Issuu on Google+

LANGGANAN & PENGADUAN (0761) 64637, HP +62 823 8440 9900 ECERAN Rp4.500, LANGGANAN Rp120.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

KAMIS

1 DESEMBER 2016

TERBIT 36 HALAMAN

1 RABIUL AWAL1438

M AKHWAN/RIAU POS

PARADE NUSANTARA: Ribuan warga dengan keberagaman adat, budaya dan agama mengikuti Parade Nusantara Bersatu di Pekanbaru, Rabu (30/11/2016). Kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia.

M AKHWAN/RIAU POS

Ajak Masyarakat Ingat Perjuangan Pahlawan

JAKARTA (RP) - Jutaan rakyat Indonesia dari berbagai elemen bangsa bersama-sama dengan prajurit TNI-Polri di seluruh wilayah Indonesia, secara serentak mengikuti Aksi Nusantara Bersatu. Kegiatan tersebut digelar dengan melakukan doa bersama demi persatuan dan kesatuan bangsa yang berlandaskan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Baca Ajak Halaman 3

SEMANGAT: Gubri H Arsyadjuliandi Rachman bersama Forkompimda Riau tampil penuh semangat saat orasi pada Nusantara Bersatu di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu (30/11/2016).

JPG

Setnov Janji Amanah SETYA NOVANTO

Kembali Jadi Ketua DPR RI setelah Hari 350

Laporan JPG, Jakarta

HANYA perlu 350 hari bagi Setya Novanto untuk bisa kembali menduduki kursi Ketua DPR. Kemarin (30/11), Ketua Umum DPP Partai Golkar itu

resmi ditetapkan menduduki kembali posisi yang sempat dilepasnya, pada 16 Desember 2015, lalu. Penetapan Setnov -sapaan akrab Setya Novantokembali menjadi ketua dewan tersebut dilakukan lewat sidang paripurna

Kurs Rupiah 30 Nov 2016 13,631.00

14,518.38

9,575.02

3,054.91

SUBUH 04.38

ZUHUR 12.03

ASAR 15.28

MAGRIB

ISYA

18.06

19.19

Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, Pangkalankerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.

Masih Ada Daerah Terlambat Sahkan APBD JAKARTA (RP) – Ketentuan batas akhir pengesahan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sebulan sebelum berakhirnya tahun anggaran belum sepenuhnya bisa dilaksanakan. Hingga kemarin (30/11), sejumlah daerah belum menetapkan anggaran masing-masing. Merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 37 Tahun 2014, APBD harus disahkan selambat-lambatnya

DPR. Prosesi persidangan berlangsung mulus. Diawali dengan penyampaian pandangan fraksi-fraksi, tidak ada satupun penolakan yang muncul. Baca Setnov Halaman 3

Berkas Ahok Lengkap, Sidang Secepatnya

,Meninggal 2 ,Hilang 2 Selamat 24

Dari Bogor Juga Jalan Kaki JAKARTA (RP) - Dalam waktu dekat kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan sampai ke pengadilan. Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (30/11) secara resmi

TELUKMERANTI (RP) - Musibah transportasi yang menyebabkan korban jiwa kembali terjadi di Riau.

Baca Berkas Halaman 2

Baca Dahului Halaman 7

JPG

BASUKI TJAHAJA PURNAMA

Baca Masih Halaman 2

Brigjen Teddy Dihukum Seumur Hidup JAKARTA (RP) – Majelis Hakim Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta akhirnya menjatuhkan vonis berat terhadap Brigjen TNI Teddy Hernayadi terkait kasus tindak pidana korupsi di Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2010–2014 senilai 12 juta dolarAS atau setara dengan Rp162,5 miliar. Dalam sidang pembacaan vonis yang digelar kemarin (30/11) perwira tinggi di jajaran TNI AD tersebut divonis kurungan penjara seumur hidup.

Berkas Ahok Lengkap, Sidang Secepatnya

Suai lah tu...

Baca Brigjen Halaman 3 SUMBER:POLRES PELALAWAN/GRAFIS:ANAS/AIDIL ADRI

REDAKTUR: EDWAR YAMAN

TATA LETAK: MEGA


NASIONAL

2 Berkas Ahok Lengkap, Sidang Secepatnya Sambungan dari hal.1 memutuskan penyidikan kasus Ahok telah lengkap atau P21. Hari ini (1/11), rencananya Bareskrim melakukan pelimpahan tahap 2 atau penyerahan barang bukti dan tersangka. Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Noor Rachmad menjelaskan, dengan kasusnya ditetapkan P21, maka berkas perkara kasus Ahok tersebut secara formal dan material telah memenuhi syarat untuk dibawa ke pengadilan. ”Semua lengkap,” tutur mantan Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) tersebut. Yang penting dalam kasus tersebut, pasal yang dikenakan adalahpasal156dan156aKUHP. Serta, tidak ada untuk pasal berlapis dengan undang-undang informasidantransaksielektronik (UUITE).”Darihasilpenyelidikan danpenyidikanmenggambarkan perbuatan yang dapat dikenakan hanya pasal 156 dan 156 a,” paparnya. Noor menjelaskan, dengan dinyatakan P21, maka kasus dugaan penistaan tersebut akan segera disidangkan. Kejagung memprediksi persidangan dilakukan pertengahan atau akhir Desember.”Sesegera mungkin, semua dipercepat,” tuturnya ditemui kemarin.

Dengan begitu, saat ini Kejagung hanya tinggal menunggu pelimpahan tahap dua berupa penyerahan barang bukti dan tersangka. ”Kami menunggu dari Bareskrim untuk tahap dua,” paparnya mantan Kajati Sumatera Utara tersebut. Apakah tersangka akan ditahan pascapelimpahan tahap 2? Noor enggan menjawabnya dengan jelas. Menurutnya, jangan terlalu jauh dulu, jaksa masih menunggu penyidik dalam pelimpahan tahap 2. ”Sampai sekarang masih kewenangan penyidik Bareskrim untuk menahan,” jelasnya. Sementara Direktur Tindak Pidana Umum (Dirpidum) Bareskrim Brigjen Agus Andrianto menuturkan bahwa pelimpahan tahap dua akan dilakukan hari ini (1/12) sekitar pukul 09.00. ”Kami cepat saja,” paparnya. Menurutnya, penahanan itu bergantung dari keputusan Jaksa. Namun, yang pasti, ada tersangka yang ditahan dan ada pula yang tidak ditahan. ”Biasanya sih tidak ditahan,” paparnya. Yang pasti, dengan segera dibawa ke pengadilan, maka semua pihak akan mengetahui bagaimana kasus tersebut. Pengadilan jauh lebih terbuka dari pada gelar perkara. ”Ya, semua proses hukum akhirnya di sana,” terangnya. Sebelumnya, pelimpahan berkas perkara Ahok itu

dilakukan pada Jumat lalu (25/11). Dengan begitu, berkas perkara kasus dugaan penistaan agama dinyatakan P21 hanya dalam waktu enam hari. Dari Bogor Juga Jalan Kaki Sementaraituaksilongmarch 2 Desember (212) bertambah. Pendukung gerakan nasional pengawal fatwa (GNPF) MUI Bogor Raya dipastikan akan mengikuti jejak umat muslim Kabupaten Ciamis. Pagi ini (1/12), mereka bakal berjalan kaki sejauh 57 kilometer dari Masjid Raya Bogor ke Monas. ”Kurang lebih 30.000 peserta (ikut long march, red),” ujar Fitrah, koordinator medis dan logistik posko Jakarta GNPF MUI Bogor Raya kepada Jawa Pos (JPG), kemarin (30/12). Massa dari Ciamis lebih dulu memulai long march pada Senin (28/11). Mereka diperkirakan akan sampai Jakarta pada Jumat (2/12). Sementara massa GNPF MUI Bogor rencananya berangkat pukul 09.00 hari ini. Perjalanan yang tempuh kurang lebih 9-10 jam. Rombongan yang bakal mengenakan pakaian serba putih dan ikat kepala warna merah putih itu diperkirakan sampai di Jakarta Kamis (1/12) malam atau selepas Isya. Semangat Ciamis juga menulari umat Muslim Jakarta. Informasinya, pendukung GNPF MUI asal Kecamatan Duren

Sawit, Cakung, Pulogadung dan Matraman juga akan berjalan kaki menuju Monas saat aksi 212. Aksi solidaritas untuk rombongan aksi superdamai 212 Ciamis itu rencananya berkumpul di sejumlah titik yang disepakati masing-masing koordinator lapangan. Dari Riau, jika sebelumnya 30 orang dari Front Pembela Islam (FPI) Riau sudah berangkat ke Jakarta melalui jalur darat, kemarin (30/11) sebanyak 45 orang perwakilan warga Sulit Air Sepakat (SAS) menyusul berangkat dengan menggunakan sebuah bus. Ketua SAS Pekanbaru Risman Amin mengatakan keberangkatan pihaknya murni merupakan panggilan hati tanpa koordinasi dari siapapun. “Keberangkatan kami sesuai dengan anjuran MUI juga untuk melaksanakan dzikir bersama nantinya. Yang berangkat sekarang ada sekitar 45 orang. Dan kemungkinan akan ada menyusul 15 orang lagi menggunakan pesawat,”tutur Risman. Sementara itu Koordinator Aksi Superdamai jilid III Muhammad Sahal mengatakan soal keberangkatan, dirinya tidak mengetahui pasti berap jumlah yang akan berangkat. Menurutnya, keberangkatan massa ke Jakarta murni panggilan hati masing-masing tanpa ada yang mengkoordinasikan. Sementara itu muncul kabar bahwa khatib dalam salat

Jumat 2/12 di komplek Monas adalah Ketua Umum MUI Ma’ruf Amin. Namun sampai kemarin belum ada kepastian resminya. Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, Salat Jumat dan seluruh kegiatan di Monas itu tidak terkait dengan kelembagaan MUI. “Masyarakat jangan salah paham. Saya juga tidak tahu apakah Kiai Ma’ruf nanti jadi khatib Salat Jumatnya,” katanya kemarin. Lebih lanjut Zainut menjelaskan gagasan Ma’ruf Amin untuk melakukan rujuk nasional. “Rujuk berasal dari bahasa Arab, ruju’. Yang artinya kembali,” terangnya. Jadi rujuk nasional itu semata-mata dilandasi keprihatinan mendalam atas kehidupan kebangsaan saat ini. Zainut mengatakan kehidupan kebangsaan saat ini kian jauh dari semangat cita-cita para pendiri bangsa. Kemudian juga jauh dari nilai-nilai dasar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Zainut saat ini telah terjadi disabilitas yang mengarah pada keretakan nasional. Supaya retakan itu tidak semakin menganga, Ma’ruf menggagas adanya rujuk nasional. Sudahi suasana saling curiga antara elemen bangsa. Wujud kongkret dari rujuk nasional itu adalah rencana MUI menggelar dialog nasional. Di forum dialog nasional

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016 yang diikuti oleh semua elemen bangsa, bertujuan untuk mengingatkan kembali nilai-nilak dasar kebangsaan. Supaya nilai tersebut tidak hanya diucapkan saja. Namun harus dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, Presiden Joko Widodo tidak memberi isyarat apapun mengenai keberadaannya saat hari H aksi besok. ’’Belum tahu,’’ jawab Jokowi kemarin (30/11) saat ditanya mengenai agendanya di hari H. Kemarin, dia bertemu Ketua MPR Zulkifli Hasan di Istana Merdeka. Yang jelas, dia meyakini aksi besok benar-benar damai dan penuh dengan kesejukan. dia menuturkan, yang akan terlaksana besok adalah doa bersama untuk kedamaian, kesejahteraan, kemakmuran, dan persatuan bangsa. ’’Saya memercayai komitmen yang telah dibuat,’’ lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu. Dia juga meminta masyarakat agar tidak mengkhawatirkan isu sepertiperpecahanhinggamakar. Termasuk juga tidak bereaksi berlebihanketikakata-kataseperti NKRI, persatuan, terus digaungkan. ’Iniuntukmengingatkankita semuanya, betapa kita ini beragam dan majemuk,’ tutur Jokowi. Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksmana mengatakan bahwa pengamanan jalannya aksi unjuk rasa yang sedianya digelar besok di Kawasan Monas,

akan melibatkan personil dari TNI dan Polri dengan jumlah yang lebih besar daripada pengamanan pada aksi 4 November lalu. Namun, dia menolak untuk menjelaskan secara detail komposisi pengamanannya nanti. Yang jelas, dirinya mengatakan bahwa anggotanya telah siap mengamankan aksi tersebut. “Saya sudah berpesan agar mereka sabar, berdoa, sabar, dan humanis terhadap pendemo,” kata Teddy saat dijumpai di Silang Monas, Jakpus, kemarin. 10 Ribu 10 Ribu Massa Gelar di Riau Rencana aksi superdamai Jilid III 2 Desember tidak hanya di Jakarta. Di Riau aksi serupa juga digelar. Diperkirakan 10 ribu massa akan turun pada aksi tersebut. Koordinator Aksi Muhammad Sahal mengatakan, aksi yang akan digelar sedikit berbeda dari aksi sebelumnya. “Aksi ini akan kami pusatkan di Jalan Gajah Mada usai Salat Jumat,”tutur M Sahal ketika dihubungi Riau Pos, Rabu (30/11). Massa yang datang, kata Sahal berasaldariberbagaikabupaten/ kota se-Riau. Adapun tuntutan yang diminta merupakan tindak lanjut dari status yang telah ditetapkan kepada Gubernur nonaktif DKI Jakarta Ahok sebagaitersangka.Sepertibeberapa kasus penistaan agama yang telah terjadi sebelumnya, langsung ditahan dan diadili.(tyo/wan/ byu/mia/dod/jpg/nda)

Masih Ada Daerah Terlambat Sahkan APBD Sambungan dari hal.1 sebulan sebelum digunakan. Jika masa efektif penggunaan anggaran terhitung 1 Januari 2017, APBD harus disahkan selambat-lambatnya 30 November 2016. Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Reydonnyzard Moenek mengatakan, pihaknya belum mengetahui jumlah pasti daerah yang belum mengesahkan APBD. Namun, dia mengakui, beberapa daerah memang terlambat. Misalnya, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Selatan. ”Untuk datanya, harus kita rekap dulu,” ujarnya kepada Jawa Pos (JPG) di Jakarta, Rabu (30/11). Doni –sapaan akrab Reydonnyzard– menambahkan bahwa penyebab terbesar terlambatnya pengesahan APBD adalah belum selesainya proses restrukturisasi penataan organisasi perangkat daerah. Pasalnya, komposisi organisasi akan menjadi pijakan dalam menyusun rancangan anggaran. ”Banyak yang masih berkonsentrasi pada organisasi perangkat daerah dulu,” imbuhnya. Lantas, apakah pemerintah

REDAKTUR: EDWAR YAMAN

pusat akan memberikan sanksi? Doni mengatakan, pemerintah tidak akan langsung memberikan sanksi. Pihaknya memaklumi adanya hajat restrukturisasi perangkat daerah menyusul disahkannya Peraturan Pemerintah (PP) 18 Tahun 2016. Meski demikian, dia membantah jika pemerintah pusat disebut memberi kelonggaran. Selain itu, lanjut dia, mekanisme pemberian sanksi tidak dilakukan serta-merta. Tetapi, ada proses klarifikasi untuk mengetahui duduk persoalannya. ”Di mana, siapa, dan apa yang mengakibatkan keterlambatan. Itu harus diklarifikasi,” tuturnya. Nah, bagi daerah yang belum menyelesaikan APBD hingga kemarin, mantan pelaksana tugas gubernur Sumatera Barat itu mendesak segera diselesaikan selambat-lambatnya pekan keempat Desember. Jika terlambat melebihi tenggat waktu tersebut, banyak konsekuensi yang harus ditanggung. ’’Kami berharap pada 31 Desember 2016 sudah diundangkan dalam lembaran daerah. Maka efektif terhitung 1 Januari,” ungkapnya. Sementara RAPBD Riau 2017

belum berhasil disahkan sesuai tenggat 30 November. Pembahasan masih berlarut-larut dan masih berlangsung hingga dini hari tadi. Anggota Banggar DPRD Riau Husaimi Hamidi mengatakan, penyebabnya belum selesainya pengajuan anggaran oleh Badan Penanaman

Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau. “Ada SKPD yang di komisi tidak dianggarkan, sekarang memaksa untuk dianggarkan. Jadi dari tadi menunggu dia aja,” ujar Husaimi Hamidi kesal, Kamis (1/12) dini hari tadi WIB.(far/c6/fat/jpg/dik)

TATA LETAK: MEGA


NASIONAL

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Cuti Bersama Idul Fitri 2017 Tambah Sehari JAKARTA (RP) - Kabar baik bagi pegawai yang akan mudik Idul Fitri tahun depan. Pemerintah secara resmi merevisi ketentuan libur dan cuti bersama 2017. Hasilnya cuti bersama Idul Fitri 1438 H/2017 M bertambah dari tiga hari menjadi empat hari. Keputusan libur nasional dan cuti bersama 2017 itu tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB)

Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Pendayagunaan Aparatu Negara dan Reformasi Birokrasi. Pada SKB semula yang ditetapkan 14 April 2016 cuti bersama Idul Fitri 2017 diputuskan pada 23, 27 dan 28 Juni. Kemudian hasil revisi SKB memutuskan, cuti bersama untuk Idul Fitri 2017 jatuh pada 27, 28, 29, dan 30 Juni. Dengan demikian

maka jumlah cuti bersama Idul Fitri 2017 yang semula tiga hari bertambah jadi empat hari. Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman mengatakan, revisi SKB libur nasional dan cuti bersama itu keluar setelah dimasukkannya Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni sebagai hari libur nasional.

Dengan bertambahnya libur nasional itu, maka dilakukan penggeseran cuti bersama Idul Fitri 2017. Herman mengatakan keputisan 1 Juni sebagai libur nasional atau tanggal merah, ditetapkan oleh pemerintah. Bukan internal Kementerian PAN-RB. Dia menjelaskan meskipun ada penambahan hari libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri, tidak menggang-

gu pelayanan publik. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang itu menuturkan, layanan vital seperti rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan Satpol PP tetap buka selama musim cuti bersama. ‘’Masing-masing kepala instansi, harus menerapkan sistem piket supaya pelayanan publik vital tidak berhenti total,’’ jelasnya.(wan/jpg)

Ajak Masyarakat Ingat Perjuangan Pahlawan Sambungan dari hal. 1 Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, turut serta mengikuti acara Nusantara Bersatu dengan tema Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milikmu, Indonesia Milik Kita Bersama, Bhinneka Tunggal Ika, di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus), Rabu (30/11). Selain keduanya, turut hadir pada acara tersebut, di antaranya Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Laksmana, Kapolda Metro Jaya Irjen M Irawan, Plt Gubernur DKI Jakarta Soni Sumarsono, Pimpinan Majelis Rasulullah SAW Jakarta Habib Nabil, Yeni Wahid, dan para tokoh lintas agama. Aksi Nusantara Bersatu dimulai pada pukul 08.00 pagi secara serentak di seluruh Indonesia, yang dilaksanakan di lapangan terbuka dengan memakai ikat kepala Merah Putih. Acara yang digagas Panglima TNI itu diisi

dengan berbagai kegiatan, di antaranya tarian khas sejumlah daerah, pembacaan puisi, marching band, pawai kendaraan, orasi kebangsaan, dan ditutup dengan doa bersama. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga menyuguhkan penampilan band Slank yang membawakan lagu tentang semangat kebangsaan dan nasionalisme. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai penggagas kegiatan Nusantara Bersatu mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang sangat besar dan dalam tubuh rakyat Indonesia mengalir jiwa patriot dan kesatria. “Indonesia adalah bangsa yang besar dan paling makmur, itu karena anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT,” ucap Gatot di lokasi acara yang digagasnya, kemarin. Dalam kesempatan tersebut Gatot mengajak masyarakat In-

donesia untuk berjuang bersama-sama mengisi kemerdekaan Indonesia. “Jangan biarkan Ibu Pertiwi menangis namun buatlah Ibu Pertiwi tersenyum, agar kita semua bahagia dan bisa bersatu untuk meraih mimpi menjadikan bangsa Indonesia yang besar,” ucapnya. Lebih lanjut jenderal usia 56 tahun menyatakan bahwa tidak ada negara satupun di dunia yang di setiap kotanya mempunyai Taman Makam Pahlawan (TMP), kecuali di Indonesia. “Saya sarankan kepada seluruh anak bangsa untuk ziarah ke Taman Makam Pahlawan, bercerminlah kepada jasa para pahlawan yang tidak menuntut apa-apa tetapi mereka berbuat untuk kita semua,” imbuhnya. Senada dengan Gatot, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi kegiatan yang digagas TNI tersebut. Karenanya, Polri juga ikut ambil bagian dalam pelaksanaannya. Dia juga menyatakan, kegiatan kemarin sekaligus sebagai pengingat kepa-

da masyarakat bahwa perbedaan di antara anak bangsa bukan menjadi sumber konflik. “Justru perbedaan menjadi kekuatan,” tambahnya. Jaga Keutuhan NKRI Sementara di Pekanbaru, teriakan Indonesia Hebat, Indonesia Jaya, Indonesia Bersatu yang membakar semangat, saling bersahutan di seputaran Jalan Diponegoro-Gajah Mada. Teriakan tersebut menggema dari ribuan orang terdiri dari unsur TNI-Polri, ASN, organisasi masyarakat, organisasi etnis kebudayaan. Kegiatan ini diawali dengan kirab drumband dari Yon Arhanudse 13, dilanjutkan defile kelompok pembawa bendera Merah Putih melintasi panggung, kelompok adat dengan mengenakan pakaian adat. Defile tokoh pemuda dan organisasi masyarakat, polisi kehutanan, ASN Pemprov Riau, kepolisian, TNI dan ditutup dengan alutsista. Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tanda ke-

cintaan masyarakat kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Sebagai bangsa yang besar, jangan mau diprovokasi oleh kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan masyarakat Indonesia terutama masyarakat Riau. Jangan mau di adu domba, kita harus terus bersatu menjaga keutuhan NKRI,” ajaknya. Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nurendi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama agar persatuan Indonesia tidak hilang. Bhineka Tunggal Ika tidak boleh hanya semboyan. “Seluruh rakyat Indonesia harus bersatu agar Indonesia tidak rusak, sehingga negara lain tidak bisa menginjak-nginjak,” ujarnya. Kapolda Riau, Brigjen Zulkarnain juga mengajak masyarakat Riau untuk senantiasa dapat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bersama-sama. Karena pada dasarnya menjaga keamanan bukan hanya tugas pihak kepolisian saja. (dod/ fat/jpg/sol/nda)

3 Brigjen Teddy Dihukum Seumur Hidup Sambungan dari hal. 1 Vonis majelis hakim tersebut rupanya jauh lebih tinggi daripada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yakni hanya 12 tahun penjara. Teddy dinyatakan bersalah dengan melakukan korupsi pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) saat menjabat sebagai Kepala Bidang Pelaksanaan Pembiayaan Kemhan pada perione 2010–2014. Saat itu Teddy masih berpangkat kolonel TNI AD. Inspektur Jenderal Kemhan Marsdya Hadi Tjahjanto menjelaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi ke dalam jajaran Kemhan. Khususnya, di sektor yang mengelola keuangan. Sebab, sejak awal tim Kemhan sendiri yang melaporkan Teddy atas dugaan penyalaghgunaan wewenang. Dia menjelaskan, jabatan Teddy adalah Kabidlak, atau istilah teknisnya bendahara. ’’Dalam juknisnya, tidak dibenarkan mengeluarkan uang sepeserpun,’ terangnya saat dikonfirmasi kemarin. Seharusnya, yang berhak mengeluarkan uang adalah penanggung jawab kas (Pekas). Di titik itulah pihaknya akan menutup celah agar kasus serupa tidak sampai terulang. Hingga saat ini, Teddy memang masih menyandang pangkat Brigjen. Namun, sejatinya dia sudah tidak memiliki jabatan apapun sejak lama. ’’Ketika menjadi tersangka dalam proses hukum, maka yang bersangkutan langsung kita nonjobkan,’’ lanjut mantan Sekretaris Militer Presiden itu. Tujuannya agar dia fokus mengikuti proses hukum. Dia juga menyatakan, Kemhan akan mengambil pelajaran dari kasus tersebut, yakni

memperketat pengajuan promosi jabatan di lingkungan Kemhan. “Pasti akan diperketat,” tegas dia. Disinggung mengenai nasib karier Teddy selanjutnya, Hadi menyatakan Kemhan tidak berwenang menentukan. Pembina militer Teddy adalah TNI AD selaku kesatuan Induk. Sehingga, sanksi administratif untuk dia merupakan wewenang TNI AD. ’ Mestinya kalau enam bulan lebih (penjara) sudah dipecat. ’’Kalau ini kan seumur hidup,’’ tambahnya. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto mengatakan bawha TNI mendukung semua yang menjadi keputusan pengadilan militer. TNI dipastikan tidak mengintervensi majelis hakim dalam pengambilan keputusan vonis terhadap Teddy. Wuryanto juga menyatakan bahwa vonis berat majelis hakim pengadilan militer yang dijatuhkan kepada prajurit TNI berpangkat brigjen itu merupakan langkah baik bagi citra pengadilan militer. “Kalau melihat selama ini peradilan militer itu kesannya tertutup, kemudian penuh intervensi dari pimpinan dari jajaran TNI. Hari ini ditunjukkan. Jadi tuntutan hanya 12 tahun tapi vonisnya ternyata seumur hidup. Ini kan luar biasa,” kata Wuryanto. Jabatan Teddy di Kemenhan dipastikan dicopot. Namun, secara kepangkatan, menunggu proses hukum terhadap Teddy inckrach atau berkekuatan hukum tetap. “Kalau soal pangkat, TNI tidak dapat semena-mena melakukan pencopotan. Yang pasti, TNI tetap akan memenuhi hak-haknya sebagai prajurit,” katanya.(byu/dod/ca/jpg)

Setnov Janji Amanah Sambungan dari hal. 1 ”Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada fraksi-fraksi dan seluruh anggota DPR Republik Indonesia,” ucap Setnov, dalam pidato sambutannya usai dilantik, di ruang rapat paripurna DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, kemarin. Dia lalu berjanji akan bekerja keras menjalankan amanah sebagai pimpinan DPR sebaik-baiknya. Termasuk, akan bekerja keras menjalankan tugas sebagai pimpinan DPR sebagaimana harapan rakyat. Pada kesempatan itu, dia di antaranya juga menyatakan akan meningkatkan hubungan yang lebih produktif dengan lembaga tinggi negara lainnya. Khususnya, dengan Presiden Republik Indonesia. ”Hal itu dalam kerangka memperkuat sistem presidensial,” ujarnya, di hadapan sidang paripurna. Suara-suara mengembalikan Setnov kembali menjadi Ketua DPR sudah bergulir sejak awal September 2016 lalu. Tepatnya,

REDAKTUR: RINALDI

sesaat setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan yang bersangkutan menyangkut ketentuan di Pasal 5 UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) soal alat bukti elektronik. Saat itu, secara garis besar, MK memutuskan bahwa bukti elektronik haruslah atas permintaan kepolisian dan penegak hukum lainnya. Permohonan Setnov ke MK terkait pasal tersebut tidak lepas dari kasus yang sempat membelitnya di parlemen sebelumnya. Yaitu, kasus yang bermula ketika percakapan Setnov direkam dan dijadikan alat bukti di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Belakangan, dikenal dengan kasus ‘’Papa Minta Saham’’. Meski akhirnya memutuskan mundur dari ketua DPR seiring bergulirnya proses etik yang berjalan, dia tetap tidak terima dengan alat bukti rekaman tersebut. Suara-suara mengembalikan Setnov menjadi ketua DPR baru konkret dijalankan, pascadilaksanakannya rapat pleno DPP Golkar, pada 21 November 2016, lalu. Saat itu, peserta rapat sepa-

kat memutuskan Setnov kembali diajukan sebagai Ketua DPR menggantikan Ade Komarudin (Akom). DPP bergerak cepat. Bukan hanya mengimplementasikan putusan lewat fraksi, sejumlah pendekatan-pendekatan politik terhadap simpul-simpul di internal Golkar juga dilakukan. Terakhir, adalah pertemuan dengan Dewan Pembina Golkar yang diketuai Aburizal Bakrie, pada Senin (28/11), lalu. Saat rapat paripurna penetapan Setnov sebagai Ketua DPR tersebut, Akom absen. Mantan rival Setnov saat memperebutkan kursi Ketua Umum Golkar pada Munas Golkar di Bali, Mei 2016, lalu itu mengabarkan kalau sedang berobat ke luar negeri. Sidang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon, didampingi tiga wakil ketua DPR lainnya. Yaitu Agus Hermanto, Fahri Hamzah, dan Taufik Kurniawan. Di hari yang sama, kembalinya Setnov sebagai Ketua DPR dibarengi putusan MKD atas Akom. Melalui proses persidangan yang berlangsung sekitar

sepekan saja, MKD menjatuhkan sanksi berupa pemberhentian Akom sebagai Ketua DPR. Penetapan sanksi MKD itu sedikit memunculkan catatan, karena Akom sebagai pihak yang diadukan tidak pernah sekalipun diperiksa atau dimintai keterangan. Dalam putusannya, MKD menjatuhkan dua sanksi sekaligus kepada Akom. Dalam aduan terkait langkah Akom memindahkan persetujuan rapat kerja pembahasan Penyertaan Modal Negara dari Komisi VI ke Komisi XI, Akom mendapatkan sanksi ringan. ”Diputuskan bahwa terdapat pelanggaran ringan. Sehingga diberi sanksi berupa peringatan tertulis. Dan menetapkan mitra kerja komisi 11 dikembalikan termasuk pembahasan PMN (penyertaan modal negara, red),” ujar Sufmi Dasco Ahmad, Ketua MKD membacakan putusan. Pada kasus kedua, Akom diadukan empat anggota Badan Legislasi (Baleg) karena dianggap menunda sidang paripurna DPR terkait pengesahan RUU Tembakau sebagai hak inisiatif DPR. Dengan

mekanisme tata tertib dewan bahwa seorang anggota dewan yang pernah dijatuhi sanksi ringan tidak bisa lagi mendapat sanksi yang sama, MKD menjatuhkan sanksi pelanggaran sedang kepada Akom. ”Sehingga diputuskan sejak Rabu saudara Akom dinyatakan berhenti dari jabatan Ketua DPR,” ujar Dasco. Dalam agenda kemarin, MKD sejatinya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Akom. Namun, Wakil Ketua Dewan Pembina Golkar itu menyampaikan surat pernyataan tengah melakukan pemeriksaan kesehatan di Singapura. Meski begitu, MKD bersikeras tetap memutus perkara pelanggaran etik Akom, menjelang paripurna penetapan Setnov sebagai Ketua DPR. Putusan MKD itu dinilai janggal. Peneliti Forum Masyarakat Pemantau Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai, tanpa ada pemeriksaan, MKD berani memutus seseorang melanggar etika anggota dewan. ”Dari sisi prosedural, putusan MKD janggal,” kata Lucius.(dyn/bay/byu/jpg)

TATA LETAK: WAN SARUDIN


4

OPINI TAJ

U K

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

R E N CAN

A

?Setelah Isu Makar, Parade Nusantara, lalu Apalagi ISU makar sempat dihembuskan aparat pekan lalu terkait rencana aksi damai bela Islam III pada Jumat (2/12) mendatang. Tetapi rupanya isu makar itu tak dapat membendung niat aksi damai tersebut. Aparat akhirnya mau berkompromi dan merevisi bahwa aksi yang akan dilakukan bukanlah makar. Aksi itu hanya rentan disusupi tindakan yang bisa berpotensi makar. Itupun setelah aparat tak senada soal isu makar yang sempat dihembuskan. Makanya kemudian timbul pertanyaan, benarkah akan ada makar? Dari sejumlah penanggung jawab pertahanan dan keamanan negara, ternyata hanya Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang menyebutkan indikasi makar itu. Aparat lainnya, tak pernah menyebutkan, bahkan kemudian menyebut isu makar terlalu berlebihan. Menko Polhukkam Wiranto, Menhan Ryamizard Ryacudu, dan Panglima

TNI Jenderal Gatot Nurmantyo tak pernah menyebut akan ada makar atau penggulingan pemerintahan. Aparat kepolisian pun akhirnya mengendur dan berkilah. Lalu Kapolri Tito menyebutkan dan mengaitkan beberapa indikasi. Ada indikasi ancaman bom dari beberapa kelompok. Ancaman juga diterima stasiun televisi yang selama ini dinilai kerap memojokkan Islam dan kepentingan umat Islam secara umum. Ada juga orasi-orasi ketidakpuasan kepada pemerintah, dengan hujatan yang berlebihan. Juga ada indikasi pesan berantai di media sosial yang dianggap bisa memicu kondisi chaos. Beberapa hal ini dikait-kaitkan, lalu muncullah isu makar itu. Penjelasan itu tetap tak memuaskan publik. Isu itu kemudian mereda setelah kritik bertubi-tubi kepada aparat kepolisian yang dinilai asal tuduh, tendensius dan

“ngawur” menganalisa data. Ini ditambah tak adanya dukungan fakta dari instansi lain. Isu makar benar-benar hilang setelah adanya sejumlah klarifikasi dan pertemuan. Ada juga mediasi antara Polri dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Mediasi dilakukan oleh MUI. Rencana aksi ini pun berubah, dari aksi di jalan menjadi aksi di silang Monas dengan format doa bersama dan salat Jumat. Tajuknya aksi superdamai. Aksi ini sudah dimulai dengan berdatangannya massa dari berbagai pelosok di tanah air. Awalnya polisi sudah meminta agar para gubernur melarang warganya datang. Tapi semuanya sudah tak terbendung. Bahkan ketika bus-bus dilarang, ribuan santri dari Ciamis, Jawa Barat bertekad datang dengan berjalan kaki. Kini, aparat hanya mampu mengawal agar aksi ini tak berpotensi menjadi anarkis bahkan “makar”.

Tapi tetap ada “tafsir lain” dari rencana aksi superdamai Bela Islam III (2/12). “Tafsir lain” itu kemudian berbuah aksi lain pula. Rabu pagi (30/1) di Monas dan sejumlah tempat terbuka lain di tanah air, aksi lain telah dimulai. Aksi ini bertajuk Apel Parade Nusantara Bersatu. Aksi di Monas, selain parade baris-berbaris yang melibatkan anak sekolah, aparat, juga ada aksi panggung dari artis ibu kota. Sejumlah berita yang terdedah di media online dan televisi menampilkan soal perlunya negeri ini kembali bersatu dalam parade nusantara. Sejumlah orasi juga mengindikasikan itu. Artinya, ada tafsir di kepala para peserta dan inisiator parade bahwa bangsa ini sedang gawat dan perlu dibuat parade nusantara segala. Tentu saja makna dari Parade Nusantara Bersatu ini akan kontraproduktif terhadap Aksi 212, Jumat nanti. Apakah aksi “curi

start” ini sengaja untuk meredam atau mencoba melawan aksi 212? Apakah memang selama beberapa pekan ini nusantara terancam pecah karena ada umat beragama yang ingin membela agamanya? Apakah setelah isu makar tak lagi laku, maka isu Parade Nusantara Bersatu akan membuat negeri ini lebih damai? Atau mungkinkah aksi Parade Nusantara Bersatu justru akan memancing kekeruhan baru? Semua tafsir bisa saja didedahkan. Begitulah tafsir yang bisa dilihat dari aksi segelintir musisi dan penggemarnya itu di Monas. Kita tentu ingin bangsa ini damai dan aman, bukan malah bertambah keruh dan rumit. Kedamaian hanya bisa muncul ketika keadilan ditegakkan, bukan dengan menghadapkan satu elemen bangsa dengan elemen lainnya. Entah apalagi yang akan digelar setelah ini, sementara akar masalahnya tak diselesaikan Negara dan aparatnya.***

Mengukur Kepekatan Liberalisme pada Trump

T

RUMP memang penuh misteri, dengan gayanya yang blak-blakan dan cenderung ngawur, kalau dipandang dalam sekejap saja. Seolah-olah kita balik ke alam Amerika zaman lalu yang urakan dan penuh dengan kehidupan cowboy yang keras. Tampilnya Trump sebagai pemenang pada Pilpres Amerika Serikat di awal November ini, menjadikan analisa dan ramalan ekonomi terbolak balik dan sudah semuanya salah ramal tentang bagaimana situasi ekonomi dunia pada tahun 2017 nanti. Secara kasat mata, Trump dengan berbagai janjinya saat kampanye dan bahkan walau belum dilantik jadi Presiden Amerika Serikat, dengan gaya eksentriknya sudah mengeluarkan kebijakan 100 harinya. Kita memang bisa terpana dengan gaya urakan dari Trump dan seolah-olah menggambarkan Amerika telah kembali menjadi negara liberalis sejati nanti di bawah kepemimpinan Trump. Dalam berbagai analisa dari berbagi survey para pakar ekonomi di Amerika Serikat, bahwa Trumph bukanlah seorang liberalis sejati, dan bahkan dinyatakan oleh para pakar berdasarkan hasil survei bahwa ternyata Trump adalah seseorang yang konservatif. Dari survei tersebut, Obama yang kalem dan penuh sopan santun, jauh memiliki nilai sebagai penganut paham liberalis yang jauh lebih tinggi dari Trump. Bahkan bila dibandingkan dengan Hillarry Clinton sekalipun. Sungguh menarik adalah bahwa Trump kalah liberalis dibandingkan dengan Hillary Clinton. Ternyata gaya urakan dari Trump tidak berkaitan langsung dengan tingkat kepekatan atas paham liberalisme yang dia anut. Lalu apa kiat di balik kemenangan dari Trump ini? Amerika Serikat adalah termasuk negara yang dianggap sebagai nenek moyangnya liberalisme. Dan saat ini yang menang dari Pilpres AS adalah seorang yang cenderung seorang konservatif dan bukan liberalis murni. Semboyan kampanye “Make Amerika Great Again” tampaknya menarik pemilih warga AS untuk memilih Trump. Tentu saja bagi warga AS yang menginginkan adanya perubahan. Kondisi demikian wajar saja, mengingat pada era pemerintahan Presiden Obama, ekonomi AS tidak menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kemajuan pascakrisis keuangan di negara tersebut pada 2009 lalu. Kajian singkat dalam artikel ini lebih condong kepada analisa ekonomi dan bukan kearah politik tentunya. Apa saja dari segi ekonomi yang membuat para pemilih lebih banyak memilih Trump dibandingkan dengan Clinton? Kita coba urai satu persatu: 1) Kebijakan Ekspansi Fiskal. Langkah awal yang akan diambil oleh Trump adalah ekspansi fiskal, meningkatkan belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur. Hal yang wajar tentunya kebijakan ini memerlukan dana yang besar dan harus dicari sumber pembiayaannya. Strategi melalui penjualan obligasi dengan yield yang menjanjikan dan rencana menaikkan Fed Fund Rate akan dipakai untuk memancing dana-dana korporasi AS yang ada di luar negeri untuk pulang dan ini sudah terbukti. Di mana pada saat Trump diumumkan menang pemilu Pilpres, di pasar modal Indonesia langsung terasa dampaknya. 2) Trump juga memiliki program pemangkasan pajak bagi seluruh kelompok masyarakat di AS. Trump memang penganut paham pro dalam negeri dan Trump akan memotong pajak menjadi15 %, di mana saat sekarang tarif pajak bisa 35 %. Harapan Trump, dengan adanya pemotongan pajak akan dapat

REDAKTUR: JARIR AMRUN

Dr H Irvandi Gustari Direktur Utama PT Bank Riau Kepri

meningkatkan angka konsumsi dan juga dapat menaikkan angka investasi, dan kesemuanya itu dalam hitungan logika akan dapat mendorong akan tingkat tumbuhnya perekonomian. Oleh Trump dijanjikan bahwa penurunan tarif pajak tersebut akan dapat meningkatkan investasi dan otomatis pula akan dapat menurunkan angka penggangguran. Target Trump adalah 25 juta lapangan kerja baru. Luar biasa memang dan dengan program yang sederhana namun dapat langsung dirasakan oleh rakyat. Sikap Trump terhadap Perdagangan Bebas memang seolah -olah terjadi ambivalensi? Trump sebenarnya seorang liberalis, namun untuk kebutuhan negaranya, ada pergeseran dalam konsep pemikirannya bukan lagi sebagai seorang liberal sejati, namun condong kepada aliran konservatif. Banyak bukti yang mendukung bahwa Trump adalah sebenarnya penganut aliran konservatif. Bukti-bukti seorang Trump adalah sebenarnya sebagai sosok yang konservatif dapat kita simak dalam beberapa ulasan singkat di bawah ini. Trump dalam pemikiran liberalnya mengatakan perdagangan bebas adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari pada dunia yang tanpa batas ini. Namun Trump mengubah prinsip tersebut. Ia bahkan menentang perdagangan bebas dengan kemasan proteksionisme. “Setiap transaksi perdagangan harus melindungi industri dalam negeri AS. Aneh memang ya, liberalisme berbaju proteksionisme. Cina yang selama ini adalah negara pengekspor terbesar ke AS, akan dikenakan aturan proteksionisme dan oleh Trump akan dikenakan bea masuk impor 45 %. Tujuannya adalah buat melindungi produk AS atas hantaman produk-produk Cina yang masuk ke AS dengan harga yang sangat murah. Trans-Pacific Partnership (TPP) pun jadi korban Trump. Di mana TPP itu adalah kesepakatan antara AS dan 11 negara di kawasan Pasifik. Sesungguhnya TPP ini jadi kebanggaan Obama dan prosesnya hampir 5 tahun dan baru dicapai kesepakatannya pada tahun lalu untuk meliberalisasi perdagangan, penetapan standar perdagangan umum dan memotong segala tahapan birokrasi. Sebenarnya tujuan utamanya adalah untuk mengantisipasi sepak terjan Cina di kawasan Asia Pasifik. Termasuk pula Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). Di mana ia akan menarik diri jika tuntutan AS tidak terpenuhi. Untuk kasus NAFTA , Trump banyak melihat ketidakadilan untuk Amerika Serikat dan lebih banyak menguntungkan Meksiko. Bagaimana dengan Cina bila kena proteksionisme AS, apa berdampak kepada Indonesia? Secara data adalah benar bahwa tujuan utama dan jumlah terbesar ekspor Cina adalah ke AS. Memang, sudah banyak data tentang tutup serta bangkrutnya pabrik-pabrik di AS karena serbuan produk-produk Cina. Sebenarnya poin adanya penghadangan terhadap produk Cina ini, menjadi poin utama dalam pemenangan Trump. Tapi ingat, bila Cina ngos-ngosan karena ulah AS, maka Indonesia bisa jadi sekarat pula kondisinya. Sebab tujuan ekspor Indonesia terbesar adalah salah satunya

ILUSTRASI: IWAN SETIAWAN/RIAU POS

negara Cina. Jadi ulah Trump ini bisa bikin Indonesia ketar ketir pula. Kiat Trump yang menumbuhkan Gagasan ingin mengembalikan kejayaan Amerika ternyata menjadi faktor kunci kemenangan Trump. Dari kampanyenya yang diliput Washington Post diceritakan bahwa Trump akan membangun infrastruktur besar-besaran di Amerika serta menjadikan pasar Amerika untuk orang Amerika. Presiden terpilih AS itu sudah melontarkan rencana mengalokasikan anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur. Trump berencana mengulangi langkah sukses yang dulu pernah dilakukan Presiden Franklin Delano Roosevelt untuk membawa Amerika keluar dari depresi besar ketika itu. Ketika itu, Roosevelt melaksanakan pembangunan infrasturktur secara besar-besaran agar masyarakat Amerika mempunyai pekerjaan dan belanja negara bisa membangkitkan perekonomian yang sedang terpuruk akibat resesi. Langkah Trump ini, bisa saja dikritik. Dulu Roosevelt melakukannya dengan kondisi dan situasi yang berbeda dengan saat ini. Perlu diingat bahwa era Roosevelt adalah era 1930-an, di mana ketika itu semua negara di dunia baru selesai atas kejadian Perang Dunia I. Sehingga semua boleh dikatakan sama-sama sedang resesi setelah habis-habisan menghadapi perang dunia. Sekarang jaman sudah berubah dan saat ini adalah zaman tanpa batas dan bahkan oleh Thomas Friedman bahkan mengibaratkan sebagai ‘dunia yang datar’. Semua sudah tidak mengenal batas waktu dan batas negara. Dunia merupakan pasar bagi semua dan yang bisa menikmatinya ialah tentu yang paling kreatif, paling inovatif, dan paling efisien. Di tengah era keterbukaan seperti saat ini, apakah mungkin Amerika memilih menutup pasar mereka? Ya benar bahwa pasar dalam negeri Amerika besar, demikian pula daya beli dari masyarakatnya. Akan tetapi, dari sudut pandang moderat saja , apakah

mungkin perusahaan AS berkembang hanya dengan mengandalkan pasar sendiri? Trump bisa saja kita katakan sebagai orang yang optimistic. Memahami liberalisme untuk zaman sekarang, tentunya kita tidak lagi menggunakan dalil-dalil dari liberalisme yang ortodoks atau klasik yang sangat kental. Tentunya dari segi keilmuan yang terus berkembang, coba kita lirik mengenai liberalisme baru (modern). Prinsip-prinsip liberalisme modern dilahirkan oleh Keynes (tokoh liberalisme modern/tokoh abad ke-20). Dalam bukunya Ludwig von Mises yang berjudul Liberalism (1927), dijelaskan bahwa paham liberalisme modern (baru) merupakan antitesa yang mengoreksi prinsip-prinsip fundamental liberalisme klasik (lama). Sebagaimana diuraikan Spencer yang sebagian besar pijakan ide pemikirannya berkiblat pada pemikiran Adam Smith (1723-1790). Ebenstein mendasari pemikirian John Maynard Keynes sebagai representasi dari pemikiran liberalisme modern. Pertimbangannya sangat jelas dan masuk akal: Keynes, yang pernah hidup dan bersentuhan dengan pemikiran Spencer, adalah tokoh liberalisme utama yang secara keras dan gamblang mengoreksi prinsip-prinsip liberalisme klasik model Smith dan Spencer. Keynes pada 2 bukunya yang terakhir yaitu, The End Of Laissez Fair (1926), dan The General Theory of Employment, Interest and Money (1936), terkesan bahwa Keynes dianggap sebagai “penyelamat” liberalisme dari kebangkrutannya lantaran keliru dalam memahami dan mempraktikan faham laissez faire. Oleh Keynes terbantahkan bahwa liberalisme itu adalah sebebas-bebasnya dan hal itu dalam buku Keynes ada pernyataan bahwa “Tidak selamanya benar bahwa individu mempunyai kebebasan alamiah dalam aktivitas ekonominya. Juga tidak benar bahwa kepentingan diri umumnya adalah baik. Pengalaman tidak menun-

jukkan bahwa individu, ketika mereka berada dalam unit sosial, selalu lebih berpandangan komprehensif dibandingkan ketika mereka bertindak sendirian”. Jadi dalam teori liberalisme modern sudah terbantahkan bahwa liberalis itu bukanlah sesuatu yang sebebas-bebasnya. Jadi kembali kepada sosok Trump, apakah bisa kita katakan sebagai seorang liberalis sejati? Kalau bertitik tolak dari teori liberalis modernnya dari Keyness, maka sosok Trump masih bisa kita nyatakan sebagai seorang liberalis. Namun dengan berbagai proteksi yang dia lakukan kelak, maka sosok Trump ini lebih tepat kita katakan sebagai sosok liberalis yang konservatif. Apapun ceritanya, Trump adalah tetap seorang liberalis sejati. Namun seiring perkembangan zaman, memang bukan lagi sebagai sosok liberalis yang totok (pekat). Sudah bisa dikatakan liberalis KW (tidak asli), karena tuntutan zaman dan globalisasi.***

Kirim tulisan Anda ke alamat di bawah ini:

OPINI Naskah Opini panjang tulisan sekitar 1.500 kata. Kirim ke: opini.ripos@gmail.com. Sertakan data CV, foto warna dan nomor telepon. Naskah yang sudah satu bulan di redaksi dan tidak termuat otomatis dianggap kembali ke pengirim.

SURAT PEMBACA Untuk Surat Pembaca bisa dikirim ke kantor redaksi Riau Pos Jalan Soebrantas KM 10,5 Pekanbaru, dengan menyebutkan identitas lengkap dan alamat. Surat Pembaca diutamakan terkait dengan fasilitas publik. Surat Pembaca juga bisa dikirim via e-mail opini.ripos@gmail.com disertai fotokopi identitas dan nomor telepon Anda.

TATA LETAK: WAN SARUDIN


Riau Pos |

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

|5


KOMUNIKASIBISNIS

6

Indeks Pasar 30 November 2016

IHSG LQ45 JII Pertanian Pertambangan Industri Dasar dan Kimia

Data Terakhir Perubahan Persentase 5.148,910 12,243 0,238% 857,252 1,139 0,133% 682,711 - 2,912 - 0,425% 1.833,068 - 22,421 - 1,208% 1.375,635 - 26,395 - 1,883% 539,445 3,332 0,622%

Sepuluh Saham Paling Aktif

Kode BEKS ADRO

Harga 81 1.530

Aneka Industri Industri Konsumer Properti Infrastruktur Keuangan Perdagangan Manufaktur

Selisih Persentase - 2 17.624 -100 9.180

1.268,997 2.331,720 532,685 1.036,603 754,022 823,556 1.352,795

Kode TLKM BBRI

- 22,555 9,007 9,958 4,069 8,603 - 9,648 0,642

- 1,746% 0,388% 1,905% 0,394% 1,154% - 1,158% 0,047%

Harga Selisih Persentase 3.780 - 60 8.395 10.900 350 8.319

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Kurs Transaksi BI Per 30 November 2016 Mata Uang USD SGD GBP AUD JPY Kode PBRX LPPF

Jual (Rp) 13,631.00 9,575.02 17,011.49 10,204.17 121,43

Beli (Rp) 13,495.00 9,476.16 16,840.41 10,099.66 120,16

Mata Uang EUR CNY MYR HKD SAR

Harga Selisih Persentase 446 12 7.701 14.400 -250 7.333

Jual (Rp) 14,518.38 1,979.38 3,054.91 1,757.59 3,634.93

Kode PWON BRMS

Harga 685 71

Beli (Rp) 14,368.13 1,959.63 3,021.04 1,740.01 3,597.23

Jenis (gram) 5 10 25

Selisih Persentase 0 6.823 -3 6.368

Harga Produk Mulia

Harga dasar (Rp) 2.815.000 5.580.000 13.875.000 Kode SSMS BMTR

Harga 1.370 590

50 100

Per 30 November 2016 27.700.000 55.350.000 SUMBER: PEGADAIAN

Selisih Persentase 25 6.215 5 5.812

Kamera 20 MP, Efek Selfie Serasa di Studio Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Pekanbaru

DEBSY MEDYA SEPTIANI/RIAU POS

LAUNCHING: Direktur PT Vivo Pekanbaru Remon memberikan sambutan saat acara launching Vivo V5 di Hotel Jatra, Pekanbaru, Selasa (29/11/2016).

___

SINGKAT BISNIS___

Sharp Peduli Korban Banjir Karawang JAKARTA (RP) - PT Sharp Electronics Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Kemanusiaan Nasional PKPU memberikan bantuan berupa bahan makanan pokok bagi warga korban banjir yang berlokasi di Dusun Tenjojaya, Desa Teluk Buyung, Kecamatan Pakis Jaya dan Kelurahan Anjun Kaler RT 10,12 RW 08,09 Karawang Barat. Brand Strategy Group General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Haruhiko Sano bersama karyawan Sharp menyerahkan bantuan secara langsung kepada warga desa korban bencana banjir di daerah Karawang, Kamis (24/11) lalu. “Ini adalah bentuk simpati dan kepedulian kami terhadap masyarakat. Melalui bantuan ini kami ingin meringankan penderitaan para korban dan berharap agar mereka diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapinya,” ungkap Haruhiko Sano melalui siaran persnya di Jakarta, Selasa (29/11).(yus)

HCI Gaet 1.500 Pelanggan PEKANBARU (RP) - Perusahaan internasional penyedia jasa pembiayaan multiguna dari Repubik Ceko, PT Home Credit Indonesia (HCI) mulai merambah kota Pekanbaru. Beroperasi sejak Juli 2016, mereka mengklaim telah berhasil menggaet 1.500 pelanggan dengan total pembiayaan Rp5 miliar. Apalagi, tahun depan, HCI meningkatkan target pembiayaan mencapai Rp3,5 miliar per bulan. Hal ini seiring potensi Riau sangat besar karena pertumbuhan ekonominya yang stabil. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Home Credit Indonesia, Jaroslav Gaiser menyebutkan, pilahan produk yang diminati menggunakan layanan HCI sejauh ini adalah dari telepon seluler mencapai 80 persen, sisanya berasal dari kredit produk elektronik, furnitur dan komputer.(tya)

VIVO kembali meluncurkan smartphone seri terbarunya dengan kamera depan 20 MP. Smartphone yang satu ini diyakini memiliki kamera depan dengan kualitas tinggi pertama di Indonesia bahkan dunia. Kini Vivo dapat berbangga karena telah memiliki smartphone pertama di dunia yang mempunyai kamera depan beresolusi 20 MP. Pada kamera depannya telah menggunakan sensor Sony IMX 376 (1/2.78-inch), aperture f/2.0, dan lensa 5P. Sejak meluncur di Indonesia, smartphone besutan Vivo memiliki keunggulan pada kualitas audio-nya yang jernih berkat teknologi Hi-Fi yang dibawanya. Kini Vivo

menyematkan AK4376 HiFi Audio Chip yang dapat membuat suara musik maupun video yang dikeluarkan menjadi jernih dan halus. Direktur PT Vivo Pekanbaru, Remon menjelaskan, smartphone seri terbaru ini banyak mempunyai kelebihan dari smartphone yang lain. Apalagi untuk kameranya yang didukung dengan kemampuan kamera depannya. “Vivo telah menyematkan beberapa fitur menarik, seperti Face Beauty 6.0, voice shutter, touch capture, palm, timer, gender detection, filter, dan watermark. Tak ketinggalan, moonlight di bagian depan memberikan efek selfie layaknya sedang berada di studio profesional,” ujar Remon di sela-sela launching Vivo V5 Perfect Selfie di Hotel

Jatra, Selasa (29/11). Dijelaskannya, Vivo V5 Perfect Selfie, smartphone ini lebih canggih dari sebelumnya yakni Vivo V5. “Smartphone ini hadir juga dengan sensor fingerprint yang dibenamkan pada tombol Home. Dengan adanya sensor ini memungkinkanpenggunanya dapat membuka kunci smartphone hanya dengan menempelkan jarinya pada smartphone. Pihak Vivo mengatakan bahwa sidik jari dapat dideteksi smartphone hanya dalam waktu 0,2 detik saja,” jelasnya. Selain dilengkapi beragam fitur menarik, smartphone yang satu ini memiliki spesifikasi hardware yang mumpuni dengan hadirnya prosesor Octa-core, RAM 4 GB, dan penyimpanan internal yang berkapasitas

32 GB. Dengan kombinasi ini membuat Vivo V5 dapat berjalan dengan lancar dan mulus. Selain itu, apabila Anda merasa kurang lega terhadap penyimpanan internalnya maka dapat menyematkan microSD hingga 128 GB dengan mengorbankan slot kartu SIM kedua. Vivo V5 telah dilengkapi dengan layar sentuh 5,5 inchi yang beresolusi HD (1.280 x 720 piksel) dan berteknologi IPS. Dengan adanya teknologi ini memungkinkan penggunanya masih dapat melihat gambar pada layar dengan jelas hingga sudut kemiringan 178 derajat. “Meminimalisir terjadinya goresan, Vivo menyematkan kaca anti gores corning gorilla glass pada layar smartphone ini,” bebernya.(kom)

Tim Mercusuar Telkomsel Sambangi SD Tanjung Pauh PEKANBARU (RP) -Bagian dari bentuk kepedulian Telkomsel kepada dunia pendidikan dilakukan program Mercusuar (Mengajar Caraku untuk Selalu Belajar). Kegiatan ini merupakan program khusus bagi karyawan Telkomsel yang bersedia secara sukarela untuk mengajar tanpa harus menyesuaikan dengan latar belakang pekerjaan di kantor maupun bidang pendidikan yang disandang.  Seperti yang dilakukan Selasa (29/11), di mana tim Mercusuar Regional Sumbagteng menyambangi SD Tanjung Pauh yang terletak di Desa Bonai Rokan Hulu, Provinsi Riau, di mana sekolah ini juga membantu mu-

kelas 1 hingga kelas 6. GM Human Capital Management Area Sumatera  Ardi Afriady mengatakan, Telkomsel sengaja membuat program Mercusuar dengan tujuan agar para murid SD bisa mendapatkan  insight tidak sekadar pelajaran formil yang mereka terima sehari hari. ‘’Materi yang diberikan memberikan motivasi kepada mereka agar tetap yakin bahwa siapapun bisa meraih TELKOMSEL FOR RIAU POS FOTO BERSAMA: Tim Mercusuar Telkomsel foto bersama dengan guru dan murid SD cita-citan dan salah satunya adalah dengan rajin belajar,” Tanjung Pauh, Desa Bonai, Rokan Hulu, Selasa (29/11/2016). ujar Ardi, Rabu (30/11). ridnya yang kurang mampu man belajar semasa kecil, lebih dari 50 menempati Kebelum mengajar dengan memberikan bebas harapan dan cita-cita jika ruangan yang terbatas dan karyawan Telkomsel juga biaya sekolah. Lebih dari 50 besar nanti hingga motivasi dengan kondisi sekolah yang diberikan pembekalan khuorang siswa   mendapatkan agar tetap semangat belajar.  kurang layak, hanya tersedia sus tentang materi yang akan SD Tanjung Pauh memiliki dua ruangan yang terdiri dari disampaikan.(hen) pelajaran tentang pengala-

Polygon Ajak Jajal Ketangguhan Collosus N8

POLYGON FOR RIAU POS

Polygon Collosus N8.

PEKANBARU (RP) - Bersepeda gunung saat ini semakin menjadi tren di Indonesia, karena tipikal geografis yang menunjang. Salah satu-nya adalah Enduro yang mulai menunjukkan agresifitasnya. Terlihat dari semakin banyaknya penghobi sepeda yang mulai beralih untuk bersepeda enduro. Polygon sebagai salah satu produsen sepeda di Indonesia, menghadirkan seri Polygon Collosus N8 yang

dikhususkan bagi pecinta enduro. Hadir dengan frame dan platform suspensi yang sama dengan seri Collosus N9, Collosus N8 dikembangkan khusus untuk pesepeda yang mencari tantangan dan tetap tangguh di tanjakan, turunan dan medan trail terberat sekalipun. “Collosus N8 merupakan sepeda enduro yang menggambarkan jiwa dari sepeda

gunung, satu sepeda yang bisa melakukan semuanya. Lebih ringan dan gesit daripada DH atau Freeride yang mampu melibas tanjakan maupun turunan terjal. Sistem suspensi FS2 bertravel 6+ inchi aktif mempertahankan traksi di tanjakan dan bagian yang membutuhkan skill bersepeda,” kata Head of Marketing Communications Polygon Bikes Indonesia, Fendi Widhiatmoko, Rabu (30/11).(dac)

Persiapkan Masa Depan dengan Sinarmas MSIG Life

THE PREMIERE FOR RIAU POS

BANTUAN: Manajemen The Premiere Hotel memberikan bantuan kepada Yayasan Perguruan Thawalib, Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

The Premiere Hotel Tawarkan Paket Khusus PEKANBARU (RP) - The Primiere Hotel Pekanbaru menawarkan paket khusus kamar kepada tamu dengan tema “World Peace in September”. Selain mengajak tamu untuk mendapatkan harga spesial kamar, The Premiere Hotel Pekanbaru juga mengajak para tamu untuk berdonasi sebesar Rp21 ribu dari setiap paket kamar yang terjual. Satu bulan penuh promo ini berlangsung selama September 2016 dan berkat dukungan dan partisipasi para tamu dan semangat dari manajemen The Premiere Hotel Pekanbaru terkumpullah lebih kurang sebanyak 420-an Room Night paket kamar yang terjual. Sesuai komitmen dan janji manajemen The Premiere Hotel Pekanbaru, maka donasi yang terkumpulkan dari tamu akan diwakilkan oleh The Premiere Hotel Pekanbaru akan disumbangkan untuk mereka yang membutuhkan. Public Relations Manager Sylvia Eka Apriensy mengatakan, mulai 25-29 November 2016 yang lalu, The Premiere Hotel Pekanbaru melaksanakan janjinya untuk melakukan kunjungan dan penyerahan donasi. Kunjungan ini dilakukan oleh GM, EAM dan jajaran HOD The Premiere Hotel Pekanbaru. Kunjungan pertama dilaksanakan pada 25 November 2016 ke Yayasan Perguruan Thawalib yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Gang Thawalib Nomor 2. Manajemen tidak memberikan donasi berupa uang kepada mereka, namun berbentuk barang kebutuhan yang mereka perlukan. Tim manajemen hotel memberikan bantuan ke Yayasan Anak St Lucia yang berlokasi di Jalan Harapan Nomor 63 Rumbai.(dac) REDAKTUR: KAMARUDDIN

PEKANBARU (RP) - Dalam mempersiapkan masa depan yang terencana PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) bersama PT Bank Sinarmas kembali berkolaborasi dengan menghadirkan Simas Prime Link dan Simas Magna Link. Dua produk unggulan ini mengombinasikan proteksi meninggal dunia yang optimal dan investasi beragam guna mendukung masa depan yang lebih terencana, demi kestabilan finansial keluarga maupun untuk mempersiapkan hari tua yang didambakan. Peluncuran produk ini ditandai dengan penandatan-

ganan plakat antara Chief Bancassurance Officer Sinarmas MSIG Life, Gideon Lie dan Grup Head Liabiliaties and Bussiness PT Bank Sinarmas Tbk Untung Kurniawaan. Chief Bancassurance Officer Sinarmas MSIG Life, Gideon Lie menjelaskan, produk ini bertujuan sebagai solusi proteksi nasabah untuk orangorang terdekat, guna mempersiapkan masa depan yang lebih baik. “Berkolaborasi kembali dengan Bank Sinarmas, Simas Prime Link dan Simas Magna Link dapat menjadi pilihan yang saling melengkapi untuk memenuhi kebutuhan nasa-

bah dalam melindungi diri dan keluarga, sekaligus memberikan alternatif investasi jangka menengah hingga panjang yang beragam sesuai kebutuhan,” katanya di Hotel

Novotel Pekanbaru, Selasa (29/11). Menihilkan biaya akuisisi, Simas Prime Link memungkinkan optimalisasi nilai investasi nasabah. Selain itu,

sebagai asuransi premi tunggal, produk Simas Prime Link memberikan kepraktisan bagi nasabah untuk memperoleh proteksi dengan satu kali pembayaran di awal saja.(tya)

TATA LETAK:ARIF OKTAFIAN


Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

NASIONAL

7

Dahului Bono, Boat Terbalik Sambungan dari hal.1 Kali ini terjadi di moda transportasi air di perairan Sungai Kampar. Sebuah speedboat bermuatan 25 orang dengan 3 awak boat (1 kapten 2 ABK) terbalik di kawasan Sungai Turip, Kecamatan Teluk Meranti, Rabu (30/11) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibat kejadian ini dua orang meninggal, 2 hilang dan 24 selamat (21 penumpang, kapten dan 2 ABK). Informasi yang berhasil dirangkum Riau Pos dari Kepolisian Resort (Polres) Pelalawan pada pukul 20.30 WIB, musibah berawal saat sebuah

REDAKTUR: EDWAR YAMAN

speedboat Gertiga Express berangkat dari arah Tanjung Batu (Kabupaten Karimun) menuju Kecamatan Pangkalankerinci, Rabu (30/11) pukul 07.00 WIB. Saat berada di Pulau Penyalai Kecamatan Kuala Kampar, speedboat berbahan material kayu bermesin tiga itu bersandar dengan menaikkan dan menurunkan penumpang. Saat itu ada 20 penumpang warga Kuala Kampar memasuki boat. Kemudian boat kembali meluncur menuju Pangkalankerinci. Hanya saja saat berada di kawasan Sungai Turip

Kecamatan Teluk Meranti, sekitar 11.30 WIB, kapten boat H Sayuti berupaya mendahului gelombang bono yang sudah melintas terlebih dahulu di depannya. Alhasil, ombak bono yang terlalu kuat dan kondisi kapal yang kurang memadai, menyebabkan boat hilang keseimbangan dan terbalik. Para penumpang pun berupaya menyelamatkan diri dan meminta pertolongan. Beruntung pada saat itu melintas sebuah kapal motor besar pengangkut sawit. Sehingga sejumlah penumpang

berhasil dievakuasi dan diselamatkan. Akibat musibah nahas tersebut, empat penumpang dinyatakan hilang di dalam sungai. Namun berselang satu jam kemudian, dua dari empat penumpang yang dinyatakan hilang itu akhirnya muncul ke permukaan air dalam kondisi tidak bernyawa. Yakni Muhammad Syairozi (32), warga Natal (Sumatera Utara) dan Julianto (31) warga Kecamatan Seberida (Inhu). Sementara dua orang yang masih hilang adalah Nur (31), warga Teluk Meranti dan balita

berumur 11 bulan Abdul Fayat Siregar. “Saat ini, tim Pol Air Polres Pelalawan masih berada di lapangan melakukan evakuasi. Namun demikian, dengan kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, pencarian terhadap dua korban hilang untuk sementara kami hentikan. Pencarian akan kembali dilakukan Kamis (1/12),” ujar Kapolres Pelalawan AKBP Ari Wibowo SIK dihubungi kemarin. Dalam pencariaan dan evakuasi, Polres Pelalawan mendapat bantuan dari Tim SAR Lanal

Dumai. Bahkan tim SAR Lanal Dumai menjadi tim pertama yang datang ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi. “Tim langsung bergerak cepat ke lokasi saat mendapat kabar ada laka laut, ada 10 personel tim SAR,”terang Danlanal Riau, Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi. Saat ini, tim SAR Lanal Dumai juga masih melakukan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan. “Kami juga turut belasungkawa atas kejadian ini, kami mendoakan agar korban diberi tem-

pat yang terbaik,kami akan berusaha sebaik mungkin untuk melakukan evakuasi,”ujar Danlanal. Musibah ini turut menjadi atensi Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara. Kapolda melalui Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tedjo sudah mendapat laporan terkait musibah itu. “Proses pencarian korban tetap terus berlanjut. Dengan melibatkan anggota kami di sana. Kami dari Polda Riau turut berbelasungkawa atas musibah ini,”tutur Guntur.(amn/hsb/nda)

TATA LETAK: MEGA


POLITIKA

8

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Tak Ada Lagi Daerah Pinggiran Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru

PARPOL__ Ulama Jangan Hanya Dijadikan ‘’Pemadam Kebakaran’’ ___

JAKARTA (RP) – Komunikasi intens yang dijalin pemerintah bersama tokoh dan pimpinan ormas keagamaan belakangan ini diharapkan terus dirawat. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yakin pola komunikasi yang baik dengan kalangan alim ulama bisa memperkuat keutuhan bangsa. ‘’Jika pemerintah bisa merangkul para kiai atau ulama, negara kita juga akan solid dan kuat,’’ kata Sekjen PKB Abdul Kadir Karding di Jakarta, Rabu (30/11). Dia juga mengingatkan, alim ulama menempati posisi penting dalam kehidupan umat Islam, kelompok masyarakat yang notabene mayoritas di Indonesia. Para alim ulama, lanjut Karding, merupakan panutan yang senantiasa didengar ucapannya dan ditaati petuahnya. Karena itu, meninggalkan para alim ulama juga bisa dianggap meninggalkan suara rakyat. ‘’Suara kiai itu representasi suara umat. Apa yang menjadi perkataan kiai bagian dari perkataan umat,’’ tuturnya. Atas hal itu pula, menurut Karding, aksi 4 November lalu menjadi pelajaran penting bagi pemerintah. Sudah saatnya pemerintah memperbaiki pola komunikasi dengan para ulama selama ini. ‘’Pemerintah tak boleh hanya menjadikan ulama atau kiai sebagai ‘’pemadam kebakaran’’. Baru dilibatkan saat sudah muncul gejolak sosial,’’ tegasnya. Pemerintah, lanjut anggota Komisi III DPR itu, harus bersedia untuk lebih banyak mendengarkan ide-ide para kiai. Termasuk dalam upaya meneguhkan agenda pembangunan yang sudah berjalan baik selama ini.(dyn/jpg)

MASING-masing pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru terus memberikan janji politiknya kepada masyarakat dalam setiap kampanye yang dilaksanakan di lapangan. Berbagai persoalan disampaikan. Seperti yang disampaikan calon Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Dr Sahril terkait pembangunan. Dikatakannya, pemerataan pembangunan dan infrastruktur merupakan langkah konkret yang segera dan harus dilakukan. Mengingat masyarakat di semua wilayah Kota Pekanbaru memiliki hak yang sama dalam pembangunan. ‘’Insya Allah jika kami menang, maka pertama yang dilakukan adalah pemerataan pembangunan. Sehingga tidak ada lagi yang namanya daerah pinggiran,’’ kata Sahril disambut elu-eluan dan tepuk tangan, warga Desa Tebingtinggi, Kelurahan Okura, saat kampanye dialogis pasangan nomor urut 1, Dr Sahril-Said Zohrin, Selasa (29/11). Selain itu, pemerataan pendidikan juga akan digesa. Tak ada lagi keluhan masyarakat untuk memasukkan anaknya sekolah. ‘’Jadi besok, tak ada lagi anak usia sekolah yang tak sekolah, dan tak ada lagi perbedaan sekolah favorit dan sekolah tak favorit,’’ tegas Sahril.

Sedangkan calon Wali Kota Pekanbaru nomor urut 3 Dr H Firdaus ST MT, terus berusaha berdialog dengan masyarakat. Kemarin, ia juga meninjau langsung normalisasi anak sungai. Firdaus langsung melihat alat berat bekerja membersihkan sampah dan kayu-kayu yang menyumbat anak sungai. Langkah ini dilakukan sekaligus menormalisasi anak sungai sepanjang 20 meter. Disebutkan Firdaus, dari tinjauan langsung ke anak sungai tersebut, terlihat aliran air tersendat. Ini karena curah hujan yang sangat tinggi, disebabkan perubahan cuaca yang sangat ekstrim. Tidak hanya di Pekanbaru mengalami bencana banjir, tapi juga di beberapa kota lain. ‘’Perubahan iklim global dunia ini sangat ekstrim terjadi, antisipasinya tentu menjadi perhatian ke depannya,’’ kata Firdaus. Dalam menangani persoalan banjir Pekanbaru, menurutnya harus dilakukan secara super blok-super blok. Dari sini, harus dibuat ruang terbuka hijau yang multi fungsi. ‘’Yang saya maksud multi fungsi itu, dalam ruang terbuka hijau kita harus menyediakan danaudanau atau waduk-waduk kecil, yang fungsinya untuk menampung air hujan,’’ tegasnya. Tiga Masalah Dari sejumlah lawatan di Kota Pekanbaru, Paslon Wako-Wawako Pekanbaru Ramli Walid-Irvan Herman mendapatkan catatan tiga masalah penting. Tiga masalah ini dinilai sangat mendesak karena menjadi tuntutan

TIMSES FOR RIAU POS

KUNJUNGI WARGA: Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Pekanbaru nomor urut 1, Syahril dan Said Zohrin mengunjungi warga Kelurahan Okura, baru-baru ini.

masyarakat banyak. Tiga masalah ini menurut Ramli Walid akan menjadi prioritas utama bila dirinya dipercaya memimpin Kota Pekanbaru. ‘’Tiga program itu adalah soal penataan pasar, penataan sampah dan juga penanganganan banjir. Ini semua akan jadi prioritas kami di awal sekali dari pemerintahan nanti bila terpilih. Karena ini sudah sangat mendesak dan sangat banyak dikeluhkan warga Kota Pekanbaru. Warga sangat menanti

terobosan-terobosan dan kebijakan baru agar ketiga masalah ini segera teratasi,’’ sebut Ramli. Ramli yakin, untuk dua masalah pertama yang menjadi prioritas bisa diselesai. Dirinya juga sudah berkomitmen penuh pada para pendukungnya. Ramli makin percaya diri karena wakilnya merupakan anak mantan Wali Kota Pekanbaru dua periode, Herman Abdullah. Pengalaman sang patron akan menjadi panutan pada

tata kelola sampah dan pasar di Kota Bertuah. Mengenai banjir, Ramli mengakui tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Namun mengatasi banjir bukalah pekerjaan yang mustahil. Dirinya yakin, bila diberi kesempatan, berbagai permasalahan mendesak ini akan teratasi dengan baik. Teruma jika setiap kebijakan yang diambil mendapatkan dukungan penuh dari warga Kota Pekanbaru.(new/ end/ali/rnl)

UU Parpol dan MD3 Akan Direvisi JAKARTA (RP) - Rapat per- ‘’Pemerintah dengan Pansus dana Panitia Khusus (Pansus) sepakat, karena ada pasalrancangan undang-undang pasal yang bersinggungan (RUU) Penyelenggaraan antara UU Penyelenggara Pemilu dengan Pemilu bersama UU Parpol serta Menteri Dalam UU MD3,’’ kata Negeri Tjahjo KuLukman usai ramolo serta Menpat Pansus, Rabu teri Hukum dan (30/11). H A M Ya s o n n a Karena itu, kata Laoly, menyepapolitisi yang akrab kati revisi terhadap disapa LE ini, PanUU Partai Politik sus sepakat untuk (Parpol) dan UU mendorong agar MPR, DPD, DPD segera disiapkan dan DPRD (MD3). LUKMAN EDY draft perubahan Pertimbangannya karena dianggap sal- UU Parpol dan UU MD3. Soal ing bersinggungan dengan teknis pembahasan apakah RUU Pemilu yang terdiri diserahkan kepada Pansus dari gabungan tiga UU, yakni RUU Pemilu atau dibentuk tim UU Nomor 8/2012 tentang baru, pihaknya menyerahkan Pemilu Legislatif, UU Nomor pada keputusan paripurna. Di antara aturan dalam 42/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, RUU Pemilu yang berkaitan serta UU Nomor 15/2011 ten- dengan UU Parpol dan UU tang Penyelenggara Pemilu. MD3, adalah soal syarat ParKetua Pansus RUU Pemilu pol peserta Pemilu, verifikasi Lukman Edy mengatakan Parpol, yang menurutnya kesepakatan pemerintah harus sinkron dengan aturdengan Pansus terkait revisi an yang sekarang ada di UU UU Parpol dan UU MD3 Parpol. Sementara aturan merupakan suatu kemajuan. tentang penyederhanaan

partai politik melalui peningkatan ambang batas, akan berdampak pada konsolidasi politik fraksi-fraksi di parlemen. Sehingga, pengaturannya ada di UU MD3. Menteri Tjahjo Kumolo usai rapat Pansus juga menyampaikan bahwa revisi UU yang berkaitan dengan RUU Pemilu, UU Parpol maupun MD3, untuk penguatan sistem presidensial. Selain itu, hasil Pemilu juga harus tergambar di dalam porsi pimpinan partai pemenang di parlemen. ‘’Hasil Pemilu legislatif yang begitu bagus tapi kalau MD3 tidak proporsional buat apa partai berebut menang Pemilu kalau tidak bisa jadi pimpinan di DPR. Jadi harus saling sinkron. Yang penting sudah diputuskan dalam Pansus ini,’’ katanya. Dia berharap dengan disepakatinya revisi UU Parpol dan UU MD3, maka bisa ditindaklanjuti dan langsung disiapkan tim yang akan membahasnya. Bila perlu pada Februari 2017 sudah mulai dibahas.(fat)

PAN Gelar Aksi di DPRD Kota PEKANBARU (RP) Massa beratribut Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar aksi di depan pintu masuk gedung DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (30/11) pagi. Kedatangan mereka memprotes surat balasan Ketua D P R D Ko t a Pe k a n b a r u Sahril terkait usulan pergantian pimpinan DPRD Kota Pekanbaru dari Sondia Warman kepada Nofrizal, beberapa waktu lalu. Koordinator aksi Ronald Akhyar SH di depan gedung DPRD menjelaskan, a k s i i t u d i g e l a r k a re na keputusan partai sudah disetujui oleh tiga tingkatan partai, mulai dari daerah, wilayah hingga p u s at. Na mu n , k at a Ronald, respon Ketua DPRD tak sesuai harapan. S eb a b d a l a m s u rat n ya, Ketua DPRD meminta partai melengkapi data pendukung klausul terkait norma hukum yang terlanggar oleh S ondia REDAKTUR: RINALDI

MHD AKHWAN/RIAUPOS

AKSI: Kader dan simpatisan PAN menggelar aksi demo di Kantor DPRD Kota Pekanbaru, Rabu (30/11/2016).

sesuai Anggaran Dasar Partai. Aksi kemarin diterima Sekretaris Dewan, Ahmad Yani. ‘’Kami mengapresiasi aksi ini. Yang jelas kita akan menindaklanjutinya dan berupaya agar ini tidak semakin meruncing. Kita akan membantu mediasi,” ujarnya. Sementara Riau Pos belum berhasil mengkonfirmasi terkait hal ini kepada

Ketua DPRD Pekanbaru Sahril. Dia tidak berada di ruang kerjanya kemarin. Sementara saat dihubungi melalui selulernya, dijawab salah sambung. Di bagian lain, Sondia Warman yang dihubungi terpisah enggan memberikan penjelasan. ‘’Persoalan ini tidak perlu saya jawab dan jelaskan,’’ katanya singkat melalui selulernya.(azr) TATA LETAK: WAN SARUDIN


Riau Pos

AGENDA ISC 2016 Kamis, 1 Desember 2016 Madura United v Semen Padang (Indosiar pukul 15.30 WIB) Copa del Rey Jumat, 2 Desember 2016 Huesca v Las Palmas (beIN Sport 4 pukul 03.00 WIB)

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 9

Baru Jadi Ayah

Selamat karena Lupa Passport SAO PAOLO (RP) - Nasib Matheus Saroli sungguh beruntung. Nyawa putra manajer Chapecoense Caio Junior itu terselamatkan gara-gara Baca Selamat Halaman 10

INTRENET

FOTO BERSAMA: Pemain Chapecoense foto bersama sebelum naik pesawat (kanan). Matheus Saroli (kiri) selamat dari kecelakaan.

SAO PAOLO (RP) - Kesedihan yang teramat dalam benar-benar dirasakan oleh Graziele. Baru saja merasakan kebahagiaan akan menjadi seorang ibu, ternyata langsung sirna setelah mengetahui sang suami, striker TIAGO DA ROCHA Chapecoense Tiago VIEIRA ALVES da Rocha Vieira Alves menjadi salah seorang korban tewas dalam kecelakaan pesawat

tersebut. Tepat sepekan yang lalu, pemain yang akrab disapa Thiaguinho itu baru mengetahui bahwa Graziele sedang hamil. Itupun dari kejutan yang dilakukan oleh kawan-kawan setimnya. Dalam sebuah video terlihat Thiaguinho Baca Baru Halaman 10

INTERNET

RAYAKAN GOL: Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Divock Origi ke gawang Leeds United, Rabu (30/11/2016).

(2) LIVERPOOL

LEEDS UNITED (0)

MENEPIS KRISIS

Laporan JPG, Liverpool

PHILIPPE Coutinho bakal absen dari Liverpool sampai pekan pertama Januari. Dapatkah Liverpool menjaga konsistensi permainannya tanpa Coutinho? Juergen Klopp sudah menjawabnya saat The Reds, julukan Liverpool memenangi laga perempatfinal EFL Cup menghadapi Leeds United di Anfield, Liverpool, Rabu (30/11). Liverpool menang dua gol tanpa balas. Divock Origi dan Ben Woodburn jadi pembeda

REDAKTUR: ELVY CHANDRA

masing-masing pada menit ke-76 dan 82. ‘’Kami kecewa kehilangan Coutinho. Namun, malam ini (kemarin, red) kami mampu melakukan segalanya (untuk menutupi celah tanpa Coutinho,’’ ungkap Origi sebagaimana yang dilansir Express. Dalam laga kemarin, Klopp tetap memainkan formasi 4-33 dengan Sadio Mane di sayap kanan dan Origi posisi nomor sembilan. Nah, untuk

posisi Coutinho, Klopp memasang Georginio Wijnaldum. Padahal, posisi asli Gini, sapaan akrab Wijnaldum tidak melebar. Dia gelandang tengah. Kemarin itu untuk kali pertama dia dimainkan agak melebar. Situs This Is Anfield menyebut, Gini memang tidak langsung menjawab kebutuhan Klopp untuk posisi Coutinho. Akan tetapi dari kontribusinya sepanjang pertandingan gelandang

yang berkebangsaan Belanda itu sedikit memberi gambaran. Gini menjadi aktor utama di balik terjadinya gol Woodburn. Itu bukan satu-satunya kontribusi mantan pemain Newcastle United tersebut. Dalam statistik Whoscored, pemain 26 tahun tersebut juga aktif dalam membantu serangan. Dia membuat dua kali tembakan, satu di antaranya membentur mistar gawang di menit ke-71. Dua kali key passBaca Menepis Halaman 10

TATA LETAK: SOEPRI ISMADI


TOTAL SPORT

10

Menepis Krisis Sambungan dari hal 9 passing-nya pun mencapai 83,7. ‘’Di sini kami bisa menunjukkan, kami memiliki skuad yang besar, yang bisa menutupi kekurangan,’’ klaim pemain berkebangsaan Belgia itu. Tidak ada gading yang tidak retak. Efek tanpa Coutinho dan Rober to Firmino sedkit terasa pada laga kemarin. Firmino disimpan Klopp karena cedera betis. Efek itu dari kreativitas serangannya. Leeds tidak bermain bertahan total seperti yang dilakukan Sunderland saat dikalahkan Liverpool, akhir pekan lalu (27/11). Efektivitas Liverpool lemah. Dari 13 kali tembakan ke gawang, hanya empat di an-

taranya tepat sasaran. Atau hanya 30,7 persen saja. Itu lebih baik dibandingkan dengan efektivitas tembakan di balik laga melawan Sunderland lalu yang hanya 25,9 persennya saja. Padahal, kemarin Liverpool menguasai ball possession sampai 72 persen. Sebenarnya, Klopp tidak harus memainkan Gini di posisi winger kiri Coutinho. Ada opsi lain di posisi tersebut dari Adam Lallana. Dalam laga kemarin Klopp belum berani memainkan Lallana karena baru pulih dari cedera kunci paha. Akan tetapi, gelandang timnas Inggris tersebut ditargetkan sudah 100 persen fit ketika Liverpool bertandang ke Dean Court, kandang Bournemouth, akhir pekan ini (5/12). Terlepas dari eksperimen-

nya mencari pemain terbaik di posisi Coutinho, Klopp pada situs resmi klub mengaku puas dengan reaksi pemainnya. ‘’Kami punya persoalan besar, kami terkena badai cedera tetapi kami punya sosok-sosok yang hebat di sekitar kami,’’ ucap mantan der trainer Borussia Dortmund itu. Bukan hanya menang, lanjut Klopp, Liverpool mampu mencatatkan cleansheet lagi. Ini jadi kali ketiga beruntun Lucas Leiva dkk mencatatkan hasil cleansheet dari dua kali menang dan sekali imbang pada tiga laga terakhir di segala ajang. Mulai dari laga melawan Southampton (20/11), Sunderland, dan laga kemarin. Dia pun meminta anak asuhnya tetap mempertahan-

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Baru Jadi Ayah kan momentum ini. ‘’Berikutnya, kami pergi ke Bournemouth, stadionnya kecil, tetapi sangat intens, tim yang bagus juga. Inilah momentum terbaik kami, dan kami harus melanjutkannya. Semoga kami tetap bermain seperti ini tadi. Penuh determinasi, dan kokoh dalam bertahan,’’ harap Klopp. Ini jadi kali kedua beruntun Klopp mampu membawa Anfield Gang lolos ke babak empat besar EFL Cup yang dulunya bernama Piala Liga. Musim lalu, Klopp bahkan sempat meloloskan klubnya ke final di Wembley. Sayang, di final mimpi Klopp dihancurkan Manchester City melalui adu penalti. Nah mampukah musim ini dia kembali ke sana?(ren/ das)

Sambungan dari hal 9 hotel. Salah seorang temannya lantas memberi sebuah paket beserta kartu ucapannya. Tidak berapa lama, striker 22 tahun itu berteriak,

melompat-lompat dan memeluk kawan-kawannya sembari menyanyi kegirangan. Usut punya usut, kartu tersebut bertuliskan bahwa Thiaguinho bakal memiliki seorang putra. Tentu saja, video yang menangkap momen manis

tersebutr langsung menjadi viral dan membuat banyak orang terharu. Apalagi, kehamilan tersebut merupakan calon anak pertama Thiaguinho. Sayangnya, Thiaguinho tidak akan bertemu jagoannya itu kalau sudah lahir nanti.(okt/jpg)

Selamat karena Lupa Passport Sambungan dari hal 9 lupa membawa passport. Padahal, Saroli sudah berada di bandara dan siap untuk ikut terbang ke Kolombia. Nama pria 21 tahun itu memang masuk ke dalam daftar manifest pesawat. Namun, ketika hendak check in di bandara Santa Cruz, Saroli

REDAKTUR: ELVY CHANDRA

tidak bisa menunjukkan passport-nya. Tentu, mau tidak mau dia harus pulang dan batal menemani sang ayah yang membawa Chapecoense pada final leg pertama Copa Sudamerica. Kawan dan sanak famili yang semula menganggap Saroli ikut bersama Jun-

ior kalang kabut lantaran mendengar kabar pesawat yang mengangkut Verdao, julukan Chapecoense terjatuh di Medelin. Bagaimana tidak, dari 77 penumpang yang terdaftar di manifest, sebanyak 71 tidak bernyawa, termasuk sang ayah. ‘’Terimakasih atas semua

dukungan pada semuanya. Saya berada di Sao Paulo hari ini (kemarin, red) dan saya tidak ikut terbang karena saya lupa bawa passport,’’ tulis Saroli di status Facebook-nya. ‘’Kami meminta kalian semua untuk memberi kami privasi, terutama kepada ibu saya dan saya,’’ tambah dia.(okt/jpg)

TATA LETAK: KATON SUNGKOWO


TOTAL SPORT

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

11

Tanpa Mathieu di El Clasico Sinyal Bacca Bisa Kembali ke Sevilla BARCELONA (RP) - Barcelona mendapat kabar tidak menggembirakan setelah bek mereka asal Prancis, Jeremy Mathieu, dipastikan absen saat melawan Real Madrid dalam laga El Clasico, Sabtu (3/12) mendatang akibat belum pulih dari cedera betis. Mathieu menambah panjang daftar cedera Barcelona jelang El Clasico. Hingga kini, Andres Iniesta, Samuel Umtiti, Gerard Pique, dan Jordi Alba Barca

JEREMY MATHIEU INTERNET

REDAKTUR:DENNI ANDRIAN

belum dipastikan bisa tampil menghadapi Madrid akibat cedera yang mereka alami. Keempatnya masih menunggu hasil tes lanjutan pada pekan ini. Cedera betis ini sebetulnya sudah dialami Mathieu sejak akhir Oktober lalu sehingga ia diperkirakan sudah bisa kembali bermain pada pekan ini. Akan tetapi, pihak klub mengonfirmasi bahwa cedera bek asal Prancis itu kembali kambuh sehingga waktu comeback-nya bakal mundur sampai pertengahan Desember mendatang. “Dalam tahap akhir pemulihan cederanya, Jeremy Mathieu mengalami kambuh pada otot betis di kaki kanannya. Ini arrtinya, dia akan terus menepi selama 15 hingga 20 hari mendatang,” demikian konfirmasi dari pihak klub. Dengan demikian, Mathieu juga bakal absen saat melawan Borussia Monchengladbach (6/12) dan Osasuna (10/12).(int/das)

SEVILLA (RP) Pelatih Sevilla, Jorge Sampaoli, membeberkan kondisi striker AC Milan yang juga mantan andalan Sevilla, Carlos Bacca. Pada akhir pekan lalu, Bacca memang mengunjungi klub lamanya bahkan ikut latihan saat itu. Kondisi Bacca di Milan dipastikan sedang tak baik. Dia belakangan lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan ketika pelatih Vincenzo Montella lebih suka memainkan Gianluca Lapadulla. “Dia berkata kepada kami sedang berada dalam masa yang kurang baik di Milan dan banyak perbincangan yang terjadi,” ujar Sampaoli pada konferensi pers. “Akan sangat menyenangkan dan penting memiliki dia di tim ini. Tapi, sekarang Bacca bermain untuk klub lain. Kami punya pandangan sangat tinggi pada

pemain ini,” tambah dia. Meski begitu, Sampaoli memastikan tak mudah mendatangkan Bacca. Selain harganya yang mencapai 30 juta euro, Bacca juga merupakan pemain non uni eropa. “Apakah kami bisa mendatangkannya kembali? Banyak faktor yang menentukan. Ini bisa menjadi solusi yang hebat untuk tim. Tapi mustahil rasanya melihat Milan melepas pemain penting,” tuturnya. “Bacca juga pemain non uni eropa. Kami harus menjadikan ini sebagai pertimbangan di masa depan jika memang ingin mendatangkan dia suatu hari nanti,” tutur dia.(rap/jpg)

CARLOS BACCA INTERNET

TATA LETAK: ARIF OKTAFIAN


ARENA

12

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

12 Atlet Doping di PON Laporan JPG, Jakarta

POSISI klasemen peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON ) 2016 Jawa Barat masih bisa berubah. Ya, mereka yang kemarin hanya mengantongi medali perak, bisa saja diberikan medali emas secara gratis. Atau, mereka yang saat di PON meraih medali emas, bisa terlepas begitu saja bila terbukti menggunakan obat pendongkrak stamina ketika bertarung. Pasalnya, dari urine atlet yang berlaga di total 470 nomor yang dikirimkan oleh PB PON dan KONI Pusat ke National Dope Testing Laboratory di New Delhi, India, ada 12 atlet yang positif menggunakan zat terlarang. Sekretaris Umum PB PON, Ahmad Hadadi, menyebut pemeriksaan tersebut belum merupakan hasil resmi. ‘’Jadi, bisa jadi ada dua atau tiga nomor yang diraih oleh satu atlet yang menggunakan zat doping ini. Tapi, ini semua baru indikasi awal, kami masih akan

menunggu kepubut, semuanya tusan resminya adalah olahraga hingga dua peterukur. Seperti kan mendatang,” renang, atletik, kata Hadadi. panahan, me“Rencananya, nembak, sepak awal Desember bola, serta olananti baru kami harag beladiri. mendapat hasil “Sementara seplengkapnya seerti catur dan cara resmi dari GATOT S DEWA sejenisnya tidak India. Jadi, sekali BROTO perlu kami kirim lagi, indikasi adanya 12 atlet urine mereka. Karena selain menggunakan doping itu biayanya mahal, para atlet baru hasil awal,” tegasnya. dari cabang olahraga yang Nah, karena belum resmi tidak mengandalkan fisik ini dan mendapat hasil tes se- tidak mungkin menggunacara utuh tersebut, Hadadi kan doping,” tegas pria asal pun enggan membeber- Bandung itu. kan siapa saja atlet dan dari Tapi, sebelum menjatuhcabang olahraga mana yang kan vonis, pihak PB PON dan menggunakan obat penam- KONI Pusat akan terlebih dabah stamina itu. Meski begi- hulu melakukan sidang. Datu, dia mengatakan bahwa, lam sidang tersebut, mereka mereka akan mengambil akan menanyakan langsung sikap tegas untuk menindak kepada para atlet yang terpara atlet yang ketahuan sangkut doping itu terkait menggunakan cara cara riwayat obat tersebut. “Bisa tidak sportif itu. jadi ada yang menggunakan M e s k i b e g i t u , d i a karena memiliki penyakit menyebutkan bahwa, no- tertentu. Hal-hal semacam mor -nomor yang mere- itu yang perlu kami verifikasi ka kirimkan untuk dites lagi,” tandasnya. urine para atletnya terseDi sisi lain, Deputi IV Ke-

menpora Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Gatot S Dewa Broto menyebutkan, mereka tidak mau reaksioner dengan hasil awal tes doping yang dilakukan di India tersebut. “Karena kami sendiri baru mendapat laporan secara lisan. Itu pun, zat apa yang digunakan pun masih belum jelas,” kata Gatot. Bila informasi awal yang diberikan oleh labolatorium anti doping di India itu benar, maka jumlah atlet pengguna zat terlarang di kejuaraan multi cabang olahraga tersebut memiliki peningkatan. Sebab, dibandingkan PON sebelumnya di Riau 2012 lalu, ada sembilan atlet yang menggunakan zat terlarang untuk demi meningkatkan performa mereka. “ Ka l au k a m i s u d a h mendapat data resmi, dan para atlet terbukti dengan sengaja menggunakan doping, maka kami akan bekerja sama dengan KONI untuk mencabut medali yang sudah mereka raih di PON kemarin,’’ katanya.(eca)

Mercedes: Pelanggaran Hamilton Fatal ABU DHABI (RP) - Pengabaian instruksi tim yang dilakukan Lewis Hamilton dalam balapan seri terakhir Formula 1 di Abu Dhabi Ahad kemarin masih berbuntut panjang. Mercedes menyebut instruksi yang dilakukan langsung oleh Executive Director tim, Paddy Lowe itu menunjukkan order tim membawa pesan yang sangat genting. Dan melanggarnya adalah kesalahan fatal. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam balapan itu Hamilton menolak instruksi Lowe. Saat itu pembalap asal Inggris tersebut diminta menambah kecepatan

REDAKTUR: ELVY CHANDRA

karena pembalap Ferrari Sebastian Vettel sedang on fire dan sangat mengancam di belakang. “ K a m i p e rlu kamu untuk menambah kecepatan,” ucap Lowe saat itu kepada Hamilton lewat radio dilansir motorsport. Bukannya menurut, Hamilton langsung membantah. “aku sedang memimpin balapan. Dan aku merasa nyaman dengan apa yang aku lakukan saat ini,” jawab Hamilton saat itu. Bos Mercedes Toto Wolff menyebutkan, instruksi radio yang melibatkan

langsung Lowe sudah menunjukkan bahwa perintah tersebut bersifat sangat penting. Dia juga mengatakan, peraturan keterlibatan komunikasi radio di tim Mercedes sudah dibicarakan bersama pembalap. Dan keterlibatan seorang Executive Director menandakan itu adalah instruksi yang bersifat paling penting. “Itu sudah di level keterlibatan tertinggi,” ucap Wolff. Pria 44 tahun itu juga menampik instruksi radio Lowe tersebut merupa-

kan bentuk intervensi tim terhadap persaingan dua pembalapnya (Nico Rosberg dan Hamilton) untuk memperebutkan gelar juara dunia. Dia mengatakan, instruksi itu muncul karena ada kekahawatiran manuver Hamilton bisa memberi kemenangan untuk Ferrari. “Ada dua hal yang paling beisiko untuk kami saat itu. Yang pertama adalah (Max) Verstappen (Red Bull), dan satu lagi adalah Vettel. Saat itu satu dari dua hal tersebut muncul. Dan kami mengeluarkan instruksi tersebut,” ucap Wolff.(jpg)

I Seniman/Budayawan Pilihan Sagang No SENIMAN/BUDAYAWAN 1. Arman Rambah (Musisi) 2. Armawi KH (Sastrawan/Perupa) 3. Elmustian Rahman (Peneliti) 4. Fedli Azis (Dramawan) 5. Furqon LW (Perupa) 6. Hafney Maulana (Penyair) 7. Hary B Kori’un (Sastrawan) 8. Junaidi Syam (Budayawan/Peneliti) 9. Kunni Masrohanti (Sastrawan) 10. Musa Ismail (Sastrawan)

II Buku Pilihan Sagang No Judul Buku/Penulis/Tahun Terbit 1. Airmata Musim Gugur [Kumpulan Puisi] (Fakhrunnas MA Jabbar, 2016) 2. Ajari Aku, Riauku (Agus Sri Danardana/Dessy Wahyuni, 2016) 3. Anak Luka Susu (Muhammad Asqalani EnEsTe, 2015) 4. Malin Bungsu {Kembali ke Tanah Pujaan dan Lahirnya Sultan Alam} (Griven H Putera, 2015) 5. Pedang dan Cinta yang Mengasahnya (May Moon Nasution, 2016) 6. Perempuan Bulan [Kumpulan Sajak] (Kunni Masrohanti, 2016) 7. Pulau Hikayat [Kumpulan Cerita] (Fathromi R, 2016) 8. Olang 2 [Kumpulan Mantra Puisi] (Dheni Kurnia, 2016)

III Karya Non-buku Pilihan Sagang No Judul dan Jenis Karya 1. Kampong Melayu (Riau Televisi) 2. Mendu [Teater] (Matan) 3. Merevitalisasi Warisan Kebudayaan Melayu [Film Dokumenter] (Parlindungan) 4. Rona Melayu (TVRI Riau-Kepri) 5. Sijangkang [Teater] (Selembayung)

IV Institusi/Lembaga Seni Budaya Pilihan Sagang No Institusi 1. Forum Lingkar Pena (FLP) Riau (Komunitas Menulis, (Pekanbaru) 2. Matan (Sanggar Teater, Pekanbaru) 3. Rumah Budaya Siku Keluang (Komunitas Seni, Pekanbaru) 4. Rumah Sunting (Sanggar Teater, Pekanbaru) 5. Tengkah Zapin (Komunitas Seni, Pekanbaru)

V Anugerah Serantau Pilihan Sagang No Seniman/Budayawan/Institusi 1. Abdul Malik PhD (Budayawan,Tanjungpinang), 2. Mu’jizah (Budayawan/Peneliti, Jakarta) 3. Ramon Damora (Sastrawan, Batam), 4. Rohani Dien (Sastrawan, Singapura) 5. Siti Zainon Ismail (Sastrawan/Peneliti, Malaysia) Tim Juri Anugerah Sagang 2016

TATA LETAK: ARIF OKTAFIAN


ARENA

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

13 Taekwondo Darma Yudha Gemilang di Porkot

DENNI ANDRIAN/RIAU POS

SELEKSI: Para atlet mengikuti seleksi masuk PPLP Atletik di GOR Atletik Sport Center Rumbai, tahun lalu. Dispora Riau kembali menggelar seleksi masuk PPLP dan PPLM untuk program 2017.

PPLP dan PPLM Akan Gelar Seleksi Atlet Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

PRESTASI bagus kontingen Riau di pesta olahraga multi iven tingkat baik itu di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah ( Popwil) tak terlepas dari pembinaan yang dilakukan Dispora Riau lewat program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar ( PPLP ) dan Pusat

Pendidikan dan Latihan Mahasiswa (PPLM). Untuk meningkatkan kualitas PPLP dan PPLM tersebut maka Dispora Riau terus melakukan evaluasi. Atlet yang tak berprestasi dicoret dan digantikan dengan yang baru di akhir tahun. Ya, Dispora Riau menjadwalkan menggelar seleksi atlet untuk masuk PPLP dan PPLM program tahun 2017. Dispora Riau telah membentuk panitia seleksi dan atlet yang berminat ikut bisa mendaftar

langsung atau menghubungi Triti Feprianti di nomor 081365040396. ‘’Seleksi ini terbuka untuk atlet pelajar dan mahasiswa yang ada di seluruh Riau. Yang berminat silakan datang mendaftar, bisa melihat persyaratan seleksi di UPT Pelatihan Pemuda dan Olahraga Dispora Riau di Sport Center Rumbai. Atau bisa menhubungi langsung panitia,’’ ujar Kepala UPT Pelatihan Pemuda dan Olahraga Dispora Riau, Rustam kepada

Riau Pos, Rabu (30/11). Namun, untuk awal, seleksi digelar khusus empat cabang olahraga PPLP dan empat PPLM. Cabor PPLP tersebut diawali seleksi cabor gulat pada 5-8 Desember dan diikuti panahan pada 7-10 Desember, angkat besi pada 8-11 Desember dan sepakbola 13-16 Desember. Sedangkan empat cabor PPLM adalah gulat pada 5-8 Desember, panahan pada 7-10 Desember, angkat besi pada 8-11 Desember dan sepaktakraw

pada 13-16 Desember. ‘’Untuk PPLP panahan kami akan car i12 atlet, gulat 12 atlet, angkat besi 13 atlet dan sepakbola 23 atlet. Sedangkan PPLM, untuk angkat besi hanya 10 atlet, panahan 6 atlet, gulat 9 atlet dan sepaktakraw sebanyak 12 atlet. Pendaftaran paling lambat sehari sebelum seleksi pukul 11.00 WIB. Sebab, sore langsung diumumkan yang lolos administrasi,’’ ujar Rustam SE didampingi staf Ade Pribadi.(eca)

Utut Adianto Didaulat Jadi Ketum PB Percasi 2017-2021 JAKARTA (RP) - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB Percasi di Pusdiklat Kemdikbud Serua Ciputat Tangerang Selatan mendaulat Grand Master Utut Adianto menjadi Ketua Umum periode 2017-2021. Peserta Rakernas menilai sosok Utut, yang kini menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum menyusul tak aktifnya Hashim Djojohadikusumo sudah waktunya menjadi pucuk pimpinan

REDAKTUR: ELVY CHANDRA

di induk organisasi olahraga catur nasional. ”Sudah waktunya Utut menjadi Ketua Umum Percasi karena selain mantan pecatur juga sudah lama berkecimpung dalam kepengurusan Percasi. Masa beliau Plt terus. Mandat ini akan kami berikan kepada Utut hingga terlaksananya Munas Percasi pada Juli 2017,” kata Sekretaris Percasi Bali, Agus Dei Segu di Jakarta, kemarin.

Sejauh ini, Utut Rakernas belum sudah dua kali berani memunmenjadi Plt. Perculkan nama Pak tama terjadi ketiKapolri. Namun, ka Jeffry Geovanie tidak ada salahmundur sebagai nya sosok ini jadi ketua umum pertimbangan. pada 2002. Kalau saya meliRakernas Per- UTUT ADIANTO hat desakan para casi itu sendiri hanya di- peserta Rakernas kepada hadiri 24 Pengurus Provinsi Utut itu memiliki dua mak(Pengprov) dari 34 Pengprov na. Pertama, mendaulat sebagai anggota. langsung Utut menjadi Ket”Tampaknya, para peserta ua Umum.

Kedua, menugaskan Utut mencarikan figur ketua umum,” kata mantan Redaktur Olahraga di Harian Umum Bali Post itu. Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB Percasi Kristianus Liem mengatakan, sebagai Plt Ketua Umum Percasi, Utut Adianto memang ditugaskan selain memutar roda organisasi juga mencari figur ketua umum. (bam/ira/jpg)

PEKANBARU (RP) - Tim taekwondo Dharma Yudha berjaya pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) VI 2016 yang digelar di GOR Sepaktakraw, (26-27/11). Di tingkat SLTP, Darma Yudha berhasil meraih 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Sementara tingkat SLTA meraup 2 emas dan 1 perunggu. ‘’Kami banjir prestasi. Ini merupakan buah manis dari kerja sama semua pihak, termasuk dari anakanak yang berjuang tanpa kenal,” ujar Pelatih Taekwondo Darma Yudha Romi Ismail. Disebutkan Romi, untuk SLTP, dua emas diraih atas nama Dessya Rianda Putri (kelas 55 Kg putri pra jun-

ior) dan Yoon Ji In (kelas di bawah 52 Kg putri junior). Perak diraih Meutia Ziland (kelas di bawah 55 Kg putri pra junior), Talitha Livia Talim (kelas di bawah 59 kg putri pra junior). Sementara perunggu disabet Javier Prasetyo (kelas di bawah 45 kg putra pra junior), Gladisya Ratu Finessa (kelas di atas 68 Kg putri junior), Ivan Christian (kelas di bawah 57 Kg putra pra junior) dan Michellyn Wangmendapatkan (kelas di bawah 55 kg putri pra junior). Sedangkan di tingkat SLTA, emas diraih Richard Rayanto dan Kevin Millano Joshetio, sedangkan perunggu direbut William Antonio Gramchi.(tya)

Ingin Buat Kafe Impian di Tanah Kelahiran TOKYO (RP) esnya," urainOlimpiade Tokyo ya. Selain itu, di 2 0 2 0 m e n ja d i kafe tersebut, milestone acuan Yuni berharap yang sudah dipabisa menampiltok Sri Wahyuni. kan semua Berprestasi ataumemorabilia dia pun tidak, Yuni selama menggesudah berencana luti dunia anguntuk menghen- SRI WAHYUNI kat besi. tikan langkahnya Ibaratnya di dunia angkat besi. Se- semacam museum pribadi. lanjutnya, dia sudah pun- Sembari sesekali mengenalya serangakaian rencana kan masyarakat akan angkat untuk membangun usaha besi, walaupun tidak secara pasca menjadi atlet. langsung dari gelenggang. Yuni sudah punya pikiran "Bukannya maksud naruntuk membangun kafe sis, tetapi konsepnya lebih di Bandung. Konsepnya pengen buat suasana lebih adalah tempat nongkrong nyaman aja," terangnya. yang asyik buat semua Yuni menerangkan kalau kalangan. Bahkan Yuni berdagang memang mensudah membayangkan itu jadi dunia yang sudah dia mulai sekarang. Lalu kena- jalani sejak kanak-kanak. pa tidak dimulai saat ini. Semasa kecil, jauh sebelum Dia berasalan semua harus serius menggeluti angkat fokus, Yuni tidak mau apa besi, Yuni seringkali memyang dijalankannya seten- bantu ayahnya, Candiana gah-setengah berjualan pentol bakso. "Karena saya juga masih Hasil dari berjualan itu aktif latihan, mau saya pula digunakan dia untuk nanti saya yang megang membeli mainan yang dia langsung, jadi tahu pros- inginkan.(nap/jpg)

TATA LETAK: ARIF OKTAFIAN


AKTIVITAS

14

Golkar Riau Dukung Semangat Kreatif Kaum Disabilitas PEKANBARU (RP) - Sekitar 30 orang disabilitas dan ekonomi lemah di Riau mendapatkan bantuan mesin jahit dari Ketua DPD I Partai Golkar Riau H Arsyadjuliandi Rachman, Rabu (30/11). Penyerahan bantuan diserahkan langsung Andi Rachman (sapaan akrabnya) di Kantor DPD Golkar, Jalan Diponegoro Pekanbaru. Menurut Andi, bantuan tersebut merupakan bakti sosial dalam rangka kegiatan HUT ke-52 Partai Golkar di Provinsi Riau. “Sebagai wujud kepedulian Golkar, di mana kami melihat apa yang dirasakan saudara kita (disabilitas, red) yang mampu berkreasi dan berkarya,” ujarnya. Dalam penyerahan itu, DPD I Golkar Riau menyerahkan 30 unit mesin jahit kepada penyandang disabilitas di Provinsi Riau. “Semoga bisa bermanfaat bagi saudara kita agar terus semangat, jangan putus asa,” harapnya. Dalam penyerahan bantuan tersebut, Andi sempat terharu melihat semangat para penyandang disabilitas tersebut, meskipun dalam kondisi keterbatasan, namun semangat mereka untuk bekerja dan mandiri tetap terlihat. “Saya salut melihat semangat

DPD PARTAI GOLKAR FOR RIAU POS

SERAHKAN BANTUAN: Ketua DPD I Partai Golkar Riau H Arsyadjuliandi Rachman menyerahkan bantuan mesin jahit kepada kaum disabilitas di Kantor DPD Golkar, Rabu (30/11/2016).

anak-anak yang menderita disabilitas ini. Kami akan dukung penuh untuk kemandirian mereka,” tegasnya. Selain menyalurkan bantuan mesin jahit, rangkaian acara HUT Golkar juga akan diwarnai dengan sejumlah kegiatan sosial di antaranya kegiatan AMPG membantu korban banjir dengan seluruh Dapil di Riau turun. Hadir dalam kegiatan kemarin Ketua Harian DPD Golkar Ruspan Amman, Sekretaris DPD

Golkar Rizaldy AM, Bendahara Maryenik dan beberapa petinggi partai yang juga anggota legislatif turut hadir. Seluruh kegiatan tersebut menurut Andi akan dikoordinir DPD Golkar Riau. Tujuan kegiatan ini dimaksudkan untuk kembali mendekatkan Golkar ke masyarakat. Karena dalam dua tahun belakangan, diakui Andi, Golkar sedikit menjauh dari masyarakat karena kepengurusan dualisme.(egp/bbi)

SAMPAIKAN MATERI: Anggota DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf menyampaikan materi Sosialisasi 4 Pilar di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Selasa (29/11/2016). DPR RI FOR RIAU POS

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

BPAD Mobilisasi Murid SD Darma Yudha Informasi Kearsipan Rebut Emas di ASMOPS di Lingkungan Pendidikan PEKANBARU (RP) - Mengingat pentingnya pemahaman sejak dini tentang arsip serta pendayagunaan melindungi arsip, maka Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Riau melakukan mobilisasi informasi kearsipan di dunia pendidikan. Tim Kearsipan BPAD Riau H Khaidir mengatakan, arsip sebagai memori kolektif bangsa harus dapat dipahami dan diimplementasikan generasi muda terutama para pelajar. Untuk memperkuat rasa nasionalisme kebangsaan, NKRI adalah wujud dari hasil perjuangan pejuang kemerdekaan. Untuk tahun 2016 baru digelar di Pekanbaru, Bengkalis dan Rokan Hilir. “Inilah yang kami berikan pemahaman sejak dini kepada anak-anak kita melalui mobilisasi informasi kearsipan di lingkungan pendidikan untuk 2016 ini,” ujar Khaidir yang juga men-

jabat Kasubid Pelayanan dan Informasi Arsip itu. Kegiatan ini lanjutnya dilaksanakan dengan turun langsung ke sekolah di beberapa kabupaten. Menggunakan kendaraan arsip yang dibawa, kemudian di sekolah terkait diputar film dokumenter dan pemaparan informasi tentang arti penting arsip. “Tentang perjuangan dan sejarah Riau diputar film dokumenter. Kami keliling ke sekolah dan memberikan pemahaman tentang kearsipan,” ujarnya. Kegiatan rutin tersebut, kata Khaidir diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada generasi penerus, bahwa arsip sebagai sebuah dokumen vital patut dan perlu dijaga. Bagi siswa, misalnya akta kelahiran atau ijazah yang akan bermanfaat bagi kehidupan, sehingga harus dijaga dan dimanfaatkan arsip tersebut dengan baik.(egp/bbi)

PEKANBARU (RP) - John Howard kembali membuat prestasi yang membanggakan bagi SD Darma Yudha dan juga bangsa Indonesia setelah berhasil meraih medali emas dalam dua iven Olimpiade Sains internasional bergengsi yaitu IMSO dan ASMOPS . John Howard berhasil meraih medali emas dalam ajang International Mathematics & Science Olympiad (IMSO) 2016 yang diikuti murid terbaik dari beberapa negara di Jakarta pada 2-9 November 2016. Selain itu, John Howard kembali mempersembahkan medali emas dalam ajang Asian Science and Mathematics Olympiad for Primary School (ASMOPS) 2016 yang berlangsung di Tangerang pada 24-28 November 2016 setelah mengalahkan ratusan peserta dari beberapa negara. Kepala SD Darma Yudha Indriani mengatakan, IMSO

“Inilah pertama kalinya kami dikunjungi anggota DPR RI. Sehingga kami berkesempatan secara langsung menyampaikan kondisi masyarakat di Rangsang Pesisir,’’ ujar Muhammad Nasir. Dalam paparannya, menyosialisasikan empat pilar MPR RI, Sayed mengatakan, warga yang tinggal di pulau terluar dan berbatasan dengan negara tetangga tersebut mesti mengetahui empat pilar MPR RI, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. ‘’Apalagi pengaruh dari luar sangat mungkin terjadi karena berbatasan langsung dengan negara tetangga. Karena penting bagi kami untuk mengeta-

hui empat pilar MPR RI inidan menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,’’ ujar Sayed Selain itu, Sayed juga melakukan dialog dengan masyarakat dan para kepala desa dari 12 desa di Rangsang Pesisir. Mereka menyampaikan aspirasi terkait kondisi PLN, harga karet dan kopi yang rendah, abrasi pantai dan lainnya. Sayed juga berkesempatan melihat secara langsung kehidupan masyarakat di Rangsang Pesisir. Begitu kondisi PLN, jalan desa dan kawasan manggrove bersama petani dan nelayan dengan menggunakan sepeda motor.(luk/ bbi)

JOHN HOWARD

Lingkungan Tak Bersih Bikin Anak Cacingan HUMAS IKA FAKULTAS SYARIAH UIN SUSKA FOR RIAU POS

BERI SAMBUTAN: Ketua Panitia Ahmad Fazi MM memberi sambutan pada Seminar Nasional Forum Alumni Fakultas Syariah dan Hukum, dengan menghadirikan pembicara Drs Wan Abubakar, Drs H Ghafar Usman, Dr Zulkifli MA, Dr H Akbarizan MAg, Ramon Damora di Kampus UIN Suska Riau, Rabu (30/11/2016).

Sayed Abubakar Sosialisasikan 4 Pilar Alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Kehidupan Berbangsa di Bungur Suska Riau Gelar Seminar Nasional RANGSANG PESISIR (RP) - Anggota Komisi VII DPR RI Sayed Abubakar A Assegaf kembali menyosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Kali ini politikus Partai Demokrat tersebut melaksanakan sosialisasi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, Selasa (29/11). Dalam kegiatan ini, turut hadir Sekcam Ransang Pesisir Muhammad Nasir, para tokoh masyakat dan para kepala desa se-Kecamatan Rangsang Pesisir. Warga terlihat sangat antusias, apalagi ini menurut mereka ini pertama kalinya anggota DPR RI turun ke kecamatan tersebut.

dan ASMOPS 2016 merupakan sebuah kompetisi matematika dan sains tahunan tingkat internasional di mana pada tahun ini Indonesia dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam penyenggaraan iven bergengsi tersebut. John Howard tergabung dalam timnas Indonesia dan berada di bawah bimbingan Surya Institute setelah berhasil mengalahkan ratusan muridse-Indonesia dalam Road to IMSO dan ASMOPS 2016. (ksm/bbi)

PEKANBARU (RP) - Alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau menggelar seminar nasional Forum Alumni Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau dengan tema ‘’Sharing, Sinergi dan Kekeluargaan’’ yang dibuka Wakil Rektor UIN Suska Riau Dr Tohirin MA di Gedung Rektorat Lantai 5 UIN Suska Riau, Rabu (30/11). Wakil Rektor UIN Suska Riau Dr Tohirin MA yang membuka acara seminar menyampaikan, para nara sumber ini merupakan alumni UIN Suska Riau yang telah sukses di bidangnya masing-masing. Tentu ini sebuah kebanggaan bagi UIN Suska Riau, sehingga lebih baik lagi di masa mendatang. ‘’Pada kesempatan ini Rektor

memohon maaf karena tidak bisa hadir, dan dalam kesempatan ini diwakilkan kepada saya untuk membuka seminar ini,’’ ujarnya. Tohirin menyebutkan, tentu dalam seminar ini dapat dilihat bagaimana kiprah alumni UIN di luar dalam memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan UIN, khususnya Fakultas Syariah. Karena alumni UIN di luar cukup banyak dan mempu memberikan kontribusi bagi masyarakat. ‘’Kami mengharapkan kontribusi alumni ini lebih baik lagi, baik bagi UIN maupun di tengah masyarakat. Makanya organisasi alumni masing-masing fakultas terbentuk,

karena jumlah alumni UIN ini cukup banyak,’’ harapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Nasional Ahmad Fauzi MA mengatakan, kegiatan ini dikuti 300 peserta dari alumni Fakultas Syahriah dan Fakultas Hukum UIN Suska Riau dengan menghadirkan empat narasumber yakni Drs Wan Abu Bakar MSi, Ketua Muhammadyah Riau Drs H Ghafar Usman MSc, anggota DPD RI, Wakil Dekan III Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau Dr Zulkifli MA, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Dr H Akbarizan MAG MPd dan Deputi COO Riau Pos Divre Batam Ramon Damora dengan moderator Bambang Hermato. (ksm/bbi)

JAKARTA (RP) - Anemia pada anak bisa berawal dari cacingan. Karena, nutrisi yang seharusnya didapat anak Anda akan diserap cacing, membuatnya lemah, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi saat mengikuti pelajaran. Gejala lain dari cacingan adalah sakit perut yang hilang timbul setelah makan, kehilangan nafsu makan, masalah pencernaan, mual muntah, dan gatal di sekitar dubur Yang perlu diketahui, cacingan mudah disembuhkan dengan obat-obatan modern yang sudah tersedia. Tapi, sebelum anak-anak Anda diserang masalah cacingan, mencegah dengan langkah-langkah berikut sebagaimana dikutip dari Zeenews: 1. Jaga lingkungan tetap bersih. 2. Tidak buang air besar di tempat terbuka, selalu gunakan toilet . 3. Bersihkan anak dengan benar setelah buang air besar. 4. Cuci tangan setelah membersihkan kotoran dan sebelum makan adalah kewajiban . 5. Cuci buah dan sayuran degan air bersih yang mengalir. (int/eca)

Makan Belimbing Berpeluang Bikin Penderita Penyakit Ginjal Keracunan

INTERNET

Gigit Kuku Bisa Kurang Kalsium JAKARTA (RP) - Sebagian orang, hingga kini masih memiliki kebiasaan suka menggigit kuku. Hal ini seharusnya dihindari karena banyak memicu penyakit turunan. Wajib Anda tahu, ada penyebab yang membuat Anda atau teman dekat di sekitar suka menggigit kuku. Cari tahu dan ingatkan agar mengurangi kebiasaan buruknya itu! Kekurangan Kalsium Waduh, ternyata seseorang yang suka sekali menggigit kulu disebabkan karena kekurangan kalsium. Inilah salah satu alasan mengapa Anda memiliki dorongan untuk menggigit kuku Anda setiap saat. PerREDAKTUR: ELVY CHANDRA

banyaklkah minum susu yuk, agar dapat mengurangi kebiasaan buruk itu. Tidak Sibuk Seseorang yang punya hobi menggigit kuku rata-rata tidak memiliki aktivitas padat. Maka, coba alihkan perhatian Anda jika ingin menggigit kuku dengan gigi kapan saja. Stres Perasaan cemas atau stres membuat Anda mencari perhatian lain untuk mengalihkan pikiran Anda. Salah satunya yakni melakukan kebiasaan menggigit kuku di waktu senggang, karena membuatnya merasa tenang. Tidak cuma harus tahu penyebabnya,

Anda juga harus mengalihkan kebiasaan menggigit kuku dengan cara berikut ini, dilansir Timesofindia. Rajin Memotong Kuku Jika kuku Anda tampak memanjang, coba cepatlah memotong kuku Anda. Selain membuat rapi, rajin memotong kuku juga menghindarkan tangan Anda dari bakteri. Buat Komitmen Berjanjilah pada diri sendiri jika ingin menyudahi kebiasaan buruk menggigit kuku. Tempel kertas kecil sebagai pengingat diri Anda di meja kerja, di kamar, di meja makan, atau di ponsel agar tetap teringat.(int/eca)

JAKARTA (RP) - Belimbing adalah buah yang bentuknya seperti bintang tapi memiliki khasiat baik. Akan tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan overdosis. Dijelaskan para ahli, belimbing juga dapat membuat orang keracunan. Kasusnya telah lama terjadi yaitu pertama kali di Malaysia tahun 1980 di Malaysia. Orang yang mengonsumsinya akan mengalami efek depresi pada sistem saraf pusat. Tidak cuma itu, muncul laporan kasus gagal ginjal akut pada orang yang terlalu berlebihan konsumsi belimbing. Pasien dengan penyakit ginjal kronis akan mengembangkan reaksi buruk setelah makan belimbing. Anda akan mengalami kemerosotan

fungsi ginjal dan kerusakan ginjal permanen. Laporan itu diterbitkan dalam Journal of Nephrology. Dalam kasus serupa dilaporkan di Hong Kong Medical Journal pada tahun 2009, seorang wanita 76 tahun dengan penyakit ginjal kronis dirawat di rumah sakit dalam keadaan de-

tak jantung cepat setelah makan dua buah belimbing. Sebelum ke risiko akut. Terlebih dulu Anda mengalami gejala umum untuk keracunan belimbing. Anda akan mengalami cegukan ringan, muntah, kelemahan tubuh, insomnia, peruba-

han kesadaran, kejang dan hipotensi. Dengan demikian orang dengan riwayat penyakit ginjal harus menjauhi buah belimbing. Apalagi jika Anda mengonsumsinya saat perut kosong, jelas memengaruhi kesehatan. Demikian dikutip Livescience, Rabu (30/11).(int/eca)

INTERNET

TATA LETAK: KATON SUNGKOWO


SOCIETY

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

15

GM Mal Pekanbaru Megawati (enam kanan) bersama jajaran manajemen Mal Pekanbaru meniup lilin ulang tahun.

Ulang Tahun Ke-13, MP Luncurkan Majalah

P

Manager Marketing MP Reza Budi (empat kiri) foto bersama usai menyerahkan doorprize kepada pengunjung.

USAT Perbelanjaan Mal Pekanbaru (MP) baru saja menggelar puncak ulang tahun ke-13, Selasa (8/11) malam. Pada puncak perayaan tersebut, MP meluncurkan majalah yang diberi nama MP Magazine. Dalam peluncuran buku tersebut beriisikan informasi mengenai Mal Pekanbaru. General Manager Mal Pekanbaru Megawati didampingi Manager Marketing Mal Pekanbaru Reza Budi kepada Riau Pos menjelaskan, majalah MP Magazine merupakan majalah yang langsung diterbitkan oleh manajemen pusat perbelanjaan tersebut. Ia mengatakan, majalah ini merupakan media informasi yang sengaja diterbitkan manajemen pusat perbelanjaan untuk memudahkan para pengunjung setia Mal Pekanbaru. Ke depannya, majalah ini akan diterbitkan secara berkala per triwulan yang menyuguhkan beragam informasi tenan, program mal dan apa yang baru akan hadir di pusat perbelanjaan kelolaan PT Bima Sakti Pertiwi di Pekanbaru. Megawati mengatakan, di usia ke-13 ini diharapkan ke depannya pusat perbelanjaan ini akan semakin berkembang dan tetap menjadi tempat pilihan para tenan rekanan. "Ke depannya kami terus berupaya menjadi treandsetter pusat perbelanjaan dan model di Kota Pekanbaru serta menjadi pilihan masyarakat mendapatkan segala hal," tuturnya Dalam acara puncak HUT ke-13 MP tersebut juga diisi jawara ajang pencarian bakat Rising Star Indonesia 2015, Indah Nevertari. Suara yang khas penyanyi Reggar tarik para pengunjung Mal Pekanba-

ru yang hadir menyaksikan aksinya. Tampak dari lantai dasar hingga lantai tiga mal tersebut, para pengunjung memadati tepian pagar setiap lantai untuk menyaksikan aksi Indah Nevertari. Di mana tujuh lagu karya dari berbagai musisi dibawakan penyanyi berhijab tersebut menghibur para pengunjung Mal Pekanbaru. Mal Pekanbaru bergemuruh saat artis berparas menawan memberi salam para pengunjung mal membalas dengan salam. Sebelum penampilan wanita muda berbakat ini para pengunjung dihibur oleh Starlite Band yang merupakan band penghibur dari Score Grand Jatra Hotel Pekanbaru. Hadirnya salah satu artis ibu kota di tempat tersebut dalam rangka merayakan puncak acara HUT ke-13 Mal Pekanbaru yang mengangkat tema Fabulous Anniversary. Sebelum Indah bernyanyi, berbagai penampilan dan acara ditampilkan. Di antaranya aksi female DJ, pemberian penghargaan dan potong kue bersama manajemen Mal Pekanbaru dan para pengunjung, serta pengundian doorprize pemegang MP Card. Puncak acara perayaan hari jadinya yang ke 13 mal ini telah melaksanakan beragam rangkaian acara sejak 31 Oktober 2016. Banyak kegiatan yang dilaksanakan menjelang perayaan di malam puncak, di antaranya Coloring Sketch Wall, X Parade, MP Card Familious Shopping Race, Jingle Contest, RepTile Contest, lomba melukis, Zumba Performance, Exhibition Body Fitnes Centre serta pengundian Belanja Hoki.(tya/adv)

Bintang tamu HUT ke-13 Mal Pekanbaru Indah Nevertari.

NARASI: DEBSY MEDYA SEPTIANI FOTO: MAL PEKANBARU FOR RIAU AU UP PO POS OS

Peserta lomba ludo foto bersama.

Peserta kontes MP exhibition body fitness. GM Mal Pekanbaru Megawati (kiri) menyerahkan majalah MP Magazine kepada bintang tamu Indah Nevertari saat puncak HUT ke-13 MP.

Peserta melakukan penarikan undian belanja hoki periode 3.

Manajemen MP foto bersama dengan peserta lomba yang ditaja MP. REDAKTUR: ELVY CHANDRA

Peserta sketch wall sedang mewarnai.

Peserta reptile contest. TATA LETAK: SOEPRI ISMADI


Riau Pos

klasemen sementara ISC A

1. Arema 30 2. Persipura 30 3. Madura United 30 4. Bhayangkara Surabaya 29 5. PSM 30 6. Sriwijaya 30 7. Persib 30 8. Pusamania Borneo 29 9. Mitra Kukar 30 10. Semen Padang 30 11. Perseru Serui 31 12. Bali United 30 13. Persija 30 14. Persiba 31 15. Persela 31 16. Persegres GU 30 17. Barito Putera 30 18. PS TNI 29

17 16 16 14 14 12 13 13 12 13 11 10 7 8 7 6 6 7

7 8 7 7 6 11 8 7 10 6 7 8 10 7 8 8 7 4

6 6 7 8 10 7 9 9 8 11 13 12 13 16 16 16 17 18

39-16 42-23 46-35 43-28 45-40 50-31 39-32 52-33 42-37 38-28 33-44 32-45 23-38 35-48 37-55 28-55 36-48 33-57

58 56 55 49 48 47 47 46 46 45 40 38 31 31 29 26 25 25

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 16

Penjualan Tiket Semifinal Piala AFF Dikeluhkan JAKARTA (RP) - Baru sehari dirilis, penjualan online tiket semifinal Piala AFF 2016 sudah bermasalah. Keluhan bermunculan lantaran sulitnya akses dan lambatnya respons provider yang ditunjuk PSSI. Padahal, antusiasme publik demikian tinggi. “Saya sudah mencoba dari siang sampai sore tadi (kemarin, red), tapi juga tidak bisa,” keluh Rio Irwansyah, salah seorang suporter tim nasional (Timnas) asal Jakarta. Rio menambahkan, tak hanya

dirinya yang kesulitan mengakses web Kiostix, provider yang ditunjuk menangani penjualan tiket online Indonesia versus Vietnam. Keluhan serupa juga dilihatnya bertebaran di media sosial. Meski begitu, hingga tengah hari kemarin, tak sedikit transaksi pembelian tiket laga yang akan berlangsung Sabtu (3/12) itu yang berjalan lancar. Namun, beberapa jam setelah itu, sejumlah pembeli lain gagal melakukan hal serupa. Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan, mereka

sudah mendengar keluhan publik tersebut. Dan, agar keluhan yang sama tidak berlanjut, PSSI sudah melakukan evaluasi dengan Kiostix. “Kalau masalah yang sama tidak teratasi, tidak menutup kemungkinan kami akan mencari provider lain,” kata Joko. Meski begitu, mantan Sekjen PSSI itu menuturkan bahwa, sejatinya keluhan masyarakat yang sedang terjadi itu masih berada dalam batas kewajaran. Apalagi, kultur di sini memang masih terbiasa dengan cara manual.

JAKARTA (RP) - Hujan gol terjadi di dua laga Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Rabu (30/11). Di Stadion Persiba, enam gol tercipta karena Persiba bermain imbang 3-3 dengan Persela. Hasil ini membuat kedua tim masih berada di papan bawah. Persela di peringkat 15 dengan 29 poin. Sementara Persiba dua peringkat di atasnya dengan 31 poin. Sedangkan di Stadion Si Jalak Harupat, hujan gol juga terjadi yakni delapan gol tercipta. Persib berhasil menang dengan skor 6-2 atas Perseru Serui. Persib bahkan sudah membuka skor lewat Sergio van Dijk menit ke-19. Maung Bandung kembali mencetak gol kedua pada menit ke-33 lewat Atep. Babak kedua baru berjalan 14 menit, Atep berhasil mencetak gol keduanya, sekaligus menambah keunggulan Persib menjadi 3-0. Tertinggal tiga gol, Perseru memperkecil kedudukan menjadi 2-3, melalui gol Boman Irie Aime pada menit ke-64 dan tendangan bebas Osas Saha, lima menit berselang. Persib menambah gol lewat Marcos Flores, Taufiq dan penalti Hariono. (jpg)

DUMAI (RP) - Sebanyak 32 tim di Dumai bersaing menjadi juara pada turnamen futsal Lanal Dumai. Iven yang digelar Lanal Dumai bersama Hotel Grand Zuri ini dibuka Wali Kota Dumai Zulkifli As didampingi Danlanal Riau, Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi di lapangan Futsal Lanal Jalan Yos Sudarso. Pertandingan futsal ini diikuti tim dari instansi di Kota Dumai seperti Lanal, Kodim, Rudal, Polres, instansi pemerintah, dan beberapa perusahaan yang ada di Kota Dumai. Sementara itu, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Muhammad Risahdi mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk wadah olahraga dalam mewujudkan sportivitas. Bahkan jadi ajang eksebisi para kawula muda yang memang gemar Futsal. Sehingga bisa menjadi semangat dalam meraih prestasi. “Kami apresiasi pihak manajemen yang sudah mendukung penuh kegiatan ini. Semoga ajang ini bisa memasyarakatkan olahraga di Kota Dumai,” harap Muhammad. Secara keseluruhan, akan digelar 64 pertandingan pada turnamen futsal ini. Mulai dari babak penyisihan hingga babak final. Maka ia berpesan, agar seluruh tim menjaga sikap sportif. “Pertandingan menggunakan sistem setengah kompetisi,” terangnya.(hsb)

REDAKTUR: ELVY CHANDRA

TIKET TIMNAS V VIETNAM VVIP Jumlah : 700 Keterangan : Dikhususkan untuk tamu dan undangan VIP Harga : Rp300 Ribu Jumlah Kursi : 2.300 Kursi Kategori I (belakang gawang) Harga : Rp200 Ribu Jumlah : 13.500 kursi Kategori II (sisi utara, barat, selatan) Harga : Rp100 Ribu Jumlah : 13.500 kursi

Putus Kontrak Ahmad Ihwan

Persiba v Persela Seri, Persib Pesta Gol

32 Tim Futsal Berlaga di Danlanal Cup

“Menunggu dari pagi sampai maghrib tidak masalah asal mendapat tiket. Tapi, kalau digeser ke online, saat menunggu dua jam karena tidak ada respon saja, keluhannya sudah seperti ada bencana besar,” jelas pria asal Ngawi, Jawa Timur itu. Selain itu, Joko menuturkan bahwa, dari hasil evaluasi mereka dengan Kiostix, target penjualan tiket di hari pertama masih sesuai harapan yakni, terjual 3 ribu tiket. Namun, pihak federasi masih terus melakukan pemantauan.(ben/ttg/jpg)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

DEFIZAL/RIAU POS

DRIBEL BOLA: Ahmad Ihwan (kanan) mendribel bola saat membela PSPS di Stadion Rumbai, beberapa waktu lalu. Ihwan dicoret dari skuad Askar Bertuah.

MADURA UNITED

MANAJEMEN PSPS resmi memperpanjang kontrak pemain, Selasa (29/11). Namun, dari 19 pemain yang main di Babak 16 Besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B lalu, hanya 18 pemain yang diperpanjang kontraknya untuk membela Askar Bertuah menjalani Babak 8 Besar di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, 9 Desember mendatang. Satu pemain lainnya yakni striker Ahmad Ihwan yang baru bergabung di Babak 16 Besar dipastikan dicoret. Tampaknya, manajemen PSPS sudah kehilangan kesabaran karena mantan striker DKI Jakarta pada PON 2016 tersebut tak juga muncul usai membela PSPS melawan PSGC Ciamis, 5 November lalu. ‘’Pemain sudah meneken perpanjangan kontrak. Sedangkan Ihwan tak kami perpanjang karena dia mau fokus menjaga orang tuanya yang sakit,’’ ujar Sekretaris Tim PSPS Dian Eka

Putra, Rabu (30/11). Ke-18 pemain yang diperpanjang kontrak tersebut adalah Susanto, Parningotan Simanungkalit, Muklis, Randy Nov, Ponda Dwi Saputra, Arif Budi Darmawan, M Halif, Firman Septian, Amril, Riki Dwi Saputro, Doli R Gultom , Teguh Maulana, Ifrawadi, Riki S, M Fachri, Redo Renaldi, Hasbullah dan Basiral. Pemain ini akan dibawa semuanya saat menghadapi Perssu Super Madura Sumenep, 9 Desember mendatang. Pelatih PSPS, Philep Hansen Maramis pun sudah mengantisipasi kondisi tim tanpa Ihwan. Dalam latihan kemarin, pelatih mematangkan strategi melawan Perssu Super Madura dengan patron 4-2-1-3. Untuk trisula di depan, Philep mematangkan Firman Septian, Redo Renaldi dan Riki Dwi Saputro. Ketiganya ditopang penyerang lubang Ifrawadi. Sedangkan dua gelandang bertahan dipercaya kepada M Fachri dan Amril. ‘‘Kami maksimalkan pemain yang ada,’’ ujar Philep.(aga)

SEMEN PADANG

Bangkitkan Lagi Kans Juara PAMEKASAN (RP) – Kesempatan Madura United untuk jadi juara Indonesia Soccer Championship (ISC) secara matematis memang masih terbuka meski mereka pekan lalu keok dari Persipura 0-2. Namun, syaratnya tidak mudah. Mereka harus memenangi empat laga tersisa sembari berharap Arema Cronus dan Persipura tergelincir. Upaya untuk mengamankan tiga poin di empat partai pemungkas dimulai sore ini saat menjamu Semen Padang di Stadion Pamelingan, Pamekasan. Selain berstatus tuan rumah, tim berjuluk Laskar Sape Kerrap itu juga tengah membangun kembali motivasi tim yang sempat anjlok pasca keok dari Persipura. ‘’Kami, lagi-lagi, harus bersua tim tangguh. Semen Padang adalah tim yang belum pernah kami

kalahkan dalam dua kesempatan sebelumnya,’’ ujar pelatih Madura United Gomes de Olivera kepada JPG kemarin (30/11). Pernyataan mantan pelatih yang pernah membesut Persela Lamongan itu memang benar adanya. Di pertemuan pertama di Padang, Madura United harus menelan pil pahit dengan kalah 3-1 (8/8) dalam pertandingan yang digelar di Stadion Agus Salim. Sebelum ISC, Semen Padang juga pernah membekuk Fabiano Beltrame dkk. Tepatnya dalam pertandingan uji coba. Tidak tanggung-tanggung, tim berjuluk Kabau Sirah itu menang dengan skor telak tiga gol tanpa balas (7/4). Padahal, pertandingan kala itu dihelat di Stadion Gelora Bangkalan yang notabene homebase Madura United sebelum ber geser ke

Stadion Pamelingan. ‘’Yang menjadi fokus kami melawan mereka adalah serangan balik. Apalagi, mereka diperkuat penyerang yang tengah bersaing di bursa top scorer, Marcel Sacramento,’’ sambung Gomes. ‘’Intinya, kami harus bisa mengamankan tiga poin agar tidak semakin tercecer di persaingan juara ISC,’’ lanjutnya. Asa Madura United untuk bisa menang sore ini didukung dengan sudah pulihnya gelandang energik Slamet Nurcahyono yang sempat absen saat away ke Persipura (26/11). Hanya Dane Milovanovic yang

MARCEL SACRAMENTO

harus absen karena akumulasi kartu kuning. Di kubu Semen Padang, kedatangan mereka di Pamekasan memiliki misi ganda. Selain ingin meneruskan tren positif setelah kemenangan 1-0 atas Persiba (26/11), tiga angka sore ini juga bisa menjadi yang pertama di kandang lawan bagi skuad besutan Nil Naizar itu.(io/jpg) JPG

TATA LETAK: SOEPRI ISMADI


Serikat Perusahaan Pers

Riau Pos

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 17

Ajaib, Barang Illegal Rp14 M tanpa Tersangka Kanwil DJBC Riau-Sumbar Sebut Link Putus Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru

Iya, untuk pemusnahan kali ini belum ada tersangka, dan tidak ada .tersangkanya YUSMARIZA Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Riau Sumbar

SEKITAR 6.131.232 batang rokok berbagai merek dan jenis yang terbungkus di dalam 571 karton, dan sekitar 10.532 liter atau setara 16.370 botol miras berbagai merek dan jenis, dimusnahkan dengan menggunakan alat berat,

dan dibakar di kawasan tertutup untuk umum di Markas Batalyon Komando Paskhas 462 Kota Pekanbaru, Rabu (30/11) pagi. Namun dari pemusnahan barang illegal dengan nilai Rp 1 4 . 2 8 2 . 9 9 1 . 4 4 0 d e n g a n Baca Ajaib Halaman 24

9.304 Kendaraan Langgar Lalin 9.304 pelanggaran. Dengan rincian tilang sebanyak 6.349 dan teguran sebanyak 2.955. Angka tersebut, kata Guritno cukup jauh dibanding Operasi Zebra PEKANBARU (RP) - Watahun sebelumnya yakni jah Direktur Lalulintas di angka 11.553 pelang(Dirlantas) Polda Riau garan. Kombes Pol Gur itno ‘ ’ Ju m l a h t e r s e b u t Wibowo tampak cerah berkurang sebanyak 2.249 ketika memaparkan hasil perkara dari tahun sebelekpose Operasi Zebra umnya. Berarti ops zebra Siak 2016 di ruang Huyang kami gelar terbilang mas Mapolda Riau, Rabu GURITNO berhasil,” tutur Kombes (30/11). Bagaimana tidak, Pol Guritno Wibowo dendari sejumlah kasus yang WIBOWO gan didampingi sejumlah terjadi Operasi Siak Zebra jajaran Ditlantas Polda Riau. 2016 berhasil menekan angka keDirincikannya, selama 14 hari celakaan, angka pelanggaran serta beroperasi angka kecelakaan lalu angka kerugian akibat kecelakaan. lintas juga berhasil ditekan. Jika Dipaparkan Guritno, sejak Operasi Zebra Siak 2016 dimulai pada 16 November lalu sampai Baca 9.304 Kendaraan dengan 29 November, terdapat Halaman 24

Selama Operasi Zebra Siak 2016

AHMAD YULIAR/RIAU POS

SAGU DIHANYUTKAN: Ribuan tual sagu dibawa dengan cara dihanyutkan didampingi kapal pompong di Desa Suir, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, baru-baru ini.

Bukit Betabuh Dirambah TELUKKUANTAN (RP) - Aparat penegak hukum yang ada di Kabupaten Kuansing sepertinya tidak bernyali untuk menyelamatkan kawasan Hutan Lindung (Hutlin) Bukit Betabuh yang masih perawan di wilayah Hulu Kuantan dari aksi pembalakan liar. Aktivitas perambahan liar terus merajalela, yang diduga dilakukan oleh oknum-oknum pengusaha dari Sumatera Barat. Aktivitas perambahan semakin terbuka dan diketahui, ketika sejumlah masyarakat Hulu Kuantan yang hendak mencari

REDAKTUR: M ERIZAL

kayu jalur di kawasan Hutlin Bukit Betabuh atau yang biasa disebut Rimbo Bukik Tabandang, kaget melihat 4 unit alat berat jenis buldozer menumbangkan kayu-kayu besar dari berbagai jenis bergelimpangan, baru-baru ini. Salah seorang warga Hulu Kuantan, Ipep, memperkirakan ada ratusan kubik kayu yang sudah dipotong, masing-masing dipotong 4 meter yang siap angkut di dalam hutan itu. Namun sayang, mendengar kedatangan sejumlah warga untuk mencari

kayu jalur itu, membuat para pekerja kabur. Ya, hanya onggokan kayu, dan alat-alat berat yang ditemukan Ipep dan kawan-kawan di kawasan itu. ‘’Kaget. Ini perambahan yang sudah luar biasa. Tapi kenapa semua diam. Polisi diam, pemerintah diam. Apa mereka suka hutan-hutan kita ini dibabat,” kata Ipep saat menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Kuansing, Andi Cahyadi, di Telukkuantan, Selasa (29/11). Baca Bukit Halaman 24

Lantai Keropos, Keramik Terpaksa Dibongkar PEKANBARU (RP) - Pelaksana tugas (Plt) Biro Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Riau Ariyadi, berdalih pembongkaran keramik di belakang gedung Menara Lancang Kuning, kompleks Kantor Gubernur Riau adalah karena lantai semen yang menopang keramik tersebut sudah keropos. Hal itu membuat seluruh keramik harus dibongkar, jika tidak maka kerusakan akan merambat. ‘’Berdasarkan saran teknis dari konsultan kami, bahwa lantai di

belakang gedung Menara Lancang Kuning mulai keropos sehingga keramiknya goyang. Sehingga kalau ada lewat di atasnya lantainya goyang, untuk itu saran dari konsultan kami keramiknya tersebut harus dibongkar semua meski pun yang terlihat rusak hanya sedikit,” kata Ariyadi kepada Riau Pos, Rabu (30/11). Lebih lanjut dikatakannya, setelah mendengarkan keterangan Baca Lantai Halaman 24

TATA LETAK: SYUKRI


PROSIAK

18

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Merangkai Negeri Dengan Syarak

Negeri Ini Harus Dijaga Bersama

M

ENGENAKAN ikat kepala merah-putih, Bupati Siak Syamsuar tak kuasa menahan rasa haru. Ia menyampaikan orasi kebangsaan pada Apel Nusantara Bersatu di halaman Kantor Bupati Siak, Rabu (30/11) pagi. Dengan suara serak dan terbata-bata, orang nomor satu di Kabupaten Siak itu mengajak semua pihak untuk turut serta menjaga dan merawat kebhinnekaan masyarakat di Negeri Istana. ‘’Hari ini bangsa kita tengah melalui sebuah ujian berat, yang justru datang dari bangsa kita sendiri,’’ kata Syamsuar di hadapan peserta apel. Bapak proklamator, Bung Karno pernah berkata, ‘’perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih berat karena melawan bangsamu sendiri.’’ “Tepat seperti prediksi Presiden pertama kita, bahwa ujian bangsa kita saat ini adalah persatuan dan kesatuan bangsa kita sendiri,’’ sebutnya. Sebagai suku Melayu, bukan hal aneh untuk berpikiran terbuka, menghargai perbedaan dan tetap kokoh dalam pendirian dan keyakinan sebagai umat beragama, serta bisa bergaul dengan

suku bangsa dan agama apapun di Bumi Melayu ini. “Untuk itu saya mengajak masyarakat dan saudara-saudara menjaga dan merawat kebersamaan dan warisan kebhinnekaan pada masyarakat kita,’’ ucapnya. Mari menjawab ancaman disintegrasi yang mengintai dengan menempatkan segala sesuatu dan mengembalikan berbagai persoalan sesuai tuntutan hukum yang berlaku di negeri ini. “Jangan gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga,” tegas bupati. Sebagai pewaris kebhinnekaan di negeri ini lanjutnya, jangan mau diadu domba. Negeri ini harus dijaga bersama. Jadikan pancasila sebagai pengikat kebangsaan. Ia j u g a h e n t i - h e n t i n y a menyeru semua pihak untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan. Sultan Syarif Kasim II sebagai pahlawan nasional, telah mengorbankan segala-galanya untuk tegaknya persatuan dan kesatuan NKRI. Sekitar tujuh puluh satu tahun yang lalu kata dia, dinegeri istana yang kita cintai ini Pahlawan Nasional Sultan Siak ke 12 Sri Sultan As Sayydis Syarif Kasim Abdul Jalil

Syaifuddin II atau yang lebih dikenal Sultan Syarif Kasim II telah menorehkan tinta emas dalam kisah kepahlawanan bangsa ini, cerita Syamsuar sambil sesekali menyeka air mata. Dandim 0303 Bengkalis yang diwakili Perwira Penghubung Mayor Infantri Sumarno mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kedaulatan NKRI. Maraknya isu makar ditengah-tengah kita sambung Sumarno, biarpun itu belum terbukti jelas, namun demikian ancamannya akan berdampak mengganggun keutuhan NKRI. Apel tersebut diikuti oleh polisi, ASN, honorer, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan pelajar, selain itu juga dihadiri oleh tokoh masyarakat tionghoa, tokoh agama, tokoh adat, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, pimpinan MUI, forum kerukunan umat beragama. Kapolres Siak AKBP Restika Pardamean SIK menambahkan, tujuan berkumpul di sini untuk mempererat tali silaturahmi. Selain itu untuk menangkal bentuk gangguan apapun, yang akan mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Siak. (adv/a)

HUMAS PEMKAB

BERSALAMAN: Bupati Siak Syamsuar bersalaman dengan tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya dalam Apel Nusantara Bersatu di halaman Kantor Bupati Siak, Rabu (30/11/2016).

Penataan Obyek Wisata Manjakan Wisatawan

HUMAS PEMKAB

BERIKAN PENJELASAN: Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi memberikan penjelasan saat meninjau Plaza Turap bersama Kadis BMP Ir Irving Kahar MEng, Kadisparpora Hendrisan SSos MSi, Kadis Pasar Kebersihan dan Pertamanan Wan Ibrahim, Rabu (30/11/2016).

OBYEK wisata yang ada di Siak, ditata kembali oleh pemkab. Sebab penataan ini mengingat animo yang tinggi terhadap kunjungan wisatawan ke Siak. ‘’Harus ada peningkatan perubahan kebaikan,’’ kata Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi, di sela-sela peninjauan obyek wisata Plaza Turap, Rabu (30/11). Ikut serta dalam peninjauan itu, Kadis Bina Marga dan Pengairan Irving Kahar MEng, Kadisparpora Hendrisan SSos MSi, Kadis Pasar Kebersihan dan Pertamanan Wan Ibrahim Surji ST MT. Menurut dia, wisata yang berkunjung nanti disiapkan beberapa pilihan objek yang berada di sekitar kompleks istana.

Menariknya lagi, mereka tak hanya menikmati objek wisata, melainkan juga sudah disiapkan makanan dan minuman dari tiket yang mereka beli. ‘’Jadi satu tiket dapat semuanya,’’ katanya. Untuk besaran harga tiketnya nanti, masih dalam pembahasan. Yang jelas saat ini dilakukan penataan terlebih dahulu. Penataan ini, tak hanya obyek semata, namun juga pelayanan dan memanjakan bagi wisatawan. Mereka berkunjung semuanya tersedia. Katanya, di setiap obyek wisata, disiapkan sarana penunjang seperti toilet dan juga musala. Sehingga wisatawan muslim tak perlu khawatir mencari tempat salat, karena sudah tersedia.

Sarana ini juga menunjang Siak sebagai destinasi wisata halal di tanah air. Penataan ini, kata dia, nantinya akan lebih tertib dan nyaman. Mulai diberlakukan 2017. Selain itu, pemkab juga menyiapkan BUMD SPE untuk mengelola wisata di Siak. “Dalam waktu dekat kami ajukan revisi perubahan ranperda,” ujarnya. Dalam peninjauannya itu, orang nomor satu di Siak ini terlibat diskusi dengan konsultan dan dinas terkait dalam penataan ini. Khusus fasilitas penunjang toilet dan musala agar dibuat semenarik mungkin. Bahkan, untuk obyek wisata Plaza Turap yang berada di depan istana, telah disiapkan objek baru, yang

Perawang Barat Juara 2 KBKS PERAWANG (RP) - Perawang Barat, Kecamatan Tualang meraih juara 2 dalam program Keluarga Bina Keluarga Sakinah (KBKS) tingkat Kabupaten Siak. Pemerintah Kampung Perawang Barat, bertekad dengan program KBKS bukan hanya sekedar menyukseskan lomba saja, akan tetapi bagaimana program ini bisa diterapkan di tengah-tengah msyarakat. Dengan diraihnya juara 2 ini, Kepala Kampung Perawang Barat Faizal SHI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung, membantu dan bekerja sama, sehingga program KBKS berjalan dengan sukses. ‘’Alhamdulillah,Perawang Barat berhasil meraih juara 2 yang diserahkan Selasa lalu di Kantor Bupati. Ini berkat dukungan semua pihak,’’ ujar Faizal, Rabu (30/11) pagi. Harapan kedepannya lanjut Faizal, program KBKS bisa dterapkan di tengah-tengah masyarakat dan bagaimana masjid ramai oleh warga dengan salat 5 waktu berjamaah, magrib mengaji bagi anak-anak, remaja, memberantas buta aksara Alquran bagi yang belum bisa membaca Alquran, mengaktif remaja masjid dalam berbagai kegiatan di masjid.(wik)

terhubung dengan air mancur dan Masjid Sultan. “Ini jadi lebih menarik wisatawan,” katanya. Kadis BMP Irving Kahar MEng menambahkan, Desember ini selesai Plaza Turap tahap 3. Di sini jadi destinasi baru bagi wisatawan yang berada di pinggiran Sungai Siak. Kadisparpora Hendrisan SSos MSi menambahkan, penataan objek wisata ini nantinya diharapkan semakin menambah jumlah wisatawan. Apalagi pemkab sudah menjalin kerja sama dengan Melaka. Promosi wisata di Siak ini nantinya jadi kesan tersendiri bagi wisatawan. Sebab objek yang dibangun pemkab belum ada di daerah mereka.(adv/a)

Populerkan Tenun Siak, Titha Juara Top Model Nasional

WIWIK WIDANINGSIH/RIAU POS

IKUTI APEL: Upika dan ratusan masyarakat Kecamatan Tualang mengikuti Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Tuah Sekawan Perawang, Rabu (30/11/2016).

Jangan Termakan Isu Menyesatkan PERAWANG (RP)- Ratusan masyarakat dari berbagai lapisan mengikuti Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Tuah Sekawan Kecamatan Tualang, Rabu (30/11) pagi. Dengan menggunakan ikat kepala merah putih, Apel Nusantara Bersatu dipimpin Camat Tualang Zulkifli. Apel ini diikuti Danramil Tualang Kapten Inf Efendi Sihombing, Kapolsek diwakili Ipda Fajri, tokoh agama, tokoh masyarakat, TNI, Polri, pemuda, paguyuban, ormas, dan semua elemen. Apel ini diisi dengan orasi dari Upika, diikuti oleh tokoh masyarakat, paguyuban serta men-

yanyikan lagu wajib dan doa bersama. Camat Tualang Zulkifli mengatakan Apel Nusantara Bersatu digelar di seluruh nusantara. Kegiatan ini tujuannya adalah mengingat pada akhir 2016 ini sangat banyak sekali permasalahan-permasalahan terhadap bangsa Indonesia yang berkembang terutama di Jakarta. Maka dari itu, Panglima TNI menyerukan kepada elemen masyarakat, tokoh masyarakat, terutama pemerintah untuk melaksanakan apel hari ini, yang mana mengajak seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama ,cer-

dik pandai untuk menahan diri tidak melakukan aksi, apa lagi ikut ke Jakarta. ‘’Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ikut ke Jakarta. Hal ini untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan,’’ katanya. Hal senada juga disampaikan Danramil Tualang Kapten Efendi dan Ipda Fajri agar masyarakat, khususnya di Kecamatan Tualang jangan termakan isu-isu yang meresahkan. Dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. ‘’Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu dan tidak pergi ke Jakarta,’’ pesannya.(wik)

SIAK (RP)- Keitha Early Syafir Kayyira ( 5) berhasil membawa harum nama Provinsi Riau di tingkat nasional dalam ajang Indonesia Top Model (ITM) junior 2016 dengan meraih juara favorit. Dalam ajang tersebut, gadis cilik berambut keriting yang dipanggil sehari-hari dengan nama Titha mempopulerkan tenun Siak, setelah mendapat restu dari Bupati Siak Syamsuar di ajang ITM junior, 23 November lalu. Di panggung catwalk Balai Sarbini Jakarta. Selain menggunakan baju tenun Siak, Titha menyematkan mahkota bertahtahkan replika istana Siak di kepalanya berwarna kuning

keemasan. Dan saat ini Titha menunggu grand final Bintang Kalender 2017 di Jakarta. Anak TK Alumna Islamic School selama ajang tersebut mengikuti masa karantina telah meraih beberapa prestasi, juara 1 pesta merah putih, juara 3 kostum tempo doeloe, juara 1 inspiring award for costume original design. Anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Kompol Indra Andiarta SIK dengan Retina Wijaya juga meraih sejumlah prestasi lainnya. Indra Andiarta mengatakan semua ini adalah prestasi anak di luar sekolah yang paling penting tetap bersekolah dan mengaji.(wik)

KOLEKSI PRIBADI

REDAKTUR: MASHURI KURNIAWAN

TATA LETAK: SYUKRI

TERIMA PENGHARGAAN: Titha juara favorit ajang Indonesia Top Model Junior 2016 tingkat Nasional menerima penghargaan dari Ketua KPAI Arist Merdeka Sirait di Balai Sarbini, Jakarta, baru-baru ini.


PROKAMPAR

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

19

Negeri Serambi Mekah

HUMAS PEMKAB KAMPAR

FOTO BERSAMA: Bupati Kampar H Jefry Noer foto bersama Forkopimda pada acara Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Rabu (30/11/2016).

Massa Ikuti Apel Nusantara Bersatu RIBUAN pelajar dan komponen masyarakat memadati Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, guna mengikuti upacara dalam rangka acara peringatan Nusantara Bersatu. Apel Nusantara Bersatu ini dilaksanakan dengan tema “Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kita Bersama”. Kegiatan ini digelar pada Rabu (30/11) pagi di Lapangan Pelajar Bangkinang Kabupaten Kampar. Acara dihadiri Bupati Kampar H Jefry

Noer SH, Dandim 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetyo SIP, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, Wadan Yonif 132 BS Mayor Inf Harmen Koto, Perwakilan DPRD Kampar beserta anggota Forkopimda Kampar lainnya. Kegiatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat se-Kabupaten Kampar, personel TNI dari Kodim 0313 KPR dan Yonif 132 BS, Polres Kampar, ASN jajaran Pemkab Kampar,

pelajar dan mahasiswa serta beberapa organisasi kepemudaan. Semua elemen dengan penuh semangat dan jiwa nasionalisme yang tinggi, terlihat dalam penyampaian orasi kebangsaan dan puisi bertemakan nasionalisme oleh Forkopimda Kampar ini telah membangkitkan semangat kebangsaan seluruh peserta kegiatan Nusantara Bersatu ini. Pada intinya kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kesat-

uan dan persatuan bangsa serta memperkokoh rasa kebangsaan dengan mengedepankan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Sebelumnya mengawali kegiatan, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan dengan khidmat oleh seluruh peserta. Selanjutnya secara berturut-turut menyampaikan orasi kebangsaan serta puisi yang bertemakan nasionalisme yang dimulai oleh Bupati Kampar H Jefry Noer SH, dilanjut-

kan Dandim 0313 / KPR Letkol Kav Yudi Prasetyo SIP, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, Wadan Yonif 132 BS Mayor Inf Harmen Koto, Wakil Ketua MUI sekaligus Ketua FKUB H Zulhermis SH, dari DPRD Kampar yang diwakili Agus Chandra dan tokoh masyarakat Kampar Ir H Abdul Gafar MM. Usai penyampaian orasi kebangsaan, ditampilkan paduan suara dari pelajar SLTA dan SLTP Kampar yang menyanyikan beber-

apa lagu nasional. Selanjutnya pembacaan puisi Negeriku oleh salah satu pelajar SD negeri 005 Bangkinang dan dilanjutkan penampilan tari dan kesenian daerah oleh pelajar dan seniman Kampar serta penampilan atraksi oleh polisi cilik binaan Polres Kampar. Pada kesempatan ini juga diadakan Pameran alutsista dari jajaran TNI dan Polres Kampar serta penampilan marching band Satpol PP Kampar.(adv/a)

Apdesi Harus Jadi Garda Terdepan Dukung Program Pemerintah

HUMAS PEMKAB KAMPAR

TINJAU PELATIHAN: Bupati Kampar H Jefry Noer SH bersama Plt Bupati Rokan Hulu Sukiman meninjau Pusat pelatihan menjahit PKBM Bina Insani Kubang Jaya, belum lama ini.

Selama Operasi Zebra Terdapat 272 Pelanggaran BANGKINANG KOTA (RP) - Operasi Zebra 2016 yang berlangsung selama 14 hari yang dimulai tanggal 16 hingga 29 November, telah selesai dilaksanakan. Selama operasi tersebut diketahui jumlah pelanggaran 272 dan teguran 202. Demikian disampaikan Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK melalui Kasat Lantas AKP Masud Ahmad SIK, Rabu (30/11) tentang pelaksanaan Operasi Zebra Siak 2016. Selama operasi tersebut ada 2 kecelakaan lalu lintas, dengan rincian meninggal dunia 2 orang, luka berat 2 orang dan luka ringan 3 orang. Kondisi ini menunjukkan ada penurunan yang signifikan dibandingkan dari tahun yang lalu, baik dari segi jumlah pelanggaran, teguran maupun lakalantas. Setelah Operasi Zebra kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh. Selain melaksanakan penindakan bagi masyarakat yang tidak tertib, Satlantas Polres Kampar melaksanakan kegiatan-kegiatan preemtif. Kegiatan tersebut antara lain memasang spanduk imbauan, melaksanakan penerang keliling, pemberian brosur imbauan, pemberian stiker, mengirimkan surat pemberitahuan ke instansi daerah Kampar dan melaksanakan sosialisasi ke sekolahan. ‘’’Walaupun Ops Zebra telah usai dilaksanakan kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tetap gunakan helm saat berkendara, tidak melawan arus. Jangan patuh nya saat operasi zebra saja,’’ tegasnya.(why)

ASOSIASI Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Kampar, harus dapat menjadi garda terdepan dalam rangka mendukung program pemerintah di tingkat desa. Apalagi desa saat ini akan mendapatkan bantuan anggaran melalui APBN hingga miliaran rupiah. Demikian disampaikan Bupati Kampar H Jefry Noer SH saat membuka musyawarah cabang

luar biasa (Muscablub) yang dilakukan oleh Asosiasi Persatuan Desa Seluruh Infonesia (APBDESI) Kabupaten Kampar, Rabu (30/11), yang dihadiri sluruh kepala desa se-Kabupaten Kampar tersebut. Jefty Noer berharap Apdesi bersama membangun organisasi. Karena Apbdesi merupakan satu-satunya wadah para kepala desa bisa berdiskusi untuk alat kepentingan bersama. ‘’Pemerintahan desa hendaknya dapat lebih maju berdaya saing kedepannya. Perjalanan Apdesi

Kabupaten Kampar cukup bisa bekerja dengan baik. Para kades diharapkan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membangun Kabupaten Kampar mulai dari pedesaan,’’ ungkapnya. Siapapun pengurus yang terpilih harus dapat menjadi mitra pemerintahan kabupaten. Walaupun dalam perundang-undangan para kepala desa dilarang untuk melakukan politik praktis, tetapi kades wajib mengerti dan memahami politik itu sendiri. Sementara itu, Ketua Apdesi terpilih periode 2016-2021 Abdul Rach-

man Chan dalam sambutannya mengatakan, muscab untuk menentukan kepemimpinan lima tahun ke depan. Tetapi, Muscab bukan untuk ajang pertandingan tetapi untuk persamaan desa ke depan menjadi lebih baik. Rachman berterimakasih kepada seluruh kepala desa yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Apdesi lima tahun ke depan. “Semoga amanah yang diberikan dapat saya laksanakan dan bisa memajukan Apdesi Kampar ke depannya,” ucapnya.(adv/a)

Waspadai Makanan Mengandung Zat Berbahaya BANGKINANG KOTA (RP) - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) melaksanakan kegiatan kampanye pasar aman dari bahan berbahaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pasar Bangkinang. Fungsional BBPOM Pekanbaru Uly Mandasari SFarm APt kepada wartawan, Rabu (30/11) usai menggelar kampanye pasar aman dari bahan berbahaya di Pasar Inpres Bangkinang mengatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan pada beberapa sampel makanan, ditemukan beberapa makanan yang mengandung bahan berbahaya. Masyarakat diminta agar berhati-hati dan waspada dalam membeli makanan di pasar. Dari 75 item yang diuji, ditemukan 7 sampel positif mengandung boraks, yakni pada 4 sampel mie, 1 kerupuk nasi, 1 tauco, 1 cincau. 3 sampel positif mengandung rhodamin B ditemukan pada agar-agar es tebak, air sirup es

tebak, dan cendol. Uly juga mengatakan, bahwa pedagang yang menjual produk mengandung bahan berbahaya tersebut diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak menjual produk yang mengandung bahan berbahaya. ‘’Kita berharap tidak adalagi bahan berbahaya yang beredar dan dijual di pasar. Sehingga bahan-bahan dan makanan yang dikonsumsi masyarakat bersih dari bahan berbahaya yang berakibat fatal terhadap kesehatan masyarakat,’’ ucapnya. Pada kesempatan tersebut, salah seorang warga bernama Nita ketika ditemui menyampaikan bahwa ia berharap agar BPOM dapat bekerja lebih optimal dan maksimal. BPOM diharapkan dapat menggelar operasi dan pemeriksaan secara berskala terhadap bahan-bahan berbahaya. Dengan demikian, masyarakat dapat terjaga dari makanan yang mengandung zat berbahaya.(why)

POLSEK BANGKINANG BARAT FOR RIAU POS

SIAGA: Personel Polsek Bangkinang Barat selalu siaga dan melakukan pengecekan kesiapan alat berat untuk antisipasi bila terjadi longsor pada sejumlah tebing di sepanjang jalur Riau-Sumbar, baru-baru ini.

Pelaku KDRT Harus Diberi Hukuman Setimpal KAMPAR (RP) - Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dilaporkan beberapa tahun terkahir menjadi tren di masyarakat. Para pelaku KDRT harus diproses hukum dan dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku. Demikian disampaikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Ketua Pokja I Haswinda SAg saat membuka Penyuluhan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) yang ditaja TP-PKK Kabupaten Kampar di Aula Kantor Camat Kampar, Rabu (30/11). Setiap kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga, menunjukkan gejala bahwa tingkat keharmonisan dalam keluarga itu belum baik. Padahal seseorang membangun rumah REDAKTUR: M ERIZAL

BUKA PENYULUHAN: Ketua Pokja I PKK Kampar Haswinda SAg membuka penyuluhan penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT) di Aula Kantor Camat Kampar, Rabu (30/11/2016).

MOLLY WAHYUNI/RIAU POS

tangga ingin membina keluarga yang penuh dengan cinta kasih sayang dalam suasana hidup bahagia dan sejahtera. ‘’Penghapusan KDRT merupakan jaminan yang diberikan negara guna mencegah terjadinya KDRT. Begitu juga masalah perlindungan ter-

hadap korban, merupakan upaya guna memberikan rasa aman terhadap tindakan KDRT,” ujarnya. Dalam sosialisasi PKDRT ini yang paling ditekankan menyangkut pemberian sanksi terhadap pelaku KDRT mesti sama dengan hukuman yang

diberikan dengan bentuk kejahatan lainnya. Korban kekerasan yang wajib mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan korban sesuai dengan yang dibutuhkan. Haswinda berharap, melalui penyuluhan ataupun sosialisasi ini dapat tercipta

pemahaman dan pengertian menyangkut masalah KDRT. Dengan demikian, masyarakat dalam menjalani hubungan rumah tangga tetap dapat berlangsung harmonis dan damai sehingga terciptanya keluarga yang sakinah mawadah warrahmah.(why) TATA LETAK: EKO FAIZIN


20

PROBENGKALIS

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Negeri Junjungan

BACAKAN SAMBUTAN: Bupati Bengkalis Amril Mukminin membacakan sambutan presiden pada HUT Korpri, Selasa (29/11/2016).

HUMAS PEMKAB

Waspada Penipuan Atas Namakan Bupati KEPALA Bagian Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri, mengimbau kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di daerah ini agar berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan Bupati maupun Wakil Bupati Bengkalis. Pasalnya, saat ini ada indikasi penipuan yang dilakukan pihak-pihak tertentu yang mengatasnama Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis. Seperti yang dialami Wan Suryani, seorang ASN di Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Bengkalis. Kata Johan seperti yang diceritakan Wan Suryani padanya, hari ini,pada Selasa (29/11), sekitar pukul 11.00 WIB , Wan Suryani ditelepon seseorang pemilik nomor 081363736632. Pemilik nomor tersebut mengaku Wakil Bupati Bengkalis. ‘’Namun karena sinyal tidak begitu baik, pembicaraan saya dengan pemilik nomor yang mengaku Wakil Bupati Bengkalis tersebut terputus-putus,’’ jelas Wan Suryani, sebagaimana dikutip Johan. Karena itu, sambung Wan Suryani, sekitar pukul 14.00 WIB, usai mengikuti acara wirid pengajian di Masjid Istiqomah Bengkalis, dirinya

langsung menemui Wakil Bupati Bengkalis yang juga hadir dalam kegiatan tersebut. ‘’Maksud saya untuk minta maaf karena komunikasi melalui telepon tadi tidak baik. Namun setelah mendengar penjelasan dari saya, Wakil Bupati Bengkalis menjelaskan bahwa dia sama sekali mengatakan tidak pernah menelepon saya. Nomor itu bukan miliknya,” tegas Wan Suryani. Terkait dengan kejadian itu, melalui Kepala Bagian Humas, Wakil Bupati Bengkalis berpesan agar seluruh ASN dan masyarakat di daerah ini tidak mudah percaya terhadap siapapun yang menelepon yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat lain di daerah ini. ‘’Saya memang belum dapat menuduh. Namun dari caranya mencatut nama saya, dapat diduga ada maksud yang tidak baik. Bisa saja untuk melakukan penipuan,” jelas Muhammad sebagaimana juga dikutip Johan. Karena itu kalau ada yang menelepon, pesan Muhammad, lebih-lebih mengatasnamakan pejabat tertentu, termasuk dirinya, agar dilakukan cek dan ricek dengan seksama. Tidak langsung mudah percaya.(adv/a)

5.000 Peserta Ikuti Apel

S

EKITAR 5.000 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, pemuda dan aparatur sipil Negara (ASN), memadati Lapangan Tugu Bengkalis, mengikuti apel Nusantara Bersatu tingkat Kabupaten Bengkalis, Rabu (30/11). Apel yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama itu penuh dengan kesatuan dan kekompakan dari berbagai etnis yang turut diundang untuk sama-sama mengikuti apel Nusantara Bersatu. Usai menyanyikan lagu kebangsaan, apel dilanjutkan dengan mendengarkan orasi dari berbagai pejabat tinggi yang ada di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tersebut. Seperti Bupati Bengkalis diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) H Arianto, Ketua DPRD Bengkalis diwakili Wakil Pimpinan, Indrawan Sukmana. Kemudian, Dandim 0303 Bengkalis, Letkol Inf Rizal Faizal Helmi, Kapolres Bengkalis, AKBP Hadi Wicaksono, Kepala Kejak-

HUMAS PEMKAB

FOTO BERSAMA: Plt Sekda Bengkalis H Arianto, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Rizal Faizal Helmi, Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis H Amrizal, Ketua LAM Bengkalis HM Yusuf foto bersama pada apel Nusantara Indonesia Bersatu, Rabu (30/11/2016).

saan Negeri Bengkalis, Rahman Dwi Saputra, Kepala Pengadilan Negeri, Rustiyono, Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal, Ketua LAMR Bengkalis, HM Yusuf dan Perwakilan Pemuda dari KNPI Bengkalis. Sama maksudnya dengan orasi sejumlah kalangan, Plt Sekda, H Arianto mengatakan bahwa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku bangsa dan agama serta adat istiadat yang tidak bisa terpisahkan dari sabang sampai Merauke. ‘’Tanpa beragam suku, ke-

percayaan dan budaya, bukan Indonesia namanya. Maka, kita harus bisa buktikan kalau kita merupakan bangsa yang siap menjadi junjungan untuk hidup rukun, aman dan selalu bersama dengan penuh sikap kekeluargaan,’’ tegas Arianto. Dalam menjalani hidup dan kehidupan, terlebih dalam tatanan masyarakat berbilang kaum, perbedaan atau kebhinnekaan, lanjut Plt Sekda, merupakan sesuatu yang mustahil untuk dihindari. Tetapi harus dihadapi dengan sikap yang bijak.

‘’Dalam kaitan sikap yang bijak menyikapi perbedaan dimaksud, salah satu tunjuk ajar dari alam yang diberikan Allah, tuhan yang maha esa, yang sama-sama harus dapat kita jadikan tempat untuk belajar adalah pelangi,’’ ungkap Arianto. Menurutnya, selain perbedaan warna, hal lain yang menjadikan pelangi itu cantik dan anggun adalah saling berdampingan tiap-tiap warna yang berbeda itu. ‘’Dapat kita bayangkan jika pelangi itu warnanya saling menjauh antara satu dengan lainnya. Meskipun mungkin tetap kelihatan cantik dan anggun, tapi tidak akan secantik dan seanggun jika warna-warna tersebut saling berdampingan,” jelas Plt Sekda. Bila ditarik dalam kehidupan bermasyarakat, segala perbedaan suku, bahasa dan agama merupakan sebuah anugerah Tuhan yang Maha Esa, yang patut disyukuri. ‘’Ini lah keunikan, bangsa Indonesia dengan keanekaragaman yang dimiliki, sehingga menjadi sebuah kekuatan yang utuh sebagai satu kesatuan.(adv/a)

Tolak Nelayan Jaring Batu, Nelayan Bukit Batu Demo Kantor Camat BENGKALIS (RP) - Ratusan nelayan yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Kecamatan Bukit Batu dan Siak Kecil, Rabu (30/11) menggelar aksi demo di Kantor Camat Bukit Batu menuntut dihentikannya operasional nelayan dari luar yang menggunakan jaring batu. Mas sa demonstran dipimpin oleh Koordinator Aksi Jaswir bergerak dari Tempat Pen jualan Ikan (TPI) Desa Pak ning Asal menuju Kantor Camat Bukit Batu Jalan Jen deral Sudirman Sungai Sel ari. Setibanya di kantor cam at, mereka menggelar ora si penolakan jaring batu beberapa menit di halaman kantor camat. ‘’Kami nelayan tra disional Bukit Batu dan Siak Kecil begitu resah dengan adanya nelayan dari luar yan g menggunakan jaring batu. Ini sudah berlangsung lam a. Kami menolak keras keb eradaan mereka,’’ teriak Jaswir Ketua Ikatan Nelayan Bukit Batu dalam orasinya. Menurutnya, jika ke depan nelayan batu masih beroperasi di wilayah laut Sungai Pakning

REDAKTUR: HERIANTO BASERAH

DEMONSTRASI: Nelayan Bukit Batu dan Siak Kecil menggelar demo di Kantor Camat Bukit Batu, Rabu (30/11/2016).

SUKRI DATASAN/RIAU POS

dikhawatirkan akan terjadi bentrokan antara nelayan lokal dengan penjaring batu tersebut. Untuk itu ia meminta pemerintah dan penegak hukum tegas memberikan sangsi kepada nelayan jaring batu. Dalam demo itu, perwakilan dari demonstran diterima oleh Camat Bukit Batu, Reza Noverindra, Kapolsek Bukit Batu AKP Daud Sianturi, Danramil Bukit Batu Kapt Inf Isnanu, dan Perwakilan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bukit Batu untuk melakukan dialog di Aula Kantor Camat.

‘’Kami memahami keluhan dari rekan-rekan nelayan Bukit Batu atas maraknya operasional jaring batu, untuk itu pada kesempatan hari ini mari kita gelar dialog dan mencari solusi terhadap permasalahan ini,’’ kata Camat Bukit Batu Reza Noverindra mengawali dialog dengan nelayan. Sementara Itu dari pihak Dinas Perikanan Kabupaten Bengkalis, Azwir Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan memaklumi penyampaian aspirasi nelayan Bukit Batu ‘’Ini adalah masalah lama

dan berbagai cara telah kami lakukan untuk mengatasinya. Kami juga sudah membentuk kelompok masyarakat nelayan pengawas, kami juga sudah hearing dengan DPRD Bengkalis untuk dilaporkan ke pusat,’’ Kata Azwir. Padahal lanjut Azwir sudah ada Undang-Undang yang mengaturnya bahwa jaring batu hanya boleh beroperasi di atas 2 mil dari pantai. Namun nelayan jaring batu tetap melanggarnya. ‘’Kami akan meningkatkan pengawasan dengan berkoordinasi dengan pemerintah

Kecamatan maupun dengan pihak provinsi, aspirasi bapak bapak ini akan kami teruskan ke provinsi agar patroli lebih intensif dilakukan,’’ Janji Azwir. Sementara Kapolsek Bukit Batu AKP Daud Sianturi menyampaikan pesan agar ke depan nelayan harus cepat melapor jika ada temuan di lapangan. ‘’Selain melapor, kami juga berharap agar tidak terjadi tindakan anarkis antar nelayan yang justru akan melanggar hukum. Jadi selesaikan permasalahan melalui mekanisme yang benar,’’ Pesan Kapolsek Bukit Batu.(evi)

TATA TATA LETAK: LETAK: SYUKRI YAYA


Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

PROROKAN HULU

21

Negeri Seribu Suluk

DPRD Setujui RAPBD-P Rp1,52 Triliun DPRD Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (29/11) pukul 16.30 WIB dapat menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang rancangan anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (RAPBD-P) Rohul 2016 dengan total Rp1,52 triliun untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) APBD perubahan Rohul. Pengesahan RAPBD perubahan dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD tentang penyampaian laporan Badan Anggaran (Bangar) DPRD sekaligus pengambilan keputusan RAPBD perubahan

Rohul itu, dipimpin oleh Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH didampingi Plt Bupati Rohul H Sukiman, Wakil Ketua DPRD Rohul H Zulkarnain Ssos dan H Abdul Muas. Hadir Forkopimda, staf ahli bupati, para asisten, kepala dinas, badan, kantor, di lingkungan Pemkab Rohul serta 33 dari 45 anggota DPRD Rohul. Sebelum disetujui DPRD, Ranperda RAPBD perubahan telah melalui tahapan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, dimulai dari pembahasan KUA-PPAS perubahan 2016

hingga didapat kesepakatan yang dituangkan dalam dalam nota kesepakatan KUA-PPAS yang telah disepakati dan ditandatangani bersama anta ra Plt Bupati Rohul dengan pimpinan DPRD, sebagai dasar dalam penyusunan RAPBD perubahan 2016. Disetujuinya RAPBD perubahan, setelah juru bicara Banggar DPRD Rohul Adam Syafaat MA IRK, membacakan laporan hasil finalisasi pembahasan RAPBD perubahan antara Banggar DPRD dengan TAPD Rohul di dalam rapat paripurna.

‘’Proses pembahasan RAPBD perubahan berjalan secara maraton, alot, dinamis, interaktif dan komunikatif, dan banyak sumbang saran, kritikan terhadap beberapa hal, namun semuanya itu demi kesempurnaan APBD perubahan. Pembahasan yang sangat alot adalah mengenai pelaksanaan kebijakan terhadap pembayaran utang yang terjadi pada tahun anggaran 2015, baik itu utang terhadap pihak ketiga, utang GU dan TU,’’ jelas Adam. Struktur APBD perubahan yang disetujui DPRD Rohul totalnya

sebesar Rp1.521.075.198.262,85. Di mana total pendapatan sebelum perubahan sebesar Rp1.494.378.198.455, setelah perubahan mengalami penambahan sebesar Rp26.696.999.807,85. Selanjutnya belanja daerah, baik itu untuk jenis belanja tidak langsung (BTL) maupun untuk jenis belanja langsung (BL). Pada APBD murni 2016 total belanja sebesar Rp1.498.060.479.578,96 dan pada APBD perubahan tahun anggaran 2016 menjadi sebesar Rp1.520.486.893.473,07 atau mengalami penambahan sebesar

Rp22.426.413.894,11. Plt Bupati Rohul H Sukiman mengatakan, setelah disetujuinya RAPBD perubahan, selanjutnya pemerintah daerah akan menyampaikan Ranperda RAPBD perubahan ke Pemprov Riau untuk dilakukan evaluasi. Kendati verifikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau dengan waktu maksimal 14 hari. Setelah selesai diverifikasi, RAPBD perubahan diserahkan ke daerah untuk dilakukan sinkronisasi dan penetapan menjadi Perda tentang APBD Rohul 2016.(adv/a)

HUMAS PEMKAB

FOTO BERSAMA: Plt Bupati Rohul H Sukiman didampingi Sekretaris Dirjen Perternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr Ir Riwantoro, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau drh Askardia R Patrianov foto bersama dengan pemenang lomba Jambore Inseminasi Buatan di pendopo Desa Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul, Rabu (30/11/2016).

Plt Bupati Ajak Sukseskan Program Populasi Ternak Sapi PEMERINTAH Kabupaten Rohul komit mendukung upaya khusus (upsus) sapi indukan wajib bunting (siwab) yang telah dicanangkan pemerintah pusat. Karena daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan ternak sapi dulunya. ‘’Kita mendukung penuh Program Upsus Siwab, dalam rangka meningkatkan populasi sapi di Rokan Hulu. Tentu kebijakan pemerintah untuk melakukan in-

seminasi buatan (IB) pada ternak sapi, memotivasi petani untuk mengembangkan ternak sapi. Pemerintah daerah akan men-support dan mengembalikan Rokan Hulu daerah swasembada daging,’’ ungkap Plt Bupati Rohul H Sukiman, usai membuka jambore inseminasi buatan sekaligus panen padet (anak sapi) tingkat Provinsi Riau yang dipusatkan di Pendopo Rambah Utama, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rohul, Rabu (30/11) pagi.

Kades Terlibat Politik Uang Tak Dilantik TANDUN (RP)- Seluruh calon kepala desa di Kabupaten Rokan Hulu yang akan bertarung dalam pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 1 Desember 2016, harus berpikir panjang jika melakukan politik uang. Plt Bupati Rokan Hulu H Sukiman menegaskan tidak akan melantik calon kepala desa yang terbukti melakukan suap untuk meraup suara masyarakat. “Saya sudah buat kesepakatan dengan Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto MH SIK. Calon kades yang terbukti menyogok masyarakat untuk memenangkan dirinya, tidak akan saya lantik,’’ tegas H Sukiman saat menghadiri

gerakan menanam 1 miliar pohon di Desa Dayo, Selasa (29/11) pagi. H Sukiman menambahkan, hal itu dilakukan untuk menciptakan pilkades yang bersih dari politik uang. “Hendaknya calon kepala desa mencalonkan diri karena niat yang baik dan jujur. Saya mau pilkades tahun ini dan kedepannya bersih dari yang namanya sogokan,” pintanya. H Sukiman juga berharap, agar pilkades serentak 2016 ini melahirkan kepala desa yang jujur dan transparan. Dengan demikian kepala desa yang terpilih nantinya, akan mampu membangun desa dengan merata.(har)

Warga Minta Tertibkan Bongkar Muat UJUNGBATU(RP)- Sejumlah warga Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, meminta kepada pihak keamanan agar menertibkan aktivitas bongkar muat di jalan umum, seperti bongkar muat kendaraan roda dua. Pasalnya, aktivitas bongkar muat memakan badan jalan. Lokasinya yang berada di jalur dua Jalan Sudirman, dinilai menghambat arus lalu lintas dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Menurut salah seorang warga Ujungbatu, Soleh, Rabu (30/11), aktivitas bongkar muat sepeda motor tersebut sudah berlangsung sejak lama. Namun, belum ada teguran

REDAKTUR: MONANG LUBIS

dan tindakan dari pihak keamanan. ‘’Hampir setengah badan jalan terpakai mobil angkutan sepeda motor saat bongkar muat sepeda motor,’’ jelasnya. Hal senada juga disampaikan Iwan. Menurut warga Desa Ujung Batu Timur ini, pengendara khususnya mobil sering kewalahan melintas di depan salah satu show room, saat melakukan aktivitas bongkar muat sepeda motornya. “Terkadang jalan dibuat macet. Selain padat arus lalu lintas, jalur dua Jalan Sudirman ini hanya muat untuk dua mobil,” jelas Iwan sopir truk.(har)

Hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Perternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Dr Ir Riwantoro, Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Provinsi Riau drh Askardia R Patrianov MP, Forkopimda, anggota DPRD Rohul Hj Sumiartini, kepala dinas, badan, kantor di lingkungan Pemkab Rohul serta peserta jambore inseminasi buatan dari 12 kabupaten kota se-Provinsi Riau. Dalam kegiatan panen pedet ini, panitia menggelar kontes induk dan

anak sapi hasil program GBIB dan IB, sapi-sapi hasil dari IB ini memancing gelak tawa para tamu dan peserta jambore IB dari kabupaten/kota seRiau. ‘’Kegiatan panen pedet tingkat Provinsi Riau yang di pusatkan di Rokan Hulu, menjadi sarana evaluasi program GBIB dan IB reguler serta persiapan Rohul menyambut Upsus Siwab 2017 mendatang yang kita targetkan panen pedet 5.000 ekor,’’ jelasnya. Menurut Sukiman, sejak dimulai program GBIB dan IB pada 2015,

menargetkan jumlah kelahiran anak sapi sebanyak 4.500 ekor pada 2016. ‘’Kita harapkan panen pedet 2016, sebagai bentuk upaya mensukseskan Upsus Siwab 2017 mendatang, Rokan Hulu salah satu kabupaten di Riau yang menunjang pencapaian target populasi ternak sapi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau,’’ ujarnya. Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Dr Ir Riwantoro menyatakan pada

2017 pemerintah pusat menargetkan 4 juta ekor sapi menjadi akseptor program GBIB dan IB regular. Dia mengharapkan, dari 4 juta sapi akseptor ini diharapkan dapat menghasilkan 3 juta pedet. ‘’Saya melihat, hasil IB ternak sapi di Rokan Hulu sangat luar biasa, saya pikir bila ini terus dilakukan pembinaan lebih lanjut terutama kepada petugas inseminator, dapat menunjang keberhasilan peningkatan populasi ternak sapi di daerah,’’ tuturnya.(adv/a)

Optimis PAD PBB-P2 di Kunto Darussalam Meningkat KOTA LAMA (RP)- Pemerintah Kecamatan Kunto Darussalam, akan berupaya maksimal untuk meningkatkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak bumi bangunan pedesaan dan perkotaan (PBB-P2) pada 2017 mendatang. Dengan upaya, menggali potensi objek pajak yang belum terdata di desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam. ‘’Kita optimis, pada 2017 mendatang, penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 tingkat Kecamatan Kunto Darussalam terjadi peningkatan dari 2016. Karena seluruh kepala desa, komitmen untuk menggali potensi data objek pajak di daerahnya. Terutama memprioritaskan kepada pengurus dan anggota Koperasi Unit Desa (KUD) aktif di Kecamatan Kunto Darussalam,’’ ungkap Camat Kunto Darussalam Herdianto A SSTP, Rabu (30/11), usai membuka sosialisasi pengelolaan PBB-P2 untuk peningkatan PAD desa dan Kabupaten Rohul di aula Kantor Camat. Sosialisasi yang digelar Pemerintah Kecamatan Kunto Darussalam tersebut, dihadiri perwakilan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kabupaten Rohul Zulheri, Ke-

ENGKI PRIMA PUTRA/RIAU POS

SAKSIKAN KERJA SAMA: Camat Kunto Darussalam Herdianto A SSTP (kiri) menyaksikan kerja sama yang dilakukan Pjs Kades Kota Baru Munandar SE (tengah) dengan Ketua KUD SUT Desa Kota Baru Untung Setiawan (kanan) dalam acara sosialisasi PBB-P2 di aula kantor Camat Kunto Darussalam, Rabu (30/11/2016).

pala UPT DPKA Kecamatan Kunto Darussalam dan Pagaran Tapah Darussalam Afriantoni SAg. Hadir Pj Kades Kota Baru Munandar SE dan sejumlah kepala desa, lurah, depkolektor dan pengurus KUD aktif lainnya yang beroperasi di Kecamatan Kunto Darussalam. Menurutnya, potensi penerimaan PAD dari sektor PBB-P2 di Kecamatan Kunto Darussalam sangat besar, bila ada komitmen bersama baik kepala desa, depkolektor dan adanya kesadaran dari masyarakat untuk membayar pajak yang sudah menjadi kewajibannya. Dalam sosialisasi tersebut, lanjut Herdianto, para pengurus koper-

asi yang ada di Kecamatan Kunto Darussalam, akan menindaklanjuti hasil sosialisasi ini kepada seluruh anggota KUD. ‘’Pemerintah Kecamatan Kunto Darussalam telah melakukan pilot project kepada KUD Sari Usaha Tani (SUT) Desa Kota Baru, sebagai potensi baru penerimaan PAD sektor PBB-P2 tahun ini. Alhamdulillah, 618 anggota KUD SUT yang merupakan wajib pajak, telah membayar PBB-P2, melalui pemotongan dari hasil panen sawit anggota oleh pengurus koperasi, berdasarkan hasil perjanjian kerja sama antara pihak desa dengan pengurus Koperasi

SUT Desa Kota Baru,’’ terangnya. Herdianto mengaku, dalam bulan ini, seluruh anggota KUD SUT Desa Kota Baru yang merupakan wajib pajak telah membayar PBB-P2 dengan total dana sekitar Rp67.900.000. ’’Ini baru satu KUD SUT, masih banyak KUD aktif lainnya yang merupakan potensi penerimaan PAD PBB-P2. Kita sudah lakukan pertemuan dengan kepala desa dan pengurus KUD aktif yang ada, syukur Alhamdulillah, beberapa KUD menyambut positif langkah dan terobosan yang kita lakukan,’’ sebutnya tahun ini target PAD PBB Kecamatan Kunto Darussalam Rp1,4 miliar.(epp)

TATA LETAK: EKO FAIZIN


PRODUMAI

22

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Dinamika Kota Pelabuhan

Tujuh Rumah Dilalap si Jago Merah Laporan HASANAL BULKIAH, Dumai

HASANAL BULKIAH/RIAU POS

KEBAKARAN: Warga berupaya menaiki atap untuk menyelamatkan rumah dari kebakaran di Gang Pala, Dumai, Rabu (30/11/2016).

Selamat dari Pencabulan karena Teman Melintas DUMAI (RP) - RS tidak berkutik saat polisi mengamankan di depan kantor FIF Sudirman, Rabu (30/11). Warga Bukit Batrem ini ditangkap karena terlibat percobaan pemerkosaan seorang pelajar berinisial RT (16) warga Bukit Timah. Informasi yang diterima, kejadian itu terjadi Selasa (29/11) sekitar pukul 07.00 WIB pada saat korban di perjalanan hendak pergi sekolah korban berpapasan dengan terlapor yang mengendarai sepeda motor. Saat itu pelapor melihat korban dan mengejar korban kemudian korban merasa curiga dan menambah kecepatan namun pelaku berhasil memepet dan me-

nendang korban hingga terjatuh, kemudian korban melarikan diri dan tersangka mengejar korban kemudian pelaku menarik jilbab korban hingga terlepas. Pelaku menarik korban ke dalam semak setelah itu pelaku membekap mulut korban namun korban berusaha melawan dengan cara menggigit tangan korban. Kemudian pelaku memukul dan menendang korban kemudian lewatlah teman korban yang bernama Akbar Ilham. Tersangka langsung melarikan diri dan meninggalkan sepeda motornya. Hari itu juga keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu ke polisi. Setelah menerima laporan dari or-

SUARA sirene mobil kebakaran sahut-menyahut. Kebakaran hebat terjadi di Gang Pala, Jalan Berembang, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota, Rabu (30/11). Tujuh rumah dilalap si jago merah. Dari tujuh rumah tersebut, dua rumah luluh lantak rata dengan tanah, sementara tiga lagi hangus hampir 70 persen. Dua laga hanya disambar bagian atapnya saja. Itu tidak lain upaya tim pemadam kebakaran Kota Dumai yang bergerak cepat dan berhasil menjinakkan api dengan cepat. Rumah itu diketahui milik Ade Julian Ketua RT 01 Kelurahan Rimba Sekampung. Ada lima petak rumah yang disewakannya kepada masyarakat, Erni, Ermawati, Ucok, Ani dan Anto. Tidak diketahui dari kontrakan mana api berasal, namun yang jelas api begitu cepat melalap setiap bagian rumah yang ada. Salah satu pengontrak, Ani

cukup terkejut saat melihat rumahnya hangus terbakar. Ia baru pulang dari sekolah anaknya karena dipanggil oleh sekolah karena anaknya belum membayar SPP selama tiga bulan. ‘’Tadi saya ke sekolah anak saya. Pulang rumah telah terbakar, Ya Allah cobaan apa ini,’’ sebut Ani sambil menangis. Ani kemudian mencari beberapa perlengkapan rumahnya diselamatkan oleh warga. ‘’Ini hanya ada beberapa harga yang diselamatkan, TV dan pakaian, selainnya ludes terbakar,’’ terangnya. Sementara itu, Kapolsek Dumai Kota, Ipda Iskandar mengatakan, pihaknya masih menyelidiki dari mana api berasal. ‘’Belum tahu dari mana dan apa penyebabnya,’’ terangnya. Camat Dumai Kota Budi menyebutkan, pihaknya telah membuat tenda sementara untuk menampung korban kebakaran. ‘’Kami akan bantu admistrasi korban baik KK maupun KTP,’’ tuturnya.(nto)

Direktur CV RM Minta Ditahan

angtua korban, penyidik melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik diperoleh informasi bahwa sepeda motor yang digunakan terlapor masih kredit di salah satu finance Kota Dumai. Pada Rabu (30/11), polisi menangkap pelaku di Jalan Sudirman Kota Dumai ketika akan melapor ke kantor FIF bahwa sepeda motor miliknya hilang, kemudian terlapor dibawa ke Polsek Dumai Barat untuk proses sidik. ‘’Ada beberapa barang bukti yang kami amankan, termasuk rok korban yang dikoyak pelaku. Pelaku dikenakan UU Perlindungan Anak Nomor 35/2014,’’ tutur Kapolres Dumai, AKBP Donald Happy Ginting.(hsb)

PEKANBARU (RP) - Karena dinilai proses hukumnya terlalu lama dan baru Februari 2016 Direktur CV Rian Mandiri (RM), RD (45) dan kuasa Direktur SA (44) ditetapkan tersangka oleh penyidik Direktorat Kriminal Reserse Umum (Ditreskrimum) Polda Riau, maka Komisaris CV RM M Saleh Latif selaku pelapor meminta kedua tersangka ditahan. ‘’Proses ini cukup lama dan sudah dua tahun saya laporkan, baru Feruari lalu ditetapkan tersangka. Bahkan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Riau, namun kasusnya masih proses perbaikan (P21) yang dikembalikan oleh jaksa ke penyisik Polda. Tentu saya sebagai pelapor merasa kecewa dan minta kedua tersangka ditahan,’’ tegas M

Saleh Latif, Rabu (30/11) di Pekanbaru. Saleh sapaan akrab M Saleh Latif menyebutkan, terhadap proses hukum yang dialami ini membuat dirinya banyak dirugikan, karena harus bolak balik dari Dumai ke Polda Riau untuk menyempurnakan berkas laporan. Bahkan dirinya harus menanggung biaya angsuran ke bank atas tindakan kedua tersangka, karena anggunan pinjaman dana sebesar Rp1,6 miliar merupakan surat sertifikat tanah milik orangtuanya. ‘’Setiap bulan saya bayar angsuran Rp42 juta, dan sekarang malah mau dilelang pihak bank anggunan saya itu. Seharusnya yang bertanggungjawab menyelesaikan utang ke bank itu adalah Direktur

VC RM, bukan saya selaku komisaris,’’ ucapnya. Atas dasar itulah Saleh mengharapkan penyidik Ditreskrimum Polda Riau segera menahan kedua tersangka. Karena kesalahan direktur menyerahkan kuasa direktur kepada orang lain tanpa sepengetahuannya selaku pemegang saham mayoritas. Saleh sudah berkoordinasi dengan Jaksa di Kejati Riau yang menangani kasusnya, namun belum ada perkembangan. Karena proses kasusnya masih P19 dan belum ada kewenangan jaksa untuk menindaklanjuti, melainkan jaksa menunggu berkas dilengkapi oleh penyidik. Di tempat terpisah, Jaksa di Kejati Riau, Silfia Rosalina yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Rabu

(30/11) mengatakan, saat ini pihaknya belum memiliki wewenang menyidik kasus CV Rian Mandiri, karena setelah dilakukan penyerahan berkas ke dirinya, berkas itu sudah dikembalikan ke penyidik (P19) dan pihaknya masih menunggu perbaikan atau melengkapi berkas yang masih kurang. ‘’P19 nya sudah kami sampaikan ke penyidik setelah lebaran Haji, September lalu. Seharusnya sesuai ketentuan, pengembaliannya ke kami tentu 14 hari kerja, tapi sekarang sudah 3 bulan belum kelar juga perbaikannya,’’ ujarnya. Ia menyebutkan, pihak jaksa hanya menunggu dan kalau sudah P21 akan langsung diserahkan ke pengadilan untuk segera disidangkan.(ksm)

PROINHU Negeri Bersejarah

Perampok Berhasil Ditangkap dari Pelarian Laporan KASMEDI, Rengat

UPAYA pengejaran terhadap pelaku perampokan yang dialami Arianto (34) warga Desa Talang Durian Cacar, Kecamatan Rakit Kulim, akhirnya berhasil diungkap. Tersangka berinisial NU (39) asal Lampung warga Desa Sungai Beras-beras, Kecamatan Lubuk Jaya ditangkap setelah dua hari dilakukan pengejaran. Perampokan yang dilaku-

kan tersangka di rumah korban pada Sabtu (26/11) sekitar pukul 19.00 WIB menggunakan senjata api. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp3.200.000 dan perkara tersebut ditangani oleh Polsek Kelayang bersama tim Polres Inhu. Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIK melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak mengatakan, tersangka berhasil

ditangkap Senin (28/11) sekitar pukul 23.00 WIB. ‘’Penangkapan tersangka dipimpin langsung oleh Kapolsek Kelayang AKP Buha Siahaan bersama anggota,” ujar Yarmen, Rabu (30/11). Dijelaskannya, penangkapan tersangka berawal dari kecurigaan anggota selama ini. Sehingga untuk membuktikannya, penangkapan tersangka berkoordinasi dengan pemerinhan desa

setempat. Tersangka diamankan ketika pukul 23.00 WIB saat melintas di Jalan Poros SP 2 Desa Sungai Beras-beras menggunakan sepeda motor jenis Honda GL Pro hitam BM 5449 VC. Bahkan, ketika diamankan dan saat dilakukan penggeledahan pada badan tersangka, ditemukan satu pucuk senjata api rakitan jenis Revolver yang disimpan di bagian pinggang.

Tidak itu saja, senjata api rakitan tersebut juga berisi amunisi aktif sebanyak 6 peluru. ‘’Dengan dasar itu pula, tersangka langsung diamankan untuk diminta keterangan lebih lanjut,” ungkapnya. Selain senjata api rakitan bersama amunisi aktif, polisi juga menemukan dua kartu ATM yang diduga milik korban. Bahkan, pada malam itu juga dilakukan penggeledahan terhadap rumah

tersangka dan ditemukan barang bukti berupa 14 bungkus rokok berbagai jenis, 2 buah helm, 1 pucuk pisau, 1 tas sandang warna hitam yang diduga juga milik korban. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka digiring ke Polsek Kelayang. Kuat dugaan perampokan yang dilakukan tersangka tidak sendiri. “Penangkapan tersangka masih dilakukan pengembangan,” terangnya.(nto)

Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat

KASMEDI/RIAU POS

SIDANG GUGATAN: Majelis hakim Pengadilan Negeri Rengat menerima gugatan class action yang diajukan warga Desa Pejangki atas pencemaran Sungai Pejangki, Rabu (30/11/2016).

Gugatan Class Action Pencemaran Diterima RENGAT (RP) - Pengadilan Negeri (PN) Rengat menerima gugatan class action yang diajukan warga Desa Pejangki, Kecamatan Batang Cenaku atas pencemaran Sungai Pejangki. Dengan diterimanya gugatan tersebut, majelis hakim akan melanjutkan dengan pokok perkara. Penetapan diterimanya gugatan class action tersebut disampaikan majelis hakim melalui putusan sela pada sidang yang dipimpin ketua majelis hakim yang juga Wakil Ketua PN Rengat Agus Akhyudi SH didampingi dua hakim anggota Omori Sitorus SH dan Immanuel Putra Sirait SH. ‘’Gugatan class action yang diajukan warga atas pencemaran Sungai Pejangki dilanjutkan dengan pokok perkara yang dilanjutkan pada sidang berikutnya,” ujar Ketua Majelis Hakim, Rabu (30/11). Atas penerimaan gugatan tersebut, artinya keseluruhan pokok REDAKTUR: HERIANTO BASERAH

perkara yang diajukan oleh warga sudah terpenuhi. Bahkan, gugatan class action tersebut membuktikan sudah memenuhi unsur hukum pada perkara gugatan terkait masalah lingkungan tersebut. Untuk sidang berikutnya yakni pada Rabu (7/12) pekan mendatang, majelis hakim meminta kepada warga melalui penasihat hukumnya agar menyampaikan notifikasi (pemberitahuan) secara lisan kepada majelis. Di mana dalam notifikasi agar dapat jelas tentang kabar penawaran yang dituntut warga atas pencemaran Sungai Pejangki. ‘’Notifikasi ini disampaikan pada sidang berikutnya dan sidang kali ini saya tutup dan ditunda hingga pekan mendatang,” tutup Ketua Majelis Hakim. Usai persidangan, belasan perwakilan warga didampingi penasihat hukumnya Dody Pernando SH MH merasa lega atas putusan tersebut. ‘’Putusan sela

ini, juga sudah menjawab rasa keadilan bagi warga,” ujar Dody Pernando didamping warga. Untuk itu harapnya, pada pokok perkara sidang lanjutan gugatan class action ini hendaknya majelis hakim juga teta p mempertimbangkan fakta-fakta yang disampaikan. Karena di dalam berkas berbagai ketelodoran yang dilakukan perusahaan dalam hal ini PT Sumatera Makmur Lestari (SML) atas pencemaran tersebut, sudah dilampirkan. ‘’Mudah-mudahan apa yang diharapkan warga dapat dikabulkan majelis hakim,” harapnya. Sementara itu, Manajer Humas PT SML Robert Edwart ketika diminta tanggapan usai persidangan belum bersedia berkomentar banyak. ‘’Perusahaan pada prinsipnya tunduk kepada ketentuan yang disarankan pemerintah dan perusahaan menghormati proses hukum yang berjalan,” ujarnya singkat.(kas)

RENGAT (RP) - Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra 2016 ini tardapat sebanyak 560 pelanggaran. Hanya saja pelanggaran terbanyak dalam bentuk teguran yang mencapai 409 pelanggaran, sedangkan tindakan langsung (tilang) hanya 151 pelanggaran. Pelanggaran selama Operasi Zebra tahun ini juga meningkat 5,89 persen dibanding pelaksanaan Operasi Zebra 2016 lalu yang hanya mencapai 527 pelanggaran. ‘’Pada Operasi Zebra ini lebih mengedepankan teguran dibanding tindakan, dengan harapan dapat menumbuhkan kesadaran kepada pengendara hingga dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas,’’ ujar Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ricky Michael Mandey SIK, Rabu (30/11). Dijelaskannya, pelanggaran terbanyak pada pelaksanaan Operasi Zebra ini dilakukan oleh pengendara sepeda motor yang mencapai 125 pelanggaran. Namun pelanggaran itu menurun, ketika dibandingkan dari pelanggaran yang dilakukan pengendara sepeda motor pada pelaksanaan Operasi Zebra 2015 lalu yang mencapai 309 pelanggaran. Untuk jenis pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini yakni melawan arus yang mencapai 55 pelanggaran. Kemudian disusul pelanggaran tidak memakai helm sebanyak 36 pelanggaran dan pelanggaran surat-surat kendaraan sebanyak 15 pelanggaran dan

KASMEDI/RIAU POS

PASANG STIKER: Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ricky Michael Mandey SIK memasang stiker tertib berlalu lintas di mobil salah seorang warga yang melintas saat pelaksanaan Operasi Zebra, belum lama ini.

lainnya 2 pelanggaran. Begitu juga pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara mobil, hanya terdapat sebanyak 26 pelanggaran. Dari pelanggaran yang ada selama pelaksanaan Operasi Zebra tersebut tertinggi dilakukan oleh pengendara mobil yakni kelebihan muatan yang mencapai 17 pelanggaran dan disusul oleh pelanggaran akibat surat-surat kendaraan. Pelaku pelanggaran yang diketahui melanggar selama pelaksanaan Operasi Zebra 2016 ini yakni berlatar bekalang dari karyawan

swasta sebanyak 78 pelanggaran. Selanjutnya disusul oleh kalangan pelajar dan mahasiswa yang mencapai 41 pelanggaran. Bahkan, dari sejumlah latar bekalang pelaku pelanggaran itu juga ada sebanyak 7 pelanggaran dari kalangan PNS. Selama pelaksanaan Operasi Zebra 2016 ini juga terdapat sebanyak 5 kejadian kecelakaan. Bahkan atas kejadian itu terdapat 1 orang di antaranya meninggal dunia. ‘’Pelaksanaan Operasi Zebra yang berakhir pada Selasa (29/11) ” kata Ricky.(kas) TATA LETAK: SYUKRI


PROKEPULAUAN MERANTI

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Merangkai Pulau Membangun Negeri

23

Pendapatan Diprediksi Rp1,2 T, Belanja Rp1,1 T SELATPANJANG (RP) - Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2017 mulai dibahas. Bahkan tiga agenda sebelum pengesahan sudah dilakukan yakni penyampaian kebijakan umum anggaran (KUA) prioritas dan platfon anggaran sementara (PPAS) dilaksanakan, Selasa (29/11) malam, nota keuangan dan pandangan umum fraksi DPRD terhadap APBD 2017 dilaksanakan, Kamis (30/11). Pelaksanaan ketiganya dilaksanakan di Gedung Serba Guna Selatpanjang. Dari penyampaian KUA-PPAS diprediksi pendapatan sebesar Rp1,2 triliun. Pendapatan terdiri ___

dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp63 miliar, dana perimbangan diprediksi Rp808,6 miliar, dan pendapatan lain-lain yang sah sekitar Rp245,5 miliar. Sedangkan belanja ditargetkan hanya sebesar Rp1,1 triliun. Belanja terdiri belanja tidak langsung (BTL) sekitar Rp588,6 miliar dan belanja langsung sekitar Rp590,7 miliar. Sementara sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) dari penggunaan APBD 2015 diprediksi sebesar Rp100 miliar. Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir MSi, mengakui pada 2017, pendapatan dari pusat masih turun dan dirasionalisasi.(amy)

POTRET___

AHMAD YULIAR/RIAU POS

TANDA TANGAN: Sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Meranti menandatangani berita acara pelantikan di hadapan Wabup Meranti, Drs H Said Hasyim, di aula Kantor Bupati Jalan Dorak Selatpanjang, Rabu (30/11/2016).

7 Pejabat Eselon II Dilantik AHMAD YULIAR/RIAU POS

JALAN RUSAK: Jalan di Pulau Merbau masih banyak yang rusak, seperti kondisi jalan di Desa Centai ini. Foto diambil beberapa waktu lalu.

Latihan Prajabatan 240 CASN Akhirnya di Pekanbaru SELATPANJANG (RP) - Sebanyak 240 calon aparatur sipil negara (CASN) di lingkungan Pemkab Meranti dijadwalkan melaksanakan latihan prajabatan di Sumatera Barat, namun pelaksanaannya dialihkan ke Pekanbaru. ‘’Memang sempat kita wacanakan latihan prajabatan dilaksanakan di Bukittinggi. Karena tidak bisa dilaksanakan di sana, akhirnya kita laksanakan di BKP2D UPT Diklat Pegawai Provinsi Riau,’’ sebut Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP), Drs Revirianto melalui Kabid Diklat, Syafrizal, Rabu (30/11) pagi. Pelaksanaan latihan akan dilakukan sebanyak dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 5-12 Desember. Sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan pada 14-21 Desember. Masing-masing gelombang akan diikuti

120 peserta. ‘’Pelaksanaan hanya akan dilakukan selama 7 hari atau sepekan,’’ tambah ijal. Pelaksanaan latihan prajabatan merupakan syarat untuk meningkatkan status CASN menjadi ASN. Sedangkan di Pemkab Meranti, tinggal 240 orang tersebut yang belum melaksanakan latihan prajabatan. ‘’Kalau sudah dilaksanakan latihan prajabatan pada tahun ini, maka tuntas seluruh CASN mengikuti latihan dan seluruhnya segera diangkat menjadi ASN,’’ terangnya. Pelaksanaan latihan prajabatan tersebut disambut gembira oleh CASN. Sebab mereka sudah lama menunggu pelaksanaan latihan yang akan meningkatkan status mereka.(amy) ‘’Sudah lama kami tunggu. Sehingga nantinya kami bisa diangkat menjadi ASN penuh,’’ kata Ardo, salah satu guru yang masih berstatus CASN.(amy)

Kadisparpora dan Kadisdik Kosong Laporan AHMAD YULIAR, Selatpanjang

SEBANYAK tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Rabu (30/11), dilantik oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim. Selain menempati posisi baru, sejumlah pejabat juga ditugaskan sebagai staf ahli dan tidak memimpin satuan kerja perangkat daerah (SKPD). “Pelantikan hari ini sudah melalui penyaringan dan pemikiran yang matang. Diharapkan di posisi baru bisa menjadi semangat baru bagi pejabat yang dilantik untuk bekerja maksimal,” ucap Said Hasyim, usai mengambil sumpah jabatan dan melantik pejabat eselon II tersebut di aula Kantor Bupati, Kamis (30/11) petang. Dia juga menuturkan pelantikan yang dilakukan itu bertepatan dengan penghujung tahun anggaran dan sedang tahap pembahasan RAPBD 2017. Untuk itu diharapkan para pejabat tersebut langsung bekerja mengingat

makin sempitnya waktu. ‘’Langsung bekerja. Prioritaskan pekerjaan yang menyentuh langsung dengan rakyat. Hati-hati menggunakan anggaran dan terus berkordinasi dan berkomunikasi dengan pimpinan,’’ ucap wakil bupati. Tujuh pejabat yang baru saja diambil sumpah dan dilantik di aula kantor bupati itu, yakni Syamsuar Ramli SE yang sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) menjadi Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), H Herman SE MT sebelumnya Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) menjabat sebagai Kepala DisperindakopUKM. Kemudian Hariyadi SST MT sebelumnya Kepala Dishubkominfo menjadi Kepala Dinas PU yang sebelumnya menjabat sebagai Kadishubkominfo. Selanjutnya Ir Ardhahni MT ditunjuk sebagai Kepala Distamben, jabatan sebelumnya Kepala Dinas PU, Hendra Putra SIP MSI dari Kepala BPMPPT kini menjabat Kepala Dishubkominfo. Sedangkan dua pejabat lain, yakni Kepala Dinas Pendidikan, M Arif ditunjuk sebagai Staf Ahli

Harga TBS Pekan Lalu

Bidang SDM dan Ishak Izrai yang sebelumnya menjabat Kadis Pariwisata menduduki posisi staf ahli bidang pembangunan. Dengan pelantikan tersebut, sebanyak dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak memiliki pejabat yakni Kadisdikbud dan Kadisparpora. ‘’Untuk dinas yang masih kosong akan ditunjuk pelaksana tugasnya (Plt). Mungkin besok sudah ada orangnya,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kepulauan Meranti, Revirianto, usai pelantikan. Terkait kemungkinan tugas kepala dinas akan dilaksanakan oleh sekretaris dinas, Revi tidak membantah. Menurutnya itu bisa saja jika memang ada disetujui pimpinan. ‘’Bisa saja. Sesuai aturan Plt kepala dinas bisa dijabat oleh pejabat yang golongannya berada satu tingkat dibawah atau sama,” ungkapnya. Terkait kewenangan Distamben yang ditarik oleh Pemerintah Provinsi sedangkan pemkab tetap melantik pejabat baru sebagai kelala Distamben, Revi menuturkan untuk sementara kewenangan itu masih dalam proses.

“Jadi posisi Kepala Distamben memang kita lantik yang baru. Karena masih dalam wewenang kita, soal ditarik oelh provinsi, itukan mash proses. Sementara ini masih ada di kabupaten,” jelas Kepala BKPP Meranti itu. Kepala BPMPPT, Syamsuar Ramli, usai pelantikan mengaku siap bekerja di tempat baru sesuai amanah yang diberikan oleh pimpinan. Kepada pejabat baru yang menggantikannya sebagai Kepala DisperindagkopUKM, dia bepesan untuk memprioritaskan beberapa program yang penting untuk dilanjutkan. “Terus lanjutkan pembangunan pasar modern. Kemudian prioritaskan pemerataan distribusi BBM dan juga ketersediaan bahan pokok dengan harga yang stabil. Semoga pejabat baru nantinya bisa berinovasi dan menemukan formula khusus dan baru untuk pekerjaan yang ada,” harap Syamsuar. Dari pantauan, satu dari tujuh pejabat yang dilantik tersebut, yakni Ishak Izrai tidak hadir. Selain itu tampak hadir, Plt Sekda Yulian Norwis, Asisten III Tengku Akhrial, Sekwan, Nuriman Khair dan sejumlah pejabat lainnya.(mng)

Harga TBS Sawit Periode 30 November - 6 Desember 2016

3 tahun Rp1.453,71

4 tahun Rp1.621,71

5 tahun Rp1.734,67

6 tahun Rp1.786,17

7 tahun Rp1.854,95

8 tahun Rp1.912,88

9 tahun Rp1.975,22

10 tahun Rp2.029,50

PROSAWIT

3 tahun Rp1.490,68

4 tahun Rp1.663,07

5 tahun Rp1.778,97

6 tahun Rp1.832,70

7 tahun Rp1.902,23

8 tahun Rp1.961,64

9 tahun Rp2.025,50

10 tahun Rp2.081,22

TBS Kembali Naik RENGAT (RP) - Petani swadaya dapat berlega hati sejak dua pekan terakhir ini. Karena harga tandan buah segar (TBS) sejak dua pekan ini ada kenaikan. Namun, kenaikan harga TBS tersebut tidak telalu tinggi. ‘’Harga TBS petani swadaya sudah mencapai Rp1.800 per kilogram. Sebelumnya harga TBS pada pekan lalu hanya mencapai Rp1.200 per kilogram,’’ ujar Surya, salah seorang warga Kecamatan Rengat Barat, Selasa (29/11) pagi. Memang sebutnya, pada pekan sebelumnya harga TBS hanya mencapai Rp1.000 per kilogram. Kuat dugaan kenaikan harga TBS ini juga dipicu oleh minimnya hasil panen TBS petani sejak beberapa pekan ini. Namun demikian harapnya, harga TBS petani terus naik. Sehingga kebutuhan pokok petani swadaya dapat terpenuhi melalui hasil panen TBS. Karena dengan harga TBS saat ini, masih sebelum seimbang dibandingkan dengan harga kebutuhan sehari-hari. Selain itu harapnya, harga TBS petani swadaya dapat dijual dengan mudah tanpa lagi berhubungan dengan tengkulak. Karena hal ini pula yang menjadi harga TBS tidak stabil. Sebagai salah satu langkah agar harga TBS petani swadaya dapat stabil yakni dengan melibatkan peran pemerintah. Dimana pemerintah dapat melalukan pendekatan dengan sejumlah PKS. “Bisa saja, pihak PKS langsung menjemput TBS petani langsung kelokasi ketika sudah diminta oleh pemerintah,” harapnya. Untuk memuluskan kerja sama dengan perusahaan itu, petani yang ada termasuk dirinya bersedia membentuk kelompok tani. Sehingga dengan adanya kelompok tani sebagai wadah petani, akan mampu dikontrol dan dibimbing serta dilakukan pembinaan.(kas)

REDAKTUR: MONANG LUBIS

DIPANDU: Mobil angkutan TBS petani swadaya dipandu untuk melintasi jembatan ketika memasuki areal perkebunan, Selasa (29/11/2016).

KASMEDI/RIAU POS

Rencana Pembangunan 6.000 Ha Kebun Harus Matang PANGKALANKERINCI (RP) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dushutbun) mendukung rencana pembangunan kebun kelapa sawit seluas 6.000 hektare yang dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata. Inisiatif untuk menjajal bidang usaha di perkebunan merupakan terobosan yang bagus. Namun demikian, tentunya dibutuhkan perencanaan dan langkah-langkah yang matang, sehingga hasilnya lebih baik dan

menghasilkan keuntungan. Sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Pelalawan, kita dari Dishutbun Pelalawan men-support atau mendukung rencana BUMD Tuah Sekata Pelalawan untuk membangunan kebun kelapa sawit seluas 6.000 hektare yang akan dibangun dalam dua tahap yakni tahun 2017 dan tahun 2018 mendatang,’’ katanya. Namun demikian, tentunya perencanaan pembangunan kebun kelapa sawit ini pengelolaannya harus matang dan profesional, sehingga

hasilnya lebih baik untuk menambah pemasukan pendapatan atau keuntungan bagi daerah. ‘’Jadi, kalah dengan perusahaan swasta lainnya, karena di Kabupaten Pelalawan sudah banyak contoh perusahaan perkebunan kelapa sawit yang baik dalam segi pengelolaan,” terang Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dushutbun) Pelalawan Ir H Hambali MSi didampingi Kabid Pengembangan Tanaman Perkebunan Abdul Rahman, Selasa (29/11) pagi.

Diungkapkannya, komitmen BUMD bersama Pemkab Pelalawan, harus diperkuat dalam menjalanakan rencana pembukaan kebun sawit tersebut. Apalagi rencana tersebut juga sifatnya bekerja sama dengan masyarakat yang sudah lama hidup dari hasil berkebun. Artinya, sudah memiliki pengalaman yang banyak. Sehingga hal itu harus dibarengi dengan manajemen BUMD yang lebih baik lagi, yakni minimal setara dengan perusahaan perkebunan yang sudah profesional.(amn)

TATA LETAK: EKO FAIZIN


24

PROPELALAWAN

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Merangkai Negeri Dengan Syarak

Jalan Datuk Laksamana Sorek Rusak Laporan M AMIN AMRAN, Pangkalankerinci

HINGGA ini, kondisi Jalan Datuk Laksamana yang berada di Pasar Baru, Simpang Beringin, Kelurahan Sorek Satu, Kecamatan Pangkalankuras mengalami rusak parah. Beberapa lubang yang menganga di badan jalan itu berdiameter cukup besar dan dalam. Kondisi ini kerap dikeluhkan pengguna jalan, sebab tidak ja-

rang terjadi kecelakaan lalu lintas akibat pengendara berusaha menghindari lubang, khususnya saar hari pasaran tiba yakni hari Ahad setiap pekannya. Kondisi ini juga diperburuk oleh lalu lalang pelajar SMPN 1 Sorek Satu yang hendak menuju sekolah ataupun pulang sekolah. Pasalnya, lokasi sekolah tidak jauh dari jalan rusak tersebut. Namun ironisnya, meski jalan tersebut telah mengalami kerusa-

kan dan telah beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas, tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda akses jalan tersebut akan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pelalawan. ‘’Kondisi jalan yang rusak dan berlobang ini telah lama terjadi, namun entah apa sebabnya tidak ada perhatian serius dari pihak terkait untuk memperbaiki jalan

yang telah rusak sejak 2008 silam ini. Dan tentunya jika jalan ini tidak segera diperbaiki, maka akan banyak lagi korban lakalantas yang terjadi dijalan rusak ini. Padahal, jalan ini menjadi akses penghubung sejumlah kampung ke ibukota Kecamatan Sorek Satu,” terang salah seorang warga Sorek Satu Rahmat Fakhrizal kepada Riau Pos, Rabu (30/11). Diungkapkannya, bahwa selain telah menyampaikan permintaan

perbaikan jalan tersebut kepada Pemkab Pelalawan, masyarakat setempat juga sudah sering menyampaikan keluhan tersebut kepada wakil rakyat di daerah pemilihannya (Dapil 4), saat melakukan reses. Namun sejauh ini, belum ada respon dari para wakil rakyat tersebut dengan melakukan tindakan nyata. Hal senada juga disampaikan salah seorang masyarakat tokoh kecamatan Pangkalankuras Er-

wanto yang mengatakan, bahwa dirinya sangat mengkritisi lemahnya kepedulian anggota DPRD. Dirinya menilai pejabat dan anggota dewan tidak peka menyikapi keluhan masyarakat. Padahal, Jalan Datuk Laksamana merupakan jalan penghubung beberapa desa seperti Desa Batang Kulim, Desa Betung dan Desa Kesuma. Dan juga menjadi jalan satu-satunya bagi masyarakat untuk menuju ke Sorek Satu.(izl)

Pustaka Daerah Modern Segera Dibangun PANGKALANKERINCI (RP) - Tahun 2017 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan akan segera merealisasikan pembangunan perpustakaan daerah yang representatif bertarap modern. Di mana pembangunan perpustakaan daerah tersebut nantinya, akan menelan anggaran sebesar Rp40 miliar. Sedangkan pembangunan pustaka modern tersebut dilakukan agar mampu mengundang minat baca masyarakat khusunya para pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa yang sampai saat ini masih terbilang cukup minim. ‘’Insya Allah pada tahun 2017 mendatang, kita akan segera merealisasikan pembangunan perpustakaan daerah modern dua

lantai. Dimana pada tahun 2016 ini, kita telah menyiapkan desain bangunanya dan pembangunan gedung perpustakaan daerah akan memakai konsep modren. Sedangkan pembangunan gedung perpustakaan daerah ini nantinya, ditargetkan akan menelan biaya sebesar Rp40 milar melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pelalawan tahun 2017,” terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan Ir M Syahrul Syarif MSi kepada Riau Pos, Rabu (30/11) di ruang kerjanya. Diungkapkan mantan Sekretaris Bappeda Pelalawan ini, bahwa selain membangun gedung perpustakaan daerah modern, di lokasi ini juga akan dibangun kafe.

Dan jika nantinya pembangunan ini rampung, maka tentunya pembangunan ini akan menjadi icon kebanggaan masyarakat Kabupaten Pelalawan. Sedangkan pembangunan gedung perpustakaan daerah modern ini, akan dibangun langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan. ‘’Lokasi pembangunan tersebut di eks gerai PD Tuah Sekata yang telah hangus terbakar pada 2013 lalu dengan luas lahan yang ada dua hektare lebih. Untuk itu, dengan dibangunnya perpustakaan daerah yang representatif nantinya, diharapkan akan menunjang peningkatan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di kabupaten Pelalawan.(amn)

M AMIN AMRAN/RIAU POS

SEMATKAN LENCANA: Wakil Bupati Pelalawan Drs H Zardewan MM menyematkan lencana kepada salah seorang dari 510 ASN Pelalawan peraih penghargaan Satya Lencana Karya Satya di halaman Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (30/11/2016).

Ajaib, Barang Illegal Rp14 M tanpa Tersangka Sambungan dari hal. 17 potensi kerugian negara menc a p a i s e k i t a r ku ra n g l e b i h Rp3.353.445.635 Ini tanpa ada tersangkanya (TSK). ‘’Iya, untuk pemusnahan kali ini belum ada tersangka, dan tidak ada tersangkanya,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Riau Sumbar, Yusmariza kepada Riau Pos, disela-sela pemusnahan barang yang menjadi milik negara itu. Dikatakannya, pemusnahan barang yang menjadi milik negara ini, berupa barang kena cukai hasil tembakau dan minuman mengandung etil alkohol, adalah hasil penindakan atas pelangga-

ran bidang cukai. ‘’Kita tetap berusaha keras untuk menangkap semua yang terlibat. Khusus pemusnahan ini, barang-barang yang kita musnahkan ini pelanggar tidak ditemukan. Artinya link-nya putus dari yang membawanya, mereka tidak tahu siapa yang menerima dan siapa yang mengirim. Link-nya putus. Potensi kerugian negara sekitar Rp4,3 miliar,’’ ungkapnya. Ditambahkan, Kabid P2 Abdul Karim, menegaskan kalau barang yang ada tersangkanya diserahkan ke kejaksaan, nanti penyelesaian barang buktinya dan pemusnahannya oleh kejaksaan setelah ada putusan dari pengadilan. ‘’Kalau yang kita musnahkan ini, nyata-nyata yang kesulitan untuk

mengungkapnya,” ujar Karim. Dijelaskan Karim juga, untuk penangkapan semua barang yang dimusnahkan ini dilakukan di jalan. Dimana supir yang membawa barang tidak tahu siapa mengirim, dan siapa yang menerima. ‘’Mereka hanya menerima dan diminta untuk mengantar di suatu tempat, setalah itu dijemput oleh supir lain. Dan sebelum dijemput oleh supir lain itu sudah kita tegah. Pelaku juga jeli kelihatannya,’’ tuturnya. Untuk itu, ditegaskan Ka Kanwil DJBC Riau-Sumbar, langkah kongkrit yang dilakukan oleh pihaknya untuk mengatasi barang ilegal masuk adalah dengan berharap dukungan semua pihak, baik konsumen maupun peneyuplai

9.304 Kendaraan Langgar Lalin itu diputus. ‘’Intinya pasar untuk rokok ilegal untuk Riau-Sumbar ini tinggi, kenapa? Maaf, dari sebagian masyarakat kita yang penting bisa merokok dengan harga yang murah. Artinya ada permintaan yang cukup besar, dan ini tantangan kita, dan peluang bagi penyuplai barang,” jelasnya. Dan pihaknya, dikatakan terus melakukan pengawasan, baik melalui kegiatan intelijen, pengumpulan informasi, dan penindakan terus dilakukan. “Dan untuk lebih efektif, kami juga minta dukungan dan masyarakat, tentunya untuk menekan peredaran. Sosialisasi juga terus kami lakukan, agar masyarakat punya kesadaran,” tutupnya.(izl)

Bukit Betabuh Dirambah Sambungan dari hal. 17 Menempuh perjalanan 2 jam lebih dari Desa Lubuk Ambacang, ibukota Kecamatan Hulu Kuantan, hutan lindung yang berada di teritorial Kuansing ini berbatasan langsung dengan Muaro Sijunjung, Sumbar. Ditaksir, 3 bulan saja mereka dibiarkan membabat, tak ada lagi kayu-kayu besar yang berfungsi sebagai resapan dan untuk jalur. Hutan bisa punah. “Waktu itu kami kan mau cari banan jalur. Kami kaget, melihat hutan dibabat, kayu-kayunya sudah bertumbangan. Dan ada pula 4 unit alat berat yang standby disitu. Tapi pekerjanya sudah

kabur duluan begitu mendengar kedatangan kami,” ungkap Ipep. Senada dengan Ipep, warga lain, Sepjon juga menyesalkan adanya pembiaran yang luar biasa terhadap aktivitas illegal logging di Bukit Betabuh. “Ya, Polhut sepertinya sudah terkesan masuk angin, karena tidak mau menindak illegal logging. Ada apa,” tanya warga menyampaikan kondisi tersebut. Menanggapi itu, Ketua Komisi B DPRD Kuansing, Rustam Efendi sudah berulangkali mendesak agar pemerintah melalui dinas terkait melakukan tindakan cepat terhadap persoalan ini. Aktivitas ilog yang sudah merajalela di Bukit Betabuh, dipintanya, tak

bisa dibiarkan. “Hutan lindung Bukit Betabuh adalah kawasan strategis nasional. Ini satu-satunya hutan masih perawan yang kita punya. Sekarang terus dibabat. Saya minta Dinas Kehutanan, kita harus secepatnya turun. Koordinasi dengan polisi dan provinsi,” desaknya, kemarin. Rustam yang didampingi anggota Komisi B DPRD Kuansing Jefri Antoni menyesalkan Pemkab Kuansing, Pemprov Riau, dan aparat kepolisian yang diam dengan persoalan ini. “Tak bisa. Ini hutan lindung, harus diselamatkan,” tegasnya lagi. Dijual ke Sumbar Tidak jauh dari Hulu Kuantan,

aktivitas perambahan juga marak di kawasan Hutan Lindung (Hutlin) Bukit Betabuh, yang berada di wilayah perbatasan Kuansing Riau dengan Sumatera Barat. Polisi Kehutanan (Polhut) Provinsi Riau dan Polhut Kuansing sudah melihat dari dekat kondisi pembalakan liar di kawasan hutan lindung tersebut, beberapa pekan lalu, namun aktivitas itu tetap saja marak hingga sekarang. Kayu-kayu ilog itu diambil di Hutan Lindung Bukit Betabuh Kuansing, lalu diangkut ke Sumatera Barat dalam kondisi belum diolah, atau masih bulatan. Dan sekaligus dijual di wilayah Sumatera Barat. (jps)

Lantai Keropos, Keramik Terpaksa Dibongkar Sambungan dari hal. 17 dari konsultan tersebut, pihaknya juga sudah langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan memang lantai yang keropos sudah menjalar ke berbagai sisi. Sehingga memang harus dilakukan pembongkaran secara keseluruhan. ‘’Selain itu, kalau cuma diganti beberapa bagian keramik yang rusak saja, akan sulit

REDAKTUR: M ERIZAL

mencari keramik yang warnanya seragam dengan keramik lama. Kalau terkait anggaran nanti saya cek dengan PPTK,” ujar Ariyadi. Sementara itu, koordinator Fitra Riau, Usman, menilai bahwa proyek pergantian keramik tersebut hanyalah suatu cara untuk mengakali agar anggaran perawatan kantor ke luar. Hal tersebut menurutnya adalah salah satu pemborosan.(sol)

Sambungan dari hal. 17 pada tahun sebelumnya terdapat setidaknya 40 kasus kecelakaan selama Operasi Zebra, tahun ini hanya terjadi 26 kasus kecelakaan saja. Jika dipersentasikan setidaknya Kepolisian telah berhasil menekan angka kecelakan sebesar 35 persen. Begitu juga dengan kerugian akibat kecelakaan yang terjadi sepanjang operasi berlangsung. ‘’Korban laka meninggal dunia pada 2015 ada sekitar 20 orang. Tahun ini ada sekitar 16 orang. Untuk korban luka berat akibat kecelakaan terdapat sebanyak 26 orang pada tahun 2015. Ditahun ini menurun menjadi 18 orang. Sedangkan untuk luka ringan pada tahun 2015 berjumlah sebanyak 31 orang. Tahun ini jumlahnya 21 orang. Itu berarti juga ada penurunan sebanyak 19 persen,’’ terangnya merincikan. Masih dijelaskan Dirlantas, kerugian materi yang diakibatkan oleh kecelakan selama Operasi Zebra Siak 2016 sebesar Rp205 juta. Angka tersebut juga turun signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp263 juta. ‘’Kalau dipersentasikan turun sekitar 21 persen,’’ ujarnya. Didominasi Sepeda Motor Dari total keseluruhan pelanggaran yang tercatat selama Operasi Zebra Siak 2016 rata-rata didominasi oleh kendaraan roda dua. Dari catatan Kepolisian terdapat 4.736 unit sepeda motor yang disanksi tilang. Sedangkan mobil penumpang hanya sebanyak 469 unit. Selanjutnya adalah mobil bus sebanyak 57 unit. Disusul nomer dua tertinggi tilang yakni mobil barang dengan total 1.071 tilang. Terakhir adalah kendaraan kusus dengan total sebanyak 16 unit yang ditilang. ‘’Tujuan dari operasi zebra itu adalah menekan angka pelanggaran lalulintas. Pelanggaran itulah yang nantinya menjadi penyebab

kecelakaan lalulintas. Bisa kita lihat dari hasil operasi zebra siak tahun ini. Penurunan angka pelanggaran dibarengi dengan angka kecelakaan,’’ tambahnya.(nda)

TATA LETAK: SYUKRI


PROINDRAGIRI HILIR

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

25

Bumi Sri Gemilang

Satukan Tekad NKRI Harga Mati BUPATI Indragiri Hilir HM Wardan bersama ratusan masyarakat menghadiri apel Nusantara Bersatu di Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada, Tembilahan, Rabu (30/11). Apel Nusantara Bersatu juga dihadiri unsur Fokopimda, tokoh masyarakat, agama, pelajar, mahasiswa dan paguyuban serta organisasi kepemudaan. Kegiatan diawali dengan menyayikan lagu Indonesai Raya dan doa bersama oleh para peserta. Setelah itu dilanjutkan dengan orasi kebangsaan oleh Bupati Inhil HMWardan, Dandim 0314 Inhil, Kapolres Inhil, Kajati dan ketua DPRD. Baru kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi oleh budayawan Afni Maulana dan Iwan Kesuma Wijaya serta perwakilan dari Polres Inhil. Pada kesempatan itu bupati

mengatakan apel Nusantara Bersatu bertujuan meningkatkan rasa kebersamaan dam memiliki rasa kesatuan terhadap Republik Indonesia. Disepakati saat itu NKRI adalah harga mati. “Tujuan kita berkumpul di sini untuk menyatukan tekad bahwa NKRI adalah harga mati,” tegas Bupati Inhil HM Wardan. Atas nama pemerintah dan masyarakat, Wardan menyerukan tidak ada nilai yang bisa ditukar dengan kedaulatan NKRI. Oleh sebab itu, apel Nusantara Bersatu yang dihadiri banyak komponen merupakan sebuah bukti bahwa masyarakat Inhil cinta terhadap Indonesia. “Semoga dengan kegiatan ini selalu dapat membangkitkan rasa Indonesiaku, Indonesiamu dan Indonesia kita bersama dalam bingkai NKRI yang berbhineka,” sebut Wardan.(adv)

TEMBILAHAN___ Pengurus Dewan Pendidikan Dilantik ___

SEJALAN dengan malam resepsi HUT PGRI dan HGN 2016, juga dilakukan pelantikan pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir periode 2016-2021, Selasa (29/11) malam. Prosesi pelantikan dihadiri Bupati Inhil HM Wardan, pengurus PGRI, pihak Dinas Pendidikan Inhil dan beberapa tamu undangan. Dengan dilantiknya Dewan Pendidikan, maka diharapkan memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan. “Dewan Pendidikan merupakan lembaga yang bisa memberikan kontrol kepada pemerintah terhadap persoalan pendidikan,” ungkap bupati usai pelantikan. Berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan, proses rekrutmen pengurus Dewan Pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Saat itu kata bupati, prosesnya telah berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang ada. “Berikan in put kepada pemerintah daerah, baik melaui Disdik maupun PGRI. Di sini kita bisa bersinergi dalam bidang pendidikan,” sebut bupati. Urusan pendidikan tak hanya diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan maupun PGRI serta guru. Akan tetapi menjadi urusan semua pihak, termasuk masyarakat dalam hal ini orangtua murid.(adv)

HUMAS PEMKAB INHIL

APEL NUSANTARA BERSATU: Bupati Inhil HM Wardan, Ketua DPRD Dani M Nursalam, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK dan lainnya mengikuti Apel Nusantara Bersatu, di Tembilahan, Rabu (30/11/2016).

Jadi Percontohan UKS di Riau

S

EKDAKAB Inhil H Said Syarifuddin membuka acara Akselerasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah Provinsi Riau di Tembilahan, Rabu (30/11). Kegiatan itu menurut sekda, memberikan manfaat terhadap sekolah. Setelah akselerasi ini diharapkan dapat mengangkat kegiatan sekolah dan prioritas bagi pengembangan sumber daya manusia di sekolah. “Apa yang didapat pada kegiatan ini hendaknya benar-benar dipahami supaya dapat diterapkan di sekolah masing-masing,” harap sekda. Secara nyata pelaksanaan unit kesehatan sekolah (UKS) memliki banyak tujuan. Antara lain, meningkatkan pemahaman hidup sehat peserta didik. Dengan tidak langsung siswa diberikan ilmu pendidikan tentang

BERI SAMBUTAN: Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin memberikan sambutan pada acara pembukaan Akselerasi UKS di Tembilahan, Rabu (30/11/2016).

INDRA EFFENDI/RIAU POS

pembinaan lingkungan kesehatan. Sementara itu Ketua PMI Inhil Hj Zulaikhah Wardan mengaku bangga karena Inhil ditunjuk sebagai pilot project Akselerasi UKS Se-Riau. Dengan harapan agar UKS Kabupaten Inhil lebih maju dari

daerah dan kabupaten lain. Untuk dapat menyukseskan kegiatan itu, Zulaikhah berharap adanya kerja sama terutama dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Apalagi secara umum UKS diatur melalui surat keputusan bersama (SKB) beberapa

menteri. Sedangkan Kepala Biro Pembedayaan Perempuan dan KB Riau Alizar menambahkan, agar para peserta yang mengikuti kegiatan itu bergerak cepat dalam menjalankan program UKS yang terdapat di dalam SKB

sejumlah menteri. Dengan telah dijadikannya Inhil sebagai percontohan UKS di Riau maka secara otomatis, Inhil dapat menjadi perwakilan Provinsi Riau untuk mengikuti lomba sekolah sehat tingkat nasional pada 2017.(adv)

Seluruh Tahanan Kabur dari Selama Operasi Zebra, Jumlah Pelanggaran Menurun Polsek Kemuning Berhasil Ditangkap TEMBILAHAN (RP) - Akhirnya, seluruh tahanan Polsek Kemuning yang sempat melarikan diri beberapa bulan yang lalu berhasil ditangkap. Tersangka yang terakhir ditangkap Hendri Munawir. Dia diringkus, Rabu (30/11) sekitar pukul 00.30 WIB. Penangkapan terhadap tahanan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Polsek Kemuning yang dibantu oleh Tim Opsnal Sat

REDAKTUR: ADE CHANDRA

Reskrim Polres Inhil, di Desa Pulau Batu Seberang Sungai Kembang Seri, Kecamatan Jujuhan Hilir, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi. Menurut Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK, dengan telah ditangkapnya pelaku maka seluruh tahanan kabur telah berhasil diamankan. “Pelaku merupakan komplotan dari 5 orang pelaku tindak pidana

pencurian kabel milik PT PLN Cabang Rengat dan melarikan diri pada Ahad (23/10) sekitar pukul 04.00 WIB dengan cara menggergaji terali besi sel Polsek Kemuning,” jelas Kapolres. Hendri Munawir adalah yang tahanan terakhir yang berhasil dibekuk setelah Tim Opsnal Polsek Kemuning dibantu Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhil bisa melacak posisinya.(ind)

TEMBILAHAN (RP) - Selama dua pekan Operasi Zebra 2016, terdapat 433 pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. 189 di antaranya terpaksa ditilang dan 244 mendapat teguran. Angka itu mengalami penurunan hingga puluhan persen bila dibandingkan dengan 2015 lalu. Walau demikian, hal itu bukanlah sebuah keberhasilan karena masih terdapat pengendara yang melakukan pelanggaran. Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK mengatakan di

antara itu kasus pelanggaran yang paling banyak, masalah kelengkapan saat berkendara. Seperti, pengendara yang tidak mengenakan helm. “Melawan arus, melanggar rambu-rambu, berboncengan lebih dari satu dan tidak membawa surat serta pelanggaran lainnya,” kata kapolres, Rabu (30/11). Mengenai usia, lanjut Kapolres, bervariasi mulai dari usia dewasa, remaja dan sebagainya termasuk anak di bawah umur. Kendati demikian, Satlantas Polres Inhil, tetap

TATA LETAK: EKO FAIZIN

melakukan upaya pendekatan dengan memberikan pemahaman. “Sosialisasi, baik dengan memasang spanduk, pengumuman, templet dan mendatangi sekolah termasuk melalui radio. Semua itu sudah kami lakukan,” katanya. Kesadaran masyarakat ataupun pengendara untuk mengenakan hlem masih sangat kurang. Padahal efeknya sangat besar bagi keselamatan. Ia berharap dengan upaya sosialisasi mampu memberikan pemahaman bagi masyarakat.(ind)

TATA LETAK: YAYA


26

PROROKAN HILIR

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Membangun Bersama Masyarakat

Pita Merah Putih Warnai Nusantara Bersatu PAGI itu, peserta dari berbagai kalangan dan unsur memenuhi halaman gedung eks sekretariat Pemkab Rohil di Jalan Mardeka Bagansiapi-api. Dengan mengenakan pita merah putih, ratusan peserta mengikuti apel Nusantara Bersatu. ‘’Saya sangat terharu sekali dengan Apel Nusantara Bersatu ini,’’ kata Bupati Rohil H Suyatno, Rabu (30/11) di Bagansiapi-api. Dengan mengenakan pita merah putih, tambah suami dari Hj Wan Mardiana ini melanjutkan, melafazkan semangat persatuaan dan kesatuan. ‘’Semua unsur

dan kalangan yang ada di Rohil ini bersatu padu. NKRI itu harga mati,’’ kata Suyatno. Melalui momen Nusantara Bersatu ini, pria yang akrab disapa Uyat itu mengajak semua pihak untuk tetap fokus dan berkonsentrasi penuh pada Kabupaten Rohil. Apalagai, daerah berjuluk Negeri Seribu Kubah ini sedang gencarnya melaksanakan kegiatan terutama di bidang fisik. ‘’Kita harus bersama dan bahu membahu dalam membangun negeri ini,’’ kata Suyatno. Seiring dengan itu, Suyatno

mengajak semua perangkatnya seperti pihak kecamatan untuk dapat menggaungkan semangat Nusantara Bersatu di daerahnya masing-masing. ‘’Semangat kebersamaan terus digelorakan hingga sampai ke daerah-daerah,’’ kata Suyatno. Apel Nusantara Bersatu yang dipusatkan di Jalan Mardeka Bagansiapi-api ini, berlangsung hampir selama satu jam. Guna mendukung kelancaran Nusantara Bersatu dilakukan pemblokiran jalan dan mengarahkan kendaraan yang melintas ke jalur lain.(adv/a)

HUMAS PEMKAB

HUMAS PEMKAB

BACA NASKAH: Bupati Rohil H Suyatno didampingi unsur Forkopimda Rohil membaca naskah Apel Nusantara Bersatu di Bagansiapi-api, Rabu (30/11/2016).

MENGENAKAN PITA: Peserta yang mengikuti Apel Nusantara Bersatu mengenakan pita merah putih di Bagansiapi-api, Rabu (30/11/2016).

Dua Daerah Proklim Terima Trofi Nasional

Sekolah Rusak, Wabup Minta Tangani Cepat

KEPALA Bidang (Kabid) Pengelola Lingkungan Bapedalda Rohil Drs H Syaiful Anwar dan Praktisi Proklim, Alkahfi Sutikno pagi itu tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Di mana, dua daerah di bawah binaannya telah dapat mengukir prestasi berupa penerima trofi Proklim tingkat nasional 2016. ‘’Terus terang saja, kami sangat senang dengan keberhasilan itu,’’ kata Syaiful Anwar, Rabu (30/11) di Bagansiapi-api. Kedua daerah Proklim Rohil yang mampu mengukir prestasi di tingkat nasional itu, tambah

Syaiful, yakni Dusun Palm Agung Kepenghuluan Balam dan Dusun Aek Mual Kepenghuluan Balam. ‘’Kedua daerah itu berada di wilayah Kecamatan Balai Jaya,’’ kata Syaiful. Seiring dengan itu, Camat Balai Jaya, Samsuhir yang baru saja sampai ke halaman gedung eks sekretariat Pemkab Rohil di Jalan Mardeka Bagansiapi-api untuk mengikuti apel Nusantara Bersatu, juga terlihat senang. ‘’Kedua daerah yang menerima tropi Proklim tingkat nasional itu berada di wilayah Kecamatan

Balai Jaya,’’ kata Samsuhir. Untuk diketahui, lanjut Samsuhir, wilayah Kecamatan Balai Jaya sangat respon dengan kegiatan berbasis lingkungan. Di mana, program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dan Proklim. Sebagai gambaran, tambah Samsuhir, pihaknya kembali menyiapkan dua desa untuk mengikuti Proklim 2017 mendatang. ‘’Kedua daerah yang sedang disiapkan itu nantinya bakal diikutkan pada penilaian tingkat kabupaten sebagai tahap awalnya,’’ kata Samsuhir.(adv/a)

MELIHAT langsung kondisi SDN 09 Kepenghuluan Mesah, di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan membuat Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiludin menjadi terenyuh. Betapa tidak, kondisi ini tak akan bisa maksimal terselenggaranya proses pendidikan dengan nyaman. ‘’Kondisinya memang sangat memprihatinkan karena ada kelas yang mengalami kerusakan serta ada yang lantainya masih berupa tanah dasar,’’ kata Wabup, Rabu (30/11). Dengan keadaan itu menurutnya maka harus diambil kebijakan dengan cepat dan tepat agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan nantinya terutama bagi

MUI Serukan Perlunya Doa Bersama BAGANSIAPI-API (RP) - Suasana kebangsaan yang sudah kondusif jangan sampai rusak karena kepentingan pihak yang tidak bertanggung jawab. Menyikapi kondisi di tanah air belakangan ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rokan Hilir mengajak masyarakat untuk tetap dapat mendukung dan mempertahankan kondisi yang ada saat ini. ‘’Kami menyerukan agar seluruh pengurus MUI tingkat kecamatan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan perlu digelar doa bersama agar kondisi di tanah air ini tetap kondusif,’’ ujar Ketua MUI Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful MSi, Rabu (30/11) di Bagansiapi-api. Menurutnya, dengan bakal digelarnya aksi pada 2 Desember kelak harus disikapi dengan bijak. Diharapkan agar aksi itu dapat berjalan dengan aman

REDAKTUR: HERIANTO BASERAH

dan damai sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Perlu langkah agar setiap pihak dapat menahan diri menyikapi persoalan yang ada pada saat ini, menurutnya dengan melaksanakan kegiatan lain seperti doa bersama, salat hajat atau baca yasin bersama juga merupakan sikap penegasan dalam rangka mendukung penuntasan kasus dugaan penistaan agama. Di samping mengimbau para pengurus MUI kecamatan, ia juga tak ketinggalan memanfaatkan sarana sosial media untuk penyebarluasan informasi mengenai sikap MUI tersebut. ‘’Kami mengajak agar bersama-sama dapat mendoakan yang terbaik untuk bangsa ini,’’ tuturnya. Sebelumnya Bupati Rohil H Suyatno menegaskan ketidaksetujuan dirinya bila ada masyarakat Rohil ikut.(fad)

siswa yang belajar atau tengah melakukan aktivitas di sekolah. Menurutnya langkah yang ditempuh adalah bagaimana pemkab secepatnya membangun sekolah itu dengan memperbaiki bangunan yang mengalami kerusakan terlebih dahulu. Wabup mengatakan telah menghubungi langsung Kepala Dinas Pendidikan untuk mengetahui apa langkah yang dapat ditempuh dalam waktu dekat. ‘’Kami juga meminta Disdik untuk cepat tanggap artinya kalau ada sekolah yang seperti ini cepat ditanggulangi, jangan berlama-lama. Apalagi untuk pendidikan itu kan salah satu sektor yang diprioritaskan pemkab

pada saat ini,’’ ujarnya. Untuk langkah penanganan ia melihat dulu apa ada anggaran yang bisa diarahkan untuk kegiatan perbaikan pada tahun ini bila tidak memadai maka akan disiapkan untuk tahun anggaran 2017 nantinya. Dengan melihat langsung kondisi sekolah itu wabup mengatakan tidak terlepas dari kebiasan dirinya yang suka meninjau langsung ke lapangan. Bila hanya menerima laporan dari atas meja dinilai belum begitu maksimal untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Ia menegaskan akan tetap mempertahankan dan menerapkan sikap untuk turun ke lapangan.(adv/b)

Tingkatkan Prestasi Bidang Pendidikan BAGANSIAPI-API (RP) Prestasi di bidang pendidikan harus bisa ditingkatkan mengingat berbagai dukungan telah dianggap memadai salah satunya dari dukungan anggaran di mana setiap tahunnya dialokasikan 20 persen lebih dari ABPD untuk pendidikan. ‘’Memang kami cukup prihatin dengan kenyataan bahwa prestasi di bidang pendidikan masih rendah, seperti dilihat dari angka kelulusan tingkat SD yang masih terbawah dari seluruh kabupaten/kota di Riau,’’ ujar anggota DPRD Rohil Habib Nur, Rabu (30/11). Selama ini, terangnya, perhatian dan dukungan Pemkab Rohil terhadap bidang pendidikan sangat baik maka wajar bila harapan untuk perbaikan presta-

si dituntut. Selain untuk pendidikan dukungan pemkab, dan hal itu dibarengi untuk peningkatan dengan pencapaian kualitas guru pun prestasi yang baik ada dilaksanakan maka bukan merudari berbagai pihak pakan sesuatu yang mulai dari pusat begitu hebat. Sebasampai daerah. liknya, bila daerah Ia membenarmengalami defisit kan bahwa ting- HABIB NUR dan anggaran unkat kesejahteraan tuk guru berkurang memang memiliki pengaruh tapi mampu menghasilkan langsung dengan kualitas prestasi yang membanggayang ada namun hal itu kan baru hal itu merupakan tidak merupakan bagian terobosan hebat. yang paling mutlak. ‘’Ketika ‘’Kalau anggaran besar anggaran besar, prestasi dan prestasi baik itu sudah pendidikan begitu juga, dan biasa, tapi bagaimana untuk sekarang ini anggaran men- Rohil ini kita ciptakan dengalami defisit maka para gan kondisi defisit anggaguru diminta untuk tetap ran mampu menghasilkan dapat melaksanakan tugasn- prestasi bidang pendidikan ya dengan baik,’’ katanya. dengan baik. Itu baru luar biLebih lanjut Habib me- asa,’’ ucapnya. Habib menilai, nilai bila suatu daerah telah tidak ada alasan bagi seluruh memiliki anggaran besar pihak tidak bekerja.(fad)

TATA LETAK: EKO FAIZIN


Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

PROKUANTAN SINGINGI

27

Bersatu Nogori Maju

TELUKKUANTAN___ Waspadai Ancaman Perpecahan Bangsa ___

BUPATI Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi meminta seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai ancaman perpecahan bangsa. Pasalnya, ancaman tidak hanya datang dari dalam, namun juga datang dari luar. “Untuk itu, mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ajak bupati di hadapan ribuan peserta Apel Nusantara Bersatu di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Rabu (30/11). Disampaikannya, ancaman perpecahan bangsa yang datang dari luar berupa munculnya kekuatan asing yang mulai mengklaim beberapa kawasan bangsa. Sedangkan ancaman dari dalam, katanya, mulai munculnya isu-isu perpecahan yang dilakukan oleh beberapa oknum masyarakat. “Karena itu, semuanya harus diwaspadai secara bersama,” tegas Mursini. Menurutnya, peredaran narkoba yang begitu dahsyat, juga ancaman bagi keberlangsungan bangsa. “Tidak sedikit pemimpin, pengusaha, anggota parlemen, pejabat, pemuda dan pelajar serta generasi muda yang sudah terjerumus bahaya narkoba. Ini semua datang dari luar, untuk menghancurkan bangsa ini melalui narkoba. Oleh karena itu, semua pihak mewaspadai dan perang terhadap narkoba agar terhindar dari kehancuran,” ujarnya mengingatkan. Hal yang sama juga diungkapkan Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang SIK MH di saat acara yang sama. “Keberadaan kita hari ini, tak lepas dari perjuangan para pejuang. Karena itu, tugas kita untuk mempertahankannya. Kalau dulu pejuang mempersatukan bangsa kita, maka saat ini tugas berat kita untuk mempertahankannya dari ancaman asing,” tegas Kapolres.(adv) ___

TINJAU JALAN LONGSOR: Bupati Kuansing H Mursini didampingi Wabup H Halim, Kades Pulau Aro Lihendri, meninjau ruas jalan yang longsor di Desa Pulau Aro, Kuantan Tengah, Rabu (30/11/2016).

HUMAS PEMKAB KUANSING

Jalan Desa Longsor 50 Meter H

UJAN deras sejak beberapa hari lalu di Kabupaten Kuantan Singingi mengakibatkan ruas jalan Seberang Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah menuju Desa Sangau, Kecamatan Kuantan Mudik amblas, dan terancam putus. Karenanya, Bupati Ku-

ansing Drs H Mursini MSi bersama Wakil Bupati H Halim dan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kuansing Azwan SSos ST beserta Kades Pulau Aro Lihendri, meninjau kondisi ruas jalan tersebut yang panjangnya sekitar 2 kilometer itu, Rabu (30/11).

Ruas jalan ini merupakan akses dari Seberang Taluk-Sangau. Sementara, ruas jalan yang amblas mencapai 50 meter berada tidak jauh dari tebing Sungai Kuantan. Usai melakukan kunjungan, Kepala Dinas BMSDA Kuansing Azwan mengakui, kalau ruas jalan itu amblas

akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari lalu. “Rencananya jalan ini akan kita alihkan untuk sementara,” ujarnya. Ke depan, pihaknya akan mengalihkan dan membuat jalan baru. Kendati demikian, kata Azwan, pihaknya meminta kepala desa mel-

akukan sosialisasi dan survey. “Rencananya kita buat jalan baru,” tegasnya. Selain akibat curah hujan, penyebab lain amblasnya jalan ini, dikarenakan tebing yang cukup curam. “Sehingga amblas dan aspal yang ada di atasnya menjadi turun,” jelasnya.(adv)

TP4D Kejari Bina Masyarakat Jasa Konstruksi

POTRET___

JUPRISON/RIAU POS

FOTO BERSAMA: Kepala SDN 006 Telukkuantan Yusmalinda berfoto bersama dengan para guru dan murid berprestasi pada peringatan Hari Guru, Selasa (29/11/2016).

KEBERADAAN Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) untuk berkonsultasi hukum. Kali ini, TP4D Kejari Kuansing melakukan kegiatan penyuluhan hukum berupa pembinaan masyarakat jasa konstruksi yang bekerja sama dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kuansing, Rabu (30/11). Kegiatan yang dilangsungkan di Balai Diklat Telukkuantan ini diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkab Kuansing dan pihak rekanan. Sedangkan pemateri, langsung menghadirkan Ketua TP4D Kejari Kuansing Ravendra SH, Zarkasyi SH selaku Wakil Ketua dan Ernofiyanti

selaku Sekretaris TP4D Kejari Kuansing. Dalam kesempatan itu, Ravendra yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejari Kuansing ini memaparkan maksud dan tujuan dibentuknya tim ini, yang merupakan wadah untuk berkonsultasi para ASN dalam melaksanakan kegiatannya. “Alhamdulillah, peserta sangat antusias mengikutinya dan mereka ingin memanfaatkan keberadaan tim ini ke depan, terutama para satker yang ada di Pemkab Kuansing,” ujar Ravendra. Selanjutnya, Kasubag Hukum Setda Kuansing, Suriyanto menjelaskan, bahwa dasar hukum pemanfaatan keberadaan TP4D ini melalui MoU yang telah ditandatangani, Mei 2016.(adv)

JUPRISON/RIAU POS

PENYULUHAN: Ketua TP4D Kejari Kuansing Ravendra menyampaikan penyuluhan hukum kepada ASN di lingkungan Pemkab Kuansing, Rabu (30/11/2016).

Pansus Ingatkan Pentingnya RPJMD

JUPRISON/RIAU POS

SERAHKAN INSENTIF: Ketua TP PKK Hj Emi Mursini didampingi Hj Yuni Halim menyerahkan insentif bagi kader PKK dan PMT Posyandu, kader posyandu lansia, kader BKBB dan operasional TP PKK kecamatan dan desa se-Kuansing, Selasa (29/11/2016).

Ketua PKK Serahkan Insentif Kader TELUKKUANTAN (RP) - Ketua TP PKK Kuansing Hj Emi Mursini menyerahkan insentif bagi seluruh kader PKK se-Kuansing, Selasa (29/11). Ia meminta, agar seluruh kader PKK yang ada, terutama di kecamatan dan desa untuk senantiasa meningkatkan usaha mereka mendorong program-program PKK agar dapat dinikmati masyarakat. “Semoga insentif ini bermanfaat,” harap Ketua PKK Kuansing Hj Emi Mursini saat penyerahan insentif bagi kader PKK dan PMT

REDAKTUR: ADE CHANDRA

Posyandu, kader posyandu lansia, kader BKB dan operasional TP PKK kecamatan dan desa se-Kuansing. Menurutnya, walaupun nilainya tidak seberapa, namun ini adalah bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kader-kader PKK yang telah mendarma baktikan diri mereka untuk memajukan program PKK di masing-masing desa. Oleh sebab itu, Emi Mursini mengimbau agar kader-kader PKK dapat membuat program unggulan di desa masing-masing termasuk yang di kecamatan.

“Karena setiap tahun Pemerintah Provinsi Riau menggelar lomba-lomba yang ada kaitan dengan PKK,” katanya. Maka dari itu, ia mengajak seluruh kader agar tetap semangat. “Marilah tetap semangat untuk membuat program uggulan di kecamatan dan desa masing-masing,” ajak Emi saat menyerahkan insentif ini di Kecamatan Cerenti, Inuman dan Kuantan Hilir yang didampingi Wakil Ketua I TP PKK Kuansing Hj Yuni Halim serta pengurus lainnya.(jps)

TELUKKUANTAN (RP) - Jika tidak ada kendala, Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kuansing 2016-2021 akan dilanjutkan pembahasannya hari ini, Kamis (1/12). Oleh karena pentingnya ranperda ini, maka Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kuansing bentukan DPRD Kuansing, mengingatkan pemkab untuk serius agar arah pembangunan ke depan jelas. Kendati saat ini Pansus DPRD Kuansing masih menunggu kepastian dari Pemkab Kuansing soal legalitas dua SK tim penyusun dan juga soal kepastian status penanggungjawab, yakni perpanjangan masa jabatan Sekda Kuansing, sesuai UU ASN, namun pembahasan materi bisa dilanjutkannya. “Sesuai rencana, besok (hari ini, red) kami hearing soal RPJMD meskipun sampai saat ini belum ada kepastian dari pemkab, dan kami masih menunggu surat kepastian soal status jabatan Sekda Kuansing itu dari bupati,” kata Ketua Pansus RPJMD Musliadi SAg, Rabu (30/11). Kepastian itu penting diperolehnya, agar DPRD, kata Musliadi, tidak ingin ke depan keputusan yang dihasilkan nantinya cacat hukum. “Kita taati saja aturan yang ada. Kalau memang ada SK perpanjangan jabatan sekda sampaikan. Biar tak cacat hukum keputusan yang kita buat ini,” katanya. Sejauh ini, Pemkab Kuansing belum ada berkomunikasi terkait persoalan tersebut. “Apakah ada SK perpanjangannya atau belum, kami tidak tahu. Kalau sudah ada, kami minta Pak Bupati mengirimkan surat resminya. Ini demi kebaikan kita bersama,” katanya.(jps)

TATA LETAK:YAYA


ALUMNI

28

Riau Pos

UNIVERSITAS RIAU

AYO, SUKSESKAN KONGRES IKA UNRI

Silaturahmi, Pilih Ketua IKA UNRI untuk Majukan Almamater

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

17 Desember 2016 Dibuka dengan Seminar Nasional Ekonomi Outlock 2017 FB: IKAUNIVERSITASRIAU

Rangga Rahadi SP (Agribisnis Faperta Angkatan 2008)

Enterpreneur sejak Jadi Mahasiswa

Laporan ADRIAN EKO, Pekanbaru

DUNIA pekerjaan selalu menjadi momok menakutkan bagi alumni-alumni universitas. Pasalnya, modal titel dan memiliki nilai memuaskan tidak akan menjamin mampu bersaing dalam dunia pekerjaan yang semakin lama semakin selektif. Mindset mencari pekerjaan masih menjadi prioritas untuk para alumni tersebut dan tidak kurang dari 10 persen yang berhasil dalam mengandalkan ijazah sebagai modalnya. Pola pikir kuno ini nyatanya sudah mulai ditinggalkan anak muda di luar negeri. Bahkan, beberapa artikel menyebutkan sudah ada beberapa remaja yang memiliki penghasilan sendiri dan ada juga anak yang super pintar tidak malu menjual minuman di pinggir jalan hanya untuk pengalaman. Hal tersebut juga yang menyadarkan dan menjadi motivasi Rangga Rahadi SP untuk tidak mengandalkan orang lain. Pria yang pernah menjadi Ambassador di Youth Peace Ambassadors International ini memulai dunia usaha sejak masih berstatus mahasiswa di Fakultas Pertanian (Faperta) Jurusan Agribisnis angkatan 2008. Label mahasiswa berprestasi tidak menjadi halangannya untuk berjualan minuman dengan gerobak pada masa itu. Karena yang ada di pikirannya adalah bagaimana mempersiapkan masa depan itu sendiri tanpa melihat akan ada orang lain yang menyediakan tempat untuknya nanti. ‘’Pada saat berkunjung ke Jepang dan Selandia Baru, yang saya lihat penjual minuman itu anak seusia saya, bahkan ada juga anak-anak yang jauh di bawah saya. Ternyata mereka memang diberikan pengelaman bisnis sejak muda dan itu menjadi modalnya ke depan. Jadi tidak mengherankan jika ada enterpeneur muda dari luar negeri karena memang mereka ditempa sejak dini. Nah, saya mulai berpikir dari sana, dan tantangan saya itu adalah menghadapi rasa malu dan itu yang menjadi hambatan terbesarnya,’’ ujarnya. Namun tantangan tersebut yang menjadi motivasi buatnya. Dalam dirinya ditanamkan, jika sudah menghasilkan sesuatu kenapa harus malu akan apa

yang dikerjakan. Tidak hanya mengalahkan rasa malu yang dihadapinya, pada kondisi terpuruk atau bisnis lagi lesu juga sempat membuatnya patah semangat. Dorongan dan motivasi dari pengalaman yang dilihatnya secara langsung serta ilmu-ilmu marketing yang didapatnya secara otodidak memberikannya semangat lain. Pepatah kagagalan adalah kesuksesan yang tertunda benar-benar dibuktikannya.

Nama: Lisa Meifresia ST TTL: Bengkulu, 27 Mei 1985 Riwayat Pendidikan: S1 Teknik Kimia Fakultas Teknik Unri Angkatan 2003 Jabatan: Engineer PT Halliburton Duri dan Pengusaha Ritel

Lisa Meifresia ST (Teknik Kimia, Fakultas Teknik Angkatan 2003)

Karyawan yang Berstatus Bos DI ekonomi yang serba sulit dewasa ini, manusia ditantang untuk bisa berinovasi, kreatif dan mampu membaca peluang. Meski berstatus sebagai bawahan atau karyawan, tidak akan pernah menutup peluang menghasilkan pundi-pundi uang dari bidang lainnya. Tidak ada larangan tertulis maupun tidak tertulis manusia memiliki lebih dari satu pekerjaan. Itu yang memotivasi Lisa Meifresia ST untuk menjadi bos dalam statusnya sebagai karyawan. Saat ini Lisa memang masih terdaftar sebagai engineer di PT Halliburton di Duri, bahkan ia memiliki karir yang cukup baik dibandingkan karyawan lainnya. Tapi, ketertarikannya dalam dunia bisnis menjebak nya dalam hal positif lainnya. Buktinya, ia juga menjabat sebagai bos dalam statusnya sebagai karyawan di perusahaan besar itu. ‘’Karyawan itu bekerja untuk perusahaannya. Tapi tidak ada salahnya bukan jika memiliki dunia usaha sendiri dan menjadi bos? Saya jalani peran itu

Berani masuk database? Tulis biodata singkat anda, kirimkan beserta foto ke: riaupos17@yahoo.com Alumni Universitas Riau (Riau Pos) 0813 6460 4032

---- DATABASE ----

Stefan Luther Tobing SIP (Hubungan Internasional FISIP Unri Angkatan 1996)

Handiro Efriawan SPi MSi (Budidaya Perikanan Faperika Unri Angkatan 2002)

Saat ini Asisten Manajer PT Penerbit Erlangga Pekanbaru

Pengusaha dan Direktur Human Management Institute

REDAKTUR: ADE CHANDRA

Gagal di satu bisnis, ia mencoba dan terus mencoba dalam bidang bisnis lainnya. Hingga saat ini ia sudah konsentrasi dalam mengembangkan usaha dalam bidang jual beli baik itu properti maupun tanah. Satu hal yang terus ditanamkan padanya, bisnis yang dilakukan tidak hanya pandai membaca peluang, tapi juga bisa memanfaatkan teknologi yang begitu pesat perkembangnya saat ini. Hasilnya, dengan bantuan teknologi itu, bisnisnya justru berkembang dengan pesat dan saat ini juga sudah mempekerjakan banyak karyawan. ‘’Tidak ada yang tidak bisa asal ada usaha. Saya juga optimis, mahasiswa dan alumni Unri ini memiliki kemampuan lebih. Tinggal bagaimana mengaplikasikan skill tersebut dalam menjadi mesin uang. Tantangan pasti akan selalu ada, tinggal bagaimana kita menghadapi tantangan itu dan mengubahnya menjadi peluang,’’ pesannya. (ade)

keduanya, karyawan iya, pengusaha juga iya. Memang awalnya banyak yang meragukan saya bisa membagi peran yang sama-sama ujungnya profit ini. Nyatanya, saya bisa baik sebagai karyawan, sebagai bos, maupun sebagai istri dan ibu. Intinya hanya memanajemen diri dan waktu kita saja,’’ terangnya. Bisnis yang dikelolanya saat ini berkutat pada bidang penyedia perlengkapan ibu dan anak atau biasa dikenal dengan nama baby shop. Menurutnya, hal tersebut cukup menjanjikan dewasa ini karena menyediakan jasa dalam hal penyediaan perlengkapan ibu hamil hingga melahirkan dan tumbuh kembang anak. Pasalnya, setiap orangtua tentu menginginkan hal yang terbaik untuk anak-anak mereka. Hasilnya, cukup memuaskan. Saat ini ia sudah memiliki beberapa ritel baby shop di Duri dan bahkan sudah memiliki cabang di Pekanbaru. Kerja kerasnya berbuah manis, karena di Duri sendiri ritel seperti ini masih sangat minim dan mem-

buat para ibu harus membeli ke Pekanbaru atau memesan tanpa melihat kondisi dari pesanannya. Peluang itu benar-benar dimanfaatkannya sesuai dengan pengalamannya sendiri saat menjadi seorang ibu. ‘’Alhamdulillah setelah dijalani, hasilnya sangat memuaskan. Bisnis bisa terus berkembang dan dikenal banyak orang. Kita juga bisa membantu pegawai yang perlu biaya untuk kuliah. Ada kepuasan tersendiri yang dirasakan. Terlebih saya menjalankannya juga di tengah kesibukan di perusahaan,’’ paparnya. Apa yang dilakukannya tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi sendiri untuk alumni Unri saat ini dan masa akan datang. Karena menurutnya, semua orang bisa menjadi pengusaha baik itu mahasiswa, maupun lainnya. Tak harus bekerja menjadi bawahan, menjadi pebisnis juga bisa menghasilkan. ‘’Yang penting kerja keras dan mampu menjadi terbaik untuk semuanya,’’ terangnya.(eko)

(Eka Putra Nazir ST MSc (Ketua Umum IKA Fakultas Teknik

Kuatkan Kembali Unri Connection PEKANBARU (RP) - Besar harapan pada pelaksanaan Kongres IKA Unri. Selain menjadi wadah untuk menjauhkan yang dekat, kongres ini juga digelar guna menghidupkan lagi IKA Unri yang sempat tertidur beberapa waktu lalu, alumni Unri yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan hingga luar negeri ini, seperti lost connection atau putus infomasi. Harapan dari Ketua IKA Fakultas Teknik Unri Eka Putra Nazir ST MSc, dalam kongres ini dapat bisa mengembalikan connection antaralumni, lengkap dengan informasi terkait skill dari alumni Unri. Dengan begitu, akan terbentuk hubungan emosional yang besar jika melihat ada alumni Unri dalam kondisi nadir terendah. Dengan kongres ini, Eka juga merupakan Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau berharap IKA Unri memiliki database lengkap seluruh alumni Unri. ‘’Kegiatan dan kemamp-

uan yang ada dimiliki terutama ketua IKA setiap alumni Unri Unri selanjutnya, ada tersebut hendaknya ikatan yang kuat antar terkonsildasi serta alumni yang sudah terkumpulkan untuk berkiprah. Disebutkan kepentingan daerah jebolan Lemhanas ini, ini. Semoga saja, denselama ini alumni Unri gan kongres ini akan selalu terbentur dalam menghidupkan kemmenembus dunia pekbali Unri connection erjaan yang persainseperti halnya alumni EKA PUTRA gan selalu meningkat. universitas terkemuka NAZIR Bahkan, mereka yang lainnya di Indonesia. memiliki skill dan keDengan begitu, arah dan tu- mampuan lebih tidak terpantau juan IKA Unri ini jelas dan oleh alumni Unri yang sudah terprogram untuk memajukan memiliki peran di berbagai para alumni serta memiliki bidang. Semua itu terjadi kasumbangsih dan peran besar rena memang IKA Unri belum membangun daerah Riau dan memiliki database yang jelas Indonesia umumnya,’’ harap akan keberadaan para alumni. Eka baru-baru ini. ‘’Alumni Unri saya yakin bisa Kongres yang digelar 17 bersaing bahkan siap untuk diadu Desmber ini, diupayakan dapat kemampuannya dengan alumni menjadi wadah pasti pada kip- universitas terkemuka lainnya rah para alumni dan juga bisa di Indonesia. Jangan mau kalah, menjadi referensi dalam dunia karena Unri juga adalah bagian setelah menjadi mahasiswa. dari universitas terkemuka itu Artinya, usai dari kongres dan sendiri. Tidak ada salahnya, jika menentukan kepengurusan memang mereka yang memiliki

peranan penting itu memberdayakan atau lebih memprioritaskan alumni dari alamater sendiri. Tapi tetap mereka yang memiliki skill dan kemampuan tambahan yang pantas dan tepat berada di sana menjadi pilihan utama. Itu juga tergantung dari Unri connection itu sendiri seperti halnya universitas lainnya,’’ sebutnya. Terkait dengan figur calon ketua IKA Unri, Eka mengaku pihaknya belum menentukan siapa dan nama yang mungkin mereka dukung. Hanya saja, secara garis besar diharapkan calon ketua IKA Unri nantinya adalah sosok yang memiliki kapasitas yang kuat, waktu yang cukup, keinginan dan mampu mengonsolidasi dan memperdayakan IKA-IKA fakultas yang ada di Unri untuk kepentingan organisasi dan anggota yang tergabung dalam IKA Unri. ‘‘Sudah saatnya kita yang membesarkan almamater kita sendiri dan alumni mampu untuk itu,’’ sebutnya.(eko) TATA LETAK: YAYA TATA LETAK: EKO FAIZIN


Riau Pos

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

HALAMAN 29

Angka-angkanya Tak Mungkin Berubah KOTA (RP) - Setelah disahkan, nominal atau angka tarif pada Peraturan Daerah (Perda) tentang Parkir Baca Angka Halaman 35

Garuda Sakti Rusak, Pusat Hanya Pasrah KOTA (RP) - Ratusan miliar anggaran yang dimiliki Satker APBN Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) Riau Kementerian PUPR, ternyata tidak sedikitpun bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan parah di Jalan Garuda Sakti, Panam. Mereka hanya mampu membiarkan sebab pada tahun anggaran 2016 ini, jalan yang baru dinaikkan statusnya menjadi jalan nasional tersebut tidak ada biaya perawatannya. Sementara pihak Pemprov Riau melalui Dinas Bina Marga, usai diinstruksikan Gubri H Arsyadjuliandi Rachman agar segera dibenahi sementara terkait jalan rusak yang membahayakan masyarakat tersebut, mengklaim sudah melakukan penimbunan melalui UPT II Dinas Bina Marga

REDAKTUR: YULIANTI SABIKIS

Provinsi Riau. Guna melakukan perbaikan sementara, Pemprov Riau mengaku sudah menyurati Satker APBN Kementerian PUPR. Status jalan tersebut masuk dalam ruas jalan nasional pascapengalihan pada akhir 2015 lalu dari jalan provinsi menjadi jalan nasional. Sementara Satker APBN Wilayah Riau baru akan menganggarkan perbaikan ruas jalan tersebut pada pagu anggaran 2017 mendatang. Asisten Perencanaan dan Program PJN Wilayah I Riau Zulhendri mengatakan untuk perbaikan ruas Jalan Garuda Sakti memang baru akan dikerjakan pada tahun anggaran 2017. “Pokoknya begitu DIPA 2017 diserahkan. maka akan diketahui Baca Garuda Halaman 35

Parkir "Mahal" Tunggu Wako Baru Laporan M ALI NURMAN dan SITI AZURA, Kota

GUBERNUR Riau sudah menyetujui Peraturan daerah (Perda) tentang Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum Kota Pekanbaru. Namun perda yang sempat mendapat Baca Parkir Halaman 35

Baca Juga di Halaman 35

Tarif Baru Beratkan Perusahaan Parkir Sudirman Idealnya Pakai Meteran

DEFIZAL / RIAU POS

PLANG TARIF: Plang bertuliskan tarif parkir berdasarkan Perda Nomor 3/2009, kendaraan mobil Rp2.000 dan sepeda motor Rp1.000 terpasang di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (30/11/2016).

TATA LETAK: YAYA


METROPOLIS

30 Posko Pengaduan Pungli Minim Sosialisasi KOTA (RP)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru membuka posko pengaduan pungutan liar (Pungli) sejak awal November 2016. Posko pengaduan pungli Disdik Pekanbaru dipusatkan di ruang pelayanan terpadu Disdik. Ruangan itu masih berada di komplek kantor Disdik Pekanbaru di dekat dengan pekarangan parkir. Ruangan bekas parkir kendaraan itu dijaga oleh tiga petugas yang standby. Sayangnya Posko masih belum banyak diketahui masyarakat Pekanbaru. "Belum tahu kalau ada posko penABDUL JAMAL gaduan pungli di Disdik, baru tahu saat berkunjung ke Kantor Disdik. Itu juga bari diberitahukan pegawainya," ujar Marwan salah seorang warga Kota Pekanbaru yang datang di kantor Disdik Pekanbaru Rabu (30/11). Meski posko pengaduan Pungli sudah lama diaktifkan Disdik Pekanbaru, namun sampai saat ini pengaduan Pungli masih nihil. Hal itu disebabkan kurang sosialisasi pihak Disdik Pekanbaru kepada masyarakat. Masyarakat berharap Disdik Pekanbaru serius menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat dalam memberantas Pungli. Untuk itu Marwan berharap pihak Disdik lebih gencar melaksanakan sosialisasi Pungli. "Kalau bisa disosialisasikan kemasyarakat tentang Posko Pungli, kita kan tahu banyak praktek Pungli di sekolah sekolah. Cuma warga takut saja mau mengadu dan lapor," ungkap dia. Kepala Disdik Pekanbaru, H Abdul Jamal MPd mengatakan Posko pengaduan diaktifkan dengan tujuan memberikan kenyamanan terhadap masyarakat. Selain itu juga ikut mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam memberantas Pungli. Berangkat dari itu, Disdik Pekanbaru sendiri sudah menerapkan anti Pungli. Dengan memasang sablon stop pungli. Petugas pelayanan juga dilarang keras menerima uang dari masyarakat. (ilo)

Jalur Masuk Imigran Diperketat KOTA (RP)– Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Pria Wibawa, Rabu (30/11) mengatakan, sejak dirinya menjabat, angka imigran yang masuk ke Pekanbaru jauh menurun. Karena pihaknya memang memperketat masuknya para imigran ke Pekanbaru. Jika beberapa waktu lalu jumlah imigran yang ada di Pekanbaru ini lebih 1.000 orang tapi kini hanya tinggal 800an. Jumlah itu sangat jauh berkurang karena menurutnya, pihaknya menginginkan hal itu. Berbagai cara dilakukan pihaknya agar imigran tidak masuk ke Pekanbaru, salah satunya tentu dengan memperketat pengawasan. ‘’Kami bekerja sama dengan UNHCR. Tidak hanya sampai di situ, pendataan dan evaluasi juga terus dilakukan. Karena tujuan para imigran ini pastinya berbeda-beda, ada yang meminta suaka ada juga yang sengaja hendak mencari kerja di negara ketiga. Tentu imigran yang mana layak ditampung, pihaknya sangat mengetahui,’’ jelas Pria. Tidak hanya sampai di situ, pengawasan terhadap para imigran terus dilakukan agar tidak sembarangan berkeliaran, terlebih di malam hari karena akan mengganggu kenyamanan masyarakat Pekanbaru. Makanya pihaknya memberlakukan jam malam. Jika imigran melanggar jam malam tentunya akan diberi sanksi sesuai ketentuan yang ada. Selain bekerja sama dengan pihak terkait, Pria juga mengajak masyarakat untuk bekerja sama atas permasalahan ini. Jika ada imigran yang berkeliaran di atas jam malam, hendaknya dapat melaporkannya. ‘’Karena hal itu memang perlu menjadi perhatian dan kerja sama semua pihak,’’ ucapnya.(mng)

REDAKTUR: MASHURI KURNIAWAN

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Tolak Produk Lokal, Izin Swalayan Dicabut Laporan JOKO SUSILO, Kota

DEFIZAL / RIAU POS

PENGECATAN: Pekerja melakukan perbaikan dan pengecatan ulang pada ukiran dan tiang-tiang gerbang masuk Bandar Serai MTQ, Rabu (30/11/2016).

Ayo Gunakan Kendaraan Umum KOTA (RP) - Kemacetan di jalan raya terus saja terjadi di Kota Pekanbaru. Pemandangan kendaraan berjejer terlihat setiap harinya. Pengendara ini menunggu giliran untuk bisa lepas dari kemacetan. Dominasi kendaraan ialah sepeda motor dan mobil-mobil pribadi. Dari situ dapat dilihat bahwa jumlah kendaraan terus meningkat. Angkutan umum justru semakin ditinggalkan. Padahal perannya sangat besar untuk mengurai kemacetan. Menurut Pengamat Perkotaan Dr M Ikhsan, sejauh ini minat masyarakat memanfaatkan kendaraan umum masih minim. Berbagai alasan berada dipikiran masyarakat. Mulai dari ketidaknyamanan hingga harus menghemat waktu. "Kendaraan umum sebenarnya solusi pengurai macet. Jika fasilitas ini dimaksimalkan, dibuat nyaman dan lengkap destinasinya, tentunya bisa membuat masyarakat bisa beralih menggunakan transportasi umum. Namun balik lagi, masalahnya saat ini fasilitas tersebut belum cukup baik, sehi ngga masyarakat tidak tertarik,'' jelasnya kepada Riau Pos, Rabu (30/11).

Tidak bisa dipungkiri memang kemacetan akhir ini sudah semakin meresahkan maayarakat. Dr Ihsan memprediksi bahkan jika dibiarkan, 10 tahun kemudian bukan tidak mungkin macet Pekanbaru bisa seperti Jakarta. Disebutkannya, jika jalanan kota tetap pada kondisi saat ini tidak mengiringi pesatnya jumlah kendaraan dijalan, maka kemacetan akan semakin parah. Ini juga diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) melalui Bidang UPTD Pengelolaan Angkutan Perkotaan (PAP) Dinas Pehubungan, Wisnu Herianto. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk menggunakan angkutan umum, khususnya Trans Metro Pekanbaru (TMP) juga masih kurang. Untuk itu, pihaknya juga terus berbenah untuk menarik minat masyarakat. Mulai dari menambah armada, menambah halte hingga menambahkan fasilitas wi-fi didalam bus. "Kami berharap upaya-upaya ini bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan TMP yang sudah ada," ujarnya.(azr)

swalayan, mereka tidak boleh menolak produk lokal karena SELURUH swalayan di Kota syarat izin usaha ya syaratnya haPekanbaru wajib mengakomodir rus mengakomodir produk lokal," produk lokal. Swalayan ujar Ingot kepada Riau dan pusat perbelanjaan Pos Rabu (30/11) . yang berani menolak proDisperindag Pekanduk lokal bakal mendapbaru telah menjadwalatkan sanksi izin usahankan untuk melakukan ya dicabut. pendataan swalayan Kepala Dinas Perinmodern yang mendustrian dan Perdaganjamur di Pekanbaru. gan (Disperindag) Kota Swalayan akan didaPekanbaru, Ingot Ahmad INGOT AHMAD ta berapa besar telah memastikan pusat permengakomodir probelanjaan dan swalayan duk-produk buatan memiliki syarat untuk mengako- usaha kecil. Jika terbukti tidak modir produk lokal. Ketentuan mengakomodir sama sekali itu yang dinilai jarang dipahami sudah pasti akan dievaluasi pengusaha pusat perbelanjaan. kembali izin usahanya. "Swalayan dan pusat perbela"Kepada masyarakat atau pijaan modern wajib mengakomo- hak usaha kecil bisa melaporkan dir produk lokal. Saat ini kan kami swalayan yang menolak mengamendengar kabar bahwa pihak komodir produk lokal ke Disperusaha kecil sulit masuk di ritel indag,"katanya.(new)

ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS

SAMPAH: Tumpukan sampah mengapung di selokan Pasar Pagi Arengka Jalan Soekarno Hatta, Rabu (30/11/2016).

TATA LETAK: EFAN


METROPOLIS

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Tak Ada Petugas di TPS Liar KOTA (RP) – Masyarakat masih bebas membuang sampah di pinggir Jalan Soekarno-Hatta yang disebut sebagai tempat pembuangan sementera (TPS) liar. Tidak ada seorangpun petugas yang disebut-sebut oleh DKP melarang masyarakat membuang sampah karena mereka sudah menutup TPS liar tersebut. Sementara Kabid Kebersihan DKP Kota Pekanbaru, Zulkarnain mengatakan telah menutup TPS liar di Soekarno Hatta. Bahkan ia sudah berkoordinasi dan menempatkan petugas pelayanan sampah dari kelurahan menjaga TPS liar. Pantauan Riau Pos sampai Rabu (30/11) kemarin, terlihat beberapa warga membuang sampah di TPS liar tidak jauh dari Indogrosir tersebut. Mereka membuang sampah sambil berkendara. Beberapa pengendara terlihat melempar bungkusan plastik. Pengendara itu melempar sampah tepat di bak sampah model truk. Warga lainya keluar dari mobilnya sambil membawa beberapa kantong plastic dan melemparkan sampah itu di dekat bak truk tersebut. Sampai siang, sampah di TPS liar tersebut kembali menggunung. Warga yang membuang sampah sembarangan itu mengaku tidak salah karena membuang sampah pada bak truk yang ia nilai sebagai tempat sampah. ‘’Kalau sudah ditutup ya saya tidak tahu, kan masih ada bak sampah itu,” kata warga yang mengaku bernama Rian sambil menunjuk bak truk sampah berwarna kuning berukuran besar yang ada di badan jalan nasional itu. Rian mengaku setiap hari langganan membuang sampah di TPS liar itu. “Ya hampir setiap hari, sambil berangkat kerja ya bawa sampah sedikit, kalau dibiarkan dirumah kan bisa jadi banyak,”kata dia lagi. Terkait penutupan TPS liar tersebut, ia mengaku cukup mendukungnya. “Ya kalau sudah dilarang ya tidak apa-apa,” katanya.(ilo)

PJU Disarankan Pakai Lampu LED Laporan AGUSTIAR, Kota

Kadispas Tidak Pungut Retribusi PKL Arifin Achmad KOTA (RP)- Kepala Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru, Mahyuddin terkejut saat dikonfirmasi terkait adanya dugaan oknum pemerintah yang melakukan pungutan liar (pungli) kepada pedagang buah yang berada di sepanjang Jalan Arifin Achmad. Selama ini dia merasa tidak pernah menginstruksikan untuk menertibkan pedagang atau mengutip uang retribusi terhadap pedagang kecil di lokasi itu. MAHYUDDIN ‘’Dengan tegas saya sampaikan Dinas Pasar tidak pernah menarik retribusi di Jalan Arifin Achmad,” tegas Mahyuddin kepada Riau Pos, Rabu (30/11). Ia juga merespon secara serius isu pungli tersebut. Pedagang yang merasa telah dipungli petugas yang mangatasnamakan dari Dinas Pasar agar jangan ragu untuk melaporkan. Mahyuddin bernjanji tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas bahkan pemecatan jika pelakunya status honorer. ‘’Saya minta bantu kalau ada oknum pegawai Dinas Pasar, tolong disampaikan ke saya sekaligus sampaikan ke tim saber pungli Propinsi Riau,” ucap Mahyuddin. Jalan Arifin Achmad bisa dibilang menjadi icon baru. Dimana para penjual buah-buahan lokal tersedot dan sepertinya mulai tertarik untuk melapak dagangannya. Di sepanjang pinggir jalan dan di trotoar pedagang ramai menjual buah-buahan segar. Bahkan belakangan ini Jalan Arifin Achmad mulai disebut dengan pasar wisata buah-buahan lokal. Ada penjual jambu madu, jambu air, cempedak saat musimnya. Jeruk dan semangka juga dijual, di saat-saat tertentu penjual salak juga terlihat di sepanjang jalan nasional tersebut. Buah asli lokal yang ditawarkan pedagang juga harganya tidak begitu mahal. “Saya sering beli buah-buahan yang ada di Arifin Ahmad ini. Buahnya segar juga terjangkau,” ungkap Beni salah seorang pembeli.(ilo)

REDAKTUR: SYAHRUL MUKHLIS

31

ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS

JPO BERLUBANG: Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Jenderal Sudirman sudah keropos dan berlubang. Belum ada tindak lanjut dari pemerintah. Foto diambil beberapa waktu lalu.

TERUS membengkaknya tagihan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pekanbaru, menjadi perhatian serius kalangan DPRD Kota Pekanbaru. PJU yang ada masih banyak yang belum menggunakan meteran. Untuk itu, agar tidak terus menjadi beban, maka disarankan untuk PJU menggunakan lampu LED. Selain bisa menghemat anggaran untuk pembayaran listrik PJU, penggunaan lampu LED juga disebutkan bisa hemat sekitar Rp3 miliar perbulan. Jumlah titik PJU di Kota Pekanbaru saat ini mencapai lebih kurang 8.000 titik. Dan dari jumlah itu Pemko harus membayar tagihannya setiap bulannya Rp7 sampai 8 miliar dari APBD. Sementara pajak yang diterima dari PJU setiap bulannya hanya Rp5 miliar saja. Artinya, masih perlu subsidi dari APBD setiap bulannya. Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Puji Daryanto kepada Riau Pos, Rabu (30/11) mengatakan mereka sudah mengikuti seminar tentang lampu LED ini bersama produsen lampu hemat energi dari Jakarta dan langsung melakukan sosialisasi. ‘’Mereka menawarkan investasi kepada Pemko dan Pemprov Riau. Sayangnya saat itu, perwakilan Pemko Pekanbaru tidak hadir, tapi kita melihat ada keuntungan disana,” katanya. Dijelaskannya, perusahaan selaku pihak ketiga ini, bersedia melakukan penggantian PJU yang ada di Kota Pekanbaru, termasuk lampu yang ada di gedung pemerintah. ‘’Mereka menawarkan paket kerjasama dengan Pemko atau BUMD, ‘’ ujar Puji lagi. Dikatakan Puji lagi, melihat prospek penggantian lampu hemat energi ini sangat menguntungkan pemerintah. Sebab, akan hemat dana subsidi dari PLN. Bahkan,

ditegaskan, justru pemerintah dapat PAD dari pemakaian LED tersebut. “Kami menilai, ini sangat penting untuk direalisasikan. PAD yang didapatkan bisa dari penghematan energi yang ditimbulkan,’’ tutur Politisi PAN ini. Ditegaskannya, ini juga sesuai dengan program smart city yang diwacanakan Pemko. ‘’Karena sistem lampu ini bisa menggunakan jaringan internet satelit. Sehingga pencahayaan di lokasi tertentu bisa disesuaikan dan dikendalikan,” katanya. Daya lampu LED ini, tetap menggunakan daya PLN, tapi bisa juga dengan tenaga surya. Yang perlu digarisbawahi penggunaannya memakai sistem digital. Di beberapa daerah lain di Indonesia, sudah menggunakan lampu hemat energi ini. ‘’Di Riau baru Kabupetan Pelalawan yang menggunakannya,’’ bebernya. Kata Puji, saat ini Pemko menanggung pembayaran PJU setiap bulan antara Rp 7-8 miliar. Jika memakai LED ini, PJU bisa hemat 50 sampai 60 persen. “Kita asumsikan saja 50 persen, Pemko hanya membayar Rp 4 miliar. Artinya, setengah dari pembayaran bisa hemat. Sementara pendapatan dari pajak PJU Rp5 miliar perbulan,’’ katanya menjelaskan. Dengan begitu, kata Puji, akan ada sisa Rp 1 miliar perbulan. Belum lagi dari kerjasama dengan pihak ketiga tersebut. Kan ada pemasukan PAD ke Dispenda setiap bulan. ‘’Jadi tinggal membuat polanya saja,” terangnya. Melalui program ini, tentu akan sangat membantu, dan sangat masuk akal untuk mendongkrak PAD Pemko. ‘’Kita akan jadwalkan mengundang SKPD terkait, pada 8 Desember nanti, untuk membahas ini. Kita minta 2017 bisa direalisasikan,” harapnya.(rul)

Hanya 30 Menit, 702 Sepeda Motor Lewat Flyover KOTA (RP) - Larangan bagi sepeda motor lewat flyover di simpang Jalan Sudirman-Harapan Raya tidak pernah dipatuhi. Pantauan Riau Pos selama 30 menit di flyover dari bandara menuju pusat kota, ada 702 sepeda motor yang melewati flyover tersebut. Pantauan dilakukan, Rabu (30/11) tepatnya pukul 13.15 WIB sampai 13.45 WIB. Sementara Satlantas dan Dinas Perhubungan sudah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa sepeda motor akan dilarang lewat di flyover tersebut. Namun kini pengendara roda dua masih saja bebas melintas di dua jalur flyover tersebut. Rambu lalu lintas yang dipasang juga sama sekali tidak diindahkan pesepeda motor. Terlihat kendaraan roda dua bebas berlalu lalang baik dari arah pusat kota maupun dari arah simpang tiga atau bandara. Rata-rata kendaraan roda dua yang melintas dengan kecepatan diatas 30 kilom-

RAMBU LARANGAN: Rambu larangan melintas di atas flyover bagi roda dua dan kecepatan 30 kilometer per jam sudah terpasang, namun pengendara tetap lewat dan melebihi kecepatan tersebut, Rabu (30/11/2016). MHD AKHWAN/RIAUPOS

eter per jam. Pengendara dari bandara menuju pusat kota sudah menggenjot gas dari 100 meter sebelum flyover. Kecepetan kendaraan lebih banyak diatas 30 kilometer per jam. Padahal terlihat jelas dua rambu-rambu di pangkal flyover tersebut. Satunya rambu-rambu sepeda motor dilarang melintas, rambu kedua adalah kecepatan 30

kilometer. Terlihat sejumlah pengendra sepeda motor yang melewati flyover memiliki tingkah yang beragam. Siang itu ada yang langsung melaju kencang menuju flyover yang menanjak tanpa memperhatikan rambu. Ada pula yang ragu-ragu ketika melihat rambu, tapi memilih untuk lewat juga. Hanya sebagian pesepeda motor yang terli-

hat memperhatikan rambu dan memilih jalur bawah. Tidak hanya pesepeda motor, truk-truk bermuatan besar juga terlihat bebas melintas di flyover. Terlihat ada beberapa truk Pertamina yang melewati flyover di bandara menuju pusat kota. Tidak adanya petugas membuat para pengendara tidak takut untuk melintas di atas flyover. Umi (27) sa-

lah seorang pesepeda motor yang ditemui mengaku memilih melintasi flyover karena tidak ada melihat petugas yang berjaga disana. ‘’Selagi nggak ada petugas lewat atas saja, lebih cepat dan tidak macet.” ujarnya. Ia juga menilai pelarangan tersebut tidak efektif. Karena bukannya mengurai kemacetan, ramainya pesepeda motor yang melewati jalur bawah malah membuat persimpangan di bawah flyover tersebut sering macet. Sementara ditempat berbeda, Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setyawan saat dikonfirmasi Riau Pos terkait larangan sepeda motor yang melintas di Fly Over Jalan Soedirman mengatakan tetap akan di tindak tegas, Rabu (30/11). "Kalau sekarang tetap di tindak, kalau kasat mata. Tapi selektif prioritas. Karena hasil analisa dan evaluasi kemarin akan ada pembagian waktu," jelas Budi.(rul/man)

TATA LETAK: EFAN


METROPOLIS

32

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Doa Bersama untuk Persatuan NKRI KOTA (RP) - Bertepatan dengan gelaran aksi bela islam jilid III, Jumat (2/12) , Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan menggelar doa bersama. Kegiatan ini mengangkat harapan untuk menjaga persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Aksi bela islam jilid III memang menjadi perhatian masyarakat se Indonesia. Plt Wali Kota (Wako) Pekanbaru Edwar Sanger SH MSi beberapa waktu lalu mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya untuk tak terlibat aksi itu. Aksi bela islam jilid III menuntut RIZAL agar terduga penista agama islam, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang merupakan Gubernur DKI non aktif dihukum. Ahok menyinggung surat Al-Maidah 51 di depan masyarakat Pulau Seribu hingga mengundang reaksi masyarakat se Indonesia. Pada kegiatan doa bersama yang bertepatan dengan aksi bela islam jilid III nanti, hadir memimpin doa bersama Plt Wako Pekanbaru Edwar Sanger dan dihadiri pula oleh seluruh pejabat dari ASN dilingkungan Pemko Pekanbaru. ''Ini diberi nama Pekanbaru Berzikir, Pekanbaru Damai. Selain berdoa bersama, nantinya seluruh yang hadir akan berzikir untuk keselamatan NKRI,'' kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Rizal, Rabu (30/11). Ia memaparkan, ASN memiliki peranan penting sebagai salah satu unsur perekat dan pemersatu bangsa dalam bingkai NKRI. ''Oleh sebab itu, melalui kegiatan doa bersama dan Pekanbaru berzikir ini, kita mengharapkan agar seluruh anak bangsa tetap menjaga persatuan dan kesatuan NKRI,'' imbuhnya.(ali)

ARIEF BUDI KUSUMA/RIAU POS

PASAR SUKARAMAI: Suasana pasar Sukaramai pasca kebakaran tahun lalu di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru telihat sepi, Senin (28/11/2016).

Juru Sita Pajak Disiapkan

DEBSY MEDYA SEPTIANI/RIAU POS

DEMONSTRASI: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang melakukan aksi demonstrasi menuntut Wakil Rektor III Unri dinonaktifkan, Selasa (29/11/2016).

Wakil Rektor III Dinonaktifkan Laporan DEBSY MEDYA SEPTIANI, Kota

WAKIL Rektor III Universitas Riau (Unri), Dr Syafrial MPd dinonaktifkan dari jabatannya oleh civitas akademis Unri. Dinonaktifkannya mantan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unri ini seiring dengan demo yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang dilakukan Selasa (29/11) kemarin. Aksi demo mahasiswa tersebut dipicu beredarnya isu Wakil Rektor III Dr Syafrial MPd sudah melakukan pembungkaman terhadap suara-suara mahasiswa terkait pencairan dana kelembagaan yang ditunda dengan dalih sudah habis. Sementara itu Rektor Unri, Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA mengungkapkan jika saat ini jabatan Wakil Rektor III yang diemban Dr Syafrial MPd dinonaktifkan. Seiiring dngan kekosongan jabatan tersebut civitas akademis terus berjalan. "Untuk jabatan pengganti sementara setelah Wakil

Rektor III dinonaktifkan tidak ada. Seiring dengan proses SK pemberhentian beliau keluar tentunya akan segera kita cari penggantinya,"ujar Rektor secara khusus kepada Riau Pos yang didampingi Kasubag TU dan protokol pelayanan pimpinan Rektor Unri, RE Pulungan Rabu (30/11). Kekosongan tersebut, kata Rektor, segera diisi. Sebab jabatan Wakil Rekor III mempunyai peranan penting di civitas akademisi kampus. "Dalam pengembilan keputusan tersebut tidak bisa saya bergerak sendiri. Tentunya ada diskusi panjang dalam pengambilan keputusan terutama dengan beliau sendiri (Syafrial,red),"ujar Aras. Lanjutnya, seiring dengan kekosongan WR III sendiri, pengelolaan surat tugas akan dilimpahkan kepada forum Wakil Dekan III. "Agar pengisian tugas yang ada berjalan dengan semestinya,"sebutnya. Sedangkan Wakil Rektor III, Dr Syafrial MPd saat ingin diminta keterangannya mengenai nonaktif dari jabatannya melalui se-

KOTA (RP)-Wajib Pajak di Kota Pekanbaru tidak lagi bisa main-main dengan kewajibannya. Pasalnya, dalam waktu dekat, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru segera memiliki juru sita. Penetapan dan pembentukan Juru Sita ini menurut Kadispenda Azharisman Rozie, sebagai program Dispenda Kota Pekanbaru. Dirinya berharap, dengan adanya juru sita akan bermuara pada peningkatan pencapaian penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut pria yang akrab disapa Haris ini, pemaksimalan pajak tidak cukup hanya dari Data potensi pajak yang valid, sinergisitas yang baik dan pemaksimalan teknologi informasi saja. ‘'Karena dari fenomena yang ada selama ini, masih ada kecendrungan wajib pajak untuk mangkir terhadap kewajiban membayar pajaknya. Program ini juga simultan dengan Catur Cita ketiga Dispemda yang sudah kami canangkan. Yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia. Karena akan ada tim yang terdiri dari orang-orang khusus dari Dispenda dan dari instansi lain yang terkait yang akan membentuk Juru Sita ini,'' sebut Haris kepada Riau Pos, Rabu (30/11). Sebelumnya, Dispenda Kota Pekanbaru sudah melakukan sejumlah upaya untuk memantabkan rencana kehadiran juru sita ini. Seperti pada tanggal 14 November lalu, Dispenda menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) Juru Sita Pajak Daerah Kota Pekanbaru yang berlangsung selama empat hari. Diklat diikuti 10 peserta, 7 dari Dispenda dan 3 dari Satpol PP Kota Pekanbaru.(end)

REDAKTUR: SYAHRUL MUKHLIS

lulernya tidak aktif. Kemudian saat Riau Pos mendatangi ruangan Syafrial tidak bisa ditemui. Bahkan sudah 2 jam menunggu Syafrial tidak juga bisa ditemui. Sementara itu Presiden Mahasiswa BEM Unri, Abdul Khoir menyebutkan, pihaknya akan terus mengawal seluruh proses pencabutan mandat WR III hingga disetujui di sidang senat Unri. Untuk diketahui, mahasiwa tesebut sudah tiga pekan lamanya meminta Rektor Unri mencabut mandat Wakil Rektor III Universitas Riau beredar. Namun selama itulah pihak rektorat khususnya Rektor Universitas Riau memilih untuk bungkam dan terkesan membiarkan keresahan yang selama ini melanda di kalangan mahasiswa. Puncak kekecewaan

dari Wakil Rektor III. Bapak Rektor Unri selaku pimpinan harus tegas," tambah Abdul Khair selaku Presiden mahasiswa Universitas Riau. Akhirnya karena didesak terus oleh masa aksi yang berasal dari semua fakultas, Rektor Universitas Riau meminta waktu sebentar untuk berdiskusi dengan Wakil Rektor III untuk menentukan keputusan yang tepat. Setelah 10 menit menunggu Hingga tepat setelah adzan memasuki Salat Zuhur berkumandang akhirnya Rektor Universitas Riau mengambil keputusan. "Setelah berdiskusi tadi, kami telah mengambil keputusan bahwa kami mencabut mandat Wakil Rektor III," ujar Rektor Universitas Riau disertai tepuk tangan dari massa aksi. Setelah menerima hasil sesuai tuntutan yang dilakukan tersebut, maka massa aksi mulai meninggalkan gedung rektorat untuk melaksanakan Salat Zuhur. Dari awal hingga aksi berakhir, aksi yang digelar berjalan dengan tertib dan damai. (new)

Dana Penggandaan Soal Jadi Kendala Penghapusan UN KOTA (RP)- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru terus mengikuti perkembangan dari kebijakan pemerintah pusat terkait moratorium ujian nasional (UN). Ketika UN jadi dihapus, maka akan ada kendala soal penggandaan soal ujian akhir sekolah pengganti UN. Dana tidak dimiliki Pemko Pekanbaru dan sekolah untuk penggandaannya. Apalagi APBD Pemko Pekanbaru sudah disyahkan. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru H Abdul Jamal MPd mengatakan bahwa sebelumnya dana

pengandaan soal tingkat SMP dan SMA sederajat ditanggung pemerintah pusat. Sedangkan penggandaan soal UN tingkat SD ditanggung Pemerintah Provinsi Riau. Namun seiring dengan kebijakan penghapusan UN tersebut maka penggandaan soal ujian akhir sekolah pengganti UN ditanggung pemerintah Provinsi Riau. Sementara penggandaan soal ujian akhir sekolah tingkat SD menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. “Meski UN dihapus, tentu akan ada yang namanya ujian. Ini yang saya ragu

sebab pemerintah daerah atau sekolah tidak memiliki dananya, sementara kebijakan moratorium UN ini rencananya bakal direalisasikan dua tahun mulai tahun 2017,� ungkap Abdul Jamal kepada Riau Pos Rabu (30/11) kemarin. Keraguan Jamal tentang pelaksanaan ujian sekolah secara mandiri itu bisa terselenggara, yakni terkait penggandaan soalnya. APBD sudah disyahkan sementara sekolah tentu tidak memiliki dana untuk menggandakan soal ujian akhir sekolah pengganti UN.(ilo)

Realisasi Pajak Parkir Rp11,5 M

Harga Cabai Turun Tipis KOTA (RP) - Sejak beberapa pekan lalu, harga si pedas cabai merah menjadi pembicaraan dimana mana. Lonjakan harha yang tinggi membuat masyarakat menjerit dan menghindari pembelian dalam jumlah besar. Begitu pula dengan pedagang. Karena pembelian yang merosot jauh, mereka bahkan ada yang memilih untuk stop dulu berjualan cabai. Namun, sejak beberaoa hari terakhir, di pasar pusat dan pasar lainnya, harga cabai merah sudah berangsur angsur turun. Hari itu, harga sudah beranjak dari Rp100.000 per kilogram menjadi Rp60.000 per kilogram. Ini tentunya menjadi sedikit angin segar bagi masyarakat. Apalagi mereka penggila cabai. Sayangnya, angka tersebut masih dinilai berat oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh salah seorang pembeli dipasar tersebut, Nurhayati. Warga yang berumah tidak jauh dari pasar pusat ini mengaku harga Rp60 ribu masih belum membuat masyarakat menengah kebawah sepertinya lega. "Dibandingkan harga normalnya, jelas ini masih mahal. Kalau bisa kita ibu rumah tangga ini tentu ingin harga normal lagi. Jadi pengeluaran dapur juga tidak sebesar sekrang," ujarnya. Ia menilai bahwa kenaikan harga ini termasuk bertahan lama. Lebih dari satu bulan kenaikan, harga normal masih belum juga kembali pada komoditas tersebut. Sementara pedagang di Pasar Cik Puan, Ruhti juga berharap harga cabai bisa kembali normal. Pasalnya kenaikan juga berpengaruh pada penghasilannya. Dengan cabai masih di harga tidak standar seperti ini, masyarakat masih enggan membeli cabai dalam jumlah banyak. "Ya paling mereka hanya membeli seperempat atau setengah kilo. Jadi kita biasa sehari bisa jual 10 kilo, sejak harga naik hanya bisa menjual 5 kilo saja," ujarnya. Dalam waktu dekat, ia juga memprediksi harga masih belum turun. Terlebih di bulan Desember merupakan hari natal dan tahun baru.(azr)

ARAS MULYADI

mengakibatkan ratusan mahasiswa, Selasa (29/11) mendatangi gedung rektotat untuk menggugat Rektor Universitas Riau turun menemui masa aksi. "Kita akan tunggu selama 15 menit. Jika dalam waktu tersebut rektor tidak mau menemui kita, maka kita yang akan masuk ke dalam sana untuk menemui bapak rektor,"ujar Faizal Indra Rangkuti selaku koordinator lapangan aksi. Sebelum rektor turun, Wakil Rektor III sempat menjumpai mahasiswa. Namun, sayangnya ada penolakan keras oleh masa aksi. "Kami tidak ingin berjumpa dengan Wakil Rektor III. Kami ingin rektor yang menjumpai!", ujar Aditya Putra Gumesa selaku Menteri Sosial dan Politik BEM Universitas Riau. Setelah menunggu hampir 20 menit, akhirnya Rektor Universitas Riau turun menemui massa aksi diikuti riuh tepuk tangan dari masa aksi. "Sudah tidak ada masa negosiasi lagi dengan Wakil Rektor III. Hari ini kami datang hanya untuk menerima jawaban "saya mundur"

MHD AKHWAN/RIAUPOS

MEMBUAT KERAJINAN: Pengrajin sedang membuat kerajinan rotan di Sentra Kerajinan Rotan Jalan Yos Sudarso, Selasa (29/11/2016).

KOTA (RP)- Sisa satu bulan lagi sebelum tutup tahun, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak parkir baru mencapai 74 persen. Data ini merupakan data yang dicatat Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru per Selasa (29/11) Sekretaris Dispenda Kota Pekanbaru Kendi Harahap menyebutkan, dari pajak parkir ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menarget PAD sebesar Rp15,6 miliar. Ketika ditanya target tersebut mustahil dicapai,

Kendi menyebutkan, beberapa faktor menyebabkan pihaknya belum maksimal sesuai target. ''Ada beberapa objek pajak parkir yang dialihkan ke retribusi parkir, jadi ini mempengaruhi. Pengalihan ini setelah kami melakukan kajian bahwa sejumlah objek pajak parkir seperti sebagian besar outlet makanan cepat saji, lebih tepat dimasukkan pada retribusi parkir,'' sebut Kendi. Kendati pajak parkir berkurang cukup signifikan, namun tidak men-

gurangi PAD. Karena di saat bersamaan, PAD dari retribusi meningkat karena pengalihan itu. Dispenda sendiri menurut Kendi sudah berkoordinasi dengan Stakeholder terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) untuk pemaksimalan berbagai retribusi, termasuk parkir tadi. Keresahan masyarakat terkait biaya parkir yang mahal dan keluhan tidak dapat parkir tapi tetap harus membayar, Kendi menyebutkan ini masalah lama.(end)

Pemakaian Meteran Gas Dicatat Awal Desember KOTA (RP) - Sejak dipasang dan mulai dimanfaatkan masyarakat Oktober lalu di Kecamatan Limapuluh, gas kota (city gas) terhitung gratis. Pencatatan meteran untuk pemakaian baru dilakukan mulai 1 hingga 15 Desember nanti dan begitu selanjutnya. Program city gas adalah program Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Di Pekanbaru program ini bisa dirasakan masyarakat hasil kerjasama antara Pertagas Niaga, anak perusahaan Pertam-

ina dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Dikerjakan sejak tahun 2015 lalu, program ini efektif dirasakan masyarakat tahun 2016 dengan menggandeng mitra lokal sebagai pengelola anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Sarana Pembangunan Pekanbaru. ''Kami baru akan lakukan pencatatan pemakaian meteran 1-15 Desember, demikian seterusnya setiap bulan,'' kata Direktur Utama (Dirut) PT SPP Heri Susanto, Rabu (30/11) .

Dipaparkannya, t a ra f u j i c o b a. untuk sistem pemKarena itu pula bayaran pihaknya masyarakat pengsudah melakukan guna belum disosialisasi kepapungut bayaran. da rumah tangga Pa s c a d i l u n pengguna.''Nanti curkan 13 Oktobayarnya ke bank ber lalu, diakui BNI. Dengan Heri pengaliran syarat dan keten- HERI SUSANTO g a s k e r u m a h tuan yang telah tangga pengguditetapkan oleh na belum meraPertamina Gas Niaga,'' im- ta.''Karena masih butuh buhnya. waktu. Ada penyesuaian Saat ini pemakaian gas alat dari selang gas ke kota yang mengaliri ru- kompor milik masyarmah tangga di Kecamatan akat,'' tutupnya. Limapuluh masih dalam Ada jalan panjang yang

dilalui hingga program ini berlaku, sejak tahun 2012. Awalnya karena Pekanbaru punya sumur gas dikelola oleh Kalila di kulim. Ternyata karena kecil, itu hanya bisanya untuk rumah tangga. Setelah dievaluasi, gas yang ada di sekitar Pekansikawan (Pekanbaru. Siak, Kampar, Pelalawan) juga bisa untuk gas rumah tangga. Atas potensi itu pengajuan kemudian dilakukan pada Kementerian ESDM agar di Pekanbaru diterapkan program city gas.(ali) TATA LETAK: EFAN


Riau Pos

33

KAMIS, 1 DESEMBER 2016

zetizen national challenge go to new zealand 26 november - 3 desember 2016

Adventure Day:

9 Detik Terjun Bebas di Atas Sungai Waikato Apa sih Yang Paling Seru? ADA banyak kegiatan adventure yang dibabat 34 Alpha Zetizen kemarin (30/11) di Kota Rotorua dan Taupo. Ini nih cerita best adventure versi mereka! (hnr/c5/dri) Plong Lihat Pemandangan ”Sepanjang hari ini, aku paling terkesan ketika naik luge karena mainnya seru. Tapi, kami harus berhati-hati. Rute kami kan dari atas bukit, terus turun ke bawah. Pemandangan yang kami lewati itu juara banget dan bikin plong.” Aisha Anindita, Alpha Zetizen Sumatera Selatan Jatuh pas Balapan ”Best moment-ku adalah saat main luge. Di sana aku balapan sama yang lain. Parahnya, aku sampai tiga kali main. Hapeku juga dua kali jatuh ke jalan. Gara-gara itu, aku sempat jatuh di trek, tapi nggak ada yang nolongin. Jadi kalah balapan deh.’’ Dewi Mahzya Fortuna, Alpha Zetizen Sulawesi Selatan Kali Pertama Naik Heli ”Ngelihatin pemandangan Kota Taupo dari helikopter itu the best banget. Dari atas tadi aku takjub lihat betapa rapi penataan kota ini. Bahkan, pohon-pohon pinusnya tertata. Ditambah, ini adalah pengalaman pertama. Jadinya luar biasa banget. Pilotnya suka bikin manuver kecil yang bikin atraksi ini makin seru.” Angga Hangau, Alpha Zetizen Sulawesi Utara

SUPPORTED BY:

REDAKTUR: SYAHRUL MUKHLIS

TAUPO – Zetizeeeeeen! Zetiiizeeeen! Zetiiizeeeen! Teriakan Nabil Nur Adha makin lantang saat tali bungy jumping mengayunkan badannya di Taupo Bungy kemarin (30/11). Entah saking cintanya atau gimana ya sama Zetizen. Pokoknya, Alpha Zetizen Kalimantan Selatan itu emang termasuk anak yang paling excited dan berani menantang maut ketika terjun bebas dari ketinggian 47 meter di atas permukaan laut. Meski hanya punya waktu 9 detik terpelanting di udara, rasanya Nabil udah kayak terbang ke langit ketujuh. ’’Momen nunggu mau jatuh rasanya deg-degan banget. Tapi, begitu udah menggantung tuh asyik,’’ kata Nur Mala, Alpha Zetizen Sulawesi Barat. Dia adalah satu-satunya cewek yang juga ikutan nyoba bungy jumping. Apalagi, mereka bungy jump sambil lihat pemandangan Sungai Waikato yang jernih dan

biru. Bukan hanya Nabil dan Nur Mala yang merasakan pengalaman superseru tersebut. Sebanyak 32 Alpha Zetizen lain punya kesempatan sama. Ada beberapa anak yang menguji adrenalin naik helikopter keliling Taupo dan sisanya mengarungi Huka Falls dengan jet boats berkecepatan 120 km/jam. Bahkan, sebelum atraksi itu, NZ Trade Commissioner to Indonesia Tim Anderson yang sekaligus ’’ayahnya’’ Alpha Zetizen selama di New Zealand ngajak ke Skyline Rotorua. Dari bawah lembah, mereka dibawa naik gondola ke puncak. Kemudian, mereka berlomba memacu kecepatan luge untuk menuruni terjalnya perbukitan. Luge sekilas mirip gokar, tapi bentuknya lebih simpel dan compact. mpact. Ketika meluncur turun, langsung deh semua mua jejeritan bahagia dan

ketagihan main lagi. Untung aja, ada bonus tambahan dari Tim. Semua bisa naik sekali lagi untuk memacu luge di sirkuit. Langsung deh semua berebut naik dan mencoba level yang lebih sulit. ’’Nggak cukup sekali,’’ seru Alpha Zetizen dengan kompak. Ssst, asal kamu tahu aja sih, semua atraksi yang disebutkan di atas tadi merupakan adventure asli dari New Zealand. Nggak heran deh kalau Negeri Kiwi itu disebut sebagai negara adventure nomor satu di dunia. Pecaaah borr! Hari keempat pun berakhir. Para Alpha Zetizen menutup agenda hari ini sekaligus relaksasi dengan berendam di kolam air panas, Tokaanu Thermal Pools. Amazing day! (c14/dri)

Coba Menu Baru Setiap Hari KALAU ditanya ke semua Alpha Zetizen of the Year tentang hal yang mereka sukai selama di New Zealand sampai hari ini, jawabannya simpel. Cuma ada dua: jalan-jalan dan makan. Iya, makan! Hampir setiap hari mereka pesta barbeque ala New Zealanders. Mereka juga hampir setiap hari merasakan menu baru yang luar biasa enak. Saat makan siang kemarin (30/11), menu yang disantap adalah New Zealand’s prawn. Di salah satu restoran di daerah Taupo, Huka Prawn, rombongan Alpha Zetizen makan siangg dengan menu udang. Bedanya dengan udang di Indonesia adalah ukurannya yang besar dan dagingnya yang superlembut. Puluhan piring berisi udang langsung disikat habis dalam hitungan menit. ”Enak banget udangnya! Ukurannya gede banget!” kata Selly Mayora, perwakilan Alpha Zetizen dari Provinsi Kepulauan Riau. ”Aku alergi makan udang, tapi tetap nekat nyoba makan udang. Herannya, aku nggak kumat loh,” ujar Zakaria Anshari, perwakilan dari Kalimantan Barat. Hmmm, kira-kira hari ini menunya apa lagi ya? (ash/c5/dri)

national challenge

Jawa Pos Group TATA LETAK: ARIF OKTAFIAN


34

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016


METROPOLIS

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

35

Netralitas ASN Diuji KOTA (RP) - 2017 akan diwarnai dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) di kabupaten dan kota tersebar di Indonesia. Termasuk Pekanbaru. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Korps Pegawai Negeri (Korpri) tahun ini, netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pilkada diuji. Penegasan ini disampaikan dalam peringatan HUT Korpri di halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru, Selasa (29/11) yang dipimpin Plt Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Edwar Sanger SH MSi. Edwar di hadapan ASN dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membacakan sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Sambutan Presiden menekankan aspek keteguhan ASN menjaga netralitas serta peningkatan profesionalisme ASN dalam menyikapi setiap perkembangan politik di Indonesia.

‘’Apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya kami sampaikan kepada seluruh ASN di Indonesia atas pengabdian dan pelayanan yang diberikan secara maksimal selama ini. Maka sesuai dengan tema HUT ke-45 Korpri ini,’’ kata Plt Wako. Lebih lanjut ia mengatakan, momen HUT harus dimanfaatkan untuk meneguhkan netralitas dan meningkatkan professionalisme.’’Korpri menjadi wadah pemersatu bangsa dengan SDM ASN yang tangguh dan netral,’’ imbuhnya. Sementara itu, Ketua Korpri Kota Pekanbaru Azharisman Drs H Azharisman Rozie MSi menyebutkan, peringatan HUT Korpri kali ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan pendukung. Diantaranya seperti ajang minat bakat pertandingan di bidang olah raga, kegiatan bakti sosial dan santunan kepada kaum dhuafa. ‘’Kami juga berziarah ke makam pahlawan,’’ singkatnya.(ali)

M ALI NURMAN/RIAU POS

ALIRAN AIR: Ketua RW 7 Perumahan Damai Langgeng Matondang memperlihatkan jalan masuk yang dibongkar warga agar bisa dilewati aliran air, Rabu (30/11/2016).

Keluhan Warga Damai Langgeng yang Rutin Dilanda Banjir

‘’Jangan Hujan Lewat Dua Jam, Kalau Lewat Beratlah’’ Perumahan Damai Langgeng menjadi satu dari dua lokasi di Kota Pekanbaru yang terdampak banjir cukup parah akibat hujan yang mengguyur terus menerus. Disini, banjir terjadi bukan akibat luapan air sungai. Tapi akibat buruknya perencanaan drainase dan posisi perumahan yang menjadi pertemuan beberapa aliran parit. Laporan M ALI NURMAN, Kota

RUMAH-rumah yang terendam banjir tepatnya berada di bagian paling belakang Perumahan Damai Langgeng. Tepatnya berada di Blok 1 – Blok 5 sampai Blok 8 di RT 04 RW 07. Rabu (30/11), air sudah surut, yang tersisa hanya jalanan becek. Pada blok yang sempat terendam air sejak Sabtu (26/11) dan Ahad (27/11) lalu, masyarakat mengambil langkah membuka gorong-gorong dan bahkan menggali tiap jalan masuk di tiap blok agar air bisa mengalir. Penggalian dibantu satu alah berat dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Pekanbaru. Warga setempat Muhammad Ilham (76) saat berbincang dengan Riau Pos, Rbau (30/11) menuturkan banjir mulai menggenangi pemukiman tersebut saat hujan deras sejak Sabtu lalu.’’Tapi ini bukan banjir yang besar. Yang paling besar itu dua tahun lalu,’’ ungkapnya. Dua tahun lalu kenangnya, banjir terjadi hingga selutut orang dewasa dan bahkan menggenangi jalan hingga masuk ke rumah.’’Sebelum parit besar di depan bagus, kalau hujan belakang terus banjir,’’ ucapnya. Posisi perumahan tersebut memang terlihat agak rendah. Ini tampak dari parit yang disebutkan Ilham, yang menjadi pembatas

antara Damai Langgeng depan dan belakang, memiliki tinggi dinding hingga sekitar 50 centimeter dari jalan. Setelah parit ini diperbaiki pemerintah, banjir berkurang. Air yang mengalir ke daerah ini berasal dari Jalan Soekarno-Hatta, Damai Langgeng depan, dan perumahan di Jalan Melur. Air kemudian akan mengalir ke Jalan Karyawan. ‘’Kalau hujan air mutar-mutar disini saja, tidak ada pembuangan,’’ imbuhnya. Meski kini tak terlalu parah, Ilham menggambarkan, di perumahan mereka hujan yang lama bisa menjadi petaka.’’Jangan hujan lewat dua jam, kalau lewat berat lah. Pasti banjir,’’ keluhnya. Sementara itu, Riau Pos di lokasi sempat bertemu dengan Ketua RW 07 ZN Matondang (54). Dengan mengenakan jaket kain ia berkeliling mengecek sumbatan-sumbatan aliran air disana.’’Parit di sini kecil, Sekarang kita bongkar polongannya,’’ jelasnya sambil menunjuk jalan masuk tiap blok yang dibongkar. Dari sekitar 1.000 an rumah yang ada di RW 7, Matondang mengatakan di RT 4 ada 120 rumah terdampak banjir, sedangkan di RT 5 ada 25 rumah. ‘’Rumah tidak kena, cuma jalan banjir semua. PU kota sudah turun. Alat berat sudah turun ke sini,’’ terangnya. Matondang tak menampik, perencanaan drainase di sana oleh pengembang yang membangun dahulu jelek. Sekarang mayarakat yang merasakan dampaknya. ‘’Air dari mana-mana ke sini,’’ keluhnya. Karena itu pula, kini masyarakat berharap pada pemerintah. Terutama memberikan solusi atas kondisi disana.’’Sejak zaman pak Azmi (Kadis PU lama) sudah mulai diperbaiki. Sekarang tetap dilanjutkan. Kami harap jangan berhenti. Yang sudah mulai dibangun, parit yang besar sampai ke Jalan Teropong. Supaya disini tidak banjir,’’ tutupnya.***

Garuda Sakti Rusak, Pusat Hanya Pasrah Sambungan dari hal. 29

perbaikan jalan nasional di Riau. Memang sekarang tak ada anggarannya, jadi kami tidak bisa berbuat banyak,” ujar Zulhendri. Memang terkait besaran yang akan digunakan untuk perbaikan jalan di Riau, ia mengajak agar menunggu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2017 diturunkan oleh pusat. Menurutnya, anggaran yang disiapkan untuk perbaikan dan peningkatan ruas jalan di Provinsi Riau yang berstatus jalan nasional pada 2017 cukup besar. TermasukdidalamnyabagianruasJalan Garuda Sakti, Panam. Kemudian bentuk pekerjaan nantinya akan dilakukan dengan konsep yang terbaik. Dengan demikian bisa menopang angkutan berat yang melewati ruas jalan tersebut, sesuai standar nasional. REDAKTUR: YULIANTI SABIKIS

“Akan dibuat rigid di wilayah yang berlubang sekarang,” singkatnya. Sementara itu jelang disiapkan perbaikan permanen melalui rigid yang akan dilaksanakan Satker APBN pada tahun anggaran 2017 mendatang. Untuk fungsional perbaikan sementara, pihak APBN yang tak sanggup memperbaiki akan dibantu sementara oleh Pemprov Riau melalui Dinas Bina Marga. Plt Kepala Dinas Bina Marga Riau Khairussa yang dikonfirmasi kemarin kembali menyatakan bahwa untuk fungsional agar jalan bisa dilewati tanpa membahayakan masyarakat pengguna jalan. Sudah dilakukan penimbunan sementara. “Sudah kami timbun, memang bisa cuma sementara saja. Selebihnya kita sudah surati Satker APBN untuk kelanjutannya,” kata Khairussa.(egp)

DEFIZAL/RIAU POS

ATUR PARKIR: Seorang juru parkir mengatur kendaraan yang akan keluar dari area parkir di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (30/11/2016).

Tarif Baru Beratkan Perusahaan Laporan HENDRAWAN, Kota

RENCANA penerapan tarif parkir baru di Kota Pekanbaru menuai protes dari masyarakat. Tidak hanya dari masyarakat umum, tapi juga dari kalangan pengusaha. Tarif parkir di Zona I dianggap mahal dan sangat merugikan perusahaan. khususnya perusahaan ekspedisi. Salah satu penolakan itu disuarakan Didi Winarsyah. Pengusaha ekspedisi Pekanbaru ini menyebutkan, tarif motor Rp4.000 dan mobil Rp8.000 ini seperti menjadikan usaha jasa ekspres, pos dan logistik sebagai sasaran tembak. Pasalnya, para pelaku

usaha inilah yang biasanya menjadi langganan tetap sejumlah jalan protokol yang masuk mengalami kenaikan tarif parkir. ‘’Ini sangat berat bagi kami yang bergerak di bidang jasa ekspedisi. Biaya pengantaran barang saja per dokumen cuma sekitar Rp1.500, tapi biaya parkir yang diminta Rp4.000. Sementara, waktu parkir kendaraan usaha kami hanya perlu sekitar 1-2 menit. Ini jelas hitungan bisnis yang sangat merugikan kami,’’ sebut Didi. Didi menyebutkan, kebijakan ini

juga kontra-produktif dengan pelayanan parkir yang dinilai pihaknya sangat tidak jelas. Menurutnya, yang menjadi juru parkir bisa siapa saja dari anakanak hingga bapak yang sudah tua sekali. Pengalaman para anggotanya, jika minta karcis kepada oknum juru parkir tertentu, malah marah seperti preman. ‘’Penerapan zona juga belum tentu efektif jika juru parkirnya tidak punya standar yang jelas. Kami dari Asperindo tidak mungkin mengantar barang dengan kendaraan umum. Jadi jika memang terapkan,

kami minta agar seluruh armada perusahaan jasa ekspres, pos dan logistik untuk tetap dengan tarif yang lama,’’ sebutnya. Didi juga berharap ada opsi parkir bulanan bagi usaha sejenis. Karena menurutnya, untuk antar barang maupun dokumen, jalan besar seperti Jalan Jenderal Sudirman cukup besar pasarnya. Dalam sehari, sebuah perusahaan ekspedisi besar di Pekanbaru bisa parkir dua sampati tiga kali dalam sehari untuk mengantarkan dokumen. ‘’Jika tarif parkir mahal, biaya yang akan ditanggung sudah berada di luar kalkulasi bisnis yang sehat,’’ katanya.(yls)

Parkir Sudirman Idealnya Pakai Meteran KOTA (RP) - Bila mengacu pada undang-undang, Jalan Jenderal Sudirman tidak boleh ada kendaraan parkir. Hal ini disebutkan Pengamat Tata Kota Universitas Riau Dr Ir Muhammad Ikhsan. Namun hal ini tidak bisa secara radikal ditetapkan di Kota Pekanbaru karena alasan penataan kotanya. Langkah zonasi parkir yang baru akan diterapkan menurut Dr Ikhsan memang sudah seharusnya. ‘’Tapi zonasi ini harus perjelas, karena ada beberapa kawasan memang harus berbiaya sangat

tinggi. Apakah Rp8.000 itu sepanjang Jalan Sudirman atau hanya beberapa tempat saja? Dan, pemerintah harus aktif melakukan sosialiasi, pengawasan dan konsistensi. Karena kalau biaya parkirnya mahal, idealnya ada meteran parkir. Karena parkir zonasi parkir berbiaya mahal ini biasanya orang tidak boleh parkir lama-lama,’’ sebut Ikhsan. Ikhsan setuju dengan zonasi parkir karena secara konsep memang perlu ada pembangunan kawasan dengan biaya parkir

lebih tinggi. Ini mendorong agar orang tidak parkir atau minimal tidak berani lama-lama parkir di kawasan tersebut. Ia mencontohkan Jalan Jenderal Sudirman yang padat dan ramai yang seharusnya tidak boleh ada kendaraan parkir. Karena jelas akan membuat macet lalu lintas. ‘’Seperti di Jalan Jendral Sudirman itu idealnya harus ada meteran, ada batas waktu parkir. Ini karena desakan kondisi padat tadi. Tapi ini tidak mudah dan butuh pengawasan yang artinya butuh

petugas lagi, hingga biayanyapun lebih tinggi,’’ terangnya. Ketika ditanya seberapa efektif zonasi parkir ini untuk menjaga ketertiban, Ikhsan menyebutkan, kuncinya adalah pengelolaannya, pengawasan dan konsistensi. Ia juga menyebutkan, percuma zonasi diterapkan tapi pengelolaan parkirnya masih amburadul, akibat tidak ada pengawasan. Hal ini menurutnya justru akan menimbulkan penolakan, karena beberapa zona biayanya sangat mahal.(end)

Dishub Masih Lakukan Pembahasan KOTA(RP) - Sekretaris Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Syahbanullah SH, soal Perda Retribusi Parkir Tepi Jalan yang sudah diverifikasi Gubernur Riau, menegaskan belum bisa diterapkan untuk saat ini. “Dari beberapa catatan Gubri itu perlu diperbaiki dalam Perda tersebut. Dan ada juga beberapa pertanyaan dari Pemprov Riau itu yang perlu kami jawab secara tertulis. Inilah, kami lagi mempersiapkan segala sesuatunya,” kata Syahbanullah. Disebutkannya juga, Kamis (1/12) Dishubkominfo akan memaparkan apa-apa saja yang terkait dengan pematangan sebelum Perda tersebut dilaksanakan kepada Wali Kota Pekanbaru. “Semuanya terkait dengan arahan dan permintaan dari Gubernur,” ujarnya lagi. Bagaimana dengan penentuan Zonasi, mulai dari 1,2,3 dan

4. Dimana untuk Zona 1 dan 2 mendapat komplain dari masyarakat. “Itupun dalam pembahasan, dan semua yang mengenai dengan perparkiran. Dan ini kami sedang siapkan jawabannya untuk disampaikan ke Plt Wako,” katanya. Untuk hal ini, ditegaskannya lagi, saat ini masih dalam proses. Dan berharap secepatnya sudah ada jawapannya. “Karena untuk kajiannya sendiri Dishubkominfo telah merencanakan, dan yang melakukan kajian itu bukan Dinas Perhubungan tapi pihak ketiga (konsultan, red), bisa akademisi atau juga orang yang berkompetenlah soal zonasi itu,” sambungnya. Untuk penerapan, kapan Perda ini bisa dilaksanakan. Syahbanullah menegaskan, belum bisa dipastikan. “Tentunya harus disiapkan dulu segala hal yang menyangkut soal parkir dengan Perda baru ini. Pihaknya atau pun Pemko harus dulu menentukan zonasi-zonasinya,” tambahnya.

Soal target PAD, jika untuk 2016 target yang dibebankan ke Dinas Perhubungan ini, disebutkannya sekitar Rp14 miliar. “Untuk pencapaiannya dengan target Rp14 miliar belum tercapai, namun dengan waktu yang tinggal satu bulan ini kami tetap berusaha semampunya. Kami optimislah,” ungkapnya. Sementara untuk target PAD 2017, Syahbanullah menyebutkan belum bisa disampaikan karena dengan Perda baru ini tentu dilakukan kajian-kajian dulu. “Ada banyak kendala sebenarnya untuk pencapaian target, seperti kondisi cuaca, hujan dan banjir. Ini salah satu kendala juga,” ungkapnya. Karena ketika hujan, dan juga banjir tidak ada aktifitas lalulintas, begitu juga pengalihan arus lalu lintas. “Ini juga berdampak terhadap PAD,” tuturnya. Sementara itu ditambahkan Kepala UPTD Parkir Dishubkominfo, Bambang Armanto SH. Bahwa, Perda yang sudah

ditandatangani oleh Gubernur suda diterima. Hanya saja ada beberapa hal yang harus dibenahi lagi. “Saat ini sedang dibahas,” sebut Bambang. Untuk pembahasannya, tentu Dishub akan berkordinasi dengan pihak-pihak lain, termasuk juga Biro Hukum. “Yang jelas semua dikaji, disiapkan Perwakonya, dan disosialisasikan dahulu,” ujar Bambang. Soal tarif yang dinilai mahal, dan mendapat keluhan dari masyarakat. Bambang mengatakan, itu tentu menjadi kajian pimpinan. “Kalau kami pelaksana teknis ini hanya menjalankan saja, dan kami hanya menunggu petunjuk dan arahan saja. Jika itu harus dilaksanakan, ya kami laksanakan,” katanya. Namun demikian dikatakannya lagi, sebelum dilaksanakan itu tentunya melalui tahapan-tahapan yang sudah ditentukan. “Semua nanti diatur dalam Perwako,” tutupnya.(gus)

Parkir “Mahal” Tunggu Wako Baru Sambungan dari hal. 29

penolakan dari masyarakat ini tidak bisa diterapkan dalam waktu dekat. Paling cepat, menjelang akhir tahun setelah Wali Kota Pekanbaru periode 2017-2022 ditetapkan. Itu artinya, warga masih bisa bernafas lega membayar retribusi parkir dengan tarif lama yaitu Rp1.000 untuk sepeda motor dan Rp2.000 untuk roda empat. Jika perda retribusi parkir yang baru ini diterapkan, warga harus rela merogoh kocek lebih dalam jika parkir di ruas jalan sibuk. Pasalnya, perda ini mengatur zonasi parkir dengan tarif retribusi yang berbeda-beda. Rinciannya, di Zona I, retribusi parkir kendaraan roda dua Rp4.000 dan roda empat Rp8.000. Pada

Zona II, retribusi parkir roda dua Rp3.000 dan kendaraan roda empat Rp5.000. Untuk Zona III, retribusi parkir kendaraan roda dua Rp1.000, roda empat Rp2.000, dan roda enam Rp10.000. Terakhir, Zona IV, retribusi parkir sama dengan saat ini yaitu roda dua Rp1.000 dan roda empat Rp2.000. Di awal pembahasan Ranperda akhir 2015 lalu, suara-suara penolakan banyak disampaikan kelompok masyarakat. Namun Ranperda tetap disahkan DPRD Pekanbaru dan baru disetujui Gubri belum lama ini. Kapan perda ini diterapkan? Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Syamsuir menjelaskan pemberlakukan perda mungkin saja dikeluarkan pada masa Plt Wali Kota (Wako) Pekanbaru Edwar Sanger. Namun,

melihat waktu yang ada, perda ini kemungkinan besar baru berlaku setelah Wako definitif hasil Pilwako 2017 ditetapkan yang diperkirakan terjadi pada Mei 2017. ‘’Di masa Plt boleh saja keluar perwako. Tapi, nampaknya mungkin tunggu (Wako, red) definitif. Karena waktunya dekat sedangkan proses yang ada masih panjang. Setelah evaluasi (gubri, red), kemudian diperbaiki, beberapa pekan baru registernya keluar dari provinsi. Setelah itu wajib disosialisasikan dahulu,’’ urainya. Belum bisa diterapkannya Perda Retribusi Parkir baru ini juga disampaikan anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Dian Sukheri. “Setahu saya memang sudah disertujui oleh gubernur. Namun, perda ini, sesuai ketentuan belum bisa diberlakukan

jika kajian dari pihak akademis dan perwako belum diterbitkan,” ujarnya, kemarin. Mengilas ke belakang, Dian menyebutkan persetujuan DPRD terkait perda retribusi ini disertai dengan catatan khsusus. Yakni, harus ada kajian sistematis dari akademisi dan ada perwako terlebih dahulu. ‘’Kajian ini terkait sudah sudah tepatkah jika aturan tersebut diberlakukan ? Apa saja dampaknya dan lain sebagainya,’’ katanya. Di samping itu, perwako juga menjadi aturan main diterapkannya perda tersebut. Dian melanjutkan, sejauh ini kajian tersebut belum sampai ke DPRD dan Perwako juga belum ditertibkan. “Dengan begitu, tarif yang berlaku saat ini masih tarif lama,” sebutnya.(yls)

Angka-angkanya Tak Mungkin Berubah Sambungan dari hal. 29

Tepi Jalan Umum tak mungkin diubah lewat Peraturan Walikota (perwako). Perda ini sendiri paling mungkin baru akan berlaku setelah Wali Kota Pekanbaru periode 20172022 terpilih. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Hukum Sekretariat Kota (Setko) Pekanbaru Syamsuir. Ia menyebut pihaknya sudah menerima berkas perda dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. ‘’Kami sudah ter-

ima surat evaluasi dari gubernur. Jadi kami akan adakan beberapa penyempurnaan. Tapi bukan evaluasi yang mengganggu substansi perda,’’ kata Syamsuir kepada Riau Pos, Rabu (30/11). Dikatakannya, sesuai arahan yang mengikuti perda tersebut, pihaknya dalam sepekan ini akan melakukan pembahasan bersama DPRD Kota Pekanbaru. ‘’Salah satunya dibahas tentang harus dikelola oleh pemko,’’ imbuhnya sambil mengatakan perda sendiri

kemudian akan kembali diserahkan pada Pemprov Riau untuk memperoleh nomor registrasi. Perda ini sendiri menjadi sorotan karena nominal kenaikan tarif yang dinilai tinggi. Apakah kemudian angka pada tarif baru bisa direvisi lewat perwako ? Syamsuir menyebut tidak bisa. ‘’Kalau sudah ditetapkan sebagai perda, aturan di bawahnya, perwako tidak boleh bertentangan dengan perda,’’ sebutnya. Sementara itu, anggota DPRD Pekanbaru Dian Sukheri berharap,

pemko bisa melihat dan mendengarkan respon masyarakat sebelum menerbitkan perwako. Terkait revisi angka-angka, diakui Dian hingga saat ini belum ada rencana ke arah tersebut. “Harapan kami harus ada soluso tengahnya. Kami juga berharap sebelum menerbitkan Perwako, kajian dengan matang harus dilakukan dan pikirkan pula respon dan keluhan dari masyarakat jika perda retribusi benar benar diberlakukan,” tutupnya.(ali/azr) TATA LETAK: YAYA


METROPOLIS

36

Riau Pos KAMIS, 1 DESEMBER 2016

Operasi Zebra, 1.957 Pengendara Ditilang Laporan SAKIMAN, Kota

REKONSTRUKSI PEMBUNUHAN: Dua tersangka pelaku pembunuhan berinisial Ap (20) dan Ln (23) memakai baju tahanan memperagakan adegan dalam rekonstruksi di Jalan Belimbing, Marpoyan Damai, Rabu (30/11/2016).

SAKIMAN/RIAUPOS

Ziko Tewas di Adegan Ke-10 KOTA (RP)- Mata mata penasaran ramai mengawasi tempat kejadian perkara pembunuhan atas jasad laki-laki yang ditemukan terbujur kaku menggenaskan di tempat pembuangan sampah di Jalan Air Hitam Payung Sekaki 20 Oktober lalu. Keringat bercucuran tampak mengalir dari dahi kedua tersangka berinisial Ap (20) dan Ln (23) saat diminta melakukan aksi persis sama saat tersangka diduga memulai menghabisi nyawa korban bernama Ziko (24). Dalam rekonstruksi yang dilakukan di TKP pembunuhan yaitu di sebuah rumah petak lima, Jalan Belimbing, Gang Anggur II, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru itu, turut disaksikan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta Kuasa Hukum tersangka. Dengan gugup dan pasrah satu persatu adegan dimainkan oleh tersangka Ln dan Ap didampingi para petugas. Mulai dari pertengkaran mulut bersilat lidah hingga terjadinya aksi penikaman. Wajah mereka seperti berusaha

mengingat dengan keras detail aksi yang mereka lakukan terhadap korban dalam reka ulang itu. Seperti di adegan ke 9, setelah terjadi percekcokan karena tersangka Ap melarang Ln meminjamkan STNK sepeda motor miliknya kepada korban. Saat itu korban langsung tersinggung hingga mengambil sebilah pisau dikamar. Waktu itu dengan sigap tersangka Ln melakukan perlawanan dan menangkis pisau tersebut. Tepatnya pada adegan ke-10 waktu itu tersangka memiting leher korban dengan posisi membelakangi hingga korban terjatuh lalu kepala korban dipukuli dengan barbel. Saat itu Ap menusuk bertubi-tubi ke arah perut korban hingga menikam leher korban sampai terdengar seperti orang ngorok, pada adegan kesebelas ini tersangka sempat memeriksa denyut nadi korban. Setelah memastikan korban sudah tewas, kedua tersangka membuka bajunya dan menghapus ceceran darah serta ber-

gantian ke kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah itu kedua tersangka mendudukkan korban dan memakaikan jaket kepada korban, setelah memeriksa kondisi di luar rumah, tersangka Ap mengeluarkan sepeda motor Vixion. Lalu kedua tersangka dengan susah payah mengangkat korban keatas motor dengan posisi duduk, kemudian kedua tersangka berkeliling mencari tempat pembuangan korban. Setelah membuang jasad korban di pembuangan sampah di jalan Air Hitam, kedua tersangka kembali ke rumah kos mereka dan mengumpulkan barang bukti hingga membuangnya di bawah jembatan Jalan Belimbing. Kasubag humas Polresta Pekanbaru Ipda Rachmat Wibowo kepada Riau Pos mengatakan, bahwa dalam rekonstruksi dugaan pembunuhan tersebut terdapat 27 adegan. “Ada 27 adegan yang diperagakan kedua pelaku,’’ katanya. (man)

SATLANTAS Polresta Pekanbaru dan jajaran telah selesai menggelar Operasi Zebra 2016, Selasa (29/11). Selama 14 hari kegiatan, 1.957 pengendara ditilang. Satlantas berharap operasi tersebut bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas khususnya bagi masyarakat Kota Pekanbaru. Selain tilang, petugas juga memberikan 682 teguran. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Budi Setiawan SIK MIK menjelaskan, selama dilakukannya Operasi Zebra Siak 2016 di Kota Pekanbaru, jajaran lalu lintas Polresta Pekanbaru lebih fokus terhadap pelanggaran yang tampak secara kasatmata. Ha l i t u t e r b u kt i d e n g a n dilakukannya penindakan sebanyak 790 perkara tidak menggunakan helm, 340 perkara melawan arus. ‘’Ya, kedua jenis pelanggaran ini diperoleh dari data pelanggaran sepeda motor, sedangkan untuk mobil pelanggaran terbanyak yakni melanggar rambu larangan atau marka sebanyak 175 perkara serta tidak menggunakan sabuk keselamatan sebanyak 76 perkara,” ujar Budi. Meski perbandingan dari tahun

sebelumnya, jumlah suatu penggal jalan penindakan tilang setidak dengan stasioncara kuantitas mener di satu tempat,” galami penurunan. jelasnya. Namun secara kualDisebutkannya itas, penindakan terjuga, 2015 lalu penhadap pelanggaran indakan terhadap lalu lintas tahun 2016 p e n g e n d a ra ya n g ini lebih tepat sasatidak pakai helm ada ran. Dan bahkan jika sebanyak 650 pelangdibandingkan tahun garan yang ditilang, lalu justru mengalami sedangkan tahun ini BUDI SETIAWAN peningkatan. meningkat sebanyak ‘’Secara keseluru790 pelanggaran. han, jumlah penindakan jika Demikian juga pelanggaran dibandingkan dengan tahun melawan arus lalu lintas jika 2015 sebanyak 2.932 tilang. Ta- tahun lalu sebanyak 255 pelanghun ini 1.957 tilang. Memang garan tahun ini naik menjadi mengalami penurunan, namun 340 pelanggaran lalu lintas yang secara kualitas penindakan yang ditilang. kami lakukan justru mengalami “Secara kualitas penindakan peningkatan,” jelas Budi. yang kami lakukan mengalami Dipertegasnya, kualitas yang peningkatan,” bebernya. dimaksud tersebut adalah, jika Sedangkan untuk pelanggaran tahun lalu pelanggaran terbanyak lalu lintas secara keseluruhan yakni didominasi pelanggaran pengendara sepeda motor masih kelengkapan surat surat kendaraan dominan dengan jumlah 1.591 sebanyak 1.502 perkara. unit. Dan usia pelaku pelanggaNamun dilihat dari segi kualitas ran sendiri didominasi usia 16 pelanggarannya, dinilai kurang - 20 tahun sebanyak 409 orang. tepat sasaran. Target Operasi “Selama Operasi Zebra Siak 2016 Zebra itu menekan angka kecela- angka kecelakaan lalu lintas jika dibkaan dan tingkat fatalitas terh- anding tahun lalu masih tetap pada adap korban kecelakan lalu lintas. angka sebelumnya yakni 4 kasus “Kami lebih fokus terhadap pel- dengan korban 4 orang meninggal anggaran kasatmata dan dilaku- dunia, 4 luka ringan dan kerugian kan secara sistem hunting dalam materil Rp295 ribu,” ujar Budi.(rul)

Spesialis Curanmor Diamankan saat Transaksi KOTA (RP)- Dua orang anak baru gede (ABG) tak berkutik saat diamankan tim Opsnal Polsek Tampan di Jalan Bangau Sakti, Kecamatan Tampan, Selasa (29/11). Keduanya diduga sebagai tersangka pelaku curanmor berinisial Ro (21) dan Rd (20). Rd dan Ro ketika itu sedang transaksi menjual sepeda motor hasil curian yang mereka lakukan. Penangkapan kedua warga Kecamatan Bukit Raya tersebut diperkuat dengan adanya laporan korban, Ayub Novi (26), warga Jalan Kuini, Kecamatan Marpoyan Damai, yang menjadi korban pencurian kedua tersangka tersebut. ‘’Tersangka saat itu ingin menjual sepeda motor jenis Satria FU kepada rekannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tampan

Iptu Eru Alsepa, Rabu (30/11) siang kepada Riau Pos. Eru mengatakan, berdasarkan penyidikan sementara, kedua tersangka mengaku sudah beraksi empat kali di Kota Pekanbaru. Namun, untuk mencari barang bukti dan TKP lainnya, tim Opsnal Polsek Tampan masih melakukan pengembangan. Tersangka mengaku pernah mencuri Yamaha Mio Agustus lalu di Jalan Kuini. Selanjunya, masih bulan Agustus, mereka beraksi di Jalan Cempedak, berhasil mencuri satu unit motor Yamaha Jupiter Z warna hitam didepan sebuah ruko. September melakukan pencurian di kawasan Jalan Kasah dan berhasil mengambil satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna biru. Yamaha Mio dan Jupiter Z sudah dijual keluar kota.

Satu unit barang bukti sepeda motor yang diamankan merek Suzuki Satria FU warna biru putih tanpa nomor polisi. Barang bukti lain, tiga unit handphone dan satu buah kunci sepeda motor. “Pengakuan kedua tersangka mereka sudah empat kali beraksi. Namun kami masih mencoba melakukan pengembangan,” ungkap Eru. Menurutnya, dua tersangka diduga spesialis curanmor. Mereka menjual sepeda motor hasil curian dengan harga murah. Satu unit sepeda motor dijual sekitar Rp2 juta dan bervariasi tergantung merek sepeda motor. “Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang curanmor dengan ancaman tujuh tahun penjara,” kata Eru.(man)

Identitas Mayat Bertato Belum Diketahui KOTA (RP) – Identitas mayat bertato Naga serta bermotif bunga yang hanyut di bawah jembatan Siak II, Senin (28) sekitar pukul 14.30 WIB lalu hingga kini masih belum diketahui. Mayatnya masih dicatatkan sebagai Mir X di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad. ‘’Masih Mister X, identitasnya

REDAKTUR: SYAHRUL MUKHLIS

belum juga diketahui, warga yang kehilangan anggota keluarganya sesuai ciri-ciri mayat tersebut juga belum ada yang datang melapor,” jelas Kanit Reskrim Polsek SKP Ipda Letman Z saat ditemui Riau Pos di ruangan kerjanya, Rabu (30/11). Mantan Kasubag Humas Polresta Pekanbaru ini mengulang

kembali ciri-ciri yang terdapat pada mayat yaitu tinggi kurang lebih 168 cm, berat kurang lebih 70 kg, umur diperkirakan (46). Saat mayat ditemukan, memakai baju kemeja lengan pendek motif garis putih hijau bertuliskan Badan Pertahanan Nasional. Mayat ditemukan Tisna Her-

mawan (64) dan temannya September Hutahuruk (30) yang tengah memancing di bawah jembatan Siak II. Dihimbau Letman apabila masyarakat kota Pekanbaru ada yang merasa kehilangan keluarganya silahkan memeriksa jasad tersebut ke RSUD Arifin Achmad. (man)

TATA LETAK: EFAN


2016 12 01