Page 1

RABU 6 JUNI

29

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

BEDOYO WULANDARU JUARA JATIM BANYUWANGI - Duta seni Banyuwangi kembali mengukir prestasi gemilang. Kali ini, tari Bedoyo Wulandaru berhasil meraih juara umum dalam Festival Karya Tari (FKT) tingkat Jatim yang dihelat di Taman Krida, Malang. Dalam festival yang berlangsung 30 Mei 2012 tersebut, tim seni Banyuwangi sukses menyingkirkan 14 peserta daerah lain.

Kontingen Banyuwangi masuk dalam sepuluh nominasi penyaji terbaik. Prestasi lain, Banyuwangi juga masuk sebagai tiga jawara penata tari terbaik, dan tiga terbaik penata busana dan rias. “Kita juga unggul sebagai penata musik terbaik,” tegas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Banyuwangi, Suprayogi kemarin (5/6).

Menurut Suprayogi, karena unggul dalam empat kategori, maka penampilan tari Bedoyo Wulandaru ditetapkan sebagai juara umum. Banyuwangi pun berkesempatan mewakili Jatim dalam even nasional dan internasional ■  Baca Bedoyo...Hal 39

JAWARA: Tim tari Bedoyo Wulandaru berhasil menjadi juara umum dalam ajang FKT Jatim 2012 di Taman Krida, Malang (hijau atas). Penari Jakripah dari Banyuwangi juga meraih gelar juara di ajang yang sama (merah kiri).

FOTO-FOTO: ISTIMEWA

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.19 14.39 17.09 18.23 04.06

LELANG

Utamakan Mobdin Berumur 10 Tahun BANYUWANGI - Mobil dinas (mobdin) aset Pemkab Banyuwangi yang usianya lebih dari sepuluh tahun bakal menjadi prioritas lelang. Saat ini, tim aset pemkab sedang mendata sejumlah kendaraan dinas yang uzur. Pelaksana tugas (Plt) Sekkab Banyuwangi, Slamet Kariyono menjelaskan, menurut aturan yang berlaku, kendaraan yang usianya lebih dari lima tahun sudah bisa dilelang ■  Baca Utamakan...Hal 39

NARKOBA

Didakwa Melanggar UMK Sidang Perdana Buruh v PT Maya BANYUWANGI - Perseteruan para buruh PT. Maya, Muncar, dengan pihak perusahaan memasuki babak baru. Pengaduan buruh yang menuding perusahaannya membayar gaji para buruh di bawah upah minimum kabupaten (UMK) Banyuwangi disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi kemarin (5/6). Sidang perdana tersebut dipimpin hakim ketua Made Sutrisno SH, didampingi dua hakim anggota I Wayan Romega SH dan Umbul Tri Esti Mulyono SH. Agenda sidang perdana tersebut adalah mendengarkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), Hery Utomo. Direktur Keuangan PT. Maya, Agus Wahyudin, yang menjadi terdakwa da-

lam kasus tersebut datang didampingi penasihat hukumnya, HM Fahim SH. Dalam dakwaannya, Hery Utomo menyampaikan bahwa direktur keuangan PT. Maya telah melanggar Pasal 90 ayat 1 jo Pasal 185 ayat 1 Undang-Undang (UU) No. 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. “Memberi upah di bawah UMK Banyuwangi,” cetus Hery Utomo. Saat membacakan dakwaan, Hery membeberkan alasannya dalam menjerat terdakwa menggunakan Pasal 90 dan 185 UU No. 13 Tahun 2003. Pada 2010 lalu, jumlah karyawan di PT. Maya sekitar 661 orang. Dari jumlah sebanyak itu, 70 orang berstatus karyawan tetap, dan 591 orang berstatus tenaga lepas. “Karyawan lepas dibayar Rp 28 ribu per hari,” katanya. Menurut Hery, upah Rp 28 ribu per hari itu tidak sesuai UMK Banyuwangi ■  Baca Didakwa...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

SEMANGAT: Puluhan buruh PT Maya di depan ruang sidang utama PN Banyuwangi kemarin.

Jatah Premium Dikurangi 17 Persen Lima Pabrik Muncar

GALIH COKRO/RaBa

PENERIMA PAKET: Suharto dan Agustus di Polres Banyuwangi.

Polisi Memburu Pengirim Ganja

BANYUWANGI - Kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis tertentu di Banyuwangi dipangkas. Yang termasuk BBM jenis tertentu adalah premium dan solar. Pada tahun 2011, realisasi premium di Banyuwangi 136.064 kiloliter (KL). Tahun 2012, kuota yang diberikan Pertamina hanya sekitar 115.654 KL. “Terjadi penurunan sekitar 17,65 persen dari realisasi tahun 2011,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo ■  Baca Jatah...Hal 39

Masuk Daftar Hitam

Direspons Langsung dengan Bangun IPAL

GALIH COKRO/RaBa

TETAP LANCAR: Warga membeli BBM jenis premium di SPBU Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin.

BANYUWANGI - Lima perusahaan pengalengan ikan di wilayah Kecamatan Muncar masuk daftar hitam Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi. Perusahaan-perusahaan tersebut masuk daftar hitam karena tidak mengolah limbah produksi. Akibatnya, limbah produksi itu mengakibatkan penurunan kualitas hidup di lingkungan sekitar.

Dikonfirmasi kemarin (5/6), Pelaksana harian (Plh) Kepala BLH Banyuwangi, Husnul Chotimah mengatakan, daftar hitam tersebut diperjelas hasil penilaian kinerja perusahaan terhadap lingkungan (proper). Proper merupakan program Kementerian Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan BLH provinsi dan BLH kabupaten ■

 Baca Lima...Hal 39

BANYUWANGI - Masuknya ganja asal Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) ke wilayah Banyuwangi membuat anggota Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi tidak mau kecolongan lagi. Aparat kepolisian masih terus memeriksa Suharto, 47, warga Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, yang tertangkap tangan menjual ganja. “Suharto mendapatkan ganja dari seorang perempuan yang katanya bernama Khodijah,” cetus Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, AKP Watiyo, kemarin (5/6). Menurut AKP Watiyo, satu pak ganja berbobot satu kilogram yang disita dari tangan tersangka itu merupakan paket dari Aceh. Polisi kini tengah memburu orang yang menerima kiriman dari Aceh tersebut. “Untuk mengungkap itu, kuncinya adalah Suharto,” ujarnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi ■  Baca Polisi...Hal 39

Sisi Lain Kasus Pencabulan Balita di Desa Sumberasri

Setiap Hari Korban Dirawat Ortu Pelaku Gara-gara mencabuli balita tetangga, Bambang bin Bajuri, 19, asal Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, divonis lima tahun penjara. Warga kampung pun tak percaya, karena hubungan keluarga korban dan terdakwa dikenal sangat baik. AGUS BAIHAQI, Purwoharjo

BAMBANG tengah duduk lemas di kursi pesakitan. Matanya yang berkaca-kaca terus menatap majelis hakim yang diketuai Afrizal Hadi http://www.radarbanyuwangi.co.id

SH. Tidak ada yang tahu apa yang ada di dalam pikiran terdakwa kasus pencabulan dengan korban balita berumur 2,5 tahun itu. Saat ditanya majelis hakim yang menyidangkan kasusnya di ruang Candra, Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi, bibirnya bergetar. Tidak banyak kata yang keluar dari mulutnya. Akhirnya, hakim memvonis lima tahun penjara dan denda Rp 60 juta atau subsider empat bulan. Dengan tatapan kosong, Bambang digiring petugas ke ruang tahanan di PN Banyuwangi. Beberapa anggota keluarganya mengiringi di belakang hingga pintu masuk tahanan. Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut pemuda yang baru divonis tersebut ■  Baca Setiap...Hal 39

Lima pabrik di Muncar masuk daftar hitam

Juga masuk daftar penyumbang, daftar donatur, daftar penyerap naker, daftar dll

Utamakan lelang mobdin berumur 10 tahun lebih

Yang berumur 17 tahun saja masih ada kok!

ILUSTRASI: ROE/RaBa

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Rabu 6 Juni 2012

Proud to be ATC from Banyuwangi ADA pepatah mengatakan, sesuatu itu akan terasa indah saat sesuatu tersebut jauh dari kita. And that is right. Itulah yang saya rasakan saat jauh dengan Banyuwangi. Sebuah kata dan kota yang memiliki banyak kenangan bagi saya. Kurang lebih 18 tahun saya menghabiskan waktu di Banyuwangi. Dari saya berumur tiga bulan sampai saya menyelesaikan pendidikan SMA saya. Tentu berbagai pengalaman dan bekal hidup saya dapat selama itu, so that why is not easy to leave this beautiful place. Tapi hal itu tetap harus saya lakukan demi menggapai mimpi dan cita-cita saya. Lalu, apa yang saya rasakan setelah meninggalkan Banyuwangi? Kebanggaan saya terhadap kota berbudaya ini menjadi motivasi saya untuk terus berkarya dan mengukir prestasi di manapun saya berada. Belakangan ini hangat dibi-

carakan kecelakaan pesawat Sukhoi super jet 100. Di mana salah satu yang menjadi isu penting adalah pemandu lalu lintas udara (air traffic controller) yang memandu pesawat saat itu. Namun tentunya masih banyak masyarakat yang masih awam dengan profesi itu. Lalu, sebenarnya apa itu pemandu lalu lintas udara (air traffic controller/ATC))? Dipoloma IV Pemanduan Lalu Lintas Udara, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia adalah program pendidikan di bawah payung Kementerian Perhubungan yang masih saya ikuti sampai saat ini. Di mana nantinya setelah lulus dari program pendidikan ini, saya bisa ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Baik di bandara menjadi controller aktif atau di tempat pendidikan dan pelatihan perhubungan udara sebagai dosen atau instruktur ATC. Dan, alhamdulillah

CERMIN DIRI Bedoyo Wulandaru Go International ACUNGAN dua jempol layak diberikan kepada kontingen tari Banyuwangi. Sebab, mereka mampu mengukir prestasi gemilang dalam Festival Karya Tari (FKT) tingkat Provinsi Jawa Timur di Taman Krida, Malang. Dalam festival tersebut, tari Bedoyo Wulandaru berhasil menjadi juara umum. Selain itu, tarian tersebut masuk tiga besar penata tari terbaik, penata busana dan rias terbaik, serta penata musik terbaik. Selain itu, tari Jakripah yang diusung duta seni Banyuwangi juga menang dalam tiga kategori. Maka, semakin lengkaplah kemenangan Banyuwangi dalam bidang seni di Jawa Timur. Hasil manis yang ditorehkan kontingen tari Bumi Blambangan itu otomatis membuat tari Bedoyo Wulandaru mewakili Provinsi Jatim dalam even nasional dan internasional. Itu tentu saja angin segar bagi perkembangan seni di Banyuwangi. Sebagai wakil Jatim, tim penari Bedoyo Wulandaru akan mengusung misi ganda, yaitu bukan sekadar membawakan tari Bedoyo Wulandari di pentas internasional, tapi juga wajib mempromosikan kabupaten berjuluk The Sunrise of Java ini di mancanegara. Sebab, dengan tampil di pentas mancanegara, setidaknya penonton akan tahu bahwa tarian tersebut berasal dari Banyuwangi. Dengan tahu nama, setidaknya akan muncul peluang mereka mengenal lebih jauh daerah di ujung timur Pulau Jawa ini. Finally, tak kenal maka tak sayang. Bila mereka sudah kenal, maka publik mancanegara diharapkan melakukan “sesuatu”. Nah, “sesuatu” yang diharapkan itu bisa berupa kunjungan wisata atau kunjungan budaya masyarakat internasional. Dengan demikian, diharapkan ada dampak secara tidak langsung promosi tari di mancanegara itu dengan kunjungan pariwisata. Selain itu, lebih dari kunjungan wisata, dampaknya bisa juga semakin berkembang menjadi kunjungan bisnis. Namun, kita tak bisa berharap banyak prestasi tari kita tersebut menjadi mimpi yang diharapkan sebelum tari tersebut benar-benar tampil di pentas international. Oleh karena itu, untuk meraih cita-cita besar tersebut, langkah pertama adalah merealisasikan tari Bedoyo Wulandaru agar benar-benar tampil di mancanegara. Seperti yang sudah pernah dilakukan beberapa penari beberapa tahun silam. Semoga Bedoyo Wulandaru bisa segera go international. (*)

saat ini saya baru saja terbang. Dengan lima menyelesaian sidang tujuan utama (Five Obtugas akhir saya. Dan jectives Air Traffic Serinsya Allah akan diwivice). Yaitu (1) mencegah suda September mentabrakan antar pesawat datang. Berkah yang terbang; (2) mencegah luar biasa juga datang tabrakan antar pesawat dari Allah SWT diterbang di area pergemana saat ini saya rakan (runway dan rasudah diangkat menxiway) dan juga terhadap jadi PNS Kementehalangan yang ada di area rian Perhubungan tersebut (halangan lain EKA ”TECHA” dan ditempatkan di yang dimaksud di sini tempat saya melakbisa berupa kendaraan, PNS di kementrian sanakan pendidikan perhubungan udara, orang, atau binatang); sebagai seorang in- sebagai instruktur ATC (3)menjaga kelancaran struktur ATC. Selalu lintas penerbangan; hingga dalam kesem(4) memberikan saran patan ini saya akan sedikit berbagi dan informasi yang berguna bagi informasi tentang apa itu pemandu keselamatan dan efisiensi penerlalu lintas udara (air traffic bangan; dan (5) memberitahukan controller). kepada organisasi yang sesuai Air traffic controller adalah pe- terkait pencarian dan penyenyedia layanan yang mengatur lalu lamatan saat terjadi kecelakaan. lintas di udara, terutama pesawat Secara garis besar, tugas ATC

dibagi menjadi tiga, sesuai unit masing-masing, yakni (1) unit tower. ATC bertugas memandu pesawat di vicinity area (ruang udara yang terlihat oleh tower) dan juga area pergerakan. Dari mulai pesawat start engine sampi lepas landas berada di bawah kendali ATC di unit tower. Begitu juga untuk pesawat yang baru saja mendarat sampai parkir di Apron; (2) unit approach control (APP). ATC bertugas di wilayah udara dari lepas landas sampai ketinggian 10000 kaki atau batas ruang udara yang disepakati antar unit. Begitu juga pesawat yang akan mendarat, dari ketinggian di bawah 10000 kaki sampai mendarat, yang kemudian kendali diambil alih oleh ATC unit tower. Pengendalian di unit ini di Indonesia saat ini dilakukan dengan dua cara. Yakni dengan menggunakan radar bagi bandara yang sudah dilengkapi radar dan

non-radar bagi yang belum dilengkapi radar; (3) unit area control (ACC). ATC bertugas mengendalikan pesawat setelah selesai dikendalian oleh unit APP. Yakni pada area en route, atau dimana pesawat telah berada pada ketinngian yang diinginkan. Untuk unit ini, di Indonesia pemanduannya hanya diendalikan dengan menggunaan radar. Itulah tadi sedikit informasi tentang apa itu ATC n Baca Proud...Hal 39

Radar Banyuwangi mengundang warga Banyuwangi dan Situbondo yang berada di perantauan untuk menulis pengalamannya. Tulisan kirim ke radarbwi@gmail.com. Sertakan juga foto diri. Maaf, kami tidak menyediakan imbalan apapun bagi tulisan yang dimuat.

Salat Jamaah Skenario Habib BANYUWANGI - Kasus pembunuhan keluarga Rosan, warga Dusun Dadapan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, kembali direkonstruksi anggota Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Banyuwangi kemarin (5/6). Dalam reka ulang yang digelar di halaman masjid Mapolres Banyuwangi ini, tersangka Muhamad Ali Hinduan alias Habib, 44, yang diduga sebagai otak pembunuhan tersebut dihadirkan. “Kita memeragakan proses pembunuhan keluarga Rosan,” cetus Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Bagus Ikhwan Cristian. Dalam rekonstruksi itu, satreskrim ingin memastikan peran Habib dalam pembunuhan sadis tersebut. Ternyata peragaan tersangka sesuai dengan keterangannya. “Habib diduga sebagai otak pelaku,” lanjut Kepala Sub Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Reskrim Aiptu Abdurrahman. Menurut Abdurrahman, dalam reka ulang itu ada dua peran yang dimainkan Habib. Mulai mengajak salat berjamaah hingga membakar korban ke kawasan sepi di tepi jalan Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Habib berperan. “Duaduanya Habib berperan,” terangnya. Salat jamaah dengan Habib sebagai imam, dan Rosan beserta istrinya, Siti Jamilah, sebagai makmum merupakan bagian dari skenario pembunuhan. Skenario itu adalah ide Habib. “Saat salat berjamaah, Rosan dan istrinya

GALIH COKRO/RaBa

TERSANGKA: Muhamad Ali Hinduan alias Habib di Polres Banyuwangi.

dipukul dari belakang oleh Haedori (terpidana yang sudah divonis 18 tahun penjara) dan Siwan (tersangka yang masih buron),” ungkapnya.

Peran lain Habib dalam pembunuhan ini, menurut Abdurrahman, saat keluarga Rosan yang sudah dibantai di rumahnya Dusun Dadapan, Desa

Karangsari, diangkut mobil Isuzu Panther menuju Desa Kluncing, Kecamatan Licin n

Baca Salat...Hal 39

HARI PANCASILA

GERDA SUKARNO/RaBa

MERAH PUTIH : Ketua Perpenas Banyuwangi, Waridjan menyematkan pin nasionalisme kepada civitas akademika di halaman Untag Banyuwangi.

Gugah Nasionalisme, Pakai Pin Merah Putih BANYUWANGI – Perkumpulan Gema Pendidikan Nasional (Perpenas) 17 Agustus 1945 Banyuwangi memperingati hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2012 lalu. Kegiatan itu diikuti pengurus perpenas beserta civitas akademika Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, SMA 17 Agustus 1945 (Smatag) Banyuwangi, serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sritanjung. Ketua Perpenas Banyuwangi, Warijan mengatakan, tanggal 1 Juni tidak hanya hari lahir Pancasila, tapi juga sekaligus hari lahir Perpenas dan dies natalis Untag Banyuwangi. Dengan memperingati hari lahir Pancasila saja masih belum cukup untuk menanamkan rasa nasionalisme kebangsaan. Pancasila tidak cukup hanya diperingati, tapi harus dihayati, diamalkan setiap hari. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan statuta perguruan tinggi yang telah diperbarui oleh ketua Perpenas Waridjan dengan Rektor Untag Banyuwangi, Tutut Hariyadi. Ada juga penyematan pin merah putih kepada perwakilan civitas akademika sebagai symbol penanaman dan pengamalan rasa kebangsaan dan nasionalisme.(*/bay) Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Rabu 6 Juni 2012

Jejak Yazid Masih Misterius

PENDIDIKAN

Buronan Kasus Pembunuhan Juragan Kerupuk

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

PEDULI PENDIDIKAN: Dita didampingi Siswanto saat menerima kedatangan jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Banyuwangi, kemarin.

Demokrat Sanggup Biayai Kuliah Dita Silvi Octavia SRONO – Harapan Dita Silvi Octavia, 18, peraih ujian nasional (unas) tertinggi se-Banyuwangi untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi masih terbuka. Sebab, sejumlah elemen menyatakan simpati sekaligus prihatin tentang kondisi ekonomi keluarga siswi SMAN 1 Rogojampi itu. Salah satunya adalah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat (PD) Banyuwangi. Kemarin siang, sejumlah pengurus partai berlambang mercy tersebut mendatangi kediaman rumah Dita di Dusun Sumber Groto, Desa Rejo Agung, Kecamatan Srono. Mereka adalah Ketua DPC PD Michael Edy Hariyanto; bendahara Supriyadi, dan Yulies Setyo Puji Rahayu, dan penasihat PD, Achmad Wahyudi. Jajaran pengurus tersebut menyatakan siap membantu terkait dengan persoalan biaya perkuliahan. Selain itu, mereka juga menyatakan sanggup memberikan pendampingan terkait bidik misi yang sudah dilakukan siswi peraih unas 57,75 itu agar lolos dan diterima di perguruan tinggi negeri. Bila gagal, jajaran pengurus teras partai yang identik dengan warna biru tersebut siap memperjuangkan agar anak bungsu pasangan suami istri Siswanto, 43, dan Ernawati, 40, itu bisa lolos dalam ujian yang akan dilakukan pada 12 Juni 2012 mendatang.’’Kita akan bantu,’’ janji ketua DPC PD Banyuwanyi, Michael Edy Hariyanto, di hadapan Dita dan orang tuanya kemarin. Orang tua Dita, Siswanto mengaku berterima kasih atas spirit pengurus partai tersebut. Sebagai kepala keluarga, dirinya sangat antusias terhadap langkah partai bentukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.’’Saya benar-benar bingung, tapi sekarang saya sudah nggak, terima kasih atas semuanya, ‘’ ujar Siswanto kepada pengurus DPC PD Banyuwangi. Diberitakan sebelumnya, Dita Silvi Octaviani, 18, tercatat sebagai peraih unas tertinggi tingkat SMA se-Banyuwangi tahun ini. Namun, siswi SMAN 1 Rogojampi tersebut terancam tidak bisa melanjutkan ke jenjang perkuliahan karena terbentur biaya. (ton/aif)

GENTENG - Aparat kepolisian masih terus memburu satu pelaku pembunuhan di Dusun Pandan, Desa Kembiritan. Pelaku yang kini ditetapkan menjadi daftar pencarian orang (DPO) itu adalah Yazid. Dua rekan Yazid lebih dulu diringkus. Mereka adalah Dimas Yudo Pranoto, 25 dan Bayu Trilaksana, 21.

ISTIMEWA

Yazid

Tiga komplotan ini terlibat pembunuhan Jane Ariswati alias Yeni, 57, dan putrinya, Sherly Kurniawati, 28. Sehari-hari korban tinggal di Dusun Pandan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Hingga kemarin, aparat kepolisian masih belum bisa memastikan di mana Yazid berada. Beberapa hari lalu aparat Polsek Genteng memang mendapat informasi bahwa yang bersangkutan berada di Jakarta. Bahkan, polisi sudah mengantongi nomor pin Blackberry yang diduga milik Yazid.

Setelah didalami, ternyata informasi yang menyebutkan bahwa Yazid berada di sebuah tempat di Jakarta itu kurang valid. “Kita nggak yakin yang bersangkutan berada di Jakarta,” tandas Kapolsek Genteng, Kompol Heru Kuswoto.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan Jane Ariswati alias Yeni dan Sherly Kurniawati, ibu dan anak asal Dusun Pandan, ternyata sudah direncanakan lebih dulu oleh para pelaku. Sebelum digantung, juragan kerupuk itu lebih dulu diperlakukan sadis., (azi/c1/aif)

Dahlan Iskan Akan ke Banyuwangi Hadiri Haul Ponpes Darussalam Blokagung TEGALSARI- Haul Masyayikh Ponpes Darussalam Blokagung, Kecamatan Tegalsari, akan kembali dihelat Kamis pagi besok (7/6). Rencananya, acara tahunan itu akan dihadiri oleh KH. Ahmad Muzayyid asal Malang. Namun begitu, rentetan agenda acara sudah dimulai sejak Selasa (5/6), kemarin. Acara besar di Ponpes Darussalam susul menyusul sejak empat bulan ini. Februari lalu, di pesantren asuhan KH. Ahmad Hisyam Syafaat itu dilangsungkan resepsi pernikahan dua putra pengasuh yang besanan dengan Pengasuh Pesantren Assidiqiyah, Jakarta, DR. KH. Nur Muhammad Iskandar SQ dan pengasuh ponpes di Sidoarjo KH. Ahmad Machally Salim. Disusul lalu pelantikan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor pada awal Mei lalu. “Sebenarnya Haul Masyayikh tahun ini akan dihelat secara sederhana saja. Namun, karena berbarengan dengan acara-acara besar, mau tidak mau Haul juga menjadi agenda besar,” Ketua Panitia Imron Rosyadi, S.Pd.

PP.DARUSSALAM FOR RaBa

KUNJUNGAN: Menteri PDT Helmi Faisal Zaini (kiri) menerima cinderamata dari KH. Ahmad Hisyam Syafaat tahun lalu.

Hari ini, Bahtsul Masail Putri se-Keresidenan Besuki dilaksanakan. Malamnya, akan ada opening Bahtsul Masail Putra se-Jawa-Madura di Masjid Darussalam lantai dua. Menyusul lalu tiga acara wisuda pada Hari Rabu pagi, siang, dan malam. “Jadi ini wis tidak ada kecilkecilan lagi. Haul akan menjadi acara besar. Pentasnya diletakkan di timur. Tidak jadi di depan masjid,” tutur Imron . Itu sebabnya, panitia haul ta-

hun ini cukup kalang kabut. Satu minggu lalu musyawarah dadakan baru dilaksanakan. Dalam musyawarah itu, job kerja panitia dan seluruh teknis acara dibahas. “Semua disiapkan oleh santri dan dari santri. Insya Allah, Pesantren tetap bisa suguh, gupuh, ungguh kepada tamu dengan baik. Ya, semoga saja tidak ada halangan yang berarti lah, Kang! Mohon doanya,” lanjut santri yang sudah dua belas tahun mondok itu n  Baca Dahlan...Hal 39 ADVERTORIAL PEMERINTAHAN

Rekomendasi DPRD Atas LKPJ Bupati Banyuwangi Tahun 2011 (1)

Dewan Apresiasi Pencapaian Kinerja Bupati Anas Kinerja pemerintahan Bupati Abdullah Azwar Anas tahun 2011, mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Lewat rapat paripurna istimewa, DPRD menyampaikan apresiasinya atas pencapaian target pembangunan tahun pertama duet Bupati Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko selama memimpin Banyuwangi. CATATAN dan rekomendasi DPRD dimulai dari kondisi makro ekonomi daerah tahun 2011. DPRD melalui juru bicaranya, Wakil Ketua DPRD H. Adil Ahmadiyono menyampaikan, pada tahun 2011 kondisi perekonomian daerah cukup membanggakan. Hal tersebut bisa dilihat dari produk domestik regional bruto (PDRB), pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, daya beli, daya beli masyarakat, indeks pembangunan manusia (IPM) dan indeks kesejahteraan daerah (IKD). Struktur PDRB atas dasar harga konstan (ADHK) dan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus meningkat selama tahun 2011. Pada tahun yang sama, pertumbuhan ekonomi menyentuh angka 7,22. Peningkatan pertumbuhan ekonomi secara signifikan ini, dinilai DPRD sebagai indikasi bahwa capaian kinerja perekonomian Banyuwangi cukup memuaskan. Terhadap tingkat inflasi tahun 2011 yang mencapai 7,44 atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi 7,22, DPRD memberikan catatan dan rekomendasi agar tidak dilakukan langkah strategis guna meningkatkan daya

beli masyarakat. ”Dewan berharap, pemerintah daerah tetap konsisten untuk kerja keas meningkatkan daya beli masyarakat,’’ ucap Adil Ahmadiyono. Pada sektor pengelolaan keuangan daerah, DPRD menilai kinerja eksekutif sangat memuaskan. Ini ditandai dengan terlampuinya target penerimaan pendapatan daerah sebesar Rp 1,458 Triliun atau surplus sekitar 3,43 persen dari target yang ditetapkan. Begitu juga pada sektor belanja daerah, DPRD juga mencatat sekitar Rp 1,443 triliun atau sekitar 88,45 persen. Tidak terlampuinya realisasi belanja daerah ini, DPRD menilai bukan sebagai kegagalan. Sebaliknya, kalangan wakil rakyat ini menilai sebagai keberhasilan karena telah mampu melakukan efisiensi dan kehati-hatian dalam kebijakan belanja daearah. Dewan mencatat, realisasi belanja daerah,utamanya belanja modal masih mengelembung pada tribulan keempat. ”Dewan merekomendasikan agar dilakukan percepatan penyerapan anggaran,’’ kata Adil. Kinerja urusan pendidikan, DPRD memberikan catatan cukup membanggakan karena mengalami peningakatan di beberapa sektor. Angka partisipasi kasar (APK) SD/MI sebesar 6,68 dan angka partisipasi murni (APM) SD/MI 2,16. Prestasi dibidang pendidikan ditandai dengan menurunnya angka putusan sekolah SD/MI dari 0,24 menjadi 0,04. APK SMP/MTs 7,95 dan APM SMP/Mts dari 77,61 naik menjadi 80,45. Sedangkan APK SMA/MA naik dari 49,18 menjadi 80,89. APM SMA/MA naik dari 39,89 menjadi 44,89 pada tahun 2011. ”Angka putus sekolah SMA/ MA juga turun dari 1,33 menjadi 1,01 pada tahun 2011. Ini keberhasilan yang mendapat apresiasi yang pantas,’’ katanya. Selain itu, sektor pendidikan juga ber-

hasil menorehkan prestasi nasional dan provinsi. Pada sektor pendidikan, dewan memberikan catatan agar dilakukan percepatan pencairan dana alokasi khusus (DAK) untuk menghindari meleburnya DAK menjadi Silpa.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Banyuwangi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2011 bahkan tercatat sebesar 72,8 * melampaui Propinsi Jatim sebesar 72,15. Kondisi yang belum pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

* Sumber: BPS Kab. Banyuwangi 2012

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, sejumlah prestasi yang dicapai eksekutif tidak bisa dilepaskan dari kerja keras legislatif. Pencapaian yang diperoleh saat ini, merupakan hasil kerja keras dan kerjasama antara eksekutif,legislatif, dan rakyat

Banyuwangi. ”Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tokoh agama, LSM, media massa, dan seluruhan elemen lainnya. Ayo kita lanjutkan pencapaian dimasa yang akan dating,’’ ajak Bupati Anas. (afi/adv/ aif/bersambung)

DSejak 2006, PE Banyuwangi di bawah Jatim

DKeculai saat krisis, Banyuwangi lebih tahan atas dukungan sektor riel

DPertumbuhan ekonomi Banyuwangi tahun 201 bersumberdata BPS Provinsi Jatim: 7,22 persen (sama dengan Propinsi Jatim)

Terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi (melebihi target RPJMD) yang mengungguli kinerja pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan Nasional dengan > diikuti penururan nilai inflasi (stabilitas harga dapat dikendalikan rendah) pertumbuhan potensial.


KOMUNIKASI BISNIS

32

Rabu 6 Juni 2012

SEMINAR

KPAI Bahas Anak BANYUWANGI-Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Pusat Dra. Hj. Maria Ulfah Anshor, MSi hadir di Banyuwangi, hari ini (6/6). Bersama Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Syaiful Anwar, SH dan Iptu Ali Masduki, Kaur Bin Ops Reskrim Polres Banyuwangi, Maria akan menjadi narasumber seminar yang digelar LSM Gerakan Antikorupsi (Gerak) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan. Dalam acara di Hall Pondok Wina Jalan Basuki Rachmat, Banyuwangi, mulai pukul 09.00 itu, KPAI ISTIMEWA akan melakukan soMaria Ulfah A. sialisasi dan undangundang perlindungan anak. Kegiatan tersebut akan diikuti para kepala sekolah mulai tingkat SD hingga SMA/SMK. Sulaiman Sabang, Ketua LSM Gerak mengatakan, seminar tersebut bertujuan menanamkan ilmu pengetahuan tidak boleh korupsi kepada anak sejak dini, mulai SD hingga SMA. Sebab, mereka adalah kader pemimpin bangsa. Acara itu dilatarbelakangi keprihatinan terhadap penurunan sikap generasi muda akibat pendidikan moral dan Pancasila yang kini berbeda dibanding zaman dulu. “Sejarah perjuangan bangsa juga tidak dikenal lagi, sehingga diharapkan tidak hanya bahasa Inggris yang ditonjolkan,” urainya. (irw/*)

BANYUWANGI • Jl. Letjen Sutoyo • Dijual rumah Luas 148m2, Jl. Letjen Sutoyo 64. Hub: 083847363744 - 0852338341

• Rumah Rogojampi • Dijual cpt rumah Jl. Satrian 62 Rogojampi, dpn Kelurahan Satrian Lemahbang. Hrg 250 jt (nego) TP, hub: 082141078882

OUTBOND: Kegiatan liburan diadakan PAUD Mutiara Rogojampi dengan lebih bermakna.

ISTIMEWA

Liburan Outbond PAUD Mutiara Gelar Acara Lebih Bermakna ROGOJAMPI- Kegiatan akhir tahun pelajaran 2012 yang dilaksanakan lembaga pendidikan (sekolah) memiliki tradisi yang berbeda antara satu sekolah dengan sekolah yang lain. Begitu pula yang dilakukan Home Schooling PAUD Mutiara. Lembaga pendidikan yang beralamat di Perum Mutiara Regency B-6 Dusun Concrong, Desa/Kecamatan Rogojampi itu bekerja sama dengan ISE Institute Indonesia melakukan terobosan spektakuler. Yaitu mengadakan kegiatan Super Camp Parenting Education & Outbond anak dan wali murid serta guru selama dua hari di Hotel Margo Utomo Kalibaru pada 2-3 Juni 2012. PAUD Mutiara merupakan lembaga pendidikan yang mengembangkan metode pembelajaran aktif, kreatif,

BANYUWANGI • Jl. Basuki Rahmat • Jual LT+700m2, LB +400m2, Jl. Basuki Rahmat. H: 081233229516/081235206129

• Brawijaya Regency • Djl cpt rumah baru di Perum Brawijaya Regency C-11 Bwi, LT 100/LB36, sdh direnov. Hub. 0817350774, 082132742009

• Elite Sutri Garden • Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

BANYUWANGI

• Rumah 2 Lantai •

• Ruko Pakis •

Djl rmh 2Lantai Jl. Adi Sucipto LT 1742m2 LB 600m2 Strategis Hub. 08123461944

SITUBONDO • Besuki • Djl Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl Gn. Ringgit (300m dr Alun2)/Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub 085259967973

Dijual cepat Ruko 2 lantai, cash/kredit, LT5x29m LB5x15m lokasi strategis, parkir luas, uang muka ringan, harga nego. Hub: 081336596124/08123382035

BANYUWANGI

• Ruko Agus Salim •

• Kavling Strategis •

Dibangun/dijual Ruko 2 Lt (tinggal 1 unit) Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi Hubungi: 081233669969

Dijual 5 Kavling strategis, Jln Raya Kalipuro. Hubungi: 081334223999

• Ruko Genteng • Disewakan Ruko baru 2 lt, strategis, Jl. Gajah Mada Genteng, cocok u Bank, show room, dll. H: 081937664688, 03337757000

SITUBONDO • Ruko & Tanah • Djl Segera Ruko 2 Lantai cck utk Resto sdh byk pelanggan, bth bana cpt. Hrg Nego. Dijual Tanah kebun sengon lokasi tepi jalan luas 4,5 Hektar. Serius Hub: 082143952200 / Pak Yono 081559584999

efektif, inovatif, dan menyenangkan. Tentunya dengan tidak mengesampingkan tingkat idealisme. Zainul Arifin, SPd, pengelola Home Schooling PAUD Mutiara mengatakan, kegiatan itu bertujuan memberikan pemahaman dan experience mengenai nilai sebuah pendidikan anak dan menemukan motivasi terbesar untuk selalu lebih komunikatif dan mau terbuka. “Mempererat hubungan anak dengan orang tua, sehingga mampu menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan,’’ jelasnya. Pengelola PAUD Mutiara, Fatus Sholiha, SPd mengaku sangat mendukung kegiatan seperti itu. Sebab merupakan wujud hubungan sinergis dan pengembangan sumber daya manusia tiga pilar pendidikan, yakni anak (peserta didik), orang tua, dan guru. “Guna mendukung visimisi dan tujuan pendidikan, khususnya di lingkungan lembaga Home Schooling PAUD Mutiara,’’ ungkapnya. (adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SITUBONDO

• Adm/Sekretaris •

• Jual Selep Beras •

• STNK •

• Trinton 6D22 ‘97 •

Butuh Adm&skrtris min SMU, krm ke Ruko Pesona Intan 5 Jl. Jend Sudirman Bwi

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

Hlg STNK Nopol P 4704 WM, an. Untung, Kedawung rRT01/01 PD Nongko Kabat

Dijual 1 unit Trinton 6D22 th ‘97, kondisi bagus, plat P. Hub: 08124966252

• CV Gracindo •

• Naik/Turun Berat Badan •

Membutuhkan: Sales Penjualan, Sopir, Operator Produksi/menguasai kelistrikan, Administrasi. Lamaran dikirimkan pada CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember Banyuwangi KM 7,5, Desa Kedayunan, Kabat, Banyuwangi. Telp. (0333) 635423 - 635424

Sarapan sehat dg Nutrisi utk Anda yg ingin naik/turun berat badan 3-30 Kg dg rasa: coklat, vanilla, bery. Garansi 30 hri uang kembali. Hub: 081336134758

• Peluang Usaha • Yg mau serius berbisnis tnpa meninggalkan pekerjaan & mendapatkan keuntungan pasti setiap bulan. Hubungi 03338926109

Hlg STNK Nopol P 2728 XN, an. Sulami, al: Krajan RT05/02 Gentengwetan, Gtg. Hlg STNK Nopol P 2736 YL, an. Sahato, Krajan RT04/10 Wongsorejo Wngsorejo

• Jus Bernutrisi •

HlgSTNKNopolP3016XC,an.Istiyati,Jl.BengawanGgCempaka65ERT03/03Temenggungan

Diet sehat dg Jus bernutrisi, aman utk Ibu mnyusui, trn 3-6kg, Hub: 085236167944

Hlg STNK Nopol P 5458 ZG, an. Tutus Handayani, Jl. Ternate No.06 RT02/03 Lateng

• Dicari Gudang • Dcr Gudang L 1000 M2 ada PLN, truck bisa masuk, H: 081398980007/081808039007

• Corolla TC ‘88 •

Hlg STNK Nopol P 7094 UV, an. Perum Damri, al: Jl. A. Yani 51 Kel. Tukangkayu

Dijual Corolla TC ‘88 1600cc, AC/VR16/ PS/EM/PW/RT/Power, AC dingin, hrg 39,5jt, TP. Hub: 085236266672

• Kijang Super ‘92 •

• Nissan X Trail ‘09 •

Djl Kijang Super th ‘92, P Bwi, an. pemakai, short superior, jrg pakai, STNK pnjang, sgt trawat, silver met, PS, CL, AC dngin. Hrg 50jt nego. Hub: 08124934794 TP.

Jual Nissan X Trail Tipe XT 2500cc Tahun 2009 akhir tahun, warna hitam. Hubungi 081336654004

• Honda Genio ‘92 •

• Suzuki Grand Vitara ‘07 •

Dijual Honda Genio tahun 1992 bln 12, biru, harga 62 juta, VR 17 jok kulit, audio. Hubungi: 08123454599 (jam kerja)

Dijual Suzuki Grand Vitara tahun 07 JLX silver stone manual, harga 172.5 juta nego, cash/kredit /tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888.

• Honda CRV ‘08 •

• Mitsubishi Kuda ‘02 •

Dijual Honda CRV tahun 08 silver matic 2.4 harga 272 jutanego, cash / kredit/ tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Mitsubishi Kuda VB 2W PL MT tahun 2002, hitam silver, harga 89,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘07 •

• Honda Jazz ‘04 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV tahun 2007 silver metalik, harga 107,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda Jazz GD 3 1.5 IDSI MT tahun 2004 hitametalik, harga 119,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Kijang Innova ‘04 •

• Nissan Grand Livina ‘10 •

Dijual Toyota Kijang Innova E XW41 tahun 2004 silver metalik, harga 132,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Nissan Grand Livina SV tahun 2010 abu-abu tua metalik, harga 157,5 juta nego barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Hlg STNK Nopol P 2435 ZH, an.Andriyani, Sroyo Timur RT01/02 Bangunsari Songgon Hlg dompet isi STNK P 2772 ZB, KTP, SIM A + C Kartu Jamsostek, Asuransi Equity, ATM Mandiri, an. Benny Siswanto, Jl Ikan Banyar Gg Tenang 80 Kertosari Bwi. Brg siapa yg mnmukan hrp dikmbalikan & dbrikan imbalan.

• Tanah SHM 439m2 • Djl tanah L 439m2 + bangunan + 300m2 (Lt 2), Jl. Krakatau No. 35 Genteng Kulon, harga 700jt. H: 08122702021, 0811252563

• Tanah SHM 5370m2 • Dijual tanah SHM L 5370m2, lok tepi Jl raya Ketapang Bwi. Hub: 031-71207267

• Penggilingan Padi • Djl Pnggilingan Padi (2 SHM) 895m2 + 3965m2 Ds Glagah. Tnh SHM 452m2 Kel Penganjuran. Rmh SHM 250m2 Kel Penganjuran. hrg nego. H: 085331364555

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.


BALJEBOL

Rabu 6 Juni 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Carok, Empat Warga Terluka Parah Gara-gara Minta Rokok Tak Diberi JEMBER - Gara-gara minta rokok tak diberi, puluhan pemuda antar gang di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, terlibat carok. Akibat kejadian tersebut, empat warga terluka parah, dengan tubuh penuh luka bacok. Sampai saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan polisi. Peristiwa tawuran berdarah ini terjadi Senin malam sekitar pukul 19.30, tepatnya di halaman parkir Apotek Kimia Farma, di Jalan Letjen Soeprapto, Kebonsari, Kecamatan Sumbersari. Sebelum kejadian, beberapa pemuda yang diduga sedang mabuk berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Tak lama kemudian, Malik, salah seorang pemuda asal gang Sembilan Jalan Letjen Su-

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

CAROK MASAL: Empat warga yang terluka saat dirawat di Puskesmas Sumbersari kemarin malam.

prapto, mendatangi halaman parkir Apotek Kimia Farma. Saat itulah, Malik bertemu Ruskan Andi, yang dipercaya menjaga keamanan kendaraan di parkiran. Selanjutnya, Malik meminta rokok kepada

Ruskan. Lantaran tidak diberi, Malik naik pitam dan marahmarah. Saat itulah, sebelum pergi, Malik mengancam akan membuat urusan tersebut jadi berkepanjangan. Namun rupanya Ruskan tidak takut

dengan ancaman tersebut. Ruskan malah melayani apa yang diinginkan Malik. Ternyata, Malik pulang ke rumah dan mengontak beberapa pemuda satu gang. Demikian juga dengan Ruskan. Saat itu, Ruskan wadul ke Anang, salah seorang pemuda Gang IV. Tak lama kemudian, Ruskan dan Anang, sudah berada di parkiran menanti tantangan Malik. Tak lama kemudian, datanglah Zainul, teman Malik. Dalam kondisi mabuk, Zainul mendatangi Ruskan. Saat itu, Zainul tidak sendirian, namun bersama puluhan pemuda serta Rohman, Bapak Zainul. Sampai di lokasi, beberapa pemuda teman Ruskan sudah menunggu. Teman Ruskan tersebut antara lain, Anang dan Gunawan. Tak menunggu lama, Zainul langsung mendamprat Ruskan. Tak pelak, terjadilah perang mulut antar keduanya. Sampai akhirnya berujung pada perkelahian.

Awalnya hanya Zainul dan Ruskan yang terlibat perkelahian. Namun kemudian, Rohm-

an, ayah kandung Zainul, ikutikutan. Tetapi hal tersebut sempat dibantah Rohman hanya

mengaku ikut memisah agar tidak menjadi parah. (rid/jum/ ram/c1/wnp/jpnn)

Dua Pengendara Sepeda Motor Tewas JEMBER - Dua pengendara sepeda motor ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, sekitar pukul 01.30. Diduga, korban yang ditemukan dalam keadaan berlumuran darah tersebut, menjadi korban tabrak lari di jalan Raya Dusun Tekokan, Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro. Selain menyebabkan dua orang tewas, kejadian itu juga mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor lainnya mengalami patah tulang dan terluka parah. Ini terjadi setelah sepeda motor yang dikemudikan korban, menabrak sepeda motor korban tewas, yang saat itu tergeletak di tengah jalan. Menurut Edi, 30, saksi mata asal Dusun Krajan, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, saat itu, dia melihat ada tubuh manusia tergeletak di tengah Jalan Raya Umum, Dusun Teko’an,

Desa Tanggul Kulon. Tepatnya di Jembatan Kembar, perbatasan Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro dengan Desa Tanggul Kulon. Saat didekati, Edi kaget saat melihat ada mayat yang berlumuran darah. Kepala korban hancur dan otaknya semburat di jalan asp a l . L a nt a ra n kondisi jalan sepi, tak banyak yang mengetahui bila ada kecelakaan. Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Poslantas Polsek Tanggul. Tak beberapa lama kemudian, petugas meluncur ke lokasi kejadian lalu mengevakuasi korban yang sudah meninggal. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Tanggul yang jaraknya hanya 300 meter dari TKP. Saat di TKP, petugas men-

emukan ceceran darah dan beberapa tulang yang diduga kuat berasal dari tubuh korban. Selanjutnya, petugas menyusuri sepanjang jalan raya mengikuti ceceran darah tersebut. Sampai di Jalan Raya Umum Tayeng, Dusun Sadengan, Desa Rowotengah, Kecamatan Sumberbaru, petugas menemukan dua unit sepeda motor yang sudah dalam kondisi rusak dan tergeletak di tengah jalan. Selain itu, polisi juga menemukan salah satu korban selamat bernama Slamet Triono, 40, warga Dusun Kedungsuko, Desa/Kecamatan Bangsalsari. Saat ditemukan petugas, korban mengerang kesakitan karena mengalami luka-luka serta patah pada

PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO), Tbk.KANTOR CABANG BANYUWANGI Jl. Jenderal Achmad Yani No. 12 Telp. (0333) 421444, 412285, 412777, 424888, Facsimile (0333) 424616, 412286 BANYUWANGI

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

kaki kirinya. Tak berhenti di situ saja, petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Dan ternyata, satu orang yang diduga rekan dari korban tewas, ditemukan di sebuah jurang sisi utara jalan dalam kondisi kritis. Selanjutnya, petugas Poslantas Polsek Tanggul berusaha mengevakuasi keduanya untuk dibawa ke Puskesmas Tanggul. Namun takdir berkata lain, salah seorang korban yang ditemukan dalam kondisi kritis di tepi jurang (rekan dari korban tewas sebelumnya, Red), mengembuskan napas terakhir selang beberapa jam saat berada di Puskesmas Tanggul. Sementara, Slamet Triono, pengendara sepeda motor Honda Blade Nopol P 6806 KZÂ lebih beruntung. Meskipun mengalami luka parah dan patah kaki kirinya, korban masih selamat. (jum/c1/wnp/jpnn)

b. Tanah bangunan, Luas : 2480 m2, SHM No.206 an. MIFTAKHUL HADI, Ds.Yosomulyo, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 112.000.000,- (Seratus Dua Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 34.000.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Rupiah). 13. Debitur : FADLILLAH, Alamat: Dsn. Sampangan Rt.11 Rw.02 Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 2.985 m2, SHM No. 791 a/n. Haji BAMBANG SUSIAWAN, Ds. Wonosobo, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 204.000.000,- (Dua Ratus Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 62.000.000,- (Enam Puluh Dua Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 245 m2, SHM No. 132 a/n. KHOTIJAH, Ds. Wringinputih, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 18.000.000,(Delapan Belas Juta Rupiah).

Nomor : B. 2621/KC-XVI/ADK/06/2012

14. Debitur : EDY SUKAMTO, Alamat: Dsn. Badolan Rt.01 Rw.01 Ds. Bajulmati, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 920 m2, SHM No. 48 a/n. EDDY SUKAMTO dahulu bernama PAK SING, Ds. Bajulmati, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 113.000.000,- (Seratus Tiga Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 34.000.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Rupiah).

Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 dan Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi selaku pemegang Hak Tanggungan Peringkat Pertama atas kekuasaan sendiri akan menjual Obyek Hak Tanggungan melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember dan berdasarkan Surat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember Perihal Penetapan Hari dan Tanggal Lelang, terhadap :

15. Debitur : AMAN SUGIARTO, Alamat: Dsn. Krajan Rt.02 Rw.01 Ds. Pesanggaran, Kec. Pesanggaran, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 1165 m2, SHM No. 1859 a/n. AMAN SUGIARTO, Ds. Pesanggaran, Kec. Pesanggaran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 229.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 69.000.000,- (Enam Puluh Sembilan Juta Rupiah).

1.

Debitur:MUHAMMAD ALI, Alamat: Jl. Batur Rt.02 Rw.02 Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah pekarangan, Luas : 450 m2, SHM No. 810 a/n. MUHAMMAD ALI, Kel. Tamanbaru, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 198.000.000,- (Seratus Sembilan Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah).

16. Debitur : SAHMAWIYAH, Alamat: Dsn. Krajan Rt.03 Rw.02 Ds. Gumuk Licin, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 135 m2, SHM No. 556 a/n. SAHMAWIYAH, Ds. Penganjuran, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 104.000.000,- (Seratus Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 32.000.000,- (Tiga Puluh Dua Juta Rupiah).

2. Debitur : KELIK SUPRASETYO, Alamat: Jl. Ijen 76 Rt. 03, Rw. 04, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 185 m2, SHM No. 1457 a/n. LILIK SUNDARI, Ds. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 97.000.000,- (Sembilan Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 560 m2, SHM No. 1458 a/n. KELIK SUPRASETYO, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 227.000.000,- (Dua Ratus Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 69.000.000,- (Enam Puluh Sembilan Juta Rupiah).

17. Debitur : MASKURI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.04 Rw.01 Ds. Paspan, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 130 m2, SHM No. 383 a/n. MASKURI, Ds. Paspan, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 47.000.000,- (Empat Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 15.000.000,(Lima Belas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 260 m2, SHM No. 184 a/n. MASKURI, Ds. Paspan, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 88.000.000,- (Delapan Puluh Delapan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 27.000.000,- (Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah).

3. Debitur : RASID/H. ACH. RASYIDI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.04 Rw.02, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 450 m2, SHM No. 333 a/n. Haji ACHMAD RASYIDI, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 315.000.000,- (Tiga Ratus Lima Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 95.000.000,- (Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah). 4. Debitur : H. JUFRIYADI, Alamat: Dsn. Gombeng Rt.02 Rw.03 Ds. Gombengsari, Kec. Giri, Kab. Banyuwangi. a. Tanah sawah, Luas : 7700 m2, SHM No. 638 a/n. JUFRIYADI, Ds. Watukebo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 139.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 42.000.000,- (Empat Puluh Dua Juta Rupiah). 5. Debitur : H. RAMDAN, Alamat: Lingk. Sukowidi Rt.02 Rw.03, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 4590 m2, SHM No. 3018 & 3017 a/n. RAMDAN, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 3.200.000.000,- (Tiga Milyar Dua Ratus Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 960.000.000,- (Sembilan Ratus Enam Puluh Juta Rupiah). 6. Debitur : RIYANIK, Alamat: Dsn. Kedungagung Rt.07 Rw.02, Ds. Sambirejo, Kec. Bangorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah sawah, Luas : 2000 m2, SHM No. 2108 a/n. MARIYONO, Ds. Sambirejo, Kec. Bangorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 27.000.000,(Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). 7. Debitur : REZA HERTA IRAWAN, Alamat: Jl. Tidar Rt.05 Rw.03, Kel. Singotrunan, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 1325 m2, SHM No. 1059 a/n. 1. REZA HERTA IRAWAN 2. DWI MAYA PUSPITASARI, Kel. Giri, Kec. Giri, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 27.000.000,- (Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). 8. Debitur : KARTINI, Alamat: Dsn. Aseman Rt.02 Rw.05 Ds. Watukebo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 412 m2, SHM No. 16 a/n. KARTINI, Ds. Bimorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 79.000.000,- (Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 24.000.000,- (Dua Puluh Empat Juta Rupiah). 9. Debitur : SAMSUL HIDAYAT, Alamat: Jl. Ternate Rt.04 Rw.03 Kel. Lateng, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 205 m2, SHM No. 324 a/n. MOCHTAR EFFENDI, Kel. Karangrejo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 105.000.000,- (Seratus Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 32.000.000,- (Tiga Puluh Dua Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 203 m2, SHM No. 654 a/n. SAMSUL HIDAYAT, Kel. Lateng, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 109.000.000,- (Seratus Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 33.000.000,- (Tiga Puluh Tiga Juta Rupiah). 10. Debitur : NIKMAT P. LINDA, Alamat: Dsn. Alasmalang Rt. 03 Rw.03 Ds. Alasrejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 677 m2, SHM No. 260 a/n. NIKMAT PAK LINDA, Ds. Alasrejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 155.000.000,- (Seratus Lima Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 47.000.000,- (Empat Puluh Tujuh Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 1245 m2, SHM No. 464 a/n. JULIATI, Ds. Wongsorejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 18.000.000,(Delapan Belas Juta Rupiah). 11. Debitur : HANAPI, Alamat: Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 230 m2, SHM No. 2558 a/n. HANAPI, Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 166.000.000,- (Seratus Enam Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 149 m2, SHM No. 4117 a/n. SUMARDI, Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 105.000.000,- (Seratus Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 32.000.000,(Tiga Puluh Dua Juta Rupiah). 12. Debitur : NUR ASMAH, Alamat: Dsn. Sidorejo Wetan Rt.03 Rw.01 Ds. Yosomulyo, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 340 m2, SHM No. 728 an. NUR ASMAH, Ds. Yosomulyo, Kec. Gambiran, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 261.000.000,- (Dua Ratus Enam Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 79.000.000,- (Tujuh Puluh Sembilan Juta Rupiah).

18. Debitur : ISRONI, Alamat: Krajan Rt.05 Rw.01 Ds. Jelun, Kec. Licin, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 320 m2, SHM No. 194 a/n. ISRONI, Ds. Jelun, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 54.000.000,- (Lima Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 17.000.000,- (Tujuh Belas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 320 m2, SHM No. 146 a/n. UNTUNG SUTIKNO, Ds. Jelun, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 65.000.000,- (Enam Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah). 19. Debitur : AMINAH, Alamat: Dsn. Krajan Rt.04 Rw.01 Ds. Paspan, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 255 m2, SHM No. 281 a/n. ENI SETIOWATI, Kel. Bakungan, Kec.Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 131.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Satu Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah). 20. Debitur : BUDI PURNOMO SASI, Alamat: Dsn. Sidomulyo Rt.01 Rw.02, Ds. Gitik, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 295 m2, SHM No. 143 a/n. BUDI PURNOMO SASI, Ds. Gitik, Kec.Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp.64.000.000,- (Enam Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah). 21. Debitur : JULAIMI RIZHAL, Dsn. Krajan Rt. 05 Rw.02 Ds. Kaotan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 172 m2, SHM No. 328 a/n. JULAIMI RIZHAL, Ds. Kaotan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 42.000.000,- (Empat Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 13.000.000,- (Tiga Belas Juta Rupiah). b. Tanah sawah, Luas : 2210 m2, SHM No. 433 a/n. WARSINI, Ds. Kedaleman, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 27.000.000,- (Dua Puluh Tujuh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 9.000.000,(Sembilan Juta Rupiah). 22. Debitur : ISWADI, Alamat: Dsn. Krajan Rt.03 Rw.02 Ds. Pengantigan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 113 m2, SHM No. 712 a/n. SITI MAEMUNAH, Ds. Pengatigan, Kec. Rogojampi, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp.55.000.000,- (Lima Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 17.000.000,- (Tujuh Belas Juta Rupiah). 23. Debitur : ARDY WAHYUDI, Alamat: Dsn. Rejeng Rt.02 Rw.01 Ds. Parangharjo, Kec. Songgon, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 543 m2, SHM No. 379 a/n. MISATIK, Ds. Parangharjo, Kec. Songgon, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 163.000.000,- (Seratus Enam Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 49.000.000,- (Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah). 24. Debitur : TUKIYONO, Alamat: Dsn. Kebunrejo Rt.04 Rw.02 Ds. Alasrejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 1050 m2, SHM No. 255 a/n. TUKIYONO, Ds. Alasrejo, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 129.000.000,- (Seratus Dua Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 39.000.000,- (Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah). 25. Debitur : NURONIYAH, Alamat: Dsn. Krajan Rt.04 Rw.03 Ds. Jelun, Kec. Licin, Kab. Banyuwangi. a. Tanah sawah, Luas : 7.450 m2, SHM No. 107 a/n. ACHMAD DARDIRI, Ds. Jelun, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 72.000.000,- (Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 22.000.000,(Dua Puluh Dua Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 191 m2, SHM No. 126 a/n. HADI MULYONO, Ds. Jelun, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 33.000.000,- (Tiga Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 10.000.000,(Sepuluh Juta Rupiah). 26. Debitur: HARIYATI, Alamat: Dsn. Srono Rt.01 Rw.07 Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 191 m2, SHM No. 1945 a/n. HARIATI, Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 55.000.000,- (Lima Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 17.000.000,- (Tujuh Belas Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 425 m2, SHM No. 1127 a/n. HARIYATI, Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 63.000.000,- (Enam Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 19.000.000,(Sembilan Belas Juta Rupiah). 27. Debitur: ISWANTO, Alamat: Dsn. Possumur Rt.04 Rw.05 Ds. Bengkak, Kec. Wongsorejo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 482 m2, SHM No. 332 a/n. ISWANTO dahulu bernama LIEM ISWANTO, Ds. Bengkak, Kec.Wongsorejo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 86.000.000,- (Delapan Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 26.000.000,- (Dua Puluh Enam Juta Rupiah).

28. Debitur : TRI MARIYONO, Alamat: Dsn. Muncarlama Rt.01 Rw.04 Ds. Tembokrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 100 m2, SHM No. 524 a/n. TRI MARYONO, Ds. Tembokrejo, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 72.000.000,- (Tujuh Puluh Dua Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 22.000.000,- (Dua Puluh Dua Juta Rupiah). 29. Debitur: ARIZONA EL RIZA, Alamat: Srono Rt.02 Rw.04 Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 202 m2, SHM No. 1963 a/n. AGUS DWI KURIYANTO dan Tanah bangunan, Luas : 555 m2, SHM No. 1467 a/n. MAMIK SUMARTININGSIH, keduanya terletak di Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 446.000.000,- (Empat Ratus Empat Puluh Enam Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 134.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Empat Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 237 m2, SHM No. 2104 a/n. SHINTA VIA EKA F., tanah bangunan, Luas : 465 m2, SHM No. 909 a/n. ARIZONA EL RIZA, dan tanah bangunan, Luas : 445 m2, SHM No. 589 a/n. ARIZONA EL RIZA, ketiganya di Ds. Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 1.065.000.000,- (Satu Milyar Enam Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 320.000.000,- (Tiga Ratus Dua Puluh Juta Rupiah) 30. Debitur : HASAN, Alamat: Dsn. Krajan Rt.05 Rw.09 Ds. Kedungringin, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 478 m2, SHM No. 136 a/n. MASUDAH, Ds. Kedungringin, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 299.000.000,- (Dua Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Rupiah). b. Tanah bangunan, Luas : 194 m2, SHM No. 2845 a/n. HASAN, Ds. Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 140.000.000,- (Seratus Empat Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 42.000.000,- (Empat Puluh Dua Juta Rupiah) 31. Debitur: SLAMET, Alamat: Dsn. Dam Buntung Rt.03 Rw.01 Ds. Kedungasri, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah sawah, Luas : 2.130 m2, SHM No. 449 a/n. SLAMET, Ds. Kedungasri, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 112.000.000,- (Seratus Dua Belas Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 34.000.000,- (Tiga Puluh Empat Juta Rupiah) 32. Debitur: MOH. YUSUF, Alamat: Dsn. Dam Buntung Rt.04 Rw.01 Ds. Kedungasri, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 905 m2, SHM No. 120 a/n. MARDIYAH, Ds. Kedungasri, Kec. Tegaldlimo, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 64.000.000,- (Enam Puluh Empat Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah). 33. Debitur: BAMBANG SOEPENO, Alamat: Jln. Denpasar 52 Rt.01 Rw.02 Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 730 m2, SHM No. 2854 a/n. BAMBANG SOEPENO, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 130.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 39.000.000,- (Tiga Puluh Sembilan Juta Rupiah). 34. Debitur: HAERODIN, Alamat: Dsn. Benel Rt.01 Rw.01 Ds. Licin, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 1.005 m2, SHM No. 592 a/n. HAERODIN, Ds. Licin, Kec. Glagah, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 93.000.000,- (Sembilan Puluh Tiga Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 28.000.000,(Dua Puluh Delapan Juta Rupiah). 35. Debitur: KHALID S. KURBI, Alamat: Dsn. Jajangsurat Rt.02 Rw.01 Ds. Karangbendo, Kec. Kabat, Kab. Banyuwangi. a. Tanah bangunan, Luas : 2820 m2, SHM No. 184 a/n. KHALID SALEH KURBI, Ds. Karangbendo, Kec. Kabat, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 435.000.000,- (Empat Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 131.000.000,- (Seratus Tiga Puluh Satu Juta Rupiah). b. Tanah kebun, Luas : 18250 m2, SHM No. 511 a/n. MUHAMAD AMOUDI, Ds. Kalibaru Manis, Kec. Kalibaru, Kab. Banyuwangi, harga limit Rp. 685.000.000,- (Enam Ratus Delapan Puluh Lima Juta Rupiah). Uang jaminan Rp. 206.000.000,- (Dua Ratus Enam Juta Rupiah). Lelang akan dilaksanakan pada : Hari / Tanggal : Rabu / 20 Juni 2012 Pukul : 10.30 WIB Tempat : Gedung Lantai 3 Kantor Cabang BRI Banyuwangi Jl. A. Yani No. 12 Banyuwangi Syarat-syarat Lelang : 1. Setiap peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan sesuai yang tertera dalam masing-masing point ke rekening Penampungan Lelang KPKNL Jember nomor : 143.0009894476 pada PT. Bank Mandiri Cabang Jember Alun-alun paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang telah efektif diterima, dengan menyebutkan identitas penyetor (dan kuasanya) serta nomor urut barang yang akan ditawar dan bagi peserta lelang penawarannya dianggap tidak sah apabila barang yang ditawar tidak sesuai dengan obyek yang disebutkan pada waktu menyetor uang jaminan. Terhadap barang yang sama setiap peserta hanya dapat mengajukan 1 (satu) penawaran. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis dalam amplop tertutup atau akan ditentukan kemudian saat pelaksanaan lelang. 3. Peserta lelang wajib melakukan pendaftaran kepada Pejabat Lelang dengan menunjukkan identitas diri dan bukti setoran asli/sah. 4. Peserta yang tidak ditunjuk sebagai pemenang dapat mengambil kembali uang jaminan lelang tanpa dikenakan potongan apapun setelah lelang berakhir. 5. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan bea lelang sebesar 1% dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak ditunjuk sebagai pemenang lelang dan BPHTB sesuai ketentuan yang berlaku. 6. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang menjadi milik Negara yang disetorkan ke Kas Negara. 7. Semua barang yang akan dijual dalam kondisi sesungguhnya, dilokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat, memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum mengikuti pelelangan. 8. Apabila karena sesuatu hal terjadi pembatalan / penundaan lelang terhadap salah satu barang atau beberapa barang tersebut diatas, pihak-pihak yang berkepentingan / peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan dalam bentuk apapun baik pidana maupun perdata kepada KPKNL Jember dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. 9. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Nomor Telepon (0333) 421444, 412285, 412777, 424888. 10. Syarat-syarat lainnya akan ditentukan pada saat lelang. Demikian pengumuman lelang ini dan atas perhatian dan partisipasinya disampaikan terima kasih. Banyuwangi, 06 Juni 2012 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. Kantor Cabang Banyuwangi Ttd. Edi Purnomo Pjs. Pemimpin Cabang


38

Rabu 6 Juni 2012

Desak Hearing Segera Digelar

Roni Latih Sepak Bola Sekaligus Manajer Proyeksi Popda 2012 BANYUWANGI - Babak kualifikasi Popda IX yang akan digelar di Jember masih akan berlangsung satu bulan lagi. Namun, geliat beberapa cabor olahraga yang tanding lebih awal itu sudah mulai terlihat. Selain bola basket yang sudah menyusun skuad bayangan, cabang sepak bola juga sudah menata amunisi untuk menggempur lawan-lawan di ajang dua tahunan tersebut. Persiapan yang disusun cabor paling familiar itu, di antaranya menunjuk pelatih dan ofisial tim sepak bola Banyuwangi proyeksi Popda 2012. Dinas Pemuda dan Olahraga menjatuhkan pilihan manajer sekaligus pelatih sepak bola Popda Banyuwangi kepada sosok Roni Nurdiansyah. Mantan kapten PON Jawa Timur itu bakal menjadi nakhoda tim Popda Banyuwangi di Surabaya. Target yang diberikan terbilang cukup berat. Roni ditarget harus bisa membawa tim sepak bola Banyuwangi ke babak utama Popda. “Kami target harus lolos ke babak utama,” ujar Ahmad Khairullah, Plt. Kepala Dispora Banyuwangi. Dihubungi secara terpisah, Roni mengaku belum tahu. Namun, bila amanah itu benarbenar diberikan, dia siap mengemban tugas dan segala target yang dibebankan. “Jika ditunjuk, saya siap. Tapi, itu kembali lagi ke Dispora,” cetusnya. (nic/c1/als)

ALI SODIQIN/RaBa

MANTAN KAPTEN PON: Roni Nurdiansyah semasa masih jadi pemain Persewangi.

ALI SODIQIN/RaBa

CABANG SENAM: Dispora hanya akan mengirim cabang olahraga yang berpotensi meraih medali.

Target 10 Besar Dispora Inventarisasi Cabang Olahraga Popda BANYUWANGI - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2012 sudah didok Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur. Agenda multieven dua tahunan itu digebyar mulai 8-15 Oktober mendatang. Kota Surabaya dipastikan menjadi tuan rumah ajang yang memasuki tahun ke-IX tersebut. Kepastian jadwal Popda IX di Surabaya itu disampaikan Plt. Kepala Dispora Banyuwangi, Ahmad Khairullah, di ruang kerjanya kemarin. Dia menuturkan, pemberitahuan dari provinsi, ajang dua tahunan untuk pelajar se-Jawa Timur itu akan dilaksanakan awal Oktober mendatang. “Popda dilaksanakan 8-15 Oktober,” bebernya. Dalam Popda yang dilaksanakan di Kota Surabaya itu, panitia besar Popda akan mempertandingkan 14

DAFTAR CABOR POPDA IX 1. Sepak bola 2. Bola voli 3. Pencak silat 4. Bola basket 5. Tenis 6. Tenis meja 7. Karate 8. Renang 9. Bulu tangkis 10. Sepak takraw 11. Gulat 12. Atletik 13. Senam 14. Panahan

cabang olahraga. Dari 14 cabang, sebanyak 3 cabang, yakni sepak bola, bola basket, dan bola voli, akan diawali babak kualifikasi atau penyisihan. Babak penyisihan menuju fase

utama akan dilaksanakan di empat kota yang sudah ditunjuk Dispora Jawa Timur. Bagi kontingen Banyuwangi, Jember akan menjadi venue kualifikasi tiga cabor tersebut. Jika mereka lolos, maka mereka berhak menuju babak utama Popda di Surabaya nanti. Terkait target, Khairullah tidak ingin berandai-andai. Yang jelas, dia ingin kontingen Kota Gandrung bisa memperbaiki atau mempertahankan posisi ke-14 dalam klasemen pengumpul medali terbanyak. Di ajang yang sama dua tahun lalu, kontingen Banyuwangi mendulang 2 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu. “Minimal kita harus masuk 10 besar di Surabaya nanti,” harap Khairullah. Saat ini, Dispora tengah menginventarisasi cabor-cabor di Banyuwangi. Tidak semua cabor akan dikirim ke Popda. Hanya yang berpeluang mendapat medali saja yang akan dikirim. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Keinginan pemain Persewangi mencari kejelasan nasib lewat hearing disikapi serius para maniak dan pengamat bola di Banyuwangi. Mereka mendesak agar DPRD segera melaksanakan hearing tersebut. Dukungan datang dari Suwandi. Mantan pemain dan pelatih Persewangi itu meminta agar hearing segera dilaksanakan. Baginya, pemenuhan hak pemain hukumnya mutlak. Sebab, mereka sudah bermain dan menunjukkan dedikasi kepada tim. Suwandi menyatakan siap hadir meski tidak diundang dalam hearing. Baginya, DPRD harus tahu kondisi persepakbolaan di Banyuwangi saat ini. “Semua pihak, termasuk DPRD dan pemerintah, harus tahu kondisi yang sebenarnya,” katanya. Baginya, pemain adalah aset yang harus menjadi bagian

integral sebuah tim. Bila sampai pemain tidak mendapat hak, maka itu sebuah ironi. Itu menimbulkan pertanyaan apa yang sudah dan belum dilakukan pengurus tim. Itu bisa diketahui dalam dengar pendapat. Hal senada diungkapkan pentolan Laros Jenggirat, Ahmad Mustain. Baginya, hearing bisa menjadi jendela bagi masa depan Persewangi, termasuk mengenai hak-hak pemain yang belum dibayar manajemen sampai saat ini. Mustain yang juga ketua paguyuban mantan pemain Persewangi itu menegaskan, pihaknya siap mem-back up semua perjuangan para pemain. Berdasar pandangannya, pemain sudah menunjukkan profesionalisme di atas lapangan. Kini giliran pengurus dan manajemen yang harus menunjukkan komitmen dan profesionalismenya. (nic/c1/als)

ALI SODIQIN/RaBa

BELUM BAYARAN: Pemain Persewangi foto bersama sebelum pertandingan melawan Perseman Manokwari beberapa waktu lalu.

INFO LINGKUNGAN HIDUP Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia

Puluhan Relawan Ikrar Peduli Lingkungan

FOTO-FOTO: SIGIT HARIYADI/RaBa

Husnul Chotimah.

SIAP MENGABDI: Para relawan peduli lingkungan mengucap ikrar.

BELAJAR: Relawan Lingkungan mendapat dapat pelatihan pengelolaan sampah.

PEDULI LINGKUNGAN: Sejumlah pejabat Pemkab Banyuwangi hadir di kantor BLH.

TANAMAN LANGKA: Wabup Yusuf menyerahkan bantuan bibit kedompyong. DESA BERSERI: Wabup Yusuf menyerahkan bantuan tempat sampah dan komposter secara simbolis.

PEDULI: Anak-anak yatim menerima bantuan dari Wabup Yusuf.

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup se-Dunia kemarin (5/6), puluhan orang yang berasal dari 24 kecamatan se-Banyuwangi mengucapkan ikrar relawan lingkungan. Mereka siap membantu melaksanakan program bidang lingkungan hidup. Khususnya bidang pemberdayaan masyarakat. Para relawan tersebut akan menjadi partner Badan Lingkungan Hidup (BLH) Banyuwangi untuk memotifasi masyarakat agar sadar lingkungan. “Para relawan diharapkan mampu mengajak masyarakat peduli dan mau berbuat untuk kelestarian lingkungan,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala BLH Banyuwangi, Husnul Chotimah. Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor BLH Banyuwangi itu dihadiri oleh Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Ikrar relawan lingkungan tersebut dirangkai dengan kegiatan lain yang juga dilaksanakan untuk mendukung program Banyuwangi Hijau dan Bersih (Green and Clean). Di antaranya, penyerahan bantuan simbolis tanaman langka jenis kedompyong, kayu rebon, dan kayu merbau Irian kepada SMK Negeri 1 Banyuwangi. Selanjutnya, BLH menyerahkan bantuan tempat sampah dan komposter kepada dua desa, yakni Desa Sepanjang, Kecamatan Glenmore, dan Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar. Selebihnya, BLH memberikan santunan kepada siswa tidak mampu yang berasal dari sekolah terdekat, yakni SD Negeri 3 Mojopanggung. Tidak hanya itu, untuk lebih menyukseskan program Banyuwangi Green and Clean, para relawan lingkungan tersebut lantas mendapat pelatihan pengelolaan sampah organik dan anorganik. “Relawan lingkungan sangat penting artinya bagi BLH. Kita butuh patner kerja di lapangan untuk memberdayakan masyarakat. Ke depan, kita rencanakan minimal ada satu relawan lingkungan di setiap desa di Banyuwangi,” terang Husnul. Sementara itu, dalam sambutannya, Wabup Yusuf Widyatmoko menyampaikan apresiasinya kepada para relawan yang telah meneguhkan ikrar bersama dalam rangka menyukseskan program Banyuwangi Green and Clean. “Langkah ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik. Karena kunci dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup adalah peran serta seluruh komponen masyarakat itu sendiri,” paparnya. (sgt/ikl/als)


BERITA UTAMA

Rabu 6 Juni 2012

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Pakai Mesin Kapasitas Kecil ■ UTAMAKAN... Sambungan dari Hal 29

Namun, aturan tersebut tidak bisa serta merta diberlakukan di Banyuwangi. Slamet menambahkan, kalau aturan itu diterapkan dan melelang semua kendaraan berusia lebih dari lima tahun, maka Pemkab Banyuwangi akan kekurangan kendaraan operasional. Sementara itu, membeli mobdin baru butuh anggaran yang besar. Kendaraan milik pemkab

yang beroperasi saat ini sebagian besar sudah berusia di atas lima tahun. Oleh karena itu, lelang mobdin diprioritaskan pada kendaraan yang usianya sepuluh tahun lebih. “Kecuali kendaraan yang memang jelas-jelas membebani anggaran daerah,” tegasnya. Pendataan kendaraan yang akan dilelang ditargetkan selesai dalam waktu tidak terlalu lama. Selesai didata, tim aset akan menyerahkan uji kir kepada Dinas Perhubungan, Ko-

munikasi, dan Informatika. Menurut Slamet, uji kir itu dilakukan untuk mengetahui kondisi tiap kendaraan. Kendaraan tua selain membutuhkan anggaran yang besar juga boros bahan bakar minyak (BBM). “Untuk mendeteksi itu, ya kita uji kir,” tegasnya. Setelah diuji kir, proses lelang bisa dilakukan. Lelang mobdin akan dilakukan secara terbuka. Proses lelang mobdin itu, kata Slamet, akan diserahkan kepada Kantor Lelang Negara di

Jember. Oleh karena itu, semua pihak bisa mengikuti proses lelang secara terbuka dan fair. “Lelang terbuka lebih nyaman dan aman bagi pemerintah daerah,” kata Slamet. Sekadar diketahui, Bupati Abdullah Azwar Anas akan mengambil kebijakan melelang mobdin tua. Langkah itu ditempuh sebagai upaya penghematan energi sesuai instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam instruksi itu, kendaraan dinas pemerintah pusat, daerah,

Buruh Bawa Spanduk di Pengadilan ■ DIDAKWA... Sambungan dari Hal 29

Sebab, pada 2010, UMK di daerah ini sebesar Rp 824 ribu per bulan. “Karyawan lepas yang diberi upah Rp 28 ribu per hari ini ada sekitar 449 orang,” sebutnya. Usai mendengarkan JPU membacakan dakwaan, majelis hakim yang dipimpin Made Sutrisna memberi kesempatan kepada

terdakwa untuk menanggapi. “Untuk menanggapi ini, semua sudah saya serahkan kepadakuasa hukum,” cetus Direktur Keuangan PT. Maya, Agus Wahyudin, yang duduk di kursi terdakwa. Untuk menanggapi dakwaannya tersebut, kuasa hukum PT. Maya, HM. Fahim, minta waktu untuk mempelajari materi dakwaan. “Yang mulia, kami merasa perlu mendapat copy

materi dakwaan,” kata Fahim. Sementara itu, sidang para buruh melawan PT. Maya itu sempat membuat gedung PN Banyuwangi memanas. Puluhan buruh datang membawa spanduk berukuran besar. Beberapa kali mereka berorasi di sekitar ruang utama sidang. “Buruh bersatu tidak terkalahkan,” teriak para buruh. Bukan hanya para buruh

yang datang, puluhan karyawan PT. Maya juga datang ke lokasi sidang. Mereka hadir di ruang sidang dan ruang tunggu untuk memberi semangat pimpinannya yang menjadi terdakwa. “Kami akan datang lagi pada sidang mendatang,” cetus Ketua Serikat Pekerja PT. Maya, MA Rahman, seraya mengajak teman-temannya bubar. (abi/c1/bay)

Pertamax tak Ada Masalah ■ JATAH... Sambungan dari Hal 29

Sebaliknya, kuota solar tahun 2012 naik sekitar 17,25 persen. Pada tahun 2011, realisasi solar sekitar 79.304 KL dan kuota tahun 2012 naik menjadi 95.832 KL. Hary menambahkan, Banyuwangi tidak mendapatkan kuota BBM minyak tanah. Pihak Pertamina menganggap kon-

versi minyak tanah ke elpiji di Banyuwangi sudah tuntas seratus persen. Terkait pengurangan kuota itu, Disperindagtam akan mengambil langkah untuk mengantisipasi kelangkaan premium. Langkah pertama yang dilakukan Disperindagtam adalah mendata jumlah konsumen BBM tertentu. Selain mendata jumlah kon-

sumen, Diperindagtam juga mendata kebutuhan riil BBM jenis tertentu tersebut. “Kita tidak menghendaki pengurangan kuota dari realisasi tahun lalu itu meresahkan masyarakat,” tegasnya. Salah satu yang menjadi sasaran pendataan adalah kelompok nelayan yang menggunakan BBM premium. Kebutuhan nelayan perlu didata seca-

ra akurat agar pengurangan kuota itu tidak mengganggu aktivitas nelayan. “Mudahmudah kuota premium tahun 2012 sesuai kebutuhan riil masyarakat,” tegas Hary. BBM jenis pertamax tidak ada persoalan karena termasuk BBM yang dijual bebas. BBM jenis tertentu (premium dan solar) dijual terbatas karena disubsidi pemerintah. (afi/c1/bay)

Tiga Pabrik Dapat Peringatan ■ LIMA... Sambungan dari Hal 29

Husnul membeberkan, lima perusahaan tersebut adalah PT. Maya, PT. Pasific Harvest; PT. Afina, PT. Blambangan Raya, dan PT. Sumberyala Samudera. “Penanganannya dilaksanakan kepolisian karena melanggar Undang-Undang (UU)

Lingkungan Hidup,” ujarnya. Husnul menjelaskan, pelanggaran oleh lima perusahaan itu memang ditangani pihak kepolisian. Sebab, BLH tidak memiliki petugas pengawas lingkungan. “Kita bekerja sama dengan kepolisian, karena lembaga tersebut merupakan lembaga pengaman UU,” terangnya. Kabar positifnya, lima peru-

sahaan itu langsung membuat instalasi pengelolaan limbah (IPAL). Namun begitu, baru satu perusahaan, yakni PT. Blambangan Raya, yang limbahnya sudah dinyatakan berada di bawah baku mutu. Selain lima perusahaan tersebut, BLH Banyuwangi juga memberikan teguran pertama kepada pengelola tiga

perusahaan di luar kawasan Muncar, yakni PT. 1368 di Klatak, PT. Suri Tani Pemuka (STP) di Bulusan, dan PT. SAA di Wongsorejo. “Tetapi, perusahaan-perusahaan tersebut sudah merespons. Pihak pengelola sudah mendatangkan konsultan untuk membuat IPAL,” pungkasnya. (sgt/c1/bay)

TNI Gunakan LJT Seven dan PTR 50 ■ LIBATKAN LIBATKAN... Sambungan dari Hal 40

Penekanan latihan bersama kemarin adalah level taktis yang dimulai dari luar kapal hingga pendaratan dan dilanjutkan pengambilan posisi untuk melakukan penyerangan darat. “Kami menyaksikan seluruh rangkaian latihan bersama marinir Amerika itu,” papar Agung. Commander Logistik Croup Western Pacifik (CLWP) yang juga Konsulat Amerika, Real Admiral Tom Cornney menambahkan, bahwa pendaratan panser amfibi kali ini merupakan salah satu operasi yang sangat sulit. Sehingga dibutuhkan kerja sama antar pasukan yang ada di kapal sebelum mereka melakukan pendaratan. “Dengan situasi yang

sangat kondusif, latihan seperti ini sangat dibutuhkan. Sehingga, tentara Amerika sangat beruntung bisa berlatih bersama marinir Indonesia,” pungkas Tom Cornney. Sementara itu, puluhan Panser Ampibi milik TNI AL dan AL Amerika Serikat, berhasil mendarat saat mengadakan latihan bersama di Pantai Banongan, Kecamatan Asembagus, Situbondo, kemarin (5/6). Setibanya di bibir pantai, ratusan personel TNI AL dan AL Amerika langsung bertebaran menempati posisi masing-masing. Suara dentuman tembakan senapan milik TNI AL dan tentara AL Amerika begitu menggema saling bersautan saat melakukan pendaratan untuk mengambil posisi yang siap menyerang. Komandan Latihan, Kolonel

Laut Pelaut Rahmad Eko Raharjo mengatakan, banyak hak yang didapatkan dalam latihan bersama tentara AL Amerika. Di antara terkait kemajuan teknologi. Selain peralatan yang digunakan mereka lebih modern, aplikasi doktrin lebih maju. Sehingga tentara dapat menyerap ilmu dari latihan yang dilakukan bersama tersebut. “Kita lihat tadi pada saat pendaratan amfibi, mereka sudah menggunakan peralatan dengan LJT Seven. Selain itu, kita juga sudah punya peralatan buatan Korea Selatan itu,” kata Rahmad Eko Raharjo kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Selain LJT Seven, pihaknya juga menggunakan peralatan PTR 50. Pantauan koran ini, pelaksanaan Latma Carat kemarin di-

mulai dari Markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di ujung Surabaya, Madura dan Situbondo. “Dari beberapa kali dilakukan latihan bersama, ternyata hasilnya saling menguntungkan, baik dari segi taktis (matra laut) maupun dari segi teknis,” papar Kepala Dispenarmatim Letkol KH Drs Yayan Sugiana. Dalam latihan tersebut, marinir Amerika membawa tiga kapal perang. Yaitu USS Germantown (LSD-42). USS Vandegrift (FFT48) dan USCG Waesche. Sedangkan TNI AL melibatkan KRI Dipenogoro-365, KRI Banjarmasin592, KRI Sutedi Senoputra-378, Pesawat Cassa, Heli Bell, Heli BO 105, Pasmar I Surabaya, 7 BTR50, Lantamal V, Dislambair dan Satkopaska Koarmatim. (mg1/ c1/als)

Reka Ulang Sesuai Pengakuan ■ SALAT SALAT... Sambungan dari Hal 30

“Yang nyetir mobil itu Habib, tapi yang membakar Siwan,” bebernya. Sementara itu, Andi Aziz berperan mengawasi dan menga-

jak anak Rosan keluar rumah. Seperti diberitakan sebelumnya, pada 4 Mei 2011 lalu pembunuhan tragis terjadi di sebuah rumah Rosan di Dusun Dadapan, Desa Karangsari. Dalam pembunuhan itu, Rosan bersa-

ma istrinya, Siti Jamila, dan anaknya yang bernama Deri Pradana dibantai dengan keji. Jenazah tiga korban itu dibawa ke kawasan sepi tepi jalan Desa Kluncing, Kecamatan Licin. Di tempat itu ketiga kor-

ban dibakar di dalam mobil. Awalnya, identitas ketiga korban menjadi misteri. Namun, setelah ditelusuri, jejak dan riwayat mobil yang terbakar itu diketahui milik Rosan warga Desa Karangsari. (abi/c1/bay)

Ketakutan Setelah Pantatnya Digigit ■ SETIAP... Sambungan dari Hal 29

“Akhirnya dihukum, karena kamu ini,” cetus seorang perempuan tua kepada lelaki di dekatnya. Bagi Bambang, vonis lima tahun penjara merupakan akhir dari persidangan yang dilakukan sejak beberapa bulan lalu. Terdakwa yang juga didenda Rp 60 juta atau subsider empat bulan kurungan itu ditangkap polisi 22 Januari 2012 lalu. “Kita tangkap setelah keluarga korban melapor pada 21 Januari 2012,” terang Kanitreskrim Polsek Purwoharjo, Aiptu Wignyo Asmoro. Saat Bambang dibawa ke Polsek Purwoharjo, banyak warga sekitar yang terkejut,

karena tidak mengira dia melakukan perbuatan itu. Apalagi, keluarga korban dan pelaku dikenal sangat baik. “Korban setiap hari dirawat orang tua Bambang,” jelas Kanitreskrim Wignyo. Setiap hari orang tua korban sibuk mengurus toko di Desa Sumberasri. Sebelum berangkat ke toko, oleh orang tuanya balita itu dititipkan di rumah orang tua Bambang. “Sudah setahun lebih korban dirawat orang tua pelaku,” jelasnya sambil membuka hasil pemeriksaan. Pencabulan yang dilakukan Bambang terhadap Saritem (nama samaran, Red) itu terjadi saat orang tua pemuda itu sibuk. Oleh orang tuanya, Bambang diminta memandikan Saritem. “Saat memandikan

korban, Bambang mengaku gemas dan terangsang,” katanya. Entah apa yang ada dalam benak pemuda lulusan SMP itu, salah satu jari tangannya dimasukkan ke organ vital Saritem. Bukan itu saja, karena geregetan, pantat korban juga sempat digigit hingga korban kesakitan. “Setelah kejadian, suhu badan Saritem tinggi,” kata Aiptu Wignyo. Setelah pantatnya digigit, Saritem tidak mau lagi dititipkan kepada keluarga Bambang. Bahkan, bocah itu ketakutan sambil menyebut-nyebut nama Bambang. “Saat diperiksakan ke dokter, ternyata ada yang tidak normal di alat kelaminnya. Ternyata itu akibat perbuatan Bambang,” bebernya. (c1/bay)

dan BUMN serta BUMD, dilarang menggunakan BBM subsidi. Pemkab Banyuwangi tidak serta merta melaksanakan instruksi presiden itu. Sebab, kalau instruksi presi-

den dilakukan begitu saja, maka akan membebani anggaran daerah. Kebutuhan BBM saat ini sudah menyedot anggaran APBD hingga Rp 16 miliar. Kalau tidak menggunakan

BBM subsidi, maka anggaran pengadaan BBM akan lebih membengkak. Sebagai gantinya, Bupati Anas membatasi penggunaan BBM bersubsidi terhadap kendaraan dinas. (afi/c1/bay)

Wakil Jatim di Level Nasional ■ BEDOYO... Sambungan dari Hal 29

Pada even tahunan yang diselenggarakan Disbudpar Jatim tersebut, Banyuwangi tidak hanya berjaya pada tari Bedoyo Wulandaru. Tari Jakripah juga berhasil menang dalam tiga kategori.

Dari 30 peserta yang ikut festival, Banyuwangi masuk dalam sepuluh nominasi penyaji terbaik. Banyuwangi unggul dalam tiga besar penata busana dan rias terbaik serta tiga besar penata musik terbaik. “Tari Jakripah tidak juara umum, hanya sebagai juara,” jelas Suprayogi. (afi/c1/bay)

Tidak Tahu Alamat Pengirim ■ POLISI... Sambungan dari Hal 29

Sementara ini, Suharto yang pernah dihukum dalam kasus judi dan pembunuhan dukun santet itu belum mau membuka mulut lebar-lebar. Kepada polisi, Suharto tak mau jujur terkait jati diri Khodijah yang disebut-sebut mengirimi ganja tersebut. “Kita masih menyelidiki apakah nama Khodijah itu

benar-benar ada ataukah tidak,” katanya. Kasatnarkoba Watiyo mengaku, pihaknya ragu dengan pengakuan Suharto terkait sosok Khodijah. Apalagi, tersangka menyatakan tidak mengenal perempuan itu. “Suharto tidak tahu alamat orang yang telah mengantar ganja ke rumahnya itu,” cetusnya. Diberitakan kemarin, jaringan pengedar ganja asal Aceh telah

merambah Kabupaten Banyuwangi.Duawargayangdidugasebagai pengedar, yaitu Suharto, 47, dan Agustus alias Salim, 40 (keduanya tinggal di Desa Temuasri, Kecamatan Sempu), ditangkap polisi. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita satu kardus yang berisi satu pak ganja berbobot satu kilogram, empat bungkus jamu ramuan Pusaka Aceh, dan satu unit sepeda motor Honda GL Pro. (abi/c1/bay)

Jadilah Seperti Doraemon ■ PROUD PROUD... Sambungan dari Hal 30

Secara garis besar biasa dikatakan bahwa penerbang atau pilot tidak bisa terlepas dari ATC. Di mana setiap pergerakan dari awal menghidupkan pesawat hingga nantinya sampai di bandara tujuan harus seijin ATC. Tanpa seijin ATC, pilot tida bisa bergerak seenaknya saja. Karena hal ini terkait dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu, komunikasi yang baik antar pilot dan ATC di manapun dan kapanpun dalam operasi penerbangan sa-

ngat diperlukan demi tercapainya keselamatan penerbangan. Berkerja sebagai ATC adalah pekerjaan paling berbahaya nomor satu di dunia. Di mana pne pilot one aircraft, one ATC thousands aircraft. Saya bangga menjadi calon generasi penerus bangsa yang turut berperan dalam kemajuan dunia penerbangan di Indonesia. Dan, hal ini saya dapatkan juga dari Banyuwangi. Kenapa demikian, karena mental dan semangat saya terlahir dan besar di Banyuwangi. Dan, yang lebih membuat saya bangga, warga Oseng yang menjadi seperti saya

di sini tidak hanya saya. Sudah ada satu dosen dan dua instruktur ATC selain saya. Selain itu, ada empat taruna dari Banyuwangi yang masih mengikuti pendidikan di sini. Sehingga bahasa Oseng tetap kami gunakan di sini. So still feel Banyuwangi. Ayo rekan-rekan Laros, spread your wings and fly away. Dan siapapun kita nanti yang paling penting adalah jangan melupakan sebuah proses there is no nine without one dan jadilah seperti Doraemon: selalu berguna untuk orang-orang di sekitar kita. Ayo Laros Jenggirat Tangi. (@techa_emonz)

Dihadiri Para Alumni Pesantren ■ DAHLAN... Sambungan dari Hal 31

Acara puncak Haul Masyayikh akan dibuka dengan sholawat Habsy terlebih dahulu. Sholawat Habsy dimulai setelah jamaah salat subuh tepat. Baru kemudian pada jam delapan pagi, acara inti peringatan Haul dimulai. Selain dihadiri oleh para tamu undangan, alumni pesantren dari berbagai daerah juga akan datang. Saat ini panitia telah mendapat konfirmasi rombongan dari alumni Sumatra, Jawa Tengah, Bojone-

goro, Magelang, Cilacap, Kebumen dan Tulungagung. Dari Sumatera dan Jawa Tengah berjumlah 6 dan 3 rombongan. Sedang dua daerah terakhir masing-masing berjumlah satu rombongan. Usai acara haul itu, pesantren masih menyimpan beberapa agenda penting lagi. Salah satunya yang paling dekat adalah kunjungan menteri BUMN bapak Dahlan Iskan tanggal 16 Juni besok. “Kemarin Pak Dahlan Iskan sudah ngebel. Katanya kepingin ke Blokagung,” kata KH. Ahmad Hisyam Syafaat. (azi/adv/aif)

MANFAATKAN SUSU KAMBING MILKUMA UNTUK KESEHATAN PARU-PARU M ELIHAT anak tumbuh dan berkembang adalah kebahagiaan setiap orang tua. Begitu juga yang dirasakan oleh kedua orang tua Aska. Namun tak selamanya seseorang selalu sehat. Begitu juga yang dialami oleh balita berusia 4 tahun ini. “Karena menderita flek di paru-paru, nafas Aska sering sesak. Saya sering khawatir karenanya.” Ujar orang tua Aska yang menceritakan sudah 2 tahun putranya menderita penyakit tersebut. “Sebelumnya saya sudah membawa Aska berobat ke dokter, tapi atas saran dari orang tua, akhirnya saya mulai memberi Aska Milkuma. Kini, sudah 6 bulan saya memberinya minum Milkuma dengan rutin, Alhamdulillah setelah diperiksa kembali, paru–parunya sudah bersih. Saya pun sekarang jadi tenang dan senang melihat Aska sehat kembali.” Terang orang tuanya. Dengan tubuh yang sehat, kini Aska yang tinggal Condong Catur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dapat menjalani masa kanak-kanaknya dengan ceria. Kedua orang tuanya pun ikut bahagia melihat perkembangan putranya yang sehat. Milkuma adalah minuman serbuk susu kambing yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu kambing peranakan ettawa segar dan Gula Aren. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu kambing milkuma. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu kambing

milkuma memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu kambing milkuma pun jarang menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu kambing milkuma memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu kambing milkuma bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bermutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www.milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim: 082120862055. Banyuwangi: 082141354607, Bangkalan: 085322748548, Sumenep: 082120862055, Situbondo : 082120862055. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Rabu 6 Juni 2012

Libatkan Tiga Kapal Perang AS Pangarmatim Pimpin Latma Carat di Banongan SITUBONDO - Latihan bersama Coorperation Alloat Readiness and Training (Latma Carat) antara Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dengan Angkatan Laut Amerika Serikat (AL AS) dilangsungkan di Desa Banongan, Kecama-

tan Asembagus, kemarin (5/6). Latihan yang dipimpin langsung Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, SH, M.Hum itu diharapkan memberikan nilai tambah dan pengalaman baru bagi para tentara kedua negara. “Kali ini hanyalah latihan mendaratkan panser amfibi,” ujar Pangarmatim Agung Pramono usai memantau latihan bersama. Menurutnya, Latma Carat saat ini

merupakan salah satu latihan serial. Sebab, sebelumnya sudah ada latihan-latihan lain yang dilaksanakan Marinir Indonesia bersama Marinir Amerika di Surabaya. Dia tambahkan, latihan tersebut berguna bagi TNI AL dan tentara AL Amerika, yaitu saling tukar pengalaman. “Kita berharap marinir kita dan marinir Amerika dapat mengembangkan pengalaman yang didapat dalam latihan ini,” katanya ■ Baca Libatkan...Hal 39

TNI MENYERANG: Pasukan TNI AL saat melakukan penyerangan dalam Latma Carat di Pantai Banongan.

MENYERANG: Pasukan marinir AS saat melakukan penyerangan dalam Latma Carat.

FOTO-FOTO: NURHARIRI/RaBa

MENDARAT: Panser Ampibi milik tentara AL Amerika saat mendarat di Pantai Banongan kemarin. Latihan bersama TNI AL dan Marinir AS ini melibatkan mesin-mesin perang canggih milik kedua negara.

P2SEM

Sudah Periksa Belasan Saksi SITUBONDO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo terus memeriksa sejumlah lembaga penerima dana Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat (P2SEM). Kini sedikitnya sudah belasan saksi dari enam lembaga yang dimintai keterangan lembaga hukum yang berkantor di Jalan Basuki Rachmat tersebut. Itu sebagai respons atas laporan yang dilayangkan LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) beberapa waktu lalu. “Sebenarnya ada 18 orang yang sudah kita panggil untuk dimintai keterangan. Hanya saja, yang hadir tak sejumlah itu,” terang Kasi Intelijen, Sugeng Riyadi, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut kasi intel, ada beberapa kendala dalam proses pemanggilan saksi tersebut, di antaranya ada yang sudah pindah alamat, bahkan ada yang sudah meninggal dunia. “Jadi, ada yang kita panggil lebih dari sekali. Makanya deadline-deadline yang diberikan kepada kita tak pernah kita sanggupi sejak awal,” ujarnya. Apa yang dia lakukan saat ini, menurut Sugeng, hanya untuk mencari bukti permulaan. Jika memang ditemukan bukti, maka akan langsung dilimpahkan ke pidana khusus. “Tidak menutup kemungkinan kita memeriksa lembaga lain selain 12 lembaga yang disebutkan pelapor tersebut. Itu kalau memang ada kaitan kuat,” imbuhnya. Diberitakan sebelumnya, LSM LAKI menurunkan ribuan massa untuk melakukan aksi damai ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo Senin 7 Mei lalu. Mereka menuntut kejari mengusut dugaan korupsi dana P2SEM yang diduga dilakukan IR, salah seorang anggota KPU Situbondo. (pri/c1/als)

APA POLEH

EDY SUPRIYONO/RaBa

Pekan Raya Membatik BATIK kian menjadi pakaian favorit di tanah air. Sehingga, banyak warga yang kini dididik agar memiliki keterampilan membatik. Diharapkan, mereka mengembangkan kemampuan itu dan membuka usaha yang bisa memberikan keuntungan secara ekonomi. Seperti yang dilakukan di Kecamatan Banyuglugur belum lama ini. Sejumlah perempuan dilatih membatik dalam kegiatan Pekan Raya Membatik. (pri/c1/als)

Usul Pansus Mutasi Kandas Empat Fraksi Anggap Pansus tak Penting SITUBONDO - Harapan Fraksi Karya Nurani (FKN) menyoal mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Situbondo menemui jalan buntu. Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Situbondo memutuskan tidak akan membentuk alat kelengkapan yang bersifat ad hoc tersebut. Keputusan itu diambil setelah semua anggota Banmus bermusyawarah membicarakan usul FKN tersebut. “Mekanismenya memang demikian,

harus diputuskan lewat Banmus. Setiap fraksi sudah dimintai tanggapan,” terang Ketua DPRD, Zainiye, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Dalam pertemuan tersebut, dari enam fraksi yang ada di DPRD, hanya dua fraksi yang mendukung pansus, yakni FKN sebagai pengusul dan FPKB. Empat fraksi lain, FPPP, FPDIP, FPD, dan FPKNU, menilai pansus terkait hal tersebut tidak urgen. “Salah satu alasan yang disampaikan fraksi yang penolak usul tersebut adalah mutasi merupakan kebijakan tahun yang masih berjalan. Jika akan dilakukan evaluasi, maka setelah tahun

berjalan berakhir,” terang politisi PPP tersebut. Ada juga pendapat, permasalahan terkait mutasi pejabat eselon II dan III DOK/RaBa 22 April lalu itu Zeiniye cukup diserahkan kepada Komisi I DPRD agar dibahas. “Hasilnya diserahkan kepada pimpinan dan dikirim juga ke eksekutif,” terang Zeiniye. Nah, berdasar alasan-alasan itu,

Banmus akhirnya memutuskan tidak membentuk pansus. Meski demikian, jika FKN tetap ngotot mempermasalahkan mutasi tersebut, maka dia bisa menggunakan hak interpelasi. Itu diperkenankan tata tertib DPRD. “FKN bisa mengusulkan melalui forum paripurna. Tetapi, syaratnya harus didukung minimal tujuh anggota DPRD dan lebih dari satu fraksi. Saya kira itu mampu dipenuhi karena juga didukung FPKB,” papar Zeiniye. Yang menjadi masalah, jika dibawa ke forum paripurna juga tetap harus diputuskan berdasar suara terbanyak. (pri/c1/als)

Perda No. 23/2011 Perlu Dikaji Ulang Disoal Dalam Replik Gugatan Pedagang Pasar Baru Mimbaan SITUBONDO - Perda No. 23 Tahun 2011 dinilai perlu dikaji ulang. Sebab, data-data yang diterima DPRD Situbondo untuk menetapkan perda tentang retribusi daerah itu tidak lengkap. Para wakil rakyat mengaku ditekan untuk menyetujui usul Pemkab Situbondo yang membanderol sewa ruko Pasar Mimbaan, Kecamatan Panji, sebesar Rp 240 ribu per meter, per lantai, per tahun. Itu tertuang dalam materi replik atas jawaban tergugat gugatan perdata para pedagang di ruko Pasar Mimbaan terhadap Bupati Situbondo Senin (4/6) kemarin. “Jadi, kecuali Pasar Senggol, Pemkab Situbondo tidak pernah memiliki bangunan pertokoan yang menggunakan biaya APBD,” terang Sumardhan SH, kuasa hukum para penggugat, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Sebab itulah, kata dia, jika

terjadi perampasan bangunan dengan cara tidak memberi izin para pedagang memperpanjang HGB (diganti dengan sewa), maka itu perbuatan yang tidak bijaksana dan melawan hukum. “Pedagang pasar telah mengajukan perpanjangan HGB kepada wakil bupati, tapi disuruh menunggu. Eh ternyata malah terbit Perda 23/2011 yang mengharuskan mereka menyewa ruko tersebut dengan harga di atas sewa ruko Pasar Surabaya,” imbuhnya. Yang lucu, kata dia, Pemkab Situbondo selaku penggugat rekonpensi membuat perhitungan sewa ruko berdasar Perda 23/2011. Perhitungan kewajiban dimulai 1 Januari 2011. Padahal, perda itu baru ditetapkan dan disahkan November 2011. “Siapa pun tahu, peraturan daerah dan peraturan pemerintah, termasuk undang-undang, tak berlaku surut,” pungkas Sumardhan. Oleh karena itu, sangat jelas perhitungan biaya sewa ruko berada di luar ketentuan yang berlaku. Sebab, sesuai aturan hukum, HGB Pasar Mimbaan masih dapat diperpanjang dan

masa berlakunya dimulai sejak HGB dihapus, 1 Januari 2011. Dalam eksepsi terhadap jawaban tergugat, para kuasa hukum

pedagang di ruko Pasar Mimbaan memohon kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Situbondo menolak atau me-

ngesampingkan jawaban yang diajukan Pemkab Situbondo. Sebab, itu tidak memenuhi persyaratan hukum. (pri/c1/als)

Radar Banyuwangi 6 Juni 2012  

Radar Banyuwangi

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you