Issuu on Google+

SABTU 11 FEBRUARI

33

TAHUN 2012

Siswa SMPN Nyolong Motor GALIH COKRO/RaBa

KEMELUT: Jin Jun (kanan), Da Silva, dan Dede Hugo mengepung area gawang Persbul di Stadion Diponegoro kemarin. Berita terkait baca Radar Sport.

Sempat Keteteran Akibat Lapangan Becek BANYUWANGI - Keinginan masyarakat bola Banyuwangi agar Stadion Diponegoro, Banyuwangi, dibangun memang ada benarnya. Selain menambah tribun dan fasilitas lain, yang juga penting adalah membenahi lapangan pertandingan. Sebab, kondisi lapangan di stadion kebanggaan LareLare Oseng itu jauh dari kata layak. Kemarin saja, saat hujan deras mengguyur Banyuwangi meski hanya beberapa jam, lapangan di Stadion Diponegoro mirip kolam. Genangan air paling parah terjadi di lapangan sisi utara. Agar bisa digunakan bertanding, petugas pun terpaksa me-

BANYUWANGI - Salah satu siswa SMPN 4 Banyuwangi berinisial DBS, 13, ditangkap anggota Polsek Blambangan kemarin (10/2). Pelajar tersebut diduga mencuri kendaraan bermotor (curanmor) milik sesama pelajar. Siswa kelas VIII yang tinggal di Perumahan Kebalenan Indah, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, itu diduga mencuri motor Suzuki FU bernopol P 4094 ZH. Motor bebek sport tersebut milik Riski Dian

Pratama, 13, teman sekelas tersangka di SMPN 4 Banyuwangi. “Motor yang sempat dibawa tersangka sudah kita amankan,” cetus Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kasi Humas Aiptu Monip. Pencurian yang dilakukan pelajar itu sebenarnya terjadi Rabu lalu (8/2). Saat kejadian, motor milik Riski yang tinggal di Jalan Kalimas 21, Kelurahan Pengantigan, Banyuwangi, itu dititipkan di rumah Hanisa di belakang SMPN 4 Banyuwangi ■  Baca Siswa...Hal 43

minggirkan genangan air dengan cara didorong menggunakan billboard. Bahkan, pertandingan yang sebetulnya sudah dimulai pukul 15.00, terpaksa ditunda hingga pukul 15.30. “Lapangan stadion memang harus diperbaiki. Daya serapnya sudah tidak sebagus dulu,” tutur Isnaini BSC, salah seorang pencinta Persewangi. Tak ayal, tergenangnya sebagian lapangan itu membuat pemain Persewangi tidak bisa mengoptimalkan permainan. Pada babak pertama, permainan Victor da Silva dkk. tidak seperti yang diharapkan ■  Baca Sempat...Hal 43

GALIH COKRO /RaBa

BELIA: DBS dan Suzuki Satria FU di Mapolsek Blambangan kemarin.

ADA APA LAGI

Action Tiga Kali Sepekan BANYUWANGI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan semakin mengintensifkan razia penyakit masyarakat. Rencananya, aparat penegak peraturan daerah itu akan menggandeng Polri untuk menjaring pelajar bolos, pasangan mesum, dan warga tanpa kartu tanda penduduk (KTP). Kepala Satpol PP Banyuwangi, Choirul Ustadi DOK. RaBa Yudawanto meChoirul Ustadi Yudawanto nyatakan, pihaknya akan menggelar razia rutin tiga kali sepekan. ‘’Kami akan menggandeng polisi,’’ ujarnya saat dikonfirmasi lewat telepon tadi malam (10/2) ■

Pecatan Polisi Simpan SS Penelepon Terakhir Ternyata Istri Sendiri

Bongkar Dua Jaringan Narkoba Sekaligus BANYUWANGI - Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi berhasil membongkar dua jaringan narkoba yang diduga sering melakukan transaksi. Dari dua jaringan itu, empat tersangka yang diduga sebagai pengedar berhasil ditangkap di tempat terpisah. Yang menarik, salah satu tersangka berstatus pecatan anggota Polri. Para tersangka yang kini masih menjalani pemeriksaan itu adalah Andriyanto Gunawan, 53, warga Dusun Sukolilo, Desa Sukamaju, Kecamatan Srono; Pujiono, 27, warga Jalan Wijinongko, 39, Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Dua tersangka lain bernama Slamet Hariyono, 55, asal Jalan Sidopekso, 4, Kelurahan Temenggungan, Kecamatan Banyuwangi; dan Hariyanto, 38, warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro ■  Baca Pecatan...Hal 43

 Baca Action...Hal 43

Langsung Betah di Banyuwangi SEBAGAI istri personel Polri, Sufia Peranawati Tantowiputri harus siap mendukung kelancaran tugas suami. Selama mengikuti sang suami bertugas di Banyuwangi, perempuan yang akrab disapa Ovie tersebut mengaku sangat terkesan dengan budaya Bumi Blambangan. “Saya betah di kota ini,” imbuh perempuan yang hobi menyanyi dan olahraga itu. Ovie mengaku menikmati tugas dan kegiatan di organisasi istri anggota P o l r i , Bhayangkari ■  Baca Langsung... Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

KELOMPOK: Tersangka pengedar narkoba di-expose di Mapolres Banyuwangi kemarin (atas). Barang bukti ganja, ponsel, dan SS, yang disita dari jaringan tersebut (kanan atas).

BANYUWANGI - Terjawab suKapolres Nanang menyebut, dah teka-teki sosok penelepon kehidupan salah satu anak terakhir yang menghubungi buahnya itu tidak ada masalah. Briptu Dodi SeIstri korban juga tiawan, 32, angmenyatakan gota Polsek KP3 bahwa kehiduTanjung Wangi, pan rumah tangKecamatan Kaganya selama ini lipuro. Sebelum tidak ada masanekat bunuh diri lah. “Semua baikdengan cara mebaik saja. Keadanembak kepalaan keluarga juga nya sendiri, Briptidak ada masatu Dodi diduga lah,” katanya. menerima teleMengetahui pon dari istrinya orang yang tesendiri. rakhir meneleIST Kapolres Bapon korban, adaDodi Setiawan nyuwangi AKBP lah salah satu Nanang Masbudi menyebut, upaya menguak penyebab orang terakhir yang menele- anggota polisi itu berbuat nepon melalui telepon seluler kat. Sebelum bunuh diri, kor(ponsel) Dodi Setiawan adalah ban sempat berkumpul beristri Dodi sendiri. “Yang me- sama teman-temannya yang nelepon itu istrinya sendiri, sedang bertugas di Polsek kok,” ungkap Kapolres Nanang KP3 Tanjung Wangi. “Dodi di sela-sela ekspose kasus dapat telepon dari seseorang narkoba di Mapolres Ba- melalui HP ■  Baca Penelepon...Hal 43 nyuwangi kemarin (10/2).

Briptu Dodi Setiawan di Mata Orang Sekitarnya

Dikenal sebagai Sosok Pendiam dan Santun Meninggalnya Briptu Dodi Setiawan menyisakan duka mendalam bagi orang terdekat. Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka di Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo. SIGIT HARIYADI, Tegaldlimo

BENDERA putih bertuliskan huruf Arab terpasang di tiang bambu di salah satu mulut gang di jalan Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, siang itu.

Beberapa mobil dinas polsek parkir berderet tidak jauh dari mulut gang itu. Puluhan personel polisi tampak berdiri bergerombol di lokasi tersebut. Di depan rumah yang berlokasi di ujung gang selebar delapan meter tersebut terpasang tenda berwarna biru. Tenda itu sengaja di pasang sebagai tempat berteduh para pelayat SIGIT HARIYADI/RaBa yang datang menyampaikan bela- RAMAI: Personel Polres Banyuwangi berjalan mengiringi ambulans berisi jenazah Briptu Dodi. sungkawa kepada keluarga men- menghiasi pelataran rumah ber- personel polisi kelahiran Blitar diang Briptu Dodi Setiawan. lantai keramik yang sejak sekitar tersebut ■  Baca Dikenal...Hal 43 Sedikitnya lima karangan bunga tiga tahun terakhir ditempati

Satpol PP siap action tiga kali sepekan

Perlu motto baru, “Tiada hari tanpa Razia”

Timur Mapolres Situbondo langganan banjir

Lebih baik dialihkan menjadi langganan koran

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


SOSOK & KIPRAHNYA

34

Sabtu 11 Februari 2012

Sosok Zieniye, Ketua DPRD Situbondo

CERMIN DIRI

Mengerem Kenakalan Pelajar KENAKALAN pelajar di Banyuwangi dan Situbondo sudah memasuki titik puncak. Sudah banyak kejadian negatif yang melibatkan kalangan pelajar di dua wilayah tersebut akhir-akhir ini. Kejadian terakhir, pelajar SMK di Situbondo bikin heboh lantaran ‘membintangi’ video porno berdurasi sekitar 31 menit 28 detik. Pemeran video amatir itu adalah siswi kelas I dan siswa kelas III di SMK tersebut. Keduanya berasal dari desa berbeda, tapi mereka sama-sama berasal dari Kecamatan Kapongan. Kini, kasus tersebut sudah masuk tahap penyelesaian. Informasinya, keduanya sudah dinikahkan secara diam-diam sekitar dua hari lalu. Sementara di Banyuwangi, seorang siswa SMPN nekat nyolong sepeda motor milik teman sekelasnya. Dia sengaja membolos sekolah untuk melakukan tindakan tidak terpuji tersebut. Yang membuat kita prihatin, ternyata aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut sudah dirancang sebelumnya. Pelajar tersebut mengambil kunci kontak motor saat pemiliknya keluar kelas ketika jam istirahat. Besoknya, dia menggunakan kunci kontak itu untuk mengeksekusi motor Suzuki Satria FU tersebut. Melihat dua contoh kasus kenakalan pelajar yang bersinggungan dengan masalah hukum ini, kita semua patut berintrospeksi. Pihak sekolah tidak serta merta ditimpakan sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Sangat naif bila kita menyalahkan pihak sekolah. Tidak pantas pula, bila kita mengkambing-hitamkan pihak sekolah, lantaran pendidikan yang diberikan tidak sesuai harapan. Untuk skala yang lebih luas lagi, tak pantas kita menyalahkan Dinas Pendidikan, apalagi Pemkab. Karena selama ini, pihak sekolah dan aparat pemerintah terus berupaya meredam kenakalan pelajar. Bahkan Satpol PP Banyuwangi sudah terlalu ekstrem melakukan razia siswa membolos secara rutin, hampir tiga kali sepekan. Untuk mereduksi kenakalan pelajar itu, langkah yang paling jitu adalah dimulai dari keluarga. Peran orang tua sangat vital dalam pengawasan pergaulan anak dan remaja. Tak hanya diawasi, metode pendekatan orang tua terhadap anak juga perlu diperhatikan. Harapannya, terjalin komunikasi yang jujur dan terbuka antara anak dan ortu. Dengan begitu, tindakan anak-anak kita bisa lebih terkontrol serta jauh dari hal-hal yang tak diinginkan. Semoga. (*)

MAULID NABI

Berbusana Super Ketat, Dilarang Suami Bukan hanya sepak terjangnya sebagai politisi perempuan yang menarik dari sosok Zeiniye. Penampilannya juga tak kalah mengundang decak kagum. Sejumlah pihak menilai performa Ketua DPRD Situbondo itu mulai wajah hingga busana yang dikenakan mengalami perubahan luar biasa. Benarkah demikian? MEMBANDINGKAN Zeiniye antara sebelum dan sesudah menjabat Ketua DPRD tentu akan sangat mudah menemukan perbedaannya. Terutama dalam hal penampilan. Sekarang, lihatlah wajahnya yang tampak putih dan selalu terkesan lebih fresh. Bulu tipis di atas bibir sudah tak tampak lagi. Amatilah juga cara berbusananya yang sudah begitu fashionable. Namun, bagi Zeiniye itu tak ada yang istimewa. Apa yang dilakukannya tak lebih dari konsekuensi sebagai publik figur yang harus menjaga penampilan. “Jadi, bukan untuk siapa-siapa. Selain untuk diri sendiri, karena memang figur publik disorot orang banyak,” kata Zeiniye dalam suatu kesempatan. Bagi ibu satu anak ini, saat berhadapan dengan banyak orang, maka publik figur harus tampak energik dan fresh. Selain itu tak boleh ada kesan lelah, kusut awut-awutan. Apalagi mengingat dirinya yang seorang perempuan. “Jika kita tampak di muka umum dengan situasi yang tidak meyakinkan, bagaimana mungkin orang mau yakin terhadap apa

dengan penampilannya. “Karena mereka setiap hari mengikuti perubahan yang ada pada diri saya yang memang sebenarnya biasa-biasa saja,” ungkapnya. Butuh proses untuk menjadi orang yang selalu menjaga penampilan. Kesadaran itu juga karena komunitas yang dihadapinya saat ini lebih luas dan lebih heterogen dari pada sebelumnya. Sebelum menjadi Ketua DPRD, Zeiniye aktif di kepengurusan dan kegiatan Fatayat NU dan berprofesi sebagai pengajar. Dia memilih keluar saat dinyatakan lolos sebagai PNS Pemkab Situbondo. ISTIMEWA “Makanya butuh wakHARMONIS: Zeiniye bersama suami dan anaknya. tu penyesuaian kepada yang kita sampaikan, sementara melihat situasi dan kondisi dan itu butuh proses. kita saja sudah tidak yakin. Jadi, sebelum Yang penting mau mengubah diri. Kasampai kepada substansi apa yang akan lau dengan proses yang ada kita tetap kita sampaikan, apa yang kita tampakkan mau tampil sembarangan, ya sampai dulu harus mampu meyakinkan orang kapan pun tak akan pernah berubah,” paparnya. lain,” terangnya. Zeiniye mengungkapkan, tidak butuh Zeiniye mengaku bisa menerima jika sejumlah orang mengaku terkejut den- waktu lama untuk mempersiapkan gan penampilannya. Rata-rata mereka tampil menarik. Dia mengaku berdanadalah orang yang lama tidak bertemu dan secara standar saja karena tak dengan dirinya. Misalnya, orang yang memiliki orang yang secara khusus bertemu dua tahun silam, lalu bertemu mengatur penampilannya. Satu hal lagi, lagi sekarang. Sehingga, kesannya san- dirinya sangat menghindari penampilan gat drastis. Padahal, keluarganya, kata yang berlebih-lebihan. Sebab, akan meZeiniye, tidak pernah terheran-heran munculkan kesan tidak baik.

“Paling saat pagi saja berdandan agak lama, sebab masih harus menyesuaikan baju dengan kebutuhan acara yang akan dihadiri hingga malam. Jika ada 3 acara dengan momen berbeda, ya bawa tiga busana. Kalau cukup satu baju ya satu. Pokoknya mengalir saja,” ungkapnya. Diterangkan, kunci utama dalam penampilan sebenarnya adalah inner beauty. Jika mampu memunculkan itu, maka aura kecantikan akan muncul sendirinya. Selain itu, juga jangan sampai melepas senyum. Seperti apa pun beratnya beban pikiran, dirinya harus tetap tersenyum kepada publik. “Bagi saya senyum itu tidak susah kok apalagi tak perlu membayar. Dengan senyum orang mudah simpatik. Sekalipun bajunya bagus, namun tak pernah tersenyum, menyapa, saya kira orang tidak akan suka,” jelentrehnya. Menurut perempuan berjilbab tersebut, setidaknya ada tiga orang yang paling memperhatikan penampilannya. Yang pertama adalah Nyai Hj. Duwairiyah Fawaid. Bahkan, istri Kiai Fawaid itu juga sering memberikan koreksi yang membangun terhadap apa saja yang dilakukan Zeiniye. Yang kedua di lingkungan DPRD adalah, Suwardjono. Anggota DPRD Paling sepuh itu sering memberikan masukan tentang penampilan Zeiniye. Yang terakhir adalah sang suami. Meski demikian, pria yang telah memberinya satu anak itu tak pernah mendikte Zeiniye macam-macam. Dia hanya memberikan rambu-rambu agar Zeiniye tidak menggunakan baju yang super ketat. “Saya patuhi karena itu memang tidak layak. Yang lainnya, selama itu standar dan tidak mengundang resistensi yang ada, suami saya mendukung,” imbuhnya. (pri/c1/aif)

Bersyukur atas Ketidaksempurnaan

MAB FOR RaBa

RELEGIUS: Fikri saat memberikan tausiah di MAB.

Fikri Zainuddin MZ Sihir Ribuan Jamaah MAB Banyuwangi - Ceramah KH. Fikri Haikal Zainuddin MZ di Masjid AgungBaiturrahman(MAB)Banyuwangikemarinmalam(9/2) berlangsung meriah. Ribuan jamaah dari Banyuwangi dan sekitarnya memadati pengajian Hajat dan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut. Gaya ceramah Fikri yang mirip Zainuddin MZ itu mampu ”menyihir” ribuan jamaah. Dalam ceramahnya, Fikri mengatakan bahwa Maulid Nabi merupakan momen kita untuk menghormati dan memulyakan Nabi besar Muhammad SAW. Dia juga mengajak untuk mendidik anak-anak mulai dari keluarga sendiri. ”Ajarilah putra-putri kita tentang agama sejak dini agar anak-anak kita menjadi anak yang taat agama, soleh dan solihah,’’ seru putra dai sejuta umat (alm) KH. Zainuddin MZ tersebut. Sekretaris Umum MAB Iwan Aziez mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu terlaksananya acara Maulid Nabi ini. (aif)

MESKI sudah berusaha menjaga penampilannya terutama saat berada di depan publik, namun Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye tidak pernah merasa sempurna. Bahkan, bukan hanya dalam hal penampilan, tapi juga hal-hal yang lainnya. Itu juga sebagian dari filosofi hidup yang dianutnya. Bagi seorang Zeiniye kesempurnaan hanya milik Tuhan. Sebagai seorang makhluk, manusia tak boleh pernah merasa sempurna. Itu juga sebagai motivasi agar selalu berkeinginan dan berusaha untuk lebih baik dan makin baik lagi. “Kalau dikatakan

sempurna atau perfeksionis nggak-lah, jangan sampai, justru kita harus merasa terus perlu perbaikan agar tak berhenti berinovasi,” terangnya. Lulusan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy, Pesantren SalafiyahSyafi’iyah, Sukorejo, ini mencontohkan kualitas kepemimpinan yang dilakukannya harus terus diperbaiki. “Demikian juga kulitas intelektual baik kepada relasi maupun masyarakat harus terus diperbaiki,” terangnya, Zeiniye sadar tidak ada yang sempurna di dunia. Namun, usaha yang dilakukan manusia harus terus

disempurnakan meski tidak akan pernah mencapai tataran sempurna, “Inilah jalan ikhtiar kita sebagai makhluk. Semua yang ada dalam diri ini harus diperbaiki. Tidak ada kata berhenti untuk melakukan perbaikan,” paparnya. Hampir setengah periode memimpin DPRD Situbondo, Zeiniye mengaku banyak mendapat pengalaman. Di antaranya, bagaimana harus memahami karakter orang lain, memahami apa yang diinginkan orang lain hingga bagaimana melakukan adaptasi dengan lingkungan. Itu membuatnya peka membaca situasi. (pri/c1/aif)

ISTIMEWA

ORASI: Zeiniye ketika menerima pendemo dari PMII beberapa waktu lalu.

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo. com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


35

Sabtu 11 Februari 2012

Kades Sumbergondo Kerahkan Massa Amankan Lahan Bekas Sengketa GLENMORE - Situasi Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore, kemarin pagi (10/2) memanas. Itu menyusul pengerahan sekitar 150 warga oleh Kepala Desa (Kades) Norman ke sawah bekas sengketa di Dusun Gunungsari. Sekitar pukul 08.30, Norman memimpin ratusan massa tersebut ke lahan seluas 5,7 hektare itu. Selama ini, lahan itu disengketakan oleh Samini atau Kusno dkk dengan Dra. Juliana dkk. Meski hanya berkumpul dan mendatangi lahan sengketa tersebut, tapi pengerahan massa itu sempat mengundang perhatian warga sekitar. Banyak warga yang berkumpul menyaksikan kegiatan itu. Bahkan, perwakilan pihak pemohon peninjauan kembali (PK) Kusno dkk, yaitu Jamil, juga sempat datang ke lokasi. Ditemui usai aksi, Norman mengaku bahwa pengerahan massa itu dilakukan setelah mengetahui putusan PK dari

Mahkamah Agung (MA) turun. Putusan tersebut terkait kasus sengketa lahan antara Kusno atau Samini dkk melawan Dra. Juliana dkk. Dalam putusan PK tersebut, beber dia, salah satu item menyebutkan bahwa lahan seluas 5,7 hektare yang menjadi objek sengketa dikembalikan lagi kepada negara. “Karena dikembalikan lagi kepada negara, maka kami wajib mengamankan,” tandasnya. Norman menegaskan bahwa aksi bersama ratusan warga tersebut hanya demi mengamankan aset negara. “Tujuannya itu saja, yaitu mengamankan aset negara,” tegasnya. Kades berharap, sebelum ada eksekusi dan keputusan pemerintah mengenai kelanjutan status kepemilikan lahan tersebut, tak seorang pun bisa menguasainya. Sebab, menurut pemahamannya, yang berhak menentukan status lahan tersebut adalah pemerintah. Dalam hal ini, Bupati Abdullah Azwar Anas. “Nanti oleh bupati lahan ini mau diapakan, terserah bupati. Yang penting, saat ini kita mengamankan,” tandasnya. Sementara itu, Jamil mengatakan, apa yang dilakukan Norman dan ratusan massa tersebut bukan wilayah dan

kewenangannya. Sebab, yang berhak melakukan eksekusi lahan adalah pengadilan. “Kan kita belum mengajukan permohonan eksekusi, kok tiba-tiba ada ratusan massa kayak gini,” sesalnya. Mengenai pemahaman Norman bahwa MA memutuskan lahan tersebut dikembalikan ke negara, pihaknya meminta putusan itu dibaca dan dipahami secara cermat. “Jangan hanya satu poin yang dibaca, perimbangannya juga harus dibaca,” sergahnya. Dalam pertimbangan putusannya, MA juga menyebutkan Keppres Nomor 32/1979 bahwa tanah negara diberikan prioritas kepada penggarap yang sudah menempati lahan sejak 1945. “Tanah ini adalah tanah eigendom atau erpfacht, dan Bu Samini atau Pak Kusno dkk sebagaimana disebutkan di dalam putusan MA, sudah menempati dan menggarap lahan tersebut sejak 1945,” tandasnya. Jamil menegaskan, putusan PK dari MA tersebut sebenarnya sudah tidak ada masalah. Hanya menunggu eksekusi Pengadilan Negeri Banyuwangi. “Senin besok (13/2) kami akan mengajukan permohonan eksekusi,” ungkapnya. (azi/c1/irw)

ABDUL AZIZ/RaBa

KERAHKAN MASSA: Ratusan warga Sumbergondo berjaga-jaga di lahan bekas sengketa, kemarin.

BAP Pembunuhan Bayu P21

PENIPUAN

GILANG GUPTA/RaBa

DIKELER:Ali dimasukkan sel di Mapolsek Rogojampi, kemarin (10/2).

Kepincut Skutik, Duit Lima Juta Amblas ROGOJAMPI–Nasib apes dialami Budi, 29, warga Dusun Pecemengan, Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi. Gara-gara kepincut sepeda motor Honda Scoopy yang ditawarkan Ali Habib, 37, uang Rp 5 juta miliknya amblas. Penipuan tersebut berawal ketika Ali, warga Desa Balak, Kecamatan Songgon bercerita kepada korban bahwa dia telah mendapat hadiah dari sebuah bank. Hadiah tersebut berupa dua unit motor Scoopy. Ali berniat menjual salah satu motor tersebut dengan harga murah. Hanya Rp 11 juta. Namun, korban harus memberikan uang muka sebesar Rp 5 juta. Pelunasan akan dibayarkan setelah motor skuter matik (Skutik) itu sudah diantar ke rumah korban. Namun setelah ditunggu hingga tiga bulan, motor yang dijanjikan Ali tak kunjung datang. Merasa ditipu, Budi melapor ke Polsek Rogojampi. Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio, SP melalui Kanitreskrim Iptu Winardi mengatakan, setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung melacak keberadaan Ali. “Laporan tersebut sekitar bulan Oktober 2011 lalu. Tersangka sempat berpindah-pindah, beberapa kali polisi ke rumahnya, namun tidak ada,” tuturnya kepada RaBa di markasnya, kemarin (10/2). Setelah melakukan pengejaran selama berbulanbulan, lanjut Winardi, pihaknya mendapat informasi bahwa tersangka berada di Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi. Setelah diselidiki, ternyata informasi tersebut benar. “Hari Kamis lalu (9/2) kita tangkap ketika tersangka berada di jalan di wilayah Desa Pengatigan,” bebernya. Winardi menambahkan, ketika ditangkap, tersangka membawa tas berisi uang ratusan juta rupiah. Tersangka mengaku memiliki bisnis jual beli tanah. Uang dalam tas tersebut adalah dana dari bisnis yang digelutinya. Saat ini, tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolsek Rogojampi. Ali dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan. “Tersangka masih kita proses sesuai prosedur yang ada,” cetusnya. (gil/irw)

ASONGAN KA

Siap Temui Menteri BUMN KALIBARU- Para pedagang asongan tak kenal lelah berjuang agar boleh berjualan lagi di gerbong kereta api. Dua hari lalu, pedagang asongan se Indonesia kembali bertemu di Kota Solo. Mereka membahas kelangsungan nasib bisnisnya. Hasilnya, pertengahan bulan depan mereka akan menemui Menteri BUMN Dahlan Iskan. “Kami sudah melakukan konfirmasi ke bagian yang mengatur jadwal Menteri BUMN. Pertengahan Maret nanti, rombongan kami akan ditemui oleh Menteri BUMN,” ungkap Ketua Asosiasi Pedagang Asongan Seluruh Indonesia Samanhadi kepada RaBa, kemarin (10/2). Pada 20 Februari 2012 nanti, perwakilan pedagang asongan kereta api se Jatim juga akan melakukan hearing (dengar pendapat, Red) dengan DPRD Jatim. Bahkan Gubernur Jatim Soekarwo dipastikan bakal hadir. “Kami sudah melakukan kontak langsung dengan Pak De Karwo (Gubernur Jatim, Red), beliau siap di belakang asongan dan siap datang waktu hearing nanti,” ungkap warga Kalibaru itu. (azi/irw)

ROGOJAMPI - Berkas kasus pembunuhan Bayu Permadi, 18, warga Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, beberapa waktu lalu telah dinyatakan lengkap alias P-21. Praktis, tersangka WEW alias BW, 17, bersama barang bukti kejahatannya akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi. Selanjutnya, kejari akan memproses sidangnya di pengadilan. Kapolsek Rogojampi Kompol Bagio, SP saat dikonfirmasi RaBa di markasnya kemarin (10/2) mengatakan, beberapa tahap proses hukum atas kasus pembunuhan Bayu telah tuntas. Mulai pemeriksaan hingga rekonstruksi telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Walhasil, kini berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka WEW alias BW telah dinyatakan lengkap oleh kejari. Selanjutnya, pihak kejari akan menyusun rencana dakwaan terhadap tersangka pembunuh yang juga sebagai teman dekat korban tersebut. “Semua tahap sudah dijalani dan sudah lengkap,” tegasnya. Pemeriksaan tambahan yang sempat dilakukan terhadap WEW juga telah selesai. Setelah BAP dinyatakan P21, kini tersangka pembunuhan itu tinggal menunggu proses hukum dari kejaksaan. “Kita sudah selesaikan semua prosedur. Tinggal menunggu perkembangan dari kejaksaan,” imbuh Bagio. Dengan selesainya BAP ter-

sangka, maka drama pembunuhan sadis itu kini memasuki babak baru. Setelah tuntas diperiksa, tersangka akan segera dihadapkan ke meja hijau Pengadilan Negeri Banyuwangi. “Kita lihat nanti perkembangannya,” ujar Bagio. Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Puspan dihebohkan kematian Bayu Permadi. Polisi berhasil membekuk tersangka pembunuhnya, yakni WEW, teman dekat korban. Tersangka diduga menghantam kepala Bayu dengan cobek. Lantaran masih bergerak, korban dibekap dengan selimut dan bantal. Selanjutnya, WEW kabur mengendarai Yamaha Vixion milik korban dan juga membawa handphone korban. (gil/c1/irw)

Wartawan Mahkota Hijaukan Banyuwangi Tanam 35 Ribu Bibit Pohon GIRI - Pers dan Masyarakat Hijaukan Banyuwangi. Itulah tema yang dipilih Forum Komunikasi Wartawan Majalah, Koran, dan Tabloid (Forkom Mahkota) Banyuwangi untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) kemarin pagi (10/2). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 35 ribu bibit pohon didistribusikan ke-24 kecamatan. Secara simbolis, bibit pohon mahoni dan trembesi ditanam di kompleks GOR Tawang Alun, Kecamatan Giri, kemarin pagi. Selain melibatkan para wartawan anggota Forkom Mahkota dan unsur pers lainnya, penghijauan itu juga dihadiri jajaran forum pimpinan daerah. Beberapa pe tinggi Pemkab Banyuwangi, seperti Asisten Pemerintahan Abdullah, dan Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Suhartoyo, juga hadir. Puluhan anggota Polres Banyuwangi, Kodim dan Koramil, serta ratusan pelajar, turut meramaikan. Kalangan LSM, Himpunan Pencinta Alam Banyuwangi, dan pengacara, juga terlihat. Bahkan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Dani Azwar Anas juga hadir bersama istri wakil bupati, Minuk. Tak ketinggalan, Sufia Peranawati Tantowiputri, ketua Bhayangkari Banyuwangi. Acara tersebut semakin meriah dengan kehadiran para artis dari Persatuan Artis Film Indonesia

GALIH COKRO/RaBa

PERINGATI HPN: Dani Azwar Anas, menanam pohon di GOR Tawang Alun didampingi Sufia Peranawati Tantowiputri, ketua Bhayangkari, dan Ketua Forkom Mahkota, Imam Ashari, kemarin (10/2).

(Parfi) Banyuwangi. Penyanyi kondang Banyuwangi, Rozi Abdillah dkk, tampil menghibur di panggung. Sebelum Rozi dkk unjuk suara, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Syaiful Anwar menyumbangkan suara emasnya. Selain menanam pohon di kompleks GOR, bakti sosial berupa santunan juga dilakukan dalam peringatan HPN tersebut. Santunan diberikan kepada 100 orang yang terdiri atas yatim piatu, anak kurang mampu, dan orang jompo. Imam Ashari, ketua Forkom Mahkota mengatakan, pihaknya telah mendistribusikan sekitar seribu batang bibit pohon ke setiap kecamatan. Jadi, total tanaman yang dibagikan mencapai 24 ribu batang,

yang terdiri atas bibit mahoni, sawo kecik, trembesi, petai, dan sengon. “Totalnya kami menanam 35 ribu bibit tanaman di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi,” ungkap Imam kepada RaBa kemarin. Imam berharap, penghijauan yang dilakukan wartawan bisa memberikan manfaat untuk menjaga lingkungan. Selain Banyuwangi akan selalu hijau, juga bisa mengantisipasi banjir. “Semoga peringatan HPN ini menjadi momentum bagi wartawan untuk berkontribusi positif kepada masyarakat Banyuwangi dan awal peningkatan profesionalisme jurnalistik,” harapnya seraya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mensponsori acara tersebut. (c1/irw)

GOTONG ROYONG: Warga dan jajaran Forpimka Sempu memperbaiki rumah Mukimin, kemarin. ABDUL AZIZ/RaBa

Warga Perbaiki Rumah Mukimin SEMPU-Tetangga Mukimin, warga Dusun Krajan, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, bergotong royong memperbaiki rumah yang dirusak warga. Tanpa ada menyuruh, warga membenahi rumah yang diserbu, karena pemiliknya dituduh dukun santet. Perbaikan dilakukan warga, karena si empunya rumah sampai sekarang masih mengamankan diri di Mapolsek Sempu. Mukimin belum sempat menengok dan memperbaiki rumahnya. Camat Sempu Muhammad Lukman menuturkan, perbaikan rumah tersebut bukan karena Mukimin menuntut warga untuk memperbaikinya. “Itu murni

keinginan warga untuk memperbaiki, tidak benar kalau Mukimin menuntut,” tegasnya kepada RaBa, kemarin. Sementara itu, isu pengusiran dukun santet kembali mengguncang Kecamatan Sempu. Kemarin, isu tersebut santer terdengar di Desa Karangsari. Bahkan jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Sempu langsung turun tangan ke lokasi, untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. “Memang sempat ada informasi yang masuk ke kami mengenai adanya kabar tersebut. Ternyata kita cek ke lapangan hanya isu,” ungkap Lukman. (azi/irw)


KOMUNIKASI BISNIS

36

Sabtu 11 Februari 2012

Bakso Golf Gendoh Buka Cabang di Genteng Bentuk Satgas Penanggulangan Kemiskinan GENTENG – Bakso Golf Gendoh kini hadir di Kota Genteng. Tepatnya di Jalan Temuguruh utara Bulog Genteng. Bakso Golf ini memberikan sensasi lain saat dinikmati. Berbeda dengan bakso pada umumnya, selain tidak terasa panas di tenggorokan, Bakso Golf Gendoh ini proses pembuatannya menggunakan bahan-bahan alami. Mulai proses pembuatan awal hingga akhir. Itu karena pemilik Bakso Golf tidak ingin merugikan konsumen. Bakso Golf memang mementingkan segi kesehatan. Pemilik Bakso Golf, Wanoto, mengatakan alasan membuka cabang di Genteng ini, selain untuk mengembangkan usaha, pihaknya juga ingin mempermudah pelanggan yang ada di Genteng dan sekitarnya. “Bakso Golf ini merupakan hasil kolaborasi bakso selatan dan bakso utara (bakso khas Genteng),” cetus wanoto kemarin. Keistimewaan Bakso Golf dengan bakso lain adalah rasa pentol dan kuahnya sangat berbeda. Selain itu bahan-bahan dasar pembuatan bakso ini tidak mengandung lemak tinggi dan juga

BANYUWANGI

HIGIENIS: Stan Bakso Golf Gendoh kini hadir di Kota Genteng. Bakso ini mengandalkan kesehatan.

THOMY SILA/RaBa

menggunakan daging pilihan. Sehingga tidak akan menimbulkan kolesterol tinggi setelah menyantapnya. “Bahkan terasa seperti habis makan nasi,” jelasnya. Menurut Wanoto, sejak dibuka Jumat (3/2) pekan lalu, bakso Golf ini sudah ramai dikunjungi pembeli. Rata-rata para pembeli berasal dari sekitar stan Bakso Golf. “Selain itu, orang pegawai kantoran juga sering datang ke sini,’’ imbuh Wanoto.

BANYUWANGI

Bakso Golf menawarkan beragam menu. Mulai bakso kasar, bakso halus, bakso balungan, bakso kikil, hingga bakso ceker. “Harga yang kita tawarkan cukup terjangkau. Cuma Rp 6 ribu semangkuk,” katanya. Bakso Golf yang ada di Genteng dibuka mulai pukul 09.00 hingga 21.00 malam. “Untuk tempat, selain dilengkapi meja dan kursi, kami juga menyediakan tempat lesehan,” pungkas Wanoto. (adv/als)

BANYUWANGI

KABAT - Muspika Kecamatan Kabat yang terdiri dari Camat Kabat M. Luqman, Danramil Kabat Jainuri, Kapolsek Kabat Gakin, bersama dengan Kepala Desa Dadapan Sri Maryami SPd, meninjau rumah warga kurang mampu di Dusun Krajan, Desa Dadapan, yang roboh terkena hujan. Dibantu warga sekitar, secara bergotong-royong dan sukarela, mereka memperbaiki rumah Mbah Saimah. ”Warga di sini sangat peduli dengan tetangga yang mengalami musibah,’’ kata Sri Maryami, Kades Dadapan. Camat Kabat M. Luqman memberikan apresiasi terhadap kepedulian warga Dusun Krajan, Desa Dadapan. Dengan inisiatif sendiri dan sukarela, mereka menyumbangkan uang, tenaga, dan sarana bedah rumah. Seperti semen dan kayu untuk warga yang tertimpa musibah. ”Inilah fungsi utama dari Satgas Penanggulangan Kemiskinan Desa,’’ jelasnya. Dalam kunjungannya di Dusun Krajan, Desa Dadapan kemarin, Camat Luqman menyampaikan beberapa program dari Pemerintah

BANYUWANGI

IWAN SETIONO/RaBa

PEDULI: Camat Kabat Luqman saat meninjau rumah warga yang roboh kemarin.

Daerah Banyuwangi, antara lain Birokrasi Bersedekah. Progam ini sudah dicanangkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas beberapa waktu lalu. Program tersebut sekaligus bisa membantu warga yang kurang mampu dan juga yang sedang tertimpa musibah. ”Wujud kepedulian pemerintah daerah, khususnya birokrasi, untuk peduli

BANYUWANGI

• Perumahan Kodim •

• Supriyadi Residence •

• Les Matematika+Fisika •

• Urus Visa •

• Promo Daihatsu •

Djl cpt 260jt, siap huni, 2 lantai, 10x20m, full bangunan, 3KT, 2KM. Jl. Domo 32 Bwi. Hub: 085649767535-082157565659

Promo Supriyadi Residence/KSB utr Roxy tengah kota keperliman smenit, T70/133 295jtan s/d T110/190 400jtan, design free by Mirandta Jasa Design Arsitek&Sipil, HP 082140136614 - 081336142143

Les Mtk+Fis SMP 9/SMA 12 setiap minggu, Jl. Kalilo 11 Banyuwangi, T. 081331514992

Bantu urus Visa turis Jepang, Jepang, Aussie, Hubungi: 082130798967, Bpk Steve.

Khusus bulan ini All New Xenia UM 40jtan angs 2 jtan (3th). R Stock Terios, Luxio, Sirion & Grand Max. Disc Gede+Hadiah menarik. Hubungi: Hadi 0815 5970 5555 / 081233432555

• Brawijaya Regency • Djl Rumah Perum Brawijaya Regency Blok C-11 Banyuwangi Type 36/100 Hub. 0817350774 ( Deni) BUC.

• Brawijaya Asri • Dijual cepat Rumah/perumahan Brawijaya Asri B-4 Jl. Kertanegara Banyuwangi L=219m2, SHM. Hubungi: 08123254317

• Rumah Mendut •

SITUBONDO • Rumah SHM • Dijual Rumah SHM, LT 200m2, full bgn, fas lngkap, harga 295Jt nego, 081336967600, Jl. Anggrek VII No 2 Situbondo

• Rumah 390M2 •

Jual Rmh Mendut H.1, SHM, T80/137, hrg 190jt nego, 3RT, 2KM, RT, Dpr.HP:0811359850

• Sutri Garden • Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

• Sutri Garden • Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perum Elite Sutri Garden, telp. 7722222/081249400460

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Genteng Kota •

• Tanah Tepi Laut • Djl Tnh 625m2 , SHM lok. Pasir putih / bungatan STB , Tepi Laut , Jl. Prov cck u Villa Hub. Adi 08124921333/( 0338 ) 671889.

• Tanah 770m2 •

• Bondowoso •

DijualTanah Sertifikat Hak Milik, letak di Bakung - Glagah - Bwi, L 770m2, ditawarkan 400/pk meter. H: 085236655766 / 081349300930

Dijual tanah 9002m2, SHM plus 2800 pohon jati umur 9 th. Lok Ds Lombok Kulon, Bondowoso. Hub. Hj. Farida Jamil Zuhri 081358008070

Djl tnh SHM, L615m2, Jl Tangkuban Perahu Bwi. Ditawarkan 500rb/mtr. Hub 081805099090

Dijual tanah 10x40 m (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580.

• Sawah 7000m2 • Djl T.Sawah Prod tgh kota, L 7000m2 @250rb/ m (TP), Hub: 081234020277 Andre cpt!

• Pendidikan • PesantrenYatim Nurul Hayat Bwi, mnrima santri Putra,Yatim, Usia 6-12Th, fslitas asrama tinggal layak & memadai, beasiswa sampai perguruan Tinggi, H: Jl. Imam Bonjol 35 Tukangkayu Bwi 0333-7775555 . 085730371562

Menguntungkan, mudah, dijamin legal, aman, keuntungan 50% perthn,min investasi 1jt. Hub 03338926109. Buktikan!.

• Lion Senng •

SITUBONDO

Anda telat bulan?? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hubungi: 087857427544

• Butuh Dana? •

• Investasi 2012 •

Dana cepat, bunga ringan. Jaminan BPKB mobil, Hubungi: 085 258 259 990

• Tour Murah!! •

• Jasa •

Ada Tour Murah!!! Sing-Mal Rp 2 Juta, Sing-Mal-Thai Rp 3 Juta. Untuk Info Hub: 085711374779, 081217953179, Steve

Terima tarik tunai & Pelunasan kartu kredit Visa/Master, 0852 5999 8910

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Guru PAUD •

• Asisten Teknisi •

Dicari lls SMU/D3/S1 sbg guru PAUD yg kreatif & inovatif (ada training) Hub: Jl. MH. Tamrin 48 Bwi/085258506106

Dibutuhkan sgr 4 Asisten Teknisi budidaya udang dg syarat min SLTA/sdrjt, penglmn min 2th, umur max 35 th. Lmrn dikirim ke Jl. Danau Sunter Barat, Rukan Nusantara blok A1 no.16 Jakarta 14350

• Accounting • Dibutuhkan Accounting, wanita, max 35th, S1 Akuntansi, penglmn min 2th, bisa pajak. Berminat kirim lamrn ke: PT. Sarifeed Indojaya, Jl. Pelabuhan No. 35 Muncar, Banyuwangi, T. 0333-593325

• Apoteker • Dibutuhkan apoteker Domisili Banyuwangi Hubungi: 844493/081252402035

• Staff Admin •

• Tanah Kapling • 2

• Percetakan • Cetak mug - kaos - pin - gant kunci - jamasbak utk promo toko - kantor - souv ultah&nikah. Hrg murah partai&eceran. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

• Dump Truck ‘95 •

• Honda Jazz ‘08 •

Dijual Dump Truk tahun ‘95 120PS, harga 105 juta nego, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Honda Jazz VVTI tahun 2008 hitam, harga nego, bisa cash/kredit atau tukar tambah, hubungi: 082142194111 – 081335897888

• Toyota Soluna ‘01 •

• Toyota Kijang LGX ‘00 •

• Daihatsu Classy 94 •

Dijual Sedan Soluna XLi 2001 Nopol P, atas nama sendiri, harga. Rp. 60 juta, AC, DVD PW sehat. Hubungi: 081358872035 atau 0333-427248

Dijual Toyota Kijang LGX 1,8 tahun 2000, warna biru langit, audio, TV, Velg RIG, istimewa, harga 110 Juta. Hubungi 082132222007

Dijual Daihatsu Classy'94 Hijau tosca, Power Str, Power Window, Electr Mirror, Central Lock, AC, Tape, An.sendiri, siap pakai. Hrg 35jt, hub. 081.336.599.309

• Suzuki Escudo ‘01 •

• Daihatsu Grand Max ‘08 •

• Grand Livina ‘08 •

Dijual Suzuki SE420 Escudo 2WD MT (jeep) th 2001 hitam harga 105 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Grand Max STN S402 RV th 2008 hitam harga 92,5 juta nego barang istimewa, bBisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan grand livina XV 1.5 MT th 2008 hitam mtl harga 152,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Kijang Innova ‘05 •

• Toyota Kijang LSX ‘02 •

• Toyota Kijang LGX 98 •

Dijual Kijang Innova th 2005 coklat muda/ abu2 (BSN), harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota kijang LSX LF80 STD th 2002 merah mtl harga 110 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Kijang LGX’98, biru, pajak panjang, siap pakai. Harga Rp 95 juta (nego). Hubungi: 8123353502

• Kijang ‘94 • Dijual Kijang '94. Biru Bulu Kera (P). Istimewa. Hrg 70 Juta Nego. Hub: 085745270031.

SITUBONDO • Tronton 97 • Dijual 1 unit Tronton 6D22 th 97 kondisi bagus, plat P, Hub: 08123456909, Stb

• Kijang 91 • Dijual Kijang 91, P, Silver, istimewa, 53 juta, TP. Hub: 087712779185/081336144020

Dijual Rumah SHM Jl. Tunggul Ametung No. 07 LT 390M2. Hubungi: 08123254317 Banyuwangi

Dijual Tanah SHM, Genteng Kota, L 1415m2, lebar 29m, lokasi strategis, depan terminal lama. Hub: 082177727712

• Tanah Tangkuban Perahu •

• Sparepart Sepeda Motor • Dijual cepat, bisa langsung buka usaha, onderdil sepeda motor lgkp dgn alat & etalase dll. Letkol Istiqlah, H: 081336666171

dengan sesama,’’ kata Luqman dalam sambutan singkat di hadapan warga Dadapan. Selain meninjau rumah warga di Dadapan, rombongan Muspika Kabat juga meninjau rumah warga di Dusun Secawan. Mereka sekaligus mendata warga yang kurang mampu yang bakal mendapat bantuan dari pemerintah. (adv/als)

BANYUWANGI

Butuh Staff Admin (Accounting) L, min SMK-AK (Akademik Bagus) usia 20-30 th, diutamakn pnglaman. Sebut gaji yg diminta, lmrn ke PO Box 153 Bwi/ email: myg_haka@yahoo.co.id

• Supervisor • Dibutuhkan supervisor Pria/Wanita Usia 25-40 Thn, Pendidikan Min. SLTA diutamakan yg berpengalaman lamaran ditujukan ke PO. Box 225 Muncar

• Mitra Usaha • Dicari mitra usaha perorangan/sekolah TK/ SD dan guru Sempoa ditraining sd mahir. Hub: 081703419044/081216898977

• Salon • Dicari wanita yang berpengalaman dalam bidang salon, hubungi. 082141547689

• Toko Karangente • DjlToko(10,5x8m)+rumah+tanahLT=537m2,SHM, tepi jalan besar - patung kuda - Karangente. H: 085258091660/085745389038,TanpaPerantara.

• Dikontrakkan • Dikontrakkan Ruko Baru 2 Lt, Jl. Adi Sucipto 51(Permata Laundry) 2 Ruko Hanya 35 juta, 085749333444

BANYUWANGI • STNK • HlgSTNKNopolP5674XN,an.TarmudjiMujiono, al: Senepolor RT01/5 Barurejo, Siliragung

• Ruko 2 Lt Tukang Kayu • Dijual Ruko 2 Lantai. L 435 m2. Lok Jl. Imam Bonjol No. 57 Tukangkayu Banyuwangi. Cocok untuk Bisnis/ Perkantoran. Hubungi: BOBY 081332001912 dan HADI 081358226569

SITUBONDO

• Dijual/Disewakan •

• STNK •

Dijual/Disewakan toko, strgs, jln besar, LT 700m2 LB360m2, K mandi. listrik 900W, H: 08155917155, Tk Pelangi Jl. Kebalen Rgj

Hlg STNK Nopol P 6028 EG, al: Kp krajan Rt. 01/01 Jatisari, Kec. Arjasa, Kab Stb Hlg STNK Nopol P 5131 EL, an. Aswadi Nopol P 5131 EI, Al: Jl. Pemuda RT 03/01 Ardirejo Panji

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Sabtu 11 Februari 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

GALIH COKRO/RaBa

TERIMA PIALA: Perwakilan penyaji terbaik foto bersama Pimred RaBa E. Irwan Suryanto (empat dari kanan) usai menerima hadiah di Radar Banyuwangi kemarin.

SURAT KEPUTUSAN DEWAN JURI FESTIVAL ENDHOG-ENDHOGAN (FEE) RADAR BANYUWANGI Nomor : 065 / Event / RaBa / II / 2012 Yang bertanda tangan di bawah ini, Dewan Juri yang ditunjuk oleh Radar Banyuwangi pada event Festival Endhog-Endhogan (FEE) Radar Banyuwangi tahun 2012, adalah sebagai berikut : 1. H. Hasnan Singodimayan, sebagai ketua dewan juri merangkap anggota 2. H. Sutedjo, sebagai anggota 3. H. Abdullah Fauzi, sebagai anggota

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

KAYU CURIAN: Polisi menunjukkan barang bukti ratusan sirap yang diamankan di dua TKP, kemarin.

Ratusan Sirap Jati Curian Diamankan JEMBER - Tim gabungan terdiri dari petugas Polsek Silo dan Polmob Perhutani Jember berhasil mengamankan ratusan sirap jenis jati hasil curian. Kasus ini terbongkar berkat laporan dari masyarakat yang menyebutkan ada kayu olahan berbentuk sirap yang ditemukan di rumah warga. Setelah mendapat laporan itulah, polisi bersama polmob Perhutani mengecek keberadaan kayu jati curian tersebut. Sekitar pukul 09.30, petugas polmob dan polisi sudah berada di TKP. Hasilnya, petugas menemukan kayu olahan jati berbentuk sirap di rumah Edy dan Pak Muhdar, warga Dusun Sumaberlanas Timur, Desa Har-

jomulyo, Kecamatan Silo. “Dari dua lokasi penemuan kayu curian tersebut, petugas gabungan berhasil mengamankan 717 sirap atau sekitar 3.13661 meter kubik jenis kayu jati,” ujar Sukariyadi Wadanru, Polmob Perhutani Jember. Dijelaskan, awalnya petugas gabungan mendatangi rumah Pak Muhdar. Didapat keterangan jika sirap kayu jati itu titipan Pak Rony, tetangga Pak Mudhar. Setelah itu, petugas mendapat informasi jika di belakang rumah Pak Edy juga ada sirap jati. “Saat petugas gabungan mendatangi dua rumah yang menyimpan sirap, pemiliknya tidak ada di tempat,” ujarnya. Kayu olahan

jenis jati itu akhirnya diamankan petugas dan selanjutnya dibawa ke TPK Silo. Menurut Sukariyadi, setelah mengamankan ratusan kayu jati tersebut, pihaknya akan melacak lokasi pencurian kayu. Direncanakan, hari ini, petugas akan turun langsung mengecek tonggak di petak RPH Pace, katanya. “Ratusan sirap jenis jati itu berukuran masing-masing 1 meter hingga 2 meter x 20 cm,” ujarnya. Kapolres Jember AKBP Jayadi SIK melalui Kapolsek Silo AKP Sudjarno juga mengakui jika pihaknya telah mengamankan ratusan sirap kayu jati curian hasil operasi gabungan. (jum/c1/wnp/jpnn)

Setelah mengikuti dan memperhatikan jalannya Festival Endhog-Endhogan (FEE) Radar Banyuwangi dengan seksama tanpa berpihak serta seadil - adilnya dengan melalui sidang Dewan Juri, pada tanggal : 5 Pebruari 2012 pukul 10.45 di Aula Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi telah memberikan penilaian sebagai berikut: Memperhatikan dst….. Mengingat dst ….. Menimbang dst …. Bahwa peserta yang berhasil menjadi 6 penyaji terbaik berdasarkan urutan pemberangkatan Festival Endhog-Endhogan (FEE) Radar Banyuwangi adalah sebagaimana yang tercantum dalam daftar lampiran surat keputusan dewan juri ini. Demikian, keputusan Dewan Juri bersifat mengikat dan dapat dipertanggung jawabkan. Ditetapkan di: Banyuwangi Tanggal: 5 Pebruari 2012 ttd. BENNY SISWANTO Ketua Panitia ENAM PENYAJI TERBAIK FEE 2012 Penyaji Terbaik 1 : Penyaji Terbaik 2 : Penyaji Terbaik 3 : Penyaji Terbaik 4 : Penyaji Terbaik 5 : Penyaji Terbaik 5 :

Ditinggal Kerja, Rumah Ludes JEMBER - Warga Perumahan Jember Permai III Kelurahan Kranjingan, Kecamatam Sumbersari mendadak panik. Ini setelah rumah Atip, 38, warga Perumahan Jember Permai III Blok K/8 Lingkungan Krajan Kelurahan, Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember, terbakar. Untungnya, saat kejadian, kondisi rumah kosong karena ditinggal penghuninya kerja di SMPN 2 Jember. Sementara, istri Atip sedang mengantar putranya sekolah di TK. Saat kebakaran terjadi, kebetulan banyak anggota Polres Jember sedang takziah di rumah Alm Aiptu Sukandar, anggota Polsek Sukorambi. Saat itulah, salah seorang anggota Reskrim melihat kepulan asap keluar dari rumah Atip. Saat dilihat, nyala api keluar dari sela-sela pintu depan rumah Atip. Mengetahui ada kebakaran, anggota reskrim dibantu anggota polsek gabungan berusaha memadamkan api yang sudah mulai membakar ruang tamu. Lantaran petugas kesulitan membuka pintu rumah karena terkunci dari luar, kaca ruang tamu langsung didobrak hingga pecah. Melalui kaca yang dipecah itu, akhirnya api berhasil dipadamkan dengan menyiram kobaran api dengan air. Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena arus pendek kabel yang ada di ruang tamu. Ruang tamu tersebut sekaligus dijadikan ruang servis alat-alat elektronik.

Akibat kebakaran tersebut, dua televisi yang diservis hangus terbakar. Termasuk menghanguskan 1 buah magic jar dan satu buah blender Menurut Kapolsek Sumbersari Kompol Sugio Wibowo, kebakaran terjadi karena arus pendek. Untuk itulah, pihaknya mengimbau agar warga yang tinggal di perumahan lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. “Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak ada di rumah”, kata Wibowo saat meninjau lokasi kebakaran. (jum/c1/wnp/jpnn)

Peserta No. 03 ---> SDN 1 Lateng Peserta No. 09 ---> Guslah 02 Peserta No. 05 ---> Guslah 04 Peserta No. 10 ---> Guslah 07 Peserta No. 01 ---> SDN 4 Penganjuran Peserta No. 12 ---> SDN 6 Tembokrejo Muncar

AKIBAT KORSLETING: Kapolsek Sumbersari Kompol Sugio Wibowo saat melihat kondisi rumah Atip yang terbakar, kemarin.

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

Tablet Tab Fair di Hi – Tech Mall

Tablet Tab Harga Termurah Bagi penggemar android, datang ke Hi – tech Mall merupakan tempat yang paling tepat untuk memburu berbagai merk tablet tab dengan harga hemat dan berkualitas. Hingga 12 Februari mendatang selain harga termurah dan terhemat, anda juga bisa mengunjungi android corner untuk mendapatkan konsultasi gratis berbagai hal tentang android.

Harga Mulai Rp 700 Ribuan BERBAGAI macam promo bisa anda dapatkan dengan harga mulai Rp 700ribuan. Dimulai Inforce DM70 dari harga Rp 949ribu menjadi Rp 739ribu. CP-701 hanya seharga Rp 1.599.000. Paket hemat Websong M002 seharga Rp 850ribu gratis microSD 4GB dan earphone. RealPad RL-P700s memberikan gratis kabel OTG, earphone, kabel USB, leather case dan microSD hanya Rp 1,65 juta. Tabulet Troy dari Rp 1,699 juta jadi Rp 1,299 juta. Vandroid T2 Rp 1,199juta. Samsung Tab P7500 10” 16GB dar Rp 6,299juta jadi Rp 5,450juta free plug in, screen protector dan book cover. ZTE V9 Dari Rp 2,199ribu jadi Rp 1,899juta. Lenovo IdeaPad K1 dari Rp 5,250 juta menjadi Rp 3,999juta. Toshiba Regza AT10 – 10013G dari harga Rp 5,060juta jadi Rp 4,965juta. Dell Streak Rp

4juta menjadi Rp 3,5juta. Acer Iconia dari Rp 4,850juta jadi Rp 4,750juta. Zyrex OnePad 3G dari Rp 3,699juta menjadi Rp 3,399juta gratis MicroSD 16GB. Anda juga bisa mendapatkan gratis internetan unlimited hingga 90 hari. Dapatkan juga paket hemat super cepat internetan mulai Rp 50ribuan dari Telkomsel, AHA Esia, FlexiNet, Ceria, XL, SmartFren. Selain itu, dapatkan juga berbagai notebook yang ditawarkan mulai harga Rp 2jutaan serta printer mulai harga Rp 400ribuan. Dan jangan lupa, anda juga bisa membawa pulang hadiah langsung tambahan, mulai mouse, printer, hingga notebook serta mug eksklusif hanya di Hi-Tech Mall setiap harinya. Segera kunjungi Hi-Tech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall. (ikl)


42

Sabtu 11 Februari 2012

GALIH COKRO/RaBa

TERGENANG: Baru beberapa jam diguyur hujan, lapangan Stadion Diponegoro sudah tergenang. Kondisi ini mengakibatkan pemain tidak bisa mengembangkan permainan. Petugas harus membersihkan air agar bisa digunakan pertandingan.

2

PERSEWANGI

PERSBUL BUOL

1

Dendam Itu Terbalas Sudah BANYUWANGI – Persewangi akhirnya mampu mencatatkan tiga kali kemenangan beruntun di pentas Divisi Utama PSSI. Kepastian itu diperoleh setelah dalam laga yang digelar di Stadion Diponegoro Banyuwangi sore kemarin, Laskar Blambangan-julukan Persewangi, mampu mengamankan tiga poin penuh atas lawannya, Persbul Buol. Dua gol kemenangan Persewangi dihasilkan Steven Kasangke menit ke49 dan Victor da Silva menit ke53. Satu-satunya gol tim tamu dilesakkan Munawir Basri menit ke-22. Hasil ini untuk sementara mengatrol posisi anak asuh Yudi Suryata itu ke puncak klasemen sementara grup III (tidak termasuk hasil Madiun Putra versus Gresik United yang dimainkan tadi malam). Pelatih Persewangi Yudi Suryata menyebut kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menghadapi dua laga sisa putaran pertama. Apalagi Laskar Blambangan harus melakoni pertandingan sisa di kandang lawan. Yakni ke markas PSBI Blitar dan Persipro Kota Probolinggo. “Ini kemenangan penting dan anakanak sudah bekerja keras dengan baik,” ujarnya. Di sisi lain, kemenangan atas Persbul Buol juga memberikan makna spesial bagi Persewangi. Hasil itu sekaligus menjadi revans atas kekalahan menyakitkan atas Laskar Pogogul, julukan Persbul, saat kedua tim masih bermain di babak 12 besar Divisi I musim lalu. Tak ayal, victory ini disambut suka cita oleh petinggi Persewangi. Meski menang, dulangan tiga poin yang direbut atas Persbul Buol bukan diraih dengan mudah. Guyuran hujan yang melanda kota Banyuwangi sejak siang hari membuat kondisi lapangan kurang ideal untuk pertandingan. Sebagian lapangan berubah menjadi kolam dan menyulitkan pemain untuk bisa bermain dengan baik. Situasi inilah yang dihadapi tuan rumah pada babak pertama. Mengusung spirit menang, Victor da Silva dkk. justru ketetaran di babak awal. Lapangan yang licin dan becek, serta sebagian tergenang air paska hujan membuat permainan kurang bisa berkembang. Hal ini dimanfaatkan tim tamu untuk tampil menekan. Hasilnya, menit ke22, publik bola Banyuwangi terdiam. Se-

Kado Istimewa Victor da Silva

GALIH COKRO/RaBa

PEMECAH KEBUNTUAN: Selebrasi Steven Kasangke usai mencetak gol ke gawang Persbul pada menit ke-49.

pakan Munawir Basri memanfaatkan bola rebound gagal dijinakkan David Ariyanto. 10 Perbul memimpin. Berada di atas angin, anak asuh Komarudin itu kian percaya diri. Sederet peluang emas kembali diperoleh. Beruntung, David mampu tampil tenang dalam meredam alur serangan lawan. Di babak kedua, Persewangi yang tidak ingin menuai malu di hadapan publik sendiri mulai tampil menekan. Hasilnya, baru empat menit pertandingan berjalan, tuan rumah mampu menyamakan kedudukan. Steven Kasangke menyambut bola kemelut di depan gawang Persbul membuat Jumardi tidak berkutik. Gol ini sekaligus membuat mental tim tamu drop. “Kita akui anak-anak kalah pengalaman. Gol penyeimbang menjadi titik bali tuan rumah. Selepas gol penyeimbang itu mental pemain langsung drop. Ini yang membuat Persewangi mulai percaya diri,” beber Komarudin, pelatih Persbul. Dan, ribuan Lare-Lare Oseng yang memadati Stadion Diponegoro kembali bergemuruh. Kali ini, giliran Victor da Silva yang memastikan Persewangi mendulang poin penuh. Tandukannya menit ke-53 memaksa Jumardi kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Menerima umpan terukur dari Heri Viandoyo, pemain bertinggi 1,92 cm itu melepaskan tandukan ke tiang

Klasemen Sementara Grup III 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Persewangi Banyuwangi Madiun Putra FC Persires Bali Devata Perseman Manokwari Persipro Probolinggo Gresik United PSBI Blitar Persbul Buol Persemalra Langgur

6 6 4 4 3 5 2 4 5

4 3 3 2 2 1 1 1 0

1 1 0 1 0 1 0 0 2

1 7-4 2 8-6 1 5-3 1 4-4 1 5-1 3 5-6 1 5-5 4 2-7 3 4-10

*) Klasemen tidak termasuk hasil Madiun Putra v Gresik United yang dilangsungkan tadi malam.

Laga Sisa Persewangi 24 Februari 2 Maret

v v

(Putaran Pertama)

PSBI Blitar di Blitar Persipro di Probolinggo

13 10 9 7 6 4 3 3 2

jauh. Skor 2-1 Persewangi memimpin. Gol ini sekaligus menjadi catatan kedua bagi Victor selama mengenakan jersey Persewangi. Hingga pertandingan usai, tidak berubah. (nic/als)

SEMENTARA itu, kemenangan 2-1 atas Persbul bermakna spesial bagi Victor da Silva. Tidak hanya mampu menjadi pahlawan bagi kemenangan Persewangi, gol yang dihasilkannya di menit 53 sekaligus menjai kado istimewa ulang tahunnya yang bertepatan pada 10 Februari kemarin. Tambahan satu gol ke gawang Persbul kemarin, mencatatkan donasi golnya untuk Persewangi menjadi dua gol. Satu gol lainnya diciptakannya saat Laskar Blambangan bermain imbang 1-1 dengan Perseman Manokwari awal Januari lalu. “Terima kasih GOL KEDUA: Victor da Silva melakukan selebrasi usai mencetak gol lewat tandukan ke gawang Persbul kemarin.

atas ucapannya,” ujarnya. Dengan modal skill ciamik dan postur jangkung, Victor menjadi andalan bagi Persewangi untuk mengisi lini tengah. Mantan penggawa Persibo Bojonegoro itu rajin untuk membantu tim saat menyerang maupun bertahan. Hingga laga keenam yang dilakoni Persewangi, dia selalu menjadi opsi utama line up Persewangi. Bersamaan dengan itu, pengurus Persewangi pun sudah mempersiapkan kado spesial bagi pemain kelahiran Brasil ini. Apa itu? Selain bonus kemenangan, manajemen mempersiapkan kue tart dan tumpeng untuk perayaan ulang tahun pemain terbaik Divisi Utama musim 2010/ 2011 itu. (nic/als)

GALIH COKRO/RaBa


Sabtu 11 Februari 2012

BERITA UTAMA

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Korbannya masih Teman Satu Kelas ... ■ SISWA... Sambungan dari Hal 33

“Saat beraksi, tersangka sengaja bolos,” terang Aiptu Monip. Sementara itu, rencana pencurian motor itu sudah dirancang sehari sebelumnya. Sehari sebelum kejadian, DBS mencuri kunci kontak motor tersebut di tas Riski. Kunci motor itu

diambil saat jam istirahat, ketika Riski sedang berada di luar kelas. “Korban akhirnya mengambil kunci kontak cadangan di rumah,” jelas Monip. Keterlibatan teman sekelas itu terbongkar setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan. Dari keterangan beberapa saksi, pelakunya diduga DBS. “Tersangka kita amankan di sekolahnya, dan mengaku

telah mencuri motor milik korban,” jelas Monip. Dari keterangan tersangka diketahui bahwa motor Suzuki Satria FU hasil curian itu dititipkan di rumah seseorang yang tinggal di Jalan Kebalenan Indah, Kelurahan Kebalenan. “Motor milik korban ada di perumahan Kabalenan Indah. Motor kita bawa ke polsek sebagai BB (barang buk-

ti),” ungkapnya. Sementara itu, DBS mengaku nekat mencuri motor karena sudah lama ingin punya motor. Mungkin karena belum punya uang, jadi orang tuanya tidak mau membelikan. “Mencuri karena ingin punya motor, dan minta kepada orang tua tidak dibelikan,” sebut Kasi Humas Monip menirukan pengakuan tersangka. (abi/c1/bay)

Baru Dua Hari Bebas dari Lapas ■ PECATAN... Sambungan dari Hal 33

Dari keempat tersangka, polisi berhasil menyita sabu-sabu (SS) dengan berat total 5,02 gram; tiga buah telepon seluler (ponsel); empat bandel plastik klip; empat buah sedotan; dan dua bekas bungkus rokok. “Setiap tersangka ada BB (barang bukti) sendiri-sendiri,” ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, saat ekspose pagi kemarin (10/2). Menurut Kapolres Nanang, empat tersangka tersebut ditangkap Kamis lalu (9/2). Mereka berasal dari dua kelompok pengedar berbeda. Kelompok pertama adalah Andriyanto-Pujiono, dan kelompok kedua adalah Hariyono-Hariyanto. “Semua kita tangkap di tempat terpisah,” katanya. Dari empat tersangka, yang pertama ditangkap adalah Andriyanto Gunawan. Tersangka

diringkus di sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, sekitar pukul 01.00 Kamis dini hari. “Andriyanto memang kita incar. Saat kita tangkap, diduga dia akan mengedarkan SS,” ujarnya. Saat digeledah, polisi berhasil menemukan satu paket SS seberat 3,15 gram; satu ponsel Nokia; dan satu bekas bungkus rokok. Semua barang tersebut, oleh polisi disita sebagai BB. “Pengakuannya SS ini dari Arif yang tinggal di luar kota,” terang Kapolres Nanang. Dalam pemeriksaan polisi, tersangka mengaku bahwa SS yang dia bawa sudah ada yang dibeli Pujiono, warga Jalan Wijinongko, Kelurahan Sobo. Atas pengakuan itu, polisi langsung memburu Pujiono yang informasinya sedang meluncur ke Banyuwangi. Upaya petugas tidak sia-sia, Pujiono berhasil ditangkap se-

kitar pukul 06.30 di dekat SPBU Desa Sumbersari, Kecamatan Srono. Di tangan Pujiono ditemukan satu paket SS seberat 0,27 gram dan satu ponsel Nokia. “Pujiono baru dua hari keluar dari lapas karena kasus serupa,” jelasnya. Selain menangkap dua tersangka, sekitar pukul 12.30 anggota Satnarkoba juga berhasil menangkap jaringan narkoba lain. Slamet Hariyono ditangkap di rumahnya di Jalan Sidopekso, Kelurahan Temenggungan, karena dicurigai menyimpan SS. “Hariyono ini pecatan anggota (Polri, Red),” sebutnya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita satu paket SS seberat 0,29 gram; satu ponsel merek Nokia; dan satu bekas bungkus rokok. “Hariyono mengaku sabu-sabu miliknya berasal dari Hariyanto,” cetus kapolres. Mendengar pengakuan Hariyono, polisi langsung membu-

ru Hariyanto yang tinggal di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak. Sekitar pukul 13.00, Hariyanto berhasil ditangkap saat nongkrong di warung kopi, di Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat. “Saat kita tangkap, Hariyanto akan mengedarkan SS,” katanya. Saat menangkap Hariyanto, polisi berhasil menyita BB berupa tiga paket SS seberat 1,35 gram; empat bandel plastik klip; dan empat buah sedotan. Pengakuannya, SS tersebut berasal dari Mbah Bukhori di luar kota. “Pemasok yang ada di luar kota itu akan kita selidiki,” ujarnya. Menurut kapolres, empat tersangka yang berhasil ditangkap tersebut adalah para pelaku lama. Mereka semua residivis yang pernah berurusan dengan polisi dalam kasus yang sama. “Pujiono baru dua hari bebas dari penjara, kini mainan SS lagi,” sebutnya. (abi/c1/bay)

Gol Da Silva Bawa Kemenangan ... ■ SEMPAT... Sambungan dari Hal 33

Bola datar menyusur lapangan sering kali terhenti genangan air. Belum lagi saat hendak berlari menjemput bola, pemain kerap terpeleset. Itu pula yang menjadi salah satu

penyebab gawang Persewangi bobol lebih dulu lewat gol Munawir Basri di menit 22. Beruntung, di babak kedua, kondisi lapangan berangsur normal. Genangan air mulai surut. Pemain Persewangi pun mulai bisa mengembangkan pertandingan. Hasilnya, empat

menit setelah wasit meniup peluit babak kedua, Steven Kasangke berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-49. Empat menit kemudian, giliran Victor da Silva mencetak gola sekaligus memastikan kemenangan bagi tuan rumah. (c1/als)

Salurkan Hobi di Bhayangkari ■ LANGSUNG... Sambungan dari Hal 33

Sebab, dalam organisasi tersebut, dia bisa menyalurkan hobi. ‘’Kami bisa senam satu minggu sekali, dan sebagainya,” ujarnya kemarin (10/2). Selain itu, dia juga kerap mengikuti pengajian

Bhayangkari. Dengan begitu, bukan hanya hobi yang tersalurkan tapi juga ibadah. “Apalagi, anggota Bhayangkari selalu cepat tanggap dalam mengikuti kegiatan. Mereka selalu interest, dan itu termasuk salah satu faktor kenapa saya merasa selalu senang berada di Banyuwangi,” jelasnya. (gil/c1/bay)

Rekaman Videonya Diburu Masyarakat ■ PEMERAN... Sambungan dari Hal 44

Sementara itu, video dengan format 3GP yang berjudul ”SMK Bergoyang” itu kini menjadi video paling diburu. Apalagi, banyak yang menilai adegan orang dewasa yang disuguhkan dua pelajar itu sangat hot. Banyak sekali yang mencari di Youtube, bahkan

mencari di konter handphone. “Tapi ternyata masih belum banyak yang punya,” ungkap salah seorang warga. Sebagaimana diberitakan, video porno yang disebut-sebut melibatkan dua pelajar SMK di Situbondo beredar luas di masyarakat. Dalam video berdurasi 31 menit 28 detik itu, dua sejoli melakukan adegan layaknya suami istri. Si cewek mengenakan kaus

merah duduk di atas kasur lipat. Selanjutnya, seorang cowok tanpa mengenakan pakaian langsung memeluknya. Setelah itu, mereka pun beradegan ranjang. Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Informasi atas video mesum berformat 3GP yang melibatkan pelajar tersebut sudah lama didengar. (pri/c1/aif)

RAWAN: Masjid AnNurusyajid di Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng.

Tak Ingin Kejadian Serupa Terulang ■ PENELEPON... Sambungan dari Hal 33

Saat menerima telepon itu, Dodi pindah ke ruang unit intelkam,” cetus sumber di Polsek KP3 Tanjung Wangi. Setelah menerima telepon, Dodi berteriak keras. Lalu terdengar suara tembakan dari ruang unit intelkam. Beberapa teman korban langsung masuk ke ruang asal suara tembakan

itu. Ternyata anggota polisi asal Blitar ini sudah lunglai dengan kepala berlumuran darah. “Dalam keluarganya tidak ada masalah,” sebut Kapolres Nanang. Meski keluarga korban telah menyebut tidak ada apa-apa, Kapolres Nanang berjanji akan terus memperdalam kasus tersebut. Pihaknya berharap, kejadian seperti itu tidak akan terulang lagi di masa mendatang. “Kita sudah sering mela-

kukan pembinaan anggota. Ke depan, akan kita tingkatkan lagi,” jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Polsek KP3 Tanjung Wangi, Briptu Dodi Setiawan, ditemukan tewas mengenaskan Rabu sore lalu (8/2). Tubuhnya bersimbah darah dalam posisi duduk di kursi ruang Unit Intelkam Mapolsek KP3 Tanjung Wangi di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipu-

ro. Briptu Dodi tewas dengan luka tembak di kepala. Briptu Dodi diduga bunuh diri dengan cara menembakkan senjata api (senpi) jenis revolver S & W ke kepalanya. Dodi diperkirakan menembak kepalanya sendiri pukul 16.15. Saat kejadian, anggota polisi yang tinggal di Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwoasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, itu sedang piket. (abi/c1/bay)

Diserahkan kepada Orang Tua ... ■ ACTION... Sambungan dari Hal 33

Sementara itu, hasil razia Rabu lalu (7/2) langsung dilaporkan kepada bupati Banyuwangi dan sekkab. Tidak ketinggalan, Satpol PP juga menembuskan surat laporan hasil razia pekat

tersebut ke Dinas Pendidikan (Dispendik). Hal itu dilakukan karena banyak pelajar membolos yang terjaring dalam razia tersebut. ‘’Rabu lalu (7/2) kami menjaring empat pasangan mesum, satu orang tak punya KTP, dan empat orang ber-KTP yang sudah habis masa berlakunya.

Kami juga menjaring sepuluh pelajar yang keluyuran saat jam pelajaran dan satu pelajar palsu,’’ jelasnya. Ustadi menambahkan, para pelajar yang terjaring sudah diserahkan kepada guru sekolah masing-masing. Termasuk, oknum siswa SMK PGRI I (bukan

SMK PGRI II seperti yang tertulis dalam berita RaBa edisi 8 Februari 2012 lalu) yang ikut terjaring razia. Sementara itu, muda-mudi yang kedapatan berbuat mesum sudah dijemput orang tuanya. “Yang jelas, operasi ini akan terus kita lakukan,” pungkas Ustadi. (abi/c1/bay)

Istri Terisak Sambil Memeluk Peti Mati ... ■ DIKENAL... Sambungan dari Hal 33

Ya, sejak menikah dengan Ratnawati, Dodi tinggal bersama keluarga istrinya di Desa Purwoasri. Selain dari Kapolda Jawa Timur (Jatim) dan Kapolres Banyuwangi, karangan bunga juga datang dari Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPPP) Tanjung Wangi. Maklum, ketika memutuskan mengakhiri hidup dengan cara menembakkan pistol ke pelipisnya, Dodi sedang menjalankan tugas di Mapolsek KPPP. Tidak hanya dari korps baju cokelat, kiriman karangan bunga juga datang dari Bank BRI Banyuwangi. Istri Briptu Dodi, Ratnawati, memang bekerja di Bank BRI Unit Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo. Kenyataan bahwa pasangan suami-istri (pasutri) itu sama-sama bekerja menyebabkan dugaan bahwa motif aksi nekat Dodik adalah masalah ekonomi terbantahkan. Apalagi, Dodi masih belum menanggung biaya sekolah anaknya. Sebab, saat ini putri tunggalnya, Syerna, masih berusia kurang lebih setahun empat bulan. “Saya heran kenapa Dodi melakukan hal itu (bunuh diri). Padahal, selama ini dia tidak punya masalah dengan keluarga. Kalau motifnya karena faktor ekonomi juga tidak mungkin. Sebab, alhamdulillah keluarga kami berkecukupan,” ungkap Andreas Sutoyo, mertua korban. Dugaan lain yang berkembang bahwa Dodi nekat bunuh diri lantaran punya ma-

salah keluarga juga dimentahkan Slamet Basuki, ketua RT setempat. Pria yang rumahnya berhadapan dengan rumah duka itu mengatakan, kehidupan Briptu Dodi dan keluarganya selama ini harmonis. “Orangnya (Briptu Dodi) memang pendiam. Dia tidak pernah bercerita punya masalah keluarga. Setahu saya keluarganya harmonis,” ungkapnya. Tak hanya para tetangga yang menilai Briptu Dodi sebagai figur santun. Para koleganya di kepolisian juga mengakui bahwa yang bersangkutan termasuk orang yang santun. Seorang anggota Polres Banyuwangi yang enggan dikorankan identitasnya mengakui, Briptu Dodi adalah seorang yang tak banyak omong. Kolega tersebut juga menyatakan Dodi adalah anggota yang tak suka neko-neko. Selama ini, Briptu Dodi juga tak pernah punya masalah dengan rekan-rekannya. ‘’Memang orangnya pendiam,’’ ujar anggota Polri tersebut. Sementara itu, sekitar pukul 14.00 Kamis (9/2), raungan sirine mobil patroli dan pengawalan (patwal) Polres Banyuwangi memecah keheningan di sekitar rumah duka. Tepat di belakang mobil patwal tersebut ada mobil unit kecelakaan lalu-lintas (laka-lantas). Mobil kedua inilah yang mengangkut janazah korban dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan, Banyuwangi. Seketika tangis haru sanak kerabat korban pecah. Terlebih saat peti berisi jasad Dodi diangkat beberapa personel polisi ke rumah duka. Bahkan, Nana—begitu para tetangga me-

nyebut Ratnawati—langsung memeluk peti tersebut. Berkali-kali ibu muda itu mengucapkan kata maaf kepada suaminya yang sudah terbujur kaku di dalam peti tersebut. “Mama sayang Ayah. Maafin mama kalau mama punya salah. Mama juga sudah maafin Ayah,” ujarnya sambil terisak. Beberapa saat kemudian, jenazah Dodi langsung disalatkan di rumah duka. Salat pertama ini hanya diikuti kerabat dekat korban. Selang beberapa menit kemudian, rombongan Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi dan Wakapolres Kompol M. Aldian tiba di rumah duka. Kapolres tertegun saat menyaksikan Nana menangis sesenggukan di sebelah peti berisi jasad suaminya. Tidak banyak kata yang dilontarkan perwira polisi dengan dua melati di pundak tersebut. Setelah prosesi penghormatan secara sederhana di rumah duka oleh sejawat korban di lingkup Polres Banyuwangi dilakukan, peti jenazah dibawa ke masjid desa setempat untuk dilakukan salat jenazah kali kedua. Hal itu dilakukan karena ratusan pelayat ingin ikut menyalatkan dan mendoakan personel polisi yang dikenal ramah dan santun tersebut. Usai disalatkan, peti mati itu kembali diangkut mobil unit laka lantas menuju tempat pemakaman umum (TPU) Desa Purwosari. Berbeda dengan saat pertama kali datang, kali ini foto mendiang Dodik dipasang di kaca depan mobil tersebut. Di belakangnya, ratusan personel polres berjalan beriringan mengantar rekan mereka itu menuju tempat peristirahatan terakhir. (c1/bay)

ABDUL AZIZ /RaBa

Komplotan Maling Satroni Masjid GENTENG - Para jamaah Masjid An-Nurussayajid, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi resah. Sebab belakangan ini, pencuri kerap menyatori tempat ibadah tersebut. Kejadian terakhir terjadi saat para jamaah menunaikan salat Jumat kemarin (10/2). Saat itu, dua pemuda mencurigakan yang ditengarai hendak mencuri motor atau barang milik jamaah yang sedang salat. Beruntung, aksi dua pemuda pengendara Honda Revo itu dipergoki seorang warga bernama Nuri. Keduanya masuk ke halaman sambil mengendap di tembok

pagar masjid. “Begitu tahu ada saya, dia kaget,” kata Nuri yang sedang menunggu suaminya menunaikan salat Jumat. Menurut perempuan berjilbab tersebut, awalnya kedua pemuda yang mengenakan celana pendek tersebut tidak tahu jika dirinya menunggu sang suami di bawah pohon di sisi timur masjid. Karena curiga, Nuri akhirnya mendekat ke arah masjid. “Dia sempat tanya saya, Sampeyan kenapa ke sini Bu,” ujarnya menirukan perkataan pemuda itu. “Langsung saya jawab, mestinya saya yang tanya! Kenapa

kamu ke sini dan tidak salat,” lanjutnya. Mendengar perkataan Nuri, kedua pemuda tadi langsung tancap gas ke arah timur menuju Kecamatan Genteng. “Tapi baru saja saya lihat, sepertinya mereka balik lagi ke arah barat,” jelas Nuri. Sementara itu sehari sebelum, sebuah tas milik seorang jamaah asal Kecamatan Kalibaru hilang ketika salat Magrib di masjid tersebut. “Baru tadi malam kejadiannya, kok sekarang ada lagi. Berarti memang rawan sekarang,” ujar seorang warga sekitar masjid. (azi/bay)

RAHASIA SEHAT DI BALIK KARYA INDAH SEORANG PELUKIS DI balik karya-karya indahnya, siapa sangka sudah 11 tahun lamanya Arnold menderita sesak nafas, “Mungkin penyebabnya karena sering begadang, ngopi, dan pengaruh dari bau cat lukis,” ujarnya. Padahal sebagai seorang pelukis, ia tidak bisa lepas dari peran cat-cat untuk mengapresiasi karyanya. “Saya belum pernah berobat sebelumnya. Tetapi karena aktifitas jadi tidak nyaman, akhirnya saya menuruti nasehat seorang tetangga untuk mencoba Milkuma. Setelah 2 bulan minum, kini saya sudah sehat.” Terang pria berusia 33 tahun tersebut. Pada penderita asma, penyempitan saluran pernafasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paruparu normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Dengan tubuh yang sehat, kini pria yang berdomisili di Balakan-Taman Agung, Kec. Muntilan, Kab. Magelang, Jawa Tengah tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ayah 4 orang anak tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu etawa pun

tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Milkuma adalah minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


44

Sabtu 11 Februari 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri

DPRD

Plengsengan Tergerus Air: Aliran Sungai Sampean yang dikenal cukup deras menimbulkan sejumlah kerusakan. Salah satunya, plengsengan di tepi sungai, tepatnya Desa Wringin anom, Kecamatan Panarukan. Plengsengan tersebut nyaris rusak semua. Padahal, persis di atas sungai tersebut banyak permukiman warga. Bila tidak segera ada penanganan, bukan tidak mungkin arus sungai akan mengambrolkan pelengsengan tersebut. Jika sampai ambrol, tentu akibatnya akan sangat fatal. (ton/c1/aif)

EDY SUPRIYONO/RaBa

Anggota Dewan Diwawancarai Siswa SITUBONDO - Para wakil rakyat Kota Santri tidak hanya sibuk melayani wawancara para kuli disket saat berada di gedung DPRD. Beberapa bulan terakhir ini mereka juga melayani pertanyaan siswa-siswi. Seperti yang terjadi siang kemarin. Lima siswa SMAN 2 Situbondo mewawancarai Asida Wahasni, anggota Komisi I DPRD Situbondo. “Mereka bertanya seputar latar belakang sebelum saya masuk dunia politik hingga tugas dan fungsi DPRD,” terang perempuan berjilbab tersebut usai diwawancarai. (pri/c1/aif)

CUACA

ALI NURFATONI/RaBa

ALI NURFATONI/RaBa

SEPERTI KOLAM: Air menggenang di Perempatan Lampu Merah Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, kemarin.

Timur Mapolres Langganan Banjir SITUBONDO - Meski hujan deras hanya berlangsung beberapa jam, tapi ruas jalan di sisi selatan lampu merah Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo, tergenang air kemarin sore. Tak pelak, kondisi itu membuat sejumlah kendaraan yang melintas terganggu. Pantauan koran ini di sekitar lokasi, itu adalah air luberan dari saluran irigasi yang tidak mampu menampung volume air hujan. Akibatnya, air meluber ke jalan. Apalagi, di sisi selatan perempatan itu permukaan tanah terlalu rendah dibanding sekitarnya. Maka dari itu, setiap kali hujan mengguyur, bisa dipastikan sekitar kawasan itu selalu tergenang air. Bagaimana ini? (ton/c1/als)

Pemeran Video Mesum Dinikahkan SITUBONDO - Ini perkembangan terbaru kasus video porno yang diperankan pelajar SMK di Situbondo. Di luar proses hukum yang kini sedang diusut Polres Situbondo, dua remaja yang membintangi video berdurasi sekitar 31 menit 28 detik itu akhirnya dinikahkan. Kepastian itu disampaikan sumber kuat koran ini di sekolah tempat cewek pemeran video porno tersebut mengenyam pendidikan. “Selasa (7/2) kemarin sudah dinikahkan di salah satu tempat di Besuki. Alhamdulillah, semoga itu menjadi awal yang baik bagi keduanya. Jelek di awal

tak masalah, semoga kejadian ini menjadi motivasi bagi mereka untuk memperbaiki diri,” ungkap sumber koran ini yang tidak mau disebut namanya. Dalam pernikahan tersebut, pihak sekolah diwakili guru bimbingan penyuluhan (BP) dan kepala sekolah bagian kesiswaan. “Saya tidak paham apakah pernikahan itu karena video mereka tengah ramai dibicarakan ataukah memang sudah direncanakan sejak lama oleh keluarga,” ungkap sumber tersebut. Informasi yang dikumpulkan

koran ini menyebutkan, cewek berkaus merah dalam video itu berinisial SF, 17, siswa SMK Negeri di Situbondo. Pemeran laki-laki adalah AR, 21, siswa SMK swasta di Situbondo. SF kelas I dan AR kelas III. Keduanya berasal dari desa berbeda tapi satu kecamatan, yaitu Kecamatan Kapongan. SF tidak lama mengenyam pendidikan di sekolahnya. Dia keluar ketika masih berada di semester satu. “Saya tidak paham apakah dia keluar karena kasus video itu. Yang pasti, dia keluar (berhenti sekolah) sudah cukup lama, sekitar 3 bulan lalu,” imbuhnya n  Baca Pemeran...Hal 43

REPRO/EDY SUPRIYONO/RaBa

TAK PATUT DITIRU: Salah satu adegan dalam video “SMK Bergoyang”

Tim Popda Sepak Bola Terbentuk, 31 Orang Lolos

EDY SUPRIYONO/RaBa

SEGERA DILATIH: Sebanyak 31 orang lolos dalam tahapan seleksi tim Popda sepak bola yang dilakukan sejak 27 Januari lalu.

SITUBONDO – Setelah melewati seleksi yang cukup ketat, seleksi tim sepak bola untuk Pekan Olah Raga Pelajar Daerah (Popda) 2012 akhirnya terbentuk, kemarin. Ada 31 orang yang lolos dari tahapan-tahapan seleksi yang dilakukan sejak 27 Januari 2012, lalu. Manajer tim Popda Sepak Bola Budi Hartono mengungkapkan, sedikitnya 200 peserta mengikuti seleksi. Mereka terdiri dari pelajar SMP,SMA negeri maupun swasta se-Situbondo. Tahap pertama terseleksi 52 peserta. Tahap kedua yang digelar 3 hingga 4 Februari 2012 diseleksi lagi menjadi 40 peserta. Kemarin dikerucutkan lagi menjadi 31 peserta. Mereka adalah Febry Shony, Prio Prasojo, M Albar, Imam Syafi’i, Raka Restusia, Bima Satria,

Dafid Septian, Kurnia Adi, Ahmad Najib, Nusa Aldera, Shelly Adam, Rofi Setiawan, Dody Darmanto, Joni Suswandi, Hendra Herlianto, Viktor Alek, Egi Pradana, febri Heri, Diky Wahyu, Ardy Naufal, Setia Ade, Faikul Mustafid, Vicky Andriyono, Hafiz Rafizal, dan Alimin Haryono. Sedangkan tujuh sisa peserta berkategori dalam pengawasan pelatih. Mereka adalah, Rizky Dwi, Robby Agustina, Denny Erfian, Moh Arifin, Hariri Sulaiman, Syarif Abdullah dan Sahdan. “Jika sebanyak 24 pemain ada halangan, maka salah satu dari tujuh orang itu yang akan menggantikan,” kata Budi Hartono. Mantan Kabid Dikdas Dinas Pendidikan itu mengungkapkan, para peserta yang terpilih dalam tim

Popda sepak bola 2012 akan mendapatkan pembinaan dari para pelatih yang dibentuk Disparbudpora Pemkab Situbondo. Masa latihan diperkirakan selama dua bulan. Dimulai pada Maret mendatang. “Puncaknya mereka akan dikirim ke babak kualifikasi yang diikuti delapan Kabupaten di Jawa Timur,” imbuh Budi Hartono. Setelah seleksi cabang olahraga sepak bola Popda, Disparbudpora akan melaksanakan seleksi untuk tim bola voly tingkat SMP, SMA Negeri swasta se-Situbondo. Jika tidak ada perubahan akan digelar pada Februari 2012. “Berikutnya akan dilaksanakan seleksi cabor lainnya seperti atletik, sepak takrow, karate, silat, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan dengan 68 nomor dan pertandingan,” imbuh Budi. (pri/adv/aif)

Kisah Duo Sindikat Pemalsu STNK

Kompak, Sama-sama Tiga Kali Masuk Penjara Terbongkarnya sindikat pemalsu STNK dan BPKB memberi angin segar bagi masyarakat luas. Mengapa? Sebab, modus penipuan menggunakan alat canggih itu sudah banyak ditemukan. Salah satunya, STNK made in Eko Cahyono ini. ALI NURFATONI, Situbondo EKO Cahyono tercatat sebagai warga Jalan Tanjungsari, 1/96, RT 10, RW 17, Kelurahan/ Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Pria 46 tahun itu mempunyai empat anak. Selama ini, tersangka yang satu ini sudah tidak asing lagi dengan aparat kepolisian. Sebab, dia sudah tercatat tiga kali ini berurusan dengan polisi. Ironisnya, pria berambut ikal itu kini terbelit masalah hukum lagi atas kasus serupa. Empat bulan lalu, dia baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Medaeng, Surabaya. Kala itu, dia hanya dilaporkan melakukan penipuan. Saat itu, polisi juga belum bisa menyita ratusan barang bukti. Tak pelak, dalam persidangan kasus penipuan itu, dia hanya diganjar empat bulan penjara. Setelah menghirup udara bebas, Eko Cahyono bekerja sebagai pedagang. Baru tiga bulan selepas dari penjara, dia kembali berurusan dengan polisi. Kali ini dia berurusan Polres Situbondo. Dia ditangkap karena terlibat sindikat pemalsu STNK dan BPKB.

konon, baru sebulan beroperasi, dia sudah diborgol polisi. Sebelum menangkap Eko, polisi lebih dulu menangkap Sujatno alias Jatmiko, 56, warga Desa/Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Berdasar keterangan Sujatno, akhirnya polisi berhasil membongkar jaringan Eko. Diketahui, sindikat Eko adalah ahli pembuat STNK palsu. Hanya saja, Eko tidak mau bicara panjanglebar terkait keahliannya itu. Dia mengaku bisa menjiplak surat penting itu secara otodidak. ‘’Saya tidak belajar ke mana-mana. Saya olah sendiri dengan cara melihat surat-surat yang asli,’’ akunya. Terkait material, dia mengaku mendapatkan kiriman dari seorang bernama Edi Hari Susanto, warga Surabaya. Tetapi, dalam setiap kali transaksi, pemasok barang tersebut hanya mengirimkan barang melalui jasa pengiriman pos. Tak sekali pun dia bertemu Edi. ‘’Saya tidak pernah ketemu. Saya minta alamatnya selalu tidak diberi,’’ paparnya. Apalagi, kata dia, setiap kali dirinya tertangkap, nomor ponsel orang tersebut selalu tidak aktif. ‘’Setiap kali saya ditangkap, saya telepon dia (Edi, Red). Tetapi, nomornya selalu tidak aktif. Kalau sekarang saya tidak tahu,’’ jelasnya. Dalam kasusnya yang terbaru ini, dia hanya bisa pasrah. ‘’Minta doanya saja,’’ pintanya singkat. Saat ditangkap Selasa dini hari (7/2) lalu, istrinya dan anak-anaknya sedang berada di rumah sakit. ‘’Kami tangkap dia (Eko Cahyono, Red) di rumah sakit Malang. Waktu itu istrinya sedang opname karena sakit,’’ ujar Reno, salah satu penyidik, kepada RaBa di ruang Kasatlantas Polres Situbondo, AKP

jeruji besi di Lapas Medaeng. Keduanya masuk bareng. Keluar penjara juga bareng. Lagi-lagi, pertemanan mereka terus dilanjutkan. Sampai terbongk a r k a s u s ya n g m e m a k a n k o rban Supriyadi, warga Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji. Kepada korban, tersangka ALI NURFATONI/RaBa menawarkan moKELAS KAKAP: Tersangka pemalsuan STNK, Eko Cahyono (kiri) dan bil Xenia warna HiSujatno alias Jatmiko (kanan), di Mapolres Situbondo. tam seharga Rp132 juta. Korban hanya bisa membayar uang Yusuf Suryadi, kemarin. Saat ditangkap, tersangka tengah tidur tunai senilai Rp 92 juta. Untuk menyiasati hal di rumah sakit. Setelah bangun, petugas itu, korban memilih menggadaikan BPKB menjelaskan kepada Eko Cahyono bahwa tersebut ke Koperasi Mitra Usaha Banyuwanmereka polisi. Oleh karena itu, tersangka gi. Dari situ, korban menerima uang senilai tidak bisa berkutik dan hanya pasrah. ‘’Iya, Rp 40 juta yang digunakan untuk pelunasan Pak. Jangan ramai-ramai kasihan istri sedang kekurangan pembayaran. Sepuluh hari berselang, Sujatno bersama sakit,’’ kata Reno menirukan ucapan Eko Eko Cahyono datang menemui korban di Cahyono saat penangkapan. Bagaimana dengan Sujatno? Diketahui, rumahnya. Sambil mengendarai sepeda pria beranak satu itu juga sudah tiga kali motor merek Suzuki. Informasinya, kedua berurusan dengan polisi. Kasus pertama, tersangka tersebut akan menyewa mobil itu sekitar 1998 silam, pria kelahiran Lumajang senilai Rp 400 ribu sehari. Selain itu, kedua itu kesandung kasus pemalsuan uang. Dia tersangka tersebut juga menaruh sepeda dipenjara di Lumajang. Selanjutnya, ber- motor sebagai barang jaminan. Sedianya, kedua tersangka akan pergi ke sama dengan Eko Cahyono dengan kasus pemalsu STNK, dia bersama-sama masuk Lombok. Karena dinilai biaya sewa cukup

besar ditambah ada jaminan sepeda motor, korban mau menerima. Tetapi, perjanjian sewa selama 10 hari itu, korban hanya menerima uang sebesar Rp 2 juta. Sisanya, menunggu kembali dari Lombok. Ternyata, hingga batas waktu yang ditentukan kedua tersangka tidak kunjung kembali. Selama itu pula, korban sering terlambat membayar tagihan di koperasi. Selidik punya selidik, pihak koperasi langsung mengecek nama yang tertera di BPKB yang digadaikan korban. Dalam BPKB tersebut tertera pemilik atas nama Lilis, warga Malang. Di sana, karyawan tersebut mendatangi nama tersebut ke rumah Lilis. Tetapi, orang yang dituju itu menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menggadaikan apalagi sampai menjual mobil tersebut. Terjadi perdebatan antara keduanya. Akhirnya, Lilis yang diketahui seorang dosen tersebut menunjukkan mobil berikut BPKB yang dia simpan. ‘’Waktu di Malang itu, Lilis bilang sama sekali tidak pernah menggadaikan mobil itu, BPKB juga masih dipegang,’’ ujar Reno, menceritakan kisah tersebut. Singkat cerita, karyawan tersebut memberi tahu korban bahwa BPKB yang ada di koperasi itu palsu. Menerima kenyataan pahit itu, korban langsung melapor ke polisi. Akhirnya sindikat tersebut terbongkar. Namun, selain kehilangan puluhan juta rupiah, sepeda motor Suzuki juga sudah ditarik leasing. Karena ternyata, sepeda motor tersebut juga kredit. Untuk saat ini, mobil tersebut belum jelas di mana. Sebab, hingga kini kedua tersangka tidak mengaku di mana mobil tersebut berada. (c1/als)


Radar Banyuwangi 11 Februari 2012