Issuu on Google+

Oleh: Kanz


Teeeeet......!!!

Suatu hari, bel pintu rumah Ibas berbunyi panjang...

1


Ardi dan Ibas segera berlari untuk membuka pintu. “Aku yang buka pintu!“

2


3

Saat pintu terbuka, seorang asing tampak membawa sebuah kotak besar. “Halo!“


“Halo Kinder! Papa da? Oder Mama da?“

4


“Ayah...Ayah! Ada orang Jerman datang!“ panggil Ardi dan Ibas sambil berlari ke dalam rumah.

5


Ayah bergegas membuka pintu dan menerima paket itu.

6


“Apa ya isi paket ini?“ tanya Ibas. “Pasti sesuatu yang bagus“ kata Ardi. “Ayah, kapan paket ini dibuka?“ 7


8

Ayah tersenyum, “Kalian ingin tahu isi paket ini?“ “Ya!“ jawab Ardi dan Ibas serempak. Ayah membuka paket itu.


Di dalam kotak itu ada beberapa macam benda; ada bendera, dua buah roda, kain plastik hitam dan merah dan sejumlah besi berbagai bentuk. Ayah mulai menyusun barang-barang itu menjadi... 9


10

“Apa ini?“ tanya Ardi. “A... Aku tahu! Gerobak untuk kita!“ kata Ibas.“Iya kan Ayah?“


Ayah tersenyum,“Ini namanya Kinderfahrradanhänger, nanti dipasang di sepeda Ayah. Ardi dan Ibas bisa masuk ke dalamnya agar Ayah bisa mengantar ke sekolah.“ 11


12

“Ayo, kita coba,“kata Ardi,“ Ibas masuk ke dalam!?“ Ibas masuk ke dalam Kinderfahrradanhänger, Ardi menariknya berkeliling ruangan. Ayah tertawa.


Ayah memasang Kinderfahrradanh채nger di sepeda. Bunda membantu Ayah memegang sepeda agar tidak jatuh. 13


Pagi harinya, salju turun. Ardi dan Ibas tetap berangkat ke sekolah. Mereka tidak kedinginan karena Ayah mengantar Ardi dan Ibas ke sekolah dengan Kinderfahrradanh채nger. 14


Sebuah Paket