Page 1

BEMObaca Diluncurkan 11 April 2014 Karet Tengsin, Jakarta Pusat


Karena buku adalah jendela dunia yang mendorong keterbukaan berpikir.

2

3


4

5


Bemo-Baca Yayasan Astra Honda Motor

Bemo Baca

Karena buku adalah jendela dunia yang mendorong keterbukaan berpikir.

Program ini adalah bagian dari program BioBemo, bemo bertenaga listrik, yang didukung oleh Yayasan Astra Honda Motor. BemoBaca berisi beragam buku bacaan ini diharapkan dapat ikut mendukung proses belajar dan mengajar di kawasan Karet Tengsin Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Program BemoBaca ini diharapkan akan dapat berkeliling mengunjungi sekolah-sekolah dalam dua kawasan tersebut.

Sebuah Bemo (Becak Motor) yang dulunya beroperasi sebagai sarana transportasi penumpang di Kawasan Karet Tengsin akan dikonversi menjadi bemo bertenaga listrik yang menjadi perpustakaan keliling. Bemo ini dinamai bemo-Baca. Bemo-Baca merupakan BioBemo1 dengan format berbeda. Bemo-Baca akan membawa buku-buku yang dikumpulkan dari warga yang peduli dan mengajak masyarakat, khususnya pelajar sekolah dasar dan menengah, di kawasan Karet, untuk menggunakannya sebagai perpustakaan komunitas. Bemo-Baca akan berkeliling dan ‘mangkal’ di depan sekolah-sekolah yang telah dijadwal sebelumnya, melayani peminjaman buku. Satu kali dalam satu bulan, akan diadakan kegiatan pembacaan buku cerita oleh komunitas yang tertarik, sambil mengajak para pelajar untuk menulis. Selain di lingkungan sekolah, Bemo-Baca juga akan bergiat di lingkungan pemukiman warga yang kesulitan akses bahan bacaan. BemoBaca akan dikelola oleh aikon, dengan memberdayakan pengemudi bemo serta komunitas warga yang berminat untuk mengoperasikannya. Harapan di kemudian hari, BemoBaca akan dapat dimiliki dan dikelola oleh publik dan/atau komunitas yang berminat dan kompeten.

Adapun dalam kegiatan peluncuran tersebut akan mengundang para pihak yang telah mendukung program ini, yaitu; • • • • • • • • • • • • • • • •

Yayasan Astra Honda Motor Yayasan Nurani Dunia Yayasan Pikir Buat Nusantara Grafisosial School of Design Bina Nusantara University Fakultas Seni dan Desain Universitas Tarumanagara Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat & Ventura Universitas Tarumanagara Tarumanagara Knowledge Center Fakultas Hukum Universitas Wiraswasta Indonesia Advokat RGS & MITRA Pacific Paint Kasie DikDas Karet Tengsin Pengemudi bemo Karet dan Bendungan Hilir Donatur buku Media massa Publik

BEMObaca 1 Lihat biobemo.tumblr.com

6

7


Sedikit tentang Biobemo Bemo yang nama aslinya Daihatsu Trimobile atau Midget, masuk ke Jakarta pada masa presiden Soekarno, menjelang diadakannya Ganefo (Games of New Emerging Forces Organization) pada 1963. Sejak itulah Bemo menyebar di berbagai kota di pulau Jawa. Sayang kondisi Bemo kini semakin tua dan makin menimbulkan polusi. Mesin 2-langkah yang digunakan membuat Bemo menjadi penghasil asap dan suara bising yang parah. Biobemo adalah sebuah program gotong-royong warga untuk meremajakan Bemo menjadi Bemo listrik tanpa emisi gas buang. Tujuan Program Biobemo adalah agar kelangsungan hidup bemo sebagai sebuah pusaka budaya (heritage) kota dapat terus dipertahankan, sehingga menjadi maskot atau ikon pariwisata yang menghidupi dan memanusiakan kota Metropolitan ini. Tak kalah pentingnya Bemo di satu sisi masih terus dibutuhkan oleh warga sebagai transportasi umum yang murah-meriah dan akrab, di sisi lain menjadi gantungan hidup bagi sekitar 500 keluarga pengemudi Bemo di Jakarta. Dengan skala kerja di tingkat akar-rumput maka upaya ini tidak dapat dilihat dalam kerangka pikir manufaktur atau industri besar padat-modal. Biobemo merupakan upaya ‘survival’ para pengemudinya, bergotong-royong bersama aikon - Yayasan Pikir Buat Nusantara serta kolaborasi berbagai komunitas lain. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi tepat-guna yang ramah-lingkungan berbiaya terjangkau, dengan memperhatikan aspek budaya dan historis.

8

9


10

11


*

1 10 11

xx

9

8b

4

x

x

5 8a

xx

3 2

4

x

x

2

7a

*

*

3

8

** x xx

**

5

7b

* 7

***

8c

6

* xx

***

Bagian bawah

modifikasi dari: amhoo.com/paper_craft_by_kota

12

*

6

1

13


14

15


16

17


Sampai hari ini, 24 April 2014, jumlah buku yang terkumpul ada 294 buku, yang terdiri dari; 1) Buku anak: 144 buku 2) Buku remaja: 50 buku 3) Buku orang tua: 100 buku

18

19


20

21


22 23

biobemo.tumblr.com

Laboratorium Desain Publik, aikon Yayasan Pikir Buat Nusantara

atas partisipasinya dalam kegiatan Peluncuran BemoBaca Yayasan Astra Honda Motor 11 April 2014

Almerio Adalberto B.

diberikan kepada

SERTIFIKAT


Aikon Yayasan Pikir Buat Nusantara Adalah sebuah lembaga not-for-profit yang bermisi mendorong keterbukaan berpikir dalam masyarakat Indonesia. Lembaga ini secara khusus bergerak dalam perancangan solusi untuk kepentingan publik. Aikon aktif mengembangkan berbagai program ramah-lingkungan sejak 1994. Dikenal dengan dengan media cetak alternatif yang memublikasikan berbagai informasi berkaitan dengan seni, sejarah, dan lingkungan (hidup/sosial) dan didistribusikan secara gratis setiap bulan di kota-kota besar Indonesia. Penerbitan dihentikan 2002, dilanjutkan dengan kegiatan dokumentasi dan publikasi di dunia internet. Misi aikon mendorong keterbukaan berpikir dalam masyarakat Indonesia dengan harapan akan mendorong negeri ini ke arah yang lebih baik. Berbagai kegiatan edukasi masyarakat yang dilakukan, antara lain; Gelar Kebon (1995), kegiatan relawan untuk Kebun Binatang Ragunan, Program Pagi (1997), program daur ulang yang menggelar Minggu Kertas di 1999 dan 2001, Peta Hijau (2002), Warga Peduli Bangunan Tua (Walibatu, 1997) program untuk pelestarian bangunan bersejarah. Program aikonTV, episode ‘peniti’, memperoleh Piala Vidia di tahun 1997, untuk kategori non-cerita terbaik. Di 2008 aikon mulai mengembangkan konsep in24

ternet keliling (netling). Tahun 2010, aikon menerbitkan Buku Do Good Design tulisan David B. Berman dalam Bahasa Indonesia. Penerbitan ini dilengkapi dengan workshop dan diskusi di Jakarta, Yogyakarta, dan Bali di 2011. Akhir 2011 Aikon memunculkan program Desain untuk Difabel yang melibatkan berbagai lembaga di Jakarta dan Solo, untuk merayakan Hari Difabel Internasional dan menyambut Asean Paralimpic Games 2011 di Solo. Di 2010, aikon mulai mengembangkan konsep patungan.net dan di tahun 2012 memperoleh dukungan dana hibah dari Hivos untuk dapat merealisasikannya. Program ini mendukung inisiatif warga melalui pengumpulan dana berbasis internet dan jaringan sosial (crowd funding). Di 2011 aikon, melalui program Laboratorium Desain Publik memulai Program Revitalisasi Bemo Karet dan bersama beberapa warga Kota Jakarta BioBemo, pada Februari 2013 meluncurkan BioBemo, bemo bertenaga listrik.

25


BEMObaca www.biobemo.tumblr.com


Millions discover their favorite reads on issuu every month.

Give your content the digital home it deserves. Get it to any device in seconds.