Issuu on Google+

RABU, 4 SEPTEMBER 2013

11 REAKSI KABUPATEN INFO TELEPON PENTING Kota Bekasi KEPOLISIAN BEKASI Polres Metro Bekasi Polsek Bekasi barat Polsek Bekasi Utara Polsek Bekasi Timur Polsek Pondok Gede Polsek Jati Asih Polsek Bantar Gebang Polsek Bekasi Polsek Babelan Polsek Tarumajaya Polsek Tambun Polsek Cibitung Polsek Tambelang Polsek Cikarang Polsek Lema Abang Polsek Kedung Waringin Polsek Sukatani Polsek Cibarusah Polsek Serang Polsek Pebayuran Polsek Setu Polsek Cabang Bungin Polsek Muaragembong

8841110 8842752 88989669 82422457 82402647 8210110 8250566 89113533 8920012 88990277 8802738 88323550 89170755 8900871 89141940 89140153 8916075 89952516 89952376 89150110 8250532 89180203 89190074

INFO JALAN TOL SENTRAKOMUNIKASI (SENKOM) Senkom Yol Cikampek 8226666 Sekom Tol Dalam Kota 8011735 Senkom Tol Janger 9199999 Senkom Tol Jagorawi 9177777 Senkom Tol TB Simatupang 9201111 Senkom Tol Cipularang 022-2021666 Senkom Tol Wiyoto Wiyono 8518350 Senkom Tol Palimanan-Kanci 0231-484268 Senkom Tol Purwakarta-Bandung 022-2021666/022-91996666 Senkom Tol Semarang 024-7607777 Senkom Tol Surabaya-Gempol 031-5624444 PJR Tol Cikampek 84971122 PJR Tol Janger 5913649 PJR Tol Jagorawi I 87793621 Derek 8941110 PEMADAM KEBAKARAN 113 Sudin Kota Bekasi Sudin Kabupaten Bekasi TERMINAL BUS Kampung Rambutan (Dalam Kota) LAIN-LAIN Pengaduan Gangguan Keamanan 5 276007 PMI Kota Bekasi PMI Kabupaten Bekasi PDAM Bekasi 8841901 PT. Pos Indonesia Bekasi Lippo Cikarang Cibarusah

88957805 88336732 8400062

8817243 8841712 8808166 8972426 8900027

TELEPON DARURAT Ambulan Polisi Pemadam Kebakaran SAR (Search and Rescue) Ganguan Telpon Ganguan Listrik Penerangan HIV/AIDS Informasi Pos dan Giro Posko Bencana Alam Telpon Darurat

118 110 113 115 117 123 163 161 129 112

PUSKESMAS Pukesmas Babelan I Puskesmas Tarumajaya Puskesmas Muara Gembong Puskesmas Tambun Puskesmas Mekarsari Puskesmas Jati Mulya Puskesmas Sumber Jaya Puskesmas Sukajaya Puskesma Telaga Murni Puskesmas Danau Indah Puskesmas Puskesmas Lemah Abang Puskesmas Cikarang

8913 2278 88990252 89190008 8824627 88334541 82406904 88333948 89107119 89107679 82506127 82606127 98140112 89105705

RUMAH SAKIT RSUD Kabupaten Bekasi RS. Annisa RS. Harapan Internasional RS. Bakti Husada RS. Karya Medika I RS. Siloarn Glene Eagias RS. Medika Cikarang RS, Genki Medika RSIA Hosaria Medika RSIA Amanda I RS. Kartika Husada RS. Medirosa RSB. Permata Bunda RB. Amanda II

8830150 8904163 89840745 89000530-531 89000191-190 8972027/89901088 89044160 89631911 8972472 8971643 88327281/9172736 8937867 88328001 8900277

PLN PLN Jababeka PLN Lipo Cikarang PLN Ds Segara Jaya PLN Cikarang Baru PLN Cibitung PLN Kali Abang PLN Muara Tawar PLN Babelan PLN Suka Resmi PLN Tapak Serang PLN Taruma Jaya PLN Rengas PLN Tambun

8935391 89901733 88990054 89108282 88375540 88951668 88990564 89133541 89906143 89180251 88990111 89140594 88370068

PAJAK Pelayanan Pajak Madya Bekasi Pelayanan Pajak Cikarang Satu Pelayanan Pajak Cikarang Dua Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A

8973355 88339637 89113564 89982663

PERBANKAN Bank Jabar Banten Bank Central Asia (BCA) Bank Tabungan Negara (BTN) OCBC NISP Bank Negara Indonesia (BNI) Bank Mandiri Bank Danamon Bank Buana Bank Commonwealth Bank Rakyat Indonesia (BRI) CIMB NIAGA Citibank Bank Bukopin

14049 500888 26533566 500999 57899999 14000 67777 14008 79176000 14017 14041 69999 14005

135 Hektar TKD Akan Disertifikasi REAKSI CIKARANG – Pemkab Bekasi melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) telah mengajukan 135 hektar Tanah Kas Desa (TKD) kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi untuk disertifikasi. Rencana tersebut disampaikan Kepala BPMPD Pemkab Bekasi, Abdul Karim kepada Reaksi, Selasa (3/9).

Menurut Karim, sertifikasi TKD tersebut sangat dibutuhkan karena banyaknya permasalahan yang selama ini muncul terkait kepemilikan lahan. “Sebagaimana pernah

terjadi belum lama ini, lahan TKD dan kantor desa yang digugat akhirnya dimenangkan oleh penggugat. Pasalnya, dulu pada saat TKD atau kantor tersebut di-

Abdul Karim

hibahkan, tidak diikuti dengan kelengkapan administrasi tanah,” katanya.

Dipaparkan Karim, untuk tahun 2013 ini belum semuanya dapat disertifikasi. Yang menjadi prioritas katanya adalah TKD yang lahannya dibangun kantor desa. Sementara untuk pembiayaan lanjut dia dianggarkan dari APBD Kabupaten Bekasi sebesar Rp 780 juta atau untuk sekitar 70 kantor desa. “Untuk tahun ini ada beberapa TKD yang menjadi prioritas untuk

dibuatkan sertifikatnya. Salah satu diantaranya adalah TKD Lambangsari. Dan tahun ini karena baru kita ajukan, dana yang bisa dialokasikan dari APBD hanya Rp780 juta. Karena anggaran yang terbatas kita meminta keringanan ke BPN untuk biaya ukurnya. Tahun depan kita akan mohonkan sekitar Rp2,5 miliar untuk menuntaskan rencana sertifikasi tersebut,” paparnya. (rich/ari)

Kades Berikan Bantuan Mesin Pompa REAKSI BABELAN – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Bekasi belakangan ini membuat bingung para petani di Kecamatan Babelan karena kekeringan dipastikan berpengaruh terhadap masa tanam. Seperti yang terjadi di dua desa, yaitu; Desa Hurip Jaya dan Desa Pantai Hurip. Menjawab keluhan warga, akhirnya Kepala Desa Hurip Jaya dan Kepala Desa Pantai Hurip

memberi bantuan berupa mesin pompa air jenis Dompleng 24 PK masing-masing desa. Pemberian bantuan ini bertujuan mengairi persawahan dua desa secara bersamaan. Persawahan dua desa yang terletak satu hamparan di pinggir bibir kali CBL dialiri melalui kali sudetan menggunakan mesin pompa air untuk mengairi masing-masing seluas 400 hektar sawah yang sudah ditanami

padi. Menurut Kepala Desa Natja Afenddy kepada Reaksi Bekasi Senin (2/9), dari satu mesin yang dia miliki itu masih kurang untuk mengairi 400 hektar sawah, dan mesin tersebut diakuinya hasil upaya pribadi dan bukan bantuan baik itu dari pemerintah maupun swasta. Sementara itu, Saran dari Gabungan Kelompok Tani

10 Besar Komisioner KPU Diumumkan 6 September REAKSI CIKARANG - Tim Seleksi Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan mengumumkan 10 besar kandidat terpilih pada 6 September 2013 mendatang. "Sepuluh besar ini akan kami rekomendasikan namanya ke KPU Jawa Barat untuk diputuskan siapa yang berhasil lulus menjadi lima komisioner terpilih KPU Kabupaten Bekasi periode 2013-2018," kata Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten Bekasi, Wawan Aunillah Kamil, pada Selasa (3/9). Menurutnya, sebanyak 20

calon telah menjalani tes akhir seleksi berupa wawancara di Hotel Grand Cikarang, Jababeka pada hari Senin (2/9) lalu. "Tes terakhir ini merupakan penentu lolos atau tidaknya ke tahapan 10 besar," imbuhnya. Wawan menjelaskan, proses seleksi hingga saat ini sudah memasuki persiapan tahap rapat pleno untuk mengakumulasi nilai para kandidat yang diperoleh selama rangkaian tes yang berlangsung sejak Agustus 2013. Rangkaian tes tersebut meliputi pengecekan kesehatan, psikotes, wawancara,

tes tertulis, dan lainnya. Dari rangkaian tes tersebut lanjut dia, panitia telah menyisihkan sekitar 18 kandidat karena perolehan nilai yang kurang serta faktor teknis lainnya. "Segera akan kita ketahui siapa yang lolos dan tidak lolos. Kita ikuti aturan normatifnya saja," lanjutnya. Ia menghimbau kepada seluruh peserta untuk bersikap sportif dan menerima hasil keputusan rapat pleno nanti. "Apa pun hasilnya, saya harap seluruh calon bisa menerima dan bersikap sportif," tutupnya. (ari)

Demi Rumah Tangga

Mamad Cari Botol Bekas di Kali CBL REAKSI BABELAN Fenomena kehidupan masyarakat kalangan bawah kian memprihatinkan saat ini disebabkan minimnya lapangan pekerjaan. Seperti yang dilakukan Mamad, warga Babelan yang mengais rizki di atas perahu kecil dengan mengorek-ngorek sampah yang dibuangg tangantangan jahil ke kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). "Saya mencari botol gelas plastik bekas air mineral yang hanyut terbawa arus untuk memenuhi hidup rumah tangga, karena sekarang ini saya belum mempunyai pekerjaan,” katanya. Menurut Mamad, pekerjaan yang dikalukan sangat beresiku, karena kemungkinan perahu yang digunakan terbalik atau ter-

bawa derasnya arus air. Dia juga mengaku tidak terbiasa menggunakan perahu. "Meskipun nyawa taruhannya pak, kami tetap melakukannya demi tuntutan hidup. Yang penting halal,” katanya. Pada kesempatan terpisah, Kepala Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan Marjukih MN saat ditemui Reaksi Bekasi Selasa (3/9) di dekat kali CBL mengatakan bahwa kali CBL itu sekarang sudah tercemar dengan

sampah rumah tangga dan bahkan airnya pun sudah kotor berwarna hitam legam dan berbau diyakini bersumber dari limbah industri. Marjukih menjelaskan, sebelumnya air kali CBL dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk keperluan Mandi, Cuci, Kakus (MCK). Akan tetapi pada kenyataannya sekarang kata dia, air sudah tidak bisa dimanfaatkan. (adh)

(Gapoktan) Pantai Hurip mengatakan rasa senangnya dengan adanya bantuan mesin pompa tersebut dari Kepala Desa. Petani Pantai Hurip maupun Hurip Jaya berharap agar mesin pompa itu jangan bersifat smentara, bila perlu harus ditambah lagi, karena jika mesin pompanya satu unit tidak cukup untuk mengairi areal persawahan seluas itu. “Kami berharap dan me-

minta kepada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Bekasi mengenai sawah para petani agar segera diberi bantuan, baik itu mesin pompa maupun lainnya yang dianggap perlu. Karena petani khawatir pada masa tanam kedua mereka ini akan gagal panen karena kekeringan, dan ini sudah dilakukan masa tanam sebanyak dua kali selalu gagal,” harapnya. (adh)

Endang Subrata Pesepak Bola Berprestasi REAKSI BABELAN - En-

dang Subrata (22), warga Kampung Kelapa Tiga, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi adalah seorang Atlit sepak bola berbakat. Dulunya, Endang menjadi penjaga gawang Persikasi, satu-satunya atlit terpilih dari dunia olah raga cabang sepak bola dari Kota dan Kabupaten Bekasi untuk mengikuti Pekan Olah Raga Nasional (PON) XVIII di Kepulauan Riau bulan September tahun 2012 lalu. Kiprahnya di dunia olah raga begitu cemerlang hingga saat ini dia bergabung di football Club Pelita Bandung Raya sebagai penjaga gawang. Menurut Na’im orang tua Endang Subrata ketika ditanya mengenai prestasi anaknya didunia Sepak Bola Kepada Reaksi Bekasi, Selasa (3/9) mengatakan, prestasi yang sudah didapat adalah mengikuti lomba tingkat Popda, tingkat Porda serta lolos dalam seleksi tingkat Jawa Barat sehingga dapat mengikuti PON XVIII di Kepulauan Riau 2012 lalu. “Club-club sepak bola yang sudah dijelajahinya adalah Aoranas, Suratin, Persikasi, Persipasi, dan masuk ke liga ISL di Pelita Bandung Raya sebagai Penjaga Gawang,” katanya.

Na’im menambahkan, sebagai orang tua ia berharap agar prestasi anaknya di dunia olahraga kian meningkat dan mampu membahagiakan kedua orang tuanya. Selain itu ia juga mengharapkan kepada Pemkab Bekasi untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada atlet muda berbakat. “Sebagai orang tua saya berharap agar anak saya mendapatkan segudang prestasi dan dapat berkembang di dunia olah raga khususnya sepak bola. Yang lebih penting lagi dapat membahagiakan kedua orang tua. Kami minta dukungan kapada pemerintah daerah, agar memperhatikan dan harus tahu bahwa di Babelan banyak atlit muda berbakat baik dari sepak bola, Bulu Tangkis, maupun Catur. Mungkin masih banyak lagi atlit-atlit yang lahir di Babelan,” harapnya. (adh)

Warga Harapkan Bantuan Swasta

BERKELIARAN: Wowh..Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi ( Pemda ) persis samping kantor Bupati berkeliaran sapi.

REAKSI BABELAN - Warga Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi saat ini membutuhkan pasokan air bersih pasca musim kemarau yang menyebabkan kekeringan di beberapa kecamatan di Kabupaten Bekasi. Kurangnya pasokan air saat ini dikeluhkan oleh Rohmat, warga dusun II, Desa Pantai Hurip, Kecamatan Babelan. Di dusun tersebut katanya masyarakat sangat membutuhkan air bersih, pasalnya sampai berita ini diturunkan biasanya warga yang berdomisili sekitar 1000 meter dari bibir pantai selalu memanfaatkan air kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Saat ini dijelaskan, air kali CBL tidak bisa lagi dimanfaatkan karena air hitam dan berbau, kotor akibat limbah industri. Keterbatasan air itu juga dibenarkan oleh Kepala Desa Hurip Jaya, Marjukih. Kepada Reaksi, Senin (2/9) ia men-

gatakan kalau desanya sangat kekurangan air bersih, sehingga diharapkan adanya campur tangan pihak swasta untuk menanggulanginya. “Wilayah Hurip Jaya sangat kekurangan air bersih. Untuk itu kami berharap kepada pihak swastanisasi atau perusahaan dari kawasan industri maupun Pertamina dan PGN agar dapat memberi bantuan air bersih untuk warga kami, karena masyarakat kami sangat membutuhkannya,” harapnya. Bantuan tersebut menjadi pertolongan terakhir karena lanjut dia, warganya telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan air bersih akan tetapi tidak berhasil. “Masyarakat sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mendapatkan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, baik itu berupa sumur gali maupun sumur tancap, namun semua itu tidak dapat mengeluarkan air bersih,” tutupnya. (adh)


Hal, 11 reaksi bekasi