Page 1

CMYK

Tabloid Mingguan

Website : www.riau-global.com

Beritakan Riau Secara Global

Rp.3.500,- (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Edisi 4/ September /I/ 2013

S

osok Herman abdullah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Riau,khususnya warga Kota Pekanbaru. Drs. H. Herman Abdullah M.M. lahir di Pekanbaru, 18 Juli 1950 adalah Walikota Pekanbaru selama 2 periode. Berkat tangan dingin Herman Abdullah Kota Pekanbaru berubah menjadi Kota Besar yang berkembang terutama di kawasan Sumatera. Selama kepemimpinannya ia banyak melakukan pembena-

han di Pekanbaru, antara lain di bidang kebersihan dan tata kota, dimana pada masa Pemerintahannya, Pekanbaru berhasil meraih Piala Adipura sebanyak tujuh kali berturut-turut yaitu pada tahun 2004 hingga tahun 2011. Untuk Tahun 2011 , Pekanbaru berhak mendapatkan Adipura Kencana untuk kategori Kota Besar, Adipura Kencana diberikan kepada Kota Pekanbaru atas keberhasilan menjaga keberhasilan kota Pekanbaru sebagai kota terbersih selama tujuh tahun berturut-turut. Sepanjang penyelenggaraan Adipura, Kota pekanbaru telah 7 kali mendapatkan Piala Selengkapnya H e r man AbdulBaca Hal 8 lah adalah alumni Uni-

Herman Abdullah Layak Jadi Gubernur Riau Periode 2013-2018 STOP PRESS

Diberitahukan kepada khalayak ramai, baik intansiPemerintah,swasta,TNI, Polri dll, Bahwanya Iwan Proyogo sudah dikeluarkan dari Portal Berita Riau www.riauglobal.com. Segala tindaktanduknya tidak tanggungjawab kami. Jika ditemukan perbuatannya menjual-jual Portal Berita Riau www.riau-global.com, silahkan laporkan kepihak kepolisian. Tertanda Elfis, S.Sos Pimpred www.riau-global.com

Minta Pihak Aparat Mengusut

Waduh...,Ratusan Miliar ‘Dana Haram’ Masuk ke Kas Daerah Pekanbaru,(Global) Tampaknya persoalan Timbangan tidak akan habis-habisnya, seperti masalah pemberitaan yang telah tabloit pada mingguan Riauglobal edisi ke 3 (tiga) kemarin dengan judui ‘Kudis dijembatan Timbangan Di-

shub Riau. Kembali pada edisi ke 4 ini, tabloit mingguan riau global mengangkat persoalan yang selama menjadi rahasia alias tabu atau dianggap ilegal Bersambung Ke

Hal 15


Redaksi Global Edisi 4 September /I/ 2013

TABLOID MINGGUAN RIAU GLOBAL berdasarkan LEMBAGA RIAU-GLOBAL. WEBSITE : www.riau-global.com PEMBINA : H. ACHSIL,DR SYAHRIL, JABARULLAH.S.SOS,IR.ANDI ARIEF,MP,Drs H Ramli Walid M.Si PENASEHAT HUKUM : NOFITRI KOTO.SH,MH BUDI SH.MH H. ACHSIL,DR SYAHRIL, JABARULLAH.S.SOS,IR.ANDI ARIEF,MP. PENASEHAT HUKUM : NOFITRI KOTO.SH,MH,BUDI,SH. PEMIMPIN UMUM/REDAKSI : ELFIS.S.SOS PEMIMPIN PERUSAHAAN : ELFIS.S.SOS DIREKTUR MARKETING : UNITASMI,S.PD REDPEL: MULIONO,S.Pi KORLIP : ARDI NALDO REDAKSI PEKANBARU : AMAT JAYA,FAHMI,R SIBURIAN, HARRY, JON ASRI, RIKI RIKARDO, SYAIFUL LUBIS. PELALAWAN : ISHAR D,DANY. DUMAI : -. SIAK : INDRA GUNAWAN. KEPULAUAN MERANTI : BRAM(KORDINATOR), RUDI. KAMPAR : NOVA INDRAGIRI HULU : HARMAEN. RUDI,RS. INDRAGIRI HILIR : BAMBANG,FAHRON. BENGKALIS : HASAN. KEPRI : ZAINAL (KORDINATOR),. TANJUNG PINANG : SADRI. KARIMUN : LUMBAN Huta GAOLMASRIADI(KORDINATOR), R.LUMBAN G MEDAN : PERWAKILAN SUMUT : JAKARTA : MANAGER IKLAN : RICKY SUSANTO Hp : 0813-7157-5552 ALAMAT REDAKSI : JALAN CIPTA KARYA,PANAM.PEKANBARU. HP : 0812-76737-422 Email : redaksi@riau-global.com dan jmpparriau@gmail.com PIN BB : 26A4B99F Nomor Rekening Bank Riau : 10120-02412,atas nama LEMBAGA RIAU GLOBAL. : 101-21-21642,atas nama ELFIS. Wartawan Portal Berita Riau www. riau-global.com hanya tercantum dalam box dan selalu dibekali kartu pers yang masih berlaku.

Halaman 2

Opini

Pemilu dan Nepotisme Elektoral

Sejak 1999 sampai menuju 2014, pemilu akhirnya menjadi regularitas aktivitas sosialpolitik elite dan publik. Pemilu sepanjang satu setengah dekade ini secara konstitusional memberikan ruang bagi siapa pun untuk mengakses kursi parlemen dan eksekutif. Namun, sepanjang periode ini pula, ruang akses tersebut hampir selalu dijejali dengan model kandidasi pra-Indonesia atau tepatnya pra-demokrasi, yaitu sebentuk nepotisme baru. Nalar kekerabatan menjadi semakin kuat dicangkokkan dalam demokrasi elektoral. Tentu dengan mengadaptasi logika sumber legitimasi baru: pilihan rakyat. Dan bukan titah raja/ presiden yang pada era praIndonesia dan era Orde Baru sebagai sumber legitimasi politik. Kini, secara ide, sekuat apa pun karisma raja-atau “raja” kepala daerah-tak akan mampu menembus kursi parlemen dan eksekutif jika di bawah angka threshold. Sekalipun “raja-raja” ini menjadi sumber kekuasaan masyarakat pra-Indonesia (Benedict Anderson, 1973). Kekerabatan politik berubah menjadi nalar nepotistik jika masuk diskursus demokrasi elektoral semacam pemilu. Fakta elektoral di Indonesia menunjukkan bahwa politik kekerabatan-terutama di level lokal-hampir selalu menembus akses jabatan publik. Michael Buehler (2013), misalnya, menyandingkan politik klan Limpo di Sulawesi Selatan dengan politik dinasti Ratu Atut di Banten. Dia melihat adanya kemiripan antara keluarga Limpo, yang berakar dari Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, dan kuatnya jejaring politik keluarga Gubernur Banten Ratu Atut. Seolah kini politik Indonesia berada di tengah-tengah perseteruan antara liberalisme dan komunalisme. Demokrasi elektoral memberikan ruang kesempatan bagi siapa pun untuk mengakses lorong kandidasi dalam pemilu baik eksekutif maupun legislatif. Sedangkan pada saat yang sama,

Arya Budi nalar sosial kita memahami bahwa komunalisme dan kekerabatan adalah kebajikan politik sebagai pemeliharaan modal sosial. Inkompatibelitas nalar sosial dengan nalar demokrasi ini menciptakan komunalisme menjadi sebentuk nepotisme baru. Nepotisme dalam demokrasi elektoral di Indonesia tidak hanya mengangkat para nepos (Latin: keponakan/ cucu), tapi juga istri, anak, adik, kakak, dan juga kroni jejaring kekerabatan ke dalam proses elektoral. Sebagai misal, dalam sirkulasi kepemimpinan eksekutif, politik kekerabatan tak luput dari jebakan ini. Para kepala daerah yang telah selesai jabatannya-rata-rata dua periode jabatan-baik karena konsekuensi konstitusional maupun karena konsekuensi yudisial (baca: kasus hukum), digantikan oleh istri atau anaknya. Konkretnya, di Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Kendal, para istri menggantikan suaminya yang lengser sebagai kepala daerah. Sedangkan para bupati di Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Tangerang digantikan oleh anak laki-lakinya. Politik dinasti seolah menjadi jebakan dalam berdemokrasi. Akses kekuasaan yang dibuka melalui pemilu justru memberikan sumber legitimasi semakin besar bagi “keluarga besar” karena para aristokrat berkuasa bukan dari penunjukan totaliter, melainkan mekanisme elektoral. Hal ini sudah mengakar jauh sejak era aristokrasi kerajaan di sepanjang Nusantara. Dalam tradisi kepemimpinan komunitas, orang yang berhak memimpin adalah dia yang sudah terbiasa bersinggungan dengan hal ihwal kepemimpinan. Anak raja pantas meneruskan takhta raja karena sang anak dianggap telah “terdidik” sebagai raja dalam aktivitas kerajaan. Hasilnya: kelas sosial

apa pun di luar istana tak cukup pantas menjadi raja. Nalar sosial inilah yang menjelaskan kandidasi-sedarah selalu hampir memenangi pemilu. Bahkan Filipina, yang sudah “diajari” Amerika menyelenggarakan pemilu sejak 1907, pun tak lepas dari politik kekeluargaan ini sampai pemilu 2016 ke depan (majalah Tempo edisi 27 Mei-2 Juli 2013, hlm. 114116). Bobby M. Tuazon (2013) menyebutkan, politik Filipina berada di bawah kendali selama enam abad, yang akarnya dirunut sejak era para hacendado atau keluarga pemilik perkebunan atau hacienda. Sisa jejaknya, lanskap politik Filipini kini diwarnai oleh politik klan turunan Joseph Estrada. Bahkan petinju legendaris Manny Pacquio pun bergerak membentuk klan politik baru setelah kemenangannya pada 2010 sebagai anggota kongres, menggandeng adik dan istrinya ke kursi kekuasaan sebagai wakil distrik dan wakil gubernur. Politik Filipina pun mafhum dengan dinasti Aquino dan Marcos selama puluhan tahun, baik di level nasional maupun lokal. Benigno “Noynoy” Aquino III, yang kini menjabat presiden, adalah generasi keempat setelah beberapa generasi: ibunya Corazon Aquino, ayahnya Benigno “Ninoy” Aquino Junior yang senator, kakeknya Benigno Aquino sebagai jubir dewan 1943-1944, dan terakhir buyutnya Servillano “Mianong” Aquino sebagai anggota kongres Malolos. Gurita keluarga Marcos pun masih terus bergerak sejak Ferdinan Marcos tumbang oleh people power pada 1986 terutama di Provinsi Ilocos Norte. Amerika juga tak lepas dari jebakan nepotisme elektoral bahkan dalam eskalasi nasional seperti jejaring keluarga Kennedy atau turunan keluarga Bush. Artinya, jika Presiden SBY tetap pada komitmen awal untuk tidak “menyiapkan” keluarganya da-

lam pemilu 2014, termasuk para nepos di luar istri dan anaknya, tentu demokrasi Indonesia paling tidak tetap dalam kondisi in progress. Singkat kata, nepotisme, yang beradaptasi dengan bentuk-bentuk legitimasi elektoral, menjelma menjadi sebuah bentuk pembajakan demokrasi. Sebab, dalam beberapa kasus, model politik kekerabatan yang dicangkokkan dalam demokrasi elektoral hingga lolos dalam pemilu seperti ini lebih banyak didasarkan oleh dua hal: 1) distribusi sosial bagi siapa pun yang setia sepakat; dan 2) sekaligus intimidasi sosial bagi siapa pun yang tak loyal apalagi melawan. Orang menyebut nepotisme baru ini dengan sebutan-sebutan ilustratif macam bossism (Sidel 1999), sultanistic (Snyder 1992), cacique (Anderson 1988), atau warlordism (Clapham 1998). Secara konstitusional dan gagasan demokrasi elektoral, tidak ada yang salah bagi kerabat pejabat mencalonkan diri dalam pemilu. Sepanjang memenuhi prosedur pemilu dan kualifikasi administratif kandidasi, setiap warga negara, baik kerabat horizontal (istri, kakak, adik, sepupu, dll) maupun vertikal (anak, bapak, ibu, cucu, dll), dijamin oleh konstitusi Indonesia. Namun bentuk nepotisme baru ini sedikit banyak membajak demokrasi ke dalam polapola yang akhirnya cenderung destruktif. Kekerabatan bekerja melalui nalar “kekeluargaan” dalam mengelola negara. Hasilnya, konspirasi genetik menembus fungsi-fungsi kelembagaan negara, baik di ranah intra-eksekutif, intra-legislatif, maupun inter eksekutif dan legislatif. Akibatnya, pemeliharaan akses material negara secara koruptif oleh struktur pemerintahan dinastik akhirnya gagal mendistribusikan kesejahteraan bagi publik. Penulis adalah PENELITI POLTRACKING INSTITUTE Sumber : tempo


inhu Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 3

Sempat Merugi

BPR Indra Arta Akhirnya Terima Penghargaan Nasional

Rengat,(Global) Setelah sempat merugi akibat tingginya Non {erpormance Lounch (NPL) karena kredit macet sejak tahun 2006, akhirnya ditahun 2013 ini, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Indra Arta milik BUMD Pemkab Inhu memperoleh predikat terbaik Nasional. Penghargaan atas prestasi itu sendiri diserahkan Menteri Syarief Hasan didampingi Pimpinan organized good corporate development, Triuno, dalam acara proudly present di Hotel Cendana Room Jakarta, Jumat (13/9) lalu. Informasi yang dirangkum, dari Komisaris BPR Indra Arta, Kadarusman, MS.i menyatakan, predikat terbaik tingkat Nasional diraih oleh BPR Indra Arta yang juga masih saham Bupati Inhu Yopi Arianto atas nama Pemkab Inhu atas category system pelayaanan dan kepercayaan dari masyarakat luas untuk menempatkan uangnya dalam bentuk deposito di BPR Indra Arta, termasuk tingginya minat pinjam dari UKM karena suku bunga bersaing dengan perbankan lainnya. Artinya, penilaian dari Kementerian UKM dan organized good corporate development tidak

saja focus karena perputaran uang atau laba yang didapat, akan tetapi akuntabilitas dan kepercayaan public hingga minat konsumen melakukan simpan pinjam di BPR merupakan interprestasi yang paling pokok,sebut Alumnus UGM Strata dua itu. Sementara itu, Direksi BPR Indra Arta, Syamsudin Anwar menjelaskan, penyehatan BPR Indra Arta tidak terlepas dari pengaruh bimbingan Bupati Inhu Yopi Arianto dan sinergitas kru manajaman BPR Indra Arta selama setahun terakhir. Maka diprediksi, terhitung tahun 2013, BPR Indra Arta yang hanya dengan modal sebesar Rp. 4 Miliar akan meraih laba bersih sekitar (devident) Rp. 600 juta hingga Rp. 650 juta setelah dipotong pajak. Diterangkannya lagi, penghargaan Indonesia 30 most powerfull companies award 2013 kepada BPR Indra Arta dikarenakan keberhasilan BPR dalam mendukung multy program pembangunan Pemerintah serta dianggap mampu menumbuhkan motivasi guna Kabupaten Inhu yang lebih maju dan bermartabat. Sedangkan penerima penghargaan itu, sebanyak 30 usaha

Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto,SE pada acara penerimaan penghargaan Indonesia 30 Most Power Full Compate Award 2013 , Kategori The Most Powerfull Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ) In Performance Excellence Of The Year. Dari Kementerian

perbankan di Indonesia termasuk BPR Indra Arta mewakili perbankan Pemerintah yang ada di Provinsi Riau. Soal tentang NPL selama tahun berjalan, hanya berkisar 11 persen

dari nominal NPL tahun sebelumnya mencapai 45 persen,tutup Syamsudin. Sementara itu Bupati Inhu Yopi Arianto, SE berpesan agar BPR Indra Arta lebih mampu

menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat di Inhu melalui penyaluran kredit kepada pedagang kecil, petani dengan suku bunga terjangkau dan bersaing.(Rs)

Wabup Inhu : ‘Semoga Menjadi Haji Takbul dan Mabrur’ Rengat,(Global) Bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) hingga ke tingkat Kecamatan dan bersama ribuan masyarakat yang memadati halaman Kantor Bupati Inhu, Kamis (19/9) untuk mengikuti prosesi pelepasan 206 orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Inhu termasuk Bupati Inhu Yopi Arianto, SE, menuju Kota suci Mekah, Arab Saudi. Prosesi detik-detik pelepasan dan pemberangkatan CJH asal Inhu tampak lebih terharu lagi ketika Ketua rombongan CJH se Riau (Amirul) yang juga masih Bupati Inhu Yopi Arianto, SE memberikan sepatah dua kata tulus dari podium. Pasalnya disaat perhatian ribuan masyarakat termasuk Muspida tengah teutuju kepada Bu-

pati Yopi, dia yang sama masyarakat saya semalam ini lebih untuk menunaikan ibadikenal selama berdah haji,’ungkap Bupati iterkatif dan komuYopi manahan tangis. kasi sedikit tegas Dan yang tidak kadan lugas namun lah pentingnya ketika dia kali itu tampak terkembali diamanahkan bata-bata dengan menjadi Ketua rombonsuara serak pertangan (amirul) CJH asal da dia sedang meInhu dan ribuan CJH nahan air mata. se Provinsi Riau tahun Harman Harmaeni Bahkan ke2013, yang selama ini tika itu pula Bupati Yopi sempat tidak pernah terjadi,sebut Bupati menghentikan, sambutannya hing- Yopi bangga. ga beberapa detik sambil menatap Mengingat relatif lamanya langit biru guna menahan air mata prosesi ibadah suci hingga memasehingga tidak menetes. kan waktu sekitar 45 hari, Bupati ‘Kali ini saya cukup terharu Yopi kembali menyerahkan jabatan sekali, karena tidak bisa saya Plt Bupati kepada Wakil Bupati, H bayangkan betapa besar panggi- Harman Harmaeni, SH MM. lan Tuhan kepada saya untuk ikut ‘Kepada saudara Plt Bupati menunaikan ibadah haji sehingga saya titipkan masyarakat dan Peterasa ibarat mimpi bisa ikut ber- merintahan ini untuk tetap dijaga

keharmonisannya,’ pinta Yopi termasuk kepada Muspida dan jajaran Eselon II, III, IV Pemkab Inhu. Sementara itu, Plt Bupati Inhu yang juga Wakil Bupati Inhu H Harman Harmaeni, SH MM menjelaskan, filosofy penunaian ibadah haji adalah bahagain dari kewajiban rukun Islam yang ke lima dan wajib dilaksanakan. Menarik lagi, kata Wabup, CJH hanya dapat menunaikan ibadah haji dan menjadi tetamu Allh SWT di Baitullah karena mereka itu panggilan Allah SWT. Sedangkan kriteria CJH, selain sehat fisik juga harus didukung perekonomian yang memungkinkan. ‘Banyak orang yang sudah memenuhi kriteria tapi belum mendapat panggilan Allah SWT untuk menjadi tamunya,’ papar Plt Bupati.

Terinsfirasi dari rukun islam yang ke lima tersebut, maka yang menjadi harapan masyarakat Inhu dan jajaran Pemerintah kepada ratusan CJH, kelak sekembalinya dari tanah suci para CJH bisa menjadi haji yang takbul dan mabrur,sebutnya. Pelepasan ratusan CJH kali itu diwarnai dengan memberikan tepung tawar dari Plt Bupati Inhu Harman Harmaeni, para Muspida, Keluarga dan pejabat Eselon Pemkab Inhu. Sedangkan para CJH, sehari pelepasan dari Inhu para CJH terlebih dahulu diistirahatkan di Pekanbaru sebelum menuju embarkasi Batam ke esokan harinya, Jumat (21/9). Sesuai jadwal lagi, para CJH kembali diberangkatkan dari embarkasi Batam menuju tanah suci, Sabtu (22/9). (Rs)


bengkalis Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 4

Buka Sosialisasi

Sekda Bengkalis : Gunakan Kesempatan ini sebaik- baiknya Bengkalis,(Global) Sekda Kabupaten Bengkalis Drs.H.Burhanuddin MH membuka secara resmi Sosialisasi Dan Penyusunan Pedoman Penilaian Kriteria Jabatan Struktural Dan Jabatan Fungsional Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang ditandai dengan pengalungankan tanda peserta dilantai 2 kantor Bupati bengkalis. ‘Pelatihan sosialisasi yang diikuti sebanyak 40 orang dari SKPD juga dari kecamatan, se-

dangkan nara sumber deputi bidang sumber daya manusia (sdm) kementerian pendayagunaan aparatur negara reformasi dan birokrasi republik indonesia atau mewakili Drs.Syamsurizal sedangkan nara sumber dari provensi biro hukum organisasi dan tata laksana Sekda Provinsi Riau Rudi Hartono,Kamis,( 12/09 ) Sekda Bengkalis Drs.H.Burhanuddin MH dalam kata sambutanya menyampaikan, pelatihan Sosialisasi ini untuk penyusunan pedoman penilaian kriteria jabatan struktural dan jabatan fungsional yang Bengkalis,(Global) d i l a k s a n a k a n hari-hari.jelasnya� Mahasiswa dituntut untuk mempunyai dalam paradigma dan tata kelola persepsi, sehingga terbina sistem ini merupakan daya saing agar kedepan lulusan perguruan ‘Terlaksananya kegiatan ini pemerintahan indonesia. selain kerja dan mekanisme kerja yang upaya untuk memiliki arti penting terutama itu, reformasi birokrasi juga ber- terkoordinir serta gagasan untuk tinggi tidak hanya menjadi buih,hanya term e n y a t u k a n bagi peningkatan profesionalisme makna sebagai sebuah pertaru- dapat dijadikan masukan dalam hempas kemana gelombang membawanya persepsi dan pegawai negeri sipil untuk men- han besar bagi bangsa indonesia penyelenggaraan tugas dimasa atau hanya sebagai penonton dan penikmat kesamaan pan- dukung terwujudnya tujuan pem- dalam menyongsong tantangan mendatang yang penuh dengan dari sebuah perubahan,demikian disampaikan dangan dalam bangunan saat ini menuju kearah abad ke-21, ujarnya� Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh disela persoalan dan masalah baru rangka penye- good sela membuka kuliah perdana terhadap 566 governance,Reformasi Sekda Bengkalis itu juga berKepada seluruh peserta, l e n g g a r a a n birokrasi adalah langkah strat- harap, kepada para peserta, gu- saya ucapkan selamat mengimahasiswa baru Politeknik Negeri bengkalis, tertib adminis- egis untuk membangun aparatur nakanlah kesempatan ini sebaik- kuti sosialisasi ini semoga seKamis (5/9/13) dini hari di lantai IV kantor trasi dan keta- dalam mengemban tugas umum baiknya, tumbuhkan gagasan lama mengikuti sosialisasi ini bupati. tausahaan yang pemerintahan dan pembangunan dan ide baru demi kesempurnaan saudara-saudara berada dalam ‘Generasi muda seperti inilah yang akan m e r u p a k a n nasional. mampu membawa Kabupaten Bengkalis yang pengelolaan kepegawaian, mela- keadaan sehat wal�afiat dan bagian tak terlebih maju,’ puji Herliyan semberi memberiBerkaitan dengan hal tersebut, lui sosialisasi ini dapat diajukan dapat mengikutinya dengan sepisahkan dari reformasi birokrasi bermakna se- berbagai pertanyaan guna me- baik-baiknya dari awal hingga kan selamat kepada mahasiswa. tugas kita se- bagai sebuah perubahan besar nambah wawasan dan kesamaan akhir.’harapnya.(Rs) Sebut Bupati Bengkalis,peningkatan kualitas sumberdaya manusia melalui peningkatan pendidikan merupakan jalan satu-satunya untuk dapat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan negara lainnya. ‘Tak ada bangsa yang maju jika generasi mudanya tidak berilmu,atas dasar itu Pemerintah Bengkalis,(Global) proyek yang sempat disorot menyorot kegiatan tersebut. tan keamanan dan kenyamanKabupaten Bengkalis memiliki komitmen untuk Protes warga terkait hasil warga itu masih dalam tahap Disampaikan Abdul Ra- an penumpang dilingkungan memajukan pendidikan demi terciptanya genpekerjaan proyek pelebaran pekerjaan, khususnya finishing him, selaku PPTK, dirinya akan pelabuhan ini dikerjakan oleh erasi muda berkualitas sebagai calon penerus dan jalan menuju pelabuhan Ro-Ro kegiatan dan pemasangan wa- meminta konsultan pengawas rekanan CV. Yos Andalan, pemimpin bangsa ini,’ tegas bupati Air Putih-Bengkalis akhirnya las. CV. Artdeco Krya Cipta untuk dengan pagu anggaran sesterjawab oleh Pejabat Pelaksana ‘Wajar masayarakat me- mengawasi pekerjaan ini den- uai nilai kontrak sebesar Rp Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Teknis Kegiatan (PPTK). nilai demikian, karena peker- gan sebaik-baiknya tanpa harus 362.210.000. Kabupaten Bengkalis ini pun, mengucapkan sePekerjaan di SKPD Dishubjaan sementara ini terhenti. mencuri bahan pekerjaan. ‘Mari kita sama-sama lamat kepada 556 orang siswa yang telah resmi kominfo dengan nama kegiatan Karena rekanan sendiri masih ‘Ini dihadapan kita konsul- awasi pekerjaan proyek ini. memulai kuliah perdananya di Politeknik Negeri pemeliharaan jalan masuk Ro- menunggu alat, kebetulan alat- tan pengawas, jadi saya minta Saya juga akan turut mengaBengkalis. Ro Air Putih, melalui pengang- nya masih dipesan. Ini pekerjaan pekerjaan ini hasilnya baik wasinya. Dan saya berteriDikatakan Bupati itu lagi, mahasiswa garan APBD Bengkalis tahun belum 100 persen, baru sekitar nantinya. Karena ini salah satu makasih kepada media yang tersebut merupakan orang-orang pilihan dan 2013 itu baru selesai 55 persen. 55 persen, finishing dan walas centra pelayanan publik, yang telah melakukan kritik ringan berkualitas, dikarenakan mampu menjadi Sebut PPTK Abdul Rahim, akan dilanjutkan secepatnya. setiap hari dilalui warga yang ini kepada kita, rencananya yang terbaik, sehingga layak menyandang stayang meminta klarifikasi kepa- Saya juga menilai proyek ini ingin menyeberang dari Beng- proyek ini juga tahun depan tus mahasiswa,yang akan meneruskan negara da www.riau-global.com, Jumat belum overdos,’ungkap Abdul kalis ke Pakning,’paparnya. akan di hotmix yang pengang(13/9) kemarin. Rahim yang meminta klarifikasi Ditambahkan Abdul lagi, garannya berada di SKPD Dikita ini.(Gus) Menurut Abdul Rahim, sambil melihatkan media yang pelaksana kegiatan peningka- nas PU,’katanya lagi.(Rd)

Bupati bengkalis Beri beri Pencerahan Kepada Mahasiswa Baru Politeknik

Pelebaran Jalan Menuju Pelabuhan Ro-Ro

PPTK Sebut Pekerjaan Baru 55 Persen


kepri Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 5

Waduh, Wako Tanjung Pinang Perintahkan Anjungan ATM Made In Eva Amalia Dibongkar Tanjungpinang,(Global) Terkait dengan adanya bangunan kios 3 (tiga) pintu,Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Tanjungpinang Eva Amalia SH Msi, disamping pintu masuk Anjungan Cahaya Jl Hang Tuah Tepi Laut Kota Tanjungpinang.Hingga hari ini Senin 02/09) masih berdiri kokoh. Sementara Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmasyah SH telahpun memerintah-

kan kepada Kakan Satpol PP Kota Tanjungpinang Drs Surjadi MT segera merobohkan bangunan Made In Eva Amalia tersebut. Karena dari informasi yang di dapat,i di lapangan bangunan ATM milik BUMD Kota Tanjungpinang dibawah pimpinan EVA AMELIA SH.Msi. Diduga bangunan tersebut bermasalah dan tidak bisa dikeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) seperti yang dikeluarkan oleh Dinas Badan Pelayanan Perizinan Ter-

padu (BP2T) Kota Tanjungpinang. Meskipun sudah ada perintah pembongkaran terhadap bangunan ATM milik BUMD tersebut dari Wali Kota Tanjungpinang H.Lis Darmansyah kepada Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol-PP) Kota Tanjungpinang yang dipimpin oleh Drs.SURJADI MT. Namun hingga berita ini di rilis bangunan ATM yang teerdapat di Ajungan Cahaya Tepilaut tersebut masih berdiri kokoh, dan

belum ada tanda-tanda untuk dirobohkan. Ketika Awak Media ini melakukan konfirmasi dan melalui pesan singkat (SMS) kepada Drs SURJADI MT,perihal bangunan ATM tiga pintu di Anjungan Cahaya tersebut via ponsel,’Setelah peringatan pertama,hari ini kita kirim peringatan kedua.Setelah itu peringatan ketiga,dan selanjutnya akan kita proses sesuai dengan surat perintah bongkardari WAKO,Sesuai dengan Perda No9 Th 2010.�tulisnya.(zainal).

Wow,Macet di Kota Tanjungpinang Sudah Memprihatinkan Tanjungpinang,(Global) Kemacetan disejumlah titik jalan dalam Kota Tanjungpinang belakangan ini sudah sangat memprihatinkan, karena hampir setiap hari kemacetan parah terjadi, seperti Jalan Merdeka, Jalan Teuku Umar, Jalan Temiang,Jalan Tambak dan Jalan Bakar Batu hingga Jalan Di Penjaitan kilometer 9 Bintan Centre, dikarenakan separuh badan jalan dipakai untuk parkir kendaraan roda 4 dan sepeda motor. Hal ini terlihat ketika awak media ini melakukan investigasi diseluruh jantung Kota Tanjungpinang, Selasa (03/09) terlihat beberapa kendaraan tersebut memakai badan jalan umum untuk parkir, sehingga menyebabkan kemacetan parah. Memang ada-pun petugas dari Dishubkomimfo Kota Tanjungpinang, terlihat bukan mengawasi rawan kemacetan,

melainkan, ‘Tegak-tegak Anjing (TTA) dibawah tenda yang telah disediakan, sehingga menimbulkan kejengkelan oleh pengguna jalan lainya,’ujar Udin, (45) warga Tanjungpinang yang dihampiri awak media ini di-Jalan Merdeka,Selasa (03/09), yang tidak bisa menahan kekesalanya terhadap petugas tersebut, karena begitu padatnya jalan di-Jalan merdeka, bukanya mengatur arus lalulintas, melainkan tegak-tegak anjing saja.’kesalnya. Bahkan nara sumber lain menyebutkan.’Selama kepemimpinan Wako sekarang yakni H Lis Darmansyah,SH, kemacetan di Kota Tanjungpinang semakin Parah. ‘Seharusnya Pemerintah yang baru ini, bertindak tegas terhadap instansinya agar kepercayaan masyarakat tidak labil kepada Pemerintah.’sebut Pria itu.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika (Kadishubkomimfo) Kota Tanjungpinang,

Drs Wan Samsi MT ketika dikonfirmasi mengenai hal itu, Selasa (03/09) yang dikirimkan melalui Sms, hing-

ga berita ini diturunkan belum ada jawaban, sementara pesan yang dikirim menyatakan terkirim. (Znl).


Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 6

Bupati Siak Tinjau Ruang Majelis Guru SMK yang Terbakar Siak,(Global) Gedung Majelis Guru, SMK 1 Mempura, Siak yang terbakar pada hari kemarin, Minggu (15/9 ) kemarin, yang , kondisi gedung tersebut habis total dikunjungi tamu penting yakni Bupati Siak Drs Syamsuar dan rombongan,kemarin. Disampaikan Kepesek SMK Mempura, dihadapan Bupati Siak itu, saat terbakar pada hari minggu kemarin, semua petugas sedang kosong kecuali penjaga, akan tetapi api datang dari atas kemungkinan besar akibat konsleting Listrik, tapi kita belum tau persis yang jelas ruang tersebut habis total. Sementara itu Bupati Siak Drs H Syamsuar Msi yang didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs H Kadri Yafiz Mpd saat melakukan tinjauan dilapangan ( Senin 16/9 ), rombongan langsung

melihat kondisi gedung yang terbakar dan kondisinya habis total, termasuk seluruh arsip yang ada di dalam gedung tersebut. Dalam keadaan seperti itu, Bupati Siak meminta agar gedung yang terbakar tersebut dilakukan penghitungannya termasuk arsip yang ada dan dilaporkan kepada pihak kepolisian,dan dinas pendidikan untuk segera melakukan tindakan antisipasi agar dapat dilakukan perbaikan. Karena ruang majlis guru ini sangat penting, dan yang paling penting semua ruangan yang ada listrik untuk dilakukan pengecekan supaya dapat menjaga ruangan ruangan yang lain, dan ini kejadian yang tidak kita harapkan, karena kebakaran adalah musibah, ini tentunya kita harus lebih berhati hati agar tidak terulang kembali. (indra.HR/Hms)

Dihadiri Wakil Bupati Siak Drs Alfedri,M.Si

Peringatan HUT 121 Desa Tualang, Penutupan Pordes dan Pengukuhan FMPT

SIAK (GLOBAL) Wakil Bupati Siak Drs. Alfedri, MSi, secara resmi menutup PON dan Peringatan HUT Desa Tualang yang ke 121 (Seratus dua puluh satu) tahun pada 2013,sekaligus mengukuhkan Forum Masyarakat Peduli Tualang (FMPT) yang dilangsungkan di Desa Tualang,Lapangan Bambu Kuning,Rabu (18/9) kemarin. ‘Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak,saya mengucapkan selamat hari jadi Desa Tualang, yang ke 121 tahun, tentunya dengan usia yang berjalan saat ini pelayanan didesa ini semakin hari semakin baik. Semoga menjadi desa yang terbilang dan cemerlang di Kabupaten Siak,’ungkap Drs Alfedri ketika penyampaian kata sambutannya.

Diharapkan, Desa Tualang bisa menjadi desa percontohan lomba desa P2KSS, dan semoga mendapatkan kehormatan pada lomba tersebut. Dan hendaknya desa-desa di Kabupaten Siak yang lain dapat menjadikan Desa Tualang menjadi suri tauladan demi kemajuan kita bersama,sebut Wabup Siak itu lagi. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksanaan acara Khalid Effendi dalam laporannya dihadapan Wabup Siak dan tamu lainnya menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Desa (Pordes) telah berjalan sejak tanggal 9 Sept s/d

18 september 2013,adapun cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya bola kaki, takraw, Volley, pacu sampan, badminton, tenis meja. Disampaikan Khalid lagi, kegiatan Pordes yang menggunakan

dana ADD dan swadaya masyarakat Desa Tualang dan alhamdulilah mendapatkan apresiasi baik dari masyarakat Desa Tualang. Ditambahkan Kades Tualang, Jufrianto, S.Sos, apresiasi yang sangat tinggi atas partisipasi masyarakat dan agar khasanah dan budaya leluhur dapat terjaga dengan baik yakni dengan berolahraga dapat dijadkan panutan bagi masyarakat Desa Tualang. Pada kesempatan itu juga Kades Tualang itu berkesempatan mengukuhkan Forum Masyarakat Peduli Tualang (FMPT) yang merupakan wujud solidaritas dan penyampai aspirasi

masyarakat Desa Tualang, di segala hal, baik sosbudeko dan tak kalah pentingnya forum ini adalah sebagai pengawal proses demokrasi yg akan dlalui di Desa Tualang nantinya ke depan. Pada kesempatan itu juga, Kades Tualang itu mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada masyarakat Tualang yg telah berpartisipasi penuh atas kegiatan ini. Dan informasi atas acara itu, Juara Umum pada Pordes dimenangkan oleh RW 01 tahun 2013,m karena mendominasi emas pada tiap cabor yang dpertandingkan. Piala bergilir langsung itu juga dserahkan oleh Wabup Siak, Drs.Alfedri.MSi, yang dterima langsung oleh Ketua RW 01 Desa Tualang.(In)


meranti Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 7

Masuk Wilayah Jalan Lingkar CDB

Jalan Pemuda Setia Dibangun untuk Kembangkan Kota Selat Panjang

Meranti, (Global) Jalan Pemuda Setia, Dusun Satu, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, akan menjadi salah satu jalan penting dalam rencana pengembangan wilayah Kota Selatpanjang. Dimana jalan tersebut nantinya akan masuk dalam wilayah jalan lingkar bagi Central Bisnis Distrik (CBD) di Kawasan Dorak Selatpanjang,demikian disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs. Irwan MSi, saat menghadiri ramah tamah dan dialog dengan seluruh komponen aparatur Pemerintah Desa Banglas di Kantor Kepala Desa Banglas, Rabu (18/9) kemarin. Dikatakannya, jalan pemuda setia Desa Banglas merupakan pilihan yang sangat baik bagi program pengembangan wilayah Kota Selatpanjang. ‘’Pembangunan Jalan Pemu-

da Setia itu masuk Diharapkan dalam rencana utadengan adanya ma pengembangan pembangunan Kota Selatpanjalan pemuda jang, yang saat ini setia itu, Desa kondisinya sudah Banglas akan mulai macet, jalan tumbuh mensempit dan halajadi kawasan man pertokoan bisnis baru, yang tidak bisa serta tercipta dikembangkan pengembangan lagi. Insya Allah wilayah Kota tahun 2015 nanti, Selatpanjang baru dapat dilihat yang lebih terhasil pembangutata dengan nannya, jalan ini baik. Drs. Irwan MSi, akan tembus ke ‘ ’ P e m wilayah Tanjung Mayat, tempat bangunan itu akan dimulai tadibangunnya Pelabuhan Interna- hun 2014 mendatang. Namun sional dan Pasar Modern,’ulas dalam tahun ini perlu disoBupati Irwan. sialisasikan dulu, didudukkan Bupati Meranti itu mengata- dan dirundingkan dulu oleh kan, pusat bisnis di Kota Selat- satker-satker terkait bersama panjang, nantinya akan bergeser masyarakat setempat. Karena ke wilayah Tanjung Jelutung. kita membangun bukan untuk

membuat masyarakat semakin ribut, tapi bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi lebih mudah,’ujarnya. Menurut Bupati Irwan, pertemuan di Kantor Desa Banglas itu merupakan hari bersejarah bagi pemancangan pembangunan Kota Selatpanjang kedepan. Karena bila tanpa adanya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, maka rencana pembangunan tersebut mustahil dapat dilaksanakan. ‘’Nantinya akan ada studi Amdal, termasuk dalam mengatasi potensi gangguan air laut pasang. Saya minta dinas terkait bersama Pemerintah Kecamatan dan Desa, tetap berkoordinasi meminta masukan dari komponen masyarakat, karena yang paling tahu kondisi wilayah ini adalah masyarakat setempat,’ ingatnya.

Sebelumnya, saat pertemuan itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs. Mohammad Azza Faroni, menjelaskan. Pemkab akan membutuhkan lebar lahan 24 meter untuk badan jalan yang akan dibangun dua jalur. Sementara kondisi badan jalan yang ada saat ini hanya selebar 5 meter. ‘’Anggaran perencanaan awal kegiatan sudah dimasukkan dalam RAPBD Perubahan tahun 2013 ini. Kami membuat kajian sesuai peraturan menyangkut berapa lahan yang akan dipakai, berapa bangunan dan tanaman yang akan kena dalam pembangunan jalan tersebut. Untuk pembebasan lahan termasuk harga, nantinya akan dibentuk Tim Independen yang akan memberikan laporan,’ jelasnya(BR/RD)

Anggota DPRD Meranti Soroti Pembangunan Rumah Dinas Bupati

Plang Rumah Dinas Bupati Meranti.JPG

Meranti,(Global) Pengerjaan rehap berat rumah jabatan Bupati Meranti dengan pagu anggaran Rp.1.839.190.000 yang bersumber dana dari APBD Meranti tahun anggaran 2013, yang di laksanakan CV.NUR FITRI 3 dan kosultan pengawas dari CV.ASRIMUDA TUAH KARYA dengan jangka waktu 150 hari kelender mendapatkan sorotan tajam dari sejumlah kalangan termasuk anggota DPRD Meranti. Kritikan itu disampaikan anggota DPRD Komisi II, Amyuris, yang juga menjabat ang-

gota Badan Kehormatan (BK) DPRD Meranti mengatakan, tidak perlulah rumah dinas Bupati Meranti direhab berat,Kamis (5/09) lalu. ‘Cobalah diperhatikan masih banyak masyarakat Meranti yang kurang mampu harus dibantu dibandingkan dengan pembangunan rumah dinas bupati itu,’ungkap Amyuris dengan nada kesal. Hal sama juga disampaikan H.M Adil, jika bupati ingin rumah yang bagus sebaiknya diusulkan saja kelahan yang baru seperti proyek multyears, jangan tanggungtanggunglah.(BR/RD)


CMYK

utama Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 8

Herman Abdullah Layak Jadi Gubernur Riau Periode 2013-2018

Sosok Herman abdullah sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Riau,khususnya warga Kota Pekanbaru. Drs. H. Herman Abdullah M.M. lahir di Pekanbaru, 18 Juli 1950 adalah Walikota Pekanbaru selama 2 periode. Berkat tangan dingin Herman Abdullah Kota Pekanbaru berubah menjadi Kota Besar yang berkembang terutama di kawasan Sumatera. Selama kepemimpinannya ia banyak melakukan pembenahan di Pekanbaru, antara lain di bidang kebersihan dan tata kota, dimana pada masa Pemerintahannya, Pekanbaru berhasil meraih Piala Adipura sebanyak tujuh kali berturut-

turut yaitu pada tahun 2004 hingga tahun 2011. Untuk Tahun 2011 , Pekanbaru berhak mendapatkan Adipura Kencana untuk kategori Kota Besar, Adipura Kencana diberikan kepada Kota Pekanbaru atas keberhasilan menjaga keberhasilan kota Pekanbaru sebagai kota terbersih selama tujuh tahun berturut-turut. Sepanjang penyelenggaraan Adipura, Kota pekanbaru telah 7 kali mendapatkan Piala Herman Abdullah adalah alumni Universitas Andalas Padang (Unand). Herman Abdullah begitu mencintai Almameternya Unand, bahkan herman Abdullah didaulat menjadi ketua Ikatan Alumni (IKA) Unand Cabang Riau. Bahkan nama Herman Abdullah sempat mencuat saat bersaing

dengan Wamen Mentri Pendidikan Nasional Prof.Dr.Fasli Jalal sebagai kandidat Ketua Umum IKAUNAND. Karir PNS Herman Abdullah terus menanjak hingga akhirnya, Herman Abdullah menjadi Kepala Bappeda Kota Pekanbaru, dan saat itu Herman Abdullah ditunjuk menjadi Ketua Umum PSPS Pekanbaru dan sukses mengantarkan PSPS PEKANBARU ke Divisi Utama. Selanjutnya karir Herman Abdullah

mencapai titik tertinggi seorang Birokrat yaitu Sekretaris Kota Pekanbaru, hingga akhirnya Herman Abdulah menjadi walikota Pekanbaru selama dua periode. Tidak hanya sukses berkarir sebagai PNS, Herman Abdullah juga merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar. Herman Abdullah pernah menjabat berbagai posisi strategis di Organisasi Massa Golkar dan Herman juga pernah menjabat Ketua DPD GOLKAR Tk. II Pekanbaru pada tahun 1993-1997.

Disela-sela kesibukannya Herman Abdullah mampu membuat sebuah buku yang ia beri judul : Dari Kota Pinggiran Menjadi Bandar Metropolis : Jejak Langkah H.Herman Abdullah Membangun kota Pekanbaru. Berbekal pengalaman dan kesuksesan menjadi Walikota Pekanbaru selama dua Periode, Herman Abdullah menjadi Calon Gubernur Riau. Drs.H.Herman Abdullah MM dan dr.H. Agus Widayat,MM mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Riau dan Bakal calon wakil Gubernur Riau 2013-2018. Dengan dukungan dukungan dari delapan partai politik yaitu : Gerindra, PBB, PDS, PPNU, PDK, PKPB, Partai Patriot, dan Partai Buruh, akhirnya herman Abdullah dinyatakan Sebagai Calon Gubernur Riau dan Herman Abdullah mendapatkan Nomor Urut 1 di Ajang Pemilihan Gubernur Riau.

Penghargaan Yang Pernah diraih Herman Abdullah : Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun Presiden RI 2000 Manggala Karya Kencana Presiden RI 2004 Satya Lancana Wira Karya dan Bakti Koperasi 2004 Satya Lencana Pembangunan Presiden RI 2005 Tanda Jasa Bintang Jasa Pratama Pengalaman Organisasi Herman Abdullah : Ketua umum Senat Mahasiswa FE UNAND tahun 1975-1977 Wakil Ketua DPD KNPI Tk. II Pekanbaru tahun 1980-1983 Ketua umum DPD KNPI Tk. II Kota Pekanbaru tahun 1983-1986 Wakil DPD AMPI Tk. I Riau tahun 1985-1990 Wakil Ketua DPD KNPI Tk. I Riau tahun 1987-1990 Kepala biro Pemuda DPD GOLKAR Tk. I Riau tahun 1988-1993 Bagian pemenangan Pemilu DPD GOLKAR Tk. II Pekanbaru 1988-1993 Ketua DPD KNPI Tk. I Riau tahun 1990-1993 Wakil Ketua ISEI cabang pekanbaru tahun 1993 Ketua DPD GOLKAR Tk. II Pekanbarutahun 1993-1997 ketua PDK KOSGORO Tk. I Riau tahun 1997- 2004 ketua Korpri Kota Pekanbaru tahun 1999-2004 Kwarcab Pramuka 2000-2005 Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru tahun 2001 Ketua PSPS Pekanbaru tahun 2006-2011.****


CMYK

Advetorial Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Kegiatan Pemrov Riau

wagubri saat menyambut Menko Perekonomian di vip Lancang Kuning

Halaman 9

Ketua TP PKK Prov Riau dampingi Isteri Menteri LH.

ASS II Setda Prov Riau saat menyambut tamu undangan Rakernas Kadin di vip Lancang Kuning.(foto : Humas Pemprov Riau)

Sekda Prov Riau Zaini Ismail mewakili Gubri serahkan Bantuan Pendidikan Pemprov Riau di Gedung Dharma Wanita.(Foto : Humas Pemprov Riau)

ASS II Setda Prov Riau saat menyambut tamu undangan Rakernas Kadin di vip Lancang Kuning.(foto : Humas Pemprov Riau)

ASS II Setda Prov Riau saat menyambut tamu undangan Rakernas Kadin di vip Lancang Kuning..(foto : Humas Pemprov Riau)


riau Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 10

Wagubri Serahkan Bantuan Pendidikan

Pemprov Riau Kedepan akan Fokus Perhatikan Sekolah-Sekolah Keagamaan

Pekanbaru,(Global) Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau memberikan bantuan dana stimulan untuk sekolah keagamaan yang ada di Riau. Dana bantuan Pemerintah Provinsi Riau sifatnya stimulan, karena untuk pendidikan sekolah keagamaan banyak dibangun dan didirikan pihak swasta dan swadaya masyarakat,demikian disampaikanWagubri HR Mambang Mit ,Senin (02/09) saat menyerahkan bantuan pendidikan untuk Yayasan Trampil Cerdas Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Dijelaskan Wagubri, bantuan Pemerintah untuk pen-

didikan apalagi pendidikan agama tidak banyak karena terbatasnya anggaran , sebagian besar peran masyarakat, Pemerintah sebagian kecil, selain Pemerintah banyak membantu pendidikan umum. ‘Kedepan akan ini menjadi perhatian kita untuk lebih fokus, karena anak-anak kita,juga kita yang hidup memerlukan keimanan dan ketakwaan disamping kecerdasan, kecerdasan hanya melengkapi, yang utama keimanan dan ketawkaan, tanpa itu ilmu pengetahuan akan lepas semuanya dan menimbulkan masalah bagi diri sendiri juga orang lain,’ terang Wagubri HR Mambang Mit. Tak kalah penting pemerintah Provinsi dan Pemko serta

Pemkab bersinergi agar lebih banyak lagi pendidikan yang berorientasi kepada agama. Sementara Ketua Pembina Yayasan Islam Trampil Cerdas , yang juga Wakil Walikota. Pekanbaru ,Ayat Cahyadi mengatakan Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terimah kasih kepada Pemprov Riau dimana sudah membantu sekolah Negeri dan swasta di Pekanbaru termasuk sekolah keagamaan., Dengan bantuan Pemprov itu pendidikan di Kota Peknabarau akan terus meningkat karena sebagai Ibukota Provinsi di harapakan Kota Pekanbaru menjadi rujukan pendidikan di Provinsi Riau,ucap Ayat Cahyadi.(Rls).

Wagubri Menyerahkan bantuan pendidikan untuk Yayasan Trampil Cerdas Kelurahan Simpang Tiga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.(foto : Humas Pemprov Riau)

Wagubri Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PTPN V dan Komisari PTPN V dan Ketua Federasi Serikat Pekerja PTPN V Tuhu Bangun juga Instansi terkait dan Stakeholders lainnya. Ketua Federasi Serikat Pekerja PTPN V Tuhu Bangun menjelaskan, miash dalam bulan Syawal sehingga kegiatan digelar dengan maksud untuk mepererat jalinan silaturahmi, saling memaafkan satu dengan lain, antara serikat pekerja dan manjemen juga dengan pemerintah daerah. Menghadapi situasi dan kondisi yang Wagubri Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar PTPN V (Foto : Humas Pemprov Riau) ada tekanan semakin tinggi dan situasi tidak Pekanbaru,(Global) ratusan anggota Serikat Pekerja kondusif, kami berDalam rangka mempererat dari seluruh daerah Di Riau dan harap adanya sinergisitas untuk jalinan silaturahmi antara Ser- jajaran Komisaris dan Direksi mengamankan karyawan dan ikat Pekerja PTPN V dengan PTPN V di Pekanbaru. perusahaan agar perusahan dapat Manajemen PTPN V, Senin Kegiatan itu juga di hadiri beroperasi dan karyawan dapat Malam,(02/09) menggelar ac- Wakil Gubernur Riau HR Mam- berkerja dengan baik, oleh karara Halal Bihalal yang di hadiri bang Mit, serta jajaran Direksi enanya dengan pandangan yang

sama untuk kesejahteraan karyawan kami harapkan Pemprov Riau lebih memperhatikan kami. Sementara , Direksi PTPN V Fauzi Yusuf mengatakan, dengan telah bermaaf-maafan akan hilang beban dan perasaan kurang nyaman diantara warga PTPN V , yang akan memberikan dorongan dan semangat untuk memajukan dan menyehatkan perusahaan. Sedangkan Komisaris PTPN V Akmal Bakti dalam kesempatan itu mengakui, penurunan produksi PTPN V di tahun ini, yang seharusnya pada periode yang sama di tahun lalu produksi mencapai 9 koma 7,juta ton sementara tahun ini baru sebanyak 8 koma 1 ton. ‘Mari kita galang kinerja yang baik dan kita tingkatkan kebersamaan , satukan langkan meningkatkan kinerja, dan semangat untuk menyehatkan perusahaan dan menambah produksi sehingga akhirnya akan mensejahterahkan pekerja dan manajeman,’ajak Akmal Bakti.

Sementara Wagubri HR Mambang Mit dalam pengarahannya menjelaskan, Pemerintah dan perusahaan merupakan dua sisi mata uang yang nilainya sama,seperti pepatah duduk sama rendah berdiri sama tinggi. ‘Satu hal yang perlu kita tengahkan memecahkan persoalan kalau ada, Pemerintah hanya fasiltator , dan kedepan Pemerintah partisipatif mengajak menciptakan keharmonisan dan kebersamaan, bersama-sama dunia usaha dan masyarakat untuk kesejahteraan bersama. ‘Mari kita bersama Pemerintah masyarakat dan dunia usaha melaksanakan berbagai kegiatan untuk kepentingan rakyat,’ ujar Mambang Mit. Dalam kesempatan itu Wagubri HR Mambang Mit mendapatkan jaket Federasi Serikat pekerja PTPN V dari Ketua Federasi Tuhu Bangun sebagai lambang kebersamaaan antara Serikat Pekerja PTPVN V dan Pemerintah Daerah.(Rls).


politik Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 11

Alamak..., JE-MM Belum Tentukan Arah Dukungan

Pekanbaru,(Global) Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau H. Jon Erizal dan H.R. Mambang Mit (JEMM) dan partai pengusung, PAN dan PKS, hingga saat ini belum menentukan kemana dukungan akan diberikan pada putaran kedua Pilgubri 2013 yang rencananya akan digelar, 30 Oktober mendatang. Mereka masih menunggu proses hukum di Mahkamah Konstitusi (MK) dan segala sesuatu masih bisa terjadi. Juru bicara pasangan JE-MM, H. Fendri Jaswir menjawab wartawan di Pekanbaru, Kamis (19/9), mengatakan pihaknya memang

tidak mengajukan gugatan ke MK dengan berbagai pertimbangan. N a m u n pihak calon lain, kabarnya mengajukan gugatan ke MK mengenai perhitungan suara Pilgubri 2013. ‘�Kita memang tidak menanda-tangani hasil rekapitulasi perhitungan suara yang dilakukan KPU, namun kita tidak mengajukan gugatan ke MK,’ ujarnya. Menurut Fendri, keputusan itu

diambil setelah diadakan rapat antara pasangan Cagubri Jon Erizal dan Cawagubri Mambang Mit dengan partai pengusung PAN dan PKS. Dari pihak PAN hadir Tengku Zulmizan F. Assagaf dan Fendri Jaswir serta Ketua DPD PAN Kota Sondia Warman. Sedangkan dari DPW PKS Riau hadir Wakil Ketua Umum Hasyim Aliwa, Sekretaris Suroyo dan Wakil Walikota Pekanbaru

LISREL Catatkan AMAN dan HA akan Beradu

Ayat Cahyadi dan Hamdani. Dalam pertemuan itu dibahas sikap yang diambil setelah hasil Pilgubri ditetapkan KPU Riau. Dikatakannya, sejumlah keberatan sudah disampaikan saksi JE-MM terhadap hasil Pilgubri 2013, diantaranya intimidasi terhadap saksi JE-MM, blanko C1 yang tidak diberikan ke saksi, mobilisasi massa yang tidak berhak memilih, keterlibatan aparat Pemerintah dan pegawai negeri mendukung salah satu calon, penggelembungan suara, serta keterlibatan kepala daerah secara terstruktur, sistimatis dan massif. ‘Dengan alasan itu, saksi JE-MM tidak menandatangani berita acara

Pekanbaru,(Global) Fraksi Partai Kesejahteraan Sejahtera (PKS) bekerjasama dengan suatu lembaga survey Pikada yakni Laman Informasi dan Survey Regional (Lisrel) berasal dari Universitas Riau (UR) mengadakan Quit Count tentang siapa yang akan menjadi Gubernur maupun Wakil Gubernur periode 2013-2018. Tampak peneliti Lisrel Dr Arisman Adnan dan timnya M Saeri, M Hum menyampaikan Dari perhitungan hasil Quit Count Lembaga survey mereka, Jumat (6/9). itu, bisa dikatakan pasangan Herman pel TPS Quik Count sebanyak sehingga TPS sampel Quik Abdulah-Agus Widayat atau 8,54 % dengan tingkat kesalaCount terdistribusikan secara biasa disebut HA dan Pasanhan atau margin eror sebesar merata dan proporsional disgan Anas Makmum-Andi Rah1,5 %. eluruh kabupaten/kota. man akan beradu pada putaran Dari TPS sampel quik Sementara itu Ketua Fraksi kedua,jelas peneliti Lisrel Dr count,tambah Dr Arisman PKS, H Mansyur HS mengataAriman Adnan. Adnan, yang berjumlah 1.000 kan, pihaknya bekerja dengan Diterangan Dr Arisman, pihaknya mengambil sistemalembaga ini dengan harapan dari populasi Tempat Pemuntik random sampling dengan hasilnya bisa menjawab pergutan Suara (TPS) se Provinsi menyusun secara berurutan tanyaan masyarakat yang bisa Riau yang berjumlah 11.699 seluruh TPS yang ada di dipertanggungjawaban kepalibuah,pihaknya mengambil samProvinsi Riau terlebih dahulu tan datanya secara ilmiah.***

rekapitulasi hasil KPU,’ ujarnya. Dalam pertemuan itu, kata Fendri, juga disepakati bahwa koalisi PAN dan PKS masih solid mendukung JE-MM sampai proses Pilgubri selesai. Sejauh ini, proses Pilgubri masih berjalan, termasuk gugatan ke MK. Artinya, segala sesuatu masih bisa terjadi. Karena itu, kedua partai pengusung ini tidak akan mengalihkan dukungan kepada calon lain tanpa persetujuan JE-MM. ‘Kita menghormati JEMM karena itu apapun sikap yang akan diambil harus mendapat persetujuan JE-MM,’ demikian Fendri mengutip kesimpulan rapat tersebut.(Rls)

Di Peranap, Tim Pemenang AMAN Kecewa Peranap,(Global) Acong Rustani yang mengaku Ketua Tim Pemenang pasangan Cagubri, AMAN di Kecamatan Peranap mengaku kecewa kepada AMAN. Sebab, hingga pada perhelatan pesta demokrasi perebutan kursi BM 1 Riau lewat pesta Pilgubri Rabu (3/9) ini, dia selaku tim pemenanganan Acong Rustani di Kecamatan Peranap merasa telah banyak dibohongi oknum Tim pemenangan tingkat Kabupaten inisial A di Air Molek. Disampaikan Acong Rustandi, melalui Hpnya, Rabu (3/9), salah satu esensi kekecewaannya yakni dirinya adalah termasuk militan AMAN, adalah tidak diberikannya janji-janji baju atau kaos berlogo pasangan Cagubri nomor urut 2, AMAN. Bahkan hingga saat ini, uang sewa Posko pemenangan AMAN yang telah disewa dari salah seorang warga di Desa Batu Rijal Kecamatan Peranap sebesar Rp. 6 juta belum juga dibayarkan.’Saya dan militant AMAN kecewa kepada tim kabupaten yang ada di Air Molek, inisila A,’kesal Acong. Dan yang paling mirisnya lagi, ketika tim pemenangan AMAN dari Air Molek itu menjanjikan baju atau kaos tetapi nyatanya hingga saat ini tidak pernah terealisasi. ‘Hingga detik-detik pemilihan di TPS mereka (militant AMSN) masih memintai baju sebagaiaman janji tim Kabupaten. Sayangnya pemberian baju atau sewa posko hanya janji tinggal janji,’pungkas Acong sekaligus berharap agar kekecewaannya itu di updatekan .(Rs).


Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 12

Kurnia- Sukri Tambah Medali Untuk Riau Banjarmasin,(Global) Dari cabang bulu tangkis ganda perorangan putra Riau Kurnia Harto dengan Sukri Sultan difinal akhirnya kandas oleh atlet porwanas dari sulawesi selatan Aswan wawan dan Syahril dengan dua set langsung 23-21 dan 21-16 , Rabu (18/9) sekitar pukul 16.00 wib di Gor bulu tangkis Anton Gunadi jalan Ais Nasution, Banjarmasin. Perjuangan gigih yang diperlihatkan oleh anak-anak Riau dipartai final tersebut tidak merubah keadaan, perjuangan kedua ganda andalan Riau tersebut berhasil dikandaskan oleh kedua atlet dari Sulawesi selatan yang juga tampil ciamik. Ketua Pwi Riau H Dheni yang juga turut memberikan semangat kepada kedua atlet tersebut, namun apalah daya atlet Riau hanya berhasil mempersembahkan perak untuk atlet Riau. Pelatih atlet bulutangkis Riau, Siswanto kepada www.riau-global.com, mengatakan bahwa ‘para pemain kita sudah tampil maksimal, namun apalah daya penampilan para pemain Sulsel jauh lebih baik dari kita ibarat pemain nasional, namun kita tetap legowo dan tetap mensyukuri hasil yang telah kita peroleh,’ Ujar Siswanto.(RLS/HMS)

Persembahan medali oleh Tim Porwanas Riau.

Baru Mantap, Tim Bulutangkis Riau Sumbang Emas Perdana Banjarmasin,(Global) Tim Riau berhasil meraih satu medali mas memasuki hari ketiga Porwanas Kalimantan Selatan, Senin (16/9). Medali emas tersebut disumbangkan tim bulutangkis putra di nomor beregu. Riau berhasil menundukan tim PWI Sulawesi Selatan dengan skor 2-1. Berlaga di GOR Zamrud, Banjirmasin, Riau menurunkan Zelfriandi di nomor tunggal. Namun belum mampu mengalahkan pemain Sulsel. Zel kalah dengan skor 21-16, 21-16. Di tunggal kedua, Riau berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Kurniharto. Namun tidak mudah baginya untuk menundukkan pemain Sulsel yang berusia lebih muda dan terkesan sebagai atlet profesional tersebut. Butuh pertandingan tiga set untuk merebut satu angka,

Salah seorang pemain bulutangkis Porwanas Riau.

yakni 21-17, 15-21 dan 21-17. Riau akhirnya memastikan kemenangan melalui ganda Kurniarto dan Sukri Sultan dengan skor 21-19, 21-14. ‘Pemain mereka bagus dan terlatih. Mereka juga masih muda. Tidak mudah untuk men-

galahkan pemain Sulsel ini,’ ujar Sukri usai pertandingan. Riau masih berpeluang meraih medali dari bulutangkis di nomor tunggal putra dan ganda putra. Pengundian dan pertandingan akan dilangsungkan Selasa (17/9). (rlis/humas)

Pecatur Riau Gagal Di Nomor Beregu

Banjarmasin,(Global) Dua Pecatur PWI Riau, masing-masing Izarman dan Hanafi, gagal memperoleh medali pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XI setelah berlaga melawan sejumlah pecatur dari PWI cabang lainnya. Seperti dikatakan Izarman, awalnya tim catur PWI Riau optimis minimal memperoleh medali Perak, namun setelah berusaha keras, akhirnya ia mengakui keunggulan lawan. ‘Meskipun harus kalah, namun tim catur Riau merasa puas karena sudah berusaha keras untuk memberikan yang terbaik. Soal kalah menang masalah biasa dalam pertandingan. Yang jelas kita tetap mengedepankan sportivitas,’ ujar Izarman sambil tersenyum saat ditemui usai pertandingan di aula RRI Banjarmasin, Rabu (18/09). Dari catatan pertandingan pada nomor Perorangan yang menggunakan system Swiss 7, Riau atas nama Hanafi sempat mengalahkan NTT, Jambi, Lampung serta Banten dan Remis saat melawan Jatim. ‘Saya kalah saat melawan DKI dan dari akumulasi kemenangan, saya hanya berada pada posisi tujuh besar dari 90 pecatur yang bertanding,’ imbuh Hanafi. Pada nomor Beregu, Riau kembali mengalami kegagalan dan hal tersebut sudah diprediksikan sebelumnya karena kekurangan pemain. ‘Seharusnya dalam satu regu ada tiga pemain, sementara Riau hanya menurunkan dua pemain saja. Meski demikian kami tetap mengikuti nomor tersebut namun gagal dengan perolehan angka 2-1 melawan Sumatera Barat,’ kata Izarman. Hasil perolehan medali untuk nomor Perorangan yang berakhir hari ini, Emas diraih Aceh, Perak diraih Jawa Barat serta Perunggu disabet oleh Sulawesi Utara dan DKI. (RLS/HMS)


riau Global Edisi 4/ September /I/ 2013

Halaman 13

Sesko TNI Sumbangkan Pemikiran untuk Riau Jakarta,(Global) Para perwira TNI dari berbagai kesatuan yang sedang mengikuti pendidikan di Sekolah Staf dan Komando (SESKO) TNI Bandung, turut menyumbangkan pemikiran untuk kemajuan dan pembangunan Provinsi Riau. Bagi setiap perwira yang sedang mengikuti pendidikan, mesti melakukan Kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN), yang antara lain mengambil Provinsi Riau sebagai wilayah kunjungan. Hasil KKDN diekspos di depan pimpinan provinsi, gubernur dan Danrem setempat.Barubaru ini,Kamis, (19/9). Pemerintah Provinsi Riau diwakili oleh Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta, Drs Tarmizi Natar Nasution hadir mendengarkan paparan. Tarmizi mendengarkan paparan di Gedung

Serasan SESKO TNI Bandung. ‘Kita berterima kasih atas kontribusi pemikiran yang disampaikan SESKO TNI. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk kemajuan dan pembangunan Riau, terutama di bidang pertahanan dan keamanan,’ urai Tarmizi. Dalam paparannya, disebutkan bahwa Riau sebagai provinsi yang kaya akan SDA, namun sayang belum tereksploitasi dengan baik dan belum memberikan kemakmuran yang maksimal bagi masyarakat Riau. Riau sebenarnya juga bisa dijadikan daerah tujuan wisata, karena banyaknya tempat-tempat yang potensial menjadi tempat wisata, seperti pantai,

termasuk gelombang bono. Sayangnya, sekali lagi, belum tereksploitasi dengan baik. Lemahnya sumber daya manusia di Riau juga menjadi sorotan. Masih banyaknya masyarakat yang berpendidikan rendah setingkat SD harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Riau. Semakin baik kualitas SDM, se-

PT BLJ Buka Pendaftaran Beasiswa Prestasi 2013

Bengkalis,(Global) PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Kabupaten Bengkalis membuka pendaftaran beasiswa untuk siswa- siswa berprestasi di wilayah Kabupaten Bengkalis. Hal ini bertujuan untuk membantu program Haspian Tehe Pemerintah daerah dalam mewujudkan Bengkalis sebagai kota pendidikan. Kepada riau-global.com Manager humas dan CSR Haspian Tehe, SE mengungkapkan, jum’at (20/9), beasiswa yang di sediakan Oleh PT BLJ yang di peruntukkan untuk siswa berprestasi dengan catatan kurang mampu di Kabupaten. Bengkalis. ‘Alhamdulillah untuk tahun ini sudah yang kedua kalinya PT BLJ mengeluarkan beasiswa untuk siswa berprestasi dari tingkat SD Hingga SMA, sebelumnya kita mengeluarkan beasiswa untuk 30 orang siswa berprestasi dan tahun ini, kita naikkan menjadi 65 orang,’ ungkap Haspian.

Menurut Haspian, apa yang dilakukan PT BLJ ini adalah tanggung perusahaan terhadap lingkungan di sekitarnya, guna membantu pendidikan di Kabupaten Bengkalis, perusahaan wajib berkontribusi terhadap lingkungan sekitar untuk mendukung anak- anak kita mendapatkan bantuan yang akan bermanfaat untuk pendidikannya. ‘Sampai saat ini sudah ada sekitar 200 pelamar yang memasukkan permohonan beasiswa yang di sediakan PT BLJ dalam program CSR. Itu nantinya akan kita seleksi siapa- siapa saja yang benar- benar berhak mendapatkan beasiswa tersebut,’ ujarnya. Selain bantuan uang tunai PT BLJ juga telah mempersiapkan bantuan untuk perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis. ‘Untuk uang tunai di tingkat SD akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 2 juta rupiah, SMP Rp 2,5 juta dan SMA Rp 3 juta Rupiah. Selain uang tunai kita juga menyediakan peralatan perlengkapan sekolah, insyaallah untuk penyerahannya akan kita lakukan akhir November mendatang,’ tutup Haspian.(Ags)

makin maju masyarakat suatu daerah. Dari segi pertahanan dan keamanan, kekuatan TNI dari berbagai kesatuan sudah tergelar di seluruh wilayah di Riau. Termasuk Polri dan rakyat terlatih juga sudah terbentuk sampai di tingkat kelurahan. Namun terbatasnya alut-

sista serta minimnya sarana dan prasarana juga menjadi titik kelemahan. Sementara ancaman yang setiap saat datang, antara lain, sepanjang pantai timur Provinsi Riau dijadikan pintu masuk penyelundupan narkoba ke wilayah Indonesia. Riau memiliki wilayah perbatasan dengan Selat Melaka yang merupakan lalu lintas perdagangan tersibuk di dunia, sehingga memungkinkan adanya berbagai bentuk ancaman. Terakhir, wilayah Riau masuk dalam jangkauan radius of action pesawat tempur dari Singapura dan Malaysia. Namun secara umum, SESKO TNI mengapresiasi kondisi keamaan di Riau yang selama ini terbilang cukup kondusif. Kondisi ini harus terus dipertahankan agar Riau terus maju dan berkembang .(Rls)

Dua Siswa Meranti Jadi Duta Riau di Aksioma Nasional Meranti,(Global) Dua (2) orang siswa madrasah asal Kabupaten Kepulauan Meranti dipercaya menjadi duta Provinsi Riau pada Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Tingkat Nasional yang diadak di Malang, Jawa Timur. Mereka adalah Ahmad Muhaimin dari MI Muallimin Tebingitinggi dan Fitriana dari MA Al-Khairiyah Rangsang. ‘’Kita sangat bersyukur meski dalam kondisi apa adanya, anak-anak didik madrasah kita bisa mengikuti Aksioma tingkat Provinsi di Pekanbaru kemarin, berhasil meraih 2 Medali Emas, yakni Ahmad Muhaimin dari MI Muallimin Tebingitinggi yang mengikuti cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Fitriana dari MA Al-Khairiyah Kecamatan Rangsang yang mengikuti cabang Atletik 100 Meter. Selanjutnya mereka akan diutus menjadi duta Provinsi Riau pada Aksioma tingkat Nasional di Malang pada tanggal 5 November mendatang,’ ungkap Kasi Pendidikan Islam, Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Kepulauan Meranti, Hasbullah Hasan, Rabu (18/9) . Sebelumnya pada tanggal 11 sampai 14 September 2013 lalu, kata Hasbullah, pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengirimkan sedikitnya 54 orang peserta dan 17 orang official untuk

mengikuti ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma ) tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru. Dari 7 Cabang yang diperlombakan pada helat tingkat Provinsi tersebut, peserta dari Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil menempati peringkat ke-6 dari 12 Kabupaten/Kota seRiau, karena telah berhasil menyabet 2 Medali Emas dan 1 Medali Perak. ‘Tentunya keberangkatan anak didik kita itu ke ajang tingkat Nasional, nantinya diharapkan membawa hasil yang bisa membanggakan bagi nama Kabupaten Kepulauan Meranti ini,’ harap Hasbullah. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, lanjutnya, tentu program pembinaan yang cukup harus diberikan kepada anak didik yang akan mewakili Provinsi Riau ke tingkat Nasional tersebut. ‘Dalam masa waktu pembinaan masih ada sekitar satu bulan lebih lagi. Namun 2 orang anak didik yang akan diberangkatkan ke Malang itu belum mendapatkan program pembinaan karena keterbatasan dana, bahkan anggaran untuk pembinaan memang tidak ada. Saat ini kita masih mencarikan solusi dan kebijakan apa yang akan di ambil untuk melakukan pembinan terhadap mereka, menjelang diberangkatkan,’ ujarnya. (BR/RD)


riau Global Edisi 4 / September /I/ 2013

Halaman 14

Wagubri Buka Sosialisasi Perda tentang Retribusi Daerah Pekanbaru,(Global) Wagubri HR Mambang Mit, membuka sosialisasi Peraturan Daerah tentang Retribusi Daerah Kamis,(19/09) di Pekanbaru. Disampaikan Wagubri, keberhasilan meningkatkan sumber pendapatan daerah bukan hanya menjadi tanggungjawab Dinas Pendapatan Daerah Riau namun juga menjadi tugas Sakter-Satker lainnya di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. ‘SKPD juga harus berperan aktif untuk mengoptimalkan potensi PAD terutama dari sektor retribusi sebagai sumber keuangan Pemerintah daerah,’ ujar HR Mambang Mit. Namun diakui Mambang Mit, salah satu penyebab rendahnya kontribusi pendapatan asli daerah terhadap pembiayaan daerah, karena daerah hanya diberikan kewenangan mobilisasi sumber dana pajak dan retribusi yang mampu memenuhi hanya sekitar 30 persen dari total penerimaan untuk membiayai kebutuhan rutin dan pembangunan , sementara 70 hingga 80 persen didrop dari Pusat. Selain karena persoalan ke-

wenangan daerah yang terbatas dalam memobilisasi pajak dan retribusi dalam bentuk regulasi yang dijadikan dasar hukum bagi daerah untuk memungut PAD. Namun hal itu, tidak mematahkan semangat kita untuk meningkatkan PAD karena pemberian perluasan kewenangan pemda dalam bidang perpajakan dan retribusi daerah telah sesuai dengan UU nomor 20 tahun 2009. Untuk itu, lanjut Wagubri Mambang Mit, kegiatan Sosialisasi Perda Retribusi yang diikuti perwakilan masing-masing satker penting dilakukan sebagai upaya untuk menginformasikan kepada seluruh satker tentang pelaksanaan perda retribusi meliputi retribusi pemakaian kekayaan daerah, pelayanan kesehatan, penjualan produksi dan retribusi perizinan tertentu. Selain itu, sosialisasi perda retribusi juga merupakan payung hukum sesuai dengan kebutuhan yang sejalan dengan dengan amanat UU nomor 28 tahun 2009, bahwa daerah diperbolehkkan memungut sendiri jenis beberapa retribusi yang ada di daerah.(Rls).

Wagubri buka sosialisasi perda tentang retribusi daerah.(foto : Humas Pemprov Riau)

Wow Mantap.., Rohul Bangun Gedung Serba Guna Budidaya Perikanan Pasir Pengaraian (Global) Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2013 ini, melaksanakan pembangunan Gedung Serba Guna yang nantinya akan dipergunakan sebagai lokasi pertemuan bagi masyarakat petani budidaya perikanan di Kabupaten Rokan Hulu. Pembangunan Gedung Serba Guna yang dibangun dengan ukuran 10x10 meter tersebut saat ini sedang dikebut pengerjaannya dilapangan oleh rekanan kontraktor dari CV Surya Harapan. Sementara progress kegiatan dilapangan sudah mencapai 65 persen,demikian disampaikan Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Rokan Hulu Marjoko,melalui Pejabat Pelak-

sana Teknis Kegiatan (PPTK) Maraganti SPi kepada www. riau-global. com, Kamis (19/9) seusai meninjau pelaksanaan pembangunan Gedung Maraganti Serba Guna yang berlokasi dekat Kantor Balai Benih Induk (BBI) Kecamatan Rambah KM 6 Pasir Pengaraian. Saat ini, pembangunan Gedung Serba Guna itu sedang digesanya pembangunannya dilapangan oleh rekanan. Dalam beberapa hari kedepan, dapat

dipastikan pekerjaan akan selesai.ujar Maraganti. Pelaksanaan pembangunan Gedung Serba Guna Budidaya Perikanan tersebut mendapat alokasi anggaran dari APBN tahun 2013 melalui Dana Alokasi Khusus. (DA K). Kepada rekanan yang mengerjakan kegiatan pembangunan Gedung Serba Guna, Maraganti mengingatkan, untuk tetap bekerja sesuai dengan besaran teknis dan kontrak kerja yang telah ditetapkan. Rekanan harus mampu menyelesaikan kegiatan itu menjelang awal bulan November 2013 nanti. (drs)

Setelah Zake, Kejari Bengkalis Bidik Pejabat PU Bengkalis,(Global) Setelah melakukan pengumpulan barang bukti dan menyita harta milik tersangka dugaan korupsi uang muka proyek kegiatan peningkatan jalan Suka Tani, Dusun Murni, Desa Sepahat, Kecamatan Bukitbatu dan peningkatan jalan Poros Desa Teluk RhuTanjung Punak, Kecamatan Rupat Utara melalui APBD Bengkalis tahun 2012. Kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis yang telah menahan tiga tersangka masing-masing WY alias Jakek (40), MH (29) dan EP (43) selaku Direktur Direktur PT Edi Cipta Coindo dan Direktur CV Alif Kurnia, giliran penyidik Jaksa akan membidik pejabat dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis. ‘Semua yang terkait dalam kasus ini sudah selesai menjalani pemeriksaan, termasuk para pejabatnya. Rencananya dalam waktu dekat kita akan gelar ekpose,’kata Kepala Kejari Bengkalis Mukhlis melalui Kasi Pidana Khusus Arjuna Meghanada, Kamis (19/9) digedung Kejari Bengkalis, Jalan Pertanian. Menurut Arjuna, pihaknya juga

sudah menyita mobil mewah milik tersangka WY, dan rencananya setelah putusan incrah. Mobil mewah jenis Outlander Sport itu akan dilelang. ‘Mobilnya akan kita lelang rencananya, jika kasusnya sudah inkrah,’katanya lagi. Menyinggung siapa tersangka baru dalam dugaan korupsi uang muka proyek ini. Arjuna sedikit memberi gambaran, hanya saja masih merahasiakan identitas tersangka nya.’Nanti, tunggu dulu. Belum waktunya,’tegasnya. Sebelumnya, tim penyidik Kejari Bengkalis telah menetapkan tersangka 2 (dua) proyek tahun anggaran 2012 lalu. Diprediksi kasus korupsi tersebut merugikan uang negara sebesar Rp Rp 1,1 miliar lebih. Jaksa juga menahan WY alias Zake telah ditahan Kejari sejak 20 Juni 2013 lalu, atas sangkaan sebagai aktor utama yang paling bertanggungjawab atas uang muka proyek 2 kegiatan fisik Peningkatan jalan Suka Tani Dusun Murni Desa Sepahat Kecamatan Bukitbatu dan Peningkatan Jalan poros desa Teluk Rhu - Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara.(Ags)


riau Global Edisi 3 /Agustus - September /I/ 2013

Halaman 15

Minta.............................................................................................................................. ..........Dari hal 1 alias haram. Artinya kutipan yang selama ini terjadi di 5 (lima) timbangan yang masuk Kas Daerah Provinsi adalah diduga haram, semenjak tahun 2007 lalu karena perdanya sudah mati alias tidak berlaku lagi. Kalau ditotal secara keseluruhan mungkin nilainya sudah berjumlah ratusan miliar masuk kekas daerah. Adapun 5 (lima) timbangan tersebut adalah Timbangan Duri (Bengkalis), Timbangan Telatang Manuk (Pelalawan),Timbangan

M u a r a l e m b u (Kuantansingingi),Timbangan Baganbatu (Rokanhilir), dan Timbangan Rantauberangin (Kampar). Menurut informasi yang didapat media mingguan ini, setiap timbangan terdiri 5 (lima) orang ketua regu yang memiliki anggota masing-masing. Dan setiap pegawai Dishub yang mau menjadi Kepala regu ditimbangan akan diberi target dan setelah itupun harus menyetor ke KA UPT Timbangan Dishub Provinsi Riau yakni Alexander.

Dan yang hebat, Ka UPT Timbangan tidak akan meminta lebih, jika kepala regu bisa mencapai target yang ditetapkan jika ada lebihnya itu akan menjadi hak Kepala regu dan anggotanya. Seperti penuturan nara sumber yang didapat dipercaya kepada media ini, Jumat (20/9), bayangkan saja salah seorang tetangga saya yang diajak oleh salah seorang Ka regu timbangan mendapat gaji sekitar Rp 7 juta seminggu. ‘Bayangkan saja berapa uang didapat Ka regu timbangan se-

mentara anggotanya (kroconya red)nya saja bergaji seminggu Rp 7 Juta begitu saja juga KA UPT Timbangan berapa yang didapatnya sementara yang hanya distor ke Kas Daerah sekian saja sisanya menjadi kekayaannya,’ungkap Nara Sumber itu. Ditambahkan sumber itu lagi,salah seorang Ka regu timbangan berinisial M. Sl dulu hanyalah seorang pegawai biasa di Dishub Provinsi Riau tetapi semenjak mendapat kepercayaan menjadi kepala regu ditimbangan dirinya menjadi kaya raya, harta

serta tanahnya berserak di Pekanbaru ini.Apalagi, sekarang M.Sl itupun telahpun mendapat kepercayaan menjadi kepala regu di 2 (dua) tempat yakni Timbangan Telatangmanuk dan Muaralembu tentu semakin kayalah makan uang haram,sebut nara sumber itu lagi. Ketika ditanyakan apakah KA UPT mengetahui hal itu, dijawab nara sumber itu, biasanya karena sudah biasa dan sudah tidak takut tuhan lagi mereka kerja yang dilatnat Allah itu tetap juga dilaksanakan sampai saat ini.****

Kadisnaker Kota Pekanbaru Pria Budi

Disnaker Pekanbaru Perlu Tambah Operator Pekanbaru,(Global) Hanya kurang dari 20 hari kerja, tercatat 8.500 pengurusan kartu kuning sejak awal September sampai Kamis (19/09) di Pekanbaru. Pendaftaran online memudahkan pencari kerja (pencaker) mengurus kartu kuning. Jumlah itu juga dipengaruhi pembukaan CPNS 2013. Kepala Dinas Tenaga Kerja Pria Budi, bersama Abdul Rahim, kasi Informatika Pasar Kerja dan Bursa Kerja Disnaker Pekanbaru mengatakan, keadaan ini membuat pelayanan Disnaker perlu ditingkatkan. ‘Untuk itu, kitamenyediakan tenaga tambahan sebagai operator untuk melayani para pengurus kartu kuning. Mereka membantu mengupload poto, mendaftarkan online dan melakukan printing untuk memudahkan pengurusan hingga tahap legesnya,’ungkap Abdul Rahim kepada wartawan, Kamis (19/09). Mengurus kartu kuning, kata Abdul Rahim, tahap urus-

nya mudah. Tahapannya antara lain, Wajib mendaftar secara online. Data pencaker harus diisi lewat website http://infokerja.depnakertrans.go.id. Data diprint dan diberikan ke Dinas Tenaga Kerja setempat. Dilakukan wawancara,Leges Mendaftarkan untuk mengisi data tersebut bisa dilakukan dimana saja lewat jaringan internet. Namun, kata Abdul Rahim, berkas harus diprint dan diberikan ke Disnaker untuk mendapatkan legesnya secara manual. Adapun kendala dalam layanan adalah saat adanya pemadaman Listrik. Selain itu, kata Abdul Rahim, jaringan internet yang terganggu juga dapat menjadi kendalanya. ‘Perlu diketahui, website itu melayani pencaker secara nasional. Sehingga loadingnya juga dipengaruhinya. Karena bayak yang menggunakan layanan ini wajib untuk membuat kartu kuning se Indonesia,’tambah Abdul Rahim.(rls/)


CMYK

Seleb Global Edisi 4 / September/I/ 2013

Halaman 16

Ratna Dilla

Buat Album di Malaysia JAKARTA - Karena akan mencoba pasar Malaysia, penyanyi pop dan dangdut, Ratna Dilla tak mau tanggung-tanggung dalam mengemas karyanya. Penyanyi yang juga produser ini memang selalu mengedepankan totalitas untuk hasil yang maksimal. Beberapa waktu lalu, Ratna memang terlibat masalah dengan personel Kangen Band, Dodhy terkait single berjudul Nyut-nyut. “Terpaksa aku harus

menunda melaunching single pop bertajuk Nyut-nyut. Tapi bukan perseteruan dengan sang pencipta lagunya,” tutur Ratna kepada wartawan (19/9). Ratna mengatakan bahwa daripada melempar single dirinya lebih nyaman ketika memasarkan karyanya ke luar negeri dalam bentuk mini album, seperti dilansir Kapanlagi. com. Mini album tersebut tak hanya menjagokan

tembang Nyut-nyut ciptaan Dodhy Kangen Band, tapi juga berisi lagu Cintaku Takkan Berubah (Deddy Dores), Honey (Dendi), Berdustalah (Moel) dan 1000 Malam (Atta). “Untuk take vokal semua lagu-lagu itu sudah kelar. Sekarang lagi proses akhir menunggu keluar DVD-nya. Maunya sih September ini juga sudah bisa dipasarkan baik di tanah air maupun Malaysia,” pungkas Ratna Dilla. (kpl)

edisi 4  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you