Issuu on Google+

BERITA TERKINI

Jadwal Sholat

Pekanbaru dan Sekitarnya

Kritis, Tajam dan Berimbang

Subuh Zuhur Ashar Magrib Isya

koranbetter.com

04.37 12.03 15.21 18.05 19.10

Harian Umum Berita Terkini @koranbetter harianbetter@yahoo.co.id

Call Centre (0761) 34381

9,045.23 25 Oktober 2013

TBS KELAPA SAWIT

3,553.79 25 Oktober 2013

1. 724/kg 25 Oktober 2013

EMAS

Terbit 24 Halaman

SGD/ IDR

11,198.00 25 Oktober 2013

MYR/ IDR

USD/ IDR

Harga Rp 3000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

SENIN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

471972.33/gr 25 Oktober 2013

Jamaah Haji Riau Kembali PEKANBARU - Rombongan Jamaah haji kloter lima asal Provinsi Riau tiba di Kota Pekanbaru melalui Bandara Sutan Syarif Kasim II, Sabtu (27/10/2013) pukul 11.45 WIB. Seluruh jamaah haji asal Riau tersebut, tiba dengan selamat sampai tujuan. Ketika ratusan jamaah haji tersebut turun dari pesawat mereka tampak begitu berseri-seri dengan mengucapkan syukur. Setelah itu, jamaah haji dibawa menggunakan empat unit Bus menuju Masjid Agung An-Nur. Sesampainya jemaah haji di Masjid Agung An-Nur, sanak keluarga dan kerabat yang menunggu dari pagi itu pun menyambut kedatangan mereka dengan isak tangis haru. Pelukan dan ciuman kerinduan jamaah haji pada keluarga tidak dapat terelakan. Air mata pun tampak mengalir dari jamaah haji dan keluarga. Setelah melepaskan kerinduan dengan kerabat dan keluarga, para jamaah yang tiba tersebut langsung menunaikan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung An-Nur. Setelah usai sholat, ratusan jemaah haji menuju kerumah masing-masing. Anggota Keluarga jamaah haji dari Kabupaten Kampar Habibullah (51) mengaku sangat bahagia abangnya

JAMAAH

HAL 6

Mantan Bupati Siak Akan Diperiksa Harga Cabai Tembus Rp60 Ribu Sekilo

Diduga Tahu Banyak Soal Korupsi KITB Rugikan Negara Rp26 M Arwin akan dipanggil penyidik. Soalnya, anggaran KITB dicairkan sewaktu dia menjadi bupati Siak." AMRIL RIGO SH Asiten Pidsus Kejati Riau

PEKANBARU- Harga cabai di pasar tradisional di Pekanbaru menggila. Saat ini harga sudah menyentuh level Rp60 ribu per kilogram. Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Syamsul Bahri SSos, meminta masyarakat pandai-pandai mensiasati kenaikan harga cabai merah yang kini

HARGA

HAL 6

Usut Pembakaran Lahan

Menteri Kehutanan Desak Polda Riau Serius YOGYAKARTA - Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mendesak pihak Kepolisian Daerah Riau menuntaskan penyeldikan pada para tersangka kasus pembakar lahan di Riau. "Kami minta itu diusut tuntas dan mendukung penuh kepolisian menyelesaikan kasus itu," kata Zulkifli di Yogyakarta, Sabtu (26/10/2013).

MENTERI

HAL 6

PEKANBARU-Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau berencana memanggil Mantan Bupati Siak, Arwin AS, terkait kasus dugaan korupsi pengembangan Kawasan Industri Tanjung Buton, Kabupaten Siak. Penyidik meyakini Arwin tahu banyak soal proyek tersebut. Pasalnya, penganggaran dan pengucuran dana Rp37 miliar ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) KITB dilakukan pada masa Arwin masih memimpin Siak. "Arwin akan dipanggil penyidik. Soalnya, anggaran KITB dicairkan sewaktu dia menjadi bupati Siak," jelas Asiten Pidsus Kejati Riau, Amril Rigo SH, melalui Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidsus, Rachmat Surya Lubis,

Minggu (27/10/2013). Kapan Arwin dipanggil, Rachmat belum bisa menjelaskan secara pasti. "Dalam pekan ini akan dipanggil secepatnya. Hari pastinya belum tahu, nanti dikabari lagi," sebut Rachmat. Dalam kasus yang merugikan negara Rp26 miliar ini, Kejati Riau sudah menetapkan Ir Syarifudin MT menjadi tersangka. Pene-

tapan Direktur BUMD KITB itu menjadi tersangka berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) nomor 05/N.4/ Fd.1/08/2013, yang ditandatangani Eddy Rakamto, Kepala Kejati Riau. Selain Syarifudin, Fathan Kamil selaku Direktur PT Tanjung Buton

MANTAN

Arwin AS

HAL

SBY: Kita Memberi Bukti, Bukan Janji... JAKARTA — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono membanggakan kinerjanya selama sembilan tahun menjadi presiden. SBY merasa sudah memberikan bukti, bukan hanya sekadar janji. "Kita telah memberi banyak bukti selama ini, termasuk program-program prorakyat. Bukan janji-janji setinggi langit yang sering ada di iklan-iklan politik,"

kata SBY saat acara Temu Kader dan Perayaan HUT Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2013). Hadir dalam acara tersebut Wakil Presiden Boediono, para pemimpin parpol, anggota kabinet, para pesera Konvensi calon

SBY

HAL 6

13 Ekor Gajah Mengamuk di Tapung KAMPAR- Sekurangnya 13 ekor gajah mengamuk di Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung, Sabtu, (26/10/ 2013) dini hari pukul 01.00 wib. Akibatnya dua unit rumah, 20 hektar kebun sawit diobrakabrik oleh kawanan belalai panjang ini. "Tadi malam, sekitar pukul 01.00 wib ada sekitar 13 ekor gajah mengamuk merusak 2 unit rumah warga dan 10

13 EKOR

HAL 6

Hari Ini Majelis Hakim Sidang RZ Ditentukan PEKANBARU- Masa persidangan perdana Gubernur Riau Rusli Zainal di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru semakin mendekat. Hari ini, Senin (28/10/2013), Tipikor Pekanbaru akan menentukan majelis hakim yang akan menyidangkan kasus dugaan korupsi kehutan dan kasus suap PON Riau yang menjerat orang nomor satu Riau itu. "Insya Allah hari Senin barang kali (majelis hakim ditentukan), karena kebetulan Ketua

Tipikor Pekanbaru Bactiar Sitompul ada kegiatan," ujar Panitera Pengganti Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Hasan Basri di Pekanbaru, Sabtu (26/ 10/2013). Menurut Hasan, hanya ketua pengadilan Tipikor yang berhak menentukan perangkat sidang tersebut, termasuk menentukan majelis hakim dan panitera. "Hanya dia (ketua Pengadilan Tipikor

HARI

HAL 6


2

SENIN

Memilih Calon Pegawai

Pemimpin Sejati SEJATINYA seorang pemimpin tentu harus bisa memberi motivasi bagi rakyatnya untuk bisa mencapai suatu tujuan, sebuah negara dengan keadilan, kemerdekaan dan kesejahteraan. Pada sisi lain juga mampu membangun karakter bangsa hingga disegani dunia. Filsuf Tiongkok, Sun Tzu mengatakan, kepemimpinan adalah gabungan unsurunsur kecerdasan, dapat dipercaya, rasa kemanusiaan, keberanian, dan disiplin. Indonesia, sebuah negara dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa, pendapatan per kapita US$ 3.800, pengangguran terbuka 7,5 juta jiwa, setengah penganggur lebih dari 50 juta jiwa, dan penduduk miskin sekitar 12 juta jiwa, tentu sangat membutuhkan pemimpin seperti itu. Pemimpin yang bisa mendorong rakyat untuk membuat negaranya maju dan sejahtera. Saat ini Indonesia memilih sistem demokrasi melalui pemilu untuk menjaring sosok pemimpin yang ideal. Artinya, suara rakyat sangat menentukan dalam proses itu. Tetapi dalam kenyataannya, proses seleksi pemimpin di negara ini tetap terdistorsi oleh kepentingan elite parpol, karena seleksi pemimpin di Indonesia memang harus melalui partai politik. Akibatnya, seleksi calon pemimpin akhirnya sangat ditentukan oleh segelintir elite parpol dengan mengabaikan suara dan keinginan rakyat dalam menentukan sosok pemimpin. Hanya seseorang yang berada di tampuk pimpinan partai, yang berpeluang untuk menjadi pemimpin. Soal bagaimana mereka mencapai tampuk pimpinan itu, akhirnya tak jadi soal, demikian juga soal integritas dan track record. Karena sudah baku, pemimpin parpol akan dicalonkan jadi pemimpin bangsa oleh Parpolnya. Meski pemilihan presiden masih satu tahun lagi, masyarakat sudah mulai merasakan aroma pertarungan calon pemimpin, karena parpol sudah memulai dengan gaya masing-masing memperkenalkan jagoannya. Harusnya masih cukup waktu bagi masyarakat untuk memulai sesuatu yang baik. Kita tentu tidak ingin pemimpin yang terpilih adalah sosok yang tidak memiliki pengalaman, tidak berintegritas, dan tidak memiliki jaringan luas. Meski parpol sudah jor-joran, tetapi tentu hak pilih tetap ada pada rakyat. Karena itu saatnya bagi rakyat untuk memulai menelisik, siapa gerangan yang bakal mereka pilih di tahun 2014 tersebut. Tentu peran cerdik pandai atau rakyat yang dianggap lebih berpendidikan, lebih memahami, amat diperlukan oleh rakyat lainnya, yanag dianggap masih sederhana dan tidak banyak mengenal sosok-sosok calon pemimpin itu. Karena menjadi tanggungjawab bersama bagaimana menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang rakyatnya bangga menjadi warga negaranya. Kuncinya, siapa pemimpinnya dan untuk memilihnya tentu tergantung rakyat juga.***

Yung Lebay

+

Mantan Bupati Siak akan diperiksa jaksa Y u n g . . . . !

- Masih ada yang belum jelas Cu.....

Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan Penerbit

OPINI

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Oleh Rahmatullah Yusuf Gogo ISLAM agama yang mengatur segala aspek kehidupan manusia, baik yang berhubungan dengan manusia maupun yang berhubungan dengan Tuhan. Seharusnya segala aktivitas kehidupan manusia tak terlepas dari nilainilai islam yang terkandung dalam Alquran dan Hadits, yang merupakan pedoman bagi kehidupan manusia sepanjang masa. Mengingat proses seleksi pegawai di berbagai kota dan kabupaten tingggal beberapa hari, seharusnya ada kesadaran setiap pemimpin yang berwenang dalam melakukan proses seleksi untuk berpedoman bagaimana agama Islam memberi pedoman dalam hal pengangkatan pegawai. Aceh sebagai sebuah provinsi yang berfalsafah Islam, memandang tugastugas pemerintahan sebagai kewajiban bagi masing-masing individu. Karena itu, tugas awal yang harus dilakukan pemimpin adalah melakukan seleksi terhadap calon pegawai yang akan mengisi pos-pos pekerjaan yang telah ditetapkan. Pemilihan karyawan merupakan aktivitas kunci yang harus dilakukan pemimpin untuk menentukan jalannya sebuah tugas pemerintahan yang telah diemban pegawainya. Seharusnya pemimpin benar-benar selektif dalam memilih calon pegawai yang akan dipekerjakannya, seorang yang berkompeten, pengetahuan luas, memiliki rasa tanggung jawab, dan amanah. Hal ini pernah diisyaratkan oleh Rasulullah dalam hadits, dari Abu Hurairah. Rasulullah bersabda:

“Ketika engkau menyianyiakan amanah, maka tunggulah kehancuran. Dikatakan, hai Rasulullah, apa yang membuatnya sia-sia? Rasul menjawab, ketika suatu perkara dierahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran”.(HR.Bukhari). Hal ini menunjukkan proses seleksi calon pegawai merupakan urusan yang sangat penting. Menimbulkan akibat yang sangat besar apabila proses penerimaan pegawai tidak dijalankan sesuai dengan prosedur, apalagi sarat dengat nilai-nilai nepotisme yang sekarang marak dilakukan oleh pemimpin-pemimpin yang tidak amanah. Padahal masalah ini sudah pernah ditegaskan dalam hadits Nabi saw yang penuh pelajaran, dalam hadits lain Rasulullah bersabda: “Barangsiapa memperkerjakan satu orang di antara 10 orang, dan ia tahu bahwa di antara mereka terdapat orang lebih utama, maka ia telah menipu Allah, Rasul-Nya dan kaum Muslimin secara umum”. Bisa disimpulkan, orang yang mempekerjakan keluarga, sanak saudara, dan kerabat padahal ia tidak patut dan layak, maka sama saja ia telah menipu Tuhan, Rasul dan seluruh kaum muslimin. Namun sedikit sekali ornag yang menyadarinya. Kita bisa belajar kepada sahabat Umar ibn Khattab dalam melawan praktik nepotisme. Pada masa kekhalifahan beliau, ditentukan sebuah kaidah yang menyangkut dengan melawan praktik nepotisme, “Barang siapa mempekerjakan orang karena ada unsur kecintaan atau kerabat, dan

pengangkatannya hanya berdasarkan unsur tersebut, maka ia telah berkhianat terhadap amanah Allah, Rasul-Nya dan kaum muslimin”. Dan kaidah tidak hanya sekadar kaidah, atas dasar ini pulalah khalifah Umar ibn Khattab tidak mengangkat anaknya Abdullah ibn Umar sebagai salah satu pegawai pada masa itu dan lebih memilih untuk mengangkat sahabat yag lain yang dianggap lebih patut dan layak, padahal Abdullah ibn Umar dianggap patut dan layak oleh sahabat yang lain pada saat itu, akan tetapi khalifah Umar tetap tidak mengangkat anaknya sebagai pegawai untuk menajuhi praktik nepotisme. Sungguh bijak apa yang dilakukan khalifah Umar ibn khattab dan layak dijadikan pelajaran. Islam juga menganjurkan pemimpinnya melakukan seleksi ujian dalam berbagai bentuk kepada calon-calon pegawainya yang akan dipekerjakan. Hal ini untuk melihat kemampuan keilmuan calon pegawai tersebut dan wawasan yang ada padanya, yang mana seorang pagawai juga dituntut mempunyai ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas. Mengenai seleksi ujian untuk calon pegawai, hal ini juga pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw kepada sahabatnya Muadz Bin Jabal ketika ingin mengangkatnya sebagai pejabat kehakiman di Yaman, sebelum mengutusnya ke Yaman Rasulullah saw terlebih dahulu mengujinya dengan berbagai pertanyaan, Rasulullah bertanya kepada Muadz: “Dengan apa engkau

memutuskan persoalan hukum?” Muadz menjawab, “Dengan kitab Allah”, Rasulullah bertanya, “Jika kamu tidak menemukannya?”, Muadz menjawab, “Dengan sunnah Rasulullah (Hadits)”, Rasulullah bertanya lagi: “Jika engkau tidak menemukannya juga?” Muadz menjawab, “Aku akan berijtihad dengan pendapatku”. Rasulullah bersabda: “Alhamdulillah, Allah telah menolong utusan Rasulullah menjalankan agama sesuai dengan apa yang diridhai Allah dan rasul-Nya”. Rasulullah sebagai seorang panutan telah mempunyai cara tersendiri untuk melakukan proses dalam menetukan pegawai yang akan dipekerjakannya. Rasulullah bisa menilai sendiri utusannya tersebut, melalui ujian yang diberikan olehnya, beliau dapat menilai Muadz yang akan diutusnya ke Yaman mampu untuk menjalankan tugasnya sebagai hakim. Apa yang dilakukan oleh

Rasulullah dan khalifah Umar bin Khattab hendaknya menjadi contoh dan pelajaran bagi pemimpin sekarang dan jangan menutup mata terhadap hal tersebut jika ingin membentuk sebuah pemerintahan yang bersih, jujur dan amanah. Wajib diketahui untuk mempekerjakan pegawai yang amanah, jujur dan bertanggung jawab harus dimulai dari proses seleksi yang jujur dan tidak ada unsur nepotisme. Jika praktik nepotisme masih dilestarikan, ke depan akan lebih banyak lagi pegawai-pegawai yang bermasalah dengan Satpol PP pada jam kerja dan akan lebih banyak lagi pegawai-pegawai kantor yang bolos kerja. Karena bisa dipastikan tingkah mereka demikian tidak lepas dari proses yang tidak betul. Penulis adalah mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam UIN Ar-Raniry

Menyoal Makmurnya Pengemis Oleh Eka Pangulimara Hutajulu DALAM benak “polos” kita, menjadi pengemis adalah pilihan terakhir siapapun. Meminta-minta merupakan bentuk kekalahan total menghadapi kehidupan, baik karena ketiadaan kemampuan maupun faktor lain, seperti umur tua, penyakitan atau menyandang disabilitas tertentu. Tidak ada cara lain yang memungkinkan untuk bertahan hidup, sehingga jadilah dia pengemis. Dia miskin semiskin-miskinnya. Penampilan mereka mewakili pandangan polos kita. Berbaju lusuh, mungkin juga jarang mandi, berjalan tertatih, sebagian memperlihatkan luka atau kecacatan anggota tubuh. Di bilangan Senayan, penulis secara pribadi kerap melihat pengemis perempuan muda yang hidungnya diplester hingga rata dengan pipi, mungkin untuk menimbulkan kesan cacat atau terluka. Nyatanya kita semua terkecoh. Pengemis tak sepapa yang dikira. Sebagian dari mereka memiliki penghasilan ala profesional. Meski belum ada sensus resmi, setidaknya pendapatan para pengemis rata-rata melebihi gaji PNS, atau setidaknya buruh sekitaran Ibukota Jakarta. Beberapa berita di media massa mengkonfirmasi hal ini. Di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat pada Mei lalu merazia sekira 20 pengemis. Dari sepasang suami istri bernama Acin dan Aisyah dalam rombongan pengemis tersebut ditemukan uang sebesar Rp54 juta dan 75 gram emas. Baru-baru ini, Suku Dinas

: Rachmad Jevary Juniardo : Luzi Diamanda : Syafriyal : Bambang Aulia : CV. Better Grafika

Sosial Jakarta Selatan menangkap seorang pengemis yang membawa uang sebesar Rp3,56 juta di depan Pasar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Uang tersebut disimpan di dalam karung besar berisi botol-botol bekas. Enot (71) si pengemis mengaku mengumpulkan uang sebesar itu hanya dalam waktu 10 hari (Kompas, 3/10/2013). Satpol PP Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, juga menangkap ”pengemis kaya” bernama Abdul Samad (54) yang berasal dari Kabupaten Sumenep, Jawa Timur (10/7/ 2013). Dari tangan Abdul Samad, Satpol PP menemukan uang sebesar Rp2.328.000. Abdul Samad juga mengaku sebelumnya telah mengirimkan hasil mengemisnya ke keluarganya yang berada di Sumenep sebesar Rp2,5 juta. Pengakuan fantastis lain datang dari Rozali, seorang pengemis asal Palembang yang beroperasi di Pangkal Pinang. Lelaki ini mengaku mampu mendapatkan uang hingga Rp700.000 per hari dari mengemis saja. Selain itu, dengan ”profesinya” itu, dia sanggup berkirim uang ke keluarganya di Palembang sebesar Rp2,5 juta perbulan (Kompas, 12/9/2013). Tidak aneh, saat Walikota Bandung yang baru menjabat, Ridwan Kamil, menawari sejumlah pengemis pekerjaan baru sebagai penyapu jalan (Tribunnews, 1/10/2013), para pengemis itu menolak mentahmentah. Alih-alih dibayar Rp700 ribu sebulannya, mereka malah mematok gaji Rp4 juta hingga Rp10 juta perbulan. Permintaan ”gaji” pengemis Bandung ini kiranya merupakan gambaran langsung pendapatan mereka

selama sebulan. Pendapatan besar para pengemis memang logis. Sekali orang iba melihat penampilan mereka, duit seribu dua ribu takkan sayang dikeluarkan olehnya. Jika dalam sehari si pengemis bertemu 100 pemberi, maka duit Rp100-200 ribu sudah aman di kantong. Ini perhitungan paling minim karena faktanya dalam sehari pengemis bisa lebih dari 100 kali diberi recehan. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan ibukota provinsi lain memungkinkan pengemis menemui ”banyak dermawan”. Saat lampu merah menyala, dalam sekali tempo akan ada puluhan mobil yang berhenti. Pengemis yang cekatan akan sanggup menjemput rezeki dari puluhan mobil itu dalam waktu 1-2 menit saja! Sekali lampu merah nilainya setara belasan hingga puluhan ribu rupiah. Pengemis ”rumahan” juga punya kesempatan yang sama. Di daerah urban, rumah-rumah berimpitan. Dalam satu RT yang tak seberapa luas bisa menampung seratusan rumah beserta ratusan keluarga di dalamnya. Hanya berbilang belasan menit, pengemis dapat berkeliling satu RT, ”mengumpulkan” sumbangan yang jika ditotal mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Distorsi Kemakmuran pengemis dimungkinkan oleh setidaknya oleh dua hal. Pertama, recehan uang yang umum diberikan pengemis sebenarnya memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Masyarakat tidak sayang

memberi Rp1.000, Rp2.000, bahkan Rp5.000 kepada pengemis. Recehan di bawah Rp1.000 saat ini nyaris tak bernilai, dan sering diabaikan. Pengemis bahkan berani menampik pemberian recehan yang terlalu kecil. Kedua, masyarakat Indonesia gemar berderma, terutama yang bersifat langsung ke pihak penerima. Ini alasan yang juga menjelaskan bala bantuan publik ke korban bencana sangat massif, ketimbang diperantarai lembaga pengelola atau negara. Kegemaran ini bersifat lintas kelas, kelompok menengah ke bawah seperti buruh, petani, pedagang kecil sama-sama tak sungkan memberi sumbangan pada pengemis. Secara umum, masyarakat kita cenderung kurang percaya kalau sumbangannya dititipkan ke lembaga tertentu, termasuk bikinan negara. Syakwasangka berkembang bahwa dana-dana sumbangan publik mudah diselewengkan atau dikorupsi. Dengan langsung memberikannya pada pengemis, pemberi merasa tidak perlu khawatir lagi akan potensi penyelewengannya. Masalah kemudian muncul, pemberian yang massif pada pengemis dan tidak terkoordinir itu mengkonsentrasikan sumbangan pada beberapa individu pengemis saja. Mereka menerima limpahan pemberian yang mendistorsi makna sumbangan itu sendiri. Sumbangan berlebih itu bertransformasi dari bantuan alakadarnya menjadi penghasilan seperti layaknya orang bekerja. Pengemis tak lagi pengemis dalam makna

tradisional. Banyak unsur drama yang menyertainya. Mereka ”berakting” demi memancing sebesar-besarnya simpati publik. Berbagai properti atau manipulasi tubuh dilakukan untuk keperluan dimaksud. Bahkan konon, lantaran merupakan sektor bisnis yang menggiurkan, para peminta-minta ini dikoordinir dan dikendalikan oleh pihak lain. Distorsi yang tak kalah menyedihkan, pengemis mengeliminasi makna kerja keras dalam meraih peruntungan. Pengemis menyajikan fakta bahwa orang tak perlu jadi buruh, bertani, berdagang dan melakukan usaha lain supaya berpenghasilan layak. Cukup menengadahkan tangan dan sedikit mengabaikan rasa malu, mengemis justru mampu menghasilkan uang lebih banyak. Kampanye untuk tidak memberikan uang ke pengemis memang diperlukan seperti yang dilakukan Walikota Bandung. Sementara itu, wacana kriminalisasi terhadap si pemberi uang terlalu berlebihan dan cenderung menambah persoalan. Pemerintah seharusnya lebih berpikir untuk menyediakan jalan keluar bagi kegemaran berderma warga. Saluransaluran derma ini wajib digaransi bebas korupsi dan terlihat nyata dalam membantu kalangan masyarakat yang sedang dilanda kesusahan. Penulis adalah pemerhati sosial dan politik Alumni FE UNS Surakarta dan kini studi lanjut di Institut Bisnis Nusantara Jakarta

De wan R edaksi: Rachmad Jevary Juniardo, Luzi Diamanda, Jery Vamarta, Syafriyal, Bambang Aulia, Redaktur: M. Yasir, Masril, Witra Yeni, Winahyu Dwi Utami, Dew Redaksi: er: T.A.Devonny Ade Sinta Lena, Boy Surya Hamta, Repor eportter : Heri Antoni C, M. Syukur, Wina Choswara, Anhar, Irwansyah, Zulman Arif, Riki Rahmat. Pho Phottograf ografer: Biro: Dumai: Adek Sanjaya (Kabiro Kabiro) Duri: (Bambang), Bengkalis: Afdal Aulia (Kabiro), Meranti: Jafar Bahrum (Kabiro), C Rahmi, Karyono (Pulau Padang) Kampar Kampar: Netty Mindrayani (Kabiro), Zainuddin, Hendriyanto, Roni Edward, Wahyuni. Pelalawan Pelalawan: Mulya Panjaitan (Kabiro), Supriaidi.. Rohil: Rudi Hartono (Kabiro) Siak:M. Syafriadi, Adi, Pen La Layy out / R ohul: Syafri IS (Kabiro). Inhil: Markoni, Inhu: Jefri Hadi (Kabiro), Ali Usman, Tri Herianto, K uansing: Said Mustafa, Siak: Prace tak taris R edaksi: Ayu Viora Litta TTeknologi eknologi Pracetak tak: Mukhlis (Koordinator), Roy, Amri, Yatno S.R, Joko Winulyo, Budi Kesuma. Design Iklan: Mahendra. Sekre Sekretaris Redaksi: Informatika: Karmani ADM KORANBETTER.COM: Suci Prihatini Keuangan: Wira, Nelwiza. Manajer Sirkulasi: Zul Iman. ADM Sirkulasi: Amelia. Manajer Iklan: , Jimmy Hendrik Marketing: M. Sy. Dt. Panji Alam, Firman. ADM Iklan: Oyonandra. Alamat Redaksi : Jl. DR. Setia Budi 124 Pekanbaru - Riau. (0761) 34381, Tarif Iklan : Ucapan Selamat/Dukacita/Sosial (BW) Rp. 4.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 8.000 per mm kolom, Iklan Bisnis / Produk (BW) Rp. 9.000 per mm Kolom, (FC) Rp. 15.000 per mm Kolom, Iklan Baris Rp. 15.000 per baris (min 3 baris). No Rekening Bank Riaukepri A/C 1180800382 Bank BNI 46 Pekanbaru A/C 0242139312 Percetakan : CV. Better Grafika ( Isi diluar tanggung jawab percetakan)

Wartawan Berita Terkini Dilengkapi tanda pengenal. Jika ada wartawan Berita Terkini yang melanggar kode etik jurnalistik silahkan hubungi redaksi di 0761- 34381


MERANTI

SENIN

3

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Advertorial

 Sekda Meranti Dilantik

Roda Pemerintahan Daerah Kembali Berjalan Normal membangun jaringan komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen lainnya baik lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat umum,” harap Bupati. Dalam waktu dekat ini Sekda yang baru diharapkan mampu terus meningkatkan disiplin pegawai, disiplin akuntabilitas administrasi keuangan dan peningkatan kinerja pegawai. Akhirnya kita harapkan pelantikan Sekda definitif ini semakin menambah kekuatan struktural dan mental organisasi pemerintahan dalam membangun daerah yang kita cintainya.

BUPATI Kepulauan Meranti melantik Sekda Iqaruddin.

POSISI Sekretaris Daerah (Sekda) yang sebelumnya lowong atau masih berstatus pelaksana tugas, Jumat (25/10), sudah diisi oleh pejabat definitif. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS 740/ X/2013 Tanggal 9 Oktober 2013 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, menetapkan Drs. H. Iqaruddin, MSi sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. “Saya atas nama pribadi, keluarga dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengucapkan tahniah kepada Sekda yang baru. Mudahmudahan amanah yang dipercayakan ini dilaksanakan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,” ucap Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, mengawali sambutannya usai

melantik H. Iqaruddin. Pelantikan Sekda kali ini merupakan yang kedua selama Irwan menjabat sebagai Bupati Kepulauan Meranti. Sekda pertama adalah H. Zubiarsyah MS, SH yang pada Juli lalu sudah memasuki masa. Akibatnya, sekitar tiga bulan terakhir, jabatan Sekda diisi oleh pelaksana tugas yang tentu saja wewenangnya terbatas sesuai aturan. “Kita bersyukur, Iqaruddin yang sebelumnya dipercayakan menjabat pelaksana tugas Sekda, akhirnya lulus dengan baik pada fit and proper test yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Diklat Pemerintah Provinsi Riau, sehingga terpilih sebagai Sekda definitif,” sebut Bupati. Dengan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Sekda ini, diharapkan berbagai kendala dalam pelaksanaan

BUPATI Irwan foto bersama Sekda Iqaruddin yang baru dilantik.

ADD Desa Banglas Barat Sudah Dicairkan SELATPANJANG – Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Banglas Barat sudah dicairkan. Dan kini sedang mempersiapkan untuk pencairan dana ADD tahap ketiga. Demikian dikatakan Kepala Desa Banglas Barat Asnawi Nazar SPi, usai pelantikan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Jumat (25/10) lalu. "Dana ADD Desa Banglas Barat sudah jauh-jauh hari dicairkan. Kini kami tengah mempersiapkan pencairan dana ADD untuk tahap ketiga. Jadi hal tersebut tidak benar bahwa Desa Banglas Barat ADDnya belum cair,” ujar Asnawi saat ditemui di sela-sela kegiatan usai pelantikan Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Jumat (25/10). Pernyataan Asnawi, sekaligus membantah informasi yang yang muncul di sebuah media lokal yang menyebutkan, ADD Tahap ke-2 tahun Anggaran 2013 terhadap 3 desa belum dicairkan. Hal itu terjadi karena keterlambatan membuat SPJ sebagai salah satu syarat untuk pencairan tahap berikutnya. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kepulauan Meranti Drs Ikhwani. Ikhwani menyatakan pencairan ADD akan memasuki tahap ketiga. Untuk tahap kedua, hampir seluruh desa telah mencairkan dana tersebut. Namun terdapat tiga desa yang belum bisa mencairkan ADD, yaitu Desa Tanjung Peranap, Meranti Bunting dan Banglas Barat. Namun, ketika dikonfirmasi kepada salah satu desa yaitu Desa Banglas Barat, hal tersebut dibantah oleh Kades Banglass Barat. Asnawi mengaku, sudah meminta penjelasn kepada Kadis BPMD. "Dapat dimaklumi bila terjadinya salah penyebutan nama desa, yang semestinya ketiga desa yang belum cair dananya karena belum menyelesaikan SPJ, yaitu Desa Tanjung Peranap, Meranti Bunting dan Centai. Pemberitaan tersebut sempat membuat bingung masyarakat desa. Namun kita bisa memaklumi terjadi salah sebut nama desa. Melalui media kita berharap, kesalahan tersebut bisa diperbaiki dan diluruskan kembali,” harap Asnawi. Terjadinya salah sebut nama desa itu juga diakui oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kepulauan Meranti Drs Ikhwani saat dihubungi via telpon. Menurutnya, terjadi kesalahan dalam pemberian informasi. "Memang ada kesalahan kemarin, bukan Banglas Barat tetapi Desa Centai dan dua desa lainnya yaitu Desa Tanjung Peranap dan Meranti Bunting," ucap Ikhwani. BETTER-rahmi

administrasi pemerintahan dan pembangunan bisa diatasi. Hal ini mengingat posisi Sekda sangat vital dalam hirarki kepegawaian. Jabatan Sekda merupakan jabatan puncak karier seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di daerah. Jabatan Sekda menjadi sentral penyelenggaraan roda pemerintahan. Maju mundurnya kegiatan pemerintahan ditentukan oleh seberapa maksimalnya peran seorang Sekda dalam mengendalikan, mengelola dan memberdayakan perangkat organisasi pemerintahan, supaya dapat menjalankan tugas dan fungsi yang telah dibebankan. Hal tersebut sejalan dengan fungsi dan peran seorang sekretaris sebagai katalisator, dinamisator dan motivator. “Saya kira tugas-tugas yang berhubungan dengan Sekretaris Daerah bukan barang baru bagi Pak Iqaruddin, mengingat beliau sebelumnya sudah dipercayakan menjabat pelaksana tugas Sekretaris Daerah. Mungkin masa sekitar tiga bulan tersebut bisa dianggap masa uji coba dan Pak Iqaruddin berhasil melewati masa uji coba tersebut,” ungkap Bupati, Pada dasarnya jabatan Sekda sangat dominan dalam membantu tugas-tugas Kepala Daerah. Bila kita ilustrasikan organisasi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ini sebuah grup perusahaan besar, maka posisi Sekda itu sama dengan posisi Chief Executive Officer (CEO). Seorang CEO mengkoordinasikan dan mengendalikan kinerja para manajer di beberapa

perusahaan di bawahnya, untuk dipertanggungjawabkan kepada pemilik perusahaan. Segala permasalahan yang dihadapi para manajer dan pekerja di perusahaan-perusahaan tersebut, harus menjadi bahasan utama dan difilter dahulu di tingkat CEO sebelum disampaikan ke pemilik perusahaan. “Jadi, dengan jumlah sekitar 2.986 PNS di Pemerintah Kepulauan Meranti saat ini, Pak Sekda kita harapkan mampu membangun kekuatan internal dalam mempercepat roda administrasi pemerintahan dan pembangunan. Selain itu,

Harapan Masyarakat Ada banyak harapan masyarakat dengan dilantiknya Drs H Iqaruddin MSi sebagai Sekda Kabupaten Kepulauan Meranti. Baik dari kalangan PNS maupun non PNS sebagian besar berharap, Iqaruddin mampu menjalankan tugas dan memberi suatu keputusan demi kemajuan pembangunan Kabupaten termuda di Provinsi Riau ini. Seperti yang diungkapkan, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Kepulauan Meranti H Ridwan Hasan menyatakan pelantikan Sekda memang sudah seharusnya dilakukan. Menurutnya sekda yang dilantik tentunya memiliki pengalaman dan wawasan yang diharapkan bisa memberi kemajuan di segala aspek kehidupan di masyarakat Meranti khususnya. "Kita berharap Sekda memiliki wawasan ke depan dan mendukung pembangunan di daerah kita ini," harap Ridwan Hasan. Tokoh Paguyuban Jawa, H. Purwanto memuji kepribadian Iqaruddin. Ia sosok pribadi yang

mengayomi seluruh masyarakat. Purwanto yakin Iqaruddin mampu menjadi pembantu Bupati dalam penataan administrasi daerah. Ketua Ikatan Keluarga Batak Riau Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Jani Pasaribu MM saat ditemui usai pelantikan Sekda berharapan agar Sekda yang baru dilantik bisa merangkul seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah berpulau ini. "Dengan pelantikan Sekda yang baru ini, kita berharap Kabupaten Kepulauan Meranti bisa semakin baik kedepan," ujar Jani Pasaribu. Di tempat yang sama, Ketua Paguyuban Sosial Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti Miss Grace menyatakan untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti memang harus didukung oleh Sekrtaris Daerah yang memiliki integritas dan kualitas SDM yang memadai. Ia yakin hal tersebut dimiliki oleh Sekda yang baru dilantik. Sementara itu, dari kalangan PNS, Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Defril MSi juga menyatakan harapan yang sama. Defri selaku salah satu Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti akan memberi dukungan sepenuhnya kepada Sekda. "Sesuai arahan Bupati, selaku kepala badan, saya akan mendukung tugas dan amanah yang diberikan oleh Sekda. Ini akan menjadi komitmen kami sebagai PNS yang selalu siap membantu dan mendukung kinerja Sekda demi terciptanya pembangunan negeri ini," tandas Defril. Adv-Rahmi

BUPATI memberikan ucapan selamat kepada Sekda yang baru dilantik.

 Makam Tergenang Air Pasang

Masyarakat Mantiasa Gotong Royong Bagun Turap TEBING TINGGI BARAT-Budaya gotong royong masih melekat di Desa Mantiasa. Kegiatan gotong rotong rutin dilakukan di tiga dusun di daerah ini setiap hari Minggu. Belum lama ini, masyarakat secara bergotong royong membangun turap penahan air laut pasang. Gotong royong adalah salah satu agenda yang dilakukan Kepala Desa Misran MSi, yang belum lama ini baru dilantik oleh bupati Meranti. Dengan bergotong royong jalan menuju kuburan sepanjang 500 meter yang terendam air pasang, bisa ditanggulangi. Namun Kepala desa Misran tetap mengharapkan dukungan dari pemerintah kabupaten melalui Dinas PU untuk membangun jalan dan turap beton. Sebab jika hanya mengandalkan turap kayu, daya tahannya sangat terbatas. "Saya mewakili masyarakat sangat mengharapkan dana APBD tahun 2014 untuk pembangunan turap dan jalan. Sangat menghambat apabila ada yang meninggal di musim penghujan karena jalan masuknya becek," katanya. Dan karena kuburan yang ada sudah penuh, masyarakat mengharapkan pemerintah kabupaten menganggarkan dana pembelian lahan kuburan baru . "Kami mengharapkan pemerintah menyediakan lahan kuburan baru," tandas H.Usup, mantan kepela desa. BETTER-Jaafar

BUPATI Kepulauan Meranti berjalan kaki menyusuri jalan setapak ketika melakukan kunjungan, beberapa waktu lalu


4

SENIN

ROHUL

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Polres Janji Tak Tangguhkan Penahanan Caleg DPR RI

ADVERTORIAL PEMKAB ROKAN HULU

 Gelapkan Dana Kelompok Tani Rp 7 M PASIRPANGARAIAN - Sejumlah anggota Kelompok Tani Siaga Makmur Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, pertanyakan soal isu ada rencana Kepolisian Resor Rokan Hulu akan menangguhkan penahanan pelaku terduga penggelapan dana hasil pola PIR-KKPA yakni Ketua Kelompok Tani Siaga Makmur H Basri Lubis. Menurut sejumlah anggota kelompok tani, jika benar polisi berani menangguhkan penahanan terhadap Basri Lubis juga Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Gerindra, hal itu sudah menyalahi perundang-undangan. Mereka juga menilai, polisi terkesan sengaja tidak pembiaran terhadap pelaku hukum. Keberatan anggota, karena Basri yang Ketua Harian APDESI Pusat ini telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) satu tahun lalu, pasca laporan sejumlah anggota dengan dugaan telah menggelapkan dana hasil pola PIR-KKPA bermitra dengan PT TOGOS GOPAS, anak perusahaan PT Torganda. Basri sendiri baru berhasil ditangkap polisi, Selasa (22/10/ 2013) dinihari lalu dari salah satu rumah kontrakannya di Jalan Persatuan Kota Pasirpangaraian. "Jika polisi menangguhkan penahanannya (Basri), itu merupakan kesalahan. Dia sudah dilaporkan tahun 2012 lalu, namun baru tertangkap tahun ini," kata salah seorang anggota kelompok tani minta namanya tidak ditulis kepada wartawan, Sabtu (26/10/2013) kemarin. Di lain tempat, Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho membantah tegas jika polisi bakal menangguhkan Basri Lubis. Meski begitu, dia membenarkan, ada beberapa pihak termasuk tokoh adat penting, menginginkan jika penahanan Basri ditangguhkan. "Tidak ada tuh ditangguhkan. Memang yang minta dan yang bersedia menjamin banyak," kata Kapolres Rohul di ujung telepon. BETTER-rtc

Masih Ada Kades "Nyaleg" Belum Mundur

PASIRPANGARAIAN - Meskipun sudah ada peraturan dari KPU bahwa Kepala Desa, BPD, PNS, TNI, Polri yang maju menjadi Calpn Legislatif (Caleg) harus membuat surat pernyataaan pengunduran diri, namun sampai hari ini surat pengunduran diri dari Kades Kabun Muhammad Aidi belum diterima BPMPD Rokan Hulu. Hal ini dikatakan Kepala BPMPD Rokan Hulu Drs H Bhudia Kasino saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (25/10). Menurutnya, seluruh Kades, BPD sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatanhya, tapi ada satu Kades yang belum melayang surat pengunduran dirinya. Padahal KPUD Rokan Hulu sudah mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT). menyikapi hal ini BPMD Rokan Hulu menyerahkan sepenuhnya kepada KPUD Rokan Hulu karena ini merupakan tugas dan wewenang KPUD. Sedangkan terhadap Kepala Desa yang sudah mengundurkan diri, BPMPD sudah menunjuk PJS atau pengganti sementara dari Kantor Desa maupun dari Kantor Kecamatan roda pemerintahan berjalan dengan baik. "Para Kades dan BPD yang ikut nyaleg sudah membuat surat pengunduran diri. Dan kades yang mengundurkan diri tersebut sudah ditunjuk penggantinya agar roda pemerintahan berjalan dengan baik. Namun masih ada satu Kades lagi yang belum mundur," ungkap Bhudia Kasino. Dikatakan Bhudia Kasino, para Kades atau BPD yang sudah membuat surat pengunduran diri tersebut yaitu dari tiga orang kepala desa di Kecamatan Tambusai, dua orang dari Kecamatan Rambah, Kemudian Kecamatan Tambusai Utara, Pagaran Tapah Darussalam, Kepenuhan, Bonai Darusslam, Kabun, Tandun, Bangun Purba, Rambah Hilir dan Kunto Darussalam masing-masing satu orang. Para Kepala Desa dan BPD yang ikut mencalonkan diri sebagai calon legislatif dinyatakan tidak lagi berfungsi sebagai Kepala Desa, dan jika mereka nantinya tidak menang dalam pencalonan tersebut tidak lagi bisa menjabat sebagai Kepala Desa. "Jika mereka tidak terpilih sebagai anggota dewan,mereka tidak menjabat sebagai Kepala Desa karena sudah membuat surat pengunduran diri pada saat pencalonan lalu," jelasnya. BETTER-epi

foto : epi

BUP ATI Rohul menyalami anggota dewan. BUPA

Listrik Sudah Aliri Desa Muara Jaya  Bupati Minta Masyrakat Bersyukur' KEPENUHAN HULU - Setelah sekian lama menunggu kehadiran Listrik dari PLN, akhirnya Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan Hulu mendapat jaringan listrik dari PLN yang sebelumnya menggunakan genset atau PLTD dan hidupnya hanya pada malam hari. Masuknya jaringan listrik PLN ini karena upaya biro PLN yang ada di Desa Muara Jaya.

Mereka ini yang memperjuangkan masuknya listrik PLN tersebut ke Desa Muara Jaya. Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa memanfaat biro biro tersebut untuk memamfaatkan jasanya memasang instalasi ke rumah-rumah. "Meskipun harganya mahal sedikit dari pada harga yang ditawarkan dari biro biro luar yang datang, namun mereka ini telah

berjasa terhadap daerah ini," kata Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Muara Jaya beberapa waktu lalu. Menurut Bupati, suatu kebanggaan bagi masyarakat Desa Muara Jaya karena desanya sudah bisa dialiri listrik dari jaringan PLN. Karena banyak Desa Desa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu ini

yang sampai hari ini belum teraliri listrik. "Kepada masyarakat Desa Muara Jaya supaya bersyukur karena desanya sudah bisa dialiri listrik. Jika selama ini masyarakat hanya menggunakan genset dan listrik PLTD, kini listrik PLN sudah mereka rasakan," ucap Achmad. Dikatakan Bupati, biro PLN di Desa Muara Jaya sebelum tere-

alisasinya jaringan listrik dari PLN ini, sebelumnya sudah mengeluarkan cost yang sangat besar untuk mengurus administrasi ke Jakarta dan Pekan Baru. "Kita minta masyarakat bisa menggunakan jasa Biro PLN yang ada di Desa Muara Jaya ini, karena mereka sudah mengeluarkan cost untuk memasukkan listrik PLN ke Desa Muara Jaya ini," ungkap Bupati.BETTER-adv-hms

Sariantoni Buka Motorcross ID  Diikuti 200 Tim

foto : epi

SARIANT ONI menyalami para crosser. SARIANTONI

Tambusai Utara - Event Motor Cross Imau Domom yang digelar, Sabtu (26/10) di Sirkut Non Permanen Rantai Kasai, dilepas langsung oleh H Sa-

riantoni SH, Anggota DPRD Rokan Hulu Daerah Pemilihan Dua. Lomba motocross ini diikuti 200 Croser Lokal maupun dari luar Riau, Sumut, Sumbar dan

Jambi. Hal ini dikatakan Zulheri Tambusai kepada wartawan Sabtu (26/10). Menurutnya, sejak dibuka pendaftaran oleh

panitia sudah ada 200 croser yang mendaftar dan meramaikan event bergengsi tersebut. "Imau Domom Motorcross Championship 2103 ini memperebutkan piala Sariantoni. Kegiatan ini kita gelar selama dua hari yakni tanggal 26 s/d 27 Oktober 2013 di Sirkuit Non Permanen Imau Domom, Desa Rantau Kasai Kecamatan Tambusai Utara," ucap Zulheri. Adapun Kelas yang diperlombakan diantaranya, Kelas Spesial Engine 250 CC, Kelas Campuran Senior, Kelas Bebek 2T Senior, Kelas Bebek 4T Senior, Kelas Bebek 2T/4T Junior, Kelas Campuran Pemula Riau, Kelas Bebek 2T/4T Pemula Riau, Kelas Bebek Standart 4T Pemula Riau, Kelas Bebek 2T/4T Lokal Rohul/Rohil, Kelas Bebek 2T/4T Lokal Tambusai/Tambusai Utara, Kelas Bebek 2T/4T Lokal Tambusai Utara, Kelas OMR Kawasaki KLX Open, Kelas OMR Kawasaki KLX Lokal Rohul, Kelas Executive/Trabas, dan Kelas Moto Kids Sementara itu, Anggota

DPRD Rokan Hulu H Sariantoni SH pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa Event Imau Domom ini merupakan event yang pertama dilaksanakan. Namun kedepannya akan dilaksanakan secara rutin dan akan menjadi event tahunan. Bahkan direncanakan sirkuit akan dipermanenkan. Sehingga ada tempat bagi croser croser muda menyalurkan bakatnya. Karena selama ini para generasi muda masih memanfaatkan jalan raya untuk aksi kebut kebutan. Sehingga diharapkan dengan adanya Event Champion Ship Imau Domom Motor Cross bisa mengurangi aksi kebut kebutan dijalan raya serta mencari bibit bibit baru dibidang olah raga Motor Cross. "Kita harapkankan dari event ini akan terlahir para croser baru yang nantinya bisa mengharumkan nama Kabupaten Rokan Hulu di event event tingkat Provinsi maupun event nasional," ungkapnya. BETTER-epi

SDN 021 Rambah Samo Memprihatinkan RAMBAH SAMO - Meskipun kondisi ruang kelas SD 021 sangat memprihatinkan, namun siswa di sekolah tersebut harus tetap belajar di ruangan tersebut. Sementara, bangunan baru yang diharapkan sampai saat ini belum juga terealisasi. Parahnya, saat musim hujan ruangan tersebut dipenuhi air. Wakil Kepala Sekolah Kamaruzaman SE ketika ditanya wartawan mengakui kalau ada ruangan belajar yang kondisinya rusak parah. Dia mengatakan, kondisi seperti itu sudah berlangsung lama sejak tahun 2001 lalu. Tidak cukupnya ruang belajar di sekolah tersebut membuat pihak sekolah memanfaatkan ruangan rumah guru yang kondisinya juga memperihatinkan. Ini disebabkan bangunan yang dibangun beberapa tahun sebelumnya itu hanya cukup

untuk 3 kelas. Bahkan 1 kelas harus disekat. "Memang ada kekurangan ruangan kelas baru di SD 021 ini. Usulan bangunan baru sudah kita sampaikan ke Dinas Pendidikan, tapi sampai saat ini belum juga terealisasi," ungkapnya. Kamarzaman berharap agar kedepannya ada perhatian dari Pemerintah terhadap bangunan sekolah tersebut. Karena sebagian ruangan yang dipakai untuk proses belajar mengajar di sekolah masih bangunan peninggalan dari Kabupaten Kampar yang dibangun sejak tahun 1983. "Kita berharap pihak pemerintah secepatnya bisa membangun ruangan kelas yang baru, agar para siswa yang belajar di SD 021 ini bisa nyaman dengan bangunan yang baru tersebut," BETTER-epi

foto : epi

MESKIPUN memprihatinkan, namun ruangan belajar ini masih dimammfaatkan untuk proses belajar mengajar di SD 021 Kecamatan Rambah Samo.


PELALAWAN Harris Terima Penghargaan IGA PELALAWAN-Penghargaan Innovation Government Award (IGA) akhirnya diterima langsung oleh Bupati Pelalawan HM Harris dari Sekertaris Jenderal Menteri Dalam Negeri, Diah Anggraeni, di Jakarta, minggu lalu. Penghargaan ini diterima Bupati Pelalawan HM Harris karena di bawah kepemimpinannya daerah ini telah melakukan beberapa inovasi, dan Kabupaten Pelalawan adalah satu-satunya kabupaten se Riau yang menerima penghargaan. Sekertaris Jendral Kemendagri Diah Anggraeni dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pemberian penghargaan tersebut mempunyai makna strategis, karena terkait dengan mandat Pasal 219 UU No 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah yang mengamantkan Pemerintah Pusat untuk memberikan pembinaan kepada Pemerintah Daerah. "Karena itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada Bupati yang telah melakukan inovasi pembangunan di daerahnya masing-masing," ujarnya. Pemberian penghargaan ini sendiri, sambungnya, telah melalui proses seleksi yang melibat Tim Ahli dan Tim Teknis yang dibentuk oleh Kementerian Dalam Negeri. Dan penghargaan Innovative Government Award ( IGA ) merupakan kegiatan dari Kementerian Dalam Negeri yang dilaksanakan semenjak Tahun 2007. "Penilaian penghargaan Pemerintah Daerah inovatife ini dibagi dalam 4 kategori, pertama tata kelola Pemerintah Daerah, kedua peningkatan pelayanan publik, dan yang termasuk kategori ke 3 adalah pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing," ujarnya. Sementara itu, Bupati Pelalawan H.M. Harris disela-sela acara penyerahan piagam penghargaan IGA tersebut menjelaskan bahwa terpilhnya Kabupaten Pelalawan satu-satunya dari Propinsi Riau, merupakan prestasi yang sangat gemilang, dan kedepan sudah tentu berbagai inovasi yang berkaitan dengan pembangunan akan terus ditingkatkan."Dan tahun depan, insya Allah kita ditunjuk untuk menjadi narasumber pada acara seminar IGA," tutupnya.BETTER-hlr

Kondisi Memprihatinkan, Warga Harapkan Pengaspalan Jalan PELALAWAN-Saat ini, warga Jalan Pinang Pangkalan Kerinci meminta kepada Pemkab Pelalawan untuk mengaspal jalan di daerah mereka. Pasalnya, jalan yang masuk dari Jalan Pemda Gang Selais ataupun Gang Selasih ini kondisinya sangat memprihatinkan. Misalnya saja Jalan Selais yang sudah tidak bisa dilewati kendaraan roda empat dikarenakan di kelokan ujung memasuki jalan Pinang menuju Perum Kerinci Indah ini gorong-gorongnya sudah hancur. Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Perum Kerinci Indah, Dedet (36), Minggu (27/10). Menurutnya, warga di sini lebih memilih Jalan Guru jika menuju Jalan Pemda. Pasalnya, Jalan Selais dan Selasih kondisinya sudah banyak berlubang sehingga mengkhawatirkan bagi para pengguna jalan. "Lihat saja sendiri, sudah lama memang jalan ini dilakukan pengerasan namun belum kunjung juga diaspal. Padahal disini penduduknya padat. Malah saya lihat, jalan-jalan yang tidak ada penduduk dengan alasan sebagai jalan alternatif malah duluan dilakukan pengerasan dan pengaspalan. Jalan di sini kalau diaspal bukanlah panjang jika dari Jalan Pemda di aspal masuk Jalan Selais dan Jalan Selasih berbelok ke kanan arah Perum Indah yang jalannya menyambung ke Jalan Wajib Senyum yang sudah diaspal, paling tidak 1 kilo saja," ungkapnya. Bahkan tidak hanya itu, saja, sambungnya, di Jalan Pinang yang tembus ke Jalan Wajib Senyum itu juga goronggorongnya sudah banyak yang hancur. Jalan juga sudah banyak yang terkikis akibat aliran air yang tidak berjalan dan mengumpul di parit. "Kita minta Pemda seriuslah menangani masalah ini. Dampaknya kalau hujan berkepanjangan luapan air akan naik ke jalan yang sudah pengerasan. Akibatnya, jalan becek dan berlubang dan disini ada proyek parit yang dibuat awal tahun lalu tapi dirasa kurang berfungsi," katanya. Dari pantauan di lokasi, Jalan Selais dan Jalan Selasih ini pengerasan jalannya sudah dilakukan cukup lama. Hanya saja, jalan ini memang kalau dilihat dari jalanjalan yang berada di Jalan Pemda termasuk yang belum diaspal. Padahal jalan ini berada di kawasan padat penduduk dan sudah layak untuk dilakukan pengaspalan.BETTER-hlr

SENIN

5

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

BPPT Resmi Launching PLTMG Langgam Power

KEPALA BPPT Marzan A Iskandar bersama Bupati Pelalawan M Harris dan investor asal Belanda menekan sirene peresmian PLTG Langgam, Jumat (25/10)

PELALAWAN- Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power,Jumat (25/10) minggu lalu, resmi dilaunching oleh Kepala Badan Penerapan Pengkajian Teknologi (BPPT), Dr IrMarzan A Iskandar mewakili Menteri Perekonomian RI Hatta Radjasa yang berhalangan hadir. Launching PLTMG Langgam Power ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dan pemencetan tombol sirene oleh Kepala BPPT Dr Ir Marzan A Iskandar, didampingi Bupati Pelalawan HM Harris, Direktur

PT Langgam Power Lukman Situmorang, Kepala PLN Wilayah Riau Kepri Djoko Raharjo dan Manager Navigate Energy Otsman Al Bouksumy. Sementara itu Direktur PT Langgam Power, Lukman Situmorang mengatakan, pembangunan PLTMG Langgam Power bermula hanya dari mimpi oleh Bupati Pelalawan HM Harris yang bertekad untuk mengatasi krisis listrik di Pelalawan yang hanya 21 persen. Pada April 2012, dilakukan kerjasama antara PT Navigate dengan PD

BUMD Tuah Sekata hingga terbentuklah PT Langgam Power. "Bapak HM Harris paling berjasa atas pembangunan PLTMG ini dengan melakukan konversi gas menjadi listrik. Hingga kini PLTMG Langgam Power telah beroperasi dengan daya yang keluar se besar 15 MW dan akan menargetkan pertengahan tahun 2014 menjadi 50 MW," ujarnya. Kepala PLN Wilayah Riau Kepri Djoko Raharjo dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran PLTMG Langgam

Power merupakan terobosan yang luar biasa. Tidak hanya memenuhi pasokan listrik sendiri namun juga bisa mengeksport listrik. "Tercatat kini PLTMG Langgam Power telah memenuhi kebutuhan listrik di 3 Kecamatan dan juga Kabupaten /kota seperti Pekanbaru Rengat dan Siak. PLN sangat bersyukur dengan beroperasinya PLTMG Langgam Power dimana dengan membeli listrik melalui Langgam Power PLN bisa menghemat anggaran perbulannya hingga

mencapai Rp.7 Miliar," ungkapnya. Bupati Pelalawan HM Harris dalam sambutannya mengucapkan pembangunan PLTMG Langgam Power merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bulan april 2012 lalu dimana Kabupaten Pelalawan menjadi menjadikan Kawasan ekonomi industri hilir terpadu berbasis tekhnologi yakni Kawasan Tekhnopolitan.Oleh karena itu, untuk memenuhi program ini makanya didirikanlah PLTMG Langgam Power. "Sekarang baru 15 MW arus daya listrik yang keluar,untuk pertengahan 2014 akan ditingkatkan menjadi 50 MW dan target kedepan hingga 2021 hingga 200 MW.Kita yakin ini akan bisa memenuhi seluruh kebutuhan listrik di Pelalawan bahkan Kabipaten/Kota yang ada.Sehingga Pelalawan Terang benar-benar dapat terwujud seperti yang diinginkan," jelasnya. Kepala badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnmologi ( BPPT) Dr. Ir. Marzan A. Iskandar dalam sambutannya mengungkapkan bahwa apa yang telah dirintis Bupati Pelalawan membangun PLTMG Langgam Power merupakan terobosan yang patut diapresiasi mengingat kondisi ketersediaan Listrik yang kini mengalami permasalahan. "Kita sangat mendukung penuh upayaKabupaten Pelalawan melalui PLTMG Langgam Power dalam memenuhi Listrik bagi masyarakat luas," tutupnya.BETTER-hlr

Kerajaan Negeri Johor Bahru Kunjungi Pemkab PELALAWAN- Kerajaan Negeri Johor Bahru Kunjungi Pemkab Pelalawan, minggu lalu, berkunjung ke Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan. Kunjungan ini upaya meningkatkan inisiatif untuk memperkuat dan memajukan sektor pariwisata dikedua belah pihak. Asisten II Administrasi Pembangunan, H Mazlan Mansur dalam sambutannya me-

nyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kedatangan rombongan dari Johor Bahru Malaysia. "Semoga kunjungan dan ramah-tamah yang kita laksanakan memberikan manfaat yang luar biasa bagi kedua pihak dalam pengembangan potensi-potensi pariwisata dan kebudayaan,"ujarnya. Katanya, Kabupaten Pelalawan dalam beberapa tahun

ini menjadi perhatian dan dilirik oleh dunia internasional tentang kekhasan kebudayaan, wisata agrowisata yaitu TNTN, wisata gelombang BONO yang mendunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan yang lainnya."Ini menjadi kebanggaan kita, karena banyak dunia internasional yang melirik Pelalawan terkait kekayaan alam dan budayanya,"jelas Mazlan.

Wa k i l K e r a j a a n N e g e r i Johor Bahru bidang Pelancong dan Kebudayaan Amirul Asraf dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas sambutan yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan kepada rombongan kami yang datang dari Negeri Johor Bahru.

"Kami mengharapkan pertemuan hari ini dapat meningkatkan inisiatif untuk memperkuat dan memajukan sector pariwisata dikedua belah pihak, selain itu penting bagi kita bersama unutk mensinkronkan harapan dari dua negeri ini agar memberikan manfaat serta kemajuan pariwisata, kebudayaan, ekonomi, social dan yang lainnya,"ucap Amirul. BETTER-plwc

FJP Gelar Talk Show Narkoba dan Lomba Mading PELALAWAN- Talkshow narkoba dan lomba majalah dinding serta speech contest yang ditaja oleh Forum Jurnalis Pelalawan bekerjasama dengan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di Gedung Daerah Laksamana Mangkudiraja, Sabtu (26/10), berlangsung meriah. Ratusan pelajar SMA/SMK yang ada di Pangkalankerinci dan sekitarnya serta para pejabat yang hadir sama-sama menyatukan tekad untuk memerangi narkoba yang akan merusak generasi muda. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pelalawan diwakili Asisten I Setda Pelalawan, Drs Hadi Penandio, Ketua BNK Pelalawan diwakili staff Masarulli, anggota DPRD Pelalawan Sozifao Hia, Kapolres Pelalawan diwakili Kabagrem Kompol Yanuardi, Kasatnarkoba Polres Pelalawan AKP Edi Yasman, Kadis Pendidikan diwakili, Kadis Kesehatan diwakili Sekretaris Diskes Asril SKM M.Kes, Direktur AKNP M Syafi'i, ratusan pelajar, para Kepsek/guru serta tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Asisten I Setda Pelalawan yang mewakili Bupati Pelalawan HM Harris menyambut baik gelaran

talkshow narkoba yang dirangkai dengan kegiatan Lomba Mading dan Pidato Bahasa Inggris ini. Pasalnya, kegiatan ini merupakan suatu bentuk kontribusi yang positif dan nyata yang diberikan ke generasi muda mengenai bahaya serta dampak yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi narkoba. "Maraknya narkotika dan obat-obatan terlarang saat ini, tak bisa dipungkiri telah banyak mempengaruhi mental dan sekaligus pendidikan bagi para pelajar saat ini. Padahal, masa depan bangsa yang besar ini bergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkoba," ujarnya. Apalagi dalam globalisasi saat ini, sambungnya, semakin mudahnya akses itu didapatkan oleh kalangan para pelajar yang notabene merupakan generasi muda bangsa ini. Karena itu, para pelajar perlu diberikan secara intensif dan simultan mengenai bahayanya narkoba beserta dampaknya. "Harus benar-benar diberikan pemahaman bagi para pelajar bahwa berprestasi tanpa narkoba akan mengantarkan mereka pada masa depan yang gemilang,"

tandasnya. Anggota DPRD Pelalawan, Sozifao Hia, saat dimintai komentarnya terkait kegiatan ini menyatakan hal yang tak jauh berbeda. Bahkan menurutnya, antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan para pelajar bukan hanya menjadi tugas pemerintah saja atau instansi yang terkait, tapi seluruh lapisan masyarakat memiliki peran dan tanggungjawab untuk hal tersebut. "Karena itu, saya sangat menyambut baik kegiatan positif yang ditaja oleh FJP dengan sponsor dari PT RAPP ini. Bahkan seharusnya, setiap perusahaan sudah semestinya membuat kegiatan-kegiatan positif seperti ini sehingga kontribusi mereka pada daerah ini khususnya bagi kalangan pelajar atau generasi muda dapat terasa," jelasnya. Tak hanya itu, lanjutnya, dirinya juga selaku pihak legislatif akan siap membantu instansi terkait dalam hal ini BNK Kabupaten untuk mendapatkan anggaran dari APBN atau APBD, agar sosialisasi narkoba dapat merambah ke semua lini. Dengan begitu, keterlibatan serta peran BKN Pelalawan dalam sosialisasi narkoba akan terlihat nyata.

Sementara itu, Kasatnarkoba Polres Pelalawan, AKP Edi Yasman, yang di kegiatan tersebut menjadi narasumber bersama mantan Putri Indonesia 2002 yakni Melanie Putri mengatakan bahwa hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. "Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anakanak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Dengan kata lain, bahwa peran orang tua dan keluarga atau orang-orang yang terdekat memiliki andil dalam mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba," katanya. Dijelaskannya, bahwa saat ini berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), kasus pemakaian narkoba oleh pelaku dengan tingkat pendidikan SD hingga tahun 2007 berjumlah 12.305. Data ini begitu mengkhawatirkan karena seiring dengan meningkatnya kasus narkoba,

khususnya di kalangan usia muda dan anak-anak, penyebaran HIV/AIDS semakin meningkat dan mengancam. Penyebaran narkoba menjadi makin mudah karena anak SD juga sudah mulai mencoba-coba mengisap rokok. Pada kesempatan tersebut, bintang tamu Melanie Putri yang juga mantan Putri Indonesia 2002 dan kini menjadi host Republik Mimpi di salah satu stasiun TV swasta membeberkan pengalaman serta kiat-kiatnya pada para siswa untuk menjadi generasi yang berprestasi tanpa narkoba. Usai acara, Bupati Pelalawan diwakili Asisten 1 Setda Pelalawan Drs Hadi Penandio didampingi para pejabat termasuk rekan-rekan media bersamasama membubuhkan tandatangan sebagai bentuk kebulatan tekad dari lintas sektor untuk bersama-sama memerangi narkoba serta melindungi para pelajar di daerah ini dari serbuan obat-obatan terlarang. Selain itu, diberikan juga pemberian hadiah bagi para peserta Mading dan Speech Contes yang mengambil tema tentang "Pelajar Hari Ini, Pemimpin Hari Esok, Berprestasi tanpa Narkoba". BETTER-rtc


6

SENIN

SAMBUNGAN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

MANTAN Makmur Sejahtera (TBMS) segera pula ditetapkan menjadi tersangka. Alat bukti dan pemeriksaan saksi masih dilakukan untuk menjerat Fathan. Dijelaskan Rahmat, kasus ini bermula sewaktu Pemerintahan Kabupaten

(Pemkab) Siak mengucurkan dana Rp37 miliar ke BUMD KITB. Dana dikucurkan secara bertahap. Tahun 2004 Rp1,5 miliar, tahun 2006 Rp6 miliar dan tahun 2007 senilai Rp30 miliar. Dalam kesepakatan BUMD, anggaran ini murni

untuk mengembangkan kawasan KITB dan tidak dibenarkan diarahkan ke kegiatan lainnya. "Dalam perjalanannya, BUMD KITB membentuk perusahaan baru bernama PT Miwai Persada Makmur. Kemudian, perusahaan ini

"Jamaah haji sangat susah menunaikan ibadah jika maaktab Jauh dari masjidil haram. Masalah ini, tentu harus ada upaya dari Pemerintah kedepannya," terang Amir. Amir mengatakan, tranportasi untuk jamaah haji di Mekah sudah terkordinir dengan baik. Kemudian, fasilitas pemondokan dan makanan jamaah juga sudah tersedia semuanya. "Hanya masalah air minum di maaktab menjadi kendala bagi jamaah haji. Kita butuh air dua galon dibagi satu galon. Hal ini memang sudah menjadi batasan," tutur Amir. Sementara itu, jamaah haji Kota Pekanbaru H Muhamad Rakif mengatakan jamaah haji Riau sempat mengalami kendala soal tranportasi di Mekah. Pasalnya, pemerintah tidak menyediakan tranportasi di Mekah. Sehingga, jamaah haji sulit untuk menunaikan ibadah dari maaktab menuju Arafah. "Untuk biaya tranportasi terpaksa harus ditanggulangi sendiri-sendiri oleh jemaah haji. Untuk berangkat ke Masjidil Haram kita harus membayar 2 riyal sedangkan pulangnya mau mencapai 10 hingga 20 riyal. Mereka itu mengambil kesempatan dalam kesempitan. Mereka tahu kita beramal tidak banyak menawar tapi mereka gunakan untuk bisnis mereka," jelas Rakif. Rakif menyebutkan, Provinsi Jogja, Jakarta dan Bogor menyediakan tranportasi untuk jemaah hajinya. Untuk itu, Pemerintah Kota Pekanbaru harus dapat menyediakan tranportasi untuk jamaah haji asal Pekanbaru kedepannya. Jika Pemerintah Kota Pekanbaru menyediakan tarnportasi tidak akan menjadi masalah bagi jamaah haji. "Masalah air juga menjadi kendala bagi jemaah haji. Tapi masalah air ini bukan ada hubungan dengan Pemerintah Kita tetapi dengan pihak hotel. Sedangkan masalah makan kita bisa mensesuaikan," terang Rakif. Sementara itu, Panitai jamaah haji dai Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Kota Pekanbaru Muklis Ismail mengatakan ada sekitar 445 jamaah haji Riau yang tiba di Kota Pekanbaru. Rombongan jamaah haji tersebut, dibagi menjadi tiga kelompok

terbang dari Embarkasih Haji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). "Kedatangan pertama tiba pukul 11.45 wib dengan jumlah 166 jemaah haji. Kemudian, penerbangan kedua pukul 14.10 wib dengan 165 jemaah haji. Setelah itu, penerbangan ketiga datang pukul 17.00 wib dengan 114 jemaah haji," jelas Muklis. Mukhlis menyebutkan, pelayanan haji tahun ini sudah cukup baik dan mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Dengan tibanya jamaah haji tersebut, mudah-mudahan dapat menjadi haji yang mabrur. "Selama kami ketahui masalah tranportasi jamaah haji di Mekah tidak ada kendala. Karena petugas kita yang di Mekah selalu berkordinasi. Masalah tarnportasi memang ada kendala tapi bisa kita atasi," ungkap Muklis. Jamaah haji Kota Pekanabru, kata Muklis, ada sekitar enam kloter yang berjumlah 1.116 orang. Untuk, penyambutan jamaah haji di Pekanbaru berjalan dengan baik dan belum ada dapat keluahan dari jamaah haji dengan penyambutan tersebut. "Bagi jamaah haji yang sudah datang ke Pekanbaru kita mengucapkan selamat. Bagi jamaah haji yang masih berada di Batam dan Mekah kita doakan mereka dalam kedaan sehat dan amanaman saja. Petugas kita selalu melakukan pemantaau terhadap jamaah haji di Mekkah," tandas Mulklis. Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penyelengaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Drs H Muhammad Aziz mengatakan, penyambutan jamaah haji di Batam dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pelalawan Haris, Walikota Tanjung Pinag dan pejabat Batam. Penyambutan jamaah haji tersebut berjalan dengan baik. Aziz mengatakan, masalaha tranportasi jamaah haji dari makaf menuju Arafah memang ada kendala. Karena dari pemodokan jamaah haji menuju arafah banyak lorong sempit tidak mungkin bus dapat melalui lorong tersebut.Tapi dari pemondokan jamaah haji ke Arafah tidak berapa jauh. "Kita akan berusaha untuk memperbaiki masalah tranportasi ini kedepannya," kata Aziz. BETTER-anr

kader. Namun, tepuk tangan itu belum memuaskan SBY. "Kurang keras," tambah SBY. Kali ini tepuk tangan makin kencang. Partai Demokrat pun memuji kinerja pemerintah. Sikap politik yang berisi tujuh poin itu semuanya mengapresiasi kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Bahkan pujian Demokrat itu disampaikan putra SBY selaku Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Pertama, kata Ibas, Demokrat mengapresiasi pencapaian pemerintah di bidang ekonomi. Meskipun dunia masih alami berbagai krisis dan gejolak, ekonomi Indonesia tetap tumbuh. Indonesia menjadi anggota G20 dengan peringkat 15 ekonomi terbesar dunia. Kedua, tambah Ibas, Demokrat mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurut Demokrat, langkah itu terbukti dengan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran. Demokrat meminta agar program prorakyat dilanjutkan, ditingkatkan untuk kesejahteraan guru, buruh, petani, nelayan, prajurit, dan seluruh warga Indonesia, kata Ibas. Ketiga, lanjutnya, Demokrat mengapresiasi komitmen dan upaya nyata pemerintah dalam menjaga kehidupan demokrasi dan HAM. Pemerintah juga dinilai menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. Terkait dengan persiapan pemilu 2014 , kata Ibas, Demokrat siap bekerja sama dengan parpol peserta pemilu

lainnya agar pemilu berlangsung aman, damai, tertib, jujur, adil, demokratis. Apresiasi keempat, Demokrat menganggap pemerintah dan penegak hukum gigih dan tegas dalam penegakan hukum, termasuk pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Demokrat berharap agar hukum ditegakan seadil-adilnya tanpa campur aduk politik. Kelima, Demokrat mengapresiasi pembangunan kekuatan pertahanan. Demokrat mendukung peningkatan industri pertahanan, modernisasi alutsista agar TNI dapat mengemban tugas menjaga kedulatan NKRI. Apresiasi keenam, kata Ibas, Demokrat menganggap pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan, olahraga, teknologi, seni, budaya, generasi muda, lingkungan hidup. Demokrat meminta kepada jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, pemuka agama, dan pihak lain untuk bersama-sama mencegah konflik komunal. Terakhir, Demokrat mengapresiasi langkah pemerintah yang terus meningkatkan citra dan peran Indonesia di internasional. Peran yang dianggap menonjol, yakni di PBB, G-20, ASEAN, APEC, OKI. Di tempat yang sama, Ketua Harian Demokrat Syarief Hasan dalam sambutannya mengaku bersyukur kepada parpol di luar pemerintah dan parpol koalisi. "Sekalipun ada dinamika terjadi, ada riak-riak kecil, bahkan kadang ada ombak besar, syukur Alhamdullilah kebersamaan masih terjadi sampai sekarang," kata Syarief. BETTER-kmc

JAMAAH yang pergi haji telah kembali dengan selamat ke Pekanbaru. Selama abangnya pergi haji, pihak keluarga terus memanjatkan doa keselamatan untuk dia. "Kita dari keluarga yang menjemput tidak ada merasakan khawatir terhadap kedatangan jamaah haji tersebut.Sedangkan, jaminan jamaah haji dari Kementrian Agama (Kemenag) sudah kita ketahui," terang Habibullah. Pihak keluarga, kata Habibullah, telah mempersiapkan jamuan untuk tetangga dan doa syukuran untuk meyambut kedatangan abang kami dari tanah suci mekah. Penyambutan ini, memang sudah tradisi. "Pelayanan haji saat ini cukup membaik. Tapi pelayanan haji harus lebih ditingkatkan dan dipertahankan kedepannya. Pasalnya, kuota jamaah haji belum ada peningkatkan," jelas Habibullah. Anggota keluarga jamaah haji asal Bangkinang, Kabupaten Kampar lainnya, Erwin (46) mengaku bahagia kembalinya kakaknya dari tanah suci mekah ke Pekanbaru dengan selamat. Sebelumnya, Ia merasa khawatir selama kakaknya berada di Mekah. "Kita dari pihak keluarga terus memanjatkan doa untuk kakak kami selama menunaikan ibadah haji semoga selamat samapai ke rumah. Kita sebagai pihak keluarga tentu merasa khawtir selama kakak kami berada di Mekah," terang Erwin. Erwin berharap, dengan kembalinya kakaknya ke Pekanbaru dapat betul-betul menjadi haji yang mabrur. Untuk itu, pihak keluarga sudah mempersiapkan doa syukuran dan memberikan santunan pada anak yatim dalam meyambut kedatangan kakak dari tanah suci. "Memberikan santunan pada anak yatim biar ada rasa kebersamaan dan rasa gembira kita atas telah pulangnya kakak kami dari mekah," tutur Erwin. Jamaah Haji Pekanbaru Amir Bin Munir mengaku, masalah cuaca di Mekah menjadi kandala dari jamaah haji. Pasalnya, cuaca mencapai 46 hingga 47 derjat celcius. Selain itu, maaktab atau penginapan jamaah haji juga sangat jauh dari Masjidil Haram.

SBY presiden Demokrat, dan sekitar 10.000 pengurus Demokrat dari seluruh Indonesia. SBY mengatakan, berbagai program prorakyat pemerintah terbukti menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan angka kesejahteraan rakyat. SBY juga membanggakan penghormatan pada HAM dan demokrasi, stabilitas ekonomi, pemberantasan korupsi, pembangunan kekuatan pertahanan dan keamanan, hingga perannya di dunia internasional. "Dulu kita sempat terpuruk (di internasional). Alhamdulillah kini makin harum di dunia, G-20, ASEAN, OKI, dan seterusnya terus kita tingkatkan. Itulah alasan dan tujuan mengapa Demokrat harus berhasil dalam pemilu tahun depan agar semua itu bisa kita capai dan lanjutkan," kata SBY. SBY mengatakan, sukses pada Pemilu 2014 sangat ditentukan dengan kebersamaan dan kerja keras semua kader Demokrat saat ini. "Apakah saudara punya semangat dan tekad untuk menang? Apakah mau bekerja keras? Apakah setelah berbenah diri saudara sudah siap untuk berjuang untuk kepentingan rakyat? Termasuk mendukung kerja keras pemerintah yang tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat?" tanya SBY. Pernyataan SBY itu disambut teriakan para pengurus Demokrat dari seluruh Indonesia yang hadir. "Tolong bertepuk tangan yang keras," kata SBY disambut tepuk tangan para

mengalihkan dana tersebut untuk membeli sebuah kapal tengker senilai Rp21 miliar," jelas Syafrianto. "Pengadaan kapal tengker ini dilakukan PT Miwai (bentukan BUMD KITB.red) dan PT TBMS (bentukan PT Miwai.red), bekerja sama dengan PT Trush di Jakarta," sambung Rachmat. Dalam perjalannya, kapal yang diadakan tadi tidak pernah ditemukan. "Bisa dikatakan bahwa pengadaan 'kapal siluman. Laporannya ada, barangnya tidak ditemukan," ucap Rachmat. Pembentukan peru-

sahaan baru oleh BUMD dan pengalihan dana ini, terang Rachmat, sudah melanggar beberapa aturan perundangan. Pertama, Peraturan Pemerintah nomor 8/2007, tentang investasi pemerintah. Aturan ini menyebutkan, dana yang dikucurkan untuk suatu kegiatan, tidak boleh dialihkan ke kegiatan lainnya. Kedua, Peraturan Daerah nomor 7/2004 tentang pembentukan KITB. Ketiga, Undang Undang Nomor 40/ 2007 tentang pembentukan perseroan terbatas. "Aturan itu menyebutkan,

pembentukan PT baru melalui BUMD harus berdasarkan mekanisme tertentu. Bukan dibentuk begitu saja," kata Rachmat. Selain mengalihkan anggaran ke pembelian kapal tengker, BUMD KITB juga mengucurkan dana ke Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) di Bogor, Provinsi Jawa Barat. Penyelidikan sementara, BPRS itu memiliki hubungan dengan dengan salah satu perusahaan yang terlibat dalam pengembangan kawasan tersebut. "BPRS ini bisa dikatakan

sakit. Sebagai penopang, anggaran dari Pemkab Siak dialihkan senilai Rp9 miliar. Dalam perjalanan, dana tadi hilang entah kemana. Perhitungannya, ada kerugian negara Rp4 miliar dari pengalihan ke BPRS ini," jelas Rahmat. Untuk sementara, sebut Rahmat, tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 junto pasal 18 UndangUndang (UU) nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Anwar mengaku sudah melapor ke Dishut Pekanbaru dan Kampar juga ke Perlindungan Hewan Pekanbaru. Namun belum ada solusi hingga saat ini. "Tiap tiga bulan sekali kawanan gajah itu akan kembali dan merusak kebun lagi," keluh Anwar. Terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar, Ir Mhd. Syukur, mengaku belum mengetahui kejadian itu. "Saya belum dapat laporan itu, saya ucapkan terimakasih, nanti akan turun dari bagian Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) propisi Riau untuk mengecek ke lokasi kejadian," kata Syukur.

Syukur mengakui bukan sekali ini saja terjadi gajah mengamuk, ini sudah sering kali. "Tiga minggu yang lalu kita sudah melakukan pengusiran gajah tersebut, namun apa boleh buat itu terjadi lagi," beber Syukur. Menurut Syukur, biaya pengusiran gajah menelan dana puluhan juta per ekornya. Pasalnya, kawanan gajah itu hanya bisa ditangkap oleh tim BKSDA Pusat dan dikirim ke Duri dan Teso Nilo. "Inilah yang menjadi kesulitan kita," ujar Syukur. Sementara itu Hambali, Camat Tapung, mengakui persoalan ini sangat rumit. Pasalnya kawanan gajah itu

tidak boleh ditangkap apalagi dimusnahkan. "Hanya ada sedikit pilihan, membiarkan gajah itu hidup pada habitatnya, atau dipindahkan untuk menyelamatkannya. Ini tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit," ujar Hambali. Menurut Hambali, kawasan itu dulunya hutan dan memang tempat hidup gajahgajah itu. "Kalau sekarang masyarakat merasa terganggu, mungkin sebaliknya kawanan gajah itu yang merasa terganggu, maka perlu pemikiran bersama bagaimana cara mengatasinya, karena masyarakat yang menjadi korbannya," tutup Hambali. BETTER-netty

masih ada," kata dia. Desakan memperdalam penyeldikan ini karena sebelumnya berkembang dugaan bahwa beberapa perusahaan perkebunan Indonesia dan Malaysia yang berada di balik kebakaran hutan itu. "Maka kami sangat mendukung ini dituntaskan dan diungkap segera," kata Zulkifli. Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Riau akhirnya menetapkan dua petinggi PT AP sebagai tersangka setelah memeriksa sejumlah saksi ahli lingkungan dan ahli pidana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. "Hasil pengembangan dari PT AP, penyidik sudah menetapkan dua orang tersangka dari perusahaan tersebut. Identitas dua tersangka masih dirahasiakan karena masih dikembangkan lagi," kata

Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono SH. Condro mengatakan, penetapan dua tersangka dilakukan penyidik setelah ada bukti kuat. "Kalau tidak ada bukti, tentu tidak akan ditetapkan menjadi tersangka," jelasnya. Di samping PT AP, masih ada sejumlah perusahaan yang tengah diselidiki karena diduga terlibat karhutla di Riau. Namun, penyelidikan dan penyidikan tidak dilakukan Polda Riau. "Perusahaan lain diselidiki oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Berkasnya sudah pernah diserahkan ke Kejaksaan Agung. Jadi, bukan Polda Riau yang menangani," tegas Condro. Untuk dua tersangka dari PT AP, polisi menjeratnya dengan Undang-Undang (UU) tentang Perkebunan dan Undang-Undang Lingkungan Hidup, mulai dari

pasal 46, pasal 48, dan pasal 49. Selain itu, pasal 116, pasal 117, pasal 118, dan pasal 119 UU Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman tiga hingga 10 tahun penjara Data dihimpun, selama menangani Karhutla di Riau, Polda sudah menangkap 27 pelaku Karhutla. Mereka diamankan di beberapa lokasi di Riau. Enam pelaku dari Kabupaten Bengkalis, dua orang dari Dumai, 11 orang dari Rohil, tiga orang dari Siak, dan dua orang dari Pelalawan. Lima berkas sudah dilakukan tahap II, yaitu menyerahkan barang bukti beserta tersangka ke pihak kejaksaan. Di samping itu, ada lima berkas lagi yang masih tahap I, yaitu berkasnya sudah diserahkan ke jaksa dan menunggu jawaban. Apakah berkasnya bisa dinyatakan lengkap (P-21) atau dikembalikan dengan petunjuk (P-19). BETTER-syu/tmc

karena memang dipengaruhi cuaca yang kini masuk musim huja. Maka dipastikan, kenaikan harga cabai merah karena produksi dari petani cabai kurang, sehingga di pasaran cabai menjadi langka. "Maka harus pandai mensiasatinya. Soalnya ini kan pengarus cuaca tak bisa pemerintah berbuat apa-apa. Dari sananya (petani) yang memang kurang produksi cabe, maka mahal," tuturnya. Dengan melakukan operasi pasar/pasar murah oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Syamsul juga menilai upaya tersebut tak tepat. Karena dalam operasi

pasar tersebut yang dijual hanya sembako, bukan cabe. "Sembako tidak ada kenaikan, semua masih stabil. Maka tak tepat kalau melakukan pasar murah untuk cabe ini. Solusinya memang dari masyarakat kok, harus kreatif. Jangan terlena karena selama ini dininabobokan oleh subsidi, masyarakat jadi manja tak mau menanam sendiri," tutur Syamsul. Harga cabai merah normalnya berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp25 ribu perkilo. Saat ini, harganya melambung tinggi Rp60 ribu hingga Rp65 ribu perkilonya. Kepala Disperindag Kota

Pekanbaru El Sabrina, dikonfirmasi melalui selulernya, mengatakan memang tak ada yang bisa dilakukan Disperindag saat harga cabai merah ini "pedas". Sebab, Disperindag hanya megawasi pendistribusian, bukan mengawasi produksi. "Kalau kondisi cabai itu sendiri yang memang langka, apa yang mau kita distribusikan. Ini tentu kewenangan Dinas Pertanian. Tapi saya sendiri memang belum dapat laporan dari bagian pengawasan tentang nainya harga cabai ini," pungkasnya.

Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan pada 2001-2006. Setelah ditahan KPK di Rutan Cipinang, Jakarta pada Jumat (14/6), kemudian dipindahkan ke Pekanbaru yang dititipkan di Rutan Kelas II B Pekanbaru yang terdapat di Jalan Sialang Bungkuk, Kulim pada Kamis (10/10). Jaksa KPK telah melimpahkan tiga berkas perkara dugaan korupsi Gubernur Riau Rusli Zainal ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru. "Tiga berkas yang dilimpahkan menyangkut masalah izin hutan, memberi suap kepada anggota DPRD Riau, dan penerima suap proyek PON," kata Jaksa KPK, Andi Suhardis. Rusli Zainal dikenakan pasal berlapis yakni pasal 23 ayat 2, pasal 12 dan pasal 5 Undang-Undang No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Gubernur Riau itu juga dijerat dengan pasal 55 ayat 1 ke-1 Kitab Undang-Undang

Hukum Pidana (KUHP). Rugikan Untuk kasus kehutanan, Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis dari 124 kasus kejahatan pada tahun 20012013 di seluruh Indonesia, negara telah dirugikan negara hingga Rp 691 triliun. "Hal ini menunjukkan sektor kehutanan adalah sektor yang banyak menyimpan potensi alam, ekologis yg bernilai ekonomi. Namun eksploitasi juga dilakukan dengan melawan hukum, menjadikannya lahan 'bancakan' yang merugikan negara," ujar, Lalola Estele Peneliti Divisi Hukum dan Pradilan ICW di Kantor ICW, Jakarta, Minggu (27/10/2013). Lola mengatakan, ada empat kejahatan kehutanan yang kerap terjadi, yaitu alih fungsi kawasan dan hasil hutan tanpa izin, penghindaran atau manipulasi pakal, pembiaran operasi tanpa izin, dan penyerobotan lahan. "Banyak perkara kejahatan kehutanan perolehan izin dilakukan

dengan praktik korupsi dan hasil kejahatan 'dibersihkan' melalui praktik pencucian uang," ujar Lola. Namun, selama ini kejahatan kehutanan hanya menjerat perorangan seperti operator lapangan, direktur perusahaan, masyarakat, hingga pejabat pemerintah daerah. ICW mendesak penegak hukum juga menerapkan pasal pidana untuk menjerat korporasi di sektor kehutanan. Salah satu contoh yaitu kasus korupsi mantan Bupati Pelalawan, Riau dengan jumlah kerugian negara mencapai Rp 1,2 Triliun. Namun, dalam kasus ini korporasi tidak ikut dijerat sehingga pengembalian aset tidak maksimal. "Padahal pengaturan kejahatan korporasi di hukum positif Indonesia telah ada sejak 1950-an dan diatur dalam Undang-undang Tipikor, Pencucian Uang, dan lainnya. Tapi penegak hukum masih enggan menggunakan delik korporasi ini," ujar Lola.

BETTER-syu

13 EKOR kapling kebun sawit milik warga, " kata Jum Haryanto, Kades Indra Puri. Kondisi satu unit rumah papan milik warga hancur rata dengan tanah, sedangkan satu unit rumah semi permanen rusak parah. Begitu pula dengan 10 hektar lahan sawit. Salah satu lahan yang rusak adalah milik Anwar, warga Pasar Minggu Tapung. Dua hektar lahan sawitnya yang berisi 300 batang sawit prak poranda. "Ini sudah sering kali terjadi dan sangat meresahkan warga. Warga mulai berjaga-jaga sejak dini hari tadi, dihalau sekitar 1 meter baru gajah itu lari," beber Anwar.

MENTERI Zulkifli mengaku sudah mendapatkan laporan resmi terkait dengan ditetapkannya dua warga Malaysia sebagai tersangka terkait kasus pembakar lahan di Riau itu. "Kami sudah terima laporannya, ada dua orang tersangka warga Malaysia," kata dia. Kedua tersangka ini adalah petinggi PT Adei Plantation and Industri (AP) di Kabupaten Pelalawan. PT AP merupakan anak perusahaan besar di bidang kelapa sawit dan produk turunannya, Kuala Lumpur Kehpong Berhad dari Malaysia. Zulkifli mengungkapkan penetapan dua tersangka kasus pembakaran lahan yang terjadi Juni lalu itu perlu ditelusuri dan dituntaskan oleh polisi. Karena hal itu dapat menjadi pintu masuk untuk mengetahui lebih detil siapa saja yang terlibat. "Kami minta (keterlibatan pelaku) yang lain juga terus diselidiki, jangan jangan

HARGA melambung tinggi. Selain dengan mengurangi kosumsi cabai dalam makanan, masyarakat juga diminta untuk menanam cabai di lingkungan pekarangan rumah masing-masing. "Manfaatkan lahan yang ada di pekarangan rumah. Cabe itu tak payah kok, buang saja biji cabe itu dalam pot tumbuh dia tuh, untuk konsumsi sendiri pasti cukup," ungkap Syamsul, saat dikonfirmasi melalui selulernya, Minggu (27/10/ 2013). Politisi Partai Demokrat ini, juga menyebut kenaikkan harga cabai merah ini tak bisa diatasi

BETTER-riki

HARI Pekanbaru-red) yang berhak menentukan dan kalau sekarang saya belum tahu. Biasanya majelis hakim menyidangkan perkara seperti ini, kalau tidak tiga orang atau lima orang," beber Hasan. Seperti diberitakan sebelumnya, pada hari Kamis (24/10) sekitar pukul 13.30 Wib, berkasnya perkara Gubernur Riau Rusli Zainal diterima Pengadilan Tipikor Pekanbaru untuk mendapatkan nomor register perkara termasuk penentuan majelis hakim dan jadwal persidangan. Sebelumnya pada 8 Februari 2013 Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Riau Rusli Zainal sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan PON keXVIII pada dua perkara, masing-masing sebagai pemberi dan penerima suap. Oleh KPK juga menetapkan Rusli sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang terkait penerbitan Izin Usaha

BETTER-ant/kmc


NASIONAL Kalimantan Timur Siap Jadi Ibu Kota Negara BALIKPAPAN - Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak menyatakan, Kalimantan Timur siap menjadi ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Kami memiliki semua syarat yang dibutuhkan," kata Gubernur Awang Faroek di acara jamuan makan malam Gubernur untuk peserta Ekspedisi Indonesia 4X4 to Border, Sabtu (26/10) malam di Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada. Menurut Awang Faroek, yang pertama adalah Kaltim memiliki posisi yang sangat strategis dengan berada tepat di tengah-tengah kepulauan Indonesia. Posisi itu relatif dekat dicapai dari Indonesia Timur maupun Indonesia Barat dan akan semakin dekat dengan membaiknya infrastruktur dan sarana prasarana. "Kami juga memiliki pelabuhan laut dan bandara yang sangat representatif," sambung Gubernur yang baru terpilih untuk masa jabatan kedua itu. "Ia menyebutkan, di Balikpapan kini ada pelabuhan peti kemas yang berada tepat di Alur Laut Kepulauan Indonesia II yang merupakan alur laut ekonomi berikutnya dari Indonesia. Alur ini, yaitu Selat Makassar yang menghubungkan Indonesia dengan Laut Sulu, Laut Sulawesi, dengan Laut Cina Selatan merupakan urat nadi perdagangan dengan negara-negara IndoCina, Jepang, Taiwan, Cina. Dari sini juga jalan lain menuju Pasifik untuk mencapai negara-negara Amerika, baik Amerika Utara maupun Selatan. Melalu Selat Bering juga dapat dicapai Eropa Utara, salah satu pasar ekspor utama Indonesia. "Bandara kami, Bandara Sepinggan di Balikpapan, saat ini adalah bandara tersibuk di Indonesia setelah Jakarta, Bali, dan Surabaya. Juga bila selesai pembangunannya nanti, akan menjadi salah satu bandara tercantik di Indonesia," sebut Gubernur lagi. Gubernur pun menargetkan bandara baru itu nantinya bisa melayani hingga 10 juta penumpang per tahun, sementara saat ini sudah dikunjungi hingga 8 juta orang per tahun. Infrastruktur lain seperti jalan tol, juga tengah dibangun. Jalan itu akan memangkas jarak antara BalikpapanSamarinda menjadi hanya 60 menit. Jalan tol kelak juga akan dibangun hingga Sangatta di Kutai Timur, lima jam perjalanan darat dari Balikpapan. "Kaltim memiliki semua yang diperlukan untuk menjadi ibu kota RI," tegas Gubernur lagi. Ia juga menambahkan, model pembagian peran kota-kota seperti di Amerika Serikat bisa jadi contoh. Kota yang menjadi ibu kota negara seperti Washington DC, hanyalah menjadi kota pemerintahan, sementara kota seperti New York di Pantai Timur, atau San Francisco dan Los Angeles di Pantai Barat menjadi pusat perdagangan dan perekonomian. "Kalau kita mau kan bisa saja, dan Kaltim siap untuk menjadi ibu kota negara," tandas Gubernur. BETTER-tnc

SENIN

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

7

PNS Pemda Lebih Rentan Terpapar Korupsi

JAKARTA — Pegawai negeri sipil di lingkungan pemerintah daerah lebih berpotensi terpapar kasus korupsi dibandingkan dengan PNS di pemerintah pusat. Sebagian besar kasus korupsi oleh PNS di pemda juga terjerat karena mengikuti kehendak pemimpin daerah. Seseorang yang menjadi PNS di pemerintah pusat peluang korupsinya sebesar 1:1,1. Sementara itu, peluang korupsi PNS di pemda justru lebih besar, yakni 1:1,6. ”Jadi, berhati-hatilah kepada anak-anak muda supaya tidak terkena korupsi justru oleh atasannya,” kata Wakil Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso, Minggu (27/10), dalam Diskusi DPD soal Suap Daerah

di Jakarta. Urutan pelaku Menurut Agus, berdasarkan riset PPATK pada tahun 2011, 2012, dan semester I-2013 dapat diurutkan pelakupelaku korupsi. ”Pada urutan pertama justru anggota staf atau pegawai di pemda, urutan kedua bendaharawan, ketiga baru bupati. Kemudian, urutan keempat pegawai lagi,” ujarnya. Agus juga mengingatkan, pemimpin daerah biasanya memanfaatkan birokrasi untuk korupsi. Karena itu, PNS di pemda perlu lebih waspada. Diingatkan Agus, 67 persen kasus pencucian uang juga pada awalnya merupakan kasus korupsi. ”Dari 67 persen kasus

pencucian uang itu, ternyata 54 persennya merupakan kasus korupsi di lingkungan pemda. Jadi, cocok dengan data kami bahwa PNS pemda itu lebih mudah terpapar korupsi,” katanya. Pilkada memicu Anggota Dewan Perwakilan Daerah dari Bali, I Wayan Sudirta, mengatakan, korupsi di pemda dipicu oleh ketidakberesan dalam pemilihan umum kepala daerah. ”Batasi saja pengeluaran dan sumbangan calon (legislatif) seperti di Amerika. Jadi, tidak otomatis yang kaya atau yang mendapat banyak sumbangan menjadi kepala daerah,” kata Wayan Sudirta. Bila undang-undang memberi peluang korupsi,

katanya, pengawasan juga harus lebih diperketat. ”Nah, masalahnya mana ada, misalnya, Badan Pengawas Pemilu menangkap calon (legislatif) yang terindikasi melakukan politik uang? Mana ada seorang petahana yang terkena kasus bantuan sosial? Hal itu tidak pernah kami temukan,” kata Wayan Sudirta. Modus korupsi oleh pemda paling banyak juga melibatkan pengadaan barang dan jasa. ”Harga barang digembungkan, sementara retribusi daerah dipotong. Bila menyangkut perizinan melibatkan calo,” ujar Agus. Bagaimana mengatasinya? Kata Agus, harus ditanamkan teknologi-teknologi, seperti ebudgeting dan e-procurement. ”PPATK juga sedang

mengusulkan RUU pembatasan transaksi tunai juga transaksi menggunakan valuta asing,” katanya. Melibatkan Kementerian Luar Negeri, PPATK juga telah menanyakan Pemerintah Singapura terkait keberadaan lembaran uang 10.000 dollar Singapura (setara Rp 85 juta). ”Di Singapura, ini tidak dipakai untuk transaksi seharihari, sementara di Indonesia malah untuk menyuap. Ini maksudnya apa?” ujarnya. Baik Wayan Sudirta maupun Agus sepakat suap dan korupsi di pemda harus segera diatasi. ”Di Jawa itu, merah semua (pernah diketahui ada kasus suap). Ada juga korupsi di Kalimantan Timur, Riau, Sumatera Utara, Maluku, dan Sulawesi Selatan,” ujar Agus. BETTER-kpc

Revisi UU Pilpres Diprediksi Baru Disahkan Usai Pileg JAKARTA - Dalam rapat paripurna, DPR memutuskan untuk menunda pembahasan revisi UU Pilpres terkait ambang batas pencapresan tetap 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 perolehan suara nasional. Diprediksi Peneliti Political

Weather Station (PWS) Imam Sofyan, penundaan UU Pilpres tersebut akan terus berlangsung hingga pemilihan legislatif selesai. "Tarik menarik kepentingan parpol pasti masih terus belangsung. Menurut saya, kemungkinan

besar UU pilpres baru disahkan setelah pileg. Karena setelah pileg parpol baru tahu peta suara mereka," kata Imam kepada wartawan di Hotel Atlet, Senayan, Jakarta, Minggu (27/ 10). Dengan demikian, parpol

masih akan menanti bagaimana tingkat electoral threshold mereka, sebelum menentukan arah politik di Pilpres 2014 esok. Imam juga meyakini bahwa partai besar di DPR sebenarnya juga tidak tenang dengan penundaan UU

pilpres tersebut. Ini lantaran, parpol besar banyak diserang isu-isu negatif yang membuat mereka sulit membaca suara partai di daerah-daerah. Imbasnya, mereka juga belum bisa menentukan arah politik sebelum ada hasil pemilu legislatif. BETTER-rmol


Hatt rick 8

SENIN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

Figo Kritik Keras Kultur Sepakbola Spanyol

Logo Mirip Nazi Milik MU Tuai Kecaman Keras FANS Manchester United mendesak pihak klub untuk meminta maaf atas logo ala Nazi. Sebelumnya, fans MU merasa dikagetkan dengan kiriman email mingguan dari pihak klub. Pasalnya di situ terpampang gambar logo MUFC yang ditata menyerupai Swastika yang identik dengan Nazi. Dalam email tersebut logo MU yang mirip logo Nazi itu dipampang di atas para pemain idola mereka termasuk bintang muda, Adnan Januzaj. Selain itu, tulisan 'New

Order' juga identik dengan slogan politik 'New Order of Europe' yang diplokamirkan Adolf Hitle pada 1941. Kejadian ini langsung menjadi pembicaraan hangat di Old Trafford. Beragam reaksi hujatan dilontarkan fans MU lewat jaringan sosial. Mereka menuntut pihak klub minta maaf karena tindakan ini dianggap telah menyakiti banyak kalangan. Tampak dalam gambar itu beberapa pemain MU lainnya macam kiper David de Gea dan penyerang

muda MU, Danny Welbeck. Reaksi dari para fans ini langsung mendapat respon dari kepada media Manchester United, David Sternberg. "Tindakan kreatif yang benarbenar tidak pantas. Kami mohon maaf dan akan melakukan tindakan internal atas kejadian ini," kata Sternberg dilansir Soccerway. Atas kejadian memalukan ini, pihak klub berjanji akan melakukan investigasi. BETTER-vnc

Messi Tertawai

Kartu Kuning Ronaldo KARTU kuning yang didapat Cristiano Ronaldo di partai El Clasico malam tadi rupanya mendapat perhatian dari Lionel Messi. Aksi Messi tertawa dan menggeleng-gelengkan kepala tertangkap kamera saat Ronaldo terus melancarkan protes kepada wasit. Ronaldo memang sukses dibuat kesal dengan kepemimpinan wasit di pertandingan itu. Winger Real Madrid ini menganggap dirinya layak mendapat penalti setelah didorong Javier Mascherano di kotak penalti Barcelona saat timnya tertinggal 1-0 lewat gol Neymar. Namun wasit Alberto Undiano tak menganggap itu sebagai sebuah pelanggaran. Protes Ronaldo semakin menjadi setelah Madrid tertinggal 2-0 lewat gol Alexis Sanchez. Hasilnya, Ronaldo justru harus menerima kartu kuning dari pengadil lapangan. Dilansir 101greatgoals, momen ini semakin menarik setelah Messi tertangkap kamera hanya tersenyum sembari menggeleng-gelengkan kepala melihat protes rival pribadinya itu. Beberapa saat itu, Luka Modric yang melihat aksi Messi itu mencoba menegurnya. Madrid sendiri akhirnya harus kalah 1-2 dari tuan rumah Barcelona setelah Jese Rodriguez memperkecil ketinggalan. Madrid kini tertinggal enam poin dari Blaugrana yang masih kokoh di puncak klasemen La Liga.BETTER-kpc

MANTAN pemain Barcelona dan Real Madrid, Luis Figo, mengkritik kultur sepakbola Spanyol. Menurutnya klub-klub sepakbola di Spanyol terlalu mudah memvonis pemain dari faktor usia bukan kinerja di atas lapangan. "Mentalitas di Spanyol sedikit negatif dibandingkan dengan di Italia. Di sana para fans, media dan klub menilai kinerja Anda. Sementara di Spanyol ketika anda berusia 31 tahun, anda sudah berakhir," kata Figo seperti dilansir Tribal Football. Disinyalir bahwa mental itulah yang membuat sejumlah bintang Madrid seperti Raul Gonzales dan Iker Casillas mudah disia-siakan dan 'dipaksa' hengkang karena sudah berusia 30 tahun ke atas. Ini berbeda dengan kultur sepakbola Italia yang tidak melihat faktor usia. "Lihat transfer pemain di Italia seperti di Inter, Milan dan Juventus. Mereka masih memiliki pemain usia di atas 30 tahun. Mereka masih bermain karena kinerja mereka masih bagus. Andrea Pirlo pindah dari Milan ke Juventus di usia 30 tahun dan dia kemudian menjadi andalan tim." "Ketika tampil buruk, mereka (di Italia) tidak menghancurkan anda dengan mengatakan: masa anda telah habis karena sudah berusia 30 tahun. Mereka melihat kepada kinerja pemain terlebih dulu baru berkomentar. Berbeda dengan realitas di Spanyol." Figo membuktikan saat dianggap habis karena berusia 32 tahun, dia pun pindah ke Inter Milan dan sukses menjadi pemain kunci kala Inter meraih empat gelar Serie A. "Saya beruntung memilih klub tepat dan merasa bahagia empat musim di Inter, saya sukses menjuarai empat liga."BETTER-vnc

Langkah Berani FIFA Perangi Rasisme

PRESIDEN FIFA, Sepp Blatter menegaskan pihaknya akan mendepak klub dari keikutsertaan kompetisi bila terbukti terlibat tindakan rasisme. Menurut Blatter, rasisme sudah termasuk pelanggaran berat. Gagasan yang disampaikan Blatter menyusul ancaman yang disampaikan pemain Manchester City (ManCity), Yaya Toure setelah mengalami perlakuan rasis saat memperkuat ManCity melawan CSKA Moscow di ajang Liga Champions. Pemain asal Pantai Gading itu menilai, tingginya angka rasisme di negara itu membuat perhelatan Piala Dunia 2018 di Rusia bisa diboikot. Menanggapi kasus tersebut, UEFA menjatuhkan sanksi kepada CSKA tidak boleh menggelar pertandingan tanpa penonton di pertandingan Eropa berikutnya. Namun, Bletter menilai hukuman tersebut terlalu ringan. Itu bukan solusi menekan tindakan rasisme. Cara-cara konvensional sudah tidak ampuh untuk memerangi rasisme. "Telah diputuskan dalam Kongres FIFA. Omong kosong bila masalah rasisme tidak ditanggapi secara serius. Membayar denda sudah tidak efektif. Sebab, Anda bisa menyuruh orang kembali melakukan aksi rasisme di lain kesempatan," beber Blatter. Di mata orang nomor satu federasi sepakbola tertinggi di dunia itu, memberi hukuman menggelar pertandingan tanpa penonton ternyata tidak memecahkan masalah. Justru membuat sepakbola kehilangan gairah. "Sekarang kami akan mengambil keputusan sulit. Kami akan mencoret keikutsertaan klub dari kompetisi atau mengurangi poin." "Keputusan tersebut sangat mungkin untuk melawan diskriminasi dan rasisme. Bila tidak, masalah tersebut akan selalu terulang. Kami harus berani mengambil keputusan," ujar Blatter dikutip dari sportfan. Ketua satuan tugas (satgas) antirasisme FIFA dan Wakil Presiden FIFA, Jeffrey Webb berencana akan menemui Toure Minggu ini di Stamford Bridge untuk menemui Toure saat Manchester City menghadapi Chelsea di laga lanjutan Premier League. BETTER-vnc

Balotelli Bantu El Shaarawy Lewati Masa Sulit PERSOALAN cedera yang dialami ternyata tidak membuat mental Stephan El Shaarawy jatuh. Pemain berdarah Mesir itu tetap berpikir positif menghadapi masa sulit. Mantan pemain Genoa itu mengaku senang atas pencapaiannya sejauh ini bersama Milan. Dia memberikan nilai 7 dari 10 atas perjalanan karier. "Saya berharap bisa melanjutkan karier. Namun pertama-tama saya harus sembuh dari cedera," kata El Shaarawy. Peran keluarga, terutama sang Ayah, sangat penting bagi El Shaarawy melewati masamasa sulit. "Sampai saat ini,

dia terus memantau perkembangan saya di Milan," kata dia dikutip dari Football Italia. Selain keluarga, El Shaarawy berkawan dekat dengan Mario Balotelli. Kedatangan Balotelli di dalam skuad sangat membantu untuk bangkit. "Musim lalu, ketika segala sesuatu tidak berjalan baik, Balotelli memberikan bantuan besar kepada saya. Dia selalu mendukung saya," ucap El Shaarawy. Keputusan Ricardo Kaka kembali ke AC Milan ternyata menjadi inspirasi bagi pemain 20 tahun itu untuk bangkit. "Dia idola saya, ibarat mimpi yang menjadi kenyataan bisa

bermain bersama dia." Mengenai peluang memperkuat Italia ke Piala Dunia 2014, El Shaarawy tidak ingin memasang target mulukmuluk. "Terpenting saya harus pulih dari cedera lebih dulu dan mendapat tempat di utama Milan." Karena cedera, striker berjuluk Pharaoh itu baru tampil di dua laga Milan. Berbanding terbalik dengan musim lalu, di mana Shaarawy tampil di 37 laga mencetak 16 gol. Kemungkinan besar,El Shaarawy akan kembali merumput pada 10 November 2013 mendatang ssjak mengalami cedera 2 Oktober 2013. BETTER-vnc


PEKANBARU TERKINI

Telepon Penting Rumah Sakit Polisi PLN Telkom Pelabuhan Bandara Ambulan Terminal Akap Handphone

Kota Bertuah

: 0761-85 : 0761-32893 : 0761-855311 : 143 ex 13 : 0761-23497 : 0761-674694 : 0761 -7047979 : 20118 : 108

9

SENIN, 28 OKTOBER 2013  NO. 5467TAHUN III

CUACA

PEKANBARU

BANGKINANG

PKL. KERINCI

DUMAI

S. PANJANG

BENGKALIS

BAGANSIAPIAPI

P.PENGARAIRAN

RENGAT

TEMBILAHAN

SIAK

TALUK

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 33

Hujan Ringan 22 - 32

HARI INI

Hujan Ringan 22 - 32

Hujan Ringan 22 - 32

Pejabat Kampar Terus Ramaikan Pemko Pekanbaru  Wahyudianto: Harus Pejabat yang Berprestasi

TERBENGKALAI- Ritos salah satu bangunan veneu di Kota Pekanbaru yang terbengkalai pasca PON yang diadakan di Riau beberapa waktu lalu. BETTER-Devon

DPRD Targetkan Akhir Tahun 6 Ranperda Selesai PEKANBARU- Ketua Badan Legislasi DPRD Pekanbaru, Zaidir Albaiza mengatakan, sekarang ada enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang telah diajukan Pemerintah Kota Pekanbaru kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan. Ditargetkan, akhir tahun ini semuanya akan selesai dibahas dan disahkan DPRD. Meskipun Zaidir tak ingat pasti nama dan jenis Ranperda tersebut, namun pihaknya dalam Banleg yang beranggotakan 10 orang mewakili 8 fraksi di Dewan berkomitmen, kalau Ranperda tersebut bisa diparipurnakan sebelum tahun 2014.

“Masih dalam pembahasan, target kita menjelang akhir tahun selesai. Nama Ranperdanya saya tak ingat semua, namun yang sedang dalam pembahasan itu Ranperda Pergantian Nama PD Pembangunan menjadi PT Sarana Pembangunan Pekanbaru,” kata Zaidir, Minggu (27/10/2013). Zaidir membantah tudingan yang beredar selama ini di kalangan Pemerintah Kota Pekanbaru, kalau lambatnya pengesahan ranperda menjadi perda, karena DPRD Pekanbaru lambat dalam melakukan pembahasan. “Bukan kita yang lambat, Pemko yang lambat menyerahkannya.

Bahkan draft sudah diserahkan, pas kita bahas ternyata naskah akademisnya tak ada. Makanya jadi lama karena kita menunggu kelengkapan naskah akademis itu tadi,” tuturnya. Dikatakan, selama ini Banleg berusaha untuk bekerja cepat. Karena bagaimana pun, ranperda tersebut sifatnya penting untuk disegerakan dibahas dan disahkan menjadi perda, sebab ranperda ini berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. “Kita sifatnya tentu menunggu, kalau ranperda dari pemerintah lambat diserahkan tentu lambat pula kita bahas. Yang jelas,

saat ranperda masuk langsung kita bahas,” paparnya. Kasubag Persidangan Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru Adwiyar, saat dipertanyakan nama-nama 6 Ranperda yang tengah dibahas DPRD, juga mengaku tak hafal secara pasti. Karena dirinya sedang mendampingi Anggota Dewan kunjungan kerja ke luar kota, maka Adwiyar belum bisa melihat data tentang 6 Ranperda tersebut. “Besok Senin lah ya, saya di luar kota. Saya lihat dulu besok di bukunya. Karena kalau sekarang saya bilang takutnya data tak valid nanti,” tukasnya. BETTER-riki

PEKANBARU- Sejumlah pejabat asal Kabupaten Kampar terus ditarik Walikota Pekanbaru, Firdaus MT untuk mengisi posisi penting di pemerintahannya. Kebijakan tersebut mulai menuai kritik dari kalangan DPRD Pekanbaru, salah satunya Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Wahyudianto. Menurutnya, perekrutan pejabat dari luar daerah yang dilakukan walikota untuk mengisi sejumlah posisis di Pemerintah Kota Pekanbaru, harus memiliki kriteria. Salah satunya, pejabat tersebut haruslah pejabat berprestasi untuk membenahi lini pemerintahan satuan kerja yang dinaunginya, bukan malah pejabat bermasalah atau pejabat yang tidak berprestasi. “Kalau mutasi memang biasa dilakukan. Sekarang Walikota mengambil pejabat dari luar Pekanbaru. Pertanyaannya, apakah pejabat itu berprestasi apa tidak. Kalau tidak berprestasi, tentunya tak perlu diambil. Karena banyak juga pejabat di Pekanbaru yang memiliki prestasi,” kata Wahyudianto

menanggapi mutasi yang dilakukan Firdaus MT akhir pekan lalu. Wahyudianto yang dihubungi, Minggu (27/10) menekankan, pentingnya pejabat luar daerah berprestasi untuk duduk di Pemerintahan Kota Pekanbaru. Karena semakin tingginya tuntutan pelayanan di Pekanbaru, mengharuskan walikota memilih orang yang tepat untuk memimpin satker. Sebab tingkat pertumbuhan penduduk di Pekanbaru sekarang semakin meningkat setiap hari. “Sesuaikan dengan keahliannya. Dengan kata lain, pejabat yang direkrut dari luar itu tentu memiliki satu keahlian lebih dari pejabat yang ada di Pekanbaru. Sehingga pemerintah pemandang perlu diangkatnya pejabat dari luar itu untuk bertugas di kota,” tuturnya. Disebutkan, direkrutnya pejabat luar daerah karena Walikota menilai, pejabat dalam kota selama ini banyak yang tidak berprestasi. Terhadap hal ini, Wahyudianto mengaku tidak bisa menyimpulkan ke arah tersebut. Bahkan,

Wahyudianto menilai, pejabat pemerintahan di kota saat ini semuanya berprestasi. “Hanya saja dalam analisis jabatan kurang tepat. Sehingga ada pejabat yang tidak maksimal dan menjalankan tugasnya dengan baik. Sebenarnya persoalan penempatan saja yang harus disesuaikan, sehingga pejabat tau Tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, pada Jumat akhir pekan kemarin Pemerintah Kota Pekanbaru kembali melakukan mutasi dan melantik 72 pejabat struktural di lingkungan Pemko Pekanbaru. Dari data yang ada, antara pejabat yang dilantik terdapat satu pejabat dari Kabupaten Kampar yang direkrut untuk mengisi jabatan sebagai staff di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru. Pejabat tersebut diketahui bernama Azwar, pejabat eselon IIb yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar. BETTER-riki

APBD-P 2013 Fokus Kepada Satker Terkait Masyarakat PEKANBARU- Besaran APBD Perubahan Kota Pekanbaru tahun 2013 senilai Rp544 miliar, merupakan anggaran yang dialokasikan melalui hasil kajian dengan arah pemanfaatan anggaran untuk dinas yang memang langsung menyentuh kepentingan masyarakat, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan dan lainnya. “Kita memfokuskan kepada SKPD yang langsung menyangkut kepada masyarakat, seperti PU usulan (pembangunan)

yang menjadi rekom dan termasuk dalam reses. Tetapi usulan ini yang telah juga termasuk dalam Musrembang,” kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Nofrizal, akhir pekan kemarin. Dikatakan, alokasi dana juga termasuk kepada Dinas Pendidikan, karena sektor pendidikan memang mendapat alokasi yang cukup besar. Pemerintah berupaya membenahi infrastruktur pendidikan yang sifatnya kecil tapi menyeluruh. “Maksudnya kecil anggaran tak perlu

lelang tapi semua sekolah mendapatkannya, seperti beli meja, kursi dan lainnya,” papar Nofrizal. Untuk Dinas Kebersihan dan Pertamanan, menurutnya, juga akan diprioritaskan dalam rangka prcepatan pembangunan lampu jalan dan kebersihan. Karena Dewan menilai dinas tersebut selama ini sudah terlena dan banyak sampah yang kembali menumpuk di sudut kota. “Itu juga harus diselesaikan,” ujarnya. Sektor kesehatan, pemerintah dan DPRD menganggarkan untuk penambahan puskesmas pembantu. “Kita berupaya agar masyarajat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik,” katanya. Alokasi juga termasuk untuk penambahan anggaran operasi pasar murah di Disperindag Pekanbaru, bantuan masyarakat miskin dan beasiswa untuk mahasiswa. “Kalau kegiatan yang sifatnya kegiatan yang bisa langsung dibelikan, tidak ditenderkan,” paparnya. Agar pemanfaatan anggaran perubahan ini maksimal, politisi PAN Nofrizal menyarankan agar seluruh SKPD yang mendapat alokasi anggaran ini segera melaksanakan kegiatannya “Jangan sampai menunggu, habis ini kan evaluasi 1 minggu, setelah itu langsung lakukan pengerjaan,” tukasnya. APBD Perubahan Pekanbaru Tahun 2013 sebesar Rp544 miliar juga dianggarkan untuk pembuatan 12 pasar tradisional di 12 kecamatan Kota Pekanbaru, penambahan halte Bus Trans Metro Pekanbaru, namun untuk Jembatan Penyeberangan Orang, pemerintah menganggap hal itu tak perlu dibangun dengan APBD-P 2013 tersebut. BETTER-riki


10

SENIN

APHI Nilai Grennpeace Tidak Fair PEKANBARU- Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menilai, organisasi nonpemerintah (NGO) asing bernama Greenpeace tidak fair karena selalu menyerang kehutanan yang merupakan bahan baku untuk industri pulp dan kertas nasional. “Kami merasa sepertinya Greenpeace kurang fair, kenapa kehadiran NGO tersebut di Indonesia selalu menyerang kehutanan?. Greenpeace tidak pernah mempersoalkan pertambangan,” ujar Ketua Bidang Hutan Tanaman Industri APHI, Nana Suparna, akhir pekan ini. Padahal, katanya, dampak kerusakan lingkungan akibat pertambangan sangat luar biasa karena tanah betul-betul digali habis, sehingga menimbulkan kerusakan lingkungan yang luar biasa Tetapi kalau Hutan Tanaman Industri (HTI) sudah jelas dari hutan dan jadi hutan lagi. Hanya saja dulunya dari hutan alam dengan beragam jenis tanaman dan sekarang menjadi satu atau dua jenis tanaman. Bisnis kehutanan atau bisnis kayu merupakan “green product”, apalagi jika karbonnya tidak lepas semua. Lebih positif lagi jika karbon diserap semua atau berbeda dengan bisnis seperti di sektor tambang, minyak dan gas bumi (migas). “HTI itukan menanam pohon. Makin lama kayunya ditanam, maka semakin besar dan banyak menyerap karbon. Kalau misalnya pohon ditebang kemudian ditanam lagi, maka kembali serap karbon dan HTI itu adalah bisnis hijau atau tidak melepaskan karbon. Tapi kenapa Greenpeace selalu yang diserang itu, hanya kehutanan, dan apakah Freeport tersebut punya Amerika Serikat, jadi tidak pernah diributin,” kata Nana. Sementara itu, Greenpeace menfokuskan diri pada kampanye penyelamatan lingkungannya pada empat sektor yakni hutan, iklim dan energi terbarukan, air bebas limbah beracun serta perlindungan laut. Biro Kampanye Media Greenpeace Riau Zamzami mengatakan, terhadap tambang pihaknya menaruh perhatian cukup besar seperti pertambangan batubara termasuk tambang emas oleh PT Freeport. BETTER-ant

LANCANG KUNING

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Gubri Kecewa APBD Riau tak Capai Target PEKANBARU- Gubernur Riau, HM Rusli Zainal mengaku kecewa melihat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Riau tahun 2013 yang baru mencapai 48 persen. Seharusnya, realisasi APBD tersebut harus mencapai target 90 persen November 2013 mendatang. “Realaisasi APBD tahun ini sangat rendah sekali. Selama saya menjabat tidak ada pernah terjadi seperti ini,” Kata Gubernur Riau seperti disampaikan Kepala Biro Humas, Fahmi pada wartawan, Jumat (25/10). Disebutkan, jabatan Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau akan berakhir tanggal 21 November 2013. Untuk itu, pejabat di lingkungan Pemerintah Riau dapat bekerja keras dalam mencapai target APBD Riau tahun 2013. “Memasuki triwulan ke empat ini pejabat di lingkungan pemeri ntah Riau harus dapat bekerja keras. Sehingga, target APBD Riau dapat tercapai,” ujar Fahmi. Dikatakan, Gubernur Riau tetap memperhatikan kondisi Riau selama di Rutan. Selain itu, Gubernur Riau juga memanatau jalannya roda pemerinatahan termasuk soal APBD Riau. “Sebelumnya Gubernur Riau pernah menargetkan realisasi APBD mencapai 90 persen. Namun di luar dugaan, memasuki

akhir tahun tak sesuai harapan,” katanya. Fahmi mengaku, Gubernur Riau tetap memikirkan masyarakat selama berada dalam Rutan dan tetap dikunjungi masyarakat. Sehingga hal itu dapat memberi kekuatan pada Gubernur Riau. Fahmi menyebutkan, Gubernur tetap memberikan dukungan penuh pada istrinya Septina Primawati Rusli yang masih aktif melakukan berbagai kegiatan. Baru-baru ini, Septina mengikuti Jambore KAT (Komunitas Adat Terasing) dengan suku adat terpencil. “Gubernur Riau menjadi imam setiap Shalat Jumat di Rutan. Kemarin Rusli menjadi imam dengan mengenakan baju koko putih. Kemudian Ada ibu-ibu pekerja kebersihan yang menghampiri dan memeluk beliau,” ungkapnya. Sebagaimana diketahui, Gubernur Rusli sekitar lima bulan terakhir ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena terbelit kasus kehutanan dan Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia sudah hampir dua pekan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB di Jalan Sialang Bungkuk, Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Sebelumnya sekitar empat bulan pria yang kerap disapa RZ itu ditahan di Rutan KPK di Jakarta. BETTER-anr

ADVERTORIAL PEMKAB ROHUL

Pemkab Rohul akan Bangun Jembatan Pekan Tebih

TV BILLBOARD- Untuk pelayanan informasi di depan Kantor Walikota Pekanbaru. Better-Devon

Untuk Jadi Singa, Sutiyoso Ajak Partai Gurem Sabar PEKANBARU- Ketua Umum PKP Indonesia, Sutioso mengajak sejumlah partai gurem untuk bersabar dan terus mengembangkan eksistensi partai, supaya bisa menjadi singa dan diperhitungkan partai politik lainnya. Sinyal kesabaran itu disampaikan Sutiyoso, terkait rancangan UU Partai Politik yang akan disahkan DPR yang nantinya akan membatasi keberadaan partai poitik. Menurut, keberadaan partai-partai kecil yang belum memenuhi kuota saat ini akan tergilas dengan sendirinya, bila semua pihak tidak menjalin visi dan misi bersama untuk menjadi partai yang lebih besar. “Menghadapi tantangan

UU pemilu 20 persen itu, partai-partai kecil harus segera berkoalisi. Kalau mau jadi macan, ya harus besabar. Masing-masing harus mau jadi telinga macan, hidungnya, matanya atau ekornya Singa,” kata Bang Yos, panggilan akrab Sutiyoso usai membuka rapat konsolidasi dan rapat kerja wilayah PKP Indonesia, Sabtu (26/10/2013) di Pekanbaru. Menjawab upaya yang telah dilakukan PKPI untuk bekoalisi, Bang Yos mengungkapkan, pihaknya telah melakukan upaya ke arah koalisi di antara elit partai yang berada pada tingkat pimpinan pusat atau nasional. Namun kendala terbesar adalah merendahkan diri untuk menerima jabatan bentukan

koalisi antar partai. “Jika semuanya ingin jadi pimpinan partai, kapan mau jadi singanya. Semua mau menjadi pemimpin. Jadi kapan bisa bersatunya partai-partai kecil. Selama ini malah rela menjadi pengekor partai-partai besar,” papar Bang Yos. Diakui, UU Partai Politik yang baru sangat menekan jumlah partai kecil ke depan. Namun Bang Yos tidak mengelak kalau UU itu merupakan produk partaipartai besar yang berkuasa di parlemen saat ini. “Parlemn kita di DPR yang akan mengesahkan Undang-undang itukan partai-partai besar dan saat ini berkuasa. Jadi partai kecil mesti menyadari hal ini,” kata Sutiyoso. BETTER-surya

Indisipliner, Empat PNS Pemko Dinonaktifkan

BUPATI Rohul pimpin apel gabungan seluruh satker di lingkup Pemkab dalam acara aambut 1 Muharam di halaman kantor Bupati Rohul.

KEPENUHAN HULU- Untuk menunjang kelancaran sarana transportasi darat di wilayah Rokan Hulu, dalam waktu dekat pemerintah akan membangun jembatan yang menghubungkan Desa Pekan Tebih menuju Desa Muara, Kecamatan Kepenuhan Hulu. Pembangunan jembatan akan dilakukan dengan sharing budget APBD Propinsi Riau yang direncanakan awal tahun 2014 mendatang mulai direalisasikan. Hal itu dikatakan Bupati Rokan Hulu, H. Achmad kepada wartawan, akhir pekan lalu. Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut sudah sangat layak dilakukan, mengingat

semakin banyaknya jumlah penduduk di desa yang ada pada seberang sungai tersebut. Sementara untuk menempuh Jalan Putra akan memakan waktu cukup lama, akibat belum dibangunnya jembatan tersebut. Tetapi bila pembangunan jembatan tersebut sudah dilakukan, maka jarak tempuh akan semakin dekat. “Kita rencanakan untuk membangun jembatan yang menghubungkan Pekan Tebih dengan Desa Muara Jaya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah akses transportasi darat bagi masyarakat,” ucapnya. Dikatakan, pelaksanaan

perencanaan pembangunan jembatan tersebut telah dilakukan tahun 2012 dan 2013, maka awal tahun 2014 mendatang telah masuk kepada tahap pembangunan fisik. Untuk biaya pembangunan jembatan tersebut dianggarkan melalui APBD Propinsi Riau ditambah APBD Rokan Hulu dengan sistim sharing Budget. “Mengingat anggaran pembangunan jembatan sangat besar, sehingga untuk pelaksanaan pembangunannya dilakukan dengan sistim sharing budget antara APBD Kabupaten dan APBD Propinsi,” papar Bupati. BETTER-adv/epi

PEKANBARU- Empat pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di non aktifkan sementara. Pasalnya ke empat PNS ini telah terbukti melakukan tindakan indispliner. Penonaktifan ke empat pegawai dilingkungan Ppemko ini dilakukan demi meningkatkan pelayanan ekstra terhadap masyarakat. “Mereka para (PNS-red) telah melanggar tindak disiplin. Kita ini bukan pejabat, dan pejabat merupakan pelayan masyarakat. Karena ada ketentuan didalam prosedur disiplin PNS. Kalau mereka sudah masuk pada tahap peringatan keras, kemudian diikuti dengan mekanisme dan proses yang terakhir, itu akan dilakukan audit oleh inspektorat. Jika kata inspektorat mengatakan kepada Walikota, bahwa mereka sudah pantas untuk diberhentikan, maka akan kita berhentikan statusnya menjadi PNS,” kata Wali Kota Pekanbaru, H Firdaus ST MT akhir pekan lalu. Namun ketika ditanya dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mana ke

empat PNS itu, Wako enggan menyebutkan tempat dinasnya. Namun, ia mengatakan bahwa PNS yang diberhentikan itu terdiri dari staf dan pejabat eselon III. Kalau ke empat PNS itu tidak bisa berubah, mungkin Pemko akan berhentikan. Namun tidak semudah itu kewenangannya, pegawai tersebut masih mempunyai hak untuk membela diri. “Ya tidak boleh lah mengatakan itu dari Disperindag. Intinya tahun ini ada empat orang yang diberhentikan. Dari mananya saya tidak mau menyebutkan. Ada staff dan pejabat eselon. Kedepan, mungkin saja ada PNS lain, yang nantinya kita akan berhentikan, tergantung dari PNS nya sendiri mau berubah atau tidak,” katanya. Wako menyatakan mutasi atau pemberhentikan PNS dilakukan bukan karena keinginan pribadinya tetapi sudah melalui dasar mekanisme yang sudah ada. “Saya tidak bisa sewenang-wenang memberhentikan PNS. Ini sudah sesuai mekanisme, untuk menegakkan

kedisiplinan pegawai, makanya saya berhentikan sementara,” ujar wako. Wako juga memberikan dispensasi kepada PNS yang sudah melakukan tindakan indisipliner. Tak lupa, wako juga memberikan batas waktu untuk PNS yang diberhentikan agar memberikan pembelaan. “Intinya mereka masih punya usaha untuk membela diri tapi jika tetap saja tidak mau berubah ya terpaksa kami berhentikan secara permanen,” kata Wako. Tak main-main, Wako kembali menegaskan, bagi PNS yang tidak disiplin dan sudah memenuhi untuk dilakukan tindakan keras, inspektorat diperintahkan segera melakukan tindakan. “Kemarin saya dengar ada yang sampai pingsang, karena mendengar saya memberhentikan PNS. Ya, tidak apa-apa, biar semua orang tau. Kalau memang ada yang pingsan saya mohon maaf, jika masih ada kesempatan silahkan perjuangkan haknya, dan jangan main-main. Firdaus bukan lembut,” tutup Wako. BETTER-wina


KRIMINAL TERKINI

SENIN

11

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Buruh Sawit Nyambi Jual Sabu Ditangkap Polisi PEKANBARU- Dengan alasan tidak bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sebagai buruh tani sawit, ditambah lagi hutang kian menumpuk, Santoso alias Bambang (38), warga Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, nekat jadi pengedar narkoba. Namun sial, aksinya diketahui oleh polisi. Sebelum diringkus anggota Satuan Resnarkoba Polresta Pekanbaru, Bambang mengaku baru lima bulan menggeluti pekerjaan sampingannya tersebut. “Ini saya lakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup dan membayar hutang-hutang bang,” kata Bambang sambil menundukan wajahnya ketika di wawancarai wartawan di selasela pemeriksaanya di ruangan penyidik Mapolresta Pekanbaru, Jumat (25/10) kemarin. Pria yang sudah beranak satu ini juga mengaku mendapatkan barang haram ini dari Jn (DPO) warga Aceh, yang kesehariannya berprofesi sebagai supir truk ekspedisi. Untuk mendapatkan barang haram tersebut, Bambang hanya cukup mengontak Johan dan menentukan tempat untuk melakukan transaksi. “Kami kalau transaksi, biasanya di rumah makan saja, jadi tidak di curigai," imbuh Bambang. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat dan dilakukan penyelidikan, akhirnya Bambang digerebek di rumahnya di Jalan Garuda Sakti, usai makan malam, Kamis (24/10) malam, sekitar pukul 19.00 WIB “Tersangka diamankan saat duduk di depan rumahnya,” ungkap Kasat Narkoba AKP BE Banjar Nahor melalui Kanin Idit Iptu Sihol Sitinjak. Sihol menambahka,n saat dilakukan penggeledahan, polisi berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 3 Jie yang dibungkus dengan 2 plastik besar paket Rp1,5 juta dan 5 plastik paket Rp200 Ribu, 1 unit timbangan digital, 2 Hp merk Nokia dan Samsung, plastik pembungkus paket sabu dan 1 buah dompet milik korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Bambang diancam dengan Pasal 112 atau 114 ayat 1 dan 127 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara. Paling lama 20 tahun penjara atau denda paling sedikit Rp1 miliar. BETTER-Toni

Digampar, Adik Ipar Dipolisikan PEKANBARU- Awalia (20) warga Jalan Bhakti RT01 RW02, Kelurahan Labuhbaru Barat, Payung Sekaki, marahnya bukan kepalang. Dengan wajah kusam, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini melaporkan adik iparnya ke pihak kepolisian, dalam perkara penganiayaan. Sebelumnya, korban digampar di bagian wajah tanpa alasan yang jelas oleh adik iparnya tersebut. Informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, Jumat (25/10) sore sekitar pukul 16.00 Wib, korban membuat laporan resmi ke Mapolsek Payung Sekaki. Ketika itu korban menceritakan, peristiwa itu berawal sewaktu Awalia bersama saudara sepupunya, Putri Melani (19), warga Jalan Manyar Sakti, Kecamatan Tampan, hendak pergi ke Bangkinang, Kampar. Di tengah perjalana,n Putri tersandar dan mengatakan jika telepon selulernya (HP-Red) tertinggal di rumah kakaknya. Awalia dan Putri pun lalu balik arah menuju rumahnya di Jalan Bhakti. Setiba di rumahnya, Awalia langsung masuk. Di rumah itu, suaminya terlihat sedang duduk berdua di kursi dan Awelia langsung mengambil Hp yang berada di atas etalase di depan MI, adik iparnya duduk. Namun secara tiba-tiba, entah apa penyebabnya, tangan kanan MI, adik iparnya langsung melayang ke wajah sebelah kiri Awelia, sebanyak tiga kali dan mengakibatkan luka lecet. Mata sebelah kirinya juga terasa sakit. Walau mendapat gamparan, Awalia tetap berusaha mengambil Hp milik adik sepupunya itu. Namun, MI tetap berusaha menghalangi niat Awalia. Sehingga terjadi tarik menarik, antara Awalia dan MI. Kalah tenaga, Awalia tidak berhasil mengambil Hp milk Putri, adik sepupunya itu. Kesal diperlakukan tak senonoh oleh MI, apalagi suaminya hanya diam dan tidak memberikan pembelaan, Awelia lalu melaporkan prihal pemukulan yang dilakukan MI itu ke Polisi dengan harapan MI dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Kapolsek Payung Sekaki, AKP Deddy Herman SIK, membenarkan telah menerima laporan tersebut. ”Kita masih melakukan penyelidikan, guna mengetahui motif pelaku menganiaya korban,” terang Deddy. BETTER-Toni

DAMPAK KEBAKARAN HUTAN. akibat kebakarn hutan yang dilakukan orang-orang tidak bertanggung jawab, menimbulkan kabut asap. Kerugian materil dan non materil dirasakan oleh masyarakat Riau dan sekitarnya.

Polda Riau Amankan 9 Kilogram Ganja PEKANBARU-Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau kembali berhasil menagkap tiga tersangka kepemilikan daun ganja kering siap edar. Dari ketiganya yang disinyalir sebagai jaringan peredaran narkoba lintas kabupaten di Riau, petugas menyita 9 Kilogram daun ganja siap edar. Direktur Ditres Narkoba Polda Riau, AKBP Hermansyah SIK, dikonfirmasi melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK menjelaskan, ketiganya ditangkap dalam waktu dan tempat perbedaan. "Tersangka pertama

berinisial ES, warga Marpoyan Damai. Tersangka kedua berinisial AH (41), warga Jalan Pasir Putih. Tersangka ketiga berinisial EH (39) warga Jalan Toba, Pasir Putih. Penangkapan dilakukan Sabtu (26/10/13) sore," jelas Guntur, Minggu (27/10/13) Dari ketiga tersangka, sebut Guntur, ES yang pertama kali diamankan. Ia diamankan sekitar pukul 15.00 WIB di perempatan Jalan KH Nasution-Pasir Putih, simpang Marpoyan Damai, Pekanbaru. "Sewaktu digeledah, petugas menemukan 5 Kilogram ganja kering siap

edar. Selanjutnya, tersangka diperiksa intensif untuk dilakukan pengembangan," kata Guntur. Hasil diinterogasi, ES pun bernyanyi dan membongkar jaringannya yang ada di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar. Ia juga menyebut nama-nama jaringannya. "Tanpa menunggu waktu lama, petugas bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku jaringan lain yang merupakan rekan tersangka," sebut Guntur. Selang setengah jam kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB, Dit Res Narkoba

sukses meringkus 2 tersangka lain, yakni AH (41) dan EH. Dalam penangkapan itu, ES dibawa untuk menunjukkan lokasi dua temannya itu. "Lalu, keduanya ditangkap bersama-sama di Jalan Raya Pasir Putih, Kampar. Hasil penggeladahan keduanya, ditemukan 4 Kilogram daun ganja kering,"ungkapnya. Selanjutnya, ketiga tersangka beserta barang bukti ganjan dibawa ke Kantor Ditres Narkoba Polda yang terletak di Jalan Prambanan Pekanbaru. Hingga kini, petugas masih melakukan pengembangan.

"Pengembangan masih dilakukan, karena disinyalir masih ada kemungkinan jaringan lain dari tiga tersangka yang telah ditangkap," ucap Guntur. Menurut Guntur, penangkapan ketiga tersangka tak luput dari informasi yang diperoleh dari masyarakat. Beranjak dari laporan itu, petugas melakukan penyelidikan. Setelah bukti cukup, petugas langsung melakukan penangkapan. Atas perbuatan tersangka, penyidik menjeratnya dengan Undang Undang Narkotika nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba. BETTER-syu

Target Operasi Zebra Pengendara Sepeda Motor

Brigjen Pol Condro Kirono

PEKANBARU - Polda Riau menggelar Operasi Zebra 2013 dari tanggal 28 Oktober hingga 10 November 2013. Target Operasi Zebra ini adalah para pengendara sepeda m o t o r. Apel Operasi Zebra digelar di lapangan Riau Safety Driving Centre (RSDC) Rumbai, Jumat (25/10/2013), yang dihari Wakapolda Riau, Kapolresta Pekanbaru dan Direktorat Lantas serta anggota kepolisian. Tujuannya untuk menekan

angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya dan pengamanan jelang pelaksanaan Pigubri putaran kedua pada 27 November mendatang. "Operasi Zebra ini untuk menumbuhkan rasa tertib berlalu lintas bagi masyarakat, juga menjadi tujuan operasi ini. Supaya masyarakat patuh terhadap rambu lalu lintas," ujar Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono. Sasarannya dalam operasi ini, ungkap

Condro, pengendara motor yang tidak memakai helm, tidak memakai sabuk pengamanan, mabukmabukan dan berkendara melebih kecepatan maksimal. "Selain itu, petugas akan menindak pengendara yang mengangkat HP saat berkendaraan. Penegakan hukum yang kita lakukan adalah tindakan langsung (tilang)," sambung Condro. Selama operasi berlangsung, papar

Condro, pihaknya akan fokus terhadap sepeda motor. Pasalnya, kecelakaan lalu lintas yang dialami pengendara motor cukup tinggi. Dari awal tahun 2013 sampai September 2013, tercatat 101 dengan 116 unit sepeda motor jadi korban kecelakaan lalu lintas. "Dari angka itu, hanya 74 pengemudi dan penumpang yang mengenakan helm. Yang tidak memakai helm sama sekali sekitar 73 pengendara," sebut Condro. better-HRC


12 Fasilitas SD 12 Minim, 1 Ruangan 3 Fungsi BENGKALIS- Kepala Sekolah Dasar 12 Kelurahan Rimba Sekampung, Hj Elmiwati S.Pd mengeluhkan minimnya fasilitas yang ada di sekolah tersebut. Tidak hanya ruang belajar yang masih kurang, tapi juga ruang pustaka yang disulap untuk tiga fungsi lainnya. Hal itu disampaikan Elmiwati saat menggelar pertemuan dengan ratusan wali murid sempena pembentukan kepengurusan Komite sekolah yang baru, Sabtu (26/10) lalu. Kata Elmiwati, saat ini terpaksa anak-anak kelas 2 masuk sekolah pukul 10.00 Wib, atau menunggu anak-anak kelas 1 pulang, karena ruang belajar yang tidak mencukupi. “Alhamdulillah, secara berangusur prestasi anak-anak kita dan rating sekolah kita terus meningkat dan lebih baik. Hanya memang kita masih menghadapi persoalan minimnya ruan belajar dan fasilitas lain di sekolah ini,” ujar Kasek yang baru menjabat sekitar 4 bulan ini. Dikatakan, saat ini ruang perpustakaan disulap menjadi tiga fungsi. Selain untuk pustaka juga digunakan untuk ruang labor dan operator. Tidak hanya itu, sekolah juga membagi ruang UKS dengan ruang shalat dan penyimannan keperluan sekolah dan olahraga (gudang). “Secara lisan kami memang sudah menyampaikan hal ini kepada UPTD Dinas Pendidikan, berharap ada bantuan yang masuk baik itu untuk ruang belajar maupun lainnya, termasuk juga tempat parkir. Untuk itu, kami berharap peran serta Komita sekolah untuk bersama-sama memperjuangkan agar pemerintah melengkapi kekurangan yang ada,” pinta Elmiwati. Terkait hal itu, pengurus Komite SD 012, H Nor Alamsyah mengaku sudah mengusulkan kekurangan tersebut kepada Kadis Pendidikan Bengkalis, H Herman Sani. Direncanakan tahun 2014 mendatang, sudah akan dimulai pembangunan ruang belajar dan lainnya. “Saya sudah sampaikan soal sekolah kita ini kepada Kadis Pendidikan. Insyaallah buk, tahun 2014 mendatang akan ada proyek yang dibangun di sekolah ini. Mari sama-sama kita berjuang dan mengawal usulan tersebut, agar tetap masuk di usulan AOBD 2014,” ujar Alamsyah. Sekolah yang beralamat di gang Budiman atau persisnya di depan kediaman rumah pribadi Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh tersebut, rencananya akan digabung dengan SD 06 yang berada disebelahnya. Dinas Pendidikan masih melakukan perencanaan termasuk soal lahan yang ada di samping sekolah. “Rencananya SD 12 akan digabung dengan SD 06, karena antara dua sekolah ini hanya dibatasi oleh pagar saja. Hanya memang kita masih melakukan pengkajian termasuk lahanlahan yang ada di sekitar sekolah ini. Kabarnya memang lahan yang masih tersisa ini milik Pemda Bengkalis. Kala betul milik Pemda rencananya insyaallah akan berjalan lebih cepat,” kata Kabid Pendidikan Dasar, Supardi SSos baru-baru ini. BETTER-afdal

Pembangunan Lokal SDN 06 Sudah Dianggarkan

SENIN

BENGKALIS

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN BENGKALIS

BUPATI Herliyan Saleh bersama Sekda Burhanudin, Asisten II Arianto dan Plt Ketua KONI Herman Achmad saat pembukaan turnamen sepakbola Bupati Bengkalis Cup Tahun 2013 belum lama ini.

648 Honorer Bakal Ikuti Tes CPNS K-2  Digelar 3 November BENGKALIS- Sesuai jadwal, tanggal 3 Nopember mendatang akan digelar secara serentak tes penerimaan CPNS seluruh Indonesia. Tes tersebut akan diikuti oleh peserta honorer yang tergabung dalam K-2 serta peserta umum. Untuk Kabupaten Bengkalis, paserta tes CPNS hanya akan diikuti oleh kelompok honorer K-2 sebanyak 648 orang. Karena Kabupaten Bengkalis tahun ini tidak mendapatkan “jatah” penerimaan CPNS melalui jalur atau formasi umum. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bengkalis, melalui Sekretaris BKD, H Nor Alamsyah MH

dihubungi, Minggu (27/10) mengatakan, lokasi ujian atau es di gedung SMP 01 Bengkalis. Seluruh peserta diingatkan untuk mengambil nomor tes ke kantor BKD dengan membawa sejumlah persyaratan yang telah ditentukan. “Nomor tes bisa diambil mulai tanggal 30 Oktober hingga tanggal 1 Nopember. Seluruh peserta kita harapkan dapat mengambil nomor tes di kantor BKD dengan membawa SK tahun 2011, 2012 dan 2013 yang asli dan satu foto copy, pasphoto 3x4,” ujar Nor Alamsyah. Dari total 648 peserta ujian kata Alam, sekitar 6070 persen merupaka guru (pendidik). Selebihnya, tenaga kesehatan 4 orang,

tenaga teknis dan lainnya sekitar 100 lebih. Ditanya soal berapa jumlah formasi yang dibutuhkan atau diterima, Alam mengaku tidak mengetahui hal tersebut. Menurutnya berapa jumlah PNS yang bakal diterima menjadi rahasia Men PAN. “Kita akan sebagai penyelenggaran tes, menyiapkan tempat ujian dan mengawasi. Selebinya soal berapa PNS yang bakal diterima, menjadi kewenangan dan rahasia Men PNA. Begitupun soal pemeriksaan soal-soal murni menjadi tugas pihak ketiga (konsorsium) di Jakarta,” sebut Alam lagi. Dari informasi yang berkembang kata Alam,

Bengkalis akan kebagian 30 persen. Hanya memang belum bisa dipastikan aakah 30 persen tersebut perhitungan dari keseluruhan jumlah peserta secara nasional atau 30 persen khusus dari peserta masing-masing daerah. “Terus terang kalau 30 persen dari jumlah keseluruhan secara nasional kita sedikit pesimis, karena penilaian yang dilakukan berdasarkan rangking. Tapi kalau 30 persen dari peserta asal daerah masing-masing maka kita akan kebiagan 100 orang lebih dari toal 648 peserta,” sebutnya. Dalam kesempatan tersebut Alam juga mengingatkan seluruh

peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik. Seluruh soal (EJK) kata Alam sama secara nasional. “Tanggal 2 Nopember kita bersama Polisi, Satpol PP dan Inspektorat akan menjemput soal di Pekanbaru. Selesai tes hari itu juga lembar jawaban akan kita bawa kembali ke Pekanbaru,“ jelasnya. Untuk itu kata Alam, dirinya kembaili mengingatkan agar para peserta tidak mempercayai iming-iming dari siapapun juga yang mengaku bisa meluluskan. Karena pemeriksaan dan kewenangan meluluskan dilakukan pihak ketiga di Jakarta. BETTER-adv-afdal

Bengkalis Ikuti Festival Reog di Ponorogo

BENGKALIS- Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis telah menganggarkan kelanjutan pembangunan lokal SD Negeri 06 Bengkalis di APBD 2013. Paket pekerjaannya juga sudah dilelang dan pemenangnya juga sudah diumumkan, tinggal lagi pelaksanaannya di lapangan. Demikian diungkapkan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Supardi ketika dihubungi wartawan terkait kelanjutan pembangunan lokal SD Negeri 06 yang sempat dipertanyakan majelis guru, Minggu (27/10). “Sudah kita anggarkan tahun ini, pemenangnya juga sudah diumumkan. Tinggal pelaksanaan pekerjaan di lapangan saja lagi,” ujar Supardi. Ditambahkan Supardi, selain SD Negeri 06 Bengkalis, pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan pembangunan SD Negeri 01 Bengkalis, SD Negeri 05 Bengkalis dan beberapa bangun SD lainnya. Untuk SD Negeri 1 dan SD Negeri 5 saat ini rekanan pemenang sudah mulai bekerja dan ditargetkan tahun ini pembangunan fisiknya bisa selesai. Sebelumnya sejumah guru SD Negeri 06 mempertanyakan kelanjutan pembangunan lokal di sekolah tersebut yang sudah dimulai tahun 2012. Bangunan yang direncanakan dua tingkat itu belum terlihat tanda-tanda akan dilanjutkan tahun ini. Seperti disampaikan salah seorang guru di sekolah tersebut, Rahmad, saat ini SD 06 memang kekurangan ruang belajar. Karena kekurangan tersebut pihak sekolah terpaksa mengatur jam belajar, ada yang masuk pagi dan ada yang siang. Karena kekurangan ruang belajar, maka pada tahun 2012 Pemkab Bengkalis melalui Dinas Pendidikan merespon dengan membangun gedung dua tingkat untuk ruang belajar. Entah disebabkan anggaran yang besar ata waktu pengerjaan yang mepet, tahun 2012 hanya dibangun sampai tiang tegak saja atau sekitar 30 persen. “Kita mengira tahun 2013 ini akan dilanjutkan pembangunannya, tapi sampai akhir Oktober ini kami tidak melihat tanda-tanda bangunan ruang belajar ini akan dilanjutkan,” ujar Rahmad. Ia tidak tahu persis mengapa pembangunan ruang belajar tersebut tidak dilanjutkan. Padahal sekolah kata Rahmad sangat-sangat mengharapkan ruang belajar tersebut selesai tahun ini. Pihaknya sangat berharap pemerintah melalui Dinas Pendidikan untuk segera menyelesaikan bangunan ruang belajar ini karena kasihan anak-anak ada yang harus bergantian menggunakan lokal. BETTER-afdal

BENGKALISRombongan kebudayaan dan seni Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ) Bengkalis akan mewakili Kabupaten Bengkalis pada event Festival Reog tingkat Nasional ke-20 di Ponorogo, Provinsi Jawa Timur dari 29 Oktober hingga 31 November 2013. “Insya-Allah, rombongan yang terdiri dari pemain reog maupun pengurus PKMJ Bengkalis akan berangkat ke Ponorogo pada hari Senin (hari, red). Selama di Ponorogo kami akan berupaya tampil maksimal untuk

mempersembahkan yang terbaik demi memperkenalkan nama Kabupaten Bengkalis kepada daerah lain,” ungkap Ketua PKMJ Bengkalis, Suayanto, Minggu (27/10). Dikatakan Suayatno yang juga Wakil Bupati Bengkalis ini, keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam event Festival Reog tingkat Nasional sebagai upaya untuk menunjukan eksistensi salah satu budaya yang ada di Negeri Junjungan ini, yakni budaya Jawa. Meski Kabupaten Bengkalis yang notabene sebagai tanah Melayu, namun tetap menjunjungi tinggi budaya

lain sebagai khazanah budaya daerah. Selama ini kata Suayatno, keberadaan seni budaya Reog di Kabupaten Bengkalis tumbuh subur. Hal ini terlihat dari keberadaan kelompok Reog di sejumlah kecamatan dan desa yang terus berupaya melestarikan kesenian Reog. Bahkan kesenian ini, tidak hanya tampil tingkat kampung, namun juga pada even-even perayaan di tingkat kabupaten. Disinggung terkait target, Suayatno menegaskan keikutsertaan dalam setiap even tentunya mempunyai target untuk menjadi terbaik.

Namun rombongan PKMJ Bengkalis tidak ingin mulukmuluk untuk mematok meraih juara, tapi terpenting bagaimana mencari belajar mencari ilmu dan pengalaman dalam memainkan kesenian Reog. Mengingat, di Ponorogo kesenian reog sudah mendarah daging, sementara di Bengkalis hanya sebatas permainan rakyat. “Target kita bukan menang kalah, tapi dengan keikutsertaan Bengkalis pada Festival Reog tingkat Nasional, kita bisa belajar dan mengambil pengalaman dari seniman-seniman di

Ponorogo maupun daerah lain yang akan tampil di sana,” ungkap Wakil Bupati Bengkalis ini. Dijelaskan Suayatno, selama penampilan di Festival Reog Nasional, peserta Reog Bengkalis akan main diambil dari sejumlah kecamatan. Langkah ini dilakukan, agar para pemain dapat belajar dan pengalaman berharga, sehingga ketika pulang nanti bisa menularkan kepada tim kesenian reog yang ada di Bengkalis. “Kita ingin, begitu pulang mereka langsung berbagi pengalaman dengan teman-teman yang lain,” pungkasnya. BETTER-adv-afdal

 Retribusi Parkir Belum Optimal

Pemkab Diminta Lakukan Pembenahan BENGKALIS- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis diminta untuk melakukan pembenahan terkait dengan retribusi parkir. Berbagai kelemahan dalam proses implementasi di lapangan membuat pendapatan asli daerah dari retribusi parkir dirasakan masih kurang optimal. Hal itu dikatakan Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Anom Suroto kepada wartawan, Minggu (27/10). “Potensi PAD dari retribusi parkir sebenarnya besar, tapi pengelolaannya yang kurang tepat membuat hasilnya tidak optimal. Pemkab melaui SKPD terkait hendaknya segera melakukan pembenahan,” ujar Anom.

Dikatakan, optimalisasi terhadap retribusi parkir bisa dilakukan dengan melakukan langkah-langkah misalnya penertiban petugas parkir atau juru parkir nakal. Mereka mengambil tarif parkir tanpa disertai dengan memberikan karcis. Padahal, karcis merupakan salah satu bukti berapa total kendaraan yang parkir. “Semakin banyak kendaraan yang parkir, maka semakin banyak pula PAD dari parkir,” ujar Anom. Terkait dengan penambahan titik parkir sebagaimana disampaikan Kabid Perhubungan Darat Dishubkominfo, Radius Akima beberapa waktu lau, Anom pada dasarnya sependapat.

Karena semakik banyak titik parkir maka akan semakin banyak pula pemasukan. Namun, penambahan titik parkir hendaknya diikuti dengan penertiban juru parkir. “Kalau juru parkirnya tidak ditetapkan, maka ya dampaknya tidak begitu besar,” ujar Anom lagi. Satu hal lagi yang perlu diwacanakan, sambung Anom, adalah tarif parkir yang dinilai perlu direvisi. Saat ini mengacu kepada Perda Nomor 13 Tahun 2003 tentang parkir di tepi jalam umum, tarif parkir untuk kendaraan roda dua sebesar Rp500,- sedangkan untuk kendaraan roda empat sebesar Rp1.500,-.

Padahal fakta di lapangan, sebagian besar masyarakat membayar tarif parkir sebesar Rp1000,- untuk kendaraan roda dua dan Rp2000 untuk kendaraan roda empat. “Itu pun tanpa disertai dengan karis parkir,” kata Anom lagi. Mencermati hal itu, dirinya berpendapat akan lebih baik ada perubahan tarif parkir menjadi Rp1000 untuk kendaraan roda dua dan Rp2000 untuk kendaraan roda empat. Dengan demikian, uang yang dibayar oleh masyarakat sebesar tarif dalam perda. “Walaupun dalam perda ada kenaikan tarif, tapi tidak memberatkan masyarakat, karena toh selama ini mereka

membayar parkir sudah melebih tarif dalam perda,” ujar Anom. Dikatakan, perubahan perda retribusi parkir juga perlu dilakukan bukan hanya karena perubahan tarif, melainkan juga untuk kesempurnaan. Karena bisa saja perda yang dibuat pada awal otonomi daerah tersebut sudah tidak relevan lagi dengan kondisi saat ini. “Di Siak misalnya, saya dapat info perda retribusi parkir mereka sudah diubah dari sebelumnya Perda No 27 Tahun 2002 Tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum diubah menjadi Perda No. 21 Tahun 2011,” katanya lagi. BETTER-afdal

 Retribusi Parkir Belum Optimal

Pemkab Diminta Lakukan Pembenahan BENGKALIS- Polres Bengkalis dan jajaran mulai menggelar Operasi Zebra dengan sandi Operasi Zebra Siak 2013. Operasi ini dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bengkalis. Selain itu, operasi selama 14 hari dimulai 28 Oktober-10 November 2013 ini juga dalam rangka cipta kondisi Pilgubri, Natal dan

Tahun Baru. Hal ini dikatakan Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Roni S di Bengkalis, Jumat (25/10) di ruang kerjanya. Menurut Roni titik berat operasi ini adalah pengendara sepeda motor kalangan muda. Roni memaparkan pengendara sepeda motor khususnya anak muda bukan diskriminatis, namun karena

kalangan ini yang serang mengalami kecelakaan. Faktor utama timbulnya kecelakaan di kalangan anak muda karena ego. “Sasaran kita pengendara sepeda motor, khususnya anak muda dan pelajar. Operasi ini sekaligus operasi cipta kindisi Pilgubri, Natal dan Tahun Baru,” ujarnya,” kata Roni. Lebih jauh dijelaskan

Roni, selain ego, kebanyakan mereka juga tak pakai helm, tanpa spion dan memacu kenderaan dengan kecepatan tinggi atau ngebut. Faktor diatas sangat rawan terjadi kecelakaan di jalan raya yang dapat merugikan pengendara itu sendiri juga pengguna jalan lainnya. Untuk mengurangi angka khususnya sepeda motor pihak Polres dalam operasi

Zebra Siak 2013 menitikberatkan ke pengendara sepeda motor. “Namun demikian, bukan berati pengendara roda empat luput dari sasaran. Hanya saja jumlah kecelakaan untuk kenderaan roda empat di wilayah hukum Polres Bengkalis tak setinggi angka kecelakaan roda dua,” tutupnya. BETTER-afdal


PENDIDIKAN

SENIN

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

13

Diputar di 34 Bioskop, Film Animasi Karya Anak SMK JAKARTA- Banyak sudah prestasi yang ditunjukan pelajar tanah air. Saat ini salah seorang siswa SMK telah menunjukkan kemamupannya itu. Mulai hari ini para pengunjung bioskop akan mendapatkan tontonan yang berbeda dari biasanya. Mereka akan disuguhi sebuah maha karya film animasi tiga dimensi atau 3D, yang berkisah tentang petualangan seorang anak. Lalu apa istimewanya? Film ini bukan film Hollywood garapan orang barat, yang selama ini sering menghiasi layar lebar tanah air, tetapi 100 persen karya anak bangsa. Film berjudul Petualangan Si Adi ini berdurasi 90 menit. Lebih istimewa lagi, film ini dibesut oleh para pelajar SMK. Wow..hebatt..!! Film bergenre action komedi ini menceritakan tentang petualangan seorang anak SMK mencari pusaka-pusaka di nusantara. Ditemani oleh robotnya yang canggih B10 mereka menumpas kejahatan, yang ditebarkan oleh Raja Kegelapan Kokar. Film ini diproduksi oleh Batavia Pictures bekerja sama dengan Castle

Pentingnya Diklat Keorangtuaan BANDUNG- Menjadi orangtua atau ibu bagi anakanak merupakan hal penting. Karena itu harus ada bekal keilmuan dan kecakapan untuk menjadi orangtua tersebut. Karena itu penmtinya Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) keorangtuaan tersebut. Direktorat Jenderal PAUDNI telah menyelenggarakan workshop pendidikan kecakapan keorangtuaan pada tanggal 21 Oktober 2013 hingga 24 Oktober 2013. Kegiatan tersebut di ikuti 90 orang peserta dari sejumlah organisasi masyarakat. Antara lain PKK, Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan beberapa organisasi perempuan dan keagamaan. Palupi Raraswati, Kasubdit Kelembagaan dan Kemitraan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, selaku penyelenggara menuturkan pentingnya kecakapan keorangtuaan (parenting). “Keluarga merupakan pilar dalam, dan orangtua adalah yang pertama dan utama bagi pembentukan pribadi dan karakter seseorang,” ucapnya. Oleh sebab itu, setiap orangtua diharapkan mampu mendidik anak sejak dalam kandungan, hingga putra-putri mereka mampu hidup mandiri. “Workshop parenting ini kami selenggarakan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan peserta tentang pendidikan kecakapan keorangtuaan,” ucapnya. Selain itu, pada kegiatan yang diselenggarakan di Bandung tersebut, Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat juga menyosialisasikan sejumlah panduan parenting, berupa brosur, leaflet, dan poster hasil kerja sama dengan UNESCO Jakarta. Direktur Jenderal PAUDNI, Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, Psikolog meminta agar para lembaga mitra Direktorat Jenderal PAUDNI menyelenggarakan program pendidikan kecakapan keorangtuaan. “Saya juga mengharap partisipasi

pemerintah kabupaten/kota untuk menyelenggarakan program ini,” ucapnya saat membuka kegiatan. Praktik Mengajar Pada pelatihan tersebut, panitia juga membekali para peserta dengan pelatihan mengajar (micro teaching). Sebanyak 100 orang ibu rumah tangga dan kader posyandu dari Bandung dan Sumedang berlatih mengajar pendidikan keorangtuaan. Mereka yang dibagi dalam tiga kelas mengajar dengan berbagai metode, dan media pembelajaran yang dibuat sendiri. Ada yang menggunakan powerpoint, gambar, drama, lagu, dan media pembelajaran lainnya. Julaekha, peserta yang berusia paling lanjut menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat. Wanita 73 tahun asal Gorontalo tersebut berharap pengetahuan yang ia

peroleh tentang pendidikan keorangtuaan dapat ditularkan kepada masyarakat di daerahnya. “Banyak ilmu dan informasi yang saya peroleh untuk bekal melakukan pendampingan terhadap masyarakat,” ucapnya. Pada workshop tersebut, panitia memperkaya wawasan peserta dengan sejumlah materi. Antara lain Penyelenggaraan Pendidikan Kecakapan Keorangtuaan di Masyarakat oleh Dr.Elih Sudia Permana, Pengajar Universitas Pendidikan Indonesia. Pola Asuh Anak dengan Gizi dan Jajanan Sehat oleh Prof.Sudarto, Guru Besar Universitas Indonesia. Tumbuh Kembang Anak Usia Dini oleh Dr.Uum Suminar, M.Pd, Pusat Pengembangan PAUDNI Regional Bandung, dan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Eksploitasi Anak oleh Ninik Srirahayu dari Komisi Nasional Perempuan. BETTER-yen/kdc

Production. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Kemdikbud Anang Tjahjono mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mendukung penuh penayangan film ini mulai proses pengembangan sampai eksekusi akhir. Lebih dari itu, kata dia, dukungan yang diberikan dimulai dari memberikan bantuan komputer ke sekolah sampai kepada bimbingan yang diberikan oleh guru. “Prosesnya beberapa tahun, mulai dari film serial sampai menjadi film besar,” katanya di Kemdikbud, Jakarta, Kamis (24/10/2013). Anang mengatakan, pihaknya mendorong para pelajar SMK untuk terus berkarya menghasilkan produk bermutu. Dengan terus mengasah kemampuannya, kata dia, para siswa akan semakin pandai dan dapat bekerja sama dengan industri. “Kalau bisa produknya tidak hanya untuk konsumsi praktikum, tapi bisa dinikmati (masyarakat),” ujarnya. Sekolah yang terlibat dalam pembuatan film ini adalah SMKN 3 Kasihan Yogyakarta, SMKN 5

Yogyakarta, SMKN 2 Wonosobo, SMKN 2 Jepara, SMKN 9 Surakarta, SMKN Tunas Harapan Pati, SMKN 11 Surabaya, SMKN 4 Malang, SMKN Bina Informatika Tangerang, dan SMK Pelita YNH Sukabumi. Anang menambahkan, setelah membuat film ini para pelajar SMK tentunya mempunyai pengalaman lebih banyak. Hal ini , kata dia, bisa dijadikan sebagai modal untuk bekerja di industri animasi atau bahkan berwirausaha sendiri. “Jadi siswanya membuat industri perusahaan animasi dengan bimbingan guru-gurunya. Targetnya anak jadi wirausaha,” katanya. Jadi tunggu apalagi segera sambangi bioskop XXI dan 21 di kota anda, serta terus dukung kreasi anak bangsa. Kota-kota yang hari ini sudah mulai menayangkan adalah di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Cirebon, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Batam, Pekanbaru, dan Banjarmasin. Akan tayang juga di Kota Bogor, Semarang, Solo, Malang, Binjai, Palembang, Samarinda, dan Makassar. BETTER-yen/kdc

Kemdikbud Berikan Hadiah Pemenang Lomba APE JAKARTA- Pemerintah memberikan total hadiah sebesar Rp 82,5 juta kepada para pemenang Lomba Pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD Tingkat Nasional tahun 2013. Lomba yang sebagian besar diikuti oleh para pendidik PAUD tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada para pengembang dan pengrajin. Sehingga mereka dapat menciptakan APE yang kreatif dan aman bagi anak-anak. Kegiatan lomba Pengembangan APE PAUD dilaksanakan mulai 15 Juli 2013 sampai dengan 24 Oktober 2013, dan diikuti 419 peserta dari seluruh Indonesia. Lomba ini diharapkan dapat menghasilkan karya inovatif dalam bentuk protopite atau contoh APE PAUD yang sesuai standar keamanan, kebutuhan, dan tahap perkembangan anak. Penilaian lomba dilaksanakan melalui 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan tanggal 16 hingga 21 September 2013 yang mana dari 495 naskah lomba, dipilih sebanyak 30 nominasi pemenang lomba. Lantas pada tanggal 22 hingga 24 Oktober 2013, dilaksanakan penilaian tahap kedua untuk menetapkan 6 pemenang Lomba Pengembangan APE PAUD Tingkat Nasional Tahun

2013. Pada kegiatan lomba tersebut, yang menempati juara pertama adalah Puji Riswati dari Pekalongan. Pemenang dengan judul karya Loker Divergen tersebut berhak mengantongi uang pembinaan sebesar Rp 25 juta. Sedangkan juara kedua diraih oleh Tony Suhendra dari Bandung. Melalui karyanya yang berjudul Injak Jejak, ia berhak membawa pulang

hadiah sebesar Rp 20 juta. Sementara Karya APE berjudul Panggung Boneka Jari Tematik berhasil membawa Rohita asal Surabaya meraih juara ketiga. Ia berhak membawa pulang uang sebesar Rp 15 juta. Sedangkan pemenang Harapan I didapat oleh Gun Sugianto dari Padang, dengan karya APE berjudul Permainan Kewirausahaan Anak. Sedangkan Harapan II diraih oleh Endang Titik Setianingsih dari Sleman, dengan karya Menara Tancap. Sementara Harapan III didapatkan Ismi

Fauzia Ulinuha dari Magelang dengan karya Math For Kids. Masing-masing pemenang harapan I sampai III mendapat hadiah Rp 10 juta, Rp 7,5 juta, dan Rp 5 juta. Selain itu, seluruh pemenang juga mendapatkan piagam penghargaan dan trofi. Direktur Jenderal PAUDNI Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi berharap lomba ini dapat mendorong masyarakat agar lebih kreatif mengembangkan APE yang berkualitas sesuai Permendiknas No. 58 Tahun 2009 tentang Standar PAUD, dan memenuhi standar keamanan mainan anak sesuai SNI/ISO 8124 Tahun 2010. “Saya optimis hasil lomba ini mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan akses dan mutu layanan pendidikan bagi anak usia dini di masa mendatang,” ucapnya. Penganugerahan hadiah bagi pemenang Lomba Pengembangan APE PAUD Tingkat Nasional Tahun 2013 diberikan oleh Dirjen PAUDNI Kemdikbud, Dirjen IKM Kementerian Perindustrian, Deputi Informasi dan Pemasyarakatan Standarisasi BSN disaksikan serta lembaga PAUD. Antara lain HIMPAUDI, IGTKI, GOPTKI, Aisyiyah, Muslimat NU, Kemala Bhayangkari, dan Persit Kartika Chandra. BETTER-yen/kdc


14

SENIN

Pemkab Janjikan 34 Hand Traktor RIMBAMELINTANG — Handtraktor atau traktor tangan untuk mengolah sawah sangat dibutuhkan petani di rokanhilir saat ini. Pasca diterimanya bantuan berupa 17 unit hand tractor dari pemerintah pusat beberapa waktu lalu ternyata juga turut ditimpali oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir yang berjanji akan menambah bantuan yang sama sebanyak 34 unit dalam waktu dekat. Bantuan hand traktor itu sendiri dimaksudkan guna memperlancar pengolahan sawah sehingga pada akhirnya proses tanam padi dapat lebih mudah. “Dengan bantuan ini, kita harap petani lebih muda mengelola lahannya. Ini untuk mendukung Rohil tetap menjadi lumbung padi di Riau,” ujar Annas Maamun. Annas berharap dengan bantuan hand traktor tersebut, petani dapat meningkatkan produksi padinya dan tidak melakukan alih fungsi lahan. “Kalau pusat beri bantuan 17 unit, Pemkab Rohil akan menambah 34 unit lagi. Ini dilakukan agar tidak lagi terjadi alih fungsi lahan dari tanaman padi ke sawit. Sebab, mempertahan Rohil sebagai lumbung padi di Riau memang sulit. Karena petani banyak yang terbujuk dengan mengalihkan lahan padinya menjadi tanaman sawit,” ujar Annas kembali. Dengan tambahan 34 unit hand traktor, sebut Bupati, setidaknya setiap kelompok tani memiliki 2 unit hand traktor. “Kalau semua kelompok tani memiliki hand traktor, saya yakin petani semakin giat menghasilkan produksinya. Jadi, nanti satu kelompok tani meiliki dua unit alat ini,” paparnya. BETTER-yen/dpc

ROHIL

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Wabup Ingin Pulau Halang Diperhatikan

Pesona Wisata Rohil Cukup Potensi BAGANSIAPIAPI - Selain dikenal sebagai daerah penghasil ikan terbesar, rokanhilir juga memiliki potensi wisata alam yang cukup bagus. Juga memiliki potensi wisata religi yang menarik. Kabupaten Rohil memiliki objek wisata yang tersebar di sejumlah daerah. Objek wisata religi yang sudah berkembang maupun bakal segera diangkat potensinya oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Rohil diantaranya seperti bakar tongkang di Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko dan atib ambai di Kubu, Kecamatan Kubu serta deo-deo di Panipahan, Kecamatan Pasirlimau Kapas. "Kalau ritual bakar tongkang, saya kira eventnya sudah jelas. Malahan kondisinya sudah masuk dalam kalender wisata budaya nasional. Jadi, aset yang satu ini hanya tinggal dipertahankan dan ditingkatkan saja lagi," kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rohil, Ir H Tarmizi Madjid, baru-baru ini. Sedangkan wisata religi yang benarbenar perlu untuk mendapatkan perhatian serius, tambah Tarmizi, yakni ritual atib ambai yang dilaksanakan pada awal bulan Syawal setiap tahunnya. "Saya melihat ritual atib ambai ini sangat potensial sekali di bidang kebudayaan dan pariwisata. Makanya, kita mencoba untuk melakukan diskusi dengan semua unsur dan elemen yang ada tentang pelaksanaan ritual atib ambai tahun depan," kata Tarmizi. Sementara di sisi lainnya, lanjut Tarmizi, di daerah Panipahan Kecamatan Pasirlimau Kapas juga memiliki deo-deo yakni berupa ritual tuwun jin.Terus terang saja, aplusnya sangat luar biasanya. Makanya, kita coba menggalang semua potensi dan menggandeng semua pihak untuk mengoptimalkan wisata religi yang ada di Rohil ini. Karena, potensi kita ada hanya tinggal mempolesnya saja lagi," jelasnya. better-yen/roc

WABUP prihtain dengan Pulau Halang.

BAGANSIAPIAPI - Salah satu Pulau yang memiliki potensi wisata dan sumber daya alam di rokan Hilir adalah Pulau Halang. Dimana Pulau ini masih belum optimal penanganannya. Wakil Bupati Rokan Hilir, H Suyatno, mengaku prihatin begitu melihat kondisi sarana dan prasarana Kepenghuluan Pulau Halang Belakang, Kecamatan Kubu Babussalam. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berko-

mitmen akan membenahi semua infrastruktur. "Kita sangat merasa prihatin melihat langsung kondisi kampung ini. Saya sama sekali tak menduga hal yang terlihat ini. Semua di luar dugaan," ujarnya setelah mengunjungi daerah tersebut belum lama ini. Menurut Wabup, bahwa kondisi ini sudah selayaknya segera dibenahi. Seperti kondisi sekolah SD negeri 014 Pulau Halang Belakang yang memiliki

siswa hanya 39 orang. Hal seperti ini perlu ditindaklanjuti. Seperti apa yang ditanyakan ke para guru. Semua Tergantung dengan jumlah penduduk di Pulau Halang Belakang. Kondisi ini sudah terjadi sangat lama dan perlu diperhatikan secara global. "Kasihan kita melihat siswa satu sekolah hanya 39 orang. Maka, kondisi ini perlu segera ditindaklanjuti. Sehingga tahun

tahun yang akan datang sekolah ini bisa ramai siswanya," pinta Wabup. Selain sekolah, Wabup juga melihat kondisi Mesjid, sarana dan prasarana infrastruktur jalan. Termasuk juga masalah listrik akan diperhatikan. Ini sudah menjadi komitmen dalam melakukan kunjungan kerja ke Pulau Halang Belakang. Yang jelas masalah sarana dan prasarana infrastruktur akan dimasukkan dalam APBD.

"Kalau listrik, Insya Allah akan masuk. Semua wilayah ini akan dibenahi satu persatu," tegasnya. "Kita selama ini tahu hanya Air Hitam daerah yang teodolit. Akan tetapi apa yang kita lihat lebih parah lagi. Maka kehadi r a n k i t a k e k a m p u n g halaman ini untuk membenahi semua ini. Semua aspirasi akan masuk dalam APBD 2014 mendatang," kata Wabup. BETTER-yen/roc

PKL Bagan Batu Harus Ditertibkan BAGAN BATU - Ketertiban dan kerapian perlu dijaga oleh semua pihak demi ketertiban,keindahan dan kenyamanan suatu daerah. Begitu pula dengan pedagang kaki lima (PKL) perlu menjaga ketertiban dan kerapian agar daerah setempat tidak sembraut. Akibat tidak tertibnya pedagang di pajak lama, Kota Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, pemerintah diminta turun tangan untuk menyelesaikannya. Sebab, keberadaan peda-

BMP akan Perbaiki Jalan Pujud

gang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan ini selalu mengakibatkan kemacetan dan merusak pemandangan kota. Pantauan di lapangan barubaru ini, terlihat para PKL di pajak lama tersebut semakin sembraut menggelar dagangannya. Ditambah lagi dengan parkir kenderaan yang sesuka hati hingga memakan badan jalan. Tentu, hal inilah yang selalu menyebabkan kemacetan. ”Kalau pagi hari, disini sering sekali terjadi macet. Karena pedagang tidak tertib. Makanya pemerintah meski turun tangan untuk menertibkannya. Kalau tidak segera diatasi, entah apalah jadinya kota ini,“ keluh salah seorang warga Bagan Batu, Ando (25).

PKL di Baganbatu perlu ditertibkan.

Menurutnya, PKL memang susah diatur untuk lebih tertib. Namun demikian, dirinya memaklumi lokasi untuk pedangang

direlokasi belum ada tempat yang disediakan pemerintah. "Di satu sisi, kita memaklumi PKL juga, untuk direlokasi ke tempat

lain, pemerintah belum menyediakan tempat. Tetapi setidaknya ini harus dipikirkan," harapnya. Lurah Bagan Batu Kota, H Marris Siregar mengakui hal tersebut. Menurutnya, meski pihaknya juga sudah melakukan razia bersama Satpo PP untuk mengatasi masalah tersebut, namun hal itu dirasa kurang efisien. "Kondisi ini juga yang membuat masyarakat Bagan Batu tidak nyaman, makanya nanti kita akan kembali melakukan razia gabungan dalam penertiban pedagang. Hanya itulah yang bisa kita lakukan disamping menunggu ada tempat yang baru untuk merelokasi PKL ke tempat lain,” tegasnya. BETTER-yen/roc

Bupati Imbau Sukseskan Pilgubri Putaran II KEPALA Dinas bina Marga Rohil, Nasril.

BAGANSIAPIAPI – Kabar gembira bagi masayarkat Pujud Kabupaten Rokanhilir, tak lama lagi, Dinas Bina Marga akan memperbaiki jalanjalan di Pujud. Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mulai tahun ini dan mendatang, akan membenahi hampir seluruh ruas jalan yang ada di Kecamatan Pujud. Bahkan, program pembangunan infrastruktur jalan daerah secara bertahap digesa untuk mengentaskan ketertinggalan melalui akses jalan penghubung. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas BMP Rohil, Nasri, belum lama ini. Dirinya mengatakan, peningkatakan infratsruktur jalan penghubung di Kecamatan Pujud

menjadi program skala prioritas pemerintah daerah. "Kondisi jalan yang rusak dalam tahap perbaikan secara menyeluruh. Bukan hanya Pujud, di berbagai daerah lainnya juga diprioritaskan," tegas Nasri. Bahkan, katanya, perbaikan akses jalan harus didukung sarana prasarana jembatan yang baik. "Jembatan Sekapas di Pujud yang telah selesai dibangun, secara otomatis mampu meingkatkan perekonomian masyarakat setempat. Makanya secara berangsur terus kita pacu pembangunan daerah melalui peningkatan infrastruktur. Artinya, akses jalan sangat mendukung perubahan kesejaheraan masyarakat," sambungnya. BETTERyen/roc

BAGANSIAPI-API - Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Riau (Pilgubri) putaran kedua sudah diambang pintu. Bila tak ada aral melintang, 27 November mendatang diadakan Pilgubri Putaran II. Bupati Rokan Hilir Annas Maamun mengajak kepada masyarakat Rokan Hilir untuk bersama-sama menyukseskan putaran kedua pemilihan gubernur (Pilgubri) yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang. “Mari kita sukseskan putaran kedua Pilgubri mendatang,saya mengajak masyarakat untuk berpartisipasi serta mengsukseskannya,sehingga persentase kita bisa bagus dan pemerintah pusat senang,”ungkap Bupati. Annas menjelaskan, pelaksanaan pilkada riau

putaran kedua yang telah di tetapkan oleh komisi pemilihan umum KPU Riau beberapa waktu lalu digelar pada rabu 27 november mendatang sehingga perlunya partisipapasi masyarakat baik mensukseskan maupun ikut dalam memilih pemimpin. Annas juga menjelaskan banyak didaerah lain dilaksanakan pemilihan kepala daerah partisipasi masyarakat masih minim, untuk itu orang nomor satu di rokan hilir ini berharap pemilihan gubernur dan wakil gubernur riau putaran II ini bisa diatas 90 persen. “Banyak daerah yang rendah partisispasinya, pada putaran pertama 4 September lalu dimana tingkat partisipasi masyarakat rokan hilir dalam memberikan hak suaranya

BUPATI ROHIL H Annas Maamun berfoto bersama dengan jajaran Polda Riau dijembatan Pademaran 1 beberapa waktu lalu.

cukup tinggi yakni mencapai 92 persen,” tegas Annas. Untuk mempertahankan angka tersebut annas maamun kembali menghimbau masyarakat rokan hilir pilada riau putaran kedua tentunya tidak ada yang golput, bahkan diharapkan warga yang memilih nanti bisa lebih

diatas 92 persen. Annas mengharapkan kepada para camat, lurah dan penghulu untuk terus mensosialisasikan pilkada riau putaran kedua kepada m asyarakat, sehingga partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya bisa meningkat dan sukses. BETTER-yen/dpc


SUMBAR/KEPRI Misbah asal Riau Dirawat di Arab Saudi BATAM- Seorang haji asal Provinsi Riau, Misbah Binti Khalifah Manan yang tergabung dalam kelompok terbang enam Embarkasi Batam tertunda kepulangannya ke Tanah Air, karena dirawat di Rumah Sakit King Abdullah. Seharusnya berdasarkan jadwal, Misbah Binti Khalifah Manan tiba di Tanah Air, Sabtu (26/10) kemarin, bersama jamaah kloter enam Embarkasi Batam lainnya. Namun karena kondisi kesehatan tidak memungkinkan, maka ditunda. Ketua Kloter Enam Embarkasi Batam, A Arsyad mengatakan, Misbah akan dipulangkan ke Tanah Air bila kondisinya membaik dan memungkinkan untuk perjalanan jauh. Sementara seorang haji kloter enam lainnya pulang lebih awal bersama kloter lima Embarkasi Batam yaitu Muhammad Herman bin M. Himin asal Pekanbaru. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkalis, Huzaini dalam sambutannya berharap, semangat jamaah haji dalam menjalankan ibadah selama di Tanah Suci dapat dilanjutkan setelah kembali ke tanah air. "Telah banyak ibadah yang dilakukan jamaah haji selama di tanah suci, semoga dapat dilanjutkan di tanah air, karena tanda haji mabrur di antaranya adalah berubah perilaku menjadi lebih baik, mudah-mudahan kita mendapatkannya," katanya. Sebanyak 488 orang haji kloter enam yang tiba Sabtu akan kembali ke daerahnya masing-masing, Minggu (27/10) setelah menginap semalam di Asrama Haji Batam. Sebanyak 267 orang jamaah kloter enam asal Bengkalis akan pulang ke daerahnya menggunakan kapal Dumai Line melalui Pelabuhan Sekupang Batam sekitar pukul 06.00 WIB. Sedangkan 167 orang haji Kota Pekanbaru akan terbang ke kotanya menggunakan pesawat Sriwijaya Air dari Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 09.40 WIB. BETTER-ant

Buruh Batam Minta Pemerintah Aktifkan BLK BATAM- Serikat buruh di Batam meminta pemerintah mengaktifkan balai latihan kerja (BLK) di Batuaji agar bisa dimanfaatkan pekerja untuk meningkatkan kemampuan menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (Asean Economic Community) 2015. "Tahun tersebut, masyarakat di negaranegara ASEAN bebas masuk ke Indonesia. Kalau pemerintah tidak mempersiapkan lembaga keterampilan seperti BLK untuk meningkatkan kemampuan buruh, bisa jadi kami akan menjadi penonton di negeri sendiri," kata Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam Suprapto di Batam, Sabtu kemarin. Dikatakan, kelemahan pekerja Indonesia ialah kurangnya sertifikasi keahlian meski secara umum keterampilan sudah mumpuni. Sementara yang diinginkan perusahaan adalah pekerja dengan berbagai sertifikasi keahlian. "Selama ini pemerintah mengatakan segera memperbaiki dan mengoperasikan BLK kembali. Namun kenyataanya hingga saat ini tidak juga terealisasi," katanya. FSPMI meminta pemerintah sungguhsungguh dalam mempersiapkan BLK dan lembaga sejenisnya mengingat Batam berada di wilayah terdepan dan berhadapan langsung dengan negara lain. Pemerintah pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebelumnya mengambil alih BLK Batam yang sebelumnya dikelola Badan Pengusahaan Batam. Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) Abdul Wahab Bangkona mengatakan, pengambilalihan BLK dilakukan agar bisa berfungsi maksimal. Pemda dinilai tidak memiliki anggaran yang cukup untuk mengelola BLK, sementara Kemnakertrans memiliki dana khusus untuk BLK. Kemnakertrans menargetkan BLK bisa dioperasikan pada tahun ini, setelah renovasi bertahap yang diperkirakan selesai 2014. Abdul Wahab memperkirakan dibutuhkan dana minimal Rp5 miliar untuk renovasi. Rencananya, selain renovasi gedung yang sudah ada, kementerian juga berencana membangun gedung baru, jika disiapkan lahan oleh BP. BLK diharapkan menjadi jawaban tantangan dunia industri di Batam yang membutuhkan pekerja handal, karena selama ini penanam modal mengeluhkan pekerja Batam yang kurang berkualitas. Nantinya, kata dia, BLK di Batam disesuaikan dengan kebutuhan industri, yaitu pelatihan "welding", manufaktur dan keahlian bidang lainnya. Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan mengatakan pemerintah dan BP akan membubarkan dulu yayasan BLK, baru kemudian menyerahkannya ke pemerintah pusat. Diakui, pemerintah daerah tidak memiliki dana yang cukup untuk mengelola BLK. Padahal, menurut dia, BLK sangat penting mencetak tenaga kerja yang dibutuhkan industri di FTZ Batam, karena selama ini banyak tenaga kerja di Batam yang belum memiliki kemampuan tinggi.BETTER-ant

SENIN

15

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

 Pick Up Terbalik dan Bus Helmi Masuk Parit

13 Luka-luka, Tiga Kritis

KECELAKAAN di Agam

PADANG PANJANG- Dua kecelakaan mobil sarat penumpang terjadi di Sumatera Barat, Sabtu (26/10) lalu. Di KAbupaten Agam, bus Helmi bernomor polisi BA 7992 EU dengan penumpang 19 orang masuk parit, ketika pengemudi tak bisa menguasai kendaraannya saat menghindari tabrakan, sekitar pukul 14.00 WIB. Hanya berselang setengah jam, giliran Kijang pick up BA 99929 NC membawa 16 perangkat kecamatan dan nagari terguling, usai menabrak pohon sawo. Kendati tak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, tiga orang penumpang pick up kritis dan selebihnya luka ringan (lihat grafis, red). Korban luka-luka sekarang mendapat perawatan di RSUD Padang Panjang dan RSUP M Djamil Padang. Sedangkan penumpang bus Helmi, hanya seorang mengalami luka ringan dan mendapat perawatan di RSUD Lubukbasung. Informasi berhasil diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan menimpa mobil Kijang pick up terjadi di Jorong Ladanglaweh, Kenagarian Batipuhbaruh, Keca-

matan Batipuh, Kabupaten Tanahdatar, Sabtu (26/10) sekitar pukul 14.30 WIB, berawal ketika mobil pikup bertolak menuju daerah penerima bantuan di Kenagarian Sumpur. Namun ketika menuruni tanjakan curam berbelok di jalan Payorapuih, rem tidak berfungsi. Mengetahui ada tak beres, pengemudi pikup Indra Gusra, berusaha menghentikan laju kendaraan dengan menabrak salah satu pohon sawo di sisi kiri jalan. Namun malang tak dapat ditolak, pick up malah terguling ke dinding jurang sedalam 5 meter. “Awalnya rem mobil berfungsi baik sejak berangkat dari kecamatan. Namun begitu memasuki turunan di Payorapuih menggunakan persneling 2, rem tiba-tiba kosong. Padahal, di depan ada tikungan ke kiri. Itulah sebabnya, saya memilih menabrak batang sawo agar mobil berhenti,” papar Indra kepada wartawan di sela-sela perawatan di IGD RSUD Padang-panjang. Akibatnya, kecelakaan tunggal sebanyak 13 orang penumpang di bak belakang luka ringan dan serius. Demikian juga dua penumpang di depan, yakni Wali Nagari Batipuhbaruh Khairul Anwar dan bawahannya Awa.

Khairul Anwar terlihat mengeluarkan daerah segar dari mulut, telinga dan hidungnya. Bahkan, dia tak sadarkan diri meskipun sudah mendapatkan perawatan. Begitu juga Yet, penumpang yang berada di bak belakang. Perangkat Nagari Batipuh itu tampak tak sadarkan diri. Dia mengalami benturan di bagian kepala. Kendati sempat dibawa ke RSUD Padang-panjang, namun akhirnya ketiga korban dirujuk ke RSUP M Djamil Padang sekitar pukul 17.00 WIB. Kepala Sataun Lantas Polres Padang Panjang, AKP Eliswantri menyebutkan, pihak keluarga korban sudah mendapat informasi terkait kecelakaan dan sebagian sudah mendampingi korban di IGD RSUD Padang Panjang. “Kecelakaan tunggal ini murni akibat kelalaian pengemudi tidak mengindahkan aturan. Untuk sementara pengemudi belum dapat dimintai keterangan lebih rinci, karena masih dalam perawatan pihak rumah sakit. Sedangkan upaya evakuasi, belum kami lakukan mengingat kondisi kawasan gelap,” tutur Eliswantri didampingi Kanit

Laka, Iptu Yaddi P Lubis di IGD RSUD Padangpanjang. Kapolres Padangpanjang, AKBP Djoni Hendra ketika dikonfirmasi menyebutkan, pengemudi melanggar Undang-undang (UU) No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas, pasal 310 ayat 3 dan 2. “Kerugian sementara akibat kecelakaan mencapai lebih kurang Rp7 juta. Kita belum melakukan penahanan, karena sopir belum mendapatkan pemeriksaan lebih dalam,” ujar Kapolres. Masuk Parit Kecelakaan menimpa bus Helmi Nopol BA 7992 EU jurusan Bukittinggi–Pasaman di Jorong Pincurantujuh, Na-gari Lubukbasung, Kecamatan Lubukbasung, sekitar pukul 14.00 WIB, berawal ketika sopir bus berusaha mendahului mobil lain. “Bus melaju dengan kecepatan cukup tinggi ketika hendak mendahului bus di depannya. Namun tiba-tiba di depan ada motor yang ingin menyeberang. Sopir berusaha menghindari tabrakan, namun bus malah terguling dan masuk parit,” kata Wahyudi, salah seorang penumpang.

Sementara menurut Jhon, salah seorang saksi rumahnya berada dekat lokasi kejadian mengatakan, dirinya mendengar dentuman dan pekikan keras sesaat setelah tabrakan. “Ketika saya lihat, mobil sudah terguling dalam parit. Warga sekitar pun lang-sung membantu penumpang keluar dari dalam mobil,” kata Jhon waktu itu sedang berada di depan rumahnya. Mobil terguling dalam parit dengan kondisi kaca samping dan depan pecah. Dua mobil derek milik Pemkab Agam berupaya mengevakuasi bus dari dalam parit. Sempitnya parit ditambah banyaknya masyarakat, membuat petugas kesulitan melakukan evakuasi. Sejumlah petugas dari Polres Agam terlihat mengatur arus lalu lintas. Kanit Patroli Polres Agam, Ipda Wirman menyebutkan, bus lepas kendali akibat melaju dengan kecepatan tinggi. “Seorang bernama Maria, warga Kotogadang mengalami cidera. Sedangkan sopir bernama Taufik, hanya luka lecet di bagian tangan. Keduanya dirawat di RSUD Lubukbasung,” kata Wirman. BETTER-pdk

BMKG Ingatkan Transportasi Laut Kepri Hati-hati BATAM- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Hang Nadim Batam mengingatkan para pengguna transportasi laut berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan arus laut yang relatif kuat di perairan Natuna Kepulauan Riau, Minggu (27/10) pagi. Berdasarkan pantauan, prakirawan BMKG Batam Sri Sulismiyati memperkirakan tinggi gelombang di perairan Natuna mencapai 2,5 meter dengan arus laut 55 cm per detik arah barat. "Untuk transportasi laut diimbau agar berhati-hati terhadap gelombang tinggi dan arus laut yang cukup kuat di wilayah perairan Natuna," kata Sri.

Sedangkan untuk aktivitas transportasi darat dan udara masih relatif aman. BMKG memprakirakan, cuaca umum di Kepulauan Riau (Kepri) berawan dan berpeluang terjadi hujan ringan dan terkadang disertai petir, karena adanya pola belokan angin (shearline) dan kelembaban udara yang cukup tinggi menyebabkan pertumbuhan awan. Secara detail, BMKG memprakirakan cuaca Kota Batam pada Minggu pagi berawan, siang berawan hujan ringan dan malam kembali berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5--30 kilometer per jam arah timur. Suhu udara di Batam antara 24 sampai 31 derajat Celsius

dengan kelembaban udara 63--95 persen. Sedangkan gelombang laut di perairan Batam diperkirakan 0,8--2,0 meter. Cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan pada Minggu pagi berawan, siang berawan hujan ringan dan malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan lima sampai 30 kilometer per jam arah timur. Suhu udara di Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan antara 21 sampai 31 derajat Celsius dengan kelembaban 65--95 persen, sedangkan gelombang laut di perairan Pulau Bintan diperkirakan 0,8--2,0 meter. Di Karimun pada Minggu

pagi berawan, siang berawan hujan ringan dan malam kembali berawan. Kecepatan angin mencapai 5--28 kilometer per jam timur laut. Suhu udara di Karimun antara 24 sampai 31 derajat Celsius dengan kelembaban 65--91 persen. Sedangkan gelombang laut di perairan Karimun diperkirakan 0,6--1,0 meter. Cuaca di Lingga Minggu pagi berawan hujan ringan dan siang hingga malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5--30 km per jam arah timur laut. Suhu udara di Lingga antara 23-32 derajat Celsius dengan kelembaban 60--95 persen. Sedangkan gelombang laut diperkirakan 0,8--1,5 meter.

Kabupaten Natuna pada Minggu pagi hingga malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5--30 km arah timur. Suhu udara di Natuna antara 25--31 derajat Celsius dengan kelembaban 69--95 persen. Sedangkan gelombang laut diperkirakan satu sampai 2,5 meter. Sedangkan di Kabupaten Anambas, pada Minggu pagi hingga malam berawan. Kecepatan angin diprakirakan 5--30 km arah tenggara. Suhu udara Anambas antara 25--32 derajat Celsius dengan kelembaban 60--93 persen. Sedangkan gelombang diperkirakan satu sampai 2,5 meter. BETTER-ant

Khatam Al-Quran Bukanlah Akhir Membaca LIMA PULUH KOTA-Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus mengatakan, Khatam Alquran bukan berarti menamatkan membaca Alquran. Tetapi menjadi titik awal untuk mendalami makna yang terkandung di dalam kitab suci tersebut. "Jangan pernah berhenti membaca dan mempelajarinya," ujar Asyirwan disela pembukaan

khatam Al-Quran TPA/TPSA di Masjid Nur Ilham Jorong Lubuak Baru Nagari Pangkalan Kotobaru yang diikuti 38 anak di Jorong Kampung Baru dan 43 anak di Jorong Lubuak Jantan, Limapuluh Kota, Sabtu (26/10). Diharapkan, setiap orang tua selalu menyuruh dan mengajarkan anak-anak mengaji setiap hari. Jika sudah terbiasa, diharapkan akan tumbuh keinginan dari si

anak untuk mendalami tafsir Alquran. "Kita berharap Alquran itu tidak hanya sekedar dibaca, tapi didalami. Apa yang terkandung di dalamnya dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk pelaksanaan shalat. Sebab, sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan keji dan munkar," paparnya Dikatakan, yang pasti

dalam kehidupan manusia itu hanyalah mati. Sedangkan yang lainnya tidak ada yang pasti. Karena setiap manusia itu pasti mati, maka yang harus dilakukan adalah mempersiapkan kematian tersebut lebih dini. Persiapan untuk mati itu antara lain shalat yang mampu menghindari perbuatan keji dan munkar serta melaksanakan semua

isi Alquran. "Pertanyaannya, apakah shalat yang kita kerjakan selama ini sudah mampu mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar. Kalau belum, berarti selama ini kita baru sekedar membaca Alquran tapi belum melaksanakan maknanya. Begitu juga shalat yang dilakukan, berarti baru sebatas mengerjakan gerakannya saja," tutur. BETTER-pdt


16

SENIN

GALERI FOTO

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Maknai Idul Adha Tingkatkan Kepedulian RENGAT - Hari raya Idul Adha atau yang disebut hari raya kurban memiliki makna yang sangat penting. Secara hakiki para pendahulu menyebutkan bila dimaknai lebih dalam, hari raya kurban selain meningkatkan kepedulian pada sesama juga mampu mengikis sifat kebinatangan yang ada pada diri manusia.Karena itu sangat penting memaknai Hari raya Idul Adha 1434 Hijriyah tahun ini. Peringatan hari raya Idul Adha tahun ini dimaknai dengan pernyataan syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah dan pernyataan simbolik tentang kepedulian sosial kepada fakir

miskin dan serta membangkitkan rasa rela berkurban. Bupati Indragiri Hulu (Inhu) dalam sambutannya yang disampaikan Wakil Bupati Inhu, H. Harman Harmaini mengatakan, berharap semoga ibadah qurban yang terus dilaksanakan setiap tahun hendaknya mampu menggelorakan lebih besar lagi semangat berqurban ditengahtengah masyarakat. Hal tersebut penting karena ibadah Qurban tidak hanya akan menambah pundi-pundi kebaikan ataupun pahala bagi para pelakunya, akan tetapi juga dapat menjalin silaturahmi serta

mendorong perbaikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan saling berbagi dengan sesama. Sehingga , melalui momentum hari raya kurban tahun ini, mari kita tingkatkan iman dan taqwa kita kepada allah swt. Serta dengan ibadah kurban yang kita lakukan, hendaknya meningkatkan rasa kepedulian kita terhadap sesama, terutama saling berbagi dengan saudara kita yang kurang mampu, baik itu, Fakir, Miskin, serta para kaum duafa, sebut Wabub saat itu.  BETTER-Jefri  Sumber Poto : Bagian Humas Inhu  Teks dan Narasi : Jefri Hadi

WAKIL Bupati Kabupaten Inhu, H. Harman Harmaini, SH, pada saat menyampaikan sambutan Pemerinta Inhu pada saat Shalat Idul Adha 1434 H, Tahun 2013 di Lapangan Terbuka Hijau Rengat.

WABUB beserta Ketua DPRD, Kapolres beserta ribuan jemaah saat akan melaksanakan shalat Idul Adha.

TERLIHA TERLIHATT ribuan jemaah kota Rengat sedang mengikuti prosesi jalannya shalat Idul Adha.

CAMA CAMATT Rengat, Idham Muhammad bersama ribuan jamaah ketika akan menyelenggaraan shalat shalat Idul Adha.

WAKIL Bupati Inhu, bersama Ketua DPRD Inhu, Drs. Ahmad Arif Ramli, Kapolres Inhu, AKBP. Aris Prasetyo beserta ribuan jamaah Shalat Idul Adha dengan khusuk mendengarkan khutbah.

SEHABIS menunaikan shalat, Wabub bersama Ketua DPRD, kapolres Inhu bersalam-salaman dengan masyarakat guna saling memaafkan.

SEKRET ARIS Daerah Inhu, R. Erisman bersama pengurus ikatan keluarga tiong hoa Inhu berjalan menuju Kediaman Wabub untuk mengikuti SEKRETARIS rangkaian acara open house bersama.

TERLIHA TERLIHATT maasyarakat bersama anak-anaknya sedang mengambil hidangan di kediaman Wakil Bupati pada saat open house hari raya Idul Adha.

WABUB Inhu saat menyambut kehadiran masyarakat atau keluarga tiong hoa Rengat saat bersilaturahmi ketika open house.

SETDA Inhu R. Erisman bersama beberapa pejabat dan pengusaha Inhu saat bersilaturahmi pada acara oven house hari raya Idul Adha 1434 Hijriah.


BANGKINANG TERKINI

Hotline Biro Kampar Netty Mindrayani 08127614621 better.birokampar@gmail.com

Menuju Zero Kemiskinan

17

SENIN, 28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

ADVERTORIAL PEMERINTAH KABUPATEN KAMPAR

 Sukseskan Lima Pilar :

Camat dan Kades Diminta Gelar Rapat Mingguan BANGKINANG - Dalam upaya menyukseskan program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar, Bupati Kampar, H. Jefry Noer, SH meminta seluruh Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Kampar secara rutin menggelar rapat koordinasi mingguan yang tempat rapatnya digelar pada masingmasing desa secara bergiliran. ''Diharapkan dengan rapat koordinasi tersebut dapat dipantau berbagai keberhasilan dan kendala serta mampu menampung aspirasi masyarakat,''. Demikian diungkapkan Bupati Kampar, H. Jefry Noer, SH ketika memberikan arahan kepada Camat dan aparatur pemerintahan kecamatan serta Kepala Desa dan aparatur pemerintahan desa di Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar baru-baru ini. Jefry Noer berharap, agar jajaran pemerintahan tingkat kecamatan dan desa terus bersinergisitas dan mengedepankan kebersamaan untuk kemajuan masyarakat. “Jangan sampai terjadi lagi pameo buruk yang mengatakan Camat apa kata Camat, Kepala Desa apa kata Kepala Desa tanpa ada titik temunya”, tegas Jefry Noer. Dilanjutkan Jefry Noer dalam arahannya, bahwa bila suatu desa tak maju-maju maka yang salah adalah Kepala Desa, Camat, para Kepala SKPD dijajaran Pemkab Kampar dan yang terakhir yang salah baru Kepala Daerah atau tepatnya Bupati. Kepala Desa adalah ujung tombak Bupati dan hendaknya seluruh Kepala Desa menyadari sepenuhnya bahwa atasan

Kepala Desa itu adalah Camat. Hirarkinya bila ada laporan berbagai kejadian dan kegiatan pembangunan di desa, maka Kepala Desa melaporkannya kepada Camat. Selanjutnya laporan tersebut ditindaklanjuti Camat dengan melaporkan hal yang sama kepada Bupati. Bila laporan berjenjang itu terjadi maka Bupati Kampar akan tahu pada kesempatan pertama apa yang terjadi di Kabupaten Kampar, tegas Jefry Neor. Dan untuk lebih menyuksekan program lima pilar pembangunan Kabupaten Kampar maka diharapkan kepada seluruh Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Kampar agar berdomisili di Ibukota Kecamatan atau di desa masing-masing. “Saya tak ingin lagi mendengar masih ada Camat dan Kepala Desa yang tidak berdomisili diwilayah kerjanya, bila itu masih terjadi maka Camat dan Kades harus bersiap-siap untuk menerima sangsi tegas”, papar Jefry Noer. Kepada para Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Kampar juga diharapkan agar membuat lahan percontohan pelaksanaan kegiatan pertanian terpadu di kompleks kantor Camat atau di kompleks kantor desa masing-masing. Lahan percontohan penerapan pertanian terpadu terasebut diharapkan akan lebih menggugah masyarakat untuk juga berbuat dan menerapkan konsep penerapan pertanian terpadu di areal pekarangan rumah masing-masing penduduk. Hingga setakat ini masyarakat Kampar itu masih memerlukan contoh nyata, ujar Jefry Neor.BETTER-hms

foto : humas

BUP ATI Kampar didampingi Ketua TP PKK Kampar sat menyalami kepala desa yang baru dilantik di Kecamatan XIII Koto Kampar. BUPA

Tahun 2014, BPTP Riau Lakukan Uji Varietas Bawang Merah  Di Desa Sungai Geringging BANGKINANG - Dijadualkan pada tahun 2014 mendatang, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Riau yang berkantor pusat di Padang Marpoyan Pekanbaru akan melakukan uji varietas tanaman bawang merah di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Pada pelaksanaan uji varietas tersebut akan dicoba empat jenis varietas bawang merah yang cocok ditanam pada lahan yang masuk kategori dataran rendah. Keempat varietas bawang merah tersebut akan diujicoba dengan bibit tanaman bawang merah yang berasal dari biji tanaman bawang. Demikian diungkapkan Kepala BPTP Riau melalui LO BPTP

Riau wilayah Kabupaten Kampar, Ir. Oni Okalinda ketika ditemui usai menghadiri acara penanaman perdana bawang merah yang ditaja Pemkab Kampar di Desa Sungai Geringging Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar belum lama ini. Ditambahkan Ono Okalinda bahwa BPTP Riau yang berada dibawah naungan Balitbang Pertanian pada intinya menyambut baik terobosan yang dilakukan Pemkab Kampar, khususnya pada kegiatan usaha budidaya tanaman bawang merah yang direncanakan akan ditanam pada areal seluas 13 Ha dan hingga setakat ini telah selesai ditanam pada areal 2,5 Ha. Khusus mengenai ujicoba empat varietas bawang merah

Potensi Wisata Kampar Dibukukan Tim Ekspedisi BANGKINANG KOTA Potensi wisata Kabupaten Kampar akan dibukukan oleh Tim Ekspedisi "Membukukan Indonesia", setelah mereka mengelilingi empat kabupaten/kota di Riau. Tim yang dipimpin Edy Sutrisno dan anggota Agus Arianto dan Sidik selama dalam perjalanannya menggunakan sepeda motor itu diterima Kepala Dinas Pariwisata, Syamsul Bahri yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Asril dan Kepala Seksi Bina Objek Dinas Pariiwisata Kampar M Saleh di Kantor Dinas Pariwisata Kampar di Bangkinang, Jumat (25/10/ 2013). Edy Sutrisno kepada wartawan mengatakan,

mereka melakukan ekspedisi ke seluruh Indonesia untuk membukukan Indonesia dalam bidang pariwisata. Dari ekspedisi ini mereka menulis tentang potensi dan objek yang ada di setiap daerah yang mereka kunjungi, mulai dari objek wisata, kuliner, tranportasi ke lokasi, arah aljalan, penginapan dan sebagainya. "Ini semacam guide book bagi masyarakat atau wisatawan yang ingin mengunjungi daerah tersebut," ujarnya. Untuk estafet pertama mereka mengelilingi

Pulau Sumatera, setelah itu dilanjutkan ke Pulau lain di Indonesia. Di Sumatera saja ada 151 kabupaten dan kota yang akan mereka kunjungi. Untuk satu kabupaten/kota mereka mengunjunginya selama 10 hari, sehingga kalau semua kota dikunjuungi maka butuh waktu sekitar 1510 hari atau sekitar empat tahun. Dijelaskan Edy, dalam sepuluh hari mereka berjalan berkeliling langsung menulis dan menjadikan buku. Untuk Riau mereka sudah mengunjungi Kabupaten Siak,

foto : netty

IS ISTTANA Gunung Sahilan turut akan dibukukan oleh Tim Ekspedisi 'Membukukan Indonesia’.

Pelalawan, Pekanbaru dan sekarang Kampar. Sehingga sudah empat buku guide yang mereka selesaikan. Bekerjasama dengan Pemkab masing masing daerah buku tersebut diterbitkan. Sementara itu Sekretaris Dinas Pariwisata Kampar Asril kepada wartawan mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasaama dengan tim ekspedisi "Membukukan Indonesia" ini karena dinilai membantu Kampar terutama dalam hal promosi wisata yang ada di Kampar. "Ini malah sudah kerjasama yang kedua kalinya, sebelumnya mereka menulis objek wisata di Kampar Kanan, sekarang akan menulis objek wisata di Kampar Kiri," ujarnya. Menurutnya, untuk kunjungan kali ini, tim ekspedisi akan menulis tentang air terjun Tebing Tinggi Desa Lubuk Binggau Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Bendungan Sungai Paku Kampar Kiri, Air Terjun Subayang Jaya di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Istana Gunung Sahilan, Tugu Ekuator dan sebagainya. Buku wisata ini selanjutnya akan disebarkan Pemkab Kampar ke berbagai hotel dan travel agent yang ada di Indonesia, dilokasi wisata seperti Candi Muara Takus dan Taman Pancing Mania di Desa Tanjung Alai. Kecamatan XIII Koto Kampar. "Karena Kampar sedang giat-giatnya mempromosikan potensi yang ada di Kampar maka kerjasama ini kita sambut baik," ulasnya. BETTER-netty

untuk dataran rendah yang bibitnya berasal dari biji tersebut dimaksudkan sebagai langkah awal untuk mendapatkan varietas bawang merah yang paling cocok untuk dikembangkan secara spesifik lokasi dan secara ekonomis menguntungkan, papar Oni Ekalinda. Ujicoba varietas yang bersifat adiktif tersebut direncanakan pada areal seluas 0,5 Ha sampai seluas 1 Ha pada lahan milik petani dan selama pelaksanaan kegiatan ujicoba varietas tersebut akan dikawal secara ketat oleh tim peneliti dari BPTP Riau. Tambah Oni Okalinda. Kepada Bupati Kampar, H. Jefry Noer, SH dan seluruh aparatur pertanian di Kabupaten

Kampar kami ucapkan selamat mengembangkan usaha budidaya bawang merah. “Semangat berusahatani itu perlu senantiasa didorong dan dengan semangat itu pula komoditi bawang merah terus dikembangkan di Kabupaten Kampar”, tegas Oni Ekalinda yang merasa sangat gembira dan menyambut baik gebrakan Pemkab Kampar dalam pengembangan komoditi sayuran berupa bawang merah dan pada sisi lain BPTP Riau juga senantiasa siap memberikan inovasi teknologi spesifik dan menguntungkan dalam berusahatani yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para petani.BETTER-hms

Kampar Daerah Endemis Virus Filariasis BANGKINANG KOTA Kabupaten Kampar, Riau merupakan salah satu daerah endemis penularan virus filariasis (kaki gajah). Menyikapi itu, Dinas Kesehatan Kampar Senin ini (28/10/2013) akan melakukan kegiatan POMP II (Pemberian Obat Massal Pencegahan) terhadap penyakit ini diseluruh kecamatan yang ada. "Berdasarkan SDJ (Survey Darah Jari ) Tahun 2005 maka tercatat Mikrofilaria Rate (MF Rate) di Kampar sebesar 2,3 %, maka akan dilakukan POMP II (Pemberian Obat Massal Pencegahan) penyakit ini di seluruh kecamatan yang ada, " kata Kepala Dinas Kesehatan Kampar H Herlyn Rahmola didampingi Kepala seksi Pemberantasan Penyakit Menular, Rahmad kepada wartawan, Sabtu (27/10/ 2013) di Bangkinang. Kegiatan ini merupakan program Nasional sebagai upaya pemerintah dalam mengatasi dan penanggulangan Filariasis. Dari tahun 2005 hingga tahun 2012 lalu, kasus yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan, ada 11 Kecamatan endemis filariasis dan berdasarkan hasil laporan kasus kronis yg dilaporkan sampai dengan tahun 2013 secara kumulatif ditemukan sebanyak 14 kasus filariasis. Pemda bertekad terus berupaya menurunnya Mikrofilaria Rate < 1% di 21 kecamatan dengan melakukan upaya pencegahan dan membatasi kecacatan penderita karena filariasis tersebut. Lebih lanjut Herlyn mengatakan, POMP II

foto : net

FILARIASIS

dilakukan diseluruh kecamatan di Kabupaten Kampar secara serentak di 30 Puskesmas dan 450 Posyandu di Kabupaten Kampar. Pada kegiatan POMP I tahun 2012 lalu, pihaknya melakukan pengobatan massal dengan persentase cakupan POMP I filariasis sebanyak 87% diseluruh wilayah di Kabupaten Kampar. “Tahun 2013 ini kita bertekad agar kegiatan Eliminasi Filariasis ini dapat melebihi target cakupan POMP I filariasis tahun 2012 lalu dan direncanakan akan dipantau langsung oleh Bupati Kampar,” ungkapnya. Untuk pendistribusian obat-obatan POMP II ini sudah stanby di seluruh Puskesmas dan Posyandu diseluruh kecamatan di Kabupaten Kampar. Herlyn menghimbau dan mengajak masyarakat

hari ini untuk mendatangi Puskesmas dan Posyandu terdekat untuk mendapatkan pengobatan POMP II tahun 2013 ini. “Sebagai sosialiasi kepada masyarakat, selain kita mengajak langsung, kita juga telah menyampaikan informasi ini melalaui puskesmas, rumah ibadah dan RT/RW setempat, sehingga target pencapaian POMP di Kampar terialiasi sesuai dengan target,” kata Herlyn Ia jelaskan, Filariasis atau penyakit kaki gajah ini merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filarial yang menyerang saluran dan kelenjer getah bening yang dapat merusak system limfe dan menimbulkan pembekakan pada tangan kaki, gladula mammae dan scrotum yang menyebabkan penderita cacat seumur hidup.BETTER-netty


18

SENIN

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

EKONOMI KERAKYATAN

VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KABUPATEN KAMPAR JANGKA PANJANG 2025 VISI "Mewujudkan Kabupaten Kampar Negeri Berbudaya, Berdaya Dalam Lingkungan Masyarakat Agamis Tahun 2025'' 1.

2.

3. 4.

5.

MISI Mewujudkan sumber daya Manusia yang beriman dan bertaqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan dalam bingkai budaya luhur masyarakat Kabupaten Kampar. Meningkatkan manajemen dan kemampuan apatur dalam rangka pengelolaan aset daerah, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Pembangunan ekonomi rakyat yang berbasis pertanian dan sumber daya lokal dengan orientasi agribisnis dam agroindustri. Mendorong pertumbuhan investasi secara terpadu dan terkait antar swasta, masyarakat dan pemerintah baik berskala lokal dan regional maupun internasional. Menuwudkan pembangunan kawasan yang seimbang dan dapat menjamin kualitas hidup dan nilai budaya masyrakat secara berkesinambungan.

Kemenag Kampar Adakan Seleksi Penyuluh Teladan se Kampar KAMPAR – Jika tidak ada aral melintang, Kementerian Agama Kabupaten Kampar melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) hari Senin (28/10/2013) akan mengadakan acara Seleksi Penyuluh teladan se Kabupaten Kampar. Demikian dikatakan Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Syafrizal Aziz didampingi Ketua Panitia H Basri SAg hari Jum’at (25/10/2013) di ruang kerjanya. Syafrizal mengatakan, acara seleksi Penyuluh teladan ini merupakan acara yang pertama kalinya dilaksanakan di Kab. Kampar bahkan di Provinsi Riau. Yang mana acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keilmuan para Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga cita-cita kita dalam mewujudkan generasi yang Islami dapat terealisasikan. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk memilih Penyuluh Agama Islam Teladan di tingkat Kab. Kampar, dan memotivasi seluruh Penyuluh Agama Islam untuk melaksanakan tugas Bimbingan, Penyuluhan dan Pendidikan Agama pada Masyarakat dengan penuh ketekunan dan pengabdian serta mewujudnya pelaksanaan Bimbingan, Penyuluhan dan Pendidikan Agama pada Masyarakat yang baik dan berkesinambungan dengan harapan terwujudnya peningkatan kualitas Penyuluh Agama Islam di Kab. Kampar, harap Syafrizal. Sementara itu, Ketua Panitia acara Seleksi Penyuluh Teladan tahun ini H Basri SAg mengatakan, dasar dari kegiatan ini adalah Surat Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Nomor : 219 Tahun 2013 Tentang Peserta, Panitia, Nara Sumber dan Moderator kegiatan Seleksi Penyuluh Teladan tahun 2013. Adapun jumlah peserta yang akan mengikuti acar ini sebanyak 220 orang Penyuluh, yang mana acara ini akan dilaksanakan sehari penuh di Hotel Bangkinang Baru, Kec. Bangkinang Kota, jelasnya. BETTER-alan

foto : netty

MAHRUSI Camat Koto Kampar Hulu dan Pengurus TP PKK Kabupaten Kampar meninjau kebun PKK dan Kantor Camat belum lama ini.

 Kembangkan Usaha, Tambah Pendapatan

Staf Kecamatan dan PKK Kecamatan Juga Berkebun BANGKINANG - Program ekonomi kerakyatan pemerintah Kabupaten Kampar terus menggeliat. Tidak saja masyarakat petani yang bersemangat mengembangkan usaha menambah pendapatan, TP-PKK dan starf kantor Kecamatan Koto Kampar Hulu juga turut ambil bagian. Meski tidak terlalu luas, namun ini menunjukkan bukti nyata keterlibatan secara aktif peran dari Camat dan Ketua PKK mampu menjadi contoh bagi masyarakat

untuk menyukseskan pilar kedua pemerintah Kabupaten Kampar. Mahrusi, Camat bersama istrinya selaku Ketua TP-PKK Kecamatan Koto Kampar Hulu, menunjukkan kebun sayur mayur milik staf kecamatan dan tanaman toga yang letaknya berdampingan di belakang kantor camat tersebut. "Kami sudah memulai menerapkan program pemerin-

tah, meski belum berorientasi bisnis, namun paling tidak kami bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sayur mayur tidak lagi membeli," kata Mahrusi saat kunjungan TP-PKK Kabupaten Kampar minggu lalu. Tanah yang subur ini, kami manfaatkan untuk menanam berbagai macam sayuran seperti bayam, kangkung, terong, daun ubi, pisang dan berbagai macam obat-obatan,

tambah dia. Ny Jasniwarti Herlyn mewakili Hj Eva Yuliana, SE, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar bersama pengurus lain, Yusnani (Sekretaris), Ny Dahlan, Murniati Sudiarto, Ketua Pokja I, melihat langsung kebun sayur hasil karya Camat dan stafnya juga Toga PKK itu. Jasniwarti menyatakan bangga atas peran aktif PKK dan Camat. "Kami kagum atas

semua ini, sebagai bukti nyata adanya geliat pembangunan di bidang ekonomi wujud dari program pemda Kabupaten Kampar," ujarnya. Ia berharap supaya itu dapat ditiru dan menjadi contoh bagi Camat dan PKK yang lainnya. "Ini bukan sekedar ucapan dimulut saja, tetapi telah dibuktikan, mudah-mudahan dapat dilakukan secara kontinyu," ucapnya. BETTER-netty

Jembatan Sei Timek Desa Sungai Lipai Ambruk

foto : netty

KONDISI Jembatan Sei Timek rusak menyebabkan arus lalin macet sepnjang 300 M di Desa Sungai Lipai Kecamatan Kampar. Kiri.

GUNUNG SAHILAN - Jembatan Sei Timek Desa Sungai Lipai ambruk, akibatnya jalur lintas Tengah Pekanbaru-Kuansing Putus, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Paur Humas Ipda Deni Yusra saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (25/10/ 2013) siang, menghimbau kepada pengguna jalan yang akan melalui jalur itu agar menggunakan jalur lain terutama bagi kendaraan roda enam keatas. Deni menyampaikan, kondisi jembatan yang rusak tersebut menyebabkan arus lalu

lintas macet, namun berkat kesiagaan anggota dari Satlantas Polres Kampar dan Polsek setempat telah berada dilokasi untuk mengatur jalur arus lalu lintas dan mengarahkan kendaraan mencari jalur alternatif. “Dari informasi dilapangan bagi pengguna kendaraan roda dua dan mobil pribadi masih bisa melewati jembatan darurat. Namun sebaiknya masyarakat lebih baik memilih jalur alternatif saja untuk keamanan dan keselamatannya,” ujarnya. BETTER-netty

Warga Desa Penghidupan Keluhkan Maraknya Peti KAMPAR KIRI TENGAH - Mulai beroperasinya Penambang Emas Tanpa Izin, atau yang kerap disebut dengan PETI di sepanjang aliran Sungai Kampar di Desa Penghidupan Kecamatan Kampar Kiri Tengah dikeluhkan warga setempat. Dari pantauan BETTER Sabtu (26/ 10/2013) di lokasi tempat para penambang liar beroperasi, sedikitnya ada 15 rakit berukuran besar yang beroperasi menyedot tanah di tepian sungai Kampar untuk mendapatkan emas, namun sayangnya kedatangan BETTER bersama anggota Linmas Desa Penghidupan sudah diketahui oleh para penambang liar ini, terbukti tidak satupun pekerja di lokasi bisa dijumpai, hanya rakit rakit kosong terlihat di pinggiran sungai. Padahal menurut anggota Linmas biasanya mereka beropesi setiap hari dan akibat ulah mereka banyak warga yang mengadu ke desa karena merasa terusik dengan kehadiran para penambang liar tersebut, apalagi warga nelayan ikan yang sehari-harinya menggantungkan hidupnya di aliran sungai

Kampar sebagai nelayan pencari ikan. Laporan warga adanya PETI di Sungai Kampar memaksa Kepala Desa Penghidupan Indrawati bertindak cepat dengan melayangkan surat kepada para penambang emas tanpa izin agar menghentikan aktivitasnya sebagai penambang liar, karena sangat merugikan masyarakat pencari ikan. Diungkapkan Kepala Desa Pengidupan Indrawati bahwa mereka bukan merupakan warga Penghidupan, tapi mencoba mencari peruntungan di sini tanpa memikirkan sebab akibatnya, karena sudah merusak lingkungan dan merusak pencaharian nelayan pencari ikan. ''Bahkan kami sudah perintahkan anggota linmas untuk terus memantau keberadaan peti agar mereka tidak semena mena merusak lingkungan,'' ungkapnya. Indrawati juga meminta kepada pihak kepolisian mau-

pun dinas terkait untuk segera melakukan tindakan tegas, karena selain di desa Penghidupan di sepanjang sungai Kampar desa Simalinyang sudah marak sejak dulu, dan sekarang mereka mulai merambah ke desa Penghidupan, kalau ini di biarkan bukan saja ekosistim sungai yang mereka rusak, tapi warga pencari ikan juga terancam kehilangan pekerjaan. ''Kami mengharapkan keterlibatan semua pihak untuk memberantas peti di aliran Sungai Kampar dari mulai Desa Simalinyang, Pengidupan hingga Desa Gunung Sahilan, bahkan menurut informasi mereka pemilik rakit bukanlah orang Penghidupan, tapi orang dari luar yang datang tanpa permisi,'' paparnya membeberkan sekaligus meminta agar aparat kepolisian segera bertindak tegas dalam mengusir para penambang liar di wilayah desa Penghidupan.BETTER-roni

foto : roni

SALAH satu rakit milik penambang emas tanpa izin di aliran Sungai Kampar Desa Penghidupan Kampar Kiri Tengah.


PILAR TERKINI

SENIN

19

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

5 Pilar Pembangunan Kabupaten Kampar 2011-2016 :

1. Peningkatan Akhlak dan Moral 2. Meningkatkan Ekonomi Kerakyatan 3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia 4. Meningkatkan Pelayanan Kesehatan 5. Meningkatkan Infrastruktur

Aspirasi Rakyat Redaksi Harian Berita Terkini menyediakan kolom untuk masyarakat pembaca yang memiliki uneg-uneg untuk disampaikan kepada media ini tanpa menyinggung SARA,,dengan santun, beretika dan membangun. Redaksi ini tidak akan memuat ASPIRA yang menghujat dan mencaci maki. Penulias harus mencantumkan identitas jelas. Pesan ASPIRA dapat disampaikan ke email : mindrajani@gmail.com dan better-birokampar@gmail.com PAK Bupati kampar tolong tertibkan warnet-warnet yang ada di kecamatan Tambang,karena banyak masyarakat dan anak kecil yang salah gunakan untuk judi Online,ini sangat meresahkan sekali bagi kami sebagai Orang tua pak, Dari masyarakat Tambang KAMI Kepada Dinas perhubungan dan Polantas kabupaten Kampar tolong diberikan Rambu-Rambu Lalu lintas di Setiap Penyeberangan Anak sekolah yang berada di pinggir jalan raya pekanbarubangkinang terutama di Kec,Tambang karena sudah banyak terjadi kecelakaan Berlalu lintas yang di alami pelajar dan Guru khaidir masyarakat Sei Pinang REDAKSI Harian Berita Terkini menyediakan kolom nyanyah. Diperuntukkan kepada masyarakat Kabupaten Kampar yang ingin berpartisipasi dalam cerita sehari-hari yang ditemui, sebagai sarana menuangkan celotehceloteh kosong untuk semua kalangan tanpa maksud tendensius. Kolom itu diisi bebas bagi siapa saja yang ingin bercerita, menyangkut cerita-cerita lucu dan mengandung nasehat tanpa menyebut siapa orang yang dimaksud. Jadi siapa saja boleh mengisi untuk mengangkat bahasa-bahasa ocu oleh orang ocu, atau orang luar yang mengerti bahasa ocu. Berisi guyonan untuk menarik minat baca pembaca karena kolom khusus untuk masyarakat Kampar. Yang menulis nyanyah bukan berarti isi ceritanya tentang penulisnya demikian, itu adalah gambaran untuk umum.(Redaksi)

foto : netty

BUP ATI Kampar H Jefry Noer SH mengunjungi Desa Aur Sati Kecamatan Tambang baru-baru ini. BUPA

 Malam Ini, Putaran II Divisi III Liga Indonesia Zona Riau

PS Kampar Minimal Harus Tahan Imbang PS Duri BANGKINANG-Klub kebanggaan masyarakat Kampar minimal harus bisa menahan imbang PS Duri pada laga terakhir Grup V Putaran II Divisi III Liga Indonesia Zona Riau, malam ini Senin (28/10). Kick off laga ini dimulai pukul 20.00 WIB di Stadion Tuanku Tambusai Bangkinang.

Pasalnya, PS Bina Bakat yang menahan imbang PS Kampar 1-1 pada Sabtu (26/10) malam lalu sukses mengalahkan PS Duri 2-0 dilaga kedua Grup V, Minggu (27/ 10/2013) sore. Dengan demikian Bina Bakat merupakan klub pertama dari Grup V yang telah memastikan lolos ke Putaran III atau putaran

Kades Desa Baru Ajak Warga Galakan Penghijauan SIAKHULU - Kepala Desa Desa Baru M Haris Chaidir mengajak warganya untuk menggalakkan penghijauan di lingkungan rumah, jalan poros dusun, lingkungan sekolah maupun di perusahaan di wilayah Desa Baru. Ajakan tersebut tidak sekedar himbauan tapi langsung dimulai Jum'at (25/10/

2013) bersama warga dengan menanam langsung beberapa jenis pohon yang terdiri dari mahoni, matoa, durian dan lainnya di sepanjang jalan poros dusun 1 dan lingkungan sekolah MTs Al-Islam Desa Baru sebagai permulaan. Dijelaskan Kepala Desa Baru M Haris Chaidir bahwa ini adalah sebagai bentuk

“Nyanyah Uwang Ocu” Oleh: Arianto (Kontributor Better Kampar) Ocu Pamasang Nomor ADO Sajagok jagok pak polisi manangkok uang nan mamasang nomor,lobio jagok pulole nyo manyamondok nyo ndak pakai tulis do kini sanak cukuik pakai sms ajonyo salosai,banyak nan gilo uang tukang masang nomor go,balago motor ala jole di dalammotordu ado uang mati jo kasakitan,ndak lobatolongdo,malah kakojau kabalakang,pai Arianto manengok nomor BM motor du di uma condotujuo hampai dek potui umauang ala basalusu no umauagdu ikotio akibat mamasang nomor maleset uang nancondokogo sanak jan di patuikkanjuo nco menghayal tenggi bapo cagho pitikanbanyak usahondak omuo nan usahonyo hanyo manghayal gilo dek manghayal piti nak banyak awak sogan,nyo ghaso ghaso kan mandapek nomor,lai nan pagha,kek uang gilobatanyo juo nomor laisabaliok dule sanak!onta mano nan lobio para,awak ajo la nan manilai du,pagha tio kalw uang ala kecanduan mamasang nomorko,sojaknyo kikik kasaleo inyo sampai jo anak bini ndak normal do piti balanjo,nan parolu nyo bisa mantan joghek,omuonyo ba infak ka cino pado nyo bainfak ka masojik,kan iyo tiodu nga?

final Divisi III Zona Riau dengan koleksi 4 poin. Sementara penentuan klub yang lolos ke putaran final juga terjadi pada pertandingan kedua Grup IV yakni laga antara PS Pekanbaru vs PS Pelalawan. Laga ini digelar Minggu (27/10) yang mulai digelar pukul 20.00 WIB malam tadi. Dari grup ini PS

foto : roni

KADES Desa Baru M Haris CH bersama warga saat mengambil bibit pohon yang akan di tanam warga di Desa Baru.

kepedulian terhadap keberadaan hutan yang sudah mulai punah. Selain bertujuan untuk melestarikan kembali hutan sekaligus mengajak warga untuk memperindah lingkungan yang hijau dan asri di halaman rumah warga maupun di jalan jalan dusun. ''Ada sekitar 1000 bibit pohon yang kami sediakan untuk diberikan kepada warga agar bisa di tanam di sepanjang jalan dusun serta lingkungan sekolah, kalau nanti kekurangan bibit, warga bisa mengajukan melalui kelompok ke Dinas Kehutanan, karena kami yakin mereka setuju dengan program penghijauan,'' ujar Haris. Karena menurut Haris, manfaatnya tidak saja bisa tercipta lingkungan hijau dan sehat, tapi dapat memberikan pembelajaran kepada masyarakat melalui kesadaran untuk menanam pohon, bahkan bupati Kampar H Jefry Noer sering menyampaikan di setiap kesempatan agar masyarakat mau memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam pohon yang bisa menghasilkan. M Haris juga berharap agar program penghijauan lingkungan ini merata di setiap dusun dan warga juga mau mengembangkannya ke lahan perladangan mereka, atau paling tidak di sekeliling kebun warga di tanami pohon tanpa mengganggu tanaman yang sudah ada, karena para orang tua kita dulu sudah menanam pohon walaupun mereka tidak menikmati, tapi kita para anak cucunya yang menikmatinya, mungkin dulu mereka tidak pernah berpikir bisa menikmati pohon yang di tanamnya, mereka hanya berpikir anak cucunya kelak bisa menikmati buah dari apa yang mereka tanam, tandasnya mengingatkan warga untuk mencontoh para orang tua dulu yang menanam pohon untuk anak cucunya.BETTER-roni

Dumai Jaya yang telah memastikan diri lolos setelah mampu mengalahkan PS Pekanbaru 21 Sabtu (26/10/2013) sore lalu. Jika PS Kampar mampu menahan imbang PS Duri maka Zulfikri dkk akan menempati runer up Grup V. Dan jika menang maka Tim Serambi Mekkah ini akan menjadi juara Grup V. Seperti diberitakan, hanya juara dan runer up grup yang lolos ke putaran final yang akan tetap di gelar di Bangkinang mulai, Rabu (30/10/2013) besok. Ada dua Grup yakni grup IV dan Grup V yang digelar di Bangkinang Pelatih PS Kampar Nazaruddin kepada wartawan terkait peluang timnya mengatakan timnya harus mampu mencuri poin di laga terakhir putaran kedua nanti malam. "Ya, minimal harus bisa meraih satu poin," ucap Nazaruddin. Dikatakan, tim PS Kampar kemarin bisa memanfaatkan

waktu untuk istirahat setelah ditahan imbang PS Bina Bakat Sabtu kemarin. "Mudah-mudahan anak-anak kembali fit setelah bisa istirahat satu hari kemarin," ucap Nazarudin. Dari perhitungan diatas kertas ulas Nazar, PS Duri pada putaran pertama lalu dikalahkan PS Pelalawan. Sementara PS Pelalawan yang pernah beruji coba sebelum putaran pertama dimulai sukses dikalahkan PS Kampar. "Namun dalam pertandingan apa saja bisa terjadi," kata Nazar. PS Kampar dalam laga nanti malam kemungkinan masih menurunkan Delisman di posisi penjaga gawang. Kemudian dilini belakang diperkirakan akan diisi Zulfikri (C), M Mukhlis, M Ikhsan, M Izrol Alfajri. Sedangkan ditengah ada M Rifki , Wahyu Jelsal, Aldo Azmi Pratama, M Yusuf dan det striker Simon Satria S dan Aswendi Safetra. BETTER-netty

Grup V 1. PS Bina Bakat 2 1 1 0 3-1 4* 2. PS Kampar 1 0 1 0 1-1 1 3. 3. PS Duri 0 0 0 0 0-0 0 Bina Bakat telah dipastikan lolos ke Putaran Final Zona Riau

TNI dan Polri Bantu Warga Terkena Angin Puting Beliung KAMPAR KIRI HILIR - TNI dan Polri di wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hilir melakukan gotong royong bersama masyarat membantu warga yang terkena angin puting beliung, di Desa Sei Simpang Dua Kabupaten Kampar, Jum'at (25/10/2013). "Jum'at pagi, sekitar pukul 08:30 WIB, warga Desa Sei Simpang Dua telah dilaksanakan kegiatan gotong royong bersama TNI/POLRI dalam rangka bakti sosial untuk membantu warga yang rumahnya terkena angin puting beliung," ujar Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir IPTU Nurman, Minggu (27/10/2013). Kegiatan bakti sosial ini juga dihadiri langsung oleh

Sekcam Kampar Kiri Hilir M Salem, Danramil Kampar Kiri Kapten Inf Kharidon Sitio, Kades se kecamatan Kampar Kiri Hilir, anggota Polsek dan Koramil dan anggota Satpol PP kecamatan Kampar Kiri Hilir. "Lebih kurang 60 orang yang ikut ambil bagian dalam bakti sosial dalam membantu warga yang terkena musibah angin puting beliung," jelas mantan Kapolsek Bangkinang Koto ini. Ia katakan, kegiatan bhakti sosial sebagai bentuk perhatian jajaran kepolisian dan TNI terhadap warga, karena dalam hidup kita wajib saling tolong menolong, supaya tercipta kerukunan dan kedamaian.BETTER-alan

Polres Kampar Kerahkan Personil Sukseskan Operasi Zebra 2013 BANGKINANGKOTA Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono menjadi irup pada apel gelar pasukan operasi zebra tahun 2013 di Lapangan Mapolres Kampar, Jumat (25/ 10/13). Pada kesempatan itu, Kapolres mengajak semuah komponen masyarakat untuk berperan serta dan berpartisipasi sebagai pelopor keselamatan berlalulintas dan membudayakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama. "Mari sama-sama kita berperan aktif dan ikut

berpartisipasi sebagai pelopor keselamatan berlalulintas,"terang Kapolres. "Mulai saat ini kita semua dapat berperan serta untuk berpartisipasi sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan kita bersama. Hal ini adalah upayaupaya meningkatkan kesadaran berlalulintas dan berperan aktif dalam kegiatankegiatan kemanusiaan untuk menurunkan angka kecelakaan lalulintas,"ujarnya. Sebelumnya ketika mem-

bacakan amanat Kapolda Riau Brigjend Pol Condro Kurono, Kapolres menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh personil untuk dilaksanakan, yaitu: laksanakan tugas dengan profesional, proporsional dan humanis dengan 3S, jalin hubungan kerjasama dengan instansi lain dalam melakukan penindakan, kedepankan keselamatan masyarakar pengguna jalan dalam melakukan penindakan hukum di jalan raya, pemeriksaan kesehatan pengemudi, penanganan terhadap lima

faktor resiko utama plus yaitu bagi pelanggar pengunaan helm bagi pengendara sepedamotor, pelanggar pengunaan sabuk keselamatan, pelanggar batas kecepatan, pelanggar yang mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk, dan pelanggar pengunaan telepon seluler saat mengemudikan kendaraan. Dikatakannya bahwa selama operasi patuh 2013, yang dimulai 4-7 juli 2013 selama 14 hari telah dilakukan tindakan dengan jumlah pelanggaran 326 perkara, 36

teguran, 288 perkara, lakalantas 7 kasus, meninggal dunia 2 orang, luka berat 12 orang, luka ringan 6 orang, kerugian materil Rp64 juta. "Untuk beberapa hari kedepan Operasi zebra rencananya dilaksanakan pada 28 oktober sampai 10 november 2013,"tuturnya. Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh para perwira dan bintara Polres Kampar, para kapolsek di wilayah hukum Polres Kampar serta perwakilan instansi Pemkab Kampar. BETTER-rtc


20 Zulkarnaini: Tolak Pengurus SP-KMPT DUMAI - Kisruh Pemilihan Ketua Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SPKMPT) PT. Pertamina RU II Dumai akhirnya menyeruak hingga ke eksternal. Pasalnya, hasil pemilihan ketua dan sekjen, dua pekan lalu yang dimenangkan oleh pasangan Seno Haryono - Mansyur, tidak diterima oleh sebagian anggotanya. Zulkarnaini, karyawan di bagian produksi perusahaan plat merah itu, melawan hasil pemilihan tersebut dengan menyurati pengurus SP-KMPT dan panitia penyelenggara pemilihan yang ditembuskan ke DPRD dan Disnakertrans (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi) Kota Dumai. “Di Pertamina terlalu banyak masalah. Hal tersebut selama ini ditutupi dan tidak terendus hingga ke luar. Misalnya hak normatif pekerja, seperti Jamsostek, upah lembur dan lain-lain, tidak pernah terangkat. Saya sudah menyurati pengurus untuk mengungkap itu. Buktinya, selama ini tak pernah digubris,” ungkap Zulkarnaini kepada sejumlah awak media, usai menggelar pertemuan bersama pihak Disnakertrans dan beberapa pengurus SP – KMPT pada Jum’at (25/10) siang kemarin. Lanjut Zulkarnaini, sementara, serikat pekerja tersebut setidak-tidaknya mengontrol hak-hak karyawan. Namun, pengurus Serikat pekerja selama ini dipegang oleh section head. Padahal, selevel itu tidak boleh lagi menjadi pengurus. “Ketua terpilih kan levelnya section head. Itu kan batal secara hukum. Sedangkan pengurus dengan berbagai dalilnya mengesahkan. Bagaimana persoalan-persoalan di Pertamina itu bisa diawasi. Ini tidak benar. Karena section head yang menduduki pengurus, sehingga anggota apatis. Ini sudah tidak sehat dengan perusahaan, saya ingin membangun perusahaan,” tegasnya. Selain itu, AD/ART seusai suksesi pemilihan, tidak pernah tersebar kepada anggota. Sehingga anggota tidak memahaminya. Zulkarnaini sudah menyurati beberapa supaya hak anggota terakomodir. “Kehadiran saya dianggap mereka sebagai boomerang. Karena, saya mengerti semuanya. Tujuan SP memonitor perusahaan, namun selama ini tidak ada yang menegur. Mereka memandang, poros bawah sebagai boomerang,” tuturnya. Dikatakan Zulkarnaini, tujuannya menembuskan surat terkait kekisruhan ini kepada DPRD dan Disnaker Dumai, supaya ada keadilan yang didapatnya. “Ini bukan karena pribadi saya. Tetapi sudah dikondisikan sedemikian rupa agar saya tidak masuk. Tidak mungkin saya langsung menyampaikannya keluar, saya persuasif dulu. Tapi saya tak tahan lagi. Saya juga punya etika. Apalagi ada unsur yang menghalang-halangi saya menjadi ketua,” sebutnya. Sementara, Selsius Saputra, Sekjen SP-KMPT menerangkan, keberatan Zulkarnaini sudah jelas, artinya hal tersebut adalah masalah interen SPKMPT dan harus diselesaikan oleh SPKMPT. “Adanya kejanggalan dalam pengurusan, mungkin karena ada kesilapan, tapi ini tidak boleh motong jalan. Pengurusan SP-KMPT hanyalah menjalankan amanat anggota, kalau ada perubahan atau keinginan, nanti akan disampaikan dalam rapat,” terangnya. Di saat bersamaan Zulkarna juga menambahkan, penolakan kepengurusan SP-KMPT, karena banyak permasalahan diinteren SP-KMPT dan ada hak-hak normatif pekerja yang tidak terealisasi namun tidak ditanggapi. “Kenapa hal ini saya buka seperti ini, karena sebelumnya sudah upaya penyelesaian secara internal, yang juga di hadiri GM Pertamina. Namun hingga kini tidak ditanggapi hal tersebut,” cetus Zulkarnaini. Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut, sempat terjadi adu mulut antara Zulkarnaini dengan pihak Disnaker, yakni M Fadly dan jajaran SP-KMPT. Karena pihak Zulkarnaini menilai, sebagai pihak fasilitator, Disnkaertrans dinilai berat sebelah dalam memfasilitasi pertemuan tersebut. Terkait hal itu, Kepala Disnakertrans Kota Dumai Drs Amirudin mengatakan dalam permahalahan SP-KMPT, pihaknya hanyalah memfasilitasi dan memediasi, guna mencari solusi dari perselisihan interen SP-KMPT dengan menggelar pertemuan antara anggota yang tidak menerima pengurusan SP- KMPY yang baru dengan pihak pengurus. Sehingga, pada pertemuan ini pihaknya tidak punya wewenang untuk memutuskan dan juga tidak ada keberpihakkan. Sementara, Ketua Penyelenggara Pemilihan Syahkundiar mengatakan, Zulkrnaini tidak memenuhi persyaratan. Dia bagian dari anggota yang tidak puas terhadap proses pencalonan dan hasil pemilihan. “Zulkarnaini mendaftar kepada kami panitia. Kami sampaikan, calon Sekjennya tidak dapat, karena mengajak karyawan yang mau pensiun. Kemudian menggantinya dengan karyawan yang belum pernah jadi pengurus. Ini tidak cukup sarat,” terangnya kepada wartawan. Dari lima kandidat yang mendaftar, lanjutnya, hanya dua pasang yang memenuhi sarat. Artinya, tiga pasang dinyatakan gugur dan dua pasang melaju ke pemilihan. Dari 1.014 daftar pemilih tetap, 65 persennya menunaikan hak pilihnya. “Pemilihannya secara langsung yang tersebar di 10 TPS,” tukasnya. Better, Cahaya Putra

SENIN

DUMAI

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

Disnakertrans Awasi Proses Rekrutmen Naker DUMAI - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai terus mengawasi proses rekrutmen tenaga kerja (Naker) di perusahaan swasta se-Kota Dumai. Hal ini dilakukan agar perusahaan mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2004 tentang Kuota Penempatan Tenaga Kerja Lokal. Demikian dikatakan Kepala Disnakertrans Kota Dumai Drs Amiruddin kepada Berita Terkini, akhir pekan kemarin. Dijelaskannya, dalam Perda tersebut tercantum persentase serapan tenaga kerja melalui rumus 70/30. Artinya perusahaan harus melakukan rekrutmen dengan perbandingan 70 persen tenaga kerja lokal dan 30

persen tenaga ahli yang boleh didatangkan dari luar. “Disnakertrans Kota Dumai terus mengawasi proses rekrutmen naker di perusahaan swasta. Hal ini dilakukan agar perusahaan mematuhi Perda Nomor 10 tahun 2004 tentang Kuota Penempatan Tenaga Kerja Lokal,” katanya. Selain menegakkan Perda No.10 Tahun 2004, pemerintah melalui Disnakertrans Kota Dumai telah menandatangai Momorandum of Understanding (MoU) bersama sejumlah perusahaan besar di Kota Dumai. Dalam MoU disebutkan perusahaan wajib melaporkan kebutuhan nakerkepada Disnaker disamping melaporkan naker yang ada, perusahaan

diminta melibatkan Disnaker dalam merekrut naker baru. Menurut Amiruddin, terobosan yang dilakukan Disnakertrans membuahkan hasil. Hal ini dapat dilihat dari kepatuhan perusahaan menjalankan Perda No.10 Tahun 2004 serta tunduk terhadap MoU yang telah disepakati bersama. Hasilnya banyak perusahaan membuka kesempatan kerja untuk menekan angka pengangguran di Kota Dumai. “ Seperti yang dilakukan PT KLK Kota Dumai, perusahaan tersebut dalam waktu dekat akan merekrut tenaga kerja sebanyak 90 orang. Dari jumlah tersebut dipastikan 85 persen putra daerah. Selain PT KLK, sebelumnya PT SDS dan

Pertamina RU II juga sudah melaksanakan perekrutan naker sesuai dengan MoU. Dan masih banyak lagi perusahaan yang sudah menjalankan aturan itu,” sebut Amiruddin. Dan dari data Disnakertrans Kota Dumai, hingga April 2013, angka pencari kerja di Kota Dumai sekitar 3.500. Jumlah itu jauh menurun dibandingkan tiga tahun yang lalu yang angkanya mencapai 8.000 jiwa. Meskipun masih relatif tinggi, namun angka pengangguran di Kota Dumai dari tahun ke tahun terus menurun. Aksi lain yang telah dilakukan, tutur Kepala Disnakertrans Dumai, melaksanakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi diri bagi calon

tenaga kerja yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Dumai dan diselenggarakan bekerjasama dengan beberapa Perusahaan. Tujuannya setelah mengikuti pelatihan, pencaker memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai yang dibutuhkan perusahaan. “ Pelatihan keterampilan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) adalah upaya untuk membangun kompetensi tenaga kerja yang memiliki daya saing guna perluasan kesempatan kerja. Dan yang lebih utama lagi, bagaimana kita dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan pada pencari kerja agar mandiri,” pungkas Amiruddin. Better, Cahaya Putra

DPC Ikaboga Dumai Dikukuhkan

Wako: Selera Konsumen Perlu Dijaga DUMAI – Kunci sukses kuliner, "Jangan Pertahankan Selera Diri Sendiri, Tapi Bagaimana Menjaga Selera Konsumen", sehingga para pelanggan/ konsumen akan jatuh hati pada makanan/minuman yang disajikan. Demikian disampaikan Walikota Dumai Khairul Anwar saat menyampaikan sambutan dihadapan para pengurus Ikaboga Dumai yang baru saja dikukuhkannya, akhir pekan kemarin. “Pada usaha kuliner, yang terpenting ialah bagaimana menjaga selera konsumen dan jangan sampai kita mempertahankan selera diri sendiri,” kata Wako. Keberadaan Ikaboga, sebut Wako, merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam gerak langkah pembangunan di Kota Dumai. Hal ini terlihat, dari salah satu misi Ikaboga yakni menyelenggarakan berbagai kegiatan yang non politik, mandiri dan bebas aktif dengan melibatkan masyarakat secara perorangan/melalui organisasi serta menggalang kerjasama dengan pemerintah dan dunia usaha. “Merupakan mitra pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang boga dan jasa boga,” sebut Wako. Untuk itu, Walikota berharap, dengan telah dikukuhkannya Ikaboga Dumai, dapat lebih memperkenalkan kulinerkuliner tempatan, Melayu yang penuh dengan cita rasa dan kelezatan yang tak kalah dengan daerah lain. “Saya juga mengucapkan selamat kepada pengurus Ikaboga yang telah dilantik dan saat ini dikukuhkan. Semoga

WAKO DUMAI menyerahkan bendera organisasi kepada Ketua DPC Ikaboga Dumai Hj Syarifah Rafida Mustafa.

organisasi ini mampu memerkenalkan kuliner Dumai ke masyarakat luas,” harap Wako. Sementara, Ketua DPD Ikaboga Provinsi Riau Dinawati mengatakan, dari 12 kabupaten/kota yang ada di Riau, Kota Dumai yang pertama dikukuhkan DPC Ikaboga-nya, sementara yang lainnya masih dalam proses. Dijelaskan Dinawati, Ikaboga di Indonesia telah

berdiri sejak 26 tahun yang lalu, tepatnya pada 03 Desember 1987. Gagasam itu dimulai dari sub konsesium memasak dan jasa boga, sehingga didirikanlah sebuah organisasi profesi yang menangani ahli boga di Indonesia. “ Tujuan Ikaboga adalah untuk mengamalkan dan menyebarluaskan pengetahuan dan keahlian boga bagi masyarakat agar tercipta suatu masyarakat

boga yang profesional yang berdaya saing baik di tingkat nasional maupun international dan Mengangkat keanekaragaman, keunikan dan kelezatan cita rasa masakan di seluruh daerah,” jelas Dinawati. Tugas utama Ikaboga, lanjutnya, melestarikan resep masakan peninggalan nenek moyang, karena merupakan budaya dan indentitas serta potensi daerah yang berharga.

Mengembangkan aneka ragam masakan/minuman, sehingga bisa mengikuti perkembangan masakan dan selera masyarakat modern. “ Upaya yang telah kita lakukan ialah melakukan pendataan makanan khas Melayu kabupaten/kota seRiau,” ungkapnya seraya berkata, saat ini pihaknya tengahmenyusun buku resep masakan khas Melayu Riau. Better, Cahaya Putra

Dari 32 Usaha Karaoke, Hanya 19 Miliki Izin Resmi DUMAI – Berkembangnya bisnis hiburan di Kota Dumai, menunjukkan perkembangan Kota Dumai menjadi kota maju. Namun sayang, dari 32 tempat hiburan karaoke yang terdata oleh Pemerintah Kota Dumai, hanya 19 yang memiliki izin resmi dari Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) Kota Dumai. Sisanya, 13 tempat karaoke, dinyatakan tidak mengantongi izin dari BPTPM Kota Dumai. Demikian disampaikan Kepala BPTPM Kota Dumai Hendri Sandra kepada wartawan, Sabtu (26/10) kemarin. “Tumbuh suburnya usaha karaoke di Kota Pengantin Berseri, tentunya menjadi sorotan dari berbagai

kalangan masyarakat. Untuk itu, kami selaku instansi yang membidangi perizinan, sudah memberikan batasan terkait usaha karaoke di kota ini. Makanya, bagi yang belum memiliki izin resmi, akan kami tindak tegas,” katanya. Untuk menindak tegas, lanjut Hendri, pihaknya akan bekerjsama dengan Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) kota Dumai. Satpol PP akan terjun langsung ke lapangan dan melakukan tindakan bagi usaha karaoke yang belum memiliki izin resmi. “ Rekomendasi untuk melakukan tindakan oleh Satpol PP sudah kita siapkan dan segara kita serahkan. Semua ini kita lakukan guna

menanggapi masukanmasukan dari masyarakat. Soal banyak pelaku usaha hiburan seperti karaoke yang semakin marak di kota ini,” ujar Hendri. Secara kasat mata, menurut Hendri, banyak ditemukan sejumlah lokasi yang izinnya bukan sebagai tempat karaoke, namun oleh pemiliknya dijadikan tempat usaha karaoke, seperti contohnya salon kecantikan. Padahal menurutnya, usaha salon kecantikan tidak dibenarkan menambah usaha karaoke. Karena, untuk mendirikan usaha karaoke ada kajian tim khusus dari instansinya. Jadi, tidak semena-mena izin itu keluar

begitu saja. “ Mendirikan izin usaha karaoke tidak segampang yang dipikirkan. Karena, untuk menjadikan tempat sebagai usaha karaoke itu harus melalui mekanisme berlaku yaitu dilakukan peninjauan dari tim khusus BPTPM. Kalau memang lokasi itu cocok dan sesuai kriteria maka izin untuk membuka usaha karaoke baru kita keluarkan. Sebaliknya, jika lokasi itu dinyatakan tidak cocok, maka izin tidak kita keluarkan,” paparnya. Demi mengantisipasi gejolak sosial dari pandangan masyarakat, Hendri menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk membantu memonitoring

usaha karaoke yag ada di Kota Dumai. Sebab, tanpa adanya kerjasama yang baik dari masyarakat, maka tidak terwujud Dumai sebagai kota yang kondusif. “ Kami sangat berterimakasih atas kritikan dan masukan dari masyarakat mengenai masalah usaha karaoke ini. Kritikan yang masuk menjadi pembelajaran pihaknya dalam menata iklim investasi di Kota Dumai. Saya merasa bangga dengan kritikan ini, karena masyarakat masih peduli dengan pertumbuhan pembangunan sektor bisnis hiburan karaoke di Kota Pengantin Berseri ini,” tukas Kepala BPTPM Dumai. Better, Cahaya Putra

Sanggar Media Gelar Lomba Baca Puisi Tingkat Pelajar dan Umum DUMAI - Walikota Dumai melalui Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kota Dumai H Eldar Afinta, Sabtu (26/10) kemarin, membuka kegiatan Lomba Baca Puisi Tingkat Pelajar SMP/SMA dan Umum yang digelar oleh Sanggar Media Dumai. Lomba yang ditaja dalam rangka Hari Sumpah Pemuda, dipusatkan di Gedung Sri Bunga Tanjung Pendopo, Jalan Putri Tujuh Dumai. Kepala Dinas Kebudayaan,

Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kota Dumai H Eldar Affinta mengatakan, lomba baca puisi bertujuan melestarikan seni budaya bangsa agar nilainilainya tetap eksis dan berkembang hingga generasi berikutnya. “Kegiatan ini juga untuk mengembangkan bakat dan kreatifitas anak di bidang sastra, khususnya puisi,” ungkap Eldar. Kadisbudparpora menambahkan, di era globalisasi dan sistem reformasi saat ini, beragam

jenis kesenian mengalir dan merambah di berbagai pelosok negeri. Ada cipta seni yang sesuai dengan budaya bangsa, tetapi tidak jarang pula seni yang seolah lepas kendali. Fenomena ini, disamping merupakan kemajuan, juga dapat membawa generasi muda terbuai dengan berbagai kegiatan yang dikemas dengan selogan seni. “Salah satu filter yang diharapkan mampu menyaring berbagai kemajuan bidang seni

tersebut dan tetap melestarikan seni-seni bangsa sendiri, memadukannya atau menyesuaikan dengan tatanan kehidupan masyarakat. Melalui even ini, diharapkan dapat menumbuhkembangkan bakat dan kreasi-kreasi generasi muda dengan tujuan untuk memperkenalkan, memajukan dan menunjukan jati diri masyarakat yang berbudaya Melayu di Kota Dumai dan menjadi wadah pembelajaran seni. Juga menjadi wadah untuk mengukur sejauhmana

apresiasi masyarakat terhadap seni,” jelas Eldar. Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Ikhlas Putra mengatakan, lomba baca puisi yang diselanggarakan Sanggar Media tersebut diikuti lebih kurang 112 peserta, mulai dari pelajar SMP dan SMA serta masyarakat umum. “Kegiatan lomba baca puisi ini dilaksanakan selama dua hari, Sabtu dan Minggu. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan dapat kita laksanakan setiap tahunnya,” ujarnya singkat. Better, Cahaya Putra


INHU, INHIL, SIAK

SENIN

28 OKTOBER 2013  NO. 547 TAHUN III

21

Upika Tualang Buka Tournamen Old Star PERAWANG- Pemerintah Kecamatan Tualang bersama unsur pimpinan Kecamatan (Upika) memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanan tournamen sepak bola kelompok umur 35 tahun keatas atau Old Star desa Perawang Barat tahun 2013.Iven ini dinilai tepat guna menjalin silaturahmi antar warga setempat. Demikian hal ini disampaikan Camat Tualang Zulkifli S Sos, saat pembukaan tournamen,akhir pekan kemarin. Hadir pada pembukaan Kapolsek Tualang Ajun Komisaris Polisi Nurhadi Ismanto, Kepala Desa Perawang Faizal SHi,Koramil Tulang, Babinsa, kadus, Caleg DPRD Siak dan DPRD Riau,Tokoh Masyarakat dan Ketua RW. Pembukaan tournamen ditandai dengan tendangan bola kearah gawang oleh Camat Tualang, Kapolsek Tualang, Kepala Desa Perawang Barat, Tokoh Masyarakat. Sementara kesebelasan pertama yang tampil Kesebelasan Rambut Perak RW 02 vs RW 06. “ Tournamen ini sangat bagus guna meningkatkan tali silaturrahmi antar warga. Karena selama tournamen para pemain RW akan saling bertemu dengan warga lain, sehingga saling kenal mengenal,”ujar Camat Tualang. Bahkan melihat antusiasnya masyarakat mengikuti tournamen, Camat Tualang merencanakan tournamen yang sama setingkat Kecamatan Tualang. “ Saya sudah delapan bulan menjadi camat belum terpikir saya buat tournamen ini, tapi melihat animo masyarakat, ajang seperti ini bisa kita buat tingkat kecamatan,”katanya. Kepala desa Perawang Barat Faizal mengatakan tournamen old star ini merupakan tahun kedua digelar. Tournamen ini diselenggarakan oleh pemuda pemudi desa Perawang barat,dalam rangka memasyarakatkan olah raga.” Kita berharap pelaksanaan tournamen tahun ini lebih baik dari tahun kemarin,”harapnya. Tournamen old star diikuti 13 tim perwakilan RW. Mereka digabung dalam empat grup sistem setengah kompetisi, Juara dan runner up lolos ke delapan besar. Pada pertandingan perdana tim kesebelasan Rambut Perak RW 02 mempecundangi juara tahun lalu RW 06 dengan skor 2-1.Pertandingan perdana juga merupakan ulang final tahun lalu, dimana RW 06 menang melalui adu finalti. BETTER-syaf

Pelajar Peras Pengendara Motor Ditangkap Polisi

TOWER di Jalan SMA ini terancam disegel warga.

Warga Ancam Segel Tower XL Jalan SMA Perawang PERAWANG- Warga di Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang mengancam akan menyegel tower XL yang berada di Jalan Arief Rahman Hakim atau Jalan SMA. Warga mengeluhkan tidak hidupnya lampu diatas tower dan kerusakan peralatan elektronik. “Sudah lama kita menyampaikan pihak XL agar lampu dihidupkan,karena ini sangat berbahaya, namun tak juga ditanggapi,”ujar Ketua RT 01/RW 03 Anton saat bertemu dengan teknikal suport Pro XL

Agus di warung reformasi, Sabtu (26/07). Anton mengaku heran sikap pengelola tower,yang kurang memperhatikan keselamatan warga sekitar. Padahal tower lain yang ada kota Industri Perawang lampu hidup semua. “Tower lampu tak hidup, riskan membahayakan keselamatan warga. Kalau sewaktu-waktu ada helikopter melintas bagaimana, semua warga kena dampaknya,” kata Anton. Tidak hanya persoalan lampu tower yang memiliki

ketigian sekitar 70 meter, sudah lama tidak dihidup, Anton juga warga mengeluh, kerusakan peralatan elektronik akibat hantaman petir. Warga meminta diganti rugi disegerakan,jangan ditunggu lama. “ Kami minta segera dipasang lampu dan peralatan rusak diganti.Jika tidak direspon kami akan menyegel tower, sampai tuntutan dipenuhi,”ancamnya. Salah seorang warga Sugiantara, mengaku akibat hantaman petir, peralatan elektronik miliknya rusak. Ia

sudah mengadukan ke pihak XL. “ Saya meminta segera diganti, paling lambat dua minggu kalau sudah lewat, tak usah diganti lagi,”katanya. Teknikal suport XL Agus yang dicecar keluhan dengan nada keras,terlihat sesekali menjawab.Ia mengaku hanya petugas dilapangan, tidak bisa memutuskan,namun pengaduan akan disampaikan kepada manajemen PT XL. AXiata. Terkait pemasangan lampu,tambahnya sudah pernah diganti,dengan model

yang lebih baik,namun tidak bisa hidup sebagaimana mestinya. “Kami akan memperbaiki,dua minggu akan kami usahakan meperbaiki.katanya,”katanya. Menyangkut kerusakan elektronik ada ganti rugi dari perusahaan,posesnya memakan waktu tiga bulan,buka dua minggu seperti sebelumnya.” Beberapa warga mengeluhkan, hal ini terlalu lama,kita akan menyampaikan kepada atasan,”janji Agus disaksikan sejumlah warga lain. BETTER-syaf

Massa Jati Rejo Lakukan Perlawanan Sampai Titik Darah Penghabisan

KANDIS- Tiga kawananan pemeras,diantaranya dua oknum pelajar ditangkap polisi karena terlibat pemerasan terhadap korban Dwi Purnama,warga Kecamatan Kandis,Sabtu (26/10). Ketiganya pelaku adalah Sup,sedangkan yang bersetatus pelajar adalah DD (17) dan MS.MS diduga sebagai otak pelaku pemerasan. Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan melalui Kapolsek Kandis Kompol Wawan membenarkan penangkapan terhadap empat orang,namun satu orang dilepas karena tidak terlibat. “ Tiga pelaku saat ini telah diamankan di Mapolsek Kandis dan sedang dalam pengembangan kasus tersebut,”ujarnya, Minggu (27/10). Ia menceritakan, pemerasan berawal saat korban akan pulang kerumahnya di SP 7 Buana sesampainya di Jalan CPO Div I Sei Rokan Desa Samsam Kandis,korban dihadang kawanan pelaku yang mengenderai sepeda motor,dan mengambil kunci sepeda motor korban. Kawanan pelaku meminta sepeda motor korban, tetapi korban tidak menyerahkan.Kemudian pelaku emosi, memukul korban dan meminta uang sebesar Rp 2 Juta, supaya sepeda motornya tidak diambil. Karena tidak memiliki uang lalu korban menyerahkan 2 unit HP jenis nexia milik pelapor dan nokia asha milik rekannya. Selanjutnya kawanan pemeras pergi meninggalkan korban,atas kejadian tersebut pelapor dirugikan sekira Rp 600.000.Polisi yang mendapatkan laporan langsung melakukan pencarian.Dengan dibantu warga ,akhirnya para pelaku berhasil ditangkap. BETTER-syaf

Biro Inhu Ali Usman Jefri Hadi Tri Herianto

0853 6503 6986 0852 6592 4586 0852 7140 0078 0852 6306 6111

Biro Inhil Markoni Hendry Age

0813 7804 8003 0852 6437 2086

PASIR PENYU- Massa Desa Jati Rejo, Sungai Air Putih, Serumpun Jaya dibantu massa dari Desa Batu Gajah, Sekar Mawar, Kembang Harum, Tanah Merah memadati simpang Siak Baru (SB) dilokasi areal kebun sawit PT Tunggal Perkasa Plantations (PT TPP). Sekitar 1.500 warga terlihat berkelompok-kelompok melakukan antisipasi secara bergelombang untuk menghadang aparat kepolisian Resort Indragiri Hulu (Inhu) yang di back up personil Brimob Polda Riau dan TNI-AD 0302 Inhu. “Ya, guna menghadang aparat sampai kelokasi warga melakukan penumbangan sekitar 10 pohon kelapa sawit di Blok L dan Blok K. Warga yang sudah di bekali senjata tajam siap melakukan perlawanan sampai titik darah penghabisan, karena ini menyangkut marwah kami yang sudah diinjak injak oleh BPN RI maupun BPN Inhu,”ujar aktivis pemuda Desa Jati Rejo,

Arsyad Glemboh, Minggu (27/ 10). Katanya, ,ereka melakukan pelegalan izin perpanjangan HGU PT TPP tanpa memperhatikan tuntutan masyarakat tentang kebun Plasma minimal 20 persen.”perusahaan tidak mau menjalankan keingan warga, maka kami juga akan memblokir kegiatan perusahaan,”jelas Arsyad. Untuk itu lanjutnya, digarda terdepan diposisikan kaum ibuibu dan anak-anak, selanjutnya para pemuda serta para orang tua. Semuanya sudah dibekali senjata seadanya. “Apapun yang terjadi, terjadilah. Kami sudah siap, biarpun kami harus terkubur disini bersama para makam leluhur kami yang sudah menjadi tulang belulang di perkebunan sawit ini. PT TPP telah merampas perkampungan dan makam nenek moyang kami sejak 1973- 1975 sampai sekarang. Oleh karenanya halal bagi

kami untuk melakukan perlawanan,” ungkapnya. Masih sambung Arsyad, “warga sangat kecewa dengan hukum yang diterapkan oleh negara yang tidak mendahulukan keselamatan rakyat diatas segala- galanya dan hal ini dibuktikan beberapa hari yang lalu, masyarakat dengan karyawan PT TPP diadu untuk saling membunuh. “Kemana negara dalam menyikapi persoalan rakyat, kemana pemerintah, kemana hukum ini berdiri. Dimana para wakil rakyat, kemana para TNI dan Polri berdiri. Apakah mereka semua diciptakan sebagai produk negara untuk membantai rakyatnya,”katanya lagi. Bila itu maunya negara, tambahnya maka wraga siap melakukan sekarang juga.” Percuma kami bermohon dengan rintihan sampai menyayat hati kepada pemerintah di republik ini. Karena negara sudah pergi meninggalkan rakyatnya dan

Staf Ahli Bupati Buka Pelatihan Penyusunan KTSP Madrasah dan Ponpes TEMBILAHAN- Upaya meningkatan mutu pendidikan di Madrasah dan Pondok Pesantren (Ponpes), digelar latihan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Ratusan peserta dari kalangan pendidik atau guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA) dan Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Inhil mengikuti pelatihan, yang digelar di aula Hotel Arrahma I Tembilahan, akhir pekan. Pelatihan Penyusunan KTSP bertemakan ‘Jadikan Pelatihan KTSP, Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah dan Pondok Pesantren di Kabupaten Inhil’ ini dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, M Yasin Abdi. “Prestasi dibidang ilmu pengetahuan merupakan pencerminan prestasi generasi muda, begitu pula sebaliknya. Namun demikian, perlu disadari, bahwa prestasi dapat

dicapai apabila dilakukan pembinaan dan pengembangan yang terprogram dan terencana secara berjenjang dan berkesinambungan, serta didukung oleh semua elemen,” ungkap M Yasin Abdi saat memberikan sambutan dihadapan para peserta pelatihan tersebut. Terangnya, bagi prestasi dalam bidang pendidikan di Inhil, maka mulai saat ini, kita harus memberi porsi yang besar terhadap pembinaan dan pengembangannya. “Salah satunya melalui pelatihan guru Madrasah dan Pondok Pesantren dalam menyusun KTSP yang berkarakter, demi terwujudnya tujuan pendidikan nasional,” sebut Yasin. Pemkab Inhil menyambut baik dan memberi apresiasi positif terhadap kegiatan pelatihan penyusunan KTSP tersebut, sebagai langkah strategis dalam mendorong peningkatan pembinaan dan pengembangan ilmu

pengetahuan di Kabupaten Inhil. Pelatihan KTSP ini akan menjadi langkah yang tepat bagi kita, untuk meningkatkan motivasi pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan di Kabupaten Inhil. Diharapkan, pelatihan ini dapat dilakukan secara periodik dan berkesinambungan. Ketua Panitia Pelatihan Penyusunan KTSP, Kursani menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 25-27 Oktober ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi tenaga pendidik atau guru. Sehingga, mutu pendidikan di Kabupaten Inhil dapat terus ditingkatkan. “Diharapkan, para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaikbaiknya. Untuk kemudian, mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan yang telah didapat ketika kembali ke sekolah masingmasing,”ucapnya. BETTER-rtc

memilih berdiri bersama para kafitalis. Mereka telah mengadu domba kami sesama rakyat agarsaling bantai,”jelas Arsyad. Sementara itu secara terpisah, Kusmin Kades Jati Rejo menegaskan,s ebagai presiden di Desa Jati Rejo ini, ia berkewajiban melindungi rakyatnya walau apapun yang terjadi. “Meski taruhannya sangat mahal sekali, karena jabatan yang saya sandang ini adalah amanah yang harus dijalankan. Kesemuanya demi rakyat dan untuk rakyat,”ujarnya. Untuk itu ia mengimbau warga agar melakukan aksi perlawanan dengan damai.Namun lanjutnya, apabila rakyat dalam perjuangan ini sampai bersimbah darah takan mungkin ia diam saja. Meskipun ia hanya seorang kepala desa, namun jabatannya adalah merupakan salah satu lambang negara.”Saya bersama para

perangkat-perangkat desa lainnya mempunyai kewajiban untuk membela rakyat Desa Jati Rejo digarda yang terdepan,”tegasnya. Ditambahkannya, untuk apa undang-undang maupun hukum tersebut dibuat kalau tidak dijalankan dengan atas nama rakyat. Bukankah hukum yang tertinggi itu adalah keselamatan rakyat.”Saya harap aparat penegak hukum tidak gegabah bila berhadapan dengan rakyat,”kata Kusmin. Selain itu untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah, Wakil Bupati Inhu, Harman bersama Kapolres Inhu dan unsur satuan kerja perangkat daerah Inhu selepas sholat Jumat langsung bergerak menuju tempat kejadian. Wabup bersama unsur SKPD terpaksa harus menunggu alat berat membersihkan beberapa batang sawit yang bergelimpangan dijalan yang telah ditumbang oleh warga dengan alat shinsow. BETTER-heri

Sempat Ambruk, Jembatan Kulim Dibangun Secara Swadaya PERAWANG- Mengingat pentingnya jembatan tersebut bagi akses penduduk, masyarakat Desa Tualang membangun jembatan Kulim secara swadaya. Pemerintah memperioritaskan pembangunan jembatan menuju Desa Pinang Sebatang tersebut pada tahun anggaran 2014. “Untuk sementara kita membangun jembatan ambruk di Jalan Kulim secara swadaya. Tahun depan ini kita prioritaskan untuk pembangunan secara permanen,”ungkap Kepala Desa Tualang Jufrianto S Sos, akhir pekan, di Perawang. Menurut Kades,jembatan yang persis di depan pintu gerbang masuk eks PT Perawang Lumber Industri (PLI) ini merupakan akses penting bagi warga terutama dari dan menuju desa Pinang Sebatang. Untuk itu, warga sangat berharap jembatan tersebut dibangun pemerintah secara permanen. “Jembatan itu melewati

sungai, jalan alternatif bagi warga ke desa Pinang Sebatang Timur. Jika tidak warga harus memutar cukup jauh ke arah pasar Km 4 baru ke pinang sebatang,”ungkap Kades yang sedang kuliah di jenjang Strata II ini. Selain pembangunan jembatan secara swadaya, Kades menambahkan pada tahun anggaran 2013 desa tertua di Kecamatan Tualang ini mendapatkan program Pokmas sebesar Rp 450 juta. Dana tersebut dialokasikan kepada pembangunan 8 paket proyek.” Tahun ini kita mendapatkan 8 paket Pokmas, nilai total Rp 450 juta.Pekerjaan semenisasi, draninase dan MDA,”ungkapnya. Terkait Pokmas realisasi dilapangan sudah ada yang mencapai 100 persen,sebagian finishing. Untuk itu, kepada Pokmas diminta melaksanakan pekerjaan sesuai rencana,agar proyek nanti bermamfaat bagi masyarakat. BETTER-syaf


Wan 22

SENIN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

Memaknai Hari Kanker Payudara MENDENGAR ada penderita kanker dengan stadium 4, yang ada di benak adalah berapa lama lagi sisa waktu yang ia miliki untuk menjalani dan menikmati hidup. Bagi Rosmaya, ibu rumah tangga berusia 44, ini adalah perjuangan untuk sembuh yang masih dilakoninya hingga saat ini. Sejak diagnosa kanker payudara stadium 4 pada 2007 dan baru menjalani pengobatan medis pada sisa 2009, ia telah 41 kali menjalani kemoterapi dan satu kali pengangkatan payudaranya. Ibu dua putra, Tito (20) dan Nadi (17) ini adalah surviver kanker payudara, kanker yang masih banyak ditemukan pada perempuan. Penderita kanker payudara stadium 4 memiliki hanya 22% kemungkinan bertahan hidup. Sementara rata-rata penderita kanker payudara memiliki lima tahun untuk bertahan hidup. Rosmaya yang hadir dalam acara pentingnya deteksi dini kanker payudara yang diselenggarakan Philips menceritakan, bahwa ia didiagnosa menderita kanker payudara stadium 4. Sebelumnya Rosmaya tak pernah menghiraukan rasa sakit pada kedua payudaranya hingga akhirnya tak kuat lagi. Tak hanya itu, dokter menemukan bahwa sel kankernya saat itu sudah menyebar ke organ tubuh lainnya seperti hati. Operasi adalah opsi yang diberikan jika Rosmaya tak ingin kanker lebih cepat merenggut hidupnya. Namun kabar itu rupanya tak membuat Rosmaya langsung mengiyakan tindakan medis. Ia justru memilih melakukan pengobatan alternatif karena perasaan takut akan tindakan operasi. "Saya takut sekali, saya tidak mau dioperasi, maka saya memutuskan untuk menjalani pengobatan alternatif. Dari tahun 2007 sampai 2009 saya berpetualang, dari alternatif satu ke alternatif lainnya," katanya di Jakarta beberapa waktu lalu seperti ditulis Kamis (24/10/2014). Bukannya membuahkan hasil, pengobatan alternatif yang dilakukan Maya, begitu namanya akrab dipanggil, tak memberikan kemajuan apa-apa hingga akhirnya Maya tak bisa bangun dan berjalan "Saya kembali lagi ke dokter onkologi dan ditemukan bahwa sel-sel kanker saya sudah menyebar sampai ke tulang. Akhirnya sejak tahun 2009 itu saya memutuskan untuk terapi, mulai dari kemoterapi, terapi hormonal, radiasi selama satu tahun," ujarnya. Lalu pada tahun 2010 Rosmaya akhirnya harus ikhlas melepaskan salah satu payudaranya dan tetap menjalani tindakan medis lainnya. Sejak saat itu ia mulai merasakan kondisi yang lebih baik. Tubuhnya mulai sehat. Namun seperti ingin balas dendam, begitu badannya merasa lebih baik, Rosmaya lantas tak rajin kembali ke dokter untuk kontrol. Gaya makannya pun kembali ke masa lalu. Makan apapun yang menurutnya enak. Hingga pada tahun 2012 tepatnya bulan Juli ia kerap merasakan perutnya yang mual-mual. "Saya datang lagi ke dokter onkologi dan ditemukan ternyata sel kanker saya ada yg aktif kembali. Kembali saya melakukan kemoterapi dari bulan Juli sampai November. Sampai sekarang saya juga masih kemo, jadi total saya sudah melakukan 41 kemoterapi," ujar Maya yang waktu itu mengenakan kerudung warna putih untuk menutupi kepalanya yang masih plontos akibat tindakan medis yang dijalaninya. Mengabaikan gejala Rosmaya, istri dari Aryu Nadi itu mengaku, sebenarnya sudah lama yaitu sejak beberapa bulan setelah melahirkan putra pertamanya Tito merasakan ada yang aneh pada payudaranya. Namun ia terus mengabaikan untuk melakukan pemeriksaan. "Jadi saat itu saya merasakan ada benjolan pada payudara sebelah kanan, saya pikir itu hanya kelenjar susu karena waktu itu saya masih menyusui Tito. Hanya empat bulan Tito merasakan ASI, ASI saya mengering dengan sendirinya," kenangnya. Masih diabaikannya, hingga beberapa tahun kemudian ketika ia melahirkan putra kedua, Nadi, ia menemukan benjolan yang sama kali ini pada payudaranya sebelah kiri. "Makin lama kok makin besar, mengeras dan menempel di kulit. Sudah tidak bisa dgoyang, lama lama terasa sakit," ujarnya. BETTER-yen/inc

ta

Syahrini Sebut Artis Harus Siap Mental SIAP mental dan siap menanggung resiko. Itulah prinsip serang artis atau entertain.Sebagai pelaku dunia entertainment, Syahrini memberikan nasehat kepada para juniornya. Pemilik jargon Sesuatu ini berpesan bahwa setiap orang yang ingin terjun di dunia keartisan harus siap mental. "Mungkin share saja,

masukan yang kami dapat. Aku yang sudah 5 tahun berkarya, tentang segala pemberitaan jadi harus sudah siap," katanya di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Sabtu (26/10). "Mental juga harus dibangun, siap terjun ke dunia sesungguhnya yang lebih riil dan nyata. Harus siap ketemu media dengan suasana capek, diterpa badai gosip harus tetap

positif," tuturnya. Dengan banyaknya pemain muda yang selalu muncul, Syahrini merasa senang. Dia selalu memberi support kepada para pendatang baru. BETTER-yen/kpc

Enno Lerian Ikuti Tumbuh Kembang Anak IBU yang bai adalah ibu yang mengikuti tumbuh kembang anaknya. Mantan penyanyi cilik, Enno Lerian terlihat sedang asyik-asyiknya merawat anakanaknya yang masih kecil. Apalagi anak keduanya yang baru lahir di bulan Juli silam. Tapi tidak dipungkiri, kalau dirinya sempat mengalami kerepotan ketika dirinya menghadiri acara resepsi pernikahan Delia Septianti dengan Tofan Pohan pada hari Jumat (25/10). Enno Lerian dan putra keduanya.Enno Lerian dan putra keduanya.

"Makannya nih keringetan, ya lumayan repot sih tapi nikmati aja," ujar Enno di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (25/10). Sebagai ibu, Enno sangat senang melihat perkembangan anak keduanya, Abimanyu Praja Soesetyo. Apalagi belakangan dirinya tidak disibukkan dengan aktifitas keartisannya, jadi dia bisa lebih fokus merawat anak. "Lagi seru-serunya, mulai rewel, udah mulai berat, perkembangannya sih sesuai dengan usia yang sudah tiga bulan," p u n g k a s n y a . BETTER-yen/kpc

Agnes Monica Bisnis Ponsel BUKAN tanpa alasan Agnes Monica berinvestasi pada sebuah produk telepon genggam. Selain profitnya yang cukup meyakinkan, diakui Agnes, langkah itu sebagai kontribusinya kepada negara. "Believe or not ini kontribusi saya untuk negara. Saya bisa bawa negara ini ke level tinggi dalam development," kata Agnes di Kawasan Kuningan

Jakarta Selatan, Jumat (25/10). Menurut Agnes, ada dua alasan kenapa keputusannya berinvestasi di lini produk ponsel menjadi bentuk kontribusinya kepada Indonesia. Yang pertama soal pengetahuan. "Manunia suka mencirikan diri dengan jiwa yang modern dan salah satu caranya menggunakan

internet. Orang bisa dapat informasi lengkap tentang apapun," urainya. Alasan Agnes yang kedua adalah masalah finansial di mana 85% orang di Indonesia tidak memiliki akses bank. Padahal 75% warganya memiliki telepon genggam. "Dengan adanya mobile banking, pada akhirnya indonesia punya akses

kepada bank. Ini yang saya percaya indonesia bisa

sampai ke taraf berikutnya," tandasnya. BETTER-yen/kpc

Pentingnya Menjaga Pola Makan GANGGUAN kesehatan yang seringkali menyerang kebanyakan kita karena ada tiga faktor yang dianggap telah menjadi kebiasaan. "Yaitu kurang bergerak atau olahraga, kurang protein kebanyakan karbohidrat dan salah makan lemak," ujar Chef Edwin dalam acara Buavita Makin Sebarkan Semangat Gaya Hidup Sehat Bersama 'Tiga Duta Frutarian' di Jakarta, baru-baru ini. Dia menjelaskan, dengan berolahraga atau latihan fisik, ini bukan masalah yang besar

ketika seseorang gemar makan makanan enak dan banyak makan. "Asal diimbangi berolahraga ini tidak akan menjadi masalah apakah kita suka makan banyak atau makanan-makanan beragam lainnya. Tidak perlu dibatasibatasi asal tubuh digerakkan," katanya. Kesalahan kedua, lanjut Chef kelahiran Makassar pada 1982, yaitu budaya masyarakat kita yang lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat daripada protein.

Chef Edwin menyayangkan negara kita yang kaya akan sumber makanan laut atau jenis ikan-ikanan lainnya justru sangat rendah akan konsumsi ikannya yang merupakan sumber protein bagus untuk kesehatan. Namun justru lebih menyukai makan makanan siap saji atau junkfood yang kandungan karbohidratnya tinggi. Kebiasaan salah ketiga, lanjut chef yang bertubuh kekar ini adalah masyarakat kita yang salah makan lemak.

"Lebih banyak makan makanan tinggi lemak jenuhnya daripada lemak tak jenuhnya," ujarnya. Misalnya kebiasaan yang menyenangkan namun sebenarnya tidak sehat, seperti jajan gorengan yang digoreng dengan minyak yang sudah berulang-ulang dipakai. Juga budaya makan buah-buahan, yang menurut Chef Edwin, sangat kurang pada masyarakat kita. Lagi-lagi ia menyayangkan, sebagai

penghasil buah terbesar kebiasan makan buah di negara kita justru sangat rendah dibanding negara tentangga, yaitu hanya dua liter tiap tahun. "Mau makan enak apa saja, asal dibarengi dengan makan buah ini akan menyeimbangkan. Tak hanya kaya vitamin dan serat, makan buah bisa membersihkan plak-plak yang menempel pada pembuluh daerah akibat dari makanan-makanan itu," tegasnya. BETTER-yen/inc

Menjaga Jarak Kelahiran Bayi MENJAGA jarak kehamilan dan kelahiran sangat penting. Tak hanya baik untuk kesehatan si ibu, tapi ini juga baik untuk kesehatan fisik dan mental si anak. Lalu berapa jeda waktu yang paling pas antara kelahiran masing-masing anak? Menurut Dokter Spesialis Anak, Dr. dr. Rinawati, SpA (K) Perinatologi, jarak waktu yang paling pas adalah tiga tahun. "Kalau tidak ada kepentingan apa-apa, misalnya usia ibu yang sudah yang tidak lagi muda sehingga risiko

banyak, maka tiga tahun adalah waktu yang pas sebagai jeda untuk kehamilan atau kelahiran selanjutnya," kata Dokter Rina dalam Talk Show â&#x20AC;&#x153;Deteksi Dini Berbagai Komplikasi Pada Kehamilan & Risiko Bayi Lahir Prematurâ&#x20AC;? di Brawijaya Women & Children Hospital, Jakarta, Sabtu (26/10/ 2013). Memberikan jeda kehamilan dan kelahiran, kata Rina sangat penting untuk menjaga kesehatan secara umum maupun kesehatan organ reproduksi si ibu.

"Masa mau setiap tahun hamil dan melahirkan, kan tidak boleh juga, nanti bisa turun berok," katanya. Selain itu, memberi jeda waktu kehamilan dan kelahiran, ini sama saja para suami memberi waktu bagi istri untuk mengembalikan bentuk tubuhnya ke semula sebelum melahirkan. "Istri kan juga ingin tampil langsing lagi, ramping, masa mau terus gemuk. Suami kan tentu juga ingin melihat istrinya kembali cantik, merawat tubuh dan wajahnya," seloroh dokter

Rina. Tak hanya penting bagi ibu, memberikan jeda kehamilan dan kelahiran juga sangat penting bagi tumbuh kembang si anak sendiri. Bayangkan jika saat anak sedang senangsenangnya menikmati bermanjaan dengan ibu lalu si adik datang lebih cepat. "Masa toddler atau usia 1-3 tahun itu adalah masa sedang egois-egoisnya si anak. Ia tidak ingin ada orang lain yang mengambil kasih sayang dan perhatian orang tua selain hanya untuk dia. Biarkan dia

menikmati masa-masa ini," jelasnya. Karena jeda waktu yang berdekatan hanya akan membuat si anak terdahulu lalu menjadi pribadi yang penakut bahkan mudah memberontak di lingkugan sosialnya karena belum mendapatkan kepuasan untuk lebih banyak berdekatan dengan si ibu. "Tapi kalau memang ada kepentingan seperti usia ibu yang semakin bertambah atau yang lainnya, itu bisa dipertimbangkan (lahir berdekatan)," ujar Dokter Rina. BETTER-yen/inc


RETAIL BISNIS Produk Lokal Tak Siap Hadapi Pasar Global Asean PEKANBARU- Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 kedepannya akan memberikan kebebasan dalam peredaran produk-produk antar negaranegara ASEAN. Persoalan yang akan timbul dan menjadi masalah, yakni jika produk dalam negeri tidak dapat bersaing dengan produk dari negara lain. Dijelaskan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Riau ,Siswo Pranoto,yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Logam Riau (APLR),sejumlah produk luar negeri sudah banyak dikonsumsi dan dibeli oleh masyarakat lokal. Walaupun ada yang sampai pajaknya 30 sampai 40 persen. "Produk luar tetap saja masuk ke Indonesia,meski pajaknya sebesar 30 sampai 40. Apalagi nanti jika diberlakukan zero tarif, produk-produk itu nanti tidak lagi berhadapan dengan kebijakan. Tapi langsung berhadapan dengan UMKM," ujar Siswo. Hal ini disampaikannya saat menjadi pembicara dalam seminar "Mempercepat Kemampuan Daya Saing UMKM Riau Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015" yang digelar ISEI Riau di aula Bank Indonesia,minggu lalu. Dikatakannya, perlu peningkatan pemberdayaan untuk peningkatan usaha kecil. Seperti,usaha bidang logam yang diakuinya masih menggunakan cara manual. Untuk membuat alat berupa dodos satu hari mampu menghasilkan 15. "Tapi dengan menggunakan alat berteknologi, akan mampu memproduksi hingga 150 per hari seperti yang diterapkan Malaysia dengan menggunakan alat menyebabkan kapasitas produksi berlipat ganda. "Ini siapa yang memikirkan, UMKM bagaimana bisa menghadapinya. Suku bunga bank tinggi dan kendala-kendala lainya. Menangis UMKM kita," katanya. Kelemahan di UKM disebutkannya karena pendidikan SDM rendah, akses pasar masih lemah, kuantitas pengadaan bahan baku terbatas, belum memiliki catatan pembukuan/ keuangan, teknologinya sederhana, sulitnya mendapatkan permodalan, tidak terjadi backward linkage yaitu keterkaitan yang erat antara UKM dengan industri besar. "Asosiasi ini terdiri dari pandai besi, perbengkelan dan pengolahan logam lainya merupakan wadah organisasi guna menciptakan iklim investasi sehat di Riau. Di APLR banyak kelemahan, tentu harus difasilitasi kegiatan dari pemerintah," katanya. BETTER-irw

Masih Minim, Pengguna Agen Travel Online di Indonesia JAKRTA- Masyarakat pengguna agen travel online atau OTA di Indonesia masih tergolong minim. Sosialisasi oleh perusahaan penyedia jasa OTA gencar dilakukan seiring bertambahnya kelas menengah dan harapan pengguna internet yang terus bertambah. Pendiri happyholiday.travel, Arnold Sebastian, menyatakan saat ini pengguna OTA di Indonesia masih sangat kecil yakni baru sekitar 12 persen jika dibandingkan dengan negeri seperti di Inggris yang sudah mencapai 78 persen dilihat dari seluruh pemesanan perjalanan. Arnold mengutip data NewMedia Trendwatch. "Hal itu dilihat dari pengguna OTA untuk aktivitas booking dan travellernya, padahal potensi pengguna OTA di Indonesia sangat besar," kata Arnold di sela-sela Indonesia Travel Holiday Fair di Jakarta, Sabtu (26/10/ 2013). Pameran itu digelar di J-expo Kemayoran, Jakarta dari 25-27 Oktober 2013. Pameran diikuti para penyedia perjalanan dan perwakilan pariwisata daerah. Namun Arno meyakinkan meski peminat masih kecil, perkembangan yang terjadi terus berkelanjutan, artinya masyarakat kian sadar bahwa aktivitas perjalanan bisa juga dilakukan secara online, tanpa perlu lagi direpotkan dengan pemesanan via agen offline. "Dengan online, masyarakat bisa langsung menentukan pilihan hotel dan aktivitas liburan yang sesuai dengan anggarannya, karena dapay mengecek dan melakukan langsung booking via online lewat OTA seperti happyholiday," kata dia. Arnold menyatakan, aktivitas pemasaran dan kampanye secara offline terus dilakukan untuk mengetahui keinginan masyarakat dalam beraktifitas booking terutama secara online. Keikutsertaan dalam pameran seperti itu juga dalam rangka mendapat masukan untuk meningkatkan layanan pada pelanggannya. "Kita ingin dapat feedback dari pengunjung tentang keinginan mereka kalau booking online, dan juga mau presentasi diri kita ke masyarakat karena ada banyak perubahan menarik di situs kita," kata pria yang akrab disapa Arno itu.BETTER-kpc

SENIN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

23

Kopi Priangan Tembus Amerika Serikat

GARUT-Tahun ini distributor kopi Koperasi Classic Bean menyalurkan 1.300 ton kopi asal Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung. Sekitar 70 persen kopi arabika dan robusta yang dipetik dan diolah para petani di Priangan ini diekspor ke Amerika Serikat. Sekretaris Koperasi Classic

Bean, Hamzah Robert mengatakan, dari total 1.300 ton kopi yang didistribusikan, 1.200 ton di antaranya jenis arabika dalam bentuk ceri. Sedangkan 100 ton kopi lainnya adalah jenis robusta dalam bentuk beras atau biji kopi tanpa kulit. "Pengolahannya dilakukan oleh para petani secara natu-

Dahlan Iskan Cetuskan Ide Satu Paket Pengelolaan Migas JAKARTA-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, sempat mencetuskan ide untuk membuat skema yang ditujukan bagi perusahaan minyak dan gas dalam pengelolaan blok migas. Nantinya, perusahaan migas ini akan mendapatkan satu paket, yaitu hulu dan hilir. Namun, Dahlan mengatakan bahwa dia belum sempat merumuskan gagasan tersebut. Rencananya, beberapa hari ke depan, dia akan merumuskannya. "Saya belum sempat dan masih terlalu sibuk. Minggu depan saya akan merumuskannya," kata Dahlan dalam keterangan tertulis, Jumat malam, 25 Oktober 2013. Setelah rumusan tersebut rampung, Dahlan akan menyampaikannya kepada kedua menteri terkait. "Kepada Menko (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa) dan Menteri ESDM (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik)," kata dia. Ide Dahlan itu sempat diungkapkan beberapa hari lalu di gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Dalam skema satu paket itu, nantinya pemerintah akan memberikan blok migas tanpa lelang kepada perusahaan yang mengadakan kontrak dengan pemerintah, dengan syarat menyanggupi untuk membangun kilang minyak. "Banyak investor yang menginginkan diberi paket untuk mengebor minyak di satu sumber minyak," tuturnya. Saat ini, untuk mendapatkan pengelolaan blok migas di Indonesia, perusahaan harus mengikuti proses lelang. "Misalnya, Indonesia punya minyak di sebuah lokasi dan itu dilelang. Dilelang, siapa yang dapat dan dapat di blok apa," tuturnya. "Nah, kalau ini, negara memutuskan satu blok tidak perlu dilelang. Tapi, didedikasikan bagi investor yang membangun refinery (kilang minyak). Kalau digabung usaha hulu dan hilir, itu kan baik," kata dia. Dahlan beralasan bahwa keuntungan yang didapat dari sektor hulu lebih besar dari hilir. "Membangun refinery itu tidak menguntungkan. Yang menguntungkan itu mengolah minyak mentah," kata mantan dirut PT Perusahaan Listrik Negara itu. BETTER-vvn

ral. Ribuan ton kopi ini dipanen sejak April sampai Agustus 2013," kata Hamzah di Gudang Robusta Classic Bean di Kampung Lekor, Desa Lembang, Kecamatan Leles, Sabtu (26/10). Di Garut, tuturnya, kopikopi ini dihasilkan dari kaki Gunung Guntur, Papandayan, Arjuna, dan Halimun. Hampir

seluruh kecamatan di kaki gunung-gunung tersebut menghasilkan kopi berkualitas tinggi. Koperasi Classic Bean, katanya, mendistribusikan sekitar 45 persen kopi yang dihasilkan dari Kabupaten Garut. Kopi arabika dalam bentuk ceri, atau kulitnya masih me-

nempel pada biji kopi, dijual seharga Rp 4.500 sampai Rp 4.750 per kilogram. Sedangkan, kopi robusta dalam bentuk beras dijual seharga Rp 17 ribu sampai Rp 18 ribu per kilogram. "Dari Garut dan Bandung, kopi dijual ke sejumlah pengusaha cafe di Amerika Serikat. Dari sana, sebagian lagi disalurkan ke Eropa dan Australia. Sisanya, dijual ke cafecafe di Bandung dan Jakarta. Selain menjaga hubungan baik, koperasi harus menjaga kualitas barangnya," kata Hamzah. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu akhir tahun ini, diperkirakan panen kopi selanjutnya dimulai Maret 2014. Pada masa panen raya itu, harga kopi diperkirakan tetap stabil, tidak jauh dari harga tahun ini. Hamzah mengatakan, kualitas kopi preanger atau kopi asal kawasan Priangan sangat terkenal di mancanegara. Walaupun dalam segi kuantitas, tahun ini Vietnam menyusul Indonesia sebagai negara penghasil kopi, tetapi kualitas kopi Indonesia tetap tidak terkalahkan. "Para pengusaha cafe asal Amerika dan Eropa tetap memilih kopi Indonesia. Kalau kopi Vietnam, rasanya tidak bisa menyaingi kopi Indonesia," kata Hamzah.BETTER-kpc

Konversi Gas, PLN Hemat BBM 12% Tahun 2013

JAKARTA - PT PLN (Persero) berhasil menghemat bahan bakar minyak hingga 12 persen dan tahun depan akan kembali berkurang menjadi 9 persen. Hal ini merupakan imbas dari konversi dari BBM ke gas dan batubara. "Contoh pembangkit Tambak Loro, itu mulai November nanti akan mulai menggunakan gas. Uji coba sekira November dan Desember. Nanti akan full tahun depan, semuanya sudah menggunakan gas. Gasnya itu besar karena gasnya itu 50

mmscmb,"ujar Dirut PLN, Nur Pamudji, di PLN Gambir, (27/10). Selain Tambak Loro, PLN juga mulai menggunakan gas untuk produksi listriknya di Muara Tawar. "Di muara tawar itu mulai 30 September nanti sudah 100 persen gas. Tapi tahun depan dari Januari sampai 31 Desember sudah 100 persen gas,"tambahnya. Penggunaan sumber enegi alternatif ini menurut Nur akan berdampak besar tehadap penggunaan konsumsi BBM.

"Jadi ini berdampak besar terhadap konsumsi BBM. Tahun depan juga ada pembangkit arus, sekarang sedang kontruksi untuk menghasilkan listrik 200 MW, seluruhnya pake gas. Jadi arus ini akan dialirkan untuk Aceh dan Sumut,"urainya. Nur mengingatkan, hendaknya masyarakat mau mencoba melihat pertumbuhan pemenuhan listrik dari sisi yang positif, bukan hanya terus mengkritik."Jadi ada progres itu jangan lihat negatifnya aja,"pungkasnya. BETTER-okz


24

SENIN

28 OKTOBER 2013 ď Ź NO. 547 TAHUN III

BISNIS TERKINI

Capella Sudirman Banjir Hadiah

PEKANBARU - Program menarik kembali ditawarkan Capella Honda jalan Sudirman, Pekanbaru. Kali ini mereka bagi-bagi hadiah kepada konsumen. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 23 Oktober lalu dan dijadwalkan berakhir 27 Oktober 2013 mendatang. Dikatakan manajemen capella sudirman kepada Better, Jumat (25/10), program spesial Capella adalah pembagian voucher motor sampai dengan Rp 2.150.000, potongan angsuran sd Rp 30 ribu/ bulan, potongan jangka waktu kredit sampai dengan 3 bulan. Paling untung beli Honda Verza. Sebab berhadiah

langsung berupa Jaket Sporty dan ACC KIT VERZA.. Sedangkan untuk Streetfire, hadiah langsungnya berupa Jaket

Exclusive dan Undercrowl. Selain itu, konsumen yang beli Honda saat ini bisa mengikuti program "Geber Milyaran Honda" dengan hadiah Rp 1 miliar (2 pemenang @ Rp 500 juta), 50

Pemenang @ 25 gram emas, 300 voucer belanja @ Rp 5 juta, 2 ribu jaket eksklusif. Kemudian program berlaku mulai 1 Oktober sampai denganb 31 Desember 2013. Khusus Honda New Absolute Revo Seriesdan New Blade Series, potongan runai sampai dengan Rp 550 ribu. Potongan juga berlaku untuk pembelian secara tunai untuk tipe, Revo Series, Blade Series dan Supra X 125 Carbu Series, potongan sampai dengan Rp 550 ribu. Dalam rilis tersebut juga ditegaskan, syarat dan ketentuan tetap berlaku dan kunjungi kantor sepeda motor honda pertama dan terbesar di Pekanbaru, PT Capella Dinamik Nusantara Jalan Sudirman No 378-382 Pekanbaru, telp 20220 atau team marketing Dimas handpone. 0852-7166 6659. BETTER-irw

Fanel House II Hunian Asri di Rumbai

PEKANBARU - Setelah Sukses Menjual Perumahan Fanel House I sebanyak 12 Unit (Dari Total 13 Unit Rumah Type 80 dan 100 dengan Luas Tanah 220 mtr2 di Jl. Sekolahan Rumbai, Depan Clinik Rumbai Sehat),lagi Fanel House membuka Perumahan baru Semi Cluster di Jl Limbungan Rumbai dengan nama Fanel House II. "Demi memberikan hunian yang berkualitas dan kepercayaan yang tinggi dari konsumen kami, kembali kami mebangun perumahan dengan hunian yang asri di Rumbai dengan nama fanel House II," jelas Faisal, Direktur Utama CV Anchendodia. Perumahan Fanel House II Kembali membangun beberapa type. Diantaranya Type 38, 45, 65, 78, dan 80. "Rata-rata luas tanah yang kami bangun sekitar 200 meter persegi," kata Faisal. Perumahan Fanel House II ini sudah di lengkapi pagar keliling perumahan, Pos Keamanan, Musholla, taman bermain. Selain itu Perumahan FANEL HOUSE II juga mempunyai rangka Baja Ringan + Atap Metal, Keramik, Sumur Bor, Dll. Untuk Informasi selengkapnya, silakan hibungi marketing Fanel House II CV. Anchendodia Jalan Limbungan Rumbai. BETTER-irw


Edisi 547