Issuu on Google+

JUMAT 27 APRIL

29

TAHUN 2012

Merpati, Jangan Lagi Ingkar Janji Oleh: A. CHOLIQ BAYA

TRANSPORTASI udara dari Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, menuju Bandara Juanda, Surabaya, atau sebaliknya semakin sering dikeluhkan. Para penumpang yang dulu banyak memanfaatkan jasa transportasi udara, sejak beberapa bulan lalu mulai kurang bergairah. Kondisi itu bukan karena mereka tidak tertarik menggunakan jasa penerbangan, melainkan lebih banyak dipengaruhi layanan operator penerbangan yang sering tidak kon-

sisten. Terutama, terkait jadwal terbang yang sering berubah-ubah. Padahal, sejak penerbangan perdana dibuka Desember 2010 lalu, antusias masyarakat yang memanfaatkan transportasi udara tersebut cukup besar. Terbukti, penerbangan reguler yang awalnya hanya dilayani pesawat jenis twin otter berkapasitas 9 penumpang milik maskapai Sky Avation hampir selalu penuh. Bahkan, empat bulan kemu-

dian, operator penerbangan Sky Avation yang melayani rute Surabaya–Banyuwangi–Denpasar pergi-pulang itu mengganti pesawat mereka dengan pesawat yang lebih besar, yakni Fokker 50 berkapasitas 48 tempat duduk. Dengan alasan rugi, jalur Banyuwangi–Denpasar dan sebaliknya mulai 18 Juli 2011 dihentikan untuk sementara. Sementara itu, jalur Banyuwangi–Surabaya dan sebaliknya yang semula dilayani empat

kali seminggu dipangkas menjadi tiga kali. Adanya kekosongan empat hari dalam seminggu itu akhirnya diisi operator penerbangan pelat merah, Merpati Nusantara Airline (MNA). Sebelum Idul Fitri tahun lalu, MNA mulai mengoperasikan pesawat baru MA-60 buatan Tiongkok berkapasitas 52 kursi di Banyuwangi. Merpati terbang selama empat hari dalam seminggu ■

 Baca Merpati...Hal 39

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.18 14.39 17.14 18.25 04.12

GOWES BARENG

Dinas Pengairan Kerahkan 400 Biker BANYUWANGI - Gowes bareng Pakde Karwo dan Gus Ipul rupanya mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Setidaknya itu ditunjukkan dengan komitmen Dinas PU Pengairan Ba ny u wa n g i yang siap meramaikan ajang yang digelar 13 Mei 2012 tersebut. Tidak kurang dari 400 biker akan dikerahkan Dinas PU pengairan dalam acara yang sekaligus memperingati hari jadi Radar Banyuwangi ke-13 itu. Ketua penyelenggara Gowes Bareng, Galih Cokro Buwono menyatakan, ajang tersebut memang terbuka bagi semua kalangan. Peserta bisa ikut secara pribadi, bersama kelompok, maupun atas nama instansi pemerintah ■  Baca Dinas...Hal 39

ADA APA LAGI

GALIH COKRO/RaBa

PANEN: Polisi mengekspose delapan tersangka curanmor yang ditangkap bulan ini beserta barang bukti 22 unit motor di halaman Mapolres Banyuwangi kemarin.

Rangka Dipotong lalu Ditukar Sebulan Amankan 22 Motor Curian BANYUWANGI - Para pencuri kendaraan bermotor (curanmor) semakin piawai menghilangkan jejak hasil kejahatannya. Kabar terbaru, pelaku curanmor kerap me-

motong kerangka kendaraan curian, kemudian menukar dengan kerangka kendaraan sejenis. Modus itu terungkap dalam ekspose yang digelar Polres Banyuwangi kemarin (26/4). Wakapolres Banyuwangi, Kompol Muhamad Aldian, membeberkan tangkapan kasus curanmor sebulan terakhir. Di wilayah Banyu-

Tangkapan Curanmor Bulan Ini Tersangka : 8 orang Motor : 22 unit Bukti lain : - Bermacam onderdil - 6 buah kunci T - 1 buah hammer

Bonggol Jati Ilegal Dikirim ke Perhutani WONGSOREJO - Ratusan bonggol (tunggak) kayu jati yang disita aparat Polsek Wongsorejo saat akan diselundupkan ke Situbondo diduga tidak dilengkapi dokumen alias ilegal. Hingga kemarin (26/4), pemilik bonggol jati yang diangkut tiga unit truk itu belum bisa menunjukkan dokumen sah. Akhirnya, semua bonggol kayu jati yang sudah kering itu dikirim ke KPH Perhutani Banyuwangi Utara. “Tunggak jati itu diduga dari hutan di wilayah Perhutani Banyuwangi Utara,” ujar Kanitreskrim Polsek Wongsorejo, Aiptu Subandriyo, di Mapolres Banyuwangi kemarin ■

UNAS SMP

Dua Siswa Ujian Susulan BANYUWANGI - Ujian mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) menjadi pemungkas ujian akhir nasional (unas) bagi para siswa SMP dan MTs kemarin (26/4). Secara umum, unas yang digelar di Kabupaten Banyuwangi berjalan lancar. “Teror kepada para siswa berupa SMS (short message service) yang berisi kunci jawaban palsu tidak berpengaruh,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Suratno. Dalam daftar nominasi tetap (DNT), peserta unas SMP dan MTs di Banyuwangi 21.831 siswa. Dari jumlah sebanyak itu, yang tidak bisa mengikuti sejak awal adalah 80 siswa. Satu siswa absen karena sakit, dua siswa meninggal dunia, dan 77 siswa menyatakan mengundurkan diri. Menurut Suratno, siswa yang mengundurkan diri dan meninggal dunia tidak bisa ikut unas. Sementara itu, satu siswa yang sakit harus mengikuti unas susulan yang akan dilaksanakan di kantor Dispendik Banyuwangi Senin mendatang (30/4) ■  Baca Dua Siswa...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

SEPI: Gedung DPRD Banyuwangi lengang karena ditinggal legislator mengikuti Bimtek di Jogjakarta kemarin.

Wakil Rakyat Bedol Desa BANYUWANGI - Anggota DPRD Banyuwangi kembali berangkat ke luar kota untuk mengikuti bimbingan teknik (bimtek). Dengan dalih menimba ilmu, 50 anggota dewan yang terhormat berangkat ke Jogjakarta Rabu malam lalu (25/4). Wakil rakyat itu akan tinggal di Kota Gudeg hingga Minggu mendatang (29/4). Sebulan lalu, para wakil rakyat itu sebenarnya sudah mengikuti bimtek. Demi belajar pembentukan produk hukum daerah, strategi percepatan penyerapan APBD, dan pemeriksaan keuangan pemerintah daerah, para anggota dewan itu berada di Jakarta selama lima hari. Dalam bimtek kali ini, mereka akan belajar tentang

sosialisasi dan implementasi Undang-Undang (UU) Pemilu; optimalisasi dan kompetensi anggota DPRD dalam mendukung pembangunan; strategi penganggaran yang berbasis kinerja; dan implementasi keputusan Kemendagri No 57 tahun 2012 tentang pedoman orientasi pendalaman tugas anggota DPRD. “Bimtek ini mencari ilmu,” ujar Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Adil Achmadiyono. Bimtek yang akan dilaksanakan di Hotel Garuda di Jalan Malioboro, Jogjakarta itu, kata Adil, diikuti semua anggota DPRD ■  Baca Wakil...Hal 39

K ALIPURO - Manajemen maskapai penerbangan Merpati Nusantara Airlines (MNA) memutuskan akan membuka penerbangan ke Bandara Blimbingsari setiap hari. Rencana penerbangan setiap hari itu akan direalisasikan mulai 1 Mei 2012 mendatang. Kepastian terbang setiap hari itu disampaikan Vice President Production SBU MA-60, Donny Rachadi Rurut, usai menggelar rapat bersama tim Pemkab Banyuwangi di Rumah Makan Mahkota Plengkung kemarin (26/4). Dalam rapat tersebut, tim pemkab dipimpin Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan Plt Sekkab Slamet Kariyono. Dalam rapat itu, hadir kepala Satker Bandara, Andy; Asisten Pemerintahan, Abdullah; Asisten Ekonomi, Suhartoyo; Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Agus Siswanto; serta Kabag Humas Pemkab, Juang Pribadi. Tim MNA berjumlah enam orang yang dipimpin Donny Rachadi ■  Baca Tim...Hal 39

ICHSAN RASYID/RaBa

Kita akan melihat progress pasar dalam tempo enam bulan. Kalau perkembangannya bagus, kita akan tambah penerbangan menjadi dua kali sehari.” DONNY RACHADI RURUT Vice President Production SBU MA-60 PT Merpati Nusantara Airlines

Aktualisasi Seni dan Budaya Daerah Banyuwangi

Ditunggu Warga Lokal, Diminati Turis Asing Sejak Februari 2012, warga Banyuwangi memiliki hiburan baru. Setiap dua pekan, pemkab menyuguhkan tontotan gratis, yakni Aktualisasi Seni dan Budaya Daerah di panggung seni Taman Blambangan. A.F. ICHSAN RASYID, Banyuwangi

PENTAS aktualisasi seni dan budaya daerah itu sudah lima kali dilaksanakan di tahun 2012 ini. Hingga akhir tahun mendatang, acara tersebut akan berlangsung dua kali dalam satu bulan. Respons warga terhadap acara http://www.radarbanyuwangi.co.id

 Baca Rangka...Hal 39

Tim Datang, Positif Terbang Setiap Hari

GALIH COKRO BUWONO/RaBa

BANYAK: Ratusan bonggol jati diamankan di Polsek Wongsorejo.

 Baca Bonggol...Hal 39

wangi April 2012 ini, polisi berhasil menangkap 8 tersangka kasus curanmor. Bersamaan dengan itu, petugas juga mengamankan 22 unit sepeda motor berbagai merek. Yang cukup menarik, petugas sempat dikejutkan dengan satu motor yang sulit dilacak identitasnya ■

tersebut cukup tinggi. Hampir semua kalangan dan lintas generasi menyaksikan acara yang digelar setiap malam minggu tersebut. Jumlah pengunjung acara tersebut terus bertambah. Pada pergelaran pertama, penonton masih relatif sepi dan tidak terlalu banyak. Namun, sejak pergelaran ketiga, jumlah pengunjung meningkat tajam. Bahkan, fasilitas tempat duduk yang disiapkan di depan panggung terbuka itu selalu

GRATIS: Salah satu adegan pentas seni budaya di Taman Blambangan.

Rangka motor dipotong, lalu ditukar rangka motor lain

Untung yang dicuri bukan istri atau pacar

Wakil rakyat bedol desa ke Jogja

Rakyat menunggu oleh-olehnya

ICHSAN RASYID/RaBa

kurang, padahal sudah ditambah terus. Lantaran fasilitas yang disediakan tidak mencukupi, akhirnya pe-

ngunjung harus rela berdiri dan duduk lesehan di atas rumput ■

 Baca Ditunggu...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Jumat 27 April 2012

Melihat Potensi Desa Badean, Kecamatan Kabat

Kembangkan Lele dan Batik, Pasar Tembus Luar Jawa

FOTO-FOTO: NUR HARIRI/RaBa

GIAT USAHA: Kolam lele yang dikelola Kelompok Maju Lele di Dusun Krajan, Desa Badean, Kabat (kiri). Pekerja sedang menyelesaikan batik di home industry Batik Srikandi.

BADEAN - Budidaya ikan lele yang dilakukan Kelompok Maju Lele di Dusun Krajan RT 3 RW 1, Desa Badean, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, ternyata memberikan penghasilan yang cukup menjanjikan. Sejak dirintis setahun lalu, kelompok beranggota 15 orang itu kini telah mempunyai tujuh titik sebagai tempat pembesaran ikan lele. Setiap titik memiliki sejumlah kolam lele. Menurut ketua Kelompok Maju Lele, Wahidni, proses budidaya ikan lele sangat mudah. Jika memiliki kolam terpal ukuran 2x3 meter, maka kolam tersebut dapat menampung sekitar 2000 bibit lele. “Harga bibitnya cukup murah. Per 2000 ekor benih, hanganya hanya Rp 200 ribu,” ujar Wahidni. Ditambahkan, sejak penaburan benih hingga masa panen, dibutuhkan waktu sekitar

satu bulan 20 hari. Biaya perawatan lele juga tidak terlalu tinggi. Untuk pakan, cukup diberi sentrat tiga kali sekali. Dari 2000 benih yang ditabur, akan diperoleh sedikitnya satu kwintal 75 kilogram. Jika harga perkilo Rp. 10 ribu, sudah bisa dibayangkan berapa keuntungan yang diperoleh Kelompok Maju Lele. Usaha Kelompok Maju Lele untuk menambah penghasilan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Karena itu, pangsa pasar lele made in Kelompok Maju Lele tidak hanya lokal Kecamatan Kabat. Namun sudah menyebar hingga ke luar daerah. “Pasar ikan lele tidak hanya di Banyuwangi. Dari Bali juga semakin banyak permintaan,” ujar Ruslan, salah seorang perangkat Desa Badean. Tidak hanya lele, usaha lain yang digeluti

warga Desa Badean, adalah membatik. Salah satu warga yang menekuti usaha batik adalah Hani, 40, yang merintis usaha Batik Srikandi sejak 1998 lalu. Dengan jumlah karyawan sebanyak 25 orang, usaha pembuatan batik milik Hani dalam satu harinya mampu memproduksi 300 kain batik. Ada dua jenis batik yang diproduksi di Batik Srikandi. Yaitu batik modern dan tradisional. Untuk batik modern dihargai Rp. 80 ribu hingga Rp 185 ribu. Sedang batik manual dihargai Rp 150 ribu sampai Rp. 650.000. Harga batik manual memang lebih tinggi dibanding batik modern. Itu karena pembuatan batik manual lebih rumit. Peminat kain Batik Srikandi tidak hanya lokal Banyuwangi. Permintaan dari Surabaya dan Sulawesi juga datang setiap bulan. (mg1/als)

Pengganti Syakib-Hary Dilantik BANYUWANGI - Dua anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) hasil pergantian antara waktu (PAW), kemarin (26/4) resmi dilantik di Pendapa Shaba Swagata Blambangan. Mereka adalah Atim Hariyadi dan Hariyanto yang menggantikan Akhmad Syakib dan Hary Priyanto yang diberhentikan karena terlibat kasus korupsi Pemilu 2004. Pelantikan dilakukan Ketua KPU Jatim Andre Dewanto yang disaksikan Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko dan perwakilan Forpinda, anggota KPU dari lima kabupaten; Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang dan Probolinggo. Dalam pelantikan tersebut, KPU juga mengundang sejumlah pimpinan Partai Politik (Parpol). Hanya saja, pimpinan parpol yang hadir sangat minim. Hanya PDIP, Gerindra, dan PKB saja yang datang. Dalam sambutannya, Andre mengatakan, pergantian dua anggota KPU tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan pemilu. Untuk itu, kepada dua anggota yang baru dilantik hendaknya tidak mudah tergoda dengan godaan yang datang. Dalam pelaksanaan pemilu, kata Andre, anggota KPU selalu mendapat godaan untuk mencederai pelaksaan pemilu yang jujur dan adil. Godaan itu datang dari parpol, caleg, calon kepala daerah, dan tim sukses calon.

GALIH COKRO/RaBa

HASIL PAW: Atim Hariyadi dan Hariyanto dilantik sebagai anggota KPU Banyuwangi menggantikan Akhmad Syakib dan Hary Priyanto kemarin.

Selain itu, anggota KPU juga harus menjamin pelaksanaan pemilu itu bebas. Salah satu penghalang kebebasan dalam pemilu adalah praktek politik uang dalam setiap even pemilu. “Anggota KPU harus mandiri dalam pengambilan keputusan. Tidak boleh dipengaruhi apa pun,” tegasnya. Sementara itu, Wabub Yusuf Widiyatmoko yang hadir mewakili Bupati Abdullah Azwar Anas juga menyampaikan beberapa harapannya. Salah satunya, wabup berharap ang-

gota KPU tidak memihak kepada salah satu parpol. “Walaupun sebelumnya menjadi kader parpol tertentu, setelah jadi anggota KPU harus netral,” pintanya. Dari waktu ke waktu, pelaksanaan pemilu harus lebih berkualitas dari pemilu sebe-

lumnya. Untuk itu, salah satu prasyarat Pemilu yang berkualitas memiliki perencanaan yang matang dan terarah. “Mulai sekarang, persiapkanlah pemilu 2014 agar berlangsung lebih berkualitas dari pemilu 2009 lalu,” tegasnya. (afi/als)

ALI NURFATONI/RaBa

TIBA: Peti Jenazah Shanti Alias Maryama, 35, tiba di rumah duka di Desa/Kecamatan Banyuputih Rabu malam kemarin (25/4).

Peti Datang, Keluarga Histeris BANYUPUTIH - Shanti alias Maryama, 35, tenaga kerja wanita (TKW) yang meninggal dunia di Malaysia akhirnya tiba di rumah duka sekitar 21.30 Rabu malam kemarin (25/4). Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan jenazah asal Desa/Kecamatan Banyuputih itu. Bahkan, ada yang pingsan saat peti jenazah diturunkan dari mobil ambulance yang meluncur dari Bandara Juanda, Surabaya, itu. Ibu beranak dua itu dinyatakan meninggal dunia di sebuah rumah sakit (RS) di Kuala Lumpur, Malaysia, 16 April 2012 lalu. Korban meninggal lantaran mengidap penyakit hepatitis b stadium 4. Selain itu, disebutkan pula bahwa korban meninggal lantaran menderita kanker hati. Shanti berangkat ke Malaysia setahun lalu melalui jasa penyalur Penempatan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI)

Jember. Hanya empat bulan Shanti bekerja di tempat majikan. Selama bekerja, Shanti kerap diperlakukan kasar oleh sang majikan, sehingga Shanti memilih kabur. ‘’Di tempat kerjanya, dia diperlakukan kasar oleh majikannya. Jadi, dia lari,’’ ujar Lilik Umami, kepala desa setempat. Menurut dia, pada 6 April 2012 lalu Shanti sempat meminta pulang ke Indonesia. Namun, pihak bandara di Kuala Lumpur menolak karena paspornya dinyatakan ilegal. Mendengar jawaban itu, korban pingsan kemudian dilarikan ke rumah sakit. ‘’Gak boleh pulang, katanya illegal. Kok aneh,’’ sesalnya. Pihak keluarga menyesalkan tindakan PJTKI asal Jember yang dinilai tidak bertanggung jawab atas musibah itu. Bahkan, terkesan lepas tangan. ‘’Keluarga meminta hak-hak korban dibayarkan,” katanya. (ton/c1/als)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Jumat 27 April 2012

Jenazah Pasutri Tiba di Muncar

Banyak yang Ingin Adopsi Bayi SONGGON - Sepuluh hari pasca bayi ditemukan dalam tas warna hitam yang digembok di Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, animo warga tetap besar untuk melihat bayi tersebut. Kepala Desa (Kades) Sumberbulu, Lasio, mengaku bayi yang dirawat di rumahnya tersebut menarik perhatian warga. “Banyak sekali warga yang ingin mengadopsi, tapi tidak saya berikan. Saya hanya bersedia memberikan bayi itu kepada orang tua kandungnya,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon kemarin (26/4). Kades Lasio menambahkan, kemarin bayi tersebut sudah genap berusia 12 hari. Namun sayang, selama itu pula, orang tua bayi itu tidak pernah menunjukkan iktikad baik mengambil atau sekadar menjenguk darah dagingnya. “Makanya, kami sekeluarga memutuskan merawat dan mendidik bayi tersebut dengan penuh kasih sayang, karena itu adalah amanat Tuhan. Mudah-mudahan kelak dia menjadi anak yang saleh,” harapnya. Menurut Lasio, beberapa hari lalu pihaknya menggelar selamatan sepasaran dan doa bersama dengan para ulama setempat. Bersamaan dengan itu, bayi yang diperkirakan baru lahir sekitar dua jam sebelum ditemukan itu sudah diberi nama, yakni Muhammad Kunto Lutfirrohman. Diberitakan sebelumnya, bayi malang itu pertama kali ditemukan Minggu (15/4) sekitar pukul 11.30 oleh Sutaha, 40, dan Suparji, 47 (kedu-

mberbulu). anya warga Desa Sumberbulu). endengar Saat itu, mereka mendengar suara tangisan bayii dalam sebuah tas hitam yang alan tergeletak di tepi jalan desa setempat. Awalnya, merekaa mengira tas tersebut berisi bom. Suara tangisan bayi itu diduga hanyalah “pancingan” agar warga sekitar mendekat. Lantaran ketakutan, dua pria itu pun mengangkat tas tersebut dengan asebatang kayu. Namun, lama-lama mereka yakin bahwa isi tas itu h dibuka, adalah bayi. Setelah Sutaha langsung melapor keun (Kasun) pada Kepala Dusun rbulu. Di saat Kajan, Desa Sumberbulu. en, istri Lasio, bersamaan, Suginten, s) setempat, kepala desa (kades) esa tersebut. melintas di jalan desa ten pun langSuparji dan Suginten ayi malang itu sung membawa bayi eh sang bidan, ke rumah bidan. Oleh nyatakan sehat. kondisi bayi itu dinyatakan an, bayi mungil Setelah dimandikan, itu langsung dibawa pulang Suginten. (sgt/c1/bay) SEHAT: Bayi ini diberi nama Muhammad Kunto Lutfirrohman.

Ba

I/Ra

AD RIY

A IT H

SIG

MUNCAR - Jenazah pasangan s suami istri (pasutri) Sugianto, 3 dan Herni Susilowati, 28, 33, yyang ditemukan tewas dalam kkondisi mengenaskan di kamar kontrakan di Jalan Pulau Roti, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali, Selasa malam lalu (24/4) akhirnya tiba di rumah duka di Kecamatan Muncar, Banyuw wangi, sekitar pukul 19.45 Rabu kemarin (25/4). Sesaat setelah disalatkan, kkedua jenazah tersebut langssung dikebumikan di tempat t terpisah. Jasad Sugianto dimaka amkan di tempat pemakaman u umum (TPU) di Desa Sumb berberas, Kecamatan Muncar. Je Jenazah Herni dikebumikan di TP di daerah asalnya, yaitu di TPU De Wringinpitu, Kecamatan Desa Mu Muncar. D Ditemui di ruang kerjanya kem kemarin (26/4), Kepala Desa (Ka (Kades) Sumberberas, Sri Purnanm ik mengatakan, sebelum korban dima dimakamkan, pihak keluarga ingin membu peti jenazah untuk sekadar membuka melihat wajah korban untuk terakhir kali. “Se “Setelah itu, korban disalati, dan

sekitar pukul 20.15 korban dikebumikan,” ujarnya. Sementara itu, pihak keluarga pasutri yang belakangan diketahui masih memiliki hubungan kerabat itu mengaku sangat menyesalkan pemberitaan di sejumlah media yang menyebut tragedi berdarah itu dilatarbelakangi motif cemburu. “Sugianto dan Herni memang ditemukan tewas di dalam kamarnya di areal tempat usaha sablon milik keluarga besar kami. Tetapi, kami yang setiap hari beraktivitas di dekat korban tidak pernah melihat keduanya bertengkar akibat salah satu pihak cemburu,” ujar Subakir, kakak Sugianto, sekaligus pimpinan perusahaan di tempat Sugianto bekerja. Sunaryanto, kakak kandung korban menambahkan, sesaat sebelum kejadian, posisi beberapa karyawan sablon hanya beberapa meter dari kamar korban. Saat itu, sama sekali tidak terdengar cekcok mulut pasutri yang menikah tahun 2003 dan dikaruniai seorang anak tersebut. “Sebaliknya, sekitar setengah jam sebelum ditemukan tewas, saya melihat Herni menyuapi suaminya yang sedang sakit. Jadi, saya benar-benar tidak mengerti, dari mana sumber yang menyebut

Sugainto cemburu lantas menggorok leher istrinya kemudian bunuh diri,” sesalnya. Sudarmono, 25, adik kandung Sugianto menambahkan, sebelum mendapati kedua korban tewas, dia hanya mendengar jeritan yang diduga kuat berasal dari mulut Herni sebanyak sekali. “Setelah mendengar jeritan itu, saya dan beberapa pekerja langsung mendobrak pintu kamar korban. Ternyata keduanya sudah tewas di dalam kamar mandi. Di dekat tangan Sugianto, terdapat sebuah pisau dapur. Tetapi, pisau itu sudah terjatuh di lantai,” tuturnya. Keluarga korban menduga, sesaat sebelum melakukan aksi nekat, Sugianto mengalami depresi. Sebab, selain pendiam dan sangat tertutup, pria yang satu itu juga memiliki riwayat gegar otak ringan akibat kecelakaan lalu-lintas tahun 2004 silam. “Sekitar empat bulan lalu, dia (Sugianto) sempat pulang ke Muncar. Saat itu dia juga memperlihatkan tandatanda seperti orang sedang mengalami depresi. Dia memang sering seperti itu (depresi) sejak mengalami gegar otak tersebut,” cerita seorang kerabat lain. (sgt/c1/bay) ADVERTORIAL

Pameran di Gramedia Expo

Alfamart Jaring Calon Franchise

ABDUL AZIZ /RaBa

NEKAT: Ponidi dan ban berikut velg curian di Mapolsek Siliragung.

Gagal Curi Motor, Sikat Ban SILIRAGUNG - Ponidi, 44, warga Dusun Ringinmulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, harus mendekam di ruang tahanan Mapolsek Siliragung kemarin (26/4). Dia ditangkap warga setelah gagal mencuri sepeda motor Jupiter MX di tepi hutan Senepo Sepi, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung. Dari tangan Ponidi, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua velg motor, sebuah rantai, sebuah gembok, beberapa kunci, dan sebuah palu. Kapolsek Siliragung, AKP Subandi mengatakan, kasus tersebut bermula ketika tersangka hendak mengambil motor Jupiter MX milik Jemadi, 44,

warga Dusun Kebunrejo, Desa Kabondalem, Kecamatan Bangorejo. Rupanya, tersangka kesulitan mengambil motor diparkir di tepi hutan Senepo Sepi itu. Sebab, motor tersebut dikunci gembok dan dirantai. Meski demikian, tersangka tak putus asa. Dengan alat seadanya, dia mempereteli dua roda kendaraan tersebut. Nah, ketika sedang konsentrasi mencopot roda motor tersebut, diam-diam warga berkumpul di belakangnya lalu menangkapnya. Ponidi tak bisa berkutik dan pasrah ketika massa menyerahkannya ke Mapolsek Siliragung. “Sejumlah barang bukti juga turut diserahkan ke polsek,” kata Kapolsek AKP Subandi. (azi/c1/bay)

SIGIT HARIYADI/RaBa

KURANG SEDAP DIPANDANG: Seorang pengguna jalan melintas di depan taman di simpang tiga Lincing, Rogojampi, kemarin (25/4).

Taman Kurang Terawat ROGOJAMPI - Taman yang terletak di tepi jalan raya Rogojampi, tepatnya di sekitar traffic light simpang tiga Lincing, ini terkesan kurang terawat dan jauh dari kata indah. Selain jenis tanaman yang ditanam di taman tersebut

kurang ber variasi sehingga warnanya hanya didominasi hijau dan putih, rumput-rumput yang tumbuh di sekitarnya juga sudah tinggi. Itu pertanda sudah lama tidak dipotong atau dirapikan. Bagaimana ini? (sgt/c1/aif )

PT. Sumber Alfaria Trijaya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berwaralaba mini market, baik secara individu maupun organisasi. Mereka bisa datang langsung ke Gramedia Expo, Basuki Rachmad, Surabaya, mulai Jumat 27 April 2012 hingga Minggu 29 April 2012 untuk melihat pameran franchise Alfamart. ‘’Kami harapkan pengunjung pameran kami membludak dan sekitar 200 orang di antaranya, menjadi calon terwaralaba Alfamart, dalam arti mengajukan usulan lokasi,’’ kata Mieke Kurnia Sandra Dewi, Franchise Manager Alfamart Branch Sidoarjo, Bali, dan Lombok. ‘’Selain dapat info seputar waralaba Alfamart, calon franchisee juga dapat hadiah menarik untuk di bawah pulang. Makanya ayo berbondong-bondong datang ke both Alfamart di Gramedia Expo,’’ ujarnya. Saat ini, kata Mieke, Alfamart memiliki tiga tawaran menarik bagi calon franchisee, yakni program franchise murni, profit sharing, dan konvensi mini market. Untuk franchise murni, calon

terwaralaba bisa membuka toko baru (news store) maupun take over toko Alfamart yang telah ada. Sementara untuk profit sharing, calon terwaralaba bisa berinvestasi fifty-fifty atau maksimal 70 persen dari total dana pembukaan toko. Kalau konvensi mini market, calon terwaralaba harus punya mini market lokal terlebih dahulu. ‘’Nilai investasinya mulai Rp 300 juta hingga Rp 600 juta, termasuk franchise fee selama lima tahun. Syaratnya juga mudah, yakni WNI, punya lahan dan bangunan seluas minimal 80 meter persegi, serta punya badan usaha baik CV/PT atau koperasi,’’ jelasnya. Untuk memudahkan franchisee/ terwaralaba, Alfamart menggandeng BCA, Bank BNI, dan Bank BNI, dengan pinjaman 80 persen dari nilai investasi. Terwaralaba tidak perlu repot dengan pembayaran cicilan ke bank, karena akan dibantu Alfamart setiap bulan. Dengan memilih franchise Alfamart, franchise mendapat sejumlah keuntungan, antara lain pertumbuhan toko yang pesat, merek sudah dikenal luas,

ISTIMEWA

MENGUNTUNGKAN: Menjalin kemitraan dengan Alfamart memberikan keuntungan berlipat.

adanya bimbingan berkelanjutan, serta memonitor secara periodik perkembangan toko. ‘’Berdasarkan hasil survey lembaga independen, Alfamart unggul dalam pelayanan dan promosi diband-

ing peritel lainnya,’’ katanya. Info lebih lanjut bisa diakses di Hotline Franchise : 0-800-1-800-234 (bebas pulsa) atau Email Franchise: franchise_ alfamart@sat.co.id (ikl)


KOMUNIKASI BISNIS

32

Jumat 27 April 2012

Lepas Tenaga Siap Kerja Profesional ISTIMEWA

TATANAN BARU: Madania Residence tidak sekadar layaknya perumahan yang ada, tetapi menawarkan suasana lebih religi.

Minggu Pagi, Perum Madania Dilaunching Jalan Sehat dan Fun Bike Berhadiah Motor dan Rumah GENTENG–Grand launching Perumahan Madania, yang digelar Minggu (29/4) diprediksi bakal meriah. Persiapan even jalan sehat, yang digelar untuk memeriahkan launching Madania, itu sudah hampir rampung. Manager Marketing Madania Residence, Iwan mengatakan, dalam rangka grand launching Madania, pihaknya membuat dua even sekaligus. Even itu adalah jalan sehat dan fun bike. Acaranya serempak dimulai Minggu (29/4), sejak pukul 06.00. Jalan sehat dan fun bike itu mengambil start dan finish di lapangan Kaliputih Genteng. Sejumlah door prize menarik bakal dibagikan kepada peserta. Ada dispenser, kipas

angin, setrika, dan magic jar. Hadiah utama jalan sehat berupa satu unit sepeda motor. Sedangkan hadiah utama fun bike sangat fantastis, yakni satu unit rumah tipe 36/72. “Pembelian tiket bisa dilakukan di Kantor PT. Pusaka Lima Pilar (selatan Bulog Genteng) 0333-7770002, dan Toko Sandang Larasati Genteng,” kata Iwan kepada RaBa, kemarin. Dalam launching itu, pihaknya juga memberikan penawaran alternatif hunian yang mampu mengakomodasi seluruh karakteristik masyarakat yang ada di dalam perumahan Madania Residence. Ada beberapa tipe perumahan yang ditawarkan, yakni tipe 30, 36, 45, 54, 70, dan 105. Harganya mulai Rp 65 juta hingga Rp 520 juta. “Kami memberikan alternatif dan media unggulan untuk mewujudkan sebuah masyarakat ideal, yaitu masyarakat madani,” cetusnya. (ikl/*/irw)

GLAGAH–Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Glagah melepas siswa kelas XII. Bertempat di aula sekolah, kemarin (26/4) semua siswa kelas XII mengikuti prosesi pelepasan tersebut. Diawali kirab memasuki gedung aula yang megah, sebanyak 565 siswa menuju tempat duduk yang telah ditentukan. Selain siswa, ada juga wali murid dan semua guru SMKN Glagah. Di jajaran kursi paling depan, duduk berjajar kepala SMKN Glagah, Komite Sekolah, Muspika Glagah, dan Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Banyuwangi. Menariknya lagi, terlihat beberapa undangan dari sekolah lain di Banyuwangi. Tidak hanya dari SMK, tetapi juga Sekolah Menengah Atas (SMA). Prosesi demi prosesi berjalan lancar dan khidmat. Memang, baru kali pertama acara pelepasan SMKN Glagah terkesan berbeda. Tahun ini, acara pelepasan dibalut beberapa unsur budaya daerah. Tujuannya, agar para alumni sekolah yang berlokasi di Jalan Kuntulan Nomor 1, itu tidak lupa terhadap tanah kelahirannya. Para siswa mengenakan kemeja jas yang elegan. Penampilan itu menggambarkan bahwa profesionalisme sangat ditekankan bagi lulusan SMKN Glagah. Suroto, Bagian Kesiswaan SMKN Glagah menuturkan bahwa acara pelepasan dikemas sedemikian rupa itu menggambarkan bahwa kualitas lulusan SMKN Glagah siap menjadi

SEREMONIAL: Pengalungan medali almamater oleh kepala SMKN Glagah Paidi kepada perwakilan prodi.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Rumah & Tanah • Djl cpt rmh & tnh LT 500m2, lok dpn trmnl Bus Muncar, cck utk usha & stratgs, Hub: 082264893008

• Rumah + Mobil •

• Vitop Jaya •

• Pengobatan Alternatif •

• Accord Cello 94 •

Djl Rmh Lt 156m, lt.2 Hrg (Rp.350jt), Kijang’’90, biru mtlk. Jl Gembrung 270 Bakungan. 081231339328

Anda telat Bulan??? Solusi cepat & tepat untuk melancarkan haid secara teratur, dlm jangka 3 jam dijamin lancar. Hub: 087857427544, 0852257454364

Gus Fathur Pengobatan Alternatif (Pijat, toto, & ramuan tradisional) mengobati berbagai macam penyakit. Jl. PB. Sudirman 124 (Samping Hotel Widodo) Jajag, Banyuwangi

Dijual Honda Accord Cello 94, silver, istimewa, 081338020981 / 085330072007

• Jl. Pajajaran •

• Rumah & Selep Beras •

PARADE: Paduan suara SMKN Glagah melantunkan lagu-lagu nasional dan daerah dengan merdu.

BANYUWANGI

Dijual rumah SHM, LT 235/115m2, Jl. Pajajaran II/47, Hubungi: 085732321000

Djl cpt rah & selep beras SHM 1.700m2 (satu lokasi) cck utk usaha, lok dpn Pasar Wringinpitu, Tegaldlimo. H: 081934803237 - 081229967879

Ada 13 program studi, yaitu Gambar Bangunan/Arsitek, Konstruksi Bahan Beton, Audio Video, Elektronika Industri, Teknik Komputer Jaringan, Otomotif Industri, dan Permesinan. Selain itu, Pengelasan, Nautika Kapal Penangkap Ikan, Teknik Kapal Penangkap Ikan, Agribisnis Perikanan, dan Teknik Pengelolaan Hasil Perikanan. Dengan semua program studi itu, SMKN Glagah telah menunjukkan hasil di bidang pembelajaran. Salah satunya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banywuangi, dalam

BANYUWANGI

• Bursa Property •

Dijual Rumah LT 455m2, LB 140m2, SHM, Jl. PB Sudirman sebelah Bakso Untung Jajag. Hub: 085854916499 - 396254

tenaga kerja yang andal dan profesional. Hal ini bukan isapan jempol belaka. Terbukti, sudah lima tahun lebih SMKN Glagah berhasil mengirimkan siswa magang ke perusahaan Jepang. Tahun 2012 saja, ada 40 taruna yang diterima di perusahaan kapal penangkap ikan di Negeri Sakura. Sekolah yang telah berhasil meraih ISO 9001 : 2008, itu selalu menjadi pusat seleksi dan ujian sertifikasi anak buah kapal (ABK). Selain memiliki taruna terbanyak, sekolah itu juga fasilitas pendukung yang lengkap.

BANYUWANGI

Bingung cri rmh?Temukan rmh baru anda di www.banyuwangiproperty.com, bursa jual beli property di Bwi. Arya Agen Properti 081336659258

• Jl. PB Sudirman •

FOTO-FOTO: GERDA SUKARNO/RaBa

BARIS DEPAN: Para Komite Sekolah, Kepala SMKN Glagah, Muspika, dan tamu undangan lain.

SITUBONDO • Rumah 150m2 • Dijual Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl. Gn Ringgit (selatan KUA)/ Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub: 085259967973

• Pelatihan Gratis • Ikuti Kursus dan Pelatihan Gratis Bagi Pemuda Bidang : Perhotelan, Pariwisata, Tour & Travel dan Bahasa Inggris, Datang langsung : Desy Education , Jl. Hayam Wuruk 75 Giri ( 0333 ) 424476 , 085 258 036 777

SITUBONDO • Genteng Beton • Situbondo Genteng Beton jual murah produk Bumi Indah, Jl. Semeru no. 111 Situbondo, 0333-671950

• Prima Mobil • Avanza07,10, Stream 07, Karimun11, Splash 11, Innova06,05, LGX 04, Krista 03, G Livina 08, Kuda 02, Escudo 98, LS05, Timor 97, Espass 06, SS 10, 09, 07, L300 ’10, 11, Fortuner 10. 0333411655, 085258665239

• Colt Diesel • Dijual Colt Diesel 6 RD 100PS Tahun 93/94 mulus, Hubungi:081233888886

• Mitsubishi •

• Dikontrakkan •

CERIA: Alumni SMKN Glagah siap memenuhi panggilan di dunia kerja.

> Daihatsu Taruna CSX 2000< Dijual Daihatsu Taruna CSX tahun 2000, hijau metalik, full audio TV Pioneer, 90 juta, HP: 081336390515 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

• Kijang LGX ‘00 •

• Mitsubishi Fighter ‘88 •

Dijual Kijang LGX solar th 2000, silver, pajak atas nama pembeli, 120 juta nego, cach/kredit, tukar tambah. Hub: 082142194111, 081335897888

Dijual Truk Mitsubishi Fighter tahun 1988, kondisi bagus siap pakai, bak rangka besi, warna coklat, harga 150 juta nego, hubungi: 0811352807 / 081336120600

• Daihatsu Xenia XI ‘10 •

• Grand Vitara JLX ‘07 •

• KIA Carens II ‘03 •

Oper kredit Daihatsu Xenia 2010. XI Delux Plus, DP67,5 juta, angsuran 20x2.875.000. Hubungi: 082142194111, 081335897888

Dijual Grand Vitara JLX 07, silver stone, harga 179 juta, cash/kredit, bsa tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

Djl KIA Carens II 2003, kond sgt bgs siap pakai, BPKB tgan prtma, hitam, 88jt nego, Ban 90%, record srvis berkala, audio TV LCD double. Hub: 082139690404, 087806669009

• Toyota Corolla ‘90 •

• Daihatsu Xenia ‘08 •

• Toyota Avanza ‘08 •

BU dijual Cpt Toyota Corolla Twincam 1.6 SE Lmtd ‘90 Plat P bwi, warna hijau . Power Str-Pwr wdw, tape, VR, Kond bgs. An: sendiri Nego Hub. 081249111071

Dijual Daihatsu Xenia F600 RV-GMDFJJ tahun 2008 merah metalik, harga 105 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza 1.3G F60 IRM tahun 2008 silver metalik, harga 127,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

• Toyota Innova ‘05 •

• New Vios ‘06 •

• Suzuki ST100 PU ‘96 •

Dijual Toyota Innova E XW41 tahun 2005 biru metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Sedan New Vios 1.5G MT tahun 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Dijual Suzuki ST 100 SP (pick-up) tahun 1996 biru harga 35 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526, 635176, 0811351148

Mitsubishi T120SS PU, L300 PU, Colt Diesel, Fuso,Strada Triton,Grandis,Pajero Sport/Dakar, Sedan Lancer, & prod suku cad. Servis bengkel mobil sgl merk. hub konsultan markting= Bp. Hary 081234692551* 0333-8902100* 085745581977.

Rmh di Jl. Merak (dkt dgn kntor KPU), harga kontrak 3 jt/thn. Dpt utk rumah tangga, kantor, Agen, dll. Hub: 678941 / 085258746960

penggarapan kapal penangkap ikan, yang rencananya akan diresmikan bulan depan. Pada kesempatan yang sama, Kepala SMKN Glagah Drs. Paidi berpesan kepada para alumni, agar selalu menjunjung nama almamaternya. “Sukses adalah harapan semua orang. Untuk mencapainya, tidak hanya mengandalkan IQ, tetapi juga Emosional Quotient (EQ) dan Spiritual Quotient (SQ) juga mempunyai andil,” terang Paidi saat memberikan sambutan di mimbar.(adv/irw)

• Gebyar Daihatsu • Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

BANYUWANGI • Ruko S. Parman •

BANYUWANGI • Tanah SHM 4400m2 • Dijual tanah SHM 4400m2, Jln Raya utama Rogojampi 30 meter. Hub: Taufiq 082143391022

• Tanah Strategis •

Dijual Ruko S. Parman cash/kredit, LT 5x29m, LB 5x15m, SHM, PLN 900VA, PDAM, Lokasi strategis, harga nego. Hubungi: 08123382035 / 081336596124

• Jl. Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

Jual tanah Strgs dkt TPI Muncar cocok buat usaha/pabrik! Hrg psr 1jt/m dijual hny 800rb/m bs KPL bank! no SMS! Tlp 082143090107

• Tanah Kapling Murah • Tanah Kaplingan Murah dalam kota, 200ribu/m2, @ 10x15= Rp. 30juta, Jl. Gajahmada, Gg Mojoasri, Banyuwangi, sebelah Pasar bongkar muat ke timur 400m, Hub: (0333) 411837 / 0811352122

BANYUWANGI • Tukang Kayu Mebel •

• STNK •

Perusahaan Asing (PMA) produsen mebel ekspor mmbutuhkan segera beberapa Tukang Kayu Mebel. Silahkan melamar atau datang langsung ke PT. Warisan Eurindo Jl. Letjen Suprapto N0. 69 Argopuro, Kalipuro, Bwi

Hlg STNK Nopol P 3683 VR, an. Miseman, al: Kabat Mantren RT05/06 Wringinpth, Muncar

Hlg STNK Nopol P 5534 VF, an. Mohammad Wadihi Abadi, al: Jl. Setembel RT05/05 Gambiran

• Toko + Rumah Genteng •

PEMBERITAHUAN

• Marketing •

Djl Toko+rumah tkt2, full prabot, strtgs. Jl. Kembar Lt 310/490m2, uk. 10x31m, marmer, ksn jati, Tk Sriwijaya Jl. Gajahmada 274 Gtg-Bwi. H. Sugiarto 081233499888, 03170338181

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwa ngi tidak ber tang gungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

D i bu t u h k a n M a r ke t i n g l a k i - l a k i / perempuan, memiliki kendaraan sendiri, min. lulusan SMA, jujur dan tanggung jawab, lamaran dikirim ke KSP BUB Jl. Yos Sudarso No. 6 Jajag Banyuwangi

• Dikontrakkan • Dikontrakkan Ruko lokasi Jl. Kapten Ilyas 56, Banyuwangi. Hub: 08179694674

• Tukangkayu • DJL Ruko 2 Lantai L 435m2 Lok Jl Imam Bonjol No 57 Bwi. Cck utk Bisnis/ Perkantoran. Hub HADI 081358226569

BANYUWANGI

• Karyawan/ti • Dibutuhkan kar yawan / kar yawati L/P min lulusan SLTA jujur, disiplin, semangat kerja tinggi, berpenampilan menarik, diutamakan yg berdomisili di genteng dan sekitarnya. krm lamaran ke JL PB sudirman NO 52 Jajag GambiranBanyuwangi Tlp 395868.

Hlg STNK Nopol P 7006 ZG, an. Imam Supardi, al: Bajulmati RT09 Wongsorejo

Hlg STNK Nopol P 6542 VO, an. Didik Maryono, al: Kesilir, Kec. Siliragung. Hlg STNK Yamaha Vixion Nopol P 6382 VW, an. Khoirul Huda, al: Tegalyasan Hlg STNK Nopol P 6597 YN, an. Sahru, al: Gunung Remuk RT02/05 Ketapang Kalipuro Hlg STNK Nopol P 4341 VC, an. Pandu Novantara Putra, al: Jl. Batur 31 RT02/04 Singotrunan Hlg STNK Nopol P3742 WW, an. Suhainik, al: Jl. Kebaman 2/3 Srono


OPINI

Jumat 27 April 2012

37

Menggapai Prestasi

TAMU KITA

Refkesi Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2012 NIKLAAS ANDRIES/RaBa

TIGA anggota KPU Jawa Timur mengunjungi kantor Radar Banyuwangi kemarin. Mereka adalah ketua Andre Dewanto dan dua orang anggota Agung Dan Agung. Dalam kunjungan yang diterima Direktur Radar Banyuwangi A Choliq Baya itu, ketiganya didampingi Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin. Selain membicarakan peningkatan kualitas pemilu 2014 mendatang, mereka juga ingin lebih dekat dengan awak redaksi Radar Banyuwangi. (*)

PAJAK KENDARAAN

Samsat Gratiskan Bea Balik Nama dan Denda BANYUWANGI-Kabar gembira bagi para pemilik kendaraan bermotor. Kantor Bersama (KB) Samsat se-Jawa Timur kini memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor (PKB) atau biasa disebut program pemutihan. Samsat membebaskan semua biaya denda keterlambatan pembayaran PKB dan bea balik nama (BBN) kedua. Chusnul Hadi, Administratur Pelayanan PKB dan BBN KB Samsat Banyuwangi menjelaskan bahwa program itu diberikan berdasarkan Peraturan Gubernur Jatim No. 32/2012. Dalam peraturan tersebut diatur tentang insentif dan keringanan pajak daerah tahun 2012. Pemilik kendaraan dibebaskan dari BBN kedua dan seterusnya. “Bahkan, bebas dari sanksi administrasi atau bunga PKB, atau yang biasa disebut denda keterlambatan,” terangnya kepada RaBa di ruang IRWAN/RaBa kerjanya, kemarin pagi Chusnul Hadi (26/4). Chusnul mengimbau kepada para pemilik kendaraan bermotor yang menunggak pajak untuk memanfaatkan program tersebut. Kesempatannya hanya 120 hari dari 1 April hingga 31 Juli 2012. “Segera manfaatkan program ini, jangan sampai terlambat dan menyesal,” seru pria asal Surabaya itu. Tujuan dari program itu adalah memberikan rangsangan kepada wajib pajak untuk melunasi. Selain itu, rangsangan untuk balik nama registrasi atas namanya sendiri. Dari sisi risiko hukum, balik nama itu akan bermanfaat. “Kalau atas nama orang lain akan berisiko dari orang lain, misalkan orang tersebut melapor jual, maka tidak bisa apa-apa,” jelas pria yang sebelumnya berdinas di Samsat Bondowoso itu. Target dari program tersebut, lanjut Chusnul, bisa mengurangi tunggakan PKB di Banyuwangi sebanyak Rp 28 miliar. “Target kami sekitar 30 persen bisa terbayar,” sebutnya. Saat ini, pelayanan juga semakin mendapatkan kemudahan. Ada mobil Samsat keliling, yang sejak pukul 16.00 hingga malam hari melayani di seputar Kota Banyuwangi. Setiap dua hari sekali digilir di areal Ramayana Dept. Store, Roxy Supermarket, dan Giant Hypermart. Sedangkan pagi hari berkeliling di kota-kota kecamatan, seperti Muncar, dan lainnya. Di wilayah Banyuwangi Selatan dilayani di Samsat Benculuk. Di wilayah Kalibaru dan Glenmore bisa dilayani di payment point kantor kas Bank Jatim Glenmore. “Jadi semakin dekat. Jika ada kesulitan, silakan menghubungi nomor HP saya 085649521819 atau Halo Samsat 412800,,” saran Chusnul. (ikl/*/irw)

PERIZINAN

Izin Pertambangan Distop SITUBONDO - Ini kabar yang kurang menggenakkan bagi para penambang yang akan beroperasi di Situbondo. Pasalnya, pengajuan izin usaha pertambangan (IUP) berbagai ketegori akan ditolak. Hal itu berdasar surat edaran pemerintah pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang penghentian sementara izin pertambangan. Surat yang diterima Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) sepekan lalu itu menyebutkan, pengajuan izin pertambangan, baik pasir, batu, maupun batu bara, tidak diperbolehkan. Pihak pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dilarang mengeluarkan izin sambil menunggu ALI NURFATONI/RaBa rekomendasi DPRRI. Yit Sofyan Sebab, sampai detik ini, pembahasan tentang penataan wilayah pertambangan di seluruh Indonesia belum didok. ‘’Sekarang dilarang mengajukan IUP baru,’’ ujar Yit Sopyan, Kasi Perijinan Tertentu KPPT, di ruang kerjanya kemarin. Menurut dia, Surat Edaran Nomor 08.E/30/ DJB/2012 tertanggal 6 Maret 2012 itu menjelaskan, pemerintah daerah wajib menolak semua pengajuan izin pertambangan. ‘’Kalau ada yang mengusulkan IUP baru, pasti akan kami tolak,’’ tegasnya. Sejauh ini, kata dia, masih belum ada warga yang mengajukan usaha pertambangan. Untungnya, surat yang ditandatangani Direktur Jendral Mineral dan Batu Bara, Tamrin Shife, itu tidak berlaku bagi yang sudah beroperasi dan memiliki IUP. “Izin perpanjangan IUP diperbolehkan,” katanya. (ton/c1/als)

KAMIS Legi 2 Ramadan 1818 H bertepatan 2 Mei 1889 M Raden Mas Suwardi Suryaningrat lahir di Jogjakarta. Selanjutnya, pada usia 40 tahun, namanya diganti menjadi Ki Hadjar Dewantara. Maestro pendidikan dan kebudayaan itu adalah cucu Sri Paku Alam III. Ia menikah dengan Bendara Raden Ayu Sasraningrat. Hingga akhir hayat (26 April 1959), beliau dikaruniai empat putra, 2 putri, 18 cucu, dan 4 cicit. Di dunia Barat ia banyak dikenal sebagai tokoh yang tegas, rajin, giat, dan pantang menyerah. Oleh karena itu, ia juga menjadi ditarget yang harus diasingkan ke Belanda oleh pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1920-an. Warisan Ki Hadjar Dewantara (Taman Siswa) yang menjadi representasi institusi pendidikan Pribumi di masa kolonial, kini sudah banyak ditinggalkan orang. Dalam fenomena pendidikan di Tanah Air, alih-alih mengantarkan pendidikan Indonesia ke wilayah kesejagatan, budi pekerti, tata krama, dan etika moral, atau apalah namanya, sering diremehkan dan dibiarkan berputar-putar di tempat yang disukai, dan tidak dikemas menjadi hal yang “wajib diperjuangkan” demi perikemanusiaan dalam rangka memanusiakan manusia seutuhnya. Lalu, pemerintah daerah (dinas pendidikan dan kebudayaan) harus berbuat apa untuk menanggapi sinyalemen seperti itu? Ataukah membiarkan persoalan karakter berbaur dengan kearifan lokal? Karakter bisa menjadi runyam jika guru-guru juga miskin karakter. Di sisi lain, sejatinya menjadi guru merupakan sebuah pilihan, bukan keterpaksaan. Oleh karena itu, kesadaran mencintai profesi menjadi keharusan yang wajar. Seperti halnya ketika seseorang harus mencintai sastra Indonesia dan sastra daerah, karena keduanya merupakan pilihan dalam hidup. Tulisan sederhana yang saya kemas dalam gaya tutur sastra ini, saya persembahkan kepada ibu dan bapak yang tugas mengajarnya sudah purna. Pemikiran dan ide-ide panjenengan masih diharapkan oleh Bumi Blambangan sampai kapan pun.

Bahwa predikat “berSebagai pengagum prestasi” yang melekat Ki Hadjar, saya masih pada guru ditinjau dari memuji bahwa lingkunapa? Apakah guru yang gan pendidikan Taman berhasil memasyaraSiswa (terlebih Universikatkan nilai-nilai karatas Sarjana Wiyata Taman kter kepada anak didik? Siswa di pusat kelahiranSaya kira tidak begitu. nya Jogjakarta) walaupun Sebab, berprestasi itu pernah digoyang gempa persoalan individual Jogja-Jawa Tengah 27 Mei atau perorangan yang 2006, tapi karakter siswa dan kompleks, sementara mahasiswanya tidak pernah penanaman karakter titerkena gempa. Oleh karena dak bisa dilakukan peritu, Ki Supriyoko (Guru Beorangan; tentu harus sar Perguruan Taman Siswa dengan kebersamaan dan anggota Badan PertimO l e h atau oleh tim dalam bangan Pendidikan Nasilembaga sekolah. onal) sering mengingatSUYANTO, M.Si * Jika merujuk pengalakan bahwa ujian nasional man teman-teman guru cepat atau lambat akan membunuh pendidikan karakter (baca yang pernah mengikuti lomba guru Pusara edisi Desember 2006 halaman 35, berprestasi tingkat kabupaten, baik yang Kompas 03 Mei 2010 halaman 4 dan 22 menang maupun yang belum menang. Februari 2011 halaman 6). Guru berprestasi mengacu pada: (1) kinerja guru, (2) hasil karya kreatif atau Guru Berprestasi inovatif berupa karya tulis ilmiah atau Guru mempunyai multi tugas utama, penelitian tindakan kelas, (3) memyaitu mendidik, mengajar, membimbing, bimbing peserta didik dalam berbagai mengarahkan, melatih, mengevaluasi, bidang, baik akademis maupun nonakadan menilai (Suwandi, 2011: 7). Bebera- demis (ekstrakurikuler), (4) memahami pa predikat itu sangat murni dan ikhlas undang-undang, peraturan pemerintah, diberikan guru kepada anak-anak didik, dan peraturan menteri pendidikan, (5) baik di sekolah maupun di luar sekolah. memiliki kompetensi pedagogik, (6) Predikat itu juga tidak ada muatan poli- kompetensi kepribadian,(7) kompetensi tis jenis apa pun, kecuali panggilan hati sosial, dan (8) kompetensi profesional. seorang pendidik dan pengajar untuk Seperti pada awal menggelindingnya mengamalkan ilmu dalam khasanah program sertifikasi guru, bahwa semenpengabdian kepada bangsa dan negara. tara penilaian guru dilakukan dengan Lao Tse, salah seorang tokoh Filsafat melihat portofolio yang telah dikemas Tiongkok, sangat menghargai guru. Ia rapi, tebal, bersemangat, optimistis, memberikan pesan-pesan filosofis: if dan bebas: apakah itu asli milik sendiri, you have a long term gol, than plant big dilaksanakan sendiri, ataukah copy-paste tree. If you have a short term gol, than dari orang lain. Belum sadar barang plant rice. And if your gol generations, kali bahwa portofolio tidak untuk “ditthan educade the sosiety. Artinya, jika imbang” tetapi dikoreksi dan dianalisis tujuan Anda untuk ukuran tahun, maka dengan hati-hati dan mendalam oleh tanamlah pohon-pohonan. Jika tujuan team penilai. Yang menggemparkan Anda untuk beberapa bulan saja, maka lagi, kesempatan itu dijadikan lahan tanamlah padi. Dan jika tujuan Anda un- bisnis oleh LSM, perguruan tinggi, dan tuk generasi, maka didiklah masyarakat. beberapa lembaga peduli pendidikan, Sekarang pada persoalan prestasi. untuk menggelar forum ilmiah, seperti

seminar, workshop, dan diklat yang dilabelkan “nasional” agar berbobot nilai sertifikatnya. Fenomena itu mengecoh perhatian pusat seraya menggelenggelengkan kepala terhadap apa yang terjadi di lapangan luas berjuluk “Guru Indonesia”. Wah, itu tidak penting dibicarakan, yang penting berani melakukan. Itulah kata sebagian peserta sertifikasi pada saat itu. Membudayakah? Ya membudaya banget di negeri ini. Lantaran terbukti ditemukan guru multi copy-paste, akhirnya mendorong Depdiknas Pusat melakukan perombakan strategi sertifikasi lalu berujung pada pelaksanaan UKA (uji kompetensi awal) pada rekrutmen sertifikasi guru 2012 yang benar-benar menjadi budaya pop yang menggembirakan. Ya, jadi sangat berat menuju puncak prestasi sebagai guru berprestasi. Meski demikian, itu merupakan tantangan yang menawan hati. Jika menjadi guru merupakan panggilan hati nurani, maka menjadi guru berprestasi juga panggilan hati. Lantaran sulitnya punden berundak yang harus dilalui calon guru berprestasi, bukan berarti semua guru harus hengkang dari sayembara ini, atau menjadi guru yang begini saja sudah cukup. Tidak dan bukan itu tentunya. Di samping itu, setelah meraih prestasi, tidak boleh berbeda apa yang dilakukan dan yang diomongkan. Sebab, guru harus bisa digugu lan ditiru. Terakhir, saya salut dengan program Depdikbud Pusat yang digelontorkan puluhan tahun silam dalam wujud lomba guru berprestasi, dan mengapresiasi yang teramat tinggi Dinas Pendidikan Banyuwangi sebagai sambungan tangan pemerintah pusat yang selalu ajeg mengadakan lomba guru berprestasi sepanjang tahun. Sebab, nyali keguruan yang melekat pada seseorang (guru) benar-benar tertantang dalam kontes bergengsi ini. Selamat merenungi guru dan Hari Pendidikan Nasional 2012 ini; hidupi guru Banyuwangi, guru Banyuwangi hidup, Banyuwangi hidupi guru dan guru hidupi Banyuwangi! *) Guru kelas 8 SMPN 1 Genteng.

Ada Kucing di Rumah Sakit SUATU hari waktu Subuh, sunyi, senyap, di rumah sakit tiba-tiba ada bunyi nyaring bergerincing seperti piring jatuh. Ternyata itu ulah sekelompok kucing yang sedang cari makan. Untuk kesekian kali rumah sakit diganggu sekelompok kucing. Rumah sakit umum daerah (RSUD) identik dengan kucing. Memang kadang-kadang mereka juga dibutuhkan di rumah sakit, ya sekadar mengusir tikus yang berkeliaran atau mengurai sisa makanan. Tetapi, jumlah dan keberadaannya harus seimbang. Bila tidak, maka akan sangat mengganggu. Mengapa kucing banyak di rumah sakit? Itu pertanyaan umum yang sering muncul. Kucing banyak di rumah sakit disebabkan beberapa hal, yaitu karena makanan sisa melimpah. Jadi, rumah sakit menjadi tempat buangan yang paling ideal untuk menghapus dosa-dosa si pembuang kucing rumah tangga, hotel, pasar, dan lain lain. Banyaknya tempat persembunyian (lorong) di rumah sakit, membuat kucing yang berkembang sangat cepat; beranak 4–5 ekor dengan masa kehamilan 63 -65 hari nyaman di sana. Yang terakhir, mungkin benar atau tidak, ternyata para kucing bisa memilih pasangan di rumah sakit. Sesuai protap (prosedur tetap) pengendalian infeksi nosokomial di rumah sakit, pertama harus menutup semua lubang dinding. Kedua, mencegah penumpukan sampah domestik. Ketiga, mengatur penyimpananan makanan. Keempat, menangkap dan membuang kucing. Kelima, menjadikan kucing super, sehingga bisa diambil orang. Ternyata, melaksanakan protap tidak se-

gampang yang dibayangujung-ujungnya balik lagi kan. Kalau cuma menutup ke rumah sakit. dinding, itu mah masalah Ya n g p a l i n g s u s a h gampang. Ada dana, maka adalah cara berikut. Tetatinggal tunjuk orang IPS pi, cara ini paling tepat (instalasi pemeliharaan dijadikan solusi untuk rumah sakit). Setelah itu, mengatasi masalah kucberes dah. Menangani ing di rumah sakit, yaitu penumpukan sampah dan memberdayakan kucmengatur penyimpanan ing. Adalah dikebiri, yaitu juga gampang, tinggal khusus kucing jantan. memperbaiki SOP (stanSetelah dikebiri dengan dar operational prosedur) cara menghilangkan testis dan metode. Yang agak atau buah zakar, maka susah adalah menangkap kucing tersebut akan O l e h dan membuang kucing. menjadi malas, makan Kok bisa susah? terus, dan tambah gemuk Sebab, kucing yang ABU BAKAR ABDI, M.Si * (tidak perlu ikut program mau kita tangkap rataKB). Maka kucing akan rata kucing kampung; ada yang jinak lucu dan bikin gemas orang yang melidan ada yang liar. Yang jinak tentu ndak hat, sehingga nanti akan banyak orang masalah. Tinggal di elus-elus, bisa kita yang mengambil untuk dirawat di rumah. tangkap dan masukkan dalam kandang Selain kucing beneran, ada kucing pembuangan. Yang agak susah adalah lain di rumah sakit, yaitu kucing kepala mempelajari teknis khusus agar tidak hitam. Yang dimaksud adalah Mr/Mrs digigit dan dicakar. Bagaimana caranya? X; gelandangan dan orang gila. Seperti Kalau dari jauh menurut perhitungan kucing yang asli, kucing kepala hitam kucing, petugas akan menangkapnya, juga jadi masalah. Tanpa sanak kelumaka kucing akan langsung lari dan arga, mereka terdampar di rumah sakit sembunyi entah di mana. Ada cara el- karena sakit-tua atau tertabrak kendaegan yang dilakukan petugas, yaitu pura- raan. Untung ada jamkesmas yang bisa pura tidak kenal dengan si kucing. Begitu menanggung semua itu, sehingga tidak dalam jangkauan, langsung sergap dan ada masalah dari segi perawatan selama masukkan kandang. di rumah sakit. Yang menjadi masalah Setelah itu, dibuang ke mana? itulah adalah kalau sudah sembuh maka merepermasalahannya? Dibuang ke hotel, ka mau dikemanakan? Akankah dibuang pasar, dan TPA (tempat pembuangan ke daerah lain? Ataukah diberdayakan? sampah akhir) adalah lingkaran syetan; Itu tugas Dinas Sosial dan jangan sampai dari pasar, ke hotel, lalu ke TPA, lalu masuk dibuang di daerah lain yang pada akhlagi keperkampungan rumah tinggal. Nah, irnya akan kembali ke daerah semula.

Ada kucing kepala hitam dan ada kucing kepala putih, yaitu penjual keliling, sales, wakil rakyat, pekerja media, LSM, dan lain lain. Mereka itulah yang selama ini membantu pasien umum, pasien tidak mampu, dengan caranya sendiri yang kadang-kadang tidak nyambung dengan sistem layanan rumah sakit. Kucing jenis ini jangan dibuang, tapi harus diberdayakan dan dirangkul. Bahkan, kalau perlu dimasukkan dalam sistem pengelolaan layanan rumah sakit. Yang juga ada di rumah sakit adalah kucing kepala cokelat. Maksudnya adalah karyawan rumah sakit yang malas, kerja tanpa motivasi, nabrak-nabrak SOP, tidak mengerti HKWT (hak, kewajiban, wewenang, dan tanggung jawab). Mereka tidak perlu dibuang tapi diberdayakan. Caranya, beri motivasi dan rasa memiliki. Menurut Greenberg dan Baron (Y.H. Djatmiko, 2005:67), motivasi kerja adalah suatu proses yang mendorong, mengarahkan, dan memelihara perilaku manusia ke arah pencapaian suatu tujuan. Tujuan yang dimaksud adalah rasa memiliki. Dengan rasa memiliki, maka baiknya rumah sakit adalah baiknya karyawan. Sebaliknya, buruknya rumah sakit, maka buruknya semua karyawan. Dengan adanya motivasi, maka akan ada perubahan atas sikap karyawan. Yang baik harus diberi reward, dan yang kurang baik harus diberi punishment. Para pemimpin harus bersikap membumi, bersikap empati, dan saling menghargai, sehingga rumah sakit akan menjadi milik bersama. *) Mantan Kabag Tata Usaha RSUD dr. Abdoer Rahem, Situbondo.

Dibentuk Ratusan KPK pun Percuma KORUPSI adalah perilaku yang sudah ada sejak zaman dahulu. Kehancuran VOC dipastikan karena banyak pejabat yang korup. Bahkan, jauh sebelum itu, Lord Acton (1834-1902) telah memberi sinyalemen bahwa korupsi adalah perilaku yang melekat erat dengan kekuasaan. Tampaknya sangat sulit menghapus korupsi di mana pun berada. Tentu saja karena organisasi dan kekuasaan adalah suatu keniscayaan yang selalu mengiringi peradaban manusia. Bisakah kita, misalnya, hidup tanpa pemerintah? Atau mampukah kita mengatur sebuah daerah tanpa penguasa? Dalam perspektif kaum anarkis (kaum yang menolak adanya kekuatan mayoritas dan membuka lebar kebebasan individu), mungkin saja hal itu ada. Tetapi, perspektif anarkisme tentu saja lebih bisa dibuktikan sebagai bentuk fatalisme ilmiah terhadap kehidupan di dunia ini. Tak ada masyarakat tanpa penguasa. Itu yang senyatanya berlangsung berabadabad lamanya di bumi ini. Dan tentu saja tak ada penguasa tanpa korup. Negara kita? Ketika orde baru masih berkuasa di republik ini, korupsi hanya penyakit pada segelintir individu. Tidak semua pejabat negara bisa melakukan korupsi. Kesempatan melakukan korupsi sangat rendah dan bisa diminimalkan. Sebab, orde baru menerapkan konsep koncoisme.

O l e h

SATORI * Saat ini, rezim reformasi bak membuka selubung gelap korupsi. Siapa pun asalkan dia merupakan pejabat negara—atau bahkan individu yang hanya dekat dengan kekuasaan tapi bukan pejabat—bisa merasakan nikmatnya uang korupsi. Kemudian, korupsi menjadi masal dan makin sulit dibuktikan. Sejatinya, korupsi berkaitan dengan sikap dan sifat individu. Menyoal hal itu, faktor budaya tentu saja merupakan domain. Kebudayaan adalah medium yang membentuk individu dalam bersikap di masyarakat sesuai norma yang berlaku. Oleh karena itu, saya hanya ingin menekankan sebuah perspektif pemberantasan korupsi dari sisi budaya. Kita sejak lama sudah mengenal konsep makrokosmos dan mikrokosmos. Dua kosmos tersebut berada dalam genggaman manusia. Tentu saja karena manusia merupakan makhluk yang berakal-pikir. Makhluk yang diberikan rahmat-lebih daripada makhluk lain. Manusia memiliki kekuasaan mengatur dua kosmos tersebut. Di sinilah letak konsep harmonisasi; antara makrokosmos dan

mikrokosmos harus selaras dan seirama. Selama ini, pembangunan kebudayaan hanya ditekankan pada konsep mikrokosmos semata. Ilmu yang diajarkan di sekolah selalu hanya membahas hubungan manusia dengan manusia dan alam seisinya. Sementara itu, hubungan antara manusia dengan roh yang bersifat transendental dinafikkan. Lebih dari itu, ilmu yang memberi pengetahuan kepada manusia tentang hakikat hidup di dunia pun tidak pernah disentuhkan kepada individu di bangku sekolah. Intinya, ilmu yang mengulas makrokosmos sangat jarang diajarkan di bangku sekolah. Hal itu makin diperparah dengan arusutama (mainstream) kebudayaan di masyarakat. Basis kebudayaan masyarakat kita saat ini adalah materialisme. Materi dijadikan titik pijak dalam mengukur segala hal. Itu adalah kesalahan strategi kebudayaan yang berjalan dalam waktu lama. Dibentuk ratusan KPK pun, saya menganggap itu sebuah hal percuma. Korupsi menjadi keharusan ketika jiwa pendidikan dan kehidupan masyarakat adalah materialisme. Maka dari itu, perlu kiranya dipikirkan memberantas korupsi melalui pembenahan dua sektor tersebut. Sudah saatnya pemerintah memberi penekanan pada pembangunan psikologis masyarakat. Masyarakat yang sehat

tentu hanya bisa diwujudkan melalui program yang mampu membangun jiwa mereka. Selama ini, pembangunan fisik saja yang diutamakan dan pembangunan jiwa disingkirkan dari prioritas pembangunan. Kita harus membentuk budaya antikorupsi. Pemerintah merupakan titik sentral dalam mengembangkan kebudayaan tersebut. Tiap pejabat pemerintah sudah selayaknya hidup dalam kesusahan. Dengan begitu, rakyat akan memiliki panutan yang baik dalam hidup. Lebih dari itu, proses bangkit bersama pun menjadi keniscayaan yang tak terelakkan. Pejabat pemerintah harus meniru sikap dan sifat hidup Mahatma Gandhi atau Bung Hatta. Dua tokoh tersebut senantiasa menekankan kesejahteraan bersama antara pemimpin dan rakyat. Korupsi menjadi perilaku yang niscaya tatkala panutan para pejabat pemerintah adalah  yang bergelimang harta tapi rakyatnya miskin. Akhirnya, pemberantasan korupsi tidak akan menemukan ruang manakala hanya sekadar proses seremonial dan praktik politik pencitraan semata. Kita butuh lebih dari sekadar KPK untuk membumihanguskan korupsi di negeri ini. *) Alumni Fisip Universitas Negeri Jember.


38

Jumat 27 April 2012

Sertakan Tim Putra dan Putri

IPSI Jaring Pendekar O2SN BANYUWANGI - Gelaran “Seleksi dilaksanakan Senin 30 Olahraga dan Seni Nasional April nanti,” katanya. Bambang mengaku akan be(OS2N) bulan depan membuat rusaha mengakomoDinas Pendidikan dasi semua atlet yang sibuk. Dengan meberlaga di semua kenggandeng Pengkab las. Selain itu, dia juIPSI Banyuwangi, ga akan melakukan salah satu satuan inventarisasi kelas kerja Pemkab Bayang dianggap prosnyuwangi itu berenpektif dalam mencana menggelar sedulang medali. Beleksi. Rencananya, berapa nomor di keseleksi akan dilakDOK/RaBa las A hingga F mensanakan 30 April Bambang jadi proyeksi menmendatang. Pelatih IPSI Banyuwangi, Bam- dulang medali. Baik kelas tanbang Wahyuono mengatakan, ding maupun beregu, nanti akan seleksi dijadwalkan berlangsung dikaji terlebih dahulu apakah sehari. Venue yang digunakan berpeluang mendapat medali adalah SMPN 5 Banyuwangi. ataukah tidak. (nic/c1/als)

Hadapi Kejurda Basket Jatim BANYUWANGI – Pengkab Perbasi Banyuwangi siap show of force dalam kejuaraan daerah (kejurda) yang digelar akhir pekan ini. Tim bola basket Banyuwangi siap menurunkan tim putra dan putri terbaiknya dalam kejuaraan yang digelar di Sidoarjo pada 29 April tersebut. Bermaterikan pemain usia 14 tahun, induk pembina bola basket itu siap meraih prestasi dalam ajang itu. Dalam kejurda nanti, tim Banyuwangi sudah ditunggu lawan-lawan tangguh dari sejumlah kota. Untuk kelompok putri, ada tujuh tim yang akan menjadi rival. Selain Banyuwangi, juga Tri Dharma Sidoarjo, Pasific Surabaya, Cahaya Lestari Surabaya, Sahabat Surabaya, Sonic Banyuwangi, dan Biawak. Sedangkan persaingan di bagian putra dipastikan juga bakal berlangsung lebih ketat. Ada 14 tim putra yang bisa menjadi calon lawan bagi tim Banyuwangi. Tim-tim tersebut di antaranya meliputi Garuda Jember, Putra Sang Fajar Blitar, Tri Dharma Madiun, Sahabat Ponorogo, Tri Dharma Tulungagung, Glory Sidoarjo, dan lainnya. Pengurus Perbasi, Edi Lukisanto, menyatakan dalam even ini Banyuwangi menargetkan dua misi utama. Pertama adalah misi memberikan pengalaman dan jam terbang kepada para pemain. Kedua, Perbasi juga mengincar peluang mencuri prestasi dalam ajang ini. “Kejurda kali ini kami optimistis bisa bersaing dengan peserta lainnya,” katanta. (nic/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

DUEL HIBURAN: Sore ini empat tim akan berebut peringkat ketiga LPI 2012 zona Banyuwangi di Stadion Diponegoro.

Laga Pelipur Lara Empat Tim Berebut Peringkat Ketiga LPI BANYUWANGI – Penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) edisi 2012 memasuki fase akhir pekan ini. Dua tim untuk kategori SMA, yakni SMAN 1 Rogojampi dan SMKN 1 Glagah; dan kategori SMP, yaitu SMP 1 Srono dan SMP 1 Sempu, akan saling berhadapan di Stadion Diponegoro Sabtu (28/4) besok. Pertandingan tersebut akan menjadi laga penutup kompetisi antar pelajar tersebut musim ini. Namun, sebelum laga final digelar

besok, Stadion Diponegoro akan menggelar pertandingan final lainnya sore ini. Pertandingan yang akan memainkan tim SMA dan SMP ini akan memperebutkan posisi ketiga. Meski hanya duel perebutan peringkat ketiga, pertandingan sore ini diprediksi tidak kehilangan daya pikatnya. Boleh jadi, laga sore ini akan menjadi pertandingan pelipur lara. Di kategori SMA, dua tim satu bendera, yakni SMK Muhammadiyah 6 Rogojampi akan menghadapi SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Sedangkan di kategori SMP, ada SMP 2 Genteng dan SMP 1 Siliragung yang akan saling berebut posisi ketiga.

Disebut sebagai pertandingan pelipur lara, karena disebabkan dalam laga semifinal lalu mereka dikandaskan lawan-lawannya. Sebagai obat kekecewaan, posisi ketiga menjadi target realistis untuk menutup musim LPI edisi tahun 2012 ini. Plt. Kadiispora Ahmad Khairullah mengatakan, pertandingan perebutan peringkat ketiga akan dimainkan dua pertandingan. Hal yang sama juga akan dilaksanakan untuk babak final yang akan dilaksanakan Sabtu besok. “Jadi, Jumat dan Sabtu akan dilaksanakan dua pertandingan untuk kategori SMA dan SMP,” katanya. (nic/als)


Jumat 27 April 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Hadi Embat Tujuh, Muhtarom Tiga ... ■ RANGKA... Sambungan dari Hal 29

Di hadapan para wartawan, Wakapolres Aldian menyebut bahwa untuk mengelabui petugas, tersangka ada yang menukar rangka motor. Misalnya, rangka motor Honda Mega Pro dipotong, kemudian ditukar dengan rangka motor Honda Mega Pro lain. “Rangka motor yang ditukar itu sudah kita sita semua,” bebernya. Menurut Wakapolres Aldian, delapan tersangka yang berha-

sil diringkus tersebut merupakan tiga komplotan yang selama ini sering menjarah motor warga. Di antara para ranmor tersebut, sudah ada yang saling kenal. “Tapi juga ada tersangka yang tidak mengenal,” katanya. Daerah yang selama ini menjadi sasaran para pelaku curanmor adalah Kecamatan Muncar, Kalipuro, Tegalsari, Glagah, Rogojampi, Giri, dan Banyuwangi. ‘’Para tersangka kita tangkap di tempat terpisah. Ini akan terus kita kembangkan.

Ada beberapa DPO (daftar pencarian orang) yang akan kita tangkap,” jelas Aldian. Dalam ekspose yang digelar di halaman Mapolres Banyuwangi itu, bukan hanya delapan tersangka yang ditunjukkan kepada wartawan. Sebanyak 22 unit motor hasil kejahatan dan peralatan yang digunakan untuk mencuri, seperti kunci T, hammer, dan kunci kontak palsu, juga dipamerkan. “Motor juga ada yang dijagal (dipreteli),” ujarnya sam-

bil menunjukkan sejumlah onderdil motor yang dijagal. Para tersangka yang tertangkap dalam kasus ranmor tersebut sudah kelas kakap. Hadi yang tinggal di Kecamatan Muncar misalnya. Dia telah mencuri tujuh motor di tiga kecamatan berbeda. “Hadi ini di Muncar saja telah mencuri motor sebanyak lima kali,” ungkapnya. Kejahatan yang cukup besar dalam kasus ranmor juga diciptakan Abdurrahman asal Kecamatan Wongsorejo. Ter-

Kursi Penumpang Terisi 70 Persen ... ■ MERPATI... Sambungan dari Hal 29

Tak lama kemudian, pesawat Sky Avation menghilang dari Banyuwangi. Setelah menutup jalur Banyuwangi–Denpasar, operator yang lebih banyak melayani carteran di luar Jawa itu juga menutup jalur Banyuwangi–Surabaya. Konon, jalur reguler ditutup karena dianggap tidak menguntungkan, sehingga Sky Avation fokus melayani carteran. Sejak itu, jalur Surabaya– Banyuwangi dan sebaliknya hanya dilayani Merpati empat kali seminggu. Penumpang yang memanfaatkan jasa penerbangan melalui Bandara Blimbingsari sebenarnya cukup banyak. Terbukti, setiap terbang, rata-rata kursi yang terisi berkisar 70–80 persen. Penumpang yang memanfaatkan jalur udara tidak hanya penumpang dari Banyuwangi. Ada pula yang datang dari Jember dan Negara, Bali. Bahkan, tak jarang ada penumpang yang berangkat secara rombongan. Sayang, beberapa kali jadwal penerbangan berubah. Bahkan, jadwal penerbangan yang semula seminggu empat kali berubah menjadi tiga. Tak lama kemudian berubah lagi, dari seminggu tiga kali menjadi empat kali. Belum lagi, faktor delay (penundaan) dengan berbagai alasan yang intensitasnya juga tergolong agak sering. Kondisi itu tentu membuat penumpang yang sudah biasa memanfaatkan jasa penerbangan Bandara Blimbingsari menjadi tidak nyaman. Perubahan jadwal Merpati kerap tidak sampai kepada para penumpang. Bahkan, agen tiketnya juga sering ikut bingung ketika ditanya terkait perubahan jam penerbangan oleh para penumpang. Tak jarang

ia juga kena dampak, yakni dimaki-maki penumpang. Salah satu agen tiket di Bandara Blimbingsari juga tak berani pasang iklan promosi untuk mendukung layanan usahanya, karena Merpati terlalu sering mengubah jadwal penerbangan. Pernah ada rombongan penumpang dari Jember yang telantar saat memanfaatkan jasa penerbangan melalui Bandara Blimbingsari karena pesawatnya tidak datang. Padahal, mereka sudah mengantongi tiket Banyuwangi–Surabaya. Maunya ke Surabaya ingin cepat, eh ternyata justru tambah lama. Masih ditambah hati dongkol lagi he.. he.. he.. Berkurangnya antusias penumpang dalam memanfaatkan Bandara Blimbingsari akibat jadwal yang sering bergeser rupanya agak terobati ketika muncul berita Wings Air bakal melayani rute Surabaya– Banyuwangi–Denpasar. Apalagi, rencananya Wings Air tidak hanya melayani harihari kosong yang tidak diisi Merpati, melainkan hadir setiap hari. Namun, hingga kini Wings Air belum bisa merealisasikan keinginannya melayani penumpang dari dan ke Banyuwangi meski pihaknya sudah mengajukan izin ke Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan. Kabarnya, Wings Air hanya diizinkan terbang di hari-hari kosong saat Merpati tidak beroperasi. Padahal, Wings ingin terbang setiap hari. Kendala lain, kabarnya menyangkut kode Bandara Blimbingsari yang belum masuk jaringan penerbangan internasional. Sebab, kode Bandara Blimbingsari yang terpantau di jaringan IT Wings Air sama dengan kode bandara di salah satu negara kecil di Eropa. Rencana Wings yang ingin terbang dari Banyuwangi setiap hari tampaknya akan

sulit. Pasalnya, 23 April lalu direksi MNA memutuskan bakal melayani rute Banyuwangi–Surabaya dan sebaliknya setiap hari mulai 1 Mei mendatang. Untuk dua minggu pertama, jam terbang masih sama dengan jadwal lama, yaitu Surabaya–Banyuwangi pukul 13.25–14.15 WIB dan Banyuwangi-Surabaya pukul 14.50–15.40. Sambil jalan, jam terbang itu akan dikaji. Bahkan, kalau antusias penumpang mencapai 90 persen, Merpati berniat menambah jam terbang menjadi sehari dua kali. Tak hanya itu, Merpati juga akan memindah home base pesawat MA-60 ke Bandara Blimbingsari. Selama ini, home base pesawat Merpati yang terbang ke Banyuwangi berada di Bandara Juanda, Surabaya. Untuk memuluskan rencananya itu, kemarin MNA mengirim tim untuk melakukan cross check ke Banyuwangi. Yang bakal dikaji adalah teknis perpindahan home base, tempat parkir pesawat, penginapan kru, dan persiapan lain. Para penumpang, umumnya Warga Banyuwangi, tentu sangat senang bila operator penerbangan yang melayani rute dari dan ke bumi Blambangan semakin banyak. Dengan adanya maskapai lebih dari satu, diharapkan ada kompetisi yang ketat dalam memberi pelayanan terbaik kepada penumpang. Tetapi, jika nanti hanya ada satu maskapai yang diizinkan beroperasi karena ada pertimbangan tertentu, kita bisa memaklumi. Harapan kita, Merpati bisa merealisasikan keputusannya dan konsisten dengan pelayanannya. Sehingga, pameo yang berkembang di masyarakat bahwa ‘’Merpati tak pernah ingkar janji’’ benarbenar terwujud dan tidak berubah menjadi ‘’Merpati, jangan lagi ingkar janji’’. Semoga! (cho@jawapos.co.id)

Jadwal Berubah, Terbang Pukul 06.00 ... ■ TIM... Sambungan dari Hal 29

Donny menjelaskan, selama beroperasi di Banyuwangi, pertumbuhan pasar Merpati cukup baik. Bersamaan dengan pertumbuhan pasar tersebut, pihaknya melihat ada peluang cukup besar untuk mengembangkan pasar di Banyuwangi dan sekitarnya. Oleh karena itu, Merpati memutuskan terbang setiap hari dari Banyuwangi dan Surabaya mulai Mei mendatang. Sementara, maskapai tersebut masih menggunakan jadwal lama. “Paling lambat pertengahan Mei jadwal penerbangan akan kita ubah total,” tegas Donny. Saat ini, lanjut dia, jam terbang dari Banyuwangi adalah siang hari. Paling lambat pertengahan Mei nanti jam penerbangan dari Banyuwangi akan diubah menjadi pagi hari. “Ter-

ICHSAN RASYID/RaBa

RAPAT:WabupYusuf Widyatmoko didampingi pejabat Dishubkominfo Banyuwangi berdialog dengan tim manajemen maskapai Merpati Nusantara Airlines di restoran Mahkota Plengkung kemarin.

bang ke Surabaya pukul 06.00,” ungkapnya. Perubahan jam terbang itu bisa dilakukan sebelum pertengahan Mei. Saat ini, Merpati sedang mengusulkan perubahan jam terbang tersebut. “Informasinya, usul perubahan jam terbang itu akan turun awal Mei 2012 mendatang. Tanggalnya masih belum pasti, makanya pertengahan Mei deadline

paling lambat,” ujarnya. Menurut Donny, sebelum memutuskan terbang setiap hari, MNA sudah melakukan kajian bisnis secara mendalam. Salah satu pertimbangannya adalah pertumbuhan pasar penumpang pesawat di Banyuwangi cukup bagus, yaitu berkisar 70 hingga 80 persen. Oleh karena itu, MNA memutuskan menambah frekuensi

penerbangan ke Banyuwangi. Jika pertumbuhan penumpang terus meningkat, tidak menutup kemungkinan akhir tahun atau awal tahun depan frekuensi penerbangan akan ditambah menjadi dua kali dalam sehari. Kemungkinan itu sangat terbuka lebar. Sebab, mulai pertengahan Mei hingga akhir tahun mendatang ada penambahan sejumlah fasilitas di Bandara Blimbingsari. “Kita akan melihat progress perkembangan pasar dalam tempo enam bulan. Kalau perkembangannya bagus, kita akan tambah menjadi dua kali sehari,” jelasnya. Donny menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras pemkab dalam mewujudkan penerbangan ke Banyuwangi. “Dengan masuknya Merpati ke Banyuwangi, kita berharap bisa ikut andil mendongkrak pertumbuhan ekonomi Banyuwangi,” harapnya. (afi/c1/bay)

Alternatif Terakhir Ikut Ujian Paket B ■ DUA SISWA... ... Sambungan dari Hal 29

“Yang tidak ikut unas karena sakit itu siswa SMPN 1 Giri,” sebutnya. Suratno menambahkan, pada hari kedua unas, ada satu siswa lagi yang tidak bisa mengikuti

unas. Dia adalah siswa SMP Muhammadiyah 1 Genteng. “Siswa yang tidak bisa ikut unas dari SMP Muhammadiyah Genteng itu juga harus ikut unas susulan,” katanya. Ditanya bila Senin depan mereka belum sembuh dan tidak bisa ikut unas, Suratno

akan tetap mengusahakan agar mereka bisa ikut ujian. Bila nanti benar-benar tidak bisa ikut ujian susulan, kedua siswa itu bisa ikut ujian bersama siswa paket B. “Ujian paket B ini alternatif terakhir,” ujarnya. Suratno menyebut, ijazah pa-

ket B tidak berbeda dengan ijazah yang dikeluarkan sekolah SMP atau MTs. Sebab, ijazahnya itu sama-sama di bawah naungan Dispendik Banyuwangi. “Ijazah paket B bisa digunakan untuk mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi,” paparnya. (abi/c1/bay)

Tema Setiap Pertunjukan Selalu Berbeda ... ■ DITUNGGU... Sambungan dari Hal 29

Pengunjung tidak hanya warga Kota Banyuwangi, tapi juga ada yang sengaja datang dari kecamatan lain. Beberapa warga kecamatan lain sengaja datang dan bermalam mingguan di Banyuwangi hanya untuk menyaksikan aktualisasi seni dan budaya itu. Walau masih didominasi warga Kota Banyuwangi, tapi warga luar kota yang menonton acara tersebut terus bertambah. Melihat antusias warga, pemkab berencana menambah jadwal pertunjukan. Dalam perubahan PAK APBD 2012, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebagai pihak pelaksana berencana menggelar even itu setiap minggu. Dua pergelaran terakhir, yaitu bulan Maret dan April, mulai diminati turis asing. Pada pertunjukan kedua bulan Maret lalu, ada rombongan turis asal Prancis yang sedang bermalam di Banyuwangi menyempatkan hadir hadir dalam pergelaran seni

dan budaya itu. Pada pertunjukan pertama bulan April, ada beberapa turis berkebangsaan Kanada yang juga hadir. Mereka cukup antusias menyaksikan pergelaran seni dan budaya lokal Banyuwangi yang ditampilkan dalam acara tersebut. Bahkan, di antara mereka ada yang ingin menonton acara itu secara rutin. Hanya saja, mereka mengaku dengan sangat kecewa tidak bisa ikut menyaksikan tontonan gratis itu lagi karena harus kembali ke negaranya. “Mereka sudah kita beri jadwal pertunjukan agar saat datang lagi ke Indonesia bisa datang ke Banyuwangi,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi. Sejak awal digelar, Pemkab Banyuwangi bertekad untuk terus menggelar tersebut walau tidak ada yang menontonnya. Selain media hiburan bagi warga, acara itu dimaksudkan sebagai media bagi pelaku seni dan budaya untuk mengasah serta mengembangkan bakatnya. Acara itu, tidak jarang mendapat saingan panggung hiburan yang digelar beberapa

perusahaan rokok. Walau lokasinya berdekatan, namun pengunjungnya tetap ramai dan acara tetap meriah. “Ini menandakan warga Banyuwangi cinta terhadap seni dan budayanya sendiri,” cetus Bupati Abdullah Azwar Anas. Dalam acara itu, tema-tema seni dan budaya yang disuguhkan selalu berbeda. Pemain dan pelaku seni yang tampil juga berbeda-beda pula. Pada pergelaran kedua bulan April tanggal 28 besok, tema pertunjukannya adalah barong caruk. Tema barong yang diangkat kali merupakan salah satu seni pertunjukan di Jawa yang berkembang sekitar tahun 1930. Pada masa penjajahan, selain berfungsi sebagai hiburan seni barong juga sebagai media penyamaran. Pada perkembangan, barong using juga mulai berkembang cukup pesat. Barong using menggunakan jambang, mahkota, dan memakai sayap yang terbuat dari bilah kayu sebagai penggambaran sinar. “Kita juga menampilkan lagulagu dan penampilan pelawak using,” kata Suprayogi. (c1/bay)

sangka yang kini meringkuk di dalam tahanan polres itu telah lima kali mencuri motor di wilayah Kecamatan Kabat. “Juga ada Muhtarom, pelaku ranmor

kelas kakap dengan tiga kasus pencurian,” cetusnya. Aldian menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan. Beberapa ter-

sangka bagian dari tiga komplotan tersebut ada yang belum tertangkap. “Jaringan tiga komplotan ini akan kita bongkar semua,” katanya. (abi/c1/bay)

Berangkat Naik KA Mutiara Timur ... ■ WAKIL... Sambungan dari Hal 29

“Semua ingin mencari ilmu, termasuk ketua dan para wakil ketua,” terang lelaki yang juga ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi itu. Menurut Adil, para anggota

dewan akan menerima empat materi dalam bimtek kali ini. Semua materi itu dianggap sangat penting dalam menunjang tugas-tugas mereka di parlemen. “Bimtek itu bukan hanya untuk pembekalan, tapi juga peningkatan kualitas,” katanya. Para anggota dewan berangkat

ke Jakarta sekitar pukul 22.00. Mereka naik kereta api (KA) Mutiara Timur dan turun di Stasiun Tugu, Jogjakarta. “50 anggota dewan berangkat semua. Kita naik kereta api dalam satu gerbong,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya siang kemarin (26/4). (abi/c1/bay)

Ada Banyak Lokasi Pendaftaran ■ DINAS... Sambungan dari Hal 29

Semua bisa turut serta dalam gowes bareng yang didukung Wim Cycle, Yasmin Hospital, Aquase, MPM Honda Motor, PT. Temprina Media Grafika, Radio Vis FM, dan Variant Printing, tersebut.

Galih menambahkan, semarak gowes bareng kali ini akan memperebutkan dua unit motor Honda Spacy, 5 unit sepeda Wim Cycle, dan berbagai hadiah menarik lain. Start di Taman Blambangan Banyuwangi pukul 07.00. Terkait pendaftaran, calon peserta cukup membayar tiket seharga Rp 20 ribu.

Bagi yang berminat bisa mendatangi beberapa counter pendaftaran, yaitu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Radar Banyuwangi, Radar Banyuwangi Biro Genteng dan Biro Situbondo, toko Berkat Abadi Wim Cycle, Radio Vis FM, Ria Foto, dan Banyuwangi Motor. (nic/c1/bay)

Diduga Berasal dari Banyuwangi Utara ■ BONGGOL... Sambungan dari Hal 29

Menurut Aiptu Subandriyo, pihaknya sudah menunggu dokumen kayu yang diangkut tiga unit truk tersebut. Tetapi nyatanya, Hariyanto, sang pemilik kayu yang tinggal di Dusun Karanganyar, Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, itu belum bisa menunjukkan

surat kayu tersebut. “Perhutani merasa tidak pernah menjual, makanya bonggol itu kita kirim ke Perhutani Banyuwangi Utara,” jelasnya. Diberitakan sebelumnya, Polsek Wongsorejo berhasil menggagalkan rencana penyelundupan ratusan bonggol jati. Untuk keperluan pemeriksaan, tiga truk bermuatan bonggol jati itu sempat diamankan di

Mapolsek Wongsorejo. Untuk mengungkap ratusan bonggol jati itu, polisi memeriksa sejumlah saksi yang dianggap mengetahui. Ketiga sopir truk juga ikut diperiksa polisi. “Para sopir ini hanya disuruh mengirim, dan mereka masih kita mintai keterangan,” terang Kapolsek Wongsorejo, AKP Nyoman Suparta, saat itu. (abi/c1/bay)

Meniru Smack Down di Televisi ■ GULAT GULAT... Sambungan dari Hal 40

‘’Ada sembilan anak yang main-main. Semua laki-laki,” jelas bocah berperawakan gemuk itu. Menurut dia, dirinya bersama teman-teman sebayanya memang kerap meniru adegan di televisi. Namun demikian, sebenarnya dirinya tidak berniat mencederai Wildan. ‘’Meniru smack down di televisi. Saya gak menyangka kalau jadinya seperti itu,’’ jelasnya polos.

Insiden yang mengakibatkan siswa cedera serius di sekolah itu bukan kali pertama terjadi di sekolah tersebut. Bahkan, dalam waktu sepekan, sudah dua bocah mengalami cedera serius. ‘’Sabtu sebelumnya, tanggal 21 April, ada siswa bernama Tito, kelas V, cedera lengan kiri,’’ ujar kepala sekolah (kasek), Kusno Widodo, di sekolahnya kemarin. Setelah insiden itu, pihaknya mengumpulkan semua siswa, khususnya laki-laki. Tujuannya, agar permainan itu tidak diulang

di kemudian hari. Namun, belum genap sepekan, kejadian serupa terulang lagi. ‘’Baru Selasa lalu saya kumpulkan, eh Sabtu ada kejadian lagi,’’ sesal kasek yang mengaku sudah 8 tahun bertugas di sekolah itu. Atas kejadian itu, lanjut kasek, pihaknya akan berusaha membantu meringankan beban orang tua Wildan. ‘’Ya, kami akan kumpulkan dana untuk memberi santunan kepada keluarganya. Mudah-mudahan cepat sembuh dan bisa kembali sekolah,’’ pungkasnya. (ton/c1/als)

Sekdes Akui Lalai ■ SEKDES SEKDES... Sambungan dari Hal 40

Sebelumnya, Siddik Kukuh memang pernah menyewa sawah milik Nawawi itu selama dua kali tanam. Namun, sudah selesai. Sehingga, Nawawi menyewakan lagi kepada Pak Mul. Karena jengkel, istri Nawawi, Lilik Muyasoroh memilih melaporkan aksi Siddik Kukuh kepada Polsek Suboh. Dalam penyelidikan kepolisian terungkap, keberanian Solihuddin memberikan pinjaman uang Rp 20 juta kepada Siddik Kukuh karena menerima surat perjanjian

pinjam uang yang sudah diketahui Muciono, selaku sekretaris desa tertanggal 31 Mei 2011. Dalam surat itu, dicantumkan nama Siti Makiyah, pemilik sawah pertama sebelum dijual kepada Nawawi atau Lilik Muyasoroh, sebagai pihak pertama yang akan meminjam uang. Padahal, dia tidak pernah melakukannya. Dikonfirmasi, Sekdes Gunung Malang, Muciono, mengungkapkan dirinya berani menandatangani surat perjanjian pinjam uang setelah mendapat kabar dari istrinya. Pendamping hidupnya itu mengatakan, orang tua Solehuddin me-

minta Sekdes Gunung Malang untuk membubuhkan tanda tangan dan stempel di surat yang sudah dibuat. Surat itu kemudian diantarkan oleh Siddik Kukuh. “Saya percaya saja dan membubuhkan tanda tangan. Jadi yang membuat konsep surat itu bukan saya, tapi sudah disediakan. Saya percaya karena saya melihat pihak pertama dan pihak kedua sudah membubuhkan tanda tangan semua dilengkapi materai. Karena hanya mengetahui, saya tanda tangan saja. Walaupun saya akui lalai,” terangnya. (pri/als)

BOSAN MINUM OBAT? COBA MILKUMA SENIH (51 thn) kini memilih susu ettawa untuk mengatasi keluhannya, “Karena menderita flek di paru-paru, saya sering batuk-batuk, riak/ lendir sukar keluar, nafas pun terasa tidak plong, dan ketika berjalan terasa cepat lelah. 5 bulan terakhir ini terasa parah.” Ujar Senih yang telah 2 tahun menderita keluhan tersebut. “Sebelumnya saya sering kali ke dokter dan minum obat warung. Tapi sekarang, saya minum susu ettawa yang manfaatnya ada dalam Milkuma. Sudah 2 bulan saya minum dengan rutin, badan sekarang terasa lebih segar dan nafas pun plong.” Terang nenek 6 orang cucu tersebut. Ia menceritakan, mengetahui manfaat susu ettawa ini dari salah seorang anaknya. Dengan tubuh yang sehat, kini wanita yang berdomisili di Kp. Kali Ulu Poncol, Desa Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat ini dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ibu rumah tangga tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu ettawa PE segar, gula aren, dan madu alami. Menurut Balitnak, Ettawa PE adalah ettawa Persilangan antara ettawa Kacang dengan ettawa Ettawah (Jamnapari).

Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan komposisi gula yang rendah dan ditambah madu alami, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt. Drajat Farma Jl. Gajah Mada Genteng. Apt. Dunia Sehat Jl. Yos Sudarso Jajag. Apt. Asia Jaya Jl. Rata Rogojampi. Apt. Raya Jl. PB. Sudirman. Apt. Ima Jl. Ayani. Apt. Yoma Abadi Farma Jl. Raya Srono. Apt. Al Hadi Jl. Basuki Rahmat . Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro; Apt Diponegoro 2, Jl. Irian Jaya; Apt Sumber Sehat, Jl. A. Yani; Apt Bares Sehat, Jl. Patimura Besuki. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Jumat 27 April 2012

Dispendik Kaji Siswa Mundur Unas

SMKN 1 PANJI

EDY SUPRIYONO/RaBa

DIALOG: Michelle J Morales (tengah) bersama Fathurachman (kiri) dan Kumudawatie, kemarin.

Terkesan Lingkungan Hijau PANJI – Kepedulian SMKN 1 Panji terhadap lingkungan hidup menarik perhatian Michelle J Morales. Pejabat Bidang Politik dan Ekonomi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat (AS) di Surabaya itu, pagi kemarin mengunjungi lembaga pendidikan yang dikepalai Kumadawatie tersebut. Michelle cukup lama berada di sekolah yang memiliki siswa lebih dari 2.100 orang itu. Dia mengaku sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan SMKN 1 Panji. “Saya hadir ke banyak tempat disambut dengan hangat dan ramah. Namun di sini (SMKN 1 Panji) saya merasakan sangat luar biasa,” kata Michelle, disambut tepuk tangan para peserta dialog. Perempuan kelahiran 1983 itu didampingi Akhyari Hananto, Asisten Bidang Ekonomi. Keduanya disambut Kepala Dispendik, Fathurachman; Kepala SMKN 1 Panji dan tenaga pengajar di sekolah yang menyandang predikat sekolah Adiwiyata tersebut. Bahkan, saat acara ramah tamah, Sekda Hadi Wijono dan Kabag Humas Pemkab Situbondo, Sugeng Wiyono, juga ikut menemui. Kunjungan Michelle ke SMKN 1 Panji dikemas dengan dialog ‘Pendidikan dan lingkungan hidup’. Dalam kegiatan yang ditempatkan di laboratorium bahasa ini, peserta yang ikut bukan hanya dari lingkungan SMKN 1 Panji. Sejumlah siswa di sekolah binaan SMKN 1 Panji juga hadir. Demikian pula siswa dan guru yang diundang secara khusus dari sekolah lain. “Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kita. Ini akan memotivasi SMKN 1 Panji untuk kian peduli terhadap lingkungan hidup. Kita sudah bertekad untuk menggapai predikat sekolah Adiwiyata Mandiri yang nanti akan diserahkan langsung oleh Bapak Presiden,” terang Kepala SMKN 1 Panji, Kumudawatie. Kadispendik Situbondo, Fathurachman, berharap kunjungan Michelle ke Situbondo akan memotivasi siswa untuk berlomba-lomba bisa belajar ke Amerika Serikat (AS). Kata dia, tidak salah kalau kunjungan kerjanya ke Situbondo menyempatkan diri hadir ke SMKN 1 Panji. “Ini sekolah paling hijau yang ada di Situbondo. Komitmennya untuk lngkungan hidup sangat besar,” terangnya. Usai menyampaikan materi, Michelle melakukan dialog langsung dengan siswa maupun guru. (pri/adv/als)

HUKUM

Sekdes Gunung Malang Diperiksa SUBOH – Ini peringatan bagi sekretaris desa (sekdes) agar tidak sembarangan menandatangani surat-surat penting. Apalagi sampai mengatasnamakan kepala desa. Bisa-bisa tersangkut dengan masalah hukum. Ini dialami oleh Sekdes Gunung Malang, Kecamatan Suboh, Drs Muciono. Pejabat desa itu kini harus berurusan dengan pihak berwajib karena memasang tanda tangan dan stempelnya di surat perjanjian uang dengan jaminan sawah. Padahal, belakangan diketahui, surat perjanjian itu digunakan untuk mendapat keuntungan pribadi. Suciono dipanggil penyidik Polsek Suboh untuk dimintai kesaksiannya tentang munculnya surat perjanjian itu. “Kita berharap kepolisian mengusut serius persoalan ini. Sebab, kita tahu Pak Carik (sekdes) SYAMSURI/RaBa sering menandatangani KESANDUNG: Lilik Muyasoroh surat-surat penting tanmemperlihatkan laporan polisi. pa sepengetahuan kepala desa. Kalau sudah seperti ini siapa yang bertanggungjawab?” terang Ketua BPD Gunung Malang, Khalili. Selaku sekretaris, kata Khalili, Muciono seharusnya bermusyawarah dulu dengan kepala desa. Bukan seenaknya membubuhkan tanda tangan dan stempel. Yang sekarang memang masih masalah perorangan, kalau begini terus nanti bisa merembet ke permasalah orang banyak. Warga bisa resah,” ungkap Khalili. Terungkapnya surat perjanjian fiktif tersebut berawal saat Nawawi menyewakan tanah kepada Pak Mul. Saat akan menanami, ternyata langkah Pak Mul dilarang Solihuddin. Solihuddin mengaku juga telah menyewa tanah tersebut dari Siddik Kukuh ■ Baca Sekdes...Hal 39

ALI NURFATONI/RaBa

BUKAN ATLET GULAT: Wildan Hakiki dengan kaki kiri yang patah di rumahnya, Dusun Kilensari Selatan, Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, kemarin.

SITUBONDO – Siswa kelas III SMP/MTs dan SMPLB seSitubondo menyelesaikan ujian nasional (unas) siang kemarin. Secara umum, unas yang berlangsung selama empat hari itu yang menentukan kelulusan siswa itu berlangsung sukses dan lancar Kepala Dispendik, Fathurachman, mengaku salut atas usaha sekolah untuk bisa sukses menempuh unas. Mulai dari menambah jam pelajaran hingga melakukan doa bersama. “Semoga saja kerja keras ini juga berbuah manis dengan kelulusan seratus persen dan nilai membanggakan. Minimal di atas tahun sebelumnya,” terangnya. Kata dia, total siswa yang mengikuti Unas sebanyak 8947 siswa. Mereka berasal dari 153 lembaga. Rinciannya, SMP negeri dan swasta sebanyak 6532 siswa. Sedangkan MTs negeri dan swasta sebanyak 2.410 siswa. Sedangkan SMPLB Bina Wiyata Putra sebanyak lima siswa. “Selama ujian nasional berlangsung tidak ada hambatan berarti. Artinya berjalan sukses, aman, dan lancar. Ini berkat kerja keras dan kekompakan semua pihak. Walapun masih ada siswa yang sudah memiliki nomer nominasi Unas mengundurkan diri sebanyak 170 siswa,” terang Fathurachman. Sebanyak 170 siswa yang mengundurkan diri itu berasal dari

SMP negeri dan swasta sebanyak 118 siswa. Sedangkan dari sekolah MTs negeri dan swasta sebanyak 52 siswa. “Penyebab atau alasan mengundurkan diri sangat klasik, yakni K.2 alias kawin dan kerja, karena faktor ekonomi, orang tua, dan lingkungan,”terangnya. Mereka yang mengundurkan diri itu mayoritas dari SMP terbuka sebanyak 47 siswa, SMP swasta 47 orang, SMP Negeri 24 siswa dan MTs swasta sebanyak 52 siswa. Menurut Fathurachman, dengan banyaknya siswa yang mengundurkan diri pada saat sudah mengantongi nomor peserta unas, Dispendik Situbondo akan mengkaji penyebab sebenarnya. Sehingga, nanti ada jalan solusinya. “Salah satunya kita arahkan mengulang atau ikut paket B,” saran kadispendik. Selama pelaksanaan unas, sejumlah pejabat di lingkungan Dispendik melakukan monitoring ke sejumlah sekolah. Termasuk Wabup Rachmad. Di antara pejabat itu, selain Kadispendik Fathorrahman dan Kepala Kemenag Situbondo, Rosadi Badar; Sekretaris Diknas, Ateng Jaelani; Kabid SMA, Dwi Totok Iriyanto; Kabid Dikdas, Moh. Hasyim; Kabid Ketenagaan, Syamsul Arifin; Kabid PNF, Buridin. Selain itu juga jajaran pengawas juga tak mau ketinggalan. (pri/als)

Gulat di Kelas, Kaki Patah PANARUKAN - Permainan gulat yang dilakukan sejumlah siswa di ruang kelas SDN 1 Kilensari, Kecamatan Panarukan, berujung petaka. Wildan Hakiki, 10, siswa kelas IV, patah kaki akibat bermain gulat bersama teman sebayanya. Kaki kiri bocah asal Dusun Kilensari Selatan, Desa Kilensari, itu patah. Anak pasangan suami istri (pasutri) Samsul Hadi, 43, dan Innahiyah, 33, itu kini tidak bisa berjalan. Tak pelak, bocah tiga bersaudara itu tidak bisa masuk sekolah sejak insiden itu terjadi Sabtu (23/4) lalu. Hingga kemarin, dia masih tergolek lemas di rumahnya. Kaki kirinya terpaksa diikat kencang menggunakan perban agar tidak renggang. Informasi yang dikumpulkan koran ini menyebutkan, petaka itu akibat permainan gulat di ruang kelas. Setiap kali istirahat, beberapa siswa SD menggelar aksi gulat layaknya atlet gulat. Namun, adegan yang tidak wajar itu akhirnya berbuah petaka bagi Wildan Hakiki. Saat itu, Wildan duel versus Syafi’i yang notabene lebih gendut. Dalam pertandingan tanpa juri itu, sang lawan yang tinggal di Pesisir itu lebih superior. Kaki korban dipiting dan ditindih di lantai hingga patah. ‘’Saya sudah teriak-teriak tanda kalah, tapi dia tidak menggubris. Saya langsung menangis,” kata Wildan kepada koran ini kemarin. Tangisan itu mengundang perhatian guru yang mengajar di sekolah tersebut. Setelah tahu

kaki Wildan patah, sejumlah guru langsung membawa Wildan ke salah seorang tukang pijat. Namun, menurut sang dukun, cedera yang diderita Wildan tergolong tidak terlalu serius. Beberapa hari kemudian, ternyata cedera yang dialami Wildan tidak kunjung membaik. Akhirnya, orang tua bocah tersebut membawa Wildan ke salah satu dokter di Kecamatan Situbondo. Hasilnya, dokter memvonis bocah tersebut patah kaki. ‘’Setelah di rontgen, tulang kaki anak saya patah. Itu hasilnya,’’ jelas Innahiyah kemarin sambil menunjukkan bukti rontgen.

Kepada keluarga Syafi’Ii, orang tua Wilda meminta agar bersedia mengulurkan tangan untuk membantu perawatan medis Wilda. Namun, hal itu tidak ditanggapi. Oleh karena itu, keluarga korban terpaksa melaporkan kasus itu ke Mapolsek Panarukan. ‘’Baru tadi malam saya laporkan ke polsek,” ungkap Samsul Hadi, ayah korban. Syafi’i saat dikonfirmasi di sekolahnya kemarin mengaku memang bermain gulat dengan Wildan. Menurutnya, dalam permainan itu ada beberapa siswa lain yang ikut bermain ■ Baca Gulat...Hal 39

EDY SUPRIYONO/RaBa

BERAKHIR: Suasana unas di salah satu SMP di Situbondo. Secara umum, pelaksanaan unas berjalan lancar.


Radar Banyuwangi 27 April 2012