Issuu on Google+

13 NOVEMBER

29

TAHUN 2011

Situbondo Masuk Peringkat 20 Nasional

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.04 14.24 17.19 18.32 03.28

ADA APA LAGI

SIGIT HARIYADI/RaBa

MEMBANTU: Warga membantu menaikkan ribuan botol minuman ringan yang tumpah akibat truk terguling di hutan Baluran, Situbondo, Jumat malam lalu (11/11).

Ribuan Botol Soft Drink Berserakan di Baluran BANYUPUTIH - Ribuan botol soft drink (minuman ringan) berserakan di tepi jalan raya Pantai Utara Jawa (Pantura) di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran, Jumat malam (11/11). Pemicunya, truk pengangkut ribuan botol minuman tersebut terguling saat melintas di jalan menanjak. Peristiwa itu sempat menghambat arus lalu-lintas di jalan poros Banyuwangi-Situbondo malam itu. Diperoleh keterangan, truk bernopol P 8172 UV itu sebenarnya terguling sejak Jumat sore. Truk nahas itu melaju dari barat (arah Surabaya). Sedianya, ribuan botol minuman yang diangkut truk berwarna merah tersebut akan dikirim ke Bali. Namun sayang, saat melintas di jalan menanjak di kawasan TN Baluran, truk tersebut terguling ke sisi kiri jalan. Akibatnya, ribuan botol minuman tumpah berserakan ke tepi jalan. Bahkan, karena botol itu terbuat dari kaca, ratusan di antaranya pecah sehingga beling berserakan di sekitar lokasi ■  Baca Ribuan...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

UNIK: Induk kucing dan anak ayam milik Misnawi di Desa Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi, kemarin.

LOMBA MADING

Kucin I Sayang

SMA 1 Ibrahimy Konfirmasi Pertama

Anak Ayam

A JANG bergengsi Mading Competition (kompetisi majalah dinding) mendapat respons dari Situbondo. Pihak SMA 1 Ibrahimy, Situbondo, adalah pihak yang pertama mengonfirmasi keikutsertaan mereka dalam event mading 3 dimensi. Kompetisi yang digelar Radar Banyuwangi dan didukung PT. MPM Honda, Untag Banyuwangi, percetakan Sakila, dan Benua IT, tersebut memang bersifat terbuka. Semua sekolah di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo boleh ikut. Kompetisi mading 2 dimensi dikhususkan bagi para pelajar SLTP sederajat. Madding 3 dimensi khusus untuk pelajar SMA sederajat. Satu tim terdiri atas 5 siswa dan seorang guru pendamping. Kontribusi untuk mengikuti event ini adalah Rp 100.000,- per tim. Dalam lomba ini, sekolah boleh mengirim lebih dari satu tim ■  Baca SMA 1...Hal 39

SUE GER POJOK

..

Pelajari Banyuwangi Lebih Mendalam MENDAPAT kesempatan mengikuti seleksi pemilihan Duta Wisata Banyuwangi, Jebeng Thulik 2011, membuat Yolanda Putri Astiti bangga. Dengan mengikuti kegiatan tersebut, dia mengaku mendapat banyak pengetahuan baru, terutama tentang kebudayaan Banyuwangi. “Banyuwangi kaya budaya, dan saya senang bisa belajar di sini,” ujar siswi SMAN 1 Banyuwangi itu. Dia mengaku termotivasi ikut kegiatan itu untuk belajar lebih dalam tentang pariwisata Banyuwangi. Sebab, menurutnya masih banyak tempat wisata di Kota Gandrung yang belum dia kunjungi ■

KALIPURO - Warga Dusun Rowo, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, digegerkan dengan induk kucing yang diisukan beranak ayam. Hubungan unik dua satwa piaraan yang tak lazim milik pasangan Misnawi, 45, dan Jumainah, 40, itu kini jadi tontonan warga. Selama dua hari kemarin, warga yang penasaran dengan berita kucing melahirkan ayam itu berdatangan ke rumah Misnawi ■

SITUBONDO - Memasuki musim penghujan, hendaknya warga Situbondo meningkatkan kewaspadaan. Sebab, sejumlah wilayah di Situbondo merupakan daerah rawan bencana. Tidak hanya bencana banjir, beberapa kecamatan di Kota Santri juga rawan tanah longsor, angin puting beliung, dan bencana rob, yakni banjir akibat air laut pasang hingga menggenangi daratan. Data yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, daerah rawan banjir tersebar di 14 kecamatan di Situbondo. Enam kecamatan merupakan kawasan rawan bencana puting beliung. Tidak hanya itu, bahaya tanah longsor juga berpotensi melanda enam kecamatan. Selebihnya, satu kecamatan diidentifikasi sebagai daerah rawan bencana rob. (selengkapnya lihat grafis). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, besarnya potensi bencana itu menempatkan Situbondo pada peringkat ke-20

nasional sebagai daerah paling rawan bencana ■

 Baca Situbondo...Hal 39

Peta Rawan Bencana BANJIR 1. Banyuglugur 2. Jatibanteng 3. Sumbermalang 4. Besuki 5. Suboh 6. Mlandingan 7. Bungatan 8. Kendit 9. Panarukan 10. Situbondo 11. Panji 12. Kapongan 13. Arjasa 14. Banyuputih PUTING BELIUNG 1. Jatibanteng 2. Sumbermalang 3. Besuki 4. Mlandingan 5. Bungatan 6. Asembagus TANAH LONGSOR 1. Jatibanteng 2. Sumbermalang 3. Suboh 4. Mlandingan 5. Bungatan 6. Kendit ROB 1. Mangaran

 Baca Kucing...Hal 39

Fajar Aditia Masih Kritis Dua Korban Kunduran Truk sudah Pulang MUNCAR - Sejumlah korban insiden ambruknya pagar pembatas PT. Maya, Muncar, dua hari lalu (11/ 11) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Al-Huda di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, hingga kemarin (12/11). Korban yang masih membutuhkan perawatan medis paling intensif adalah Fajar Aditia. Hingga kemarin, bocah berusia tujuh tahun yang masih duduk di bangku kelas satu SD itu dibekap cedera serius di kepala. Selain itu, anak pasangan Fatiha, 46, dan Anisa, 40, itu juga mengalami lebam di mata kiri. Parahnya, luka yang diderita akibat tertimbun benda keras tersebut nyaris membuat mata korban mengalami kebutaan. Dengan kondisi itu, korban masih belum bisa melihat dengan normal ■  Baca Fajar...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

RAMAI: Antrean pemohon akta kelahiran di kantor Dispendukcapil Banyuwangi kemarin.

Permohonan Akta Kelahiran Meningkat Dampak Rencana Pemberlakuan UU 23/2006 ALI NURFATONI/RaBa

KOMA: Fajar Aditia, 9, didampingi ibunya, Anisa, di ruang ICU RS AlHuda di Kecamatan Gambiran kemarin.

BANYUWANGI - Menjelang perlakuan UU 23/2006 tentang administrasi kependudukan, permintaan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Ca-

tatan Sipil (Dispendukcapil) Banyuwangi meningkat tajam. Dalam sehari, permohonan akta kelahiran mencapai 250 hingga 300 pemohon. Sebelumnya, permintaan akta kelahiran berkisar 100 hingga 150 per hari. Namun, satu bulan terakhir, permintaan akta meningkat 100 persen ■

 Baca Permohonan...Hal 39

Sosok Kiai Fawaid Selain Pengasuh Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, Sukorejo

Memaksimalkan Celah Dakwah Lewat Musik Kiai Fawaid sebagai kiai yang mengasuh ribuan santri bukan berita baru lagi. Namun, tidak demikian dengan sosoknya sebagai seniman. EDY SUPRIYONO, Banyuputih

SIANG itu, jarum jam menunjuk pukul 11.00 lebih. Teras depan kediaman Kiai Fawaid di kompleks Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah, Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, tampak sepi. Mungkin karena sebentar lagi sudah memasuki waktu salat Duhur. Padahal, tempat yang di dalamnya berjejer puluhan kursi itu biasanya dipenuhi tamu. Di sanalah mereka yang akan sowan ke Kiai Fawaid menunggu, termasuk

 Baca Pelajari...Hal 39

wartawan koran ini. Untuk beberapa lama harus duduk di deretan kursi tersebut, ditemani makanan kecil yang dihidangkan di atas meja. Saat menunggu, para tamu biasanya waswas. Mereka khawatir kiai yang akan mereka temui tidak ada di tempat. Demikian juga wartawan koran ini. EDY SUPRIYONO/RaBa Namun, saat mendengar alunan NUANSA BARU: Kiai Fawaid menunjukkan video klip lagu terbaru “Al-Badar” yang juga lagu India dari da- menampilkan penyanyi perempuan. lam bangunan utama, hilanglah rasa digunakan untuk menemui tamu tentunya. Tak beberapa lama kewaswas itu. Sebab, itu sudah menun- penting itu, kecuali Kiai Fawaid. mudian, munculah khaddam (sejukkan bahwa Kiai Fawaid berada di Iya, Abah Ning Sari itu memang butan santri yang mengabdikan dalam rumah. Siapa lagi yang berani suka mendengarkan lagu India, se- diri di rumah kiai) ■  Baca Memaksimalkan...Hal 39 memutar lagu di ruangan yang sering lain lagu dangdut Rhoma Irama

Situbondo masuk peringkat 20 nasional daerah rawan bencana

Bisnis asuransi di sana bakal lesu

Permohonan akta kelahiran meningkat

Khusus bulan ini, permintaan akta nikah tak tertandingi

GALIH COKRO/RaBa

http://www.radarbanyuwangi.co.id

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


KOMUNIKASI BISNIS

30

BANYUWANGI

KEDISIPLINAN : Para siswa, guru, dan komite sekolah membaur dalam Friendship Camp 2011 di TN Baluran.

SMPN 1 Banyuwangi Gelar Friendship Camp 2011 BANYUWANGI-SMPN 1 Banyuwangi punya cara sendiri dalam meningkatkan kedisiplinan, kreativitas, dan kepemimpinan bagi siswanya. Selama dua hari ini, mereka menggelar Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran. Kegiatan ekstra kurikuler tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah (Kasek) Hj. Enny Purnamaningrum dan jajaran komite sekolah. Bahkan, kasek dan komite sekolah ikut mengawasi di lokasi perkemahan.

“Kami bangga dengan dukungan ini, termasuk dukungan penuh para wali murid,” cetus Pembina Pramuka SMPN 1 Banyuwangi Daryanti Sri Wilujeng, kemarin (12/11). Persami itu sebenarnya gabungan dari beberapa kegiatan ekstra kurikuler yang ada di sekolah. Seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). “Peserta Persami ini semua siswa yang ikut ketiga ekstra kurikuler itu,” terang Sugeng Lukito, Pembina Pramuka lainnya.

TERAMPIL : Mendirikan tenda membutuhkan ketrampilan khusus.

DIJUAL Suzuki GC 415 APV DLX MT th 2004 merah mtl hrg 89 jt nego brg istw Bisa, Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Toyota kijang Innova E XWYI th 2004 biru mtl hrg 137,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Mitsubishi kuda VB 5 W GLS th 2001 merah tua ( solar) hrg 82,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mts Colt diesel / Truck FE 447 (solar) th 1996 merah hrg 75 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL T Avanza 1.3G F60IRM GMMFJJ th 2007 hitam mtl hrg 130 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dalam Persami, seluruh peserta diajari sandi morse, simapore, kompas, tali temali, dan kecepatan membuat tenda. Ada juga pembekalan dalam penanganan preventif pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Tak ketinggalan, latihan baris-berbaris, pengenalan rambu lalu lintas, dan pengaturannya. “Kami juga membagikan sembako pada warga sekitar Baluran,” ungkapnya. Ketua Komite Sekolah SMPN 1 Banyuwangi Bomba Sugiarto mengaku bangga dengan kegiatan yang dilaksanakan sekolah itu. Sebab, Pramuka dengan perkemahan ini bisa melatih siswa untuk bisa hidup mandiri dan mencintai lingkungan. “Kami dari komite sekolah mendukung penuh,” tegasnya. Menurut Bomba, beberapa anggota komite sekolah juga ikut mengawal kegiatan Persami tersebut. “Saya sudah menghubungi Pak Supriyadi dan Edy Michael Hariyanto, mereka sepakat dengan kegiatan Persami ini. Katanya, juga akan datang ke lokasi perkemahan,” ungkapnya. Dari keterangan pembina sekolah, terang dia, kegiatan Persami itu termasuk program rutin yang akan dilaksanakan setiap empat bulan sekali. Karena dinilai program yang positif, maka komite sekolah mendukung penuh. “Membagi sembako dalam Persami ini, untuk melatihsiswapedulipadasesamanya,” ungkapnya.(abi/adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•PROPERTY•

•SUTRI GARDEN•

•TANAH + BANGUNAN•

•KEBUN SALAK 11200M2•

www.BanyuwangiProperty.com.Jual/Beli rumah. Hub ARYA 081336659258

DJL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

DJL Lt. 940 /LB. 10X12 M2 Jl. Patung Tembok Muncar, Hub. Moh. Ikhwan 593773-08124914916

DIJUAL Kebun salak L 11200m2 SHM, kelapa 180 phn sdh prduksi, hrg 35rb/m2 lok Ds Rayun Srono, H: 081336622317

•RUMAH PENGINAPAN• ISTIMEWA

BANYUWANGI

Minggu 13 November 2011

DJL rumahL300M2KT4,KM4,Rtamu,mosola Cck untk usaha penginapan kos2 an dll kontrpksi Tk 3 lok Jbr Hrg 375 jt, H: 081336622317

•RUMAH KEBUN L8050M2•

•2 RUMAH•

•TANAH GENTENG•

•SAWAH MUNCAR•

LUAS 10X15 (2 Rumah) Hrga 125 Jt nego, Jl. Ikan Kembang Waru RT 04/03, belakang Jagalan Karangrejo, HP: 081615726945

DIJUAL Tanah Ls 2090m2 Genteng, Hub: 081235805050. P. Joko, Jl. Ry Setail Genteng

DJL Sawah LT ½ Ha SHM Lok Ds Blambangan Muncar. Hrg 250 Jt Nego. Hub: Sunaryo (0333) 594149 / 081934887149

SITUBONDO

DJL rumah + kebun L8050M2 SHM ada kolam ikan Cck utk villa perternakan dll hrg 65 rb/M2 pekulo sbsri H: 081336622317

•KETAPANG• DJL Rmh Lok. Wisata Pantai Ds Ketapang Bwi SHM 1620 M Rmh Resto Walet 08179678080

•KEBALENAN• DJL Rmh Lt 2 kpl, LB 150, Hub: Jl. Tunggul Ametung Gg II Kebalenan/085257632612

•JL. ANGGREK• DJL Rmh LT420m2, tlp, PDAM, listrik 900W, KM 3, KT 5, RT, R. Tgh, R. Kelg, R. Mkn, dpr, gdg. Jl. Anggrek IV/01, 085219999788

• TOKO SHM•

•RUMAH & TOKO•

DIJUAL Toko SHM 20m2 Lincing Rjampi, ada PLN, hrg nego. H: 082141140617

DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot , strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah mada 274 gtg-bwi H. sugiarto 081233499888,031703388181

• TOKO DISEWAKAN• DISEWAKAN Toko/Gudang 7x12m, lokasi strategis, Jl. Brigjen Katamso 21 Bwi. Telp. 081336322369/081934872869

DIJUAL Sawah dlm kota SHM 10.000 M2 385 Juta Nego Hubungi 0333-424368

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•SAWAH 10.000M2•

•BESUKI•

GENTENG

• THE LAGOON RESIDENCE•

•MITSUBISHI KUDA•

• PRIMA MOBIL•

DJL Mits Kuda Grandia ‘03 MT Hitam CD Jok kulit, H. 99jt, kondisi bgs,087852755758

INOVA05 solar,05 bensin, LGX03, Fortuner'10, Avanza 07,05, Xenia 06,07, Zebra 07, Black Panther 03, Higrade 99, New Royal 09,00, Futura09, Eskudo98, Taruna02. Hub. 0333411655, 0811301676

•JUAL BUS/DISEWAKAN•

• TOKO GENTENG• DIJUAL Cepat Murah Tk Bahagia dpn Pasar Genteng (sgt strategis utk Bank/ Usaha) Rp. 1,8 Milyar, luas tanah 212 m2, 3 lantai konst kokoh, bang 440 m2. Hub. 08122686542.

SITUBONDO

• GUDANG BEKAS•

DJL Jenis Bus Mts Fiter 95 Kursi 55, merci turbo 94 AC, Kursi 40, Hino AC Kursi 60, Colt Diesel 97 Kursi 27 alamat brt stasiun Genteng, Hub. 087857211687/ 081311737017

• CIVIC WONDER• DJL Mobil Civic Wonder 85, Hub: Jl.Tunggul Ametung Gg II Kebalenan/085257632612

• SUZUKI SWIFT•

DENPASAR JAZZ RS 09 PMK Jan 2010. M/T Merah. Ori Tgn1. Nego Hub. 08170955610, 08129205932

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•ADIRA KREDIT•

•BISNIS TAS IMPORT•

•PENJOR TRAVEL•

DBTHKN Adm marketing(AM). Sales mobile (SM) 3. Colelection (MK) 4. Field surveyor (FS).P/w,max 23th. Ruko mutiara blambangan no B2 jl dr sutomo No 91 bwi 0333 417991

ANDA Berminat jual/kredit tas ibu2 import kw1, H:085238015470 (Bwi &Stb)

BERANGKAT Pagi mulai tgl 31 October 2011 tujuan Banyuwangi-Denpasar PP, pemberangkatan jam 07.00 dan 11.00, Harga hanya Rp. 100.000,- (khusus pagi), Banyuwangi: (0333) 770 1800/419 616/ 424 639, Denpasar: (0361)238 244/247 168. “Jaminan satu orang tetap berangkat”.

•BISNIS LAUNDRY•

•DEPO AIR ISI ULANG• • BEUTICIAN/KASIR• DIBUTUHKAN Beutician/Kasir (Wanita) Berminat Hub: 0338 - 5554040

TIRTA ALAM menrima pemasangan Depo Air isi ulang. Hub: (0333)8953555/ 085257558460 / (031) 81402211

• HONDA ACCORD•

• PRIMA MOBIL•

DIKONTRAKKAN Toko Jl. Irian Jaya P.27, sangat murah, Hub: Edy - 081336667188

BISNIS Jasa laundry modal minimal hasil maksimal. Call 085 749262307

SITUBONDO

DJL Suzuki Swift (L) 2008 Akhir, Burgundy A/T, Pajak baru, 081803216312

DJL utk Ruko Gudang Bekas Mebel Anis di Jln Kepiting Bwi Dpn Bengkel Mobil Hub. 085335735964.

•TOKO DIKONTRAKKAN•

•KOMUNITAS• COMUNITAS Mobil Jazz Banyuwangi, Bagi pecinta Mobil Honda Jazz, mari bergabung. Kordinator: H. Iqbal Masruri, HP: 0811354363

DJL H Accord th ‘99, jok kulit, full audio. Kijang Innova, bensin, th ‘07, s baru, Hub: 08113407912/085859015720

ALL NEW Avanza, Grand New Inova, Xenia, Xirion, all New Jazz, CRV, Civic, City, G-Livina, Nissan Juke, Mazda2, Ford Fiesta, L300, T120SS, Mega Cery, Swift, Splash. H: 0333411655, 0811301676

SITUBONDO

•TANAH KAPLING• DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

DJL RmhT. perantara L1400m2, Bgn900m2, SHM, kond baik, di Jl. Jokotole 15 35-Besuki, Stb. H. 0338-891196/087857931687

BANYUWANGI

RUKO 2 lt, LT80m2, LB110m2, SHM, siap huni, rumah T50,T80, hrg mulai 200jtan. Jl. Yos Sudarso 60A Banyuwangi. H: 081331354660, 081252476002

•KAPLING LT475M2• JL. SINGOSARI /Jati Rimba, 165Jt pas, DP, sisa diangsurtnpbunga,bsabelistengah,085236366603

• JAZZ RS 09 PMK•

• PT. RAMAYANADUTAWISATA• TRAVEL Bwi-Sby/Mlg (PP) pgi & mlm, Tiket Online Psawat Merpati Bwi-Sby & sgl jur, ttpn paket kilat brng & dok, sewa kndraan &Taxi argometer, T. (0333) 636410, 7770791, 8951388, 421760. 081249008778.

Hotline Iklan: (0333) 412224

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Minggu 13 November 2011

Copet Wanita Nyaris Bengeb

ADA APA LAGI

Tertangkap Basah di Arena Pilkades

ALI NURFATONI/RaBa

TRAUMA : Rumasih (pakai helm) di tokonya Dusun Krajan, Desa Benculuk, Cluring.

Hipnotis, Lalu Embat Tas CLURING–Nasib sial menimpa Rumasih, 33, warga Dusun Krajan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Perempuan pemilik toko Manggala itu kehilangan tas berisi barang berharga, setelah diembat kawanan pencuri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00, Kamis (10/11) lalu. Diduga, komplotan maling tersebut berhasil mengelabui korban dengan cara men ghipnotis. Sebab, saat menjalankan aksinya, kawanan yang berjumlah tiga orang itu pura-pura bertanya untuk mengalihkan perhatian korban. Untuk menjalankan aksinya, salah satu pencuri bertanya tentang identitas orang hilang. Nah, saat komunikasi intens tersebut, tanpa disangka seorang lainnya dengan cepat mengambil tas yang ditaruh di meja kasir. Sebenarnya, aksi itu sempat disadari oleh korban. Namun, aksi pencuri itu sangat cepat. Walhasil, korban hanya bisa melongo saat insiden sudah berlangsung. “Waktu asyik bertanya, ada suara di belakang. Saya lihat tas dibawa, saya kejar, tiba-tiba sudah lari ke arah selatan,’’ sesal korban, kemarin. Menurut Rumasih, aksi kejahatan itu dilakukan tiga orang. Awalnya, satu orang turun dari sepeda motornya untuk menanyakan keberadaan foto gadis yang ditunjukkan kepadanya. Kata pelaku, gadis tersebut menghilang beberapa waktu lalu. “Pertamanya, pura-pura tanya foto perempuan yang hilang,’’ tuturnya. Akibat kejadian itu, korban kehilangan uang tunai Rp 800 ribu. Tiga kartu ATM juga berada di dalam tas yang digondol pencuri itu. Termasuk KTP dan SIM. “Sim A dan C saya juga dibawa semua, tetapi rekening sudah saya blokir,’’ jelasnya. Korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cluring. Hingga kemarin (12/11), identitas para pelakunya masih dalam penyelidikan dan pencarian polisi.(ton/irw)

MUNCAR - Nur Hasanah, warga Desa Aliyan, Kecamatan Rogojampi, nyaris saja diamuk massa. Perempuan paro baya itu kedapatan mencopet seorang warga di arena pemilihan kepala desa (pilkades), di Terminal Kedungrejo, Muncar, kemarin (12/11). Beruntung, satuan polisi yang berjaga-jaga di lokasi mampu menyelamatkan wanita itu dari amukan warga. Kebetulan, polisi dari sejumlah polsek diterjunkan untuk mengamankan pilkades yang melibatkan pemilih mencapai 18.681 itu. Korban pencopetan yang nyaris kehilangan handphone (HP) itu bernama Frida, 24, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo. Kepada RaBa, perempuan itu mengaku bahwa saat berdesakan

dengan pengunjung lain tibatiba ada tangan yang merogoh saku jaketnya. “Saya merasakan ada tangan masuk (saku jaket),’’ katanya. Secepat kilat, Frida memegang tangan orang itu.Tak pelak, HP yang sempat dipegang si pencopet terjatuh. “Tangannya masuk ke saku saya ini. Untung saya cepat memeganginya. HP saya sampai jatuh,’’ tuturnya saat ditemui di lokasi kejadian. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi dari Polsek Muncar langsung menggiring tersangka ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Korban juga dimintai keterangan lebih lanjut mengenai pencopetan itu. Sementara itu, berdasar hasil perhitungan akhir pilkades Kedungrejo, H. Muhammad Abdurakhman unggul dengan 7.406 suara. Kepala desa incumbent, H. Hasanudin alias

Hasan Zein, hanya berhasil mengumpulkan 5.034 suara

dari total pemilih yang hadir 12.464 orang. Sisanya, 6.376

pemilih tidak hadir dan 146 suara tidak sah. (ton/c1/irw)

Residivis Curanmor Kambuh Lagi MUNCAR - Aziz bin Abdul Aziz, 33, tidak pernah kapok berbuat jahat. Terbukti, untuk kali keempat, warga Dusun Kalimoro, RT 1 RW 3, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, itu harus berurusan dengan polisi. Sebab, dia kembali melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kejahatan itu selama ini sudah kerap dia lakukan. Namun, kali ini dia tertangkap langsung, sehingga harus mendekam di sel tahanan Ma-

ALI NURFATONI/RaBa

DIHAJAR MASSA: Dua pelaku curanmor, Aziz (kiri) dan Edi Santoso, dikeler polisi di Mapolsek Muncar kemarin.

GALIH COKRO BUWONO/RABA

DUKUNGAN : Sambutan dan dukungan luar biasa dalam peresmian GenArt Adverting & Digital Printing.

Resmikan GenArt Advertising & Digital Printing BANYUWANGI-Satu lagi Digital Printing hadir di Kabupaten Banyuwangi. GenArt Advertising & Digital Printing yang beralamat di Jalan Letjen Sutoyo No. 5, Kelurahan Tukang Kayu, Kecamatan Banyuwangi, diresmikan operasionalnya, Jumat malam (11/11). Dalam peresmian itu hadir anggota Komisi III DPR RI Achmad Basarah, Camat Kota Banyuwangi Muhamad Luqman, para pelaku usaha di Kabupaten Banyuwangi, dan puluhan undangan lain. “GenArt Advertising & Digital Printing ini ditangani tenaga muda yang profesional, saya yakin bisa mencetak pesanan pelanggan dengan baik,” cetus Basarah. Direktur GenArt Advertising &

ALI NURFATONI/RaBa

TEPERGOK NYOPET: Nur Hasanah (dua dari kanan) digiring Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim di arena pilkades, di terminal bus Kedungrejo, Muncar, kemarin. Korban Frida (paling kiri) diajak ke mapolsek untuk memberikan keterangan.

Digital Printing Imam Maskun mengungkapkan, usaha yang dilakukan itu melayani pembuatan spanduk atau banner untuk indoor dan outdoor berukuran kecil atau besar, dengan kualitas bagus dan harga bersaing. “Kita juga melayani pembuatan desain yang indah,” katanya. GenArt Advertising & Digital Printing juga melayani cetak kalender. Baik itu kalender dinding atau kalender meja. Selain itu, juga mencetak brosur, flyer, dan leaflet. “Brosur sangat penting dalam mengenalkan usaha atau produk perusahaan, makanya perlu desain yang menarik, semua itu hanya bisa diperoleh di GenArt Advertising & Digital Printing,” ungkapnya.

SYUKURAN : Basarah meresmikan GenArt dengan memotong tumpeng.

Selain melakukan Digital Printing itu, masih kata Imam, GenArt Advertising & Digital Printing melayani pembuatan neon box, neonsign, undangan, ID card, kop surat, dan sticker. Usahanya juga melayani pembuatan kaos, majalah, fotokopi, penjilidan, dan lainnya. “Untuk pembuatan spanduk atau banner bisa ditunggu,” jaminnya. Imam menjamin, kualitas GenArt Advertising & Digital Printing bisa bersaing dengan yang lain. Bahkan, hasil usahanya masih banyak kelebihannya. Bila ingin membuktikan, bisa datang ke Jalan Letjen Sutoyo No. 5, Banyuwangi (SMPN 1 Banyuwangi ke Timur). Atau hubungi telepon (0333) 424242, email: genart_mail@yahoo.co.id.(abi/ikl/irw)

HIBURAN : Undangan dalam persmian GenArt dihibur artis beken Banyuwangi.

polsek Muncar. Dia ditangkap karena telah mencuri motor Kawasaki Blitz warna hitamputih. Pencurian itu dilakukan Jumat (11/11) lalu sekitar pukul 15.00 di sekitar Pelabuhan Muncar. Aziz melakukan aksinya bersama Edi Santoso, 21, warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar. Sebelum beraksi, keduanya sempat pesta minuman keras (miras) di areal pelabuhan. Setelah berhasil mengembat motor bernomor

polisi DK 5199 KZ, keduanya langsung melarikan diri. Korban yang kala itu sedang berada di dalam sebuah toko tidak mengetahui motornya raib. Saat keluar toko, korban baru menyadari motor yang diparkir di halaman toko sudah lenyap. Tak ayal, Pur, yang meminjam motor milik Suparman, 34, warga Dusun Kalimati, Desa Kedungrejo, Muncar, itu panik. Dia langsung menyisir sejumlah tempat n Baca Residivis...Hal 39


38

Minggu 13 November 2011

Gesper Bisa juga Hilangkan Rasa Bosan

INTERNET: Siswa menjaga game secara online di laptop.

BANYUWANGI – Dunia remaja adalah dunia yang penuh warna. Untuk urusan fashion, remaja selalu ingin terdepan. Apalagi fashion sangat mempengaruhi penampilan mereka. Termasuk aksesori yang satu ini, yaitu ikat pinggang. Bukan rahasia umum jika ikat pinggang memiliki fungsi sebagai penahan celana agar tidak melorot. Namun kini, fungsi tersebut seolah hanya menjadi pemanis saja. Banyak remaja sekarang yang mengenakan ikat pinggang karena memiliki gesper yang menurut mereka bagus. Seperti Mario, remaja yang satu ini memiliki beberapa buah ikat pinggang dengan berbagai macam gesper. Mario mengaku dari, gesper dari ikat pinggang tersebut dapat berfungsi sebagai pengisi waktu luang. “Saya sering

GILANG GUPTA/RaBa

Waspada Kecanduan Game Online DARI Ragnarok sampai Point Blank (PB) pastinya sangat akrab di telinga para gamers. Keberadaan game online tersebut layaknya candu di tengah lifestyle remaja masa kini. Seperti yang dituturkan Sandi Young. Salah satu siswa SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi itu mengaku sangat getol nyambangi warung internet (warnet) setiap Sabtu dan Minggu. Untuk apa lagi selain memuaskan nafsu gamersnya. “Kalau di rumah nggak boleh oleh orang tua,” cetus Sandi. Waktu yang dihabiskan Sandi di warnet bisa sampai empat jam. Selama itu, dirinya sibuk berselancar game secara online yang dia

sukai. “Tarif warnet satu jam Rp 3.000,” cetusnya. Sandi pun rela menyisihkan uang sakunya demi bermain game online. Sandi mengatakan, dirinya mendapat uang saku Rp 50 ribu per minggu. Oleh karena itu, masih cukup jika disisihkan untuk sekadar bermain game. “Saya udah jatuh cinta dengan game,” ujarnya. Sementara itu, game yang cukup dihindari oleh remaja seperti Sandi adalah game online dengan cash. Dia mengaku tidak pernah bermain game online cash. “Pastinya takut, dan lebih takut lagi kalau udah kecanduan yang cash. Cukuplah kecanduan game online yang biasa saja,” pungkasnya. (gil/c1/bay)

Kamu pelajar ingin menulis apa saja, dari pada berserakan dan terbuang percuma, lebih baik dikirim ke: radarbwi@gmail.com atau gabung dan tulis pesan di akun Facebook: koranpelajar(sirkular.raba@gmail.com)

mainan gesper sama teman kalau sedang bosen,” cetusnya. Menurut Mario, sebenarnya pihak sekolah melarang mengenakan ikat pinggang selain ikat pinggang dari sekolah. Sehingga, lanjut Mario, ikat pinggang yang dia kenakan di sekolah bukan yang menjadi favoritnya. “Kalau di sekolah pake yang dari sekolah. Biar nggak dihukum,” ujar siswa SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi itu.

Sementara itu, untuk harga ikat pinggang yang digemari remaja, umumnya dilihat dari bentuk gespernya. Untuk bahannya masih kalah dari bentuk gesper. Harganya pun masih bisa dikatakan akrab dengan kantong mereka. Berkisar Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu. “Bentuk yang unik yang saya suka bentuk yang unik, untuk ikat pinggangnya saya suka yang terbuat dari kain rajut,” cetus Mario. (gil/bay)

GILANG GUPTA/RaBa

MURAH: Bermacam jenis ikat pinggang yang harganya sesuai untuk pelajar.

Sajak-Sajak Air Mata Senja Air mata itu kembali menetes Karna sang saka termolek kemaluanya Terobek—robek lembaran sakral pagar bangsa Oleh kutu bermata merona Dan Di jendela surga empat pintu itu Bertengger dua burung beo bermahkota Mengeparkan sayap nya

Bangsa ini di tentukan oleh indah gerak lidahku Tanah air ini adalah sangkar emasku Air mata itu kembali menetes Kebersamaan berubah jadi pertentangan Karena montok nya anggaran Kian berebut tak beraturan Nama bangsa jadi taruhan SUGIANTO. Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah, Jember.

Dan berkata Bangsa ini di tentukan oleh kicauanku

100 114

113

115

Mata Kata Aku tahu diketinggian subuh ini sayap putih dari langit mengamati hatiku yang rawan. Mata kata telah terpejam. Cuaca dingin tak lagi berjalan dengan nyalang suara. Hanya serpihan cuaca hampa atas remah waktu yang tersisa. Aduhai, alangkah tingginya jerit beku. Seperti bongkahan embun menjadi batu. Sekali lagi, untuk apa aku berpikir. Siapa yang bisa menghalangi cuaca putih turun perlahan dipelataran Abu. Silakan menangis. Atau sesekali cobalah tertawa lepas. Atas nama pasangan setia

116

yang meyakinkan. Menghapus kenangan dengan diam. Tak lagi mau memperbincangkannya. Ya, hanya mengendap dalam hati. Hanya dapat dibaca dari kerling mata? Siapakah orangnya yang peka membaca, dan untuk apa? Kini hanya kuamati dari kejauhan. Sebongkah embun pagi yang ternyata hanya fatamorgana. Fatah ‘Noor’ Yasin. Sastrawan.

PEROLEHAN BALLOT

117

LOMBA FOTO BANYUWANGI ETCHNO CARNIVAL (BEC)

GANDRUNG KONTEMPORER Irfan Kurniawan

JEJER GANDRUNG Yanti Ayu Lestari

KESATRIA Adi Prasetyo

LUWES Ferdiand Sitohang

MINAK DJINGGO Rendra Des Kurnia

NO

JUMLAH

57 48 92 55 89

69 41 9 4 1

Bazar IT di Hi-Tech Mall

Diskon Harga Notebook hingga Rp.2jutaan DAPATKAN beragam penawaran menarik selama Bazar IT di Hi-Tech Mall yang diadakan hingga 13 November 2011. Acer AO Happy 2E, N570, 2 GB DDR3, 320 GB HDD bisa didapatkan dengan harga spesial Rp 2,399 juta. Asus K43BY, AMD E450, 2 GB DDR3, 320 GB HDD, VGA ATI Radeon HD 6470 1 GB harga Rp 4 juta jadi Rp 3,75 juta free voucher download game senilai Rp 500 ribu. Toshiba C600-1005U, P7570, 500 GB HDD, 2 GB DDR3 dipatok Rp 4,29 juta dari harga sebelumnya Rp 4,4 juta. Ada juga Toshiba C640-1061, Intel B950, 500 GB HDD hanya Rp 4,221 juta. Fujitsu LH 530 P6200 berkapasitas 2 GB DDR3 ikut turun dari Rp 4,2 juta jadi Rp 3,8 juta. Wearnes Quadra CNT-1301, Core 2 Duo ULV SU7300, 2 GB DDR3, 500 GB HDD hanya Rp 2,997 juta yang awalnya Rp 4,3 juta. Samsung RV418 mengusung Core i3-2310M, 2 GB DDR3, 500 GB HDD dari Rp 5 juta jadi Rp 4,9 juta. Lenovo G470-5299 New, Intel B940, 500 GB HDD turun dari Rp 3,95 juta ke Rp 3,59 juta. Anote C-9275 TN, Core 2 Duo, 2 GB DDR2, 320 GB HDD, fingerprint, dan touch screen turun harga menjadi Rp 4,199 juta dari Rp 6,35 juta. Byon Queva W9321, CULV 743, 2 GB DDR2, 320 GB HDD hari ini dibanderol Rp 2,41 juta jika sebelumnya Rp 2,5juta. Zyrex Sky LM1211, N455, 1 GB DDR3, 320 GB HDD seharga Rp 2,199 juta turun jadi Rp 1,899 juta. Axioo Pico PJM 715, N570, 1 GB DDR3, 250 GB HDD hanya Rp 1,999 juta.

Promo Android Hanya Rp 900 Ribuan Inforce DM70 seharga Rp 950 ribu free leather case keyboard dan SD card 4 GB. Free antigores dan aplikasi setiap pembelian Samsung Galaxy Tab 7 inci wifi hanya Rp 3 juta yang awalnya Rp 3,499 juta. Vandroid T1C Rp 2,5 juta menjadi Rp 1,999 juta. Huawei S7 Slim seharga Rp 2,9 juta menjadi Rp 2,65 juta. Anote CPad 703 ”Pahe 2” plus modem 3G hanya Rp 2,399 juta. ZTE EVDO hanya Rp 2,85 juta. Setiap pembelian Android berhadiah langsung dan mug Android yang tercetak langsung foto Anda serta pin Android di redemption Android dan konsultasi gratis di Android Corner. Ada pula LCD Ben-Q T2210 HD, DVI, 21,5 inci hanya Rp 1,49 juta free voucher KFC Rp 20 ribu dan proyektor Ben-Q MP524 (proyektor XGA) hanya Rp 3,899 juta free layar 70 inci. Canon IP2770 plus modif hanya Rp 425 ribu. Epson T13 plus modif hanya Rp 725 ribu. Brother DCPJ 125 dibanderol

Rp 990 ribu hari ini. Free modifikasi untuk setiap pembelian printer Brother. Hi-Tech Mall tak mengguyur pengunjung dengan bonus dan hadiah langsung, mulai puluhan printer, notepad, hingga notebook dan lain-lain. Setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp 2 juta, semua hadiah itu akan memenuhi belanjaan Anda. Dengan minimum pembelanjaan Rp 500 ribu, miliki mug eksklusif yang tercetak foto Anda. Mulai ketersediaan barang, informasi produk, sampai purnajual bisa Anda dapatkan hanya di Hi-Tech Mall, satu-satunya tempat termurah, terlengkap, dan terjamin untuk belanja segala produk TI di Indonesia. Bagi pengunjung luar kota dapatkan Double Bonus hadiah langsung di redemption lantai dasar. Ingat TI, ingat Hi-Tech Mall.(*)


Minggu 13 November 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Siapkan 1.500 Besi Bronjong ■ SITUBONDO... Sambungan dari Hal 29

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), posisi Situbondo jauh di atas kota tetangga, yakni Jember, yang hanya menempati ranking 70 nasional. Berkaca pada fenomena itu, BPBD terus melakukan mitigasi (upaya mengurangi kerugian dari dampak bahaya tertentu) bencana, pemetaan bencana,

sosialisasi dan pelatihan menghadapi bencana kepada warga. Di antaranya, sosialisasi dan pelatihan menghadapi bencana tanah longsor, banjir, tsunami, dan lain-lain. “Justru ketika tidak ada bencana, pekerjaan lebih banyak seperti yang saya sebutkan tadi. Agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” ujar pria yang karib disapa Zainul tersebut. Kepala Dinas Pekerjaan

Umum Bina Marga dan Pengairan, Situbondo, Yoyok Mulyadi mengatakan, pada musim penghujan tahun ini sedikitnya tujuh kecamatan di Situbondo rawan banjir. Tujuh kecamatan yang dia maksud adalah Kecamatan Situbondo, Mlandingan, Bungatan, Besuki, Banyuglugur, Kendit, dan Arjasa. Yoyok mengungkapkan, potensi terjadinya banjir tersebut disebabkan banyak lahan gundul sehingga tidak mampu

menyerap air hujan. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Kita sudah memasang sirine jika banjir terjadi,” imbaunya. Menurut Yoyok, untuk meminimalisasi potensi banjir, pihaknya telah melakukan normalisasi sungai, di antaranya melakukan pengerukan dan perbaikan tangkis. “Kita juga sudah menyiapkan 1.500 besi bronjong untuk mengantisipasi tangkis sungai yang jebol,” pungkasnya. (sgt/c1/aif)

Mata Kanan Nyaris Buta ■ FAJAR... Sambungan dari Hal 29

Anehnya, mata sebelah kanan yang kelopaknya bisa membuka malah tidak bisa digunakan melihat. ‘’Yang kanan, anak saya tidak bisa melihat. Yang kiri belum bisa dibuka karena memar,’’ tutur Anisa. Anisa menyebutkan, berdasarkan keterangan dokter, Fajar mengalami lebam di bagian belakang kepala. Dampak benturan keras itu ternyata merembet ke organ lain. ‘’Ada yang bermasalah dengan kepala anak saya,’’ sebutnya. Dikatakannya, Fajar sadar pada Sabtu dini hari kemarin. Begitu juga saat kejadian, anak tersebut tidak pingsan. Padahal, tumpukan tembok dan batu bata yang menindihnya cukup berat. Untung saja, warga langsung melakukan tindakan cepat waktu truk merobohkan tembok tersebut. ‘’Kalau tidak cepat saya tolong, tidak tahu lagi anak saya seperti apa,’’ ujar Fatiha. Waktu truk bermuatan batu bara itu menabrak tembok pagar PT. Maya, Fatiha sedang be-

rada di lokasi. Oleh karena itu, dia tahu persis kronologi peristiwa nahas itu. Saat pagar ambrol, ada lima bocah yang sedang bermain di rumah yang tertimpa tembok tersebut. Seorang bocah bisa menghindar karena posisinya agak jauh dari empat rekannya. ‘’Saya juga ada di sana. Saat itu saya juga tahu anak saya tertimbun tembok,’’ jelasnya. Melihat kejadian itu, Fatiha langsung berusaha menyelamatkan Fajar dan kawan-kawannya yang tertimbun. Waktu itu, Fajar nyaris tidak terlihat di permukaan. Namun, terdengar ada suara minta tolong. ‘’Cuma sekali ada suara minta tolong, anak saya langsung saya selamatkan,’’ jelas Fatiha. Selanjutnya, Fatiha hanya fokus agar anaknya segera mendapatkan perawatan medis. Dia juga tidak mempedulikan sikap massa yang emosional dan akhirnya melampiaskan kemarahan ke truk dan pos penjagaan PT. Maya. ‘’Dalam benak, saya hanya berpikir bagaimana agar anak saya selamat. Orangorang ramai, saya sudah tidak bisa fokus lagi,’’ kenangnya.

Sementara itu, korban lain, Mariska Aldina Sukma, 12, juga masih mendapat perawatan medis. Didampingi ibu kandungnya, siswi kelas VI SD itu kini juga belum sembuh. Meski begitu, korban yang mengalami patah tulang paha kanan itu sudah mulai siuman. ‘’Ya, masih lemas,’’ ujar Salma, 38, ibunda Mariska. Menurut Salma, atas musibah tersebut, pihaknya mendengar bahwa pengelola PT. Maya siap memberikan bantuan seutuhnya, baik saat masa pengobatan maupun masa rawat jalan kelak. ‘’Semua biaya ditanggung perusahaan tersebut,’’ sebutnya. Sementara itu, dua bocah lain yang tertimbun tembok, yakni Nadia dan Rafil, sudah diperbolehkan pulang dari PKU Muhammadiyah Muncar. Kadua bocah yang masingmasing berusia 6 dan 5 tahun itu hanya mengalami luka di bagian luar. Seperti diberitakan sebelumnya, pagar tembok di areal PT. Maya ambruk menimpa rumah warga di Kampung Sampangan, Kecamatan Muncar,

Banyuwangi, Jumat sore kemarin (11/11). Tembok tersebut ambruk setelah kunduran truk (tertabrak truk mundur) bermuatan batu bara. Celakanya, empat bocah sedang bermain di dalam rumah tembok milik Haida, 40, warga Sampangan, tersebut. Akibatnya, keempat bocah tersebut mengalami luka serius. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit. Salah satu korban, Fajar, 7, luka serius di kepala. Korban lain, Nadia, mengalami patah tulang kaki. Dua korban lain bernama Riska, 12, dan Rafil, 5, juga luka parah. Meski begitu, kondisi Riska dan Rafil masih lebih stabil daripada kondisi Fajar dan Nadia. Awalnya, keempat bocah tersebut dibawa ke PKU Muhammadiyah Muncar. Namun, karena kondisi lukanya sangat serius, Fajar dan Nadia langsung dirujuk ke rumah sakit AlHuda di Kecamatan Gambiran. Sementara itu, sopir truk bermuatan 35 ton batu bara tersebut, Hasyim, 40, warga Probolinggo, sudah diamankan di Mapolsek Muncar untuk dimintai keterangan. (ton/c1/bay)

Petugas Siap Jemput Bola ■ PERMOHONAN... Sambungan dari Hal 29

“Agar pelayanan tidak terkonsentrasi di kantor, maka kita berikan layanan jemput bola di tiap kecamatan secara bergilir,” tegas Kadis Pendukcapil, Sudjani. Pemberlakukan UU 23/2006, kata Sudjani, sudah mengalami penundaan dua kali. Sedianya, UU itu akan diberlakukan pada tahun 2010 lalu, tapi rencana itu batal dan ditunda pada tahun 2011. Hasil koordinasi dengan pemerintah pusat, beber Sudjani, pemberlakuan UU 23/2006

akan dilaksanakan pada tahun 2011. “Dalam UU, permohonan akta kelahiran yang telat hingga satu tahun, prosesnya akan makan waktu yang cukup lama,” tegas Sudjani. Walau sudah telat, lanjut Sudjani, saat ini apabila semua persyaratan terpenuhi, permohonan akta kelahiran cukup satu hari. Tetapi, jika UU 23/ 2006 sudah diberlakukan, penerbitan akta yang sudah lebih dari satu tahun, tidak bisa diproses dalam satu hari. Sebab, penerbitan akta kelahiran yang sudah lebih dari satu tahun harus ada pe-

netapan Pengadilan Negeri (PN). Dinas Kependudukan tidak boleh menerbitkan akta kelahiran yang lebih dari satu tahun sebelum ada penetapan pengadilan. Untuk mendapatkan penetapan pengadilan, pemohon harus mengikuti persidangan. Dalam persidangan, pemohon harus menghadirkan saksi-saksi yang mengetahui secara persis riwayat kelahiran pemohon dengan disertai bukti-bukti. “Kalau sudah penetapan pengadilan, Dispendukcapil baru berwenang mengeluarkan akta

kelahiran,” katanya. Beratnya proses permohonan akta kelahiran yang diatur dalam UU23/2006 itu berdampak pada permintaan pemohon akta. Dispukcapil hanya akan melayani permintaan akta yang sudah telat satu tahun, tanpa sidang pengadilan, hingga Desember 2011 saja. Lebih dari bulan Desember, tambah Sudjani, pemohon yang telat satu tahun harus melalui proses penetapan pengadilan. “Sampai Desember, kita berikan layanan jemput bola setiap hari Sabtu,” tambahnya. (afi/c1/bay)

Tempat Pelacuran Bisa Jadi Ladang Dakwah ■ MEMAKSIMALKAN... Sambungan dari Hal 29

“Kiai mau salat Duhur dulu,” katanya sembari mempersilakan wartawan koran ini menikmati makan siang di sebuah ruang di sebelah barat kediaman Kiai Fawaid. Sekitar 15 menit kemudian, wartawan koran ini bisa bertemu Kiai Fawaid. Sangat tampak bahwa putra KHR. As’ad Syamsul Arifin itu menyukai musik. Di sebuah meja terdapat tape recorder yang juga dilengkapi VCD player yang bisa memutar keping CD. Di sebelah utara tape recorder tersebut ada televisi layar datar 21 inch. Kata Kiai Fawaid, masyarakat saat ini masih belum terbiasa melihat seorang kiai dekat dengan dunia seni, apalagi dunia musik. Banyak di antara mereka yang terkejut bahkan memberikan penilaian negatif bila ulama dekat dengan dunia seni. “Padahal kalau ingat ke sejarah, ulama NU (Nahdlatul Ulama) sejak era 1970 hingga 1980-an sudah

memperkenalkan musik samroh dan gambus kepada umat. Musik tersebut diharapkan menjadi musik alternatif agar umat bermusik tetap dalam koridor Islam,” terangnya. Termasuk kehadiran perempuan dalam dunia musik, bukanlah hal yang tabu. Ada sejumlah bintang perempuan musik samroh yang melejit pada zamannya. Sebab itulah, kata dia, dalam album terbarunya “Azza Wa Jalla”, grup Musik Al-Badar yang dibina Kiai Fawaid menampilkan sejumlah santri putri yang menyanyikan lagu. Dia juga sempat menunjukkan video klip lagu tersebut. Lokasi syutingnya adalah objek wisata Garuda Wisnu Kencana, Bali. Sebagian lagi di Masjid Jamik Ibrahimy, Sukorejo. “Ajaran Islam itu sesuai fitrah manusia, jadi tinggal kita mengemasnya saja agar tidak bertentangan dengan yang diajarkan Allah dan rasul,” paparnya. Yang harus disadari, kata kakak KHR. Mohammad Kholil tersebut, objek dakwah bukan hanya masyarakat di masjid

atau tempat-tempat pengajian, tapi juga di segala bidang kehidupan agar tetap sejalan dengan ajaran Islam. “Jangan hanya berdakwah dari podium ke podium lain. Tempat pelacuran atau tempat maksiat lain merupakan medan dakwah yang nyata yang juga menjadi tantangan tersendiri,” terang suami Nyai Hj. Juwairiyah itu. Salah satu tujuan berdirinya grup gambus revolusioner Al-Badar, kata Kiai Fawaid, untuk mengintensifkan gerakan dakwah dalam dunia musik. Al-Badar mengajak masyarakat mengingat Allah, berselawat, dan amar ma’ruf nahi munkar yang lain. Kiai Fawaid juga terlibat aktif dalam setiap penggarapan album-album AlBadar. “Masyarakat kita ini sebagian masih ada yang fanatik dengan bahasa. Lagulagu berbahasa Arab atau Timur Tengah disangkanya semua tentang dakwah. Padahal, kalau tahu artinya, isinya ya tentang percintaan,” kata ketua DPC PPP Situbondo itu sambil tersenyum. (c1/bay)

Titik Lemahnya di Bagian Cingur ■ SPESIALIS... Sambungan dari Hal 40

Para jagal rela merogoh kocek lebih dalam untuk membayar jasa tukang pengasah lantaran harga pisau tersebut relatif mahal. Untuk sebilah pisau penyeset

daging, harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah bahkan bisa mendekati jutaan rupiah. Nasir, seorang jagal hewan mengatakan, jenis pisau untuk menyembelih hewan ada dua. Pertama, pisau potong dan yang kedua adalah pisau yang

digunakan untuk menguliti. Umumnya, pisau potong bentuknya lebih besar daripada pisau kulit. “Keduanya samasama tajam,” imbuh Nasir. Selain pisau, tambang berkualitas bagus juga dibutuhkan ketika memotong ternak. Tam-

bang harus diikat tepat di cingur (lubang hidung) sapi. Jika hanya diikat di leher sapi, kemungkinan sapi lepas sebelum disembelih sangat besar. “Karena cingur tersebut adalah pengapesan (titik lemah) sapi,” cetusnya. (gil/c1/bay)

Seluruh Darah Harus Keluar ■ PAKAI... Sambungan dari Hal 40

“Kalau lama tidak mati, kan kasihan juga sapinya,” cetusnya. Biasanya, Nasir dan kawankawan selalu memotong sapi dengan sekali tebas. Setelah

itu, mereka langsung menghindari kontak dengan sapi. Sebab, jika tetap berada di posisi ketika dirinya memotong, itu akan sangat berisiko. Sebab, pisau bisa melukai dirinya. “Setelah dipotong pasti sapi meregang nyawa, dan itu

cukup berbahaya jika kita tidak segera beranjak,” jelasnya. Setelah sapi dipastikan mati, leher sapi harus ditusuk. Ini dilakukan agar seluruh darah di dalam tubuh sapi dapat segera keluar. Jika tidak dapat keluar, darah tersebut dapat membe-

ku dan sangat berbahaya. Sementara itu, dibutuhkan waktu satu jam untuk memastikan sapi tersebut benar-benar mati. Namun, jika teknik dan alat yang digunakan memenuhi syarat, waktu yang diperlukan tak sampai sejam. (gil/c1/bay)

Beredar Kabar Kucing Itu Beranak Ayam ■ KUCING... Sambungan dari Hal 29

“Lahirnya itu pada Kamis malam lalu (10/11),” ujar Jumainah kepada wartawan koran ini kemarin (12/11). Jumainah mengaku, awalnya dirinya tidak percaya kucing piaraannya melahirkan anak ayam. Saat terbangun, kucing yang sudah lama dia pelihara itu melahirkan persis di bawah tempat tidurnya. “Ada dua ekor anak kucing yang baru lahir. Di tempat itu juga, ternyata ada anak ayam yang baru menetas,” jelas ibu lima anak yang sudah memiliki dua cucu itu. Dia menjelaskan, dua ekor

anak kucing dan seekor anak ayam yang baru lahir itu masih lemas. Sekujur tubuhnya masih kotor dan ada bercak darah. “Saya tidak mengira anak ayam itu juga anak kucing yang baru melahirkan itu,” ujarnya. Perempuan pemilik kucing itu segera memisah anak ayam yang bercampur dua ekor anak kucing bersama induknya. Selanjutnya, anak ayam itu dibawa ke depan rumah. Anehnya, induk kucing itu membuntutinya, kemudian mengambil kembali anak ayam itu menggunakan mulutnya. “Kucing itu menggendong anak ayam itu dengan mencokot (menggigit) seperti dia

menggendong bayi kucing,” ungkapnya. Dengan tindakan semacam itu, Jumainah menduga bahwa anak ayam itu termasuk anak kucing yang baru dilahirkan. Apalagi, induk kucing terus menjaga dan menyayanginya. “Ini memang aneh,” cetusnya. Berita kucing melahirkan anak ayam itu ternyata didengar para tetangganya. Dari mulut ke mulut, berita kucing beranak ayam itu langsung menyebar sekampung dan semakin meluas. “Warga yang datang untuk melihat cukup banyak. Mulanya banyak yang tidak percaya, tapi ini buktinya,” sebut Misnawi. (abi/c1/bay)

Pengiriman Dilanjutkan Truk Pengganti ■ RIBUAN... Sambungan dari Hal 29

Sampai Jumat malam, warga sekitar masih berusaha membantu proses evakuasi. Kemudian, ribuan botol minuman itu dinaikkan ke atas truk pengganti bernopol DK 8603 JV untuk diangkut menuju Bali. “Minuman ini dikirim dari Su-

rabaya dengan tujuan Bali. Makanya saya ditugaskan mengangkutnya ke Pulau Dewata,” ujar Warsito, 30, warga Kecamatan Cluring, Banyuwangi, sopir truk bernopol DK 8603 JV tersebut. Beruntung, kecelakaan tunggal itu tidak menelan korban jiwa. Meskipun kaca depan truk pecah, tapi sopir dan

kernetnya tidak mengalami luka berarti. “Sopir dan kernetnya selamat. Tadi mereka ada di sini (di sekitar lokasi kecelakaan, Red). Tapi sekarang saya tidak tahu mereka di mana. Kemungkinan masih menenangkan diri,” ujar seorang warga yang ikut membantu proses evakuasi. (sgt/ c1/bay)

Satu Sekolah Boleh Kirim Banyak Tim ■ SMA 1... Sambungan dari Hal 29

Peserta wajib mendaftarkan diri dan menyerahkan fotokopi identitas anggota tim. Bagi calon peserta yang berasal di

luar Banyuwangi, bisa mengonfirmasi keikutsertaan terlebih dahulu kepada panitia. Ayo segera daftarkan sekolahmu untuk mengikuti Mading Competition yang digelar Radar Banyuwangi. Informasi

dan pendaftaran silakan hubungi kantor Radar Banyuwangi di Jalan Yos Sudarso Nomor 89-C Banyuwangi. Kontak person, Benny (085745270031), Iwan (081559555572), dan Gerda (0811359597). (*/c1/bay)

Ikut Angkat Pamor Wisata ■ PELAJARI... Sambungan dari Hal 29

“Tahun ini memang tidak lolos, tapi ya tidak apa-apa,” cetus gadis berjilbab yang masuk babak 20 besar Jebeng Thulik 2011 itu. Yolanda mengaku, lokasi wisata alam yang paling dia sukai adalah Pantai Bedul di Kecamatan

Purwoharjo. Sebab, pantai konservasi bakau tersebut sangat indah dan cocok dikunjungi bersama keluarga. Dia berharap, pamor wisata Banyuwangi bisa terangkat dengan kegiatan Jebeng Thulik. “Siapa pun yang terpilih semoga bisa mengenalkan Banyuwangi sejauh mungkin,” cetus dara kelahiran 14 Januari 1996 itu. (gil/c1/bay)

Empat Kali Masuk Bui ■ RESIDIVIS... Sambungan dari Hal 31

Jerih payah itu membuahkan hasil. Dengan mengendarai motor lain, korban menemukan dua pria yang membawa kabur motor itu di jalan raya Desa/Kecamatan Gambiran. Di lokasi tersebut, kedua maling itu langsung diberhentikan dengan cara dihalangi motor yang dikendarai Pur. Mereka disarankan tidak melarikan diri. Namun, peringatan itu tidak diindahkan Edi yang langsung lari tunggang-langgang. Melihat salah satu maling kabur, korban langsung berteriak maling. Sejurus kemudian, Edi

berhasil ditangkap warga. Bahkan, sempat menjadi bulanbulanan massa. Untungnya, sejumlah personel polisi dari Polsek Gambiran turut membantu mengamankan tersangka dari amukan warga. Nasib serupa juga dialami Aziz yang mendapatkan banyak hadiah bogem mentah. Dua pelaku curanmor itu harus rela memar di wajah dan kepala. Setelah mendapatkan perawatan di RSUD Genteng, Edi

diserahkan ke Polsek Muncar. Akibat curanmor itu, pemilik motor nyaris mengalami kerugian Rp 4,2 juta. Atas perbuatannya, polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara. “Padahal baru Lebaran ini dia (Aziz, Red) keluar (Lapas), sekarang masuk lagi,” sesal Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim saat ditemui RaBa di markasnya kemarin (12/11). (ton/c1/irw)


MINGGU l 13 NOVEMBER 2011 l HALAMAN 40

Musim Panen

Spesialis Pengasah Pisau

Pembunuh Bayaran

SENJATA utama bagi seorang jagal sapi adalah pisau. Ketajaman pisau sangat mempengaruhi proses penyembelihan hewan. Jika alat tidak mendukung, maka akan fatal akibatnya. “Pisau yang saya gunakan adalah pisau khusus. Sebutannya pisau garpu,” jelas Nasir, seorang jagal hewan di Banyuwangi. Menurutnya, pisau tersebut tidak boleh digunakan selain menyembelih hewan. Selain itu, pisau tersebut tidak perlu diasah. “Tidak terlalu panjang bentuknya, tapi tajamnya luar biasa,” ujarnya. Yang menarik, di kawasan rumah potong hewan biasanya ada spesialis tukang asah pisau. Seperti yang dilakukan Tapin, 50, warga Kecamatan Kalipuro, ini. Dia menjual jasa asah pisau milik para “pembunuh bayaran” itu. Sekali mengasah pisau, Tapin mendapat ongkos Rp 2.000. Namun, tak jarang para jagal tersebut memberinya uang jasa Rp 3.000 hingga Rp 4.000 untuk setiap pisau yang diasah n  Baca Spesialis...Hal 39

FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

TELATEN: Tapin mengasah beberapa pisau milik jagal ternak di Banyuwangi beberapa hari lalu. Untuk setiap pisau yang diasah, dia mendapat ongkos Rp 2.000.

Satu Kali Gorok Rp 250 Ribu PARA penjagal biasanya memperoleh pendapatan secara musiman. Jika musim Idul Adha, bisa dipastikan nominal rupiah yang mengalir ke kantong mereka cukup lumayan. Pada masa itu, seorang penjagal sapi bisa menyembelih dan membersihkan 17 ekor sapi menjadi potongan daging kecil-kecil hanya dalam tempo sehari. Seperti yang dituturkan Nasir, 48, yang sudah tujuh tahun menjadi penjagal sapi di Banyuwangi. Dia mengakui, order selalu penuh di masa hari raya Idul Adha dan beberapa hari tasyrik setelah itu. Tak jarang, satu hari penuh dia melakukan pekerjaannya tersebut. “Pernah mulai jam enam sore sampai delapan pagi,” cetusnya. Sementara itu, pada hari normal, tarif yang dipatok penjagal untuk seekor sapi adalah Rp 150 ribu. Namun, khusus Hari Raya Kurban, tarif tersebut mengalami kenaikan. “Biasanya ya lebih dari itu,” ujar Nasir, seorang

PEKERJA KERAS: Nasir dan Subhan memamerkan pisau khusus untuk menyeset kulit dan daging ternak di Pasar Blambangan Banyuwangi.

penjagal ternak di Banyuwangi. Tarif untuk menyembelih seekor kam-

Pakai Teknik Sekali Tebas MENJADI seorang “pembunuh hewan bayaran” tak hanya didukung peralatan yang memadai. Tukang jagal juga harus menguasai ilmu dan teknik penyembelihan hewan, terutama ternak besar seperti sapi. Nasir, seorang penjagal hewan di Banyuwangi mengatakan, teknik penyembelihan merupakan kunci pekerjaan-

nya. Para jagal dituntut memiliki kemampuan “membunuh” dengan cepat. “Aturan pastinya adalah pisau tidak boleh terangkat saat menggorok leher ternak,” ujarnya. Penjagal selalu berusaha memotong sapi dengan cepat. Sebab, lebih cepat sapi tersebut mati, itu akan lebih baik n  Baca Pakai...Hal 39

Diperiksa Berlapis SETIAP ternak yang akan dipotong selalu dilakukan dua kali pemeriksaan. Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Banyuwangi, drh. Benny Handarwanto mengatakan, pemeriksaan pertama disebut antemortem, dan pemeriksaan kedua dikenal sebagai postmortem. Pemeriksaan pertama dilakukan untuk menentukan status hewan dalam kondisi hidup, dan sehat ataukah sakit. “Hal ini sangat penting karena hewan tersebut akan dikonsumsi masyarakat,” ujarnya. Pemeriksaan kedua, alias postmortem, merupakan pemeriksaan hewan setelah hewan dipotong. “Untuk menentukan status daging yang akan diedarkan kepada konsumen,” imbuh Benny.

Dari pemeriksaan yang kedua tersebut, lanjut Benny, kualitas daging bisa diketahui; apakah daging tersebut dapat dikategorikan ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal). Pemeriksaan itu dilakukan dengan cara memeriksa perubahan yang terjadi di organ-dalam hewan. “Setelah kedua pemeriksaan itu selesai, baru layak dikonsumsi,” ujarnya. Sementara itu, Benny mengatakan, pemotongan hewan harus dilakukan di RPH (rumah potong hewan). Menurut Benny, ketentuan tersebut merupakan standar pemotongan hewan. “Itu syarat wajib ketika memotong hewan, karena di RPH ada aturan-aturan yang harus dilakukan,” pungkasnya. (gil/c1/bay)

bing, lanjut Nasir, berkisar pada angka Rp 50 ribu. Tetapi, penyembelihan

kambing terkadang tidak ada perubahan tarif. Baik itu hari raya maupun hari biasa sama saja. “Kambing tarifnya relatif stabil,” imbuhnya. Nasir mengatakan, pekerjaan yang digelutinya itu tidak ada kelompok atau paguyuban yang menaungi. Tetapi, dalam bekerja ada juragan yang memimpin. Pada umumnya, juragan memiliki empat tenaga jagal. “Meskipun saya memiliki juragan, tapi saya juga bisa dipanggil atas nama sendiri untuk menyembelih hewan,” cetusnya. Sementara itu, tarif memotong hewan menjadi berbeda saat dipanggil atas nama sendiri dan atas nama juragan. Jika ada order di Hari Raya Kurban bukan dari juragan, lanjut Nasir, pihaknya mematok tarif Rp 250 ribu untuk menyembelih satu ekor sapi. Tetapi, untuk tarif memotong kambing tidak berubah. “Kambing sama, yaitu Rp 50 ribu,” pungkasnya. (gil/c1/bay)

HARI raya Idul Adha membawa berkah tersendiri bagi sebagian orang yang menjalani profesi sebagai tukang potong ternak (jagal). Di sisi lain, mereka menjadi sibuk lantaran banyak permintaan untuk pemotongan hewan. Di sisi lain, panen order tersebut berarti rezeki nomplok bagi mereka. Selain mendapat ongkos pemotongan hewan, para jagal juga menerima warisan dari kurban yang disembelih. Bagian yang dianggap terbuang, seperti kulit, tulang, dan kepala, biasanya termasuk sebagai ongkos pemotongan hewan kurban. Sepintas, barang sisa tersebut tidak berguna dan termasuk barang buangan. Kulit, kepala, dan tulang, menjadi bagian tubuh yang dianggap kurang bermanfaat bagi warga. Namun, di tangan para jagal, bagian tersebut ternyata memiliki nilai tersendiri. Semua bagian itu bisa bernilai rupiah. Apalagi, untuk hewan jenis sapi, para jagal biasanya mendapat warisan bagian terluar dari hewan tersebut. Bila dinominalkan, nilainya lumayan, satu kilogram kulit sapi bisa dihargai Rp 11 ribu hingga Rp 12 ribu. “Semua tergantung jenis sapinya. Semakin bagus sapinya semakin mahal harganya,” ujar Suhaimi, salah satu pengepul kulit sapi di Banyuwangi. Di pasaran, kulit sapi digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dijadikan makanan hingga kerajinan. Kulit binatang banyak diburu sentra jajanan maupun handy craft.

Untuk makanan, masyarakat tentu sudah mengenal rambak. Rasanya gurih sehingga membuat makanan berbahan dasar kulit sapi ini sangat digemari. Selain harganya murah, makanan ini juga mudah dijumpai di warung kecil dan toko besar. Selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri makanan, kulit sapi juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Mulai dari sepatu hingga aneka kerajinan lain, seperti dompet, hiasan dinding, dan ikat pinggang, bisa dibuat menggunakan kulit sapi. Bahkan, kulit sapi bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat musik, seperti rebana bahkan beduk. Selain sapi, kulit kambing juga memiliki nilai ekonomis. Hanya saja, jika dibandingkan sapi, kulit kambing sedikit kurang diminati para jagal. Nilainya yang cukup murah membuat kulit kambing kurang dilirik. Itu karena kulit kambing bukan dihitung berdasar berat. Kulit kambing oleh pengepul dihitung per lembar dan dibanderol Rp 20 ribu per lembar. Itulah yang membuat para jagal menganggap kulit sapi lebih memiliki nilai ekonomis dibandingkan kulit kambing. Bagian lain yang juga menjadi jatah para jagal adalah tulang dan kepala. Bagian ini biasanya laku di pasaran seharga Rp 60 ribu sampai 65 ribu. Bagian ini laku di pasaran karena menjadi favorit beberapa rumah makan sebagai menu andalan. (nic/c1/bay)

SIAP JUAL: Seorang jagal menggantung daging sapi di lapak sebelum dijajakan ke konsumen.


Radar Banyuwangi 13 November 2011