan kartu Jamkesmas atau lainnya, perlu diteliti dahulu. Sebab, jika menggunakan jaminan kesehatan pemerintah, maka tak ada alasan ditolak selagi

peralatan untuk mengobati pasien ada di rumah sakit itu," sebut Kadis Kesehatan Rohil, dr HM Junaidi Saleh M Kes, Rabu (6/11/2013). Tetapi, Diskes Rohil hanya bisa berjanji mempertanyakan masalah ini ke RSUD Arifin Achmad saja. "Kita belum bisa berbuat sebelum tahu apa persoalan yang terjadi sebenarnya. Karena selama ini segala bentuk penyakit yang diderita pasien asal Rohil cepat ditangani RSUD Arifin Achmad Pekanbaru,"ujarnya. "Kecuali kalau alat untuk berobat pasien tidak ada, makanya disuruh pulang, itupun tidak ditangani lebih dahulu,

PENDERITA hydrocepallus Rohil ditolak RSUD Arifin Achmad.

minimal dirawat sejenak. Kalau hal ini benar adanya, penolakan

harus kita pertanyakan. Apa dokternya tidak ada, atau alat

medisnya yang tidak ada," tegas Junaidi. BETTER-yen/roc


SUMBAR/KEPRI 181 Ribu Pemilih Kepri Bermasalah BATAM- Sebanyak 181.000 pemilih untuk Pemilu tahun 2014 di Provinsi Kepulauan Riau yang sudah terdata dalam Daftar Pemilih Tetap, ternyata masih bermasalah. Ketua Badan Pengawas Pemilu Kepri, Razaki Persada di Batam, Rabu (6/11) mengatakan, dari 1.295.755 orang yang masuk DPT dan sudah ditetapkan sebelumnya, terdapat 181 ribu yang bermasalah, khususnya pada Nomor Induk Kependudukan. "Kami meminta persoalan tersebut segera diselesaikan oleh KPU dan Pemerintah setempat secepatnya," kata Razaki. Di tempat terpisah, anggota KPU Kepri, Said Sirajudin mengatakan, sebanyak 181 ribu pemilih bermasalah terkait calon pemilih yang sekarang belum memiliki NIK, karena belum memiliki KTP dan berusia 17 tahun. Namun pada hari pemilihan sudah berusia 17 tahun, maka otomatis akan memiliki hak pilih. Selain itu, ada juga pemilih yang bermasalah karena NIK tertukar dengan nomor induk pemilih. "Ada juga yang yang NIK tertukar dengan nomor induk pemilih dan nomor NIK-nya tertukar," ujarnya. Dikatakan, pihaknya akan menyisir ulang pemilih bermasalah untuk menetapkan yang berhak ikut dalam Pemilu. "Nanti akan dicatat ulang data kependudukan yang ada di Pemda," ujarnya. Di Jakarta, Komisi Pemilihan Umum menemukan sedikitnya tujuh juta pemilih pada daftar pemilih tetap (DPT) masih bermasalah dengan data kependudukan sehingga perlu dilakukan pemutakhiran bersama dengan Kementerian Dalam Negeri. "Sebenarnya dari 10,4 juta pemilih bermasalah sudah turun hingga sekarang tinggal sedikitnya tujuh juta. Kami akan mendapatkan sebagian, hanya yang tidak bisa kami dapatkan (pemilihnya) adalah yang belum pernah punya (NIK) sama sekali," kata Komisioner KPU, Hadar Gumay. Sebelumnya, KPU telah menetapkan sebanyak 186 juta pemilih terdaftar dalam DPT, yang 10,4 juta di antaranya ditemukan masih belum tercatat dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) sebagai basis pemutakhiran pemilih. BETTER-ant

KAMIS

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

15

Ribuan Buruh Kawal Rapat Penetapan UMK Batam BATAM- Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja, Rabu (6/11) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Walikota Batam. Mereka datang untuk mengawal rapat Dewan Pengupahan yang merumuskan rekomendasi nilai Upah Minimum Kota Batam 2014. Unjuk rasa dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan serempak oleh pekerja, yang umumnya mengenakan pakaian seragam

kerja. Seorang pengunjuk rasa dalam orasinya menuntut UMK Rp3,5 juta dan penghapusan outsourcing. "Outsourcing penghisap darah buruh, harus dihapuskan," katanya. Jumlah pengunjuk rasa terus bertambah hingga memadati mulai dari depan Masjid Agung hingga Kantor PLN Batam dengan mengibarkan bendera serikat pekerja dan bendera merah putih. Sementara rapat yang dihadiri perwakilan pekerja, pengusaha dan pemerintah itu

dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan hingga berita ini diturunkan masih berlangsung tertutup. Akibat unjuk rasa, lebih dari seratus pegawai negeri sipil Kota Batam tidak memarkirkan kendaraannya di halaman dalam Kantor Wali Kota. Tempat parkir yang biasanya diisi puluhan mobil, saat ini kosong. Begitu pula parkir di tepi jalan antara Pemkot dan DPRD yang biasanya dipadati puluhan mobil. "Takut rusuh seperti dua tahun lalu, dari

pada jadi korban, lebih baik amankan mobil," kata seorang PNS yang enggan disebutkan namanya. Banyak PNS yang mengalihkan kendaraannya parkir di seberang Kantor Bank Indonesia hingga Perumahan Beverly yang jaraknya sekitar 750 meter. Seorang PNS Ardiwinata mengatakan sengaja tidak membawa kendaraan dinasnya. "Saya naik taksi," tukasnya. Sedangkan kendaraan

roda dua milik pekerja yang berunjuk rasa diparkirkan di sekitar pasir putih yang berjarak sekitar satu kilometer. Polisi juga menyiagakan dua unit water cannon untuk mengamankan unjuk rasa pekerja. Dewan Pengupahan Batam yang terdiri atas perwakilan pekerja, pengusaha dan pemerintah sebelumnya sepakat menetapkan nilai Kebutuhan Hidup Layak Kota Batam 2013 senilai Rp2.172.973. BETTER-ant

 Longsor Mengintai di Sepanjang Jalan

Jalur Solsel-Padang Terancam Putus

Sejumlah Kawasan Industri Batam Dijaga Ketat TNI-Polri BATAM- Sejumlah kawasan Industri Batam, seperti Batamindo, Panbil, Cammo, Tunas, Citra Tubindo, Rabu (6/11) mendapat pengawalan ketat petugas pengamanan kawasan dibantu TNI dan Polri mengantisipasi razia oleh massa buruh yang berunjuk rasa mengawal pembahasan upah minimum kota (UMK). Di Batamindo, Mukakuning Batam dari lima pintu akses ke kawasan industri terbesar di Batam tersebut hanya tiga yang dibuka dengan pengawalan ketat dan pagar kawat berduri. Dua lainnya tutup. Petugas memeriksa setiap orang yang hendak masuk ke perusahaan, terutama yang tidak menggunakan pakaian pekerja. Pada kawasan Panbil yang berdekatan dengan Batamindo, satu-satunya akses masuk juga dijaga ketat. Di depan pintu masuk terdapat tenda bagi petugas TNIAD yang turut menjaga kawasan. Sejumlah petugas kepolisian juga nampak turut menjaga kawasan yang berdekatan dengan mal dan perumahan mewah tersebut. Sementara di kawasan Cammo Industrial Park Batam Centre nampak lenggang. Pagar tertutup rapat ditambah dengan barikade kawat berduri. Di kawasan ini, Jumat (1/11) lalu sempat terjadi keributan, saat massa buruh berupaya melakukan sweeping pada sebuah perusahaan konveksi. Di kawasan Industri Tunas sempat terjadi upaya sweeping, namun berhasil dibatalkan puluhan petugas pengamanan dibantu TNI-Polri yang berjaga-jaga pada pintu gerbang. Massa akhirnya bergerak dan melakukan sweeping di PT Panasonic Industrial Devices Kawasan Puri Industrial Park Batam Centre. Massa berhasil menemui manajemen dan mengajak ribuan buruh keluar dan ikut berunjuk rasa di Halaman Kantor Pemerintah Kota Batam di Batam Centre. "Perwakilan buruh masuk dan berhasil menemui manajemen. Selanjutnya pekerja diizinkan mengikuti aksi tanpa terjadi keributan," kata petugas keamanan setempat. Di Halaman Kantor Pemkot Batam, ribuan buruh masih terus melakukan orasi menuntut penghapusan alih daya dan UMK 2014 sebesar Rp3,5 juta. BETTER-ant

SOLOK Selatan terancam lumpuhSolok Selatan terancam lumpuh

SOLSEL— Tingginya curah hujan di Solok Selatan beberapa waktu terakhir telah menyebabkan jalur dari Kota Padang terancam putus. Sejumlah perbukikan di sepanjang jalur di Kabupaten Solok terancam longsor. Dari pantauan di lapangan menyebutkan, ancaman longsor terjadi di jalan raya Surian (Solok). Banyak ditemui sejumlah titik longsor. Salah satunya di Lolo. Kamis (24/10) lalu, perbukitan di jalan raya Lolo longsor menutup jalan akibat

hujan deras. Tiga mobil yang melintas tertimbun tanah bercampur air dan kayu. “Waktu longsor hari Kamis itu, saya terpaksa balik ke Padang. Antrean cukup panjang. Kalau ditunggu bisa kemalaman tiba di Solsel dan tak mungkin malam itu juga balik ke Padang,” kata Dul, sopir travel yang saat itu membawa 25 orang penumpang. Seminggu setelah kejadian, lokasi tersebut kembali mengancam. Tanah perbukitan berjatuhan ke jalan. Untung ada

1.625 Pekerja Informal Dapat Jamsostek PADANG— Sebanyak 1.625 orang tenaga kerja luar hubungan kerja (TKLHK) Sumatera Barat memperoleh bantuan jaminan sosial dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Tenaga kerja tersebut terdiri dari pedagang, tukang ojek, sopir dan nelayan. Mereka mendapatkan tiga jaminan sekaligus, yakni jaminan kesehatan, kecelakaan dan kematian. Pemberian subsidi terhadap tenaga kerja luar hubungan industrial dilakukan untuk mengkaver tenaga kerja yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial. Dengan program ini, kesejahteraan tenaga kerja lebih terjamin. “Program Jamsostek sudah dilaksanakan hampir di seluruh negara. Perlindungan ini wajib bagi pekerja. Selama ini,

perlindungan baru untuk tenaga kerja di dalam hubungan kerja. Sedangkan perlindungan bagi tenaga kerja di luar hubungan kerja masih kurang. Sehingga ada anggapan yang masuk perlindungan hanya sektor formal. Padahal sektor nonformal harus ikut,” kata Kasubdid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Irayanti Sirait saat sosialisasi dan penyerahan subsidi iuran program jaminan sosial tenaga kerja bagi tenaga kerja di luar hubungan kerja, kemarin. Dikatakan, 70 persen rakyat Indonesia sekarang masih bekerja di sektor informal. Hanya 30 persen saja yang bekerja di sektor formal. Dalam APBN Perubahan 2013, Kemenakertrans

mengikutkan 1.625 pekerja informal Sumbar dalam jaminan sosial. Program jaminan itu hanya diberikan selama dua bulan, sesuai waktu yang tersisa sebelum berakhirnya tahun anggaran. “Kita memang tak pernah tahu apa yang akan terjadi selama dua bulan ke depan. Jika pekerja informal yang telah diberikan bantuan sakit yang bersangkutan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan. Dalam kalangan tenaga kerja informal, jaminan sosial memang belum populer,” ujarnya. Data Kemenakertrans Maret 2013 tercatat, pekerja di sektor informal yang ikut dalam program jaminan sosial hanya 1.171.680 orang dari 31,3 juta tenaga kerja. Dia berharap, Pemprov Sumbar membantu dalam memberikan jaminan sosial

terhadap pekerja informal. Kepala Disnaketrans Sumbar, Syofyan mengatakan, tenaga kerja perlu diberikan perlindungan, pemelihraan dan peningkatan kesejahteraan agar dapat meningkatkan produktivitas nasional. Berdasarkan UU No 3 Ta-hun 1992 tentang Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan PP No 14 Tahun 1993 tentang Pelaksanaan Program Jamsostek, pemerintah daerah mendukung sekaligus mengharuskan setiap masyarakat pekerja di daerah diikutsertakan dalam program Jamsostek dengan mewajibkan setiap pengusaha atau pemberi kerja maupun perorangan bagi tenaga informal. BETTER-pdk

beberapa petugas berjagajaga di sana dengan bulldozer membersihkan jalan. Waspada Perubahan cuaca yang tidak menentu menjelang akhir tahun 2013 menuntut kewaspadaan ekstra. Masyarakat diminta selalu siaga, terutama yang berada di kawasan rawan longsor. Ada empat lokasi di Kabu-paten Solok Selatan rawan banjir dan longsor, yakni Pintikayu Nagari Pakan Rabaa

Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), kemudian di kawasan Ulusuliti hingga Sungai-kalu Nagari Pakan Rabaa Utara KPGD, kawasan Bukitmanggih Kecamatan Sangirjujuan dan kawasan Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batang Hari. “Kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap anomali cuaca pada semester ke empat tahun ini,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Solsel, Senin (4/11). Pemkab Solsel mengimbau warga segera melaporkan pemerintahan nagari agar dampak bencana cepat ditanggulangi. Tanggal 20 Oktober lalu, di jalan menuju Pintikayu longsor dan menimbun satu unit rumah penduduk dan juga menimbun jalan serta sawah warga. BPBD bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Solsel telah mengerahkan satu alat berat berupa ekskavator. BETTER-pdk


16

KAMIS

POLITIK

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

Masa Tugas PPK dan PPS Diperpanjang

ď Ž Siap-siap Hadapi Putaran Kedua

Herman Abdullah Lantik Tim Sahabat HA se-Pekanbaru PEKANBARU - Calon Gubernur Riau Herman Abdullah semakin merapatkan barisan menjelang pemilihan Gubernur Riau putaran ke 2 akhir November mendatang. Salah satunya dengan melantik tim pelapis yang akrab disebut Tim Sahabat Herman Agus di salah satu hotel di Pekanbaru. Dalam sambutannya, Herman Abdullah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tim Sahabat Herman Agus yang telah bergabung dengan HA yang telah terbentuk sebelumnya pada putaran pertama yang lalu. "Semoga dengan dilantiknya Tim Sahabat Herman Agus bisa menambah amunisi baru, senjata baru yang insyaallah akan memenangkan pasangan Herman Agus pada putaran kedua nanti,dan kami juga telah mendapatkan dukungan-dukungan dari luar parpol pengusung HA seperti PAN se-Riau dan PKB, PDIP, insyallah dalam waktu dekat sebagian besar partai non Golkar akan merapat ke kita," ucapnya. Ditambahkannya, adapun yang bergabung di Tim Sahabat Herman Agus ini sebagian besar adalah tim-tim pasangan yang tidak lolos pada putaran kedua seperti tim LE, Beramal dan JE. "Mereka dengan cuma-cuma bergabung dengan kita untuk memenangkan kami nanti," ujarnya. Pada kesempatan itu, tidak lupa HA menyampaikan bahwa bergabungnya Tim Sahabat Herman Agus ini sudah menambah peluru baru untuk bertempur khususnya di wilayah Kota Pekanbaru. "Diharapkan tim bisa mengajak masyarakat untuk tidak golput baik itu melaui brosur, liflet (selebaran visi-misi) maupun program lainnya bahkan dengan door to door rumah ke rumah," imbuhnya. Sementara H Marlis Kasim, Ketua Tim Sahabat Herman Agus Kecamatan Tenayan Raya mengatakan usai pelantikan. "Insyallah dengan bergabungnya kami di tim sahabat ini kami akan sekuat tenaga membantu kemenangan pasangan Herman Agus di Kota Pekanbaru dan khususnya di Tenayan Raya," ucapnya. Dikatakan Marlis secara gentelman, ia mengaku bahwa sebelumnya adalah tim pasangan nomor 3 LE namun karena tidak masuk pada putaran kedua dengan rasa penuh kesadaran siap memenangkan pasangan HA pada Pilgubri November ini. Selain Herman Abdullah turut hadir Ketua Tim Herman Center Provinsi Riau Yusman Amin, Ketua Tim Herman Center Kota Pekanbaru Yasmin Zein dan seluruh ketua tim Herman Center kecamatan se kota-Pekanbaru.BETTER-grc

PEKANBARU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Pekanbaru menerbitkan SK perpanjangan masa tugas Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS) se-kota Pekanbaru untuk Pilkada Riau 2013, menyusul keluarnya surat dari KPU Riau 6 November 2013. Anggota KPU Kota Pekanbaru, Fachri Yasin mengatakan, berdasarkan SK tersebut masa tugas PPK dan PPS diperpanjang hingga dua bulan setelah

terpilihnya gubernur dan wakil gubernur Riau periode 20132018. "Dengan terbitnya SK perpanjangan masa tugas tersebut maka PPK dan PPS memiliki legalitas untuk mensukseskan Pilkada Riau pada putaran kedua," ujarnya. Konsekuensi dari perpanjangan masa kerja tersebut, lanjutnya, para petugas diberikan honor. "Jumlahnya sama seperti pada putaran pertama lalu," sebutnya.BETTER-prc

ď Ž Logistik Pilgubri Putaran Dua

KPU Kepulauan Meranti Pertanyakan Pola Distribusi

Foto : prc

PETUGAS KPPS melaksanakan tugas saat Pilgubri putaran pertama

SELATPANJANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti mempertanyakan pola distribusi logistik untuk Pilgubri 2013 putaran kedua. Sebab, pendistribusian logstik pada putaran pertama terkesan sedikit sulit. Demikian disampaikan Kabag Logistik dan Umum KPU Kepulauan Meranti, Fran Armayadi, Rabu (6/11/2013) siang. "Kita belum tahu kapan kepastian logistik untuk Pilgubri putaran kedua ini sampai ke Kepulauan Meranti," ungkap Fran Armayadi. Disampaikannya, berkaca pada pengalaman yang lalu pada putaran pertama, memang pendistribusian sedikit sulit. Sebab, mobil kontainer pembawa logistik akan tiba di buton lewat tengah malam. Untuk itu diambil anternatif bahwa pembongkaran logistik di Kabupaten Bengkalis. "Itupun tidak sampai di Bengkalis, hanya sampai di penyeberangan. Akhirnya pihak rekanan meminta bantuan ke kita untuk menjemput, memang pembiayaan tanggungjawab dari rekanan," ucap Fran. Untuk itu, Fran mempertanyakan pola pengiriman logistik pilgubri putaran kedua apakah melalui jalur yang lama, atau bisa melalui transportasi jalur laut yang menggunakan KM Jelatik.BETTER-grc

Sembilan Calon Bupati Gugat Pilkada ke MK

Foto : int

GEDUNG MK.

JAKARTA - Sembilan pasangan calon bupati dan wakil bupati Mimika, Papua, mengajukan gugatan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka menduga banyak terjadi

kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada yang digelar 10 Oktober lalu. Kesembilan pasangan tersebut, yakni, Pendeta Paulus Maniagasi-Parjono, Yoseph Yopi

Kilangin-Andi Tajerimin Nur, Agustinus Anggaibak-La Sarudi, dan Agapitus Mairimau-Ust. Setyono, Atanasius Allo RafraTitus Natkime, Pieter Yan MagalPhilipus Waker, Samuel Farwas-

Virgo H Solosa, Trifena TinalAnastasia Tekege, dan Alfred Douw-Lalu Suryadharma. "Kami sudah mendaftarkan gugatan ke MK," kata Yoseph Yopi Kilangin di Jakarta, seperti dilansir antara, Rabu (6/11). Selain itu, kata dia, sembilan kandidat tersebut menjalani persidangan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dia menuding, adanya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada di Mimika tersebut dapat terlihat dari tahapan pelaksanaan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika seperti verifikasi calon kepala daerah. "Verifikasi calon itu dimulai dari perseorangan sampai ke Parpol, namun saat verifikasi Parpol KPU tetap menerima calon independen," katanya. Kemudian, proses penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) juga tidak cocok dan tidak sesuai dengtan warga pemilih di TPS. "Bahkan banyak DPT yang fiktif," ujar dia. Peningkatan jumlah DPT yang sangat tidak berdasar, kata dia, terjadi karena DPT pada saat Pemilihan Gubernur Papua di

Mimika pada 29 Januari 2013 adalah sebanyak 175.987 orang dan berselang tujuh bulan kemudian jumlahnya naik menjadi 223.409 orang atau bertambah 48 ribu orang. "Setelah dilakukan pengecekan ternyata 27 persen suara tambahan tersebut adalah namanama dari anak-anak di bawah umur yang masih bersekolah dan yang sudah meninggal," katanya. Ia menegaskan pemutakhiran data itu tidak jelas dan tidak sesuai prosedur dan tidak pernah dilakukan verifikasi terhadap daftar pemilih, mulai dari Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai dengan DPT. Bahkan, kata dia, sebelum penetapan DPT, KPU Mimika telah mengumumkan di media massa bahwa warga dapat memilih menggunakan KTP atau kartu keluarga ataupun paspor. "Dengan penyampaian tersebut, maka dibuka ruang untuk terjadinya pencoblosan berulang-ulang," katanya. Hal tersebut ditegaskan pula oleh calon bupati lainnya, Pendeta Paulus Maniagasi yang menyebutkan adanya 75 warga negara asing (WNA) yang

bekerja di perusahaan tambang setempat mendapatkan tercatat di dalam DPT. "Bahkan ada anakanak kecil dimasukkan di dalam pemilihan," katanya. Yoseph Yopi Kilangin juga mempertanyakan salah satu dari empat komisioner KPU setempat, Marcelius Dou yang sebelumnya diberhentikan sebagai komisioner KPU Kabupaten Dogiay. "Tapi kenapa dia masuk lagi menjadi komisioner di Mimika," katanya. Sementara itu, calon bupati lainnya, Pieter Yan Magal menyoroti soal calon incumbent Abdul Muis yang tetap mencalonkan diri padahal tidak ada surat izin dari Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Karena itu, kesembilan pasangan calon kepala daerah itu mendesak DKPP untuk segera memberhentikan seluruh anggota KPU Mimika. "Menolak seluruh hasil rekapan hasil Pilkada Mimika 2013 dan mendesak KPU Mimika untuk tidak melakukan pleno penetapan sebelum mempertanggungjawabkan penggelembungan suara di semua tingkatan," katanya.BETTER-ant


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621 better.birokampar@gmail.com

Menuju Zero Kemiskinan

17

KAMIS, 06 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

 Meriahkan Peringatan Tahun Baru 1435 Hijriah

Pemkab Hadirkan Ustadz Solmet dan Group Musik Religi dari Jakarta

foto : netty

PANEN JAGUNG : Bupati Kampar H Jefry Noer foto bersama dengan Kakanwil Kemenhum Riau Bambang Widodo, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, Ka Lapas Agus Pritiatno serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kampar pada acara Panen Perdana di halaman Lapas Kelas II B Bangkinang Rabu (6/11/2013) kemarin.

 Bupati Panen Jagung Perdana di Lapas Bangkinang

Jefry: Zero Bagi Orang yang Tidak Pemalas BANGKINANG - Kampar berazam tahun 2014 akan menzerokan dari kemiskinan, pengangguran, dan rumah-rumah kumuh bagi orang yang tidak pemalas, dengan cara pemda kampar mengadakan kegiatan pelatihan P4S di Kubang Jaya. Demikian dikatakan Bupati Kampar H Jefry Noer pada acara panen perdana jagung hasil binaan P4S Kubang Jaya di halaman Lapas Kelas II B Bangkinang (6/11/2013) kemarin. Disampaikan Jefry, melalui program yang dilaksanakan yakni Pelatihan P4S bagi masyarakat di 250 desa secara bertahap termasuk Binaan Lapas Bangkinang, mereka akan mendapatkan ilmu tentang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan wirausaha sehingga mampu mandiri dan meningkatkan ekonomi mereka. Selain itu, jelas Jefry mereka akan diberikan pinjaman melalui dana bergulir mulai Rp 30 juta sampai Rp 150 juta sesuai dengan kebutuhan. Jefry mengatakan, awalnya begitu banyak pertanyaan mana bisa kampar itu zero dan hal ini merupakan tantangan bagi Bupati

untuk memacu berbagai kegiatan yang mengarah pada menzerokan Kampar tersebut. "Saya merasa tertantang dengan pertanyaan tersebut dan melalui berbagai program kegiatan pembangunan pengentasan kemiskinan, saya arahkan untuk menzerokan Kampar dari kemiskinan, pengangguran dan rumah-rumah kumuh," ujarnya. Ditegaskan Jefry, bahwa tak ada yang tidak bisa kalau kita percaya ada Allah, karena jika betul-betul ada niat akan ada jalan bagi kita untuk betul-betul mewujudkan hal tersebut. Jefry berharap kedepan kegiatan ini harus terus ditingkatkan dan merencanakan penanaman dilahan 2000 meter untuk cabe 2000 meter untuk bawang di area Lapas ini dan untuk keberhasilan program tersebut akan didatangkan ahlinya 2 orang yang akan melatih di Lapas ini. Bagi peserta P4S yang berasal dari Lapas jefry mengatakan tunjukkan jati diri mu setelah bebas dari lapas ini akan membawa ilmu pertanian untuk kehidupan kedepan Program pertanian yang sedang digalakan ini yakni penanaman

bawang merah jangka panjangnya akan mencanangkan bahwa Kampar akan Pemasok bawang terbesar di sumatera, tambahnya. "Sampai saat ini kita patut bersyukur karena mereka mau belajar, belajar bercocok tanam yang baik dengan memanfaatkan waktu dan sehingga nantinya akan menjadi percontohan bagi Lapas di seluruh indonesia" kata jefry saat diwawancarai berbagai media usai panen perdana,'' akhir Jefry. Hadir kakanwil kemenhum Riau Bambang Widodo, Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT, Ka Lapas Agus Pritiatno serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kampar. Bambang Widodo mengatakan bahwa besarnya perhatian Bupati Kampar terhadap Lapas Bangkinang menjadi apresiasi bagi kami dan akan saya laporkan ke pusat khususnya ke Menteri serta sekaligus mengucapkan terima kasih semoga hal ini dapat ditingkatkan dan akan mencapai target yang telah ditentukan serta mengharapkan agar binaan yang sudah di latih mampu menjadi wirausaha yang berhasil dan profesional.

 Tak Satupun Dapat Pembangunan

Kades Batang Batindih Curhat Kepada Eva Yuliana

foto : netty

FOTO BERSAMA : HJ Eva Yuliana, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar bersama Kades Batang Batindih-M, Toga-Kadiskes, Herlyn Rahmola, bersma staf-Kepala BPPKB, Ir Dahlan, Kepala Puskesmas-usai CTPS se-Dunia.

RUMBIO JAYA - Hj Eva Yuliana, SE, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar menerima curahan hati "Curhat" dari M.Toha, Kepala Desa Batang Batindih dan Zaidun, Tokoh Masyarakat juga Ketua BPD desa itu, Rabu (6/11/2013) tentang desa mereka yang tidak mendapatkan satupun proyek pembangunan. Kedatangan istri Bupati Kampar, Jefry Noer pada Pencanangan Gerakan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) se-Dunia di SDN 012 Tuah Indrapura Desa Batang Batindih itu dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Zaidun untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di desa nya. "Pada tahun 2013 ini desa kami tidak satu pun dapat

proyek pembangunan, saya yakin dorongan ibu insya Allah didengar oleh pak Bupati kalau ibu yang menyampaikanya langsung," kata Zaidun. Diantara kebutuhan pembangunan di desa itu yakni persoalan pendidikan di sekolah itu kurang dua lokal belajar, "Di sekolah kami ini cuma ada ruangan belajar 10 ruangan, sedangkan rombongan belajar ada 12 untuk menampung siswa kelas 1 sampai 6 masing-masing 2 lokal, " tambahnya. Selain itu sangat dibutuhkan Aula untuk kebutuhan siswa belajar agama dan olahraga, sebab kalau hari jumat siswa belajar agama dan sabtu olahraga. Disamping itu, kegunaan

Aula untuk melaksanakan pertemuan atau menerima kunjungan dari sekolah lain, sebab SD ini adalah sekolah inti,jadi sering di datangi SD inpres. Lain pula yang disampaikan, M.Toha mengungkap sejumlah kebutuhan pembangunan yang diperlukan di desa itu, diantaranya pembangunan gedung PKK yang sudah 30 tahun tidak pernah diperbaiki dan kondisinya saat ini sangat memperihatinkan. Kemudian, di desa kami, kata Toha tidak memiliki gedung Taman Kanak-Kanak, selama ini selalu berpindahpindah, "Kami mohon ibu selaku Wakil Ketua Dewan bisa membawa aspirasi kami ini ke tingkat yang lebih tinggi lagi untuk dipertimbangkan, " ujarnya. Kades ini menjelaskan soal pembangunan gedung serba guna yang belum selesai dan sudah menelan dana Rp450 juta dari dana swadaya masyarakat, tinggal penyelesaiannya. "Kalau pak Bupati punya slogan Membangun desa menata kota, maka mulailah kita bangun dari Desa Batang Batindih ini, " ucapnya berseloroh. Menanggapi itu Hj Eva Yuliana, SE, meminta keduanya menyusulkan kembali proposal yang sudah pernah dibuat. "Usulan kades dan BPD ini Insya Allah akan saya perjuangkan bersama rekanrekan dewan terutama yang ada di Dapil ini, inilah tujuan saya turun mau liat langsung bagaimana keeadaan sebenarnya di desa-desa, " ucap Eva.BETTER-netty

Agus Pritiatno dalam laporannya mengatakan bahwa 1/2 ha lahan pertanian yang sudah berhasil ditanami jagung adalah hasil dari peserta Binaan Lapas yang sudah dilatih melalui P4S kubang jaya dan ini berkat begitu besarnya perhatian Bupati Kampar terhadap peserta Binaan di Lapas Bangkinang. Ditambahkan Agus, Pemda Kampar juga telah menyerahkan bibit ikan lele 8000 ikan nila 5000 serta 5 ekor sapi dan akan memberikan bibit ikan patin untuk dibudidayakan dan dikembangkan. Bentuk perhatian lain yakni pembangunan yang telah tertunda selama 6 tahun pembangunan mesjid dan 12 ruangan tambahan bagi binaan LP bantuan dari pemda Kampar di dalam Lapas. "Untuk itu atas nama Ka Lapas Bangkinang dengan begitu besar perhatian Bupati Kampar kami ucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya" kata Agus. Sebelumnya rombongan meninjau pembangunan mesjid dan 12 ruangan tambahan bagi binaan LP bantuan dari pemda Kampar di dalam Lapas. BETTER-hms

BANGKINANG - Pemkab Kampar akan menggelar acara Tabligh Akbar dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru hijriah 1435 H/2013 M Jum’at (8/11/2013) malam. Acaranya akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Bangkinang dan dimulai pada pukul 20.00 WIB. Pada acara yang bakal dihadiri ribuan umat tersebut akan tampil penceramah kondang dari Kota Jakarta, yakni Ustadz Soleh Mahmud atau yang akrab disapa dengan nama Ustadz Solmed. Dan untuk lebih menyemarakan acara sekaligus memberikan hiburan segar bernuansa islami bagi masyarakat Kota Bangkinang dan sekitarnya juga bakal tampil secara khusus group musik religi dari Jakarta, Bandung dan Kota Dumai. Demikian diungkapkan Kabag Humas Setda Kampar, Drs. H. Hamdani didampingi Kabag Kesra Setda Kampar, Zamzami Hasan, SE, M.Si ketika ditemui di kantor Bupati Kampar di Bangkinang Rabu (6/11/2013). Ditambahkan Hamdani dan Zamzami Hasan bahwa masih dalam rangkaian acara menyambut tahun baru hijriah 1435 H/2013 M, Pemkab Kampar pada siang hari Jum’at (8/ 11/2013) juga menggelar acara seminar sehari yang acaranya dipusatkan di Balai Bupati Kampar di Bangkinang yang acaranya mulai digelar pada pukul 08.30

WIB. Pada kegiatan seminar tersebut akan tampil dua orang pemakalah yakni Prof. DR. H. Dasman Yahya Malik, S. MA dan DR. Muhammad Taufik dengan moderator Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, Drs. H. Fairus, MA. Ditambahkan Hamdani dan Zamzami Hasan bahwa serangkaian persiapan untuk menyukseskan dua acara pokok dalam rangka menyambut dan memeriahkan tahun baru hijriah tersebut telah dilakukan. Insya Allah pada acara tersebut akan hadir seluruh pimpinan SKPD dijajaran Pemkab Kampar, seluruh pejabat eselon, seluruh anggota Forum Kooordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kampar, anggota TNI dan Polri, PNS dan THL dari seluruh SKPD dijajaran Pemkab Kampar, PNS dari jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar dan instansi vertikal lainnya, jemaah masjid serta ribuan umat Islam dari Kota Bangkinang dan sekitarnya. “Kehadiran Ustadz Solmet dan group musik religi dari Jakarta tersebut memang ditunggu-tunggu segenap lapisan warga masyarakat Kampar dan dipastikan Lapangan Merdeka Bangkinang akan dibanjiri ribuan umat”, papar Hamdani dan Zamzami Hasan. BETTERhms

Soleh Mahmud

 Peringati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun se Dunia

Ratusan Murid SD-012 Cuci Tangan Bersama Eva

D

IBAWAH rintik hujan, cuaca mendung, Hj Eva Yuliana SE, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kampar membimbing ratusan murid SDN 012 Tuah Indrapura Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di halaman sekolah itu, Desa Batang Batindih Kecamatan Rumbio Jaya, Rabu (6/11/2013). Aksi CTPS dalam memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun seDunia itu diawali oleh Eva Yuliana di kran air yang sudah disediakan panitia sebelum ia memberikan secara simbolis obat filariasis kepada 10 orang pelajar di panggung acara. Usai memberikan satu persatu pil pencegah kaki gajah kepada perwakilan murid itu, ratusan murid berbaris melakukan aksi yang sama mencuci tangan di sepanjang kran yang telah disediakan di depan ruang belajar mereka dibantu Wakil Ketua PKK, Hj Jasniwarti Herlyn, Mulyeti Anizur dan pengurus PKK lainnya, Emi Jumrah, Yusnani, Yuspawanis, Susilowaty Iskandar, Ada dua orang murid ketahuan oleh Eva kuku tangannya panjangpanjang dan hitam. Satu persatu kuku jari tangan kedua murid itu digunting oleh istri Jefry Noer, Bupati Kampar itu. Setelah mendengar aba-aba dari petugas Diskes, barulah Eva mencucikan tangan beberapa pelajar itu bergantian dan secara

serentak mereka mencuci tangan disaksikan Herlyn Rahmola, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Ir Dahlan, Kepala Desa Batang Batindih, M. Toh, Zaidun, Ketua BPD juga Tokoh masyarakat. Selain itu, Ketua PKK Desa, Ketua PKK Kecamatan Tapung, Ny Ricana Hambali, Kepala Puskesmas Rumbio Jaya, Kepala UPTD P&K dan Ketua BPD, Zaidun serta kepala sekolah dan guruguru yang ada di situ. Eva yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar ini menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Kampar telah menetapkan "Peningkatan Pelayanan Kesehatan" sebagai pilar keempat, ini adalah pondasi hidup bersih dan sehat. Membiasakan hidup sehat dan bersih dimulai dari hal yang kecil, seperti melakukan cuci tangan pake sabun, menggunting kuku agar tidak menyimpan kuman yang akan menyebabkan terjangkitnya penyakit terutama diare. Ia meminta kepada seluruh masyarakat menyukseskan pilar pembangunan Kabupaten Kampar, utamanya pilar keempat, semua guruguru, TP-PKK Kecamatan dan kades selalu mensosialisasikan gerakan ini, bukan hanya di SD ini saja tetapi juga dilakukan PKK Kecamatan sampai ke tingkat desa. Eva berharap khusus

kepada guru-guru dan juga para orang tua betul-betul memperhatikan kebersihan anak didiknya, biasakan mereka berprilaku hidup bersih, karena kalau anakanak bangsa sudah sehat, maka masa depan yang mereka cita-citakan dan idamkan akan terwujud karena nikmat kesehatan adalah segalanya. Sementara itu, Herlyn Rahmola, Kadis Kesehatan menyampaikan, "Bersih itu pangkal sehat, "Tanganku Bersih Hidupku Sehat" merupakan thema CTPS se-Dunia, " ujarnya. Ia menjelaskan, kondisi yang sama terjadi di seluruh dunia, maka WHO mencanangkan Gerakan CTPS ini untuk

dilaksanakan di seluruh dunia, kasusnya hampir di seluruh negara penyakit gastro intreriges (diare) masih dominasi terhadap anak-anak. Kondisi itu disebabkan anak-anak jajan sembarangan, tidak membiasakan cuci tangan terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi makanan, maka terjadi infeksi, bakteri berkembang dalam tubuh, ujar Herlyn. "Alhamdulillah gerakan ini dicanangkan oleh ibu TP-PKK Kabupaten Kampar, Hj Eva Yuliana, SE berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, " kata dia. BETTER-netty

foto : netty

CUCI TTANG ANG AN : Ketua PKK Kampar, Hj Eva Yuliana membimbing salah ANGAN saoerang murid SDN 012 Tuah Indrapura Desa Batang Batindih Rumbio Jaya disaksikan Kadiskes, Herlyn Rahmola dan Kepala BPPKB, Ir Dahlan.


18

EKONOMI KERAKYATAN Diguyur Hujan, Tanaman Bawang Tetap Tumbuh Normal KAMIS

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

Kades Desa Karya Bakti Ajak Alumni P4S Bentuk Kelompok KAMPAR KIRI TENGAH - Guna mensukseskan program 5 pilar pembangunan pemda Kampar yang dikerucutkan menjadi program tiga zero, kemiskinan, pengangguran dan zero rumah kumuh, Kepala Desa Karya Bakti M Toha ajak alumni P4S Narya Nyata untuk membentuk kelompok 1 jadi 10. Hal tersebut diungkapkan M Toha M Toha kepada BETTER Rabu (6/ 10/2013) di balai pertemuan, Desa Karya Bakti. Menurut Toha, target mereka, tahun 2013 ini seluruh alumni P4S dari Desa Karya Bakti harus sudah membentuk kelompok, baik pertanian, peternakan maupun perikanan. Tujuannya, untuk memberikan peluang kepada mereka agar berkarya mengikuti jejak kelompok yang sudah lebih dulu berkarya melalui budidaya ikan. ''Baru-baru ini sudah dibentuk 2 kelompok perternakan dan pertanian, namun mereka belum mengajukan pinjaman modal usaha karena terkendala masalah agunan sebagai persyaratan pengajuan,'' ujar Toha menjelaskan. Padahal menurut Toha, Ia sudah menyarankan agar alumni P4S ini tidak vakum dan terus berkarya mengaplikasikan ilmunya walau tanpa pinjaman modal atau menggunakan modal sendiri. ''Kami khawatir kalau ilmu yang mereka dapat tidak segera di praktekan bisa tumpul, paling tidak bisa mencontoh di desa lain yang berkarya tanpa pinjaman modal, semuanya tergantung niat dan keinginan mereka sendiri mau atau tidaknya merubah ekonomi keluarganya ke arah yang lebih baik. Kami dari pemerintahan desa sudah mengupayakan dengan mengirim mereka mengikuti pelatihan di P4S, sekarang tinggal kesungguhan mereka jalan atau tidaknya,'' tambah kades lagi. M Toha berharap melalui pembentukan kelompok tersebut, program 3 zero dapat terwujud yang berpengaruh kepada suksesnya peningkatan ekonomi kerakyatan di desa Karya Bakti.BETTER-roni

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

BANGKINANG - Meskipun sejak ditanam perdana pada tanggal, 22 Oktober 2013 lalu, tanaman bawang merah di lokasi Pilot Project pertanaman bawang merah di Desa Sungai Geringging sering diguyur hujan, ternyata pertumbuhan tanaman bawang merah dari varietas Bima Brebes tetap tumbuh secara normal. Areal pertanaman telah menghijau, panjang daun tanaman bawang rata-rata Uuk diatas 10 Centimeter. Dan untuk suksesnya pelaksanaan pilot project bawang merah dengan luasan pertanaman seluas 13 Ha, tersebut, maka seluruh petugas terkait plus 40 orang petani bawang dari Brebes dan Cirebon telah bertekad bulat untuk menyuskseskannya. Seluruh teknologi budidaya tanaman bawang merah sesuai dengan kondisi lapangan akan diterapkan untuk keberhasilannya. Demikian diungkapkan Koordinator Lapangan Pilot Project Bawang Merah Kabupaten Kampar, Nukman Hakim yang akrab disapa dengan nama Pak Uuk asal Cirebon yang didampingi Kepala Desa Sungai Geringging, Busmaini ketika ditemui di Desa Sungai Geringging pada Rabu (6/11/2013) kemarin. Pak Uuk menambahkan bahwa bila hujan tiba, maka dirinya dan beberapa pembantu koodinator lapangan langsung siaga melihat kondisi air di areal pertanaman dan melihat saluran pembuangan air dan bak kontrol pembuangan air serta melakukan langkah-langkah antisipasi agar tanaman bawang merah tidak kebanjiran.

“Khusus untuk pertanaman bawang merah di lokasi Pilot Project ini kita terapkan teknologi bercocok tanam bawang merah spesifik lokasi dan khusus untuk penanggulangan hama dan penyakit kita terapkan konsep menjaga tanaman secara baik dan tidak menginginkan adanya serangan hama atau penyakit”, papar Pak Uuk seraya menambahkan kita terapkan konsep preventif bukan kuratif dan intinya saya tak mau kecolongan. Ditambahkan Pak Uuk bahwa di areal pertanaman bawang merah di lokasi Pilot Project, memang pada pemupukan dasar kita tidak menggunakan pupuk kandang, tetapi tetap menggunakan pupuk organik yakni pupuk organik pabrikan keluaran PT Petrokimia Gresik yakni pupuk Petrogenik dengan komposisi hara; C-organik 12,30 %, C/N Ratio 15,19, pH 8,03 dan Kadar Air 8,16% dengan dosis 1 ton per-hektar. Dan untuk penanggulangan hama dan penyakit serta mempercepat pertumbuhan kita gunakan racikan insektisida kombinasi dengan penyemprotan merata kepada seluruh bagian tanaman dari jenis Demolis 100 EC, Alfamin, Antracol, Atonik dan zat perekat. Penyemprotan pertama dilakukan pada umur 3 atau 4 hari setelah tanam. Khusus mengenai kondisi

tanah persawahan di lokasi pilot project bawang merah di Desa Sungai Geringging, diakui Pak Uuk bahwa tanahnya cukup keras dan tak mudah terurai. “Tanahnya beda dengan tanah di Jawa sana, tanah disini keras dan tak mudah terurai, tanah di Brebes dan Cirebon mudah terurai”, ujar Pak Uuk. Untuk itu, saya dengan kondisi tanah seperti ini harus berpikir keras bagaimana caranya agar akar tanaman dapat cepat menembus tanah dan menyerap unsur hara untuk pertumbuhan awal maka akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan obat pengurai tanah dengan nama pabrikan “Agri Simba” dengan dosis penggunaan 10 liter perhektar, papar Pak Uuk seraya menambahkan bahwa dirinya akan mencurahkan seluruh kemampuannya untuk keberhasilan pilot project bawang merah Pemkab Kampar dibawah kepemimpinan Bupati Kampar, H. Jefry Noer, SH. “Saya punya beban mental yang berat di pilot project bawang merah ini, malu saya dengan Pak Jefry Noer bila tak berhasil”, ujar Pak Uuk yang mengaku bahwa di daerah asalnya di Cirebon ia mampu mengelola pertanaman bawang merah setiap musimnya seluas minimal 20 hektar. Sementara itu Kepala Desa Sungai Geringging, Busmaini menambahkan bahwa usaha bertanam bawang merah tidaklah semudah bayangan kita selama ini. Pekerjaannya exstra rumit sesuai kondisi lapangan, lahan pertanaman harus terbebas dari sisa-sisa

foto : humas

ANGGOTA Kelompok Tani Simponi Desa Mekar Jaya di lahan perkebunan sayuran dan cabe di Desa Utama Karya.

akar kayu, akar rerumputan sehingga tanaman betul-betul ditanam diatas tanah yang gembur. Bedengan tanaman yang dibuat sedemikian rupa juga disiram air kelapa sebelum ditanam. Untuk menghindari agar pupuk tidak keluar dari bedengan maka pinggir bedengan juga dipadatkan dengan lumpur atau seperti pinggiran bedengan di semen. Jam tiga pagi setiap hari tanaman bawang merah telah mulai dikontrol bedeng per bedengnya dan diamati perkembangannya. Intinya Pak Uuk dan kawan-kawannya sepertinya harus siaga penuh

setiap hari, papar Busmaini. “PH tanah sebelum ditanam bawang di areal pilot project bawang merah adalah rata-rata dengan pH 5 dan setelah diberikan kapur dari jenis Dolomit dengan dosis 2 ton per-hektar telah naik pHnya menjadi pH tanah 6 atau mendekati normal. “Dengan realita di lapangan dan semangat Pak Uuk dan kawan-kawan dari Brebes dan Cirebon, maka saya optimis kegiatan pertanaman bawang merah di lokasi pilot project bawang merah di Desa Sungai Geringging akan berhasil dan sukses”, ujar Busmaini. BETTER-hms

 Di Tanah Seluas 2,5, Hekter

Kelompok Tani Simponi Tanam Berbagai Jenis Sayuran KAMPAR KIRI TENGAH - Kelompok Tani Simponi yang beranggotakan 10 orang, tiga di antaranya merupakan alumni P4S karya nyata garap lahan seluas 2,5 hektar dengan berbagai macam makanan dan sayuran, seperti jagung, cabe, kacang panjang, pisang dan lainnya. Lahan yang mereka kelola untuk ditanami berbagai jenis sayuran ini, merupakan milik desa utama karya. Seperti dijelaskan salah seorang anggota Kelompok Tani Simponi, Aspar kepada BETTER baru-baru ini, mereka merasa sangat terbantu secara ekonomi dengan memanfaatkan lahan itu, walaupun statusnya pinjam.

''Dari 10 orang anggota kami, tidak semuanya sama jenis tanamannya. Seperti saya sendiri nanam jagung dan cabe, dan anggota yang lain ada yang menanam kacang panjang, pisang, mentimun dan lainnya. Kalau lahan 2,5 hektar di tanam cabe semua atau jagung semua khawatir kalau seandainya terserang hama kena semua dan tidak ada yang bisa panen,'' jelas Aspar. Dengan adanya pariasi jenis tanaman, tambah petani ini, bisa saling menopang satu sama lain apabila terjadi gagal

panen, kalau cabe gagal minimal masih ada tanaman lain sebagai pengganti modal, hanya dengan seperti inilah yang bisa menunjang keberhasilan kelompok tani, ujarnya menjelaskan. Sementara Kepala Desa Mekar Jaya sekaligus Ketua Kelompok, Ponijan mengatakan kalau perjalanan Kelompok Tani Simponi berawal dari keprihatinannya melihat para alumni P4S karya nyata yang tidak bisa berkarya karena tidak memiliki lahan. Sedangkan instruksi dari bupati Kampar agar 1 jadi 10.

''Akhirnya kami bentuk 1 kelompok dengan warga yang betul-betul mau bertani, kami bentuk Kelompok Tani Simponi yang mengambil nama saya alasannya, untuk memudahkan kami meminjam lahan kepada desa tetangga, karena kalau di buat nama kelompok tani Ponijan rasanya tidak etis atau malah menimbulkan prasangka yang negatif, karena meminjam lahan kepada desa tetangga atas nama Kepala Desa Mekar Jaya,'' jelas Ponijan. Selain itu imbuh kades lagi, untuk memudahkan pinjaman modal usaha apabila kelompok

ini mengajukan pinjaman ke pemda Kampar, kalau untuk saat ini kami belum mengajukannya karena terkendala masalah agunan yang tidak di miliki anggota, namun demikian kami akan terus berkarya walaupun tanpa pinjaman modal, akhirnya menambahkan. Tiga di antara Kelompok Tani Simponi yang merupakan alumni P4S karya nyata terdiri dari Ketua Ponijan alumni P4S angkatan ke 1V yang juga Kepala Desa Mekar Jaya, Sekretaris Jainuri alumni P4S angkatan ke 6 dan bendahara Hanif alumni P4S angkatan ke 8. BETTER-roni

SMPN 2 Siakhulu Peringati Tahun Baru Hijriyah

foto : roni

USTAD Yasmar SPdi saat memberikan ceramah dalam memperingati Tahun Baru Hijriyah di SMPN 2 Siakhulu.

SIAKHULU - Dalam upaya meningkatkan akhlaq dan moral, khususnya di kalangan pelajar, SMPN 2 Siakhulu peringati Tahun Baru Hijriyah 1435 H dengan menghadirkan penceramah dari Kota Pekanbaru Ustadz Yasmar SPdi.Kegiatan dilaksanakan Rabu (6/11/ 2013) pagi sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan. Dalam ceramahnya Ustadz Yasmar SPdi mengajak guru serta siswa umumnya umat Islam agar menjadikan peringatan tahun baru Islam atau pergantian tahun hijriyah untuk introspeksi diri, sekaligus hijrah menuju peningkatan amal ibadah dari tahun sebelumnya, begitu juga dengan prestasi siswa maupun prestasi para pendidik agar di tahun 1435 Hijriyah ini

lebih meningkat lagi, sesuai dengan pengertian hijriyah yang artinya hijrah. ''Untuk itu saya mengajak para siswa sebagai generasi penerus agar hijrah dari perilaku negatif kepada yang lebih positif, terutama tentang peningkatan akhlaq dan moral, mengingat tingkat SLTP merupakan masa pertumbuhan yang sangat gampang terpengaruh dengan budaya luar di tambah lagi dengan kemajuan teknologi yang bisa mempengaruhi pikiran remaja untuk melakukan halhal negatif apabila tidak ada filter untuk menyaring pengaruh yang mereka dapatkan dari dunia teknologi,'' ujar Ustdaz Yasmar mengajak. Sementara Kepala SMPN 2 Siakhulu Yeri Endriyeni SPd menjelaskan bahwa

peringatan tahun baru hijriyah untuk mengingatkan siswa terutama umat Islam bahwa kita memiliki pergantian tahun baru. ''Jadikan ini sebagai tolak ukur sudah sejauhmana kita mengetahui tentang sejarah Islam, apa yang sudah kita perbuat untuk agama kita,'' terangnya menjelaskan. Endri Yeni berharap agar kegiatan tersebut dapat memberi manfaat kepada siswa dalam upaya mewujudkan program 5 pilar pembangunan pemda Kampar dalam meningkatkan akhlaq dan moral, selain itu juga agar mereka tau bahwa peringatan bukan, bersenang senang tapi memperingakan kita untuk memperbaiki ibadah selama 1 tahun kebelakang dan apa yang harus di lakukan 1 tahun kedepan, harapnya menjelaskan.BETTER-roni


PILAR TERKINI

KAMIS

19

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan better-birokampar@gmail.com

foto : roni

KANIT Lantas Brigadir Sugiat sedang memeriksa kelengkapan surat surat sepeda motor dalam operasi zebra di Kampar Kiri Hilir.

MOHON kepada bapak bupati kampar dan kepala dinas kesehatan untuk melaku karna sudah banyak warga masyarakat kami terserang penyakit demam berdarah ( DBD ) kami sudah sangat khawatir sudah banyak warga kami terserang penyakit demam berdarah Dari Masyarakat Pasir Sialang

REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita seharihari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celoteh-celoteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut cerita-cerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Zainuddin (Kontributor Better Kampar) Ragam Uma Tangga ADO uang abang di sayang ndak ado uang abang ditendang, itu pepatahnyo bilo bulan mudo senyum ancak tio condo senyum artis, kalau la bulan tuo ala masam ajo, lobiolobio kalau kojo lakinyo mamotong gotah, ala tiok minggu ajo masam mukonyo, nyo ala pahujan pulo kini. Tongok laki ala baubah gaya loloknyo, ala dikoniok lotak tangan kini, nyo hari la musim Zainuddin pahujan pulo, ala payah mamotong gotang, nyo mamikuikan makan anak bini, Jadi la awak manusio yang mensyukuri nikmat allah, ado ado ajo soki yang akan datang,rumah tanggo yang damai dan tentram,, ado ndak ado piti dapek dek laki du, tetap golak juo la dirumah, jan manambah doso juo le, kalau bisa tiok akan lolok minta maaf jo laki du, ala surgo pulo buek awak du,,bagi laki jan salah sangko pulo kabini,, jan pulo batanyo ka bini, dek apo tio malam ajo minta maafko, ala maninggalkan perangai pulo bini den ko,,harus tontu dek awak du sanak surga bini du lakinyo tio**

Kepolisian di Tiga Kecamatan Serentak Gelar Operasi Zebra KAMPAR KIRI HILIR - Hampir seluruh kepolisian se propinsi Riau menggelar operasi zebra di wilayahnya masing-masing. Pantauan BETTER dari Senin (4/ 11/2013) lalu, Kepolisian di tiga kecamatan serentak gelar operasi zebra di tempat terpisah, Seperti Kepolisian Sektor Siakhulu, Perhentian Raja juga Kepolisian Sektor Kampar Kiri Hilir. Di Kecamatan Siakhulu, operasi zebra dipusatkan di jalan raya pasir putih, tepatnya di Pospam Jalan Mawar Desa Baru. Operasi Zebra ini dipimpin Kanit Lantas AKP Yulihasman bersama beberapa anggotanya. Demikian halnya dengan Kepolisian Sektor Perhentian Raja juga menggelar operasi zebra di Jalan Raya Pekanbaru-

Kuansing atau di depan kantor Mapolsek Perhentian Raja. Diungkapkan Kapolsek Perhentian Raja Iptu Edi Junaidi melalui Kanit Lantas Bripka Gusly, meskipun sudah hampir setiap hari di gelar operasi zebra, namun kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas masih kurang, ini terbukti masih ada pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak melengkapi surat-surat kendaraan dan pelanggaran lain yang bisa membahayakan kendaraan lain. ''Padahal apa yang kami lakukan demi keselamatan pengendara di jalan raya, karena menurut catatan kepolisian angka kecelakaan terjadi akibat pengendara tidak mematuhi peraturan lalu lintas,'' terangnya

menjelaskan. Sementara Kapolsek Kampar Kiri Hilir Iptu Nurman SH melalui Kanit Lantas Brigadir Sugiat menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor untuk melengkapi surat-surat kendaraan juga perlengkapan sebagai perlindungan diri para pengendara agar di cek secara teliti sebelum melakukan perjalanan, apalagi yang jaraknya cukup jauh. Jangan selalu beralasan ketinggalan atau kendaraan pinjam setiap dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian. Begitu juga dengan para orang tua yang mengizinkan anaknya ke sekolah menggunakan kendaraan sendiri harus tetap di awasi, jangan biarkan anak

 Setelah Lama Menunggu

Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Terima Honor

TAMBANG - Sebanyak 49 orang Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Kecamatan Tambang menerima hak mereka yang sudah lama mereka nantikan di Aula Kantor Camat Tambang yang lama Rabu (6/11/2013) kemarin. Honor para PPL ini langsung diserahkan oleh Edwar,SS selaku mewakili Panwaslu Kampar.

Edwar, SS dalam keterangannya mengatakan kalau dirinya sangat bangga dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada para PPL ini, karena mereka sudah mau bekerja tanpa menerima gaji. ''Namun perlu diketahui, keterlambatan ini bukan dari Panwaslu Kampar, melainkan se-

luruh Kabupaten di provinsi Riau seperti itu,'' terangnya. ''Untuk itu saya mewakili Panwaslu Kampar dan secara pribadi mohon maaf karena baru sekarang dapat dibayarkan hak para PPL ini, dan untuk honor ini hanya dibayar dua bulan saja, itu pun honor untuk pemilihan legislatif (Pileg),'' tutup Edwar. BETTER-hen

Kades Tanjung Bungo Ajak Warga Peringati Tahun Baru Islam KAMPAR TIMUR - Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1435 Hijriyah, Kepala Desa Tanjung Bungo, Amir mengajak warga untuk memperingatinya dengan serangkaian acara keagamaan yang bertempat di Masjid Baitul Amal Dusun 1 Tarok pada Senin (4/11/2013) lalu. Serangkaian acara tersebut yakni menggelar do,a bersama di akhir tahun yang di mulai dari jam 17:30 WIB sampai masuk waktu magrib yang dilanjutkan berbuka bersama bagi yang puasa sunnat, sholat berjamaah sekaligus do,a awal tahun 1435 H

yang di mulai dengan sujud syukur serta pencerahan rohani oleh Ustadz DRS H Sirajuddin dari Pekanbaru. Kades Amir dalam sambutannya menyatakan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Desa Tanjung Bungo yang telah mau bergandeng tangan membangun dan mendidik di berbagai bidang di desanya, terutama bidang agama yang tiap tahun tetap menggelar acara Penyambutan Tahun Baru Islam ini. Selain itu kita sebagai masyarakat harus juga menginstropeksi diri kita, jangan sampai tahun

yang lalu lebih baik dari tahun yang akan datang, itu namanya manusia yang merugi. Harusnya tahun sekarang lebih baik dari tahun kemaren, baru namanya manusia yang beruntung. ''Sebagai masyarakat dan umat Nabi Muhammad SAW kita harus melanjutkan perjuangan Rasulullah kita, sehingga nantinya tercipa lingkungan yang agamis sesuai dengan harapan Bupati Kampar dalam Pilar Pertamanya serta sebagai wujud dari Kabupaten Kampar yang menjadi Serambi Mekkahnya Provinsi Riau,'' harap Kades.BETTER-hen

mempreteli kelengkapan kendaraannya seperti, kaca sepion di buka, lampu belakang di lepas bahkan nomor polisi mereka malu memasangnya, justru ini kesalahan yang sangat fatal dan bisa membahayakan pengendara lain, untuk itu kami mengingatkan apabila masih ada yang seperti itu, sepeda motor di preteli maka kami akan lakukan tindakan tegas.

''Kami berharap melalui operasi zebra yang di rencanakan akan berakhir 10 November ini dapat menyadarkan para pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas serta dapat memberikan efek jera kepada mereka yang sudah kena tilang agar tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama,'' tandas Brigadir Sugiat berharap.BETTER-roni

 Dijadwalkan Hari Ini

Kemenag Kampar Gelar Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal KAMPAR - Jika Tidak ada aral melintang, dijadwalkan pada hari ini , Kamis (7/11/ 2013) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar akan menggelar acara kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal. Acara ini rencananya akan dibuka oleh Kemenag kampar, Drs H Fairuz MA. Demikian disampaikan Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI didampingi Ketua Panitia kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal Hendri Meyeldi SAg Rabu (6/11/2013) di ruang kerjanya. Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman mengatakan, kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal ini di taja oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar melalui Seksi Penyelenggara Syari’ah. Yang mama acara ini akan dilaksanakan sehari penuh di Hotel Bangkinang Baru, Kec. Bangkinang Kota yang Insya Allah akan diikuti oleh 40 orang peserta dari Kecamatan, Dinas Peternakan, Perusahaan

dan dari Penyuluh non PNS. Lebih lanjut Agus mengatakan, kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal ini adalah upaya Kementerian Agama sebagai leading sektor pembinaan masyarakat Islam kepada masyarakat agar mengerti dan memahami mengkonsumsi produk yang halal menurut syari’at Agama Islam, selain itu juga bertujuan dan acara ini juga sangat penting tidak saja bagi pegawai tetapi bagi setiap individu muslim agar berhati-hati mengkomsumsi makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetika. Dengan diadakannya kegiatan Bimbingan dan Pembinaan Produk Halal ini, hendaknya masyarakat bisa lebih pintar dan teliti dalam mengkonsumsi produk yang bisa dimakan (halal) ataupun yang diragukan karena tidak terpampang label halal dari Majelis Ulama Indonesia(MUI), tutup Agus.BETTER-alan

Gema Islami

Memaknai Tahun Baru Hijrah (Bag II)

Oleh : Gustika Rahman S.Pd.I

H

ATI yang sakit mengandung dua unsur, ada rasa cinta kepada Allah SWT, iman, ikhlas, tawakal dan yang

sejenisnya yang menjadikannya baik. Namun ada juga yang berselera dengan hawa nafsu, tamak meraih kesenangan mementingkan kehidupan dunia, dengki, takabur dan sifat-sifat buruk lain yang mencelakakan. Sedang hati yang mati, adalah hati yang tidak mengenal Tuhan, tidak mau menyembah dan tidak mau beribadah kepada-Nya. Hati orang-orang seperti ini selalu berjalan mengikuti hawa nafsu. Bila ia mencintai sesuatu ia cinta karena nafsu, sedang bila ia membenci ia membenci juga karena nafsu. Ia telah menjadi budak hawa nafsu, hawa nafsu menjadi

tuannya serta mengendalikan dirinya, pola pikirannya hanya pada duniawi. Syaitan telah membutakan matanya seraya menulikan telinganya, sehingga tidak tahu mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang salah serta mana jalan ke surga atau jalan ke neraka. Gambaran tentang siapa saja yang di dalam hatinya ada penyakitnya antara lain, pertama, orang-orang munafik yang ragu-ragu dalam beriman. Kedua, orang-orang yang membangkang, yang tidak mau menerima Alqur’an, bahkan sampai meninggal dalam keadaan kafir. Ketiga,

orang-orang yang zalim. Keempat, orang-orang yang kasar hatinya dan suka permusuhan. Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta'ala tidak akan mendatangkan sesuatu penyakit kecuali telah menyediakan obatnya. Setiap orang mempunyai penyakit hati harus berupaya untuk menyembuhkannya, supaya hatinya menjadi sehat. Sedangkan syarat utama untuk menyehatkan hati adalah taat kepada Allah SWT, yang diimplementasikan dalam perilaku kehidupan sehari-hari, takwa sebagai bukti kepatuhan kepada Allah SWT yang secara langsung juga bermanfaat bagi

kesehatan hati. Menyehatkan hati dapat diwujudkan dalam beberapa tindakan: 1. Berzikir, mengingat Allah. Orangorang beriman wajib banyak berzikir. Berzikir dapat dilakukan sambil berdiri, duduk maupun berbaring. Berzikir merupakan amalan yang disukai Allah SWT (HR. Imam Malik). Zikir adalah amalan yang paling mudah namun mempunyai manfaat yang sangat besar karena Allah SWT selalu mengingat orang-orang yang berzikir. Sedangkan dengan berzikir hati menjadi tenang. (bersambung)


20 LPPTKA-BKPRMI Gelar Seleksi FASI dan Pekan Muharram DUMAI - Dalam rangka menghadapi kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke IX yang akan dipusatkan di Kabupaten Siak sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1435 H, Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al Quran dan Badan Komunikasi Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA-BKPRMI) Kota Dumai bekerjasama dengan TPQ Bina Insani dan pengurus Masjid As Sakinah Kota Dumai, mengadakan seleksi FASI dan Pekan Muharram 1435 H di gedung TPQ Bina Insani, Jalan Kesuma Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur. Seleksi sekaligus perlombaan pada Pekan Muharram 1435 H untuk Tingkat TKQ, TPQ dan TQA se-Kota Dumai tersebut, dibuka oleh kepala LPPTKABKPRMI Kota Dumai Habibullah, Selasa (5/11) kemarin. Turut hadir, para Kepala Sekolah TPQ se-Kota Dumai, para guru TKQ, TPQ se-Kota Dumai termasuk yayasan dan pengurus TK Bina Insani Kota Dumai. Ketua LPPTKA -BKPRMI Kota Dumai Habibullah SPd didampingi Ketua Panitia Seleksi dan Pekan Muharrom 1435 H Afrizal SAg usai pembukaan mengatakan, lomba yang diselenggarakan adalah dalam rangka Seleksi Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) ke IX yang akan dilaksanakan di Kabupaten Siak. Pada lomba ini diikuti utusan dari TKQ, TPQ dan TQA se Kota Dumai. Sedangkan, lomba yang dilaksanakan diantaranya Azan Subuh dan Doa sesudah Adzan untuk Tingkat TKQ dan TPQ. “Kita juga adakan lomba menggambar untuk tingkat TPQ. Masingmasing TPQ mengutus dua peserta untuk putra dan putri, lomba mewarnai tingkat TKQ dan lomba kaligrafi untuk Tingkat TQA. Alhamdulillah, anak–anak antusias untuk mengikuti lomba ini. Mudah–mudahan ini bisa menjadi agenda rutin kita,” ujarnya seraya berharap mendapat support dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat Dumai. Menurut Habibullah, FASI IX direncanakan akan dilaksanakan pada Desember 2013 atau Januari 2014 mendatang. "Kita melakukan seleksi dari sekarang, dengan harapan peserta yang terpilih untuk mewakili kota Dumai dalam perlombaan FASI ini, bisa kita lakukan pembinaan agar apa yang kita harapkan bersama bisa terwujud,” tukas Habibullah. BETTER, Cahaya Putra

Green Cafe terbakar

Tiga Orang Tewas Terbakar DUMAI – Selasa (05/11) malam sekitar pukul 21.30 WIB, menjadi mimpi buruk yang tak diinginkan oleh pemilik maupun pekerja Green Cafe. Pasalnya, pada malam itu, si Jago Merah dengan ganasnya mengamuk dan menghabiskan tempat hiburan yang terletak di Jalan Ombak (Sultan Hasanudin,red) Kecamatan Dumai Barat, tepatnya disebelah aliran Sungai Dumai. Bahkan, akibat kebakaran itu, tiga nyawa melayang karena terperangkap di dalam kobaran api. Tiga orang yang menjadi korban kebakaran itu, yakni Max warimuri (54), operator keyboard yang merupakan warga Kelurahan Bumi Ayu Dumai Selatan, Hotmaidah Boru Siahaan (52), warga Jalan Melayu, Kelurahan Ratu Sima Dumai Selatan yang merupakan pemilik usaha hiburan beserta putranya bernama Ari (7). Terbakarnya Green Cafe sempat menjadi tontonan warga sekitar maupun warga yang melintas pada saat itu. Ratusan bahkan ribuan pandangan mata tertuju pada kobaran api yang melahap dan menghabiskan bangunan Green Cafe. Bahkan, pada saat terjadinya kebakaran, jeritan tangis salah seorang bocah terdengar “Papa, Papa dimana? Sudah dibilang papa jangan pergi. Kasihan papa panas,” teriak anak tersebut yang ternyata putri dari korban Max warimuri (54). Menurut informasi yang diperoleh di lokasi kebakaran, kejadian berawal dari Hotmaidah Boru Siahaan bersama sejumlah karyawannya mengunjungi salah satu salon untuk melakukan perawatan. Sesampainya di muka bangunan Green Cafe tersebut, salah seorang karyawan yang ikut bersamanya pada saat itu, mencium bau sesuatu terbakar. Hotmaidah lalu memerintahkan pekerjanya untuk mengecek lokasi bangunan. Dan setelah membuka pintu bangunan tersebut, ternyata api tengah melahap bagunan tersebut. Api berasal dari ruangan keluarga Green Cafe. Mengetahui di dalam bangunan tersebut masih ada buah hatinya yang ditinggalkan bersama Max Warimuri, lantas masuk ke kobaran api tersebut meskipun telah dilarang oleh karyawankaryawan yang sempat selamat dalam kejadian itu. Akibatnya, Hotmaidah ikut menjadi korban karena terperangkap dalam bangunan yang sedang terbakar. Usai dilakukan pemadaman, petugas terlihat membawa sejumlah kantong mayat, satu-satu korban yang tewas dalam kejadian tersebut tampak dievakuasi keluar dari bangunan. Namun, disaat bersamaan, jasad bocah 7 tahun yang tewas bersama ibunya itu, tidak terlihat adanya luka bakar. Jasadnya pun langsung dibawa ke rumah sakit dan dipastikan sudah meninggal dunia. BETTER, Cahaya Putra

KAMIS

DUMAI

07 NOVEMBER 2013  NO. 554 TAHUN III

Pemko Dumai Gelar Peringatan 1 Muharram 1435 H

Wako Ajak Tingkatkan Amal Ibadah

WAKO DUMAI Khairul Anwar menyampaikan sambutan pada peringatan 1 Muharam 1435 H.

DUMAI – Pemerintah Kota Dumai bekerjasama dengan LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau) Kota Dumai, Selasa (05/10) malam, menggelar peringatan Hari Besar Islam 1 Muharram 1435 Hijriyah/2013 Masehi yang dipusatkan di Gedung LAMR, Jalan Putri Tujuh Dumai. Penceramah yang dihadirkan Ustadz H Tengku Zulkarnain dari Jakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Dumai Said Mustafa, Dandim 0303 Dumai Bengkalis Letkol Inf Sukirman Sulaeman, Ketua PKK Dumai Hj Nefi Agustina Khairul, Ketua

DWP Dumai Syarifah Rafida, Anggota DPRD Dumai Onny Chairunisyah, unsur Forkompimda dan para tamu undangan lain yang memenuhi gedung LAMR tersebut. Dalam sambutannya, Walikota Dumai Khairul Anwar mengatakan, peringatan Tahun Baru Hijriyah atau yang lebih dikenal dengan tahun baru Islam 1 Muharam, merupakan kalender tetap ummat Islam. Berbeda dengan peringatan tahun baru lainnya yang penuh dengan pesta pora yang berlebihan, peringatan 1 Muharram, selalu diisi dengan

Satpol PP Lakukan OP Tempat Karaoke DUMAI— Operasi Penertiban (OP) terhadap tempat usaha karaoke tanpa izin dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, Senin (4/11) kemarin. Petugas banyak menemukan tempat karaoke yang berkedok salon kecantikan. Bahkan saat dilakukan pemeriksaan dokumen, karaoke yang berkedok salon, banyak tidak mempunyai izin operasi. Aktivitas karaoke berkedok salon sebenarnya sudah lama berlangsung di sejumlah tempat di Kota Dumai. Kali ini Satpol PP melakukan penertiban salon karena melanggar Perwako. Mereka beroperasi hingga larut malam dan itu rata-rata hal tersebut dilakukan tempat yang berkedok salon kecantikan. Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai, HR Bambang Wardoyo SH menga-

takan, pihaknya mendapat laporan bahwa ada sebanyak 12 tempat karaoke yang ternyata berkedok salon kecantikan yang tidak memiliki izin operasi. “Jauh dari sebelumnya kita sudah memberikan peringatan, himbauan, bahkan kita sudah layangkan surat peringatan agar pemilik usaha dapat segera mengurus perizinan tersebut,” ungkap Bambang Wardoyo saat ditemui disela-sela razia. Dalam operasi pagi itu, beberapa salon penyedia karaoke terpaksa di diangkat paksa sebagian alat karaoke. Kedatangan petugas sempat membuat pengunjung berusaha menghindar. ‘’Masih banyak yang membandel, makanya kita terpaksa mengangkat paksa sebagian alat karaoke,’’ ujar Kakan Satpol PP tersebut. BETTER-dpc

Dinas PU Harus Tingkatkan Pengawasan DUMAI— Ketua Fraksi PDIPerjuangan Kota Dumai, A Tito Gito mengaku sangat prihatin terhadap realisasi proyek fisik tahun anggaran 2013 yang dilaksanakan di tujuh kecamatan. Sebab pelaksanaannya banyak tak sesuai harapan. Untuk itu, ia mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) meningkatkan pengawasan di lapangan. “Saya minta pengawasan ditingkatkan agar hasil kerja para rekananan sesuai harapan dan dapat bertahan lama. Jangan sampai, baru setahun dikerjakan, kondisinya telah mengalami kerusakan. Baik buruknya kualitas pekerjaan yang dilaksanakan, terletak pada sisi pengawasan pemerintah dan konsultan,” kata Tito, Selasa (5/10). Menurutnya, banyak pekerjaan yang tak sesuai harapan, seperti pembangunan drainase, dan jalan yang terdapat di perkotaan dan Kecamatan Sungai Sembilan, kondisinya memprihatinkan. Karena itlah, dia mendesak institusi terkait mengawasi dari awal pekerjaan hingga finishing,

agar tak ada pekerjaan tak sesuai bestek. "Pada tahun ini, banyak paket proyek yang dilaksanakan. Diharapkan kualitasnya dapat bertahan lama. Dia juga mengingatkan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk menegur rekanan yang mengerjakan proyek pada malam hari. Kenapa demikian, sebab pekerjaan di malam hari akan luput dari pengawasan pemerintah. Makanya pekerjaan yang dilaksanakan harus mulai pagi hingga sore hari, supaya masyarakat dapat mengawasi proyek tersebut," ungkapnya. Tugas pengawasan di lapangan, lanjutnya, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat sekitar. "Karena yang akan merasakan manfaat dari pembangunan tersebut adalah masyarakat, makanya mereka harus dilibatkan dalam hal pengawasan. Kalau ditemukan proyek yang dikerjakan tak sesuai bestek, laporkan ke RT, kelurahan atau kecamatan, bisa juga ke DPRD,’’ tukasnya. BETTER,dpc

kegiatan yang bersifat rohani sebagai ajang mendekatkan diri kepada sang Khaliq. “Melalui peringatan 1 Muharram ini, saya juga mengajak untuk meningkatkan amal ibadah kita. Hal ini sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat guna mengantisipasi pengaruh budaya negatif, sehingga jelaslah mana yang haq dan mana yang batil,” ajak Wako. Kaitannya dengan Kota Dumai, lanjut Wako, pembangunan yang saat ini tengah giat-giatnya digesa, baik itu bidang spiritual, maupun bidang

material, sangat memerlukan kearifan bersama dalam menyikapinya. Dan memerlukan dukungan luas masyarakat, sehingga setiap program dan kegiatan yang diusung memberikan dampak positif sebagaimana yang diharapkan bersama. “Untuk itulah, sebagai pemegang amanah “ R a h m a t a n l l i l ’a l a m i n ” , diharapkan keberadaan kita kaum muslim, baik secara pribadi maupun bersama-sama dapat selalu tampil sebagai pelopor dan motivator bagi kemajuan masyarakat, memiliki ide-ide

cemerlang dan mampu menjadi panutan di tengah-tengah masyarakat banyak serta tetap di-shaf terdepan menjaga situasi dan kondisi yang kondusif demi perkembangan Kota Dumai kini dan nanti,” pinta Khairul. Sementara, Ustadz H Tengku Zulkarnain dalam tausiah agamanya, mengajak seluruh hadirin dan umat muslim yang ada di Kota Dumai untuk hijrah menjadi umat muslim yang lebih baik dari tahun sebelumnya, serta menghormati para pemimpin yang merupakan tonggak pemersatu umat. BETTER, Cahaya Putra


INHU, INHIL, SIAK Pemuda Sungai Guntung Hilir Gelar Turnamen Bola Kaki RENGAT- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 85, yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2013 lalu, Pemuda Desa Sungai Guntung Hilir Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu menggelar turnamen bola kaki. Ketua Panitia pelaksana, Andri, Rabu (6/11), mengatakan turnamen yang bertajuk Sungai Guntung Open ini diikuti oleh 40 tim yang berasal dari 2 kabupaten, yaitu Inhu dan Kuansing. Dalam hal ini panitia pelaksana menyediakan piala tetap dan uang pembinaan mencapai belasan juta rupiah. "Untuk juara pertama kita sediakan Uang pembinaan sebesar Rp7 juta, juara kedua sebesar Rp5 Juta, juara ketiga Rp3 Juta dan juara harapan aatu sebesar Rp2 Juta. Selain itu kita juga menyediakan hadiah sebesar Rp500 ribu untuk pencetak gol terbanyak (top skorer),"katanya. Dijelaskannya, turnamen ini sudah dilaksanakan dari sebelum tanggal 28 Oktober dan rencananya akan berakhir pada hari Minggu (10/11) mendatang. Dimana akan dilangsungkan pertandingan final untuk memperebutkan juara pertama. Sementara itu tokoh masyarakat Sungai Guntung Hilir, Kasmanto S.Sos ketika dimintai pendapatnya terkait adanya turnamen ini menyatakan, sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh para pemuda Sungai Guntung Hilir ini. "Ini adalah kegiatan yang sangat positif dalam rangka memeperingati hari Sumpah Pemuda. Apalagi kegiatan dilaksanakan ditengah maraknya penyalah gunaan narkoba bagi anak muda,"ujarnya. Kegiatan olah raga ini merupakan sarana yang sangat positif dalam rangka mengantisipasi pengaruh buruk menghantui para pemuda saat ini."Kita berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya disini saja dan dapat dijadikan sebagai agenda tahunan,"katanya lagi. Selain itu yang terpenting, adalah turnamen ini dapat dijadikan sebagai ajang pencarian bakat dalam olahraga bola kaki. "Selama ini kita banyak melihat banyak bakat-bakat terpendam yang ada di desa-desa tidak tergali. Pada akhirnya bakat tersebut tidak muncul. Melalui turnamen ini kita berharap bakat-bakat para anak muda akan muncul dan dapat memperkuat daerah diberbagai iven daerah,"tutupnya. BETTER-ali usman

Tiga Kawanan Buruh Diduga Pemeras Ditangkap PERAWANG- Tiga kawanan buruh dibekuk jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tualang kemarin. Ketiganya dibekuk karena diduga melakukan pengancaman dan pemerasan kepada salah satu perusahaan di pelabuhan Rasau Kuning desa Pinang Sebatang,beberapa waktu lalu. Tiga kawanan pelaku mengaku anggota buruh F-SPTI PUK Rasau kuning adalah Antonius,Hiras dan Sukri.Ketiganya diringkus polisi, Sabtu 2 November 2013 sekira pukul 21.00 Wib Kapolres Siak Ajun Komisaris Besar Polisi Rahmad Dayan SIk,melalui Kapolsek Tualang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Nurhadi Ismanto Sik membenarkan penangkapan terhadap ketiga tersangka yang diduga melakukan percobaan pemerasan dan pengancaman dan atau perbuatan tidak menyenangkan. Penangkapan ketiga tersangka berawal saat mobil Fuso Tronton BM 8137 ZU milik PT.CIS yang dikemudikan Mustafa berniat membongkar mauatan yang berisi sampan besi di di lokasi mes pelabuhan Rasau Kuning Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang. Namun dilarang dua orang buruh Antonius dan Sukri yang mengaku anggota SPTI PUK Rasau Kuning. Mereka beralasan aktifitas bongkar tidak boleh dilakukan, karena pihak perusahaan belum memberikan keputusan terkait biaya bongkar muat kepada SPSI. Menurut buruh,sebelumnya ketua SPTI PUK Rasau Kuning tersebut Hiras sudah menenui pihak PT CIS untuk mengadakan kesepakatan tetang besaran biaya bongkar muat di PT CIS. Buruh meminta biaya bongkar setiap masuk Rp 300,000/mobil. Namun pihak PT CIS merasa keberatan hanya menyanggupi Rp 3000.000 pertahun. Belum adanya kesepakatan,pihak SPTI pun melarang perusahaan melakukan aktifitas bongkar. Tak terima dengan larangan tersebut, pihak PT CIS melaporkan ke Polsek Tualang. Mendapatkan laporan Jajaran kepolisian Sektor Tualang, turun kelapangan mengejar pelaku. Alhasil ketiga kawanan yang diduga terkait dengan kasus tersebut diringkus polisi guna proses lebih lanjut .BETTER-syaf

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

KAMIS

21

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

Jelang Akhir Tahun

Realisasi Pembangunan Puskesmas Sabah Auh Dibawah 50 persen

SABAH AUH- Masyarakat Kecamatan Sabah Auh, Kabupaten Siak,berharap pembangunan Puskesmas rampung hingga akhir tahun 2013. Namun progres pembangunan puskesmas yang didanai APBD Riau ini baru mencapai 40 persen. Camat Sabak Auh, Wan Syaiful Effendi, Rabu (6/11) kepada

wartawan membenarkan hal itu. Camat menjelaskan bahwa proyek pembangunan Puskesmas tersebut bersumber dari APBD Propinsi Riau tahun anggaran 2013, harapannya diakhir tahun ini pengerjaannya bisa selesai, sehingga bisa cepat digunakan guna pelayanan masyarakat "Saat ini proses pembang-

unan puskesmas mencapai 40 %, harapannya bisa diselesaikan tepat waktun sehingga awal tahun depan sudah bisa difungsikan," ujar Camat ?Selain puskesmas, pembangunan jembatan Belading juga menggunakan dana APBD Propinsi, dan itu merupakan proyek multi yes untuk tahun

2013 dan 2014, yang mana saat ini pembangunan jembatan tersebut sudah dalam tahap pengerjaan. Lanjut Camat, pembangunan yang saat ini bisa dikatakan selesai atau dalam tahap finising yakni pembangunan kantor desa Bandar Pedada, Pasar Bandar Sungai dan Kantor plsek Sabak Auh.

"Untuk Pembangunan Kantor Desa Bandar Pedada sudah selesai, tinggal menunggu peresmian, untuk Kantor Polsek akan diresmikan pada Desember nanti, sementara pembangunan pasar tahap finising, tinggal membersihkan bahagian depannya,"pungkas Camat. BETTERsyaf

SMPN 03 Tualang Wakili Kabupaten Siak Lomba PBB se Riau PERAWANG- Murid SMPN 03 Perawang Kecamatan Tualang mewakili Kabupaten Siak mengikuti lomba pasukan Baris Berbaris Pelajar (PBB) tingkat SMP se Riau 2013 di Kota Pekanbaru, dalam waktu dekat. Perlombaan PBB se Riau ini digelar oleh keluarga besar Korem Wira Bima dengan Disdik Riau. Tahun lalu Kabupaten Siak keluar sebagai juara dua diwakili SMPN 01 Perawang. Tahun ini peserta ditargetkan mendapatkan hasil lebih baik. Kepala SMPN 3, Rozi SPd mengatakan pihaknya merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada muridnya. Namun disisi lain,menjadi beban moral untuk menjadi yang terbaik pada lomba PBB 2013 ini. "Murid digembleng dan dilatih oleh anggota TNI Koramil Perawang,anak- anak sudah mulai menjalani latihan demi latihan yang digelar di SMPN 3 Perawang. Mudah-mudahan apa yang dipercayakan ini bisa kami pikul sesuai dengan harapan kita semua," terang Rozi saat dijumpai di SMPN 3 Tualang, Rabu (6/11) kemarin. Danramil Perawang, Peltu Y Sutoto melalui anggotanya yang melatih PBB di SMPN 3 Perawang, Tortor mengatakan bahwa pada dasarnya mereka siap

Pasukan baris berbaris pelajar SMPN 03 Perawang

untuk dengan seksama dan sungguh-sungguh melatih pasukan baris berbaris SMPN 3.

"Latihan telah dimulai dan sedang berlangsung. Kita akan menjaDikan kedisiplinan yang

Terkait Banding Pemkab Inhu

FP2R Minta Badan Pengawas Hakim Awasi Kejati Riau RENGAT- Pendiri LSM FP2R (Forum Pemantau Pembangunan Riau) Defrianto Tanius meminta Pengawas Hakim untuk mengawasi Kinerja hakim yang ada di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Hal ini terkait dengan adanya dugaan permainan dibalik banding yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) terhadap keputusan Pengadilan Negeri (PN) Rengat dalam kasus sengketa tanah antara Pemkab Inhu dengan ahli waris, Syamsir Shidiq. Sebagaimana diketahui bahwa kasus sengketa tanah antara Pemkab Inhu dengan ahli waris, Syamsir Shidik terhadap tanah seluas 1 hektare yang ada di samping gedung DPRD Inhu telah diputuskan dengan kemenangan ahli waris. Dimana pengadilan memutuskan agar tanah tersebut dikembalikan

kepada yang berhak. Sedangkan,Pemkab Inhu diwajibkan membayar kerugian sebesar Rp4 miliar kepada ahli waris. "Ya, Pemkab Inhu banding terkait Keputusan tersebut. Kita curiga ada permainan dalam hal tersebut. Untuk itu kita meminta kepada KPK agar ikut mengawasi kineja dari Kejati Riau ini, "ujar pria yang akrab di sapa Aan ini. Menurutnya, hakim yang ada di Kejati Riau harus mampu berkerja dengan baik dan menjunjung tinggi azas-azas penegakan hukum serta menghindari praktek-praktek penyalahgunaan wewenang. Ia juga meminta kepada pengawas hakim untuk melakukan aksi yang nyata dalam melakukan pengawasan terhadap hakim di Kejati Riau. Ini demi tegaknya supermasi hukum di Negeri Lancang Kuning ini.

"Ya, jangan sampai penegakan hukum di Riau tidak memenuhi unsur keadilan. Kita juga meminta agar mengoptimalkan penegakan hukum menuju terwujudnya keadilan terhadap kineja hakim,"ungkapnya. Sementara itu, Abri Arianto selaku ahli waris dari Syamsir Shidiq ketika dihubungi Rabu (6/ 11) mengaku, bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap jalannya proses banding yang dilakukan Pemkab Inhu terhadap keputusan Pengadilan Negeri Rengat. Menurutnya dirinya sangat yakin kalau hakim yang ada di Kejati Riau akan melakukan keputusan yang seadil-adilnya terhadap kasus tersebut. "Kami sangat yakin hakim akan berlaku adil terhadap kasus tersebut,"ucapnya.BETTERali usman

paling utama dan sikap yang harus bisa ditanamkan kepada anak. Jika ini sudah terbentuk

dan tertanam maka lanhkah dan ketegapan akan mudah didapat,"ucap Tor-tor.BETTER-syaf

Forum Kemitraaan, Polmas Desa Perawang Barat Dilantik PERAWANG- Kapolsek Tualang Aju Komisaris Polisi Nurhadi Iswanto melantik pengurus Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) atau Polmas Desa Perawang Barat di kantor desa setempat,Rabu (5/11). Hadir pada kegiatan tersebut Sekcam Tualang Zalik Efendi S Sos,Danramil diwailiki anggota Fahrizal,Kepala Desa Perawang Barat Faizal SHo,Kanit Lantas Teguh Kadus,RT/RW,PKK dan masyarakat. Kapolsek Tualang mengatakan keberadaan FKPM merupakan mitra kepolisian. Forum tersebut dapat membantu polisi menangani permasalahan di masyarakat tingkat desa /kelurahan dalam kasus tindak pidana ringan (tipiring). " Kami berharap Pokmas yang dilantik ini dapat men-

jaga lingkunganya masingmasing.Tidak mungkin polri bekerja sendiri,hal itu tidak akan brwujud,"ungkap kapolsek Tualang. Kapolsek menambahkan kepolisian membutuhkan masyarakat yang siap membantu tugas polisi menjaga keamanan dilingkunganya.Juga diharapkan FKPM menjadi contoh oleh pokmas lainnya. Sementara Sekcam Tualang Zalik Efenddi meminta agar pengurus FKPM menjalankan tugasnya dengan menjaga keamanan dlingkungan masing-masing dan menyelesaikan jika ada kasus ringan . "Kami juga berharap Polmas sudah terbentuk dapat lebih aktif melakukan kegiatanya dengan menjaga keamanan lingkunganya dan selalu koordinasi dengan pihak kepolisian,"ucapnya. BETTER-syaf


Wan 22

KAMIS

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

Riasan Salah Bikin Terlihat Lebih Tua

ta

Z

Rianti Cartwright Kini Jadi Dubber ARTIS cantik Rianti Cartwright telah lama tak terdengar kabarnya. Kini ia menjadi salah satu pengisi suara alias dubber dalam drama Korea berjudul That Winter, The Wind Blows, Rianti Cartwright merasakan kesulitan. Ia mengaku tidak mudah menjadi dubber. Karenanya, Rianti pun belajar dari personal trainer. "Ternyata nggak

mudah jadi dubber, awalawal 5 jam cuma dapat 3 episode. Lumayan nih, itu karakter suaranya banyak diem," katanya di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. "Mana dubbernya tempatnya kecil. Untungnya dapat personal trainer dubbernya perfect banget," lanjutnya. Rianti ambil personal trainer untuk jadi

dubber.Rianti ambil personal trainer untuk jadi dubber. Rianti menambahkan, layaknya sebuah peran dalam dunia akting, menjadi dubber pun harus m e n d a l ami karakter tokoh yang akan diisi suaranya. BETTER-yen/kpc

BERDANDAN selain untuk mempercantik juga dimaksudkan agar terlihat lebih segar dan lebih muda dari usia sebenarnya. Namun mengaplikasikan produk kosmetik dan teknik berias yang salah hanya akan membuat tampilan lebih tua. Mengutip heraldsun, Senin (4/11/2013), agar riasan bisa memberi tampilan muda, ikuti tips d ibawah ini. Alas bedak sewajarnya Jangan terlalu berlebihan menggunakan alas bedak. Ini hanya akan memberikan tampilan yang buruk tidak peduli berapa usia Anda, penggunaan alas bedak yang berlebihan memberi tampilan terlalu dibuat-buat seolah Anda sedang menyembunyikan sesuatu, yang bisa ditebak adalah menyembuyikan penuaan. Kenakan alas bedak secukup yang Anda butuhkan pada sisi-sisi wajah yang memang membutuhkan dan tidak perlu pada sisi wajah yang tidak memerlukannya. Campurkan alas bedak dengan pelembab sebelum diaplikasikan untuk hasil akhir yang terbaik. Maskara juga sewajarnya Penggunaan maskara yang berlebihan hanya akan memberi efek hasil yang kasar dan justru tampak lebih tua terutama jika memakai warna hitam. Alternatifnya adalah pilih warna-warna alami yang lembut atau warna coklat alami agar mata tetap terlihat alami dan awet muda Hindari shimmer dan yang memberi efek berkilauan Ini akan cantik ketika diaplikasikan pada mereka yang masih dibawah 25 tahun tapi bagi wanita diatas 25 tahun, ini justru memberi efek penuaan. Sebaliknya cari yang alami dan soft, warna netral untuk membuat tampilan awet muda dan lebih segar.

SETIAPORANG pasti ingin tampil perfect tanpa amsalah bau badan. Begitu pula dengan artis cantik satu ini,Poppy Sovia. Poppy Sovia mengaku panik jika bau badan sudah menyerang dirinya. Selain kurang percaya diri, Poppy takut bau badannya akan berpengaruh kepada orang yang berada di sekitarnya. "Yang gue hindari adalah bau. Pertama di kitanya kurang pede. Karena nggak pede jadi bisa berpengaruh ke orang lain. Nanti Kasihan orang lain ada yang pingsan," aku Poppy di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Senin (4/11) malam. Poppy pun pernah mengalami saat-saat bau badan hinggap di

dirinya. Saat itu ia tengah mengalami masa puber. Bau tak sedap yang timbul dari badannya itu disadari oleh ibunya sendiri. "Pasti setiap orang pernah. Kaya lagi fase puber, kita kan nggak tahu ya. Awalnya nggak ngeh, mama ku bilang, 'Say kamu kayanya bau deh'. Itu hormonal," papar Poppy. Kendati demikian, ia tak berani untuk menegur orang lain yang mengalami masalah bau badan. Poppy lebih memilih menghindar ketimbang menegur orang itu. "Aku belum pernah bilang, kayak 'Lu agak-agak begini'. Kita harusnya kasih tahu, tapi aku pribadi nggak punya kekuatan untuk menegur," ujarnya. BETTER-yen/kpc

Hindari lipstik matte Lipstik matte memang akan lebih tahan lama di bibir, tapi formulanya yang kering membuat bibir juga kering dan terkesan tua. Sebaliknya pilih yang memiliki gloss atau liptik dengan krim formula yang lembab dan licin. Hindari eyeliner cair Seperti maskara yang berlebihan, eyeliner bentuk cair juga memberi kesan keras dan tua. Sebaliknya pilih yang berbahan lembut dan warna netral seperti coklat atau krem untuk memberikan tampilan mata cerah dan segar. BETTER-yen/inc

Melanie Subono Selektif Soal Pekerjaan NAMA Melanie Subono memang bukan penyanyi biasa. Selain sibuk manggung, jebolan anak potlot ini juga aktif sebagai penggiat aksi-aksi sosial terkait pelestarian alam. "Saat ini masih punya acara di sebuah radio. Bikin beberapa project musik, salah satunya duo rock n roll sama Sara Wijayanto. Masih aktivis. Punya penangkaran penyu sendiri," kata Melanie Subono di talkshow Reborn-Inafest 2013, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (3/ 11). Melanie mengaku tidak mau 'maruk' dan mengambil seluruh pekerjaan. Dia akan menyesuaikan dengan kondisi tubuhnya yang rentan. "Gue nggak mau maruk dengan job. Apalagi dengan kondisi badan gue yang sudah nggak seperti sebelumnya," lanjutnya. "Hormon dan darah gue sangat gembur buat penyakit-penyakit itu. Gue nggak cuek, tapi apa adanya saja. Gue nggak mau ada kemo dan lainnya. Soalnya tumbuh lagi, ada lagi. Dan lama-lama kita bakal cuek juga," tandasnya. BETTER-yen/kpc

BPOM Seleksi Obat Berstandar Internasional BADAN Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menyeleksi ketat produk, khususnya obat sebelum terjual di pasaran. Semuanya harus berstandar internasional. "Badan POM dalam melakukan skrining premarket obat (sebelum disetujui beredar) menggunakan kriteria penilaian keamanan, khasiat dan mutu sesuai standar internasional," tegas Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapeutik dan NAPZA (BPOM) RI, Retno Tyas Utami di kantornya, Selasa (04/11/ 2013). Retno menambahkan dengan mengatakan, data penunjang tiga kriteria tersebut harus terbukti sesuai produk terdaftar. Semisal mutu obat harus mencantumkan komposisi bahan di dalam formulanya. Ia mengatakan, "Bahan bersumber hewani harus menyebutkan jelas asalnya dan menyertakan sertifikat halal bila diperlukan. Bahkan,

apabila dalam formula ada bahan bersumber hewan tidak halal, maka produknya harus mengikuti ketentuan pencantuman label yang berlaku dengan menyebut sumber hewan tersebut." "Badan POM melakukan audit kepada produsen memastikan cara pembuatan yang baik (CPOB) diterapkan konsisten oleh produsen," katanya menambahkan. Sejauh ini sertifikat izin edar hanya bagi produk yang memenuhi ketiga kriteria. Itu setelah serangkaian pengujian bukti-bukti valid aspek keamanan, khasiat dan mutu. Terkait RUU Jaminan Produk Halal (JPH), ia berujar, masukan Badan POM sudah sampai di meja Kementerian Kesehatan dan menjadi masukan pemerintah bidang Kesehatan. "Apabila ada obat yang sudah terdaftar di BPOM, yang ingin mencantumkan halal dalam labelnya, harus mendaftar ke MUI untuk

sertifikasi halal. Badan POM hanya memberikan persetujuan pencantuman saja setelah ada sertifikat dari MUI," tuturnya. Sedangkan Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi mengimbau MUI proporsional dan fleksibel wacana sertifikasi halal produk farmasi demi kemaslahatan umat. "Karena ini menyangkut kedaruratan, hidup dan mati pasien, apa yang tidak halal menjadi boleh," ujarnya. Menkes mengakui sudah banyak berkonsultasi dengan ahli agama Islam. Menkes lantas mengingatkan sertifiaksi haram makanan dan farmasi adalah berbeda. Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menilai Rancangan Undang-Undang Sertifikasi Halal yang tengah menjadi bahasan di DPR akan semakin merepotkan kalangan pengusaha. BETTER-yen/inc

Gizi Berlebih Pemicu Utama Kematian FENOMENA gizi lebih merupakan ancaman serius karena menimbulkan risiko utama penyakit tidak menular (PTM), yang juga merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. "Kegemukan atau obesitas sangat menjadi perhatian karena terkait dengan berbagai penyakit degeneratif berbahaya, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke dan kanker," kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy,Sp.A, MPH, pada pembukaan Seminar Gizi Nasional dengan tema 'Mewujudkan Gizi Seimbang untuk Mengatasi Masalah Gizi Ganda' dalam rangka Hari Gizi Nasional 2013, di Jakarta, Senin (25/2). Menurut Menkes, kondisi ini terjadi akibat dari penimbunan lemak tubuh berlebihan. Pada obesitas terjadi ketidakseimbangan antara asupan makanan dan pembakaran kalori dalam tubuh.

"Terjadinya obesitas juga melibatkan beberapa faktor, antara lain genetik, lingkungan, psikis, kesehatan, obat-obatan, perkembangan, dan aktivitas fisik," jelas Menkes. Menkes juga menyarankan, jika ingin menurunkan berat badan, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah pembatasan asupan kalori dan peningkatan aktivitas fisik dengan rutin berolahraga. Menurut Menkes, masalah gizi dan kesehatan telah bergeser, gaya hidup berubah, kondisi lingkungan juga berubah, sudah saatnya kita melakukan penyesuaian seiring dengan perubahan yang telah dan sedang terjadi. “Seharusnya bila gizi seimbang diterapkan oleh seluruh masyarakat kita, masalah gizi kurang bisa dihindari dan masalah gizi lebih bisa dicegah,� tegas Menkes. BETTER-yen/inc


RETAIL BISNIS

KAMIS

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

23

Cadangan Devisa Naik Jadi USD 97 Miliar JAKARTA- Bank Indonesia mencatat, jumlah cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2013 mencapai US$97 miliar. Jumlah cadangan devisa itu meningkat US$1,3 miliar dibanding posisi akhir September 2013 sebesar US$95,7 miliar. Direktur Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs, dalam keterangan tertulis, Rabu 6 November 2013, mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. "Bank Indonesia memandang jumlah tersebut cukup aman untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan berada di atas standar kecukupan internasional," ujar Peter. Peningkatan jumlah cadangan devisa pada Oktober 2013 itu, dia menjelaskan, didorong oleh penerimaan dari ekspor migas bagian pemerintah. Seiring dengan kenaikan cadangan devisa tersebut, respons positif pelaku pasar terhadap kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah telah mendorong aliran masuk modal asing ke instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dan Surat Berharga Negara (SBN). Kondisi itu diharapkan dapat berkontribusi pada meredanya tekanan nilai tukar rupiah pada Oktober 2013. Berdasarkan data kurs referensi dalam Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), hari ini, rupiah berada di level Rp11.414 per dolar AS. Nilai tukar rupiah itu melemah dibanding posisi 4 November 2013 di level Rp11.389 per dolar AS.BETTER-vvn

Virgin Australia Buka 5 Rute Baru ke Indonesia JAKARTA- Perusahaan maskapai pesawat Virgin Australia Holdings menambah lima rute baru di Indonesia sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya. Untuk membuka rute di Indonesia, Virgin Australia menggandeng mitranya, yakni SilkAir Singapore Airlines yang berbasis di Singapura. Dalam sebuah pernyataannya, Selasa (5/11/ 2013), perusahaan penerbangan asal Australia itu akan menambah rute terbang baru Australia melalui Singapura dengan tujuan Bandung, Balikpapan, Lombok, Palembang dan Solo. Untuk rute baru itu, pesawat yang akan digunakan adalah Airbus A319 atau Airbus A320. Perseroan menargetkan, Virgin menargetkan bisa membuka jalur penerbangan Australia dan Selandia Baru sampai 10 rute. "Indonesia adalah ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu mitra dagang Australia yang paling penting, dengan nilai lebih dari sebelas miliar dolar," kata Judith Crompton, kepala pemasaran Virgin Australia. "SilkAir menawarkan layanan bisnis dan produk kelas ekonomi yang memastikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,� tambah Crompton.BETTER-kpc

"Perusahaan Tekstil & Garmen Siap-Siap Gulung Tikar!" JAKARTA - Naiknya upah minimun provinsi (UMP) DKI Jakarta membuat beberapa perusahaan bersiap gulung tikar. Selain itu biaya kerja menjadi tidak murah, hal tersebut menyebabkan daya saing Indonesia semakin lemah. "Dampaknya banyak industri UKM tidak bisa bayar. Saya juga sudah banyak melihat industri tekstil garmen yang sudah berancang-ancang atau siap-siap untuk tutup," kata Ketua Komisi VI DPR RI, Airlangga Hartanto usai mengisi acara Seminar Tantangan Industrialisasi di Tengah Pusaran Liberalisasi Perdagangan di Hotel Bidakara, Rabu (6/11/2013). Menurutnya, kenaikan UMP akan menjadi salah satu faktor yang memperlemah daya saing Indonesia. Hal ini kemudian yang menyebabkan industri-industri milik investor asing berpindah ke negara lain, terutama 2015 nanti pasar bebas Asean akan segera dibuka. "Dengan kondisi seperti ini maka indonesia di industri manufaktur memiliki tantangan, karena setiap tahun reliability dan continuitas dari tenaga kerja ini akan jadi masalah. Untuk sektor tertentu, misalnya otomotif atau alat berat sudah lari ke robotisasi,"katanya. Lebih dari itu, jika keadaan seperti ini terus berlangsung Airlangga menilai akan muncul banyak pengangguran di Indonesia. Apalagi, ekspor tenaga kerja di Asean setelah ini hanya akan berlaku bagi tenaga profesional dan terampil. "Terlebih Asean juga sudah menutup pintu tenaga kerja Indonesia, karena yang diliberalisasi hanya tenaga terampil dan profesional,"pungkasnya.BETTER-okz

Dirjen Pajak: Baru 10 Persen UKM yang Bayar Pajak JAKARTA- Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany, menjelaskan bahwa hingga saat ini hanya 10 persen dari enam juta badan usaha yang baru membayar pajak. Untuk itu, dia meminta agar para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk setia membayar pajak yang ditetapkan sebesar satu persen dari omzetnya setiap bulan. "Saat ini, sebanyak 90

persen badan usaha belum bayar pajak. Bayangkan seminggu setoran badan usaha bisa mencapai Rp300 triliun," ungkapnya, saat ditemui dalam acara 'Sosialisasi tentang Pajak UKM, Rencana Peluncuran Sistem Pembayaran Pajak dalam Rangka Pelaksanaan PP 46/2013' di Jakarta, Rabu 6 November 2013. Angka pembayaran ini, lanjut Fuad, bisa digunakan untuk perbaikan-perbaikan

lainnya, khususnya di bidang infrastruktur. Pemerintah, menurut Fuad, juga memberikan kemudahankemudahan untuk pembayaran pajak. Dia menyebutkan bahwa para UKM bisa membayar pajak mereka mealui bankbank yang telah bekerja sama dengan pemerintah. Sementara itu, pemerintah menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk membantu

penerapan aturan pajak bagi UKM. Pajak ini nantinya akan dikenakan kepada UKM dengan omzet yang mencapai Rp4,8 miliar. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Koperasi, Erwin Aksa, , mengungkapkan bahwa kerja sama ini nantinya berbentuk sosialisasi selama masa transisi. Masa transisi akan berjalan selama 2-3 tahun ke depan. "Kita harus mendorong

bagaimana masyarakat dengan dunia usaha semua level bisa berkontribusi kepada Indonesia," katanya. Lebih lanjut, Erwin menuturkan bahwa jumlah UKM saat ini sekitar 5,5 juta UKM yang dimiliki oleh 600 ribuan pengusaha. Dia menilai, pemberlakuan pajak untuk UKM ini tidak akan memberikan dampak yang berat bagi dunia usaha.BETTER-vvn

Greenpeace Dinilai Rusak Ekonomi Indonesia ď Ž PLN Sebut NGO Lawan UUD 45 PEKANBARU - Beberapa waktu lalu, Greenpeace mengirim surat elektronik yang salah satu pointersnya mengatakan bahwa Greenpeace menolak penggunaan barang tambang batubara sebagai bahan baku produksi listrik. Solusinya adalah penggunaan air dan angin untuk memproduksi listrik. Terkait hal itu, Humas PLN Riau, Sarno Senin (4/11/13) mengatakan, bahwa pernyataan Greenpeace tersebut melawan Undang-Undang Dasar 45 (UUD 45) yang menjadi dasar negara Republik Indonesia. Terutama pada pasal 33 UUD 45 yang menyebutkan bahwa kekayaan negara seperti bumi air dan udara serta kekayaan yang

terkandung di dalamnya, digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. "Penggunaan batubara sebagai bahan baku listrik sesuai dengan kebijakan negara. PLN tunduk pada aturan negara Indonesia dan bukan aturan asing. Jadi Greenpeace tidak berhak mengatur negara ini. Memangnya mereka lembaga apa bisa mengatur sedemikian rupa bahkan melawan UUD 45," terang Sarno. Menurut Sarno, penggunaan batubara sebagai bahan baku produksi listrik bukan untuk kepentingan PLN semata. Tetapi untuk kepentingan rakyat Indonesia yang membutuhkan listrik

yang di produksi dengan beberapa alternatif. Jika PLN tidak menggunakan batubara untuk bahan baku listrik sementara Indonesia kini tengah menghadapi krisis listrik, menurut Sarno, rakyat justru akan semakin marah karena Indonesia memiliki potensi sebagai sumber energi tidak dimanfaatkan dan harus bergelap-gelap ria hanya untuk menuruti lembaga asing seperti Greenpeace. "Jika mereka (Greenpeace) tidak punya solusi, ya jangan melarang.

Itu namanya omong kosong. Sumber daya alam di Indonesia sangat berlimpah, wajar jika digunakan untuk kepentingan rakyat," kata Sarno. Untuk itu, PLN akan tetap mengacu pada kebijakan pusat dengan menggunakan energi primer (batubara) tersebut. PLN tunduk dan taat terhadap aturan kebijakan Indonesia dan bukan dari sebuah lembaga asing. Di singgung mengenai solusi yang ditawarkan Greenpeace untuk produksi listrik berupa penggunaan air dan angin, Sarno

mengatakan bahwa air itu memiliki pasang surut. Sesuai dengan musimnya. Sementara untuk angin, Indonesia tidak memiliki potensi yang mencukupi. Mengenai persaingan usaha, Sarno mengatakan ada kemungkinan ke arah itu. Di negara lain, untuk mendapatkan batubara, mereka harus menggali dalam-dalam. Bahkan di India dan China harus menggali sedalam 1 km baru mendapatkan batubara. Di Indonesia hanya menggali beberapa meter saja sudah dapat batubara.BETTER-sir


24

KAMIS

07 NOVEMBER 2013 ď Ź NO. 554 TAHUN III

BISNIS TERKINI

de White Hotel Utamakan Pelayanan dan Keamanan PEKANBARU - Bisnis perhotelan di Kota Pekanbaru kian hari kian berkembang. Dengan pertumbuhan ekonomi diatas 8 persen pertahunnya, membuka banyak kesempatan dalam dunia usaha di bidang perhotelan. Salah satu yang memberanikan diri membuka Hotel adalah de White Hotel. Hotel dengan kosep mengutamakan pelayanan dan keamanan ini dibangun dengan label Hotel Berbintang dua. "Kami melihat perkembangan Hotel masih sangat diperlukan, oleh sebab itu kami memberanikan diri membangun hotel dengan moto Hotel Serve More Save More," jelas Alfanshah Abdullah, General Manager de White Hotel kepada Berita Terkini, Rabu (6/11/13). Dalam masa promosi mulai bulan November 2013, de White Hotel memberikan diskon kamar untuk jenis kamar Simply. "Untuk menarik pelanggan, mulai awal November ini kami adakan diskon, khusus untuk kamar Simply. Diskon ini sampai Rp 258 Ribu permalam, termasuk breakfast untuk 2 orang," terangnya. Awal pembangunannya, hotel ini hanya menyediakan 41 kamar ditambah satu kamar untuk Massage. Kamar sebanyak 41 itu terdiri dari 3 kelas yaitu suite, Smart dan Simply. Selain kamar, de White Hotel juga menyediakan coffee shop yang tidak sama dengan hotel lainnya. Coffee shop hotel ini menghadap keluar dan harganya juga terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah. Diharapkan keberadaan de White Hotel di jalan Soekarno Hatta ini dapat cepat berkembang. Untuk reserpasi silakan hubungi Telp (0761) 565716/565816. BETTER-irw

Astra Isuzu Perkenalkan All New Isuzu D-Max PEKANBARU - Demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada pelanggannya, Astra Isuzu meresmikan dua outlet sebagai brand new outlet di Sumatera, yakni di Kota Pekanbaru dan Lampung, Rabu (5/11/2013). "Dalam upaya memaksimalkan layanan kepada pelanggan, hari ini Astra Isuzu grand opening outlet baru dengan merelokasi Astra Isuzu di Jl Soekarno Hatta (Arengka 1,red) ke lokasi baru di SM Amin," ungkap Kepala Cabang PT Astra International, Tbk-Isuzu, Remon Juhendrik, Rabu (5/11/ 2013). Dijelaskan, dengan lahan seluas 10.000 ha, outlet Astra Isuzu SM Amin memiliki showroom indor dan outdoor, mampu memperbaiki kendaraan kecil mulai Panther sampai medium truk, menampung 2.000 item sparepart, dilengkapi layanan Isuzu berjalan sebanyak 2 unit yang siap melayani pelanggan hingga di rumah atau di kantor. "Pada awal November tahun 2013 ini, diresmikan 2 outlet untuk wilayah sumatra yang merupakan relokasi dari dua outlet yang sebelumnya menyewa yaitu di Kota Pekanbaru dan Lampung," kata Remon. Dikatakan Remon, saat ini pihaknya turut berperan serta dalam mewujudkan visi Isuzu untuk menjadi nomor satu pada segmen kendaraan komersial di Indonesia dengan mengembangkan jaringan mulai dari penjualan, pelayanan (Service), dan Spartpare. Dalam mengembangkan pemasaran astra Isuzu mengutamakan kendaraan untuk segmen komersial yaitu dengan memberikan layanan yang berbeda. Dengan menempatkan sebagai partner usaha bagi customernya yang sesuai dengan taglinenya yaitu Part of your business. Sementara itu, Chief Of Operation Astra International Tbk Isuzu, Heri Triono mengatakan, selain fokus pada pengembangan produk juga meningkatkan penjualan. Untuk melaksanakan program tersebut semuanya dengan memperbanyak outlet di seluruh indonesia "Hingga akhir tahun ini kita akan meresmikan sebanyak 106 outlet sebagai komitmen kita untuk melayani konsumen Isuzu," kata Heri. BETTER-irw

Edisi 554  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you