Page 1

“TEA OR COFFEE SIR?” SAPAAN ITU MENYADARKAN SAYA DARI PIKIRAN YANG BERKECAMUK ANTARA SENANG DAN CEMAS DALAM PERJALANAN SAYA KE THAILAND. SENANG, KARENA SAYA AKAN MENIKMATI EKSOTISME NEGERI GAJAH PUTIH INI YANG SUDAH TERKENAL KE SEGALA PENJURU DUNIA. CEMAS? TIDAK SEBEGITU PARAH SIH, KARENA PERJALANAN SAYA INI SEPERTINYA TIDAK BERSAHABAT DENGAN SITUASI POLITIK THAILAND YANG BOLEH DIBILANG SEDANG MERADANG. AH, SAYA BERHARAP MENDAPATKAN PENGALAMAN INDAH DAN SECANTIK SENYUM PRAMUGARI THAI AIRWAYS YANG MENAWARKAN TEH ATAU KOPI TADI, HMMM…. Text & Photos by Ristiyono

A PPETITE J OURNEY / www.appetitejourney.com


S

awadee Ka! Sapaan hangat khas Thailand ini menyambut saya dan rombongan

Memang tidak dapat dipungkiri ketika orang mendengar Thailand pasti pikirannya langsung ke

begitu tiba di bandara Suvarnabhumi,

tempat-tempat yang amazing seperti indahnya

Bangkok. Memang dalam perjalanan ini

pantai Pattaya, pantai Phuket yang tentunya tidak

saya tidak sendiri, tapi bersama teman-teman

ketinggalan sex tourism dengan segala atrak-

yang lain yang memiliki hobi yang sama, apalagi

sinya yang ehmm‌ menggiurkan. Atau dengan

kalau bukan travelling, menikmati indahnya

Ladyboy Cabaret Show nya yang begitu kesohor

tempat tujuan. Setelah menyelesaikan urusan

ke pelosok dunia. Tapi kesempatan kali ini kami

keimigrasian kamipun bergegas menemui salah

ingin sesuatu yang lain. Kami ingin merasakan

seorang teman kami yang kebetulan sedang

dan menikmati sisi lain Thailand yang tentunya

berada di sana juga, Indra Nugraha namanya. Dia

dapat memuaskan hasrat adventure kami. Setelah

adalah orang Tourism Authority of Thailand (TAT)

berbincang-bincang dengan Indra, akhirnya

perwakilan Indonesia. Jadi tepatlah kami bertemu

tujuanpun kami tetapkan yaitu ke Nakhon

dengannya, karena kami pasti banyak memper-

Ratchasima sebuah propinsi di wilayah timur laut

oleh informasi tentang Thailand.

Thailand. Dan petualanganpun dimulai‌‌

Day 1 1. Royal Dragon Restaurant

Flying Waiter - Royal Dragon Restaurant

Masih di Bangkok, petualangan hari ini kami

Restoran dengan gaya arsitektur china kuno ini

awali dari bandara, langsung menuju pengina-

berkapasitas 5.000 tempat duduk dan menempati

pan untuk check-in. Setelah membersihkan diri,

area seluas 8,35 hektar. Dengan menu spesial sea-

rasa laparpun mendera dan menuntut untuk

foodnya seperti King Lobster Fruit Salad, Shark’s

segera diisi setelah terbang kurang lebih 4 jam

Fin Soup, Grilled Prawn dan tidak ketinggalan

dari Jakarta. Tanpa membuang waktu kamipun

Tom Yam Kung sepertinya dapat memuaskan

meluncur ke daerah Bangna menuju sebuah

selera kami sore itu. Disela-sela kami makan, kami

restoran yang unik karena besar dan luasnya serta

dapat menyaksikan tarian dan musik tradisional.

atraksi-atraksi yang ditampilkannya. Royal Dragon

Namun ada yang sangat menarik perhatian kami,

Restaurant, pada tahun 1992 tercatat sebagai

Flying Waiter, sebuah atraksi seorang pelayan

restoran terbesar dunia dan dicatat dalam Guin-

dengan cara terbang mengantarkan makanan ke

ness Book of Record.

meja tamu, awesome!

NOVEMBER 2008

15


cover story ada juga kulkas dan mesin cuci yang dijadikan

Lokasi yang berada diantara perbukitan ini

akuarium, kreatif! Disinipun kita bisa mengadakan

disetting layaknya kehidupan a la cowboy. Kami

spesial even seperti cocktail party atau gala dinner

cukup terkesima dengan tempat ini. Suatu lokasi

lengkap dengan table settingnya. Jadi bisa di-

yang sangat luas terintegrasi satu dengan lain-

bayangkan sepertinya kita sedang makan sambil

nya. Peternakan sapi perah, pabrik susu segar,

nonton ikan atau kita sedang makan ditonton

peternakan kuda, Chokchai Camp, kebun buah

ribuan ikan? Menarik untuk dicoba.

naga dan lainnya yang semua itu dikemas sangat menarik dalam agrotourism services.

Day 2

Atraksi di Siam Ocean World

3. Farm Chokchai Cowboy Lifestyle

yang dapat memuaskan pengunjung. Dari semua itu yang menarik perhatian kami adalah Chokchai

lebih 3 jam perjalanan dengan mengendarai

Camp. Lokasi yang penuh dengan pohon besar

mobil. Suatu perjalanan yang menyegarkan mata.

ini mirip seperti bumi perkemahan, sekitar 53

Karena begitu keluar dari Bangkok yang penuh

tenda yang sudah terpasang. Apanya yang mena-

dengan gedung pencakar langit dan segala hiruk

rik? Dari luar sih seperti tenda dome biasa, tapi di

pikuk kendaraan yang lalu lalang, kami menuju ke

dalamnya terdapat fasilitas 2 tempat tidur, lemari

sebuah daerah pertanian yang tentu saja didomi-

pakaian, meja kursi dan AC. Luar biasa!

nasi dedaunan dan segarnya

beristirahat sebentar di pom bensin. Disitu saya menemukan makanan yang unik, cumi asin kering yang digantung berjejer dalam menjajakannya. Aquarium Mobil

Selesai istirahat, perjalanan kami lanjutkan menuju Farm Chokchai yang berada di distrik Pak Chong. Tempat “Ah, masih ada waktu malam ini untuk satu tem-

yang dikembangkan sejak

pat lagi!�, pikir saya. So, kamipun segera meluncur

tahun 1957 oleh Mr. Chokchai

ke Siam Paragon, sebuah pusat perbelanjaan

Bulakul awalnya lebih ke pe-

modern yang menjadi salah satu tempat favorit

ternakan sapi potong, untuk

hangouter Bangkok. Tujuan utama kami disini

memenuhi kebutuhan

bukan hanya sekedar belanja, tapi ke Siam Ocean

daging sapi di Thailand.

World yang berada di basement mal ini. Memang

12 tahun kemudian Khun

sekilas tempat ini seperti Seaworld nya Jakarta,

Chokchai mengembangkan

dimana kita bisa melihat ribuan jenis biota laut

bisnisnya dengan membuka

dari ubur-ubur hingga hiu yang besar. Berbagai

Chokchai Steak House yang

atraksi bisa dilihat bahkan pengunjung juga

populer hingga sekarang.

makan binatang, menyelam bersama hiu, ocean walker, fish spa dan masih banyak lagi. Ada yang menarik perhatian kami ketika berjalan di dalam, sebuah mobil yang dijadikan akuarium. Interior mobil masih lengkap dengan kursi dan segala asesorisnya terisi penuh air dengan ikanikan yang berenang di dalamnya. Tidak hanya itu

16

A PPETITE J OURNEY / www.appetitejourney.com

krim, menyaksikan pertunjukan cowboy, ATV track

dari Bangkok ke Nakhon Ratchasima, kurang

jalanan tersebut kami sempat

diberi kesempatan turut serta, seperti memberi

menunggang kuda, memerah sapi, membuat es

Pagi ini kami berencana melanjutkan perjalanan

udara pedesaan. Dalam per-

2. Siam Ocean World

Banyak aktivitas yang ditawarkan disini, seperti


Atraksi di Thongsomboon

Pelukis Payung khas Thailand

SAWADEE KA........ IITULAH KALIMAT YANG DILONTARKAN MASYARAKAT NEGERI GAJAH PUTIH KEPADA PARA TURIS YANG DATANG. KALIMAT INI MENUNJUKKAN BAHWA THAILAND NEGARA YANG KENTAL DENGAN NUANSA BUDAYA LOKALNYA. ITULAH YANG MENYEBABKAN THAILAND MENJADI NEGARA PALING MENARIK UNTUK DIKUNJUNGI.

NOVEMBER 2008

Tetua dari The Pakan Spirit House

Swadee Ka Ronald Mc Donald yang Hanaya ada di Thailand


bisa bertemu beberapa hewan liar. Yang perlu

saja kami memesan menu. Sebentar kemudian

dilakukan ketika trekking disini adalah memakai

Braised Pork Ribs terhidang di meja saya, selain

sarung kaki khusus yang dapat dibeli seharga

Braised Veal Shank, Pacific Dori dan menu lainnya

50 Baht. Sarung kaki ini menghindarkan kita dari

mulai berdatangan. Tak terbayangkan sebelum-

lintah yang cukup banyak di tanah. Seperti yang

nya kami bisa makan di tengah-tengah sebuah

saya alami, lumayan sih beberapa lintah menem-

winery. Tentu saja menu kali ini ditemani wine

pel di sarung kaki saya. Tapi hal itu tidaklah berarti

pilihan, GranMonte Primavera Chenin Blanc

mengingat pemandangan indah dan ragam

Colombard vintage 2007, dan red winenya kami

satwa yang bisa kami lihat.

pilih Primavera Syrah, vintage 2006, hmmm‌.!.

Cumi Kering

4. Khao Yai National Park Sepertinya tempat ini cocok buat kami, kembali ke alam bebas sebebas burung-burung berterbangan, seliar

Day 4

Day 3

6. Phimai Historical Park

Sebelum meluncur ke Phimai, kami menyem-

harimau dan gajah serta hewan lainnya yang

patkan diri berkunjung ke Pak Thong Chai Thai

bercengkerama di luasnya hutan liar. Khao Yai

Silk village. Disini kami bisa melihat proses pem-

National Park bukan hanya sekedar hutan biasa

buatan kain sutera Thailand, mulai dari kepom-

karena oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai

pong, pemintalan benang, tenun sampai jadi kain

Natural World Heritage Site sejak 14 juli 2005.

yang indah. Selepas dari sini kami juga berkun-

Hutan seluas 2.168 km2 ini terpecah dalam 4

jung ke Dan Kwean Pottery Village. Sebuah pede-

wilayah propinsi, yaitu Nakhon Nayok, Prachin

saan yang khusus membuat gerabah seperti pot,

Buri, Nakhon Ratchasima dan Saraburi.

patung, kalung, guci hingga pelengkap taman. Disini juga tersedia home stay yang dapat disewa

Banyak kegiatan yang ditawarkan, seperti melihat Braised Pork Ribs

burung, Observasi kehidupan hutan, rafting, trek-

seharga 350 Baht per malam sudah termasuk dua kali makan.

king atau hanya sekedar bersepeda. Wah, hasrat adventure kami langsung tertantang untuk segera

Selepas siang, kami tiba di Phimai Historical Park

berpetualang. Karena waktu kami yang

di distrik Amphoe Phimai sekitar 60 km dari Kho-

terbatas, kami memilih trekking beberapa kilometer masuk dalam hutan, siapa tahu

Kebun Anggur GranMonte

5. GranMonte Vineyard Selepas siang dengan perut yang lapar kami meluncur ke GranMonte Vineyard. Saya tidak akan bertutur tentang winery di rubrik ini, silahkan baca di rubrik Wine Corner. Yang begitu menggoda disini selain koleksi winenya adalah menu yang ada di Vincotto Restaurant. Restaurant ini dikelola oleh Sakuna, istri Visooth Lohitnavy sang pemilik GranMonte Vineyard. Begitu tiba, kami disambut dengan senyum ramah dan tentu saja hamparan kebun anggur yang begitu luas ada di depan mata. Secara pribadi saya kagum, kok bisa ya ada vineyard di daerah tropis? Ah sudahlah, langsung

18

A PPETITE J OURNEY / www.appetitejourney.com


Mengikat Benang Putih di Tangan

rat. Begitu tiba, kami disambut beberapa wanita tua dan mereka mengenakan benang putih di pergelangan tangan kami. Hal ini merupakan doa mereka agar kami dijauhkan dari mara bahaya selama di Thailand. Phimai Historical Park merupakan komplek candi yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Suriyaworaman I abad 16 tahun Budha. Penambahan beberapa candi di komplek ini dibangun pada masa Raja Chaiworaman VII abad 18 tahun Budha, dimana saat itu memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Khmer. Arsitektur candi ini bergaya Baphuon, namun dibeberapa sudut karakternya mirip dengan Angkor Wat yang di Kamboja.

7. Siam Niramit

Day 5

Berbagai Adegan di Siam Niramit Show

Pagi ini kami kembali ke Bangkok setelah beberapa hari menikmati eksotisme propinsi Nakhon Ratchasima. Masih ada satu tempat lagi yang wajib kami kunjungi sebelum pulang ke Jakarta. Siam Niramit, sebuah pertunjukan dengan gelar World Class Spectacular Show yang tercatat sebagai stage terbesar dunia di Guinness World Record. Sebuah pertunjukkan kolosal yang bercerita tentang

Sungguh pengalaman yang tidak mudah untuk

sejarah Siam sejak masa kejayaan Kerajaan Lanna.

dilupakan. Dan yang paling penting, rasa cemas

Awal mula perdagangan antar etnis dari luar Siam

tentang situasi politik waktu itu tidak terbukti

hingga terjadi sebuah hubungan yang harmonis

karena saya bisa dengan aman menikmati indah-

antara Thai, China dan Muslim. Juga ditampilkan

nya Thailand, salut! “Sawadee Ka, tea or coffee sir?�

imajinasi kehidupan di neraka, dunia dan sorga

Ah suara itu lagi yang membangunkan lamunan

yang semua itu dikemas dengan special effect,

saya. Suara dan senyum manis pramugari Thai

permainan lighting dan sound system yang sangat

Airways menghantar pulang sampai Jakarta.

memukau.

Amazing Thailand!

Candi Phimai

NOVEMBER 2008

19

Thailand  

Traveling to Nakhornrachasima

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you