Page 1

PROYEK PENGEMBANGAN MOBILE PUBLIC SERVICES PAYMENT APPLICATION DENGAN PLATFORM ANDROID (Aplikasi Pembayaran Layanan Publik)

Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan kelulusan Matakuliah Manajemen Proyek Perangkat Lunak

oleh : Rudi Yusrin (2008 22 05 035)

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA SEKOLAH TINGGI MANAJAMEN DAN ILMU KOMPUTER STMIK AKBA 2011 – 2012

1


BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah Era informasi merupakan periode yang melibatkan banyak informasi dalam pengambilan keputusan, baik oleh individu, perusahaan, maupun instansi pemerintah. Informasi sudah semakin mudah diperoleh, sudah semakin bervariasi bentuknya, dan semakin banyak pula kegunaannya (Wahyu, 2004). Space and distance is no more problem, artinya lebih kurang bahwa ruang dan jarak bukan lagi jadi masalah, sebuah pernyataan dalam bahasa inggris yang belakangan ini sering dijadikan sebuah jargot dalam menggambarkan betapa perkembangan teknologi informasi dan terkhusus teknologi mobile sudah sedemikian pesat. Baik itu produk teknologi yang sifatnya commercial, semi commercial dan bahkan produk yang gratis serta open source, salah satu produk teknologi mobile yang sifatnya open source yaitu Android. Berbagai macam aktifitas harian yang sudah sedemikian menyita waktu membuat banyak hal bisa sampai terlalaikan, diantaranya public payment bill atau pembayaran tagihan layanan publik seperti tagihan listrik, tagihan air, tagihan telepon dan kartu kredit. Tagihan seperti ini biasanya mengharuskan seseorang untuk menyediakan waktu tertentu guna melakukan penyelesaian pembayaran pada tempat-tempat yang telah ditentukan dan bahkan jika terjadi keterlambatan pembayaran maka akan membuat kita justru harus menyediakan waktu dan tenaga lebih untuk menyelesaikan tagihan tersebut. Hal semacam itu tentu tidak diinginkan oleh pengguna layanan tersebut, sehingga untuk menghindarinya maka dibutuhkan alternatif cara untuk memudahkan pengguna layanan dalam melakukan transaksi pembayaran tagihan.

2


1.2. Maksud dan Tujuan Maksud dari proposal ini adalah memberikan gambaran terhadap penelitan dan pembangunan model aplikasi mobile public services paymentTM (mpsp) application berbasis android.

1.3. Manfaat Adapun manfaat yang bisa diperoleh dari aplikasi ini antara lain; 1. Memberikan alternatif kemudahan bagi pengguna layanan publik dalam melakukan pembayaran tagihan 2. Membantu

instansi

bersangkutan

dalam

mengurangi

adanya

keterlambatan pembayaran tagihan 3. Dengan pembangunan lebih lanjut dapat menjadi produk commercial yang potensial terutama bagi pengembang. 4. Dari sisi Bank, maka aplikasi ini dapat meningkatkan aktivitas transaksi nasabah

1.4. Profil Perusahaan Perusahaan kami bernama Folder solution. Folder Solution adalah salah satu penyedia jasa di bidang IT yang melayani beberapa permasalahan dalam jaringan computer. a. Main Services (Layanan Utama) 1.

Instalasi Local Area Network (LAN), Contoh : Lab komputer. kantor atau warnet.

2.

Instalasi Wireless LAN ( Wifi / Hotspot ). Contoh: Wifi sekolah, instansi, dan cafĂŠ wifi

3.

Troubleshooting

atau

pembenahan

jaringan

computer

dan

maintanance (perawatan/pemeliharaan) PC 4.

Pembuatan aplikasi/software.

b. Contact and address 1. Location : Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 12 (Depan Telkomas), Makassar

3


2. Email

: Folder.solution@gmail.com

3. Websites : www.folder-solution.com 4. Phones

: (0411) 524 6689

4


BAB II PEMBAHASAN

2.1. Tahapan pengerjaan proyek Dalam pengerjaan proyek, secara garis besar akan dilakukan beberapa tahapan agar pengerjaan proyek dapat menghasilkan sesuai yang diharapkan. Adapun tahapan tersebut antara lain. A. Identifikasi Permasalahan Pada tahap ini dilakukan identifikasi terhadap permasalahan yang ada. Dari permasalahan tersebut akan dicoba dibuat hipotesis, kemudian dilakukan penelitian dan uji coba untuk membuktikan hipotesis tersebut. Permasalahan yang telah diidentifikasi sampai saat ini dapat dilihat pada bagian perumusan masalah. Sedangkan hipotesis penelitian dapat dilihat pada bagian hipotesis dan manfaat diatas. B. Pengumpulan data dan sumber pendukung (literatur) Pengumpulan literatur yang mendukung penelitian dilakukan pada tahap ini. Literatur‐literatur diambil dari penelitian‐penelitian sebelumnya maupun dari jurnal‐jurnal ilmiah, baik dalam negeri maupun luar negeri. C. Analisis Kebutuhan, Perancangan, dan Implementasi Pada tahap ini akan dilakukan proses analisa kebutuhan sistem, perancangan serat implementasi terhadap sistem yang akan dikembangkan. Hal‐hal yang dilakukan meliputi: ·

Rancangan Arsitektur Sistem (Architecture System)

·

Rancangan Format Data Masukan atau Form‐form Kependudukan

·

Rancangan Relasi antar entitas (Entity Relationship) basis data

·

Rancangan Diagram alur proses dan data sistem (Data Flow Diagram)\

·

Rancangan Antar muka pemakai (User Interface)

5


D. Analisis dan Uji Coba Sistem Setelah dilakukan perancangan dan sistem diimplementasikan, kemudian akan dilakukan tahapan uji coba. Uji coba direncanakan dilakukan dalam dua tahap. Pertama uji coba internal, dimana sistem akan diujicobakan dalam lingkungan terbatas dan sebagai tester‐nya adalah tim pengembang sendiri. Kemudian pada tahapan kedua, dilakukan uji coba eksternal, dimana sistem akan diuji cobakan pada salah satu instans yang ada, misalnya bank tertentu, dan sebagai tester‐nya adalah pihak dari instansi tersebut. Setelah diujicobakan maka dilakukan proses analisa kembali apakah sistem yang dibangun sesuai dengan kebutuhan, untuk kemudian dilakukan proses perbaikan. E. Pembuatan Paket Sistem (Installer) Setelah sistem diimplementasikan, dan diuji coba maka langkah selanjutnya adalah membuat paket installer dari sistem tersebut sehingga sistem dapat digunakan atau diinstall di tempat lain dengan mudah.

Tahapan C, D dan E merupakan tahapan yang erat kaitannya dengan pengembangan perangkat lunak. Untuk pengembangan perangkat lunak tersebut, kami gunakan metodologi FAST yang cukup banyak digunakan dalam pengembangan suatu aplikasi. Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut: ·

Investigasi awal: pada tahap ini ditentukan ruang lingkup dari proyek, batasan-batasan, partisipan, biaya dan jadwal. Tahap ini bertujuan untuk menilai kelayakan dari proyek tersebut.

·

Analisa: pada tahap ini dilakukan analisa permasalahan baik dari segi bisnis dan teknologi, yaitu dengan mengidentifikasi permasalahan dan sebab-akibatnya. Dari tahap analisa ini akan diperoleh peluang-peluang yang mungkin dan juga arahan. Beberapa hal yang dilakukan dalam tahap ini antara lain: studi ruang lingkup permasalahan, analisa masalah dan peluang, analisa proses bisnis, serta penyajian temuan-temuan dan rekomendasi. 6


·

Analisa kebutuhan: Pada tahap ini dilakukan analisa kebutuhan dari sistem yang akan dibuat, yang meliputi tujuan pengembangan sistem dan prioritas-prioritas requirements sehingga menghasilkan suatu pernyataan business requirements system.

·

Analisa keputusan: pada tahap ini dilakukan analisa mengenai solusi teknis yang diperkirakan bisa mengatasi permasalahan sekaligus memenuhi business requirements. Hal tersebut akan digunakan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem yang memenuhi segala requirements tersebut.

·

Perancangan: pada tahap ini dilakukan perancangan sistem dari segi teknologi. Hasil tahap ini adalah berupa model data, model proses, dan model antar muka.

·

Konstruksi: pada tahap ini akan dilakukan konstruksi sistem, yang terdiri dari konstruksi basis data dan antar muka serta uji coba terhadap sistem. Tahap konstruksi menghasilkan aplikasi yang siap dijalankan dan memenuhi semua kebutuhan yang ingin dicapai.

·

Implementasi/operasionalisasi: tahap ini nantinya akan dijalankan oleh pemakai dari aplikasi yang dikembangkan.

2.2. Penjadwalan proyek Setelah menentukan garis besar tahapan dalam pengerjaan proyek, maka kemudian dituangkan dalam Project scheduling agar semua terlaksana secara tepat waktu dan tepan guna. Tahapannya digambarkan dalam table sebagai berikut: TAHAP

PERSENTASE WAKTU

JUMLAH HARI/BULAN

Pengumpulan Bahan

3

5 hari

Analisa

6

10 hari

Desain

20

1 bulan

7


Pengkodean dan Pengujian

40

2 bulan

Integrasi Sistem

20

1 bulan

Training

3

5 hari

Tes Sistem

3

5 hari

Acceptance

3

5 hari

100

150 hari

Total Masa Pengembangan

Jadwal

tersebut

kemudian

dituangkan

dalam

perkiraan

hari

kerja

(TERLAMPIR).

2.3. Requirement and Specification Dalam pengerjaan proyek ditentukan beberapa hal yang harus diperhatikan, demi menjamin kualitas hasil yang akan dituju. Hal tersebut antara lain: 路

Kinerja Kinerja yang dinilai adalah response time yang diterima oleh pemakai. Response time di sini dihitung mulai dari saat pemakai memasukkan kueri sampai pada saat pemakai menerima log transaksi yang diinginkan dari sistem. Berhubung pengguna system dapat semakin bertambah, kinerja system perlu diperhatikan untuk menjamin kualitas layanan system.

Security Security di sini menunjukkan kemampuan sistem untuk menghadapi serangan-serangan yang tidak dikehendaki, terutama tindakan cracking.

Reliability Untuk mengetahui reliability dari sistem ini, harus disimulasikan juga proses failure terhadap beberapa komputer pemakai. Dalam keadaaan seperti tersebut, akan dianalisa apakah system akan mengalami failure juga secara

8


keseluruhan, sebagian saja atau malah tidak ada pengaruhnya terhadap sistem. ·

Usability Untuk mengetahui tingkat usability dari sistem ini, harus dievaluasi tingkat kemudahan pemakai dalam mengoperasikan sistem. Untuk mencapai hal tersebut, bisa diberikan kuesioner untuk mengetahui respon dari pemakai mengenai kemudahan penggunaan terhadap sistem.

Selain itu perlu diperhatikan technology specification yang akan digunakan dalam proyek pengembangan aplikasi nantinya. Dalam membangun aplikasi ini dibutuhkan beberapa perangkat dan alat dengan spesifikasi tertentu, hal tersebut dijabarkan sebagai berikut

1. Kebutuhan Hardware a. Desktop PC, dengan spesifikasi minimal : No.

Nama Perangkat/Alat

Satuan

Harga

1 Processor dual core 2.93GHz, LGA1155

1

Rp.

620.000,-

2 NVidia GeForce 9500GT, 512MB GDDR2 3 Seagate HDD Baracuda 250GB 4 Main board LGA115 5 DVD RW LG Multispeed 6 Monitor LCD 16” Acer 7 Printer cannon 2770 8 Modem USB Huawei 9 UPS Tamayasaki 650V+AVR Total

1

Rp.

832.500,-

1 1 1 1 1 1 1

Rp. 720.000,Rp. 700.000,Rp. 385.000,Rp. 760.000,Rp. 370.000,Rp. 299.000,Rp. 270.000,Rp. 12.449.000,-

b. Android Handset, Samsung Galaxy 5 GT-I5500 L, Android 2.1 Éclair Harga

= Rp. 1.625.000,-

9


2. Software Selain kebutuhan Perangkat keras dibutuhkan juga beberapa Software pendukung lain yang sangat penting dalam pembangunan aplikasi ini, antara lain: a. Android firmware ĂŠclair 2.1 b. Sistem Operasi windows 7 c. Bahasa pemrograman xml dan java d. Java Software Development Kit 7.0 (SDK) e. Adobe Divx flash player 11.0 f. Eclipse g. Android SDK manager

2.4. Human Resources manajemen

Perkiraan jumlah tim yang akan mengerjakan proyek adalah 5 orang. Dengan pelbagai pertimbangan maka ditetapkan pembagian kelompok kerja sebagai berikut: 1. Manajamen Produk, Dengan pertimbangan bahwa produk yang akan dikerjakan adalah sebuah produk yang murni komersil maka dibutuhkan orang-orang yang betul dapat menjembatani antara keinginan dari sasaran pengguna produk (dalam hal ini pasar) dengan pekerjakaan proyek itu sendiri. Maka dalam pos ini ditempatkan 2 orang yang mempunyai kapabilitas tersebut diatas terutama dalam ilmu komunikasi dan strategi marketing. 2.

Manajamen Program, Dalam pos ini kami tempatkan 1 orang dari manajemen produk untuk merangkap dan tambahan 1 orang tambahan, dengan spesifikasi terutama mempunyai kemampuan manajemen dan perhitungan keuangan serta leadership yang baik.

3. Development atau Pengembangan,

10


Dalam pos ini kami tempatkan 2 orang dengan spesifikasi utama yaitu mempunyai kemampuan dalam analis system dan programming 4. Pengujian atau testing Dalam pos ini kami tempatkan 2 orang yaitu 1 orang dari pos Development dan 1 orang dari pos Manajemen produk. 5. Edukasi user, Dalam pos ini kami tempatkan 3 orang yaitu 1 orang dari Manajemen program 1 orang dari pos Development dan 1 orang dari pos Manajemen produk. 6. Manajemen logistic Dalam pos ini juga kami menurunkan 3 sumber daya yaitu 1 orang dari Manajemen program 1 orang dari pos Development dan 1 orang dari pos Manajemen produk.

11


DAFTAR PUSTAKA Abdul Kadir, Konsep Tuntunan Praktis Basis Data, Penerbit Andi Yogyakarta, 1999 Gomes, Faustino Cardoso. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta : Andi Offset. Husni Iskandar Pohan, Kusnassriyanto Saiful Bahri, Pengantar Perancangan Sistem, UPT Pusat Komputer PIKSI ITB, Penerbit Erlangga, Bandung, 1997 Mobile Communication Laboratory STT Telkom Bandung, Membangun Wireless Applikation Protocol (WAP) Seri penuntun Praktis, Penerbit PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2002. Tantangan aplikasi wireless generasi (3G), www.satriyantono.net, 2005, 12 Desember 2005

12

Proposal proyek skripsi  

Bahan mata kuliah

Advertisement