Page 1


Kata Pengantar Sebuah karya sastra tidak hanya sekadar dibaca dan dicipta, perlulah kiranya karya sastra itu diulas dalam bentuk teks resensi. Para mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP Al Hikmah Surabaya membuat projek aplikatif dalam mata kuliah teori sastra. Mereka mengulas karya sastra yang pernah dibaca. Barang pasti teori sastra yang dimiliki diaplikasikan dalam pembuatan resensi. Adapun buku yang diresensi, yakni prosa-prosa modern yang ditulis oleh para sastrawan yang memberikan gebrakan di Indonesia, seperti Andrea Hirata, Ahmad Fuady, Tere Liye, Habiburahman El Shirazy dan lain sebagainya. Prosa-prosa yang mereka resensi adalah prosa yang diminati oleh banyak pembaca. Di sisi lain, maksud dari produk ini adalah untuk melatih mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia berpikir secara kritis dan objektif dalam melakukan penilaian terhadap karya sastra karena melalui hal ini mereka akan terbiasa dalam memunculkan produk saat jabatan guru mereka geluti. Selain itu, materi resensi merupakan materi dasar di tingkat Sekolah Menengah Peratama yang ter-include di kelas 8 kurikulum 2013 dan juga di Sekolah Menengah Atas di kelas 11 kurikulum 2013. Harapan dari projek ini, yakni agar mereka menguasai materi resensi dalam melakukan kritik terhadap karya sastra. Mereka bisa terampil dan luwes saat mengajarkan materi ini di bangku sekolah sehingga kualitas mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia dapat dikatakan sama dengan para guru yang telah tersertifikasi oleh pemerintah.

Pengampu mata kuliah teori Sastra

Henry Trias Puguh Jatmiko, M.Pd


Antologi Resensi Novel Judul Penulis Penerbit Tahun Tebal Bahasa Sampul

: Ayah : Andrea Hirata : PT Bentang Pustaka : 2015 : xx + 412 halaman : Indonesia : Latar hitam, kuning, dan merah. Resensator : M. Hanif Hananto

Perjuangan Cinta Hingga Akhir Hayat

Novel cerdas ini ditulis oleh Andrea Hirata, seorang lulusan Sheffeild Hallam University, UK, post graduate, dengan jalur beasiswa. Selain itu, dia juga mendapatkan beasiswa studi sastra di University of Lowa, USA. Andrea Hirata telah menerbitkan 9 novel edisi bahasa Indonesia berjudul Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Maryamah Karpov, Padang Bulan, Cinta di Dalam Gelas, Sebelas Patriot, Laskar Pelangi Song Book, dan Ayah. Dua novel edisi internasional berjudul The Raibow Troops dan Der Traumer-maret, 2015, Penerbit Hanser Berlin. Laskar Pelangi diterjemahkan ke dalam 34 bahasa asing dan diterbitkan 10 Resensi Novel

Page 1


Antologi Resensi Novel oleh penerbit-penerbit terkemuka di lebih dari 120 negara. Tersedia juga dalam bentuk audio books di Bolinda, Australia, dan Jerman. Audio books yang dipakai secara luas di berbagai negara untuk keperluan pendidikan pada 2015. Sementara media Indonesia memilih Laskar Pelangi sebagai salah satu dari 45 buku paling memerngaruhi paradigm di Indonesia sepanjang sejarah. Menjalankan tugas mulia, di tahun 2010, Andrea membangun Museum Kata, yakni museum sastra pertama di Indonesia yang berhasil memulai literary tourism. Pendirian Museum Kata memiliki visi dan misi mendorong minat baca masyarakat, mengembangkan sastra, dan melestarikan bahasa Belitong. Meninjau isi cerita, novel Ayah menceritakan kisah hidup seorang remaja bernama Sabari yang jatuh cinta kepada gadis cantik berpipi lesung, Marlena. Sabari ialah remaja polos yang awalnya tak tahu menahu tentang cinta. Baginya, cinta merupakan racun manis penuh tipu muslihat. Akan tetapi, suatu ketika kehidupan Sabari mulai berubah setelah pertemuannya dengan Marlena. Cinta yang dulu tak ubahnya burung merpati dalam topi sulap, kini berubah

10 Resensi Novel

Page 2


Antologi Resensi Novel menjadi bunga mekar dalam hati Sabari. Segala usaha ia lakukan untuk merebut hati Marlena. Terlihat usaha Sabari yang berusaha mencuri hati Marlena dengan berhasil menjuarai beberapa lomba, menjadi tim paskibra SMA, dan prestasi lainnya. Tetapi sayang sekali, Marlena benci kepada sabari yang menyatakan cinta secara tersirat kepadanya. Semakin banyak prestasi yang ditorehkan Sabari menjadikan Marlena semakin brutal menolak cinta Sabari. Jika awalnya Marlena membalas surat-surat Sabari, maka setelah itu Marlena merobek-robeknya. Jika dulu dia hanya menolak nangka pemberian Sabari, maka setelah itu nangka pemberian Sabari dibanting sambil marah-marah. Kisah cinta yang saling bertentangan tersebut terus berlanjut sampai keduanya lulus SMA. Cinta sabari yang tak tersampaikan kadang membuat dirinya putus asa. Marlena semakin tidak terima dengan usaha Sabari, memilih untuk berpacaran dengan lelaki lain agar ia dapat menjauh dari Sabari. Sabari pernah ingin keluar dari SMA namun Sabari memiliki empat teman yang selalu berusaha menghibur hatinya sehingga ia tidak berhenti sekolah.

10 Resensi Novel

Page 3


Antologi Resensi Novel Sabari juga memiliki ayah yang selalu menemaninya, terkadang mereka saling berbalas puisi. Satu-satunya kesamaan antara keduanya, pandai dalam merangkai katakata puitis. Puisi yang dibuat ayah Sabari berbunyi, Waktu dikejar Waktu menunggu Waktu berlari Waktu bersembunyi Biarkan aku mencintaimu Dan biarkan waktu menguji Kepandaian ayahnya merangkai puisi menjadikan hati Sabari tentram. Sabari merasa ayahnya peka terhadap suasana hatinya dan mampu menghibur. Akan tetapi, setelah berbagai perjalanan panjang nan pahit dilalui Sabari, akhirnya Sabari dapat menikahi Marlena meski dengan alasan pernikahan tersebut disebabkan Marlena mengalami aib di luar nikah. Sabari merupakan satusatunya orang yang mau bertanggung jawab atas janin dalam kandungan Marlena tanpa bertanya siapa ayah sebenarnya pada Marlena. Namun sayang, kisah keluarga

10 Resensi Novel

Page 4


Antologi Resensi Novel Sabari tidak seindah yang diharapkannya. Sabari dengan segera tidak lagi seatap dengan Marlena, meski demikian Sabari tetap merawat anak yang dilahirkan Marlena. Dia memberi nama anak itu, Zorro. Sabari merasa sangat bahagia bisa merawat Zorro dan dia sangat sayang pada Zorro. Sabari banyak menghabiskan waktu untuk bermain bersama Zorro. Terlebih menjelang tidur, Sabari bahkan rela melepas pekerjaan demi menjaga dan menemani anaknya selama 24 jam. Namun demikian, kebahagian tersebut tak lama bertahan. Marlena, ibu kandung Zorro, merebut Zorro dari rangkulan Sabari. Tak lama setelah perpisahannya dengan Zorro, ayah dan ibu Sabari meninggal dunia. Tentu saja musibah yang beruntun tersebut membuat Sabari depresi. Kehilangan kedua orangtua sekaligus membuat Sabari tinggal sendirian di rumahnya yang kecil dan lapuk, pun tanpa ditemani tawa Zorro seperti sebelumnya. Sementara Marlena

kabur

meninggalkan

kampung

halamannya

menuju ke pulau seberang untuk menjalani kehidupan baru bersama pasangan baru. Memang begitulah Marlena,

10 Resensi Novel

Page 5


Antologi Resensi Novel sering berkelana ke sana kemari sembari menggaet pasangan yang berbeda di tiap perjalanannya. Tidak sedikit mantan

pasangan

Marlena

yang

sakit

hati

setelah

ditinggalkan. Sifat Marlena ini memang buruk namun bagi beberapa orang justru penanda bahwa Marlena merupakan orang yang percaya diri. Kemampuannya berani menjelajah lingkungan sekitar meski belum berpengalaman dan belum mengetahui hal yang akan dihadapi menjadi salah satu kekuatan tersendiri baginya. Sepeninggal Marlena beserta Zorro, Sabari merasa sudah tidak memiliki harapan dalam hidupnya. Bahkan Sabari menelantarkan diri di pasar dan mulai tak mengurusi diri sendiri. Lambat laun, keadaan Sabari diketahui oleh teman-temannya. Setelah mengetahui keadaan temannya yang hampir tak tertolong, akhirnya tiga dari teman Sabari memutuskan mencari Marlena dan Zorro. Segenap usaha mereka lakukan untuk mencari kedua insan tersebut dengan mengantongi harapan Sabari normal kembali. Setelah melewati banyak kendala, akhirnya ketiga teman Sabari menemukan Marlena dan Zorro. Mereka memberi

10 Resensi Novel

Page 6


Antologi Resensi Novel kabar pada Sabari dan kabar tersebut berhasil menjadikan Sabari normal kembali. Hari yang dinanti Sabari pun tiba. Hari Sabari bertemu dengan anak yang sangat dicintainya. Sayang sekali Marlena tidak ikut kembali bersama Zorro. Sabari ditemani anaknya saat menantikan kedatangan Marlena. Akan tetapi, Marlena tak kunjung datang sampai kematian menjemput Sabari. Zorro kembali ke rumah ibunya yang berada di pulau seberang. Di sana ia menemani ibunya sampai kematian menghampiri sang ibu. Ada kejadian tak terduga muncul di akhir cerita. Tepat sebelum

kematiannya,

Marlena

menyatakan

cintanya

kepada Sabari di depan Zorro. Begitulah akhir dari novel Ayah karya Andrea Hirata. Novel ini memiliki beberapa kelebihan, antara lain, penggunaan bahasa sastra yang mengena namun ringan untuk dicerna pembaca. Serta pemilihan kata atau diksi yang tertata dengan baik. Penggunaan diksi sesuai bagian cerita yang sedang digambarkan penulis sehingga tidak menimbulkan kesalahan penyampaian informasi serta menyebabkan cerita tersampaikan dengan baik. Novel ini

10 Resensi Novel

Page 7


Antologi Resensi Novel memaparkan cerita menggunakan alur campuran sehingga penggambaran tiap bagian cerita bervariasi dan tidak monoton. Satu hal yang menjadikan novel Ayah unik, yakni ada beberapa puisi yang ditampilkan dalam novel, sehingga memberi warna tersendiri saat membaca. Tokoh utama

memiliki

kepribadian

dan

perilaku

yang

mencerminkan kesopanan dan setiap percakapannya menyimpan nilai estetika serta kesopanan. Tokoh utama yang dtampilkan mampu menginspirasi pembaca untuk menjadi teladan atau panutan atas hal-hal positif yang dimiliknya. Namun demikian, ada beberapa kekurangan di dalam Novel Ayah karya Andrea Hirata. Beberapa diantaranya, alur campuran terkadang akan menjadikan pembaca bingung karena cerita yang tidak sealur dianggap sebagai cerita tambahan yang tidak ada hubungannya dengan alur utama. Beberapa kejadian dalam cerita dapat diprediksi kemunculannya sehingga tidak menghadirkan kejutan dan efek kaget. Demikian pula kisah mengenai tokoh

sampingan

10 Resensi Novel

yang

diceritakan

dengan

porsi

Page 8


Antologi Resensi Novel berlebihan. Selain itu, kisah dalam novel lebih fokus kepada kisah cinta antara Sabari dengan Marlena padahal judul novel ialah “Ayah�, sedangkan kisah mengenai Sabari saat merawat Zorro tidak terlalu banyak. Meski demikian, novel ini menghadirkan pesona cinta dengan gambaran berbeda. Jika kisah cinta pada umunya hanya menceritakan kisah kasih antara dua insan yang sedang berbahagia, berbeda dengan novel Ayah yang menceritakan kisah perjuangan Sabari dalam merubah kemustahilan cinta. Novel ini layak dibaca oleh, remaja dan dewasa sebab buku ini mengajarkan banyak hal, tidak hanya mengenai kerasnya perjuangan cinta Sabari, namun juga tentang kesabaran, ketabahan,

pertemanan,

kepedulian,

percaya

diri,

kegigihan, dan kasih sayang. Maka dari itu, buku ini direkomendasikan kepada siapa saja yang ingin menyelami sebuah kisah perjuangan cinta tak kunjung padam hingga kematian datang.

Judul

: Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi

10 Resensi Novel

Page 9


Antologi Resensi Novel Penulis Penerbit Tahun Tebal Bahasa Sampul

: Boy Candra : Mediakita : 2016 : iii + 279 Halaman : Indonesia : Aksen hujan bersiluet perempuan dan laki-laki memegang payung berlatar warna putih. Resensator : Achmad Dandy Keputusan yang Diputusasakan Oleh Waktu Buku ini sepenuhnya merupakan fiksi yang ditulis oleh Boy Candra sepanjang Juni 2014. Boy Candra dikenal sebagai seorang novelis kelahiran Padang, 21 November 1989 dan mulai menggeluti kegiatan menulis sejak tahun 2011. Boy Candra telah menghasilkan novel, cerpen, dan puisi untuk menuangkan perasaan-perasaannya. Ia juga sering mengisi undangan talkshow dan seminar kepenulisan kreatif di kota di Indonesia. Beberapa buku yang sudah ia terbitkan antara lain: 1. Origami Hati, 2. Setelah Hujan Reda, 3. Catatan Pendek Untuk Cinta yang Panjang, 4. Senja, Hujan, dan Cerita yang Telah Usai, 5. Sepasang Kekasih yang Belum Bertemu, 6. Surat Kecil Untuk Ayah, 7. Satu Hari 10 Resensi Novel

Page 10


Antologi Resensi Novel Di 2018, 8. Buku Puisi: Kuajak Kau Ke Hutan dan Tersesat Berdua. 9. Sebuah Usaha Melupakan, 10. Pada Senja yang Membawamu Pergi. Buku Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi merupakan buku ke-11-nya masih dengan tema yang sama, cinta. Untuk beriteraksi dengan Boy Candra juga bisa di beberapa media sosial seperti: Twitter: @dsuperboy, Instagram: @boycandra, Facebook: Boy Candra, ID Line: @boycandra (pakai @), Blog: rasalelaki.blogspot.co.id, dan gmail: email.boycandra@gmail.com. Novel Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi berisi tentang kisah cinta yang unik dan menarik namun tidak pernah tersampaikan. Boy Candra menceritakan tentang pengorbanan, tanggung jawab, dan sabar dalam novel kesebelasnya

ini.

Membungkus

cerita

dengan

kisah

hubungan persahabatan antara laki-laki bernama Kevin dan perempuan bernama Nara bertransformasi perasaan suka dan cinta, serta keteguhan hati keduanya terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Boy

Candra

mengungkapkan

kepekaan

dan

keresahan hatinya untuk kisah percintaan yang tak pernah

10 Resensi Novel

Page 11


Antologi Resensi Novel terungkapkan dengan kalimat-kalimat kiasan puitis nan indah. Dalam ceritanya, kisah persahabatan tokoh utama sangatlah manis namun pada kisah percintaannya tidak mengalami kisah yang manisnya serupa. Kisah tentang harapan yang tanpa sengaja terus tumbuh namun terkendala

dengan

banyak

konflik

dialami

sehingga

mengganggu perasaan semua tokoh dalam novel tersebut. Kisah persahabatan yang telah dirajut sejak lama, kini harus berhadapan dengan fakta atas fase pubertas yang mereka alami. Boy Candra sangat mahir menjelaskan setiap kisah dalam buku ini sebab kisah ini berangkat dari pengalaman dan keresahan yang sering terjadi pada kalangan remaja. Oleh sebab itu, ia mencoba menceritakannya terhadap pembaca melalui tulisan yang terkesan puitis. Hal ini dapat ditemukan pada dua cuplikan penggalan cerita berikut. Seperti yang lainnya, meski dingin pada kebanyakan perempuan, ia tetap memiliki teman spesial. Gadis yang sudah bersahabat bersama sedari kecil. Nara, lengkapnya Nara Senja. Gadis berambut lurus hitam itu, suka mendengarkan

musik

10 Resensi Novel

melalui

earphoneke

telinganya,

Page 12


Antologi Resensi Novel adalah satu-satunya perempuan yang bisa dekat dengan Kevin. (Boy Candra-Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi : 20). “Bulan ini mau ngadain lomba tari daerah untuk anak SMA sekota Padang dengan anak-anak Hima Jurusan.� Mata Nara menatap kecil yang berlari di lapangan bola

di

depan

mereka.

Diam-diam

mata

Kevin

memerhatikan lekuk pipi Nara. Dagunya yang terlihat runcing, juga rambut matanya yang lentik. Bibir yang begitu tebal dan berwarna merah muda. Hal yang membuat kevin menyembunyikan sesuatu yang belum pernah ia jelaskan kepada Nara. Perasaan suka yang ia pendam sedari lama. (Boy Candra-Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi : 25). Latar yang diusung pengarang yaitu merupakan rumah Kevin dan Nara serta tempat penjual es krim di kampus tempat keduanya kuliah. Tempat itu merupakan tempat yang sering mereka datang untuk menghabiskan waktu bersama, tempat mereka berbagi cerita atau masalah atau keraguan masing-masing. Namun, tidak dengan rahasia yang mereka miliki terkhusus pada tokoh Kevin. Hal

10 Resensi Novel

Page 13


Antologi Resensi Novel tersebut bisa diamati pada dua cuplikan paragraf cerita berikut ini. Mereka berdua saling duduk di depan teras rumah Nara. Menikmati malam, menikmati kilauan bintangbintang. Juga cerita-cerita Nara yang membuat Kevin terus menjadi orang yang berpura-pura. (Boy Candra-Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi : 153). Kevin berhenti di dekat penjual es krim, tempat yang biasa ia datangi untuk menikmati es krim sambil menemani Nara menunggu jemputan. Tetapi kali ini ia hanya sendiri. Rasanya sangat berbeda. Ada yang hilang dari dada Kevin. Tetapi dia tetap mencoba kuat. Bukankah Kevin selalu berusaha kuat. Namun, tetap saja ia merasa sedih. Ia juga manusia. Akhirnya terasa sesak di dada. Kenangan dan candaa Nara kini terasa menyiksa. (Boy Candra-Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi : 178). Pengarang memposisikan tokoh Kevin pada posisi yang sangat rumit dan sulit, di satu sisi jiwanya sebagai seorang sahabat dari Nara yang selalu mendukung, memotivasi, mengarahkan, dan memberikan solusi dari

10 Resensi Novel

Page 14


Antologi Resensi Novel masalah yang sedang dialami Nara. Namun, di sisi lain, Kevin memendam perasaan lebih dari sekadar status pesahabatan. Ia berusaha berjuang keras menghadapi curhatan Nara tentang cerita percintaannya dengan seorang laki-laki bernama Juned. Situasinya membuat Kevin terus berpura-pura menjadi seorang sahabat yang mendukung walau sakit dan sesak ia rasakan. Hal tersebut bisa diamati pada cuplikan paragraf cerita berikut ini. Entah sampai kapan, Kevin akan menemani Nara saat patah hati. Perempuan yang selalu pulang lebih sering padanya saat terluka. Dan hanya bisa menatap Nara dari jauh saat perempuan itu jatuh cinta lagi.� (Boy CandraSeperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi : 52). Banyak keunggulan yang terkandung dalam novel ini. Antaranya ialah penggalan judul unik dan kandungan filosofi yang menarik. Setiap judul buku, terlebih novel, membutuhkan

keunikan

dan

ciri

khas

yang

akan

menumbuhkan rasa penasaran pada pembaca sehingga menarik minat membaca novel tersebut. Selain itu, novel ini

10 Resensi Novel

Page 15


Antologi Resensi Novel memiliki alur cerita yang akan sulit diduga oleh pembaca, sebagai contoh ialah penggalan cerita ketika tokoh sebagai kekasih Nara meninggal ketika melakukan panjat tebing di Lembah Harau, Kota Padang. Serta penggalan kisah yang menceritakan Kevin menjalin hubungan dengan Tiara. Akan tetapi, novel yang berjudul Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi karya Boy Candra juga tanpa

bukan

kelemahan. Di antaranya ialah beberapa kalimat puitis penuh kiasan yang sangat sulit dipahami oleh pembaca, awam. Tidak hanya itu, penceritaan tokoh pembantu yang tiba-tiba menyukai tokoh utama atau sebaliknya, terlalu cepat dalam prosesnya sehingga dianggap kurang masuk akal. Saat membaca cerita dalam suatu novel seharusnya pembaca dapat mendalami dan menikmati cerita dalam novel tersebut bukan justru bingung dan akhirnya tidak memahami jalan cerita. Dari ulasan yang telah disampaikan, dapat diambil kesimpulan

bahwa

setiap

hubungan

tak

selamanya

disinggahi oleh perasaan bahagia. Ada kalanya orang yang terlibat langsung dalam suatu hubungan tersebut harus

10 Resensi Novel

Page 16


Antologi Resensi Novel mengorbankan dan merelakan perasaan yang dimiliki walaupun sakit dan perih. Dengan novel ini, para pembaca diharapkan terus sabar dan tabah dalam menyikapi permasalahan yang dihadapi. Boy Candra memfilosofikan judul novel yang ia tulis yaitu Seperti Hujan yang Jatuh Ke Bumi Seperti Hujan yang tidak pernah menolak jatuh membasahi bumi, meski butiran air hujan itu harus hancur saat bertabrakan dengan bumi tetapi ia yakin bahwa pengorbanannya dapat menumbuhkan kehidupan baru.

10 Resensi Novel

Page 17


Antologi Resensi Novel Judul

Penulis Penerbit Tahun Tebal Bahasa Sampul

Resensator

: Rembulan Tenggelam di Wajahmu : Tere Liye : Republika : 2013 : 426 Halaman : Indonesia : Jingga berlatar rembulan dan siluet seseorang. ;Wildan Khalid Khaidir

Rembulan Tenggelam dalam Secuil Ingatanku Buku berjudul “Rembulan Tenggelam di Wajahmu� merupakan buku novel karangan dari seorang penulis tenar, Tere liye, sebuah nama pena yang sampai sekarang nama asli penulis masih misterius dan belum diketahui para penggemarnya. Buku ini diterbitkan oleh Republika di Jakarta pada Februari 2009. Tere Liye memulai cerita sekilas tentang kesedihan tokoh Rinai saat malam takbiran di lingkungan panti asuhan. Tokoh Rinai bersedih karena bertanya-tanya keberadaan ayah dan ibunya saat ini. Selanjutnya berisi alur

10 Resensi Novel

Page 18


Antologi Resensi Novel mundur yang digambarkan sosok Rehan tua didampingi malaikat

yang

memberikan

kesempatan

menjelaskan

pertanyaan yang belum terjawab dari kehidupannya. Cerita dimulai dari menceritakan masa lalu dengan pengenalan tokoh utama bernama Rehan. Dengan menggambarkan Rehan saat berada di area panti asuhan, masa-masa susah menjalani hidup di panti asuhan menghadapi penjaga panti asuhan yang rakus akan harta dan sadis kepada semua anak panti. Selanjutnya dikisahkan munculnya pertanyaan di benak Rehan, yaitu siapakah Rehan sesungguhnya dan siapakah orang tua Rehan. Munculnya pertanyaan itu karena kata-kata kasar dari mulut penjaga panti asuhan saat memukuli Rehan, menuduh Rehan sebagai perusak tasbih berharganya. Lalu diceritakan pekerjaan Rehan yang hanya suka bermain judi, mencuri uang, dan meminta paksa uang dati tokoh lain bernama Diar. Tidak hanya itu, dalam alur juga dikisahkan Rehan tidak sadarkan diri karena terkepung oleh pemuda tak dikenal setelah kemenangan besar judi sekaligus kebangkrutan Rehan. Rehan dirawat dan dipindahkan ke

10 Resensi Novel

Page 19


Antologi Resensi Novel ibukota, kepindahannya merupakan awal mula kisah baru Rehan yang belajar melupakan masa lalu kelam di panti asuhan dengan penjaga yang dinilai sok suci karena berambisi naik haji menggunakan uang anak yatim. Ketika ditempatkan di rumah panti baru yang jauh berbeda kedamaian

dari

panti

dan

sebelumnya,

kekeluargaan.

Rehan

Rehan

merasakan

berjanji

untuk

menjaga dan melindungi keluarga baru di panti baru dari siapapun yang berani mengganggu. Namun Rehan memiliki masalah besar dan menimbulkan kekacauan besar karena telah menghilangkan cita-cita keluarga barunya. Rehan pun berusaha menjauhi mereka dengan memulai kahidupan baru di kos pinggir sungai berbau tidak sedap dan keci. Dalam kehidupan barunya, ia memiliki teman akrab dan menjadi rekan. Pekerjaan besar mereka yaitu mencuri berlian berharga milyaran rupiah. Rupanya misi mereka tidak berjalan sesuai rencana sebab pada akhirnya mereka diringkus

polisi. Kejadian rekannya

tertangkap membuat Rehan berubah menjadi lebih baik. Terlihat dia bekerja di salah satu proyek menjadi kuli,

10 Resensi Novel

Page 20


Antologi Resensi Novel semakin Rehan mengalami kenaikan jabatan karena kerjanya yang sangat bagus dan kepandaian bidang Matematikanya yang mendukung Rehan sampai di jabatan tinggi. Ray pun kaya, namun kekayaannya tetap membuat hatinya kosong dan masih banyak pertanyaan hidupnya tak terjawab. Sampai akhirnya Ray kehilangan hal penting dalam hidupnya. Ceritanya, Rehan dalam perjalanan tiba tiba terjadi kecelakaan yang menewaskan sepasang suami-istri. Lebih darurat lagi, sang istri sedang mengandung, anak itu lahir dan diberi nama Rinai. Akhirnya malaikat telah menjawab semua pertanyaan Rehan tua. Kebiasaan Rehan melihat bulan yang indah ternyata masih ada yang lebih indah lagi kata malaikat di sampingnya. Maksud dari yang lebih indah lagi, yaitu kelak Rehan bisa melihat Tuhan, Sang Pencipta semua makhluk, tanpa pembatas apapun. Tak lama malaikat pergi untuk memberikan kesempatan Rehan mengubah masa lalunya. Buku

ini

memiliki

memberikan nasihat

10 Resensi Novel

banyak

kelebihan

sebab

yang menyentuh hati pembaca

Page 21


Antologi Resensi Novel hingga mudah untuk membayangkan situasi pada alur novel. Serta kisah-kisah menarik dan alur yang maju mundur membuat pembaca bertanya-tanya ingin selalu melanjutkan membaca novel ini. Pelajaran kehidupan dalam novel bisa membuat pembaca merenungi dan menjadi titik perubahan suatu kehidupan pembaca karena tersentuhnya hati. Namun buku novel ini tetap memiliki kekurangan, yaitu, tidak ada gambar penguat suasana dalam novel, serta akhir cerita seperti belum tuntas terselesaikan membuat pembaca kurang puas terhadap cerita pada novel yang berjudul Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Dapat diambil kesimpulan bahwa setiap kejadian memiliki tujuan yang sudah diketahui oleh Tuhan dan semua kejadian memiliki hikmah tersendiri. Lalu semua dari perbuatan kita pasti diminta pertanggungjawaban oleh Tuhan nanti. Buku ini cocok untuk usia remaja hingga lanjut usia karena banyak sekali pelajaran hidup dan nasihatnasihat dalam kisah menyentuh hati, yang bisa membuat semua pembaca berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan mudah bersyukur di setiap kejadian.

10 Resensi Novel

Page 22


Antologi Resensi Novel Judul Buku Judul Asli

Pengarang Penerjemah Penerbit Tahun Terbit Tebal Buku Bahasa Resensator

: Totto-Chan Gadis Cilik di Jendela : Totto-Chan The Little Girl At The Window : Tetsuko Kuroyanagi : Widya Kirana : PT. Gramedia Pustaka Utama : 2008 : 271 halaman : Indonesia : M. Hasan Bhasri Arti Sejati Pendidikan

Novel berjudul “Totto-Chan Gadis Cilik Di Jendela” merupakan buku terjemahan dari buku aslinya yang berjudul “Totto-Chan The Little Girl At The Window” karangan Tetsuko Kuroyanagi diterjemahkan ke dalam banyak bahasa Asia dan Eropa. Novel hasil terjemahan Widya Kirana kemudian diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2008. Bagian awal dari novel dibuka dengan kisah TootoChan dan mamanya yang berada di Stasiun Kereta. Juga 10 Resensi Novel

Page 23


Antologi Resensi Novel diceritakan awal mula buku berjudul “Gadis Cilik di Jendela.� Tak hanya itu, penulis juga mengulas Tooto-Chan tentang gadis cilik kelas satu SD yang sudah dikeluarkan dari sekolah. Tooto-Chan dikeluarkan dari SD disebabkan sering membuka tutup meja sehingga menimbulkan suara saat jam pelajaran. Tooto-Chan juga sering melihat ke arah jendela sekolah dan memanggil pemusik jalanan sehingga mengganggu

pelajaran.

Bahkan

Tooto-Chan

pernah

berbicara dengan burung walet dan masih banyak lagi alasan Mama Tooto-Chan dipanggil kepala sekolah dan akhirnya memutukan untuk mengeluarkan Tooto-Chan. Alasan Tooto-Chan membuka tutup meja karena di bagian bawah meja banyak sekali buku dan alat tulis, sehingga saat guru menyuruh membuka buku pelajaran, Tooto-Chan membuka meja dan mengambil keperluannya, ditutup lagi, dilanjutkan mengambil pensil, serta meletakkan buku lain di bagian bawah meja. Tooto-Chan juga memanggil pemusik jalanan dan mencoba berbicara dengan burung walet karena keinginan tahunya Tootochan pada sesuatu hal sangat besar.

10 Resensi Novel

Page 24


Antologi Resensi Novel Pada

pertengahan

novel

banyak

diceritakan

keseharian Tooto-Chan di sekolah barunya. Tooto-Chan sangat menyukai sekolah barunya yang bernama Tomoe karena kelasnya didesain seperti gerbong-gerbong kereta api. Di sini awal mula cerita menarik Tooto-Chan berawal. Karena saat kali pertama masuk, ia diwawancari kepala sekolah dan menyuruhnya bercerita. Totto-chan sanggup bercerita selama berjam-jam hingga waktu makan siang tiba. Sebuah hal unik dilakukan anak kelas 1 SD. Pada bagian selanjutnya, banyak diceritakan kisahkisah unik Tooto-chan di Tomoe. Kelas di kereta, berjalanjalan sambil belajar, kepala sekolah bernama Mr. Kobayasi menyuruh murid membawa bekal dengan petunjuk, “makanan sesuatu dari laut dan sesuatu yang ada di pegunungan� . Tototo-chan berhasil memecahkan teka teki itu yang artinya makanan laut seperti ikan atau tsukuda-ni (udang kecil atau sejenisnya). Sementara sesuatu dari gunung berarti makanan dari daratan seperti sayuran, daging,atau buah.

10 Resensi Novel

Page 25


Antologi Resensi Novel Selanjutnya, ada bab yang menceritakan arti nama Tooto-chan sebenarnya. Nama aslinya adalah Tetsuko. Sebelum ia lahir, mama-papa dan kerabat mereka yakin bayi yang dilahirkan itu laki-laki sehingga menamainya Toru. Namun, ternyata lahir perempuan sehingga mereka sedikit kecewa. Akhirnya mereka memakai ucapan Cina tetsu dan menambahkan akhiran ko yang biasa digunakan untuk

nama

anak

perempuan.

Jadi,

semua

orang

memanggilnya Tetsuko-Chan. Namun, bagi si gadis cilik, nama itu tidak terdengar seperti Tetsuko-Chan sehingga setiap kali seseorang bertanya siapa namanya, ia akan menjawab Tooto-Chan. Pada bagian selanjutnya, menceritakan pengalaman Tooto-Chan ketika sudah kelas 3 SD yang menyukai TaiChan karena kecerdasan dan kemahiran fisika serta bahasa Inggrisnya. Kemudian Tooto-Chan dan teman-temannya kali pertama berkunjung ke rumah sakit yang merawat serdadu-serdadu. Setelah itu anak-anak membacakan karangan dan waktu itu mereka belum tahu bahwa Perang Pasifik sudah pecah.

10 Resensi Novel

Page 26


Antologi Resensi Novel Pada bagian akhir novel, diceritakan pesawatpesawat Amerika muncul di langit Tokyo dan menjatuhkan bom setiap hari. Banyak rumah dan pepohonan terbakar, tak terkecuali sekolah impian kepala sekolah juga terbakar. Namun tiba-tiba kepala sekolah dengan tetap riang berkata, �Sekolah seperti apa yang akan kita bangun lagi?� Pertanyaan itu membuktikan kecintaan Mr. Kobayasi terhadap anak-anak dan ketulusannya mengajar jauh lebih kuat daripada api yang sekarang membakar sekolahnya. Novel ini memiliki keunggulan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Asia dan Eropa. Selain itu, bahasa yang ditulis mudah dipahami sehingga kisah-kisah Tooto-Chan menarik

perhatian

merancang

sekolah

serta

kecerdasan

seperti

keadaan

kepala

sekolah

dalam

kereta.

Kelebihan dari buku lain yaitu banyak metode pembelajaran kreatif dan mudah diterima murid, misal guru menyuruh murid membawa makanan dari darat dan laut diselingi teka-teki sehingga murid tidak hanya berpikir tentang solusi tapi juga jenis makanan. Selain itu, guru mempersilahkan murid untuk berkarya dan memilih pelajaran sesuai

10 Resensi Novel

Page 27


Antologi Resensi Novel kesukaannya. Sikap kepala sekolah yang patut ditiru oleh penggiat

pendidikan

yakni

sangat

memperhatikan

perkembangan pendidikan sehingga menghasilkan inovasi. Namun, di sisi lain novel ini masih memiliki beberapa kekurangan, misal, awal cerita yang berada pada halaman 9 sehingga membuat pembaca heran dan merasa aneh. Kekurangan lainnya yaitu sampul buku yang kurang menarik perhatian dan kurang relevan dengan judul. Kehadiran buku ini tidak hanya ditujukan bagi pengajar maupun penggiat pendidikan namun semua kalangan dengan berbagai tipe kepribadian pun dapat menikmati karena banyak inspirasi yang ditawarkan . Diharapkan, keberadaan novel ini dapat menjadi motivasi bagi

semua

orang

mewujudkan

pendidikan

yang

sebenarnya sebagai bekal keharmonisan dan bertujuan untuk kemajuan bangsa.

10 Resensi Novel

Page 28


Antologi Resensi Novel Judul Buku Penulis Penerbit Tahun Terbit Tebal Buku Bahasa Sampul

Resensator

: Sunset & Rosie : Tere Liye :Mahaka : 2016 : IV + 426 : Indonesia : Latar Kuning,Hitam, dan Coklat. : Bagus Ansrullah Kesempatan yang Datang Lagi dengan Kenyataan Berbeda

Buku berjudul “Sunset & Rosie” ini salah satu buku novel karangan Tere Liye. Nama “Tere Liye” merupakan nama pena seorang penulis berbakat tanah air. Tere Liye lahir dan tumbuh dewasa di pedalaman Sumatera. Ia lahir pada 21 Mei 1979. Nama Tere Liye diambil dari bahasa India dan memiliki arti untukmu. Sebagian besar buku novel karya Tere Liye telah menyandang gelar best seller dan salah satunya adalah Sunset & Rosie. Buku tersebut diterbitkan oleh penerbit Mahaka dan dicetak untuk yang kedelapan belas kalinya pada tahun 2016. Dengan warna 10 Resensi Novel

Page 29


Antologi Resensi Novel sampul kuning bervariasi warna hitam dan coklat, buku Sunset & Rosie memiliki tebal halaman IV + 426. Rosie dan Tegar merupakan sepasang sahabat sejak masih kecil. Hingga mereka kuliah pun tetap bersahabat dan sering menghabiskan waktu bersama. Kebersamaan itu tidak pernah berhenti hingga mereka berdua saling merasakan kenyamanan. Namun mereka tidak bisa mengartikan arti kenyamanan tersebut. Pada suatu hari Tegar ingin mengartikan perasaan nyamannya pada Rosie bahwa rasa itu lebih dari sekadar sahabat. Di balik semua itu ternyata Rosie juga memiliki perasaan yang sama

pada

Tegar,

namun

Rosie

tidak

bisa

mengungkapkanya. Tokoh bernama Nathan muncul, dia teman Tegar ketika SD dan sudah kenal dua bulan saat kuliah bersama Rosie. Saat liburan kuliah, Rosie dan Tegar berencana naik Gunung Rinjani. Dalam rencana tersebut Tegar memiliki rencana lain, ingin mengungkapkan perasaanya kepada Rosie. Tegar mengajak Nathan untuk menemani dengan

10 Resensi Novel

Page 30


Antologi Resensi Novel alasan apabila Rosie menolak perasaan Tegar, masih ada seseorang yang bisa mencairkan suasana. Kenyataan berkehendak lain. Saat tiba di Segara Anakan, Tegar berhenti mengambil air dan meminta Rosie dan Nathan naik ke puncak terlebih dahulu. Tegar ingin menjadi pahlawan, khususnya di mata Rosie. Namun saat Tegar menyusul mereka ke puncak, Tegar kaget namun tetap menyimak pembicaraan Rosie dan Nathan dan akhirnya melihat mereka berpelukan. Nathan yang diajak oleh Tegar bertujuan untuk menemani ternyata mendahului menyatakan perasaanya kepada Rosie. Saat itu Tegar benar-benar hilang arah dan tak terkendali, apalagi saat mendengar Nathan dan Rosie dikabarkan akan menikah. Tegar merasa telah kehilangan kesempatan untuk bersama Rosie. Tegar memutuskan pergi meninggalkan semua yang ada di Pulau Bali. Dia memilih merantau ke Jakarta, di sana Tegar memulai hidup baru dengan segala kesibukannya. Berusaha melupakan Rosie dan berjumpa dengan Sekar. Tegar dan Sekar saling menyukai, namun perasaan Tegar masih untuk Rosie. Saat Tegar dan Sekar

10 Resensi Novel

Page 31


Antologi Resensi Novel akan bertunangan, bencana bom terjadi di Pulau Bali. Tegar memutuskan pergi ke Bali untuk melihat keadaan Rosie dan menunda hari pertunangannya bersama Sekar. Kejadian bom di Bali menghancurkan kebahagiaan keluarga kecil Rosie. Pantai Jimbaran tidak bisa dikendalikan lagi. Keluarga Rosie berduka. Anak-anak Rosie terluka, dan yang paling membuat Rosie belum menerima kenyataan ialah suaminya, Nathan, meninggal. Kepala Nathan pecah karena dampak bom yang meledak di Pantai Jimbaran. Saat jenazah Nathan akan dimakamkan, kesedihan di wajah Rosie dan anak-anaknya sangat terlihat. Rosie tidak bisa menahan beban mental sehingga jiwanya pun terguncang. Rosie harus dirawat bersama ahli psikologi. Tegar yang memiliki janji kehidupan bersama Sekar di jakarta

masih

berada

di

Pulau

Bali.

Dia

bingung

menentukan pilihan untuk tetap tinggal di Pulau Bali atau kembali ke jakarta. Pada akhirnya Tegar memutuskan merawat anak Rosie hingga Rosie kembali sehat dan stabil. Tegar pun tinggal di Bali untuk sementara waktu.

10 Resensi Novel

Page 32


Antologi Resensi Novel Tegar sudah bisa melupakan kejadian enam tahun yang lalu, saat kesempatan untuk bersama Rosie sudah tiada. Kini Tegar bisa kembali bersama Rosie merawat anakanak Rosie. Tegar merawat mereka dengan tulus sebagai sahabat, dia sudah tidak mengharapkan Rosie lagi karena janjinya

di

Jakarta

bersama

Sekar.

Namun

seiring

berjalannya waktu, perasaan itu kembali muncul. Membuat Tegar bingung dengan perasaannya. Dua tahun kemudian Rosie sembuh dari sakitnya dan kembali ke rumah bersama anak-anaknya. Mengingat Sekar yang masih menunggu, Tegar memutuskan kembali ke Jakarta.

Sekar diceritakan sebagai yang kuat karena

telah bertahan menunggu kepulangan Tegar yang tidak pasti. Penantian lamanya terbayar ketika Tegar menikahi Sekar. Hari pernikahan Tegar dan Sekar, Rosie mengajak anak-anaknya hadir dalam acara pernikahan. Momen paling mengejutkan ialah saat Tegar dan Sekar berjalan berdua sebagai pengantin, anak bungsu Rosie bernama Lili, berkata pada Tegar, “Paman, Lili akan menjadi apa saja yang paman inginkan. Lili akan menuruti semua yang

10 Resensi Novel

Page 33


Antologi Resensi Novel paman katakan. Lili akan bicara apa saja yang paman inginkan. Asal, asal, paman jangan pergi. Paman jangan pergi.” Ucapnya sambil memegang tangan Tegar yang saat itu sedang menggandeng Sekar, calon istrinya. Kemudian si kecil Lili melanjutkan kata-katanya, “Lili tidak ingin memanggil paman dengan sebutan paman seperti Kak Jasmine. Lili tidak ingin memanggil uncle seperti Kak Sakura. Lili tidak ingin memanggil Om seperti Kak Anggrek. Lili ingin memanggil paman dengan... Lili ingin memanggil paman dengan sebutan Papa. Papa Tegar.” Tegar sempurna meneteskan air matanya, dan saat itu pula Tegar mengerti arti sebuah kesempatan. Kesempatan itu datang kembali dengan keputusan Sekar. Rosie menggendong paksa anaknya untuk berusaha menjauh. Namun Sekar mengejarnya dan mengatakan “Dua puluh tahun

kelak, aku pasti menyesali telah

melakukan ini, Tegar. Tapi, dua puluh tahun kelak juga, aku pasti lebih menyesalinya jika tidak melakukannya.” Sekar menangis dan melanjutkan kata-katanya lagi “ Menikahlah dengan Rosie, Tegar. Menikahlah. Pagi ini aku paham, Aku

10 Resensi Novel

Page 34


Antologi Resensi Novel mengerti, kalian ditakdirkan bersama sejak kecil. Aku sungguh akan belajar bahagia menerimanya, dan itu akan lebih mudah dengan pemahaman baru. Aku akan baik-baik saja. Menikahlah.” Buku “Sunset & Rosie” memiliki keunggulan berupa cerita yang sulit ditebak sehingga membuat pembaca ingin melanjutkan

membaca

tanpa

berhenti.

Gaya

pengungkapannya sangat menarik dengan bahasa mudah dipahami. Buku ini juga memberi banyak pelajaran kehidupan, tentang sikap yang harus dihadapi pada beberapa

situasi

genting,

dan

mengajarkan

cara

menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Seakan-akan masalah besar bisa disederhanakan ketika sampai di ujung cerita. Selain memiliki keunggulan, buku “Sunset & Rosie” juga memiliki kelemahan. Kelemahan tersebut ialah masih ada lembar kosong setelah penulisan judul. Seharusnya semua lembar kosong bisa diisi dengan tulisan, agar tidak terbuang sia-sia. Selanjutnya, tidak ada profil penulis di

10 Resensi Novel

Page 35


Antologi Resensi Novel akhir buku. Kejadian ini menyulitkan pembaca yang ingin mengetahui identitas penulis novel. Buku ini sangat cocok untuk remaja yang ingin mempelajari makna kesempatan, penasaran pada banyak hal yang belum terjawab. Sehingga anggapan bahwa kesempatan hanya datang sekali saja bisa diubah dengan kesempatan akan datang lagi. Selain untuk remaja juga cocok untuk para orang tua. Dalam buku ini, tokoh Tegar yang selalu memberi nasihat kepada anak-anak Rosie dan secara tidak langsung juga memberi nasihat pada pembacanya.

10 Resensi Novel

Page 36


Antologi Resensi Novel Judul Penulis Penerbit Tahun Tebal Bahasa Sampul Resensator

: Negeri 5 Menara : Ahmad Fuadi : PT Gramedia Pustaka Utama : 2009 : 425 halaman : Indonesia : Latar putih, coklat,hitam : M. Hamdan Yuwafi Mantra Man Jadda Wajada

Buku ini ditulis oleh Ahmad Fuadi, seorang sarjana Hubungan Internasional, UNPAD. Fuadi kelahiran Maninjau, tahun 1972. Seorang santri lulusan Pondok Modern Gontor. Setelah lulus kuliah menjadi wartawan majalah Tempo. Tak cukup sampai di situ, dia pun melanjutkan beasiswa fulbright untuk kuliah S2 di School of Media and Public Affairs, George Washington University, USA. Fuadi selalu bersemangat

melanjutkan

sekolah

dengan

mencari

beasiswa. Sampai sekarang, Fuadi telah mendapatkan delapan beasiswa kuliah di luar negeri. Dia telah mendapat kesempatan tinggal dan belajar di Kanada, Amerika Serikat, dan Inggris. 10 Resensi Novel

Page 37


Antologi Resensi Novel Hobinya terhadap fotografi menjadikkannya pernah menjabat

sebagai

Direktur

komunikasi

The

Natural

Conservancy, sebuah NGO konservasi internasional. Kini Fuadi sibuk menulis, jadi pembicara dan motivator, mulai menggarap film layar lebar Negeri 5 Menara, serta membangun yayasan sosial membantu pendidikan tingkat menengah ke bawah. Novelnya berjudul Negeri 5 Menara mendapatkan beberapa penghargaan, antara lain nominasi Khatulistiwa Award 2010 dan penulis buku fiksi terfavorit 2010 versi Anugerah Pembaca Indonesia. Novel ini merupakan karya pertamanya yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama. Novel Negeri 5 Menara karya Fuadi berisi tentang perjalanan seorang lelaki menyelami dunia pendidikan. Bercerita proses mewujudkan mimpi-mimpi indah yang diikuti perjuangan dan kerja keras, hubungan sesama teman-teman, beradaptasi di pondok pesantren, serta gambaran kehidupan di negeri asing di belahan dunia.

10 Resensi Novel

Page 38


Antologi Resensi Novel Semua ceritanya dikemas menggunakan kalimat berkiasan indah dan menarik. Ahmad Fuadi secara gamblang menggambarkan perjalanan dan pengalaman kehidupannya merantau di tempat asing demi mengenyam dunia pendidikan. Dalam ceritanya kehidupan pengarang penuh dengan perjuangan. Banyak hambatan yang menghadang dan semua teratasi berkat semangat juang dan penyesuaian diri secara bertahap. Bagian awal

buku ini dibuka dengan

kisah

perjuangan seorang anak yang memutuskan masuk di sekolah yang sejak awal diimpikan. Namun, perjuangannya diurungkan oleh kedua orang tuanya karena berbeda pendapat. Orang tuanya ingin agar anaknya mengenyam pendidikan agama sebagai bekali hidup dan memintanya menjadi seorang pemimpin daerahnya. Hal ini membuatnya harus mengurungkan niatnya dan patuh atas permintaan kedua orang tua untuk melanjutkan di Pondok Pesantren,. Dialog yang dituliskan di novel, perjalanan Alif bersama kawan-kawannya mencerminkan kehidupan di pesantren

10 Resensi Novel

Page 39


Antologi Resensi Novel tak seperti kata khalayak, bahwa dunia pesantren terkenal dengan pendidikan yang keras. Selanjutnya, menceritakan tentang kehidupannya menjadi santri di pondok pesantren Madani . Penyesuaian diri terhadap tempat baru dan teman baru membuat dia bangkit

dari

niatnya

yang

tidak

mau

mengenyam

kehidupan di pondok pesantren. Niatnya kembali tertata saat Ustaz Salman mengucapkan mantra ajaib berbahasa arab Man Jadda Wajada bermakna tegas, barang siapa yang bersungguh sungguh niscaya ia akan berhasil. Mantra itulah yang membuat Afif semangat mengejar cita-citanya bersama kawan seperjuangan yakni Said dari Surabaya, Dulmajid dari Sumenep, Atang dari Bandung, dan Baso dari Gowa. Kegiatan padat yang mereka jalani dengan penuh keikhlasan dan kesabaran akhirnya membuahkan hasil yang diimpikan oleh Alif bersama kawan-kawannya. Keunggulan yang terkandung dalam buku ini antara lain ialah penggunaan judul sampul yang menarik sehingga membuat pembaca penuh pertanyaan. Setiap ceritanya diawali dengan judul menarik sehingga menimbulkan rasa

10 Resensi Novel

Page 40


Antologi Resensi Novel penasaran bagi pembacanya,. Cerita yang ditulis oleh Achmad Fuadi sangat menginspirasi banyak orang karena berdasarkan

pengalaman

hidup

penulis.

Kehidupan

mencari ilmu di negeri asing dengan merantau sangat memotivasi. Terakhir, kalimat

yang digunakan mudah

dipahami oleh para pembaca. Akan tetapi, novel karya Fuadi juga terdapat kekurangan, misal gambar sampul pada buku kurang menarik serta beberapa istilah bahasa asing yang harus diberi penjelasan agar para pembaca mudah memahami. Selain itu, buku yang cukup tebal akan lebih baik jika memerhatikan proses penjilidan supaya tidak mudah terlepas. Dari cerita yang telah dipaparkan, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa buku ini sangat cocok di kalangan para penuntut ilmu karena berisi tentang kehidupan pendidikan, sehingga menjadi salah satu sumber motivasi para pelajar. Tak hanya itu, novel ini juga menyadarkan tentang semakin besar usaha seseorang untuk mendapatkan keinginannya maka semakin besar pula

10 Resensi Novel

Page 41


Antologi Resensi Novel kebutuhan

meningkatkan

keikhlasan,

ketabahan,

dan

kesabaran. Tak lupa, pun menasihati untuk tidak mudah putus asa dan tidak meremehkan impian walau setinggi apapun. Sungguh Tuhan Maha melihat dan mendengarkan hamba-Nya yang mau berdoa kepada-Nya. Keberadaan novel ini menuai harapan semoga para pembaca sadar dan bangkit bahwa terkadang yang manusia rencanakan tidak lebih baik dari rencana Tuhan. Berusahalah terus mengejar tujuan niscaya akan tercapai. Seperti mantra yang disebutkan di dalam novel Man jadda wajada yang artinya “barang siapa yang bersungguhsungguh niscya ia akan berhasil.“ Alif

telah

membuktikan

bahwa

keinginannya

menjadi seorang modern tercapai meski lama tinggal di kehidupan pondok pesantren. Alif berhasil mandapatkan cita-citanya, menghirup udara di Negeri Paman Syam, yaitu Amerika Serikat.

10 Resensi Novel

Page 42


Antologi Resensi Novel Judul Penulis Penerbit

: Just be Mine : Pit Sansi : PT. Bentang Pustaka Tahun : 2017 Tebal : x + 358 Bahasa : Indonesia Sampul : latar putih, merah, dan biru Resensator : Muhammad Iqbal Kenapa juga Aku harus Suka Kamu

Novel ini ditulis oleh Pit Sansi, seorang perempuan lulusan Desain Grafis yang lahir pada 10 Desember. Perempuan ini, merasa menemukan jati dirinya setiap kali menulis. Berawal dari angan-angan sederhana agar suatu saat tulisan-tulisannya dapat dinikmati banyak orang hingga berupaya menjadi penulis produktif. Ia tidak pernah berhenti utamanya

bermimpi. sebagai

Selain

sibuk

karyawati

dengan

kantoran,

pekerjaan ia

selalu

menyempatkan menulis pada malam hari. Karya-karya Pit Sansi yang lain berupa novel bisa didapatkan di Google Play Book, dengan judul Surat Cinta Tanpa Nama, KJDA (Kita

10 Resensi Novel

Page 43


Antologi Resensi Novel Jalani Dulu Aja), dan Diam-Diam Suka. Novel Just be Mine merupakan novel cetakan pertama yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Bagian pembuka dari novel ini dimulai dengan kisah Rakha Arian, seorang idola remaja yang namanya tengah naik daun di dunia hiburan, baru pindah dari sekolah lamanya. Diceritakan Rakha mencari alasan penyebab kepindahannya ke sekolah itu. Saa merasa terdesak oleh kerumunan orang dan wartawan yang terus menyodorkan pertanyaan, akhirnya Rakha tanpa pikir panjang keluar dari kerumunan dan merangkul bahu seorang wanita. Tiba-tiba Rakha memperkenalkan Adela yang tengah dirangkulnya dan menyatakan bahwa Adela merupakan tunangannya. Itulah yang dijadikan alasan atas kepindahan Rakha. Di luar dugaan, Adela yang dirayu oleh Rakha menolak

mentah-mentah

pengakuannya

di

hadapan

banyak orang dan wartawan. Timbullah permasalahan yang menimpa

Rakha

karena

dianggap

mencari

sensasi.

Akhirnya, berbagai kontrak iklan dan film dibatalkan akibat sakandal tersebut. Manager sekaligus Omnya sendiri

10 Resensi Novel

Page 44


Antologi Resensi Novel meminta Rakha membujuk Adela agar mau berbicara dan mengklarifikasi kepada media mengenai rumor mereka sehingga nama Rakha kembali bersih. Rakha berusaha keras meminta Adela agar bersedia mengonfirmasi rumor tersebut di hadapan media. Akan tetapi, Adela selalu menolaknya. Di sisi lain dengan polos Adela tak mengenali Rakha yang merupakan idola remaja. ArLov, sebutan para fans Rakha, saja Adela tidak mengetahuinya. Selanjutnya pada bagian II dan III, diceritakan Adela banyak mengalami nasib sial setelah kejadian yang dianggapnya memalukan. Dibenci oleh para ArLov menjadi hal utama yang harus ia hadapi. Begitu pula dengan anak diidknya yang tidak mau Adela kembali menjadi guru private-nya karena membencinya. Selain itu, diceritakan pula Adela mencoba terus mengirimi pesan singkat pada kekasihnya yang sudah lama tak kunjung membalas pesannya meski hanya mengabari suatu hal padanya. Pada bagian ini juga dijelaskan Rakha selalu gagal mengajak bicara Adela hingga Rakha mendapatkan kawan baru yang mengaku dapat membantu dan memberi banyak solusi

10 Resensi Novel

Page 45


Antologi Resensi Novel atas permasalahannya. Rakha bertekad membuat Adela jatuh cinta padanya lalu mencampakkannya di hadapan media untuk membalas hal memalukan yang dialami Rakha saat pertemuan pertama Pada bagian IV dan V berkisah tentang Adela mendapatkan kembali pekerjaannya sebagai guru les yang disarankan oleh Kak Dian. Calon muridnya merupakan anak orang kaya. Tanpa disangka ketika Adela bertemu calon anak didiknya, ternyata si calon anak didik mengenalinya karena sering muncul di infotainment. Keterkejutannya bertambah ketika nama Rakha disebutkan di dalam rumah dan menghampiri kamar Raya, tempat les berlangsung. Adela baru menyadari bahwa calon anak didiknya yang telah menjadi anak didiknya merupakan adik dari Lakilaki yang telah membuatnya mengalami kesialan bertubitubi. Selanjutnya diceritakan Adela yang kehilangan buku harian berisi quotes dan catatan curhatannya hilang. Saat dia kebingungan, tiba-tiba dentingan ponsel mengalihkan perhatiannya, berharap kekasih LDR telah mengirimkan pesan singkat tetapi ternyata bukan. Terdapat nomor

10 Resensi Novel

Page 46


Antologi Resensi Novel misterius yang masuk mengirimi pesan singkat berisi quotes dirinya, dan ternyata itu Rakha. Buku harian Adela berada di tangan Rakha. Rakha sangat tidak sopan membaca seluruh isi dari buku harian milik Adela. Pada bagian VI dan VII, diceritakan kupon misterius milik Adela hilang sehingga dia harus mencarinya. Adela menganggap kupon kertas itu sangat penting baginya. Kapanpun

dan

dimanapun

Adela

berada

pasti

menyempatkan waktu mencari kupon tersebut. Pada bagian ini juga diceritakan kejadian buruk yang selalu menghampiri dirinya, seperti tas basah akibat jus tomat yang menumpahi tasnya dan terjebak di bawah kasur Rakha ketika mencari kupon. Selanjutnya, Adela mengingat ulang kejadiankejadian menegangkan yang terus menimpanya dan berpikir kapan semua hal buruk yang menimpanya akan berakkhir. Di sini juga diceritakan bahwa Rakha kesal lalu melabrak

Adela

karena

telah

membagikan

nomor

ponselnya pada orang lain. Permasalahan nomor ponsel berlanjut ketika Adela ingin mendapatkan pekerjaannya

10 Resensi Novel

Page 47


Antologi Resensi Novel kembali sebagai guru les di rumah Tante Nita. Anaknya yang bernama Imel merajuk dan tak ingin bertemu dengan Adel karena kesalahpahaman antara Imel dan Rakha. Rakha membela Adela yang hendak ditampar oleh Kintan. Hal itu disebabkan Kintan menuduh Adela mencuri hadiah tote bag miliknya yang telah diberikan untuk Rakha. Rakha yang sebelumnya ingin membuat Adela Jatuh cinta padanya ternyata berbalik. Justru Rakha lah yang justru mengalami perasaan aneh terhadap Adela. Seperti, menyimpan perasaan suka dan lebih penasaran pada Adela. Pada bagian VIII, IX dan X, diceritakan Adela bersiap menghadiri acara reuni OSIS. Selain itu diceritakan Adela kembali terkejut dan tidak menyangka karena laki-laki yang selama ini dinanti kini tengah hadir di hadapannya. Saat acara reuni OSIS, Adela hadir sangat cantik dengan dress hitam yang dikenakan. Membuat orang-orang yang hadir di acara tersebut terpana akan penampilan Adela. Di luar dugaan, Adela yang berniat memeluk pinggang Kevan malah memeluk pinggang Rakha sehingga menyebabkan suasana riuh dan banyak ponsel diarahkan pada Adela.

10 Resensi Novel

Page 48


Antologi Resensi Novel Sejak kejadian tersebut Adela maupun Rakha menjadi serba salah dan sangat terganggu apabila kejadian itu terputar di otak masing-masing. Pada sat yang bersamaan, muncul tokoh Kevan yang dulu menjadikan Adela sebagai kekasih hanya untuk membuatnya tenang. Karena kepolosannya itu ternyata kini berubah 100% menjadi rasa yang belum pernah dirasakannya. Kemudian pada bagian XI, XII, dan XIII menceritakan mengenai persaingan mendapatkan hati seorang Adela antara Rakha dan Kevan. Kedua laki-laki tersebut baru menyadari bahwa betapa cantik dan manisnya Adela. Rakha berusaha keras untuk menjauhkan Adela dari Kevan. Akhirnya, Rakha membongkar rahasia besar Kevan yang sebenarnya dahulu menjadikan Adela sebagai kekasihnya bukan karena perasaan cinta melainkan karena alasan lain. Sehingga Adela mengalami patah hati yang sangat mendalam sekaligus membingungkan atas sesuatu yang selama ini telah terjadi. Pada bagian XIV dan XV, diceritakan bahwa Adela untuk sementara waktu tidak menginginkan ada seseorang

10 Resensi Novel

Page 49


Antologi Resensi Novel yang mengisi hati dan perasaannya karena takut kejadian sama seperti patah hati kembali membuat pusing kepala dan sakit hati. Adela dibuat dilema oleh Kevan yang masih terus mengirimi pesan singkat lewat ponselnya. Selain itu, keadaan perasaan Adela yang hancur dan sakit. Ditambah Rakha

yang

menyebalkan

Adela

anggap

sebagai

terus

mendekatinya

dan

orang

paling

memberikan

perhatian lebih sehingga membuat ketidaknyamanan pada diri Adela. Diceritakan juga Leo yang merupakan adik dari Adela mendapat kiriman sekotak penuh mainan bagus. Entah siapa yang mengirimnya. Selanjutnya

pada

bagian

XVI

sampai

XXI,

diceritakan kejutan besar bagi Adela karena melihat dua parubaya sedang menemui Leo berniat memberikan mainan. Setelah ditelusuri ternyata dua parubaya itu tak lain merupakan tante dan om Adela. Mereka berdua berniat mengadopsi Leo menjadi anaknya. Akan tetapi, Adela yang terlanjur menganggap Leo sebagai harta paling berharga dalam hidupnya tidak ingin itu terjadi. Adela ingin Leo tetap tinggal bersamanya. Belum lagi pendidikan Adela yang

10 Resensi Novel

Page 50


Antologi Resensi Novel terancam drop out karena penurunan prestasi. Semua permasalahan yang kini memenuhi kepalanya benar-benar membuatnya stress. Sementara itu, Kevan masih saja terus mengirimi pesan setiap malam kepada Adel. Leo diajak menginap di rumah Tante Ratna untuk beberapa hari sehingga membuat Adela tinggal sendiri dan terpaut jarak dengan adik yang paling disayanginya itu. Saat selesai ujian, Adela langsung menghadap Bu Sri. Ini merupakan penentuan Adela bisa tetap melanjutkan pendidikannya di sekolah atau tidak. Wanita parubaya itu mengatakan bahwa Adela termasuk orang paling beruntung karena mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan di London selama lima tahun

dan

meminta

Adela

segera

mempersiapkan

kepergiannya. Tidak hanya itu, pada bagian ini Rakha selalu berusaha menyatakan perasaannya pada Adela tetapi selalu gagal. Pada bagian XXII sampai XXVI menceritakan tentang momen paling spesial. Rakha mengajak Adel untuk berkencan. Rakha mulai berani mengutarakan perasaannya

10 Resensi Novel

Page 51


Antologi Resensi Novel namun Adela tidak segera memberikan jawaban. Adela pun ingin menyampaikan salam perpisahan kepada Rakha karena akan pergi ke London. Akan tetapi, kesibukan Rakha membuat Adela tidak bisa menyampaikan salam perpisahan. Selama di London Adela tak henti-henti berkomunikasi dengan Saras untuk memantau keadaan adiknya. Adela juga tak lupa untuk terus berkomunikasi dengan adiknya melalui video call. Selama di London Adela mendapat kenalan yakni, Mrs. Anna yang sangat baik memberikan pekerjaan Adela untuk mendesain pakaian. Di bagian ini juga dijabarkan peristiwa yang menguak asal-asul beassiswa yang selama ini dicurigai Saras dan Adela. Ternyata pemberian beasiswa bukan beasiswa sebenarnya

melainkan

rekayasa

Tantenya.

Tantenya

sengaja diam-diam membiayai sekolah Adela untuk menjauhkan Leo darinya. Sehingga rencana tantenya dalam mengadopsi Leo menjadi anaknya dapat berjalan mulus. Tak pikir panjang Adel bersegera mengemasi barangnya

10 Resensi Novel

Page 52


Antologi Resensi Novel dan pulang ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan menengah atasnya di London. Adel kembali pulang ke Indonesia dan membawa pulang Leo bersamanya. Adel juga tak perlu pusing mencari pekerjaan karena Mrs. Anna kembali menyuruhnya untuk bekerja dengannya di salah satu cabang Jakarta. Pertemuan antara Rakha dengan Adele di lokasi syuting pun berlangsung sangat romantis. Adela yang kala itu belum

memberikan

jawaban

akhirnya

memberikan

jawaban. Adel menerima Rakha sebagai kekasihnya. Setelah itu Rakha menantang Adela agar bisa membuatnya baper. Buku ini memiliki banyak keunggulan di antaranya, penggunaan dipahami

dan oleh

menggambarkan

penyusunan kalangan kejadian

kalimat remaja

yang

kerap

yang

mudah

serta

cerita

terjadi

pada

kehidupan nyata dalam hal perjuangan merebut dan mendapatkan hati seorang perempuan. Terlebih setiap bagian terdapat quotes menarik menggambarkan cerita yang akan terjadi dalam novel. Di dalam kisah terdapat unsur yang dapat membuat pembaca kesal, gemas,

10 Resensi Novel

Page 53


Antologi Resensi Novel membuat perasaan tidak karuan, dan tersenyum sendiri. Di dalam buku ini juga terdapat testimoni para pembaca novel Just be Mine di Wattpad,

membuat pembaca semakin

bersemangat sekaligus menimbulkan rasa penasaran atas pendapat-pendapat yang dikemukakan mengenai novel tersebut. Di samping memiliki banyak keunggulan, buku ini masih memiliki beberapa kekurangan. Misal, profil penulis yang dicantumkan tidak terlalu lengkap, pemberian sub judul pada setiap bagian menggunakan bahasa Inggris sehingga kurang bisa dipahami bagi orang awam. Untuk buku setebal ini, penjilidan yang digunakan kurang memadai sehingga penjilidannya mudah lepas dan terpisah, kertas yang digunakan pun kurang bagus. Buku ini disarankan untuk para pembaca yang sudah menginjak masa remaja. Sangat tidak elok apabila ditujukan dan dibaca oleh anak-anak sebab novel menceritakan masalah percintaan. Di dalam cerita novel tersebut juga terkandung nasihat untuk jangan terlalu berharap lebih pada seseorang yang jauh dari kita terlebih

10 Resensi Novel

Page 54


Antologi Resensi Novel tidak pernah memberitahukan kabar dan usaha maksimal tak akan mengkhianati hasil. Di dalam novel ini juga mengajarkan kita untuk terus bersabar menanti seseorang yang kita cinta. Novel ini diharapkan bisa menjadi hiburan bagi pembaca dan segala hal positif dapat diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari.

10 Resensi Novel

Page 55


Antologi Resensi Novel Judul

: Bidadari Bermata Bening Penulis : Habiburrahman El Shirazy Penerbit : Republika Penerbit Tahun : 2017 Tebal : iv + 337 hal Bahasa : Indonesia Sampul : Latar merah muda dengan gambar mawar putih Resensator : Imam Muslim Rifa’i Penjuangan Meraih Cinta dan Cita-Cita

Novel berjudul Bidadari Bermata Bening merupakan karya terbaru dari

Habiburrahman El Shirazy atau Kang

Abik (sapaan akrabnya) tahun 2017. Sastrawan dan cendekiawan Indonesia yang bereputasi internasional ini telah memiliki beberapa karya baik dalam bentuk novel. Ia merupakan sastrawan Asia Tenggara pertama yang meraih penghargaan dari The Istanbul Foundation for Science and Culture, Turki. Selain itu, sastrawan yang juga berprofesi sebagai da’i lulusan Al Azhar University Cairo ini telah

10 Resensi Novel

Page 56


Antologi Resensi Novel mendapat berbagai macam penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya, Penghargaan Sastra Nusantara tingkat Asia Tenggara, PARAMADINA AWARD 2009, Anugerah Tokoh Persuratan dan Kesenian Islam Nusantara dari Ketua Menteri Negeri Sabah, Malaysia, serta Tokoh Perubahan Indonesia dari Harian Republika. Pada Tahun 2008, Insani UNDIP mentahbiskan penulis Ayat Ayat Cinta ini sebagai novelis nomor satu di Indonesia. Novel ini menceritakan tentang kehidupan seorang santriwati cerdas bernama Ayna Mardeya yang menjadi khadimah (pembantu) Bu Nyai di pesantrennya. Ayna seorang yatim piatu yang meraih nilai UN tertinggi se-Jawa Tengah dan masuk sepuluh besar se-Indonesia. Hal itu menjadikan Ayna menorehkan tinta emas dalam sejarah pesantrennya. Saat wisuda, banyak yang memberikan apresiasi dari para instansi pemerintah. Sayangnya karena tidak memiliki biaya untuk melanjutkan kuliah, Ayna memilih untuk tetap tinggal di pesantren membantu Bu Nyai Fauziah. Ayna sempat dilamar oleh Kyai Yusuf, saudara dari Bu Nyai yang sedang

10 Resensi Novel

Page 57


Antologi Resensi Novel menduda. Ayna ingin menerima pinangan itu tetapi saat Ayna pulang untuk meminta izin pada Pakdenya, justru Ayna disuruh untuk menolak karena Pakdenya sudah mendapatkan calon suami untuk Ayna. Akhirnya Kyai Yusuf menikah dengan wanita lain. Saat Gus Afif (Putra Bu Nyai Fauziah) mengantarkan undangan pernikahan Kyai Yusuf untuk Ayna, Gus Afif juga melamar Ayna secara langsung, akan tetapi Ayna tidak bisa menerimanya begitu saja karena ia juga sadar diri. Gus Afif sudah meyakinkan dengan berbagai macam alasan, akan tetapi Ayna tetap pada pendiriannya dan meminta agar Bu Nyai dan Pak Kyai yang datang untuk meminangnya. Gus Afif akhirnya pulang dan janji akan segera datang bersama orang tuanya untuk meminang Ayna. Setelah beberapa minggu, Gus Afif tidak kunjung datang sehingga berlangsunglah perjodohan Ayna yang diatur Pakdenya. Sayangnya, lelaki yang akan menjadi suami Ayna bukanlah lelaki baik, bahkan untuk membaca Al Quran pun sangat buruk. Ayna pun memberi syarat kepada calon

10 Resensi Novel

Page 58


Antologi Resensi Novel suami, yaitu untuk tidak menyentuhnya hingga sang suami lancar membaca Al Quran, hafal juz Amma dan surat Yasin. Setelah pernikahan berlangsung, banyak media yang meliputnya. Saat Gus Afif sedang duduk memaca koran, ia melihat berita pernikahan Ayna beserta foto pernikahannya. Seketika Gus Afif pingsan dan langsung dibawa ke Rumah Sakit,

sebelumnya

Gus

Afif

memang

telah

sering

mengurung diri dan jarang makan karena mengetahui Ayna akan menikah dengan orang lain. Setelah

beberapa

hari

menikah,

Ayna

telah

mengetahui semua bisnis suaminya yang haram kecuali satu, yaitu menjual beras di pasar. Ayna mengambil alih warung beras itu untuk dijadikan sumber penghasilan karena Ayna tidak mau dinafkahi dengan uang haram. Setelah satu tahun berumah tangga, suami Ayna terjerat kasus korupsi sehingga harus mengamankan diri dengan pergi ke luar negeri. Pada saat yang sama, Ayna juga mendapat kabar dari temannya yang menjadi khadimah di pesantren bahwa Gus Afif sekarat dan sedang berada di Rumah Sakit. Seketika itu juga Ayna langsung

10 Resensi Novel

Page 59


Antologi Resensi Novel menuju Rumah Sakit. Kedatangan Ayna di Rumah Sakit disambut oleh pelukan Bu Nyai dan Ayna langsung melihat kondisi Gus Afif yang sangat memprihatinkan. Ayna lalu mengungkapkan perasaan dan isi hatinya dengan berbisik di telinga Gus Afif yang sedang sekarat. Kata-kata Ayna yang diungkapkan dari lubuk hati paling dalam mampu menembus alam bawah sadar Gus Afif. Setelah itu Ayna meminta Gus Afif untuk beristighfar dan menyebut nama Allah dan Gus Afif dapat mengikutinya. Setelah Gus Afif sembuh, Ayna kembali pulang. Ayna mendapat panggilan dari mertuanya dan sore itu Ayna pergi menemui mertuanya. Mertuanya menjelaskan bahwa ingin bekerja sama dengan seorang penegak hukum untuk melicinkan kasus korupsinya. Mertuanya ingin Ayna cerai dari suaminya dan menikah dengan pegak hukum itu karena menurut informan, sang penegak hukum tertarik pada Ayna. Ayna menyetujuinya, tetapi setelah surat cerai sudah di tangan Ayna, ia langsung melarikan diri ke Bandung untuk menghindar dari si penegak hukum.

10 Resensi Novel

Page 60


Antologi Resensi Novel Gus Afif telah sembuh seperti sedia kala dan ia ingin pergi untuk menenangkan dirinya seperti yang dilakukan Imam Syibli. Gus Afif pergi meninggalkan selembar surat di atas kasurnya yang berpesan untuk tidak dicari dan nanti akan kembali setelah waktunya. Setelah berhasil kabur tanpa meninggalkan jejak, Ayna hidup di Bandung bersama sorang gadis yang ia temui saat di terminal. Tetapi itu hanya satu minggu dan Ayna pindah ke Bogor. Saat berkeliling di sebuah mall, Ayna melihat pencopet yang berhasil mengambil dompet dari tas seorang ibu. Ayna langsung menghentikan langkan pencopet dan menangkapnya. Sebagai rasa terima kasih, Ayna diberikan kartu nama dari Ibu Rosidah yang menjadi korban pencopetan. Esok harinya Ayna mengunjungi rumah Bu Rosidah dan menanyakan pekerjaan. Ayna diterima di perusahaan Bu Rosidah menjadi bawahan. Seiring berjalannya waktu, Ayna semakin akrab dengan Bu Rosidah dan diminta untuk tinggal karena anakanaknya sudah berkeluarga semua. Ayna menyanggupi dan diangkat menjadi anak oleh Bu Rosidah. Beliau sangat baik

10 Resensi Novel

Page 61


Antologi Resensi Novel terhadap Ayna, dan hanya beberapa bulan bersama Bu Rosidah, Ayna bisa mendirikan sebuah perusahaan roti. Pada suatu hari di bulan Ramadhan, Ayna mendapat kabar dari staffnya bahwa ada penjaja roti keliling miliknya yang masuk koran karena mengisi waktu luang dengan bertadarus di pinggir trotoar. Sayangnya ia menggunakan masker sehingga tidak terlihat wajahnya. Minggu terakhir bulan Ramadhan Ayna mendapat kabar dari temannya yang menjadi khadimah bahwa Bu Nyai sakit dan dirawat di Rumah Sakit. Saat itu juga Ayna menuju Rumah Sakit yang berada di Jogja. Ia menemui Bu Nyainya dan langsung memeluknya seperti seorang anak yang telah lama tidak berjumpa dangan ibunya. Bu Nyai menanyakan kabar Ayna dan perjalanan hidupnya selama di Bogor hingga menjadi wanita sukses. Bu Nyai juga menanyakan tetang foto pemuda penjual roti keliling milik Ayna yang membaca Al Quran di pingggiran trotoar. Ternyata berita itu sampai pada Bu Nyai dan beliau meyakini bahwa pemuda itu Gus Afif. Ayna diperintahkan Bu Nyai untuk memastikan lelaki itu Gus Afif

10 Resensi Novel

Page 62


Antologi Resensi Novel atau bukan. Ayna menyuruh staffnya untuk memastikan dan ternyata dugaan Bu Nyai benar. Bu Nyai memerintahkan putra sulungnya untuk menjemput Gus Afif. Esok harinya Gus Afif tiba di rumah sakit disambut dengan pelukan dan tangisan rindu seorang ibu pada anaknya. Gus Afif juga meminta maaf kepada ibunya jika kepergiannya membuat sang ibu sedih hingga sakit dan dirawat di rumah sakit. Gus Afif juga bertemu dengan Ayna yang sedang menjaga Bu Nyai. Bu Nyai meminta agar Afif dan Ayna melangsungkan akad nikah malam itu, tetapi Ayna menolak. Ayna ingin akad nikahnya dilaksanakan di masjid pesantren. Akad nikah dilaksanakan pada tanggal 7 Syawal. Banyak teman pesantren seangkatan Ayna yang hadir pada acara akad nikah itu. Acara diadakan dengan mengundang ratusan kerabat dan para santri. Hari yang dinantikan Ayna telah tiba. Setelah menikah, Ayna dan Gus Afif melanjutkan studinya di The University of Jordan, Amman. Selain kuliah, Ayna juga berhasil menemukan saudaranya seayah beda

10 Resensi Novel

Page 63


Antologi Resensi Novel ibu. Ibu Ayna dulu seorang TKW yang menikah dengan majikannya karena istri majikannya wafat dan meninggalkan anak balita yang membutuhkan ibu. Ayna juga telah berbadan dua setelah dua tahun menikah dengan Gus Afif. Kelebihan dari novel Bidadari Bermata Bening yaitu isi ceritanya yang membangun jiwa, membawa kisah romantis

dan

perjuangan

menggapai

cita-cita.

Menceritakan indahnya kehidupan podok pesantren yang menginspirasi pemuda untuk menuntut ilmu di pesantren. Nilai-nilai positif yang dimasukkan dalam cerita sangat menyentuh. Selain

kelebihan,

novel

ini

juga

memiliki

kekurangan, di antaranya yaitu, penggunaan kata-kata asing yang hanya dimengerti oleh anak pesantren saja. Ada adegan kekerasan yang dilakukan oleh pemeran utama, padahal ia seorang perempuan. Kualitas buku juga tidak terlalu baik, lem antara sampul dan isinya mudah lepas. Kesimpulanya novel ini baik untuk dibaca bagi para remaja. Untuk bisa menyadarkan bagaimana cinta suci harus dijaga. Selain itu juga mengajarkan untuk bersabar

10 Resensi Novel

Page 64


Antologi Resensi Novel dan selalu berusaha dalam menghadapi permasalahan hidup. Kesunguhan dalam menggapai cita-cita yang ada dalam novel ini juga bisa menjadi contoh untuk para pembaca. Nilai-nilai positif yang terdapat pada isi novel cerita ini diharapkan menjadi motivasi bagi para pembaca.

Judul Buku

: Pulang

10 Resensi Novel

Page 65


Antologi Resensi Novel Pengarang Penerbit Tahun Tebal Bahasa Sampul

Resensator

: Tere-Liye : Republika : 2015 : x + 400 halaman : Indonesia : Latar hijau serupa robekan kertas yang mengintip pantai. : M. Afif Maulana Kembali PULANG ke Jalan Tuhan

Novel berjudul “pulang” merupakan hasil karya Tere-liye, seorang penulis kelahiran 21 Mei 1979 di tanah Sumatera.

Tere

Liye

merupakan

lulusan

Universitas

Indonesia fakultas ekonomi. Kiprahnya dalam dunia sastra telah melahirkan beberapa karya seperti novel dan sajak. Saat ini Tere Liye telah menghasilkan 14 karya termasuk novel tersohor, yaitu “Hafalan Surat Deliza”. Meski Tere Liye dapat disebut sebagai penulis paling produktif saat ini, namun biodata aslinya sangat sulit ditemukan. Novel “Pulang” menceritakan seorang yang berjuluk “Babi Hutan”, julukan yang disandangkan sesuai sifatnya yang gesit, trengginas, dan tangguh seperti “babi hutan”.

10 Resensi Novel

Page 66


Antologi Resensi Novel Tokoh babi hutan merupakan keturunan dari seorang “tukang pukul” di sebuah keluarga bisnis pasar gelap, yang kelak

diceritakan

meneruskan

tentang

perjuangan

tokoh

Babi

Hutan

keluarganya.

Novel

akan ini

menceritakan tokoh asal pedesaan, dengan kehidupan sederhana dan ekonomi pas-pasan. Namun jutsru dengan keadaan pedesaan itu, tokoh utama menjadi tangguh. Bagian awal cerita ini menceritakan tokoh utama masa remaja, yang merupakan awal terbentuknya mental berani. Disebutkan dalam novel ini bahwa tokoh utama memiliki semua perasaan di dunia, kecuali rasa takut. Perjuangan tokoh utama digambarkan dengan jelas setiap jengkal langkah kehidupannya, Dimulai pertemuan tokoh utama dengan “Tauke Muda”, ketua dari keluarga bisnis gelap. Sejak bertemu, Tauke mulai menyukai tokoh utama karena keberanianya hingga dia mendapat julukan “babi hutan”. Pada

bagian

pertengahan

perjuangan tokoh utama

cerita,

dijelaskan

ketika mengelola bisnis gelap

ekonomi keluarga dalam suatu dunia shadow economi. Dari

10 Resensi Novel

Page 67


Antologi Resensi Novel permasalahan pribadi tokoh hingga permasalahan dengan bisnis keluarga lain. Pada bagian ini tokoh mengalami permasalahan karena tokoh utama lebih ingin menjadi pekerja kasar dari pada seorang sarjana yang telah dianjurkan oleh ketua keluarga. Namun seiring waktu, tokoh mulai mengerti manfaat setiap perjalanannya. Selanjutnya

diceritakan

tokoh

utama

telah

bermetamorfosis menjadi seorang pebisnis yang gesit dan trengginas Setiap permasalahan dihadapinya dengan tenang dan pikiran cerdas. Bisnis keluarga melejit dengan pesat, menyaingi bisnis keluarga lain hingga kancah internasional. Namun dalam menjalankan bisnis keluarga, tokoh utama mengalami konflik hingga pertempuran dengan bisnis kelluarga luar negeri. Pada bagian akhir cerita, tokoh utama mengalami konflik

klimaks.

Keluarga

tokoh

utama

mengalami

perpecahan karena pengkhianatan dari anggota keluarga. Keadaan keluarga seketika hancur, begitupun keadaan diri tokoh utama kehilangan ketua keluarga yang telah mati. Hati tokoh utama mulai goyah dan bimbang harus kemana.

10 Resensi Novel

Page 68


Antologi Resensi Novel Akhirnya tokoh utama bertemu seseorang yang merupakan saudara dari ibu tokoh utama. Pertemuan tokoh utama dengan seseorang itu membuat keberanian tokoh utama bangkit untuk membangun dan menyusun keluarganya lagi yang semula hancur. Novel ini sangat mengagumkan dengan beberapa kelebihan yang ada. Predikat best seller yang tertempel di sampul novel dapat menambah daya tarik seseorang untuk membaca. Selain itu dari segi bahasa, penyajian cerita pada novel ini runtut dan bahasanya lugas, sehingga pembaca mudah memahami serta tergugah semangat membaca lembar perlembar. Selain keunggulan, novel ini memiliki beberapa kekurangan. Pada bagian sampul, gambar yang disajikan terlihat kurang menarik sama seperti beberapa karya Tere Liye yang lain. Gambar pada sampul kurang mampu menyampaikan cerita di dalam novel. Dari segi cerita, novel ini berisi cerita dengan genre aksi. Kekerasan, pertempuran, dan dunia pasar gelap tersajikan di novel ini, sehingga tidak semua kalangan disarankan membaca buku ini. hanya

10 Resensi Novel

Page 69


Antologi Resensi Novel kalangan tertentu yang dapat mencerna dan menyaring setiap episode riskan dalam novel. Tampaknya penulis menargetkan pembaca usia remaja dan dewasa. Sebab untuk anak-anak kurang baik bagi perkembangan pola piker mereka jika membaca novel ini. Kekurangan lain pada novel ini ialah dari layout, Novel ini tidak mencantumkan biodata penulis yang membuat para pembaca penasaran biodata penulis. Selain itu, pencetakan terlihat kurang berkualitas karena novel ini rapuh dan mudah lepas dari sampul buku. Buku ini mengandung banyak kisah dan pesan kebaikan yang disampaikan dengan menarik, lugas, unik, dan sederhana. Cerita yang terkandung dalam novel ini bergenre aksi namun menarik karena mampu membuat pembaca berimajinasi Dengan

terbitnya

novel

Pulang,

menjadikan

semakin bervariasi karya sastra di Indonesia. Fantasi-fantasi Tere Liye yang menakjubkan ketika ditorehkan dalam karyanya termasuk novel. Dari karya Tere Liye novel “Pulang� ini pembaca dapat mengambil amanat tentang

10 Resensi Novel

Page 70


Antologi Resensi Novel perjalanan hidup yang harus dijalani dengan optimis dan tanpa rasa takut . Lalu ketika kita sudah di puncak perjuangan dan hati mulai lelah, kembalilah untuk “pulang” yang

sebenarnya

yaitu

kembali

mengingat

dan

menyerahkan diri kepada “Lillahi Robbi”.

10 Resensi Novel

Page 71


Antologi Resensi Novel Judul Penulis Penerbit

: 9 Summers 10 Autumns : Iwan Setyawan : PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta Tahun : 2014 Tebal : x + 221 halaman Bahasa : Indonesia dan Inggris Sampul : Latar Putih dan Merah. Resensator : Tomi Wibisono Sudut Jawa Timur yang Berkilau di New York Novel ini ditulis oleh Iwan Setyawan, kelahiran Kota Batu 2 Desember 1974. Ia merupakan lulusan terbaik fakultas MIPA IPB tahun 1997 jurusan Statiska. Ia bekerja selama tiga tahun di Jakarta sebagai data analis di Nielsen dan Danareska Research Institute. Selanjutnya ia merambah karier di New York City selama 10 tahun. Pecinta yoga, sastra, dan seni teater ini meninggalkan NYC pada bulan Juni 2010 dengan posisi terakhir sebagai Direktur, Internal Client Management (ICM) di Nielsen Consumer Reaserch, New York. Novel berjudul “9 Summers 10 Autumns� merupakan novel pertama yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya sebagai anak seorang sopir angkot di Kota Batu.

10 Resensi Novel

Page 72


Antologi Resensi Novel Novel ini menceritakan perjalanan seorang anak sopir angkot dari Kota Batu yang menjadi direktur di New York City. Bercerita tentang perjuangan hidup, ketegaran, ketulusan dalam kesederhanaan. Bahasa yang dituturkan oleh penulis melalui hatinya, lebih dari sekumpulan kata. Bagai sebuah lukisan indah yang tidak semuanya berwarna cerah, bertutur tanpa menggurui, dan menjadi inspirasi bagi pembaca. Iwan

Setyawan

dengan

nyata

menceritakan

kehidupan sosialnya melalui novel ini. Dalam ceritanya, kehidupan pengarang berlatar belakang serba kekurangan, terlebih segi ekonomi. Tampak dari pernyataan ukuran rumah yang begitu kecil tanpa keramik serta kamar tidur, dan dapur yang sempit. Ketika ada tamu yang datang ke rumahnya, dia harus pindah ke dapur, kamar tidur, atau rumah kakek neneknya. Semua itu dia lakukan karena ruang tamu yang kecil. Dia selalu berharap agar tamu yang datang tak berlama-lama singgah di rumahnya karena hanya di ruang tamu itulah dia bisa berkumpul bersama keluarga kecilnya.

10 Resensi Novel

Page 73


Antologi Resensi Novel Pengarang dalam novel ini juga menuliskan cerita yang merekonsiliasi masa lalu dan masa depan, hal ini bisa kita rasakan pada cuplikan penggalan berikut Dengan segala ketekunan, aku lalui masa SMP dengan gemilang. Aku selalu berada di ranking teratas di sekolah. Prestasiku dan kakak-kakakku, menjadikan rumah mungil kami terangkat. Namun mimpiku, memiliki kamar sendiri, masih belum juga tergapai. Aku masih tidur di depan kamar Ibu, di ranjang bambu buata Bapak” . “How are you doing today? It’s pretty cold outside,” sapa Mrs. Lan sambil menghidangkan makanan yang aku pesan. “I’m good,” jawabku dan langsung menyantap makanan vegetarian yang masih hangat itu. (Iwan Setyawan, hal 71-72). Keunggulan novel ini di antaranya, tidak bercerita tentang mimpi tetapi tentang keberanian menembus batas ketakutan. Kisah luar biasa yang diceritakan dengan lugas dan sederhana. Kekuatan pendidikan, perjuangan hidup, dan cinta keluarga yang membawa pengarang di New York

10 Resensi Novel

Page 74


Antologi Resensi Novel City untuk mengejar mimpi kecilnya. Selain itu, bahasa yang disampaikan juga menggunakan bahasa yang indah, namun

tanpa

kesan

bertele-tele.

Novel

ini

juga

menggunakan dua bahasa yang dipadukan, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dengan perpaduan dua bahasa tersebut, membuat tulisan lebih menarik untuk dibaca. Akan tetapi, dengan banyaknya kelebihan bukan berarti novel ini tidak mempunyai kekurangan. Ada beberapa kekurangan yang ada, diantaranya judul novel “9 Summers 10 Autumns� yang menggunakan bahasa inggris, sehingga kurang menarik untuk di baca. Hal ini dikarenakan tidak

semua

orang

memahami

betul

bahasa

inggris.Kemudian daripada itu, banyaknya penggunaan bahasa inggris di dalam cerita juga membuat pembaca harus menyediakan kamus bahasa inggris, kamus ini di gunakan apabila ada kalimat yang tidak di mengerti.Selain itu, sampul bagian depan dan belakang buku novel yang kurang menarik, mulai dari desain cover, warna sampul buku, dan gambar yang belum menampakkan Kota Batu

10 Resensi Novel

Page 75


Antologi Resensi Novel dengan New York. Dari segi alur cerita juga membuat pembaca bingung, karena pengarang menyusun cerita dengan merekonsiliasi masa kecilnya dan masa tuanya. Sehingga pembaca sulit memahami alur cerita secara runtut. Kesimpulan yang bisa di ambil dari cerita Iwan Setyawan di atas telah menjadi bukti nyata tentang efek pendidikan. Tidak peduli dengan latar belakang sosial maupun ekonomi kita, anak miskin atau anak kaya, anak kota atau anak desa semuanya sama. Pendidikanlah yang akan membuat mereka berbeda dalam meraih mimpi dan kesuksesannya. Maka dari itu, dengan adanya novel yang terinspirasi dari kisah nyata seoarang anak angkot ini bisa menjadikan inspirasi bagi kita khususnya dalam pendidikan. Karena Iwan Setyawan telah menjadi bukti nyata bagi kita tentang perjalanannya yang tak pernah berhenti mencari makna kehidupan.

Dia

terus

berjalan

dan

belajar

tentang

perjuangan, jatuh cinta dengan kehidupan, hingga akhirnya menemukan jati dirinya dan menjadi Direktur Internal Client

10 Resensi Novel

Page 76


Antologi Resensi Novel Management (ICM)di Nielsen Consumer Reaserch, New York. Semoga dengan hadirnya novel ini membuat anak bangsa

semangat

untuk

memajukan

pendidikan

di

Indonesia.

10 Resensi Novel

Page 77


Kumpulan Resensi Novel  

Karya mahasiswa Prodi Pend. Bahasa Indonesia, STKIP Al Hikmah Surabaya, Angkatan Pertama 2017

Kumpulan Resensi Novel  

Karya mahasiswa Prodi Pend. Bahasa Indonesia, STKIP Al Hikmah Surabaya, Angkatan Pertama 2017

Advertisement