Page 1

BULETIN FISIP KOMUNIKASI UNIVERSITAS BANDAR LAMPUNG

EDISI : 08 09/13/1/8 Powered By:

Penasehat : Prof. Dr. Khomsahrial Romli, M.Si Penanggung jawab: Noning Verawati, MA Dewan Redaksi: Putri Maya Gita Pimpinan Umum : Agung Syaputra (AG) Pimpinan Redaksi : Erni Nur Kholiyani (ER) Para Redaktur : Ayu Maulia (AY) Lilis Viva Nanda (LV)| Ririn Jamiah (AJ) | Dwi Y Sari (UI) Abdurrahman S (AX) Redaktur Artistik: Luqman (LQ) Sekretaris : Pittri S Manik (PM) Keuangan : Kristin Oktaviani (KR) Dana & Usaha : Gesa Vitara (GE) | Suci Permata (SC) Reporter : AG | AJ | AY | LV | ER | UI | AX LQ | PM | KR | GE | SC

FOKUS

bahasa vickinisasi

Kritik & Saran Redaksi : Lt.6 Gd. Rektorat UBL Jl. Z.A Pagar Alam No. 26 Labuhan Ratu, Bandar Lampung Line : 085769881331

DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI

CAMPUS INFO

ATRIBUT UNIK LENGKAPI PPK HARI KETIGA FISIP UBL JALIN KEAKRABAN BERSAMA MABA

BLITZ GALLERY: BANDAR LAMPUNG DIMALAM HARI

Illustrasi Cover: LQ

TERBIT Bulanan - Dapat Berlangganan SALAM REDAKSI

P

Fenomena Bahasa Nyeleneh Kembali Terjadi

erkembangan Teknologi Informasi & Komunikasi yang pesat pada dekade ini mengantarkan kepada generasi manusia yang kian haus akan berbagai informasi. Informasi jenis apapun dapat beredar dan menjadi fenomena tersendiri dikalangan masyarakat, terutama yang bersifat unik dan nyeleneh seperti Bahasa Vickinisasi yang sedang booming saat ini. Dalam hal ini buletin rotasi edisi 8 mengangkat tema tentang fenomena bahasa vickinisasi, baik itu kronologis fenomenanya, hingga dampaknya terhadap masyarakat. Tentunya ditinjau dari perspektif komunikasi yang dibahas secara ringan dan menarik. (pimred) @rotasinews |

Rotasinews KomunikasiUbl |

rotasinewsubl@gmail.com |

www.rotasinews.com


CAMPUS INFO

Atribut Unik Lengkapi PPK Hari Ketiga

P

rogram Pengenalan Kampus (PPK) yang diadakan Universitas Bandar Lampung berlangsung selama tiga (3) hari terhitung sejak 13-15 September 2013.PPK yang ada di Universitas Bandar Lampung kali ini berbeda dengan sebelumnya. Setelah menjalani PPK hari pertama, para Mahasiswa Baru (Maba) dihari kedua dan ketiga diwajibkan mengenakan atribut-atribut unik yang telah ditentukan oleh panitia masing-masing Fakultas. Seperti fakultas hukum yang mengenakan atribut topi berbentuk toga serta rambut yang dipenuhi hiasan pita berwarna merah, warna merah sendiri merupakan ciri khas dari fakultas hukum. Tidak berbeda jauh dengan FISIP, para maba dari FISIP mengenakan hiasan kepala berbentuk siger yang menandakan identitas dari daerah Lampung. Panitia PPK dari fakultas ilmu sosial dan politik sendiri mengatakan, jika atribut yang dikenakan oleh para maba terseut merupakan konsep yang telah disusun dengan rapih oleh seluruh panitia. Tentunya konsep tersebut tidak memiliki unsur menggurui tetapi unsur penididikanlah yang banyak ditonjolkan. (AJ) (Foto: UN)

FISIP UBL Jalin Keabraban Bersama Maba

S

etelah menjalani Program Pengenalan Kampus (PPK) selama tiga hari, para Mahasiswa Baru (Maba) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) universitas Bandar Lampung mengadakan

Buletin Kampus ROTASI

|| 2

Sikab Akrab (SIKRAB) yang diadakan Minggu, (29/09) bertempat di Wira Garden. Program ini diadakan dalam rangka menumbuhkan keakraban antara mahasiswa baru dengan para dosen,

staf serta antar sesama mahasiswa yang ada di lingkungan FISIP UBL. Hal tersebut dibenarkan oleh Dekan FISIP, Prof.Dr.Khomsahrial Romli, M.Si yang juga turut membuka acara sikrab tersebut. Demi menjalin keakraban antar sesama mahasiswa, panitia pun menyiapkan rangkaian acara yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Panitia lebih banyak menyiapkan permainan edukatif yang mampu menumbuhkan semangat serta kreatifitas para mahasiswa baru, mulai dari lomba balap karung, lomba jalan bersama, hingga lomba yel-yel. (AJ) (Foto: AG)


FOKUS

Vickynisasi

dalam perspektif komunikasi

Kontroversi Hati ? Konspirasi Kemakmuran ? Mempertakut statusisasi ? Labil Ekonomi ? Harmonisisasi ? Kudeta ?

A PA A N L AG I T U H BA H A S A . . . ! ?

T

ak bisa dipungkiri, kalimat – kalimat aneh tersebut mewabah di sekitar lingkungan kita. Mulai dari kalangan remaja hingga dewasapun sontak mengunakan bahasa aneh ini. Bahasa yang tercetus dari Vicky Prasetyo alias Hendrianto ini disebut bahasa Vickynisasi. Bahasa tersebut menjadi sorotan karena penggunaan tata bahasa yang sudah “gado-gado” ini mampu menyita perhatian publik. Jika ditilik dari perspektif komunikasi, penggunaan bahasa vickynisasi sangat tidak layak. Karena respon memegang peranan yang penting dalam berkomunikasi. Lha, jika istilah – istilah di atas digunakan, respon apa yang diberikan ? memahami saja tidak mengerti. Mengapa bahasa vickynisasi bisa terbentuk ? Menurut Ahli Tata Bahasa, Vickynisasi terbentuk karena kecenderungan seseorang untuk mengalihkan perhatiannya agar terlihat pintar. Berikut beberapa pelanggaran tata bahasa yang dilakukan vicky. 1. Afiksasi / imbuhan Dalam tata bahasa imbuhan mempertakut tidak ada. Jika menggunakan kata takut, maka yang benar ialah menakutkan. 2. Kolokasi / sanding Kata “konspirasi kemakmuran” merupakan kata sandingan yang tidak tepat Buletin Kampus ROTASI

|| 3

3. Hukum DM ( Diterangkan Menerangkan ) Tata bahasa yang dilanggar yakni urutan kata, contoh :Labil Ekonomi, hal tersebut salah, seharusnya kata sifat berada dibelakang kata benda. Wah, ternyata banyak sekali pelanggaran yang dilakukan oleh vicky. Ya... mungkin maksudnya terlihat intelek, tapi malah sebaliknya. Kata-kata tersebut justru mengundang gelak tawa. Bahkan kini muncul berbagai macam kamus vickynisasi. Di sisi lain ,jauh sebelum tercetus bahasa vickynisasi, sudah banyak istilah aneh di sekitar kita. Apalagi di berbagai media sosial kita menggunakan bahasa gaul yang hanya komunitas tertentu yang tahu. Munculnya bahasa tersebut hanya demi mendongkrak citra diri . Kita sebagai mahasiswa yang mampu berpikir kritis, selayaknya mampu menggunakan bahasa yang sesuai dengan KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) dan EYD ( Ejaan Yang Disempurnakan ). Bukan menggunakan bahasa planet yang sulit tuk dimengerti. Karena penggunaan diksi yang tepat mencerminkan siapa diri kita sebenarnya. Masih menggunakan bahasa vicky ? Gilas dengan bahasa intelektual yang lebih bermutu !!! (rep:ER) (Foto: aditif.net)


APA KATA MEREKA?

Bahasa Vickynisasi di Kampus

B

ahasa Vickynisasi mempengaruhi citra bahasa akademik. Bagaimana tanggapan seputar hal tersebut menurut teman-teman Civitas Akademika Universitas Bandar Lampung? Mari kita simak bersama pernyataan mereka dalam rubrik berikut.

Dr. Wawan Hernawan, M. Pd Dosen Ilmu Komunikasi UBL Foto : Dok Rotasi

M

enurut saya, dilihat dari sudut pandang bahasa, vickynisasi hanyalah sebuah pandangan sinisme terhadap Vicky untuk orang-orang yang berbahasa seperti Vicky. Vickynisasi adalah sesuatu yang berbahaya bagi Bahasa Nasional kita, meracukan bahasa apabila digunakan tidak pada tempatnya dalam arti tidak disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Vickynisasi bukanlah bahasa yang ingin memasyarakatkan Vicky tetapi bahasa yang menyerupai Vicky. Bahasa vickynisasi muncul dari bahasa publik figur yang dicontoh oleh para penggemarnya. Disini, media sangat berpengaruh besar dalam penyebaran bahasa vickynisasi ini. Sebenarnya hal seperti ini sudah banyak terjadi, tetapi mengapa peristiwa sebelumnya tidak menjadi seheboh bahasa vickynisasi? Ada beberapa alasan diantaranya : 1. Pelaku adalah sorotan publik, orang terkenal atau biasa disebut dengan istilah publik figur. 2. Artis mempunyai akses yang begitu dekat dengan media, sehingga ketika seorang publik figur berbicara kepada media dan media menayangkannya berulang kali bahkan menjadi topik tayangan atau dalam bahasa asingnya di blow up dan menjadi head line sehingga mudah dan cepat tersebar. Bagi media hal ini adalah sebagai lahan bisnis yang menguntungkan. Tanpa di blow up oleh media, Vicky maupun bahasanya tidak akan menjadi terkenal seperti sekarang ini. Dari kejadian ini yang dapat kita petik adalah sebuah pembelajaran bagi semua orang untuk lebih berhatihati dalam berbahasa. Gunakanlah bahasa yang baik dan benar sesuai dengan aturannya, situasi berbahasa dan mudah dimengerti oleh pendengarnya sehingga tidak menjadi bahan cemoohan dikemudian hari. (rep.PM/ ed: ER)

J

Yuli Selvia Royan Mahasiswi Ilmu Komunikasi UBL 2012 Foto : Dok Rotasi

ika ditanya topik apa yang paling sering muncul di berbagai media massa akhir-akhir ini, pasti jawabannya akan sependapat dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi UBL yang satu ini. Selvia Royan, mahasiswa yang tengah menjajaki semester 3 (tiga) ini mengaku kalau dirinya tengah terserang virus Vickynisasi, yaitu gaya berbicara yang memakai kosakata ala kaum intelek. “Kalau ngomong pasti diselipin kata-kata yang sekarang lagi fenomenal itu, mulai dari kudeta, harmonisasi sampe labil ekonomi�. Gaya bahasa yang di pakai Vicky prasetyo (mantan tunangan pedangdut Zaskia Gotik) menjadi cara tersendiri bagi Selvi untuk menghibur teman-temannya lantaran banyak memancing gelak tawa. “Yah, nambahin kosakata aja walaupun sebenernya gak penting juga sih bahasa nya, tapi bahasa-bahasanya itu bikin kita jadi pengen tau artinya, karena lagi rame dan booming juga jadinya diikutin aja, sekalian buat seru-seruan�. Sebenarnya gaya bahasa vickynisasi itu membuka kesadaran masyarakat Indonesia untuk bisa lebih menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, apalagi dalam pengucapan dan penggunaan kata-katanya. Karena apa yang kita ucapkan merupakan cermin dari siapa kita sebenarnya. (rep: SC/ed:AJ)

Buletin Kampus ROTASI

|| 4


RILEKS

Gombalan Seru Ala Vickynisasi Siang itu tepatnya disebuah taman disudut kota Bandar Lampung, tampaklah dua sejoli yang sedang memadu asmara. Hemm.. Serasa dunia milik mereka berdua tuh, yang lain cuma ngontrak. Si Cewek : Abang kalau misalkan Eneng udah gak cantik lagi apa masih Abang masih mau sama Eneng?? Si Cowok : Cantiknya seorang wanita bukan hanya parasnya saja sayang, tapi hatinya juga harus cantik, buat apa cantik kalo hati abang terkudeta terus. ya kan.. ? Si Cewek : *Tersipu malu* Iya Eneng sih memang, lebih baik biasa aja ya Bang tapi harmonisasi hati tetap terjaga Si Cowok : Iyaa dong, di 29 my age ini abang udah gak mau main-main lagi sama Eneng. Walaupun labil ekonomi sedang menghujam hidup abang tapi percayalah aku dan kamu bisa menghadapinya bersama. Si Cewek : Tapi eneng takut terjadi kontravesi hati nantinya Bang. Si Cowok : Hubungan ini bukan mempertakut, bukan mempersuram tapi hubungan ini akan menjadi harmonisasi cinta yang indah di pelamin nantinya Neng. Si Cewek : *Senyum-senyum sambil benerin rambut* Si Cowok : Neng tahu gak, saat abang minta air Tuhan beri abang hujan, terus saat abang minta kehangatan Tuhan kasih abang cahaya matahari dan saat abang minta Kebahagiaan, Tuhan kasih Eneng untuk membuat konspirasi kemakmuran dihati abang yang lagi sepi saat itu. Si Cewek : Ah‌ Abang jadi jatuh tuh, ambilin dong ! Si Cowok : Hah.. apanya yang yang jatuh??? Si Cewek : Itu hati eneng, ambil buat Abang ya.. Si Cowok : *Keluarin cicin* Abang udah gak sabar hidup bersama Eneng, kita bakal bangun rumah di from the birthday in karang asih city. *Sodorin cicin* Si Cewek : Abang kalo suruh milih, mending pilih harta yang berharga atau pilih cinta ? Si Cowok : Pilih barang beharga dong pasti!!! Si Cewek : Kok gitu sih berarti abang gak cinta kok sama Eneng? Si Cowok : Ya karna harta yang paling berharga bagi Abang adalah Eneng seorang Si Cewek :* Sodorin tangan, cicin terpasang dan berpelukan*

Hemm..So sweet‌‌.. (by:UN/ ed: AJ)

Buletin Kampus ROTASI

|| 5


POJOK STRIP

B

agi sahabat rotasi sekalian yang menggemari komik atau kartun, kali ini kami menampilkan sebuah episode dari komik strip online Si Juki yang berjudul “Pengalihan Isu“. Menceritakan analisis juki mengenai isu Vickynisasi yang merupakan agenda setting media dalam meredam isu kelangkaan kedelai di pasaran. Komik strip karya asli anak bangsa yang dikenal dengan nama Faza Meonk ini dapat dilihat di Halaman Facebook Si Juki, twitter @JUKIHOKI, atau di website resminya www.sijuki.com. Beberapa seri komiknyapun sudah beredar di toko buku-toko buku terdekat.

INFO GRAFIS

Buletin Kampus ROTASI

|| 6


Biarkan Foto yang Berbicara

BERITA FOTO

BeritaFoto: Dekan Fakultas Ilmu Sosial & Politik (FISIP) UBL Prof. Khomsahrial Romli, M.Si menjadi salah satu pembicara dalam Parallel Session pada acara seminar internasional ‘The First International Conference on Law, Business, & Governance (ICon-LBG) 2013 yang diselenggarakan oleh UBL pada tanggal 23 - 24 Oktober 2013. Foto: Doc ROTASI BLITZ GALLERY

BlitzGallery: Sudut-sudut Bunderan sentral kota Bandar Lampung, yaitu Bunderan Gajah (Tanjung Karang) & Bunderan Pengantin (Teluk Betung) yang memiliki sisi eksotis tersendiri, terutama ketika malam hari. Foto: LQ

Buletin Kampus ROTASI

|| 7


IKLAN SAMPING

IKLAN BARIS

Hub: 087899908712

{Berikut Merupakan Space Iklan Baris yang tersedia. Biaya iklan dipengaruhi oleh jumlah Karakter huruf yang digunakan, Harga Rp. 100 per Karakter} | {Berikut Merupakan Space Iklan Baris yang tersedia. Biaya iklan dipengaruhi oleh jumlah Karakter huruf yang digunakan, Harga Rp. 100 per Karakter} | {Berikut Merupakan Space Iklan Baris yang tersedia. Biaya iklan dipengaruhi oleh jumlah Karakter huruf yang digunakan, Harga Rp. 100 per Karakter}

Ketentuan Beriklan:

Anda dapat mempromosikan berbagai macam produk atau jasa melalui buletin kami dengan Harga Terjangkau. Cukup dengan hubungi Gesa Vitara (087899908712), dan mengisi formulir administrasi yang telah kami sediakan. BURUAN..!!! Space iklan Terbatas!

Pimpinan Umum : Agung Syaputra | Sekretaris : Pittri S Manik Staff Marketer : Gesa Vitara Office : Lt.6 Gd. Rektorat UBL Jl. Z.A Pagar Alam No. 26 Labuhan Ratu, Bandar Lampung Line : 08xxxxxxxxxx

Buletin rotasi edisi 08  
Advertisement