Page 1

CIANJUR EKSPRES HARIAN UMUM

www.cianjurekspres.net

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

Koran Pertama, Utama dan Terpercaya di Cianjur

LANGGANAN-IKLAN: Telp. 081564668552

Rp 3.000

Tol Cianjur-Bandung Masuk Penyusunan DED Pembangunannya Ditargetkan Tahun Ini Dimulai JL RAYA BANDUNG - Pembangunan jalan tol Ciranjang-Bandung ditargetkan mulai berjalan di tahun ini. Pemerintah Kabupaten Cianjur pun mulai melalukan persiapan untuk mendukung program pembangunan pemerintah pusat itu. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Cianjur, Agus Indra, mengatakan, saat ini proses pembangunan baru masuk dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED). “Hari ini (kemarin, red) kami gelar rapat dengan perwakilan dari pemer-

intah pusat. Baru tahap awal penyusunan DED,” kata Agus Indra kepada Cianjur Ekspres, kemarin (13/2). Menurutnya, untuk DED belum bisa dipastikan akan selesai kapan, mengingat langsung dilakukan oleh konsultan dari pusat. “Kami menunggu saja hasilnya,” kata dia. Dia mengatakan, bersambung ke halaman 2

Hari ini (kemarin, red) kami gelar rapat dengan perwakilan dari pemerintah pusat. Baru tahap awal penyusunan DED. Agus Indra Kepala Bappeda Kabupaten Cianjur

ILUSTRASI: ISTIMEWA

EKONOMI

Pemerintah Sederhanakan Prosedur Ekspor Kendaraan Bermotor CBU

PEMERINTAH kembali mengeluarkan kebijakan yang bertujuan memberikan kemudahan ekspor dengan menyederhanakan prosedur ekspor kendaraan bermotor dalam keadaan utuh atau Completely Build Up (CBU) melalui penerbitan Peraturan Dirjen BC No.01/BC/2019. bersambung ke halaman 2

Amanda Rawles

Ditawari Main Film Horor AMANDA Rawles ikut bermain dalam film Sunyi bersama Angga Yunanda dan juga Naomi Paulinda. Amanda Rawles sempat terkejut saat ditawari terlibat dalam film Sunyi yang diadaptasi dari film hit Korea Whispering Corridors. “Kalau aku sih memang sudah tahu ya versi Korea-nya because it was a big hit in Korea dan ketika ditawarin aku kayak kaget, bersambung ke halaman 2

Kapolres Perintahkan Anggotanya 'Sikat' Geng Motor JL KH ABDULAH BIN NUHKapolres Cianjur AKBP Soliyah memerintahkan jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) untuk memberikan penindakan tegas terukur terhadap kawanan geng motor yang meresahkan masyarakat. Pasalnya, belakangan kawanan geng motor kembali beraksi hingga membuat onar pada beberapa wilayah di Kabupaten Cianjur. Bahkan, kawanan tersebut juga diketahui sudah melukai seorang warga di Kecamatan Haurwangi. “Saya sudah perintahkan Tim Khusus (Timsus) untuk menangani kawanan geng motor yang meresahkan masyarakat. Mereka saya perintahkan untuk melakukan tindakan tegas terukur, apabila para kawanan tersebut melakukan perlawanan saat ditindak petugas,” ungkap Soliyah. Upaya tindakan tegas terukur, menurutnya, akan menjadi shock theraphy bagi para pelaku penyakit masyarakat (Pekat)

AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES

PERINGATAN: Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Cianjur, H Pipin S Arifin mengatakan, peringatan hari lahirnya Nahdatul Ulama ke-93 di Cianjur akan di pusatkan di Lapangan Prawatasari Joglo. KH. Ma’aruf Amin di jadwalkan akan hadir.

Hari Ini KH Ma'aruf Amin Hadir di Lapangan Joglo

bersambung ke halaman 2

GENG MOTOR: Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengintruksikan kepada jajarannya untuk menindak tegas secara terukur kepada geng motor yang meresahkan masyarakat.

AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES

SABULANG BENTOR

JL PERINTIS KEMERDEKAAN- Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Cianjur, H Pipin S Arifin mengatakan, puncak acara hari lahirnya (Harlah) NU yang ke-93 jatuh pada tanggal 14 Februari 2019. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin dilakukan setiap tahun. Puncak peringatan kali ini akan dilaksanakan di Lapang Prawatasari Joglo, hari ini Kamis (14/2) ha “Sebetulnya kalau hari jadinya itu ditanggal 31 Janu-

H Dede Asyarie

OLEH-OLEH TI SURABAYA KAMARI, ti tanggal 07 nepika tanggal 09 Pebruari, uing meunang rejeki bisa nyaba ka Surabaya, dina raraga ngahadiran Puncak Acara HPN & HUT PWI ka 73 anu dipuseurkeun di Kota Surabaya. Ieu mah minagka oleh-olehna we, nya ? Teu nyangka ti memehna, yen uing deuk bisa nyaba ka Kota Surabaya. Geus kitu kersaning Anu Maha Kawasa, Allah Anu Maha Ngatur sagala rupina, dak-dumadak dina tanggal 07 Pebruari 2019, poe Kemis , minggu kamari, uing bisa miang ka Surabaya bari dibaturan ku indung barudak ! Ari dongengna mah kieu, dina raraga Hari Pers Nasional & Hari Ulang Taun PWI anu ka 73, anu dipuseurkeun di Kota Surabaya, Ketua PWI Cianjur, Mohammad Ikhsan sareng Ketua Koordinator PWI wilayah Bogor kersana Drs. Asep Sobandi ngarencanakeun ngahadiran, kaasup uing

meureun. Ari piisukeun miang, Pa Asep Sobandi , sasadu, cenah moal bisa miang da istrina kedah dianteur deui ka RS di Jakarta, sedengkeun Ketua PWI, Mohammad Ikhsan, oge can karuhan bisa miang bareng dina tanggal 07. “ Paling ge dina tanggal 08 sore lah, Ana mah, nyuseul we ka ditu, deuk kana pesawat anu ti Bandung “ cenah.Mani mentegeg sagede nanahaon karasana dina dada, hanjelu ! anu geus dicita-cita rek debring kana kareta ti Bandung buyar saharita ! Sualna, indung barudak geus nyiaopkeun sagalarupana, bari jeung manehna ge geus

boga rencana rek ngalongok barudak di Bekasi jeung di Jakarta salila uing di Surabaya teh. Jeung deui, uing mah teu kacipta, mun diperjalanan uing karasa deui panyakit, saha anu deuk mantuan ? Bakat ku hanjelu, ka indung barudak uing langsung nga WA anu unina kieu “ GAGAAAAAL TOTAAAL ! “ , ngan untung ku indung barudak can kabaca, matak langsung we dipupus deui. Anu panghanjelu namah, uing geus mopoyankeun ka anu jadi alo anu tugasna di Surabaya, hayang disayagikeun hotel, ku alo uing geus dipang ‘ booking’ keun 2 kamar hotel keur 3 peutingeun bari geus deposit duit sagala cenah di hotelna ge, uing jeung rombongan mah kari ngeusian we ! Geus

sajungjungeun deuk nelepon kanu jadi alo di Surabaya sangkan ngabolaykeun ‘ bookingan ‘ hotel, jorojoy we aya ideu, “ Kumaha mun uing ngajak indung barudak keur ngabaturan uing ? “ ceuk uing ka Ketua PWI jeung ka Ketua Korwil, bari sajorelat kacipta mun uing dibaturan ku indung barudak. “ Tah kitu we lah, ku sayah ayeuna dipesenkeun ticket Argo Willis keur duaaneun “ ceuk Ketua PWI. Uing langsung nga WA indung barudak, sangkan tong jadi ka Bekasi tapi ngabaturan uing ka Surabaya. “ Atuh kantenan we hoyong pisan, sugan we pendakmjeung alo nya ?ceuk indung barudakmani giak pisan ! Tah kitu asal muasalna uing jeung indung barudak, nepika bisa nyaba jauh ka Surabaya teh. Isukna, jam satengah genep geus ngadius ka Bandung, muru stasiun Kareta Api di Kebon Kawung, bersambung ke halaman 2

ari, tapi untuk pelaksanaannya atau puncak acaranya kita gelar hari ini tanggal 14 Februari 2019,” kata Pipin S Arifin, saat ditemui di Kantor PCNU di Jalan Perintis Kemerdekaan, kemarin (13/2). Pipin mengatakan, di acara Harlah NU ini juga dibarengi dengan kegiatan baksos yakni pengobatan gratis, pemberian kaki palsu bagi yang membutuhkan, dan untuk hari Selasa dan Rabu (12-13/2) ada kegiatan operasi bibir sumbing. bersambung ke halaman 2

Sindir Sampir Ribuan Warga Jabar Mengalami ODGJ

Karek ribuan ODGJ, mun samemeh pileg jigana nambah deui ... hehehe

BACA HAL 5 JABAR EKSPRES


2

ANEKA BERITA

CIANJUR EKSPRES KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

Kemenhub Kaji Ketentuan Penggunaan GPS Saat Berkendara JAKARTA - Kementerian Perhubungan melakukan kajian terkait global positioning system (GPS) saat berkendara. Kajian ini dilakukan pasca pputusan MK yang menolak gugatan Uji Materi Penggunaan GPS. Penggunaan GPS saat berkendara dinyatakan tidak sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 106 ayat (1) berbunyi “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi”. Dan pasal 283 yang berbunyi “Setiap orang yang

mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan ‘melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan’ sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp 750 ribu. “Saya telah melakukan diskusi dengan guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), beberapa pakar psikologi, kalau GPS memang dibutuhkan dan tidak melanggar regulasi, akan seperti apa pemasangannya. Penggunaannya pun

tidak boleh mengganggu sehingga pengemudi bisa mengemudi dengan wajar,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi. “Jadi kami memang sedang melakukan kajian yang spesifik sekali, hasil kajiannya pun akan diinformasikan kepada asosiasi kendaraan bermotor seperti Gaikindo dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) terkait wacana pemasangan GPS di kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua,” imbuh Budi. Di samping itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Korlantas Polri.(jpnn/sri)

ISTIMEWA

TULISAN: Yusuf Mansur mengakui bahwa dirinya memang membuat tulisan tentang keislaman Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang menjadi viral.

Soal Keislaman Jokowi, Yusuf Mansur: Saya Lihat dengan Mata Sendiri

JAKARTA - Dai kondang Yusuf Mansur mengakui bahwa dirinya memang membuat tulisan tentang keislaman Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang menjadi viral. Pendakwah yang beken dengan panggilan Ustaz Yusuf Mansur itu menuliskan testimoninya tentang Jokowi dan keluarganya, selanjutnya mengirimkannya kepada M Zainul Majdi alias Tuan Guru

Bajang (TGB). Yusuf Mansur menyatakan bahwa dirinya mengenal pribadi Jokowi. “Karena saya melihat dengan mata kepala saya sendiri,” kata dia di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/2). Ulama kelahiran 19 Desember 1976 itu mengaku bersahabat dengan Jokowi sejak 2007. Kala itu, tuturnya,

Jokowi masih menjadi wali kota Surakarta. Baca juga: Begini Sosok Jokowi Menurut Ustaz Yusuf Mansur Yusuf Mansur menambahkan, persahabatannya dengan Jokowi berlanjut. “Tidak pernah hambatan komunikasi, good, baik, oke,” imbuhnya. Sebelumnya Yusuf mansur menuliskan kesaksiannya tentang Jokowi melalui pesan

WhatsApp dan mengirimkannya kepada TGB. Selanjutnya, TGB mengunggah tulisan Yusuf Mansur melalui akunnya di Instagram sehingga viral. “Beliau biasa puasa sunah sekeluarga. Rasanya kebiasaan ini tidak mungkin dipamerkan. Itu dari 2007 yang saya ketahui,” demikian salah satu testimoni Yusuf Mansur tentang Jokowi.(jpnn/sri)

Tol Cianjur-Bandung... dari halaman 1 tol yang melintasi beberapa kecamatan di wilayah timur Cianjur, mulai dar i Sukaluyu, Ciranjang, Bojongpicung, hingga Haurwangi dengan panjang lintasan 14 kilometer. “Terkoneksi dengan tol Bogor-Sukabumi, kemudian Ciranjang-Bandung, tepatnya ke Cipularang,” kata dia. Pemerintah daerah, lanjut dia, juga turut membantu dengan memasukkan perencanaan dalam revisi Rencana Tata Ruang WIlayah

(RTRW), termasuk menyiapkan zonasi yang bakal terlintasi oleh tol tersebut. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan jika pembangunan Jalan Tol Bogor-SukabumiCianjur-Bandung (Bosuciba) bakal segera dibangun. Diyakini pembangunan jalan tol bakal menjadi alternatif akses transportasi dan meningkatkan ekonomi ke depannya. Jalan tol yang melintasi Cianjur menuju Bandung tersebut merupakan pembangunan lanjutan dari Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) yang rampung dalam waktu dekat.

“Sudah direncanakan, nanti akan dibangun tol dari Bogor ke Bandung, melintasi Sukabumi dan Cianjur. Kalau Bogor-Sukabumi dalam waktu dekat selesai,” ujar dia saat kunjungan ke Cianjur, belum lama ini. Menurutnya, perencanaan lanjutan, termasuk titik yang dilalui jalan tol akan segera dilakukan, supaya pembangunannya bisa dilakukan dalam waktu dekat. Jokowi juga menambahkkan, jalan tol tersebut menjadi pilihan bagi pemilik kendaraan, terutama para wisatawan untuk bepergian,

apakah mereka mau melalui jalan tol atau jalur biasa. “Akses ke Cianjur juga bisa lebih cepat. Jadi ada pilihan bagi mereka (pengendara, red),” kata dia. Senada, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan, rencana pembangunan jalan tol tersebut sudah disetujui oleh presiden dan segera direaliasikan. Keberadayannya pun diyakini akan meningkatakan ekonomi Cianjur, baik dari sektor wisata atau lainnya. “Tentu ini jadi hal positif bagi Cianjur, dan daerah lain yang dilalui oleh tol tersebut,” kata dia.(bay/sri)

Hari Ini KH Ma’aruf Amin... dari halaman 1 “Hal tersebut merupakan diharapkan bisa menjadi kontribusi bagi masyarakat Kabupaten Cianjur, tentunya dari PCNU Kabupaten Cianjur,” katanya. Menurutnya, di acara Harlah NU juga dihadiri langsung oleh sesepuh Nahdatul Ula-

ma, yakni KH Ma’aruf Amin. Pipin mengatakan, agenda kegiatan Ma’aruf Amin tersebut tidak kaitannya dengan politik. Namun kedatangannya ke Cianjur selain untuk menghadiri harlah NU yang ke-93 juga diharapkan bisa mendinginkan suhu politik di Cianjur. “Kalau masalah pilihan itu silahkan saja, namun yang

pasti kehadiran KH Ma’aruf Amin itu di undang oleh PCNU. Karena beliau pasca mengundurkan diri dari NU posisinya sekarang sebagai Mustasar (Dewan Pertimbangan),” katanya. Adapun agenda KH Ma’aruf Amin di puncak acara Harlah NU ini akan memberikan Moidhohasanah (tabligh akbar) kebangsaan, kare-

na dengan kondisi saat ini bagaimana caranya tetap bisa menjaga keutuhan ukhuwah umat islam di Indonesia. “Meskipun masyarakat beda pilihan, tapi diharapkan masyarakat momen Pilpres ini tidak dijadikan momen dan kesannya Pilpres tahun ini seolah menakutkan,” pungkasnya.(yis/sri)

da jadwal berangkatna KA Argowilis tujuan Surabaya Gubeng teh, jam 08.30. Alhamdulillah, jam 07.30 ge geus manco di ruang tunggu Stasiun Kebon Kawung. Ampir dualas jam perjalanan

na kareta Argo Wilis bari ngahodhod asa na jero kulkas awahing ku tiris. Jam 20.19 anjog ka Stasiun Surabaya Gubeng teh, memehna alo nelepon , sasadu moal bisa ngajemput, nitah langsung we ka Hotel Oval , hotel anu geus dipesenan kamar tea. Pangkasiksana salila di per-

Kapolres Perintahkan... dari halaman 1 seperti kawanan geng motor. “Supaya menutup potensi Pekat lainnya bermunculan, maka dengan ini kami bersikap tegas kepada mereka,”

jalalan, kusabab teu aya tempat pisan keur udud ! Mani asa haseum biwir, nahan hayang udud teh, matak waktu eureun rada lila di stasiun Cipeundeuy Tasikmalaya, langsung kaluar, ngadon udud, lumayan sabatangeun ! Horeng batur ge sarua anu tukuang arudud mah,

kalaluar, ngadon udud tea ! Matak, barang jrut turun tina kareta ge, langsung neangan warung daangeun, pangpangna mah, hayang ngadon reureuh bari hayang lalugina udud ! Sakitu heula we nya ? inshaa Allah, ke dilajeng deui. Wallohu’alam bisshowab. Wassalam.!(*)

tegas Soliyah. Soliyah mengatakan, berdasarkan fakta dan data di lapangan, rata-rata kawanan geng motor yang kerap melakukan keonaran di lingkungan masyarakat didominasi usia remaja.

“Selain penindakan di lapangan, kami juga rutin menggelar semacam sosialisasi di lingkungan sekolah untuk menyentuh usia remaja, agar mereka terhindar dari hal merugikan seperti geng motor,” tandasnya.(yis/sri)

Pemerintah Sederhanakan... dari halaman 1 Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa simplifikasi tersebut merupakan langkah jangka pendek yang diambil pemerintah, disamping sejumlah kebijakan lain yang juga tengah siapkan untuk jangka menengah panjang oleh pemerintah guna mengatasi defisit neraca perdagangan dan melemahnya neraca transaksi berjalan (CAD). “Simplifikasi prosedur ekspor kendaraan bermotor CBU ini merupakan salah satu kebijakan jangka pendek yang diambil pemerintah, diharapkan efeknya akan segera meningkatkan nilai ekspor kita,” ujar Darmin disela penerapan kebijakan Simplifikasi Ekspor Kendaraan

CBU di Pelabuhan Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) Tanjung Priok, Jakarta. Pemerintah, melalui kebijakan baru ini mendorong percepatan proses ekspor dengan memberikan kemudahan masuknya kendaraan CBU ke Kawasan Pabean, sebagai tempat pemuatan kendaraan sebelum pengajuan dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), yang tidak memerlukan Nota Pelayanan Ekspor (NPE) terlebih dahulu, dan pembetulan PEB paling lambat 3 hari sejak tanggal keberangkatan kapal. Sebelum aturan baru ini berlaku, setiap kendaraan bermotor yang akan di ekspor wajib mengajukan PEB, menyampaikan NPE, dan apabila terdapat kesalahan maka pembetulan jumlah dan jenis barang harus dilakukan paling lambat sebelum masuk

Kawasan Pabean sehingga waktu yang diperlukan lebih lama. Ditambah masih diperlukan proses grouping atau pengelompokan ekspor yang sangat kompleks, seperti berdasarkan waktu keberangkatan kapal, negara tujuan, vehicle identification number (VIN), jenis transmisi, sarana pengangkut, waktu produksi, dan lainnya. Bahkan, beberapa perusahaan manufaktur yang tidak memiliki yard / lapangan harus menyewa yard / lapangan ditempat lain untuk melakukan kegiatan di atas. “Ini intinya adalah menghilangkan beberapa tahapan dalam mengekspor kendaraan CBU, dan pada akhirnya (eksportir) mendapat insentif dalam bentuk penghematan biaya-biaya ekspor,” ujarnya.(bbs/sri)

Ditawari Main Film... dari halaman 1

OLEH-OLEH TI... dari halaman 1

IST

DIKAJI: Penggunaan global positioning system (GPS) saat berkendara tengah dikaji Kementerian Perhubungan. Kajian ini dilakukan pasca putusan MK yang menolak gugatan Uji Materi Penggunaan GPS.

‘Hah? Ini mau dibikin versi Indonesia-nya?’ Aku sendiri excited banget,” kata Amanda Rawles saat ditemui di kantor MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (12/2) kemarin. Amanda Rawles sangat tertarik karena dari sisi cerita film Sunyi dianggapnya san-

gat bagus. Selain itu, film ini juga memiliki pesan tentang bullying. “ Yang aku suka adalah tema dari film ini, tentang bullying, tentang permasalahan sosial. Di situ ada nilai plusnya dan bikin film ini beda dari film horor lain,” kata Amanda Rawles seraya berpromosi. Dia sendiri mengaku sempat menjadi korban bullying

teman-temannya di sekolah dulu. Namun Amanda Rawles bersyukur bullying yang diterimanya tidak terlalu parah. “Aku dulu pernah mengalami bullying di sekolah, makanya itu yang bikin aku agak flashback pas syuting film ini. Tapi yang aku alami dulu enggak separah dan sesadis di film ini,” tutur Amanda Rawles.(bbs/sri)

CIANJUR EKSPRES

General Manager: Tatang Sutrisna. Pimpinan Redaksi: Reddy Muhammad Daud. Redaktur: Reddy Muhammad Daud, Bisri Mustofa. Reporter: Ikbal Selamet, Zenal Mustari, Ayi Sopiandi. Pracetak: Ricky Ari Darmawan (Koordinator), Helmy Agung Rosmana. Promo dan Event: Irfan Malik. Pemasaran: Dede Herlan (Koordinator), Barna Karnawan, Asep, Ucu S, Elan Keuangan: Lina Nurani (Koordinator), Risma Aliska. Kolektor: Dedys. Diterbitkan oleh PT Wahana Semesta Cianjur. Komisaris Utama: Yanto S Utomo. Komisaris: Arif Badi Karyawan. Direktur: Eko Suprihatmoko. Alamat Redaksi, Pemasaran dan Iklan: Jalan Imun Sulaeman No. 9 Kelurahan Pamoya­nan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Telp. 0263-2283790, Fax. 0263-2290080. Perwakilan Bandung: Jalan Soekarno Hatta No. 627 Bandung, Telp 022-7302838, 7311949, Fax. 022-7316634. Perwakilan Jakarta: Komplek Widuri Indah Blok A-3, Jl Palmerah Barat No. 353 Jakarta12210, Tlp. 021-5330976. Percetakan: PT. Wahana Java Semesta Intermedia Bandung, Jalan Soekarno Hatta No. 627 Bandung 40285, Tlp. 022-7302838, Fax. 022-7316634.

TARIF IKLAN: DISPLAY: Berwarna Rp 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp 20.000/mm kolom. DUKA/OBITUARI/IN MEMORIAM: Warna Rp 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp 20.000/mm kolom. ADVERTORIAL: Warna Rp 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp 20.000/mm kolom. IKLAN BARIS: Rp 15.000/baris, maksimal 7 baris. Redaksi menerima kiriman naskah berupa opini, ulasan masalah, resensi, dan lain-lain mengenai permasalahan Cianjur dan sekitarnya. Naskah dikirim melalui surat ke alamat redaksi atau melalui email: redaksi@cianjurekspres.com. Harga langganan Rp 60.000/bulan. Rekening Bank Mandiri Cianjur, No. Rek 132 0011 045 003 an PT Wahana Semesta Cianjur. WARTAWAN CIANJUR EKSPRES SELALU DILENGKAPI IDENTITAS RESMI DAN TIDAK DIPERBOLEHKAN MEMINTA ATAU MENERIMA IMBALAN DALAM BENTUK APAPUN DARI NARASUMBER.


GERAI EDUKASI Fakultas Teknik SMKN 1 Pacet Wakili Cianjur di Ajang Foodex Japan 2019 Unsur Teken MoU dengan Diskominfo

CIANJUR EKSPRES

3

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

JL PASIR GEDE RAYA - Puluhan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Suryakancana (Unsur) melakukan penandatangan memorandum of understanding (MoU) dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cianjur untuk saling berkontribusi, di gedung perpustakaan Unsur, kemarin (13/2). Sekretaris Program study Fakultas Teknik Unsur, Tarmin Abdulgani mengatakan, kegiatan tersebut adalah satu kegiatan implementasi di mana kegiatan awalnya itu akan berencana antara teknik Informatika Unsur bisa saling berkontribusi dengan Diskominfo. “Kontribusinya kalau misal di bidang pendidikan melakukan penelitian pengabdian masyarakat yang kira-kira bisa bermanfaat untuk orang banyak,” kata Tarmin kepada Cianjur Ekspres. Sehingga nantinya, lanjut dia, setelah MoU dengan Diskominfo, pihaknya bisa mendapatkan sumber informasi. Sehingga Teknik Informatika terutama bidang komputer bisa membangun sistem dan perencanaan sistem, tidak hanya mahasiswa tetapi dosen juga bisa ikut terlibat. “Nah, kalau tadi pelaksanaanya adalah pelaksanaan terhadap MoUnya, jadi antara lembaga dengan Diskominfo ada MoUnya, sehingga pelaksanaan dan kegiatan perdana dimana salah satu kegiatannya itu mahasiswa bisa terlibat juga dalam kegiatan penelitian, dan pengabdian di Diskominfo,” katanya. Dikatakan Tarmin, selain MoU, juga ada workshop yang nantinya mahasiswa akan melakukan penelitian riset selama satu smester di Diskominfo tentang berbagai sistem yang akan di kembangkan dan dilaporkan dalam satu smester ini. “Sebetulnya tidak menutup kemungkinan tidak hanya kegiatan itu, tetapi mungkin kami akan mengisi konten-konten lain seperti di radio atau apa saja yang nanti kami akan terlibat di sana,” kata Tarmin. Diharapkan, pihaknya sebagai akademisi dengan ke dinasan terutama teknik bidang informatika harus bisa saling menguntungkan, dalam arti memberikan kemudahan dalam pelaksanaan. Misalnya kerja praktik, menggali informasi dan ikut terlibat dalam hal pengembangan bidang teknik informasi di Kabupaten Cianjur. “Sehingga nanti harapan kami, sudah saatnya anak-anak Cianjur yang sudah di bina di teknik informatika bisa berkontribusi untuk membangun daerah Kabupaten Cianjur,” pungkasnya.(job3/sri)

BUPATI CIANJUR PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2013 PENGENDALIAN MENARA TELEKOMUNIKASI DI KABUPATEN CIANJUR

Setelah Dinyatakan Lulus Seleksi Oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

CIPANAS - SMKN 1 Pacet menjadi salah satu sekolah di Cianjur yang mengikuti ajang Foodex Japan 2019 di Chiba Tokyo Jepang. Peserta dalam acara tingkat dunia tersebut diseleksi oleh Kementerian Pendidikan melalui Direktorat Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan ketat. Kepala SMKN 1 Pacet Ida Yuniati Surtika mengatakan, ada salah seorang siswa kelas XI yang akan mewakili SMKN 1 Pacet untuk ajang tersebut. Siswa tersebut adalah Ajeng Adinda Sari dengan pendampingi guru pembimbing dan dirinya sebagai kepala sekolah. “Kami akan mengikutinya bulan Maret mendatang, sebelumnya kami sudah dinyatakan lulus penilaian dari kementrian saat bulan November dan De-

Mengingat

JL PERINTIS KEMERDEKAAN - Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Cianjur, H Oting Zaenal Mutaqin tidak memaksa sekolah yang belum siap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk ikut UNBK. “Jadi UNBK ini memang akan berjalan dan ada dua kesalahan kemarin juga, ada yang ikut berbasis komputer ada juga yang tidak. Karena kalau memang tidak mampu kenapa harus memaksakan, apalagi di Cianjur Selatan mungkin dengan jaringan yang tidak begitu kuat, anak akan repot dan belum lagi semua sekolah punya komputer,” kata Oting kepada Cianjur Ekspres, kemarin (13/2). Menurut Oting, sekolah yang memang tidak memiliki sarana

Bahwa untuk mencegah terjadinya pembangunan dan pengoperasian menara telekomunikasi yang tidak sesuai dengan kaidah tata ruang, lingkungan dan estetika, perlu dilakukan pengendalian, penataan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pembangunan dan pengoperasian menara telekomunikasi; b. Bahwa pengendalian, penataan, pembinaan, dan pengawasan terhadap pembangunan dan pengoperasian menara telekomunikasi sebagaimana dimaksud dalam huruf a, telah ditetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur; c. Bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUUXII/2014 terkait Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur perlu diubah; d. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2013 Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur;

1. 2.

3.

4. 5. 6. 7.

8. 9.

10.

11. 12.

13.

14.

15.

16.

17. 18. 19.

makanan seperti dodol wortel, minuman carrota wortel dengan jeruk lemon.

“Hal ini bisa mendorong SMKN 1 Pacet memiliki usaha yang riil serta memasuki du-

nia kerja siswa yang mampu wirausaha dengan mandiri,” pungkasnya.(yis/sri)

dan prasarana yang memadai “Harapan kami untuk UNBK untuk mengikuti UNBK, harus dan UNKP Cianjur bisa lebih menginduk kepada sekolah hebat dari tahun sebelumnya. yang memiliki saran alengkap. Karena terus terang di CianKondisi ini selain membinjur ini IPM kita anjlok, paling gungkan juga akan merepotkan bontot se-Jabar. Ternayta IPM sekolah. kita yang bontot itu ada di grad “Kalau memang sekolahnya umur 20 tahun ke atas. Nah 20 mampu UNBK, ya UNBK, tetapi ke atas tercatatnya banyak yang kalau tidak bisa ya biasa saja. tidak kuliah, yang kuliah misal Untuk persiapan UNBK suorang Cianjur selatan, orang dah di rapatkan, data-data mana-mana mampu kuliah ke semuanya sudah di kumpulkan, Bandung, enam bulan tidak dan memang kemarin ada perpulang di catat oleh Bandung, masalahan di Cianjur Selatan, padahal warga Cianjur,” ungCIANJUR EKSPRES mau ikut UNBK atau tidak ya kapnya. UJIAN: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) silahkan,” ungkapnya. Oting pun saat ini mempunyai Kabupaten Cianjur mempersilahkan sekolah jika tidak mampu Kalau memang harus ngikut solusi yaitu akan mengadakan untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bisa ke SMA lain, kata Oting dan dan kelas jauh di Cianjur Selatan, melakukan ujian biasa. harus mengeluarkan biaya, dari sehingga orang-orang yang 44. Wajib Retribusi adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan mana mereka mendapatkan hanya mampu bayar kuliah saja “Karena terus terang kami ke depan bagaimana caranya perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi, termasukkarena pemungut atau pemotong retribusi jasa usaha. biaya. Pihaknya pun tidak mau bisa kuliah. Tetapi kalau orang kalahnya di sana, segorang Cianjur itu bisa mem45. Masa Retribusi adalah suatu jangka waktu tertentu yang merupakan batas waktu bagi jika ada pungutan untuk anakyangadalah mampu segalanya 19. Menara Bersama menara dengan telekomunikasi yang digunakan secaramennya bresamamemang ambil Cianjur pungwajib di retribusi untuk oleh memanfaatkanbangun jasa dan perizinan tertentuselatan,” dari Pemerintah sama oleh beberapa penyedia layanan telekomunikasi (operator) untuk menempatkan Daerah. anak peserta UNBK. akan di ajak bekerjasama. luar Cianjur. Maka program kasnya.(job3/sri) dan mengoperasikan peraltan telekomunikasi berbasis radio (Base Transceiver 46. Surat Ketetapan Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat SKRD adalah surat

4578); 15. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pemberian dan Pemanfaatan Insentif Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2010 Nomor 119, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5161); 16. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6011); 17. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 03 Tahun 2001 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2001 Nomor 44 Seri C); 18. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 14 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2012 Nomor 32 Seri B); 19. Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2013 Nomor 1);

Station) berdasarkan cellular planning yang diselaraskan dengan Rencana Induk Menara Bersama Telekomunikasi; 20. Menara Telekomunikasi Khusus adalah menara telekomunikasi yang berfungsi sebagai penunjang jaringan telekomunikasi khusus. 21. Menara kamuflase adalah menara telekomunikasi yang desai bentuknya diselaraskan dengan lingkungan dimana menara tersebut berada. 22. Penyedia Menara adalah badan usaha yang mengelola atau mengoperasikan menara yang dimiliki oleh pihak lain. 23. Kontraktor Menara adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli yang professional di bidang jasa kontruksi pembangunan Menara yang mampu menyelenggarakan kegiatannya untuk mewujudkan suatu hasil perencanaan menara untuk pihak lain. 24. Jaringan Utama adalah baigan dari jaringan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungakan berbagai elemen jaringan telekomunikasi yang berfungsi sebagai Central trunk, Mobila Switching Center (MSC) dan Base Station Controller (BSC). 25. Perjanjian Kerjasama adalah kesepakatan kerjasama secara tertulis untuk penyediaan infrastruktur menara telekomunikasi bersama antara Pemerintah Daerah dengan penyelenggara menara bersama telekomunikasi. 26. Pengendalian Menara Telekomunikasi adalah upaya pengawasa, pengendalian, pengecekan, dan pemantauan terhadap perizinan menara telekomunikasi, keadaan fisik menara telekomunikasi dan potensi serta kemungkinan timbulnya gangguan atas berdirinya menara telekomunikasi dengan memperhatikan aspek tata ruang, keamanan, dan kepentingan umum. 27. Izin Operasional adalah izin yang memberikan hak dan kewajiban kepada pemohon untuk menyediakan / membangun dan/atau mengoperasikan menara bersama telekomunikasi di Kabupaten Cianjur. 28. Izin Operasional Bersyarat adalah izin yang memberikan hak dan kewajiban kepada pemohon untuk mengoperasikan menara bersama telekomunikasi yang telah ada dalam wilayah daerah yang berlaku selama 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang kembali. 29. Izin Pengusaha adalah izin untuk penyediaan infrastruktur menara bersama telekomunikasi yang diberikan oleh Bupati sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 30. Izin Mendirikan Bangunan yang selanjutnya disingkat IMB adalah izin mendirikan bangunan menara bersama sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 31. Zona adalah cakupan wilayah atau area penempatan menara bersama telekomunikasi berdasarkan potensi serta tata ruang yang tersedia. 32. Pembangunan adalah kegiatan pelaksanaan pendirian dan pembangunan menara bersama telekomunikasi yang dilaksanakan oleh penyelenggara telekomunikasi dan/atau penyedia menara di atas tanah/lahan milik Pemerintah Kabupaten Cianjur atau milik masyarakat secara perorangan maupun lembaga sesuai dengan rencana induk atau master plan menara bersama telekomunikasi di Kabupaten Cianjur. 33. Penataan adalah pelaksanaan pengaturan serta penataan menara telekomunikasi yang telah dibangun oleh penyelenggara telekomunikasi disesuaikan dengan rencana tata ruang berdasarkan rencana induk atau master plan. 34. Pengoperasian adalah seluruh kegiatan yang harus dilaksanakan oleh penyelenggara telekomunikasi selama jangka waktu perjanjian tetapi tidak terbatas pada kegiatan, penyewaan, perawatan, perbaikan dan asuransi. 35. Rencana Induk Menara Bersama Telekomunikasi yang selanjutnya disingkat RIMBT adalah kajian teknis terpadu tentang pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. 36. Tim Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan Menara Telekomunikasi yang selanjutnya disingkat TP3MT adalah tim yang dibentuk oleh Bupati Cianjur, yang bertugas melaksanakan kegiatan pengendalian dan pengendalian pembangunan menara telekomunikasi serta mengevaluasi dan memberikan masukan kepada instansi terkait mengenai hasil monitoring dan kajian lapangan terhadap menara telekomunikasi di Kabupaten Cianjur. 37. Kontraktor Menara adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli/professional di bidang jasa konstruksi pembangunan menara yang mampu menyelenggarakan kegiatan untuk mewujudkan suatu hasil perencanaan menara untuk pihak lain. 38. Jaringan Utama adalah bagian dari jaringan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan berbagai elemen jaringan telekomunikasi yang berfungsi sebagai Central trun, Mobile Switching Center (MSC) dan Base Station Controller (BSC). 39. Menteri adalh menteri yang ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang telekomunikasi dan informatika. 40. Direktur Jendral adalah Direktur Jenderal yang ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang Pos dan Telekomunikasi. 41. Badan Usaha Indonesia adalah orang perseorangan atau badan hukum yang didirikan dengan hukum Indonesia, mempunyai tempat kedudukan di Indonesia, serta beroperasi di Indonesia. 42. Retribusi Daerah selanjutnya disebut Retribusi adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan. 43. Retribusi Jasa Umum adalah jasa yang disediakan atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan.

keputusan yang menentukan besarnya jumlah retribusi yang terutang. 47. Surat Tagihan Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat STRD adalah surat untuk melakukan tagihan retribusi dan/atau sanki-sanksi administrasi berupa bunga dan/atau denda. 48. Pemeriksaan adalah serangkaian kegiatan untuk mencari, mengumpulkan dan mengelola data dan/atau keterangan lainnya dalam rangka pengawasan kepatuhan pemenuhan kewajiban retribusi daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan retribusi. 49. Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Retribusi adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disebut penyidik, untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana di bidang retribusi yang terjadi serta menemukan tersangkanya. 50. Rekening Kas Umum Daerah yang selanjutnya disingkat RKUD adalah rekening kas umum Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.

PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2013 PENGENDALIAN MENARA TELEKOMUNIKASI DI KABUPATEN CIANJUR

: a.

:

AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES

JEPANG: Seorang siswi SMKN 1 Pacet tengah mengemas produk makanan yang berhasil di ciptakan. Tahun ini SMKN 1 Pacet menjadi salah satu sekolah di Cianjur yang mengikuti ajang Foodex Japan 2019 di Chiba Tokyo Jepang.

Sekolah yang Belum Memiliki Sarana Tidak Dipaksakan Ikut UNBK

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI CIANJUR, Menimbang

sember lalu,” ungkapnya. Ia mengatakan, pada ajang tersebut, pihak sekolah memberangkatkan guru pembimbing dan siswi yang terpilih. “Rencananya kami akan berangkat tanggal 3 Maret sampai 8 Maret nanti, termasuk saya kepala sekolah. Diharapkan bisa membawa nama baik SMKN 1 Pacet yang mewakili Kabupaten Cianjur dan negara Indonesia,” katanya. Ida juga menambahkan, produk makanan unggulan yang diproduksi di sekolah yang dipimpinya seperti jahe merah, bandrek yang desain jurusan TKJ, dan bekerjasama dengan agrobisnis pengolahan hasil pertanian bandrek jempol. “Jadi sekitar 13 jenis produk yang dihasilkan dari olahan singkong savana juga,” ujarnya. Untuk produk olahan tersebut, menurutnya, sudah dikirim ke wilayah Bandung dan daerah lainnya, yang bekerjasama dengan pihak sekolah. Hanya untuk sementara waktu, yang sudah berjalan lama dari produksi

Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Tahun 1945; Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerahdaerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Djawa Barat (Berita Negara Tahun 1950) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Djawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2851); Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3817); Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3833); Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 154, Tembahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3881); Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 134, Tambahan Lamaran Negara Republik Indonesia Nomor 4247); Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4538); Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725); Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049); Undang-Undang Nomor 23 Tahun 20l4 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 20l4 Nomor 244, Tambahan Lernbaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 20l4 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601); Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor l07, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3980); Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor l08,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3981); Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor l40, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pemberian dan Pemanfaatan Insentif Pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2010 Nomor 119, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5161); Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6011); Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 03 Tahun 2001 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2001 Nomor 44 Seri C); Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 14 Tahun 2012 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2012 Nomor 32 Seri B); Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2013 Nomor 1);

Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN CIANJUR dan BUPATI CIANJUR MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 1 TAHUN 2013 PENGENDALIAN MENARA TELEKOMUNIKASI DI KABUPATEN

Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN CIANJUR dan BUPATI CIANJUR MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN DAERAH TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR NOMOR 1 TAHUN 2013 PENGENDALIAN MENARA TELEKOMUNIKASI DI KABUPATEN CIANJUR. Pasal 1 Beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Cianjur Nomor 1 Tahun 2013 tentang Pengendalian Menara Telekomunikasi di Kabupaten Cianjur (Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2013 Nomor 1), diubah sebagai berikut : a. Pasal 1 diubah sehingga Pasal 1 berbunyi sebagai berikut : Pasal 1 Dalam Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah Kabupaten adalah Daerah Kabupaten Cianjur. 2. Pemerintah Daerah Kabupaten adalah Bupati sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksaan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.

3. Bupati adalah Bupati Cianjur. 4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Cianjur sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah. 5. Pejabat adalah Pegawai Negeri Sipil yang ditunjuk dan diberi tugas tertentu di bidang pengendalian, penataan, pembinaan, dan pengawasan menara telekomunikasi di Kabupaten Cianjur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6. Dinas adalah Dinas yang membidangi pengawasan dan pengendalian telekomunikasi. 7. Telekomunikasi adalah setiap pemancaran, pengiriman dan/atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda, isyarat, tulisan, gambar, suara dan bunyi melalui sistem kawat, optic, radio, atau sistem elektromagnetik lainnya. 8. Jasa Telekomunikasi adalah layanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan bertelekomunikasi dengan menggunakan jaringan telekomunikasi. 9. Jaringan Telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam rangka telekomunikasi. 10. Perangkat Telekomunikasi adalah sekelompok alat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam rangka telekomunikasi. 11. Alat Telekomunikasi adalah setiap alat dan sarana pendukungnya yang digunakan dalam bertelekomunikasi. 12. Penyelenggara Telekomunikasi adalah perorangan, koperasi, badan usaha milik daerah, badan usaha milik Negara, badan usaha swasta, instansi pemerintah, instansi keamanan Negara yang telah mendapat izin untuk menyelenggarakan jasa telekomunikasi, jaringan telekomunikasi dan komunikasi khusus. 13. Penyelenggaraan Telekomunikasi adalah kegiatan penyediaan dan pelayanan telekomunikasi sehingga memungkinkan terselenggaranya telekomunikasi. 14. Penyelenggara Menara Bersama Telekomunikasi adalah penyelenggara infrastruktur telekomunikasi yang menyelenggarakan Menara Bersama Telekomunikasi. 15. Penyelenggara Telekomunikasi Khusus adalah Penyelenggara infrastruktur telekomunikasi yang menyelenggarakan Menara Telekomunikasi Khusus. 16. Badan adalah sekumpulan orang dan/atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi Perseroan Terbatas, Perseroan Komanditer, Perseroan Lainnya, Badan Usaha Milik Negara atau Organisasi yang sejenis, Lembaga, Bentuk usaha tetap dan bentuk badan lainnya. 17. Penyelenggara Telekomunikasi adalah perseorangan, koperasi, badan usaha milik daerah, badan usaha milik Negara, badan usaha swasta, instansi pemerintah, dan instansi pertahanan keamanan Negara. 18. Menara Telekomunikasi adalah bangunan yang berfungsi sebagai sarana penunjang jaringan telekomunikasi yang desain dan bentuk konstruksinya disesuaikan dengan penyelenggaraan jaringantelekomunikasi telekomunikasi.yang digunakan secara bresama19. keperluan Menara Bersama adalah menara

sama oleh beberapa penyedia layanan telekomunikasi (operator) untuk menempatkan dan mengoperasikan peraltan telekomunikasi berbasis radio (Base Transceiver Station) berdasarkan cellular planning yang diselaraskan dengan Rencana Induk Menara Bersama Telekomunikasi; 20. Menara Telekomunikasi Khusus adalah menara telekomunikasi yang berfungsi sebagai penunjang jaringan telekomunikasi khusus. 21. Menara kamuflase adalah menara telekomunikasi yang desai bentuknya diselaraskan dengan lingkungan dimana menara tersebut berada. 22. Penyedia Menara adalah badan usaha yang mengelola atau mengoperasikan menara yang dimiliki oleh pihak lain. 23. Kontraktor Menara adalah penyedia jasa orang perseorangan atau badan usaha yang dinyatakan ahli yang professional di bidang jasa kontruksi pembangunan Menara yang mampu menyelenggarakan kegiatannya untuk mewujudkan suatu hasil perencanaan menara untuk pihak lain. 24. Jaringan Utama adalah baigan dari jaringan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungakan berbagai elemen jaringan telekomunikasi yang berfungsi sebagai Central trunk, Mobila Switching Center (MSC) dan Base Station Controller (BSC). 25. Perjanjian Kerjasama adalah kesepakatan kerjasama secara tertulis untuk penyediaan infrastruktur menara telekomunikasi bersama antara Pemerintah Daerah dengan penyelenggara menara bersama telekomunikasi. 26. Pengendalian Menara Telekomunikasi adalah upaya pengawasa, pengendalian, pengecekan, dan pemantauan terhadap perizinan menara telekomunikasi, keadaan fisik menara telekomunikasi dan potensi serta kemungkinan timbulnya gangguan atas berdirinya menara telekomunikasi dengan memperhatikan aspek tata ruang, keamanan, dan kepentingan umum. 27. Izin Operasional adalah izin yang memberikan hak dan kewajiban kepada pemohon untuk menyediakan / membangun dan/atau mengoperasikan menara bersama telekomunikasi di Kabupaten Cianjur. 28. Izin Operasional Bersyarat adalah izin yang memberikan hak dan kewajiban kepada pemohon untuk mengoperasikan menara bersama telekomunikasi yang telah ada

44. Wajib Retribusi adalah orang pribadi atau badan yang menurut ketentuan peraturan perundang-undangan retribusi diwajibkan untuk melakukan pembayaran retribusi, termasuk pemungut atau pemotong retribusi jasa usaha. 45. Masa Retribusi adalah suatu jangka waktu tertentu yang merupakan batas waktu bagi wajib retribusi untuk memanfaatkan jasa dan perizinan tertentu dari Pemerintah Daerah. 46. Surat Ketetapan Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat SKRD adalah surat keputusan yang menentukan besarnya jumlah retribusi yang terutang. 47. Surat Tagihan Retribusi Daerah yang selanjutnya disingkat STRD adalah surat untuk melakukan tagihan retribusi dan/atau sanki-sanksi administrasi berupa bunga dan/atau denda. 48. Pemeriksaan adalah serangkaian kegiatan untuk mencari, mengumpulkan dan mengelola data dan/atau keterangan lainnya dalam rangka pengawasan kepatuhan pemenuhan kewajiban retribusi daerah berdasarkan peraturan perundang-undangan retribusi. 49. Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Retribusi adalah serangkaian tindakan yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disebut penyidik, untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana di bidang retribusi yang terjadi serta menemukan tersangkanya. 50. Rekening Kas Umum Daerah yang selanjutnya disingkat RKUD adalah rekening kas umum Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. b. Pasal 33 diubah sehingga Pasal 33 berbunyi sebagai berikut : Pasal 33 (1) Tingkat penggunaan jasa diukur berdasarkan jumlah kunjungan dalam rangka pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi selama 1 (satu) tahun. (2) Jumlah kunjungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. (3) Indeks variable jarak tempuh ditetapkan sebagai berikut : a. Dalam kota indeks 0,9 b. Luar kota indeks 1,1 (4) Indeks variable jenis konstruksi menara ditetapkan sebagai berikut : a. Menara Pole indeks 0,9 b. Menara 3 Kaki indeks 1 c. Menara 4 Kaki indeks 1,1

b. Pasal 33 diubah sehingga Pasal 33 berbunyi sebagai berikut : Pasal 33 (1) Tingkat penggunaan jasa diukur berdasarkan jumlah kunjungan dalam rangka pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi selama 1 (satu) tahun. (2) Jumlah kunjungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebanyak 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun. (3) Indeks variable jarak tempuh ditetapkan sebagai berikut : a. Dalam kota indeks 0,9 b. Luar kota indeks 1,1 (4) Indeks variable jenis konstruksi menara ditetapkan sebagai berikut : a. Menara Pole indeks 0,9 b. Menara 3 Kaki indeks 1 c. Menara 4 Kaki indeks 1,1 c. Pasal 34 diubah sehingga Pasal 34 berbunyi sebagai berikut : Pasal 34 (1) Prinsip dan sasaran dalam penetapan tarif retribusi ditetapkan untuk menutup sebagaian biaya penyediaan jasa pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi. (2) Biaya penyediaan jasa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi biaya operasional yang berkaitan langsung dengan kegiatan pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi. d. Pasal 35 diubah sehinggan Pasal 35 berbunyi sebagai berikut : Pasal 35 (1) Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi ditetapkan dengan formulasi sebagai berikut : RPMT = Jumlah indeks variable x Tarif Retribusi Jumlah variabel (2) Tarif retribusi ditetapkan sebesar Rp 2.456.000 per menera per tahun. (3) Tarif retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) ditinjau kembali paling lama 3 (tiga) tahun sekali. (4) Penetapan tariff retribusi sebagaimana dimaskud pada ayat (2) ditetapkan dengan Peraturan Bupati. e. Pasal 36 dihapus. f. Pasal 41 diubah, sehingga Pasal 41 diubah sebagai berikut : Pasal 41 (1) Pembayaran retribusi yang terutang harus dilakukan secara tunai/lunas. (2) Retribusi yang terutang dilunasi selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkannya SKRD atau dokumen lain yang dipersamakan, dan STRD. (3) Tata cara pembayaran, penyetoran, tempat pembayaran retribusi akan diatur dalam Peraturan Bupati. Pasal II Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan peraturan daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Cianjur. Ditetapkan di Cianjur pada tanggal 10 April 2018 BUPATI CIANJUR, ttd. IRVAN RIVANO MUCHTAR

Diundangkan di Cianjur Pada tanggal 10 April 2018 Plt. SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN CIANJUR

ABAN SUBANDI

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2018 NOMOR 1 NOREG PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIANJUR PROVINSI JAWA BARAT: (1/53/2018)


METROPOLIS 4 Terminal Cipanas Akan Dibangun Tahun Ini

CIANJUR EKSPRES KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

Dishub Akan Kerjasama Dengan Pemdes Cipanas Terkait Penggunaan Lahan JL RAYA BANDUNG- Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jekso Ronggo Ardhi mengaku baru akan terealisasi di tahun 2019 ini untuk pembangunan terminal di lokasi Pasar Cipanas. “Kebetulan kita menggunakan tanah kas Desa Cipanas, dan akan dibangun beberapa tahap sesuai dengan anggaran yang ada,” kata Jekso, kepada Cianjur Ekspres. Jekso mengatakan, bahwa lahan kas desa tersebut sudah dijanjikan oleh Pemedes Cipanas akan digunakan peruntukan terminal angkot sesuai dengan trayeknya masing - masing. “Jadi kedepannya, semua angkot di Cipanas itu punya terminal dan untuk menurunkan dan menaikkan penumpangnya pun akan dilakukan di terminal tersebut,” ujarnya. Sebelumnya pihak Dishub dengan pihak desa sudah melakukan koordinasi. Selain itu Dishub akan mencoba kembali melakukan sosialisasi dengan forum lalulintas khususnya untuk penataan di wilayah Cipanas. “Setelah kita melakukan sosialisasi dengan berbagai stakeholder, maka kita pun akan melaksanakan pembangunan Terminal tersebut,” terang Jekso. Jekso mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan kembali mencoba berkoordinasi dengan pemerintahan desa Badan Per-

AYI SOPIANDI/CIANJUR EKSPRES

PARKIR: Terlihat angkutan umum (angkum) jurusan Cipanas-Cianjur parkir sembarangan untuk menunggu penumpang akibat tidak adanya terminal Cipanas. Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan tahuin ini akan di bangun terminal Cipanas di atas lahan kas Desa Cipanas. musyawaratan Desa (BPD) untuk menjelaskan fungsional lahan kas desa menjadi terminal. “Nantinya antara Pemdes Cipanas dan Dishub bentuknya kerjasama dan akan ada kompensasi. Yang pasti hari Jumat (15/2) kita akan datang ke Cipanas untuk membahas tindak lanjutnya,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, belum adanya terminal Cipanas yang me-

madai, membuat sopir angkutan umum (Angkum) sembarangan saat mengambil dan menurunkan penumpang. Kondisi ini semakin membuat kesemrawutan Cipanas yang dikenal dengan sebutan kota dolar itu. Udes (40) salah satu sopir angkutan umum Cipanas - Cianjur mengaku kesulitan untuk mencari tempat turun dan menaikkan

penumpang di seputaran Pasar Rakyat Cipanas. “Sebenarnya dulu itu ada terminal, lokasinya dibelakang Pasar Cipanas. Tapi hingga saat ini belum juga ada kelihatan wujudnya,” katanya, saat ditemui di persimpangan Kimia Farma, belum lama ini. Udes mengatakan, kalau jam pagi angkot Cipanas - Cianjur

IKBAL SELAMET/CIANJUR EKSPRES

ANGGARAN: Meski anggaran PMI Cianjur naik, namun tidak mencukupi untuk kegiatan operasional. Untuk menutupi kebutuhan PMI harus mencari donatur.

Anggaran PMI Minim, Kejar Donatur untuk Menutup Kebutuhan JL PANGHID - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur mendapatkan kenaikan anggaran di tahun ini. Namun angka tersebut dinilai masih sangat minim untuk operasional dan kebutuhan lainnya selama setahun. Sekertaris PMI Kabupaten Cianjur, Heri Hidayat, mengatakan, untuk kegiatan anggaran PMI Cianjur di tahun 2019 mendapatkan anggaran sebe-

sar Rp 403 juta di tambah dana dari APBD sebesar Rp 200 juta. “Bila di bandingkan dengan tahun sebelumnya PMI Kabupaten Cianjur mendapatakan anggaran kegiatan sebesar Rp 390 juta,” kata dia. Dia mengatakan, PMI Cianjur di tahun 2019 mendapatkan anggaran kurang lebih sebesar Rp 600 jutaan, tentunya dana tersebut masih minim sekali dengan kebutuhan PMI.

“Dana tersebut merupakan hasil dari dana bulanan yang di peroleh oleh PMI berdasarkan SK bupati yang di laksanakan pada 1 September 2018 sampai akhir Desember 2019,” kata dia Heri menjelaskan, dana itu akan di manfaatkan sebagaimana mestinya, dan nantinya dana akan di gunakan untuk biaya oprasional kebutuhan PMI. “Dana tersebut akan di bayarkan untuk

sewa gedung, dana kebencanaan, pelayanan kesehatan, pendidikan dan kegitana lainya,” ucap dia Dikatakan Heri, untuk kebutuhan oprasional setiap tahunnya PMI Kabupaten Cianjur membutuhkan dana sebesar Rp 1,3 milliar. “Untuk menutupi berbagai kebutuhan kami mencari donatur. Mudah-mudahan dana tersebut bisa di gunakan semaksimal mungkin,” pungkasnya.(bay/sri)

tidak lagi bisa naik jalur Tugaran dan keluar di persimpangan Talita Hotel. Namun menurutnya kebanyakan kalau pagi hari lebih memilih untuk mengambil jalur lurus dan langsung muter ke Balakang. “Kalau pagi, kami jarang naik ke atas (jalur Kampung Tugaran), karena macet. Jadi kami ngambil lurus saja,” terang Udes. Udes berharap sekali ke Pemer-

intah Daerah agar di wilayah Cipanas segera dibangun terminal. Dengan begitu diharapkan bisa meminimalisir kemacetan dan tak lagi terjadi semrawut. “Saya sih, kepinginnya segera dibangun terminal, dengan begitu penumpang pun tak lagi harus turun ke bawah (Jalan Raya) untuk mencari angkutan umum,” katanya.(yis/sri)


SUKABUMI EKSPRES HARIAN UMUM

Spirit Pembaharuan

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

HARGA Rp

3.000

PNS Didorong Berzakat Mulai Bulan Depan Pemkot Terapkan Kebijakan Potong Gaji

Kami A d a Penyaluran Bansos Berjalan Lancar WALI Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menegaskan pendistribusian dan pemberian bantuan sosial di Kota Sukabumi, baik dari pemerintah pusat maupun dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi, sudah berjalan dengan baik dan lancar. Namun demikian, dalam pendistribusian dan pemberian Bansos ini diperlukan kontribusi dari Polrisupaya dapat menyempurnakan pendistribusian dan pemberian Bansos kepada masyarakat serta benar-benar tepat sasaran. Hal itu diungkapkan wali kota saat memimpin rapat koordinasi Nota Kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Polri dengan Kemensos (Kementerian Sosial) RI tentang pendistribusian dan pemberian Bansos, di Operation Room Setda Kota Sukabumi, belum lama ini. Hadir juga pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro, dan Plt Kepala Dinas u BERSAMBUNG KE HAL 2

JL VETERAN Gaji aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Sukabumi akan dipotong otomatis untuk membayar zakat. Kebijakan itu mulai diberlakukan bulan depan. "Ini kami lakukan karena kesejahteraan para PNS sekarang mulai meningkat. Jadi, mulai bulan depan semua PNS bayar zakat yang diarahkan langsung ke Baznas Kota Sukabumi," jelas Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, seusai membuka acara launching My QR di Gedung Pusat Kajian Islam (Puski) Kota Sukabumi, kemarin (13/2). Berdasarkan keterangan Baznas Kota Sukabumi, tingkat partisipasi PNS Kota Sukabumi membayar zakat

ILUSTRASI/NET

ACHMAD FAHMI

Wali Kota Sukabumi melalui Baznas belum Maksimal. Dari jumlah PNS sekitar 4.800 orang, baru sekitar 1.000-an yang telah rutin membayar zakat. "Makanya kami melakukan kebijakan ini. Teknisnya gaji semua PNS akan dipotong langsung untuk membayar zakat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi tolok ukur menumbuhkan budaya u BERSAMBUNG KE HAL 2

PEMILU

Target Bisa Capai Rp4 Miliar POTENSI zakat di Kota Sukabumi cukup besar. Sayangnya belum semua bisa dihimpun dari wajib pajak. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi menargetkan pendapatan zakat infak dan sedekah (ZIS) tahun ini bisa mencapai Rp4 miliar. "Potensi terbesar akan didongkrak dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN)," kata Wakil Ketua III Baznas Kota Sukabumi, Muhammad Kusoy, belum lama ini. Walaupun tahun lalu target nyaris tercapai, tetapu zakat profesi dari

HERU LESMANA/SUKABUMI EKSPRES

PENGECEKAN: Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Feri Gustaman, mengecek kondisi gudang yang akan dijadikan tempat penyortiran surat suara.

KPU Siapkan Gudang Penyortiran Surat Suara CIBADAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi menyiapkan gudang sortir surat suara. Lokasinya berada di Jalan Proklamasi Kemerdekaan, Kelurahan/Kecamatan Cibadak. Kondisi gudang cukup representatif. Pun dari segi keamanan sangat mendukung dan lokasinya terhindar dar i banjir jika hujan turun. "Lokasinya pun cukup strategis," kata Feri kepada Sukabumi Ekspres, kemarin (13/2). Meskipun gedung tersebut dinilai layak dan aman, tetapi kata Feri, KPU juga sudah mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena itu KPU rutin mengecek berkala kondisi bangunan tersebut. "Ini untuk meminimalkan potensi risiko. Kami cek atap dan dinding gedungnya. u BERSAMBUNG KE HAL 2

kalangan ASN di Kota Sukabumi masih tergolong minim. Besarnya zakat yang dihimpun belum sesuai dengan jumlah ASN yang ada. Tahun 2018 capaian hampir hampir tiga Rp3 miliar atau setara dengan 98 persen. "Tahun ini kami genjot dari zakat mal ASN," tuturnya. Kusoy optimistis target Rp4 miliar di tahun 2019 bisa tercapai. Hal itu mengingat masih banyak potensi yang belum dihimpun. Terlebih bila zakat mal dari ASN di Kota Sukabumi bisa masuk secara keseluruhan, termasuk zakat infak dan sedekah.

"Misalkan saja ada 3.000 ASN, dalam satu tahunnya mereka zakat Rp1 juta, berarti dalam satu tahun secara keseluruhan bisa terkumpul sebanyak Rp3 miliar. Sisanya bisa dari jenis ZIS lainnya," sebutnya. Sedangkan untuk pengelu-

M KUSOY

Wakil Ketua III Baznas Kota Sukabumi

u BERSAMBUNG KE HAL 2

Warga Kaget Ada Pohon 'Ganja' di Makam KEBONPEDES - Warga Bojonggaling, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, dibuat kaget dengan tumbuhnya tanaman mirip pohon ganja. Tanaman itu tumbuh di bebatuan salah satu makam. Kali pertama tanaman itu ditemukan Nyai (40). Saat itu ia hendak membersihkan makam milik keluarganya. Nyai tidak mengetahui tanaman itu mirip ganja. Ia memetiknya lantas diperlihatkan

kepada tetangga. "Sebelum menyapu makam, daun tanaman itu saya petik satu helai. Kemudian saya perlihatkan ke tetangga terdekat," terangnya. Namun setelah ramai diperbincangkan tanaman itu mirip ganja, Nyai baru ngeh. Warga di sana pun heboh adanya tanaman mirip pohon ganja. Kapolsek Keponpedes, Iptu Yanto Sudarto, mengaku mendapat laporan dari warga adanya tana-

man mirip ganja yang tumbuh di permakaman. Daunnya lancip dan bercabang layaknya daun ganja. "Usai mendapatkan laporan warga, polisi bergerak cepat ke lokasi tempat ditemukannya tumbuhan m i r i p g a n j a t e r s e b u t . Na m u n , saat tiba di lokasi, tanaman mirip ganja tersebut sudah tidak ada," ungkapnya. Ya n t o m e m n g a ku b e l u m b i s a memastikan benar atau tidaknya u BERSAMBUNG KE HAL 2

Mengenal Lebih Dekat Raudlatul Makfufin, Rumah Para Tunanetra Belajar Alquran

Ayat Suci Mengalun Dari Barisan Huruf Braille Yayasan Raudlatul Makfufin menjadi rumah para tuna netra menempuh pendidikan agama. Di sana, para santri membaca Alquran menggunakan abjad braille. Yayasan ini juga melahirkan karya berupa Alquran braille yang menggunakan sistem komputerisasi pertama di Indonesia. KHANIF LUTFI, TANGSEL

PULUHAN pria tengah meraba kertas kosong dari sebuah lembaran tebal di mejanya. Tangan mereka menyentuh lubang kecil. Lubang itu timbul, terasa kasar saat diraba.Lubang itu membentuk titik-titik yang memilik padanan yang unik. Seperti sandi braille. Huruf yang diciptakan Louis Braille, seorang ahli pendidikan asal

Prancis. Kode titik yang berasal nama penciptanya membuat orang buta bisa membaca. Namun titik-titik itu tidak mengeluarkan kalimat latin, melainkan kalam ilahi. Para pria tersebut tengah membaca Alquran braille. Mereka adalah santri Yayasan Raudlatul Makfufin atau biasa disebut Taman Tunanetra yang berlokasi di

Imsyak: 04:29

Subuh: 04:39

Dzuhur: 12:09

Jalan Sriwedari No 41. Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

FAJAR INDONESIA NETWORK

BELAJAR: Sejumlah penyandang disabilitas tunanetra sedang belajar membaca Alquran menggunakan abjad braille di Yayasan Raudlatul Makfufin.

Ashar: 15:23

Maghrib: 18:19

Isya: 19:30

sukabumiekspres.com

@SukabumiEkspres

bilangan Jalan H. Jamat, Gang Masjid No 10 A, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Ayat s u c i d i l a nt u n k a n cukup lantang oleh para santri. Mereka hanya cukup meraba baris demi baris lubang itu. Jari mereka bergerak dari kiri ke kanan. Sesekali berhenti dan terus melanjutkan bacaanya. Ini kurang panjang harakatnya, ujar Nur Kholiq kepada salah satu santri. Us t a d Nu r-s a p aa n p a ra santri kepadanya- tampak mengawasi pengajian sambil tetap meraba baris lain, dia juga mengingatkan tau BERSAMBUNG KE HAL 2

Harian Sukabumi Ekspres

Harewos Bojong

MUI Bersikap Netral

Alhamdulillah....

BACA HAL 6 JABAR EKSPRES

redaksi.sukabumiekspres@gmail.com


SAMBUNGAN

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

PNS Didorong... berzakat di kalangan PNS," sebut Fahmi Untuk memperkuat instruksi tersebut, Pemkot Sukabumi saat ini sedang mempersiapkan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang zakat di lingkungan PNS. Dengan begitu, Fahmi optimistis

dari halaman 1

seluruh PNS akan berzakat. "Sebenarnya hal ini sudah dilakukan. Setidaknya ada dua Satuan Kerja Perangkat Daerah yang melakukannya sejak lama. Ke depan semuanya dapat mengikuti sehingga banyak juga warga Kota Sukabumi yang ter-

bantu," tandasnya. Ketua Baznas Kota Sukabumi, Fifi Kusumajaya, mengungkapkan selama ini jumlah PNS yang membayar zakat melalui Baznas relatif minim. Ia berharap, pasca diterbitkannya Perwal nanti, kesadaran berzakat dari PNS

Target Bisa Capai... aran di tahun 2018 lalu, lanjut Kusoy, mulai dari pendistribusian dan pendayagunaan serta amilin

semakin bertambah. "Slama ini kalau dar i SKPD baru Dinas Kesehatan dan RSUD Syamsudin SH yang sudah rutin membayar zakat ditambah dengan Lapas Nyomplong dan Kemenag Kota Sukabumi," pungkasnya. (job3)

dari halaman 1

mencapai 90 persen. Artinya, saat ini Baznas Kota Sukabumi masih memiliki sisa saldo. "Terserap 90

p e r s e n . Ka m i a d a s a l do kurang lebih sebesar Rp344 juta. S edangkan p e n g e l u a ra n a d a y a n g

Ayat Suci Mengalun... jwid lokasi titik yang dibaca tadi. Selain membaca, ada pula santri yang menghapal surah Alquran. Sesekali wajah mereka rekatkan Alquran agar fokus dengan hapalan. Pengajian dilakukan sejak pagi hingga siang menjelang adzan zuhur. Saat salat tiba, para santri meninggalkan meja dan melangkah ke luar ruangan, mereka saling menuntun satu dengan lainnya menuju ruang wudhu. Siang itu, Taman Tuna Netra terlihat sunyi. Pepohonan rindang menutupi sebagian halaman pesantren. Usai menjalankan ibadah salat zuhur, para santri dituntun menuju ruang makan. Sesekali terdengar suara canda para santri menuju meja makan. Ustad Nur mulai bercerita berdirinya pesantren tersebut. Selain menjadi lembaga pendidikan agama, pesantren ini juga memiliki percetakan Al Quran braille. Dalam se-

bersifat konsumtif dan produktif seperti pemberdayaan dan yang lainnya," ungkapnya. (job3)

dari halaman 1

hari, Yayasan Raudhatul Makfufin mampu mencetak sekitar 3 sampai 4 set Al Quran. Lebih dari 20 santri menuntut ilmu di Taman Tunanetra ini. Mereka banyak yang berasal dari wilayahwilayah di luar Jabodetabek hingga Lampung. Selain Alquran, buku-buku pelajaran semua menggunakan abjad braille. Yayasan ini juga sudah sejak lama memproduksi sendiri AlQuran braille. Sudah dari tahun 1989, namun belum masif. Harga bahan baku sangat mahal. Sementara pencetakanya baru lancar di pertengahan 1990an, papar Nur Kholiq. Bahan baku yang dimaksud oleh ustad Nur adalah satu rim kertas Braillon (kertas khusus aksara Braille). Saat itu, harga satu rim Braillon mencapai Rp 500 ribu. "Jika dikalkulasikan, mungkin Rp 5 juta, ujarnya Satu rim kertas Braillon hanya mampu mencetak maksimal 2 juz Al Quran

Braille saja, sehingga bisa dibayangkan betapa mahalnya Al Quran Braille per setnya. Namun, penyusunan Alquran braille berbeda dengan Alquran pada umumnya. Al Quran Braille itu dijilid per juz. 1 juznya setebal Al Quran (buku) pada umumnya. Sementara itu, yang dimaksud satu set Al Quran Braille ya berarti dari juz 1 sampai 30, isinya ya 30 jilid (30 buku). Satu set Al Quran Braille biasanya (butuh packaging dengan) satu kardus berukuran 40 senti kali 60 senti, terangnya Bagi Ustad Nur, bukan perkara mudah membangun Yayasan Raudhatul Makfufin sekaligus percetakanya hingga saat ini. Berawal dari pembinaan 10 relawan orang normal belajar mengeja aksara Braille, baik Latin atau Arab. Mereka kemudian diminta untuk membuat salinan dalam bentuk soft file ke dalam format digital di komputer. Namun, sayang semuanya

mundur. Pasalnya, ketiadaan akomodasi dan honorarium yang menunjang pekerjaan mereka. Ta k l a m a k e m u d i a n , muncul pemuda ikhlas bernama Zainal, alumnus Pesantren di Kediri Jawa Timur yang membantu mereka memasukan ke dalam format digital Al Quran Braille. S etelah berhasil dikomputerisasi, kami pun menyebar proposal untuk memohon bantuan biaya percetakan. Alhamdulillah, Habibie (mantan Presiden RI) merespon dengan memberi bantuan dana sebesar Rp 75 Juta untuk membeli printer Braille, jelasnya. Lambat laun, pemerintah semakin merespon perjuangan Ahmad untuk memperbanyak Al Quran bagi penyandang tunanetra hingga ke pelosok p e d a l a ma n In d o n e s i a. Kini, Yayasan Raudhatul Makfufin bisa mengirim Al Quran Braille hingga Afrika Selatan. (*/fin/tgr)

Angka Elektabilitas Makin Tipis JAKARTA - Elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin versus caprescawapres nomor urut 02 Prabowo Subiato-Sandiaga Uno, di wilayah Jawa Barat makin ketat. Ini seperti yang dipaparkan Lembaga Survei Indopolling Network. Ya, Survei Indopolling Network menyebut pasangan Jokowi-Ma'ruf Amien elektabilitasnya 41,7 persen. Sedangkan pasangan PrabowoSandiaga Uno sebesar 37,9 persen. Dengan kondisi ini ada selisih sekitar empat persen. "Terlihat persaingan elektabilitas yang sangat ketat antara kedua pasangan," kata Direktur Riset Indopolling Network, Arum Basuki, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (13/2). Ditambahkan Arum, jumlah sampel surveinya mencapai 1.200 responden dengan margin of error 2,8 persen dan sampel menyebar secara proporsional di

KEHILANGAN TLH HILANG BPKB DG NO. POL F-1036-UN AN. SITI MUNAWAROH TELAH HILANG SERTIFIKAT HGB, NO. 361 AN. PEMEGANG HAK PT. ANUGERAH BANGUN SENTOSA, NIB : 10.11.20.04.00715. LTK TNH BLOK BG NO 017, ALAMAT DS. BENDA, KEC.CICURUG, KAB.SUKABUMI. YG DIKELUARKAN OLEH BPN KAB. SUKABUMI TGL 14/04/2014

seluruh Jawa Barat. Pengambilan data lapangan dilakukan selama periode 21-27 Jauari 2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik multistage random sample. "Untuk pemilih yang merahasiakan jawaban dan belum menentukan pilihan masih sebesar 20,4 persen," terangnya. Dia menjelaskan Jokowi terlihat unggul di zona wilayah Jawa Barat bagian timur (wilayah Cirebonan). Di wilayah ini, Jokowi 55,396 persen sedangkan Prabowo 31,6 persen, sisanya 13,296 tidak menjawab. Sementara pasangan Prabowo-Sandi unggul di zona wilyah Jawa Barat bagian selatan yakni Jokowi 40 persen, Prabowo 50 persen dan sisanya 10 persen tidak menjawab. Zona wilayah Jabar bagian tengah, zona wilayah Jabar bagian barat (Bandung Raya) dan zona wilayah Jabar bagian utara menjadi wilayah perebuatan (battle ground). Di zona wiiayah Jabar ba-

HLG BPKB NO. M14248100 NOPOL F-8456-VB, AN. NENG YAYAN NURIJANAH HLG BPKB NO. M14248458 NOPOL F-8450-VB, AN. BAYU PURNAMA RAMDHANA TELAH HILANG STNK R2 HONDA BEAT DG NOPOL F-5686-TE AN. ARGI LANSA F (HUB. 0899-7573-730) HLG BPKB K04565582 NOPOL. F 6790 PQ AN. TAUFIQ HIDAYAT N.A TELAH HILANG STNK NO POL F-5070-VN AN. EVA WIDIAWATI

SUKABUMI EKSPRES

2

SUKABUMI EKSPRES

gian tengah, pasangan nomor urut 01, elektabilitasnya mencapai 41,996, sedangkan pasangan nomor urut 04 tercatat 41,2 persen, dan sisanya 16,996 persen tidak menjawab. Di zona Jabar bagian utara Jokowi 35,096 persen, Prabowo 30,7 persen dan sisanya 34,4 persen tidak menjawab. Kemudian di zona Jabar bagian barat Jokowi 40,0 persen dan Prabowo 39,0 persen dan sisanya 21 persen tidak menjawab. Sementara itu, pasangan Prabowo-Sandi unggul di kelompok pemilih pemula (17-25 Tahun) dan 56-65 Tahun. Pasangan Jokowi Ma'ruf Amin Unggul di kelompok umur (26-35 Tahun), (4655 Tahun) dan 65 tahun ke atas sementara di kelompok umur (36-45 Tahun) menjadi segmen perebutan. Lebih lanjut ia mengatakan dari sisi dukungan akar rumput partai pengusung Jokowi-KH Ma'ruf Amien, terlihat pemilih PDl-P paling solid men-

TELAH HILANG 1 BUAH STNK NOPOL F-4825-OR AN. RANGGA PRANOTO NUGROHO TELAH HILANG STNK NOPOL F-1517-TX AN. MIA KUSMIATI HILANG BPKB AN ROPIAH NOPOL F 6792QM NO BPKB: K11046474 NO MESIN:50C649929 NO RANGKA: MH350C004DK649712 TELAH HILANG BPKB K O2695977 TAHUN 2018 NO POL F 1327 TA A/N : NUR'ARNI

dukung Jokowi-KH Ma'ruf Amien. "Kalau sebesar 91,096 persen pemilih PDlP mendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amien. Begitupun dukungan 'grass root' partai pengusung Prabowo-Sandi, terlihat pemilih Partai Gerindra paling solid mendukung Prabowo-Sandi sebesar 89,896 persen," paparnya. Terpisah, Direktur Eksekutif organisasi Perkumpula n u ntu k Pe m i l u d a n Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini tidak begitu menanggapi terkait hasil survei. Ia hanya menekankan para calon presiden berani menyampaikan substansi visi misi mereka pada lima tema yang diperdebatkan dalam Debat Pilpres 2019 putaran kedua. Pada 17 Februari 2019, Komisi Pemilihan Umum akan menggelar Debat Pilpres 2019 putaran kedua dengan tema Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.(lut/ful/fin)

NAMA : HERI RAHMAT PEKERJAAN : KARYAWAN SWASTA ALAMAT : KP. JATIMEKAR RT 03/03 DESA SINARESMI KEC. GUNUNG GURUH KAB. SUKABUMI NO NIK : 3202271010820002 KENDARAAN RODA 2 YAMAHA NMAX / 2 DP NON ABS NO POLISI : F 5563 OQ NO BPKB : M-14215103 NO RANGKA : MH3SG3120HK264317 KEHILANGAN STNK HLG BPKB R4 NO 2954845-H DG NOPOL F-8245-SD AN. H. ARIPIN

Harga Tiket Pesawat Turun JAKARTA - Penurunan tarif penerbangan harus dilakukan secepatnya. Langkah ini ditempuh, setelah Presiden Joko Widodo Menteri mendengarkan keluhan masyarakat. Kementrian Perhubungan (Kemenhub) pun berjanji, paling lambat pekan depan, tarif kembali normal. Ya, Presiden kemarin (13/2) memanggil sejumlah menteri, di antaranya Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Tadi Pak Presiden sudah memberikan arahan. Ya diusahakan minggu ini," terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin. Ia akan bertemu dengan manajemen perusahaan penerbangan termasuk Garuda Indonesia untuk mencari jalan keluar supaya tarifnya lebih bisa diterima masyarakat. Menhub menyebutkan kenaikan tarif penerbangan terjadi pada awal 2019 dibanding 2018 sebesar 10-20 persen. "Kalau dibahas naiknya itu 10-20 persen, kalaupun naik, ini menyangkut korporasi, kita gak boleh intervensi. Biar mereka yang kalkulasi," katanya. Terkait harga avtur, Menhub mengatakan kontribusi BBM dalam tarif penerbangan sekitar 2540 persen. Ia mengatakan terkait harga avtur dan angkasa pura, hal itu merupakan kewenangan kementerian BUMN."Nanti tanya Bu Rini. Kan Bu Rini yang handle. Kalau saya sebagai regulator tidak mengatur hal-hal itu," katanya. Haryadi berharap peran pemerintah untuk mengatasi monopoli Pertamina dalam menjual avtur. "Selain itu dengan bergabungnya Sriwijaya Air ke kelompok Garuda dan Citilink menjadikan di In-

donesia hanya ada dua kelompok penerbangan yakni kelompok Garuda dan kelompok Lion Air sehingga mengarah pada terjadinya kartel," katanya. Pemerintah, lanjut dia dapat mengatasi persoalan-persoalan di dunia pariwisata sehingga pariwisata Indonesia akan bisa berdaya saing tinggi. Masih beriatan dengan mahalnya tiket, Budi menjelaskan untuk avtur sendiri menelan porsi 25%-40% dari struktur biaya dan berpengaruh ke keuangan pesawat. Tapi, selain avtur, pemerintah juga meminta maskapai melihat efisiensi di tempat lain. "Seperti leasing, paling besar," ucapnya. Tidak hanya Garuda, maskapai swasta seperti Lion juga disebut akan diimbau untuk turunkan harga. Pemerintah, kata dia, coba mempertimbangkan kepentingan masyarakat sekaligus usahanya. "Balance, kita pikirkan semuanya. Airlines dipikirkan, tapi masyarakat juga," katanya. Terpisah, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani mengatakan sektor pariwisata Indonesia terganggu kinerjanya karena masalah melambungnya harga tiket pesawat. Hal itu, kata dia dipicu karena dihapuskannya harga tiket kelas promo menjadi harga normal sehingga kenaikan rata-rata harga tiket mencapai 40 persen. "Lalu ditambah dengan sejumlah maskapai yang mengenakan kebijakan bagasi berbayar. Ini menjadikan harga tiket maskapai asing justru lebih murah," timpalnya. Sebelumnya Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kenaikan tarif tiket pesawat disebabkan oleh adanya persaingan yang tidak sehat antar maskapai yang sebelumnya berlomba menjual tiket penerbangan dengan harga murah."Jadi kalau kita tekan terlalu murah tiketnya, juga bagus untuk jangka pendek. Tapi

Warga Kaget... pohon tersebut ganja a t a u b u k a n . S e b a b, d i lokasi tanaman tersebut sudah tidak ada.

dari halaman 1 "Sudah tidak ada di lokasi penemuan. Warga tidak tahu siapa yang menghilangkan tanaman

Penyaluran Bansos... S osial Kota Sukabumi, Hudi Kodir Wahyu. Pe m e r i nt a h Ko t a Su kabu m i d e nga n Po l re s Sukabumi Kota sepakat akan berupaya optimal

menyukseskan program Bansos Tahun 2019 di Kota Sukabumi. Karena Bansos menjadi program tahunan pemerintah, baik da r i Pem er inta h Pu sat

KPU Siapkan... Ja n g a n s a m p a i a d a a i r yang rembes kalau turun hujan," jelasnya. Untuk menjaga keamanan surat suara, pada Maret KPU akan

jangka panjangnya, mereka tidak bisa beli pesawat baru, akhirnya kita yang kena juga," kata JK. Kembali JK menjelaskan menjual tiket penerbangan komersial dengan harga murah memang menguntungkan dengan mendapat banyak peminat penumpang, namun keuntungan itu hanya berlaku dalam jangka pendek. Wa p re s m e m b e r i k a n contoh sejumlah maskapai berbiaya murah yang akhirnya menutup perusahaan karena tidak lagi mampu membayar biaya operasional."Mengelola 'airlines' itu tidak mudah, apalagi kalau mau ditarik mu ra h. Su da h b e rapa airlines yang tutup? Ada Batavia dulu, ada Adam Air, ada Merpati, ada Mandala, ada Sempati; semua itu kan tutup, bangkrut," tambahnya. Dengan adanya persaingan tidak sehat tersebut akibatnya industri transportasi udara di Indonesia didominasi antara lain oleh dua perusahaan besar, yakni PT Garuda Indonesia (Persero) dan PT Lion Mentari Airlines. JK pun mengatakan dominasi tersebut juga salah satunya disebabkan oleh matinya maskapai yang menjual harga tiket pesawat murah. "Menurut saya bukan kartel, karena mereka terlalu murah akhirnya yang lain mati. Jadi bukan karena didesain, tapi karena mereka mencoba-coba masuk 'airlines' dengan tarif murah, ya mati," katanya. Maka, untuk menghindari kepanikan masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga tiket pesawat, Wapres meminta seluruh perusahaan penerbangan untuk duduk bersama dan menentukan biaya tetap operasional. "Saya kira, walaupun mereka (maskapai, red.) bersaing, mereka juga harus tetap menghitung biaya tetapnya, ada harga pokok daripada BBM itu. Karena 35 persen dari ongkos pesawat itu avtur kan," ujarnya. (ful/fin)

menyediakan posko keamanan untuk petugas kepolisian. Langkah ini untuk memudahkan optimalisasi pengamanan.

tersebut. Kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkas Yanto. (job3)

dari halaman 1 maupun dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi, untuk meringankan beban masyarakat yang tidak mampu. (*)

dari halaman 1 "Bulan depan surat suara akan dikirim. Demi keamanan kami berkoordinasi dengan kepolisian untuk memaksimalkan keamanan," pungkasnya. (job1)

TLH HILANG 1 BUAH SERTIFIKAT TANAH HAK MILIK NO 3023 AN. ALM. HAJI KARNAEN DG LT 482 M2 TERLETAK DI DESA PASIR HALANG KECAMATAN SUKARAJA

JUAL MOBIL Dijual 8 Un it Dump Truck Mitsubishi Colt Diesel 120 PS Th 2002 (Kondisi Skrap) dan 2 Unit Isuzu Panther Ls 2,5 M (kondisi rusak) Hub. Ade Surahman HP. 081221676234

Komisaris Utama: Yanto S Utomo. Komisaris: Arif Badi Karyawan. Direktur: Eko Suprihatmoko. General Manajer: Tatang Sutrisna. Kabiro/Manajer Iklan: Nendi Cahya, Redaktur: Nendi Cahya. Reporter: Andy (Politik), Dilla Novianti (Bisnis), Asep Hendrayana (Umum). Penagihan: Ahmad Fahrizal Priambodo. Pracetak: Helmy Agung Rosmana, Keuangan: Lina Nurani (Koordinator), Lia K. Email: redaksi.sukabumiekspres @gmail.com Diterbitkan oleh PT Wahana Semesta Cianjur. Alamat Redaksi, Pemasaran dan Iklan: Jalan Sriwedari No. 41 Kelurahan Sriwedari, Gunungpuyuh Kota Sukabumi. Telp. 0263-2283790, Fax. 0263-2290080. Perwakilan Bandung: Jalan Soekarno Hatta No. 627 Bandung, Telp 022-7302838, 7311949, Fax. 022-7316634. Perwakilan Jakarta: Komplek Widuri Indah Blok A-3, Jl Palmerah Barat No. 353 Jakarta12210, Tlp. 021-5330976.

TARIF IKLAN: DISPLAY: Berwarna Rp. 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp. 20.000/mm kolom. DUKA/OBITUARI/IN MEMORIAM: Warna Rp. 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp. 20.000/mm kolom. ADVERTORIAL: Warna Rp. 30.000/mm kolom, Hitam putih Rp. 20.000/mm kolom. IKLAN BARIS: Rp. 15.000/baris, maksimal 7 baris. Harga langganan Rp. 60.000/bulan. Rekening Bank Mandiri Cianjur, No. Rek 132 0011 045 003 an PT Wahana Semesta Cianjur. n Wartawan Sukabumi Ekspres selalu dibekali kartu pers. n Wartawan Sukabumi Ekspres tidak boleh menerima atau meminta sesuatu dari siapapun dengan alasan apapun. Jika menemukan pelanggaran terhadap dua poin tersebut, silahkan hubungi Hayatullah dengan nomor 0853 7968 6339

Jalan Sriwedari No 41. Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.


3

SOCIETY SUKABUMI EKSPRES

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

Berinfak Semakin Mudah dengan My QR Program Kerjasama BAZNAS dan BRI Cabang Kota Sukabumi

CIKOLE-Beramal dan berbagi dengan sesama di tengah padatnya aktivitas bukan lagi menjadi hambatan. BAZNAS bersama BRI Cabang Kota Sukabumi meluncurkan Program My QR, sedekah non tunai dengan Kode QR (QR Code). Ketua Baznas Kota Sukabumi, H. Fifi Kusumajaya menjelaskan, Program QR Code bertujuan lebih memudahkan masyarakat dalam menyalurkan infak, sedekah dan zakatnya. Sebab, transaksi bisa dilakukan dengan menggunakan tekhnologi e-Money atau Fintech, "Tekhnoligi ini sudah berkembang dengan cepat, maka hal-hal yang bersangkutan dengan ibadah pun, harus kita sesuaikan dengan kemajuan technologi, salah satunya Program QR Code,� jelasnya seusai penandatanganan MoU dan launching Program My QR antara Bank BRI dan Baznas di Gedung Puski Kota Sukabumi, kemarin (13/02). Fifi berharap, dengan diluncurkannya adanya program ini masyarakat bisa lebih nyaman dan lebih tertarik untuk membayarkan, zakat, infaq dan sedekah melalui program teknologi seperti ini. Lebih lanjut dia menjelaskan, proses pemberian zakat dengan Program My QR dapat dilakukan melalui pembayaran QR Code. Caranya, memindai QR Code yang akan dipasang disejumlah tempat umum. "Nanti kami akan bekerja sama dengan BRI dan kami juga akan mencetak barkot yang sama dan akan disebarkan di instansi pemerintah, pusat pelayanan, pelayanan dasar, rumah sakit, termasuk mall,� tuturnya. Besarnya nominal yang disedekahkan, lanjut dia tidak dibatasi. Bagi yang ingin berinfak bisa dengan minimal Rp500 dan maksimal tidak terbatas. “Nilainya tidak dibatasi. Tapi jika semakin besar Insya Allah semakin berkah," jelas Fifi. Sementara itu, Pemimpin Cabang (Pimcab) BRI Kota Sukabumi, Mindrio Aribowo menuturkan, masyarakat ingin bersedekah, infaq, hingga zakat melalui QR Code cukup mengunduh My QR BRI di playstore. Code ini berlaku untuk umum karena program tersebut tidak hanya untuk nasabah BRI saja, tapi siapa pun yang ingin berinfak. "QR BRI ini sebetulnya sudah ada sejak tahun lalu. Kemudian diupgrade sehingga My QR BRI ini bisa lebih sederhana penggunaannya. Sebelumnya, program ini harus menginput nomer NIK dan KTP. Dengan My QR BRI yang baru ini, cukup hanya menginput nama, nomor handphone, dan tanggal lahir saja. Jadi, semua orang bisa menggunakan tanpa harus menjadi nasabah BRI," ungkapnya.(job3)

Jalan Sriwedari No 41. Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.


CIANJUR EKSPRES

MEDIA KAMPUS FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SURYAKANCANA

4

KAMIS, 14 FEBRUARI TAHUN 2019

Para Mahasiswa mendapatkan Pengalaman Langsung Atmosfer Lapas

Mahasiswa FH UNSUR STUDY Lapangan ke Lapas MAGELANG MAHASISWA Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (FH-Unsur) Cianjur, Senin (21/1) lalu melakukan study lapangan le Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan para mahasiswa dari semester tiga itu merupakan tugas kuliah hukum pidana, hukum pidana lanjutan dan beberapa mata kuliah lainnya. Lapas Kelas 2A Magelang dipilih karena merupakan rekomendasi dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jateng. Menurut Dekan FH Unsur Henny Nuraeny, dasar rekomendasi dari Kanwil Kemenkumham Jateng tersebut maka diputuskan untuk berangkat melakukan penelitian ke Magelang. Setibanya di Lapas, rombongan FH Unsur di sambut Kepala Lapas Kelas II A Magelang Bambang. Selanjutnya para mahasiswa mendapatkan pengarahan, testimoni serta berkeliling di wilayah Lapas. Ketua Panitia kegiatan Mumuh M Rozi menyatakan, para mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung bagaimana atmosfer Lapas, stigma dan pola pembinaan. Dari segi hukuman terdapat yang terberat yaitu pidana seumur hidup, tindak pidananya pun beragam. Baik pidana umum dan pidana khusus seperti korupsi dan narkoba. (adv/sri)

Jalan Sriwedari No 41. Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

FH-UNSUR SIAP GELAR LAW FEST 2019 FAKULTAS Hukum Universitas Suryakancana (FHUnsur) Cianjur akan menggelar kompetisi Law Fest 2019. Kegiatan ini sangat ditunggu oleh para siswa SMA/ SMK/MA di Cianjur karena mempertandingkan beberapa cabang lomba.

Ketua Panitia, Latif menyampaikan, kegiatan 2019 ini pasti berbeda dari tahun sebelumnya, jadi jangan sampai tidak ikut serta. Informasi/Pendaftaran dapat menghubungi langsung ketua panitia, Latif +62 878-8661-1804. (adv/sri)

Profile for redaksi cireks

CIANJUR EKSPRES 14 FEBRUARI 2019  

CIANJUR EKSPRES 14 FEBRUARI 2019  

Advertisement