Issuu on Google+

KAMIS 7 JUNI

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

Pakai Sistem Scoring Terpadu BANYUWANGI - Seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2012 SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA, dilakukan melalui dua jalur. Yang pertama lewat jalur mandiri, dan yang kedua melalui jalur reguler atau online. Khusus PPDB sekolah dasar (SD) hanya dilakukan melalui jalur reguler. PPDB kelas VII SMP/MTs menggunakan sistem scoring terpadu (SST) di dua jalur tersebut. Jalur mandiri SMP/MTs adalah seleksi yang dilaksanakan satuan pendidikan berdasar beberapa pertimbangan. Beberapa pertimbangan dalam PPDB jalur mandiri adalah jarak tempat tinggal ke sekolah, prestasi olahraga, prestasi seni, iptek

(KIR), ekonomi lemah, dan usia calon peserta didik baru. “Kuota jalur mandiri hanya 20 persen dari pagu yang ditetapkan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sulihtiyono melalui Sekretaris Dispendik, Dwiyanto. Khusus jalur mandiri, baik tingkat SMP maupun SMA, calon peserta didik baru hanya boleh memilih satu satuan pendidikan. Komponen pertama jalur mandiri SMP/MTs adalah prestasi akademik dan non-akademik dengan bobot 50 persen dan skor maksimal sekitar 500. Kedua, jarak tempat tinggal ke sekolah dengan bobot 40 persen dengan skor maksimal 400. Komponen ketiga, faktor ekonomi lemah dengan bobot 10 persen dan skor maksimal 100. “Khusus komponen ketiga harus dibuktikan dengan kartu gakin dan survei,” jelas Dwiyanto. Sementara itu, komponen jalur mandiri SMA dan MA terdiri atas tes akademik/skolastik dengan bobot 40 persen dan skor maksimal 400. Jarak tempat tinggal ke sekolah bobotnya 30 persen dan skor maksimal 300, n

Pertimbangan PPDB Jalur Mandiri -

Jarak tempat tinggal ke sekolah Prestasi olahraga Prestasi seni Iptek - Karya Ilmiah Remaja Ekonomi lemah usia calon peserta

 Baca Pakai...Hal 39

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.20 14.39 17.09 18.24 04.06

ADIPURA

Lepaskan Predikat Kota Terkotor BANYUWANGI - Predikat kota terkotor di Jawa Timur yang pernah disandang Banyuwangi sejak tahun 2010 akhirnya lepas juga. Predikat buruk itu hilang bersamaan dengan penganugerahan Sertifikat Adipura sebagai kota bersih kepada Banyuwangi. Sertifikat Adipura itu diterima Bupati Abdullah Azwar Anas pada acara anugerah lingkungan hidup tahun 2012 di Hotel Sahid, Jakarta, Senin malam kemarin (5/6). Sertifikat Adipura itu diserahkan langsung Menteri Negara Lingkungan Hidup, Dr. Berth Kambuaya, yang mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meski hanya mendapat sertifikat, tapi itu sangat berarti bagi masyarakat Banyuwangi. Selain menyandang kota paling kotor, penghargaan Adipura sudah lama tidak mampir ke Banyuwangi. Penghargaan Adipura terakhir yang diterima Banyuwangi adalah di era Bupati HT. Purnomo Sidik sekitar 15 tahun lalu. Pada era Bupati Ratna Ani Lestari tahun 2010 lalu Banyuwangi mendapat predikat sebagai kota terkotor. “Sertifikat Adipura predikatnya sedikit di bawah piala Adipura,” terang Bupati Anas n  Baca Lepas...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

DIDAMPINGI ORTU: Calon pendaftar memantau website Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMK negeri di Banyuwangi kemarin.

Penutupan Pakem Diprotes BANYUWANGI - Puluhan penghuni lokalisasi Pakem, Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, mencak-mencak. Mereka menolak rencana penghentian operasional lokalisasi tersebut. Alasannya, mereka khawatir kehilangan sumber pendapatan dan takut tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penolakan atas penutupan lokalisasi itu terungkap dalam sosialisasi rencana penghentian operasional lokalisasi Pakem yang digelar Pemerintah Kecamatan Banyuwangi di aula Pakem kemarin (6/6).

“Kami menolak penutupan tempat ini (lokalisasi Pakem, Red), karena di sinilah sumber penghasilan kami. Kalau tempat ini ditutup, bagaimana nasib anak-cucu kami,” ujar Uripah, 55, warga setempat. Uripah berharap, sebelum melakukan penutupan, pemerintah terlebih dahulu menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi seluruh warga yang menggantungkan hidup di tempat tersebut. “Boleh saja ditutup asalkan kami diberi pekerjaan yang layak,” pintanya n

RAMAI: Warga sekitar mengikuti sosialisasi penutupan lokalisasi di balai pertemuan Pakem, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi, kemarin.

 Baca Penutupan...Hal 39 SIGIT HARIYADI/RaBa

Pegang SK di Tangan, Tunggu Pelantikan

CAIR: Limbah industri dibuang ke laut di kawasan pantai Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, beberapa waktu lalu.

ADA APA LAGI BLH BANYUWANGI FOR RaBa

Desak Periksa Limbah Seluruh Pabrik BANYUWANGI - Tingkat pencemaran lingkungan yang sudah cukup parah di wilayah Muncar diindikasi tidak hanya disebabkan pembuangan limbah beberapa perusahaan yang masuk black list Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Karena itu, kalangan aktivis lingkungan mendesak pemkab segera melakukan langkah konkret untuk menghentikan pencemaran di kawasan tersebut.

Aktivis LSM Aktivitas Karya Pelestari Alam (Akar Pala), Suwandi mengatakan, pencemaran akibat buruknya pengelolaan limbah cair dan polusi udara di Kecamatan Muncar sebenarnya tidak hanya dilakukan lima perusahaan tersebut. Menurutnya, ada indikasi hal yang sama juga dilakukan sekitar 30 perusahaan lain di kawasan penghasil ikan terbesar kedua nasional itu.

Oleh karena itu, Suwandi mendesak BLH Banyuwangi segera meneliti kadar kelayakan limbah seluruh perusahaan di Muncar dan seluruh wilayah Banyuwangi. “Seluruh perusahaan di Banyuwangi harus diteliti. Jangan sampai ada yang melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” ujarnya n  Baca Desak...Hal 39

BANYUWANGI - Michael Edy pakan yang tercepat di Jatim Hariyanto akhirnya mendapat dibanding daerah lain yang pengakuan resmi sebagai ke- sudah menggelar muscab. tua Dewan Pimpinan Cabang Itu menunjukkan bahwa (DPC) Partai Demokrat Ba- kepengurusan DPC Partai Denyuwangi periode 2012-2017. mokrat Banyuwangi di bawah Surat Keputusan komando Michael (SK) pengesahan selama lima tahun pengurus DPC termendatang tinggal sebut sudah turun menunggu pelandari DPD Partai Detikan. Rencananya, mokrat Jawa Timur. pelantikan akan Surat bernomor dilaksanakan se18 itu ditandatanrentak di Surabaya gani langsung ketua bersama pelantidan sekretaris DPD kan beberapa DPC Partai Demokrat Partai Demokrat Jawa Timur. “Sukabupaten/kota dah turun. SK dari lain. “Soal waktu, Jawa Timur untuk tinggal konfirmasi DOK.RaBa kepengurusan Basaja,” kata Michael. Michael Edy H. nyuwangi sudah Saat disinggung ada di tangan saya saat ini,” terkait nama personel yang terujar Michael di ruang kerjanya cantum dalam kepengurusan kemarin (6/6). Partai Demokrat periode 2012Turunnya SK pengurus DPC 2017, Michael belum bersedia Partai Demokrat Banyuwangi membeber kepada publik. Bos itu sekaligus mengakhiri tugas agrowisata Alam Indah Lestari tim formatur dan spekulasi (AIL), Rogojampi, itu mengaku yang berkembang terkait tarik baru akan mengumumkan ulur personel di tubuh partai nama-nama pengurus DPC berlambang Mercy tersebut. saat pelantikan di Surabaya Yang membanggakan, SK pen- mendatang n gesahan pengurus itu meru Baca Pegang...Hal 39

SIGIT HARIYADI/RaBa

LAJANG: Siswantoro diamankan di Mapolres Banyuwangi kemarin (6/6).

Curi Motor untuk Creambath Rambut BANYUWANGI - Maksud hati ingin berkencan dengan sang pujaan hati, Siswantoro, 25, malah berurusan dengan pihak berwajib. Perawatan rambut yang dia lakukan di salon pun sia-sia. Sebab, lajang asal Dusun Plembang, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi, itu ditangkap tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Banyuwangi karena diduga terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dia diciduk petugas saat creambath di sebuah salon perawatan rambut di wilayah Situbondo. Tanpa banyak cakap, petugas langsung menggelandang Siswantoro ke Mapolres Banyuwangi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pemuda tersebut dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun lebih. Diperoleh keterangan, aksi kriminal yang dilakukan Siswantoro terjadi sekitar pukul 21.00 pada Kamis bulan lalu (24/5). Korbannya adalah Muhaimin, 26, warga Dusun Krajan, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi n  Baca Curi Motor...Hal 39 http://www.radarbanyuwangi.co.id

Suroso, Jawara Ketangkasan Becak Tahun 2011

Mancal Keliling Indonesia sambil Kampanye Wisata Sejak kecil Suroso, 52, warga Lingkungan Kemasan, Kelurahan Panderejo, Banyuwangi, ini bercita-cita keliling Indonesia. Untuk mewujudkan obsesi itu, dia nekat menempuh perjalanan ribuan kilometer dengan cara mancal becak. AF. ICHSAN RASYID, Banyuwangi KEINGINAN keliling Indonesia sudah membara sejak Suroso berhasil menjadi juara dalam lomba ketangkasan naik becak yang dihelat Polres Banyuwangi 2011 lalu. Saat itu, dia langsung memutuskan akan memulai

road show-nya keliling Indonesia. Rute pertama yang dipilih adalah Banyuwangi-Malang. Selama enam hari, Suroso sukses mancal becaknya dari Banyuwangi menuju kota Malang pulang pergi. Pada saat berangkat, Suroso melewati rute Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Pasuruan, dan Malang. Pulangnya, pria yang tinggal di Jalan Citarum, Banyuwangi, itu melewati rute Malang, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi. “Satu minggu kemudian saya berhasil kembali ke Banyuwangi dengan baik,” tuturnya. Sukses menempuh road show ke Malang, dia ganti rute Banyuwangi-Madura. Road show kedua tersebut berhasil dilakoni pria yang sudah tiga kali beristri tersebut selama sebelas hari n  Baca Mancal...Hal 39

Banyuwangi lepaskan predikat kota terkotor Yang melakukan praktik kotor-kotor harus disapu bersih

Mesin gelondongan emas raib di gudang Pesanggaran Emas bikin silau mata, makanya tak ada yang lihat

ICHSAN RASYID/RaBa

PAMIT: Suroso mampir di kantor Pemkab Banyuwangi kemarin. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Kamis 7 Juni 2012

CERMIN DIRI

Mendukung Upaya Pemain Persewangi Menuntut Hak MESKI masih ada dua pertandingan yang harus dilakoni Persewangi ke Indonesia Timur, tapi kompetisi Divisi Utama PSSI sejatinya sudah berakhir bagi tim berjuluk Laskar Blambangan tersebut. Hampir tidak ada kemungkinan bagi pemain Persewangi bertandang di markas Persbul Buol dan Persemalra Langgur. Krisis finansial hampir pasti memaksa Victor da Silva dkk tidak melanjutkan sisa kompetisi. Di dua laga terakhir kompetisi level dua tersebut, Persewangi bisa dipastikan walk out. Meski kompetisi Divisi Utama sudah berakhir, tapi masih ada satu PR bagi pengurus dan manajemen Persewangi, yakni urusan gaji dan kontrak terhadap seluruh pemain Persewangi belum selesai. Jangankan memenuhi hak-hak pemain asing, pemain lokal saja belum dibayar. Siapa pun tahu, belum urusan hak pemain itu belum selesai tidak lain gara-gara sumber dana bagi tim kebanggaan Larosmania tersebut minim. Distopnya aliran dana dari APBD Banyuwangi bagi Persewangi yang sudah bermain di liga profesional membuat manajemen Laskar Blambangan kelimpungan. Sulitnya mendapat sokongan dana dari para donatur dan sponsor membuat pemain menjadi korban. Gaji yang seharusnya mereka terima tiap bulan ternyata tidak bisa dipenuhi manajemen. Bahkan, kontrak yang sejatinya dibayar di awal, justru hingga kompetisi berakhir belum dipenuhi. Padahal, dapur keluarga para pemain Persewangi harus tetap mengepul. Rata-rata mereka sudah memiliki anak dan istri. Tak ayal, hal itu membuat pemain mulai berontak. Sejak putaran kedua Divisi Utama lalu, pemain sudah melakukan perlawanan terhadap manajemen. Salah satunya, tidak mengikuti latihan rutin. Saat akan menghadapi pertandingan resmi pun, para pemain memilih jual mahal. Intinya, jika tidak ada uang, maka tidak ada permainan. Bahkan, para pemain sempat tertahan di salah satu hotel di Blitar akibat manajemen belum membayar sewa hotel. Kini puncak kekecewaan para pemain ditunjukkan dengan meminta hearing kepada DPRD. Harapannya, dengar pendapat di dewan itu membuat semua pihak mengetahui kondisi tubuh Persewangi sebenarnya. Tentu saja, pertemuan tersebut bertujuan mengetahui kejelasan nasib para pemain, apakah gaji dan kontrak mereka akan dibayar ataukah tidak. Daripada langsung menempuh jalur hukum, para pemain masih memilih upaya mediasi terlebih dahulu. Itu dilakukan karena pada dasarnya para pemain tidak ingin menjerumuskan pengurus ke dalam penjara. (*)

PT Maya tak Pernah Memecat MUNCAR - PT. Maya Muncar sudah lama diam terkait kisruh yang melibatkan eks karyawan perusahaan tersebut. Setelah sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi Selasa lalu (5/6), kubu PT. Maya akhirnya angkat suara mengenai polemik tersebut kemarin (6/6). Ketua Serikat Pekerja Maya Muncar (KPMM), MF. Rahman menjelaskan, pihaknya selama ini sudah melakukan beragam langkah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Namun, mediasi untuk mencari jalan terbaik itu ternyata hanya bertepuk sebelah tangan. ’’Kita sudah sesuai prosedur. Ini kebijakan manajemen,’’ katanya. Pihaknya membantah bila ada kesankesan tidak fair terhadap eks karyawan tersebut. Selain itu, pihaknya juga membantah memecat 107 eks karyawannya itu. ’’Kita tidak melakukan PHK. Mereka yang mengundurkan diri,’’ katanya. Jadi, kata Rahman, sebenarnya sudah tidak ada masalah terkait masalah tersebut. Justru eks karyawannya itu yang membuat masalah dengan cara mengun-

durkan diri. Toh, mayoritas karyawan juga masih eksis bekerja hingga saat ini. ‘’Sekarang ada 664 karyawan yang masih bekerja di sini,’’ katanya. Menurut Rahman, eks karyawan yang beramai-ramai ke pengadilan itu hanya mendukung temuan Disnaker. Artinya, mereka tidak bertindak sendiri dalam menjalani proses hukum. ‘’Jadi mereka hanya GALIH COKRO/RaBa mendukung temuan PENDUKUNG: Para karyawan menghadiri sidang PT Maya, Muncar, di Pengadilan Negeri BanyuDisnaker,’’ tudingnya. Karena itu, Rahman wangi Selasa lalu (5/6). juga membantah tudingan tidak memberikan upah berdasar meningkat menjadi Rp 31.500 per mengerahkan massa saat menjalani UMK. Sebab, pihaknya memang mem- hari. Sebelumnya hanya Rp 28.500 per proses persidangan. Tetapi, tidak punyai klasifikasi sendiri mengenai hari. Upah tersebut khusus bagi tenaga semua karyawan diterjunkan dalam patokan upah. ’’Ada yang harian lepas, harian lepas. ’’Kalau karyawan tetap memberikan dukungan kepada pucuk ada yang karyawan tetap. Mereka digaji plus karyawan harian mulai Rp 36.600 pimpinannya itu. ’’Kita hanya bawa 150 karyawan, yang lain tetap bekerja,” sesuai kategori masing-masing,’’ katanya. hingga Rp 37.500 per hari,’’ jelasnya. Rahman mengaku, pihaknya juga katanya. (ton/c1/bay) Kini upah untuk harian lepas sudah

Obat Herbal Solusi Penyakit Nabi Muhammad Menjadi Andalan

MEGA/RaBa

SEHAT HERBAL: Ihsan dengan produk herbalnya menawarkan solusi berbagai penyakit.

BANYUWANGI - Toko herbal Khazanah memberikan solusi alternatif bagi Anda yang terkena masalah kesehatan. Model pengobatan alternatif mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu andalan toko herbal Khasanah dalam membantu berbagai persoalan penyakit. Adalah Ihsan, warga asli Kediri yang sudah 15 tahun tinggal di Banyuwangi ini mempunyai pengalaman terhadap penggu-

naan obat kimia. Menurutnya, pengobatan herbal lebih aman dari pada penggunaan obat sejenisnya. Di tempatnya, ada beberapa herbal yang dijual, misalnya, Habbatussauda, zaitun, sari kurma, madu murni, propolis, bee pollen, biojanah, nado detok, syamil madu lengkap, herbamil junior, abiguraa, gurah syifa dan lain-lain. “Harga yang kami jual berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 75 ribu,” katanya. Penggunaan obat herbal telah diakui di dunia kesehatan. Obat Herbal banyak sekali manfaat serta khasiatnya untuk menyembuhkan berbagai penyakit, 

penggunaan obat herbal telah dikenal dan banyak digunakan sejak zaman dahulu, karena tidak mempunyai efek samping juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit. “Berbagai penelitian terhadap manfaat obat herbal untuk pengobatan secara herbal. Penelitian yang dilakukan oleh WHO mendapatkan bahwa sekitar 80 persen manusia yang menggunakan tumbuh-tumbuhan sebagai obat herbal untuk perawatan kesehatan,” kata Ihsan yang membuka toko di Jalan Adi Sucipto nomor 90 Banyuwangi (selatan kantor Partai Golkar) itu. (ikl)

Prihatin Marak Pencabulan Balita BANYUWANGI-Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat Dra. Hj. Maria Ulfah Anshor, MSi mengaku prihatin terkait maraknya kasus pencabulan terhadap balita. Selain menjadi korban kekerasan seksual, anak juga mengalami masalah gizi buruk, putus sekolah, dan telantar. Bahkan, anak sering menjadi korban trafficking, narkoba, dan tertular HIV/AIDS. Keprihatinan tersebut disampaikan mantan Ketua Fatayat NU Pusat itu dalam seminar bertema “Kesadaran Memberi Perlindungan Hukum kepada Anak Indonesia Merupakan Wujud Tanggung Jawab Terhadap Negara”. Seminar yang digagas LSM Gerakan Anti KoGALIH COKRO/RaBa rupsi (Gerak) bersama SEMINAR: Maria Ulfah Anshor menjadi Dinas Pendidikan (Dispendik), itu digelar di narasumber seminar LSM Gerak. Hall Pondok Wina Restaurant, kemarin siang (6/6). tinggi itu ber“Saya mengapresiasi langkah langsung meriah. Dipandu LSM Gerak yang menggelar moderator E. Irwan Suryanto, seminar soal perlindungan hu- peserta serius menyimak sejak kum bagi anak ini,” cetus Maria. seminar dibuka Asisten Sekkab Selain ketua KPAI, Yadi Muly- Suhartoyo. adi, SH dari Kejaksaan Negeri Mereka juga antusias bertandan Iptu A. Ali Masduki, Kaur- ya kepada narasumber hingga binopsnal Satreskrim Polres acara ditutup Sekretaris Dinas Banyuwnagi, juga menjadi Pendidikan Dwi Yanto, pada narasumber. Keduanya men- pukul 14.30. “LSM Gerak bergupas masalah perlindungan harap, pendidikan anti korupsi dan peradilan hukum bagi diberikan kepada anak sejak kasus anak. SD hingga perguruan tinggi,” Acara yang dihadiri para usul Sulaiman Sabang, ketua kepala sekolah SD hingga LSM Gerak dalam sambutanSMA dan kalangan perguruan nya. (irw/adv) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Kamis 7 Juni 2012

Mesin Gelondong di Gudang Raib

ADA APA LAGI

Diduga Disebar ke Rumah-Rumah Penduduk

ABDUL AZIZ/RaBa

BINGUNG: Sumati saat menghadap ke Kapolsek Kalibaru, AKP Suwanto Barri, di pos penjagaan kemarin.

Tak Kuat Bayar Utang, Ngaku Digendam KALIBARU - Ada-ada saja ulah Sumati alias Bu Emi, 60, warga Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, ini. Lantaran bingung ditagih utang, dia nekat membuat laporan palsu ke Mapolsek Kalibaru kemarin pagi. Ceritanya, pukul 10.00 Sumati datang ke pos penjagaan Mapolsek Kalibaru. Begitu bertemu polisi yang tengah jaga, dia melaporkan bahwa dirinya baru saja kena gendam seseorang di Jalan Pahlawan, Desa Kalibaru Kulon. Sambil menangis, Sumati menceritakan bahwa orang yang menggendam dirinya adalah seorang perempuan. Perempuan itu tiba-tiba menepuk pundak dirinya. Akibat gendam tersebut, Sumati mengaku kehilangan uang Rp 5.100.000. Uang tersebut menurutnya miliknya sendiri sebanyak Rp 3 juta dan sisanya milik Ngatemi, warga Desa Kalibaru Kulon. Dia juga menyebutkan bahwa uang tersebut hasil menjual kambing dan emas di Pasar Kalibaru Wetan. Menerima laporan tersebut, polisi tidak percaya begitu saja. Saat itu polisi langsung mengajak Sumati mendatangi beberapa tempat yang disebutkan dalam laporannya. Polisi mengajak Sumati ke Jalan Pahlawan tempatnya digendam. Nah, dari sini kejanggalan mulai muncul. Sebab, beberapa orang di tempat kejadian perkara (TKP) mengaku tidak pernah melihat ada ramai-ramai orang kena gendam pagi itu. Kejanggalan kembali terlihat saat polisi mengajak Sumati ke toko emas di Pasar Kalibaru Wetan, tempat dia menjual benda berharga. Ternyata pemilik toko emas di tempat tersebut juga mengaku tidak pernah membeli emas Sumati. Kali terakhir, polisi meminta diantarkan ke rumah Ngatemi selaku pemilik uang Rp 2.100.000. Nah, di sinilah kedok Sumati terbongkar. Sumati sangat bingung, karena ternyata dia punya utang kepada Ngatemi. “Dia punya utang sekitar Rp 2 juta. Sesuai perjanjian, nanti malam adalah batas terakhir,” kata Kapolsek Kalibaru, AKP Suwanto Barri. Setelah kedoknya terbongkar, Sumati kembali digiring ke Mapolsek Kalibaru. “Kita proses secara hukum karena membuat laporan palsu,” tandas kapolsek. Sementara itu, saat ditanya mengapa nekat membuat laporan palsu dan berpura-pura menangis di hadapan polisi, Sumati hanya diam dan menundukkan kepala. (azi/c1/aif)

PESANGGARAN - Pihak Perhutani Banyuwangi Selatan “dikadali” para pemilik mesin pengolah material emas (mesin gelondong) yang tersimpan di gudang Dusun Kampung Baru, Desa/ Kecamatan Pesanggaran. Buktinya, puluhan mesin gelondong yang dulu gagal diamankan aparat gabungan Perhutani dan Polsek Pesanggaran itu kini raib. Kabar tersebut disampaikan Wakil Administrator Perhutani Banyuwangi Selatan, Ketut Gede Sukantawiasa saat dihubungi Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut Ketut, beberapa hari lalu dirinya menerima kabar dari seseorang bahwa puluhan mesin gelondong itu telah raib. Mendapat kabar tersebut, dirinya langsung memerintahkan anak buahnya melakukan pengecekan. “Ternyata memang nggak ada,” kata Ketut kemarin. Hanya saja, dirinya belum memperoleh kabar pasti dari anak buahnya mengenai jumlah mesin gelondong yang hilang tersebut. Menurutnya, sangat tidak mungkin dalam waktu sekejap mesin gelondong tersebut pindah dari tempatnya semula. Terkait mesin gelondong yang kini sudah raib dari gudang tersebut, Ketut mengaku belum tahu secara pasti. Hanya saja, informasi sementara yang didapat anak buahnya di lapangan, mesin gelondong tersebut dibawa para pemiliknya. “Kabarnya di sebar ke rumah-rumah penduduk. Sampai sekarang kita masih melakukan penyelidikan,” tuturnya. Apakah raibnya mesin gelondong dari gudang tersebut berarti aparat gabungan kecolongan? Ketut tidak me-

ABDUL AZIZ/RaBa

HOME INDUSTRY: Mesin-mesin gelondong yang tersimpan di gudang Kampung Baru sudah dipindah oleh pemiliknya.

nampik tudingan itu. “Ini kan berarti dibohongi. Dulu mereka bilang jika dibiarkan dalam gudang akan aman, tapi sekarang malah hilang,” tandasnya. Diberitakan sebelumnya, pertengahan Juni (16/5) lalu situasi di Dusun

Kampung Baru, Desa/Kecamatan Pesanggaran, memanas beberapa jam. Sebab, Perhutani Banyuwangi Selatan berupaya menggerebek “home industry” pengolahan emas milik warga setempat. Aparat gagal menyita

mesin-mesin tersebut karena mendapat perlawanan warga. Sejak saat itu, gudang tersebut dikunci dari luar. Lama tak dipantau aparat, kini mesin-mesin tersebut sudah tidak ada di gudang. (azi/c1/aif)

Polsek Songgon Gerebek Permainan Judi Biliar Oknum Polisi Berinisial TR Ikut Diamankan SONGGON - Polisi ditangkap polisi. Itulah yang terjadi dalam penggerebekan yang dilakukan aparat Polsek Songgon di sebuah tempat permainan biliar di Dusun Tampak Bayan, Desa/

Kecamatan Songgon, kemarin (6/6). Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga pejudi. Satu di antaranya oknum polisi berinisial TR. Dua warga sipil adalah Misri, 60, warga Dusun Krajan, Desa Songgon, dan Bambang warga Dusun Derwono, Desa Balak, Kecamatan Songgon. Sayang, ketika hendak dibawa ke

Mapolsek Songgon, Bambang lepas dari pengamanan. “Meski kabur, Bambang tetap kita buru,” kata Kapolsek Songgon, AKP Ali Azhari, melalui Kasi Humas Bripka Abdurrahman. Ketika dikonfirmasi terkait kaburnya Bambang, Abdurrahman mengaku tersangka lari saat digerebek. “Dia lolos saat kita gerebek,”

tandasnya. Saat ini, lanjut Abdurrahman, polisi masih memproses hukum Misri. Sementara itu, TR kasusnya langsung ditangani Propam. Selain menahan Misri, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tiga stik, sejumlah bola biliar, kapur, dan uang tunai Rp 90 ribu. (azi/c1/aif)

KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Bupati Banyuwangi Tahun 2012 (2-habis)

Angka Harapan Hidup Masyarakat Menyalip Jember Capaian kinerja pembangunan yang dituangkan dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Abdullah Azwar Anas tahun 2011, mendapat nilai plus dari DPRD. Berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2010-2015, dewan mencatat kinerja pemerintah daerah cukup memuaskan. SELAIN pendidikan, urusan wajib wajib yang mendapatkan apresiasi dari kalangan wakil rakyat adalah sektor kesehatan. Pada tahun 2011, sektor ini mendapat porsi anggaran sebesar Rp 45,876 miliar dan berhasil direalisasikan sekitar Rp 43,683 miliar atau terserap sekitar 95,22 persen. Kinerja sektor kesehatan ini cukup memuaskan yang dibuktikan dengan pencapaian kinerja beberapa indiktor. Salah satu indikatornya, angka kematian bayi per 1000 kelahiran hidup turun dari 7,2 persen ke 6,71 persen. “Tingkat capian rasio dan jumlah sarana kesehatan pada tahun 2011 hampir 100 persen,” ujar juru bicaranya DPRD, H. Adil Ahmadiyono. Selain itu, angka harapan hidup masyarakat Banyuwangi juga meningkat tajam dan menyalip kabupaten lain. Tahun 2010 angka harapan hidup, angka ada pada 67,58 dan pada tahun 2011 naik ke level 68,05. Begitu juga dengan indeks kesehatan (IK) masyarakat Banyuwangi juga naik menjadi 71,75 dari sebelumnya 70,96. Angka ini berhasil mengalahkan Jember yang IK hanya 63,65 saja. Begitu juga dengan urusan pekerjaan umum, DPRD mencatat sektor ini menjukkan keberhasilan hampir di seluruh indikator. Namun demikian, dewan memberikan rekomendasi

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

PARIWISATA: Bupati Abdullah Azwar Anas berbincang dengan warga yang berkunjung di Taman Sritanjung.

agar sektor pekerjaan umum memperhatikan secara serius pemeliharaan jalan dan sarana umum lainnya. Urusan ketenagakerjaan, dewan juga memberi catatan positif. Beberapa indikator sektor ini, seperti partisipasi angkatan kerja, angka sengketa

Tingkat Kemiskinan Menurut Kabupaten/Kota (%) Tahun 2010

pengusaha-pekerja, tingkat partisipasi kerja, pencari kerja, sudah sesuai dengan RPJMD yang ditetapkan. Urusan usaha kecil dan menengah (UKM) juga nilai mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada tahun 2011, Banyuwangi terpilih sebagai kabupaten penggerak koperasi terbaik ke empat di Indonesia. Kinerja urusan kebudayaan juga cukup membaik. Salah satu indikator, kesenian dan kebudayaan berjaya meraih prestasi yang membanggakan. “Pelaksanaan BEC, memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas tumbuh berkembangnya seni dan budaya lokal,” kata Ketua

DPRD, Hermanto. Urusan ketahanan pangan, merupakan satusatunya urusan yang tidak terlampui target RPJMD. Terhadap sektor ini, DPRD merekomendasikan agar eksekutif meningkatkan program dan kegiatan ketahanan pangan. Terhadap beberapa urusan pilihan, dewan juga memberikan apresiasi terhadap pencapian kinerja. Urusan pertanian, urusan kehutanan, u r u s a n p a r iw i s at a , u r u sa n k e lau t a n d a n periknan, urusan peradagangan, dan urusan perindustrian dinilai berhasil melampui target RPJMD. (afi/adv/aif-habis)

SEMPROT WERENG: Bupati Abdulah Azwar Anas melakukan penyemprotan hama padi di wilayah Kabat bebarapa waktu lalu.

Angka kemiskinan Kabupaten Banyuwangi terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 sebesar 11,25 persen penduduk di bawah angka kemiskinan Provinsi Jatim (15,2 persen) dan angka kemiskinan nasional (13,3 persen). Sumber: Badan Pusat Statistik Jatim, 2012


KOMUNIKASI BISNIS

32

Kamis 7 Juni 2012

Terima Siswa Baru, Jamin Bisa Baca Iqra TK-PAUD AlIrsyad Lateng Perpisahan BANYUWANGI–Yayasan Lajnah Wanita dan Putri Bidang Pengembangan Taman KanakKanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) AlIrsyad Al Islamiyyah Lateng, Banyuwangi, melepas siswasiswinya, kemarin (6/6). Mereka dinyatakan telah mengakhiri masa pendidikannya. Acara pelepasan yang dikemas perpisahan siswa dan orang tua itu diadakan di Gedung Wanita Paramitha Kencana Banyuwangi. Selain dihadiri dewan guru, perpisahan itu juga dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Ustad Muhammad Iqbal Attamimi, SPdI. Kepala Sekolah TK-PAUD Al-Irsyad Lateng, Atikah, SPdI mengatakan, pelepasan siswasiswi itu dimeriahkan gebyar kreasi tari, operet, paduan suara, serta pengajian, yang

MEGA/RaBa

PERPISAHAN: Siswa TK-PAUD Al-Irsyad menampilkan kesenian Islami dalam acara pelepasan.

langsung diperankan para siswa. Penampilan yang dilakonkan para siswa itu mampu membuat orang tua terharu. Atikah menjelaskan, saat ini TK-PAUD Al-Irsyad Al Islamiyyah Lateng menerima pendaftaran siswa baru. Visi Al-Irsyad adalah menciptakan anak didik yang berakhlakul karimah dan berprestasi. “Sedangkan, misinya adalah men-

ciptakan lingkungan sekolah yang Islami dan mencetak siswa yang cerdas dunia akhirat,” jelasnya. Tidak hanya itu, TK-PAUD Al-Irsyad Al Islamiyyah Lateng memberikan jaminan mutu terhadap para siswa. Di antaranya, gemar melaksanakan salat wajib, mampu membaca Iqra, hafal surat pendek dan doa sehari-hari,

serta terbiasa disiplin dan mandiri. “Insya Allah, kami akan membimbing putra-putri Anda menjadi anak yang saleh dan berprestasi. Untuk itu, dalam kesempatan perpisahan ini, kami juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan orang tua, yang telah memercayakan anaknya sekolah di Al Irsyad Banyuwangi,” kata Atikah. (ikl/irw)

Hi – Tech Mall

Harga Termurah Banjir Bonusnya JALAN jalan ke pameran IT, boleh – boleh saja. Tapi belinya tetap di Hi – Tech Mall. Sebagai pusat IT dan Android terlengkap, terjamin serta termurah, anda bisa mendapatkan notebook mulai Rp 1 jutaan, tablet android mulai Rp 700 ribuan hingga berbagai aksesori mulai Rp 50 ribuan. Selain itu, hanya di Hi – tech Mall, setiap pembelian notebook, tablet android, smartphone, dan modem di seluruh toko gratis internetan unlimited 90 hari dari Telkomsel Flash tanpa isi pulsa dulu. Ditambah hadiah langsung untuk pembelian tablet android berupa payung golf atau topi plus mug eksklusif. Dan mulai Juni, Hi – tech Mall buka hingga 19.30 WIB tiap hari Jumat dan Sabtu. Pusat Tablet Android Terlengkap mulai Rp 700 Ribuan Tablet android termurah juga ditawarkan dari VTab VT-751 dari Rp 899 ribu jadi Rp 749 ribu, Vandroid T2i dari Rp 999 ribu jadi hanya Rp 850 ribu. Inforce Idano dari Rp 999 ribu jadi Rp 899

ribu, Treq A10B hanya Rp 999 ribu gratis leather case dan protector. Cyrus AtomPad seharga Rp 999 ribu. RealPad RL-P700S dari Rp 1,55 juta jadi Rp 1,325 juta gratis leather case dan protector. Tabulet Beat 2 dari Rp 1,8 juta jadi Rp 1,6 juta dan PixTab seharga Rp 2,3 juta gratis microSD 8GB. Harga termurah juga diberikan Samsung Galaxy Tab 7.7 dari Rp 7 juta jadi Rp 6,65 juta dan Samsung Galaxy Note dari Rp 6,5 juta jadi Rp 5,85 juta gratis leather case. Promo dari Sony tablet S hanya seharga Rp 4.599juta gratis WiFi Router 3G modem. Dapatkan konsultasi gratis tentang android di Android Corner dan ikuti juga seminar gratisnya. Notebook Harga Termurah dan Bonus Shopping Voucher Dimulai dari Zyrex LM1211 hanya Rp 1,999 juta dan Samsung NC108 dari Rp 3 juta jadi Rp 2,999 juta. Disusul Lenovo S110 dari Rp 3juta kini hanya Rp 2.9juta gratis shopping voucher

Rp 100ribu. Axioo CLWP 122 dari Rp 3,5 juta jadi Rp 3,2 juta. Acer notebook memberikan shopping voucher Rp 300 ribu untuk seri 4752 dengan harga Rp 4,599 juta dan Fujitsu LH531V seharga Rp 4,8 juta gratis mouse wireless. Promo cash back hingga jutaan rupiah juga bisa Anda dapatkan. Di antaranya, Toshiba L745-1216 dari Rp 6,7 juta jadi Rp 5,4 juta dan NB510 dari Rp 3,25 juta jadi Rp 3,15 juta. Sony Vaio 35EG dari Rp 5,8 juta jadi Rp 5 juta. Asus K43U hanya Rp 3.45 juta. Harga termurah Printer Canon Printer Canon iP2770 plus modif dari 525ribu kini hanya Rp 450ribu dan seri MP287 plus modif dari Rp 750ribu jadi Rp 650ribu. HP printer K110A dari Rp 799 ribu jadi Rp 750 ribu gratis kertas 1 rim serta gratis Tshirt dari Epson printer tiap pembelian L series harga mulai Rp 1,2 juta. Proyektor juga memberikan cash back ribuan rupiah. Proyektor BenQ MS500P dari Rp 3,85 juta jadi Rp 3,399 juta gratis layar, InFocus IN 112 dari Rp 3,35 juta jadi Rp 3,2 juta. Monitor Samsung 16” dari Rp 810 ribu jadi Rp 760 ribu. Sedangkan monitor LED BenQ 18.5” dari Rp 995 ribu jadi Rp 955 ribu. Dapatkan juga hadiah langsung tambahan mulai mouse, speaker, printer, hingga notebook tiap hari di redemption. Kunjungi pusat IT dan tablet android terbesar, termurah, dan terlengkap, Hi-Tech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Jl. Letjen Sutoyo •

• Ruko Pakis •

• Kavling Strategis •

• Souvenir •

• STNK •

• Trinton 6D22 ‘97 •

Dijual 5 Kavling strategis, Jln Raya Kalipuro. Hubungi: 081334223999

Cetak Souvenir nikah/ultah bonus undangan. Mug kaos PIN Gantungan kunci Pulpen Jam piagam utk promo toko kntor skolah. Hrg djamin mrah. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 39. Telp 417992-081913906633

Hlg STNK Nopol P 4704 WM, an. Untung, Kedawung rRT01/01 PD Nongko Kabat

Dijual 1 unit Trinton 6D22 th ‘97, kondisi bagus, plat P. Hub: 08124966252

Hlg STNK Nopol P 4068 YW, an. Heni Hidayati, al: Badean RT02/2 Kabat Bwi

• Corolla TC ‘88 •

• Kijang Super ‘92 •

• Jual Selep Beras •

Hlg STNK Nopol P 7094 UV, an. Perum Damri, al: Jl. A. Yani 51 Kel. Tukangkayu

Dijual Corolla TC ‘88 1600cc, AC/VR16/ PS/EM/PW/RT/Power, AC dingin, hrg 39,5jt, TP. Hub: 085236266672

Djl Kijang Super th ‘92, P Bwi, an. pemakai, short superior, jrg pakai, STNK pnjang, sgt trawat, silver met, PS, CL, AC dngin. Hrg 50jt nego. Hub: 08124934794 TP.

• Nissan X Trail ‘09 •

• Honda Genio ‘92 •

Jual Nissan X Trail Tipe XT 2500cc Tahun 2009 akhir tahun, warna hitam. Hubungi 081336654004

Dijual Honda Genio tahun 1992 bln 12, biru, harga 62 juta, VR 17 jok kulit, audio. Hubungi: 08123454599 (jam kerja)

• Suzuki Grand Vitara ‘07 •

• Honda CRV ‘08 •

Dijual Suzuki Grand Vitara tahun 07 JLX silver stone manual, harga 172.5 juta nego, cash/kredit /tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888.

Dijual Honda CRV tahun 08 silver matic 2.4 harga 272 jutanego, cash / kredit/ tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual rumah Luas 148m2, Jl. Letjen Sutoyo 64. Hub: 083847363744 - 0852338341

• Rumah 2 Lantai •

• Tanah SHM 439m2 •

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

Djl tanah L 439m2 + bangunan + 300m2 (Lt 2), Jl. Krakatau No. 35 Genteng Kulon, harga 700jt. H: 08122702021, 0811252563

• Rumah Rogojampi • Dijual cpt rumah Jl. Satrian 62 Rogojampi, dpn Kelurahan Satrian Lemahbang. Hrg 250 jt (nego) TP, hub: 082141078882

• Brawijaya Regency • Djl cpt rumah baru di Perum Brawijaya Regency C-11 Bwi, LT 100/LB36, sdh direnov. Hub. 0817350774, 082132742009

• Elite Sutri Garden • Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

SITUBONDO • Besuki • Djl Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl Gn. Ringgit (300m dr Alun2)/Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub 085259967973

Dijual cepat Ruko 2 lantai, cash/kredit, LT5x29m LB5x15m lokasi strategis, parkir luas, uang muka ringan, harga nego. Hub: 081336596124/08123382035

• Ruko Agus Salim • Dibangun/dijual Ruko 2 Lt (tinggal 1 unit) Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi Hubungi: 081233669969

BANYUWANGI

• Tanah SHM 5370m2 •

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

Dijual tanah SHM L 5370m2, lok tepi Jl raya Ketapang Bwi. Hub: 031-71207267

• Naik/Turun Berat Badan •

• Penggilingan Padi •

Sarapan sehat dg Nutrisi utk Anda yg ingin naik/turun berat badan 3-30 Kg dg rasa: coklat, vanilla, bery. Garansi 30 hri uang kembali. Hub: 081336134758

Djl Pnggilingan Padi (2 SHM) 895m2 + 3965m2 Ds Glagah. Tnh SHM 452m2 Kel Penganjuran. Rmh SHM 250m2 Kel Penganjuran. hrg nego. H: 085331364555

• Jus Bernutrisi • Diet sehat dg Jus bernutrisi, aman utk Ibu mnyusui, trn 3-6kg, Hub: 085236167944

• Ruko Genteng •

• Dicari Gudang •

Disewakan Ruko baru 2 lt, strategis, Jl. Gajah Mada Genteng, cocok u Bank, show room, dll. H: 081937664688, 03337757000

Dcr Gudang L 1000 M2 ada PLN, truck bisa masuk, H: 081398980007/081808039007

SITUBONDO • Ruko & Tanah • Djl Segera Ruko 2 Lantai cck utk Resto sdh byk pelanggan, bth bana cpt. Hrg Nego. Dijual Tanah kebun sengon lokasi tepi jalan luas 4,5 Hektar. Serius Hub: 082143952200 / Pak Yono 081559584999

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SITUBONDO

Hlg STNK Nopol P 2435 ZH, an.Andriyani, Sroyo Timur RT01/02 Bangunsari Songgon Hlg dompet isi STNK P 2772 ZB, KTP, SIM A + C Kartu Jamsostek, Asuransi Equity, ATM Mandiri, an. Benny Siswanto, Jl. Ikan Banyar Gg Tenang 80 Kertosari Bwi. Brg siapa yg mnmukan hrp dikmbalikan & dbrikan imbalan.

SITUBONDO • BPKB • Hlg BPKB no. 87763631, Toyota Kijang Nopol P 773 F, an. Sudono 08123326113

• CV Gracindo • Membutuhkan: Sales Penjualan, Sopir, Operator Produksi/menguasai kelistrikan, Administrasi. Lamaran dikirimkan pada CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember Banyuwangi KM 7,5, Desa Kedayunan, Kabat, Banyuwangi. Telp. (0333) 635423 - 635424


RADAR SOCIETY

Kamis 7 Juni 2012

37

Mengenal Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Kecamatan Tegalsari

Berdiri Sejak 1951, Awalnya Bangunan Musala Kecil

Pendiri Pondok Pesantren Darussalam pada tanggal 15 Januari 1951 n KH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur ( Almarhum ) n Ky. M. Muhyiddin ( Almarhum ) n KH. Mu’alim Syarqowi ( Almarhum ) FOTO-FOTO: ISTIMEWA

MEGAH: Asrama Putra Ponpes Darussalam, dari arah pintu masuk

Haul Mulai Pukul 08.00 TEGALSARI- Haul akbar pendiri dan pengasuh pertama Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari akan dimulai pada pagi hari. Pukul 05.15 pembacaan Sholawat Habsy, dan pukul 08.00 Pengajian Umum Haul Almarhum KH. Mukhtar Syafaat Abdul Ghofur dengan Pembicara KH. Ahmad Muzayyid dari Malang, langsung dimulai. “Kalau pada tahun sebelumnya dimulai pukul 09.00, haul hari ini akan dimulai pada pukul 08.00,” kata Qohar, salah satu panitia haul. (azi/adv)

TAHUN LALU: Suasana acara haul Pendiri dan Pengasuh Pertama Ponpes Darussalam, Blokagung.

SHOLAWAT: Acara haul pagi ini akan diawali dengan WISUDA: Para wisudawati khtmil qur’an Pondok pembacaan Sholawat Habsy pada pukul 05.30. Pesantren Putri Darussalam, tahun 2011 lalu

TEGALSARI - Pondok Pesantren Darussalam ini merupakan lembaga pendidikan pondok pesantren yang berada di daerah Banyuwangi Selatan Jawa Timur, tepatnya + 12 Km dari kota Genteng dan Jajag serta + 45 Km., dari kota Kabupaten Banyuwangi. Keadaan lokasi daerah tanahnya subur dan di sebelah barat di batasi oleh Sungai Kali Baru, sebelah selatan merupakan tanah persawahan, di sebelah timur daerah pedesaan dan di sebelah utara persawahan. KH. Mikhtar Syafaat Abdul Ghofur adalah sebagai tokoh utama pendiri Pondok Pesantren Darussalam ini, beliau berasal dari Desa Ploso Klaten, Kediri Jawa Timur. Jenjang pendidikannya setelah menyelesaikan pendidikan umum, beliau meneruskan pendidikannya di pondok pesantren Tebuireng Jombang Jatim dan Pondok pesantren Jalen, Kecamatan Genteng Banyuwangi selama kurang lebih 23 tahun, beliau belajar di pondok pesantren tersebut. Pada tahun 1949 beliau menikah dengan ibu Nyai Maryam putri dari Bapak Karto Diwiryo yang berasal dari Desa Margo Katon Sayegan, Sleman Yogyakarta, tetapi pada saat itu sudah pindah di Dusun Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Gambiran (sekarang berubah menjadi Kecamatan Tegalsari) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selama 6 bulan di daerah yang baru ditempati, maka berdatanglah para sahabatnya sewaktu mengaji pada beliau, sehingga hal ini tidak diduga bahwa apa yang diperoleh di Pondok Pesantren sangatlah berguna . Keadaan masyarakat sekitar pada masa itu masih buta agama. Hal ini pernah mengancam pengembangannya. Menghadapi keadaan yang demikian, beliau dengan sabar dan penuh kasih sayang tetap mencurahkan kepada-Nya, beliau berdoa, “Ya Allah Ya Tuhan kami, berilah petunjuk kaum ini, karena sesungguhnya mereka itu belum tahu”. Karena keadaan yang sangat mendesak, maka timbulah kemauan yang kuat pula untuk mendorong mendirikan tempat pendidikan yang permanen, sebagai tempat untuk mendidik para sahabat dan masyarakat sekitarnya yang belum mengenal agama sama sekali. Pada tanggal 15 Januari 1951 didirikanlah suatu bangunan berupa Mushola kecil yang sangat sederhana, sedangkan bahannya dari bambu dan beratap ilalang, dengan ukuran 7 x 5-M2. Musala ini diberi nama “DARUSSALAM” dengan harapan semoga akhirnya menjadi tempat pendidikan masyarakat sampai akhir zaman. Adapun pesantren secara resmi berbadan hukum dan berbentuk Yayasan yaitu dengan nama “Yayasan Pondok Pesantren Darussalm” dengan akte notaris Soesanto Adi Purnomo, SH. Nomor 31 tahun1978. Dengan perjalanan panjang KH. Muhtar Syafa’at Abdul Ghofur memimpin pondok pesantren Darussalam, beliau adalah orang yang arif dan bijaksana, dikagumi masyarakat dan diikuti semua fatwanya, sehingga hal ini menambah keharuman nama beliau yang mulia dikalangan masyarakat. Akhirnya tepat pada hari Jumat malam Sabtu tanggal 17 Rojab 1411H / 02 Pebruari 1991 pukul 02.00 dinihari, beliau pulang ke Rahmatullah dalam usia 72 tahun. Dan setiap tanggal 17 Rojab dilaksanakan Haul untuk mengenang jasajasa beliau. Untuk perkembangan pesantren selanjutnya diteruskan oleh putra pertama beliau yaitu KH. Ahmad Hisyam Syafa’at dan dibantu oleh adik–adiknya. (azi/adv/aif)

FOTO-FOTO: ALI NURFATONI/RaBa

JADI ALUMNI : Mahmud Yunus memindah pita kepada salah satu siswa kelas IX, kemarin.

PAKAI TOGA: Para siswa SMP Tri Bhakti dalam acara wisuda purna siswa di halaman sekolah kemarin.

SMP Tri Bhakti Tegaldlimo

Lepas 132 Siswa, Siapkan 6 Ruang Untuk Siswa Baru

GURU ISTIMEWA : Rephael Dario dari Belgia memberikan materi kepada siswa dalam rangka English Comunity di SMP TRI Bhakti.

STUDI BANDING : Para siswa saat studi banding plus rekreasi di Jogjakarta.

TEGALDLIMO – Setelah menyelesaikan proses pembelajaran selama tiga tahun, SMP Tri Bhakti Tegaldlimo secara resmi melepas siswa kelas IX, kemarin. Pelepasan ini ditandai dengan acara wisuda purna siswa ke XXXVI di halaman sekolah. Ada sekitar 132 siswa peserta didik yang mengikuti prosesi sakral itu. Ada yang menarik dalam prosesi wisuda tersebut. Sebab, para siswa memakai seragam ala sarjana. Mereka kompak menggunakan toga sebagai tanda lulus selama menempuh pembelajaran. Kepala sekolah SMP Tri Bhakti, Mahmud Yunus menuturkan, pihaknya sangat salut atas pengabdian siswanya selama belajar di sekolah. Sebab, mereka telah berbuat banyak demi kemajuan sekolah. Karena itu, pihaknya sangat berharap agar para siswa terus melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi. ’’Anak-anakku semua, kalian sudah lulus. Jadi, teruskan sekolah jangan sampai putus di sini,’’ ujarnya. Kasek Mahmud menambahkan, setelah prosesi wisuda, secara otomatis para siswanya tersebut akan tercatat sebagai alumni. Nah, tentu saja

selama belajar di sekolah mereka akan disebut sebagai sejarah yang akan dikenang sepanjang masa. ‘’Teruskan langkah kalian, sekolah akan terus mendukung. Semoga anak-anak bisa meraih kesuksesan seperti yang dicitacitakan,’’ ujar sekretaris Lembaga Pendidikan Maarif NU, Banyuwangi itu. Namun demikian, para jajaran dewan guru tentu saja mempunyai kesan-kesan yang berbeda selama mendidik. Tetapi, dalam jiwa guru tidak ada menginginkan siswa terus berprestasi demi kemajuan. ‘’Semua bapak ibu guru kalian di sini hanya ingin kalian merengkuh sukses, tidak ada yang lain,’’ jelasnya. Karena itulah, pihaknya menyampaikan permohonan maaf bila ada yang kurang berkenan selama proses pembelajaran. Baik itu sengaja maupun tidak disengaja. ‘’Bapak ibu wali murid yang saya hormati, hanya inilah yang kami bisa. Kami sudah sekuat tenaga agar anak-anak terus bisa berprestasi,’’ ujarnya di hadapan siswa dan wali murid kemarin. Usai acara wisuda, Kasek

Mahmud menjelaskan, dalam proses regenari sekolah, pihaknya sudah menyiapkan fasilitas penunjang bagi siswa baru.’’Kami sudah siapkan 9 kelas untuk para siswa siswa. Dari tahun ke tahun jumlah siswa kami terus meningkat’’ ujarnya. Sebab, imbuh dia, jebolan siswanya tersebut memang dikenal mempunyai kualitas yang mumpuni ketika sekolah yang lebih tinggi. Dengan bekal itu, banyak masyarakat yang beramai-ramai mendaftarkan anaknya ke sekolahnya. ‘’Kemampuan lulusan sini sudah tidak perlu dikawatirkan lagi, bahkan alumni siswa sini di atas sekolah yang lain,’’ ulasnya. Beberapa fasilitas pendukung terus dilengkapi sekolah tersebut. Selain itu, sekolah tersebut juga mempunyai kegiatan ekstra kurikuler yang sudah banyak melahirkan prestasi. Seperti kegiatan Pramuka, drumb band, PMR, sepakbola, bola voli, musik, english community, sains community, dan paduan suara Sementara itu, penerimaan calon PPDB SMP Tri Bhakti Tegaldlimo 2012/2013 dibuka tanggal 27 Juni dan ditutup 4 Juli. (ton/adv/aif)

KOMPAK : Kepala sekolah bersama jajaran dewan guru berpose bareng usai acara wisuda kemarin.

SAMBUTAN : Kepala Sekolah SMP Tri Bhakti Tegaldlimo, Mahmud Yunus (dua dari kiri) saat menyampaikan sambutan dalam wisuda kemarin.

PROGRAM TERJUN KE DESA : Para siswa saat mengikuti kegiatan P2KS di Desa Purwoasri, Tegaldlimo


Ingin Tampil di Koran?

38

Kamis 7 Juni 2012

MLAKU

MANGAN

Caranya gampang! Cukup kirim ke radarbwi@gmail.com tentang pengalaman Anda pergi ke tempat-tempat wisata bersama keluarga, teman, atau si Dia. Anda juga bisa mengirim tips masakan, kue, maupun minuman. Maksimal tulisan satu halaman kuarto. Jangan lupa, sertakan juga foto-foto plus keterangannya. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

MEJENG

Gunung Ijen Ku Merindukanmu

BICARA tentang keindahan alam Banyuwangi memang tidak akan ada habisnya. Begitu banyak keindahan alam yang ada di kabupaten paling timur Pulau Jawa ini. Hutan, gunung, sawah, dan lautan adalah harta yang tidak ternilai harganya dari Tuhan Yang Maha Kuasa kepada Bumi Blambangan. Ijen merupakan salah satu dari sekian banyak keindahan alam yang ada di Banyuwangi. Pemandangan kawah cantik di area gunung berapi, yang hanya terdapat beberapa di dunia, menjadi alasan banyak wisatawan lokal maupun internasional mengunjungi tempat ini. Berangkat dari pengalaman teman, yang pernah menyaksikan keindahan Gunung Ijen pada tahun 2009, membuat saya semakin penasaran akan keindahan gunung, yang memiliki ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut ini. Selain itu, alasan lain yang turut mendorong saya untuk segera menginjakkan kaki di Gunung

OLEH: Ujang Sarwono

Alumni Universitas Negeri Jember, Ijen adalah film “King”, yang disutradarai aktor terkenal Ari Sihasale, yang memilih lokasi shooting di tempat ini. Film “King” mengisahkan perjuangan seorang anak dalam mengejar impiannya menjadi pemain bulu tangkis yang hebat. Jika Anda pernah melihat film “King” pasti sebagai warga Banyuwangi turut berbangga diri, karena daerah kita dijadikan lokasi shooting film yang cukup terkenal. Lokasi shooting film “King” di Gunung Ijen cukup menjadi bukti nyata bahwa betapa indahnya alam Banyuwangi. Sebelum Ijen dinyatakan tidak aman untuk dikunjungi beberapa bulan terakhir, saya merasa beruntung sempat menyaksikan keindahan Gu-

nung Ijen. Awal tahun 2010, saya bersama lima orang teman memutuskan untuk menyaksikan langsung keindahan Gunung Ijen. Singkat cerita, perjalanan mendaki Gunung Ijen kami mulai pada pukul 01.00 dini hari. Dengan penuh semangat, kami terus berusaha sampai di puncak sebelum matahari terbit. Akhirnya, kami dapat sampai di puncak sebelum mentari menampakkan diri. Seiring mentari yang mulai menerangi puncak Gunung Ijen, kami sudah bisa menyaksikan keindahan Gunung Ijen, yang sebelumnya hanya ada dalam bayangan. Kawah yang berwarna kehijauan, para pencari belerang yang tangguh, perbukitan yang menawan, serta udara yang sejuk menjadi obat mujarab, yang dapat menghilangkan rasa lelah selama perjalanan. Sungguh, pengalaman pertama mendaki gunung yang tidak akan pernah terlupakan. (*/irw)

TEPI KAWAH: Ujang Sarwana berpose di puncak Gunung Ijen. ISTIMEWA

Nonbar Euro 2012 Harus Izin BANYUWANGI- Menjelang laga Euro 2012, para penggila sepak bola, terutama yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi dan Situbondo, mulai mempersiapkan diri agar bisa menyaksikan pertandingan akbar sejagat tersebut. Sejumlah hotel, rumah makan atau restoran, kafe, dan tempat hiburan lainnya, juga telah siap-siap menggelar acara nonton bareng (Nonbar) bola di tempatnya. “Ini pertandingan sepak bola paling menarik setelah piala dunia,” cetus Direktur PT Krista Rafi Nusantara, Teddy Anugrianto, SH, kemarin. Teddy menyambut baik sejumlah pengelola hotel, rumah makan, dan tempat hiburan, yang akan menggelar nonbar itu. Hanya saja, sebagai penerima tugas dalam penjualan izin penyelenggaraan nonbar bola untuk Euro 2012, UEFA Champions League, dan Liga Inggris 2010-2013, pihaknya mengingatkan pada semua pihak yang akan melakukan nonbar bola, untuk izin terlebih dahulu. “Pengelola TV kabel juga harus izin pada kami dulu,” pesannya. Menurut Teddy, dalam perhelatan akbar sepak bola itu, pemegang hak siar di Indonesia adalah MNC Group. Nah, pengurusan izin siaran nonbar bola diserahkan pada PT Nonbar, yang berkantor di Boutique Office Park No. B3 Jl. Benyamin Suaeb Blok A6 Kemayoran, Jakarta Pusat, 10630, Indonesia. “Izin dalam nonbar bola Ini, banyak yang

snya. belum paham,” cetusnya. n pengurusan izin Untuk memudahkan nonbar bola ini, jelass dia, PT Nonbar akan PT Krista telah mempercayakan Rafi Nusantara, yangg berkedudukan n Regency Blok di Pesona Wahidin sik, Jawa Timur, A19 Kebomas, Gresik, telepon 031 – 39766 16 atau 08123033 ator tunggal untuk 279, sebagai koordinator wilayah Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Gresik. nunjuk perwakilan “Kami juga akan menunjuk ten itu,” di beberapa kabupaten ungkapnya. Bagi pihak yang menggelar nonbar an bola Euro 2012 dan zin tidak mengurus izin siaran, lanjut dia, itu gatermasuk pelanggatiran penyiaran. Nantian nya, pihaknya akan melaporkan pada PT Nonbar, yang telah diup percaya MNC Group ak sebagai pemilik hak rsiar. “Sebelum perar, tandingan digelar, nkami menunggu penan gurusan izin siaran ISTIMEWA n o n b a r,” u j a r n y a . PENERIMA TUGAS :Teddy Anugrianto, SH, (abi/ikl/irw) direktur PT. Krista Rafi Nusantara.

Askes Optimalkan Pola Rujukan Berjenjang Banyuwangi Jadi Proyek Percontohan Puskesmas Berbasis Dokter Keluarga BANYUWANGI-Mendapat pelayanan seadanya di Puskesmas, sudah biasa. Hanya dilayani perawat saat berobat karena dokter tidak berada di tempat, juga biasa. Namun, itu tidak akan terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur khususnya di Puskesmas Mojopanggung, Gitik, Singojuruh, Tegaldlimo, Sempu, Sepanjang, Sambirejo dan Pesanggaran. Kedelapan Puskesmas itu menjadi pilot project (proyek percontohan) peningkatan pelayanan kesehatan primer melalui program Puskesmas berbasis dokter keluarga yang digagas PT Askes (Persero). Masing-masing Puskesmas itu memiliki dua dokter yang memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya peserta Askes. Program itu merupakan langkah awal atau persiapan pengoperasian Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) pada 2014. “Sebenarnya ini untuk mengoptimalkan pola rujukan berjenjang dari Kementerian Kesehatan. Sebagian penyakit yang dikeluhkan masyarakat tidak semua membutuhkan penanganan dokter spesialis,” ujar Direktur Utama PT Askes (Persero) I Gede Subawa usai pencanangan program Puskesmas berbasis dokter keluarga di Puskesmas Mojopanggung, Banyuwangi, Senin (4/6). Selama ini, kata dia, pola rujukan berjenjang itu tidak berjalan optimal karena aturan yang tidak ketat. Selain itu, jumlah dokter terbatas atau pendistribusian dokter tidak merata sehingga pelayanan di Puskesmas tidak maksimal dan masyarakat lebih memilih memeriksakan diri ke rumah sakit. Selama ini, Puskesmas memang kerap hanya menjadi tempat untuk mendapat surat rujukan ke rumah sakit. Itu yang menyebabkan terjadinya Puskesmas raksasa di rumah sakit. “Peran Puskesmas harus diaktifkan dan dioptimalkan. Keuntungan program Puskesmas berbasis dokter keluarga ini, peserta Askes tidak perlu jauhjauh berobat, tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk ke rumah sakit. Komunikasi dokter Puskesmas dengan masyarakat pun lebih bagus. Selain itu, dokter mengubah perilaku menunggu pasien yang sakit. Tetapi mengajak masyarakat hidup sehat dan bersih.

ISTIMEWA

BANTU Rp 600 JUTA: Dirut Askes, I Gede Subawa bersama Bupati Anas saat meninjau rumah sehat layak huni di Dusun Karang Ente, Kecamatan Giri, (4/6). Jadi, langkah preventif lebih dominan yakni dengan sosialisasi untuk hidup sehat dan bersih,” tuturnya. Program itu akan dievaluasi selama enam bulan ke depan. Jika terbukti efektif, program akan diterapkan di daerah-daerah lain sehingga 2014 BPJS bisa beroperasi. “BPJS tidak bisa bergerak mulai 2014, harus disiapkan dari sekarang secara pro aktif. Sekarang (Puskesmas berbasis dokter keluarga) hanya melayani peserta Askes. Setelah ada BPJS, melayani seluruh masyarakat. Pelayanan kesehatan berjenjang (rujukan) dan rujuk balik dengan cara meningkatkan kinerja Puskesmas dan dokter keluarga sebagai gatekeeper akan dioptimalkan,” tegasnya. Dibalik optimisme suksesnya program itu, I Gede Subawa masih harap-harap cemas menunggu dikeluarkannya PP terkait UU BPJS yang saat ini masih digodok. Rencana awal, PP itu akan dikeluarkan November mendatang. PP itu akan mempercepat langkah PT Askes (Persero) dalam mensosialisasikan BPJS. “Kami masih menunggu dikeluarkannya PP itu. Kalau sudah ada PP, sosialisasi bisa dilakukan secara massive dan intensif,” ungkapnya. Pada kesempatan yang sama, PT Askes (Persero) memberikan bantuan sarana umum dan peningkatan

kualitas rumah sehat layak huni senilai Rp 600 juta. Ada seratus rumah tangga miskin yang direnovasi menjadi rumah sehat layak huni. Seratus rumah itu berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Banyuwangi dan Giri. Renovasi masing-masing rumah meliputi perbaikan dinding rumah setinggi 50 sentimeter dengan batu bata plester, dinding atas dengan anyaman bambu yang dicat, pintu masuk dengan kusen dan daun pintu, jendela depan dengan kusen dan kaca, serta lantai dan teras diplester semen. Perbaikan masing-masing rumah memakan biaya Rp 5 juta. “Di Jakarta, Rp 5 juta habis untuk makan di restoran Jepang saja,” seloroh I Gede Subawa saat meninjau rumah sehat layak huni di Desa Karang Ente, Kecamatan Giri, Banyuwangi. Didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, dia tampak sangat bersemangat berkeliling desa itu meski matahari bersinar terik. Bertemu warga dan bercengkrama dengan mereka. Pria kelahiran Tabanan, Bali, 21 April 1951 itu sangat ramah, menyapa setiap warga yang ditemuinya. Dia pun antusias melihat lingkungan sekitar termasuk salah satu dari beberapa MCK yang dibangun PT Askes (Persero) dengan total dana Rp 50 juta. “Ini bentuk kepedulian PT Askes,” katanya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari PT Askes (Persero) ini. Awalnya, PT Askes ingin melakukan penghijauan di Banyuwangi. Tetapi akhirnya membangun rumah sehat layak huni ini. Itu artinya, Pak Gede Subawa ini pemimpin yang sangat fleksibel, bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah,” puji Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. “Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat dan bisa membantu mensukseskan program pemerintah daerah Banyuwangi dalam menyehatkan masyarakat,” sambung Gede Subawa. Abdullah Azwar Anas menambahkan, di Banyuwangi total ada 45 Puskesmas. Ke depan, semua Puskesmas itu akan memiliki dua dokter (Puskesmas berbasis dokter keluarga) agar pelayanan yang diberikan optimal dan siap menyambut pengoperasian BPJS pada 2014. “Kami terus mendorong persiapan Puskesmas agar siap saat BPJS beroperasi nanti,” pungkasnya. (adv)


Kamis 7 Juni 2012

Menutup tak Berarti Mengusir Penghuni n PENUTUPAN... Sambungan dari Hal 29

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Pebdi Arisdiawan, tokoh masyarakat Kertosari, mengapresiasi langkah pemerintah yang beriktikad baik meminimalkan dampak negatif prostitusi, yakni penyebaran penyakit HIV/AIDS. Namun, Pebdi menekankan dalam menutup lokalisasi perlu dasar aturan, yakni peraturan daerah (perda). “Jadi, harus dibuat Perda dulu,” ujar mantan wakil ketua DPRD Banyuwangi itu.

Menurut Pebdi, selain para penjaja seks komersial (PSK) dan mucikari, penutupan lokalisasi Pakem juga berdampak pada sebagian warga “luar” lokalisasi. Misalnya, para tukang ojek yang biasa mengantar pelanggan menuju tempat tersebut. “Kalau (lokalisasi Pakem) ditutup, mereka tidak bisa menyicil sepeda motornya yang kebanyakan dibeli secara kredit. Tentu itu mengakibatkan permasalahan sosial baru,” ujarnya. Pebdi berharap, penutupan lokalisasi itu diimbangi aturan dan antisipasi permasalahan

sosial di masyarakat. “Sebelum ditutup harus dicarikan solusi terbaik dulu,” pungkasnya. Sementara itu, dikonfirmasi usai sosialisasi, Camat Banyuwangi Aziz Hamidi menjelaskan, sosialisasi tersebut didasari rencana menghentikan kegiatan operasional prostitusi di Pakem. “Kami tegaskan, penghentian operasional itu bukan menutup dalam artian mengusir warga yang tinggal di Pakem,” jelasnya. Camat Aziz mengatakan, kepentingan pemerintah adalah menghindarkan masyarakat

dari segala ancaman yang ditimbulkan dari praktik prostitusi, salah satunya HIV/AIDS. “Ini kepedulian pemerintah dalam rangka mengurangi dampak negatif prostitusi,” katanya. Aziz berjanji akan merumuskan kembali cara terbaik untuk menghentikan operasional lokalisasi Pakem. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk mencarikan mereka (penghuni lokalisasi Pakem, Red) aktivitas pengganti, selain berpraktik prostitusi,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

Lima Pabrik Membuat IPAL n DESAK... Sambungan dari Hal 29

Suwandi menekankan perlunya pengecekan kembali dokumen pengelolaan lingkungan seluruh perusahaan di Bumi Blambangan. Sebab, hal itu berkaitan dengan izin operasional sebuah perusahaan. “Ini tanggung jawab pemerintah. Jangan hanya mengeluarkan izin,” papar lelaki berambut gondrong itu. Dia menambahkan, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) yang menangani pencemaran lingkungan di Muncar harus segera melanjutkan proses hukum kasus tersebut. “Harus segera ada tindak lanjut. Segera tetapkan proses penyidikan,” pungkasnya. Diberitakan kemarin, lima perusahaan pengalengan ikan di wilayah Kecamatan Muncar masuk daftar hitam Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Perusahaan-perusahaan tersebut masuk daftar hitam karena tidak mengolah limbah produksi, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup di lingkungan sekitar. Pelaksana harian (Plh) Kepala BLH Banyuwangi, Husnul Chotimah mengatakan, daftar

Daftar SD Diseleksi Usia n PAKAI... Sambungan dari Hal 29

prestasi akademik dan nonakademik dengan bobot 20 persen dan skor maksimal 200, serta faktor ekonomi lemah bobotnya 10 persen dan skor maksimal 100. Pendaftaran PPDB jalur mandiri dilaksanakan sebelum jalur reguler dimulai. PPDB tingkat SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK, pendaftaran serentak dilakukan mulai 21 hingga 22 Juni 2012. Sementara itu, jalur reguler/ online, jelas Dwiyanto, adalah seleksi yang dilaksanakan satu pendidikan secara serentak

dan terpadu menggunakan sistem aplikasi PPDB. Seleksi calon peserta didik baru kelas VII SMP/MTs menggunakan nilai ujian nasional (unas); bahasa Indonesia, matematika, dan IPA. Selain itu, juga nilai rapor khusus mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, dan IPA, dari semester VII sampai IX. “Calon peserta didik dapat mendaftar paling banyak ke tiga SMP atau SMA,” ungkapnya. Komponen jalur reguler terdiri atas nilai unas dengan bobot 60 persen, skor maksimal 600, nilai rapor semester I sampai semester V dengan bobot 30 persen dan skor maksimal 300. “Rerata

nilai mata pelajaran PKN dan IPS ujian sekolah bobotnya 10 persen dengan skor maksimal 100,” sebutnya. Komponen jalur reguler SMA hanya dua, yakni nilai unas dengan bobot 70 dan skor maksimal 700. Komponen kedua, nilai rerata rapor semester I sampai V khusus mata pelajaran unas dengan bobot 30 persen dan skor maksimal300. Khusus pendaftaran jalur reguler, tambah Dwiyanto, serentak akan dilakukan pada 29, 30 Juni dan 2, 3 Juli 2012. “Seleksi calon peserta didik kelas satu SD dilakukan berdasar usia dan jarak tempat tinggal calon siswa,” tambahnya. (afi/c1/bay)

Akan Dilantik Bersama di Surabaya n PEGANG... Sambungan dari Hal 29

Meski begitu, Michael mengungkapkan bahwa personel kepengurusan DPC Partai Demokrat merupakan figur

terbaik. Mereka berasal dari lintas sektoral, seperti agamawan, pengusaha, politisi, dan kalangan profesional. Dalam komunikasi penyusunan kepengurusan, semua pengurus sudah menyatakan komit-

mennya membesarkan partai sekaligus memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Mereka siap berkomitmen membangun bangsa bersama Partai Demokrat,” cetusnya. (nic/c1/bay)

Sudah 15 Tahun Tanpa Piala n LEPAS... Sambungan dari Hal 29

Bupati Anas mengaku sangat memahami kenapa Banyuwangi gagal mendapat piala Adipura. Salah satu penyebab kegagalan membawa pulang piala Adipura, karena Banyuwangi tidak memiliki tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) terpadu. Menurut Anas, selama bertahun-tahun Banyuwangi tidak memiliki TPSA terpadu. Kabupaten tetangga Banyuwangi, semua sudah memiliki TPSA terpadu. “Kita gagal meraih piala Adipura karena tidak memiliki TPSA terpadu,” ujarnya. BLH BANYUWANGI FOR RaBa

PERIKSA: Petugas BLH Banyuwangi mengecek limbah industri di pantai Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, beberapa waktu lalu.

hitam tersebut diperjelas hasil penilaian kinerja perusahaan terhadap lingkungan (proper). Proper merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama den-

gan BLH provinsi dan BLH kabupaten. Sementara itu, kabar positifnya, lima perusahaan itu langsung membangun instalasi pengelolaan limbah (IPAL).

Selain lima perusahaan tersebut, BLH Banyuwangi juga memberikan teguran pertama kepada pengelola tiga perusahaan di Kecamatan Kalipuro dan Wongsorejo. (sgt/c1/bay)

Rute Ketiga Menuju Jogjakarta n MANCAL... Sambungan dari Hal 29

Dari Banyuwangi, Suroso menuju Madura melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Awalnya, dia berencana menjajal jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sambil mancal becak. Namun, keinginan itu tidak tercapai karena pada saat yang bersamaan, jembatan Suramadu ditutup lantaran cuaca buruk. Dia pun disarankan menuju Madura menggunakan kapal feri. Dari Bangkalan dia menggenjot becak hingga Sumenep. Pada sat pulang, dia tidak melewati rute yang sama, melainkan menyeberang menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Kalianget menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo. “Saya lewat hutan pasti malam. Alhamdulillah tidak hambatan apa-apa,” tutur Suroso saat berpamitan kepada sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi kemarin (6/6).

Sukses road show kedua, MaduraBanyuwangi, Suroso ingin melanjutkan road show ketiga dengan rute yang lebih panjang. Kali ini rute yang dipilih adalah Banyuwangi-Jogjakarta pulang pergi. Suroso menargetkan rute ketiga ini ditempuh dalam 15 hari. Dalam tempo 15 hari, dia menargetkan sudah berada di Banyuwangi lagi. “Kalau perjalanan ketiga sukses, saya akan melanjutkan rute yang lebih jauh lagi,” ungkapnya. Sedianya, dia akan berangkat ke Jogjakarta pada 5 Juni 2012 lalu. Namun, karena kelengkapan surat perjalanan dari pemerintah daerah belum beres, maka perjalanan ditunda hingga proses surat jalan beres. Lalu, apa misi Suroso? Dia mengaku tidak memiliki misi terlalu muluk-muluk. Dia hanya ingin melaksanakan keinginan dan niatnya keliling Indonesia menunggang becak. Pada road show pertama, Suroso sama sekali belum mengenalkan Banyuwangi.

Namun, pada perjalanan berikutnya, dia mengaku mengampanyekan berbagai hal tentang Banyuwangi di daerah tujuan. Banyuwangi memang sudah dikenal di mana-mana, tapi belum semua orang mengetahui tentang Banyuwangi. Oleh karena itu, dalam road show ketiganya ini dia akan mengampanyekan wisata Banyuwangi. Potensi yang dimiliki Banyuwangi luar biasa. Oleh karena itu, demi ikut mengharumkan nama Banyuwangi di luar daerah, saya akan kampanye dengan cara saya sendiri. “Saya biaya sendiri, tidak dibiayai orang lain,” katanya. Menurutnya, kemajuan Banyuwangi saat ini perlu dikampanyekan ke luar Banyuwangi. Sebab, Banyuwangi sudah jauh lebih maju ketimbang Banyuwangi tempo dulu. “Saya bangga menjadi warga Banyuwangi. Selama perjalanan, saya akan mengampanyekan wisata Banyuwangi,” tandasnya. (c1/bay)

Rumuskan SOP untuk Tanaman Jahe BANYUWANGI - Produktivitas komoditas tanaman obat di Banyuwangi masih rendah dibanding komoditas hortikultura lain. Jahe dalam satu tahun, misalnya, produksinya masih di kisaran 500 ton hingga 600 ton. Luas tanaman jahe juga masih sangat sempit, yakni hanya 20 hektare. Tanaman jahe baru tersebar di enam kecamatan, yakni Glenmore, Kalibaru, Bangorejo, Sempu, Songgon, dan Rogojampi. “20 hektare itu baru menghasilkan 600 ton per tahun,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (PKP) Banyuwangi, Ikrori Hudanto, kemarin (5/6). Menurut Ikrori, pasar tanaman obat sebenarnya cukup besar, yaitu memenuhi bahan baku industri jamu. Hanya

39

HALAMAN SAMBUNGAN

ICHSAN RASYID/RaBa

BUAT STANDAR: Petani jahe dikumpulkan di Dinas PKP Banyuwangi.

saja, komoditas tanaman obat di Banyuwangi belum mampu terserap industri obat, karena kualitasnya rendah. Dalam menggenjot produksi tanaman jahe, Dinas PKP mengumpulkan sekitar 20 petani jahe. Pertemuan itu di-

maksudkan untuk menyusun standard operating procedure (SOP) bertani jahe. Pertemuan tersebut juga melibatkan Dinas Pertanian Jatim, BPTP Malang, dan BPSP. “Melalui penyusunan SOP tanaman jahe, kita targetkan produksi

dan kualitas jahe Banyuwangi meningkat,” ujar Ikrori. Sejumlah komoditas tanaman hortikultura sudah memiliki SOP, sehingga petani memiliki standar yang jelas dalam bertani komoditas hortikultura tertentu. “Hanya tanaman jahe yang belum ada SOP,” katanya. Tanaman hortikultura yang sudah memiliki SOP adalah buah naga, jeruk siam, manggis, semangka, melon, cabai besar, tomat, dan bunga sedap malam. “SOP itu disusun berdasar ijtihad ahli pertanian,” ujarnya. SOP itu akan disebarkan kepada kelompok tani jahe agar digunakan sebagai pedoman menanam jahe. “SOP akan kita rumuskan dengan penerapan teknologi ramah lingkungan,” tambah Ikrori. (afi/c1/bay)

Atas kegagalan meraih piala Adipura, Bupati Anas berjanji segera membangun TPSA terpadu. Dia menargetkan dalam waktu paling lama dua tahun TPSA terpadu akan dibangun. Meski gagal meraih piala Adipura, lanjut Bupati Anas, masyarakat Banyuwangi harus tetap bangga dan bersyukur atas penghargaan berupa sertifikat Adipura itu. Tim Adipura memberikan apresiasi terhadap program penghijauan dan kebersihan yang dilakukan masyarakat Banyuwangi. Tahun ini tema lingkungan adalah Green Ekonomi. “Tema itu akan kita terjemahkan dalam bentuk konkret di lapangan,

yaitu menciptakan Banyuwangi hijau dan bersih,” kata mantan anggota DPR RI itu. Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan, menyiapkan bak sampah untuk semua pedagang kaki lima (PKL) di gerobak masing-masing. “Jika langkah kecil bisa kita lakukan bersama, maka akan bermakna besar untuk masa depan lingkungan hidup kita,” tegasnya. Kepada masyarakat Banyuwangi, Bupati Anas menyampaikan terima kasih atas kerja kerasnya dalam menciptakan Banyuwangi bersih. “Ayo kita lanjutkan kerja keras ini demi lingkungan Banyuwangi hijau dan bersih,” ajaknya. (afi/c1/bay)

Motor Dijual di Asembagus n CURI MOTOR... Sambungan dari Hal 29

Kala itu, Siswantoro membuntuti korban yang sedang mengendarai motor Yamaha Mio warna merah bernopol P 4318 X di jalan Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi. Sesampai di lokasi sepi, Siswantoro menendang Muhaimin hingga terjatuh dari motor. Akibat benturan cukup keras, Muhaimin pingsan. Ketika tersadar, Muhaimin mendapati motor Yamaha Mio miliknya telah raib. Dia langsung melaporkan aksi kejahatan yang menimpanya itu kepada polisi. Beberapa perso-

nel kepolisian pun dikerahkan untuk melakukan pengejaran. Usaha polisi menangkap pelaku ternyata tidak berjalan mudah. Beberapa hari Siswantoro berhasil menghindar dari kejaran aparat. Meski demikian, pun akhirnya polisi berhasil mengendus keberadaan Siswantoro di wilayah Situbondo. Dia diciduk saat asyik creambath di salon. Dikonfirmasi kemarin (6/6), Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Bagus Ikhwan Christian, melalui Kanitpidum Ipda Suhendarso membenarkan pihaknya mengamankan tersangka curanmor tersebut. “Tersangka kami amankan untuk

menjalani penyidikan,” ujarnya. Tidak hanya mengamankan tersangka, polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa sepeda motor Yamaha Mio bernopol P 4318 X yang sempat dijual Siswantoro kepada seorang warga di Kecamatan Asembagus, Situbondo. “Tersangka diciduk saat creambath di salon,” ujar Ipda Suhendarso. Sementara itu, Siswantoro mengaku baru pertama kali mencuri motor. Pria lajang itu mengatakan, motor tersebut dijual seharga Rp 4,7 juta. “Uangnya akan saya gunakan untuk bersenangsenang dengan seorang cewek,” katanya. (sgt/c1/bay)

BERKAT SUSU KAMBING MILKUMA BATUK DAN SESAK HILANG NAFAS PUN MENJADI PLONG SEBENARNYA, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Ibrahim (2,5 thn), yang tinggal di Condong Catur, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta adalah salah seorang anak yang telah merasakan manfaat susu Milkuma ini, “Karena menderita sesak napas, Ibrahim sering batuk-batuk, riak/ lendir sukar keluar, nafasnya pun sering terasa sesak.” Terang orang tua Ibrahim yang menceritakan putranya itu sudah menderita keluhan ini sejak 6 bulan yang lalu, “Kalau sudah kambuh, nafas Ibrahim sering sesak. Untunglah kini saya memberinya Milkuma. Setelah 6 bulan minum, sekarang Ibrahim sudah jarang batuk dan tidak sesak, nafasnya pun tidak terganggu lagi.” Terang Adiwira, ayah Ibrahim. Adiwira menceritakan, ia mengetahui manfaat susu kambing milkuma ini dari salah seorang temannya. Dengan tubuh yang sehat, kini Ibrahim dapat bermain tanpa terganggu dengan batuk dan sesak nafas. Setelah melihat langsung manfaat susu kambing milkuma ini, ayah Ibrahim mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu kambing milkuma ini, “Mari kita sehat bersama

Milkuma.” Ajaknya. Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paruparu. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055. Banyuwangi: 082141345607, Bangkalan: 085322748548, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No.PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Kamis 7 Juni 2012

Pedagang Pasar Siapkan Rp 1 M Uang Dititipkan PN Untuk Sewa Tanah SITUBONDO - Para pedagang yang menempati ruko (rumah dan toko) Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji, berencana menyerahkan uang Rp 1 miliar. Namun, dana itu bukan sebagai uang sewa perpanjangan hak guna bangunan (HGB), tapi uang sewa tanah. Pun tidak akan diserahkan kepada Pemkab Situbondo, melainkan dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN). “Itu sebagai uang jaminan. Para pedagang sudah berkumpul dan membicarakan uang yang akan diserahkan ke pengadilan itu dan disepakati Rp 1 miliar,” terang sumber yang mewantiwanti namanya dirahasiakan. Kuasa hukum pedagang Pasar Mimbaan, Sumardhan, membenarkan adanya rencana penyerahan uang Rp 1 miliar sebagai uang jaminan ke PN Situbondo itu. “Namun, perlu kita tegaskan uang itu adalah uang sewa tanah,” terangnya. Menurut dia, jika pemkab memaksakan penggugat membayar retribusi, maka perhitungannya harus sesuai keten-

EDY SUPRIYONO/RaBa

GERBANG: Sejak 2011, Pemkab Situbondo tidak memperpanjang HGB ruko Pasar Baru Mimbaan, Panji.

tuan dalam Perda No. 23/2011, yakni jenis pemakaian tanah dengan bangunan permanen hak para penggugat. “Jadi, sebagaimana tabel lampiran halaman 15, jenis kekayaan berupa pemakaian tanah, jenis penggunaan: bangunan permanen dan besaran retribusi Rp 2.000 per meter, per bulan. Ini juga sudah kita sampaikan dalam replik,” rinci Sumardhan. Diberitakan kemarin, Perda No. 23 Tahun 2011 dinilai perlu dikaji ulang. Sebab, data-data

yang diterima DPRD Situbondo untuk menetapkan perda tentang retribusi daerah itu tidak lengkap. Para wakil rakyat mengaku ditekan Pemkab Situbondo yang sejak awal membanderol sewa ruko Pasar Mimbaan, Panji, sebesar Rp 240 ribu per meter, per lantai, per tahun. Itu tertuang dalam materi replik atas jawaban tergugat. Kecuali di Pasar Senggol, Pemkab Situbondo tidak punya bangunan pertokoan yang menggunakan biaya APBD. (pri/c1/als)

FOTO-FOTO: NUR HARIRI/RaBa

PROTES: Warga yang rumahnya dieksekusi PN Situbondo menolak saat rumahnya hendak disegel kemarin.

Eksekusi Lima Rumah Nyaris Ricuh PN juga Sita Tiga Toko BANYUPUTIH - Eksekusi lima rumah milik warga Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, oleh Pengadilan Negeri (PN) Situbondo nyaris diwarnai kericuhan kemarin (6/6). Pasalnya, eksekusi yang dilakukan juru sita PN Situbondo itu mendapat penolakan dari lima keluarga pemilik rumah. “Ya Allah, kok seperti ini Sukorejo sekarang?” teriak salah seorang warga. Namun, berkat pengamanan ketat puluhan polisi, proses eksekusi lima rumah itu tetap bisa dilakukan. Selama eksekusi berlangsung, warga terus menolak. Jeritan ibu-ibu dan tangis anak-anak menambah suasana semakin kacau. Bahkan, ada seorang warga yang hampir melakukan tindakan anarkis. Sebab, dia merasa tidak terima rumahnya dieksekusi juru sita PN. Di atas tanah sekitar 1300 meter itu, selain ada lima rumah juga terdapat tiga toko yang disewa orang lain. Nah, tiga toko itu juga dieksekusi juru sita PN Situbondo. Menurut Kholili, 45, salah seorang kepala keluarga yang rumahnya dieksekusi, tanah seluas 1300 meter itu merupakan milik Makrufah. Makrufah adalah kakaknya sendiri dan tanah itu sudah besertifikat. Selama ini dirinya menempati rumah milik kakaknya tersebut. “Rumah ini punya kakak saya,” katanya. Kholili sangat menyayangkan eksekusi yang dia nilai cacat hukum tersebut. Sebab, dirinya tidak pernah diberi tahu sebelumnya. Bahkan, sertifikat tanah yang awalnya atas nama Makrufah itu kini sudah berganti menjadi sertifikat atas nama H. Sahawan. Kholili mengaku, keluarganya memang mempunyai tanggungan utang kepada Bank Rakyat Indonesia (BRI) se-

SEGEL: Rumah milik Kholili diberi palang kayu oleh petugas juru sita.

DUDUKI: Kholili dan keluarganya memilih tetap bertahan saat rumahnya hendak dieksekusi oleh petugas juru sita pengadilan kemarin.

besar Rp 80 juta. “Eksekusi ini cacat hukum, karena kami tidak tahu sebelumnya. Kami memang punya utang, tapi kenapa sertifikat tanah milik kakak saya sudah berganti nama?” beber Kholili. Sementara itu, juru sita PN Situbondo, H. Sugianto, 45, mengatakan

bahwa pihak keluarga Kholili bisa saja melakukan gugatan balik. Saat ini pihaknya hanya melakukan tugas eksekusi tanah seluas 1300 meter itu. “Kami hanya menjalankan tugas. Kalau mau gugat, silakan,” kata Sugianto. (mg1/c1/als)

Desak Guru Cabul Disanksi Berat SITUBONDO - Aksi TF, 22, oknum guru di sebuah SD di Kecamatan Sumbermalang yang menyebarkan video tabu (ciuman) dirinya bersama seorang siswi yang baru lulus SMP mendapat kecaman sejumlah pihak. Tempat sekolahnya bertugas diminta memberi sanksi tegas terhadap guru yang masih berstatus honorer tersebut. Desakan itu disampaikan ketua Forum Solidaritas Masyarakat Pendidikan (FSMP), Sugiono Eksantoso. “Kita tidak hanya prihatin, tapi mengutuk. Sebab, apa yang dilakukan pelaku telah merusak citra pendidikan,” terangnya kepada Jawa Pos

Radar Banyuwangi kemarin. Menurut dia, sekolah tempat TF mengajar harus mempertimbangkan masak-masak jika hendak melanjutkan tugas mengajar guru tersebut. Sebab, apa yang dia lakukan mengindikasikan bahwa dia tidak siap menjadi guru. “Masih banyak yang lebih baik dan lebih siap menjadi pengajar dan pendidik. Meskipun TF masih honorer, tapi dia harus tetap disanksi pihak sekolah. Terkait sanksi pidana, saya kira itu urusan lain,” terang pengajar di SMAN 1 Kapongan tersebut. Yang tak kalah penting, kata dia, YL, 16,

siswi yang menjadi korban harus benarbenar diberi perhatian. Laporan polisi dan pemberitaan di koran jangan sampai membuatnya mengalami trauma mendalam. “Dia jadi korban. Oknum guru itulah yang salah,” pungkas Sugiono. Diberitakan sebelumnya, gara-gara videonya yang sedang berciuman disebarkan, YL seorang siswi yang baru lulus SMP melapor ke Polres Situbondo. diantar keluarganya, dia memolisikan YF karena telah menyebarkan video pribadi itu. YF nekat menyebarkan video tersebut karena YL tak mau diajak untuk berbuat mesum. (pri/c1/als)

Akses Perkara Cukup Lewat SMS SITUBONDO - Kepala Pengadilan Tinggi (KPT) Surabaya, Suwarno, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pengadilan Negeri (PN) Situbondo kemarin (6/6). Dalam sidak tersebut, Suwarno menjelaskan tentang agenda penerapan layanan short message service (SMS) yang tujuannya memudahkan masyarakat dalam mengakses perkembangan perkara di pengadilan. Menurut Suwarno, dengan kemajuan zaman dan teknologi yang semakin canggih, maka pengadilan akan membuka layanan baru berbasis SMS. Seiring kecanggihan teknologi, program penerapan layanan SMS tidak hanya dicanangkan di Kota Santri, tapi juga di semua pengadilan negeri di Jawa Timur. “Cukup mengirim dan membuka SMS, masyarakat sudah tahu perkembangan perkara,” kata Suwarno. Selama ini, pengadilan sudah memiliki website. Sehingga, masyarakat bisa dengan mudah mengakses dan melihat perkara yang akan disidangkan di website. Program website sudah dimulai sejak 2010. Bahkan, program website sudah diikuti beberapa pengadilan di Jatim dan luar Jawa. “Ke depan, pengadilan harus maju. Kemarin website sudah berjalan baik. Nah, sekarang layanan kepada masyarakat dikembangkan ke basis SMS,” tegasnya.

NUR HARIRI/RaBa

TINJAU: Ketua KPT Surabaya, Suwarno (kanan), saat melakukan inspeksi mendadak di salah satu ruang di PN Situbondo kemarin.

Ditambahkan, program tersebut sesuai visi dan misi Mahkamah Agung (MA), yakni terwujudnya badan peradilan di Indonesia yang agung dengan rentang waktu selama 25 tahun yang terbagi dalam lima tahap. Sementara itu, akibat sidak KPT Surabaya itu, PN Situbondo membatalkan belasan agenda sidang. Saat dikonfirmasi, Humas PN Situbondo, I Made Yuliada, menyampai-

kan bahwa agenda belasan sidang tidak dibatalkan, melainkan ditunda. Menurutnya, KPT Surabaya selain menjelaskan program layanan SMS juga melakukan pembinaan kepada semua pegawai dan hakim di PN Situbondo. “Berdasar data, ada sekitar 12 perkara yang ditunda. Ini sengaja kami lakukan untuk menyambut kedatangan KPT,” ujar Made. (mg1/c1/als)


Radar Banyuwangi 7 Juni 2012