Page 1

SABAK

Edisi Perdana - April 2011

Dideleng gawe bungah diwaca gawe semringah

Analisis Pendidikan di Indonesia Masyarakat Terus Resahkan Jalan Rusak Turnamen Futsal BO-Child Cup 1st Dapur Ergonomis Sekilas Kegiatan HIMACITA Periode 2010/2011

Nasib Nusakambangan Tinggal Hitungan Hari


Salam Redaksi

Sabak adalah salah satu jenis batuan metamorf yang biasa digunakan oleh masyarakat jaman dulu untuk menulis. Jaman dulu memang serba terbatas dan langka, sampai buku tulis pun susah didapat sehingga sarana belajar pun apa adanya. Sabaklah yang menjadi media untuk belajar mengajar pada waktu itu. Sabak telah menjadi saksi bisu atas perkembangan dunia pendidikan di tanah air ini, semoga dengan latar filosofi demikian media ini yang bernama SABAK bisa menjadi media yang mendorong kemajuan pendidikan. Terbitan ini merupakan terbitan perdana SABAK, semoga bisa menginspirasi pembaca

Tim Redaksi

Penanggung Jawab Khotibul Umam Pimpinan Redaksi Muhammad Khayat Editor Ragil Sapto Wibowo Rizki Nur Indriani Eko Faisal Yusuf Reporter Syaifur Rohman Ahmad Fajri Nida Sri Indah Indrayani Restu Ahri Purdianto Sumaryati Sugeng Fitri Aji Layouter Habib Royni Mujtahid Karyanto Tim Pendukung Nur Cholis Sri Wisnu Mubarok Kontributor Mahasiswa Cilacap

SABAK

Dideleng gawe bungah diwaca gawe semringah Daftar Isi KEGIATAN

- Sekilas Kegiatan HIMACITA Periode 2010/2011 - Turnamen Futsal BO-Child Cup 1st - Kegaduhan di Turnamen Futsal - Pulihnya Merapi untuk Kehidupan Warga KEDAERAHAN

- Nasib Nusakambangan Tinggal Hitungan Hari - Masyarakat Terus Resahkan Jalan Rusak - Kwaran Kesugihan Adakan Pesta Siaga 2011 KAJIAN

- Dapur Ergonomis - Analisis Pendidikan di Indonesia - Menemukan Kembali Landasan yang Hilang SERBA-SERBI

- Sejarah dan Profil Bo-Child - Profil NMC - Sabak Manfaatkan Google Documents untuk Keredaksian - Teka-teki sabak


Halaman 3 KEGIATAN

Sekilas Kegiatan HIMACITA Periode 2010/2011 Oleh : Khotibul Umam

Buka bersama dan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-65 Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (HIMACITA) mengadakan peringatan Dirgahayu Republik Indonesia Ke-65 dan buka bersama. Kegiatan buka bersama yang dibarengkan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-65 yang di ikuti oleh warga HIMACITA, yang diselenggarakan pada Sabtu, 21/08/2010. Dalam acara tersebut juga ada serangkaian lomba-lomba untuk memeriahkan kemerdekaan Republik InSuasana di Puncak Acara donesia. Mudik bareng Acara Mudik Bareng HIMACITA ini dilaksanakan pada 05/09/2010. Acara ini bertujuan untuk mengakrabkan warga Cilacap yang kuliah di Yogyakarta. Dari kegitan ini terciptanya rasa persaudaraan layaknya dalam sebuah keluarga. Kegitan mudik ini dilakukan setiap mendekati lebaran Idul Fitri. Peserta mudik menggunakan kendaraan sepeda motor. Dalam kegitan ini para peserta juga dituntun untuk belajar mengendarai kendaraan dengan benar. Kegiatan ini ditangani Suasana di Perjalanan oleh badan semi otonom HIMACITA yaitu Nusakambangan Motorcycle Community (NMC). Audiensi ke Pemda Cilacap dan DPRD Audiensi HIMACITA terhadap Pemkab Cilacap dilaksanakan setiap pergantian kepengurusan. Hal ini dilakukan untuk mengenalkan para pengurus yang baru kepada pemerintahan Kabupaten serta kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Audiensi dilaksanakan pada Senin, 06/15/2010. Dalam audiensi tersebut selain memperkenalkan kepengurusan yang baru, juga membawa pokok permasalahan daerah yang sudah dirumuskan sebelumnya di Yogyakarta. Dalam kesempatan tersebut HIMACITA membawa beberapa permasalahan diantaranya, tentang pendidikan, pelayanan pablik, pariwisata dan budaya daerah.


Halaman 4 KEGIATAN

Berikut adalah rangkaian kegitan audiensi : 1. Silaturrahmi dengan Pemkab dan DPRD Cilacap 2. Mengenalkan kepengurusan baru HIMACITA periode 2010-2011 3. Sosialisasi program kerja HIMACITA periode 2010-2011 4. Dialog dan penyampaian aspirasi/suara rakyat dengan pengangkatan isu yang selama ini dirasakan warga Cilacap dengan PEMDA dan DPRD Diskusi Rutin Kegiatan diskusi ini dilaksanakan setiap dua kali dalam sebulan. Setiap minggu pertama dan minggu ketiga dihari selasa malam rabu. Diskusi rutin sampai saat ini baru berjalan sekitar 7 kali, yaitu sampai pada bulan Oktober 2010. Hal ini disebabkan pada saat akhir bulan Oktober ada aktifitas alam yang kurang mendukung yaitu terjadinya bencana erupsi gunung Merapi. Imbasnya aktifitas temanteman sampai akhir tahun 2010 dialihkan untuk membantu korban erupsi Merapi dengan menjadi relawan. Pelatihan jurnalistik Pengurus mengadakan acara pelatihan jurnalistik untuk para warga HIMACITA yang mau belajar dalam hal karya tulis. Acara ini dilaksanakan pada Minggu, 10/10/2010, pukul 14.00 sampai 22.00 WIB. Kegitan ini berlangsung di salah satu kantor LSM. Dari pelatihan ini, peserta diharapkan bisa mengaktualisasi sesuatu ke dalam tulisan dan berkontribusi konten dalam media yang ada di HIMACITA, baik media website http://himacita.or.id maupun media cetaknya. HIMACITA Peduli Merapi Melihat tragedi bencana meletusnya gunung Merapi di Yogyakarta, Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (HIMACITA) secara resmi mendirikan posko tanggap darurat bencana letusan gunung Merapi. Kegitan ini sebagai bentuk kepedulian HIMACITA. Dalam kegitan ini selain membuka posko bantuan, HIMACITA juga ikut menerjunkan para warganya sebagai relawan di desa Hargobinangun, Pakem, Sleman. Dalam kepedulian terhadap korban merapi HIMACITA juga bekerjasama dengan posko Jama’ah Masyarakat Nahdliyin yang dikelola oleh lembaga Infest Yogyakarta. Dalam kerjasama ini para warga HIMACITA bertugas di lapangan untuk peliputan dan penyaluran bantuan di daerah lereng Merapi, yaitu daerah Sleman, Magelang, Klaten dan Boyolali. Pada fase pemulihan Merapi, HIMACITA menyalurkan bantuan yang dituangkan dalam acara penghijauan. Penghijauan Merapi HIMACITA berhasil menanam 3.000 bibit pohon di dusun Petung, Kepuharjo, Sleman yang bekerjasama dengan Radar Jogja dan warga setempat. Touring dan Makrab Himacita mengadakan touring dan makrab pada 25-26 Desember 2010. Lokasi tujuan dalam touring dan makrab adalah Pantai Suing yang terletak di Gunung Kidul (tepatnya di perbatasan DIY dan Jateng). Dalam kegiatan ini para peserta menggunakan kendaraan bermotor. Peserta yang ikut berjumlah 46 yang mengendarai 23 sepeda motor. Di lokasi makrab, para peserta disuguhi hamparan pantai indah


Halaman 5 KEGIATAN

yang dihiasi karang dan bukit. Rangkaian acara cukup menyenangkan karena acara tersebut tujuannya untuk mengakrabkan para mahasiswa baru yang berasal dari Cilacap. Kegiatan didalamnya berisi pelbagai permainan yang menyenangkan dan mengakrabkan dan juga disuguhi outbond pada siang harinya. Perayaan Hari Jadi Cilacap ke-155 dan Himacita ke-13 Himacita mempunyai beberapa agenda untuk mengisi perayaan hari jadi atau ulang tahun kabupaten Cilacap ke-155 dan Himacita ke-13 diantaranya, turnamen futsal Bo-Child Cup 1st, aksi donor darah dan malam puncak perayaan. Turnamen futsal diselenggarakan pada 26/03/2011 dan 16/04/2011 yang pesertanya meliputi mahasiswa Yogyakarta dan Jawa Tengah yang kuliah di Yogyakarta. Aksi donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) diselenggarakan pada 23/04/2011 yang membidik target peserta pendonor dari mahasiswa dan umum. Malam hari setelah pelaksanaan donor darah diselenggarakan malam puncak perayaan yang diramaikan dengan nuansa kedaerahan dan kesenian daerah.

Turnamen Futsal BO-Child Cup 1st Oleh : Syaifur Rohman

BO-Child Tjilatjap adalah suatu organisasi badan semi otonom Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (Himacita) yang bergerak di bidang olahraga futsal. BOChild Cup 1st merupakan debut perdana

teman-teman dari Banjar Patroman, dan yang paling terakhir yaitu Spirit Competition Session II yang diadakan oleh Manajemen Joglo Futsal.

Banner Pertandingan

program kerja BO-Child Tjilatjap FC dalam kegiatan eksternal. Sebelumnya BO-Child telah beberapa kali keluar kandang guna melatih mental dan memperluas pengalaman bertanding melalui beberapa turnamen. Yang masih segar dalam ingatan kita adalah Kamangga Cup II, yang diadakan oleh teman-teman Purbalingga, Patroman Cup III Turnamen Futsal yang diadakan

Bermula dari acara Mbukak Kantong Semen, acara dimana salah satu anggota BO-Child Tjilatjap FC yang baru mudik dari rumah, pulang membawa oleh-oleh yang dibungkus kantong semen. Sebenarnya acara tersebut hanya acara tidak formal sebagai salah satu upaya untuk mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar anggota, tetapi setelah berkumpul terjadi


obrolan yang asyik. Walaupun obrolan mengalir tanpa dikonsep, tetapi mendapatkan ide-ide yang menjadi rencana besar dalam rangka memperingati Harlah Cilacap ke-155 dan Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (Himacita) ke-13.

Halaman 6 KEGIATAN

ah yang dilalui anak-anak Cilacap saat Mudik ke Tanah Kelahiran. Ini dimaksudkan agar masih satu tema dengan agenda Lari Estafet Jogja-Cilacap. Namun pada perkembanganya, setelah kepanitiaan mengadakan beberapa koordinasi terjadi perubahan dalam target jangkauan peserta, dalam hal ini peserta dibatasi hanya untuk mahasiswa Yogyakarta yang berasal dari Jawa Tengah (Jateng) dan DI Yogyakarta (DIY). Dengan kesepakatan panitia, turnamen futsal tersebut dinamai dengan BO-Child Cup 1st, turnamen futsal pertama yang diselenggarakan oleh BO-Child yang bertema “DENGAN SEMANGAT SPORTIFITAS, KITA WUJUDKAN KEBERSAMAAN UNTUK KEJAYAAN “.

Dari acara Mbukak Kantong Semen, didapat beberapa ide kegiatan untuk BO-Child sendiri maupun Himacita, karena secara kebetulan Khotibul Umam (23) bisa menyisakan waktu untuk acara Mbukak Kantong Semen di sela kesibukanya sebagai mahasiswa semester akhir dan sebagai Ketua Umum Himacita yang mempunyai agenda yang tidak bisa dikesampingkan. Beberapa masukan diantaranya adalah kegiatan lari estafet rute Jogja-Cilacap, safety riding dengan penPeserta turnamen dibatasi hananggungjawab Nusakambanya untuk mahasiswa Jateng gan Motorcycle Club (NMC) dan DIY. Ada beberapa , serta turnamen futsal alasan penentuan target yang diusulkan oleh jangkauan peserta diAfan, ketua Himacita batasi hanya untuk periode sebelumnya. mahasiswa Jateng Untuk tiap Organisasi dan DIY. Pertama, Mahasiswa Cilacap di dari segi keamanan. Yogyakarta (OMCY) Beberapa pengalaman juga diharapkan untuk yang didapat dari bepunya kegiatan tersendberapa teman Organiri dalam rangka memisasi Mahasiswa Daerah peringati Harlah Cilacap (Ormada) yang sudah ke-155 dan Himacita yang pernah mengadakan turke-13 yang berkesinambunnamen futsal antar mahagan dengan kegiatan-keg- Lambang BO-Child Tjilatjap FC siswa, prosentase kericuhan iatan Himacita. Dan nantinya ada acara akan lebih besar jika peserta dibuka unpuncak yang merupakan rangkuman dari tuk umum atau semua daerah bisa diikutbeberapa rangkaian kegiatan yang telah sertakan, bukan bermaksud mengkotakdilaksanakan. kotakan satu daerah, tetapi panitia hanya ingin mengurangi resiko terjadinya kericuPada awal perencanan turnamen fut- han dalam kegiatan ini yang nantinya sal, untuk ruang lingkup peserta adalah justru merugikan pihak peserta maupun daerah pantai selatan atau daerah- daer- panitia. Dari segi rasa kekeluargaan juga


tentunya lebih kuat jika peserta hanya untuk Jateng dan DIY, karena selain dari segi geografis masih berdekatan, dari segi budaya pun tidak begitu jauh berbeda. Kedua, Kabupaten Cilacap sendiri adalah bagian dari Jateng dan sampai sekarang komunikasi antar mahasiswa Jateng dirasa sangat kurang, khususnya untuk mahasiswa Jateng di DIY. Ketiga, domisisli Mahasisiwa Cilacap selama menuntut ilmu adalah di DIY, tetapi komunikasi dengan Mahasiswa DIY sendiri hampir tidak ada, khususnya secara organisasi, kita lebih disibukkan menjalin komunikasi dengan mahasiswa satu daerah tetapi justru melupakan mahasiswa asli DIY yang tentunya juga mempunyai potensi yang sama besarnya. Harapanya ketika sudah terjadi komunikasi yang apik dengan mahasiswa DIY, bisa menghasilkan kerjasama-kerjasama yang saling mendukung. Sulitnya mengumpulkan panitia adalah salah satu kendala yang dihadapi untuk agenda BO-Child Cup 1st ini. Maka dari panitia mengambil inisiatif mengadakan rapat koordinasi setelah latihan futsal rutin BO-Child karena hanya pada saat latihan bisa berkumpul walaupun rapat kurang kondusif karena lelah setelah latihan. Dengan berbagai tantangan yang ada akhirnya agenda BO-Child Cup 1st disepakati untuk dilaksanakan pada 2627 Maret 2011di Vogue Futsal Jl. Selokan Mataram No.17 Depok Sleman, Yogyakarta. Sampai saat penulisan artikel ini persiapan BO-Child Cup 1st telah mencapai sekitar 60% dari keseluruhan persiapan, sembari mencari sponsor dari pihak yang mempunyai komitmen terhadap kama-

Halaman 7 KEGIATAN

juan olahraga futsal. Undangan telah disebar ke berbagai peserta yang memenuhi syarat turnamen BO-Child Cup 1st baik melalui undangan resmi, sms, atau pun melalui media online, dalam hal ini facebook dan website. Momentum membagikan undangan turnamen ini juga digunakan oleh ketua Himacita, Khotibul Umam untuk bersilaturahmi dengan para ketua ORMADA Jateng yang memang belum pernah betatap muka sebelumya dengan cara ngopi bareng. Pada acara ngopi bareng tersebut, ada perwakilan atau ketuanya sendiri yang bisa hadir, diantaranya teman-teman MASKARA Jepara, KKY Kudus, DEMAK, dan BLORA. Sedangkan dengan KEMANGGA Purbalingga, KMB Banjarnegara, FKMP Purworejo dan HPM Majenang, memang pernah bekerjasama atau sekedar ngopi bareng sebelumnya baik secara organisasi maupun personal. Semoga turnamen futsal BO-Child Cup 1st dapat berjalan lancar. Harapanya agenda ini bisa jadi agenda rutin untuk bersilaturahmi antar mahasiswa bahkan jika memungkinkan, jangkauan peserta bisa diperluas atau bisa membuat piala bergilir setingkat Bupati atau Gubernur. Selamat bekerja kawan-kawan panitia BOChild Cup 1st , KEBERSAMAAN UNTUK KEJAYAAN, walaupun belum dapat mengukir prestasi kejayaan di lapangan tetapi kebersamaan kita adalah kejayaan di luar lapangan. Terus semangat berlatih, untuk persiapan menyambut tamu-tamu undangan dari berbagai daerah Jateng dan DIY, persembahkan permainan terbaik BOChild Tjilatjap FC pada BO-Child Cup 1st. Selamat berjuang.


Kegaduhan di Turnamen Futsal

Halaman 8 KEGIATAN

Oleh : Salim Abror

Minggu pagi (27/03/2011) hujan rintikrintik dan dipayungi langit mendung, mengawali semangat panitia Turnamen BO-Child Cup 1st untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam laga 16 besar. Setelah kurang lebih memasuki 2 menit (09.30WIB) di babak kedua pertandingan antara tim Kemangga A dan Jograce, kegaduhan mulai tercium. Namun, kegaduhan tersebut bukanlah datang dari dalam lapangan pertandingan. Akan tetapi datang dari pihak panitia bagian keamanan yang memberikan informasi kepada pihak keamanan Vogue futsal, bahwasannya diluar gedung sedang terjadi kekisruhan antar sesama orang kulit hitam yang dipicu akibat minuman keras. Karena takut kekisruhan itu semakin mendekat dengan gedung lapangan maka pihak keamanan mengantisipasi dengan mengunci pintu masuk yang terbuat dari teralis, naas sebelum dapat dikunci tiba-tiba pintu di tendang oleh pelaku kekisruhan dan melampiaskan emosinya di dalam lapangan. Keadaan pun sontak berubah menjadi kekacauan ditambah lagi dengan pelaku kekisruhan lain yang masuk sambil membawa bandem dari besi dan bambu runcing menghancurkan segala sesuatunya yang terbuat dari kaca. Semua panitia, wasit, peserta, suporter dan pihak Vogue pun berlarian mencari tempat berlindung yang aman dari serangan pelaku kekisruhan yang membabibuta menghancurkan etalase yang terbuat dari kaca, kursi tempat duduk, dan meremukan segala sesuatu di sekelil-

Foto : Dok. Redaksi

ingnya yang mampu memberikan kepuasan bagi mereka. Rasa takut para korban pun ditemani hujan yang menjadi saksi bisu ketakutan mereka, sekiranya ada 4 orang yang menerobos masuk dengan muka yang garang-garang sambil berucap “siram bensin, biar hangus semua tempat ini�. Menurut Tony panitia Turnamen, mendengar perkataan yang seperti itu jantungnya berdetak kencang karena perbuatan itu sangat mengancam jiwa, raga, dan harta. Setelah kurang lebih 15 menit atau sekitar jam 10.45 WIB para korban bersembunyi di toilet, mushola, dan kamar panita Vogue dapat keluar setelah mendengar kata aman dari salah seorang warga sekitar, polisi pun yang datang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak sanggup meredam emosi pelaku kekisruhan. Akhirnya para korban keluar dengan rasa ketakutan dan menimbulkan trauma yang mendalam, pertandingan pun ditunda untuk sementara waktu. Setelah kejadian itu selesai, barisan Brimob berdatangan. Di lain sisi TKP porak-


poranda, motor banyak yang mengalami kerusakan, dan ada salah satu dari pihak peserta yang menjadi korban jatuh terkena kaca etalase karena berdesakan mencari tempat berlindung. Walaupun dengan kejadian di hari Minggu itu dari pihak panitia tetap akan melanjutkan Turnamen BO-Child Cup 1st namun di tempat yang berbeda dengan alasan keamanan. Sesuai dengan motto “Dengan Semangat Sportifitas Kita Wujudkan Kebersamaan Untuk Kejayaan�.

Halaman 9 KEGIATAN Jangan menyerah hanya karena ganjalan seperti itu, mungkin itu hanyalah sedikit cerita tentang halang rintang bagi BOChild Tilatjap FC yang ingin eksis dalam kancah olahraga futsal, marilah ganjalan tersebut kita sikapai sebagai bahan pembelajaran untuk event-event selanjutnya, “Kebersamaan Untuk Kejayaan�.

Pulihnya Merapi untuk Kehidupan Warga

Oleh : Muhammad Khayat Letusan beberapa bulan lalu mengakibatkan ekosistem kawasan Merapi kembali rusak dan tidak seimbang. Abu vulkanik yang tebal tertiup angin sampai melewati daerah Jawa Barat, awan panas yang sering disebut oleh warga sekitar dengan wedhus gembel melewati beberapa aliran sungai lereng Merapi sehingga menewaskan lebih dari 100 jiwa. Letusan Merapi pada 2010 dimulai 26 Oktober disusul dengan letusan-letusan berantai. Menurut Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Dr Sukhyar, letusan Merapi yang berentetan sejak Rabu 3 November 2010 merupakan letusan terbesar selama 100 tahun terakhir. Letusan ini juga masuk kategori terbesar selama 30 tahun setelah gunung Galunggung bererupsi. Wedhus gembel yang membumbung mencapai ketinggian 7,5 kilometer. Erupsi telah berlalu, sedangkan kondisi lereng Merapi belum pulih seperti semula. Hutan lindung yang terbakar wedhus gembel dan jutaan kubik material Merapi yang dimuntahkan mengakibatkan banjir lahar dingin setiap kali terjadi hujan

Proses erupsi Merapi. Foto : oleh Muhammad Irsyadul Ibad

di puncak Merapi. Ormas dan berbagai lembaga seakan berlomba dengan pemerintah dalam penggalangan dana dan bantuan untuk korban bencana Merapi dari tahap tanggap darurat sampai tahap pemulihan.


Halaman 10 KEGIATAN

Pada tahap pemulihan, bantuan dikon- Syaifur Rohman(23) yang akrab dipangsentrasikan pada pemberdayaan ekonomi gil Asep koordinator lapangan kegiatan dan pemulihan ekosistem Merapi. Pemuli- penghijauan. han ekosistem Merapi salah satunya yaitu Koordinator relawan dari warga Petung, penghijauan. Banyak organisasi beker- Pahing Sasmito mengaku sangat bangga jasama dalam kegiatan penghijauan, salah dengan kegiatan ini. “Kami sangat bangsatunya adalah Himpunan Mahasiswa ga dalam kegiatan penghijauan ini. DaCilacap di Yogyakarta (HIMACITA) beker- lam waktu panjang memberi harapan dan jasama dengan perusahaan media cetak manfaat yang sangat besar bagi dusun Radar Jogja dan warga setempat pada Petung khususnya dan bagi masyarakat 30/01/2011. Kegiatan HIMACITA dalam Jogja umumnya. Dikarenakan, selain tempenghijauan Merapi di Dusung Petung, pat menyimpan air, kayu beserta daunnya Kepuharjo, Sleman merupakan penyalu- juga bisa dimanfaatkan” ujarnya. ran dari dana National Security yang masuk and Disaster Agenke kantong HIcy (NSDA), organMACITA Peduli isasi non pemerinMerapi dari betah, dalam forum berapa sumber diskusinya mebantuan. Dari nyatakan bahwa kegiatan yang pentingnya dilakumengerahkan kan penghijauan warga HIMACIdengan segera TA, tim relawan di wilayah Kabudari Himpunan paten Sleman, Pelajar Majenang terlebih lagi di (HPM) dan KeluKecamatan Cangarga Mahasiswa kringan, karena Banjarnegara wilayah tersebut Penyerahan bibit secara simbolik oleh Khotibul Umam, (KMB), tertanam ketua Himacita kepada Pahing Sasmito, warga Petung. merupakan daerah 3000 bibit pohon Foto : oleh Ahmad Fajri Nida reservoir (daerah yang terdiri dari tangkapan air) dan bibit sengon, mahoni dan jabon beserta sangat rentan terhadap ancaman longsor. pupuknya. Sehingga jika kawasan Kecamatan Cang“Kegiatan penghijauan ini merupakan re- kringan tidak segera di reboisasi, dikhaalisasi dari beberapa donasi yang masuk watirkan akan terjadi krisis air di daerah ke kantong Himacita Peduli Merapi yang Sleman dan Jogja dalam beberapa waktu sebelumnya juga ikut berpartisipasi da- ke depan. Setidaknya itu dampak yang lam tanggap darurat bencana Merapi. paling nyata yang akan dirasakan oleh Donasi yang masuk berasal dari kegiatan masyarakat Jogja dan sekitar lereng Merpenggalangan dana di Kabupaten Cilacap, api. Namun, agar penghijauan yang akan penggalangan di jalan-jalan Yogyakarta, dilakukan memiliki manfaat yang maksidan Dinas Kehutanan Yogyakarta” tutur mal, sangat perlu untuk memperhatikan


beberapa faktor yang terkait dan mempengaruhi pola dan strategi penghijauan tersebut, agar tidak menjadi sia-sia. Menurut Dr.Langgeng Wahyu Santosa, peneliti dari Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana (KLMB) Fakultas Geografi UGM, upaya penghijauan lereng Merapi, sangat dipengaruhi oleh kajian Morfologi sebaran awan panas dan lahar Merapi, karena hal itu sangat menentukan pola dan titik sebaran lokasi penanaman. Selain itu, beberapa hal teknis lain yang juga berpengaruh terhadap keberhasilan penghijauan di lereng Merapi, yaitu jenis dan kondisi tanah yang akan ditanami dan sedapat mungkin bibit pohon tidak ditanam pada jalur atau bekas lahar. Hal lainnya yang perlu diperhatikan yaitu jenis pohon yang akan ditanam. Jenis Pohon yang cocok dan dapat tumbuh di sekitar lereng Merapi adalah jenis tanaman dataran tinggi dan sedapat mungkin usahakan pohon tersebut adalah pohon yang dapat berproduksi serta memiliki nilai ekonomis. Merapi dianggap bukan hanya sebagai gunung berapi oleh warga sekitar, melainkan sudah dianggap sebagai sumber penghidupan. Ada jutaan jiwa yang tinggal di sekitar gunung Merapi seperti kab. Boyolali, Magelang dan Klaten di Jawa Tengah serta Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang kebutuhan airnya disuplai dari gunung Merapi baik yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat maupun sumber air lain yang resapannya dari gunung Merapi. Menurut data yang diperoleh dari Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), ada tiga fungsi utama gunung Merapi yaitu sebagai sumber hidro-ologi, habitat bagi

Halaman 11 KEGIATAN

keanekaragaman hayati dan objek wisata alam. Merapi sebagai sumber hidro-ologi karena Merapi menyuplai ketersediaan air pada daerah sekitar Merapi. Di provinsi Jawa Tengah dan DIY hanya tersisa sedikit sekali hutan yang alami, salah satunya yaitu hutan di gunung Merapi. Hutan yang terletak di gunung Merapi merupakan salah satu hutan tropis pegunungan yang khas karena terletak pada sebuah gunung berapi yang sangat aktif, sehingga ekosistem yang terbentuk jugat khas, begitu pula jenis kehidupan flora dan fauna liar yang hidup dan berkembang di dalamnya. Keanekaragaman jenis hayati di hutan gunung Merapi merupakan laboratorium alam yang sangat berguna bagi dunia pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, potensi ini sangat mendukung fungsi dari Yogyakarta sebagai kota pelajar. Keanekaragaman hayati di dalam hutan gunung Merapi merupakan kekayaan yang tak ternilai yang harus dijaga kelestariannya. Terdapat 5 pusat pengembangan wisata alam di TNGM yaitu kawasan wisata Kaliurang di Sleman, Deles di Klaten, Musuk Cepogo di Boyolali, Selo di Boyolali dan Srumbung Dukun di Magelang. Selain mempunyai potensi keindahan alam dan fenomena vulkanik dari gunung Merapi, kawasan gunung Merapi sangat cocok untuk lokasi wisata pendidikan dan wisata petualangan seperti mendaki gunung, outbound, tracking, berkemah dan sebagainya. Dengan pelbagai kepedulian untuk Merapi, diharapkan ekosistem Merapi dapat kembali normal dan seimbang untuk hutan lindung, sumber ekonomi, edukasi dan tempat wisata.


Halaman 12 KEDAERAHAN

Nasib Nusakambangan Tinggal Hitungan Hari Oleh : Yossy Suparyo

Nusakambangan memiliki apa yang dibutuhkan sebuah pulau narapidana dan medan pelatihan prajutit komando. Belasan kilometer lebih curam di selatan yang terhadang ombak samudra, topografi bergelombang di tengah dan rawa-rawa di utara yang mencapai 20 prosen dari luas pulau. Selama bertahun-tahun lembaga permasyarakatan (LP) dan pasukan komando Indonesia berdampingan menggunakan area yang sama. Lokasi penjara oleh militer digunakan sebagai tempat latihan pembebasan tahanan. Di Permisan, sebuah penjara baru dengan sistem pengamanan super ketat dibangun pada jarak ratusan meter saja dari pantai tempat pelantikan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang legendaris. Sebagai pulau narapidana, Nusakambangan pernah dihuni tokoh-tokoh dunia kriminal, ratusan tahanan politik 1960an, dan juga sejumlah nara pidana kerah putih masa kini. Kisah-kisah pelarian yang hampir semuanya gagal menumbuhkan mitos, pulau ini tidak mungkin dapat ditembus oleh narapidana yang mencoba melarikan diri. Nusakambangan terletak di tepi Samudra Hindia, tidak jauh dari batas lempeng Indo-Australia yang bergerak 5-6 cm per tahun. Nusakambangan merupakan malaikat pelindung yang hampir sempurna bagi daratan Cilacap. Tsunami yang memporakporandakan Pangandaran di 2006 hanya sedikit menimbulkan kerusakan di Semenanjung Bunton.

Foto : Media Indonesia

Apakah Nusakambangan tidak seharusnya tetap dijaga terbebas dari eksploitasi alam? Pertanyaan yang menggelisahkan warga mulai muncul pada 1974 Soeharto menyatakan Nusakambangan terbuka bagi investor dan PT Semen Nusantara (sekarang PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant) diberi hak menambang batu kapur di area seluas 1.000 ha hingga kini. Warga Kampung Laut merasakan perusakan alam Nusakambangan telah mengakibatkan berkurangnya pasokan air bersih, padahal mereka mengandalkan pasokan air bersih dari Pulau Nusakambangan yang disalurkan melalui pipa ke rumah-rumah mereka. Banyak kawasan hutan di Nusakambangan yang telah dibuka sebagai areal penambangan oleh Holcim hingga sekarang belum direklamasi. Ada hutan di sebuah bukit di Nusakambangan yang telah dibuka Holcim beberapa tahun lalu tetapi tidak jadi untuk areal tambang dan hingga sekarang belum


direklamasi. Pemerintah Kabupaten Cilacap seolah lepas tangan terhadap kerusakan hutan Nusakambangan oleh Holcim. Cara-cara suap sering dilakukan Holcim, Rahmat Hidayat, pegawai Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Tengah Seksi Konservasi Wilayah II Pemalang-Cilacap pernah menceritakan kisah salah satu polisi hutan seniornya yang sangat kritis terhadap Nusakambangan, pernah diundang ke sebuah hotel di Purwokerto (14/4/2010). Kurang tegasnya sikap Pemkab Cilacap ditunjukkan oleh pernyataan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Cilacap, Sunarno (31/3/2010). Menurutnya kekhawatiran masyarakat akan kerusakan lingkungan yang berakibat beralihnya fungsi Pulau Nusakambangan dianggap berlebihan. Luas area tambang batu kapur hanya tiga persen dari luas Pulau Nusakambangan, selain itu PT Holcim Indonesia melaksanakan reklamasi dan revegetasi/penghijauan terhadap lahan bekas tambang sebagai upaya kelestarian

Halaman 13 KEDAERAHAN

lingkungan hidup. Padahal hingga 2009, PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap hanya mereklamasi lahan bekas tambang kapur di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, seluas 17,76 hektare dengan jumlah pohon 6.670 batang. Sementara luas area tambang hingga 2009 mencapai 112,45 hektare. Kini, aktivitas penambangan yang dilakukan Holcim di Nusakambangan sudah termasuk merusak bentang alam. Holcim meratakan bukit dan menggali dataran rendah untuk diambil bahan tambangnya. Pengambilan bahan tambang menggunakan bahan peledak juga dapat merusak kondisi alam sekitar. Perluasan tambang aktif terus bertambah karena jarak lokasi tambang sangat dekat dengan pabrik dan bisa menggunakan alat transportasi kapal. Izin eksploitasi yang dikantongi Holcim hingga 11 September 2023. Pada saat itu, banyak kalangan memprediksikan luas tambang mencapai 350 hektare atau 0,52 persen luas Pulau Nusakambangan.

Masyarakat Terus Resahkan Jalan Rusak Oleh : Khotibul Umam

Hingga kini kondisi jalan di sepanjang Cilacap - Sidareja - Patimuan masih sangat rusak. Kondisi ini membuat warga Cilacap resah. Kondisi seperti itu juga tidak hanya di wilayah jalur Cilacap-Sidareja-Patimuan, tetapi hampir di wilayah Kabupaten Cilacap kondisi jalan sangat memprihatinkan. Baik itu jalan utama lintas propinsi maupun jalan-jalan kecil lintas kecamatan, apalagi jalan penghubung dari desa ke desa lain, sangat memprihatinkan.

Bulan lalu awak bus Cilacap melakukan aksi mogok. Pemogokan berlangsung selama tiga hari. Pemogokan dilakukan oleh awak bus jurusan Sidareja-Cilacap dan Pangandaran-Cilacap pada 11-13 Januari 2011. Pada 13/01/2011 awak bus jurusan Purwokerto-Sidareja menyusulnya. Pemogokan berhenti setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap berinisiatif untuk menambal jalan-jalan yang rusak dengan batuan kapur.


Penyebab pemogokan awak angkutan umum itu adalah rusaknya jalan yang menghubungkan Kota Cilacap hingga Pantai Pangandaran yang melewati Kawunganten, Sidareja, dan Patimuan serta jalur yang menghubungkan Sidareja hingga Purwokerto yang melewati Karangpucung, Wangon sampai Purwokerto. Menurut Rohim, warga Sidareja, kerusakan jalan itu sudah berlangsung cukup lama. Warga sudah kerapkali menyampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Cilacap. Namun, DPU selalu berkilah bahwa jalan itu menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Halaman 14 KEDAERAHAN

dalam kondisi pelan dan siap.

“Aku ya pernah kejeglong terus tiba, untunge ora apa-apa, masalahe ora terlalu banter lan mandan siap,� ungkap Saefur.

Pemkab Cilacap hingga kini hanya melakukan penanganan darurat. Itu pun tidak semua di jalanan yang rusak, hanya beberapa bagian jalan yang terlihat sangat parah. Penangan darurat yang dilakukan adalah mengurug jalan yang parah dengan batu kapur. Urugan batu kapur belum menyelesaikan masalah. Dari hasil urugan itu menimbulkan becek ketika diAkibat pemogoguyur hujan dan kan itu banyak menimbulkan pengguna angkudebu ketika kertan umum yang ing (kondisi paterlantar. Kemunas matahari). dian Pemkab CiSampai saat ini lacap mengerbelum ada penahkan truk-truk anganan yang milik Brigade Moserius dari pihak bil (Brimob) un- Kondisi jalan rusak di Cilacap Pemkab Cilacap. tuk mengangkut Baik itu diperpenumpang. Selain itu, kegiatan perkan- baiki total ataupun ditambal. toran dan sekolah pun terganggu. Siswa dan pegawai kantor pemerintahan mau- Dari informasi yang diperoleh dari Himpupun swasta banyak yang terlambat. nan mahasiswa Cilacap (HIMACI) Priangan Timur-Ciamis yang melakukan Audiensi Kerusakan jalan tersebut banyak mengak- dengan pihak Pemkab, akan ada penanibatkan kecelakaan. Banyak warga men- ganan serius tentang kerusakan jalan di gatakan bahwa sering terjadi kecelakaan, Cilacap. Menurut Wirawan Widi Atmoko seperti mobil guling dan motor jatuh. (22) pengurus HIMACI Periangan Timur Seperti yang dirasakan oleh Saefur (24) Ciamis, mengatakan bahwa jalan Sidarewarga Sidareja mengakui bahwa pernah ja-Patimuan dan Sidareja-Jeruklegi akan jatuh akibat motornya terkena lubang, diperbaiki mulai bulan ini. Perbaikan ini untungnya tidak terjadi apa-apa karena dilakukan secara berkala dengan menga-


lokasikan dana sekitar 5,5 M. Informasi tersebut didapat dari Kasubag Dinas Binamarga kabupaten Cilacap. “Hasil audiensi mahasiswa mengenai jalan Sidareja-Pangandaran dan SidarejaJeruklegi dapat jawaban. Realisasi perbaikan akan di mulai pertengahan maret dg alokasi dana Sidareja-Patimuan(2,6M), dan Sidareja-Jeruklegi(2,9M)”, ungkap Widi. Patut kita syukuri bersama semoga apa

Halaman 15 KEDAERAHAN

yang disampaikan benar-benar bisa terwujud, tidak hanya ungkapan atau pernyataan semata. Setidaknya agak mendingan walaupun tidak semua jalan diperbaiki. Mari kita berharap bersama semoga jalan-jalan rusak yang lain di Kabupaten Cilacap cepat mendapatkan jawaban untuk diperbaiki. Mari kita awasi bersama.

Kwaran Kesugihan Adakan Pesta Siaga 2011 Oleh : Rizki Nur Indriyani

Dalam rangka kegiatan rutin tahunan Kwaran Kesugihan mengadakan Pesta Siaga yang bertemakan “JADILAH DIRIMU SENDIRI” acara tersebut tepatnya diadakan pada Sabtu, 29/01/2011 yang di ikuti oleh peserta tingkat SD/MI se-Kecamatan Kesugihan yang terdiri dari 68 Barung Putra dan 68 Barung Putri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Slarang dan yang menjadi tuan rumah Pesta Siaga tahun ini yaitu SD Negeri Slarang 02, acara tersebut dibuka oleh Camat Kesugihan Drs. Achmad Khaerudin, M.Si selaku Mabiran. Pembukaan Pesta Siaga dimeriahkan oleh Grup Drumband, Tarian dan Nyanyi tunggal oleh siswa-siswi SD Negeri Slarang 02 dan SD Negeri Slarang 04. Tujuan adanya pesta siaga yaitu untuk memberikan wadah yang terarah dalam kegiatan peserta didik, dengan harapan setelah mengikuti pesta siaga dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman dan pengembangan diri di Gugus Depan masing-masing. Berbagai kegiatan yang dilakukan dalam pesta siaga meliputi 11 kompetensi diantaranya ketaqwaan, pengetahuan umum,

pengetahuan kepramukaan, keterampilan berbahasa, keterampilan kepramukaan, ketangkasan, kecerdasan, mendongeng, pentas budaya, pramuka peduli, dan ketertiban. Juara I Pesta Siaga tahun ini untuk Barung Putra dari SD Negeri Menganti 01, sedangkan Juara I Barung Putri dari SD Negeri Kesugihan 01. Penghargaan yang diberikan kepada Barung tergiat Putra maupun Putri berhak mewakili Kwaran XI.01.04 Kesugihan untuk mengikuti pesta siaga Tingkat Kwarcab XI.01 Cilacap pada tanggal 26 Februari 2011 di Kecamatan Maos sebagai tuan rumah. Pesta Siaga merupakan kegiatan besar bagi Pramuka Siaga. Pendidikan yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka merupakan pendidikan non formal, yaitu pendidikan yang dilaksanakan diluar lingkungan pendidikan sekolah. Menurut Suparno A.Ma, guru SDN Menganti 01 pendidikan kepramukaan itu merupakan penunjang bagi pendidikan di sekolah maupun dalam lingkungan keluarga antara lain mengenai disiplin, keterampilan, persaudaraan, bakti terhadap masyarakat, dan pembentukan watak.


Agar kegiatan peserta didik khususnya Pesta Siaga dapat mencapai sasaran dan tujuan secara budaya guna sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), maka perlu adanya kegiatan yang terarah dan sistimatis ses-

Halaman 16 KAJIAN

uai Standar Kompetensi Dasar sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan selanjutnya, guna merealisasikan hal tersebut, maka perlu diselenggarakan kegiatan Pesta Siaga tingkat Kwaran.

Analisis Pendidikan di Indonesia Oleh : Makin Santoso

Sejarah perkembangan sistem ekonomi kapitalisme dunia sangat berdampak pada pendidikan Indonesia saat ini. Persyaratan Structural Adjustment Program Bank DuniaLembaga Moneter Internasional bagi negara-negara pengutang, yaitu diterapkannya UU Sisdiknas No. 20 pasal 4 tahun 2003 yang merupakan amandemen UU No. 2 tahun 1989 melahirkan berbagai konsep, yaitu Badan Layanan Umum (BLU), Badan Hukum Milik Negara (BHMN), Badan Hukum Pendidikan (BHP), dan Sekolah Berbasis Manajemen (SBM). Selain itu, ada perundingan dan kesepakatan bilateral antara Kerajaan Inggris dengan lima perguruan tinggi ternama di Indonesia pada konferensi Going Global 4 tentang internasionalisasi pendidikan. Itu semua yang menciptakan sistem komersialisasi pendidikan pada saat ini. Perkembangan kapitalisme bisa dilacak sejak lahirnya sistem ekonomi merkantilisme (kapitalisme purba) abad XVI di sejumlah negara Eropa Barat, seperti Inggris, Perancis, dan Belanda. Runtuhnya sistem ekonomi merkantilisme yang dilatarbelakangi terjadinya revolusi industri abad XV menyebabkan munculnya sistem kapitalisme awal atau kapitalisme liberal. Perkembangan kapitalisme liberal tak bisa dilepaskan dari ambisi Barat untuk menancapkan taringnya dalam hal ekonomi, politik, maupun budaya di negara-negara selatan (Asia, Afrika, Amerika Latin). Di Indonesia, pengaruh kapitalisme liberal maujud Undang-Undang Agraria (wet agrarische) oleh Pemerintah Hindia Belanda pada 1870. Kapitalisme liberal akhirnya menderita krisis pada 1929-1934, khusus akibat perang Diponegoro. Krisis itu meluluh-lantakan perekonomian dunia, termasuk sejumlah perusahaan dan bank-bank nasional di Indonesia. Pengangguran membanjir dan daya beli masyarakat dunia turun drastis. Untuk mengatasi krisis ini, sistem ekonomi kapitalisme merombak dan mengembangkan dirinya lagi menjadi kapitalisme Keynesian atau sistem ekonomi negara kesejahteraan (welfare state) pada 1945. Salah satu tugas negara yang masuk dalam perangkap negara kesejahteraan ini adalah mensubsidi kebutuhan dasar rakyat, membuat regulasi pasar, dan mengurus soal moneter dan fiskal nasional dalam rangka pembangunan dan penggemukan kapital-


Halaman 17 KAJIAN

isme. Gerakan pembangunan Soeharto merupakan bentuk nyata dari penerapan negara kesejahteraan di Indonesia dengan beberapa perubahan dan penyesuaian. Di awal 1980-an kapitalisme Keynesian berkembang menjadi neoliberalisme. Neoliberalisme atau globalisasi pada dasarnya serupa dengan kapitalisme liberal. Hanya saja dibuat lebih bervariasi untuk mempermudah proses hegemoni dan eksploitasi terhadap sumber daya Indonesia. Salah satu modusnya ialah dengan membuat regulator pasar dan lembaga keuangan global, seperti World Trade Organization (WTO), International Monetery Fund (IMF), dan World Bank atau lebih dikenal dengan julukan unholy triangle. Misi ketiganya jelas, yaitu sebagai alat hegemoni negara maju terhadap negara berkembang lewat program-program pengucuran hutang. Sekarang ini, Indonesia sudah masuk dalam perangkap sistem ekonomi kapitalisme noeliberal dan harus memenuhi persyaratan yang dikenal dengan Consensus Washington, yaitu negara yang utang wajib menerapkan: (1) disiplin anggaran pemerintah (fiscal austerity atau fiscal disipline), termasuk penghapusan subsidi; (2) liberalisasi pasar (market liberalization); (3) liberalisasi sektor keuangan; dan (4) privatisasi Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dan lain-lain. Tujuan yang paling mendasar dengan dibentuknya Consensus Washington yang diperkenalkan oleh John Williamson pada 1989 yaitu, ingin menguasai Negara-negara selatan, termasuk Indonesia. Untuk mempersiapkan infrastruktur ekonomi bagi masuknya neoliberalisme di Indonesia, ditetapkan seperangkat kebijakan dan kesepakatan bilateral serta multilateral yang mengatur perdagangan bebas, yang mengkiblatkan sistem ekonomi Indonesia ke arah neoliberalisme dan pastinya mempengaruhi pendidikan di Indonesia. Dalam sejarahnya, pendidikan di Indonesia merupakan dampak dari diberlakukannya politik etis (1890) dengan konsepnya Trilogi Van De Venter (irigasi, edukasi, dan emigrasi), tujuannya yaitu menciptakan pekerja-pekerja murah yang siap dipekerjakan di pabrik-pabrik Pemerintah Kolonial Hindia Belanda dan melancarkan proses eksploitasinya. Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang pemerintah telah banyak melakukan uji coba kurikulum, dari Orde Lama (1947, 1952, dan 1964), Orde Baru (1968, 1975, 1984, dan 1994), dan Reformasi (2004 dan 2006) dan sekarang diduga masih ada antrian sejumlah kurikulum untuk menunjang pendidikannya, seperti kurikulum antikorupsi, kurikulum karakter bangsa, dan kurikulum program pengurangan resiko bencana (PRB). Setiap pergantian presiden atau menteri pendidikan, kurikulum pun ikut diganti dengan asumsi bahwa kurikulum tersebut sudah tidak pas lagi untuk dijalankan. Akan tetapi dengan berubahnya kurikulum tidak bisa mengatasi problem ke-Indonesiaan yang semakin mempersempit kehidupan rakyatnya, karena dengan gonta-gantinya kurikulum tersebut merupakan alat untuk sampai pada tataran internasionalisasi pendidikan, bukan untuk mengentaskan rakyat dari kebodohan dan kemiskinan. Artinya pendidikan di Indonesia akan disejajarkan dengan pendidikan Negara-negara maju,


Halaman 18 KAJIAN

sedangkan fasilitas untuk menunjang pendidikannya masih sangat minim.

Masuknya sistem pembangunan Soeharto sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup rakyat Indonesia. Dalam dunia pendidikan dikeluarkan SK tentang NKK/BKK (Normalisasi Kegiatan Kampus/Badan Koordinasi Kampus) pada 19 April 1978 oleh menteri pendidikan Prof. Daoed Joesoef dan Pangkomkamtib Soedomo pada tingkatan perguruan tinggi. Point-point dari NKK/BKK yaitu Absensi 75%, SKS, KKN, DO, Cepat Lulus dan lainnya seperti yang telah dijalankan sekarang. Serangkaian peraturan di atas merupakan upaya dominasi dan hegemoni Negara melalui tangan birokrasi kampus agar mahasiswa berpikir dan bertindak sesuai dengan kerangka yang sudah ditentukan (meredam kritisisme mahasiswa). Di samping itu pembinaan ideologi mahasiswa dilakukan melalui pelajaran pancasila, kewiraan, dan seluruh organisasi kemahasiswaan wajib menerima ideologi pancasila sebagai ideologi satu-satunya. Diturunkannya SK tersebut merupakan peredam terhadap tuntutan mahasiswa pasca peristiwa ASPRI, korupsi, pembangunan TMII, MALARI (Malapetaka Lima Belas Januari) pada 1974 dan lain sebagainya. Diterapkannya Internasionalisasi pendidikan dengan jalan jaminan mutu inilah yang menyebabkan di kalangan sekolah-sekolah muncul kebijakan Ujian Nasional (UN), sedang di tataran perguruan tinggi muncul kebijakan Sertifikasi ISO (Organisasi Standar Internasional) dan universitas berkelas internasional. Krisis ekonomi global 2008 dan artifisialisasi isu pemanasan global menjadikan negara-negara utara mengalihkan banyak anggaran nasionalnya guna menyelamatkan kelangsungan hidup korporasi multinasional, lewat pengucuran dana talangan atau nasionalisasi berbagai korporasi multinasional tersebut. Salah satu anggaran yang dialihkan demi kepentingan itu yakni anggaran di bidang pendidikan. Karena itu, pendidikan, khususnya pendidikan tinggi di negara-negara utara, menjadi barang yang sangat mahal bagi para mahasiswanya yang berpendapatan dan berdaya beli rendah. Agar mahasiswa tersebut masih tetap bisa mengenyam pendidikan yang cukup layak, mereka diekspor ke negara-negara selatan melalui program pertukaran pelajar. Pembebanan biaya mahasiswa model ini diberatkan pada negara tujuan. Maka, lepaslah tanggung jawab negara-negara utara memberi pendidikan bagi warga negaranya. Inilah misalnya, maksud terselubung Kerajaan Inggris menyelenggarakan konferensi Going Global 4 tentang Internasionalisasi pendidikan pada 26 Maret 2008 lalu. Konversi IAIN ke UIN pada 2004 dengan kebijakan ISO-nya merupakan jalan untuk sampai pada tataran universitas berkelas internasional. Perubahan itu ditandai dengan penambahan Fakultas Sains dan Teknologi, dan Ilmu Sosial dan Humaniora (UIN Sunan Kalijaga) serta memperbaiki infrastruktur, seperti bentuk bangunan, fasilitas dan lainnya. Akan tetapi, karena terjadi krisis pada 1998, negara tidak mampu memberikan kontribusi kepada pihak UIN, dan dengan diberlakukannya otonomi daerah (kampus), negara membebaskan investasi yang masuk ke daerah atau kampus.


Halaman 19 KAJIAN

Dampaknya, untuk memperbaiki infrastruktur yang memadai, salah satu alternatifnya yaitu dengan menaikkan biaya pendidikan (DPP) dan bekerja sama dengan Islamic Development Bank (IDB) dengan berbagai kebijakan yang ditawarkan. Walaupun memakai label Islam, tetapi antara IDB dengan bank-bank dunia (IMF, WB, dan WTO) hakikatnya sama, yaitu mempermudah dan melancarkan eksploitasinya di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Pada tahun 2008 mulai terjadi kompetisi UIN se-Indonesia yaitu dengan merubah logo (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), sedangkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tidak hanya mengubah logonya saja, tetapi juga membuat film profil UIN (pena) dan jingle. Artinya, perubahan logo UIN tersebut tidak lepas dari kompetisi yang ingin dicapai setelah memenuhi infrastrukturnya. Dari 10 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia yang dipersiapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional (2006), Salah satunya yang sudah masuk dan terperangkap dengan world class university seperti UGM, UI, ITB, UNY, Universitas Padjadjaran, dan Perguruan Tinggi lainnya. Sepintas memang bagus, tetapi kalau kita melihat ke belakang tidak banyak PT Indonesia yang mampu bersaing di tingkat Internasional, bahkan untuk tingkat nasional saja, sebagian besar belum memenuhi harapan. Faktor penyebabnya, sejak dari tradisi universitas yang relatif baru, yaitu sejak pasca Kemerdekaan Indonesia, maka jelas dari segi pembiayaan masih minim, kualifikasi sumber daya dosen yang rendah, fasilitas yang tidak memadai, dan sejumlah faktor lainnya lagi. Tak kurang pentingnya, Pemerintah Indonesia dalam kebijakan politik pendidikannya sejak masa Kemerdekaan hampir tidak pernah memprioritaskan Pendidikan Tinggi (PT). Prioritas utama lebih diberikan pada pendidikan dasar yang dianggap untuk mengangkat harkat rakyat secara keseluruhan. Karena itu, mudah dipahami, bahwa jika untuk mewujudkan pendidikan universal untuk tingkat dasar saja pemerintah keteteran, bagaimana mungkin memprioritaskan Pendidikan Tinggi apalagi yang tarafnya Internasional. Dengan situasi bangsa yang carut marut seperti yang dijelaskan di atas, maka secara tidak langsung akan terbersit dalam pikiran dan yang menjadi pertanyaan kita adalah, apakah Indonesia mampu memakai sistem pendidikan bertaraf Internasional dan disamakan dengan negara-negara maju, sementara infrastruktur di Indonesia belum bisa dikatakan lengkap. Melihat fenomena ini, sangatlah jelas bahwa Indonesia belum siap disejajarkan dengan negara-negara maju. Apa imbas dari itu semua? Ketika masyarakat sudah tidak percaya dengan sistem pendidikan nasional dan institusi pendidikan formal milik pemerintah karena dianggap tak berkualitas, maka masyarakat akan berbondong-bondong untuk menyekolahkan anak-anaknya pada institusi pendidikan yang menjanjikan kesempatan kerja untuk menopang kehidupannya, seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), lembaga-lembaga kursus, dan jurusan-jurusan praktis di perguruan tinggi swasta yang orientasinya keterampilan. Hal itulah yang diharapkan oleh pihak asing (AC-FTA), agar kerja-kerjanya berjalan mulus tanpa ada yang menghambat, di samping karena kekritisan mahasiswa telah tumpul dengan berbagai kekangan dan regulasi yang sangat mengikatnya. Proses hegemoni negara-


Halaman 20 KAJIAN

negara maju untuk menguasai sumber daya Indonesia sangat halus dan begitu menggiurkan rakyat Indonesia. Keterpurukan negara juga berdampak pada Kabupaten atau Provinsi di seluruh Indonesia (kebijakan Otonomi Daerah). Di Kabupaten Cilacap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2008 sebesar 71 M yang mana 85 % atau 61 M disumbang dari dana masyarakat secara langsung melalui pajak dan retribusi. Hal yang paling mengejutkan bahwa total retribusi sebesar 30 M, 80 % atau 24 M disumbang dari sektor kesehatan (RSUD dan Puskesmas). Dana retribusi tersebut umumnya berasal dari pasien yang ekonominya menengah ke bawah, dengan kata lain pembiayaan Kabupaten Cilacap ditopang oleh orang miskin yang sedang sakit. Sedangkan sumbangan dari PDAM, PLTU, Semen, dan lain-lain yang masuk ke APBD jumlahnya sangat monumental, yaitu hanya 10 M atau 4 % dari total PAD. Padahal pembangunan industri tersebut memakan dana triliyunan rupiah dan biaya sosial yang sangat tinggi, akan tetapi dana yang disumbangkan jauh lebih kecil dari warga miskin Cilacap yang sedang berobat ke RSUD dan Puskesmas. Hal ini disebabkan karena pemerintah membuka selebar-lebarnya pengelolaan sumber daya alam yang dimilikinya kepada pemilik modal, sedang model investasi tersebut akan mengaburkan visi investasi dalam konteks penerapan otonomi daerah di Cilacap. Dalam UUD 45 telah dijelaskan bahwa, setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan dan kehidupan yang layak seluruh tumpah darah Indonesia. Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa, pendidikan kita telah menyimpang dari hakikat pendidikan itu sendiri, dan telah menyimpang dari UUD yang telah disepakati seluruh rakyat Indonesia. Ditambah lagi dengan masuk dan terjeratnya dengan regulasi AC-FTA (AseanChina Free Trade Area) pada 1 Januari 2010 kemarin yang merupakan turunan dari perjanjian rezim Orde Baru tahun 1992 di Uruguay. Realitasnya sekarang, rakyat Indonesia semakin terjepit dalam mengenyam pendidikan, yaitu mahalnya biaya yang harus dikeluarkan. Dalam sejarahnya, munculnya sebuah institusi atau yang sering kita kenal dengan nama sekolah awalnya muncul di Yunani yaitu masyarakat biasanya mengisi waktu luangnya dengan mengunjungi tempat atau orang pandai untuk mempertanyakan atau mempelajari hal-hal yang mereka rasakan perlu untuk diketahui. Mereka menyebut kegiatan itu dengan kata skhole, scola, scolae atau schola yang berarti waktu luang atau waktu senggang yang pertama kali muncul pada Zaman Yunani Kuno. Dari sinilah orang tua mempunyai insiatif untuk menitipkan anaknya dengan tujuan untuk membimbing berlatih, belajar dan bermain karena tidak punya banyak waktu dengan anaknya. Maka, sejak beralihnya sebagian dari fungsi scola matterna (pengasuhan ibu sampai usia tertentu), yang merupakan proses dan merupakan lembaga sosialisasi tertua umat manusia menjadi scola in loco parentis (lembaga pengasuhan anak pada


Halaman 21 KAJIAN

waktu senggang diluar rumah, sebagai jawabnya adalah diri kita masing-masing, pengganti ibu dan bapaknya), setelah itu bukan asumsi orang-orang diluar sana. muncul juga lembaga pengasuhan alma mater (ibu yang memberikan ilmu). John Menurut Paulo Freire (1921), hakikat penAmos Commenius adalah orang pertama didikan adalah menjadi problem solver yang mencetuskan teori pengajaran, yaitu bukan malah menjadi part of problem. dalam kitab didactica magna dan diterus- Artinya, pendidikan harus menjadi jalan kan oleh Johann Heinrich Pestalozzi yang keluar atau sebagai penentu masa depan berkebangsaan Swiss pada abad 18. Sing- bangsa. Pendidikan harus menjadi oasis, katnya, pada akhirnya lembaga tersebut menyatukan utopia-utopia dan melepas diresmikan oleh pemerintah dan meluas dahaga dalam mencari ilmu pengetahuan. ke berbagai Negara. Katakan Indonesia satu, Pendidikan harusnya bersatu Indonesia berkatalah. orientasi kepada penRealitas pendidikan di InSadarlah yang merdeka, galaman realitas, yang donesia sekarang justru obyektif maupun submerdekalah yang sadar. terus mengalami degrayektif, karena kesadaran Nyalakan obor dasi, seperti tentang Ujisubyektif dan kemamdigenggaman sadarmu. an Nasional (UN) tahun puan obyektif adalah Tabuh genderang 2009 kemarin. Angka kefungsi dialektis dalam lulusan setiap tahunnya ditelinga keberanianmu. diri manusia sehubungan Badaikan perubahan terus mengalami penudengan kenyataan yang runan ( seperti di Jawa selalu bertentangan yang di dada karangmu. Tengah, ada 10 sekolahan Katakan Indonesia satu, harus dipahami dan dihyang angka kelulusannya satu Indonesia berkatalah. adapinya. 0% ditingkatan SMA dan Pendidikan sekarang tePuisi kita bukan lagi masih banyak lagi yang lah banyak melahirkan puisi yang ditulis terjadi di kota-kota lain). manusia yang terasing dengan kata-kata. Dampak dari banyaknya dan tercerabut dari reaTapi puisi yang dijalani siswa yang tidak lulus liras dirinya sendiri dan dengan keringat, tersebut pun sangat merrealitas dunia sekitar. air mata dan darah ugikan Negara disamping Maka sesungguhnya penUntuk ibu pertiwi. juga merugikan siswa dan didikan harus dikembaliorang tua itu sendiri. Seperti putus seko- kan kepada fungsi dan hakikatnya. Penlah, frustasi bunuh diri, gila, dan menteri didikan bukan sebagai alat kekuasaan pendidikan atau pemerintah dinilai tidak tetapi pendidikan harus memberi keleluabecus dalam mengatasi permasalahan saan bagi setiap orang untuk mengatakan yang ada dalam pendidikan di Indonesia. dengan kata-katanya sendiri, bukan denDan yang lebih parah lagi munculnya kel- gan kata-katanya orang lain dan bertanya ompok-kelompok yang tidak percaya lagi dengan pertanyaannya sendiri bukan perkepada pemerintah. Melihat fenomena tanyaannya orang lain. tersebut siapakah yang patut disalahkan, apakah pemerintah, guru, ataukah siswan- Pembahasan diatas, sekilas dapat kita ya yang kurang belajar ?. Yang bisa men- ilustrasikan dengan kritik Laclau tentang


Halaman 22 KAJIAN

sumber penindasan yang terjadi di Amerika Latin tiga abad yang lalu bukanlah kelas pemodal, tapi golongan feodal Portugal dan Spanyol. Negeri yang dimaksud Laclau adalah untuk membungkam Andre Gunder Frank dari teori ketergantungan. Atau berita yang masih hangat yaitu Revolusi Melati di Tunisia dan berdampak pada Negara tetangga seperti Mesir dan Negara-negara Arab lainnya. Artinya, jika berbagai perubahan yang terjadi sepanjang sejarah manusia hendak di jadikan alas gambar perubahan kita saat ini, yang harus kita kedepankan bukanlah permasalahan secuil kepemimpinan (kelas) sosial saja. Akan tetapi, permasalahan yang muncul bagi seluruh rakyat Indonesia saat ini. Kita bebaskan Revolusi Rusia dari kerangkeng Leninisme, Revolusi Cina kita bebaskan dari jebakan asosiatif Maoisme, Revolusi Libia dari Mu’ammar El-Qadafi, dan Revolusi Indonesia dari Soekarnoisme, dan demikian seterusnya. Untuk kemudian mengembalikan perubahan kepada pemilik dan penggeraknya yang sejati yaitu rakyat. Dari serangkaian permasalahan yang ada di negeri kita ini, saatnya kita sebagai mahasiswa (intelektual) sekaligus pemuda yang menjadi garda depan untuk cita-cita bangsa merefleksikan bersama, mencari solusi, mengembalikan hakikat pendidikan itu sendiri, dan jawaban tersebut dapat kita manifestasikan dengan kerja-kerja riil untuk menyongsong perubahan di negeri tercinta ini, Indonesia. Karena, kita bukan Sekedar agent of change dan agent social of control, tetapi kita merupakan bagian dari perubahan itu sendiri.


Halaman 23 KAJIAN

Dapur Ergonomis Oleh : Sumaryati

Dapur merupakan salah satu bagian rumah yang cukup penting, dari tempat ini makanan dapat diolah, disiapkan, disajikan di ruang makan keluarga anda. Karena menjadi pusat pengolahan makanan sehari-hari, maka dapur perlu mendapat perhatian khusus. Foto dibawah ini adalah dapur milik ibu Dari.

Dapur dan Ruang Makan digabung menjadi satu.

Barang-barang dapur yang hanya diletakkan di tempat terbuka dan dalam lemari


Halaman 24 KAJIAN

PERMASALAHAN Setelah kami amati, banyak sekali yang perlu diperhatikan. Dapur tersebut sangat sempit, barang-barang di dapur juga banyak jumlahnya dan berantakan. Selain itu ruang makan dan dapur juga digabung jadi satu, sehingga mengganggu sirkulasi udara dapur. Kebersihan juga sangat kurang. Waktu kami datang kesana, banyak sekali lalat-lalat berterbangan di dapur tersebut. Dan pemilik dapur tersebut juga sempat mengumpulkan lalat-lalat yang sudah tertangkap dan terbunuh. Dapur tampak kelihatan gelap, karena kurangnya pencahayaan. Bekas-bekas asap dan juga minyak hasil memasak, menempel pada tembok dan plafon. Selain itu cat tembok pada ruangan tersebut warnanya belum selaras. CARA MENGATASI Beberapa prinsip dasar yang harus dipenuhi dalam mendesain dapur yaitu, menentukan perletakan tempat memasak, tempat mencuci dan menyimpan yang lebih dikenal dengan prinsip segitiga. Prinsip ini menekankan antara ketiga fungsi ( memasak, mencuci, menyimpan ) supaya tidak saling menghalangi namun jaraknya tidak terlalu jauh, seperti beberapa gambar berikut :

Dapur tipe single line

Dapur tipe L

Dapur tipe koridor


Halaman 25 KAJIAN

Dapur tipe U Dapur tipe pulau

Zona Memasak Zona memasak juga perlu diperhatikan, ketinggian meja racik harus sama dengan tinggi pinggul agar lengan tetap santai ketika sedang bekerja. Namun untuk pekerjaan yang lebih berat, sebaiknya menggunakan ketinggian yang sedikit lebih rendah. Zona Mencuci Ketinggian bak cuci harus sesuai dengan pengguna sehingga tidak perlu membungkuk untuk menjangkau dasar bak. Zona Penyimpanan Zona penyimpanan disini selain meliput penyimpanan bahan makanan, juga penyimpanan alat-alat memasak maupun makan atau minum. Hal yang perlu diperhatikan dalam menyimpan makanan adalah jenis lemari yang dipakai. Sirkulasi Udara di Dapur / Penghawaan Selain masalah kebersihan di dapur, aliran udara di dalam dapur juga perlu dijaga. Hal ini perlu diperhatikan agar dapur tidak menjadi sumber bau tidak sedap. Jika tidak ada jendela atau pintu yang langsung ke udara terbuka, anda dapat juga menggunakan cooker hood (alat penghisap asap seperti cerobong asap) untuk menghisap udara dan asap didalam dapur ke luar ruangan. Dapur juga harus mempunyai ventilasi udara yang cukup. Pencahayaan Pencahayaan untuk dapur juga harus cukup. Pencahayaan pada ruangan sebaiknya bersumber pada cahaya alami. Selain sehat juga dapat menghemat energi. Dapat juga


Halaman 26 KAJIAN

menggunakan skylight atau atap genteng kaca ataupun penggunaan bahan kaca ataupun glass block juga dapat dikategorikan sebagai komponen pencahayaan. Jadi, yang perlu mendapat perhatian khusus bagi dapur adalah kebersihan, aliran udara atau sirkulasi udara dapur, maupun pencahayaan didalam dapur, dan kaedah ergonomis (efisien, aman, nyaman, sehat). Ini sangat penting untuk mendapatkan dapur sehat dan ergonomis. Ergonomi adalah ilmu yang penerapannya berusaha menyerasikan pekerjaan dan lingkungan terhadap orang atau sebaliknya dengan tujuan tercapainya produktifitas dan efisiensi yang setinggi-tingginya melalui pemanfaatan manusia seoptimal mungkin. Penelitian kami bertujuan untuk menghasilkan dapur yang ergonomis, berdasarkan rekomondasi/pedoman desain dapur pada hunian kecil yang mempertimbangkan : 1. Evaluasi perilaku memasak. 2. Analisa kebutuhan interaksi dalam keluarga. 3. Kaidah ergonomis terhadap aspek postur kerja, pencahayaan, ventilasi, temperatur, dan kebisingan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada ilmu pengetahuan dan seni, khususnya bagi pengguna dapur, pengrajin mebel ( terutama mebel dapur ) serta konsultan mebel dapur. Identifikasi ergonomi digunakan untuk menganalisis setiap peralatan kerja dapur dalam rumah hunian kecil yang mendukung aktivitas bekerja di dapur saat ini. Sehingga pekerjaan yang dilakukan didapur akan aman dan nyaman.

Menemukan Kembali Landasan yang Hilang

oleh : Sugeng Fitri Aji

“Kehidupan yang tidak dipahami, Karena tidak pernah dipelajari, Tidak bernilai untuk dilalui� (Prof. Dr. Winarno Surakhmad, M.Sc, Ed.) Banyak sekali fenomena yang sering terjadi di depan kita, tapi entah kenapa kita tidak pernah menyadarinya. Kita semua tahu bahwa, dalam setiap organisasi pastilah terdapat beberapa konflik yang

tentunya pasti terjadi, seperti misalnya, konflik individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan bahkan individu dengan lingkungan organisasinya. Sehingga dalam hal ini saya berpendapat bahwa dalam proses dinamika organisasi haruslah mampu mengelola konflik-konflik yang terjadi. Sehingga, ketika anggota dan pengurusnya harus memilih antara menjalankan amanat organisasi tanpa menghiraukan landasan filosofinya, atau


hanya dengan mendalami filosofi organisasi sebagai pengetahuan belaka tanpa menghiraukan penerapannya. Apabila memilih salah satu diantara keduanya, tentunya tidak akan berarti apapun. Karena secara hakiki, tidak ada aktivitas dan atau praktek yang dapat berlangsung tanpa sebuah dasar landasan filosofi yang benar atau paling tidak terkait dengan makna kehidupan dan nilai-nilai kemanusiaan. Sebuah organisasi tanpa dasar ideologi atau filosofi yang jelas, bagaikan kapal yang berlayar tanpa nahkoda didalamnya, hal ini mampu membuat hilangnya kendali, keseimbangan dan kerjasama dalam menyelesaikan tugas-tugas yang telah disepakati sebelumnya. Sehingga, apa yang telah dicita-citakan, di rencanakan, dan dibangun bersama akan terasa sulit untuk mencapai tujuan bersama. Sebaliknya, jika tidak ada filosofi yang dapat mendalami problematika organisasi tanpa dibarengi dengan praktek organisasi, ini pun dapat membahayakan. Karena sebuah dasar ideologi dan filosofi yang tidak di terapkan dalam kehidupan nyata akan mubazir dan tidak layak disebut sebagai filosofi organisasi. Dalam hal ini, sering sekali kita menemukan konflik yang lebih dominan muncul dan rata-rata

Halaman 27 KAJIAN

bersifat pada teknis, finansial, kerjasama, kultulral, dan kecakapan dalam bekerjasama. Tetapi apakah problem yang muncul akan selalu sama ?. Problem atau konflik organisasi itu juga bisa bersifat normatif, yakni terkait dengan norma dan nilai-nilai dasar yang sudah di tanam sebelumnya. Oleh karena itu, apabila hal tersebut terus dibiarkan, maka bisa berakibat munculnya hal negatif yang lain, karena apabila kondisi tersebut tidak cepat ditangani atau dipecahkan maka akan membawa dampak yang negatif pula. Seperti, sikap pragmatis, hedonis dan individual yang mengutamakan kepentingan pribadi. Maka, dalam setiap organisasi haruslah mempunyai dasar ideologi dan filosofi yang jelas, relevan, inovatif, produktif, mandiri, dan terkait dengan kondisi ruang dan waktu. Sehingga kita dapat menjalankan roda organisasi dengan baik yaitu dengan praktek yang berdasarkan filosofi yang relevan, untuk senantiasa memberikan pembenaran, arah, tujuan dan makna dari seluruh spektrum kegiatan organisasi. Karena jika memakai filosofi yang tidak relevan maka hanya akan melahirkan falsafah yang tidak jelas. Dan falsafah yang tidak jelas hanya akan semakin memperkuat sikap yang buruk sebagai tradisi, “kegagalan akan melahirkan kegagalan�.


Sejarah dan Profil Bo-Child

Halaman 28 SERBA-SERBI

Oleh : Syaifur Rohman

BO-Child pada awalanya diprakarsai oleh ketua PEMAI CITA ( Perkumpulan MahasiwaMahasiswi Cilacap di Universitas Negeri Yogyakarta ) Yoko Rusmana bersama Ragil Sapto Wibowo berusaha mengumpulkan anak-anak PERMAI CITA yang menyukai olahraga futsal untuk latihan bersama. Kebutuhan untuk bersosialisai dengan organisasi lain khususnya antar mahasiswa daerah, maka dari PERMAI CITA mengajak teman-teman dari HIMAHSUCI ( Himpunan Mahasiwa Sunan Kali Jaga Yogyakarta Cilacap) untuk latihan bersama/sparing sekaligus untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi antar mahasiswa Cilacap. Hal ini juga dimaksudkan agar dalam latihan tidak kekurangan pemain dan biaya tidak terlalu besar. Karena seringnya latihan bersama tetapi belum mempunyai jadwal tetap, Yoko Rusmana dan Asep berusaha mengumpulkan anak-anak untuk membicarakan masalah ini. Tapi pada kenyataanya, untuk mengumpulkan anak-anak di luar lapangan futsal memang sulit, tergambarkan pada awal kumpul di depan Rektorat UNY yang bisa hadir hanya Andri ( UNY), Kiki (UMY), Asep (UNY). Sedangkan Yoko Rusmana dan yang lainya memang sedang berhalangan hadir. Karena hanya bertiga, maka disepakati untuk membicarakan masalah jadwal latihan tetap di lapangan pada waktu latihan selanjutnya. Di sebuah lapangan futsal yang bernama Anfield Futsal terjadi perbincangan tentang jadwal latihan rutin. Dalam perbincangan tersebut pihak PERMAI CITA akan membentuk tim futsal untuk mewadahi minat dan bakat teman-teman anggota PERMAI CITA, demikian juga dari HIMMAH SUCI. Walaupun keduanya menghendaki pembentukan tim futsal di masing-masing organisasinya sendiri tetapi keduanya sepakat untuk menjalani latihan bersama. Jadwal latihan tetap yang disepakati adalah setiap hari Kamis, pukul 15.00-17.00 WIB dengan mempertimbangkan jadwal kuliah anggota tim yang kosong. Nama BO-Child merupakan nama yang terinspirasi dari usulan Karyanto (AKPRIND) yang pada saat itu sedang ngobrol santai dengan teman-teman di Griya Nusakambangan, pada awalnya Karyanto mengusulkan nama BOCIL yang merupakan kependekan dari Bocah Cilacap. Selanjutnya Asep memplesetkannya menjadi BO-Child. Pada perkembangannya ada embel-embel Tjilatjap di belakang kata BO-Child yang merupakan sebagai penguat bahwa BO-Child berasal dari Cilacap. Penggunaan nama BO-Child Tjilatjap FC pertama kali digunakan pada Turnamen Evalube di Vogue Futsal. Seringnya ada sisa uang iuran pembayaran sewa lapangan mendorong Asep, mantan Ketua PERMAI CITA yang tidak lulus di UNY, untuk mengumpulkan uang tersebut dan mencatatnya sebagai uang kas. Uang kas tersebut nantinya digunakan untuk keperlu-


Halaman 29 SERBA-SERBI

an bersama. Setelah sekian lama uang terkumpul dan akhirnya teman-teman sepakat untuk membeli beberapa keperluan utama dalam latihan diantaranya sarung tangan, rompi, dan water pump. Pembelian water pump dimaksudkan untuk menekan biaya latihan agar tidak perlu membeli air minum saat latihan. Sudah mempunyai jadwal latihan tetap, tetapi tempat latihan masih berpindah-pindah. Sampai pada akhirnya menemukan tempat latihan yang cocok dari segi harga dan jarak yang tidak terlalu jauh dengan tempat kos anggota BO-Child yaitu di Lapangan Futsal Next 1. Next 1 tercatat sebagai tempat latihan paling rutin dan paling lama diantara tempat futsal lainya yang digunakan BO-Child untuk latihan. BO-Child terkadang latihan di tempat lain guna menerima tantangan bertanding atau sekedar mencari suasana lain. Pada perkembanganya, PERMAI CITA sedikit mengalami vakum secara keorganisasian sehingga tidak bisa secara penuh mengurusi BO-Child Tjilatjap FC. Dari HIMMAH SUCI pun telah berhasil membentuk tim futsal sendiri dengan nama KANCIL. Walaupun demikian, jumlah peserta yang ikut latihan bersama BO-Child tidak mengalami kekurangan. Hal ini juga tidak lepas dari peran Toni (UNY) yang selalu membawa bibit-bibit baru dalam setiap latihan. Ketika mereka merasa cocok, mereka terus ikut latihan dan jika tidak merasa cocok mereka tidak ikut latihan selanjutnya, hal ini juga disebabkan oleh jadwal latihan yang berbenturan dengan jadwal kuliah mereka. Hal ini bisa terlihat dari komplain teman-teman yang meminta agar jadwal latihan diganti, tetapi memang hanya pada hari Kamis pukul 15.00-17.00 WIB kebanyakan anggota bisa mengikuti latihan. KEMANGGA CUP II 27-28 November 2010 adalah momen yang bersejarah bagi BOChild, karena setelah mengikuti turnamen tersebut puncak keinginan teman-teman untuk membentuk satu wadah organisasi yang utuh memuncak. Bertempat di rumah kontrakan beberapa anggota yang kebetulan satu kontrakan (Toni, Indra, dan Faqih) disepakati membentuk satu wadah organisasi olahraga khusunya futsal dengan nama BO-Child Tjilatjap FC setelah mempertimbangkan berbagai masukan baik nama maupun pengejaanya. BO-Child Tjilatjap FC bisa diartikan sebagai rangkaian kependeken dari, BO= Bocah, Child= Anak dalam bahasa inggris/ Bocah dan Tjilatjap sendiri merupakan kata Cilacap dalam ejaan lama. Ini dimaksudkan agar lebih unik dan tidak satu ucapan dengan BOCIL ( Bocah Cilacap). BO-Child juga bisa diartikan dengan BO= keBO, Child= anak dan Tjilatjap sama dengan sebelumnya, ini dimaksudkan anggota bertenaga kuat dalam bermain futsal seperti Kebo/ Kerbau. Sesuai kesepakatan rapat anggota, BO-Child Tjilatjap FC berkedudukan sebagi badan semi otonom dari HIMACITA ( Himpunan Mahasiwa Cilacap Di Yogyakarata) dengan markas di Demangan baru No. 15 ( belakang Saphir Square) atau kontrakan ( Toni,


Halaman 30 SERBA-SERBI

Indra, Faqih ). Walaupun tidak semua anak di rumah kontrakan tersebut anak Cilacap atau suka bermain futsal. Tapi Sigit dari Pati dan Mas Irfan dari Purbalingga mengijinkan rumah kontrakan mereka dijadikan Markas BO-Child Tjilatjap FC. Adapun susunan pengurus BO-Child Tilacap FC adalah sebagai berikut : Penanggung Jawab Ketua Bendahara Sekertaris

: : : :

Khotibul Umam ( UIN ) Asep Syaefur Rohman ( UNY ) Laely Ery Pratiwi (UNY) Salim Abror (UNY)

Divisi Perlengkapan : 1. Faqih Mubarok ( UIN ) 2. Indra Setiawan ( UIN ) 3. Bobot Teguh ( UPN ) 4. Agus Muzaki ( UIN )

Divisi Humas : 1. Wahib Durohman 2. Ayi Purdianto ( 3. Afrian Budiarto ( 4. Sugeng Fitriaji (

Divisi PubDekDok : 1. Habib Roynni M ( AMIKOM ) 2. Ginanjar Sakti N ( UST )

Divisi FisMen : 1. Ahmad Fajri Nida ( UNY ) 2. Fatoni ( UNY ) 3. Yoko Rusmana ( UNY ) 4. Fendi Setiono ( UNY )

( UIN ) UGM ) UNY ) UIN )

Beberapa program kerja yang telah tersusun dan dapat terlaksana diantaranya dari Divisi FisMen, yamg mempunyai materi latihan yang disusun secara sistematis tiap 3 bulan dan sparing/tanding minimal setiap 1 bulan sekali sudah dapat terlaksana. Divisi PubDekDok pun demikian, setiap latihan tanding atau turnamen mereka selalu mengabadikan momen-momen tersebut baik dengan audio visual maupun secara visual. Di setiap latihan, tanding, maupun turnamen, Divisi Perlengkapan selalu menyiapkan kebutuhan para pemain. Sedangkan dari Divisi Humas telah berhasil menyelesaikan tugas besarnya, yaitu pembuatan seragam kaos tim bagi anggota, bahkan ada beberapa teman atau saudara di luar Yogyakarta yang juga ikut memesan. Semakin bertambahnya anggota yang bergabung dan semakin beragamnya jadwal kuliah setiap anggota menyebabkan jadwal latihan mengalami perubahan. Dengan pertimbangan tersebut, jadwal latihan diubah menjadi setiap hari minggu pukul 15.0017.00 WIB, walaupun cukup riskan karena merupakan hari libur. Harapanya di jadwal yang baru tersebut, anggota yang mudik pada akhir pekan sudah kembali lagi ke Yogyakarta sebelum latihan. Untuk semua warga Cilacap yang ingin mengikuti latihan futsal bersama BO-Child bisa menghubungi Kadiv Humas BO-Child Tjilatjap FC yaitu Wawa dengan nomor telepon selular 087838954329.


Profil NMC

Halaman 31 SERBA-SERBI

Oleh : Karyanto

Nusakambangan Motor Community (NMC) adalah suatu wadah yang dibentuk untuk membangun jaringan komunikasi antara pemilik dan penggemar sepeda motor apapun jenisnya yang ada di Yogyakarta khususnya mahasiswa dan wadah diskusi antar komunitas para mahasiswa penggemar sepeda motor di Yogyakarta, NMC dibentuk untuk menjadi jendela informasi, mempererat tali persahabatan, jembatan komunikasi bagi para bikers Peserta Turing NMC, Lokasi : Tawangmangu yang ada di Yogyakarta. NMC adalah badan semi otonom yang di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (HIMACITA). Sejarah NMC Awal klub motor ini terbentuk karena ada kesamaan kegemaran dari beberapa mahasiswa di Jogja yang suka ngumpul dan mempunyai kendaraan roda dua, yang awalnya hanya sekedar iseng-iseng ngumpul. Karena seringnya kumpul bareng timbul keinginan untuk membuat suatu wadah yang disebut NMC. NMC kumpul setiap malam Sabtu pukul 21.00 di Jln. Jendral Urip Sumoharjo tepatnya di depan gedung Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta. Visi: Bertindak disiplin di jalan raya adalah cerminan kepribadian seorang yang bertanggung jawab. Misi: Menjadikan hobby sebagai kegiatan yang bermanfaat, karena sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia yang lain. Bagi kalian yang berdomilisi di Jogja dan mempunyai minat berorganisasi suka nongkrong dan suka touring kami mengajak kalian untuk bergabung dengan kami di NMC. Syaratnya cukup gampang yang penting punya sepeda motor dan termasuk mahasiswa di Yogyakarta.


Halaman 32 SERBA-SERBI

Sabak Manfaatkan Google Documents untuk Keredaksian Oleh : Muhammad Khayat

Google Documents atau lebih sering disebut Google Docs adalah salah satu dari sekian banyak fasilitas yang ditawarkan oleh Google, sebuah perusahaan yang terkenal dengan mesin pencarinya di internet. Alasan redaksi Sabak menggunakan Google Docs yang bisa diakses melalui jaringan internet adalah untuk menyiasati keterbatasan jarak dan waktu antar anggota tim redaksi. Beberapa tipe dokumen yang bisa diolah melalui Google Docs yaitu dokumen teks, spreadsheet, dokumen presentasi. Dengan Google Docs, juga bisa menggambar dan membuat formulir.

Gambar : Cetak layar antarmuka Google Docs

Tim redaksi memanfaatkan Google Docs untuk berbagi tulisan, liputan, atau reportase. Reporter atau kontributor Sabak dapat mengirimkan tulisan atau liputannya ke editor redaksi Sabak dengan mambagikan dokumen yang diolah melalui Google Docs. Setiap anggota tim redaksi Sabak mulai dari kontributor, editor, layouter dan pimpinan redaksi mempunyai akun untuk mengakses aplikasi Google Docs Sabak. Tampilan antarmuka aplikasi pengolah kata di Google Docs hampir serupa dengan aplikasi pengolah kata lainnya, seperti Open Office, Microsoft Word, Abiword, atau


Halaman 33 SERBA-SERBI

pun aplikasi pengolah kata lainnya. Setelah selesai mengetik tulisan bisa dibagikan ke orang lain dengan cara meng-klik tombol share yang berada di sisi kanan atas. Pengguna akan diminta memasukkan daftar alamat email penerima pembagian dokumen. Pengguna bisa menentukan apakah dokumen tersebut bisa diubah oleh orang lain (penerima dokumen) atau sebatas bisa melihat dokumen tersebut. Berkas dokumen juga bisa disimpan atau diunduh dalam format ODT, RTF, TXT, DOC, PDF dan HTML terkompres. Keredaksian menjadi lebih mudah dan tertata rapih dengan berbagi dokumen menggunakan Google Docs. Reporter atau kontributor bisa membagikan tulisan atau liputannya ke editor dan selanjutnya editor bisa membagikan dokumen tersebut ke layouter (penata letak) setelah tulisan diperbaiki. Kemudian layouter bisa mengatur tata letak majalah atau buletin dengan menyisipkan isi dokumen yang diterimanya, dan setelah selesai bisa siap diterbitkan atau dicetak.


Halaman 33 SERBA-SERBI


SABAK v. Beta  

ukur nggo ngetest

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you