Issuu on Google+

RABU 7 DESEMBER

25

TAHUN 2011

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : RABU Tanggal : 07 Desember 2011 Jam : 12.00 WIB s/d 13.00 WIB Daerah yang padam: Ds. Klatak , Ds. Bulusan, Ds. Ketapang Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum.

Poliwangi Jadi PT Negeri Mendikbud sudah Setuju, Dimulai Tahun Ajaran 2012 JAKARTA - Tidak lama lagi Banyuwangi segera memiliki perguruan tinggi (PT) negeri. Itu terjadi setelah usulan Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) menjadi PT ne-

geri dikabulkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Muhammad Nuh. Kabar gembira untuk masyarakat Banyuwangi itu diterima Bupati Abdullah Azwar Anas langsung dari Mendikbud Muhammad Nuh di Jakarta Senin malam kemarin (5/12). Malam itu, Bupati Anas sengaja

menemui Mendikbud Muhammad Nuh untuk menanyakan perkembangan usulan Poliwangi menjadi PT negeri. Dalam pertemuan itu, Bupati Anas selain bertemu Muhammad Nuh juga bertemu Dirjen Pendidikan Menengah, Dr. Hamid Muhammad, dan Direktur Kelembagaan Dirjen Pendidikan Tinggi, Dr. Akhmad

Jazidi. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Anas didampingi Direktur Poliwangi, Asmuji. Dalam kesempatan itu, Muhammad Nuh menyampaikan bahwa usulan Pemkab Banyuwangi untuk menjadikan Poliwangi sebagai PT negeri sudah disetujui ■

Selamatan Sembilan Tumpeng

Kembali ke Jadwal Semula

G LAGAH - Ratusan warga Dusun Jambean, Krajan, dan Taman Baru, Desa/Kecamatan Glagah, menggelar selamatan desa “Gelar Songo” di Balai Desa Glagah kemarin (6/12). Ritual bersih desa yang diselenggarakan pada tanggal 9 Suro itu diawali arak-arakan tumpeng yang diiringi kesenian barong, alunan angklung, dan patrol. Masing-masing warga dari tiga dusun itu membawa sembilan tumpeng. Mereka bertemu di depan balai Desa Glagah. Iringiringan itu sempat memacetkan jalan dari Banyuwangi menuju Kecamatan Licin. Ratusan warga tumplek blek di pinggiran jalan menyaksikan ritual yang diselenggarakan satu tahun sekali tersebut. Setelah berkumpul, mereka menyaksikan atraksi barong. Sebelum makan tumpeng bersama pukul 12.00, seluruh warga yang berada di sekitar balai desa mendengarkan cerita sejarah lahirnya Kecamatan Glagah ■  Baca Selamatan...Hal 35

 Baca Poliwangi...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

TRADISI: Beberapa perempuan berjalan sambil membawa wadah berisi tumpeng di Desa/Kecamatan Glagah, Banyuwangi, kemarin.

RANCO

Dicetak, Dibingkai, lalu Dipamerkan RADAR Newspaper Competition (RaNCo) masih dalam tahap menampilkan peserta yang masuk sepuluh besar di halaman harian pagi Radar Banyuwangi. Seluruh peserta RaNCo bisa segera mencetak halaman koran karya mereka dan membingkainya. Karya dan bingkai tersebut semula direncanakan dikumpulkan pada tanggal 17–18 Desember 2011 ■

SEMENTARA itu, rencana penundaan kegiatan doa bersama seribu anak yatim dalam rangka peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-240 dibatalkan. Doa bersama seribu anak yatim itu tetap digelar di halaman kantor pemkab pukul 15.00 Kamis besok (8/12). Seperti yang diberitakan kemarin, kegiatan tersebut diundur Jumat mendatang (9/12). Dalam kegiatan itu, selain doa bersama juga akan disampaikan ceramah agama oleh pengasuh Ponpes Wali Songo, Mimbaan, Situbondo, KHR Muhammad Cholil As’ad. Kabag Humas dan Protokol Pemkab, Djuang Pribadi mengatakan, pembatalan penundaan itu disebabkan KHR Cholil berhalangan hadir jika acara diundur 9 Desember 2011. Menurut Djuang, pada tanggal tersebut, KHR Cholil ada acara di tempat lain ■  Baca Kembali...Hal 35

HUJAN 1,5 JAM BIKIN BANJIR nas berangsur menBANYUWANGI - Hujan deras mengRuas Jalan Rawan jadi lebih sejuk. Emguyur Banyuwangi dan sekitarbusan angin juga terasa nya sore kemarin (6/12). MesBanjir di Kota lebih kencang. Selain itu, ki hanya turun dengan duraGandrung langit yang semula berasi sekitar 1,5 jam, hujan de■ Patung Kuda wan putih perlahan-lahan ras tersebut sudah menim■ PJR Karangente berubah menjadi gelap kabulkan genangan air di be■ Depan Pemkab Banyuwangi rena tertutup mendung hitam berapa sudut kota. ■ Perempatan Lateng pekat. Tanda-tanda bakal turun ■ Pertigaan Patung Basuki Rahmat ■ Terminal Blambangan Sekitar pukul 15.00, hujan langshujan lebat sudah terlihat ■ Jembatan Sukowidi ung turun sangat deras ■ sejak pukul 13.00 kemarin. ■ SDN Klatak (Jalan Yos Sudarso)  Baca Hujan...Hal 35 Suhu udara yang cukup pa-

 Baca Dicetak...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

SIDAK: Anggota DPRD Banyuwangi berdialog dengan pelaksana pengerukan muara Pantai Boom, Banyuwangi, kemarin.

Hari ini: Glasco-SMAN 1 Glagah Besok: Dikyutri-MAN Banyuwangi

Pasir Boom Dikeruk, Terjual 186 Truk

ADA APA LAGI

GALIH COKRO/RaBa

RAWAN: Genangan air menutup seluruh permukaan sisi barat Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi, sore kemarin.

BANYUWANGI - Pasir proyek pembangunan sejumlah taman di Banyuwangi diduga berasal dari Pantai Boom. Dalam tempo hampir sepekan ini, pasir yang diambil dari kawasan pesisir itu diperkirakan sudah mencapai 186 truk. Pasir di muara Pantai Boom memang dikeruk mengguna-

kan alat berat. Pengerukan pasir muara itu dilakukan agar kapal bisa keluar-masuk pelabuhan tradisional tersebut dengan lancar. Selanjutnya, pasir yang dikeruk itu dijual untuk keperluan beberapa proyek taman di pusat kota ■

 Baca Pasir...Hal 35

Melihat Latihan Fragmen Blambangan Persembahan Anggota DPRD Banyuwangi GALIH COKRO/RaBa

JUDI: Husnan dan beberapa pengecer togel diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin.

Rumah Juragan Digerebek, Enam Pengecer Kena BANYUWANGI - Diduga sebagai pusat judi toto gelap (togel), polisi menggerebek rumah Husnan, 52, di Jalan Brantas 38, Lingkungan Kalilo, Kelurahan Pengantigan, Kecamatan Banyuwangi, kemarin (6/12). Dalam operasi penggerebekan tersebut, enam tersangka yang diduga terlibat jaringan togel berhasil ditangkap. Keenam tersangka adalah Mutapin, 54, warga Gang Mawar, Lingkungan/Kelurahan Pengantigan; Sumardi, 66, asal Jalan Andalas, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi; dan Mohamad Ismail, 58, warga Jalan Gunung Batur, Kelurahan Pengantigan ■  Baca Rumah...Hal 35

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Joni Jadi Minak Jinggo, Ruliyono Dayun Dalam memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-240 pada 18 Desember 2011 mendatang, anggota DPRD Banyuwangi akan menyuguhkan fragmen perjalanan Kerajaan Blambangan. Tiga pekan terakhir mereka berlatih serius di teras gedung dewan. AGUS BAIHAQI, Banyuwangi

JARUM jam menunjukkan pukul 14.00. Suara gelak tawa terdengar dari depan ruang pimpinan DPRD di sebelah timur gedung dewan. Dengan diapit tiga istrinya, Raja Blambangan duduk di singgasana.

Sejumlah adipati duduk lesehan di sebelah kanan raja, dan sang patih duduk di kursi sebelah kiri raja. Dialog raja dengan patih dan adipati terus meluncur bebas. Sang raja yang baru pulang dari bertapa, minta laporan patih dan adipati tenGALIH COKRO/RaBa tang kondisi keSENI: Para wakil rakyat berlatih teater di teras gedung DPRD Banyuwangi. rajaan dan nasib rakyat. “Pembangunan belum bisa akan dimainkan para anggota jaba di halaman Pemkab Banyuberjalan lancar, Tuanku. Karena DPRD dalam memperingati Har- wangi. “Dialognya kalau bebas pencairan agak seret,” kata Adipati jaba tahun ini. Rencananya, frag- malah hidup,” saran Osok, penulis Gunawan dari Fraksi Demokrat ke- men tersebut akan ditampilkan skenario yang merangkap supada raja. pada 18 Desember 2011 menda- tradara ■  Baca Joni...Hal 35 Itulah sepenggal fragmen yang tang, tepatnya saat resepsi Har-

Poliwangi akan segera jadi perguruan tinggi negeri

Wani piro?

Hujan 1,5 jam bikin banjir

Kalau hujan 1,5 hari nonstop, Banyuwangi bisa tenggelam

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Rabu 7 Desember 2011

AGENDA KOTA 1. Konggres Adat Banyuwangi, tanggal 13 s/d 14 Desember 2011, pukul 09.00 s/d selesai, tempat Desa Wisata Osing Kemiren Glagah 2. Nyapu Bareng dan Rijig-Rijig Kampung, tanggal 9 s/d selesai, pukul 06.00 s/d selesai, tempat sepanjang jalan protokol Wongsorejo s/d Kalibaru 3. Sangrai Kopi, tanggal 10 Desember 2011, pukul 08.00 s/d selesai, tempat Desa Kemiren, Glagah, 4. Istighotsah, tanggal 16 Desember 2011, pukul 20.00 s/d selesai, tempat Halaman Pemda Banyuwangi 5. Semaan Al Quran dan Santunan Yatim Piatu, tanggal 17 Desember 2011, pukul 04.00 s/d selesai, tempat Halaman Pemda Banyuwangi 6. Napak Tilas, tanggal 18 Desember 2011, pukul 05.30 s/d selesai, tempat Strat: Lap. Desa Songgon, Finish Rowo Bayu 7. Upacara, tanggal 18 Desember 2011, pukul 08.00 s/d selesai, tempat Lapangan GOR Tawang Alun Banyuwangi 8. The Sun Rice Of Java Trail Adventure, tanggal 18 Desember 2011, pukul 09.00 s/d selesai, tempat Startfinish: GOR Tawang Alun Banyuwangi 9. Festival Kuwung, tanggal 18 Desember 2011, pukul 12.00 s/d selesai, tempat start: Depan Pemda, finish Gedung Wanita 10. Resepsi, tanggal 18 Desember 2011, pukul 19.00 s/d selesai, tempat Jl Veteran (Depan SD Kepatihan Banyuwangi)

Penahanan Feri Dititipkan ke Rutan

IPNU

Siap Tinggalkan Anak Istri GENTENG – M.Sanusi, Ketua Pengurus Cabang ( PC) Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) Banyuwangi siap tinggalkan anak istri untuk mengawal kepengurusan organisasi selama dua tahun mendatang. Penegasan itu dia sampaikan dalam rapat tim formatur di sekretariat IPNU Perum Bukit Asri, Dusun Krajan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin (4/12). Warga Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari itu menyatakan, siap untuk mengawal organisasi sampai tuntas, meskipun dirinya sudah mempunyai tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga. ‘’Saya siap ALI NURFATONI/RaBa mengawal organisasi ini sampai M. Sanusi akhir masa jabatan saya,’’ tegasnya. Dia berjanji akan bertanggung jawab sesuai amanat organisasi yang digelar dalam Konferensi Cabang PC IPNU di Pondok Pesantren Mambaul Huda, Krasak, Kecamatan Tegalsari 26-27 november lalu. ‘’Sesuai dengan amanat rekan-rekan, saya akan siap bertanggung jawab terhadap organisasi ini,’’ ujarnya. Baginya, dalam proses kaderisasi di IPNU tidak ada istilah tidak mampu. Hanya saja, selama masa periodenya, dia berharap kepada jajarannya untuk selalu bekerjasama dalam proses kaderisasi. ‘’Saya tidak bisa berjalan sendiri tanpa ada bantuan dari pengurus yang ada,’’ terangnya. Sementara itu, hasil rapat formatur memutuskan, salah satu pesaingnya, M. Sulhan Hadi, menduduki kursi sebagai sekretaris. Selain itu, nama Habib Sirojul Munir yang notabene alumnus santri Ponpes Roudhotut Tholabah Setail Kecamatan Genteng itu dipercaya duduk di pos bendahara umum. (ton/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

TERLUKA: Seorang polisi wanita mengobati luka yang diderita Feri Dwi Setiawan.

SITUBONDO - Feri Dwi Setiawan, 25, tersangka kasus pencurian yang berusaha kabur dari sel tahanan kejaksaan tergolong nekat. Dia tidak mengurungkan niatnya kabur meski banyak petugas kejaksaan di halaman kantor yang beralamat di Jalan WR. Supratman, Situbondo, tersebut. Bahkan saat kejadian, beberapa personel polisi yang baru saja melimpahkan berkas perkara residivis kasus pencurian kendaraan bermotor itu masih berada di kantor kejari. Akibat perbuatan konyolnya itu, dia dengan mudah ditangkap petugas kejaksaan dan kepolisian serta dibantu warga sekitar hanya selang sepuluh menit kemudian. Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Situbondo, Sugeng Riyadi mengatakan, kaburnya tahanan tersebut karena dia nekat. Padahal, sistem pengamanan untuk tahanan sudah sangat ketat dan semua petugas kejari sudah menjalankan tugas dengan baik, termasuk petugas yang mengawal Feri saat dia berpamitan kencing. Sugeng menambahkan, beberapa saat setelah ditangkap, tersangka berperawakan kurus itu langsung dititipkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II-B, Situbondo. Berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke pengadilan negeri (PN) setempat. “Saat ini (kemarin), status pena-

hanan tersangka Feri masih titipan kejaksaan. Dia baru resmi menjadi tahanan pengadilan kalau surat penetapan penahanan dari PN sudah terbit,” jelasnya. Diberitakan kemarin, Feri Dwi Setiawan, 25, warga Dusun Lugundang, Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, harus membayar mahal aksi nekatnya. Tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo yang baru saja dilimpahkan dari penyidik polres itu nyonyor dihakimi massa setelah kabur saat hendak digiring ke balik jeruji besi sekitar pukul 11.00 Senin (5/12). Feri berhasil melarikan diri setelah mengecoh petugas kejari. Saat melancarkan aksinya, dia berpura-pura buang air kecil. Beruntung, sekitar sepuluh menit kemudian, dia berhasil ditangkap petugas gabungan kejaksaan, polisi, dan warga sekitar kantor kejari. Pepeng—sapaan akrab Feri— ditangkap di tengah sawah sekitar 500 meter dari kantor Kejari Situbondo. Warga sekitar yang mengetahui ada tahanan kabur langsung ikut mengejar. Amarah warga tersulut ketika pria yang beberapa waktu lalu pernah kabur dari sel Rumah Tahanan (Rutan) Situbondo itu berhasil ditangkap. Beberapa pukulan pun mendarat di kepala residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut. (sgt/c1/aif)

Warung Remang-remang Masih Beroperasi SITUBONDO - Dilayangkannya surat perintah pembongkaran rumah/ warung/tempat yang ditengarai kerap dijadikan lahan bisnis prostitusi di Situbondo Barat tertanggal 1 Desember 2011 lalu, menuai sorotan LSM Aliansi Pengawas Situbondo (Awas). Sebab, sampai batas waktu yang ditentukan berakhir kemarin (6/12), tetap ada kamar yang dapat dijadikan ajang esek-esek. Koordinator LSM Awas, Rudi Bagas mengatakan, surat yang dilayangkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang didasarkan pada Perda Nomor 27 Tahun 2004 tentang larangan pelacuran; Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 05 Tahun 2005 tentang tata cara pembongkaran tempat pelacuran; Surat Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Timur (Jatim) Nomor: 593.1/350/ 110.10/2009 tentang izin pemakaian tanah, yang masa berlakunya telah habis sejak 31 April 2009; dan Surat Ketua Kepoltibkab Nomor: 300/21/431.404.2011 tentang surat pemberitahuan pem-

bongkaran, itu tidak akan efektif. Menurut Rudi, meskipun para pemilik tempat yang kerap digunakan untuk menjalankan bisnis “lendir” tersebut sudah membubuhkan tanda tangan tanda setuju untuk segera membongkar tempat usaha ilegal miliknya, tapi ternyata para pemilik warung yang sekaligus merangkap mucikari itu masih tetap menjalankan bisnis haram tersebut. Rudi menambahkan, ketegasan seluruh instansi terkait untuk membongkar tempat maksiat sangat dibutuhkan. Sebab, saat memberikan surat kepada para pemilik warung remang, beberapa petugas Satpol PP menjelaskan bahwa pembongkaran hanya perlu dilakukan untuk kamar yang digunakan untuk bisnis prostitusi. “Pernyataan petugas Satpol PP itu kami dengar dengan telinga kami sendiri. Apa pun bentuk ketegasan pemerintah, tidak akan efektif dalam memberangus prostitusi di Situbondo jika petugas pelaksana salah menyampaikan,” ujarnya. Masih menurut Rudi, para pemilik

SIGIT HARIYADI/RaBa

SIDAK: Petugas Satpol PP saat melayangkan surat perintah pembongkaran warung remang beberapa waktu lalu.

warung yang sekaligus merangkap mucikari tersebut seolah adem ayem. Mereka beralasan sudah membongkar kamar di warung remang miliknya, tapi

mereka masih memiliki kamar di belakang bilik warung tersebut. “Bahkan, sampai saat ini kamar-kamar itu masih beroperasi,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Dibutuhkan Segera

TENAGA ADMINISTRASI Syarat: - Wanita, usia Max 25 tahun - Pendidikan min DIII(Akuntansi, Manajemen, Perpajakan) - Berpengalaman lebih diutamakan Lamaran lengkap ke Kantor Radar Banyuwangi, Jl. Yos Sudarso 89C Banyuwangi Maksimal tgl 10 Desember 2011

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Rabu 7 Desember 2011

Ditarik Mahal, PKL Resah

PERJUDIAN

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN: Bambang Hadi Siswo digandeng petugas di Mapolsek Muncar kemarin.

Penambal Ban Ngecer Togel MUNCAR–Minimnya pendapatan dari pekerjaan menambal ban, memaksa Bambang Hadi Siswo, 46, memutar otak. Warga Dusun Sukosari, RT/RW 04, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, itu nekat mencari tambahan penghasilan dari jualan kupon judi toto gelap (Togel). Sayangnya, bisnis sampingan itu tidak berlangsung lama, karena keburu tercium oleh polisi. Bapak dua anak itu ditangkap polisi, kemarin pagi (6/12). Dari tangannya, polisi mengamankan uang tunai Rp 70 ribu. Sebuah kalkulator warna hitam juga disita bersama handphone berisi SMS pesanan togel. Tersangka dicokok anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Muncar di rumahnya. Polisi sempat dibuat kerepotan, karena tersangka berniat kabur saat disergap. Setelah menggeledah barang yang dibawa tersangka, polisi menyimpulkan bahwa tersangka diduga melakukan tindak pidana perjudian togel. Bambang langsung digelandang ke Mapolsek Muncar. Di hadapan penyidik, dia mengaku belum lama menggeluti bisnis haram tersebut. “Baru dua bulan ini jualan togel,’’ ujarnya. Bambang mengaku, setiap hari minimal setor dana hasil jual togel sebesar Rp 200 ribu. “Kadang sampai Rp 300 ribu, bagi saya lumayan untuk menambah pemasukan,’’ ungkapnya. Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardana mengungkapkan, penangkapan itu dilakukan setelah mendapatkan informasi dari warga. “Tersangka ini kami tangkap, karena ada keluhan dari masyarakat,’’ ungkapnya di markasnya, kemarin. (ton/irw)

MUNCAR - Tradisi tahunan petik laut di Muncar yang diprediksi berlangsung meriah pada Minggu (11/12) agak terusik. Pasalnya, pedagang kaki lima (PKL) dadakan yang berjualan di sekitar pelabuhan perikanan Muncar resah. Mereka mengeluhkan biaya sewa yang cukup tinggi. Parahnya, harga sewa lahan bagi para PKL tersebut berdasarkan luas. “Per meter kami disuruh bayar sewa Rp 60 ribu,’’ ungkap Omi Romli, 54, kepada RaBa kemarin (6/12). Biaya tinggi itu dinilai memberatkan para PKL. Bahkan, Omi mengaku heran dengan tingginya biaya sewa lahan tersebut. Namun, karena sudah telanjur datang jauh-jauh dari Bandung dua pekan lalu, dia terpaksa menyewa. Dia mengaku, tidak bisa mengelak lagi. “Ya bagaimana lagi, sudah jauh-jauh datang ke sini,’’ kata warga asal Bandung, Jawa Barat, itu. Omi mengaku, kini baru bisa membayar kurang dari separo biaya sewa lahan seluas 5 meter persegi. “Sementara saya baru membayar Rp 100 ribu, kekurangannya Rp 200 ribu dibayar nanti,’’ jelas penjual boneka itu. Sementara itu, Kartono Umar, kepala Bagian Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar, belum bisa dimintai tanggapan soal sewa lahan tersebut. Orang nomor satu di jajaran PPP Muncar itu kemarin berada di Surabaya. Itu diketahui dari keterangan pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan saat berada di warung dekat kantor tersebut. (ton/c1/irw)

ALI NURFATONI/RaBa

PASAR DADAKAN: Tenda-tenda PKL yang meramaikan perayaan petik laut di sekitar Pelabuhan Muncar kemarin (6/12).

Epilepsi Kambuh, Ditemukan Tewas di Sungai SONGGON - Seorang pemuda asal Dusun Krajan, Desa Bedewang, Kecamatan Songgon, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya tergeletak di aliran sungai tidak jauh dari rumahnya. Pemuda bernama Aris Munandar, 18, itu ditemukan warga sekitar pukul 17.00 Minggu sore (4/12). Jasad korban kali pertama diketahui dalam posisi miring ke kiri. Wajahnya menghadap ke aliran

sungai. Setelah mendapat laporan dari beberapa warga setempat, sejumlah aparat Polsek Songgon langsung datang ke lokasi penemuan mayat. Kapolsek Songgon AKP Ali Azhari mengatakan, kali pertama yang menemukan mayat korban adalah Suhaimi, warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, dia hendak membasuh mukanya di sungai. Namun, belum

sempat cuci muka, matanya dikejutkan sesosok mayat di depannya. “Ke mudian, dia mencegat saya yang kebetulan lewat di dekat TKP,” kata Ali kepada RaBa kemarin. Hasil penyelidikan sementara menyebutkan, korban meninggal dunia diduga akibat penyakit epilepsi atau ayan. Pasalnya, menurut pengakuan keluarga, sejak kecil korban memang menderita

penyakit epilepsi. Belakangan penyakit itu sering kumat. Kapolsek Ali menjelaskan, sebelumnya, orang tua korban mencari anaknya di beberapa tempat. Namun, Aris tidak ditemukan. Setelah dicari selama 10 jam, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. “Dari hasil pemeriksaan sementara, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” beber Ali. (azi/c1/irw)

ADVERTORIAL SOSIAL

Semarak Resepsi HUT Ke-12 DWP Banyuwangi

Dimeriahkan Lomba Futsal, Santuni Yatim dan Janda BANYUWANGI- Puncak peringatan HUT ke-12 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Banyuwangi digelar di Gedung Wanita Paramitha Kencana, kemarin (6/12). Bermacam acara menarik disuguhkan dalam peringatan HUT DWP yang memilih tema “Pengembangan Aliansi Strategis Dharma Wanita Persatuan dengan Mitra Kerja Pemerintah untuk Suksesnya Pembangunan Berkelanjutan” itu. Ada qosidah atau samroh, paduan suara, dan seni karawitan. DWP juga memberikan tali asih kepada mantan Ketua DWP Hj. Ny. Asmai Hadi. Tak ketinggalan, pemberian santunan bagi siswa dan warga kurang mampu. Secara simbolis, tali

KETUA DWP: Hj. Netty Sukandi

asih dan santunan itu diserahkan oleh Ketua DPW Hj. Netty Sukandi didampingi para istri dari jajaran forum pimpinan daerah. Beberapa kegiatan juga digelar DWP dalam rangka HUT ke-12. Ada lomba futsal antarunsur pelaksana dinas, kantor, badan, instansi vertikal, dan seluruh kantor kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, bhakti sosial berupa sunatan masal, santunan anak yatim dan janda PNS, pemberian bantuan Alat Permainan Edukatif ( APE ) untuk TK se Kabupaten Banyuwangi. Ada juga pendidikan dan latihan pengolahan ikan, penanaman semiliar pohon di Bandara Blimbingsari, dan pemeriksaan pap smear untuk para ibu. “Semua

kegiatan ini sebagai wujud kepedulian DWP terhadap lingkungan sekitar dan pembangunan di Banyuwangi,’’ kata Hj. Netty Sukandi, kemarin. Peringatan HUT DWP ke-12 kemarin dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Sekkab Sukandi, Kasdim 0825 Gandu, Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Adil Achmadiyono, dan Aspem Pemkab Suhartoyo. Hadir juga Agus Dwi Jatmiko dari Polres Banyuwangi, para pimpinan SKPD, Camat Banyuwangi M. Luqman, dan para undangan lainnya. “Selamat HUT ke-12 DWP, semoga semakin meningkatkan kiprahnya dalam peningkatan kemajuan pembangunan di Banyuwangi,’’ kata Wabup Yusuf. (adv/irw)

DARI KIRI: Ny Gandu, istri Kasdim 0825; Ny Heri Jerman, istri Kajari; Ny Nanang Masbudi, istri kapolres; dan Hj.Netty Sukandi.

PRESTASI: Para juara lomba futsal foto bersama Wabup Yusuf Widyatmoko dan forum pimpinan daerah. MENARIK: Grup Karawitan Srikandi Blambangan dari DWP. PEDULI: DWP menggelar khitanan masal untuk masyarakat miskin.

ULTAH: Ketua DWP Hj. Netty Sukandi memberikan potongan tumpeng kepada wakil Bupati Yusuf Widyatmoko.

KOMPAK: Penampilan paduan suara DWP Dinas Pendidikan.

APRESIASI: Hj. Netty Sukandi bersama mantanKetua DWP Hj. Ny. Asmai Hadi beserta penerima santunan. ISLAMI: Penampilan grup qosidah DWP Banyuwangi di Gedung Wanita Paramitha Kencana, kemarin. FOTO-FOTO: IWAN SETIONO/RaBa


KOMUNIKASI BISNIS

28

DIJUAL Toyota Avanza 1.3 G VVT-I F601 RM th 2007 merah mtl hrg 126,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Daihatsu Zebra master S91EF1 (pick-up) th 2007 hitam hrg 57,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL grand escudo V6 X17 silver 06 istimewa bisa cash/kredit atau tukar tambah hub 081335897888 - 082142194111

DIJUAL Mitsubishi kuda VB 5 W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 81 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Isuzu panther TBR 54 PRLC STD th 1997 merah mtl hrg 71,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Toyota kijang krista (solar) LF80 SPR th 1999 hijau mtl hrg 105 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Rumah baru Gandeng Tanah kosong Ls Rmh+Tnh 167m2 Cungking/ Mojopanggung, Harga nego. Hub: P. Sandi 087859033187, 082131548303

DIJUAL Rumah Kebalenan Indah B12, LT 131m2, 3 KT/KM, Harga nego. Hubungi: P. Sandi 087859033187, 082131548303

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Rabu 7 Desember 2011

DIJUAL Cepat tanpa perantara Avanza G 2010 Silver, Eks dokter wanita, barang istimewa, pajak April. Hubungi: 08123571192

Hotline Iklan: (0333) 412224

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•SUTRI GARDEN•

•VILLA TAMANSARI•

• GUDANG BEKAS•

•STNK•

•HONDA PRESTIGE•

• PROMO DAIHATSU•

•JAHE GAJAH•

DJL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

DIJUAL Villa di Tamansari, Licin, Lux, SHM, LT/LB 1000/250, kolam renang, 3 KTd + KM. Harga Nego. Hubungi: 08123496044

DJL utk Ruko Gudang Bekas Mebel Anis di Jln Kepiting Bwi Dpn Bengkel Mobil Hub. 085335735964.

HLG STNK Nopol P 4406YM, an.Ach. Isnaini Syamsi, al: Dsn Krajan RT 06/02 Sidodadi

DJL Honda Prestige'89, abu-abu, mesin terawat, tinggal pakai. Hub. 085259872418

MILIKI Gran Max UM 5jt-an. Terios, Sirion, Luxio Disc 15Jt. Tlh hadir ALL New Xenia Inden skrg jg. Hub Hadi Daihatsu 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

DIJUAL Jahe Gajah ex Medan, cck utk Bibit, Hub: 081353319650/081934825356

•RUMAH SHM• DIJUAL Cpt Rmh LT 275m2/150m, SHM. Blkg Makam Pahlawan H: 087823555078

•GENTENG•

•JL. ADI SUCIPTO•

DIJUAL Rumah lokasi sgt strategis di Jln Raya Genteng, luas 293 M2 SHM Harga 1,75 M Nego, Hub. 081358279830

DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

SITUBONDO

•SOBO PERMAI•

•RUMAH GPM•

DIJUAL Rumah Sobo Permai, SHM Lt 95m, 1RT, 1RKeluarga, 2 KMT, Harga 75juta nego. Hub 082131544294, 085236556444

DJL RmhGPME29,Fas2KTdr,1KM,AC,PAM dan DAB, Hrg 95 Jt, Hub: 0338-5522929 TP

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•JUAL/SEWA•

•TANAH 8000M2•

JUAL/SEWA Tanah kapling 5x33m 14,5x14,5 & Ky Jati 10x51m negara, Hub: 081281851109 / 085694853517, harga murah TP.

DJL Tanah SHM, 8000 m2, d Jalan Raya, Rp 150rb/m2 bs nego. Kav, SHM, 253m2 di dkt Roxi Jbr. Hubungi HP: 085336585157

•TANAH KEBUN• DIJUAL : Tanah kebun + 4Ha + Villa di Kalipuro (15 menit dari pusat kota Banyuwangi) Hub: 081913965354.

•TANAH 1.024M2• DJL Murah Tnh L 1.024m2, Jl. Brawijaya dikelilingi tembok. H: Teddy 08123531325

•TANAH 650M2• DJLTanahSHM650m2Pnggirjlraya,Ds.Bengkak, negoH:P.Sandi087859033187,082131548303

•TANAH RUMAH• DIJUAL Tanah + Rumah Kos Lt2 SHM 141m2. Jl. Halmahera II No.5 Jember Dekat Unej. Hub: 081330066201

•TANAH KAPLING• DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

•TANAH 1665M2•

•TANAH + BANGUNAN•

DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

DJL Lt. 940 /LB. 10X12 M2 Jl. Patung Tembok Muncar, Hub. Moh. Ikhwan 593773-08124914916

• TOKO 4 LANTAI•

HLG STNK Nopol P 3239 VU, an. Djazuly Erwin, al: Dsn Kebonsari RT 05/01 Benculuk

DIKONTRAKAN toko Lt 4, 200m. Lok Jl Jend Sudirman 88 Bwi. Hub 0333421316

HLG STNK Nopol P 3615YL, an. Adi Sucipto, Dsn Sdomulyo, RT 05/2, Jambewangi, Sempu

GENTENG

HLG STNK Nopol P 4032 YI, an. Vivin Haris Nindrawati,DsnRimpisRT01/03Smbersari,Srono

• RUKO+GUDANG• DIJUAL Ruko + Gudang, Jl. Diponegoro 346 sblh PLN Genteng, LT 790, LB 450, SHM/IMB. Hub: 396254/085854916499

BANYUWANGI • STAF PERSONALIA• STAF Personalia, Akunt, Umum, S1, Hkm, Ak Staf Pengatur, SMU, <35Th, Sehat. U/ Dlth Sbg Staf Mkt, Krm: PO BOX 248 Jember

• SALES MOTORIS• DICARI Sales Motoris, lamaran langsung Jl. Ikan Wijinongko 11 Sobo Bwi.

•MAU PASANG IKLAN?• HUBUNGI Radar Banyuwangi 0333-412224/ 7750400, Biro Genteng 0333-845860/7750401, Biro Situbondo 0338-671982/085730686180

HATI- HATI TERHADAP PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI!

HLG STNK Nopol P 2447 VB, an. Ratna Widi Astutik,al:Jl.MendutGg.VINo.04RT02/01Tmnbaru

SITUBONDO

•SUZUKI APV X• DJL Suzuki APV X 2006, P Banyuwangi, coklat metalik. Hub: 081249300900

•MOBIL HONDA• READY STOCK Honda Jazz, CRV, Freed, Civic - 2011, Tlp: 081233183779.

•GEBYAR DISKON DAIHATSU• DAPATKAN All New Xenia hrg mli 130 Jtan. Gran Max Free 8 Jt. Hub: Esthi Daihatsu. 081358624663 / 0333-7791779 / 087857994041

•DICARI•

•AVANZA & VIOS•

DCR Speda Motor bks th 1980-2011 harga tinggi, H: 085234943645/087755966735

DJL Avanza G Hitam 09 145jt & Vios Grey 04 79jt Nego, Jl. Widuri 21/0811359689

•LAMPU TENAGA SURYA• PAKET LAMPU Jalan Tenaga Surya mulai 7 Juta (non tiang) bergaransi resmi Hubungi: 08123277345 atau www.anekasolusidaya.com

•MONITOR RUSAK• CRI/DBLI Monitor/CPU rsak=40rbu, hardisk/mthboard/pwrsuply rsk=7rbu, AC/ prabola/kulkas, trma borong wartel/warnet buyar. CV. ANACOM 085736367229

•STNK•

•PRIMA MOBIL•

•MITSUBISHI KUDA•

• FORTUNE TRAVEL•

HLG STNK Nopol P 816 J, an. Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, al: Sumberejo, Stb

SEGERA Indent! All New Avanza, New Kijang Innova, Yaris, All New Xenia, PU Granmax, Terios, New Grand Livina, New Jazz, PU T120SS, PU L300, PU MegaCarry. H: 0333411655/0811301676

DJL Mits Kuda Grandia ‘03 MT Hitam CD Jok kulit, H. 99jt, kondisi bgs,087852755758

SUPER Executive Travel, Layanan antar jemput, terima titipan paket kilat Banyuwangi - Surabaya PP, armada Innova, ELF, Pregio.T (0333)8924 999, (031) 83100 888, 0821 8983 5555, 0812 176 34300

HLG STNK Nopol P 6514 EQ, an. Siswanto, al: Curahjeru, Panji Situbondo. HLG STNK Nopol P 6521 EQ, an. Junaidi, al: Banyuputih RT03/01 Situbondo HLG STNK Nopol P 4094 EK, an. Suhartatik, al: Besuki RT 04/02 Situbondo HLG STNK Nopol P 6583 EU, an. Imam Wahyudi, al: Besuki RT 01/02 Situbondo.

•PRIMA MOBIL• CRV 09, Jazz 05, Kijang Krista 97, Lsx Slr 97, Avanza 05, 06, Xenia 05, Escudo 98, 04, PU T12009, Futura 09, Stw Zebra 07, Panther New HiGrade 99, Taruna 02. Hub: 0333411655/0811301676

•DAM TRUK• DIJUAL Dam truk 95 jas 08.05 City 08. Baleno 03 L300. 09 Cash/kredit. Hub. 082142194111, 081335897888.

SITUBONDO • TOYOTA SOLUNA• DJL Toyota Soluna 2000, Istw silver met, Pjk bru, P Stbndo, 72,5 jt, H: 08123471646

SURABAYA •RESTAURANT• TELAH DIBUKA Rawon Bik Ati 3, Jl. Embong Ploso 27 (Bambu Runcing belok kiri, timur PMI Surabaya), buka 07.00 21.00. Hubungi: 081249325276/ 081393449955


Rabu 7 Desember 2011

33

GLASCO-SMAN 1 GLAGAH

OSN Menuju Pelatnas

AKMILIAASWARINI

POTRET: Andang CY. (kiri) dan Bs. Noerdian (kanan) meski sudah berumur tapi tetap eksis.

Honor Minim, Kreativitas Tetap Subur

GLASCO CARTOON

PERKEMBANGAN seni musik di Kota Gandrung tidak lepas dari partisipasi aktif pelakunya. Beliau adalah Andang CY dan BS. Noerdian. Pasangan inilah yang memperkaya khasanah musik Banyuwangi. Bapak Andang CY yang lahir di Temenggungan, Banyuwangi, 77 tahun silam pernah mengajar di SD/SR Tulungan 1 Sidoarjo, dan pernah menjadi kepala sekolah SD Pondok Nongko, Banyuwangi, di tahun 1965. Sebagai seniman, karyanya yang berupa syair-syair pernah dimuat dalam Harian Rakyat tahun1964 dan majalah Terompet Rakyat . Syair-syairnya menjadi lirik lagu setelah mendapat campur kreasi Bapak BS. Noerdian, Alm. Bapak Mahfud, dan Bapak Naskin Tamin. Lagu-lagunya pernah direkam di studio terkenal seperti JHGB, Golden H, dan dinyanyikan oleh grup Ansamble Gavilas Kalibaru. Tema yang syairnya bervariasi. Mulai dari pujaan terhadap daerah, nasehat, permainan anakanak, masalah cinta, keluarga, dan masih banyak lagi. Tema tersebut diilhami oleh kehidupannya sehari-hari. Tahun 1994, lagunya yang berjudul Umbul-umbul Blambangan dan Ulan Andung-andung pernah dibawakan di Osaka,Jepang. Lagu pertama melejit ketika dinyanyikan oleh mantan bupati Samsul Hadi. Tahun 2006 lagu tersebut dilantunkan di Korea Selatan, Yuan. Pencipta lagu Umbulumbul Blambangan ini pernah mendapat penghargaan dari mantan Bupati Banyuwangi Samsul Hadi Saat ini, beliau sedang menulis lirik lagu berjudul Sekar Arum yang memasuki tahap penyelesaian. Beliau tergugah untuk menulis lirik lagu anak-anak. Karena menurut beliau, banyak anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu orang dewasa. Sebagai partner, Bapak Bs. Noerdian membantu Bapak Andang CY dalam membuat lagu. Misalnya Umbulumbul Blambangan. Bakat seni kakek yang lahir tanggal 5 Januari 1935 ini berasal dari kakeknya bernama Madtarji. Seorang pendiri Damar Wulan (1920). Beliau belajar musik secara otodidak sebagai penabuh angklung sejak bergabung dengan Damar Wulan. Lebih dari 203 lagu telah beliau ciptakan. Beberapa di antaranya hasil kolaborasinya dengan Andang CY. Lagu Using ciptaannya berjudul Dalu-dalu. Sampai saat ini, lagu-lagunya (Bs Noerdian & Andang CY) masih eksis di pasaran. Honor untuk tiap lagu berkisar Rp 100.000 hingga Rp. 200.000. Lagu yang dikumandangkan di luar negeri bisa meraup USD 5000. Sesekali beliau saja beliau mendapat bagian insentif. Dalam berkarya mereka tidak banyak memikirkan besarnya keuntungan yang bakal diperoleh. Pesannya pada generasi muda agar menciptakan lagu dengan semangat perjuangan dan masa depan masyarakat; dan ciptakan lagu bernilai edukatif sebagai sarana menanamkan moral dalam masyarakat. (Ran/Ham)

RICKY Aditya Fandi dan Kautsar Ul Haq adalah pemenang OSN (Olympiade Sains Nasional) pada mata pelajaran fisika dan kimia, yang diselenggarakan pada tanggal 1116 September 2011 di Manado, Sulawesi. Mereka adalah siswa SMAN 1 Glagah. Mereka sempat mengharumkan nama Banyuwangi di mata tanah air. Ricky mendapatkan medali emas dalam mata pelajaran fisika kategori “Absolute Winner” sekaligus “The Best Theory”. Sedangkan Kautsar mendapat medali perak pada mata pelajaran kimia. Sejak tanggal 23 Oktober hingga 23 Nopember, siswa XII IPA 3 ini mengikuti Pelatnas (Pelatihan Nasional) di Kaliurang, Jogjakarta, untuk menghadapi seleksi Olympiade tingkat Internasional. Sedangkan Kautsar, siswa XII IPA 2 saat ini sedang mengikuti Pelatnas di Depok, Jabar hingga ± 15 hari ke depan. Sejak duduk di bangku kelas 4 SD, Ricky sudah menekuni dunia angka dan pernah memenangkan lomba dalam bidang studi Matematika. Ketika SMP, guru pembimbingnya membelokkannya ke Fisika. “Awalnya, kita harus suka dulu sama pelajarannya. Baru kita akan mudah mempelajarinya,” ungkap Ricky. “Tidak ada jadwal khusus untuk belajar. Kalau mood, ya belajar. Tapi ka-

lau nggak mood ya tidur, he he,” guru, sering latihan soal-soal lanjut Ricky, saat diwawancarai olympiade, motivasi/dorongan di rumahnya, yang bertempat di dan kepercayaan diri. belakang SD Singotrunan. Atas prestasi yang mereka Berbeda dengan Kautsar, dia torehkan ini, pihak pemda menmulai menggeluti Kimia baru janjikan akan memberi hadiah kelas XI semester satu. Saat untuk mereka. Dalam dunia penduduk di kelas X, dia pernah didikan, Banyuwangi memang remidi ulangan Kimia. Nilai tidak kalah saing minim di mapel kimia jusdengan kota-kota tru membuat penasaran lainnya, baik akasiswa yang lahir tanggal demik maupun 13 Oktober 1993 itu. Ia non akademik. berkeinginan kuat untuk (Rin/Inz) memperbaiki prestasinya. Sejak memasuki kelas XI IPA 4, ia menggenjot kimia. Alhasil, berkat kerja keras yang dilakukannya selama satu setengah ini mampu mengantarkannya meraih perak di OSN Manado. Dari latar belakang yang berbeda antara keduanya, mereka menyampaikan rahasianya, mengapa bisa melejit s e p e r t i sekarang ini. Antara lain yaitu selalu berdoa kepada-Nnya, patuh kepada orang tua dan AGNESA A.G.H bapak ibu BAWA MEDALI : Ricky (kiri) dan Kautsar, sedang membawa medali dan pialanya.

Berwisata di Trotoar Banyuwangi TROTOAR pada dasarnya merupakan bagian jalan yang disediakan bagi pejalan kaki. Sejajar dengan ke dua sisi jalan kendaraan. Disamping untuk memperlancar arus lalu lintas, trotoar dibuat untuk kenyamanan dan keamanan pejalan kaki. Hampir di setiap kota terdapat trotoar. Ibarat sayur tanpa garam tak lengkap rasanya bila marka jalan tanpa trotoar. Karena pada dasarnya trotoar adalah fasilitas untuk pejalan kaki di jalan raya. Kini, fungsi trotoar telah bergeser. Ia tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjalan. Namun juga berpeluang untuk bisnistempat berdagang. Sebagai fasilitas umum, kawasan trotoar sering lepas dari razia penertiban. Sehingga trotoar menjadi pilihan praktis tempat menggelar usaha. Keuntungan yang didapat, pedagang tidak dibebani biaya sewa. Selain itu, trotoar yang umumnya dibangun di kawasan ramai tidak pernah sepi

AKMILIAASWARINI

WARUNG: sebuah warung yang ada di daerah Boyolangu.

pengunjung. Tengok saja trotoar Banyuwangi menyajikan berbagai macam warung. White & Redcafé yang mangkal di depan Kantor Kimpraswil menyajikan roti bakar dengan berbagai variasi rasa dan softdrink serta alunan musik yang mengiringi

bergulirnya malam. Sajian yang cocok dengan selera anak muda. Pedagang memilih sajian menu sesuai pangsa pasar. Anda sedang ngidam durian? Anda bisa memperolehnya di trotoar bundaran Jl. H.O.S. Cokroaminoto. Jika buru-buru, cukup melakukan

transaksi tanpa harus turun dari motor Anda. Trotoar di Jalan A. Yani pun tak kalah ramainya. Berbagai aneka makanan mengenyangkan atau hanya pengganjal perut tersedia di situ. Memberikan nuansa kerakyatan yang kekal. (Tin/Ham)

akmilia

Perspektif Pendidikan Masa Depan

Sumber : www.google.com

FENOMENA pendidikan di Indonesia dewasa ini semakin mengalami perkembangan. Mengingat pada era globalisasi ini pendidikan merupakan senjata terpenting kemajuan suatu bangsa. Pendidikan layaknya suatu kebutuhan dan keharusan saat ini. Zaman globalisasi menuntut manusia mampu bersaing dan berpacu dengan teknologi. Permasalahannya saat ini, sudahkah bangsa Indonesia memulai sistem pendidikan yang baik guna menghadapi globalisasi dan menyongsong harapan menuju suatu negara maju? ‘Pendidikan’ dekat dengan proses pembelajaran. Proses belajar yang menyenangkan akan mampu merangsang daya ingin tahu siswa sekaligus tidak memberikan tekanan yang berlebih. Belajar tidak harus selalu indoor , tawaran outdoor justru lebih memacu kreativitas siswa. Kegiatan

seperti itulah yang sering dilakukan di negara-negara maju. Siswa dirangsang aktif berbicara dan berpendapat. Namun kebanyakan kegiatan sekolah lebih berpusat pada guru sebagai penceramah dan siswa yang pasif sebagai partisipan. Penciptaan lingkungan pembelajaran yang menyenangkan baik lingkungan sekolah sebagai penyelenggara, maupun keluarga sebagai pendukung, memegang peranan penting dalam dalam pembentukan karakter siswa. Bobot pelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan anak akan memberikan ruang bagi perkembangan psikis dan intelektualnya. Untuk mencapai pendidikan yang prospektif diperlukan kerja sama yang harmonis antara siswa, orang tua, masyarakat, dan penggagas kurikulum. Tentunya kurikulum dan system tidak bisa diseragamkan. Sebab, tiap wilayah memiliki

keunggulan dan keunikan tersendiri. Seorang Fisikawan Indonesia, Yohanes Surya, memperkenalkan fisika di masyarakat Papua dengan media belajar berupa alam. Sebab, rumus matematis jauh dari jangkauan berpikir mereka. Hal ini sejalan dengan pendapat Preston James. “Semua ilmu yang ada di alam ini setidaknya bersumber dari alam.” Pendidikan berskala global yang dijadikan acuan negara maju bisa dijadikan wacana. Namun kebijakan pendidikan perlu disesuaikan dengan karakteristik masyarakatnya, ideologi, kebutuhan, keadaan mental dan psikologi siswa. Dengan berbagai inovasi yang menyegarkan dimungkinkan dapat meningkatkan mutu pendidikan. Ke depannya, perwujudan sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam kancah global sangat dibutuhkan. (Tin)


34

Rabu 7 Desember 2011

Tifus, Jin Jun Masuk RS BANYUWANGI - Dalam menatap kompetisi Divisi Utama musim 2011/2012, Persewangi Banyuwangi terancam pincang. Selain sejumlah pilar hengkang karena belum ada kejelasan mengenai masa depan mereka, kini satu lagi pemain Laskar Blambangan ambruk dan terpaksa ngamar di rumah sakit. Dia adalah gelandang asal Korea Selatan, Jin Jun. Mulai malam (5/12) kemarin, mantan pemain PSCS Cilacap itu harus dirawat intensif di RSNU Rogojampi. Jun harus beristirahat total lantaran terkena gejala tifus. Tak pelak, sakitnya Jun membuat tim pelatih Persewangi harus mencari formula baru di lini tengah. Kebutuhan itu semakin mendesak, apalagi kick off kompetisi Divisi Utama tinggal hitungan hari.

Otomatis, pelatih kepala Yudi Suryata harus mulai menyiapkan pemain pengganti selama Jun beristirahat di rumah sakit. Kabar sakitnya Jun disampaikan Ketua Persewangi Nanang Nur Ahmadi kemarin. Dia menerangkan, pemainnya itu kini dalam pemantauan intensif tim medis. GALIH COKRO/RaBa “Dia sakit dan suJin Jun dah mendapatkan perawatan medis tim dokter RSNU,” katanya. Soal sakitnya Jun, Nanang menduga

disebabkan pola makan yang kurang baik. Selama tinggal di Banyuwangi, pemain berkulit putih itu belum cocok dengan sajian kuliner di Banyuwangi. Imbasnya, jadwal makannya semakin kacau, bahkan makan seadanya. Terkait kondisi tersebut, Nanang berharap Jun segera pulih. Namun, untuk memasukkan nama Jun dalam skuad Persewangi, harus menunggu rekomendasi tim medis. “Kita tunggu kepulihannya. Semoga cepat sembuh,” harapnya. (nic/c1/als)

Kick Off LPI Diundur

DOK/ RaBa

DOK/RaBa

Yudi Dwi Nugroho

Nurohman

Yudi dan Rohman Sabet Empat Emas Kejurnas Atletik Antar-Mahasiswa BANYUWANGI - Prestasi sprinter Banyuwangi di pentas nasional semakin mengkilap. Itu tercermin dari hasil di kejuaraan nasional (kejurnas) atletik antar-mahasiswa yang berakhir Minggu (4/12) lalu di Solo. Dua pelari Banyuwangi sukses mendulang masingmasing dua medali emas. Total, kontingen Banyuwangi mendulang empat medali emas dalam kejuaraan tersebut. Dua sprinter yang sukses mengangkat nama Banyuwangi itu adalah Yudi Dwi Nugroho dan Nurohman. Mereka mampu mencatatkan diri sebagai yang terbaik dalam ajang persiapan menuju PON 2012 itu. Medali emas bagi Banyuwangi, di antaranya disumbangkan dari nomor 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter. Adalah Yudi Dwi Nugroho yang menahbiskan diri sebagai jawara di kategori tersebut. Mahasiswa Universitas PGRI Banyuwangi itu menjadi yang tercepat dan memastikan medali emas dikalungkan di lehernya. Di nomor yang sama untuk kategori senior, Nurohman mencatatkan diri sebagai yang terbaik. Turun di nomor 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter, sprinter binaan PASI Banyuwangi tersebut menjadi yang tercepat. Bukti ketangguhannya, dua medali emas di dua nomor tersebut men-

jadi miliknya. Pelatih atletik Banyuwangi, Agus Sujiono mengatakan, prestasi tersebut menjadi kado manis bagi PASI dan Banyuwangi. Capaian Yudi dan Nurohman menjadi cambuk bagi PASI agar terus membina atlet. “Tantangan kita ke depan, PASI kuasai podium PON,” tegasnya. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Kompetisi tahapan menuju komLiga Pendidikan Indonesia petisi. Salah satunya, so(LPI) edisi 2012 mulai me- sialisasi yang akan dilaknemukan titik terang. Hal itu sanakan mulai Desember tampak dengan rencana Dinas ini ke tiap-tiap sekolah. BerPemuda dan beda dari tahun Olahraga (Dissebelumnya, kali pora) yang akan ini LPI digelar di menggelar dua tingkatkan, kompetisi yaitu SMP dan antar pelajar itu SMA. mulai Februari Registrasi pemendatang. Itu serta akan dimuartinya, ada dua lai bulan Januari jeda sekitar dua tahun depan. Itu bulan bagi cabaru bisa dilakulon peserta unkan setelah Distuk memperpora membuat DOK/ RaBa siapkan diri. komposisi kepaAhmad Khairullah Kepala Dinas nitiaan. “GamPemuda dan Olahraga (Dis- baran panitia sudah ada. Kini pora) Ahmad Khairullah me- tinggal registrasi yang akan ngatakan, sedianya kalender dimulai pekan kedua Januari,” LPI akan ditabuh bulan Ja- bebernya. nuari. Namun, karena agenda Mantan pengurus Persebulan Desember ini dan jad- wangi itu menyatakan, dalam wal sekolah di bulan Januari LPI mendatang, Dispora akan mendatang padat, maka kom- memberlakukan sistem baru, petisi LPI kick off mulai awal di antaranya menggelar perFebruari 2012 mendatang. tandingan pada Sabtu dan Khairullah menambahkan, Minggu. “Pola ini mengadopsi dengan waktu dua bulan yang kompetisi profesional,” tetersisa, Dispora akan memulai gasnya. (nic/c1/als)



Pertina Sabet Tiga Medali Kejurda Tinju di Tulungagung BANYUWANGI - Perjuangan Pengkab Pertina Banyuwangi di kejuaraan daerah (kejurda) tinju patut diacungi jempol. Di tengah kebingungan soal dana untuk berpartisipasi dalam agenda rutin tersebut, induk pembina olahraga tinju amatir di Banyuwangi itu menjawab dengan prestasi. Menurunkan lima petinju terbaik, dalam kejurda tinju amatir yang digelar di Tulungagung kemarin Pertina menyumbangkan satu medali emas dan dua perak. Sumbangan medali emas satu-satunya bagi Banyuwangi diraih Andri Rompis. Anak kandung mantan petinju nasional, Pelni Rompis, itu mampu menjadi jawara di kelas 55 kg. Dua medali perak disumbangkan Rela Budi di kelas 57 kg dan Jiman di kelas 64 kg. Hasil itu sekaligus menjadi pelipur lara bagi kontingen Banyuwangi. Apalagi, Pertina sempat maju-mundur saat akan berpatisipasi dalam kejurda kali ini, alasannya minim dana. Alhasil, ofisial Pertina, Pelni Rompis, mengaku bahwa hasil di kejurda kemarin menjadi jawaban bagi Banyuwangi. Minimal capaian ini bisa membuat Banyuwangi mengirimkan atlet di kejurnas tinju amatir tahun depan. “Ini menjadi spirit berharga bagi Pertina dalam menatap even lain,” harapnya. (nic/c1/als) MASA DEPAN: Andri Rompis berhasil meraih medali emas di ajang Kejurda Jatim. DOK.PRIBADI


Rabu 7 Desember 2011

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Segera Penuhi Kelengkapan yang Kurang ... ■ POLIWANGI... Sambungan dari Hal 25

Persetujuan itu diberikan melalui beberapa kajian dan pertimbangan matang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Meski sudah disetujui, tidak secara otomatis Poliwangi langsung menjadi PT negeri. Pemkab Banyuwangi harus melengkapi beberapa syarat dari Kemendiknas yang belum

dipenuhi. Jika beberapa syarat yang belum dipenuhi itu dapat dipenuhi pemkab, maka secara otomatis Poliwangi akan menjadi PT negeri pertama di Kota Gandrung. “Kita sanggup memenuhi beberapa syarat yang belum terpenuhi,” tegas Bupati Anas. Bupati Anas mengungkapkan, diterimanya usulan Poliwangi menjadi PT negeri merupakan kado istimewa di Hari

Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke240 ini. Dalam usianya yang ke-240, Banyuwangi sukses mempersembahkan Poliwangi menjadi PT negeri. “Ini semua berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat Banyuwangi,” tegas Bupati Anas. Bupati Anas mengungkapkan, jika beberapa syarat yang kurang itu bisa segera dicukupi, maka pada tahun akademik 2012-2013, Poliwangi sudah menjadi PT negeri. Bupati

Anas optimistis beberapa syarat itu dapat dipenuhi sebelum tahun ajaran 2012-2013 mendatang. “Saat penerimaan mahasiswa baru tahun 2012, status Poliwangi sudah menjadi negeri,” ujar Bupati Anas. Setibanya dari Jakarta, Bupati Anas mengaku akan bekerja keras guna memenuhi kelengkapan yang kurang. Apa saja syarat yang kurang? “Kita rapatkan dulu. Nanti kita sampaikan. Pokoknya tahun 2012

Semua Serba-Angka Sembilan ... ■ SELAMATAN... Sambungan dari Hal 25

Sesepuh warga, Sanusi Marhaedi mengatakan, bersih desa ini adalah wujud rasa terima kasih seluruh warga Desa Glagah kepada Tuhan dan upaya menolak pageblug (waba). Kegiatan tersebut mempu-

nyai maksud uri-uri (menggali) sejarah. Hasil uri-uri itu adalah Selamatan Gelar Songo. Penggunaan kata songo karena semua yang terkait ritual tersebut serba songo (sembilan). Songo memang dianggap keramat. Pertama, seseorang berada dalam kandungan ibu selama sembilan bulan. Agama

Islam di tanah Jawa disebarkan oleh sembilan wali. Jumlah bintang umumnya juga sembilan. Dia menambahkan, weragat di sembilan tumpeng, seperti gecok gempol, gedang goreng, gecok ikan mentah, bibir sapi, dan gelang-gelangan, juga berjumlah sembilan. Adat-istiadat

tersebut diyakini harus dilaksanakan agar jiwa dan raga senantiasa dilindungi Allah SWT. Istilah weluri dalam ritual tersebut artinya ojo wel-welan ring dino mburi (jangan sampai merepotkan di kemudian hari). ’’Semua dilakukan dengan penuh rasa syukur,’’ katanya. (afi/c1/bay)

Agenda Kongres Adat juga Bergeser ... ■ KEMBALI... Sambungan dari Hal 25

Atas pertimbangan itulah, jadwal doa bersama anak yatim dikembalikan seperti semula. “Semula diundur karena kegiatan padat. Namun, karena Kiai Cholil tidak bisa hadir, kita laksanakan pada 8 Desember seperti rencana awal,” cetusnya. Sementara itu, pelaksanaan

Kongres Adat Banyuwangi juga mengalami pergeseran waktu. Sedianya, Kongres Adat itu dilaksanakan mulai tanggal 7 hingga 8 Desember kemarin. Namun, karena persiapan acara itu belum selesai, maka pelaksanaannya ditunda pada 13 hingga 14 Desember 2011 mendatang. “Acara ini baru pertama dilaksanakan, jadi kita butuh waktu yang cukup untuk

mempersiapkannya,” ujar Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Suprayogi. Selain persiapan panitia yang belum matang, kata Suprayogi, dua narasumber juga tidak bisa hadir pada 7 dan 8 Desember. Dalam Kongres Adat itu, ada dua narasumber yang diundang. Pertama, guru besar Universitas Jember Prof. Dr. Ayu Su-

tarto dan Dham Hasibuan dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantra (Aman) Jakarta. “Pada tanggal yang ditetapkan panitia, keduanya berhalangan hadir,” kata Suprayogi. Untuk mempersiapkan acara agar lebih matang, maka acara ditunda. “Insyaallah pada 13 hingga 14 Desember mendatang acara siap digelar,” ujarnya. (afi/c1/bay)

kita sudah memiliki perguruan tinggi negeri,” tegasnya. Yang jelas, lanjut dia, beberapa syarat yang kurang itu tidak terlalu sulit dipenuhi. Oleh karena itu, Bupati Anas sangat optimistis Poliwangi akan menjadi PT negeri yang dapat dibanggakan. “Kita berharap doa dan dukungan masyarakat agar proses Poliwangi menjadi negeri berjalan lancar,” harapnya. (afi/c1/bay)

ISTIMEWA

FORMAL: Bupati Anas bertemu Mendikbud M. Nuh di Jakarta Senin malam kemarin.

Mengaku Setor ke Boy di Bali ■ RUMAH... Sambungan dari Hal 25

Tiga tersangka lain yang juga berhasil ditangkap adalah pemilik rumah, Husnan; Cahyono, 19, dan Slamet, 27. Keduanya warga Jalan Brantas, Kelurahan Pengantigan. “Husnan ternyata bos togel. Sejumlah pengecer setor kepada dia,” cetus Kasatreskrim AKP Putu Dewa Eka Dharmawan. Menurut Kasatreskrim Dewa, enam tersangka ditangkap ketika berkumpul di rumah Husnan di Lingkungan Kalilo. Saat diringkus, mereka ada yang sedang setor, ada pula yang sedang membeli, dan juga ada yang sedang mengirim data bandar gede togel di Bali. “Cahyono dan Slamet itu anak buah Husnan yang bertugas mengirim data togel ke Bali,” katanya. Dua tersangka, Mutapin dan Sumardi, bertugas mengecer

togel kepada warga. Kedua tersangka yang sudah berusia uzur itu datang ke rumah Husnan untuk setoran. “Ismail datang ke rumah Husnan untuk membeli togel. Saat kita operasi, Ismail sedang berada di lokasi,” ujar Dewa. Selain mengamankan enam tersangka, kata Dewa, dalam penggerebekan itu juga berhasil disita sejumlah barang bukti (BB) judi togel. Bukti yang diamankan, antara lain uang tunai Rp 1.028.500, satu buku tafsir seribu mimpi, dan dua buah telepon seluler (ponsel). Bukti lain adalah sepuluh bandel block note kecil, lima lembar kertas rekapan, enam kertas karbon, satu kalkulator, tiga pulpen, dan spidol. “Semua barang ini kita amankan di polres,” ujarnya. Sementara itu, rumah Husnan sebenarnya sudah lama menjadi incaran petugas. Tetapi, polisi sering gagal menangkap karena

kesulitan mendapat bukti. Oleh karena itu, ketika ada laporan anak buah Husnan berkumpul di rumah Husnan untuk setoran, polisi langsung menggerebek. “Enam tersangka itu semua ada di rumah Husnan,” jelasnya. Dari keterangan para tersangka, yang menjadi juragan adalah Husnan. Namun, saat diperiksa, Husnan menyebut bahwa dirinya menyetor kepada bandar besar bernama Boy yang tinggal di Bali. “Saya kok ragu dengan pengakuan itu. Boy ini sepertinya hanya awu-awu (abal-abal alias palsu),” sebutnya. Sayangnya, Husnan belum bisa dimintai keterangan secara mendetail. Sebab hingga berita ini ditulis sore kemarin, juragan togel itu sedang menjalani perawatan di RSUD Blambangan. “Husnan sakit dan harus dirawat di rumah sakit,” kata Dewa. (abi/c1/bay)

Menjebol Tutup Saluran di Atas Trotoar Pengendara Bandel Ditindak ... ■ HUJAN... Sambungan dari Hal 25

Ini merupakan hujan pertama yang turun dengan intensitas sangat besar pada bulan Desember ini. Saking derasnya guyuran hujan, beberapa saluran drainase di wilayah perkotaan tak mampu menampung luberan air. Genangan air tampak menutup sebagian besar ruas jalan di sekitar Taman Tirtawangi alias Patung Kuda. Kondisi yang sama juga terlihat di lampu

merah depan Kantor Patroli Jalan Raya (PJR) Banyuwangi. Masih di ruas jalur protokol, genangan juga terlihat di sekitar kantor pemkab. Para pengendara, terutama sepeda motor, harus melaju dengan hati-hati agar mesin motornya tidak terendam dan mogok. Genangan juga terlihat di sekitar perempatan lampu merah Lateng. Kondisi serupa juga terlihat di jalan raya sekitar Bank Jatim hingga Terminal Blambangan, pertigaan patung

Basuki Rahmat, dan jembatan selatan lampu merah Sukowidi. Genangan paling parah terjadi di depan SDN Klatak, Jalan Yos Sudarso. Meski Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah membangun box culvert di lokasi tersebut, ternyata genangan air tetap terjadi. Bahkan, sisi barat doubleway tersebut tak bisa dilewati kendaraan roda dua. Semua pengendara motor harus memutar ke Kalipuro atau nekat menerobos genangan

melalui trotoar di sisi timur jalan. ‘’Saat menyeberang Jalan Yos Sudarso, ponsel saya hilang karena hanyut di genangan itu,’’ ujar Rama, warga Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro. Sementara itu, beberapa petugas tampak sibuk membenahi saluran di sisi barat box culvert Jalan Yos Sudarso tersebut. Bahkan, petugas terpaksa menjebol tutup saluran air di atas trotoar di kawasan tersebut. Sekitar pukul 16.30, genangan air berangsur surut. (c1/bay)

Segera Hearing Panggil Pihak Terkait ... ■ PASIR... Sambungan dari Hal 25

“Yang diangkut truk itu bukan pasir, tapi hanya sampah,” cetus Hery, pelaksana pengerukan Pantai Boom saat ditemui di dekat muara Pantai Boom kemarin (6/12). Menurut Hery, pengerukan pasir di muara itu atas inisiatif para nelayan. Sebab, perahu dan kapal tidak bisa masuk ke pelabuhan lantaran muara dangkal tertutup endapan pasir. Oleh karena itu, pihaknya mengeruk pasir di muara menggunakan alat berat dengan dana swadaya. “Saya tidak tahu kalau pasirnya digunakan untuk taman. Setahuku yang diangkut truk itu sampah,” dalihnya. Pengakuan Hery itu ternyata berbeda jauh dengan keterangan yang diberikan Suroso, warga Desa Bulupayung, Kecamatan Kalipuro, yang bertugas

mencatat truk yang mengangkut pasir. Suroso mengaku bahwa yang diangkut truk itu adalah pasir. “Yang memasukkan pasir ke dump truck itu ya mesin berat itu,” sebutnya. Dengan polos Suroso menyampaikan bahwa pasir dari Pantai Boom yang diangkut dump truck itu dibawa ke proyek Taman Sri Tanjung dan Taman Blambangan. “Pasirnya untuk membangun Taman Sri Tanjung dan Taman Blambangan,” cetusnya. Menurut Soroso, pengerukan pasir untuk keperluan pembangunan taman itu sudah berlangsung sepekan. Setiap hari, belasan dump truck datang untuk mengangkut pasir. “Pasirnya sudah banyak yang diangkut. Ini ada datanya,” katanya sambil menyerahkan buku yang berisi catatan dump truck yang mengangkut pasir. Dari catatan yang ditulis Suroso, jumlah kendaraan yang mengangkut pasir dari Pantai

Boom adalah empat dump truck. Satu dump truck paling sedikit sudah mengangkut pasir 16 kali, dan yang paling banyak 70 kali angkut. “Pasir yang sudah dikeruk jumlahnya sekitar 186 dump truck,” ungkapnya. Adanya fakta bahwa pasir Pantai Boom dikeruk untuk pembangunan taman itu ternyata mengundang reaksi kalangan DPRD Banyuwangi. Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto dan Ketua Komisi IV DPRD Zainal Arifin Salam langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pantai Boom kemarin. Saat para anggota dewan itu berada di sekitar muara Pantai Boom, mereka melihat satu unit dump truck datang ke lokasi. Tetapi, dump truck itu buru-buru balik kucing dan kabur. “Dump truck kembali, mungkin takut,” ujar Sukirman, anggota Komisi IV DPRD. Sejumlah anggota dewan geleng-geleng kepala melihat lang-

sung pasir Pantai Boom yang dikeruk untuk pembangunan proyek taman itu. “Pengambilan pasir pantai jelas termasuk pelanggaran,” ujar Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto. Pengambilan pasir pantai ini, kata Hermanto, telah melanggar Undang-Undang (UU) No. 27 Tahun 2008 tentang rehabilitasi pantai dan pesisir. Selain itu, kegiatan itu juga melanggar UU No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan. “Saya minta Komisi IV menindaklanjuti,” tegasnya. Ketua Komisi IV DPRD, Zainal Arifin Salam, saat dikonfirmasi di lokasi pengerukan pasir Pantai Boom berjanji akan segera memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan. Bila ada pelanggaran, pihaknya akan merekomendasikan untuk diberi sanksi. “Pihak yang terkait akan kita panggil untuk hearing (dengar pendapat),” janjinya. (abi/c1/bay)

Langsung Dibawa ke Kampus Untag ... ■ DICETAK... Sambungan dari Hal 25

Namun, Ketua panitia RaNCo 2011, Benny Siswanto mengatakan, pengumpulan bingkai

halaman RaNCo baru bisa dilakukan mulai pukul 12.00 pada tanggal 19 Desember 2011. Hal yang sama juga berlaku untuk lomba majalah dinding (mading) 3 dimensi. Pe-

ngumpulan karya baru bisa dilaksanakan tanggal 19 Desember mendatang. ’’Pengumpulan halaman RaNCo dan bingkainya bisa dilakukan di kantor Radar Ba-

nyuwangi, sedangkan mading 3 dimensi langsung dikumpulkan di arena pameran, yaitu di kampus Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi,’’ jelasnya. (*/c1/bay)

Susah Kumpul, Latihan Jalan Terus ■ JONI... Sambungan dari Hal 25

Dalam fragmen nanti, sedikitnya 26 anggota dari 50 anggota DPRD akan turun gelanggang. Dua pimpinan DPRD, yakni Joni Subagio (PKB) dan Ruliyono (Partai Golkar), masuk dalam daftar peserta fragmen tersebut. Dalam fragmen ini, Joni akan menjadi Prabu Minak Jinggo (Raja Blambangan), dan Ruliyono menjadi dayun. Fragmen Raja Blambangan ini diawali oleh sejumlah adipati yang masuk ke Kerajaan Blambangan menemui Prabu Minak Jinggo. Yang menjadi adipati adalah Sukarno (FPDIP), Made Swastiko (FPDIP), Heksa Sudarmaji (FPDIP), Muhamad Hidayat (Partai Golkar), dan Gunawan (Partai Demokrat). Para adipati itu masuk kerajaan sambil menari ala janger. “Itu jogetan, bukan nari,” ledek Zainal Arifin Salam saat melihat Muhamad Hidayat yang

tariannya mirip penyanyi dangdut. Dalam latihan, Hidayat yang didapuk menjadi Adipati Pemberdayaan Masyarakat itu seolah menjadi bintang. “Ampun, Tuanku. Kondisi rakyat kurang menguntungkan. Sumbangan dari Tuanku Raja untuk Yu Nah dan Yu Tun belum sampai,” kata Adipati Hidayat saat ditanya Raja Prabu Joni Subagio tentang nasib rakyat selama ditinggal bertapa. Laporan Adipati asal Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, itu mengundang tawa lepas anggota dewan yang lain. “Saya ini kan baru bertapa cukup lama. Habis ini semua bantuan saya serahkan, bukan hanya kepada Yu Nah dan Yu Tun,” cetus Prabu Joni. Fragmen tersebut memang penuh sindiran. Bukan hanya mengkritik pemerintah, mereka juga mengkritik lembaga legislatif. Saat Prabu Blambangan mengajak para adipati berkunjung ke Kerajaan Ma-

japahit, Zainal Arifin Salam (PKB) yang berperan menjadi Sabdo Palon langsung nyeletuk sekenanya. “Berarti kayak DPR ya, juga suka kunker (kunjungan kerja),” ujarnya. Dalam latihan fragmen tersebut, penampilan para anggota DPRD cukup lumayan. “Lumayan, latihan bisa mengurangi ketegangan pikiran,” kata Joni Subagio yang menjadi koordinator fragmen DPRD. Dalam fragmen itu, jelas Joni, setiap anggota dewan sebenarnya diberi kebebasan berekspresi. “Untuk latihan sangat susah bisa kumpul, kadang tidak datang karena kesibukan,” cetusnya. Bila latihan digelar usai paripurna atau rapat, biasanya anggota dewan yang terlibat dalam fragmen malah menghilang. “Katanya ada yang malu, ada juga yang waktu latihan tiba-tiba menghilang. Tetapi, latihan tetap jalan terus,” kata Ketua DPC PKB Banyuwangi itu. (c1/bay)

■ KENDARAAN...

Sambungan dari Hal 36

Menurut Bakhtiar, terhambatnya arus lalu-lintas juga diperparah beberapa pengguna jalan

yang kurang disiplin. Mereka tidak mengindahkan aba-aba petugas satlantas agar melaju di jalur yang semestinya. “Jika kendaraan melaju di jalur yang semestinya, saya yakin kemace-

tan tidak akan terjadi. Untuk itu, pengendara yang bandel langsung kita tindak dan beri pengarahan, karena tindakannya membahayakan pengguna jalan lain,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Faktor Keselamatan sangat Diutamakan ■ DITEMUKAN... Sambungan dari Hal 36

Sesampainya di darat, langsung dilakukan pemisahan kandungan minyak mentah, air, dan gas. Saya mendapat pengalaman baru saat mengikuti seremonial di PT. HESS. Tak ada pembukaan dengan ayat-ayat Alquran apalagi diawali pembacaan Salawat Nariyah sebagaimana lumrah dilakukan saat Bupati Dadang Wigiarto hadir ke suatu acara di Kabupaten Situbondo. Yang ada adalah pemberian panduan keselamatan oleh petugas perusahaan. Rombongan diberi wawasan seputar kawasan aman dan kawasan ”merah”. Termasuk, pintu-pintu mana saja yang harus dilalui jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. “Bagi yang mau merokok, disediakan tempat khusus. Jadi tidak bisa sembarangan,” terang petugas yang memberikan panduan keselamatan. Seremonial itu ternyata mengusik ketenangan teman saya

yang notabene seorang rekanan. Kebetulan, sebelum masuk jajaran kontraktor kontrak kerjasama (KKKS) BP Migas, latar belakang pendidikan agamanya sangat kuat. “Saya dulu awalnya juga shock. Pembukaan acara langsung disuguhi panduan keamanan. Jadi, benar-benar diterapkan prinsip kehati-hatian demi keselamatan kerja,” terangnya. Faktor keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran, dalam bekerja memang sangat diutamakan dalam sebuah perusahaan eksploitasi migas. Dalam meninjau kawasan dan fasilitas PT. HESS ini disediakan bus khusus. Meski demikian, tak boleh ada yang membawa handphone (HP) apalagi korek api. “Kita benar-benar menghindari sumber api, karyawan di sini tidak menggunakan sepeda motor saat melakukan kontrol melainkan menggunakan sepeda gowes. Sinyal handphone kita hindari karena dapat mengganggu sistem kerja peralatan kami,” terang petugas PT. HESS.

PT. HESS berdiri di areal seluas sekitar 24 haktare. Perjalanan melakukan eksploitasi migas hingga seperti saat ini tidaklah sebentar. Kali pertama PT. HESS bergerak adalah Mei 1996, yaitu setelah cadangan migas di Blok Ujung Pangkah ditemukan. Produksi kali pertama baru dilakukan pada 2007. Kini PT. HESS menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan gas di Jawa Timur. Kepala External Relations PT. HESS, Hartono mengungkapkan, gesekan dengan masyarakat sekitar yang kental dengan isu-isu sosial saat proses eksplorasi menjadi sesuatu yang harus dilewati. Pihaknya selalu berusaha meminimalkan kesalahpahaman dan ketidakmengertian masyarakat. “Yang terpenting adalah menyinkronkan kepentingan pemerintah dan masyarakat. Kita harus mempertemukan keduanya meski berbeda bahkan bertolak belakang. Itu memang tidak mudah tapi harus bisa,” tegasnya. (edy supriyono/c1/aif/bersambung)

ATASI ASAM URAT DENGAN SUSU MILKUMA TANPA kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang, apalagi jika memiliki kebiasaan yang kurang sehat, seperti kurang menjaga pola makan, kemungkinan terserang penyakit menjadi besar. Oleh karenanya, mulailah dengan menerapkan kebiasaankebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Saat ini, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu etawa mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Riboflavin (vitamin B2) memainkan sedikitnya dua peran penting dalam produksi energi tubuh. Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. Sutrastianti atau yang akrab disapa-Yanti- kini mengatasi asam urat yang selalu mengganggu aktifitasnya dengan Milkuma, “Sudah 5 bulan lamanya saya menderita asam urat, beraktifitas jadi tidak nyaman. Kaki sampai lutut sering terasa sakit, tangan pun seperti dicocoki.” Ujar wanita berusia 56 tahun tersebut. Atas saran dari salah seorang tetangganya, ia akhirnya tertarik mencoba Milkuma. Ternyata setelah 2 bulan minum, kini kondisinya sudah sehat dan dapat menjalani aktifitasnya dengan

nyaman, “Milkuma memang pilihan yang tepat. Selain rasanya enak, juga bermanfaat untuk mengatasi asam urat.” Terang warga Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah tersebut. Ia pun kini mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak nenek 12 orang cucu tersebut. Milkuma bermanfaat untuk menyembuhkan asam urat, menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok pasif maupun aktif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141345607; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Rabu 7 Desember 2011

Jawa Pos-nya Kota Santri

Mengunjungi Lokasi Eksplorasi dan Eksploitasi Migas di Jatim (1)

Ditemukan 1996, Produksi Pertama pada 2007

DOK. EDY SUPRIYONO

MEGAH: Wartawan koran ini berada di kantor PT HESS, Gresik. Perusahaan operator migas mengelola sumber di Blok Ujung Pangkah.

Di sejumlah titik di perairan Situbondo sudah dilakukan eksplorasi minyak dan gas bumi. Kamis (1/12) lalu wartawan koran ini, EDY SUPRIYONO, diundang Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Wilayah Japalu (Jawa, Papua, dan Maluku) mengunjungi tempattempat yang sukses melakukan eksplorasi dan eksploitasi.

TEMPAT yang kali pertama dikunjungi adalah PT. HESS. Perusahaan operator migas yang berdiri di 20 negara itu mengelola sumber di Blok Ujung Pangkah. Melihat kemegahan fasilitas sarana-prasarana yang ada, saya sempat membayangkan bagaimana jika semua itu ada di Situbondo. Itu memang tidak mustahil. Sebab, di Situbondo kini sedang dilakukan eksplorasi kandungan migas oleh PT. Energi Mineral Langgeng (EML). Meski hasilnya masih belum bisa dipastikan,

tapi angin segar sudah berembus. Tinggal iktikad baik masyarakat dan Pemkab Situbondo. Itu akan berpengaruh besar terhadap kelancaran dan kesuksesan mega proyek tersebut. Sumur-sumur yang dimiliki PT. HESS berada di tengah laut, tepatnya di peraian Ujung Pangkah. Jaraknya sekitar 41 km dari kantor sekaligus fasilitas pengolahan di kawasan industri, Gresik. Bahan dasar itu dikirim melalui pipa-pipa berukuran besar di bawah laut n  Baca Ditemukan...Hal 35

KASUS KORUPSI

Tersangka Alkes tak Ditahan SITUBONDO - Meski telah lama ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) Dinas Kesehatan 2010, nasib dr. Herna Lokaria tampaknya cukup beruntung dibanding tersangka korupsi lain. Sebab, hingga kasusnnya disidangkan di pengadilan tipikor, mantan Kepala Puskesmas Jangkar itu tak merasakan pengapnya ruang tahanan. Senin (5/12) kemarin, wartawan koran ini melihat perempuan berkaca mata itu datang ke kantor Kejari Situbondo. KORUPSI ALKES 2010 Dia tampak sibuk TERSANGKA di ruang staf Kasi dr. Herna Lokaria Pidana Khusus. Di KASUS tangannya ada sePengadaan Alkes jumlah berkas. (spektrofotometer) Kabarnya, kedaANGGARAN tangan Herna di Rp 400 juta pengadilan tipikor Kerugian Negara: Sekitar Surabaya terkait diRp 100 juta (versi BPKP) sidangkannya kaJERATAN HUKUM sus dugaan korupsi pasal 2 ayat (1) jo Pasal alkes. Itu seiring 18 Undang-Undang (UU) de ngan selesainNomor 31 Tahun 1999 ya pemberkasan tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang dibutuhkan sebagaimana diubah ke jaksaan untuk dengan UU No. 20 tahun menyidangkan ka2001. sus Herna ke meja hijau. Kajari Situbondo, Asep Maryono, membenarkan bahwa kasus dugaan korupsi dr. Herna akan segera disidangkan di pengadilan tipikor Surabaya. “Dalam waktu dekat akan segera kita sidangkan,” tandas Asep. Tidak ditahannya Herna, jelas Asep, karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. “Dia memiliki penyakit yang mengharuskannya setiap saat berobat ke dokter,” kata Asep seraya mempersilakan koran ini menanyakan persoalan lebih detail ke kasi pidsus. Diberitakan sebelumnya, Herna ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kasus pengadaan alkes berupa spektrofotometer dengan total anggaran mencapai Rp 400 juta lebih. Hasil pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ada kerugian yang timbul lebih besar dibanding perhitungan jaksa seratus juta rupiah. Herna dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UndangUndang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah UU No. 20 tahun 2001. (pri/c1/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

MACETKAN ARUS LALU LINTAS: Dua pohon asam roboh dengan posisi melintang di jalan raya Pantura, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan, kemarin (6/12).

Kendaraan Macet 3 Kilometer Akibat Pohon Tumbang di Jalur Pantura Seletreng SITUBONDO - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Situbondo mengakibatkan dua pohon asam berukuran besar tumbang sekitar pukul 12.30 kemarin (6/12). Kemacetan sepanjang tiga kilometer tidak dapat dihindarkan lantaran batang pohon itu melintang di tengah jalan raya Pantura, Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan. Pantauan Radar Banyuwangi (RaBa)

di lokasi kejadian menyebutkan, arus lalu-lintas dari dua arah, baik dari Banyuwangi maupun Surabaya, terhambat hingga sekitar dua jam. Kemacetan semakin parah lantaran ulah beberapa pengendara yang ngawur. Mereka tidak mengindahkan aba-aba petugas yang mengatur lalu-lintas. Beruntung, pohon yang tumbang itu tidak menimpa kendaraan yang melintas di jalur utama Banyuwangi-Surabaya tersebut, sehingga tidak ada korban jiwa.

Berdandan Pakai Make Up Minimalis SITUBONDO – Sepuluh pasang finalis Kakang Embug Situbondo 2011 kemarin mengikuti beauty class (kelas kecantikan) di aula Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga. Mereka diajari berdandan dengan make up minimalis selama masa karantina. Sejak hari ini, para calon duta wisata Kota Santri ini memang akan memasuki masa karantina. Selama beberapa hari ke depan mereka akan hidup mandiri di Hotel San Sui. Termasuk dalam urusan ber-make up. Meski demikian, mereka tetap harus mampu tampil menarik. Untuk kepentingan ini, panitia langsung mendatangkan pelatih dari Sari Ayu. Awalnya, para finalis Kakang Embug diberi penjelasan tentang fungsi dan cara pemakaian sejumlah

BEAUTY CLASS: Sepuluh calon Embug Situbondoo 2011 diajari cara memakai make up, kemarin.

EDY SUPRIYONO/RaBa

produk yang sudah disediakan. Usai itu dilakukan praktik. “Khusus yang cowok cukup diberikan ilmu tata cara membersihkan muka,” terang Anita,

salah seorang panitia. Sesi beauty class ini cukup memakan waktu. Dari pukul 08.00 baru selesai sekitar pukul 13.00. Setelah itu, para finalis

langsung mengurus berkas persyaratan bebas narkoba dari kepolisian. Ini sebagai salah satu persyaratan administrasi yang harus dilengkapi. (pri/aif)

Agar penumpukan kendaraan dapat diurai, polisi segera mendatangkan beberapa pekerja lengkap dengan gergaji mesin. Sedikit demi sedikit batang pohon yang melintang itu dipotong agar mudah diangkat. Sehingga, arus kendaraan bisa segera diurai dengan sistem buka-tutup. “Saya terjebak macet sekitar dua jam,” ujar Bahdi, seorang sopir bus jurusan Surabaya-Denpasar. Usut punya usut, selain angin kencang, tumbangnya dua pohon asam yang berdiri berjajar itu juga disebabkan abrasi di

saluran irigasi yang berjarak sekitar tiga meter dari batang pohon tersebut. Akibatnya, sebagian akar pohon itu tidak masuk tanah, sehingga tidak mampu menopang berat batang dan daun. Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Yusuf Suryadi, melalui Kanitlaka Ipda Bakhtiar mengatakan, kepadatan kendaraan disebabkan dua pohon asam tumbang akibat angin kencang dan abrasi tanah. “Kami sudah mendatangkan petugas pemotong pohon, sehingga kepadatan dapat diurai,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian n  Baca Kendaraan...Hal 35


Radar Banyuwangi 7 Desember 2011