Page 1

25 MARET

29

TAHUN 2012

GALIH COKRO/RaBa

BELUM ADA MOBIL PMK: Api berkobar dan asap hitam membumbung tinggi dari bangunan paling timur toko Sahabat di Jalan Satsuit Tubun, Banyuwangi, sekitar pukul 12.00 siang kemarin.

Toko Sahabat Terbakar Hebat Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah BANYUWANGI - Kebakaran hebat terjadi di Jalan Susuit Tubun, ujung barat kompleks Pasar Banyuwangi, sekitar pukul 12.00 siang kemarin (24/3). Kali ini, si jago merah melahap habis bangunan paling timur toko Sahabat. Akibat kebakaran tersebut, kerugian

yang diderita pemilik toko tekstil tersebut ditaksir sekitar ratusan juta rupiah. Penyebab utama kebakaran tersebut masih belum bisa dipastikan. Banyak versi terkait sumber api kebakaran tersebut. Menurut beberapa saksi, api pertama kali terlihat di bagian belakang toko berlantai dua tersebut. Petugas pemadam kebakaran yang datang sempat kelabakan mengatasi amuk si jago merah. Apalagi, siang itu embusan angin di

Kota Gandrung cukup kencang. Meski telah bekerja keras lebih dari dua jam, api tetap tidak bisa dijinakkan. Sebab, pihak pemadam menemui sedikit kendala, yaitu banyak warga yang berkerumun di lokasi kejadian.

Sampai-sampai dua kendaraan pemadam kebakaran tidak bisa bergerak bebas akibat terlalu banyak warga yang menonton. Begitu tahu ada kebakaran, warga berbondong-bondong mendekati lokasi kejadian. Pihak kepolisian kewalahan menyikapi aksi warga itu. Sebab, warga yang merangsek mendekat sangat banyak. Selain itu, petugas juga kesulitan mendapatkan sumber air di dekat lokasi. Tidak ada

Tolak Larangan Bawa Ponsel

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.27 14.42 17.29 18.38 04.15

ADA APA LAGI

Tak Mau Diamputasi, Sopir Bus Meninggal SITUBONDO - Sopir bus yang mengalami kecelakaan hebat di jalur Pantura, masuk kawasan Taman Nasional Baluran, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, dua pekan lalu (14/3) akhirnya meninggal dunia kemarin (24/3). Sopir bus bernama Riyadi, 45, warga Pacarakan, Probolinggo, itu akhirnya mengembuskan napas terakhir. Sebelumnya, dia mendapatkan perawatan medis di RSUD dr. Abdoer Rahem, Situbondo. Meninggalnya sopir bus Akas jurusan Surabaya–Banyuwangi itu mengundang keprihatinan polisi. Saat dirawat diketahui kondisi kaki sopir itu sudah remuk, jadi seharusnya diamputasi ■  Baca Tak Mau...Hal 39

KECELAKAAN

satu hydrant pun di sekitar lokasi. Oleh karena itu, ketika air habis, mobil pemadam harus mengambil air dari tempat lain yang cukup jauh. Tentu pengambilan air tersebut memakan waktu. Di saat demikian, mobil pemadam berhenti menyemprotkan air ke kobaran api. Proses pemadaman berlangsung lancar setelah mobil pemadam kebakaran lain tiba di lokasi ■  Baca Toko...Hal 39

GALIH COKRO/RaBa

BANYAK: Antrean kendaraan menumpuk di Pelabuhan Ketapang siang kemarin. Antrean juga terjadi di luar kawasan pelabuhan.

Pagi Dibuka, Antrean Tuntas Sore BANYUWANGI - Kepadatan penumpang penyeberangan Ketapang-Gilimanuk pasca ditutup karena Nyepi meningkat tajam dibanding tahun 2011. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, pagi kemarin (24/3) di Pelabuhan Ketapang terjadi peningkatan sekitar 30 persen untuk semua jenis penumpang. Antrean kendaraan yang akan masuk pelabuhan kali ini lebih panjang dibanding tahun lalu. Sejak malam hingga pagi kemarin, antrean kendaraan mengular hingga depan restoran Grafika Watudodol. Tahun lalu, kendaraan sudah habis diseberangkan pada pukul 12.00. Namun pada Nyepi tahun ini, hingga

siang kemarin, antrean kendaraan di luar pelabuhan masih panjang. Pantauan wartawan koran ini pukul 13.00 kemarin, antrean kendaraan yang akan menyeberang ke Bali masih panjang hingga depan Depo Pertamina Tanjung Wangi. Pada pukul 15.30 sore kemarin, puluhan kendaraan berbagai jenis belum berhasil diseberangkan dan masih menumpuk di area pelabuhan PT. Indonesia Ferry (IF) Ketapang. Walau sudah berhasil dimasukkan ke area pelabuhan, tapi kendaraan terus mengalir ke pelabuhan. “Terjadi peningkatan 25 hingga 30 persen dari tahun lalu,” ungkap Pemimpin Cabang PT. IF Ketapang, Supriyanto, melalui Mana-

ger Operasional Saharuddin Koto. Selama terjadi antrean panjang, arus lalulintas kendaraan umum dialihkan ke Jalan Lingkar Ketapang. Dari arah selatan, kendaraan umum yang akan menuju Kecamatan Wongsorejo dan Situbondo distop di depan Hotel Manyar. Kendaraan umum dari arah Situbondo distop di depan Kantor Adpel Tanjung Wangi. Sejak pelabuhan dibuka sekitar pukul 05.00 pagi kemarin, PT. IF mengoperasikan seluruh kapal yang tersedia di lintas penyeberangan Jawa-Bali itu. Ribuan kendaraan yang memadati pelabuhan baru berhasil diseberangkan semua pada pukul 17.00. (afi/c1/bay)

BANYUWANGI - Rencana Bupati Abdullah Azwar Anas melarang siswa membawa telepon seluler (ponsel) pada jam sekolah ditolak kalangan DPRD dan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Banyuwangi. Mereka menganggap ponsel sangat diperlukan sebagai alat komunikasi. Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zainal Arifin Salam, memahami rencana bupaDOK. RaBa ti itu. Sebab, saat Zainal Arifin Salam ini banyak kenakalan pelajar dan remaja yang berawal dari alat komunikasi itu. “Ponsel itu ada manfaatnya juga ada mudharatnya. Tergantung penggunaannya,” katanya. Tetapi, yang harus diingat, jelas Arifin, pada era seperti saat ini alat komunikasi, seperti ponsel, sangat diperlukan. Orang tua dan anaknya yang masih sekolah perlu berkomunikasi. “Banyak sekali kebutuhan, misalnya orang tua akan menjemput anaknya,” ujarnya. Oleh karena itu, menurut Arifin Salam yang terpenting adalah membatasi penggunaan ponsel di sekolah, bukan melarang membawa ponsel ■  Baca Tolak...Hal 39

Mengintip Kegiatan Ning Sari Setelah Kiai Fawaid Wafat

Lebih Intensif Konsultasi kepada Sang Ummi GILANG GUPTA/RaBa

KORBAN: Jenazah pengendara Yamaha Vixion dievakuasi dari lokasi kecelakaan, lampu merah Sukowidi, sore kemarin.

Truk Seruduk Avanza, APV, dan Vixion BANYUWANGI - Kecelakaan beruntun terjadi di pertigaan lampu merah Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin sore (24/3). Dalam insiden yang melibatkan empat kendaraan tersebut, satu orang tewas di lokasi kejadian. Korban tewas bernama Bambang Harianto, 31, warga Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore. Dia merupakan pengendara motor Yamaha Vixion bernomor polisi DK 2824 OL ■  Baca Truk...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

Nur Sari As’adiyah Fawaid (Ning Sari) tak pernah menyangka akan ditinggalkan sang abah, Kiai Fawaid As’ad, dalam waktu cepat. Di umurnya yang masih 20 tahun, dia harus meneruskan perjuangan membesarkan Pondok Pesantren SalafiyahSyafi’iyah (P2S2) Sukorejo. EDY SUPRIYONO, Banyuputih

PADA pagi setengah siang itu penampilan Ning Sari rapi. Berpakai-

an serba-merah, termasuk jilbab, dia tampak lebih anggun dan memesona. Setiap hari dia memang seperti itu. Putri semata wayang Kiai Fawaid dan Nyai Djuwairiyah itu termasuk cewek yang menjaga penampilan, meski dia setiap hari kebanyakan hanya berinteraksi dengan sesama kaum hawa. Baginya, menjaga penampilan adalah usaha untuk membuat nyaman orang yang berhadapan dengannya. Apalagi, menurutnya, penampilan menjadi penentu penilaian seseorang terhadap orang lain. Begitu terlihat rapi, dia berjalan kaki menuju kantor pesantren putri. Di tempat itu, dia mengikuti rapat pengurus pesantren. Ning Sari memang tak mau terusmenerus larut dalam kesedihan.

EDY SUPRIYONO/RaBa

Nur Sari As’adiyah Fawaid

Dia harus segera bangkit. Sebab, bagaimana pun hidup terus berjalan. Wafatnya Kiai Fawaid disadari Ning Sari merupakan peringatan tersirat kepada dirinya agar mampu berdiri dengan dua kakinya sendiri. ‘’Sepuluh hari setelah Kiai (Fawaid) wafat, Ning Sari sudah aktif berkegiatan. Ning sangat bersemangat memimpin IKSASS putri di lingkungan pesantren. Sebab, itu salah satu amanat Kiai kepadanya,” terang Ririn, asisten Nyai Hj. Djuwairiyah. Ning Sari mengakui, dirinya tak mau menyia-nyiakan amanah yang sudah dipercayakan kepadanya, yaitu memimpin IKSASS pesantren putri. “Kebetulan dalam waktu dekat kita akan menggelar kegiatan ■

Toko Sahabat terbakar hebat

Itulah api. Kecil jadi sahabat, besar jadi musuh Toko Sahabat.

Banyuwangi dilirik tiga sekolah pilot

Kalau sekolah penerbang kuntulan sudah banyak

 Baca Lebih...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id


PENDIDIKAN

30

Minggu 25 Maret 2012

Dilirik Tiga Sekolah Pilot BANYUWANGI-Sejumlah sekolah penerbangan berminat mendirikan sekolah pilot di Banyuwangi. Selain Bali International Flight Academy (BIFA), dua lagi sekolah sejenis yang bakal hadir di Bumi Blambangan. Bupati Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, BIFA sudah positif mendirikan sekolah pilot di Banyuwangi. Bahkan, BIFA sudah selesai membangun gedung di Desa Patoman, Kecamatan Rogojampi. “Dua lagi sekolah penerbangan segera menyusul,”

ungkapnya kepada RaBa, ke- rikan sekolah pilot di Bumi marin (24/3). Blambangan. Maskapai peneSaat ini, ungkap rbangan Lion bupati, Lion Air Air juga tertarik sudah membeli mendirikan sepuluhan pesawat kolah pilot di Balatih. Beberapa nyuwangi. Bepesawat latih itu berapa hari lalu, akan dioperaungkap Anas, sikan di Banyudirinya bertemu wangi. “Bos Lion Presiden DiAir akan datang rektur Lion Air, ke Banyuwangi, DOK/ RaBa Rusdi Kirana. untuk menjajaki Azwar Anas Dalam peterencana beberamuan itu, Rusdi menyampai- pa investasi. Salah satunya kan keinginan untuk mendi- rencana pendirian sekolah

pilot,” bebernya. Tidak hanya itu, kata Anas, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) juga berminat mendirikan sekolah pilot di Banyuwangi. Rencana awal, STPI akan membuka cabang di Sumenep, Madura, tahun ini. Perkembangan terakhir, STPI tidak jadi membuka cabang di Madura dan berencana memindahkannya ke Banyuwangi. “Kemarin sudah menghubungi saya dan akan memindahkan yang di Madura ke Banyuwangi,” ungkap Anas. (afi/irw)

Tingkatkan Kualitas Pramuka Gelar Karang Pamitran Kwarran Banyuwangi

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI-Dalam rangka peningkatan kualitas, Pembina Kwartir Ranting Banyuwangi, kemarin (24/3) digelar Karang Pamitran di Aula SDN RBI Banyuwangi. Karang Pamitran berlangsung selama dua hari, mulai 24 hingga 25 Maret 2012. “Acara ini bertujuan menjalin tali silaturahmi antar Pembina Kwarran Banyuwangi,’’ kata Nurhamim, SPd, MSI, Ketua Kwartir Ranting Pramuka Banyuwangi, kemarin. Nurhamim menambahkan, materi untuk para Karang Pamitran meliputi informasi kekinian Gepram, lagu-lagu Pramuka, tali-temali, PPGD, Pendidikan Baris-Berbaris, dinamika kelompok, dan juga

out bond. Para pemateri di antaranya Neori, Sutrisno, Hudori, Kusno, Sunaryo,

Bambang, dan Yos Sumiyatna. “Semoga Karang Pamitran ini banyak manfaatnya dan dapat

diterapkan oleh Pembina Kwarran Banyuwangi,’’ harap Nurhamim. (adv/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

SAMBUTAN : Nurhamim memberikan pengaraahan dalam pembukaan Karang Pamitran kemarin (24/3).

IWAN SETIONO/RaBa

• Cluster Borobudur Side •

• Persada Regency •

• Bintang Cafe •

• Peluang Usaha •

• Kijang G 94 •

• Truk Mitsubishi 82, 81 •

• Gebyar Daihatsu •

Cluster Borobudur Side “Free Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/90 50/110 60/200 80/200. H: Doni 081336465758, Bayu 08123457541

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

Dcr Mngr, operator, waiteress, kemanan, juru masak. lam ke Bintang Cafe Rogojampi

Peluang Usaha memiliki lembaga pendidikan tgkt nas,mdl kecil,untung tak trbts, sbg pembimbing/mitra krj,pengelola. Hub. DE,Jl Jagung Suprapto 39B-7 Bwi 0333424476,085258036777

DjlKijangG94Pjkbaru,ACdingin,birumet,mulus, kondbgsbanbaru,65jt.082142377117Suprijanto

Dijual Truk Mitsubishi 82, 81 siap pakai, Hub: 08123480235, 081934755887

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

• Perum GGM •

• Detailer •

Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

Dibthkn Sgr Detailer, Pria, Mak 25th, Single, Min SMA, Lmrn Ke: Bpk Rudi Kertanegara 210 Jember. T: 0331-488411

• Ekspor Perhiasan •

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kebun Bekas Sengon •

• Tanah Rogojampi •

Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

• Jl. Argopuro & Ketapang • Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

• Tanah 1350m2 • Jual tnh 1350m2, lok: Ketapang blkg Pelni, 350juta, SHM, Hub: Rini, 08121755753

Persh. Ekspor Perhiasan Bth:Qc Manager, D3, Production Staff,D1, aktif bhs. inggris. Bs computer literate, teamplayer. penempatan di Bwi. Kirim CV ke hrd.ptcb@gmail.com

• Karyawan/ti • Dibutuhkan karyawan / karyawati L/P min lulusan SLTA jujur, disiplin, semangat kerja tinggi, berpenampilan menarik, krm lamaran ke JL PB sudirman NO 52 Jajag Gambiran- Banyuwangi Tlp 395868.

• Sales Motoris • Dicari sales motoris PT Sido Muncul, lam kirim lgsg ke Jl. Ikan Wijinangko 11 , Sobo Bwi

• Penggilingan Padi • Bth: Oprt Prod (OP) & Admn (ADM). Syrt: P/W, min SLTA/STM Lstrk/elktr, SIM & kndrn sndr, brtggngjwb. Lam ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember Bwi KM 7,5, Kedayunan, Kabat, Bwi (0333) 635423635424. (Cntumkn no. Telp & Kode low)

• Jagal Truk •

• Kijang LGX 03 •

Ahli Jagal Truk / Motor / Elktrnk Karnia Dtr Steel, Jl.Yos Sudarso 211 085258550833

Dijual Mobil Kijang LGX 03 bln 12, Diesel, TV, CD Aiwa, merah metalik, P Bwi. 081235717658

• Prima Mobil •

• Kijang ‘94 •

Used Car Stream07, Inova05G, Livina08, Kuda02, Avanza07, LGX03, Krista03, Eskudo98, Splash11, APVGX09, PU Grand Max10, L30010, PUFutura09, PUSS07'10, Espass04'07. Hub 0811301676, 411655

Dijual Kijang '94. Biru Bulu Kera (P). Istimewa. Hrg 70 Juta Nego. Hub: 085745270031.

BANYUWANGI • STNK • Hlg STNK Nopol P 6945 VJ, an. Dedy Tirtana, al: Jl. Bima No. 30 RT04/01 Kel. Tamanbaru.

• Sawah dekat IKIP • Djl Sawah Lt 7890 m2 SHM Lok Tmr Lap IKIP Bwi Hrg Nego Hub 085233921396

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

• Tanah SHM 4400M2 • Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

BANYUWANGI • Ruko Sobo • Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/ IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

• Ruko Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

• Toyota Kijang LGX ‘01 •

• Daihatsu GranMax ‘11 •

• T120SS PU ‘10 •

Dijual Toyota Kijang LGX2001 Solar/Disel, plat Banyuwangi, pajak panjang, harga 117,5 juta nego, alamat Jl. Udang Windu 92/002 HP. 081235130710

Dijual Daihatsu Gran Max 1.3cc / 1.5cc S40 2RP (pick-up) th 2011 hitam, hrg 83,5 juta nego, brg istimwa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 hitam, harga 73,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Taft ‘93 •

• Honda CRV ‘02 •

• Toyota new Vios ‘06 •

Dijual Daihatsu F70R –R TAFT (jeep) th 1993 hitam harga 57,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) hitam th 2002, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota sedan New Vios 1.5 G MT th 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit ,hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Baju Anak “Bebe” • Grosir/eceran baju anak “Bebe” Soft opn disc 10/% (bw iklan ini) outlt: Indmrt Banterang. brt PLN Bwi, 087755714067

• Les Musik • ARIA Music menerima murid baru utk: **Les Piano Pop/Klasik ujian Royal, **Les Keyboard, ** Les Drum. Hubungi: 03338933045 / 082141057540

• PT. Kenzi •

• STNK •

PT. Kenzie menyewakan Mobil Crane Excavator - Wales dan angkutan untuk mobilisasi excavator.Hub:Totok 081233184466

PEMBERITAHUAN

Dijual Toyota Kijang Innova G2.0 th 2007, warna hitam, kondisi bagus, siap pakai, harga nego. Hubungi: 08155918371, 087757913939

BANYUWANGI

BANYUWANGI

HLG STNK Nopol P 6342 VG an: Ari Pangesti Al. Lingkungan krajan Rt/Rw. 001/001 Glagah bakungan Bwi.

• Kijang Innova ‘07 •

• Percetakan • Cetak mug, pulpen, kaos, pin, gant kunci, jam, asbak utk promo toko, ktr, souv ultah&nikah. Hrg murah partai/eceran. Ruko Karibia B-3 Jl. Jagung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhatihati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: MENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl.Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Minggu 25 Maret 2012

Rusak Rumah, Ditangkap, Simpan SS MUNCAR–Sugiran, 48, warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, dibekuk polisi. Tindakan kriminalnya menyimpan sabu-sabu (SS) terbongkar, gara-gara merusak rumah tetangganya. Tak ayal, dia harus berurusan dengan polisi dengan dua jeratan pasal sekaligus. Jumat sore (23/3), Giran –sapaan akrab Sugiran– memecah kaca samping rumah Imam, 27, warga Dusun Stoplas, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Tidak cukup sampai di situ, beberapa saat berselang, dia

kembali melakukan tindakan serupa. Kali ini, korbannya Syamsul Arifin, 46, tetangganya. Informasi yang dikumpulkan wartawan koran ini menyebutkan, aksi nekat Giran diduga kuat dipicu persoalan utang-piutang. Imam dan Syamsul memiliki utang kepada Giran. Nah, lantaran emosi karena dua orang yang berutang itu sulit ditemui saat hendak ditagih, Giran naik pitam. Tanpa pikir panjang, dia memecah kaca rumah dua warga tersebut. Tentu saja para korban tidak terima

mendapat perlakuan tersebut. Mereka melapor ke Polsek Muncar. Polisi langsung melakukan pengejaran. Akhirnya, Jumat malam, sekitar pukul 18.00, Giran diciduk saat berada di rumahnya. Polisi yang sudah mengantongi informasi bahwa Giran merupakan residivis kasus narkoba, menggeledah rumahnya. Hasilnya, petugas mendapati dua paket SS disembunyikan di dalam sofa. Dikonfirmasi kemarin (24/3), Kapolsek Muncar, Kompol Mustaqim membenarkan, pihaknya menciduk

pelaku perusakan sekaligus pemilik narkoba. “Sesaat setelah tertangkap, tersangka Sugiran langsung kami limpahkan ke Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi,” terangnya. Menurut Mustaqim, pihaknya hanya akan menangani kasus perusakan yang dilakukan tersangka. Sedangkan penanganan kasus kepemilikan SS akan diserahkan kepada Satuan Reskoba Polres Banyuwangi. “Perusakannya dijerat dengan Pasal 170 KUHP,” sebutnya.

Sementara itu, tidak berselang lama, personel Satuan Reskoba berhasil menciduk seorang pria yang kedapatan menyimpan pipet (alat hisap SS, Red). Di dalam pipet iru masih terdapat sisa SS. Tersangkanya adalah Heri Ismanto, 39, warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Belakangan diketahui, Heri mendapatkan barang haram tersebut dari tangan Giran. Heri pun langsung digelandang ke Mapolres Banyuwangi. Kasat Reskoba Polres Banyuwangi,

SIGIT HARIYADI/RaBa

BEBAN SEMAKIN BERAT: Seorang tukang bajak sawah mengolah lahan di Desa Kebaman, Kecamatan Srono dengan traktor tangan, kemarin.

Tukang Singkal Ancang-ancang Naik Tarif SRONO - Efek negatif kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tak hanya dirasakan para pemilik kendaraan bermotor. Tetapi, juga para buruh singkal yang mengoperasikan traktor. Sebab, alat kerja para buruh singkal itu berbahan bakar solar. Mereka pun berancangancang menaikkan tarif. Otomatis, petani harus mengeluarkan biaya lebih tinggi bila ingin menggunakan jasa mereka. Agus Eko, 30, tukang singkal asal Dusun Blangkon, Desa Kebaman, Kecamatan Srono mengatakan, dia dan para buruh singkal lain benarbenar resah terkait rencana kenaikan harga BBM yang akan diberlakukan pemerintah per 1 April 2012. Sebab, traktornya berbahan bakar solar. Artinya, biaya operasional yang harus mereka

keluarkan akan membengkak. Untuk mengantisipasi kerugian, Agus terpaksa menaikkan tarif jika harga BBM benar-benar naik. Saat ini dia mematok tarif Rp 700 ribu per bahu (7.200 meter persegi) sawah. Untuk menentukan harga pasca kenaikan harga BBM, dia mengaku harus berunding dengan para buruh singkal lain terlebih dahulu. “Kami tidak bisa menentukan harga sendiri-sendiri,” ujarnya. Supaya tarif seragam, para tukang singkal di suatu daerah harus berunding. Dalam menentukan harga, mereka juga harus memperhatikan kemampuan petani. “Agar kami dan petani samasama tidak rugi,” cetusnya. Laki-laki yang sudah sepuluh tahun menjadi tukang singkal tersebut mengaku tidak takut kalah

Uang Seribu Antar ke Bui SITUBONDO–Gara-gara uang Rp 1.000, Asro ditangkap polisi. Warga Dusun Karang Sukun, Desa/Kecamatan Suboh, itu berurusan dengan polisi, karena dituduh mengecer kupon judi toto gelap (togel). Tersangka ditangkap sekitar pukul 15.30, Rabu (21/3) lalu. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti, seperti selembar kertas berisi rekapan togel dan sebuah bulpoin. Uang Rp 1.000 hasil menjual kupon juga disita. Hingga kemarin (24/3), dia masih mendekam di tahanan Mapolres Situbondo. Penangkapan tersangka dilakukan sesuai informasi warga, yang menyebutkan pria 45 tahun, itu selama ini berjualan togel. Polisi sempat

melakukan penyelidikan. Begitu hasilnya positif, polisi langsung meringkus tersangka di rumahnya. Di lokasi terpisah, polisi juga menangkap seorang ibu rumah tangga asal Dusun Krajan, Desa Dawuhan, Kecamatan Suboh. Dia adalah Sasminta alias Sas, 24. Dari tangannya, polisi mengamankan uang tunai Rp 221 ribu, satu bendel kupon togel, sebuah bulpoin, dan handphone Nokia. Tidak mudah bagi polisi untuk menangkap tersangka. Polisi terpaksa menyaru sebagai warga sipil yang hendak membeli kupon togel. Dengan langkah itu, polisi berhasil mendapatkan barang bukti. Pendek kata, polisi berhasil meringkus tersangka, yang

dikenal licin itu dalam waktu nyaris bersamaan. Polisi benar-benar panen tangkapan judi togel. Di Kampung Utara, Kelurahan Parante, Situbondo, tersangka Helmiyono, 29, diringkus. Waktu kejadiannya yakni lebih awal dari penangkapan dua tersangka berikutnya. “Tersangka ini kami tangkap sekitar pukul 13.00, hari Rabu,’’ ungkap Kasubag Humas Polres Situbondo, AKP Mardjuki, kemarin (24/3). Menurut Mardjuki, saat tengah ditangkap, tersangka kedapatan membawa uang tunai Rp 149 ribu. Satu bendel kupon togel dan bulpoin juga disita. ‘’Semua tersangka sudah kami amankan untuk proses hukum,’’ papar kasubag humas.(ton/irw)

bersaing dengan singkal bertenaga kerbau. Sebab, petani ingin proses yang cepat. Jika menggunakan singkal kerbau, maka akan semakin lambat. Meski begitu, Agus tetap berharap harga BBM urung naik. Pasalnya, solar yang dibutuhkan untuk membajak sebahu sawah saja 45 liter. Nah, jika harga BBM benar-benar naik Rp 1.500 per liter menjadi Rp 6.000 per liter, maka tukang singkal harus mengeluarkan biaya bahan bakar Rp 67.500 lebih tinggi lagi. “Kami berharap BBM tidak naik. Itu akan memberatkan tukang singkal dan petani,” harapnya. Saat ini, lanjut dia, harga pupuk sudah naik. Padahal, harga jual gabah masih stabil, yakni sekitar Rp 3.300 per kilogram. “Kalau kami menaikkan tarif terlalu tinggi, pasti petani tambah susah. Sebaliknya, jika tarif tidak naik, kami yang rugi,” paparnya. (sgt/c1/irw)

AKP Watiyo mengatakan, selain mengamankan dua tersangka, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti (BB). Dari tangan Giran, petugas menyita dua paket SS seberat 0,94 gram dan dua unit HP. Sedangkan BB lain, yakni dua unit pipet kaca berisi sisa SS, serta satu unit HP diamankan dari Heri. “Kedua tersangka (Giran dan Heri) cukup bukti untuk ditahan. Mereka dijerat Pasal 112 ayat 1 Subsidair Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” tegasnya.(sgt/irw)


38

Minggu 25 Maret 2011

Liburan selama hari raya Nyepi merupakan long weekend. Bagaimana tidak, selama tiga hari, yakni dari Jumat (23/3) hingga Minggu (25/3), pelajar dibebaskan dari kegiatan sekolah. Bahkan beberapa sekolah di Banyuwangi meliburkan para siswa kelas X dan XI sebelum libur Nyepi. Sebab, siswa kelas XII sedang melaksanakan ujian. Nah, dengan libur yang cukup panjang tersebut. Apa yang dilakukan para pelajar di Banyuwangi? Seperti remaja pada umumnya, liburan sekolah yang ada di benak para pelajar adalah waktu yang pas untuk bermain, demi menghabiskan masa liburan. Entah itu ke pantai, kongkow, bareng teman, bahkan camping di sebuah tempat perkemahan. Seperti yang dituturkan siswa yang akrab dipanggil Beben ini. Dia memilih mengunjungi tempat-tempat wisata di Banyuwangi. Seperti Pantai Plengkung, Pantai Trianggulasi, dan Pantai Pancur. Lokasi yang berdekatan menjadi alasannya. Ditambah lagi, letak ketiga pantai yang berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo memberikan tantangan tersendiri. “Saya bareng teman-teman. Jadi, seperti petualangan gitu. Apalagi sekarang musim hujan, tetap kita terobos,” tutur siswa salah satu SMAN di Banyuwangi itu, kemarin (24/3). Liburan dengan tujuan petualangan tersebut dirasa cukup menarik. Sebab, banyak kejadian tidak terduga yang mereka

alami. Kejadian-kejadian seperti itulah yang menjadi nilai lebih dari liburan mereka. “Kita sengaja bawa sepeda motor. Karena hujan, kita meneduh. Dari situlah asyiknya, ngobrol sambil bercanda sama temanteman,” imbuh remaja yang menyukai musik itu. Saat menikmati liburan, rombongan remaja tersebut membawa bekal. Tujuannya, mereka ingin merasakan makan di tempat terbuka. Jadi, seperti piknik yang dilakukan keluarga. Bedanya, mereka bersama teman-teman, dan bekal yang mereka bawa pun beraneka ragam. “Jadi makannya ramai-ramai,” cetus Beben. Lain lagi yang dikatakan Andi. Siswa kelas XI itu memilih mengunjungi kakaknya yang berada di luar kota. Remaja satu ini menumpang kereta api kelas ekonomi. Selain murah, dia juga ingin berinteraksi dengan penumpang lain. Pengalaman dari perjalanan itulah, yang memberikan kesan tersendiri. “Sampai di tempat tujuan, Surabaya, saya juga keliling-keliling. Biasanya hunting foto,” bebernya. Liburan seperti yang dilakukan Andi berawal dari hobinya di dunia fotografi. Kemana pun pergi, meski bukan dalam rangka liburan, dia selalu menyempatkan diri sekadar jeprat-jepret. “Seperti yang saya lakukan kemarin, sebenarnya hanya mengunjungi kakak. Tapi berubah menjadi liburan berkat hobi,” ungkapnya sambil tertawa. (gil/irw)

Menikmati Long Ala Remaja

Weekend

BAWAAN WAJIB SAAT LIBURAN: 1 P3K, meski tidak harus lengkap, minimal berfungsi sebagai penolong per tama jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 2 Kamera, penting untuk mengabadikan setiap momen Bekal secukupnya 3 Jas hujan, ketika liburan ke tempat wisata alam atau camping. 4 Peralatan pribadi.. GALIH COKRO/RaBa

CERIA: Beberapa anak bermain di pantai Rajegwesi, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sajak-Sajak

Penyesalan Suli Oleh Linda Mustika H*

Derita Jiwa membutuhkan perhatiannya, karena perpisahannya dengan Menik terjadi saat anaknya yang pertama belum lulus sekolah dasar, dan anaknya yang paling kecil masih berumur tiga tahun. Suli sadar begitu berat Menik berjuang sendiri membesarkan buah hati dari pernikahan pertamanya. Suli merasakan semakin terhimpit, menyesali ketololannya di waktu dulu, yang dibutakannya mata dan hati untuk merasakan se cuil roti cinta yang lain. Andaikan waktu itu ia mensyukuri apa yang ia dapatkan, mungkin saat ini ia tidak pusing kala tidak ada sepeser uang pun yang ia genggam. Apa nanti kata istri dan kedua anaknya yang masih kecil yang dengan ceria menyambutnya di pintu rumah, setelah mengetahui bahwa tak ada uang yang bisa ia berikan? Jawaban apa yang bisa diberikan saat istrinya bertanya besok masak apa, kalau untuk membeli sejumput beras pun tak ada uang? Perhiasan apa lagi yang akan dijual istrinya untuk menutup kebutuhan-kebutuhan mendesak, tatkala ia tahu sudah tak ada lagi perhiasan yang dimiliki? Apa yang dilakukan ketika tangis anaknya tak mampu menahan lapar? Pertanyaanpertanyaan itu datang silih berganti memenuhi ruang pikiran Suli yang sudah penuh kepelikan dan pengharapan hidup. Suli menyeka peluh yang mengalir di wajahnya yang semakin keriput dimakan usia. Suli melangkah gontai mengayunkan kedua kakinya menapaki jalan berpasir halus, meninggalkan tempat yang ia juga tak tahu mengapa sampai kini ia betah bernaung di sana, walaupun ia sadari begitu sulit ia mendapatkan rezeki. Suli harus hadapi kehidupan yang terus berputar ini, tak peduli siapa pun yang akan dilindasnya. Hanya seraut wajah teduh yang bisa ia berikan kepada istri dan anakanaknya. Suli tak sanggup lagi memikirkan tentang isi perut besok, karena sekarang sudah mual bercampur perih.

SIANG ini Suli duduk termenung menyendiri di mushola, di tempat yang sudah puluhan tahun menjadi teman bisu dirinya dalam mencari nafkah. Sebuah pasar motor yang kian lama kian sesak dengan penghuninya, bercampur baur antara yang tua dan yang muda. Suli yang kini merasa semakin tua, merasa tak sanggup bersaing ketat dengan mereka yang masih muda, gagah, dan penuh semangat. Tapi apa mau dikata, anak dan istrinya selalu setia menunggu di rumah, penuh pengharapan kepadanya, agar dia membawa uang untuk membeli keperluan makan di hari esok. Dan kebutuhan sekolah dan SPP kedua anaknya agar boleh mengikuti ujian di sekolah. Dada Suli terasa sesak memikirkan semua itu. Terlintas di benaknya sekelebat sosok Menik, istri pertamanya yang telah dicerainya dua puluh lima tahun lalu. Menik yang dulu dinikahinya karena cinta di hati, tapi akhirnya dicerainya karena keteledorannya sendiri. Suli bermain api asmara dengan wanita lain yang kini menjadi pendamping hidupnya. Menik tetap tabah menjalani kehidupan bersama empat anaknya. Menik tak pernah mengeluh dan tak pernah meminta belas kasihan Suli untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya. Walaupun sampai kini Menik tetap memilih hidup sendiri tanpa pria yang mendampinginya. Menik merasakan bahagia hidup hanya dengan melihat keempat anaknya sukses mendapatkan jabatan yang bagus di pekerjaan masing-masing. Menik menikmati indahnya hidup dengan melihat kelucuan cucu-cucunya. Semua anak-anak dan cucu-cucunya jarang menjenguk Suli. Suli sadar dengan keadaan itu dan tak berani menuntut kepada siapa pun. Ia sadar, dulu juga jarang menjenguk anak-anaknya yang jelas sangat

*) Gemar membaca.

Jiwa adalah mendung Yang hitam dan gelap Hantaman halilintar terus menghunjam setiap saat Seolah tak pernah berhenti Menghantam dinding-dinding jiwa Aku seakan tak bisa lari Aku takut Aku bingung Apa yang harus aku lakukan? Aku hanya bisa berteriak Di mana kau mentari? tuhan datangkanlah mentari untukku mentari yang bisa melumpuhkan halilintar dalam mendung jiwa Ibnu T.s Rosyada. Aktivis PAC IPNU Banyuwangi

Zaman Tanduk Zaman tanduk adalah zaman ini Tanduk tak sekadar tulang yang muncul di dahi Dia senjata pamungkas sejati menaikkan gengsi harga diri Ayam tak cukup hanya bertaji Harimau tak garang hanya bertaring Gajah tak jantan hanya bergading Tiada yang ampuh selain tanduk Ayam ingin bertanduk Harimau ingin bertanduk Gajah ingin bertanduk Semua butuh tanduk Kenapa semua butuh tanduk Tak seramkah seringai taring Tak ganaskah gagahnya gading Tak tebaskah tajamnya taji Aku heran dengan kehebatan tanduk Ayunk Nitinegara. Santri Al-Anwari Banyuwangi.

Lomba Baca Puisi Kusir dan Tukang Becak Dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional 2012, Pemuda Panca Marga dan Sanggar Merah Putih kerja bareng Radar Banyuwangi menggelar lomba baca puisi untuk kusir dan tukang becak. Lomba dilaksanakan 18 Mei di Gedung Juang 45 dan final 20 Mei di Taman Makam Pahlawan Banyuwangi. Pendaftaran dibuka sejak 11 Maret hingga 2 Mei 2012 di Gedung Juang 45. Atau bisa menghubungi 081336881945. Tidak dipungut biaya alias gratis.

Produk Termurah Bonus Melimpah di Hi–Tech Mall DI pameran Surabaya Techno Fair yang berlangsung di pusat IT terbesar, terlengkap, termurah, dan terjamin Hi – Tech Mall anda bisa mendapatkan berbagai macam merk notebook terkenal dengan harga yang pasti termurah. Dapatkan juga berbagai penawaran menarik mulai harga sale, cashback jutaan rupiah, bonus hingga hadiah langsung tambahan bisa didapatkan setiap harinya hingga 1April mendatang. Modem hanya 149ribu gratis internetan Bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen hanya dengan menunjukkan kartu identitas (KTP atau kartu pelajar), modem seharga Rp 149ribu gratis internetan selama 60hari bisa dibawa pulang. Dan bagi yang membeli notebook, juga bisa membeli modem seharga Rp 149ribu gratis internetan unlimited hingga 60hari.

Konsultasi Gratis dan Kompetisi Game Android

Bagi Anda yang ingin menambah pengetahuan tentang teknologi Android, datang saja langsung ke Android Corner Hi-Tech Mall yang buka setiap hari selama pameran. Ikuti juga seminar gratis tentang Fun with your Android pada 30 dan 31 Maret. Info, bisa menghubungi (031) 8118 3494, 083-832 382 445.

Seri Terbaru Harga Hemat

Lenovo Z475-11310 kini hanya dipatok Rp 4.6juta. Fujitsu LH531-431 seharga Rp 4.620.000. Acer 4739 core i3 gratis shopping voucher Rp 100ribu juga bisa anda bawa pulang dengan harga Rp 4.279.000. Axioo Pico CJW 612 hanya Rp 2.049. Toshiba P745- dari Rp 7.350 jadi Rp 6.8juta. Seri L745-1108U nya turun drastis dari Rp 6.850.000 jadi Rp 6.180.000. Untuk projector, BenQ MS 500P gratis layar 70” kini hanya Rp 3.590.000 dari Rp 3.9juta. Printer Epson juga memberikan voucher Rp 100ribu

untuk setiap pembelian Lseries khusus di hari sabtu dan minggu. Sedangkan printer Canon memberikan harga terhemat untuk tipe iP 2770 plus modif hanya Rp 525.000

Netbook Rp 1 Jutaan

Dimulai Zyrex LM1211 hanya Rp 1.999.000. Inforce Netbook Mummie dan Netbook Keiko yang masing-masing dipatok Rp 1.999.000 dan Rp 2.100.000. Dominasi murah Broadband Flexinet, Tri, XL, AHA Esia, Smartfren, Quicknet, Axis, dan Telkomsel hadir lewat modem tercepat paling hemat mulai Rp 100 ribuan dan internet gratis. Ada juga, lucky draw, seperti, HP Android, TV, hingga motor. Tak ketinggalan, hadiah langsung mulai mouse, printer, hingga notebook serta mug eksklusif setiap hari. Harga murah, kualitas terjamin banyak hadiah hanya ada di Hi – tech Mall. Ingat IT, Ingat Hi-Tech Mall.


Minggu 25 Maret 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Penyebab Kebakaran Masih Simpang Siur ■ TOKO... Sambungan dari Hal 29

Bukan hanya pihak pemadam, warga sekitar juga membantu menyiramkan air menggunakan alat seadanya, seperti ember. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00. Salah seorang karyawan toko yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, api bersumber dari kompor gas milik sebuah warung di gang sebelah toko tersebut. Diperkirakan, kompor tersebut meledak dan membakar bagian belakang toko. “Api dari belakang. Saya langsung lari dan membawa barang-barang, seperti

kain dan karpet,” ujar karyawan toko tersebut. Saksi lain mengatakan, api bersumber dari lantai dua. Hal itu terlihat ketika beberapa bagian bangunan tiba-tiba runtuh. Menurut saksi tersebut, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. “Tadi di toko sebelah juga terlihat percikan api dari listrik. Beruntung banyak warga yang segera memadamkan,” ujar warga tersebut. Dalam kebakaran tersebut, kobaran api dapat dilokalisasi. Sehingga, si jago merah tidak merambat ke toko sebelah barat, yang juga masih merupakan kompleks toko Sahabat. Selain itu, api juga tidak me-

rambat ke bangunan belakang toko yang merupakan permukiman warga. “Warga di belakang toko sudah siap-siap mengamankan barang-barangnya sebagai antisipasi kemungkinan api menjalar,” tutur Agus, warga sekitar Pasar Banyuwangi. Sementara itu, Kapolres Banyuwangi, AKBP Nanang Masbudi, membenarkan kabar kebakaran yang melahap toko Sahabat itu. Sementara, lanjut Nanang, penyebab kebakaran ditengarai akibat korsleting listrik. “Namun, itu hanya dugaan sementara. Kami akan terus mendalami penyebab utama kebakaran itu,” jelasnya. Kapolres Nanang menam-

bahkan, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Taksiran kerugian materi masih menunggu penyelidikan lebih lanjut. “Lebih jelasnya tunggu setelah proses berikutnya,” cetus Nanang. Sementara itu, pemilik toko yang juga berada di lokasi kejadian terlihat sangat shock. Berkali-kali dia dibujuk keluarganya untuk meninggalkan lokasi kebakaran. Namun, lelaki tersebut hanya terpaku di dekat mobil kebakaran sambil menyaksikan toko miliknya dilalap api. Ketika dimintai keterangan, pria pemilik toko tersebut menolak berkomentar. “Nggak, nggak,” katanya. (gil/c1/bay) GALIH COKRO/RaBa

Korban Dilindas Backhoe Meninggal ■ TAK MAU... Sambungan dari Hal 29

Namun, yang bersangkutan menolak diamputasi. “Padahal, pihak keluarga sudah bersedia. Tapi dia sendiri (sopir itu) tidak mau,” ujar Kanitlaka Polres Situbondo, Iptu Baktiar, kemarin. Menurut Baktiar, dengan luka parah yang diderita, darah segar terus mengucur dari kakinya. Kemungkinan, sang sopir tersebut meninggal karena ke-

habisan darah. ‘’Karena kehabisan darah selama dua hari, akhirnya dia meninggal dunia di rumah sakit,’’ terangnya. Sementara itu, beberapa hari lalu korban kecelakaan lain juga meninggal dunia. Dia adalah Sudar, 25, warga Desa Kota Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso. Korban kehilangan dua kaki dan satu tangan karena dilindas eskavator saat bongkar muatan batu bara di Pelabuhan Panarukan pekan lalu. ‘’Ya kirakira tiga hari setelah kecelakaan,

dia meninggal,” ujar Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Panarukan, Doddy Sambodo, kemarin (24/3). Menurut Doddy, proses hukum kecelakaan itu sudah diserahkan kepada polisi. Tersangka dan barang bukti berupa eskavator juga akan disita. “Tapi backhoe sekarang masih ada di pos sini. Kami hanya ketempatan saja,’’ katanya. Doddy menjelaskan, kapal tongkang bermuatan batu bara masih berada di pelabuhan Pa-

narukan. “Status kapal tongkang itu pinjam-pakai. Sekarang tidak ada di pelabuhan,” katanya melalui ponsel kemarin. Sementara itu, Kapolsek Panarukan AKP Supadi menyatakan bahwa pihaknya hanya menyita eskavator. ’’Yang kami jadikan barang bukti hanya backhoe itu,’’ tegasnya. Sebab, kata Supadi, penyebab kecelakaan kerja itu adalah backhoe. “Ya cuma itu yang kami sita,” terangnya melalui ponsel kemarin. (ton/c1/bay)

KERJA KERAS: Petugas dibantu warga menyemprotkan air ke toko Sahabat Banyuwangi kemarin.

Banyak Gunakan Pilihan Warna ■ BATIK... Sambungan dari Hal 40

Motif batik yang ada pun tidak terpaku pada pola yang ada. Beberapa di antaranya mengalami modifikasi dengan gambar modern lainnya sehingga menjadi motif dengan ciri tersendiri . “Namun, kami tetap tidak meninggalkan ciri khas batik Banyuwangi. Itu mungkin yang membuat batik kami beda dengan yang lain,” ujar Deasy Endang Handayani owner Rumah Batik Pringgo Kusumo. Deasy menambahkan dalam motif batiknya banyak mempergunakan inspirasi dari

alam. Rangkaian dari buah, hewan, daun, bunga, bahkan manusia dan budaya Banyuwangi dapat menjadi motif dalam batik. Dengan kolaborasi tersebut maka tercipta batik kontemporer dengan tetap bercita rasa Banyuwangi. Tengok saja nama-nama seperti penyu uling, welut uling, omprogan gandrung, sekar jagading Banyuwangi, menjadi nama-nama motif batik yang bisa dipilih. Belum lagi motif tanaman seperti kangkung sawah uling, sekar tanjung uling, lembayung matahari uling, dan semanggi uling bisa menjadi pilihan alternatif. Malah Deasy juga mulai meng-

kreasi batik yang ada dengan motif batik yang ada. Di antaranya motif batik bunga teratai khas Jawa Timur, yang digabung dengan batik khas Banyuwangi. Di sisi lain, dia juga mengembangkan maskot Banyuwangi di antaranya gandrung dan barong menjadi motif batik dengan perpaduan uling. Semua motif batik yang ada dapat dipilih dalam banyak kreasi warna. Di rumah batik Pringgo Kusumo semua ragam batik dapat dipilih dalam warna merah, biru, kuning, hijau, purple, ungu, hitam, kuning pupus, pink, orange, cokelat, abu-abu, klasik, dan masih banyak lagi.(nic/c1/bay)

Punya 15 Orang Karyawan ■ KETAGIHAN... Sambungan dari Hal 40

GILANG GUPTA/RaBa

MELINTANG: Posisi truk bermuatan semen setelah tabrakan di lampu merah Sukowidi sore kemarin.

Pengendara Yamaha Vixion Tewas ■ TRUK... Sambungan dari Hal 29

Saat kejadian, Bambang membonceng seorang perempuan. Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 17.30 sore kemarin, kondisi perempuan tersebut masih kritis di RSUD Blambangan. Tabrakan beruntun itu bermula saat truk bermuatan semen bernopol DK 9361 JE melaju dari arah barat, yakni Jalan Argopuro. Truk tersebut berangkat dari gudang semen Rogojampi dengan tujuan gudang semen Timur Jaya, Sukowidi. Lantaran kondisi jalan menurun, kecepatan truk yang dikendarai Nasrul, 30, warga Kertosari, tersebut meluncur dari barat dengan kecepatan tinggi. Dalam kecepatan tinggi, tentu truk sangat sulit dibelokkan. Ditambah lagi, rem truk tersebut diduga kuat tak berfungsi normal. Setelah memaksakan berbelok ke arah utara di pertigaan tersebut, dalam posisi tidak seimbang,

GILANG GUPTA/RaBa

PENYOK: Mobil Suzuki APV rusak setelah diseruduk truk muatan semen di lampu merah Sukowidi sore kemarin.

tiba-tiba dinding bak truk yang membawa 20 ton semen tersebut lepas. “Lokasi (pertigaan Sukowidi) ini merupakan salah satu rawan laka. Bahkan sudah berulang-ulang terjadi kecelakaan akibat konstruksi jalan. Kecelakaan biasanya

melibatkan kendaraan angkutan berat,” ujar Kanitlaka Polres Banyuwangi, Ipda Mujiono. Akibatnya, deretan kendaraan dari arah utara yang sedang berhenti di lampu merah menjadi korban. Pada sore itu, ada tiga kendaraan yang berhenti lantaran

lampu merah menyala, yaitu Daihatsu Xenia bernopol DK 1949 C, Suzuki APV bernopol B 8137 NK, dan Yamaha Vixion bernopol DK 2824 OL yang dikendarai Bambang. “Saat ini, wanita yang dibonceng masih kritis di RSUD Blambangan,” imbuh Mujiono. Mujiono menambahkan, semua pengendara yang terlibat kecelakaan tersebut sudah diamankan. “Kitaamankandankorbantelahdibawa ke rumah sakit,” cetusnya. Sementara itu, Rojak, salah satu penumpang mobil Daihatsu Xenia, mengaku bahwa truk semen itu melaju dari arah barat dengan kecepatan tinggi. Beruntung dirinya dan penumpang lain tidak terluka. Hanya, bodi depan Daihatsu Xenia berwarna hitam tersebut ringsek. “Saya berenam dari Bali menuju Srono,” cetusnya. Aris, sopir mobil Suzuki APV, membenarkan bahwa truk tersebut melaju dengan kecepatan tinggi. Korban tewas berada di sebelah mobil APV yang dikendarainya. (gil/c1/bay)

Tidak Menyelesaikan Masalah ■ TOLAK... Sambungan dari Hal 29

“Ponsel yang dipakai adalah model lama, yang hanya bisa untuk telepon dan SMS. Ponsel semacam itu tidak bisa untuk mengakses internet,” cetusnya. Dia menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan ponsel bisa dilakukan pihak sekolah. Guru atau satpam sekolah harus rajin memeriksa

ponsel siswa. Bila ditemukan ada siswa membawa ponsel canggih dan bisa digunakan internetan, maka ponsel itu harus disita. “Selain pengawasan juga tidak jor-joran ponsel,” ujar wakil rakyat yang tinggal di Kecamatan Gambiran itu. Sementara itu, penolakan atas larangan siswa menggunakan ponsel di sekolah juga disampaikan Ketua PD Muhammadiyah Banyuwangi,

Syuhada Asyari. Menurut Syuhada, sebenarnya yang penting adalah mengawasi dan membina para siswa, bukan melarang mereka menggunakan ponsel. “Yang penting itu mengawasi siswa yang membawa ponsel. Jangan bawa ponsel dilarang,” ujarnya. Bagi Syuhada, melarang siswa membawa ponsel tidak akan menyelesaikan masalah. Apalagi, zaman sekarang tidak

bisa dipisahkan dengan alat komunikasi semacam itu. “Sekarang ini alat komunikasi itu sangat perlu,” cetusnya. Menurut Syuhada, untuk menghindari penyalahgunaan ponsel oleh para pelajar, pendampingan perlu diintensifkan. Komunikasi yang intens antara guru dan murid harus ditingkatkan. “Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari,” katanya. (abi/c1/bay)

Terus Menuntaskan Masa Belajar ■ LEBIH... Sambungan dari Hal 29

Kita sudah melakukan rapat evaluasi dan rencana kegiatan jelang haul akbar almarhumain,” terangnya. Salah satu agenda kegiatannya, kata Ning Sari, pergelaran budaya kuliner Nusantara. Itu akan melibatkan rayon-rayon IKSASS seIndonesia. Ada juga kegiatan Salafiyah mengalunkan Alquran, syarwah kubro, dan doa bersama tiap malam Jumat manis. “Kita juga ingin mengenang Baba (panggilan kesayangan Ning sari kepada Kiai Fawaid) melalui kliping-kliping koran. Itu untuk mengambil intisari sebuah perjuangan dan pengabdian

Baba,” terang dara kelahiran 1992 itu. Dia ingin selalu mengikuti rapat-rapat pengurus pesantren. Dia ingin mengetahui lebih detail tentang perkembangan pesantren setelah Kiai Fawaid wafat. Oleh karena itu, dia tahu apa yang harus dilakukan dalam rangka mempertahankan dan mengembangkan pesantren. “Sekecil apa pun saya harus belajar menjaga stabilitas pesantren. Itu akan membantu tugas para pengurus pesantren. Tentu semua itu akan sukses jika didukung keluarga, pengurus pesantren, sahabat Baba, santri, alumni, dan simpatisan. Sari mohon doa restu dan doa barokahnya,” ujarnya. Sementara itu, Ning Sari saat ini terus be-

lajar kepada pengurus senior pesantren yang sudah berpengalaman. Selain itu, dia juga hendak menerapkan ilmu-ilmu yang telah diberikan Kiai Fawaid semasa hidupnya. “Kalau sekarang Sari lebih intensif berkonsultasi kepada ummi (ibu) karena ummi yang banyak tahu perjuangan dan pengabdian Baba kepada pesantren dan masyarakat,” katanya. Ning Sari juga tak malu-malu bertanya kepada orang-orang terdekat Kiai Fawaid dan keluarga besarnya. “Sekuat tenaga saya akan melaksanakan amanat Baba yang disampaikan sebelum wafat, seperti aktif di IKSASS dan terus belajar menuntaskan belajar,” terangnya. (c1/bay)

Dengan bermodal usaha yang cukup, lanjut wanita penyuka warna-warna sogan (warna lembu soft) akhirnya dicobalah usaha batiknya. Apalagi, kata Ibu Muhammad Dany Ma’ruf keluarga dan suaminya dan keluarga besarnya sangat mendukung niatnya tersebut. Akhirnya ibu berjil-

bab ini mulai membeli cap atau stamp, kompor untuk nyanting, ember khusus serta bahan-bahan dasar kain, malam, water glass serta warnawarna kain hingga meja stamp. Dia pun mulai mencari tenaga kerja untuk bekerja di pabriknya. Namun untuk mencari tenaga pembatik ini, Mbak Deasy mengaku kesulitan. Keahlian membatik membutuhkan tenaga yang sangat telaten

dan sabar. Sehingga banyak yang tidak mau, tatkala ditawari kerja menjadi membatik. Berkat keuletan dan kepandaiannya dalam merangkul orang, Mbak Deasy mendapatkan tenaga-tenaga ahli yang sesuai dengan yang diinginkan. Bahkan saat ini, usaha batiknya memiliki 15 orang karyawan yang setia menemani dalam membatik. (nic/c1/ bay)

Penumpang Bak Belakang Truk SITUBONDO - Tingginya angka kecelakaan di Situbondo membuat jajaran Polres Situbondo prihatin sekaligus cemas. Sebab, banyak kecelakaan itu ditengarai karena faktor human error. Selain itu, masih banyak masih tidak memahami pentingnya kesadaran berlalu-lintas. Sebagai contoh, sebuah truk bermuatan rongsokan saat melintas di Jalan Kenanga, Kelurahan Patokan, Situbondo Jumat kemarin (23/3). Dari tumpukan barang bekas itu tepatnya bak truk paling belakang ada seorang yang sedang duduk. Bukan tidak mungkin, dengan posisi itu akan memicu terjadinya kecelakaan. Bila tiba-tiba sopir truk tersebut mengerem mendadak, pria tersebut tentu saja bisa terpelanting ke luar bak truk. Sebab, tidak ada pengaman apalagi sampai menggunakan helm. Hal ini yang membuat polisi untuk segera melakukan tindakan tegas terhadap pengemudi yang mokong. Kasat Lantas Polres Situbondo, AKP Yusuf Suryadi, melalui Kanit Laka, Iptu Baktiar mengaku tingginya kecelakaan disebabkan minimnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Untuk

ALI NURFATONI/RaBa

BAHAYA: Seorang pria duduk di atas bak truk saat melintas di Jalan Kenanga Situbondo.

itu, pihaknya sudah ancang-ancang menggelar sosialisasi ke sejumlah tempat. ’’Dalam waktu dekat kita akan intens sosialisasi tentang tertib lalu lintas,’’ ujarnya. (ton/c1/bay)

BOSAN MINUM OBAT? COBA MILKUMA SENIH (51 thn) kini memilih susu ettawa untuk mengatasi keluhannya, “Karena menderita flek di paru-paru, saya sering batuk-batuk, riak/ lendir sukar keluar, nafas pun terasa tidak plong, dan ketika berjalan terasa cepat lelah. 5 bulan terakhir ini terasa parah.” Ujar Senih yang telah 2 tahun menderita keluhan tersebut. “Sebelumnya saya sering kali ke dokter dan minum obat warung. Tapi sekarang, saya minum susu ettawa yang manfaatnya ada dalam Milkuma. Sudah 2 bulan saya minum dengan rutin, badan sekarang terasa lebih segar dan nafas pun plong.” Terang nenek 6 orang cucu tersebut. Ia menceritakan, mengetahui manfaat susu ettawa ini dari salah seorang anaknya. Dengan tubuh yang sehat, kini wanita yang berdomisili di Kp. Kali Ulu Poncol, Desa Tanjungsari, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat ini dapat menjalani aktifitasnya dengan prima. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu ettawa ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak ibu rumah tangga tersebut. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Kini, hadir Milkuma, minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu ettawa PE segar, gula aren, dan madu alami. Menurut Balitnak,

Ettawa PE adalah ettawa Persilangan antara ettawa Kacang dengan ettawa Ettawah (Jamnapari). Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Dengan komposisi gula yang rendah dan ditambah madu alami, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Milkuma sangat baik buat perokok, baik perokok aktif maupun pasif. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


MINGGU l 25 MARET 2012 l HALAMAN 40

Batik Kontemporer

Cita Rasa Tetap Banyuwangi BANYUWANGI - Batik boleh dibilang merupakan hasil kreasi seni bernilai tinggi. Keberadaannya merupakan warisan turun temurun bangsa Indonesia. Keberadaannya dapat menjadi perwujudan tingkat kebudayaan suatu bangsa. Tidak mengherankan bila tingginya nilai budaya dan seni dalam batik. Dunia internasional lewat lembaga PBB yang membidangi masalah pendidikan, keilmuan dan kebudayaan yakni UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) mengakui seni batik sebagai warisan budaya. Sekaligus ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia akan keragaman kekayaan budaya dan seni yang dimilikinya. Berbicara soal batik, ada ragam corak dan motifnya. Da-

pat dikatakan, setiap daerah memiliki keunikan maupun ciri khas masing-masing. Seperti halnya batik Gajah Uling yang menjadi andalan seni batik khas Banyuwangi. Dengan motif, corak, dan kekhasan alur dalam batik, gajah uling menjadi primadona tersendiri dalam seni membatik di Bumi B l a m bangan. Inilah yang kemudian coba ditampilkan oleh rumah batik Pringgo Kusumo. Menyadur dari nama Bupati Banyuwangi kelima tersebut, rumah batik yang berdiri sejak 2010 ini menjadi salah satu galeri batik yang berkembang pesat di Banyuwangi. Galeri batik yang ada di Jalan Raya Jember No 89 Dusun Labansukadi, Kecamatan Kabat, ini menyediakan berbagai motif batik khas Banyuwangi n  Baca Batik...Hal 39

FOTO-FOTO : IWAN SETIONO/RaBa

JEMURAN: Kain batik harus dijemur setelah diwarnai di Rumah Batik Pringgo Kusumo, Laban Sukadi, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat.

Kulit Manggis pun Bisa Menjadi Pewarna D EASY Endang Handayani, owner Rumah Batik Pringgo Kusumo di Kecamatan Kabat, ini menyatakan tidak ada yang sulit dalam membatik. “Namanya juga hobi, jadi saya enjoy saja. Hanya butuh ketelatenan dan kesabaran. Karena membatik khususnya batik tulis butuh ketelatenan,” ujar istri Camat Kabat M. Luqman tersebut. Bayangkan, Deasy butuh waktu dua pekan untuk bisa menyelesaikan satu potong kain batik tulis. “Itu untuk batik tulis. Kalau batik semi atau stamp, tidak butuh waktu selama itu. Kira-kira hanya waktu lima hingga tujuh hari untuk menyelesaikan satu potong kain batik semi,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Deasy, untuk menjadikan kain-kain batik itu indah sesuai pesanan orang, dia harus pandai memilih bahan warna. Apalagi saat ini banyak bahan batik yang bagus di pasaran. “Saat ini, warna yang lagi ngetren warna alam. Saya selalu membuat batik limited edition,” tuturnya. Karena itu, bahan-bahan warna yang dipilih Deasy diambilkan dari dari bahan alam. Dia sering mengambil warna dari rempahrempah dan buah-buahan. Seperti kunyit, temu ireng. Untuk buah pewarna kain, Deasy biasa memilih buah pepaya, mangga, hingga kulit manggis. Buah manggis biasanya bisa menghasilkan warna purple. (nic/c1/bay)

Sudah Merambah Provinsi Tetangga

BERMOTIF: Kain batik yang sudah dilapisi lilin.

Ketagihan Bikin Desain Sendiri BATIK sebagai hasil kreasi seni ternyata juga bisa menjadi ladang penghidupan. Di zaman dahulu, membatik merupakan pekerjaan eksklusif yang dilakukan oleh kaum perempuan. Tidak heran para pelakunya dianggap memiliki status sosial khusus dalam masyarakat kala itu. Dan kini batik juga masih menjadi salah satu ladang pekerjaan bagi sejumlah orang. Salah satunya seperti dilakukan Deasy Endang Handayani owner Rumah Batik Pringgo

CONTACT US! Anda anggota sebuah komunitas, penghobi, atau sekadar mengetahui keberadaan mereka? Jangan pernah membiarkan hal itu terpendam tanpa diketahui orang lain. Silakan kontak kami di:

radarbwi@gmail.com Bisa pula melalui nomor telepon (0333) 416647. Atau, hubungi Gerda (085859687870), Iwan (081559555572)

Kusumo. Memulai usaha batiknya dari hobi mengoleksi batik yang dibeli dari berbagai nusantara. Dia akhirnya keterusan ingin membuat desain batik sendiri. “Kalau gak salah, waktu itu t a h u n 1997. Saya suka koleksi atau melihat modifikasi batik yang beraneka macam. Mulai Batik Bali hingga yang lainnya. Karena saking seringnya melihat batik, lambat laun saya jadi ingin membuat batik sendiri,” kenangnya kala itu n  Baca Ketagihan...Hal 39

TELATEN: Pekerja membersihkan lilin yang melekat di kain batik.

BANNER: Beberapa baliho terpasang di Rumah Batik Pringgo Kusumo, Kecamatan Kabat.

Dikenal Tak Bisa Diam DEASY Endang Handayani, owner Rumah Batik Pringgo Kusumo memang terbilang sosok perempuan yang ulet. Selain aktivitas mendukung kinerja suami sebagai Camat Kabat, dia masih punya banyak aktivitas lainnya. Selain membatik, kata ibu yang mengaku tidak bisa diam itu juga masih punya usaha lain yang cukup beragam. Dia tetap melakoni bisnis merias pengantin.

Tak hanya itu, Deasy juga masih mampu mengelola bisnis katering untuk pesta. Bahkan, dia juga masih sanggup melayani pesanan hantaran pengantin dan sebagainya. Malah, galeri batik miliknya di kawasan Laban Sukadi, Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi itu juga banyak memiliki koleksi aksesori untuk perempuan seperti tas, bros, hingga minyak wangi. (nic/bay)

EKSISTENSI batik buatan rumah batik Pringgo Kusumo tidak hanya diakui di dalam Kabupaten Banyuwangi. Pusat kerajinan batik yang ada di Kecamatan Kabat sejak tahun 2010 itu, bahkan sudah mampu melayani permintaan luar kota. Tidak sebatas Jawa Timur order pesanannya pun sudah sampai sejumlah provinsi tetangga. Deasy menuturkan, selama ini pihaknya rutin melayani pesanan batik ke luar daerah, seperti Bali, Surabaya dan beberapa kabupaten di Jawa Timur. Pesanan batik yang dikirim cukup beragam, mulai batik semi, stamp hingga batik tulis dengan motif Gajah Oleng yang telah dimodifikasi. “Ordernya terus meningkat setiap tahunnya,” kata Ketua Pokja Tim Penggerak PKK Kecamatan Kabat itu. Sebagai perbandingan, selama Harjaba pesanan tidak hanya sebatas pada baju batik saja. Tapi pesanan udeng juga ikut terkatrol. Maklum, semua akan dikenakan saat menghadiri festival atau malam resepsi Harjaba sehingga

pihaknya benar-benar kewalahan. Meski permintaan sangat banyak, Mbak Deasy tidak aji mumpung. Dia tidak menaikkan harga dan tetap menjual seperti dengan harga normal seperti biasa. Sementara kualitas tetap terjamin. Untuk harga Batik Pringgo Kusumo, Mbak Deasy, mematok harga macam-macam. Harga jual itu tergantung jenis dan motif batik. Kalau untuk harga batik semi antara Rp 115 ribu – Rp 125 ribu per potong. Sementara untuk batik tulis, macam-macam harganya juga mulai harga Rp 175 ribu sampai nominal juta juga disediakan. (nic/c1/bay)

Motif-Motif yang Digarap Batik Pringgo Kusumo penyu uling welut uling omprogan gandrung sekar jagading Banyuwangi kangkung sawah uling sekar tanjung uling lembayung matahari uling semanggi uling dlsb.


Radar Banyuwangi 25 Maret 2012  

Radar Banyuwangi

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you