Issuu on Google+

10 03/14

SUOH Potensi wisata alam menakjubkan yang masih terisolir di barat Lampung.

UNTUK BACAAN DI TEMPAT

w w w. op i n i - i n d on es i a. c om /p oi n t

MANAGED BY

KEBUN BINATANG Sarana edukasi sambil rekreasi di 18 kebun binatang di Indonesia (bagian I).

INKULTURASI Budaya Bali dalam rangkaian menjelang Nyepi di festival ogoh-ogoh.

ma ja la h ke ba ngga An masya r a kat la mpung


CONTENT

11 7

2

Sebagai sarana edukasi sambil berekreasi, tidak ada salahnya menambahkan salah satu destinasi tersebut dalam agenda liburan Anda. (Bagian pertama dari dua tulisan).

Suoh, Keindahan Terisolir di Lampung Barat Suoh memiliki berbagai potensi alam yang sangat menakjubkan. Sayangnya, tempat ini masih terisolir atau belum banyak orang yang mengetahui karena akses untuk menuju lokasi ini masih sangat sulit.

18 16

18 Destinasi Kebun Binatang di Indonesia (I)

Ogoh-Ogoh Menjelang Nyepi Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif manusia sehingga pengarakannya memiliki makna tersendiri. Kehidupan memiliki elemen positif maupun negatif yang ada di dalam diri manusia.

Agro Wisata Pekalongan Kawasan Agro Wisata Pekalongan, Lampung Timur berjarak kurang lebih 60 km dari pusat kota Bandar Lampung. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 1–1,5 jam dari Bandar Lampung.


Style

“Program Indonesia Fashion Forward memiliki makna penting bagi kemajuan industri fashion Indonesia agar para desainer muda memiliki fondasi bisnis fashion yang kuat dan mengembangkan brand dalam lingkup lokal maupun global.” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Pangestu.

Lamsel Benahi Infrastruktur Wisata

Pentingnya Kerjasama Antar Industri Pariwisata Bahwa pariwisata ini bukan hanya happy-happy jalan-jalan, tapi sektor ini sangat penting untuk masa depan Indonesia seterusnya,” ungkap Mari. Mari juga menambahkan bahwa daya saing pariwisata berbanding dengan negara lain menurut World Economic Forum yang terakhir dilakukan di 2013, adalah rangking kita membaik dari 74 menjadi 70 dari total keseluruhan 139 negara. Sehingga hal tersebut memposisikan kita di tengah-tengah dan membuktikan kalau kita masih unggul, dan semoga akan lebih baik lagi nantinya,” ungkap Mari. Disamping itu daya saing kita di banding dengan negara lain di kawasan Asia Tenggara memang masih berada di bawah Malaysia, Singapura dan Thailand. Akan tetapi kita masih di atas Kamboja, Philipina dan Vietnam. Namun apabila nanti Pemerintah dan seluruh Industri Pariwisata dapat bekerjasama dalam upaya mengembangkan kepariwisataan, tentunya akan jauh lebik baik lagi ke depannya, semoga kita dapat lebih unggul lagi dari negaranegara tersebut. n KPEK/ED

n ANT/ED

GIPI dan 40 asosiasi pariwisata lainnya merupakan konstituen yang kuat sehingga kita harus mampu menyuarakan pariwisata lebih keras lagi.

G

abungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menggelar seminar nasional GIPI tanggal 26 Februari 2014 di Merlyn Park Hotel, Jakarta bertema “Geopolitik Pariwsata Dan Ekonomi Kreatif Indonesia Di Masa Mendatang.” Seminar dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu sebagai key note speaker. Peserta seminar adalah para pelaku industri pariwisata serta Asosiasi Pariwisata yang ada di Indonesia. Peserta yang hadir memperlihatkan antusiasme para pelaku Industri pariwisata untuk saling bekerjasama mengembangkan industri pariwisata Indonesia. Industri pariwisata itu sangat bergantung antara satu dengan yang lainnya, sehingga mesti selalu bekerja sama. GIPI dan 40 Asosiasi Pariwisata lainnya harus mampu menyuarakan pariwisata lebih keras lagi. “Apa yang GIPI dan asosiasi pariwisata lainnya perjuangkan sama dengan apa yang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif perjuangkan. Yakni untuk menyadarkan bagi yang belum mengerti akan pentingnya pariwisata.

4 |

P

emerintah Kabupaten Lampung Selatan menyiapkan dana mencapai Rp1,2 miliar untuk membangun sejumlah infrastruktur yang diperlukan guna mendukung pengembangan objek wisata kawasan Gunung Anak Krakatau. Bupati Rycko Menoza mengatakan anggaran sebesar itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendukung di Pulau Sebesi, seperti penginapan wisatawan dan jalan untuk jalur trek wisata. Pembangunan itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para turis yang ingin berwisata ke kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK). Dan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan di Selat Sunda yang masuk dalam area Cagar Alam Laut Krakatau. Pulau Sebesi merupakan persinggahan para wisatawan yang akan menuju GAK, sehingga harus diperbaiki dan ditambah infrastruktur pendukungnya. Selain itu, Pulau Sebesi juga akan dijadikan sebagai desa wisata, karena memiliki pemandangan alam laut yang menarik dan masih terjaga untuk wisata selam (diving), snorkling serta memancing. Untuk akses transportasi, di Pulau Sebesi telah dibangun sebuah dermaga sepanjang 500 meter menjorok ke laut. Nantinya akan ditambah lagi 500 meter pada tahun ini sehingga panjang total dermaganya menjadi 1 kilometer agar kapal wisatawan ukuran menengah sekelas kapal feri roll on roll off (ro-ro) bisa sandar di dermaga itu.


Style

“Tujuan kami adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya dan juga pendidikan moral,� kata sutradara film Arca, Almavizikry. Film Arca berisi edukasi tentang pelestarian benda cagar budaya dan diproduksi di Candi Borobudur Kabupatean Magelang, Jawa Tengah.

Zoonosis Berdampak Penurunan Wisatawan

P

ariwisata di Indonesia memiliki dampak multisektor pada bidang lainnya termasuk perekonomian. Namun pariwisata juga merupakan bidang yang perkembangannya dipengaruhi oleh banyak bidang lainnya antara lain infrastruktur, keamanan bahkan kesehatan. Menurut perhitungan Bank Pembangunan Asia, tahun 2006 Indonesia pernah mengalami kerugian hingga 5 triliun karena adanya travel warning yang dilakukan beberapa negara terkait dengan adanya virus flu burung yang mengakibatkan korban meninggal. Penularan infeksi yang terjadi dari hewan ke manusia dan sebaliknya atau yang biasa disebut zoonosis kini menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pariwisata. Dampak wabah zoonosis bagi sektor pariwisata di Indonesia berakibat multi dimensional termasuk pada penurunan minat wisatawan ke Indonesia karena ancaman terhadap gangguan kesehatan, keselamatan dan ketenteraman wisatawan. Pemerintah telah berupaya melakukan berbagai upaya dalam mengendalikan penyebaran zoonosis di Indonesia selama beberapa tahun belakangan ini. Seperti dalam laporan Menkokesra mengenai Laporan Pengendalian Zoonosis 2013. Dalam laporan tersebut di jelaskan beberapa zoonosis yang terjadi di Indonesia adalah flu burung, rabies, antraks, leptospirosis

dan brulesllosis yang sudah dapat dikendalikan dan terjadi penurunan perkembangan dan penyebaran. Menkokesra juga menjelaskan bahwa Zoonosis sangat strategis untuk ditangani secara lintas sektor, mengingat po-

tensi dampaknya yang meliputi banyak aspek termasuk ekonomi nasional yang secara tidak langsung mempengaruhi program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan. Terdapat beberapa kementerian dan lembaga yang merupakan bagian dari anggota komisi nasional menyusun program serta mengalokasikan anggaran pengendalian zoonosis sesuai dengan tugas dan fungsinya. Beberapa upaya yang dilakukan dalam pengendalian zoonosis secara lintas sektor adalah dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan sikap tanggap tentang zoonosis, memperkuat kebijakan dan melaksanakan sosialiasi tentang pengendalian zoonosis di sektor pariwisata. Selain itu dilaksanakan pula koordinasi lintas sektor di tingkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota melalui komisi pengendalian zoonosis dan berbagai upaya lain yang sifatnya berkesinambungan. n KPEK/ED

Web Hosting www.cnp-webservice.com

SOLUSI ONLINE USAHA ANDA

GRATIS 1 (satu) nama domain selama berlangganan dan Host UNLIMITED domain. Harga mulai: Rp 65.000 per bulan

Nama Domain Daftar klien : t CV. Mandala Agro Swakarsa t Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) t PT. Sarana Pratama Gemilang t PT. Sumber Solusi Selaras t Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) t PT. Limas Karya Utama t Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia t Yayasan Pemantau Hak Anak Indonesia t Yayasan Saint Anna Education Center t Yayasan Media Wasantara t dll.

Pendaftaran berbagai ekstensi nama domain internasional (COM, NET, ORG, BIZ, INFO dll.) Harga mulai: Rp 119.000 per tahun

Sertifikat SSL/TSL Membangun kepercayaan pengunjung web dengan mengaktifkan SSL. Harga mulai: $ 45 per tahun

| 5


6 |


Suoh

Keindahan Terisolir di Lampung Barat Suoh adalah kecamatan yang berlokasi sekitar 250 km dari Bandar Lampung, ibukota Provinsi Lampung. Suoh ini memiliki berbagai potensi alam yang sangat menakjubkan. Namun sayangnya, tempat ini masih terisolir atau belum banyak orang yang mengetahui. Pasalnya, akses untuk menuju lokasi ini masih sangat sulit.

| 7


S

ebagai salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Barat, Kecamatan Suoh mengandung potensi panas bumi (geothermal) yang cukup besar dan mulai untuk dikelola dan dikembangkan sebagai sumber energi baru dan potensial di Lampung Barat. Disamping itu juga terdapat potensi wisata alam yang menakjubkan, membuat siapa saja yang mencermatinya akan berdecak kagum. Sebut saja beberapa panorama atau pemandangan alam berupa danau yang tidak terdapat di daerah lain di Lampung Barat ini. Kondisi Kecamatan Suoh memang terisolir dengan transportasi yang sangat sulit untuk mencapai daerah tersebut. Apalagi jika musim hujan sudah dapat dibayangkan bagaimana kondisi jalan yang dilalui. Untuk mencapai lokasi menggunakan kendaraan roda dua sebagai satusatunya sarana transportasi paling memungkinkan untuk dipergunakan. Kendaraan roda empat dapat dipastikan tidak dapat melalui medan yang sangat sulit menuju daerah yang berjarak sekitar 40 Km dari Liwa Ibukota Lampung Barat tersebut. Menuju Suoh dapat melalui SukabumiSuoh (Kecamatan Batu Brak), atau melalui Sekincau. Jalur melalui Sukabumi masih dalam kondisi jalan berlumpur dan licin serta terjadi kerusakan yang parah pada beberapa titik akibat erosi dan tidak terawat.

8 |


Fakta dan kondisi yang ada itu cukup untuk menggambarkan terisolasinya daerah tersebut dari daerah lain di Lampung Barat. Belum lagi jika akan melintas Way Semaka tidak seperti umumnya menyeberangi sungai melalui jembatan. Di sini penyeberangan menggunakan rakit yang disebut dengan getek saat menyeberangi sungai yang menghubungkan Pekon Gunung Ratu-

Suoh dengan lebar 150 meter. Ke Suoh sebelum memasuki kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) harus melalui jalan yang penuh dengan lumpur jika hujan dan sangat sulit dilalui. Di Suoh juga terdapat apa yang dinamakan Letusan. Jika telah berada di lokasi ini, maka pengunjung harus harus berhati-hati sebab sebagian besar tanah tidak ditumbuhi oleh ilalang, dan ini berarti panas bumi hampir mencapai permukaan tanah. Jika kita injak maka berisiko terprosok ke dalam karena tanah menjadi lembut yang disebabkan panas bumi. Sekitar seratus meter dari jalur Gunung Ratu-Sukamarga yang berlumpur nampak padang ilalang ribuan hektar. Permukaannya seolah dihiasi oleh kepulan asap putih. Sementara pada pohon-pohon di sepanjang jalan tersebut bergelantungan jutaan kelelawar besar (kalong). Daerah ini dinamakan Rawa Kalong. Tidak seperti kawasan wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Suoh dikunjungi pada hari-hari dan moment tertentu saja, seperti tahun baru dan hari-hari besar nasional. Wisata danau Suoh Suoh memiliki danau yang masih sangat alami. Danau ini terbentuk dari vulkanisme teknonik. Adapun beberapa

danau yang ada di Suoh yakni Danau Asam, Danau Minyak, Danau Belibis dan Danau Lebar. Diberi nama Danau Asam dikarenakan air di danau ini terasa asam. Sementara Danau Minyak berjarak sekitar 300 meter arah selatan Danau Asam. Dinamakan Danau Minyak karena pada permukaan air danau tampak seperti terdapat minyak yang mengambang. Adapun Danau Lebar terdapat banyak ikan. Namun masyarakat setempat tidak mengetahui asal usul Danau Lebar. Sebenarnya Danau Asam lebih luas dibanding Danau Lebar. Yang terakhir Danau Belibis. Dinamakan demikian dikarenakan di danau tersebut banyak terdapat burung belibis. Kondisi Danau Belibis tidak terawatt dan banyak ditumbuhi ilalang. Menuju ke danau ini harus berjalan kaki karena kendaraan tidak dapat melewati tempat ini sebab tidak bisa melewati alang-alang. Danau ini banyak ditumbuhi tumbuhan rawa. Kesemua objek wisata ini bila dikelola dan dikembangkan akan mendatangkan devisa yang besar dan mampu meningkatkan pendapatan pemerintah dan masyarakat. Namun kendala geografis yang begitu sulit dan perlu adanya kesabaran yang tinggi, sehingga potensi yang ada ini dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran masyarakat. n

| 9


Mengajak Si Kecil Ke Kebun Binatang Sebelum memilih kebun binatang yang akan dikunjungi, simak dulu tipstips berikut ini agar anak tetap aman dan nyaman.

1

1 dewasa untuk 1 anak.

Kebun binatang menjadi salah satu tujuan wisata favorit, maka tidak heran jika dipadati pengunjung. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti anak hilang atau tersesat, pastikan 1 orang anak diawasi oleh 1 orang dewasa. Jika anak lebih dari dua atau pergi tanpa ditemani pasangan, ajak saudara atau teman untuk membantu mengawasi si kecil.

2 3

pakaian warna terang.

Saat bepergian ke tempat ramai, biasakan untuk mengenakan pakaian berwarna terang. Akan lebih baik jika memakai pakaian dengan warna yang sama atau menggunakan topi dengan warna senada. Dengan busana yang mencolok, anggota keluarga akan mudah ditemukan saat terpisah di keramaian.

lokasi toilet umum.

Setelah memasuki area kebun binatang, segera cari lokasi toilet umum. Saat anak kebelet buang air, Anda sudah tau dimana lokasi toilet paling dekat. Jangan lupa, ajak si kecil untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menjelajahi kebun binatang.

10 |

4 5

hewan yang ditakuti.

Jangan biarkan acara liburan keluarga berubah menjadi trauma. Hindari kandang hewan yang tidak disukai atau membuat anak ketakutan. Biarkan anak tetap ceria dan tidak bad mood.

Kunjungi area baby zoo.

Di beberapa kebun binatang terdapat area baby zoo atau bayi hewan yang dibiarkan bebas tanpa kandang atau pagar pembatas. Di area ini, para pengunjung dapat dengan bebas bermain atau berfoto bersama binatang-binatang lucu.

6

Sisipkan data diri.

Tak ada orang tua yang ingin anaknya hilang di tempat umum. Siapkan data diri Anda, seperti nama, nomor ponsel, dan alamat, tulis di sehelai kertas atau karton, lalu tempelkan dengan selotip di bagian dalam sepatu anak. Jika pegangan anak terlepas dan tersesat di tengah keramaian, informasi ini dapat memudahkan orang lain untuk mengembalikan si kecil pada Anda.

7

Bawa bekal makanan.

Membawa bekal makanan dari rumah selain dapat menghemat pengeluaran, juga menjamin kesehatan anak. Makanan yang dimasak sendiri bisa terjamin kesehatan dan kebersihannya. n h43rul


18 Destinasi Kebun Binatang di Indonesia Indonesia memiliki banyak kebun binatang, baik dalam skala besar maupun kecil. Ada yang terawat dan ada juga yang kurang terperhatikan. Namun sebagai sarana edukasi sambil berekreasi, tidak ada salahnya menambahkan salah satu destinasi tersebut dalam agenda liburan Anda. (Bagian pertama dari dua tulisan).


K

ebun binatang (sering disingkat bonbin, dari kebon binatang) atau taman margasatwa adalah tempat hewan dipelihara dalam lingkungan buatan, dan dipertunjukkan kepada publik. Selain sebagai tempat rekreasi, kebun binatang berfungsi sebagai tempat pendidikan, riset, dan tempat konservasi untuk satwa terancam punah. Binatang yang dipelihara di kebun binatang sebagian besar adalah hewan yang hidup di darat, sedangkan satwa air dipelihara di akuarium. Berikut ini adalah nama-nama beberapa kebun binatang yang ada di Indonesia. Mungkin bisa menjadi referensi tempat wisata. Daftar ini merupakan tulisan pertama dari dua tulisan.

12 |

Kebun Binatang Medan

Kebun Binatang Medan adalah sebuah kebun binatang di kota Medan, Sumatera Utara. Lokasinya terletak di Kelurahan Simalingkar B, Medan Tuntungan, sekitar 10 kilometer dari pusat kota ke arah Brastagi. Kebun binatang yang saat ini merupakan kebun binatang baru. Sebelumnya Kebun Binatang Medan terletak di Jl. Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Baru, Medan Maimun. Meskipun relatif baru, namun kebun binatang di Simalingkar ini banyak dikritik karena dianggap tidak menyediakan fasilitas yang layak untuk menampung hewan-hewan yang dimilikinya. Suasana yang gersang serta pemberian makanan yang kurang bagi para hewan juga menjadi masalah yang dihadapi kebun binatang ini. Sekitar 1.000 orang mengunjungi kebun binatang seluas 30 hektar ini setiap akhir minggunya. Pada hari-hari biasa, jumlah pengunjung diperkirakan berjumlah 150 orang setiap harinya.

Taman Buaya Asam Kumbang

Terletak di Jl. Bunga Raya, Kecamatan Medan Selayang, Taman Budaya Asam Kumbang merupakan taman reptil terbesar di Indonesia. Di sini ada sekitar dua ribu empat ratus lebih reptil, termasuk buaya yang telah berumur empat puluh tahun lebih. Hanya berjarak lima kilometer dari pusat kota Medan, Taman Budaya ini berawal dari hobi Lo Tham Muk pada tahun 1959 akan hewan reptil. Sayangnya, sekarang taman ini kurang terawat karena kurang perhatian dari Pemkot Medan. Taman ini buka setiap hari dari pukul 09.00–18.00 WIB.

Taman Hewan Pematang Siantar Taman Hewan Pematang Siantar ini merupakan kebun binatang terlengkap di provinsi Sumatera Utara. Di sini pengunjung tidak hanya bisa menambah pengetahuan tentang berbagai macam hewan, tapi juga bisa bersantai dan bermain bersama keluarga.


Di Taman Hewan Pematang Siantar ini terdapat berbagai sarana bermain bagi anak-anak, salah satunya adalah flying fox. Selain itu, bagi Anda yang suka berenang, di sini juga tersedia kolam renang. Oleh karena itu, tempat ini sangat cocok menjadi tepat tujuan Anda untuk berlibur.

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan

mempunyai 9 ruang dengan anjungannya di bagian kanan dan kiri. Terjadi perubahan nama dari Fort De Kocksche Dieren Park menjadi Taman Puti Bungsu. Dan melalui Perda 2/1995 juga terjadi perubahan nama dari Taman Puti Bungsu menjadi Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan.

Taman Aneka Rimba Jambi

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan atau Kebun Binatang Bukittinggi adalah salah satu kebun binatang di pulau Sumatera, yang terletak di atas Bukit Cubadak Bungkuak Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan ini juga merupakan salah satu kebun binatang tertua yang ada di Indonesia dengan koleksi hewan terlengkap di pulau Sumatera. Kebun binatang ini dibangun oleh pemerintahan Hindia Belanda ditahun 1900-an dengan nama Stormpark (Kebun Bunga). Dirancang oleh Gravenzande, Controleur Belanda yang bertugas di kota Bukittinggi pada waktu itu. Pada awal pembangunannya, Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan ini hanya berupa taman yang belum mempunyai koleksi binatang, kemudian beberapa koleksi hewan mulai dimasukkan kedalam taman tersebut, dan barulah pada tahun 1929 tepatnya pada tanggal 3 Juli taman ini dijadikan kebun binatang dengan nama Fort De Kocksche Dieren Park atau Kebun Binatang Bukittinggi. Pada tahun 1935, di area kebun binatang ini dibangun rumah adat Baanjuang (rumah Gadang) bergonjong gajah maharam, yang

yang mewakili kabupaten yang ada di Provinsi Jambi. Sebagai hutan taman kota, Taman Rimba memiliki banyak koleksi pepohonan dan hewan. Jenis-jenis pohon tak dapat ditulis karena kurangnya informasi dan letaknya yang sedikit susah dijangkau kendaraan sementara untuk koleksi hewannya belum begitu banyak. Jenis-jenis burung yang dipelihara di taman ini, antara lain burung rangkok, pelikan laut, elang, rajawali, bangau, burung kasuari, burung unta, dan banyak lagi. Burung-burung tadi ditempatkan di dalam satu bangunan berbentuk setengah bola besar sehingga pengunjung dapat melihat koleksi hutan taman rimba dengan leluasa.

Kebun Binatang Ragunan

Taman Rimba terletak di Kecamatan Jambi Selatan yang bersebelahan tepat dengan Bandar udara Sultan Thaha Syaifudin. Luas area Taman Rimba kurang lebih 36 hektar yang sebagian besar ditumbuhi pohon-pohon rindang, aneka flora dan fauna, arena bermain anak, tempat-tempat bersantai dan masih banyak lagi. Dibandingkan dengan nama resminya -Taman Mini dan Taman Rimba Jambi- hutan kota ini lebih dikenal oleh masyarakat Jambi dengan nama Taman MTQ karena di tahun 1997, kawasan ini dijadikan sebagai pusat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional ke-18. Sekarang dapat dilihat beberapa fasilitas penunjang kegiatan tersebut, seperti tribun, rumah panggung (Kejang Lako) dan sebuah monumen kapal tradisional serta 6 rumah adat

Kebun Binatang Ragunan adalah sebuah kebun binatang yang terletak di daerah Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang seluas 140 hektar ini didirikan pada tahun 1864. Di dalamnya, terdapat berbagai koleksi yang terdiri dari 295 spesies dan 4040 spesimen. Kebun Binatang Ragunan adalah kebun binatang pertama di Indonesia. Kebun binatang ini didirikan pada tahun 1864 dengan nama Planten En Dierentuin yang berarti “Tanaman

| 13


dan Kebun Binatang.� Terletak pada tanah seluas 10 hektar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat yang merupakan pemberian seorang pelukis ternama Indonesia, Raden Saleh. Saat itu, Planten En Dierentuin dikelola oleh Perhimpunan Penyayang Flora dan Fauna Batavia yang tergabung dalam Culturule Vereniging Planten en Dierentuin at Batavia. Tahun 1949, nama Planten En Dierentuin diubah menjadi Kebun Binatang Cikini dan pada tahun 1969 dipindahkan ke kawasan Ragunan. Pemerintah DKI Jakarta menghibahkan lahan seluas 30 hektar yang menjadi rumah bagi kebun binatang ini. Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin meresmikannya pada 22 Juni 1966.

Taman Buaya Indonesia Jaya

Taman Buaya Indonesia Jaya (TBIJ) terletak di pinggir jalan Cikarang-Cibarusah, Bekasi. Taman Buaya adalah obyek wisata rekreasi yang nyaman dan santai untuk keluarga. Disebut Taman Buaya karena tempat ini memang memiliki beragam jenis reptil dan bahkan ada jenis putus/buntung yang dipercaya memiliki kekuatan magis. Selain melihat penangkaran buaya, juga ada pertunjukan atraksi buaya-manusia yang sangat menarik. Jika lelah mengunjungi buaya, bagi wisatawan yang membawa anak tersedia wahana mainan anak seperti ayunan, jungkat-jungkit dan sebagainya dengan jumlah yang cukup banyak. Tempatnya teduh dengan pepohonan yang cukup rindang. Ada beberapa bale-bale yang bisa dipakai untuk melepas lelah.

Seaworld Indonesia Seaworld Indonesia adalah sebuah taman biota laut. Area Seaworld seluas 3 hektar dengan luas bangunan utama 4.500 m2 berisi berbagai macam akuarium, lorong Antasena (lorong bawah air), perpustakaan, tempat penjualan makanan, toko suvenir dan dilengkap dengan layar sentuh sebagai informasi satwa dan spesies di Seaworld. Akuarium utama memelihara ribuan satwa laut Indonesia. Sebanyak 3.500 spesis ikan laut Indonesia dipelihara di sini. Jjumlah ini merupakan 37% dari jumlah jenis spesies ikan laut

14 |

di dunia. Ukuran akuarium ini mencapai 36x24 m, dan dalamnya bervariasi dari 4.5 hingga 6 m dan menyimpan 5 juta liter air asin. Karena besarnya akuarium utama ini tercatat sebagai akuarium air asin terbesar di Asia Tenggara. Area air tawar dilengkapi dengan koleksi koleksi satwa air tawar dari seluruh dunia, termasuk diantaranya piranha dan Arapaima gigas dari sungai Amazon dan belut listrik. Lorong Antasena adalah lorong bawah air sepanjang 80 m yang dioperasikan dengan pinjakan berjalan otomatis dengan kubah tembus pandang. Memungkinkan pengunjung untuk menikmati pemandangan bawah laut tanpa harus khawatir tersandung saat menengadah ke atas untuk melihat ikan.

Taman Wisata Bumi Kedaton

Bandar Lampung juga memiliki Kebun Binatang walau habitat dan spesiesnya masih terbatas tapi cukup untuk jadi pilihan di hari libur bersama keluarga dan kerabat. Hanya 35 menit dari pusat kota Bandar Lampung,melewati jalan berbukit di daerah Batu Putu, pinggiran kota Bandar Lampung. Kebun binatang ini cukup luas dan ramai dibanjiri pengunjung terutama pada hari libur. Taman Wiata Bumi Kedaton merupakan bagian dari Bumi Kedaton Resort. Tempat ini memiliki fasilitas rekreasi keluarga seperti taman satwa. Di taman ini Anda dan keluarga dapat melihat atraksi gajah dan menungganginya, waterboom dengan seluncuran spiral, area perkemahan yang dapat merasakan suasana perkemahan bersama keluarga dan lain-lain. n


O

goh-ogoh merupakan karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala dan sudah menjadi ikon ritual yang secara tradisi sangat penting dalam penyambutan Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka. Seluruh umat Hindu Dharma akan bersukaria menyambut kehadiran tahun baru itu dengan mengarak ogohogoh yang dibarengi dengan perenungan tentang yang telah terjadi dan sudah dilakukan selama ini. Pada saat Pangrupukan atau sehari menjelang Hari Raya Nyepi, peristiwa dan prosesinya setiap tahunnya sama yaitu pada setiap Banjar (pemangku adat setingkat Kelurahan) di Bali akan berlomba dalam hal membuat ogoh-ogoh semenarik mungkin. Bila pembuatannya lebih bernilai seni, rumit, dan lebih mutakhir, maka ogoh-ogoh itu diharapkan bisa menaikkan martabat Banjar yang membuatnya. Fungsi utama ogoh-ogoh adalah sebagai representasi Bhuta Kala yang dibuat menjelang perayaan Hari Raya Nyepi, dimana ogoh-ogoh tersebut akan diarak beramai-ramai keliling banjar atau desa pada senja hari, sehari sebelum Hari Raya Nyepi (Pangrupukan). Menurut para cendekiawan dan praktisi Hindu Dharma, prosesi ini melambangkan keinsyafan diri manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dashyat.

Ogoh-Ogoh Menjelang Nyepi Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifat-sifat negatif pada diri manusia sehingga pengarakannya memiliki suatu makna tersendiri. Kehidupan selalu memiliki elemen yang positif maupun negatif, hal ini selalu ada di dalam diri manusia.

16 |

Awal Mula Munculnya Ogoh-Ogoh Banyaknya versi yang yang beredar di masyarakat Bali yang menjelaskan tentang awal mula munculnya ogoh-ogoh tersebut. Sulit untuk mengeathui kapan awal mula munculnya ogoh-ogoh secara pasti. Diperkirakan ogoh-ogoh tersebut dikenal sejak jaman Dalem Balingkang dimana pada saat itu ogoh-ogoh digunakan pada saat upacara Pitra Yadnya (upacara yang pemujaan yang ditujukan kepada para pitara dan kepada roh-roh leluhur umat Hindu yang telah meninggal dunia).


Pendapat lain menyebutkan ogoh-ogoh tersebut terinspirasi dari tradisi Ngusaba Ndong-Nding di desa Selat Karangasem. Perkiraan lain juga muncul dan menyebutkan Barong Landung yang merupakan perwujudan dari Raden Datonta dan Sri Dewi Baduga (pasangan suami istri yang berwajah buruk dan menyeramkan yang pernah berkuasa di Bali) merupakan cikalbakal dari munculnya ogoh-ogoh yang kita kenal saat ini. Informasi lain juga menyatakan bahwa ogoh-ogoh itu muncul tahun 70-80’an. Ada juga pendapat yang menyatakan ada kemungkinan ogoh-ogoh itu dibuat oleh para pengerajin patung yang telah merasa jenuh membuat patung yang berbahan dasar batu padas, batu atau kayu, namun disisi lain mereka ingin menunjukan kemampuan mereka dalam mematung, sehingga timbul suatu ide untuk membuat suatu patung dari bahan yang ringan supaya hasilnya nanti bisa diarak dan dipertunjukan.

di sekitar desa agar ikut bersama ogohogoh dan kemudian ikut dibakar. Bentuk Ogoh-Ogoh Ogoh-ogoh sendiri memiliki peranan sebagai simbol atau pemvisualisasian prosesi penetralisiran kekuatan-kekuatan negatif. Ogoh yang dibuat pada perayaan Nyepi ini merupakan perwujudan Bhuta kala yakni unsur alam yang terdiri dari air, api, cahaya, tanah dan udara yang divisualkan dalam wujud yang menyeramkan dan bentuk yang sangat besar. Ogoh-ogoh yang dibuat siang malam oleh sejumlah warga banjar itu harus ditampilkan dengan landasan konsep seni budaya yang tinggi dan dijiwai agama Hindu. Pada awal mula diciptakannya ogohogoh dibuat dari rangka kayu dan bambu sederhana, rangka tersebut dibentuk lalu

dibungkus kertas. Pada perkembangan jaman yang maju pesat ogoh-ogoh pun makin berinovasi dan dibuat dengan rangka dari besi yang dirangkaikan dengan bambu yang dianyam. Pembungkus bodi ogoh-ogoh diganti dengan gabus dengan teknik pengecatan. Tema ogoh-ogoh pun semakin bervariasi. Tema ogoh-ogoh yang diharapkan adalah sesuai dengan nilai agama Hindu yaitu tidak terlepas dari Tuhan, manusia dan Buta Kala sebagai penyeimbang hubugan ketiganya. Dengan keberadaan arak-arakan ogohogoh yang sudah menjadi tradisi inilah yang menambah daya tarik wisatawan baik mancanegara maupun nusantara. Serasa belum lengkap bilamana wisatawan berkunjung tidak melihat prosesi ogohogoh pada penyambutan Hari Raya Nyepi atau Tahun Baru Saka. n

Makna Pawai Ogoh-Ogoh Ogoh-ogoh merupakan cerminan sifatsifat negatif pada diri manusia sehingga pengarakannya memiliki suatu makna tersendiri. Kehidupan selalu memiliki elemen yang positif maupun negatif, hal ini selalu ada di dalam diri manusia. Jika kita bijaksana untuk bersedia melihatnya maka kita tidak akan menyangkalnya. Ogoh-ogoh yang dibangun bersama secara swadaya oleh masyarakat banjar, secara implisit, memberikan ide bagi kita semua untuk bersedia melihat sifat-sifat negatif dalam diri kita dan menjadi terbuka akan hal itu. Selain itu ogoh-ogoh diarak keliling desa bertujuan agar setan-setan yang ada

| 17


Agro Wisata Pekalongan Kawasan Agro Wisata Pekalongan, Lampung Timur berjarak kurang lebih 60 km dari pusat kota Bandar Lampung. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 1–1,5 jam dari Bandar Lampung.

K

awasan Agro Wisata Pekalongan terletak di Pekalongan, Lampung Timur. Sebuah kawasan agro wisata yang digunakan sebagai Balai Benih Induk Holtikultura (BBIH). Kawasan Agro Wisata Pekalongan ini diresmikan oleh Menteri Pertanian pada tanggal 2 Januari 2006. Untuk menuju Kawasan Agro Wisata Pekalongan, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1–1,5 jam dari kota Bandar Lampung, jaraknya kurang lebih 60 Km dari pusat kota Bandar Lampung. Kawasan Agro Wisata Pekalongan memiliki luas 114 Hektar. Namun, hanya sekitar 64 Hektar lahan yang sudah termanfaatkan. Prosentase pembagian lahan yang sudah termanfaatkan adalah 50%

18 |

untuk penangkaran, dan 50% lainnya digunakan sebagai lahan produksi. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan oleh para peneliti di Kawasan Agro Wisata Pekalongan ini. Salah satunya adalah kegiatan uji coba pembibitan terhadap berbagai macam buah yang ada di kawasan ini. Hasilnya pun sangat memuaskan. Terbukti dengan kualitas buah yang dihasilkan. Buah yang rasanya jauh lebih manis, penampakan buah yang lebih menarik, serta daging buah yang lebih tebal. Hal tersebut lah yang membuat Kawasan Agro Wisata ini diproyeksikan sebagai objek wisata agro terbaik yang ada di Lampung. Yang paling menarik dari Kawasan Agro Wisata Pekalongan adalah ketika musim

buah tiba. Pengunjung dapat mencicipi buah-buahan yang jatuh musimnya. Hal tersebut membuat Kawasan Agro Wisata Pekalongan saat ini sudah mendapat tempat di hati para wisatawan, serta meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke tempat ini. Tidak hanya berwisata agro, Kawasan Agro Wisata Pekalongan pun dapat digunakan sebagai objek wisata alam. Kawasan Agro Wisata Pekalongan memiliki sebuah danau yang dapat dinikmati para wisatawan untuk sedikit relaksasi sembari menikmati nuansa alam nan asri. Danau ini pun dapat digunakan untuk memancing, serta wisata air. Selain itu, wisatawan juga dapat menyewa kuda untuk ditunggangi disini. n


24


TP 10