Issuu on Google+


lighting with one light Buku Lighting with One Light ditujukan bagi fotografer yang ingin mengoptimalkan satu lampu untuk menghasilkan foto-foto yang baik. Banyak orang yang belum menyadari bahwa sebenarnya hanya dengan satu lampu saja, kita bisa menciptakan foto yang indah. Tidak semua orang memiliki perangkat lampu yang lengkap, kadang dana hanya cukup untuk membeli satu buah lampu saja. Walaupun begitu, kita harus bisa belajar mengoptimalkan perangkat apapun yang dimiliki. Pencahayaan dengan satu lampu berkesan minimalis, tetapi hasil yang didapat jauh dari minimalis. Dengan memahami arah cahaya, jatuhnya bayangan, serta penggunaan aksesori pembentuk cahaya yang tepat, Anda bisa menghasilkan bermacam-macam variasi pencahayaan hanya dengan satu buah lampu.

2


Daftar Isi KATA PENGANTAR

PENDAHULUAN

Satu atau Banyak Lampu?

Satu Lampu

Banyak Lampu

ARAH CAHAYA Arah Cahaya

Pemosisian Lampu

3

7

PEMBENTUK CAHAYA

48

Pembentuk Cahaya

51

Standard Reflector

52

Softbox

56

Umbrella

60

Shoot-Through Umbrella

64

Snoot

68

Honeycomb

72

Beauty Dish

76

10

12

14

18

22 25

32


Daftar Isi STUDY BY CASE

80

Golek

82

The Flash

Enchanting Eyes

Blue Cliff

Lady and A Horse

Ride To School

A Victorian

114

European Vacation

118

Butterfly

122

Snoot Effect

126

Autumn Punk

130

Fedora Girl

134

86

90

94

98

102

PENUTUP In The Woods

Fresh Look

4

106

110

Ucapan Terima Kasih

138

Behind The Scene

139

Kinky Rain

140

Tentang Penulis

143

Books by adimodel

144


5

use kartini magazine Model RETI & sarah MAKEUP silvy wardrobe Bebe & forever now Lens 35 mm f/1.4 Exposure f/2, 1/60, ISO 400


pendahuluan satu ATAU banyak lampu? Apa kelebihan dan kekurangan dari menggunakan satu lampu dengan banyak lampu? Apakah memakai banyak lampu sudah pasti membuat foto bisa lebih bagus? Benarkah satu lampu saja tidak cukup untuk menghasilkan foto yang menarik? Di dalam fotografi, tidak ada yang benar atau salah. Anda bisa menggunakan satu, dua, tiga, atau puluhan lampu. Semuanya sah-sah saja, sesuai dengan konsep dan efek pencahayaan yang ingin dihasilkan.

KONSEP PENCAHAYAAN Sekarang, hal pertama yang perlu dipertanyakan adalah konsep pencahayaan macam apa yang Anda inginkan? Konsep pencahayaan sangat penting untuk menghasilkan foto sesuai yang Anda kehendaki. Misalnya foto yang cerah, foto dramatis, foto yang gelap sebelah, foto hi-key atau low-key, dan masih banyak lagi konsep pencahayaan yang bisa diterapkan pada sebuah foto. Konsep pencahayaan akan menentukan jumlah lampu yang Anda butuhkan. Misalnya foto yang terang dengan tambahan cahaya fill-in dan cahaya background akan membutuhkan tiga lampu, sementara foto yang dramatis dengan pencahayaan gelap sebelah bisa dihasilkan hanya dengan satu lampu saja.

BERAPA LAMPU DAN ANGGARAN YANG ANDA MILIKI? Yang kedua, berapa banyak lampu yang Anda miliki? Tidak semua orang memiliki anggaran yang cukup untuk membeli lebih dari satu lampu. Dulu waktu saya pertama kali belajar fotografi, saya juga hanya mampu membeli satu buah lampu. Walau hanya dengan satu lampu, saya berusaha menghasilkan berbagai macam foto dengan konsep dan pencahayaan yang berbeda-beda.

6


Model intan sarah LENS 85mm f/1.4 Exposure f/1.8, 1/50, ISO 800

7


arah cahaya Front Pemosisian lampu yang berada tepat di depan model akan memberikan pencahayaan yang merata. Arah cahaya dari depan seperti ini dapat menerangi hampir semua bagian wajah model dan memberikan hasil yang nyaris tanpa bayangan. Lampu kadang agak sulit jika diletakkan benar-benar tepat di depan model, jadi biasanya diletakkan sedikit di atas kamera atau di atas kepala model.

Three Quarter - Right Pencahayaan three quarter atau tiga perempat adalah cahaya yang datang dari sudut sekitar 30 sampai 60 derajat relatif ke garis tengah kepala. Pencahayaan ini akan menyinari sebagian besar wajah di satu sisi dan membentuk bayangan yang tajam pada daerah di sekitar hidung, pipi, dan leher model di sisi yang lainnya. Pencahayaan menyamping seperti ini biasanya digunakan untuk memberi atau memperkuat karakter pada wajah model.

8


arah cahaya

9


PEMOSISIAN LAMPU Peletakan atau pemosisian lampu sangatlah penting di dalam pemotretan. Posisi lampu akan memengaruhi jatuhnya cahaya pada objek utama serta jatuhnya bayangan pada bagian-bagian yang gelap. Seorang fotografer yang baik harus bisa memperkirakan jatuhnya cahaya dan bayangan yang tepat. Pada pemotretan dengan satu lampu, sumber cahaya hanya berasal dari satu titik saja. Tidak ada sumber cahaya yang lain (kecuali nanti apabila Anda memanfaatkan ambient light seperti akan dibahas pada halaman-halaman selanjutnya). Dengan hanya satu titik sumber cahaya, Anda harus mengarahkan cahaya ke objek dengan benar.

Model silvia Exposure f/10, 1/160, iso 200


pemosisian lampu tIGA PEREMPAT Pada pencahayaan tiga perempat atau three quarter, lampu diletakkan agak di sebelah kiri atau kanan objek utama, membentuk sudut antara 30 hingga 60 derajat. Pencahayaan tiga perempat ini memberi efek yang lebih menarik dibandingkan dengan pencahayaan langsung seperti yang dijelaskan sebelumnya. Cahaya yang datang agak menyamping dapat menghasilkan struktur, tekstur, dan detail pada objek. Pada manusia, pencahayaan tiga perempat juga dapat menguatkan karakter wajah. Pencahayaan ini juga menghasilkan bayangan-bayangan yang bagus, yang mampu membentuk dimensi yang lebih dalam. Biasanya pencahayaan tiga perempat digunakan pada foto beauty atau portrait.

11


pemosisian lampu

Model RHANI Exposure f/2.8, 1/80, ISO 640

12


snoot

Snoot pada umumnya memiliki bentuk yang hampir sama, yaitu berbentuk kerucut dengan lapisan luar dan dalam berwarna hitam. Ujung snoot biasanya kosong, tidak ada materi diffuser atau penyaring apa pun. Namun ada juga snoot yang ujungnya diberi tambahan honeycomb untuk membantu memperhalus dan mengonsentrasikan cahaya. Honeycomb ini ukurannya kecil, seukuran moncong snoot, dan bisa dipasang atau dilepas sesuai kebutuhan. Snoot adalah aksesori pembentuk cahaya yang mampu menghasilkan cahaya yang sangat kecil, memusat, dan terarah.

Model silvia Exposure f/10, 1/160


Sedangkan pada pemotretan fashion, beauty dish biasa digunakan untuk memberikan efek lingkaran cahaya dengan radius yang lebih lebar. Penyebarannya yang merata serta karakteristiknya yang tidak terlalu keras membuatnya lebih banyak disukai ketimbang menggunakan standard reflector biasa.

Model silvia Exposure f/10, 1/160


ENCHANTING EYES Model RIE VIERA MAKEUP EXOTIQUE Lens 85 mm f/1.4 Exposure f/1.4, 1/50, ISO 800


bedah foto F

oto ini diambil pada sebuah ruangan yang diterangi oleh cahaya lampu bernuansa kuning. Cahaya seperti ini biasanya dihasilkan oleh lampu tungsten yang memiliki warna kekuning-kuningan. Cahaya ambient tersebut saya libatkan sebagai cahaya background pada foto ini untuk membantu menerangi latar belakang dan sebagian tubuh model. Untuk menangkap cahaya ambient, saya menggunakan kecepatan yang agak rendah. Di sini saya menggunakan kecepatan 1/50 detik. Jika menggunakan kecepatan rendah, untuk amannya gunakanlah tripod agar tidak goyang. Sebagai cahaya utama di depan model, saya menggunakan external flash yang dilengkapi dengan aksesori lambency. Aksesori ini mampu menyebarkan cahaya dengan luas dan merata, selain ke arah objek utama juga menyebar ke seluruh ruangan sehingga membantu menerangi daerah yang lebih luas. Aksesori lambency memberikan penyebaran cahaya yang cukup merata sehingga memberikan efek pencahayaan yang merata pada wajah model (flat light).

Satu lampu dibantu dengan cahaya ambient mampu menghasilkan foto yang cantik.


bedah foto

Pencahayaan yang kontras membuat objek tampil lebih menonjol.

17


BOOKS BY ADIMODEL

Sejak tahun 2009, sudah lebih dari sepuluh buku fotografi ditulis oleh adimodel. Dengan metoda pendekatan yang mudah, ringkas, dan cepat, adimodel ingin mengajak pembaca buku-bukunya aktif mempraktekkan semua yang dipelajari. Pembahasan buku-buku adimodel tidak bertele-tele, bahasanya sangat mudah dipahami, dan menekankan pada studi praktek. Di setiap bukunya, selain dibahas teori-teori fotografi dan pencahayaan, juga disertai dengan bedah foto, diagram tata letak lampu, serta detail eksposur yang digunakan agar pembaca bisa mencoba-coba setiap setting sendiri.

WEBSITE : www.adimodel.com EMAIL : adimodel@adimodel.com TWITTER : @adimodel FACEBOOK : www.facebook.com/adimodel


BOOKS BY ADIMODEL

Selain menulis buku fotografi, adimodel juga menulis buku fiksi sastra Indonesia berjudul Kinky Rain. Tidak seperti bukubuku fotografinya, Kinky Rain menyajikan sebuah sisi gelap dari seorang adimodel yang menarik untuk dibaca. Dengan bahasa yang cukup puitis serta cerita-cerita yang bernuansa realis dan surealis, buku Kinky Rain memberikan warna tersendiri ke dalam dunia sastra Indonesia.


Lighting for Beauty sangat berguna bagi para fotografer atau siapa saja yang ingin belajar pencahayaan. Perangkat dan aksesori, karakteristik cahaya, penempatan lampu, komposisi, tip & trik, hingga olah digital, semuanya dikupas dengan singkat, padat, dan lugas.

Lighting for Fashion: Indoor Lighting membahas cara menggunakan pencahayaan yang tepat pada pemotretan di dalam ruangan. Mulai dari penggunaan flash, available light, mixed light, hingga cahaya matahari.

Lighting for Fashion: Outdoor Lighting membahas cara menggunakan pencahayaan pada pemotretan di luar ruangan. Mulai dari penggunaan flash, available light, mixed light, hingga pengoptimalan cahaya matahari dengan bantuan reflektor atau lampu flash.

Basic Lighting for Beauty Part I mengajarkan mulai dari dasar-dasar pencahayaan, hukum cahaya, arah cahaya, pengenalan lampu studio, aksesori lampu, hingga pemosisian seperti main light, fill in, hair light, dan sebagainya.

Di buku Basic Lighting for Beauty Part II akan diajarkan teknik-teknik dasar pencahayaan yang wajib diketahui untuk menghasilkan foto yang baik. Mulai dari pencahayaan flat, Broad Light, Short Light, Butterfly, Rembrandt, Cross, High Key, Low Key, dan banyak lagi.

Teknik lighting strobist dibahas pada buku Lighting for Strobist - Lighting Techniques. Dilengkapi dengan lebih dari 30 portfolio karya adimodel, buku ini menyajikan pendekatan bedah foto, di mana pembaca bisa mempelajari teknis, konsep, komposisi, hingga pemosisian lighting.

Lighting for Strobist - The Basic mengajak pembaca mengenal strobist. Mulai dari pengenalan external flash dan trigger, cara memotret dengan mode TTL dan manual, pengaturan eksposur dan intensitas flash, hingga penggunaan wireless remote flash.

Lighting for Strobist - Fashion menampilkan cara pembuatan foto-foto fashion yang diambil menggunakan teknik dan peralatan strobist yang minimalis. Hanya dengan external flash, bisa dihasilkan foto-foto yang indah, tanpa harus terkendala dengan alat-alat yang mahal.

Lighting for Strobist - Glamour menampilkan foto-foto glamour yang diambil khusus menggunakan teknik strobist atau external flash. Khusus bagi pembaca dewasa, dalam buku ini ditampilkan foto-foto glamour yang indah dan elegan.

Lighting with Available Light berisi cara memotret dengan memanfaatkan cahaya alami seperti matahari, lampu rumah, neon, lilin, dan sebaginya. Topik yang dibahas mulai dari pengaturan white balance, memahami mode pemotretan, metering, dan sebagainya.

Lighting with One Light adalah buku yang mengupas cara memotret hanya menggunakan satu lampu. Walau hanya dengan satu lampu, kita bisa menghasilkan pencahayaan yang bervariasi, berdimensi, dan berkesan mahal.

SEMUA BUKU ADIMODEL BISA DIDAPATKAN DI TOKO BUKU GRAMEDIA ATAU WWW.GRAMEDIA.COM


Book sample lighting with one light