Issuu on Google+


Apa kabar, girls?

Redaksi Pimpinan, Editor, dan Layout: Regina (regina_writalinaomi@hotmail.com) Email: ellenmagz@hotmail.co.id Cover pic’s source: www.scenicreflections.com


Info Nah. Kebanyakan anak zaman sekarang tidak mengenal musik klasik. Kenapa? Karena musik klasik tergusur musik-musik lain: pop, jazz, dan masih banyak yang lainnya. Semua musik baik, kok. Hanya saja, kita sebaiknya mengenal semua jenis musik. Menurut wikipedia.com, musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengarah pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.

Singkatnya, musik klasik berasal dari Barat. Kita bisa menyebutkan contoh lagu klasik: F端r Elise, Turkish March, Canon, Nocturne, dan masih banyak lagi. Lagu-lagu itu diciptakan banyak maestro berbeda. Menurut pengetahuan keseharian kita, musik klasik itu apa? Menurut redaksi sih, musik klasik itu adalah musik yang bisa menentramkan hati. Itulah mengapa musik klasik sering diperdengarkan oleh ibu-ibu hamil untuk janin yang dikandungnya. Dan sesungguhnya, musik klasik bisa menenangkan jiwa kita lho. Kenapa tidak? Jika tidak percaya, coba saja!


Pengetahuan

Für Elise merupakan lagu yang terkenal, Di beberapa daerah di Taiwan, Iran dan mungkin di beberapa negara lain, nada tersebut dimainkan oleh truk sampah untuk memperingatkan orang-orang agar membawa sampahnya keluar untuk diangkut. Di Brazil dan Turki, nada tersebut dimainkan oleh truk yang menjual gas untuk memberitahu orang-orang bahwa truk sudah dekat. Lagu Fur Elise juga muncul dalam game. Dalam game musikal, O2 Jam, lagu ini bisa dimainkan dengan tingkat kesulitan cukup tinggi. Di beberapa sekolah di Indonesia digunakan sebagai bunyi bel pergantian pelajaran atau dibunyikan sebelum jam pelajaran berlangsung. Tapi siapa sangka ada kisah di balik lagu Für Elise? Bersumber dari Wikipedia.com, Für Elise (dari bahasa Jerman "Kepada Elise") adalah nama populer bagi Bagatelle in A minor, WoO 59, sebuah musik piano solo karya Ludwig van Beethoven, ditulis sekitar tahun 1810. Elise yang misterius Para peneliti Beethoven tidak tahu siapa sebenarnya Elise yang dimaksud. Teori yang terkenal mengatakan bahwa pada mulanya karya tersebut berjudul Für Therese. Therese yang dimaksud adalah Therese Malfatti von Rohrenbach zu Dezza (1792-1851), wanita yang ingin dinikahi Beethoven tahun 1810. Sayangnya, ia menikahi pria lain sebelum Beethoven menyatakan perasaan cinta kepadanya. Ia adalah puteri seorang saudagar dari Wina, Jacob Malfatti von Rohrenbach (1769-1829). Ketika karya tersebut dipublikasikan tahun 1865, penemunya, Ludwig Nohl, salah menyalin judulnya sehingga menjadi "Für Elise". Tanda tangannya hilang. Sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 2010 oleh musikolog Jerman Klaus Martin Kopitz memuat hipotesis bahwa Beethoven menulis sepotong untuk penyanyi Elisabeth Röckel. Dia menikah tahun 1813 dengan komposer Johann Nepomuk Hummel. Melodi pembuka Für Elise yang terkenal menjadi petunjuk inisial wanita yang dicintai Beethoven. Melodinya dimulai dengan nada E – D# – E, atau enharmoninya E – E♭ – E, dibaca E – Es – E, huruf yang menjadi nada lagu dari nama ThErESE atau bahkan EliSE.


Pengetahuan

Kita tentu mengenal nama-nama seperti Pachelbel, Chopin, Vivaldi, Bach, Debussy, Mozart, dan Beethoven. Dan kita akan membahas dua yang paling terkenal versi redaksi: Mozart dan Beethoven. | Sumber: Wikipedia.com Mozart Wolfgang Amadeus Mozart yang bernama asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart (lahir di Salzburg, 27 Januari 1756 – meninggal di Wina, Austria, 5 Desember 1791 pada umur 35 tahun) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang terpenting dan pa-ling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik simfoni, musik kamar, musik piano, musik opera, dan musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die ZauberflÜte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik. Beethoven Ludwig van Beethoven (dibaptis 17 Desember 1770 di Bonn, wafat 26 Maret 1827 di Wina) adalah seorang komponis musik klasik dari Jerman. Karyanya yang terkenal adalah simfoni ke-lima dan ke-sembilan, dan juga lagu piano Fßr Elise. Ia dipandang sebagai salah satu komponis yang terbesar dan merupakan tokoh penting dalam masa peralihan antara Zaman Klasik dan Zaman Romantik. Semasa muda, ia adalah pianis yang berbakat, populer di antara orang-orang penting dan kaya di Wina, Austria, tempatnya tinggal. Namun, pada tahun 1801, ia mulai menjadi tuli. Ketuliannya semakin parah dan pada 1817 ia menjadi tuli sepenuhnya. Meskipun ia tak lagi bisa bermain dalam konser, ia terus mencipta musik, dan pada masa ini mencipta sebagian karya-karyanya yang terbesar. Ia menjalani sisa hidupnya di Wina dan tak pernah menikah.


Fakta Nyata

1. Pada tahun 2001, polisi di West Palm Beach, Florida memasang CD player dan speaker pada sebuah bangunan dalam lingkungan penuh dgn kejahatan. Setelah memainkan musik klasik – terutama Mozart, Bach dan Beethoven – 24 jam sehari selama sekitar tiga bulan, penembakan, pencurian, gelandangan dan transaksi obat menurun. 2. Pada tahun 2004 di London, Inggris, Polisi Transportasi Inggris memutar musik klasik di stasiun London dan di beberapa daerah pemukiman paling berbahaya. Setelah memperdengarkan musik klasik selama enam bulan: - Perampokan menurun sebesar 33 persen - Penyerangan staf menurun sebesar 25 persen - Vandalisme turun 37 persen 3. Musik Klasik membuat pengacau bubar: Sebuah jaringan supermarket di Inggris juga menggunakan musik klasik untuk menghentikan kelompok-kelompok pemuda yang berkumpul di luar toko mereka. Setelah memainkan musik klasik di bagian depan toko, laporan onar dan graffiti secara dramatis berkurang. 4. Musik klasik dapat menenangkan bayi yang lahir prematur. Sewaktu mendengarkan musik klasik, dapat diamati ekspresi wajahnya yang tidak lagi terlihat menderita serta detak jantungnya berjalan normal. 5. Ilmu pengetahuan barat meneliti hubungan antar aneka musik yang berbeda dengan hubungan kesehatan adalah kejadian yang belum lama berselang. Ilmuwan sudah mendapati bahwa musik klasik adalah obat mujarab bagi penyembuhan badan dan kepedihan jiwa, dapat meningkatkan kebijakan jiwa. (Music Therapy,MT) Terapi musik sejak 40 tahun lebih ini dipergunakan di berbagai lingkup pengobatan klinis. Berbagai penelitian menunjukkan perbedaan antara musik klasik dengan musik modern bagi kesehatan jiwa dan raga: MUSIK KLASIK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN JANIN MUSIK KLASIK MENINGKATKAN PRODUKSI SUSU SAPI MUSIK KLASIK MEMPERCEPAT PERTUMBUHAN TANAMAN MUSIK KLASIK BISA MENINGKATKAN PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN Sumber: infomusiklopedia.blogspot.com


Cerpen

Mia berbaring di kasurnya, lelah. Nampaknya dia telah bekerja terlalu keras hari ini. Maklum saja, belajar di sekolah sudah cukup melelahkan, apalagi Mia yang merupakan pengurus OSIS harus mengurus beberapa hal di sekolahnya. Mendadak mata Mia terpaku pada dinding, Bukan pada dinding, tepatnya pada kalender yang tergantung di dinding. Dia segera bangkit dan jarinya menelusuri tanggal-tanggal di sana. Kemudian Mia menepuk dahinya dan menghela napas lelah. Ya ampun, Sahabat terbaiknya sejak taman kanak-kanak yang sekarang sedang berada di Amerika, Erin, berulang-tahun besok, sementara dia belum mempersiapkan apapun sebagai kadonya. Dan Mia terlalu lelah untuk memikirkannya. Mungkin mejernihkan otak sejenak dengan mandi akan membuatku lebih segar, batin Mia. Diliriknya jam yang sudah menunjukkan pukul 4. Yah, dia baru menyelesaikan semua urusannya pukul tiga sih, dan perjalanan pulang menghabiskan waktu sejam. Dia meraih handuknya dan memasuki kamar mandi. Keluar kamar mandi, dia terlihat lebih segar dengan kaus putih dan celana pendek. Wajahnya tampak ceria, dan benar saja, ternyata dia sudah menemukan ide untuk kado sahabatnya. Mia duduk di atas kasur, meraih gitarnya, dan mengambil handphone-nya. Sejenak Mia merenggut satu buku partitur dari atas meja dan membuka-bukanya. Gitarnya diletakkan di sebelahnya dan Mia menuliskan sesuatu dalam buku itu dengan pensil. Sesekali diambilnya penghapus untuk menghapus, tentunya. Sekitar tiga puluh menit kemudian, Mia memandang puas bukunya. Kembali diraihnya gitar dan menekan tombol di handphonenya. Tombol rekam. Apa yang hendak dia lakukan? Lantas jemari Mia memetik gitarnya. Dan melodi menyenangkan terdengar dari sana. Mari kita intip sejenak buku Mia. Oh, rupanya dia membuat lagu baru. Lihat judulnya, A Special Present. Wow, Mia memang berbakat.


Setelah memetik gitar selama beberapa menit (layar ponsel Mia menunjukkan 3:04 alias tiga menit empat detik) Mia mengucapkan beberapa patah kata yang intinya menggambarkan ucapan selamat ulang tahun untuk Erin. Ngomong-ngomong, Mia memang gadis yang sangat berbakat dalam musik. Dia sangat menguasai gitar, dan sisanya, dapat memainkan sebagian besar instrumen. Dan mengingat Erin menyukai musik klasik, otak kreatifnya berjalan, dia membuat lagu semacam selamat ulang tahun tetapi versi klasik. Benar-benar kreatif. Setelah selesai, Mia kembali menekan tombol di ponselnya, mengakhiri rekaman itu. Lantas dia mengambil laptop birunya dari atas meja belajar dan menghubungkan ponselnya dengan laptop. Mengklik-klik sejenak, dan lantas dia membuka e-mail. E-mail kepada erin.aurora28@live.com itu dimulai dengan kata-kata ‘Selamat ulang tahun ya‌’ dan Mia mengattach file rekaman tadi. Setelah selesai, dia mengirimnya, mengingat Amerika dan Indonesia memiliki jeda waktu yang cukup banyak. Meskipun tidak, lebih awal juga tidak apa-apa kan? Setelah selesai, Mia tertidur dengan senyum di bibirnya. Ya ampun, anak ini memang kreatif. Bisakah kalian sekreatif dirinya? Ngomong-ngomong, jika sahabat dekat kalian berulang-tahun dan kalian mendadak ingat kalian belum menyiapkan kado apapun, apa yang kalian lakukan?

THE END


Puisi Music By tayyeba mustafa | Translated from English by Regina N. N. Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah Adalah

musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik, musik,

yang membuatku menari yang membangunkanku menyikat rambutku membuatku tersenyum alasanku tertawa mengangkat suasana hatiku bersama denganku pergi yang membuatku duduk di kelas yang membuatku bergerak yang mengusap air mataku yang merupakan santapan jiwaku yang membuatku tertidur yang mengingatkanku yang memberiku kenangan yang merupakan temanku yang merupakan santapanku yang merupakan pelajaranku yang merupakan kata-kataku ketika air memercik ketika satu mengungkapkan suatu kata ketika hujan turun ketika matahari terbit dan terbenam ketika sesuatu menyeramkan di gelap malam ketika malam mengganti pagi ketika burung berkicau ketika sesuatu masak ketika kita berjalan yang membuatku bahagia

Sumber: http://www.poemhunter.com/poem/music-292/ dengan perubahan


EDISI DEPAN: Our Future Wah wah, semoga perubahan yang lebih „fresh‟ bisa memuaskan kalian, ya. Dua bulan lagi (doakan ya supaya edisinya tidak „ngaret‟), Ellen akan menyuguhkan sajian tentang “Future” alias masa depan. Girls, kalian sudah pikirin tentang masa depan kalian belum? Kita akan mengupas topic ini dan cobalah cek lagi ke sini pada tanggal 28 Mei 2014. Semoga sudah terbit, ya :) Like Facebook kami: Ellen Magazine (dengan id 706617606024632) ya! Jangan lupa :)


Ellen Magazine 5