Issuu on Google+

SABTU 3 DESEMBER

33

TAHUN 2011

Siswa Tolak Mutasi Guru

RANCO

GALIH COKRO/RaBa

PENILAIAN: Awak redaksi Radar Banyuwangi menilai halaman koran karya pelajar tadi malam. Karya peserta yang lolos 10 besar akan diterbitkan di koran ini dalam format halaman utuh mulai edisi Senin mendatang (5/12). Tampilan halaman koran karya seluruh peserta akan dimuat dalam ukuran mungil pada edisi besok (4/12). (*)

Tim yang Lolos 10 Besar Dikyutri - MAN Banyuwangi Scred 1 - SMAN 1 Pesanggaran Scred 2 - SMAN 1 Pesanggaran Scred 3 - SMAN 1 Pesanggaran Hikman’z 1 - SMAK Hikmah Mandala Sneep - SMAN 1 Banyuwangi Semegah Jaya - SMKN 1 Glagah Special - MA Al-Amiriyyah Glasco - SMAN 1 Glagah Smanta Xin Wen - SMAN 1 Banyuwangi ○

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : SABTU Tanggal : 3 Desember 2011 Jam : 08.00 WIB s/d 16.00 WIB Daerah yang padam: Kel. Giri, Kel. Payaman, dan Kel. Penataban. Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum.

G IRI - Siswa SMPN 1 Giri menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya pagi kemarin (2/ 12). Dalam aksi demo tersebut, para siswa menolak rencana Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi yang akan memutasi guru pelajaran matematika, Umi Rahayu, ke sekolah lain. Aksi para siswa itu sudah dimulai sekitar pukul 07.00. Mereka mengusung beberapa poster di halaman sekolah. Para siswa tersebut juga menolak Khoirun Nisa masuk ke sekolah itu menggantikan Umi Rahayu. “Kami hanya ingin mempertahankan nama baik sekolah. Kami tidak rela Bu Umi dipindah, dan kami menolak guru baru,” ujar seorang siswa. Saat menggelar aksi, mereka tak hanya mengusung sejumlah kertas poster. Para siswa itu juga membawa papan tulis berisi tulisan bernada protes. ‘’Jangan keluarkan Bu Umi, beliau telah membuat kami pintar ■  Baca Siswa...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

GEJOLAK: Siswa mengusung poster di halaman belakang SMPN 1 Giri, Banyuwangi, pagi kemarin.

Cegah Narkoba, PNS Akan Dites Urine BANYUWANGI - Tertangkapnya oknum pegawai negeri sipil (PNS) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu mengundang reaksi Bupati Abdullah Azwar Anas. Dalam waktu dekat, Bupati Anas akan melakukan tes urine terhadap seluruh PNS di lingkungan

Pemkab Banyuwangi. Langkah yang akan ditempuh Bupati Anas ini dalam rangka mengantisipasi meluasnya peredaran sabu-sabu (SS) di kalangan PNS. Sasaran peredaran narkoba tidak memandang status sosial masyarakat. “Untuk mencegah

lebih banyak PNS yang terlibat penyalahgunaan narkoba, akan kita lakukan tes urine,” katanya. Bupati Anas mengatakan, tertangkapnya oknum anggota Satpol PP Kecamatan Genteng atas kasus SS merupakan alarm bagi pemkab yang harus disikapi serius.

Pihaknya akan melakukan upaya dan langkah konkret untuk mencegah PNS terjerumus penyalahgunaan obat terlarang. “Kapan tes urine-nya, kita tidak umumkan. Akan kita lakukan diam-diam,” ungkap Bupati Anas ■  Baca Cegah...Hal 43

ADA APA LAGI

Ngantar Paket Kilat Sambil Ngecer Togel SRONO - Nasib apes menimpa Sarjuni, 55. Sopir mobil ekspedisi milik PT. Elteha asal Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi, itu ditangkap anggota Buru Sergap (Buser) Polres Banyuwangi siang kemarin (2/12). Sopir itu diamankan karena diduga kerja nyambi jualan kupon judi toto gelap (togel). Untuk pemeriksaan, tersangka dan mobil boks milik Elteha dibawa ke polres. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita uang tunai Rp 173 ribu, enam lembar kertas rekapan togel, tiga lembar tafsir mimpi, dan sebuah telepon seluler (ponsel) yang berisi pesanan nomor togel ■  Baca Ngantar...Hal 43

HARJABA

Bongkar Reklame Elektronik BANYUWANGI - Setelah cukup lama tidak menertibkan papan reklame berukuran besar, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Banyuwangi kembali membabat bando reklame yang masa izinnya expired Kamis malam kemarin (1/12). Bando yang ditebang kali ini adalah reklame elektronik di depan kantor Nahdlatul Ulama (NU) di Jalan Ahmad Yani, Banyuwangi. Bando reklame itu masa izinnya habis sejak 1 November 2011 lalu. Reklame berukuran 5 meter X 10

Ibu Buang Bayi di Sungai Kasih

GALIH COKRO/RaBa

COPOT: Pekerja membongkar reklame di Jalan A.Yani Kamis malam kemarin.

meter ini milik CV. Kreasi Enam Warna Toc Adv, Surabaya. “Bando ini dibongkar paksa karena izinnya sudah

habis,” ujar Kepala Satpol PP Banyuwangi Choiril Ustadi Yudawanto ■

 Baca Bongkar...Hal 43

LICIN - Warga Dusun Tanah Los, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, geger pagi kemarin (2/ 12). Seorang warga menemukan mayat bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang ke aliran Sungai Kasih di kampung tersebut. Kondisi mayat bayi yang ditemukan warga itu cukup mengenaskan. Dengan dibungkus kain korden warna putih, sekujur tubuh bayi itu sudah mulai membiru. Diduga, bayi yang dibuang itu baru saja dila-

hirkan. Sebab, saat ditemukan, tali pusar bayi tersebut masih menempel di perutnya. “Saat ditemukan, bayi itu sudah meninggal,” cetus Kapolsek Licin AKP Hery Subagio. Kabar penemuan bayi itu langsung menyebar. Dalam waktu sekejap, warga langsung ramai menuju sungai untuk melihat bayi malang itu. Di antara warga, ada yang melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke polsek setempat ■  Baca Ibu...Hal 43

Jamasan Pusaka di Bulan Suro

Dimandikan agar Bersih dari Energi Negatif ICHSAN RASYID/RaBa

KHAS: Pegawai Bank Jatim memakai udeng.

Wajib Pakai Udeng BANYUWANGI - Panitia Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-240 menyerukan agar pegawai pemerintah, badan usaha milik daerah (BUMD), dan karyawan perbankan, mengenakan pakaian khas Banyuwangi selama Desember 2011. Seruan tersebut dikeluarkan untuk menyemarakkan peringatan Harjaba. Seruan panitia tersebut langsung mendapat respons. Sejak kemarin (2/12), beberapa pegawai instansi dan perbankan sudah menggunakan pakaian khas Banyuwangi ■  Baca Wajib...Hal 43

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Menengok Masyarakat Jawa punya tradisi memandikan benda pusaka warisan leluhur setiap bulan Suro. Tradisi jamasan (memandikan pusaka) itu dilakukan untuk menghilangkan efek buruk energi negatif pada pusaka tersebut. GILANG GUPTA, Banyuwangi

DERETAN perabot menyerupai meja tersusun berjajar di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi. Tidak seperti meja pada umumnya, di permukaan meja tersebut

terdapat bingkai kaca yang dapat dibuka layaknya lemari. Tepat di dalamnya terdapat beberapa keris yang akan dimandikan. Jamasan biasanya dilakukan di bulan Suro pada kalender Jawa. Biasanya tepat tanggal satu Suro. Jamasan yang dilakukan di Pelinggihan Disbudpar Banyuwangi ini digelar selama tujuh hari berturut-turut. Menurut Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Ilham Triadi Hadinegoro, jamasan bukan sekadar memandikan benda pusaka. Tetapi, ada syarat dan beberapa ritual khusus yang harus dilakukan dalam kegiatan tersebut. “Yaitu dengan laku (pembacaan mantra-mantra) dan ubo rampe (perlengkapan) yang telah disediakan,” ujar Abdi Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat itu. Ubo rampe, lanjut Ilham, adalah syarat yang harus ada pada tradisi jamasan. Ubo rampe terdiri atas je-

Siswa SMPN 1 Giri demo tolak mutasi guru

Habis musim layangan, musim hujan, sekarang musim demo siswa

Sudah setahun Dewan Pendidikan Situbondo tak punya SK

Apa perlu meniru siswa menggelar demo? Mumpung lagi musim

GALIH COKRO/RaBa

KERIS: KRT Ilham Triadi dan benda pusaka yang akan dimandikan.

nang warna lima, kinangan sirih, aneka bumbu dapur, dan sandang (pakaian). “Isinya adalah kebutu-

han sehari-hari yang digunakan manusia,” imbuhnya ■

 Baca Dimandikan...Hal 43

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


34

Sabtu 3 Desember 2011

1.579 Siswa Miskin Dapat Bantuan

GALIH COKRO/RaBa

PAKAI SERAGAM TAHANAN: Heri memeragakan cara mencuri sepeda motor di depan penyidik Mapolsek Blambangan, kemarin.

Penjaga Malam Embat Motor BANYUWANGI – Aparat Polsek Blambangan dapat tangkapan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kemarin. Tersangkanya adalah Heri Susianto, 40, seorang penjaga malam di kantor Perhutani Banyuwangi Barat. Warga Desa Karangan, Kecamatan Licin itu dijebloskan ke hotel prodeo Mapolsek Blambangan karena terindikasi kuat mengembat sepeda motor bernopol AE 6076 EO milik teman sekerjanya, Tri Nugroho. Diperoleh keterangan, aksi

curanmor terjadi 17 November 2011 lalu. Saat itu, korban menitipkan motornya di parkiran Perhutani Barat selama satu hari. Mengetahui korban meninggalkan motornya hingga petang, Heri mencoba mencurinya. ‘’Sepeda motornya tidak dikunci stir. Jadi langsung saya bawa lari,’’ aku Heri ketika diperiksa penyidik Mapolsek Blambangan, kemarin.

Aksi curanmor itu sempat dipergoki rekan kerja korban, Lilik dan Bagyo. Ketika hendak pulang, kedua orang itu mengenali helm warna oranye penuh stiker dibawa lari oleh Heri. Polisi pun cepat turun tangan. Aparat Polsek Blambangan akhirnya memanggil Heri. Setelah menjalani pemeriksaan, Heri mau mengakui perbuatannya mencuri sepeda motor milik teman sekerjanya tersebut.

Di hadapan penyidik, Heri menyesali perbuatannya. Dia mengaku mencuri karena ingin melunasi utang-utangnya. Hasil penjualan sepeda motor itu rencananya juga untuk membiayai tiga anaknya yang akan menghadapi ujian sekolah. Kapolsek Blambangan AKP Ari Murtini melalui Kanit Reskrim Iptu Basori Alwi mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini. “Sampai hari ini keluarga tersangka belum ada yang datang untuk menjenguk,’’ kata Basori. (mg1/aif )

BANYUGLGUR – Sebanyak tiga sekolah dasar (SD) yang ada di Kecamatan Banyuglugur mendapat bantuan dari Pemkab Situbondo. Tiga lembaga pendidikan itu adalah SDN Tepos, SDN 1 Kalisari, dan SDN 2 Kalisari. Bantuan yang bersumber dari dana dekonsentrasi ini hanya diberikan kepada siswa miskin. Di SDN 1 Kalisari diberikan kepada 126 siswa; SDN 2 Kalisari diberikan kepada 60 siswa dan SDN Tepos diberikan kepada 67 siswa. Penyerahan bantuan dilakukan langsung Bupati Dadang Wigiarto. Meski jarak tempuh ke lokasi kegiatan sekitar dua jam dengan medan cukup berat, namun orang nomor satu di lingkungan Pemkab Situbondo itu tetap menyempatkan hadir. Bupati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Fathurachman dan Kabag Humas Nugroho. Ikut juga jajaran Muspika Banyuglugur, Kepala UPTD di wilayah barat, mulai Bungatan, Jatibanteng, Sumbermalang, Besuki, Suboh dan Banyglugur. Suwardjono, anggota Komisi IV DPRD Situbondo ikut hadir. Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis. Pemberian bantuan kepada siswa miskin di Kecamatan Banyuglugur kemarin, bukanlah yang kali pertama. Sebelumnya kegiatan serupa juga sudah dilakukan. Selama 2011, total siswa miskin yang mendapat bantuan sebanyak 1.579. “Rinciannya, bantuan dari dana dekonsentrasi 689 siswa dan bantuan dana dari ABPMP sebanyak 890 siswa,” terang Kepala UPTD Banyuglugur, Marsuki. Kata dia, bantuan tersebut

SYAMSURI/RaBa

SIMBOLIS: Bupati Dadang Wigiarto menyerahkan bantuan kepada perwakilan siswa miskin dari tiga sekolah di Kecamatan Banyuglugur, kemarin.

bertujuan membantu orang tua siswa dalam memenuhi kebutuhan sekolah. Mulai baju, sepatu, tas, dan kebutuhan lainnya yang berhubungan dengan kepentingan sekolah. “Jadi bukan untuk belanja dapur seperti yang terima dari PKH. Itu jangan sampai terjadi,” jelas Marsuki. Siswa dengan kategori sangat miskin di Kecamatan Banyuglugur mencapai 1.653 siswa, katagori miskin 481 siswa, dan katagori hampir miskin 142 siswa. Total keseluruhan 2.276 siswa. Sarana dan prasarana sekolah di SDN 2 Kalisari masih memerlukan ruang kelas baru. Sebab, kelas yang ada hanya berjumlah lima kelas.

“Total siswanya 172 orang. Jadi masih harus ada yang masuk bergantian,” ungkapnya. Bupati Dadang mengungkapkan, dunia pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan kepandaian, kecerdikan dan logika saja. Namun, harus diimbangi dengan pendidikan karakter. Salah satunya ikhtiar melaui bacaan Salawat Nariyah. “Guru harus bisa mendidik siswa sebagai anak kandungnya sendiri. Kalau ini terus dilakukan maka pendidikan di Situbondo akan lebih terarah, dan siswa akan lebih mempunyai rasa memiliki terhadap kabupaten ini,” papar Bupati. (pri/adv/aif )

ADVERTORIAL PENDIDIKAN

Hari Ini STAI Ibrahimy Genteng Gelar Wisuda Ke XVII

Songsong Era Persaingan, Tuntaskan Gedung Baru Yang Representatif

SAMBUTAN : Ketua Yayasan KH.Muwafiq Amir.

LAPORAN: Ketua STAI Ibrahimy Drs.H.Moh. Hasyim,MM., M.Pd saat membacakan laporan pada acara wisuda ke XVI.

Buka Program S 2 STAI Ibrahimy Genteng terus mengembangkan eksistensi Perguruan Tinggi (PT) Islam yang berkualitas. Untuk menuju ke arah sana, STAI Ibrahimy membangun kerjasama dengan perguruan tinggi lain. Hal itu sebagai perwujudan serta tuntutan agar mahasiswa terus berkembang melalui program-program lain. Tahun ini STAI Ibrahimy membuka peluang mahasiswa yang sudah menyandang predikat sarjana S 1 untuk kembali meneruskan belajar di kampus setempat. Dengan menggandeng mitra lain, STAI Ibrahimy membuka S 2 untuk program studi Pendidikan Agama Islam (PAI). ‘’Alhamdulillah sudah ada 32 mahasiswa pasca sarjana dan berjalan sejak dua pekan lalu. Bagi yang akan melanjutkan studinya masih diterima,’’ ungkap Moh. Hasyim, Ketua STAI Ibrahimy. (ton/adv/aif)

GENTENG – Dari tahun ke tahun Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy Genteng terus melakukan terobosan pengembangan akademik. Hal ini sebagai bentuk komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan. Sarana prasarana untuk menunjang kebutuhan mahasiswa juga direspon serius oleh kampus berbasis agamis tersebut. Pada pertengahan tahun ini sudah menuntaskan gedung baru yang representatif. Gedung yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung itu dilakukan dalam rangka menunjang kegiatan akademik. Ditambah, hot spot area yang diharapkan semua civitas akademika bisa memanfaatkan untuk pengembangan keilmuan. Ruang kuliah semua juga sudah dilengkapi dengan multi media, ruang micro teaching, ruang laboratorium bahasa dan laboratorium program studi juga sudah dimiliki kampus tersebut. Tak kalah penting, semua program studi seperti Pendidikan Agama Islam, Hukum Perdata (AS) dan Pendidikan Guru Madarasah Ibtidaiyah (PGMI) yang dikelola oleh STAI Ibrahimy telah memperoleh legalisasi dari pemerintah. Khusus prodi PGMI, dari sekian banyak usulan hanya STAI Ibrahimy yang sudah mendapatkan akreditasi pada tahun 2009 lalu. Selain itu, kampus tersebut juga sudah mendapatkan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Kemendiknas. Yang istimewa, sejauh ini STAI Ibrahimy dipercaya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim sebagai salah satu PTAIS di Jatim yang berkompeten untuk melaksanakan program peningkatan kualifikasi S I bagi guru-guru yang berasal dari madrasah diniyah yang berada di naungan pondok pesantren di Banyuwangi.

FOTO-FOTO: STAI Ibrahimy For RaBa

GELAR SARJANA : Wisudawan-wisudawati berjajar rapi dalam gelaran wisuda ke XVI tahun 2010 lalu.

Ketua STAI Ibrahimy Drs. H. Moh. Hasyim, MM.,M.Pd menuturkan, pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengupayakan dan mengawal program-program penjaminan mutu. Seperti akreditasi prodi, pengembangan kurikulum, pelatihan penguatan kompetensi dosen dan karyawan. ‘’Karena kami memang bertekad tidak kalah bersaing dengan kampus yang lain,’’ jelasnya. Selain pengembangan akademik, lanjut Hasyim, pihaknya juga bertekad untuk mengembangkan empat kekuatan secara konsisten. Di antaranyta, keluasan ilmu, kematangan profesional, kedalaman ilmu agama dan keagungan akhlak. Sebab, untuk mengembangkan potensi akademik, nilai budi pekerti dan spiritual. ‘’Kami tempatkan budi pekerti sebagai posisi yang paling vital,’’ tuturnya. Untuk peningkatan kemahasiswaan, masih sama Hasyim, pihaknya memberikan peluang kepada semua mahasiswa untuk berprestasi dengan tidak hanya bidang akademik semata. Melainkan, juga dalam bidang akademik lainnya. Terkait dengan pengembangan mahasiswa, pihaknya memberikan reward kepada mahasiswa

yang berprestasi. Sejauh ini, sejumlah mitra sudah memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi. Seperti pemprov Jatim untuk mahasiswa PAI Madin, Yayasan Damandiri, Pemkab Banyuwangi. ‘’Itu wujud kepedulian kami terhadap mahasiswa yang memiliki keunggulan,’’ terangnya. Khusus kepada para wisudawan, Hasyim berpesan agar ilmu yang sudah diraih selama di kampus untuk diterapkan di tengah-tengah masyarakat. ‘’Dengan menyandang sarjana tuntutan untuk mengabdikan diri kepada masyarakat sangat diperlukan, semoga gelar sarjana ini menjadi awal dari fase baru dari pengabdian kepada masyarakat,’’ tuturnya.

Selain itu, dengan berakhirnya menempuh studi di kampus ini, masih sama Hasyim, pihaknya berharap selepas menyandang gelar sarjana. Secara otomatis, mahasiswa sudah dinobatkan sebagai alumni kampus tersebut. Oleh karena itu, pihaknya berharap untuk tetap membangun silaturahmi baik secara pribadi maupun melalui wadah alumni. ‘’Juga selalu menjaga nama baik almamater diamanapun berada,’’ terangnya. Sementara itu, STAI Ibrahimy Genteng menggelar wisuda S1 ke-17 hari ini. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga akan diisi orasi ilmiah oleh DR. Basuki , M.Pdi sebagai alumni STAI Ibrahimy yang sukses sebagai dosen di STAIN Ponorogo. (ton/adv/aif)

KHIDMAD: Sejumlah pimpinan STAI Ibrahimy Genteng berdampingan dalam wisuda tahun lalu.

DAPATKAN GELAR : Ketua STAI Ibrahimy Genteng Drs.H.Moh.Hasyim.MM.,M.Pd saat prosesi wisuda kepada salah satu mahasiswa.

TAMU ISTIMEWA : Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri.

MERIAH : Kru UKM paduan suara Mahasiswa STAI Ibrahimy.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 3 Desember 2011

Kolam di Jalan

ALI NURFATONI/RaBa

BERLUBANG: Pengendara motor harus berhati-hati saat melintasi Jalan Raya Brawijaya, Muncar.

MUNCAR - Kondisi Jalan Raya Brawijaya menuju Pelabuhan Muncar sungguh memprihatinkan. Jalan yang membelah Desa Tembokrejo dan Kedungrejo, Kecamatan Muncar, itu kini rusak berat. Hingga kemarin (2/12), lubang cukup dalam masih menghiasi jalan tersebut. Kala hujan mengguyur kawasan itu, dalam sekejap lubang di aspal itu langsung menjadi kolam. Celakanya, lubang menganga itu persis berada di tengah badan jalan. Tak pelak, kerusakan itu sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang melintas. Pengendara motor harus hatihati dan menghindari lubang tersebut. Ketika melaju dari arah barat menuju pelabuhan harus memilih jalur agak ke kanan. Pasalnya, warga melintangkan batang pohon pisang di jalan sisi kiri. Bagaimana ini? Kapan diperbaiki? (ton/c1/irw)

Keluarga Korban Ancam Pidanakan MUNCAR - Insiden bocah tertabrak truk mundur di areal pabrik PT. Maya Muncar, pertengahan Oktober 2011 lalu masih menyisakan masalah. Pasalnya, tuntutan ganti rugi yang dilayangkan para keluarga korban belum dipenuhi. Berapa besar dana kompensasi yang akan diterima korban belum tercapai kesepakatan. Padahal, kemarin (2/ 12) dilakukan proses mediasi di kantor PT. Maya yang beralamat di Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Pertemuan berlangsung selama 2,5 jam. Mediasi tersebut melibatkan direktur PT. Maya, pengelola jasa ekspedisi Wolu Jaya Trans Muncar, dan perwakilan keluarga korban. Polisi juga hadir dalam proses damai terkait kecelakaan yang mengakibatkan empat bocah luka itu. Pertemuan satu meja itu sebenarnya sudah digelar sebanyak dua kali. Sayangnya, mediasi belum membuahkan hasil. Tak pelak, kondisi itu menyulut tekad keluarga kor-

ban untuk melakukan upaya Uang Rp 5 juta, lanjut dia, lain. “Kalau tidak ada penye- dialokasikan untuk biaya memlesaian, kami akan pidanakan buka platina. Sebab, dalam saja,’’ ancam Abdul waktu dekat, salah Jalil, salah satu satu korban yang paperwakilan keluarga tah kaki akan menkorban, saat diwajalani operasi pemwancarai RaBa usai bukaan platina. “Sepertemuan Kamis mua biaya ini ter(1/12) lalu. masuk kecil dibanJalil mengungkapding cacat fisik selakan, pihaknya manya,’’ tandasnya. meminta ganti rugi Kenapa mediasi untuk biaya pengtidak membuahkan ALI NURFATONI/RaBa obatan dan komhasil? Jalil mengAbdul Jalil pensasi. Total angka ungkapkan, tarik ganti ruginya Rp 53 juta. Rin- ulur disebabkan masalah shaciannya, uang 30 juta untuk ring PT. Maya dan perusahaan biaya pengobatan dan kom- ekspedisi. Dalam proses mepensasi cacat fisik senilai Rp diasi, kedua pihak enggan 23 juta. “Masing-masing Rp menyebutkan berapa nominal 1,5 juta untuk korban luka ganti rugi yang akan dikeringan,’’ sebutnya. luarkan. “Mereka masih tarik Ditambahkan, ganti rugi Rp ulur masalah sharing biaya 15 juta untuk biaya patah kaki ganti rugi, tapi jumlahnya tidak dan putus saraf. Sesuai ketera- mereka sebutkan,’’ tuturnya. ngan dokter, ungkap dia, salah Saat dikonfirmasi, Kapolsek satu korban yang luka meng- Muncar Kompol Mustaqim alami putus saraf, sehingga yang menjadi penengah dalam harus segera dioperasi di Sura- proses mediasi menjelaskan, baya. “Uang dari mana kalau pihaknya diminta memutustidak dari mereka?’’ sergahnya. kan berapa jumlah uang yang

akan dibebankan. Namun, dia menolak permintaan itu dengan beberapa pertimbangan. “Saya disuruh memutuskan (berapa jumlah ganti rugi), tapi saya tidak berani karena ini bukan kewenangan polisi,’’ jelasnya kepada RaBa kemarin. Seperti diberitakan, tembok pagar pabrik PT. Maya Muncar roboh beberapa waktu lalu gara-gara tertabrak truk yang mundur. Akibatnya, beberapa bocah mengalami luka karena tertimpa tembok yang roboh. Bahkan, sebagian korban harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AlHuda, Gambiran. Bocah yang butuh perawatan medis itu adalah Fajar Aditia, 9. Siswa kelas satu SD itu cedera di kepala. Anak pasangan Fatiha dan Anisa itu lebam di mata kiri. Parahnya, luka akibat tertimpa reruntuhan batu bata itu nyaris membutakan mata korban. Bahkan, mata kanan tidak bisa melihat. “Mata yang kiri belum bisa dibuka karena memar,’’ ungkap Anisa, ibu korban. (ton/c1/irw)

ADVERTORIAL PERBANKAN

Bank Mandiri Serahkan Hadiah Sepeda Motor GENTENG-Bank Mandiri kembali menggelar program undian berhadiah. Kali ini, temanya ‘Makin Banyak Transaksinya, Makin Bebas Pilih Hadiahnya’. Tidak tanggung-tanggung, total hadiah mencapai 1.120 unit. Dari jumlah hadiah tersebut, Bank Mandiri menyiapkan 10 grand prize, yang terdiri tiga jenis pilihan hadiah. Ada logam mulia maksimal 2 kg. Ada juga sembilan jenis mobil mewah. Antara lain, mobil Mercedes Benz E 300 Avantgard, R 300 RSE, dan ML 350 GE-L. Selain itu, mobil Jaguar XF 3.0 V6 A/T Luxury, Lexus RX 350 A/T, GS 300 A/T, Audi A6 3.0 TFSI Quattro, Toyota Alphard 3.5 V A/T, dan BMW X5 Drive 35i Business. Ditambah lagi, uang tunai maksimal Rp 1 miliar. Sedangkan hadiah utama berupa 110

SENYUM RAMAH : Para teller memberikan layanan pada nasabah.

THOMY SILA/RaBa

unit mobil Daihatsu Xenia 1.3 Xi Family MC dan 1.000 unit sepeda motor Suzuki Sky Drive sebagai hadiah kedua. Nasabah Bank Mandiri Banyuwangi juga beruntung mendapatkan hadiah motor Suzuki Sky Drive, dalam program undian Mandiri Fiesta 2011

periode dua. Hadiah kedua tersebut diperoleh Sumanto, warga Kecamatan Sempu. Hadiah itu langsung diserahkan oleh Alif Riyadi, Kepala Cabang Bank Mandiri Genteng di kantornya, Kamis (1/12). “Gemerlap program undian Mandiri

Fiesta ini diharapkan dapat memacu nasabah Bank Mandiri, untuk lebih giat bertransaksi melalui electronic channel, yang disediakan Bank Mandiri. Seperti Mandiri SMS, Mandiri internet, Mandiri ATM, dan Mandiri debit,” terang Alif, kemarin. Alif berharap, masyarakat terus menggunakan jasa perbankan Bank Mandiri. Terutama untuk transaksi, baik dalam pengiriman uang atau transaksi lain. “Akses pelayanannya dijamin lebih cepat dan tepat,” katanya. Sumanto, pemenang hadiah motor dari Mandiri Fiesta 2011 periode dua, dua mingguan kesatu mengaku sudah menjadi nasabah Bank Mandiri sejak tahun 2008. Pilihannya jatuh ke Bank Mandiri saat hendak menunaikan ibadah haji. “Alhamdulillah naik haji

Genteng itu. Sumanto men ambahkan, istrinya juga ikut menjadi nasabah Bank Mandiri sejak lama. Selama ini, istrinya sering mengirim uang untuk anak mereka yang bersekolah di luar kota meTHOMY SILA/RaBa lalui layanan BAHAGIA: Sumanto menerima hadiah motor dari Alif Bank Mandiri. Riyadi, Kepala Cabang Bank Mandiri Genteng. “Saya sangat saya sudah terlaksana tahun ini,” bersyukur mendapatkan hadiah sepeungkap pensiunan guru SD di da motor ini,” ucap Sumanto. (ikl/irw)


KOMUNIKASI BISNIS

36

TANDA TANGAN: Kosasih menyaksikan penyerahan simbolis bantuan hibah kemarin.

TOHA/RaBa

Pelindo III Serahkan Dana Hibah BANYUWANGI – PT. Pelindo III Surabaya kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Setelah Kamis (2/12) lalu menyalurkan dana kemitraan, kali ini Pelindo III Surabaya melalui Pelindo III Cabang Tanjung Wangi, Ketapang, memberikan dana hibah kepada 12 objek di Aula Pelindo III kemarin. Branch Manager PT. Pelindo III Tanjung Wangi, H. Kosasih, SE, MM., mengatakan penya-

luran dana hibah ini merupakan pengajuan dari beberapa kalangan yang sebelumnya telah mengajukan ke Pelindo III. Dikatakan, pengajuan proposal yang masuk sangat banyak. Oleh karena itu, Pelindo III melakukan survei lebih dulu terhadap proposal yang masuk. “Total dana hibah ini mencapai Rp. 115 juta,” kata Kosasih didampingi Anastianti Ratih KD, Asisten Senior Manager Pembinaan, Pelaporan KBL. (ikl/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

WALK IN INTERVIEW PT. BANK SINARMAS TBK. Bertempat di : Pt. Bank Sinarmas. Tbk Jl. Basuki Rachmat No 61 Banyuwangi Tgl 08 Desember 201, Pukul 09:00 WIB Untuk Posisi: Customer Service, Teller, Back Office, Financial Advisor Kualifikasi · Female/Male · Max. 28 Tahun · S1 semua jurusan · Diutamakan yang fresh graduate · Penampilan menarik · Jujur dan disiplin · Cepat, ulet, & bertanggung Jawab

Untuk Posisi: Security Office Boy Driver Kualifikasi · Male · Max. 28 tahun · Min SMA · Memiliki KTA Security · Penampilan menarik · Jujur dan disiplin · Cepat, ulet, dan bertanggung Jawab

BANYUWANGI

Sabtu 3 Desember 2011

DIBUTUHKAN SEGERA

MARKETING IKLAN Syarat: - Pria, Max 28 tahun - Punya Kendaraan - Min D1 Lamaran dikirim ke: Radar Banyuwangi Jl Yos Sudarso 89C Banyuwangi Paling lambat 15 Desember 2011

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•SUTRI GARDEN•

•RUMAH SHM•

•KEBUN SALAK 11200M2•

•TANAH 650M2•

•HONDA PRESTIGE•

•DICARI•

•LAMPU TENAGA SURYA•

DJL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

DIJUAL Cpt Rmh LT 275m2/150m, SHM. Blkg Makam Pahlawan H: 087823555078

DIJUAL Kebun salak L 11200m2 SHM, kelapa 180 phn sdh prduksi, hrg 35rb/m2 lok Ds Rayun Srono, H: 081336622317

DJLTanahSHM650m2Pnggirjlraya,Ds.Bengkak, negoH:P.Sandi087859033187,082131548303

DJL Honda Prestige'89, abu-abu, mesin terawat, tinggal pakai. Hub. 085259872418

DCR Speda Motor bks th 1980-2011 harga tinggi, H: 085234943645/087755966735

PAKET LAMPU Jalan Tenaga Surya mulai 7 Juta (non tiang) bergaransi resmi Hubungi: 08123277345 atau www.anekasolusidaya.com

•VILLA TAMANSARI• DIJUAL Villa di Tamansari, Licin, Lux, SHM, LT/LB 1000/250, kolam renang, 3 KTd + KM. Harga Nego. Hubungi: 08123496044

•SOBO PERMAI• DIJUAL Rumah Sobo Permai, SHM Lt 95m, 1RT, 1RKeluarga, 2 KMT, Harga 75juta nego. Hub 082131544294, 085236556444

•GENTENG• DIJUAL Rumah lokasi sgt strategis di Jln Raya Genteng, luas 293 M2 SHM Harga 1,75 M Nego, Hub. 081358279830

BANYUWANGI

•PROPERTY• www.BanyuwangiProperty.com.Jual/Beli rumah. Hub ARYA 081336659258

•RUMAH PENGINAPAN• DJL rumahL300M2KT4,KM4,Rtamu,mosola Cck untk usaha penginapan kos2 an dll kontrpksi Tk 3 lok Jbr Hrg 375 jt, H: 081336622317

•RUMAH KEBUN L8050M2• DJL rumah + kebun L8050M2 SHM ada kolam ikan Cck utk villa perternakan dll hrg 65 rb/M2 pekulo sbsri H: 081336622317

•JL. ADI SUCIPTO• DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

GENTENG

•TANAH KEBUN• DIJUAL : Tanah kebun + 4Ha + Villa di Kalipuro (15 menit dari pusat kota Banyuwangi) Hub: 081913965354.

•TANAH 8000M2• DJL Tanah SHM, 8000 m2, d Jalan Raya, Rp 150rb/m2 bs nego. Kav, SHM, 253m2 di dkt Roxi Jbr. Hubungi HP: 085336585157

•TANAH RUMAH•

•TANAH KAPLING• DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

• RUKO+GUDANG• DIJUAL Ruko + Gudang, Jl. Diponegoro 346 sblh PLN Genteng, LT 790, LB 450, SHM/IMB. Hub: 396254/085854916499

BANYUWANGI

•MAU PASANG IKLAN?•

HLG STNK Nopol P 1229 TJ, an. Foeng Tjeng Tjeng, al: Kawatan X/20 Sby.

SITUBONDO

• TOKO SHM•

HUBUNGI Radar Banyuwangi 0333-412224/ 7750400, Biro Genteng 0333-845860/7750401, Biro Situbondo 0338-671982/085730686180

DIJUAL Toko SHM 20m2 Lincing Rjampi, ada PLN, hrg nego. H: 082141140617

HATI- HATI TERHADAP PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI!

DIJUAL Daihatsu xenia F600 RV GMDF JJ th 2008 biru muda mtl, hrg 107,5 jt nego brg istw Bisa, Cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Suzuki Escudo SE 420 2 WD MT (jeep) th 2001 hitam, hrg 105 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526– 635176, 0811351148

•MITSUBISHI KUDA• DJL Mits Kuda Grandia ‘03 MT Hitam CD Jok kulit, H. 99jt, kondisi bgs,087852755758

•TANAH 1665M2•

•MOBIL HONDA•

•DAM TRUK•

DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

READY STOCK Honda Jazz, CRV, Freed, Civic - 2011, Tlp: 081233183779.

DIJUAL Dam truk 95 jas 08.05 City 08. Baleno 03 L300. 09 Cash/kredit. Hub. 082142194111, 081335897888.

•TANAH + BANGUNAN•

•GEBYAR DISKON DAIHATSU•

DJL Lt. 940 /LB. 10X12 M2 Jl. Patung Tembok Muncar, Hub. Moh. Ikhwan 593773-08124914916

DAPATKAN All New Xenia hrg mli 130 Jtan. Gran Max Free 8 Jt. Hub: Esthi Daihatsu. 081358624663 / 0333-7791779 / 087857994041

•AVANZA & VIOS• DJL Avanza G Hitam 09 145jt & Vios Grey 04 79jt Nego, Jl. Widuri 21/0811359689

BANYUWANGI •SALES• CARI Sales Pria, min SMA, penglm min1 th, max 30th, krm UP Adi Jl. Gajahmada 10 Gtg.

• PROMO DAIHATSU• MILIKI Gran Max UM 5jt-an. Terios, Sirion, Luxio Disc 15Jt. Tlh hadir ALL New Xenia Inden skrg jg. Hub Hadi Daihatsu 081 233 432 555 / 0815 5970 5555

•PRIMA MOBIL• SEGERA Indent! All New Avanza, New Kijang Innova, Yaris, All New Xenia, PU Granmax, Terios, New Grand Livina, New Jazz, PU T120SS, PU L300, PU MegaCarry. H: 0333411655/0811301676

•STNK•

•MONITOR RUSAK• CRI/DBLI Monitor/CPU rsak=40rbu, hardisk/mthboard/pwrsuply rsk=7rbu, AC/ prabola/kulkas, trma borong wartel/warnet buyar. CV. ANACOM 085736367229

•PRIMA MOBIL•

•BISNIS TAS IMPORT• ANDA Berminat jual/kredit tas ibu2 import kw1, H:085238015470 (Bwi &Stb)

BTH Beauty Advisor u/ Centro Kuta Bali. Syrt: SMA, tampil menarik, komunikatif. Krm CV Jl. Marina Emas Timur 3/32 Sby

• FORTUNE TRAVEL• SUPER Executive Travel, Layanan antar jemput, terima titipan paket kilat Banyuwangi - Surabaya PP, armada Innova, ELF, Pregio.T (0333)8924 999, (031) 83100 888, 0821 8983 5555, 0812 176 34300

SURABAYA

•D3 ANALISIS• BTHSGRD3Analisis(Ahlimadya)usiamak39th. Bg yg brminat dtujukn ke PMI UDD Kab. Bwi

•RESTAURANT• TELAH DIBUKA Rawon Bik Ati 3, Jl. Embong Ploso 27 (Bambu Runcing belok kiri, timur PMI Surabaya), buka 07.00 21.00. Hubungi: 081249325276/ 081393449955

•PT. SARIFEED INDOJAYA•

HLG STNK Nopol P 6887 EW, an.Saiful Bahri, al: Barat Kecamatan RT 02/02 Ds. Mangaran

DIBUTUHKAN SEGERA Analisis Kimia syarat: - S1 Kimia - Pria, usia max 35 tahun - Pengalaman min 2 tahun Mengetahui ISO 17025, Berminat Hubungi: PT. Sarifeed Indojaya, 0333 - 593325

DIJUAL Isuzu panther TBR 541 LV 25 th 2000 biru tua mtl, hrg 95 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Toyota kijang LSX kf80 std th 2003 hitam, hrg 107,5 jt nego, brg istw , bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

•STNK•

•PEMBERITAHUAN• PEMILIKHP08123391319308139354488sring mnrmpesananpnumpangmngatasnamaknTravel Mentari Timur (TMT), dg ini dibritahukan oknum tsbtlhkeluardrTMTsjkAgst2011.Sgltindakanny di luar tnggungjwb TMT. Tlp resmi TMT Bwi 081234632567 - 03337716000 - 0333422641.

CRV 09, Jazz 05, Kijang Krista 97, Lsx Slr 97, Avanza 05, 06, Xenia 05, Escudo 98, 04, PU T12009, Futura 09, Stw Zebra 07, Panther New HiGrade 99, Taruna 02. Hub: 0333411655/0811301676

•BEAUTY ADVISOR•

• GUDANG BEKAS•

DIKONTRAKAN toko Lt 4, 200m. Lok Jl Jend Sudirman 88 Bwi. Hub 0333421316

•SUZUKI APV X• DJL Suzuki APV X 2006, P Banyuwangi, coklat metalik. Hub: 081249300900

DIJUAL Tanah + Rumah Kos Lt2 SHM 141m2. Jl. Halmahera II No.5 Jember Dekat Unej. Hub: 081330066201

DJL utk Ruko Gudang Bekas Mebel Anis di Jln Kepiting Bwi Dpn Bengkel Mobil Hub. 085335735964.

• TOKO 4 LANTAI•

•TANAH 1.024M2• DJL Murah Tnh L 1.024m2, Jl. Brawijaya dikelilingi tembok. H: Teddy 08123531325

Langganan Koran: 0333-412224

DIJUAL Suzuki GC 415 APV DLX MT th 2004 merah mtl, hrg 89 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit , hubungi: (0333) 631526– 635176 , 0811351148

DIJUAL Rumah baru Gandeng Tanah kosong Ls Rmh+Tnh 167m2 Cungking/ Mojopanggung, Harga nego. Hub: P. Sandi 087859033187, 082131548303

DIJUAL Rumah Kebalenan Indah B12, LT 131m2, 3 KT/KM, Harga nego. Hubungi: P. Sandi 087859033187, 082131548303


41

Sabtu 3 Desember 2011

Stadion hanya Dianggarkan Rp 750 Juta RAPBD Tahun 2012 BANYUWANGI - Alokasi dana pembangunan Stadion Diponegoro, Banyuwangi, dalam RAPBD 2012 menuai sorotan kalangan legislatif. Hal itu akibat minimnya anggaran yang diberikan eksekutif untuk stadion terbesar di Banyuwangi tersebut. Dari perkiraan anggaran pembangunan sebesar Rp 4,6 miliar, pemkab hanya mengusulkan dana Rp 750 juta. Nilai itu lebih kecil dibanding anggaran pembangunan tribun dari APBD 2011. Tahun ini Stadion Diponegoro mendapat kucuran lebihkurang Rp 1,086 miliar. Dengan dana sebesar itu, tribun yang diba-

ngun masih jauh dari harapan. Sorotan atas minimnya alokasi dana dari pemkab untuk Stadion Diponegoro itu disampaikan Ketua DPRD Hermanto kemarin. Dia mengaku tidak habis pikir atas anggaran yang dialokasikan eksekutif tersebut. “Rp 1 miliar saja tidak cukup, apalagi Rp 750 juta. Dapat tribun atau model bangunan seperti apa?” ujarnya. Politisi PDIP itu menyatakan, idealnya di tahun 2012 pembangunan stadion dilakukan secara lengkap. Termasuk, pembangunan beberapa bagian stadion yang bisa langsung memberikan feedback kepada pemerintah, di antaranya pembangunan tribun selatan dan ruko di

bawah tribun tersebut. Ruko itu bisa disewakan, baik untuk usaha maupun kantor cabor dan lain-lain. Konsep tersebut sudah diterapkan di beberapa stadion di kota lain di Jawa Timur. Hermanto menyebut, Stadion Wilis di Madiun dan Stadion Untung Suropati di Kota Pasuruan sudah mengusung konsep itu. Di samping itu, stadion yang layak saat ini sangat dibutuhkan. Sebab, dengan terjunnya Persewangi ke Divisi Utama, tentu butuh sarana penunjang yang layak. Selain itu, stadion juga bisa menjadi ikon dan magnet bagi perkembangan olahraga. Menanggapi minimnya anggaran itu, Hermanto mengaku, legislatif

DIINCRITINCRI: Dalam RAPBD 2012, proyek pembangunan Stadion Diponegro hanya dianggarkan Rp 750 juta.

ALI SODIQIN/RaBa

akan memperjuangkan agar alokasi APBD 2012 tetap sesuai rencana. DPRD mengancam akan mengguna-

kan haknya sebagai pengatur anggaran agar dana Rp 4,5 miliar untuk stadion bisa diwujudkan dalam

RAPBD tahun depan. “Kita punya hak anggaran dan itu akan kita gunakan,” cetus Hermanto. (nic/c1/als)

Banyuwangi Putra Seleksi Pemain Persiapan Hadapi Kompetisi Divisi III BANYUWANGI - Kompetisi sepak bola di Banyuwangi dipastikan bertambah semarak. Setelah Persewangi memastikan diri berlaga di kompetisi Divisi Utama musim ini, satu lagi tim yang akan menyemarakkan kompetisi Liga Indonesia. Tim tersebut adalah Banyuwangi Putra, kontestan kompetisi Divisi III Jatim. Berdasar kalender kompetisi yang disepakati pada akhir bulan November lalu, kompetisi kasta terbawah di Indonesia itu akan dimulai pada 18 Desember mendatang. Banyuwangi Putra (BP) sebagai pendatang baru dipastikan turut serta dalam kompetisi tersebut. Untuk menyukseskan jalannya kompetisi, tim binaan Pebdi Arisdiawan itu berencana menggelar seleksi calon skuad dalam dua hari ke depan. Bertempat di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, BP akan menyeleksi pemain under 19 tahun. Ini sudah sesuai regulasi Divisi III yang mengharuskan penggunaan pemain usia tersebut. “Batasan usia untuk Divisi III hingga I tahun ini diubah,”

GALIH COKRO/RaBa

EKSIS: Pemain BP Herianto melewati pemain Suryanaga dalam kompetisi Divisi III musim lalu.

beber Abdul Muin, ketua BP. Muin menambahkan, untuk level Divisi III, materi pemain yang diperbolehkan adalah under 19 tahun. Divisi II dan I adalah pemain usia under 21 tahun dan 23 tahun. Untuk mendapatkan pemain yang diharapkan, Banyuwangi Putra akan melaksanakan se-

leksi mulai hari ini hingga 4 Desember besok. Dalam mengarungi kompetisi Divisi III nanti, manajemen BP menargetkan lolos ke Divisi II di musim depan. Bermodal dana murni dari pihak swasta, tim ini siap menjadi ikon baru sepak bola Banyuwangi selain Persewangi. (nic/c1/als)

Hadapi Kejurda, Pertina Bingung GALIH COKRO/RaBa

AWAL BURUK: Pemain Persewangi harus mengakui kehebatan Persela dalam pembukaan Piala Kadin di Kota Pasuruan kemarin.

Baru Start Sudah Loyo Persewangi U-18 di Piala Kadin Jatim PASURUAN– Start buruk dilakoni Persewangi under 18 tahun dalam laga perdana kompetisi sepak bola Piala Kadin I di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan, kemarin. Dua gol yang bersarang di gawang Laskar Blambangan Cilik sekaligus memupus ambisi Persewangi merengkuh poin dalam laga ini. Adalah Persela Lamongan U-18, yang menjadi mimpi buruk bagi anak asuhan Ahmad Mustain dan Mariyono di laga awal grup G ini. Turun dengan kekuatan penuh, Persewangi mencoba tampil menekan sejak menit pertama. Harapan itu sempat muncul saat Laskar Blambangan memiliki asa dengan menciptakan sejumlah peluang. Namun, gencarnya serangan justru membuat tim lawan berhasil mencuri gol. Lewat tendangan spekulasi dari luar area penalti, Persela leading cepat di menit ke-10. Adalah Nuriyanto yang membuat penjaga gawang Persewangi, Aji Firman Utomo, tidak berdaya. Bola sepakannya dari luar area penalti

HASIL KEMARIN Persela v Persewangi 2-0 Jember United v Assyabaab 0-0

KLASEMEN GRUP G 1. Persela 1 2. Assyabaab 0 3. Jember United 0 4. Persewangi 1

1 0 0 0

0 0 0 0

0 0 0 1

2-0 0-0 0-0 0-2

3 0 0 0

*) Juara dan runner lolos ke putaran II

gagal dihentikan oleh alumni Persewangi under 15 tahun ini. Gol ini membuat mental bertanding Oki Setiawan dkk drop. Persela yang di atas angin berhasil memegang kendali permainan. Sejumlah peluang diciptakan Laskar Joko Tingkir Cilik, julukan Persela. Beruntung kekurangtenangan barisan penyerang lawan membuat gawang Persewangi sementara aman dari kebobolan. Skor 1-0 bertahan hingga jeda pertandingan. Di babak kedua, Persewangi yang mengejar defisit satu gol mencoba bangkit. Duet Rizal Kurniawan dan Ujang Krista di lini depan membuat penjaga gawang Persela jatuh bangun. Sedikitnya ada tiga peluang emas

KESEMPATAN BERKARIR

Persewangi untuk menambah pundi golnya. Sayang penyelesaian akhir membuat peluang terbuang sia-sia. Justru, Persela yang ingin mengamankan kemenangan bermain sedikit defensif. Mereka hanya sesekali mengandalkan serangan balik untuk menekan pertahanan Persewangi. Namun strategi ini justru cukup jitu. Lewat skema serangan balik yang cepat, Persela menggandakan kemenangan menit ke-75 lewat sontekan Ahmad Kurniawan. Skor berubah 2-0 untuk keunggulan Persela. Kedudukan ini bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang akhir tanda pertandingan. Hasil ini otomatis membuat peluang Persewangi menembus babak kedua cukup berat. Oki Setiawan dkk dituntut mampu menyapu dua laga sisa kontra Assyabaab Sidoarjo hari ini dan Jember United besok. Pelatih Persewangi U-18 Ahmad Mustain menilai kekalahan anak asuhnya disebabkan dua hal utama. Pertama, minimnya komunikasi antar pemain, dan kedua adalah buruknya mental bertanding mereka. “Gol pertama Persela membuat mental anak-anak drop,” ujarnya. (nic/als)

Syariah

BNI Syariah sebagai bank syariah terkemuka yang berkembang pesat, memberikan kesempatan kepada tenaga kerja praofesional handal di wilayah Jember, Ambulu, Lumajang, Bondowoso, Genteng Banyuwangi dan sekitarnya untuk dapat bergabung dan berkarir di BNI Syariah dalam pengembangan bisnis mikro, khususnya untuk menduduki posisi sebagai berikut : • • • • • • • • • •

Pemimpin Unit Mikro (Kode PUM) Analis Pembiayaan Area (Kode APA) Analis Pembiayaan Unit (Kode APU) Analis Kontrol intern (Kode AKI) Penyelia Pelayanan (Kode PLY) Penyelia Pemasaran (Kode PPM) Asisten Administrasi (Kode ASA) Asisten Gadai (Kode ASG) Asisten Pemasaran (ASP) Teller (Kode TLR)

Persyaratan Umum • Pendidikan Minimal D3 semua jurusan • IPK minimal 3,0 (PTS) dan 2,75 (PTN) • Bisa mengendarai kendaraan & punya SIM C Persyaratan Khusus • Untuk posisi No. 1 s.d. 6 wajib memiliki pengalaman minimal 2 tahun di industri / posisi yang sama. • Untuk posisi No. 1 s.d. 6 usia maksimum 35 tahun. • Untuk posisi No. 7 s.d. 10 usia maksimum 26 tahun.

Setiap berkas lamaran harus mencantumkan kode posisi yang diinginkan di sudut kiri atas. WALK IN INTERVIEW Tgl. : 10 Desember 2011, pukul 08.00 – 14.00 WIB Kampus UNEJ, Gedung Multi Guna Fakultas Ekonomi, Jl Kalimantan 37 JEMBER

Akibat Dana Cekak BANYUWANGI - Perjuangan berat harus dijalani Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Banyuwangi dalam mengarungi kejuaraan daerah (kejurda) tinju yang digelar di Jombang awal pekan ini. Dalam even regional Jawa Timur itu, kontingen Banyuwangi yang berkekuatan lima petinju dipastikan akan menghadapi musuh ganda. Selain berhadapan dengan lawan tangguh di atas ring, anak didik Pelni Rompis itu juga harus dihadapkan pada musuh sesungguhnya, yakni minimnya dana. Hal itulah yang kini menjadi pekerjaan rumah Pengkab

Pertina Banyuwangi. Situasi ini tentu saja menjadi ancaman serius bagi induk olahraga tinju amatir di Banyuwangi itu untuk meraih hasil maksimal. “Sejauh ini, pendanaan untuk berangkat ke kejurda dipegang Pak Eko Sukartono,” beber Pelni Rompis, sekretaris sekaligus pelatih Pertina Banyuwangi. Di kejurda nanti, Pertina akan menurunkan lima petinju terbaik. Mereka adalah Dian di kelas 46 kg, Fauzi di kelas 49 kg, Rela Budi di kelas 57 kg, Andri Rompis di kelas 60 kg, dan Djiman di kelas 64 kg. Menilik persaingan dengan kota

lain, Pelni optimistis anak asuhnya bisa berbicara banyak di pentas tinju di Jombang mendatang. Apalagi, sebagian besar petinju yang diturunkan cukup kenyang asam garam kejuaraan. Andri Rompis siap tampil trengginas demi mengamankan posisinya dalam skuad tinju proyeksi PON 2012 mendatang. Hanya saja, Pelni mengakui faktor dana menjadi kekhawatiran Pertina. Pengurus tidak ingin masalah tersebut membuat mereka gagal tampil di kejurda. “Syukur Pak Eko mau nalangi dulu sambil menunggu Pertina mencari penggantinya,” ujar mantan juara nasional tersebut. (nic/c1/als)


42

Sabtu 3 Desember 2011

Kotor Lagi Dipasangi Bendera Hitam BANYUWANGI - Program Banyuwangi Green and Clean (BGC) sudah berakhir. Namun penilaian lingkungan kecamatan, kelurahan dan desa masih akan tetap berlanjut. Bupati Abdullah Azwar Anas akan memasang bendera hitam kepada camat, lurah, dan kades yang wilayahnya kotor. Gerakan Banyuwangi Hijau dan Bersih harus tetap berlanjut. Camat, lurah dan kades harus tetap menjaga wilayah dan lingkungannya tetap hijau dan bersih. Karena itu, Bupati Anas mewantiwanti agar camat, lurah dan kades tetap mempertahankan lingkungan dan wilayahnya seperti saat Abdullah Azwar Anas BGC berlangsung. Yang terpenting lagi, camat, lurah dan kades tetap menggerakkan masyarakat secara aktif agar lingkungannya tetap hijau dan bersih. ”Wilayahnya yang kotor, akan kita pasangi bendera hitam,” tegasnya. Predikat kota kotor yang disandang Banyuwangi harus segera dihilangkan. Sejak awal tahun 2010, Banyuwangi sebagai kota dengan status kota terkotor nomor satu di Jatim. Melalui gerakan hijau dan bersih ini, status kota terkotor di Jatim bisa segera dihilangkan. Semua elemen harus menjaga lingkungannya masing tetap hijau dan bersih sepanjang masa. Menjaga kebersihan bukan hanya urusan pekerjaan belaka, namun soal budaya. Budaya bersih harus benar-benar ditanamkan kepada masyarakat Banyuwangi agar tetap melestarikan Banyuwangi sebagai kota hijau dan bersih. ”Hentikan kebiasaan memotong pohon agar Banyuwangi tetap hijau,” pintanya. (afi/ikl/als)

FOTO-FOTO: HUMAS PEMKAB BANYUWANGI FOR RaBa

KOMPAK: Muspida Banyuwangi dan para undangan turut hadir menyaksikan malam anugerah Banyuwangi Hijau dan Bersih di hall Pondok Wina Banyuwangi.

Selama Program BGC, Tanam 12.700 Pohon

Pemenang Lomba Gerakan

Banyuwangi Hijau & Bersih TINGKAT TK/SD Juara Juara Juara Juara Juara Juara

1 : TK Nurul Huda Glenmore 2 : SDN 2 Karangsari, Sempu 3 : SDN 2 Ketapang, Kalipuro Harapan 1 : TK Aisyiah Rogojampi Harapan 2 : SDN 1 Kabat Harapan 3 : TK. Santa Maria

Juara Juara Juara Juara Juara Juara

1 : SMPN 1 Purwoharjo 2 : SMPN 1 Siliragung 3 : SMPN 2 Rogojampi Harapan 1 : SMPN 2 Muncar Harapan 2 : SMPN 2 Manbaul Falah Singojuruh Harapan 3 : SMPN 1 Kabat

Juara Juara Juara Juara Juara Juara

1 : SMKN 1 Banyuwangi 2 : SMAN 1 Purwoharjo 3 : SMK 1 Muhammadiyah Genteng Harapan 1 : SMKN 1 Tegalsari Harapan 2 : SMAN 1 Wongsorejo Harapan 3 : SMAN 1 Gambiran

RANCAK: Tarian Hijau dan Bersih khusus dipersembahkan kepada undangan yang hadir.

TINGKAT SLTP

TINGKAT SLTA/PT

RUKUN TETANGGA (RT) Juara 1

: RT 1 RW 2 Sungai Lembu, Sumberagung, Pesanggaran Juara 2 : RT 2 RW 5 Sukorejo, Bangorejo Juara 3 : RT 4 RW 6 Gentengan, Penataban Giri Juara Harapan 1 : RT 2 RW 1 Sukopuro, Desa Sukonatar, kecamatan Srono Juara Harapan 2 : RT 4 RW 3 Krajan, Kebalenan Juara Harapan 3 : RT 10 RW 2 Purworejo, Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo

TINGKAT TK/SD: Bupati Abdullah Azwar Anaz di dampingi Istri Ny. Dani Azwar Anaz menyerahkan piala dan piagam kepada pemenang kategori TK/SD.

JUARA II: Dandim 0825 Letkol Hendi Setiwan menyerahkan piala dan piagam kategori antar Sekolah Tingkat SLTA/Perguruan Tinggi.

JUARA III: Kapolres AKBP Nanang Mashudi menyerahkan piala dan piagam kepada pemenang kategori antar Sekolah Tingkat SLTA/Perguruan Tinggi.

JABAT TANGAN: Danlanal Banyuwangi Letkol Nurrakhman menyerahkan piala kepada pemenang kategori Kepala Desa/Lurah Teraktif.

SELAMA berlangsungnya program Banyuwangi Green and Clean (BGC), Pemkab Banyuwangi berhasil menanam sekitar 12.700 pohon. Sebanyak 12 ribu ditanam Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan 700 pohon lainnya ditanam Dinas Kebersihan dan Pertanaman (DKP). Plt. BLH Abdul Rachman mengatakan, dari 12 ribu pohon itu, 2500 pohon berasal dari pohon yang dibeli menggunakan dana APBD 2011. Sedangkan yang 9500 merupakan tanaman yang berasal dari partisipasi masyarakat. Sedangkan tanaman yang dilakukan DKP, sebagian besar adalah tanaman pohon trembesi. Tanaman tersebut disebar di beberapa taman, jalan raya, dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta lingkungan pasar. Plt. DKP Arief Setiyawan mengungkapkan, penanaman pohon trembesi sangaja dilakukan di jalan raya dan tempat-tempat umum dan perkantoran. Abdul Rachman Pohon ini memiliki manfaat yang cukup banyak dibanding tanaman pohon lainnya. “Pohon trembesi mampu menyimpan oksigen cukup banyak,” tegas Arief. Ke depan, lanjut Arief, penanaman pohon trembesi akan ditambah lebih banyak lagi, khususnya di tempat-tempat umum. “Bupati Anas mengeluarkan kebijakan untuk menanam banyak pohon. Kita akan amankan kebijakan bupati itu dan memperbanyak tanaman pohon yang banyak manfaatnya untuk masyarakat,” tegas Arief. Aksi tanam pohon tidak hanya dilakukan melalui gerakan BGC saja. Melalui program One Billion Indonesia Trees (OBIT), Pemkab Banyuwangi juga melakukan penanaman pohon. Dalam program ini, Pemkab Banyuwangi sudah menyiapkan sekitar tiga juta pohon untuk menghijaukan Banyuwangi. Dari total 3.022.000 bibit pohon yang disiapkan, sebanyak 272 ribu pohon sudah ditanam. Sedangkan yang 2.750 ribu lainnya belum ditanam. Plt. Kadis Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (KPKP) Djati Loekito mengungkapkan, bibit pohon yang belum ditanam terdiri dari bibit pohon sengon, mahoni, dan Jabon. Penanaman bibit pohon itu akan dilakukan pada saat puncak musim hujan. Sedangkan bibit pohon yang sudah ditanam terdiri dari bibit durian, gembilina, mindi, mahoni, jabon, sengon, nangka, manggis, bendo, dan saman. Sasaran penanaman pohon itu, adalah Kecamatan Tegaldlimo, Rogojampi, Songgon, Licin, Glenmore, Kabat, dan Banyuwangi. “Kita terus merangsang masyarakat untuk berpartisipasi menanam pohon,” tegas Jati. (afi/ikl/als)

KANTOR/INSTANSI Juara Juara Juara Juara

1 2 3 Harapan 1

: : : :

RS Islam Fatimah Kabat Panti Rehabilitasi Sosial Licin Kantor Camat Sempu Kantor Perkebunan Kalisepanjang, Glenmore Juara Harapan 2 : Kantor Camat Purwoharjo Juara Harapan 3 : Kantor Camat Muncar Juara Juara Juara Juara Juara Juara

1 : Camat Purwoharjo 2 : Camat Banyuwangi 3 : Camat Sempu Harapan 1 : Camat Rogojampi Harapan 2 : Camat Kabat Harapan 3 : Camat Muncar

CAMAT TERAKTIF

KEPALA DESA/LURAH TERAKTIF Juara Juara Juara Juara

1 2 3 Harapan 1

: Kepala Desa Purwoharjo : Kepala Desa Bomo, Rogojampi : Kepala Desa Jajag, Gambiran : Kepala Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah

CAMAT TERAKTIF: Ny. Dani Anaz menyerahkan piala dan piagam kepada juara 1 pemilihan CamatTeraktif Banyuwangi Hijau dan Bersih.


Sabtu 3 Desember 2011

BERITA UTAMA

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Mutasi Guru PNS Kewenangan Bupati ■ SISWA... Sambungan dari Hal 33

Kalau mengeluarkan Bu Umi, Wani Piro?; Pertahankan guru kami Bu Umi, guru matematika; dan Bu Umi dimutasi, kami pindah, kami mogok,’’ demikian bunyi poster yang diusung siswa. Para siswa tersebut menolak mutasi dengan alasan guru matematika tersebut dianggap baik dan telaten dalam mengajar. Siswa yang tidak bisa mengerjakan dibantu dengan cukup sabar. “Bu Umi sangat baik dan pintar dalam mengajar matematika. Kami tidak rela kalau dipindah,” ujar Guntur,

salah satu siswa. Siswa lain, Firdaus, menyebut Umi sangat berjasa bagi para siswa. Bahkan, guru tersebut juga sangat berjasa dalam perjalanan sekolah. “Bila Bu Umi tetap dimutasi ke sekolah lain, kami para siswa akan terus menggelar demo,” tegasnya. Aksi para siswa itu berlangsung sekitar satu jam. Mulanya, saat masuk kelas pada pukul 07.00, mereka menolak. Dengan membawa sejumlah poster, para siswa justru bergerak menuju ke halaman kantor sekolah. “Demi nama baik sekolah, kami menolak guru baru, dan Bu Umi harus dipertahankan,” teriak salah satu siswa.

Sementara itu, kepala SMPN 1 Giri, Susi Probowati, saat dikonfirmasi di ruangannya mengatakan, mutasi itu sebenarnya merupakan hal yang biasa dalam kepegawaian. Hal tersebut sepertinya kurang dipahami para siswa. “Mutasi hal yang lumrah,” kata Kasek Susi. Sebelum menggelar demo, jelas Susi, pengurus OSIS sudah dipanggil dan dijelaskan mengenai mutasi. Umi yang akan dimutasi juga sudah diberi pengarahan. “Saat kita panggil, sebenarnya sudah tidak ada masalah, kok,” jelas Susi. Menurut Kasek Susi, mutasi pegawai bukan kewenangannya. Umi dimutasi ke sekolah

lain dan Khoirun Nisa masuk ke sekolahnya itu sudah menjadi kebijakan Bupati Abdullah Azwar Anas. “Yang berhak memutasi kan Bapak Bupati, kami manut saja,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Banyuwangi melalui Kepala Seksi (Kasi) SMP, Suhud, langsung datang ke SMPN 1 Giri kemarin. Menurut Suhud, semua aspirasi para siswa tersebut akan disampaikan kepada kepala Dispendik. Yang pasti, pihaknya akan proporsional dan profesional dalam bersikap. “Semua aspirasi siswa akan kita sampaikan kepada pimpinan,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Camat Genteng Merasa Kecolongan ... ■ CEGAH... Sambungan dari Hal 33

Terhadap PNS yang telanjur tertangkap polisi karena SS, Bupati Anas menyerahkan pada proses hukum. Selain itu, bupati sudah memerintahkan inspektorat untuk turun. “Oknum PNS yang tertangkap di Genteng jauh dari pengawasan dan kantor pemkab. Tindak lanjut selanjutnya, menunggu hasil pemeriksaan inspektorat,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Samsul Hadi, 44, warga Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, ditangkap anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi saat mengisap SS di rumahnya. Dari tangan anggota Satpol PP Ke-

camatan Genteng itu, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa satu paket SS dengan berat kotor 0,21 gram. Polisi juga mengamankan peralatan nyabu milik Samsul berupa satu set bong, dua korek gas, dan empat potongan sedotan. Bukan itu saja, BB lain yang ditemukan di rumah tersangka, antara lain dua gulungan aluminium foil kecil, satu botol kecil berisi alkohol 95 persen, beberapa lembar bukti transfer, dan satu telepon seluler (ponsel) merek K-Touch. Dalam keterangannya kepada polisi, Samsul mengaku mendapatkan serbuk haram itu dari seorang bandar di luar Banyuwangi. SS dengan berat 0,21 gram itu dibeli seharga Rp 500 ribu. Dalam bertransaksi,

Samsul menggunakan ponsel. Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening bank milik bandar. Sementara itu, Camat Genteng, Zen Kostolani, mengaku ikut prihatin atas kejadian yang menimpa Samsul Hadi. Diakuinya, sosok Samsul termasuk pria yang rajin. ‘’Selama ini, saya lihat Pak Samsul energik dan disiplin dalam bertugas,’’ ujarnya kemarin (2/12). Camat Zen mengaku kaget atas kasus tersebut. Sebelumnya, memang ada tanda-tanda yang membuat Camat Zen cukup heran. Pada hari Selasa lalu, oknum Satpol PP tersebut tidak masuk ke kantor tanpa surat keterangan. Padahal, biasanya Samsul selalu mengirim surat izin tidak masuk bila ada halangan. ‘’Baru hari itu dia

tidak masuk tanpa ada surat,’’ ujarnya. Lantaran sudah mendapat kepastian tentang penangkapan itu, camat langsung membuat surat pemberitahuan kepada bupati. Surat cepat itu hanya terkait kronologi penangkapan tersangka, mulai Senin yang masuk seperti biasa hingga Selasa yang praktis tidak masuk. ‘’Kami kirimkan surat pemberitahuan hari itu juga kepada Pak Bupati,’’ jelasnya. Atas peristiwa itu, Camat Zen merasa kecolongan. Agar tidak terulang, pihaknya memberi saran agar dilakukan antisipasi lebih dini. Caranya, dengan tes urine. ‘’Mungkin dengan tes urine bisa mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,’’ pungkasnya. (afi/ton/c1/bay)

Tali Pusar Dipotong Sendiri ... ■ IBU... Sambungan dari Hal 33

Menurut Kapolsek Hery, bayi berkelamin laki-laki yang ditemukan warga sekitar pukul 07.00 itu memiliki panjang 45,5 centimeter. Bobot bayi laki-laki itu 3,2 kilogram. Dari keterangan tim medis, bayi tersebut terlahir normal. “Diduga, bayi ini saat lahir masih hidup,” cetusnya. Berdasar penjelasan tim medis, bayi tersebut diduga meninggal dunia karena dicekik. Dugaan tersebut dikuatkan dengan adanya memar di bagian leher bayi. “Luka di leher bayi itu diduga bekas cekikan, dan itulah yang membuat bayi ini meninggal,” ujar kapolsek.

Mayat bayi itu kali pertama ditemukan Untung, 55, warga Dusun Tanah Los, Desa Tamansari. Untung kebetulan sedang ada keperluan di sungai yang tidak jauh dari rumahnya itu. “Saat ke sungai ada bungkusan seperti kain kafan,” ujar Untung. Lantaran penasaran, Untung mendekati bungkusan itu. Setelah dibuka, ternyata isinya mayat bayi laki-laki yang masih ada tali pusarnya. “Sekitar tiga meter dari mayat bayi itu, ada bungkusan baju warna merah yang berisi ari-ari,” sebutnya. Setelah itu, petugas polsek langsung mencari pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Sebagai langkah awal, polisi mendata beberapa warga yang

selama ini terlihat hamil. “Dari keterangan warga, ada yang menyebut nama Santi,” jelas Kapolsek Hery. Beberapa anggota Polsek Licin segera menuju rumah janda beranak tiga yang perutnya tidak buncit lagi itu. Saat didatangi polisi, perempuan berusia 43 tahun itu mengakui bahwa mayat bayi di sungai itu adalah bayi yang baru dia lahirkan. “Saya malu punya anak karena tidak punya suami,” dalihnya. Santi mengaku melahirkan bayinya itu sekitar pukul 04.00 Rabu lalu (30/11). Bayi itu lahir secara normal di rumahnya. Saat lahir, dia sendiri yang memotong tali pusarnya. “Saya tidak mencekik, tapi hanya me-

ngelus-elus lehernya,” cetusnya. Dengan wajah menunduk, Santi menyebut bayi yang dilahirkan itu merupakan hasil hubungan gelapnya dengan Slamet, warga Dusun Wonosari, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Slamet sebenarnya ingin bertanggung jawab dengan cara menikahinya, tapi Santi menolak. “Slamet itu sudah punya istri dan punya empat anak,” katanya. Dalam keterangannya kepada polis, Santi mengaku tidak pernah membuang bayinya ke sungai. Bayi yang baru dilahirkan itu dikubur di belakang rumahnya. “Saya tidak tahu bayi itu kok ada di sungai, padahal bayi itu saya kubur,” ujarnya. (abi/c1/bay)

Sepekan Tiga Kali Bongkar ... ■ BONGKAR... Sambungan dari Hal 33

Menurut Ustadi, sebelum pihaknya membongkar paksa bando reklame tersebut, sang pemilik sudah diberi surat peringatan hingga tiga kali. Nyatanya, ketiga surat peringatan itu tidak ada jawaban sama sekali. “Tidak ada jawaban dari pemilik bando, ya kita bongkar paksa,” tegasnya. Menurut Ustadi, meski bando yang berukuran besar ini sudah habis masa izinnya, tapi

■ NGANTAR... Sambungan dari Hal 33

“Tersangka kita amankan di polres. Barang-barangnya kita sita untuk BB (barang bukti),” cetus Kasatreskrim Polres AKP Dewa Putu Eka. Informasi yang berhasil diperoleh wartawan koran ini me-

nyebutkan, tersangka sudah lama menjadi incaran petugas. Sopir mobil ekspedisi itu sering berhenti di beberapa titik untuk jualan togel. “Tersangka ini kayaknya sudah punya pelanggan di wilayah Banyuwangi Selatan,” terang anggota resmob. Tersangka ditangkap polisi

saat melayani pelanggan di sekitar MTsN Srono, masuk Desa Kebaman, Kecamatan Srono. Tanpa disadari, gerak-gerik tersangka dipantau petugas buser. “Ketika melayani pelanggan, tersangka kita tangkap,” cetusnya. Dalam keterangannya kepada polisi, pria paro baya itu

mengaku hanya sebagai pengecer. Semua uang dan nomor hasil jualan disetor kepada JL, salah satu pengepul yang tinggal di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Tamanbaru. “Saya masih baru jualan togel. Ini juga terpaksa demi menambah penghasilan,” dalih tersangka kepada polisi. (abi/c1/bay)

Petugas Perizinan Sudah Melakukan ■ WAJIB... Sambungan dari Hal 33

Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan Bank Jatim sudah menerapkan hal itu. Di loket pelayanan kantor BPPT di Jalan A. Yani, beberapa petugas sudah menggunakan baju khas Banyuwangi. Se-

mentara itu, karyawan Bank Jatim mengenakan udeng, dan yang perempuan berkostum khas jebeng. Ketua umum Panitia Harjaba, Slamet Kariyono menjelaskan, seruan mengenakan pakaian khas itu dilatarbelakangi bahwa Harjaba bukan hanya gawe pemerintah daerah. Perayaan

tersebut juga merupakan gawe seluruh masyarakat Banyuwangi. ‘’Karena itu, peringatan Harjaba tahun ini harus menjadi gerakan seluruh masyarakat Banyuwangi,’’ ujarnya. Slamet menambahkan, pegawai instansi dan perbankan yang belum mengenakan pakaian khas Banyuwangi di-

minta ikut berpartisipasi. Seruan itu tidak berlaku selamanya, hanya pada peringatan Harjaba. “Hotel dan restoran kita imbau melakukan hal yang sama. Kita kenalkan kepada masyarakat luar bahwa Banyuwangi kaya potensi yang dapat dikembangkan,” imbuhnya. (afi/c1/bay)

Jembatani Budaya Leluhur dan Generasi Muda ... ■ DIMANDIKAN... Sambungan dari Hal 33

Ilham mengatakan, ketika jamasan digelar, ubo rampe tersebut biasanya turut disandingkan benda pusaka yang dimandikan. Memandikan pusaka juga harus diikuti pembacaan laku. “Hal ini aturan yang telah dilakukan sejak zaman dulu,” ujarnya. Jamasan berfungsi membersihkan energi negatif yang mengendap di dalam benda pusaka. Menurut Ilham, benda pusaka mampu menyerap energi negatif yang terdapat pada pemiliknya. Energi negatif yang dimaksud adalah nafsu, amarah, dan lain-lain. “Setiap tahun harus dibersihkan di bulan Suro. Bisa dibayangkan jika tidak dibersihkan, berapa banyak energi negatif yang menumpuk di dalam benda pusaka,”

jelasnya. Ilham mengatakan, kemampuan benda pusaka menyerap energi negatif yang berada dalam tubuh manusia tidak terlepas dari bahan pembentuk benda pusaka tersebut, yaitu, besi, baja, pamor, klor, titanium, nikel, dan karbon. “Itulah kehebatan pembuatnya pada zaman dulu. Benda pusaka telah mendapat pengakuan dari UNESCO pada bulan November 2005. ‘’Yaitu a masterpiece of the oral and intangible heritage of humanity,” paparnya. Lantas, jika sebuah benda pusaka tidak dibersihkan, apa yang akan terjadi? Ilham menuturkan, benda tersebut akan mengeluarkan bunyi-bunyian. Biasanya, pemilik atau pemegang benda pusaka akan lebih mudah terbawa emosi. “Seperti rumah tangga selalu cekcok dan lain-lain,”

cetusnya. Menurut Ilham, ada cara alternatif untuk membersihkan benda pusaka, yakni menggunakan minyak. Itu pun minyak khusus untuk pusaka. “Kalau menggunakan minyak, tidak harus menunggu setahun sekali seperti jamasan,” ujarnya. Sementara itu, jamasan yang digelar di Pelinggihan Disbudpar tersebut merupakan kalender even yang telah enam tahun digelar. Kegiatan tersebut bertujuan menjembatani kebudayaan leluhur terhadap para generasi muda tentang benda pusaka. “Kita tentu berharap agar para generasi muda mengetahui apa dan bagaimana jamasan itu dilakukan. Agar kebudayaan ini tidak putus,” kata Ilham, yang mendapat gelar dari keraton atas keaktifannya di dunia benda pusaka itu. (bay)

jung juga telah dibongkar paksa. “Kedua papan reklame itu ukurannya juga cukup besar,” ujarnya. Selain memotong ketiga bando reklame, pihaknya juga telah mengirim surat peringatan ke tiga kepada salah satu pemilik bando di Banyuwangi. Bukan itu saja, 12 papan reklame juga telah dikirimi surat peringatan yang ke dua. “Kalau sampai surat peringatan ke tiga tidak diindahkan, akan kita bongkar paksa,” pungkasnya. (abi/c1/bay)

Pengamen Simpan Trex ■ PANEN... Sambungan dari Hal 44

Belakangan diketahui, ternyata HL juga masih berstatus pelajar kelas 9 di salah satu SMK swasta di Kota Santri. Saat diinterogasi, Hl mengaku sudah tiga kali mengedarkan pil dextro. “Saya terpaksa mengonsumsi dan mengedarkan dextro karena sering dimarahi orang tua,” kilahnya.

Selain itu, HL mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang pengamen di Kecamatan Besuki. “Mendengar pengakuan tersebut, kami langsung mengembangkannya,” ujar Kasatreskoba, AKP Priyo Purwandito. Setelah melakukan pengintaian selama beberapa jam, akhirnya petugas berhasil meringkus Fathor Rahman, 24, warga jalan Rajawali, Dusun Petukangan, Desa Pesisir, Ke-

camatan Besuki. Dia ditangkap saat berada di sekitar AlunAlun Besuki sekitar pukul 17.30. Polisi menyita BB tiga paket pil dextro. Masing-masing paket berisi 20 butir. Menurut Priyo, kedua tersangka dijerat Pasal 98 ayat (2) jo Pasal 196 Undang-Undang (UU) RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. “Ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara,” tegasnya. (sgt/c1/aif)

Tidak Ada Istilah Lambat ■ ZEINIYE... Sambungan dari Hal 44

“Pada tanggal 2 Desember, saya kirim surat kepada komisi agar melakukan pembahasan dengan mitra kerja mulai tanggal 5 Desember sampai 9 Desember,” tuturnya. Beberapa anggota fraksi mengatakan bahwa badan musyawarah (bamus) sudah mengagendakan paripurna dilakukan secepatnya, lanjut Zeiniye, tapi pembahasan harus diundur karena ternyata masuknya KUA-PPAS tidak sesuai schedule yang telah disusun bamus. Jadwal yang ditetapkan bamus, pembahasan dilakukan tanggal 14 sampai 17 Desember. Nyatanya, KUAPPAS dari eksekutif baru masuk tanggal 28 Desember. “Karena perkembangannya tidak sesuai jadwal, ya kita menunggu matriks KUA-PPAS masuk,” pungkasnya. Sementara itu, beberapa anggota Fraksi Partai

Demokrat (F-PD), di antaranya Janur Sasra Ananda dan H. Lukman, menilai pernyataan salah seorang anggota fraksinya yang mendukung percepatan pembahasan KUA-PPAS itu merupakan pendapat pribadi. Sebab, sikap resmi fraksi baru akan ditentukan Jumat sore (2/12). Janur mengatakan, jika ada anggota fraksinya yang mendukung percepatan pembahasan KUA-PPAS dengan langsung melangkah melalui badan anggaran (banggar), maka itu merupakan pendapat pribadi. “Sikap resmi fraksi baru akan ditentukan berdasar rapat internal fraksi dengan staf ahli nanti sore (kemarin sore),” ujarnya. Janur mengungkapkan, pembahasan memang harus segera dilakukan, tetapi harus melalui pembahasan di tingkat komisi. “Ada beberapa item yang dihapus atau yang baru masuk pada KUA-PPAS yang baru, maka harus dibahas melalui komisi

dan mitra kerjanya. Tidak bisa langsung melalui banggar. Sedangkan pembahasan di tingkat fraksi kan hanya pembahasan politis,” tandasnya. Perkataan Janur ditimpali oleh Lukman. Menurut dia, pihaknya mendukung mekanisme yang ada. Percepatan pembahasan KUA-PPAS tidak bisa dilakukan dengan menabrak rambu-rambu yang ada. “Teman-teman anggota dewan yang lain harus bersedia bekerja dengan penuh waktu. Oleh karena itu, tidak ada istilah lambat maupun percepatan. Kalau perlu bekerja hari Sabtu atau Minggu, kita harus siap,” tegasnya. Seperti diberitakan kemarin, Empat fraksi dari enam fraksi yang ada di DPRD Situbondo, ramai-ramai menyorot kebijakan ketua DPRD setempat, Zeiniye, yang dianggap tidak memberi ruang sedikit pun kepada fraksi-fraksi untuk membahas KUA-PPAS 2012. (sgt/c1/aif)

Ada Ujian Bahasa Inggris ■ ISTIRAHAT... Sambungan dari Hal 44

Total peserta yang mendaftar sebanyak 124 orang. Dengan rincian, peserta kakang 63 orang, dan embug 61 orang.

Mereka disaring melalui pelaksanaan sejumlah tes. Ada tes tulis tentang dunia pariwisata Situbondo dan pariwisata Jawa Timur. Ada juga tes tulis wawasan kebangsaan dan kemampuan berbahasa Inggris.

“Ada juga dites kemampuan presentasinya, telling story, uji presentasi talenta dan wawasan umum. Sepuluh pasang finalis itulah yang mendapat nilai tertinggi,” tandas Sugiono. (pri/aif)

Rengkuh Prestasi Nasional ■ KEPENGURUSAN... Sambungan dari Hal 44

Punya Pelanggan di Banyuwangi Selatan

masih digunakan untuk memasang iklan produk elektronik. Sebelum dibongkar, pihaknya juga sudah meminta pemilik untuk membongkar sendiri. “Pemilik bando tidak punya iktikad membongkar sendiri,” cetusnya. Kepada wartawan koran ini, Ustadi menyebut bahwa selama sepekan ini, pihaknya sudah memotong tiga papan reklame. Selain bando di Jalan Ahmad Yani, dua billboard di depan Pelabuhan Ketapang dan di depan Terminal Sritan-

Dalam waktu dekat tim ini akan menjalankan fungsi monitoring di seluruh bantuan kepada sekolah, termasuk DAK. Masih menurut Mahmudi, meski sampai saat ini belum mengantongi SK bupati, DP Situbondo mampu meraih prestasi yang sangat membanggakan. Salah satu

contohnya, DP Situbondo merengkuh prestasi ke-II nasional dengan ditetapkannya lima komite sekolah yang diajukan DP Situbondo sebagai penerima Hibah Bersaing Komite Tahun 2011. Proses mendapatkan hibah tersebut tentu tidak mudah karena harus melalui seleksi yang ketat dari 500 DP provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Bahkan, sejumlah kabupaten

lain di wilayah Tapal Kuda rata-rata gagal meloloskan wakilnya. Hanya DP Banyuwangi yang berhasil meloloskan satu komite sekolah yang menerima hibah bersaing. Bersama DP Situbondo, pada tanggal 27 sampai 29 November lalu, lima komite sekolah penerima hibah bersaing itu diundang mengikuti workshop bimtek di Malang. (sgt/c1/aif)

ANDA SERING ASMA, IKUTI CARA SUYANTO DALAM MENGATASINYA Suyanto yang berusia 33 tahun kini memilih susu Ettawa untuk mengatasi keluhannya, “Karena menderita asma, nafas pun terasa tidak plong, dan ketika berjalan yang terasa cepat lelah. “ Ujar Suyanto yang dari kecil menderita keluhan tersebut. “Sejak dari kecil, aktifitas saya sering terganggu karena menderita asma. Kalau sudah kambuh, nafas sering terasa sesak. Sebelumnya saya sering kali berobat ke dokter. Tapi sekarang, saya minum susu Ettawa yang manfaatnya langsung terasa dan itu semua ada dalam Milkuma. Sudah 6 bulan saya minum dengan rutin, badan sekarang terasa lebih segar dan kesehatan pun menjadi lebih baik.” Terang ayah 1 orang anak tersebut. Dengan tubuh yang sehat, warga Nganggring, Giri Kerto, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ayah yang suka olahraga tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu Ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula

Aren. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu kambing memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan komposisi gula yang rendah dan ditambah madu alami, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141345607; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


44

Jawa Pos-nya Kota Santri

Sabtu 3 Desember 2011

Panen Tangkapan Pil Koplo Peredaran Rambah Kalangan Pelajar SITUBONDO - Peredaran pil koplo di Kota Santri sudah semakin memprihatinkan. Bahkan, saat ini kalangan pelajar tidak hanya dijadikan sasaran penjualan obat-obatan berbahaya. Lebih dari itu, pelajar kini sudah berani menjadi pengedar. Seperti yang dilakoni oknum pelajar berinisial HL, 17, warga Desa Bungatan, RT 03/RW 3, Kecamatan Besuki. Berawal dari laporan masyarakat yang mengaku resah atas maraknya remaja yang mengonsumsi pil jenis dextromethorpan (dextro) di sekitar sekolah, beberapa guru di sebuah SMP di Kecamatan Mlandingan mulai melakukan penyelidikan. Setelah mendapati seseorang yang diduga kuat sebagai pengedar obat keras yang seharusnya hanya boleh dikonsumsi atas resep dokter itu, beberapa guru tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian.

SIGIT HARIYADI/RaBa

MASIH SEKOLAH: HL menutup wajah dengan kaus saat diwawancarai wartawan.

Agar target buruan tidak lepas, guru-guru itu berinisiatif memancing si pengedar dextro tersebut. Seorang siswa berpura-pura memesan obat yang fungsi aslinya untuk menyembuhkan batuk kering tersebut. Strategi tersebut rupanya berhasil. Kamis siang (1/12), HL datang ke sekitar sekolah itu untuk mengambil uang pembayaran pil koplo.

Saat itu, guru dan petugas tidak menciduk pelaku karena pelaku ternyata belum membawa barang bukti. Selang beberapa saat kemudian, tepatnya pada pukul 13.00, HL kembali. Kali ini dia bermaksud menyerahkan dextro tersebut kepada pemesan. “Saat pelaku membawa dextro itulah kami tangkap,” ujar Ageng, salah seorang guru, saat dikonfirmasi di Mapolres Situbondo kemarin (2/12). Menurut Ageng, penangkapan itu dilakukan karena pihak sekolah khawatir siswanya akan teracuni pengaruh negatif pil koplo. “Saat kami tangkap ternyata pelaku membawa barang bukti (BB),” terangnya. Sesaat setelah ditangkap, HL langsung digelandang ke Mapolres Situbondo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan BB sebanyak 20 butir pil dextro yang dikemas dalam satu plastik klip kecil ■ Baca Panen...Hal 43

SIGIT HARIYADI/RaBa

PENGEDAR PIL KOPLO: Feri (depan kiri) dan Fathor (belakang kanan) saat digelandang ke Mapolres Situbondo.

Sudah Periksa 10 Saksi

PENDIDIKAN

Kepengurusan DP Masih Terkatung SITUBONDO - Setelah terbentuk lebih dari setahun lalu, nasib Dewan Pendidikan (DP) Situbondo masih terkatung-katung. Pasalnya, hingga kini kepengurusan DP yang diketuai Mahmudi Bajuri itu masih belum mendapat Surat Keputusan (SK) Bupati. Bahkan, tahun ini DP sama sekali tidak dilibatkan dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan (Dispendik) setempat. Dalam monitoring bantuan sekolah, seperti dana alokasi khusus (DAK) bidang pendidikan, DP juga tidak dilibatkan. “Hal itu tentu bertentangan dengan petunjuk peSIGIT HARIYADI/RaBa laksanaan (juklak) dan Mahmudi Bajuri petunjuk teknis (juknis) DAK,” ujar Mahmudi. Mahmudi mengatakan, sesuai juklak dan juknis yang ada, seharusnya DP dilibatkan dalam tim monitoring, mulai tahap proses hingga tahap pelaksanaan. Meski tidak dilibatkan secara formal, DP Situbondo akan tetap menjalankan fungsi monitoring. “Hasil monitoring tetap kita laporkan ke Dirjen Pendidikan Dasar pusat,” tegasnya. Menurutnya, sesuai permintaan Dirjen Dikdas Kemendikbud, saat ini DP sudah membentuk dua tim ad hoc monitoring ■ Baca Kepengurusan...Hal 43

Tewasnya Pekerja Proyek Drainase

EDY SUPRIYONO/RaBa

LOLOS TES: Wabup Rachmad memasang selempang finalis Kakang Embug Situbondo 2011.

Istirahat Jelang Karantina SITUBONDO – Usai unjuk kebolehan untuk memperebutkan kursi finalis, sepuluh pasang calon Kakang-Embug Situbondo 2011 diberi waktu istirahat. Senin (5/12) besok, mereka akan dikirab untuk diperkenalkan kepada masyarakat. Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Sugiono mengungkapkan, ada nuansa baru dalam pelaksanaan kirab Kakang-Embug 2011. “Jika tidak percaya saksikan saja Senin besok,” ajak Sugiono.

Sejak Senin besok hingga malam grand final, lanjut Sugiono, kegiatan sepuluh pasang finalis Kakang-Embug sangat padat. Usai kirab, keesokan harinya mereka akan diberi pembekalan tentang mickup beuty. “Keesokan harinya langsung karantina di Hotel Sansui,” ungkapnya. Sepuluh finalis Kakang-mbug tersebut adalah peserta terbaik. Sebab, mereka bisa menyisihkan para pesaingnya di babak penyisihan ■

Baca Istirahat...Hal 43

BESUKI - Polsek Besuki akhirnya merampungkan pemeriksaan saksi dalam kasus meninggalnya pekerja proyek akibat tertimpa tembok di Desa Demung, Kecamatan Besuki, beberapa waktu lalu. Lembaga hukum yang berada di sektor kecamatan tersebut masih menunggu pendalaman untuk menentukan ada-tidaknya tersangka. Kapolsek Besuki, AKP Agus Supriyono menegaskan, sepuluh saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Sebagian besar adalah teman

kerja korban, Hasan Basri. “Penentuan tersangka, kita menunggu pendalaman terlebih dahulu. Yang pasti, saksi sudah kita periksa semua,” terang kapolsek. Dari pendalaman itu, kata Agus, akan terungkap siapa yang patut diduga sebagai tersangka. “Jadi, sekarang masih dalam tahap penyelidikan. Dalam waktu dekat, perkembangan terbaru akan kita kabari,” imbuh kapolsek. Diberitakan sebelumnya, pembangunan drainase di Desa Demung, Kecamatan Be-

suki, Situbondo, makan korban jiwa. Hasan Basri, warga Desa Sumberejo, Besuki, meninggal dunia setelah tertimpa pagar setinggi tiga meter. Kejadian tragis yang menimpa pekerja berumur 20 tahun tersebut terjadi Senin (28/ 11) kemarin pukul 08.30. atau, enam jam lebih awal dari kejadian serupa, yaitu pekerja proyek jembatan di Dusun Bantongan, Sumberkolak, Situbondo, yang tewas tertimpa rangka baja. Polsek Besuki kini sedang serius memproses hukum kasus ini. (pri/c1/aif)

Zeiniye: Saya Tidak Melanggar FPD Dukung Percepatan Pembahasan KUA-PPAS SITUBONDO - Pernyataan beberapa fraksi di DPRD Situbondo yang menganggap Ketua DPRD, Zeiniye, melanggar Undang-undang (UU) Nomor 27 Tahun 2009 karena tidak mendengar aspirasi fraksi untuk membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Perencanaan Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2012 langsung ditanggapi politikus berjilbab asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Zeiniye menganggap pihaknya tidak pernah melanggar UU, peraturan pemerintah (PP), maupun tata tertib (tatib) DPRD. Sebab, dia merasa sudah mengambil kebijakan sesuai amanat UU, PP dan tatib. Alasannya, setiap rancangan peraturan daerah (perda) termasuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), harus melalui pembahasan di beberapa tingkatan, salah satunya pembahasan di tingkat komisi. “Itu yang kami lakukan. Pembahasan di tingkat fraksi kan menjadi tanggung jawab masing-masing fraksi,” ujarnya. Menurut Zeiniye, pada saat KUA-PPAS masuk ke meja legislatif tanggal 28 November

SIGIT HARIYADI/RaBa

KOMPAK: Janur (berdiri) dan Lukman (duduk) berdiskusi di kantor DPRD kemarin (2/12).

lalu, pihaknya langsung mendistribusikan kepada 45 anggota dewan. Artinya, setelah KUA-PPAS itu didistribusikan, masing-masing fraksi bisa langsung melakukan pembahasan. Bukan kewajiban ketua DPRD untuk memberi deadline waktu. “Saya tidak mengambil keputusan berdasar ego saya. Yang menjadi kewajiban saya adalah menentukan jadwal pembahasan di tingkat komisi. Oleh karena itu, tahap yang dilalui harus sesuai Pasal 106 Tatib DPRD,” jelasnya.

Zeiniye menambahkan, dia mendasarkan hasil rapat koordinasi pimpinan DPRD dan pimpinan komisi saat menentukan waktu pembahasan KUA-PPAS yang dilaksanakan 21 November 2011. Itu berarti lebih awal dari masuknya KUAPPAS dari eksekutif. Rekomendasi dari hasil koordinasi pimpinan DPRD dan pimpinan komisi adalah masing-masing komisi melakukan pembahasan dengan mitra kerja masing-masing ■ Baca Zeiniye...Hal 43


Radar Banyuwangi 3 Desember 2011