Issuu on Google+

Suara Pembebasan #1 media harga, Rp 2.000

bebaskan pemikiran dari ideologi kufur

Imperialis Kapitalisme PERUSAK! Kapitalisme & Imperialisme, Menggilas Generasi Muslim

Euthanasia ala imperialis

$ $ $ $ $

-Kapitalisme-


HALO PEMBACA

Imperialis Kapitalisme, Perusak! Euthanasia ala Imperialis

Assalamu’alaykum!... Salam Pembebasan! Ada sebuah rasa senang dan kegembiraan yang tidak terkira saat kami mengetahu MP bisa sampai pada tangan rekan-rekan mahasiswa sekalaian. bukan karena kami tahu lembaran Rupiah berwarna abu-abu itu berp[indah tangan pada distributor kami, namun karena kami tahu bahwa rekan-rekan masih ada. Ya! Manusia-muda yang ingin menggulirkan perubahan. Manusia yang masih mampu dan mau menggunakaan nalarnya untuk sama-sama urun rempug mencari jalan keluar dari kungkungan sistem yang dengan kurang ajarnya memiskinkan daya intelektual manusia-muda hingga kemudian berimplikasi pada tertancapnya kuku penjajahan mereka disetiap sendi kehidupan kita.

Kapitalisme & Imperialisme, Menggilas Generasi Muslim Menguak Agenda Obama Pasca KTT ASEAN di Indonesia Kapitalisme di Ujung Tanduk Rakyat kian Terpuruk Kepemimpinan Modal Pendidikan Indonesia dalam cengkraman Sekularisme Interview with Purwa Alam Dirja kepemimpinan dalam pergerakan Mahasiswa

Ala kulli hal, semoga dengan hadirnya media yang sederhana ini menjadi sarana pemantik obor pencerahan di tengah kaum yang sedang sakit ini.

Bersatu, Bergerak Tegakkan Ideologi Islam Penerbit : Gerakan Mahasiswa Pembebasan Wilayah Jawa Barat. Pimpinan Umum : Ipank Fatin AbduLlah. Pimpinan Redaksi : Dhani Kusumawardana. Redaktur : Aryo Cokrowatianto, Purwa alam dirja,Abdi Trisulistyo, faisal anugrah, imaduddin al-Faruq, Rezaldi madhin al wa’iz. Desain + LayOut : GPbdg Crew. Marketing Distribution dan Keuangan : Yuda Suhendar (085268307177). Alamat Redaksi : Jl. Griya Harmoni D. 137 GBA 1 Bojongsoang, Bandung 40257 HP : 081322716047. Email : mediapembebasan.jbr@gmail.com


Editorial

Penjajahan yang tak kunjung usai

Siapa yang tidak mengetahui sejarah kelam bangsa indonesia, yang mana selama lebih kurang 3,5 abad, negara ini dijajah oleh Belanda, bentuk penjajajannya pun sangat bervariatif. mulai bentuk penjajahan fisik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, bahkan dalam sisi agama pun. Sebagaimana saat itu belanda mendarat di indonesia dengan misi 3G (Glory,Gospel,Gold) dan ini semua memberikan efek yang sangat panjang dan masih bisa kita rasakan hingga kini. Walaupun para pejuang kemerdekaan telah berhasil mengusir para penjajah belanda dari negara indonesia namun pengusiran ini hanya berbentuk fisik saja, hanya tubuh para penjajah saja yang telah lenyap di indonesia, namun tidak untuk yang lainnya seperti halnya yang disebutkan di atas tadi, indonesia masih diterpa problem yang bertubi-tubi mulai dari kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan dan masih banyak lagi. Kerucut dari permasalahan ini semua adalah sistem penjajah kapitalisme tersebut masih bercokol di negara ini. Apa buktinya? Ah telalu naif kalau kita masih belum tahu apa bukti dari semua ini, dari segi hukum, indonesia indonesia mengenal hukum penjara dalam kitab undang-undangnya dan itu semua adalah ajaran hukum belanda, hukum belanda melandaskan hukumnya dengan ideologi nya yaitu sekuler-kapitalisme dimana parameter dari ideologi ini melandaskan manfaat sebagai acuannya sehingga para kapiitalis (pemilik modal) dengan mudah berkembang biak di indonesia, sebut saja banyak para koruptor di indonesia dengan bebasnya keluar dari penjara dengan cara membayar hukum tersebut namun berbeda bagi orang yang tak memiliki modal. sebut saja mbok minah yang hanya mencuri 3 buah kakao yang bernilai Rp 2000 ,dan Basaar suyanto dan kholil warga kediri dan harus masuk ke dalam jeruji besi akbat memakan satu buah semangka tanpa seizin pemilik kebun. Dari segi ekonomi, bagaimana tidak privatisasi masih bercokol di negeri ini mulai dari freeport di timika, newmoont di nusa tenggara, sulawesi utara, dan sumatra utaral. blok cepu, dll. yang kesemua itu menjadi bukti nyata penjajahan SDA Indonesia. Dalam aspek budaya, jangan tanya lagi.. hedonisme sudah menjadi gaya anak muda di indonesia, kasus aborsi kian tahun kian meningkat, keperawanan menjadi bahan langkah, rusaknya moral menjadi biasa-biasa saja, dan perceraian menjadi tren baru di negeri ini. Tahun 2009 departemen agama melansir data bahwa di 6 kota besar di indonesia yaitu jumlah perceraian yang diakibatkan talak dari suami kepada istri terus meningkat surabaya 80 %, makasar 75 %,semarang dan medan 70%, bandung dan jakarta 60 %. Setelah kita melihat begitu banyak problematika yang kita dapati dengan pandangan hidup yang rusak, kapitalisme. sudah barang tentu kita sebagai manusia yang memiliki akal sehat harus berfikir dan bertindak agar bisa keluar dari cengkraman penjajahan tersebut. Islam pun jawaban sempurna sebagai jalan keluar. Aturan islam memiliki keistimewaan antara lain : pertama adalah sumber hukumnya kokoh yaitu Alqur'an dan sunnah dan tak pernah berubah-ubah walau dalam kondisi apapun. Kedua, aturan Islam memuliakan manusia. Ketiga, tidak berpihak kepada pemilik modal atau kepada siapapun. So, kemuliaan akan dirasakan ketika syariah Allah Swt diteggakkan di muka bumi ini. itulah merdeka sejati., merdeka yang sesungguhnya. Wallahu a'lam. [Faisal Anugrah H.]


Suara utama

Sumber Daya Alam,� Untuk lebih jelasnya, buka situs www.jatam.org.].

Imperialis Kapitalisme,

PERUSAK!

Setelah selama 350 tahun berada dalam belenggu penjajahan akhirnya bangsa Indonesia bisa membebaskan diri dari kaum penjajah. Ditandai dengan 17 agustus 1945. Proklamasi kemerdekaan Indonesia digaungkan. Indonesia menyatakan diri bebas dan berdiri sebagai Negara yang merdeka. Namun, dengan kondisi Indonesia sejak proklamasi 17-08-45 tersebut, apakah Indonesia telah benar-benar merdeka? Atau justru pola penjajahan diformat dengan desain baru yang lebih halus hingga negeri masih dalam jajahan? itulah yang kini sering disebut dengan imperialis kapitalisme. Desain penjajahan gaya baru Kemerdekaan memang sudah diproklamirkan, demikianlah Indonesia. namun dengan masa penjajahan ternyata kondisi Indonesia tak jauh lebih berbeda. Strategi penjajahan gaya baru lah yang memperangkap Indonesia kedalamannya. Membuat kondisinya seperti tidak lebih baik. Hal ini terlihat, dengan begitu mudahnya asing menguasai kekayaan alam indonensia, sementara rakyat tetap dalam kondisi menderita. Demikianlah sebagaimana menurut Prof Mubyarto, yang dikutip dalam bukunya: Ekonomi Terjajah, yang menyatakan Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia cenderung terus merosot dibandingkan pada masa penjajahan Belanda. Inilah wujud penghisapan ekonomi yang sangat tinggi dan penciptaan ketidakadilan sosoal. Hal ini terjadi karena negeri ini masuk dan terperosok dalam jebakan “Global Empire� AS tanpa melalui pendudukan militer. Melalui lembaga keuangan internasional seperti IMF, Bank Dunia, ADB dan sejenisnya, proses perangkap itu berlangsung. Semakin terkuaknya fenomena tersebut setelah muncul buku berjudul, Confessions of an Economic Hit Man yang ditulis oleh John Perkins. Buku tersebut membuka rahasia Pemerintah AS yang berani membayar tinggi orang-orang seperti Perkins untuk membuat negara-negara yang kaya sumberdaya alam (SDA) supaya mendapat utang luar negeri sebayak-banyaknya sampai negara itu tidak mungkin lagi dapat membayar utangnya, kecuali dengan menguras seluruh SDA yang dimilikinya. Indonesia saat ini telah terjerat dalam perangkap utang yang hampir tidak mungkin untuk dibayarnya. Dalam angka utang yang berkisar 150

Namun yang menjadi pertanyaan, dari hasil eksploitasi tersebut, berapa konstribusi yang diterima Indonesia? Jawabannya sungguh ironis, sesungguhnya konstribusi industri pertambangan untuk negara sangatlah rendah, yaitu hanya berkisar antara 2,54%-2,92% dari pendapatan kotor domestik (PDB). Di samping itu menurut Penelitian Price Waterhouse Coopers (PWC) tentang pembelanjaan yang dilakukan oleh 12 perusahaan pertambangan besar di Indonesia sejak tahun 1994-1998, hampir 95,3% digunakan untuk pembelian lewat impor. Artinya, uang yang ada kembali ke kantong negara asing dan tersisa hanya sebesar 4,7% yang ditinggal di dalam negeri. Selama ini negara dikecohkan oleh angka kontribusi sektor pertambangan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, meningkatnya produksi komoditi tambang Indonesia ternyata juga diikuti dengan meningkatnya kerusakan lingkungan dan pelanggaran HAM di seputar lokasi pertambangan. Mulai PT Freeport (1967-sekarang), limbah tailing Freeport dari 7.275 ton/hari pada tahun 1973, saat ini meningkat menjadi 223.100 ton/hari dan mengubah 35.000 ha hutan menjadi hamparan 'padang pasir' tailing. Protes suku Amungme pada tahun 1977 atas penindasan yang mereka alami sejak operasi PT Freeport dibalas oleh pasukan keamanan dengan menghancurkan kebunkebun, rumah-rumah, juga pembunuhan terhadap suku Amungme. Itu baru sebagian potret buram PT Freeport. Di Indonesia masih banyak perusahaan tambang yang beroperasi dan memiliki potret yang tak berbeda dengan Freeport. Sebut saja, PT Inco (1974-sekarang), PT Newmont Minahasa Raya (1996-sekarang), PT Newmont Nusa Tenggara (1999-sekarang), PT Indo Muro Kencana (1987-sekarang), PT Kelian Equatorial Mining, PT Unocal (1998-sekarang), PT Kideco Jaya Agung (1992-sekarang), Adaro, Arutmin, dan banyak lagi lainnya. Jika kondisi negara sudah mengalami pemiskinan, maka eksploitasi yang terjadi berikutnya adalah dalam dunia tenaga kerja. Negeri-negeri muslim saat ini merupakan negeri yang memiliki sumber daya manusia (SDM) melimpah dengan tingkat pendidikan yang masih relatif rendah. Perpaduan antara kemiskinan, melimpahnya SDM, dan tingkat pendidikan yang rendah akan menghasilkan nilai upah tenaga kerja yang sangat rendah. Murahnya upah tenaga kerja tersebut benar-benar telah dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan asing yang dikenal sebagai perusahaan multinasional (Multi National Coorporations/MNC).

miliar dolar AS, Indonesia harus menyisihkan anggaran belanja pertahunnya sekitar 30-40% hanya untuk membayar pokok utang

$

ditambah bunganya. September 2010 lalu saja, hutang Indonesia hampir mencapai 2000 triuliun. Maka untuk membayar utang, dilakukanlah eksploitasi besar-besaran terhadap sumber daya alam di seantero bumi zamrud katulistiwa tersebut. Di Indonesia eksploitasi mineral dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Pada tahun 1999, Indonesia dikenal sebagai penghasil timah ke-2 terbesar di dunia, pengekspor batubara thermal terbesar ke-3 di dunia, penghasil tembaga ke-3 terbesar di dunia, penghasil emas ke-5 dan nikel ke-7 di dunia. [Dikutip dari makalah berjudul. “Menuju Krisis

-Kapitalisme-


Penjajahan di Bidang Politik Suara utama Itu baru di bidang ekonomi, lebih lanjut penjajahan pun terjadi di bidang politik. Melalui war on terrorism, dengan kekuatan militer yang besar, AS mengendalikan dunia. Yang kemudian ditanamkan ideologinya dinegerinegeri kaum muslim. agar kaum muslim secara taken for granted (tawqîfi) menerima apa yang dikehendaki Barat atas mereka dan negeri mereka. Cukup terasa intervensi asing dalam setiap separatisme yang ada, sebagaimana dalam konteks Indonesia. sebagai contoh pasca penandatanganan MoU Helsinski antara Pemerintah RI dan GAM yakni, banyak pengamat menilai perjanjian itu lebih menguntungkan kelompok separatis, dan pihak mediator Barat mengambil kendali. Hal serupa pula tidak bisa dikesampingkan dalam keterlibatan asing pada kasus separatisme lainnya, seperti RMS dan OPM. Beberapa pendekatan, digunakan oleh barat agar dapat mencengkeram dunia Islam. Antara lain : pendekatan pertama yakni perang melawan terorisme. Dengan adanya Kampanye war on terrosim, maka hal tersebut telah memuluskan langkah Barat, khususnya AS, untuk menguasai berbagai negeri kaum muslimin dengan cara merusak pranata politiknya, menggulingkan penguasanya-yang tidak sejalan dengan kepentingan Barat- sekaligus mengangkat penguasa boneka yang dijadikan sebagai antek, serta mengklasifikasikan mana negeri yang pro dan mana negeri yang kontra Barat. Langkah Kedua yang dilakukan oleh Barat adalah diusungnya isu Demokratisasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Dengan target untuk mengubah cara memahami konsep Islam, Barat menggunakan kampanye tersebut sebagai senjata pamungkas. Maka melalui isu demokratisasi dan HAM, Islam yang seharusnya dipahami sebagai sebuah ideologi dan sistem hidup yang khas diubah menjadi sistem nilai (values) yang hanya menjadi spirit dalam aktivitas religi. Kemudian Ketiga, Barat menggunakan pendekatan Stick and Carrot. Pendekatan ini digunakan untuk mem-”peta-konflik”-kan Kaum Muslim. Dengan munculnya dikotomi antara Islam 'moderat' dan Islam 'garis keras'. Sehingga menimbulkan kebingungan bagi umat dan memancing pertikaian ditengah-tengah kaum muslim yang menyikapinya secara emosional. Pada Sosial-Kemasyarakatan, kehancuran pun terjadi Pada 20 Januari 2005 lalu saat pidato pelantikan sebagai presiden, George W. Bush berkata, “When you stand for your liberty, we will stand for you.” (Jika Anda berjuang untuk kebebasan Anda, kami akan bersama Anda). Bush juga menegaskan, “The best hope for peace is the expansion of freedom.” (Harapan terbaik untuk perdamaian adalah melakukan ekspansi kebebasan) (Newsweek, 31/1/2005). Dalam pidato Bush tersebut, pemilihan kata ekspansi kebebasan (expansion of freedom) menunjukkan adanya upaya pemaksaan nilai-nilai kebebasan ke dalam tubuh masyarakat di dunia, Terutama terhadap

negeri-negeri kaum Muslim. Ekspansi kebebasan yang diagendakan Amerika tidak lepas dari upayanya menyebarkan ideologi sekular Barat. Barat berusaha menggiring opini dunia ke arah pembentukan masyarakat ideal-dalam pandangan Barat- dengan menggunakan kekuatan teknologi dan media massa yang mereka kuasai. Inilah hantu yang kini tengah bergentayangan di negeri ini. Kebebasan yang diserukan oleh ideologi Kapitalisme inilah yang menghancurkan masa depan negeri ini, sejatinya inilah penjajah!. Gejala kehancuran moral masyarakat di Indonesia kian terlihat. Dengan subur Pornografi berkembang biak. Di lapak-lapak kaki lima, dengan bebas vcd/dvd porno dijual dengan harga terjangkau. Di loper-loper koran, tanpa penghalang tabloid/majalah esek-esek pun diterpajang. Di tangan para pelajar dan mahasiswa, menjadi 'buku pelajaran' favorit adalah komik cabul. Di dunia maya, tanpa kendali dan tak terkendali

cyberporn

merajalela. Kini, angin legalisasi pornografi kian mendapat angin segar dengan penerbitan simbol pornografi dunia, Majalah Playboy, versi Indonesia. Melalui tayangan televisi, secara atraktif pornoaksi dijajakan oleh para pengusaha entertainment dan broadcasting. Penari latar berpakaian seksi dengan goyangan erotis disuguhi kepada masyarakat. tak mau ketinggalan liputan seputar bisnis esek-esek pun, menghadirkan tayangan vulgar. Seks bebas, seks menyimpang, lokalisasi prostitusi, hingga hancurnya pondasi keluarga di tengah-tengah masyarakat pun terjadi, akibat pornografi dan pornoaksi. Pengakuan legal pun diperoleh oleh komunitas gay, lesbian, dan waria. Media diramaikan dengan pemberitaan hubungan seks sedarah (incest). Bahkan menjadi tren bagi petualangan seksual yang menghadirkan gaya hidup pesta seks (orgy), tinggal serumah (kumpul kebo), tukar pasangan (swinger), hingga fenomena prostitusi pelajar, gigolo, 'om senang' dan 'tante girang'. Melalui dunia pertelevisian,

kampanye pergaulan bebas juga

dimainkan dengan tayangan film remaja, sinetron dan layar lebar. Meski bukan penyebab utama, akibat yang muncul pun cukup fatal. Perilaku seks bebas memberikan kontribusi terhadap mewabahnya virus HIV/AIDS di Indonesia. Pada akhir September 2005, Indonesia yang berpenduduk 220 juta jiwa sudah memiliki 8.251 kasus HIV/AIDS, terdiri dari 4.065 kasus HIV dan 4.186 kasus AIDS. (Cybermed.cbn.com, 4/12/2005). Penyakit sosial, yakni aborsi pun lahir karena terjadi kehamilan yang tidak dikehendaki (KTD) akibat praktek seks bebas. Pada tahun 2001, terdapat 3,5 juta kehamilan yang tidak diinginkan baik pasangan yang sudah menikah maupun belum. Dari jumlah itu, 60% digugurkan. (Pikiran Rakyat, 19/4/05). bersambung ke hal 15...... (sambungan suara utama)


Suara Mahasiswa

hal 06

Euthanasia ala imperialis Kebebasan, tentu hal berubah menjadi buah simalakama bagi pengusungnya. Kebebasan yang sangat popular yang mereka tuju menjadi bablas tak karuan. Maka terciptalah bagi kehidupan anak kehancuran, keamburadulan, kebodohan, kemiskinan, dsb.. ini muda saat ini. Pola akibat rendahnya pandangan mereka terkait dengan kehidupan. sikap yang tidak lagi Kesalahan mendasar dari pemaknaan mereka terhadap hakekat m e n g i n d a h k a n hidup manusia. Berlandaskan oleh penolakan terhadap peran berbagai norma dan agama membuat mereka sinting dengan sistem otak manusia, yang a t u r a n u d a h j a d i di-implementasikan untuk mengatur kehidupan. Akibatnya muncul pakem perbuatan anak tirani baru yang dilembagakan secara sistemik dan diakui secara sah muda zaman core2 duo ini. Mereka pun menyebut diri mereka keberadaannya. Tirani inilah yang mengambil keuntungan dari GAUL, istilah bagi mereka yang merasa gagah. Hal yang paling kasat depresi massa dan kesengsaraan publik. mata terlihat dari pergaulan mereka. Hampir tidak ada perbedaan Mahasiswa sebagai kelompok intelek, kudu berada di garda dengan kehidupan anak muda di dunia bagian barat dangan mereka. terdepan untuk memukul balik invasi pemikiran dan budaya barat. Universal dan modern, begitulah mereka berkilah.

M e n j e l m a m e n j a d i p e j u a n g ta n g g u h d a l a m ra n g ka

Kebebasan yang begitu mereka agungkan sebenarnya merupakan mempertahankan harga diri. Meretas diri sebagai cikal bakal jarum suntik dari invasi budaya dan pemikiran imperialis barat pahlawan yang dikenang zaman. Walau kondisi saat ini terlalu dalam rangka memukul mandul generasi-generasi penerus bangsa, memprihatinkan dengan banyaknya pesakitan-pesakitan teknik halus pembunuhan pemimpin-pemimpin masa depan dan mahasiswa yang menjadi pecundang, tentu tidak sedikitpun yang pasti, merupakan bencana bagi bangsa dan Negara tersebut. mematahkan semangat perjuangan bagi mereka ~mahasiswa yang Dengan begitu sang imperialis akan menjajah negeri itu dengan tercerahkan. mudah, mengeruk abis kekayaan alamnya, menentukan kebijakan- Gelar “intelektual”, “agent of change”, “control of public” kebijakan dalam dan luar negerinya bahkan menentukan hidup dan seharusnya membuat mahasiswa hari ini membuka mata, potensi matinya bangsa tersebut. Dan Para pemuda bangsa itu hanya diam, besar yang ada di tangan mereka sudah harus disadari. Saatnya berpesta pora dengan glamornya kehidupan candu yang tampil untuk menyelamatkan bangsa dari kehancuran dan melenakan.

serangan kebebasan busuk yang menghegemoni. Maju dan

Mahasiswa tentu adalah pemuda, yang merupakan sasaran empuk mengambil alih kendali masa depan yang di rebut oleh tirani-tirani dari busur panah invasi tersebut. Saat BBM naik, mereka hanya neoliberal. Menempa diri menjadi intelektual kritis dan mengusung bersenandung histeris dihadapan parodi artis yang jadi 'hero' bagi solusi alternatif terbaik bagi bangsa, Negara bahkan dunia. Dengan mereka, saat korupsi merajalela mereka bersantai penuh hikmat alasan itu maka wajib bagi mahasiswa untuk mengusung Islam dimall2 dan restoran2 kelas dunia yang dengan kesombongan sebagai solusi sekaligus ideologi. Karena hanya Islam lah yang akan memerkan merk pakean dan makanan yang mereka konsumsi. Saat mengusir segala penjajahan kotor yang mengungkung. Dengan kekayaan alam negeri mereka dirampok, mereka teller dan fly oleh Islam, taring2 imperialis dapat dicabut. Kehidupan sejahtera adil minuman, obat dan tontonan yang mereka bilang dari 'sorga'. nan indah pun akan bersemai. Jika tidak demikian maka kebebasan Kemudian saat rumah tetangga mereka digusur, sodara mereka akan menjadi euthanasia ala imperialis untuk menyuntik mati dibunuh, diperkosa, mereka hanya berdengung “kasian amat idup pemuda dan mahasiswa hari ini, masa depan bangsa, Negara dan lu”. Inilah pesakitan2 buah dari suntikan gila kebebasan.

dunia akan tragis. Dan kehancuran 2012 ala kebohongan holywood

Kebebasan, awalnya memang merupakan ruh perjuangan rakyat pun bukan pepesan kosong pertelevisian semata. Menyedihkan!! eropa melawan penindasan tirani. namun, ruh perjuangan itu pun

[Muhammad Ceria Aktivis Gema Pembebasan Kota Bandung]


Suara Mahasiswi

hal 07


Pasca KTT ASEAN di Indonesia Menguak Agenda Obama

Afkar politik

bernavigasi, memelihara perdamaian dan stabilitas regional, dan penghormatan

oleh, Imaduddin al-Faruq

hukum internasional," ujar pernyataan kedua negara tersebut, seperti dikutip AFP, Jumat (16/9/2011).

Indonesia kembali kedatangan tamu 'spesial' sang Presiden Amerika serikat Barack Obama. Setelah sebelumnya melakukan lawatan sembilan hari untuk meningkatkan hubungan dengan negara-negara kawasan Asia Pasifik di kota kelahirannya Honolulu, Hawaii, Obama berkunjung ke Australia kemudian berlajut ke Indonesia. Dalam lawatannya kali ini, Obama menjadi presiden pertama Amerika yang menghadiri KTT ASEAN yang berlangsung di Bali pada tanggal 17- 19 November 2011 yang lalu. KTT ASEAN adalah pertemuan yang seharusnya hanya menjadi agenda negara-negara anggota ASEAN, bukan Amerika. Memang ada 3 Negara yang menjadi bagian dari menghadiri KTT ASEAN tersebut, ketiga negara itu adalah mitra dialog ASEAN, mulai dari China, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) atau dikenal dengan ASEAN Plus, dan sekali lagi bukan Amerika. Jadi Obama yang sebenaranya tidak punya urusan dan undangan untuk mengikuti KTT ASEAN, tetapi dengan mengadalkan predikat 'Adidaya' Mr. Presiden mengundang dirinya sendiri, dan negara-negara lain mengijinkan khususnya Indonesia sebagai tuan rumah. Laut Cina Selatan... Fokus utama dalam perundingan itu adalah Pedoman Deklarasi Berperilaku (Declaration of Conduct/DOC) di Laut China Selatan. “Pedoman tersebut bisa membangun perspektif bersama ASEAN-China mengenai arti pentingnya keamanan dan stabilitas di Laut China Selatan,� kata Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua ASEAN di Nusa Dua, Bali, Jumat (okezone,18/11/2011). Yang menjadi pertanyaan ada apa di balik isu Laut Cina Selatan tersebut ? Dalam isu sengketa Laut China Selatan tampak merenggangkan hubungan China dan Filipina, serta Vietnam. Beberapa bulan yang lalu, Filipina pun kerap melakukan latihan militer bersama dengan AS di dekat wilayah sengketa tersebut. Vietnam juga tampak melakukan aktivitas yang sama dengan Filipina. Pernyataan Wen muncul di tengah adanya sengketa Laut China Selatan yang saat ini kian memanas. China pun tampak keberatan dengan campur tangan Amerika Serikat (AS) di sengketa Laut China Selatan. Belakangan ini, AS pun tampak mendukung Filipina yang merupakan salah satu mitranya dalam sengketa Laut China Selatan. "Pasukan asing tidak akan diperbolehkan untuk ikut campur dalam masalah ini. Laut China Selatan harus diselesaikan oleh negara-negara yang bersengketa lewat sebuah dialog," ujar Wen (okezone, 19/11/2011). Berbeda dengan China, Amerika Serikat (AS) sendiri menyerukan kebebasan navigasi di Laut China Selatan dan mendesak China beserta negara pengklaim wilayah di perairan tersebut agar meredakan ketegangan. Dalam sebuah dialog di San Francisco, Kementerian Luar negeri dan Pertahanan AS, serta Australia mengulangi perkataannya, mereka tidak memihak dalam perselisihan sengketa Laut China Selatan dan mendesak seluruh negara agar mengikuti hukum internasional demi memecahkan masalah. "AS dan Australia, beserta komunitas internasional berkeinginan untuk adanya kebebasan

Kita mengetahui Laut Cina Selatan adalah jalur yang sangat strategis dan sangat dekat dengan Selat Malaka, sehingga salah satu alasan mengapa AS sangat ambisius untuk bernavigasi di Laut Cina Selatan karena mereka tetap bebas bergerak di Selat Malaka. Sejak 2006 hingga 2008 lalu, Amerika Serikat (AS) menggelontorkan bantuan sebesar USD57 juta atau sekira Rp500 miliar untuk membantu Indonesia membangun peralatan sistem pemantauan maritim terpadu atau Integrated Maritime Surveillance System (IMSS) di Selat Malaka, Laut Sulawesi, dan Selat Maluku. Demikian seperti diberitakan Lembar Fakta Departemen Luar Negeri AS yang diterima okezone, Minggu (20/11/2011). Bantuan ini juga menjadi salah satu bagian dari Kemitraan Komprehensif antara AS dan Indonesia dalam bidang keamanan maritim. Tidak ada makan siang yang gratis (no free lunch), pemberian dana yang besar dari Amerika untuk Indonesia bukanlah tanpa Imbalan. Imbalan itu semua harus di bayar mahal oleh Indonesia dengan memberikan kebebasan bagi AS untuk bergerak. Lagi-lagi ini adalah pertarungan dua kekuatan besar antara AS dan China yang mempunyai kepentingan yang sama atas Indonesia, sedangkan Indonesia hanya menjadi makanan empuk untuk memuaskan nafsu Imprealis kedua negara tersebut. Papua... Kedatangan Obama untuk kedua kalinya ini, juga bukanlah tanpa alasan yang tidak jelas seperti pulang kampung atau sekedar ingin makan nasi goreng atau bakso. Gedung Putih menyatakan kunjungan Presiden Barack Obama ke Asia sebagai kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perdagangan, dan membuka pasar untuk barang-barang Amerika. Pejabat Gedung Putih Daniel Russell mengatakan upaya Obama untuk menciptakan lapangan kerja secara langsung terkait dengan keterlibatan Amerika di kawasan Asia Pasifik. Ia mengatakan perdagangan dengan 21 negara anggota APEC mendukung jutaan pekerjaan di Amerika dan kemampuan Amerika mengekspor produk-produknya adalah penting bagi pertumbuhan ekonomi. (voanews.com, 10/11/2011). Indonesia adalah salah satu negara yang sangat penting bagi Amerika untuk memproyeksikan kepentingannya. Duta Besar AS untuk Indonesia Scot Marciel menegaskan bahwa Indonesia menjadi 'mitra penting' bagi Amerika, karena Indonesia kini menjadi salah satu pusat perekonomian terbesar dunia dan menjadi contoh bagi negara lain. (voanews.com, 03/10/2011). Hal yang sama juga di ungkapkan oleh Glenn E. Anders Direktur USAID (United States Agency for International Development) atau Badan Pembangunan Internasional Amerika menandai 50 tahun kerjasamanya dengan Pemerintah Indonesia. Glenn E. Anders mengakui selama kurun waktu 50 tahun bekerja sama dengan pemerintah Indonesia, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi dalam menjalankan berbagai program yang ada. "Indonesia adalah negara besar yang memiliki banyak kebutuhan dan juga dengan tingkat ekonomi negara yang tumbuh pesat namun juga kompleks, sementara anggaran kami terbatas sehingga tak bisa memenuhi seluruh kebutuhan itu dengan sumber daya yang kami miliki saat ini,� ujar Glenn Anders. (voanews.com, 03/10/2011).


Salah satu aset yang paling penting bagi AS adalah gunung emas yang ada di

kedatangan bukan hanya sekedar datang menghadiri KTT ASEAN, tetapi juga

Papua. Kunjungan Obama ini memang sangat aneh karena bertepatan dengan

memastikan bahwa ada agenda tersembunyi yakni memastikan kembali bahwa

kisruh yang terjadi di Papua, bahkan sebelum kedatangan Obama ke Indonesia

Indonesia masih menjadi budak Amerika dan meng-amin-kan seluruh kebijakan

Menlu AS Hilary Clinton sudah berbicara masalah isu HAM di Papua. Ia

Amerika di Indonesia.

menyerukan adanya dialog unutk mememnuhi aspirasi rakyat Papua disana (AFP, 11/11/2011). Kisruh ini terjadi akibat Freeport yang tengah mengalami masalah baik itu dengan kenaikan royalti yang di inginkan oleh pemerintah maupun dengan kenaikan upah dari karyawan yang ada disana.

Kesimpulan Pertama, Obama adalah Presiden dari sebuah negara yang berideologi kapitelisme, dan bagi Ideolodi ini imprealisme adalah satu-satunya jalan untuk menyebarkan ideologi kapitalismenya itu dan menjaga hegomoninya khususnya

Ini membuktikan Amerika mempunyai kepentingan tersendiri dalam

negara-negara yang sangat strategis baik itu secara politik maupun ekonomi.

melihat Papua, bahkan lebih jauh lagi Ketua DPP Partai Hanura, Yuddy

Bentuk imprealismenya ini bisa kita buktikan dalam bentuk fisik dan non fisik

Chrisnandi mengatakan pangkalan militer AS di Australia memang tidak akan

(pemikiran). Bentuk fisik itu bisa kita lihat dari fakta yang terjadi di Irak dan

menjadi ancaman dalam jangka waktu pendek mengingat Indonesia adalah

afganistan dan pakistan, sudah bertahun-tahun sang penjajah telah membunuh

mitra aliansi AS di Asia. “Namun Indonesia harus menyadari bahwa dalam

jutaan umat islam disana. Bentuk penjajah pemikirannya sudah bisa kita buktikan

jangka panjang pangkalan Militer AS di Darwin-Australia yang terdekat ke

dengan melihat Indonesia. Bagi Amerika, Indonesia sangat penting untuk

wilayah kita merupakan potensi ancaman kedaulatan NKRI di Papua yang sarat

menjaga eksistensi dirinya, disamping karena Indoensia memiliki sumber daya

kepentingan AS,” kata Yuddy kepada okezone, Minggu (20/11/2011).

alam yang berlimpah juga Indonesia adalah negara yang berpenduduk muslim

Menurut Yuddy, keputusan AS menempatkan pangkalan militer di Darwin merupakan hasil kajian geopolitik untuk menguasai kawasan Asia dalam jangka panjang. “Bukan semata-mata alasan membentuk pengaruh Cina di Asia-Pacific atau sekedar antisipasi konflik kepulauan Spratly,” sebut dia. Pemerintah Indonesia diminta untuk mencermati penempatan pasukan cadangan Amerika Serikat (AS) sebanyak 2.500 personil marinir di Darwin,

terbesar. Obama memanfaatkan kondisi ini untuk memperbaiki citra AS di mata dunia muslim, agar mereka masih mendapatkan tempat dan bukan di tendang. Inilah yang sebenarnya menjadi perhatian bagi umat islam yang ada di Indonesia, khususnya mahasiswa muslim. Obama bukanlah tamu yang harus kita hormati dan muliakan melainkan musuh umat islam yang harus kita perangi karena Jumhur fuqaha' menyatakan, hukum asal hubungan Negara Islam (walaupun saat ini kita bukan negara Islam) dengan Negara Kafir baik fi'lan maupun hukman

Australia.

adalah hubungan perang. Hubungan damai antara Negara Islam dengan Negara Hal yang sama juga dikatakan anggota Komisi I DPR RI, Ahmad Muzani terkait pernyataan Presiden AS, Barrack Obama bahwa negaranya menyiapkan pasukan cadangan untuk membantu Indonesia bila terjadi bencana alam. Muzani memprediksi, penempatan pasukan cadangan AS di Darwin, Australia tak lain karena AS sangat berkepentingan dengan Papua dimana ada perusahaan PT Freeport. "AS punya kepentingan langsung dengan Papua yang sampai saat ini tak kunjung selesai. Penempatan pasukan cadangan itu adalah alasan yang mengada-ada, tidak masuk akal sama sekali bila untuk membantu Indonesia menghadapi bencana alam," ujar Muzani (republika.com 20/11/2011).

kepada Negara Islam. (Ibn Qudamah, al- Mughni, juz X, hal. 387) Kedua, penerimaan Obama dengan tangan terbuka yang dilakukan penguasa negeri ini sungguh adalah bentuk pengkhianatan terhadap Allah dan RasulNya serta umat islam islam. Demi menghamba pada tuannya, penguasa negeri ini tidak lagi mempedulikan perasaan umat islam yang berada di negeri-negeri muslim lainnya. Oleh karena itu, umat islam tidak boleh tinggal diam melihat apa yang dilakukan oleh penguasa negeri ini, Rasulullah saw bersabda, 'Barang siapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Apabila tidak mampu maka hendaknya dengan

Pengokohan Demokrasi... Disamping itu, Russell juga mengatakan Obama berkomitmen untuk menyeimbangkan kembali wilayah Asia, di mana demokrasi mulai muncul dan pengaruh Tiongkok yang semakin besar. (voanews.com, 10/11/2011). Selaras dengan Daniel Russell, Ben Rhodes wakil penasehat keamanan nasional untuk komunikasi strategis dalam briefing media terkait kunjungan Obama

Kafir bisa terjadi karena: perdamaian, Negara Kafir menjadi Islam, atau tunduk

itu

mengatakan bahawa kunjungan sangat penting untuk mengokohkan nilai-nilai demokrasi. Bak budak yang taat pada tuannya, Presiden SBY pun langsung menyambut seruan Amerika untuk menekankan kembali bahwa indonesia akan mampu menjadi contoh bagian negara lain dalam menyatukan antara Demokrasi, islam dan moderinisasi. (voanews.com 13/11/2011). Sebenarnya pernyataan ini kembali menegaskan kepada kita posisi Indonesia hanyalah 'negara budak' untuk memenuhi kebutuhan dari 'sang Raja' (Amerika). Ini pula seharusnya umat islam sadar betul, bahwa sesungguhnya

lisannya. Dan apabila tidak mampu lagi maka dengan hatinya, sesungguhnya itulah selemah-lemah iman.'.” (HR. Muslim) Kedatangan Obama ke Indonesia adalah sebuah kemungkaran yang nyata, jika tindakan menolak Obama yang kita suarakan membuktikan kita masih memiliki iman, sedangkan diamnya kita untuk menolak obama adalah bentuk selemah-lemahnya iman. Lalu pertanyaanya dimana iman penguasa negara ini yang dengan tangan terbuka menerima kedatangan Obama?

DE

S I S TM O K EM

RA

KUF SI UR


Afkar Ekonomi

Kesejahteraan yang di idam-idamkan masyarakat kini

terjadi saat ini bukan disebabkan faktor luar, melainkan

hanya menjadi sebuah angan-angan dan harapan kosong.

faktor dalam yakni kapitalisme itu sendiri. Sejak lahir sistem

Semenjak kapitalisme diterapkan telah mengakibatkan

ini telah cacat. Dr Mohammad Malkawi, penulis buku

kesenjangan ekonomi yang begitu besar. Nampaknya tidak

berjudul : The Fall of Capitalism and Rise of Islam,

ada kesempatan lagi bagi si miskin untuk kaya dan

Menjelaskan, adanya cacat serius dalam sistem

mendapatkan penghidupan yang layak. Kita bisa melihat

kapitalisme dan ketidakmampuannya untuk

bagaimana angka kemiskinan di Indonesia dari tahun ke

mempertahankan stabilitas ekonomi dunia dibawah

tahun semakin meningkat. Banyak orang yang stres dan

kapitalisme.

depresi yang diakibatkan kemiskinan yang menjerat

Sistem kapitalisme tegak diatas 3 pilar :

mereka sampai pada akhirnya berakhir di tiang gantungan.

1. Riba yang diwujudkan dalam perbankan

Pendidikan pun menjadi barang yang mahal dan hanya

2. Spekulasi (judi) yang berbentuk bursa saham dan

dinikmati oleh kalangan menengah ke atas sedangkan dari kalangan menengah kebawah terpaksa harus menggigit jari

pasar uang 3. Sistem uang kertas dengan standar dolar.

karena tidak sanggup untuk membayarnya. Cita-cita luhur

Sistem Riba inilah yang membunuh rayat secara perlahan.

untuk mencerdaskan kehidupan bangsa hanya menjadi

Yang menjadikan perputaran uang hanya beredar pada

bahan pembius rakyat indonesia. Berkat para kacung

sektor non riil yang menyebabkan harta hanya beredar

Amerika yang duduk di kursi parlemen banyak sekali aset

dikalangan orang kaya saja. Hal inilah yang menyebabkan

negara yang beralih ke tangan para kafir penjajah.

kesenjangan ekonomi yang begitu lebar dikalangan

Berbagai perusahaan asing dapat dengan leluasa bercokol

masyarakat. Orang kaya akan dengan mudah mendapatkan

di Indonesia dan meng-eksploitasi kekayaan yang ada

kucuran dana, danayang mereka peroleh bisa dijadikan

didalamnya. bisa kita lihat gunung emas yang ada di Papua

sebagai mesin untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah

dapat dengan mudah digondol ke negeri paman sam.

dengan cara menginvestasikan disektor non riil untuk

Geotermal yang ada di kabupaten garut di hisap oleh

mendapatkan bunga yang lebih besar .

PT.chevron milik Amerika dan masih banyak lagi kekayaan

Dalam sistem ini juga telah terjadi perjudian dalam bentuk

Alam yang dirampok oleh negara kafir penjajah seperti batu

bursa saham. Wall Street adalah bursa saham terbesar di

bara, minyak bumi, hutan dan lain sebagainya.

dunia. Disana terdapat para penjudi kelas kakap. Mereka

Kecacatan sistem Kapitalisme

adalah para pemilik perusahaan multinasional. Mereka bisa

Penerapan ekonomi kapitalisme telah menyebabkan krisis

mendapatkan keuntungan yang sangat besar tanpa harus

yang berkepanjangan. Berkali-kali sistem ekonomi ini jatuh,

bersusah paya bekerja/berproduksi secara riil. Bursa saham

namun hanya solusi parsial lah yang dilakukan sehingga

yang lain pun tersebar diseluruh dunia. Semua tergabung

tidak menyelesaikan permasalahan yang ada. Krisis yang

dalam jaringan kapitalisme global. Wall Street menjadi acuan

hal 10


harga saham negara yang lain. Kejatuhan harga saham di

Wahai para mahasiswa Islam, Dipundak kita terdapat

Wall Street akan mengakibatkan bursa saham lainnya

amanah yang sangat besar untuk melakukan perubahan.

lemah.Prof Marice Allais, peraih nobel ekonomi 1997 dalam

Saat ini Ummat perlu bangkit dari tidurnya yang panjang

tulisannya “The Monetary conditions of Economy of

Jangan sampai kita menjadi syetan yang bisu tidak bisa

Market”.Menyebut bursa saham dunia saat ini sebagai big

berbuat apa-apa ketika ummat sedang sekarat. Kerusakan

casino (kasino besar) dengan meja judi yang disebar

yang terjadi sekarang diakibatkan ketika hukum Allah

diseluruh seantero dunia mulai dari New York, London,

dicampakan dan dihinakan. Al-qur'an hanya sebatas hiasan

Tokyo, Hongkong, Frankfrut, hingga Paris. Inilah salah satu

yang dipajang di lemari-lemari kaca sedangkan isinya diinjak-

yang menyebabkan kehancuran sistek ekonomi kapitalis.

injak diganti dengan hukum kufur buatan manusia yakni

Allah Swt berfirman dalam Al-qur'an :

Kapitalis-Demokrasi.

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum)

Sistem inilah yang telah membuat ummat menderita,

khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib

didzalimi dan disakiti. Sistem ini adalah sistem kufur yang

dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan.

harus kita buang dan kita campakan.

Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan

keberuntungan.”

(hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah

Kecacatan Ini pun telah disadarai oleh para pemuda Amerika. Mereka melakukan aksi perlawan terhadap ideologi

bagi orang-orang yang yakin ?” Wahai para mahasiswa islam, bangunlah dari tidur panjang

kapitalis dengan cara terjun ke jalanan. Occupy Wall street

kalian buka mata, telinga dan hati kalian sehingga cahaya

(Duduki Wall Street), di New York, Amerika Serikat, sebagai

islam bisa masuk kedalam tubuh kalian dan menjadi motor

pionir penentangan terhadap kapitalisme global yang saat ini

penggerak dalam melakukan perubahan. Mari kita

terjadi.

singsingkan lengan baju dan turut berjuang di garda terdepan

Aksi ini menjadi inspirasi bagi para pemuda di

belahan dunia yang lainnya. Penolakan terjadi dimana-mana

demi sebuah revolusi yang kita idam-idamkan yakni

bahkan penganutnya sendiri menggugat idelogi ini.

diterapkanya syariat dalam naungan daulah khilafah.

Islam is the solution

[dirza]

Wahai para mahasiswa islam, sesungguhnya kapitalisme saat ini telah diujung tanduk kita tidak bisa berharap kepada sosialisme yang telah hancur, kita hanya bisa berharap kepada ideologi Islam nyata telah memberikan ketentraman, kedamaian dan kesejahteraan. Allah SWT berfirman dalam Al-qur'an : “Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

hal 11


idealogika

Kepemimpinan Modal

Proses Demokratisasi kepemimpinan di Indonesia telah melalui tahapan panjang. Di mulai pasca Kemerdekaan dengan multi partai, masa orde baru dengan tiga elemen partai yang mewakili masing-masing kepentingan di mana Golkar menjadi anak emas, dan pasca reformasi dengan tahapan multi partai yang berlanjut kepada pemilihan langsung. Demokrasi telah memberikan pembelajaran politik “yang menggembirakan� bagi para pebisnis dan juga “yang membuat gila� para aktor pelaku dan mereka yang menjadi pusing karena prosesnya. Bakat dan kemampuan yang dimiliki oleh para wakil dan pemimpin bukan menjadi patokan utama. Karena justru yang adalah seberapa besar modal dan keuntungan yang dapat didapat oleh mereka untuk partai dan kepentingan lainnya. Kita tahu secara fakta, di Negeri ini orang yang terpilih bukan dilandasi dengan ide keren, ideologis dan memberikan solusi konkrit tetapi justru karena mereka memiliki dana untuk menawar kepada lembaga dan partai serta proyek bekenisasi yang digagas untuk menggulirkan kepentingan menuju yang diharapkan.

Justru pada faktanya, proses pemilihan ini menghasilkan sampah. Sampah yak arena justru membutuhkan kertas, kain,

melihat bagaimana Sinetron dalam bentuk berita dan fenomena

plastic dan berbagai atribut kampanye. Mereka yang maju harus

pemilu begitu terasa. Masyarakat begitu disenangkan dengan

“bekenisasi� dan perlu melakukan manuver-manuver penting guna

hadirnya artis-artis dalam panggung yang benar-benar sama sekali

meraih capaian kesuksesan pribadi dan partai. Sampah-sampah itu

tidak menunjukan kesadaran politik para pemilih. Yang ada

bergulir bukan dalam sekali dan sehari justru terus digulirkan untuk

permainan jari yang diangkat dengan berputar-putar sambil

menuai harapan orang mengingat wajah dalam pemilihan nantinya.

mengikuti irami dangdut atau pop yang dilantunkan para musisi.

Para pemilih tidak melihat visi dan misi, Program-program kerja,

Sedangkan ketika sang calon wakil rakyat dan pemimpin naik dan

justru yang ada penawaran-penawaran model-model baligho,

berkesempatan bicara mereka tak mampu memberikan

reklame, pamflet, leaflet, iklan dan lain-lain.

ketertarikan konstituen terhadapnya. Karena acara utamanya

Produk-produk yang keluar pada akhirnya bukan menyadarkan justru kreativitas antar calon dan partai dalam membuat baligho

bukan pemibcaraan politik tetapi para artis yang nongol dan menunjukan kemampuannya.

paling banyak, paling kreatif dan paling mudah ditemui. Alhasil, kita

Ini ditambah retorika-retorika kosong. Berputar-putar pada hal

bisa melihat ada calon yang memiripkan wajahnya dengan obama,

umum, janji-janji dan bualan kosong yang terus dikumandangkan.

ada pula calon yang menggandalkan sisi keartisannya atau anaknya

Entah itu partai yang berbasis massa nasionalisme, agama maupun

yang artis, juga terlihat ada calon yang melakukan gerakan salto,

kelompok massa tertentu. Para calon tidak lebih hanya menjadi

terlihat pula kata-kata aneh nan lucu yang begitu banyak dan

bumbu bukan hal utama. Sementara saat debat terbuka,

panjang yang terpajang di ruas-ruas tol, ada pun yang gambar dan

yangterlihat justru atraksi dan yel-yel menarik para pendukung

modelnya di buat kreatif, hingga bergandeng dengan artis terkenal.

dibandingkan jawaban-jawaban semu mereka.

Sedangkan saat kita telisik visi, misi, program kerja dan kemampuan

Demokrasi benar-benar mendidik. Mendidik para politikus ulung

mereka justru kita temukan tidak ada. Di sisi lain, ada iklan televisi

untuk belajar meraih massa tanpa memberikan visi, misi dan

yang saling mengklaim soal swasembada pertanian, juga partai

program mereka yang tidak pernah jelas. Mendidik untuk belajar

yang menampilkan artis-artis, nyanyian, gambar-gambar serta

lagi bagaimana mensukseskan kemenangan tanpa harus berkorban

video menarik, juga hasil survey di masyarakat.

pemikiran, dan juga menyambangi suara-suara konstituen.

* Jadi apa yang kita harapkan dari mereka? Inilah sistem

Selebihnya, hiburan-hiburan lainnya membuat kotor dunia dan

Demokrasi yang berharap menghasilkan sosok pemimpin instan

lingkungan. tertempel lengket dan kuat dalam dinding walaupun

tanpa melihat baik dan buruknya, seorang pemikir dan pemalas,

masa tenang berada dan pemilihan telah berlalu. Kita pun bisa

yang gila uang atau memang ikhlas dalam berjuang. Demokrasi

melihat, bagaimana mereka yang telah lolos dalam proses pemilu

telah menampilkan sosok-sosok bisu dihadapan rakyat, enggan

yang duduk menjadi anggota dewan dan pemimpin ternyata masih

mewacanakan suara nurani rakyat. Maka alasan apa yang membuat

juga memberikan dagelan sinetron. Ada yang telah bernyanyi,

kita bertahan pada sistem kepemimpinan di dalam Demokrasi. Hiburan Politik Kenyataan di atas memperhatikan bahwa para pemilih dihadapkan pada sebuah fenomena bernama hiburan. Kita bisa

tertidur pulas di kursi empuk, ada yang berlaga marah, ada pula yang berlaga seakan-akan menjadi pahlawan. Yang seringkali terlihat adalah adegan penangkapan kepolisian akibat tindak korupsi mereka yang sedang dan tealh menjabat.


Mengajari Partai Politik

Jebakan-Jebakan Demokrasi

Suatu ketika saya melintasi halaman kecamatan di kabupaten tertentu,

Politik Demokrasi di dunia barat digambarkan dengan upaya sntitesis dari

saya melihat baligho besar terpampang di sana. Musyawarah cabang partai keberadaan dictator. Ini ditandai dengan revolusi politik di Perancis, yang tertentu tertulis di sana. Kegiatan yang sama dilakukan beberapa partai juga. mana kekuasaan para raja harus berakhir dengan lahirnya pemahaman Entahlah, apakah ini yang disebut partai politik di mana kehidupan dunia politik Demokrasi di tengah-tengah masyarakat. Pada akhirnya kita sosial lebih suka mereka jamah daripada kesadaran masyarakat tentang menyadari bahwa Demokrasi telah menjebak secara nyata dan membuat politik itu sendiri. Ladang urusan sosial yang harusnya lebih banyak polemik di tengah-tengah masyarakat. Setidaknya ada 2 hal, yang membuat dilakukan oleh lembaga zakat dan social ternyata juga disaingi pula oleh Demokrasi menjebak kita semua. partai politik.

1. Bagaimana meraih suara terbanyak yang mana suara mereka yang

Selain itu hal yang membuat miris, masyarakat akhirnya tidak pernah berpendidikan tinggi dan sadar politik harus bersaing dengan mereka yang paham tujuan dan fungsi partai politik itu sendiri. Masyarakat hanya akan berpendidikan rendah dan tidak sadar tentang politik.

Kita bisa melihat

melihat seberapa besar bantuan beras, kesehatan, lomba mewarnai yang secara jelas, tatkala PAN dan Amien Rais menjadi symbol perubahan politik dilakukan oleh partai tersebut bukan dilihat dari apakah partai politik ini orde baru ke reformasi tak mampu menduduki kejayaan. Tahu kenapa? memberikan jaminan membela rakyat atau tidak. Dalam masalah lainnya Karena pada dasarnya Mesin Keuangan lebih akan mudah menjalar dan kita dapat menilik bahwa partai politik harus menyiapkan dana begitu besar mempengaruhi daripada sekedara retorika politik. bukan sekedar untuk promosi dan publikasi, tetapi saja harus juga dapat

2. Pihak yang mendapat suara terbanyak belum tentu otomatis didukung

membayar dana sosial secara nyata kepada masyarakat. Inilah kualitas dan dalam segala sikap politiknya. Ini terjadi di FIS di Maroko tahun 1991 dan kuantitas partai politik yang ada. Citra dan gaya ini adalah penularan dari Partai Refah di Turki era 1996. Pemilu tahun 1999 yang memenangkan PDIP, bentuk partai politik di Dunia Barat yang telah ditinggalkan mereka, dan baru namun pada faktanya Gusdur yang dilantik. Dan Tahun 2004 dimana kursi berkembang di negeri zamrud khatulistiwa ini.

presiden dijabat oleh Soesilo Bambang Yudhoyono namun pada faktanya

Selain itu, dalam masalah pengkaderan dan perwakilan, tampaknya partai Jusuf Kalla yang banyak berbuat. politik telah gagal menunjukan kader-kader mereka, yang ada mereka hanya

Jalan untuk menegakkan syariah islam bukanlah jalan yang mudah.

stagnan dan mengambil calon-calon instan. Akhirnya, partai, Idealisme dan Bahkan terasa sulit dan sukar. Namun, begitulah manusia senantiasa mau Ideologi partai terpaksa digadai terlebih dahulu untuk meraup suara mencari jalan mudah danringan meskipun harus berhadapan dan sebanyak-banyaknya. Sementara para kader yang berada di tataran bawah berdampingan dalam kekotoran yang seringkali memberikan pengaruh terpaksa harus “nerimo” atas gagasan yang membingungkan dari para besar bagi kelompok tersebut untuk lupa pada tujuan mereka. pemimpin partai.

“Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan, namun ia tidak

Sepertinya partai politik itu harus belajar banyak kepada OSIS (Orientasi menempuh jalan yang mendaki lagi sukar” (QS. Al-Balad(90):10-11) . Siswa Intra Sekolah) kalau ternyata tidak mampu membedakan organisasi

Suara mayoritas, dengan memberlakukan one man one vote telah

dan partai. Alangkah lucu memang Demokrasi, memelihara begitu banyak memaksa individu dan partai politik untuk menjadikan logika jumlah dalam partai politik, namun pada faktanya pengelolaannya begitu semu dan pelaksanaannya dibandingkan dengan mempertahankan idealisme dan kosong. Ongkos Politik Mahal

ideologi partai itu sendiri. Inilah sosok dan wujud Demokrasi, di mana menjual kalimat “Kami bersih dan peduli”, “Bersama wong cilik” “Beras

Kira-kira berapa biaya jika anda harus mengundang Band besar untuk murah”, dan segelintir janji-janji kosong lainnya lebih mudah dibandingkan menyanyikan beberapa lagu? Sudah ditebak angkanya bisa puluhan juta. Itu dengan menjadikan visi, misi, idealisme dan ideologi partai yang baru mengundang satu band saja. Belum mengundang band, artis dan lain- disampaikan pada masyarakat. lain untuk tampil di pentas panggung kampanye terbuka. Juga perlu kita

Inilah yang menyebabkan timbulnya revolusi dalam melakukan

pikirkan di seluruh Indonesia, berapa dana yang dikeluarkan oleh mereka perubahan di suatu negeri, karena pada dasarnya mesin perpolitikan yang bergelut pada panggung Demokrasi? Angkanya bisa mencapai jutaan Demokrasi hanya berjalan ditempat, dan suara-suara rakyat yang terwakili bahkan Puluhan Milyar. Ini merupakan hal yang aneh, ketika masyarakat hanya diam. Mereka baru akan keluar, tatkala mereka menginginkan citra dihujani dengan kemiskinan dan mahalnya harga-harga justru para calon dan naiknya sosok mereka serta partai sebagai pembela rakyat demi anggota dewan terus memberikan kesenjangan saat periode pemilu. Pada akhirnya, mereka yang habis-habisan dengan modal tersebut mau

kepemimpinan politik yang kotor. Politik Demokrasi sudah usang dan layak ditempatkan pada tempat

tidak mau harus berniat mengembalikan modal. Bila perlu untung. Inilah sampah. Sudah saatnya pergantian bukan sekedar rezim belaka, namun juga bencana politik. Kenapa bencana? Karena pada akhirnya kehidupan sistemnya pun harus segera digantikan. Karena jelas tidak ada cara lain masyarakat harus dipertaruhkan kepada modal, sementara perpolitikan kecuali menyelamatkan negeri ini dengan sistem islam, bukan dengan yang diharapkan ummat harus diabaikan untuk mengembalikan modal dan Demokrasi. keuntungan.

oleh, Rizqi Awal (BE BKLDK Nasional)


hal 14

Afkar Pendidikan

tertentu, diajarkan bahwa Indonesia adalah plural, terdiri dari berbagai

Pendidikan Indonesia dalam cengkraman sekularisme oleh, Rezaldi Harisman

suku, bangsa, adat-istiadat, dan tradisi. Karena itu, tidak boleh dipaksakan satu ajaran agama dalam Negara. Agama tidak boleh mengatur aspek publik

Siapapun orangnya baik Itu pedagang, guru, mahasiswa, dosen,

seperti politik, ekonomi, atau pendidikan. Jelas hal ini merupakan

insinyur atau siapapun itu yang tinggal di Indonesia ini pasti satu suara

penanaman nilai-nilai sekularisme, karena agama tidak boleh campur

bahwa memang negeri ini dalam keadaan dijajah. Hal ini pun tidak

tangan dalam sektor publik. Anak didik pun lebih banyak diajari tentang

mungkin terbantahkan kecuali jika orang itu tidak tahu, bodoh, atau orang

demokrasi, HAM, Pluralisme, yang merupakan ajaran pokok kapitalisme.

itu adalah antek-anteknya penjajah. Memang miris jika kita coba

Dalam pelajaran tatanegara, anak didik kemudian lebih mengenal Jean

memperhatikan negeri ini lebih dalam, segala aspeknya terbelakang,

Bodin, Thomas Hobbes, atau JJ Roseau daripada pemikir-pemikir politik

bagaimana tidak, toh memang sedang terjajah.

Islam. Sebab, yang diajarkan adalah tatanegara Sekular, bukan tatanegara

Memang kita tidak menyaksikan ada penindasan penjajah

Islam. Sekularisme juga tampak dalam pelajaran sosiologi. Dijelaskan

sebagaimana yang kita pernah pelajari pada pelajaran sejarah penjajahan

bahwa yang dimaksud dengan sanksi agama adalah sanksi yang diberikan di

belanda di Indonesia dulu, dan kondisi keterjajahan di era baru ini

akhirat; di dunia sanksi agama tidak ada. Hal yang jelas bertolak belakang

memang bukan penjajahan yang bersifat fisik sebagaimana dahulu zaman

dengan Islam yang mengajarkan Negara harus memberikan sanksi terhadap

kompeni, tetapi di era baru ini negeri kita terjajah dalam bidang ekonomi,

para pelaku kriminal, bukan di akhirat saja, tetapi di dunia juga. Dan hal-hal

politik, sosial,budaya, pendidikan, dll.

yang seperti ini yang terus di ajarkan kepada anak-anak kita, generasi

satu subsistem di negara ini yakni pendidikan, kehendak penjajah

penerus kaum muslim, jelaslah kian hari umat ini kian jauh dengan Islam.

untuk mengokohkan penjajahan di Negara ini adalah dengan men-

Jauh dengan Islam tentunya akan semakin dekat dengan kehancuran. Dan

sekulerisasi bidang pendidikannya dangan cara menyuntikan

kehancuran itu sudah semakin tampak nyata dalam kehiduna kaum muslim

kepentingan-kapentingannya melalui 'antek-anteknya' yakni para

saat ini.

penguasa dan konco-konconya dalam membuat undang-undang dan

Belum lagi masyarakat dicekik sedemikian rupa dengan liberalisasi pendidikan, pendidikan menjadi ladang bisnis. Jika ingin mendapat

kurikulum. Diakui atau tidak sistem pendidikan di Indonesia adalah sistem

pendidikan yang murah, harus rela mendapatkan pendidikan yang pas-

pendidikan sekuler-meterialistis. Hal ini dapat terlihat antara lain pada

pasan,dan ala kadarnya. Jika ingin mendapatkan pendidikan yang baik,

UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 Bab VI tentang jalur, jenjang dan jenis

fasilitas lengkap, pengajar yang kompeten, harus rela pula membayarnya

pendidikan bagian kesatu (umum) pasal 15 yang berbunyi: jenis

dengan sangat mahal. Singkatnya, orang miskin dilarang sekolah!.dan inilah

pendidikan yang mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik,

wujud nyata penjajahan, dan pengokohan penjajahan itu sendiri.

profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus. Dari pasal ini tampak jelas

Wahai Mahasiswa Muslim

adanya dikotomi pendidikan, yaitu pendidikan Agama dan pendidikan

Telah nyata Ideologi kapitalisme hingga hari ini sedang merongrong

umum. Secara kelembagaan pun, perguruan tinggi dipisahkan antara

umat ini menuju jurang kebinasaan, dan kebinasaan itu kian nampak di

perguruan tinggi Agama seperti UIN dan perguruan tinggi umum seperti

depan mata kita. Tentu saja jika kita membicarakan bidang pendidikan,

ITB, UI dan lain-lain.

bidang pendidikan adalah salah satu subsistemnya. dan bidang pendidikan

Hal ini juga Nampak dalam Bab X pasal 37 tentang kurikulum

yang sekular ini tidak lepas dari sistem/ideologi kapitalisme yang dianut

pendidikan tinggi yang wajib memuat pendidikan Agama, pendidikan

oleh indonesia. Dan kita tidak akan pernah bisa lepas dari jeratan

kewarganegaraan

dan bahasa. Namun, pendidikan agama yang

disediakan tidak proporsional dan tidak dijadikan landasan bagi bidang

pendidikan sekularisme ini jika kita tidak mengubah sistem/ideologi yang dianut oleh Indonesia ini.

pelajaran lainnya. Rata-rata pendidikan Agama di PT diberikan sebanyak 2

Ideologi Islam adalah paripurna, dan tidak ada alasan sedikitpun untuk

jam pelajaran dangan muatan 3 SKS hanya dalam satu semester dari total

tidak menganut dan menerapkan ideologi islam. kajian empiris telah

perkuliahan selama kurang lebih 4 tahun. Lebih parah lagi, dibeberapa PT,

menjawab bagaimana sistem Islam mengatur segala macam problematika

matakuliah Agama dijadikan sebagai matakuliah pilihan, atau bahkan

kehidupan manusia sedemikian luar biasa rincinya, fakta historis pun

ditiadakan.

menjelaskan bagaimana ideologi Islam begitu agung mengatur umat Islam

Mengokohkan Sekularisme

dahulu dengan segudang prestasinya mulai dari bidang keilmuan, moral,

Memang, salah satu fungsi pendidikan adalah untuk mengokohkan

teknologi, peradaban, sehingga para cendekiawan-cendekiawan barat pun

sistem Negara yang ada. Kalau Negaranya sekular, sistem pendidikanya

mengatakan “the golden age� pada peradaban Islam pada saat itu.

pastilah dirancang untuk mengokohkan sekularisme itu. Ironisnya,

Keyakinan kita akan Islam pun mewajibkan kita untuk hidup hanya dalam

Indonesia, meski mayoritas penduduknya beragama Islam, memilih

naungan Islam saja. Karena hakikannya, agama apapun, sistem apapun,

sistem Negara yang sekular. Jadilah kurikulum dibuat untuk mengokohkan

ideologi apapun selain ISLAM, semuanya adalah bathil. Kebenaran hanya

sekularisme.

ada pada Islam.

Tidak aneh, kalau sejak dini, kepada anak didik kita ditanamkan nilainilai sekularisme, baik langsung maupun tidak langsung. Dalam pelajaran

Bersatu, bergerak, tegakan Ideologi Islam‌.


hal 15

sambungan dari suara utama

Sikap indivudualis dengan gaya hidup hedon pun muncul dari paham liberalisme tersebut. gaya hidup yang glamour dengan segala aksesoris kemewahan, balutan busana yang mengumbar nafsu, hingga perilaku yang sensasional dan mengundang kontroversi, semuanya menjadi konsumsi publik yang selalu dipertontonkan oleh para selebriti, juga anggota dewan-yang katanya wakil rakyat-. Walhasil, banyak yang mengcopy paste tingkah laku permissive (serba boleh) dalam meraih kesenangan dunia dengan menjadikan dalih seperti yang dicontohkan para selebritis idolanya atau dengan alasan mengikuti contoh para wakil rakyat. Racun liberalisme pun akhirnya hanya menimbulkan kesenjangan sosial, melahirkan penyakit sosial, dan menghancurkan moral masyarakat. sebagimana ungkapan Noam Chomsky seorang cendekiawan terkenal AS, bahwa dalam waktu dekat paham liberalisme akan menemui kehancurannya, menyusul fasisme dan Komunisme. Kerusakan berbagai lini kehidupan kini terjadi, suasana penjajahan begitu lekat dalam keseharian negeri ini. hal ini tidak bisa terlepas dari ideologi kapitalisme yang memiliki watak imperialisme. Dengan cara baru yang lebih soft penjajahan tetap langgeng di negeri ini. Penjajahan yang dilakukan oleh Kapitalisme telah menghancurleburkan kehidupan Indonesia. AS yang kini menjadi komando kapitalisme global, yang dengan watak penjajahnya itu, menjadikan imperialisme sebagai basis konstruksi politik luar negeri Amerika terhadap negara-negara dunia ketiga dan dunia Islam khususnya. Maka aneh jika negeri ini terus berharap dan menjalin kerjasama dengan penjajah AS. Bodoh! - Fatin AbduLlah -

DIALOGIKA

Diskusi interaktif Gema Pembebasan. membahas tema-tema aktual. menghadirkan para panelis dari kalangan aktivis mahasiswa. diadakan tiap pekan di kampus2 komisariat Gema Pembebasan Bandung Raya. CP DIALOGIKA Gema Pembebasan Bandung Raya : 085399677739 (imad)

agenda rutin

Gema Pembebasan Wilayah Jawa Barat

Opini Tempel terbit tiap pekan Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan tiap pekan

dan masih banyak lagi.. info Gema Pembebasan Wilayah Jawa Barat : 081322716047 (dhani)

Seminar politik Gema Pembebasan. membahas tematema tematik. menghadirkan para pembicara dari kalangan Intelektual, Ormas, Orpol, Parpol, dan perwakilan aktivis Mahasiswa. diselenggarakan tiap bulan oleh Gema Pembebasan Wilayah Jawa Barat. Info, Islamic Intellectual Challenges Wilayah Jawa Barat : 081322716047 (dhani)


Galeri Kegiatan GEMA PEMBEBASAN

hal 16

Sabtu (15/10), Gema Pembebasan Jawa Barat mengadakan DIALOGIKA di pendopo

DIALOGIKA Gema Pembebasan Kota Bandung, bertempat depan Masjid Syamsul

Masjid al-Jihad Universitas Padjadjaran, dengan tema “Revitalisasi Pergerakan

‘Ulum Institute Teknologi Bandung pada hari Jum’at (18/11) dengan tema “Tolak

Mahasiswa Menuju Indonesia yang Lebih Baik”, yang menampilkan 3 pembicara dari

Obama, Presiden Negara Teroris Imperialis AS”. yang juga turut mengundang KAMMI,

BKLDK, KAMMI Jawa Barat, Gema Pembebasan Jawa Barat. dihadiri lebih dari 60

IMM, dan BEM IT Telkom.

aktivis mahasiswa se-Bandung Raya.

Kamis (17/11), Gema Pembebasan mengadakan DIALOGIKA di Masjid Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung dengan. menampilkan 2 pembicara langsung dari STKS dan 1 perwakilan GP kota, acara ini dihadiri lebih dari 25 aktivis mahasiswa kota Bandung.

Focus Group Discussion (FGD), Kajian politik & pemikiran Gema Pembebasan Jawa Barat sebagai wadah pembentukan dan penguatan kultur pemikir politik/politisi ideologis dari kalangan mahasiswa.

Aksi2 Damai Gerakan Mahasiswa Pembebasan, pada moment-moment tertentu untuk membongkar kebusukan sistemik kapitalisme-sekuler. diantaranya, Tolak RUU Intelejen yang berpotensi mengembalikan rezim yang represif, Menggugat 13 tahun kegagalan Reformasi, Tolak Obama Presiden Negara Imperialis, dsb..


Komisi A Desak Perda Miras Diberlakukan Awal 2012

Rakyat Indonesia Terancam tak Bisa Menamatkan SD

Bandung - Pemkot Bandung didesak segera

lintas berita

memberlakukan peraturan daerah (perda)

Pakar ekonomi Unand, Prof Elfindri

tentang aturan minuman beralkohol atau

mengatakan penduduk Indonesia

minuman keras (miras). DPRD Kota Bandung

terancam tidak bisa menamatkan

menilai Perda Miras sudah seharusnya mutlak

sekolah dasar (SD), ditandai dengan

diberlakukan paling cepat pada Januari 2012

Indeks Pembangunan Manusia (IPM)

mendatang. Ketua Komisi A DPRD Kota

Indonesia kini mencapai 0,07 poin

Bandung Haru Suandharu mengatakan perlu pertahun. “Dengan IPM 0,07 poin itu Indonesia berada pada nomor urut 124 dari 169 ketegasan dan keseriusan agar Perda miras bisa ditegakan. Ia bersikukuh agar negara di dunia dan Indonesia memang terancam tidak menamatkan SD,” kata Pemkot Bandung menolak pemerintah pusat yang hendak membatalkan Perda miras. Elfindri di Padang, Ahad (20/11). Posisi tersebut telah menempatkan Indonesia Melalui suratnya Mendagri menyatakan perda ini bertentangan dengan Keputusan menurun lebih jauh terkait sebelumnya IPM Indonesia pernah berada pada nomor urut 108 dunia. Sementara itu ancaman penduduk Indonesia tidak menamatkan SD Presiden (Kepres) tentang Tata Niaga. "Perda tersebut mutlak diberlakukan. Pemkot Bandung bisa minta Fatwa ke bisa terjadi antara lain lebih akibat tidak tepatnya penggunaan anggaran peningkatan Mahkamah Agung untuk mencabut Kepres. Hal ini demi menegakan Perda, karena kualitas sumber daya manusia. Selama ini, katanya, anggaran negara lebih banyak kini 'kan sudah otonomi daerah (otda). Kalau surat edaran itu keluarnya sebelum ada undang-undang tentang otda," ucap Haru saat ditemui wartawan di ruang kerjanya,

Indonesia akan bisa mengenyam pendidikan hanya 5,7 tahun saja atau tidak tamat

Rabu (23/11/2011). Anggota Komis A DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali mengungkapkan pernyataan serupa. Ia mengatakan Pemkot Bandung mesti tegas dan secepatnya s o s i a l i s a s i P e r d a M i r a s h i n g g a b a t a s w a k t u D e s e m b e r 2 0 11 . Alasannya, sambung Lia, karena dana sosialisai Perda Miras sudah dialokasikan Rp 3 0 0

j u t a

tersedot untuk pembiayaan rutin dan praktek-praktek korupsi masih saja terjadi. “Jika kondisi demikian terus terjadi maka beberapa tahun mendatang banyak penduduk

b e r d a s a r

A P B D

P e r u b a h a n .

"Awal 2012 harus diberlakukan. Usai nanti sosialisasi kepada para pengusaha, Pemkot harus rutin memantau. Jadi saat di lapangan itu tidak lagi ditemukan minuman beralkohol yang dijual atau beredar di minimarket dan warung," ucap Lia. Sebelumnya, Perda Pelarangan, Pengawasan, dan Pengendalian Minuman Beralkohol atau lebih dikenal dengan sebutan Perda Miras yang baru saja disahkan 30 Desember 2010 lalu terancam tak bisa dilaksanakan. Perda tersebut dianggap bertentangan dengan Keputusan Presiden (Keppres) nomor 3 tahun 1997 tentang pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol. Di Perda Miras, minuman beralkohol golongan A, B, dan C diatur penjualannya. Di mana tidak boleh

SD,” katanya. Posisi demikian sekaligus akan menempatkan kualitas tenaga kerja Indonesia sebagai buruh saja dengan upah yang rendah karena tidak bisa bekerja secara lebih berkualitas. Dampaknya Indonesia akan minim investasi karena investasi asing cenderung antara lain ke Cina dibandingkan ke Indonesia, karena produktivitas dan kualitas SDM China dua kali lipat dari Indonesia. “Karena itu, pemerintah harus memperbaiki komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia terutama dalam penggunaan anggaran yang tepat sasaran,” katanya. Sebab berdasarkan pemantauan, penggunaan anggaran negara pada tingkat pemerintah kabupaten, kota dan provinsi baru mencapai 35 persen. Artinya pekerjaan fisik dan non fisik proyek harus diburu penyelesaiannya dalam November dan Desember ini. Dampaknya, katanya lagi, banyak pekerjaan yang tidak siap dan pengawasan akan menjadi tidak benar dengan alasan untuk menghabiskan waktu yang pada akhirnya, pekerjaan tentu tidak akan berkualitas. Ia mengatakan, yang bertanggungjawab dalam hal ini adalah pimpinan, jika seandainya tidak ada

diperjualbelikan secara bebas dan hanya diizinkan dijual tempat seperti hotel bintang kesalahan DPRD menunda pengesahan APBD. “Yang bertanggung jawab adalah 3 hingga 5 dan tempat hiburan. Sementara di Keppres, minuman golongan A boleh dijual bebas. Artinya, perda bertentangan dengan Keppres, khususnya yang mengatur pengendalian miras golongan A. Atas dasar itu, Mendagri Gamawan Fauzi membuat surat kepada Wali Kota Bandung Dada Rosada sengan nomor surat 188.34/1128/SJ tertanggal 31 Maret 2011. Di surat itu, Mendagri minta klarifikasi

gubernur, bupati atau wali kota dan seluruh kepala dinas terkait mengapa pada tiap November dan Desember pekerjaan fisik terus diburukan,” katanya. Jika kondisi tersebut dibiarkan berlarut-larut, ujarnya, pada akhirnya akan terbukanya praktik korupsi sehingga perencanaan perlu dibenahi, selain itu permudah persoalan pertanggungjawaban keuangan, tambahnya. (republika.co.id, 20/11/2011)

Perda Miras karena berdasarkan kajian perda itu bertentangan dengan perundang-undangan yang lebih tinggi (Keppres - red).[detikBandung]

Panji-panji Khilafah Berkibar di Pusat Revolusi Mesir, Tahrir Square, Perubahan Menuju Khilafah Semakin Dekat!

Syabab.Com - Ratusan ribu rakyat Mesir turun ke jalanan kota-kota Mesir untuk memprotes pengaruh dari kepemimpinan militer di negara itu, Jumat, 18/11/2011. Aksi protes tersebut dipimpin oleh wakil-wakil dari organisasi Islam. Bahkan dalam aksi kali ini, panji-panji royatul 'uqob, panji Rasulullah yang akan menjadi panji Khilafah, pun berkibar di pusat revolusi Mesir tersebut. Rakyat Mesir ambil bagian dalam demonstrasi besar-besar ini dilakukan setelah kegagalan negoisasi "Ikhwanul Muslimin" dan pemerintah untuk mencabut alat yang disebut "prinsip-prinsip dasar konstitusi". Para demonstran telah mengumumkan protes terbatas sampai pemenuhan semua persyaratan dari kaum revolusioner. Beberapa komponen umat dari berbagai organisasi ikut serta dalam aksi besar tersebut, termasuk gerakan yang menyerukan penegakkan syariah dan khilafah. Salah satu diantaranya Hizbut Tahrir Wilayah Mesir juga ikut serta turun ke jalan pada Jumat lalu di Tahrir Square untuk berinteraksi dengan orang-orang serta mendistribusikan selebaran. Aksi besar tersebut menjadi arena dakwah para pejuang syariah dan khilafah untuk menggencarkan solusi tuntas yang sebenarnya. Para pemuda Hizbut Tahrir juga meninggikan panji-panji ar-royah di tengah-tengah kerumunan massa yang masih berpegang dengan bendera nasionalisme Mesir. Para aktivis Hizbut Tahrir itu menyebarkan selebaran diantaranya Keterangan Pers “Untuk Memperjelas” yang berjudul Hizbut Tahrirwilayah Mesir: Kami Tidak Memiliki Hubungan dengan “Hizbut Tahrir Mesir yang Sufi (Hizb at-Tahrir al-Mishri ash-Shufiy)” atau “Hizbut Tahrir Baru yang Syiah (Hizb at-Tahrir alJadid asy-Syi'iy)“. Kami adalah Partai Politik yang Berjuang untuk Menegakkan Daulah al-Khilafah al-Islamiyah ar-Rasyidah. Bendera hitam Rasulullah bertuliskan kalimah tauhid tersebut pun berkibar menjulang tinggi di tengah-tengah kerinduan rakyat Mesir atas perubahan setelah tumbangnya rezim diktator Hosni Mubarak. Hizbut Tahrir mengingatkan bahwa perubahan nyata tersebut terjadi ketika kaum Muslim kembali menegakkan Khilafah Rasyidah yang akan menyatukan seluruh negeri Muslim di bawah panji al-uqob. "Kami menyeru warga kami di Mesir dan di seluruh negeri kaum Muslim agar berjuang bersama Hizbut Tahrir untuk menegakkan al-Khilafah al-Islamiyah yang telah diwajibkan oleh Allah atas mereka dan yang hanya dengan al-Khilafah sajalah jalan keluar mereka. Juga agar mereka mencampakkan apa yang dipasarkan oleh barat kafir kepada kita baik demokrasi liberalisme, sekulerisme, nasionalisme dan patriotisme," seru Hizbut Tahrir Wilayah Mesir dalam selebarannya. Demikianlah, panji-panji Rasulullah akan terus berkibar di berbagai kota pusat pergolakkan Timur Tengah, mulai dari Tunis hingga Kairo. Panji-panji negara Khilafah masa depan tersebut akan terus berkibar hingga di setiap kota di seluruh negeri Muslim. Panji inilah yang akan menyatukan kaum Muslim di bawah naungan Khilafah Islamiyyah yang dijanjikan. Maka sudah saatnya, kaum muslim bahu membahu bekerja untuk segera mewujudkan janji sekaligus kewajiaban dari Tuhan Rabb Semesta Alam tersebut. Orang yang bekerja dengan yang diam tentu memiliki nilai yang berbeda di sisi Allah Swt. Insya Allah, kedatangannya semakin dekat!. [f/m/htinfo/syabab.com]


pada edisi perdana ini, suara pembebasan memulai redaksi wawancara denagan mewawancarai seorang Aktivis mahasiswa kota Bandung. beliau saat ini aktif sebagai Presma BEM Unikom tahun 2010/2011.


kepemimpinan dalam pergerakan Mahasiswa

Mahasiswa adalah agen perubahan. itulah yang ada pada benak

seorang sosok. Sebab jika yang ada dalam diri mahasiswa adalah

mayoritas masyarakat di negeri ini. Hal itu tak lepas dari ikut ambil bagiannya

kepemimpinan sosok, akan sangat mudah para 'penumpang gelap'

mahasiswa dalam terjadinya berbagai peristiwa penting di Indonesia.

mengubah arah perjuangan pergerakan mahasiswa dengan cara

Pentingnya peran mahasiswa itu bisa kita tilik dari catatan panjang sejarah

'merangkul' seorang sosok panutan dalam pergerakan tersebut.

negeri ini. Dimulai dari pergerakan mahasiswa yang menginginkan negeri ini

Sedangkan jika yang ada dalam diri mahasiswa adalah kepemimpinan

bebas dari penjajahan hingga pergerakan mahasiswa dalam menuntut

berpikir, tak peduli siapapun yang yang mencoba untuk mengubah arah

penurunan rezim Soeharto. Dari catatan sejarah tersebut kita bisa dapatkan

perjuangan akan dengan mudah diketahui dan disingkirkan.

bahwa mahasiswa adalah salah satu komponen yang tak terpisahkan dalam

Kondisi ideal membutuhkan sebuah konsep yang ideal pula.

memimpin masyarakat melakukan perubahan. Sejatinya memang itulah

dan Konsep yang ideal itu bukanlah suatu hal yang sembarangan. Konsep

tugas mahasiswa, yang merupakan calon pemimpin masa depan masyarakat,

yang ideal adalah konsep yang menyeluruh dan terintegrasi. Dalam hal

dalam memimpin masyarakatnya menuju sebuah kondisi ideal.

ini, Islam adalah sebuah aturan yang mengatur seluruh aspek kehidupan

Tapi tak jarang juga pergerakan mahasiswa tersebut 'ditumpangi'

manusia. Mulai dari masalah ibadah sampai masalah mu'amalah, Islam

oleh pihak-pihak tertentu yang juga memiliki kepentingan dari suatu

mempunyai aturan tentang itu. Jadi, sudah sepantasnyalah Islam

perubahan masyarakat, yang ide-idenya belum tentu sejalan dengan

dijadikan sebagai konsep ideal untuk memimpin masyarakat.

keinginan mahasiswa dalam menciptakan kondisi ideal di masyarakat. Dan

Mahasiswa tak perlu lagi kebingungan dalam arah geraknya,

yang paling sering disasar oleh para 'penumpang gelap' tersebut adalah para

sebab segala elemen dalam pergerakan mahasiswa untuk memimpin

pemimpin pergerakan mahasiswa itu sendiri. disinilah pentingnya bagi

masyarakat ke arah kondisi yang ideal sudah jelas. Dengan berbekal

mahasiswa agar menjadikan kepemimpinan yang ada dalam dirinya

kepemimpinan berpikir dan konsep Islam, niscaya mengarahkan

adalah kepemimpinan berpikir bukan kepemimpinan

masyarakat kearah kondisi yang ideal bukanlah hal yang mustahil. Wallahu a'lam bi ashowab. (AC, aktivis Gema Pembebasan Bandung)

Gerakan Mahasiswa Pembebasan

dengan visi

Menjadikan Ideologi Islam sebagai mainstream gerakan mahasiswa di Indonesia

Berawal dari kondisi umat yang makin terpuruk dalam gemuruh maksiyat yang dilegalisir, dimanan kaum muslimin tidak lagi diatur dengan aturan yang telah diturunkan oleh Penciptanya, serta diperparah dengan adanya serangan (ghazwul fikriy) dan kebudayaan (ghazwul tsaqofi) yang dilancarkan secara intensif dan kreatif oleh antek-antek thagut, kini umat Islam benar-benar telah kehilangan kemuliaannya. Akibatnya, berbagai belitan masalah tak maampu diatasi bahkan lebih dari itu umat ini terjerumus dalam pemikiran dan sistem kufur dan diikat

mengajak anda, untuk bersama...

dengan ikatan-ikatan semu.

Bersatu, Bergerak Tegakkan Ideologi Islam

(penggerak) kebangkitan umat yang mampu menyulut obor pemikiran kaum muslim

Dengan kondisi demikian, mahasiswa muslim harusnya mampu menjadi motor untuk bangkit dan bergerak bersama unutk melanjutkan kehidupan Islam. Oleh karena itu, GeMa Pembebasan ingin mewujudkan sebuah gerakan yang berjalan di atas Ideologi (Mabda) Islam dengan membentuk kader Aktivis Mahasiswa yang bersudut pandang syar’i, politis-ideologis, cerdas-intelek dalam menyikapi masalah dan lantang dalam menyuarakan fikrul Islam. Wahai Mahasiswa muslim, setiap permasalahan negeri ini membutuhkan solusi, mari satukan visi, solidkan misi, tegakkan Ideologi Islam.

Mau membuktikan diri?? CP : 085720048642 (Reza)

Gerakan Mahasiswa Pembebasan


sep ME erc DI ik p A P ene E ran MB EB gp A ikir SAN an ma has is w a

TRAINING PEMBEBASAN 10-11 desember 2011 CP : 081322716047 (dhani)

mengucapkan sebuah kata sejati adalah mengubah dunia dari kekuatan internal menuju kekuatan realitas internal. sebuah wujud cintamu yang tulus padanya (guru pertama). jika rekan-rekan resah terhadap permasalahan Indonesia yang kompleksitas dan multidimensi, maka bukan hanya kata tapi refleksi dan tindakan.

maka Kami, Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan), sebuah gerakan mahasiswa Islam yang mengusung Ideologi Islam sebagai mainstream gerakan kami. mengajak rekan-rekan mahaiswa muslim sekalian untuk bersama membangun kesadaran intelektual dan

spritual Islam menuju gerakan transformasi sosial, tegaknya kehidupan Islam di tengah-tengah umat!

te ga k ka n

ISLAM

Bersatu, Bergerak Tegakkan Ideologi Islam Media Pembebasan

Media indie mahasiswa pembebasan jawa barat. mengusung Ideologi Islam sebagai jawaban atas segala problem. terbit tiap bulan.

MEDIA PEMBEBASAN menerima kontribusi dari pembaca. segera kirimkan tulisan. tulisan dibuat dalam 1000 - 2000 karakter (idealogika) 500 - 1000 karakter (suara mahasiswa/i) dikirimkan ke mediapembebasan.jbr@gmail.com


Media pembebasan #1