Issuu on Google+

8 JANUARI

29

TAHUN 2012

Kapal Terpanjang yang Sandar di Tanjung Wangi

BESAR: KM Dewi Umayi yang bermuatan 25 ribu ton semen sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI - Kapal Motor (KM) Dewi Umayi merapat di dermaga Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, pukul 13.00 kemarin (8/1). Kapal yang memiliki length of all (LOA) 223,13 meter tersebut merupakan kapal terpanjang yang pernah singgah di pelabuhan kebanggaan warga Bumi Blambangan tersebut.

Selain itu, kapal milik PT. Pratama Ocean Line tersebut memiliki draft 24,32 meter. KM Dewi Umayi bermuatan semen seberat 25 ribu ton. Rencananya, muatan semen tersebut akan didistribusikan ke wilayah Bali. Kepala Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel) Tanjung Wangi, Sri Sukesi, mem-

benarkan bahwa KM Dewi Umayi adalah kapal terpanjang yang pernah singgah di Tanjung Wangi. KM Dewi Umayi memiliki kapasitas angkut yang cukup besar, yakni 60 ribu ton. “Kapal ini merupakan kapal terpanjang. Dari kapasitas Tanjung Wangi 518 meter, Dewi Umayi menempati separo space yang ada,” bebernya ■

Tentang KM Dewi Umayi

 Baca Kapal...Hal 39

Pemilik: PT. Pratama Ocean Line Panjang total: 223,13 meter Draft: 24,32 meter Kapasitas angkut: 60.000 ton Muatan: 25.000 ton semen Lama bongkar muat: 20 hari Kapasitas dermaga Tanjung Wangi: 518 meter

GALIH COKRO/RaBa

PT. PLN (PERSERO) DITRIBUSI JAWA TIMUR UNIT PELAYANAN & JARINGAN BANYUWANGI KOTA

PEMADAMAN LISTRIK Sehubungan dengan adanya Pemeliharaan jaringan SUTM 20KV, dengan ini diberitahukan bahwa akan dilaksanakan pemadaman tenaga listrik sewaktu-waktu dilokasi saudara, pada: Hari : MINGGU Tanggal : 8 Januari 2012 Jam : 08.00 WIB s/d 16.00 WIB Daerah yang padam: Ds. Penataban. Demi keamanan, bilamana pelanggan memanfaatkan Genset (Pembangkit sendiri), agar pembangkit tersebut terpisah dengan sistem jaringan PLN dan apabila kegiatan tersebut telah selesai, maka aliran tenaga listrik sewaktu-waktu akan dinyalakan kembali. Demikian disampaikan dan atas kegiatan tersebut diatas, kami mohon ma’af serta agar menjadikan maklum.

ADA APA LAGI

Ramai-ramai Kecam Dewan Gaji Talangan dari Pihak Ketiga Dianggap Inkonstitusional SITUBONDO - Penggunaan dana talangan pihak ketiga untuk membayar gaji 27 anggota DPRD Situbondo mulai menuai reaksi. Beberapa elemen ramai-ramai mengecam wakil rakyat yang mau menerima gaji dari dana talangan pihak ketiga tersebut.

Beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Situbondo menuding para wakil rakyat yang tergabung dalam empat fraksi itu telah melakukan tindakan inkonstitusional. Empat fraksi penerima gaji dari dana talangan pihak ketiga itu, antara lain Fraksi PDIP, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), Fraksi Partai Demokrat (F-PD), dan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP). Aktivis LSM Institute for Regional Development and Studies (IRDeS), Mashudi mengatakan, masalah honor dewan se-

benarnya bisa dikomunikasikan dengan eksekutif. Bukan malah dibesar-besarkan dengan cara meminjam dana talangan dari pihak ketiga. “Ini kan malah memicu persoalan baru,” ujarnya. Mashudi menganggap ucapan beberapa anggota dewan yang menyatakan bahwa pihak pemberi pinjaman tidak memiliki tendensi tertentu adalah ucapan yang sangat sulit diterima akal sehat. “Hampir dapat dipastikan pihak yang memberi pinjaman dana tersebut memiliki tendensi

tertentu. Legislatif jangan mau dipermainkan pihak ketiga,” sarannya Dia menambahkan, penggunaan dana untuk menggaji anggota DPRD itu karena KUA-PPAS belum didok. ‘’Padahal, dengan belum disahkannya KUA-PPAS, anggota dewan dan bupati sama-sama tidak gajian,” ujarnya. Intinya, lanjut Mashudi, apa yang dilakukan anggota dewan hanya memperjuangkan kepentingan kelompok ■

 Baca Ramai-ramai...Hal 39

Kepala Luka, Mengapung di Sungai BPBD Jatim Kirim 500 Paket Sembako

GALIH COKRO/RaBa

FULL: Penumpang bus jurusan Denpasar–Jember di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kemarin.

Lancar di Akhir Liburan KALIPURO - Hari terakhir libur sekolah tidak menimbulkan kepadatan yang berarti di Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Hasil pantauan wartawan koran ini kemarin (7/1), situasi penyeberangan di pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Jawa- Bali itu relatif normal ■  Baca Lancar...Hal 39

FESTIVAL PELAJAR

PURWOHARJO - Jenazah pria ditemukan mengapung di Sungai Setail di Dusun Tempurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, pagi kemarin (7/1). Saat ditemukan, korban yang belum diketahui identitasnya tersebut dalam keadaan tanpa busana. Saat ditemukan sekitar pukul 06.00 kemarin, sebagian kulit korban sudah dalam keadaan mengelupas. Posisi korban tertelungkup di bendungan sungai tersebut. Lidahnya menjulur keluar. Mayat itu pertama kali ditemukan juru air sawah setempat. Berita temuan itu disampaikan kepada Kepala Dusun (Kadus) Tempurejo, Muhtadi. Selanjutnya, Kadus Muhtadi melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Purwoharjo. Kapolsek Purwoharjo AKP Trijoko Setyonarso langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, polisi dibantu sejumlah warga langsung mengevakuasi

ALI NURFATONI/RaBa

DIGOTONG: Petugas mengevakuasi jenazah Mr X di Dusun Tempurejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, kemarin.

jasad korban yang sudah membiru. Namun, proses evakuasi memakan

waktu cukup lama ■

 Baca Kepala...Hal 39

SITUBONDO - Wilayah Situbondo selama ini teridentifikasi sebagai kawasan rawan bencana. Besarnya potensi bencana itu menempatkan Situbondo pada peringkat ke-20 nasional sebagai daerah paling rawan bencana. Menyadari hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo terus melakukan mitigasi (upaya mengurangi kerugian akibat bahaya tertentu) bencana. Bahkan kemarin (6/1), BPBD Situbondo digelontori ratusan paket sembako dari BPBD Provinsi Jawa Timur (Jatim). Paket

berisi satu kilogram (kg) beras, dua liter minyak goreng, 5 bungkus mi instan, 1 botol kecap, dan beberapa bahan kebutuhan pokok lain, tersebut siap didistribusikan ke tangan masyarakat jika sewaktu-waktu bencana terjadi di Bumi Rengganis. Dikonfirmasi saat meninjau distribusi 500 paket sembako dari BPBD Jatim, Kepala DPBD Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, ratusan paket sembako itu merupakan bantuan untuk semua bencana yang terjadi, baik banjir, tanah longsor, maupun puting beliung ■  Baca BPBD...Hal 39

Tradisi Baru dalam Kegiatan Seremonial di Pemkab Situbondo BENNY/ RaBa

RANCO: Dina dari MAN Banyuwangi memasukkan ballot dukungan untuk tim Dikyutri.

Ballot Terakhir 13 Januari BANYUWANGI - Ballot dukungan untuk meraih gelar juara favorit versi pembaca Radar Newspaper Competition (RaNCo) dan kompetisi majalah dinding (mading) terus mengalir hingga kemarin (7/1). Untuk mendukung tim favorit Anda, silakan gunting ballot yang tercetak di koran ini. Kemudian, isi nama pengirim dan nama tim yang dipilih, lalu masukkan ke kotak yang tersedia di kantor Radar Banyuwangi. Ketua Panitia RaNCo dan Kompetisi Mading, Benny Siswanto menegaskan, batas akhir pengiriman ballot dukungan adalah tanggal 13 Januari 2012. “Ayo dukung terus tim sekolahmu agar bisa menjadi juara favorit versi pembaca Radar Banyuwangi,’’ ujarnya. (*/c1/bay)

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Rutin Baca Salawat Nariyah jelang Rapat Ada rutinitas baru sejak Bupati Dadang Wigiarto memimpin Pemkab Situbondo. Setiap acara akan dimulai harus didahului pembacaan Salawat Nariyah. EDY SUPRIYONO, Situbondo

SALAWAT Nariyah bagi masyarakat Situbondo sebenarnya sudah bukan hal baru. Banyak sekali pengajian yang kegiatannya membaca puji-pujian terhadap Nabi Muhammad SAW itu. Budaya itu memang sudah demikian lama dibangun kiai dan para

ulama sepuh karismatik Kota Santri. Kini Salawat Nariyah kembali diperbincangkan saat Bupati Dadang Wigiarto dan Wabup Rachmad membawanya ke lingkungan birokrat. Kini, setiap acara yang dihadiri buEDY SUPRIYONO/RaBa pati atau wabup TRADISI: Bupati Dadang, Wabup Rachmad, dan Sekkab Hadi Wijono, membaca Salawat harus diawali pembacaan Salawat Nariyah sebelum memulai rapat. Nariyah sebanyak tujuh kali. Kini, Kritik sempat muncul karena bu- bacaan Salawat Nariyah. Ada juga kebiasaan seperti itu sudah men- pati dinilai tidak menghormati aga- yang mengait-ngaitkan hal itu dejadi menu wajib dalam setiap acara ma lain atau orang Islam yang tidak ngan kepentingan politik. Namun, seremonial yang berbau pemerin- “segaris” terhadap keutamaan rutinitas membaca Salawat Nariyah tahan. Bahkan, kini sudah mewa- Salawat Nariyah dan tidak sepen- terus berlangsung hingga kini ■  Baca Rutin...Hal 39 bah ke sekolah-sekolah. dapat dengan pembiasaan pem-

Ramai-ramai kecam gaji talangan DPRD Situbondo

Kita juga mau “ditalangi” pihak ketiga

KM Dewi Umayi, kapal terpanjang yang pernah sandar di Tanjung Wangi

Sepanjang penantian terwujudnya jadwal rutin ekspor impor peti kemas

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


KOMUNIKASI BISNIS

30

Minggu 8 Januari 2012

Cuci Gudang Akhir Tahun Hi-Tech Mall

Sikat Murahnya, Serbu Hadiah Langsungnya Promo Android Tab Mulai Rp 900 ribuan

KEGEMBIRAAN akan terus memenuhi kantong belanjaan para penggemar IT melalui promo murah dan hadiah langsung berlimpah. Itulah yang terjadi di even “Cuci Gudang Akhir Tahun Hi-Tech Mall” hingga 8 Januari 2012. Toshiba L745-1102, core i3-M380, 2GB, 320GB HDD seharga Rp.4,849juta. Selain itu, Lenovo G475-3655, AMD E300, 2GB DDR3, 320GB HDD, ATI Radeon HD 630 hanya Rp.3,12juta. Penggemar Axioo bisa memiliki seri HNW 3112, core i3, 1GB, 250GB HDD cukup dengan harga Rp.3,799juta yang sebelumnya dipatok dengan Rp.3,999juta. Anda ingin memiliki memory 2 GB gratis? Beli saja Fujitsu LH531, core i3-2310M, 2GB DDR3, 320GB HDD seharga Rp.4,68juta saja. Acer 4739 seharga Rp.4,199juta pun menawarkan voucher belanja gratis senilai Rp.300ribu. Tak mau ketinggalan, Toshiba L640-1061, B950, 1GB DDR3, 500GB HDD kini dibandrol dengan harga Rp.3,825juta saja. HP 430-370, core i3, 2GB DDR3, 500GB HDD hanya Rp.3,8juta.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Bagi-bagi bonus akhir tahun diberikan Inforce DM-70 hanya Rp.900ribu free leather case dan SD card 4GB. Sementara itu, Vandroid T2 seharga Rp.1,799juta turun jadi Rp.1,699juta. Huawei S7 Slim hanya Rp.2,75juta free internetan unlimited 90 hari. Samsung Tab 7 Plus seharga Rp.5,35juta yang memberikan anti gores dan aplikasi gratis untuk anda. Tabulet Octa adalah satu-satunya android tab yang bisa membaca hardisk, flashdisk, mouse, keyboard secara bersamaan bisa anda dapatkan dengan harga Rp.2,8juta plus free leather case, anti gores dan aplikasi. CPad 703 bahkan bisa anda dapatkan dengan harga lebih murah Rp.2,2juta saja. Android Tab Cyrus TV Pad kini hanya ditawarkan dengan Rp.2,588juta saja. Setiap pembelian Android berhadiah langsung dan mug Android yang tercetak langsung foto Anda dan konsultasi gratis di Android Corner.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

Pengujung Hi-Tech Mall juga masih akan dimanjakan oleh murahnya belanja printer. Seperti Printer Brother DCPJ125 ini misalnya, cukup dengan harga Rp.990ribu free modif. Di sisi lain, Printer Canon MP287 + modif yang hanya dibandrol dengan harga Rp.750ribu sudah dilengkapi print, scan, copy. Tak ketinggalan Hi-Tech Mall mengguyur pengunjung dengan bonus dan hadiah langsung, mulai puluhan printer, notepad, hingga notebook dan lain-lain. Setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp.2juta, semua hadiah itu akan memenuhi belanjaan Anda. Dengan minimum pembelanjaan Rp.500ribu, miliki mug eksklusif yang tercetak foto Anda. Bagi pengunjung luar kota dapatkan Double Bonus hadiah langsung di redemption lantai dasar untuk pembelian di area pameran. Ingat IT, Ingat Hi-tech Mall dong (*)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Sobo Permai •

• Rumah 420M2 •

• Internet Tanpa Batas •

• Honda Jazz •

• Innova •

• Avanza •

• Daihatsu Diskon •

Dijual Rumah Sobo Permai SHM LT 95m2, 1RT, 1 RKeluarga, 2KMT, hrg 60jt nego, Hub. 082131544294, 085236556444

Dijual Rmh Lt 420m, Lb 300m, Dpn SD Model, Padat Pndduk, 5kt+ 3km+ Garasi+Toko. 085854526161, 082132211000. Jm Krja

Bebas kuota, speed tdk turun (up to 2Mbps). 3G/Evdo, 60rb/bln 082141237055

Jual cepat Jazz i-dsi 2004 merah (KM 150rb) manual. Hub: 0333-593092.

Dijual Innova G.’07 bensin, light green, bagus. Harga 165 juta. Hub: 08179622454

Dijual/Oper kredit Avanza silver, Plat DK 1240AA Tipe G. Sdh dpt 21bln, Bagus, Hub. 081233035439

• Rumah Pinggir Jalan •

• Property •

Miliki segera All New Xenia mli 133Jt. Gran Max, Luxio, Sirion, Terios Disc 7Jt. Free GPS+Proses Cpt. Hub: HADI 0815.5970.5555 / 081 233 432 555

Dijual Rumah pinggir jalan, Jl. Dr. Soetomo 35 Bwi, Luas 168m. Hub: 081336336853

www.BanyuwangiProperty.com jual beli rumah. Hub Arya 081336659258

• Disewakan •

• Sutri Garden •

Dswkn: Rmh baru, Jl. Thamrin 16 Bwi. KT3, KM3,dapur,RtamudktMasjid&Mall.0811330022

Dijual Rmh tipe 140 hrg 375jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

• Rumah + Tanah • Dijual Sgr Rumah + Kebun rambutan luas 8050m2 SHM harga 400jt nego di Pekulo Sumbersari. Pembayaran bisa diatur. Hub: 081554147502 (TIDAK TERIMA SMS ATAS NAMA RADAR BANYUWANGI)

• Sobo Indah Permai • Jual Cpt rumah type 45 Sobo Indah Permai siap pakai sdh renov kramik, pgr, dapur, hrg Rp. 80 jt. Hub: 081336397123

• Dijual/Over Kredit• Dijual Rmh /over kredit, Perum Permata Husada Gentengan type 36 Full+Garasi +3KT, 087757762866/085331630950

• Rumah Villa • Jual Rumah Villa SHM, LT3000 LB75, 50 m stlh Polsek Licin, TP Hub: 081252159595

• Rumah + Tanah Sobo•

• Vitop Jaya •

• Toyota Corona •

• Panther 94 •

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544

Jual cepat mobil Toyota Corona Ex Salon ‘91, 42 jt nego, Hub. Hendro 085258510888

DijuaL Panther th 94, hrg 50jt nego, Hub: Bp. Ujang 087755905432

• Honda Jazz 05 •

• Geely •

• Loundry Dina • Loundry 3 Jam &1 hr slsi, paket mli 75rb/ bln. Antr-jmpt, fas trlgkp 085 749 262 307

• Sutri Garden•

• Peluang Usaha Tas Import •

Dijual rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

Peluang Usaha Tas Import yg speserpn tdk rugi, H:085238015470 (Bwi, Stb, Bws)

• Genteng Strategis • Dijual Rumah pinggir jalan besar, SHM. 1. Jl. Hasanuddin, L293m2 (11x26m), H 1,7 M; 2. Jl. Gajahmada L484m2 (15x32m), H 3 M. Hubungi: 081358279830

• Handbag •

• Rumah Dawuhan •

Grosir & Eceran Handbag Kw1 & super import brsrtifikat, look at www. fashiontrendyshop.com. Hub: 085336014796

• Dikontrakkan •

• Air Minum Sehat • Dijual Air minum sht brhasiat dg kndungn oksigen proposional, mrk TRAS (Terapi Air Sehat) Jl. Anggrek X/10. H: 08123485319

• Rumah Kos-Kosan •

• Rumah Jl. Mendut •

DIJUAL Rumah lokasi Jl. Mendut 66X, Lt 350m2 full bangunan, bagus. Hubungi: 03337777718, 08125201577

• Tanah 1450m2 •

• Tanah 8000m2 • DijualTnh SHM 2491m2 barat ktr camat Sempu 220 Jt nego, H.08883638770/7724225

Dijual Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam mtl harga 95 jt nego, barang istw, Bisa cash/ kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Twim Cam 90 •

• Toyota Avanza 08 •

• Kijang Innova 05 •

• Kijang LSX 02 •

Dijual Toyota Twim Cam th 1990, hitam metalik, harga 50 juta. Hubungi: (0333) 415739, 081230612306, barang istimewa & ciamik.

Dijual Avanza 08 G Silver harga 132,5 juta nego. Bisa cash/kredit atau tukar tambah. Hubungi: 0821242194111. 081335897888

Dijual Kijang Innova th 2005 cokelat muda /abu-abu, BSN hrg 135 jt nego, barang istw, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Kijang LSX (diesel) th 2002 merah maron, harga 107,5 jt nego brg istimewa, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Avanza 07 •

• Toyota Avanza 05 •

• Kijang LGX 04 •

• Kijang LGX 01 •

Dijual T Avanza 1.3G VVTI F60 IRM th 2007 biru mtl / qua blue, hrg 127,5 jt nego brg istw Bisa , cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza RW01/02 th 2005 kuning mtl hrg 113,5 jt nego barang istw , Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T kijang LGX KF 83 Grand th 2004 hitam mtl hrg 128,5 jt nego, barang istimew Bisa , cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual T kijang LGX th 2001 Solar Silver, bisa cash/kredit atau tukar tambah, harga nego. Hubungi: 082142194111 081335897888

• Daihatsu Xenia 08 •

• Daihatsu Classy 95 •

• Daihatsu Gran max 08 •

• Mitsubishi Kuda 01 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-G MDJJ th 2008 merah mtl hrg 108,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Classy '95 Merah Hati. Istimewa, AC, VR, P-Wind, P-Str, Central Lock, Audio DVD+USB. Hrg 38 Jt Nego. Hubungi: 08179678080

Dijual Daihatsu Grand Max S40 2RV 1.500cc th 2008 hitam harga 90 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit, hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts kuda super Exen (diesel) th 2001 merah hrg 87,5 jt nego brg istw , Bisa cash/ kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Sawah 10.000m2, H. 375jt• Dijual Sawah dalam kota SHM, luas 10.000m2, 375 juta nego. H: (0333) 424368

• Tanah Kapling •

Dijual cepat Sawah tpi jln 8500m2, 450jt SHM di Ds Rejosari Glagah rata bgs u invest. 15mnt dr kota. 085336262444

Dijual tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Sawah Tepi Jalan •

Dijual Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda mtl hrg 118,5 jt nego, barang istw , Bisa cash/kredit , hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI

DijualTanah L. 1450m2, lok. Penataban Giri. Hub: Ester 081331666654, Obed 081216419306 (Cepat, tanpa perantara)

Dijual Tanah & Rumah luas 320m2, letak strategis depan pintu masuk ASDP Ketapang Bwi. Hub: 081358436164

• Panther Pick-Up • Dijual Cepat Panther Pick-UP 2005 Warna Biru, Hub. 0338-5545656/08123230337

• Rental • Rental Xenia 2011 murah+Sopir, harian/ bulanan, (0338) 5556665

• Tanah & Rumah •

• Estilo & Livina • Dijual Estilo ‘07, abu-abu mtlk, & Livina 2 bgku ‘09, abu-abu tua mtlk. H: 082140758983

• Jasa •

Dikontrakkan Rmh, bs utk kantor, Jl. Merak (Stb), Hub: 082140758983/5500360

BANYUWANGI

• Truk • Dijual 8 Truk siap dijagal. Butuh uang cepat, Hub: 08123456909

Terima tarik tunai & Pelunasan kartukredit Visa/Master, 0852 5999 8910

Dijual Rmh+Tanah pojok SHM/IMB.LT 256 LB 100+. Cck u usaha (sdh ada tokonya). Lok Perum Sobo Kartika B-01 Bwi, 08123573571

DIJUAL Rumah kos-kosan, LT 135m2 SHM, 4KT+tmpttdur&lemari,PDAM&Sumurpompa listrik,PLN900W.Ds.Karangtepes,Simpanglima, Banyuwangi.Peminat hub:08123464853.

Mercy NE E200'96, Avanza 05,08,10, Xenia 06,07,09, APV 05,07, Khg LSX Solar97, Inova05,06(diesel/bnsn),Krista 1.8'97,Escudo98,Taruna02,Panther New HiGrade99,00,Jazz05,PU SS'09,PU Fut'09.Hub 0811301676, 0333411655

SITUBONDO

SITUBONDO

SITUBONDO

Dijual Rmh Jl. Hasan Asegaf 34, Kel. Dawuhan, SHM. LT 220m2. Fas: 3K Tdur, dapur, K Mandi, Gudang, Garasi. Listrik 1300W, telpon, PDAM. Hub: 08123458629 TP (sebelah barat Masjid An Nur)

• Prima Mobil •

• Mesin Air Minum • Dijual Mesin air minum isi ulang, filter, catrage, tutup galon, tisue dll, Hub: Lusi Jl. Citarum 18 085234005722

• Prima Mobil • Sgr Indent, New Car: ALL NEW AVANZA, New Grand Inova, All New Xenia, New Grand Livina HWS, March, Juke, ALL New Jazz, PU Grandmax, PU L300, FE74PU, PU Mega Carr y. Hub 0811301676, 0333411655

• Rumah & Toko •

• STNK •

Dijual tk/rmh tkt2, full prabot, strgis, Jl. Kembar, Lt 310/490m, uk.10x13m, marmer, ksn jati. Tk Sriwijaya, Jl Gajah Mada 274 Gtg, Bwi. H. Sugiarto 081233499888, (031)70338181

Hlg STNK Nopol P 5719 VA, an. Mujiono, al: Mojoroto RT05/02 Tegalsari Gambiran Hlg STNK Nopol P 3514 XI, an. Sutrisman, al: Lk. Patemon Wetan, Kampungmelayu

• Ruko 2 Lt • Dijual Ruko 2lt, Jl. Adi Sucipto Bwi, L5x25m, Hdp Timur, Hubungi: Arya 081336659258

SITUBONDO • Ruko Mangaran • Dijual Ruko ukrn: 7x22m, fas: 3 KTdr, Dapur, K. Mandi, Listrik 900VA, H: 081336670171, selatan Balai Desa Mangaran, Stb.

BANYUWANGI • Sales Motoris • Dicari sales motoris PT Sido Muncul, lam kirim lgsg ke Jl. Ikan Wijinangko 11 , Sobo Bwi

HATI- HATI TERHADAP PENIPUAN YANG MENGATAS NAMAKAN RADAR BANYUWANGI! Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Minggu 8 Januari 2012

Kunjungan Naik 120 Persen

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN:Tersangka dikeler polisi di Mapolsek Purwoharjo,

Coba Perkosa di Hutan PURWOHARJO–Aparat kepolisian Polsek Purwoharjo menciduk Yoko Ari Oktavianto, 21. Warga Dusun Sambimulyo, RT 02 RW 01, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, itu dituduh akan melakukan percobaan pemerkosaan. Calon korbannya adalah Saritem (nama samaran), 20, warga Dusun Sumbermulyo, Desa/Kecamatan Tegaldlimo. Percobaan pencabulan itu terjadi Jumat malam (7/ 1) di hutan jati Watu Tumpang, Dusun Sidorejo, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo. Saat ditangkap polisi, tersangka dalam kondisi tidak stabil akibat pengaruh minuman keras (miras). Parahnya, saat ditangkap, Yoko tidak mengenakan celana. Diperoleh keterangan bahwa saat beraksi, tersangka menjemput korban di rumahnya lebih dahulu. Mereka berencana jalan-jalan dengan sepeda motor. Namun, dalam perjalanan, Yoko justru mengajak korban menenggak miras tak jauh dari rumah tersangka. Akibatnya, korban mabuk. Karena kondisinya tidak stabil, korban meminta diantar pulang. Dalam perjalanan pulang, Yoko tidak langsung mengantar korban ke rumahnya. Melainkan membelokkan motornya ke hutan jati. Dia justru mengajak korban berbuat mesum. Namun, saat itu korban tidak mau melayani kemauan tersangka. Karena terus memaksa, kontan saja korban berteriak minta tolong. Usaha korban membuahkan hasil. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut langsung datang ke arah sumber suara. Sebagian warga berhasil membantu korban di kegelapan malam. Tidak menunggu lama, warga mengantar korban melapor ke Mapolsek Purwoharjo. Satuan polisi langsung meluncur ke lokasi kejadian. Beruntung, polisi datang cepat. Sebab, puluhan warga di lokasi kejadian sudah beramai-ramai menghujani tersangka dengan bogem mentah. “Andai kami datang terlambat, mungkin sudah parah,’’ ungkap Aiptu Wiknyo di markasnya, kemarin (7/1). Menurut Wiknyo, korban juga kehilangan cincin dan kalung. Perhiasan emas tersebut masing-masing seberat 3 dan 6 gram. “Perhiasan yang dikenakan korban juga dipreteli,’’ ujarnya mewakili Kapolsek AKP Trijoko Setyonarso n Baca Coba...Hal 39

EDY SUPRIYONO/RaBa

ANDALAN : Liburan Natal, tahun baru, dan sekolah membuat kunjungan wisatawan ke Pantai Pasir Putih meningkat.

SITUBONDO–Tiga momentum liburan yang bersamaan berdampak positif terhadap objek wisata Pasir Putih di Kecamatan Bungatan, Situbondo. Tidak tanggung-tanggung, ada peningkatan kunjungan hingga 120 persen dibandingkan hari-hari biasanya. Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Pasir Putih Danial Maulana mengungkapkan, peningkatan jumlah kunjungan sangat fantastis itu, karena tiga momentum liburan yang bersamaan. Yakni, liburan Natal, tahun baru, dan liburan sekolah. “Ada peningkatan kunjungan sekitar 120 persen,” sebutnya, kemarin (7/1). Diakui, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah terjadi lonjakan pengunjung sedahsyat di penghujung tahun 2011 lalu. Sebab, biasanya hanya ramai selama liburan Natal dan tahun baru. Waktunya pun tidak terlalu panjang. “Kalau sekarang, ramai sejak tanggal 25 (Desember 2011) hingga tanggal 5 Januari (2012) kemarin, anak sekolah kan baru masuk tanggal 9. Ini sangat menguntungkan bagi kita,” terang Danial. Kebanyakan tamu justru datang dari luar daerah. Apalagi, penghuni hotel. Tamu domestik hanya 5 hingga 10 persen. Pihak menajemen juga sengaja membatasi hunian untuk tamu dari dalam Situbondo. “Bukan hanya hotel milik perusda, semua hotel yang ada di kawasan pasir putih juga penuh,” ungkapnya. (pri/irw)

Dua Korban Tembak Asal Genteng MUNCAR - Sejumlah korban penembakan asal Banyuwangi segera tiba ke kampung halaman. Kemarin sore (7/1), para korban penembakan yang selamat saat bekerja Kabupaten Bireun, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), sudah berada di Surabaya. Kabar terbaru menyebutkan, ada tiga warga Banyuwangi yang juga tertembus timah panas dalam insiden menjelang Tahun Baru 2012 lalu itu. Selain Yaiman, 29, warga Desa Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, ada juga korban asal Desa Setail, Kecamatan Genteng. Mereka adalah Ansori dan Imam.



Ansori mengalami luka tembak di kaki dan tangan. Imam menderita luka di kedua kakinya. “Kedua kawan saya ini kena tembak semua,’’ ungkap Antok, 28, pekerja yang tidak terluka, saat dihubungi koran ini kemarin sore. Menurut adik ipar Sudawud, korban yang meninggal dunia, bukan hanya tiga warga asal Banyuwangi yang mengalami luka tembak, ada juga seorang warga asal Jember. Mereka semua mudik bersama sejak Kamis (6/1) lalu. “Kalau yang dari Jember namanya Andrey, dan yang satu lagi panggilannya Bon Jovi,’’ ungkapnya. Di antara dua rekannya dari

Jember tersebut, hanya satu yang mengalami luka tembak. Satu lagi hanya mengawal kepulangan temannya itu. “Jember dua orang. Cuma satu yang kena tembak,’’ paparnya Suami Jaminem itu menambahkan, kondisi keempat korban luka itu kian membaik. Hanya saja, saat ini luka-luka mereka, termasuk kakak iparnya Yaiman, masih dibalut perban. “Ya karena luka, diperban semua,’’ terangnya. Disinggung kapan sampai Banyuwangi, Antok belum bisa memastikan. Setiba di Bandara Juanda, Surabaya, kemarin sore, Antok bersama rombongan

ALI NURFATONI/RaBa

BERKABUNG: Warga berkerumun di depan rumah Sudawud di Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Muncar, Rabu (5/1).

belum bisa menjelaskan akan melanjutkan perjalanan dengan kendaraan apa. “Nggak

tahu kapan sampai rumah. Mungkin nanti baik bus,’’ jawabnya. (ton/c1/irw)


38

Minggu 8 Januari 2012

Kerotan Unik untuk

Koleksi DUNIA remaja memang terkadang unik. Mereka sering membuat terobosan yang baru. Seperti kegemaran mengoleksi benda yang satu ini, yaitu kerotan alias alat penyerut pensil. Dari fungsinya, alat peruncing pensil tersebut memang cukup vital keberadaannya. Dan ternyata, di balik fungsi tersebut, ada sesuatu yang keunikan yang ditawarkan alat tersebut. Yakni anek macam bentuknya. Dari bentuk yang beragam itulah, banyak para remaja dan kalangan pelajar yang mengoleksi benda tersebut. “Bentuknya lucu, unik,” ujar Mutia, seorang pelajar yang juga kolektor penyerut asal Kecamatan Srono. Kebanyakan dari penggemar

GALIH COKRO/RaBa

penyerut pensil adalah mereka dari remaja cewek. Karena, penyerut dengan berbagai bentuk unik mayoritas menggunakan desain yang girlie. Sehingga banyak remaja cewek yang kepincut dengan benda kecil itu. “Saya mengoleksi penyerut sejak kecil. Dan banyak teman saya yang akhirnya ikutan. Gara-gara bentuknya yang lucu,” kata Mutia. Mereka yang gemar mengoleksi penyerut pensil, biasanya sering bertukar koleksi dengan teman. Hal itu dilakukan untuk memperkaya penyerut yang dimiliki. Bahkan, ada yang rela berburu sampai ke luar kota untuk mendapatkan bentuk penyerut pensil yang bagus. “Saya pernah dapat penyerut dari Singapura dan Amrik,” cetusnya.(gil/bay)

BERAGAM BENTUK DAN WARNA: Alat peraut pensil memiliki bermacam bentuk yang lucu dan unik.

Sajak-Sajak Alamat Penyair ada orang bertanya di mana alamat penyair saat aku menyeberang di depan toko sepatu sambil menghitung lampu-lampu aku tak tahu di mana alamat penyair tapi rasanya memang ada di jalan yang menuju rumah kontrakan tapi orang itu tidak memperhatikanku dia terus saja bertanya-tanya di mana alamat penyair

perubahan akan datang bila sudah waktunya bulanku..... kaulah saksinya sujudku dalam tahajud air mataku telah terbakar amarah dan pohon istighfar akan tumbuh subur merimba dan menghijau

NENY IDA SUSHANTY. Penikmat sastra Melayu. ELLY BROKSTAND. Penikmat sastra.

Wajah Kering

sampai aku kemudian tertabrak kendaraan Kiki Sulistyo. Penyair nasional.

Pohon Istighfar Padi........ semakin tua semakin merunduk senja pun akan terbenam jikalau datang sore dan...

Yang bergerak di bawah kemarau panjang Yang berjalan di garis katulistiwa Berharap terbukanya gerbang pekerjaan Gemuruh langkah Bagai di kunyah bumi Kini tundukan kepala Telantar... tertikam negeri

Sendi rakyat negeriku hancur Di ambang angin penderitaan jeritan halus Rintihan nan mengiba-iba Rakyat miskin Pengangguran berat Tampaklah di wajah kering mereka? Suram.... Buram....... langit derita bangsa Lenyap oleh setetes gerimis air mata Saudara ku......

WORO- WORO Kamu pelajar ingin menulis apa saja, dari pada berserakan dan terbuang percuma, lebih baik dikirim ke: radarbwi@gmail.com atau gabung dan tulis pesan di akun Facebook: koranpelajar(sirkular.raba@gmail.com) Silakan kirim puisi, cerpen, resensi, artikel budaya, dan sketsa ke budayaradarbwi@gmail.com

Biarkan Embun Menghangati Bumi gelapnya langit menjadi selimut yang menenangkan jiwa biarkan embun menetes lagi malam ini: dengan segenap keteguhan-keyakinan kita lantangkan dalam rally-rally dengan ribuan massa embun itu akan selalu menghangati kulit ari sang bumi o, dedaunan menari-nari tertahan ranting ribuan kristal itu tersenyum menantang rembulan janji bahwa malam ini masih sesempurna kemarin atau setidaknya bergeser empat derajat saja dua ekor jangkrik yang terpekur di hilir akar khusuk dalam syahadat dan istighfar mengalun merdu melalui getar sayapnya kukirimkan pula syahdunya malam padamu agar dapat rasai rindu biarkan embun menetes lagi malam ini: dengan segenap keteguhan-keyakinan

sebab, dia akan menyambut matahari yang menyibakkan selimutnya esok pagi dan senyum masih tersungging indah MUHYIDIN DEPE. Lurah Sanggar Kata Utawi, Krasak.

Dipucuk Kerinduan Di saat hati menyapa Ingin ku berlari darinya Tapi apakah akan ada pada dirinya Jiwa tidur yang selalu membayangi naluri Menyelimuti relung hati Dan mampu menyentuh pesona jiwa ini Akan kucium harum syurga ini Dan aku bertahan menanti pelangi Bila aku bisa meraih indahnya mentari Takkan aku berpaling Dan menanti sinar indah syurgawi Aku terdiam begitu peri Keindahan itu takkan selamanya menemani Dalam keindahan rasa aku terluka Tiada indah pelangi seperti yang kualami Kalau aku boleh berpaling Ingin aku menemui mentari Dan aku belai indah syurga Dengan harum warna jiwa ini Wahai penguasa jiwa Ambil tanganku dan selamatkan aku Dari celah kerinduan yang tiada bertepi TANPA NAMA. Santri sastra.

Hujan Rintih-Rintih Oleh: FATAH YASIN NOOR INI waktu telah mengeras bersama cadas. Magrib tengah mengintip. Doa-doa dilambungkan, mengawang pada kekekalan musim. Penyair tak lagi mencari kata. Hanya desir angin. Dari petualang musim yang tertumbuk angin, kupandangi dengan telinga setajam pisau. Seperti menunggu ada sebuah kata yang mencair. Kenapa sepi kadang terasa berarti. Matamu berkatakata. Di tengah hujan rintih-rintih. Daun pisang di sebelahku melirik pedih. Nyatanya ia tinggal di wilayah kepulauan, menghirup uap garam dari angin laut dan angin darat. Begitu cintanya pada dermaga, tonggaktonggak besi, dan sulur-sulur beton menjorok ke tengah laut menahan gempuran ombak. Ia bayangkan kapal besar bersandar di situ. Bahasa semakin berarti saat perempuan itu dilepakan oleh bajunya. Ia bisa telanjang di luar peti mati. Segala mitos akan terkubur dalam-dalam. Nyatanya akan banyak anak buah kapal juga dilepaskan celananya. Mungkin ia berjingkrak seperti kuda liar. Ia hanya menunggu. Tapi penegasan dalam katakatanya sungguh menggiriskan. Perempuan yang banyak belajar dari laut. Bayangan senja yang melengkung di permukaan laut, menjadi patahan-patahan cahaya untuk ikan warna-warni di sela-sela terumbu karang. Akuarium raksasa sebagaimana dirinya yang tak bisa ke mana-mana. Tapi pada dasarnya ia tak ingin ke mana-mana. Gaun panjangnya menjuntai ke tepi pantai, kontras dengan pupunya yang putih gading. Sebentuk tubuh yang tak lagi setengah matang. Ada selembar daun melayang tepat jatuh dipangkuanmu. Kupungut selembar daun kering itu diam-diam, kucium sebelum kumasukkan dalam lipatan bukuku. Mungkin sekuntum cinta diam-diam mekar dalam hatimu. Oleh sebab itu setiap detik kau mengingatnya, bahwa ada sesuatu yang harus dikorbankan. Seperti gunung yang menyimpan bara. Engkau arus yang menghanyutkan tubuhnya ke tepi pantai. Engkau angin

yang mengawinkan serbuk bunga. Oleh sebab itu matamu tak akan terpejam dalam malam. Di sini aku lihat keluasan cinta itu. Merambah alam semesta yang membuatnya bergetar. Atas nama butir-butir keyakinan, bahwa matamu yang akan terpejam. Hingga aku semakin tahu betapa langit masih menyimpan hujan. Masih menurunkan sesuatu yang tak terduga. Kini aku hanya menunggu sebuah kata, yang bisa membuka pintu keramat dengan anak kunci yang masih ditelan malam. Bagai petarung sejati, bayangkan, aku membelah sendiri bayanganmu yang melengkung itu. Masih mengulum garam kehidupan setelah usai menyelam di kedalaman laut. Kata itu seperti sengaja menghilang, tak bisa kukuntit lagi. Tanda dan jejak hanya menegaskan riwayat bahwa kau masih ada di sini, tapi di mana? Aku sudah turun dari loteng setelah anak-anak tertidur lelap. Denyut nadiku mereda dan aku siap mencari hanya sebuah kata. Inilah hanya sebuah kisah yang tengah mencari-cari wajahmu. Hidup tengah dikekalkan di sini. Anak kunci itu akhirnya kukulum, kelak kau bisa masuk walau hanya dalam labirin. Waktu juga membayangkan akan datangnya tahun-tahun kosong, di mana punggungku tumbuh sayap. Aku bisa terpekur menimang-nimang sebuah kata, dan tak akan berpaling ke yang lain lagi. Aku bisa gembira walau hanya sejenak. Aku bisa tertawa walau bau busuk mulutku dipenuhi garam. Dosa-dosa itu telah kurangkai, menjadi kalung emas yang menjerat lehermu. Melahirkan anak waktu yang kelak menghindar dari bopeng wajahmu. Tahukah kamu kenapa gunung

itu dinamakan Tumpang Pitu? Kita akan datang, mungkin ribuan tahun yang akan datang hanya dengan sekali pandang. Bahwa ceruk-ceruk bekas galian itu tak dikenali lagi. Untuk menjamahnya terpaksa kita harus menyelam, mengelus dengan takzim bangkai pipa dan buldozer. Hanya ada malam di sini. Tapi toh bisa mendinginkan kenangan yang menggumpal. Bahwa di sinilah aku pernah dilahirkan. Kalau malam terasa semakin larut aku keluarkan anak kunci itu secara perlahan, seperti meletakkan kebenaran. TiDIOLAH DARI GOOGLE dak, aku tak bermaksud membangunkan mimpimu tentang cakrawala. Mimpimu sudah cukup menakjubkan setelah kusentuh dingin besi yang mengguratkan urat tanganmu. Aku baru sadar ketika kau melepaskan gaunmu yang hijau itu. Masih tak ada gurat yang menjejakkan ketuaan musim. Engkau masih mencoba melukiskan laut secara benar. Pertanyaan muncul itu-itu juga: berapa banyak ombak kata-kata yang kuperlukan. Agar aku bisa memerangkap dan menangkap sunyi pada kanvas yang maha luas. Maka diamlah, bahwa hanya hati yang selalu meminta, tapi sepi tak bisa kau tangkap kedalam lanskap. Pergi ke pantai. Berdiri, dan menyaksikan bagaimana laut melukismu sekaligus mengikismu menjadi serpihan buih, yang memercik tak berdaya di pinggir tema yang kau goreskan. Bahwa memulai hari ini, adalah seperti memulai sebuah sajak. Kita tak pernah bisa yakin di mana nanti ujungnya.

Meski bisa saja kita memilah mana saja kata yang kita suka. Sebetulnya kita paham pilihan tiada sebebas itu. Waktu melangkah keluar. Dari sempit gang dalam tubuh kita. Keluar menemui jalan raya dunia. Kelokan dan pertigaan yang kemarin kembali menanti. Nyatalah, kita hanya mengulang tema. Seperti dalam sebujur sajak, seraya menorehkan judul di lekuk-lekuknya. Tapi ahai kita ketemu lagi di sini seperti kemarin. Mungkin dengan suasana hati yang masih menyimpan laut. Hanya serpihan buih putih yang selalu lenyap dalam pasir. Kita masih tak tahu ke mana tema mengakhiri percakapannya. Kalau kesadaran adalah matahari, maka kata semakin lunak membukakan pintu kamarmu. Kita bisa bersama-sama memandang laut. Saling menjaga air mata yang tumpah tak kelihatan itu jadi nyanyian sunyi, merangkum sepi dunia. Kemudian kita akan memilih jalan pulang yang terbaik, melewati arus waktu yang mengusung tubuh tua ini. Menjaga kesedihan masing-masing, bahwa esok adalah kenyataan dari segala impian kita hari ini. Aku malu padamu saat kau ketahui bahwa aku tak serupa patung. Hanya anak kunci yang kelak membuka matamu pada cahaya. Maka sudahlah, kita akan terus berdiri memandang laut. Mendengar gerekan pasir yang selalu menapsirkan luka yang tak sama. Selalu mendesiskan hijau karang di kejauhan. Aku lihat laut di kejauhan itu dari sekotak kolam di sini, dipagari rimbun pohonan, matahari nampak semakin berkelip-kelip indah. Kebetulan ini hari malam Minggu. Perahu telah jauh meninggalkan mitos. Karang masih tegar menahan gempuran ombak. Waktu terasa meluas dalam cakrawala. Butir-butir doa jatuh di keningmu. Alif matamu tegak lurus. Serupa tiang kapal menyibak kabut. Debaran ombak adalah zikir panjang bersama maut. Arus berziarah ke bangkai-bangkai kapal. Ia rasa ini sebuah keterasingan, tapi ia selalu meragukannya. Seperti ada yang baru, selalu menemukan yang baru, yang segar. *) Sastrawan.


Minggu 8 Januari 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Pihak Ketiga Belum Terungkap ■ RAMAI-RAMAI... Sambungan dari Hal 29

Dengan berlarut-larutnya persoalan KUA-PPAS, masyarakat Situbondo yang dikorbankan. Sebab, jika APBD tidak disahkan sampai tanggal 20 Januari 2012 mendatang, Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat untuk Kabupaten Situbondo akan terkena penalti. Pemerintah pusat akan memberi penalti berupa

pemotongan dana sebesar 20 persen dari total DAU. “Jadi, jumlah DAU sebesar Rp 616,09 akan dipotong sebesar Rp 123 miliar. Artinya, masyarakat Situbondo kehilangan uang ratusan miliar rupiah bila APBD terlambat didok. Itu tentu sangat menyakitkan masyarakat,” tegasnya. Sementara itu, aktivis Forum Aliansi Non-Government untuk Perubahan (Ruang Peruba-

han), Amirul Mustafa mengatakan, langkah anggota dewan mencari pinjaman dari pihak ketiga untuk menalangi gaji mereka yang belum cair adalah upaya mencari simpati publik semata. Amir menambahkan, pihak ketiga yang memberi pinjaman uang tersebut pasti memiliki motivasi tertentu. “Mana ada sih di republik ini yang gratis,” sindirnya.

Sementara itu, 18 anggota DPRD Situbondo yang berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (F-PKNU) dan Fraksi Karya Nurani (F-KN) yang tidak menerima gaji talangan mengaku tidak tahu atas langkah rekan-rekannya di internal DPRD Situbondo itu. Dikonfirmasi wartawan koran ini via telepon pagi kemarin (7/1), anggota FKNU Situbondo, Abu Zairi, mengaku

Bongkar Muat Sekitar 20 Hari ■ KAPAL... Sambungan dari Hal 29

Menurut Sukesi, KM Dewi Umayi cukup lama menunggu giliran sandar. Selain ukurannya yang sangat besar, faktor teknis juga menjadi kendala. “Jadi, untuk menyandarkan kapal harus memenuhi persyaratan teknis yang ada, seperti jadwal penundaan dan sebagainya,” ujarnya. Seharusnya, KM Dewi Umayi sudah merapat di Tanjung Wangi Jumat sore lalu. Namun, akibat cuaca buruk, kru

kapal melakukan penundaan. “Arus juga cukup kuat, sehingga mereka memilih menunggu. Dan baru bisa sandar hari ini (kemarin, Red),” imbuh Sukesi. KM Dewi Umayi berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, bermuatan 25 ribu ton semen. Rencananya, kapal tersebut akan melakukan bongkar muatan selama 20 hari lebih. “Estimasi waktunya seperti itu. Namun, kita juga perlu memikirkan faktor lain, seperti cuaca dan lain-lain,” kata Sukesi. Terkait kapasitas Pelabuhan

Tanjung Wangi, Sukesi mengatakan bahwa sementara ini kapal-kapal yang sandar harus rela berbagi. Apalagi, dengan hadirnya KM Dewi Umayi yang menggunakan hampir setengah space dermaga yang ada. “Banyuwangi tempat yang strategis, apalagi untuk kapal yang memuat komoditas penting, seperti semen, pupuk, dan BBM,” imbuhnya. Sukesi juga mengatakan, pemerintah telah memulai reklamasi pantai di sebelah utara Pelabuhan Tanjung Wangi.

Rencananya, reklamasi pantai tersebut untuk mengembangkan Pelabuhan Tanjung Wangi. “Panjangnya kira-kira 220 meter,” pungkasnya. Di lain pihak, Heri Purnomo, perwakilan pemilik Semen Tiga Roda Banyuwangi, membenarkan bahwa semen yang dimuat KM Dewi Umayi akan didistribusikan ke Bali. Kapal tersebut hanya sandar untuk melakukan bongkar muatan. Sebab, di Bali sudah tidak ada space untuk KM Dewi Umayi. “Semen tersebut khusus didistribusikan ke Bali,” imbuhnya. (gil/c1/bay)

Menunggu Hasil Otopsi Jenazah ■ KEPALA... Sambungan dari Hal 29

Sebab, posisi mayat korban berada di tengah sungai, dan tepi sungai cukup curam. Akhirnya, polisi menarik korban ke tepi sungai menggunakan bambu panjang. Setelah itu, jasad yang ditaksir berusia

35 itu dibawa ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk diotopsi. Saat ditemukan, tidak ada laporan tentang identitas korban, sehingga pihak kepolisian belum mengetahui identitasnya. Polisi memprediksi, korban sudah meninggal dunia beberapa hari lalu. ‘’Melihat kondisi

korban yang mengelupas seperti itu, diprediksi sudah meninggal empat sampai lima hari lalu,’’ ungkap Kanitreskrim Aiptu Wiknyo kemarin. Menurut Wiknyo, ditemukan luka sayatan menggaris di kepala korban. Meski begitu, pihaknya masih belum bisa memastikan penyebab kema-

tian korban. “Penyebab kematiannya, kami masih menunggu hasil otopsi,’’ jelasnya mewakili Kapolsek AKP Trijoko Setyonarso. Sementara itu, temuan tersebut cukup menggemparkan warga sekitar. Puluhan warga beramairamai datang ke lokasi untuk melihat langsung. (ton/c1/bay)

sama sekali tidak mengetahui bahwa rekannya sesama anggota dewan meminjam dana talangan dari pihak ketiga. “Saya sama sekali tidak tahu berita itu. Saya baru tahu dari sampeyan sekarang ini (kemarin, Red),” tukasnya. Diberitakan sebelumnya, polemik eksekutif dan legislatif terkait pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Situbondo tahun 2012 ternyata belum sepenuhnya reda. Meski sejak beberapa hari terakhir Bupati Dadang Wigiarto dan Ketua DPRD Zeiniye terlihat akur saat bertemu

di beberapa kesempatan, ternyata hal itu tidak menjamin pemkab dan DPRD sudah “berdamai”. Salah satu indikatornya, seluruh anggota dewan belum menerima gaji. Biasanya, antara tanggal tiga sampai tanggal empat setiap bulan, para wakil rakyat sudah menerima honor yang menjadi hak mereka. Agar kinerja dewan tidak terganggu, beberapa anggota dewan berinisiatif meminjam dana talangan dari pihak ketiga untuk membayar gaji mereka. Beberapa anggota dewan yang menerima gaji talangan tersebut

berjumlah 27 orang. Mereka berasal dari F-PDIP, FPKB, FPD, dan FPPP. Sementara itu, 18 anggota dewan lain yang berasal dari FKNU dan FKN tidak menerima gaji dari dana talangan tersebut. “Tidak ada syarat apa pun yang diberikan pihak yang meminjamkan uang untuk talangan gaji kami. Itu semata-mata karena kepedulian yang bersangkutan agar kinerja kami tidak terhambat karena belum menerima gaji. Jadi, tidak ada tendensi sama sekali,” ujar Narwiyoto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Jumat lalu (6/1). (sgt/c1/bay)

Tugas Mirip Pembantu Umum ■ THE MEN... Sambungan dari Hal 40

Mereka merupakan pahlawan di balik sukses Persewangi dalam memainkan laga di setiap pertandingan home. Mohamad Yasin dkk adalah pemain paling awal sekaligus paling terakhir keluar lapangan pertandingan. Sejauh ini, keberadaan mereka belum tergantikan. Mirip pertandingan sepak bola sesungguhnya, mereka juga terbagi dalam posisi dan tugas. Mohamad Yasin, misalnya. Tugas yang dia pikul tidak enteng. Menyandang status paling senior, tugas pokok warga Kelurahan Penganjuran itu adalah penjagal rumput. Sebelum pertandingan dimulai, rumput selalu menjadi perhatian pria 60 tahun itu. Dengan bantuan alat pemotong rumput, Yasin selalu menjadikan lapangan Stadion Dipone-

goro mulus. Tugas yang tentu saja sangat berperan dalam menunjang penampilan Persewangi di atas lapangan. Berikutnya adalah Misrok. Dia berperan sebagai pengatur air stadion. Untuk menjaga agar kondisi dan tekstur rumput stadion tetap terjaga, jauh hari sebelum pertandingan dimulai, dia wajib menyiram lapangan. Misrok menghijaukan rumput di lapangan memanfaatkan dua saluran air yang ada di Stadion Diponegoro. “Ya, susah-susah gampang mengairi lapangan, soalnya masih pakai air bekas irigasi sawah,” katanya. Selain Mohamad Yasin dan Misrok, ada Sunawan dan Muzaki Suhendra. Mereka juga memegang peranan dalam mengantar Persewangi sukses di atas lapangan. Tugas Sunawan juga cukup berat. Dia bertanggung jawab atas keber-

sihan stadion sebelum dan sesudah pertandingan. Tugas itu memaksanya menjadi figur pertama dan terakhir di arena pertandingan. Bersenjata sapu dan karung goni, Sunawan menjadi pilar kebersihan Stadion Diponegoro. Lahan yang menjadi wilayah tugasnya tidak hanya areal pertandingan, tapi juga tribun penonton sisi barat dan timur. Ditambah lagi ruang ganti pemain dan halaman sekitar stadion. Paling pemungkas adalah Muzaki Suhendra. Tugasnya terbilang ringan, yaitu sebagai petugas penjaga papan skor pertandingan. Pria 35 tahun ini terkadang juga nyambi tugas lain, yaitu memotong rumput, membantu menjaga kebersihan, dan mengairi lapangan. “Mirip pembantu umum tugasnya,” katanya. (nic/c1/bay)x

BPPT Ambil Sampel Air Sungai Banyuputih Patungan untuk Biaya Makan

■ BPBD...

Sambungan dari Hal 29

Menurut Zainul Arifin, paket sembako tersebut untuk sementara disimpan di gudang BPBD Situbondo. “Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, bantuan itu akan segera didistribusikan kepada warga yang terkena dampak,” ujarnya. Sementara itu, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta ternyata telah mengambil sampel air di sepanjang Sungai Banyuputih di Kecamatan Asembagus dan Kecamatan Banyuputih. Pengambilan sampel air sungai itu terkait penetapan status siaga (level III) untuk Gunung Ijen. Tujuannya, meneliti kadar belerang (sulfur) di sungai tersebut. Penelitian itu dilakukan me-

ngingat sampai saat ini banyak warga yang bermukim di sepanjang bantaran Sungai Banyuputih. Warga masih memanfaatkan air sungai itu untuk mandi, mencuci, bahkan dikonsumsi. “Penelitian dilakukan untuk memastikan apakah air sungai tersebut berbahaya bagi masyarakat ataukah tidak,” terang Zainul kemarin. Menurut Zainul, BPTT telah mengambil sampel air sebanyak 14 botol untuk diteliti di laboratorium di Jakarta. “Sampai saat ini (kemarin), air Sungai Banyuputih tidak banyak mengalami perubahan dibanding hari-hari biasa. Memang mengalami sedikit perubahan, tapi itu mungkin hanya karena sering turun hujan. Kepastiannya, kami tetap harus menunggu hasil uji laboratorium,”

pungkasnya. Seperti diketahui, Sungai Banyuputih yang berhulu di lereng Gunung Ijen melintasi dua desa di Situbondo, yakni Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, dan Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih. Sejak Gunung Ijen berstatus siaga (level III), masyarakat yang bertempat tinggal di bantaran sungai tersebut diminta waspada. Sebab, Sungai Banyuputih berpotensi dialiri lahar dingin jika sewaktuwaktu gunung di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso itu meletus. Dikonfirmasi wartawan koran ini beberapa waktu lalu, Kepala Desa Bantal, Sahijo menuturkan, berdasar hasil pemetaan sementara, 424 KK di wilayah yang dia pimpin berpotensi diterjang lahar

dingin jika Gunung Ijen meletus. “Warga yang tinggal di bantaran sungai itu berada di dua dusun, yakni Dusun Tenggara dan Dusun Utara,” ungkapnya. Menurut Sahijo, saat ini sebagian warga masih menggunakan air sungai untuk minum, terutama mereka yang rumahnya jauh dari sumur. Caranya, lanjut dia, air sungai yang mengandung belerang itu dicampur kapur kemudian diendapkan. Setelah jernih, barulah air itu dimasak dan dikonsumsi. “Untuk itu, kami mengimbau warga agar tidak menggunakan air sungai untuk kebutuhan konsumsi jika warnanya berubah menjadi hitam pekat. Sebab, dikhawatirkan air itu beracun dan membahayakan keselamatan mereka,” tandasnya kala itu. (sgt/c1/bay)

Gelombang Naik tapi Masih Aman ■ LANCAR... Sambungan dari Hal 29

Tidak tampak antrean kendaraan yang akan ke Bali maupun yang datang dari Bali. Kondisi normal tersebut berdampak positif, yakni aktivitas penyeberangan Ketapang-Gilimanuk cukup lancar. Tidak tampak pula kendala yang berarti pada aktivitas penyeberangan dan bongkar-muat penumpang. “Lancar, bahkan lumayan

sepi sekarang ini,” ujar seorang petugas PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang. Pada aktivitas bongkar-muat kemarin, kendaraan roda empat tidak terlalu mendominasi. Yang mendominasi pengguna jasa penyeberangan adalah kendaraan roda dua. Meski demikian, kendaraan besar, seperti truk dan bus, banyak yang menyeberang. “Bus-bus pariwisata masih ada, tapi tidak terlalu banyak seperti minggu kemarin,” ujar

petugas tersebut. Namun, lancarnya arus penyeberangan tersebut tidak didukung cuaca yang bersahabat. Menjelang siang, mendung mulai menghiasi langit Selat Bali. Tak lama kemudian, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. “Sejauh ini tidak ada kendala. Gelombang masih aman,” kata petugas pelabuhan tersebut. Akhir-akhir ini cuaca buruk memang menjadi ancaman bagi masyarakat. Apalagi, sta-

siun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi memprediksi gelombang laut di perairan Banyuwangi akan mengalami peningkatan. Diperkirakan, ketinggian gelombang di Selat Bali maksimal 1,5 meter sampai 2 meter. Namun, itu diperkirakan tidak terlalu membahayakan aktivitas pelayaran. “Semua penyeberangan lancar. Mudahmudahan tidak terpengaruh cuaca buruk,” kata petugas tersebut. (gil/c1/bay)

Ditangkap Tak Pakai Celana ■ COBA... Sambungan dari Hal 31

Yoko langsung digelandang ke mapolsek dengan pengawalan ketat. Hingga kemarin, dia masih berada di sel tahanan mapolsek. Kepada RaBa, Yoko mengaku sebenarnya tidak berniat

melakukan hubungan intim. Dia berdalih, justru korban yang memaksanya untuk melakukan tindakan intim tersebut. “Dia yang maksa kok,’’ kelitnya. Atas perbuatannya, polisi menjerat tersangka dengan pasal 285 jo 53 jo 363 KUHP tentang percobaan pemerko-

saan dan pencurian. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara. Polisi juga menyita sepeda motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi P 5375 XN. Barang bukti lain, seperti pakaian jemper warna merah, sepasang sandal jepit dan celana jins warna hitam milik ter-

sangka juga disita. Tidak ketinggalan, jaket jemper yang dikenakan korban juga dibawa polisi. Baju tank top dan celana jins warna hitam milik korban juga diamankan. Hingga kemarin, polisi masih memeriksa korban dan tersangka. (ton/irw)

Ingin Bangun Masyarakat yang Beriman ■ RUTIN... Sambungan dari Hal 29

Bupati Dadang menegaskan, tidak ada unsur politis dalam setiap dirinya memfasilitasi pembacaan Salawat Nariyah. “Saya juga tidak pernah mewajibkan semua orang membaca Salawat Nariyah, apalagi yang berbeda keyakinan dan berbeda pemahaman tentang keutamaan Salawat Nariyah. Kita menghormati mereka. Jadi, seharusnya tak perlu terjadi prokontra,” terangnya. Menurut Dadang, kebiasaan membaca Salawat Nariyah terjadi secara alami. Itu berawal dari kebiasaannya yang selalu membaca Salawat Nariyah setelah membaca Alfatihah dalam rapat. “Saya sangat bersyukur jika

kebiasaan itu menjadi tradisi yang kuat di masyarakat. Saya yakin, ini akan menjadi salah satu bentuk ikhtiar yang luar biasa untuk memajukan Situbondo,” ungkapnya. Dengan Salawat Nariyah, bupati ingin Pemkab Situbondo tidak semata-mata menomorsatukan kemampuan otak manusia tanpa memperhitungkan nilai-nilai luhur. Menurut Dadang, dirinya lebih berharap pertolongan Allah melalui kemuliaan Nabi Muhammad. “ Kenapa memilih Salawat Nariyah? Karena sudah diajarkan oleh tokoh-tokoh agama ternama sejak dulu, yaitu KH. Syamsul Arifin, KH. Hasan Genggong, KH. Zaini dan ulama-ulama sepuh lain. Mereka adalah pengagum Salawat Nariyah sebagai amalan (bacaan) sehari-hari. Memang masih banyak salawat lain selain Sa-

lawat Nariyah. Cuma kita kan tidak mungkin memilih semua,” jelas Dadang. Sebagai kepala pemerintahan, Dadang mengaku tertarik memfasilitasi penyebaran nilai-nilai kebaikan yang diajarkan agama. Sebab, potensi keberhasilannya lebih besar. “Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai pemerintah. Apalagi, visimisi kita yang paling awal kita sebut adalah menjadikan masyarakat Situbondo sebagai masyarakat yang beriman,” paparnya. Dadang yakin sejumlah kemajuan yang sudah dan akan terjadi di Kabupaten Situbondo juga berkat mengamalkan Salawat Nariyah. “Ada banyak hal yang saya yakin kemajuan ini berkat Salawat Nariyah. memang tidak bisa dilogikakan. Tapi saya yakin itu,” tegasnya. (c1/bay)

■ SEHARI... Sambungan dari Hal 40

Itu belum termasuk upah saat dirinya membantu persiapan pertandingan di dalam stadion. Lalu, berapa upah dan siapa yang membayar Misrok, Sunawan, dan Muzaki Suhendra? Upah yang mereka terima tidak besar. Seperti diceritakan Misrok. Di Stadion Diponegoro, dia berstatus sebagai pekerja musiman. Musiman karena dia hanya bertugas saat dibutuhkan panitia pertandingan. Dia biasanya bertugas men-

jaga pintu air. Misrok mengaku menerima upah Rp 20 ribu hingga Rp 35 ribu per hari. Dibanding beban kerja yang dia emban, upah tersebut menurutnya sangat kecil. Saat menjalani job lain, dia biasanya digaji dengan sistem borongan. Itu pun paling banter dapat uang Rp 250 ribu, dan dibagi rata dengan semua pekerja. “Kalau ada lima pekerja, ya dibagi lima,” bebernya. Terkadang dia ingin mengerjakan semua pekerjaan itu sendiri. Tetapi, karena Stadion Diponegoro sangat luas membuat keinginannya hanya se-

bagai keinginan semata. Tidak ada pilihan lain, gotong royong bersama partner harus dia lakukan. Konsekuensinya, ongkos yang diterima harus dibagi rata. Hal senada juga dilontarkan Sunawan dan Muzaki Suhendra. Urusan upah, yang dia terima tidak terlalu beda dengan Misrok. Bahkan, untuk urusan makan, dia kerap patungan dengan yang lain. Bila panitia berbaik hati, biasanya mereka diberi makan. “Tapi lebih sering makan sendiri-sendiri. Kalau panitia ada uang, biasanya dibelikan,” aku Muzaki. (nic/c1/bay)

Sudah Terbiasa Panas Hujan ■ KERJA... Sambungan dari Hal 40

Saat itu tidak terpenuhi, penjagalan rumput dipastikan tidak akan berjalan. “Kalau bensin tidak ada ya berhenti dulu motong,” akunya. Kondisi yang nyaris sama juga dihadapi Misrok. Tidak tersedianya sumur bor di dalam stadion membuatnya harus mencari sumber alternatif untuk pengairan lapangan. Tugasnya sebagai jogotirto stadion membuatnya harus pintar

memutar otak. Meski air kadang melimpah, tapi tidak jaminan kebutuhan air akan tercukupi. Sebab, air yang digunakan adalah saluran irigasi. Misrok pun terkadang harus kucingkucingan dengan mudin air. Untuk mendapatkan air, warga Kelurahan Kertosari itu kadang harus rela bergadang di atas saluran irigasi. Tujuannya sederhana, agar rumput stadion mendapat air. Beratnya beban kerja juga dirasakan Sunawan dan Muzaki Suhendra. Luasnya stadion

membuat pria 49 tahun itu butuh waktu lebih banyak dalam membersihkan arena pertandingan. Untuk menyiasati itu, dia menerapkan beberapa tahap. Tugas yang tidak kalah berat diemban Muzaki. Perannya sebagai penjaga papan skor membuatnya harus betah di segala cuaca. Tidak peduli hujan, panas, dan petir menghampar-hampar, dia harus tetap berada di sisi papan skor pertandingan. “Awalnya dulu berat, tapi sekarang sudah biasa,” ujarnya. (nic/c1/bay)

NAFAS BERAT KARENA ASMA KINI SEMBUH DENGAN SUSU MILKUMA HARIYEM, warga Bakalan, Taman Agung, Muntilan, Jawa Tengah kini tak lagi merasakan derita sesak nafas. Ternyata, sudah 4 bulan ini ia minum Milkuma, minuman serbuk susu etawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu etawa segar dan gula aren. “Sudah 2 tahun saya menderita asma. Alhamdulillah setelah minum Milkuma, kini saya sudah sehat, nafas berat dan sesak karena asma sudah tidak kambuh lagi.” Terang wanita berusia 50 tahun tersebut. Penyakit sesak nafas atau asma telah menjadi salah satu penyakit yang sangat familiar dengan rakyat Indonesia. Ketika asma menyerang, saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan. Penyempitan saluran pernafasan tersebut merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan mempengaruhi saluran pernafasan. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga. Dengan tubuh yang sehat, kini nenek 1 orang cucu tersebut dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu etawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ibu rumah tangga tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu etawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu etawa memiliki

kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu etawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita asma. Satu gelas susu etawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu etawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Milkuma dikomposisikan dengan gula aren sehingga aman bagi penderita diabetes. Milkuma juga sangat dianjurkan bagi perokok baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


MINGGU l 8 JANUARI 2012 l HALAMAN 40

The Men Behind The Stadium BANYUWANGI - Publik sepak bola tentu sudah familiar dengan nama Raul Setiawan, Nurcahyo, Heri Viandoyo, dan Yusuf Effendi. Ya, keberadaan dan aksi mereka di lapangan hijau memang tidak asing lagi bagi sebagian besar maniak bola di Banyuwangi.

Kemampuan memainkan si kulit bundar di atas lapangan sudah terbukti. Bahkan, mereka menjadi bagian dari cerita sukses Persewangi beberapa waktu lalu. Namun, siapa nyana, selain mereka ternyata ada sederet pahlawan lapangan hijau lain yang terlupakan. Sebetulnya, kontribusi mereka dalam membantu Persewangi tidak

bisa dipandang remeh. Namun, apa boleh buat aksi mereka di lapangan hijau tertutupi aksi hebat para pemain. Padahal, keberadaan mereka sangat penting dalam membantu tim melakoni pertandingan home. Mereka adalah skuad Laskar Blambangan di belakang layar, yaitu Mohamad Yasin, 60, Misrok, 52, Mizaki Suhendra, 35, Sunawan, 49, dan Isnaini, 52 n  Baca The Men...Hal 39

Sehari Dibayar Rp 20 Ribu BEBAN kerja dan tanggung jawab Mohamad Yasin dkk memang besar. Namun, apa yang mereka berikan tidak sebanding dengan apa yang mereka dapat. Upah yang mereka terima, misalnya. Di antara mereka, mungkin hanya Mohamad Yasin yang

terbilang beruntung. Dengan status honorer Dinas Pendapatan Banyuwangi, kakek dua cucu itu menerima upah dari pemerintah sekitar Rp 720 ribu per bulan n  Baca Sehari...Hal 39

DI BALIK LAYAR: Para kru pelaksana yang merawat dan menangani kawasan Stadion Diponegoro Banyuwangi.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Kerja Full dan Tahan Segala Cuaca TIDAK kenal waktu. Itulah Mohamad Yasin dkk di balik tugas yang diemban. Mempersiapkan venue pertandingan memang terkesan mudah. Tetapi, ternyata tugas itu sangat menyita waktu, pikiran, dan tenaga. Tidak peduli cuaca hujan atau panas, tugas tetaplah tugas yang harus diemban. Bahkan, tidak jarang mereka bekerja sepanjang hari. Tidak jarang pula, karena alasan tertentu, pekerjaannya molor dari batas waktu yang telah ditentukan. Untuk urusan lapangan, misalnya, Mohamad Yasin pun bersabar dalam memotong rumput stadion. Adanya mesin pemotong rumput bukan jaminan tugasnya bisa dijalankan dengan mudah.

Terkadang waktu untuk memotong rumput Nama : Mohamad Yasin Alamat : Pengajuran, habis untuk menyervis Usia : 60 tahun Banyuwangi mesin pemotong rumAlamat : Panganjuran, Tugas : Annaouncer put. Tragisnya, tidak ada Banyuwangi Nama : Muzaki Suhendra Tugas : Jagal Rumput bengkel untuk itu. Yasin Usia : 35 yang sudah puluhan Nama : Misrok Alamat : Penganjuran, tahun bergelut dengan Usia : 52 Banyuwangi Alamat : Kertosari, Tugas : Petugas Papan Skor mesin itu, harus memBanyuwangi benahi sendiri teman Nama : Sunawan Tugas : Jogo Tirto setianya itu. Bahkan, jika Usia : 49 Nama : Isnaini Alamat : Singonegaran, ada onderdil yang rusak, Usia : 52 Banyuwangi tidak jarang dia ganti Tugas : Kebersihan dengan uang sendiri. Mesin yang tiba-tiba ngadat dan sudah Masalah belum selesai. Mesin itu juga tua sering kali menjadi kendala dalam butuh bahan bakar minyak (BBM) n  Baca Kerja...Hal 39 bertugas.

Laskar Stadion Diponegoro:

JOGOTIRTO: Misrok merapikan banner di tepi stadion Diponegoro.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Announcer Pertandingan yang Suaranya Dikangeni Pemain Isnaini adalah sentral pinggir lapangan Stadion Diponegoro. Suaranya yang khas saat bertugas, menjadikannya begitu familiar di telinga mania bola Banyuwangi. NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

DIIBARATKAN sebuah peran, keberadaan Isnaini dalam sebuah pertandingan sepak bola tidak ubahnya dalang dalam pementasan wayang kulit. Bedanya, Isnaini bertugas di pinggir lapangan hijau. Ya, itulah tugas yang dipikul pria 52 tahun

tersebut. Sepintas, peran yang dia jalani dianggap remeh. Hanya cuap-cuap di pinggir lapangan di awal, pertengahan, dan akhir pertandingan. Hanya itu yang tergambar dalam sebuah pertandingan. Namun, dibalik itu, tugasnya sebagai announcer ternyata cukup rumit. Tidak hanya sebagai pembawa acara pertandingan, Isnaini juga berperan mengatur massa lewat suaranya. Saking vitalnya, keberadaannya juga menjadi alat untuk mengendalikan situasi pertandingan. Bukti paling gres adalah saat keributan Persewangi versus Perseman kemarin. Kesuksesan aparat keamanan dalam mengamankan pertandingan tidak lepas dari sosok pria yang satu itu. Lewat suaranya, dia mampu mengendalikan emosi penonton dan mengen-

CONTACT US! Anda anggota sebuah komunitas, penghobi, atau sekadar mengetahui keberadaan mereka? Jangan pernah membiarkan hal itu terpendam tanpa diketahui orang lain. Silakan kontak kami di:

radarbwi@gmail.com Bisa pula melalui nomor telepon (0333) 416647. Atau, hubungi Gerda (085859687870), Iwan (081559555572)

dalikan suasana. Itu tugas Isnaini saat kondisi emergency. Di kondisi normal, job yang dia emban juga tidak kalah penting. Saking pentingnya, keberadaannya seperti sutradara dalam sebuah film. Sebelum pertandingan dimulai, Isnaini membacakan preview pertandingan. Selanjutnya, membacakan line up masing-masing tim. Tugasnya setelah itu adalah membantu kelancaran pertandingan, mulai informasi pergantian pemain hingga informasi lain, selama pertandingan berjalan. Kemampuan Isnaini dalam mengolah suara diperoleh secara otodidak. Totalitas dalam berbicara itu terus dia asah sejak remaja. Siapa sangka kefasihan dalam mengatur ritme suara itu membawa berkah. Di sejumlah acara, dia

didaulat menjadi master of ceremony (MC). Itulah yang membuatnya begitu spesial. Bahkan, beberapa pemain Persewangi mengaku kangen dengan suara Isnaini. Dalam membawakan acara, Isnaini tidak mematok tarif. Dia kerap tidak dibayar. Bahkan, dia kerap mengeluarkan uang pribadi untuk ongkos beberapa perbaikan stadion. Baginya, totalitas sangat penting. Tidak hanya di stadion, dia juga melakukan woro-woro pertandingan menggunakan mobil keliling. (c1/bay) PEMBAWA ACARA: Isnaini cuap-cuap di Stadion Diponegoro Banyuwangi.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa


Radar Banyuwangi 8 Januari 2012