Issuu on Google+

KATALOG BPS:1102001.7409.110

Pelopor Data Statistik Terpercaya Untuk Semua


STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAKORUMBA 2013 ISSN

:

No. Publikasi

:

Katalog BPS

: 1102001.7409.110

Ukuran Buku

: 15 cm X 21 cm

Jumlah Halaman

: v + 16 halaman

Gambar Cover

: Keraton Kulisusu

Naskah : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Gambar Kulit : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik

Diterbitkan Oleh : Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Utara

Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


KATA SAMBUTAN Publikasi Statistik Daerah Kecamatan 2013 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Utara berisi berbagai data dan informasi terpilih seputar kecamatan yang berada di Buton Utara yang dianalisis secara sederhana untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi yang ada di setiap kecamatan. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan 2013 diterbitkan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik yang sudah terbit secara rutin setiap bulan. Berbeda dengan publikasi-publikasi yang sudah ada, publikasi ini lebih menekankan pada analisis. Materi yang disajikan dalam Statistik Kecamatan 2013 memuat berbagai informasi/indikator terpilih yang terkait dengan pembangunan di berbagai sektor diharapakan dapat menjadi bahan rujukan/kajian dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan. Kritik dan saran konstruktif berbagai pihak kami harapkan untuk penyempurnaan penerbitan mendatang. Semoga publikasi ini mampu memenuhi tuntutan kebutuhan data statistik, baik oleh instansi/dinas pemerintah, swasta, kalangan akademis maupun masyarakat luas. Buranga, September 2013 Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Utara, Kepala,

Sudirman K, SPi NIP.19670206199101 1 001

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

iii


KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Allah SWT, karena dengan limpahan Rahmat dan Ridha-Nya Jualah sehingga publikasi Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013 dapat diterbitkan. Publikasi ini merupakan kewajiban bagi Koordinator Statistik Kecamatan

pada

setiap

tahunnya

yang

dimaksudkan

untuk

memberikan gambaran tentang keadaan geografis, ciri-ciri sosial ekonomi penduduk, dan lain sebagainya. Terbitnya publikasi ini berkat kerjasama yang baik semua pihak terutama instansi pemerintah maupun swasta serta para Kepala Desa/Lurah. Saran, pendapat serta koreksi untuk perbaikan dan penyempurnaan publikasi selanjutnya sangat kami nantikan.

Labuan,

September 2013

Koordinator Statistik Kecamatan Wakorumba,

A. RANUWIRAWAN RAHIM, S.Si NIP.19890715 201212 1 003

iv

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


DAFTAR ISI 1. GEOGRAFI

1

2. PEMERINTAHAN

3

3. PENDUDUK

4

4. PENDIDIKAN

6

5. KESEHATAN

7

6. TRANSPORTASI

9

7. PERTANIAN

10

8. LISTRIK & INDUSTRI

11

9. PEREKONOMIAN & KEUANGAN

12

10.LAMPIRAN TABEL

13

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

v


Wilahnya merupakan daerah pesisir Sebagian besar wilayah kecamatan Wakorumba merupakan daerah pesisir, yang berada pada ketinggian 25-500 meter dari permukaan laut.

Kecamatan merupakan

Wakorumba

kecamatan

yang

Gambar 1 Peta wilayah Kecamatan Wakorumba

sebagian besar daerahnya berupa daerah pesisir kecuali UPT.Lasiwa. Secara utara

geografis,

Kecamatan

sebelah Wakorumba

berbatasan dengan selat wawonii, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Maligano, sebelah timur berbatasan Kulisusu,

dengan dan

Kecamatan

sebelah

barat

berbatasan dengan Selat Buton. Secara Topografi, pemukiman wilayah

Kecamatan

Wakorumba

pada umumnya merupakan dataran dengan ketinggian 25 – 500 meter di atas permukaan laut.

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

1


Wilayah Perairannya Cukup Potensial Meskipun wilayah perairan cukup potensial, akan tetapi mayoritas masyarakat di Kecamatan Wakorumba bermata pencaharian di bidang pertanian.

Tabel 1 Luas Wilayah Kecamatan Wakorumba

Dari luas wilayah Kecamatan Wakorumba, desa Laeya merupakan desa dengan wilayah terluas yakni

No. Desa/Kelurahan

Luas

Persentase

mencapai 23,15 persen. Sedangkan

(Km2)

(%)

daerah yang memiliki luas wilayah terkecil adalah desa Labaraga yakni 4,74 persen dari luas Kecamatan

1

Matalagi

23,74

8,23

2

Laeya

66,85

23,15

3

Labaraga

13,69

4,74

oceanografi, Kecamatan Wakorumba

4

Lasiwa

46,98

16,27

merupakan

5

Labuan Bajo

19,81

6,86

memiliki laut yang cukup potensial

6

Labuan Wolio

27,84

9,64

7

Labuan

30,67

10,62

dari perikanan tidak begitu banyak

8

Wantulasi

39,18

13,57

sehingga masyarakat di Kecamatan

9

UPT. Lasiwa

20,01

6,93

Wakorumba. Jika

untuk

dilihat

dari

daerah

pengembangan

aspek

pesisir

dan

usaha

bidang perikanan. Akan tetapi, hasil

Wakorumba sebagian besar bermata pencaharian di bidang pertanian.

Jumlah

288,76

100.00

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

2

di

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Masih berstatus desa swadaya Wilayah administrasi terdiri dari 6 desa, 1 UPT dan 2 kelurahan yang terbagi dalam 22 dusun yang berstatus swadaya.

Kecamatan Wakorumba adalah

Tabel 2 Pembagian Wilayah Administratif Pemerintah Menurut Tingkat Klasifikasi

daerah yang terpisah dari Kabupaten Muna dan masuk dalam wilayah Kabupaten Buton Utara, berdasarkan

No. Desa/Kelurahan

UU NO.14 Tahun 2007 tanggal 2

Desa Swadaya Mula

Madya

Januari 2007 dan memiliki 9 unit

1

Matalagi

-

1

Lembaga Ketahanan

2

Laeya

-

1

3

Labaraga

1

-

4

Lasiwa

1

-

5

Labuan Baju

1

-

6

Labuan Wolio

1

-

7

Labuan

1

-

tidak ada perubahan dari kondisi

8

Wantulasi

1

-

tahun sebelumnya yaitu empat desa

9

UPT. Lasiwa

1

-

Masyarakat

(LKMD) yang tersebar di masingmasing keluarahan. Secara administratif Kecamatan Wakorumba terdiri dari 6 desa, 1 Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) dan 2 kelurahan, yang terbagi dalam 22 dusun dan 36 RT. Dilihat

dari

status

desanya,

yang masih berstatus desa swadaya Artinya, administrasi pada sembilan desa tersebut belum terselenggara dengan

baik

dan

Lembaga

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Masyarakat belum berfungsi dengan baik.

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

3


Perempuan 3 persen lebih banyak dari laki-laki Pada tahun 2012, jumlah penduduk kecamatan Wakorumba adalah 6.643 jiwa dimana jumlah penduduk perempuan lebih banyak dari laki-laki.

Tabel 3 Indikator Kependudukan Wakorumba Uraian Jumlah Penduduk (jiwa) Kepadatan Penduduk (jiwa/km2) Sex Ratio(L/P)

2012 6.739 23

97 % Penduduk menurut kelompok umur 0-14 tahun

40,98

15-64 tahun

54,63

65+ tahun

4,40

Gambar 2 Piramida Penduduk Wakorumba (jiwa)

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

4

Pada tahun 2012, jumlah penduduk di Kecamatan Wakorumba mencapai 6.739 2 jiwa. Tiap satu Km wilayah Wakorumba dihuni sekitar 23 penduduk. Berdasarkan jumlah penduduk yang ada, terlihat bahwa penduduk perempuan lebih banyak dibanding penduduk laki-laki. Hal ini ditunjukkan dari nilai sex ratio sebesar 97 persen. Artinya, jumlah penduduk perempuan 3 persen lebih banyak dibanding penduduk lakilaki. Komposisi penduduk Wakorumba dIdominasi oleh penduduk muda (balita dan dewasa). Hal ini dapat diamati pada bagian bawah dan tengah dari piramida penduduk Wakorumba yang lebih besar dibanding bagian atas piramida. Usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dibanding dengan nonproduktifnya yakni mencapai 54,63 persen.

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Persebaran penduduknya tidak merata Kelurahan Labuan merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar yakni 21,35 persen dari jumlah penduduk Wakorumba.

Persebaran Kecamatan merata.

Wakorumba

Hal

kepadatan

penduduk

ini

di tidak

Gambar 3 Persebaran Penduduk Wakorumba, 2012

menyebabkan

penduduk

yang

tidak

Matalagi Laeya Labaraga Lasiwa Lab. Bajo Lab. Wolio Labuan Wantulasi

proporsional (wilayah tempat tinggal tidak

sesuai

dengan

jumlah

penduduk). Pada tahun 2012, Kelurahan Labuan merupakan daerah dengan jumlah penduduk paling banyak yakni mencapai 21,35 persen dari jumlah penduduk

Wakorumba.

Meskipun

10%

6%

15%

11% 4%

Kelurahan Labuan memilki jumlah penduduk paling banyak, akan tetapi luas wilayah di daerah hanya sekitar 2

30,67 Km sehingga daerah tersebut merupakan

wilayah

yang

13%

21% 12%

padat

8%

penduduknya yakni mencapai 53 jiwa 2

per Km . Sedangkan desa Laeya merupakan

wilayah yang jarang

penduduknya yakni mencapai 13 jiwa 2

per Km .

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

5


Satu orang Guru SD mengajar 19 murid Pada tahun ajaran 2012/2013, rasio murid/guru terbesar adalah pada tingkat SD.

Gambar 4 Jumlah Sekolah di Kecamatan Wakorumba Tahun Ajaran 2012/2013 12 10 8 6 4 2 0 TK

SD

SLTP SLTA

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Tabel 4 Statistik Pendidikan di Kecamatan Wakorumba Tahun Ajaran 2012/2013 Tingkat

Guru /

Murid /

Murid/

Pendidikan

Sekolah

Sekolah

Guru

TK

3

35

14

SD

10

110

17

SLTP

19

138

24

SLTA

15

137

18

Upaya peningkatan mutu pendidikan yang ingin dicapai pemerintahan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas adalah membuka kesempatan belajar agar penduduk usia sekolah yang setiap tahunnya mengalami peningkatan dan memperoleh kesempatan pendidikan yang seluas-luasnya. Pencapaian di bidang pendidikan terkait erat dengan ketersedian fasilitas pendidikannya. Pada tahun ajaran 2012/2013, pembangunan pendidikan di Kecamatan Wakorumba. Mengalami peningkatan. Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) terdapat 12 sekolah, dengan satu sekolah bertatus swasta. Seorang guru di Sekolah Dasar (SD), rata-rata mengajar 17 murid. Pada jenjang SLTP, terdapat 3 unit sekolah yang berstatus negeri dan 1 unit sekolah yang berstatus swasta. Tiap sekolah rata-rata memiliki tenaga pengajar sebanyak 19 orang pengajar. Sementara untuk jenjang SLTA, terdapat 2 unit sekolah berstatus negeri, dengan daya tampung sekolah rata-rata sebanyak 137 murid.

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

6

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Fasilitas kesehatan masih minim Pada tahun 2012, Pustu merupakan fasilitas kesehatan terbanyak, yakni 6 unit.

Pembangunan Wakorumba

kesehatan

dititikberatkan

peningkatan

mutu

di

pada

Tabel 5 Fasilitas dan Tenaga Kesehatan di Wakorumba

pelayanan

Uraian

2012

kesehatan untuk masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan tersedianya

Fasilitas Kesehatan

fasilitas dan tenaga kesehatan di suatu wilayah. Pada

tahun

2012,

fasilitas

Puskesmas

2

Pustu

7

kesehatan di Kecamatan Wakorumba masih kurang memadai. Pembangunan

fasilitas

difokuskan

pada

puskesmas

pembantu.

Tenaga Kesehatan kesehatan

pembangunan Hal

ini

dikarenakan daerahnya yang masih

Dokter Umum

3

Dokter Gigi

-

Bidan

14

perlu adanya puskesmas pembantu

Perawat

9

sebagai fasilitas di tiap desanya.

Non Perawat

14

Sedangkan, tenaga kesehatan

Dukun Bayi Terlatih

11

Wakorumba

Dukun Bayi tidak terlatih

21

dalam proses berkembang sehingga

di

sudah

cukup

memadai. Akan tetapi, jumlah dukun bayi tidak terlatih masih mendominasi di daerah ini. Hal ini dikarenakan, masyarakat jasa

masih

Dukun

menggunakan

dalam

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

proses

melahirkan.

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

7


Masyarakat terjangkit ISPA Pada tahun 2012, sebagian besar masyarakat menderita infeksi saluran pernapasan (ISPA) yakni mencapai 24,9 persen.

Gambar 5 Persentase Penderita Penyakit, Tahun 2012

Peningkatan

fasilitas

serta

tenaga kesehatan sangat penting, untuk menciptakan masyarakat yang

Diare

sehat. Dengan meningkatnya fasilitas

ISPA

dan

tenaga

kesehatan,

sebagian

besar penyakit yang diderita oleh

Malaria Klinis

masyarakat

Asma Bronchiale

teratasi

Wakorumba

dengan

baik

cukup dibanding

dengan tahun lalu.

Cacingan

Pada tahun 2012, sebagian

Penyakit Kulit Infeksi

besar

Wakorumba

Penyakit pada sistem Otot Jaringan Careis Gigi

3%

5%

9%

di

Kecamatan

menderita

Infeksi

Saluran Pernapasan yakni mencapai 44

persen.

Sedangkan

penderita

penyakit pada system otot jaringan

6%

mencapai 19 persen. Dalam hal ini, selain perlu ditingkatkannya fasilitas

19% 7% 1% 2% 4%

masrayakat

44%

dan tenaga ahli, kesadaraan para masyarakat tentang lingkungan juga perlu ditingkatkan.

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

8

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Sarana Transportasi Cukup Memadai Sekitar 88,79 persen masyarakat Wakorumba menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi utamanya.

Jalan

memegang

peranan

penting

dalam

memperlancar

hubungan

kegiatan

perekonomian

Gambar 6 Persentase Jumlah Kendaraan Umum/Angkutan Darat di Kecamatan Wakorumba, 2012

baik antar kota, antara kota dan

Pick Up/ Oplet Motor/ Ojek Truk

desa, maupun antar desa. Pada transportasi

tahun

2012,

darat

di

sarana

4%

Kecamatan

14%

Wakorumba sudah cukup memadai. Untuk

memperlancar

kegiatan

perekonomian antar kota maupun antar

desa,

sebagian

masyarakat

besar

Wakorumba

menggunakan sepeda motor. Jarak tempuh dari desa ke Ibukota

Kecamatan

cukup dekat,

hanya berkisar 2 hingga 90 menit waktu

tempuh.

dijangkau

Sehingga

menggunakan

dapat sepeda

motor. Sedangkan waktu tempuh dari desa/kelurahan

ke

Ibukota

Kabupaten berkisar hingga 3 jam jika di tempuh dari Kelurahan Labuan Bajo.

82% Tabel 6 Waktu Tempuh dari Ibu Kota Desa Ke Ibukota Kecamatan Dan Kabupaten, 2012 Desa/ Kelurahan {1} 1. Matalagi 2. Laeya 3. Labaraga 4. Lasiwa 5. Lab. Bajo 6. Lab. Wolio 7. Labuan 8. Wantulasi 9. UPT Lasiwa

Ke Ibu kota Kecamatan (Menit) {2} 90 80 70 40 60 20 2 5 73

Ke Ibu kota Kabupaten (Menit) {3} 160 185 195 210 346 250 270 275 198

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

9


Lahan berupa lahan non sawah Sekitar 9,89 persen, lahan non sawah digunakan untuk lahan tegal/kebun.

Gambar 7 Penggunaan Lahan Kecamatan Wakorumba, 2012

1% 1% 10%

di

Kecamatan

digunakan

Wakorumba

untuk

lahan

non

pertanian. Dari lahan seluas 24.526 Ha, sebesar 75,80 persen yang digunakan Sedangkan

0%

kebun

0% 0%

lahan

penggunaannya,

merupakan lahan non sawah yang

Pekarangan/Lahan untuk bgn dan sktry Tegal/Kebun Ladang/Huma Penggem/Padang Rumput Rawa yang tidak ditanami Tambak Kolam/Tebat/Empang Sementara tidak diusahakan T. Kayu-kayuan/Hutan Hutan Negara Perkebunan Lain-lain 0%

Berdasarkan

1%

adalah lahan

yang

lahan

lainnya.

berupa

digunakan

tegal/ hanya

sebesar 9,89 persen.

3%

6% 76%

Terdapat lima perkebunan yang

2%

mendukung

Gambar 8 Produksi Perkebunan Kec. Wakorumba, 2012

dalam

perekonomian Wakorumba.

sistem masyarakat

Komoditi

andalan

perkebunan di Wakorumba adalah Jambu mete. Dengan areal panen seluas 1202 Ha, produksi jambu mete memberikan kontribusi sebesar 2404

Ton

terhadap

produksi

perkebunan di Wakorumba.

10

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Listrik belum tersalurkan dengan cukup baik Pada tahun 2012, seluruh desa di Kecamatan Wakorumba dialiri listrik non PLN. Dalam hal ini, sebagian besar masyarakatnya menggunakan tenaga surya/generator.

Listrik sangat

memiliki

vital

peran

sebagai

yang sarana

Gambar 9 Pelanggan Listrik Kecamatan Wakorumba, 2012

penunjang dari berbagai aktivitas masyarakat.

Sumber

penerangan

yang ada di Kecamatan Wokurumba berasal dari listrik non PLN yakni PLTA dan tenaga surya/generator. Sebesar

48

persen

menggunakan generator

masyarakat

tenaga

surya/

sebagai

sumber

penerangannya. Hal ini menunjukkan suplai

listrik

dari

PLN

belum

tersalurkan dengan baik. Masyarakat

di

Wakorumba,

selain berusaha di bidang pertanian juga berusaha dalam bidang industri.

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Tabel 7 Jumlah Industri & Tenaga Kerja Kecamatan Wakorumba, 2012 Jumlah Tenaga Kerja

Jenis Industri

Industri

yakni industri kecil dan industri rumah

Industri Kecil

2

7

tangga. Industri yang berkembang di

Industri RT

205

333

Perusahan industri di Kecamatan Wakorumba sebanyak dua industri

Kecamatan Wakorumba merupakan industri sebanyak

Rumah 205

Tangga industri.

yakni

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Misalnya,

industri makanan atau minuman.

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

11


Perdagangan menjadi sumber perekonomian Sebagian besar perekonomian di dukung dari pedagang eceran, melalui Kios permanen dan non permanen.

Gambar 10 Jenis Perdagangan di Kecamatan Wakorumba, 2012 Perdagangan Besar

Perkembangan dan Kemajuan suatu daerah,

bergantung

perekonomian

pada

dan

sektor

perdagangan

Perdagangan Eceran suatu daerah. Sistem perdagangan di

7%

Wakorumba terdiri dari pedagang besar dan pedagang eceran. Dalam

93%

hal

ini,

sebesar

perekonomiannya Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

pedagang

93,48 di

persen

dukung

eceran.

dari

Mayoritas

pedagang eceran, mempromosikan

Tabel 8 Jenis Perdagangan di Kecamatan Wakorumba, 2012 Desa/Kelurahan

{1} 1. Matalagi 2. Laeya 3. Labaraga 4. Lasiwa 5. Lab. Bajo 6. Lab. Wolio 7. Labuan 8. Wantulasi 9. UPT Lasiwa

Toko

Kios Permanen/

Rumah Makan Warung

(Buah) {2}

Non Permanen (Buah) {3}

-

16 10 9 26 1 8 24 26 3

1 2 4 1 -

(Buah) {4}

dagangannya melalui Kios/ Warung baik berupa Kios permanen maupun Non Permanen dan pasar.

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

12

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

13


Tabel 1.1 Luas Wilayah Kecamatan Menurut Klasifikasi Ketinggian Di atas Permukaan Laut

Klasifikasi

Luas

Ketinggian DPL

(Km2)

{1}

{2}

{3}

0 - 7 M DPL

43.83

15.18

7 - 25 M DPL

26.62

9.22

25 - 100 M DPL

93.47

32.37

100 - 500 M DPL

108.86

37.70

500 - 1000 M DPL

14.70

5.09

> 1000 M DPL

1.27

0.44

Presentase

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

14

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013


Tabel 2.1 Pembagian Wilayah Administrasi Pemerintahan Tiap Desa/Kelurahan Tahun 2012

Desa/

Jumlah

Jumlah

Kelurahan

Dusun/Lingkungan

RT

{1}

{2}

{3}

1. Matalagi

2

4

2. Laeya

2

2

3. Labaraga

2

2

4. Lasiwa

2

4

5. Lab. Bajo

2

2

6. Lab. Wolio

2

4

7. Labuan

4

6

8. Wantulasi

2

4

9. UPT Lasiwa

3

6

22

36

Jumlah

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013

15


Tabel 3.1 Sumber Mata Pencaharian Rumah Tangga Kecamatan Wakorumba Tahun 2012

Mata

Rumah

Persentase

Pencaharian

Tangga

(%)

{1}

{2}

{3}

Pertanian

756

54.87

Pertambangan dan Penggalian

91

6.64

Industri

91

6.59

Listrik dan Air Minum

0

0.00

Konstruksi Bangunan

10

0.69

Perdagangan

302

21.88

Transportasi

15

1.09

Keuangan dan Komunikasi

0

0.00

Jasa-jasa

50

3.60

Kehutanan

64

4.64

1378

100

Jumlah

Sumber :Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013

16

Statistik Daerah Kecamatan Wakorumba 2013



Kecamatan Wakorumba Dalam Angka 2013