Page 1

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU S. Ars BACHELOR OF ARCHITECTURE

Personal Information Bekasi, April 6 1995 Male +62 81295700868 riyaanaji@gmail.com

Personal Skills Initiative Creative Leadership Hardwork Teamwork Time Management Communication Analytical Thinking

Language Skills Bahasa English

Connect https:/linkedin.com/in/rianajinp https:/issuu.com/rianajinp

Kp. Pintu Air, RT 06/03 No. 28 Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, 17143

Education 8 Senior High School Bekasi 2010 - 2013

Architecture Department Semarang State University 2013 - 2017 GPA Title Final Project

: 3,47 of 4,00 : Creative Industrial Hub in Bekasi with Contemporary Architectural Approach

Professional Skills Autocad Sketch Up Vray Photoshop

Lumion Corel Draw Microsoft Ofce

Experience Achievement TOP 10 Putera Puteri Kartini 2013 TOP 5 Favorite Putera Puteri kartini 2013 Internship Internship Program at Waga Gallery & Architect Architecture Program to Singapore - Malaysia Field Trip

Organizations instagram.com/rianajinp twitter.com/riyannp Life Motto

“the winner presents the problem as a challenge, the loser faces the problem as a barrier”

2008 - 2009 Treasurer OSIS at Martia Bhakti JHS 2008 - 2009 Head of Extracurricular Paskibra at Martia Bhakti JHS

2010 - 2012 Staff of Extracurricular Paskibra at 8 SHS 2011 - 2012 Head of insightful nationality and love of the homeland division OSIS at 8 SHS 2015 - 2016 Staff of Public Relations Division at Keluarga Mahasiswa Arsitektur UNNES

2015 - Now Bekasi Swim Community 2014 - Now Karang Taruna Kota Bekasi


PORTOFOLIO DESIGN

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU


DAFTAR ISI 01/ VERNAKULAR

(BALI CULTURE CENTER)

02/ HIGH RISE BUILDING

(REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA)

03/ HIGH RISE BUILDING

(REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II)

04/ MIXED USED AREA

( SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK)

05/ FINAL PROJECT

(BEKASI INDUSTRIAL HUB)

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 01


BALI CULTURE CENTER

01/ BALI CULTURE CENTER PROLOG Arsitektur Bali memiliki ciri yang kuat, baik pada lanskap, tata bangunan dan elemen bangunan. Saat ini, Arsitektur Tradisional Bali telah mengalami perubahan siring dengan perkembangan teknologi masyarakatnya. Gaya arsitektur ini kini dikenal dengan sebutan Arsitektur Bali Modern walaupun tidak murni terasuk dalam arsitektur modern. Perkembangan Arsitektur Tradisional Bali ini menjadi Arsitektur Bali Modern tidak serta merta menghapus karakter intinya yang sampai saat ini masih diturunkan antar generasi. Sampai sekarang gaya Arsitektur Bali yang menjadi karakter kuat masyarakat Bali dapat terlihat dengan adanya bangunan bangunan dengan gaya Arsitektur Bali Tradisional maupun yang sudah berkembang menjadi gaya Arsitektur Bali Modern.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 02


BALI CULTURE CENTER

SITEPLAN 6

7

4

8

11

5

10

9

3 2

1. Main Entrance 2. Building 1 3. Connecting Bridge 4. Building 2 5. Pura 6. Amphitheatre 7. Restaurant 8. Warehouse 9. Motorycle Parking 10. Car Parking Owner 11. Car Parking Guest

1

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 03


BALI CULTURE CENTER

FACADE

FRONT FACADE

LEFT FACADE

BACK FACADE

RIGHT FACADE RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 04


BALI CULTURE CENTER

INTERIOR

GALLERY

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 05


BALI CULTURE CENTER

EXTERIOR VIEW BY EYE BIRD

FRONT SIDE

SIGNATURE

CONNECTING BRIDGE

AMPHITHEARE

RESTAURANT

PURA

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 06


BALI CULTURE CENTER

SCALE MODEL

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 07


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

02/ REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I PROLOG Dengan perkembangan zaman yang semakin canggih teknologi dan komunikasi sehingga segala sesuatu dapat dilakukan secara instan dan cepat di lingkungan masyarakat perkotaan serta semakin mudah bagi mereka untuk menggali informasi melalui internet yang menyebabkan menurunnya minat masyarakat untuk menggunakan buku sebagai sumber informasi. Hal tersebut berimmbas pada menurunnya kunjungan masyarakat terhadap perpustakaan. Penyebab menurunnya minat masyarakat terhadap perpustakaan salah satunya adalah kurangnya fasilitas penunjang yang baik sehingga mindsetmasyarakat yang menganggap perpsutakaan sebagau tempat yang membosankan. Ditabah dengan desain perpustakaan yang menyesuaikan gaya hidup dan ketertarikan masyarakat masa kini supaya masyrakat tertarik untuk dapatng ke perpustakaan.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 08


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

CONCEPT DESIGN MEMBUAT RUANG TRANSISI Ruang Transisional dapat dieletakkan di tengan dan sekeliling bangunan sebagau ruang udara dan atrium. Ruang ini dapat menjadi ruang perantaran antara ruang dalam dan ruang luar bangunan. Pada konsep ini penggunaan ruang transisional bisa dibuat seperti pada gambar dibawah ini. Dengan pergeseran masa akan terbentuknya ruang transisi.

ORIENTASI BANGUNAN Bangunan tingkat tinggi mendapatkan penyinaran matahari secara penuh dan radiasi panas. Orientasi bangunan sangat penting untuk menciptakan konservasi energi. orientasi site menghadapt ke arah timur, bagian depan site terkena cahaya matahari langsung.

Penempatan CORE Core digunakan pada bangunan adalah core pusat, dikarenakan dengan penempatan pada core memusat, pada setiap lantai bisa merasakan sirkulasi yang lebih. Void yang dibuat pada bagian pusat bangunan bisa digunakan sebagai pencahayaan alami.

PEMANFAATAN UDARA Pada dasarnya Arsitektur Bioklimatik adalah arsitektur yang sangat minim menggunakan energi buatan. Dengan pemanfaatan energi alam bangunan bisa menggunakan daya seminimal mungkin. Pada konsep ini menerapkan pemanfaatan angin sebagai pengahaawan alami dengan menerapkan cross ventilation.

PENEMPATAN BUKAAN JENDELA Pada dasarnya bukaan jendela harus sebaiknya menghadap utara dan selatan karena sangat penting untuk mendapatkan orientasi pandangan.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 09


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

FLOOR PLAN

1ST FLOOR

2ND FLOOR

3RD FLOOR

4TH FLOOR

5TH FLOOR

6TH FLOOR

7TH FLOOR

8TH FLOOR

9TH FLOOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 10


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

FACADE

LEFT FACADE

FRONT FACADE

RIGHT FACADE

BACK FACADE

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 11


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

SECTION

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 12


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

INTERIOR

CHILDREN LIBRARY

PUBLIC LIBRARY

MAIN LOBBY

AIN LOBBY

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 13


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA I

EXTERIOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 14


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II

03/ REGIONAL LIBRARY OF CENGTRAL JAVA II PROLOG Dengan perkembangan zaman yang semakin canggih teknologi dan komunikasi sehingga segala sesuatu dapat dilakukan secara instan dan cepat di lingkungan masyarakat perkotaan serta semakin mudah bagi mereka untuk menggali informasi melalui internet yang menyebabkan menurunnya minat masyarakat untuk menggunakan buku sebagai sumber informasi. Hal tersebut berimmbas pada menurunnya kunjungan masyarakat terhadap perpustakaan. Penyebab menurunnya minat masyarakat terhadap perpustakaan salah satunya adalah kurangnya fasilitas penunjang yang baik sehingga mindsetmasyarakat yang menganggap perpsutakaan sebagau tempat yang membosankan. Ditabah dengan desain perpustakaan yang menyesuaikan gaya hidup dan ketertarikan masyarakat masa kini supaya masyrakat tertarik untuk dapatng ke perpustakaan.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 15


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II

FLOOR PLAN

1ST FLOOR

2ND FLOOR

3RD FLOOR

4TH FLOOR

5TH FLOOR

6TH FLOOR

7TH FLOOR

8TH FLOOR

9TH FLOOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 16


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II

FACADE

LEFT FACADE

FRONT FACADE

RIGHT FACADE

BACK FACADE

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 17


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II

SECTION

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 18


REGIONAL LIBRARY OF CENTRAL JAVA II

EXTERIOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 19


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

04/ SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK PROLOG Mixed-Use Development adalah suatu pengembangan produk properti yang terdiri dari produk perkantoran, hotel, tempat tinggal, komersial yang dikembangkan menjadi suatu kesatuan atau inimal dua produk properti yang dibangun dalam suatu kesatuan. Konsep ini menjawab kebutuhan akan optimalisasi return pada suatu lahan untuk pengembangan produk properti. Dimana disinilah adanya konsep diferensiasi produk serta ada beberapa macam produk yang dapat ditawarkan. Konsep ini juga cukup menjawab permasalahan pengembangan properti pada suatu wilayah ataupun perkotaan. City Hotel atau Hotel Kota adalah Hotel yang ditinjau dari lokasinya terletak di perkotaan, uunya dipergunakan untuk kegiatan bisnis seperti rapat atau pertemuan pertemuan perusahaan juga bagi para tamu yang mengadakan perjalanan dan menginap dalam waktu singkat. Tetapi tidak menutup kemungkinan adanya tamu yang sedang berwisata dan lebih suka menginap di area perkotaan, terlebih jika jarak tempat wisatanya dekat atau terletak di daerah perkotaan.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 20


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

SITE

mall apartemen hotel museum pasar festival cental park

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 21


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

CONCEPT DESIGN VIEW FROM SITE

1 4

2 3

Keterangan : 1. Hambalang Sport Center 2. Gunung Pancar 3. Central Park 4. Sirkuit Sentul dari site, view yang dapat dicapai lingkungan adalah bukit hambalang yang berada di kaki gunung putri, hutan pinus di gunung pancar, central park kawasan, dan sentul sirkuit untuk bangunan highrise

ORIENTASI (1) merupakan central park yang merupakan orientasi utama karena central park kawasan merupakan point of orientation

1

2

(2) sebagai second orientation, dengan menghadap ke boulevard dan view panorama perbukitan gunung pancaran sentul sirkuit untuk bangunan highrise

AKSESIBILITAS akses main entrance dapat dicapai dari sisi antara hotel dengan central park, karena orientasi utama menghadap ke central park kawasan akses out entrance di letakan berlawanan dengan orientasi utama bangunan guna mengurangi kepadatan kendaraan akibat keluar-masuknya kendaraan

KLIMATOLOGI

B

T

Arah angin berhembus dari sisi barat laut menuju tenggara, untuk mengatasinya, akan dibuat sebuah bukaan agar hemmbusan angin tidak terhambat oleh bangunan Walau Orientasi menghadap ke Utara dan Timur, Akan tetapi pada sisi timur tidak akan diberikan sunshading agar tidak menutupi view maksimal, karena didalam kamar hotel akan disediakan penutup ruangan semi transparan

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 22


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

FLOOR PLAN

1ST FLOOR

2ND FLOOR

3RD FLOOR

4-9TH FLOOR

10TH FLOOR

11TH FLOOR

12TH FLOOR

13TH FLOOR

14TH FLOOR

15TH FLOOR

16TH FLOOR RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 23


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

FACADE

LEFT FACADE

FRONT FACADE

RIGHT FACADE

BACK FACADE

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 24


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

SECTION

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 25


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

INTERIOR

MAIN LOBBY

MAIN RESTAURANT

SUPERIOR ROOM TYPE

SUITE ROOM TYPE

DELUXE ROOM TYPE RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 26


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

EXTERIOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 27


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

CONCEPT

Konsep utama hotel merupakan boutique hotel. Dengan menggunakan pendekatan desain green Modern. Ciri modern dari bangunan hotel ini adalah banyaknya pengunaan material kaca, selain sebagai ciri bangunan modern, penggunaan kaca ini juga agar penghuni dari dalam bisa melihat lingkungan sekitar dengan view maksimal.

Pemilihan warna warna simple pada interior ruangan dapat memberikan kesan tertentu. Mengambil warna dominan Hitam-Putih dimaksudkan agar tema yang diberikan dalam ruangan dapat tercapai dengan nuansa baru dan berbeda dengan hotel yang lain.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 28


SENCI HOTEL @SENTUL CITY WALK

CONCEPT

Penerapan sun shading pada fasad melengkung atau bagian dalam hotel digunakan agar mengurangu penyinaran atahari yang berlebih. Dibuat sun shading di fasad bagian dalam karena sun shading tersebut menutupi lorong sehingga tidak terlalu menggangu view dari dalam ke luar banguanan.

Sky Lounge pada bangunan membentuk sebuah lubang pada fasad bangunan. selain digunakan sebagai sky lounge, lubang sky lounge juga dibuat sebagai sirkulasi udara dari barat laut menuju tenggara tanpa terhambat oleh bangunan hotel.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 29


BEKASI INDUSTRIAL HUB

05/ BEKASI INDUSTRIAL HUB PROLOG Pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini, industri kreatif di Indonesia semakin mendapat prioritas dalam kebijakan yang diberikan oleh pemerintah. Pada 20 Januari 2015 Presiden Joko widodo melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Badan ini bertanggung jawab terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia. Bekraf bertugas membantu presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan di bidang ekonomi kreatif. Badan Ekonomi Kreatif mempunyai visi membangun Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia dalam ekonomi kreatif pada 2030 nanti. Kota Bekasi yang memiliki sekitar lebih 4.600 Industri (data 2015) merupakan suatu usaha yang potensial bagi perkembangan perekonomian di Kota Bekasi. Oleh karena itu dalam pengembangannya perlu dioptimalkan digali kembali potensi potensi yang ada untuk peningkatan pembangunan ekonomi masyarakat. Perkembangan tersebut tentu saja akan lebih baik dengan adanya dukungan dari pemerintah Kota Bekasi dalam memberikan fasilitas fasilitas yang diperlukan sebagai penunjang pelaksanaan dan kemampuan Industri yang dijalankan agar dapat menghasilkan kualitas produksi yang baik sehingga dapat bersaing dengan pasar international.

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 30


BEKASI INDUSTRIAL HUB

SITE

116

2

136

4 TAPAK 1,32 Ha 6

Gambar 1

Gambar 4

115

5

71

3 1 33

Gambar 2

Gambar 5

Gambar 3

Gambar 6

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 31


BEKASI INDUSTRIAL HUB

CONCEPT DESIGN ELEMEN INDUSTRI KREATIF

KELAS DESAIN

MAKER SPACE

PUSAT INDUSTRI KREATIF COWORKING SPACE

CO-OFFICE

ZONING AKSESIBILITAS

ZONING KEBISINGAN

ZONING KLIMATOLOGI

ZONING VIEW TO SITE

PASAR SENI

KELOMPOK PENGELOLA

KELOMPOK UTAMA

KELOMPOK PENUNJANG

KELOMPOK PARKIR

KELOMPOK UTILITAS

KELOMPOK SERVIS

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 32


BEKASI INDUSTRIAL HUB

CONCEPT DESIGN

bata putih logo kota bekasi dan provinsi jawa barat kaca aluminium

POHON PALM

besi hollow monumen tugu motif batik kembang perjuangan jendela krepyak roster pipa besi batu alam kayu beton

PLAZA

POHON BAMBU POHON TREMBESI

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 33


BEKASI INDUSTRIAL HUB

FLOOR PLAN

BASEMENT

SEMI BASEMENT

1ST FLOOR

2ND FLOOR

3RD FLOOR

4TH FLOOR RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 34


BEKASI INDUSTRIAL HUB

SECTION

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 35


BEKASI INDUSTRIAL HUB

FACADE

FRONT FACADE

RIGHT FACADE

BACK FACADE

LEFT FACADE

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 36


GALERI FASHION

LABORATORIUM DESAIN PRODUK

KELAS WORKSHOP

LABORATORIUM FASHION

LABORATORIUM KAYU

LABORATORIUM KOMPUTER

KORIDOR AKER SPACE

KELAS DESAIN

BEKASI INDUSTRIAL HUB

INTERIOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 37


BEKASI INDUSTRIAL HUB

INTERIOR

MAIN LOBBY

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 38


BEKASI INDUSTRIAL HUB

EXTERIOR

RIAN AJI NUGROHO PANGESTU | 39


RIAN AJI NUGROHO PANGESTU

THANK YOU

Portofolio  
Portofolio  
Advertisement