Page 1

RABU

18 APRIL 2018

Rp 4.000,-

Sudah Terverifikasi Administrasi klik (http://dewanpers.or.id/perusahaan)

e-mail : redaksimedinaslampung@gmail.com

Per Eksemplar (Rp 85.000/Bulan+ Ongkos Kirim)

Kejari Tanggamus Akan Panggil Kepala Pekon Sidodadi TANGGAMUS (MDs)—Adanya dugaan pungutan liar (pungli, red) dalam pembuatan sertifikat Prona di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus segera disikapi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari ) Tanggamus. “ Segera kita lakukan pemanggilan kepada kepala desa Sidodadi, Wasikun

untuk dimintai keterangan terkait dugaan pungli yang ada dalam pemberitaan,’ kata Kasi Intel Kejari Tanggamus, Amrullah kepada Medinas Lampung, Selasa (17/04). Sementara itu Kepala Pekon Sidodadi, Wasikun yang berhasil dikonfirmasi Medinas Lampung membantah soal dugaan pungli terse-

but. Wasikun mengatakan, dari awal sudah ada kesepakatan antara masyarakat mengenai nilai besaran pembuatan sertifikat proran senilai Rp 500-600 ribu. “ Bahkan kami sepakat membuat berita acara masing-masing menanda tanggani surat tersebut. Jadi dimana letak aparat kami

pungli, “ kata Wasikun seraya mengatakan dirinya tidak tahu persis masalah itu, semua teknis terkait program Prona itu Pokmas yang mengatur.” Saya hanya mengetahui saja dan menerima laporan dari pokmas, Selasa (16/04). Sementara menyikapi keluhan masyarakat tentang adanya dugaan

pungli program prona di Pekon Sidodadi, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Sekertaris Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Khoiri angkat bicara, kalaupun itu benar ada pungli dipekon tersebut terkait masalah prona harus ditindak lanjuti.

BACA|kejari|KE HAL7

Hasil Survei Rakata Institute

KPU Bentuk Dewan Etik BANDAR LAMPUNG (MDs)—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung membentuk dewan Etik menyikpailaporan dari Jaringan Pemuda Republik Indonesia (Japri) terkait hasil hasil survey Rakata Institute. Pembentukan Dewan Etik itu berdasarkan setelah KPU Lampung menggelar rapat pleno, Selasa, 17 April 2018. Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, PKPU Nomor 8/2017 menjadi dasar KPU Lampung untuk memproses laporan warga tentang dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga survei Rakata Institute beberapa waktu lalu. “Laporan Japri, Hermawan, koordinator presidium. Namun, belum disertai identitas pelapor. Hasil rapat pleno KPU Lampung menugaskan pokja dari sekretariat untuk meminta kopi e-KTP,” ujar Nanang seusai rapat pleno dikutif dari tribun lampung. co.id, Selasa (17/04).

BACA|KPU|KE HAL7 M.Ridho Ficardo saat bersilaturahmi dengan warga Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur, Selasa (17/04). (Foto : Ist)

Dari Diskusi di Desa Raman Aji

Angel Lelga

Meradang...! R

umah tangga Angel Lelga dan Vicky Prasetyo kini tengah menjadi sorotan. Apalagi baru-baru ini keduanya sempat bersitegang setelah Vicky tepergok sang istri chatting-an dengan wanita lain. Sebelum masalah ini terjadi, paranormal Mbah Mijan rupanya sempat melontarkan opini tentang keadaan rumah tangga Vicky Prasetyo dan Angel Lelga. Mbah Mijan menyebutkan kalau rumah tangga mereka dalam kondisi tak aman. Ramalan yang dilontarkan Mbah Mijan ini tentunya mengundang rasa penasaran publik. Mengingat Vicky Prasetyo dan Angel Lelga baru dua bulan menikah. “Terlihat beda dari yang lain, sudah gitu saja. Kita doakan tetap awet, tapi enggak aman, cuma itu saja,” ujar Mbah Mijan saat hadir di salah satu acara Talkshow yang dipandu Vicky Prasetyo, Ruben Onsu dan Wendy Cagur, belum lama ini.

BACA|meradang| KE HAL7

Ridho Komitmen Majukan Sektor Pertanian Pada rembuk warga tersebut, beberapa keluhan warga terlontar langsung kepada Paslon nomor 1 tersebut. Salah satunya adalah Pak Sobari (60), warga desa raman aji yang mewakili masyarakat setempat mengucapkan terimakasih kepada M.Ridho Ficardo atas bantuan sumur bor yang pernah diberikan. “Alhamdulillah berkat bantuan sumur bor yang diberikan Pak Ridho tahun lalu sawah dan perkebunan

kami dapat pengairan yang cukup. Alhamdulillah kami juga menerima bantuan bibit jagung dan padi,” ucapnya. Selain itu, Pak Sugiri (50) warga Desa Raman Aji lainnya juga mengapresiasi atas bantuan sumur bor. Namun Sugiri berharap ada penambahan sumur bor untuk memanfaatkan lahan pekarangan. “Sumur bor sangat bermanfaat bagi kami, tapi harapan kami ada

juga sumur bor yang dibangun di pemukiman, sehingga kami bisa memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran,” katanya. Berbeda dengan Sarikun (70), warga Desa Raman Aji yang mengucapkan terimakasih kepada M.Ridho Ficardo karena didesanya saat ini sedang dibangun Jalan Usaha Tani sepanjang 4,5 Km. Meskipun belum selesai, tapi kami sangat berterimakasih karena saat ini didesa kami sedang dibangun Jalan Usaha Tani. Insya Allah akan kami beri nama jalan Ridho Ficardo, sehingga nanti, misal tahun 2024 pak ridho sudah tidak jadi Gubernur, Jasanya akan tetap diingat oleh warga desa. Menanggapi hal tersebut Ridho

Lampung Raih Pencapaian Pembangunan Membanggakan BANDAR LAMPUNG (MDs)-Pemerintah Provinsi Lampung meraih sejumlah pencapaian pembangunan yang membanggakan. Bahkan, dalam berbagai aspek lebih unggul di bandingkan nasional. Hal tersebut disampaikan Komandan Lanal Lampung, Kelik Haryadi saat membacakan sambutan Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno dalam Upacara Gabungan Forkopimda Provinsi Lampung, di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/4/2018). Sejumlah pencapaian itu, menurut Kelik, pada akhir tahun 2017 pertumbuhan ekonomi Lampung tercatat 5,17 persen, lebih baik dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang

sebesar 5,07 persen. Lalu, Inflasi Lampung terkendali pada tingkat 3,02 persen dan lebih rendah dari inflasi nasional yang sebesar 3,61 persen. Begitu juga dengan Pengangguran Terbuka pada level 4,3 persen dan lebih rendah dari Tingkat Pengangguran Nasional yang sebesar 5,5 persen. “Data-data capaian pembangunan menunjukkan, terdapat beberapa indikator makro pembangunan Provinsi Lampung yang telah menunjukkan perbaikan dan hasil yang cukup membanggakan, baik pada skala regional pulau Sumatera maupun skala nasional,” ujar Kelik Haryadi.

BACA|Lampung|KE HAL7 Klik : https://www.medinaslampungnews.co.id/

Ficardo mengapresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya petani. Bahwa sektor pertanian merupakan salah satu dari tiga program strategis pembangunan di provinsi lampung. Beberapa capaian dibidang pertanian diantaranya adalah, surplus padi no.4 nasional, Nilai Tukar Petani Lampung no.1 se-Sumatera, kemudian diraihnya penghargaan pin emas pertanian yakni provinsi penghasil pangan terbesar nasional, dan berbagai capaian lainnya. Dalam kegiatan tersebut Ridho juga memaparkan program-program pembangunan beserta capaiannya yang selama ini telah dilakukan oleh pemerintah provinsi lampung selama tiga tahun.(rilis/MDs3)

Medinas Lampung, Rabu 18 April 2018  
Medinas Lampung, Rabu 18 April 2018  
Advertisement