Issuu on Google+

SABTU 31 DESEMBER

25

TAHUN 2011

Akhirnya Uang Kunker Dibalikin BAYU SAKSONO/RaBa

MASIH SIAGA: Asap semacam ini makin sering muncul di puncak Gunung Ijen akhir-akhir ini (atas). Warga melihat catatan gempa di pos pantau Gunung Ijen di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi (bawah).

Makin Sering Gempa Permukaan LICIN - Kondisi Gunung Ijen masih bikin waswas warga Banyuwangi dan Bondowoso. Hingga kemarin (30/12), aktivitas gunung api tersebut tetap menunjukkan peningkatan gejala. Dalam tiga hari terakhir, peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Ijen makin meninggi. Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) masih mempertahankan status Gunung Ijen siaga (level III). “Sampai sekarang status gunung Ijen belum ada perubahan, masih tetap siaga,” ujar Umar Rasyadi, anggota tim Tanggap Darurat Gunung Ijen (TDGI) dari PVMBG Bandung

yang bertugas memantau Gunung Ijen kemarin (30/12). Umar mengungkapkan, dua hari lalu ada dua gempa permukaan yang cukup mengkhawatirkan. Gempa pertama terjadi pada 28 Desember 2011 sekitar pukul 21.00. Gempa permukaan yang kedua terjadi pada tanggal 29 Desember 2011 sekitar pukul 16.00. Dalam 24 jam terjadi gempa permukaan yang cukup banyak dan temponya cukup lama. “Selama ini belum pernah terjadi gempa permukaan dalam tempo yang cukup lama,” jelas Umar ■

BANYUWANGI - Sebanyak 21 anggota DPRD Banyuwangi yang tidak mengikuti kunjungan kerja (kunker) ke empat kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata telah mengambil uang saku untuk kunker tersebut. Setelah ramai menjadi polemik, akhirnya mereka mengembalikan dana kunker tersebut ke kas daerah (kasda) melalui Sekretariat DPRD kemarin (30/12).

Sayangnya, belum diketahui secara pasti berapa nominal yang telah dikembalikan anggota dewan tersebut. Pimpinan DPRD menyebut, semua anggota DPRD yang tidak ikut kunker tapi tetap mengambil jatah “mentahan” telah mengembalikan jatahnya tersebut. “Dana kunker sudah dikembalikan,” ujar Ketua DPRD Banyuwangi, Hermanto ■

DOK. RaBa

DOK. RaBa

 Baca Akhirnya...Hal 35

Aktivitas Vulkanis Gunung Ijen Status : Siaga (level III) Kejadian Gempa Permukaan 1: Tanggal : 28 Desember 2011 Pukul : 21.00 Durasi : 25 menit Kejadian Gempa Permukaan 2: Tanggal : 29 Desember 2011 Pukul : 16.00 Durasi : 50 menit Imbauan PVMBG: ■ Warga bantaran sungai untuk siaga ■ Dilarang dekati kawah Ijen pada radius 1,5 Km

 Baca Makin...Hal 35

Dana kunker sudah dikembalikan. Hari ini sudah dikembalikan ke kasda.’’

Itu perbuatan korupsi. Meski dikembalikan, tapi tidak menghilangkan unsur pidananya.’’

HERMANTO Ketua DPRD Banyuwangi

MAS SOEROSO Ketua LSM Format

Banser Ingin Tahun Baru Aman

EKONOMI

BANYUWANGI - Menjelang pergantian tahun, Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Banyuwangi menggelar apel kebangsaan di Jalan A. Yani Banyuwangi kemarin (30/12). Apel yang berlangsung di depan kantor Bupati Banyuwangi itu dipimpin langsung Ketua PP GP Ansor, Abdullah Azwar Anas, yang juga bupati Banyuwangi. Dalam apel kebangsaan tersebut, ratusan anggota Banser membaca ikrar kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hadir dalam apel itu, jajaran forum pimpinan daerah (for-

Pantau Pengisian Elpiji BANYUWANGI - Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) kemarin (30/12). Kali ini yang menjadi target sidak adalah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Sidak tersebut sengaja dilakukan untuk mengawasi pengisian tabung gas elpiji di SPBE Argopuro, Banyuwangi. Petugas melakukan pemeriksaan Standar Operasional Prosedur (SOP), pengisian gas kualitas, dan kelayakan tabung elpiji. Tidak ketinggalan, mekanisme distribusi barang dan jalur pendistribusian juga dipantau. “Agar mendukung kualitas peredaran tabung gas elpiji di pasaran,” kata Kepala Disperindagtam Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa tabung yang diisi elpiji telah distandardisasi pihak SPBE sebelum didistribusikan. Selain itu, isi tabung elpiji diukur dari SPBE hingga sampai level pengecer. “Hasil sidak kali ini tidak ditemukan pengurangan gas yang mengakibatkan pelanggaran,” kata Hary ■

pinda) dan sejumlah tokoh lintas agama dan masyarakat. Selain kader Banser, upacara itu juga dihadiri anggota badan otonom Nahdlatul Ulama (NU). Usai menggelar apel, ratusan kader Banser dan NU melakukan doa bersama di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Wisma Raga Satria Banyuwangi. Doa bersama itu dipimpin Wakil Rais Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Shoheh Mansur. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan tanam pohon di sekitar Pelabuhan Boom. Ada sekitar seribu pohon mangrove yang ditanam di sekitar

TMP 0032 Pantai Boom, Banyuwangi. Komandan Banser Syaiful Khafi mengatakan, apel kebangsaan ini merupakan acara rutin setiap tahun. Acara ini digelar dalam rangka mengamankan Tahun Baru 2012. Pergantian tahun baru ini, kata Syaiful, harus berlangsung aman dan kondusif. Untuk mengamankan pergantian tahun, warga NU dan kader Banser memiliki kewajiban moral untuk membantu aparat keamanan. “Tahun 2012 Banyuwangi harus tetap aman agar pembangunan berlangsung lebih baik,” ujar Syaiful. (afi/c1/bay)

GALIH COKRO/RaBa

PELANTIKAN: Ali Maki diambil sumpahnya dalam rapat paripurna istimewa di gedung DPRD Banyuwangi kemarin.

Ali Maki Gantikan Bram BANYUWANGI - Tamat sudah karir politik Surya Dalianta Brahmana di DPRD Banyuwangi. Anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) itu secara resmi telah diberhentikan dari keanggotaan DPRD Banyuwangi dalam rapat paripurna istimewa yang digelar kemarin (30/12). Partai Demokrat mengajukan pergantian antar-waktu (PAW) lantaran Bram—sapaan akrab Surya Dalianta Brahmana—

diduga terlibat jaringan narkoba. Kini, posisi Bram di gedung dewan secara resmi sudah diganti Ali Maki, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. “Surya Dalianta Brahmana diberhentikan secara hormat,” ujar Sekretaris DPRD H. Sudirman saat membacakan surat keputusan (SK) pengesahan pemberhentian dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo ■

 Baca Ali...Hal 35

GALIH COKRO/RaBa

HORMAT: Personel Banser mengikuti apel kebangsaan di depan kantor Pemkab Banyuwangi kemarin.

 Baca Pantau...Hal 35

BAGAIMANA INI...

Dari Pameran Lukisan dan Patung Lintang Blambangan

Sepakat Wujudkan Banyuwangi Kota Seni Butuh proses dan perjuangan menuju kota seni. Itulah pesan yang tersirat dari pameran lukisan dan patung peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-240 di Gedung Wanita Paramitha Kencana. GALIH COKRO/RaBa

Rambu Darurat LAMPU merah di Jalan PB. Sudirman ini dilengkapi rambu tambahan berbahan kertas kardus. Rambu tambahan itu berisi tulisan “belok kanan ikuti isyarat lampu”. Maksudnya, pengendara yang akan belok kanan, ke Jalan Satsuit Tubun, wajib berhenti bila lampu merah menyala. Tetapi, kalau diguyur hujan terus-terusan, rambu kertas kardus itu jelas akan rusak. Bagaimana ini? (gal/c1/bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

GILANG GUPTA, Banyuwangi

SUASANA Gedung Wanita Paramitha Kencana Banyuwangi tampak meriah. Ratusan lukisan berbingkai ditata rapi dengan posisi berhadapan. Sehingga, pengunjung mudah mengamati dan menikmati karya pelukis-pelukis Banyuwangi dan pelukis dari daerah

lain yang dipamerkan di sana. Ya, pameran lukisan dengan tajuk “Lintang Blambangan” tersebut digelar dalam rangka peringatan Harjaba ke-240. Acara tersebut rutin digelar tiap tahun. Sejak tahun 1995, pameran lukisan masuk dalam agenda tahunan peringatan Harjaba. “Awalnya kita bikin sendiri. Tempatnya pun berpinGALIH COKRO/RaBa dah-pindah,” ujar PITA MERAH: Salah satu lukisan karya pelukis Bali yang sudah laku di arena pameran. Slamet Sugiono, ketua panitia Pameran Lukisan sebut sudah digagas sejak lama. Para “Dalam bentuk apa yang menjadi dan Patung Lintang Blambangan. seniman Banyuwangi ingin membe- keahlian kita, yaitu seni,” ujarnya ■  Baca Sepakat...Hal 35 Menurut Sugiono, pameran ter- rikan yang terbaik bagi Banyuwangi.

Banser ingin tahun baru aman

Kalau masih belum aman, datangkan saja panser

Akhirnya uang kunker dikembalikan Makanya, jangan suka terima ’’mentahan”

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


26

Sabtu 31 Desember 2011

Sanca 3 Meter Merayap di Atap

KEPOLISIAN

91 Personel Naik Pangkat SITUBONDO - Sebanyak 91 personel Polres Situbondo mendapat kado akhir tahun. Mereka akan menerima kenaikan pangkat. Upacara kenaikan pangkat tersebut rencananya akan digelar hari ini (31/12). Tujuh di antara personel yang akan naik pangkat tersebut berstatus perwira. Mereka adalah Kabag Ops AKP Fathul Azmi, Kasubbag Humas Iptu Mardjuki, dan Kasubbag Binmas Iptu Mattali. Selain itu, kenaikan pangkat juga diterima Kaorpres Polres Situbondo Iptu Suharto, Kanit Laka Ipda Bakhtiar, KBO Reskrim Ipda Aryo P, dan Kapolsek Jangkar Iptu Edy Sucipto. Setelah kenaikan pangkat, Fathul Azmi akan berpangkat Kompol; Mardjuki, Mattali, Edy Sucipto, dan Suharto, berpangkat AKP; sedangkan Bakhtiar dan Aryo P. berpangkat Iptu. (sgt/c1/aif)

BAGAIMANA INI

SIGIT HARIYADI/RaBa

JADI TONTONAN: Suryo menunjukkan ular sanca yang baru dia tangkap di atas rumah neneknya kemarin (30/12).

ALI NURFATONI/RaBa

KEBUN BUAH: Jalan Brawijaya, Muncar, masih dihiasi dua pohon pisang kemarin (30/12).

Ancam Jalan Diblokade Drum MUNCAR - Upaya pihak Kantor Kecamatan Muncar menutup lubang menganga di Jalan Raya Brawijaya belum lama ini tampaknya sia-sia belaka. Pasalnya, setelah ditambal menggunakan tanah liat, kondisi jalan justru semakin parah. Kawasan yang sering diguyur hujan itu kini menjadi becek dan licin. Jalan yang membelah Desa Tembokrejo dan Kedungrejo itu kini sangat berbahaya bagi pengendara sepeda motor. Sebab, tanah yang semula untuk menguruk lubang itu, kini justru berubah menjadi lumpur. Kondisi tersebut membuat warga sekitar meradang. Lantaran tak kunjung diperbaiki, puluhan warga beramai-ramai menanam dua pohon pisang di badan jalan menuju Pelabuhan Muncar tersebut. Pohon pisang itu ditanam warga sejak Rabu (21/12) lalu. Tak hanya itu, warga juga menanam pohon lain di jalan tersebut. Menariknya, agar tumbuh dengan awet, pohon pisang itu ditanam di dalam pot. Camat Muncar Isa Ansori saat dimintai tanggapan mengaku, pihaknya sudah berusaha maksimal agar jalan tersebut tidak berlubang. Pihaknya juga sudah mengajukan perbaikan aspal ke Pemerintah Provinsi Jatim. “Karena itu APBD tingkat I, jadi kami masih mengajukan ke provinsi,’’ tuturnya kepada koran ini beberapa hari lalu. Sayangnya, realisasi perbaikan itu tidak langsung turun. Sebab, anggaran tahun 2011 sudah berakhir. “Insyaallah tahun 2012 jalan itu diperbaiki. Jadi, kami minta warga agar bersabar dulu,’’ pesan Isa kepada masyarakat Muncar. Semula, lanjut camat, pihaknya sengaja menambal lubang tersebut menggunakan tanah. Itu bertujuan agar hamparan jalan itu menjadi keras dan tidak berlubang. “Waktu itu, kami memang menambal supaya tidak berlubang,’’ jelasnya. Setelah hampir sepuluh hari berlalu, dua pohon pisang itu masih tumbuh di tengah Jalan Brawijaya, Kecamatan Muncar. Hingga kemarin (30/12), pohon itu masih berdiri di tengah jalan. Warga sekitar lokasi memelihara dua pohon pisang tersebut sebagai bentuk protes karena jalan itu tak kunjung diperbaiki. “Bandingkan saja dengan jalan di sekitar pabrik, halus semua. Mengapa di sini tidak diperbaiki?’’ sergah Sinyo kepada RaBa kemarin. Menurut pemilik konter handphone di sekitar jalan rusak itu, jalur itu merupakan jalan utama menuju pelabuhan. Akibatnya, kini lalu lintas menuju pelabuhan terganggu. “Jelas mengganggu kendaraan, apalagi di sini sering terjadi kecelakaan,’’ terangnya. Jalan rusak itu juga menghambat laju perekonomian. Sebab, setiap hari kendaraan pengangkut berbagai produk masyarakat lalu lalang di jalur tersebut. “Kalau begini terus, warga sini sudah sepakat akan menutup jalan ini dengan drum,’’ ancam Sinyo. (ton/c1/irw)

PANJI - Seekor ular berukuran raksasa menggegerkan warga Kelurahan Mimbaan, RT 3/RW 12, Kecamatan Panji, kemarin (30/12). Ular sepanjang sekitar tiga meter itu tiba-tiba berkeliaran di tengah perkampungan padat penduduk. Warga semakin terheran-heran, karena ular sebesar itu ditemukan di atas atap rumah penduduk. Ular itu pertama kali ditemukan Arba’i, 81, warga setempat, Kamis malam (29/12). Awalnya, dia penasaran karena banyak kotoran jatuh dari atap rumah. Saat menoleh ke atas, dia langsung kaget karena ada ular berukuran besar merayap di kayu penyangga atap. “Saya sampai tidak tidur semalaman. Tubuh saya menggigil karena ketakutan,” ujarnya. Pagi harinya, Arba’i menceritakan apa yang dia lihat kepada Suryo, 20, cucunya. Kontan saja, Suryo yang khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan langsung mencari ular tersebut ke setiap sudut rumah. Akhirnya, Suryo berhasil menangkap ular tersebut. “Ular ini saya tangkap saat berada di atap rumah,” ujar pemuda yang satu itu. Kabar penangkapan ular berukuran besar itu langsung menyebar. Beberapa menit berselang, warga sekitar langsung berbondongbondong mendatangi rumah Arba’i untuk melihat ular tersebut dari dekat. “Penemuan ular sebesar ini baru pertama kali terjadi. Sebelumnya tidak pernah ada ular besar berkeliaran di sekitar sini,” ujar Iskandar, warga sekitar. (sgt/c1/aif)

Jamkesda Rp 1,5 M Masih Kurang BANYUWANGI - Kunjungan kerja (kunker) anggota DPRD ke Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata membawa manfaat bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu dan tidak terdaftar dalam program jaminan kesehatan masyarakat (jaskesmas). Saat bertemu dengan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, anggota komisi I dan III DPRD Banyuwangi sempat dipameri jaminan kesehatan daerah (jamkesda). “Di Ka-

bupaten Bintan itu memiliki Jamkesda Kabupaten,” ungkap anggota komisi III, Made Suwastika. Untuk Jamkesda kabupaten telah diatur melalui peraturan daerah (perda) dan sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Dan hasilnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu. “Banyak warga miskin tidak terdaftar dalam Jaskesmas, akhirnya bisa dilayani dengan Jamkesda Kabupaten,” katanya.

Anggaran Jamkesda kabupaten yang ada di Bintan jumlahnya juga cukup besar. Pada tahun anggaran 2011telah dianggarkan melalui APBD sebesar Rp 5 miliar. “Dengan ada Jamkesda kabupaten, kesehatan warga miskin bisa lebih terjamin,” ujar anggota FPDIP ini. Dari pengalaman di Bintan, keberadaan Jamkesda kabupaten sangat diperlukan. Sehingga, dirinya akan mendorong pada partainya untuk terus memperjuangkan Jamkesda kabupaten. “Dewan sudah

mengajukan raperda inisiatif tentang Jamkesda kabupaten, tapi eksekutif kayaknya belum sreg,” kata Made. S etelah mengikuti pemaparan Jamkesda di Bintan, Made akan mendukung penuh para inisiator raperda Jamkesda kabupaten yang dimotori anggota FPDIP, Ficky Septalinda. “Pada APBD 2012 yang baru disahkan, anggaran untuk jamkesda hanya Rp 1,5 miliar. Ini jelas sangat kurang sekali,” tandas Made. (abi/aif)

Guru Swasta Digerojok Bantuan Pendidikan GIRI - Jelang tutup tahun anggaran 2011, Pemkab Banyuwangi menggelontor dana bantuan penyelenggaraan pendidikan diniyah dan guru swasta. Nilai bantuan yang digelontorkan mencapai sekitar Rp 6,8 miliar. Penyerahan bantuan itu, diserahkan secara simbolis kepada perwakilan guru swasta dan pendidikan diniyah di Lapangan Tenis Indoor GOR Tawang Alun. Penyerahan bantuan itu disaksikan Forum Pimpinan Daerah (Forpinda) dan sejumlah pengasuh pondok pesantren (Ponpes). Jumlah madrasah diniyah (madin) yang menerima bantuan sebanyak 206 lembaga. Madin ula (setingkat SD) sebanyak 131 lembaga dan madin wusta (setingkat SMP) sebanyak 75 lembaga. Selain madin, SD,SDLB, SMP dan SMPLB swasta juga mendapat kucuran dana

APBD sebanyak 148 lembaga. Penyerahan bantuan itu, dilakukan langsung Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko. Selain itu, Bupati Anas juga menyerahkan bantuan untuk bantuan untuk guru mandin sebanyak 672 orang, guru SD,SDLB, SMP, dan SMPLB swasta sebanyak 802 orang. Bantuan itu diberikan sebagai rasa terima kasih pemerintah kepada lembaga pendidikan swasta. Penyelenggaraan pendidikan merupakan tugas pemerintah, namun karena keterbatasan pemerintah tidak bisa dilakukan semuanya. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, namun bantuan merupakan bentuk komitmen dukungan pemerintah daerah terhadap proses pendidikan yan dilakukan swasta. ”Terima kasih telah membantu tugas-tugas pemerintah,” ucap Bupati Anas. (afi/aif)

ICHSAN/RaBa

DISAKSIKAN FORPIMDA: Penyerahan bantuan pendidikan untuk guru swasta di lapangan tenis indoor GOR Tawang Alun, Banyuwangi, kemarin.

DIBUTUHKAN SEGERA 1. SALES SUPERVISOR pria, D3/S1, max 35yh, pengalaman min 1 th, bisa komputer, punya hubungan yang baik dengan marekt 2. SALESMAN (SALES) Pria, Min SMU, max 26th, punya SIM C&mtr sendiri, pengalaman min 1 th

3. ASS. SALESMAN Pria, Min SMU, amx 26th, punya mtr, pengalaman min1 thn 4. ADMINISTRASI Wanita max 28th, lulusan SMK/ D3/S1, fresh graduate, bisa MS Office, penataan dokumen, mengerti pajak.

Kirim ke: UD SUMBER BARU Jl Gajah Mada No. 11 Cungking Banyuwangi (Utara Primagama)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo. com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


27

Sabtu 31 Desember 2011

Maling Cabai Digebuki Massa

ALI NURFATONI/RaBa

DITAHAN: Hasyim bersama cabai merah curiannya didampingi polisi di Mapolsek Songgon kemarin (30/12).

INFOTORIAL WISATA

masi pencurian cabai itu langsung terdengar warga lain. Tak ayal, dalam hitungan menit, puluhan warga terbangun dan langsung keluar rumah. Mereka sengaja mendatangi tempat tersangka diamankan. Tak pelak, puluhan bogem mentah dan pukulan benda tumpul bersarang di wajah dan badan Hasyim. Akibatnya, tersangka menderita memar di wajah. Dia juga harus meringis kesakitan karena beberapa luka di perut. Beruntung, aparat Polsek Songgon langsung sigap usai menerima laporan kejadian tersebut. Beberapa personel anak buah Kapolsek AKP Ali Ashari pun langsung meluncur ke TKP. Dengan kedatangan polisi tersebut, aksi brutal massa bisa dicegah. Jiwa Hasyim pun bisa diselamatkan. Kepada wartawan koran ini, Hasyim saat berada di tahanan mapolsek mengaku, rencananya hasil curiannya itu akan dijual sebagai bekal pergi keluar kota. Sebab, dia sedang tidak punya uang untuk sangu bepergian jauh. “Saya tidak punya uang. Saya mau pergi cari kerja di Surabaya,’’ dalih Hasyim kemarin pagi. Hasyim mengaku, sehari-hari dia bekerja sebagai tukang batu. Tetapi, akhir-akhir ini tidak ada panggilan kerja. Praktis, selama menganggur, dia tidak ada pemasukan untuk

menghidupi keluarga. “Sekarang tukang batu sedang sepi. Saya mau kerja di Surabaya karena di sana ada proyek,’’ tutur pria yang punya satu cucu itu. Saat ditanya mau dijual ke mana hasil curiannya itu? Hasyim belum bisa memastikan. “Saya tidak tahu nanti akan saya jual ke mana,’’ katanya sambil memegangi rusuk kanannya yang memar. Kini, akibat ulahnya, Hasyim harus menunda impiannya bekerja di Surabaya. Sebab, dia harus berurusan dengan hukum. Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. “Ancaman hukumannya lima tahun penjara,’’ sebut Kapolsek Ali didampingi Kanitreskrim Bripka Abdul Rahman di markasnya kemarin pagi. Ali menambahkan, untuk kepentingan penyidikan, pihaknya mengamankan tersangka. Barang bukti 10 kilogram cabai hasil curian juga disita. Menurut kapolsek, tersangka tergiur harga cabai yang sedang melambung tinggi. Sebab, kini harga cabai di pasaran mencapai puluhan ribu per kilogram. Kata korban, beber Ali, sekarang harga cabai Rp 18 ribu per kilogram. “Dan korban rugi hingga Rp 400 ribu. Ditambah lagi tanamannya rusak setelah dipreteli pelaku,’’ ungkapnya. (ton/c1/irw)

Kepincut WIL, Smackdown Istri Dipukul dan Ditendang

ISTIMEWA

LENGKAP: Kolam renang Tamansuruh dilengkapi waterboom yang meliuk-liuk dan air tumpah keong racun.

Ayo Berlibur di Tamansuruh, Fasilitas Lengkap GLAGAH–Kemana anda bersama keluarga memutuskan berlibur sekolah? Pastikan anda memilih Pemandian Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Tempat rekreasi dengan nuansa pegunungan, membuat Tamansuruh menjadi lokasi favorit bagi pengunjung dari Banyuwangi dan sekitarnya. Airnya mengalir 24 jam dan dikuras lima kali dalam seminggu, sehingga terjamin kebersihannya. Tempat rekreasi yang terkenal dengan sebutan Kali Kotak itu kini tampil beda. Semua fasilitas terbaru ada di situ. Seperti flying fox yang terpanjang sewilayah eks Karesidenan Besuki, yakni mencapai 150 meter. Ada juga waterboom model terbaru, arena out bond terlengkap, dan air tumpah keong racun, yang asyik bagi anak-anak. Pengelola Tamansuruh, Iman

SONGGON - Hasyim, 50, tepergok mencuri cabai merah di persawahan Dusun Rejeng, Desa Parangharjo, Kecamatan Songgon, sekitar pukul 02.15, dini hari kemarin (30/12). Akibatnya, wajah warga Dusun Balak Kidul, RT 02 RW 03, Desa Balak, Kecamatan Songgon, itu benjut dihajar massa. Warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang geram dengan ulah bapak lima anak itu beramairamai menghakiminya. Beruntung, aksi anarkis tersebut tidak sampai merenggut nyawa tersangka. Dalam aksinya, tersangka berhasil mengembat 10 kilogram cabai. Ceritanya, Hasyim beraksi di tengah malam sekitar pukul 24.00. lantaran suasana gelap dan sepi, pria itu leluasa memetik cabai milik Sugiono, 34, warga sekitar TKP. Namun sayang, sebelum bisa menikmati hasil curiannya, Hasyim dipergoki si pemilik kebun. Mengetahui cabainya dijarah maling, korban yang kala itu sedang lewat usai menengok temannya langsung meradang. Saat itu, korban bersama temannya langsung berusaha menangkap Hasyim yang tengah asyik memetik cabai. Penjarah cabai itu pun langsung digelandang ke suatu tempat di wilayah Desa Balak. Ternyata, infor-

Santoso, SE, MM mengatakan, untuk liburan sekolah dan Natal, taman rekreasi dan pemandian Tamansuruh tetap memberlakukan harga tiket yang terjangkau. Dengan tiket murah itu, pengunjung bisa menikmati berbagai  fasilitas yang bisa membuat pikiran fresh. Tidak hanya itu, berlibur di Tamansuruh juga bertabur hadiah door prize. Ada handphone, DVD, dan hadiah menarik lainnya. Untuk menyemarakkan tahun baru, Tamansuruh menghadirkan hiburan musik, duel maut antara Karanda Laura (LAnang Ora wadon oRA) versus GATARA. “Jadi, nikmati perjalanannya, segarkan pikiran anda, sambut tahun baru bersama Tamansuruh,” ajak Iman yang juga dosen STIKOM dan Ketua GP Ansor Glagah itu. (ikl/irw)

ISTIMEWA

POSE: Pengelola Tamansuruh Iman berfoto dengan personel Karanda Laura (LAnang Ora wadon oRA) dan GATARA.

MUNCAR - Sutiyani, 38, mengadu telah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Warga Dusun/Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, itu mengaku telah dipukul, ditendang, dan dijambak suaminya. Akibat perlakuan itu, Sutiyani mengalami lebam di wajah. Di sekitar bola mata kanan tampak menghitam. Tidak tahan terhadap aksi smackdown sang suami, kemarin Sutiyani nekat melapor ke Polsek Muncar. Di hadapan penyidik Polsek Muncar, korban mengaku telah menjadi korban penganiayaan yang dilakukan suaminya, Joko Purnomo, 29. Pemicunya, korban sengaja mencegah suaminya pergi bersama wanita idaman lain (WIL). Peristiwa itu terjadi Rabu

(28/12) lalu di sebuah rumah di Dusun Sumber Ayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. U p a y a mencegah suaminya pergi itu malah berujung bogem mentah ke wajah korban. Tanpa rasa iba, sang suami tetap pergi keluar kota bersama kekasihnya. Melihat istrinya tak berdaya, sang suami justru ngeluyur begitu saja. Maklum, saat itu dia sudah ditunggu WIL-nya di tepi jalan. Kemarin, satuan polisi di bawah komando Kapolsek Kompol Mustaqim langsung berusaha memburu Joko yang diduga melarikan

diri. Sesuai informasi yang diterima polisi, Joko ditengarai berada di Kalimantan. Sutiyani menuturkan bahwa pernikahannya selama 6 tahun bersama suaminya belum dikaruniai anak. Namun, korban sudah punya anak dengan suami sebelumnya. Usai bercerai, Sutiyani bekerja keluar negeri. Setelah pulang, korban menikah dengan Joko. Namun, bukannya kebahagiaan yang dia dapat, justru perlakukan KDRT. “Sampai sekarang, pelaku masih kami cari. Foto dan identitasnya sudah kami kantongi,’’ jelas Kapolsek Mustaqim di markasnya kemarin (30/12). (ton/c1/irw) DICARI: Polisi menunjukkan foto Joko Purnomo di Mapolsek Muncar kemarin. ALI NURFATONI/RaBa


KOMUNIKASI BISNIS

28

Sabtu 31 Desember 2011

Cuci Gudang Akhir Tahun Hi-Tech Mall

Harga Android Pad Turun Gila-Gilaan HINGGA tanggal 5 Januari 2012 mendatang, Hi-Tech Mall mengadakan Cuci Gudang Akhir Tahun dengan memberikan promo turun harga gila-gilaan serta bonus hadiah langsung dari produk Android Pad. Promo diawali dari Tabulet Octa adalah satu-satunya android pad yang bisa membaca hardisk, flashdisk, mouse dan keyboard secara bersamaan, bisa Anda dapatkan dengan harga Rp.2,8juta plus free leather case, anti gores dan aplikasi. Samsung Tab 7 Plus seharga Rp.5,35juta yang memberikan anti gores dan aplikasi gratis untuk anda. Huawei Media Pad hanya Rp.4juta free internetan unlimited 90 hari.

Sementara itu, Vandroid T2 seharga Rp.1,799juta turun jadi Rp.1,699juta. CPad 703 bahkan bisa anda dapatkan dengan harga lebih murah Rp.2,2juta saja. Android Tab Cyrus TV Pad kini hanya ditawarkan dengan Rp. 2,588juta saja. JetPad-700S dari harga Rp.1,75juta menjadi Rp.1,65juta free kabel OTG dan handsfree. ZTE Light V9 seharga Rp.2,299juta menjadi Rp.1,799juta free internetan unlimited 60 hari. Inforce DM-70 hanya Rp.900ribu free leather case dan SD card 4GB. Setiap pembelian Android berhadiah langsung dan mug Android yang tercetak langsung foto Anda dan konsultasi gratis di Android Corner.

Promo Harga Murah Mulai Notebook Hingga Printer HARGA turun juga berlaku untuk produk terbaik dari merek-merek notebook paling digemari tahun ini. Sebut saja, Toshiba NB520, N570, 2GB, 320GB HDD seharga Rp. 3,125 juta. Selain itu, Dell N4050, B950, 2GB, 500GB HDD seharga Rp. 4,299 juta ikutan turun jadi Rp.3,899 juta. Lenovo G475-3655, AMD E300, 2GB DDR3, 320GB HDD, ATI Radeon HD 630 hanya Rp. 3,12 juta. Penggemar Axioo bisa memiliki seri HNW 3112, core i3, 1GB, 250GB HDD cukup dengan harga Rp. 3,799 juta yang sebelumnya dipatok dengan Rp. 3,999 juta. Anda ingin memiliki memory 2 GB gratis? Beli saja Fujitsu LH531, core

i3-2310M, 2GB DDR3, 320GB HDD seharga Rp. 4,68 juta saja. Acer 4750 seharga Rp. 4,6 juta pun menawarkan voucher belanja gratis senilai Rp.300ribu. Tak mau ketinggalan, Toshiba L730-2110, core i3-2310, 2GB DDR3, 320GB HDD, Win7 Profesional kini dibandrol dengan harga Rp. 5,765 juta saja. HP 430, core i3-2310, 2GB DDR3, 500GB HDD hanya Rp. 4 juta. Pengujung Hi-Tech Mall juga masih akan dimanjakan oleh murahnya belanja printer. Seperti Printer Brother DCPJ125 ini misalnya, cukup dengan harga Rp. 990 ribu free modif. Di sisi lain, Printer

Canon MP287 + modif yang hanya dibandrol dengan harga Rp. 750 ribu sudah dilengkapi print, scan, copy. Tak ketinggalan Hi-Tech Mall mengguyur pengunjung dengan bonus dan hadiah langsung, mulai puluhan printer, notepad, hingga notebook dan lain-lain. Setiap pembelanjaan produk berstiker Hi-Tech Mall minimal Rp. 2 juta, semua hadiah itu akan memenuhi belanjaan Anda. Dengan minimum pembelanjaan Rp. 500 ribu, miliki mug eksklusif yang tercetak foto Anda. Bagi pengunjung luar kota dapatkan Double Bonus hadiah langsung di redemption lantai dasar. Ingat IT, Ingat Hi-tech Mall dong (*)

Kecamatan Giri Galakkan Penanaman Pohon GIRI – Di penghujung 2011, Kecamatan Giri terus menggalakkan gerakan menanam bibit pohon dalam rangka menghijaukan bumi. Tiga kelurahan dijadikan pusat penghijauan. Yaitu kelurahan Penataban, Kelurahan Giri, dan Kelurahan Mojopanggung. Diambilnya ketiga kelurahan tersebut, karena dilalui oleh jalan provinsi maupun jalan kabupaten. Karena itu, sepanjang jalan tersebut harus terlihat lebih hijau dan asri. Bibit pohon yang ditanam kali ini adalah sawo kecik dan glondongan tiang. Dipilihnya dua jenis tanaman tersebut, menu-

rut sekretaris Kecamatan Giri, Hadi, karena pohon dan akarnya kuat dan daunnya lebat. Sehingga bisa meneduhkan wilayah di sekitar pohon. Untuk Kelurahan Giri ditanam 100 bibit sawo kecik dan 10 bibit glondongan di sekitar pertigaan kelurahan Giri dan sekitarnya. Untuk Kelurahan Penataban, ditanam sawo kecik 50 bibit dan glondongan tiang 10 bibit, bibit tersebut ditanam di sekitar perempatan Kelurahan Penataban, lapangan Giri, dan sekitar kantor Kecamatan Giri. Sedangkan di Kelurahan Mojopanggung, ditanam 100 bibit sawo kecik dan 10

bibit glondongan tiang dipusatkan di simpang tiga Kelurahan Mojopanggung dan sekitarnya. Pelaksanaan penghijauan sendiri dilaksanakan secara serentak kemarin (30/12). Camat Giri, Hagni Ngesti Sri Redjeki SH MM menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Giri untuk menanam pohon yang bertujuan menghijaukan bumi. Serta penekanan kepada seluruh staf kecamatan, dan staf kelurahan se-wliayah Kecamatan Giri untuk merawat, memelihara, dan melestarikan pohon yang sudah ditanam. (adv/als)

HIJAUKAN BUMI: Staf Kecamatan Giri menanam sawo kecik di sekitar kantor Kelurahan Giri kemarin. Tiga kelurahan di kecamatan ini juga melakukan kegiatan serupa.

GERDA/RaBa

DIJUAL Toyota Geely MX2 1.5 GS MT th 2010 hitam metalik, hrg 95 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Honda Jazz GD3 1.5 VTI MT th 2005 abu2 muda metalik, hrg 118,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Avanza 08 G Silver harga 132,5 juta nego. Bisa cash/kredit atau tukar tambah. Hubungi: 0821242194111. 081335897888

DIJUAL Rumah kos-kosan, LT 135m2 SHM, 4KT+tmpttdur&lemari,PDAM&Sumurpompa listrik,PLN900W.Ds.Karangtepes,Simpanglima, Banyuwangi.Peminat hub:08123464853.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

DIJUAL Mitsubishi T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010, biru Nipon, hrg 73,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Dump truck th 1995 colt disel 120 ps, bisa tukar tambah. Hubungi: 082142194111 - 081335897888

DIJUAL Toyota Kijang LGX KF 83 Grand th 2004 hitam metalik, hrg 128,5 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mitsubishi L300 DS (mobil penumpang) th 1989, silver, hrg 55 jt nego, brg istw, bisa cash/kredit. Hubungi: (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Honda Jazz VTEC 2008, manual sporty, barang istimewa, harga 153 nego, bisa cash/kredit/tukar tambah. Hubungi: 0821242194111 / 081335897888

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SITUBONDO

• DISEWAKAN•

•SUTRI GARDEN•

•RUMAH & TOKO•

•PRIMA MOBIL•

•INNOVA•

•INTERNET TANPA BATAS•

•HANDBAG•

DSWKN: Rmh baru, Jl. Thamrin 16 Bwi. KT3, KM3,dapur,RtamudktMasjid&Mall.0811330022

DIJUAL Rmh tipe 90, harga 250 jt super: halus kuat murah buktikan, Perumahan Elite SUTRI GARDEN, telp. 7722222/081249400460

DJL tk/rmh tkt2, full prabot, strgis, Jl. Kembar, Lt 310/490m, uk.10x13m, marmer, ksn jati. Tk Sriwijaya, Jl Gajah Mada 274 Gtg, Bwi. H. Sugiarto 081233499888, (031)70338181

SGR Indent, New Car: ALL NEW AVANZA, New Grand Inova, All New Xenia, New Grand Livina HWS, March, Juke, ALL New Jazz, PU Grandmax, PU L300, FE74PU, PU Mega Carry. Hub 0811301676, 0333411655

DIJUAL Innova G.’07 bensin, light green, bagus. Harga 165 juta. Hub: 08179622454

BEBAS kuota, speed tdk turun (up to 2Mbps). 3G/Evdo, 60rb/bln 082141237055

GROSIR & Eceran Handbag Kw1 & super import brsrtifikat, look at www. fashiontrendyshop.com. Hub: 085336014796

•PRIMA MOBIL•

SITUBONDO

• RUMAH + TANAH•

• RUMAH VILLA •

DJL Sgr Rumah + Kebun rambutan luas 8050m2 SHM harga 400jt nego di Pekulo Sumbersari. Pembayaran bisa diatur. Hub: 081554147502 (TIDAK TERIMA SMS ATAS NAMA RADAR BANYUWANGI)

JUAL Rumah Villa SHM, LT3000 LB75, 50 m stlh Polsek Licin, TP Hub: 081252159595

•RUKO 2 LT•

•PROPERTY•

DJL Ruko 2lt, Jl. Adi Sucipto Bwi, L5x25m, Hdp Timur, Hub. Arya 081336659258

• SOBO INDAH PERMAI •

WWW.BanyuwangiProperty.com jual beli rumah. Hub Arya 081336659258

JUAL Cpt rumah type 45 Sobo Indah Permai siap pakai sdh renov kramik, pgr, dapur, hrg Rp. 80 jt. Hub: 081336397123

•RUMAH + TANAH SOBO• DJL Rmh+Tanah pojok SHM/IMB. LT 256 LB 100+. Cck u usaha (sdh ada tokonya). Lok Perum Sobo Kartika B-01 Bwi, 08123573571

•GENTENG STRATEGIS• DIJUAL Rumah pinggir jalan besar, SHM. 1. Jl. Hasanuddin, L293m2 (11x26m), H 1,7 M; 2. Jl. Gajahmada L484m2 (15x32m), H 3 M. Hubungi: 081358279830

SITUBONDO

•DIJUAL/OVER KREDIT•

•RUMAH DAWUHAN•

DJL Rmh /over kredit, Perum Permata Husada Gentengan type 36 Full+Garasi +3KT, 087757762866/085331630950

DJL Rmh Jl. Hasan Asegaf 34, Kel. Dawuhan, SHM. LT 220m2. Fas: 3K Tdur, dapur, K Mandi, Gudang, Garasi. Listrik 1300W, telpon, PDAM. Hub: 08123458629 TP (sebelah barat Masjid An Nur)

•RUMAH 420M2• DJL Rmh Lt 420m, Lb 300m, Dpn SD Model, Padat Pndduk, 5kt+ 3km+ Garasi+Toko. 085854526161, 082132211000. Jm Krja

•SUTRI GARDEN•

•DIKONTRAKKAN• DIKONTRAKKAN Rmh, bs utk kantor, Jl. Merak (Stb), Hub: 082140758983/5500360

•RUMAH GPM•

DIJUAL Rmh tipe 50 hrg 175jt berkualitas di perum elite sutri garden. Telp. 03337722222/081249400460

DJL RmhGPME29,Fas2KTdr,1KM,AC,PAM dan DAB, Hrg 95 Jt, Hub: 0338-5522929 TP

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•TANAH 8000M2•

•SAWAH TEPI JALAN•

DJLTnh SHM 2491m2 barat ktr camat Sempu 220 Jt nego, H.08883638770/7724225

DJL Cpt Sawah tpi jln 8500m2, 450jt SHM di Ds Rejosari Glagah rata bgs u invest. 15mnt dr kota. 085336262444

•TANAH & RUMAH• DJL Tanah & Rumah luas 320m2, letak strategis depan pintu masuk ASDP Ketapang Bwi. Hub: 081358436164

•SAWAH 10.000M2, H. 375JT• DJL Sawah dalam kota SHM, luas 10.000m2, 375 juta nego. H: (0333) 424368

•TANAH KAPLING• DJL Tanah 10x40 M2 (H. 55 Jt) SHM, Lok. Kebalenan, Dkt Perum Istana Brawijaya, TP Hub: 082141060580 (MAAF TDK TERIMA SMS-SMS PENIPUAN YG MENGATASNAMAKAN RDR BWI)

BANYUWANGI •TAMBAK UDANG• TAMBAK UDANG Intensif butuh lulusan SMK Teknik Mesin/Listrik dan tukang Pakan (Pendidikan bebas), sehat, jujur, pekerja keras. Lamaran ke: HDS, PO BOX 206, Muncar, sertakan nomor HP.

•SUPERVISOR• DCR Supervisor/admin Gudang, SMA/D3/ S1 single, max 25th, pengalaman min 2 th, jujur, ulet, kerja tim, bisa Ms Word/Excell, lmrn ke Nusantara Jl. Dr. Sutomo 34 Bwi

•DRIVER TRAVEL• ****DCR Segera DRIVER utk travel**** Rute Jawa & Bali, SIM min B1, Gaji dan komisi menarik. Kirim CV ke: Jl. PB Sudirman No.17 Banyuwangi.

MERCY NE E200'96, Avanza 05,08,10, Xenia 06,07,09, APV 05,07, Khg LSX Solar97, Inova05,06(diesel/bnsn),Krista 1.8'97,Escudo98,Taruna02,Panther New HiGrade99,00,Jazz05,PU SS'09,PU Fut'09.Hub 0811301676, 0333411655

•ESTILO• DIJUAL Karimun Estilo wrn merah th 07 ats nama sendiri bagus 081249230490

•AVANZA• DIJUAL/Oper kredit Avanza silver, Plat DK 1240AA Tipe G. Sdh dpt 21bln, Bagus, Hub. 081233035439

•MAU PASANG IKLAN?• HUBUNGI Radar Banyuwangi 0333-412224/ 7750400, Biro Genteng 0333-845860/7750401, Biro Situbondo 0338-671982/085730686180

HATI- HATI TERHADAP PENIPUAN YANG MENGATAS NAMAKAN RADAR BANYUWANGI!

•PANTHER 94•

•VITOP JAYA•

DIJUAL Panther th 94, hrg 50jt nego, Hub: Bp. Ujang 087755905432

ANDA TELAT BULAN?? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544

•TRUK• DIJUAL 8 Truk siap dijagal. Butuh uang cepat, Hub: 08123456909

•ESTILO & LIVINA• DJL Estilo ‘07, abu-abu mtlk, & Livina 2 bgku ‘09, abu-abu tua mtlk. H: 082140758983

• TOYOTA SOLUNA• DJL Toyota Soluna 2000, Istw silver met, Pjk bru, P Stbndo, 72,5 jt, H: 08123471646

• PANTHER PICK-UP• DIJUAL CEPAT Panther Pick-UP 2005Warna Biru, Hub. 0338-5545656/08123230337

•LOUNDRY DINA• LOUNDRY 3 Jam &1 hr slsi, paket mli 75rb/ bln. Antr-jmpt, fas trlgkp 085 749 262 307

•JASA• TERIMA tarik tunai & Pelunasan kartukredit Visa/Master, 0852 5999 8910

•AIR MINUM• DJL Air minum sht brhasiat dg kndungn oksigen proposional, mrk TRAS (Terapi Air Sehat) Jl. Anggrek X/10. H: 08123485319

•PELUANG USAHATAS IMPORT•

•RENTAL•

PELUANG Usaha Tas Import yg speserpn tdk rugi, H:085238015470 (Bwi, Stb, Bws)

RENTAL Xenia 2011 murah+Sopir, harian/ bulanan, (0338) 5556665

•JAHE GAJAH• DIJUAL Jahe Gajah ex Medan, cck utk Bibit, Hub: 081353319650/081934825356

•MESIN AIR MINUM• DIJUAL Mesin air minum isi ulang, filter, catrage, tutup galon, tisue dll, Hub: Lusi Jl. Citarum 18 085234005722

BANYUWANGI •STNK• HLG STNK Nopol P 3567 WQ, an. Dian Kartikawati, al:Krajan RT01/02Tamansari, Bwi.


33

Sabtu 31 Desember 2011

Selangkah Lagi ke Final Kejurda P2SP Jatim BANYUWANGI - Sepak terjang pendekar Banyuwangi dalam kejuaraan daerah (kejurda) pencak silat pelajar (P2SP) Jawa Timur di Kampus C Unair Surabaya terus berlanjut. Tendangan dan pukulan pesilat besutan Bambang Wahyuono itu terus memakan korban. Capaian itu membuat sejumlah pendekar semakin mendekati final.

Hasil itu dipastikan oleh keberhasilan pesilat Banyuwangi mencapai babak semifinal kemarin. “Minimal, dengan masuk babak semifinal, medali bisa kami peroleh. Tapi, kami ingin menembus babak final,” tekad Bambang. Jejak pesilat Banyuwangi di babak semifinal diawali aksi heroik Alfian Okta Maulana. Menghadapi pesilat Jember, Jemy Calvin, di kelas I putra, Alfian menang

DOK.RaBa

Bambang W.

mutlak dengan skor 5-0. Jejak Alfian juga diikuti pesilat lain, Rino Abdul Dhohir. Turun di kelas F putra, Rino berhasil membungkam M. Nurfitra asal Sidoarjo dengan kemenangan telak 5-0. Sukses keduanya diikuti Rekse Umum Romadon di kelas E putra. Menghadapi pesilat Surabaya, Gufron, Rekse membubukan kemenangan 4-1. Di kelas A putra, ada Dhima Adi Wijaya yang juga me-

nang 5-0 atas Nova Fahresi pesilat asal Kota Mojokerto. Di kelompok putri, Rini Hermawati yang turun di kelas B sukses menapak ke semifinal. Menghadapi Latifa Nur Chesena, Rini menang mutlak dengan skor 5-0. Sukses atlet Banyuwangi makin lengkap dengan masuknya regu putri ke final dalam ajang tersebut. “Besok (hari ini) kita berusaha masuk final,” tekadnya. (nic/c1/als)

BOLA VOLI

Pangkas Libur Pemain

Gavilas Sabet Piala PD BANYUWANGI - Tim bola voli Gavilas Alasrejo akhirnya menjadi juara dalam turnamen bola voli memperebutkan Piala Partai Demokrat (PD) yang digelar di GOR Tawang Alun Banyuwangi. Dalam babak final yang digelar kemarin malam, Antok, Herman, dan Nanda dkk. berhasil menyudahi perlawan tim Arba Bagorejo, Srono, yang diperkuat Buchory, Zainul dkk. dengan skor 3-1. Untuk tim putri, gelar juara diraih Arstop dari Muncar. Tim yang diperkuat Ita, Farida, Nuri itu dengan mudah mengalahkan Bengkak United yang dimotori Teta, Nurma, Siti, Diah dengan skor 3-0 di partai puncak. Unggul materi pemain membuat Arstop muncar dapat dengan mudah melancarkan serangan kepada Bengkak United yang diperkuat para pemain muda harapan Banyuwangi. ”Selamat kepada para juara. Dan yang belum juara jangan patah semangat,’’ ujar Handoko, ketua panitia kejuaraan voli Pial Partai Demokrat. Laga final kemarin malam, juga disaksikan pengurus Partai Demokrat Jawa Timur, Kapolres Banyuwangi Nanang Mashudi, Adil Ahmadiyono ketua DPD Demokrat Banyuwangi, Drs Abdullah, Drs Achmad Khoirullah, dan pengurus dan kader partai Demokrat Banyuwangi. (adv/als)

IWAN SETIONO/RaBa

JUARA: Ketua panitia, Handoko (kiri), memberikan piala kepada juara bola voli Partai Demokrat kemarin malam.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

LIBUR DUA HARI: Pemain Persewangi saat berlatih di Stadion Diponegoro beberapa waktu lalu.

Persiapan Hadapi Perseman Manokwari

ISTIMEWA

BIKIN BANGGA: Para sprinter Banyuwangi usai tampil di arena Porprov Jatim di Kediri, 19 Juli lalu.

Tiga Sprinter Nominasi PON Remaja BANYUWANGI - Hasil manis yang dipetik PASI Banyuwangi dalam grand final Jatim Sprint 2011 membawa hikmah bagi para atlet. Dari sekian banyak sprinter yang mempersembahkan medali emas, tiga pelari dipastikan mendapat kesempatan membela Jatim di pentas nasional. Adalah PON Remaja 2013 yang menjadi proyeksi ketiga sprinter itu unjuk kebolehan. Ketiga atlet itu adalah Dwi Tanaya Prasetya Adi, Nikmatul Nafiah, dan Rendiyana Putra. Mereka mampu menunjukkan

kualitas dan berhasil merebut medali di ajang Jatim Sprint yang berakhir 29 Desember lalu. “Ketiganya maNIKLAAS/RaBa suk nomiAgus Sujiono nasi membela Jatim di PON Remaja tahun depan,” beber Agus Sujiono, ofisial PASI Banyuwangi. Dalam grand final Jatim

Sprint di lintasan atletik Unesa Surabaya Kamis (29/12) lalu, Dwi Tanaya Prasetya Adi menyumbangkan dua medali untuk Banyuwangi. Medali emas dia sumbangkan dari nomor 1000 meter. Satu medali lagi adalah medali perak yang digondol dari nomor 400 meter. Nikmatul Nafiah, sprinter Banyuwangi putri, mampu berjaya di nomor 400 meter. Rendiyana Putra merengkuh sukses dengan menyabet medali emas di nomor 100 meter. “Prestasi mereka patut diapresiasi,” ujarnya. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Tidak kurang dari sepekan lagi game kedua kompetisi Divisi Utama PSSI kembali dijalani skuad Persewangi. Pertandingan kandang kedua bagi Laskar Blambangan itu akan dimainkan 6 Januari 2012 mendatang. Calon lawan yang dihadapi Nurcahyo dkk adalah wakil Tanah Papua, Perseman Manokwari. Mepetnya jadwal tersebut membuat manajemen Persewangi mengambil langkah tegas. Itu diambil demi mematangkan persiapan menghadapi Perseman di game kedua Divisi Utama nanti. Salah satu langkah yang diambil petinggi tim adalah memangkas waktu libur para pemain. Pemain diberi waktu libur karena ada pergantian tahun. Tetapi, manajemen hanya memberi libur dua hari. “Mungkin kita akan berikan libur dua hari saja. Mulai besok (hari ini) sampai tanggal 1 Januari,” beber Andik Wijaya, asisten manajer Persewangi. Andik mengatakan, selepas bentrok Persemalra dalam laga pertama lalu, manajemen juga

memberi waktu rehat. Rehat kali ini diberikan semata-mata untuk memberi kesempatan pemain menikmati malam pergantian tahun. Namun, karena jadwal kompetisi sudah sangat mepet, manajemen hanya memberi libur dua hari. Sebab, sepekan kemudian, Nurcahyo dkk sudah harus turun ke lapangan. Tentu hasil maksimal menjadi target yang harus diraih demi mendongkrak posisi tim di daftar klasemen. Apalagi, lawan yang dihadapi cukup spesial, yakni Perseman Manokwari. Sejauh ini, tim asal Papua itu dikenal memiliki bakat alam yang luar biasa. Kemampuan saudara tua Perseman Manokwari, seperti Persipura Jayapura, Persiwa Wamena, Persiram Raja Ampat, dan Perserui, cukup menjadi referensi kekuatan tim asal Bumi Cenderawasih itu. Tidak heran, manajemen langsung mempersiapkan armadanya demi tampil maksimal. “Laga awal kontra Persires Bali Devata, Perseman memang kalah. Namun, kita juga ingin mengulang laga home dengan kemenangan. Tiga angka akan kita ambil dari Perseman 6 Januari nanti,” cetus Andik. (nic/c1/als)

BALJEBOL BALI

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

Tiga Pemancing Tewas Ditabrak

KEBAKARAN

Tiga Rumah Terbakar BONDOWOSO - Tiga rumah milik keluarga Sei, 70, yang tinggal di Desa Suling Kulon Kecamatan Cermee terbakar habis Jumat (30/12). Rumah yang terbuat dari gedek dan kayu itu, luluh lantak oleh nyala api. Penyebab kebakaran adalah sebuah obat nyamuk bakar yang dalam kondisi nyala terjatuh. Sehingga api yang tadinya kecil semakin membesar. ”Warga sempat panik akibat kobaran api ini,” kata Hari, 45, warga setempat. Dia menengarai, penyebab kebakaran adalah keteledoran salah satu pemilik rumah. Karena obat nyamuk tersebut ditaruh di lantai yang dekat dengan dinding gedek rumahnya. Sementara itu Kepala Bapemas Drs Hosni yang mendapat laporan adanya rumah terbakar dari warga langsung berupaya untuk membantu merenonasi rumah melalui dana proyek pembangunan rumah tidak layak huni. ”Kami langsung melihat ke lokasi kebakaran,” katanya. Kemudian, atas pertimbangan pihak tim teknis, maka dia memasukan tiga rumah yang kebakar untuk diperbaiki lewat renovasi rumah tidak layak huni. (eko/hdi/jpnn)

PENDIDIKAN

Dana Bos Naik Lipat Dua LUMAJANG – Tahun 2012 mendatang, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bakal meningkat. Pasalnya pemerintah kabupaten akan mendapat gelontoran dana BOS dari pusat dengan jumlah yang berlipat. Hal terebut membuat jajaran dinas pendidikan untuk lebih ketat dalam mengawasai realisasi penyerapan dana BOS. Sekretaris Dinas Pendidika Kabupaten Lumajang, Suwarno, MM menjelaskan, peningkatan dana BOS tersebut hampir lima puluh persen dari tahun sebelumnya. Diperkirakan kenaikan tersebut terjadi pada seluruh Indonesia. Namun yang pasti Lumajang bakal menerima penambahan gelontoran dana tersebut sejak tahun depan. Untuk Sekolah Dasar (SD) penambahan dana bos cukup signifikans. Dari nominal Rp 397 ribu tiap siswa dalam setahun, meningkat menjadi Rp 580 ribu. Nilai Rp 397 ribu di tahun 2011 menurutnya mengalami peningkatan yang cukup signifikans pada tahun 2012. Peningkatan tersebut dengan ketentuan sama, yakni berlaku pada setiap siswa dalam satu tahun. Begitu juga untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Juga mengalami penambahan gelontoran dana yang lumayan signifikan. Tahun 2011 ini yang setiap siswa dalam satu tahun menerima Rp 570 ribu akan meningkat menjadi Rp 710 pada tahun 2012. Termasuk untuk Sekolah Mengah Atas (SMA). Dana BOS daerah akan diturunkan pada sekolah sederajad yakni SMK, MA, dan Salafiyah. Dengan nominal mencapai Rp 65 ribu per siswa dalam setiap bulannya. Bagaimana penyalurannya? Kata Suwarno, penggelontoran dana BOS tahun 2012 sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. “Penyalurannya dari pusat ke kas umum keuangan daerah Jatim, dan langsung ke rekening sekolah,” jelas Suwarno. (fid/sh/jpnn)

ARIMACS WILANDER/RADAR JEMBER/JPNN

TAMBAH LAMPU: Suasana alun-alun Bondowoso kemarin siang. Jika malam, beberapa sudut dimanfaatkan kalangan muda-mudi untuk berpacaran.

Sudut Gelap pun Jadi Ajang Pacaran Alun-Alun Kota akan Dipasang PJU BONDOWOSO – Di balik suasana sejuk dengan rerimbunan pepohonan, alun-alun menjadi tempat strategis dan murah meriah untuk dijadikan tempat memadu kasih. Ditambah dengan penerangan lampunya yang sangat minim, tentu semakin memudahkan para penikmat cinta untuk berbuat mesum. Kondisi tersebut membuat Bupati Bondowoso gerah dan meminta dinas terkait membenahinya. Pantauan wartawan RJ ke lokasi pada tengah malam beberapa hari lalu, di pojok yang agak gelap ditemui beberapa pasangan muda mudi memadu kasih. Pasangan belasan tahun ini tak malu-malu memamerkan perbuatan tak lazim seperti berciuman di depan umum. Meski, pada saat itu sebenarnya masih banyak kendaraan yang berseliweran. Bahkan aksi itu sempat jadi

tontonan gratis beberaa pengunjung lainnya. Nah, karena makin banyak pengunjung yang menonton aksi tak senonoh itu, pasangan mudamudi tadi langsung meninggalkan lokasi alun-alun. Agus Sunarto, Kepala Sub Bidang Pengelolaan Pertamanan dan Penerangan Jalan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bondowoso membenarkan, terkait dengan kurangnya lampu penerangan di alun-alun. Kondisi tersebut tentu bisa dimanfaatkan oleh para Anak Baru Gede untuk berbuat mesum. ”Informasi yang kami dapat, fungsi alun-alun sebagai taman kota berubah fungsi menjadi tempat mesum,” ujarnya. Menurutnya, kendati suasana alun-alun ramai, namun karena tidak didukung penerangan yang memadai, hal itu bisa disalahgunakan para pengunjung alun-alun untuk berbuat yang tidak sepantasnya. Untuk itulah, lanjut Agus,

BLH akan memasang Penerangan Jalan Umum di alun-alun. Lampu-lampu tersebut akan ditempatkan di 12 titik. Tersebar di seluruh sudut alun-alun dan di seputar gerbong maut. Tempat-tempat itu merupakan lokasi yang rawan dijadikan tempat mesum. Realisasi pemasangan PJU itu akan dilakukan tahun depan. “Kami berharap setelah lampu PJU terpasang tidak ada tempat lagi bagi para muda-mudi melakukan mesum ria,” ujarnya kemarin. Dengan kondisi yang sudah terang benderang, dia berharap dengan sendirinya tidak akan ada lagi perbuatan mesum di alun-alun. Dia menambahkan, disamping pemasangan lampu di alun-alun, penambahan lampu juga akan dilakukan di Desa Koncer Gentengan hingga pertigaan Desa Grujugan. BLH mempersiapkan 101 lampu untuk penerangan di sepanjang jalan dari Desa Koncer menuju Desa Grujugan. (esb/hdi/jpnn)

JEMBER - Nasib nahas dialami rombongan pemancing yang hendak memancing di Pantai Pancer, Kecamatan Puger, Jember. Tiga orang diantara tujuh pemancing yang ikut rombongan tewas mengenaskan saat terjadi kecelakaan di depan SPBU Keting, Desa Keting, Kecamatan Jombang pukul 04.30, dinihari, kemarin. Tiga korban tewas dalam peristiwa kecelakaan maut ini adalah warga Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. Masing-masing, Munir, 45, warga Dusun Gang Buntu, Desa Ledok Tempuro; Muksin, 47, warga Dusun Curahtekok, Desa Ledok Tempura, Kecamatan Randuagung, Lumajang; serta Abdul Azis, 26, warga Dusun Krajan, RT 19, RW5, Desa Ranupakis, Lumajang. Informasi koran ini menyebutkan, satu orang tewas di tempat kejadian dan dua lainnya tewas saat menjalani perawatan di Puskesmas Kencong. Ketiganya mengalami luka cukup parah di sekujur tubuh. Bahkan, beberapa bagian tubuh korban mengalami patah tulang dan luka robek di bagiaan kepala dan lengan yang cukup dalam. Rencananya, ketiga korban bersama dengan keempat rekan lainnya hendak pergi memancing ke Pancer, Puger. Rombongan ini berangkat dari rumahnya sejak subuh. Dalam perjalanan, dua sepada motor yang ditumpangi empat orang berhenti di SPBU Nogosari, Lumajang untuk mengisi BBM. Sedangkan dua sepeda motor yang dikendarai ketiga korban melaju mendahului empat teman-temannya yang lain. Saat itu, Abdul Azis mengendarai sendirian sepeda motor Honda Star L 2542 SO, sedangkan Munir dan Muksin ber-

boncengan mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit N 2261 ZF. Ketiganya melaju dengan kecepatan tinggi. Saat asyik melaju tersebut, tepat di depan SPBU Keting dari arah berlawanan juga melaju sebuah truk. Truk Nopol P 8443 NL itu dikendarai Muhammad Nur Khotib, 21, warga Dusun Kedunglangkap, Desa Kraton, Kecamatan Kencong. Menurut Nur Khotib, dirinya akan pergi ke Lumajang untuk mengangkut pasir. Saat itu, dirinya mengaku sudah menyalakan lampu sein saat hendak berbelok ke arah SPBU untuk mengisi bahan bakar. “Tetapi sepeda motor tetap melaju dengan kecepatan tinggi,” ujar Khotib. Akibatnya, kecelakaan tak bisa dihindari. Truk tersebut menabrak ketiga korban dengan kerasnya. Merasa bertanggung jawab, Nur Khotib membawa ketiga korban ke Puskesmas Kencong untuk mendapat perawatan medis. Menurutnya, satu diantaranya tewas di lokasi kejadian karena mengalami perndarahan hebat di kepala. Bahkan, ada yang mengalami luka robek dan patah tulang tangan serta kaki. “Barang bukti mulai truk dan dua sepeda motor yang mengalami rusak berat serta sopir truk sudah diamankan di unit laka lantas Polres Jember,” kata anggota lantas yang namanya enggan dikorankan. Kasatlantas Polres Kember AKP Wiwit Adisatriya membenarkan terjadinya lakalantas yang menewaskan tiga pengendara sepeda motor tersebut. Terjadinya kecelakaan maut itu, karena kurang hati hatinya sopir truk yang tidak memberikan kesempatan kepada pengendara sepeda motor yang melaju dari arah depan. Apalagi truk yang disopiri Nurkhotip akan belok ke SPBU,” katanya. (jum/ram/jpnn)


34

KALEIDOSKOP 2011

Sabtu31 Desember 2011

Kisruh Pertandingan Sepak Bola KEKISRUHAN pertandingan sepak bola mewarnai kejadian di sepanjang tahun 2011. Gara-gara kecewa kepimimpinan wasit, penonton memecahi kaca stadion Abdurachman Saleh. Masih

SIGIT HARIYADI/RaBa

26 MEI 2011: Puluhan siswa SSB melakukan aksi unjuk rasa menuntut penyelesaian konflik di tubuh PSSI. Mereka membakar poster sebagai simbol semangat untuk menyelamatkan persepakbolaan tanah air.

terkait bola, Mei 2011, puluhan siswa sekolah sepak bola (SSB) melakukan aksi demonstrasi di lapangan Perumahan Kodim, di Kelurahan Kotakan, Kecamatan Situbondo. Mereka memprotes

sanksi dari federasi sepak bola dunia (FIFA) kepada PSSI. Masih bulan Mei 2011, Situbondo memecahkan rekor MURI terkait banyaknya peserta KB pria. (bersambung besok).

12 MEI 2011: Bupati Dadang Wigiarto menerima penghargan dari Manajer MURI, Sri Widiyati. Untuk kali kedua, Situbondo memecahkan rekor MURI sebagai peserta medis operasi pria (MOP/KB pria) terbanyak. Hanya dalam waktu dua hari mampu mengumpulkan akseptor hingga 340 orang.

23 MEI 2011: Kupukupu bergambar tengkorak menghebohkan warga Desa Kesambi Rampak, Kecamatan Kapongan. Corak punggung serangga yang satu ini menyerupai tengkorak. Kupu-kupu berwarna kombinasi cokelat dan hitam itu pertama kali ditemukan oleh Indri, 18, warga Dusun Karang Layar, Desa Kesambi Rampak.

ADI/RaBa SIGIT HARIY

EDY SUPRIYONO/RaBa

8 JULI 2011: Seorang bandar judi toto gelap (togel) beromzet puluhan juta rupiah per hari, berhasil digulung aparat kepolisian. Tersangkanya Slamet, 48, warga Dusun Krajan, RT 03 RW 1, Desa Pandak, Kecamatan Klabang, Bondowoso. Slamet dibekuk di lokalisasi Gunung Sampan (GS).

SIGIT HARIYADI/RaBa

SIGIT HARIYADI/RaBa EDY SUPRIYONO/RaBa

1 MEI 2011: Pertandingan sepak bola kompetisi U-19 ricuh. Penonton memecah kaca loket stadion Abdurachman Saleh. Kericuhan dipicu oleh ulah wasit yang dianggap memihak dalam memimpin pertandingan. Panitia pertandingan menunjukkan pecahan kaca loket stadion.

8 JUNI 2011: Ratusan perahu hias memeriahkan acara petik laut di peraiaran Desa/Kecamatan Jangkar. Agenda tahunan itu dilaksanakan oleh nelayan setempat sebagai media untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME) agar hasil tangkapannya melimpah. Petik laut ini diklaim sebagai yang terbesar di Situbondo.


Sabtu 31 Desember 2011

BERITA UTAMA

35

HALAMAN SAMBUNGAN

Tidak Mau Menyebut Nominal Dana Kunker ... ■ AKHIRNYA... Sambungan dari Hal 25

Dalam rapat koordinasi bersama pimpinan fraksi Rabu lalu (28/12), pimpinan DPRD memberi waktu satu kali 24 jam agar mereka yang tak ikut kunker mengembalikan uang yang telah diambil. Sebab, masa anggaran 2011 akan segera berakhir. “Sebentar lagi kan sudah tahun 2012. Jadi sebelum itu, uang harus dikembalikan semua,” katanya kemarin. Ditanya besaran dana yang dikembalikan anggota dewan, Hermanto mengaku belum tahu. Sebab, yang mengurus pengembalian uang kunker adalah Sekretariat DPRD. “Tanya ke sekretariat saja. Saya juga belum sempat menanyakan itu. Tapi, hari ini sudah dikembalikan ke kasda,” katanya.

Kepala Sekretariat DPRD Banyuwangi, Sudirman, saat dikonfirmasi mengakui bahwa dana kunker yang telah diambil anggota dewan yang tidak berangkat ke Kepri telah dikembalikan. Dana itu juga sudah dikembalikan ke kasda. “Hari ini bank buka terakhir sebelum tutup-buku 2011. Jadi, kita cepat-cepat menyetor,” ungkapnya. Sayangnya, saat ditanya berapa besar dana yang telah dikembalikan anggota dewan, Sudirman mengaku tidak ingat. Bahkan, pejabat yang hobi bermain bulu tangkis itu juga tidak mengetahui jumlah uang yang dikembalikan setiap anggota dewan. “Yang tahu Pak Sigit (Kepala Bidang Legislasi Sekretariat DPRD). Pak Sigit juga yang menyetor dana pengembalian itu ke kasda,”

sebutnya. Sayangnya, Kabid Legislasi Sekretariat DPRD, Sigit, saat dikonfirmasi di kantornya tidak mau menyebut nominal dana yang telah disetor ke kasda. “Pokoknya sudah dibayar semua, dan sudah disetor ke kasda semua,” katanya. Ditanya berapa nominal uang yang telah dikembalikan masing-masing anggota dewan yang tidak mengikuti kunker, pria bertubuh subur itu juga tidak mau menjawab. “Yang menghitung itu bendahara, jadi saya tidak tahu pasti,” dalihnya. Sementara itu, sikap anggota DPRD yang telah mengambil dana kunker tapi tidak berangkat kunker mendapat sorotan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Lima Maret (LSM Format) Banyuwangi, Mas Soeroso. “Itu namanya per-

buatan korupsi,” tegas Mas Soeroso dalam rilis yang dikirim ke Radar Banyuwangi kemarin. Menurut Soeroso, meski para anggota dewan yang tidak berangkat kunker itu telah mengembalikan jatah kunker, tapi itu tidak menghilangkan unsur pidana dari perbuatannya yang telah menerima dan memanfaatkan uang tersebut. “Kami akan melakukan langkah-langkah hukum terkait dana kunker ini,” katanya. Bagi LSM Format, mestinya ketua DPRD tidak hanya mengimbau anggotanya mengembalikan dana kunker. Tetapi, juga menyarankan agar kasus ini dibawa ke polres atau kejaksaan karena merupakan bentuk korupsi. “Anggota DPRD seharusnya lebih peka tentang keadilan masyarakat,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Dilarang Mendekat pada Radius 1,5 Km ■ MAKIN... Sambungan dari Hal 25

Pada Rabu lalu (28/12) terjadi gempa permukaan sekitar 25 menit, dan Kamis lalu (29/ 12) terjadi gempa permukaan sekitar 50 menit. Atas kejadian itu, PVMBG mengeluarkan imbauan kepada warga agar

siaga, terutama yang berada di sepanjang bantaran sungai. Imbauan itu dikeluarkan guna mengantisipasi adanya perubahan status gunung. Jika terjadi peningkatan status, maka warga sudah siap mengantisipasi kemungkinan terburuk. Walau terjadi guncangan cukup mengkhawatirkan,

tapi belum ada dampak apa pun yang terjadi. Selain terjadi guncangan dahsyat, gempa vulkanik A sudah jarang terjadi. Sementara itu, gempa vulkanik B masih sering terjadi setiap hari. “Setiap enam jam masih ada. Sekarang didominasi gempagempa permukaan,” beber

Umar. Menjelang tahun baru 2012, PVMBG masih melarang warga mendekati kawah Ijen sampai radius 1,5 Kilometer. Dalam radius itu, keselamatan setiap warga bisa terancam. “Kita imbau wisatawan tidak mendekat dulu,” kata Umar. (afi/ c1/bay)

Janji Perjuangkan Nasib Nelayan ■ ALI... Sambungan dari Hal 25

Agenda rapat paripurna istimewa itu tak hanya membacakan SK pemberhentian Bram dari DPRD. Dalam rapat tersebut juga dilangsungkan pengambilan sumpah dan janji Ali Maki sebagai anggota DPRD. Pengambilan sumpah Ali Maki sebagai anggota DPRD dipimpin Ketua DPRD Banyuwangi Hermanto. “Apakah Saudara siap diambil sumpah,” tanya Hermanto sebelum mengambil sumpah Ali Maki.

Rapat paripurna istimewa tersebut tampaknya benar-benar istimewa. Sebab, Bupati Abdullah Azwar Anas dan Wabup Yusuf Widyatmoko kompak hadir. Mereka hadir didampingi semua unsur forum pimpinan daerah (forpimda). Hadir pula Kapolres AKBP Nanang Masbudi, Dandim 0825 Letkol Dendy Setiawan, dan Danlanal Letkol M. Nazif. Dalam rapat paripurna istimewa tersebut, anggota DPRD yang hadir juga cukup banyak. Hasil pantauan wartawan koran ini, wakil rakyat yang datang 40 orang. Kursi undangan untuk

para camat, lurah, dan kepala desa (kades), juga terisi penuh. Tetapi, kursi untuk pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) banyak yang kosong. Sementara itu, saat dikonfirmasi usai pelantikan, Ali Maki mengaku akan memperjuangkan nasib para nelayan yang selama ini belum diperhatikan secara maksimal oleh pemerintah. “Saya ini anak nelayan, dan sejak kecil juga menjadi nelayan di Muncar,” cetus tokoh nelayan asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, yang akrab disapa Alex itu.

Alex menganggap, pemerintah kurang memperhatikan nasib para nelayan. Bila para petani sering mendapat bantuan alat pengelolaan sawah, tapi para nelayan nyaris tidak pernah mendapat bantuan alat tangkap ikan. “Ini yang akan kita perjuangkan,” tegasnya. Ali Maki yang diangkat menjadi anggota DPRD menggantikan Bram ini, dalam pemilihan legislatif (pileg) 2009 berada di nomor urut delapan di daerah pemilihan (dapil) III. Dapil III meliputi Kecamatan Muncar, Tegaldlimo, Cluring, dan Srono. (abi/c1/bay)

Hasilnya Jadi Bahan Kajian ... ■ PANTAU... Sambungan dari Hal 25

Hary mengatakan, isi gas dalam tabung terdiri dari atas dua jenis, yaitu propane atau tekanan tinggi. jika isi tabung elpiji menggunakan jenis propane, maka jarum pada manometer menunjuk garis full. “Yang kedua adalah bhutane atau tekanan rendah. Jika tabung elpiji menggunakan jenis tersebut, maka jarum pada manometer tidak menyentuh garis full,” jelasnya. Hary menambahkan, untuk memastikan bahwa isi gas elpiji benar-benar 3 kg, maka konsumen diminta menimbang ulang menggunakan berat

ISTIMEWA

PERIKSA: Petugas mengecek tabung elpiji di pasaran kemarin.

toleransi, yaitu, berat tabung ditambah berat gas. “Kira-kira 7,94 kg sampai 8,25 kg,” cetusnya. Menurut Hary, sidak tersebut

bertujuan mengawasi kesesuaian isi elpiji. Ditakutkan, isi gas yang beredar di masyarakat tidak sesuai berat yang seharus-

nya. Selain itu, juga untuk mengetahui kualitas tabung elpiji agar tidak membahayakan konsumen. “Agar masyarakat aman menggunakan elpiji, karena benda yang satu ini dapat menimbulkan ancaman jika tidak diawasi,” jelas Hary. Sementara itu, sidak kemarin merupakan gabungan sidak Disperindagtam Banyuwangi bersama PT. Pertamina Depot Tanjung Wangi, dan Hiswana Migas Banyuwangi, serta instansi terkait. “Jika ditemukan pelanggaran terkait elpiji, kita akan lakukan kajian sebagai bahan masukan kepada bupati untuk diadakan penataan peredaran elpiji di Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (gil/c1/bay)

464 KK Bermukim di Bantaran Sungai ■ WARGA... Sambungan dari Hal 36

Menurut Zainul, jika status gunung yang berlokasi di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso itu naik menjadi awas, pihaknya akan segera mendirikan posko evakuasi warga. Posko itu akan didirikan di areal yang cukup tinggi, tapi tidak terlalu jauh dari permukiman warga.

Zainul menambahkan, evakuasi dilakukan pada saat status Gunung Ijen memasuki level awas. Sebab, level tersebut sudah tanggap darurat. “Sampai saat ini (kemarin) kami masih mendirikan dua posko siaga. Belum sampai pada tahap pendirian posko evakuasi,” pungkasnya. Seperti pernah diberitakan, sedikitnya 464 kepala keluarga (KK) yang bermukim di wilayah Situbondo berpotensi

menjadi korban jika sewaktuwaktu Gunung Ijen meletus. Rinciannya, 424 KK bermukim di bantaran sungai di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, dan 40 KK bermukim di bantaran sungai Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih. Kedua desa itu dilalui Sungai Samir yang berpotensi dialiri lahar dingin dari Gunung ijen. Untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa, Rabu (21/12)

lalu BPBD Situbondo mendirikan dua posko siaga. Satu posko ditempatkan di Kantor Desa Bantal dan satu posko lagi di Desa Sumberrejo. “Pendirian posko siaga ini bertujuan untuk mempermudah warga memperoleh informasi terkait aktivitas Gunung Ijen. Dengan demikian, warga bisa cepat mengambil tindakan jika sewaktu-waktu gunung tersebut meletus,” ungkap Zainul kala itu. (sgt/c1/aif)

Tak Mudah Satukan Persepsi Banyak Komunitas ■ SEPAKAT... Sambungan dari Hal 25

Namun, keinginan tersebut sungguh tidak mudah, terutama menyangkut masalah pendanaan. Slamet mengaku, ketika itu para seniman menggelar pameran dengan dana swadaya. “Tempatnya kadang di Gedung Juang 45. Yang pasti swadaya. Tapi akhirnya dimasukkan ke agenda tahunan sejak tahun 1995,” jelas Slamet. Kendala tidak berhenti di situ, apalagi saat menyatukan visi yang diusung para seniman. Visi yang diusung adalah memberikan yang terbaik bagi Banyuwangi. “Namun, menyatukan persepsi banyak komunitas tidak semudah yang kita bayangkan. Tapi beruntung, setelah melewati banyak proses, seniman Banyuwangi

bisa menyatukan visi,” tuturnya. Akhirnya, setiap pameran digelar, seniman dari berbagai komunitas di Banyuwangi turut serta. Mereka, kata Slamet, meninggalkan ego masing-masing demi terselenggaranya pameran. “Semua menjadi satu demi Banyuwangi,” cetusnya. Semangat para seniman menggelar pameran tahunan tersebut sangat besar. Sampaisampai, kata Slamet, banyak dukungan yang datang dari seniman kota lain. Seniman asli Banyuwangi yang tinggal di kota lain juga ikut meramaikan pameran. “Inilah yang membuat kita bangga. Semua memiliki satu visi, yaitu memajukan Banyuwangi. Itu merupakan satu keunggulan kita,” tukasnya. Slamet mengatakan, pameran lukis dan patung tersebut memiliki tujuan mewujudkan Banyuwangi sebagai kota seni. Sebab,

Banyuwangi mampu untuk itu. “SDM kita di dunia seni sangat memadai. Jadi, bukan hal yang aneh seniman menginginkan Banyuwangi menjadi kota seni. Karena kita punya potensi untuk itu,” cetusnya. Slamet berharap, Pemkab Banyuwangi semakin peduli terhadap dunia seni. Sebab, kesenian di Banyuwangi, sangat potensial. “Harapan kita seperti itu. Setidaknya mampu menjadi kiblat seni di Jawa Timur,” harapnya. Sementara itu, animo masyarakat terhadap pameran cukup tinggi. Menurut Slamet, meskipun pameran dibuka oleh camat, bukan bupati, tapi jumlah pengunjung sangat memuaskan. “Dari sini bisa kita lihat, masyarakat tidak butuh siapa yang membuka pameran. Tetapi, mereka tertarik hasil karya kita,” pungkasnya. (c1/bay)

Zeiniye Diteriaki dengan Kata-kata Kotor ■ PENDEMO... Sambungan dari Hal 36

Di lehernya tergantung kotak bertuliskan APBD. Namun, APBD yang seharusnya menjadi angin surga baginya justru membuat bebannya kian berat, bahkan mencekik lehernya. Ternyata, APBD itu justru dipermainkan eksekutif dan legislatif. Itu ditandai dengan sebuah tali yang menghubungkan kotak APBD dengan pejabat eksekutif dan legislatif yang diperankan oleh mahasiswa. Bahkan, sering kali tali itu ditarik dan diulur, sehingga membuat rakyat kecil bingung bahkan tercekik. ”APBD Bukan Makanan Eksekutif dan Legislatif’. ‘Hapus Dana Jasmas sampai ke akar-akarnya. ‘Dok Segera APBD 2012”. Begitu tulisan yang terdapat dalam sejumlah poster yang berjudul “Suara Rakyat Situbondo”. Rombongan mahasiswa berangkat dari Alun-alun Situbondo. Selain berorasi, sepanjang perjalanan, mereka juga menyuguhkan aksi teatrikal yang menarik perhatian pengguna jalan. Kantor Pemkab Situbondo menjadi tempat kali pertama yang disinggahi. Di tempat tersebut, mereka memaksa masuk hingga ke halaman kantor sekretariat. Menariknya, para mahasiswa dari HMI itu tak mau mendengarkan penjelasan pejabat

pemkab. Padahal, saat itu Sekda Hadi Wijono sudah siap menerima mereka. Di hadapan para pejabat, mereka hanya menyanyikan lagu mars HMI. Setelah puas, mereka langsung meninggalkan kantor sekretariat pemkab. Hal yang sama juga dilakukan saat berdemo di kantor DPRD Situbondo. Bahkan, di gedung para wakil rakyat itu sempat terjadi ketegangan. Itu setelah para mahasiswa menghadang dan menggedor-gedor mobil dinas Ketua DPRD, Zeiniye. Bahkan, para mahasiswa mengeluarkan umpatan yang membuat ketua DPRD sakit hati. Kejadian itu sebenarnya di luar rencana. Sebab, secara kebetulan rombongan mahasiswa dan mobil dinas yang ditumpangi ketua DPRD datang bersamaan dari arah yang berlawanan. Para mahasiswa langsung ber-

lari ke depan pintu masuk utama kantor DPRD. Sejumlah personel kepolisian meminta pendemo memberi jalan mobil ketua DPRD. Nah, saat berada di tengah kerumunan itu, salah seorang pendemo menggedorgedor mobil ratusan juta rupiah itu. Yang membuat ketua DPRD tidak tinggal diam, saat salah seorang pendemo mengeluarkan kata-kata tak senonoh. Mendengar itu, Zeiniye langsung membuka pintu mobil dan memukul tubuh salah seorang pendemo menggunakan gulungan kertas. Zeiniye bermaksud mengajak dialog, tapi polisi menyarankan agar dialog dilakukan di dalam gedung DPRD. Namun, lagi-lagi mahasiswa memilih ngacir. “Kita sudah sering menerima janji palsu. Kita tidak mau dikibuli lagi,” teriak mahasiswa. (pri/c1/aif)

Sudah dalam Proses Revisi ■ ZEINIYE... Sambungan dari Hal 36

Dijelaskan, APBD saat ini sudah dalam proses revisi di badan anggaran (banggar). Kali terakhir, timgar dan banggar sudah bertemu. Bahkan, banggar sudah mengeluarkan reko-

mendasi. Saat ini eksekutif masih melakukan revisi. “Jika eksekutif cepat kita juga bisa cepat (mengesahkan). Kalau (pengesahan APBD) lama karena ini menyangkut anggaran umat satu tahun,” papar perempuan berjilbab itu. (pri/aif)

Berharap Bisa Jadi Kegiatan Tahunan ■ DOA BERSAMA... Sambungan dari Hal 36

Empat pilar itu adalah Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan persatuan dalam mempertahankan NKRI,” terangnya. Bupati berharap, tokoh agama bersama-sama membangun serta mewujudkan kerukunan umat beragama, melalui tiga pilar. Yakni, kerukunan intern umat beragama, antar

umat beragama dan kerukanan pemerintah dengan umat beragama. Ketua FKUB, KH. Syaiful Islam menambahkan, kegiatan ini merupakan program FKUB dalam rangka peningkatan kerukunan umat beragama. Dengan kegiatan ini diharapkan wilayah Situbondo bisa kondusif. Sekretaris FKUB, Achmad Munir menambahkan, Situbondo Berdoa merupakan langkah awal yang perlu disi-

kapi sebagai intensitas peningkatan harmonisasi kerukunan umat beragama. Selain itu, juga sebagai perekat etika pergaulan dalam kehidupan umat beragama, khususnya antar umat beragama. “Penyelenggaraan Situbondo Berdoa seyogyanya perlu diteladani bersama. Kami memohon restu bapak bupati sebagai dewan penasihat FKUB agar kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan,“ harap Munir. (pri/adv/aif)

Pecat Dua Polisi Nakal ■ ANGKA... Sambungan dari Hal 36

Beberapa jenis kasus kriminal menonjol, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), penganiayaan berat (anirat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), masih cukup mendominasi angka kejahatan di Situbondo selama tahun 2011. Jumlahnya pun meningkat dibanding tahun 2010 lalu. Untuk kasus curat, selama 2011 tercatat sebanyak 214 kasus, 57 kasus di antaranya berhasil diungkap aparat. Pada tahun 2010, polisi berhasil menyelesaikan 47 kasus curat dari total 141 kasus yang terjadi. Begitu juga dengan kasus anirat. Peningkatannya cukup mencengangkan, yaitu dari 113 kasus menjadi 182 kasus. Penyelesaian kasus kriminal jenis ini juga naik dari 90 kasus pada 2010 menjadi 141 kasus pada tahun 2011. Tren serupa

terjadi pada kasus curanmor. Jika pada tahun 2010 hanya terjadi 36 kasus dengan penyelesaian 5 kasus, tahun ini naik menjadi 49 kasus dengan jumlah penyelesaian 9 kasus. Sementara itu, selama tahun 2011, dua personel Polres Situbondo diberhentikan dengan tidak hormat dari keanggotaan korps baju cokelat. Mereka adalah Briptu Dhedik Dwi Susanto dan Bripda Hilman AlFarisi. Dhedik dipecat lantaran beberapa kali terlibat kasus pidana, yakni penggelapan sepeda motor dan pernah terjerat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Hilman diber-

hentikan karena menghamili dua perempuan dalam waktu yang nyaris bersamaan. Wakapolres Kompol Erick Hermawan mengatakan, selama tahun 2011 pelanggaran disiplin dan kode etik yang dilakukan personel Polres Situbondo sebanyak 17 kasus. Angka itu turun dibanding periode yang sama di tahun 2010 lalu. “Namun pada tahun 2010, tidak ada satu pun anggota yang sampai dipecat. Semoga pemecatan dua personel tersebut bisa dijadikan pelajaran bagi anggota lain agar tidak melakukan hal yang sama,” tegasnya. (sgt/c1/aif)

Ralat ADA kesalahan dalam berita “Para Juara Kejuaraan Drum Band Kabupaten 2011: Usai Latihan, Siswa TK Belajar di GOR” yang termuat di halaman 25 edisi Jumat (30/12). Di situ tertulis “Gitapati TK Al-Qomar, Edwin Luhung Parulian Limbong, tercatat sebagai penampil terbaik kedua”. Yang benar adalah penampil terbaik pertama. Redaksi mohon maaf.

PARU-PARU ANAK BERSIH BERKAT MILKUMA MELIHAT anak tumbuh dan berkembang adalah kebahagiaan setiap orang tua. Begitu juga yang dirasakan oleh kedua orang tua Aska. Namun tak selamanya seseorang selalu sehat. Begitu juga yang dialami oleh balita berusia 4 tahun ini. “Karena menderita flek di paru-paru, nafas Aska sering sesak. Saya sering khawatir karenanya.” Ujar orang tua Aska yang menceritakan sudah 2 tahun putranya menderita penyakit tersebut. “Sebelumnya saya sudah membawa Aska berobat ke dokter, tapi atas saran dari orang tua, akhirnya saya mulai memberi Aska Milkuma. Kini, sudah 6 bulan saya memberinya minum Milkuma dengan rutin, Alhamdulillah setelah diperiksa kembali, paru– parunya sudah bersih. Saya pun sekarang jadi tenang dan senang melihat Aska sehat kembali.” Terang orang tuanya. Dengan tubuh yang sehat, kini Aska yang tinggal Condong Catur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dapat menjalani masa kanak-kanaknya dengan ceria. Kedua orang tuanya pun ikut bahagia melihat perkembangan putranya yang sehat. Milkuma adalah minuman serbuk susu Ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih

unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu Ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 082141345607; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


36

Sabtu 31 Desember 2011

Jawa Pos-nya Kota Santri

GUNUNG IJEN

Warga Diimbau Tetap Waspada SITUBONDO - Warga yang bermukim di Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, dan Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih, diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan Gunung Ijen meletus. Sebab, Kamis malam (29/12) aktivitas gunung yang sejak dua pekan terakhir berstatus siaga (level III) itu meningkat, bahkan dikabarkan berada dalam kondisi kritis. WASPADA IJEN Lantaran dua desa itu dilalui Sungai Samir yang berhulu di lereng gunung dengan ketinggian 2.386 meter di atas permukaan laut (dpl) tersebut, warga pun disarankan selalu waspada. Sebab, Sungai Samir berpotensi dialiri lahar dingin jika Gunung Ijen benar-benar meletus. Dikonfirmasi via sambungan telepon kemarin (30/12), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Zainul Arifin mengatakan, sejauh ini status Gunung Ijen tetap siaga (level III). “Artinya, warga di Desa Bantal dan Desa Sumberrejo harus tetap waspada. Kewaspadaan diperlukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya n  Baca Warga...Hal 35

KALEIDOSKOP Perbandingan Kriminalitas

2010 dan 2011 Total Kriminalitas Tahun 2010 : 1.011 kasus Tahun 2011 : 1.385 kasus Total Ungkap Kasus Kriminal Tahun 2010 : 712 kasus Tahun 2011 : 955 kasus Kasus-Kasus Menonjol Pencurian dengan Pemberatan (Curat) Tahun 2010 : 141 kasus, diselesaikan 47 kasus Tahun 2011 : 214 kasus, diselesaikan 57 kasus Penganiayaan Berat (Anirat) Tahun 2010 : 113 kasus, diselesaikan 90 kasus Tahun 2011 : 182 kasus, diselesaikan 148 kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) Tahun 2010 : 36 kasus, diselesaikan 5 kasus Tahun 2011 : 49 kasus, diselesaikan 9 kasus Pelanggaran Disiplin dan Kode Etik Polisi Tahun 2010 : 29 pelanggaran Tahun 2011 : 17 pelanggaran

Angka Kriminalitas Naik 36 Persen SITUBONDO - Selama tahun 2011 angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Situbondo melonjak tajam dibanding tahun 2010. Tidak tanggung-tanggung, dalam setahun terakhir, peningkatan kasus kriminal yang terjadi di Kota Santri mencapai 36 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Fenomena itu terungkap dalam jumpa pers Polres Situbondo kemarin (30/12). Kapolres Situbondo, AKBP Erthel Staphan, melalui Sepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Kasubbag Humas) Iptu Mardjuki mengatakan, di tahun 2010 kasus kriminal yang terjadi di Bumi Rengganis “hanya” 1.011 kasus. Namun, pada tahun 2011 angka itu naik signifikan menjadi 1.385 kasus. Peningkatan kasus kriminal itu berhasil diimbangi dengan keberhasilan pengungkapan kasus oleh aparat. Pada tahun 2010 polisi berhasil mengungkap 712 kasus, dan tahun ini petugas polres berhasil menyelesaikan 955 kasus. “Artinya, dibanding tahun 2010, persentase ungkap-kasus kriminal naik 34 persen,” ujar Mardjuki n  Baca Angka...Hal 35

EDY SUPRIYONO/RaBa

SINDIR EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF: Pendemo yang tergabung dalam Himpinan Mahasiswa Islam (HMI) memainkan aksi teatrikal di halaman kantor Pemkab Situbondo.

Pendemo Gedor Mobil Ketua DPRD Kecewa RAPBD tak Kunjung Disahkan SITUBONDO - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Situbondo kemarin turun ke jalan. Mereka melakukan demonstrasi terhadap eksekutif dan legislatif karena hingga saat ini RAPBD 2012 belum disahkan. Dalam aksinya, para mahasiswa menyuguhkan teatrikal berisi ke-

kor bankan kepentingan masyarakat demi r Pendemo berangkat dari alun-alun r Sasaran demo kantor pemkab-DPRD kepentingan r Sepanjang jalan gelar aksi teatrikal segelintir orang. r Pendemo juga menuntut pengesahan RAPBD Situbondo bur Sampai di DPRD sempat terjadi ketegangan kan milik ker Pendemo mengumpat ketua DPRD dengan kata-kata kotor lompok,” teriak r Mobil ketua DPRD digedor-gedor sang orator. Aksi teatrikal caman terhadap anggota DPRD kemarin menyuguhkan seorang dan pejabat pemkab yang dinilai warga bertelanjang dada dan berjamerugikan masyarakat kecil. “Sah- lan terseok-seok karena kelaparan n kan segera APBD 2012. Jangan  Baca Pendemo...Hal 35

Demo APBD Situbondo

Zeiniye Sayangkan Sikap Mahasiswa SEMENTARA itu, Ketua DPRD Zeiniye mengaku tidak tersinggung dengan ulah para mahsiswa tersebut. Dia hanya menyayangkan ulah mereka karena dinilai bertentangan dengan adat ketimuran. “Mobil saya tadi sampai digedorgedor, kayak apa? Bukan saya tersinggung. Tapi, kita selaku orang timur kan punya etika. (perilaku mahasiswa) ini anarkis. Coba ngomong, bu ketua turun, saya kan bisa turun baik-baik,” jelentreh Zeiniye. Menurut dia, kalau mobilnya sampai dicegat, karena posisinya

yang akan masuk ke gedung DPRD memang sangat memungkinkan. Zeiniye mengaku sudah berniat untuk turun menemui mahasiswa. “Sebenarnya saya sudah siap (berdialog) sebagai bentuk pertanggungjawaban. Tapi, percuma kalau hanya teriak-teriak di jalan dan tidak paham persoalan,” ungkapnya. Politisi PPP ini mencontohkan saat mahasiswa menyebutkan disinyalir ada tukar menukar mobil. Padahal, di DPRD tidak pernah ada pengadaan mobil. Yang ada pengadaan di pemkab. Yakni mo-

bil dinas bupati, wabup, sekretaris daerah dan sejumlah kepala dinas. Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 10 miliar. Zeiniye justru mempertanyakan mahasiswa yang tidak mau diajak berdialog. Jika selama ini mereka merasa dijanji-janjikan, seharusnya mereka sampaikan seperti apa yang dijanjikan. “Tidak bisa hanya teriak-teriak di jalan dan tidak mau duduk bersama, kita sudah terbuka, mau bicara dimana saja,” tegasnya n  Baca Zeiniye...Hal 35

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIHADANG: Pendemo berjongkok di pagar kantor DPRD.

Doa Bersama Kerukunan Umat Beragama

SYAMSURI/RaBa

KEBERSAMAAN: Ketua MUI Syaiful Muhyi memimpin doa bersama.

SITUBONDO – Ratusan unsur umat beragama mulai Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu menggelar doa bersama, tadi malam. Kegiatan yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Situbondo ini dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Syaiful Muhyi. Acara yang ditempatkan di pendapa kabupaten itu dihadiri Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Rachmad, Sekda Hadi Wiyono, Sekretaris FKUB Jawa Timur Kasno Sudaryanto, kepala SKPD, camat, serta direktur BUMN dan BUMD. Hadir juga perwakilan unsur organisasi keagamaan. Ada MUI, Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Pemuda Katholik, Pemuda Kristen, Pemuda Muhammadiyah, GP Ansor,

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) serta seluruh pengurus dan dewan penasihat FKUB. Bupati mengungkapkan, doa bersama yang diprakarsai FKUB ini sebagai perwujudan yang positif dalam mencerminkan etika kebersamaan dalam dinamika kerukunan umat beragama. Karena itu dinamika kehidupan khususnya kerukunan umat beragama seyogyanya dibangun terus menerus oleh seluruh lapisan masyarakat. “Dalam suatu kehidupan berbangsa dan bernegara, perlu disikapi bersama, umat beragama merupakan realita kehidupan yang harus dilandasi dan disikapi dengan berpedoman pada empat pilar kebangsaan n  Baca Doa Bersama...Hal 35


Radar Banyuwangi 31 Desember 2011