Issuu on Google+

SABTU 24 MARET

29

TAHUN 2012

FOTO-REPRO: GILANG GUPTA/RaBa

TEREKAM: Pelaku cukup tenang memecah kaca mobil Panther di depan Indomaret MH. Thamrin (kiri). Pelaku tetap tenang meski ada warga yang melintas.

Metode Mirip, Pastikan Pelaku Beda BANYUWANGI - Pihak kepolisian terus memburu pelaku perampokan yang menimpa dua nasabah bank di Kota Gandrung dua hari terakhir. Saat ini, polisi masih menyelidiki dua kasus dengan modus yang nyaris sama itu. Kapolsek Blambangan, AKP Ary Murtini, melalui Kanitreskrim Iptu Basori Alwi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dua kasus perampokan itu. “Masih dalam tahap penyelidikan. Kedua kasus ini memiliki kesamaan meskipun eksekusi pelakunya berbeda,” ujarnya kemarin (23/3). Basori menambahkan, pihaknya juga memeriksa beberapa saksi-saksi. Terutama, terkait perampokan yang memecah kaca mobil di depan Indomaret Jalan MH. Thamrin, Banyuwangi. Sebab, siang itu banyak saksi yang melihat perampok menggondol uang tunai senilai Rp 10 juta dari dalam mobil. “Saat kejadian, di sekitar lokasi banyak orang yang mengetahui,” imbuh Basori. Basori menambahkan, beberapa saksi memberi keterangan bahwa pelaku agak kurus. “Tubuh pelaku tidak terlalu besar,” cetusnya. Sementara itu, terkait kasus perampokan

yang lain, yaitu yang terjadi di depan counter telepon seluler sebelah utara Masjid Agung Baiturrahman (MAB), juga masih dalam tahap penyelidikan. Perampokan yang menimpa Nr, 25, warga Rogojampi, tersebut hingga kini masih penuh tanda tanya. Sebab, saksi mata saat kejadian sangat sedikit. “Kita juga tengah memburu pelaku yang mengambil uang tunai senilai Rp 50 juta itu,” cetusnya. Seperti diberitakan sebelumnya, dalam dua hari berturut-turut, aksi perampokan menimpa dua nasabah bank. Modus operasi mereka hampir sama, yakni pelaku sama-sama mengincar mangsa sejak dari bank. Begitu korban lengah, pelaku langsung menggasak uang milik korban yang ditinggal dalam mobil. Kejadian terbaru menimpa Abdulah pada Kamis lalu (22/3). Uang Rp 10 juta yang disimpan dalam mobil Panther amblas. Saat kejadian, mobil tersebut tengah parkir sejenak di Jalan MH. Thamrin. Pelaku menggondol uang tunai itu dengan cara memecah kaca mobil. Kejadian tersebut bermula ketika Abdullah baru mengambil uang dari Bank BCA ■  Baca Metode...Hal 39

GILANG GUPTA/RaBa

BUKTI: Karyawan Indomaret MH Tamrin Banyuwangi menunjukkan monitor berisi rekaman CCTV.

Empat Warga Kena Tomcat BANYUWANGI - Tomcat ternyata tak hanya bikin heboh Surabaya dan sekitarnya. Sebab, ternyata hewan kecil itu sudah masuk Bumi Blambangan. Temuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuwangi menunjukkan, sedikitnya sudah empat warga Kota Gandrung yang menjadi korban tomcat. Kulit empat orang tersebut melepuh karena diduga terkena liur serangga belang seukuran semut merah tersebut. Dari empat korban, tiga di antaranya berasal dari Kecamatan Kabat. Satu korban lain berasal dari Kecamatan Wongsorejo. “Keempat korban sudah ditangani petugas medis setempat,” cetus Kepala Dinkes Banyuwangi, Hariadji Soegito, kemarin (23/3). Sayangnya, dengan dalih kode etik kesehatan, Hariadji menolak menyebut identitas para korban. Yang jelas, tiga warga yang diduga kuat terserang tomcat tinggal di Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, dan satu warga lagi tinggal di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo. “Para korban umumnya masih anak-anak,” katanya.

Menurut Hariadji, bentuk tomcat mirip semut merah dan juga menyerupai kala jengking. Panjang sekitar satu centimeter hingga 3,5 centimeter. Tubuh serangga itu berwarna oranye kombinasi hitam dan memiliki sayap tipis. Meski takut dengan sinar matahari, tapi serangga yang satu ini senang dengan sinar lampu. “Biasanya muncul pada sore atau malam hari,” terangnya ■  Baca Empat...Hal 39

Tomcat Masuk Banyuwangi Lokasi I Desa Bengkak, Kec. Wongsorejo Korban: 1 orang ○

Lokasi II Desa Kalirejo, Kec. Kabat Korban: 3 orang ○

ANTISIPASI: ■ Kurangi lampu dalam rumah ■ Cukup disentil ■ Jangan ditepuk ■ Hindari cairan tubuhnya keluar ○

Pertolongan Pertama:  Segera dibersihkan dengan air  Berikan salep  Bila melepuh, bawa ke Puskesmas/dokter terdekat.

Antrean Mengular Satu Kilometer KALIPURO - Antrean panjang kendaraan akibat pelabuhan penyeberangan Ketapang ditutup tidak bisa terhindarkan kemarin. Sebelas jam menjelang Pelabuhan Ketapang dibuka, antrean kendaraan sudah meluber keluar area pelabuhan. Dari arah utara, sekitar pukul 17.30, antrean kendaraan sudah sampai Pangkalan TNI AL Banyuwangi. Dari arah selatan, panjang antrean kendaraan sudah sampai depan Hotel Manyar. Sementara itu, di dermaga landing craft machine (LCM) Keta-

LALU LINTAS

pang, truk sudah memadati kawasan parkir sejak pagi. Sekitar pukul 09.00, separo kawasan parkir kendaraan di dermaga LCM itu sudah terisi. “Pukul 12.00, dermaga LCM Ketapang penuh dan truk sudah tidak bisa masuk,” ujar Kapolsek KPPP Tanjung Wangi, AKP Jumadi. Di dermaga pontoon dan mobile bridge (MB) Ketapang, shelter un-

tuk truk juga sudah penuh. Namun, pukul 17.00, shelter untuk bus dan kendaraan keluarga belum penuh. Kendaraan keluarga dan bus umum terus mengalir hingga tadi malam. Mereka rela antre berjamjam di pelabuhan demi mendapatkan kesempatan menyeberang pertama saat pelabuhan dibuka pukul 05.00 pagi tadi. Kapolsek AKP Jumadi menjelaskan, pihaknya memerintahkan kendaraan yang antre agar parkir di sisi timur jalan ■

 Baca Antrean...Hal 39

GILANG GUPTA/RaBa

TAK ON AIR: Siaran televisi swasta nasional tidak dapat ditangkap di pesawat televisi warga Rogojampi.

Sehari Tak Bisa Nonton Televisi

ABDUL AZIZ/RaBa

ANTRE: Kondisi arus lalu lintas kendaraan di Jalan Raya Rogojampi siang kemarin.

Padat Merayap di Rogojampi ROGOJAMPI - Libur Hari Raya Nyepi ditambah libur akhir pekan ternyata membuat traffic kendaraan meningkat kemarin (23/3). Lokasi yang cukup signifikan mengalami lonjakan arus lalu-lintas adalah Jalan Raya Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, kemarin ■

ICHSAN RASYID/RaBa

PANJANG: Deretan truk antre di dekat jembatan Jalan Gatot Subroto, utara Pelabuhan Ketapang, sore kemarin.

S EMENTARA itu, sebagian warga Banyuwangi tak bisa menyaksikan siaran televisi swasta nasional kemarin (23/ 3). Sebab, sebagian besar televisi warga Bumi Blambangan menangkap gelombang siaran stasiun TV swasta nasional dari transmitter di Bali. Dengan berlangsungnya Nyepi di Bali, otomatis seluruh

pemancar ulang televisi di Pulau Dewata libur beroperasi. Dampaknya, sebagian warga Banyuwangi tak bisa menyaksikan siaran televisi. Diperkirakan, siaran TV swasta nasional yang dipancarkan ulang dari Bali tersebut mulai off sejak pagi kemarin. “Saya nonton TV sampai pukul 02.00 lebih ■  Baca Sehari...Hal 39

 Baca Padat...Hal 39

F E

Chairul Anam Nakhoda Baru Stikom PGRI Banyuwangi

emal

Pegang Teguh Falsafah Mikul Duwur Mendem Jero

Prihatin Banyak Plt

Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) PGRI Banyuwangi punya nakhoda baru. Perguruan tinggi tersebut resmi dipimpin H. Chairul Anam, S.Kom, MM sejak Kamis lalu (22/3). Bagaimana gaya kepemimpinannya?

ANGGOTA Komisi 1 DPRD Banyuwangi, Ficky Septalinda, mengaku prihatin dengan banyaknya kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang berstatus pelaksana tugas (Plt). Oleh karena itu, dia mendesak Bupati Abdullah Azwar Anas segera melantik para Plt tersebut menjadi pejabat definitif. Ficky menyebut, status Plt itu membuat para kepala SKPD tidak leluasa melaksanakan tugas ■ GALIH COKRO/RaBa

 Baca Prihatin...Hal 39

http://www.radarbanyuwangi.co.id

LANGKAHNYA tenang, sorot matanya tajam bersahabat, kulitnya putih bersih, dan berwibawa. Di sela-sela kerumunan orang yang menyalaminya, senyumnya selalu mengembang. Menggunakan jas berwarna krem dipadu kemeja putih, berdasi kotak kombinasi kuning dan biru, langkahnya terlihat

mantap dan tenang. Mungkin itu salah satu alasan Chairul Anam ditunjuk sebagai nakhoda baru Stikom PGRI Banyuwangi. Kampus di Jalan A. Yani, Banyuwangi, itu kini dipimpin seseorang yang relatif muda, yakni 44 tahun. Di Stikom PGRI, suami Nurul Kholilah itu sudah tidak asing lagi. Asam garam organisasi di Stikom sudah pernah dimasuki semua oleh pria berzodiak Leo itu. Di kampus tersebut, dia pernah bertugas sebagai dosen tetap spesialis instalasi hardware komputer. Sebagai mantan Pembantu Ketua II Stikom PGRI, namanya sudah cukup di kenal. Pria yang hobi membaca dan memancing itu juga pernah dipercaya menangani sarana dan prasarana, keuangan, dan kepegawaian. “Ini amanah

Empat orang kena tomcat

Wereng dilawan tomcat, tomcat diatasi jerry mouse.

Metode perampokan mirip, pastikan pelaku beda

Berarti pelaku masih tunggal guru

SIDROTUL MUNTAHA/RaBa

BARU: Chairul Anam bersama istri dan anak.

dan saya berusaha keras menjalankannya dengan baik,” kata ba-

pak satu anak itu ■

 Baca Pegang...Hal 39 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com


30

Sabtu 24 Maret 2012

CERMIN DIRI

Mutasi Pejabat Harus Disikapi Bijaksana BUPATI Situbondo, Dadang Wigiarto, baru saja menggulirkan gerbong mutasi jajaran pejabat pemkab. Sedikitnya ada 192 pejabat eselon II, III, dan IV, yang dimutasi. Tidak ada yang aneh dalam mutasi kali ini. Semua berjalan wajar-wajar saja. Dalam organisasi sekelas pemkab, mutasi adalah keharusan. Mutasi merupakan hal yang biasa bagi pegawai di lingkungan pemkab. Untuk itu, harus disikapi dengan wajar dan bijaksana. Mutasi jangan dianggap sebagai hukuman. Tapi anggaplah sebagai penyegaran agar para pegawai lebih terpacu dalam bekerja. Sebab, jika terlalu lama di suatu lingkungan kerja, maka akan jenuh. Akibatnya, pegawai akan malas bekerja. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Tentunya sebelum me-rolling pejabat, Bupati Dadang bersama orang-orang dekatnya sudah berpikir lebih dulu. Penempatan Sumadin menjadi kepala Dinas Cipta Karya menggantikan Tutik Margianti, misalnya, tentu sudah melalui tahap yang cukup matang. Oleh karena itu, bagi pejabat yang kena mutasi harus bersikap legawa. Jangan putus asa. Tingkatkan etos kerja Anda. Siapa tahu pada mutasi mendatang, Anda akan menempati posisi yang strategis. Kamis kemarin (22/3), Bupati Situbondo Dadang Wigiarto memutasi 192 pejabat eselon II, II, dan IV. Mutasi kali ini tercatat yang kali ketiga selama pemerintahan Dadang–Rachmad. Di antara pejabat yang dimutasi adalah Kepala Dinas Cipta Karya, Tutik Margianti. Posisinya digantikan Sumadin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Pembangunan. Tutik Margianti yang memegang kendali di Cipta Karya sejak era Ismunarso itu kini harus puas menempati kursi barunya sebagai kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggantikan Taufik Hidayat yang kini dipasrahi sebagai kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Taufik menggantikan Posisi Edy Susilo yang kini menjabat sebagai kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Edy menggantikan Farid Hurrochman yang ditarik lagi menjadi staf ahli bupati bidang ekonomi dan keuangan. Kusnin yang sebelumnya menjadi staf ahli kini menjadi asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat. (*)

Fraksi Ancam Gugat Pimpinan DPRD Pimpinan Komisi Sudah Waktunya Rolling SITUBONDO – Komposisi pimpinan komisi di DPRD Situbondo mulai digugat di lingkungannya sendiri. Pasalnya, pimpinan DPRD dinilai sudah saatnya me-rolling orang-orang yang duduk di alat kelengkapan lembaga para wakil rakyat tersebut. Hingga kini belum ada tanda-tanda

dari pimpinan DPRD untuk melakukan rolling. Tak pelak, sejumlah pihak kini mulai berencana untuk melakukan gugatan secara politik. “Kalau begini terus, kita tidak akan tinggal diam. Kita akan menggugat secara politik,” ancam Mohammad Nizar, anggota Fraksi Karya Nurani (FKN). Menurut dia, regulasi yang mengatur pimpinan komisi dan alat kelengkapan lainnya di DPRD sudah sangat jelas. Misalnya di peraturan pemerintah

maupun di tata tertib DPRD. “Di Tatib DPRD Pasal 44 ayat 9 dijelaskan, masa jabatan ketua, wakil ketua dan sekretaris komisi ditetapkan paling lama 2,5 tahun,” terangnya. Dari nota dinas Sekretaris DPRD Situbondo, lanjut Nizar, masa tugas yang sudah dilalui para pimpinan Komisi lebih dari 2,5 tahun. Namun, hingga kini pimpinan DPRD belum mengagendakan untuk melakukan rolling pimpinan Komisi. “Yang ada pimpinan DPRD

justru terkesan mendiamkan,” ungkap pria asal Kilensari, Panarukan tersebut. Nizar mempertanyakan, apakah keputusan yang diambil pimpinan komisi masih memiliki memiliki kekuatan hukum. Sebab, sudah nyata-nyata kadaluwarsa dan melanggar tatib DPRD. “Makanya, FKN dan sejumlah fraksi lainnya akan mnggugat pimpinan DPRD jika tidak segera mengagendakan proses roling sesuai tatib pasal 44 ayat 9,” tegasnya. (pri/aif)

MENUMPUK: Didi Sudarko menunjukkan hasil kerajinan kerang warga Kilensari, Kecamatan Panarukan. Produk kerang ini akan dipasarkan ke Bali.

AGENDA KOTA

Hari Ini, Dapur Oesing Dibuka DAPUR Oesing resmi dibuka, hari ini, Sabtu (24/3). Wisata kuliner yang diprakarsai Pelangi Sari, itu menyediakan berbagai menu dengan harga terjangkau. Di Dapur Oesing ini, Anda bisa memilih menu makanan yang disukai, sebab terdapat puluhan stand makanan yang menawarkan cita rasa yang mampu menggoyang lidah. Segera kunjungi dan nikmati menu Dapur Oesing yang beralamat di Jalan A. Yani No. 25 Banyuwangi. (*)

CAR FREE DAY

Pasar Murah di Lomba Mewarnai Motif Batik BANYUWANGI - Lomba mewarnai motif batik di arena car free day Jalan A. Yani, Banyuwangi, besok (25/3) dipastikan berlangsung meriah. Acara tersebut bakal diikuti seribu siswa sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Banyuwangi. Di arena lomba disediakan sepuluh tenda besar yang diisi stan makanan khas cenal-cenil, pasar murah sembako, dan stan siaran radio. Masyarakat Banyuwangi dipastikan akan tumplek blek di arena car free day. Sebelum lomba dimulai, pada pukul 05.30, sedikitnya 300 orang memanaskan suasana dengan senam aerobik. Selanjutnya, pada pukul 06.00, lomba mewarnai dimulai. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan (Disperindagtam) Banyuwangi, Hary Cahyo Purnomo menjelaskan, lomba dipusatkan di sekitar Taman Makam Pahlawan. Peserta diminta membawa alat mewarnai, seperti krayon atau pensil warna, meja untuk mewarnai, dan alas duduk. “Peserta diimbau jangan sampai lupa membawa peralatan mewarnai tersebut,” pesan Hary. Nah, peserta yang berhasil memenangkan lomba akan menerima hadiah bersamaan acara Gebyar Seni Budaya yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Acara tersebut diadakan di arena pentas seni Taman Blambangan pada 18 April nanti. Selain hadiah untuk para juara, panitia dari Disperindagtam juga menyediakan bermacam door prize menarik. Ada sepeda gunung, peralatan sekolah, suvenir, susu, dan snack. “Snack dan door prize bisa diambil di Wisata Kuliner Dapur Oesing dengan menunjukkan kupon yang diberikan panitia,” terang Hary. Sementara itu, Batik Blambangan siap mengapresiasi tiga karya terbaik. Kompilasi warna dari karya tiga juara akan dibuat motif batik pada kain. Selanjutnya, batik di kain itu akan dipamerkan saat penyerahan hadiah di arena Gebyar Seni Budaya Taman Blambangan. “Jadi saat penyerahan hadiah, tiga karya terbaik sudah dipamerkan dalam bentuk kain batik,” kata Bambang Hariyono, pemilik Batik Blambangan sekaligus pengelola Dapur Oesing. (c1/irw/*)

ALI NURFATONI/RaBa

Bahan Bakar Naik, Pengrajin Kerang Waswas PANARUKAN –Sejumlah pengrajin, pedagang, dan pengepul kerang mengaku ketar-ketir menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada 1 April 2012 mendatang. Seperti yang dirasakan pengrajin kerang di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, kemarin. Dengan naiknya harga BBM, otomatis membuat biaya operasional semakin tinggi. Padahal, sejauh ini tingkat kestabilan distribusi produk tradisonal asli Panarukan itu tergolong cukup baik.

Usaha Kecil Menengah (UKM)yang digeluti warga desa tersebut selama ini menimbulkan warga luar daerah iku kecipratan untung. Salah satunya dirasakan oleh Dedi Sudarko, 50, yang tinggal di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta, Bali. ‘’Sudah tujuh tahun ini saya mengambil barang di sini,’’ ujar pria yang sehari-hari berjualan di kawasan Kuta, Bali itu. Kenaikan harga BBM membuat dirinya khawatir. Omzet penjualan justru akan semakin menurun. Sebab, daya serap

pembeli semakin berat. ‘’Itu yang membuat saya dan temanteman yang sama-sama berjualan di Bali takut,’’ imbuhnya. Bila BBM benar-benar naik, tidak menutup harga barang yang dia jual juga akan disesuaikan. ‘’Ya jelas harganya nanti bisa naik, kalau tidak dinaikan kan bisa rugi. Tapi kalau naik takut penjualan barang bisa menurun,’’ ujar Dedi. Dalam sepekan terakhir ini, penjualan kerajinan kerang mengalami peningkatan yang cukup drastis. Itu lantaran

permintaan barang menjelang hari raya Nyepi terus meningkat. ‘’Biasanya sebulan cuma 5 sampai 7 kali, sudah seminggu ini saya bolak balik ke sini sampai tiga kali,’’ kata Dedi. Banyak ragam kerjinann kerang yang diambil dari Panarukan. Di antaranya, japing, mabi, giwang, dan sowet. ‘’Kalau biasanya waktu ambil sampai 1,5 sampai 7 ton sekali ambil,’’ jelas Dedi sembari menata barang di sebuah pengepul kerajinan kerang milik Murahmad di Desa Kilensari. (ton/aif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Muhammad Isnaeni Wardhan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi


31

Sabtu 24 Maret 2012

Diarak, Lalu Dibakar BANGOREJO-Persembahyangan Tawur Agung Kesanga oleh umat Hindu diharapkan dapat membangun kualitas bakti. Begitu juga semangat toleransi, dalam rangka mewujudkan harmonisasi. Pernyataan itu disampaikan Eko

Prastyo, Bagian Informasi dan Komunikasi Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah)   Jawa Timur kepada RaBa, Kamis malam (22/3). Di sela-sela persembahyangan Tawur Agung Kesanga, Eko menjelaskan bahwa, harmonisasi antara berbagai elemen menjadikan kehidupan manusia menjadi lebih berguna, bermakna, dan penuh arti. Kata Eko, setiap upacara persembahyangan Tawur Agung Kesanga selalu ditandai dengan hadirnya ogoh-

ogoh yang merupakan simbolisasi dari makhluk-makhluk dunia astral atau dunia lain. Setelah pecaruan, dilanjutkan arak-arakan ogoh-ogoh, kemudian sebagai bagian akhir atau puncak persembahyangan, dilakukan pengerupukan. Dalam pengerupukan itu, ogohogoh dibakar. “Hal ini melambangkan bahwa seluruh elemen, termasuk ogoh-ogoh sebagai makhluk astral diberikan hak-haknya setelah menjaga empat penjuru bumi,” terangnya. (azi/irw)

SAKRAL: Suasana Tawur Agung Kesanga di Lapangan Bangorejo, Kecamatan Bangorejo, Kamis malam (22/3).

Rumah Perwira Polisi Digarong GENTENG - Aksi pencurian semakin marak di Kota Genteng. Bahkan, pelaku tidak pandang bulu. Betapa tidak, rumah perwira polisi juga dibobol. Nekatnya lagi, aksi garong itu terjadi hingga dua kali. Yang digarong adalah rumah mantan kapolsek Genteng, Kompol Riamun. Kemarin-lusa dini hari, rumah perwira yang pernah menjabat kapolsek Bangorejo itu dibobol maling. Tidak tanggung-tanggung, dua kendaraan yang diparkir di garasi mobil amblas. Sepeda motor milik anaknya, yaitu Honda Beat warna putih produksi tahun 2010 bernomor polisi (bernopol) P 4635 VV, digondol maling. Satunya lagi, motor milik penghuni rumah kosnya, yakni Yamaha Jupiter Z warna merah produksi tahun 2009 bernopol P 6736 YY. Belum jelas kapan pencuri masuk ke dalam rumah yang mepet sawah tersebut. Kejadian itu baru diketahui pada pagi hari. “Pagi-pagi kok sudah nggak ada dua sepeda motor yang di garasi. Pintu gerbang terbuka dan lampu juga mati,” tutur Ny. Riamun saat ditemui RaBa di rumahnya kemarin siang (23/3). Istri Kompol Riamun menuturkan, malam hari sekitar pukul 03.00 dia terbangun. Saat itu, dia mendengar suara benda terjatuh di samping rumahnya. Ketika

PERADAH FOR RaBa

Main Bola, Main Lumpur TEGALSARI - Hujan deras beberapa hari belakangan ini membuat lapangan sepak bola di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Blokagung, Kecamatan Tegalsari, becek. Saking beceknya, bagian te ngah lapangan di selatan ponpes itu mirip sawah. Meski lapangan becek, niat siswa SMK dan Madrasah Aliah Blokagung bertanding sepak bola tak surut. Kemarin pagi (22/3), meski harus jatuh bangun di hamparan lumpur, dua kesebelasan tetap bertanding penuh semangat. “Sudah biasa main bola kayak gini,” celetuk seorang pemain sembari melempar bola ke lapangan. (azi/c1/irw)

ABDUL AZIZ/RaBa

TERBUKA: Gembok gerbang rumah Kompol Riamun dibuka oleh si garong. Ny Riamun dan putrinya menunjukkan gembok itu.

dia hendak mengecek, tiba-tiba ada suara kucing meong-meong. “Karena saya lihat ada kucing, ya saya pikir yang bunyi tadi ya kucing itu,” paparnya. Wanita itu baru sadar keesokan harinya. Sekitar pukul 06.00, dua motor di garasi raib. “Saat melihat ke depan, ternyata pintu gerbang terbuka dan lampunya sudah nggak ada,” ceritanya. Perempuan berjilbab itu menuturkan, kejadian kemarin bukan kali pertama. Tahun lalu, bersamaan dengan Nyepi, rumahnya juga diobok-obok maling. Saat itu sejumlah perhiasan dan uang digondol maling. Diduga, si maling menggunakan ajian sirep. “Sekarang waktunya Nyepi, kok terulang

lagi. Wah, mungkin malingnya mau ulang tahun,” selorohnya. Kejadian kali kedua tersebut langsung mengundang reaksi pemilik rumah. Kompol Riamun yang saat ini bertugas di Mapolda Jawa Timur meminta Polsek Genteng segera mengungkap kasus tersebut. “Kejadian ini membuat malu anggota Polri, apalagi saya mantan kapolsek Genteng selama dua periode,” sesalnya saat diwawancarai RaBa kemarin. Kapolsek Genteng, Kompol Heru Kuswoto, ketika dikonfirmasi mengaku kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Kita masih selidiki. Memang benar ini kejadian yang kedua kalau nggak ketiga kali,” terangnya. (azi/c1/irw)


KOMUNIKASI BISNIS

32

Dibatasi Sampai Hari Ini Pembeli BBM Pakai Jeriken BANYUWANGI – Semakin dekatnya hari kenaikan bahan bakar minyak (BBM), aparat kepolisian di Kecamatan Banyuwangi mulai meningkatkan pengamanan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pengamanan tersebut bertujuan sebagai antisipasi pembelian yang melebihi batas. Setiap kendaraan yang membeli BBM di SPBU selalu mendapatkan pengawasan dari petugas. Terutama bagi pembeli yang menggunakan jeriken. Sebab, ada batas maksimal untuk pembelian BBM menggunakan jeriken. Selain itu, kendaraan dengan bak terbuka juga mendapatkan pengawasan lebih. Dikhawatirkan, bak tersebut digunakan untuk menyimpan jeriken yang digunakan untuk membeli BBM. Aktivitas pengamanan SPBU itu dilakukan selama 24 jam nonstop. Sebab, dikhawatirkan ada pembeli BBM yang membeli melebihi kuota yang ditetapkan. “Kita melakukan pengamanan di SPBU wilayah Kecamatan Banyuwangi. Yaitu SPBU jalan Banterang dan Karangente,” ujar Kapolsek Blambangan AKP Ary Murtini. Ary mengatakan, sampai saat ini SPBU masih melayani pembelian BBM meng-

Sabtu 24 Maret 2012

WISATA KULINER: Sajian menu di Dapur Oesing bisa dinikmati mulai hari ini. Segala macam masakan khas Bumi Blambangan ada di tempat ini. TOHA/RaBa

Hari Ini Dapur Oesing Dibuka Ratusan Menu Siap Tersaji, Harga Kaki Lima GILANG GUPTA/RaBa

JAGA KETAT: Personel Polsek Blambangan memeriksa pembeli BBM di sebuah SPBU.

gunakan jeriken. Namun, setiap pembeli yang menggunakan jeriken dibatasi hanya 10 liter. “Jadi, pengamanan ini bertujuan untuk antisipasi pembelian yang melebihi kuota,” imbuhnya. Pembelian BBM menggunakan jeriken diperbolehkan sampai hari ini, 24 Maret 2012. Besok, lanjut Ary, sudah tidak diperbolehkan lagi. “Kita menghindari terjadinya penimbunan BBM. Mengingat beberapa hari ke depan BBM akan me-

ngalami kenaikan,” jelasnya. Masih menurut Ary, pengamanan SPBU tersebut berlangsung sampai H plus tujuh kenaikan BBM. Untuk setiap SPBU di Kecamatan Banyuwangi dijaga dua personel polisi. dengan pembagian tugas setiap 12 jam. “Di Kecamatan Banyuwangi terdapat dua SPBU yang masing-masing dijaga dua personel. Setiap harinya ada empat personel. Sehingga total ada delapan orang,” bebernya. (gil/als)

B A N Y U WA N G I – D a p u r Oesing Pelangi Sari resmi dibuka hari ini, Sabtu (24/3). Soft opening ini ditandai ngebangi pada Kamis (23/3) lalu. Sejumlah kalangan hadir dalam acara selametan ini. Di antaranya Camat Banyuwangi, Iwan Aziz, tokoh agama, dan kalangan UKM. Direktur Dapur Oesing, Bambang Hariyono menjelaskan, keberadaan stan makanan itu merupakan salah satu upaya meningkatkan roda pereko-

nomian pedagang kaki lima (PKL). Dijelaskan, selama ini para PKL memiliki potensi yang dapat memberikan konstribusi terhadap pembangunan daerah. “Jika ini di-manage dengan baik, dengan cara memberikan pembinaan, maka para PKL ini akan memberikan dampak perekonomian daerah,” jelasnya. Bambang berharap, pusat kuliner yang dia bina akan memberikan makna dan manfaat positif. Tentunya, dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi bagi para pelaku kuliner di Banyuwangi. Di Dapur

Oesing ini, terdapat sedikitnya 70 stan makanan yang masing-masing stan menyediakan menu berbeda. Misalnya, sego tempong, rujak soto, ayam kesrut, kikil banci, bakso batok, soto ceker, sup buntut blambangan, nasi goreng blambangan, oriental food, ayam bakar kolam cabe, ikan bakar blimbingsari, aneka cenal cenil, es slendang mayang, wedang ronde, es bumi hangus, es krikil merah, dll. “Jadi jika dihitung hitung ratusan menu ada di Dapur Oeseng ini,” kata pemilik oleh-oleh khas, Pelangi Sari ini. (ikl/*/als)

Surabaya Techno Fair di Hi – Tech Mall OBRAL besar- besaran kembali diadakan di pusat IT terbesar, terlengkap, termurah dan terjamin di Indonesia Hi – tech Mall. Di event besar Hi – Tech Surabaya Techno Fair 2012 yang berlangsung hingga 1 April mendatang, anda bisa membawa pulang berbagai kebutuhan IT dari berbagai merk terkenal dunia dengan harga termurah, terhemat dengan kualitas terjamin. Dapatkan juga berbagai macam hadiah langsung dan tambahan bonus setiap harinya di Hi – Tech Mall Surabaya Techno Fair.

Notebook mulai Satu Jutaan Penawaran harga termurah dimulai dari Zyrex Sky Lm1211 yang ditawarkan hanya Rp 1,999juta. Axioo pico CJW hanya seharga Rp 2.049.000.

BANYUWANGI

Harga Hemat Bonus Menarik

Disusul Toshiba C600-1014U yang ditawarkan hanya Rp 4.2juta. Toshiba L745-1108U dari Rp 6.850.000 jadi Rp 6.180.000. Sedangkan Lenovo Z475-11310 bisa anda bawa pulang dengan harga hanya Rp 4.6juta gratis flashdisk 4GB. Samsung NC108-PO dari harga Rp 2.999.000 jadi hanya Rp 2.875.000. Acer 4739 bisa anda dapatkan hanya seharga Rp 4.279.000 gratis voucher Rp100ribu.

Proyektor BenQ MS 500P bisa anda dapatkan dari Rp 3.9juta jadi hanya Rp 3.590.000 gratis layar 70” x 70” dan mug. Sedangkan LED BenQ 21.5” hanya seharga Rp 1.575.000 Sedangkan Printer Epson menawarkan bonus T shirt dan promo weekend voucher Rp 100ribu. Printer Canon iP 2770 plus modif hanya Rp 525.000

Tablet Tab Mulai Rp 700ribuan

Modem Hanya Rp 149 Ribu

PixCom Lector hanya seharga Rp 749ribu. CPad CP706 ditawarkan seharga Rp 2.199.000. Samsung Galaxy Tab 7plus ditawarkan hanya Rp 5,2juta gratis full aplikasi. Vandroid T1 bahkan memberikan gratis microSD 4GB hanya dengan harga Rp 1.999.000. Cyrus TV pad yang bisa anda bawa pulang dengan harga Rp 1.999.000. Dan untuk produk Tabulet Octa 2 dengan harga Rp 3.150.000, anda diberikan gratis leather case, screen guard, full aplikasi dan internetan 180hari. Bawa pulang hadiah langsung mulai mouse, printer, hingga notebook serta mug eksklusif setiap harinya. Segera kunjungi Surabaya Techno Fair hanya di Hi – Tech Mall. Jadi ingat IT ingat Hi – Tech Mall.

Dapatkan modem EVDO dengan speed 3.1 hanya seharga Rp 149ribu gratis internetan unlimited 60hari untuk setiap pembelian notebook apapun di area pameran. Dan bagi pelajar, mahasiswa, guru dan dosen, anda bisa mendapatkan modem EVDO seharga Rp 149ribu tanpa membeli notebook dengan hanya menunjukkan kartu identitas (KTP/kartu pelajar). Dapatkan juga paket internetan unlimited hemat dan super cepat dari berbagai broadband seperti FlexiNet, Tri, AHA Esia, SmartFren, QuickNet, Axis,IM2 dan Telkomsel flash.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Cluster Borobudur Side •

• Persada Regency •

• Detailer •

• Ekspor Perhiasan •

• Kijang G 94 •

• Prima Mobil •

• Gebyar Daihatsu •

Cluster Borobudur Side “Free Design”, lokasi aman dan strategis, pusat kota belakang kantor Pemda Banyuwangi, type 45/90 50/90 50/110 60/200 80/200. H: Doni 081336465758, Bayu 08123457541

Dijual cepat Persada Regency Banyuwangi kota, type 36 full, 100 juta. 08123469203

Dibthkn Sgr Detailer, Pria, Mak 25th, Single, Min SMA, Lmrn Ke: Bpk Rudi Kertanegara 210 Jember. T: 0331-488411

Persh. Ekspor Perhiasan Bth:Qc Manager, D3, Production Staff,D1, aktif bhs. inggris. Bs computer literate, teamplayer. penempatan di Bwi. Kirim CV ke hrd.ptcb@gmail.com

DjlKijangG94Pjkbaru,ACdingin,birumet,mulus, kondbgsbanbaru,65jt.082142377117Suprijanto

Used Car Stream07, Inova05G, Livina08, Kuda02, Avanza07, LGX03, Krista03, Eskudo98, Splash11, APVGX09, PU Grand Max10, L30010, PUFutura09, PUSS07'10, Espass04'07. Hub 0811301676, 411655

Miliki All New Xenia UM 22Jt, Terios UM 28Jt, Gran Max PU UM5Jt, Luxio & Sirion Disc Gede Free GPS. Hub. HADI 0815 5970 5555 / 081 233 432 555 / 087 857 409 555

• Perum GGM • Dijual rumah Ls 98m2, lokasi Perum GGM, 2 KT, PLN, PDAM, Tlp, carport. Hub lngsung tnpa perantara 085859687870

• Sales Motoris • Dicari sales motoris PT Sido Muncul, lam kirim lgsg ke Jl. Ikan Wijinangko 11 , Sobo Bwi

• Bintang Cafe • Dicarimanager, operator, waiteress, keama-nan, juru masak, Lmrn ke Bintang Cafe Rogojampi

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Kebun Bekas Sengon •

• Tanah Rogojampi •

Tanah daerah Tanjung Wangi (meneng), kebun bekas Sengon. Hub: 081353027992

Djl tanah 23.655m2, SHM, cck utk prum/ kavling, lok stratgs. & tnh 9.460m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, 50m brt lmpu merah Rgjampi. & tnh 2.400m2, SHM, cck utk perum/usha. H: 08885513688, 0816593668

• Jl. Argopuro & Ketapang • Djl tnh Jl. Argopuro, 5.760m2, SHM, lok strtegis, cck utk usha, ada rmah, 200m brat lampu merah. & Tnh di Ketapang, 10.665m2, SHM, lok strtgs, cck utk usha, brt jln, dkt rum mkan Watudodol. H: 08885513688, 0816593668

• Karyawan/ti • Dibutuhkan karyawan / karyawati L/P min lulusan SLTA jujur, disiplin, semangat kerja tinggi, berpenampilan menarik, krm lamaran ke JL PB sudirman NO 52 Jajag Gambiran- Banyuwangi Tlp 395868.

• Truk Mitsubishi 82, 81 •

DIBUTUHKAN 10 MARKETING

Dijual Truk Mitsubishi 82, 81 siap pakai, Hub: 08123480235, 081934755887

GAJI Rp. 1.200.000

• Penggilingan Padi •

Dijual Mobil Kijang LGX 03 bln 12, Diesel, TV, CD Aiwa, merah metalik, P Bwi. 081235717658

Bth: Oprt Prod (OP) & Admn (ADM). Syrt: P/W, min SLTA/STM Lstrk/elktr, SIM & kndrn sndr, brtggngjwb. Lam ke: CV. Gracindo Centratama, Jl. Raya Jember Bwi KM 7,5, Kedayunan, Kabat, Bwi (0333) 635423635424. (Cntumkn no. Telp & Kode low)

Jual tnh 1350m2, lok: Ketapang blkg Pelni, 350juta, SHM, Hub: Rini, 08121755753

• Sawah dekat IKIP •

• Peluang Usaha •

Djl Sawah Lt 7890 m2 SHM Lok Tmr Lap IKIP Bwi Hrg Nego Hub 085233921396

BANYUWANGI

Peluang Usaha memiliki lembaga pendidikan tgkt nas,mdl kecil,untung tak trbts, sbg pembimbing/mitra krj,pengelola. Hub. DE,Jl Jagung Suprapto 39B-7 Bwi 0333424476,085258036777

• Disewakan • Disewakan murah , Tanah luas 1000 M2, lok. pinggir Jln. perumahan Puri Gading Mas Permai, Dadapan, cck utk usaha rongsokan, materialan, bengkel mbl, dll Hub. 08179622454

• Tanah SHM 4400M2 • Djl Tnh pinggir jln raya utama Rogojampi - Bwi, 50 meter utara Kantor Polsek Kabat selatan perusahaan Gazebo, barat jalan, hrg per m2 Rp, 225.000, hubTaufik: 082143391020

• Kijang LGX 03 •

• Kijang ‘94 • Dijual Kijang '94. Biru Bulu Kera (P). Istimewa. Hrg 70 Juta Nego. Hub: 085745270031.

Pilih Area:

Jember Lumajang

Bondowoso Banyuwangi

P E R SY A R AT A N : - PRIA DAN WANITA USIA MAK. 30 Th. - IJASAH MIN. SMA - SEHAT JASMANI DAN ROHANI

- BERPENAMPILAN MENARIK - MEMILIKI MOTOR SENDIRI - MEMPUNYAI SIM C

kirim lamaran ke: F 1 P R I N T I N G Jalan Hayam Wuruk 79 Jember.Telepon: 0331-411677 Jember - Jawa Timur

• Bagian Laboratorium • Dibutuhkan Bagian Laboratorium, P/W, lulusan Teknik Kimia, umur 25 s/d 40 tahun, pengalaman diutamakan. PO BOX 225 Muncar.

• Tanah 1350m2 •

• Jagal Truk • Ahli Jagal Truk / Motor / Elktrnk Karnia Dtr Steel, Jl.Yos Sudarso 211 085258550833

Ingin Pasang Iklan? Hubungi: 0333-412224 • Daihatsu GranMax ‘11 •

• Ruko Sobo • Dijual murah Ruko Sobo (165jt) SHM/ IMB, LB 100m2, LT256m2, di daerah Jl. Ikan Wijinongko Sobo. Hub: 08123573571

• Ruko Agus Salim • Dibangun Ruko 2Lt (dijual) Lok Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi, Hub: 081233669969

BANYUWANGI • Baju Anak “Bebe” • Grosir/eceran baju anak “Bebe” Soft opn disc 10/% (bw iklan ini) outlt: Indmrt Banterang. brt PLN Bwi, 087755714067

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak bertanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

• Les Musik • ARIA Music menerima murid baru utk: **Les Piano Pop/Klasik ujian Royal, **Les Keyboard, ** Les Drum. Hubungi: 03338933045 / 082141057540

• Honda CRV ‘02 •

• T120SS PU ‘10 •

Dijual Honda CRV RD4 2WD AT (jeep) hitam th 2002, harga 139,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Mts T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) th 2010 hitam, harga 73,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Toyota Kijang LGX ‘01 •

• Toyota new Vios ‘06 •

Dijual Toyota Kijang LGX2001 Solar/Disel, plat Banyuwangi, pajak panjang, harga 117,5 juta nego, alamat Jl. Udang Windu 92/002 HP. 081235130710

Dijual Toyota sedan New Vios 1.5 G MT th 2006 silver metalik, harga 135 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit ,hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Daihatsu Gran Max 1.3cc / 1.5cc S40 2RP (pick-up) th 2011 hitam, hrg 83,5 juta nego, brg istimwa, bisa cash / kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Taft ‘93 •

• PT. Kenzi • PT. Kenzie menyewakan Mobil Crane Excavator - Wales dan angkutan untuk mobilisasi excavator.Hub:Totok 081233184466

• Percetakan • Cetak mug, pulpen, kaos, pin, gant kunci, jam, asbak utk promo toko, ktr, souv ultah&nikah. Hrg murah partai/eceran. Ruko Karibia B-3 Jl. Jagung Suprapto (blk bakso P. Agus) 0333417992, 081913906633

Dijual Daihatsu F70R –R TAFT (jeep) th 1993 hitam harga 57,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash / kredit, hubungi(0333) 631526 – 635176, 0811351148


BALJEBOL

Sabtu 24 Maret 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

37

LUMAJANG

Masih Ada 237 Ribu RTM

EKO SAPUTRO/RADAR JEMBER/JPNN

RITUAL NYEPI: Beberapa umat Hindu di Bondowoso melaksanakan ritual menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini.

Ritual Tawur Ke Sanga di Pura Nangkaan BONDOWOSO - Masyarakat Bondowoso yang beragama Hindu, merayakan hari Raya Nyepi Jumat (23/3) kemarin. Selama sehari penuh, mereka melaksanakan Catur Brata Penyepian (empat larangan). Yakni, amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak boleh bersenang-senang). Sehari sebelum memasuki Hari Raya Nyepi atau tahun baru Saka, pada Kamis sore (22/3), mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB mereka melaksanakan ritual Tawur Ke Sanga, yang dipusatkan di Pura

Nangkaan dan Pura yang berlokasi di areal Yonif 514 Poncogati. Wayan, 55, salah seorang pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Bondowoso menjelaskan, Tawur Ke Sanga, bertujuan untuk menetralisir segela bentuk kekuatan negatif (Bhuta). Sebab, Bhuta itu telah mengganggu kehidupan manusia. “Usai dinetralisir akan menjadi kekuatan positif (Dewa),” katanya. Dan Dewa inilah yang akan membantu kehidupan manusia untuk menyeimbangkan dan menyelaraskan alam semesta beserta isinya. “Sehingga, bisa tercipta kondisi yang hening, tenang dan hikmat

pada saat melaksanakan Brata Penyepian,” katanya. Selanjutnya, pada Nyepi semua warga Hindu di Bondowoso, mampu melaksanakan Catur Brata Penyepian. “Yakni, melaksanakan amati geni, amati karya, amati lelungan dan amati lelanguan,” katanya. Wayan menjelaskan, Amati Geni artinya tidak boleh menyalakan api. “Namun, secara batiniah api itu melambangkan emosi. Umat Hindu harus mampu memadamkan emosi negatif,” katanya. Amati Karya artinya tidak boleh bekerja. “Jadi selama 24 jam penuh warga Hindu wajib merenungkan

perjalanan hidup. Mengoreksi diri,” katanya. Amati Lelungan, artinya umat Hindu tidak boleh bepergian kemana-mana. Dan, Amati Lelanguan tidak boleh bersenang-senang atau berfoya-foya. Dalam pengamatan koran ini di lokasi Pura Nangkaan, beberapa warga Hindu, baik orang tua dan anak-anaknya, melaksanakan ritual Tawur Ke Sanga dengan khidmat. Mereka, menjalani ritual dengan membacakan doa-doa untuk keselamatan warga Hindu di Bondowoso dan umat lainnya. “Semoga, masyarakat Bondowoso hidup aman dan tenteram,” katanya. (eko/hdi/jpnn)

Dibekuk Saat Layani Pembeli

ADA APA LAGI

Kuras Sumur, Empat Ambruk LUMAJANG - Sumur milik Tila, warga Dusun Langsepan, Desa/Kecamatan Randuagung kemarin memakan korban. Tiga orang yang berusaha menolong seorang warga yang lemas di dalam sumur kehabisan oksigen dan lunglai. Warga pun di buat heboh karena untuk mengevakuasi para korban tersebut terhalang minimnya peralatan dan asap diesel yang ada di dalam sumur. Setelah bersusah payah, warga akhirnya berhasil mengangkat keempat korban dan membawanya ke puskesmas setempat. Informasi yang berhasil dihimpun, berasal saat Sikan, warga setempat yang membersihkan sumur karena baunya yang tidak enak tersebut. Namun nahas, setelah sumur selesai di kuras dan mematikan mesin penyedot air yang dimasukkan ke dalam sumur, Sikan langsung pingsan. Mengetahui Sikan lunglai di sumur, para tetangga korban datang mengerubuti sumur tersebut. Beberapa orang pun berusaha menyelamatkan Sikan dengan cara turun ke sumur dan mengikatnya pada setutas tali. Mulamula Muhyi yang masuk ke sumur, namun karena minimnya oksigen dan banyaknya asap di sumur itu membuat satu persatu orang yang turun ke sumur lemas. Mengetahui orang yang hendak menolong ambruk, warga menarik rame-rame dengan cara dikerek. Tak berhasil mengeluarkan Sikan, giliran Basir yang masuk. Lagi-lagi Basir juga gagal mengeluarkan Miskan. Dia keburu lemas. Akhirnya Muhammad ambil bagian. Nasib Muhammad pun tak jauh beda. Saat berhasil keluar dari sumur kondisi Sikan sudah lunglai alias pingsan. Akhirnya para korban yang pingsan tersebut dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan. (wan/wah/jpnn)

kepada masyarakat di daerah perdesaan. Dari 237.700 RTM, dibagi menjadi tiga kategori. Yaitu, sangat miskin, miskin, dan hampir miskin. RTM sangat miskin sebanyak 34.654 RTSM, miskin 93.550 RTM, dan hampir miskin sebanyak 109.496. Data tersebut hasil dari pendataan program perlindungan sosial yang dilakukan pada 2008 dan diungkap pada 2009. Dengan PNPM MP yang digalakkan sejak 2009, diyakini jumlah RTM di Jember juga berkurang. Hanya, hingga kini belum ada pendataan lagi terhadap jumlah RTM di Jember. Sehingga, belum diketahui secara pasti jumlah RTM yang ada di Jember. “Perlu kerjasama semua pihak untuk mengentaskan kemiskinan. Kemiskinan tidak hanya terjadi di Jember tetapi di seluruh Indonesia,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Jember Edy Budi Susilo. Penanggungjawab Kabupaten PNPM MPd Jember Mukair Jauhari meyakini bahwa jumlah keluarga miskin di Jember sudah menurun. Sebab, PNPM MPd banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Selain itu, banyak fasilitas umum yang dibangun PNPM MPd yang disesuikan kebutuhan masyarakat setempat. Dia menambahkan, sejak 2009 hingga 2010 jumlah pemanfaat PNPM MPd sangat besar. Pada 2009, jumlah RTM yang menerima manfaat PNPM MPd sebanyak 118.769. Sedangkan 2010 sebanyak 111.609. (aro/har/jpnn)

Jambret Bergentayangan

TOTO GELAP BONDOWOSO – Suhermanto alias Muklis, 45, warga Dusun Karanganom, Desa Mrawan, Kecamatan Tapen sedang apes. Niatnya untuk mengeruk keuntungan dengan berjualan kupon togel (toto gelap) harus berakhir di bui. Dia ditangkap polisi di tengah jalan saat tengah asik melayani pembeli tak jauh dari rumahnya. Penangkapan pelaku perjuadian togel tersebut dilakukan kemarin lusa sekitar pukul 15.00. selain mengamankan tersangka, jajaran Reskrim Polsek Tapen juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari tangan tersangka. Di hadapan polisi, tersangka mengakui segala perbuatannya tersebut. Dia sengaja melakukan perjudian jenis togel karena ingin menambah penghasilan tanpa bekerja keras. Diakuinya, pekerjaan sehari-hari sebagai tukang ojek tidak banyak memberikan keuntungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tersangka melakukan adu untung perjudian dengan cara menerima atau menghimpun para penombok yang membeli togel. Setiap pembeli disuruh menulis sendiri angka togel yang dikehendaki. Sedangkan tersangka selaku pengecer mendapatkan untung seribu rupiah dari hasil nomer togel yang terjual. Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 35 ribu, dan 3 lembar potongan terdapat tulisan tombokan nomer togel. Kini, tersangka harus mendekam dalam sel tahanan Polsek Tapen untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kanit Reskrim, Suryono mendampingi Kapolsek Tapen, AKP R. Heru W saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan seorang tersangka yang diduga telah melakukan tindak pidana perjudian jenis togel. (esb/hdi/jpnn)

JEMBER –Angka kemiskinan di Jember masih tergolong tinggi. Data terakhir menyebutkan, jumlah rumah tangga miskin (RTM) masih mencapai 237 ribu. Kecamatan dengan warga miskin terbanyak adalah Kalisat dengan jumlah 16.171 RTM. Karena itu, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM MPd) harus sinergi dengan program pembangunan yang disusun Pemkab Jember. Koordinasi antar satuan kerja perangkat daerah harus dilakukan agar tidak ada anggaran ganda untuk satu kegiatan pembangunan. Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf mengatakan, upaya pengentasan kemiskinan harus dilakukan maksimal. “Saat ini masih ada 237.700 keluarga miskin di Jember. Butuh kerjasama semua pihak untuk mengentaskan kemiskinan di Jember,” katanya di depan ratusan peserta rakor PNPM MPd di Hotel Panorama, kemarin (23/3). Dia menjelaskan, perlu ada sinergi antara PNPM MPd dengan program pembagunan yang dirancang Pemkab Jember. Koordinasi itu harus mulai dilakukan sejak penyusunan program dari tingkat desa. Dikatakan Saptono, perlu ada sinkronisasi antara SKPD dengan PNPMP MPd. “SKPD dengan PNPM harus sinkron agar tidak ada double angaran, sehingga pembangunan bisa lebih merata,” harapnya. Sebab, PNPM MPd sudah banyak memberikan manfaat

ARIMACS WILANDER/RADAR JEMBER/JPNN

MASIH SIAGA: BPBD Bondowoso selalu meng-update data terakhir Ijen agar warga tetap waspada.

Dua Posko Ijen Didirikan BONDOWOSO - Kondisi Gunung Ijen yang masih mengkhawatirkan dan masih dalam status level 3 (siaga), membuat petugas BPBD Kabupaten Bondowoso terus bersiaga. Petugas BPBD Kabupaten Bondowoso membuka layanan informasi kepada masyarakat Bondowoso selama 24 jam. “Ini sebagai upaya kami, untuk selalu bisa mengupdate data terakhir Ijen,” ungkap H Munandar, Sekretaris BPBD Kabupaten Bondowoso kepada koran ini, Jumat pagi kemarin (23/3). Tidak hanya BPBD yang membutuhkan informasi dari Pos Licin Banyuwangi dan PVMBG Bandung, namun masyarakat khususnya yang

tinggal di kawasan Sempol juga membutuhkan data terbaru terkait aktivitas Ijen ini. Sejauh ini BPBD membuka dua posko, yakni di Kantor Kecamatan Sempol dan Kantor BPBD Jalan Mastrip Bondowoso. “Dua kantor ini, selalu buka 24 jam penuh,” tambahnya. Apalagi, kata Munandar, pada tahun 1993, Gunung Ijen pernah erupsi. Saat itu suhu air kawah Ijen mencapai 48 derajat. Kini, air kawah Ijen itu suhunya mencapai 45,1 derajat celcius. Kondisi itu dianggap mengkawatirkan. Sehingga BPBD Bondowoso selalu kontak dengan Pos Licin Banyuwangi dan PVMBG Bandung untuk up date data terbaru Ijen. Selanjutnya, dari hasil laporan tersebut, pihaknya meneruskan

pada masyarakat luas yang tinggal di sekitar Ijen. “Kami akan terus melaporkan kondisi Ijen yang terbaru kepada warga Sempol,” katanya. (eko/hdi/jpnn)

JEMBER – Para pelaku kejahatan seakan tak mengenal berhenti beraksi. Kemarin, kawanan jambret beraksi di dua tempat sekaligus. Korban pertama adalah Titik Rohati, 40, warga Dusun Krajan I Desa Grenden Kecamatan Puger. Korban yang juga anggota Bhayangkari itu bahkan harus dilarikan ke Puskesmas Puger karena mengalami luka-luka. Saat itu korban baru pulang dari pasar Kasiyan yang jaraknya sekitar 400 meter dari rumah. ‘’ Setelah melewati pasar Desa Grenden Kecamatan Puger korban dibuntuti oleh pelaku yag mengendarai motor jenis Yamaha Yupiter, ‘’kata AKP Sutomo yang juga suami dari korban. Pelaku yang diduga sudah membuntuti korban itu langsung memepet motor korban.

Karena dipepet korban langsung pelan. Saat berjalan pelan itulah pelaku langsung menerjang bagian tubuh korban hingga terjatuh bersama motornya. Setelah korban terjatuh, pelaku langsung menarik perhiasan korban. Berhasil menjambret kalung, dua pelaku yang mengendarai motor langsung melarikan diri ke arah utara. Kapolres Jember AKBP Jayadi ditemui di sela sela pemakaman anggota polri yang meninggal kemarin meminta Kapolsek Puger AKP Mastur segera melakukan penyidikan. Kapolres juga meminta polsek-polsek terus aktif patroli keliling. ‘’ Karena pelaku tak hanya melakukan aksinya pada malam hari, tetapi pada siang hari ,’’katanya. (jum/ ram/rid/wah/jpnn)


38

Sabtu 24 Maret 2012

Laros menang super jenggirat memang star kalau digabungani Laros Jenggirat super star. Mami ada karena Persewangi, Kami senang bila Persewangi maen, maju terus Lasblangku Arif Jenggirat Muncar – 085231947030 Udah tau bola bulat masih aja diributin orang banyak, heran q eman tapi Cuma mau bilang I Love you Persewangi Mella Candi Jaya – 087712682259 Aku bangga mendukungmu aku juga senang melihatmu bertanding. Ayo Persewangi tetap semangat. Gelar juara menunggumu “I Love You Persewangi” Anam 8D Laros Kalibaru – 081937647072 Mending Yusuf dijual saja, uangnya buat tambah gaji pemain yang telat, lumayan kan? tapi ngomong2 sapa yang mau beli Yusuf? Abenk Laros Srono – 08574645992 Kelendi Kang Nanang poco tah? Kadung Persewangi main ditayangken reng TV, jare bengen putaran loro arep ditayangken, endahne kala ambi Divisi utamane Liga Indonesia (LI) mulai kawitan wes ditayangken Bintara P.99 K.Rejo – 082141054788

Kirim saran, kritik, atau dukungan demi kemajuan Persewangi melalui SMS ke nomor: 087806607000

Masuki Finishing BANYUWANGI - Seri keenam putaran kedua liga professional bola voli (Proliga) sepekan lagi akan dimainkan. Sederet persiapan sudah dilakukan panitia. GOR Tawang Alun, Banyuwangi, yang akan menjadi venue hajatan bola voli tingkat nasional itu pun mulai dipermak. Selain memperbaiki fasilitas dan kelengkapan pendukung pertandingan, seperti air conditioner (AC), press room, ruang ganti pemain, dan lampu penerangan di dalam gedung, panitia juga menata penginapan para peserta. Ketua PBVSI Banyuwangi, Nanang DOK.RaBa Nanang Masbudi Masbudi, mengatakan persiapan menyongsong Proliga 30 Maret hingga 1 April mendatang sudah siap. Permak yang dilakukan kini sifatnya hanya finishing. Dia berharap, sebelum peserta datang, semua fasilitas sudah ready. “Tidak ada masalah. Semua persiapan sudah oke,” katanya. Dia menuturkan, semua tim yang akan berlaga dijadwalkan tiba maksimal 29 Maret mendatang. Sebab, keesokan harinya pertandingan putaran kedua seri keenam sudah dimulai. Mereka akan menginap beberapa penginapan yang sudah disiapkan penyelenggara. Kesiapan panitia memang sudah tampak. Sejumlah petugas terlihat tengah menata gedung yang mampu menampung lebih-kurang 5000 penonton itu. Tidak hanya perbaikan di bagian luar, tapi juga bagian dalam. (nic/c1/als)

Awal Manis SMA Glagah BANYUWANGI – Awal manis ditorehkan tim putra SMAN 1 Glagah di ajang Jember Basketball League (JBL). Memulai laga perdananya di GOR Garuda Jember, tim asuhan Nurhadi mampu meraih kemenangan pertama. Adalah SMAN Mumbulsari yang menjadi korban pertama bagi anak-anak Glagah di babak penyisihan JBL edisi tahun 2012 ini. Bermain di kandang lawan, SMAN 1 Glagah tetap mampu tampil percaya diri. Konsistensi permainan yang ditunjukkan selama empat kuarter yang dimainkan menjadi kunci kemenangan atas lawannya sore kemarin. Dalam empat babak yang dilewati SMAN Glagah unggul jauh 85-18. “Pertandingan pertama memang sulit. Apalagi bermain di luar kandang. Namun anak-anak mampu tampil percaya diri dan bermain dengan konsentrasi tinggi. Ini modal awal yang bagus,” beber Nurhadi, pelatih sekaligus ofisial SMAN Glagah. Sekadar mengingatkan, dalam ajang JBL tahun ini, Banyuwangi mengirimkan tiga tim bola basket. Mereka merupakan tim sekolah yang ada di Banyuwangi. Tim tersebut adalah tim putra SMAN 1 Glagah, serta tim putra dan putri SMAN 1 Giri. (nic/als)

ALI SODIQIN/RaBa

TATAP PUTARAN II: Pemain Persewangi Steven Kasangke (kanan) berebut bola dengan pemain Persbul Buol pada putaran pertama Divisi Utama beberapa waktu lalu.

Dana Sumbangan Lewat Dispora BANYUWANGI – Pengurus Persewangi harus bersabar untuk bisa menggunakan dana bantuan dari donatur dalam mengarungi putaran kedua kompetisi Divisi Utama. Selain nominal yang terkumpul masih sedikit, pihak pemkab sebagai pengagas penggalangan dana juga menerapkan aturan ketat kepada petinggi Laskar Blambangan sebelum menggunakan dana tersebut. Untuk mendapatkan dana tersebut, pengurus diminta melewati aturan semestinya permohonan dana untuk bisa mendapatkan cairan bantuan tersebut. Syaratnya, pengurus harus

mengajukan permohonan estimasi kebutuhan dana kepada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai “bank” nya Persewangi. Dari permohonan yang masuk, selanjutnya akan dikaji dan hitung nominal yang akan dikeluarkan merunut kebutuhan yang dibutuhkan. Dihubungi koran ini, Wakil Bupati sekaligus ketua penggalangan dana Persewangi, Yusuf Widyatmoko, mengatakan semua uang yang terkumpul akan dilewatkan Dispora. Dari sanalah kemudian dana yang masuk dari

donatur tersebut akan disalurkan kepada Persewangi. “Dispora yang akan menjalankan uang dari donatur untuk Persewangi,” katanya. Mekanisme pencairannya memang tidak terlalu repot. Pengurus cukup mengajukan permohonan disertai estimasi biaya yang diperlukan. Selanjutnya, Dispora akan mengkaji kesesuaian anggaran yang dibutuhkan. Baru kemudian dicairkan. Langkah ini, menurut politisi asal PDIP itu, dilakukan semata-mata agar anggaran yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Di sisi lain, menurut Yusuf, hal ini merupakan bentuk akuntabilitas pertanggungjawaban dana kepada donatur dan masyarakat. “Ini dilakukan bukan untuk mempersulit, tapi semata-mata demi keterbukaan laporan keuangan yang diserahkan para donatur,” ujarnya. Sekadar mengingatkan, pengumpulan dana yang digagas Forpimda pada 9 Maret lalu berhasil mengumpulkan uang sumbangan Rp 738 juta. Rincianya, Rp 500 juta berasal dari sumbangan Forpimda, sisanya dari donatur yang hadir dalam acara yang dilaksanakan di Pendapa Swagatha Blambangan tersebut. (nic/als)


Sabtu 24 Maret 2012

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Semua Petugas Puskesmas Siaga ■ EMPAT... Sambungan dari Hal 29

Tomcat yang akhir-akhir ini menghebohkan tersebut sebenarnya tidak mematikan. Meski begitu, kulit seseorang yang terserang akan panas dan melepuh. “Itu bukan karena digigit atau disengat, tapi lantaran terkena cairannya,” ujarnya. Makanya, lanjut dia, bila warga menemukan serangga tersebut hendaknya tidak panik. Bila tomcat menempel di tangan atau tubuh, maka cukup disentil saja. “Jangan ditepuk dengan tangan. Sebab, bila ditepuk, cairan yang keluar dari tubuh tomcat itu akan melepuhkan kulit karena mengandung racun,” tuturnya. Bila telanjur terkena cairan

GALIH COKRO/RaBa

KECIL: Bangkai tomcat yang ditemukan di Desa Kalirejo, Kabat.

tomcat, bagaimana cara mengobati? Hariadji menyebut, selain segera dibersihkan menggunakan air sebanyakbanyaknya, sebaiknya juga diolesi salep. Bila kulit melepuh, maka segera bawa ke puskesmas atau ke petugas kesehatan

terdekat. “Obat persediaan untuk serangan tomcat cukup banyak,” ungkapnya. Untuk mengantisipasi bertambahnya warga yang menjadi korban tomcat, Dinkes meminta warga membiasakan diri memadamkan lampu di dalam

rumah. Setiap celah rumah diberi kasa, sehingga tidak bisa menjadi jalan masuk serangga. “Tomcat bisa terbang, dan senang berada di sekitar lampu yang menyala,” jelasnya. Hariadji mengaku sudah menginstruksikan semua petugas kesehatan dan kepala puskesmas se-Banyuwangi agar menyosialisasikan terkait kewaspadaan terhadap tomcat. “Semua petugas kesehatan sudah siaga,” terangnya. Keberadaan tomcat, kata Hariadji, sebenarnya sudah lama, yaitu berada di sekitar persawahan. Bahkan, serangga tersebut dikenal sebagai predator wereng. “Jadi tomcat adalah sahabat para petani, karena menjadi predator wereng,” cetusnya. (abi/c1/bay)

Polisi Minta Keterangan Beberapa Saksi ... ■ METODE... Sambungan dari Hal 29

Setelah itu, dia mampir ke Indomaret untuk membeli pulsa. Ketika dia masuk, seorang tak dikenal memecah kaca mobil Izusu Panther miliknya menggunakan besi. Dalam rekaman CCTV, sebelum memecah kaca mobil, pelaku mencoba membuka pin-

tu. Namun, setelah mengetahui pintu mobil terkunci, pelaku yang tidak sendiri tersebut memukulkan sebuah alat menyerupai besi ke kaca mobil. “Setelah kaca berhasil dipecah, pelaku langsung melarikan diri,” ujar Ary. Setelah keluar dari minimarket menuju mobilnya, korban baru menyadari bahwa kaca mobilnya pecah. Setelah dicek,

uang tunai Rp 10 juta miliknya sudah raib. “Kita dapat laporan dan langsung mengejar pelaku. Berdasar rekaman CCTV, pelaku beraksi bersama temannya,” jelas Kapolsek Ary. Sehari sebelumnya (21/3), aksi pencurian juga menimpa seorang nasabah bank saat parkir di sebelah Masjid Baiturrahman, Banyuwangi. Uang tunai Rp 50 juta milik Nr, 25,

warga Rogojampi, hilang. “Sebelumnya, korban mengambil uang di Kecamatan Jajag. Kemudian mampir di tempat saudaranya,” jelas Ary. Terkait pencurian ini, pelaku tidak merusak mobil korban. Jadi, pencuri hanya membuka pintu kanan mobil, kemudian mengambil uang tunai yang tergeletak di jok tengah. (gil/ c1/bay)

Anggap Dua Bulan Belum Lama ■ PRIHATIN... Sambungan dari Hal 29

Sebab, mereka tidak bisa mengambil kebijakan yang strategis. “Dengan status Plt, maka kewenangan kepala SKPD terbatas,” katanya. Selain menghambat pembangunan, budaya Plt yang terlalu lama itu juga kurang bagus. Apalagi, kewenangan melaksanakan kebijakan SKPD tersebut akhirnya tetap berada di tangan bupati. “Mereka sudah setengah tahun menyandang

status Plt,” cetusnya. Sampai saat ini, sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Banyuwangi masih banyak yang berstatus Plt. Bahkan, pejabat yang masih Plt itu posisinya sangat strategis dan “basah”. “Plt terlalu lama, kami rasa sangat kurang bagus,” tuturnya. Sejumlah SKPD yang dikenal basah dan kepalanya masih berstatus Plt, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (PU BMCK dan TR); Dinas Kebersihan dan Pertama-

nan (DKP); Badan Pelayanan, Perizinan, dan Penanaman Modal (BPPT dan TM); dan Dinas Pendapatan Daerah (DPD). “Sekkab yang sekarang juga masih Plt,” imbuhnya. Ficky mengaku, Komisi 1 DPRD sudah pernah memanggil eksekutif dan meminta agar para Plt itu segera didefinitifkan. Nyatanya, masih banyak yang belum diresmikan hingga saat ini. “Memang, setelah hearing ada yang didefinitifkan, tapi yang belum tetap banyak,” katanya.

Asisten Bidang Pemerintah (Aspem) Abdullah saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa semua masih diproses. “Sekalian pejabat Plt itu dites untuk menguji keloyalannya dulu,” ujarnya. Menurut Abdullah, para Plt kepala SKPD itu dianggap belum terlalu lama. Di pemerintahan sebelumnya, malah ada kepala SKPD yang menyandang status Plt hingga dua tahun. “Baru dua bulan itu belum lama. Dulu ada yang dua tahun,” sebutnya. (abi/bay)

Bikin Software Gratis untuk Sekolah ■ PEGANG... Sambungan dari Hal 29

Saat pelantikan, dari bibir pria yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Penataban, itu terlontar beberapa prinsip utama dalam mengambil kebijakan. Falsafah Jawa pun dikeluarkan. Prinsip utama dalam memimpin Stikom selama empat tahun mendatang adalah rasa memiliki. Prinsip tersebut harus dimiliki semua hati civitas akademika. Menurutnya, jika semua penghuni merasa memiliki kampus, maka semua akan bekerja dengan ikhlas. “Ketua adalah sebagai partner,” kata ayah Nadia itu. Prinsip lain yang dia pegang adalah ojo dumeh (jangan sombong, Red). Semua civitas akademika memiliki peran dan fungsi yang penting dalam mengembangkan kampus.

Ahli instalasi hardware komputer itu menyatakan, mahasiswa harus diperlakukan dengan baik. Menurut teori manajemen, hidup-matinya sebuah perusahaan ada di tangan konsumen. Jika konsumen tidak lagi tertarik dengan produk komersial yang dihasilkan suatu perusahaan, kehidupan perusahaan tersebut akan berakhir. Hidupmatinya sebuah perguruan tinggi (PT) sejatinya ditentukan mahasiswa. Jika sebuah PT tidak diminati calon mahasiswa, kematian perguruan tinggi tersebut menjadi sesuatu yang tinggal menunggu hari. “Keberhasilan sebuah perusahaan ditentukan kemampuan perusahaan tersebut menentukan siapa konsumennya dan kemampuan memuaskan kebutuhan mereka. Inilah tugas kita bersama, yaitu memberikan kepuasan kepada mahasiswa. Sebab, mereka telah menaruh harapan be-

sar kepada Stikom PGRI,” cetus lelaki kelahiran 30 Juli 1968 itu. Prinsip yang tak kalah penting adalah mikul dhuwur mendhem jero. Tak ketinggalan, dia juga menjunjung tinggi semboyan ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani. Rangkaian falsafah Jawa itu menjadi pegangan Chairul Anam dalam memimpin Stikom. Sebagai seorang pendidik, dia akan mendorong semua dosen agar bisa menjadi teladan bagi semua mahasiswa. “Hal itu sangat penting. Sebab, saya akan membuat ITS (information technology solution), yaitu Stikom PGRI akan menciptakan software untuk toko-toko sederhana dan sekolah. Software ini gratis. Kami hanya memungut biaya maintenance. Program ini diciptakan dalam upaya menciptakan prakarsa dan ide untuk mahasiswa,” pungkasnya. (*/c1/bay)

Biaya Jamkeskin Tembus Rp 4,354 M BANYUWANGI - Jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) dari pemerintah pusat dan jaminan kesehatan daerah (jamkesda) provinsi ternyata belum mampu menutup biaya kesehatan warga miskin di Banyuwangi. Tahun 2011 lalu, APBD masih mengeluarkan anggaran sekitar Rp 4,354 miliar untuk membiayai kesehatan warga miskin yang tidak tercover jamkesmas dan jamkesda. “Belum semua warga miskin menerima program jamkesmas dan jamkes-

da,” ujar Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab, Nurul Cholili. Warga miskin yang tidak tertampung dalam program jamkesmas dan jamkesda, biaya kesehatannya ditanggung APBD. Mereka yang tidak mampu tapi tidak memiliki kartu jamkesmas dan jamkesda, maka pengobatannya ditanggung APBD. Untuk mendapat biaya kesehatan dari APBD, tegas Cholili, warga miskin harus memiliki surat pernyataan miskin (SPM)

yang dikeluarkan Bagian Kesra Pemkab Banyuwangi. Proses mendapatkan SPM diawali mulai ketua RT, kepala desa atau kelurahan, hingga camat. “Setelah lengkap, baru diajukan ke bagian kesra. Di bagian kesra akan di-scoring atas beberapa indikator kemiskinan yang ditetapkan pemerintah,” tegasnya. Cholili mengatakan, yang jumlah skornya di atas dua, pengajuan SPM-nya akan dikabulkan. Namun, yang skor akhirnya tidak melampaui angka

dua, maka permohonan SPM itu ditolak. “SPM itu diajukan ke rumah sakit sebagai ganti biaya. Batas masa berlakunya hanya 14 hari,” ungkapnya. Tahun 2011, jumlah SPM yang dikabulkan dan memenuhi syarat mencapai 2.755 pemohon. “Skor diperoleh dari 14 indikator kemiskinan yang sudah ditetapkan,” jelasnya. Tahun 2011, warga miskin yang mendapatkan jamkesmas sebanyak 463.210 orang, dan yang memperoleh jamkesda sebanyak 69 ribu orang. (afi/c1/bay)

ICHSAN RASYID/RaBa

DIALOG: Bupati Abdullah Azwar Anas mengumpulkan para pimpinan koperasi simpan-pinjam di aula Rempeg Jogopati Pemkab Banyuwangi Kamis lalu (22/3).

KSP Diminta Tak Lakukan Aksi BANYUWANGI - Jelang kenaikan bahan bakar minyak (BBM), Bupati Abdullah Azwar Anas kumpulkan pimpinan koperasi simpan pinjam (KSP). Bupati Anas me-warning mereka agar tidak melakukan aksi ambil untung menjelang dan saat kenaikan BBM. Bupati Anas mengatakan, kenaikan harga BBM akan berdampak terhadap nasabah KSP. Oleh karena itu, pimpinan KSP diminta tidak memanfaatkan momen kenaikan BBM untuk melakukan aksi ambil untung. Sebagian besar, kata Anas, nasabah KSP merupakan masyarakat kelas menengah ke bawah yang cukup rentan terhadap isu kenaikan BBM. Untuk itu, KSP diminta tidak menambah beban masyarakat akibat kenaikan BBM tersebut. Pada kesempatan itu, Anas juga meminta KSP mencegah kredit konsumtif. Sebab, kalau masyarakat terus-menerus diberi fasilitas kredit konsumtif, maka akan mengancam

fondasi perekonomian masyarakat Banyuwangi. “Mulai sekarang, penyaluran kredit konsumtif harus dikurangi. Itu penting agar perekonomian kita tidak rentan terhadap krisis,” pintanya. Sebaliknya, bupati mendorong pihak KSP untuk mengucurkan kredit produktif kepada nasabahnya. Kredit produktif akan merangsang percepatan pertumbuhan ekonomi Banyuwangi. “Masyarakat memilih KSP karena prosesnya lebih cepat dan mudah,” tegas Bupati Anas. Kepercayaan masyarakat kepada KSP, hendaknya dimanfaatkan untuk mengucurkan kredit produktif. Bupati Anas juga meminta pimpinan KSP untuk memberikan laporan secara rutin landing kredit yang disalurkan kepada masyarakat. Landing kredit yang disalurkan KSP, ungkap Anas, akan digunakan sebagai bahan pengambilan kebijakan perekonomian daerah. Pemerintah daerah

akan membuat skenario percepatan pertumbuhan ekonomi melalui beberapa kebijakan. Dalam pertemuan itu, tidak semua pimpinan KSP bisa hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Rempeg Jopati, Kamis lalu (22/3). Saat ini, di Banyuwangi ada sekitar 40 lebih KSP, namun tidak bisa hadir seluruhnya dalam pertemuan itu. “Para pimpinan KSP tidak bisa datang semua, karena waktunya mendadak dan ada kegiatan bersamaan,” ujar pimpinan KSP Milenium Artha Niaga (Milan), Angka Wijaya. Menurut Angka Wijaya, KSP prinsipnya mendukung upaya yang akan dilakukan Bupati Anas. Untuk mengejar pertumbuhan ekonomi Banyuwangi, KSP siap ikut ambil bagian berdasar kemampuan dan kapasitas yang dimiliki KSP. “Jangka pendek, kita akan melakukan pengumpulan sembako untuk meringankan dampak kenaikan BBM terhadap rakyat miskin,” tegas Angka. (afi/c1/bay)

Pelabuhan LCM Paling Cepat Penuh ... ■ ANTREAN... Sambungan dari Hal 29

Sebab, ruas jalan sisi barat digunakan untuk lalu-lintas kendaraan keluarga yang akan menyeberang dan truk besar yang tidak bisa melewati Jalan Lingkar Ketapang.

Kendaraan yang antre di badan jalan depan pelabuhan adalah truk yang akan masuk Pelabuhan LCM Ketapang. Kendaraan itu tertahan di depan dermaga pontoon dan dermaga BM karena dermaga LCM tidak mampu lagi menampung kendaraan.

Sejak pukul 18.00 tadi malam, sejumlah kapal feri sudah bersiap-siap beroperasi. Ada yang melakukan perbaikan kecil, ada yang sudah rampung melakukan perbaikan pukul 15.00, dan ada pula yang sampai pukul 17.00 masih melakukan perbaikan. (afi/c1/bay)

Bentuk Toleransi Antar Umat Beragama ... ■ SEHARI... Sambungan dari Hal 29

Ketika itu masih ada tayangan. Tapi, sejak tadi pagi sudah hilang,” ujar Anis, warga Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi. Bagi masyarakat Banyuwangi, off-nya pemancar ulang gelombang televisi swasta nasional seperti itu bukanlah

yang pertama. Hal serupa selalu terjadi setiap Hari Raya Nyepi. “Kalau siaran televisi lokal tidak masalah,” kata Anis. Sementara itu, beberapa warga memiliki cara alternatif untuk mengisi liburan tanpa siaran televisi. Agus, misalnya, untuk mengisi liburan, dia sudah menyiapkan beberapa film yang diunduh dari internet. “Saya tidak merayakan

Nyepi dan sedang libur, jadi liburan untuk nonton film,” kata warga Rogojampi itu. Sementara itu, sehari tanpa televisi itu adalah salah satu bentuk toleransi antar umat beragama. Apalagi, di Banyuwangi pemeluk Hindu juga cukup banyak. “Kita harus menghormati agama lain,” ujar Dani, warga Rogojampi. (gil/c1/bay)

Ingin Berangkat Pertama ■ PADAT... Sambungan dari Hal 29

Peningkatan arus kendaraan itu terjadi karena banyak warga yang pelesir di liburan panjang akhir pekan ini. Selain itu, ba-

nyak sopir kendaraan besar dengan tujuan Bali yang berangkat lebih awal agar sampai pelabuhan juga lebih awal. Tujuannya, saat pelabuhan dibuka pagi ini, mereka bisa ikut kapal yang berangkat pertama.

Tohairi, 53, sopir truk yang melintas di Rogojampi, mengaku berangkat lebih awal agar bisa antre paling depan. “Sengaja berangkat lebih awal agar tidak terjebak antrean panjang di pelabuhan,” katanya. (azi/c1/bay)

PARU-PARU ANAK BERSIH BERKAT MILKUMA MELIHAT anak tumbuh dan berkembang adalah kebahagiaan setiap orang tua. Begitu juga yang dirasakan oleh kedua orang tua Aska. Namun tak selamanya seseorang selalu sehat. Begitu juga yang dialami oleh balita berusia 4 tahun ini. “Karena menderita flek di paru-paru, nafas Aska sering sesak. Saya sering khawatir karenanya.” Ujar orang tua Aska yang menceritakan sudah 2 tahun putranya menderita penyakit tersebut. “Sebelumnya saya sudah membawa Aska berobat ke dokter, tapi atas saran dari orang tua, akhirnya saya mulai memberi Aska Milkuma. Kini, sudah 6 bulan saya memberinya minum Milkuma dengan rutin, Alhamdulillah setelah diperiksa kembali, paru– parunya sudah bersih. Saya pun sekarang jadi tenang dan senang melihat Aska sehat kembali.” Terang orang tuanya. Dengan tubuh yang sehat, kini Aska yang tinggal Condong Catur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini dapat menjalani masa kanak-kanaknya dengan ceria. Kedua orang tuanya pun ikut bahagia melihat perkembangan putranya yang sehat. Milkuma adalah minuman serbuk susu Ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa PE segar dan Gula Aren. Sebenarnya, banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung dalam susu Ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu Ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul,

baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Selain mengandung Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi, susu Ettawa pun tidak menyebabkan alergi sehingga aman, dan bermanfaat untuk penderita sakit paru-paru. Satu gelas susu Ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Selain itu, mengkonsumsi Milkuma sebanyak 2 gelas sehari bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan vitalitas. Fluorine yang terdapat dalam susu Ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Situbondo: Apt Diponegoro, Jl. Diponegoro Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.


40

Sabtu 24 Maret 2012

Jawa Pos-nya Kota Santri

PAW

PDIP Masih Godok Caleg Pengganti Muhammad Noer SITUBONDO - Calon legislatif (caleg) pengganti Mohammad Noer, anggota DPRD PDI Perjuangan yang meninggal dunia beberapa waktu lalu, tampaknya harus bersabar dulu. Pasalnya, parpol berlambang banteng moncong putih ini masih belum menentukan siapa penggantinya. Sebab, sampai saat ini masih dalam proses penggodokan. Selain itu, pengurus PDIP juga masih akan melakukan pendekatan kepada keluarga Noer sebelum penggantian antar waktu (PAW) dilakukan. Pendekatan itu dilakukan agar keluarga Noer tak salah paham. “Yang pasti mekanisme pergantian sudah ada. Namun, tidak bisa serta merta melupakan keluarga almarhum. Jangan sampai proses pergantian ini membuat mereka tidak nyaman,” terang Narwiyoto, sekretaris DPC PDIP Situbondo. Sebab itulah, kata wakil ketua DPRD Situbondo tersebut, partai akan mengundang keluarga Noer sebelum PAW dilakukan. Baru setelah itu DPC PDIP melakukan DOK.RaBa rapat terkait pertimbangan interNarwiyoto nal dan eksternal partai. Siapa caleg yang akan menggantikan Noer? Pria yang akrab dipanggil Totok itu belum bisa memastikan. Dia mengatakan, jika dilihat dari jumlah perolehan suara, ada tiga nama yang berpotensi menggantikan Noer. Terkait kabar bahwa caleg yang berpotensi menggantikan Noer telah pindah partai, Totok mengaku belum tahu itu. Yang pasti, parpol akan mempertimbangkan masak-masak caleg yang akan menggantikan wakil rakyat yang terpilih dari daerah pemilihan Kecamatan Kapongan, Mangaran, Arjasa, dan Jangkar, tersebut. Sekadar diketahui, Mohammad Noer, fungsionaris PDIP sekaligus Ketua Komisi III DPRD Situbondo meninggal dunia pada 6 Maret 2012 lalu. Pria kelahiran 1955 itu meninggal akibat penyakit batu ginjal yang sudah lama dideritanya. Politisi yang dikenal berani dan tegas itu dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Kandang, Kecamatan Arjasa. Sejak terpilih sebagai wakil rakyat, Noer sebenarnya sudah menderita penyakit batu ginjal. Meski demikian, di masa-masa awal penyakit tersebut tak cukup mengganggu aktivitasnya. Noer sebenarnya sudah melakukan pengobatan secara medis maupun alternatif. Termasuk rencana operasi batu ginjalnya di sebuah rumah sakit di Surabaya. Namun sayang, karena sejumlah alasan, rencana operasi urung dilakukan. (pri/c1/aif)

CAKNA ENGKOK

EDY SUPRIYONO/RaBa

WISATA FAVORIT: Sejak kemarin pengunjung mulai memadati pantai Pasir Putih yang berlokasi di wilayah Bungatan, Situbondo.

Pasir Putih Mulai Dipadati Pengunjung

TELATEN dan n sabar bagi Eni di sebuah keSusanti menjadi harusan untuk mendidik siswa. Menurut Eni, sikap emajutersebut bisa memajungan kan perkembangan anak didik. S ebru, agai seorang guru, aperempuan kelahiran 13 Agustuss 1987 tersebut mengaku sangat dekat dengan siswa-siswinya. Karena sikapnya itu, Eni kerap menjadi tempat curhat bagii a. murid-muridnya. ng Malahan, seorang gmurid tak canggung-canggung acurhat soal pang car. ”Banyak yang ra, curhat soal asmara, car bahkan soal pacar an,’’ pun dita nyakan,’’ MAN ujar alumnus SMAN I Panarukan itu. sa ngan Anak dari pasa undar isuami istr i Sundar Sahwiyah itu mengaku pat curhat senang jadi tempat anya saja, anak didiknya. Hanya arus di luar waktu sharing harus Anak-anak jam sekolah. ‘’Anak-anak nya belajar tahu kalau waktunya ya belajar,’’ kata Eni. ukan hanya Seorang guru bukan elajaran di memberikan pelajaran kelas. Lebih darii itu, guru rkomuniharus bisa berkomuniik tentang kasi dengan baik segala macam persoalan urid. ‘’Ada yang dihadapi murid. aya dekati yang murung, saya ternyata ada masalah a,’’ ujar dengan pacarnya,’’ perempuan yang tinggal a, Sumdi Istana Mutiara, ukan itu. ber Kolak, Panarukan (ton/aif)

tidak hanya berasal dari Situbondo, tapi juga dari daerah lain. “Namun, sekarang masih didominasi pengunjung lokal,” terang Danial Maulana, direktur Perusda Pasir Putih. Dominasi pengunjung lokal itu diperkirakan akibat hujan yang terus turun. Tentu, hal itu akan membuat calon pengunjung dari luar kota banyak mengurungkan niat. “Apalagi ombak

sekarang lumayan tinggi. Makanya kita selalu menyiagakan pihak keamanan demi kenyamanan pengunjung yang berenang,” kata Danial. Menurut dia, tidak ada acara khusus yang disajikan dalam menyambut liburan Nyepi hingga Ahad besok. Meski demikian, pengelola Pasir Putih akan tetap mengutamakan kenyamanan pengunjung. (pri/c1/aif)

Korban Lesus Datangi Polres Tagih Penanganan Kasus Penyimpangan Bantuan Bencana Alam SITUBONDO - Perwakilan korban SIT angin puting beliung kembali mendatan datangi Mapolres Situbondo. Mereka beras berasal dari Desa Alas Tengah, Kecamata matan Sumber Malang. Kedatangannya di polres adalah menanyakan perke perkembangan proses hukum terkait duga dugaan penyalahgunaan bantuan bencana alam oleh pejabat desa setempat. Me Mereka mempersoalkan bantuan dana korban puting beliung alias lesus yyang terjadi tahun 2011 lalu. Ada sekit sekitar 504 yang menerima bantuan dana dari pemerintah itu. Namun, dala dalam realisasinya ternyata tidak ssesuai. se su Bahkan, sekitar 51 korban

Senang g Jadi Jujugan n Curhatt Siswa

BUNGATAN - Liburan Nyepi dimanfaatkan masyarakat Kota Santri untuk menikmati pemandangan pantai Pasir Putih. Akibatnya, terjadi lonjakan pengunjung yang signifikan di objek wisata pantai di Kecamatan Bungatan itu. Lonjakan pengunjung diprediksi akan terus berlanjut hingga Ahad besok. Bahkan, pengunjung yang datang

tidak menerima bantuan sama sekali. Dari data yang dibawa warga, rumah rusak-berat seharusnya menerima bantuan Rp 10 juta, dan rumah rusak ringan hanya Rp 250 ribu. Nyatanya, bantuan yang diterima hanya berupa material. ‘’Cuma berupa bahan-bahan baku untuk bangun rumah, seperti seng, kayu, dan lain-lain,” ujar Ketua LSM Fikri, Edi Susanto. Setelah dicermati, kata dia, harga sejumlah materi itu jauh dibanding dengan nilai bantuan yang diberikan pemerintah. Bila dikalkulasi, seharusnya materi-materi itu seharga Rp 10 juta. Tetapi, setelah dicek, paling mahal hanya sampai Rp 5 juta. “Jadi, rumah rusak berat hanya dapat sekitar Rp 3,5 juta sampai Rp 5 juta. Ini yang kami pertanyakan, ke mana sisa uang itu,’’ tanya Fikri. Dari ratusan rumah yang rusak, 50

di antaranya rusak berat (RB) dan sisanya rusak ringan (RR). Bantuan dari pemerintah turun tiga kali, yaitu dari pemerintah pusat senilai Rp 10 juta, pemerintah provinsi Rp 750 ribu, dan dari pemerintah daerah.‘’Yang aneh, katanya 20 persen bantuan itu dipotong untuk kelompok,’’ jelasnya. Mirokso, salah satu korban puting beliung mengungkapkan, dirinya termasuk korban dengan kategori rumah rusak ringan. Namun, dia tidak pernah menerima bantuan Rp 250 ribu. ‘’Nama saya masuk dalam daftar penerima bantuan, tapi saya tidak dapat bagian,’’ sesalnya. Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Sunarto mengatakan, terkait kasus ini pihaknya masih melakukan penyelidikan. ’’Kasus ini tetap kita tindak lanjuti. Sekarang masih proses lidik,” tegas Sunarto. (ton/c1/aif)

ALI NURFATONI/RaBa

PERSOALKAN BANTUAN: Edi Susanto (jaket hitam) bersama warga Desa Alas Tengah, Sumber Malang, memberi penjelasan kepada wartawan di Mapolres Situbondo.

Benni Salim Tertangkap di Jakarta Utara Pelaku Penipuan Miliaran Rupiah SITUBONDO - Pelaku penipuan S p dan penggelapan uang miliaran rupiah milik sejumlah warga di Situbondo akhir akhirnya dijebloskan ke sel Mapolres Situb Situbondo. Dia adalah Benni Salim, warg Raas, Madura. warga Set Setidaknya ada dua warga yang men-

ALI NURFATONI/R NURFATONI/RaBa B

jadi korban Benni, yakni Iik dan Ramli Gazali. Keduanya warga Desa Kilensari, Panarukan. Akibat ulah Benni, Ramli harus menelan kerugian Rp 1 miliar lebih. “Penipuan itu sudah terjadi beberapa tahun lalu, cuma pelakunya baru tertangkap sekarang,” kata Ramli. Informasi yang dikumpulkan koran ini menyebutkan, penipuan dan penggelapan yang dilakukan Benni bermodus kerja sama usaha. Benni meminta

Ramli mengirim tripang. Tanpa curiga, pengusaha milik Ramli pun menuruti permintaan itu. Satu-dua kali pengiriman, Benni lancar membayar. Namun, setelah kerja sama itu berlangsung cukup lama, Benni mulai berulah. Setelah Ramli mengirim tripang dalam jumlah besar, Benni langsung menghilang seperti ditelan bumi. “Ternyata di tempat lain juga banyak korban dia,” imbuh Ramli.

Salah seorang penyidik di lingkungan Mapolres Situbondo membenarkan kabar penahanan Benni itu. “Kita bekerja sama dengan polisi di Jakarta Utara untuk melakukan penangkapan. Jadi, kita tinggal jemput saja,” terangnya. Menurut polisi yang meminta namanya tidak dikorankan itu, korban Benni di daerah lain cukup banyak. “Modusnya rata-rata sama, yaitu kerja sama usaha,” terangnya. (pri/c1/aif)


Radar Banyuwangi 24 Maret 2012