Issuu on Google+

Rp. 25.000,-

http:\\www.opini-indonesia.com

MAJALAH BERITA OLAHRAGA

EDISI 001 AGUSTUS TAHUN I 2013

Olahraga Lampung Sedang “Meriang” Lampung Sudah Mengirim Pemain Muda ke Gothia

Atlet itu Mirip Seperti Artis

PSBL versi ISL Selangkah Lagi ...


Salam Olahraga

Semangat Pagi!

MAJALAH BERITA OLAHRAGA Pemimpin Umum David Jhony Simanjorang Pemimpin Redaksi Edi Purwanto Pemimpin Perusahaan Habriyansyah Dewan Ahli Taren Sembiring Meliala Rimson Simanjorang DR Nuril Hakim Yohansyah, SE, SH Irjen Pol (Purn) Sudirman Ail Hi. Gunadi Ibrahim,SE (Non Aktif) Drs. Hasan Zainal Abidin Sekretaris Redaksi Setyorini Redaksi Don Pecci, D. Trihardono, I.H. Tarmizi, Rozzi. Reporter Herman AF, Nini S., Dyaning S.A, Yunizar, Abdul Rohman (Fotografer)

etika cuaca di negeri ini mulai sulit diprediksi, dengan silih berganti bencana karena cuaca ekstrim dan ini semua katanya dampak dari global warming, maka saat yang begini sangat membantu kita untuk membuat sebuah alasan, ketika sedang mengalami kegagalan. Alasan cuaca sering dikemukakan meski tidak nyambung. Kali ini, kami hadir untuk memberikan sebuah warna keterbukaan dan berani karena benar. (Tentu, takut karena salah). Kenapa Sport ? Ya, karena Sport pula kami ada. Dunia olahraga sedang meriang. Ini sejak dikeluarkannya UU Olahraga yang dirilis beberapa tahun lalu. Kata beberapa teman pengamat olahraga, ini masa transisi, dimana oahraga di Indonesia yang dinilai masih amatiran menuju olahraga profesional yang mandiri. Bagaimana dengan Lampung yang secara grafik terus menurun dari kelompok elit daerah-daerah lain yang diukur dari Pekan Olahraga Nasional (PON). Apakah sebenarnya persoalan yang membuat berat dalam pembina olahraga. Dan kenapa atlet Lampung sering kedodoran staminanya? Beberapa tokoh olahraga Lampung membuka persoalannya dan memberi jalan keluar tentunya. Baca saja. Tetap semangat. Redaksi

K

Litbang Dyah Raisa Laksitoresmi

Daftar Isi

Penerbit Yayasan Media Wasantara

Kalau Cabor Sudah Mandiri, Tak Perlu KONI

Pendiri Rimson Simanjorang Anggota SPS No.358/1986/2002 Alamat Redaksi Jl. Beruang, Sukamenanti – Bandarlampung Website/email www.opini-indonesia.com Percetakan PT Lampung Visitama Ganda (DavPrinting) Isi di luar tanggungjawab percetakan

04

16

KONI Lampung Siap Bantu Bina Atlet

Atlet itu Mirip Seperti Artis

07

06

18

Merindu Lampung Juara Luar Jawa

Al Muzzamil Yusuf – Anggota DPR RI

Lampung Sudah Mengirim Pemain Muda ke Gothia

08

Seluruh wartawan majalah ini dilengkapi dengan identitas yang jelas. Semua pihak boleh menolak yang mengaku wartawan Sport jika tidak dapat menunjukkan kartu identitas resmi.

1

SPORT

001 2013

dr. Zenobia Devi Jangan Remehkan Pisang Ya...!

PSBL versi ISL Selangkah Lagi ...

11

Mentalitas Atlet Tumbuh dari Kompetisi Paul Cuming Terkena Kanker Kulit

21

19


EDITORIAL

Olahraga Lampung Sedang “Meriang”

S DON PECCI

foto: net

SPORT

001 2013

2


Perbedaan Pupuk Organik Cair MASAGRI® dengan Pupuk Kimia Perbedaan mendasar antara Pupuk Organik Cair MASAGRI® dan pupuk kimia adalah pada perlakuan terhadap tanah.

P o y d p

Pupuk kimia memasok nutrisi langsung ke tanaman dengan memberikan unsur yang dibutuhkan tanaman baik unsur makro maupun mikro. Dengan pasokan langsung, maka tanaman mendapatkan unsur yang dibutuhkan tanpa melalui proses biologis dan kimia dalam tanah. Hal ini menyebabkan tanah hanya menjadi tempat ‘meletakkan’ akar tanaman dan tidak memiliki fungsi lain. Masalah yang akan timbul kemudian adalah pupuk kimia yang diberikan tidak semua akan diserap oleh tanaman, karena sebagian (>70%) akan terikat (terakumulasi) ke dalam liat tanah, sehingga tanah menjadi liat/keras serta dalam jangka panjang akan bersifat toksik memacu berkembangnya penyakit dalam tanah dan sebagian lainnya pupuk kimia akan hilang karena terbawa aliran air atau menguap. Pupuk Organik Cair MASAGRI® adalah pupuk organik dan bio fertilizer yang memberikan pasokan nutrisi kepada tanaman dan juga kepada tanah. Dengan kandungan unsur makro maupun mikro pada Pupuk Organik Cair MASAGRI®, tanaman dapat menerima pasokan unsur yang dibutuhkan, sementara kandungan mikroorganisme (mikroba) pada Pupuk Organik Cair MASAGRI® berguna sebagai nutrisi tanah guna meningkatkan kesuburan tanah. Kebutuhan akan pangan menyebabkan penggunaan pupuk kimia menjadi sangat dominan untuk mengejar kuantitas produksi (produktivitas). Namun tanpa disadari tidak adanya perlakuan yang cukup bagi tanah akan menyebabkan tanah menjadi jenuh dan semakin tidak subur. Penggunanaan kombinasi pupuk kimia dan Pupuk Organik Cair MASAGRI® dapat menjadi solusi meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan kesuburan/ kesehatan tanah.

PEMESANAN

Telp/Faks: 021-87716493 HP/SMS: 0812-7953816 Email: mas@masagri.com

P m R B p O

M M

• • •

• •

Pupuk terdaftar pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia

No. L905/ORGANIK/DEPTAN-PPVTPP/VI/2011

Tanaman Pangan Padi, Jagung, Singkong, Kedelai, Kacang-kacangan dll. Tanaman Perkebunan Sawit, Tebu, Cokelat, Cengkeh, Kelapa, Karet, Vanili dll. Tanaman Buah dan Hortikultura Buah-buahan (Mangga, Rambutan dll), Biofarmaka (Jahe dll), Sayuran (Sawi, Cabe dll) Tanaman Hias dan Taman Anthurium, Adenium, Aglaonema, Sansevieria, Rumput taman dll. Tanaman Kehutanan / Penghijauan Sengon, Pinus, Jati, Akasia, Angsana, Mahoni, Meranti dll.

www.masagri.com


Liputan Khusus

Sjachrazad ZP - Ketum KONI Lampung

Kalau Cabor Sudah Mandiri, Tak Perlu KONI foto: Herman

eperti ketergantungan saja. Ham pir sebagian besar cabang olahra ga “menyusu” pada KONI dan ti dak mempunyai upaya lain untuk menuju kemandirian. “Padahal sebenarnya, cabang olahraga itu punya kesempatan untuk bisa mandiri. Tergantung bagaimana pengurusnya mempunyai kreasi, misalnya cari bapak angkat, sponsor tetap dan sebagainya.” Kata Sjachrazad ZP, ketua umum KONI Lampung di ruang kerjanya. Kalau dana terus menjadi kendalanya, tambah Acad – panggilan akrab Sjachrazad – maka yang terdekat untuk berinovasi dan berkreasi mencari dana dari luar KONI adalah pengurus cabang olahraga itu sendiri. Sebab mereka bisa merangkul pengusaha apa saja yang dianggap sesuai dengan jalannya program pembinaan. “Kalau pengurus cabor ini sudah mampu menyusun program latihan dan kemudian mempresentasikan kepada sponsor untuk memberikan dukungannya,” tambah Acad. KONI selama ini hanya berfungsi menjadi koordinator cabang olahraga dalam hal pendanaan dan pembinaan, lantaran KONI ditunjuk oleh pemerintah sebagai perpanjangan tangannya. Jadi KONI akan tidak langi berfungsi, jika seluruh cabang olahraga sudah mampu berdiri sendiri dan mandiri sepenuhnya.

S

beberapa waktu menetapkan skala prioritas dengan membagi beberapa kategori pembinaan atlet berprestasi, mulai dari cabang olahraga utama, pratama dan seterusnya sebagai pengkategorian pemberian bantuan dana pembinaan. “Yang bisa kami lakukan adalah memberikan pembinaan dengan dasar prestasi di berbagai event nasional termasuk Pekan Olahraga Nasional. Cabangcabang yang banyak meraih medali emas, perak dan perunggu, tentu mendapatkan porsi lebih dari yang tidak mendapatkan medali. Ini realistis kan? Jadi untuk mensiasati dana yang minim maka kita harus sama-sama mengerti situasi dan kondisinya,” katanya. Kedepan, lanjut Acad, siapapun pimpinan KONI harus berani memutuskan cabang-cabang olahraga yang tidak pernah meraih medali di tiga PON terakhir untuk tidak diberangkatkan ke PON dan hanya disiapkan cabor yang punya kans besar di perolehan medali. “Ini biar menjadi cambuk bagi yang tidak pernah mendapatkan medali, untuk bekerja lebih keras lagi,” ungkasnya.

Pertanyaannya, kapan ini bisa terwujud? Acad kembali menegaskan bahwa sebelumnya sudah sering diutarakan bahwa KONI adalah mitra kerja pemerintah dan pengurus cabang olahraga. “Sudah sering saya katakan, para insan olahraga ini harus mampu merangkul pihak-pihak yang mau melakukan pembinaan olahraga secara mandiri, termasuk bagaimana menentukan kriteria ketua organisasinya. Minimal yang punya kemampuan dan kemauan serta komitmen untuk membangun prestasi olahraga itu, sehingga cabang olahraganya berjalan dengan baik.” Ungkap Acad. Menurut Acad, para pengurus cabor saat ini terlihat masih jauh dari kreativitas organisasi dan masih bersifat individu, bukan berjalan dalam kerja tim. Namun demikian beberapa cabang olahraga sudah mulai kelihatan berusaha untuk melakukan terobosan. Bagaimanapun juga KONI Lampung belum mendapatkan porsi dana yang memadai untuk mensubsidi sekitar 36 cabang olahraga yang ada di Lampung. Namun demikian menurutnya bukan sekedar dana masalahnya, tetapi juga adanya komitmen pelaku olahraga. “Selain dana, juga ada faktor lain yang seharusnya diperhatikan, yakni komitmen dari para pelaku olahraga itu sendiri. Saat ini KONI Lampung kan hanya diberikan 20 miliar itupun sudah termasuk 2 miliar yang dialokasikan ke Porprov di Lampung Selatan. Sebenarnya dana segitu kan tidak mungkin bisa meng-cover semua cabang,' tambah ketua kwartir cabang pramuka Provinsi Lampung. Maka dari itu, KONI Lampung sudah

(donpecci)

foto: Herman

SELAMA ini banyak cabang olahraga yang masih bergantung pada pendanaan yang dikucurkan pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung.

SPORT

001 2013

4


Liputan Khusus

foto: Herman

5

SPORT

001 2013


Liputan Khusus

KONI Lampung Siap Bantu Bina Atlet

K

ONI punya kepentingan membangun prestasi Lam pung, oleh karenanya kami akan membantu cabor yang kesulitan dan tapi punya atlet bagus dan berprestasi,” kata Sjachrazad ZP, ketum KONI Lampung. Lebih lanjut, Acad – panggilan akrab Sjachrazad – mengatakan bahwa selama ini KONI juga sudah membantu beberapa cabor yang ingin mengirimkan pelatih dan wasit pelatihan atau kursus di tingkat nasional, agar mampu meningkatkan mutu pembinaan di daerah. Saat ini ada beberapa cabang yang dianggap kemungkinan akan mampu menjadi penopang perolehan medali Lampung di PON 19 di Jawa Barat 2016 nanti. “Cabang catur, atletik dan panahan kini sudah mulai gencar membibit atlet berkualitas. Ini terus kita pantau dan bantu terus supaya kelak mampu menjadi kekuatan di PON. Dalam olahraga permainan Softbol

dan Bisbol masih punya kans besar meraih medali.” Kata Acad. Namun dia menyayangkan cabang senam yang sampai kini belum bergerak meskipun kepengurusannya sudah terbentuk. Ketua umum terpilih, Handitya Narapati atau lebih dikenal dengan panggilan Dade, terlalu sibuk menjadi wakil bupati Pringsewu, sehingga sejak musda 6 bulan lalu, kepengurusan masih mandeg. “Senam ini memang disayangkan. Tapi nanti kita akan panggil Dade untuk mempersiapkan atletnya. Karena dari senam ini sangat potensial meraih medali, meskpun sempat ada kemelut, tapi kini kan sebenarnya sudah selesai. Ini kan faktor koordinasi kepengurusan saja. Makanya KONI akan segera panggil Dade untuk menjalankan roda organisasi secara proporsional,” tambahnya. Beberapa olahraga yang diistilahkan sebagai cabor yang sedang

foto: Herman

ADA kebijakan yang dikeluarkan KONI Lampung untuk dapat membantu pembinaan riil bagi cabang-cabang olahraga yang kesulitan dana pembinaan namun mempunyai atlet berprestasi.

Sjachrazad ZP, ketum KONI Lampung

“tidur” diantaranya cabang Sepakbola, Yudo, Bola Basket, Bola Voli, Anggar, Kempo dan beberapa cabang lain yang beberapa waktu lalu sempat berjaya di PON. “Saya dengar PSSI sudah beres kisruhnya, nah ini pertanda baik untuk segera berbenah. Kalau saran saya, gak usahlah mengulang kericuhan semacam itu di semua cabang olahraga. Yang rugi kita sendiri kok, dan jelas tidak ada yang untung kan?” kata adik gubernur Lampung itu.  donpecci

foto: Adhul

SPORT

001 2013

6


Liputan Khusus

Olahraga Lampung Dulu, Kini dan Nanti

Merindu Lampung Juara Luar Jawa foto: net

TIDAK BANYAK yang mengungkapkan bahwa Lampung yang saat ini mengalami dilema pembinaan oahraga, ternyata pernah menjadi “juara luar Jawa� dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) selama 4 kali penyelenggaraan pesta olahraga multi event nasional itu.

P

foto: net

7

SPORT

001 2013


foto: don

foto: net

SPORT

001 2013

8


foto-foto: net

Rahman Hidayat, pemegang ror nasional kelas 94 kg, salah satu andalan Lampung di cabang angkat besi putra.

foto-foto: net

9

SPORT

001 2013


Wawancara Al Muzzamil Yusuf – Anggota DPR RI

Lampung Sudah Mengirim Pemain Muda ke Gothia APA Gothia? Gothia adalah sebuah kota di Swedia yang dipergunakan sebagai tempat turnamen sepakbola usia dini di Eropa. Lalu apa istimewanya Gothia bagi Indonesia? Bukankah kiblat sepakbola Eropa saat ini ada di Spanyol, Inggris dan Italia?

A

foto: Adhul

SPORT

001 2013

10


Tim Garuda Keadilan FC yang dibentuk oleh ASSBI akan berlaga di Turnamen Gothia Cup.

11

SPORT

001 2013


“Kami jaga data base pemain muda dari berbagai SSB yang sudah terseleksi dengan ketat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ada ratusan nama yang kami punya.“

SPORT

001 2013

12


Meski Ditolak Walikota, Modal Semangat PSBL Lolos

PSBL versi ISL Selangkah Lagi ... ADA hal yang aneh di Bandarlampung. Ketika sepakbola sudah dianggap kendaraan politik, sehingga menjadikan cabang olahraga ini jadi cerita menyedihkan.

I

foto: Adhul

Makmur alias Amung

13

SPORT

001 2013


foto: net

SPORT

001 2013

14


OPINI INDONESIA 014

3


Kesehatan

foto: Adhul

I

SPORT

001 2013

16


foto: net

Padepokan Gajah Lampung Pringsewu, sudah melahirkan puluhan juara dunia angkat besi dan angkat berat karena pola makan dan latihan yang disiplin tinggi.

foto: Adhul

� 17

SPORT

001 2013

Pisang secara medis mengandung karbohidrat dan kalium yang baik untuk kekuatan otot seorang atlet. Jadi jangan remehkan pisang ya.

�


Kesehatan

Atlet itu Mirip Seperti Artis Mungkin ada benarnya, ada beberapa pengamat yang mengatakan bahwa kehidupan atlet itu mirip dengan kehidupan artis.

J foto: net

SPORT

001 2013

18


Mentalitas Atlet Tumbuh dari Kompetisi foto: don

Untuk mendapatkan atlet yang punya kepercayaan diri yang tinggi dan mentalitas yang kokoh, perlu menempuh beberapa jalan sepanjang pembinaannya. Tidak serta merta seorang atlet akan tumbuh sebagai atlet yang andal, jika tidak melakukan latih tanding dengan lawan-lawan sepadan atau bahkan diatasnya.

Y 19 SPORT

001 2013


foto: don

Lampung nyaris menyapu bersih emas yang disediakan panitia PON. Tiga PON berturut-turut, mulai 1996 hingga 2004, Lampung mengoleksi 12 medali emas, 11 diantaranya dipersembahkan oleh Yulianti.

SPORT

001 2013

20


Kabar

Paul Cuming Terkena Kanker Kulit Bagi masyarakat Lampung, khususnya Bandarlampung terutama lagi Balafans, tidak akan lupa dengan sebuah nama yang pernah melambungkan persepakbolaan Lampung, PSBL ke level nasional, yakni Paul Cuming.

P foto: Adhul

21

SPORT

001 2013


3



Sport Edisi 01