Page 1

Reaksi Nasional

PENDIRI: HENDRI SIREGAR

TERBIT

16

HALAMAN

Reaksi Nasional Harian

Reaksi B e kasi Harian

www.reaksinews.co

Menjunjung dan Menyuarakan Kebenaran

RABU, 4 SEPTEMBER 2013

www.reaksinews.co

e-mail : harianreaksinasional@yahoo.co.id

REAKSI GROUP

Edisi 420 - Tahun Ke-II

Rp 2.000 (Luar Kota Rp. 3.000,-)

Pengemplang Kredit PT BRI Ditahan Pakai Mobil Dinas, Pejabat Dephut Ritual Di Gunung Sindur

REAKSI JAKARTA - Kejaksaan Agung, Selasa malam menahan Imelda, tersangka pengemplang kredit PT BRI Tbk senilai 19,1 juta dolar AS, di Rumah Tahanan Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur, hingga 20 hari ke depan. Tersangka Imelda adalah Direktur PT First International Gloves (FIG). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Selasa, membenarkan penahanan direktur PT FIG tersebut setelah sebelumnya yang bersangkutan menjalani pemeriksaan sejak Selasa pagi. "Penahanan berlangsung dari 3 September sampai 22 September 2013 mendatang.

Penahanannya sendiri berdasarkan Surat Perintah Nomor print 17/F.2/Fd.1/09/2013," katanya. Ia menyebutkan materi pemeriksaan pada Imelda terkait proses permohonan fasilitas kredit ke BRI hingga disetujui dan dicairkan ke perusahaan yang bersangkutan. BERSAMBUNG hal 14

REAKSI JAKARTA - Oknum pejabat Departemen Kehutanan DKI Jakarta berinisial MY kepergok melakukan ritual musriyk bersama seorang wanita berinisial AG di wilayah Gunung Sindur (16/8) lalu. Perilaku kedua insan berlainan jenis ini begitu mesra saat melakukan ritual. Mereka bergandengan tangan ibarat dua sejoli yang dimabuk asmara kendati usia mereka berbeda jauh. Ironisnya kendaraan yang mereka pakai ke tempat ritual tu fasilitas Negara, kendaraan dinas yang sejatinya untuk menunjang kegiatan kedinasan. Rirual itu sendiri dilakukan saat jam kerja artinya tentu bolos dari pekerjaan. Keterangan diperoleh dari warga sekitar, tempat ritual kedua sejoli ini merupakan lokasi persemedian bagi yang mempercainya. Usai kedua sejoli ini melaksanakan ritual, mereka pulang dan menyempatkan berbelanja di Sentul City,

Bogor. Selesai berbelanja, dilanjutkan ke Jakarta. Teman wanitanya diantar ke sebuah apartemen di Kalibata Jakarta Selatan, sementara MY pulang ke rumahnya di Taman Arcadia Mediterania Cimanggis. Ketika dikonfirmasikan kepada MY, dia langsung kaget karena perjalanan mereka diketahui orang lain. Fasilitas Negara yang mereka gunakan yang bukan keperluan kedinasan, MY mengakui dan mengatakan bersalah. MY sendiri memohon agar tidak dipublikasikan perjalanan mereka. “Saya mohon kepada rekan-rekan untuk tidak mempublikasikannya. MY juga mengaku, hubungannya dengan teman wanitanya AG sudah berjalan lama. Kabag Umum Departemen Kehutanan DKI Jakarta, Haris mengatakan, tindakan itu merupakan pelanggaran indispiliner PND PP 53/2010 dan menyarankan agar menanyakan langsung ke bagian KLN. (rls)

Deklarasi AAKJ Batal Kepolisian Ringkus Ferdinand Sambut Fellaini Haposan Siburian Tetap Gelorakan Komplotan Penipuan Bermodus Undian Telkomsel Perjuangan Sopir Kosti Jaya REAKSI JAKARTA - 17 orang komplotan pelaku penipuan melalui SMS dan telpon bermodus pemenang undian dari PT Telkomsel diringkus Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Tersangka yang diringkus yakni IA (33), AR (21), KH (27), A (28), R (44), D (19), AY (34), BI (29), UH (34), R (21), IF (21), IW (24), HS bin AR (27), HS bin AH (39), SA (20), MN (41), dan KS (37). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, ke 17 pelaku ini diringkus pada Kamis

(22/8/2013) pukul 18:00 WIB dari tiga rumah di Perum BIP Telaga Kahuripan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. "17 pelaku ini diringkus dari adanya tiga laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya pada Mei 2013 hingga Juli 2013," ucap Kabid Humas kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (2/9/2013). Kata Kabid Humas, modus yang dilakukan pelaku yakni pelaku mendapatkan nomor telpon korban dengan mengBERSAMBUNG hal 14

Sosok

(hem)

Para pengurus dan anggota AAKJ menjelang rencana deklarasi.

REAKSI JAKARTA - Deklarasi Aliasi Anggota Kosti Jaya (AAKJ) di jalan Dasuki, Jakarta Timur, gagal dilaksanakan karena desakan sekelompok yang mengaku sebagai pengurus Kosti Jaya, Selasa (3/9). Namun, Haposan Siburian, Ketua Umum AAKJ menyatakan tetap akan mendeklarasikan perkumpulan sebagian sopir taksi Kosti Jaya ini dengan waktu yang ditentukan kemudian. “Kalau hari ini tidak jadi deklarasi, hanya karena ada insiden.

BERSAMBUNG hal 14

Djoko Susilo Divonis 10 Tahun

Fauzi Bowo

Doktornya dari Jerman Dicalonkan Duta Besar Lama tak terdengar kabar beritanya, mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tiba-tiba diusulkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi Duta Besar RI untuk Jerman. Penempatan Foke tersebut dinilai cukup tepat. Wakil Ketua Komisi I DPR yang membidangi hubungan internasional Ramadhan Pohan mengatakan, pengalaman Foke di Jerman tentu bisa mempererat hubungan antara Indonesia dengan Jerman. "Pak Foke tentu tidak mengejutkan karena beliau doktor dari Jerman, memiliki pengetahuan daya kultur Jerman juga kuat. BERSAMBUNG hal 14

PEMBERITAHUAN Mengingat banyaknya oknum yang mengaku wartawan REAKSI NASIONAL, REAKSI BEKASI (REAKSI GROUP), dengan ini diberitahukan bahwa wartawan kami hanya yang namanya tercantum di box redaksi. Kepada pihak yang merasa dirugikan akibat ulah oknum, supaya melaporkan kepada pihak berwajib. Atau menghubungi Redaksi di Nomor 081806988000 dan 081219222429.

Terdakwa Djoko Susilo

REAKSI JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai putusan Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi

(Tipikor) Jakarta kepada mantan Kepala Korps Lalu Lintas Irjen Pol Djoko Susilo belum menjadi putusan monumental.

"Kalau konstruksi hukumnya oke, tapi sanksinya belum mengakomodasi tuntutan jaksa penuntut umum," kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, di Gedung KPK Jakarta, Selasa malam. Bambang mengatakan konstruksi hukum yang dibangun Majelis Hakim Tipikor Jakarta mengakomodasi konstruksi hukum KPK dan berdasarkan fakta di persidangan. "Putusan ini menarik karena rumusan dakwaan mengintegrasikan antara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang," kata Bambang.

BERSAMBUNG hal 14

MANCHESTER UNITED sudah sukses mendatangkan Marouane Fellaini dari Everton. Bek The Red Devils Rio Ferdinand pun memberi sambutan atas kedatangan rekan barunya itu. Pada saat-saat terakhir bursa transfer, MU akhirnya mencapai kesepakatan dengan The Toffees terkait Fellaini. Pemain timnas Belgia itu resmi menjadi pemain 'Setan Merah' dengan tebusan sebesar 27 juta poundsterling. Tapi sebelum melakoni laga bersama MU, Fellaini akan lebih dulu berlaga bersama timnas Belgia di kualifikasi Piala Dunia 2014. Belgia berturut-turut akan bertandang ke markas Skotlandia dan Kroasia. Ferdinand pun memberikan ucapan selamat datang kepada Fellaini. Lewat akun Twitter pribadinya, Ferdinand juga berharap Fellaini tak cedera saat melakoni laga internasional. "@fellaini selamat datang di Manchester United, semoga beruntung di laga internasional dan bisa kembali dengan keadaan bugar," tulis Ferdiand. (dts/sbt)

Reformasi Terbilang Gagal di Sudin Kesehatan Jakbar JAKARTA REAKSI - Panitia lelang Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat berani memenangkan PT Betania Prima dengan penawaran Rp 7.946.367.000 yang berdomisili di Jalan Tambra III Nomor 1 RT 004/008 Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Beredarnya dokumen Rencana Angaran Pembangunan (RAB) dan Suprekapitulasi serta gambar bes-

tek fisik gedung Puskesmas Kalideres, menambah daftar panjang bukti kurang oktimalnya kinerja Inspektorat dan aparat hukum dalam melakukan audit dan memeriksa proses lelang di Sudin Kesehatan Jakarta Barat. Diketahui bahwa domisili perusahaan pemenang lelang tersebut adalah berdomisili rumah tinggal. Padahal anggaran yang dilelangkan sebesar Rp 8,6

miliar APBD 2012 untuk pembangunan Puskesmas Kalideres menjadi Puskesmas Rawat Inap. Jika mengacu kepada persyaratan Panitia Lelang Sudin Kesehatan yang di jelaskan pada dokumen RKS, bahwa sertipikasi badan perusahan yang mengikuti lelang seharusnya dalam masa berlaku, bukan yang BERSAMBUNG hal 14

Hal 1  
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you